Api Lahap Gudang Ikan di Probolinggo, Warga Sebut akibat Puntung Rokok

Dua gudang ikan di PPI Mayangan, Probolinggo, terbakar pada Rabu (30/7/2025) siang, diduga akibat puntung rokok. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp7 juta. Api berhasil dipadamkan setelah 15 menit.

30 Jul 2025 - 13:58
Api Lahap Gudang Ikan di Probolinggo, Warga Sebut akibat Puntung Rokok
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap dua gudang penampungan ikan di PPI Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu (30/7/2025). (Rahmad/SJP)

KOTA PROBOLINGGO, SJP — Dua gudang penampungan ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) Mayangan, Kota Probolinggo, ludes dilalap api pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran ini diduga dipicu oleh puntung rokok. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta.

Hussein (46), salah seorang pekerja asal Mayangan, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat dia bersama rekan kerjanya sedang bersantai di salah satu warung dekat gudang. Tiba-tiba, terdengar suara seperti kayu patah dari arah gudang.

"Jadi kita santai sambil totalan hasil kerja dan terdengar suara kretek-kretek. Saat kita lihat rupanya gudang bajong sudah terbakar," kata Hussein.

Menurut Hussein, kedua gudang yang terbakar adalah milik H. Nopel. Gudang berukuran masing-masing 3x3 meter tersebut terbuat dari kayu dan anyaman bambu, sehingga api cepat merambat. Beruntung, petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi sehingga api tidak meluas ke gudang lain di sekitarnya.

Di area gudang semipermanen itu, setidaknya terdapat 8 hingga 10 gudang. Namun, api hanya melalap dua gudang yang berada di sisi paling barat. Hussein menduga kebakaran ini akibat puntung rokok yang menyala karena angin kencang.

Saat kejadian, tidak ada aktivitas di area gudang. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp6 hingga 7 juta, meliputi kerusakan gudang dan sejumlah "bajong" atau keranjang ikan yang terbakar.

"Banyak bajong ikan yang terbakar. Jika dihitung dengan gudangnya, sekitar Rp6–7 jutaan," tegas Hussein.

Dua unit pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman dan pembasahan area dilakukan untuk memastikan api tidak kembali menyala. Api berhasil dikendalikan sekitar 15 menit setelah petugas tiba. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow