Jadi Sekolah Unggulan, SMPN 1 Tumpang Ditetapkan Sebagai Pelaksana Sekolah Siaga Kependudukan

SMPN 1 Tumpang resmi ditetapkan sebagai pelaksana Sekolah Siaga Kependudukan, wujud komitmen membentuk generasi sadar dan berkarakter unggul di Malang.

08 Nov 2025 - 21:02
Jadi Sekolah Unggulan, SMPN 1 Tumpang Ditetapkan Sebagai Pelaksana Sekolah Siaga Kependudukan
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, memukul gong menandai dinobatkannya SMPN 1 Tumpang sebagai sekolah unggulan didampingi Kepala Sekolah Umi Chapsah S.Pd, M.M.Pd, menandai bergulirnya program Sekolah Siaga Kependudukan (Foto : Doc. SMPN 1 Tumpang for SJP)

MALANG, SJP — SMP Negeri 1 Tumpang resmi ditetapkan sebagai Sekolah Unggulan Agrowisata dan Budaya Ekstrakurikuler, sekaligus menjadi salah satu SMP pelaksana program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Indonesia.

Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib yang hadir langsung pada peresmian tersebut belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa program SSK merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran dan karakter generasi muda sejak dini.

“Pendidikan kependudukan ini penting untuk membentuk generasi yang sehat, bertanggung jawab, dan siap menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,” ujar Lathifah, Jumat (7/11/2025) kemarin.

Menurutnya, sekolah yang dipimpin Umi Chapsah ini, tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan nilai moral peserta didik. 

“Saya berharap SSK ini bisa diterapkan di semua sekolah unggulan di Kabupaten Malang agar menjadi budaya pendidikan yang menyeluruh,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua SSK SMPN 1 Tumpang, Wiwik Dwi Wahyuni, menjelaskan bahwa SSK merupakan program kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dengan Dinas Pendidikan.

Tujuannya, mengenalkan siswa pada isu kependudukan, kesehatan reproduksi, serta pentingnya peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Melalui SSK, siswa diedukasi tentang bahaya pergaulan bebas, pentingnya keluarga berencana, hingga pencegahan stunting. Kami ingin membentuk anak-anak yang lebih peduli dan sadar terhadap masa depannya,” terang Wiwik, Sabtu (8/11/2025).

Ia menambahkan, sekolah juga membentuk kader SSK dari kalangan siswa yang berperan sebagai teman sebaya. Mereka dilatih bersama kepolisian, BNN, dan puskesmas untuk menjadi pendengar sekaligus penyampai pesan edukatif kepada teman-temannya.

“Kami ingin anak-anak merasa punya tempat aman untuk bercerita. Jadi tidak hanya ke guru BK, tapi juga bisa ke kader SSK,” tutupnya.

Dengan status barunya sebagai Sekolah Unggulan sekaligus pelaksana SSK, SMPN 1 Tumpang diharapkan menjadi contoh pendidikan berkarakter yang berakar pada nilai moral, kependudukan, dan sosial masyarakat.

Dengan adanya program ini diharapkan tercipta generasi muda yang memiliki sikap dan perilaku bertanggung jawab terhadap masa depan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, sehingga nantinya menjadi generasi emas. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow