Ini Strategi dan Tips Coach Indra Meraih Emas SEA Games

Selain skill, semangat, kerja sama tim dan peran pelatih, nilai spiritual dan religius pemain memberikan pengaruh untuk meraih kemenangan.

02 Oct 2023 - 04:15
Ini Strategi dan Tips Coach Indra Meraih Emas SEA Games
Coach Indra Sjafri saat seminar daring.(Ronal/SJP)

Kota Malang, SJP - Pelatih Timnas Sepak bola Indonesia usia 23 dan direktur teknik PSSI, coach Indra Sjafri memberikan sharing session di acara Seminar Nasional LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) Cup ke 21 di Universitas Negeri Malang, Senin (2/10/2023).

Sharing tersebut membahas strategi dan tips keberhasilan cabang sepak bola meraih emas pada Sea Games di Kamboja.

“Kami sangat bangga telah mempersembahkan emas Sea Games setelah penantian 32 tahun untuk Indonesia,” tutur coach Indra.

Dia memberikan pengalaman dan strategi timnas Indonesia yang mampu meraih penghargaan tertinggi di cabang olahraga sepak bola.

“Kami terkendala pemilihan pemain untuk dibawa, karena Sea Games bukan agenda FIFA. Sehingga tahap awal menyeleksi pemain liga 2 dan liga 1, siapa saja pemain yang diperbolehkan oleh klub mereka,” ucap coach Indra.

Dia menambahkan, kompetisi belum berjalan maksimal, sehingga coach Indra berdiskusi dengan pelatih klub liga1 dan 2. Mereka mendukung dan mengirimkan pemain.

“Selain itu kami selalu mensugesti diri kami dengan teriakkan setiap hari ‘Garuda Nusantara, emas’ setiap latihan dan setiap pertandingan,” Kata direktur teknik PSSI tersebut.

“Fase semifinal kami menempatkan pemain 80 persen tim inti dan di final 100 persen tim inti yang saya turunkan,” imbuh Indra Sjafri.

Strategi pemilihan pemain bukan hanya melihat statistik permainan dan pengalaman, tetapi psikologis pemain perlu menjadi pertimbangan.

“Pada semifinal bermain 10 pemain lawan Vietnam, pelatih berdiskusi memasukkan Beckam, tapi saya memilih Taufani. Mereka memilih Beckam karena lebih pengalaman, tetapi saya memilih Taufani dengan golongan darah O yang tidak mau menyerah dengan melihat laporan dari tim psikologis,” ungkap Indra.

“Di final lawan Thailand saya memberikan pesan ke tim bahwa strategi dan taktik tidak akan berbicara banyak, tetapi yang berdampak besar adalah mental pemain dan kemampuan individu pemain tersebut,” kata Indra.

Kesempatan lain dia menyinggung pemain naturalisasi. Menurutnya, pemain naturalisasi merupakan target jangka pendek untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan di posisi tertentu.

“Naturalisasi diutamakan yang mempunyai darah orang Indonesia,” sambungnya.

Terkait ancaman pemain naturalisasi bagi pemain lokal, dia memberikan semangat bahwa olahraga apapun kalau tidak meningkatkan skill, maka akan ketinggalan. Maka meningkatkan kemampuan adalah kunci dalam persaingan.

“Jika kita tidak punya skill, jangan berharap bisa bersaing dengan pemain naturalisasi dan negara lain,” ungkap Indra.

Dia selalu berpesan di tiap sesi sharing kalau tidak mau pelatih lokal diganti pelatih asing, ayo tingkatkan kualitas pelatih lokal.

Rencana coach Indra selanjutnya adalah menyiapkan generasi muda, dimulai infrastruktur berupa stadion dan tempat lapangan desa, pengembangan kurikulum sepak bola melanesia, dan jumlah pelatih tersertifikasi, kemudian baru mengembangkan pemain.

Kesimpulan akhir, dia menekankan pentingnya religius dan spiritual dibalik strategi dan taktik dalam sepak bola. 

“Sepak bola bukan tentang kalah atau menang, tapi nilai spiritual dan religius yang harus kita pegang teguh untuk kita di masa depan. Ridho Allah dan ridho orang di sekitar kita yang membantu memperlancar saya sampai jadi seperti ini,” tutupnya. (*)

Pewarta : Kontri 2
Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow