Enam Kandidat Sekda Kota Batu Adu Kompetensi di BKD Jatim
Masuknya enam pejabat senior ke tahapan assessment center menunjukkan persaingan menuju kursi Sekda Kota Batu semakin mengerucut. Dengan keterlibatan asesor profesional dan sistem seleksi berlapis, Pemkot Batu berupaya memastikan jabatan tertinggi ASN tersebut diisi figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan, manajerial, dan integritas kuat
KOTA BATU, SJP - Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu memasuki fase penentuan. Enam pejabat eselon II yang lolos administrasi kini menjalani Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural di Kantor BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Senin (11/5/2026).
Plt Sekda Kota Batu Eko Suhartono menegaskan keenam kandidat tersebut yakni Akhmad Dahlan, Alfi Nurhidayat, Arief As Siddiq, Bangun Yulianto, Endro Wahjudi, dan Mohammad Nur Adhim.
"Seluruh peserta mengikuti serangkaian pengujian intensif untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga kapasitas manajerial dan sosial kultural sebagai calon pimpinan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu," urainya.
Penjabat Sekda Kota Batu, Eko Suhartono, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional dengan melibatkan tim asesor independen dari BKD Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, seluruh penilaian diserahkan sepenuhnya kepada panitia seleksi dan asesor guna menjaga netralitas serta objektivitas proses pemilihan. Dalam tahapan assessment center ini, para kandidat diwajibkan melewati tujuh jenis pengujian. Mulai dari analisa kasus, simulasi bidang, tes intelektual dan potensi, hingga wawancara kompetensi manajerial dan sosio kultural.
"Selain itu, peserta juga menjalani Leaderless Group Discussion (LGD) untuk mengukur pola kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan penyelesaian masalah dalam situasi kolektif," imbuhnya.
Usai tahapan di Surabaya, para kandidat masih harus menjalani uji gagasan dan wawancara pada 18 Mei 2026 di Balai Kota Among Tani, sebelum dilanjutkan tes kesehatan jasmani dan rohani di RSUD Karsa Husada Batu pada 21 Mei mendatang.
Posisi Sekda sendiri dinilai strategis karena menjadi motor utama koordinasi birokrasi dan pengendalian kinerja organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Batu. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

