Dua Lokasi di Singosari Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga dan Usaha Cuci Motor Rusak
cuaca ekstrem itu mengakibatkan kerusakan rumah warga di Desa Klampok serta robohnya kanopi tempat usaha cuci mobil dan motor di Desa Pagentan.
MALANG, SJP — Hujan disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Rabu (20/8/2025) siang hingga menyebabkan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyebutkan cuaca ekstrem itu mengakibatkan kerusakan rumah warga di Desa Klampok serta robohnya kanopi tempat usaha cuci mobil dan motor di Desa Pagentan.
“Dari hasil laporan tim di lapangan, satu rumah milik warga Klampok mengalami kerusakan pada atap, sedangkan di Pagentan kanopi usaha cuci kendaraan roboh hingga sempat menutup jalan,” ujar Sadono, Rabu (20/8/2025).
Kerusakan rumah menimpa milik Ashul Anas dan Sudtaji (2 KK/5 jiwa) dengan perkiraan kerugian Rp5 juta. Sementara di Desa Pagentan, usaha cuci kendaraan milik Upik Indayani (45) terdampak dengan kerugian diperkirakan Rp10 juta.
Selain itu, robohnya kanopi sempat menyebabkan kemacetan di jalur utama Surabaya–Malang sebelum akhirnya akses jalan kembali normal usai dilakukan pembersihan.
BPBD Kabupaten Malang bersama Muspika Singosari, perangkat desa, PMI, relawan Agisena, dan masyarakat sekitar langsung melakukan penanganan darurat.
Rumah warga Klampok masih membutuhkan bantuan penutup atap sementara seperti terpal, sedangkan lokasi usaha di Pagentan sudah tertangani.
“Tim bersama masyarakat bergerak cepat, pembersihan di Pagentan sudah selesai pukul 15.40 WIB, sementara rumah terdampak di Klampok butuh bantuan atap darurat agar aman jika hujan kembali turun,” jelas Sadono. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

