BMKG : Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Saat ini wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan. Suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang hangat mengakibatkan peningkatan pasokan uap air di atmosfer. 

14 Feb 2024 - 10:45
BMKG : Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur
Cuaca mendung di Kabupaten Bondowoso (Foto : Rzq/SJP)

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BNKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo merilis beberapa kota/kabupaten di jawa Timur yang harus waspada menghadapi cuaca ekstrem pada tanggal 14-20 Februari 2024 mendatang.

Dalam press release tersebut, BMKK menginformasikan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi.

Bencana seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es pada periode 14 - 20 Februari 2024, diprediksi bakal terjadi di Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Selain itu, juga diprediksi terjadi di beberapa kota. Diantaranya, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kota Kediri, dan Kota Pasuruan.

Untuk kabupaten, yang harus waspada di antaranya, Kabupaten Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Malang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Ngawi, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Kediri, Banyuwangi, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Pasuruan, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. 

Saat ini wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan. Suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang hangat mengakibatkan peningkatan pasokan uap air di atmosfer. 

Analisis udara atas menunjukkan atmosfer dalam kondisi labil dan lembab mulai lapisan bawah hingga atas, sehingga mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang masif. 

Selain itu pola belokan angin dan pertemuan massa udara mendukung terbentuknya daerah pumpunan awan hujan di wilayah Jawa Timur. 

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang sesat selama sepekan ke depan. 

Wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar. 

Informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 - 3 jam ke depan yang selalu dibagikan melalui website https://stamet-juanda.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0895800300011. (**)

Editor : Tri Sukma
Sumber : Rilis BMKG

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow