Warisan Sampah Dibongkar, 135 Ribu Ton Limbah Lama di Tlekung Disasar

Pemkot Batu tidak hanya berupaya mengelola sampah baru, tetapi juga menyelesaikan persoalan lama yang selama ini menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

28 Apr 2026 - 20:30
Warisan Sampah Dibongkar, 135 Ribu Ton Limbah Lama di Tlekung Disasar
Kepala DLH Dian Fachroni dan Plt Walikota Batu Heli Suyanto saat meninjau TPA Tlekung (Prokopim/SJP)

KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota Batu mulai menuntaskan persoalan laten yang selama ini menjadi beban lingkungan, yakni penumpukan sampah lama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung. Melalui proyek modernisasi pengelolaan sampah, sebanyak 135 ribu ton limbah akan diolah kembali menggunakan metode landfill mining sebagai langkah konkret membersihkan “warisan sampah” masa lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dian Fachroni pada Selasa (28/4/2026) menegaskan bahwa pendekatan landfill mining dipilih untuk mengurai timbunan sampah lama yang selama ini membebani kapasitas TPA sekaligus berpotensi mencemari lingkungan.

“Sekitar 135 ribu ton sampah lama akan kita olah kembali. Ini bukan hanya soal pengurangan volume, tapi juga upaya pemulihan lahan yang selama ini tertutup timbunan sampah,” ujarnya.

Melalui metode tersebut, sampah yang telah lama tertimbun akan dipilah dan diproses ulang, sehingga sebagian dapat dimanfaatkan kembali, sementara sisanya ditangani dengan sistem yang lebih ramah lingkungan.

Targetnya, proyek ini mampu memulihkan lahan seluas dua hektare di kawasan TPA Tlekung. Lahan yang sebelumnya tidak produktif itu nantinya akan dialihfungsikan menjadi kawasan perkebunan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Dian menegaskan, langkah ini sekaligus menjadi upaya menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini diwariskan dari tahun ke tahun tanpa penanganan menyeluruh.

“Selama ini kita seperti hanya menumpuk masalah. Sekarang kita mulai bongkar dan selesaikan dari akarnya. Apalagi langkah ini menjadi bagian dari program besar menuju Zero Waste City yang dijalankan Pemkot Batu melalui kolaborasi dengan Bank Dunia dalam skema Local Services Decarbonization Program (LSDP)," imbuhnya.

Selain penanganan di hilir, Pemkot Batu juga memperkuat sistem pengelolaan sampah di sektor hulu. Penambahan armada angkut serta pengoperasian teknologi Bio-Digester di Pasar Among Tani menjadi bagian dari strategi untuk menekan volume sampah sejak dari sumbernya.

Dengan pendekatan terintegrasi tersebut, beban TPA diharapkan berkurang secara signifikan sehingga kasus penumpukan sampah seperti di masa lalu tidak kembali terulang.

"Program modernisasi ini juga didukung peningkatan anggaran menjadi Rp 100 miliar agar pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan berkelanjutan," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow