Warga Probolinggo Bangun Jembatan Darurat, Bupati Haris Turun Tangan

Bupati Probolinggo Muhammad Haris meninjau jembatan darurat Condong–Brabe yang rusak akibat banjir. Warga bangun jembatan sementara secara swadaya, dan Pemkab telah ajukan perbaikan ke Pemprov Jatim.

17 Jun 2025 - 08:04
Warga Probolinggo Bangun Jembatan Darurat, Bupati Haris Turun Tangan
Bupati Probolinggo Muhammad Haris meninjau pembangunan jembatan penghubung antara Desa Condong, Kecamatan Gading dan Desa Brabe, Kecamatan Maron, Senin 16 Juni 2025. (Beritasatu.com)

PROBOLINGGO, SJP—Bupati Probolinggo Muhammad Haris melakukan kunjungan lapangan ke lokasi jembatan penghubung antara Desa Condong, Kecamatan Gading, dan Desa Brabe, Kecamatan Maron. Jembatan tersebut sebelumnya rusak parah akibat banjir bandang yang terjadi pada Senin (16/6/2025).

Sebagai respons atas kondisi tersebut, masyarakat sekitar berinisiatif membangun jembatan darurat secara gotong royong demi memulihkan akses antarwilayah.

Jembatan ini merupakan jalur penting yang menghubungkan dua desa lintas kecamatan dan sangat dibutuhkan warga untuk aktivitas harian, termasuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Bupati Haris menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menyampaikan permohonan bantuan perbaikan jembatan permanen kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Jembatan ini terdampak bencana dan termasuk salah satu jembatan penghubung terpanjang di wilayah Kabupaten Probolinggo,” kata Bupati Haris.

Dalam kunjungannya, Bupati Haris menyatakan apresiasi atas semangat warga yang sudah membangun jembatan sementara meski dengan fasilitas terbatas. Dia juga menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mendukung pemulihan infrastruktur ini.

“Saya berharap jembatan sementara ini bisa lebih layak dan aman digunakan. Kami tidak tinggal diam, dan akan terus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana yang tengah digencarkan Pemkab Probolinggo, sekaligus untuk meningkatkan konektivitas di wilayah perdesaan.

Sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Desa Brabe dan Desa Condong itu ambruk total akibat terjangan banjir, membuat akses dari empat RT di Desa Brabe terputus. Yaitu RT 10, 17, 18, dan 20.

Sementara menunggu pembangunan kembali, warga harus mengandalkan rakit sederhana dari tong plastik dan bambu yang dibuat secara mandiri oleh kepala desa sebagai alat transportasi alternatif. (**)

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow