RSUD dr H Koesnadi Bondowoso Klarifikasi Polemik Rekrutmen Non ASN, Pastikan Seleksi Transparan
RSUD dr H Koesnadi Bondowoso menegaskan proses rekrutmen tenaga Non ASN/BLUD 2026 dilakukan terbuka dan transparan. dr Yus Priyatna menjelaskan seluruh peserta formasi perawat memang diloloskan ke tahap berikutnya sesuai ketentuan pengumuman resmi.
BONDOWOSO, SJP – Polemik dugaan kurangnya transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kesehatan Non ASN/BLUD RSUD dr H Koesnadi Bondowoso tahun 2026 menjadi perhatian publik setelah kritik muncul melalui unggahan media sosial seorang dokter spesialis. Sorotan tersebut memicu berbagai pertanyaan masyarakat terkait mekanisme seleksi dan keterbukaan informasi hasil tes peserta.
Di tengah ramainya perbincangan itu, manajemen RSUD dr H Koesnadi Bondowoso akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan sesuai prosedur dan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas.
Direktur RSUD dr H Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna, menyampaikan bahwa peserta seleksi sebenarnya dapat langsung mengetahui hasil ujian kompetensi sesaat setelah menyelesaikan tes. Menurutnya, sistem tersebut diterapkan untuk memastikan proses seleksi berjalan terbuka dan dapat dipantau peserta secara langsung.
Selain itu, pihak rumah sakit juga menjelaskan alasan tidak dicantumkannya nilai hasil tes pada formasi Perawat Ahli dan Perawat Terampil dalam lampiran pengumuman. Kebijakan tersebut disebut bukan bentuk penutupan informasi, melainkan karena seluruh peserta pada formasi tersebut dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya.
Melalui press release resmi, pihak rumah sakit menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah satu bentuk transparansi tersebut ditunjukkan dengan sistem hasil seleksi kompetensi atau ujian tulis yang dapat langsung diakses peserta setelah menyelesaikan tes.
“Setiap peserta seleksi kompetensi dapat langsung melihat nilai hasil tes setelah menyelesaikan ujian,” ujar dr Yus Priyatna dalam keterangan resminya yang dikirim kepada suarajatimpost.com, Sabtu (9/5/2026).
Ia juga menjelaskan mengenai tidak dicantumkannya nilai hasil seleksi untuk formasi Perawat Ahli dan Perawat Terampil pada lampiran pengumuman hasil tes.
Menurutnya, hal tersebut bukan bentuk penutupan informasi, melainkan karena seluruh peserta yang mengikuti tes kompetensi dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya.
“Untuk formasi Perawat Ahli dan Perawat Terampil, seluruh peserta yang mengikuti seleksi kompetensi memang dinyatakan lanjut ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan dalam pengumuman,” jelasnya.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa kebijakan tersebut sebenarnya telah diinformasikan secara resmi kepada publik melalui Surat Pengumuman Hasil Tes Kompetensi/Tes Tulis Nomor 800/1062/30.10.7/2026 tertanggal 20 April 2026.
Dalam poin ketiga surat tersebut disebutkan bahwa untuk jabatan perawat, tahapan tes selanjutnya diikuti oleh seluruh peserta yang telah mengikuti tes kompetensi.
Dokter spesialis paru itu menambahkan, manajemen rumah sakit berkomitmen menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas selama proses rekrutmen berlangsung.
“Seluruh proses rekrutmen Tenaga Non ASN BLUD RSUD dr H Koesnadi Bondowoso dilaksanakan secara terbuka dan transparan,” tegasnya.
Pihak rumah sakit juga membuka akses informasi bagi masyarakat maupun peserta seleksi melalui layanan resmi rumah sakit, baik melalui nomor informasi, website, maupun media sosial resmi RSUD dr H Koesnadi Bondowoso. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

