Liburan Akhir Pekan ke Ranu Klakah Lumajang, Danau Tenang di Kaki Gunung Lemongan
Ranu Klakah di Lumajang menawarkan wisata danau dengan panorama Gunung Lemongan, cocok untuk liburan akhir pekan dengan keluarga atau sekadar healing.
LUMAJANG, SJP - Di tengah hiruk pikuk rutinitas, ada satu tempat di Lumajang yang seolah mengajak kita untuk melambat. Ranu Klakah bukan hanya sekadar danau, tapi ruang jeda yang menenangkan jiwa.
Terletak di Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, dan berada tepat di kaki Gunung Lamongan, Ranu Klakah menawarkan pemandangan yang begitu menenangkan. Air danaunya yang tenang memantulkan siluet gunung dengan sempurna, menciptakan suasana damai yang sulit ditemukan di tempat lain.
Jaraknya pun cukup bersahabat, hanya sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Lumajang atau sekitar 30–40 menit perjalanan ke arah utara. Bahkan, bagi pengguna kereta, lokasi ini cukup dekat dari Stasiun Klakah—hanya sekitar 5–10 menit saja.
Sesampainya di sana, pengunjung tidak hanya disuguhkan panorama alam, tetapi juga berbagai aktivitas seru. Mulai dari menyewa perahu motor hingga perahu bebek dengan harga yang cukup terjangkau, berkisar Rp15.000 hingga Rp25.000 tergantung jenis dan durasi.
Bagi pecinta fotografi, dermaga di Ranu Klakah menjadi spot favorit. Latar belakang danau yang luas dengan Gunung Lemongan yang menjulang menciptakan komposisi gambar yang begitu estetik, terutama saat pagi dan menjelang senja.
Tak hanya itu, suasana di sekitar danau juga terasa hidup dengan adanya warung apung, tempat ngopi santai, hingga penjual makanan lokal. Menu seperti ikan bakar dan aneka gorengan menjadi pilihan favorit pengunjung. Menariknya, ikan yang disajikan dikenal segar karena berasal langsung dari hasil budidaya setempat.
Ranu Klakah bukan hanya tempat wisata, tetapi juga ruang untuk berkumpul—baik bersama keluarga, teman, maupun sekadar menyendiri untuk “healing” dari penatnya aktivitas harian.
Jika akhir pekan ini kamu ingin mencari ketenangan tanpa harus pergi jauh, Ranu Klakah bisa menjadi jawabannya. Kadang, yang kita butuhkan hanyalah tempat sederhana dengan suasana yang menenangkan.
Sumber: Tik tok.com @hanhoney
Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang
Editor: Danu
What's Your Reaction?

