Lomba Lukis Putra Sang Fajar, Lewat Goresan Kanvas Generasi Muda Kenang dan Teladani Bung Karno
Melalui karya seni yang dibuat, generasi muda diharapkan bisa meneladani sosok Bung Karno dan terispirasi untuk lebih giat belajar. Tumbuh menjadi pribadi yang berani, berkarakter serta memiliki semangat tinggi dalam menggapai mimpi.
KEDIRI, SJP - Peringatan Bulan Bung Karno menjadi momen untuk mengenang kepahlawanan sosok Bapak Proklamator bangsa. Terutama di kalangan generasi muda, baik itu kalangan milenial maupun Gen Z.
Hal tersebut seperti yang terlihat dalam Lomba melukis wajah Putra Sang Fajar yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik perhatian kalangan anak muda dan para seniman berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) ini diikuti ratusan peserta yang dibagi dalam kategori pelajar dan umum. Para peserta yang datang dari seluruh Indonesia secara antusias mengenang dan mengekspresikan kekaguman mereka terhadap sosok Bung Karno lewat goresan cat di atas kanvas.
Ketua panitia penyelenggara, Adi Suwignyo menyampaikan, lomba lukis wajah Putra Sang Fajar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pada Juni 2026 ini.
“Lomba ini selain menjadi ruang kompetisi bakat lukis, kita ingin memperkenalkan kepada generasi muda utamanya pelajar SMP-SMA supaya tahu dan mengenal sosok Bung Karno,” kata Adi Suwignyo yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Sabtu (27/6/2026).
Harapan itu ditambahkan Adi Suwignyo, seperti yang arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Tokoh yang akrab disapa Mas Dhito itu dalam arahannya meminta Bulan Bung Karno sebagai momen untuk kembali mengenang dan meneladani sosok Bung Karno.
Melalui karya seni yang dibuat, generasi muda diharapkan bisa meneladani sosok Bung Karno dan terispirasi untuk lebih giat belajar. Tumbuh menjadi pribadi yang berani, berkarakter serta memiliki semangat tinggi dalam menggapai mimpi.
Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti lomba lukis itu pun diakui Adi Suwignyo diluar dari target. Keseluruhan ada 171 pendaftar, dengan rincian pelajar tingkat SMP sebanyak 85 peserta, SMA 24 peserta dan kategori umum 62 peserta.
Selain dari wilayah eks karesidenan Kediri, peserta datang dari Jombang, Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, dan Gresik. Kemudian untuk luar provinsi Jawa Timur, ada pula dari DKI Jakarta, Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa tengah, seperti Magelang, Pekalongan dan Pati.
“Ini menandakan semangat dan kecintaan para peserta khususnya anak-anak muda terhadap sosok Sang Proklamator sangat tinggi,” ungkapnya.
Salah satu peserta lomba lukis, Amelia Kerisma, 13, asal Kepanjen, Malang mengaku antusias untuk mengikuti perlombaan yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut. Untuk mengikuti lomba, pelajar SMP tersebut mengaku berangkat dari Malang dengan menggunakan kereta.
“Sangat senang bisa ikut lomba lukis ini, tadi berangkat jam setengah lima pagi,” akunya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

