Pohon Beringin Roboh Timpa Panggung Teater Sekolah SD di Jombang Usai Angin Kencang Disertai Hujan
Angin kencang disertai hujan terjadi belakangan ini di Kabupaten Jombang. Hal ini berpotensi terjadinya pohon tumbang. Masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca buruk.
JOMBANG, SJP - Sebuah pohon beringin berdiameter kurang lebih 100 cm menimpa bagunan panggung teater milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Minggu (9/2/2025) sore. Robohnya pohon yang diperkirakan berusia puluhan tahun itu usai terjadi hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat.
Tidak ada korban dalam peristiwa tumbangnya pohon tersebut, meski bangunan atap panggung kegiatan teater siswa mengalami rusak berat usai tertimpa batang dan ranting pohon.
Warjono (50) penjaga sekolah menceritakan detik-detik pohon beringin di lingkungan sekolah tersebut tumbang. Sekira pukul 14.30 WIB kondisi cuaca mendung dan secara tiba-tiba hujan datang disertai dengan turunnya hujan.
"Hujan deras dan angin kencang datang secara tiba-tiba, dan pohon beringin itu langsung tumbang," ucap Wahono.
Wahono sendiri saat itu sedang berada disekitar lingkungan sekolah. Ia belum bisa memastikan apa saja yang terdampak dari robohnya pohon beringin tersebut.
"Kelihatan ada kerusakan parah pada atap bangungan panggung teater, belum tahu yang lain," ungkap Wahono.
Usai peristiwa tersebut, Wahono segera melaporkan kepada pihak sekolah dan berkoordinasi lebih lanjut untuk mengevakuasi pohon tumbang akibat angin kencang disertai hujan tersebut.
Sebelum itu, Sabtu (8/2/2025) malam, angin kencang disertai hujan juga berdampak pada sejumlah pohon tumbang di wilayah Kabupaten Jombang. Di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang sejumlah pohon dipinggir jalan lintas penghubung dua desa tumbang.
Selain menutup akses jalan, pohon tumbang menimpa tiang listrik dan bangunan sekolah Madrasah Islam (MI) Darul Salam. Bahkan proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa sekolah MI Darul Salam baru bisa dikerjakan pada Minggu (9/2/2025) pagi.
"Pohon tumbang bos, Keras perbatasan Desa Kwaron, timurnya penggilingan padi, tiga pohon," ujar Mustakim Muhammad warga Desa Keras, dalam video diterima wartawan.
Mustakim menyampaikan jika pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan dari Desa Keras menuju tempat wisata religi makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Listrik juga sempat padam hingga sekitar 2 jam.
"Sudah ditangani tim relawan Semar dan juga PLN tadi mas," bebernya.
Dari informasi diterima, pohon tumbang akibat angin kencang juga terjadi di Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, dimana pohon tumbang menimpa teras Puskesmas Pembantu (Pustu) dan sempat memutus jaringan listrik.
Selanjutnya pohon tumbang juga terjadi di Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, kemudian di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek serta dua desa di Kecamatan Gudo, yakni Desa Japanan dan Desa Kedungturi.
Peristiwa pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang menuntut kita untuk lebih mengedepankan kewaspadaan terhadap cuaca buruk. Masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mawas diri terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan disertai angin kencang. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

