Kenali Penyebab Rasa Sakit saat Berhubungan Intim, Waspada Penyakit Ini
Sakit adalah cara tubuh untuk memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh dan isyarat untuk berhenti sejenak serta mencari tahu apa yang terjadi
SUARAJATIMPOST.COM—Berhubungan intim adalah salah satu hal yang wajar dilakukan bagi pasangan suami istri. Hal tersebut dapat menjaga keeratan hubungan keduanya. Walau begitu, melakukan aktivitas seksual mungkin saja menimbulkan rasa sakit.
Nyeri saat bersenggama dalam dunia medis disebut juga dengan dispareunia. Selain rasa sakit secara fisik saat berhubungan intim, kesehatan mental juga mungkin akan terpengaruh. Rasa sakit tersebut dapat disebabkan oleh beberapa gangguan, berikut ulasannya!
Penyebab Berhubungan Intim Terasa Sakit
Hubungan intim yang dapat menimbulkan rasa sakit adalah hal yang umum terjadi pada wanita. Hal tersebut dapat terjadi karena masalah struktural, hingga masalah psikologis. Tidak sedikit wanita yang mengalami rasa sakit saat melakukan hubungan intim.
Dalam istilah medis, berhubungan intim yang menimbulkan rasa sakit disebut dengan dispareunia. Gangguan ini dapat terjadi secara berulang kali tepat sebelum, selama, atau setelah dilakukannya hubungan seksual. Sekitar 75 persen wanita akan mengalami rasa sakit ketika melakukan aktivitas seksual.
Meskipun rasa sakit yang timbul saat berhubungan intim sangat umum, bukan berarti hal tersebut dapat dianggap normal. Rasa sakit yang minor mungkin tidak membuat kamu khawatir. Namun, jika timbulnya rasa sakit terbilang parah dan intens, kamu harus segera mendapatkan diagnosis dan perawatan.
Hubungan intim seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Jika tidak demikian, kamu harus tahu hal yang dapat menyebabkannya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab berhubungan intim terasa sakit:
1. Berhubungan Intim Pertama Kali
Pada saat berhubungan pertama kali, umumnya wanita akan mengalami rasa sakit saat penetrasi. Hal tersebut adalah hal yang wajar terjadi. Beberapa wanita akan mengeluarkan darah dan ada juga yang tidak. Rasa sakit yang timbul umumnya hanya bersifat sementara. Selaput dara yang tidak teregang umumnya yang menyebabkan rasa sakit terjadi saat penetrasi pertama.
2. Kurangnya Lubrikasi
Pada kebanyakan wanita, dinding vagina akan merespons rangsangan. Hal tersebut akan menghasilkan cairan yang dapat melembapkan vagina dan membuat penetrasi lebih mudah. Kamu mungkin perlu lebih banyak waktu untuk stimulasi, atau sedang gugup atau tegang. Hal ini membuat penetrasi sulit dilakukan dan terasa sakit.
Pelumasan yang tidak memadai juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Hal tersebut dapat membuat jaringan vagina menjadi lebih rapuh, sehingga cairan yang dihasilkan lebih sedikit. Umumnya, hal ini terjadi ketika setelah melahirkan atau dalam terapi hormon setelah kanker payudara.
3. Vaginismus
Penyebab berhubungan intim terasa sakit lainnya adalah vaginismus. Hal ini terjadi ketika otot-otot vaginanya menekan atau tegang ketika ada sesuatu yang akan masuk. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau pun menyakitkan.
Kondisi ini belum diketahui secara pasti penyebabnya, tetapi disebut-sebut berasal dari perasaan takut atau cemas untuk berhubungan seksual. Beberapa wanita dapat mengalami gangguan ini dalam situasi apa pun.
4. Infeksi Lokal
Beberapa infeksi yang terjadi pada vagina, seperti monilia atau trikomoniasis, dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim. Hal ini dapat membuat infeksi melebar ketika dilakukannya penetrasi. Dibutuhkan penanganan medis segera agar penyebarannya dapat diatasi. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

