Gunung Semeru Kembali Erupsi, Disertai 44 Kali Gempa Letusan
Gunung Semeru erupsi dengan kolom abu setinggi 500 meter. Warga diminta waspada dan menjauhi radius 8 km dari kawah.
LUMAJANG,SJP—Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali memperlihatkan aktivitas erupsi pada Rabu (18/6/2025) pagi. Semeru memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter dari atas kawah. Hingga saat ini, status gunung tersebut masih berada di level II atau waspada.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ucap Liswanto, petugas dari Pos Pemantauan Gunung Api Semeru, dikutip dari Beritasatu.com, Rabu (18/6/2025).
Data dari pemantauan selama 24 jam terakhir, mencatat total 46 kejadian gempa. Sebagian besar, yakni 44 kali, merupakan gempa letusan dengan amplitudo 11–22 milimeter dan berdurasi antara 58 hingga 171 detik.
Sementara itu, dua kejadian lainnya tergolong sebagai gempa guguran dengan amplitudo 2–3 milimeter dan durasi antara 52–54 detik. Belum ada informasi mengenai dampak langsung dari erupsi ini terhadap permukiman warga.
Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan peringatan kepada warga agar menjauhi area dengan jarak 8 kilometer dari kawah aktif Semeru.
“Masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” jelasnya.
Peringatan juga ditujukan kepada masyarakat di sekitar lereng gunung untuk terus siaga terhadap kemungkinan munculnya awan panas, aliran lava pijar, serta banjir lahar yang bisa mengalir melalui sungai atau lembah yang berhulu di puncak gunung.
“Tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar," pungkasnya. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

