Baliho dan Pos Polisi di Mojokerto Roboh Diterjang Angin
Dampak paling parah terlihat di Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri. Sebuah pos polisi di kawasan strategis tersebut dilaporkan roboh total setelah diterjang angin kencang.
MOJOKERTO, SJP — Hujan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Ahad (12/4/2026) kemarin.
Fenomena cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas publik, termasuk robohnya sebuah pos polisi dan kerusakan pada sarana transportasi umum.
Dampak paling parah terlihat di Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri. Sebuah pos polisi di kawasan strategis tersebut dilaporkan roboh total setelah diterjang angin kencang.
Selain pos polisi, kerusakan juga terjadi di beberapa titik lainnya, di Terminal Kertajaya sejumlah plafon bangunan rontok akibat tekanan angin dan beban air hujan.
Di Desa Banjaragung sebuah papan reklame berukuran besar ambruk ke tanah.
Laporan mengenai pohon tumbang tersebar di beberapa titik ruas jalan protokol, yang sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Yogie Pratama, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden robohnya pos polisi di Simpang Lima Kenanten tersebut.
"Kondisi pos memang sedang dalam persiapan pembongkaran dan sudah tidak ditempati sejak beberapa hari lalu. Rencananya, pembongkaran dilakukan secara resmi pada Senin (13/4), namun cuaca ekstrem mendahuluinya," ujar AKP Yogie dalam keterangan yang diterima, Senin (13/4/2026).
Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh dokumen negara dan barang berharga milik institusi telah dievakuasi sejak Jumat (10/4/2026).
Saat ini, kerugian dipastikan hanya bersifat materiil, mencakup kerusakan tenda operasional dan kerangka bangunan.
Hingga Ahad malam, petugas kepolisian bersama pihak vendor terkait tengah melakukan evakuasi terhadap material papan reklame di Desa Banjaragung.
Meski terdapat struktur baliho yang roboh, polisi memastikan jalur lalu lintas tetap terkendali dan tidak mengalami penutupan total.
Sebagai langkah antisipatif, Polres Mojokerto berencana membangun kembali Pos Kenanten dengan struktur bangunan permanen guna meningkatkan pelayanan dan ketahanan bangunan terhadap potensi cuaca buruk di masa mendatang. (*)
Editor: Syaful Aries
What's Your Reaction?

