Siap Bayar Utang, Tiba-tiba Tanah Ponpes Dilelang Bank Jombang

Pengasuh Ponpes berharap agunan tidak langsung di lelang, tapi bisa diberikan kesempatan untuk melunasi.

01 Jul 2025 - 16:33
Siap Bayar Utang, Tiba-tiba Tanah Ponpes Dilelang Bank Jombang
Pengasuh Ponpes Nahdlatoel 'Oelum di Jombang, Subandi bersama istri. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul 'Oelum di Jombang, Subandi (52) warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang selaku debitur Bank Jombang mengaku kecewa dengan tindakan main lelang aset tanah Pondok Pesantren (Ponpes) binaannya oleh Bank Jombang. 

Tanah seluas kurang lebih 400 meter persegi yang sudah berdiri bangunan dan menjadi tempat sejumlah santri belajar ilmu agama, diakui Subandi menjadi agunan untuk utang ke Bank Jombang senilai Rp75 juta sejak awal Tahun 2024.

Gus Bandi akrab disapa warga sekitar mengaku telah mengangsur utang tersebut beberapa kali dan bersedia untuk melunasi utangnya. Meskipun dalam proses pengangsuran terjadi ketelatan bayar utang. 

"Saya kaget, tiba-tiba ada surat pemberitahuan lelang dari Bank Jombang. Padahal saya siap untuk melunasi utang tersebut," ucap Gus Bandi saat dijumpai di lokasi pondok, Selasa (1/7/2025). 

Menurut Gus Bandi, utang yang awalnya Rp75 juta menjadi Rp176.322.327. Berdasarkan catatan yang ia terima dari pihak petugas bank, total utang tersebut merupakan akumulasi dari pinjaman pokok Rp148.607.953, bunga Rp23.857.210, dan denda Rp3.857.164.

"Saya belum bisa bayar, kemudian sama bagian pemasaran di top up, di top up lagi. Bukan dikasih solusi oleh pimpinan Bank Jombang, tahunya sudah dilelang tanah saya," beber Gus Bandi. 

Gus Bandi berharap ada solusi yang mengarah tidak sampai pada pelelangan atas tanah Ponpes. Mengingat dirinya menegaskan komitmen untuk sanggup membayar utangnya. 

"Saya siap membayar, tapi tanah Ponpes Jangan tiba-tiba dilelang," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Divisi Bisnis Bank Jombang, Usman mengatakan, perkara lelang aset debitur yang diagunkan ke BPR Bank Jombang dan masuk pada lelang bukan bidang yang ditanganinya. 

"Waalaikum salam maaf bukan bidang saya itu mas," ujar Usman dalam pesan yang diterima. 

Dirinya juga akan mengomunikasikan dengan pihak yang berwenang menangani perkara lelang di Bank milik Pemerintah Kabupaten Jombang itu. 

"Mungkin besok ya mas saya komunikasikan dengan tim lelangnya, ini saya masih di SBY (Surabaya)," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow