Saban Group Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi di Malang Raya dengan Pilar Investment dan Management
KOTA BATU, SJP – Perusahaan properti dan investasi Saban Group Indonesia mulai menunjukkan eksistensinya di Malang Raya dengan mengembangkan konsep ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan berbagai sektor usaha dalam satu sistem yang saling mendukung.
Perusahaan yang berdiri pada 2024 ini mengusung dua pilar utama, yakni investment dan management, sebagai fondasi pengembangan setiap unit usaha yang berada di bawah naungannya.
CEO Saban Group Indonesia, Musa Bambang, mengatakan bahwa sejak awal perusahaan tidak hanya ingin membangun bisnis yang berdiri sendiri, tetapi menciptakan sistem yang terhubung sehingga setiap sektor dapat saling memperkuat.
“Sejak awal kami ingin membangun ekosistem, bukan sekadar perusahaan dengan berbagai lini usaha yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap unit harus saling mendukung agar tumbuh bersama secara berkelanjutan,” ujarnya.
Awalnya berfokus pada sektor properti, Saban Group Indonesia kini berkembang dengan melakukan diversifikasi usaha ke sejumlah bidang, mulai dari real estate, perjalanan religi, media dan komunikasi, material bangunan, hingga manufaktur beton.
Strategi tersebut menjadikan perusahaan ini tidak hanya melakukan ekspansi sektor, tetapi juga membangun integrasi antar lini bisnis.
“Kami melihat peluang besar ketika berbagai sektor tidak dipisahkan, melainkan diintegrasikan. Di situlah nilai tambah bisa tercipta secara berkelanjutan,” tambah Musa.
Di sektor properti, Saban Group Indonesia mengembangkan sejumlah proyek hunian dan kawasan komersial di wilayah Malang Raya. Pengembangan ini tersebar di beberapa kawasan strategis seperti Dau, Karangploso, Gondanglegi, hingga Kota Batu, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan investasi properti cukup tinggi.
Selain properti, perusahaan juga menghadirkan layanan perjalanan religi melalui unit usahanya yang fokus pada penyelenggaraan umroh dan haji, dengan menitikberatkan pada aspek kenyamanan, keamanan, serta kepercayaan jamaah.
Sementara itu, lini media dan komunikasi dikembangkan untuk memperkuat jaringan informasi dan publikasi perusahaan, sedangkan unit material bangunan dan manufaktur beton berperan sebagai penopang utama dalam rantai pasok ekosistem konstruksi.
Melalui pendekatan ini, Saban Group Indonesia berupaya menciptakan rantai nilai bisnis yang saling terhubung, mulai dari pengembangan lahan, pembangunan konstruksi, hingga distribusi dan komunikasi.
“Bagi kami, bisnis bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan. Itu yang ingin kami jaga dalam jangka panjang,” kata Musa.
Ke depan, Saban Group Indonesia menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan profesionalisme, kualitas layanan, serta tata kelola bisnis yang baik.
Perusahaan ini juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk terlibat dalam pengembangan ekosistem bisnis yang dibangun.
Dalam rencana jangka panjangnya, Saban Group Indonesia siap menjadi investor sekaligus manajemen bisnis yang terbuka untuk publik, sehingga dapat membantu pertumbuhan berbagai perusahaan atau unit usaha yang berada di bawah naungan Saban Group.
“Kami ingin Saban Group tidak hanya besar hari ini, tetapi juga menjadi warisan bisnis yang bisa terus berkembang lintas generasi,” tutupnya.
Sebagai perusahaan yang masih tergolong baru, Saban Group Indonesia menunjukkan arah pertumbuhan yang jelas di sektor properti dan investasi di Malang Raya, sekaligus memperkuat posisinya dalam dinamika perkembangan bisnis regional di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai investasi, kerja sama bisnis, maupun pengembangan unit usaha, masyarakat dan calon mitra dapat menghubungi:
Saban Group Indonesia
Kantor: Kota Batu, Jawa Timur
WhatsApp: 0812-2777-9009
Email: [email protected](**)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

