Pilkada Bondowoso, Pasangan ENHA Daftar ke DPC PDI Perjuangan, Ini Visi dan Misinya

Membawa visi dan misi kesejahteraan yang berkeadilan, pasangan ENHA yakin bisa membawa amanah yang bakal diberikan oleh masyarakat Bondowoso.

24 Apr 2024 - 06:30
Pilkada Bondowoso, Pasangan ENHA Daftar ke DPC PDI Perjuangan, Ini Visi dan Misinya
Pasangan ENHA (KH Nurul Hidayat dan Haryono) bersama Edy Sudiyanto (tengah) saat menunjukkan berkas formulir pendaftaran di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso (Foto : Rizqi/SJP)

Kabupaten Bondowoso, SJP - Bursa bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan meramaikan kontestasi Pilkada Bondowoso kian ramai.

Pasalnya, DPC PDI Perjuangan kembali menerima pendaftar yang jauh-jauh hari sudah mendeklarasikan sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bondowoso.

Pasangan bakal calon yang berjuluk ENHA (KH Nurul Hidayat dan Haryono) ini mendaftar ke kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Ahmad Yani, pada Rabu (24/4/2024).

Membawa visi misi sejahtera yang berkeadilan, pasangan sosok kiai dengan lawyer ini, yakin akan mampu menjalankan amanah yang diberikan masyarakat Bumi Ki Ronggo.

Usai mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati, Haryono yang juga mantan LSM dan jurnalis ini, mengatakan, setiap warga negara Indonesia memiliki hak konstitusional untuk berkiprah di jalur pemerintahan.

"Kita sebagai warga negara Indonesia memiliki hak konstitusi untuk ikut serta dalam pemerintahan melalui Pilkada dengan jalur independen dan partai," kata Haryono, di kantor DPC PDI Perjuangan.

Sebagai putera daerah yang sejak tahun 2018 sudah mempersiapkan diri untuk maju dalam Pilkada Bondowoso, Haryono mendaftar melalui PDI Perjuangan bersama KH Nurul Hidayat.

"Saya mendengar jika PDI Perjuangan membuka pendaftaran, jadi saya sebagai putera daerah ingin menggunakan hak konstitusi saya untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati dalam Pilkada Bondowoso," ujarnya.

Dirinya yakin dengan visi dan misi yang akan dirinya bawa untuk masyarakat Bondowoso, akan memberikan kesejahteraan yang berkeadilan. Karena menurutnya, jika keadilan sudah ditegakkan, tentu kesejahteraan juga akan dirasakan oleh masyarakat.

"Visi dan misi kami adalah kesejahteraan yang berkeadilan. Artinya, jika hukum sudah ditegakkan, maka kami yakin kesejahteraan masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya akan tercapai," ungkap Haryono yang juga berprofesi sebagai Lawyer ini.

Perihal biaya Pilkada Bondowoso yang saat ini bisa dikatakan besar, Haryono dengan tegas mengakui dirinya siap. Bahkan, semuanya siap sejak menobatkan diri sebagai tandem KH Nurul Hidayat tahun 2018 silam.

"Kami mendaftar sudah barang tentu siap soal biaya Pilkada. Semua biaya baik itu operasional, saksi, banner, tim sukses, kampanye dan biaya lainnya insyaallah kami siap. Intinya, kami mendaftar sudah siap lahir batin," tandasnya.

Sementara itu, KH Nurul Hidayat yang notabene masih menjabat Kepala Desa Sulek Kecamatan Tlogosari menjelaskan, jika pencalonannya sebagai bakal calon bupati sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. 

Bahkan, dirinya sangat apresiasi atas kebijakan dari PDI Perjuangan yang membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Bondowoso untuk maju dalam Pilkada 27 November 2204 mendatang.

"ENHA secara lahir batin siap untuk maju dalam Pilkada Bondowoso. Kami membawa harapan-harapan masyarakat Bondowoso yang ingin perubahan melalui program baru dan inovasi baru yang intinya mampu menyaingi daerah sekitar seperti Situbondo, Jember, Banyuwangi dan Probolinggo," ungkapnya.

Keinginan dirinya maju lewat PDI Perjuangan memang sudah sejak lama. Bahkan dirinya sudah banyak berkomunikasi dengan punggawa partai politik. 

Bahkan, dirinya menyebut kekuatan kultur sudah dibangun dengan strategi yang diyakini bakal memenangkan pasangan ENHA dalam Pilkada Bondowoso 

"Segala strategi akan kami lakukan untuk menang dalam Pilkada Bondowoso. Saya juga punya jaringan yang saya rintis sejak lama sebagai strategi dalam Pilkada," ungkapnya

Sementara itu, Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso, Edy Sudiyanto menjelaskan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati menjadi sebuah komitmen partainya untuk ikut meramaikan kontestasi Pilkada Bondowoso. 

"Sejak dibukanya pendaftaran dari DPC PDI-P, kali pertama Fauzi mendaftar sebagai bakal calon bupati Bondowoso. Kemudian pasangan calon yang sudah menobatkan diri maju dalam Pilkada, yaitu KH Nurul Hidayat dan Haryono yang disebut ENHA," ujarnya.

Disamping itu, Edy memaparkan, untuk teknis sendiri, dirinya sebagai ketua Bapilu bakal meneruskan berkas-berkas administrasi yang telah dipenuhi oleh Bacabup. (*)

Editor: Tri Sukma 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow