Dua Motor Bertabrakan Saat Hujan di Ngunut, Satu Pengendara Tewas di Tempat

Pihak kepolisian telah mendatangi TKP, melaksanakan olah TKP, mencari saksi, dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

27 Oct 2025 - 18:29
Dua Motor Bertabrakan Saat Hujan di Ngunut, Satu Pengendara Tewas di Tempat
Petugas mengevakuasi jenazah korban kecelakaan lalulintas di Ngunut, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Recobarong, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Senin (27/10/2025) siang. Dua sepeda motor bertabrakan keras saat hujan turun, mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu lainnya luka ringan.

Kepala Unit Penegakkan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana, menyatakan korban meninggal diketahui bernama Winih Mareta (21), warga Desa Ngunut.

Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi AG 5362 RDD. Sementara korban luka, remaja perempuan berinisial K (14), pelajar asal Desa Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut, mengendarai Honda Beat AG 3742 RBF dan mengalami luka ringan pada kaki.

"Kecelakaan terjadi sekira pukul 14.00, saat itu cuaca di lokasi sedang hujan," ujar Ipda Gerry Permana.

Lanjut Ipda Gerry, dari hasil penyelidikan awal Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, kecelakaan bermula ketika Winih Mareta yang mengendarai sepeda motor Mio, melaju dari arah utara ke selatan dan mencoba mendahului kendaraan di depannya.

Namun, ia diduga terlalu mengambil lajur ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan. Di saat bersamaan, dari arah selatan datang Honda Beat yang dikendarai K, sehingga tabrakan tak terhindarkan.

"Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Ida Gerry.

Sementara itu K selamat dengan mengalami luka ringan pada bagian kaki.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi korban meninggal ke RSUD dr. Iskak Tulungagung, serta mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ipda Gerry menambahkan, kecelakaan ini diduga karena pengendara kurang berhati-hati dan kondisi jalan yang licin akibat hujan.

“Kami imbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat hujan. Pastikan kecepatan kendaraan terkendali dan tidak memaksakan diri untuk menyalip di kondisi jalan yang basah atau licin,” pesannya.

Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir sekitar Rp500 ribu. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan saksi untuk melengkapi proses penyelidikan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow