Siswi MAN 1 Jombang Raih Prestasi di Ajang Lumajang Archery Tournament 2025

Ajang panahan menjadi pilihan Nasywa untuk mengembangkan bakat dan prestasi.

22 Feb 2025 - 13:00
Siswi MAN 1 Jombang Raih Prestasi di Ajang Lumajang Archery Tournament 2025
Parisya Palmeda Nasywa Nihar, siswi kelas 12 MAN 1 Jombang berprestasi di ajang olahraga panahan. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP — Parisya Palmeda Nasywa Nihar, siswi kelas 12 MAN 1 Jombang, sukses mengharumkan nama Kabupaten Jombang.

Dia meraih mendali perunggu dalam ajang bergengsi Bupati Lumajang Archery Tournament 2025 (BLAT) di GOR Wira Bhakti, Kabupaten Lumajang, Jumat (21/2/2025). 

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bekerja sama dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Lumajang serta Satria Pandhita Archery Club Lumajang. 

Turnamen ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para atlet panahan muda sekaligus wadah pembinaan talenta berprestasi di dunia panahan nasional.

Nasywa tergabung dalam Fast Archery Club D'Jombang (FACD) bertanding dalam kategori Barebow jarak 20 meter.

Dia harus menghadapi persaingan ketat dari 32 peserta terbaik yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dara yang lahir di Kecamatan Ruteng pada 15 Februari 2007 itu bersaing dengan perwakilan atlet panahan dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Jember, Kediri, Pasuruan, Probolinggo, Bojonegoro, Tulungagung, dan Banyuwangi. 

Perjuangan dan Latihan Intensif selama Tiga Bulan

Dengan ketenangan dan ketepatan bidikan, Nasywa berhasil menembus tiga besar dan meraih posisi ketiga yang membanggakan. 

Keberhasilan Nasywa tidak diraih dalam semalam. Dia menjalani latihan intensif selama tiga bulan bersama klub panahan FACD di Jombang.

"Saya berlatih seminggu empat kali dengan durasi hingga 10 jam per hari. Setiap sesi latihan, saya menembakkan minimal 500 anak panah untuk meningkatkan presisi dan ketahanan fisik," ujar Nasywa, Sabtu (22/2/2025). 

Disiplin tinggi dalam latihan menjadi kunci keberhasilannya. Dengan dukungan dari pelatih dan rekan satu tim, Nasywa terus mengasah tekniknya hingga mampu bersaing di tingkat provinsi.

Keikutsertaannya dalam BLAT 2025 menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.

Turnamen Bergengsi, Ajang Bakat Pemanah Muda

BLAT 2025 bukan sekadar kompetisi biasa. Turnamen ini menjadi ajang tahunan yang selalu dinantikan oleh komunitas panahan di Jawa Timur.

Dengan peserta dari berbagai kota dan kabupaten, ajang ini menjadi tolok ukur kemampuan para atlet muda sebelum melangkah ke level nasional.

Menurut ketua panitia BLAT 2025, turnamen ini bertujuan untuk membina generasi muda, agar semakin mencintai olahraga panahan sekaligus meningkatkan daya saing mereka. 

"Kami berharap, kompetisi ini dapat melahirkan pemanah-pemanah andal yang nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujar Nasywa mengutip informasi dari perwakilan panitia Satria Pandhita Archery Club Lumajang.

Penyerahan Medali dan Harapan ke Depan

Penyerahan medali dan penghargaan kepada Nasywa dilakukan pada 21 Februari 2025 oleh panitia BLAT 2025. Rasa bangga dan haru terlihat dari raut wajah Nasywa saat menerima penghargaan tersebut. 

"Saya sangat bersyukur dan bangga bisa membawa pulang medali perunggu. Ini adalah langkah awal bagi saya untuk terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi," kata Nasywa dengan penuh semangat.

Dengan prestasi gemilang ini, Nasywa berharap dapat terus mengasah kemampuannya dan berpartisipasi dalam kompetisi tingkat nasional.

Dukungan dari keluarga, sekolah, serta klub panahannya menjadi motivasi utama bagi Nasywa untuk terus mengukir prestasi di dunia panahan.

Panahan, Olahraga yang Kian Digemari di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, panahan semakin populer di Indonesia. Terutama di kalangan pelajar dan generasi muda.

Olahraga ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga membutuhkan konsentrasi, fokus, dan ketahanan mental yang tinggi. 

Kejuaraan seperti BLAT 2025 menjadi bukti bahwa minat terhadap panahan terus meningkat dan semakin banyak atlet muda berbakat yang bermunculan.

Keberhasilan Nasywa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya untuk tidak ragu mengejar mimpi dan berani bersaing di arena kompetisi.

Dengan latihan yang disiplin dan semangat pantang menyerah, prestasi di tingkat nasional dan internasional bukanlah hal yang mustahil.

Dengan semakin, banyaknya turnamen panahan seperti BLAT 2025, harapan untuk melihat atlet-atlet panahan Indonesia bersinar di kancah internasional semakin terbuka lebar. 

Dukungan dari pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan para pelatih menjadi kunci dalam melahirkan generasi pemanah yang tangguh dan berprestasi.

Turnamen Bupati Lumajang Archery Tournament 2025 telah menjadi saksi lahirnya talenta-talenta berbakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dengan semangat juang dan kerja keras, Parisya Palmeda Nasywa Nihar telah membuktikan bahwa impian bisa dicapai dengan dedikasi yang tinggi. 

"Semoga prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju panggung panahan nasional dan internasional," tandas Nasywa. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow