Kapal Nelayan Ludes Dilalap Si Jago Merah di Pelabuhan Brondong Lamongan, Kerugian Tembus Rp 1,6 Miliar
Geger! Kapal nelayan KM Sri Sumber Rejeki ludes terbakar di Pelabuhan Brondong, Lamongan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,6 miliar. Simak kronologi lengkapnya di sini.
LAMONGAN, SJP – Suasana tenang di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, mendadak mencekam pada Sabtu (27/6/2026) malam. KM Sri Sumber Rejeki, kapal nelayan berbobot 28 GT, habis tak bersisa setelah dilalap api besar dalam hitungan menit.
Kobaran api yang membumbung tinggi di langit malam menjadi pemandangan mengerikan bagi warga sekitar. Berdasarkan video amatir yang beredar, api dengan cepat merambat ke seluruh badan kapal milik Karpandi tersebut tepat setelah kapal selesai bersandar.
Tragedi ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat api pertama kali muncul, seluruh Anak Buah Kapal (ABK) sedang tidak berada di lokasi karena tengah menunaikan ibadah salat. Asap hitam pekat awalnya muncul dari bagian depan rumah kapal, sebelum akhirnya lidah api membesar dan melahap seluruh bagian kapal.
"Api sangat cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar, apalagi di dalam kapal masih terdapat cadangan bahan bakar solar," ujar petugas di lapangan.
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas Pemadam Kebakaran yang dibantu oleh personel Satpolairud Polres Lamongan dan warga setempat harus berjuang keras menaklukkan amukan si jago merah.
Besarnya kobaran api membuat proses pendinginan baru benar-benar tuntas pada pukul 21.20 WIB, atau sekitar dua jam setelah kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, pemilik kapal harus menelan pil pahit. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 1,6 miliar.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam.
"Untuk penyebab pasti, tim sedang melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan saksi. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik," tegas Hamzaid, Minggu (28/6/2026).
Polisi kini terus mengumpulkan bukti guna memastikan tidak ada faktor lain yang memicu kebakaran hebat tersebut,
sekaligus menjadi langkah evaluasi keamanan di kawasan PPN Brondong agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (**)
Sumber: beritasatu.com
Editor: Danu
What's Your Reaction?

