Gunung Raung Erupsi Lagi, BPBD Bondowoso Salurkan Bantuan dan Bentuk Destana
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi erupsi yang terjadi tiba-tiba dan berimbas kepada kesehatan masyarakat. Meskipun, sampai saat ini kondisi Kabupaten Bondowoso masih dalam posisi aman.
BONDOWOSO, SJP – Sampai saat ini, Selasa 17 Juni 2025 sekira pukul 17.56 WIB, Gunung Raung masih mengalami erupsi. Tercatat, kolom abu mencapai ketinggian 1.200 meter di atas puncak (sekira 4.532 m di atas permukaan laut).
Berdasarkan rilis dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Raung, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur.
Rekaman seismik didominasi tremor menerus dengan amplitudo 4 mm
Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Saat ini Gunung Raung berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dengan radius 3 Km dan menuruni kaldera serta bermalam di kawasan kawah.
Menanggapi kondisi Gunung Raung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso terus melakukan upaya antisipasi dampak negatif dari abu vulkanik dengan memberikan bantuan kepada masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo menerangkan, pihaknya kini tengah menyalurkan bantuan logistik, masker, kacamata dan membentuk desa tangguh bencana (Destana), pada Senin (16/5/2025) kemarin.
“Selain bantuan, kami membentuk Destana di Desa Sumber Gading Kecamatan Sumberwringin. Ini kami lakukan, karena desa ini cukup rentan atas dampak erupsi dan abu vulkanik Gunung Raung, bagi kesehatan dan pernapasan warga,” terangnya, Selasa (17/6/2025).
Tujuan Destana ini, kata mantan Kepala Diskoperindag ini, untuk membangun kesiapan warga dalam menghadapi bencana. Warga, kata Sigit, juga dibekali dengan pelatihan dasar penanggulangan bencana hingga proses evakuasi.
“Warga harus tahu, paham dan siap siaga saat menghadapi bencana. Baik sebelum terjadi bencana, hingga pasca bencana. Kalau masyarakat sudah siap menghadapi bencana, risiko korban meninggal dunia akan bisa ditekan,” tandasnya.
Selain Destana, BPBD Bondowoso, telah menyiapkan satu unit tenda berukuran 6 x 20 meter yang akan dikirimkan ke Kecamatan Sumberwringin. Bahkan, BPBD sudah menyiapkan dapur umum, masker, makanan siap saji dan kacamata.
“Untuk bantuan logistik itu telah dikirim ke wilayah yang berpotensi terdampak seperti Dusun Tol-tol, Legen, dan Sipanas di Kecamatan Sumberwringin. Sementara untuk Kecamatan Tlogosari dikit ke Desa Gunosari,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

