<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; : Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/category/ekonomi</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; : Ekonomi</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Usai Menang Kasasi, PT SMG Kembali Digugat, Kuasa Hukum Soroti Asas Ne Bis In Idem</title>
<link>https://suarajatimpost.com/usai-menang-kasasi-pt-smg-kembali-digugat-kuasa-hukum-soroti-asas-ne-bis-in-idem</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/usai-menang-kasasi-pt-smg-kembali-digugat-kuasa-hukum-soroti-asas-ne-bis-in-idem</guid>
<description><![CDATA[ Penunjukan Edi beserta tim ini menyusul penanganan perkara yang menyeret dua entitas perusahaan pertambangan di Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43c5d2134d4.webp" length="40460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Pertambangan, Baru Bara</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Edi Haryanto, pengacara dari kantor hukum EHS &amp; Associates, resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum PT Satria Mahkota Gotek (PT SMG), sebuah perusahaan pertambangan yang beralamat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Penunjukan Edi beserta tim ini menyusul penanganan perkara yang menyeret dua entitas perusahaan pertambangan lainnya.</p>
<p></p>
<p>Kedua entitas tersebut adalah PT Sinergi Bara Bravo (PT SBB), perusahaan kontraktor pertambangan yang berpusat di Jakarta Pusat, dan PT Borneo Andalan Semesta (PT BAS), perusahaan pertambangan swasta nasional yang bergerak di sektor jasa angkut hasil tambang batu bara.</p>
<p></p>
<p>Dalam keterangan kepada media suarajatimpost.com, Edi Haryanto menyebut gugatan perdata baru yang diajukan PT SBB dan PT BAS terhadap PT SMG mengandung asas <em>Ne Bis In Idem</em>, yakni perkara dengan subjek dan objek yang sama serta telah berkekuatan hukum tetap.</p>
<p></p>
<p>Edi menjelaskan, gugatan pertama dengan judul Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan PT SBB terhadap PT SMG dan PT BAS telah diputus di Pengadilan Negeri Tanah Grogot dengan nomor perkara 32/Pdt.G/2024/PN Tgt.</p>
<p>Dalam putusan tersebut, gugatan ditolak dan penggugat dinyatakan kalah. Upaya banding dan kasasi yang ditempuh PT SBB juga ditolak oleh Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur dan Mahkamah Agung.</p>
<p></p>
<p>“Putusan kasasi pada 6 Mei 2026 dengan nomor 456 K/PDT/2026 telah menyatakan tolak, sehingga perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap,” ujar Edi, Senin (30/6/2026).</p>
<p>Menurut Edi, gugatan kedua yang kini diajukan dengan judul Wan Prestasi (Ingkar Janji) oleh PT SBB sebagai Penggugat I dan PT BAS sebagai Penggugat II, dengan PT SMG sebagai Tergugat, memiliki subjek dan objek yang sama persis dengan gugatan sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>“Objek gugatan, para pihak, dan materi pokok perkara adalah sama. Ini jelas mengandung asas Ne Bis In Idem, sehingga seharusnya gugatan tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard) oleh majelis hakim,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Menguatkan argumennya, Edi mengutip sejumlah yurisprudensi dan ketentuan hukum, termasuk Pasal 1917 KUHPerdata serta Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2012, yang menegaskan bahwa perkara dengan objek dan subjek yang sama tidak dapat diajukan kembali setelah ada putusan berkekuatan hukum tetap.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa situasi di lingkungan PT SMG saat ini kondusif dan tidak terjadi miss di kalangan jajaran kepengurusan. Pihaknya berharap tidak ada kesimpangsiuran mengenai kondisi terkini PT SMG, menyusul adanya pernyataan terkait gugatan kedua dari PT SBB dan PT BAS.</p>
<p></p>
<p>"Bilamana ada kabar yang tidak sesuai dengan fakta, maka kami menyatakan itu masuk dalam kategori kabar bohong alias hoaks," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berdalih Diprotes Pedagang  Offline, Pemerintah Pungut Pajak dari Pedagang di Marketplace Mulai Juli 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berdalih-diprotes-pedagang-offline-pemerintah-pungut-pajak-dari-pedagang-di-marketplace-mulai-juli-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berdalih-diprotes-pedagang-offline-pemerintah-pungut-pajak-dari-pedagang-di-marketplace-mulai-juli-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah akan menerapkan pemungutan pajak bagi pedagang marketplace mulai Juli 2026. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan ini bertujuan menciptakan kesetaraan pajak antara pelaku usaha online dan offline. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a43120993927.webp" length="37868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 09:30:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>pajak pedagang online, pajak marketplace, Kemenkeu, Purbaya Yudhi Sadewa, aturan pajak digital, PPN pedagang online, UMKM pajak, level playing field</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> - Pemerintah berencana menerapkan mekanisme pemungutan pajak bagi pedagang melalui <em>marketplace</em> mulai Juli 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kebijakan ini bukanlah pajak baru, melainkan penyempurnaan mekanisme pemungutan pajak atas transaksi digital.</p>
<p>Saat ini, implementasi kebijakan tersebut masih menunggu konfirmasi akhir dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Namun, pelaksanaannya diprediksi dimulai bulan depan.</p>
<p>"Mungkin mulai Juli mungkin, nanti saya akan <em>double check</em> dengan pajak (DJP), tetapi bukan pajak tambahan," kata Purbaya saat ditemui di gedung parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2026).</p>
<p>Dalam skema ini, marketplace akan berperan sebagai pemungut pajak atas transaksi para pedagang. Mekanisme ini diharapkan membuat proses perpajakan lebih tertib, transparan, dan mudah diawasi. Purbaya menekankan bahwa objek pajak tetaplah kewajiban pedagang, bukan <em>marketplace</em>-nya.</p>
<p>"<em>Marketplace</em> enggak dipajaki, tetapi PPN yang mereka biasa enggak bayar sekarang bayar," ujarnya.</p>
<p>Menurut Purbaya, kebijakan ini bertujuan menciptakan kesetaraan antara pelaku usaha <em>online</em> dan <em>offline</em>. Pemerintah kerap menerima keluhan dari pengusaha konvensional terkait perbedaan perlakuan kewajiban perpajakan.</p>
<p>"<em>Angle</em>-nya adalah karena banyak pengusaha offline yang protes sama saya. Mereka (pedagang <em>offline</em>) bayar PPN, kok yang (pedagang) <em>online</em> enggak bayar, gitu kira-kira," kata Purbaya.</p>
<p>Pemerintah ingin menghadirkan level <em>playing field </em> yang adil bagi seluruh pelaku usaha. "Hanya itu supaya menciptakan playing field yang lebih seimbang," ujar Purbaya.</p>
<p>Selain memperkuat kepatuhan melalui integrasi sistem pembayaran, langkah ini diharapkan dapat mempersempit ruang praktik <em>shadow economy</em>.</p>
<p>Kendati demikian, pemerintah memastikan tidak ada perubahan aturan bagi UMKM. Pelaku UMKM orang pribadi dengan omzet hingga Rp 500 juta per tahun tetap menikmati fasilitas bebas PPh sesuai ketentuan. (**)</p>
<p>Sumber: beritasatu.com</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>APBN di Kediri Raya Lesu, Belanja Minim, Insentif Fiskal Masih Nihil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/apbn-di-kediri-raya-lesu-belanja-minim-insentif-fiskal-masih-nihil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/apbn-di-kediri-raya-lesu-belanja-minim-insentif-fiskal-masih-nihil</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data yang dihimpun, total penerimaan negara yang berhasil dibukukan mencapai Rp8.649,45 miliar. Angka tersebut terdiri dari sektor perpajakan sebesar Rp8.443,30 miliar yang mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 10,87%. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4289970c88f.webp" length="5136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 08:30:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KPPN Kediri, APBN Kediri Raya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Realisasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kediri Raya hingga akhir Mei 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. </p>
<p></p>
<p>Penurunan ini terjadi baik pada sektor penerimaan negara maupun penyerapan belanja.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun, total penerimaan negara yang berhasil dibukukan mencapai Rp8.649,45 miliar. Angka tersebut terdiri dari sektor perpajakan sebesar Rp8.443,30 miliar yang mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 10,87%.</p>
<p></p>
<p>Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru tumbuh positif atau ekspansi sebesar 2,39% dengan nilai Rp205,45 miliar.</p>
<p></p>
<p>Berikut adalah rincian capaian penerimaan pajak di berbagai wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) di Kediri Raya hingga Mei 2026:</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Kediri (Kota Kediri): Mengumpulkan Rp121,15 miliar atau 31,96% dari target tahun 2026. Sektor ini tumbuh positif sebesar 12,97% secara tahunan (Year on Year/YoY).</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Pare (Kab. Kediri &amp; Kab. Nganjuk): Mengantongi Rp335,3 miliar atau 30,73% dari target, dengan pertumbuhan plus 25,74%.</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Tulungagung (Kab. Tulungagung &amp; Kab. Trenggalek): Membukukan penerimaan Rp257,74 miliar (30,82% dari target). Rinciannya, Kabupaten Tulungagung menyumbang Rp216,52 miliar dan Kabupaten Trenggalek sebesar Rp40,2 miliar.</p>
<p></p>
<p>KPPBC TMC Kediri: Mencapai 30,70% dari target, yang berasal dari Bea Masuk sebesar Rp1,18 miliar (42,4%) dan Cukai sebesar Rp8.009,09 miliar (30,70%).</p>
<p></p>
<p>Dari sisi pengeluaran, realisasi belanja di wilayah Kediri Raya baru terserap sebesar 10,36% atau senilai Rp3.426,6 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk Belanja Pegawai sebesar Rp483,53 micro, Belanja Barang sebesar Rp218,53 miliar, dan Belanja Modal sebesar Rp29,23 miliar. Sementara itu, Belanja Bantuan Sosial yang dikelola oleh UIN Syekh Wasil dilaporkan belum ada penyerapan sama sekali.</p>
<p></p>
<p>Kepala KPPN Kediri, Moch. Izma Nur Choironi, memaparkan rincian serapan anggaran berdasarkan wilayah administrasi.</p>
<p></p>
<p>"Dari sisi serapan wilayah, Kabupaten Trenggalek mencatat serapan tertinggi sebesar Rp170,53 miiliar (11,75%), disusul Kabupaten Kediri sebesar Rp231,92 miliar (11,24%), Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,11 miliar (10,36%), dan Kota Kediri sebesar Rp147,86 miiliar (10,15%)," ujar Moch. Izma Nur Choironi, Senin (29/06/2026).</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, anggaran Belanja Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan tipis sebesar 1,06% secara tahunan (YoY). Realisasi TKD ini meliputi Dana Bagi Hasil sebesar Rp95,54 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp1.835,93 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik sebesar Rp541,68 miliar. Untuk DAK Fisik, saat ini tercatat belum ada realisasi.</p>
<p></p>
<p>"Sedangkan Insentif Fiskal yang diberikan kepada daerah dengan prestasi kinerja tertentu belum ada realisasi dan Dana Desa sebesar 220,88 miliar," tambah Izma.</p>
<p></p>
<p>Meski kinerja umum APBN melambat, program dukungan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran modal usaha justru menunjukkan tren positif. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kediri Raya mencapai Rp2.074,52 miliar, atau melonjak 16,88% secara nominal dibandingkan tahun lalu, meskipun jumlah debitur sedikit turun 1,37% menjadi 42.867 orang.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan signifikan juga terlihat pada program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang menyasar pelaku usaha kecil.</p>
<p></p>
<p>"Sedangkan Penyaluran UMi menunjukkan ekspansi secara YoY, jumlah debitur sebesar 8.183 tumbuh sebesar 90,37% dengan nilai penyaluran sebesar Rp28,78 miliar ekspansi sebesar 81,28%," pungkas Izma. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sistem Listrik Nasional di Ambang Ancaman Pemadaman Akibat Krisis Batu Bara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sistem-listrik-nasional-di-ambang-ancaman-pemadaman-akibat-krisis-batu-bara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sistem-listrik-nasional-di-ambang-ancaman-pemadaman-akibat-krisis-batu-bara</guid>
<description><![CDATA[ Bahlil memaparkan postur kebutuhan batu bara nasional: total kebutuhan PLN pada tahun 2026 ini 154 juta ton, sementara volume kontrak 134 juta ton, sehingga mengalami defisit pasokan 18 juta hingga 20 juta ton. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a41b06f07c3f.webp" length="38340" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 08:30:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Pln, istrik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> – Sistem kelistrikan nasional yang mayoritas masih bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) kini menghadapi tantangan serius. </p>
<p></p>
<p>Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan adanya tren penurunan kualitas (degradasi kalori) pada pasokan komoditas batu bara di lapangan, yang tidak lagi sesuai dengan spesifikasi awal kontrak pembangkit.</p>
<p></p>
<p>Jika tidak segera ditangani, ketidaksesuaian spesifikasi bahan bakar ini berpotensi memicu gangguan operasional pembangkit hingga risiko pemadaman listrik massal.</p>
<p></p>
<p>Anggota DEN, Satya Widya Yudha, menjelaskan bahwa mayoritas PLTU di Indonesia dirancang dan terikat kontrak untuk mengonsumsi batu bara berkalori tinggi hingga medium, berkisar antara 4.200 hingga 5.000 GAR (Gross As Received). Namun, realitas di pasar saat ini justru didominasi oleh batu bara berkalori rendah.</p>
<p></p>
<p>"Ternyata jumlah batu bara dengan kalori seperti itu tidak cukup. Banyak sekali klasifikasi pasokan yang ada di lapangan jauh di bawah standar kontrak," ujar Satya pada Ahad (28/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Senada dengan DEN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membenarkan adanya kendala pemenuhan interkoneksi batu bara untuk menjaga Hari Operasi Pembangkit (HOP) PT PLN (Persero). </p>
<p></p>
<p>HOP merupakan indikator penting yang mengukur kecukupan stok bahan bakar agar pembangkit dapat terus beroperasi dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p></p>
<p>Bahlil memaparkan postur kebutuhan batu bara nasional: total kebutuhan PLN pada tahun 2026 ini 154 juta ton, sementara volume kontrak 134 juta ton, sehingga mengalami defisit pasokan 18 juta hingga 20 juta ton. </p>
<p></p>
<p>Menurut Bahlil, titik kelangkaan berada pada batu bara kalori medium, khususnya jenis kalori 5.200. Jenis ini sangat dibutuhkan oleh sejumlah pembangkit spesifik, namun ketersediaannya terus menyusut karena kualitas batu bara hasil tambang domestik alami penurunan.</p>
<p></p>
<p>Untuk mengantisipasi ancaman kelangkaan pasokan hulu ini agar tidak berdampak pada kestabilan daya listrik masyarakat, DEN telah menerbitkan arahan strategis kepada para operator pembangkit.</p>
<p></p>
<p>Dua langkah mitigasi yang diwajibkan oleh DEN adalah pembangunan fasilitas pencampuran (Blending Facility), operator diminta mencampur batu bara kalori rendah dengan sisa batu bara kalori tinggi agar mencapai standar minimum yang dibutuhkan mesin.</p>
<p></p>
<p>Kedua modifikasi teknologi (Retrofit) atau melakukan pembaruan teknologi pada unit-unit PLTU lama agar lebih adaptif. Dengan demikian, mesin pembangkit dapat mengonsumsi batu bara kalori rendah secara langsung tanpa mengalami penurunan daya mampu produksi listrik (derating).</p>
<p></p>
<p>Pemerintah dan DEN kini terus memantau percepatan adaptasi teknologi ini pada lini PLTU nasional guna memastikan pasokan listrik ke masyarakat tetap terjaga aman sepanjang tahun 2026. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuliner Baru di Icon Mall Gresik: Wingstop Hadir Bawa 9 Varian Rasa Juara Ayam Goreng</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kuliner-baru-di-icon-mall-gresik-wingstop-hadir-bawa-9-varian-rasa-juara-ayam-goreng</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kuliner-baru-di-icon-mall-gresik-wingstop-hadir-bawa-9-varian-rasa-juara-ayam-goreng</guid>
<description><![CDATA[ Mengusung konsep segar freshly made to order, Wingstop Indonesia menawarkan sembilan varian rasa yang terbagi dalam tiga kategori manis, gurih, dan pedas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3f98bece342.webp" length="44670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 17:00:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, Wingstop, info Gresik, Wingstop Indonesia, Icon Mall</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP – </strong>Kabar gembira bagi pencinta kuliner di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Restoran ayam goreng bercita rasa khas, Wingstop Indonesia, kini resmi melebarkan sayapnya dengan membuka gerai pertama di daerah berjuluk Kota Pudak, tepatnya pusay perbelanjaan Icon Mall Gresik.</p>
<p></p>
<p>Gerai Wingstop resmi dibuka sejak pertengahan Juni 2026. Mengusung konsep segar freshly made to order, Wingstop menawarkan sembilan varian rasa yang terbagi dalam tiga kategori manis, gurih, dan pedas. Untuk kategori manis tersedia Hickory Smoked BBQ, Soga, dan Asian Spice.</p>
<p></p>
<p>Kemudian, kategori gurih terdiri dari Garlic Parmesan, Louisiana Rub, dan Lemon Pepper. Sementara kategori pedas menghadirkan Red Hot Cajun, Mango Habanero, serta Atomic Blast.</p>
<p></p>
<p>“Seluruh varian tersebut dapat dinikmati dengan pilihan potongan paha, dada maupun sayap ayam sesuai selera pelanggan,” kata Direktur Wingstop Indonesia, Gustain Syakie, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Gustain mengatakan, pembukaan gerai di Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dalam perkembangan sektor kuliner, terlebih dengan posisinya yang strategis sebagai daerah penyangga Surabaya sekaligus jalur utama Pantura.</p>
<p></p>
<p>Oleh karena itu, Wingstop memilih Kota Gresik sebagai target ekspansi restoran berikutnya.</p>
<p>"Wingstop berkomitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap sajian ayam goreng penuh rasa yang dapat dinikmati bersama keluarga dan teman," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Senior Marketing Manager Wingstop Indonesia, Ingrid Gani, mengatakan pihaknya juga menghadirkan promo khusus untuk menyambut pembukaan gerai di Kota Pudak.</p>
<p></p>
<p>“Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Gresik, kami menghadirkan paket spesial berisi 10 potong ayam, terdiri dari lima Crunchy Wings dan lima Boneless, dengan harga Rp54.545,” ungkap dia.</p>
<p></p>
<p>Promo tersebut dapat dinikmati melalui pembelian langsung di restoran maupun melalui aplikasi Wingstop Indonesia, GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, General Manager Icon Mall Gresik, Andiyanto Vino menyebut kehadiran Wingstop menjadi bagian dari strategi pengembangan pusat perbelanjaan.</p>
<p></p>
<p>“Pembukaan Wingstop ini menjadi bagian dari grand design kami di Icon Mall untuk menghadirkan warna baru bagi masyarakat Gresik. Ke depan akan ada sejumlah tenant baru sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi pengunjung,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menurut Vino, penambahan berbagai tenant kuliner dan hiburan diharapkan semakin memperkuat posisi Icon Mall Gresik sebagai destinasi belanja.</p>
<p></p>
<p>“Kami ingin Icon Mall menjadi destinasi yang mampu menghibur dan memenuhi kKehadiran Wingstop menjadi salah satu daya tarik baru yang kami hadirkan,” tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kota Batu Bidik Peluang Investasi Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kota-batu-bidik-peluang-investasi-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kota-batu-bidik-peluang-investasi-baru</guid>
<description><![CDATA[ Dengan tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, investasi yang masuk diharapkan dapat memperkuat sektor unggulan daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Kota Batu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e36d8a3144.webp" length="45938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 16:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Investor, Ekonomi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Pemerintah Kota Batu berupaya menangkap peluang investasi baru usai mengikuti High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Daerah (TP2ED), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Timur Tahun 2026. Forum tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.</p>
<p></p>
<p>Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Jumat (26/6/2026) menegaskan Kota Batu harus mampu memanfaatkan berbagai peluang investasi yang berkembang di Jawa Timur tanpa mengabaikan karakteristik daerah sebagai kota wisata dan pertanian.</p>
<p></p>
<p>"Kota Batu tentu perlu mengambil peran dalam iklim investasi yang sehat dan produktif. Namun investasi yang masuk harus tetap selaras dengan karakter Kota Batu sebagai kota wisata, kota pertanian, dan kota yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Heli menjelaskan, salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut adalah kesiapan Jawa Timur menawarkan 38 proyek investasi dengan total nilai mencapai Rp 50,4 triliun. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus mendorong pengembangan kawasan industri, peningkatan ekspor, dan perluasan akses keuangan sebagai strategi menjaga pertumbuhan ekonomi.</p>
<p></p>
<p>Ia menilai, kondisi tersebut menjadi peluang bagi Kota Batu untuk memperkuat promosi berbagai sektor unggulan yang dimiliki, mulai dari pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p></p>
<p>Menurut Heli, investasi yang masuk ke Kota Batu tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.</p>
<p></p>
<p>"Pemerintah Kota Batu terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan pelayanan, kepastian regulasi, dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak agar investor merasa nyaman berinvestasi di Kota Batu," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan menjadi faktor penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bazar Blitar Djadoel 2026 Ubah Aloon&amp;Aloon Jadi Lorong Waktu Empat Zaman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bazar-blitar-djadoel-2026-ubah-aloon-aloon-jadi-lorong-waktu-empat-zaman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bazar-blitar-djadoel-2026-ubah-aloon-aloon-jadi-lorong-waktu-empat-zaman</guid>
<description><![CDATA[ Suasana Aloon-Aloon Kota Blitar dipastikan akan berbeda pada Juli mendatang. Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Blitar Djadoel 2026 dengan konsep yang lebih atraktif, yakni mengajak pengunjung menyusuri perjalanan sejarah melalui empat era berbeda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e2b2fda9c6.webp" length="61212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 15:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar Blitar Djadoel, Kota Blitar, Aloon-Aloon, Diubah, Lorong, Waktu, Empat Zaman.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>- Suasana Aloon-Aloon Kota Blitar dipastikan akan berbeda pada Juli mendatang. Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Blitar Djadoel 2026 dengan konsep yang lebih atraktif, yakni mengajak pengunjung menyusuri perjalanan sejarah melalui empat era berbeda.</p>
<p>Memasuki penyelenggaraan ke-15, event tahunan ini akan digelar selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026, dengan mengusung tema "Ngrembaka Kinarya Pinuju Praja Utama", yang bermakna berkembang dan berkarya menuju kota unggulan.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan konsep tahun ini dirancang agar masyarakat tidak hanya berkunjung untuk berbelanja, tetapi juga mendapatkan pengalaman sejarah yang interaktif.</p>
<p>"Pengunjung akan diajak merasakan atmosfer dari empat periode sejarah yang berbeda, mulai dari masa kerajaan hingga era pasca kemerdekaan. Kami ingin menghadirkan perpaduan antara sejarah, budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang," ujar Parminto, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Empat zona tematik tersebut meliputi Era Kerajaan (1300-1600), Era Prakemerdekaan (1600-1900), Era Perjuangan Kemerdekaan (1900-1945), serta Era Pasca Kemerdekaan (1945-1980).</p>
<p>Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan beberapa stan yang menyajikan kuliner jadul yang akan meramaikan kawasan Aloon-Aloon selama pelaksanaan bazar.</p>
<p>Menurut Parminto, penyelenggaraan Bazar Blitar Djadoel tidak hanya bertujuan menghadirkan nostalgia bagi generasi yang pernah merasakan masa lalu, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.</p>
<p>"Kami berharap Bazar Blitar Djadoel 2026 dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang memperkuat identitas Kota Blitar sebagai kota sejarah dan nasionalisme, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Kelas UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Road Show Sertifikasi Halal Gratis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kelas-umkm-pemkab-pasuruan-gelar-road-show-sertifikasi-halal-gratis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kelas-umkm-pemkab-pasuruan-gelar-road-show-sertifikasi-halal-gratis</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan perdana program ini dipusatkan di UPT Pasar Bangil dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Bangil, Rembang, Beji, dan Gempol. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3df051949ea.webp" length="64794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:55:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Diskoperindag</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong>–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan memastikan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya naik kelas. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Pasuruan menggelar Road Show sertifikasi halal secara gratis.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan perdana program ini dipusatkan di UPT Pasar Bangil dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Bangil, Rembang, Beji, dan Gempol. Mereka hadir untuk mendaftarkan berbagai produk UMKM olahan makanan dan minuman yang diproduksi.</p>
<p></p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut, pihak Diskoperindag Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa setiap produk olahan makanan dan minuman wajib memiliki sertifikat halal sesuai dengan undang-undang yang berlaku.</p>
<p></p>
<p>"Kami sampaikan kesempatan emas ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, pasalnya, sertifikat halal sangat perlu bagi produknya," kata Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Riswahyudi, saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (26/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Riswahyudi, yang hadir mewakili Kepala Diskoperindag, menambahkan bahwa program sertifikasi halal gratis ini merupakan salah satu program prioritas kepala daerah. Tujuannya adalah untuk menjamin produk olahan yang beredar aman dikonsumsi oleh masyarakat sekaligus memberikan perlindungan bagi produsen.</p>
<p></p>
<p>"Ini salah satu program prioritas Bupati, jadi ini masyarakat dan produsen tidak kawatir lagi akan produknya untuk dipasarkan," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Program ini pun mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Siti Kaninah, salah seorang pelaku UMKM di bidang makanan dan minuman, mengaku sangat bangga dan terbantu dengan langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.</p>
<p></p>
<p>"Baru kali ini ada program yang langsung dirasakan oleh UMKM, dengan sertifikat halal ini masyarakat akan percaya akan produk yang dihasilkan," tutup Siti. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BBM Jenis Pertalite di Jombang Mulai Sulit Didapat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bbm-jenis-pertalite-di-jombang-mulai-sulit-didapat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bbm-jenis-pertalite-di-jombang-mulai-sulit-didapat</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi kelangkaan BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina memaksa sejumlah pemilik kendaraan bermotor beralih ke jenis BBM lain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3b7bc6e7315.webp" length="54434" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 14:16:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, BBM, Pertalite</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong>–Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jombang mulai mengalami kelangkaan, Rabu (24/6/2026).</p>
<p>Kelangkaan terpantau terjadi di tiga SPBU, yakni SPBU Jalan Basuki Rahmad (Desa Tunggorono), SPBU Jalan Haji Abdoeh Moertadji (Jatipelem, Kecamatan Diwek), dan SPBU di wilayah Desa Mojongapit, Kabupaten Jombang. Kondisi ini memaksa sejumlah pemilik kendaraan bermotor beralih ke jenis BBM lain.</p>
<p>Berbeda dengan titik lainnya, SPBU Jalan Gatot Subroto, Jelakombo, dan SPBU Desa Glagahan, Kecamatan Perak, masih menyediakan Pertalite. Namun, ketersediaan tersebut justru memicu antrean panjang kendaraan hingga meluber ke area jalan raya.</p>
<p>"Saya tadi mau berangkat kerja dari Kecamatan Peterongan menuju Kecamatan Perak. Dalam perjalanan, saya sudah berkeliling ke empat SPBU, tapi akhirnya terpaksa membeli Pertamax dengan harga Rp16.250 per liter karena Pertalite tidak ada," ujar Rama, salah satu pengendara yang terdampak kelangkaan.</p>
<p>Tak hanya di SPBU, pengecer bensin di sepanjang jalan tersebut juga kehabisan stok Pertalite. Sebagian besar hanya menyisakan Pertamax, bahkan ada yang tidak memiliki stok sama sekali.</p>
<p>Salah satu petugas SPBU di Jalan Basuki Rahmad, Tunggorono, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa kekosongan Pertalite telah terjadi sejak Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.</p>
<p>"Iya, kosong sejak tadi pagi jam 3," ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti potensi kelangkaan stok Solar. Menurutnya, pasokan Solar per shift dibatasi sebanyak 1.500 liter, sesuai kebijakan dari kantor pusat Pertamina.</p>
<p>"Solar ini juga terancam, karena memang dibatasi 1.500 liter per shift dari Pertamina sana," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengakuan Kades Gambiran Jombang Terkait Keberadaan PT Jian You Indonesia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengakuan-kades-gambiran-jombang-terkait-keberadaan-pt-jian-you-indonesia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengakuan-kades-gambiran-jombang-terkait-keberadaan-pt-jian-you-indonesia</guid>
<description><![CDATA[ Menurut Jupri, proyek ini bermula dari pengajuan izin pemanfaatan akses jalan oleh pihak PT Jian You Indonesia kepada warga Desa Gambiran. Menindaklanjuti permohonan itu, Pemerintah Desa segera melakukan pengecekan status aset. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a6fe91386d.webp" length="65380" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 18:59:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Kades Gambiran, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP - </strong>Rumor mengenai penolakan petani terhadap pembangunan akses jalan menuju PT Jian You Indonesia akhirnya terjawab. Jupri, Kepala Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang sempat menyita perhatian publik tersebut.</p>
<p>Menurut Jupri, proyek ini bermula dari pengajuan izin pemanfaatan akses jalan oleh pihak PT Jian You Indonesia kepada warga Desa Gambiran. Menindaklanjuti permohonan itu, pemerintah desa segera melakukan pengecekan status aset. </p>
<p>Hasilnya, berdasarkan data dari Dinas PUPR, jalan tersebut tidak terdaftar sebagai aset Pemerintah Daerah, melainkan berada di bawah kewenangan penuh Pemerintah Desa Gambiran.</p>
<p>“Sebelum pembangunan dimulai, pihak desa sudah menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) pada 5 Desember 2025 yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari BPD, RT/RW, tokoh masyarakat, hingga perwakilan petani dan pemuda,” ujar Jupri kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Jupri menegaskan, tidak ada penolakan sama sekali dari warga terkait pembangunan tersebut. Ia meluruskan bahwa insiden yang sempat viral terjadi semata-mata karena faktor teknis. </p>
<p>“Kemarin itu belum boleh lewat hanya karena betonnya masih baru dicor, jadi butuh waktu sekitar tiga minggu agar kuat. Kalau belum waktunya sudah dilewati, tentu akan merusak kualitas beton itu sendiri. Sekarang setelah siap, semuanya justru sangat senang," jelasnya.</p>
<p>Fasilitas jalan yang dibangun pada bulan Mei lalu itu terletak di perbatasan Dusun Gambiran Selatan dan Dusun Ngrowo. Kini, pembangunan telah rampung dan manfaatnya mulai dirasakan secara luas oleh warga, khususnya para petani dan anak-anak sekolah. Tak hanya membangun jalan, pihak PT Jian You Indonesia juga turut membangun saluran irigasi sawah sebagai wujud perhatian terhadap petani setempat.</p>
<p>"Alhamdulillah, melalui Musdes tersebut semua pihak sepakat dan mengizinkan pengajuan dari PT Jian You Indonesia untuk membangun akses jalan ini. Sekarang jalannya sudah lebar dan luas, bahkan kendaraan roda empat seperti truk diesel sudah bisa bersalipan dengan mudah. Aktivitas pertanian dan waktu panen kini jauh lebih lancar,” tambah Jupri.</p>
<p>Rasa syukur juga disampaikan oleh Sayid Abdulloh (55), salah seorang petani Desa Gambiran. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas perubahan kondisi jalan yang dulu rusak dan penuh lubang menjadi jalur beton yang mulus. </p>
<p>"Dulu kalau mau ke sawah susahnya minta ampun, lubangnya terlalu dalam. Sekarang jalur betonnya sudah nyaman dan sangat membantu perjalanan petani. Selain untuk ke sawah, anak-anak sekolah juga sekarang bisa lewat sini dengan aman tanpa harus memutar ke jalan raya besar," tuturnya.</p>
<p>Senada dengan Sayid, Wahib (63), warga Kecamatan Sumobito yang memiliki lahan sawah di Desa Gambiran, juga turut merasakan manfaat jalan tersebut. </p>
<p>"Meskipun saya bukan orang Gambiran, tapi saya punya sawah di daerah sini. Saya senang karena jalan menuju sawah sekarang bagus dan mulus, jadi kalau panen, truk pengangkut juga lebih mudah jalannya,” ungkapnya.</p>
<p>Pihak Pemerintah Desa Gambiran berharap, kehadiran PT Jian You Indonesia dan pembangunan infrastruktur ini tidak hanya memperlancar aktivitas sosial dan pertanian, melainkan juga mampu mendongkrak roda perekonomian serta memberdayakan pelaku UMKM di lingkungan Desa Gambiran.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Demonstrasi, Buruh Anggota GSBI Jombang Tuntut Pembatalan PHK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gelar-demonstrasi-buruh-anggota-gsbi-jombang-tuntut-pembatalan-phk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gelar-demonstrasi-buruh-anggota-gsbi-jombang-tuntut-pembatalan-phk</guid>
<description><![CDATA[ Aksi ini merupakan respons atas kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ribuan buruh yang dilakukan manajemen PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a6b3bbb99c.webp" length="78952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 18:25:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, PHK Buruh, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ) yang berafiliasi dengan Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkab Jombang, Selasa (23/6/2026) siang. </p>
<p>Aksi ini merupakan respons atas kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ribuan buruh yang dilakukan manajemen PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) Jombang.</p>
<p>Ketua SBPJ, Hadi Purnomo, menegaskan bahwa para pekerja yang hadir dalam aksi ini merupakan korban PHK sepihak ribuan buruh. Tindakan PHK tersebut dianggap cacat hukum dan menunjukkan kesewenang-wenangan manajemen perusahaan.</p>
<p>"Hari ini, semua yang kita bawa adalah karyawan PT SGS. Semuanya adalah korban PHK. Jadi per tanggal 30 Juni mereka disudahi," ujar Hadi saat ditemui di sela-sela aksi.</p>
<p>Hadi menjelaskan, sebelum proses PHK berjalan, para buruh telah digantikan oleh tenaga kerja outsourcing dan alih daya. Ia menilai tindakan ini sebagai pelanggaran serius terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2026.</p>
<p>“Pekerja outsourcing hanya boleh dipekerjakan di tempat-tempat tertentu, tetapi tidak boleh mempekerjakan di pekerjaan inti. Namun, proses ini belum selesai, perusahaan sudah menghentikan mereka dan menggeser tempat kerja mereka,” tegas Hadi.</p>
<p>Selain menuntut pembatalan PHK, SBPJ juga mendesak pertanggungjawaban dari Pemerintah Kabupaten Jombang terkait nasib ribuan buruh yang terancam kehilangan pekerjaan. </p>
<p>Hadi menyoroti adanya ketimpangan antara klaim pemerintah dalam meminimalkan angka pengangguran dengan kenyataan di lapangan.</p>
<p>“Angka pengangguran bertambah ribuan orang di Kabupaten Jombang. Nah, ini yang kita perlu pertanggungjawaban, di mana Dinas Tenaga Kerja Jombang selalu saja tidak ada progres terbaik,” tandasnya.</p>
<p>Para buruh menuntut beberapa poin penting, di antaranya mencabut UU Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023, menolak PHK sepihak, menolak sistem pesangon yang dicicil, serta menghapus sistem kerja kontrak dan alih daya yang dianggap merugikan kesejahteraan buruh. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RUPS PT Gudang Garam 2026: Bagikan Dividen Rp1,5 Triliun dan Angkat Komisaris Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rups-pt-gudang-garam-2026-bagikan-dividen-rp15-triliun-dan-angkat-komisaris-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rups-pt-gudang-garam-2026-bagikan-dividen-rp15-triliun-dan-angkat-komisaris-baru</guid>
<description><![CDATA[ Para pemegang saham menyetujui laporan tahunan mengenai jalannya usaha perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a2e052bfaa.webp" length="54516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 13:57:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>RUPS, PT gudang garam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Gudang Garam Tbk yang digelar di Grand Surya Hotel menghasilkan enam poin keputusan penting. Keputusan ini akan menjadi arah kebijakan strategis perusahaan raksasa rokok tersebut dalam menghadapi tahun buku berikutnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan tertulis resmi perusahaan pada Selasa (23/6/2026), berikut adalah enam poin hasil keputusan RUPS PT Gudang Garam:</p>
<p><strong>1. Persetujuan Laporan Tahunan 2025</strong></p>
<p>Para pemegang saham menyetujui laporan tahunan mengenai jalannya usaha perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.</p>
<p><strong>2. Pengesahan Laporan Keuangan dan Pelepasan Tanggung Jawab Manajemen</strong></p>
<p>RUPS resmi mengesahkan neraca dan perhitungan laba rugi perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja &amp; Rekan.</p>
<p>Selain pengesahan keuangan, rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada manajemen.</p>
<p>"Serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan-tindakan serta pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sejauh tindakan-tindakan serta pengawasan dari para anggota Direksi dan Dewan Komisaris telah tercermin dalam Neraca dan Perhitungan Laba Rugi tersebut," tulis manajemen PT Gudang Garam.</p>
<p><strong>3. Pembagian Dividen Sebesar Rp1,53 Triliun</strong></p>
<p>Perusahaan memutuskan untuk membagikan sebagian laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen kepada para pemegang saham dengan total mencapai Rp1.539.270.400.000 (Rp1,53 triliun). Dengan nominal tersebut, setiap pemegang saham akan menerima sebesar Rp800 per lembar saham.</p>
<p>"Sedangkan laba yang tidak dibagikan akan dimasukkan dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan," tambah keterangan tersebut.</p>
<p><strong>4. Perubahan Susunan Pengurus dan Pengangkatan Komisaris Baru</strong></p>
<p>RUPS memutuskan untuk mengangkat Adhi Wibhawa Wonowidjojo sebagai Komisaris Perseroan yang baru. Masa jabatannya disesuaikan dengan sisa masa jabatan anggota komisaris lainnya yang masih menjabat, yakni hingga penutupan RUPS Tahunan tahun 2030.</p>
<p>Dengan perubahan tersebut, berikut susunan terbaru manajemen PT Gudang Garam Tbk sejak penutupan RUPS:</p>
<p><strong>Dewan Komisaris</strong></p>
<p>Presiden Komisaris: Juni Setiawati Wonowidjojo</p>
<p>Komisaris: Adhi Wibhawa Wonowidjojo</p>
<p>Komisaris Independen: Frank Willem van Gelder</p>
<p>Komisaris Independen: Gotama Hengdratsonata</p>
<p>Komisaris Independen: Hanlim Suprianto</p>
<p><strong>Direksi</strong></p>
<p>Presiden Direktur: Susilo Wonowidjojo</p>
<p>Wakil Presiden Direktur: Indra Gunawan Wonowidjojo</p>
<p>Direktur: Heru Budiman</p>
<p>Direktur: Herry Susianto</p>
<p>Direktur: Istata Taswin Siddharta</p>
<p>Direktur: Andik Wahyudi</p>
<p>Direktur: Hamdhany Halim</p>
<p>Direktur: Slamet Budiono</p>
<p>Direktur: Sony Sasono Rahmad</p>
<p><strong>5. Penunjukan Auditor Tahun Buku 2026</strong></p>
<p>Untuk mengawal transparansi keuangan pada tahun berjalan, perusahaan kembali memercayakan audit eksternal kepada lembaga profesional.</p>
<p>"Menunjuk Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja &amp; Rekan selaku auditor Perseroan untuk tahun buku 2026 atau penggantinya yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris," ujar manajemen pada poin kelima.</p>
<p><strong>6. Penyesuaian Anggaran Dasar dengan Aturan Baru BPS</strong></p>
<p>Poin terakhir adalah menyetujui penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud, tujuan, serta kegiatan usaha perusahaan. Penyesuaian ini dilakukan agar selaras dengan Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.</p>
<p>Teknis perubahan ini akan disusun oleh direksi dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku. "Menjadi sebagaimana tercantum dalam lampiran berita acara rapat," tutup keterangan resmi tersebut. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Turut Hidupkan Ekonomi Warga Ploso  dan Sekitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-turut-hidupkan-ekonomi-warga-ploso-dan-sekitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-turut-hidupkan-ekonomi-warga-ploso-dan-sekitar</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran ribuan utusan pengurus NU dan jemaah Nahdliyin dari berbagai daerah terbukti membawa dampak ekonomi signifikan, terutama bagi warga sekitar lingkungan pondok pesantren Al-Falah, Ploso. 
Lonjakan pembeli selama acara mendongkrak penjualan terutama makanan-minuman.   ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a39477cc9ef1.webp" length="60756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:34:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengrus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri selain menjadi pusat musyawarah para ulama dan ruang diskusi warga Nahdliyin juga menjadi penggerak ekonomi warga.</p>
<p>Selama berjalannya Munas-Konbes PBNU 2026, juga turut dihelat Bazar UMKM Nahdliyin Nusantara.</p>
<p>Kehadiran ribuan utusan pengurus NU dan jemaah Nahdliyin dari berbagai daerah terbukti membawa dampak ekonomi signifikan, terutama bagi warga sekitar lingkungan pondok pesantren Al-Falah, Ploso.</p>
<p>Lonjakan pembeli selama acara mendongkrak penjualan terutama makanan-minuman. Salah satunya dirasakan Ahmad Alifian, pelaku UMKM yang berjualan teh herbal di kawasan Ploso. Ia mengaku penjualannya meningkat selama pelaksanaan Munas-Konbes.  </p>
<p>“Permintaannya cukup baik, per hari bisa lebih dari Rp 1 juta untuk omzetnya,” kata Ahmad, Senin, (22/6/2026).</p>
<p>Ahmad menjual berbagai varian teh racikan sendiri yang didatangkan dari Solo. Menurutnya, produk yang paling diminati adalah Teh Lelanang yang diklaim sebagai minuman penambah stamina.</p>
<p>“Yang paling laris kebetulan produk unggulan kami Teh Lelanang. Khususnya untuk pria dewasa sangat bagus. Harganya Rp 50 ribu per kemasan isi 10 teh celup,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai santri hingga peserta Munas-Konbes yang berasal dari luar daerah.</p>
<p>“Ada dari santri sendiri, kemudian dari Jakarta, Banten, dan peserta Munas juga banyak yang beli,” ungkapnya.</p>
<p>Selain UMKM makanan dan minuman, sejumlah pedagang parfum dan pernik-pernik juga terlihat diserbu pembeli. Di area Bazar UMKM Nahdliyin Nusantara, selain tenda UMKM makanan dan minuman juga terdapat tenda-tenda yang menjual busana muslim, kitab, serta buku.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>EastFood Indonesia Expo 2026 Pertemukan Pelaku Industri Global, UMKM hingga Investor di Surabaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/eastfood-indonesia-expo-2026-pertemukan-pelaku-industri-global-umkm-hingga-investor-di-surabaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/eastfood-indonesia-expo-2026-pertemukan-pelaku-industri-global-umkm-hingga-investor-di-surabaya</guid>
<description><![CDATA[ Pameran EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari berbagai negara sekaligus membuka peluang kerja sama produsen, distributor, importir, investor, hingga pembeli potensial dalam satu forum bisnis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37a001024d6.webp" length="66260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 17:22:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Jefri yulianto</dc:creator>
<media:keywords>IIFEX 2026 sekitar 60 persen produk menmpilkan pertemuan bisnis sektor pengemasan berbahan dasar plastik, disusul kemasan berbasis kertas, jasa pengemasan, serta berbagai teknologi dan komponen mesin pengolahan industri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Lebih dari 180 peserta pameran dari dalam dan luar negeri ambil bagian dalam EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 yang berlangsung di Grand City Convention Hall Surabaya pada 18–21 Juni 2026.</p>
<p>EastFood Indonesia Expo 2026 dirancang sebagai platform bisnis yang mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari berbagai negara guna mendorong kolaborasi dan memperluas peluang usaha.</p>
<p>“Melalui EastFood Indonesia Expo 2026, kami ingin menghadirkan wadah yang mampu mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari berbagai negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih besar,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D. Salim.</p>
<p>Menurutnya, pameran tahunan tersebut diharapkan menjadi katalis pertumbuhan industri melalui penguatan jejaring bisnis, peningkatan transaksi perdagangan, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional maupun internasional.</p>
<p>Daud menuturkan, kehadiran ratusan peserta pameran dari berbagai negara menunjukkan tingginya minat dunia usaha terhadap potensi pasar makanan dan minuman di Indonesia. </p>
<p>Kehadiran pelaku industri internasional, sebutnya juga memperkuat peran IIFEX sebagai platform integratif lintas negara yang dapat mempertemukan produsen, distributor, importir, investor, hingga pembeli potensial dalam satu forum bisnis.</p>
<p>“Melalui pertemuan langsung antara pelaku usaha dari berbagai sektor, peluang ekspor produk makanan dan minuman Indonesia diharapkan semakin terbuka,” katanya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a37a075dd8ab.webp" alt=""></p>
<p>Selain melibatkan perusahaan besar, IIFEX 2026 juga memberikan ruang bagi 30 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan terpilih untuk mempromosikan produk unggulan mereka, tambahnya.</p>
<p>Partisipasi UMKM, kata Daud menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal sekaligus membuka peluang kemitraan dengan jaringan distribusi yang lebih luas.</p>
<p>Menurut Daud, meningkatnya kebutuhan industri terhadap teknologi pengolahan dan pengemasan juga menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan tahun ini. Karena itu, pameran ALL Pack Surabaya digelar secara terpisah dengan fokus pada teknologi pengolahan makanan dan minuman serta inovasi pengemasan.</p>
<p>“Tahun ini pameran packaging kami pisahkan karena ALL Pack lebih mengutamakan teknologi pengolahan makanan-minuman dan teknologi pengemasan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, sekitar 60 persen produk yang ditampilkan dalam sektor pengemasan berbahan dasar plastik, disusul kemasan berbasis kertas, jasa pengemasan, serta berbagai teknologi dan komponen mesin pengolahan industri.</p>
<p>Pameran makanan dan minuman terbesar di Jawa Timur itu tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, tetapi juga menjadi ruang temu strategis antara pelaku industri global, UMKM, distributor, importir, eksportir, investor, hingga pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (HORECA) dalam satu ekosistem bisnis yang terintegrasi, Minggu (21/6/2026).</p>
<p>Penyelenggaraan IIFEX 2026 sekaligus mempertegas posisi Surabaya sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia bagian timur. </p>
<p>Saat ini, sambungnya tren pertumbuhan industri pengolahan yang terus menguat, pameran berskala internasional tersebut diarahkan untuk memperluas akses pasar, memperkuat jaringan perdagangan, serta membuka peluang ekspor produk pangan nasional ke pasar global.</p>
<p>Adapun agenda bisnis dalam kegiatan pameran, disebut IIFEX 2026 juga menghadirkan berbagai program pengembangan sumber daya manusia dan inovasi produk. </p>
<p>Salah satu agenda unggulan adalah Bakat Boga Challenge 2026, kompetisi kuliner yang lahir di Yogyakarta dan kini menjadi wadah bagi talenta kuliner dari berbagai daerah untuk menunjukkan kreativitas serta kemampuan teknis mereka.</p>
<p>Kompetisi tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, antara lain Lapis Surabaya dan Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti and Chicken Main Course, The Best Risoles, hingga Classic Chiffon Cake. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a37a01734c01.webp" alt=""></p>
<p>Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, teknik pengolahan, kebersihan, kreativitas, dan kualitas penyajian sesuai standar profesional industri kuliner.</p>
<p>Dalam kegiatan pemeran, penyelenggara juga merangkul Asosiasi Culinary Professional (ACP) Surabaya seperti kompetisi memasak dalam delapan kategori, termasuk kreasi kuliner Nusantara dan pizza bercita rasa lokal yang akan dinilai oleh juri profesional dari Italia.</p>
<p>Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai sesi Cooking Demo dan Baking Demo yang menghadirkan chef profesional, praktisi industri, serta sejumlah merek ternama untuk berbagi inovasi dan tren terkini di sektor makanan dan minuman.</p>
<p>Sementara itu, sektor kopi mendapat perhatian khusus melalui Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) yang menghadirkan workshop dan talkshow selama pameran berlangsung. </p>
<p>Program edukatif tersebut ditujukan bagi barista, roaster, pelaku usaha F&amp;B, hingga pecinta kopi untuk memperkaya wawasan mengenai perkembangan industri kopi nasional yang terus bertumbuh.</p>
<p>Untuk memaksimalkan potensi transaksi, IIFEX 2026 menghadirkan program Business Matching dan Hosted Buyer Program. </p>
<p>Melalui program tersebut, peserta pameran dapat bertemu langsung dengan calon distributor, importir, investor, maupun buyer potensial dari dalam dan luar negeri melalui agenda pertemuan bisnis yang terjadwal.</p>
<p>Dukungan terhadap penyelenggaraan pameran ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Haryo Ariyanto, mengatakan industri pengolahan, khususnya sektor makanan, minuman, dan tembakau, masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.</p>
<p>“Struktur utama PDRB Jawa Timur disokong oleh industri pengolahan sebesar 31,45 persen. Pada 2025, PDRB industri makanan dan minuman mencapai Rp451 triliun, meningkat dari Rp290 triliun pada 2021 dengan rata-rata pertumbuhan 11,6 persen per tahun,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, ekonomi Jawa Timur pada kuartal terbaru 2026 tumbuh 5,96 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen.</p>
<p>Kondisi tersebut, urainya menunjukkan kuatnya kontribusi sektor makanan dan minuman sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerap tenaga kerja.</p>
<p>Di sisi lain, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Haryo Bimo Bramantyo, mengungkapkan sekitar 99 persen dari 4,586 juta pelaku usaha di Jawa Timur masih didominasi usaha mikro.</p>
<p>Olehnya, akses terhadap pasar, jejaring bisnis, dan pembeli potensial melalui pameran berskala internasional dinilai sangat penting untuk mendorong UMKM naik kelas.</p>
<p>"Melalui pertemuan antara pelaku industri global, investor, dan UMKM dalam satu panggung bisnis, EastFood Indonesia Expo 2026 diharapkan tidak hanya menciptakan peluang transaksi jangka pendek, tetapi juga memperkuat daya saing industri makanan dan minuman nasional serta memperluas akses produk Indonesia ke pasar dunia," tutupnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkaca Pada Kasus Dugaan Premanisme di PT Hansome, Kapolres Jombang Ancam Tindak Penghambat Investasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkaca-pada-kasus-dugaan-premanisme-di-pt-hansome-kapolres-jombang-tindak-penghambat-investasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkaca-pada-kasus-dugaan-premanisme-di-pt-hansome-kapolres-jombang-tindak-penghambat-investasi</guid>
<description><![CDATA[ AKBP Ardi Kurniawan secara tegas akan mengambil langkah-langkah hukum atas segala aktivitas yang ditengarahi mengarah pada upaya-upaya menghambat jalannya investasi di kota santri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37939c52664.webp" length="28214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 16:07:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Investasi, PT Handsome</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> - Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan siap menjamin keamanan aktivitas investasi di Kabupaten Jombang. Komitmen tersebut disampaikan AKBP Ardi Kurniawan menindaklanjuti dugaan aksi premanisme yang menimpa PT Handsome Investments Indonesia di Dusun Kedungasem, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo. </p>
<p>AKBP Ardi Kurniawan secara tegas akan mengambil langkah-langkah hukum atas segala aktivitas yang ditengarahi mengarah pada upaya-upaya menghambat jalannya investasi di kota santri. </p>
<p>"Iya mas, kita proses sesuai prosedur hukum," ucap AKBP Ardi Kurniawan kepada suarajatimpost.com, Ahad (21/6/2026). </p>
<p>Sebelumnya, PT Handsome Investments Indonesia yang berlokasi di Dusun Kedung Asem, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, menempuh jalur hukum atas dugaan aksi premanisme, intimidasi, dan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap para pekerjanya.</p>
<p>Langkah hukum ini diambil karena aktivitas yang mengarah pada premanisme tersebut telah mengganggu kegiatan operasional dan dinilai tidak sejalan dengan semangat menciptakan iklim investasi yang aman di Kabupaten Jombang.</p>
<p>Pihak perusahaan secara resmi melaporkan peristiwa yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 23.40 WIB itu ke polisi pada Rabu (17/6/2026). Laporan tercatat dengan Nomor Bukti Laporan: STTLPM/520.RESKRIM/VI/2026/SPKT/POLRES JOMBANG/POLDA JAWA TIMUR.</p>
<p>Peristiwa bermula saat empat orang pria berinisial MLN, KDK, RE, dan DDK diduga memasuki kawasan operasional pabrik melalui gerbang depan tanpa izin, baik secara tertulis maupun lisan. Saat para terlapor masuk, dua petugas keamanan pabrik, Haki dan Mat Iksan, sedang berada di area belakang pabrik untuk mengawal truk molen pengangkut cor beton untuk pembangunan fasilitas penunjang.</p>
<p>Setelah berada di dalam pekarangan pabrik, kelompok tersebut diduga membuat keonaran dan mengusir para karyawan yang sedang menjalankan aktivitas kerja lembur. Selain intimidasi verbal, tindakan itu juga disertai kekerasan fisik. Dilaporkan, dua orang karyawan PT Handsome Investments Indonesia menjadi korban penganiayaan di lokasi kejadian. (*)</p>
<p><strong>Editor:  Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dilema Harga Pertamax: Terjepit Sentimen Timur Tengah dan Kurs Rupiah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dilema-harga-pertamax-terjepit-sentimen-timur-tengah-dan-kurs-rupiah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dilema-harga-pertamax-terjepit-sentimen-timur-tengah-dan-kurs-rupiah</guid>
<description><![CDATA[ Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebut harga Pertamax bisa turun. Simak analisis ekonomi makro terkait pengaruh konflik Timur Tengah dan kurs rupiah terhadap BBM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37779072fb7.webp" length="23034" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 15:29:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga pertamax turun, bahlil lahadalia, menteri esdm, bbm nonsubsidi, harga minyak dunia, kurs rupiah, ekonomi makro, pertalite subsidi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOREJO, SJP</strong> – Sinyal penurunan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, membawa angin segar bagi konsumen. Namun, di balik janji penyesuaian tersebut, terdapat realitas ekonomi makro yang menantang.</p>
<p>Kebijakan harga BBM nonsubsidi saat ini berada dalam posisi terjepit di antara dua variabel yang sulit diprediksi: tensi geopolitik Timur Tengah dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.</p>
<p>Bahlil menjelaskan bahwa mekanisme harga BBM nonsubsidi bersifat elastis terhadap harga minyak mentah dunia. “Kalau harganya memang potensinya turun, pasti akan dilakukan penyesuaian. BBM nonsubsidi mengikuti harga pasar,” ujar Bahlil saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Meskipun harga minyak dunia belakangan menunjukkan tren melemah, potensi rebound masih membayangi. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi faktor risiko utama. Sebagai kawasan penghasil energi vital, setiap eskalasi konflik di sana berpotensi memicu gangguan pasokan dan distribusi, yang seketika bisa mengerek harga minyak dunia ke level yang lebih tinggi. Bagi Indonesia, kondisi ini adalah variabel eksternal yang sulit dikendalikan.</p>
<p><strong>Beban Kurs Rupiah dan Biaya Impor</strong></p>
<p>Selain harga minyak mentah, pemerintah juga menempatkan nilai tukar rupiah sebagai parameter krusial. BBM adalah komoditas yang sebagian besar dipenuhi lewat impor dalam mata uang dolar AS. Ketika rupiah melemah terhadap dolar, biaya pengadaan BBM di tingkat domestik secara otomatis meningkat—meskipun harga minyak dunia di pasar internasional sedang stagnan atau turun.</p>
<p>Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai langkah pemerintah yang sangat hati-hati ini sudah tepat. Menurutnya, fluktuasi Pertamax tidak bisa hanya bersandar pada grafik minyak mentah.</p>
<p>"Pemerintah dan Pertamina dihadapkan pada volatilitas ganda. Di satu sisi ada konflik Timur Tengah yang membuat pasokan tidak menentu, di sisi lain ada tekanan pada kurs rupiah. Jika rupiah masih loyo di hadapan dolar AS, ruang penurunan harga BBM nonsubsidi di dalam negeri akan sangat terbatas karena biaya impor komponen kilang masih tinggi," kata Bhima saat dihubungi terpisah.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian pasar global, Bahlil menegaskan adanya pemisahan kebijakan antara BBM nonsubsidi dan BBM bersubsidi.</p>
<p>Pemerintah memasang jangkar bagi masyarakat kelas menengah ke bawah dengan menjamin stabilitas harga Pertalite dan LPG 3 kg.</p>
<p>Komitmen ini berlaku selama Indonesian Crude Price (ICP) masih berada di bawah ambang batas aman US$ 100 per barel. Strategi ini menjadi bantalan bagi ekonomi domestik agar tetap terjaga dari efek rambatan volatilitas harga energi global.</p>
<p>Pada akhirnya, penurunan harga Pertamax bukan sekadar tentang pergerakan grafik harga minyak mentah dunia. Ia merupakan hasil dari pertimbangan multisektoral yang melibatkan geopolitik global, ketahanan kurs rupiah, dan kalkulasi biaya distribusi.</p>
<p>Hingga ketegangan di Timur Tengah mereda dan rupiah menguat secara konsisten, masyarakat tampaknya masih harus bersiap menghadapi dinamika naik-turun harga di SPBU. (**)</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com </strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Balik Film yang Menghabiskan Tisu, Ada Peran Montiss dalam Karya Jangan Buang Ibu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/di-balik-film-yang-menghabiskan-tisu-ada-peran-montiss-dalam-karya-jangan-buang-ibu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/di-balik-film-yang-menghabiskan-tisu-ada-peran-montiss-dalam-karya-jangan-buang-ibu</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai pengalaman pertama PT Sun Paper Source masuk ke industri perfilman nasional, kolaborasi dengan karya sinema menjadi strategi yang mulai dilirik perusahaan FMCG untuk memperluas jangkauan merek sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33c6d9e7b58.webp" length="64228" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 19:40:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Jangan Buang Ibu, Gala Premiere, Tisu, Film Indonesia, Montiss Tissue, PT Sun Paper Source, Industri Perfilman, Leo Pictures, Nirina Zubir, FMCG, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Film drama keluarga Jangan Buang Ibu mulai mencuri perhatian publik menjelang penayangannya pada 25 Juni 2026. Namun, di balik produksi film yang mengangkat kisah pengorbanan seorang ibu tersebut, terdapat langkah bisnis yang menarik perhatian, yakni keterlibatan produsen tisu PT Sun Paper Source melalui merek Montiss Tissue sebagai pendukung utama.</p>
<p>Langkah tersebut menjadi pengalaman pertama perusahaan masuk ke industri perfilman nasional. Di tengah persaingan industri barang konsumsi (fast moving consumer goods/FMCG), kolaborasi dengan karya sinema menjadi strategi yang mulai dilirik perusahaan untuk memperluas jangkauan merek sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen.</p>
<p>Film produksi Leo Pictures tersebut mengisahkan perjuangan Ristiana, seorang ibu tunggal yang membesarkan tiga anaknya setelah ditinggal sang suami dengan beban utang. Kehangatan keluarga yang semula utuh perlahan diuji oleh berbagai persoalan hidup hingga hubungan antara ibu dan anak-anaknya merenggang. Kisah tersebut menjadi benang merah yang kemudian dinilai sejalan dengan pesan yang ingin dibawa Montiss kepada masyarakat.</p>
<p>Chief Operating Officer PT Sun Paper Source, William Yaury, mengatakan keputusan perusahaan mendukung film tersebut tidak semata-mata didasarkan pada kepentingan komersial, tetapi juga karena melihat nilai sosial yang diangkat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a33d0e583b6d.webp" alt=""></p>
<p>"Ini merupakan pengalaman pertama kami mensponsori perfilman nasional. Kami melihat topiknya penting karena perjuangan seorang ibu patut dihargai," kata William saat konferensi pers dalam rangkaian Gala Premier di Surabaya, Kamis (18/6/2026).</p>
<p>Meski demikian, William tidak menampik bahwa kerja sama tersebut juga memiliki tujuan bisnis. Menurutnya, keterlibatan dalam film menjadi salah satu cara perusahaan memperluas eksposur merek Montiss kepada masyarakat yang lebih luas melalui medium hiburan.</p>
<p>"Kami berharap brand awareness produk kami, Montiss Tissue, juga semakin dikenal banyak orang melalui film ini," ujarnya.</p>
<p>Kolaborasi antara perusahaan dengan industri kreatif bukan lagi sebatas penempatan logo sebagai sponsor. Perusahaan kini cenderung memilih karya yang memiliki kesamaan nilai (<em>shared value</em>) dengan identitas merek sehingga komunikasi kepada konsumen terasa lebih natural dibandingkan promosi konvensional.</p>
<p>William menilai pesan dalam Jangan Buang Ibu tentang pentingnya menghargai orang tua menjadi refleksi yang relevan di tengah kehidupan modern, ketika kesibukan kerap membuat hubungan keluarga terabaikan. Karena itu, perusahaan memandang keterlibatan dalam film tersebut sebagai bagian dari upaya menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial.</p>
<p>"Kami ingin terus menggemakan pesan agar setiap anak kembali pulang, mendengarkan, dan memberikan perhatian kepada orang tua mereka. Ini adalah investasi emosional untuk membangun generasi yang lebih memiliki empati," katanya.</p>
<p>Sementara itu, produser sekaligus pemilik Leo Pictures, Agung Saputra, yang turut hadir bersama bersama para bintang film seperti Nirina Zubir, Jarred Ali, Saputra Kori, Fadly Faizal, dan Diana M Putri, mengatakan tema keluarga dipilih karena memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat Indonesia sehingga lebih mudah diterima penonton lintas generasi.</p>
<p>"Kami selalu membuat film yang relate dengan masyarakat Indonesia supaya penonton merasa dekat dan ingin mengajak keluarganya menyaksikan film kami," ujar Agung.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a33c6d4504a0.webp" alt=""></p>
<p>Pemeran utama Nirina Zubir juga menilai film tersebut membawa pesan bahwa hubungan keluarga membutuhkan perjuangan, sama seperti aspek kehidupan lainnya.</p>
<p>"Selagi kita masih diberi napas, banyak hal yang masih bisa kita perjuangkan. Salah satunya adalah hubungan keluarga," ucap pemeran karakter Ristiana itu.</p>
<p>Keterlibatan Montiss dalam Jangan Buang Ibu menunjukkan bagaimana perusahaan mulai memanfaatkan industri hiburan sebagai bagian dari strategi komunikasi merek. Alih-alih hanya mengejar eksposur melalui iklan konvensional, perusahaan memilih hadir dalam narasi yang dinilai memiliki kedekatan emosional dengan target konsumennya.</p>
<p>Bagi PT Sun Paper Source, kolaborasi ini sekaligus menjadi pintu masuk ke ekosistem industri kreatif nasional. Jika strategi tersebut mampu meningkatkan pengenalan merek sekaligus memperkuat citra perusahaan di mata konsumen, bukan tidak mungkin pola kolaborasi serupa akan semakin banyak ditemui di sektor FMCG dalam beberapa tahun ke depan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Jember Ungkap 10 Modus Penipuan Digital yang Mengintai Masyarakat, Dana Korban Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-jember-ungkap-10-modus-penipuan-digital-yang-mengintai-masyarakat-dana-korban-bisa-lenyap-dalam-hitungan-menit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-jember-ungkap-10-modus-penipuan-digital-yang-mengintai-masyarakat-dana-korban-bisa-lenyap-dalam-hitungan-menit</guid>
<description><![CDATA[ OJK Jember, Aris Budiman, Kejahatan Siber, Penipuan Digital, Phishing, Scam Online, Indonesia Anti Scam Centre, IASC, Literasi Keuangan, Keamanan Perbankan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33c12487c9a.webp" length="39524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 19:21:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Cavendish, Kejar, Kopi, ekonomi, suarajatimpost, jEMBER</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>JEMBER, SJP</span></strong><span> – Perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa kemudahan dalam transaksi keuangan, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa kejahatan siber yang semakin canggih. Modus penipuan di sektor perbankan dan jasa keuangan kini berkembang pesat dengan memanfaatkan celah teknologi serta rendahnya literasi digital masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ancaman tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan otoritas keuangan. Kejahatan finansial modern tidak lagi identik dengan aksi kriminal konvensional, melainkan bergerak secara senyap melalui perangkat digital, aplikasi, media sosial, hingga jaringan transaksi aset kripto lintas negara.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Besarnya ancaman kejahatan digital tergambar dari berbagai kasus yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, hilangnya aset digital senilai ratusan miliar rupiah dalam hitungan menit menjadi bukti nyata bahwa kejahatan siber mampu menimbulkan kerugian besar dalam waktu sangat singkat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sejalan dengan meningkatnya ancaman tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai modus penipuan digital yang saat ini marak terjadi. OJK juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pelaporan yang terhubung dengan Indonesia Anti Scam Centre (IASC) guna mempercepat penanganan kasus penipuan keuangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Jember, Aris Budiman, saat kegiatan media gathering bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember di Aula Kantor OJK Jember, Kamis (18/6/2026).</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Dalam kesempatan tersebut, Aris mengungkapkan sedikitnya terdapat 10 modus penipuan digital yang saat ini paling sering digunakan pelaku kejahatan siber untuk menguras rekening korban.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Ada 10 modus operandi kejahatan digital yang saat ini banyak terjadi. Salah satunya melalui phishing, seperti undangan grup palsu di media sosial, tautan mencurigakan, hingga pelaku yang menghubungi korban melalui telepon dan mengaku sebagai pihak tertentu," ujar Aris.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, para pelaku kini semakin lihai memanfaatkan teknologi untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun informasi perbankan lainnya yang bersifat rahasia.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Karena itu, masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan digital diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait agar langkah penyelamatan dana dapat dilakukan secepat mungkin.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Hendaknya segera dilaporkan. Jika cepat ditangani, ada peluang untuk melakukan pemblokiran transaksi sehingga sebagian dana korban masih bisa diselamatkan. Namun jika terlambat, biasanya dana sudah dipindahkan ke berbagai rekening penampung dan pada akhirnya bermuara ke dompet kripto yang berada di luar negeri sehingga proses pelacakannya jauh lebih sulit," jelasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Aris menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya penipuan digital. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang mengatasnamakan bank, lembaga keuangan, maupun instansi pemerintah tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, salah satu modus yang masih sering memakan korban adalah pemberitahuan hadiah, undian, atau promosi palsu yang mengatasnamakan perbankan dan meminta korban mengklik tautan tertentu atau memberikan data pribadi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Masyarakat harus selalu mawas diri dan saling mengingatkan. Jika menerima telepon, pesan singkat, atau informasi yang mencurigakan dan mengatasnamakan bank, jangan langsung ditanggapi. Hubungi nomor resmi lembaga yang bersangkutan untuk memastikan kebenarannya. Jangan mudah tergiur hadiah atau keuntungan instan yang ditawarkan pelaku," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perangi Rokok Ilegal, Satpol PP Kabupaten Kediri Sosialiasi Manfaat dan Aturan Cukai di Desa Mlancu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perangi-rokok-ilegal-satpol-pp-kabupaten-kediri-sosialiasi-manfaat-dan-aturan-cukai-di-desa-mlancu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perangi-rokok-ilegal-satpol-pp-kabupaten-kediri-sosialiasi-manfaat-dan-aturan-cukai-di-desa-mlancu</guid>
<description><![CDATA[ Sosialisasi tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman terhadap peran cukai serta bahaya peredaran rokok ilegal. Sosialisasi ini dihadiri para  pelaku usaha,  penjual rokok, UMKM, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a32b24a1e7e7.webp" length="37278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 22:29:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP kabupaten Kediri, cukai, rokok ilegal</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri berkolaborasi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Kediri melakukan sosialisasi terkait cukai dan bahaya rokok ilegal kepada masyarakat di Balai Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Rabu (17/6/2026). </p>
<p>Sosialisasi tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman terhadap peran cukai serta bahaya peredaran rokok ilegal. Sosialisasi ini dihadiri para pelaku usaha, penjual rokok, UMKM, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan. </p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa cukai merupakan pungutan negara terhadap barang tertentu yang memiliki sifat atau karakteristik khusus, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007.</p>
<p>"Cukai adalah salah satu penerimaan negara, penerimaan negara berupa cukai hasil tembakau. Penerimaan ini kembali lagi ke Pemkab dan bisa diwujudkan untuk kesehatan, untuk penegakan hukum, dan juga untuk kesejahteraan masyarakat. Maka kami perlu bantuan dari masyarakat untuk memberantas peredaran rokok ilegal," ujar Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Kediri Dyah puji Astuti. </p>
<p>Pada kesempatan itu, KPPBC Kediri memaparkan berbagai jenis hasil tembakau, mulai dari sigaret kretek tangan (SKT), sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih, cerutu, hingga produk rokok elektrik baik cair maupun padat. </p>
<p>Selain itu juga dijelaskan klasifikasi rokok ilegal yakni terdiri dari seperti rokok tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu, pita cukai bekas, hingga pita cukai yang tidak sesuai peruntukan. </p>
<p>Peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mengganggu industri rokok legal serta membahayakan konsumen karena informasi kandungan tidak jelas. </p>
<p>"Rokok ilegal ini tidak membayar pita cukai sehingga tidak ada kontribusinya kepada negara. Kami berharap peran serta masyarakat Desa Mlancu untuk memutus rantai pemasaran rokok ilegal ini," tutur Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Kediri Arintoko Dwi Wiharto. </p>
<p>Adapun barang kena cukai (BKC) meliputi hasil tembakau, minuman mengandung etil alkohol, serta etil alkohol. Barang-barang ini dikenai cukai karena konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya diawasi, serta berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>Selain itu, pelanggaran di bidang cukai juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas sebagaimana diatur dalam pasal-pasal dalam Undang-Undang Cukai. Di sosialisasi tersebut, Satpol PP Kabupaten Kediri juga memaparkan ketentuan peraturan perundangan undangan daerah terkait larangan peredaran dan penjualan barang ilegal. </p>
<p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, Satpol PP Kabupaten Kediri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya cukai sebagai salah satu sumber penerimaan negara, sekaligus berperan aktif dalam menekan peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitar.</p>
<p>"Masyarakat harus paham bahwa menjual barang ilegal ini merupakan suatu kesalahan," tegas Kabid Penegakan Peraturan Perundang - Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Kediri Yusuf Abraham. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Bondowoso Respons Keluhan KDKMP, Ahmad Dhafir Minta Forkopimda Segera Bahas Persoalan Lahan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-bondowoso-respons-keluhan-kdkmp-ahmad-dhafir-minta-forkopimda-segera-bahas-persoalan-lahan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-bondowoso-respons-keluhan-kdkmp-ahmad-dhafir-minta-forkopimda-segera-bahas-persoalan-lahan</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir meminta Pemkab segera menggelar rapat Forkopimda untuk menyelesaikan persoalan lahan Koperasi Desa Merah Putih. Langkah itu dilakukan menyusul keluhan Forum KDKMP yang menilai penyediaan lahan masih berjalan lamban. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a327aecb8668.webp" length="26606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 19:33:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, koperasi, Bondowoso, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>BONDOWOSO, SJP</span></strong><span> – DPRD Bondowoso merespons sejumlah keluhan yang disampaikan Forum Komunikasi Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terkait lambannya penyediaan lahan dan sejumlah persoalan regulasi dalam pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih. </span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menyusul Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Rabu (17/6/2026), DPRD meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, menegaskan, aspirasi yang disampaikan para pengurus koperasi akan menjadi bahan tindak lanjut bersama pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan lahan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut mengingat program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"RDP ini bukan rapat kerja dan bukan forum untuk mengambil keputusan. Tetapi aspirasi yang disampaikan teman-teman KDKMP, terutama terkait percepatan penyelesaian persoalan lahan, tentu akan kami tindak lanjuti karena ini sudah menjadi kebutuhan bersama," kata Dhafir usai memimpin RDP.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sebelumnya, Forum Ketua KDKMP Bondowoso menyampaikan kritik terhadap lambannya penyediaan lahan yang dinilai berpotensi menghambat operasional koperasi. Forum juga meminta pemerintah daerah dan Satgas Koperasi Merah Putih segera mengambil langkah strategis agar persoalan tersebut tidak menghambat pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menanggapi kritik tersebut, Dhafir menilai proses penyediaan lahan memerlukan kehati-hatian karena menyangkut aset negara, aset daerah, maupun tanah kas desa yang penggunaannya harus sesuai regulasi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah berupaya mencari solusi terbaik agar tidak muncul persoalan hukum di kemudian hari. Salah satunya terkait pemanfaatan tanah kas desa (TKD) yang tidak seluruhnya berada di lokasi strategis dan dalam beberapa kasus membutuhkan mekanisme tukar guling.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Yang dilakukan pemerintah sebenarnya mencari solusi. Jangan sampai karena ingin cepat, justru muncul masalah hukum di kemudian hari. Semua harus sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujarnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Dhafir menjelaskan, pemanfaatan lahan untuk koperasi harus mempertimbangkan status kepemilikan dan lokasi aset. Selain tanah kas desa, terdapat sejumlah alternatif lahan yang berasal dari aset pemerintah daerah, Perhutani maupun Perkebunan Nusantara (PTPN) yang juga perlu dikaji secara mendalam.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Kalau tanah kas desa berada di lokasi strategis tentu bisa dimanfaatkan. Tetapi jika lokasinya tidak memungkinkan dan harus melalui mekanisme tukar guling, maka prosesnya harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Begitu juga jika menggunakan aset daerah, Perhutani atau PTPN," urai politikus senior yang baru saja dinobatkan sebagai Ketua DPC PKB Bondowoso ini.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sebagai tindak lanjut hasil RDP, Dhafir mengaku telah meminta pemerintah daerah segera menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait untuk membahas satu per satu persoalan yang muncul di desa.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Saya sudah meminta agar segera dilakukan rapat Forkopimda. Persoalan-persoalan yang muncul harus diurai satu per satu. Jika diperlukan, kita akan mengundang BPN, Perhutani, PTPN dan pihak terkait lainnya agar ada percepatan penyelesaian persoalan lahan," tegasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Selain persoalan lahan, DPRD juga mencatat masukan dari Forum KDKMP terkait regulasi pengelolaan koperasi, termasuk harapan agar perekrutan tenaga kerja di koperasi nantinya lebih mengutamakan masyarakat sekitar desa.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurut Dhafir, masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan akan diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di daerah.</span></p>
<p><span>"Kami melihat teman-teman KDKMP pada prinsipnya mendukung program ini. Namun ada beberapa catatan yang perlu disampaikan kepada pemerintah pusat agar pelaksanaannya di daerah berjalan lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Hanya Persoalan Lahan, Forum KDKMP Bondowoso Juga Tolak Regulasi Koperasi yang Dinilai Bermasalah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-hanya-persoalan-lahan-forum-kdkmp-bondowoso-juga-tolak-regulasi-koperasi-yang-dinilai-bermasalah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-hanya-persoalan-lahan-forum-kdkmp-bondowoso-juga-tolak-regulasi-koperasi-yang-dinilai-bermasalah</guid>
<description><![CDATA[ Forum Ketua KDKMP Bondowoso meminta percepatan penyediaan lahan dan kepastian regulasi Koperasi Merah Putih. Dalam RDP bersama DPRD, Satgas berjanji menindaklanjuti persoalan tersebut, sementara DPRD siap mengawal proses penyelesaiannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a327af04ed27.webp" length="36128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 18:31:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, koperasi, Bondowoso, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>BONDOWOSO, SJP</span></strong><span> – Persoalan ketersediaan lahan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bondowoso kembali menjadi sorotan. Forum Ketua KDKMP Bondowoso menilai masih terdapat kelambanan dalam penyediaan lahan yang berpotensi menghambat pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Keluhan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Bondowoso bersama perwakilan Forum Ketua KDKMP, Satgas Koperasi Merah Putih, serta sejumlah pihak terkait, Rabu (17/6/2026). Forum Ketua KDKMP berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar persoalan yang selama ini dikeluhkan pengurus koperasi tidak berlarut-larut.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Selain masalah lahan, para Ketua KDKMP juga menyoroti sejumlah regulasi yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dalam tata kelola koperasi. Mereka meminta pemerintah memastikan seluruh kebijakan yang diterapkan tetap mengacu pada Undang-Undang Perkoperasian agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>RDP tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman yang dinilai positif oleh Forum Ketua KDKMP Bondowoso. Salah satunya adalah komitmen pemerintah daerah dan DPRD untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan oleh para pengurus koperasi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ketua Forum Ketua KDKMP Bondowoso, Martin, mengatakan jika sebelumnya telah menyampaikan pernyataan sikap yang berisi dua persoalan utama, yakni ketersediaan lahan dan regulasi pengelolaan koperasi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Alhamdulillah, dari hasil RDP tadi kami mendapatkan banyak poin yang cukup positif. Salah satunya terkait persoalan ketersediaan lahan yang sebelumnya kami sampaikan dalam pernyataan sikap. Kami menilai ada kelambanan dalam penyediaan lahan di Bondowoso sehingga perlu langkah-langkah strategis untuk mempercepat proses tersebut," ujarnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurut Martin, dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) selaku perwakilan Satgas Koperasi Merah Putih menyampaikan komitmen untuk segera menindaklanjuti berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Bahkan, DPRD Bondowoso juga menyatakan akan mengawal proses tersebut agar menghasilkan solusi yang konkret.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Dari pihak Satgas yang diwakili Sekda menyampaikan akan ada tindak lanjut melalui rapat kerja bersama. Ketua DPRD juga menyatakan akan memonitor langsung tindak lanjut dari Satgas. Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi terhadap persoalan lahan yang selama ini menjadi kendala," kata Martin.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Terkait regulasi, Forum KDKMP Bondowoso tetap mempertahankan sikap kritis terhadap kebijakan yang dianggap berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Salah satu yang menjadi perhatian adalah mekanisme pengelolaan organisasi dan perekrutan tenaga kerja.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Kami tetap berpendapat menolak regulasi atau pengelolaan koperasi yang berpotensi melanggar Undang-Undang Perkoperasian. Salah satunya terkait mekanisme perekrutan karyawan. Regulasi seperti itu harus memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak boleh bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi," tegasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Meski demikian, pihaknya membuka ruang dialog apabila pemerintah pusat maupun daerah menerbitkan aturan turunan yang memberikan kepastian hukum terhadap pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Jika nantinya ada regulasi turunan yang jelas, seperti peraturan pemerintah atau aturan lain yang memberikan kepastian hukum, tentu bisa menjadi bahan pertimbangan. Namun selama berpotensi bertentangan dengan undang-undang, kami tetap menyatakan penolakan," ujarnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Martin menegaskan Forum Ketua KDKMP Bondowoso pada prinsipnya mendukung keberadaan program Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi desa. Namun dukungan tersebut harus dibarengi dengan kepastian regulasi dan penyelesaian berbagai persoalan teknis yang dihadapi pengurus koperasi di lapangan.</span></p>
<p><span>"Kami ingin program ini berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti hasil RDP ini sehingga persoalan yang ada bisa segera terselesaikan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Desa Kaligedang Ijen  Bondowoso Jadi Perhatian, BPS Rekrut Warga Lokal untuk Sukseskan Sensus Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/desa-kalikedang-ijen-bondowoso-jadi-perhatian-bps-rekrut-warga-lokal-untuk-sukseskan-sensus-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/desa-kalikedang-ijen-bondowoso-jadi-perhatian-bps-rekrut-warga-lokal-untuk-sukseskan-sensus-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ BPS Bondowoso menyiapkan strategi berjenjang untuk mengantisipasi penolakan warga dalam Sensus Ekonomi. RT, kepala desa, tokoh masyarakat hingga petugas lokal dilibatkan guna memastikan pendataan berjalan lancar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2f94784acc8.webp" length="36690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:58:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, emas, antam, pabrik, UMKM, PLUT, pengusaha, pedagang, produk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>BONDOWOSO, SJP</span></strong><span> – Keberhasilan sebuah sensus tidak hanya ditentukan oleh kesiapan petugas dan kelengkapan instrumen pendataan, tetapi juga bergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap proses yang dijalankan. Di berbagai daerah, pendataan sering kali menghadapi tantangan berupa keraguan hingga penolakan warga yang khawatir terhadap penggunaan data pribadi mereka.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Tantangan tersebut menjadi perhatian serius Badan Pusat Statistik (BPS) menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mengingat cakupan pendataan yang menjangkau rumah tangga hingga pelaku usaha skala kecil, pendekatan sosial dinilai menjadi kunci agar proses pengumpulan data berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang akurat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Karena itu, BPS Kabupaten Bondowoso telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi sejak dini. Selain memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat wilayah, lembaga tersebut juga menggandeng tokoh masyarakat untuk membantu membangun kepercayaan warga terhadap petugas sensus yang akan turun langsung ke lapangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Kepala BPS Bondowoso, Mudji Setijo, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi pendekatan berjenjang apabila petugas menghadapi kendala atau penolakan saat melakukan pendataan di lapangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Ketua RT setempat sebagai pihak yang paling memahami kondisi sosial masyarakat di wilayahnya. Jika pendekatan tersebut belum membuahkan hasil, koordinasi akan ditingkatkan dengan melibatkan kepala desa hingga tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh di lingkungan setempat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Kami akan melakukan pendekatan secara bertahap. Pertama melalui RT, kemudian jika diperlukan akan melibatkan kepala desa dan tokoh masyarakat agar masyarakat memahami pentingnya pendataan ini," ujar Mudji, Senin (15/6/2026) di Pendopo Raden Bagus Assra.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ia menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting karena data yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam memotret kondisi ekonomi daerah maupun nasional. Semakin tinggi tingkat partisipasi warga, semakin akurat pula gambaran ekonomi yang dihasilkan dari sensus tersebut.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Selain menyiapkan mekanisme pendekatan sosial, BPS Bondowoso juga telah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang memerlukan perlakuan khusus dalam pelaksanaan pendataan. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Desa Kaligedang Kecamatan Ijen.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Mudji mengakui kawasan tersebut memiliki karakteristik sosial yang berbeda dibandingkan wilayah lain sehingga membutuhkan strategi khusus agar proses pendataan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sebagai langkah antisipasi, BPS Bondowoso merekrut petugas sensus yang berasal dari lingkungan masyarakat setempat. Langkah ini diambil untuk membangun kedekatan dan meminimalkan potensi penolakan terhadap petugas yang datang melakukan pendataan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Untuk Desa Kaligedang memang perlu perlakuan khusus. Karena itu petugas yang kami rekrut berasal dari warga setempat sehingga lebih mudah diterima masyarakat dan proses pendataan bisa berjalan dengan baik," jelasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurut Mudji, keterlibatan warga lokal sebagai petugas sensus tidak hanya mempermudah komunikasi, tetapi juga menjadi strategi efektif untuk membangun rasa percaya masyarakat terhadap kegiatan pendataan yang dilakukan pemerintah.</span></p>
<p><span>"Kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi dapat berjalan lancar dan memperoleh data yang lengkap. Keberhasilan pendataan dinilai sangat penting karena hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, pemberdayaan usaha, serta pemetaan potensi ekonomi masyarakat di masa mendatang," tandasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sisir dari Rumah ke Rumah, Petugas Sensus Ekonomi Bondowoso Kejar Seluruh Pelaku Usaha</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sisir-dari-rumah-ke-rumah-petugas-sensus-ekonomi-bondowoso-kejar-seluruh-pelaku-usaha</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sisir-dari-rumah-ke-rumah-petugas-sensus-ekonomi-bondowoso-kejar-seluruh-pelaku-usaha</guid>
<description><![CDATA[ BPS Bondowoso akan melakukan pendataan door-to-door hingga tingkat RT melalui Sensus Ekonomi. Usaha online, ojek online, dan usaha rumahan menjadi fokus untuk memperbarui peta ekonomi daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2f90ecedde4.webp" length="35328" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:43:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, emas, antam, pabrik, UMKM, PLUT, pengusaha, pedagang, produk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>BONDOWOSO, SJP</span></strong><span> – Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat membuat banyak aktivitas usaha tumbuh tanpa memiliki lokasi usaha yang terlihat secara fisik. Mulai dari pedagang online, jasa berbasis aplikasi, hingga pelaku usaha rumahan kini menjadi bagian penting dalam roda perekonomian yang selama ini belum seluruhnya terpetakan secara optimal dalam basis data resmi pemerintah.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Di sisi lain, data ekonomi yang akurat menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, pemberdayaan usaha, hingga penyaluran berbagai program bantuan dan pembinaan. Tanpa data yang lengkap, potensi ekonomi masyarakat berisiko tidak teridentifikasi sehingga sulit dijadikan dasar pengambilan keputusan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Karena itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bondowoso akan melakukan pendataan secara masif melalui Sensus Ekonomi dengan menyasar seluruh lapisan pelaku usaha hingga tingkat satuan wilayah terkecil. Pendataan dilakukan secara door-to-door ke rumah tangga maupun lokasi usaha untuk memastikan tidak ada aktivitas ekonomi yang terlewat dari pencatatan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bondowoso, Mudji Setijo, menjelaskan, petugas sensus akan mendatangi wilayah terkecil yakni RT untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap pelaku usaha dan masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Petugas akan door-to-door ke wilayah satuan terkecil, yaitu RT. Nanti seluruh RT akan disisir. Jika ditemukan bangunan usaha akan didata sebagai usaha. Kemudian di rumah tangga juga akan didata apabila terdapat aktivitas usaha," ujar Mudji, Senin (15/6/2026), usai acara Sinergi Membangun Ekonomi Kabupaten Bondowoso melalui Sensus Ekonomi tahun 2026 di Pendopo Raden Bagus Assra.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, salah satu fokus pendataan kali ini adalah menjangkau usaha-usaha yang selama ini sulit teridentifikasi karena tidak memiliki tempat usaha khusus atau bersifat tidak kasat mata. Di antaranya adalah perdagangan online, jasa digital, hingga pengemudi ojek online yang menjalankan aktivitas ekonomi dari rumah.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Kita ingin menangkap usaha-usaha yang selama ini mungkin belum tercatat, seperti perdagangan online maupun ojek online. Itu semua bagian dari aktivitas ekonomi yang perlu masuk dalam pendataan," katanya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Mudji menjelaskan, kepada pelaku usaha petugas akan mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan kegiatan bisnis mereka. Data yang dihimpun meliputi pendapatan, pengeluaran usaha, bahan baku yang digunakan, produk yang dihasilkan, hingga pola pemasaran yang dilakukan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sementara itu, pada rumah tangga yang memiliki usaha, petugas akan mengidentifikasi apakah usaha tersebut bergerak di sektor pertanian atau nonpertanian. Selain pendataan usaha, BPS juga akan memperbarui sejumlah data sosial keluarga.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Data sosial yang diperbarui antara lain kondisi perumahan dan kepemilikan aset keluarga. Data ini nantinya dapat digunakan untuk pemutakhiran desil atau pemeringkatan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ia menegaskan bahwa sensus tidak akan mencatat pengeluaran rumah tangga secara umum. Pendataan pengeluaran hanya dilakukan terhadap aktivitas usaha yang dijalankan oleh responden.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Dalam pelaksanaannya, setiap petugas sensus ditargetkan mampu mendata sekitar 800 usaha atau muatan pendataan selama masa kegiatan yang berlangsung kurang lebih dua setengah bulan. Jika dirata-ratakan, setiap petugas harus menyelesaikan sekitar 13 muatan pendataan setiap hari.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Muatan itu bisa berupa rumah tangga yang memiliki usaha ataupun lokasi usaha tersendiri. Jadi targetnya sekitar 13 muatan per hari," ungkapnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Mudji menambahkan, hasil sensus nantinya akan memberikan gambaran terbaru mengenai struktur ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah. Data tersebut akan menunjukkan kontribusi masing-masing sektor usaha terhadap perekonomian serta kemungkinan adanya pergeseran sektor unggulan dibandingkan periode sebelumnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Selain itu, sensus juga akan menghasilkan basis data pelaku usaha yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Tabulasi standar nantinya bisa diakses, misalnya jumlah usaha per kecamatan, jumlah usaha berdasarkan lapangan usaha, hingga data penyerapan tenaga kerja. Itu akan menjadi informasi yang sangat penting bagi pemerintah daerah," paparnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bondowoso, Nunung Setyaningsih, menyampaikan pesan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, bahwa keakuratan data menjadi fondasi utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Menurutnya, kesalahan dalam penyajian data dapat berdampak langsung pada ketidaktepatan pengambilan kebijakan, khususnya di bidang perekonomian.</p>
<p data-start="466" data-end="915">"Keakuratan data merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan. Kesalahan dalam menyajikan data akan berdampak pada kekeliruan dalam pengambilan kebijakan perekonomian. Karena itu, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan basis data ekonomi Kabupaten Bondowoso yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Nunung menyampaikan sambutan Bupati.</p>
<p data-start="920" data-end="1155">Menurutnya, data yang sahih akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam mengidentifikasi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah, sekaligus memetakan potensi usaha dan peluang pertumbuhan ekonomi yang ada di masyarakat.</p>
<p data-start="1160" data-end="1400">"Data yang akurat akan membantu pemerintah mengurai berbagai persoalan ekonomi, memetakan potensi UMKM secara lebih tepat, meningkatkan daya tarik investasi, serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bondowoso," lanjutnya.</p>
<p data-start="1405" data-end="1605">Pada kesempatan tersebut, Asisten II juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, hingga petugas lapangan untuk menyatukan komitmen dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.</p>
<p data-start="1610" data-end="1845" data-is-last-node="">"Mari kita bersatu, menyelaraskan pandangan, dan berkomitmen penuh untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kita tunjukkan semangat gotong royong demi terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bondowoso," pungkasnya.<span><strong>(*)</strong></span><span></span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Sampang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Kuliner KI Komunal 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-festival-kuliner-ki-komunal-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-festival-kuliner-ki-komunal-2026</guid>
<description><![CDATA[ Rasa Warisan Kreasi Masa Depan, sebagai upaya melestarikan kekayaan kuliner daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2e4ff769677.webp" length="52142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 17:40:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Mas Ulul</dc:creator>
<media:keywords>Festival Kuliner KI Komunal 2026 di Kabupaten Sampang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>SAMPANG, SJP</strong> – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang menggelar Festival Kuliner KI Komunal 2026, di Taman Gor Indor Wijaya Kusuma Kabupaten Sampang, Minggu, 14/6/2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang diselenggarakan pukul 06.00- 09.00 WIB tersebut mengusung tema “<em>Rasa Warisan, Kreasi Masa Depan</em>”, sebagai upaya melestarikan kekayaan kuliner daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiyawan, Kepala Disporabudpar Kabupaten Sampang H. Marnilem, Kepala Dinas Bappedalitbang Hj. Umik Nanik Laila  dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah tamu undangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiyawan menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam melestarikan kuliner warisan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>
<p style="text-align: justify;">“Melalui festival ini, kita tidak hanya menjaga cita rasa khas Sampang seperti Nasi Kobel, Bebek Songkem, dan Dhun Adhun, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terus berinovasi. Hal ini penting agar produk lokal semakin dikenal luas serta memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengapresiasi langkah Pemkab Sampang dalam menggelar festival tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di daerah.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kuliner merupakan bagian dari identitas daerah. Kami mendukung penuh upaya Kabupaten Sampang dalam mengangkat potensi lokal dan mengkolaborasikannya dengan kreativitas generasi muda. Semoga produk-produk unggulan Sampang mampu bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Disporabudpar Kabupaten Sampang H. Marnilem menjelaskan bahwa Festival Kuliner KI Komunal 2026 tidak hanya menampilkan beragam kuliner khas daerah, tetapi juga berbagai produk ekonomi kreatif berupa kerajinan tangan dan karya inovatif pelaku UMKM.</p>
<p style="text-align: justify;">“Selain menikmati aneka kuliner tradisional, masyarakat juga dapat melihat berbagai produk kreatif unggulan daerah. Festival ini turut dimeriahkan penampilan musik dari Toman Official serta kolaborasi bersama siswa SMA dan SMK melalui program GEMES. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Sampang,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Festival Kuliner KI Komunal 2026 juga menghadirkan puluhan stan UMKM kuliner dan kerajinan yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Melalui kegiatan ini, Pemkab Sampang mengajak masyarakat untuk turut mendukung serta membanggakan produk lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah. (**)</p>
<p style="text-align: justify;"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Melemah, Perajin Tahu di Kediri Menjerit Harga Kedelai Impor Meroket</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-perajin-tahu-di-kediri-menjerit-harga-kedelai-impor-meroket</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-perajin-tahu-di-kediri-menjerit-harga-kedelai-impor-meroket</guid>
<description><![CDATA[ Imbas rupiah melemah, harga kedelai impor di Kediri melonjak jadi Rp10.800/kg. Perajin tahu terpaksa pangkas produksi dan naikkan harga jual demi bertahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2d570fd7ae6.webp" length="50464" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 13:45:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga kedelai naik, perajin tahu kediri, rupiah melemah, kedelai impor, harga tahu naik, umkm kediri, tinalan kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memukul sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Di Kota Kediri, Jawa Tengah, para perajin tahu terpukul oleh lonjakan harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama mereka.</p>
<p>Keresahan ini salah satunya dirasakan oleh para perajin tahu di kawasan Tinalan, Kota Kediri. Mereka mengeluhkan harga kedelai impor yang terus merangkak naik. Mahalnya kedelai impor ini merupakan imbas langsung dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.</p>
<p>"Sekarang harga kedelaiRp10.800 per kilogram. Padahal sebelumnya, harga kedelai di kisaran Rp9.000 per kilogram. Wah, berat ini mas, karena itu bahan baku utama tahu,"ujar Tri Pramulaksono, salah seorang perajin tahu setempat. </p>
<p>Menyiasati situasi pelik ini, para perajin terpaksa mengambil langkah efisiensi yang cukup drastis. Mereka harus mengurangi jumlah pembelian bahan baku, yang otomatis berdampak pada penurunan volume produksi harian.</p>
<p>Jika dalam kondisi normal seorang perajin mampu memproduksi hingga 1.000 potong tahu per hari**, kini jumlah tersebut merosot tajam menjadi hanya 600 potong saja.</p>
<p>Tidak hanya memangkas kapasitas produksi, perajin juga terpaksa menaikkan harga jual ke konsumen demi menutup biaya operasional. Harga tahu yang semula dijual Rp2.500 per potong, kini terpaksa dinaikkan menjadi Rp3.000 per potong.</p>
<p><strong>Berharap Subsidi Pemerintah</strong></p>
<p>Langkah menaikkan harga ini sebenarnya menjadi buah simalakama bagi para perajin, karena berisiko menurunkan daya beli masyarakat. Saat ini, mereka mengaku hanya bisa bertahan dengan margin keuntungan yang sangat menipis.</p>
<p>Menghadapi ketidakpastian ekonomi ini, para perajin tahu di Tinalan sangat berharap adanya intervensi dari pemerintah. "Kami harap pemerintah segera turun tangan, salah satunya dengan menyalurkan kedelai subsidi  guna menekan biaya produksi dan meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar," pungkas Tri.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KAI Diskon Tiket Kereta Ekonomi 30% Spesial Liburan Sekolah, Cek Syaratnya!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kai-diskon-tiket-kereta-ekonomi-30-spesial-liburan-sekolah-cek-syaratnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kai-diskon-tiket-kereta-ekonomi-30-spesial-liburan-sekolah-cek-syaratnya</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI menggelar promo diskon tiket kereta ekonomi komersial sebesar 30% untuk periode liburan sekolah 20 Juni - 5 Juli 2026. Cek syarat dan daftarnya di sini! ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2cb0a5c8c20.webp" length="39464" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 09:06:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>promo kai 2026, diskon tiket kereta, tiket kereta liburan sekolah, kereta api ekonomi komersial, access by kai, tiket kereta murah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong>  – Kabar gembira bagi masyarakat yang sedang merencanakan liburan sekolah bersama keluarga. PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api ekonomi komersial. </p>
<p>Langkah ini diambil untuk memberikan lebih banyak pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah di kantong saat mobilitas masyarakat melonjak tinggi.</p>
<p>Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa momen liburan sekolah selalu menjadi waktu yang paling dinantikan oleh banyak keluarga untuk bepergian dan berkumpul bersama.</p>
<p>“Melalui program diskon 30 persen ini, KAI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau menggunakan kereta api,” ujar Anne.</p>
<p>Masyarakat yang ingin berburu tiket murah ini sudah bisa melakukan pembelian sejak tanggal 6 Juni 2026 kemarin melalu seluruh kanal penjualan resmi KAI. Sementara itu, tiket dengan potongan harga spesial tersebut dapat digunakan untuk periode keberangkatan dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026. </p>
<p>Program ini sendiri berlaku khusus untuk perjalanan menggunakan kereta api ekonomi komersial yang masuk dalam daftar promo resmi perusahaan.</p>
<p>Namun, calon penumpang perlu memperhatikan beberapa ketentuan penting. Tarif diskon ini tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi maupun program diskon lainnya. </p>
<p>Meskipun demikian, KAI memberikan fleksibilitas bagi pelanggan karena tiket yang dibeli dengan tarif promo ini tetap dapat dibatalkan atau dijadwal ulang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Mengingat alokasi tiket promo ini terbatas dan hanya berlaku selama kuota masih tersedia, KAI mengimbau calon penumpang untuk segera memeriksa jadwal dan daftar kereta yang mendapatkan promo melalui aplikasi Access by KAI.</p>
<p>Kereta api dinilai tetap menjadi salah satu moda transportasi andalan yang efisien selama musim liburan karena mampu menjangkau berbagai tujuan. Dengan jaringan yang menghubungkan banyak kota, masyarakat dapat dengan mudah mengakses destinasi wisata, pusat pendidikan, kawasan budaya, hingga sentra ekonomi di berbagai daerah.</p>
<p>Anne pun mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan ini dan mulai merencanakan perjalanan mereka sejak dini agar momen liburan bersama keluarga dapat berjalan dengan maksimal dan menyenangkan. (**)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertamina Pastikan Stok BBM Pertalite Aman di Seluruh Indonesia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertamina-pastikan-stok-bbm-pertalite-aman-di-seluruh-indonesia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertamina-pastikan-stok-bbm-pertalite-aman-di-seluruh-indonesia</guid>
<description><![CDATA[ PT Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan &amp; distribusi BBM subsidi jenis Pertalite aman di seluruh SPBU Indonesia dengan sistem pemantauan real-time. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2d44339d3de.webp" length="31232" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:55:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>pasokan pertalite, pertamina patra niaga, bbm subsidi, stok pertalite aman, pertamina 135</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> — Di tengah meningkatnya harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, muncul kekhawatiran kelangkaan Pertalite. Namun, PT Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan jenis Pertalite dalam kondisi aman dan tetap tersedia guna memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.</p>
<p>Manajemen menyampaikan distribusi produk Pertalite ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berjalan lancar sesuai penugasan pemerintah dengan dukungan sistem logistik serta infrastruktur energi yang terintegrasi.</p>
<p>Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menegaskan perusahaan terus memperkuat pengelolaan rantai pasok energi melalui optimalisasi terminal BBM, fasilitas penyimpanan, armada distribusi, hingga sistem pemantauan terpadu di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, langkah strategis tersebut dilakukan agar pemenuhan kebutuhan energi masyarakat bisa tetap terpenuhi secara berkelanjutan.</p>
<p>“Selain memastikan stok Pertalite tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth dalam keterangannya, Kamis (12/6/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan jaringan infrastruktur energi Pertamina yang tersebar dari Sabang hingga Merauke memungkinkan perusahaan menjaga keandalan pasokan sekaligus melakukan respons cepat apabila terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu.</p>
<p>Roberth menambahkan Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk unit operasi di delapan wilayah regional, untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap optimal.</p>
<p>“Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” katanya.</p>
<p>Selain menjaga ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai regulasi dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Perusahaan juga mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak dengan membeli BBM sesuai kebutuhan, peruntukan, dan jenis kendaraan yang digunakan.</p>
<p>“Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi secara optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Roberth. Untuk memperoleh informasi terkait produk dan layanan perusahaan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (**)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wismilak Bidik Pertumbuhan Double Digit Lewat SKT Slim Click, Kenaikan Trend 5 Persen Pasar Perkuat Serapan Tenaga Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wismilak-bidik-pertumbuhan-double-digit-lewat-skt-slim-click-kenaikan-trend-5-persen-pasar-perkuat-serapan-tenaga-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wismilak-bidik-pertumbuhan-double-digit-lewat-skt-slim-click-kenaikan-trend-5-persen-pasar-perkuat-serapan-tenaga-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan  inovasi produk pada level double digit tahun ini, lebih tinggi dibandingkan tren pertumbuhan historis yang rata-rata mencapai sekitar 5 persen setiap tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2d2869f0d8d.webp" length="64302" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 17:01:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Jefri yulianto</dc:creator>
<media:keywords>Perusahaan saat ini mempekerjakan sekitar 6.000 karyawan yang tersebar di fasilitas produksi Surabaya dan Bojonegoro.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP —</strong> PT Gelora Djaja membidik pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026 melalui pengembangan Sigaret Kretek Tangan (SKT) Wismilak Slim Click.</p>
<p>Direktur Marketing PT Gelora Djaja, Yudhistira Eka Saputra, mengatakan perusahaan saat ini mempekerjakan sekitar 6.000 karyawan yang tersebar di fasilitas produksi Surabaya dan Bojonegoro.</p>
<p>Target double digit tersebut, kata Yudhistira diharapkan melanjutkan tren pertumbuhan perusahaan yang selama ini berada di kisaran 5 persen per tahun, sekaligus memperkuat penyerapan tenaga kerja di sektor industri hasil tembakau.</p>
<p>Tak hanya itu, Ia melanjutkan optimalisasi pasar PT Gelora Djaja juga memperlihatkan langsung proses produksi SKT yang menjadi salah satu tulang punggung industri padat karya nasional.</p>
<p>Saat meninjau area produksi, ia menunjukkan skill  keterampilan pekerja SKT (Sigaret Kretek Tangan) yang mampu menghasilkan sekitar 2.100 hingga 3.000 batang rokok per hari.</p>
<p>Produktivitas itu, sebutnya menjadi bukti bahwa industri kretek tangan masih memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga roda ekonomi masyarakat.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a2d287b24ceb.webp" alt=""></p>
<p>Tak hanya itu, kata dia capaian keberhasilan inovasi produk akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha sekaligus menjaga stabilitas tenaga kerja.</p>
<p>“Kami masih mengoptimalkan tenaga kerja yang ada. Namun apabila kebutuhan produksi meningkat seiring pertumbuhan pasar, tentu akan memberikan dampak positif terhadap kebutuhan tenaga kerja,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).</p>
<p>Yudhistira menjelaskan capaian rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menjadi pengakuan atas kreativitas perusahaan sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan inovasi baru. </p>
<p>Dikatakannya, salah satu hasil pengembangan tersebut adalah Wismilak Slim Click, produk SKT dengan teknologi kapsul rasa (capsulated flavor) yang diluncurkan pada penghujung 2025.</p>
<p>Menurut dia, respons pasar terhadap produk tersebut menunjukkan tren positif sejak tahap uji coba hingga peluncuran.</p>
<p>"Wismilak Slim Click menyasar konsumen dewasa, khususnya kelompok usia 21 hingga 30 tahun yang memiliki minat terhadap kategori rokok berperisa. Terutama mengahadapi tantangan ekonomi, PT Gelora Djaja tetap menempatkan inovasi sebagai strategi utama pertumbuhan," tambahnya.</p>
<p>Yudhistira juga optimis, selain memperkuat pemasaran Wismilak Slim Click, perusahaan juga terus menjalankan riset dan pengembangan guna menghadirkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.</p>
<p>Saat ini PT Gelora Djaja memiliki sekitar 30 hingga 50 varian produk yang mencakup SKT, Sigaret Kretek Mesin (SKM), dan berbagai produk rokok filter. </p>
<p>Menurutnya, dengan dukungan inovasi, penguatan pasar, serta optimalisasi tenaga kerja, perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan pada level double digit tahun ini, lebih tinggi dibandingkan tren pertumbuhan historis yang rata-rata mencapai sekitar 5 persen setiap tahun.</p>
<p>"Bagi PT Gelora Djaja, pertumbuhan bisnis tidak hanya diukur dari peningkatan penjualan, tetapi juga dari kemampuan menjaga industri padat karya tetap berkembang," jelasnya.</p>
<p>Karena itu, tuturnya target pengembangan Wismilak Slim Click diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja perusahaan, melainkan juga memberikan manfaat ekonomi bagi ribuan pekerja yang menjadi bagian dari rantai produksi industri kretek nasional.</p>
<p>Senada, Presiden direktur PT Gelora Djaja, Krisna Tanimihardja menambahkan Melalui pertumbuhan bisnis yang sehat, perusahaan berharap dapat terus membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.</p>
<p>“Kami ingin bisnis yang kami jalankan memiliki budaya kerja yang baik, lingkungan kerja yang sehat, serta mampu memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.</p>
<p>Untuk mendukung tujuan tersebut, PT Gelora Djaja secara rutin menyelenggarakan program kompetisi inovasi internal yang melibatkan seluruh karyawan. </p>
<p>Dalam program itu, para pekerja diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide bisnis maupun gagasan perbaikan yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan.</p>
<p>“Setiap tahun kami mengadakan kompetisi inovasi. Semua karyawan dapat mengajukan ide bisnis, baik yang berkaitan dengan produk, proses kerja, efisiensi, maupun upaya meningkatkan kepuasan konsumen,” jelas Krisna. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dobrak Asimetri Informasi, OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Dorong Pembiayaan Digital Peternak Sapi Perah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dobrak-asimetri-informasi-ojk-dan-ilo-luncurkan-sistem-erp-untuk-dorong-pembiayaan-digital-peternak-sapi-perah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dobrak-asimetri-informasi-ojk-dan-ilo-luncurkan-sistem-erp-untuk-dorong-pembiayaan-digital-peternak-sapi-perah</guid>
<description><![CDATA[ Peluncuran strategis ini dilaksanakan di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi riil program PROMISE 2 IMPACT, sebuah konsorsium lintas otoritas antara ILO, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan OJK, dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2b733926043.webp" length="43316" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 17:05:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>markom, hotel, perumahan, bisnis, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP – </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah taktis dalam memperluas penetrasi keuangan inklusif ke sektor riil. Berkolaborasi dengan International Labour Organization (ILO), OJK resmi meluncurkan Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan program akses keuangan inklusif bagi peternak sapi perah di Jawa Timur pada Kamis (11/6/2026).</p>
<p>Inovasi digital ini dirancang khusus untuk meruntuhkan tembok asimetri informasi yang selama ini mengisolasi peternak kecil dari ekosistem lembaga keuangan formal akibat keterbatasan data usaha. Melalui digitalisasi data usaha, program ini ditargetkan mampu menciptakan ekosistem peternakan yang jauh lebih produktif dan berkelanjutan.</p>
<p>Peluncuran strategis ini dilaksanakan di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi riil program PROMISE 2 IMPACT, sebuah konsorsium lintas otoritas antara ILO, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan OJK, dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO). Target besarnya adalah memperluas akses keuangan, mendorong digitalisasi, memperkuat rantai nilai usaha, serta meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha UMKM di Indonesia.</p>
<p><strong>Solusi Konkret Atasi Hambatan Kredit Sektor Peternakan</strong></p>
<p>Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Adi Budiarso, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir sebagai jawaban atas keluhan mendasar di lapangan. Selama ini, peternak kerap menghadapi kendala besar dalam menjangkau pembiayaan formal.</p>
<p data-path-to-node="8" id="p-rc_3a25b8e2e75bf97f-194" style="text-align: left;"></p>
<p data-path-to-node="8" style="text-align: left;"><span data-path-to-node="8,7"><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_430x256_6a2b73325469e.webp"></span></p>
<p>"Para peternak kerap menghadapi hambatan dalam mengakses pembiayaan formal akibat asimetri informasi berupa keterbatasan data yang valid, profil usaha yang tidak jelas, kapasitas produksi yang simpang siur, dan kondisi keuangan peternak yang belum terdokumentasi dengan baik," ujar Adi dalam sambutannya.</p>
<p>Bergerak dari urgensi tersebut, OJK mengoptimalkan Pusat Inovasi OJK Infinity bersama ILO untuk membangun dua fondasi utama dalam ekosistem ini: penguatan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan pembangunan infrastruktur digital yang andal.</p>
<p>Melalui sistem ERP ini, seluruh data produksi, keuangan, dan operasional koperasi akan tercatat secara real-time dan sistematis. Hasilnya, koperasi dan lembaga keuangan bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai kapasitas produksi, kualitas usaha, dan kondisi keuangan peternak.</p>
<p>"Melalui data yang dihasilkan oleh sistem ERP ini, pemeringkat kredit alternatif dapat membangun profil kredit peternak dengan lebih objektif, akurat, dan inklusif. Bersama Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan, sistem ini menjadi jembatan yang menghubungkan peternak rakyat dengan ekosistem jasa keuangan formal secara lebih menyeluruh dan sesuai kebutuhan," jelas Adi.</p>
<p><strong>Dukungan Global dan Dampak Ekonomi Regional</strong></p>
<p>Transformasi ini mendapat apresiasi penuh dari dunia internasional. Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, menyatakan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan usaha dan memperluas akses ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="14" id="p-rc_3a25b8e2e75bf97f-199" style="text-align: left;"></p>
<p data-path-to-node="14" style="text-align: left;"><span data-path-to-node="14,4"><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_430x256_6a2b7337deff4.webp"></span></p>
<p>"Digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas, memperluas akses terhadap pembiayaan, memperkuat ketahanan usaha, dan menciptakan peluang kerja yang lebih baik. Kemitraan ini menunjukkan bagaimana inovasi, kebijakan publik, dan kolaborasi multipihak dapat bekerja bersama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif," kata Simrin.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, H.E. Olivier Zehnder, menegaskan bahwa Swiss berkomitmen penuh mendukung kemandirian ekonomi lokal. "Ketika peternak memiliki akses terhadap informasi, teknologi, dan layanan keuangan yang lebih baik, mereka memiliki kapasitas yang lebih besar untuk berinvestasi, meningkatkan produktivitas, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah," sebutnya.</p>
<p>Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, menggarisbawahi pentingnya sektor sapi perah dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus motor ekonomi pedesaan.</p>
<p>"Penguatan sektor sapi perah bukan hanya tentang meningkatkan produksi susu, tetapi juga tentang meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat koperasi, dan membangun ekonomi pedesaan yang lebih tangguh. Melalui digitalisasi dan perluasan akses keuangan, kita sedang membangun fondasi baru bagi pertumbuhan sektor peternakan yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing," papar Adhy</p>
<p><strong>Replikasi Masif untuk Indonesia</strong></p>
<p>Pada fase awal peluncuran, implementasi sistem ERP yang telah terintegrasi dengan layanan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) mencatatkan keberhasilan nyata di tiga koperasi sapi perah prioritas di Provinsi Jawa Timur. Ketiga lembaga mitra tersebut adalah Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Koperasi Peternak Sapi Perah Setia Kawan (KPSP Setia Kawan), dan KPUD Tani Wilis. Secara akumulatif, digitalisasi ekosistem pada tiga pilar koperasi ini telah berhasil memayungi serta mengonsolidasikan data lebih dari 10.000 anggota koperasi.</p>
<p>Sebagai langkah konkret pascapeluncuran, OJK bergerak cepat menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pemangku kepentingan strategis. Forum ini didesain khusus untuk menyusun cetak biru perluasan serta percepatan implementasi program di seluruh wilayah Jawa Timur. Melalui validasi keberhasilan di tiga koperasi percontohan tersebut, OJK memproyeksikan seluruh sistem dan standardisasi ini sebagai model baku (role model) yang siap direplikasi secara masif pada komoditas sektor lain serta berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Langkah strategis di lapangan ini turut dikawal langsung oleh sejumlah pejabat lintas otoritas yang hadir dalam kegiatan, antara lain Bupati Malang H. Sanusi, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Leontinus Alpha Edison, Plh. Kepala Kantor OJK Provinsi Jawa Timur Horas V.M. Tarihoran, Kepala Kantor OJK Malang Farid Faletehan, dan Kepala Kantor OJK Jember Aris Budiman, bersama jajaran perwakilan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pengurus koperasi, serta pelaku industri jasa keuangan.</p>
<p><strong>Informasi Lebih Lanjut dan Kontak Media</strong></p>
<p>Untuk keperluan korespondensi resmi, permintaan data teknis, maupun konfirmasi liputan lanjutan mengenai program digitalisasi ini, media dan publik dapat menghubungi saluran komunikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan melalui detail kontak berikut:</p>
<p>Pejabat Penanggung Jawab: Agus Firmansyah, selaku Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK. <strong>(**)</strong></p>
<p>Nomor Telepon Resmi: (021) 29600000.<br>Alamat Surat Elektronik: <a href="mailto:humas@ojk.go.id">humas@ojk.go.id</a>.<br>Situs Resmi Lembaga: <a href="https://www.ojk.go.id">www.ojk.go.id</a><br>Nama: Riski Rahayu Kurniawati. A.Md.I.Kom.. S.E.<br><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Mojokerto Picu Beban Ekonomi Buruh dan Ojol</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kenaikan-harga-bbm-nonsubsidi-di-mojokerto-picu-beban-ekonomi-buruh-dan-ojol</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kenaikan-harga-bbm-nonsubsidi-di-mojokerto-picu-beban-ekonomi-buruh-dan-ojol</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga ini dirasakan cukup memberatkan oleh sejumlah kelompok pekerja, mulai dari buruh pabrik hingga pengemudi ojek online (ojol). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2b65b83125e.webp" length="54966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 08:30:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> — Kebijakan PT Pertamina Patra Niaga yang melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada Rabu (10/6/2026), mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Mojokerto, Jawa Timur. </p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga ini dirasakan cukup memberatkan oleh sejumlah kelompok pekerja, mulai dari buruh pabrik hingga pengemudi ojek online (ojol).</p>
<p></p>
<p>Penyesuaian harga ini menempatkan Pertamax (RON 92) pada angka Rp16.250 per liter, melonjak dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp12.300 per liter.</p>
<p></p>
<p>Dampak penyesuaian harga ini dirasakan langsung oleh Fariz (36), seorang buruh pabrik di kawasan Ngoro Industri Mojokerto (NIP). Sebagai pekerja yang menempuh perjalanan rutin Jombang-Mojokerto, biaya transportasi merupakan komponen pengeluaran terbesar.</p>
<p></p>
<p>Fariz mengaku berada dalam situasi dilematis. Di satu sisi, ia merasa terbebani dengan kenaikan harga yang cukup signifikan. Namun, di sisi lain, ia merasa khawatir jika harus berpindah ke BBM jenis lain karena sepeda motor yang ia gunakan merupakan kendaraan keluaran terbaru yang masih dalam masa kredit.</p>
<p></p>
<p>"Mau tidak mau saya harus tetap membeli Pertamax. Karena motor keluaran terbaru, saya khawatir jika diisi Pertalite akan berdampak pada performa mesin. Ditambah lagi, motor ini masih dalam status kredit, jadi saya harus menjaganya dengan baik," ungkap Fariz.</p>
<p></p>
<p>Situasi berbeda diungkapkan oleh Asep, seorang warga Mojokerto yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online dan kurir. </p>
<p></p>
<p>Untuk menyiasati melonjaknya biaya operasional harian, Asep terpaksa melakukan migrasi ke BBM jenis Pertalite yang harganya lebih terjangkau.</p>
<p></p>
<p>Menurut Asep, kebijakan kenaikan harga ini cukup merugikan pekerja sektor transportasi yang menggantungkan pendapatan hariannya di jalan raya. </p>
<p></p>
<p>"Untuk menekan pengeluaran, saya terpaksa beralih ke Pertalite. Untungnya motor lama saya masih cukup aman jika diisi BBM subsidi," ujar pria yang karib disapa Cecep tersebut.</p>
<p></p>
<p>PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga pada dua produk unggulannya per Rabu (10/6/2026). Selain Pertamax (RON 92) yang naik menjadi Rp16.250 per liter, produk Pertamax Green 95 juga mengalami penyesuaian harga dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, produk BBM nonsubsidi lainnya seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan harga.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi keluhan masyarakat mengenai penyesuaian harga tersebut, Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau respons pasar.</p>
<p></p>
<p>Hingga saat ini, menurut Ahad, belum ditemukan indikasi signifikan mengenai pergeseran pola konsumsi masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi akibat kebijakan penyesuaian harga ini.</p>
<p></p>
<p>Ahad menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut dipicu oleh beberapa variabel utama, yakni fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta perkembangan harga komoditas energi dunia.</p>
<p></p>
<p>"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green 95 dilakukan setelah melalui evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. Kebijakan ini juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator sektor energi," jelas Ahad.</p>
<p></p>
<p>Di tengah kekhawatiran masyarakat, Pertamina menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi tetap stabil. </p>
<p></p>
<p>Ahad memastikan bahwa harga Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter, dan Biosolar subsidi tetap dijual seharga Rp6.800 per liter.</p>
<p></p>
<p>Terkait isu kemungkinan kenaikan harga BBM bersubsidi, Ahad menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kewenangan mutlak pemerintah. Pertamina, lanjutnya, bertindak sebagai operator yang menjalankan kebijakan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.</p>
<p></p>
<p>"Terkait stagnansi harga BBM bersubsidi, ranahnya lebih tepat ke pemerintah sebagai penentu regulasi. Pertamina hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan," pungkas Ahad. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilik Toko Berperan Penting Berantas Peredaran Rokok Ilegal di Masyarakat </title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-berperan-penting-berantas-peredaran-rokok-ilegal-di-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-berperan-penting-berantas-peredaran-rokok-ilegal-di-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Wali kota termuda ini mengungkapkan bahwa pedagang adalah wajah pertama yang ditemui masyarakat setiap hari. Tempat orang membeli kebutuhan rumah tangga, tempat bertanya, bahkan tempat berbagi cerita.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2acd067c15c.webp" length="27934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:04:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wali Kota Kediri, Rokok ilegal, pemilik toko, rokok tanpa cukai</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Pemilik toko atau pedagang punya peranan penting dalam pemberantasan rokok ilegal atau rokok tanpa cukai. Hal tersebut ditekankan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kepada para pemilik toko di Kelurahan Dandangan dan Kelurahan Pakelan.</p>
<p style="text-align: left;">Wali kota termuda ini mengungkapkan bahwa pedagang adalah wajah pertama yang ditemui masyarakat setiap hari. Tempat orang membeli kebutuhan rumah tangga, tempat bertanya, bahkan tempat berbagi cerita.</p>
<p style="text-align: left;">Kepercayaan seperti itu adalah modal yang sangat berharga. Maka ketika pedagang memilih untuk hanya menjual barang yang legal, sesungguhnya pedagang sedang menjaga kepercayaan itu sekaligus ikut menjaga Kota Kediri.</p>
<p style="text-align: left;">"Saya percaya setiap orang yang membuka usaha pasti memiliki harapan yang sama. Ingin usahanya berkembang, ingin pelanggannya bertambah, dan yang paling penting, ingin membawa rezeki yang baik untuk keluarga. Karena itu, saya selalu melihat pemilik toko kelontong bukan sekadar pedagang," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kamis (11/6/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, mengungkapkan, upaya pengawasan terus dilakukan, tetapi juga melihat bahwa tantangannya semakin dinamis. Baru beberapa kali operasi di tahun ini, masih ditemukan ribuan batang rokok ilegal yang beredar di masyarakat. Data per 5 Juni 2026 terdapat temuan 3.412 batang.</p>
<p style="text-align: left;">Hal yang perlu diwaspadai adalah caranya pun sudah berubah. Tidak selalu dijual di toko atau kios. Ada yang berpindah-pindah (nomaden) menggunakan motor seperti pedagang kaki lima, ada yang menawarkan langsung melalui WhatsApp kepada pelanggan tetap, bahkan ada yang memanfaatkan rumah tinggal atau rumah kos sebagai tempat transaksi. Artinya, peredaran rokok ilegal kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: left;">"Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kediri adalah masyarakat yang peduli. Saya yakin Bapak dan Ibu tidak ingin usaha yang dibangun bertahun-tahun tercoreng hanya karena menerima barang yang asal-usulnya tidak jelas," ungkapnya.</p>
<p style="text-align: left;">Mbak Wali juga mengingatkan semua pihak saling menjaga. Kalau ada yang menawarkan rokok dengan harga yang tidak masuk akal, pemilik toko atau para pedagang diingatkan tidak langsung tergiur. Jika ada yang menjual dengan cara yang mencurigakan, pemilik toko atau para pedagang  diminta lebih teliti.</p>
<p style="text-align: left;">Bahkan, kalau menemukan sesuatu yang memang melanggar aturan, pemilik toko atau para pedagang diminta tidak ragu untuk menyampaikan kepada pemerintah atau Bea Cukai.</p>
<p style="text-align: left;">"Saya percaya, menjaga Kota Kediri tidak selalu harus dengan langkah besar. Kadang cukup dimulai dari sebuah toko kelontong yang memilih berkata, maaf kami hanya menjual produk yang legal. Kalimat sederhana itu mungkin hanya terdengar oleh satu orang pelanggan. Tetapi jika diucapkan oleh ratusan bahkan ribuan toko di Kota Kediri, maka itu akan menjadi gerakan besar yang menjaga iklim usaha tetap sehat, melindungi masyarakat, dan memastikan manfaat dana cukai benar-benar kembali untuk pembangunan kota yang kita cintai bersama," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kisah Sukses UMKM Ring Satu yang Melejit Bersama Program Lontar Petrokimia Gresik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kisah-sukses-umkm-ring-satu-yang-melejit-bersama-program-lontar-petrokimia-gresik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kisah-sukses-umkm-ring-satu-yang-melejit-bersama-program-lontar-petrokimia-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Inilah kisah inspiratif Siti Nur Afidah (47), pelaku UMKM ring satu yang merasakan lonjakan omzet signifikan setelah bergabung dalam program Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar (Lontar) yang digagas PT Petrokimia Gresik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a9b60d8c34.webp" length="53152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 19:59:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP –</strong> Siapa sangka, usaha jamu temulawak rumahan yang dulu hanya dipasarkan lewat status WhatsApp kini mampu memproduksi hingga 100 botol per hari dan ludes dalam hitungan jam saat bazar.</p>
<p>Inilah kisah inspiratif Siti Nur Afidah (47), pelaku UMKM ring satu yang merasakan lonjakan omzet signifikan setelah bergabung dalam program Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar (Lontar) yang digagas PT Petrokimia Gresik.</p>
<p>Perempuan yang akrab disapa Afidah ini mengaku telah merintis usaha ini sejak tahun 2019. Namun, saat itu penjualannya berjalan lambat.</p>
<p>“Dulu jualannya cuma dari rumah ke rumah, lewat WA atau grup lapak. Lakunya lama sekali,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).</p>
<p>Ibu dua anak ini menceritakan perubahan besar terjadi ketika ia mendapat pendampingan melalui program Lontar. Tidak hanya mendapatkan tambahan modal usaha, dirinya juga memperoleh bantuan peralatan produksi, pelatihan kemasan, hingga fasilitasi perizinan dan sertifikasi produk.</p>
<p>“Kalau tidak ada pendampingan, kami tidak bisa jalan. Untuk bahan, alat, sertifikasi, tes, itu semua sulit dan biayanya tidak sedikit,” ungkapnya.</p>
<p>Setiap hari warga Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik ini, mampu memproduksi 100 botol temulawak yang dikemas dalam botol kecil.</p>
<p>Meski biasanya stok disimpan di freezer dan habis dalam dua hingga tiga hari, situasi berbeda terjadi saat momentum bazar, terutama pada Bulan Ramadan.</p>
<p>“Waktu puasa kemarin, sekali bikin 100 botol langsung habis dalam satu hari. Malamnya bikin lagi untuk besok. Begitu terus sampai dua hari,” katanya sambil tersenyum.</p>
<p>Tak hanya jamu, produk lain seperti kacang goreng, kacang telur dalam kemasan toples, kolak kacang hijau, hingga jajanan pasar basah juga selalu laris manis saat mengikuti kegiatan program Lontar.</p>
<p>Sebelum ikut Lontar, pasar produknya terbatas di sekitar rumah. Kini, produknya menjangkau area lebih luas, bahkan kerap mendapat pesanan dari internal perusahaan.</p>
<p>“Alhamdulillah sekarang pesanan datang bukan hanya dari tetangga, tapi juga dari kegiatan perusahaan,” imbuhnya.</p>
<p>Lonjakan penjualan ini lanjut dia, berdampak langsung pada kondisi ekonomi keluarga. Dari hasil jualan tersebut. Afidah mampu membantu pembiayaan pendidikan kedua anaknya. Kini, satu anaknya telah bekerja dan satu lainnya tengah menempuh pendidikan tinggi.</p>
<p>Program Lontar yang diinisiasi Petrokimia Gresik tidak hanya membantu permodalan. Tapi juga memberikan pelatihan kemasan produk agar lebih menarik dan kompetitif di pasar modern.</p>
<p>“Dulu kemasan kami biasa saja. Sekarang diajari bikin kemasan yang bagus supaya terlihat menarik dan profesional,” katanya.</p>
<p>Kisah Afidah menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan dampak ekonomi yang konkret. Dari usaha rumahan sederhana, kini bertransformasi menjadi UMKM produktif dengan pasar yang terus berkembang.</p>
<p>Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Darmawan menuturkan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan Petrokimia Gresik. Baik itu pelatihan, bantuan permodalan, serta pendampingan pemasaran bagi pelaku UMKM.</p>
<p>"Melalui pelatihan yang terstruktur, para pelaku UMKM dibekali peningkatan kapasitas manajemen usaha, literasi keuangan, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Selain itu, akses permodalan yang lebih mudah membantu pelaku usaha mengembangkan skala produksi dan memperluas jangkauan pasar," tuturnya.</p>
<p>Pemkab Gresik berharap program ini tidak hanya terfokus pada satu sektor atau kelompok tertentu, melainkan diperluas agar pelaku usaha mikro di berbagai bidang turut merasakan manfaatnya. </p>
<p>"Dengan pemerataan dukungan, dampak positif program diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," urai Darmawan.</p>
<p>Seiring perkembangan digitalisasi lanjut dia, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi UMKM. Pemanfaatan platform digital untuk promosi dan distribusi produk dinilai efektif meningkatkan omzet serta membuka peluang pasar yang lebih besar.</p>
<p>"Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pelaku UMKM diharapkan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pajak Kuliner Kota Batu Lampaui Target Semester Awal, Kepatuhan Wajib Pajak Jadi Kunci</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pajak-kuliner-kota-batu-lampaui-target-semester-awal-kepatuhan-wajib-pajak-jadi-kunci</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pajak-kuliner-kota-batu-lampaui-target-semester-awal-kepatuhan-wajib-pajak-jadi-kunci</guid>
<description><![CDATA[ Realisasi PBJT sektor makanan dan minuman yang telah mencapai Rp 15,8 miliar atau 43,9 persen dari target tahunan menjadi indikator positif bagi pendapatan daerah Kota Batu pada 2026. Di tengah dinamika ekonomi dan keterbatasan penambahan objek pajak baru, tingginya kepatuhan pelaku usaha kuliner menjadi faktor utama yang mendorong penerimaan daerah melampaui target semester awal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a82e5e3d71.webp" length="80116" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 18:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pajak, Meningkat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Sektor kuliner yang sebelumnya memiliki capaian pajak hingga 8,2 Miliar di trimester awal 2026 kini kembali menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan daerah Kota Batu. Hingga pekan pertama Juni 2026, realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari sektor makanan dan minuman telah mencapai Rp15,8 miliar atau 43,9 persen dari target tahunan sebesar Rp35,9 miliar.</p>
<p>Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, M Nur Adhim pada Kamis (11/6/2026) menegaskan capaian tersebut bahkan telah melampaui target Triwulan II yang sebelumnya dipatok sebesar 40 persen. Kondisi ini menunjukkan tren positif penerimaan daerah di tengah belum adanya peningkatan signifikan jumlah objek pajak baru pada sektor kuliner.</p>
<p>“Kalau melihat data sampai awal Juni, realisasinya sudah mencapai 43,9 persen. Ini sudah melewati target triwulan kedua yang kami tetapkan sebesar 40 persen,” ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pergerakan penerimaan PBJT sektor makanan dan minuman sangat dinamis karena bergantung pada aktivitas pelaporan dan pembayaran wajib pajak setiap harinya.</p>
<p>Menurutnya, perubahan angka realisasi dapat terjadi dalam waktu singkat seiring masuknya data pembayaran maupun penyesuaian administrasi yang tercatat dalam sistem keuangan daerah.</p>
<p>“Hitungan harian sangat dinamis. Dua hari lalu capaian pajak restoran sempat naik sekitar 1,4 persen. Tetapi saat kami cek lagi hari ini, posisinya sedikit terkoreksi turun sekitar Rp8 juta atau sekitar 0,06 persen,” jelasnya.</p>
<p>Adhim menerangkan, sebagian besar wajib pajak sektor kuliner biasanya melakukan penyetoran pajak pada rentang tanggal 1 hingga 20 setiap bulan. Karena itu, penerimaan daerah cenderung mengalami lonjakan pada awal hingga pertengahan bulan sebelum melandai menjelang akhir bulan.</p>
<p>Untuk menjaga tren positif tersebut, Bapenda terus memperkuat pengawasan terhadap pelaporan dan penyetoran pajak oleh pelaku usaha restoran, rumah makan, kafe, maupun usaha makanan dan minuman lainnya.</p>
<p>Selain pengawasan, pendampingan kepada wajib pajak juga terus dilakukan guna memastikan seluruh kewajiban perpajakan dapat dipenuhi tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Adhim mengingatkan bahwa keterlambatan pembayaran akan langsung dikenakan sanksi administrasi melalui sistem yang terintegrasi dengan perbankan daerah. Karena itu, pelaku usaha diminta tidak menunda penyetoran pajak agar terhindar dari denda yang dapat menambah beban usaha.</p>
<p>“Kami tidak bisa hanya menunggu laporan masuk. Pengawasan harus terus dilakukan agar tingkat kepatuhan tetap tinggi dan target penerimaan daerah bisa tercapai,” imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan sektor kuliner menyumbang pendapatan daerah hingga pertengahan tahun ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas penerimaan daerah, bahkan tanpa harus bergantung pada penambahan jumlah wajib pajak baru secara signifikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Dapur Makan Bergizi Gratis Mandek, KSP Ungkap Alasan Evaluasi BGN</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-dapur-makan-bergizi-gratis-mandek-ksp-ungkap-alasan-evaluasi-bgn</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-dapur-makan-bergizi-gratis-mandek-ksp-ungkap-alasan-evaluasi-bgn</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti beroperasi sementara. KSP Dudung Abdurachman ungkap Badan Gizi Nasional sedang tata ulang anggaran dan izin.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a11a485f64.webp" length="27056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 08:40:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Makan Bergizi Gratis, MBG, Badan Gizi Nasional, BGN, Dudung Abdurachman, KSP, dapur gizi mandek, anggaran BGN, program gizi nasional, CSR wilayah 3T</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP -</strong> Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur program Makan Bergizi Gratis dilaporkan setop beroperasi untuk sementara waktu karena anggaran dari Badan Gizi Nasional belum juga cair.</p>
<p>Menanggapi mandeknya proyek pemenuhan gizi ini, Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional saat ini sedang melakukan penataan ulang, baik dari sisi anggaran maupun struktur organisasi untuk memastikan program tetap berjalan optimal.</p>
<p>"Tugas saya untuk memastikan program prioritas presiden ini harus berjalan. Kami ingin seluruh perencanaan didasarkan pada jumlah penerima manfaat yang sebenarnya sehingga program berjalan lebih efisien, akuntabel, dan tepat sasaran," kata Dudung Abdurachman di kompleks Istana Negara Jakarta pada Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Menurut Dudung, Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang sedang berkonsentrasi penuh pada penataan organisasi tersebut. Dudung membeberkan bahwa ada beberapa persoalan pelik yang membuat operasional dapur-dapur ini harus dievaluasi total, bukan sekadar masalah duit yang macet.</p>
<p>Masalah pertama adalah banyaknya dapur Makan Bergizi Gratis yang kedapatan belum memenuhi persyaratan dan perizinan resmi yang telah ditetapkan pemerintah. Masalah kedua yaitu ditemukannya indikasi praktik jual beli lokasi yang mengacaukan target sasaran di lapangan. Masalah ketiga yang tidak kalah serius adalah ketidakakuratan data, di mana ada dapur yang awalnya dirancang untuk melayani hingga 3000 penerima manfaat, namun realisasinya ternyata jauh di bawah target tersebut sehingga membuat alokasi insentif dan operasional menjadi tidak efisien.</p>
<p>"Nanti akan ditata ulang ya. Ini kan Bu Nanik lagi banyak konsentrasi bagaimana penataan organisasi juga dan sebagainya," ujar Dudung.</p>
<p>Meski diterpa masalah manajemen internal, pemerintah memastikan program prioritas Presiden ini tidak boleh karam dan Kantor Staf Presiden berjanji akan turun tangan membantu keterbatasan tenaga yang dialami Badan Gizi Nasional.</p>
<p>Salah satu terobosan yang sedang digodok adalah nasib program di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar atau 3T. Agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara secara berlebihan, pemerintah menyiapkan skema kerja sama dengan perusahaan swasta setempat. Rencananya, pembangunan dan pengelolaan dapur di wilayah 3T akan disokong penuh oleh dana Corporate Social Responsibility atau CSR dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi tersebut.</p>
<p><strong>27.877 Dapur MBG Beroperasi</strong></p>
<p>Berdasarkan data terakhir yang dipaparkan dalam pertemuan antara Kantor Staf Presiden dan Kepala Badan Gizi Nasional, saat ini tercatat ada sekitar 27.877 dapur Makan Bergizi Gratis yang telah beroperasi maupun terdata secara nasional.</p>
<p>Adapun fokus evaluasi pemerintah saat ini akan tertuju pada penataan anggaran, penyelesaian perizinan, serta peningkatan akurasi data penerima manfaat. Langkah evaluasi dan penataan ini dilakukan demi memastikan program peningkatan gizi nasional bisa memberikan manfaat optimal bagi masyarakat secara berkelanjutan dan benar-benar tepat sasaran. (**)</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antrian Pertalite di SPBU Jombang Lebih Padat Usai Kenaikan Harga Pertamax</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antrian-pertalite-di-spbu-jombang-lebih-padat-usai-kenaikan-harga-pertamax</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antrian-pertalite-di-spbu-jombang-lebih-padat-usai-kenaikan-harga-pertamax</guid>
<description><![CDATA[ Pertamina resmi menyesuaikan harga sejumlah produk BBM pada Rabu (10/6/2026). Pertamax (RON 92) yang sebelumnya dijual Rp12.300 per liter kini naik menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2923ca9f2cc.webp" length="40146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:50:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Kenaikan Harga Pertamax</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP </strong>- Kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang diberlakukan PT Pertamina Patra Niaga mulai menunjukkan dampaknya di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Pertamina resmi menyesuaikan harga sejumlah produk BBM pada Rabu (10/6/2026). Pertamax (RON 92) yang sebelumnya dijual Rp12.300 per liter kini naik menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.</p>
<p></p>
<p>Pantauan di SPBU Mojongapit, Kecamatan Jombang, pada Rabu (10/6/2026) pagi menunjukkan adanya perubahan pola antrean kendaraan. Jalur pengisian Pertamax terlihat lebih sepi dibanding hari-hari sebelumnya. Hanya beberapa kendaraan tampak melakukan pengisian Pertamax, lebih banyak antrian mengular di dispenser BBM jenis Pertalite. </p>
<p></p>
<p>"Kalau biasanya pengguna Pertamax cukup banyak. Hari ini terlihat lebih sepi, sementara antrean di Pertalite justru meningkat," ucap salah satu petugas SPBU Mojongapit. </p>
<p></p>
<p>Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah perubahan tersebut sepenuhnya dipicu oleh kenaikan harga Pertamax. Namun, ia menilai faktor harga kemungkinan turut memengaruhi pilihan konsumen saat mengisi bahan bakar. </p>
<p></p>
<p>"Kemungkinan bisa saja karena kenaikan harga, tetapi kami tidak bisa memastikan secara pasti," katanya.</p>
<p></p>
<p>Salah seorang pengguna kendaraan, Yusril Ferdiansyah, warga Kecamatan Peterongan, mengaku memutuskan beralih dari Pertamax ke Pertalite setelah harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Menurutnya, selisih harga yang mencapai hampir Rp4.000 per liter membuat biaya operasional kendaraan menjadi lebih besar apabila tetap menggunakan Pertamax.</p>
<p></p>
<p>"Setelah harganya naik sampai Rp16 ribuan per liter, saya memilih beralih ke Pertalite dulu supaya pengeluaran tidak terlalu besar," ungkap Yusril saat ditemui.</p>
<p></p>
<p>Ia mengaku keputusan tersebut diambil untuk menyesuaikan kondisi ekonomi dan kebutuhan sehari-hari. Terlebih, kendaraan yang digunakannya merupakan sarana utama untuk beraktivitas dan menempuh perjalanan setiap hari. </p>
<p></p>
<p>"Mudah-mudahan ke depan ada penyesuaian lagi. Kalau harganya lebih terjangkau, mungkin saya akan kembali menggunakan Pertamax," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Pendapat serupa disampaikan Mulham Fahmi, warga Kecamatan Mojowarno, Jombang, pengguna kendaraan roda empat. Ia menilai kenaikan harga Pertamax yang mencapai lebih dari Rp3.900 per liter cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.</p>
<p></p>
<p>"Kenaikannya cukup besar dan tentu berpengaruh terhadap pengeluaran bulanan. Untuk masyarakat yang setiap hari menggunakan kendaraan, biaya transportasi pasti ikut naik," katanya.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, Mulham berharap kualitas BBM dan pelayanan yang diberikan tetap sebanding dengan harga yang dibayarkan konsumen. Ia juga berharap pemerintah dan Pertamina dapat mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat dalam setiap kebijakan penyesuaian harga BBM.</p>
<p></p>
<p>"Kami memahami harga BBM mengikuti berbagai faktor, tetapi yang terpenting adalah masyarakat tidak terlalu terbebani dan tetap memiliki pilihan bahan bakar yang sesuai dengan kemampuan masing-masing," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Beban Ekonomi Warga Bojonegoro Kian Berat Usai Pertamax Melonjak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/beban-ekonomi-warga-bojonegoro-kian-berat-usai-pertamax-melonjak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/beban-ekonomi-warga-bojonegoro-kian-berat-usai-pertamax-melonjak</guid>
<description><![CDATA[ Sejak harga baru diberlakukan pada Rabu (10/6/2026), masyarakat kini terjepit dan terpaksa menurunkan kualitas konsumsi BBM mereka ke Pertalite demi menyiasati pengeluaran harian yang kian membengkak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a290c6e9c19e.webp" length="33412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:40:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Pertamax, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP</strong> — Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai menciptakan tekanan ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. </p>
<p></p>
<p>Sejak harga baru diberlakukan pada Rabu (10/6/2026), masyarakat kini terjepit dan terpaksa menurunkan kualitas konsumsi BBM mereka ke Pertalite demi menyiasati pengeluaran harian yang kian membengkak.</p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga Pertamax yang drastis dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter atau melonjak hampir Rp4.000 per liter menjadi beban baru yang sangat berat bagi pemilik kendaraan. </p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga ini memicu reaksi spontan di lapangan, di mana masyarakat kelas menengah ke bawah harus memutar otak untuk mengamankan anggaran transportasi mereka.</p>
<p></p>
<p>Dampak kebijakan ini segera memicu efek domino di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). </p>
<p></p>
<p>Di SPBU Syirkah Amanah Balen, misalnya, terjadi penurunan permintaan yang signifikan pada produk Pertamax tepat di hari pertama pemberlakuan tarif baru akibat daya beli masyarakat yang tergerus.</p>
<p></p>
<p>Pengelola SPBU Syirkah Amanah Balen, Zainul Fuad, mengakui bahwa mayoritas konsumen kini terpaksa berpaling ke BBM subsidi karena tidak lagi mampu mengikuti harga nonsubsidi.</p>
<p></p>
<p>"Penjualannya turun cukup drastis. Namun untuk angka pastinya masih kami lakukan rekapitulasi karena pengumuman kenaikan harga baru diterapkan tadi malam," kata Fuad, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, perubahan perilaku konsumen ini terjadi seketika setelah masyarakat terbentur oleh realitas kenaikan harga yang dirasa memberatkan tersebut.</p>
<p></p>
<p>Keluhan mendalam disampaikan Ima, warga Kecamatan Sumberrejo. Ia mengaku lelah harus terus melakukan penyesuaian pilihan BBM akibat kebijakan pemerintah yang terus mengerek harga.</p>
<p></p>
<p>"Dulu saya menggunakan Pertamax Turbo, kemudian beralih ke Pertamax 92 karena harganya lebih terjangkau. Sekarang Pertamax juga naik cukup tinggi, jadi terpaksa pindah ke Pertalite," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Bila, warga Kecamatan Balen, menilai kenaikan harga Pertamax ini memberikan beban tambahan yang sangat nyata bagi pengeluaran transportasi harian warga.</p>
<p></p>
<p>"Kenaikannya cukup mengejutkan karena hampir Rp4.000 per liter. Tentu terasa bagi pengguna kendaraan yang setiap hari harus mengisi BBM," katanya.</p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga ini diprediksi akan terus merugikan daya beli masyarakat dan memaksa pergeseran pola konsumsi secara masif dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi di seluruh wilayah Bojonegoro. Pengelola SPBU pun kini menanti dampak lanjutan dari kebijakan ini terhadap komposisi penjualan BBM di tengah kondisi ekonomi warga yang kian terhimpit. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertamax Tembus Rp16.250, Konsumen Bisa Lirik BP&amp;92 dan Revvo 92 yang Jauh Lebih Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertamax-tembus-rp16250-konsumen-bisa-lirik-bp-92-dan-revvo-92-yang-jauh-lebih-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertamax-tembus-rp16250-konsumen-bisa-lirik-bp-92-dan-revvo-92-yang-jauh-lebih-murah</guid>
<description><![CDATA[ Harga Pertamax naik tajam jadi Rp16.250/liter per Juni 2026. Cek perbandingan harga dengan BP dan Vivo yang kini jauh lebih murah hampir Rp4.000! ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28d2422e23d.webp" length="47258" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 10:30:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga pertamax juni 2026, perbandingan harga bbm, pertamax vs spbu swasta, harga bp 92, harga revvo 92, pertamina naik harga, bbm non subsidi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> – Keputusan PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax (RON 92) secara signifikan menjadi Rp16.250 per liter memicu peta persaingan baru di pasar bahan bakar non-subsidi. </p>
<p>Lonjakan harga yang berlaku mulai Rabu (10/6/2026) ini menciptakan disparitas harga yang tidak biasa jika dikomparasikan dengan para kompetitor swasta seperti BP-AKR dan Vivo Energy.</p>
<p>Sebelumnya, Pertamax bertahan cukup lama di angka Rp12.300 per liter. Namun, imbas meroketnya harga minyak mentah dunia yang menembus angka rata-rata US$ 91,8 per barel, Pertamina terpaksa mengerek harga bensin beroktan 92 tersebut naik sebesar Rp3.950 per liter.</p>
<p>Kenaikan tajam ini justru memunculkan anomali di lapangan. Beberapa operator swasta terpantau masih menahan harga lama mereka untuk kelas RON 92 di kisaran Rp12.390 per liter. </p>
<p>Jarak tipis yang biasanya menempatkan Pertamina jauh lebih murah, kini berbalik arah secara drastis.</p>
<p>Berikut adalah perbandingan peta harga BBM kelas RON 92 di wilayah Jabodetabek per Juni 2026:</p>
<p>BP 92 (BP-AKR) dan Revvo 92 (Vivo Energy) masih bertahan pada harga Rp12.390, lebih murah Rp3.860 dibanding Pertamax. Lalu, </p>
<p>Sementara, Shell Indonesia untuk wilayah tertentu saat ini memfokuskan lini pada produk diesel premium V-Power Diesel seharga Rp24.490/liter.</p>
<p><strong>Membaca Pergeseran Psikologi Konsumen</strong></p>
<p>Selisih hampir Rp4.000 per liter ini diprediksi akan mengguncang loyalitas konsumen kelas menengah. Bagi pengendara yang terbiasa menggunakan BBM berkualitas tanpa subsidi, angka ini merubah kalkulasi pengeluaran bulanan secara signifikan.</p>
<p>Sebagai gambaran, untuk pengisian penuh tangki mobil ukuran MPV rata-rata (45 liter), pengguna kini harus merogoh kocek sekitar Rp731.250 jika mengisi Pertamax.</p>
<p>Sementara di jaringan swasta seperti BP atau Vivo, untuk volume yang sama, mereka hanya perlu membayar Rp557.550, terdapat penghematan langsung sebesar Rp173.700 setiap kali isi penuh.</p>
<p>Situasi ini menjadi ujian berat bagi Pertamina Patra Niaga untuk mempertahankan basis pelanggannya, kecuali jika para kompetitor swasta juga ikut melakukan penyesuaian harga serupa dalam beberapa hari ke depan mengikuti pergerakan harga pasar keekonomian.</p>
<p>Selama ini, SPBU swasta kerap dipilih sebagian masyarakat urban karena faktor eksternal seperti antrean yang relatif lebih pendek, kebersihan fasilitas, hingga layanan ekstra seperti pembersihan kaca depan gratis. Kini, dengan harga yang justru jauh lebih murah dari produk BUMN, daya tarik kompetitor luar Pertamina dipastikan meningkat pesat.</p>
<p>Meski demikian, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa penyesuaian ini murni diambil atas evaluasi berkala formula harga pemerintah guna menjaga keberlanjutan penyediaan energi.</p>
<p>Pertamina juga memastikan pasokan Pertamax di seluruh pelosok tanah air tetap aman dan tersedia secara optimal, sebuah komitmen pelayanan publik yang tidak selalu diemban oleh jaringan ritel swasta yang cenderung berfokus di area komersial perkotaan.</p>
<p>Kini pilihan berada di tangan konsumen: bertahan pada jaringan distribusi BUMN yang luas, atau bermigrasi ke SPBU swasta demi menyelamatkan efisiensi dompet harian. (**)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Pelemahan Rupiah Mulai Terasa, Harga Bahan Pokok di Jombang Melonjak Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-pelemahan-rupiah-mulai-terasa-harga-bahan-pokok-di-jombang-melonjak-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-pelemahan-rupiah-mulai-terasa-harga-bahan-pokok-di-jombang-melonjak-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga yang dinilai tidak wajar ini diduga menjadi imbas dari tertekannya mata uang rupiah yang memicu kenaikan biaya logistik dan harga barang di tingkat distributor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28c90f113c2.webp" length="50100" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 08:30:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Pasar Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Tren melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diduga kuat mulai memicu efek domino pada sektor pangan di daerah. </p>
<p></p>
<p>Di Pasar Pon Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, harga berbagai komoditas dapur meroket tajam dalam sepekan terakhir. </p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga yang dinilai tidak wajar ini diduga menjadi imbas dari tertekannya mata uang rupiah yang memicu kenaikan biaya logistik dan harga barang di tingkat distributor.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Rabu (10/6/2026), lonjakan harga paling signifikan terjadi pada sektor bumbu dapur, minyak goreng, hingga sayur-mayur. Kondisi ini praktis mengoreksi daya beli masyarakat dan memicu keluhan dari para pedagang maupun konsumen.</p>
<p></p>
<p>Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang putih. Hanya dalam waktu seminggu, harganya melonjak drastis dari Rp27.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. Lonjakan ini disusul oleh bawang merah yang merangkak naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya bumbu impor dan lokal, minyak goreng subsidi kemasan pemerintah, Minyak Kita, turut mengalami kelangkaan pasokan yang dibarengi dengan kenaikan harga. Minyak goreng yang sebelumnya dibanderol Rp38.000 per dua liter, kini harus ditebus seharga Rp42.000. Para pedagang mengaku kesulitan mendapat stok dari pihak agen.</p>
<p></p>
<p>Untuk sektor sayuran, komoditas cabai mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni menembus Rp90.000 per kilogram dari harga semula Rp75.000 per kilogram. Sementara itu, harga buncis naik menjadi Rp16.000 dari Rp14.000 per kilogram, dan wortel melonjak dari Rp10.000 menjadi Rp16.000 per kilogram.</p>
<p></p>
<p>Kondisi pasar yang tidak stabil ini berdampak langsung pada omzet para pedagang. Sumaiyah, salah seorang pedagang di Pasar Pon Jombang, mengungkapkan bahwa hantaman kenaikan harga yang terjadi secara bersamaan membuat ruang gerak pedagang semakin terjepit karena sepinya pembeli.</p>
<p></p>
<p>"Beberapa kebutuhan dapur naik hampir bersamaan. Pembeli sekarang lebih banyak mengurangi belanja karena harga yang dirasa cukup tinggi," ucap Sumaiyah saat ditemui di lapaknya, Selasa (9/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, hingga kini para pedagang kecil di pasar tradisional tidak mengetahui secara pasti rantai pasok mana yang rusak, namun mereka menduga kuat hal ini berkaitan erat dengan kondisi makroekonomi nasional, termasuk melemahnya rupiah.</p>
<p></p>
<p>"Harapannya harga kebutuhan pokok dapat segera kembali stabil, agar daya beli masyarakat tidak terus menurun dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional tetap berjalan normal," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi konsumen, tekanan ekonomi ini memaksa para ibu rumah tangga memutar otak agar dapur tetap mengepul tanpa membuat dompet jebol. </p>
<p></p>
<p>Putri Ayu Rosdiana, salah seorang warga Jombang, mengaku harus menerapkan skala prioritas yang ketat saat berbelanja.</p>
<p></p>
<p>"Kalau harga naik seperti sekarang, biasanya saya mengurangi jumlah pembelian dan memilih kebutuhan yang benar-benar diperlukan terlebih dahulu," kata Putri.</p>
<p></p>
<p>Dugaan mengenai keterkaitan lonjakan harga ini dengan melemahnya nilai tukar rupiah masih menjadi teka-teki yang belum terjawab pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun langkah mitigasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Jombang terkait meroketnya harga pangan di pasar tradisional utamanya di wilayah Jombang tersebut. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imbas Rupiah Terus Melemah, Pertamina Naikkan Harga BBM Non&amp;Subsidi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imbas-rupiah-terus-melemah-pertamina-naikkan-harga-bbm-non-subsidi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imbas-rupiah-terus-melemah-pertamina-naikkan-harga-bbm-non-subsidi</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan terjadi pada dua produk, yakni Pertamax (RON 92) yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter dan Pertamax Green 95 yang melonjak dari Rp12.900,00 menjadi Rp17.000,00 per liter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28abae8b193.webp" length="72104" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 07:30:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, BBM, Naik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> — PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Rabu (10/6/2026). </p>
<p>Kenaikan terjadi pada dua produk, yakni Pertamax (RON 92) yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter dan Pertamax Green 95 yang melonjak dari Rp12.900,00 menjadi Rp17.000,00 per liter. </p>
<p>Sementara itu, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan harga.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, pada Rabu (10/6/2026) mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih memantau respons pasar pascapenyesuaian harga tersebut.</p>
<p>"Sampai saat ini masih kami monitor dan belum ada indikasi signifikan terkait pergeseran konsumsi masyarakat akibat kenaikan harga Pertamax," urainya.</p>
<p>Meski harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup tajam, Ahad memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Pertalite tetap dijual Rp10.000,00 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800,00 per liter.</p>
<p>Terkait dengan faktor yang memengaruhi penyesuaian harga, Ahad menjelaskan bahwa salah satu variabel utama adalah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. </p>
<p>Selain itu, harga komoditas energi dunia juga menjadi komponen penting dalam formula penetapan harga BBM nonsubsidi.</p>
<p>Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green 95 sendiri dilakukan setelah evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. </p>
<p>Kebijakan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator sektor energi.</p>
<p>Saat ditanya mengenai kemungkinan kenaikan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat, Ahad menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Pertamina hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan regulator.</p>
<p>"Salah satu faktor penentu komoditas energi adalah nilai tukar rupiah. Kalau stagnansi terkait harga BBM bersubsidi, ranahnya lebih tepat ke pemerintah sebagai penentu regulasi," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengrajin Tahu dan Tempe Terdampak oleh Melemahnya Rupiah, Pemerintah Kaji Pemberian Insentif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengrajin-tahu-dan-tempe-terdampak-oleh-melemahnya-rupiah-pemerintah-kaji-pemberian-insentif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengrajin-tahu-dan-tempe-terdampak-oleh-melemahnya-rupiah-pemerintah-kaji-pemberian-insentif</guid>
<description><![CDATA[ Rupiah catat rekor terendah Rp18.187 per dolar AS. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah masih mengkaji insentif untuk pengrajin tahu dan tempe. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28051731f12.webp" length="44918" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 21:13:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>rupiah hari ini, rekor rupiah terendah, nilai tukar rupiah, menkeu purbaya yudhi sadewa, insentif tahu tempe, harga kedelai impor, berita ekonomi, bank indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> — Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut mulai berdampak pada peningkatan biaya produksi pelaku usaha kecil, khususnya para pedagang dan pengrajin tahu-tempe yang bergantung pada bahan baku kedelai impor. Kendati tekanan terhadap sektor riil meningkat akibat lonjakan harga bahan baku tersebut, pemerintah hingga kini belum menetapkan bentuk insentif khusus untuk membantu para pelaku usaha di sektor ini.</p>
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih mencermati perkembangan kondisi ekonomi nasional, terutama fluktuasi nilai tukar rupiah, sebelum mengambil langkah kebijakan lanjutan. </p>
<p>Saat ditemui di Bappenas, Jakarta, Purbaya menjelaskan bahwa penguatan rupiah menjadi kunci utama untuk meredakan tekanan biaya produksi bagi para pelaku usaha pangan berbasis impor. </p>
<p>"Nanti kita lihat seperti apa ke depan. Yang jelas kan kita harapkan rupiah bisa menguat dalam waktu yang tidak terlalu lama. Itu saja," ujar Purbaya.</p>
<p>Mengenai langkah penstabilan mata uang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kewenangan menjaga stabilitas nilai tukar sepenuhnya berada di bawah otoritas moneter Bank Indonesia (BI). </p>
<p>Oleh karena itu, pemerintah menyerahkan mekanisme pasar dan stabilisasi kurs kepada bank sentral. "Kita serahkan semua ke bank sentral atau BI untuk menstabilkan nilai rupiah," kata Purbaya menambahkan.</p>
<p>Menurut Purbaya, stabilitas nilai tukar tidak hanya berdampak pada kelangsungan dunia usaha, melainkan juga memengaruhi daya beli masyarakat secara luas melalui stabilitas harga barang impor. </p>
<p>Purbaya menekankan bahwa target pemerintah adalah memastikan indikator ekonomi makro dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. </p>
<p>"Pemerintah tidak hanya ingin menjaga stabilitas indikator ekonomi makro. Pemerintah juga ingin manfaat stabilitas itu terasa langsung oleh masyarakat," ucapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, pemerintah melalui kementerian terkait masih terus memantau perkembangan harga pangan serta daya tahan pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Berdasarkan data perdagangan, rupiah ditutup melemah 0,84 persen ke level Rp18.187 per dolar AS, setelah sebelumnya berada di posisi Rp18.036. Rekor penutupan terendah sepanjang sejarah ini membuat formulasi kebijakan tambahan ataupun insentif bagi industri tahu-tempe masih terus digodok dan belum menemui keputusan final. (**)</p>
<p><strong>sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Melemah, Omzet Penjualan Toko Suku Cadang Motor di Garum Blitar Menurun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-omzet-penjualan-toko-suku-cadang-motor-di-garum-blitar-menurun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-omzet-penjualan-toko-suku-cadang-motor-di-garum-blitar-menurun</guid>
<description><![CDATA[ Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada usaha penjualan sparepart sepeda motor di Kabupaten Blitar. Kenaikan harga barang impor membuat sejumlah pedagang harus menyesuaikan harga jual, yang berimbas pada menurunnya transaksi pembelian dari konsumen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28048e64871.webp" length="63170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 20:14:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku Usaha, Sparepart, Rupiah, Melemah, Blitar, Alami, Penurunan, Transaksi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada usaha penjualan suku cadang sepeda motor di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kenaikan harga barang impor membuat sejumlah pedagang harus menyesuaikan harga jual, yang berimbas pada menurunnya transaksi pembelian dari konsumen.</p>
<p>Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak tersebut adalah Andri Siswanto, pemilik toko suku cadang dan variasi motor di Kecamatan Garum. Menurutnya, sebagian besar produk yang dijual di tokonya berasal dari luar negeri sehingga sangat dipengaruhi oleh pergerakan kurs mata uang.</p>
<p>Andri mengungkapkan, sejak beberapa bulan terakhir harga berbagai jenis suku cadang mengalami kenaikan bertahap. Rata-rata kenaikan berada di kisaran 5 hingga 10 persen, terutama untuk komponen berbahan plastik, ban, dan oli.</p>
<p>"Sebagian besar barang yang saya jual merupakan produk impor. Saat nilai tukar rupiah melemah, harga dari distributor ikut naik sehingga kami juga harus menyesuaikan harga jual," ujarnya, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Kenaikan harga paling terasa terjadi pada ban sepeda motor. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp250 ribu per unit, kini harganya naik menjadi Rp265 ribu hingga Rp270 ribu.</p>
<p>Selain itu, harga oli juga mengalami lonjakan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Menurut Andri, kondisi tersebut membuat konsumen lebih berhati-hati dalam berbelanja. Banyak pelanggan yang kini hanya membeli kebutuhan yang benar-benar mendesak atau menunda penggantian komponen kendaraan.</p>
<p>"Daya beli masyarakat memang terlihat menurun. Penjualan masih berjalan, tetapi jumlah transaksinya tidak sebanyak sebelumnya," katanya.</p>
<p>Karena harga oli yang terus meningkat, Andri bahkan memilih untuk sementara tidak menambah stok produk tersebut. Ia lebih fokus menjual suku cadang dan variasi motor yang pergerakan penjualannya masih relatif stabil.</p>
<p>Di sisi lain, kenaikan harga juga dirasakan langsung oleh konsumen bernama Dedi, salah seorang pengguna sepeda motor, mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk perawatan rutin kendaraannya.</p>
<p>Sebelumnya, ia mengeluarkan biaya sebesar Rp50 ribu untuk ganti oli dan sekarang bisa mencapai Rp70 ribu.</p>
<p>"Dulu ganti oli masih terjangkau, sekarang sekali servis terasa lebih berat di kantong. Semakin mahal harga oli, semakin besar kekhawatiran mendapatkan oli palsu atau tidak asli. Yang jelas sekarang mulai membandingkan merek, mencari promo, atau memilih interval penggantian yang lebih panjang guna mengatur pengeluaran," terang dia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sektor Pertanian Bojonegoro Geser Dominasi Migas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sektor-pertanian-bojonegoro-geser-dominasi-migas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sektor-pertanian-bojonegoro-geser-dominasi-migas</guid>
<description><![CDATA[ Data BPS menunjukkan sektor pertanian menjadi salah satu motor pertumbuhan utama dengan laju pertumbuhan mencapai 11,38 persen, didorong oleh peningkatan produksi padi dan jagung yang signifikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a280398c3af4.webp" length="30292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 19:44:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Berita Bojonegoro, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP</strong> – Kabupaten Bojonegoro mulai menata arah pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan dengan mengurangi ketergantungan pada sektor minyak dan gas bumi (migas). Di tengah menurunnya kinerja sektor pertambangan akibat lifting migas yang belum optimal, sejumlah sektor nonmigas justru menunjukkan pertumbuhan signifikan dan menjadi penopang utama perekonomian daerah.</p>
<p>Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan bahwa sektor pertambangan masih menjadi kontributor terbesar ekonomi Bojonegoro dengan porsi 42,03 persen. Sementara itu, 16 sektor lainnya telah menyumbang 57,97 persen, menandakan struktur ekonomi daerah mulai semakin beragam.</p>
<p>Secara nominal, PDRB Bojonegoro atas dasar harga berlaku pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai Rp28,44 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan sejumlah daerah sekitar seperti Lamongan yang mencatat Rp14,99 triliun, Nganjuk Rp10,57 triliun, dan Ngawi Rp7,43 triliun. Bahkan, posisi Bojonegoro masih di atas Tuban yang memiliki PDRB sebesar Rp25,43 triliun.</p>
<p>Besarnya nilai PDRB tersebut semakin mengukuhkan Bojonegoro sebagai salah satu penyangga kekuatan ekonomi Jawa Timur, meskipun tantangan transisi dari sektor migas terus menjadi perhatian pemerintah daerah.</p>
<p>Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, mengatakan bahwa perekonomian Bojonegoro pada Triwulan I Tahun 2026 secara tahunan (year-on-year) tumbuh positif sebesar 0,02 persen, sedangkan tanpa sektor pertambangan (Migas) tumbuh sebesar 7,34 persen. Angka ini menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan dibandingkan kondisi tahun 2023 yang sempat mengalami kontraksi hingga minus 3,49 persen.</p>
<p>Menurut Syawaluddin, pertumbuhan ekonomi tersebut berhasil dipertahankan meski sektor pertambangan mengalami penurunan akibat lifting migas yang belum maksimal.</p>
<p>“Pertanian tumbuh 11,38 persen. Ketika pertanian tumbuh tinggi, itulah yang menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif dan tidak kembali minus,” ujarnya.</p>
<p>Data BPS menunjukkan sektor pertanian menjadi salah satu motor pertumbuhan utama dengan laju pertumbuhan mencapai 11,38 persen, didorong oleh peningkatan produksi padi dan jagung yang signifikan.</p>
<p>Selain pertanian, sejumlah sektor lain juga mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi. Lapangan usaha Jasa Lainnya menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 14,77 persen, diikuti kelompok Lain-lain sebesar 14,93 persen, serta sektor Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 11,37 persen.</p>
<p>Pertumbuhan sektor jasa tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas rekreasi, hiburan, dan kegiatan wisata yang semakin beragam di Bojonegoro. Sementara itu, sektor perdagangan tumbuh 6,46 persen, informasi dan komunikasi 7,73 persen, transportasi dan pergudangan 6,92 persen, serta jasa perusahaan 9,94 persen.</p>
<p>Program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga mulai memberikan dampak ekonomi terhadap sektor penyediaan makanan dan minuman yang mengalami peningkatan aktivitas usaha.</p>
<p>Syawaluddin menilai pengalaman kontraksi ekonomi pada tahun 2023 menjadi pelajaran penting bagi Bojonegoro untuk tidak terlalu bergantung pada migas. Menurutnya, sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, dan berbagai sektor jasa memiliki daya tahan yang lebih baik karena manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>“Pertumbuhan ekonomi harus bergerak inklusif. Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bojonegoro karena manfaatnya dirasakan lebih luas dibandingkan sektor pertambangan,” tegasnya.</p>
<p>Dalam kawasan Gerbangkertosusila Plus (G+), Bojonegoro saat ini berada di posisi kesembilan dengan kontribusi sekitar 3,20 persen terhadap perekonomian Jawa Timur.</p>
<p>Kedepan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong penguatan sektor-sektor nonmigas melalui peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan industri pengolahan, penguatan sektor jasa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi II DPRD Pasuruan Dorong Revitalisasi Sentra Bang Kodir Agar UMKM Naik Kelas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-pasuruan-dorong-revitalisasi-sentra-bang-kodir-agar-umkm-naik-kelas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-pasuruan-dorong-revitalisasi-sentra-bang-kodir-agar-umkm-naik-kelas</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Pasuruan memiliki sentra UMKM yang ada di Bang Kodir di Kecamatan Bangil sudah masuk rencanaan revitalisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a27d9ac2c6ed.webp" length="88236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 17:16:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Komisi II</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP —</strong> Di tengah pesatnya transformasi digital, pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital telah menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional. </p>
<p>UMKM digital tak hanya membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. </p>
<p>Namun, di balik geliat pertumbuhan tersebut, muncul tantangan besar, bagaimana memastikan keadilan fiskal bagi UMKM digital tanpa menghambat kreativitas dan inovasi, serta bagaimana peran sektor ini dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD)</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana saat ditemui disela-sela podcast jawara pada Selasa (9/6/2026) bagaimana UMKM di Kabupaten Pasuruan bisa naik kelas, dimana pointnya memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>"Kami dari komisi II merekomendasikan ke Pemerintah Daerah untuk pendampingan UMKM berkelanjutan, dimana saya pernah pendampingan UMKM ke sentra UMKM di bali akses permodalan, permodalan perijinan, pemasaran itu diberikan. UMKM diberi modal 100 juta, diberi akses kios dari BUMD. Yang perlu dioptimalkan pendampingan UMKM tidak putus karena sesuai tanglet Bupati Pasuruan dan Wakil Bupati UMKM naik kelas," katanya.</p>
<p>Masih kata Wardana sapaan akrabnya, Kabupaten Pasuruan memiliki sentra UMKM yang ada di Bang Kodir di Kecamatan Bangil sudah masuk dalam. perencanaan revitalisasi</p>
<p>"Kami dari Komisi II berharap segera dilaksanakan revitalisasi UMKM yang ada di Bang Kodir karena itu wadahnya para UMKM. Saya ambil contoh UMKM di Kabupaten Pasuruan harus difasilitasi harus bisa kolaborasi dengan industri - industri yang ada di Kabupaten Pasuruan," lanjutnya.</p>
<p>Sementara anggota Komisi II H. Arifin, Komisi II tidak lepas regulasi pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>"Yang diharapkan UMKM kebijakan UMKM yang sedang naik kelas pemerintah harus hadir dengan regulasi pemermudah perijinan dengan mengklik NIB, karakter dan kultur bermacam macam yang ada di Kabupaten Pasuruan seperti di utara di perikanan dan juga banyak aset daerah yang terbengkala dengan bimbingan dinas terkait bisa mendesain. Oleh karena itu, saya yakin kebutuhan dan karakter masyarakat akan pergerakan," jelasnya.</p>
<p>Menyinggung permodalan untuk UMKM, H. Arifin berharap penguatan modal dengan adanya hadirnya Mina Mandiri yang perlu disosialisasikan pada masyarakat bisa menerobos tidak hanya UMKMnya sendiri melainkan bisa mempunyai program tabungan siswa.</p>
<p>"Di Kabupaten Pasuruan ada Mina Mandiri yang dimana penguatan permodalan tidak hanya di UMKM melainkan juga program tabungan siswa, agar para siswa tidak menabung di wali kelasnya, gurunya ataupun sekolahnya, di mana nanti Mina Mandiri bisa memberikan free dengan bea siswa pada siswa yang prestasi. Untuk kepala sekolah segera menjemput bola untuk kerjasama dengan Mina Mandiri," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mei 2026, Inflasi Kota Kediri Tembus 0,35 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mei-2026-inflasi-kota-kediri-tembus-035-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mei-2026-inflasi-kota-kediri-tembus-035-persen</guid>
<description><![CDATA[ Angka-angka tersebut meningkat dibanding sebelumnya, di mana Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan Kota Kediri pada bulan April 2026 terpantau mengalami deflasi 0,12 persen, sedangkan indeks tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) Kota Kediri berada pada angka 2,55 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a26de319e164.webp" length="28504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 10:30:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Inflasi, bps kota Kediri, harga pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Kota Kediri pada bulan Mei 2026 mengalami inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,35 persen, sedangkan inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 3,27 persen. </p>
<p></p>
<p>Angka-angka tersebut meningkat dibanding sebelumnya, di mana Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan Kota Kediri pada bulan April 2026 terpantau mengalami deflasi 0,12 persen, sedangkan indeks tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) Kota Kediri berada pada angka 2,55 persen.</p>
<p></p>
<p>Di bulan Mei, berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. </p>
<p></p>
<p>Pada inflasi bulanan, kelompok ini memberikan andil sebesar 0,17 persen, sedangkan pada inflasi tahunan memberikan andil sebesar 1,33 persen.</p>
<p></p>
<p>Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menuturkan beberapa peristiwa yang menjadi catatan selama bulan Mei 2026 yang berpengaruh terhadap kenaikan harga komoditas, di antaranya perkembangan harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan. Penyesuaian harga BBM tersebut berpengaruh terhadap tarif angkutan udara imbas dari kenaikan harga avtur.</p>
<p></p>
<p>"Pada komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih, mengalami penurunan harga disebabkan persediaan yang cukup melimpah. Sebaliknya, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit mengalami kenaikan harga," ungkapnya, Senin (8/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Sama seperti bulan sebelumnya, harga emas perhiasan masih konsisten mengalami penurunan akibat dampak dari kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik. Sementara itu, pada barang elektronik yakni laptop/notebook dan telepon seluler terjadi kenaikan harga imbas dari naiknya harga komponen serta mahalnya harga bahan baku plastik.</p>
<p></p>
<p>Berikut ini komoditas penyumbang inflasi bulanan di Kota Kediri pada bulan kelima, antara lain: cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen; rekreasi sebesar 0,08 persen; cabai merah sebesar 0,06 persen; sawi hijau sebesar 0,05 persen; angkutan udara sebesar 0,04 persen; kue kering berminyak, telepon seluler, laptop/notebook, bawang merah sebesar 0,03 persen; minyak goreng, kacang panjang, bensin sebesar 0,02 persen; terong, mobil, alpukat, sepeda motor, solar, kue basah, ikan gurame sebesar 0,01 persen.</p>
<p></p>
<p>"Ada juga komoditas yang justru menjadi penghambat inflasi, antara lain: emas perhiasan andil inflasi -0,10%; daging ayam ras sebesar -0,04%; telur ayam ras sebesar -0,03%; kelapa, semangka, bawang putih sebesar -0,02%; nugget, ikan nila, dan jagung manis masing-masing sebesar -0,01%," jelas Emil.</p>
<p></p>
<p>Emil juga menguraikan beberapa hal yang perlu diwaspadai terjadi pada bulan Juni 2026, antara lain: ketersediaan stok dan distribusi pada komoditas bahan pangan, seperti beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras akibat pengaruh cuaca dan permintaan selama bulan tersebut.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, penyesuaian tarif BBM nonsubsidi masih akan berlangsung, efek domino dari kenaikan drastis BBM pada bulan Mei diperkirakan masih akan terasa hingga bulan Juni. Harga tarif angkutan udara juga diprediksi masih berada di posisi atas imbas naiknya harga bahan bakar pesawat.</p>
<p></p>
<p>Lain halnya dengan emas yang diprediksi masih mengalami penurunan sebagai dampak dari konflik geopolitik yang masih terjadi. Pada bidang teknologi, perlu diwaspadai terjadinya kelangkaan global RAM dan SSD, kendala pasokan CPU dari Intel dan AMD, kenaikan biaya komponen AI, serta kenaikan harga bahan baku ponsel sejak April masih akan terasa dampaknya di bulan Juni.</p>
<p></p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Emil mengimbau kepada masyarakat agar tidak panic buying dan tetap berbelanja secara bijak. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Kecamatan Gudo Jombang, Jamin Ketepatan Sasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-salurkan-bantuan-pangan-di-kecamatan-gudo-jombang-jamin-ketepatan-sasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-salurkan-bantuan-pangan-di-kecamatan-gudo-jombang-jamin-ketepatan-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ Kali ini, penyaluran bantuan dilaksanakan di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dengan melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a26c886d98c1.webp" length="34306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 21:17:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bantuan Pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP –</strong> Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng kepada masyarakat.</p>
<p>Kali ini, penyaluran bantuan dilaksanakan di Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dengan melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.</p>
<p>Program Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Kehadiran bantuan ini menjadi semakin penting di saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, masyarakat Penerima Bantuan Pangan (PBP) tampak antusias dan tertib mengikuti proses penyaluran. Petugas Bulog bersama aparat desa melakukan verifikasi dan pendampingan guna memastikan bantuan disalurkan sesuai data penerima yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini menjadi wujud nyata jaminan ketepatan sasaran dalam pendistribusian bantuan.</p>
<p>Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, menegaskan bahwa Bulog berkomitmen penuh menjaga kualitas beras yang disalurkan serta memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar.</p>
<p>"Bantuan pangan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Bulog memastikan beras yang diterima masyarakat memiliki kualitas yang baik dan disalurkan secepat mungkin, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para PBP," ujar Muhammad Husin dalam pesan kepada wartawan, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Selain meringankan beban masyarakat penerima, penyaluran bantuan pangan ini juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran. Dengan ketersediaan beras yang cukup di tingkat masyarakat, daya beli diharapkan tetap terjaga dan gejolak harga dapat diminimalisir.</p>
<p>Melalui penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Gudo ini, Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan distribusi yang cepat, tepat, dan berkualitas, Bulog terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya stabilitas pangan di Kabupaten Jombang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tahu di Tulungagung Kecilkan Ukuran demi Pertahankan Harga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-kedelai-impor-naik-produsen-tahu-di-tulungagung-kecilkan-ukuran-demi-pertahankan-harga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-kedelai-impor-naik-produsen-tahu-di-tulungagung-kecilkan-ukuran-demi-pertahankan-harga</guid>
<description><![CDATA[ Harga kedelai impor masih berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Karena itu, para perajin tahu terus memantau perkembangan harga bahan baku agar dapat menentukan langkah yang tepat untuk mempertahankan usahanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a25284d99734.webp" length="46344" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:48:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, dolar, produsen tahu, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP</strong> - Dalam kurun waktu sekitar empat bulan terakhir, harga kedelai impor terus mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut diduga dipicu oleh pengaruh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang membuat harga komoditas impor semakin mahal.</p>
<p>Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak pada naiknya harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama pembuatan tahu. Kondisi ini dirasakan para perajin tahu di Kabupaten Tulungagung yang harus mencari cara agar usahanya tetap bertahan di tengah kenaikan biaya produksi.</p>
<p>Salah satu produsen tahu di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Kuswoyo, mengatakan saat ini harga kedelai impor mencapai Rp10.800 per kilogram. Angka tersebut naik dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp9.500 hingga Rp10.000 per kilogram.</p>
<p>"Harga kedelai sekarang Rp10.800 per kilogram. Sebelumnya hanya sekitar Rp9.500 sampai Rp10.000 per kilogram," ujar Kuswoyo saat ditemui di lokasi produksinya, Minggu (7/6/2026).</p>
<p>Menurut Kuswoyo, tren kenaikan harga kedelai sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, lonjakan yang paling terasa terjadi dalam beberapa bulan terakhir dan beriringan dengan menguatnya dolar Amerika Serikat.</p>
<p>"Kalau naiknya yang dari Rp9.000 sampai di atas Rp10.000 itu sekitar empat bulanan. Ketika dolar naik juga ikut naik," katanya.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku tersebut memaksa para produsen tahu memutar otak agar tidak kehilangan pelanggan. Alih-alih menaikkan harga jual, Kuswoyo memilih memperkecil ukuran tahu yang diproduksinya. Dengan cara itu, harga jual kepada konsumen tetap bisa dipertahankan di angka Rp1.000 per potong.</p>
<p>Perubahan ukuran dilakukan dengan menambah jumlah potongan tahu dalam setiap loyang produksi. Jika sebelumnya satu loyang diiris menjadi 150 potong, kini jumlahnya menjadi 160 potong.</p>
<p>"Ukuran tahu kami perkecil. Dulu satu kotak bisa jadi 150 biji, sekarang menjadi 160 biji. Jadi ada tambahan sekitar 10 biji," ungkapnya.</p>
<p>Selain harus menyesuaikan ukuran produk, Kuswoyo juga mengaku mengalami penurunan penjualan. Konsumen mulai mengeluhkan kondisi ekonomi yang membuat daya beli menurun, sehingga permintaan tidak setinggi sebelumnya.</p>
<p>"Penjualan agak menurun. Biasanya bisa jual empat jurigen, sekarang hanya tiga jurigen. Konsumen juga banyak yang mengeluh," tuturnya.</p>
<p>Meski demikian, aktivitas produksi masih berjalan normal. Dalam sehari, Kuswoyo menghabiskan sekitar 1,5 hingga 2 kuintal kedelai untuk memenuhi kebutuhan produksi tahu yang dipasarkan ke sejumlah wilayah di Tulungagung, seperti Campurdarat, Ngentrong, Besole, hingga beberapa pasar tradisional dan desa-desa sekitar.</p>
<p>"Kalau produksi sehari sekitar satu setengah sampai dua kuintal kedelai. Penjualannya masih relatif stabil dan dipasarkan ke Campurdarat, Ngentrong, Besole, serta beberapa pasar," jelasnya.</p>
<p>Kuswoyo menambahkan, berdasarkan informasi dari pemasok langganannya, harga kedelai impor masih berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Karena itu, para perajin tahu terus memantau perkembangan harga bahan baku agar dapat menentukan langkah yang tepat untuk mempertahankan usahanya.</p>
<p>Hingga kini, sebagian besar produsen tahu masih memilih menggunakan kedelai impor dibandingkan kedelai lokal. Selain ketersediaannya lebih terjamin, tahu yang dihasilkan dari kedelai impor dinilai memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan tahu yang dibuat dari kedelai lokal.</p>
<p>"Kalau kedelai lokal sebenarnya bisa digunakan, tetapi kebanyakan perajin memilih kedelai impor karena tahu yang dihasilkan lebih tahan lama," pungkas Kuswoyo. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Loyo Tembus Rp 18.000, Industri Percetakan Mojokerto Tercekik Biaya Operasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-loyo-tembus-rp-18000-industri-percetakan-mojokerto-tercekik-biaya-operasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-loyo-tembus-rp-18000-industri-percetakan-mojokerto-tercekik-biaya-operasional</guid>
<description><![CDATA[ Komponen berbahan dasar plastik dan alat pendukung kemasan yang produksinya terkait erat dengan perdagangan global mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat, memaksa para pengusaha lokal menanggung beban operasional yang kian membengkak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2394a1db76a.webp" length="38424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:31:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> — Keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) yang mendepak nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp 18.000 mulai memakan korban di sektor riil. </p>
<p></p>
<p>Di Mojokerto, Jawa Timur, industri kreatif dan percetakan kini berada di ujung tanduk akibat ketergantungan pada bahan baku impor yang harganya melonjak tak terkendali.</p>
<p></p>
<p>Efek domino pelemahan kurs ini langsung menghantam struktur biaya produksi. Komponen berbahan dasar plastik dan alat pendukung kemasan yang produksinya terkait erat dengan perdagangan global mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat, memaksa para pengusaha lokal menanggung beban operasional yang kian membengkak.</p>
<p></p>
<p>Dampak nyata dari ambruknya mata uang garuda ini dirasakan langsung oleh M. Yunus, pemilik JDM Project Mojokerto. </p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan, pelemahan rupiah paling memukul sektor hilir produksi, khususnya pada proses penyelesaian (finishing) dan pengemasan barang yang sangat bergantung pada material plastik.</p>
<p></p>
<p>"Bisnis percetakan dan toko online tentunya sangat terdampak, khususnya dalam segi finishing dan packing karena membutuhkan bahan plastik," kata Yunus, Selasa (2/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurut Yunus, fluktuasi kurs membuat harga plastik bening untuk kemasan melonjak ekstrem hampir 100%. </p>
<p></p>
<p>Tidak hanya itu, harga selotip yang sebelumnya berada di kisaran Rp 320.000 kini meroket tajam hingga menyentuh angka Rp 550.000.</p>
<p></p>
<p>"Selain plastik, bahan lainnya juga naik sekitar 20% sampai 40%. Tetapi yang paling terasa memang plastik," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Meskipun rupiah yang melemah mencekik ruang gerak keuangan perusahaan, Yunus mengaku berada di posisi dilematis. </p>
<p></p>
<p>Ia memilih untuk tidak menaikkan harga jual produk utamanya demi mencegah larinya pelanggan di tengah situasi ekonomi nasional yang sedang lesu.</p>
<p></p>
<p>Sebagai gantinya, pengusaha harus memutar otak mencari siasat alternatif agar tidak langsung gulung tikar, salah satunya dengan membebankan biaya tambahan kantong plastik pada transaksi konvensional.</p>
<p></p>
<p>"Kami belum menaikkan harga agar customer tidak kaget. Untuk sementara kami menyiasati dengan mengenakan biaya tambahan kantong plastik pada pembelian offline," ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Strategi bertahan ini terpaksa diambil karena dari sisi volume permintaan sebenarnya masih relatif stabil akibat sifat produk yang consumable (terus dibutuhkan). Namun, keuntungan bersih (profit margin) dipastikan tergerus dalam karena daya beli konsumen tidak sebanding dengan kenaikan biaya produksi yang dipicu anjloknya kurs rupiah.</p>
<p></p>
<p>Pelemahan rupiah ini kian diperparah oleh kebijakan internal platform marketplace. Di saat pelaku usaha berjuang menambal kerugian akibat lonjakan harga bahan baku impor, mereka juga harus menghadapi kenaikan biaya administrasi di ranah digital.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah karena produk kami consumable, jadi belum ada penurunan dari segi konsumen. Tetapi, biaya operasional yang kami tanggung memang semakin tinggi," keluh Yunus.</p>
<p></p>
<p>Sektor usaha kecil dan menengah seperti percetakan di Mojokerto kini hanya bisa berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan bank sentral untuk meredam kejatuhan nilai tukar rupiah. Jika sentimen geopolitik global terus menekan mata uang lokal, daya tahan modal para pelaku usaha domestik diprediksi tidak akan bertahan lama. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Susu Naik Jadi Rp8 Ribu per Liter, Peternak Brau Kota Batu Nikmati Tambahan Pendapatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-susu-naik-jadi-rp8-ribu-per-liter-peternak-brau-kota-batu-nikmati-tambahan-pendapatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-susu-naik-jadi-rp8-ribu-per-liter-peternak-brau-kota-batu-nikmati-tambahan-pendapatan</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga susu sapi segar menjadi Rp 8.000 per liter memberikan harapan baru bagi peternak sapi perah di Kota Batu. Di sisi lain, keberhasilan peternak Dusun Brau mengembangkan produk olahan seperti keju mozzarella menunjukkan bahwa sektor peternakan tidak lagi hanya bertumpu pada penjualan bahan baku, tetapi mulai bergerak menuju hilirisasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2292aa6fb7d.webp" length="17346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 17:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Susu, Harga Naik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Kabar menggembirakan datang dari sektor peternakan sapi perah di Kota Batu. Harga susu sapi segar di tingkat peternak mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp7.600 menjadi Rp8.000 per liter.</p>
<p>Kenaikan sebesar Rp400 per liter tersebut mulai dirasakan para peternak dalam dua bulan terakhir dan menjadi suntikan semangat baru bagi pelaku usaha peternakan sapi perah, khususnya di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.</p>
<p></p>
<p>Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri, Muhammad Munir pada Jumat (5/6/2026) mengatakan kenaikan harga tersebut berasal dari tambahan insentif yang diberikan oleh Industri Pengolahan Susu (IPS) kepada peternak melalui koperasi.</p>
<p></p>
<p>“Kenaikan dari pabrik ini kita berikan ke peternak, ke anggota. Memang harusnya seperti itu. Kita ingin bikin peternak itu bisa senyum,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kenaikan harga tersebut menjadi kabar positif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi peternak, mulai dari biaya pakan hingga fluktuasi produksi susu. Dengan adanya tambahan pendapatan, kesejahteraan peternak diharapkan semakin meningkat.</p>
<p></p>
<p>Dusun Brau sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu sentra sapi perah terbesar di Kota Batu. Saat ini populasi sapi perah di kawasan tersebut mencapai sekitar 2.500 ekor atau jauh lebih banyak dibanding jumlah penduduk setempat yang hanya berkisar 700 jiwa.</p>
<p></p>
<p>Dari populasi tersebut, produksi susu segar yang dihasilkan setiap hari mencapai sekitar 10.000 liter. Jumlah itu menjadikan Dusun Brau sebagai salah satu pemasok utama kebutuhan susu segar di Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>“Populasi sapi perah di Dusun Brau ini ada sebanyak 2.500 ekor. Jumlah sapi ini lebih banyak ketimbang penduduknya,” kata Munir.</p>
<p></p>
<p>Sebagian besar hasil produksi susu dari peternak Brau masih diserap oleh industri pengolahan susu nasional. Tercatat sekitar 90 persen produksi harian dikirim ke PT Greenfields untuk diolah lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, peternak setempat juga mulai mengembangkan hilirisasi produk susu agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Salah satunya melalui produksi keju mozzarella dan susu pasteurisasi yang dikelola secara mandiri.</p>
<p></p>
<p>Munir menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan produksi keju mozzarella, peternak mengalokasikan sekitar 2.000 liter susu setiap pekan. Dari jumlah tersebut mampu dihasilkan sekitar 280 kilogram keju mozzarella siap jual.</p>
<p></p>
<p>“Yang 90 persen kita masuk ke PT Greenfields. Sisanya kita olah menjadi keju dan susu pasteurisasi. Untuk mozzarella, kebutuhan susunya sekitar 2.000 liter per minggu,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Produk olahan susu dari Dusun Brau kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Malang Raya maupun Jawa Timur. Keju mozzarella produksi peternak lokal bahkan telah menembus pasar Jawa-Bali dan menjadi salah satu produk unggulan hasil hilirisasi sektor peternakan Kota Batu.</p>
<p></p>
<p>“Untuk keju mozzarella dari Dusun Brau, pemasarannya sudah tembus pasar Jawa-Bali,” ungkap Munir.</p>
<p></p>
<p>Keberhasilan peternak dalam mengembangkan produk olahan dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi susu segar sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar industri pengolahan susu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dongkrak Akses Air Bersih, Perumdam Tirta Kencana Pangkas Tarif Pasang Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dongkrak-akses-air-bersih-perumdam-tirta-kencana-pangkas-tarif-pasang-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dongkrak-akses-air-bersih-perumdam-tirta-kencana-pangkas-tarif-pasang-baru</guid>
<description><![CDATA[ Sepanjang bulan Juni 2026, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini resmi memberlakukan pemotongan tarif besar-besaran untuk instalasi jaringan baru, sebuah kebijakan strategis yang membidik sektor domestik sekaligus merangsang pertumbuhan ekonomi makro di Kota Santri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a22502a58d12.webp" length="13572" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 11:30:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kabupaten Jombang mengambil langkah agresif untuk memperluas cakupan interkoneksi air bersih di wilayahnya. </p>
<p></p>
<p>Sepanjang bulan Juni 2026, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini resmi memberlakukan pemotongan tarif besar-besaran untuk instalasi jaringan baru, sebuah kebijakan strategis yang membidik sektor domestik sekaligus merangsang pertumbuhan ekonomi makro di Kota Santri.</p>
<p></p>
<p>Langkah taktis ini dikemas dalam program Promo Pasang Baru yang berlaku efektif mulai 1 hingga 30 Juni 2026. Kebijakan ini sengaja dirancang untuk meruntuhkan tembok kendala finansial yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat saat ingin mengakses air bersih yang higienis dan teruji.</p>
<p></p>
<p>Dalam skema tarif teranyar ini, manajemen Perumdam Tirta Kencana memberikan relaksasi biaya yang sangat signifikan bagi kelompok pelanggan kategori Rumah Tangga serta Perumahan Non-Developer. Biaya standardisasi pemasangan baru dipatok flat menjadi Rp 750.000, sebuah angka yang merosot tajam jika disandingkan dengan tarif reguler pada bulan-bulan biasa.</p>
<p></p>
<p>Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang, Khoirul Hasyim, menegaskan bahwa penyesuaian tarif ini merupakan momentum krusial bagi masyarakat yang masih mengandalkan sumber air mandiri tak teruji untuk segera beralih ke layanan komersial yang terjamin mutunya oleh laboratorium daerah.</p>
<p></p>
<p>"Harga ini dinilai jauh lebih ekonomis dibandingkan tarif normal, sehingga menjadi momen yang sangat tepat bagi warga yang ingin beralih ke layanan air bersih yang lebih terjamin kualitasnya," ujar Khoirul Hasyim.</p>
<p></p>
<p>Perumdam Tirta Kencana tidak hanya berfokus pada sektor domestik. Sudut pandang tajam diambil korporasi dengan membidik para pelaku usaha ritel, ruko, dan sektor komersial makro di Jombang. Guna mendorong iklim investasi lokal dan meringankan beban operasional pelaku usaha pascapandemi, manajemen memberlakukan diskon khusus sebesar seperempat dari total biaya perencanaan.</p>
<p></p>
<p>"Untuk pemasangan baru kategori Niaga maupun Ruko, pihak perumdam memberikan potongan biaya sebesar 25% dari total biaya Rencana Anggaran Biaya (RAB)," sambung Hasyim.</p>
<p></p>
<p>Insentif finansial pada sektor niaga ini diharapkan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. Khususnya bagi para pemilik usaha kecil hingga menengah (UMKM) di Jombang, kebijakan ini memungkinkan mereka menjalankan roda bisnis dengan pasokan air bersih berstandar kesehatan tinggi tanpa harus dibebani biaya kapital awal yang tinggi.</p>
<p></p>
<p>Mengingat tingginya potensi animo masyarakat, Perumdam Tirta Kencana telah menyiapkan infrastruktur pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pemohon (statis maupun dinamis) selama satu bulan penuh ini. Manajemen telah menyiagakan posko pelayanan fisik di kantor pusat maupun cabang, serta membuka sejumlah kanal komunikasi digital terintegrasi.</p>
<p></p>
<p>Masyarakat yang ingin mengajukan permohonan pasang baru atau membutuhkan asistensi teknis mengenai estimasi kalkulasi RAB kini dapat mengakses layanan informasi resmi milik perusahaan dengan lebih cepat dan transparan.</p>
<p></p>
<p>Program pemangkasan tarif ini bukan sekadar strategi pemasaran musiman, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang korporasi dalam mengampanyekan gaya hidup sehat berbasis sanitasi prima di Jombang.<strong> (**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPK APINDO Jombang 2026&amp;2031 Resmi Dikukuhkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dpk-apindo-jombang-2026-2031-resmi-dikukuhkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dpk-apindo-jombang-2026-2031-resmi-dikukuhkan</guid>
<description><![CDATA[ Pengukuhan ini menjadi momentum bagi organisasi pengusaha tersebut untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2131fcdb216.webp" length="36292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:30:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, DPK APINDO Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP </strong>- Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Jombang masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum bagi organisasi pengusaha tersebut untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p></p>
<p>Ketua DPK APINDO Jombang, Fathurohman yang akrab disapa Gus Fath, menegaskan komitmennya menjadikan APINDO sebagai organisasi yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan dunia usaha, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.</p>
<p></p>
<p>"Komitmen kami menjadikan organisasi berorientasi kepada masyarakat dan pembangunan daerah, tidak hanya kepentingan usaha," ucap Gus Fath.</p>
<p></p>
<p>Ia menekankan, peran APINDO ke depan harus lebih luas daripada sekadar menjadi bagian dari unsur dewan pengupahan. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi masuknya investasi baru serta memperkuat ekosistem usaha di Kabupaten Jombang.</p>
<p></p>
<p>"APINDO harus hadir sebagai mitra pemerintah dalam mendukung terwujudnya visi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua. Kami siap membangun kolaborasi yang produktif demi kemajuan daerah," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Bupati Jombang Warsubi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menilai APINDO memiliki posisi penting sebagai wadah dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.</p>
<p></p>
<p>Menurut Warsubi, keberadaan APINDO dibutuhkan untuk membangun komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha, menciptakan iklim investasi yang sehat, serta mendukung percepatan pembangunan.</p>
<p></p>
<p>"Dunia usaha merupakan salah satu motor penggerak ekonomi. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, sektor ini juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Warsubi.</p>
<p></p>
<p>Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, ia menekankan perlunya kerja sama yang kuat antara pemerintah dan kalangan pengusaha. "Karena itu, APINDO diharapkan aktif mendorong terciptanya iklim usaha yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang saat ini berada di angka 3,28 persen. Meski mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap berupaya menekan angka tersebut melalui penguatan sektor usaha dan pengembangan kewirausahaan.</p>
<p></p>
<p>Warsubi juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu memulai usaha meski dengan modal terbatas. Menurutnya, banyak perusahaan besar yang tumbuh dari usaha berskala kecil. Ia berharap APINDO dapat berperan dalam mencetak lebih banyak wirausahawan baru melalui pendampingan, penguatan inovasi, serta perluasan akses jaringan bisnis bagi pelaku usaha lokal.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, Warsubi menilai letak geografis Jombang yang relatif dekat dengan kawasan pelabuhan menjadi nilai tambah dalam menarik investor. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat diminta menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah agar iklim usaha tetap terjaga.</p>
<p></p>
<p>"Ketika investasi berkembang dan dunia usaha tumbuh, peluang kerja akan semakin luas. Dampaknya, ekonomi daerah akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," pungkasnya. (*) </p>
<p>Editor: Syaiful Aries</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyaluran Bantuan Pangan di Jombang Ditargetkan Rampung Pertengahan Juni 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyaluran-bantuan-pangan-di-jombang-ditargetkan-rampung-pertengahan-juni-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyaluran-bantuan-pangan-di-jombang-ditargetkan-rampung-pertengahan-juni-2026</guid>
<description><![CDATA[ Perum Badan Urusan Logostik (Bulog) Cabang Mojokerto bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada seluruh Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1fa20601599.webp" length="65750" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 11:30:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bapang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> – Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (Bapang) untuk masyarakat di Kabupaten Jombang terus berjalan sesuai jadwal. Perum Badan Urusan Logostik (Bulog) Cabang Mojokerto bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu kepada seluruh Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP).</p>
<p></p>
<p>Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Jombang hingga saat ini berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, serta petugas di lapangan.</p>
<p></p>
<p>“Penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Jombang terus kami percepat dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran dan kualitas beras yang diterima masyarakat. Kami menargetkan seluruh proses penyaluran dapat diselesaikan sesuai jadwal, yaitu paling lambat pada tanggal 12 Juni 2026,” ujar Muhammad Husin dalam pesan diterima wartawan, Rabu (3/6/2026). </p>
<p></p>
<p>Program Bantuan Pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bulog Cabang Mojokerto memastikan beras yang disalurkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan dan diterima dalam kondisi baik.</p>
<p></p>
<p>Untuk mendukung kelancaran penyaluran, Bulog Cabang Mojokerto juga terus melakukan monitoring dan evaluasi di setiap titik distribusi. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kendala di lapangan serta memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima yang berhak.</p>
<p></p>
<p>Melalui sinergi antara Perum Bulog, pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa, serta seluruh pihak terkait, penyaluran Bantuan Pangan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat selesai tepat waktu pada 12 Juni 2026. Dengan demikian, manfaat program dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p></p>
<p>Dengan percepatan penyaluran yang terus dilakukan, Bulog Cabang Mojokerto menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Jombang.</p>
<p></p>
<p>Perlu diketahui data penerima bapang ini bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKSN) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program bapang ini didistribusikan pemerintah kepada 33.244.408 penerima atau KK di seluruh Indonesia.</p>
<p></p>
<p>Untuk penerima bantuan pangan se-Kabupaten Jombang sebanyak 207.858 penerima. Total beras yang disalurkan sebanyak 4.157.160 kilogram dan minyak goreng sebanyak 831.432 liter. </p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, program bantuan pangan ini bertujuan mendukung swasembada pangan berkelanjutan yang merupakan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p></p>
<p>"Untuk tahun 2026 ini diberikan untuk yang pertama, yakni alokasi bulan Februari dan Maret. Mudah-mudahan nanti juga akan ada bantuan selanjutnya, apakah untuk alokasi April, Mei, dan bulan-bulan berikutnya," tandasnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Bupati Jombang mengapresiasi langkah Bulog dalam mendukung ketahanan pangan di Jombang. Merujuk hasil rapat high level meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat tahun 2026 tanggal 30 Januari 2026 dan Surat Menteri Sekretaris Negara nomor B-08 tanggal 9 Februari 2026, telah ditetapkan bahwa penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng menjadi salah satu program stimulus ekonomi tahun 2026.</p>
<p></p>
<p>"Merupakan program direktif Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Prabowo Subianto, terkait dengan cadangan pangan nasional yang hari ini didistribusikan kepada seluruh warga negara Indonesia," terang Bupati Warsubi.</p>
<p></p>
<p>Menurut Bupati Warsubi, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional telah menindaklanjuti dengan menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan tersebut. <strong></strong><strong></strong></p>
<p></p>
<p>"Total keseluruhan bantuan pangan diberikan kepada 33.244.408 penerima bantuan pangan (PBP) bersumber dari data tunggal sosial dan ekonomi nasional (Data Sosek) yang ada di Desil 1 sampai dengan Desil 5," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Panjang Dongkrak Wisata Kota Batu, Hampir 300 Ribu Kunjungan Tercatat dalam 18 Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-panjang-dongkrak-wisata-kota-batu-hampir-300-ribu-kunjungan-tercatat-dalam-18-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-panjang-dongkrak-wisata-kota-batu-hampir-300-ribu-kunjungan-tercatat-dalam-18-hari</guid>
<description><![CDATA[ Dengan capaian hampir 300 ribu kunjungan hanya dalam kurun waktu 18 hari dan masih berpotensi bertambah hingga berakhirnya masa pemantauan, sektor pariwisata Kota Batu menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Tingginya minat wisatawan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Kota Batu tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur, sekaligus menjadi modal penting bagi pemulihan dan penguatan ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan usaha pendukung lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d6510b73ad.webp" length="35714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 19:44:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Kunjungan, Wisatawan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Rangkaian libur panjang pada akhir Mei 2026 menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kota Batu. Dalam kurun waktu 18 hari, jumlah kunjungan wisatawan yang tercatat di berbagai destinasi wisata dan akomodasi berhasil menembus angka hampir 300 ribu orang.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto pada Senin (1/6/2026) mengungkapkan berdasarkan rekapitulasi sementara sejak 13 hingga 31 Mei 2026, total kunjungan wisatawan mencapai 296.993 orang.</p>
<p></p>
<p>“Grand total sementara untuk kunjungan wisatawan, baik yang menginap di hotel maupun yang berkunjung ke daya tarik wisata di Kota Batu, tercatat sebanyak 296.993 kunjungan,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Lonjakan kunjungan tersebut dipicu oleh sejumlah momentum libur nasional yang berdekatan, mulai dari libur Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Waisak, hingga Hari Raya Iduladha.</p>
<p></p>
<p>Meski angka kunjungan sudah mendekati 300 ribu wisatawan, Onny menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Hingga akhir Mei, laporan yang masuk baru mencakup 45,12 persen dari total pelaku industri pariwisata yang menjadi objek pemantauan Dinas Pariwisata.</p>
<p></p>
<p>“Data yang masuk saat ini masih belum sepenuhnya lengkap karena masih ada pelaku usaha yang belum mengirimkan laporan. Pemantauan dilakukan terhadap 90 usaha akomodasi atau hotel dan 49 daya tarik wisata (DTW) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batu," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Dari sektor perhotelan, tingkat hunian kamar atau okupansi pada Minggu (31/5) tercatat mencapai 95,94 persen. Sementara secara kumulatif, jumlah wisatawan yang menginap di hotel selama periode pemantauan mencapai 37.778 orang.</p>
<p></p>
<p>“Tingkat okupansi hotel pada hari Minggu mencapai 95,94 persen. Sedangkan total kunjungan wisatawan yang menginap selama periode pemantauan mencapai 37.778 orang,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Namun, sektor destinasi wisata masih menjadi penyumbang terbesar dalam pergerakan wisatawan. Hingga akhir Mei, total kunjungan ke berbagai objek wisata di Kota Batu mencapai 259.215 orang atau sekitar 87 persen dari total kunjungan yang tercatat.</p>
<p></p>
<p>Menurut Onny, angka tersebut menunjukkan bahwa daya tarik wisata di Kota Batu masih menjadi magnet utama bagi wisatawan yang memanfaatkan momentum libur panjang. Meski demikian, Dinas Pariwisata meyakini jumlah wisatawan yang sebenarnya jauh lebih tinggi dibandingkan angka yang tercatat saat ini.</p>
<p></p>
<p>Pasalnya, laporan tersebut belum memasukkan data kunjungan ke sektor kuliner seperti restoran, rumah makan, dan kafe. Selain itu, wisatawan yang menginap di homestay maupun vila juga belum masuk dalam rekapitulasi karena laporan dari paguyuban pengelola belum diterima.</p>
<p></p>
<p>“Data ini belum termasuk pergerakan wisatawan yang berkunjung ke usaha kuliner maupun yang menginap di homestay dan vila. Jadi potensi jumlah kunjungan sebenarnya masih jauh lebih besar,” ungkap Onny.</p>
<p></p>
<p>Dengan periode pemantauan yang masih berlangsung hingga 5 Juni 2026, Disparta Kota Batu optimistis angka kunjungan wisatawan akan terus bertambah seiring masuknya laporan dari pelaku usaha pariwisata yang belum menyampaikan data.</p>
<p></p>
<p>“Masih ada beberapa hari lagi dan masih banyak laporan yang belum masuk. Kami optimistis jumlah kunjungan akan terus meningkat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Protes Harga Anjlok, Peternak di Blitar Bagikan 1 Juta Butir Telur di Depan Kantor Bupati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/protes-harga-anjlok-peternak-di-blitar-bagikan-1-juta-butir-telur-di-depan-kantor-bupati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/protes-harga-anjlok-peternak-di-blitar-bagikan-1-juta-butir-telur-di-depan-kantor-bupati</guid>
<description><![CDATA[ Aksi ini diikuti peternak dari berbagai daerah di Blitar Raya, meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Trenggalek. Selain membagikan telur gratis, para peternak juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait kondisi usaha peternakan rakyat yang semakin tertekan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d1e6a759e2.webp" length="64006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:57:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi Protes, Peternak Ayam Petelur, Blitar, Bagikan, 1 Juta, Telur Ayam, Harga, Anjlok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam komunitas peternak Blitar Raya menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Blitar, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Dalam aksi tersebut, mereka membagikan sekitar satu juta butir telur kepada masyarakat sebagai bentuk keprihatinan atas anjloknya harga telur selama satu bulan terakhir.</p>
<p></p>
<p>Aksi ini diikuti peternak dari berbagai daerah di Blitar Raya, meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Trenggalek. Selain membagikan telur gratis, para peternak juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait kondisi usaha peternakan rakyat yang semakin tertekan.</p>
<p></p>
<p>Perwakilan peternak ayam petelur, Suyanto, mengatakan harga telur di tingkat peternak saat ini berada di kisaran Rp20.600 hingga Rp21.000 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) peternak kecil yang saat ini mencapai sekitar Rp23.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuat peternak mengalami kerugian sekitar Rp2.000 untuk setiap kilogram telur yang dijual.</p>
<p></p>
<p>"Harga telur saat ini sangat tidak menguntungkan bagi peternak mikro dan kecil. Sementara harga jual turun, biaya produksi justru terus meningkat," ujar Suyanto di sela aksi, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, salah satu beban terbesar yang dihadapi peternak saat ini adalah kenaikan harga pakan. Jika sebelumnya harga pakan berada di kisaran Rp370 ribu per sak, kini telah menyentuh Rp420 ribu per sak.</p>
<p></p>
<p>Kondisi tersebut membuat peternak kecil semakin kesulitan bertahan. Berbeda dengan perusahaan peternakan skala besar yang memiliki cadangan modal dan stok pakan, peternak rakyat harus mengandalkan hasil penjualan telur setiap hari untuk memenuhi kebutuhan operasional.</p>
<p></p>
<p>"Hari ini kami menjual telur, besok uangnya langsung digunakan untuk membeli pakan. Kami tidak punya cadangan seperti peternak besar. Kalau kondisi ini terus berlangsung, banyak peternak kecil yang bisa berhenti usaha," katanya.</p>
<p></p>
<p>Selain persoalan harga telur, para peternak juga menyoroti adanya isu masuknya investor asing ke sektor peternakan ayam petelur di Indonesia. Mereka khawatir keberadaan investor berskala besar akan semakin memperketat persaingan dan mengancam keberlangsungan usaha peternak rakyat.</p>
<p></p>
<p>Menurut Suyanto, pemerintah perlu memberikan perlindungan yang lebih kuat kepada peternak mikro dan kecil agar tetap mampu bersaing dan bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, para peternak juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan. Selama ini, dinas telah memfasilitasi kerja sama pemasaran telur melalui Bulog serta membuka peluang distribusi ke daerah lain.</p>
<p></p>
<p>"Sudah ada fasilitasi dari dinas, termasuk kerja sama dengan Bulog dan berbagai diskusi agar telur bisa dipasarkan dengan harga yang lebih baik, bahkan sampai ke luar pulau. Namun kondisi harga saat ini masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui aksi pembagian satu juta butir telur tersebut, para peternak berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga telur dan menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat yang menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga di Blitar Raya. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1d3180d019b.webp" alt=""></p>
<p>Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menilai kondisi yang dialami peternak saat ini membutuhkan campur tangan Pemerintah Pusat agar harga kembali stabil.</p>
<p></p>
<p>Bupati Blitar Rijanto mengaku terus berkoordinasi dengan para peternak untuk memantau perkembangan harga telur yang saat ini berada di kisaran Rp21.000 per kilogram di tingkat peternak.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, harga tersebut belum mampu menutupi tingginya biaya produksi yang terus meningkat.</p>
<p></p>
<p>"Saya selalu berkoordinasi dengan para peternak. Saat ini harga di tingkat peternak sekitar Rp21 ribu, sementara biaya produksi dan harga bahan baku terus naik," ujar Rijanto, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurut dia kondisi tersebut tidak lepas dari dampak situasi global yang memengaruhi harga pakan ternak. Kenaikan nilai tukar dolar dan gejolak geopolitik dunia turut berdampak pada mahalnya bahan baku pakan yang sebagian masih bergantung pada impor.</p>
<p></p>
<p>"Geopolitik dunia saat ini memberikan dampak yang luar biasa. Nilai dolar terus naik sehingga berpengaruh terhadap biaya produksi peternak," katanya.</p>
<p></p>
<p>Karena itu, Rijanto berharap pemerintah pusat segera merumuskan kebijakan yang berpihak kepada peternak ayam petelur skala kecil, khususnya yang berada di wilayah Blitar Raya dan sekitarnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu usulan yang disampaikan adalah optimalisasi pemanfaatan telur lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebutuhan telur untuk program tersebut dapat menjadi solusi untuk menyerap produksi peternak sekaligus menjaga kestabilan harga.</p>
<p></p>
<p>"Kami berharap ada arahan dari pemerintah pusat, baik melalui Badan Gizi Nasional maupun kementerian terkait, agar kebutuhan telur untuk MBG diprioritaskan dari peternak petelur melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan begitu harga bisa lebih terkontrol," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Rijanto menambahkan, apabila penyerapan telur dilakukan melalui koperasi, maka pemerintah akan lebih mudah menjaga stabilitas harga dibandingkan jika pembelian dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menyebut harga acuan pembelian telur yang ditetapkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) berada pada kisaran Rp24.500 hingga Rp26.000 per kilogram. Namun harga yang diterima peternak saat ini masih jauh di bawah angka tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Harga acuan dari Bapanas sudah ada, yaitu Rp24.500 sampai Rp26.000 per kilogram. Harapannya, melalui Koperasi Desa Merah Putih nanti harga bisa lebih stabil dan tidak mudah dimainkan oleh pihak-pihak tertentu," kata Beky.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung keberlangsungan peternak rakyat. </p>
<p></p>
<p>Dari data Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, produksi telur di Kabupaten Blitar mencapai sekitar 450 ton per hari. </p>
<p></p>
<p>Jumlah tersebut menjadikan Blitar sebagai salah satu sentra telur terbesar di Indonesia dan dinilai sangat mencukupi untuk mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.</p>
<p></p>
<p>Beky menambahkan, aspirasi peternak yang disampaikan melalui aksi bagi-bagi telur akan diteruskan kepada pemerintah pusat. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menata tata niaga dan menjaga harga telur agar peternak rakyat tetap bisa bertahan.</p>
<p></p>
<p>"Peternak meminta pemerintah pusat terlibat dalam penataan harga telur. Kami akan terus berkoordinasi agar ada langkah konkret sehingga peternak kecil bisa berkembang dan tidak merugi," pungkasnya.<strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Daop 8 Surabaya Proyeksikan 255 Ribu Penumpang pada Libur Panjang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/daop-8-surabaya-proyeksikan-255-ribu-penumpang-pada-libur-panjang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/daop-8-surabaya-proyeksikan-255-ribu-penumpang-pada-libur-panjang</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 8 Surabaya proyeksikan 255.612 penumpang selama libur panjang Iduladha. Stasiun Pasar Turi jadi episentrum mobilitas dengan 10 ribu penumpang per hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1bebd80a2ba.webp" length="32958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 May 2026 15:01:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>KAI Daop 8 Surabaya, penumpang kereta api, libur panjang Iduladha, Stasiun Pasar Turi, info mudik, kereta api Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP</strong>  – Sektor perkeretaapian di wilayah Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan arus mobilitas yang signifikan sepanjang akhir pekan ini. PT KAI memproyeksikan total 255.612 penumpang akan terserap dalam sistem transportasi kereta api hingga 1 Juni mendatang, dengan Stasiun Pasar Turi menjadi salah satu titik episentrum pergerakan massa di Jawa Timur.</p>
<p>Hingga Sabtu (30/5/2026), Stasiun Pasar Turi sendiri telah melayani 10.734 penumpang dalam satu hari. Data PT KAI Daop 8 Surabaya merinci jumlah tersebut terdiri atas 5.439 penumpang berangkat dan 5.295 penumpang tiba. Angka ini dipastikan terus bertambah seiring masih berlangsungnya jadwal operasional kereta hingga malam hari.</p>
<p>Tingginya angka okupansi ini menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit selama *long weekend* Iduladha dan Waisak. Efisiensi waktu dan kenyamanan menjadi faktor utama yang membuat masyarakat memilih jalur rel dibandingkan jalur darat yang kerap terkendala kemacetan musiman.</p>
<p>Sejumlah destinasi jarak jauh tetap menjadi primadona bagi penumpang dari Stasiun Pasar Turi, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Banyuwangi. Sementara untuk jalur regional Jawa Timur, okupansi tertinggi tercatat pada rute tujuan Malang, Banyuwangi, serta Madiun.</p>
<p>Secara kumulatif, KAI Daop 8 Surabaya mencatat tren pergerakan masyarakat yang masif sejak 26 Mei hingga 30 Mei 2026, dengan total 189.773 penumpang terlayani. Dari total tersebut, komposisi penumpang terbagi cukup berimbang antara 98.121 keberangkatan dan 91.652 kedatangan.</p>
<p>Manajemen KAI Daop 8 Surabaya terus menyiagakan seluruh unit operasionalnya yang mencakup jalur strategis mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga ke wilayah barat seperti Mojokerto, Jombang, dan Blitar.</p>
<p>Hingga saat ini, arus penumpang di Stasiun Pasar Turi masih terpantau padat. Petugas di lapangan tetap bersiaga untuk memastikan kelancaran alur penumpang, sekaligus memantau kepadatan di setiap peron guna menjaga standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan selama masa puncak libur panjang ini. (**)</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kinerja APBN Kediri Raya Menguat, Pajak Tumbuh 29,41 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-menguat-pajak-tumbuh-2941-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-menguat-pajak-tumbuh-2941-persen</guid>
<description><![CDATA[ Dari sisi pendapatan, penerimaan perpajakan mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 29,41% YoY. Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami kontraksi sebesar 3,97% YoY. Secara keseluruhan, total pendapatan hingga April 2026 mencapai Rp2.676,46 miliar, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.638,58 miliar dan PNBP sebesar Rp35,88 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a197f7f3541a.webp" length="6788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 21:15:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>APBN Kediri Raya, kinerja APBN, pajak, KPPN Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kinerja APBN Kediri Raya hingga April 2026 menunjukkan tren positif secara tahunan (year-on-year/YoY), baik dari sisi penerimaan maupun belanja. Secara umum, kinerja fiskal di wilayah ini terus mengalami perkembangan yang menggembirakan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Dari sisi pendapatan, penerimaan perpajakan mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 29,41 persen YoY. Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami kontraksi sebesar 3,97 persen YoY. Secara keseluruhan, total pendapatan hingga April 2026 mencapai Rp2.676,46 miliar, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.638,58 miliar dan PNBP sebesar Rp35,88 miliar.</p>
<p>KPP Pratama Kediri yang mencakup wilayah Kota Kediri membukukan penerimaan sebesar Rp96.779,98 miliar atau 25,53 persen dari target tahun 2026, dengan pertumbuhan sebesar 7,41 persen YoY.</p>
<p>Sementara itu, KPP Pratama Pare yang meliputi Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk mencatatkan penerimaan sebesar Rp263,58 miliar atau 24,16 persen dari target, dengan pertumbuhan sebesar 22,05 persen YoY. </p>
<p>KPP Pratama Tulungagung yang meliputi Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek mencatat penerimaan sebesar Rp207,59 miliar atau 24,63 persen dari target tahun 2026. Rinciannya, Kabupaten Tulungagung menyumbang Rp176,78 miliar dan Kabupaten Trenggalek sebesar Rp30,8 miliar. </p>
<p>"Dari sisi kepabeanan dan cukai, KPPBC TMC Kediri telah merealisasikan 28,14 persen dari target tahun 2026. Bea Masuk tercatat sebesar Rp0,96 miliar (34,6%) dan Cukai sebesar Rp7.342,18 miliar (28,14%). Namun demikian, Bea Masuk mengalami kontraksi sebesar 17,04 persen dan Cukai sebesar 1,48 persen," jelas Kepala KPPN Kediri Moch Izma Nur Choironi, Jumat, (29/5/2026). </p>
<p>Dari sisi belanja, realisasi nasional mencapai 28,2 persen dari APBN, sementara wilayah Kediri Raya baru mencapai 8,2 persen atau sebesar Rp607,751 miliar. Rinciannya, Belanja Pegawai terealisasi Rp99,263 miliar (9%), Belanja Barang Rp50,261 miliar (9%), dan Belanja Modal Rp2,608 miliar (3%). </p>
<p>Berdasarkan wilayah, Kabupaten Kediri mencatat serapan tertinggi sebesar Rp881,889 miliar (39,32%), disusul Kabupaten Trenggalek Rp598,386 miliar (38,88%), Kabupaten Nganjuk Rp765,771 miliar (38,22%), dan Kota Kediri sebesar Rp525,111 miliar (34,16%).</p>
<p>Belanja Transfer ke Daerah juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,73 persen YoY. Dana Bagi Hasil terealisasi Rp46,122 miliar (14%), Dana Alokasi Umum Rp305,988 miliar (8%), Dana Alokasi Khusus Non-Fisik Rp66,356 miliar (6%), dan Dana Desa Rp37,15 miliar (14%). Sementara itu, Dana Alokasi Khusus Fisik serta Insentif Fiskal belum mencatatkan realisasi.</p>
<p>Penyaluran kredit program hingga April 2026 masih menunjukkan pertumbuhan. Jumlah debitur mencapai 43.455 atau tumbuh 14,14 persen dengan nilai penyaluran Rp1.969,91 miliar (naik 18,66%). Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga meningkat secara nominal menjadi Rp1.922,07 miliar (naik 17,05%), meskipun jumlah debitur sedikit menurun 0,85 persen.</p>
<p>"Di sisi lain, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) mengalami kontraksi, dengan jumlah debitur 9.738 (turun 139,56%) dan nilai penyaluran Rp3,45 miliar (turun 165,7%)," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petrokimia Gresik Salurkan 187 Hewan Kurban Senilai Rp1,8 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petrokimia-gresik-salurkan-187-hewan-kurban-senilai-rp18-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petrokimia-gresik-salurkan-187-hewan-kurban-senilai-rp18-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Hewan kurban yang didistribusikan untuk masyarakat diambil dari peternakan yang ada di Kebun Percobaan (Buncop) Petrokimia Gresik, serta dibeli dari peternak mitra binaan perusahaan, sehingga kegiatan ini turut membantu meningkatkan usaha dan kesejahteraan para peternak lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a19718848205.webp" length="59438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 18:17:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan sebanyak 187 hewan kurban senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan.</p>
<p>Program tahunan ini menjadi implementasi rasa syukur dan ungkapan terima kasih perusahaan atas dukungan masyarakat sehingga Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi dengan baik, dalam upaya mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan, pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.</p>
<p>“Momentum Iduladha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi, dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).</p>
<p>Daconi menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.</p>
<p>Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.</p>
<p>Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p>
<p>"Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat," paparnya.</p>
<p>Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Adapun hewan kurban yang didistribusikan untuk masyarakat diambil dari peternakan yang ada di Kebun Percobaan (Buncop) Petrokimia Gresik, serta dibeli dari peternak mitra binaan perusahaan, sehingga kegiatan ini turut membantu meningkatkan usaha dan kesejahteraan para peternak lokal.</p>
<p>"Melalui program ini, Petrokimia Gresik berharap semangat berbagi dan kebersamaan pada Hari Raya Iduladha dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat," tutup Daconi. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jombang Ramai&amp;ramai Jual Daging Kurban di Facebook, Bagaimana Hukumnya?</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jombang-ramai-ramai-jual-daging-kurban-di-facebook-bagaimana-hukumnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jombang-ramai-ramai-jual-daging-kurban-di-facebook-bagaimana-hukumnya</guid>
<description><![CDATA[ Unggahan di sejumlah grup Facebook lokal tersebut sontak memicu perdebatan hangat di kalangan netizen mengenai keabsahan hukumnya dalam syariat Islam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a18e9b460a38.webp" length="52508" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 09:20:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong>–Media sosial khususnya Facebook di Kabupaten Jombang belakangan ini diramaikan oleh fenomena warga yang berbondong-bondong menjual daging kurban hasil buruan mereka. </p>
<p></p>
<p>Unggahan di sejumlah grup Facebook lokal tersebut sontak memicu perdebatan hangat di kalangan netizen mengenai keabsahan hukumnya dalam syariat Islam.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi polemik yang menggelinding liar di masyarakat, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aqobah Jombang, KH Ahmad Junaidi Hidayat, memberikan klasifikasi hukum yang jelas.</p>
<p></p>
<p>Menurut Kiai Junaidi, kunci utama untuk menilai legalitas transaksi ini terletak pada status kepemilikan komoditas tersebut di dalam hukum fikih. </p>
<p></p>
<p>Islam disebutnya mengenal konsep Milkut Tam atau kepemilikan sempurna, yang menjadi penentu boleh atau tidaknya daging kurban tersebut diperjualbelikan.</p>
<p></p>
<p>Secara konstitusi hukum Islam, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jombang ini membagi pelaku transaksi menjadi dua kategori dengan konsekuensi hukum yang bertolak belakang. </p>
<p></p>
<p>Pihak yang dilarang keras menjuak daging atau diharamkan adalah panitia kurban maupun orang yang berkurban (sahibul kurban). Kedua pihak ini sama sekali tidak memiliki hak untuk mengomersialkan daging kurban.</p>
<p></p>
<p>Sementara, pihak yang diperbolehkan, adalah asyarakat umum yang berstatus sebagai penerima daging kurban.</p>
<p></p>
<p>"Kalau yang menjual panitia atau yang berkurban, tentu tidak boleh. Tetapi kalau daging itu sudah dikasih oleh panitia kepada penerima, lalu kemudian dijual, ya tidak apa-apa. Itu terserah mereka," ujar Kiai Junaidi saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Kiai Junaidi menjelaskan bahwa ketika daging kurban telah diserahkan, terjadi perpindahan hak milik secara utuh (tamlik). Di tengah situasi ekonomi yang menantang, kebebasan ini dinilai sebagai kelonggaran bagi masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan yang lebih mendesak.</p>
<p></p>
<p>Penerima kurban memiliki otoritas penuh untuk mengonsumsi sendiri, membagikan kembali kepada orang lain, atau bahkan menjualnya demi mendapatkan uang tunai. </p>
<p></p>
<p>Perdebatan di media sosial mengenai warga yang memilih menukar daging kurban dengan kebutuhan pokok dinilai tidak perlu diperpanjang.</p>
<p></p>
<p>Sebagai ilustrasi, Kiai Junaidi mencontohkan kondisi konkret di mana seorang warga miskin mendapatkan jatah daging yang melimpah, namun di dapur mereka justru tidak memiliki beras untuk dimakan.</p>
<p></p>
<p>"Misalkan di kondisi ekonomi sulit, yang menerima lagi tidak punya beras tapi punya banyak daging kurban, lalu dijual buat beli beras, ya boleh. Mau dipakai untuk ngopi pun, terserah dia karena sudah menjadi miliknya," pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Tembus Rp 17.800, Menkeu Purbaya Kelakar Ikut Stres</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-tembus-17800-menkeu-purbaya-stres</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-tembus-17800-menkeu-purbaya-stres</guid>
<description><![CDATA[ Nilai tukar rupiah ambles hingga tembus Rp 17.800 per dolar AS akibat ketegangan geopolitik di Iran. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa buka suara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1783bd4eae2.webp" length="30614" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 28 May 2026 09:10:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>rupiah tembus rp 17.800,  rupiah melemah, purbaya yudhi sadewa, menteri keuangan, kurs dolar as, konflik iran as, geopolitik global</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong>— Gelombang ketegangan baru di Timur Tengah langsung menghantam pasar keuangan domestik. Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh dalam hingga menembus level psikologis baru, yakni Rp 17.800 per dolar AS.</p>
<p>Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange, mata uang Garuda dibuka merosot 37,50 poin (0,21%) ke level Rp 17.833 per dolar AS. Tren negatif ini melanjutkan pelemahan dari hari sebelumnya yang sempat ditutup di posisi Rp 17.796.</p>
<p>Merespons guncangan ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara dengan nada berseloroh yang tak biasa usai melaksanakan salat Iduladha di masjid Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta Selatan.“Ya, saya stres,” kelakar Purbaya kepada awak media sambil tersenyum.</p>
<p>Mengapa Rupiah Ambles Padahal Ekonomi RI Bagus?<br>Pelemahan tajam rupiah kali ini terbilang anomali. Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini sebenarnya berada dalam kondisi yang sangat sehat.</p>
<p>“Kan ekonominya bagus, ini terjadi ketika fundamentalnya bagus. Sebetulnya tidak masuk akal, biasanya melemah kalau ada gangguan di fundamental ekonomi,” ujar Purbaya.</p>
<p>Faktanya, pelemahan ini murni dipicu oleh sentimen geopolitik global. Pasar keuangan dunia bergejolak hebat setelah serangan militer AS ke Iran kembali membuka risiko konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Jalur pelayaran krusial dunia, Selat Hormuz, kembali terancam lumpuh.</p>
<p>Akibatnya, investor global berbondong-bondong menyelamatkan aset mereka ke mata uang *safe haven* seperti dolar AS. Tekanan ini tidak hanya memukul rupiah, tetapi juga membuat yen Jepang berfluktuasi kritis mendekati level intervensi (160 per dolar AS) dan melemahnya mata uang euro.</p>
<p>Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, bahkan memperingatkan bahwa guncangan harga minyak dunia akibat perang ini berpotensi terjadi dalam jangka panjang.</p>
<p>Meski mengaku "stres", Purbaya memastikan masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu panik. Ia menegaskan bahwa skenario pelemahan rupiah hingga level ini sudah masuk dalam simulasi risiko pemerintah saat menyusun APBN 2026.</p>
<p>Meskipun tekanan terhadap mata uang Garuda kian nyata, Purbaya memastikan bahwa pemerintah sama sekali tidak perlu melakukan perombakan atau menghitung ulang postur APBN 2026. </p>
<p>Hal ini dikarenakan pemerintah telah mengantisipasi volatilitas tersebut dengan memasukkan simulasi pelemahan rupiah ke dalam kalkulasi risiko fiskal, termasuk skenario ekstrem jika harga minyak mentah dunia melonjak hingga mencapai angka 100 dolar AS per barel.</p>
<p>Ketahanan fiskal ini juga tecermin dari kondisi pasar obligasi pemerintah yang dinilai masih sangat stabil dan terkendali, sebuah indikator krusial untuk mempertahankan kepercayaan investor domestik maupun internasional terhadap surat utang negara.</p>
<p>Lebih lanjut, Purbaya mengeklaim bahwa sinyal positif sudah mulai terlihat dengan kembalinya aliran modal asing yang masuk ke pasar obligasi Indonesia.</p>
<p>"Kita sudah mulai melihat aliran masuk modal asing ke pasar obligasi kita. Dan ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang membantu nilai tukar rupiah dengan lebih signifikan," jelasnya.</p>
<p>Atas dasar kalkulasi matang tersebut, Purbaya meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tidak merespons dinamika ini dengan kepanikan dan mengimbau agar semua pihak tetap menghadapi situasi ini dengan kepala dingin. "Ya, tenang-tenang," pungkas Purbaya menutup keterangannya. (**)</p>
<p></p>
<p>Sumber: beritasatu.com</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Malang Perketat Pengawasan, Puluhan Ribu Rekening Judi Online Diblokir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perketat-pengawasan-puluhan-ribu-rekening-judi-online-diblokir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perketat-pengawasan-puluhan-ribu-rekening-judi-online-diblokir</guid>
<description><![CDATA[ OJK tidak hanya fokus pada pertumbuhan angka ekonomi semata. Upaya perlindungan konsumen juga menjadi perhatian serius, terutama dalam menghadapi maraknya aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a159b7e2b0d6.webp" length="43868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 23:10:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>markom, hotel, perumahan, bisnis, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><strong>MALANG, SJP –</strong> Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang tak hanya berperan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, namun juga terus memperkuat langkah perlindungan masyarakat dari berbagai ancaman kejahatan keuangan digital yang semakin berkembang.</p>
<p>Di tengah maraknya pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga penipuan transaksi digital, OJK Malang mencatat sektor jasa keuangan di wilayah kerjanya tetap menunjukkan kinerja yang stabil sepanjang Triwulan I tahun 2026.</p>
<p>Hal tersebut ditandai dengan pertumbuhan total aset perbankan yang mencapai Rp187,47 triliun atau tumbuh sebesar 7,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penyaluran kredit juga meningkat menjadi Rp110,14 triliun.  </p>
<p>Di sisi lain, OJK tidak hanya fokus pada pertumbuhan angka ekonomi semata. Upaya perlindungan konsumen juga menjadi perhatian serius, terutama dalam menghadapi maraknya aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen dalam memberantas aktivitas ilegal, OJK telah meminta perbankan melakukan pemblokiran terhadap sekitar 33.252 rekening yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas perjudian online. Langkah tersebut juga diikuti penguatan proses verifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan keuangan.  </p>
<p>Tak berhenti di situ, melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), OJK juga berhasil menemukan dan menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal serta sejumlah penawaran investasi ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.  </p>
<p>Penguatan perlindungan masyarakat juga dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan. Hingga April 2026, OJK Malang telah melaksanakan 46 kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dengan jumlah peserta mencapai 82.919 orang.  </p>
<p>Selain edukasi, OJK Malang juga aktif memberikan layanan kepada masyarakat. Sejak Januari hingga April 2026, OJK menerima 1.384 layanan konsumen yang terdiri dari pertanyaan, pengaduan, hingga permintaan informasi terkait sektor jasa keuangan.  </p>
<p>Di tengah penguatan pengawasan tersebut, minat masyarakat terhadap sektor keuangan formal juga terus mengalami peningkatan. Jumlah investor pasar modal di wilayah kerja OJK Malang tercatat mencapai 476.091 investor atau tumbuh sebesar 56,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.  </p>
<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor keuangan tidak hanya membutuhkan stabilitas, tetapi juga perlindungan yang kuat agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan dengan rasa aman.</p>
<p>Dengan penguatan pengawasan, edukasi, dan perlindungan konsumen yang terus dilakukan, OJK Malang berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan sektor jasa keuangan tetap sehat dan berkelanjutan. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Iduladha, Harga Cabai Merah dan Bawang Merah di Kota Batu Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-harga-cabai-merah-dan-bawang-merah-di-kota-batu-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-harga-cabai-merah-dan-bawang-merah-di-kota-batu-naik</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga cabai merah dan bawang merah menjelang Iduladha disebut belum berdampak besar terhadap daya beli masyarakat. Aktivitas transaksi di pasar masih berlangsung normal dan permintaan tetap stabil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a155bdc8040a.webp" length="75414" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 17:40:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Kota Batu mulai mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dua komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan yakni cabai merah besar dan bawang merah.</p>
<p></p>
<p>Pedagang sayur di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Nurali pada Selasa (26/5/2026) mengatakan kenaikan harga mulai terjadi dalam beberapa hari terakhir dan cukup terasa di tingkat pedagang maupun pembeli.</p>
<p></p>
<p>“Bawang merah naik dari Rp 32 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu. Bahkan ada yang sampai Rp 45 ribu per kilo tergantung kualitas bawangnya,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Selain bawang merah, harga cabai merah besar juga mengalami lonjakan. Sebelumnya komoditas tersebut dijual sekitar Rp 45 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 56 ribu per kilogram.</p>
<p></p>
<p>Menurut Nurali, kenaikan harga cabai merah baru terjadi mulai hari ini, sementara bawang merah sudah mulai naik sejak sekitar tiga hari terakhir. Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Beberapa bahan pokok justru mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit dan bawang putih.</p>
<p></p>
<p>ia juga menjelaskan menjelaskan, harga cabai rawit saat ini turun tipis dari Rp 70 ribu menjadi Rp 68 ribu per kilogram. Sementara bawang putih juga mengalami penurunan harga meski tidak terlalu signifikan.</p>
<p></p>
<p>“Kabarnya stok mulai banyak lagi, jadi ada beberapa yang turun seperti cabai kecil dan bawang putih. Mungkin karena memang kebutuhan masak sehari-hari, jadi pembeli masih tetap ramai dan normal saja. Belum terlalu berpengaruh,” jelas Nurali.</p>
<p></p>
<p>Namun demikian, pedagang mulai khawatir apabila tren kenaikan terus berlanjut hingga mendekati hari raya karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Kalau naik terus mungkin nanti pembeli mulai mengurangi. Tapi untuk sekarang masih normal,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Perak Antam Hari Ini Naik ke Rp 51.400 Per Gram, Mengekor Kenaikan Emas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-perak-antam-hari-ini-naik-ke-rp-51400-per-gram-mengekor-kenaikan-emas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-perak-antam-hari-ini-naik-ke-rp-51400-per-gram-mengekor-kenaikan-emas</guid>
<description><![CDATA[ Harga perak Antam naik menjadi Rp 51.400 per gram pada 25 Mei 2026. Simak mengapa perak batangan bisa menjadi alternatif investasi logam mulia yang murah meriah di tengah meroketnya harga emas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a13e63e71912.webp" length="7400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 May 2026 13:31:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Harga perak Antam, investasi perak, harga perak hari ini, alternatif investasi logam mulia, harga emas Antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP </strong>– Ketika harga emas batangan semakin melambung tinggi, instrumen logam mulia perak (silver) bisa menjadi alternatif investasi yang tidak kalah menarik dan tentunya jauh lebih ramah di kantong.</p>
<p>Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (25/5/2026), harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau ikut menguat mengikuti tren kenaikan harga emas. Berdasarkan data terbaru, harga perak Antam naik Rp 1.850 menjadi Rp 51.400 per gram, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di posisi Rp 49.550 per gram.</p>
<p>Pergerakan positif ini menjadi angin segar setelah pada pekan sebelumnya (18-24 Mei 2026), harga perak sempat mengalami koreksi tipis sebesar Rp 100 atau 0,2%.</p>
<p>Perak Sebagai Alternatif "Safe Haven" Terjangkau</p>
<p>Bagi investor pemula atau masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi aset namun memiliki modal terbatas, perak merupakan pilihan instrumen yang rasional. Sebagai perbandingan, pada hari yang sama, harga emas Antam tercatat naik Rp 30.000  hingga menembus level Rp 2.803.000 per gram.</p>
<p>Dengan gap harga yang sangat signifikan, perak menawarkan akses yang lebih mudah bagi publik untuk mulai berinvestasi pada aset fisik logam mulia.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan investasi ini, dalam laman resminya, Logam Mulia Antam menawarkan produk perak batangan (*silver bar*) dalam beberapa varian. Investor dapat memilih perak batangan **250 gram** dalam bentuk *casting*, atau varian klasik **500 gram** dengan *finishing* halus yang sangat cocok dijadikan simpanan jangka panjang.</p>
<p>Terdorong Sentimen Global</p>
<p>Kenaikan harga logam mulia, baik emas maupun perak, di pasar domestik sejalan dengan melesatnya harga di pasar global. Pada Senin pagi, harga emas spot dunia tercatat melonjak 1,4%  menjadi US$ 4.570,88 per ons troi.</p>
<p>Penguatan harga logam mulia ini didorong oleh beberapa faktor makroekonomi utama. Pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan turunnya harga minyak dunia membuat investor berbondong-bondong memindahkan dana mereka ke instrumen aset aman (safe haven).</p>
<p>Selain itu, sentimen geopolitik turut memainkan peran penting. Meningkatnya spekulasi akan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran memicu dinamika pasar yang membuat aset logam mulia semakin diburu oleh investor global. (**)</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Tertekan Dolar AS hingga Ringgit, Ini Biang Kerok Menurut Ekonom</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-tertekan-dolar-as-hingga-ringgit-ini-biang-kerok-menurut-ekonom</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-tertekan-dolar-as-hingga-ringgit-ini-biang-kerok-menurut-ekonom</guid>
<description><![CDATA[ Pelemahan rupiah terhadap dolar AS dan ringgit Malaysia tak hanya dipicu faktor global. Ekonom sebut pembayaran dividen dan minimnya LCT jadi pemicu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a12eb7f8859a.webp" length="29072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 May 2026 20:17:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>nilai tukar rupiah, pelemahan rupiah, dolar AS, ringgit malaysia, Bank Indonesia, transaksi LCT, dividen perusahaan, ekonomi makro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIM.COM</strong> - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus mengalami tekanan ternyata tidak hanya disebabkan oleh kondisi ekonomi global. </p>
<p>Sejumlah faktor dari dalam negeri juga memegang peran besar, salah satunya adalah tingginya kebutuhan dolar AS untuk pembayaran dividen perusahaan.</p>
<p>Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan bahwa depresiasi rupiah terhadap dolar AS sepanjang tahun ini hampir menyentuh angka 5% secara year to date (ytd).</p>
<p>Menurutnya, tekanan berat pada bulan Mei 2026 ini sangat dipengaruhi oleh masa pembayaran dividen. Perusahaan-perusahaan di dalam negeri sedang memborong dolar AS, yang otomatis mengerek naik permintaan valuta asing dan menekan posisi rupiah.</p>
<p>"Jadi, jangan terus menyalahkan faktor global," tegas Josua dalam sebuah acara pelatihan di Makassar, Minggu (24/5/2026).</p>
<p><strong>Kalah Saing dengan Mata Uang Tetangga</strong></p>
<p>Kondisi rupiah saat ini tidak hanya melemah terhadap dolar AS. Josua mencatat, mata uang kebanggaan Indonesia ini juga takluk dari sejumlah mata uang negara tetangga di Asia.</p>
<p>Jika dibandingkan secara regional, kinerja rupiah hanya sedikit lebih baik dari rupee India. "Pelemahan terdalam kita itu terhadap ringgit Malaysia, disusul dolar Singapura, dolar Hong Kong, dan yuan China," tambahnya.</p>
<p><strong>LCT: Solusi Lepas dari Ketergantungan Dolar</strong></p>
<p>Melihat tekanan yang terus berlanjut, Bank Indonesia (BI) didorong untuk memperkuat strategi pertahanan. Salah satu jurus andalan yang dinilai efektif adalah memperluas penerapan Local Currency Transaction (LCT).</p>
<p>Secara sederhana, LCT adalah kesepakatan transaksi perdagangan atau investasi antarnegara menggunakan mata uang lokal masing-masing, tanpa perlu ditukar dulu ke dolar AS. </p>
<p>Jika makin banyak negara mitra yang memakai sistem ini, ketergantungan Indonesia terhadap dolar AS otomatis akan berkurang tajam.</p>
<p>Josua berharap BI lebih gencar menyuarakan skema LCT ini kepada bank sentral di negara-negara mitra.</p>
<p><strong>Volume Transaksi LCT Terus Melonjak</strong></p>
<p>Merespons hal tersebut, Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan BI, Ruth A. Cussoy Intama, membenarkan bahwa LCT adalah instrumen krusial untuk memitigasi gejolak ekonomi global.</p>
<p>"Ini merupakan inisiatif yang sangat perlu dikembangkan. Saat ini, banyak negara yang mulai sadar pentingnya melakukan transaksi bilateral dengan mata uang lokal," ungkap Ruth.</p>
<p>Antusiasme pelaku usaha terhadap sistem ini juga terbukti meningkat tajam. Berdasarkan data BI hingga April 2026:<br>• Nilai Transaksi: Mencapai US$ 22,61 miliar, meroket 309% secara tahunan (year on year) dibanding periode yang sama tahun lalu (US$ 7,33 miliar).<br>• Jumlah Pengguna: Mencapai 5.265 pelaku usaha per bulan di tahun 2026.</p>
<p>Saat ini, BI terus memperluas jaringan kerja sama LCT dengan negara strategis seperti Singapura, India, dan Arab Saudi demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah ke depannya. (**)</p>
<p><strong>Sumber: investor.id</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mangkrak Sejak Dibangun, Revitalisasi Resi Gudang Sumberwringin Bondowoso Butuh Rp2 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mangkrak-sejak-dibangun-revitalisasi-resi-gudang-sumberwringin-bondowoso-butuh-rp2-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mangkrak-sejak-dibangun-revitalisasi-resi-gudang-sumberwringin-bondowoso-butuh-rp2-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Bangunan Resi Gudang di Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, yang dibangun sejak era Bupati Amin Said Husni kini terbengkalai dan mengalami kerusakan parah. Diskoperindag Bondowoso menyiapkan langkah revitalisasi bertahap agar fasilitas bernilai miliaran rupiah itu kembali berfungsi mendukung petani dan UMKM kopi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a12917ca251d.webp" length="76784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:17:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>kopi, ekspor, ekonomi, bisnis, petani, pertanian, perkebunan, suarajatimpos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:22011ef9-5859-4db2-83ea-e067e70995eb-8" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:22011ef9-5859-4db2-83ea-e067e70995eb-8" data-turn-id-container="request-WEB:22011ef9-5859-4db2-83ea-e067e70995eb-8" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="80fce571-534e-495a-bbc2-c7e11e4c4a21" dir="auto" data-message-model-slug="gpt-5-5" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" data-turn-start-message="true" tabindex="0">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="0" data-end="422"><strong data-start="0" data-end="18">BONDOWOSO, SJP</strong> <strong>-</strong> Bangunan Sistem Resi Gudang (SRG) di kompleks sentra industri kopi terpadu yang berada di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, yang dibangun pada era kepemimpinan Bupati <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Amin Said Husni</span></span> sekitar tahun 2014 hingga 2016, kini kondisinya memprihatinkan. Fasilitas yang digadang-gadang menjadi pusat penyangga komoditas pertanian dan penguatan akses pembiayaan petani itu bertahun-tahun terbengkalai dan belum berfungsi optimal.</p>
<p data-start="424" data-end="792">Gudang yang dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah tersebut awalnya diproyeksikan menjadi bagian dari penguatan tata niaga komoditas unggulan Bondowoso, khususnya kopi arabika kawasan Ijen-Raung. Dengan keberadaan sistem resi gudang, petani diharapkan dapat menyimpan hasil panennya untuk mendapatkan nilai jual lebih baik tanpa harus menjual saat harga anjlok.</p>
<p data-start="794" data-end="1149">Namun dalam perjalanannya, fasilitas tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Minimnya pengelolaan, lemahnya kelembagaan, hingga kerusakan fisik bangunan membuat operasional resi gudang berhenti. Kini, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari tembok retak, kaca pecah, hingga fasilitas penunjang yang tidak lagi layak digunakan.</p>
<p data-start="1151" data-end="1387">Kondisi itu kini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk kembali menghidupkan fungsi resi gudang sebagai penopang ekonomi petani dan pelaku UMKM kopi.</p>
<p data-start="1389" data-end="1577">Kepala Diskoperindag Bondowoso, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Hergiar Yuli Pramanto</span></span>, menegaskan, revitalisasi Resi Gudang Sumberwringin menjadi salah satu pekerjaan rumah penting pemerintah daerah.</p>
<p data-start="1579" data-end="1882">Menurut Hergiar, pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan terkait upaya menghidupkan kembali fungsi resi gudang tersebut. Saat ini, kondisi fisik bangunan disebut membutuhkan perbaikan serius sebelum dapat kembali dioperasikan.</p>
<p data-start="1884" data-end="2129">“Resi gudang Bondowoso ini permasalahannya memang ada pada kondisi fisik bangunan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan pendanaan untuk perbaikan. Kami akan mencoba mengusulkan penganggarannya agar bisa masuk paling cepat pada 2027,” ujarnya, Ahad (24/6/2026).</p>
<p data-start="2131" data-end="2402">Ia menjelaskan, selain perbaikan fisik gedung, penguatan kelembagaan pengelola juga menjadi hal penting agar sistem resi gudang dapat berjalan optimal. Pengelolaan nantinya dimungkinkan bekerja sama dengan institusi yang memiliki kapasitas menjalankan sistem resi gudang.</p>
<p data-start="2404" data-end="2676">“Kalau gedungnya sudah bagus dan kelembagaannya berjalan, maka resi gudang bisa kembali berfungsi. Nantinya petani bisa menyimpan komoditasnya di gudang, memperoleh resi sebagai bukti sah, lalu resi itu bisa digunakan untuk mendapatkan pendanaan dari perbankan,” jelasnya.</p>
<p data-start="2678" data-end="2914">Namun demikian, Hergiar mengakui upaya revitalisasi tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi. Untuk tahap awal, pihaknya berharap ada alokasi bertahap guna menangani kerusakan paling mendesak.</p>
<p data-start="2916" data-end="3159">“Kalau estimasi total perbaikan mungkin sekitar Rp2 miliar lebih. Tapi kalau bisa mendapat Rp1 miliar dulu untuk tahap awal sudah sangat membantu, karena ada kerusakan struktural cukup berat di tembok sebelah timur yang hampir roboh,” katanya.</p>
<p data-start="3161" data-end="3331">Selain bangunan utama, sejumlah fasilitas pendukung di sekitar gudang juga mengalami kerusakan, seperti kaca pecah dan bagian gedung lain yang tidak lagi layak digunakan.</p>
<p data-start="3333" data-end="3651">Nantinya, Diskoperindag juga berencana mengoptimalkan kawasan resi gudang sebagai pusat pengolahan kopi untuk mendukung petani dan pelaku UMKM kopi Bondowoso. Sejumlah peralatan pengolahan kopi yang dimiliki pemerintah, mulai dari mesin roasting hingga alat penyajian kopi, direncanakan ditempatkan di lokasi tersebut.</p>
<p data-start="3653" data-end="3894" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Harapannya nanti petani dan UMKM tidak hanya menjual kopi mentah. Dari cherry bisa diolah menjadi green bean, lalu berkembang menjadi roasted bean hingga bubuk kopi. Jadi nilai tambahnya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3653" data-end="3894" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inkubator PLUT Bondowoso Perkuat Ekonomi Pelaku UMKM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inkubator-plut-bondowoso-perkuat-ekonomi-pelaku-umkm</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inkubator-plut-bondowoso-perkuat-ekonomi-pelaku-umkm</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Bondowoso melalui PLUT KUMKM memperkuat pendampingan usaha mikro dan ultra mikro lewat inkubator bisnis, konsultasi usaha, hingga fasilitasi legalitas dan sertifikasi untuk mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a128c3d30f6a.webp" length="39054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 May 2026 12:20:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, emas, antam, pabrik, UMKM, PLUT, pengusaha, pedagang, produk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="448"><strong data-start="0" data-end="18">BONDOWOSO, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor penopang utama perekonomian daerah.</p>
<p data-start="0" data-end="448">Melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), berbagai program pendampingan, pelatihan, hingga penguatan kapasitas usaha kini difokuskan untuk mendorong pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar mampu naik kelas dan lebih kompetitif.</p>
<p data-start="450" data-end="838">Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni mengoptimalkan fungsi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Bondowoso sebagai pusat pendampingan dan pengembangan usaha masyarakat.</p>
<p data-start="450" data-end="838">Pemerintah setempat ingin memastikan keberadaan PLUT tidak hanya menjadi fasilitas administratif, tetapi benar-benar menjadi ruang pembinaan terpadu bagi UMKM dari tahap perintisan hingga pengembangan pasar.</p>
<p data-start="840" data-end="1207">Kepala Diskoperindag Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, mengatakan, pemerintah saat ini tengah berupaya mendekatkan layanan kepada pelaku usaha kecil melalui sistem pendampingan yang lebih aktif dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.</p>
<p data-start="1209" data-end="1518">“PLUT Bondowoso saat ini sudah mulai beroperasi mendekati fungsi aslinya sebagai pendamping UMKM, usaha mikro dan ultra mikro agar bisa berkembang. Jadi bukan hanya tempat layanan biasa, tetapi menjadi tempat pelaku usaha mendapatkan solusi dan pendampingan usaha,” ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (2/5/2026).</p>
<p data-start="1520" data-end="1739">Menurut Hergiar, saat ini PLUT Bondowoso telah memiliki empat inkubator usaha yang difokuskan untuk mendukung pengembangan UMKM. Keempat inkubator tersebut meliputi inkubator kuliner, kerajinan, agribisnis, dan digital.</p>
<p data-start="1741" data-end="1835">“Dari empat inkubator itu, ujungnya bagaimana usaha kecil kita bisa semakin berdaya,” katanya.</p>
<p data-start="1837" data-end="2110">Ia menjelaskan, selama pelatihan yang berlangsung enam hari kerja, antusiasme pelaku usaha mikro dan ultra mikro cukup tinggi. Bahkan, banyak peserta mengusulkan agar pelatihan dengan tema-tema tertentu kembali digelar, terutama terkait ekspor, kopi, dan digital marketing.</p>
<p data-start="2112" data-end="2305">Hergiar menilai peluang ekspor tidak boleh hanya dinikmati pelaku usaha besar. Menurutnya, pelaku usaha mikro juga harus diberi akses dan pendampingan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.</p>
<p data-start="2307" data-end="2510">“Ekspor jangan sampai hanya pada pelaku usaha besar saja. Bagaimana ekspor itu juga bisa dilakukan oleh usaha-usaha mikro kita, supaya dampak ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” tegasnya.</p>
<p data-start="2512" data-end="2769">Lebih lanjut, ia menyampaikan, PLUT kini telah didukung dua konsultan pendamping yang siap memberikan layanan setiap hari kerja. Kehadiran konsultan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha menyelesaikan berbagai persoalan usaha secara langsung.</p>
<p data-start="2771" data-end="2932">“Sekarang sudah ada dua konsultan yang standby di sini. Jadi kapan pun selama hari kerja, pelaku usaha bisa datang dan langsung ditemui konsultannya,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2934" data-end="3173">Pendampingan yang diberikan mencakup legalitas usaha, proses produksi, pemasaran, kemitraan, hingga akses pembiayaan. Selain itu, PLUT juga membantu pengurusan berbagai sertifikasi yang dibutuhkan UMKM untuk meningkatkan daya saing produk.</p>
<p data-start="3175" data-end="3480" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Biasanya masalah UMKM itu ada di legalitas, pendanaan, produksi, pembiayaan, dan sebagainya. Nah, itu sekarang sudah bisa kita dampingi, termasuk sertifikasi halal, NIB, dan sertifikasi lain yang diperlukan ketika mereka ingin menjual produk ke luar daerah maupun ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3175" data-end="3480" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sokong Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Gandeng Lapangan MDA&amp;MBH &amp;amp; WK Ketapang untuk Pasokan Gas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sokong-pupuk-nasional-petrokimia-gresik-gandeng-lapangan-mda-mbh-wk-ketapang-untuk-pasokan-gas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sokong-pupuk-nasional-petrokimia-gresik-gandeng-lapangan-mda-mbh-wk-ketapang-untuk-pasokan-gas</guid>
<description><![CDATA[ Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga tahun 2035. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a102c2b46f41.webp" length="57058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 May 2026 18:03:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menggandeng Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk memperkuat pasokan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.</p>
<p></p>
<p>Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga tahun 2035.</p>
<p></p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.</p>
<p></p>
<p>“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” kata Daconi, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Daconi memastikan, pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan akan terjamin dalam hasil kerjasama tersebut. Ia menyebut, penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.</p>
<p></p>
<p>Melalui kerja sama tersebut, perusahaan berkomitmen secara berkelanjutan membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan. Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.</p>
<p></p>
<p>“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH yang disaksikan langsung Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Daya Beli Lesu, Begini Siasat Pedagang Kambing Musiman di Kota Batu agar Tak Merugi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/daya-beli-lesu-begini-siasat-pedagang-kambing-musiman-di-kota-batu-agar-tak-merugi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/daya-beli-lesu-begini-siasat-pedagang-kambing-musiman-di-kota-batu-agar-tak-merugi</guid>
<description><![CDATA[ Para pedagang berharap tren pembelian masyarakat akan terus meningkat mendekati Hari Raya Iduladha. Meski penjualan awal tahun ini belum seramai periode sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1009cc00865.webp" length="57730" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 May 2026 16:00:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Kambing, Harga</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, lapak pedagang kambing kurban musiman mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan Kota Batu. Salah satu titik penjualan terlihat di kawasan Jalan Hasanuddin dengan harga kambing yang ditawarkan bervariasi mulai Rp 3 juta hingga Rp 8 juta per ekor.</p>
<p>Pedagang kambing, Muhammad Sholeh mengatakan, perbedaan harga dipengaruhi ukuran, bobot, serta kondisi fisik hewan kurban yang dijual. Yang paling murah awalnya Rp 2,5 juta namun karena Idul Adha sudah dekat jadi harganya naik menjadi Rp 3 juta.</p>
<p>"Nah sedangkan yang paling mahal sekitar Rp8 juta tergantung ukuran kambingnya. Kami dari Kediri membawa sekitar 30 ekor kambing jenis Jawa untuk dijual selama musim kurban tahun ini. Sebagian kambing berasal dari peternak luar daerah, sementara sebagian lainnya merupakan hasil ternak miliknya sendiri," paparnya.</p>
<p>Meski aktivitas penjualan mulai berjalan, Sholeh menilai daya beli masyarakat tahun ini belum seramai momentum Iduladha tahun sebelumnya. Menurutnya, pada periode yang sama tahun lalu penjualan kambing cenderung lebih cepat. Dalam sepekan, dirinya bahkan mampu menjual antara 10 hingga 15 ekor kambing dan tidak seperti tahun ini yang hanya terjual 7 ekor.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat pedagang memilih lebih berhati-hati dalam menambah stok hewan kurban.</p>
<p>Mereka cenderung menyesuaikan jumlah pasokan dengan perkembangan pasar agar tidak mengalami kerugian.</p>
<p>“Saya tidak berani menyetok terlalu banyak. Kalau habis baru kulakan lagi sambil melihat situasi pasar. Selain itu kami memberikan penawaran menarik kepada pembeli yakni bagi yang sudah beli bisa dititipkan di sini sampai hari H tanpa biaya tambahan,” imbuhnya.</p>
<p>Sholeh juga memastikan seluruh kambing yang dijual berada dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.</p>
<p>Pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas pemerintah juga telah dilakukan beberapa hari yang lalu oleh Pemkot Batu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir Industri di Gresik Utara: Warga Diajak Bersiap Hadapi Perubahan Ekonomi dan Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banjir-industri-di-gresik-utara-warga-diajak-bersiap-hadapi-perubahan-ekonomi-dan-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banjir-industri-di-gresik-utara-warga-diajak-bersiap-hadapi-perubahan-ekonomi-dan-sosial</guid>
<description><![CDATA[ Pesatnya pertumbuhan industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, memantik perhatian sejumlah pihak terkait dampak yang akan ditimbulkan. Untuk menghadapi peluang dan tantangan tersebut, warga diajak meningkatkan wawasan, kesadaran, serta memperkuat solidaritas internal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0ea9be5fbde.webp" length="54214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 15:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Industri Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP </strong>— Pesatnya pertumbuhan industri di wilayah utara Kabupaten Gresik, Jawa Timur, diprediksi akan membawa perubahan besar pada sektor ekonomi hingga kondisi sosial masyarakat setempat.</p>
<p>Dalam menghadapi peluang dan tantangan tersebut, warga diajak meningkatkan wawasan, kesadaran, serta memperkuat solidaritas internal.</p>
<p>Pesan ini mengemuka dalam diskusi bertajuk "Ngopi dan Opini Gresik" yang diselenggarakan oleh Lokal Media Network di Paddock Cafe, Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Rabu (20/5/2026) malam.</p>
<p>"Outputnya adalah bagaimana nantinya pertumbuhan industri bisa berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Ini yang menjadi target utama, karena sejauh ini yang kita rasakan bersama adalah keberadaan industri faktanya belum cukup mampu mengangkat ekonomi masyarakat lokal,” kata Tim Lokal Media Network, Akhmad Sutikon.</p>
<p>Sutikon menerangkan, alasan menggelar diskusi agar memberi wawasan sekaligus duduk bersama seluruh kalangan termasuk anak muda agar mempersiapkan diri. </p>
<p>Ia berharap, masyarakat agar bisa cepat mengambil peran di tengah pertumbuhan industri yang begitu cepat.</p>
<p>“Gagasan diskusi ini sebagai sarana berdialog dan saling bertukar gagasan. Sehingga menjadi stimulus bagi semua pihak untuk mempersiapkan diri menghadapi pertumbuhan industri yang begitu cepat terutama di wilayah Gresik Utara,” jelasnya. </p>
<p>Menurut dia, banyak hal yang dibahas dalam diskusi, mulai pertumbuhan investasi, multiplier effect perusahaan terhadap kesejahteraan warga sekitar, hingga peluang tenaga kerja lokal.</p>
<p>Mendatangkan dua narasumber kompeten yakni Santi Wahyu Lestari dari Bidang Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik dan Fajar Rubianto dari Pemerhati Sosial, diskusi berlangsung gayeng dan interaktif, diskusi ini diharapkan menjadi bahan kajian yang mendalam sekaligus bisa menjadi wadah menampung gagasan masyarakat berbagai kalangan.</p>
<p>“Tentu kami butuh partisifasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. Rencananya tiap bulan kami akan menggelar diskusi di tiap kecamatan di wilayah Gresik Utara, dengan tema, narasumber, serta peserta yang berbeda,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Tantangan Industri Kreatif, Pengrajin Tenun Kota Kediri Dibekali Ilmu Pengembangan Desain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-tantangan-industri-kreatif-pengrajin-tenun-kota-kediri-dibekali-ilmu-pengembangan-desain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-tantangan-industri-kreatif-pengrajin-tenun-kota-kediri-dibekali-ilmu-pengembangan-desain</guid>
<description><![CDATA[ Selera pasar terus berubah, tren fesyen berkembang sangat cepat, dan produk lokal dituntut untuk tampil semakin kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di pasar modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0b32ad255f0.webp" length="28400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 08:30:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Industri kreatif, tenun ikat kota Kediri, pengrajin tenun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Selain menjadi kain tradisional, tenun ikat telah menjadi identitas budaya dan hasil karya kebanggaan Kota Kediri. Namun, tantangan industri kreatif saat ini menjadi semakin dinamis. Selera pasar terus berubah, tren fesyen berkembang sangat cepat, dan produk lokal dituntut untuk tampil semakin kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di pasar modern.</p>
<p></p>
<p>Untuk meningkatkan daya saing produk fesyen berbasis tenun, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri membekali 20 pelaku IKM fesyen dan para perajin tenun dengan teknis pengembangan desain.</p>
<p></p>
<p>“Secara teknis produk tenun di Kota Kediri sudah sangat baik, untuk itu kita kolaborasikan IKM tenun dan IKM fesyen di Kota Kediri agar nantinya bisa menghasilkan produk jadi seperti tas, baju atau produk aksesoris yang semakin diminati masyarakat,” tutur Direktur Industri Kecil dan Menengah, Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin, Budi Setiawan, Senin (18/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Kementerian Perindustrian sendiri menggandeng Universitas Ciputra sebagai pemateri. “Melalui kolaborasi ini, kain tenun tidak hanya akan diolah menjadi pakaian biasa, melainkan didiversifikasikan menjadi produk fashion bernilai tinggi seperti tas, sepatu, dll,” harapnya.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan berlangsung pada 18–22 Mei 2026. Selama lima hari pelatihan intensif, para peserta diharapkan dapat menghasilkan dua buah produk fesyen berbasis tenun sebagai prototipe dalam kurun waktu satu bulan pascapelatihan, dengan fasilitas konsultasi daring yang terus berjalan.</p>
<p></p>
<p>“Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, kami optimis kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Dari sisi teknis teman-teman sudah keren, mudah-mudahan dengan waktu terbatas ini bisa memunculkan produk baru yang inovatif,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sebagai keberlanjutan dari kegiatan ini, hasil dari pelatihan ini bisa dikirim atau diikutkan pada pameran tanggal 9 sampai 11 Juni 2026. Pameran tersebut memamerkan khusus produk tenun yang mengangkat tema Swarna Wastra.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Kediri, Faiqoh Azizah, berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memberikan inspirasi bagi para pelaku IKM dalam melakukan keberagaman desain produk.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, eksplorasi ini bisa dimulai dari pemilihan dan kombinasi warna, pengembangan motif dan modifikasi desain, pemilihan jenis benang, variasi, serta kombinasi bahan baku.</p>
<p></p>
<p>“Saya berharap adanya kesinambungan yang kuat antara penyedia (supply) kain tenun dengan proses kreatif sehingga akan tercipta ekosistem usaha yang saling menguatkan dan berkelanjutan. Selain itu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang desain, memahami kebutuhan pasar serta menciptakan produk yang memiliki identitas budaya dan relevan dengan tren masa kini,” pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lawan Gejolak Global, Petrokimia Gresik Pasok 219 Ribu Ton Pupuk Hadapi Musim Tanam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lawan-gejolak-global-petrokimia-gresik-pasok-219-ribu-ton-pupuk-hadapi-musim-tanam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lawan-gejolak-global-petrokimia-gresik-pasok-219-ribu-ton-pupuk-hadapi-musim-tanam</guid>
<description><![CDATA[ Anggota holding Pupuk Indonesia ini memastikan keandalan produksinya dengan menyiagakan stok pupuk bersubsidi sebesar 219.648 ton demi menyambut musim tanam April—September 2026. ​Per 10 Mei 2026, seluruh pasokan tersebut telah siaga di jaringan distribusi dan siap dikucurkan kepada petani yang berhak melalui skema Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0b05851896d.webp" length="79904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 21:39:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Di tengah dinamika pasokan bahan baku industri dunia yang kian bergejolak, PT Petrokimia Gresik bergerak cepat mengamankan ketahanan pangan nasional. </p>
<p>Anggota holding Pupuk Indonesia ini memastikan keandalan produksinya dengan menyiagakan stok pupuk bersubsidi sebesar 219.648 ton demi menyambut musim tanam April - September 2026. ​</p>
<p>Per 10 Mei 2026, seluruh pasokan tersebut telah siaga di jaringan distribusi dan siap dikucurkan kepada petani yang berhak melalui skema Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS).</p>
<p>​Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa para petani tidak perlu risau menghadapi musim tanam paruh kedua tahun ini. Langkah strategis telah diambil guna memastikan operasional pabrik tetap berjalan tanpa hambatan.</p>
<p>​"Stok ini sudah tersedia dan siap disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani bisa menjalani musim tanam April–September ini dengan optimal," ujar Daconi dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026).</p>
<p>Secara rinci, total stok 219.648 ton pupuk bersubsidi tersebut terdiri atas ​NPK Phonska 166.324 ton, ​Urea bersubsidi 32.054 ton, ​Pupuk organik Petroganik 16.611 ton, ​ZA 2.720 ton, dan​SP-36 1.939 ton.</p>
<p>Menurut Daconi, kelancaran pasokan tahun ini juga mendapat angin segar dari reformasi tata kelola yang dilakukan Pemerintah. Guna mengikis birokrasi, sebanyak 145 aturan yang tumpang tindih resmi dipangkas menjadi satu aturan induk melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, yang kemudian disempurnakan lewat Perpres 113/2025 serta Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025.</p>
<p>​Lanjut Dirut Petrokimia Gresik itu, penyederhanaan regulasi ini menjadi stimulus penting yang mendongkrak efektivitas distribusi ke seluruh pelosok negeri sejak awal tahun.</p>
<p>​"Penyederhanaan ini mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia secara tepat waktu, sekaligus memicu tingginya penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun," paparnya.</p>
<p>​Dampak positif debirokrasi ini tecermin dari performa penyaluran di lapangan. Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi pupuk bersubsidi secara nasional telah menembus angka 3,46 juta ton. Jumlah ini setara dengan 35 persen dari total alokasi tahunan sebesar 9,85 juta ton, sekaligus mencatatkan lonjakan tajam sebesar 35 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu.</p>
<p>​Sebagai komitmen final dalam menyokong swasembada pangan, Pupuk Indonesia Group juga memperketat pengawasan di tingkat hilir. Perusahaan memastikan seluruh jaringan distribusi disiplin menerapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru yang telah dipotong sebesar 20 persen oleh Pemerintah. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tren One Day Trip Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Belum Maksimal Meski Wisatawan Membludak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tren-one-day-trip-bikin-okupansi-hotel-di-kota-batu-belum-maksimal-meski-wisatawan-membludak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tren-one-day-trip-bikin-okupansi-hotel-di-kota-batu-belum-maksimal-meski-wisatawan-membludak</guid>
<description><![CDATA[ onjakan wisatawan saat libur panjang belum berdampak signifikan pada okupansi hotel di Kota Batu. PHRI menyebut tren wisata singkat atau one day trip membuat banyak wisatawan memilih pulang di hari yang sama tanpa menginap. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0aff09171e4.webp" length="78544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 20:40:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, One Day Trip, Dinamika</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="348"><strong data-start="0" data-end="18">KOTA BATU, SJP</strong> – Lonjakan kunjungan wisatawan selama rangkaian libur panjang beberapa hari terakhir belum sepenuhnya berdampak positif terhadap sektor perhotelan di Kota Batu. Tingkat okupansi hotel tercatat masih berada di kisaran 50 hingga 60 persen akibat maraknya tren wisata singkat atau <em data-start="297" data-end="311">one day trip</em> yang kini banyak dipilih masyarakat.</p>
<p data-start="350" data-end="634">Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan pola perjalanan wisatawan saat ini mengalami perubahan signifikan. Banyak pengunjung datang ke Kota Batu sejak pagi untuk berwisata, namun memilih kembali pulang pada malam hari tanpa menginap.</p>
<p data-start="636" data-end="802">“Sekarang tren wisatawan memang banyak yang memilih <em data-start="688" data-end="702">one day trip</em>. Datang pagi, berwisata, lalu malam langsung pulang tanpa menginap,” ujar Sujud, Senin (18/5/2026).</p>
<p data-start="804" data-end="1040">Fenomena tersebut, lanjutnya, paling terlihat dari rombongan bus pariwisata yang memadati kawasan wisata Kota Batu. Meski jumlah kendaraan wisata yang masuk cukup tinggi, hanya sebagian kecil wisatawan yang memutuskan bermalam di hotel.</p>
<p data-start="1042" data-end="1194">“Ketika ada ratusan bus wisata masuk ke Kota Batu, ternyata hanya sedikit yang menginap. Ini cukup berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel,” jelasnya.</p>
<p data-start="1196" data-end="1434">Selain perubahan pola wisata, kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih pasca-Lebaran juga dinilai menjadi faktor rendahnya okupansi hotel. Wisatawan kini cenderung lebih selektif dalam mengatur pengeluaran selama berlibur.</p>
<p data-start="1436" data-end="1567">“Orang sekarang lebih berhitung dalam membelanjakan uang. Akhirnya memilih wisata singkat tanpa tambahan biaya hotel,” imbuh Sujud.</p>
<p data-start="1569" data-end="1830">PHRI Kota Batu pun berharap momentum libur sekolah pada Juni mendatang mampu mendongkrak tingkat hunian hotel hingga di atas 70 persen. Pelaku usaha perhotelan optimistis peningkatan durasi kunjungan wisatawan akan mulai terjadi saat musim liburan anak sekolah.</p>
<p data-start="1832" data-end="2038">Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyebut proyeksi lonjakan kunjungan wisatawan selama Mei masih cukup realistis seiring tren positif sektor pariwisata sejak awal tahun 2026.</p>
<p data-start="2040" data-end="2253">Namun demikian, Onny mengakui tren wisata tanpa menginap menjadi tantangan baru bagi sektor akomodasi di Kota Batu. Padahal, rata-rata lama tinggal wisatawan sebelumnya diperkirakan mencapai dua hingga tiga malam.</p>
<p data-start="2255" data-end="2488" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Ini menjadi dinamika baru bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kota Batu. Tantangannya sekarang bagaimana meningkatkan lama tinggal wisatawan agar sektor akomodasi ikut merasakan dampak positif kunjungan wisata,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2255" data-end="2488" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Long Weekend, Gunung Bromo Dikunjungi 23 Ribu Pengunjung Wisatawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-long-weekend-gunung-bromo-dikunjungi-23-ribu-pengunjung-wisatawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-long-weekend-gunung-bromo-dikunjungi-23-ribu-pengunjung-wisatawan</guid>
<description><![CDATA[ Libur long weekend dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk menikmati keindahan Gunung Bromo. Selama 14–17 Mei 2026, tercatat sebanyak 23.413 wisatawan mengunjungi kawasan wisata Bromo melalui empat pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Udara sejuk khas pegunungan, panorama alam eksotis, hingga lautan pasir dan sunrise Bromo masih menjadi daya tarik utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Meski ramai, kondisi wisata dilaporkan tetap lancar dan aman selama masa libur panjang berlangsung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0ae52a4676c.webp" length="91778" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 17:30:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Wisata, GunungBromo, LiburPanjang, WisataJawaTimur, SuaraJatimPost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Kawasan wisata Gunung Bromo kembali dipadati wisatawan selama libur long weekend. Destinasi unggulan di Jawa Timur ini masih menjadi pilihan favorit wisatawan domestik maupun luar daerah untuk menikmati suasana pegunungan dan panorama alam yang khas.</p>
<p>Memasuki peralihan musim dari penghujan menuju kemarau, kondisi cuaca di kawasan Bromo dinilai sangat mendukung aktivitas wisata. Udara dingin pegunungan berpadu dengan pemandangan alam yang eksotis menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.</p>
<p>Kepadatan wisatawan mulai terlihat sejak awal libur panjang yang dimulai pada Kamis lalu. Ribuan kendaraan jip wisata dan rombongan pengunjung terus berdatangan melalui empat pintu masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.</p>
<p>Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, mencapai 23.413 orang. Rinciannya, pada 14 Mei tercatat 5.404 pengunjung yang terdiri dari 5.178 wisatawan nusantara (WNI) dan 226 wisatawan mancanegara (WNA).</p>
<p>Kemudian pada 15 Mei jumlah pengunjung mencapai 6.162 orang, terdiri dari 5.996 WNI dan 166 WNA. Selanjutnya pada 16 Mei tercatat 6.865 pengunjung, dengan rincian 6.661 WNI dan 204 WNA. Sementara pada 17 Mei jumlah pengunjung mencapai 4.982 orang, terdiri dari 4.807 WNI dan 175 WNA. </p>
<p>Kepala BBTNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan sudah terlihat sejak Kamis dan Jumat. Meski belum menyamai lonjakan wisatawan saat libur Lebaran, jumlah pengunjung tetap tergolong tinggi dan stabil.</p>
<p>“Jadi, untuk data yang saya terima pada hari Kamis dan Jumat, jumlah pengunjung berkisar 5 hingga 6 ribu orang,” kata Rudijanta.</p>
<p>Ia menjelaskan, kondisi arus wisatawan selama libur panjang masih berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pengelola bersama petugas gabungan juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.</p>
<p>Menurutnya, beberapa lokasi favorit wisatawan masih didominasi kawasan Penanjakan, Padang Savana, Bukit Watangan, hingga area Kaldera Bromo. Titik-titik tersebut hampir selalu ramai dikunjungi wisatawan sejak pagi hingga siang hari.</p>
<p>“Untuk saat ini kondisinya ramai lancar, tidak ada kendala berarti selama libur long weekend ini,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, seorang wisatawan asal Gresik bernama Ria mengaku sengaja kembali berlibur ke Bromo karena keindahan alamnya yang dinilai tidak pernah membosankan. Bahkan, kunjungannya kali ini menjadi yang ketiga kalinya ke kawasan wisata tersebut.</p>
<p>“Untuk suasananya sejuk, ditambah keindahan alamnya juga lengkap, jadi saya tidak bosan meskipun sudah tiga kali datang ke sini,” ujarnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diskoperindag Bondowoso Dorong UMKM Naik Kelas dan Buka Akses Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diskoperindag-bondowoso-dorong-umkm-naik-kelas-dan-buka-akses-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diskoperindag-bondowoso-dorong-umkm-naik-kelas-dan-buka-akses-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Diskoperindag Bondowoso menggencarkan pelatihan ekspor bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, membuka akses pasar internasional, serta mendorong pelaku usaha lokal mampu ekspor mandiri dan memberi nilai tambah bagi daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0ae25e7b152.webp" length="63644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 16:59:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>UMKM, Ekonomi, peridustrian, koperasi, ekspor, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:6f06e490-976f-4c3b-b7e5-0776d9d30e61-0" data-is-intersecting="true">
<div class="relative w-full overflow-visible">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:6f06e490-976f-4c3b-b7e5-0776d9d30e61-0" data-turn-id-container="request-WEB:6f06e490-976f-4c3b-b7e5-0776d9d30e61-0" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="false" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="45f6effa-4f73-46f6-9c1d-7e2b8420306f" dir="auto" data-message-model-slug="gpt-5-5" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" data-turn-start-message="true" tabindex="0">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p data-start="360" data-end="733"><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas hingga menembus pasar global. Melalui pelatihan dan pendampingan ekspor, pelaku usaha lokal diharapkan tidak hanya mampu memproduksi barang berkualitas, tetapi juga memahami kebutuhan pasar internasional dan tata kelola ekspor secara mandiri.</p>
<p data-start="735" data-end="922">Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto menegaskan, pelatihan yang digelar bukan sekadar meningkatkan keterampilan teknis, melainkan juga membuka wawasan dan jejaring bisnis bagi para pelaku UMKM.</p>
<p data-start="924" data-end="1142">“Kalau secara mentalitas dan kualifikasi sudah masuk, otomatis UMKM kita bisa naik kelas sampai tingkat global. Yang penting meningkatkan kualitas dan membuka wawasan agar mampu bersaing secara internasional,” ujarnya, usai pembukan Pekan PLUT UMKM, Senin (18/5/2026).</p>
<p data-start="1144" data-end="1400">Menurutnya, salah satu persoalan utama yang selama ini dihadapi UMKM adalah minimnya pemahaman mengenai mekanisme ekspor. Banyak pelaku usaha menganggap ekspor sebagai sesuatu yang rumit, mulai dari proses kurasi produk hingga administrasi dan sertifikasi.</p>
<p data-start="1402" data-end="1584">Karena itu, pihaknya kini fokus memberikan pemahaman menyeluruh terkait tahapan ekspor, mulai dari kualitas produk, pencarian pasar, legalitas, hingga strategi pemasaran luar negeri.</p>
<p data-start="1586" data-end="1763">“Harus ada link antara produk unggulan Bondowoso dengan pasar luar negeri. Produk kita juga harus sesuai dengan kebutuhan konsumen internasional. Ini yang tidak mudah,” katanya.</p>
<p data-start="1765" data-end="1970">Ia menjelaskan, produk lokal Bondowoso sebenarnya memiliki potensi besar di pasar global. Beberapa komoditas bahkan telah berhasil menembus pasar luar negeri, seperti arang, kopi, hingga sambal kecombrang.</p>
<p data-start="1972" data-end="2197">“Produk-produk lokal justru sekarang banyak diminati. Bahkan ada produk Bondowoso yang dibeli pengusaha besar lalu dijual kembali memakai merek mereka sendiri. Akibatnya nilai tambahnya tidak kembali ke Bondowoso,” ungkap Hergiar.</p>
<p data-start="2199" data-end="2448">Saat ini, pasar ekspor produk UMKM Bondowoso masih didominasi negara Malaysia dan kawasan Timur Tengah. Namun sebagian besar ekspor masih dilakukan melalui agregator atau jasa titip karena pelaku UMKM belum sepenuhnya mampu melakukan ekspor mandiri.</p>
<p data-start="2450" data-end="2607">“Harapannya nanti UMKM kita memahami legalitas, administrasi, dan pasar, sehingga bisa ekspor sendiri dan nilai tambahnya tetap ada di Bondowoso,” tambahnya.</p>
<p data-start="2609" data-end="2857">Berdasarkan data Diskoperindag tahun 2023, jumlah UMKM di Bondowoso mencapai sekitar 40 ribu unit usaha. Namun dari jumlah tersebut, diperkirakan kurang dari 50 UMKM yang pernah melakukan ekspor, itupun sebagian besar masih bersifat tidak langsung.</p>
<p data-start="2859" data-end="3024">Menurutnya, rendahnya jumlah UMKM eksportir dipengaruhi persoalan mindset. Banyak pelaku usaha masih menganggap ekspor itu sulit, rumit, dan membutuhkan modal besar.</p>
<p data-start="3026" data-end="3278">Karena itu, Diskoperindag juga mulai menggandeng perbankan agar pelaku UMKM memiliki akses pembiayaan yang memadai sehingga tidak hanya menjual produk mentah secara cepat, tetapi mampu meningkatkan nilai tambah produk sebelum dipasarkan ke luar negeri.</p>
<p data-start="3280" data-end="3444" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Yang penting sekarang bagaimana produk Bondowoso bisa match dengan kebutuhan pasar internasional. Kalau itu bertemu, peluang ekspor kita sangat besar,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3280" data-end="3444" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Turun Rp 70 Ribu, Saat Tepat untuk Borong?</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-turun-rp-70-ribu-saat-tepat-untuk-borong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-turun-rp-70-ribu-saat-tepat-untuk-borong</guid>
<description><![CDATA[ Harga emas Antam turun Rp 70 ribu dalam dua hari terakhir. Analis menilai koreksi harga ini bisa menjadi peluang investor mulai membeli logam mulia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a098c9b99432.webp" length="8478" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 17:15:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga emas hari ini, emas Antam turun, harga emas Antam, investasi emas, beli emas saat turun, harga logam mulia, emas safe haven, harga emas terbaru, emas Antam 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam dalam dua hari terakhir. Kondisi ini dinilai bisa menjadi peluang bagi masyarakat maupun investor untuk mulai membeli logam mulia secara bertahap.</p>
<p>Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Sabtu (16/5/2026) turun Rp 50.000 menjadi Rp 2,769 juta per gram. Sehari sebelumnya, Jumat (15/5/2026), harga emas juga melemah Rp 20.000 ke level Rp 2,819 juta per gram.</p>
<p>Artinya, dalam dua hari perdagangan, harga emas Antam terkoreksi hingga Rp 70.000 per gram.</p>
<p>Meski mengalami pelemahan, pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menilai harga emas masih berpotensi kembali menguat pada perdagangan Senin (18/5/2026).</p>
<p>“Kalau dilihat rupiah melemah, logam mulia diperkirakan mendekati Rp 2,890 juta per gram,” ujar Ibrahim, Minggu (17/5/2026).</p>
<p>Penurunan harga emas saat ini juga membuat posisi emas Antam semakin jauh dari rekor harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) yang pernah mencapai Rp 3,168 juta per gram pada Januari 2026 lalu.</p>
<p>Selisih harga yang mencapai hampir Rp 400 ribu dari level tertinggi tersebut membuat sebagian investor mulai melihat momentum koreksi sebagai kesempatan untuk membeli.</p>
<p>Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, sejumlah analis menyarankan pembelian emas dilakukan secara bertahap atau cicil beli. Strategi tersebut dinilai lebih aman dibanding membeli sekaligus dalam jumlah besar, terutama saat harga masih bergerak naik turun.</p>
<p>Selain dipengaruhi nilai tukar rupiah, pergerakan harga emas global juga dipengaruhi sentimen ekonomi dunia, kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga kondisi geopolitik internasional.</p>
<p>Bagi investor jangka panjang, emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven yang relatif aman saat kondisi ekonomi tidak menentu. (**)</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Batu Dorong Bank Jatim Perkuat Pembiayaan UMKM dan Ekonomi Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-batu-dorong-bank-jatim-perkuat-pembiayaan-umkm-dan-ekonomi-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-batu-dorong-bank-jatim-perkuat-pembiayaan-umkm-dan-ekonomi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Dengan dukungan sektor perbankan yang kuat, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan lebih stabil, inklusif, dan mampu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah persaingan ekonomi regional yang semakin ketat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a084d1874740.webp" length="33270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 19:41:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Bank Jatim, Pembiayaan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Pemerintah Kota Batu menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran Bank Jatim sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Fokus utamanya bukan hanya pada penguatan sektor perbankan, tetapi juga bagaimana lembaga keuangan daerah mampu memperluas pembiayaan produktif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.</p>
<p>Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Sabtu (16/5/2026) bahwa peran bank pembangunan daerah saat ini tidak lagi sekadar sebagai institusi keuangan, melainkan bagian penting dalam memperkuat konektivitas antara kebijakan pemerintah daerah dengan aktivitas ekonomi masyarakat.</p>
<p>“Momentum ini menjadi penguatan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Sekaligus memastikan kehadiran Bank Jatim semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai, tren pertumbuhan kinerja Bank Jatim selama tahun buku 2025 menunjukkan kondisi yang cukup solid. Hal tersebut terlihat dari peningkatan aset perusahaan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga peningkatan penyaluran kredit.</p>
<p>Bagi Pemkot Batu, kondisi tersebut dinilai penting karena sektor perbankan memiliki posisi strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama melalui pembiayaan sektor riil seperti UMKM, perdagangan, pertanian, hingga sektor wisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Batu.</p>
<p>"Pemerintah daerah berharap penguatan pembiayaan produktif dapat membantu pelaku usaha lokal memperluas kapasitas usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis," imbuhnya.</p>
<p>Melalui penguatan peran tersebut, Pemkot Batu berharap Bank Jatim dapat semakin optimal menjadi penghubung antara kebijakan fiskal pemerintah daerah dengan kebutuhan pembiayaan masyarakat secara langsung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pajak Kuliner Kota Batu Tembus Rp8,2 Miliar di Awal 2026, Sektor Mamin Jadi Penopang PAD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pajak-kuliner-kota-batu-tembus-rp82-miliar-di-awal-2026-sektor-mamin-jadi-penopang-pad</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pajak-kuliner-kota-batu-tembus-rp82-miliar-di-awal-2026-sektor-mamin-jadi-penopang-pad</guid>
<description><![CDATA[ Dengan tren pertumbuhan usaha kuliner yang masih cukup tinggi serta meningkatnya mobilitas wisatawan pada 2026, pemerintah optimistis kontribusi pajak mamin terhadap pendapatan daerah akan terus mengalami peningkatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a084e0560945.webp" length="80116" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 19:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pajak, Mamin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Sektor makanan dan minuman (mamin) kembali menjadi salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu. Hingga triwulan pertama 2026, realisasi pajak dari sektor kuliner telah mencapai Rp8,2 miliar atau sekitar 23,02 persen dari target tahunan sebesar Rp35,9 miliar.</p>
<p>Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Muhammad Nur Adhim pada Sabtu (16/5/2026) bahwa capaian tersebut menunjukkan geliat bisnis kuliner di Kota Batu masih terus tumbuh di tengah tingginya aktivitas wisata dan konsumsi masyarakat. Menjamurnya kafe, restoran, hingga rumah makan baru dinilai menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan penerimaan pajak daerah.</p>
<p>"Tren penerimaan pajak sektor mamin sejauh ini bergerak positif dan berpotensi kembali melampaui target seperti tahun sebelumnya. Tahun lalu realisasinya mencapai 107,9 persen atau sekitar Rp38,8 miliar dari target yang ditetapkan. Melihat tren saat ini, kami optimistis tahun ini juga bisa melampaui target,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pertumbuhan sektor kuliner di Kota Batu berlangsung cukup agresif dalam beberapa tahun terakhir. Banyak usaha makanan dan minuman baru bermunculan, terutama di kawasan wisata dan pusat keramaian yang menjadi magnet wisatawan.</p>
<p>Selain pertumbuhan usaha baru, momentum Ramadan juga memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan transaksi kuliner. Aktivitas buka puasa bersama di restoran, hotel, dan kafe mendorong peningkatan omzet pelaku usaha yang berimbas langsung terhadap penerimaan pajak daerah.</p>
<p>“Selama Ramadan aktivitas konsumsi masyarakat memang meningkat. Banyak kegiatan buka bersama yang digelar di restoran maupun hotel. Hal itu tentu berdampak pada meningkatnya pajak mamin,” jelasnya.</p>
<p>Bapenda Kota Batu juga terus memperluas basis pajak dengan melakukan pendataan objek pajak baru secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan omzet masuk dalam sistem perpajakan daerah.</p>
<p>Usaha kuliner dengan omzet minimal Rp 10 juta per bulan menjadi salah satu fokus pendataan pemerintah daerah. Selain itu, pengawasan dan edukasi kepada wajib pajak juga diperkuat agar kepatuhan pelaporan dan pembayaran pajak semakin meningkat.</p>
<p>Pemkot Batu menilai sektor makanan dan minuman memiliki potensi besar sebagai tulang punggung PAD karena pertumbuhannya sangat berkaitan dengan sektor wisata yang terus berkembang di Kota Batu.</p>
<p>“Kami optimistis capaian akhir tahun bisa melampaui target, seiring membaiknya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat,” pungkas Adhim. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Ekonomi Digital, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Live TikTok dan Shopee bagi UMKM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-ekonomi-digital-pemkab-pasuruan-gelar-pelatihan-live-tiktok-dan-shopee-bagi-umkm</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-ekonomi-digital-pemkab-pasuruan-gelar-pelatihan-live-tiktok-dan-shopee-bagi-umkm</guid>
<description><![CDATA[ Era digital telah meruntuhkan sekat pasar konvensional. Platform seperti TikTok Shop dan Shopee Live kini bertransformasi menjadi ekosistem pasar nyata yang terus berkembang pesat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a068f97db729.webp" length="37896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 May 2026 08:57:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan daya saing dengan menguasai teknik berjualan secara langsung (live) di platform digital. Langkah ini dinilai penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar global yang kian kompetitif.</p>
<p></p>
<p>Hal itu disampaikan bupati yang karib disapa Mas Rusdi ini saat membuka Pelatihan E-Commerce bertajuk “Upgrade Skill, Live TikTok &amp; Shopee: Cuan dari Digital Platform” yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan di Hall Finna Golf &amp; Country Club, Prigen, Ahad (10/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Dalam sambutannya, Mas Rusdi menegaskan bahwa era digital telah meruntuhkan sekat pasar konvensional. Platform seperti TikTok Shop dan Shopee Live kini bertransformasi menjadi ekosistem pasar nyata yang terus berkembang pesat.</p>
<p></p>
<p>“Era digital adalah peluang emas. UMKM tidak boleh lagi hanya bergantung pada cara-cara lama. Kita harus masuk ke pasar yang sedang tumbuh ini untuk meningkatkan penghasilan secara signifikan,” tegas Mas Rusdi.</p>
<p></p>
<p>Ia juga mengingatkan peserta agar tidak hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar mendalami aspek teknis maupun psikologis dalam berjualan. Hal tersebut meliputi pengaturan pencahayaan, kualitas audio, hingga cara membangun kedekatan emosional dengan penonton.</p>
<p></p>
<p>Salah satu tips menarik yang dibagikan Mas Rusdi adalah pentingnya momen emas (golden moment) saat memulai siaran.</p>
<p></p>
<p>"Tiga detik pertama itu krusial. Begitu kamera menyala, langsung sapa penonton dengan energi positif dan berikan pancingan promo yang menarik. Itu kuncinya agar mereka tidak scrolling ke akun lain," jelasnya yang disambut antusias oleh peserta.</p>
<p></p>
<p>Menurut Mas Rusdi, kunci utama live commerce adalah komunikasi dua arah. Pelaku usaha yang mampu menyapa dengan hangat, responsif menjawab komentar, dan lihai menciptakan rasa urgensi (urgency) bagi pembeli, akan jauh lebih sukses dibandingkan mereka yang hanya memajang produk tanpa interaksi.</p>
<p></p>
<p>“Jangan jualan satu arah. Sebut nama penonton, jawab pertanyaan mereka. Semakin interaktif suasana yang dibangun, semakin besar peluang produk kita terjual,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui pelatihan ini, Bupati Rusdi berharap para pelaku UMKM segera mempraktikkan ilmu yang diperoleh tanpa ragu. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus menghadirkan program peningkatan kapasitas serupa guna memperkuat fondasi ekonomi digital di daerah.</p>
<p></p>
<p>Acara semakin semarak dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo. Sosok yang akrab disapa Mbak Mela ini tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga turut mempraktikkan langsung teknik siaran langsung bersama para peserta, sekaligus memberikan motivasi bagi para pelaku usaha untuk berani tampil di depan kamera. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Pupuk Subsidi di Dander Bojonegoro Diklaim Aman, Distribusi Disebut Lampaui Target</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-pupuk-subsidi-di-dander-bojonegoro-diklaim-aman-distribusi-disebut-lampaui-target</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-pupuk-subsidi-di-dander-bojonegoro-diklaim-aman-distribusi-disebut-lampaui-target</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data penyaluran Januari hingga Desember 2026, total alokasi pupuk subsidi di kios UD Usaha Tani mencapai 325,3 ton. Alokasi tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 149,4 ton, NPK Phonska 145,9 ton, dan Organik Granul sebesar 30,5 ton yang disalurkan kepada enam kelompok tani di wilayah setempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a042a6fb4b4d.webp" length="86116" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:17:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Pupuk subsidi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP</strong> – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dipastikan masih aman selama musim tanam tahun 2026. Bahkan, realisasi penyaluran pupuk di UD Usaha Tani telah melampaui target distribusi yang ditetapkan PT Pupuk Indonesia (Persero).</p>
<p>Berdasarkan data penyaluran Januari hingga Desember 2026, total alokasi pupuk subsidi di kios UD Usaha Tani mencapai 325,3 ton. Alokasi tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 149,4 ton, NPK Phonska 145,9 ton, dan Organik Granul sebesar 30,5 ton yang disalurkan kepada enam kelompok tani di wilayah setempat.</p>
<p>Pemilik Kios Pupuk UD Usaha Tani, Rifaun Naim mengatakan hingga pertengahan Mei 2026 distribusi pupuk berjalan lancar dan kebutuhan petani masih terpenuhi.</p>
<p>“Distribusi pupuk sampai saat ini berjalan stabil dan aman. Kebutuhan petani masih bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, realisasi distribusi pupuk subsidi di wilayah Desa Ngraseh saat ini telah mencapai lebih dari 62 persen. Capaian tersebut melampaui target distribusi dari PT Pupuk Indonesia yang berada di angka 60 persen.</p>
<p>Ia menjelaskan, pupuk NPK Phonska menjadi jenis pupuk dengan tingkat penebusan tertinggi, yakni mencapai 63 persen dari total alokasi. Sementara pupuk Urea tercatat sebesar 62,9 persen dan Organik Granul sebesar 55,8 persen.</p>
<p>“Target PI 60 persen, sedangkan realisasi distribusi UD Usaha Tani sudah mencapai lebih dari 62 persen,” tambahnya.</p>
<p>Dalam proses penebusan pupuk subsidi, petani juga memanfaatkan aplikasi i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi). Aplikasi tersebut dikembangkan Kementerian Pertanian bersama PT Pupuk Indonesia untuk mempermudah petani dalam melakukan penebusan pupuk secara cepat dan transparan.</p>
<p>Sementara itu, Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk subsidi di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Bojonegoro, masih dalam kondisi aman.</p>
<p>Per 13 Mei 2026, stok pupuk subsidi di Jawa Timur tercatat sebanyak 129.588 ton. Jumlah tersebut terdiri dari pupuk Urea 99.917 ton, NPK Phonska 23.036 ton, ZA 1.454 ton, Organik Petroganik 4.663 ton, dan SP-36 sebanyak 518 ton.</p>
<p>Adapun stok pupuk subsidi di Kabupaten Bojonegoro mencapai 5.906 ton. Rinciannya, pupuk Urea sebanyak 2.673 ton, NPK Phonska 2.969 ton, dan Organik Petroganik 264 ton.</p>
<p>Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, M. Ali Irtadho mengatakan para petani sejauh ini tidak mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk subsidi.</p>
<p>“Distribusi berjalan lancar dan stok pupuk masih aman. Data penyaluran juga sesuai antara alokasi, penebusan, dan sisa stok,” katanya.</p>
<p>Ia menilai kemudahan penebusan pupuk serta kebijakan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) sejak Oktober 2025 turut membantu petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk selama musim tanam berlangsung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Rupiah Melemah, Perajin Kendang Jimbe Blitar Tetap Pertahankan Pasar Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-rupiah-melemah-perajin-kendang-jimbe-blitar-tetap-pertahankan-pasar-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-rupiah-melemah-perajin-kendang-jimbe-blitar-tetap-pertahankan-pasar-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Meski terdampak nilai tukar rupiah, perajin kendang jimbe asal Kota Blitar tetap mempertahankan pasar ekspor. Kondisi ini membuat biaya produksi kendang jimbe meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a03124173402.webp" length="66174" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 20:21:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kendang Jimbe, Perajin, Pertahankan, Pasar Ekspor, Blitar .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha kerajinan di Kota Blitar.</p>
<p>Salah satunya adalah produsen kendang jimbe dan rebana yang harus menghadapi kenaikan biaya produksi akibat meningkatnya harga bahan baku impor.</p>
<p>Saat ini, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.400 per dolar AS. Kondisi tersebut berdampak pada naiknya harga sejumlah material penunjang produksi, seperti plastik dan besi yang digunakan untuk kebutuhan pengemasan maupun komponen tertentu dalam pembuatan alat musik tradisional tersebut.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku ini membuat biaya operasional meningkat sekitar 20 hingga 30 persen.</p>
<p>M Jefri Firmansyah, perajin kendang jimbe di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, mengatakan tekanan biaya tersebut cukup memengaruhi perhitungan usaha. Meski demikian, harga jual produknya sebagian besar masih dipertahankan agar tetap kompetitif di pasar.</p>
<p>"Beberapa konsumen memahami kondisi ini dan setuju penyesuaian harga. Tapi ada juga yang masih menawar dengan harga lama. Kami berusaha menjaga keseimbangan," ujarnya, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Produk kendang jimbe yang diproduksi Jefri dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp15.000 per unit hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan kualitas.</p>
<p>Selain itu, ia juga memproduksi rebana dengan harga mulai Rp30.000 hingga Rp500.000 per unit.</p>
<p>Dalam satu bulan, kapasitas produksi usahanya mencapai sekitar 3.000 unit, dengan jumlah ekspor sekitar 200–300 unit. Produk tersebut dipasarkan ke beberapa negara, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Malaysia menjadi tujuan ekspor paling rutin setiap bulan.</p>
<p>"Kami ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Amerika. Jenis kerajinan yang kami ekspor paling banyak kendang jimbe dan kspor paling rutin tiap bulan ke Malaysia," ujarnya.</p>
<p>Usaha kerajinan ini telah dirintis sejak awal 2000-an oleh orang tuanya. Setelah pandemi Covid-19, Jefri melanjutkan dan mengelola usaha tersebut hingga kini, dengan melibatkan sekitar 20 pekerja untuk produksi dan pemasaran.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global, para pelaku UMKM seperti Jefri memilih bertahan sambil menjaga kualitas dan kontinuitas produksi.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku yang terjadi secara cepat membuat pengusaha harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan penyesuaian harga.</p>
<p>"Kondisi masih belum stabil, jadi kami fokus menjaga produksi tetap berjalan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Gandeng Pemkot Pasuruan, 240 UMKM Perempuan Dibekali Ilmu Kelola Keuangan dan Akses Pembiayaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-gandeng-pemkot-pasuruan-240-umkm-perempuan-dibekali-ilmu-kelola-keuangan-dan-akses-pembiayaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-gandeng-pemkot-pasuruan-240-umkm-perempuan-dibekali-ilmu-kelola-keuangan-dan-akses-pembiayaan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a01ec02de286.webp" length="33556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 22:25:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>OJK, OJKMALANG, literasikeuangan, pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA PASURUAN, SJP —</strong> Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui rangkaian Kampanye Nasional Bulan Literasi Keuangan, OJK Malang bersama Pemerintah Kota Pasuruan menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi ratusan pelaku UMKM.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x_6a01ec3f02a30.webp" alt=""></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pasuruan ini berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (11/5/2026). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 240 peserta yang mayoritas berasal dari komunitas dan pelaku UMKM perempuan mengikuti kegiatan edukasi terkait pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Kantor OJK Malang, Farid Faletehan, mengatakan, pemahaman keuangan yang baik menjadi kunci bagi masyarakat untuk memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sukses itu lahir dari persiapan dan keberuntungan. Karena itu, mari mulai membiasakan menabung dan mempersiapkan diri dari sekarang, sebab kita tidak pernah tahu kapan kesempatan dan keberuntungan datang,” ujar Farid.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi literasi keuangan dari perencana keuangan Bareyn Mochaddin yang membahas pentingnya pengelolaan keuangan keluarga serta strategi mengembangkan usaha melalui akses pembiayaan yang sehat.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x_6a01ecfa3e103.webp" alt=""></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada OJK Malang dan seluruh lembaga jasa keuangan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor jasa keuangan sangat penting untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sinergi ini sangat penting agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan keuangan sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga dan pelaku UMKM di Kota Pasuruan,” kata Adi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain sesi edukasi, kegiatan juga diramaikan dengan booth layanan dan pameran UMKM yang menghadirkan berbagai lembaga jasa keuangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui booth tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi produk keuangan, konsultasi keuangan, akses pembiayaan, hingga layanan pembukaan rekening secara langsung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan TPAKD Kota Pasuruan yaitu P4-LK (Penguatan, Pemanfaatan, Pemerataan dan Pemahaman Layanan Keuangan) yang bertujuan membangun ekosistem keuangan yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, OJK dan Pemerintah Kota Pasuruan berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal. <strong>(**)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pabrik Nitrat Senilai Rp4 Triliun Dibangun di Gresik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pabrik-nitrat-senilai-rp4-triliun-dibangun-di-gresik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pabrik-nitrat-senilai-rp4-triliun-dibangun-di-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Pabrik ini akan memproduksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi nasional, sekaligus mengembangkan produk pupuk NPK dan turunannya sebagai bentuk hilirisasi amonia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a01d4d6f3e61.webp" length="50642" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 20:45:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, pabrik nitrat Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>PT Bara Blasting Perkasa membangun kompleks pabrik nitrat terintegrasi di Kawasan Industri Maspion, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Adalun nilai investasi usaha industri petrokimia itu mencapai US$300 juta atau sekitar Rp4 triliun.</p>
<p></p>
<p>Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa, Mei Suryawan menjelaskan, investasi di Gresik merupakan ekspansi strategis kedua perusahaan setelah pembangunan terminal amonia di kawasan yang sama.</p>
<p></p>
<p>Ia menyebut, keputusan memperluas investasi di Gresik menjadi bukti kuat bahwa daerah ini dinilai aman, kondusif, dan memiliki dukungan ekosistem industri yang solid.</p>
<p></p>
<p>“Ini menjadi bukti bahwa Gresik merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk investasi. Kami merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik maupun seluruh stakeholder,” kata Mei, dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Mei menjelaskan, pabrik ini akan memproduksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi nasional, sekaligus mengembangkan produk pupuk NPK dan turunannya sebagai bentuk hilirisasi amonia.</p>
<p></p>
<p>Ia berharap, keberadaan fasilitas ini mampu memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor bahan peledak industri dan pupuk.</p>
<p></p>
<p>“Kami ingin Indonesia menjadi tuan rumah bagi produk industrinya sendiri. Selain mendukung ketahanan energi dan ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi regional melalui peningkatan PAD, penyerapan tenaga kerja, penguatan logistik, pergudangan, transportasi hingga aktivitas pelabuhan,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, pembangunan pabrik nitrat terintegrasi di Kawasan Industri Maspion, itu juga mendapat sambutan positif dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. </p>
<p></p>
<p>“Kami berharap tumbuhnya investasi ini memberi peluang kerja bagi anak-anak muda Gresik yang memiliki keterampilan dan kompetensi. Selain itu, sektor UMKM dan ekonomi pendukung lainnya juga akan ikut tumbuh,” ungkap dia.</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus menghadirkan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu menjawab kebutuhan industri modern.</p>
<p></p>
<p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada PT Bara Blasting Perkasa. Semoga pembangunan proyek ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Kenaikan HPP Gula, APTRI Tulungagung Siap Pasok Tebu untuk PG Mojopanggung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-kenaikan-hpp-gula-aptri-tulungagung-siap-pasok-tebu-untuk-pg-mojopanggung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-kenaikan-hpp-gula-aptri-tulungagung-siap-pasok-tebu-untuk-pg-mojopanggung</guid>
<description><![CDATA[ APTRI mewakili aspirasi petani tebu meminta pemerintah menaikkan HPP gula dari sebelumnya Rp14.500 per kilogram menjadi Rp16.875 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a019deec6afd.webp" length="72234" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 18:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, aptri, dpd aptri tulungagung, pg mojopanggung, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Tulungagung menyatakan kesiapan mendukung pasokan bahan baku tebu untuk kebutuhan giling PG Mojopanggung pada musim giling tahun 2026.</p>
<p>Ketua DPD APTRI Tulungagung, Santoso, mengatakan, pihaknya akan terus mengawal ketersediaan tebu agar proses produksi gula di PG Mojopanggung berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.</p>
<p>“Untuk musim giling tahun 2026, kami dari APTRI siap mendukung bahan baku agar PG Mojopanggung bisa menggiling sesuai dengan harapan,” ujar Santoso, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Selain memastikan dukungan pasokan tebu, APTRI juga tengah memperjuangkan kenaikan Harga Pokok Penjualan (HPP) gula di tingkat pemerintah.</p>
<p>Menurut Santoso, hal tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APTRI yang digelar di Jakarta pada 25-26 Mei 2026.</p>
<p>Dalam forum tersebut, APTRI mewakili aspirasi petani tebu untuk meminta pemerintah menaikkan HPP gula dari sebelumnya Rp14.500 per kilogram menjadi Rp16.875 per kilogram.</p>
<p>“Kami meminta pemerintah segera menetapkan HPP gula sebesar Rp16.875 per kilogram demi mendukung kesejahteraan petani tebu,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, pada musim giling tahun 2026, PG Mojopanggung menargetkan mampu menggiling sebanyak 446.123 ton tebu. Pasokan bahan baku tersebut berasal dari lahan tebu seluas 6.783 hektare yang tersebar di lima wilayah, yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>PG Mojopanggung juga menargetkan rendemen sebesar 7,21 persen dengan kapasitas giling minimal mencapai 2.864 ton cane per day (TCD). Adapun target produksi gula pada musim giling tahun ini dipatok sebesar 33.705 ton.</p>
<p>Untuk mencapai target tersebut, masa giling diperkirakan berlangsung selama sekitar 161 hari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Gerobakan ke Sistem Kemitraan: Rahasia Daniel Membesarkan Mie Ayam Bintang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-gerobakan-ke-sistem-kemitraan-rahasia-daniel-membesarkan-mie-ayam-bintang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-gerobakan-ke-sistem-kemitraan-rahasia-daniel-membesarkan-mie-ayam-bintang</guid>
<description><![CDATA[ Temukan 5 kiat sukses scale up bisnis kuliner dari Mie Ayam Bintang. Mulai dari membangun sistem yang replikabel hingga efisiensi operasional dengan DANA Bisnis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a004712149dd.webp" length="37350" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 10 May 2026 19:37:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Strategi Bisnis, UMKM Indonesia, Mie Ayam Bintang, DANA Bisnis, Franchise Kuliner, Digitalisasi UMKM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> - Banyak pelaku usaha terjebak pada ambisi untuk ekspansi secepat mungkin. Namun, bagi Daniel, sosok di balik suksesnya Mie Ayam Bintang, pertumbuhan bisnis atau <em>scale up </em>bukan melulu soal kuantitas cabang. Baginya, pertumbuhan sejati dimulai dari kematangan sistem yang siap diduplikasi tanpa kehilangan kualitas.</p>
<p>Berangkat dari usaha keluarga pembuat mi mentah, Daniel membuktikan bahwa bisnis yang terlihat sederhana seperti mi ayam justru menuntut fondasi operasional yang sangat kuat. Berikut adalah 5 kiat dari perjalanan Daniel dalam membangun sistem kemitraan yang berkelanjutan:</p>
<p><strong>1. Membedah Masalah di Balik Peluang</strong></p>
<p>Pasar mi ayam memang sangat luas, tapi Daniel jeli melihat celah: banyak orang ingin berjualan, tapi gagap dalam eksekusi harian. Ia tidak hanya menjual produk, melainkan menawarkan solusi atas kerumitan operasional, mulai dari standar bahan baku hingga manajemen stok, sehingga mitra tidak perlu meraba-raba dari nol.</p>
<p><strong>2. Menjadikan Gerai Sendiri sebagai "Laboratorium"</strong></p>
<p>Sebelum menawarkan kemitraan ke orang lain, Daniel terjun langsung di dapur dan kasir cabangnya sendiri. Fase <em>trial and error </em>ini krusial. Ia percaya bahwa sebuah sistem tidak boleh dibagikan sebelum teruji mampu menyelesaikan masalah di lapangan secara konsisten.</p>
<p><strong>3. Membangun "Blueprint" yang Mudah Direplikasi</strong></p>
<p>Kunci <em>franchise </em> adalah standarisasi. Daniel merancang Mie Ayam Bintang agar menjadi sistem yang siap pakai. Dengan infrastruktur yang matang, ia tidak hanya memperluas bisnisnya sendiri, tapi juga membuka jalan bagi pelaku UMKM lain untuk tumbuh dengan risiko yang lebih terukur.</p>
<p><strong>4. Digitalisasi: Jembatan Menuju Operasional Rapi</strong></p>
<p>Saat transaksi mulai padat, pencatatan manual seringkali menjadi bom waktu bagi <em>cash flow</em>. Menyadari hal ini, Daniel mengintegrasikan teknologi ke dalam rutinitasnya. Penggunaan DANA Bisnis  menjadi titik balik bagi operasionalnya; laporan transaksi jadi lebih akurat dan pemantauan pemasukan bisa dilakukan secara <em>real-time</em>. Di sinilah teknologi berperan bukan sebagai beban, melainkan pendukung ketertiban administrasi.</p>
<p><strong>5. Menjaga Standar di Tengah Ekspansi</strong></p>
<p>Kini, dengan 13 mitra waralaba dan 5 cabang mandiri, tantangan Daniel adalah menjaga konsistensi. Ia mewajibkan alur pembayaran yang seragam, termasuk penggunaan fitur digital untuk seluruh mitranya. “Dengan alur pembayaran yang seragam, kami jadi lebih mudah memantau kinerja usaha mitra secara berkala,” ungkapnya.</p>
<p>Digitalisasi melalui DANA Bisnis  membantu para mitra tetap fokus pada pelayanan, sementara urusan rekonsiliasi data sudah terselesaikan secara otomatis.</p>
<p>Kisah Mie Ayam Bintang mengingatkan kita bahwa *scale up* adalah soal kesiapan sistem. Ketika fondasi digital dan operasional sudah tertata, UMKM bukan lagi sekadar usaha kecil, melainkan ekosistem yang mampu tumbuh besar dan memberdayakan banyak orang.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x_6a004802da7db.webp" alt=""><span style="font-size: 8pt;">Pendiri Mie Ayam Bintang, yakni ayah dari <span class="term-highlighted">Daniel</span> (pemilik saat ini), sedang melayani pelanggan</span></p>
<p>DANA (PT Dana Digital Group) adalah dompet digital terdepan di Indonesia yang dipercaya lebih dari 200 juta pengguna. Melalui inovasi teknologi keuangan yang aman dan inklusif, DANA berkomitmen mendukung UMKM Indonesia untuk naik kelas melalui solusi transaksi digital yang efisien. (***)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Giling 2026, PG Semboro Jember Diharapkan Bisa Tekan Krisis Ekonomi Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-giling-2026-pg-semboro-jember-diharapkan-bisa-tekan-krisis-ekonomi-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-giling-2026-pg-semboro-jember-diharapkan-bisa-tekan-krisis-ekonomi-global</guid>
<description><![CDATA[ Musim Giling PG Semboro memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi penting di Kabupaten Jember. Dan perputaran ekonomi juga nantinya bisa menguatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69ff25d380306.webp" length="80962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:32:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Petik tebu manten yang setiap tahun dilakukan oleh Pabrik Gula (PG) Semboro Kecamatan Semboro Kabupaten Jember tidak hanya memiliki makna budaya dan tradisi, namun juga memiliki nilai ekonomis bahwa telah dimulainya proses penggilingan tebu di pabrik.</p>
<p>Dua batang tebu pria dan wanita yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis lalu diarak sebelum dimasukkan ke penggilingan tebu sebagai pertanda musim giling dimulai.</p>
<p>General Manager (GM) PG Semboro Ari Suprih Adi Susetyo mengatakan, tradisi Petik Tebu Manten ini, digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas akan dilaksanakannya penggilingan gula tahun ini. </p>
<p>"Filosofi mengawinkan Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis ini sebagai simbol perkawinan antara PG dan Petani agar tetap berhubungan baik. Semoga giling tahun ini diberi kelancaran," kata Ari sapaan akrab GM PG Semboro, Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Ari menambahkan bahwa proses giling rencananya akan dimulai hari Kamis tanggal 14 Mei 2026 dan diharapkan selesai akhir September 2026. </p>
<p>"PG Semboro sangat siap, baik dari sisi peralatan permesinan, SDM, maupun kesiapan operasional lainnya. Penyesuaian jadwal dilakukan sebagai langkah kehati-hatian, mempertimbangkan kearifan lokal dan strategi untuk memastikan musim giling berjalan lebih optimal, efisien, dan menghasilkan kinerja terbaik," ujarnya.</p>
<p>Tahun ini jumlah tebu yang akan digiling diperkirakan sebanyak 855.010 ton dengan produksi gula sebanyak 62.500 ton. Hal ini diprediksi akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 837.000 ton tebu.</p>
<p>"Proses penggilingan akan dilakukan selama kurang lebih 145 hari giling, kapasitas harian 6.200 TCD dengan tebu jenis varietas BL, rendemen dikisaran 7,30," ulasnya.</p>
<p>Di tengah isu global krisi ekonomi PG Semboro bukan sekadar unit industri pengolahan gula, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. </p>
<p>"Pabrik saat musim giling secara langsung memperkerjakan lebih dari 1.200 karyawan. Secara tidak langsung, kegiatan operasional PG Semboro juga menghidupi lebih dari 1.000 sopir angkutan tebu, sekitar 5.000 tenaga tebang, serta ribuan anggota keluarga yang menggantungkan penghidupannya pada keberlangsungan industri gula," lengkapnya.</p>
<p>Musim Giling PG Semboro memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi penting di Kabupaten Jember. Dan perputaran ekonomi juga nantinya bisa menguatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasokan Tebu Jadi Tantangan, PT SGN Kejar Produksi Gula 1,1 Juta Ton</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasokan-tebu-jadi-tantangan-pt-sgn-kejar-produksi-gula-11-juta-ton</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasokan-tebu-jadi-tantangan-pt-sgn-kejar-produksi-gula-11-juta-ton</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu langkah utama yang dilakukan SGN tahun ini adalah mengakselerasi program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69ff161f94c87.webp" length="106806" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:03:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, pg mojopanggung, pt sinergi gula nusantara, putu sukarmen, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menargetkan produksi gula sebesar 1,1 juta ton pada tahun 2026. Target tersebut diproyeksikan menyumbang sekitar 34 persen dari total produksi gula nasional yang diperkirakan mencapai 3 juta ton.</p>
<p></p>
<p>Hal itu disampaikan Senior Executive Vice President (SEVP) Pengembangan PT SGN, Putu Sukarmen saat menghadiri tradisi manten tebu sebagai penanda dimulainya musim buka giling di PT Sinergi Gula Nusantara, Pabrik Gula Mojopanggung, Tulungagung, Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, target tersebut sejalan dengan program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.</p>
<p>“Harapan kita bersama bahwa Pabrik Gula Mojopanggung dalam waktu dekat akan mengawali giling. Tentunya ini selaras dengan Asta Cita Presiden untuk menyongsong swasembada pangan, khususnya konsumsi gula nasional yang diharapkan tercapai pada 2028 dan kini dipercepat menjadi 2027,” ujar Putu.</p>
<p>Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang dilakukan SGN tahun ini adalah mengakselerasi program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu dengan membongkar ratoon (tanaman tebu sisa tebang yang tumbuh kembali) guna meningkatkan pasokan bahan baku tebu.</p>
<p>Menurutnya, ketersediaan bahan baku menjadi faktor penting dalam meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani dan pekerja di sektor gula.</p>
<p>“Dengan jumlah bahan baku yang cukup, maka harapan kita masyarakat petani akan lebih sejahtera dan karyawan juga lebih sejahtera,” katanya.</p>
<p>Putu menilai tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan bagi PT SGN. Pasalnya, berbagai persoalan eksternal yang terjadi pada 2025 disebut telah terselesaikan. Selain itu, kondisi cuaca tahun ini diprediksi lebih baik dibanding tahun lalu yang mengalami curah hujan tinggi.</p>
<p>“Tahun lalu hujan terus-menerus menjadi isu negatif. Tahun ini dipastikan akan membaik. Meskipun ada ancaman kemarau lebih panjang, tetapi sampai sekarang masih ada hujan sehingga menjadi pertanda yang baik bagi tanaman tebu,” jelasnya.</p>
<p>Selain faktor cuaca, harga gula juga diprediksi membaik setelah dilakukan analisis oleh akademisi dan praktisi terkait penetapan biaya pokok produksi (BPP) gula.</p>
<p>“Insyaallah akan membawa angin segar bagi petani tebu, khususnya di Mojopanggung,” tambahnya.</p>
<p>Putu menyebut produksi gula PT SGN pada 2025 mencapai 883 ribu ton. Angka tersebut diproyeksikan meningkat sekitar 23 persen pada 2026 menjadi 1,1 juta ton. Sementara itu, produksi gula nasional tahun lalu berada di angka 2,6 juta ton dan tahun ini diperkirakan mencapai 3 juta ton.</p>
<p>“Kalau nasional masih di angka kebutuhan 2,9 juta ton. Kalau memang produksi 3 juta ton tercapai, maka swasembada gula konsumsi tidak ada isu lagi,” ujarnya.</p>
<p>Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan besar dalam mewujudkan swasembada gula, terutama terkait pasokan bahan baku tebu. Kapasitas pabrik gula milik SGN saat ini disebut jauh lebih besar dibanding ketersediaan bahan baku, sehingga memicu persaingan antar pabrik dalam memperoleh tebu.</p>
<p>“Kapasitas pabrik kita jauh lebih besar daripada kapasitas pasok bahan baku. Akhirnya terjadi persaingan yang berdampak pada kualitas tebu yang dipanen menjadi tidak optimal,” katanya.</p>
<p>Karena itu, program bongkar ratoon dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas tebu tanpa memunculkan persaingan yang tidak sehat antar pabrik gula. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Emas Antam Jalan di Tempat, Harga Perak Justru Unjuk Gigi!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/emas-antam-jalan-di-tempat-harga-perak-justru-unjuk-gigi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/emas-antam-jalan-di-tempat-harga-perak-justru-unjuk-gigi</guid>
<description><![CDATA[ Cek update harga logam mulia hari ini! Harga perak Antam meroket jadi Rp51.700/gram hingga stok ludes, sementara harga emas Antam stagnan di Rp2,839 juta ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69febb8b7944e.webp" length="27690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 11:43:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga perak antam, harga emas antam hari ini, harga perak hari ini, investasi perak, harga logam mulia, harga buyback emas, logam mulia antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> - Akhir pekan ini, pasar logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyuguhkan dinamika yang tak biasa. Ketika harga emas sedang asyik "jalan di tempat", perak justru unjuk gigi dengan mencetak kenaikan harga yang meyakinkan pada Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Mengutip data dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam sukses merangkak naik Rp 600, membawanya ke level Rp 51.700 per gram dari posisi hari sebelumnya di Rp 51.100 per gram.</p>
<p>Menariknya, momentum kenaikan perak ini rupanya dibarengi dengan tingginya minat pembeli di pasaran. Buktinya, bagi investor yang ingin memborong perak batangan ukuran besar harus gigit jari. Perak ukuran 250 gram yang dibanderol Rp 13,325 juta dan ukuran 500 gram seharga Rp 25,85 juta saat ini terpantau ludes alias kosong stok.</p>
<p>Kontras dengan agresivitas perak, harga emas Antam tampaknya masih lesu dan tertahan di level Rp 2,839 juta per gram. Posisi ini stagnan setelah sempat terkoreksi tipis Rp 1.000 pada perdagangan Jumat lalu.</p>
<p>Angka tersebut masih berjarak cukup jauh jika dibandingkan dengan rekor harga emas Antam tertinggi yang pernah menembus Rp 3,168 juta per gram pada 29 Januari 2026 lalu. Sementara itu, bagi investor yang berniat mencairkan emasnya hari ini, harga beli balik (buyback) dipatok pada angka **Rp 2,644 juta per gram.</p>
<p>Fenomena perak Antam yang sukses "mencuri panggung" ini ternyata sangat beralasan dan sejalan dengan sentimen positif di pasar global. Hampir seluruh komoditas logam mulia dunia kompak menghijau pada penutupan pekan ini:</p>
<p>Perak Dunia: Tampil sebagai bintang utama dengan lonjakan tajam 2,5%, bertengger mantap di US$ 80,4 per ons.</p>
<p>Emas Spot &amp; Berjangka: Harga spot emas ikut terkerek 0,7% menjadi US$ 4.719,68 per ons (mencatatkan penguatan 2,3% dalam sepekan). Setali tiga uang, emas berjangka AS juga ditutup lebih tinggi 0,4% di level US$ 4.730,70 per ons.</p>
<p>Platinum &amp; Palladium:</p>
<p>Platinum turut menikmati tren positif dengan penguatan 1,3% ke US$ 2.047,88 per ons. Di sisi lain, Palladium tertinggal sendirian dan harus melemah tipis 0,5% ke posisi US$ 1.487,71 per ons. (**)</p>
<p>sumber: beritasatu.com</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minim Lapangan Kerja, Warga Batu Ramai&amp;Ramai Cari Nafkah ke Luar Negeri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minim-lapangan-kerja-warga-batu-ramai-ramai-cari-nafkah-ke-luar-negeri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minim-lapangan-kerja-warga-batu-ramai-ramai-cari-nafkah-ke-luar-negeri</guid>
<description><![CDATA[ Meningkatnya jumlah warga Batu yang bekerja ke luar negeri menunjukkan bahwa sektor ketenagakerjaan daerah masih menghadapi tantangan serius. Selama lapangan kerja lokal belum mampu menyerap tenaga produktif secara optimal, bekerja di luar negeri akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fdc980d4f9f.webp" length="50786" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 19:34:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Lapangan Kerja, Luar Negeri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Terbatasnya peluang kerja formal di Kota Batu mulai mendorong semakin banyak warga memilih bekerja di luar negeri. Dalam dua tahun terakhir, jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Batu terus meningkat, terutama dari kalangan perempuan dengan latar pendidikan dasar hingga menengah.</p>
<p></p>
<p>Kepala Disnaker Kota Batu, MD Forkan pada Jumat (8/5/2026) bahwa berdasadkM dadi data yang ada telah mencatat, jumlah PMI pada 2024 sebanyak 44 orang, lalu naik menjadi 53 orang pada 2025. Hingga pertengahan Maret 2026, tercatat sudah ada 13 warga yang kembali berangkat bekerja ke luar negeri.</p>
<p></p>
<p>"Tren tersebut erat kaitannya dengan masih terbatasnya serapan tenaga kerja di tingkat lokal. Banyak lulusan sekolah yang belum mampu masuk sektor formal di dalam daerah sehingga memilih mencari penghasilan di negara lain," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, faktor ekonomi menjadi alasan paling dominan. Upah kerja di luar negeri dianggap jauh lebih menjanjikan dibanding peluang kerja yang tersedia di daerah, khususnya bagi masyarakat dengan keterampilan terbatas.</p>
<p></p>
<p>Fenomena ini terlihat dari dominasi pekerja perempuan yang mencapai hampir seluruh jumlah PMI asal Kota Batu. Pada 2025, dari total 53 orang yang berangkat, sebanyak 52 di antaranya merupakan perempuan. Sebagian besar bekerja di sektor domestik dan perawatan lansia.</p>
<p></p>
<p>"Negara tujuan utama masih didominasi kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Taiwan menjadi tujuan paling banyak diminati dengan 23 pekerja, disusul Hong Kong sebanyak 19 orang. Selebihnya tersebar di Malaysia, Singapura, hingga sebagian kecil di Eropa dan Timur Tengah," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dari sisi pendidikan, mayoritas PMI berasal dari lulusan SD dan SMP. Data Disnaker menunjukkan 17 orang merupakan lulusan SD dan 16 orang lulusan SMP. Jumlah pekerja dengan pendidikan tinggi masih sangat minim.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, keberangkatan PMI dinilai membawa dampak ekonomi yang cukup besar bagi keluarga di daerah asal. Banyak keluarga mengalami peningkatan taraf hidup berkat penghasilan dari luar negeri, mulai dari perbaikan rumah, biaya pendidikan anak, hingga pembukaan usaha kecil. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Setujui Merger BPR di Jatim, Kapasitas Pembiayaan UMKM Ditargetkan Meningkat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-setujui-merger-bpr-di-jatim-kapasitas-pembiayaan-umkm-ditargetkan-meningkat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-setujui-merger-bpr-di-jatim-kapasitas-pembiayaan-umkm-ditargetkan-meningkat</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a01e24c494af.webp" length="30162" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 21:45:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>Ojkmalang, perkuatUMKM, margerbpr</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">MALANG, SJP — </span></strong><span class="s2">Otoritas Jasa Keuangan</span><span class="s1"> (OJK) menyetujui penggabungan usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Danaputra Sakti ke dalam PT BPR Harta Swadiri sebagai bagian dari langkah konsolidasi industri perbankan di Jawa Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-32/D.03/2026 tanggal 20 April 2026 tentang pemberian izin penggabungan PT BPR Danaputra Sakti ke dalam PT BPR Harta Swadiri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Kantor OJK Malang, </span><span class="s2">Farid Faletehan</span><span class="s1">, mengatakan penggabungan usaha ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan efisiensi industri BPR sehingga mampu memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melalui penggabungan usaha, BPR diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses layanan kepada masyarakat, serta memperkuat ketahanan dalam menghadapi dinamika perekonomian dan perkembangan industri jasa keuangan,” ujar Farid di Malang, Kamis (7/5/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PT BPR Harta Swadiri sendiri berkedudukan di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan terealisasinya penggabungan tersebut, jumlah BPR dan BPRS di wilayah kerja OJK Malang saat ini tercatat sebanyak 45 BPR dan 6 BPRS.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data hingga 31 Maret 2026, total aset BPR dan BPRS di wilayah kerja OJK Malang tercatat sebesar Rp2,89 triliun atau turun 9,20 persen secara tahunan (year on year/yoy). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1,68 triliun atau turun 17,30 persen yoy, dan penyaluran kredit atau pembiayaan mencapai Rp1,89 triliun atau turun 12,37 persen yoy.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penurunan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh proses konsolidasi industri, termasuk penggabungan sejumlah BPR Lestari di berbagai daerah ke dalam PT BPR Lestari Banten yang efektif sejak 9 Maret 2026.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">OJK mengimbau nasabah dan masyarakat untuk tetap tenang serta terus mempercayakan layanan kepada industri BPR yang saat ini terus diperkuat melalui kebijakan konsolidasi yang sehat dan terarah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ke depan, OJK akan terus mendorong penguatan kelembagaan BPR melalui konsolidasi dan transformasi industri guna menciptakan industri BPR yang lebih efisien, kompetitif, dan berdaya tahan, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian daerah maupun nasional. <strong>(**)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Harus Melek Finansial di Era Digital, OJK Malang Kick&amp;Off Bulan Literasi Keuangan 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-harus-melek-finansial-di-era-digital-ojk-malang-kick-off-bulan-literasi-keuangan-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-harus-melek-finansial-di-era-digital-ojk-malang-kick-off-bulan-literasi-keuangan-2026</guid>
<description><![CDATA[ OJK menghadirkan Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA sekaligus Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbanas, Wani Sabu serta pelaku UMKM Febby AntiQue sebagai narasumber. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc48323f392.webp" length="60058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 16:51:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>OJKmalang, kartini, perempuanindonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>MALANG, SJP — </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang resmi memulai rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 melalui kegiatan talk show bertajuk </span><span class="s2">“Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman”</span><span class="s1"> yang digelar Rabu (6/5/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut merupakan hasil kolaborasi OJK Malang bersama </span><span class="s3">Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi</span><span class="s1"> dan </span><span class="s3">Universitas Brawijaya</span><span class="s1"> dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas perempuan hingga kalangan mahasiswa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala OJK Malang, </span><span class="s3">Farid Faletehan</span><span class="s1"> mengatakan, perempuan menjadi salah satu prioritas utama dalam program edukasi keuangan nasional karena memiliki peran penting dalam pengelolaan ekonomi keluarga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal maupun berbagai modus penipuan digital yang saat ini semakin marak,” ujarnya dalam sambutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, kemampuan memahami produk dan layanan jasa keuangan menjadi bekal penting bagi perempuan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, </span><span class="s3">Abdul Ghofar</span><span class="s1">mengapresiasi langkah OJK Malang dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya perempuan di wilayah Malang Raya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong perempuan agar lebih bijak dalam mengelola keuangan sekaligus cakap memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kesejahteraan keluarga.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam talk show tersebut, OJK menghadirkan Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA sekaligus Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbanas, </span><span class="s3">Wani Sabu</span><span class="s1"> serta pelaku UMKM </span><span class="s3">Febby AntiQue</span><span class="s1"> sebagai narasumber.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada sesi pemaparan, Wani Sabu menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber dan penipuan digital yang saat ini terus berkembang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi digital dan tidak mudah percaya terhadap tawaran investasi maupun pinjaman ilegal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026 yang akan berlangsung hingga Agustus mendatang melalui berbagai program edukasi dan kampanye literasi keuangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, OJK Malang berharap masyarakat, khususnya perempuan, semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, penggunaan layanan jasa keuangan legal, serta kemampuan mengenali berbagai bentuk penipuan digital di era modern. <strong>(***)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemuda Blitar Bangun Startup Kurir Lokal, Buka Puluhan Lapangan Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemuda-blitar-bangun-startup-kurir-lokal-buka-puluhan-lapangan-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemuda-blitar-bangun-startup-kurir-lokal-buka-puluhan-lapangan-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pemuda asal Kota Blitar membangun startup kurir lokal dan kini sudah berhasil mempekerjakan sekitar 100 driver dan tenaga layanan lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc480ec270c.webp" length="36170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 16:37:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kurir, Lokal, Startup, Pemuda, Kota Blitar, Rekrut, Tenaga Kerja, Buka, Lowongan Kerja.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>- Berawal dari jasa antar barang sederhana, seorang pemuda asal Kota Blitar sukses mengembangkan startup layanan kurir lokal yang kini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan warga.</p>
<p>Startup bernama KurirQu tersebut dirintis oleh Mochammad Ari Setyawan sejak 24 Januari 2017. Awalnya, Ari menjalankan usaha pengiriman barang seorang diri dengan nama "Kurir Mas Ari".</p>
<p>"Mulanya saya bekerja sendiri. Lama-lama semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa ini, akhirnya saya mengajak teman, tetangga hingga saudara untuk ikut bergabung," ujar Ari, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Seiring meningkatnya permintaan layanan, usaha yang semula hanya jasa antar sederhana itu berkembang menjadi startup lokal dengan brand resmi KurirQu.</p>
<p>Nama tersebut merupakan singkatan dari "Kurir Quality".</p>
<p>"Harapannya driver berkualitas, tim solid dan layanan yang selalu bisa diandalkan masyarakat," katanya.</p>
<p>Perkembangan usaha KurirQu semakin pesat saat pandemi Covid-19. Tingginya kebutuhan layanan antar barang membuat Ari memberanikan diri membuka lowongan kerja dan merekrut banyak driver baru.</p>
<p>Kini, startup lokal asal Kota Blitar itu telah mempekerjakan sekitar 100 driver dan tenaga layanan lainnya.</p>
<p>"Niat awal saya memang ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, supaya pemuda Kota Blitar tidak ada yang menganggur," imbuhnya.</p>
<p>Berlokasi di Perumahan Jati Permai Kota Blitar, KurirQu kini memiliki berbagai layanan yang dikelola secara terstruktur. Mulai dari layanan driver motor, driver mobil, driver pikap hingga jasa bersih-bersih.</p>
<p>Tak hanya melayani pengiriman barang, KurirQu juga menyediakan berbagai jasa kebutuhan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar.</p>
<p>Saat ini, Ari mengaku masih fokus memperkuat layanan lokal di wilayah Kota Blitar, Kecamatan Srengat dan Kecamatan Wlingi agar pelayanan kepada pelanggan semakin maksimal. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Agripreneur Masa Depan, Petrokimia Gresik Kucurkan Beasiswa Petani Muda 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/agripreneur-masa-depan-petrokimia-gresik-kucurkan-beasiswa-petani-muda-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/agripreneur-masa-depan-petrokimia-gresik-kucurkan-beasiswa-petani-muda-2026</guid>
<description><![CDATA[ Perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini kembali membuka pendaftaran Beasiswa Petani Muda 2026 untuk mencetak generasi agripreneur yang inovatif. ​Program ini menargetkan 50 siswa terbaik kelas XI SMK Pertanian di wilayah Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fb244b9e795.webp" length="75332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:45:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Petrokimia Gresik memperkuat komitmennya dalam menjaga tonggak ketahanan pangan nasional melalui penguatan sumber daya manusia.</p>
<p>Perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini kembali membuka pendaftaran Beasiswa Petani Muda 2026 untuk mencetak generasi agripreneur yang inovatif. ​Program ini menargetkan 50 siswa terbaik kelas XI SMK Pertanian di wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa langkah ini adalah jawaban atas tantangan krisis regenerasi di sektor agraria.</p>
<p>​“Regenerasi petani adalah fondasi vital bagi masa depan pangan Indonesia. Lewat beasiswa ini, kami tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan agar generasi muda bangga terjun ke sektor pertanian modern,” ujar Daconi dalam keterangannya di Gresik, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>​Tahun 2026 menjadi tahun ketiga pelaksanaan program yang dimulai sejak 2024 ini. Para penerima beasiswa terpilih nantinya akan mendapatkan bantuan operasional pendidikan sebesar Rp500.000 per bulan selama satu tahun penuh.</p>
<p>​Daconi menambahkan, investasi pada bangku sekolah menengah kejuruan diharapkan mampu melahirkan motor penggerak pertanian yang kompeten dan tangguh menghadapi dinamika industri global.</p>
<p>​"Kami ingin menyiapkan SDM yang inovatif dan berjiwa wirausaha. Alhamdulillah, Petrokimia Gresik dapat berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda untuk masa depan negeri," pungkasnya.</p>
<p>​<strong>Persyaratan dan Alur Pendaftaran</strong></p>
<p>Pendaftaran program Beasiswa Petani Muda 2026 resmi dibuka mulai 4 hingga 17 Mei 2026. Calon peserta akan mengikuti serangkaian seleksi ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga ujian tulis berbasis daring (online).</p>
<p>​Selain prestasi akademik dengan nilai rapor rata-rata minimal 80,00 sejak semester satu, para pendaftar ditantang menuangkan gagasan mereka dalam bentuk esai. Adapun tema esai yang diusung adalah "Bertani untuk Masa Depan Negeri: Pilihan Berani Generasi Z Menjadi Agripreneur Sejati".</p>
<p>​Peluang ini terbuka lebar bagi pelajar yang tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga memiliki visi besar untuk memajukan bentang alam pertanian Indonesia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyandang Disabilitas di Kediri Luncurkan Galeri Produk Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyandang-disabilitas-di-kediri-luncurkan-galeri-produk-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyandang-disabilitas-di-kediri-luncurkan-galeri-produk-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Karya-karya dari anggota DIKTA bisa dilihat di Galeri DIKTA SuaR, yang terletak di kawasan Destinasi Wisata Kranggan (DWK), Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mulai dari seni kerajinan kayu, anyaman, kaligrafi dan kreasi jahit menjahit bisa ditemukan di tempat tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fa0ccb3b52d.webp" length="45760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 10:30:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Disabilitas, disabilitas kabupaten Kediri, ruang kreatif Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Memiliki keterbatasan bukan berarti ruang kreativitas menjadi terbelenggu. Di balik keterbatasan tersebut, komunitas Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA) membuktikan adanya jiwa kreativitas yang mumpuni. </p>
<p></p>
<p>Para penyandang disabilitas yang tergabung dalam DIKTA mampu menghasilkan karya seni yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai komersial tinggi.</p>
<p></p>
<p>Karya-karya anggota DIKTA dapat disaksikan di Galeri DIKTA SuaR yang terletak di kawasan Destinasi Wisata Kranggan (DWK), Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mulai dari seni kerajinan kayu, anyaman, kaligrafi, hingga kreasi jahit-menjahit tersedia di lokasi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Ketua Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA), Mochamad Sugianto, menyebut bahwa kehadiran galeri ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berkarya dan tangguh secara ekonomi.</p>
<p></p>
<p>“DIKTA lahir dari mimpi sederhana, berkarya tanpa batas, tangguh tanpa alasan. Kami percaya, disabilitas bukan penghalang untuk mandiri dan berprestasi,” ungkapnya, Selasa (5/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Ruang kreativitas ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito. Sosok yang karib disapa Mbak Cicha tersebut menilai kehadiran galeri ini sebagai wadah kolaboratif yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini galeri dan toko DIKTA mulai soft launching. Yang dulu mungkin cara mengenalkan usahanya, promosi usahanya masing-masing, dengan adanya toko dan galeri, panjenengan bisa secara kolektif berkembang bersama, saling bantu, dan mempromosikan produk,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Mbak Cicha menambahkan bahwa Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, selama ini terus memberikan ruang kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan, termasuk bagi penyandang disabilitas.</p>
<p></p>
<p>“Dengan adanya dukungan penuh dari Mas Dhito dan Pemerintah Kabupaten Kediri, saya berharap panjenengan semua untuk terus menguatkan produk-produk panjenengan,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Ia meyakini bahwa konsistensi dalam menghasilkan produk berkualitas akan menjadi daya tarik tersendiri, bahkan berpotensi menembus pasar nasional.</p>
<p></p>
<p>“Terakhir, doa saya semoga galeri DIKTA SuaR ini bisa istikamah, bisa laris terus, dan pada akhirnya teman-teman DIKTA bisa dikenal dengan produknya serta semakin sejahtera,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Galeri ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menghadirkan ruang inklusif sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Kediri dalam membuka akses ekonomi yang setara, agar pelaku UMKM disabilitas mampu berkembang dan mandiri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>134 Sapi Unggulan di Kediri Adu Kualitas di Ajang Kontes Ternak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/134-sapi-unggulan-di-kediri-adu-kualitas-di-ajang-kontes-ternak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/134-sapi-unggulan-di-kediri-adu-kualitas-di-ajang-kontes-ternak</guid>
<description><![CDATA[ Kontes ini merupakan miniatur dari ribuan populasi sapi yang tersebar di wilayah tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fa052008971.webp" length="45772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 09:30:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kontes ternak, kontes ternak Kediri, sapi Kediri, DKPP Kediri, sapi unggulan kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Perhelatan Kontes Ternak Kabupaten Kediri 2026 menjadi ajang unjuk kualitas sekaligus penguatan sektor peternakan lokal. </p>
<p></p>
<p>Sebanyak 134 ekor sapi milik sekitar 70 peternak dari 26 kecamatan berpartisipasi dalam kontes yang mempertandingkan 10 kategori tersebut.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menjelaskan bahwa selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi etalase potensi peternakan di Kabupaten Kediri. </p>
<p></p>
<p>Menurut Tutik, kontes ini merupakan miniatur dari ribuan populasi sapi yang tersebar di wilayah tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Ini sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan budi daya ternak. Kemudian juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha peternakan terkait dengan sapi-sapi di Kabupaten Kediri; ini miniaturnya," ungkap Tutik, Selasa (5/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa kontes ini menjadi momentum penting setelah vakum sejak 2019 akibat pandemi COVID-19 dan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).</p>
<p></p>
<p>"Bahwa masih banyak ribuan ternak sapi di kandangnya masing-masing, tetapi ini merupakan sapi pilihan yang hari ini didatangkan untuk kita nilai dengan tim juri yang sangat kompeten," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kontes tahun ini, kategori yang dilombakan meliputi sapi Peranakan Ongole (PO) sebanyak lima kelas, hasil persilangan Inseminasi Buatan (IB) empat kelas, serta satu kategori kereman ekstrim. Kategori terakhir menjadi perhatian utama karena menampilkan sapi dengan bobot besar yang rata-rata di atas satu ton.</p>
<p></p>
<p>"Kategori sebagai apresiasi untuk pelaku usaha peternakan, khususnya yang memiliki hobi, minat, dan kesenangan memelihara sapi sampai sebesar-besarnya serta seberat-beratnya. Rata-rata di atas 900 kilogram hingga satu ton ke atas," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti bobot, kesehatan, performa tubuh, hingga kesesuaian umur dan jenis. Dari setiap kategori akan diambil juara satu, dua, dan tiga, sehingga total terdapat 30 pemenang dalam kontes ini.</p>
<p></p>
<p>"Setidaknya masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya mengetahui secara riel potensi peternakan yang ada di Kabupaten Kediri. Sehingga wilayah lain, misalkan membutuhkan, bisa ke Kabupaten Kediri," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Menariknya, meski peserta dibatasi hanya untuk wilayah Kabupaten Kediri, antusiasme peternak cukup tinggi. Bahkan, terdapat pendaftar dari luar daerah yang tidak dapat diakomodasi. Ke depan, kontes ini diharapkan dapat meningkat ke tingkat provinsi hingga nasional.</p>
<p></p>
<p>"Sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada pelaku usaha peternakan, khususnya peternak, agar terus berpartisipasi dan memberikan kontribusi di dunia peternakan dengan melakukan usaha budi daya ternak yang baik," jelas Tutik.</p>
<p></p>
<p>Salah satu peserta, Sigit dari Lembu Praja Farm Pare, mengaku keikutsertaannya dalam kontes ini tidak hanya untuk meramaikan acara, tetapi juga sebagai strategi meningkatkan nilai jual ternak. Kontes ini pun dinilai berimbas positif bagi kesejahteraan peternak.</p>
<p></p>
<p>"Dengan adanya kontes ini juga meningkatkan perekonomian. Jadi, peternak sapi itu semakin semangat lagi untuk meningkatkan kualitas sapi-sapinya, khususnya untuk mencetak sapi jumbo. Daripada sapi impor, lebih baik sapi lokal yang kita besarkan untuk sumber pangan di negara kita," tutur Sigit.</p>
<p></p>
<p>Sigit menyebutkan salah satu sapinya memiliki berat sekitar 880 kilogram. Meski sudah terjual untuk kebutuhan kurban Iduladha, sapi tersebut tetap diikutsertakan dalam lomba atas izin sang pembeli.</p>
<p></p>
<p>"Beliau menyambut baik, silakan dipakai saja tidak apa-apa. Bahkan beliau juga antusias jika sapinya diikutkan kontes. Hal ini membuktikan bahwa sapi yang dipilih untuk kurban adalah sapi yang benar-benar memiliki kualitas," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Asa Hilirisasi Kalium Humat PTBA untuk Kedaulatan Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/asa-hilirisasi-kalium-humat-ptba-untuk-kedaulatan-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/asa-hilirisasi-kalium-humat-ptba-untuk-kedaulatan-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Kalium Humat merupakan inovasi PTBA yang mengubah paradigma batubara dari sumber energi menjadi sumber kehidupan, dengan memanfaatkan batubara kalori rendah sebagai pembenah tanah yang mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat struktur industri nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9dd9df3f55.webp" length="39234" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 22:25:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>PTBA, Muara Enim, MIND ID, Kalium Humat, batubara</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MUARA ENIM, SJP – </strong>Di balik riuh mesin tambang yang menggali perut bumi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, tersimpan sebuah narasi besar tentang masa depan energi dan pangan Indonesia.</p>
<p>PT Bukit Asam Tbk (PTBA), perusahaan pertambangan batubara itu, kini tidak lagi sekadar bicara tentang mengeruk emas hitam, melainkan bagaimana mengolahnya menjadi penyambung hidup para petani melalui inovasi Kalium Humat.</p>
<p>Kalium Humat merupakan inovasi PTBA yang mengubah paradigma batubara dari sumber energi menjadi sumber kehidupan, dengan memanfaatkan batubara kalori rendah sebagai pembenah tanah yang mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat struktur industri nasional.</p>
<p>​Menghidupkan batubara kelas dua, ini bukan isapan jempol. Hingga saat ini, PTBA memayungi sumber daya batubara yang fantastis sebesar 5,72 miliar ton, dengan cadangan yang mencapai 2,88 miliar ton.</p>
<p>​Alih-alih membiarkannya memiliki nilai ekonomi terbatas, PTBA memacu langkah hilirisasi. Dengan cadangan miliaran ton tersebut, perusahaan memastikan pasokan batubara kalori rendah akan terus mengalir stabil sepanjang masa proyek pengembangan produk hilir.</p>
<p>Salah satu yang paling menjanjikan adalah Kalium Humat, produk berbasis karbon mengubah batubara kalori rendah menjadi pupuk organik pembenah tanah, meningkatkan hasil panen hingga 30 persen.</p>
<p>Kalium humat yang kini tengah dikembangkan, menjadi bukti bahwa batubara bisa bertransformasi dari sumber energi menjadi soil conditioner yang memperbaiki struktur tanah.</p>
<p>​Senin (9/3/2026) lalu, di Desa Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, bukti nyata itu terlihat. Lahan sawah seluas 0,8 hektar yang biasanya hanya menghasilkan 3,5 ton gabah, mampu melonjak hingga 4,5 ton melalui implementasi produk hasil hilirisasi ini.</p>
<p>​"Batubara bukan hanya sumber energi yang dibakar habis, tetapi sumber kehidupan yang terpendam," ujar Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, di tengah hamparan padi yang menguning.</p>
<p>Bagi Arsal, penambahan satu ton hasil panen adalah simbol keberhasilan kolaborasi riset dan pengembangan nilai tambah batubara. ​Langkah strategis itupun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.</p>
<p>Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Muara Enim, Ulil Amri, meyakini bahwa pemanfaatan kalium humat adalah kunci untuk mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah.</p>
<p><strong>Sinergi Menuju Industrialisasi Nasional</strong></p>
<p>​Melalui sinergi antara MIND ID dan PTBA di sisi produksi serta logistik, Indonesia kini memegang kendali atas ketahanan energinya sendiri. Di saat yang sama, industrialisasi batubara ke produk non-energi seperti kalium humat menjadi bukti bahwa kekayaan alam nusantara sanggup menyokong kedaulatan pangan dari akar rumput.</p>
<p>Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI baru-baru ini, Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengungkap bahwa perusahaan tengah menyiapkan pembangunan pabrik pengolahan batubara menjadi kalium humat dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 ton per tahun.</p>
<p>Ia menyebut, proyek ambisius yang merupakan hasil kolaborasi riset dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini diharapkan menjadi tulang punggung baru dalam program ketahanan pangan nasional.</p>
<p>​Di sisi lain, bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, cadangan batubara 2,88 miliar ton itu bukan sekadar angka di laporan tahunan. Itu adalah jaminan bahwa inovasi akan terus tumbuh, dan perut bumi akan terus memberi makan bagi mereka yang setia merawat sawahnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bapenda Jemput Bola Permudah Izin Operasi Vila di Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bapenda-jemput-bola-permudah-izin-operasi-vila-di-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bapenda-jemput-bola-permudah-izin-operasi-vila-di-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah dominasi vila ilegal, strategi Pemkot Batu kini bergeser dari sekadar penertiban menuju akselerasi legalisasi. Jika skema percepatan ini efektif, potensi kebocoran PAD bisa ditekan, sekaligus menata ulang wajah industri vila agar lebih tertib dan berkelanjutan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9bac62dda5.webp" length="41170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 18:03:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Vila, Pajak, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Upaya penertiban ribuan vila tak berizin di Kota Batu mulai diarahkan ke pendekatan persuasif. Pemerintah kota melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyiapkan skema percepatan perizinan guna mendorong pelaku usaha segera masuk ke sistem resmi.</p>
<p></p>
<p>Kepala Bapenda Kota Batu, Mohammad Nur Adhimnpada Selasa (5/5/2026) menegaskan bahwa secara regulasi, dasar hukum sebenarnya sudah tersedia. Namun, rendahnya kesadaran pelaku usaha menjadi kendala utama di lapangan.</p>
<p></p>
<p>"Pemerintah kini tidak hanya menunggu, tetapi mulai aktif melakukan jemput bola untuk mempercepat proses legalisasi usaha vila. Salah satu langkah konkret yang ditawarkan adalah penyederhanaan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD)," urainya.</p>
<p></p>
<p>Ia bahkan menegaskan apabila masyarakat memiliki persyaratan lengkap, maka proses untuk mendapatkan NIB dan NPWPD dapat diselesaikan dalam waktu dua hari sehingga pelaku usaha bisa segera terdaftar dan mendapatkan pelayanan secara resmi.</p>
<p></p>
<p>Langkah ini menjadi respons atas temuan bahwa sekitar 90 persen vila di Kota Batu masih beroperasi tanpa izin. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam jumlah besar.</p>
<p></p>
<p>Dengan masuknya pelaku usaha ke dalam sistem, Bapenda berharap dapat memperbaiki basis data perpajakan sekaligus meningkatkan kepatuhan. Selain itu, legalitas juga dinilai penting untuk memberikan kepastian usaha dan perlindungan hukum bagi pemilik vila.</p>
<p></p>
<p>"Di sisi lain, pendekatan percepatan izin ini juga menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan yang lebih terukur, termasuk terkait standar operasional dan dampak sosial di lingkungan permukiman. Pemkot Batu menargetkan, dengan kemudahan prosedur dan layanan cepat, pelaku usaha tidak lagi memiliki alasan untuk menghindari legalitas," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Biaya Produksi Naik 20 Persen, Perajin Jimbe Blitar Bertahan di Tengah Tekanan Kurs</title>
<link>https://suarajatimpost.com/biaya-produksi-naik-20-persen-perajin-jimbe-blitar-bertahan-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/biaya-produksi-naik-20-persen-perajin-jimbe-blitar-bertahan-2026</guid>
<description><![CDATA[ Perajin jimbe di Blitar menghadapi kenaikan biaya produksi hingga 20 persen akibat pelemahan rupiah. Meski demikian, pelaku usaha tetap bertahan dengan menjaga pasar ekspor dan domestik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9a7eab7c74.webp" length="72772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 16:57:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>perajin jimbe Blitar, Muhamad Yefri Firmansyah, biaya produksi naik, kerajinan Blitar, ekspor jimbe, kurs dolar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BLITAR, SJP </strong>– Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak langsung pada pelaku usaha kerajinan alat musik tradisional di daerah. Kondisi ini dirasakan oleh Muhamad Yefri Firmansyah, perajin gendang jimbe dan perlengkapan hadroh di Jalan Antasari, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Yefri menjelaskan, kenaikan kurs dolar membuat biaya produksi meningkat signifikan, terutama karena sebagian bahan baku masih bergantung pada impor seperti besi dan plastik.</p>
<p style="text-align: justify;">“Perajin kan ada bahan baku yang impor seperti besi dan plastik, itu berpengaruh atas melemahnya rupiah ini,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia mengungkapkan, lonjakan biaya produksi mencapai sekitar 20%. Meski demikian, pihaknya tidak langsung menaikkan harga jual secara sepihak, melainkan melakukan komunikasi dengan para pembeli, khususnya untuk pasar ekspor.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sementara kalau untuk jual, khususnya ekspor, kita melakukan komunikasi dengan buyer. Kita jelaskan adanya kenaikan, jadi kita ambil kesepakatan harga dengan buyer,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah tekanan biaya tersebut, volume ekspor produk kerajinannya masih relatif stabil. Produk yang dihasilkan telah menembus pasar internasional di Asia hingga Amerika, seperti Malaysia, China, Singapura, dan Amerika Serikat.</p>
<p style="text-align: justify;">Jenis produk yang dipasarkan meliputi gendang jimbe, tifa, dan rebana. Dalam satu periode, kapasitas ekspor berkisar 200 hingga 300 unit untuk dua hingga tiga pembeli, tergantung permintaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pasar domestik, produksi justru lebih tinggi. Yefri mampu memproduksi sekitar 3.000 unit per bulan, mencakup berbagai produk seperti kendang, jimbe, rebana, perlengkapan hadroh, hingga ketipung.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita tetap berusaha menjaga pelanggan, jadi penyesuaian harga juga dikomunikasikan agar pelanggan tidak pindah,” tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Harga produk yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp 15.000 hingga jutaan rupiah, tergantung jenis dan kualitas barang.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah tantangan ekonomi global, para perajin di Blitar terus berupaya mempertahankan usaha dengan menjaga kualitas produk serta memperkuat hubungan dengan pasar, baik domestik maupun internasional.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peternak Mojokerto Kembangkan Unta Lokal, Jadi Alternatif Baru Hewan Kurban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peternak-mojokerto-kembangkan-unta-lokal-alternatif-hewan-kurban-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peternak-mojokerto-kembangkan-unta-lokal-alternatif-hewan-kurban-2026</guid>
<description><![CDATA[ Peternak di Mojokerto mengembangkan unta lokal sebagai alternatif hewan kurban. Inovasi ini dinilai memiliki peluang besar di tengah meningkatnya kebutuhan kurban setiap tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9748e825b4.webp" length="51944" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 12:41:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>unta lokal, Mojokerto, Faisal Effendi, hewan kurban, peternakan unta, Berkah Wafa Farm</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>MOJOKERTO, SJP –</strong> Pemandangan tak biasa terlihat di Dusun Dateng, Mojokerto, Jawa Timur. Puluhan unta tampak merumput di area pedesaan, menghadirkan suasana berbeda di tengah dominasi ternak sapi dan kambing.</p>
<p style="text-align: justify;">Fenomena ini hadir di Berkah Wafa Farm, peternakan milik Faisal Effendi yang sejak 2025 mulai membudidayakan unta dengan mendatangkan langsung dari Australia.</p>
<p style="text-align: justify;">“Yang awal itu banyak diambil untuk zoo, di Bali, Jawa Tengah, sampai Jawa Barat,” ujar Faisal.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari total 32 ekor unta yang pernah dimiliki, kini hanya tersisa sebagian. Namun, hewan-hewan tersebut justru menjadi dasar pengembangan peternakan yang lebih berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap sore, unta-unta dilepas tanpa penggiring menuju padang rumput di sekitar peternakan. Menariknya, hewan tersebut mampu kembali ke kandang secara mandiri setelah selesai mencari makan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kalau sudah kenyang, ya balik sendiri,” kata Faisal.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, unta dipilih bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena daya tahan yang tinggi terhadap penyakit dan perubahan cuaca. Dibandingkan sapi, unta dinilai lebih mudah dirawat serta tidak rentan terhadap penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun lumpy skin disease (LSD).</p>
<p style="text-align: justify;">“Perawatannya lebih mudah. Tidak gampang sakit seperti sapi,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski demikian, Faisal mengakui bahwa proses pengembangan unta membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan ternak lainnya, sehingga diperlukan kesabaran dalam pengelolaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia juga memiliki visi menjadikan unta sebagai alternatif hewan kurban di Indonesia. Selama ini, unta masih identik dengan impor dari Timur Tengah, sehingga ia ingin mengembangkan sistem breeding atau pengembangbiakan di tingkat peternakan lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kalau di zoo sudah biasa. Namun kalau di peternakan kampung, ini yang ingin kita mulai,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Faisal, peluang pengembangan unta cukup besar seiring meningkatnya kebutuhan hewan kurban setiap tahun. Namun, ia menegaskan bahwa proses ini memerlukan waktu karena harus memenuhi syarat usia dan kondisi tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberadaan peternakan unta di Mojokerto ini menjadi bentuk inovasi di sektor peternakan sekaligus membuka peluang baru dalam diversifikasi hewan kurban di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penulis: Rainila Otek,Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>90 Persen Vila di Kota Batu Tak Berizin, Potensi PAD Bocor dan Konflik Sosial Mengintai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/90-persen-vila-di-kota-batu-tak-berizin-potensi-pad-bocor-dan-konflik-sosial-mengintai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/90-persen-vila-di-kota-batu-tak-berizin-potensi-pad-bocor-dan-konflik-sosial-mengintai</guid>
<description><![CDATA[ Tanpa pendataan dan penertiban yang jelas, ledakan vila ilegal berpotensi menjadi bom waktu bagi tata kelola pariwisata Kota Batu. Di satu sisi mendorong ekonomi, namun di sisi lain mengancam ketertiban sosial dan menggerus PAD membuat regulasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f7005123af1.webp" length="31994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 May 2026 19:52:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Vila, Tak Berizin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Ledakan bisnis vila di Kota Batu mulai memunculkan persoalan serius di balik geliat pariwisata. Indonesia Homestay Association (IHSA) setempat mengungkap, dari lebih dari 6.000 unit vila yang diperkirakan beroperasi, sekitar 90 persen di antaranya diduga tidak mengantongi izin usaha maupun Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).</p>
<p>Ketua IHSA Kota Batu Natalina menyebut minimnya pelaporan dari pelaku usaha menjadi akar persoalan. Banyak pemilik vila menjalankan bisnis secara mandiri tanpa terdaftar secara resmi, sehingga menyulitkan pemerintah dalam melakukan pendataan dan pengawasan.</p>
<p>"IHSA sempat melakukan penelusuran mandiri melalui platform digital dan menemukan sekitar 3.500 vila terdaftar di Google Maps. Namun, angka tersebut diyakini hanya sebagian kecil dari jumlah riil di lapangan, yang diperkirakan menembus lebih dari 6.000 unit," papar, Minggu (3/5/2026).</p>
<p>Masifnya vila ilegal ini tidak hanya berdampak pada potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memicu kerawanan sosial. Alih fungsi rumah tinggal menjadi vila di kawasan permukiman kerap dilakukan tanpa koordinasi dengan warga sekitar, berpotensi menimbulkan gesekan akibat aktivitas tamu yang tidak terkontrol.</p>
<p>IHSA menilai, kondisi ini membutuhkan intervensi regulasi yang lebih spesifik di tingkat daerah. Meski aturan penginapan secara umum telah diatur pemerintah pusat, Kota Batu dinilai perlu memiliki regulasi turunan yang mengatur teknis operasional di lapangan.</p>
<p>"Beberapa poin yang didorong antara lain kewajiban identitas tamu, pembatasan aktivitas yang berpotensi mengganggu lingkungan, hingga pengaturan jam operasional. Standar operasional prosedur (SOP) ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan usaha dan kenyamanan masyarakat," imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, IHSA juga mendorong para pemilik vila untuk proaktif mengurus legalitas usaha serta bergabung dalam asosiasi guna memudahkan pendataan dan pembinaan.</p>
<p>Menurut Natalina, legalitas bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan serta perlindungan hukum bagi pelaku usaha itu sendiri. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Termasuk di Stasiun Jombang, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Pengembangan Bisnis Non&amp;Core</title>
<link>https://suarajatimpost.com/termasuk-di-stasiun-jombang-kai-daop-7-madiun-perkuat-pengembangan-bisnis-non-core</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/termasuk-di-stasiun-jombang-kai-daop-7-madiun-perkuat-pengembangan-bisnis-non-core</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini dijalankan di seluruh wilayah operasional Daop 7, termasuk di Stasiun Jombang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f582dcda66d.webp" length="48822" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 May 2026 14:00:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, PT KAI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kian agresif menggenjot pengembangan bisnis non-inti sebagai bagian dari strategi optimalisasi pendapatan dan nilai aset perusahaan. Langkah ini dijalankan di seluruh wilayah operasional Daop 7, termasuk di Stasiun Jombang.</p>
<p></p>
<p>Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa pemanfaatan aset properti menjadi pilar utama dalam ekspansi bisnis tersebut. Perusahaan memaksimalkan lahan dan bangunan di sekitar stasiun untuk area komersial, seperti penyewaan kios, ruang iklan, hingga modernisasi pengelolaan fasilitas parkir.</p>
<p></p>
<p>“Pengembangan bisnis non-core kini menjadi salah satu fokus utama kami. Seluruh aset yang dimiliki diupayakan memiliki nilai tambah secara ekonomi, guna meningkatkan kontribusi pendapatan bagi perusahaan,” ujar Tohari dalan pesan diterima wartawan, Sabtu (2/5/2026). </p>
<p></p>
<p>Tidak hanya optimalisasi aset fisik, KAI Daop 7 Madiun turut memperkuat sinergi ekosistem transportasi dan layanan hospitality. Wujud konkretnya adalah kolaborasi dengan penyedia transportasi daring yang diresmikan di Stasiun Madiun pada Jumat (1/5/2026). Kerja sama ini menghadirkan fasilitas Lounge khusus bagi pelanggan yang menunggu kendaraan lanjutan, memberikan suasana yang lebih nyaman dan pelayanan personal.</p>
<p></p>
<p>Dalam momen peresmian tersebut, Tohari turut menyapa pelanggan yang baru tiba dan membagikan merchandise menarik kepada mereka yang berada di area Lounge.</p>
<p></p>
<p>“Sinergi ini merupakan langkah nyata membangun ekosistem layanan terintegrasi. Kami ingin pengalaman pelanggan tidak berhenti saat turun dari kereta, tetapi berlanjut melalui fasilitas yang nyaman dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masa kini,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui berbagai inovasi di sektor non-angkutan seperti Lounge dan kerja sama antarmoda yang akan dikembangkan hingga ke stasiun lain termasuk Jombang, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen meningkatkan standar pelayanan berbasis hospitality.</p>
<p>Harapannya, langkah ini tak hanya mendongkrak kepuasan pelanggan, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis perusahaan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringatan May Day 2026 di Jombang Suarakan Nasib Buruh dari PHK hingga Tolak UU Cipta Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringatan-may-day-2026-di-jombang-suarakan-nasib-buruh-dari-phk-hingga-tolak-uu-cipta-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringatan-may-day-2026-di-jombang-suarakan-nasib-buruh-dari-phk-hingga-tolak-uu-cipta-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Tuntutan lahir dari Serikat Buruh Plywood Jombang-Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBPJ-GSBI) dan Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jombang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f4c81d7730c.webp" length="55214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 May 2026 11:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, May Day 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Jombang menjadi momen bagi dua serikat buruh untuk menyuarakan tuntutan mereka kepada pemerintah. Tuntutan lahir dari Serikat Buruh Plywood Jombang-Gabungan Serikat Buruh Indonesia (SBPJ-GSBI) dan Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jombang.</p>
<p>Ketua SBPJ-GSBI Jombang, Hadi Purnomo, menyatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan nasib para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan kayu lapis PT Seng Fong Moulding Perkasa (SGS). </p>
<p>Menurutnya, pekerja yang terkena PHK hanya menerima pesangon separuh dari ketentuan, itupun dibayarkan secara bertahap hingga 10 kali cicilan.</p>
<p>“Jumlah pekerja yang terdampak PHK sejak tahun lalu mencapai sekitar 347 orang. Saat ini masih tersisa tiga pekerja yang menolak skema pesangon tersebut,” ucap Hadi dalam pesan diterima suarajatimpost.com, Jumat (1/5/2026).</p>
<p>Selain persoalan PHK, SBPJ-GSBI juga menuntut pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Hadi menilai regulasi tersebut membuka ruang bagi perusahaan untuk melakukan PHK dengan dalih kerugian tanpa transparansi.</p>
<p>“Perusahaan menyatakan merugi, tetapi tidak pernah membuka data kerugian kepada pekerja. Kami sudah berupaya melakukan perundingan bipartit maupun tripartit, namun perusahaan tetap bersikukuh pada alasan kerugian dan pembayaran pesangon secara mencicil,” jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Ketua Sarbumusi Jombang, Lutfi Mulyono, menyoroti persoalan outsourcing dan upah pekerja. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak perusahaan di Jombang yang membayar pekerjanya di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).</p>
<p>“Sekitar 90 persen perusahaan di Jombang masih membayar upah di bawah UMK. Ini menjadi persoalan serius yang harus dievaluasi,” ungkap Lutfi usai audiensi.</p>
<p>Sarbumusi juga meminta evaluasi terhadap peraturan daerah yang dinilai sudah tidak relevan pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait ketenagakerjaan. Lutfi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal tuntutan tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan kembali menggelar aksi apabila tidak ada tindak lanjut dari DPRD maupun instansi terkait.</p>
<p>“Kami ingin ada rekomendasi konkret dan penindakan dari pemerintah, bukan sekadar hearing tanpa hasil,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Saban Group Indonesia Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi di Malang Raya dengan Pilar Investment dan Management</title>
<link>https://suarajatimpost.com/saban-group-indonesia-bangun-ekosistem-bisnis-terintegrasi-di-malang-raya-dengan-pilar-investment-dan-management</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/saban-group-indonesia-bangun-ekosistem-bisnis-terintegrasi-di-malang-raya-dengan-pilar-investment-dan-management</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f48e1b4a55c.webp" length="75896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 19:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>Perusahaaninvestormalang, investornalang, sabangroup, rekomendasiinvestorusaha</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BATU, SJP –</strong> Perusahaan properti dan investasi </span><span class="s2">Saban Group Indonesia</span><span class="s1"> mulai menunjukkan eksistensinya di Malang Raya dengan mengembangkan konsep ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan berbagai sektor usaha dalam satu sistem yang saling mendukung.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perusahaan yang berdiri pada 2024 ini mengusung dua pilar utama, yakni </span><span class="s2">investment</span><span class="s1"> dan </span><span class="s2">management</span><span class="s1">, sebagai fondasi pengembangan setiap unit usaha yang berada di bawah naungannya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">CEO Saban Group Indonesia, Musa Bambang, mengatakan bahwa sejak awal perusahaan tidak hanya ingin membangun bisnis yang berdiri sendiri, tetapi menciptakan sistem yang terhubung sehingga setiap sektor dapat saling memperkuat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sejak awal kami ingin membangun ekosistem, bukan sekadar perusahaan dengan berbagai lini usaha yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap unit harus saling mendukung agar tumbuh bersama secara berkelanjutan,” ujarnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Awalnya berfokus pada sektor properti, Saban Group Indonesia kini berkembang dengan melakukan diversifikasi usaha ke sejumlah bidang, mulai dari </span><span class="s2">real estate, perjalanan religi, media dan komunikasi, material bangunan, hingga manufaktur beton</span><span class="s1">.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Strategi tersebut menjadikan perusahaan ini tidak hanya melakukan ekspansi sektor, tetapi juga membangun integrasi antar lini bisnis.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami melihat peluang besar ketika berbagai sektor tidak dipisahkan, melainkan diintegrasikan. Di situlah nilai tambah bisa tercipta secara berkelanjutan,” tambah Musa.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sektor properti, Saban Group Indonesia mengembangkan sejumlah proyek hunian dan kawasan komersial di wilayah Malang Raya. Pengembangan ini tersebar di beberapa kawasan strategis seperti </span><span class="s2">Dau, Karangploso, Gondanglegi, hingga Kota Batu</span><span class="s1">, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan investasi properti cukup tinggi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain properti, perusahaan juga menghadirkan layanan perjalanan religi melalui unit usahanya yang fokus pada penyelenggaraan </span><span class="s2">umroh dan haji</span><span class="s1">, dengan menitikberatkan pada aspek kenyamanan, keamanan, serta kepercayaan jamaah.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, lini </span><span class="s2">media dan komunikasi</span><span class="s1"> dikembangkan untuk memperkuat jaringan informasi dan publikasi perusahaan, sedangkan unit </span><span class="s2">material bangunan dan manufaktur beton</span><span class="s1"> berperan sebagai penopang utama dalam rantai pasok ekosistem konstruksi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui pendekatan ini, Saban Group Indonesia berupaya menciptakan rantai nilai bisnis yang saling terhubung, mulai dari pengembangan lahan, pembangunan konstruksi, hingga distribusi dan komunikasi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bagi kami, bisnis bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan. Itu yang ingin kami jaga dalam jangka panjang,” kata Musa.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ke depan, Saban Group Indonesia menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan profesionalisme, kualitas layanan, serta tata kelola bisnis yang baik.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perusahaan ini juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk terlibat dalam pengembangan ekosistem bisnis yang dibangun. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam rencana jangka panjangnya, Saban Group Indonesia siap menjadi </span><span class="s2">investor sekaligus manajemen bisnis yang terbuka untuk publik</span><span class="s1">, sehingga dapat membantu pertumbuhan berbagai perusahaan atau unit usaha yang berada di bawah naungan Saban Group.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin Saban Group tidak hanya besar hari ini, tetapi juga menjadi warisan bisnis yang bisa terus berkembang lintas generasi,” tutupnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai perusahaan yang masih tergolong baru, Saban Group Indonesia menunjukkan arah pertumbuhan yang jelas di sektor properti dan investasi di Malang Raya, sekaligus memperkuat posisinya dalam dinamika perkembangan bisnis regional di Indonesia.</span></p>
<p><span>Untuk informasi lebih lanjut mengenai investasi, kerja sama bisnis, maupun pengembangan unit usaha, masyarakat dan calon mitra dapat menghubungi:</span></p>
<p><span>Saban Group Indonesia</span><span><br></span><span>Kantor: Kota Batu, Jawa Timur</span><span><br></span><span>WhatsApp: <a href="https://wa.me/6281227779009" title="Wa Saban Group" target="_blank" rel="noopener">0812-2777-9009</a></span><span><br></span><span>Email: <a href="mailto:sabangroupindonesia@gmail.com?subject=Informasi%20Kerja%20Sama%20atau%20Investasi%20Saban%20Group" title="Email saban group" target="_blank" rel="noopener">sabangroupindonesia@gmail.com(**)</a></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"></span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sampai Maret, PNBP Kediri Raya Alami Pertumbuhan 14,76 persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sampai-maret-pnbp-kediri-raya-alami-pertumbuhan-1476-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sampai-maret-pnbp-kediri-raya-alami-pertumbuhan-1476-persen</guid>
<description><![CDATA[ Meski penerimaan perpajakan mengalami kontraksi sebesar 16,31 persen secara YoY, PNBP justru menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 14,76 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f32852dbdc5.webp" length="4048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 17:59:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>APBN, APBN kediri raya, kinerja APBN, KPPN Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kediri Raya hingga Maret 2026 menunjukkan tren yang positif. </p>
<p>"Secara tahunan (year on year/YoY), baik dari sisi pendapatan maupun belanja mengalami perkembangan yang positif, mencerminkan peran APBN sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah," ungkap Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri Moch Izma Nur Choironi, Kamis (30/4/2026). </p>
<p>Dari sisi pendapatan, penerimaan negara tercatat mencapai Rp5.177,27 miliar. Rinciannya, penerimaan perpajakan dan bea cukai sebesar Rp5.048,36 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp128,87 miliar. Meski penerimaan perpajakan mengalami kontraksi sebesar 16,31 persen secara YoY, PNBP justru menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 14,76 persen.</p>
<p>Sementara itu, realisasi belanja negara di Kediri Raya telah mencapai Rp2.192,29 miliar atau sekitar 30 persen dari pagu. Belanja tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp292,07 miliar, belanja barang Rp117,68 miliar, dan belanja modal Rp16,65 miliar.</p>
<p>Berdasarkan wilayah, Kabupaten Kediri mencatatkan serapan belanja tertinggi sebesar Rp231,92 miliar. Disusul Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,10 miliar, Kabupaten Trenggalek Rp170,52 miliar, dan Kota Kediri sebesar Rp147,85 miliar.</p>
<p>Di sisi lain, belanja transfer ke daerah mengalami kontraksi sebesar 15,4 persen secara YoY. Realisasi Dana Bagi Hasil mencapai Rp31,28 miliar, Dana Alokasi Umum Rp1.223,96 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik sebesar Rp417,01 miliar. Adapun DAK Fisik dan insentif fiskal hingga Maret 2026 belum menunjukkan realisasi, sementara Dana Desa telah tersalurkan sebesar Rp93,63 miliar.</p>
<p>Dari sektor pembiayaan, penyaluran kredit program masih menunjukkan ekspansi dari sisi nilai. Hingga Maret 2026, total penyaluran mencapai Rp1.407,26 miliar atau tumbuh 8,62 persen YoY, meskipun jumlah debitur tercatat menurun 7,99 persen menjadi 32.091 debitur.</p>
<p>Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mencatatkan pertumbuhan nilai sebesar 6,68 persen menjadi Rp1.368,42 miliar, dengan jumlah debitur sebanyak 24.148 atau turun 9,58 persen. Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) menunjukkan lonjakan signifikan, dengan nilai penyaluran mencapai Rp38,84 miliar atau tumbuh 203,16 persen, meskipun jumlah debiturnya tercatat 7.943.</p>
<p>"Secara keseluruhan, kinerja APBN Kediri Raya tetap solid dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional, meskipun dihadapkan pada tantangan ketidakpastian global serta dinamika geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah sepanjang tahun 2026," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hilirisasi Terintegrasi di KEK Gresik, Konsentrat Tembaga Freeport Bakal Diolah Jadi Amunisi dan Emas Antam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hilirisasi-terintegrasi-di-kek-gresik-konsentrat-tembaga-freeport-bakal-diolah-jadi-amunisi-dan-emas-antam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hilirisasi-terintegrasi-di-kek-gresik-konsentrat-tembaga-freeport-bakal-diolah-jadi-amunisi-dan-emas-antam</guid>
<description><![CDATA[ Proyek strategis ini akan mengolah konsentrat PT Freeport Indonesia menjadi komponen alutsista PT Pindad hingga logam mulia Antam guna memperkuat kemandirian industri nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f1daf9f3b26.webp" length="43436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:29:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, KEK Gresik, Freeport Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID, resmi memulai pembangunan (groundbreaking) proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di KEK JIIPE, Gresik, Rabu (29/4/2026).</p>
<p>Proyek strategis ini akan mengolah konsentrat PT Freeport Indonesia menjadi komponen alutsista PT Pindad hingga logam mulia antam guna memperkuat kemandirian industri nasional.</p>
<p>Di mana proses hilirisasi tembaga melalui pabrik peleburan konsentrat tembaga PTFI Gresik, mengolah katoda tembaga menjadi produksi brass mill dan brass cup oleh Holding DEFEND ID melalui PT Pindad dengan kapasitas 10.000 ton per tahun. </p>
<p>Selain itu, luaran lumpur anoda PTFI Gresik diolah melalui pabrik pemurnian logam mulia PT Antam menjadi emas batangan. Pabrik manufaktur emas logam mulia ini diproyeksikan dapat memproduksi kapasitas 30 ton per tahun, atau 5 juta pack per tahun.</p>
<p>Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, mengatakan kegiatan hilirisasi ini merupakan bagian dari rangkaian groundbreaking 13 proyek hilirisasi Fase kedua Danantara Indonesia.</p>
<p>"Ini adalah momentum untuk menegaskan arah besar pembangunan nasional bahwa Indonesia memilih untuk berdiri sebagai bangsa industri yang berdaulat, sejalan dengan asta cita dan arahan Presiden Republik Indonesia. Kita berkomitmen memasuki babak baru hilirisasi," kata Tedy, saat memberikan sambutannya.</p>
<p>Tedy menyampaikan, hilirisasi bukan sekedar mengekspor kekayaan alam, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi di tanah air sendiri. Ia menegaskan, proyek hilirisasi yang diinisiasi Danantara Indonesia bukan hanya program pembangunan kapasitas produksi. </p>
<p>Namun proyek ini juga diharapkan juga memperkuat pondasi industri strategis nasional secara menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai pengolahan bahan baku hingga produk akhir yang dibutuhkan oleh negara.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, mendukung proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ingin KEK JIIPE memiliki keunggulan sehingga bisa menarik industri berdaya saing internasional.</p>
<p>Kawasan Ekonomi ini tentunya harus memenuhi banyak syarat sisi infrastruktur, sarana prasarana, dan kehadiran industri lain yang berdampingan.</p>
<p>"Inilah yang kemudian kita syukuri dengan dukungan semua pihak semuanya. Smelter PTFI Gresik sudah ada dan menghasilkan beberapa bahan baku penting seperti katoda dan anoda yang kemudian menarik investasi lain seperti PT Pindad dan PT Antam," pungkasnya.</p>
<p>Acara ground breaking hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di KEK JIIPE Gresik ini menjadi bagian peresmian 13 proyek serentak proyek hilirisasi Fase kedua Danantara Indonesia. Dimana, ground breaking ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual disaksikan di Cilacap.<strong> *()</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sering Merasa Rumah Semrawut? Bisa Jadi Bukan karena Sempit, tapi Desain yang Terlalu Kaku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sering-merasa-rumah-semrawut-bisa-jadi-bukan-karena-sempit-tapi-desain-yang-terlalu-kaku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sering-merasa-rumah-semrawut-bisa-jadi-bukan-karena-sempit-tapi-desain-yang-terlalu-kaku</guid>
<description><![CDATA[ Sering merasa rumah semrawut meski rutin dirapikan? Temukan rahasia pentingnya desain interior fleksibel dan ruang multifungsi ala IKEA Indonesia di sini ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f018d1dde9b.webp" length="34188" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 11:08:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>desain interior fleksibel, rumah semrawut, ruang multifungsi, tata letak ruangan, IKEA Indonesia, solusi rumah sempit, furnitur multifungsi, desain rumah modern</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> - Pernahkah Anda merasa rumah tiba-tiba terasa penuh dan berantakan? Misalnya, meja makan yang awalnya lapang mendadak sesak oleh laptop kerja, buku pelajaran anak, hingga piring camilan dalam satu waktu bersamaan.</p>
<p>Menariknya, masalah ini sering kali bukan disebabkan oleh ukuran rumah yang terbatas, melainkan karena cara kita menggunakan rumah telah berubah.</p>
<p>Saat ini, batas antara area bekerja, bersantai, dan bersantap semakin bias. Satu ruangan sering dituntut untuk bisa menjalankan berbagai fungsi sekaligus.</p>
<p>Mengamati fenomena gaya hidup modern ini, IKEA Indonesia menemukan wawasan menarik: desain interior yang terlalu spesifik pada satu fungsi justru sering kali gagal mengikuti ritme dinamis kehidupan sehari-hari.</p>
<p>"Yang kami lihat bukan sekadar ruang berubah fungsi, tapi beberapa kebutuhan hadir dalam waktu yang sama. Di situ, desain tidak lagi cukup hanya untuk satu hal saja, tapi harus bisa menampung perubahan tanpa harus repot karena banyak penyesuaian," jelas Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia, saat berbicara dalam forum arsitektur ARCH:ID 2026.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x_69f01960eb746.webp" alt=""><sup>Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia</sup></p>
<p>Kondisi "semrawut" biasanya muncul di rumah yang memiliki pembagian zona yang terlalu kaku. Area duduk yang ditata terlampau spesifik bisa langsung kehilangan alur estetikanya ketika penghuni menggeser posisi untuk bekerja atau melakukan hobi.</p>
<p>Hal serupa juga terlihat di ruang publik. Tempat duduk yang awalnya hanya ditujukan untuk transit, perlahan berubah fungsi menjadi area berkumpul santai ketika orang harus menunggu lebih lama. Ruang tersebut dipaksa menampung kebutuhan baru tanpa kehilangan fungsi aslinya.</p>
<p>Bagi IKEA, rumah sejatinya adalah sebuah sistem yang terus hidup dan beradaptasi. Kebutuhan penghuni di pagi hari tentu sangat berbeda dengan malam hari. Begitu pula ritme kesibukan di hari kerja yang akan berubah drastis saat akhir pekan tiba. Satu ruangan idealnya harus mampu mengikuti berbagai perubahan tersebut tanpa mengharuskan penghuninya mengatur ulang tata letak setiap saat.</p>
<p><strong>Fleksibilitas adalah Kunci Kenyamanan</strong></p>
<p>Pada akhirnya, ruang akan selalu berubah mengikuti siapa yang menggunakannya.<br>"Desain bukan tentang membuat ruang selalu terlihat rapi atau sempurna, tidak peduli apa pun aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Yang lebih penting adalah bagaimana ruang itu tetap bisa digunakan, bahkan ketika dipakai dengan cara yang berbeda setiap hari," tambah Torik.</p>
<p>Dari pada memaksakan diri untuk terus-menerus merapikan ruangan agar kembali ke "fungsi aslinya", memiliki tata ruang dan perabot yang fleksibel adalah solusi yang lebih cerdas. Sejalan dengan visinya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik, desain yang baik harus siap mengakomodasi perubahan gaya hidup penghuninya, tanpa mengorbankan kenyamanan dan fungsi dasarnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BRI Cabang Jombang Sebut Skandal Korupsi KUR Bank BRI Unit Keboan Sebagai Kasus Fraud</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bri-cabang-jombang-sebut-skandal-korupsi-kur-bank-bri-unit-keboan-sebagai-kasus-fraud</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bri-cabang-jombang-sebut-skandal-korupsi-kur-bank-bri-unit-keboan-sebagai-kasus-fraud</guid>
<description><![CDATA[ Pihak bank menegaskan bahwa kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Jombang tersebut merupakan tindakan fraud atau kecurangan yang dilakukan oleh oknum pekerja internal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ef21ff65e81.webp" length="36506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 17:50:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bank BRI, KUR, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP –</strong> PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Jombang akhirnya angkat bicara terkait skandal kredit fiktif yang mengguncang BRI Unit Keboan. Pihak bank menegaskan bahwa kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Jombang tersebut merupakan tindakan fraud atau kecurangan yang dilakukan oleh oknum pekerja internal.</p>
<p>Dalam pernyataan resminya, Pemimpin Kantor Cabang BRI Jombang, Boedhi Winaryo, menyampaikan bahwa BRI menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Pihaknya memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri Jombang untuk menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>"BRI menghormati proses hukum yang berlangsung dan mendukung penuh Kejaksaan Negeri Jombang dalam menjalankan tugasnya secara profesional," ujar Boedhi dalam standby statement dalam pesan rilisnya, Senin (27/4/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, Boedhi menegaskan bahwa BRI tidak mentoleransi segala bentuk kecurangan. Sebagai bentuk komitmen penerapan zero tolerance terhadap fraud, manajemen telah mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada oknum pekerja yang terlibat pada tanggal 14 April 2026.</p>
<p>"Atas kejadian tersebut, BRI juga telah memberikan sanksi tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi Oknum Pekerja yang terlibat fraud," tegasnya.</p>
<p>Boedhi menambahkan bahwa BRI senantiasa pro-aktif dalam mengungkap kasus-kasus kecurangan internal. Langkah ini merupakan wujud nyata penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap lini operasional bisnis perusahaan.</p>
<p>"BRI senantiasa pro-aktif dalam pengungkapan kasus-kasus fraud dan menerapkan zero tolerance terhadap setiap tindakan fraud serta menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan operasional bisnisnya," pungkasnya.</p>
<p>Dengan adanya sanksi tegas dan dukungan terhadap proses hukum ini, BRI berharap dapat menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.</p>
<p>Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang telah menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara pengadaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Unit Keboan Jombang.</p>
<p>Ketiga tersangka, masing-masing berinisial MIC selaku mantri di Bank BRI Unit Keboan, kemudian perempuan berinisial Su selaku calo dalam mencari para debitur dan MR diduga menikmati hasil uang dari rekayasa kredit.</p>
<p>Kepala Kejari Jombang, Dyah Ambarwati menyampaikan perkembangan proses penyidikan yang dilakukan oleh jajaran korps Adhyaksa di bawah komandonya.</p>
<p>"Sampai hari ini sudah ada tiga tersangka yang kita lakukan penahanan, nggih," ucap Dyah Ambarwati kepada suarajatimpost.com, Kamis (23/4/2026) lalu.</p>
<p>Sementara, Iwan Setianto selaku kuasa hukum para Debitur atau nasabah korban rekayasa pengadaan KUR Bank BRI Unit Keboan mengapresiasi langkah tegas Kejari Jombang. Pihaknya juga mendukung setiap proses penyidikan dan pengembangan terhadap tersangka baru.</p>
<p>Ia juga menyebut keberadaan tersangka baru besar kemungkinan karena kasus korupsi KUR Bank BRI Unit Keboan pasti tidak berdiri sendiri. Dari tiga tersangka yang sudah ditetapkan, yakni Insan Nur Chakim, Suliyadi, dan Mahfud Rohani akan ada tersangka baru.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>15 Tahun Terbengkalai, Lahan di Perak Jombang Kini Disulap Jadi &amp;apos;Kampung Lele&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/15-tahun-terbengkalai-lahan-di-perak-jombang-kini-disulap-jadi-kampung-lele</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/15-tahun-terbengkalai-lahan-di-perak-jombang-kini-disulap-jadi-kampung-lele</guid>
<description><![CDATA[ Melalui program rehabilitasi ambisius, area yang dulu dikenal sebagai &quot;area mati&quot; kini resmi bertransformasi menjadi kompleks peternakan lele modern yang siap menjadi motor ekonomi baru kawasan pedesaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69edc7fb6f9d2.webp" length="59102" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 16:35:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Peternakan Lele</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JOMBANG, SJP – Di tangan yang tepat, lahan terbengkalai selama 15 tahun bisa disulap jadi ladang cuan. Ini dibuktikan olehPemerintah Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. </p>
<p>Melalui program rehabilitasi ambisius, area yang dulu dikenal sebagai "area mati" kini resmi bertransformasi menjadi kompleks budidaya lele modern yang siap menjadi motor ekonomi baru kawasan pedesaan.</p>
<p>Sebanyak 16 unit kolam beton permanen dengan dimensi bervariasi, mulai dari 5 x12 meter persegi hingga 9x8 meter persegi. Pemandangan yang menyejukkan mata dibanding sebelumnya, ketika kawasan tersebut didominasi oleh semak belukar. </p>
<p>Proses pengerjaan yang mengedepankan sistem padat karya ini melibatkan partisipasi aktif warga, mulai dari pembersihan lahan, rehabilitasi dinding, hingga pembenahan drainase.</p>
<p>Tak hanya sekadar bangunan fisik, kolam-kolam tersebut kini telah berpenghuni. Pemerintah desa mencatat sebanyak 194.000 bibit lele berkualitas telah ditebar secara bertahap. Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi terukur untuk menggerakkan roda Pendapatan Asli Desa (PAD). </p>
<p>"Penyebaran bibit kami lakukan secara terencana agar ekosistem kolam tetap terjaga dan hasil panen bisa berkelanjutan," jelas Adi Sutrisno, penanggung jawab lapangan kepada wartawan, Ahad (26/4/2026).</p>
<p>Transformasi ini sekaligus menjadi jawaban tegas atas isu miring yang sempat menerpa transparansi anggaran. Kepala Desa Sumberagung, M. Mukhlis, dengan gamblang memaparkan bahwa dana senilai Rp150.000.000 dikelola melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) secara akuntabel. </p>
<p>"Tidak ada yang gelap. Dana tersebut kami peras secara maksimal untuk rehab fisik kolam yang sudah lama rusak serta pengadaan bibit skala besar. Ini adalah investasi untuk masa depan warga kami," tegasnya.</p>
<p>Keberhasilan Desa Temuwulan di wilayah lain menjadi spirit tersendiri bagi warga Sumberagung. Dengan konsep padat karya, proyek ini tidak hanya menghidupkan lahan tidur, tetapi juga menghidupkan ekonomi rumah tangga. </p>
<p>"Warga tidak hanya jadi penonton. Mereka bekerja di sini, menghidupkan ekonomi keluarga, dan menjaga ketahanan pangan daerah secara mandiri," ungkap Adi Sutrisno menambahkan. </p>
<p>Ke depan, desa ini menargetkan diri sebagai ikon baru "Kampung Lele" di Kabupaten Jombang yang berdaya saing ekonomi tinggi.</p>
<p>Transformasi lahan mangkrak di Desa Sumberagung menjadi bukti bahwa transparansi dan gotong royong mampu menyulap "raksasa tidur" menjadi aset produktif. Kini, tinggal menunggu waktu hingga panen raya tiba dan kesejahteraan warga benar-benar terangkat dari riak air kolam-kolam beton itu. (*)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Triwulan Pertama 2026, Okupansi Penumpang Stasiun Kediri Catat Pertumbuhan 7,9 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/triwulan-pertama-2026-okupansi-penumpang-stasiun-kediri-catat-pertumbuhan-79-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/triwulan-pertama-2026-okupansi-penumpang-stasiun-kediri-catat-pertumbuhan-79-persen</guid>
<description><![CDATA[ Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ecafdf06bcc.webp" length="36310" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 19:32:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Stasiun Kediri, Penumpang Stasiun Kediri, penumpang kereta api, Daop VII Madiun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pada triwulan pertama tahun 2026 ini, pertumbuhan jumlah penumpang di Stasiun Kediri menunjukkan tren positif. Total okupansi penumpang tercatat mencapai 410.336 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 209.296 penumpang berangkat dan 201.040 penumpang datang.</p>
<p>Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang.</p>
<p>Pertumbuhan ini menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api, khususnya di wilayah Kediri. Selain itu, pertumbuhan ini juga mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat, yang salah satunya terdorong karena musim angkutan lebaran.</p>
<p>Sementara itu, peningkatan secara keseluruhan juga terjadi ri wilayah Daop 7 Madiun. Pada periode Triwulan I Tahun 2026, tercatat tren positif berupa peningkatan signifikan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.</p>
<p>KAI Daop 7 Madiun mencatat, pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026, total volume pelanggan mencapai 3.017.881 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 1.517.883 pelanggan yang berangkat (naik) dan 1.499.998 pelanggan yang datang (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Sebagai perbandingan, pada Triwulan I Tahun 2025, volume pelanggan tercatat sebanyak 2.694.034 orang.</p>
<p>"Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Triwulan I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 323.847 pelanggan atau meningkat 12 persen dibandingkan periode Triwulan I Tahun 2025," jelas Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Sabtu, (25/04/2026). </p>
<p>Peningkatan volume penumpang ini juga seiring dengan berbagai upaya KAI Daop 7 Madiun yang konsisten melakukan inovasi layanan. </p>
<p>Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) berbasis digital serta penataan area stasiun guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang kian dinamis. Penataan diantaranya pembangunan peron tinggi dan overcapping di Stasiun Blitar dan Kediri. Adapun Stasiun Madiun masih dalam proses penataan.</p>
<p>“Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa moda transportasi KA tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan yang terus terjaga,” tambahnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Beras Bulog Tembus 5 Juta Ton, Serapan Gabah Probolinggo Capai 120 Ribu Ton</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-beras-bulog-tembus-5-juta-ton-serapan-gabah-probolinggo-capai-120-ribu-ton</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-beras-bulog-tembus-5-juta-ton-serapan-gabah-probolinggo-capai-120-ribu-ton</guid>
<description><![CDATA[ Stok beras nasional tembus 5 juta ton! 
BULOG Probolinggo juga catat serapan gabah hingga 120 ribu ton. Bukti nyata ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ec99a44ac78.webp" length="91200" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 18:10:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Bulog, KetahananPangan, SwasembadaPangan, SerapanGabah, StokBeras, PetaniIndonesia, SuaraJatimPost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP –</strong> Perum Bulog kembali mencatatkan capaian strategis dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya, total stok beras yang dikelola lembaga ini berhasil melampaui angka 5 juta ton. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus menegaskan peran Bulog sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Indonesia.</p>
<p>Di tingkat daerah, kinerja Bulog Cabang Probolinggo juga menunjukkan hasil signifikan. Sejak Februari hingga April 2026, penyerapan gabah petani di wilayah kerjanya telah mencapai sekitar 120 ribu ton setara beras.</p>
<p>Wilayah cakupan kantor cabang ini meliputi Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, hingga Kabupaten Lumajang. Angka tersebut mencerminkan optimalisasi penyerapan hasil panen petani lokal yang berjalan efektif selama musim panen berlangsung.</p>
<p>Untuk mendukung pengelolaan stok dalam jumlah besar, Bulog saat ini mengoperasikan lebih dari 1.500 gudang milik sendiri. Selain itu, terdapat lebih dari 1.200 gudang mitra sewa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Infrastruktur pergudangan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas beras sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar dan merata ke seluruh wilayah.</p>
<p>Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi, menegaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang solid.</p>
<p>“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani dalam negeri hingga penguatan koordinasi antarinstansi,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, dengan cadangan beras yang memadai, Bulog mampu menjalankan peran strategis tidak hanya sebagai pengendali harga, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam sistem pangan nasional. Keberadaan stok yang kuat memungkinkan pemerintah menjaga stabilitas harga di pasaran, mengantisipasi potensi krisis, serta mendukung berbagai program bantuan pangan bagi masyarakat.</p>
<p>Selain itu, ketersediaan cadangan beras dalam jumlah besar juga memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam atau gangguan distribusi. Dengan sistem logistik yang terintegrasi, Buliog dapat dengan cepat menyalurkan bantuan ke wilayah yang membutuhkan.</p>
<p>Ke depan, sinergi antara Bulog, petani, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional.</p>
<p>Kuswadi menambahkan bahwa kondisi gudang saat ini mencerminkan keberhasilan produksi dalam negeri.</p>
<p>“Gudang Bulog, baik milik sendiri maupun sewa, kini terisi penuh oleh beras hasil panen petani Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi swasembada yang nyata,” tegasnya.</p>
<p>Dengan capaian tersebut, Bulog optimistis mampu terus menjaga stabilitas pangan nasional dan memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kios Pupuk Subsidi di Kota Kediri Disidak, Berikut Temuannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kios-pupuk-subsidi-di-kota-kediri-disidak-berikut-temuannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kios-pupuk-subsidi-di-kota-kediri-disidak-berikut-temuannya</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil pemantauan di sejumlah kios, tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Penyaluran pupuk dinilai berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Meski demikian, tim mengakui masih ada keluhan dari petani, terutama terkait jumlah pupuk yang dirasa kurang mencukupi kebutuhan lahan mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8b8b60e8f7.webp" length="31846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 21:30:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pupuk, pupuk subsidi, kios pupuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios pupuk bersubsidi di Kota Kediri. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan.</p>
<p>"Tujuannya adalah memastikan bahwa penyaluran pupuk bersedih dari pupuk Indonesia sampai ke petani itu berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan keadaan yang ada," ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri M Ridwan, Rabu (22/4/2026). </p>
<p>Dari hasil pemantauan di sejumlah kios, tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Penyaluran pupuk dinilai berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Meski demikian, tim mengakui masih ada keluhan dari petani, terutama terkait jumlah pupuk yang dirasa kurang mencukupi kebutuhan lahan mereka.</p>
<p>"Kami tidak ada temuan yang signifikan, tapi yang jelas hari ini semuanya tertib. Walaupun ada keluhan dari masyarakat itu wajar. Kadang petani itu terkadang inginnya karena lahannya luas, pupuknya banyak," tambahnya. </p>
<p>Ia menambahkan, kondisi tersebut merupakan hal yang cukup umum terjadi di lapangan. Ketersediaan pupuk sebenarnya ada, namun distribusinya dilakukan secara bertahap sehingga petani terkadang harus menanti untuk mendapatkan jatah berikutnya.</p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, KP3 tidak hanya melakukan pengecekan di lapangan, tetapi juga menggelar sosialisasi kepada para pemilik kios dan petani. Edukasi diberikan terkait mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.</p>
<p>Dalam mekanisme terbaru, penyaluran pupuk bersubsidi kini dapat dilakukan langsung kepada petani secara individu, tidak lagi harus melalui kelompok tani seperti sebelumnya. Namun demikian, petani tetap harus terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai syarat utama.</p>
<p>Dari sisi ketersediaan, stok pupuk menjelang masa tanam juga dipastikan aman. Distributor disebut terus melakukan suplai secara berkelanjutan sehingga tidak terjadi kelangkaan di tingkat kios.</p>
<p>"Alhamdulillah tadi kami dapat informasi distributor selalu menyiapkan pupuk. Kios yang kami datangi semuanya terindikasi bahwa tidak pernah terjadi pupuk kosong, selalu ready," tambahnya.</p>
<p>Menariknya, harga pupuk bersubsidi mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, alokasi pupuk per petani disebut mengalami sedikit penurunan, menyesuaikan dengan kebijakan dan ketersediaan yang ada.</p>
<p>Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi, mulai dari pemerintah kota, Kejaksaan Negeri, Polres Kediri Kota, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), penyuluh pertanian, hingga unsur perlindungan konsumen.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Kediri Yohan Pramuda Arifianto menuturkan sistem penyaluran kini lebih transparan dengan penerapan sistem berbasis titik koordinat atau poligon lahan. Hal ini dinilai mampu meminimalisasi potensi penyimpangan.</p>
<p>“Sekarang sudah pakai sistem poligon, jadi lokasi lahan dan petaninya jelas. Sulit dimanipulasi, dan kios juga lebih mudah dari sisi administrasi,” katanya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minyakita Sulit Ditemui di Toko, Harga Minyak Goreng Kemasan Mulai Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minyakita-sulit-ditemui-di-toko-harga-minyak-goreng-kemasan-mulai-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minyakita-sulit-ditemui-di-toko-harga-minyak-goreng-kemasan-mulai-naik</guid>
<description><![CDATA[ Ketersediaan minyak goreng bersubsidi di sejumlah toko Kota Blitar masih terbatas dan bahkan sulit ditemui. Kondisi ini sudah terjadi sejak Ramadan hingga saat ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8aeb40e325.webp" length="65616" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 21:18:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ketersediaan, Minyakita, Terbatas, Sulit, Ditemui, Minyak Goreng, Harga Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di sejumlah toko Kota Blitar masih terbatas. </p>
<p>Sejak Ramadan hingga kini, beberapa pedagang mengaku belum kembali menerima pasokan, sehingga produk tersebut sulit ditemukan di etalase toko.</p>
<p>Pemilik toko kebutuhan pokok di wilayah Kepanjenkidul bernama Budi Setyawan mengatakan sudah cukup lama tidak mendapatkan kiriman Minyakita dari distributor. Padahal, biasanya pasokan datang secara rutin.</p>
<p>"Sejak puasa sampai sekarang belum ada kiriman lagi. Biasanya dua minggu sekali bisa dapat sekitar 250 karton, tapi sekarang benar-benar kosong,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).</p>
<p>Ia mengaku, ketiadaan Minyakita membuatnya harus mengandalkan penjualan minyak goreng kemasan non subsidi untuk memenuhi kebutuhan pembeli.</p>
<p>Menurut Budi, dalam beberapa pekan terakhir harga minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan sekitar 5 persen. Jika sebelumnya per karton sekitar Rp240.000 , sekarang sudah Rp250.000 . Dia memprediksi dikarenakan biaya kemasan juga ikut naik.</p>
<p>"Kalau pembeli pasti tetap cari minyak, jadi kami sediakan yang kemasan. Tapi ya harganya memang lebih mahal dibanding Minyakita," katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, menyampaikan bahwa stok Minyakita sebenarnya masih tersedia di pasar tradisional. Pasokan tersebut baru didistribusikan dari Bulog kepada para pedagang.</p>
<p>"Di pasar tradisional masih ada. Kemarin baru ada distribusi, masing-masing pedagang mendapat sekitar lima karton," ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan ukuran dua liter. Dari sebelumnya sekitar Rp40.000, kini naik menjadi Rp44.500 hingga Rp45.000.</p>
<p>Di sisi lain, harga minyak goreng curah justru cenderung stabil, bahkan sedikit menurun di kisaran Rp21.000 ribu per liter di tingkat pedagang pasar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atasi Kelangkaan, Pemkab Probolinggo dan Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg</title>
<link>https://suarajatimpost.com/atasi-kelangkaan-pemkab-probolinggo-dan-pertamina-gelar-operasi-pasar-lpg-3-kg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/atasi-kelangkaan-pemkab-probolinggo-dan-pertamina-gelar-operasi-pasar-lpg-3-kg</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pelaksanaannya, distribusi LPG 3 kg dilakukan melalui tiga agen di masing-masing kecamatan. Setiap agen mendapatkan alokasi 100 tabung, sehingga total tersedia 300 tabung LPG di setiap lokasi operasi pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e874f11be00.webp" length="64412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 17:30:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, PemkabProbolinggo, Pertamina, OperasiPasar, HargaNormal, EkonomiRakyat, SuaraJatimPost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP </strong>— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Pertamina menggelar operasi pasar LPG 3 kg di tiga kecamatan, yakni Kraksaan, Kotaanyar, dan Paiton, pada Rabu (22/4/2026). </p>
<p></p>
<p>Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan sekaligus menekan lonjakan harga LPG bersubsidi yang sempat dikeluhkan masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Dalam pelaksanaannya, distribusi LPG 3 kg dilakukan melalui tiga agen di masing-masing kecamatan. Setiap agen mendapatkan alokasi 100 tabung, sehingga total tersedia 300 tabung LPG di setiap lokasi operasi pasar. </p>
<p></p>
<p>Proses penyaluran ini diawasi langsung oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo guna memastikan distribusi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.</p>
<p></p>
<p>Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kg terlihat dari antusiasme warga yang memadati lokasi operasi pasar. Sejak pagi hari, antrean panjang sudah terlihat dengan warga membawa KTP sebagai syarat pembelian. Dalam kegiatan ini, LPG dijual dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp18.000 per tabung, jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang sebelumnya sempat melonjak.</p>
<p></p>
<p>Khusus di Kecamatan Paiton, terdapat tiga agen yang terlibat, yaitu Agen Putra Anugrah Mandiri Perkasa, Agen PT Cordenvintridaya Energy, dan Agen PT Gasanjaya Agung Abadi. Ketiganya berperan aktif dalam mendistribusikan LPG kepada masyarakat setempat.</p>
<p></p>
<p>Sekretaris Kecamatan Paiton, Junaidi, menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina untuk membantu masyarakat memperoleh LPG dengan harga terjangkau.</p>
<p></p>
<p>"Ini adalah bentuk sinergi pemerintah dengan Pertamina melalui agen-agen untuk menghadirkan LPG dengan harga normal kepada masyarakat. Tentunya ini sangat membantu, terlebih di tengah kondisi harga yang sempat melonjak. Kami juga bersama Forkopimka Paiton melakukan pengawasan ke sejumlah agen untuk mengantisipasi adanya markup harga maupun penimbunan stok," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, perwakilan Agen Putra Anugrah Mandiri Perkasa, Yani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pertamina dalam menjaga stabilitas distribusi LPG di tengah masyarakat.</p>
<p></p>
<p>"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pertamina untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kami membatasi pembelian satu tabung LPG untuk satu Kepala Keluarga (KK) dengan menunjukkan KTP agar penyaluran lebih merata dan tepat sasaran," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu warga, Diana asal Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini. </p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan bahwa sebelumnya harga LPG di pasaran bisa mencapai Rp23.000 hingga Rp30.000 per tabung.</p>
<p></p>
<p>"Kegiatan ini sangat membantu. Kami rela antre karena memang kesulitan mendapatkan LPG dengan harga normal. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan karena LPG ini kebutuhan penting untuk memasak sehari-hari," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui operasi pasar ini, Pemkab Probolinggo bersama Pertamina menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan LPG 3 kg, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika harga di pasaran. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Blitar Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas di Tengah Kelangkaan Elpiji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-blitar-ciptakan-kompor-berbahan-bakar-oli-bekas-di-tengah-kelangkaan-elpiji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-blitar-ciptakan-kompor-berbahan-bakar-oli-bekas-di-tengah-kelangkaan-elpiji</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi tersebut dikembangkan oleh Andi, warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Ia berhasil merancang kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak goreng sisa yang kini mulai dimanfaatkan warga sekitar sebagai pengganti elpiji. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e71ca7400b5.webp" length="64298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 16:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kompor, Berbahan, Bakar, Limbah, Karya, Warga, Blitar, Inovasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Kelangkaan gas elpiji yang belakangan dirasakan masyarakat di sejumlah daerah mendorong munculnya berbagai alternatif bahan bakar.</p>
<p>Di Kabupaten Blitar, seorang warga justru menghadirkan solusi tak biasa dengan memanfaatkan limbah sebagai sumber energi untuk memasak.</p>
<p>Inovasi tersebut datang dari Andi, warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Ia berhasil merancang kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak goreng sisa yang kini mulai dimanfaatkan warga sekitar sebagai pengganti elpiji.</p>
<p>Kompor rakitan Andi memiliki desain sederhana dengan rangka besi dan tungku pembakaran di bagian tengah. Meski menggunakan bahan bakar limbah, api yang dihasilkan tergolong stabil dan berwarna biru, menyerupai kompor gas pada umumnya.</p>
<p>"Awalnya karena kesulitan mendapatkan gas elpiji, jadi saya coba memanfaatkan bahan yang ada di sekitar," ujarnya, Selasa (21/4/2026)</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam sekali pengisian bahan bakar, kompor tersebut mampu digunakan hingga kurang lebih setengah hari. Ketahanan itu dinilai cukup efisien untuk kebutuhan memasak rumah tangga sehari-hari.</p>
<p>Selain mudah digunakan, bahan bakar yang dipakai juga mudah didapat. Oli bekas dari bengkel maupun minyak jelantah yang biasanya dibuang kini bisa dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, kompor buatan Andi mulai dikenal luas. Permintaan tidak hanya datang dari wilayah Blitar, tetapi juga dari luar daerah hingga luar pulau.</p>
<p>"Pesanan ada beberapa ada yang datang dari luar pulau. Dari Kaltim, dan saya mengirim kesana," jelas dia.</p>
<p>Dengan harga sekitar Rp450 ribu per unit, kompor ini dinilai cukup terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan solusi memasak di tengah kondisi elpiji yang sulit diperoleh.</p>
<p>Andi berharap inovasinya dapat membantu masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada gas elpiji. Selain menjadi alternatif yang ekonomis, penggunaan limbah sebagai bahan bakar juga dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Elpiji Nonsubsidi di Kota Blitar Melonjak Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-elpiji-nonsubsidi-di-kota-blitar-melonjak-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-elpiji-nonsubsidi-di-kota-blitar-melonjak-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Di sejumlah pangkalan, elpiji 12 kilogram kini dibanderol hingga Rp235.000 per tabung, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp200.000. Sementara itu, elpiji 5 kilogram turut mengalami kenaikan dari Rp100.000 menjadi Rp117.000. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e71c96c9972.webp" length="71100" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:51:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Tabung, Gas, Elpiji, Meroket, Usai, Lebaran, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>— Kenaikan harga elpiji nonsubsidi kembali memaksa warga Kota Blitar mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan bahan bakar. </p>
<p>Memasuki April 2026, harga tabung ukuran 12 kilogram dan 5 kilogram mengalami lonjakan signifikan, terutama di tingkat pangkalan.</p>
<p>Di sejumlah pangkalan, elpiji 12 kilogram kini dibanderol hingga Rp235.000 per tabung, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp200.000. Sementara itu, elpiji 5 kilogram turut mengalami kenaikan dari Rp100.000 menjadi Rp117.000.</p>
<p>Pemilik pangkalan di Jalan Dr. Wahidin, Kota Blitar, Asih, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mulai terjadi sejak akhir pekan lalu. Ia menyebut lonjakan periode ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kenaikan-kenaikan sebelumnya.</p>
<p>"Biasanya naik, tapi tidak setinggi ini. Sekarang langsung melonjak," ujarnya, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Menurut Asih, sebelum penyesuaian harga, pasokan elpiji 12 kilogram sempat tersendat. Stok di pangkalannya bahkan sempat kosong selama beberapa hari, kondisi yang diduga menjadi salah satu pemicu kenaikan harga di pasar.</p>
<p>"Biasanya saya mendapat 20 sampai 30 tabung per minggu. Kemarin sempat kosong, setelah itu harga langsung naik," katanya.</p>
<p>Berbeda dengan elpiji nonsubsidi, harga elpiji 3 kilogram terpantau tetap stabil pada angka Rp18.000. Jalur distribusinya juga relatif lancar tanpa kendala berarti.</p>
<p>"Yang 3 kilogram aman, kiriman lancar dan tidak ada kenaikan," tambahnya.</p>
<p>Kenaikan harga elpiji ini disinyalir sejalan dengan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok lain pasca-Lebaran, terutama produk dengan kemasan plastik. Sebagai contoh, harga air mineral mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton.</p>
<p>Sementara itu, Manajer PT Petro Jaya Gas, Rahadian Eka Priyanto, membenarkan adanya penyesuaian harga di tingkat agen. Ia memerinci harga elpiji 12 kilogram di tingkat agen kini mencapai Rp228.000 dari sebelumnya Rp192.000. Adapun elpiji 5 kilogram naik dari Rp98.000 menjadi Rp107.000.</p>
<p>"Untuk distribusi, rata-rata kami menyalurkan sekitar 250 tabung per hari," jelasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kenaikan BBM Nonsubsidi, Pemkot Batu Instruksikan TPID Siaga Antisipasi Harga Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kenaikan-bbm-nonsubsidi-pemkot-batu-instruksikan-tpid-siaga-antisipasi-harga-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kenaikan-bbm-nonsubsidi-pemkot-batu-instruksikan-tpid-siaga-antisipasi-harga-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Kota Batu menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah dinamika kenaikan BBM nonsubsidi oleh Pertamina. Kesiapsiagaan TPID menjadi kunci untuk memastikan potensi gejolak harga bahan pokok dapat ditekan sejak dini, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e6f9d4dd729.webp" length="43562" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:47:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, BBM, TPID</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang dilakukan oleh Pertamina mendorong Pemerintah Kota Kota Batu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak lanjutan, khususnya pada sektor harga bahan pokok. Meski tidak berdampak langsung, efek psikologis dari kenaikan BBM dinilai berpotensi memicu gejolak di pasar.</p>
<p>Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.pada Selasa (21/4/2026) menyatakan pihaknya telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk bersiap dan memperkuat pemantauan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga bahan pokok yang bisa terjadi sebagai dampak turunan dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi.</p>
<p>"Kenaikan harga saat ini hanya terjadi pada BBM dengan segmen tertentu seperti Pertamax Turbo yang mengikuti mekanisme pasar dan harga minyak dunia. Sementara itu, BBM yang paling banyak digunakan masyarakat seperti Pertalite dan Bio Solar masih tetap stabil karena berada dalam skema subsidi pemerintah pusat. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen," urainya.</p>
<p>Ia menegaskan, TPID akan melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman serta mencegah adanya praktik penimbunan. Jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, Pemerintah Kota Batu siap melakukan intervensi melalui operasi pasar atau pasar murah sebagai langkah pengendalian.</p>
<p>Selain itu, Pemkot Batu juga memastikan jalur distribusi logistik tetap lancar agar tidak terjadi hambatan yang dapat memicu kenaikan biaya di tingkat pedagang. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan pengelola pasar, terus diperkuat guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga.</p>
<p>"Kami berharap masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu untuk masyarakat yang mampu untuk tetap menggunakan BBM nonsubsidi agar subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran," imbuhnya.</p>
<p>Dengan langkah antisipatif tersebut, Pemkot Batu optimistis stabilitas harga bahan pokok di daerah tetap terjaga meskipun terjadi dinamika di sektor energi.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga BBM Non&amp;Subsidi Naik, Tidak Ada Panic Buying di Malang Raya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-bbm-non-subsidi-naik-tidak-ada-panic-buying-di-malang-raya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-bbm-non-subsidi-naik-tidak-ada-panic-buying-di-malang-raya</guid>
<description><![CDATA[ Stabilitas distribusi dan konsumsi di wilayah Malang Raya menjadi indikator bahwa penyesuaian harga kali ini dapat diterima dengan baik tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e6f5a7b7d79.webp" length="72104" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 12:21:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, BBM, Naik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) kembali dilakukan oleh Pertamina terhitung mulai 18 April 2026. Meski terdapat kenaikan pada sejumlah produk non-subsidi, kondisi di lapangan terpantau tetap kondusif tanpa adanya lonjakan pembelian atau panic buying di wilayah Kota Batu, Kota Malang, maupun Kabupaten Malang.</p>
<p></p>
<p>Manager Area Pertamina Malang Raya, Ahad Rahedi pada Selasa (21/4/2026) menyampaikan bahwa penyesuaian harga ini merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan tren harga minyak dunia serta biaya distribusi.</p>
<p></p>
<p>"Distribusi BBM di wilayah Malang Raya tetap berjalan normal dan stok dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan. Terpantau pembelian di sejumlah SPBU juga tidak terjadi penumpukan kendaraan," urainya. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, dalam penyesuaian tersebut, harga Pertamax (RON 92) tetap berada di angka Rp12.300 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang tidak mengalami perubahan di harga Rp12.900 per liter. Pertamax yang dijual di Pertashop juga tetap stabil di angka Rp12.200 per liter.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, kenaikan terjadi pada produk BBM dengan spesifikasi lebih tinggi. Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya sekitar Rp17.900, atau mengalami kenaikan sekitar 8,38 persen. Dexlite juga mengalami penyesuaian dari kisaran Rp22.550 menjadi Rp23.600 per liter, atau naik sekitar 4,66 persen. Adapun Pertamina Dex meningkat dari sekitar Rp22.900 menjadi Rp23.900 per liter, dengan persentase kenaikan sekitar 4,37 persen.</p>
<p></p>
<p>"Tidak terjadinya panic buying menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan pasokan BBM serta pemahaman bahwa penyesuaian harga merupakan hal yang wajar dalam dinamika energi global," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Dengan kondisi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu kepanikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga LPG Non&amp;Subsidi di Jombang Naik, Warga dan Pelaku UMKM Mulai Berhemat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-lpg-non-subsidi-di-jombang-naik-warga-dan-pelaku-umkm-mulai-berhemat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-lpg-non-subsidi-di-jombang-naik-warga-dan-pelaku-umkm-mulai-berhemat</guid>
<description><![CDATA[ LPG non-subsidi ukuran 5,5 kilogram kini dibanderol dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp107.000 per tabung. Sementara untuk ukuran 12 kilogram, harga jualnya mencapai Rp228.000 per tabung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e640dfeff9c.webp" length="30128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 22:15:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, LPG Non Subsidi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi di wilayah Kabupaten Jombang mengalami penyesuaian harga di pasaran. Berdasarkan pantauan di lapangan, kenaikan terjadi pada beberapa ukuran tabung, utamanya untuk pembelian eceran.</p>
<p>Rinda, karyawan salah satu agen LPG non-subsidi berlokasi di Jalan Abdurrahman Saleh, Kecamatan Jombang, membenarkan perubahan harga tersebut. Ia merinci, berdasarkan daftar harga terbaru per Senin (20/4/2026), LPG non-subsidi ukuran 5,5 kilogram kini dibanderol dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp107.000 per tabung. Sementara untuk ukuran 12 kilogram, harga jualnya mencapai Rp228.000 per tabung.</p>
<p>"HET-nya untuk 5,5 kilogram itu Rp107.000, dan untuk yang 12 kilogram Rp228.000," ujar Rinda saat dikonfirmasi wartawan. </p>
<p>Ia menambahkan, nominal tersebut belum termasuk biaya ongkos kirim apabila konsumen meminta layanan antar ke rumah.</p>
<p>Menurut keterangan dari pihak agen, penyesuaian harga ini dipengaruhi oleh dinamika distribusi serta fluktuasi pasokan di tingkat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Di samping itu, peningkatan biaya operasional dan transportasi juga dinilai menjadi faktor yang memengaruhi harga jual akhir kepada konsumen. </p>
<p>Meski terjadi kenaikan, Rinda menyebut kondisi pasokan masih tergolong normal. "Kendalanya hanya antrian di SPBE, tapi distribusi ke masyarakat masih bisa ter-cover dengan baik," imbuhnya.</p>
<p>Kondisi ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Jombang. Muhammad Raffi, warga Kecamatan Jogoroto, mengaku belum mengetahui informasi kenaikan harga tersebut. Sebagai pengguna LPG non-subsidi ukuran 5,5 kilogram, ia menyatakan akan melakukan langkah penghematan jika harga memang benar-benar melonjak. </p>
<p>"Kalau naik ya mau tidak mau harus menghemat penggunaan gas. Saya belum cek lagi harganya di pasar," tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, dampak kenaikan ini lebih terasa bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengandalkan LPG sebagai bahan bakar utama memasak. </p>
<p>Dewi, seorang pedagang warung pecel lele di kawasan Peterongan, mengaku harus lebih cermat mengatur biaya operasional. Ia menyebut dalam kurun waktu dua minggu, warungnya bisa menghabiskan satu hingga dua tabung LPG ukuran 12 kilogram, tergantung tingkat keramaian pembeli.</p>
<p>"Dengan harga yang sekarang, tentu cukup terasa di biaya operasional. LPG ini kebutuhan utama untuk memasak, jadi mau tidak mau harus disiasati," jelas Dewi. </p>
<p>Ia berharap ke depannya harga komoditas tersebut dapat kembali stabil agar tidak semakin membebani usaha kecil. </p>
<p>"Semoga harganya bisa lebih stabil supaya kami pedagang kecil tidak terlalu terbebani," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lumajang Catat Kunjungan Wisman Tertinggi di Jatim pada Triwulan I 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lumajang-kunjungan-wisman-tertinggi-jatim-triwulan-1-2026-31969</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lumajang-kunjungan-wisman-tertinggi-jatim-triwulan-1-2026-31969</guid>
<description><![CDATA[ Lumajang mencatat kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi di Jawa Timur pada triwulan I 2026 dengan total 16.026 wisman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e5a41e53492.webp" length="64450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 12:57:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Lumajang, wisatawan mancanegara, Indah Amperawati, Tumpak Sewu, pariwisata Jawa Timur, wisman, Ranu Pane</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUMAJANG, SJP –</strong> Kabupaten Lumajang mencatat pencapaian positif di sektor pariwisata dengan menjadi daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak di Jawa Timur pada triwulan I 2026.</p>
<p>Capaian tersebut menempatkan Lumajang melampaui sejumlah daerah lain seperti Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan Bondowoso.</p>
<p>Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi indikator perkembangan pariwisata di daerahnya mulai menunjukkan hasil yang nyata.</p>
<p>“Capaian ini kami maknai sebagai indikator bahwa arah pengembangan pariwisata Lumajang mulai menunjukkan hasil,” ujarnya, Senin (20/4/2026).</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Pariwisata Lumajang pada triwulan I 2026, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 476.062 orang, melampaui target 450.000 pengunjung.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 16.026 orang, sementara wisatawan nusantara masih mendominasi dengan 460.036 kunjungan.</p>
<p>Meskipun jumlah wisman masih lebih kecil dibanding wisatawan domestik, kehadiran lebih dari 16.000 wisatawan asing dinilai sebagai potensi kuat bagi Lumajang untuk terus menembus pasar pariwisata global.</p>
<p>Keberhasilan ini juga didukung oleh sejumlah destinasi unggulan, salah satunya Air Terjun Tumpak Sewu yang menjadi daya tarik utama wisatawan mancanegara di Jawa Timur.</p>
<p>Selain itu, kawasan lain seperti Teras Semeru, Ranu Pane, serta Kecamatan Senduro juga menjadi tujuan favorit wisatawan karena menawarkan daya tarik alam dan budaya.</p>
<p>Indah Amperawati menilai capaian ini tidak hanya soal peringkat, tetapi juga menunjukkan perubahan peran sektor pariwisata dalam perekonomian daerah.</p>
<p>“Pariwisata tidak berdiri sendiri. Ia terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal,” tambahnya.</p>
<p>Pemerintah daerah menilai tren ini sebagai hasil dari kebijakan pengembangan pariwisata yang selama ini dijalankan. Ke depan, upaya peningkatan kualitas destinasi, pemerataan kunjungan, serta keberlanjutan lingkungan akan terus diperkuat.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com </strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Kestabilan di Tengah Tekanan, OJK Malang Perkuat Pengawasan dan Selamatkan Dana Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-kestabilan-di-tengah-tekanan-ojk-malang-perkuat-pengawasan-dan-selamatkan-dana-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-kestabilan-di-tengah-tekanan-ojk-malang-perkuat-pengawasan-dan-selamatkan-dana-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Kinerja sektor perbankan menunjukkan tren positif. Hingga Februari 2026, penyaluran kredit tercatat mencapai Rp110,36 triliun atau tumbuh 4,31 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh kredit konsumsi yang meningkat 7,73 persen, diikuti kredit investasi 4,80 persen dan kredit modal kerja 1,72 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e18d4339a67.webp" length="69414" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 09:32:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>Ojkmalang, keuangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>MALANG, SJP —</strong> Stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah kerja OJK Malang tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi global yang dipicu ketidakpastian geopolitik. Di balik kondisi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kinerja sektor perbankan menunjukkan tren positif. Hingga Februari 2026, penyaluran kredit tercatat mencapai Rp110,36 triliun atau tumbuh 4,31 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh kredit konsumsi yang meningkat 7,73 persen, diikuti kredit investasi 4,80 persen dan kredit modal kerja 1,72 persen.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sisi kualitas, risiko kredit masih dalam batas terjaga dengan rasio kredit bermasalah sebesar 3,04 persen. Sementara itu, Loan at Risk tercatat 10,82 persen yang menunjukkan kewaspadaan tetap diperlukan dalam menjaga kesehatan sektor keuangan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penyaluran kredit masih didominasi oleh sektor rumah tangga dengan porsi 29,85 persen, disusul sektor perdagangan besar dan eceran serta industri pengolahan. Di sisi lain, kredit UMKM mengalami kontraksi sebesar 1,03 persen secara tahunan, menjadi catatan penting dalam upaya mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain menjaga stabilitas, OJK juga mengambil langkah tegas dalam memberantas aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, OJK telah menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal serta menemukan dan menindak berbagai penawaran investasi ilegal.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Upaya pengawasan juga diperkuat melalui pemblokiran lebih dari 33 ribu rekening yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi risiko yang lebih luas untuk menjaga integritas sistem keuangan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam aspek perlindungan konsumen, OJK Malang telah memberikan lebih dari seribu layanan kepada masyarakat yang didominasi oleh permintaan informasi serta pengaduan terkait sektor keuangan. Mayoritas laporan berkaitan dengan aktivitas fraud, permasalahan sistem layanan informasi keuangan, serta restrukturisasi kredit.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui Indonesia Anti Scam Centre, OJK bersama industri keuangan berhasil membekukan dana korban penipuan hingga Rp585,4 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp169 miliar telah berhasil dikembalikan kepada masyarakat. Capaian ini menunjukkan efektivitas koordinasi lintas sektor dalam menangani kejahatan keuangan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi pasar modal, minat masyarakat terhadap investasi terus meningkat. Jumlah investor di wilayah kerja OJK Malang mencapai 441.454 single investor identification atau tumbuh 45,76 persen secara tahunan. Nilai transaksi saham juga meningkat signifikan yang mencerminkan kepercayaan publik terhadap pasar keuangan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">OJK turut mendorong reformasi pasar modal melalui peningkatan transparansi data kepemilikan saham, penguatan klasifikasi investor, serta penyesuaian kebijakan free float. Langkah ini bertujuan menciptakan pasar yang lebih sehat, transparan, dan berdaya saing global.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara keseluruhan, OJK Malang menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat. Di tengah tekanan global yang dinamis, pengawasan yang adaptif dan responsif menjadi kunci dalam memastikan sektor jasa keuangan tetap tumbuh secara berkelanjutan. <strong>(**)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Pasuruan Study Pasar Modernisasi ke Pasar Jaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-pasuruan-study-pasar-modernisasi-ke-pasar-jaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-pasuruan-study-pasar-modernisasi-ke-pasar-jaya</guid>
<description><![CDATA[ Modernisasi pasar daerah menjadi isu penting di banyak wilayah karena berkaitan langsung dengan ekonomi rakyat. Jika pasar dikelola lebih profesional, dampaknya bukan hanya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, tetapi juga menambah pendapatan asli daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69df8d96160ad.webp" length="21222" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:58:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP –</strong> Bupati Pasuruan H.M Rusdi Sutejo memimpin langsung kunjungan kerja ke Kantor Pusat Perumda Pasar Jaya, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempelajari tata kelola pasar modern sekaligus menyiapkan transformasi pasar daerah di Kabupaten Pasuruan agar lebih mandiri dan kompetitif.</p>
<p>Kunjungan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam melakukan <em>benchmarking</em> pengelolaan pasar yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan daerah.</p>
<p>Dalam agenda itu, Bupati Pasuruan didampingi Kepala Diskoperindag, Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TPPPD), serta jajaran terkait. Rombongan diterima langsung Direktur Perkulakan dan Ritel Perumda Pasar Jaya, Sumanto.</p>
<p>Rusdi mengaku terkesan dengan inovasi yang diterapkan Pasar Jaya. Salah satu konsep yang menarik perhatian ialah pemanfaatan area <em>rooftop</em> pasar menjadi fasilitas olahraga komersial seperti lapangan bulu tangkis, futsal, hingga padel.</p>
<p>Menurutnya, model seperti itu membuktikan bahwa pasar tradisional dapat berkembang menjadi ruang usaha multifungsi. Inovasi tersebut dinilai bisa menjadi inspirasi bagi pasar-pasar daerah di Pasuruan.</p>
<p>Selain meninjau fasilitas, rombongan juga mempelajari pola pengelolaan keuangan Perumda Pasar Jaya. Sistem perusahaan daerah dinilai memberi keleluasaan dalam pembiayaan, pengembangan usaha, hingga revitalisasi aset tanpa bergantung penuh pada APBD.</p>
<p>Saat ini, pasar di Kabupaten Pasuruan masih dikelola melalui perangkat daerah. Akibatnya, kebutuhan perbaikan maupun pengembangan pasar masih menunggu alokasi anggaran pemerintah daerah.</p>
<p>“Kita datang untuk ngangsu kaweruh, belajar bersama. Ternyata dari penjelasan Pak Sumanto saja sudah banyak ilham yang masuk ke kami,” ujar Rusdi Sutejo.</p>
<p>Ia menambahkan, fleksibilitas pengelolaan keuangan menjadi salah satu hal penting yang ingin dipelajari.</p>
<p>“Kalau perusahaan daerah, pengelolaannya lebih fleksibel. Itu yang ingin kita pelajari dan aplikasikan di Pasuruan,” katanya.</p>
<p>Modernisasi pasar daerah menjadi isu penting di banyak wilayah karena berkaitan langsung dengan ekonomi rakyat. Jika pasar dikelola lebih profesional, dampaknya bukan hanya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, tetapi juga menambah pendapatan asli daerah.</p>
<p>Pasuruan sendiri memiliki potensi komoditas unggulan seperti sayuran, telur, dan susu sapi segar. Dengan sistem pasar yang lebih kuat, distribusi produk lokal ke pasar besar seperti Jakarta berpeluang semakin terbuka.</p>
<p>Rusdi berharap kunjungan ini tidak berhenti pada studi banding semata, tetapi berlanjut pada kerja sama konkret.</p>
<p>“Kalau nanti ada peluang, produk-produk dari Pasuruan bisa dijual di Jakarta. Itu tentu akan sangat baik bagi daerah kami,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pilih Bangkit Berserikat, Heri Purnomo Kuatkan Peternak Lele Jombang dari Keterasingan Pasar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pilih-bangkit-berserikat-heri-purnomo-kuatkan-peternak-lele-jombang-dari-keterasingan-pasar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pilih-bangkit-berserikat-heri-purnomo-kuatkan-peternak-lele-jombang-dari-keterasingan-pasar</guid>
<description><![CDATA[ Tak harus jadi pejabat, agar ia bisa bermanfaat bagi masyarakat tempat ia tinggal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de43e808298.webp" length="57072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:17:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Peternak Lele, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP - </strong>Banyak cara agar bisa terus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Itulah yang dilakukan Heri Purnomo. Tak harus jadi pejabat, agar ia bisa bermanfaat bagi masyarakat tempat ia tinggal.</p>
<p></p>
<p>Di sudut Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Heri Purnomo tumbuh dari kolam-kolam kecil yang dulu nyaris tenggelam oleh kerugian. Iya, Mas Heri karib disapa, memilih untuk menjadi peternak lele. </p>
<p></p>
<p>Bagi sebagian orang, kehilangan hingga Rp1 miliar mungkin menjadi titik akhir perjuangan. Namun bagi Heri, itu justru menjadi momen kebangkitan dan perubahan cara pandang, bahwa usaha tidak cukup hanya bertumpu pada kekuatan sendiri, melainkan harus ditopang oleh semangat kebersamaan.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x_69de453cba05b.webp" alt=""></p>
<p>Perjalanannya dimulai pada 2016 silam. Tanpa bekal latar belakang perikanan, ia belajar secara otodidak merawat enam kolam lele sederhana. Jalan yang ditempuh tidaklah mulus. Rentetan kegagalan silih berganti menghantam hingga puncaknya kerugian besar tak terelakkan.</p>
<p>"Kalau gagal, pasti pernah dan itu pasti. Tapi karena saya punya keyakinan bahwa hal ini bisa bermanfaat bagi orang lain, saya terus mencoba," tutur Heri dalam pesan diterima, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>Dari keterpurukan itu, Heri justru menemukan akar masalah yang selama ini luput dari perhatian. Ia menyadari bahwa peternak kecil tidak hanya bergulat dengan persoalan teknis budidaya, tetapi juga terjerat dalam keterbatasan akses pasar yang sempit.</p>
<p>"Saya melihat peternak kecil itu punya kendala dalam keterbatasan akses pasar. Sehingga cakupannya sangat kecil," sambungnya.</p>
<p>Kesadaran itu membelokkan haluan perjuangannya. Heri tak lagi sekadar sibuk membesarkan lele, tetapi juga merajut jaringan solidaritas. Tiga tahun lalu, ia mulai merintis wadah bersama bernama Kelompok Petani Ikan Air Tawar Nusantara (Pekantara). Tujuannya sederhana namun fundamental,  menyatukan para pembudidaya agar tidak berjalan dalam kesendirian.</p>
<p>"Tujuan saya itu hanya satu. Kita semua berkumpul, membentuk kelompok, agar bisa berkembang bersama, biar para peternak ini tidak berjalan sendiri-sendiri," ungkapnya.</p>
<p>Awalnya, kelompok yang ia inisiasi hanya diikuti segelintir warga sekitar. Namun kini, anggota Pekantara telah berkembang pesat menjadi sekitar 100 peternak yang tersebar di berbagai penjuru wilayah Jombang.</p>
<p>Pertumbuhan itu bukan sekadar statistik. Kapasitas produksi yang semula kecil kini melonjak tajam hingga mencapai sekitar 4 ton lele per hari. Lebih dari itu, ada transformasi pola pikir di antara para anggota, dari yang semula berkompetisi menjadi berkolaborasi.</p>
<p>Di dalam kelompok, Heri tak hanya menjadi penggerak, tetapi juga pendamping setia. Ia membagikan pengalaman soal teknik budidaya efisien serta mendorong pemanfaatan pakan alternatif guna menekan beban biaya produksi.</p>
<p>"Bagi saya, keberhasilan usaha tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari seberapa kuat para peternak bisa bertahan bersama menghadapi dinamika pasar," jelasnya.</p>
<p>Upaya gigih itu akhirnya membuahkan pengakuan. Dalam ajang PWI Jombang Award 2026, Heri Purnomo diganjar penghargaan sebagai "Inisiator Sinergi Ekonomi Akuakultur Kabupaten Jombang".</p>
<p>Penghargaan ini menjadi simbol atas kerja panjang yang tidak instan, dari usaha individu yang jatuh bangun menjadi gerakan kolektif yang berdampak nyata.</p>
<p>Pihak PWI menilai, apa yang diinisiasi Heri bukan sekadar membangun bisnis, tetapi membangun ekosistem kemandirian. </p>
<p>"Beliau berhasil mendorong kemandirian ekonomi berbasis akuakultur, sekaligus memperkuat posisi peternak kecil di tengah tantangan pasar," kata Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid.</p>
<p>Kini, kolam-kolam lele di Temuwulan bukan lagi sekadar genangan air untuk budidaya. Tempat itu telah menjelma menjadi ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang untuk bertumbuh bersama.</p>
<p>Heri Purnomo memang memulai langkahnya seorang diri, tetapi hari ini jejaknya diikuti puluhan peternak lain yang berjalan seirama menuju arah yang sama.</p>
<p>Ke depan, harapan mengalir sederas sirkulasi air kolam. Model kolaborasi yang ia bangun diharapkan terus berkembang, menjadi inspirasi bahwa kekuatan terbesar dalam usaha bukan terletak pada individu semata, melainkan pada kebersamaan yang terorganisasi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Hanya Penggerak Pendidikan, Ponpes Juga Berperan Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-penggerak-pendidikan-ponpes-juga-berperan-sebagai-penggerak-ekonomi-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-penggerak-pendidikan-ponpes-juga-berperan-sebagai-penggerak-ekonomi-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Karena itu, literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren juga perlu ditingkatkan. Ekosistem di pondok pesantren, perlu dikuati sebagai langkah strategis mendukung program prioritas pemerintah dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de44bb0022f.webp" length="17700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:05:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes, pondok pesantren, ekonomi masyarakat, OJK, ekonomi syariah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Pondok pesantren dengan jumlah santri yang signifikan memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, serta merupakan ekosistem yang kuat dalam mendukung program prioritas pemerintah.</p>
<p>Karena itu, literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren juga perlu ditingkatkan. Ekosistem di pondok pesantren, perlu dikuatkan sebagai langkah strategis mendukung program prioritas pemerintah dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, dalam kegiatan Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS) dan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH), berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. </p>
<p>Melalui SAKINAH, OJK mendorong penguatan literasi keuangan syariah bagi generasi santri. Mengusung tema “Santri Sehat, Keuangan Kuat, Masa Depan Hebat” ini diikuti oleh sekitar ratusan santri dan memuat edukasi mengenai pengenalan produk dan layanan keuangan syariah, pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta pentingnya gizi dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif.</p>
<p>Para santri diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang baik dengan pemanfaatan produk/layanan keuangan syariah, namun juga menyadari pentingnya gizi dalam menunjang kesehatan jiwa dan raga sebagai bagian dari perencanaan untuk mencapai kesejahteraan di masa depan.</p>
<p>"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, bahkan sejak dini. Di saat yang sama, program ini juga membuka peluang ekonomi yang luas," ujar Dicky, Selasa, (14/4/2026). </p>
<p>Dicky menjelaskan, ekosistem yang ada, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga perkebunan, dapat menjadi bagian dari rantai pasok yang mendukung program ini. </p>
<p>"Masyarakat di sekitar pesantren dapat berperan sebagai pemasok kebutuhan, sehingga tercipta perputaran ekonomi yang kuat. OJK tidak hanya hadir sebagai regulator, namun juga berperan sebagai katalis, yang mempercepat dan menghubungkan, serta sebagai fasilitator yang membuka akses dan membangun pemahaman," tambahnya. </p>
<p>OJK juga mendorong perluasan akses keuangan syariah dalam ekosistem pesantren melalui kegiatan FEBIS, yang diikuti oleh sekitar 150 peserta, terdiri atas pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama, supplier sebagai bagian dari rantai pasok ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pelaku usaha di lingkungan pesantren.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan sesi pemaparan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah serta sesi business matching dalam bentuk diskusi antara pelaku usaha dan PUJK Syariah, untuk membantu memperdalam pemahaman masyarakat selaku pelaku usaha dalam memilih alternatif produk keuangan syariah sesuai kebutuhan dan kemampuannya.</p>
<p>Sebagai upaya perluasan akses keuangan syariah melalui pelaksanaan kegiatan business matching, FEBIS memiliki fokus utama kegiatan yang meliputi peningkatan pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan syariah, serta mendorong potensi perluasan akses keuangan melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha agar sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudential) yang diterapkan oleh PUJK Syariah.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih memahami aspek- aspek yang diperlukan dalam mengakses pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui FEBIS, pelaku usaha tidak hanya dikenalkan pada alternatif pembiayaan syariah, tetapi juga dipertemukan langsung dengan lembaga jasa keuangan melalui business matching, sehingga terbuka peluang nyata untuk memperoleh pembiayaan.</p>
<p>"Penguatan ekosistem pesantren membutuhkan kolaborasi bersama antara pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, pesantren, dan masyarakat," pungkas Dicky. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Pastikan Keamanan Pasokan LPG 3 Kg di Lumajang, Sanksi Tegas Pelanggar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertamina-patra-niaga-pastikan-keamanan-pasokan-lpg-3-kg-di-lumajang-sanksi-tegas-pelanggar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertamina-patra-niaga-pastikan-keamanan-pasokan-lpg-3-kg-di-lumajang-sanksi-tegas-pelanggar</guid>
<description><![CDATA[ Menindaklanjuti keluhan tersebut, Pertamina Patra Niaga pada Kamis (9/4/2026) telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimda yang turut dihadiri oleh Bupati Lumajang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dd9f721f079.webp" length="47510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 09:00:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Lumajang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUMAJANG, SJP</strong> — Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG. Dalam praktiknya, Pertamina secara masif melaksanakan pemantauan dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik secara internal maupun eksternal dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.</p>
<p>Rabu (8/4/2026), beredar informasi bahwa masyarakat Kabupaten Lumajang masih kesulitan mendapatkan LPG 3 kg sejak tiga pekan terakhir. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x_69ddb1ac9f661.webp" alt=""></p>
<p>Menindaklanjuti keluhan tersebut, Pertamina Patra Niaga pada Kamis (9/4/2026) telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimda yang turut dihadiri oleh Bupati Lumajang.</p>
<p></p>
<p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa agenda tersebut membahas lonjakan konsumsi yang masih terjadi pasca-Idulfitri akibat adanya kegiatan lebaran ketupat dan hajatan. </p>
<p></p>
<p>"Sebagai mitigasi, Pertamina telah melaksanakan penyaluran tambahan pekan lalu sebanyak 18 ribu tabung yang mana jumlah ini mencapai 45% dari alokasi normal," papar Ahad.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, Ahad menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai bentuk pemantauan dan evaluasi atas isu konsumsi LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang. </p>
<p></p>
<p>Dalam rapat tersebut juga disampaikan hasil inspeksi mendadak (sidak) di lapangan, yakni indikasi adanya penimbunan LPG di salah satu pangkalan yang berada di Dusun Kebonsari.</p>
<p></p>
<p>"Hasil temuan di lapangan, terdapat lebih kurang seribu tabung kosong di pangkalan tersebut yang menjadi perpanjangan tangan agen untuk menyalurkan ke pangkalan lain dan pengecer sekitar yang kemudian menyebabkan harga beredar menjadi di atas HET dan menyebabkan kekurangan pasokan di masyarakat. Atas temuan ini, Pertamina Patra Niaga melalui agen yang bersangkutan langsung memberikan sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) kepada pangkalan tersebut dan untuk agen terkait diberikan sanksi pemotongan alokasi," terang Ahad.</p>
<p></p>
<p>Pertamina telah menegaskan kembali kepada seluruh agen dan pangkalan agar penyaluran harus tepat sasaran serta senantiasa mengecek secara disiplin penjualan akhir ke konsumen. Jika terdapat ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen atau pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).</p>
<p></p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center melalui nomor 135. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menjamurnya Minimarket di Desa Probolinggo Picu Kekhawatiran Pedagang Tradisional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menjamurnya-minimarket-di-desa-probolinggo-picu-kekhawatiran-pedagang-tradisional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menjamurnya-minimarket-di-desa-probolinggo-picu-kekhawatiran-pedagang-tradisional</guid>
<description><![CDATA[ Di berbagai ruas jalan desa, bangunan minimarket tampak berdiri berdampingan, bahkan di kawasan yang sebelumnya didominasi oleh usaha kecil milik warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dca4c4c758f.webp" length="23986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 17:00:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, TokoWaralaba, TokoTradisional, MiniMarket, EkonomiDesa, Perizinan, SuaraJatimPost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP</strong> — Kehadiran toko modern kini semakin masif merambah hingga ke wilayah pedesaan di Kabupaten Probolinggo. </p>
<p></p>
<p>Di berbagai ruas jalan desa, bangunan minimarket tampak berdiri berdampingan, bahkan di kawasan yang sebelumnya didominasi oleh usaha kecil milik warga.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan informasi terbaru, salah satu gerai toko modern diketahui berada di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Tidak hanya di wilayah tersebut, ekspansi toko modern juga telah menjangkau sejumlah desa lain di Kabupaten Probolinggo dan sebagian di antaranya telah beroperasi aktif melayani masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Fenomena ini menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha kecil. Salah satu pemilik toko tradisional yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku prihatin dengan pesatnya pertumbuhan minimarket di wilayah desa. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap penurunan pendapatan para pelaku UMKM serta pemilik warung tradisional.</p>
<p></p>
<p>"Dengan adanya toko modern seperti Indomaret dan Alfamart di desa kami, secara tidak langsung mematikan pendapatan toko-toko kecil yang ada di sini," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menyoroti aspek regulasi yang dinilai belum dijalankan secara maksimal. Menurutnya, pendirian minimarket seharusnya mengacu pada Peraturan Daerah (Perda), khususnya terkait zonasi dan jarak pendirian dengan pasar tradisional maupun warung milik warga. Namun dalam praktiknya, ia menilai aturan tersebut kerap diabaikan.</p>
<p></p>
<p>"Seharusnya ada aturan yang jelas soal jarak dan zonasi. Jangan sampai pembangunan minimarket dilakukan seenaknya tanpa memikirkan nasib pelaku usaha lokal di sekitarnya," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat lebih bijak dalam mengeluarkan izin pendirian toko modern. Ia meminta agar dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat sekitar menjadi pertimbangan utama sebelum izin diberikan.</p>
<p></p>
<p>"Ayo pak, pikirkan kami juga. Jangan mudah mengeluarkan izin tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi pengusaha kecil di desa," harapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo, Dwi Joko, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp belum memberikan penjelasan rinci terkait mekanisme perizinan yang dimaksud. </p>
<p></p>
<p>Ia hanya menyampaikan permintaan waktu untuk memberikan keterangan lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>"Minta waktu mas," ujarnya singkat.</p>
<p></p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi secara detail dari pihak DPMPTSP Kabupaten Probolinggo terkait prosedur perizinan maupun pengawasan terhadap menjamurnya toko modern di wilayah pedesaan tersebut.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Plastik dan Minyak Goreng Mahal, Produsen Kerupuk di Blitar Kurangi Isi Produk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-dan-minyak-goreng-mahal-produsen-kerupuk-kurangi-isi-produk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-dan-minyak-goreng-mahal-produsen-kerupuk-kurangi-isi-produk</guid>
<description><![CDATA[ UMKM Kerupuk siap jadi di Kota Blitar mempertahankan harga jual, namun isi produk dikurangi agar tak merugi karena mahalnya bahan baku produksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69db8d6e26dda.webp" length="49702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 22:02:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>UMKM, Kerupuk, Siap Saji, Kota Blitar, Strategi, Baru, Harga, Plastik, Minyak Goreng, Mahal.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA BLITAR, SJP - Kenaikan harga bahan baku memaksa pelaku UMKM memutar otak agar usaha tetap berjalan. Di Kota Blitar, strategi mengurangi isi produk tanpa menaikkan harga mulai menjadi piliham realistis di tengah lesunya daya beli masyarakat.</p>
<p>Langkah in diambil oleh Bayu Prasetyo (39), produsen kerupuk matang asal Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sannawetan. </p>
<p>Alih-alih menaikkan harga jual, ia memilih menyesuaikan isi kemasan demi menjaga pelanggan tetap bertahan.</p>
<p>Menurut Bayu, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Kondisi pasar yang masih sepi setelah Lebaran membuat konsumen cenderung sensitif terhadap kenaikan harga.</p>
<p>"Kalau harga dinaikkan, pelanggan langsung protes. Jadi mau tidak mau, isinya yang dikurangi," ujarnya, Ahad (12/4/2026).</p>
<p>Kini, kemasan kerupuk seharga Rp2.500 yang sebelumnya berisi 10 biji, dikurangi menjadi 8 biji. Sementara kemasan Rp5.000 dari 20 biji menjadi 15 biji.</p>
<p>Di sisi lain, lonjakan biaya produksi terjadi cukup tajam. Harga plastik yang menjadi bahan kemasan naik hingga dua kali lipat, dari Rp1.000 menjadi Rp2.000. Sementara minyak goreng curah ikut merangkak naik hingga Rp22.000 per kilogram.</p>
<p>Kondisi ini membuat keuntungan semakin menipis. Bahkan, Bayu mengaku saat ini usahanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar upah pekerja.</p>
<p>"Untungnya tipis sekali. Yang penting usaha tetap jalan dan pekerja tetap bisa digaji," katanya.</p>
<p>Tak hanya itu, Bayu juga terpaksa mengurangi kapasitas produksi. Jika sebelumnya mampu menggoreng hingga 1,5 kuintal per hari, kini hanya sekitar setengahnya karena permintaan pasar menurun.</p>
<p>Fenomena ini mencerminkan tekanan yang dirasakan banyak pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan ringan. Mereka harus menjaga keseimbangan antara biaya produksi yang terus naik dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>Di tengah situasi tersebut, inovasi kecil seperti penyesuaian isi kemasan menjadi strategi bertahan yang paling memungkinkan. Bagi pelaku usaha seperti Bayu, bertahan saat ini jauh lebih penting daripada mengejar keuntungan besar.</p>
<p>"Yang penting tetap produksi dan tidak sampai tutup usaha," pungkasnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bidik 2,4 Juta Wisatawan RI, Singapura Gandeng Ciputra untuk Dongkrak Belanja Turis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bidik-24-juta-wisatawan-ri-singapura-gandeng-ciputra-untuk-dongkrak-belanja-turis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bidik-24-juta-wisatawan-ri-singapura-gandeng-ciputra-untuk-dongkrak-belanja-turis</guid>
<description><![CDATA[ Mengincar 2,4 juta wisatawan Indonesia, Singapura menggandeng Ciputra Group untuk mengerek belanja turis lewat kolaborasi pariwisata, bisnis, pendidikan, hingga layanan kesehatan terintegrasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69da4e6d47de0.webp" length="29124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 20:39:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Singapore Tourism Board, STB, Ciputra Group, Ciputra, Ekonomi, Pariwisata, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP — </strong>Singapore Tourism Board (STB) menggandeng Ciputra Group dalam kemitraan strategis selama satu tahun untuk meningkatkan nilai belanja wisatawan Indonesia di Singapura, dengan memanfaatkan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua penyumbang turis.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data terbaru, STB mengungkapkan bahwa Indonesia menyumbang sekitar 2,4 juta kunjungan wisatawan ke Singapura pada 2025 lalu, menjadikannya pasar terbesar kedua setelah Tiongkok. </p>
<p></p>
<p>Di saat yang sama, penerimaan pariwisata Singapura (tourism receipts) mencapai S$23,9 miliar pada tiga kuartal pertama 2025 atau tumbuh 6,5 persen secara tahunan, menunjukkan fokus yang semakin kuat pada kualitas dan nilai belanja wisata, bukan sekadar jumlah kunjungan.</p>
<p></p>
<p>Executive Director Southeast Asia STB, Terrence Voon, mengatakan kemitraan ini dirancang untuk memperluas jangkauan Singapura ke komunitas Indonesia melalui jaringan luas Ciputra Group yang tersebar di puluhan kota.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x_69da4eff03162.webp" alt=""></p>
<p>“Ada lebih dari 30 kota di Indonesia yang bisa kami jangkau melalui Ciputra. Kami ingin meningkatkan kesadaran tentang penawaran Singapura," ujar Terrence saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, strategi tersebut tidak hanya menyasar wisata rekreasi, tetapi juga memperluas segmen perjalanan bernilai tinggi seperti bisnis dan pendidikan.</p>
<p></p>
<p>"Bukan hanya tourism, tapi juga perjalanan bisnis, meeting, dan program pembelajaran bagi pelajar," terang Terrence </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kerja sama itu menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi jangka panjang yang lebih luas dalam meningkatkan daya tarik Singapura sebagai destinasi yang relevan bagi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Associate Director Ciputra Group, Tri Ciputra Harun, menegaskan bahwa kolaborasi ini akan diintegrasikan ke dalam berbagai lini bisnis perusahaan untuk mendorong pengalaman perjalanan yang lebih bernilai bagi konsumen.</p>
<p></p>
<p>"Kolaborasi ini mencakup residential, commercial seperti mall, medical, dan juga universitas," sebutnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x_69da4e67a53ec.webp" alt=""></p>
<p>Ia menjelaskan, pendekatan tersebut memungkinkan terciptanya ekosistem yang menghubungkan pariwisata dengan sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan nilai belanja wisatawan.</p>
<p></p>
<p>"Kami ingin menghadirkan program agar konsumen bisa mendapatkan pengalaman dan visi Singapura," terang Tri.</p>
<p></p>
<p>Dalam implementasinya, kerja sama ini akan menghadirkan berbagai program, mulai dari paket perjalanan eksklusif, program kunjungan edukatif, hingga peluang magang bagi mahasiswa, termasuk di Universitas Ciputra Surabaya. </p>
<p></p>
<p>Singapura juga akan dijadikan destinasi utama untuk program perjalanan pelajar di bawah jaringan Ciputra Schools, dengan pengalaman imersif seperti lokakarya dan kunjungan institusi.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, kolaborasi ini juga menyentuh sektor medical tourism, termasuk kerja sama awal di bidang onkologi yang membuka akses layanan kesehatan di Singapura bagi pasien dari Indonesia.</p>
<p></p>
<p>"Sudah ada kerja sama di bidang onkologi, sehingga akses pengobatan bisa lebih baik untuk pasien," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Tak hanya menyasar individu, kerja sama ini juga menargetkan pelaku bisnis dan tenant Ciputra Group melalui dukungan perjalanan untuk meeting, insentif, hingga kegiatan korporasi di Singapura. Penghuni kawasan residensial Ciputra di lebih dari 37 kota juga akan mendapatkan berbagai penawaran perjalanan dan akses ke event gaya hidup.</p>
<p></p>
<p>Melalui strategi itu, STB tidak hanya membidik peningkatan jumlah kunjungan dari Indonesia, tetapi juga mendorong wisatawan untuk berbelanja lebih banyak melalui pengalaman yang terintegrasi, mulai dari leisure, bisnis, pendidikan, hingga kesehatan yang diharapkan memperkuat kontribusi pasar Indonesia terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Singapura. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mendag Resmikan Pasar Tematik Sidayu: Infrastruktur Modern, Pastikan Harga Terkendali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mendag-resmikan-pasar-tematik-sidayu-infrastruktur-modern-pastikan-harga-terkendali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mendag-resmikan-pasar-tematik-sidayu-infrastruktur-modern-pastikan-harga-terkendali</guid>
<description><![CDATA[ Selain meresmikan wajah baru pasar tersebut, Mendag juga meninjau stabilitas harga dan memastikan komoditas bahan pokok tetap berada di bawah harga acuan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d8b5a0356e2.webp" length="41162" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 17:32:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Mendag Budi Santoso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meresmikan revitalisasi Pasar Tradisional Sidayu di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026).</p>
<p>Selain meresmikan wajah baru pasar tersebut, Mendag juga meninjau stabilitas harga dan memastikan komoditas bahan pokok tetap berada di harga normal.</p>
<p>Pantauan suarajatimpost.com, Mendag melakukan survei berkeliling didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif serta rombongan meninjau wajah baru Pasar Tradisional Sidayu.</p>
<p>Ia juga turut memborong sejumlah barang dagangan pedagang seperti telur, cabai, sayur, hingga minyak sesaat sebelum prosesi peresmian pasar.</p>
<p>"Pasarnya bagus sekali dengan berbagai fasilitas yang ada. Selain menjadi tempat aktivitas ekonomi masyarakat, Pasar Sidayu ini juga bisa menjadi wisata kuliner dan wisata heritage," kata Budi.</p>
<p>"Kalau kita lihat tadi harga-harga kebutuhan pokok relatif bagus ya. Bisa dilihat sendiri harga cabe, harga bawang putih, harga telur yang tadi semua sesuai HET bahkan ada yang di bawah HET," tambah dia, seusai peresmian revitalisasi Pasar Sidayu. </p>
<p>Budi menyebut, proyek revitalisasi Pasar Tradisional Sidayu ini bertujuan untuk membangun kembali bangunan yang sempat terbakar pada tahun 2022.</p>
<p>Program revitalisasi Pasar Sidayu itu didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp22,7 miliar. </p>
<p>Ia mengungkap, turut berkesan dengan bangunan tua cagar budaya yang sudah berdiri ratusan tahun di Pasar Sidayu. Bangunan heritage yang konon sudah dibangun sejak era belanda, ia berharap bisa menjadi tujuan wisata tempo dulu.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi adanya pengelolaan sampah TPS3 R di lingkungan Pasar.</p>
<p>"Kondisi Pasar bersih. Ada pengelolaan sampah TPS3 R yang dikelola sehingga memiliki perencanaan yang matang terkait kebersihannya," jelasnya. </p>
<p>Menurut dia, pengelolaan sampah di Pasar Sidayu ini sesuai dengan program pemerintah Gerakan Indonesia Asri. Di mana, pasar modern kini harus bersih, tidak berbau, dan dikelola dengan baik. Ia berpesan, bahwa pengelola harus selalu memperhatikan perawatan bangunan pasar sehingga daya tarik masyarakat tidak berkurang.</p>
<p>"Jadi kebersihan harus dijaga mulai pembeli hingga konsumen," paparnya. </p>
<p>Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan pengelolaan Pasar Sidayu menekankan kebersihan, keamanan, dan pengelolaan yang tertata agar masyarakat merasa nyaman. Kondisi tersebut dibuktikan dengan pengelolaan sampah TPS3 R yang berada didalam bangunan pasar.</p>
<p>"TPS3 R ini bekerjasama dengan Pemerintah Desa Randuboto, sehingga kebersihan di lingkungan pasar selalu terjaga," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Perang Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Plastik hingga 100 Persen, Pedagang di Jombang Mengeluh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-perang-timur-tengah-picu-kenaikan-harga-plastik-hingga-100-persen-pedagang-di-jombang-mengeluh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-perang-timur-tengah-picu-kenaikan-harga-plastik-hingga-100-persen-pedagang-di-jombang-mengeluh</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi tersebut dipicu oleh terganggunya distribusi minyak global, sehingga harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan. Situasi ini kemudian merembet ke berbagai sektor turunan, termasuk industri petrokimia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d8b64eefce2.webp" length="48772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 15:50:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Harga Plastik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> - Penutupan Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026 akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak pada berbagai sektor industri di Indonesia. Salah satu yang paling terasa adalah lonjakan harga bahan baku yang berkaitan dengan minyak bumi.</p>
<p>Kondisi tersebut dipicu oleh terganggunya distribusi minyak global, sehingga harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan. Situasi ini kemudian merembet ke berbagai sektor turunan, termasuk industri petrokimia.</p>
<p>Dalam industri ini, nafta menjadi salah satu bahan baku utama yang sangat bergantung pada minyak bumi. Nafta digunakan untuk memproduksi senyawa kimia seperti etilena, propilena, dan butadiena.</p>
<p>Berbagai senyawa tersebut selanjutnya diolah menjadi produk-produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya adalah plastik, karet, bahan bakar, hingga pelarut industri.</p>
<p>Kenaikan harga nafta yang dipicu mahalnya minyak dunia membuat biaya produksi plastik ikut melonjak. Dampaknya, harga plastik di pasaran dalam negeri mengalami kenaikan cukup tajam.</p>
<p>Akmal (23), seorang pedagang sembako di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, mengungkapkan bahwa harga plastik kemasan mengalami lonjakan hingga sekitar 100 persen dibandingkan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi dalam waktu relatif singkat.</p>
<p>"Harga plastik bungkus naik rata-rata Rp3.000 sampai Rp5.000. Untuk kantong kresek, dari sebelumnya Rp29.000 sekarang menjadi Rp50.000 per pak," ucap Akmal kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, kenaikan harga tersebut turut memengaruhi pola belanja konsumen. Meski kebutuhan plastik tidak bisa dihindari, jumlah pembelian cenderung mengalami penurunan.</p>
<p>"Pembeli tetap membutuhkan, tapi sekarang membeli dalam jumlah lebih sedikit dari biasanya," ujarnya melanjutkan.</p>
<p>Keluhan serupa disampaikan Anas, pedagang es sinom keliling yang merasakan dampak langsung dari kenaikan harga plastik terhadap usahanya. Ia mengaku biaya operasional meningkat.</p>
<p>Es dagangan Anas memang sangat membutuhkan plastik sebagai wadah utama. Terlebih, banyak pelanggannya yang ingin membungkus.</p>
<p>"Kalau es saya ini jelas sangat butuh plastik. Saya biasanya nyetok 50-100 plastik ukuran sedang. Kadang habis, kadang masih sisa sedikit," ungkapnya.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, harga plastik pun ikut melonjak. Hal itulah yang kemudian disadari oleh Anas.</p>
<p>"Saya sadar itu pas mau nyetok plastiknya, lah kok harganya sudah naik drastis. Biasanya murah sekarang mahal. Ya mau tidak mau saya beli," ungkapnya.</p>
<p>Terlebih, keuntungan yang ia dapat dari berjualan es sinom tidak seberapa. Hal itulah yang kemudian membuat ia pusing dan memutar otak.</p>
<p>"Dulu plastik jadi kemasan paling murah. Sekarang harganya naik, otomatis keuntungan jadi makin tipis," pungkas Anas. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inovasi Warga Blitar: Kompor dari Oli Bekas Jadi Alternatif Hemat di Tengah Kelangkaan LPG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inovasi-warga-blitar-kompor-dari-oli-bekas-jadi-alternatif-hemat-di-tengah-kelangkaan-lpg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inovasi-warga-blitar-kompor-dari-oli-bekas-jadi-alternatif-hemat-di-tengah-kelangkaan-lpg</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi warga Blitar menciptakan kompor berbahan bakar oli dan minyak bekas sebagai solusi hemat di tengah kelangkaan LPG. Ramah lingkungan dan efisien digunakan sehari-hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d854d55c548.webp" length="20418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 12:00:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>kompor oli bekas, inovasi Blitar, alternatif LPG, hemat energi, kompor ramah lingkungan, minyak bekas, energi alternatif</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>– Kelangkaan gas elpiji yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah mendorong munculnya inovasi bahan bakar alternatif. Salah satunya datang dari Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, melalui karya seorang warga bernama Andi.</p>
<p>Di tengah sulitnya memperoleh gas elpiji serta dorongan untuk lebih hemat energi, Andi berhasil menciptakan kompor berbahan bakar limbah, yaitu oli bekas dan minyak goreng bekas. Inovasi ini dinilai menjadi solusi praktis sekaligus ekonomis bagi masyarakat.</p>
<p>Meski menggunakan bahan bakar dari limbah, performa kompor tersebut cukup baik. Api yang dihasilkan tampak stabil dan berwarna biru, mirip dengan kompor gas pada umumnya.</p>
<p>Secara desain, kompor ini dibuat sederhana dengan rangka besi yang kokoh. Di bagian tengah terdapat tungku pembakaran, serta wadah khusus untuk menampung bahan bakar berupa oli dan minyak goreng bekas.</p>
<p>Andi menjelaskan, sekali pengisian bahan bakar dapat membuat kompor menyala hingga sekitar setengah hari. Daya tahan ini dianggap cukup efisien untuk kebutuhan memasak sehari-hari.</p>
<p>“Sekali isi bahan bakar bisa digunakan kurang lebih setengah hari untuk memasak,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Ia mengaku ide pembuatan kompor ini muncul dari pengalaman pribadi saat kesulitan mendapatkan gas elpiji. Dari situ, ia mencoba memanfaatkan limbah yang mudah ditemukan di sekitar sebagai alternatif bahan bakar.</p>
<p>Tak disangka, inovasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Permintaan kompor terus meningkat, tidak hanya dari wilayah Blitar, tetapi juga dari luar pulau seperti Kalimantan Timur.</p>
<p>Kompor ini dijual dengan harga sekitar Rp450.000 per unit. Harga tersebut dinilai sepadan dengan manfaatnya, terutama sebagai solusi di tengah keterbatasan bahan bakar.</p>
<p>Melalui inovasinya, Andi berharap masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada gas elpiji. Selain menjadi alternatif energi, penggunaan limbah juga dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi pencemaran.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minyak Goreng Curah Tembus Rp21 Ribu, Pedagang dan UMKM Kota Blitar Mulai Kelimpungan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minyak-goreng-curah-tembus-rp21-ribu-pedagang-dan-umkm-kota-blitar-mulai-kelimpungan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minyak-goreng-curah-tembus-rp21-ribu-pedagang-dan-umkm-kota-blitar-mulai-kelimpungan</guid>
<description><![CDATA[ Harga minyak goreng curah di Kota Blitar mengalami kenaikan dan kini tembus Rp21 ribu per liternya. Kondisi membuat resah kalangan pedagang dan UMKM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d791267a82b.webp" length="51584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:31:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Minyak Goreng Curah, Naik, Membuat, Pedagang, UMKM, Resah, Tembus, Rp21 Ribu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kenaikan harga minyak goreng curah di Kota Blitar, Jawa Timur, kian terasa menekan pedagang hingga pelaku usaha kecil.</p>
<p>Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak goreng curah melonjak tajam hingga mencapai Rp21.000 per liter, dari sebelumnya hanya berkisar Rp17.000 per liter.</p>
<p>Lonjakan harga ini disebut sudah mulai terjadi sejak bulan Ramadan dan terus merangkak naik hingga saat ini. Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat ikut melemah.</p>
<p>Salah seorang pedagang di Pasar Pon Kota Blitar, Khoirul, mengaku kenaikan paling signifikan terjadi pada minyak goreng curah dibandingkan minyak kemasan.</p>
<p>"Mulai naik sejak puasa kemarin, terus bertahap sampai sekarang. Yang paling terasa itu minyak goreng curah, kenaikannya paling tinggi," ujarnya, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, kenaikan harga berdampak langsung pada penjualan. Jika sebelumnya mampu menjual hingga empat drum per hari, kini hanya sekitar dua drum yang terjual.</p>
<p>"Sekarang pembeli banyak yang mengurangi belanja. Dulu bisa jual empat drum sehari, sekarang paling dua drum saja," katanya.</p>
<p>Meski demikian, stok minyak goreng di pasaran masih terbilang aman. Hanya saja, harga yang terus naik membuat konsumen lebih selektif dalam membeli.</p>
<p>"Barangnya ada, tidak langka. Tapi karena mahal, jadi pembeli mikir dua kali," terangnya.</p>
<p>Tak hanya pedagang, pelaku usaha kecil seperti penjual tahu goreng juga ikut merasakan dampak kenaikan ini. </p>
<p>Mamik Supriyatin (46), pedagang tahu goreng di Kelurahan Pakunden, mengaku harus menyesuaikan harga jual agar tetap bisa bertahan.</p>
<p>Dia mengatakan, harga tahu goreng yang sebelumnya Rp3.000 per 10 biji kini naik menjadi Rp3.100 per 10 biji.</p>
<p>"Naiknya memang tidak banyak, cuma Rp100. Tapi itu sudah berat, karena bahan-bahan lain juga ikut naik," ucap dia.</p>
<p>Menurut Mamik, kenaikan harga minyak goreng menjadi beban terbesar dalam biaya produksi. Ia kini harus membeli minyak goreng curah dengan harga sekitar Rp20.000 per liter, padahal sebelumnya masih di kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.</p>
<p>"Setiap dua hari saya butuh sekitar 180 kilogram minyak goreng untuk produksi. Jadi kerasa sekali kenaikannya," jelasnya.</p>
<p>Selain minyak goreng, harga plastik kresek untuk kemasan juga mengalami lonjakan signifikan. Jika sebelumnya satu karung plastik kresek dibeli dengan harga sekitar Rp800.000, kini naik menjadi sekitar Rp 1,4 juta.</p>
<p>"Semua naik, tidak cuma minyak. Plastik juga mahal sekarang. Jadi biaya produksi makin besar," tambahnya.</p>
<p>Mamik mengaku, jika kondisi ini terus berlanjut, ia tidak punya pilihan selain kembali menaikkan harga jual.</p>
<p>"Kalau tidak dinaikkan lagi, ya tidak dapat untung. Bisa-bisa malah rugi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Plastik Melonjak, Pola Belanja Konsumen di Kota Batu Ikut Berubah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-melonjak-pola-belanja-konsumen-di-kota-batu-ikut-berubah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-melonjak-pola-belanja-konsumen-di-kota-batu-ikut-berubah</guid>
<description><![CDATA[ Para pedagang berharap situasi kenaikan harga plastik ini tidak berlangsung lama. Mereka menilai stabilitas harga sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan keberlangsungan usaha kecil di tengah tekanan biaya yang terus meningkat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d76fc1ba439.webp" length="79196" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:03:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Plastik, Harga Naik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Lonjakan harga produk plastik di Kota Batu tak hanya menekan pedagang kecil, tetapi juga mulai mengubah pola belanja masyarakat. Dalam beberapa pekan terakhir, kenaikan harga yang mencapai hingga 100 persen membuat konsumen kini lebih selektif dan cenderung mencari alternatif yang lebih hemat.</p>
<p>Salah seorang pedagang kelontong, Miftahul Jannah pada Kamis (9/4/2026) menyebut, konsumen kini tidak lagi membeli dalam jumlah besar seperti sebelumnya. Mereka lebih memilih produk dengan harga lebih murah atau bahkan mengurangi penggunaan plastik.</p>
<p>“Sekarang pembeli banyak yang beralih ke yang lebih ekonomis. Ada juga yang mengurangi pemakaian. Kenaikan harga terjadi hampir di seluruh jenis produk. Plastik foam yang sebelumnya dijual Rp 23 ribu per bal kini naik menjadi Rp32 ribu. Kantong plastik melonjak dari Rp6 ribu menjadi Rp 12 ribu per pack, sementara gelas plastik atau cup naik dari Rp 9 ribu menjadi Rp15 ribu per pack," paparnya.</p>
<p>Lonjakan ini terjadi secara bertahap sejak pertengahan Ramadan. Awalnya hanya berkisar 20 persen, kemudian meningkat hingga 50 persen, dan kini beberapa item sudah menyentuh kenaikan dua kali lipat.</p>
<p>Situasi tersebut diduga berkaitan dengan terganggunya pasokan bahan baku impor. Distributor disebut telah lebih dulu menaikkan harga akibat kendala distribusi yang dipicu kondisi geopolitik global.</p>
<p>"Perubahan perilaku konsumen ini berdampak langsung pada perputaran barang di tingkat pedagang. Penjualan yang melambat membuat pedagang kini lebih berhati-hati dalam menambah stok, guna menghindari risiko kerugian," imbuh Miftah</p>
<p>Di sisi lain, kondisi ini secara tidak langsung mendorong pergeseran ke penggunaan kemasan non-plastik atau sistem pembelian yang lebih efisien. Meski belum masif, tren ini mulai terlihat di kalangan pembeli yang ingin menekan pengeluaran. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Blitar Ciptakan Kompor Berbahan Oli Bekas, Alternatif Hemat Energi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kompor-oli-bekas-blitar-alternatif-hemat-energi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kompor-oli-bekas-blitar-alternatif-hemat-energi</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi kompor berbahan oli bekas karya warga Blitar menjadi solusi alternatif di tengah kelangkaan gas elpiji, dengan harga sekitar Rp 450.000 per unit dan daya nyala hingga setengah hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d745c9b9e1e.webp" length="37812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 15:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Kompor Oli Bekas, Blitar, Inovasi Warga, Hemat Energi, Alternatif Gas Elpiji, UMKM Blitar, Energi Alternatif, Suara Jatim Pos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR</strong>, <strong>SJP</strong>– Kelangkaan gas elpiji yang dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah mendorong munculnya inovasi bahan bakar alternatif. Salah satunya datang dari Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, melalui karya warga bernama Andi.</p>
<p>Di tengah sulitnya memperoleh gas elpiji serta adanya kebijakan penghematan energi, Andi berhasil menciptakan kompor berbahan bakar limbah, yakni oli bekas dan minyak goreng bekas. Inovasi ini menjadi solusi praktis dan ekonomis bagi masyarakat.</p>
<p>Meski menggunakan bahan bakar dari limbah, kompor buatan Andi mampu menghasilkan nyala api yang stabil dan berwarna biru, menyerupai kompor gas elpiji pada umumnya.</p>
<p>Dari segi desain, kompor tersebut memiliki bentuk sederhana dengan rangka besi yang kokoh. Di bagian tengah terdapat tungku pembakaran serta wadah khusus untuk menampung oli dan minyak goreng bekas sebagai bahan bakar utama.</p>
<p>Andi menjelaskan, dalam sekali pengisian, kompor tersebut dapat menyala hingga kurang lebih setengah hari, sehingga dinilai cukup efisien untuk kebutuhan memasak sehari-hari.</p>
<p>"Kalau untuk kebutuhan memasak sekali kita isi bahan bakar nyalanya bisa tahan kurang lebih setengah hari," ujar Andi, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Ia menuturkan, ide pembuatan kompor ini berawal dari keresahannya saat kesulitan mendapatkan gas elpiji. Dari situ, ia mencoba memanfaatkan limbah yang mudah ditemukan sebagai alternatif bahan bakar.</p>
<p>Inovasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Tidak hanya dari Blitar dan sekitarnya, pesanan kompor juga datang dari luar pulau, seperti Kalimantan Timur.</p>
<p>"Ada beberapa yang pesan justru dari luar pulau. Dari Kalimantan Timur. Jadi saya kirim ke sana," imbuhnya.</p>
<p>Di pasaran, kompor ini dijual dengan harga sekitar Rp 450.000 per unit. Harga tersebut dinilai sebanding dengan manfaat yang ditawarkan, terutama sebagai solusi bahan bakar alternatif yang lebih terjangkau.</p>
<p>Dengan inovasi ini, Andi berharap masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada gas elpiji. Selain membantu mengatasi kelangkaan, pemanfaatan limbah sebagai bahan bakar juga dinilai lebih ramah lingkungan.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produsen Tahu di Blitar Putar Otak Hadapi Lonjakan Harga Kedelai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produsen-tahu-di-blitar-putar-otak-hadapi-lonjakan-harga-kedelai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produsen-tahu-di-blitar-putar-otak-hadapi-lonjakan-harga-kedelai</guid>
<description><![CDATA[ Harga kedelai yang terus naik membuat produsen tahu di Kota Blitar harus memutar otak agar tetap mendapatkan keuntungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d61caa20107.webp" length="59086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 17:41:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Tahu, Kota Blitar, Putar Otak, Harga, Kedelai, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Kenaikan harga kedelai sejak menjelang Lebaran 2026 membawa dampak serius bagi pelaku usaha tahu di Kota Blitar. </p>
<p>Para produsen kini harus memutar strategi agar usaha tetap berjalan di tengah biaya produksi yang terus membengkak.</p>
<p>Di sentra produksi tahu Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, para pelaku usaha mengaku berada dalam posisi sulit. Harga bahan baku utama yang terus naik tidak sebanding dengan harga jual tahu yang masih ditahan demi menjaga pelanggan.</p>
<p>Wahyu, salah seorang produsen tahu setempat, menyebut harga kedelai yang sebelumnya berada di kisaran Rp9.200 per kilogram kini melonjak menjadi Rp10.500 hingga Rp10.700 per kilogram. Kondisi ini membuat keuntungan yang diperoleh semakin menipis.</p>
<p>Menurutnya, jika harga kedelai kembali naik hingga menyentuh Rp11.000 per kilogram, para produsen tidak punya banyak pilihan selain menaikkan harga jual.</p>
<p>"Sekarang masih bertahan, tapi kalau naik lagi kemungkinan harga jual ikut naik," ujarnya, Rabu (8/6/2026).</p>
<p>Hal serupa dirasakan Hariyadi, pemilik usaha tahu lainnya. Ia memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga loyalitas pembeli, meski harus menanggung beban biaya produksi yang lebih tinggi.</p>
<p>Sebagai langkah bertahan, sejumlah produsen mulai menyiasati dengan mengurangi ukuran tahu tanpa mengubah harga jual. Cara ini dianggap sebagai solusi sementara agar usaha tetap berjalan.</p>
<p>"Harga jual masih tetap, tapi untuk ukuran tahu diperkecil sedikit. Masih dapat untung tapi tidak banyak seperti sebelumnya," kata dia.</p>
<p>Selain tekanan harga, kekhawatiran juga muncul dari sisi pasokan kedelai. Ketergantungan pada kedelai impor membuat para produsen rentan jika terjadi gangguan distribusi.</p>
<p>Para pelaku usaha berharap ada langkah dari pemerintah untuk menstabilkan harga serta menjamin ketersediaan kedelai, agar usaha kecil seperti mereka tetap bisa bertahan di tengah tekanan ekonomi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hahal Bihalal dan Peresmian Kantor Komisariat Rei Pasuruan &amp; Probolinggo Sebagai Mempererat Komunikasi Para Investor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hahal-bihalal-dan-peresmian-kantor-komisariat-rei-pasuruan-probolinggo-sebagai-memepererat-komunikasi-para-investor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hahal-bihalal-dan-peresmian-kantor-komisariat-rei-pasuruan-probolinggo-sebagai-memepererat-komunikasi-para-investor</guid>
<description><![CDATA[ Menyinggung terkait daya saing masyarakat untuk daya saing pembelian perumahan, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi lintas sektor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d5f36e488d0.webp" length="67658" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 15:00:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kota Pasuruan, REI Pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — <em>Real Estate Indonesia</em> (REI) Komisariat Pasuruan-Probolinggo menggelar acara halalbihalal sekaligus peresmian kantor Komisariat REI Pasuruan-Probolinggo pada Rabu (8/4/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan.</p>
<p>Ketua REI Komisariat Pasuruan-Probolinggo, Muhammad Khoiron, berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan kolaborasi antara REI, pemerintah, notaris, dan pemangku kepentingan lainnya.</p>
<p>Pentingnya kolaborasi ini, lanjut Muhammad Khoiron, harus menjadi perhatian bersama di tengah kondisi perekonomian internasional yang sedang tidak stabil.</p>
<p>"Situasi ekonomi internasional sedang tidak baik-baik saja, perlu kolaborasi supaya tetap solid dan bertumbuh, khususnya di Pasuruan," jelasnya.</p>
<p>Menyinggung terkait daya beli masyarakat terhadap perumahan, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi lintas sektor.</p>
<p>"Kami ingin membangun kolaborasi antara pengembang, pemerintah, dan perbankan. Apalagi daya saing pembelian rumah sangat ketat. Sehingga pertumbuhan ekonomi di masyarakat tahun 2025 hingga 2026 tumbuh lebih dari 5 persen," lanjut Khoiron.</p>
<p>Muhammad Khoiron berharap dengan pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan, para investor, terutama anggota REI, dapat masuk ke Kota Pasuruan. Khususnya untuk proyek-proyek yang dapat membawa Kota Pasuruan menjadi lebih modern.</p>
<p>"Kami berharap para investor terutama teman REI bisa masuk ke projek-projek pembangunan yang bisa membawa kota Pasuruan serta perekonomian masyarakat lebih naik lagi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Lamongan Studi Banding ke TPA Ngipik Gresik, Pelajari Pemusnahan Sampah Modern</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-lamongan-studi-banding-ke-tpa-ngipik-gresik-pelajari-pemusnahan-sampah-modern</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-lamongan-studi-banding-ke-tpa-ngipik-gresik-pelajari-pemusnahan-sampah-modern</guid>
<description><![CDATA[ Melalui sistem pemilahan mesin mutakhir, TPA ini tidak hanya mampu melenyapkan gunungan sampah lama secara cepat, tetapi juga berhasil mengolah limbah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai jual tinggi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d5d8fb1e6bb.webp" length="82518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 13:40:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, TPA Ngipik Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP </strong>— Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membeberkan besaran investasi modernisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik yang kini menjadi kiblat studi banding pengelolaan sampah bagi berbagai daerah.</p>
<p>Melalui sistem pemilahan mesin mutakhir, TPA ini tidak hanya mampu melenyapkan gunungan sampah lama secara cepat, tetapi juga berhasil mengolah limbah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai jual tinggi. Selain RDF, pengolahan sampah tersebut menghasilkan residu yang dapat dimanfaatkan sebagai urukan tanah.</p>
<p>"Terkait biaya investasi, modernisasi pengelolaan sampah TPA Ngipik ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2023. Mulai pengadaan mesin RDF hingga landfill mining," kata Bupati Yani setelah menerima kunjungan studi banding Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Yani menerangkan bahwa modernisasi pengelolaan sampah di TPA Ngipik ini berawal dari pengadaan mesin RDF dengan kapasitas 20 ton per hari pada tahun 2023. </p>
<p>Melalui serangkaian evaluasi, modifikasi mesin dilakukan untuk meningkatkan kapasitas hingga dua kali lipat guna mengurangi volume sampah baru.</p>
<p>Ia melanjutkan, penambahan modernisasi alat dilakukan dengan mendatangkan mesin landfill mining yang berfokus pada penambangan gunungan sampah berusia lebih dari 10 tahun. Hal ini bertujuan mengurangi beban TPA yang sudah melampaui kapasitas (overload).</p>
<p>"Anggarannya sekitar Rp6 miliar dengan kapasitas 25 ton per jam. Meski begitu, modernisasi alat harus memperhatikan perawatan. Kalau dipaksakan terus, pasti mesinnya cepat rusak. Jadi kita perhatikan betul; sampah itu kan isinya beragam, jangan sampai merusak mesin yang beroperasi," paparnya.</p>
<p>Sementara itu, berbagai perwakilan pemerintah daerah datang untuk melakukan studi banding modernisasi pengelolaan sampah ke TPA Ngipik yang dikelola Pemkab Gresik ini, salah satunya Pemkab Lamongan.</p>
<p>"Saya mengapresiasi Pemkab Gresik atas langkah-langkah dalam pengelolaan pemusnahan sampah yang dilakukan secara modern. Kami akan belajar banyak dari tempat ini, terutama kelebihan dari landfill mining yang belum kami laksanakan," ungkap Bupati Lamongan Yuhronur Efendi seusai kunjungannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Kedelai Impor Naik, Margin Perajin Tahu Blitar Kian Menipis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-kedelai-impor-naik-margin-perajin-tahu-blitar-kian-menipis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-kedelai-impor-naik-margin-perajin-tahu-blitar-kian-menipis</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga kedelai impor hingga Rp10.500 per kilogram membuat margin perajin tahu di Blitar semakin menipis serta memicu kekhawatiran terhadap pasokan bahan baku. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4c84ca3544.webp" length="62188" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 09:00:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Harga Kedelai, Kedelai Impor, Perajin Tahu Blitar, UMKM Blitar, Margin Usaha, Harga Bahan Baku, Ekonomi Global, Suara Jatim Pos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR</strong>, <strong>SJP</strong>– Kenaikan harga kedelai impor mulai berdampak pada para perajin tahu di Kota Blitar, Jawa Timur. Kondisi ini membuat biaya produksi meningkat dan keuntungan usaha semakin menipis.</p>
<p>Salah seorang perajin tahu di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Wahyu, mengatakan harga kedelai impor saat ini mencapai sekitar Rp10.500 per kilogram. Kenaikan tersebut membuat margin keuntungan yang diperoleh semakin berkurang.</p>
<p>Menurut Wahyu, persoalan yang dihadapi tidak hanya soal harga, tetapi juga ketersediaan stok bahan baku. Ia khawatir pasokan kedelai impor yang selama ini menjadi andalan tidak berjalan lancar akibat situasi global.</p>
<p>“Kalau harganya memang naik, sebenarnya masih bisa disiasati. Namun yang jadi kekhawatiran itu kalau stoknya tidak lancar. Kita tidak tahu ke depan seperti apa,” ujar dia.</p>
<p>Dalam kondisi tersebut, Wahyu tetap berupaya menjaga kualitas tahu tanpa mengurangi ukuran produk. Ia memilih tidak menaikkan harga jual karena khawatir akan memengaruhi daya beli konsumen.</p>
<p>Setiap hari, Wahyu mengolah sekitar 16 kilogram kedelai dan menghasilkan kurang lebih 176 potong tahu siap jual. Namun, kenaikan biaya bahan baku membuat keuntungan yang diperoleh semakin tipis.</p>
<p>“Kalau harga dan ukuran tetap, cuma keuntungan tipis,” katanya.</p>
<p>Para perajin tahu di Blitar berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui stabilisasi harga kedelai maupun jaminan pasokan. Dukungan tersebut dinilai penting agar usaha kecil tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi global.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Bahan Naik, Perajin Tempe Jember Beralih ke Bungkus Daun Pisang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-bahan-naik-perajin-tempe-jember-beralih-ke-bungkus-daun-pisang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-bahan-naik-perajin-tempe-jember-beralih-ke-bungkus-daun-pisang</guid>
<description><![CDATA[ Perajin tempe di Jember beralih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus akibat kenaikan harga plastik dan kedelai impor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4797c3f14c.webp" length="32950" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 13:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>tempe jember, harga kedelai naik, harga plastik naik, daun pisang, perajin tempe, ekonomi UMKM, berita jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Lonjakan harga plastik dan kedelai impor mendorong perajin tempe di Jember, Jawa Timur, mencari cara bertahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah kembali menggunakan daun pisang sebagai pembungkus tradisional.</p>
<p>Perubahan ini terlihat di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, setelah harga plastik mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.</p>
<p>Rahmatullah, perajin tempe asal Kedung Piring, mengatakan harga plastik naik dari Rp11.000 menjadi Rp15.000 per pak. Sementara itu, harga kedelai impor juga meningkat dari Rp9.800 menjadi Rp11.000 per kilogram.</p>
<p>“Kalau pakai plastik, biaya harian bisa mencapai Rp30.000. Kalau pakai daun pisang, bisa dipakai sampai dua hari,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).</p>
<p>Selain lebih hemat, penggunaan daun pisang juga memberikan nilai tambah pada produk. Banyak konsumen menilai tempe yang dibungkus daun memiliki aroma dan cita rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan plastik.</p>
<p>Di sisi lain, daun pisang juga lebih ramah lingkungan, meskipun proses pembungkusannya membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.</p>
<p>Para perajin menilai langkah ini sebagai bentuk adaptasi terhadap kenaikan harga bahan baku yang dipengaruhi kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah.</p>
<p>Kenaikan harga tersebut turut menekan keuntungan pelaku usaha kecil. Namun, penggunaan daun pisang justru mampu menarik minat pembeli.</p>
<p>Meski demikian, para perajin berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga bahan baku, khususnya kedelai impor, agar usaha tempe skala kecil tetap bertahan.</p>
<p>Selain menjaga keberlangsungan usaha, penggunaan daun pisang juga dinilai sebagai upaya melestarikan tradisi kuliner lokal yang mulai ditinggalkan.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>36 KDKMP di Kediri Mulai Terima Truk Operasional,  Mobil Pick Up dan Motor R3 Menyusul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/36-kdkmp-di-kediri-mulai-terima-truk-operasional-mobil-pick-up-dan-motor-r3-menyusul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/36-kdkmp-di-kediri-mulai-terima-truk-operasional-mobil-pick-up-dan-motor-r3-menyusul</guid>
<description><![CDATA[ Di Kabupaten Kediri sendiri, secara keseluruhan, jika dihitung dari jumlah desa dan kelurahan akan ada 344 KDKMP. Dari ratusan desa serta kelurahan tersebut,  sebanyak 97 gerai KDKMP telah terbangun tuntas hingga Senin (6/4/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3b43f92485.webp" length="28876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 22:46:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, Koperasi Merah Putih, Bupati Kediri, Dandim Kediri, kodim 0809/Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>36 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri menerima kendaraan, untuk menunjang operasional. Kendaraan operasional tersebut berupa truk roda 6. Puluhan truk tersebut diserahkan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di kawasan Simpang Lima Gumul. </p>
<p>Di Kabupaten Kediri sendiri, secara keseluruhan, jika dihitung dari jumlah desa dan kelurahan akan ada 344 KDKMP. Dari ratusan desa serta kelurahan tersebut, sebanyak 97 gerai KDKMP telah terbangun tuntas hingga Senin (6/4/2026). </p>
<p>Nantinya, puluhan KDKMP yang telah berdiri akan menyusul menerima truk operasional secara bertahap. Sementara lainnya akan terus melanjutkan pembangunan. </p>
<p>"Bagi saya ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling lama bertahan mengelola koperasi karena mereka harus bisa memilah setiap potensi desa sesuai dengan fokusnya masing-masing," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Senin (6/4/2026). </p>
<p>Sebagaimana petunjuk pelaksanaan Menteri Koperasi nomor 1 tahun 2025 ada beberapa sektor yang bisa dilakukan di KDKPM. Yakni, gerai sembako atau perdagangan, gerai obat murah/apotek desa, outlet kantor koperasi, outlet usaha simpan pinjam, outlet klinik desa, outlet cold storage, logistik maupun usaha lain sesuai dengan kebutuhan anggota dan potensi desa.</p>
<p>Mas Dhito mencontohkan, ketika suatu desa memiliki potensi pada komoditi pertanian nanas diharapkan komoditi yang dijual sudah dalam bentuk olahan. Diversifikasi produk inilah yang selama ini terus didorong sehingga selain memperluas pasar sekaligus juga menggerakkan pelaku UMKM desa.</p>
<p>"Tidak menutup kemungkinan kita akan menguatkan UMKM naik kelas, supaya dapat menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT)," ucap Mas Dhito.</p>
<p>Sementara itu, Komandan kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah dalam kesempatan yang sama mengapresiasi atas dukungan yang diberikan bupati Dhito dalam membantu penyediaan lahan KDKMP di Kabupaten Kediri. </p>
<p>Dhavid menyebut dalam satu gerai KDKMP mendapatkan 1 unit truk roda enam untuk kendaraan operasional. Nantinya secara bertahap akan disalurkan kendaraan 1 unit mobil pick up, kemudian 2 unit motor roda tiga. </p>
<p>Kemudian, di dalam gerai sendiri nantinya juga dilengkapi dengan fasilitas seperti etalase, AC, serta mesin kasir. Begitu juga untuk klinik akan dilengkapi tempat pemeriksaan, peralatan kesehatan dan sarana prasarana pendukung lain.</p>
<p>"Nanti akan diserahkan secara simbolis untuk setiap tahapannya, untuk sekarang ini tahap pertama kita mendapatkan 36,unit kendaraan truk roda 6," pungkas Dandim 0809/Kediri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Plastik di Gresik Mulai Langka, Pabrik Batasi Pasokan ke Pedagang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-plastik-di-gresik-mulai-langka-pabrik-batasi-pasokan-ke-pedagang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-plastik-di-gresik-mulai-langka-pabrik-batasi-pasokan-ke-pedagang</guid>
<description><![CDATA[ Pemesanan barang dagangan yang biasanya mencapai 180 bal, kini dibatasi hanya 100 bal per truk. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d331721699c.webp" length="92790" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 12:00:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, plastik Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Pedagang plastik di pasar tradisional Kabupaten Gresik turut terdampak kenaikan harga akibat konflik di Timur Tengah. Saat ini, mereka mengaku kesulitan memperoleh barang dagangan.</p>
<p></p>
<p>Salah satu pedagang plastik di Pasar Baru Gresik, Edi Sasmito (56), mengungkapkan bahwa pembatasan pesanan barang dagangan plastik telah diberlakukan oleh pihak pabrik.</p>
<p></p>
<p>Pemesanan barang dagangan yang biasanya mencapai 180 bal, kini dibatasi hanya 100 bal per truk.</p>
<p></p>
<p>"Jadi dampaknya sejak dari dahulu kalau ada perang di Timur Tengah, pasti kenaikan harga luar biasa. Semenjak itu permintaan barang ke pabrik lebih sulit. Pesanan banyak yang ditutup dan dibatasi," kata Edi, Senin (6/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Edi menyampaikan, kenaikan harga plastik di pasaran mulai terjadi sebelum momentum Ramadhan bulan lalu.</p>
<p></p>
<p>Ia menduga kenaikan harga plastik tersebut merupakan dampak konflik di kawasan Timur Tengah antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.</p>
<p></p>
<p>Sejak saat itu, menurutnya, semua jenis barang plastik mulai mengalami kenaikan harga karena bahan baku plastik berupa minyak mentah terbesar berasal dari kawasan Timur Tengah.</p>
<p></p>
<p>Kenaikan harga plastik yang beredar di pasaran saat ini bahkan telah mencapai 100 persen.</p>
<p></p>
<p>"Kenaikan sangat banyak, ada yang 60 persen hingga 100 persen, dari plastik jenis HD dan PE, PP," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Edi menambahkan, kenaikan harga plastik ini mengakibatkan kondisi pasar lesu karena daya beli masyarakat melemah.</p>
<p></p>
<p>Omzet para pedagang pun kini menjadi tidak stabil. "Plastik tersebut kebanyakan digunakan masyarakat untuk kemasan sayur, ikan, dan kebutuhan sehari-hari," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Konflik Global, Harga Plastik di Blitar Naik Hingga 50 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-konflik-global-harga-plastik-di-blitar-naik-50-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-konflik-global-harga-plastik-di-blitar-naik-50-persen</guid>
<description><![CDATA[ Harga plastik di Pasar Kesamben Blitar naik hingga 50 persen diduga akibat dampak konflik global yang memengaruhi distribusi bahan baku plastik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d08e1eb1747.webp" length="35320" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:51:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>harga plastik naik, Pasar Kesamben Blitar, konflik global, harga plastik Blitar, pedagang plastik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Harga plastik di Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 50%. Kenaikan ini diduga dipicu oleh dampak konflik global, termasuk perang di Timur Tengah.</p>
<p>Para pedagang mengeluhkan harga yang terus mengalami kenaikan dan berubah dengan cepat. Bahkan, dalam satu hari harga bisa mengalami kenaikan hingga tiga kali. Salah satu pedagang plastik, Neti, mengungkapkan kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis plastik, tergantung kualitasnya.</p>
<p>Ia mencontohkan, harga plastik kresek yang sebelumnya dijual sekitar Rp 50.000 per pres kini melonjak menjadi Rp 92.000.</p>
<p>“Kenaikannya cukup tinggi, pembeli juga banyak yang mengeluh. Namun, mau cari yang lebih murah juga sulit karena semuanya ikut naik,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Neti, lonjakan harga ini sudah mulai terasa sejak Ramadan dan terus berlanjut hingga sekarang. Informasi dari distributor menyebutkan kenaikan dipengaruhi oleh kondisi global yang berdampak pada distribusi bahan baku plastik.</p>
<p>Kondisi ini membuat pedagang berada dalam posisi sulit karena harus menyesuaikan harga jual tanpa ingin memberatkan pelanggan. Di sisi lain, pembeli juga tidak memiliki banyak alternatif karena harga plastik dengan kualitas lebih rendah pun ikut mengalami kenaikan.</p>
<p>Para pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional tetap berjalan lancar di tengah tekanan ekonomi global.</p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kenaikan Gini Ratio Jadi “Lampu Kuning”, Pemkot Batu Siapkan Langkah Pemerataan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kenaikan-gini-ratio-jadi-lampu-kuning-pemkot-batu-siapkan-langkah-pemerataan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kenaikan-gini-ratio-jadi-lampu-kuning-pemkot-batu-siapkan-langkah-pemerataan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Batu berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dimana kue ekonomi Kota Batu yang besar ini harus bisa dinikmati bersama, dari pelaku usaha besar hingga masyarakat kecil ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf83dd46737.webp" length="18064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 18:59:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Gini Ratio, Kemiskinan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Pemerintah Kota Batu mulai memberi perhatian serius terhadap tren kenaikan ketimpangan ekonomi yang tercermin dari meningkatnya gini ratio pada tahun 2025. Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyebut kondisi tersebut sebagai “lampu kuning” yang harus segera direspons melalui kebijakan yang lebih inklusif.</p>
<p></p>
<p>Diwawancarai pada Jumat (3/4/2026), Heli menegaskan bahwa secara umum kondisi ekonomi Kota Batu masih dalam kategori positif. Hal ini ditopang oleh capaian pendapatan per kapita yang telah menyentuh sekitar Rp105,2 juta per tahun serta angka kemiskinan yang berhasil ditekan hingga 2,86 persen.</p>
<p></p>
<p>“Data ini harus dilihat secara objektif. Capaian kita baik, tetapi kenaikan gini ratio dari 0,327 pada tahun lalu ke 0,347 menjadi sinyal penting. Tantangan kita bukan lagi sekadar pertumbuhan, melainkan bagaimana pertumbuhan itu bisa dirasakan secara merata,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kenaikan ketimpangan bukan berarti adanya potensi lonjakan kemiskinan secara langsung, melainkan menunjukkan masih adanya hambatan dalam distribusi kesejahteraan. Ia menilai perlu ada intervensi kebijakan agar sektor-sektor ekonomi yang tumbuh pesat tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu.</p>
<p></p>
<p>Sebagai langkah konkret, Pemkot Batu akan mendorong sinkronisasi program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui pendekatan kolaboratif. Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan didorong untuk memperkuat rantai pasok lokal dengan memastikan pelaku usaha besar, seperti hotel dan destinasi wisata, menyerap produk UMKM setempat.</p>
<p></p>
<p>“Jangan sampai yang berkembang pesat hanya sektor industri besar, sementara sektor mikro tertinggal. Kalau ketimpangan melebar, daya beli masyarakat bawah bisa tergerus. Ini yang ingin kita cegah sejak dini,” tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Ia mencontohkan seperti pada sektor pariwisata, pengembangan desa wisata akan diperkuat agar perputaran ekonomi tidak hanya terpusat pada destinasi besar, tetapi juga langsung dirasakan masyarakat desa. Sementara itu, sektor pertanian sebagai basis agropolitan akan diarahkan pada hilirisasi produk guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemerintah akan mendorong skema investasi berbasis kemitraan, di mana investor diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun program pemberdayaan.</p>
<p></p>
<p>Pemkot Batu juga menaruh perhatian pada pekerja informal yang dinilai rentan terdampak ketimpangan. Berbagai program akan difokuskan pada penguatan ekonomi produktif, seperti perluasan akses permodalan melalui lembaga keuangan daerah, peningkatan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.</p>
<p></p>
<p>“Kita ingin bantuan yang diberikan bukan hanya konsumtif, tetapi produktif. Dengan akses modal, perlindungan sosial, dan peningkatan skill, pekerja informal bisa naik kelas dan masuk ke rantai ekonomi yang lebih kuat,” tandas orang nomor dua di Kota Batu tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Kota Batu Soroti Kenaikan Gini Ratio, Legislatif Minta Penguatan Pemerataan Diperkuat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-kota-batu-soroti-kenaikan-gini-ratio-legislatif-minta-penguatan-pemerataan-diperkuat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-kota-batu-soroti-kenaikan-gini-ratio-legislatif-minta-penguatan-pemerataan-diperkuat</guid>
<description><![CDATA[ Secara keseluruhan, DPRD Kota Batu menilai kenaikan gini ratio ini sebagai catatan penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan ke depan. Di tengah capaian ekonomi yang positif, penguatan aspek pemerataan dinilai perlu terus didorong agar pertumbuhan yang terjadi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, melainkan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf81e45ee9d.webp" length="17532" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 18:20:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Gini Ratio, Kemiskinan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Ketua DPRD Kota Batu Didik Subianto memberikan tanggapan atas kenaikan gini ratio Kota Batu dari 0,327 menjadi 0,347 dalam kurun waktu satu tahun. Meski masih dalam kategori ketimpangan sedang, ia menilai tren kenaikan tersebut perlu menjadi perhatian bersama.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Kaji Bianto ini pada Jumat (3/4/2026) menyampaikan bahwa secara umum capaian pembangunan Kota Batu sudah menunjukkan arah yang positif, terutama dengan tingginya pendapatan per kapita yang mencapai sekitar Rp105,2 juta per tahun serta rendahnya angka kemiskinan di level 2,86 persen. Namun, menurutnya, peningkatan ketimpangan menjadi indikator bahwa distribusi hasil pembangunan masih perlu diperkuat.</p>
<p>“Kalau kita lihat, secara makro kinerja ekonomi kita bagus. Tapi kenaikan gini ratio ini menjadi catatan penting bahwa pemerataan harus terus kita dorong,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menegaskan bahwa DPRD melihat fenomena ini sebagai bagian dari dinamika pertumbuhan daerah, khususnya di kota dengan karakter ekonomi berbasis pariwisata seperti Batu. Dalam kondisi tersebut, menurutnya, pertumbuhan ekonomi cenderung lebih cepat terjadi di sektor tertentu.</p>
<p></p>
<p>Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kota Batu akan memberikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah agar kebijakan pembangunan ke depan lebih menekankan aspek inklusivitas. Salah satunya melalui penguatan sektor UMKM, pemberdayaan ekonomi desa, serta perluasan akses ekonomi bagi masyarakat lapisan bawah.</p>
<p></p>
<p>“Ini wajar dalam fase pertumbuhan, tetapi tetap harus diantisipasi. Jangan sampai ada kesenjangan yang terlalu lebar antara pelaku usaha besar dengan masyarakat kecil,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Didik juga mendorong agar program-program pemerintah daerah benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya menikmati dampak pertumbuhan ekonomi, termasuk pekerja informal.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di Kota Batu.</p>
<p></p>
<p>“Kami ingin pembangunan yang berjalan tidak hanya tumbuh, tapi juga menyebar manfaatnya. Itu yang akan terus kami kawal melalui fungsi pengawasan DPRD,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Melandai, Dipicu BBM dan Lonjakan Permintaan Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inflasi-kota-kediri-maret-2026-melandai-dipicu-bbm-dan-lonjakan-permintaan-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inflasi-kota-kediri-maret-2026-melandai-dipicu-bbm-dan-lonjakan-permintaan-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Inflasi Kota Kediri periode Maret 2026, mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono menyampaikan bahwa di bulan Maret 2026, Kota Kediri mengalami inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,03 persen dengan nilai IHK mencapai 110,41. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,41 persen, angka ini sama dengan angka inflasi nasional.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ce832210cc0.webp" length="50394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:05:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Inflasi, Inflasi Kota Kediri, harga bahan pokok, harga bahan pokok kota kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP – </strong>Laju inflasi di Kota Kediri pada Maret 2026 tercatat melandai dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, tekanan harga masih dipengaruhi kenaikan sejumlah komoditas pangan serta penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengungkapkan inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 4,03 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,41.</p>
<p>Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,41 persen, turun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 0,87 persen. Angka ini juga setara dengan inflasi nasional.</p>
<p>“Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi antara lain daging ayam ras sebesar 0,07 persen dengan tingkat inflasi komoditas mencapai 3,56 persen,” ujar Emil, Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Selain itu, bensin dan angkutan antar kota masing-masing menyumbang 0,04 persen, disusul ayam goreng sebesar 0,03 persen. Komoditas lain seperti tomat, kangkung, dan daging sapi turut memberi andil masing-masing 0,02 persen.</p>
<p>Adapun beras, bayam, Sigaret Kretek Mesin (SKM), jagung manis, alpukat, jeruk, donat, bawang merah, serta tarif kendaraan travel masing-masing menyumbang 0,01 persen terhadap inflasi.</p>
<p>Di sisi lain, sejumlah komoditas justru menahan laju inflasi. Cabai rawit menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil -0,03 persen, diikuti tarif kereta api, bawang putih, dan minyak goreng masing-masing sebesar -0,01 persen.</p>
<p>Emil menjelaskan, dinamika harga pada Maret dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2026, serta meningkatnya permintaan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.</p>
<p>Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas pangan seperti cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan daging sapi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Di sektor transportasi, tarif angkutan udara, angkutan antar kota, dan kendaraan travel mengalami kenaikan. Namun, tarif kereta api justru mengalami penurunan.</p>
<p>“Sementara itu, harga emas perhiasan tercatat menurun sepanjang Maret sebagai dampak kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik,” tambahnya.</p>
<p>Memasuki April 2026, BPS memberikan sejumlah catatan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Salah satunya menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan pasca Idul Fitri, terutama beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras.</p>
<p>Selain itu, operasional SPPG MBG juga perlu diperhatikan karena berpotensi memengaruhi permintaan pasar seiring kembali normalnya aktivitas belajar mengajar setelah Ramadan.</p>
<p>Emil memperkirakan tarif transportasi, baik angkutan antar kota, kereta api, maupun angkutan udara, akan kembali normal setelah periode Idul Fitri berakhir. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mandiri Bahan Baku: Strategi Petrokimia Gresik Hadapi Krisis Sulfur Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mandiri-bahan-baku-strategi-petrokimia-gresik-hadapi-krisis-sulfur-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mandiri-bahan-baku-strategi-petrokimia-gresik-hadapi-krisis-sulfur-global</guid>
<description><![CDATA[ Melalui pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lainnya, Petrokimia Gresik memastikan pengamanan pasokan bahan baku melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ccf5b3adba2.webp" length="29158" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 20:21:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas strategis bagi industri pupuk dan kimia nasional di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah.</p>
<p>Melalui pabrik asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia lainnya, Petrokimia Gresik memastikan pengamanan pasokan bahan baku melalui penguatan supply chain dan optimalisasi kapasitas produksi domestik.</p>
<p>"Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan produk kimia. Melalui fasilitas ini, Petrokimia Gresik juga berkontribusi pada penguatan pasokan bahan baku industri dalam negeri," kata Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Daconi mengatakan, fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat sangat penting untuk menjaga ketahanan industri pupuk dan kimia nasional. Mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan dalam berbagai industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, dan industri kimia lainnya.</p>
<p>Ia menambahkan, saat ini Indonesia menjadi pusat permintaan global untuk sulfur yang didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral. Ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan produksi baterai kendaraan listrik (EV) juga turut serta meningkatkan kebutuhan sulfur.</p>
<p>"Terutama untuk proses high-pressure acid leaching (HPAL) yang menggunakan asam sulfat dalam jumlah besar, serta penerapan regulasi lingkungan yang semakin ketat yang meningkatkan kebutuhan pengolahan berbasis sulfur," jelasnya. </p>
<p>Daconi menegaskan bahwa di tengah dinamika global saat ini, fokus utama Petrokimia Gresik adalah menjaga stabilitas pasokan dan produksi agar kebutuhan pupuk nasional tetap dapat terpenuhi dengan baik sebagai bagian dari mendukung swasembada pangan nasional.</p>
<p>Petrokimia Gresik melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi bahan baku. </p>
<p>Diketahui, kebutuhan asam sulfat nasional terus meningkat dan saat ini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pupuk dan industri hilirisasi mineral, khususnya nikel. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur dunia, sehingga sulfur menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan industri nasional. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kinerja APBN Kediri Raya Februari 2026, Kabupaten Kediri Jadi Wilayah Dengan Serapan Terbesar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-februari-2026-kabupaten-kediri-jadi-wilayah-dengan-serapan-terbesar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-februari-2026-kabupaten-kediri-jadi-wilayah-dengan-serapan-terbesar</guid>
<description><![CDATA[ Kinerja APBN Kediri Raya di bulan Februari 2026, secara year on year mengalami penurunan, baik dari sektor belanja negara dan pendapatan. Namun secara umum, APBN Kediri Raya memberikan kinerja keuangan yang baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cbad0c52c0e.webp" length="5858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 19:59:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KPPN Kediri, APBN, APBN kediri raya, kinerja APBN Kediri Raya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kinerja APBN Kediri Raya di bulan Februari 2026, secara <em>year on year</em> mengalami penurunan, baik dari sektor belanja negara dan pendapatan. Namun secara umum, APBN Kediri Raya memberikan kinerja keuangan yang baik. </p>
<p></p>
<p>"Untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perang Timur Tengah di tahun 2026," tukas Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri saat ini adalah Moch. Izma Nur Choironi, Selasa, (31/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Belanja di wilayah Kediri Raya telah merealisasikan sebesar 21 persen atau sebesar Rp 1.499,25 miliar. Belanja Pegawai terserap sebesar Rp 125,90 miliar, Belanja Barang sebesar 68,4 miliar dan Belanja Modal sebesar Rp 5,57 miliar. </p>
<p></p>
<p>Dari sisi serapan wilayah, Kabupaten Kediri menyerap sebesar Rp231,923 miliar disusul Kabupaten Trenggalek sebesar Rp170,526 miliar dan Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,105 miliar serta terakhir Kota Kediri sebesar Rp147,857 miliar.</p>
<p></p>
<p>"Belanja Transfer ke Daerah secara year on year kontraksi sebesar -13,73 persen.Dana Bagi Hasil terserap sebesar Rp 13, 15 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp 917,97 miliar. Untuk Dana Alokasi Khusus Fisik masih belum ada realisasi sedangkan Dana Alokasi Khusus Non-Fisik sebesar Rp340, 45 miliar," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Izma, sapaan akrabnya, menuturkan untuk Insentif Fiskal yang diberikan kepada daerah dengan prestasi kinerja tertentu belum ada realisasi. " Untuk Dana Desa realisasi Rp 27, 81 miliar," tuturnya. </p>
<p></p>
<p>Izma menuturkan meski ada penurunan namun Penyaluran Kredit Program sampai dengan Februari masih menunjukkan ekspansi secara nilai year on year, jumlah debitur sebesar 19.314 kontraksi year on year sebesar -6,05 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp933,88 miliar tumbuh sebesar 8,80%. </p>
<p></p>
<p>Sedangkan Penyaluran KUR juga masih menunjukkan ekpansi secara nilai year on year, jumlah debitur sebesar 16.689 kontraksi year on year sebesar -4,92 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp 920, 79 miliar tumbuh sebesar 8,88 persen. </p>
<p></p>
<p>Sedangkan Penyaluran UMi ( usaha mikro) juga menunjukkan ekspansi secara nilai YoY, jumlah debitur sebesar 2.625, kontraksi year on year sebesar -12,65 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp 13,10 miliar tumbuh sebesar 3,18 persen.</p>
<p></p>
<p>Sedangkan dari sektor Pendapatan baik dari perpajakan mengalami kontraksi sedangkan PNBP mengalami ekspansi year on year, perpajakan sebesar -10,53 persen sedangkan PNBP sebesar 26,28 persen.</p>
<p></p>
<p>"Secara total sampai dengan Februari 2026 telah membukukan penerimaan sebesar Rp 3.245,23 miliar, Perpajakan sebesar Rp3.163,77 miliar dan PNBP sebesar Rp81,46miliar," pungkas Izma.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Masih Tinggi di Gresik, Bapanas Sebut Belum Musim Panen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-masih-tinggi-di-gresik-bapanas-sebut-belum-musim-panen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-masih-tinggi-di-gresik-bapanas-sebut-belum-musim-panen</guid>
<description><![CDATA[ Pemantauan bahan pangan dilakukan petugas gabunhan Bapanas usai libur lebaran 2026 di pasar tradisional dan modern wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cb7df8e2a7e.webp" length="66844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 16:00:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Polres Gresik, Bapanas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemantauan bahan pangan pascalibur Lebaran 2026 di pasar tradisional dan modern wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres dan Diskoperindag Gresik, petugas gabungan memastikan harga bahan pangan melandai, meskipun sejumlah komoditas seperti cabai rawit terpantau masih cukup tinggi.</p>
<p></p>
<p>Analis Ketahanan Pangan Bapanas, Sri Utami, mengatakan bahwa pemantauan bahan pangan sangat penting dilakukan pascahari besar keagamaan dan libur panjang Lebaran guna menjaga stabilitas ekonomi serta sosial.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah hasilnya cukup stabil. Ada beberapa harga yang masih tinggi seperti harga cabai rawit yang memang belum bisa dikendalikan karena belum musim panen," kata Sri seusai menggelar sidak di Pasar Baru Gresik.</p>
<p></p>
<p>Sri menjelaskan, sejumlah harga bahan pangan seperti telur ayam dan daging ayam ras sudah mengalami penurunan sejak momentum libur Lebaran berakhir.</p>
<p></p>
<p>Harga telur ayam yang sebelumnya sempat menyentuh Rp38.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam ras yang sebelumnya Rp48.000, turun menjadi Rp42.000 per kilogram.</p>
<p></p>
<p>Menurut Sri, harga komoditas seperti cabai rawit masih tinggi kendati sudah mengalami penurunan karena faktor belum memasuki masa panen. Harga cabai rawit yang sebelumnya mencapai Rp100.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp70.000 per kilogram.</p>
<p></p>
<p>"Jadi memang stoknya belum banyak sehingga harga masih cukup tinggi. Kemudian kemarin karena hari besar penggunaannya juga cukup tinggi, jadi stok lebih minim dibanding permintaan yang menyebabkan harga tinggi. Tapi perlahan-lahan sudah mulai turun," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik, Ipda Lutfi Hadi Nugroho, menambahkan bahwa pihaknya turut melaksanakan pengawasan terhadap para pedagang agar selalu menjual barang dagangan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).</p>
<p></p>
<p>"Kami akan selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap harga-harga di tingkat pedagang," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bandara Dhoho Kediri Catat Pertumbuhan Penumpang 120 Persen Selama Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bandara-dhoho-kediri-catat-pertumbuhan-penumpang-120-persen-selama-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bandara-dhoho-kediri-catat-pertumbuhan-penumpang-120-persen-selama-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penumpang datang sebesar 134 persen, yang mencerminkan kuatnya arus mudik menuju wilayah Kediri dan sekitarnya. Sementara itu, penumpang berangkat juga meningkat sebesar 103 persen, seiring dengan pergerakan arus balik yang berjalan dengan baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca86ef8dc3d.webp" length="29760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 22:32:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bandara Dhoho, Bandara Internasional Dhoho, bandara Dhoho Kediri, Lebaran</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selama periode angkutan lebaran 2026 (1447 H), sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 , Bandara Internasional Dhoho Kediri mencatatkan pertumbuhan signifikan, baik dari jumlah pergerakan pesawat ataupun jumlah penumpang. </p>
<p></p>
<p>Selama periode tersebut, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, tercatat terdapat 28 pergerakan pesawat, 2.973 penumpang serta 2.194 kg kargo. Pergerakan pesawat meningkat sebesar 40 persen dibandingkan tahun 2025, sejalan dengan lonjakan jumlah penumpang yang mencapai 120 persen, dengan total 2.973 penumpang. </p>
<p></p>
<p>Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penumpang datang sebesar 134 persen, yang mencerminkan kuatnya arus mudik menuju wilayah Kediri dan sekitarnya. Sementara itu, penumpang berangkat juga meningkat sebesar 103 persen, seiring dengan pergerakan arus balik yang berjalan dengan baik. </p>
<p>Pertumbuhan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan pergerakan pesawat juga menunjukkan peningkatan tingkat keterisian (load factor) pada penerbangan selama periode Lebaran 2026.</p>
<p>General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan aktivitas operasional bandara selama periode arus mudik dan arus balik yang berjalan dengan baik.</p>
<p>“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Kami menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen seluruh personel yang terlibat,” ujarnya, Senin, (30/3/2026).</p>
<p>Selama periode angkutan lebaran sendiri, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran selama 17 hari. Periode tersebut lebih singkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 22 hari, sehingga perbandingan total agregat perlu mempertimbangkan perbedaan periode tersebut. Bandara Dhoho Kediri sendiri menyiapkan 184 personel selama periode posko. </p>
<p>Posko terpadu angkutan udara lebaran sendiri resmi ditutup pada Senin 30 Maret 2026. Secara komparatif, apabila dibandingkan pada periode yang sama H-8 hingga H+7, kinerja operasional Bandara Dhoho Kediri menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.</p>
<p>Capaian ini menjadi bahan evaluasi bagi PT Angkasa Pura Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan, kesiapan operasional, serta penguatan koordinasi antarinstansi pada periode angkutan udara berikutnya.</p>
<p>Selain itu, momentum Lebaran ini juga menunjukkan bahwa Bandara Dhoho Kediri semakin berperan sebagai gerbang utama mobilitas udara bagi wilayah Kediri dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat mencerminkan bahwa aktivitas penerbangan di bandara ini semakin berkembang, seiring meningkatnya kepercayaan pengguna jasa transportasi udara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Halalbihalal Kadin Gresik: Dorong Insentif Industri di Tengah Dampak Konflik Timur Tengah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/halalbihalal-kadin-gresik-dorong-insentif-industri-di-tengah-dampak-konflik-timur-tengah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/halalbihalal-kadin-gresik-dorong-insentif-industri-di-tengah-dampak-konflik-timur-tengah</guid>
<description><![CDATA[ Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik, bersama pengurus Kadin Jawa Timur dan Seluruh Ketua Kadin Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur menggelar pertemuan pembahasan terkait isu dampak konflik geopolitik sekaligus momentum halal bihalal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca80c90af48.webp" length="45648" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 21:59:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Kadin Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Eskalasi konflik di Timur Tengah mulai memukul sektor industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ketegangan geopolitik tersebut dilaporkan mengganggu rantai pasok bahan baku dan memicu pembengkakan biaya produksi bagi para pengusaha lokal.</p>
<p></p>
<p>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik, bersama pengurus Kadin Jawa Timur dan Seluruh Ketua Kadin Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur menggelar pertemuan pembahasan terkait isu dampak konflik geopolitik tersebut, Senin (30/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Beberapa Asosiasi seperti APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), dan Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) turut hadir pada acara pertemuan sekaligus menjadi ajang halal bihalal di bulan Syawal.</p>
<p></p>
<p>Ketua Kadin Kabupaten Gresik, Moch Choirul Rizal, mengatakan dampak akibat perang yang terjadi mengakibatkan harga bahan bakar terutama minyak mengalami kenaikan signifikan bagi pelaku usaha. </p>
<p></p>
<p>"Hari ini solar industri sudah naik. Yang tadinya antara Rp15.000—Rp16.000 per liter, sekarang sudah Rp20.000 per liter. Sudah seperti itu. Jadi pasti nanti semua sektor akan terpengaruh terhadap hal ini," kata Rizal.</p>
<p></p>
<p>Rizal menyampaikan, Kadin melakukan pembahasan terkait langkah strategis mencari solusi atas dampak eskalasi perang kawasan Timur Tengah. </p>
<p></p>
<p>Ia menyebut, Kadin akan memberikan masukan terhadap pemerintah pusat maupun daerah agar dampak gejolak yang terjadi tidak terlalu berat bagi pelaku usaha. </p>
<p></p>
<p>Pembahasan solusi seperti pemberian insentif bagi pelaku usahapun bakal dilakukan untuk meredam gejolak yang terjadi seperti pemberhentian hubungan kerja (PHK) masal.</p>
<p></p>
<p>"Dengan adanya kenaikan ini yang pastinya akan mempengaruhi harga mulai bahan baku sehingga sampai harga penjualan. Kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah bagaimana mungkin ada insentif-insentif dari pemerintah yang didapatkan. Sehingga gejolaknya tidak terlalu besar," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik terhadap dampak kondisi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. </p>
<p></p>
<p>"Imbuhan kadin terhadap masyarakat agar tetap tenang. Tidak perlu harus bingung dengan masalah seperti ini. Tidak perlu harus panik," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Pangan di Pasar Tradisional Gresik Mulai Melandai Pascalibur Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-pangan-di-pasar-tradisional-gresik-mulai-melandai-pascalibur-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-pangan-di-pasar-tradisional-gresik-mulai-melandai-pascalibur-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Daging ayam yang selama momentum lebaran mencapai Rp48 ribu per kilogram, sekarang turun Rp42 ribu per kilogram. Komoditas sayur seperti tomat harga Rp25 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan cabai yang sebelumnya di harga Rp150 ribu, turun menjadi Rp70 ribu per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca17de2c7e0.webp" length="93282" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 16:00:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Pasar Baru Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan harga pascamomentum Lebaran 2026.</p>
<p>Pantauan wartawan suarajatimpost.com di Pasar Baru Gresik menunjukkan komoditas sayuran dan daging ayam mengalami penurunan harga yang cukup drastis.</p>
<p>Harga daging ayam yang selama momentum Lebaran mencapai Rp48.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp42.000 per kilogram.</p>
<p>Komoditas sayuran seperti tomat yang sebelumnya seharga Rp25.000 per kilogram, saat ini turun menjadi Rp15.000 per kilogram.</p>
<p>Sementara itu, harga cabai yang sebelumnya mencapai Rp150.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp70.000 per kilogram.</p>
<p>"Banyak yang turun. Turun semua; cabai, tomat, dan sayuran semua juga turun. Sayuran rata-rata turun Rp10.000 per kilogram," kata salah satu pedagang sayuran di Pasar Baru Gresik, Zakiyah, Senin (30/3/2026).</p>
<p>Ia mengatakan bahwa komoditas sayuran hingga daging ayam sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada momentum bulan Ramadan hingga Lebaran.</p>
<p>Disebutkan olehnya bahwa kenaikan tersebut dipicu oleh banyaknya pedagang yang menutup tokonya, sehingga permintaan pasar lebih tinggi dibandingkan ketersediaan barang.</p>
<p>"Akibatnya, harga barang dinaikkan oleh agen. Sekarang semua toko sudah buka dan kondisi kembali normal," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, penurunan harga bahan pangan ini disambut baik oleh para pembeli karena dapat menekan biaya belanja kebutuhan dapur.</p>
<p>"Kalau harga mahal, kasihan pembelinya. Sekarang pembeli juga senang," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pembeli, Sudarsih, mengaku senang dengan turunnya harga pangan seperti daging ayam.</p>
<p>"Ya senang, harga turun sehingga bisa membeli daging ayam lebih banyak," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Kediri Melonjak Tajam Selama Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungan-wisatawan-ke-kabupaten-kediri-melonjak-tajam-selama-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungan-wisatawan-ke-kabupaten-kediri-melonjak-tajam-selama-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Secara umum, tren kunjungan wisata di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan bertahap sejak awal liburan sekolah pada 14 Maret dan mencapai puncaknya pada 22–23 Maret 2026. Lonjakan ini didominasi oleh wisatawan domestik, dengan kontribusi terbesar berasal dari destinasi unggulan seperti Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Gunung Kelud, dan kawasan Waduk Siman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca069132cbd.webp" length="66904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wisata Kediri, Destinasi Wisata Kediri, tujuan wisata kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;"><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Kabupaten Kediri memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan. Selama musim libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Bumi Panjalu mengalami peningkatan signifikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Alhamdulillah luar biasa. Peningkatannya luar biasa selama musim libur Lebaran kali ini," tutur Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Adi Mustika Prayitno, Senin (30/03/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Secara umum, tren kunjungan wisata di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan bertahap sejak awal liburan sekolah pada 14 Maret dan mencapai puncaknya pada 22–23 Maret 2026. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Lonjakan ini didominasi oleh wisatawan domestik, dengan kontribusi terbesar berasal dari destinasi unggulan seperti Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Gunung Kelud, dan kawasan Waduk Siman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Memang dari luar kota yang banyak. Karena pas kebetulan momentum Lebaran, mereka mudik dan manfaatkan waktu luang untuk berlibur di sini," tuturnya lagi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Berdasarkan data kunjungan, total wisatawan yang tercatat mencapai 58.698 orang untuk periode 14 Maret sampai 24 Maret. Monumen SLG menjadi salah satu destinasi favorit dengan total 31.423 pengunjung, disusul kawasan wisata Siman dengan 11.975 wisatawan, Gunung Kelud sebanyak 5.196 wisatawan, serta kawasan wisata Besuki yang mencapai 2.658 wisatawan. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Kawasan Siman yang tercatat di Waduk (Siman). Memang ramai pengunjung waduk," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Sementara itu, destinasi lain seperti Sumber Ubalan mencatat 2.015 pengunjung, Taman Corah Pare 324 pengunjung, Gronjong Wariti 3.081 pengunjung, serta Bukit Gandrung Kandangan sebanyak 2.026 pengunjung. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Peningkatan mulai terlihat sejak 20 Maret 2026, di mana hampir seluruh destinasi mengalami kenaikan jumlah pengunjung. Lonjakan paling signifikan terjadi pada 22 hingga 23 Maret 2026. Sebagai contoh, pengunjung Monumen SLG meningkat tajam dari 2.226 orang pada 21 Maret menjadi 6.768 orang pada 22 Maret, dan kembali naik menjadi 9.240 orang pada 23 Maret.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Hal serupa terjadi di Gunung Kelud yang melonjak dari 300 pengunjung pada 21 Maret menjadi 900 orang pada 22 Maret, dan mencapai 1.503 orang pada 23 Maret. Selain kunjungan wisatawan dalam negeri, tercatat pula kunjungan wisatawan mancanegara yang berasal dari Pakistan, Singapura, dan Amerika Serikat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Peningkatan signifikan jumlah wisatawan ini turut berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. "Kalau hari biasa (pendapatan) 1 digit, kalau saat liburan ini bisa tembus 2 digit," jelas Mustika.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kediri akan melakukan sejumlah langkah untuk terus menarik minat dan meningkatkan durasi kunjungan wisatawan di Kabupaten Kediri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Pasti kita perlu untuk meningkatkan bagaimana agar wisatawan itu datang ke Kabupaten Kediri. Pembinaan, aksesibilitas berupa jalan, tempat-tempat pendukung, amenitas seperti toilet dan lain-lain, wahana-wahana itu diperbaiki dan ditambah. Untuk meningkatkan wisatawan yang masuk ke Kabupaten Kediri," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertama di Ketinggian 2.000 MDPL, Gerai KDMP Resmi Dibangun di Puncak Bromo Pasuruan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertama-di-ketinggian-2000-mdpl-gerai-kdmp-resmi-dibangun-di-puncak-bromo-pasuruan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertama-di-ketinggian-2000-mdpl-gerai-kdmp-resmi-dibangun-di-puncak-bromo-pasuruan</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini merupakan awal dari pengembangan ekonomi desa dan peningkatan layanan usaha masyarakat. Acara berlangsung di lokasi pembangunan, tepatnya di tanah kas Desa Wonokitri, dengan penuh antusiasme dan kebersamaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca048ca2372.webp" length="52548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 13:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Fraksi Gerindra</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Pemerintah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). </p>
<p>Langkah ini merupakan awal dari pengembangan ekonomi desa dan peningkatan layanan usaha masyarakat.</p>
<p>Acara berlangsung di lokasi pembangunan, tepatnya di tanah kas Desa Wonokitri, dengan penuh antusiasme dan kebersamaan.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil Tosari, Babinsa, Kepala Desa Wonokitri beserta seluruh perangkat desa, ketua RT, Linmas, PKK, masyarakat, serta pengurus KDMP yang memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas tersebut.</p>
<p>Anggota Fraksi Gerindra, Agus Setiya Wardana, saat ditemui mengatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi dengan dimensi bangunan panjang 20 meter dan lebar 30 meter.</p>
<p>"Pembangunan KDMP di Kecamatan Tosari merupakan satu-satunya koperasi yang dibangun di puncak Gunung Bromo dengan ketinggian 2.000 mdpl (meter di atas permukaan laut)," katanya.</p>
<p>Agus Setiya Wardana mengapresiasi langkah Desa Wonokitri yang terus berinovasi melalui koperasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan fasilitas yang bermanfaat langsung bagi warga serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.</p>
<p>"Pembangunan KDMP di Kecamatan Tosari merupakan satu-satunya Koperasi Desa Merah Putih yang ada di puncak Gunung Bromo. Fasilitas ini akan menyuplai pupuk subsidi, agen Pertashop, serta elpiji untuk seluruh Kecamatan Tosari dengan lokasi yang dekat dengan pasar Desa Wonokitri," lanjut Agus Setiya Wardana. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ikan Asap Pantai Tambakrejo Blitar Jadi Incaran Wisatawan Selama Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ikan-asap-pantai-tambakrejo-blitar-jadi-incaran-wisatawan-selama-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ikan-asap-pantai-tambakrejo-blitar-jadi-incaran-wisatawan-selama-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, kawasan pesisir ini telah lama dikenal sebagai sentra olahan ikan asap tradisional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c5f820a2cd0.webp" length="64450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 12:11:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>ikan asap Tambakrejo, oleh-oleh Blitar, wisata Blitar, kuliner khas Blitar, Pantai Tambakrejo, Lebaran 2026, ikan asap tradisional</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Momen libur Idulfitri dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata sekaligus berburu buah tangan khas daerah. Di Kabupaten Blitar, salah satu kuliner yang menjadi incaran wisatawan adalah ikan asap dari kawasan Pantai Tambakrejo.</p>
<p></p>
<p>Terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, kawasan pesisir ini telah lama dikenal sebagai sentra olahan ikan asap tradisional. </p>
<p></p>
<p>Beragam jenis ikan tersedia, mulai dari tuna, kakap putih, hingga cumi-cumi yang diproses menggunakan teknik pengasapan khas nelayan setempat.</p>
<p></p>
<p>Kekhasan utama ikan asap Tambakrejo terletak pada aroma asap yang kuat serta cita rasa gurih yang meresap hingga ke dalam daging. </p>
<p></p>
<p>Proses pengasapan tradisional yang tetap dipertahankan membuat rasa ikan lebih autentik dibandingkan olahan modern.</p>
<p></p>
<p>Selama musim libur Lebaran, suasana di sekitar kawasan penjualan ikan asap, khususnya di deretan kios sisi timur pertigaan menuju pantai, tampak lebih padat dibandingkan hari biasa. </p>
<p></p>
<p>Wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan pantai selatan, tetapi juga menjadikan kuliner ini sebagai bagian dari pengalaman wisata.</p>
<p></p>
<p>Para pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan secara signifikan. Pembeli datang silih berganti sejak pagi hingga sore hari. Kondisi ini menjadi berkah bagi para pelaku usaha lokal.</p>
<p></p>
<p>Selain rasanya yang khas, harga ikan asap di Pantai Tambakrejo juga tergolong terjangkau. Untuk ukuran kecil, ikan asap dijual mulai harga Rp5.000 per tusuk, sementara ukuran yang lebih besar berkisar Rp10.000 per ikat, bergantung pada jenis dan ukuran ikan.</p>
<p></p>
<p>Salah satu wisatawan, Ida, mengaku selalu menyempatkan diri membeli ikan asap setiap berkunjung ke Tambakrejo. Menurutnya, selain cocok dinikmati langsung di lokasi, ikan asap menjadi pilihan oleh-oleh yang praktis untuk dibawa pulang.</p>
<p></p>
<p>“Kalau ke sini pasti beli ikan asap. Rasanya khas dan keluarga di rumah juga suka,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Dengan tingginya minat wisatawan, terutama saat musim libur Lebaran, ikan asap Pantai Tambakrejo terus menjadi primadona kuliner khas pesisir selatan Blitar. Keberadaannya tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat setempat. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cerita&amp;Cerita Perempuan Pengemudi Ojek Online di Tulungagung yang Bertahan di Tengah Keterbatasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cerita-cerita-perempuan-pengemudi-ojek-online-di-tulungagung-yang-bertahan-di-tengah-keterbatasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cerita-cerita-perempuan-pengemudi-ojek-online-di-tulungagung-yang-bertahan-di-tengah-keterbatasan</guid>
<description><![CDATA[ Bagi mereka, jalanan bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga ruang di mana ia menguji ketahanan diri. Ia menghadapi kemacetan, kelelahan, hingga rasa khawatir yang datang tanpa jeda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c5267f3f096.webp" length="46192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 10:32:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, pnm, perempuan tangguh, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP</strong> - Di sudut jalan Tulungagung yang ramai, di antara deru kendaraan dan panas yang tak bersahabat, Triyulianti menggenggam setang motornya lebih erat. Helm menutupi wajahnya, tetapi tidak dengan beban yang ia bawa setiap hari. Ia adalah ibu dari empat anak. Anak bungsunya masih berusia tiga bulan.</p>
<p>“Setiap hari saya harus meninggalkan anak saya yang masih kecil,” ujarnya.</p>
<p>Bagi Triyulianti, bekerja sebagai pengemudi ojek online bukan sekadar pilihan, melainkan jalan yang tersisa. Penghasilan suami yang tak menentu membuatnya harus turun ke jalan, menukar waktu bersama anak dengan harapan dapur tetap mengepul.</p>
<p>Air matanya kerap jatuh diam-diam, terutama saat mengingat momen-momen yang terlewat, senyum pertama, tangisan, atau sekadar memeluk anaknya lebih lama.</p>
<p>Namun, ia terus berjalan.</p>
<p>Kisah serupa juga dijalani Novi, seorang pengemudi taksi yang setiap hari menyusuri jalanan kota sejak subuh hingga larut malam. Ia bekerja sendirian untuk membesarkan anak semata wayangnya.</p>
<p>“Apa pun akan saya lakukan untuk anak saya,” katanya.</p>
<p>Bagi Novi, jalanan bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga ruang di mana ia menguji ketahanan diri. Ia menghadapi kemacetan, kelelahan, hingga rasa khawatir yang datang tanpa jeda. Tetapi di balik semua itu, ada satu hal yang membuatnya bertahan, masa depan anaknya.</p>
<p>Triyulianti dan Novi hanyalah dua dari sekian banyak perempuan yang memanggul beban ganda. Mereka menjadi ibu sekaligus tulang punggung keluarga. Dalam banyak kasus, mereka tidak hanya menafkahi anak, tetapi juga membantu orang tua dan saudara. Mereka bekerja bukan semata untuk bertahan hidup, tetapi untuk menjaga harapan tetap ada.</p>
<p>Di tengah perjuangan yang kerap sunyi itu, sebagian perempuan mulai menemukan jalan lain, bukan jalan yang mudah, tetapi setidaknya memberi ruang untuk bernapas.</p>
<p>Salah satunya melalui program pemberdayaan yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Lembaga ini berfokus pada pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan prasejahtera.</p>
<p>Melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), perempuan-perempuan seperti Triyulianti dan Novi tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga pendampingan rutin. Setiap minggu, mereka berkumpul dalam kelompok kecil di lingkungan tempat tinggalnya.</p>
<p>Kelompok ini bukan sekadar formalitas. Di sana, mereka saling berbagi cerita, kesulitan, dan strategi bertahan. Ketika satu orang mengalami kendala, yang lain ikut membantu. Sebuah sistem yang dikenal sebagai tanggung renteng, di mana solidaritas menjadi fondasi.</p>
<p>Pendampingan juga mencakup pelatihan sederhana, mengatur keuangan, mengelola usaha kecil, hingga membangun kepercayaan diri. Hal-hal yang bagi sebagian orang tampak sepele, tetapi bagi mereka menjadi bekal penting untuk melangkah.</p>
<p>Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyebut bahwa mandat lembaganya adalah menghadirkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera.</p>
<p>“Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (26/3/2026).</p>
<p>Sementara itu, EVP Pengembangan &amp; Jasa Manajemen PNM, Razaq Manan Ahmad, menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.</p>
<p>“Perempuan merupakan motor penggerak utama dalam menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial,” katanya.</p>
<p>Hingga awal 2026, program ini telah menjangkau jutaan perempuan di berbagai pelosok Indonesia. Namun, angka-angka itu hanya sebagian kecil dari cerita yang sebenarnya.</p>
<p>Di balik statistik, ada wajah-wajah seperti Triyulianti dan Novi, perempuan yang setiap hari bernegosiasi dengan keterbatasan, tetapi tetap memilih untuk bertahan.</p>
<p>Mereka mungkin tidak selalu terlihat dan tidak selalu terdengar. Namun, dari tangan-tangan merekalah, kehidupan terus berjalan. Harapan, sekecil apa pun, tetap dijaga agar tidak padam. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wingko Lamongan Paling Diminati di Arus Balik 2026, Produksi Naik 1.000 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wingko-lamongan-paling-diminati-di-arus-balik-2026-produksi-naik-1000-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wingko-lamongan-paling-diminati-di-arus-balik-2026-produksi-naik-1000-persen</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari kerja normal, rumah produksinya hanya mengolah sekitar dua hingga tiga kilogram adonan. Namun, selama momentum arus balik ini, volume produksi dipacu hingga mencapai 25 kilogram per hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c330cf948b3.webp" length="38956" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 08:00:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Lamongan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LAMONGAN, SJP</strong>–Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, geliat ekonomi sektor kuliner di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan. </p>
<p>Kudapan tradisional Wingko Lamongan kembali mengukuhkan posisinya sebagai primadona buah tangan, memicu lonjakan produksi hingga sepuluh kali lipat guna memenuhi permintaan pemudik yang melintasi wilayah tersebut pada Selasa (24/3/2026).</p>
<p>Peningkatan arus kendaraan di jalur nasional Lamongan berkorelasi langsung dengan daya beli masyarakat terhadap produk lokal. </p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah sentra oleh-oleh dipadati antrean kendaraan pemudik yang didominasi pelat nomor luar kota, seperti B (Jakarta) dan L (Surabaya).</p>
<p>Bambang Subirawan, pemilik usaha Wingko Sedap Mantab, membenarkan fenomena lonjakan ini. </p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa pada hari kerja normal, rumah produksinya hanya mengolah sekitar dua hingga tiga kilogram adonan. Namun, selama momentum arus balik ini, volume produksi dipacu hingga mencapai 25 kilogram per hari.</p>
<p>"Permintaan meningkat drastis. Meski kuantitas melonjak, kami tetap mempertahankan standar kualitas dengan proses pemanggangan tradisional menggunakan tungku selama 45 hingga 60 menit. Ini krusial untuk memastikan tingkat kematangan yang sempurna dan ketahanan produk," ujar Bambang saat ditemui di gerainya.</p>
<p>Meski pasar kuliner modern semakin kompetitif, Wingko Lamongan tetap relevan dengan diversifikasi rasa. Saat ini, produsen menawarkan berbagai varian seperti nangka dan durian. Namun, data penjualan menunjukkan bahwa varian ketan hitam tetap menjadi komoditas paling laku (<em>best-seller</em>) karena tekstur dan cita rasanya yang autentik.</p>
<p>Menariknya, pangsa pasar Wingko Lamongan kini tidak lagi terbatas pada pemudik domestik. Jalur Pantura yang merupakan urat nadi transportasi juga membawa wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia dan Thailand, yang mulai melirik kudapan berbahan dasar kelapa dan tepung ketan ini sebagai objek wisata kuliner.</p>
<p>Untuk mempermudah transaksi dan keterjangkauan, pelaku usaha menetapkan standarisasi harga. Satu kotak berisi 10 buah wingko dipatok seharga Rp27.000, berlaku seragam untuk semua varian rasa.</p>
<p>Efek ekonomi dari tren ini sangat masif, dengan estimasi peningkatan omzet mencapai 300% atau tiga kali lipat dibandingkan periode reguler. Loyalitas konsumen menjadi faktor kunci di balik angka tersebut.</p>
<p>Rohman, seorang pemudik asal Jakarta, menyatakan rela melakukan manuver putar balik di tengah padatnya lalu lintas hanya untuk mendapatkan wingko yang autentik.</p>
<p>"Saya sengaja memutar arah ke sini karena wingko ini sudah menjadi favorit keluarga. Rasanya khas dan memiliki daya tahan yang baik untuk dibawa perjalanan jauh ke Jakarta," ungkapnya.</p>
<p>Fenomena ini menegaskan bahwa kuliner tradisional memiliki resiliensi yang kuat di tengah arus modernisasi. Momentum Lebaran bukan sekadar rutinitas mudik, melainkan motor penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM di daerah yang mampu menjaga kualitas dan kearifan lokal. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dulu Ramai Diserbu Pemudik, Kini Pusat Oleh&amp;Oleh Ketapang Probolinggo Sepi Terdampak Tol Paspro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dulu-ramai-diserbu-pemudik-kini-pusat-oleh-oleh-ketapang-probolinggo-sepi-terdampak-tol-paspro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dulu-ramai-diserbu-pemudik-kini-pusat-oleh-oleh-ketapang-probolinggo-sepi-terdampak-tol-paspro</guid>
<description><![CDATA[ Dulu jadi langganan pemudik, kini pusat oleh-oleh Ketapang Probolinggo mulai sepi. Dampak tol membuat banyak pelaku usaha kehilangan pembeli. Harapan kini tertuju pada solusi agar roda ekonomi kembali berputar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c2567c58149.webp" length="102138" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 19:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, MudikLebaran, Oleholeh, Ekonomilokal, UMKM, Suara Jatim Post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP –</strong> Di tengah perubahan pola perjalanan mudik yang semakin cepat dan modern, geliat ekonomi pelaku usaha di sentra oleh-oleh Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, justru mengalami penurunan. Kehadiran jalan tol membuat arus kendaraan tidak lagi melintas di jalur lama, sehingga berdampak langsung pada penjualan para pedagang.</p>
<p>Dahulu, kawasan ini dikenal sebagai salah satu titik favorit pemudik untuk berburu buah tangan. Banyaknya pengunjung bahkan sempat membuat jalur Pantura yang menghubungkan Pasuruan, Probolinggo, Lumajang hingga Situbondo kerap mengalami kemacetan akibat kendaraan yang berhenti di sepanjang area pusat oleh-oleh.</p>
<p>Namun kondisi tersebut kini tinggal kenangan. Dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah beroperasinya Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), omzet para pedagang mengalami penurunan signifikan. Pada momen arus mudik dan balik Lebaran 2026, situasi serupa kembali terjadi. Aktivitas jual beli terlihat lesu, dengan hanya sedikit pemudik yang singgah.</p>
<p>Lukman (61), seorang pedagang asal Madiun yang telah lama menetap di Ketapang, mengungkapkan bahwa perubahan ini sangat terasa. Ia menyebutkan bahwa sejak adanya jalan tol, jumlah pembeli terus berkurang karena pemudik memilih jalur yang lebih cepat tanpa harus keluar ke kota.</p>
<p>“Kondisi penurunan pembeli ini sudah dirasakan sejak ada tol, namun semakin terasa sejak pandemi Covid-19. Bahkan, kondisi sepi ini sama seperti Lebaran tahun 2025, ada pembeli tetapi hanya beberapa saja,” ujarnya, Selasa (2/3/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, pada masa kejayaan dulu, kios-kios oleh-oleh bisa beroperasi tanpa henti selama 24 jam. Tingginya jumlah pengunjung membuat aktivitas perdagangan berlangsung hampir sepanjang hari. Namun kini, banyak kios memilih tutup lebih awal sekira pukul 21.00 WIB karena minimnya pembeli.</p>
<p>“Saya sebagai pedagang berharap ada upaya dari pemerintah untuk kembali meramaikan pusat oleh-oleh yang beberapa tahun lalu sempat menjadi primadona pemudik,” imbuhnya.</p>
<p>Keluhan serupa juga disampaikan Sumarni (40), pedagang setempat yang turut merasakan dampak penurunan tersebut. Ia mengaku penjualan di kiosnya menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, pada H-3 Lebaran yang biasanya ramai, kini hampir tidak ada pembeli yang datang.</p>
<p>“Meskipun kios saya buka 24 jam, pembeli tetap sepi karena adanya tol. Pemudik lebih memilih lewat sana karena lebih cepat. Meski begitu, masih ada satu-dua pelanggan tetap yang mampir saat mudik Lebaran,” katanya.</p>
<p>Fenomena ini menunjukkan bagaimana perubahan infrastruktur transportasi membawa dampak besar terhadap roda ekonomi lokal. Tanpa adanya inovasi atau strategi baru, para pelaku usaha di kawasan tersebut berisiko terus mengalami penurunan pendapatan di masa mendatang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ancaman Deindustrialisasi Menguat, ITS Tawarkan Resep Revitalisasi Manufaktur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ancaman-deindustrialisasi-menguat-its-tawarkan-resep-revitalisasi-manufaktur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ancaman-deindustrialisasi-menguat-its-tawarkan-resep-revitalisasi-manufaktur</guid>
<description><![CDATA[ BBI dan Barata disarankan untuk masuk dalam klaster yang terhubung dengan PT PAL, khususnya untuk industri ketahanan pangan dan energi, yang mana PAL akan menjadi semacam holding, sementara Barata dan BBI menjadi bagian dari klaster. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c240bdc7278.webp" length="45774" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 18:30:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Institut Teknologi Sepuluh Nopember, ITS, Revitalisasi Manufaktur, Industri Manufaktur, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP –</strong> Ancaman melemahnya sektor manufaktur kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketergantungan impor dan tekanan global. Padahal selama puluhan tahun, industri ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional karena daya serap tenaga kerjanya yang besar serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Merespons kondisi tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember melalui Pusat Studi Pengembangan Industri dan Kebijakan Publik merumuskan rekomendasi strategis untuk memperkuat kembali industri manufaktur nasional, hasil dari rangkaian diskusi yang melibatkan akademisi, pemerintah, dan pelaku industri.</p>
<p>Ketua Pusat Studi Pengembangan Industri dan Kebijakan Publik (PSPI-KP) ITS, Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng, menegaskan bahwa hasil diskusi akademik dan industri yang telah dilakukan sebelumnya kini telah diformulasikan menjadi rekomendasi kebijakan konkret.</p>
<p>“Jadi setelah kita lakukan FGD kemarin, hasil diskusi tersebut kini sudah kita kemas dalam bentuk rekomendasi kebijakan untuk tetap mempertahankan industri manufaktur,” ujar Arman.</p>
<p>Menurut Arman, rekomendasi tersebut menekankan bahwa penguatan sektor manufaktur tidak cukup hanya melalui dorongan pasar, tetapi membutuhkan intervensi kebijakan yang jelas dan terarah dari pemerintah.</p>
<p>“Saya kira ini hampir sama dengan yang sebelumnya, tapi yang paling penting sekarang adalah rekomendasi finalnya. Industri manufaktur ini harus masuk ke program strategis nasional," jelasnya.</p>
<p>"Harus ada keberpihakan pemerintah, kalau tidak nanti fakultas teknik itu ya dibubarkan saja karena industri manusudah tidak ” tegasnya.</p>
<p><strong>Ancaman Deindustrialisasi dan Urgensi Intervensi Negara</strong></p>
<p>Dalam analisis yang disusun, Indonesia dinilai menghadapi fenomena deindustrialisasi dini, yakni penurunan kontribusi manufaktur sebelum mencapai tingkat industrialisasi matang. Kondisi ini diperparah oleh ketergantungan terhadap impor bahan baku serta lemahnya ekosistem industri dalam negeri.</p>
<p>Arman menekankan bahwa tanpa penguatan manufaktur, target pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan berdampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja.</p>
<p>“Industri manufaktur itu unik. Setiap pertumbuhan satu persen saja bisa menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja. Jadi kalau kita bicara pertumbuhan ekonomi berkualitas, ya harus ditopang manufaktur,” jelasnya.</p>
<p><strong>Revitalisasi Barata: Bukan Sekadar Penyelamatan</strong></p>
<p>Salah satu fokus utama dalam rekomendasi tersebut adalah revitalisasi PT Barata Indonesia (Persero) yang dinilai memiliki potensi besar, namun terhambat oleh persoalan historis dan keterbatasan teknologi.</p>
<p>Dalam policy brief yang disusun, ditegaskan bahwa langkah revitalisasi tidak boleh dipandang sebagai bailout semata, melainkan sebagai strategi menjaga kedaulatan industri dasar nasional.</p>
<p>Analisis menunjukkan bahwa permasalahan utama Barata bukan ketiadaan pasar, melainkan beban kewajiban masa lalu serta keterbatasan kapasitas produksi. Bahkan, kinerja terbaru perusahaan menunjukkan efisiensi operasional yang signifikan dan prospek bisnis yang kuat.</p>
<p>Untuk itu, direkomendasikan injeksi belanja modal (CAPEX) sebesar Rp197 miliar guna modernisasi mesin berbasis Industri 4.0, yang dinilai sebagai investasi strategis, bukan beban biaya.</p>
<p><strong>Integrasi Industri dan Model PT PAL</strong></p>
<p>Selain Barata, rekomendasi juga mencakup penguatan klaster manufaktur strategis melalui integrasi dengan PT Boma Bisma Indra (BBI). Perusahaan itu diproyeksikan memiliki potensi pasar hingga Rp909 miliar per tahun dengan peluang order mencapai Rp705,45 miliar.</p>
<p>Arman menilai, kunci kebangkitan industri manufaktur terletak pada penciptaan ekosistem yang terintegrasi, dengan mencontoh keberhasilan PT PAL Indonesia (Persero).</p>
<p>“Seperti yang disampaikan Direktur PAL, mereka bisa bangkit karena ada order (pesanan) dari pemerintah. Dulu hampir mati, sekarang justru berkembang pesat,” katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pendekatan serupa dapat diterapkan dengan menempatkan Barata dan BBI dalam satu klaster industri strategis di bawah ekosistem yang terintegrasi.</p>
<p>“Maka kita menyarankan BBI dan Barata itu masuk dalam klaster yang terhubung dengan PAL, khususnya untuk industri ketahanan pangan dan energi. Jadi PAL bisa menjadi semacam holding, sementara Barata dan BBI menjadi bagian dari klaster tersebut,” ujarnya.</p>
<p><strong>Penguatan Ekosistem dan Solusi Teknis</strong></p>
<p>Dari sisi teknis, Arman mengakui bahwa ekosistem industri manufaktur nasional saat ini belum sepenuhnya mendukung. Oleh karena itu, efisiensi operasional dan pengelolaan industri yang tepat menjadi kunci utama.</p>
<p>“Ekosistem kita memang belum kuat. Maka industrinya harus dikelola dengan cara yang benar, efisien, dan terintegrasi dengan sektor lain,” jelasnya.</p>
<p>Rekomendasi juga menekankan pentingnya penguatan rantai pasok, kesiapan sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi melalui pendekatan quadruple helix.</p>
<p>Meski memiliki potensi besar, implementasi kebijakan itu tetap memerlukan kajian mendalam. Oleh karena itu, risalah kebijakan (policy brief) tersebut secara tegas merekomendasikan penyusunan feasibility study (FS) sebelum realisasi kebijakan seperti <em>mandatory sourcing</em> maupun pencairan investasi.</p>
<p>Studi tersebut akan mencakup pemetaan risiko operasional, kesiapan produksi, integrasi rantai pasok, hingga kesiapan tenaga kerja, guna memastikan setiap kebijakan berjalan tepat sasaran dan akuntabel.</p>
<p><strong>Pemerintah dan Industri: Sinergi yang Tak Terpisahkan</strong></p>
<p>Sebelumnya, dalam Roundtable Discussion yang dapat kembali dilihat di Instagram @csidpp.its, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, juga menyoroti masih tingginya ketergantungan industri nasional terhadap bahan baku impor, meskipun sektor ini mencatat pertumbuhan positif.</p>
<p>“Kementerian Perindustrian bukan hanya pengawas, tetapi juga dirijen yang harus menyinergikan berbagai pihak,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, dari kalangan industri, Senior Executive Vice President (SEVP) Transformasi Manajemen PT. PAL, Laksda TNI (Purn) A.R. Agus Santoso, menegaskan bahwa penguatan industri nasional sangat bergantung pada kesinambungan order.</p>
<p>“Kalau dulu order kami sekitar Rp2,5 triliun, sekarang sudah mencapai Rp48 triliun. Itu karena ada dukungan dan kepercayaan dari pemerintah,” ungkapnya.</p>
<p><strong>Tantangan SDM dan Teknologi</strong></p>
<p>Dari sisi akademisi, Prof. Patdono Suwignjo, M.Eng.Sc. selaku Guru Besar Teknik Sistem dan Industri ITS menekankan pentingnya relevansi riset dengan kebutuhan industri. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri harus menghasilkan solusi nyata bagi kebutuhan produksi.</p>
<p>“Penelitian di perguruan tinggi harus praktis dan bisa langsung digunakan untuk menyelesaikan masalah di industri,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Prof. Alva Edy Tontowi dari UGM menyoroti lemahnya penguasaan teknologi sebagai tantangan utama industri manufaktur Indonesia, khusunya teknologi inti.</p>
<p>“Kita sering hanya menjadi pengguna teknologi, bukan penguasa desainnya,” katanya.</p>
<p>Adapun Direktur PT Barata Indonesia, Hertyoso Nursangsoko, menilai sektor energi sebagai peluang besar bagi kebangkitan manufaktur nasional.</p>
<p>“Barata mampu memproduksi komponen pembangkit listrik hingga tangki migas, tetapi memang membutuhkan modal besar dengan waktu pengembalian panjang,” ujarnya.</p>
<p>Dukungan juga datang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM Republik Indonesia, Hariyanto, menyebut kebutuhan besar terhadap infrastruktur energi, termasuk peningkatan produksi bioetanol nasional hingga satu juta kiloliter per tahun.</p>
<p>Setelah melalui diskusi panjang dan dirumuskannya rekomendasi kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto, Arman menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dirumuskan bukan sekadar gagasan akademik, melainkan hasil analisis berbasis simulasi dan kebutuhan riil industri nasional.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, risalah kebijakan (<em>Policy brief</em>) hasil penelitian itu akan disampaikan langsung kepada Presiden pada April 2026. Presentasi tersebut turut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai pihak yang mendapatkan salinan (cc).</p>
<p>“Prediksi ekonomi dan bisnis membutuhkan skenario simulasi dinamik, sehingga kebijakan publik yang diambil mampu merepresentasikan perubahan variabel yang dinamis,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Simulasi ITS Ungkap Risiko Lonjakan Harga Minyak, Beban APBN Bisa Tembus Rp83 Triliun Imbas Konflik Timur Tengah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/simulasi-its-ungkap-risiko-lonjakan-harga-minyak-beban-apbn-bisa-tembus-rp83-triliun-imbas-konflik-timur-tengah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/simulasi-its-ungkap-risiko-lonjakan-harga-minyak-beban-apbn-bisa-tembus-rp83-triliun-imbas-konflik-timur-tengah</guid>
<description><![CDATA[ Simulasi menunjukkan bahwa, ketika harga minyak dunia melonjak hingga 50 persen menjadi USD 105 per barel, sebuah skenario yang sangat mungkin terjadi dalam situasi konflik geopolitik, beban subsidi dapat meningkat drastis hingga Rp83,60 triliun atau naik sekitar 232 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c240c25b4e9.webp" length="62638" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 15:59:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Institut Teknologi Sepuluh Nopember, ITS, Simulasi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, APBN, Selat Hormuz, BBM, Subsidi, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP -</strong> Sejak awal Maret 2026, eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat terus meningkat. Ketegangan ini memunculkan kekhawatiran global, terutama terkait potensi penutupan Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia. </p>
<p>Jika skenario tersebut terjadi, dampaknya tidak hanya terasa di pasar energi global, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi negara-negara pengimpor minyak seperti Indonesia yang sangat rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia.</p>
<p>Di tengah situasi tersebut, hasil simulasi ekonomi yang dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menunjukkan bahwa lonjakan harga minyak dunia dapat memberikan tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya melalui peningkatan beban subsidi energi.</p>
<p>Simulasi tersebut disusun oleh Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng. selaku Kepala Pusat Studi PIKP ITS sebagai Ketua Tim Perumus, dengan anggota yang terdiri dari Prof. Erma Suryani, S.T., M.T., Ph.D. dan Mike Antika, S.T. yang merupakan Tim Ahli Pusat Studi PIKP ITS.</p>
<p>Penelitian berbasis metode<em> system dynamics</em> yang didukung oleh Laboratorium BAS, Departemen Manajemen Bisnis ITS itu mengungkap bahwa dalam kondisi normal (baseline), dengan asumsi harga minyak dunia sebesar USD 70 per barel dan nilai tukar relatif stabil, beban subsidi BBM pemerintah berada di kisaran Rp25,17 triliun. </p>
<p>Namun, ketika harga minyak dunia melonjak hingga 50 persen menjadi USD 105 per barel, sebuah skenario yang sangat mungkin terjadi dalam situasi konflik geopolitik, beban subsidi dapat meningkat drastis hingga Rp83,60 triliun atau naik sekitar 232 persen.</p>
<p>“Lonjakan harga minyak dunia memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap beban subsidi pemerintah. Kenaikan yang terlihat moderat di pasar global bisa berlipat ganda dampaknya di dalam negeri,” ujar Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, Kepala Pusat Studi PIKP ITS.</p>
<p>Tekanan tersebut tidak berdiri sendiri. Simulasi juga menunjukkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dapat memperparah kondisi fiskal. Dalam skenario depresiasi rupiah sebesar 30 persen, beban subsidi energi meningkat hingga 186 persen. Hal itu terjadi karena transaksi impor minyak menggunakan dolar AS, sehingga setiap pelemahan rupiah akan langsung meningkatkan biaya pengadaan energi.</p>
<p>“Ketika harga minyak naik bersamaan dengan pelemahan rupiah, maka tekanan terhadap subsidi menjadi berlipat. Ini yang perlu diwaspadai dalam situasi global yang tidak stabil,” jelasnya.</p>
<p><strong>Kebijakan Kenaikan Harga BBM Menekan Subsidi</strong></p>
<p>Dalam menghadapi tekanan tersebut, ITS menyoroti kebijakan penyesuaian harga BBM sebagai salah satu opsi yang paling efektif untuk menekan beban subsidi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per liter mampu menurunkan beban subsidi hingga sekitar 47 persen dibandingkan skenario tanpa penyesuaian harga.</p>
<p>Namun demikian, kebijakan tersebut tidak lepas dari konsekuensi ekonomi yang cukup berat. Kenaikan harga BBM berpotensi mendorong inflasi hingga sekitar 3,79 persen serta menekan pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek akibat meningkatnya biaya produksi dan transportasi.</p>
<p>“Penyesuaian harga BBM memang efektif dari sisi fiskal, tetapi ada konsekuensi terhadap inflasi dan daya beli masyarakat. Di sinilah diperlukan kebijakan yang seimbang,” kata Arman.</p>
<p>Untuk meredam dampak sosial dari kebijakan tersebut, penelitian ini juga menekankan pentingnya pemberian bantuan kompensasi kepada masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga daya beli sekaligus menghindari gejolak sosial akibat kenaikan harga energi.</p>
<p>Lebih jauh, Arman menekankan bahwa kondisi global yang semakin tidak pasti, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah, menuntut pemerintah untuk memiliki kebijakan energi yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan.</p>
<p>“Kebijakan energi tidak bisa lagi bersifat statis. Pemerintah perlu mekanisme yang lebih fleksibel dalam menyesuaikan harga dan subsidi agar tidak terjadi tekanan fiskal yang terlalu besar,” ujarnya.</p>
<p><strong>Perlunya Kebijakan Energi yang Lebih Adaptif</strong></p>
<p>Dalam jangka panjang, ITS merekomendasikan percepatan diversifikasi energi dan transisi menuju energi terbarukan sebagai solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak impor. Ketergantungan yang tinggi terhadap energi fosil dinilai menjadi akar utama kerentanan ekonomi Indonesia terhadap gejolak global.</p>
<p>“Transisi energi menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi risiko geopolitik seperti yang terjadi saat ini,” pungkasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, penelitian tersebut akan dilanjutkan pada Mei 2026 melalui kolaborasi antara DRPM ITS dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.</p>
<p>Skenario simulasi BBM itu akan diriset secara lebih mendalam, sebagai bagian dari Skema ABMAS FRONTIER Berbasis Produk milik DRPM-ITS 2026 yang mengajak berkolaborasi dengan Departemen Manajemen Bisnis ITS sebagai mitra akademisi dan Kemenko Perekonomian RI sebagai mitra praktisi/regulator. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran, Produksi Blangkon di Tulungagung Meningkat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produksi-blangkon-di-tulungagung-meningkat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produksi-blangkon-di-tulungagung-meningkat</guid>
<description><![CDATA[ Lonjakan permintaan datang baik dari penjualan online maupun pembeli yang datang langsung ke rumah produksinya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bd0863cce59.webp" length="33452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 17:30:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, umkm tulungagung, blangkon tulungagung, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP</strong> – Di sudut Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, suasana rumah produksi blangkon milik Sutopo tampak berbeda. Tumpukan kain batik, pola yang mulai terbentuk, hingga suara jahitan manual berpadu menjadi irama kesibukan yang kian terasa sejak Ramadan tiba. </p>
<p></p>
<p>Pesanan yang terus mengalir dari berbagai daerah mengakibatkan aktivitas produksi meningkat signifikan, terutama menjelang Lebaran.</p>
<p></p>
<p>“Alhamdulillah, menjelang Lebaran pada hari-hari puasa ini ada permintaan yang signifikan,” ujar Sutopo, Jumat (20/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, lonjakan permintaan datang baik dari penjualan online maupun pembeli yang datang langsung ke rumah produksinya.</p>
<p></p>
<p>Sebelum bulan puasa, Sutopo mengaku hanya memproduksi dua hingga tiga blangkon per hari menyesuaikan jumlah pesanan. Namun kini, jumlah tersebut melonjak dua hingga tiga kali lipat. Dalam sehari, ia mampu menyelesaikan enam hingga sepuluh blangkon, bergantung pada tingkat kerumitan.</p>
<p></p>
<p>“Kalau sebelum puasa itu paling 2 sampai 3. Tapi sekarang sudah masuk bulan puasa, per hari bisa 6 sampai 10,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan ini mengharuskan Sutopo bekerja lebih lama demi memenuhi pesanan yang terus berdatangan. Ragam jenis blangkon diproduksi di tempat ini, mulai dari gaya Jawa Timuran, Solo, Yogyakarta, hingga model yang sedang digemari kalangan muda, yakni blangkon Sente Rewe. Dari sekian banyak pilihan, dua jenis menjadi favorit pelanggan.</p>
<p></p>
<p>“Yang paling laris itu Jogjaan dan Sente Rewe. Kalau Sente Rewe ini biasanya untuk kalangan muda, sedangkan Jogjaan lebih ke orang tua,” jelas Sutopo.</p>
<p></p>
<p>Permintaan tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Tulungagung. Pesanan justru banyak berdatangan dari berbagai kota di Pulau Jawa, bahkan luar daerah. Yogyakarta menjadi salah satu daerah dengan permintaan rutin, khususnya dari Bantul, Sleman, hingga Gunungkidul.</p>
<p></p>
<p>“Dari Jogja itu sering, terutama Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. Kemarin juga ada dari Bekasi dan Bandung Barat,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Ia mengaku, sebagian pelanggan membeli dalam jumlah banyak untuk kebutuhan komunitas maupun acara khusus.</p>
<p></p>
<p>Di balik tingginya permintaan, proses pembuatan blangkon di rumah produksi ini tetap dilakukan secara manual. Mulai dari menyiapkan kain batik, membentuk pola, hingga menjahit setiap bagian dilakukan dengan telaten. Hal ini menjadi ciri khas sekaligus menjaga kualitas produk yang dihasilkan.</p>
<p></p>
<p>“Harga bergantung pada kain dan tingkat kerumitan. Yang paling murah sekitar 100 ribu rupiah, rata-rata 150 ribu rupiah, hingga batik khusus bisa 250 sampai 450 ribu rupiah,” terang Sutopo.</p>
<p></p>
<p>Menurut Sutopo, bagi sebagian pembeli, blangkon bukan sekadar pelengkap busana. Aksesori tradisional ini memiliki makna lebih dalam, terutama saat momen Lebaran. Selain digunakan untuk salat Tarawih selama Ramadan, blangkon juga menjadi simbol identitas budaya saat bersilaturahmi.</p>
<p></p>
<p>“Biasanya dipakai untuk menjalin silaturahmi, juga penanda identitas komunitas orang Jawa, terutama bagi yang tinggal di luar Jawa,” tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Meningkatnya permintaan di bulan Ramadan menjadi berkah bagi Sutopo. Di tengah arus modernisasi dan tren busana yang terus berubah, blangkon tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Bagi para perajin seperti Sutopo, setiap jahitan bukan sekadar pekerjaan, melainkan upaya menjaga warisan budaya agar tetap lestari dari generasi ke generasi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lebaran 2026, Omzet Persewaan iPhone di Tulungagung Melonjak Hingga 100 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lebaran-2026-omzet-persewaan-iphone-di-tulungagung-melonjak-hingga-100-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lebaran-2026-omzet-persewaan-iphone-di-tulungagung-melonjak-hingga-100-persen</guid>
<description><![CDATA[ Mayoritas penyewa berasal dari kalangan usia muda, terutama rentang 18 hingga 22 tahun. Mereka umumnya menyewa iPhone untuk mengabadikan momen Lebaran, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga kegiatan silaturahmi dan ziarah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bd0123cf5bb.webp" length="41260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 16:30:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, sewa iphone, berkah lebaran, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP</strong> – Momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 membawa berkah bagi pelaku usaha persewaan ponsel pintar, khususnya iPhone, di Tulungagung. </p>
<p></p>
<p>Lonjakan permintaan yang drastis mengakibatkan omzet sejumlah pelaku usaha meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan hari biasa.</p>
<p></p>
<p>Kondisi tersebut salah satunya dirasakan oleh Together Kamera Tulungagung. Kepala Toko, Aditya, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>“Untuk Lebaran kali ini, antusiasmenya memang lebih besar. Bahkan di beberapa gerai lain sudah banyak yang habis terjual (sold out). Di sini kebetulan masih tersedia berbagai unit, jadi permintaan mendadak pun masih bisa kami layani,” ujar Aditya, Jumat (20/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Lonjakan permintaan terlihat jelas dari jumlah unit yang disewakan setiap hari. Jika pada hari biasa hanya berkisar 10 hingga 15 unit, kini angka tersebut menembus 40 hingga lebih dari 50 unit per hari.</p>
<p></p>
<p>“Peningkatannya langsung terasa, hampir 100 persen. Lonjakan terjadi sejak promo dibuka tanggal 17, namun sebenarnya dari tanggal 14 sudah banyak yang mengambil unit lebih awal,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dari segi durasi sewa, terjadi perubahan pola konsumsi. Sebelum masa promo, pelanggan umumnya menyewa harian kemudian memperpanjang durasi. Namun saat promo berlangsung, banyak pelanggan yang langsung mengambil paket jangka panjang.</p>
<p></p>
<p>Menurut Aditya, mayoritas penyewa berasal dari kalangan usia muda, terutama rentang 18 hingga 22 tahun. Mereka umumnya menyewa iPhone untuk mengabadikan momen Lebaran, mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga kegiatan silaturahmi dan ziarah.</p>
<p></p>
<p>“Pelajar biasanya memilih seri XR sampai iPhone 11, paling tinggi seri 12 atau 13. Namun, bagi yang sudah bekerja, biasanya langsung menyewa seri yang lebih tinggi, seperti iPhone 14 hingga seri terbaru,” tambah Aditya.</p>
<p></p>
<p>Harga sewa bervariasi bergantung pada tipe unit, mulai dari Rp50 ribu per hari untuk seri lama seperti iPhone 8 Plus, hingga Rp350 ribu per hari untuk seri terbaru seperti iPhone 17 Pro Max. Seri yang paling diminati tetap berada di rentang iPhone XR hingga iPhone 13 karena dinilai lebih terjangkau untuk penyewaan durasi beberapa hari.</p>
<p></p>
<p>Menariknya, pada momen Lebaran ini tersedia promo khusus, yakni sewa 3 hari gratis 4 hari. Pelanggan juga dimudahkan dengan sistem perpanjangan tanpa harus datang langsung ke toko.</p>
<p></p>
<p>“Jika toko belum buka, pelanggan cukup melakukan konfirmasi melalui WhatsApp untuk perpanjangan. Jadi lebih fleksibel,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Aditya menambahkan, selain untuk dokumentasi Lebaran, banyak pelanggan juga menggunakan iPhone sewaan untuk kebutuhan perjalanan ziarah ke sejumlah makam wali.</p>
<p></p>
<p>Dengan tingginya minat masyarakat, bisnis persewaan iPhone menjadi salah satu peluang usaha musiman yang kian menjanjikan, khususnya pada momen besar seperti Lebaran. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Probolinggo Perketat Pengawasan Stok LPG Jelang Idulfitri 1447 H</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-probolinggo-perketat-pengawasan-stok-lpg-jelang-idulfitri-1447-h</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-probolinggo-perketat-pengawasan-stok-lpg-jelang-idulfitri-1447-h</guid>
<description><![CDATA[ Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kelangkaan yang berpotensi meresahkan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi selama momen Lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bcdf19899b9.webp" length="21084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 16:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Energi, LPG, Lebaran2026, Polres Probolinggo, Suara Jatim Post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP</strong> – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Probolinggo memperketat pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan gas LPG di seluruh wilayah hukumnya. </p>
<p></p>
<p>Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kelangkaan yang berpotensi meresahkan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi selama momen Lebaran.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan pengawasan tersebut salah satunya dilakukan oleh anggota Polsek Tiris dengan turun langsung ke lapangan. </p>
<p></p>
<p>Mereka melaksanakan pengecekan di sejumlah pangkalan LPG yang berada di Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (19/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengetahui kondisi aktual ketersediaan LPG di tingkat pangkalan.</p>
<p></p>
<p>Selain memantau stok, petugas juga melakukan pengumpulan informasi dari para agen dan pemilik pangkalan terkait penyebab yang memicu terjadinya keterlambatan distribusi. Hal ini penting agar permasalahan yang terjadi dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara tepat.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Tiris Iptu Syamsul menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal jalannya distribusi LPG agar tetap lancar dan tepat sasaran, khususnya menjelang Idulfitri. </p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Kami telah melakukan pengecekan di lapangan terkait ketersediaan LPG. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan yang meresahkan masyarakat,” ujar Kapolsek Tiris.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Iptu Syamsul menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, ditemukan adanya keterlambatan pasokan dari distributor. </p>
<p></p>
<p>Kondisi tersebut berdampak langsung pada terbatasnya stok LPG di tingkat pangkalan, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar distribusi bisa segera kembali normal. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying,” tambah Iptu Syamsul.</p>
<p></p>
<p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu kelangkaan yang belum tentu benar. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, sikap bijak dalam membeli kebutuhan akan membantu menjaga stabilitas pasokan di pasaran.</p>
<p></p>
<p>Kapolsek Tiris menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila menemukan adanya pelanggaran dalam distribusi LPG, seperti praktik penimbunan maupun penjualan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p></p>
<p>Dengan adanya pengawasan intensif ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik. Selain itu, ketersediaan energi berupa LPG bagi masyarakat menjelang hingga pasca-Lebaran diharapkan tetap aman dan tercukupi tanpa hambatan. </p>
<p></p>
<p>“Kami akan tindak tegas oknum yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau penjualan tidak sesuai ketentuan,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran 226, Daya Beli di Pasar Among Tani Melemah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-226-daya-beli-di-pasar-among-tani-melemah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-226-daya-beli-di-pasar-among-tani-melemah</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi lambatnya perputaran ekonomi di Pasar Among Tani menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran tidak hanya dipicu oleh faktor pasokan dan biaya produksi, tetapi juga mulai menekan daya beli masyarakat secara nyata ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bbe17a660a3.webp" length="46186" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 20:14:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Ekonomi, Melemah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Lebaran mulai berdampak langsung pada aktivitas jual beli di Kota Batu. Kondisi ini terlihat di Pasar Induk Among Tani yang dalam beberapa hari terakhir tampak lebih lengang dibanding biasanya.</p>
<p>Asiah salah satu pedagang asal Kelurahan Sisir pada Kamis (19/3/2026) menegaskan sepinya pembeli tak lepas dari lonjakan harga komoditas utama yang cukup signifikan. Salah satunya adalah cabai rawit menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan harga yang kini menembus lebih dari Rp100 ribu per kilogram.</p>
<p>"Tak harga telur ayam juga melonjak tajam dari sebelumnya sekitar Rp22 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Sementara ayam potong ikut naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram," imbuhnya.</p>
<p>Wanita paruh baya tersebut juga menegaskan sejumlah pedagang mengungkapkan, kenaikan harga memang sudah terjadi secara bertahap, namun dalam sepekan terakhir pergerakannya jauh lebih cepat. Kondisi tersebut membuat konsumen mulai mengurangi pembelian, bahkan menunda belanja.</p>
<p>Banyak pedagang menyebut terbatasnya pasokan menjadi pemicu utama, khususnya pada komoditas cabai rawit. Faktor cuaca yang didominasi hujan membuat distribusi tersendat dan hasil panen berkurang.</p>
<p>Selain itu, kenaikan harga pakan ternak turut memberi efek berantai pada harga telur dan ayam potong. Peternak terpaksa menaikkan harga jual guna menutup biaya produksi yang semakin tinggi.</p>
<p>"Sebenarnya permintaan sebenarnya tidak mengalami penurunan signifikan, terutama dari pelaku usaha kuliner. Namun, tekanan harga membuat masyarakat umum lebih selektif dalam berbelanja," imbuhnya.</p>
<p>Situasi ini memperlihatkan adanya tekanan ganda antara pasokan yang terbatas dan harga yang terus naik, yang pada akhirnya berdampak pada melemahnya daya beli masyarakat menjelang momentum Lebaran. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Saldo Nasabah BSI Jombang Ternyata Disedot MUF Tanpa Persetujuan, Pihak Bank Bungkam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/saldo-nasabah-bsi-jombang-ternyata-disedot-muf-tanpa-persetujuan-pihak-bank-bungkam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/saldo-nasabah-bsi-jombang-ternyata-disedot-muf-tanpa-persetujuan-pihak-bank-bungkam</guid>
<description><![CDATA[ Bukannya memberikan solusi konkret atas penarikan sepihak tersebut, pihak CS BSI justru mengarahkan nasabah untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak Mandiri Utama Finance (MUF) terkait angsuran kredit motor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb5cfb27b28.webp" length="33598" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 12:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bank BSI, BSI Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong>–Teka-teki raibnya dana nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Jombang mulai menemui titik terang. </p>
<p>Kasus ini mengungkap adanya dugaan praktik debet paksa yang dilakukan oleh pihak Mandiri Utama Finance (MUF) terhadap rekening nasabah tanpa adanya kesepakatan <em>auto-debet</em> sebelumnya.</p>
<p>Nasabah berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengungkapkan fakta tersebut setelah memenuhi panggilan pihak <em>Customer Service</em> (CS) BSI KC Jombang di Kompleks Ruko Cempaka Mas pada Rabu (18/3/2026).</p>
<p>"Iya, tadi memenuhi panggilan. Dijelaskan jika memang ada penarikan uang keluar itu, tetapi tulisannya debet lain-lain," ungkap EM melalui pesan singkat, Kamis (19/3/2026).</p>
<p>Bukannya memberikan solusi konkret atas penarikan sepihak tersebut, pihak CS BSI justru mengarahkan nasabah untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak Mandiri Utama Finance (MUF) terkait angsuran kredit motor.</p>
<p>"Mungkin bisa dikonfirmasi ke kantor Mandiri Utama Finance, kantornya ada di pojok (lokasi yang sama di Kompleks Cempaka Mas)," urainya menirukan arahan petugas bank.</p>
<p>EM kemudian mendatangi kantor MUF untuk melakukan protes. Ia menegaskan tidak pernah memberikan izin atau menandatangani persetujuan <em>auto-debet</em> dari rekening BSI miliknya, karena selama ini pembayaran angsuran selalu dilakukan secara tunai melalui gerai Indomaret.</p>
<p>"Setelah dicetak rekening koran, benar dana masuk ke tagihan Mandiri Utama Finance," akunya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen BSI KC Jombang mengenai legalitas perpindahan saldo nasabah ke pihak MUF secara otomatis. Pihak pimpinan BSI dan MUF masih memilih bungkam saat didatangi di kantornya. </p>
<p>Padahal, nasabah menegaskan bahwa rekening tersebut murni digunakan untuk menyimpan uang dan menerima gaji, bukan sebagai instrumen pembayaran kredit.</p>
<p>Sebelumnya, keamanan sistem perbankan yang notabene bank platerah disorot setelah dana milik EM senilai Rp1.171.000 raib mendadak melalui penarikan sepihak pada Rabu (18/3/2026) pukul 10.09 WIB.</p>
<p>"Saya kaget tiba-tiba dapat pesan notifikasi kalau ada yang menarik uang saya," ucap EM kepada wartawan.</p>
<p>Saat mencoba mengklarifikasi ke kantor cabang di Peterongan, EM sempat tertahan dan hanya ditemui oleh petugas satuan pengamanan (satpam) bernama Ahmad. Saat itu, pihak bank berdalih bahwa sistem sedang mengalami gangguan (error) sejak pagi hari.</p>
<p>"Dia bilangnya error, tadi saya dimintai data-data lalu akan dihubungi oleh pihak bank setelah sistem kembali normal," pungkas EM. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penjualan Kue Kering UMKM di Surabaya Melonjak Menjelang Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penjualan-kue-kering-umkm-di-surabaya-melonjak-menjelang-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penjualan-kue-kering-umkm-di-surabaya-melonjak-menjelang-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi tersebut tercermin dari aktivitas pemasaran digital, salah satunya melalui akun TikTok @christina_TiensKitchen yang menginformasikan bahwa stok penjualan kue Lebaran tahun ini telah habis terjual (sold out) dengan total 340 stoples. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb28d20f5fe.webp" length="27864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 08:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>UMKM kue kering, kue kering Lebaran, order Lebaran, UMKM Surabaya, kue raya 2026, Idulfitri, ekonomi rakyat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, permintaan kue kering dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya menunjukkan peningkatan signifikan. </p>
<p>Kondisi tersebut tercermin dari aktivitas pemasaran digital, salah satunya melalui akun TikTok @christina_TiensKitchen yang menginformasikan bahwa stok penjualan kue Lebaran tahun ini telah habis terjual (<em>sold out</em>) dengan total 340 stoples.</p>
<p>Dalam unggahan tersebut, akun @christina_TiensKitchen menampilkan deretan stoples kue kering yang telah disiapkan untuk pelanggan. </p>
<p>Berdasarkan keterangan unggahan, sebanyak 90 persen pembeli merupakan pelanggan lama yang melakukan pemesanan ulang (<em>repeat order</em>), sementara 10 persen sisanya adalah pelanggan baru.</p>
<p>Fenomena ini menjadi gambaran meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sajian khas Lebaran, terutama kue kering yang menjadi hidangan wajib di rumah warga saat Idulfitri. </p>
<p>Momentum menjelang hari raya ini sekaligus menjadi masa panen bagi para pelaku UMKM kuliner yang mengandalkan penjualan musiman.</p>
<p>Selain menjadi bagian dari tradisi menjamu tamu, tingginya permintaan kue kering menunjukkan peran penting UMKM dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. </p>
<p>Produk rumahan yang dipasarkan melalui media sosial kini tidak hanya menjangkau pelanggan lokal, tetapi juga mampu membangun loyalitas konsumen berkat kepercayaan terhadap kualitas produk.</p>
<p>Meningkatnya pesanan kue kering ini sejalan dengan tingginya aktivitas belanja kebutuhan Lebaran di berbagai daerah. </p>
<p>Menjelang Idulfitri, produk makanan ringan, kue kering, hingga sajian pelengkap hari raya menjadi komoditas yang paling banyak diburu masyarakat.</p>
<p>Dengan semakin dekatnya Idulfitri, pelaku UMKM musiman diperkirakan masih akan menerima lonjakan permintaan, terutama dari warga yang mulai melengkapi kebutuhan untuk menyambut tamu dan keluarga pada hari kemenangan. <strong>(**)</strong> </p>
<p><strong>Sumber: tik tok.com @christina_TiensKitchen</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidak Gudang Bulog hingga Pangkalan LPG, Wali Kota Kediri Tekankan Hal Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sidak-gudang-bulog-hingga-pangkalan-lpg-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sidak-gudang-bulog-hingga-pangkalan-lpg-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ -Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak dan monitoring ke sejumlah tempat, untuk 
memastikan ketersediaan stok pangan dan energi di Kota Kediri aman. Pengecekan pertama dilakukan di Gudang Bulog, kemudian pangkalan LPG serta terakhir distributor bahan pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b945e45e7c5.webp" length="67662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 20:58:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>stok pangan, stok pangan kota Kediri, stok bahan pokok, harga bahan pokok</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak dan monitoring ke sejumlah tempat, untuk </p>
<p>memastikan ketersediaan stok pangan dan energi di Kota Kediri aman. Pengecekan pertama dilakukan di Gudang Bulog, kemudian pangkalan LPG serta terakhir distributor bahan pangan. </p>
<p></p>
<p>Dari hasil pengecekan, Wali Kota Kediri menegaskan stok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"Alhamdulillah berkaitan dengan distribusi pangan dan energi lancar. Persediaan aman dan harga stabil," ujarnya, Selasa, (17/03/2026). </p>
<p></p>
<p>Meski stok dalam kondisi aman, Mbak Wali - sapaan akrabnya - menegaskan agar tidak ada praktik yang memicu kenaikan harga.</p>
<p>"Semua harus clear dan tidak boleh ada penimbunan. Kami benar-benar pastikan stok aman, harga stabil, dan distribusi lancar," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Mbak Wali mengungkapkan stok beras dan minyak goreng di Bulog aman. Persediaan beras ada 24.000 ton masih bisa menjangkau hingga 25 bulan ke depan khusus untuk Kota Kediri. Untuk minyak goreng di Bulog ada 4.200 liter persediaan ini bisa untuk 1 bulan. Bulog juga masih akan mendapat kiriman 15 truck lagi untuk minyak goreng. Sementara untuk LPG stok juga aman dan harga cenderung stabil.</p>
<p></p>
<p>Kebutuhan masyarakat juga masih bisa terpenuhi. Pengisian sampai penyaluran ke pangkalan, penyaluran ke agen, semuanya aman. Pertamina juga menambah kebutuhan LPG. Untuk di tingkat distributor harga bahan pokok juga stabil dan stok juga aman. Kenaikan hanya dialami tepung beras tetapi tidak signifikan.</p>
<p></p>
<p>Minyak dan gula juga cenderung naik karena ada kenaikan permintaan, namun masih sesuai HET.</p>
<p></p>
<p>"Untuk masyarakat jangan khawatir dan melakukan panic buying. Kebutuhan bahan pokok aman dan harga juga stabil. Kita juga pastikan distribusinya aman, lancar dan tidak terhambat," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Wali kota termuda ini mengatakan, setiap hari Pemerintah Kota Kediri juga terus melakukan pemantauan harga bahan pokok. Lalu Pemerintah Kota Kediri juga melakukan OPM dan GPM untuk menekan inflasi dan menjaga harga agar masyarakat bisa menjangkau. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Kediri Harisun menambahkan stok beras yang ada di Bulog kurang lebih 78.000 ton. Seiring dengan jalannya penyerapan gabah stok juga akan terus bertambah. </p>
<p></p>
<p>"Insya Allah penambahan stoknya terus bertambah. Karena seiring berjalannya waktu panen makin banyak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimistis High Season Lebaran 2026, Pemkot Batu Bidik Kenaikan Pajak dan Retribusi Parkir hingga 30 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/optimistis-high-season-lebaran-2026-pemkot-batu-bidik-kenaikan-pajak-dan-retribusi-parkir-hingga-30-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/optimistis-high-season-lebaran-2026-pemkot-batu-bidik-kenaikan-pajak-dan-retribusi-parkir-hingga-30-persen</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Batu menargetkan momentum Lebaran 2026 tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi parkir ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b91e9c6d628.webp" length="17760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 19:41:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Target, High Season, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Pemerintah Kota Batu menargetkan lonjakan penerimaan pajak daerah dan retribusi parkir selama momen high season Lebaran 2026. Peningkatan aktivitas wisata yang dipicu libur panjang selama tujuh hari diyakini akan mendongkrak okupansi hotel, kunjungan tempat hiburan, serta transaksi restoran.</p>
<p>Kepala Bapenda Kota Batu, M. Nur Adhim pada Selasa (17/3/2026) mengungkapkan bahwa periode libur Lebaran menjadi momentum puncak (peak season) bagi sektor pajak daerah. Ia menyebutkan, dengan tingginya mobilitas wisatawan, potensi kenaikan penerimaan pajak diproyeksikan mencapai 20 hingga 30 persen dibanding hari biasa.</p>
<p>“Selama libur Lebaran ada peningkatan signifikan karena hotel, tempat hiburan, dan restoran ramai. Kami targetkan ada kenaikan sekitar 20 sampai 30 persen,” ujarnya.</p>
<p>Meski di tengah kondisi ekonomi global yang tengah melemah dan berdampak pada nasional, pihaknya tetap optimistis capaian tersebut bisa terealisasi. Minimal, persentase kenaikan dapat bertahan di level yang sama seperti tahun sebelumnya.</p>
<p>“Harapannya tetap ada peningkatan saat Lebaran nanti, atau paling tidak prosentasenya bisa sama seperti sebelumnya,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Batu juga membidik peningkatan pendapatan dari sektor retribusi parkir. Kabid Parkir Dishub Kota Batu, Chilman, menuturkan bahwa target kenaikan juga berada di kisaran 20 hingga 30 persen selama periode libur Lebaran.</p>
<p>Namun demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap juru parkir di lapangan guna menghindari potensi pelanggaran.</p>
<p>“Kalau tidak diawasi, jukir bisa bertindak semaunya. Karena itu sudah ada himbauan dari kepala dinas untuk penguatan pengawasan,” jelasnya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi kemacetan, khususnya di kawasan pusat kota seperti Alun-alun dan Jalan Gajah Mada, Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan titik parkir ke sejumlah ruas alternatif. Di antaranya Jalan Brantas, sebagian Jalan Bromo, Jalan Semeru, Jalan WR Supratman, serta Jalan Panglima Sudirman.</p>
<p>Selain itu, penerapan sistem parkir elektronik (e-parkir) yang mulai diberlakukan sejak Desember lalu juga diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masyarakat Gili Ketapang Probolinggo Gelar Tradisi Petolekoran Menjelang Idulfitri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masyarakat-gili-ketapang-probolinggo-gelar-tradisi-petolekoran-menjelang-idulfitri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masyarakat-gili-ketapang-probolinggo-gelar-tradisi-petolekoran-menjelang-idulfitri</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan tahunan yang identik dengan aktivitas belanja ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b8ff8682025.webp" length="83500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 15:00:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, tradisi, berbelanja, Gili Ketapang, Suara Jatim Post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP</strong>–Masyarakat Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, kembali menyelenggarakan tradisi Petolekoran pada Selasa (17/3/2026). </p>
<p>Kegiatan tahunan yang identik dengan aktivitas belanja ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Sejak pagi hari, arus kedatangan warga dari Gili Ketapang menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga terpantau padat. Kapal-kapal penyeberangan tiba secara bergantian mengangkut penumpang yang antusias mengikuti tradisi tersebut. Suasana pelabuhan tampak ramai oleh aktivitas warga yang hendak menuju pusat kota.</p>
<p>Setibanya di daratan, warga segera menuju sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo. Berbagai moda transportasi lokal, seperti becak motor (bentor) dan kendaraan roda tiga (tossa), dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang ke tujuan masing-masing. Beberapa lokasi yang menjadi tujuan utama di antaranya adalah KDS, GM, serta Pasar Gotong Royong.</p>
<p>Salah satu warga Gili Ketapang, Imatus Soleha, menuturkan bahwa Petolekoran merupakan tradisi yang selalu dinantikan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas berbelanja, melainkan bagian dari kebiasaan turun-temurun masyarakat setempat.</p>
<p>“Petolekoran ini sudah menjadi tradisi tahunan warga Gili Ketapang untuk datang ke Kota Probolinggo dan berbelanja. Biasanya kami membeli berbagai kebutuhan, mulai dari bahan makanan sampai pakaian yang akan digunakan saat Lebaran,” ujarnya.</p>
<p>Meski perkembangan teknologi dan tren belanja daring mulai memengaruhi pola konsumsi masyarakat, hal tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk tetap menjalankan tradisi ini. Bagi mereka, berkunjung langsung ke kota memberikan pengalaman tersendiri yang tidak tergantikan oleh belanja daring.</p>
<p>Selain berbelanja, momen Petolekoran juga dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi keluarga. Imatus mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana kota sekaligus berlibur singkat.</p>
<p>“Kebetulan saya ikut Petolekoran bersama keluarga. Setelah selesai belanja, kami juga berencana jalan-jalan di Kota Probolinggo,” imbuh perempuan berusia 21 tahun tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, aktivitas ini berdampak pada peningkatan mobilitas transportasi laut. Koordinator Kapal Penyeberangan Gili Ketapang, Suryono, menyampaikan bahwa puluhan kapal dikerahkan untuk melayani lonjakan penumpang selama tradisi berlangsung.</p>
<p>“Dalam Petolekoran kali ini, sekitar 50 kapal beroperasi untuk mengangkut kurang lebih dua ribu warga Gili Ketapang,” jelasnya.</p>
<p>Meski kondisi cuaca diperkirakan cukup kondusif hingga malam hari, pihaknya tetap mengimbau warga untuk kembali ke pulau lebih awal demi keselamatan perjalanan.</p>
<p>“Walaupun cuaca diprediksi baik, kami tetap menyarankan warga agar kembali pada sore hari sesuai imbauan petugas,” tambahnya.</p>
<p>Tradisi Petolekoran tidak hanya menjadi kegiatan ekonomi, tetapi juga mempererat kebersamaan warga serta menjaga warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun di tengah perkembangan zaman. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramadhan Penuh Berkah, PT Smoore Konsisten Tebar Kebaikan di Wilayah Operasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramadhan-penuh-berkah-pt-smoore-konsisten-tebar-kebaikan-di-wilayah-operasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramadhan-penuh-berkah-pt-smoore-konsisten-tebar-kebaikan-di-wilayah-operasional</guid>
<description><![CDATA[ Bakti sosial tersebut diselenggarakan pada hari ke-22 Ramadhan dan menyasar masyarakat di Desa Banjararum serta Desa Randuagung, Kecamatan Singosari. Melalui kegiatan ini, perusahaan menyalurkan berbagai bantuan sosial guna membantu masyarakat menjalani bulan suci dengan lebih baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b8be6128f5d.webp" length="87450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 10:00:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>Csrkabupaten malang, BuLathifa, smoore</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong><span class="s1">Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, </span><span class="s2">PT Smoore Technology Indonesia</span><span class="s1"> kembali menggelar kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) di Balai Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten </span><span class="s2">Malang</span><span class="s1">, dan menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang rutin dilakukan setiap tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bakti sosial tersebut diselenggarakan pada hari ke-22 Ramadhan dan menyasar masyarakat di Desa Banjararum serta Desa Randuagung, Kecamatan </span><span class="s2">Singosari</span><span class="s1">. Melalui kegiatan ini, perusahaan menyalurkan berbagai bantuan sosial guna membantu masyarakat menjalani bulan suci dengan lebih baik.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b8be17aa72c.webp" alt=""></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Head of External Relation </span><span class="s2">PT Smoore Technology Indonesia</span><span class="s1">, </span><span class="s2">Aditya Eka</span><span class="s1">, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sekaligus wujud komitmen untuk terus hadir memberikan manfaat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kegiatan bakti sosial ini merupakan komitmen kami setiap tahun untuk saling membantu warga di sekitar Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Semangat Ramadhan membawa kita untuk terus bergotong royong dan peduli terhadap sesama. Kami telah konsisten melaksanakan kegiatan ini selama empat periode, dan kami berharap di tahun-tahun mendatang dapat memperluas manfaatnya ke lebih banyak desa,” ujar Aditya Eka.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, pada tahun ini bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat di dua desa, yaitu Banjararum dan Randuagung, sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malang. Wakil Bupati </span><span class="s2">Kabupaten Malang</span><span class="s1">, </span><span class="s2">Lathifa Shahib</span><span class="s1">, yang akrab disapa Bu Nyai, turut hadir untuk menyaksikan langsung penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b8bdf62f143.webp" alt=""></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas inisiatif perusahaan dalam menyelenggarakan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua CSR Kabupaten Malang </span><span class="s2">Eko Sundjojo</span><span class="s1">, serta Direktur </span><span class="s2">PT Smoore Technology Indonesia</span><span class="s1"> </span><span class="s2">Jati Nugroho</span><span class="s1">. Penyerahan bantuan sosial kepada warga Desa Banjararum dilakukan secara simbolis oleh Direktur perusahaan bersama Wakil Bupati Malang.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, </span><span class="s2">PT Smoore Technology Indonesia</span><span class="s1"> berharap dapat terus memperkuat implementasi program CSR perusahaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Malang. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program sosial di masa mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan demi pembangunan sosial yang lebih baik di wilayah Malang Raya. <strong>(**)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KADIN: Pengusaha Bisa Jadi “Konsultan Alami” Pemerintah dalam Merumuskan Kebijakan Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kadin-pengusaha-bisa-jadi-konsultan-alami-pemerintah-dalam-merumuskan-kebijakan-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kadin-pengusaha-bisa-jadi-konsultan-alami-pemerintah-dalam-merumuskan-kebijakan-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Dengan kolaborasi yang lebih terbuka, Endro berharap pemerintah daerah dapat menjembatani berbagai ide dari pelaku usaha melalui kebijakan yang tepat. Menurutnya, ketika kreativitas dunia usaha didukung regulasi yang jelas, maka pergerakan ekonomi masyarakat akan tumbuh lebih cepat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7dac7d7b29.webp" length="41248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 20:20:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, KADIN, Ekonomi, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batu mendorong Pemerintah Kota Batu untuk lebih membuka ruang kolaborasi dengan para pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Pengusaha dinilai dapat berperan sebagai “konsultan alami” karena memiliki pemahaman langsung terhadap dinamika pasar dan tren konsumen.</p>
<p>Ketua KADIN Kota Batu Endro Wahyu Wijoyono pada Senin (16/3/2026) mengatakan, pelaku usaha memiliki pengalaman nyata dalam membaca peluang ekonomi di lapangan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam proses penyusunan kebijakan dinilai penting agar program pemerintah lebih tepat sasaran.</p>
<p>“Mereka lebih paham tren wisata, perilaku konsumen, dan peluang pasar secara detail. Ide-ide dari pelaku usaha seringkali lebih segar karena tidak terhambat oleh birokrasi,” ujarnya.</p>
<p>Endro menilai, Kota Batu memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai daerah dengan kekuatan ekonomi di sektor pariwisata dan pertanian. Namun potensi tersebut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar dapat dimaksimalkan.</p>
<p>"Intinya para pengusaha di berbagai sektor seperti pariwisata, perhotelan, pertanian hingga UMKM memiliki sudut pandang yang berbeda dari birokrasi. Mereka terbiasa menghadapi perubahan tren pasar serta perilaku konsumen sehingga mampu menawarkan gagasan yang lebih kreatif dan realistis," imbuhnya.</p>
<p>Tak hanya itu saja, keterlibatan pelaku usaha dapat membantu pemerintah mencari solusi atas sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kota Batu. Beberapa di antaranya seperti digitalisasi UMKM yang belum merata serta pengembangan desa wisata yang masih perlu diperkuat.</p>
<p>Selain itu, Endro juga melihat pengembangan sektor agrowisata berbasis kearifan lokal dapat menjadi salah satu strategi memperkuat daya tarik wisata Kota Batu. Menurutnya, potensi pertanian yang dimiliki Kota Batu bisa dikemas menjadi pengalaman wisata yang berbeda bagi pengunjung.</p>
<p>“Jika gagasan hebat dari lapangan didukung kebijakan yang legal dan terarah, maka ekonomi masyarakat bisa bergerak lebih cepat. Kota Batu tidak hanya indah dikunjungi, tetapi juga maju untuk dijalani masyarakatnya,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Lebaran bagi Penjahit Permak Kaki Lima di Tulungagung, Pesanan Naik hingga 50 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-lebaran-bagi-penjahit-permak-kaki-lima-di-tulungagung-pesanan-naik-hingga-50-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-lebaran-bagi-penjahit-permak-kaki-lima-di-tulungagung-pesanan-naik-hingga-50-persen</guid>
<description><![CDATA[ Ongkos murah, kualitas jahitan bagus, pengerjaan cepat, menjadikan jasa permak pakaian penjahit emperan toko di Jalan Adi Sucipto, Tulungagung, menjadi jujugan masyarakat untuk mempermak pakaian mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7b7500ad20.webp" length="32536" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 18:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, permak baju lebaran, berkah lebaran, penjahit permak tulungagung, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP </strong>- Tradisi mengenakan pakaian baru saat merayakan Idul Fitri memang sudah menjadi kebiasaan di tengah masyarakat. Namun, tidak semua pakaian yang baru dibeli langsung pas saat dikenakan. Karena itu, banyak orang memilih datang ke penjahit permak agar pakaian terasa lebih nyaman dipakai saat bersilaturahmi di hari raya.</p>
<p>Diantara suara deru mesin dan klakson kendaraan di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Kenayan, Tulungagung, sejumlah penjahit kaki lima terlihat sibuk melayani pelanggan yang datang silih berganti untuk memperbaiki pakaian mereka. Momen menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 ini membawa berkah tersendiri bagi para penjahit permak kaki lima yang melapak di emperan toko tersebut.</p>
<p>Salah satu penjahit permak, Anasrul, mengaku jumlah pelanggan yang datang ke lapaknya meningkat cukup signifikan dibandingkan hari biasa. Peningkatan pesanan bahkan terasa sejak dua pekan sebelum Lebaran 2026.</p>
<p>“Iya, sudah mulai ramai. Alhamdulillah, dibanding hari biasa ada peningkatan sekitar 50 persen,” ujarnya saat ditemui, Senin (16/3/2026).</p>
<p>Menurut Anasrul, pada hari biasa ia hanya menerima sekitar 10 hingga 15 potong pakaian untuk diperbaiki. Namun menjelang Lebaran, jumlahnya bisa mencapai 25 potong pakaian dalam sehari.</p>
<p>“Kalau hari biasa kadang 10 sampai 15 potong. Sekarang bisa sampai 25 potong per hari,” katanya.</p>
<p>Jenis perbaikan yang diminta pelanggan pun beragam, mulai dari memotong panjang celana, mengecilkan ukuran pakaian, hingga mengganti resleting yang rusak. Kebanyakan pakaian yang diperbaiki merupakan baju baru yang dibeli khusus untuk Lebaran.</p>
<p>“Macam-macam. Ada yang mengecilkan, ada yang memotongkan. Rata-rata sih baju baru, karena untuk Lebaran,” kata Anasrul.</p>
<p>Meski pesanan meningkat, tarif permak yang ditawarkan tetap terjangkau. Biaya jasa biasanya berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung tingkat kesulitan pengerjaan.</p>
<p>“Biaya minimal Rp10 ribu sampai Rp25 ribu, tergantung kerumitannya. Kalau yang paling rumit itu biasanya bongkar total, misalnya seragam yang harus dikecilkan di bagian bahu,” jelasnya.</p>
<p>Tingginya permintaan bahkan membuat beberapa penjahit harus bekerja hingga larut malam. Tak jarang pekerjaan dibawa pulang agar bisa selesai tepat waktu sebelum Lebaran tiba.</p>
<p>“Mulai ramai sekitar dua minggu sebelum hari raya. Kadang sampai lembur juga, pekerjaannya dibawa pulang supaya cepat selesai,” ujar Anasrul.</p>
<p>Salah satu pelanggan, Silvi Ayu, mengaku sengaja datang ke penjahit langganannya untuk mengecilkan ukuran baju dan celana yang baru dibelinya.</p>
<p>Ia mengatakan hampir setiap tahun menggunakan jasa penjahit yang sama menjelang Lebaran.</p>
<p>“Ini tadi mengecilkan baju sama celana. Hampir setiap tahun ke sini,” kata Silvi.</p>
<p>Menurutnya, selain hasil jahitannya rapi, biaya yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Hal itu membuatnya tetap setia menjadi pelanggan.</p>
<p>“Murah kok, tadi cuma Rp15 ribu, tapi kualitasnya bagus,” ujarnya.</p>
<p>Meski permintaan terus meningkat menjelang Lebaran, para penjahit permak di kawasan tersebut tetap mempertahankan tarif yang sama. Pelanggan pun umumnya sudah memiliki penjahit langganan masing-masing, sehingga persaingan antarpenjahit tidak terlalu terasa.</p>
<p>Bagi para penjahit kaki lima ini, musim Lebaran bukan sekadar momen sibuk, tetapi juga kesempatan untuk menambah penghasilan. Di balik hiruk pikuk persiapan hari raya, jarum dan mesin jahit mereka terus bergerak, membantu banyak orang tampil lebih percaya diri dengan pakaian yang pas di badan saat merayakan Idul Fitri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pupuk Indonesia Safari Ramadan di Petrokimia Gresik, Salurkan Bantuan Capai Rp1,5 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pupuk-indonesia-safari-ramadan-di-petrokimia-gresik-salurkan-bantuan-capai-rp15-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pupuk-indonesia-safari-ramadan-di-petrokimia-gresik-salurkan-bantuan-capai-rp15-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Total bantuan yang diberikan kepada ribuan masyarakat penerima manfaat mencapai Rp1,52 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b574e70b9f5.webp" length="55180" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 22:30:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik, Pupuk Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Safari Ramadan dengan berbagai kegiatan pembukaan bazar dan penyaluran bantuan bersama Petrokimia Gresik di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Total bantuan yang diberikan kepada ribuan masyarakat penerima manfaat mencapai Rp1,52 miliar.</p>
<p></p>
<p>Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Safari Ramadan yang ketiga oleh Pupuk Indonesia. </p>
<p></p>
<p>"Ini adalah Safari Ramadan yang ketiga Pupuk Indonesia. Dengan Safari Ramadan ini kita bisa membangun silaturahmi, membangun kekompakan, dan berbagi keberkahan. Banyak sekali keberkahan yang diberikan kepada masyarakat," kata Rahmad, Sabtu (14/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Rahmad menyampaikan, pesan untuk Petrokimia Gresik bahwa harus ikut menjaga kelangsungan ketahanan pangan nasional melalui distribusi pupuk.</p>
<p></p>
<p>Ia menyebut, sengan gejolak dunia seperti saat ini, Indonesia diharapkan bisa tetap menjaga ketahanan pangan dengan kontribusi oleh perusahaan pupuk seperti Petrokimia Gresik. </p>
<p></p>
<p>Pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat Gresik sehingga Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia dengan baik. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengungkap bahwa bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih perusahaan kepada masyarakat Gresik. </p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, bantuan dalam Safari Ramadan ini melengkapi program kepedulian yang sebelumnya telah dijalankan Petrokimia Gresik selama bulan Ramadan.</p>
<p></p>
<p>Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah menyalurkan bantuan kepada 16 masjid dan 77 musala di sekitar perusahaan, serta 23 pondok pesantren dan 27 panti asuhan di Kabupaten Gresik.</p>
<p></p>
<p>Adapun total bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik selama bulan puasa ini mencapai Rp1,52 miliar.</p>
<p></p>
<p>"Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang nyata, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar sebagai bagian dari keberlanjutan perusahaan," pungkasnya. </p>
<p></p>
<p>Adapun keberkahan yang disalurkan dalam Safari Ramadan kali ini antara lain santunan untuk 1.455 guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang ada di Gresik dengan total Rp218,3 juta.</p>
<p></p>
<p>Kemudian santunan untuk 73 Imam Rawatib masjid dan musala sebesar Rp109,5 juta; santunan 80 anak yatim dan 15 anak didik dari Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA-PG) sebesar Rp23,8 juta.</p>
<p></p>
<p>Berikutnya, Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia juga menyerahkan 500 paket sembako kepada abang becak dan masyarakat sekitar perusahaan. </p>
<p></p>
<p>Setiap paket berisi 1 liter minyak goreng, 3 kilogram beras, dan 1 kilogram gula. Selain itu, perusahaan juga memberikan 270 Alquran untuk 27 musala di sekitar perusahaan.</p>
<p></p>
<p>Bantuan ini juga merupakan kolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Petrokimia Gresik dan Serikat Karyawan Petrokimia Gresik (SKPG). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disnaker Jombang Pelototi Perusahaan Nakal Tak Mau Bayar THR, Buka Aduan Via WhatsApp</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disnaker-jombang-pelototi-perusahaan-nakal-tak-mau-bayar-thr-buka-aduan-via-whatsapp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disnaker-jombang-pelototi-perusahaan-nakal-tak-mau-bayar-thr-buka-aduan-via-whatsapp</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, menyampaikan bahwa posko pengaduan tersebut telah beroperasi sejak Senin (2/3/2026). Operasional posko ini melibatkan pengawas ketenagakerjaan dari pemerintah provinsi yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b4f1e1757b9.webp" length="26534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 14:00:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, THR</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong>–Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2026. Guna mempermudah akses pelaporan, otoritas terkait menyediakan layanan pengaduan baik secara langsung maupun melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.</p>
<p>Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, menyampaikan bahwa posko pengaduan tersebut telah beroperasi sejak Senin (2/3/2026). Operasional posko ini melibatkan pengawas ketenagakerjaan dari pemerintah provinsi yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang.</p>
<p>"Posko pengaduan sudah kami buka dan bekerja sama dengan pengawas provinsi yang ada di Jombang. Jika ada pekerja yang ingin mengadukan persoalan THR, bisa datang ke Disnaker atau ke kantor pengawas di BLK," ujar Isawan dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).</p>
<p>Untuk mempermudah jangkauan masyarakat, Disnaker menyediakan kanal pengaduan melalui WhatsApp. Fasilitas ini diharapkan memungkinkan pekerja menyampaikan keluhan tanpa kendala jarak dan birokrasi fisik.</p>
<p>Nanang menegaskan bahwa perusahaan wajib membayarkan THR kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Ketentuan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 4 Tahun 2026 yang telah disosialisasikan kepada pihak korporasi maupun masyarakat luas.</p>
<p>Selain menerima aduan, posko ini juga berfungsi sebagai pusat konsultasi terkait mekanisme, prosedur, hingga kriteria penerima THR, baik bagi sisi pekerja maupun pihak perusahaan.</p>
<p>Hingga saat ini, Disnaker Jombang mengeklaim belum menerima laporan pengaduan sejak posko resmi dibuka. Kondisi ini terpantau melandai dibandingkan tahun 2025 yang mencatat tiga pengaduan masuk terkait sengketa perhitungan dan keterlambatan waktu pencairan THR.</p>
<p>"Pada tahun lalu ada tiga laporan yang kami terima," ungkapnya.</p>
<p>Disnaker mendesak seluruh perusahaan agar patuh memenuhi kewajiban pembayaran THR sesuai mandat Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 serta surat edaran yang telah diterbitkan.</p>
<p>Nanang menilai pemberian THR bukan sekadar beban finansial perusahaan, melainkan bentuk apresiasi terhadap karyawan sekaligus instrumen vital dalam menjaga stabilitas hubungan industrial yang harmonis.</p>
<p>Jika muncul kendala di lapangan, pihaknya mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan terlebih dahulu melalui mekanisme komunikasi bipartit antara pekerja dan perusahaan sebelum memasuki tahap intervensi pengawasan.</p>
<p>"THR merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada pekerja. Ini juga menjadi momentum baik untuk memperkuat hubungan antara pengusaha dan karyawan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramadan Berkah di Jabung: Ribuan Warga Tebus Sembako Murah Sambil Belajar Keuangan Syariah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramadan-berkah-di-jabung-ribuan-warga-tebus-sembako-murah-sambil-belajar-keuangan-syariah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramadan-berkah-di-jabung-ribuan-warga-tebus-sembako-murah-sambil-belajar-keuangan-syariah</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Malang bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Malang pada Kamis (12/3) ini tidak hanya menjadi ruang berbagi, tetapi juga sarana penting meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b4d2a51a5dc.webp" length="44700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 11:00:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>Tebusmurah, kecamatanjabung, Ojkmalang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>MALANG, SJP — </strong>Bulan Ramadan selalu menjadi momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, semangat tersebut terasa kuat ketika ratusan warga memadati kegiatan edukasi dan sosial yang digelar dalam rangka program </span><span class="s2">GERAK Syariah (Gebyar Ramadan Keuangan Syariah)</span><span class="s1">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan yang diselenggarakan oleh </span><span class="s2">Otoritas Jasa Keuangan</span><span class="s1"> Malang bersama </span><span class="s2">Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Malang</span><span class="s1"> pada Kamis (12/3) ini tidak hanya menjadi ruang berbagi, tetapi juga sarana penting meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.</span><span class="s1"></span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b4d35da278a.webp" alt=""></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ribuan warga dari berbagai desa di wilayah </span><span class="s2">Kecamatan Jabung</span><span class="s1">, Kabupaten Malang, terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan edukasi mengenai produk dan layanan keuangan syariah, masyarakat juga dapat menebus paket sembako murah serta memilih pakaian bagus pakai yang dijual dengan harga sangat terjangkau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara keseluruhan, lebih dari </span><span class="s3">1.200 paket sembako</span><span class="s1"> dan ribuan pakaian layak pakai tersedia bagi masyarakat. Seluruh pakaian tersebut merupakan sumbangan dari pegawai OJK Malang dan anggota FKIJK Malang sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Camat Jabung, </span><span class="s2">Taufik Nurahman</span><span class="s1">, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan yang menggabungkan edukasi keuangan dengan aksi sosial seperti ini memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Selain mendapatkan bantuan kebutuhan pokok, masyarakat juga memperoleh pengetahuan tentang bagaimana mengelola keuangan dengan lebih baik,” ujarnya dalam sambutan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala OJK Malang, </span><span class="s2">Farid Faletehan</span><span class="s1">, menilai Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b4d3aedb733.webp" alt=""></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal dan sesuai prinsip syariah menjadi kunci penting dalam mencegah berbagai risiko keuangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan produk dan layanan keuangan yang legal serta sesuai prinsip syariah,” kata Farid.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kesempatan tersebut, Farid juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi atau pinjaman dari pihak yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Pastikan selalu memeriksa legalitas lembaga keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum menggunakan produk atau layanan keuangan,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain edukasi di panggung utama, masyarakat juga dapat mengunjungi sejumlah booth edukasi yang disediakan oleh berbagai pelaku usaha jasa keuangan. Di booth tersebut, warga mendapatkan informasi mengenai berbagai produk layanan keuangan serta promo tebus sembako murah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah lembaga yang berpartisipasi antara lain </span><span class="s2">HIMBARSI Malang Raya</span><span class="s1">, </span><span class="s2">PT Pegadaian</span><span class="s1">, </span><span class="s2">PT Permodalan Nasional Madani</span><span class="s1">, </span><span class="s2">PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk</span><span class="s1">, serta </span><span class="s2">PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk</span><span class="s1">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya area bazar sejak pagi hingga siang hari. Bagi banyak warga, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga lebih terjangkau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pembagian manfaat kepada masyarakat. Hasil penjualan pakaian bagus pakai yang dihimpun oleh OJK Malang dan FKIJK Malang langsung disalurkan sebagai donasi kepada </span><span class="s2">Pondok Pesantren Raudhatul Huffadz An-Nuha Putri II</span><span class="s1">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, hasil penjualan tebus murah sembako oleh HIMBARSI Malang Raya juga disumbangkan kepada </span><span class="s2">Pondok Pesantren Mambaul Ulum</span><span class="s1"> yang berada di wilayah Kecamatan Jabung.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b4d3ddb7102.webp" alt=""></p>
<p class="p2"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dan sosial, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak serta memanfaatkan layanan keuangan syariah secara optimal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa literasi keuangan dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.</span></p>
<p class="s17"><strong><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Informasi</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15"> </span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">lebih</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15"> </span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">lanjut</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">: </span></span></strong></p>
<p class="s17"><strong><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Kepala</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15"> Kantor OJK Malang – </span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Farid Faletehan</span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">;<br></span></span><span class="s16"><span class="bumpedFont15">Telp. <a href="tel:(0341) 363150">(0341) 363150</a>; Email: </span></span><a href="mailto:faridf@ojk.go.id"><span class="s18"><span class="bumpedFont15">faridf@ojk.go.id (***)</span></span></a> </strong></p>
<p class="s17"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p class="s4"><strong> </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>H&amp;7 Lebaran 2026, Penjualan Jajanan dan Bumbu Dapur di Pasar Legi Blitar Masih Lesu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/h-7-lebaran-2026-penjualan-jajanan-dan-bumbu-dapur-di-pasar-legi-blitar-masih-lesu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/h-7-lebaran-2026-penjualan-jajanan-dan-bumbu-dapur-di-pasar-legi-blitar-masih-lesu</guid>
<description><![CDATA[ Tujuh hari menjelang Lebaran 2026, penjualan bumbu dapur dan jajanan masih lesu. Sejumlah pedagang mengaku penjualan masih cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b409acec6f4.webp" length="88344" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:45:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penjualan, Jajanan, Bumbu Dapur, Pasar Legi, Kota Blitar, Masih Lesu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, aktivitas penjualan jajanan Lebaran di Pasar Legi Kota Blitar belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga H-7 Lebaran atau pada Jumat (13/3/2026), sejumlah pedagang mengaku penjualan masih cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu pedagang jajanan Lebaran di Pasar Legi, Erlin Susana, mengatakan biasanya pembeli mulai memadati kiosnya sejak dua pekan sebelum Lebaran. Namun, pada tahun ini, peningkatan jumlah pembeli belum terlalu terasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pembeli mulai ada, tapi tidak seramai Lebaran tahun kemarin. Biasanya H-7 Lebaran sudah penuh pembeli," kata Erlin saat ditemui di kiosnya, Jumat (13/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, pembeli masih terlihat datang dan pergi di kios milik Erlin yang menjual berbagai macam jajanan kering khas Lebaran. Produk yang dijual sudah dikemas dalam plastik maupun toples dengan harga berkisar antara Rp20.000 hingga Rp35.000 per kemasan, dengan berat rata-rata mulai dari lima ons.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Erlin mengaku hanya berjualan jajanan kering saat menjelang Lebaran. Sementara pada hari biasa, ia lebih fokus berjualan kebutuhan sembako.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, menurunnya penjualan jajanan Lebaran tahun ini dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang sedang kurang stabil. Banyak pembeli memilih lebih berhemat dan memprioritaskan kebutuhan yang lebih mendesak.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sepertinya karena kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja, jadi masyarakat memilih berhemat," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, harga jajanan juga mengalami kenaikan. Erlin menyebut harga kulakan jajanan tahun ini lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Lebaran tahun ini harga jajanan kemasan tiga kilogram hampir sama dengan harga kemasan lima kilogram tahun lalu. Soalnya bahan-bahan seperti minyak goreng dan gula juga naik," ungkap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kondisi serupa juga dirasakan pedagang bumbu dapur di Pasar Legi bernama Ali Mahmud. Dia menyebut penjualan bumbu dapur menjelang Lebaran tahun ini juga masih belum ramai.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Padahal, menurutnya, beberapa harga komoditas justru mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia mencontohkan harga cabai rawit yang sebelumnya sempat mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp70.000 per kilogram. Sementara harga bawang putih dari Rp34.000 per kilogram turun menjadi Rp30.000 per kilogram, dan bawang merah masih stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Biasanya kalau sudah masuk malam 21 puasa penjualan mulai ramai karena banyak masyarakat menggelar selamatan. Tapi sekarang masih biasa saja," tuturnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pedagang berharap dalam beberapa hari ke depan menjelang Hari Raya Idul Fitri, jumlah pembeli akan mulai meningkat sehingga penjualan dapat kembali menggeliat seperti tahun-tahun sebelumnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Polres Blitar Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah dari Pasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-polres-blitar-diserbu-warga-sembako-dijual-lebih-murah-dari-pasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-polres-blitar-diserbu-warga-sembako-dijual-lebih-murah-dari-pasaran</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar menggelar pasar murah dan diserbu warga setempat. Pada kesempatan tersebut, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga yang lebih murah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b409bb338ed.webp" length="45902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:30:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah, Polres Blitar, Diserbu Warga, Dijual, Lebih, Murah, Pasaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar menggelar bazar pasar murah sebagai bagian program Gerakan Pangan Murah Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Blitar pada Jumat (13/3/2026) dan diserbu masyarakat setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Mabes Polri dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolres Blitar AKBP Rivanda mengatakan kegiatan pasar murah ini diperuntukkan bagi masyarakat agar bisa membantu mencukupi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tadi diawali dengan zoom meeting terlebih dahulu, kemudian pasar murah langsung dibuka untuk masyarakat," kata dia, Jumat (13/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ratusan warga Kabupaten Blitar tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berbagai bahan pangan disediakan dalam bazar tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, cabai, hingga sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang banyak dibutuhkan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada berbagai bahan pangan yang dijual jauh lebih murah dibandingkan pasaran. Seperti beras, minyak goreng, telur, cabai dan lain-lain," ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, Polres Blitar berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Program pasar murah ini juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat di daerah. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Ramadan, GPM Jadi Favorit Warga Kediri Berbelanja Bahan Pokok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-ramadan-gpm-jadi-favorit-warga-kediri-berbelanja-bahan-pokok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-ramadan-gpm-jadi-favorit-warga-kediri-berbelanja-bahan-pokok</guid>
<description><![CDATA[ Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. 

GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b408a4de7be.webp" length="62708" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:01:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>GPM, Gerakan Pangan Murah, DKPP Kabupaten Kediri, bahan pokok, sembako</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. </p>
<p>GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.</p>
<p>Dalam setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga aneka produk UMKM lokal.</p>
<p>Antusiasme masyarakat dalam setiap pelaksanaan GPM terbilang tinggi. Beberapa komoditas bahkan cepat habis diborong warga, terutama gula, minyak goreng, telur, dan beras.</p>
<p>Di beberapa lokasi, bawang merah dan cabai juga menjadi komoditas yang cepat ludes karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan di pasaran.</p>
<p>Di pasaran, harga gula saat ini berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, sedangkan dalam GPM dijual sekitar Rp15.000 per kilogram. Begitu pula dengan minyak goreng yang di pasar umum mencapai Rp18.000 per liter, sementara di GPM dijual Rp15.700 per liter.</p>
<p>Salah satu warga, Suparmi, mengaku membeli gula karena harganya lebih murah dibandingkan di toko.</p>
<p>“Harganya lebih murah, lebih terjangkau. Kalau dibandingkan di toko selisihnya lumayan, ada yang Rp1.500 sampai Rp2.000. Bagi ibu rumah tangga tentu sangat membantu,” ujarnya, Jumat, (13/3/2026) usai berbelanja di GPM Balai Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. </p>
<p>Hal serupa disampaikan warga lainnya, Sriatun, yang membeli bawang merah, bawang putih, telur, dan minyak goreng.</p>
<p>“Harganya lebih murah dibandingkan di luar. Kalau di luar bawang merah sekitar Rp28.500 per kilogram, di sini tadi Rp25.000. Sangat membantu karena telur dan minyak juga ada selisih harga,” katanya.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih menegaskan, Gerakan Pangan Murah memang dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilisasi harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.</p>
<p>"Untuk memastikan ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok bagi masyarakat selama momen Ramadhan 2026. Masyarakat bisa mendapatkan harga yang tidak melebihi HET," ujar Tutik. </p>
<p>Dengan pelaksanaan di banyak titik selama Ramadhan, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga bahan pangan di pasaran.</p>
<p>"Penentuan lokasi berdasarkan usulan dari kecamatan dan peta ketersediaan bahan pokok di lokasi kegiatan," tambahnya lagi.</p>
<p>Untuk ketersediaan komoditas utama, sejumlah pihak turut dilibatkan. Beras disuplai dari Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton setiap kegiatan. Sementara gula disediakan sekitar 5 kuintal hingga 1,5 ton, dengan pembelian dibatasi maksimal 5 kilogram per orang karena stok terbatas.</p>
<p>Sedangkan minyak goreng Minyakita yang dipasok oleh distributor, dijual dengan harga Rp15.700 per liter dan dibatasi dua liter per orang. Untuk beras SPHP, dijual dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram tanpa pembatasan jumlah pembelian.</p>
<p>Sementara itu, komoditas lain seperti bawang merah dan cabai sebagian besar dipasok dari pelaku UMKM lokal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Pasuruan Tanam Jagung Bersama Kapolda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-pasuruan-tanam-jagung-bersama-kapolda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-pasuruan-tanam-jagung-bersama-kapolda</guid>
<description><![CDATA[ Program tanam jagung serentak secara nasional menargetkan penanaman di lahan seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia. Selain meningkatkan produksi, program ini juga membuka akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b3a02d0e05b.webp" length="50866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 13:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto dan jajaran Forkopimda melaksanakan penanaman jagung serentak di Lapangan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Raya Nasional Kuartal I Tahun 2026 yang diprakarsai oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.</p>
<p>Aksi tanam jagung tersebut digelar serentak secara nasional dan dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan utama dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang diikuti seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia melalui sambungan virtual.</p>
<p>Di Kabupaten Pasuruan, kegiatan tanam jagung menjadi bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah daerah bersama kepolisian berupaya mendorong peningkatan produksi pertanian melalui pemanfaatan lahan produktif di berbagai wilayah.</p>
<p>Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa program tanam raya merupakan langkah konkret Polri dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>
<p>“Hari ini kita melaksanakan tanam raya serentak untuk kuartal pertama. Ini adalah langkah nyata Polri bersama masyarakat dan kementerian terkait untuk memastikan kita mencapai target swasembada pangan yang diminta Bapak Presiden,” ujar Kapolri dalam sambutannya dari Ogan Ilir.</p>
<p>Ia menambahkan, keterlibatan seluruh jajaran kepolisian di daerah diharapkan mampu mempercepat pencapaian target produksi pangan nasional.</p>
<p>“Kami mendorong seluruh jajaran Polda dan Polres untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan produksi jagung di daerah,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program tanam jagung serentak tersebut. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>“Kami menyambut baik program tanam jagung serentak ini karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Rusdi Sutejo.</p>
<p>Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan kelompok tani dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.</p>
<p>“Dengan adanya sinergi ini, kami berharap para petani mendapatkan dukungan yang lebih baik, baik dari sisi pembiayaan, teknologi, maupun pendampingan agar hasil produksi pertanian terus meningkat,” ujarnya.</p>
<p>Program tanam jagung serentak secara nasional menargetkan penanaman di lahan seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia. Selain meningkatkan produksi, program ini juga membuka akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).</p>
<p>Di tingkat daerah, kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Pasuruan di lahan yang telah disiapkan di Desa Tampung.</p>
<p>“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi benar-benar berlanjut menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkas Rusdi Sutejo. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Naik Menjelang Lebaran, Daya Beli Masyarakat Menguat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-naik-menjelang-lebaran-daya-beli-masyarakat-menguat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-naik-menjelang-lebaran-daya-beli-masyarakat-menguat</guid>
<description><![CDATA[ Harga emas murni 24 karat yang saat ini mencapai Rp 3,09 juta per gram, diprediksi akan menurun saat minat masyarakat menurun setelah terjadi penyesuaian transaksi pasca lebaran di harga sekitar Rp 3,04 juta per gram ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b2b159a40a3.webp" length="40098" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 21:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Emas, Harga, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Pergerakan harga emas menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode sebelum Ramadan. Kenaikan ini turut memengaruhi pola transaksi masyarakat di sejumlah toko emas, termasuk di Kota Batu.</p>
<p>Manager Toko Emas Purnama Kota Batu, Achmad Ilham pada Kamis (12/3/2026) mengatakan harga emas memang mengalami peningkatan sejak menjelang Ramadan hingga memasuki pekan-pekan terakhir sebelum Lebaran. Menurutnya, tren tersebut sudah menjadi pola yang hampir terjadi setiap tahun.</p>
<p>“Sebelumnya sekitar Rp 2,8 juta per gram saat menjelang Ramadan dan sampai mendekati Lebaran memang ada kenaikan harga emas menjadi 3,09 juta per gram. Meski begitu permintaan juga cenderung meningkat karena masyarakat banyak yang membeli untuk perhiasan ataupun tabungan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, meskipun harga emas saat ini berada pada level cukup tinggi, minat masyarakat untuk membeli emas masih tetap ada. Hanya saja, terdapat perubahan pada jumlah pembelian yang dilakukan konsumen.</p>
<p>Menurut Ilham, momen Lebaran memang menjadi salah satu periode dengan aktivitas pembelian yang cukup ramai. Selain untuk investasi, sebagian masyarakat juga membeli emas sebagai hadiah maupun pelengkap kebutuhan perhiasan saat hari raya.</p>
<p>“Kalau dulu banyak yang membeli dalam jumlah lebih besar, sekarang rata-rata masyarakat membeli dalam ukuran gram yang lebih kecil. Tapi transaksi tetap ada, karena emas masih dianggap sebagai bentuk simpanan yang aman,” jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, ia menilai setelah Lebaran biasanya terjadi penurunan aktivitas pembelian. Kondisi ini dipengaruhi oleh berkurangnya kebutuhan perhiasan setelah momentum hari raya serta kondisi keuangan masyarakat yang telah banyak digunakan untuk kebutuhan Lebaran.</p>
<p>“Biasanya setelah Lebaran ada sedikit penurunan transaksi karena masyarakat sudah fokus ke kebutuhan lain, sedangkan untuk penurunan harga emas paling rendah diprediksi sekitar Rp 3,04 juta per gram. Tapi pergerakan harga emas tetap bergantung pada pasar global dan nilai tukar rupiah,” tandasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Pastikan Stok Pangan di Jombang Aman hingga Pascalebaran, Imbau Masyarakat Tak Panic Buying</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-pastikan-stok-pangan-di-jombang-aman-hingga-pascalebaran-imbau-masyarakat-tak-panic-buying</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-pastikan-stok-pangan-di-jombang-aman-hingga-pascalebaran-imbau-masyarakat-tak-panic-buying</guid>
<description><![CDATA[ Bahkan, stok diproyeksikan mencukupi hingga tahun depan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b163cc43a5f.webp" length="39626" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 21:00:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bulog, pangan, satgas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP –</strong> Menjelang Hari Raya Idulfitri dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Mojokerto memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman. Bahkan, stok diproyeksikan mencukupi hingga tahun depan.</p>
<p></p>
<p>Kepala Cabang Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, dalam wawancara di sela kegiatan pasar murah di Jombang, menegaskan hal tersebut. Pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan, untuk menggelar operasi pasar.</p>
<p></p>
<p>"Kita menyediakan beras SPHP sebanyak 8 ton, kemudian beras premium sebanyak 350 kg, gula 200 kg, dan Minyakita sebanyak 300 liter," ujar Mas Husin, sapaan akrabnya, Rabu (11/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, dukungan untuk pasar murah ini akan berlangsung secara berkelanjutan selama Ramadan dan menjelang Lebaran, tidak hanya pada satu kesempatan saja. Pihaknya juga mendukung kegiatan serupa yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jombang maupun wilayah lainnya.</p>
<p></p>
<p>Menurut Husin stok pangan, terutama beras SPHP dan minyak goreng, sangat aman. Hal ini sekaligus untuk mengantisipasi kekhawatiran masyarakat terkait gejolak ekonomi global.</p>
<p></p>
<p>"Untuk beras SPHP dan minyak, kami pastikan sampai tahun ini pun masih aman, bahkan tahun depan pun masih aman. Berarti 6 bulan ke depan aman, sampai tahun ini pun masih aman," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kondisi global saat ini tidak memengaruhi stok pangan yang dikelola Bulog. "Sementara belum ada gangguan atau tantangan, hambatan ya, terkait kondisi global. Sementara masih aman," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Selain melalui pasar murah, Bulog juga menggencarkan distribusi beras SPHP melalui berbagai kanal. </p>
<p></p>
<p>"Kita berkolaborasi dengan Koperasi Merah Putih, dengan pengecer di pasar tradisional, dengan ritel modern, termasuk Gerakan Pangan Murah bersama TNI dan Polri," jelas Husin.</p>
<p></p>
<p>Di luar kegiatan tersebut, Bulog juga mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan. Rencananya, penyaluran untuk Kabupaten Jombang akan dilakukan setelah Lebaran.</p>
<p></p>
<p>Menyikapi tingginya permintaan menjelang hari raya, Mas Husin mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ia memastikan ketersediaan pangan terjamin, termasuk dalam menyikapi momen perayaan keagamaan lainnya.</p>
<p></p>
<p>"Nggih, betul. Kita pastikan masyarakat tidak perlu panik terkait stok pangan ini, baik beras dan minyak goreng kita pastikan aman. Intinya kita juga support kegiatan keagamaan apa pun, tidak hanya Ramadan-Lebaran, namun dengan Nyepi pun juga kita support. Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP dan minyak di pasar atau Koperasi Merah Putih," pungkasnya.</p>
<p>Sementara untuk komoditas gula, Bulog memastikan stok aman berkat kolaborasi dengan PTPN PG Semboro dan RNI. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Malang: Lebih dari 32 Ribu Rekening Judi Online Diblokir, Ratusan Pinjol Ilegal Ditutup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-lebih-dari-32-ribu-rekening-judi-online-diblokir-ratusan-pinjol-ilegal-ditutup</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-lebih-dari-32-ribu-rekening-judi-online-diblokir-ratusan-pinjol-ilegal-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan praktik perjudian daring yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b1103ebb9bc.webp" length="36828" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 15:40:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Riski Rahayu K.</dc:creator>
<media:keywords>OJK, OJKMalang, pinjol, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong>Upaya pemberantasan aktivitas judi online terus diperkuat oleh pemerintah dan lembaga keuangan. Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, yang memaparkan perkembangan sektor jasa keuangan sekaligus langkah perlindungan masyarakat dari aktivitas keuangan ilegal.</p>
<p><span>Dalam pemaparan tersebut, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Malang, Farid Faletehan, menyampaikan bahwa secara nasional OJK bersama perbankan telah melakukan pemblokiran lebih dari 32 ribu rekening yang terindikasi terkait aktivitas judi online.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b110e2527ab.webp" alt=""></p>
<p><span>Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan praktik perjudian daring yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.</span></p>
<p><span>“Pemblokiran rekening dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari aktivitas keuangan ilegal yang merugikan,” jelas Farid dalam konferensi pers tersebut.</span></p>
<p><span>Selain judi online, OJK juga terus menindak berbagai praktik pinjaman online ilegal yang beroperasi tanpa izin.</span></p>
<p><span>Melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), sejak awal tahun 2026 tercatat 951 entitas pinjaman online ilegal telah dihentikan operasinya.</span></p>
<p><span>Praktik pinjaman online ilegal seringkali merugikan masyarakat karena bunga tinggi, penyalahgunaan data pribadi, hingga metode penagihan yang tidak manusiawi.</span></p>
<p><span>OJK Malang juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan digital, terutama yang menawarkan keuntungan tidak wajar atau proses pinjaman yang terlalu mudah.</span></p>
<p><span>Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan bahwa layanan keuangan yang digunakan berasal dari lembaga resmi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.</span></p>
<p><span>Selain memaparkan upaya pemberantasan aktivitas ilegal, dalam konferensi pers tersebut OJK Malang juga menyampaikan perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Malang yang masih berada dalam kondisi stabil.</span></p>
<p><span>Penyaluran kredit perbankan di wilayah kerja OJK Malang hingga Januari 2026 tercatat mencapai Rp109,76 triliun, dengan kualitas kredit yang masih terjaga pada tingkat yang sehat. <strong>(***)</strong></span></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran 2026, Produsen Kue Kering di Blitar Kebanjiran Pesanan hingga Naik 50 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-2026-produsen-kue-kering-di-blitar-kebanjiran-pesanan-hingga-naik-50-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-2026-produsen-kue-kering-di-blitar-kebanjiran-pesanan-hingga-naik-50-persen</guid>
<description><![CDATA[ Usaha kue kering yang digelutinya mampu mendatangkan keuntungan lebih besar tahun ini akibat lonjakan pesanan dari para pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b0fddebbb4d.webp" length="62482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 12:50:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kue Kering, Lebaran, Blitar, Cuan Manis, IRT, Blitar, Kebanjiran Pesanan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Momentum menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 membawa berkah tersendiri bagi Kristina (39), seorang ibu rumah tangga asal Desa Jeding, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Usaha kue kering yang digelutinya mampu mendatangkan keuntungan lebih besar tahun ini akibat lonjakan pesanan dari para pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kristina mengaku permintaan kue kering buatannya meningkat cukup signifikan pada Lebaran 2026. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pesanan yang masuk naik sekitar 50 persen.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ada peningkatan sekitar 50 persen kalau dibandingkan dengan tahun lalu, alhamdulillah," ujarnya saat ditemui, Rabu (11/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kesibukan pun terlihat di kediamannya. Sejumlah pekerja tampak bergantian membuat berbagai jenis kue kering di bagian belakang rumah, sementara sebagian lainnya fokus pada proses pengemasan sebelum produk siap dikirim kepada pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Melihat tingginya permintaan, Kristina memutuskan untuk menutup pemesanan lebih awal, yakni pada 10 Maret 2026. Ia kini hanya fokus menyelesaikan pesanan yang sudah masuk agar seluruh permintaan dapat terpenuhi tepat menjelang Lebaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Sudah close order tanggal 10, tetapi kami masih produksi menyelesaikan pesanan yang sudah masuk," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Usaha kue kering tersebut telah ia jalankan selama empat tahun terakhir. Meski demikian, produksi kue kering hanya dilakukan saat momentum menjelang Lebaran. Pada hari biasa, Kristina lebih sering menerima pesanan kue lain seperti donat dan pizza.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam produksinya, Kristina menghadirkan berbagai kue kering khas Lebaran seperti nastar, kastengel, lidah kucing, putri salju, roti kacang, hingga roti mawar. Beberapa jenis kue yang sebelumnya kurang diminati kini justru menjadi favorit pelanggan, seperti lidah kucing dan sagu keju.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Produk kue kering tersebut dijual dalam berbagai ukuran kemasan stoples dengan berat antara 250 hingga 400 gram. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp35.000 per stoples. Selain itu, Kristina juga menyediakan paket kiriman (hampers) berisi dua hingga tiga stoples kue kering yang banyak diminati sebagai bingkisan Lebaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Untuk paket hampers dua stoples, harga yang ditawarkan mulai Rp84.000. Sedangkan paket tiga stoples dijual mulai Rp121.000. Kue kering yang kami buat ini menggunakan bahan berkualitas, jadi masuk kategori kue kering premium," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam satu musim Lebaran tahun ini, penjualan kue kering di tempatnya dapat mencapai 500 hingga 700 stoples. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Blitar dan sekitarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Strategi pemasaran yang digunakan pun beragam. Selain menawarkan produk secara langsung ke sejumlah kantor pemerintahan dan menitipkan ke toko oleh-oleh serta swalayan, Kristina juga memanfaatkan media sosial dan WhatsApp untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Omzet tahun ini diperkirakan lebih dari Rp20 juta. Saya mulai mengerjakan produksi sejak sebelum Ramadan. Saya memberikan sampel (tester) kepada calon pelanggan sebelum akhirnya menerima pesanan dalam jumlah besar saat Ramadan tiba," tandasnya.<strong> (*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p class="p1"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota DPR RI Apresiasi Kinerja Bulog saat Kunjungi Gudang Stok Pangan di Jombang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-apresiasi-kinerja-bulog-saat-kunjungi-gudang-stok-pangan-di-jombang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-apresiasi-kinerja-bulog-saat-kunjungi-gudang-stok-pangan-di-jombang</guid>
<description><![CDATA[ politisi yang akrab disapa Mbak Estu itu meninjau langsung kondisi cadangan beras dan proses penyerapan gabah petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b02511d8c2b.webp" length="26836" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 21:58:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Sadarestuwati, Tri Rismaharini, Rieke Diah Pitaloka</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP –</strong> Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, mengapresiasi kinerja Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Apresiasi itu disampaikannya usai melakukan inspeksi mendadak ke gudang Bulog di Mojongapit, Kabupaten Jombang, serta memantau harga di Pasar Pon Jombang, Senin (9/3/2026).</p>
<p>Dalam sidak tersebut, politisi yang akrab disapa Mbak Estu itu meninjau langsung kondisi cadangan beras dan proses penyerapan gabah petani. Ia mengapresiasi kesiapan Bulog yang dinilai optimal dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>"Saya apresiasi kinerja Bulog. Stok di gudang Mojongapit sekitar 65 ribu ton dan aman hingga tahun depan. Apalagi nanti masih ada tambahan dari panen raya," ujar Sadarestuwati dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).</p>
<p>Tak hanya soal stok, ia juga mengapresiasi kualitas beras Bulog yang sempat diragukan sebagian masyarakat. Setelah melihat langsung, menurutnya beras yang disalurkan Bulog layak konsumsi karena berasal dari pengadaan lokal tahun sebelumnya.</p>
<p>Sadarestuwati juga mengapresiasi peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga. Di Pasar Pon, harga beras SPHP masih sesuai HET, yakni Rp11.500–Rp11.600 per kilogram. Minyak goreng Minyak Kita juga dijual sesuai ketentuan.</p>
<p>"Para pedagang senang menjual beras SPHP karena harganya terjangkau. Ini membantu masyarakat di tengah ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja," katanya.</p>
<p>Ia berharap Bulog terus mempertahankan kinerja positifnya, termasuk dalam hal pengadaan dan distribusi gula ke depan. Sementara itu, Wakil Pemimpin Bulog Kanwil Jawa Timur, Sugeng Hardono, menyampaikan terima kasih atas apresiasi tersebut.</p>
<p>"Kami berterima kasih atas apresiasi dan dukungan dari Ibu Sadarestuwati. Stok beras Jawa Timur mencapai 999 ribu ton. Kami akan terus menjaga stabilitas harga dan menindak tegas pedagang yang menjual di atas HET," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jutaan KPM PKH di Jawa Timur Siap Jadi Anggota KDMP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jutaan-kpm-pkh-di-pasuruan-siap-jadi-anggota-kdmp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jutaan-kpm-pkh-di-pasuruan-siap-jadi-anggota-kdmp</guid>
<description><![CDATA[ Gus Ipul kembali menekankan bahwa seluruh upaya penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan sesuai amanat konstitusi. Sementara di sisi lain, penerima bantuan sosial diharapkan memiliki semangat untuk terus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69afed156e122.webp" length="48906" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 18:28:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Koperasi Merah Putih, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP -</strong> Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar mereka terlibat aktivitas ekonomi produktif.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan PKH di KDMP Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (10/3/2025).</p>
<p>“Ada 229 ribu KPM di Pasuruan dan total 5 juta KPM di Jawa Timur akan didorong menjadi anggota Kopdes Merah Putih,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, dengan menjadi anggota koperasi, KPM tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik yang dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan koperasi.</p>
<p>Gus Ipul menjelaskan bahwa kolaborasi antara program perlindungan sosial dan koperasi desa merupakan bagian dari upaya pemberdayaan.</p>
<p>“Pemerintah ingin para penerima manfaat tidak hanya berharap menerima bantuan setiap tiga bulan sekali, tetapi mengharapkan keluarganya makin berdaya,” katanya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam penanganan kemiskinan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>“Banyak di sekitar kita orang-orang tidak tampak penderitaannya. Presiden meminta dimulai dengan data. Kalau data benar, intervensi pemerintah akan benar,” katanya.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi di lingkungannya melalui jalur formal atau partisipasi menggunakan beragam saluran yang telah disediakan Kemensos. </p>
<p>Gus Ipul kembali menekankan bahwa seluruh upaya penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan sesuai amanat konstitusi.</p>
<p>Sementara di sisi lain, penerima bantuan sosial diharapkan memiliki semangat untuk terus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.</p>
<p>“Setelah dapat bansos, harus punya semangat menjadi keluarga yang lebih mandiri. Seperti slogan kita, bansos sementara, berdaya selamanya,” katanya.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Gus Ipul bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah selain memberikan sambutan sekaligus menyerahkan secara simbolis Kartu Tanda Anggota dan buku simpanan kepada KPM PKH-Sembako serta pilar-pilar sosial di Desa Gejugjati.</p>
<p>Selain itu, juga diserahkan paket sembako kepada penerima manfaat dan dilakukan peninjauan langsung kegiatan koperasi di lokasi.</p>
<p>Sejumlah bantuan juga disalurkan dalam kegiatan ini. Menteri Koperasi menyerahkan secara simbolis bantuan dari BNI berupa simpanan pokok dan simpanan wajib untuk 400 anggota KDMP Gejugjati dengan total nilai Rp20.000.000.</p>
<p>Terdapat pula dukungan dari beberapa pihak untuk penguatan operasional koperasi dan pemberdayaan masyarakat, antara lain bantuan pupuk dari PT Pupuk Indonesia, satu perangkat komputer dari Perum Bulog untuk operasional koperasi, mesin printer dan sembako untuk modal usaha dari ID Food, tablet dari PT Pertamina. </p>
<p>Secara khusus, Gus Ipul juga menyerahkan bantuan pemberdayaan sosial kepada kelompok masyarakat yang dipimpin oleh Zubaidah berupa 100 paket ayam petelur dengan nilai total Rp570 juta. </p>
<p>Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa kolaborasi koperasi desa dan PKH dapat menjadi wadah penguatan ekonomi di tingkat desa.</p>
<p>“Kolaborasi Kopdes dengan PKH akan menjadi wadah bagi banyak hal-hal baik di skala desa,” ujar Emil.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa saat ini telah tersedia sekitar 2.200 bangunan gudang dan gerai yang dikelola oleh KDMP. Pemerintah juga tengah membangun sekitar 32 ribu unit bangunan serupa di berbagai daerah.</p>
<p>“Bangunan ini bukan sekadar fisik, tetapi akan dikelola oleh KDMP untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa,” jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hangatnya Ramadan di Banyuwulu, PWI dan Polres Bondowoso Berbagi Santunan untuk Dhuafa dan Anak Yatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hangatnya-ramadan-di-banyuwulu-pwi-dan-polres-bondowoso-berbagi-santunan-untuk-dhuafa-dan-anak-yatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hangatnya-ramadan-di-banyuwulu-pwi-dan-polres-bondowoso-berbagi-santunan-untuk-dhuafa-dan-anak-yatim</guid>
<description><![CDATA[ Nuansa kepedulian Ramadan terasa di Desa Banyuwulu saat PWI Bondowoso dan Polres Bondowoso berbagi santunan kepada dhuafa dan anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi insan pers dan kepolisian dalam menghadirkan kebahagiaan menjelang Lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aed90b737cc.webp" length="59848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 22:10:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>santunnan, PWI, POlres, dhuafa, anak yatim, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Nuansa kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan terasa hangat di Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bondowoso berkolaborasi dengan Polres Bondowoso menggelar kegiatan Safari Sedekah Ramadan dengan memberikan santunan berupa uang tunai dan paket sembako kepada puluhan kaum dhuafa serta anak yatim piatu, Senin (9/3/2026).</p>
<p>Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, bantuan tersebut menjadi secercah harapan bagi warga yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Kabaglog Polres Bondowoso, AKP Slamet Riyadi, menyampaikan apresiasi kepada PWI Bondowoso atas kolaborasi dan sinergi yang terjalin dalam mengisi bulan suci Ramadan melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, kepedulian semacam ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum dhuafa dan anak-anak yatim yang kerap menghadapi keterbatasan ekonomi.</p>
<p>“Kegiatan semacam ini kami harapkan bisa terus dilakukan sebagai bentuk perhatian dari insan pers dan kepolisian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama kaum dhuafa dan anak-anak yatim,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Wringin Misyono menilai kegiatan Safari Sedekah Ramadan yang diinisiasi PWI Bondowoso tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peran wartawan di tengah kehidupan sosial.</p>
<p>Menurutnya, wartawan tidak hanya bertugas menulis dan menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi masyarakat serta hadir memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan.</p>
<p>“Wartawan juga menjadi penyambung lidah masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan anak yatim, agar mereka tetap bisa merasakan berkah Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh harapan,” ucapnya.</p>
<p>Usai penyerahan santunan, Ketua PWI Bondowoso Sinca Ari Pangistu tampak haru melihat senyum para penerima bantuan. Baginya, kebahagiaan sederhana itu menjadi pengingat bahwa kehadiran wartawan tidak hanya sebatas menyampaikan berita, tetapi juga membawa kepedulian.</p>
<p>Ia pun berpesan kepada masyarakat agar tidak memandang profesi wartawan dengan stigma negatif.</p>
<p>“Kami juga ingin berbagi di bulan Ramadan ini. Tolong jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah dari ketulusan dan perhatian kami, PWI bersama Polres Bondowoso. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat,” tuturnya.</p>
<p>Salah seorang penerima bantuan, Salama, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan keluarga, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>“Terima kasih sudah berbagi dengan kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, apalagi menjelang Lebaran seperti sekarang,” tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Pengawasan THR, Fraksi PKS DPRD Kota Batu Minta Disnaker Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dorong-pengawasan-thr-fraksi-pks-dprd-kota-batu-minta-disnaker-pastikan-hak-pekerja-terpenuhi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dorong-pengawasan-thr-fraksi-pks-dprd-kota-batu-minta-disnaker-pastikan-hak-pekerja-terpenuhi</guid>
<description><![CDATA[ Pihak legislatif Kota Batu berkomitmen akan terus berupaya memastikan bahwa tidak ada para pekerja yang bersedih saat lebaran karena haknya yang belum dipenuhi oleh perusahaan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aea00ddb0b9.webp" length="17012" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 20:39:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, THR, DPRD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Batu mendorong Pemerintah Kota Batu untuk memperkuat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja menjelang Idulfitri. Langkah ini dinilai penting agar tidak ada pekerja yang kehilangan haknya saat momentum hari raya.</p>
<p>Anggota Komisi B DPRD Kota Batu dari Fraksi PKS Saifudin pada Senin (9/3/2026) menegaskan, pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) perlu memastikan seluruh perusahaan memenuhi kewajiban pembayaran THR tepat waktu. Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga dengan pendekatan yang berpihak pada perlindungan pekerja.</p>
<p>“Kami mendorong Pemkot Batu melalui Disnaker untuk memastikan tidak ada pekerja yang terzalimi. Pengawasan harus dilakukan dengan hati, namun tetap tegas secara aturan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai pembayaran THR bukan sekadar kewajiban formal perusahaan, tetapi juga bagian dari pemenuhan hak pekerja yang harus dijaga. Terlebih, banyak keluarga pekerja yang sangat bergantung pada THR untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.</p>
<p>Saifudin menambahkan, hubungan antara pengusaha dan pekerja seharusnya tidak hanya dipandang sebagai hubungan industrial semata. Lebih dari itu, relasi tersebut juga harus dilandasi nilai keadilan dan kepedulian terhadap kesejahteraan bersama.</p>
<p>"Perusahaan yang mampu menghargai kerja keras karyawan dengan memenuhi hak-haknya akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif. Langkah tersebut dapat berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha," imbuhnya.</p>
<p>Selain mendorong pengawasan pemerintah, Saifudin juga mengajak para pekerja untuk menggunakan THR secara bijak. Ia berharap dana tersebut tidak dihabiskan secara konsumtif, melainkan dimanfaatkan secara proporsional sesuai kebutuhan keluarga.</p>
<p>Menurutnya, momentum Idul Fitri seharusnya menjadi ruang kebahagiaan bersama, termasuk bagi para pekerja yang telah berkontribusi terhadap jalannya roda ekonomi di Kota Batu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menjaga Asa Sopir Angkot di Balik Penutupan Jembatan Sentong Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menjaga-asa-sopir-angkot-di-balik-penutupan-jembatan-sentong-bondowoso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menjaga-asa-sopir-angkot-di-balik-penutupan-jembatan-sentong-bondowoso</guid>
<description><![CDATA[ Penutupan Jembatan Sentong di Bondowoso tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga memukul perekonomian para sopir angkot. Pendapatan mereka menurun drastis karena jalur harus memutar lebih jauh dan penumpang semakin sepi. Di tengah kondisi sulit, seorang sopir bernama Rahmat berinisiatif membuka jasa penitipan motor di sekitar sekolah sebagai sumber penghasilan tambahan bagi dirinya dan rekan-rekan sesama sopir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aec5a28b2a8.webp" length="67176" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 20:08:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Jembatan Sentong, Sopir Angkot, Bondowoso, Human Interest, Transportasi Bondowoso, Penutupan Jembatan, Ekonomi Warga, Sopir Angkot Bondowoso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="108" data-end="421"><strong data-start="108" data-end="126">BONDOWOSO, SJP</strong> – Penutupan Jembatan Sentong di Kelurahan Nangkaan yang menjadi penghubung utama Bondowoso–Jember bukan hanya berdampak pada arus lalu lintas. Di balik kebijakan tersebut, ada kisah perjuangan para sopir angkutan kota (angkot) yang harus berjuang keras mempertahankan penghasilan demi keluarga.</p>
<p data-start="423" data-end="677">Sejak jembatan itu ditutup, pangkalan angkot yang sebelumnya berada di sisi selatan jembatan kini dipindah ke Kelurahan Nangkaan, tepat di sisi utara jembatan. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai upaya menekan biaya operasional yang semakin membengkak.</p>
<p data-start="679" data-end="974">Penutupan jembatan membuat seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus dialihkan melalui jalur alternatif yang melintasi Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Curahdami, hingga tembus di Desa Kembang. Jalur memutar itu membuat waktu tempuh semakin lama dan kebutuhan bahan bakar meningkat.</p>
<p data-start="976" data-end="1210">Pengendara mobil bahkan harus melewati Desa Pakuwesi dengan waktu perjalanan yang bisa mencapai sekitar 30 menit. Bagi sopir angkot yang setiap hari menggantungkan hidup dari jalanan, kondisi ini tentu menjadi beban yang tidak ringan.</p>
<p data-start="1212" data-end="1411">Rahmat, salah seorang sopir angkot jurusan Bondowoso–Arjasa, mengaku merasakan langsung dampak dari penutupan jembatan tersebut. Pendapatannya merosot tajam, sementara biaya operasional justru melonjak.</p>
<p data-start="1413" data-end="1610">“Sejak penutupan Jembatan Sentong, dampaknya sangat terasa bagi kami para sopir angkot. Pendapatan menurun drastis, sementara kebutuhan bahan bakar justru meningkat,” ujar Rahmat, Senin (9/3/2026).</p>
<p data-start="1612" data-end="1806">Ia mengenang masa ketika angkot masih menjadi pilihan utama masyarakat. Saat itu, jumlah penumpang cukup ramai sehingga biaya operasional masih bisa tertutupi dari ongkos yang dibayar penumpang.</p>
<p data-start="1808" data-end="2023">“Kalau dulu kenaikan harga BBM masih bisa tertutup dari penumpang. Sekarang sudah sangat berat. Bahkan kebutuhan BBM bisa meningkat sampai empat atau lima kali lipat karena harus memutar jalur lebih jauh,” tuturnya.</p>
<p data-start="1808" data-end="2023"><strong>Tetap Bertahan di Tengah Maraknya Transportasi Lain</strong></p>
<p data-start="2082" data-end="2333">Tak hanya persoalan jarak tempuh yang semakin jauh, Rahmat juga harus menghadapi kenyataan bahwa jumlah penumpang semakin menurun. Moda transportasi baru seperti ojek online, bentor, hingga kendaraan pribadi membuat keberadaan angkot semakin tersisih.</p>
<p data-start="2335" data-end="2552">“Kadang kami dapat operan penumpang dari arah Besuki, tapi sering juga sepi sama sekali. Sekarang kendaraan juga semakin banyak, ada Grab, bentor, dan transportasi lain. Semua orang sama-sama mencari nafkah,” katanya.</p>
<p data-start="2554" data-end="2773">Dulu, pelajar menjadi salah satu penumpang tetap angkot. Namun kini kondisi itu berubah. Banyak siswa yang memilih membawa kendaraan sendiri ke sekolah, sehingga jumlah penumpang dari kalangan pelajar semakin berkurang.</p>
<p data-start="2775" data-end="2952">“Sekarang kebanyakan anak sekolah sudah membawa kendaraan sendiri. Aturan usia berkendara seolah tidak terlalu diperhatikan lagi, jadi penumpang angkot makin sedikit,” imbuhnya.</p>
<p data-start="2775" data-end="2952"><strong>Mencari Harapan Lewat Jasa Penitipan Motor</strong></p>
<p data-start="3002" data-end="3219">Di tengah kondisi yang semakin sulit, Rahmat mencoba mencari cara agar dirinya dan rekan-rekan sesama sopir angkot tetap bisa bertahan. Ia pun menggagas ide membuka jasa penitipan sepeda motor di sekitar area sekolah.</p>
<p data-start="3221" data-end="3334">Menurutnya, langkah kecil ini diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para sopir yang terdampak.</p>
<p data-start="3336" data-end="3514">“Melihat kondisi teman-teman sopir, saya merasa kasihan. Akhirnya saya mencoba mencari alternatif penghasilan dengan membuka jasa penitipan sepeda di sekitar sekolah,” ungkapnya.</p>
<p data-start="3516" data-end="3651">Ide tersebut ia komunikasikan dengan sejumlah pihak, termasuk remaja masjid dan pihak sekolah. Respons yang diterima pun cukup positif.</p>
<p data-start="3653" data-end="3764">“Alhamdulillah responsnya baik. Bahkan ada pihak sekolah yang meminta nomor saya untuk berkoordinasi,” katanya.</p>
<p data-start="3766" data-end="3957">Ke depan, Rahmat berharap tempat penitipan tersebut bisa dijaga bersama oleh para sopir angkot. Tidak ada jadwal khusus, siapa pun yang memiliki waktu bisa membantu menjaga secara bergantian.</p>
<p data-start="3959" data-end="4047">Tarif penitipan yang dipatok pun sangat terjangkau, hanya sekitar Rp2.000 per kendaraan.</p>
<p data-start="4049" data-end="4223">“Kalau ada yang memberi lebih juga tidak masalah. Yang penting kami masih bisa mendapat tambahan penghasilan di tengah kondisi yang cukup sulit seperti sekarang,” pungkasnya.</p>
<p data-start="4225" data-end="4451" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Bagi Rahmat dan para sopir angkot lainnya, jalanan mungkin tak lagi seramai dulu. Namun semangat untuk tetap bekerja dan mencari nafkah bagi keluarga membuat mereka terus bertahan, meski harus memutar lebih jauh dari biasanya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="4225" data-end="4451" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai di Malang Mahal Akibat Jalur Distribusi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-malang-mahal-akibat-jalur-distribusi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-malang-mahal-akibat-jalur-distribusi</guid>
<description><![CDATA[ Anggota Komisi XI DPR RI menyoroti tingginya harga cabai saat Ramadan dan menilai persoalan jalur distribusi turut memengaruhi stabilitas harga pangan di pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad98fab532e.webp" length="36924" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 11:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>PKB, Hasanuddin Wahid, DPR RI, Komisi XI DPR RI, Harga Cabai, Inflasi Pangan, Distribusi Pangan, Kabupaten Malang, Ramadan 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP</strong>–Jalur distribusi dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi tingginya harga cabai di pasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, M. Hasanuddin Wahid, di sela kegiatan Sarasehan Politik yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Malang di aula GOR DPC PKB Kepanjen, Ahad (8/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, selama Ramadan ia berkeliling ke sejumlah pasar untuk memantau kondisi harga bahan pokok sekaligus memastikan tidak terjadi lonjakan inflasi yang signifikan.</p>
<p></p>
<p>"Selama Ramadan ini saya keliling ke pasar-pasar untuk melihat apakah inflasi terjadi atau tidak. Dari pantauan sementara, yang masih terasa tinggi itu cabai, terutama cabai keriting," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Hasanuddin menilai kenaikan harga cabai tidak selalu dipicu oleh persoalan produksi, tetapi sering kali berkaitan dengan rantai distribusi yang kurang efisien. Jalur distribusi yang berbelit dinilai dapat menyebabkan harga komoditas menjadi lebih mahal ketika sampai di tangan konsumen.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Malang sebenarnya merupakan salah satu daerah penghasil cabai. Namun, dalam praktiknya, hasil panen petani kerap dikirim ke luar daerah terlebih dahulu sebelum kembali didistribusikan ke pasar-pasar di Malang.</p>
<p></p>
<p>"Padahal petani cabai di Malang cukup banyak. Tapi barangnya sering berputar dulu ke daerah lain, baru kemudian kembali lagi ke Malang. Rantai distribusi seperti ini yang membuat harga menjadi lebih mahal," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, pemerintah daerah bersama Satgas Pangan perlu memastikan jalur distribusi bahan pokok berjalan tertib agar tidak menimbulkan lonjakan harga, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.</p>
<p></p>
<p>Sarasehan politik tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus DPW PKB Jawa Timur yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, di antaranya Khofidah dan Hikmah Bafaqih. </p>
<p></p>
<p>Seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang juga tampak mengikuti jalannya kegiatan, termasuk pembagian takjil kepada pengguna jalan yang berlangsung di Kepanjen tersebut.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga cabai di tingkat nasional pada awal Maret 2026 masih menunjukkan fluktuasi. Cabai rawit merah tercatat berada di kisaran Rp78.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp44.000 per kilogram di tingkat eceran.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BI Siapkan Rp24,6 Triliun untuk Penukaran Uang di Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bi-siapkan-rp246-triliun-untuk-penukaran-uang-di-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bi-siapkan-rp246-triliun-untuk-penukaran-uang-di-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Melalui program SERAMBI 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk wilayah Jawa Timur. Jumlah tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp23,3 triliun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad8953a8b2d.webp" length="55236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 22:18:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Penukaran Uang, Bank Indonesia, BI, Grand City Convex, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Layanan penukaran uang baru dalam rangka program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 resmi digelar di Grand City Convention and Exhibition, Sabtu (8/3/2026). </p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi salah satu titik layanan penukaran terpusat yang disiapkan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.</p>
<p>Melalui program SERAMBI 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk wilayah Jawa Timur. Jumlah tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp23,3 triliun.</p>
<p>Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan penyediaan uang tunai dalam jumlah besar tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.</p>
<p>“Bank Indonesia berkomitmen memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup, berkualitas, dan tersebar merata, serta didukung sistem pembayaran yang andal selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Ibrahim saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).</p>
<p>Menurutnya, peningkatan jumlah uang yang disiapkan juga didorong oleh proyeksi pertumbuhan konsumsi masyarakat serta meningkatnya mobilitas selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).</p>
<p>“Antisipasi kenaikan ini didasari oleh pertumbuhan ekonomi yang positif serta meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode RAFI (Ramadan dan Idulfitri),” kata Ibrahim.</p>
<p>Selain penukaran terpusat di Grand City, BI juga sebelumnya menggelar layanan serupa sehari sebelumnya di Ciputra World Surabaya. Kedua lokasi tersebut menjadi pusat layanan penukaran uang baru dengan kapasitas besar untuk melayani masyarakat.</p>
<p>Di luar layanan terpusat, BI juga membuka berbagai kanal penukaran uang lainnya. Di antaranya melalui mobil kas keliling yang beroperasi sejak 19 Februari hingga 13 Maret 2026 di sejumlah titik strategis seperti rumah ibadah, pusat keramaian, hingga jalur mudik.</p>
<p>Selain itu, BI juga bersinergi dengan industri perbankan dengan membuka 240 titik layanan penukaran yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Layanan tersebut berlangsung mulai 24 Februari hingga 15 Maret 2026.</p>
<p>Untuk mendapatkan layanan penukaran uang, masyarakat diimbau melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di laman resmi Bank Indonesia. Sistem ini diterapkan untuk memastikan ketertiban layanan serta menghindari antrean panjang.</p>
<p>Di sisi lain, Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi non-tunai melalui berbagai instrumen pembayaran digital seperti QRIS, BI-FAST, uang elektronik, dan layanan digital banking.</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan sistem pembayaran yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (CeMuMuAH).</p>
<p>Tak hanya itu, BI juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan perilaku Belanja Bijak, yakni berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, serta mengutamakan produk dalam negeri.</p>
<p>“Kami mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam belanja, mengutamakan produk dalam negeri, serta selalu waspada terhadap uang palsu dengan prinsip 3D dan semangat Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah,” tutup Ibrahim. (*)</p>
<p>Editor: <strong>Danu</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Tak Menentu, Produsen Rengginang di Blitar Putar Otak Penuhi Lonjakan Pesanan Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produsen-rengginang-di-blitar-lonjakan-pesanan-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produsen-rengginang-di-blitar-lonjakan-pesanan-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Produsen Rengginang di Blitar harus memutar otak untuk memenuhi pesanan saat Lebaran, mengingat kondisi cuaca sejak beberapa pekan terakhir tidak menentu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad3cce37492.webp" length="126554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 21:45:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Rengginang, Blitar, Putar Otak, Penuhi, Pesanan, Lebaran, Kondisi, Cuaca.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">BLITAR, SJP - Permintaan rengginang di salah satu produsen di Kabupaten Blitar meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Namun di balik ramainya pesanan tersebut, produsen justru menghadapi tantangan dari kondisi cuaca yang kurang bersahabat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satunya dialami produsen rengginang asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar bernama Wiwik Widuriati (53). </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak awal Ramadan, pesanan rengginang di tempat usahanya mulai meningkat dibanding hari biasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di halaman rumah Wiwik, puluhan papan dan terpal tampak dipenuhi rengginang yang dijemur di bawah sinar matahari. Proses pengeringan ini menjadi tahap penting sebelum rengginang siap dipasarkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau menjelang Lebaran memang pesanan selalu naik. Rengginang ini sebenarnya makanan yang peminatnya ada terus," kata dia, Ahad (8/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski permintaan meningkat, produksi rengginang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jika hujan turun atau matahari tidak cukup terik, proses pengeringan tidak bisa dilakukan secara maksimal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Wiwik, rengginang yang sudah dicetak harus segera dijemur agar tidak lembab dan berjamur. Karena itu, sinar matahari menjadi faktor utama dalam proses produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau cuaca cerah, biasanya butuh waktu sekitar dua hari sampai rengginang benar-benar kering. Tapi, kalau hujan produksi bisa terhambat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wiwik yang telah menekuni usaha produksi rengginang sejak tahun 2007 ini mengaku dalam sekali produksi bisa menghasilkan lebih dari satu kuintal rengginang. Namun, jumlah tersebut tidak selalu stabil karena sangat bergantung pada cuaca.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sehari, saat kondisi cuaca mendukung, ia bisa memproduksi sekitar 120 kilogram rengginang. Selama sebulan menjelang Lebaran, total produksinya mencapai sekitar 2 ton.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahan utama pembuatan rengginang adalah beras ketan yang terlebih dahulu direndam selama kurang lebih satu jam. Setelah itu, ketan dicuci bersih dan dikukus selama kurang lebih 1,5 jam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketan yang telah matang, kemudian diberi bumbu sebelum kembali dikukus untuk kedua kalinya. Selanjutnya adonan dicetak saat masih hangat agar mudah dibentuk.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau sudah dingin, ketannya keras dan sulit dicetak," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ada beberapa varian rengginang yang diproduksi Wiwik,<span class="Apple-converted-space">  </span>seperti bawang, terasi, dan ketan hitam. Produk rengginang buatannya dijual dengan harga berkisar Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini pemasaran rengginang masih didominasi wilayah Blitar dan sekitarnya. Meski begitu, Wiwik mengaku pernah mengirim produknya hingga luar pulau.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dulu pernah kirim sampai Papua, tapi sekarang lebih banyak di pasar lokal," imbuhnya. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor: </strong>Danu </span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran, Produsen Gula Kelapa di Blitar Kebanjiran Orderan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produsen-gula-kelapa-di-blitar-kebanjiran-orderan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produsen-gula-kelapa-di-blitar-kebanjiran-orderan</guid>
<description><![CDATA[ Keberkahan bulan Ramadan dirasakan oleh Sulis Imroah (56) yang merupakan produsen gula kelapa asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Menjelang lebaran, permintaan gula kelapa di tempatnya meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad3caa6f77e.webp" length="104236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 20:55:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Gula, Kelapa, Blitar, Kebanjiran, Order, Lebaran, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">BLITAR, SJP - Permintaan gula kelapa di salah satu produsen wilayah Kabupaten Blitar meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kondisi ini membuat produsen harus meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi pesanan dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu produsen gula kelapa asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar Sulis Imroah (56) mengaku kewalahan melayani pesanan yang terus berdatangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika pada hari biasa produksi hanya sekitar 300 kilogram per hari, menjelang Lebaran produksinya melonjak hingga 400 sampai 500 kilogram per harinya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau mendekati lebaran seperti saat ini, pesanan jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa. Produksi bisa sampai 500 kilogram per hari," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Ahad (8/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di halaman belakang rumahnya, aktivitas produksi gula kelapa terlihat sibuk sejak pagi hari. Sejumlah pekerja para ibu-ibu tampak duduk berhadap-hadapan sambil mencetak gula kelapa yang telah mengental. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara di dapur, dua pekerja lainnya sedang mengaduk rebusan air nira di atas tungku kayu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Proses pembuatan gula kelapa di tempat Sulis masih menggunakan cara tradisional. Air nira kelapa direbus menggunakan tungku kayu hingga mengental sebelum akhirnya dicetak menjadi gula kelapa berukuran kecil.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selama bulan puasa, para pekerja memulai aktivitas produksi sejak pukul 05.00 sampai pukul 15.00 WIB," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mempercepat proses produksi, Sulis mengaku menggunakan cara khusus agar rebusan air nira lebih cepat mengental. Yakni menambahkan sedikit gula kelapa yang sudah jadi ke dalam rebusan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Cara biasa yang sering dilakukan yaitu merebus selama enam hingga tujuh jam, sampai bisa dicetak. Menurutnya dengan cara tersebut, proses jauh lebih cepat sekitar 15 menit sudah bisa dicetak.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Cara ini kami lakukan agar produksi tetap mampu mengejar pesanan pelanggan yang terus meningkat, terutama seperti saat ini menjelang Lebaran," ucap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Permintaan gula kelapa produksi Sulis tidak hanya datang dari wilayah Blitar dan sekitarnya. Tetapi, juga dari kota besar seperti Jakarta, Malang, dan Surabaya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan sebagian pesanan dari Malang akan dipasarkan lagi ke luar negeri, salah satunya di Hongkong.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sulis menjual gula kelapa produksinya seharga Rp21.500 per kilogram. Dalam sehari, ia membutuhkan sedikitnya 200 liter air nira kelapa sebagai bahan baku produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Air nira tersebut diperoleh dari petani di desanya serta dari desa tetangga, yakni Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski produksi meningkat saat menjelang hari raya, usaha gula kelapa milik Sulis sebenarnya tetap berjalan stabil sepanjang tahun. Dalam kondisi normal, ia mampu memproduksi rata-rata sekitar 8 ton gula kelapa setiap bulan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau pesanan sebenarnya tetap ada setiap bulan. Tapi menjelang Lebaran seperti sekarang, biasanya memang lebih ramai," imbuhnya. (*)</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor:</strong> Danu</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Ramadhan, Lampu Hias Pipa PVC Asal Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadhan-lampu-hias-pipa-pvc-asal-probolinggo-tembus-pasar-mancanegara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadhan-lampu-hias-pipa-pvc-asal-probolinggo-tembus-pasar-mancanegara</guid>
<description><![CDATA[ Permintaan lampu hias produksi tangan (handmade) tersebut meningkat signifikan, bahkan pesanan datang dari berbagai negara di luar negeri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69abdef5ee51c.webp" length="33384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 16:50:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Lampu Hias, Ukiran, Kaligrafi, Suara Jatim Post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP</strong>–Bulan suci Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi perajin lampu hias berbahan pipa PVC di Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.</p>
<p>Permintaan lampu hias produksi tangan (handmade) tersebut meningkat signifikan, bahkan pesanan datang dari berbagai negara di luar negeri. Puluhan lampu hias dengan beragam motif dilaporkan telah dipesan oleh pelanggan mancanegara.</p>
<p>Produk kerajinan ini diminati karena memiliki desain unik, terutama motif kaligrafi yang menampilkan nuansa Islami saat lampu dinyalakan. Perajin lampu hias tersebut adalah Erwin Andi Prastika (33).</p>
<p>Ia menjalankan usaha kerajinan lampu PVC di kediamannya di Jalan Serma Abdurahman Gang 9, Kelurahan Wiroborang.</p>
<p>Dalam mengelola usaha tersebut, Erwin dibantu oleh sang adik, Wisnu Wardana. Setiap hari, keduanya memproduksi lampu hias sesuai pesanan pelanggan yang datang silih berganti.</p>
<p>Selain melayani pembeli domestik, Erwin juga rutin menerima pesanan internasional. Sejak awal tahun 2026 hingga memasuki bulan Ramadhan, tercatat sebanyak 86 pesanan lampu hias datang dari luar negeri.</p>
<p>Mayoritas pesanan berasal dari Turki dan sejumlah negara di kawasan Afrika yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tak hanya dari wilayah tersebut, lampu hias buatan Erwin juga diminati pelanggan dari negara-negara di Eropa, Amerika Serikat, hingga Kanada.</p>
<p>Namun, motif yang dipesan oleh pelanggan dari wilayah Barat umumnya berbeda dengan pesanan dari negara-negara Islam.</p>
<p> “Jadi saya mulai menerima pesanan dari Eropa, Amerika, dan Kanada yang motifnya bukan kaligrafi, tetapi lebih ke gambar atau foto. Ketika lampu dinyalakan, akan muncul foto yang dikirim ke saya untuk dibuat,” kata Erwin Andi Prastika.</p>
<p>Dalam proses produksinya, lampu hias berbahan PVC ini melalui beberapa tahapan yang cukup mendetail. Tahap pertama adalah pemotongan pipa PVC sesuai ukuran dan panjang yang telah ditentukan.</p>
<p>Setelah itu, Erwin membuat pola desain menggunakan kertas. Pola tersebut dapat berupa kaligrafi, gambar tertentu, maupun desain khusus sesuai permintaan pelanggan.</p>
<p>Selanjutnya, pola dipindahkan ke permukaan pipa untuk kemudian diukir secara manual. Menurut Erwin, proses pengukiran menjadi tahap paling menantang karena membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi, terutama saat mengerjakan motif kaligrafi yang rumit.</p>
<p>Tingkat kerumitan ukiran tersebut turut memengaruhi harga jual produk. Semakin kompleks motif yang dipesan, maka waktu pengerjaan akan semakin lama.</p>
<p>Selain itu, ukuran lampu juga menjadi faktor penentu harga. Untuk harga lampu hias berbahan PVC ini, Erwin mematok mulai dari Rp70 ribu hingga jutaan rupiah. Harga tersebut menyesuaikan tingkat kesulitan desain serta dimensi lampu yang dipesan oleh pelanggan.</p>
<p>Agar tampilan lampu semakin menarik, tahap berikutnya adalah proses pengecatan. Pemilihan warna cat disesuaikan dengan keinginan pembeli. Namun, khusus untuk motif kaligrafi, warna yang paling sering digunakan adalah emas dan perak agar terlihat lebih elegan saat lampu menyala.</p>
<p>Meski melayani pesanan mancanegara, Erwin mengaku permintaan dari dalam negeri juga cukup tinggi, terutama selama bulan Ramadhan.</p>
<p>“Alhamdulillah, selain menyelesaikan pesanan dari luar negeri, pesanan dari dalam negeri juga cukup banyak. Jadi setiap hari saya terus memproduksi lampu hias ini,” pungkasnya. <strong>(*) Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Surabaya Gelar Pasar Murah Antisipasi Inflasi Imbas Konflik Timur Tengah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-daya-beli-warga-pemkot-surabaya-gelar-pasar-murah-antisipasi-inflasi-imbas-konflik-timur-tengah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-daya-beli-warga-pemkot-surabaya-gelar-pasar-murah-antisipasi-inflasi-imbas-konflik-timur-tengah</guid>
<description><![CDATA[ Selain menggelar pasar murah, Pemkot Surabaya juga akan memperketat pemantauan harga di pasar tradisional maupun modern. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar di tengah situasi global yang dinamis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aaa8b96d5e6.webp" length="69090" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 20:06:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah, Konflik Timur Tengah, Pemkot Surabaya, Bahan Pokok, Eri Cahyadi, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP -</strong> Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah tidak hanya berdampak pada stabilitas geopolitik global, tetapi juga berpotensi merembet ke sektor ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu dampak yang paling diwaspadai adalah lonjakan harga energi dan kebutuhan pokok yang dapat memicu inflasi di daerah.</p>
<p></p>
<p>Mengantisipasi kemungkinan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah intervensi melalui program pasar murah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa pasar murah akan digencarkan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di tengah dinamika global yang tidak menentu.</p>
<p></p>
<p>“Kita akan melakukan Pasar Murah. Kita juga akan menjaga inflasi agar di Surabaya tidak tinggi meskipun dengan kejadian global ini,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kondisi geopolitik internasional saat ini berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar yang pada akhirnya dapat merambat ke harga berbagai kebutuhan pokok di masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Yang menjadi perhatian utama kami adalah potensi dampak terhadap inflasi. Kondisi geopolitik bisa berpengaruh pada kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok. Karena itu, kami akan memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah,” tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Selain menggelar pasar murah, Pemkot Surabaya juga akan memperketat pemantauan harga di pasar tradisional maupun modern. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar di tengah situasi global yang dinamis.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, koordinasi dengan para distributor bahan pokok juga diperkuat untuk memastikan rantai pasok tetap berjalan lancar serta ketersediaan stok pangan di Surabaya tetap aman.</p>
<p></p>
<p>Eri menjelaskan, hingga saat ini Pemkot Surabaya terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memantau perkembangan situasi global serta menunggu arahan kebijakan yang mungkin dikeluarkan.</p>
<p></p>
<p>“Ini sudah kita rapatkan berulang kali dengan semua stakeholder terkait kemungkinan inflasi. Kita lihat skala harga sampai minggu depan,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa salah satu kekhawatiran utama pemerintah daerah adalah potensi kenaikan harga minyak dunia jika jalur distribusi energi global terganggu, termasuk akibat kemungkinan blokade di Selat Hormuz.</p>
<p></p>
<p>“Karena dengan Selat Hormuz yang diblokir dan semakin masifnya perang ini, kami khawatir ketika harga minyak naik otomatis akan mempengaruhi harga semua barang di Indonesia, khususnya Surabaya,” bebernya.</p>
<p></p>
<p>Menurut Eri, kenaikan harga minyak dunia dapat berdampak langsung pada biaya distribusi barang, yang pada akhirnya turut memicu kenaikan harga berbagai komoditas di pasar.</p>
<p></p>
<p>Karena itu, Pemkot Surabaya menempatkan stabilitas harga sebagai prioritas utama agar dampak gejolak global tidak sampai menimbulkan tekanan ekonomi yang berat bagi masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Yang terpenting bagi kami di daerah adalah menjaga stabilitas dan kondusivitas kota. Jangan sampai terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali akibat situasi global,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Lebaran Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Wisata Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-lebaran-jadi-momentum-kebangkitan-ekonomi-wisata-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-lebaran-jadi-momentum-kebangkitan-ekonomi-wisata-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Libur Lebaran 2026 bakal menjadi momentum penting untuk mendorong kembali geliat pariwisata di Kota Batu karena apabila dikelola dengan baik maka akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan, tetapi juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha pariwisata dan sektor ekonomi pendukung lainnya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aab733552f6.webp" length="87900" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 19:05:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Lebaran, Ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Libur Lebaran 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor pariwisata di Kota Batu. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta) memprediksi sekitar 1,1 juta wisatawan akan berkunjung selama periode libur panjang tersebut.</p>
<p></p>
<p>Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto pada Jumat (6/3/2026) mengatakan proyeksi kunjungan wisata pada libur Lebaran tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan situasi saat libur Natal dan Tahun Baru lalu. Di mana pada periode tersebut, Kota Batu juga dipadati wisatawan dengan jumlah yang hampir sama.</p>
<p></p>
<p>“Prediksinya kurang lebih seperti selama libur Natal dan Tahun Baru kemarin, sekitar 1,1 juta wisatawan. Lonjakan kunjungan wisatawan saat libur Lebaran berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha pariwisata seperti pengelola destinasi wisata, hotel, hingga sektor pendukung lainnya," urainya.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, Onny mengakui bahwa sepanjang 2025 lalu kunjungan wisata di Kota Batu sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Karena itu, momentum libur Lebaran diharapkan mampu kembali menggairahkan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.</p>
<p></p>
<p>Sejumlah persiapan pun mulai dilakukan Disparta bersama berbagai pihak terkait untuk menyambut kedatangan wisatawan. Salah satunya melalui rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dan membahas berbagai kesiapan menghadapi libur Lebaran, mulai dari rekayasa lalu lintas, pemantauan malam takbiran, pengamanan saat pelaksanaan salat Id, hingga monitoring di kawasan wisata.</p>
<p></p>
<p>"Dari sisi Disparta akan melakukan pemantauan langsung terhadap destinasi wisata serta akomodasi guna memastikan kesiapan dalam menerima lonjakan pengunjung selama masa libur Lebaran," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengusaha Travel Umrah di Gresik Terancam Merugi Imbas Konflik Timur Tengah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengusaha-travel-umrah-di-gresik-terancam-merugi-imbas-konflik-timur-tengah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengusaha-travel-umrah-di-gresik-terancam-merugi-imbas-konflik-timur-tengah</guid>
<description><![CDATA[ Pengusaha travel umrah terancam merugi akibat kepulangan jamaah yang tertahan di Arab Saudi, karena peperangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aa8a1387268.webp" length="31278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 16:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, travel umrah Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) berdampak terhadap para pengusaha travel umrah di Kabupaten Gresik yang terancam mengalami kerugian miliaran rupiah. </p>
<p>Pengusaha travel umrah terancam merugi akibat kepulangan jamaah yang tertahan di Arab Saudi, karena peperangan.</p>
<p>Salah satu pengusaha travel umrah PT Permata Zain Al Miftah, menyebut ada sebanyak ratusan jamaahnya yang tertahan kepulangannya akibat berhentinya operasional maskapai akibat peperangan. </p>
<p>Direktur Utama PT Permata Zain Al Miftah, KH Muhammad Zainuri Makruf, memperkirakan, nilai kerugian jika satu grup berjumlah sekitar 400 orang dengan biaya tiket pesawat sekitar Rp15,4 juta per orang, visa Rp2,5 juta, serta hotel dan transportasi sekitar Rp9 juta, maka potensi kerugian bisa mencapai miliaran rupiah.</p>
<p>"Kalau dihitung, nilai kerugian sangat besar. Ini belum termasuk biaya operasional lain. Pengalaman saat pandemi Covid-19 dulu, kerugian juga mencapai miliaran rupiah," kata pengusaha travel umrah yang akrab disapa Gus Zen, Jumat (6/3/2026).</p>
<p>Zen menyampaikan, saat ini sejumlah jemaah umrah masih tertahan di Arab Saudi akibat penyesuaian jalur penerbangan.</p>
<p>Meski begitu, beberapa grup yang menggunakan penerbangan langsung Jeddah–Surabaya maupun Jeddah–Jakarta sudah kembali ke Tanah Air. </p>
<p>Namun, jemaah yang menggunakan rute transit seperti Qatar dan Uni Emirat Arab masih menunggu kepastian jadwal.</p>
<p>"Selain berdampak pada jemaah, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi penyelenggara travel," terang dia.</p>
<p>Pihaknya menegaskan, bahwa keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama. </p>
<p>Perusahaan travel umrah akan terus berkoordinasi dengan penyelenggara dan memantau perkembangan kebijakan penerbangan.</p>
<p>"Kami tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan jemaah. Soal kerugian bisa dibicarakan kemudian, yang terpenting saat ini kondisi mereka aman dan bisa kembali dengan selamat," tambahnya. </p>
<p>Zen berharap agar situasi konflik geopolitik di Timur Tengah segera mereda sehingga aktivitas penerbangan kembali normal dan jemaah bisa pulang dengan aman.</p>
<p>"Kami berharap situasi segera damai dan kondusif. Baik Amerika, Israel maupun Iran bisa menahan diri demi keselamatan masyarakat sipil, termasuk jemaah umrah," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Lebaran, Gressmall Gresik Terapkan Program Belanja Hemat dan Parkir Gratis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sambut-lebaran-gressmall-gresik-terapkan-program-belanja-hemat-dan-parkir-gratis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sambut-lebaran-gressmall-gresik-terapkan-program-belanja-hemat-dan-parkir-gratis</guid>
<description><![CDATA[ Pengunjung bakal dimanjakan dengan beragam promo diskon menarik mulai stand fashion, swalayan, hingga makanan. Layanan parkir pengunjung mall pun khusus tidak dikenakan biaya alias gratis mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, pada Sabtu (7/3/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aa4c0d78e26.webp" length="69612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 11:00:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Gressmall Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Menjelang lebaran di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat yang tidak hanya sebagai bulan penuh berkah, namun juga menjadi saat yang tepat untuk belanja hemat berburu diskon besar-besaran. </p>
<p>Salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Gresik, Gressmall, menawarkan banjir diskon menarik melalui program Late Night Shoping yang hanya berlaku, pada Sabtu (7/3/2026) malam.</p>
<p>Pengunjung bakal dimanjakan dengan beragam promo diskon menarik mulai stand fashion, swalayan, hingga makanan.</p>
<p>Layanan parkir pengunjung mall pun khusus tidak dikenakan biaya alias gratis mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.</p>
<p>General Manager Gressmall, Erik P Bangun, mengatakan selama program Late Night Shoping tersebut juga menyediakan hadiah menarik untuk pelanggan. </p>
<p>"Kita juga menyediakan hadiah berupa sembako untuk pelanggan yang berbelanja dengan memenuhi syarat melalui undian. Kemudian untuk belanja paling banyak akan mendapatkan jam dari xiomi," kata Erik, Jumat (7/3/2026).</p>
<p>Erik menyampaikan, momentum menjelang lebaran tidak menampik tradisi masyarakat berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju baru maupun perlengkapan lebaran. </p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, persiapan pusat perbelanjaan Gressmall diupayakan maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga Gresik menjelang lebaran. </p>
<p>Lanjut Erik, setidaknya ada 75 tenant mulai skala besar hingga kecil turut ikut dalam program Late Night Shoping menjelang lebaran 2026 ini.</p>
<p>"Promonya up to 70 persen. Lebih bervariasi terutama untuk fashion, kalau untuk makanan FnB bisa bundling, kalau beli sekian nominal akan mendapat keuntungan dan sebagainya. Program hanya berlaku satu hari besok," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kue Kering Mawar Jadul Kembali Diburu Saat Ramadan, Produsen di Blitar Produksi Hingga 3 Kuintal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kue-kering-mawar-jadul-kembali-diburu-saat-ramadan-produsen-di-blitar-produksi-hingga-3-kuintal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kue-kering-mawar-jadul-kembali-diburu-saat-ramadan-produsen-di-blitar-produksi-hingga-3-kuintal</guid>
<description><![CDATA[ Sajian lebaran yakni kue kering mawar jadul kembali diburu masyarakat saat Ramadan. Salah satu produsen di Kota Blitar memproduksi kue kering mawar jadul hingga 3 kuintal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a9433cd187e.webp" length="91420" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 17:59:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kue Kering, Mawar Jadul, Diburu, Pembeli, Ramadan, Produsen, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Aroma kue kering khas lebaran mulai terasa di dapur rumah Susilorini (57) warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menjelang Hari Raya Idulfitri, dapurnya kembali sibuk memproduksi kue kering mawar jadul atau yang dikenal juga sebagai kue semprit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap hari bersama lima orang pekerja, Susilorini memutar adonan dan mencetak kue berbentuk bunga mawar yang menjadi favorit banyak pelanggan. Kue kering klasik ini selalu diburu masyarakat saat Ramadan hingga menjelang Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setiap tahun pasti ada saja yang mencari kue kering mawar jadul ini. Apalagi saat Lebaran, permintaan selalu meningkat," katanya, Kamis (5/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mengikuti selera pasar, Susilorini tidak hanya memproduksi kue kering mawar rasa original. Ia juga membuat varian cokelat serta kue kering warna-warni yang lebih menarik bagi anak muda.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, inovasi tersebut dilakukan agar kue kering tradisional tetap diminati generasi sekarang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau hanya yang klasik, peminatnya kebanyakan orang tua. Jadi kami buat juga yang warna-warni supaya anak-anak dan anak muda tertarik," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga minggu kedua bulan Ramadan ini, Ia mengaku sudah memproduksi sekitar dua hingga tiga kuintal kue kering mawar jadul. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Produksi bahkan sudah dimulai sejak sebelum Ramadan untuk memenuhi pesanan pelanggan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagian produk telah dikirim lebih awal ke sejumlah toko oleh-oleh di wilayah Blitar yang menjadi pelanggan tetapnya setiap tahun.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski pesanan tahun ini terbilang ramai, Susilorini mengatakan jumlahnya masih belum sebanyak Lebaran tahun lalu. Ia juga membatasi pesanan karena keterbatasan tenaga produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami lebih banyak melayani pelanggan lama di Blitar. Untuk luar kota hanya Tulungagung yang masih kami layani," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kue kering mawar jadul buatan Susilorini dijual dengan harga Rp50.000 hingga Rp70.000 per kemasan dengan berat 500 gram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan bentuknya yang khas dan cita rasa yang tetap dipertahankan, kue kering klasik ini masih menjadi pilihan banyak keluarga sebagai hidangan saat bersilaturahmi di Hari Raya Idulfitri. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diversifikasi Jadi Kunci, Batu Tak Lagi Bergantung pada Pajak Hotel</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diversifikasi-jadi-kunci-batu-tak-lagi-bergantung-pada-pajak-hotel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diversifikasi-jadi-kunci-batu-tak-lagi-bergantung-pada-pajak-hotel</guid>
<description><![CDATA[ Dengan strategi yang lebih menyebar dan tidak lagi bergantung pada satu sektor dominan, Pemkot Batu mencoba membangun fondasi pendapatan yang lebih tahan terhadap gejolak kebijakan dan perubahan pola ekonomi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a842c87ed1f.webp" length="36500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 22:21:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pajak, Hotel, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Pasca mendapatkan teguran dari anggota legislatif sebelumnya terkait pajak hunian, Pemerintah Kota Batu mulai menggeser arah kebijakan pendapatan daerah pada 2026. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak memang naik menjadi Rp287 miliar dari sebelumnya Rp275 miliar pada 2025.</p>
<p></p>
<p>Kepala Bapenda Kota Batu M. Nur Adhim pada Rabu (4/3/2026) menegaskan fokus utamanya bukan sekadar menaikkan angka, melainkan mengurangi ketergantungan pada pajak hotel yang selama ini menjadi tulang punggung.</p>
<p></p>
<p>"Realisasi pajak 2025 yang hanya mencapai sekitar 96 persen menjadi alarm. Apalagi sektor perhotelan terpukul kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang berdampak pada berkurangnya kegiatan rapat dan perjalanan dinas di hotel. Pola okupansi pun berubah drastis. Akhir pekan penuh oleh wisatawan, tetapi hari kerja cenderung sepi," urainya.</p>
<p></p>
<p>Kondisi itu akhirnya memaksa Pemkot Batu memutar strategi. Tahun 2026 tidak lagi bertumpu pada pajak hotel dan restoran semata. Diversifikasi sumber PAD menjadi agenda utama.</p>
<p>Bapenda mulai mengoptimalkan retribusi daerah, pengelolaan barang milik daerah (BMD), serta pemanfaatan aset-aset milik pemerintah yang selama ini belum tergarap maksimal.</p>
<p></p>
<p>Penertiban vila tidak berizin juga menjadi fokus. Keberadaan vila ilegal dinilai menciptakan persaingan tidak sehat sekaligus menggerus potensi pajak.</p>
<p>Dengan memasukkan vila ke dalam sistem perpajakan resmi, pemerintah berharap basis pajak semakin luas dan adil bagi pelaku usaha yang patuh.</p>
<p></p>
<p>"Di sisi lain, penguatan digitalisasi pendapatan akan terus digenjot. Sistem pembayaran dan pelaporan pajak kini semakin terintegrasi dan transparan," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Hal ini sebelumnya juga telah dibuktikan bahwa Kota Batu meraih predikat penerapan digitalisasi pendapatan terbaik di Jawa Timur dan masuk peringkat tujuh nasional. Digitalisasi dinilai efektif menekan kebocoran serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ibu Tiga Anak di Blitar Sulap Ruang Tamu Jadi &amp;quot;Pabrik&amp;quot; Parcel, Orderan Melejit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ibu-tiga-anak-di-blitar-sulap-ruang-tamu-jadi-pabrik-parcel-orderan-melejit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ibu-tiga-anak-di-blitar-sulap-ruang-tamu-jadi-pabrik-parcel-orderan-melejit</guid>
<description><![CDATA[ Seorang ibu rumah tangga sekaligus ibu bhayangkari di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar menyulap ruang tamu rumahnya menjadi pabrik parcel. Pasalnya, saat Ramadan kali ini ia mendapat orderan mencapai ratusan pcs. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a83590c04fa.webp" length="100010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 21:59:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ramadan, Lebaran, Parcel, 2026, Ibu Rumah Tangga, Ibu Bhayangkari.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Ramadan membawa berkah tersendiri bagi Dian Kristina (48) warga Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ibu rumah tangga yang juga anggota Bhayangkari dengan tiga orang anak ini kebanjiran pesanan parcel Lebaran hingga diproyeksikan menembus ribuan unit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak awal Ramadan 2026, ruang tamu rumahnya berubah menjadi tempat produksi sekaligus penyimpanan parcel. Tumpukan bingkisan berisi sembako, kue kering, hingga perlengkapan makan tertata rapi, siap dikirim ke pelanggan dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Alhamdulillah minggu pertama Ramadan sudah lebih dari 250 pesanan masuk. Biasanya mendekati lebaran makin ramai," ujarnya saat ditemui, Rabu (4/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usaha parcel musiman ini baru digeluti Dian sekitar tiga tahun terakhir. Awalnya sekedar membantu tetangga yang meminta dibuatkan bingkisan. Hasilnya diunggah ke media sosial, tak disangka responsnya positif dan pesanan pun mulai berdatangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, pelanggan tak hanya dari Blitar, tetapi juga Surabaya dan Tulungagung. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, total pesanan selama Ramadan hingga Idul Fitri bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 pcs parcel.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dian menyediakan berbagai pilihan harga, mulai Rp85 ribu hingga Rp350 ribu. Untuk paket premium, nominalnya menyesuaikan permintaan dan anggaran dari pelanggan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Isinya bisa sembako, makanan ringan, atau barang pecah belah seperti cangkir dan piring. Saya juga menerima custom sesuai keinginan pembeli," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menariknya, seluruh pesanan diracik sendiri bersama anak-anaknya. Ia belum merekrut karyawan meski jumlah order terus meningkat setiap tahun.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kesibukan itu tak membuat Dian kewalahan, ia mengaku justru menikmati proses kreatif menghias parcel agar tampil menarik dan bernilai jual tinggi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum fokus sebagai ibu rumah tangga, Dian pernah berkarier di Perbankan selama kurang lebih satu dekade.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun setelah menikah dengan anggota Polri dan mengikuti perpindahan tugas suami, ia memilih berhenti bekerja dan mengurus keluarga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, ketika anak-anaknya mulai beranjak dewasa, semangat berwirausaha kembali tumbuh. Ia bahkan berencana membuka layanan parcel tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga untuk momen lain seperti hajatan, ulang tahun, dan perayaan khusus.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau memungkinkan, ke depan ingin buka setiap hari, tidak musiman lagi. Lumayan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga," pungkasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan kreativitas dan ketekunan, Dian membuktikan peluang usaha bisa tumbuh dari rumah. Momentum Ramadan pun menjadi ladang rezeki yang terus berkembang dari tahun ke tahun. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fokus Komoditas Penyumbang Gejolak Harga, Pemkot Batu Gelar GPM di Bulukerto</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fokus-komoditas-penyumbang-gejolak-harga-pemkot-batu-gelar-gpm-di-bulukerto</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fokus-komoditas-penyumbang-gejolak-harga-pemkot-batu-gelar-gpm-di-bulukerto</guid>
<description><![CDATA[ Melalui intervensi langsung pada komoditas strategis, dukungan distribusi bersama Perum Bulog, serta penguatan peran UMKM lokal, langkah ini tidak hanya meredam potensi lonjakan inflasi, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadhan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a6a31593870.webp" length="58614" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 18:31:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, GPM, Bulukerto, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Naik turunnya kebutuhan pangan di Pasar Among Tani membuat Pemkot Batu bergerak cepat melakukan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji pada Selasa (3/3/2026).</p>
<p>Pemerintah Kota Batu memfokuskan intervensi pada bahan pokok strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, serta komoditas hortikultura.</p>
<p>Wali Kota Batu Nurochman menguraikan, pihaknya telah melakukan penyediaan 6 ton beras SPHP melalui kerja sama dengan Perum Bulog menjadi langkah antisipatif untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat konsumen.</p>
<p>"Dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram untuk beras SPHP, Rp14.500 per liter minyak goreng, serta gula Rp17.000 per kilogram, pemerintah berupaya menciptakan harga acuan yang lebih rendah dari pasar. Skema 500 voucher potongan harga Rp5.000 juga dirancang sebagai bantalan langsung bagi daya beli masyarakat," urainya.</p>
<p>Selain aspek stabilisasi harga, pelibatan 23 booth UMKM dalam GPM menunjukkan upaya memperkuat ekonomi lokal. Produk olahan, sayuran, hingga rempah-rempah yang dijajakan memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tetap bergerak di tengah momentum Ramadhan.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Cak Nur itu juga memaparkan bahwa pendekatan ini efektif karena menyasar dua sisi sekaligus konsumen memperoleh harga terjangkau, sementara pelaku usaha lokal tetap mendapatkan akses pasar.</p>
<p>Pola intervensi langsung seperti ini diproyeksikan terus dilakukan di sejumlah titik lain sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi menjelang Idul Fitri 2026.</p>
<p>"Yang pasti harga yang ada disini cukup memiliki selisih dengan harga yang ada dipasaran. Upaya ini adalah wujud konsistensi Pemkot untuk menekan inflasi dan membuat ekonomi masyarakat bisa terus berputar," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Kediri, Harga Pangan Terkendali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemprov-jatim-gelar-pasar-murah-di-kediri-harga-pangan-terkendali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemprov-jatim-gelar-pasar-murah-di-kediri-harga-pangan-terkendali</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan warga memadati pasar murah Pemprov Jatim di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026), di tengah tingginya harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Beras SPHP dijual Rp 55.000 per 5 kilogram dan cabai rawit Rp 40.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a51e5bb43dc.webp" length="49190" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 17:32:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>pasar murah jatim, pemprov jatim, kediri, harga pangan, idulfitri, inflasi jawa timur, khofifah indar parawansa, beras spHP, cabai rawit murah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP – </strong>Ratusan warga memadati pasar murah Pemprov Jatim di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026), di tengah tingginya harga sejumlah bahan pokok menjelang Idulfitri. Warga bahkan rela mengantre lebih dari satu jam demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.</p>
<p>Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran. Sejak pagi, warga sudah berdatangan untuk memperoleh antrean lebih awal.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir dan membagikan ratusan beras SPHP, telur, serta produk UMKM Kediri kepada masyarakat yang hadir.</p>
<p>Sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP dipatok Rp 55.000 untuk kemasan 5 kilogram, beras premium Rp 70.000 kemasan 5 kilogram, serta cabai rawit Rp 40.000 per kilogram atau lebih rendah dari harga pasar sekitar Rp 80.000 per kilogram.</p>
<p>"Saya tadi membeli beras, telur, minyak goreng dan gula. Dan harganya lebih murah di sini, dengan selisih Rp 2.000 sampai Rp 10.000. Tadi saya antre 1 jam lebih," Kata Darmasih, salah seorang warga.</p>
<p>Gubernur Khofifah menegaskan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Lebaran.</p>
<p>“Pasar murah ini merupakan bagian dari instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Dan harga-harga komoditi sembako dalam pasar murah ini jauh lebih murah dibandingkan dengan di pasaran. Kami juga pastikan stok sembako di Jawa Timur aman sampai Lebaran nanti,” ucap Khofifah.</p>
<p>Pemprov Jatim juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena ketersediaan pangan di Jawa Timur dipastikan aman hingga Hari Raya Idulfitri. Langkah ini diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya permintaan jelang Lebaran. (*)</p>
<p><strong>Sumber: beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Commuter Line Surabaya–Pasuruan Kini Resmi Melayani Penumpang hingga Probolinggo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/commuter-line-surabayapasuruan-kini-resmi-melayani-penumpang-hingga-probolinggo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/commuter-line-surabayapasuruan-kini-resmi-melayani-penumpang-hingga-probolinggo</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan jadwal, keberangkatan dari Stasiun Probolinggo tersedia pada pukul 04.10 WIB dan 21.22 WIB. Sementara untuk jadwal kedatangan dari Surabaya ke Probolinggo tersedia pada pukul 03.45 WIB dan 20.57 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a4aaa66fc83.webp" length="70236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 09:00:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Stasiun Probolinggo, kereta api, commuter line, trasportasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP</strong>– Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, meresmikan perpanjangan rute Kereta Commuter Line Surabaya–Pasuruan (Supas) hingga ke Kota Probolinggo. </p>
<p></p>
<p>Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta memfasilitasi mobilisasi penumpang dari Probolinggo menuju Surabaya maupun sebaliknya.</p>
<p></p>
<p>Acara peresmian dilaksanakan pada Minggu malam (1/3/2026) di Stasiun Probolinggo. Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, jajaran kepala OPD Pemerintah Kota Probolinggo, perwakilan KAI Commuter, serta pejabat Daop 8 Surabaya dan Daop 9 Jember.</p>
<p></p>
<p>Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah merealisasikan perpanjangan rute ini. Ia memproyeksikan layanan ini akan menarik minat sekitar 400 penumpang per hari.</p>
<p></p>
<p>"Dengan estimasi jumlah tersebut, sekitar dua hingga tiga gerbong kereta sudah terisi penumpang yang memiliki tujuan beragam, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berlibur," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota menilai perpanjangan rute ini akan memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect), khususnya pada sektor pariwisata dan pengembangan UMKM di Kota Probolinggo. </p>
<p></p>
<p>Dengan tarif tiket yang ekonomis sebesar Rp8.000, transportasi ini diharapkan menjadi pilihan utama bagi warga yang kerap bepergian ke Surabaya.</p>
<p></p>
<p>"Harapan saya, dengan prediksi okupansi yang terus meningkat, ke depan akan ada penambahan perjalanan kereta untuk memfasilitasi penumpang, baik dari Probolinggo ke Surabaya maupun sebaliknya," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Prosesi peresmian ditandai dengan pemberangkatan kereta tujuan Surabaya oleh Wali Kota. </p>
<p></p>
<p>Setelah itu, Aminuddin bersama jajaran OPD turut melakukan peninjauan dengan menaiki kereta hingga Stasiun Pasuruan. Pada hari pertama operasional, tercatat sebanyak 413 penumpang berangkat dari Stasiun Probolinggo.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan jadwal, keberangkatan dari Stasiun Probolinggo tersedia pada pukul 04.10 WIB dan 21.22 WIB. Sementara untuk jadwal kedatangan dari Surabaya ke Probolinggo tersedia pada pukul 03.45 WIB dan 20.57 WIB.</p>
<p></p>
<p>Direktur Operasional dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia, Heri Siswanto, menjelaskan bahwa perpanjangan rute ini merupakan tindak lanjut dari izin operasi yang diterbitkan Dirjen Perkeretaapian pada Jumat (27/2/2026).</p>
<p></p>
<p>"Dengan izin tersebut, menandai perjalanan Kereta Commuter Line Supas hingga ke Kota Probolinggo. Per tanggal 1 Maret 2026, kami siap melayani penumpang dari Surabaya ke Probolinggo maupun sebaliknya," kata Heri.</p>
<p></p>
<p>Heri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo yang berkomitmen mendorong peningkatan kunjungan wisatawan melalui penyediaan transportasi massal.</p>
<p></p>
<p>"Nantinya perpanjangan rute ini dilayani empat perjalanan KA, yakni dua perjalanan dari Surabaya pada pagi dan sore hari, serta dua perjalanan dari Probolinggo pada pagi dan malam hari. Di dalam kereta juga terdapat petugas yang siap melayani penumpang," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aturan SIPA Dianggap Cekik UMKM, Pembudidaya Ikan di Kediri&amp;Jombang Protes ke DPRD Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aturan-sipa-dianggap-cekik-umkm-pembudidaya-ikan-di-kediri-jombang-protes-ke-dprd-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aturan-sipa-dianggap-cekik-umkm-pembudidaya-ikan-di-kediri-jombang-protes-ke-dprd-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Keresahan ini memuncak menyusul langkah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur yang memanggil sejumlah pelaku UMKM budidaya ikan atas dugaan pelanggaran Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a30ec34e9f1.webp" length="31396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 07:00:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Peternak Ikan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong>– Kebijakan perizinan penggunaan air tanah kini menjadi momok menakutkan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pembudidaya ikan air tawar di wilayah Kediri dan Jombang. </p>
<p></p>
<p>Keresahan ini memuncak menyusul langkah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur yang memanggil sejumlah peternak atas dugaan pelanggaran Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).</p>
<p></p>
<p>Persoalan yang mengancam keberlangsungan pangan lokal ini mencuat dalam diskusi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Peternak Ikan Air Tawar Nusantara (Pekantara) di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang, Sabtu (28/2/2026). Hadir sebagai penyerap aspirasi, Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi.</p>
<p></p>
<p>Agus, perwakilan pembudidaya lele asal Pare, Kediri, melontarkan kritik terhadap regulasi SIPA yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil. </p>
<p></p>
<p>Ia menuntut pemerintah segera mengevaluasi batasan kubikasi (volume) penggunaan air dan memberikan perlakuan setara antara sektor perikanan dan pertanian.</p>
<p></p>
<p>"Kami pada dasarnya patuh pada perizinan, namun kami meminta agar batasan kubikasinya dibebaskan. Disamakan dengan petani," tegas Agus. </p>
<p></p>
<p>Ia juga membeberkan bahwa tekanan hukum ini nyaris memicu aksi demonstrasi besar-besaran di Kediri sebelum akhirnya diputuskan untuk menempuh jalur diplomasi politik.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi potensi kriminalisasi administratif tersebut, Anggota Komisi A DPRD Jatim, Sumardi, mengakui dinamisnya regulasi penataan usaha. </p>
<p></p>
<p>Namun, ia mengingatkan bahwa legalitas jangan sampai menjadi alat untuk mematikan sektor perikanan, yang justru menjadi pilar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah pusat.</p>
<p></p>
<p>"Perizinan itu penting dan harus diurus. Namun, jika peternak sudah berhadapan dengan aparat penegak hukum, organisasi harus hadir memberikan pendampingan dan perlindungan," ujar politisi yang karib disapa Cak Sumardi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Sebagai langkah konkret, Cak Sumardi berkomitmen memfasilitasi sarasehan antara Pekantara dengan instansi terkait untuk mencari solusi administratif, guna memastikan peternak tidak terus-menerus dibayangi sanksi pidana atas kebutuhan dasar usaha mereka.</p>
<p></p>
<p>Ketua DPP Petani Ikan Tawar Nusantara (Pekantara), Heri Purnomo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan anggotanya menjadi bulan-bulanan persoalan hukum akibat celah regulasi. </p>
<p></p>
<p>Ia memastikan organisasi akan melakukan pendampingan hukum bagi pembudidaya yang dipanggil pihak kepolisian.</p>
<p></p>
<p>"Keluhan anggota mengenai pemanggilan oleh Polda Jatim ini menciptakan iklim usaha yang tidak kondusif. Kami akan pasang badan dan memperjuangkan hak-hak peternak agar keberlanjutan usaha mereka tetap terjamin," pungkas Heri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Okupansi Menurun, Ancaman PHK dan Multi Tasking Mengintai Karyawan Hotel di Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/okupansi-menurun-ancaman-phk-dan-multi-tasking-mengintai-karyawan-hotel-di-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/okupansi-menurun-ancaman-phk-dan-multi-tasking-mengintai-karyawan-hotel-di-batu</guid>
<description><![CDATA[ Tanpa pemulihan daya beli, sektor pariwisata tidak hanya menghadapi risiko perlambatan, tetapi juga ancaman terhadap stabilitas tenaga kerja yang selama ini bergantung pada geliat wisata di Kota Batu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a411f84df38.webp" length="34842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 19:45:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, PHK, Hotel</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Tekanan sektor pariwisata Kota Batu pada 2026 tak hanya berbicara soal okupansi dan daya beli, tetapi mulai mengarah pada isu ketenagakerjaan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, mengingatkan bahwa kondisi ekonomi yang melemah berpotensi menyeret dampak serius bagi pekerja hotel.</p>
<p>Menurut Sujud, penurunan okupansi hotel di Kota Batu yang berkisar 20 - 30 persen secara<em> year over year</em> menjadi alarm utama. Ketika pendapatan turun sementara biaya operasional tetap berjalan normal, ruang gerak manajemen semakin sempit.</p>
<p>"Di sisi lain, kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tetap harus dipenuhi, sehingga tekanan biaya semakin besar. Sehingga skenario efisiensi tenaga kerja menjadi risiko yang sulit dihindari apabila kondisi terus memburuk," paparnya.</p>
<p>Sujud melanjutkan pola yang paling umum diterapkan adalah pengurangan jumlah karyawan atau penerapan sistem multi tasking. Pekerjaan yang sebelumnya ditangani lima orang, kini bisa dibebankan kepada empat orang atau bahkan lebih sedikit.</p>
<p>Ia menilai, situasi ini jauh berbeda dengan masa pandemi COVID-19. Saat itu, pelaku usaha masih memperoleh stimulus pajak dan berbagai bantuan dari pemerintah. Kini, beban operasional berjalan normal, sementara pendapatan tidak sepenuhnya pulih dan kebijakan efisiensi belanja pemerintah pusat justru memperlambat perputaran ekonomi.</p>
<p>"Efisiensi belanja APBN 2026 yang direncanakan mencapai 15 persen disebut ikut memperparah tekanan sektor jasa. Ketika belanja negara melambat, efeknya merembet pada daya beli masyarakat, terutama kelas menengah. Wisata dan menginap di hotel menjadi kebutuhan yang paling mudah dikurangi," imbuhnya.</p>
<p>Sujud menegaskan, strategi banting harga bukan lagi solusi realistis. Setiap hotel memiliki batas tarif minimum atau bottom rate yang harus dijaga agar tidak merugi. Dengan biaya listrik, bahan baku, dan gaji yang terus naik, ruang untuk perang harga semakin terbatas. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai di Surabaya Meroket</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-surabaya-meroket</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-surabaya-meroket</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga cabai di Surabaya disebabkan ketidakseimbangan permintaan dan penawaran akibat peningkatan permintaan jelang Ramadan dan penurunan pasokan karena cuaca buruk. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2bdbfcfef1.webp" length="72824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 21:15:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>perdagangan, cabai, puasa, Ramadan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP -</strong> Surabaya lagi panas. Harga cabai di sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Wonokromo dan Pasar Dukuh Kupang, naik drastis.</p>
<p>Berdasarkan hasil observasi di beberapa pasar tradisional di Surabaya pada Sabtu (28/2/2026), telah terjadi fluktuasi harga cabai yang signifikan.</p>
<p>Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar 88,9-100 persen dari Rp45.000 menjadi Rp 85.000-Rp 90.000 per kilogram.</p>
<p>Sementara itu, harga cabai merah besar meningkat sebesar 75 persen dari Rp40.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.</p>
<p>Fenomena ini memicu reaksi dari pedagang dan konsumen, yang mengeluhkan dampak kenaikan harga terhadap biaya hidup sehari-hari.</p>
<p>Siti Munaroh, pedagang cabai di Pasar Wonokromo, menyatakan, kenaikan harga cabai mulai dirasakan sejak sepekan menjelang Ramadan dan masih berlanjut hingga saat ini.</p>
<p>"Harga sayuran lainnya relatif tidak berubah, namun cabai kecil mengalami lonjakan harga yang cukup besar. Pada awal Ramadan, harga cabai kecil sempat menyentuh Rp110.000 per Kg, kini turun menjadi Rp85.000 per Kg, namun masih tergolong tinggi," ujarnya.</p>
<p>Menurut Siti Munaroh, kenaikan harga cabai kecil disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat akan bahan masakan untuk sahur dan berbuka puasa.</p>
<p>"Penurunan pasokan dari sektor pertanian, dikombinasikan dengan peningkatan permintaan masyarakat yang signifikan, terutama selama periode sahur dan berbuka puasa, telah menyebabkan kenaikan harga cabai kecil di pasar," tutur Siti.</p>
<p>Siti Munaroh menyatakan, kondisi cuaca juga mempengaruhi hasil panen cabai di Jawa Timur.</p>
<p>"Cuaca buruk menyebabkan banyak cabai rusak dan busuk, sehingga hasil panen menurun," tambahnya.</p>
<p>Hujan deras di beberapa daerah di Jawa Timur menyebabkan lahan pertanian cabai tergendam, sehingga hasil panen menurun drastis.</p>
<p>Hal ini berdampak pada pasokan cabai ke pasar tradisional yang menjadi terbatas, karena stok di tingkat pedagang juga menurun. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Sumber: beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Paskalis Arakat, Mahasiswa Magang Unitri.</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perubahan Harga Pangan di Pasar Among Tani Batu, Diprediksi Stagnan Hingga Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perubahan-harga-pangan-di-pasar-among-tani-batu-diprediksi-stagnan-hingga-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perubahan-harga-pangan-di-pasar-among-tani-batu-diprediksi-stagnan-hingga-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Secara umum, pergerakan harga di Pasar Among Tani cenderung fluktuatif namun masih terkendali. Penurunan pada komoditas strategis seperti cabai rawit dan daging ayam menjadi angin segar bagi masyarakat, meski kenaikan bawang merah tetap menjadi perhatian di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadhan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2d2e9d453a.webp" length="29752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 19:16:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Harga, Pasar Among Tani</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Memasuki hari ke 10 Ramadan, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Among Tani mengalami perubahan dibandingkan kondisi menjelang puasa. Beberapa komoditas tercatat turun, namun ada pula yang justru merangkak naik perlahan.</p>
<p>Kholifah salah seorang pedagang komoditas bumbu dapur yang berdomisili di Kelurahan Ngaglik menguraikan harga cabai rawit yang sebelumnya sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram sebelum Ramadan, kini turun menjadi Rp81 ribu per kilogram.</p>
<p>Meski mengalami penurunan, harga tersebut masih lebih tinggi dibandingkan posisi awal yang berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.</p>
<p>"Berbeda dengan cabai, bawang merah justru mengalami kenaikan. Jika sebelum puasa berada di angka Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp39 ribu per kilogram. Sementara bawang putih terpantau stagnan di harga Rp35 ribu per kilogram tanpa perubahan signifikan," imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut, untuk komoditas beras medium, harga relatif stabil. Saat ini berada di kisaran Rp13 ribu per kilogram atau sekitar Rp65 ribu per 5 kilogram. Kenaikan hanya tipis, sekitar Rp350 per kilogram, sehingga tidak terlalu berdampak signifikan pada daya beli.</p>
<p>Terpisah Sumajid pedagang daging asal Kelurahan Sisir menegaskan harga daging sapi juga tidak mengalami perubahan dan tetap di kisaran Rp125 ribu per kilogram.</p>
<p>"Sementara itu, daging ayam justru turun dari Rp40 ribu menjadi Rp37 ribu per kilogram. Kalau telur ayam tercatat stagnan di harga Rp30 ribu per kilogram," imbuhnya.</p>
<p>Pria paruh baya itu juga menegaskan perubahan harga komoditas pangan ini diprediksi akan bertahan hingga lebaran nanti. Hanya saja yang perlu diwaspadai adalah kenaikan harga daging ayam ras maupun ayam kampung yang biasanya permintaannya melambung tinggi pada H-7 lebaran. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Jatim Targetkan Serapan Gabah Petani 883.000 Ton pada 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-jatim-targetkan-serapan-gabah-petani-883000-ton-pada-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-jatim-targetkan-serapan-gabah-petani-883000-ton-pada-2026</guid>
<description><![CDATA[ Target tersebut merupakan bagian dari program nasional penyerapan gabah sebesar 4 juta ton yang dicanangkan pemerintah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2966a8969f.webp" length="87002" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 16:00:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Serapan Gabah Petani</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> – Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam menyerap gabah petani di Jawa Timur dengan target 883.000 ton sepanjang tahun 2026. Target tersebut merupakan bagian dari program nasional penyerapan gabah sebesar 4 juta ton yang dicanangkan pemerintah.</p>
<p>Target serapan gabah tersebut disampaikan langsung Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, saat turun langsung ke hamparan sawah di Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (26/2/2026) kemarin. </p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan optimal di awal musim panen.</p>
<p>“Hari ini kami memastikan panen padi di wilayah Bulog Cabang Mojokerto–Jombang yang sudah mulai memasuki musim panen. Kami ingin memastikan penyerapan Bulog berjalan maksimal,” ujar Langgeng dalam pesan diterima suarajatimpost.com, Sabtu (28/2/2026). </p>
<p>Hingga Rabu (25/2/2026), realisasi penyerapan gabah di Jawa Timur telah mencapai sekitar 178.000 ton atau 20 persen dari target tahunan. Capaian ini dinilai menggembirakan mengingat masih berada di awal tahun.</p>
<p>“Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, realisasi Januari dan Februari tahun ini jauh lebih tinggi. Ini menunjukkan tren positif,” kata Langgeng.</p>
<p>Menurutnya, optimalisasi penyerapan gabah tidak hanya bertujuan memenuhi target, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.</p>
<p>“Harapan kami tentu sesuai program pemerintah dan arahan Presiden untuk swasembada pangan. Minimal, kita memastikan ketahanan pangan untuk wilayah NKRI tetap terjaga,” tegasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Bulog juga bersiap menghadapi penyaluran bantuan pangan pada Februari dan Maret 2026. Volume bantuan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga ketersediaan stok menjadi prioritas utama.</p>
<p>Terkait kendala cuaca, sejumlah wilayah di Jawa Timur sempat terdampak banjir, seperti di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, dan sebagian Lamongan. Namun, dampaknya terhadap produksi dinilai tidak terlalu signifikan.</p>
<p>“Memang ada beberapa hektare yang puso, tetapi tidak signifikan. Kami terus berkomunikasi dengan dinas pertanian setempat untuk memantau kondisi di lapangan,” jelas Langgeng.</p>
<p>Berdasarkan informasi BMKG, puncak curah hujan diprediksi terjadi pada Februari. Bulog berharap kondisi cuaca mulai membaik pada Maret sehingga mendukung kelancaran panen dan menjaga kualitas gabah.</p>
<p>Langgeng menambahkan, capaian penyerapan tidak terlepas dari sinergi dengan TNI, penyuluh pertanian, dan dinas pertanian di daerah. Dari sisi pendanaan, Bulog memastikan tidak ada kendala dan menjamin ketersediaan dana untuk membayar hasil panen petani secara tepat waktu.</p>
<p>Dengan puncak panen yang diperkirakan terjadi pada Maret hingga Mei, Bulog optimistis target serapan tahun ini dapat tercapai sekaligus memperkuat stok beras nasional di tengah tantangan cuaca yang masih fluktuatif. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Elpiji 3 Kg di Blitar Langka, Disperindag  Bingung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/elpiji-3-kg-di-blitar-langka-disperindag-bingung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/elpiji-3-kg-di-blitar-langka-disperindag-bingung</guid>
<description><![CDATA[ Padahal, secara administratif, Disperindag mengeklaim kuota dan jalur distribusi dalam kondisi aman. Pasokan bahkan disebut telah mendapat tambahan ekstra saat periode libur panjang sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2730336ecb.webp" length="56166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 13:58:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kuota, Ditambah, Disperindag, Kota Blitar, Tabung, Elpiji.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar menunjukkan sikap gamang dalam merespons isu kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram yang mulai mencekik masyarakat menjelang Ramadan 2026. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski keluhan warga meluas, Disperindag setempat justru mengaku bingung atas fenomena tersebut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Padahal, secara administratif, Disperindag mengeklaim kuota dan jalur distribusi dalam kondisi aman. Pasokan bahkan disebut telah mendapat tambahan ekstra saat periode libur panjang sebelumnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan tambahan kuota sebanyak 6.700 tabung kepada Pertamina saat momen libur Imlek lalu. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Penambahan tersebut disebutnya telah disetujui dan didistribusikan pada periode 17–20 Februari 2026.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Secara pasokan sebenarnya aman. Bahkan ketika ada libur panjang, kami sudah antisipasi dengan tambahan kuota. Jadi kalau sekarang muncul isu langka, itu yang membuat kami bertanya-tanya," ujar Parminto, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dirinya memaparkan bahwa distribusi dari agen ke pangkalan berjalan normal. Di Kota Blitar, terdapat 245 pangkalan aktif yang tersebar di 188 RW, dengan rasio rata-rata dua hingga tiga pangkalan per RW.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Setiap pangkalan rutin menerima kiriman 25 hingga 50 tabung dengan frekuensi dua hingga tiga kali sepekan. Secara kalkulasi kuota, angka tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik warga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Namun, Parminto tidak menampik adanya anomali lonjakan permintaan menjelang Ramadan. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meningkatnya aktivitas rumah tangga untuk persiapan sahur dan berbuka, serta menjamurnya pedagang takjil musiman, ditengarai menjadi pemicu terkurasnya stok di pasar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami memahami ada peningkatan konsumsi. Tapi langkah antisipasi sudah dilakukan dengan tambahan kuota. Karena itu kami masih mendalami kemungkinan penyebab lain," katanya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia kembali menegaskan bahwa elpiji melon merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurutnya, skema pembelian saat ini sudah lebih terkontrol karena wajib menyertakan identitas yang terdaftar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami juga belum tahu apa penyebabnya. Karena yang jelas tabung elpiji 3 kilogram itu peruntukannya bagi warga miskin," ungkap Parminto.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kontradiksi pernyataan birokrasi ini berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji di tingkat pengecer maupun pangkalan dalam beberapa hari terakhir. Stok sering kali ludes dalam waktu singkat sesaat setelah pengiriman tiba.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menanggapi ketimpangan data dan realita ini, Disperindag Kota Blitar menyatakan akan melakukan pemantauan distribusi di lapangan. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Upaya ini dilakukan guna mendeteksi adanya potensi penumpukan stok, distribusi yang tidak merata, hingga kemungkinan praktik penyimpangan di rantai pasok. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Diserbu Warga Sananwetan Blitar, Harga Lebih Rendah dari Pasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-diserbu-warga-sananwetan-blitar-harga-lebih-rendah-dari-pasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-diserbu-warga-sananwetan-blitar-harga-lebih-rendah-dari-pasaran</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan warga menyerbu kegiatan Pasar Murah yang digelar di daerah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Pada kegiatan tersebut, harga kebutuhan pokok dijual lebih rendah dari pasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a12f157f4f4.webp" length="70278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 17:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah, Warga, Serbu, Kota Blitar, Sananwetan, Harga, Kebutuhan Pokok, Dijual, Dibawah, Pasaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Ratusan warga memadati lokasi Pasar Murah yang diselenggarakan di kawasan Kantor Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Jumat (27/2/2026). </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Masyarakat terpantau telah mengantre sejak pagi hari guna mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah rata-rata pasar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satu warga, Sri Susanti (34), mengaku sengaja datang lebih awal untuk memastikan ketersediaan stok. Dalam kesempatan tersebut, ia membeli komoditas berupa dua kemasan beras SPHP, telur, bawang putih, cabai rawit, tepung terigu, dan satu liter minyak goreng Minyakita.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dibandingkan pasaran, di sini lebih murah dan selisih harganya itu lumayan. Meskipun dibatasi, sudah sangat membantu untuk kebutuhan dapur," ujar Sri, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sri berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan menjelang Lebaran guna meringankan beban belanja rumah tangga di tengah kenaikan harga musiman.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ya harapannya bisa ada lagi kegiatan seperti ini. Kalau bisa jenisnya ditambah yang biasanya sering dibutuhkan para emak-emak," harapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengendalian inflasi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idulfitri. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Terdapat 10 komoditas strategis yang dijual, meliputi beras medium dan premium, minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah besar, serta gula pasir.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Adapun sejumlah harga komoditas dalam pasar murah ini tercatat lebih rendah dari harga pasar. Beras medium dijual seharga Rp11.000 per kilogram di saat harga pasar berkisar Rp12.000 hingga Rp13.000. Komoditas telur dibanderol Rp24.000 per kemasan, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dijual Rp5.000 per ons, sedangkan di pasaran masih berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per ons.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ini bukan pembagian gratis, tetapi intervensi harga agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kami siapkan satu ton beras medium SPHP dan 240 liter Minyakita," jelas Parminto.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Parminto menambahkan, memasuki pekan kedua bulan Ramadan, sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau fluktuasi harga guna menjaga stabilitas pasokan serta daya beli masyarakat. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perajin Bedug di Blitar Banjir Pesanan Menjelang Idulfitri 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perajin-bedug-di-blitar-banjir-pesanan-menjelang-idulfitri-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perajin-bedug-di-blitar-banjir-pesanan-menjelang-idulfitri-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pada Ramadan 2026 ini, ia menerima pesanan bedug dari berbagai pelanggan, mulai dari wilayah lokal Blitar hingga luar kota. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a111a56f6b0.webp" length="76592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 10:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Momen, Ramadan, Perajin, Bedug, Kebanjiran, Orderan, Blitar, Berkah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Meningkatnya permintaan bedug pada momentum Ramadan membawa keberkahan bagi Mujiono (44), seorang perajin asal Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pada Ramadan 2026 ini, ia menerima pesanan bedug dari berbagai pelanggan, mulai dari wilayah lokal Blitar hingga luar kota.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pesanan bedug memang ramainya pada Ramadan saja. Di luar itu jarang, kalau tahun ini ada 10 pesanan bedug," ujarnya, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ditemui di bengkel kerjanya, Mujiono tengah menyelesaikan tahap akhir (finishing) pada dua unit bedug. Sebanyak delapan unit lainnya telah diambil oleh pemesan. Salah satu bedug yang sedang dikerjakan memiliki diameter satu meter dan panjang 1,2 meter untuk memenuhi kebutuhan masjid.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Proses produksi dilakukan secara bertahap. Setelah kayu dibentuk, bagian luar dihaluskan menggunakan mesin amplas. Selanjutnya, dilakukan proses plamir untuk menutup sambungan kayu sebelum memasuki tahap pelitur.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Guna mengantisipasi lonjakan pesanan, Mujiono telah menyiapkan bahan baku jauh sebelum memasuki bulan suci. Saat mendekati Ramadan, pengerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian agar produk dapat segera dikirim kepada pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ukuran bedug yang paling banyak dipesan berdiameter 55 hingga 70 sentimeter untuk musala. Sementara harga jual bervariasi, mulai Rp2,5 juta hingga Rp15 juta tergantung ukuran dan bahan," ucapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Mayoritas pesanan berasal dari wilayah Blitar, namun terdapat pula pelanggan dari luar daerah seperti Kabupaten Tulungagung.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam proses produksi, Mujiono menggunakan kayu mahoni, nangka, dan trembesi. Ia mengakui saat ini cukup kesulitan memperoleh kayu utuh berukuran besar. Jika bahan tersebut tidak tersedia, ia menyiasatinya dengan menyambung kayu tanpa mengurangi kualitas suara yang dihasilkan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saat ini sudah mulai sulit mendapatkan bahan kayu utuh berukuran besar. Kalau tidak tersedia, kayu akan disambungkan tanpa mengurangi kualitas suara," tutur dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain bedug, Mujiono juga memproduksi kendang Jawa untuk kesenian jaranan dan karawitan. Produksi kendang dilakukan setiap hari dengan kapasitas mencapai 20 unit.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pesanan kendang sebagian besar berasal dari Jawa Timur dan Lampung. Setiap bulan, ia rutin mengirim hingga 500 unit kendang ke wilayah Lampung. Namun, selama Ramadan, permintaan kendang cenderung menurun dan digantikan oleh peningkatan pesanan bedug. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ibu Muda di Blitar Raup Cuan dari Bisnis Kemasan Hampers, Pesanan Tembus Pasar Internasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ibu-muda-di-blitar-raup-cuan-dari-bisnis-kemasan-hampers-pesanan-tembus-pasar-internasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ibu-muda-di-blitar-raup-cuan-dari-bisnis-kemasan-hampers-pesanan-tembus-pasar-internasional</guid>
<description><![CDATA[ Usaha rumahan yang dirintis sejak 2018 tersebut kini telah menjangkau pasar nasional dengan peningkatan pesanan hingga 30 persen selama bulan Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a1119c115b3.webp" length="38094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 09:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ibu Muda, Penataran, Blitar, Bisnis, Boks, Hampers, Sukses, Pasar Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Tren bingkisan (hampers) Ramadan 2026 tidak hanya membawa berkah bagi produsen kue kering, tetapi juga bagi penyedia jasa kemasan. Di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, seorang ibu muda berhasil mengoptimalkan celah bisnis melalui pembuatan boks kemasan eksklusif.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lendy Renora (33) membuktikan bahwa kemasan merupakan elemen penting yang menentukan nilai jual sebuah produk. Usaha rumahan yang dirintis sejak 2018 tersebut kini telah menjangkau pasar nasional dengan peningkatan pesanan hingga 30 persen selama bulan Ramadan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Hingga awal Ramadan ini, pesanan yang sudah terkirim lebih dari 4.000 boks," ujar Lendy saat ditemui di lokasi produksi, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berbeda dengan pelaku usaha lain yang berfokus pada isi bingkisan, Lendy konsisten pada produksi kemasan. Segmen pasarnya mencakup toko kue, vendor suvenir, pelaku UMKM di berbagai kota, hingga sektor korporasi.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pada hari biasa, volume produksi berkisar antara 100-150 boks per hari. Namun, menjelang Hari Raya Idulfitri, angka tersebut melonjak hingga 20-30 persen. Harga produk ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp17.000 hingga Rp60.000 per unit, tergantung pada ukuran dan spesifikasi pemesan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lendy berpendapat bahwa kemasan memiliki peran signifikan dalam meningkatkan persepsi konsumen terhadap sebuah barang.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saya percaya kemasan itu punya nilai plus. Produk biasa bisa terlihat premium kalau dikemas dengan baik," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sejak awal operasional, Lendy tidak membatasi pemasaran pada lingkup lokal Blitar. Ia langsung mengoptimalkan strategi pemasaran digital guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Strategi tersebut terbukti efektif. Saat ini, pesanan rutin berdatangan dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Aceh, Makassar, hingga Timika. Bahkan, produknya telah merambah pasar internasional, seperti Malaysia dan Singapura.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kalau hanya ditawarkan ke teman sendiri, pasarnya cepat habis. Dari awal saya sudah berpikir pasarnya harus seluruh Indonesia," ungkapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Perjalanan bisnis Lendy dilakukan secara bertahap. Pada awal merintis, ia menangani seluruh proses secara mandiri, mulai dari desain, produksi, administrasi, hingga pemasaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dulu itu awalnya dapat pesanan 10 boks sudah senang sekali. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang lebih pesat," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ini, usaha tersebut telah berkembang pesat dan memberdayakan 30 tenaga kerja yang mayoritas merupakan warga sekitar. Sebanyak 15 karyawan bekerja di bengkel produksi, sementara 15 lainnya yang merupakan ibu rumah tangga mengerjakan proses perakitan dari rumah masing-masing. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Warga Padati GOR Lembu Peteng, Savana Takjil 2026 Jadi Magnet Baru Ramadan di Tulungagung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-warga-padati-gor-lembu-peteng-savana-takjil-2026-jadi-magnet-baru-ramadan-di-tulungagung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-warga-padati-gor-lembu-peteng-savana-takjil-2026-jadi-magnet-baru-ramadan-di-tulungagung</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari pertama pembukaan, sekitar 120 pedagang mencatat total omzet mencapai kisaran Rp30 juta. Kini, perputaran uang disebut telah menyentuh angka kurang lebih Rp50 juta per hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a02fa189255.webp" length="64634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 21:21:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, gor lembupeteng, berburu takjil, savana, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Kamis (26/2/2026) sore, langit Tulungagung sedikit mendung. Awan kelabu menggantung tipis, namun tak setetes pun hujan turun. Cuaca yang teduh justru menjadi berkah tersendiri. Sejak pukul 15.30 WIB, ribuan orang silih berganti memadati halaman GOR Lembu Peteng. Mereka datang dengan satu tujuan yakni berburu takjil.</p>
<p></p>
<p>Memasuki halaman GOR sebelah barat, aroma makanan tradisional bercampur dengan wangi jajanan modern menyeruak di udara. Dari kerak telor yang dimasak di atas tungku kecil, aneka jajanan pasar berwarna-warni, hingga dimsum hangat yang mengepul, serta berbagai minuman segar, semuanya tersaji dalam satu kawasan. Ramadan 2026 benar-benar terasa lengkap di sini. </p>
<p></p>
<p>Tahun ini, Sentra Aneka Variasi Takjil Nusantara (Savana) hadir dengan wajah baru. Jika pada tahun sebelumnya digelar di Jalan WR Supratman, Pasar Wage, kini pusat kuliner Ramadan tersebut dipindahkan ke kawasan GOR Lembu Peteng. Perpindahan lokasi ini rupanya membawa perubahan besar, baik bagi pedagang maupun pengunjung.</p>
<p></p>
<p>Koordinator pedagang Savana, Haris Mukti, menyebut hingga saat ini ada sekitar 350 pedagang yang bergabung. Jumlah tersebut meningkat 2 kali lipat lebih jika dibanding awal digelar awal Ramadan lalu.</p>
<p></p>
<p>“Sebagian besar pedagang dari car free day, sebagian lagi pedagang umum,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Jumlah tersebut menjadikan Savana Takjil sebagai salah satu sentra kuliner Ramadan terbesar di Tulungagung tahun ini. Deretan tenda tertata rapi, memberi ruang yang cukup luas bagi pengunjung untuk berjalan tanpa berdesakan.</p>
<p></p>
<p>Menurut Haris, dibandingkan lokasi lama, kawasan GOR Lembu Peteng terasa lebih nyaman.</p>
<p></p>
<p>“Kalau di tempat sebelumnya itu waktunya terbatas, jadi pedagang dan pembeli seperti tergesa-gesa. Di sini waktunya lebih panjang, mereka bisa lebih santai,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dari sisi pengunjung, ia menilai antusiasme justru meningkat. Hal tersebut menepis kekhawatiran sejumlah pedagang yang awalnya pesimis dengan tingkat kunjungan pembeli.</p>
<p></p>
<p>“Kalau ramai, lebih ramai di sini. Pengunjung tiap hari malah meningkat. Kemarin ada yang datang, kami tanya, ternyata dari Ponggok, Blitar,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Lonjakan pengunjung itu berbanding lurus dengan perputaran uang. Pada hari pertama pembukaan, sekitar 120 pedagang mencatat total omzet mencapai kisaran Rp30 juta. Kini, perputaran uang disebut telah menyentuh angka kurang lebih Rp50 juta per hari.</p>
<p></p>
<p>Meski begitu, Haris mengakui data detail masih terus direkap. Setiap pedagang diminta mengisi laporan omzet harian melalui tautan khusus.</p>
<p></p>
<p>“Nanti kita kumpulkan. Satu bulan dapat berapa, baru kita laporkan secara keseluruhan,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Ia menegaskan, peningkatan pendapatan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pedagang. Faktor kenyamanan menjadi kunci utama.</p>
<p></p>
<p>“Pedagang itu kuncinya merasa nyaman. Kalau tidak nyaman dan waktunya terbatas, sulit berkembang,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Tak hanya kuliner, Savana Takjil jilid dua ini juga menghadirkan wahana permainan serta lapak UMKM non-kuliner. Anak-anak tampak antusias mencoba permainan, sementara orang tua berburu makanan untuk berbuka. Suasana ini menciptakan pengalaman Ramadan yang lebih dari sekadar membeli takjil, tetapi juga ruang berkumpul dan bersilaturahmi.</p>
<p></p>
<p>Menjelang azan magrib, pengunjung mulai menenteng kantong-kantong plastik berisi aneka hidangan. Senyum terlihat di wajah para pedagang yang sibuk melayani pembeli terakhir sebelum waktu berbuka tiba.</p>
<p></p>
<p>Di bawah langit mendung yang bersahabat, Savana Takjil 2026 di GOR Lembu Peteng tak sekadar menjadi pasar musiman. Ia menjelma menjadi denyut ekonomi rakyat sekaligus ruang temu hangat masyarakat Tulungagung selama Ramadan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Ramadan, Lapak Kurma Musiman di Blitar Diserbu Pembeli</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-lapak-kurma-musiman-di-blitar-diserbu-pembeli</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-lapak-kurma-musiman-di-blitar-diserbu-pembeli</guid>
<description><![CDATA[ Lapak penjual buah kurma musiman di Kota Blitar diserbu pembeli saat momen bulan Ramadan. Dalam dua pekan, omzet yang didapat penjual buah kurma di Pasar Templek, Kota Blitar mencapai Rp125 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699fe586adf07.webp" length="76886" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 18:00:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lapak, Penjual, Kurma, Blitar, Pedagang, Musiman, Berkah, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Momen Ramadan benar-benar membawa berkah bagi pedagang musiman kurma di Kota Blitar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satunya dirasakan oleh Novery Prasetyawan yang membuka lapak sederhana di timur Pasar Templek. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam waktu dua pekan, omzet yang didapat dari penjualan buah kurma mencapai Rp125 juta.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lapak Novery nampak sederhana dan ia hanya memanfaatkan meja etalase untuk memajang toples dan kardus yang berisi berbagai jenis buah kurma. Meski tampak sederhana, lapak tersebut selalu didatangi pembeli sejak awal Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ditemui, Novery mengaku mulai membuka stan sekitar sepekan sebelum puasa. Menurutnya, tren penjualan kurma paling ramai terjadi pada awal hingga pertengahan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Seminggu sebelum puasa sudah mulai buka. Biasanya ramai di awal sampai pertengahan Ramadan. Saya memang jualan kurma khusus saat Ramadan saja," ucapnya, Kamis (26/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia melayani pembelian dalam jumlah kecil maupun besar. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan, mulai pembeli untuk konsumsi keluarga hingga pedagang yang membeli secara grosir.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ada beberapa jenis kurma yang dijual, meliputi Sukari, Ruthob, Tunis Madu Aljazair, Medjool, Kholas, hingga Golden Valley. Dari sejumlah varian tersebut, Tunis Madu Aljazair menjadi yang paling banyak dicari pembeli.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang paling laris Tunis Madu Aljazair, harganya Rp60 ribu per kilogram," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara umum, harga kurma yang ia tawarkan berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogramnya, tergantung jenis dan kualitasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tingginya minat masyarakat terhadap kurma sebagai menu takjil berbuka puasa membuat penjualan melonjak tajam. Dalam dua pekan terakhir, omzet yang dikantongi Novery mencapai Rp125 juta, atau rata-rata pendapatan harian berkisar Rp3-8 juta.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menjelaskan kurma yang dijual didatangkan dari wilayah Ampel, Surabaya. Namun, ia mengakui stok mulai sulit diperoleh dan kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga di tingkat pemasok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sekarang barang mulai sulit, kalau ada pun harganya sudah naik. Biasanya kalau stok sudah habis di akhir Ramadan, saya biasanya langsung tutup," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski bersifat musiman, usaha kurma ini menjadi ladang rezeki tersendiri setiap Ramadan. Tingginya permintaan masyarakat membuat pedagang seperti Novery mampu meraup keuntungan besar dalam waktu singkat. <strong>(*) </strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Bondowoso Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Daya Beli Warga Selama Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-bondowoso-gelar-gerakan-pangan-murah-jaga-daya-beli-warga-selama-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-bondowoso-gelar-gerakan-pangan-murah-jaga-daya-beli-warga-selama-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Perum Bulog Bondowoso bersama Pemkab menggelar gerakan pangan murah di seluruh kecamatan selama Ramadhan 1447 H, menjual Beras SPHP Rp57.000/5 kg dan Minyakita Rp15.000/liter serta memastikan stok dan harga kebutuhan pokok tetap stabil jelang Idul Fitri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699f11525fb4b.webp" length="73972" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 22:28:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>ketahanan pangan, swasembada pangan, pertanian, presiden, prabowo, TNI, Kodim, PPL, Babinsa, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="86" data-end="371"><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Selama bulan puasa, halaman kantor kecamatan di berbagai wilayah Bondowoso tampak lebih ramai dari biasanya. Warga datang silih berganti, membawa harapan sederhana: mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah kebutuhan Ramadan yang meningkat.</p>
<p data-start="373" data-end="580">Melalui gerakan pangan murah, Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso bersama Pemerintah Daerah turun langsung melayani masyarakat di seluruh kecamatan selama Ramadhan 1447 Hijriah.</p>
<p data-start="582" data-end="807">Setiap hari, kegiatan ini digelar bergiliran di kantor-kantor kecamatan. Warga bisa membeli Beras SPHP seharga Rp57.000 per 5 kilogram dan Minyakita Rp15.000 per liter, harga yang diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.</p>
<p data-start="809" data-end="989">Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso, Hesty Retno Kusumastuti, mengatakan, gerakan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan suci.</p>
<p data-start="991" data-end="1150">“Tidak hanya gerakan pangan murah, kami juga melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Bondowoso,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).</p>
<p data-start="1152" data-end="1372">Menurutnya, pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Dari hasil peninjauan, harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan.</p>
<p data-start="1374" data-end="1689">Kabar baik lainnya, stok pangan di Bondowoso dipastikan dalam kondisi aman. Pada awal Februari 2026, stok beras tercatat mencapai sekitar 40 ribu ton yang tersimpan di sejumlah gudang Bulog. Sementara itu, stok minyak goreng mencapai sekitar 100 ribu liter di gudang Bondowoso dan 60 ribu liter di gudang Situbondo.</p>
<p data-start="1691" data-end="1898">"Dengan kombinasi operasi pasar dan ketersediaan stok yang memadai, Bulog dan pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang, tanpa dihantui lonjakan harga kebutuhan pokok," tandasnya.</p>
<p data-start="1900" data-end="2045" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci, gerakan ini menjadi bentuk kehadiran negara untuk memastikan dapur masyarakat tetap mengepul. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="1900" data-end="2045" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Malang Perkuat Pengawasan Berbasis AI, SupTech Jadi Pilar Kebijakan 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perkuat-pengawasan-berbasis-ai-suptech-jadi-pilar-kebijakan-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perkuat-pengawasan-berbasis-ai-suptech-jadi-pilar-kebijakan-2026</guid>
<description><![CDATA[ OJK Malang menyiapkan pengawasan berbasis AI dan SupTech pada 2026 guna memperkuat stabilitas industri jasa keuangan dan menghadapi risiko siber. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699ef2c356c40.webp" length="31292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 21:30:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJK Malang, Transformasi Digital, SupTech, Artificial Intelligence, Pasar Modal, Sektor Jasa Keuangan, Ekonomi Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP – </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang menegaskan transformasi digital sebagai fondasi penguatan pengawasan sektor jasa keuangan pada 2026. Melalui pengembangan sistem pengawasan terintegrasi berbasis teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan SupTech, regulator berupaya menjaga resiliensi industri di tengah kompleksitas risiko yang kian dinamis.</p>
<p>Hal tersebut mengemuka dalam Pertemuan Lembaga Jasa Keuangan Wilayah Kerja OJK Malang 2026 yang digelar Selasa (24/2). Kepala OJK Malang Farid Faletehan menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan sepanjang 2025 tetap terjaga berkat sinergi regulator dan industri.</p>
<p>“Resiliensi sektor jasa keuangan merupakan hasil sinergi yang kuat antara regulator dan industri, serta komitmen bersama dalam menjaga tata kelola, manajemen risiko, dan kepercayaan masyarakat,” ujar Farid.</p>
<p>Dalam arah kebijakan 2026, OJK menetapkan penguatan infrastruktur pengawasan dan pelaporan yang berintegritas serta selaras dengan standar internasional. Salah satu instrumen strategisnya adalah pengembangan sistem pengawasan terintegrasi berbasis teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) serta penyusunan Cetak Biru Penyiapan Ekosistem dalam Memanfaatkan Teknologi dalam Mendukung Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (SupTech).</p>
<p>Langkah tersebut dinilai krusial seiring meningkatnya kompleksitas risiko, termasuk ancaman siber yang semakin canggih. OJK juga mendorong penyempurnaan tata kelola dan manajemen risiko di seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) agar struktur industri semakin kompetitif dan efisien.</p>
<p>Secara kinerja, sektor jasa keuangan di wilayah kerja OJK Malang mencatat pertumbuhan positif. Per 31 Desember 2025, kredit perbankan tumbuh 5,03 persen secara tahunan (yoy), sementara penghimpunan dana pihak ketiga meningkat 4,55 persen yoy. Di pasar modal, jumlah investor mencapai 388.140 Single Investor Identification (SID), tumbuh 30,33 persen dibanding tahun sebelumnya.</p>
<p>Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Prof. Candra Fajri Ananda, mengingatkan pentingnya menjaga fondasi utama sektor keuangan.</p>
<p>“OJK bersama dengan industri jasa keuangan perlu terus menjaga fondasi utama keberlangsungan sektor jasa keuangan, yaitu kepercayaan publik,” pesannya.</p>
<p>Melalui penguatan pengawasan berbasis teknologi dan reformasi tata kelola, OJK Malang menargetkan terciptanya ekosistem keuangan yang lebih adaptif, transparan, serta berkelanjutan di wilayah Malang Raya dan sekitarnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000 ke Level Rp3.068.000 per Gram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-melonjak-rp40000-ke-level-rp3068000-per-gram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-melonjak-rp40000-ke-level-rp3068000-per-gram</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan harga logam mulia yang terjadi sejak pekan lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699d40d0c1391.webp" length="24920" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 16:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Emas, Antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong>–Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (24/2/2026). </p>
<p>Harga emas Antam tercatat naik sebesar Rp40.000, sehingga harga per gram kini berada di level Rp3.068.000. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan harga logam mulia yang terjadi sejak pekan lalu.</p>
<p>Lonjakan pada hari ini lebih tinggi dibandingkan pergerakan pada Senin (23/2/2026) yang naik sebesar Rp16.000 ke level Rp3.028.000 per gram. </p>
<p>Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam telah meningkat sebesar 21% dari harga awal Januari yang berada di posisi Rp2.488.000 per gram. Meski demikian, posisi saat ini masih di bawah rekor tertinggi (<em>all-time high</em>) yang sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram pada akhir Januari lalu.</p>
<p>Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali (<em>buyback</em>) juga mengalami peningkatan. Antam menetapkan harga buyback hari ini sebesar Rp2.854.000 per gram, naik Rp41.000 dibandingkan hari sebelumnya.</p>
<p><strong>Rincian Harga Emas Antam (Selasa, 24 Februari 2026)</strong></p>
<p>Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran sebelum pajak:</p>
<p>Pecahan 0,5 Gram: Rp1.584.000</p>
<p>Pecahan 1 Gram: Rp3.068.000</p>
<p>Pecahan 5 Gram: Rp15.115.000</p>
<p>Pecahan 10 Gram: Rp30.175.000</p>
<p>Pecahan 100 Gram: Rp301.012.000</p>
<p>Pecahan 1.000 Gram (1 Kg): Rp3.008.600.000</p>
<p>Sesuai dengan regulasi PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi emas batangan dikenakan potongan pajak. Untuk pembelian, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP atau 0,9% bagi non-NPWP. </p>
<p>Sementara untuk transaksi <em>buyback</em> di atas Rp10 juta, dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP.</p>
<p>Berdasarkan selisih harga jual dan buyback tersebut, konsumen diimbau untuk memantau pergerakan harga secara berkala melalui laman resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Penulis: Fatma Neriati Mahun, Mahasiswa Magang Unitri</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>VORSA UMKM Situbondo Belum Optimal, Ribuan Pengajuan Tersandung BI Checking</title>
<link>https://suarajatimpost.com/vorsa-umkm-situbondo-belum-optimal-ribuan-pengajuan-tersandung-bi-checking</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/vorsa-umkm-situbondo-belum-optimal-ribuan-pengajuan-tersandung-bi-checking</guid>
<description><![CDATA[ Program Pinjaman Modal Usaha VORSA UMKM yang menjanjikan bunga nol persen karena seluruh biaya bunga dan administrasi ditanggung pemerintah, baru berhasil mencairkan pinjaman kepada lima pelaku usaha. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699b14ed66fa7.webp" length="58334" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 22:31:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Sugeng Mariyanto</dc:creator>
<media:keywords>VORSA UMKM, mas rio</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SITUBONDO, SJP</strong> — Program unggulan VORSA UMKM yang digadang-gadang Pemerintah Daerah Situbondo sebagai solusi permodalan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), justru tersendat di lapangan. Alih-alih menjadi lokomotif penggerak ekonomi rakyat, program pinjaman berbunga nol rupiah itu hingga kini baru dinikmati segelintir orang.</p>
<p>Fakta tersebut diungkap langsung Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat menghadiri pembukaan acara Serba Serbi Panji Ramadan (SiPandan) di Pusat Oleh-oleh Situbondo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Minggu (22/2/2026).</p>
<p>Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini mengakui, sejak diluncurkan beberapa bulan lalu, Program Pinjaman Modal Usaha VORSA UMKM yang menjanjikan bunga nol persen karena seluruh biaya bunga dan administrasi ditanggung pemerintah, baru berhasil mencairkan pinjaman kepada lima pelaku usaha.</p>
<p>Ironisnya, ribuan pelaku UMKM lainnya justru gugur di tahap awal seleksi akibat terbentur aturan BI checking perbankan.</p>
<p>“Tidak bisa, karena memang aturannya seperti itu. Kalau ada BI checking atau catatan pinjaman, tidak bisa mengajukan lagi,” ujar Mas Rio.</p>
<p>Ia menjelaskan, aturan perbankan mensyaratkan calon peminjam harus bersih dari catatan kredit bermasalah. Begitu terdeteksi memiliki tunggakan atau riwayat pinjaman, pengajuan otomatis ditolak.</p>
<p>Kondisi ini menjadi paradoks, sebab mayoritas pelaku UMKM justru telah memiliki pinjaman kecil sebagai modal awal untuk bertahan dan menjalankan usahanya. Akibatnya, program yang ditujukan untuk membantu UMKM malah sulit diakses oleh sasaran utama.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Mas Rio menyatakan tengah berupaya memperjuangkan fleksibilitas aturan, khususnya bagi pelaku usaha dengan pinjaman nominal kecil.</p>
<p>“Kami berharap ada pertimbangan. Misalnya yang punya tanggungan di bawah satu juta rupiah bisa dihapus atau diberi keringanan. Apalagi UMKM ini menjadi program prioritas presiden dan juga prioritas program Rio–Ulfi,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan Perdagangan Situbondo, Andi Jaka Setiawan, mengakui rendahnya tingkat penyerapan program tersebut. Dari sekitar 1.800 pelaku UMKM yang mengajukan, hanya lima orang yang berhasil mencairkan pinjaman.</p>
<p>“Untuk tahun 2025 ada dua orang yang cair, sedangkan awal 2026 ada tiga orang. Jadi totalnya baru lima orang,” ungkap Andi.</p>
<p>Rendahnya realisasi ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Situbondo. Tanpa pembenahan regulasi dan skema yang lebih adaptif dengan kondisi riil pelaku UMKM, VORSA UMKM berpotensi hanya menjadi program ideal di atas kertas, namun jauh dari harapan di lapangan. (*)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepertiga Tiket Mudik Lebaran 2026 dari Daop 8 Surabaya Sudah Terjual, Lebih dari 179 Ribu Kursi Ludes</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sepertiga-tiket-mudik-lebaran-2026-dari-daop-8-surabaya-sudah-terjual-lebih-dari-179-ribu-kursi-ludes</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sepertiga-tiket-mudik-lebaran-2026-dari-daop-8-surabaya-sudah-terjual-lebih-dari-179-ribu-kursi-ludes</guid>
<description><![CDATA[ Belum genap sepekan Ramadan 2026, sebanyak 179.440 tiket atau 31 persen kuota Angkutan Lebaran KAI Daop 8 Surabaya telah ludes, menandakan lonjakan mudik mulai memanas sejak dini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6999bd0162698.webp" length="51692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 21:12:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Kereta Api Indonesia, KAI, Daop 8, Mudik, Lebaran, Arus Mudik, Tiket Mudik, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Ramadan 2026 bahkan belum berjalan sepekan, namun tiket kereta api untuk angkutan mudik dan arus balik Lebaran sudah terjual hingga sepertiga dari total kapasitas yang disediakan. Tingginya animo masyarakat itu menunjukkan mobilitas Lebaran tahun 2026 akan diperkirakan tetap padat, dengan kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit.</p>
<p></p>
<p>Data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, sebanyak 179.440 tiket telah terjual atau sekitar 31 persen dari total 561.528 tempat duduk yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Penjualan tersebut mencakup jadwal keberangkatan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).</p>
<p></p>
<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket masih terbuka, meskipun jumlah penjualan terus mengalami peningkatan signifikan.</p>
<p></p>
<p>"Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode Angkutan Lebaran 2026 telah terjual 179.440 tiket atau sebanyak 31 persen dari total tempat duduk yang disediakan yaitu sebanyak 561.528 tempat duduk," ujar Mahendro, Jumat (20/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, pemesanan tiket telah dibuka sejak 25 Januari 2026 lalu pukul 00.00 WIB atau H-45 sebelum keberangkatan. Sejak saat itu, tren pembelian terus menunjukkan grafik meningkat, terutama mendekati masa puncak arus mudik.</p>
<p></p>
<p>"Sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB, KAI telah membuka pemesanan tiket hingga H-45 keberangkatan," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>"Untuk tanggal favorit atau penjualan dengan tiket tertinggi pada masa Angkutan Lebaran yakni pada tanggal 18 Maret atau (H-3) dengan penjualan sebanyak 17.545 tiket," imbuh Mahendro.</p>
<p></p>
<p>Lonjakan pemesanan ini tidak hanya terjadi pada arus mudik, tetapi juga mulai terlihat pada periode arus balik. Untuk keberangkatan H+1 hingga H+10, tingkat okupansi tempat duduk terus meningkat dan diproyeksikan mencapai puncaknya menjelang akhir masa libur Lebaran.</p>
<p></p>
<p>Sejumlah rute dari wilayah Daop 8 Surabaya tercatat menjadi favorit pelanggan, khususnya perjalanan menuju kota-kota besar seperti Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta. </p>
<p></p>
<p>Tingginya minat ini mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.</p>
<p></p>
<p>“Beberapa rute favorit dari wilayah Daop 8 Surabaya yang menjadi pilihan pelanggan di antaranya tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta,” kata Mahendro.</p>
<p></p>
<p>Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai langkah persiapan operasional secara menyeluruh. </p>
<p></p>
<p>Upaya tersebut meliputi pemantauan okupansi secara berkala, pemeriksaan sarana atau rampcheck, kesiapan awak kereta, peningkatan kebersihan stasiun dan rangkaian, serta penguatan sistem pengamanan.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, program diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial yang merupakan stimulus dari pemerintah juga mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 43.820 tiket diskon telah terjual dan jumlahnya terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan.</p>
<p></p>
<p>"Sebagai salah satu wilayah operasional dengan mobilitas pelanggan yang tinggi, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan penjualan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal,* pungkas Mahendro.</p>
<p></p>
<p>KAI pun kembali mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal, agar dapat memperoleh jadwal keberangkatan serta kelas layanan yang sesuai kebutuhan di tengah tingginya permintaan angkutan Lebaran tahun ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Rawit di Probolinggo Tembus Rp130 Ribu, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-probolinggo-tembus-rp130-ribu-cuaca-ekstrem-jadi-pemicu-utama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-probolinggo-tembus-rp130-ribu-cuaca-ekstrem-jadi-pemicu-utama</guid>
<description><![CDATA[ Waduh, awal Ramadhan tahun ini disambut dengan &quot;pedasnya&quot; harga bumbu dapur di Kota Probolinggo! Cabai rawit terpantau naik drastis menyentuh angka Rp130.000/kg di Pasar Baru. Gak cuma cabai, bawang merah dan bawang putih juga ikut-ikutan naik tipis ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6999747174ec0.webp" length="76494" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 19:50:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Kota Probolinggo, Pasar Baru Probolinggo, Ramadhan 2026, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PROBOLINGGO, SJP -</strong> Memasuki fase awal bulan suci Ramadan 2026, masyarakat Kota Probolinggo dihadapkan pada lonjakan harga kebutuhan pokok yang cukup signifikan.</p>
<p>Komoditas yang paling terdampak adalah cabai rawit, yang harganya kini meroket di kisaran Rp110.000 hingga Rp130.000 per kilogram.</p>
<p>Kenaikan drastis ini menjadi beban tambahan bagi konsumen maupun pedagang di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.</p>
<p>Berdasarkan pengamatan di Pasar Baru, tren kenaikan ini sebenarnya sudah mulai terasa sejak empat hari sebelum Ramadan.</p>
<p>Harga yang awalnya merangkak di angka Rp80.000 terus melambung hingga menyentuh titik tertinggi saat ini. Kondisi ini telah berlangsung stabil di level harga tinggi selama sepekan terakhir tanpa menunjukkan tanda-tanda penurunan.</p>
<p>Afan Nurahmad, seorang pedagang asal Kebonsari Kulon, mengungkapkan, kelangkaan stok menjadi penyebab utama di balik mahalnya harga "si pedas" ini.</p>
<p>Faktor cuaca, khususnya intensitas hujan yang sangat tinggi, membuat banyak lahan pertanian cabai di Probolinggo hingga Surabaya mengalami gagal panen atau penurunan kualitas produksi secara massal.</p>
<p>“Jadi harga cabai rawit yang melambung tinggi ini bertahan sampai saat ini, dan terhitung sudah seminggu harga ini tidak berubah,” ujar Afan Nurahmad saat memberikan keterangan pada Sabtu (21/2/2026).</p>
<p>Ia juga menambahkan, Untuk harga cabai rawit ini masih belum tahu apakah akan turun atau malah naik, mengingat saat ini stoknya masih sedikit.</p>
<p>Dampak dari tingginya harga ini sangat dirasakan pada pola belanja masyarakat. Suliana, pedagang di Jalan Mastrip, menyebutkan bahwa konsumen kini cenderung membeli dalam jumlah yang sangat terbatas, seperti hanya beberapa ons saja. Hal ini memaksa para pedagang untuk mengurangi jumlah kulakan agar tidak merugi jika barang tidak habis terjual.</p>
<p>“Karena musim hujan ini harga cabai rawit naik, dan pengaruhnya juga bagi pembeli yang hanya membeli seperempat kilo atau beberapa ons saja,” ungkap Suliana.</p>
<p>Tak hanya cabai rawit, beberapa bumbu dapur lainnya juga kompak mengalami kenaikan harga. Cabai besar naik menjadi Rp35.000 dari sebelumnya Rp30.000. Bawang merah mengalami lonjakan dari Rp30.000 ke angka Rp40.000 per kilogram, disusul bawang putih yang kini dibanderol Rp35.000 per kilogram.</p>
<p>Rentetan kenaikan harga ini diharapkan dapat segera diantisipasi oleh pihak terkait agar stabilitas pangan selama Ramadhan tetap terjaga. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Skema Sewa Aset Pemkot Dinilai Jadi Solusi Atasi Backlog 7.000 Rumah di Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/skema-sewa-aset-pemkot-dinilai-jadi-solusi-atasi-backlog-7000-rumah-di-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/skema-sewa-aset-pemkot-dinilai-jadi-solusi-atasi-backlog-7000-rumah-di-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah target pembangunan 1.000 unit rumah subsidi seharga Rp165 juta per unit, diperlukan intervensi kebijakan lahan dari pemerintah daerah sebagai solusi hambatan realisasi di lapangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69995dcdbeef2.webp" length="32848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 15:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Harga Tanah, Backlog</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Lonjakan harga tanah di Kota Batu menyebabkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kesulitan memiliki hunian layak. </p>
<p></p>
<p>Di tengah target pembangunan 1.000 unit rumah subsidi seharga Rp165 juta per unit, diperlukan intervensi kebijakan lahan dari pemerintah daerah sebagai solusi hambatan realisasi di lapangan.</p>
<p></p>
<p>Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang Raya, Dony Ganatha, menyatakan pada Sabtu (21/2/2026) bahwa angka backlog (kekurangan hunian) di Kota Batu telah mencapai sekitar 7.000 unit. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, untuk menjaga harga jual rumah subsidi tetap di angka Rp165 juta, harga lahan idealnya maksimal Rp250 ribu per meter persegi, namun angka tersebut kini sulit ditemukan di Kota Batu.</p>
<p></p>
<p>"Pendekatan berbasis pasar tidak lagi cukup menjawab kebutuhan MBR karena dominasi investor luar daerah yang membeli lahan untuk vila dan properti investasi membuat harga tanah terdorong naik, sementara warga lokal semakin tersisih dari pasar perumahan. Pangsa pasar luas, tapi mayoritas pembeli dari luar daerah. Warga asli yang butuh rumah justru kesulitan," ujar Dony.</p>
<p></p>
<p>Selain faktor harga, persoalan tata ruang turut membatasi pilihan lokasi pembangunan. Sejumlah lahan dengan harga relatif terjangkau berada di kawasan pertanian yang dilindungi, sehingga secara regulasi tidak dapat dialihfungsikan menjadi area permukiman.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, Apersi mengusulkan skema alternatif berupa pemanfaatan aset tanah milik pemerintah daerah dengan sistem sewa. Dalam konsep ini, lahan tetap menjadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, pengembang bertindak sebagai kontraktor, dan pemerintah menanggung biaya pembangunan. Rumah tersebut nantinya disewakan kepada MBR selama jangka waktu tertentu, misalnya tiga tahun.</p>
<p></p>
<p>"Skema ini bukan sekadar penyediaan tempat tinggal sementara. Selama masa sewa, penghuni diarahkan mengikuti pembinaan ekonomi, misalnya melalui program UMKM agar memiliki tabungan dan rekam jejak usaha yang dapat digunakan sebagai dasar pengajuan kredit perumahan," imbuh Dony.</p>
<p></p>
<p>Melalui pola tersebut, warga memiliki alternatif untuk tidak harus membeli rumah di Kota Batu. Wilayah sekitar seperti Kabupaten Malang dinilai menjadi opsi realistis untuk kepemilikan hunian karena harga tanah yang masih lebih terjangkau.</p>
<p></p>
<p>Apersi menyarankan agar pemerintah memulai langkah awal melalui proyek percontohan penyediaan lahan untuk sekitar 100 unit rumah sewa. Skema pendanaan program ini dapat disusun melalui APBD maupun kolaborasi dengan program nasional, bergantung pada komitmen kebijakan pemerintah daerah. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Pedagang Serbu Jalan Kenanga, Bazar Takjil Ramadan Kota Blitar Disesaki Pemburu Hidangan Buka Puasa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-pedagang-serbu-jalan-kenanga-bazar-takjil-ramadan-kota-blitar-disesaki-pemburu-hidangan-buka-puasa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-pedagang-serbu-jalan-kenanga-bazar-takjil-ramadan-kota-blitar-disesaki-pemburu-hidangan-buka-puasa</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan pedagang menyerbu kawasan Jalan Kenangan dan Alun-Alun Kota Blitar untuk meramaikan kegiatan Bazar Takjil Ramadan. Sejak pukul 15.00-18.00, kawasan tersebut disesaki masyarakat para pemburu takjil dan menu berbuka puasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69985d27994f2.webp" length="78866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 21:20:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ratusan, Pedagang, Ramaikan, Bazar Takjil Ramadan, Kota Blitar, Jalan Kenanga, Disesaki Pemburu, Buka Puasa.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Suasana sore di sepanjang Jalan Kenanga, Kota Blitar berubah semarak. Ratusan lapak berjajar rapi, aroma gorengan dan minuman segar menguar di udara, sementara warga silih berganti datang untuk berburu aneka takjil untuk berbuka puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 270 pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang sudah bersiap menyambut lonjakan pengunjung yang datang menjelang waktu Magrib.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pantauan di lokasi, aneka menu khas Ramadan seperti es buah, kolak, gorengan hingga makanan berat tersaji lengkap. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya warga sekitar, pembeli dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Blitar turut memadati kawasan tersebut, menciptakan suasana ramai yang khas setiap bulan puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Parminto menyebut seluruh pedagang yang terlibat merupakan warga asli Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada 270 pedagang, baik PKL, UMKM dan semua merupakan warga Kota Blitar dan tidak ada dari luar daerah," terangnya, Jumat (20/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun ini, Bazar Takjil Ramadan menghadirkan konsep yang lebih luas. Selain memanfaatkan sepanjang Jalan Kenanga, penyelenggara juga membuka ruas jalan sisi selatan didalam kawasan Alun-Alun Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penambahan lokasi ini memungkinkan lebih banyak pedagang mendapatkan tempat berjualan dibanding tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selain di sepanjang Jalan Kenanga, pedagang juga ada di kawasan Alun-Alun Kota Blitar," ujar dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya fokus pada keramaian, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar juga menekankan aspek keamanan pangan dan keterjangkauan harga produk makanan/minuman yang dijual di Bazar Takjil Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pedagang diwajibkan menjual makanan serta minuman yang aman dikonsumsi dan bebas dari bahan berbahaya. Produk lokal pun menjadi prioritas agar perputaran ekonomi tetap berada di lingkup Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami juga mengimbau sekaligus meminta pedagang agar menjaga harga jual tetap wajar dan ramah di kantong masyarakat, mengingat tingginya kebutuhan selama Ramadan," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, salah satu pengunjung Bazar Takjil Blitar bernama Irma mengaku kegiatan ini merupakan momen yang ditunggu sejak lama. Ia mengaku rela berdesak-desakan dengan pengunjung lain agar bisa mendapatkan produk makanan/minuman yang ia inginkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tiap tahun pasti kesini, pilihannya banyak sekali. Ada makanan ringan, berbagai macam jenis minuman, sampai makanan berat ada juga," imbuhnya.<strong> (*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Cahaya Ramadan, Saat Petrokimia Gresik Merangkul Masjid dan Lembaga Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-cahaya-ramadan-saat-petrokimia-gresik-merangkul-masjid-dan-lembaga-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-cahaya-ramadan-saat-petrokimia-gresik-merangkul-masjid-dan-lembaga-sosial</guid>
<description><![CDATA[ Menjaga Nyala Syiar di Rumah Allah
​Bayangkan 17 masjid, 80 musala, hingga puluhan pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar perusahaan Petrokimia Gresik kini bisa bernapas lebih lega. Karpet yang lebih wangi, pendingin ruangan yang lebih sejuk, atau hidangan takjil yang lebih layak bukan lagi sekadar impian bagi jamaah di pelosok desa seperti Roomo hingga Sukorame. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69984b27e81e0.webp" length="76156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 20:20:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP –</strong> Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, yang berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ini mengetuk pintu 146 tempat ibadah dan lembaga sosial di sekelilingnya. Bukan dengan tangan hampa, melainkan membawa amanah bantuan operasional senilai Rp723,5 juta.</p>
<p>​Bayangkan 17 masjid, 80 musala, hingga puluhan pondok pesantren dan panti asuhan yang kini bisa bernapas lebih lega. Dengan bantuan ini, karpet yang lebih wangi, pendingin ruangan yang lebih sejuk, atau hidangan takjil yang lebih layak bukan lagi sekadar impian bagi jamaah di pelosok desa seperti Roomo hingga Sukorame.</p>
<p>​"Kami ingin momen Ramadan berlangsung lancar dan penuh keberkahan," ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dengan nada tulus usai penyerahan bantuan secara simbolis, dalam keterangannya kepada suarajatimpost.com, Jumat (20/2/2026).</p>
<p>​Bagi Daconi, bantuan ini adalah investasi kenyamanan. Saat seorang jamaah bisa sujud dengan khusyuk atau seorang santri bisa tadarus dengan tenang tanpa memikirkan biaya listrik masjid yang membengkak, di situlah nilai kemanusiaan perusahaan hadir.</p>
<p>Secara administratif, bantuan ini mungkin tercatat sebagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Namun di lapangan, Daconi menyebut ini adalah soal kemitraan hati.</p>
<p>Petrokimia tidak hanya mengirimkan dana, mereka juga hadir secara fisik melalui program Safari Ramadan ikut berbuka puasa dan bersujud di shaf yang sama dengan masyarakat.</p>
<p>​"Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat," tambah Daconi.</p>
<p>Menurut dia, perusahaan sadar bahwa pupuk yang mereka produksi untuk ketahanan pangan nasional, tak akan bisa terdistribusi dengan baik tanpa doa dan dukungan warga yang tinggal tepat di samping pagar pabrik mereka.</p>
<p>Sementara itu, salah satu perwakilan Masjid Nurul Huda Kelurahan Karangturi, Didi, menyampaikan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan Petrokimia Gresik. </p>
<p>Dengan dukungan tersebut, takmir masjid dapat menyelenggarakan kegiatan Ramadan lebih meriah dan jamaah beribadah dengan lebih nyaman.</p>
<p>“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik yang senantiasa peduli terhadap masjid dan musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini rutin diberikan setiap Ramadan. Semoga membawa keberkahan sehingga Petrokimia Gresik semakin tumbuh dan maju,” pungkas Didi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>300 UMKM Ramaikan Festival Ramadhan 2026 di Bondowoso, Perputaran Ekonomi Ditarget Rp10 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/300-umkm-ramaikan-festival-ramadhan-2026-di-bondowoso-perputaran-ekonomi-ditarget-rp10-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/300-umkm-ramaikan-festival-ramadhan-2026-di-bondowoso-perputaran-ekonomi-ditarget-rp10-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Festival Ramadhan 2026 bertajuk “Ramadhan Berkah, UMKM Berdaya” resmi dibuka Bupati Abdul Hamid Wahid di Alun-Alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo. Sebanyak 300 UMKM ambil bagian, dengan target perputaran omzet hingga Rp10 miliar selama satu bulan pelaksanaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69984cd04c983.webp" length="60476" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 19:20:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ramadan, fetival, takjil, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:9706cd66-bea4-4112-a34d-e1b7b884e3f5-2" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant" tabindex="-1">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="b1796627-49f3-4f1d-b229-75e5bb40492b" dir="auto" data-message-model-slug="gpt-5-2" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="0" data-end="249"><strong data-start="0" data-end="18">BONDOWOSO, SJP</strong> – Bupati Bondowoso, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Abdul Hamid Wahid</span></span>, secara resmi membuka Festival Ramadhan 2026 bertajuk “Ramadhan Berkah, UMKM Berdaya” yang digelar di sisi selatan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Alun-Alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo</span></span>, Jumat (20/2/2026).</p>
<p data-start="251" data-end="514">Peresmian festival ditandai dengan pemukulan bedug bersama jajaran Forkopimda Bondowoso, dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand UMKM yang berjajar di area bazar. Ratusan pelaku usaha kecil menengah tampak antusias menyambut pembukaan kegiatan tahunan tersebut.</p>
<p data-start="516" data-end="851">Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan, Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat spiritualitas sekaligus membangun kemandirian ekonomi rakyat.</p>
<p data-start="516" data-end="851">Menurutnya, Bondowoso memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun kekayaan budaya lokal yang harus terus dijaga di tengah arus modernisasi.</p>
<p data-start="853" data-end="996">“Ekonomi kita harus tumbuh dan maju, tetapi identitas budaya dan nilai religius tetap menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p data-start="998" data-end="1281">Ia juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk gotong royong membangun ekonomi daerah.</p>
<p data-start="998" data-end="1281">“Ayo beli produk lokal. Dengan membeli produk tetangga sendiri, kita sedang memperkuat pondasi ekonomi Bondowoso yang mandiri dan berdaya saing,” pesannya.</p>
<p data-start="1283" data-end="1613">Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Hergiar Yuli Pramanto</span></span>, menyampaikan, Festival Ramadhan ini merupakan bentuk sinergitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso.</p>
<p data-start="1615" data-end="1785">Menurutnya, festival ini tidak hanya menyemarakkan bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi upaya konkret pemberdayaan UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p data-start="1787" data-end="1972">“Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana melestarikan nilai-nilai agama dan budaya Islam, sekaligus meningkatkan citra pariwisata dan kapasitas usaha UMKM Kabupaten Bondowoso,” jelasnya.</p>
<p data-start="1974" data-end="2445">Ia memaparkan, festival tahun ini menghadirkan pasar kuliner yang diikuti sekitar 300 UMKM dari berbagai sektor, mulai dari makanan khas Bondowoso, kerajinan tangan hingga fashion.</p>
<p data-start="1974" data-end="2445">Selain itu, terdapat apresiasi seni budaya yang menampilkan pertunjukan dari 63 sekolah se-Kabupaten Bondowoso, pameran lukisan swadaya dari seniman Bondowoso, Jember dan Lumajang, layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pameran otomotif dari 25 showroom di Bondowoso.</p>
<p data-start="2447" data-end="2676">Hergiar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun sebelumnya, terjadi peningkatan omzet UMKM sekitar 30 persen dibanding hari biasa, dengan total perputaran uang mencapai Rp6 hingga Rp7 miliar selama satu bulan pelaksanaan.</p>
<p data-start="2678" data-end="2793">“Tahun ini kami berharap omzet bisa meningkat lebih besar lagi. Kalau bisa tembus Rp10 miliar,” ujarnya optimistis.</p>
<p data-start="2795" data-end="3024">Selain itu, dalam momentum Festival Ramadhan ini, Diskoperindag juga memulai pemutakhiran data UMKM Bondowoso guna memetakan potensi dan menentukan arah kebijakan pembinaan serta pemberdayaan yang lebih efektif dan tepat sasaran.</p>
<p data-start="3026" data-end="3261" data-is-last-node="" data-is-only-node="">"Kami berharap Festival Ramadhan 2026 ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3026" data-end="3261" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Kota Blitar Kesulitan Dapatkan Elpiji 3 Kilogram, Stok Datang Langsung Ludes</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-kota-blitar-kesulitan-dapatkan-elpiji-3-kilogram-stok-datang-langsung-ludes</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-kota-blitar-kesulitan-dapatkan-elpiji-3-kilogram-stok-datang-langsung-ludes</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah warga Kota Blitar mengeluhkan kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu pangkalan yang berada di Bendogerit mengaku pasokan dari agen rutin, namun permintaan dari masyarakat cukup tinggi pada awal Ramadan ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69970dc774539.webp" length="38454" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:25:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Kesulitan, Mendapatkan, Tabung Gas, Elpiji 3 Kilogram, Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dikeluhkan warga Kota Blitar dalam dua pekan terakhir. Tabung gas bersubsidi yang dikenal dengan sebulan elpiji melon itu kerap habis dalam hitungan jam setelah tiba di pangkalan maupun pengecer.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu toko ke toko lain demi mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemilik warung makan di Jalan Dr. Wahidin Kota Blitar bernama Rita mengaku kerepotan karena tabung gas elpiji 3 kilogram menjadi kebutuhan utama untuk usaha kulinernya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam tiga hari, Rita rata-rata menghabiskan satu tabung elpiji 3 kilogram untuk memasak. Ketika stok sulit didapat, aktivitas usahanya ikut terganggu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau dapat info ada stok datang, saya langsung ke toko. Kadang harus keliling dulu, baru dapat," kata dia, Kamis (19/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal senada juga disampaikan oleh Nunung warga Kelurahan Bendo. Sejak awal Februari 2026 atau menjelang Ramadan, ia kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram di toko langganannya. Stok disebut selalu habis tak lama setelah kiriman datang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Biasanya saya bisa beli dua tabung sekaligus. Sekarang dibatasi satu tabung per orang karena permintaan banyak," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, pemilik pangkalan tabung gas elpiji 3 kilogram di Bendogerit bernama Suparti menjelaskan pasokan dari agen sebenarnya masih rutin, yakni tiga kali dalam sepekan setiap Senin, Rabu, dan Jumat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, tingginya permintaan membuat stok cepat habis. Bahkan, sebagian warga sudah memesan lebih dulu sebelum kiriman tiba.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pasokan normal, tapi begitu datang langsung habis. Sekarang tempat saya kosong lagi," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Suparti menyebut jumlah kiriman juga sedikit berkurang. Jika sebelumnya ia menerima 48–49 tabung per pengiriman, kini hanya sekitar 44 tabung.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, lonjakan permintaan mulai terasa sejak akhir Januari 2026. Ia menduga peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran menjadi salah satu faktor tingginya konsumsi elpiji 3 kilogram di masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang jelas, saya hanya melayani warga sekitar. Mudah-mudahan pasokan tetap lancar dan kebutuhan warga bisa terpenuhi," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Bunga di Ambang Ramadan bagi Warga Probolinggo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-bunga-di-ambang-ramadan-bagi-warga-probolinggo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-bunga-di-ambang-ramadan-bagi-warga-probolinggo</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Ramadaan 1477 H, TPU Ungup-Ungup Tisnonegaran mulai dipenuhi aroma harum bunga mawar dan melati. Bukan sekadar tradisi ziarah, momen ini juga menjadi ladang rezeki bagi para pedagang bunga dadakan seperti Ibu Tinasum dan Ibu Siti Kholifah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6995ac7912b9c.webp" length="68224" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 20:31:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Kota Probolinggo, Ramadhan 1477 H, Ziarah Kubur, Berkah Ramadhan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Menjelang tibanya bulan suci Ramadan 1477 Hijriah, suasana di area pemakaman mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Fenomena munculnya pedagang bunga dadakan menjadi pemandangan rutin tahunan, salah satunya terlihat di Pemakaman Ungup-Ungup, Kelurahan Tisnonegaran.</p>
<p>Para pedagang ini mulai menggelar lapaknya sejak tiga hari sebelum masuknya bulan puasa untuk melayani para peziarah yang datang mendoakan keluarga mereka.</p>
<p>Sistem penjualannya cukup sederhana dan terjangkau. Bunga-bunga tersebut biasanya dikemas dalam paket praktis, di mana satu paket berisi tiga kantong plastik bunga dijual dengan harga Rp10.000.</p>
<p>Dalam sehari, para pedagang rata-rata mampu menjual antara 20 hingga 30 paket. Konsumen utamanya adalah warga sekitar pemakaman yang memilih kepraktisan daripada harus menempuh perjalanan jauh untuk membeli bunga di pasar.</p>
<p>Tinasum (50), seorang pedagang asal Desa Kareng Kidul, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo mengakui adanya peningkatan pendapatan dari usaha musiman ini. Dengan menjual sekitar 20 kantong plastik per hari, ia bisa mengantongi omzet hingga Rp200.000.</p>
<p>Strateginya adalah mengambil pasokan dari tengkulak seharga Rp20.000 per kilogram guna memastikan bunga yang dijual tetap segar namun harga beli tetap rendah.</p>
<p>"Setiap tahun sebelum puasa, dan sebelum dan sesudah Hari Raya Idulfitri saya selalu jualan bunga pemakaman ini, alhamdulillah hasilnya bisa buat tambah-tambah," ujar Tinasum.</p>
<p>"Selama 3 hari berjualan, paling ramai ya hari Selasa, namun hari ini masih belum bisa diprediksi, karena hari ini hari terakhir sebelum besok berpuasa." imbuhnya.</p>
<p>Kisah serupa datang dari Siti Kholifah (59), warga Jalan Letjen Sutoyo yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat. Baginya, momen menjelang Ramadaan dan Lebaran adalah kesempatan emas untuk beralih profesi sejenak demi menambah pundi-pundi rupiah.</p>
<p>"Kalau tidak berjualan bunga ya saya tukang pijat, alhamdulillah setiap tahun berjualan bunga ada tambahan penghasilan dalam 3 hari terakhir," tutur Siti.</p>
<p>Bagi para pedagang ini, tradisi ziarah kubur bukan sekadar ritual keagamaan bagi masyarakat, melainkan juga berkah ekonomi yang memberikan napas tambahan bagi kebutuhan rumah tangga mereka di ambang bulan suci. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Imlek 2026, Okupansi Hotel di Malang Capai 60 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-imlek-2026-okupansi-hotel-di-malang-capai-60-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-imlek-2026-okupansi-hotel-di-malang-capai-60-persen</guid>
<description><![CDATA[ Tingkat hunian hotel di Kota Malang selama libur Imlek 2026 mencapai 60 persen. PHRI Kota Malang mencatat peningkatan okupansi sejak awal Februari berkat momentum libur nasional dan berbagai event. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993f512ad044.webp" length="18826" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 17:59:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Imlek 2026, okupansi hotel Malang, PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, hunian hotel 60 persen, pariwisata Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP – </strong>Tingkat hunian hotel di Kota Malang, Jawa Timur, selama libur Imlek 2026 tercatat mencapai 60 persen. Capaian tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, yang mencatat peningkatan okupansi mulai terasa sejak awal Februari.</p>
<p>Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, menyebut lonjakan hunian hotel sebenarnya sudah terlihat bahkan sebelum perayaan Imlek berlangsung.</p>
<p>“Februari awal memang terlihat ada peningkatan karena berkaitan dengan event-event yang diadakan oleh pemerintah kota dan masyarakat. Ditambah lagi adanya libur nasional, Valentine, dan Imlek,” ujar Agoes, Senin (16/2/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, sejak awal Februari tingkat hunian hotel di Kota Malang rata-rata berada di angka 60 persen. Pada akhir pekan, okupansi bahkan dapat menembus 70 persen.</p>
<p>“Untuk libur Imlek, okupansi rata-rata masih 60 persen,” tegasnya.</p>
<p>Kondisi ini menandakan sektor perhotelan di Kota Malang mulai menunjukkan tren stabil setelah sempat mengalami penurunan pada pekan kedua Januari 2026.</p>
<p>Agoes mengungkapkan, rendahnya okupansi pada Januari berhasil diatasi berkat berbagai inovasi dan strategi promosi yang dilakukan pelaku usaha hotel dan restoran. Program-program khusus disiapkan untuk menyesuaikan momentum perayaan dan musim liburan sepanjang tahun.</p>
<p>“Teman-teman dunia pariwisata, khususnya hotel dan restoran, membuat berbagai kreasi menyesuaikan momen, seperti Valentine, Tahun Baru Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri,” jelasnya.</p>
<p>Memasuki Ramadan, tarif atau rate kamar biasanya mengalami penyesuaian dengan penurunan harga. Namun untuk menjaga pendapatan, hotel-hotel menawarkan paket berbuka puasa atau iftar dengan konsep menarik.</p>
<p>Menurut Agoes, tren masyarakat saat ini menunjukkan peningkatan minat berbuka puasa di luar rumah, termasuk di hotel dan restoran.</p>
<p>“Trennya memang masyarakat sekarang kalau berbuka puasa itu di luar. Restoran dan hotel sudah mulai menjadi pilihan utama untuk kegiatan buka puasa bersama,” pungkasnya.</p>
<p>Dengan strategi promosi yang adaptif serta dukungan berbagai agenda pada Februari, sektor perhotelan di Kota Malang optimistis mampu mempertahankan tingkat okupansi tetap stabil hingga memasuki Ramadan dan Idulfitri 2026. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Sumber: Berita Satu.Com</strong></p>
<p><strong>Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Bunga Tabur di Kota Blitar Melonjak Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bunga-tabur-di-kota-blitar-melonjak-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bunga-tabur-di-kota-blitar-melonjak-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Harga bunga kenanga dan bunga mawar yang biasanya digunakan untuk ziarah kubur melambung tinggi. Di Kota Blitar harga bunga kenanga berkisar Rp110.000-Rp160.000 per kilogram dan bunga mawar kisaran Rp250.000-Rp300.000 per kilogram. Meskipun begitu, permintaan tetap tinggi dan masyarakat membeli untuk keperluan tradisi ziarah kubur menjelang bulan Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993f261e5a10.webp" length="120754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 15:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Bunga Ziarah, Kenanga, Mawar, Kota Blitar, Melambung, Tinggi, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Harga bunga tabur untuk keperluan ziarah kubur di Jalan Mawar, Kota Blitar, mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadan. </p>
<p class="p1">Meski demikian, aktivitas jual beli di lapak pedagang terpantau tetap padat mulai pagi hingga sore hari.</p>
<p class="p1">Tren kenaikan harga ini mulai terjadi sejak awal Februari 2026. Bunga mawar yang pada kondisi normal dibanderol sekitar Rp50.000 per kilogram, kini melonjak drastis ke kisaran Rp250.000 hingga Rp300.000 per kilogram. </p>
<p class="p1">Sementara itu, bunga kenanga yang biasanya dijual seharga Rp25.000 per kilogram, saat ini mencapai Rp100.000 hingga Rp160.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Salah seorang pedagang, Mariah, mengungkapkan bahwa tingginya harga tidak menyurutkan minat masyarakat untuk membeli bunga tabur.</p>
<p class="p1">"Kenaikan harga dimulai sejak awal bulan kemarin. Meskipun saat ini tergolong mahal, antusiasme pembeli tetap tinggi," ujar Mariah pada Selasa (17/2/2026).</p>
<p class="p1">Dalam sehari, Mariah mampu menyediakan sekitar 40 kilogram bunga mawar dan kenanga. Walaupun harga kulakan meningkat, ia mengaku tetap mendapatkan keuntungan. Stabilitas pasokan juga terjaga karena sebagian bunga berasal dari kebun miliknya sendiri.</p>
<p class="p1">"Pasokan barang tidak sulit didapat karena saya memiliki kebun sendiri, sehingga bisa terus berjualan setiap hari," tambahnya.</p>
<p class="p1">Kondisi serupa disampaikan oleh pedagang lain, Hartini. Ia menyebutkan bahwa harga eceran bunga yang biasanya Rp3.000 per bungkus, kini naik menjadi Rp5.000 per bungkus.</p>
<p class="p1">"Modal pembelian memang meningkat, namun karena volume peziarah sangat banyak, penjualan pun ikut meningkat. Kami tetap memperoleh laba," jelas dia.</p>
<p class="p1">Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan menjadi faktor utama di balik tingginya permintaan pasar. </p>
<p class="p1">Para pedagang memprediksi puncak pembelian akan terus berlangsung hingga memasuki awal Ramadan, dan diperkirakan akan kembali melonjak menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p class="p1">Kenaikan harga yang tajam ini nyatanya tidak menghalangi warga untuk menjalankan tradisi tahunan tersebut. Bagi para pedagang di Jalan Mawar, momentum ini menjadi periode peningkatan pendapatan yang selalu dinantikan setiap tahunnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Rawit di Blitar Tembus Rp100.000 Per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-blitar-tembus-rp100000-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-blitar-tembus-rp100000-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Harga cabai rawit di Pasar Tradisional Kota Blitar kian pedas. Kini, harga cabai rawit tembus Rp100 ribu per kilogramnya dan kondisi ini membuat warga mengurangi jumlah cabai rawit yang dibeli. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993f25844257.webp" length="93540" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 14:00:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Cabai Rawit, Harga, Kian, Pedas, Jelang, Ramadan, Kota Blitar, Tembus, Rp100 Ribu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Harga komoditas cabai rawit di pasar tradisional terus mengalami kenaikan. Dalam beberapa hari terakhir, harga komoditas tersebut melonjak hingga menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp96.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Kenaikan ini mulai berdampak pada pola konsumsi masyarakat. Siti, salah seorang konsumen, mengatakan bahwa meskipun stok di pasar masih tersedia, tingginya harga memaksa dirinya untuk mengurangi volume pembelian guna menyiasati pengeluaran rumah tangga.</p>
<p class="p1">"Barangnya tersedia, tetapi harganya memberatkan. Biasanya saya membeli satu kilogram, sekarang dikurangi menjadi 750 gram," ujar Siti pada Selasa (17/2/2026). </p>
<p class="p1">Ia berharap harga segera melandai agar beban ekonomi masyarakat tidak semakin tertekan.</p>
<p class="p1">Sementara itu, Bowo, seorang pedagang cabai rawit di Pasar Templek, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan harga mulai terjadi sejak kemarin. </p>
<p class="p1">Menurutnya, lonjakan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat seiring adanya tradisi selamatan di sejumlah daerah.</p>
<p class="p1">"Kenaikan dimulai kemarin dari Rp96.000 dan hari ini sudah mencapai Rp100.000. Saat ini sedang musim selamatan, sehingga permintaan melonjak tajam," jelas dia.</p>
<p class="p1">Meski terjadi kenaikan harga, Bowo memastikan bahwa ketersediaan stok cabai rawit tetap terjaga. </p>
<p class="p1">Pasokan dari daerah produsen, seperti Batu, dilaporkan masih berjalan lancar dan normal.</p>
<p class="p1">Ia memperkirakan fluktuasi harga masih berpotensi terjadi menjelang bulan Ramadan, yang sangat bergantung pada dinamika tingkat permintaan dan stabilitas pasokan di pasaran. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Kebutuhan Pokok di Kota Blitar Masih Aman Jelang Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-kebutuhan-pokok-di-kota-blitar-masih-aman-jelang-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-kebutuhan-pokok-di-kota-blitar-masih-aman-jelang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang bulan Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar memastikan stok kebutuhan pokok masih aman. Beberapa hari terakhir, terpantau harga daging ayam tinggi karena permintaan meningkat untuk kebutuhan jelang Ramadan serta cabai rawit yang meroket karena banyak petani gagal panen dipengaruhi kondisi cuaca. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993044305296.webp" length="103452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 20:01:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Stok, Kebutuhan, Pokok, Aman, Kota Blitar, Jelang, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Blitar memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh. Stok kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga telur masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun demikian, pihaknya mengakui ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama daging ayam dan cabai rawit. Kenaikan tersebut saat ini menjadi fokus pemantauan tim Satgas Pangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sekarang harga cabai dan daging ayam yang sedang kami pantau. Karena, harga di pasaran naik. Harga cabai naik karena banyak petani gagal panen," ujarnya, Senin (16/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Blitar sudah menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini disambut antusias warga karena dinilai membantu meringankan beban belanja menjelang Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, sidak pasar yang dilakukan bersama Satgas Pangan bertujuan untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Dalam sidak tersebut, tim memantau langsung harga jual di tingkat pedagang serta mengecek ketersediaan stok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami sudah melakukan pemantauan di lapangan dan menggelar gerakan pangan murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah berharap dengan adanya Gerakan Pangan Murah dan pengawasan rutin dari Satgas Pangan, lonjakan harga dapat ditekan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soto Pawon Mak Sri, Legenda Rasa dari Gang Sempit di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/soto-pawon-mak-sri-legenda-rasa-dari-gang-sempit-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/soto-pawon-mak-sri-legenda-rasa-dari-gang-sempit-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Ada satu kuliner legendaris di Kota Blitar yang menyajikan menu soto ayam. Meski berada di gang sempit, soto pawon Mak Sri tetap ramai dipadati kunjungan saat sarapan pagi, makan siang hingga makan malam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993047e114ea.webp" length="71466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 19:00:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Soto, Pawon, Mak Sri, Legendaris, Kota Blitar, Gang Sempit.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Di antara padatnya permukiman di Jalan Sumba, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar terdapat sebuah gang sempit yang hanya cukup dilalui sepeda motor.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak banyak yang menyangka, dari lorong kecil itu tercium aroma kuah soto yang menggugah selera. Di sanalah Soto Pawon Mak Sri berdiri, sederhana namun selalu ramai sejak pagi hari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Warung yang dirintis sejak tahun 2001 ini menjadi bukti bahwa rasa tidak pernah bergantung pada lokasi mewah. Meski tersembunyi, pelanggan tetap rela masuk ke gang sempit demi semangkuk soto hangat yang terkenal gurih dan sedap di mulut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soto Ayam di Pawon Mak Sri dengan cita rasa khas rempah Jawa yang tidak terlalu tajam, berpadu dengan suwiran ayam, taburan daun seledri, dan bawang goreng yang melimpah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pilihan porsinya pun ramah di kantong, mulai Rp7.000 untuk porsi kecil hingga Rp10.000 untuk porsi jumbo, pembeli sudah bisa menikmati sarapan yang mengenyangkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Harganya mulai dari Rp7.000 untuk porsi yang kecil, kalau mau yang lebih bisa pesan dengan porsi jumbo," terang pemilik bernama Mak Sri saat ditemui, Senin (16/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap pagi, aktivitas di dapur Mak Sri sudah dimulai sebelum matahari terbit. Beras dimasak dalam jumlah besar, ayam direbus, dan bumbu diracik seperti rutinitas yang tak pernah berubah selama lebih dari dua dekade. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sehari, puluhan kilogram beras dan belasan kilogram ayam diolah demi memenuhi permintaan pelanggan yang datang silih berganti.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Per hari biasanya 50-60 kilogram gram beras yang di masak. Kalau ayam biasanya sekitar 20 kilogram," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya warga sekitar, pelanggan datang dari berbagai kalangan. Pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga kerap menjadikan warung ini sebagai tempat sarapan sekaligus ruang berbincang santai. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Suasananya sederhana, dengan bangku panjang dan meja seadanya, namun justru menghadirkan rasa akrab layaknya makan di rumah sendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mak Sri mengatakan nama "Soto Pawon" sendiri lahir dari celetukan para pelajar yang sering makan di sana. Karena letaknya menyatu dengan area dapur rumah atau "pawon" dalam bahasa Jawa, sebutan itu pun melekat hingga kini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mak Sri mengaku tak pernah menghitung berapa porsi yang terjual setiap hari. Baginya, yang terpenting dagangannya habis dan pelanggan pulang dengan perut kenyang serta hati senang. Konsistensi rasa menjadi kunci bertahannya usaha ini di tengah banyaknya pilihan kuliner modern.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang ngasih nama Soto Pawon itu anak-anak sekolah yang sering kesini. Kan lokasinya di dapur belakang ya," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soto Pawon Mak Sri buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga malam. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sudut gang kecil itu, Soto Pawon Mak Sri membuktikan bahwa kuliner legendaris tak selalu berada di tempat yang mudah ditemukan. Kadang, justru yang tersembunyi menyimpan kenikmatan paling berkesan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam Merangkak Naik Jelang Ramadan di Pasar Tradisional Jombang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-merangkak-naik-jelang-ramadan-di-pasar-tradisional-jombang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-merangkak-naik-jelang-ramadan-di-pasar-tradisional-jombang</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, harga mencapai Rp 38 ribu per kilogram, naik dari kisaran sebelumnya Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6992f8d1145ee.webp" length="44646" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 18:28:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Harga Daging Ayam, Jelang Ramadan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP –</strong> Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam potong di Pasar Pon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, mengalami kenaikan bertahap. Saat ini, harga mencapai Rp38 ribu per kilogram, naik dari kisaran sebelumnya Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram.</p>
<p>Sayidah Rania, pedagang ayam di Pasar Pon, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>"Awalnya Rp35 ribu, sempat naik jadi Rp36 ribu sampai Rp37 ribu, sekarang sudah Rp38 ribu per kilo," ujarnya saat ditemui wartawan pada Senin (16/2/2026).</p>
<p>Menurut Sayidah, lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menyambut Ramadan. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong kebutuhan daging ayam di pasaran. Sayangnya, tingginya permintaan tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai.</p>
<p>"Iya permintaan itu banyak tapi stok pasokannya kurang," jelasnya.</p>
<p>Meski harga naik, aktivitas pembelian tetap berjalan normal. Para konsumen, kata dia, tetap membeli kebutuhan seperti biasa meski harus merogoh kocek lebih dalam. Sayidah berharap harga tidak kembali merangkak naik dalam waktu dekat.</p>
<p>"Kalau kekurangan pelanggan tidak, malah banyak yang mencari. Tapi ya itu stoknya cepat habis," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, saat memantau harga bahan pokok di Pasar Pon pada Jumat (13/2/2026) lalu, menyebut secara umum harga masih dalam batas wajar meski beberapa komoditas mengalami perubahan.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di pasar, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp12 ribu per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, dan telur ayam ras naik dari Rp28 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.</p>
<p>Untuk komoditas lain, harga daging sapi bertahan di Rp110 ribu per kilogram. Cabai rawit merah turun dari Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting dan cabai besar dijual Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.</p>
<p>Warsubi menegaskan, pemerintah daerah siap melakukan operasi pasar bersama Bulog jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.</p>
<p>"Jika terjadi gejolak harga, kami pasti turun melakukan operasi pasar bersama Bulog. Dalam dua minggu terakhir harga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas seperti cabai rawit dan cabai besar justru mengalami penurunan," tegas Warsubi.</p>
<p>Terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan, ia memastikan stok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. "Stok aman," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kerajinan Kulit Magetan, Warisan Keterampilan yang Bertahan di Tengah Zaman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Kerajinan-Kulit-Magetan%2C-Warisan-Keterampilan-yang-Bertahan-di-Tengah-Zaman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Kerajinan-Kulit-Magetan%2C-Warisan-Keterampilan-yang-Bertahan-di-Tengah-Zaman</guid>
<description><![CDATA[ Kerajinan kulit Magetan menjadi salah satu warisan keterampilan khas Jawa Timur yang bertahan sejak puluhan tahun lalu. Berpusat di kawasan Jalan Sawo, Selosari, para perajin terus berinovasi menghadapi perubahan tren dan persaingan produk sintetis, tanpa meninggalkan kualitas kulit asli yang menjadi ciri khasnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d7f093c884.webp" length="37072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 12:28:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>kerajinan kulit Magetan, industri kulit Magetan, sentra kulit Magetan, kerajinan Jawa Timur, produk kulit asli, Jalan Sawo Magetan, UMKM Magetan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGETAN, SJP</strong> — Melintasi Jalan Sawo, Kelurahan Selosari, Magetan, pengunjung akan langsung disambut aroma khas kulit samakan yang bercampur dengan bau semir. Di sepanjang jalan, toko-toko berjejer memamerkan sepatu, tas, hingga jaket kulit yang tampak mengilap dan menarik perhatian.</p>
<p>Kawasan ini bukan sekadar sentra penjualan. Jalan Sawo telah lama menjadi saksi hidup perjalanan industri kerajinan kulit Magetan yang mulai berkembang sejak era 1970-an. Di balik etalase yang tertata rapi, terdapat ribuan pengrajin yang setiap hari berkutat dengan pola, pisau seset, dan mesin jahit demi menjaga eksistensi produk kulit lokal di tengah derasnya arus barang impor berbahan sintetis.</p>
<p>Bertahan di industri kerajinan kulit bukan perkara mudah. Jika dahulu keterbatasan alat menjadi tantangan utama, kini para pengrajin harus berhadapan dengan perubahan selera pasar dan tren mode yang terus bergerak. Seorang pengrajin senior yang telah puluhan tahun menggeluti usaha ini menyebut, tantangan terbesar saat ini adalah menyesuaikan desain tanpa meninggalkan kualitas.</p>
<p>Para pengrajin Magetan menyadari bahwa keunggulan kulit sapi asli yang mereka gunakan harus diimbangi dengan inovasi. Produk-produk yang dulu identik dengan model klasik dan kaku, kini mulai berkembang ke desain yang lebih modern, seperti jaket berpotongan slim-fit, tampilan minimalis, hingga penggunaan teknik ramah lingkungan seperti ecoprint.</p>
<p>Langkah inovatif tersebut membuat kerajinan kulit Magetan tetap memiliki pasar. Tak hanya diminati konsumen dalam negeri, produk-produk ini juga menarik perhatian pembeli dari luar pulau hingga mancanegara. Yang dijual bukan semata barang, melainkan ketahanan, nilai seni, dan sentuhan buatan tangan yang tidak dimiliki produk massal.</p>
<p>Tips Membedakan dan Merawat Produk Kulit Asli Magetan</p>
<p>Produk kulit asli dapat menjadi investasi jangka panjang jika dipilih dan dirawat dengan benar. Berikut beberapa panduan sederhana yang bisa diperhatikan:</p>
<p>1. Cara Mengenali Kulit Asli</p>
<p>- Aroma: Kulit asli memiliki bau khas hasil proses penyamakan yang berbeda dari plastik atau bahan sintetis.</p>
<p>- Tekstur: Tekan permukaan kulit dengan jari. Kulit asli akan membentuk kerutan halus yang perlahan menghilang.</p>
<p>- Uji Panas: Jika memungkinkan dan diizinkan penjual, kulit asli tidak akan langsung meleleh atau mengeluarkan bau plastik saat didekatkan api secara singkat.</p>
<p>2. Trik Perawatan Agar Kulit Tetap Awet</p>
<p>- Hindari paparan sinar matahari langsung karena dapat membuat kulit kering dan pecah.</p>
<p>- Gunakan pelembap khusus kulit, atau alternatif seperti baby oil atau lotion tanpa parfum menyengat agar kulit tetap lentur.</p>
<p>- Simpan di tempat kering dan berventilasi baik, serta gunakan silica gel untuk mencegah kelembapan dan jamur.</p>
<p>3. Penanganan Awal Jika Terkena Noda</p>
<p>Jika terkena air atau kotoran ringan, segera lap menggunakan kain lembut dan kering. Hindari menggosok terlalu keras agar permukaan kulit tidak rusak.</p>
<p>Harapan di Balik Lembaran Kulit</p>
<p>Kini, kawasan Jalan Sawo terus berbenah. Pemerintah daerah bersama komunitas pengrajin mulai mendorong regenerasi agar kerajinan kulit Magetan tidak berhenti pada satu generasi. Anak-anak muda mulai terlibat, membawa ide segar dalam desain dan memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kerajinan kulit Magetan bukan sekadar produk ekonomi, melainkan cerminan identitas daerah. Selama keterampilan itu terus diwariskan dan tangan-tangan terampil masih bekerja di Selosari, warisan ini akan tetap melangkah maju mengikuti zaman—tanpa kehilangan jati dirinya. (**)</p>
<p><strong>Sumber:</strong> Pemerintah Kabupaten Magetan, Publikasi UMKM</p>
<p><strong>Penulis:</strong> Rainila Otek</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Pemkab Situbondo dan Satgas Pangan Gelar GPM di Tiga Wilayah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-pemkab-situbondo-dan-satgas-pangan-gelar-gpm-di-tiga-wilayah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-pemkab-situbondo-dan-satgas-pangan-gelar-gpm-di-tiga-wilayah</guid>
<description><![CDATA[ Jelang Ramadan, Pemkab Situbondo bersama Satgas Pangan Polres menggelar Gerakan Pangan Murah di tiga wilayah untuk menekan lonjakan harga, menjaga stok tetap aman, dan membantu masyarakat memperoleh sembako di bawah harga pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69904ef58f964.webp" length="49760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 22:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Pasar murah, ramadan, fluktuasi, inflasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="197" data-end="462"><strong>SITUBONDO, SJP –</strong> Menjelang Bulan Suci Ramadan, harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya mulai merangkak naik seiring meningkatnya permintaan pasar. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena harga sejumlah komoditas di pasaran terpantau lebih mahal dari biasanya.</p>
<p data-start="464" data-end="692">Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama Satgas Pangan Polres Situbondo melakukan berbagai langkah, di antaranya inspeksi dan razia di sejumlah pasar serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).</p>
<p data-start="694" data-end="891">Upaya ini dilakukan secara intens guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, menekan inflasi, serta mempermudah akses masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.</p>
<p data-start="893" data-end="1138">Kapolres Situbondo melalui Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan, Sabtu (14/2/2026), mengungkapkan bahwa pengawasan harga pangan terus dilakukan oleh personel gabungan lintas sektoral. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan GPM.</p>
<p data-start="1140" data-end="1341">“Gerakan Pangan Murah (GPM) ini merupakan komitmen Satgas Pangan bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih murah, bahkan di bawah harga pasar,” ujarnya.</p>
<p data-start="1343" data-end="1522">Menurut AKP Agung, GPM tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga menjamin ketersediaan stok pangan menjelang Ramadan, di mana permintaan biasanya meningkat signifikan.</p>
<p data-start="1524" data-end="1709">Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Pantauan di lapangan, warga sangat antusias. Dalam waktu sekitar tiga jam, seluruh stok bahan pokok yang disediakan habis terjual.</p>
<p data-start="1711" data-end="1965">Kegiatan GPM kali ini digelar serentak di tiga wilayah Situbondo, yakni wilayah tengah di Kantor Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo; wilayah timur di Kantor Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus; serta wilayah barat di Pendopo Pate Alos, Kecamatan Besuki.</p>
<p data-start="1967" data-end="2226">Adapun komoditas yang dijual dengan harga terjangkau antara lain 5 ton beras SPHP seharga Rp11.400 per kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, 2 kuintal gula pasir Rp15.000–Rp17.500 per kilogram, serta 100 karton Minyakita seharga Rp15.000 per liter.</p>
<p data-start="2228" data-end="2446">Selain itu, tersedia 1 kuintal telur ayam broiler seharga Rp27.000 per kilogram, 1 kuintal daging ayam ras Rp36.000 per kilogram, serta stok bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai dalam jumlah cukup.</p>
<p data-start="2448" data-end="2579">Aminah Agustin (40), salah satu warga yang mengantre di Kantor Desa Kalibagor, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.</p>
<p data-start="2581" data-end="2892">“Begitu mendengar ada pasar murah dengan harga lebih rendah dari pasaran, saya langsung datang untuk belanja kebutuhan bulan puasa nanti. Kegiatan seperti ini sebaiknya sering dilakukan agar harga di pasar tidak dipermainkan oleh pihak yang hanya mencari keuntungan besar dan menyusahkan masyarakat,” ungkapnya. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="2581" data-end="2892"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Surabaya Naik Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-cabai-rawit-di-surabaya-naik-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-cabai-rawit-di-surabaya-naik-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Harga cabai rawit di Surabaya melonjak dua kali lipat hingga Rp 85 ribu per kilogram akibat cuaca ekstrem, kembali menjadi langganan kenaikan pangan jelang bulan suci. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69901a984b098.webp" length="30938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 14:30:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Cabai, Harga Pangan, Cabai Rawit, Ramadhan, Bulan Suci, Idul Fitri, Pasar Murah, GPM, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Suasana menjelang Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kota Surabaya. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga bahan pangan kembali ikut menyambut datangnya bulan suci. Kali ini, cabai rawit menjadi komoditas yang paling terasa pedas, dengan harga yang melonjak hingga Rp 85 ribu per kilogram di pasar tradisional. </p>
<p>Lonjakan harga itu terpantau saat Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya melakukan inspeksi mendadak di Pasar Pucang Anom dan Pasar Wonokromo.</p>
<p>Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi BPSDA Kota Surabaya, Agung Supriyo Wibowo, menyebut kenaikan cabai terjadi sangat cepat dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang paling signifikan dibanding komoditas lain. </p>
<p>"Dari hasil pemantauan di lapangan, yang paling terlihat itu cabai (rawit), dari kisaran Rp 40 ribu menjadi sekitar Rp 80–85 ribu per kilogram dalam dua pekan terakhir," ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/2/2026).</p>
<p><strong>Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama</strong></p>
<p>Menurut Agung, faktor utama kenaikan harga cabai yang nyaris menyentuh angka dua kali lipat dari harga sebelumnya bukan karena distribusi, melainkan gangguan produksi di daerah penghasil akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak awal tahun 2026.</p>
<p>"Untuk cabai memang agak sulit dikendalikan karena dipengaruhi cuaca," katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, curah hujan tinggi menyebabkan banyak tanaman cabai rusak dan membusuk sebelum panen, sehingga pasokan ke pasar berkurang drastis. Meski demikian, ada harapan harga kembali stabil dalam waktu dekat.</p>
<p>"Tetapi informasi dari Kementerian Pertanian, Maret nanti diperkirakan ada panen raya nasional, termasuk di Jatim. Semoga harga bisa kembali stabil," imbuhnya.</p>
<p>Selain cabai, beberapa bahan pokok lain juga mengalami kenaikan meski tidak setajam cabai rawit. Bawang merah tercatat naik sekitar Rp 5 ribu per kilogram, sementara telur ayam naik sekitar Rp 3 ribu per kilogram. Kendati demikian, Agung memastikan secara umum ketersediaan pangan di Surabaya masih dalam kondisi aman jelang Ramadan dan Idul Fitri.</p>
<p>"Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, kami fokus melakukan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok penting, sekaligus memastikan keamanan pangan di masyarakat," tegasnya.</p>
<p>Pemkot Surabaya juga menyiapkan langkah intervensi jika harga terus melonjak, seperti mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah di berbagai wilayah.</p>
<p><strong>Produksi Lokal Diperkuat</strong></p>
<p>Di tengah kenaikan harga pasar, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggencarkan penguatan produksi lokal. Bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru, panen cabai rawit digelar sebagai langkah meredam gejolak harga.</p>
<p>Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan panen tersebut merupakan hasil tanam sejak Oktober 2025 dan memang dipersiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan harga jelang Ramadan.</p>
<p>"Dengan populasi sekitar 1.300 pohon, potensi hasilnya cukup signifikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekitar. Jenis yang ditanam adalah varietas Ori, yang memiliki kualitas terbaik dan harga paling tinggi di pasaran," ujarnya.</p>
<p>Menurut Antiek, harga cabai di pasaran kini berada di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram. Keberadaan hasil panen lokal diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.</p>
<p>"Ini akan sangat membantu menstabilkan harga secara makro," tambahnya.</p>
<p>Pemkot bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga memantau harga telur dan daging ayam. Berbagai intervensi dilakukan melalui GPM, operasi pasar, hingga pengawasan stok bersama kementerian terkait.</p>
<p>Antiek memastikan pasokan pangan menjelang Ramadan dalam kondisi aman dan meminta masyarakat tetap tenang.</p>
<p>"Hasil pemantauan kami, seluruh komoditas pangan di Surabaya dalam kondisi aman. Masyarakat kami imbau untuk belanja dengan bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu panic buying," tegasnya.</p>
<p><strong>Petani Jual Lebih Murah untuk Warga</strong></p>
<p>Sementara itu, anggota Poktan Sendang Biru, Suprapto (67), mengaku panen cabai dilakukan rutin setiap lima hari sekali dengan hasil 6 hingga 8 kilogram per panen. Di tengah harga pasar yang tinggi, ia memilih menjual cabainya lebih murah kepada warga sekitar.</p>
<p>"Kalau di pasar bisa Rp 85.000, saya jual Rp 70.000 untuk membantu tetangga," katanya.</p>
<p>Meski menghadapi kendala virus kuning pada tanaman, Suprapto mengaku dukungan bibit dari Pemkot Surabaya cukup membantu menjaga produktivitas.</p>
<p>Dengan Ramadan yang tinggal menghitung hari, harga cabai memang terasa semakin pedas. Namun, pemerintah optimistis panen raya pada Maret serta penguatan produksi lokal dapat meredam gejolak harga dan menjaga stabilitas pangan di Kota Pahlawan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Cabai Rawit Meroket, Satgas Pangan Turun di Pasar Legi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-daging-ayam-dan-cabai-rawit-meroket-satgas-pangan-turun-di-pasar-legi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-daging-ayam-dan-cabai-rawit-meroket-satgas-pangan-turun-di-pasar-legi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Satgas Pangan Kota Blitar turun ke Pasar Legi untuk memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Hasil pantauan, diketahui harga daging ayam dan cabai rawit meroket atau mahal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698efcafe7518.webp" length="67838" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 19:28:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai Rawit, Daging Ayam, Jelang Ramadan, Pasar Legi, Blitar, Mahal, Satgas Pangan, Turun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Blitar mulai merangkak naik. Daging ayam tembus Rp42.000 per kilogramnya dan cabai rawit seharga Rp90.000 per kilogramnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tim Satgas Pangan dari Polres Blitar Kota bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan inspeksi langsung di Pasar Legi, pada Jumat (13/2/2026) guna memastikan kondisi harga dan ketersediaan stok bahan pangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pemantauan tersebut, tiga komoditas tercatat mengalami kenaikan signifikan, yakni daging ayam, cabai rawit dan telur ayam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga daging ayam sebesar Rp42.000 per kilogram, lalu harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp88.000 hingga Rp90.000 per kilogram, sementara telur ayam berkisar antara Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Satgas Pangan Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, pihaknya tidak hanya memantau harga di Pasar Legi, tetapi juga menelusuri hingga ke tingkat supplier.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kenaikan harga daging ayam dipicu naiknya harga pakan di tingkat peternak.<span class="Apple-converted-space"> </span>Sementara harga cabai melonjak akibat banyak petani mengalami gagal panen karena faktor cuaca ekstrem," ujarnya, Jumat (13/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Rina mengungkapkan selama tiga hari terakhir ini, harga daging ayam tembus Rp42.000 per kilogramnya. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Permintaan meningkat, karena masyarakat hendak melakukan tradisi megengan atau selamatan menjelang bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sudah tiga hari ini harganya Rp42.000 per kilogram. Nanti mendekati puasa berangsur mengalami penurunan," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, pedagang cabai di Pasar Legi bernama Sugeng, mengaku harga cabai sudah tinggi hampir dua pekan terakhir. Bahkan dalam empat hari terakhir, harga stabil di atas Rp88.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Barangnya ada, tapi sedikit. Banyak petani gagal panen, jadi pasokan berkurang," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kenaikan harga ini diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga mendekati Ramadan, seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Dalam hal ini, Satgas Pangan memastikan akan terus melakukan pengawasan rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Imlek dan Ramadan, Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Blitar, Warga Antre Panjang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-gerakan-pangan-murah-digelar-di-kota-blitar-warga-antre-panjang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-gerakan-pangan-murah-digelar-di-kota-blitar-warga-antre-panjang</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang momen imlek dan Ramadan, Pemerintah Kota Blitar menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman parkir Pasar Ikan Hias. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698efcbda76bd.webp" length="66802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 18:48:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gerakan Pangan Murah, Kota Blitar, Warga, Antre, Jelang, Ramadan, Imlek.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sejumlah warga memadati halaman parkir Pasar Ikan Hias Kota Blitar pada Jumat (13/2/2026) untuk membeli kebutuhan pangan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga bahan pokok yang dijual lebih rendah dari pasaran membuat warga rela antre sejak awal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat menghadapi momen Imlek dan menjelang Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami menyiapkan 1 ton beras SPHP, 100 kilogram gula, 240 liter Minyakita, dan 100 kilogram telur. Harapannya, kegiatan ini bisa membantu masyarakat sekaligus menekan harga kebutuhan pokok di pasaran," kata Dewi, Jumat (13/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kegiatan tersebut, beras SPHP dijual Rp58.000 per 5 kilogram atau setara Rp11.600 per kilogram. Gula pasir dijual Rp17.000 per kilogram, telur Rp26.500 per kilogram, dan Minyakita Rp15.000 per liter.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga pasar. MinyaKkita misalnya, di pasaran bisa mencapai Rp18.000 per liter. Karena stok terbatas, pembelian Minyakita dibatasi maksimal dua liter per orang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang di sejumlah stan, terutama stan minyak goreng. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yulia salah satu warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, selisih harga meski tidak terlalu besar tetap berarti bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung naik.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saya tadi beli beras, telur, dan minyak goreng. Harganya di bawah pasaran, jadi sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jombang dan Bapanas Sidak Pasar Pon, Temukan Kenaikan Harga Cabai dan Telur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jombang-dan-bapanas-sidak-pasar-pon-temukan-kenaikan-harga-cabai-dan-telur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jombang-dan-bapanas-sidak-pasar-pon-temukan-kenaikan-harga-cabai-dan-telur</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, di antaranya telur ayam ras dan cabai. Telur ayam ras naik dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ef0b7773ed.webp" length="40996" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 18:08:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Sidak Pasar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, Bupati Jombang Warsubi bersama perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Pon, Kecamatan Jombang, Jumat (13/2/2026). Sidak ini bertujuan memantau stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan di wilayah setempat.</p>
<p>Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, di antaranya telur ayam ras dan cabai. Telur ayam ras naik dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. </p>
<p>Sementara itu, cabai rawit merah justru dilaporkan turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, meski Kepala Sub Tata Usaha Deputi Bapanas, Puspa Dewi, menilai angka tersebut masih di atas harga normal nasional yang berkisar Rp57.000 per kilogram.</p>
<p>“Secara nasional, cabai rawit memang sedang naik karena faktor cuaca yang terjadi serentak di berbagai daerah. Jombang masih terbilang lebih baik dibanding daerah lain seperti Kediri yang mencapai Rp75.000 per kilogram," ujar Puspa.</p>
<p>Komoditas lain seperti bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp35.000 per kilogram, namun masih di bawah harga nasional Rp41.000. Adapun daging ayam tercatat stabil di Rp39.000 per kilogram dan belum melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).</p>
<p>Untuk beras, harga beras SPHP tercatat Rp12.000 per kilogram dan beras premium Rp14.900 per kilogram. Sidak juga menemukan adanya beras premium yang dijual Rp12.800 per kilogram, namun menurut Bupati Warsubi, hal itu masih dalam batas wajar karena harga sudah tercantum jelas dari pihak perusahaan.</p>
<p>“Secara umum harga di Jombang masih terkendali. Kalau nanti ada lonjakan tidak wajar, kami siap gelar operasi pasar bersama Bulog. Stok beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya juga aman," tegas Warsubi.</p>
<p>Puspa Dewi menambahkan, dari tujuh daerah yang ia kunjungi, Jombang menjadi salah satu daerah dengan harga pangan paling terkendali.</p>
<p>“Ini yang terbaik. Stok aman, harga relatif stabil, dan masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Ramadan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Gerakan Pangan Murah di Gresik Diserbu Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-gerakan-pangan-murah-di-gresik-diserbu-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-gerakan-pangan-murah-di-gresik-diserbu-warga</guid>
<description><![CDATA[ Berbagai komoditas yang dijual dengan harga di bawah pasar membuat puluhan warga rela antre mengular. Sejumlah komoditas bahan pangan dijual seperti beras, minyak goreng, gula telur, hingga cabai rawit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698edac901616.webp" length="63394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:50:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, gerakan pangan murah Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP -</strong> Gerakan pangan murah yang digelar di Pendopo Alun-Alun Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ramai diserbu warga, Jumat (13/2/2026). </p>
<p>Berbagai komoditas yang dijual dengan harga di bawah pasar membuat puluhan warga rela antre mengular. </p>
<p>Sejumlah komoditas bahan pangan dijual seperti beras SPHP tersedia sebanyak 2,5 ton dengan harga Rp11.000 per kilogram. Beras premium disediakan 500 kilogram dengan harga Rp14.000 per kilogram.</p>
<p>Minyak goreng Minyakita tersedia 360 liter dengan harga Rp15.000 per liter. Selain itu, gula pasir premium dijual sebanyak 80 kilogram dengan harga Rp16.000 per kilogram.</p>
<p>Untuk komoditas hortikultura, bawang merah tersedia 100 kilogram dengan harga Rp15.000 per 500 gram, bawang putih kating 100 kilogram dengan harga Rp13.000 per 500 gram.</p>
<p>Cabai rawit merah tersedia 20 kilogram dengan harga Rp7.000 per ons, sedangkan cabai merah besar 20 kilogram dengan harga Rp5.000 per 2,5 ons. Telur ayam ras juga disiapkan sebanyak 60 pack dengan harga Rp24.000 per pack.</p>
<p>“Menjelang puasa biasanya harga naik. Jadi kegiatan seperti ini sangat dinanti. Alhamdulillah bisa beli beras dan minyak dengan harga lebih terjangkau,” kata salah satu warga Kecamatan Kebomas, Siti.</p>
<p>Siti mengaku sudah rela mengantre sejak pagi untuk membeli beras dan minyak goreng.</p>
<p>"Menjelang puasa biasanya harga naik. Jadi kegiatan seperti ini sangat dinanti. <em>Alhamdulillah</em> bisa beli beras dan minyak dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya. </p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Asluchul Alif, menyampaikan penyelenggaraan gerakan pangan murah ini sebagai bentuk komitmen daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri.</p>
<p>Ia menegaskan, bahwa Pemkab Gresik tegak lurus dengan instruksi Presiden dalam menjaga kestabilan harga pangan.</p>
<p>“Kami ingin memastikan masyarakat Gresik menjalani puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang. Tidak boleh ada kelangkaan maupun lonjakan harga yang memberatkan. Pemerintah hadir untuk menjaga daya beli masyarakat,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Pemkab Pasuruan Perketat Pengawasan Harga hingga Ancam Cabut Izin Usaha</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-pemkab-pasuruan-perketat-pengawasan-harga-hingga-ancam-cabut-izin-usaha</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-pemkab-pasuruan-perketat-pengawasan-harga-hingga-ancam-cabut-izin-usaha</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah juga memberikan peringatan keras kepada pelaku usaha. Mereka yang terbukti menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan dijatuhi sanksi tegas, termasuk sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ebefb25c51.webp" length="92684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 15:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Satgas Pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan bersama Satgas Ketahanan Pangan memperketat pengawasan harga pangan di wilayah Kecamatan Kejayan. Langkah ini dilakukan melalui agenda Gerakan Pangan Murah Nasional guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan rangkaian hari besar keagamaan.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan disediakan bagi masyarakat, di antaranya beras, minyak goreng, bawang merah, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, drh. Ainur, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah Nasional bertujuan menjaga stabilitas pasokan seiring meningkatnya permintaan bahan pangan menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan.</p>
<p>"Masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun persiapan menyambut hari raya Imlek dan bulan Ramadan," ujar Ainur pada Jumat (13/2/2026).</p>
<p>Pemerintah juga memberikan peringatan keras kepada pelaku usaha. Mereka yang terbukti menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan dijatuhi sanksi tegas, termasuk sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha.</p>
<p>Ainur menambahkan, sesuai instruksi Menteri Pertanian, aparat penegak hukum dan Satgas Pangan diminta langsung menindak segala bentuk pelanggaran harga pada komoditas beras, minyak goreng, hingga daging. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi spekulan yang memanfaatkan momentum lonjakan permintaan saat Ramadan, Nyepi, maupun Imlek.</p>
<p>"Tidak boleh ada kenaikan harga. Semua harus mengikuti aturan. Jika melanggar, akan ditindak tegas," tegasnya.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, menekankan bahwa pengawasan ketat juga berlaku pada komoditas minyak goreng. Pihaknya menyoroti adanya pabrik yang masih mematok harga di atas ketentuan meskipun Indonesia merupakan produsen utama.</p>
<p>Menurut Adimas, tindakan tegas harus menyasar langsung ke tingkat produsen atau pabrik, bukan hanya pedagang di pasar. "Jika pabrik menjual di atas HET, izinnya harus dicabut. Kita harus bertindak tegas," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Ekonomi Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, menekankan bahwa stabilitas harga merupakan prioritas utama pemerintah mengingat kebutuhan masyarakat yang meningkat signifikan selama hari besar keagamaan. Oleh karena itu, pemerintah menginstruksikan penindakan tanpa kompromi.</p>
<p>"Jika harga dinaikkan secara tidak wajar, langsung cabut izinnya. Tidak boleh lagi beroperasi," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Wringin Bondowoso Rela Mengantre Beli Beras dan Minyak Jelang Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-wringin-bondowoso-rela-mengantre-beli-beras-dan-minyak-jelang-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-wringin-bondowoso-rela-mengantre-beli-beras-dan-minyak-jelang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan warga Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, rela antre mengular demi mendapatkan beras SPHP dan Minyakita dalam Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional. Program kolaborasi DPKP Bondowoso bersama Bulog dan mitra ini digelar untuk menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat jelang Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ebddb5845a.webp" length="67976" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 14:30:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>GPM, Pasar murah, beras, telur, minyak, ramadan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:c36c51c4-646d-4b84-bb3e-4d36ddde3266-2" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant" tabindex="-1">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div data-message-author-role="assistant" data-message-id="bf94c4de-2dc5-4083-bf07-03b7291cffa9" dir="auto" class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="90" data-end="443"><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Antrean warga tampak mengular sejak pagi di lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jumat (13/2/2026). Dengan uang di tangan, para ibu rumah tangga, lansia, hingga bapak-bapak rela berdiri berjam-jam demi mendapatkan beras SPHP dan Minyakita dengan harga lebih terjangkau.</p>
<p data-start="445" data-end="732">Di tengah suasana yang ramai namun tertib, wajah-wajah penuh harap terlihat saat petugas melayani warga satu per satu. Bagi sebagian warga, selisih harga beberapa ribu rupiah sangat berarti, apalagi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan.</p>
<p data-start="734" data-end="1038">Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi pemerintah pusat yang dilaksanakan serentak secara nasional, sekaligus tindak lanjut imbauan Bupati, Sekda, dan Wakil Bupati Bondowoso agar masyarakat terbantu menghadapi Ramadan.</p>
<p data-start="1040" data-end="1263">“Gerakan pangan murah ini untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi HBKN. Karena, insyaallah minggu depan kita sudah memasuki bulan suci Ramadan. Harapannya, tidak ada kenaikan harga komoditas,” ujarnya di sela kegiatan.</p>
<p data-start="1265" data-end="1557">DPKP Bondowoso menggandeng sejumlah pihak, di antaranya Perum Bulog, PG Prajekan, PT Samudra, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan dalam kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan sosial untuk anak-anak, balita, ibu menyusui, dan kaum dhuafa melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi.</p>
<p data-start="1559" data-end="1792">Komoditas yang dijual pun cukup besar. Dari Bulog tersedia 8 ton beras SPHP dan 2.000 liter minyak goreng Minyakita. Sementara dari PT Samudra disiapkan 4 ton beras merek Beras Koki yang merupakan hasil produksi padi lokal Bondowoso.</p>
<p data-start="1794" data-end="1989">“Untuk hari ini jumlahnya dua kali lipat dibanding pelaksanaan sebelumnya di Pakem. Harganya di bawah HET dan di bawah harga pasar. Ini bentuk stabilisasi harga menjelang Ramadan,” tegas Mulyadi, mantan Kepala Disparbudpora Bondowoso ini.</p>
<p data-start="1991" data-end="2235">Ia juga menekankan pentingnya ketahanan pangan berbasis lokal. Beras yang dijual dari PT Samudra, kata dia, murni berasal dari padi petani Bondowoso.</p>
<p data-start="1991" data-end="2235">“Sebisa mungkin produksi dan kearifan lokal bisa dinikmati masyarakat kita sendiri,” imbuhnya.</p>
<p data-start="2237" data-end="2473">Melihat tingginya antusiasme warga, Pemkab Bondowoso berencana menggelar kegiatan serupa di 23 kecamatan. Bahkan, telah diterbitkan SK Bupati terkait pendampingan OPD di masing-masing kecamatan guna memperkuat distribusi dan pengawasan.</p>
<p data-start="2475" data-end="2794" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Bagi warga Wringin, kata Mulyadi, GPM bukan sekadar program pemerintah, tetapi menjadi harapan di tengah naik turunnya harga kebutuhan pokok.</p>
<p data-start="2475" data-end="2794" data-is-last-node="" data-is-only-node="">"Di antara terik matahari dan panjangnya antrean, ada rasa lega ketika beras dan minyak goreng akhirnya berhasil dibawa pulang, sebagai bekal menyambut Ramadan," tandasnya.</p>
<p data-start="2475" data-end="2794" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Sementara itu, Yuniar salah seorang ibu rumah tangga yang ikut mengantre di Kecamatan Wringin mengatakan, dirinya sedikik lega mendapatkan beras dan minyak di bawah harga eceran di pasar. Pasar murah tersebut menjadi cadangan pangan saat menghadapi bulan Ramadan.</p>
<p data-start="2475" data-end="2794" data-is-last-node="" data-is-only-node="">"Saya beli beras SPHP 2 sak 5 Kg dan 2 liter minyak. Ini sangat membantu, mengingat biasanya harga komoditas pangan akan naik di awal Ramadan dan menjelang Idulfitri," ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2475" data-end="2794" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam Mahal Jelang Ramadan, Warga Blitar Tetap Beli untuk Tradisi Megengan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-mahal-jelang-ramadan-warga-blitar-tetap-beli-untuk-tradisi-megengan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-mahal-jelang-ramadan-warga-blitar-tetap-beli-untuk-tradisi-megengan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Ramadan, harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar melambung tinggi. Meski harga naik, warga Kota Blitar tetap membeli daging ayam untuk keperluan tradisi megengan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d9c2fb9b95.webp" length="46436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 18:45:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Daging, Ayam, Kota Blitar, Naik, Mahal, Warga, Tetap, Beli, Keperluan, Tradisi, Megengan, Jelang, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam di Kota Blitar mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Legi, Kota Blitar harga daging ayam kini mencapai Rp42.000 per kilogramnya, naik dari sebelumnya Rp37.000 per kilogramnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski harga daging ayam terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan, warga Kota Blitar tetap membeli daging ayam dan digunakan untuk keperluan tradisi <em>megengan</em> atau selamatan menjelang bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar bernama Yuni mengaku tetap membeli daging ayam meski harganya lebih mahal dibandingkan hari biasa. Menurutnya, tradisi megengan sudah menjadi kebiasaan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam tradisi <em>megengan,</em> keluarganya biasa memasak ayam untuk kemudian didoakan bersama dan dibagikan kepada kerabat maupun tetangga sekitar sebagai bentuk<span class="Apple-converted-space">  </span>rasa syukur menyambut Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Meski harganya naik, tapi tetap beli buat Megengan. Sudah tradisi setiap tahun, biasanya untuk selamatan dan dibagikan ke tetangga," ujarnya, Kamis (12/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Rina mengatakan stok ayam dari peternak berkurang, sementara permintaan masyarakat mulai meningkat menjelang bulan puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Mulai seminggu lalu harga terus naik. Sekarang sudah Rp 42.000 per kilogram. Stok dari peternak juga sedikit," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski harga tergolong mahal, warga tetap membeli daging ayam untuk kebutuhan tradisi yang dilakukan menjelang bulan Ramadan. Tradisi yang digelar menjelang Ramadan ini biasanya diisi dengan doa bersama dan kenduri, dengan sajian utama olahan ayam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Penjualan mulai menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir, menjelang bulan Ramadan. Per hari biasanya terjual sebanyak satu kuintal," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penerima Makan Bergizi Gratis di Grati Pasuruan Bisa Pilih Menu Sendiri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penerima-makan-bergizi-gratis-di-grati-pasuruan-bisa-pilih-menu-sendiri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penerima-makan-bergizi-gratis-di-grati-pasuruan-bisa-pilih-menu-sendiri</guid>
<description><![CDATA[ Hal tersebut dilakukan sepanjang menu yang diusulkan tetap memenuhi standar gizi dan komposisi yang seimbang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d6c1a662ca.webp" length="51480" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 14:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, SPPG</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinere menerapkan pendekatan inovatif dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan opsi bagi penerima manfaat untuk memilih menu yang akan dikonsumsi.</p>
<p>Mitra MBG, Anjar Supriyanto, saat ditemui usai peresmian SPPG Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kamis (12/2/2026), menyatakan komitmennya untuk mengakomodasi permintaan para siswa. </p>
<p>Hal tersebut dilakukan sepanjang menu yang diusulkan tetap memenuhi standar gizi dan komposisi yang seimbang.</p>
<p>"Para penerima MBG nantinya dapat mengajukan permintaan menu yang diinginkan. Hal ini dilakukan karena sering kali terdapat komponen dalam menu standar yang kurang disukai oleh siswa," ujar Anjar.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa unit di Desa Cukurgondang merupakan SPPG pertama yang beroperasi di wilayah tersebut. </p>
<p>Ia berharap kehadiran program ini dapat mengoptimalkan pemenuhan hak gizi para murid secara berkelanjutan.</p>
<p>"Semoga melalui program MBG ini, kita dapat mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia tahun 2045," tambahnya.</p>
<p>Selain fokus pada distribusi pangan bergizi, Anjar menyebutkan bahwa program ini turut menggerakkan roda ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.</p>
<p>"Program Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo ini memiliki dampak yang luas. Selain membantu pemenuhan gizi, kami juga merekrut tenaga kerja lokal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertama di Jawa, Kilang Mini LNG Pasuruan Resmi Beroperasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertama-di-jawa-kilang-mini-lng-pasuruan-resmi-beroperasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertama-di-jawa-kilang-mini-lng-pasuruan-resmi-beroperasi</guid>
<description><![CDATA[ Produksi sektor hulu tersebut langsung diserap untuk diolah menjadi energi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan bagi konsumen lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d396c2555c.webp" length="57826" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 09:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Energi Migas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Infrastruktur energi di Jawa Timur resmi menguat seiring beroperasinya kilang mini <em>Liquefied Natural Gas</em> (LNG) pertama di Pulau Jawa yang berlokasi di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. </p>
<p>Dalam fasilitas strategis ini, <em>Husky-CNOOC Madura Limited</em> (HCML) bertindak sebagai pemasok tunggal gas bumi yang bersumber dari Lapangan BD Wilayah Kerja Madura Strait.</p>
<p>Sinergi hulu-hilir ini menandai babak baru pemanfaatan gas domestik untuk memenuhi kebutuhan energi bersih bagi masyarakat dan sektor industri. Melalui skema tersebut, gas hasil produksi tidak hanya mengandalkan jaringan pipa konvensional, melainkan diolah menjadi bentuk cair guna menjangkau wilayah distribusi yang lebih luas.</p>
<p>"Gas yang dihasilkan dari Lapangan BD Wilayah Kerja Madura Strait dialirkan dan diolah di kilang mini ini untuk dimanfaatkan bagi berbagai kegiatan," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot.</p>
<p>Langkah HCML dalam menyediakan pasokan gas berkelanjutan menjadi kunci upaya pemerintah mengurangi ketergantungan pada impor LPG yang selama ini membebani devisa negara. </p>
<p>Produksi sektor hulu tersebut langsung diserap untuk diolah menjadi energi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan bagi konsumen lokal.</p>
<p>Implementasi teknologi mutakhir pada proyek ini diproyeksikan menjadi standar baru pengembangan industri migas skala kecil di wilayah lain di Indonesia. Efisiensi dari kolaborasi ini diharapkan mampu menekan beban subsidi energi pemerintah yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun.</p>
<p>"Kami berharap kilang mini ini dapat mensubstitusi konsumsi LPG, yang pada akhirnya berdampak pada efisiensi anggaran negara," tambah Yuliot saat prosesi peresmian.</p>
<p>Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, HCML berkomitmen menjaga stabilitas produksi guna menopang ketahanan energi nasional. Kerja sama ini membuktikan potensi gas alam di Selat Madura memiliki peran krusial dalam mendukung industri hilir modern.</p>
<p>Pihak pengelola kilang mengapresiasi dukungan regulasi dan jaminan pasokan bahan baku yang memungkinkan proyek di Kabupaten Pasuruan ini terealisasi tepat waktu. Dukungan sektor hulu memastikan rantai pasok energi tetap stabil untuk melayani sektor industri kecil, perhotelan, jasa, hingga rumah tangga.</p>
<p>Integrasi antara produsen gas bumi dan teknologi pengolahan canggih ini diharapkan menjadi solusi kemandirian energi nasional di masa depan. Dengan harga yang lebih kompetitif, kehadiran LNG hasil produksi lokal ini menjadi harapan baru bagi penguatan ekonomi serta pengurangan emisi karbon.</p>
<p>"Liquid Gas Nusantara membantu menyediakan energi yang lebih bersih sesuai kebijakan Presiden untuk mengurangi emisi karbon," jelas Direktur Liquid Gas Nusantara, Wira Rahardja.</p>
<p>Pemerintah turut menyoroti penggunaan teknologi canggih asal Argentina dalam operasional kilang mini ini sebagai yang pertama di Asia. Keberhasilan kolaborasi teknologi mancanegara dengan potensi alam domestik diyakini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian daerah.</p>
<p>Rangkaian peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wamen ESDM dan prosesi pemotongan pita di area kilang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Rembang serta memberikan akses energi terjangkau bagi pelaku usaha kecil.</p>
<p>"Jika kita bisa membangun di setiap pulau untuk konsumsi rumah tangga dan hotel, tentu akan jauh lebih baik ke depannya," pungkas Wira Rahardja. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Saber Polres Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman Jelang Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-saber-polres-probolinggo-pastikan-harga-dan-stok-sembako-aman-jelang-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-saber-polres-probolinggo-pastikan-harga-dan-stok-sembako-aman-jelang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Bulan Suci Ramadan 2026, Satgas Saber Polres Probolinggo mengintensifkan pengawasan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, toko modern, hingga SPBU di wilayah Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/2). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698c8a357f6bc.webp" length="53214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 21:51:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Polres Probolinggo, Satgas Saber, Ramadhan 2026, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Menjelang Bulan Suci Ramadan Tahun 2026, Satgas Saber Polres Probolinggo Polda Jatim mengintensifkan kegiatan pengendalian dan pengawasan harga kebutuhan pokok di sejumlah titik strategis, Rabu (11/2/2026).</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok tetap aman dan terkendali.</p>
<p>"Hari ini kami melaksanakan pengecekan ketersediaan dan harga bapokting di Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo, Pasar Modern Alfamart, serta SPBU Kebonagung Kecamatan Kraksaan," ucap Kasat Reskrim.</p>
<p>Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah komoditas bahan pokok relatif stabil. </p>
<p>"Dari sisi ketersediaan, stok bahan pokok di Pasar yang kita datangi terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan," tambah AKP Made Kembar.</p>
<p>Ia menyebutkan selain bahan pokok makanan, stok dan pasokan BBM pun di SPBU Kebonagung terpantau lancar tanpa adanya indikasi kelangkaan.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana menegaskan bahwa secara umum kondisi harga dan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Probolinggo masih dalam keadaan aman dan stabil. </p>
<p>"Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, kenaikan tersebut dinilai tidak signifikan dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP)," tambah AKP Made.</p>
<p>Ia memastikan, hingga saat ini tidak ditemukan adanya praktik penimbunan ataupun permainan harga oleh pihak tertentu di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.</p>
<p>AKP I Made Kembar Mertadana juga memberikan penekanan keras kepada para pedagang dan distributor agar tidak memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meraup keuntungan berlebihan.</p>
<p>Ia mengingatkan seluruh pedagang agar menjual bahan pokok sesuai ketentuan HET. </p>
<p>Satgas Saber Polres Probolinggo Polda Jatim bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan. </p>
<p>"Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,”tegas AKP Made.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pengawasan ini bukan semata penindakan, tetapi juga bentuk perlindungan kepada masyarakat agar daya beli tetap terjaga serta distribusi bahan pokok berjalan lancar.</p>
<p>“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok,” kata AKP Made.</p>
<p>Nantinya, Satgas Saber Polres Probolinggo akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. </p>
<p>Sinergi lintas sektoral akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Probolinggo. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog dan PWI Bondowoso Gelar Pasar Murah di Hari Pers Nasional, Minyak Goreng Jadi Rebutan Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-dan-pwi-bondowoso-gelar-pasar-murah-di-hari-pers-nasional-minyak-goreng-jadi-rebutan-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-dan-pwi-bondowoso-gelar-pasar-murah-di-hari-pers-nasional-minyak-goreng-jadi-rebutan-warga</guid>
<description><![CDATA[ Perum Bulog Bondowoso menggelar pasar murah di Rest Area Kluncing, Desa Sukorejo, dalam rangka HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI. Sebanyak 300 liter minyak goreng dan 1,5 ton beras SPHP disediakan, dengan minyak goreng menjadi komoditas paling diburu warga hingga habis terjual. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698c71d1e9809.webp" length="55824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 19:03:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>HPN, Bulog, pasar murah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP</strong> – Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat memanjang di Rest Area Kluncing, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Rabu (11/2/2026). Di tangan mereka tergenggam uang secukupnya, dengan harapan bisa membawa pulang kebutuhan pokok berharga lebih ramah di kantong.<o:p></o:p></p>
<p data-start="458" data-end="713">Hari itu, Perum Bulog Bondowoso yang berkolaborasi dengan PWI Bondowoso menggelar pasar murah dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang cenderung naik.<o:p></o:p></p>
<p data-start="715" data-end="979">Bulog menyediakan 300 liter minyak goreng merek Minyakita kemasan 1 liter serta beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan total stok 1,5 ton. Warga diperbolehkan membeli minyak goreng sebanyak 2 hingga 4 liter per orang, sedangkan beras dibatasi 5 sampai 10 kilogram.<o:p></o:p></p>
<p data-start="981" data-end="1114">Petugas Bulog Bondowoso, Teguh, mengakui antusiasme masyarakat di luar perkiraan. Minyak goreng menjadi komoditas yang paling diburu.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1116" data-end="1205">“Minyak goreng habis terjual semua. Bahkan masih ada warga yang tidak kebagian,” ujarnya.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1207" data-end="1389">Sebagian warga yang kehabisan minyak goreng akhirnya memilih membeli beras. Namun untuk beras SPHP, dari total 1,5 ton yang disediakan, baru sekitar 4 hingga 5 kuintal yang terserap.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1391" data-end="1612">Menurut Teguh, tidak semua warga membeli beras kemungkinan karena sebagian masih memiliki stok hasil panen sendiri.</p>
<p data-start="1391" data-end="1612">“Kemungkinan masih ada cadangan beras di rumah, jadi yang paling dicari memang minyak goreng,” tambahnya.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1614" data-end="1782">Di antara antrean itu, Siti Aminah, warga Desa Sukorejo, tampak lega setelah berhasil mendapatkan minyak goreng. Ia mengaku rela datang lebih awal agar tidak kehabisan.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1784" data-end="1915">“Alhamdulillah sangat membantu. Harga minyak sekarang lumayan mahal. Saya antre dari pagi supaya kebagian,” tuturnya dengan senyum.<o:p></o:p></p>
<p data-start="1917" data-end="2100">Bagi Siti, pasar murah bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan bentuk perhatian yang nyata. Ia berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar agar masyarakat kecil semakin terbantu.<o:p></o:p></p>
<p data-start="2102" data-end="2231">Harapan serupa juga disampaikan Ahmad, warga lainnya. Ia menyebut stok minyak goreng sebaiknya ditambah pada kegiatan berikutnya.<o:p></o:p></p>
<p data-start="2233" data-end="2363">“Cepat sekali habisnya. Banyak yang belum kebagian. Kalau bisa nanti jumlahnya ditambah karena peminatnya memang banyak,” katanya. <o:p></o:p><strong>(*)</strong><o:p></o:p><strong><span style="font-size: 14.0pt;"><o:p></o:p></span></strong></p>
<p data-start="2233" data-end="2363"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramadan 2026, Jalan Kenanga Kota Blitar Kembali Jadi Sentra Takjil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramadan-2026-jalan-kenanga-kota-blitar-kembali-jadi-sentra-takjil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramadan-2026-jalan-kenanga-kota-blitar-kembali-jadi-sentra-takjil</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menggelar Bazar Takjil Ramadan. Lokasinya berada di Jalan Kenanga atau tepatnya di sisi timur Kantor Wali Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6989a7f7bf061.webp" length="67040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 17:02:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar, Takjil, Ramadan, Bazar Takjil Ramadan, Jalan Kenanga, Kota Blitar, Sentra Takjil.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Takjil Ramadan pada tahun 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seperti pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini akan dipusatkan di Jalan Kenanga atau tepatnya di sisi timur Kantor Wali Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bazar Takjil Ramadan menjadi agenda rutin Pemkot Blitar untuk memfasilitasi pedagang kecil sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mengatakan pihaknya menyiapkan kurang lebih sebanyak 150 pedagang yang akan menjual berbagai menu makanan dan minuman berbuka puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Lokasi tetap di Jalan Kenanga seperti tahun kemarin. Kuota pedagang yang kami siapkan kurang lebih ada 150," kata dia, Senin (9/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pendaftaran pedagang Bazar Takjil Ramadan akan dibuka pada Selasa (10/2/2026) selama satu jam mulai pukul 08.00-09.00 WIB. Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan ditentukan melalui sistem undian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Parminto menyebut terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pedagang. Di antaranya merupakan warga Kota Blitar, menjual makanan dan minuman halal dengan harga wajar, membayar retribusi sesuai ketentuan, serta menjaga kebersihan lingkungan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pedagang juga diwajibkan melaporkan omzet harian, tidak memindahtangankan lapak kepada pihak lain, memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan, serta mematuhi jam operasional bazar mulai pukul 15.00-18.00 WIB.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pendaftaran hanya satu jam, lalu dilakukan pengundian. Kemudian nanti juga akan diberikan pembinaan kepada pedagang soal tata tertib dan pengaturan jenis dagangan," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui penyelenggaraan Bazar Takjil Ramadan ini, Pemkot Blitar berharap dapat meningkatkan perekonomian pedagang kecil serta memudahkan masyarakat memperoleh beragam pilihan menu berbuka puasa selama bulan suci Ramadan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kopi Robusta Blitar Raih Peringkat Kedua Nasional di IGCC 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kopi-robusta-blitar-raih-peringkat-kedua-nasional-di-igcc-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kopi-robusta-blitar-raih-peringkat-kedua-nasional-di-igcc-2026</guid>
<description><![CDATA[ IGCC merupakan kompetisi kualitas biji kopi mentah (green bean) berskala nasional yang mengadopsi sistem penilaian standar Specialty Coffee Association (SCA). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6989350cb7cdc.webp" length="105864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 09:00:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kopi, Robusta, Blitar, Menorehkan, Prestasi, Nasional, Pelaku, Prosesor, Ahrian Festyananda.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kopi Robusta asal Blitar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ahrian Festyananda, seorang prosesor kopi asal Kota Blitar, berhasil meraih peringkat kedua kategori Robusta dalam ajang Indonesia <em>Green Coffee Competition </em>(IGCC) 2026 yang merupakan bagian dari gelaran WE Kopi Kolaborasi Season 6.</p>
<p class="p1">Dalam kompetisi tersebut, Ahrian menyertakan kopi Robusta Selorejo, Kabupaten Blitar, yang diolah dengan metode <em>honey anaerobic</em>. Biji kopi tersebut memperoleh skor 82,80, sekaligus mengukuhkan posisinya dalam jajaran kopi Robusta terbaik nasional tahun ini.</p>
<p class="p1">IGCC merupakan kompetisi kualitas biji kopi mentah (<em>green bean</em>) berskala nasional yang mengadopsi sistem penilaian standar <em>Specialty Coffee Association</em> (SCA). </p>
<p class="p1">Proses seleksi berlangsung ketat, meliputi verifikasi administrasi, proses sangrai (<em>roasting</em>) terstandar, cita rasa melalui metode <em>blind cupping</em>.</p>
<p class="p1">"Ini bukan sekadar lomba, melainkan pembuktian bahwa kualitas Robusta Blitar diakui secara nasional," ujar Ahrian, Senin (9/2/2026).</p>
<p class="p1">Dari ratusan sampel yang berasal dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia, hanya 73 peserta yang berhasil lolos ke tahap penilaian akhir. </p>
<p class="p1">Seluruh sampel diuji oleh panel juri nasional dan internasional dari sejumlah negara Asia. Kopi Robusta Blitar dinilai memiliki profil rasa yang bersih, seimbang, dan stabil, sehingga mampu bersaing dengan komoditas dari daerah sentra kopi lainnya.</p>
<p class="p1">Capaian ini dipandang tidak hanya sebagai prestasi personal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi citra kopi Blitar. </p>
<p class="p1">"Keberhasilan ini membuka peluang peningkatan nilai jual kopi serta memperluas akses pasar bagi petani dan pelaku usaha kopi lokal," tambahnya.</p>
<p class="p1">Selain mengelola usaha pengolahan kopi, Ahrian yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kopi Blitar Raya aktif melakukan pendampingan kepada petani. Pendampingan tersebut mencakup pengelolaan pascapanen, peningkatan mutu biji kopi, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).</p>
<p class="p1">Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi petani yang rutin mengikuti bimbingan teknis serta pelatihan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar. Menurutnya, program pelatihan tersebut menjadi ruang krusial untuk memperkuat ekosistem kopi daerah.</p>
<p class="p1">"Harapannya, kopi Blitar semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional secara berkelanjutan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Dorong Kenaikan Cabai, Komoditas Pangan Lain Masih Stabil di Malang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-dorong-kenaikan-cabai-komoditas-pangan-lain-masih-stabil-di-malang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-dorong-kenaikan-cabai-komoditas-pangan-lain-masih-stabil-di-malang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698743ecb7daa.webp" length="89986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 21:59:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>harga pangan, bapokting, pasar kepanjen, kabupaten malang, jelang ramadhan, stabilitas harga, cabai rawit, kebutuhan pokok, ekonomi rakyat, daya beli masyarakat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP – </strong>Harga sejumlah bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, terpantau relatif stabil menjelang Ramadan 2026. Meski demikian, komoditas cabai rawit merah mulai menunjukkan potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.</p>
<p>Pemantauan di Pasar Kepanjen menunjukkan ketersediaan bapokting seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur, serta bawang masih mencukupi dan tidak mengalami kelangkaan. Aktivitas jual beli berlangsung normal dengan daya beli masyarakat yang masih terjaga.</p>
<p>Berdasarkan data di lapangan, harga beras medium berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Minyak goreng Minyak Kita dijual Rp15.700 per liter. Sementara itu, daging ayam ras tercatat Rp39.000 per kilogram dan telur ayam ras Rp29.000 per kilogram.</p>
<p>Untuk komoditas hortikultura, bawang merah diperdagangkan Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp35.000 per kilogram. Adapun cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram dan berpotensi mengalami fluktuasi.</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama tekanan harga pada cabai rawit merah.</p>
<p>“Curah hujan yang cukup tinggi berdampak pada hasil panen cabai, sehingga berpengaruh terhadap pasokan dan harga. Namun secara umum, komoditas pangan lainnya masih terpantau stabil,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, pemantauan pasar dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Selain itu, para pedagang dan distributor diimbau untuk tetap menjaga kestabilan harga serta tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan konsumen.</p>
<p>“Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang dan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengelola Biaya Hidup di Malang: Tips Praktis untuk Mahasiswa Rantau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mengelola-biaya-hidup-di-malang-tips-praktis-untuk-mahasiswa-rantau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mengelola-biaya-hidup-di-malang-tips-praktis-untuk-mahasiswa-rantau</guid>
<description><![CDATA[ Diperlukan perencanaan keuangan yang matang dan teliti guna memastikan kenyamanan serta kelangsungan hidup selama masa studi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6986f0f844400.webp" length="18960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 16:00:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi Plus</dc:creator>
<media:keywords>Biaya Hidup, Di kota Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> — Biaya hidup di Malang merupakan aspek vital yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk merantau dan memilih kota ini sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. </p>
<p>Oleh karena itu, diperlukan perencanaan keuangan yang matang dan teliti guna memastikan kenyamanan serta kelangsungan hidup selama masa studi. </p>
<p>Artikel ini menyajikan deskripsi rinci mengenai komponen-komponen biaya hidup di Malang sebagai sumber acuan bagi Anda.</p>
<p><strong>Biaya Tempat Tinggal</strong></p>
<p>Komponen utama biaya hidup mahasiswa di Malang adalah tempat tinggal. Mayoritas mahasiswa memilih tinggal di indekos. Biaya sewa kamar di Malang rata-rata berkisar antara Rp300.000 hingga Rp500.000 per bulan untuk fasilitas terbatas, seperti kamar sederhana, kamar mandi bersama, dan akses Wi-Fi yang fluktuatif. Namun, biaya sewa tersebut bervariasi bergantung pada penambahan fasilitas, biaya utilitas, dan aspek lainnya. Selain indekos, tersedia pilihan lain seperti rumah kontrakan dan apartemen dengan harga sewa yang lebih tinggi.</p>
<p><strong>Konsumsi dan Makanan</strong></p>
<p>Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah pengeluaran untuk konsumsi dan kebutuhan sehari-hari. Dengan alokasi dana sebesar Rp10.000, kebutuhan makan mahasiswa dapat terpenuhi secara optimal melalui warung nasi (warteg), yang mencakup nasi, sayuran, lauk pauk, kerupuk, dan minuman. Hal ini memungkinkan tercapainya efisiensi anggaran makan. Apabila preferensi beralih ke restoran, estimasi biaya per porsi dapat mencapai Rp25.000.</p>
<p><strong>Transportasi</strong></p>
<p>Aspek ketiga adalah alokasi dana untuk transportasi. Kota Malang menyediakan berbagai pilihan moda transportasi umum dengan tarif relatif terjangkau, berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000. Ketersediaan angkutan umum seperti angkot (angkutan kota), ojek, dan taksi memberikan kemudahan aksesibilitas bagi mahasiswa untuk beraktivitas di dalam kota sesuai dengan preferensi masing-masing.</p>
<p><strong>Biaya Pendidikan</strong></p>
<p>Perencanaan uang kuliah perlu dipikirkan secara matang. Selain biaya semesteran (UKT), terdapat pengeluaran lain yang perlu diperhitungkan agar tidak terjadi defisit anggaran di tengah semester. Pengeluaran tersebut mencakup alokasi dana untuk dokumentasi tugas, penggandaan materi, kontribusi organisasi, serta kebutuhan insidental lainnya yang berkaitan dengan aktivitas akademis dan kemahasiswaan.</p>
<p><strong>Hiburan dan Rekreasi</strong></p>
<p>Biaya hidup mahasiswa juga mencakup alokasi untuk hiburan dan rekreasi guna menjaga keseimbangan mental dan meningkatkan kualitas hidup. Besaran biaya ini bervariasi tergantung frekuensi kegiatan. Sebagai contoh, aktivitas di kafe lokal dapat menghabiskan sekitar Rp200.000 per bulan. Sementara itu, perjalanan wisata ke destinasi tertentu memerlukan biaya lebih besar bergantung pada akomodasi dan transportasi. Mahasiswa disarankan membuat perencanaan anggaran yang realistis untuk kebutuhan ini.</p>
<p><strong>Akses Komunikasi dan Jaringan Internet</strong></p>
<p>Infrastruktur publik di Malang mengalami peningkatan signifikan melalui penyediaan fasilitas Wi-Fi di kampus, kafe, dan restoran. Mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kebutuhan akademis sehingga alokasi dana paket data dapat lebih dioptimalkan. Estimasi paket internet mandiri rata-rata sebesar Rp50.000 untuk kapasitas 12GB per bulan, tergantung pada penyedia layanan (<em>provider</em>). Memilih lokasi kos yang menyediakan fasilitas Wi-Fi merupakan strategi efektif untuk menghemat biaya.</p>
<p><strong>Belanja Bulanan</strong></p>
<p>Mahasiswa perlu mempertimbangkan belanja bulanan untuk kebutuhan bahan makanan dan perlengkapan kebersihan. Rata-rata pengeluaran untuk komponen ini menghabiskan sekitar Rp250.000 per bulan, bergantung pada tempat belanja dan fluktuasi harga barang.</p>
<p><strong>Tips Manajemen Keuangan Mahasiswa</strong></p>
<p><strong>Manajemen Konsumsi dan Kebutuhan</strong>:</p>
<p>Memasak Sendiri: Memasak nasi secara mandiri dan membeli lauk di warung sekitar dinilai lebih hemat dibandingkan makan di kafe.</p>
<p>Prioritas: Membedakan antara kebutuhan dan keinginan.</p>
<p>Pasar Tradisional: Mengutamakan belanja di pasar tradisional.</p>
<p><strong>Tempat Tinggal dan Transportasi:</strong></p>
<p>Lokasi Strategis: Memilih hunian yang dekat dengan kampus guna menghemat biaya transportasi.</p>
<p>Moda Transportasi: Memanfaatkan angkutan kota atau sepeda motor pribadi untuk mobilitas harian.</p>
<p><strong>Gaya Hidup dan Fasilitas Kampus:</strong></p>
<p>Batasi Aktivitas di Kafe: Membatasi frekuensi berkunjung ke kafe agar pengeluaran tetap terkendali.</p>
<p>Optimalisasi Fasilitas: Menggunakan fasilitas Wi-Fi kampus, perpustakaan, atau ruang kelas untuk mengerjakan tugas.</p>
<p>Hidup hemat merupakan seni mengelola keuangan secara sadar dengan memprioritaskan kebutuhan demi mencapai kemandirian finansial dan ketenangan pikiran. Hal ini bukan berarti pelit, melainkan upaya mengarahkan pengeluaran secara efisien untuk nilai jangka panjang dan masa depan yang sejahtera. </p>
<p><strong>Penulis: Paskalis Arakat, Mahasiswa Magang Universitas Tribhuwana Tunggadwi Malang.</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerai Mie Gacoan Jalan Suroyo Kota Probolinggo Dibuka Kembali dengan Catatan Teknis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gerai-mie-gacoan-jalan-suroyo-kota-probolinggo-dibuka-kembali-dengan-catatan-teknis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gerai-mie-gacoan-jalan-suroyo-kota-probolinggo-dibuka-kembali-dengan-catatan-teknis</guid>
<description><![CDATA[ Setelah sempat vakum selama 4 bulan, hari ini (6/2/2026), Satpol PP Kota Probolinggo resmi membuka segel operasional Mie Gacoan Jalan Suroyo. Meski sudah bisa dikunjungi, ada beberapa catatan penting, yakni pihak manajemen wajib menyelesaikan IPAL permanen dalam waktu 4 bulan dan jam operasional saat ini dibatasi hingga pukul 23.00 WIB saja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6985cb04b746d.webp" length="44488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 19:49:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Mie Gacoan Probolinggo, Satpol PP Kota Probolinggo, IPAL</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PROBOLINGGO, SJP -</strong> Setelah sempat terhenti selama kurang lebih empat bulan, gerai Mie Gacoan yang berlokasi di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, akhirnya resmi beroperasi kembali.</p>
<p>Kepastian ini didapat setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo mencabut segel penghentian sementara kegiatan usaha pada Jumat (6/2/2026) pagi sekira 10.00 WIB.</p>
<p>Pencabutan segel dilakukan langsung oleh Kepala Satpol PP, Linmas, dan Damkar Kota Probolinggo, Fatchur Rozi. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Probolinggo, menyusul progres pemenuhan dokumen perizinan oleh pihak manajemen.</p>
<p>Fatchur Rozi menjelaskan, tindakan penutupan yang dilakukan beberapa bulan lalu adalah bentuk penegakan aturan terkait kelengkapan dokumen operasional. Ia menyebutkan ada beberapa poin krusial yang sebelumnya belum terpenuhi, seperti Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).</p>
<p>"Jadi sebelumnya Mie Gacoan ini ditutup karena SLF serta Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) belum terpenuhi, sehingga penutupan sebelumnya agar pihak manajemen melengkapinya," ujar Fatchur.</p>
<p>Meski segel telah dibuka, pemerintah memberikan catatan khusus terkait pengelolaan lingkungan. Saat ini, Mie Gacoan masih menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. </p>
<p>Pihak manajemen diberikan tenggat waktu selama empat bulan untuk segera membangun dan mengoperasikan IPAL permanen secara mandiri. Fatchur berharap, kembalinya operasional resto ini membawa dampak positif bagi daerah.</p>
<p>"Semoga dengan dibukanya Mie Gacoan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dan juga dapat meningkatkan PAD Kota Probolinggo," imbuhnya.</p>
<p>Menanggapi persyaratan tersebut, Legal Konsultan Mie Gacoan, Salamun Huda, menyatakan komitmennya untuk mematuhi regulasi yang berlaku. Ia optimistis pengerjaan IPAL permanen akan selesai lebih cepat dari batas waktu yang diberikan oleh pemerintah daerah, mengingat persiapan teknis sudah mencapai tahap akhir.</p>
<p>"Bersamaan dengan proses pemasangan IPAL permanen, kami telah meminta diskresi atau dispensasi operasional dibuka sembari melengkapi kekurangan," jelas Salamun.</p>
<p>Terkait jam operasional, terdapat penyesuaian baru. Berbeda dengan sebelumnya yang beroperasi hingga dini hari atau 24 jam, kini Mie Gacoan Jalan Suroyo hanya melayani pelanggan hingga pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Pihak manajemen akan terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat jika nantinya ada rencana untuk mengembalikan durasi operasional seperti sedia kala. Hal ini dilakukan demi menjaga kondusivitas serta sinkronisasi aturan dengan kebijakan daerah setempat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Imlek dan Ramadan, Polres Gresik Perketat Pengawasan Harga Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-polres-gresik-perketat-pengawasan-harga-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-polres-gresik-perketat-pengawasan-harga-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi. Mayoritas harga komoditas terpantau relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit merah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6985a158bfbdb.webp" length="71396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 15:50:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Polres Gresik, Imlek, Ramadan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Kepolisian Resor (Polres) Gresik memperketat pengawasan harga bahan pokok menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pasokan pangan di tengah masyarakat.</p>
<p>Unit IV Tipidek Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin oleh Iptu Luthfi Hadi Nugroho menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar para pedagang bahan pokok di Pasar Baru, Kecamatan Gresik, pada Jumat (6/2/2026) pagi.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok di Pasar Baru Gresik dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi. Mayoritas harga komoditas terpantau relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit merah.</p>
<p>Daftar harga bahan pokok di Pasar Baru Gresik untuk beras premium Rp14.900/kg, beras medium Rp12.600/kg, sementara untuk minyak goreng merk MinyaKita Rp15.700/liter, dan untuk minyak remium Rp19.500/liter.</p>
<p>Untuk gula pasir Rp16.500/kg, daging sapi Rp108.000/kg, daging ayam ras Rp39.000/kg, telur ayam ras Rp27.000/kg, dan bawang merah dan bawang putih Rp35.000/kg.</p>
<p>Sementara itu, fluktuasi harga terlihat pada sektor hortikultura. Cabai rawit merah menembus angka Rp78.000/kg, sedangkan cabai merah keriting berada di harga Rp40.000/kg dan cabai merah besar Rp25.000/kg.</p>
<p>"Harga cabai rawit merah memang cukup tinggi. Pedagang di Pasar Baru Gresik mengambil pasokan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga beli yang sudah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP), yakni sekitar Rp73.000 per kilogram," ungkap Iptu Luthfi usai pelaksanaan sidak.</p>
<p>Luthfi menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah dipicu oleh beberapa faktor teknis, terutama kondisi cuaca yang ekstrem. </p>
<p>Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir berdampak pada penurunan hasil panen dan penurunan kualitas komoditas yang menjadi cepat rusak.</p>
<p>"Faktor cuaca menyebabkan cabai lebih mudah busuk sehingga hasil panen tidak maksimal. Namun, secara umum stok Bahan Pokok Penting (Bapokting) masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan di pasar," tegasnya.</p>
<p>Polres Gresik berkomitmen untuk melakukan pemantauan berkala guna mencegah praktik spekulasi, penimbunan, serta memastikan harga tetap terkendali menjelang periode hari besar keagamaan nasional.</p>
<p>"Kami akan rutin turun ke pasar untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa adanya gangguan distribusi," pungkas Iptu Luthfi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Melonjak, Tren Gadai di Gresik Meningkat Jelang Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-melonjak-tren-gadai-di-gresik-meningkat-jelang-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-melonjak-tren-gadai-di-gresik-meningkat-jelang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam operasional harian, total kunjungan nasabah di Kantor Pegadaian Cabang Gresik kini menyentuh angka 50 orang per hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698599f2e4677.webp" length="34454" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 15:30:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Pegadaian Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Momentum kenaikan harga logam mulia dimanfaatkan warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, untuk memperpanjang masa gadai sekaligus menambah nilai pinjaman menjelang bulan suci Ramadan. Fenomena ini memicu lonjakan kunjungan nasabah yang meningkat hampir dua kali lipat selama dua bulan terakhir.</p>
<p>Manajer Bisnis Kantor Pegadaian Cabang Gresik, Sri Utami, mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat penambahan sedikitnya 10 nasabah baru setiap harinya.</p>
<p>Sementara itu, efisiensi transaksi juga terlihat melalui platform digital; aplikasi Tring mencatatkan peningkatan aktivitas hingga 38 transaksi.</p>
<p>Dalam operasional harian, total kunjungan nasabah di Kantor Pegadaian Cabang Gresik kini menyentuh angka 50 orang per hari.</p>
<p>"Jika pada hari biasa rata-rata hanya sekitar 25 transaksi, saat ini jumlahnya meningkat dua kali lipat dibandingkan periode normal," ujar Sri, Jumat (6/2/2026).</p>
<p>Sri mengakui bahwa lonjakan harga emas menjadi stimulus bagi nasabah untuk mengajukan penambahan nilai gadai. </p>
<p>Ia menyebutkan bahwa dalam dua bulan terakhir, tren permintaan penambahan nilai gadai oleh nasabah mencapai titik maksimal.</p>
<p>Besaran penambahan nilai tersebut bervariasi, sangat bergantung pada kadar emas yang diagunkan oleh nasabah.</p>
<p>"Rata-rata nasabah memantau kenaikan harga dan meminta penambahan nilai maksimal. Sebagai gambaran, jika kenaikan harga emas saat ini mencapai 28 persen, aset yang semula bernilai Rp100 juta bisa naik nilai plafonnya hingga Rp200 juta," jelasnya.</p>
<p>Sri menambahkan bahwa gelombang permintaan penambahan nilai pinjaman ini mulai terasa signifikan sejak bulan Januari lalu. </p>
<p>Menurutnya, fluktuasi harga emas saat ini memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat yang memiliki simpanan logam mulia.</p>
<p>"Aset emas saat ini sangat mendominasi barang yang diagunkan. Untuk alat elektronik justru sangat jarang; bahkan selama satu bulan terakhir tidak ada sama sekali," tegas Sri.</p>
<p>Praktik menggadaikan emas tetap menjadi solusi likuiditas instan bagi warga karena prosesnya yang cepat dan keamanan aset yang terjamin sebagai jaminan.</p>
<p>Adapun faktor pendorong utama meningkatnya transaksi ini adalah lonjakan kebutuhan rumah tangga. Kenaikan harga pangan, persiapan biaya mudik, hingga kebutuhan belanja perlengkapan hari raya menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam mencari dana segar melalui Pegadaian. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BUMDes di Pasuruan Sukses Budidaya Ayam Petelur Beromzet Puluhan Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bumdes-di-pasuruan-sukses-budidaya-ayam-petelur-beromzet-puluhan-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bumdes-di-pasuruan-sukses-budidaya-ayam-petelur-beromzet-puluhan-juta</guid>
<description><![CDATA[ Keberhasilan ini juga didukung oleh manajemen yang profesional. Sebanyak 1.000 ekor ayam petelur dikelola langsung oleh warga desa yang telah mendapatkan pelatihan khusus sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6983fd629243b.webp" length="100096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 09:00:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Desa</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Pemerintah Desa (Pemdes) Jatiarjo, Kecamatan Prigen, menunjukkan keberhasilan dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa ini sukses membudidayakan ayam petelur yang kini mampu menghasilkan omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya.</p>
<p>Kepala Desa Jatiarjo, Dardiri, mengaku bahwa unit usaha ini merupakan bagian dari program strategis ketahanan pangan desa yang baru berjalan selama enam bulan. </p>
<p>Meski tergolong baru, sambung dia produktivitas peternakan tersebut telah menunjukkan tren positif.</p>
<p>"<em>Alhamdulillah</em>, program yang berjalan kurang lebih enam bulan ini membuahkan hasil signifikan. Saat ini, produksi harian kami mencapai kisaran 50 kilogram telur per hari," ujar Dardiri saat ditemui di lokasi peternakan, Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Kendati produktivitas terus meningkat, Dardiri mengakui bahwa hasil panen saat ini belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar yang tinggi. Oleh karena itu, pihak Pemdes mengambil kebijakan untuk memprioritaskan distribusi bagi warga setempat.</p>
<p>Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Sebagai bagian dari program ketahanan pangan, hasil panen dialokasikan untuk membantu warga kurang mampu serta memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dengan harga di bawah rata-rata pasar.</p>
<p>"Kami memasarkan telur ini ke masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Tujuannya jelas, yakni pemenuhan gizi warga dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," terangnya.</p>
<p>Keberhasilan ini juga didukung oleh manajemen yang profesional. Sebanyak 1.000 ekor ayam petelur dikelola langsung oleh warga desa yang telah mendapatkan pelatihan khusus sebelumnya.</p>
<p>Kualitas telur tetap terjaga berkat standarisasi pakan yang ketat, yakni menggunakan campuran jagung, katul, dan konsentrat. Selain itu, proses budidaya dilakukan secara mandiri mulai dari tahap pembibitan awal. </p>
<p>"Kami melibatkan tenaga kerja dari masyarakat desa sendiri. Ini adalah upaya konkret untuk menjawab kebutuhan pangan sekaligus mendongkrak perekonomian desa melalui pemberdayaan," pungkas Dardiri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekonomi Dunia Tak Normal, Pakar UK Petra Sebut Emas Jadi Cermin Kecemasan Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ekonomi-dunia-tak-normal-pakar-uk-petra-sebut-emas-jadi-cermin-kecemasan-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ekonomi-dunia-tak-normal-pakar-uk-petra-sebut-emas-jadi-cermin-kecemasan-global</guid>
<description><![CDATA[ Dunia memasuki fase ekonomi “tidak normal”, harga emas melonjak bukan karena pasar sehat, melainkan karena investor kehilangan kepercayaan dan mencari perlindungan di tengah ketidakpastian global. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6983416b96a59.webp" length="24394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 20:39:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Emas, Petra Christian University, Universitas Kristen Petra, PCU, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Harga emas yang terus merangkak naik hingga menembus Rp 3,1 juta per gram bukan sekadar kabar soal logam mulia. Di balik kilau emas, tersimpan potret dunia yang sedang bergerak dalam fase ekonomi “tidak normal”, sebuah kondisi ketika hukum pasar tak lagi berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p></p>
<p>Fenomena itu disoroti Pakar Ekonomi Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, Nanik Linawati, Menurutnya, lonjakan harga emas sepanjang 2025 hingga awal 2026 tidak bisa dibaca sebagai fluktuasi biasa, melainkan sinyal kuat kegelisahan global. </p>
<p></p>
<p>Investor, kata Nanik, tengah kehilangan pegangan di tengah ekonomi yang makin abstrak dan penuh ketidakpastian. Dalam kondisi normal, harga emas bergerak mengikuti keseimbangan permintaan dan penawaran. Namun saat ini, pola tersebut mulai bergeser.</p>
<p></p>
<p>Dilatarbelakangi oleh kondisi itulah mengapa Nanik menyebut dunia sedang berada dalam fase ekonomi yang “tidak normal” atau "tidak lazim", dipicu oleh eskalasi konflik geopolitik, kebijakan tarif tinggi antarnegara, serta tensi politik global yang kian memanas.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x_69834167e5080.webp" alt=""></p>
<p>"Dunia sedang berada dalam kondisi ekonomi yang tidak normal. Ketika ketidakpastian mendominasi, harga emas tidak lagi bergerak dengan pola yang biasa kita kenal," ucap Nanik, Rabu (4/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, dalam jangka pendek harga emas memang berpotensi mengalami koreksi. Penurunan ini dipicu aksi ambil untung sebagian investor seiring inflasi yang mulai terkendali dan sentimen pasar yang tampak membaik. Namun koreksi tersebut tidak mengubah arah besar pergerakan emas.</p>
<p></p>
<p>"Dalam jangka pendek, penurunan itu wajar karena ada profit taking. Tapi untuk jangka panjang, kecenderungannya tetap naik," katanya.</p>
<p></p>
<p>Menurut dosen Program Finance and Investment SBM UK Petra itu, ketegangan politik global, perlambatan ekonomi dunia, hingga persoalan demografi internasional menjadi fondasi kuat yang menjaga emas tetap diminati. Di tengah ketidakpastian tersebut, emas tampil sebagai aset yang tak bisa diciptakan atau dimanipulasi oleh kebijakan apa pun.</p>
<p></p>
<p>"Emas itu langka. Ia tidak bisa muncul secara tiba-tiba. Berbeda dengan saham atau kripto yang suplainya bisa diatur atau diciptakan," ujar Nanik.</p>
<p></p>
<p>Kelangkaan alami emas, yang terikat pada hukum alam dan proses eksplorasi panjang, menjadikannya tempat berlindung saat instrumen investasi lain kehilangan arah. Namun, Nanik mengingatkan, meroketnya harga emas justru harus dibaca sebagai tanda bahaya.</p>
<p></p>
<p>"Kenaikan harga emas yang tidak wajar ini adalah sinyal merah. Ini bukan lagi soal permintaan perhiasan, tapi krisis kepercayaan investor yang mulai meninggalkan aset produktif demi menyelamatkan kekayaan," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menilai, selama ego kekuasaan, konflik geopolitik, dan pergeseran aliansi global terus berlangsung, emas akan terus menjadi sandaran utama modal dunia, sekaligus cermin rapuhnya fondasi ekonomi global.</p>
<p></p>
<p>Nanik menyebut kondisi ekonomi saat ini sebagai “benang kusut” yang sulit diurai. Meski emas menjadi pelindung nilai di tengah badai, ia menekankan bahwa ketenangan dan kebijaksanaan investor tetap menjadi kunci menjaga kewajaran harga dan stabilitas nilai kekayaan.</p>
<p></p>
<p>"Di dunia yang semakin tidak menentu, emas memang jadi sandaran nyata. Tapi stabilitas sejati ada pada manusia yang mampu bertindak tenang dan bijak," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Naiknya Harga Cabai di Blitar Mulai Tak Terkendali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-naiknya-harga-cabai-di-blitar-mulai-tak-terkendali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-naiknya-harga-cabai-di-blitar-mulai-tak-terkendali</guid>
<description><![CDATA[ Fluktuasi harga terjadi secara harian dengan kenaikan yang tidak wajar, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 setiap harinya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6982e33aa14e7.webp" length="97444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 13:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Ramadan, Harga, Cabai, Rawit, Melejit, Naik, Drastis, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Tekanan inflasi pada komoditas pangan mulai menghantui konsumen di Kota Blitar menjelang momentum Ramadan 2026. </p>
<p class="p1">Harga cabai rawit di pasar tradisional dilaporkan mengalami lonjakan ekstrem hingga menyentuh angka Rp72.000 per kilogram pada Rabu (4/2/2026). </p>
<p class="p1">Angka ini menunjukkan kenaikan hampir tiga kali lipat atau sekitar 188 persen dibandingkan harga pekan sebelumnya yang masih bertengger di kisaran Rp25.000.</p>
<p class="p1">Fenomena pedasnya harga cabai ini terpantau di Pasar Legi, Kota Blitar. Sujiati (52), salah seorang pedagang, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga terjadi secara harian dengan kenaikan yang tidak wajar, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 setiap harinya.</p>
<p class="p1">"Kenaikannya sangat progresif. Dari Rp25 ribu, melonjak ke Rp40 ribu, Rp50 ribu, hingga hari ini menembus Rp72 ribu per kilogram," ungkap Sujiati.</p>
<p class="p1">Krisis pasokan ditengarai menjadi pemicu utama ambruknya stabilitas harga cabai. Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi disertai angin kencang di tingkat petani memicu kegagalan panen massal, yang secara otomatis memangkas volume distribusi ke pasar-pasar induk.</p>
<p class="p1">Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan suci Ramadan, yang secara teori ekonomi selalu diikuti oleh kenaikan harga komoditas pokok lainnya. </p>
<p class="p1">Tidak hanya cabai rawit segar, harga cabai merah besar juga terkerek naik dari Rp16.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. </p>
<p class="p1">Sebagai imbasnya, konsumen mulai beralih ke cabai rawit kering yang dibanderol lebih murah, yakni Rp50.000 per kilogram. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harlah NU ke&amp;100, OJK Jember Luncurkan EPIKS Perkuat Inklusi Keuangan Berbasis Pesantren</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harlah-nu-ke-100-ojk-jember-luncurkan-epiks-perkuat-inklusi-keuangan-berbasis-pesantren</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harlah-nu-ke-100-ojk-jember-luncurkan-epiks-perkuat-inklusi-keuangan-berbasis-pesantren</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_697f56df62670.webp" length="46140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 23:07:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JEMBER, SJP — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Pemerintah Kabupaten Jember, Bank Indonesia Jember, Kementerian Agama Jember, PCNU Jember, dan LJK Syariah meluncurkan program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Alun-alun Nusantara Kabupaten Jember dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-100, Sabtu (31/1/2026).</p>
<p>Peluncuran EPIKS digelar sebagai bagian dari kolaborasi lintas regulator sektor keuangan, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk memperluas akses layanan keuangan syariah serta mendorong penguatan ekonomi umat yang berkelanjutan.</p>
<p>Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem inklusi keuangan syariah dengan basis pesantren dan komunitas NU di Kabupaten Jember.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri secara daring oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA.</p>
<p>Sementara secara luring hadir Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. M. Nuh, Bupati Jember Muhammad Fawait, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Ketua PCNU Jember Saiful Bahri, Kepala Kantor Kementerian Agama Jember Santoso, serta unsur Forkopimda lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar membahas peran santri dalam penguatan ekonomi dengan bertumpu pada nilai amal dan profesionalisme.</p>
<p>“Oleh karena itu, fungsi leader dan manajer sebagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu diimplementasikan dalam konteks kekinian, khususnya melalui penerapan fungsi manajemen yang professional dan berlandaskan nilai-nilai keislaman sehingga santri diharapkan mampu berperan aktif dalam pengelolaan ekonomi, baik pada level mikro maupun makro,” kata Nasaruddin disela sela kegiatan.</p>
<p>Ia juga mengulas alasan banyak santri muda memperoleh kepercayaan untuk mengemban jabatan atau pekerjaan karena dinilai kuat, kokoh, tangguh, dan terpercaya, yang lahir dari konsistensi amal dan produktivitas.</p>
<p>Sementara itu, Rais Syuriyah PBNU Prof. M. Nuh mengulas peran instrumen ekonomi Islam dalam pemberdayaan umat.</p>
<p>“Zakat berfungsi sebagai instrumen distribusi yang dimanfaatkan secara langsung untu memenuhi kebutuhan operasional rutin untuk menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari atau OPEX (Operational Expenditure), sementara wakaf merupakan instrumen jangka panjang yang pokok manfaatnya dijaga. Pada wakaf, aset tidak untuk dihabiskan, melainkan dikelola secara produktif sehingga hasil pengelolaan atau manfaat turunannya dapat digunakan secara berkelanjutan bagi kemaslahatan umat,” kata M. Nuh.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi sektor keuangan dengan pondok pesantren sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.</p>
<p>Kabupaten Jember memiliki ribuan pesantren yang berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi berbasis nilai-nilai syariah dan kearifan lokal.</p>
<p>Peresmian EPIKS yang bertepatan dengan Harlah NU ke-100 ini diposisikan sebagai momentum pembangunan ekonomi umat serta penguatan sinergi OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan sistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.</p>
<p>Dalam rangkaian Harlah NU ke-100 tersebut, peluncuran EPIKS diisi dengan sejumlah program dan kegiatan sebagai berikut:</p>
<p>1. Pembukaan Pasar Keuangan Syariah yang melibatkan 42 booth yang terdiri dari sektor keuangan, LJK Syariah beserta UMKM binaan dan UMKM binaan NU dan Pemerintah Kabupaten Jember;</p>
<p>2. Pengajian akbar yang melibatkan ±15.000 santri se-Kabupaten Jember;</p>
<p>3. Simbolis pemberian implementasi kartu santri &amp; cash management system, pembiayaan Syariah kepada UMKM, program wakaf uang Pendidikan pesantren dan madrasah;</p>
<p>4. Workshop kemandirian ekonomi kepada 300 pengurus pesantren di Kabupaten Jember.</p>
<p>Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menguatkan peran pesantren dan komunitas NU dalam ekosistem keuangan syariah, sekaligus memperluas literasi dan akses keuangan bagi masyarakat Kabupaten Jember. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Gagal Impor Sayur ke Cuan Rp 800 Juta, Peternak Murai Batu Surabaya Panen Rezeki</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-gagal-impor-sayur-ke-cuan-rp-800-juta-peternak-murai-batu-surabaya-panen-rezeki</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-gagal-impor-sayur-ke-cuan-rp-800-juta-peternak-murai-batu-surabaya-panen-rezeki</guid>
<description><![CDATA[ Bangkit dari kegagalan usaha, peternak murai batu di Surabaya sukses meraup omzet hingga Rp 800 juta dari burung mutasi langka yang diminati pasar Asia Tenggara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_697f171ce8ffd.webp" length="23424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 20:21:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>murai batu, murai batu mutasi langka, peternak murai batu surabaya, bisnis burung kicau, hobi jadi cuan, ternak burung murai batu, harga murai batu, pasar burung asia tenggara, murai batu surabaya, murai batu panda, murai batu albino, murai batu zombie, peternak burung sukses, kisah inspiratif umkm, bisnis hobi burung</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Siapa sangka, kicau merdu burung murai batu bisa menjadi jalan bangkit dari kegagalan sekaligus sumber cuan bernilai ratusan juta rupiah. Di Surabaya, Andik Lalang Kibar membuktikan bahwa hobi yang ditekuni dengan serius mampu menjelma menjadi ladang rezeki yang menjanjikan.</div>
<div></div>
<div>Sebelum dikenal sebagai peternak murai batu, Andik sempat menjalankan usaha impor sayur gulung. Namun, usaha tersebut harus kandas di tengah jalan. Alih-alih terpuruk, Andik memilih beralih ke dunia yang sejak lama ia gemari: memelihara dan membudidayakan burung kicau.</div>
<div></div>
<div>Pada 2016, ia memulai peternakan murai batu dengan modal sederhana, hanya dua pasang indukan. Saat itu, langkah Andik lebih didorong oleh hobi ketimbang ambisi bisnis besar. Namun, ketekunan dan konsistensi perlahan membuka peluang yang tak disangka-sangka.</div>
<div></div>
<div>Kini, hampir satu dekade berselang, usaha ternak murai batu yang dijalankan Andik berkembang pesat. Ia memiliki sekitar 50 pasang indukan murai batu berkualitas tinggi yang secara rutin menghasilkan anakan. Dalam satu bulan, dari puluhan indukan tersebut, Andik mampu memanen sekitar 20 hingga 30 anakan murai batu siap jual.</div>
<div></div>
<div>Yang membuat peternakan Andik menonjol bukan sekadar jumlah produksi, melainkan kualitas burung yang dihasilkan. Banyak murai batu ternakannya memiliki mutasi genetik langka, mulai dari jenis panda, albino, blorok, hingga corak yang dikenal para penghobi sebagai zombie. Keunikan warna dan pola inilah yang membuat harga burung melonjak tajam di pasaran.</div>
<div></div>
<div>Permintaan pun datang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari dalam negeri, burung murai batu hasil ternakan Andik juga diminati kolektor dan pehobi dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, hingga Vietnam. Popularitas murai batu mutasi langka membuat pasar burung kicau Asia Tenggara semakin bergairah.</div>
<div></div>
<div>Untuk pemasaran, Andik memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Ia rutin menjual burung melalui siaran langsung di media sosial, sekaligus bekerja sama dengan toko-toko burung di kawasan Manukan Kulon, Surabaya. Cara ini dinilai efektif menjangkau pasar yang lebih luas, terutama kalangan penghobi muda.</div>
<div></div>
<div>Di balik burung berkualitas, terdapat perawatan yang tidak main-main. Andik dibantu dua orang pegawai yang bertugas memberi pakan dan menjaga kebersihan kandang. Murai batu diberi asupan pakan lengkap, mulai dari pakan siap saji hingga pakan hidup seperti jangkrik, ulat hongkong, dan ikan guppy. Menurut Andik, perawatan yang konsisten menjadi kunci utama menjaga kualitas suara dan fisik burung.</div>
<div></div>
<div>“Perawatan yang baik akan menghasilkan burung berkualitas,” ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Kerja keras itu berbuah manis. Dari penjualan burung murai batu, omzet yang dikantongi Andik dalam sebulan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, dalam periode tertentu, total perputaran usaha peternakannya mampu menembus angka Rp 800 juta.</div>
<div></div>
<div>Bagi Andik, beternak murai batu bukan sekadar soal keuntungan finansial. Usaha ini menjadi titik balik yang mengembalikan semangat hidupnya setelah sempat gagal di bidang usaha lain. Ia juga melihat beternak burung kicau sebagai peluang terbuka bagi para penghobi yang ingin menjadikan hobi sebagai sumber penghasilan tambahan.</div>
<div></div>
<div>Kisah Andik menunjukkan dengan ketekunan, perawatan yang tepat, dan keberanian membaca peluang pasar, hobi sederhana bisa tumbuh menjadi bisnis bernilai ratusan juta rupiah. (**)</div>
<div></div>
<div>Sumber : beritasatu.com</div>
<div>Editor: Danu </div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tren Hijab Modern dan Denyut Ekonomi Kepanjen Malang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tren-hijab-modern-dan-denyut-ekonomi-kepanjen-malang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tren-hijab-modern-dan-denyut-ekonomi-kepanjen-malang</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran brand fashion muslim berskala nasional di Kepanjen menjadi indikator kesiapan wilayah tersebut sebagai pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, bisnis, dan jasa di Kabupaten Malang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697e003546973.webp" length="29940" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 21:45:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Hijab Modern, Trend Hijab, Elzatta Kepanjen, Ekonomi Kreatif, Kabupaten Malang, Fashion Muslim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP-</strong> Kepanjen terus menunjukkan geliat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Malang. Perkembangan tersebut tidak hanya terlihat dari sektor jasa dan perdagangan, tetapi juga dari tumbuhnya industri fashion muslim yang kini semakin diminati masyarakat.</p>
<p>Fenomena itu tercermin dari dibukanya gerai ke-118 Elzatta di Jalan A. Yani Nomor 86, Banurejo, Kecamatan Kepanjen, Sabtu (31/1/2026) siang. Kehadiran brand hijab nasional tersebut menjadi penanda bahwa tren busana muslim modern telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi lokal.</p>
<p>Di dalam gerai, berbagai koleksi hijab dengan desain sederhana hingga elegan tersusun rapi. Perpaduan warna dan motif yang mengikuti perkembangan zaman memperlihatkan bahwa hijab kini tidak lagi dipandang sekadar kebutuhan religius, melainkan juga ekspresi identitas dan aktivitas perempuan muslim masa kini.</p>
<p>Peresmian gerai Elzatta Kepanjen dilakukan oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib. Dalam kesempatan itu, ia menilai kehadiran Elzatta mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap potensi ekonomi Kepanjen yang terus berkembang.</p>
<p>“Pertama-tama, saya sampaikan terima kasih kepada pimpinan sekaligus owner dari Elzatta Kepanjen, yang telah memberikan kesempatan sehingga saya dapat hadir di sini untuk menjalin silaturahmi sekaligus membangun keakraban dengan keluarga besar PT. Bersama Zatta Jaya,” ujar Lathifah, Sabtu (31/1/2026).</p>
<p>Menurutnya, kehadiran brand fashion muslim berskala nasional di Kepanjen menjadi indikator kesiapan wilayah tersebut sebagai pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, bisnis, dan jasa di Kabupaten Malang.</p>
<p>“Saya menilai Grand Opening Elzatta Kepanjen menjadi bukti nyata kepercayaan dunia usaha terhadap potensi ekonomi di Kepanjen yang terus tumbuh dan berkembang,” tegasnya.</p>
<p>Lebih jauh, Wakil Bupati Malang berharap Elzatta tidak hanya menghadirkan produk yang modis dan berkualitas, tetapi juga mampu menjunjung nilai kesopanan serta kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Malang, lanjutnya, membuka ruang kemitraan dengan pelaku industri fashion muslim dalam rangka mendorong pengembangan UMKM dan industri kreatif daerah.</p>
<p>Kehadiran Elzatta Kepanjen juga diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi lokal. Dalam konteks ini, hijab modern tidak hanya menjadi tren busana, tetapi juga bagian dari denyut ekonomi dan perubahan sosial di Kabupaten Malang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jombang Berebut Jual Emas untuk &amp;apos;Take Profit&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jombang-berebut-jual-emas-untuk-take-profit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jombang-berebut-jual-emas-untuk-take-profit</guid>
<description><![CDATA[ Fluktuasi harga bisa terjadi dalam hitungan jam. Sebagai contoh, harga emas kadar 16K sempat terkoreksi turun sebesar Rp48.000 per gram pada siang hari pukul 11.00 WIB dibandingkan harga pembukaan di pagi hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697d5c398b02c.webp" length="36796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 08:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Fluktuasi harga emas yang cenderung meningkat dalam satu bulan terakhir memicu lonjakan aktivitas penjualan oleh masyarakat di Kabupaten Jombang. </p>
<p>Warga memanfaatkan momentum tren kenaikan harga untuk melakukan aksi ambil untung (<em>take profit</em>) atas aset perhiasan yang mereka miliki.</p>
<p>Fenomena ini terpantau di salah satu pusat perdagangan emas, Toko Mas Indra, yang berlokasi di Ruko Citra Niaga, Pasar Legi, Jombang. </p>
<p>Berdasarkan pengamatan pada Jumat (30/1/2026), volume warga yang menjual kembali perhiasan mereka menunjukkan tren yang lebih dominan dibandingkan aktivitas pembelian.</p>
<p>Maria Novellia (24), salah satu warga asal Megaluh, menjadi salah satu investor ritel yang memanfaatkan momentum ini. Ia mengaku rutin memantau pergerakan harga pasar sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi.</p>
<p>"Hari ini saya memutuskan untuk jual karena sudah masuk posisi take profit. Dari riset yang saya lakukan, diprediksi harga akan mengalami koreksi atau turun setelah ini. Begitu harga turun, saya akan masuk kembali untuk membeli (<em>buy</em> <em>back</em>)," ujar Maria. </p>
<p>Ia membagikan pengalamannya meraih keuntungan yang cukup signifikan. Emas kadar 16K yang ia beli pada Desember 2025 seharga Rp1.765.000 per gram, kini berhasil ia jual di angka Rp2.119.500 per gram. Dari penjualan dua gram emas, ia mengantongi keuntungan bersih sebesar Rp709.000.</p>
<p>"Emas adalah safe haven yang tahan terhadap inflasi. Bagi saya, ini pelindung kekayaan yang paling efektif, terutama saat pasar instrumen investasi lain sedang tidak stabil," tambahnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Fatimah (48) jugamelakukan hal yang sama. Ia menjual beberapa emas simpanannya karena menurutnya sudah mendapat keuntungan. </p>
<p>Terlebih, sambung dia uang itu juga akan disiapkan untuk kebutuhan megengan atau tasyakuran jelang Ramadan. </p>
<p>"Harganya bagus, saya jual. Uangnya tetap kita putarkan dan untuk persiapan megengan juga," tukasnya. </p>
<p>Pihak pengelola toko membenarkan adanya pergerakan harga yang sangat dinamis. Ani Raissa, staf di Toko Mas Indra, menjelaskan bahwa harga emas saat ini berubah hampir setiap hari mengikuti kondisi pasar global dan domestik.</p>
<p>Berikut adalah rincian harga emas di tingkat pedagang pada Jumat (30/1/2026) untuk kadar 8 karat tembus di harga Rp1.250.000 dan untuk kadar 16 Karat Rp2.175.000.</p>
<p>"Dalam sehari, lebih dari lima orang datang khusus untuk menjual emas mereka. Memang sebulan terakhir harganya naik secara bertahap," ungkap Ani. </p>
<p>Ia juga mencatat bahwa fluktuasi harga bisa terjadi dalam hitungan jam. Sebagai contoh, harga emas kadar 16K sempat terkoreksi turun sebesar Rp48.000 per gram pada siang hari pukul 11.00 WIB dibandingkan harga pembukaan di pagi hari.</p>
<p>Meski aksi jual meningkat, transaksi pembelian tetap terjadi meski tidak seaktif biasanya. Menariknya, bagi masyarakat Jombang yang tetap membeli perhiasan di tengah harga tinggi, faktor estetika atau model perhiasan masih menjadi pertimbangan utama dibandingkan nilai kadar emas itu sendiri. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisata Agro Durian Lumbang Probolinggo Tawarkan Sensasi Petik dan Makan 27 Varietas Durian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisata-agro-durian-lumbang-probolinggo-tawarkan-sensasi-petik-dan-makan-27-varietas-durian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisata-agro-durian-lumbang-probolinggo-tawarkan-sensasi-petik-dan-makan-27-varietas-durian</guid>
<description><![CDATA[ Musim panen durian di Kecamatan Lumbang, Probolinggo, menghadirkan pengalaman unik lewat Wisata Agro Durian Waturiti. Dengan 27 varietas durian masak pohon dan harga terjangkau, kawasan ini menjadi destinasi favorit wisatawan usai berkunjung ke Gunung Bromo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b52bb02c60.webp" length="89044" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 21:16:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Lumbang, Probolinggo, Durian, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Kecamatan Lumbang telah lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil durian unggulan di Kabupaten Probolinggo. Seiring dengan tibanya musim panen, kawasan ini menjadi magnet bagi para pecinta buah beraroma tajam tersebut.</p>
<p>Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman unik adalah Wisata Agro Durian yang terletak di Dusun Waturiti, Desa Lumbang. Di sini, pengunjung tidak hanya sekadar membeli, tetapi juga bisa merasakan sensasi memetik buah durian langsung dari pohonnya.</p>
<p>Kebun seluas 2,5 hektare milik Pungki Purwanto Adi Laksono ini mengoleksi sekitar 250 pohon dengan varietas yang sangat beragam.</p>
<p>Setidaknya terdapat 27 jenis durian yang dibudidayakan, mulai dari varietas premium seperti Musang King, Duri Hitam, Bawor, Matahari, hingga Durian Sunan. Keunggulan utama dari wisata agro ini adalah jaminan kualitas buah yang didapatkan pengunjung.</p>
<p>Pemilik wisata durian Waturiti, Pungki Purwanto Adi Laksono, menekankan bahwa standar kematangan menjadi kunci utama kelezatan buah di kebunnya.</p>
<p>"Jadi untuk di tempat kami ini durian yang dipanen memang benar-benar masak pohon, sehingga dari segi rasa dipastikan maksimal," ungkap Pungki saat menjelaskan keunggulan produknya kepada pengunjung, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Selain varietas populer, durian lokal Lumbang tetap menjadi primadona yang tak lekang oleh waktu. Durian lokal ini memiliki karakteristik aroma yang sangat khas dengan perpaduan rasa manis dan legit yang kuat.</p>
<p>Keberagaman tekstur buah, mulai dari yang <em>creamy,</em> lumer di mulut, hingga manis pekat, membuat pengunjung memiliki banyak pilihan sesuai selera masing-masing.</p>
<p>Pengelolaan kebun ini pun dilakukan secara profesional dengan memperhatikan siklus hidup tanaman. Pungki menjelaskan, bahwa keberhasilan panennya sangat bergantung pada pola perawatan yang disiplin.</p>
<p>"Untuk perawatan kita terapkan 3 fase, mulai dari vegetatif, pra generatif hingga fase generatif, di samping itu juga ada kendala mulai cuaca hingga hama," jelasnya.</p>
<p>Ketekunan ini membuahkan hasil yang manis, saat musim panen raya tiba, omzet penjualan dari kebun ini diperkirakan mampu mencapai angka Rp200 hingga Rp300 juta.</p>
<p>Lokasinya yang strategis di jalur menuju Gunung Bromo membuat tempat ini selalu ramai, terutama saat akhir pekan. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri mampir untuk melepas lelah setelah turun dari Bromo.</p>
<p>Salah seorang pengunjung asal Bogor, Ana Suryohadi, mengaku terkesan dengan kualitas durian lokal setempat.</p>
<p>"Kebetulan kami rombongan mampir usai dari Bromo, dan mencoba durian lumbang, rasanya berbeda dengan durian lokal lainnya," ujar Ana.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa durian Lumbang memiliki daging yang lebih tebal, rasa yang manis, dan tanpa ada jejak rasa pahit.</p>
<p>Bagi yang berminat, harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni mulai dari Rp25.000 per buah, tergantung pada jenis dan berat durian yang dipilih.</p>
<p>Menikmati durian segar di tengah suasana kebun yang asri tentu menjadi pengalaman kuliner yang tidak terlupakan di Probolinggo. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SPPG di Paiton Probolinggo Tak Beroperasi Hampir Sepekan, Kekurangan Ahli Gizi Jadi Penyebab</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sppg-di-paiton-probolinggo-tak-beroperasi-hampir-sepekan-kekurangan-ahli-gizi-jadi-penyebab</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sppg-di-paiton-probolinggo-tak-beroperasi-hampir-sepekan-kekurangan-ahli-gizi-jadi-penyebab</guid>
<description><![CDATA[ Penyaluran MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jabung Wetan, Probolinggo, dilaporkan terhenti sejak Senin lalu. Hal ini memicu keluhan dari sejumlah lembaga pendidikan dan desa penerima manfaat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b5079ba77f.webp" length="47462" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 20:46:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Jabung Wetan, Paiton, Probolinggo, MBG, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, telah terhenti selama hampir sepekan. Beberapa lembaga pendidikan dan desa yang menjadi penerima manfaat mengajukan keluhan terkait pemutusan suplai tersebut.</p>
<p>Keadaan ini mendapat perhatian Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Paiton. Ketika aparat datang ke lokasi dapur SPPG untuk mengecek langsung, pemilik tidak ditemukan di tempat.</p>
<p>"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa mereka sudah beberapa hari tidak menerima MBG. Setelah kami kunjungi lokasi SPPG, pemiliknya tidak ada. Kondisi ini telah kami sampaikan kepada pihak terkait di tingkat kabupaten," ungkap Camat Paiton, Bhari, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Koordinator Wilayah SPPG Probolinggo Pujo Wisnu Mahandoko menyatakan, terhentinya pengiriman MBG disebabkan oleh belum tersedianya tenaga ahli gizi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>"Saat ini kami sedang dalam proses pencarian ahli gizi. Sudah ada koordinasi dengan Ketua Persagi untuk membantu menemukan tenaga yang sesuai. Meskipun kami terus berusaha menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, ketersediaan ahli gizi dengan klasifikasi yang dibutuhkan memang cukup terbatas. Untuk sementara waktu, kami menyarankan agar distribusi dilanjutkan oleh SPPG lain," ujarnya.</p>
<p>Jika ditanya mengenai jumlah sekolah yang menerima MBG dari SPPG Jabung Wetan, Pujo belum dapat memberikan rincian data.</p>
<p>"Untuk informasi yang lebih rinci, silakan koordinasi langsung dengan kepala SPPG terkait. Selain itu, mohon untuk dipahami bahwa sesuai dengan peraturan, lansia belum termasuk dalam sasaran penerima manfaat MBG kami," tambahnya.<br> <br>Distribusi MBG dari SPPG Desa Jabung Wetan untuk sejumlah lembaga pendidikan tercatat terhenti sejak hari Senin lalu hingga berita ini dibuat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Ada Lonjakan Harga Pangan di Surabaya Jelang Imlek dan Ramadan 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-ada-lonjakan-harga-pangan-di-surabaya-jelang-imlek-dan-ramadan-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-ada-lonjakan-harga-pangan-di-surabaya-jelang-imlek-dan-ramadan-2026</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah isu kenaikan harga pangan jelang Imlek dan Ramadhan, sejumlah komoditas di Kota Surabaya terpantau relatif stabil dan beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan harga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b431f8edb2.webp" length="69090" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 19:30:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Harga Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, DKPP, IKP, Pemkot Surabaya, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Setelah beberapa hari yang lalu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan larangan kenaikan harga pangan saat kunjungan kerja ke Surabaya, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kondisi harga bahan pokok di Kota Pahlawan tetap stabil menjelang perayaan Imlek dan Bulan Ramadan 2026.</p>
<p>Kepastian tersebut sekaligus menjadi jawaban sekaligus tindak lanjut pemerintah daerah atas arahan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyampaikan bahwa hingga akhir Januari 2026, stok pangan di Surabaya berada dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. </p>
<p>Kondisi tersebut diperkuat dengan capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kota Surabaya tahun 2025 yang berada di angka 73,28, menandakan ketahanan pangan daerah berada dalam kategori baik dan relatif stabil.</p>
<p>"Menjelang Imlek dan Bulan Ramadan tahun ini, stok pangan di Kota Surabaya berada dalam kondisi aman," tegas Antiek saat dikonfirmasi pada Kamis (29/1/2026).</p>
<p>"Hal ini juga tercermin dari Indeks Ketahanan Pangan Surabaya tahun 2025 yang berada di angka 73,28. Kami terus melakukan pengawasan agar ketersediaan dan distribusi tetap lancar," imbuhnya.</p>
<p><strong>Harga Komoditas Strategis Terpantau Stabil</strong></p>
<p>Berdasarkan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok di Jawa Timur per 27 Januari 2026, harga sejumlah komoditas utama di pasar-pasar Surabaya terpantau stabil tanpa kenaikan signifikan.</p>
<p>Harga beras premium tercatat Rp15.416 per kilogram, sementara beras medium berada di kisaran Rp12.666 per kilogram. Gula kristal putih juga relatif stabil di angka Rp16.833 per kilogram.</p>
<p>Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di Rp19.833 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp18.166 per liter, serta Minyakita tercatat Rp16.183 per liter. Sementara itu, harga daging sapi paha belakang terpantau stabil di angka Rp115.000 per kilogram.</p>
<p>Menariknya, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Daging ayam ras tercatat turun menjadi Rp36.250 per kilogram, sementara telur ayam ras menurun menjadi Rp27.583 per kilogram. Adapun harga daging ayam kampung berada di kisaran Rp65.833 per ekor dan telur ayam kampung stabil di angka Rp46.133 per kilogram.</p>
<p><strong>Antisipasi Lewat GPM dan Operasi Pasar</strong></p>
<p>Antiek menjelaskan, stabilitas harga tersebut tidak lepas dari langkah antisipatif Pemkot Surabaya dalam menghadapi potensi lonjakan permintaan jelang hari besar keagamaan. DKPP Surabaya secara rutin melakukan pemantauan pasar serta menjalin koordinasi dengan distributor dan pengelola pasar tradisional.</p>
<p>"Ketika permintaan meningkat atau pasokan rawan berkurang, kami akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Pemkot Surabaya juga menyiapkan langkah cepat berupa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun operasi pasar jika ditemukan indikasi kenaikan harga atau gangguan pasokan.</p>
<p>Dengan kondisi stok dan harga yang relatif stabil, Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berbelanja secara bijak menjelang Imlek dan Ramadan.</p>
<p>"Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying maupun penimbunan. Pemerintah memastikan stok pangan tersedia dan distribusi berjalan aman sehingga kebutuhan warga tetap terpenuhi," pungkas Antiek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Agen Elpiji di Bondowoso Sebut Distribusi Aman, Kelangkaan Diduga Terjadi di Tingkat Pangkalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/agen-elpiji-di-bondowoso-sebut-distribusi-aman-kelangkaan-diduga-terjadi-di-tingkat-pangkalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/agen-elpiji-di-bondowoso-sebut-distribusi-aman-kelangkaan-diduga-terjadi-di-tingkat-pangkalan</guid>
<description><![CDATA[ Agen pastikan proses pendistribusian tidak ada kendala. Bahkan, pihak agen mempertanyakan, kenapa stok di pangkalan saat ini cepat habis, menjelang Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b3aed2cf0c.webp" length="83414" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 18:39:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>elpiji, naik, harga, pertamina, jawa timur, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Kesulitan masyarakat mendapatkan elpiji 3 kilogram di Bondowoso dipastikan bukan disebabkan oleh gangguan pasokan di tingkat SPBE maupun agen. </p>
<p>Hal tersebut terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Ketua Komisi II DPRD Bondowoso bersama tim ke SPBE, agen LPG, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Salah seorang karyawan agen elpiji PT Rizky Jaya Makmur di Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, Gustiar Nugraha, menegaskan, distribusi elpiji dari agen ke pangkalan berjalan normal dan sesuai prosedur yang ditetapkan Pertamina.</p>
<p>“Kalau di agen tidak ada kendala. Jadwal dari Pertamina sudah ada setiap hari, dan kami melaksanakan penyaluran sesuai prosedur. Sehari dapat, sehari langsung kami salurkan ke pangkalan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.</p>
<p>Menurut Gustiar, alokasi elpiji untuk agennya rata-rata mencapai 2.800 tabung per hari, yang didistribusikan ke sekitar 10 hingga 15 pangkalan. Seluruh tabung tersebut dipastikan habis tersalurkan dalam satu hari.</p>
<p>“Normal saja. Tidak ada penambahan kuota atau lonjakan permintaan. Kalau memang ada penambahan, itu harus ada perintah resmi dari Pertamina. Kalau tidak ada, ya tetap sesuai alokasi,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan, pangkalan mengambil elpiji sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tidak ada permintaan tambahan di luar jadwal, termasuk saat kondisi ramai.</p>
<p>“Pangkalan tetap sesuai schedule. Aman semua dari SPBE ke agen, lalu ke pangkalan,” tegasnya.</p>
<p>Gustiar mengakui bahwa keluhan masyarakat kemungkinan dipicu oleh keterlambatan distribusi dalam hitungan jam, bukan karena kekurangan stok.</p>
<p>“Paling hanya beda jam. Karena supir itu rolling setiap hari. Misalnya hari ini supir A kirim ke jalur ini, besok tukar jalur. Jadi ada yang dapat di pengiriman awal, ada yang di pengiriman berikutnya. Tapi secara umum aman,” ungkapnya.</p>
<p>Ia bahkan mengaku mendapat pertanyaan langsung dari pangkalan terkait elpiji atau gas melon 3 kilogram yang cepat habis di kalangan masyarakat.</p>
<p>“Pangkalan juga tanya ke saya, ‘Mas, kok cepat habis?’ Padahal yang jual kan pangkalan. Jadi ini memang kemungkinan di tingkat bawah,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Tohari, menegaskan hasil sidak menunjukkan tidak ada masalah pada distribusi elpiji di hulu maupun di tingkat agen. Persoalan utama justru diduga berada di tingkat pangkalan dan pengecer.</p>
<p>“Dari SPBE aman, agen juga aman. Artinya distribusi dari atas tidak ada masalah. Tapi di bawah, masyarakat masih kesulitan. Ini yang harus kita benahi,” ujar Tohari.</p>
<p>Ia menyoroti lemahnya pencatatan pembelian LPG subsidi di pangkalan. Seharusnya, penjualan elpiji 3 Kg dicatat berbasis nomor Kartu Keluarga (KK) agar satu keluarga tidak membeli melebihi jatah maksimal lima tabung per bulan.</p>
<p>“Karena pencatatan belum disiplin, ada dugaan satu KK bisa beli lebih dari satu tabung, bahkan di beberapa pangkalan. Ini memicu kelangkaan semu dan kepanikan di masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Tohari menambahkan, kuota elpiji subsidi untuk Bondowoso masih mencukupi, dengan distribusi sekitar 19 ribu tabung per hari. Namun jika distribusi tidak tepat sasaran, maka masyarakat yang berhak justru kesulitan mendapatkan elpiji.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, DPRD Bondowoso telah berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk memperketat pengawasan, pencatatan, serta pelaporan di tingkat pangkalan. Evaluasi dijadwalkan dilakukan dalam waktu satu minggu.</p>
<p>“Kami minta elpiji subsidi benar-benar diberikan kepada yang berhak. Kalau masyarakat mampu dan usaha besar tidak menggunakan elpiji subsidi, saya yakin Bondowoso tidak akan kekurangan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi II DPRD Bondowoso, Ungkap Kelangkaan Elpiji 3 Kg</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-bondowoso-ungkap-kelangkaan-elpiji-3-kg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-bondowoso-ungkap-kelangkaan-elpiji-3-kg</guid>
<description><![CDATA[ DPRD Bondowoso memastikan stok LPG subsidi aman. Kelangkaan dan lonjakan harga dipicu pembelian berlebih akibat lemahnya pengawasan dan pencatatan di pangkalan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b366d80e58.webp" length="77120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 17:40:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>elpiji, naik, harga, pertamina, jawa timur, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Fenomena sulitnya gas elpiji 3 kilogram, atau yang kerap kali disebut gas melon, di Kabupaten Bondowoso, terkesan menjadi kejadian tahunan menjelang bulan suci Ramadan.</p>
<p>Selain sulit untuk didapatkan, gas elpiji yang disubsidi untuk masyarakat miskin ini, harganya kian melonjak, sampai di kisaran Rp22 ribu per tabung. Bahkan, warga sampai mengantre di pangkalan untuk mendapatkannya.</p>
<p>Melihat fenomena teresbut, Komisi II DPRD Bondowoso bersama Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Diskoperindag, jajaran kepolisian dan TNI, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji, di Desa Taman, Kecamatan Grujugan, beberapa agen dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Tohari, menegaskan, distribusi elpiji 3 kilogram di Bondowoso sebenarnya dalam kondisi cukup dan telah sesuai dengan Delivery Order (DO) yang ditetapkan.</p>
<p>Namun, kelangkaan yang dirasakan masyarakat diduga kuat dipicu oleh lemahnya pencatatan di tingkat pangkalan, sehingga membuka peluang pembelian berlebih oleh satu keluarga.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Tohari usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas penyaluran elpiji, mulai dari SPBE, agen elpiji, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pada Kamis (29/1/2026).</p>
<p>“Setiap DO yang diterima Bondowoso sudah kami pastikan tersalurkan dengan benar ke agen. Agen juga sudah mendistribusikan ke seluruh pangkalan. Jadi secara sistem, distribusi itu berjalan,” ujar Tohari kepada awak media.</p>
<p>Menurutnya, persoalan muncul di tingkat pangkalan, terutama terkait pencatatan pembelian elpiji subsidi. Idealnya, penjualan elpiji 3 kg dicatat berdasarkan nomor Kartu Keluarga (KK), bukan sekadar nama pembeli, agar satu keluarga tidak bisa membeli melebihi jatah.</p>
<p>“Jatah per keluarga itu lima tabung per bulan, sesuai ketentuan dari Pertamina. Tapi di lapangan, pencatatan ini belum dilakukan secara disiplin. Akibatnya, ada dugaan satu KK bisa membeli lebih dari satu tabung, bahkan di beberapa pangkalan atau pengecer berbeda,” jelasnya.</p>
<p>Tohari menilai kondisi tersebut memicu kepanikan di tengah masyarakat. Kekhawatiran tidak kebagian elpiji membuat sebagian rumah tangga melakukan pembelian berlebih dan menyimpan tabung di rumah, meski kebutuhan sebenarnya tidak sebesar itu.</p>
<p>“Kalau satu rumah tangga beli satu tabung per hari, jelas tidak masuk akal karena tidak mungkin habis dalam sehari. Tapi karena isu kelangkaan berkembang, masyarakat jadi takut dan akhirnya menimbun,” ungkapnya.</p>
<p>Padahal, lanjut Tohari, kuota elpiji subsidi untuk Bondowoso masih tergolong mencukupi. Saat ini, distribusi elpiji 3 kg di Bondowoso mencapai sekitar 19 ribu tabung per hari.</p>
<p>“Jumlah itu saya yakin cukup, sepanjang distribusinya tepat sasaran dan tidak ada pembelian berlebih,” tegasnya.</p>
<p>Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD Bondowoso telah berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan Pertamina agar segera memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan di pangkalan. Evaluasi akan dilakukan dalam waktu satu minggu untuk melihat dampaknya di lapangan.</p>
<p>“Mulai besok hingga sepekan ke depan, kita minta pencatatan dilakukan secara benar. Setelah itu akan kita evaluasi apakah sudah ada perbaikan atau belum,” katanya.</p>
<p>Selain itu, tim pengawas dan pembina peredaran elpiji diminta terus melakukan pemantauan guna mencegah praktik penimbunan, meski Tohari meyakini penimbunan yang terjadi tidak berskala besar. Dalam kesempatan itu, Tohari juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan elpiji subsidi sesuai peruntukannya.</p>
<p>“Yang tidak berhak, mohon tidak menggunakan LPG subsidi. Ini hanya untuk masyarakat miskin dan usaha mikro. Pengusaha besar dan masyarakat mampu seharusnya menggunakan LPG non-subsidi. Kalau semua patuh, insyaallah tidak akan ada kelangkaan,” pungkasnya.</p>
<p><strong>SPBE Pastikan Stok Aman</strong></p>
<p>Pemerintah terus menegaskan bahwa stok elpiji 3 kilogram di Bondowoso dalam kondisi aman. Namun fakta di lapangan menunjukkan masyarakat masih kesulitan mendapatkan gas bersubsidi hingga harus mengantre. </p>
<p>Manager SPBE Bondowoso, Handoko, menyatakan pasokan elpiji dari tahun ke tahun tidak mengalami pengurangan dan proses penyaluran berjalan normal.</p>
<p>“Kalau di SPBE sendiri dari tahun-tahun kemarin tidak ada pengurangan. Pengambilan dari agen juga tidak ada hambatan, tidak ada masalah. Kami mengisi sesuai DO yang dimiliki agen,” ujar Handoko saat dikonfirmasi.</p>
<p>Ia menjelaskan, SPBE Bondowoso menyalurkan sekitar 60 ton elpiji per hari. Namun terkait kebutuhan riil masyarakat Bondowoso, Handoko menyebut hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah dan Pertamina.</p>
<p>“Soal kebutuhan real Bondowoso, itu koordinasi antara Pemda dengan Pertamina. Kami hanya melayani pengisian sesuai DO. Tapi untuk pengiriman dari kontainer hingga penyaluran ke agen, semuanya aman, tidak ada kendala,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Kesepakatan Bersama, Ojol Dilarang Angkut Penumpang di Area Pasar dan Terminal Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasil-kesepakatan-bersama-ojol-dilarang-angkut-penumpang-di-area-pasar-dan-terminal-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasil-kesepakatan-bersama-ojol-dilarang-angkut-penumpang-di-area-pasar-dan-terminal-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Kejelasan batas operasional melalui rambu fisik dimaksudkan agar dapat meminimalkan konflik, melindungi mata pencaharian masing-masing pelaku transportasi, serta menciptakan ketertiban layanan bagi masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697b218b9b9ca.webp" length="109832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 16:20:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Ojol, Zona Merah, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Penerapan zona merah ojek online (ojol) di kawasan Pasar Induk Among Tani dan Terminal Kota Batu resmi diberlakukan sebagai hasil kesepakatan bersama antar pelaku jasa transportasi. Kebijakan ini menandai pendekatan kolaboratif antara angkutan online dan angkutan konvensional dalam menata ruang operasional secara berkeadilan.</p>
<p>Ketua Aliansi Ojol Bersatu (AOB) Arif Kurniawan pada Kamis (29/1/2026) menegaskan, zona merah tersebut ditandai dengan pemasangan rambu titik penjemputan oleh Dinas Perhubungan Kota Batu di Jalan Dewi Sartika sejak Senin (26/1/2026). Dalam aturan ini, ojol tidak diperkenankan mengangkut penumpang di dalam area pasar dan terminal, melainkan diarahkan ke titik pick up point yang telah ditentukan.</p>
<p>"Hal ini merupakan hasil kesepakatan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batu untuk menghindari dinamika di lapangan akibat tumpang tindih wilayah operasional. Dengan adanya rambu fisik, batas kerja antar moda kini dibuat lebih tegas dan mudah dipahami oleh semua pihak," urainya.</p>
<p>Arif juga menyampaikan bahwa kejelasan zona operasional menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah kesalahpahaman, baik antar driver maupun antara driver dan penumpang. Menurutnya, selama ini banyak pelanggaran terjadi bukan karena unsur kesengajaan, melainkan minimnya informasi di lapangan.</p>
<p>Penerapan zona merah saat ini masih berada pada tahap sosialisasi tanpa sanksi. Fokus utama diarahkan pada edukasi internal driver roda dua dan roda empat, serta penyebaran informasi lintas wilayah, termasuk kepada pengemudi di Malang Raya yang kerap beroperasi di Kota Batu.</p>
<p>"Kami juga ikut mendorong penguatan edukasi kepada pengguna jasa. Sosialisasi melalui banner dan pengumuman di kawasan terminal dinilai penting agar calon penumpang memahami aturan sebelum melakukan pemesanan, sehingga sistem yang dibangun berjalan seimbang dan tidak menimbulkan gesekan baru," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Optimistis Jaga Stok Pangan, Bulog Probolinggo Bidik Serapan 74 Ribu Ton Gabah di 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/optimistis-jaga-stok-pangan-bulog-probolinggo-bidik-serapan-74-ribu-ton-gabah-di-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/optimistis-jaga-stok-pangan-bulog-probolinggo-bidik-serapan-74-ribu-ton-gabah-di-2026</guid>
<description><![CDATA[ Kabar baik untuk para petani di wilayah Probolinggo dan Lumajang! Perum Bulog Probolinggo menargetkan penyerapan gabah sebesar 74.000 ton untuk tahun ini. Setelah sukses melampaui target di tahun 2025, kini Bulog semakin memperluas jaringan kemitraan dan kelompok tani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697a02ff209ea.webp" length="66852" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 21:29:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Bulog, Stok Pangan 2026, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo secara resmi menetapkan sasaran strategis untuk penguatan stok pangan nasional di wilayahnya. Untuk tahun operasional 2026, lembaga ini menargetkan penyerapan gabah petani sebesar 74.000 ton. Target ini mencakup tiga wilayah administratif yang berada di bawah naungan Bulog Probolinggo, yaitu Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai bentuk optimisme setelah melihat performa luar biasa pada tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada tahun 2025, Bulog Probolinggo berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan melampaui target yang ditetapkan, yakni menyerap hingga 82.457 ton gabah. Keberhasilan tersebut menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk memulai langkah di tahun 2026 dengan lebih sistematis.</p>
<p>Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi, menegaskan, operasional lapangan sudah mulai dijalankan sejak awal tahun.</p>
<p>“Untuk tahun 2026 ini, kami Perum Bulog Probolinggo mendapatkan target serapan gabah sebesar 74 ribu ton, dan saat ini proses penyerapan sudah mulai kami lakukan," kata Kuswadi, Rabu (28/1/2026).</p>
<p>Untuk memastikan angka 74.000 ton tersebut tercapai, Bulog telah merancang strategi ekspansi kemitraan. Jika pada tahun 2025 mereka bekerja sama dengan 150 petani dan 30 mitra penyedia, maka di tahun 2026 ini jumlah tersebut akan ditingkatkan.</p>
<p>Bulog berencana memperluas jaringan kerja sama dengan lebih banyak kelompok tani lokal guna memperpendek rantai distribusi dan memastikan serapan gabah berjalan lebih masif.</p>
<p>Terkait kebijakan harga, Bulog Probolinggo tetap tegak lurus dengan regulasi pemerintah pusat. Gabah akan dibeli dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram melalui skema <em>any quality </em>atau tanpa syarat kualitas yang kaku. Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian harga bagi para petani di tengah fluktuasi pasar.</p>
<p>Meski menerapkan skema harga yang fleksibel, Bulog tetap menekankan standar dasar produk demi menjaga kualitas stok pangan nasional. Kuswadi menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka menerima hasil panen dari petani, selama memenuhi kriteria kelayakan fisik. </p>
<p>“Kami siap menerima gabah dari petani, dengan ketentuan gabah yang dijual sudah memasuki masa panen, bersih, dan tidak kotor.” imbuhnya.</p>
<p>Dengan kombinasi antara perluasan mitra, harga yang kompetitif, dan sinergi dengan kelompok tani di tiga wilayah, Bulog Probolinggo optimistis dapat menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal sepanjang tahun 2026. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sentuhan Nurani di Balik Program Nasional, SPPG Buduan Situbondo Salurkan MBG kepada Lansia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sentuhan-nurani-di-balik-program-nasional-sppg-buduan-situbondo-salurkan-mbg-kepada-lansia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sentuhan-nurani-di-balik-program-nasional-sppg-buduan-situbondo-salurkan-mbg-kepada-lansia</guid>
<description><![CDATA[ Dapur SPPG Buduan Situbondo tak hanya melayani siswa dan kelompok B3, tetapi juga berbagi makan bergizi gratis kepada lansia sebagai wujud kepedulian sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979dfb09e336.webp" length="34088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 17:59:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>MBG, makan gratis, Situbondo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="146" data-end="443"><strong data-start="146" data-end="164">SITUBONDO, SJP</strong> – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak selalu berhenti pada angka dan data penerima manfaat. Di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, program nasional ini menjelma menjadi gerakan kepedulian yang menyentuh sisi kemanusiaan.</p>
<p data-start="445" data-end="735">Selain menyasar peserta didik dan kelompok prioritas yang tercatat secara resmi, dapur SPPG Buduan juga membuka ruang kepedulian bagi para lanjut usia (lansia) di sekitar wilayah layanan. Mereka ikut menikmati sajian makan bergizi, meski tak tercantum dalam daftar penerima manfaat program.</p>
<p data-start="737" data-end="1020">Pada tahun 2026, Dapur SPPG Buduan melakukan penyesuaian jumlah penerima MBG sebagai bagian dari kebijakan pemerataan layanan. Secara resmi, dapur ini melayani 2.402 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, serta kelompok B3 yang meliputi balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui.</p>
<p data-start="1022" data-end="1317">Namun di balik angka tersebut, terdapat kepedulian personal yang menggerakkan dapur ini melangkah lebih jauh. Para lansia menjadi penerima manfaat tambahan atas inisiatif pribadi pemilik Dapur MBG SPPG Buduan, H. Rustendi, yang menaruh perhatian besar pada kondisi gizi dan kesejahteraan mereka.</p>
<p data-start="1319" data-end="1537">“Lansia juga bagian dari masyarakat yang perlu diperhatikan kesehatannya. Meski tidak masuk dalam data resmi, kami ingin mereka tetap bisa merasakan manfaat makan bergizi,” ujar H Rustendi, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pada Rabu (28/1/2026).</p>
<p data-start="1539" data-end="1771">Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dapur SPPG Buduan, Bagas Deo Pradana, yang menjelaskan, penyaluran MBG kepada lansia dilakukan secara terbatas dan proporsional. Langkah tersebut disesuaikan dengan kemampuan dapur tanpa mengurangi hak penerima manfaat utama.</p>
<p data-start="1773" data-end="1973">“Secara kebijakan, fokus utama kami tetap melayani 2.402 siswa dan kelompok B3. Namun atas inisiatif owner, kami menyisihkan sebagian untuk lansia agar mereka tidak merasa terpinggirkan,” jelas Bagas.</p>
<p data-start="1975" data-end="2192">Bagi para lansia, seporsi makanan bergizi bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan. Lebih dari itu, perhatian tersebut menjadi penguat semangat hidup di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi fisik yang kian menurun.</p>
<p data-start="2194" data-end="2387">"Langkah yang kami lakukan di SPPG Buduan menjadi cerminan bahwa program MBG tidak hanya dijalankan secara administratif, tetapi juga dapat dihidupkan melalui empati dan nurani. Ini sebuah praktik baik yang menunjukkan bahwa pemerataan gizi sejatinya tak hanya berbasis data, melainkan juga berbasis kepedulian sosial," tandasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="2194" data-end="2387"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Stok Sembako di Blitar Diklaim Aman, Satu Komoditas Ini Justru Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-stok-sembako-di-blitar-diklaim-aman-satu-komoditas-ini-justru-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-stok-sembako-di-blitar-diklaim-aman-satu-komoditas-ini-justru-naik</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah kondusifnya harga sembako, tim menemukan kenaikan pada komoditas kacang tanah lokal. Stok barang yang menipis mengakibatkan harganya melonjak tajam dari Rp28.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979c9a6dac65.webp" length="91754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 16:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Ramadan, Satgas, Pangan, Polres Blitar Kota, Pantau, Pasar Tradisional, Agan, Harga, Kebutuhan, Pokok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik guna memastikan stabilitas pasokan bahan pokok menjelang Ramadan 2026. </p>
<p class="p1">Meski mayoritas harga komoditas terpantau landai, kenaikan drastis pada satu jenis komoditas mulai memicu keresahan di tingkat pedagang dan konsumen.</p>
<p class="p1">Petugas menyisir Pasar Pon Kota Blitar serta gudang agen sembako di kawasan Jalan Ciliwung, Kecamatan Kepanjenkidul. Fokus pemantauan meliputi komoditas utama seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan telur ayam.</p>
<p class="p1">Kanit Pidana Ekonomi dan Tertentu (Pidek) Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, menegaskan bahwa ketahanan pangan di wilayah hukumnya masih dalam kategori aman.</p>
<p class="p1">"Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras, gula, tepung, telur, hingga minyak goreng di pasar maupun agen masih mencukupi hingga memasuki bulan Ramadan. Harga pun relatif terkendali," ujar Iptu Yuno, Rabu (28/1/2026),</p>
<p class="p1">Pantauan di lapangan, harga beras premium kemasan 5 kilogram berkisar Rp74.000-Rp75.000, tepung terigu Rp10.000-Rp12.000 per kilogram, lalu gula pasir berkisar Rp17.000-Rp17.500 per kilogram dan minyak goreng bekisar Rp17.000-Rp18.000 per liter. Sementara telur ayam harganya berkisar Rp27.000-Rp28.000 per kilogramnya. </p>
<p class="p1">Di tengah kondusifnya harga sembako, tim menemukan kenaikan pada komoditas kacang tanah lokal. Stok barang yang menipis mengakibatkan harganya melonjak tajam dari Rp28.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Iptu Yuno menjelaskan bahwa meski varian impor tersedia, masyarakat tetap memburu produk lokal yang secara kualitas lebih diminati. </p>
<p class="p1">"Kenaikan ini cukup signifikan. Kami segera berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk menelusuri kendala di sisi hulu atau distribusi," tegasnya.</p>
<p class="p1">Khoirul, salah satu pedagang di Pasar Pon, mengakui kelangkaan ini sudah dirasakan sejak sebulan terakhir. Menurutnya, keterbatasan pasokan menjadi pemicu utama meroketnya harga.</p>
<p class="p1">"Barang lokal memang sulit didapat. Ada kacang impor, tapi pembeli tetap mencari yang lokal karena rasa dan kualitasnya jauh lebih unggul untuk bahan baku kue atau olahan makanan Ramadan nanti," tutup Khoirul. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemerintah Pangkas Kuota BBM Subsidi Tahun 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemerintah-pangkas-kuota-bbm-subsidi-tahun-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemerintah-pangkas-kuota-bbm-subsidi-tahun-2026</guid>
<description><![CDATA[ BPH Migas melaporkan total penghematan anggaran negara mencapai Rp4,9 triliun berkat pengawasan ketat agar penyaluran tepat sasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979482c3b4ad.webp" length="52464" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 07:00:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>BBM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi menetapkan penurunan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun anggaran 2026. </p>
<p>Penurunan paling parah terjadi pada BBM jenis Pertalite yang dipangkas hingga lebih dari 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Keputusan ini disampaikan oleh Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (28/1/2026).</p>
<p>Dalam laporannya, BPH Migas merinci alokasi untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP): Pertalite (JBKP) ditetapkan sebesar 29.267.947 kiloliter (kl), menyusut 6,28% dibandingkan kuota 2025 yang mencapai 31.230.017 kl.</p>
<p>Solar Subsidi (JBT) dialokasikan sebesar 18.636.500 kl, terkoreksi 1,32% dari plafon tahun lalu sebesar 18.885.000 kl.</p>
<p>Minyak Tanah (JBT) berbeda dengan tren penurunan lainnya, kuota minyak tanah justru naik tipis 0,19% menjadi 526.000 kl.</p>
<p>"Kami telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP untuk tahun 2026 berdasarkan evaluasi mendalam dan proyeksi kebutuhan riil di lapangan," tegas Wahyudi.</p>
<p>Langkah pengetatan kuota ini tidak terlepas dari keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan distribusi BBM sepanjang tahun 2025. </p>
<p>BPH Migas melaporkan total penghematan anggaran negara mencapai Rp4,9 triliun berkat pengawasan ketat agar penyaluran tepat sasaran.</p>
<p>Berdasarkan data realisasi tahun 2025 sektor Pertalite menjadi penyumbang efisiensi terbesar. Penyaluran hanya mencapai 28,06 juta kl atau 89,86% dari target, yang mencerminkan pengendalian distribusi mulai membuahkan hasil.</p>
<p>Sementara untuk sektor Solar realisasi mencapai 97,49%, menghasilkan penghematan volume sebesar 473.600 kl atau setara dengan Rp2,11 triliun dan sektor Minyak Tanah realisasi terserap 96,75%, memberikan penghematan sebesar Rp0,12 triliun bagi kas negara.</p>
<p>Penurunan kuota pada tahun 2026 ini dipandang sebagai upaya berkelanjutan pemerintah untuk menekan beban subsidi APBN sekaligus mendorong skema penyaluran yang lebih akuntabel dan berbasis data. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan LPG 3 Kg Semakin Sulit, Pemkab Bondowoso Pastikan Stok Aman dan Ajukan Tambahan Kuota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-lpg-3-kg-semakin-sulit-pemkab-bondowoso-pastikan-stok-aman-dan-ajukan-tambahan-kuota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-lpg-3-kg-semakin-sulit-pemkab-bondowoso-pastikan-stok-aman-dan-ajukan-tambahan-kuota</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Ramadan, warga Bondowoso mengeluhkan kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram. Pemkab Bondowoso bersama Diskoperindag, Polres, dan Pertamina memastikan pasokan aman serta mengusulkan penambahan kuota hingga dua kali lipat untuk menjaga stabilitas distribusi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6978d1caf259f.webp" length="34774" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 22:42:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>LPG 3 Kg, Kenaikan Harga, Kota Malang, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="262" data-end="663"><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah warga di Kabupaten Bondowoso mengeluhkan kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p data-start="262" data-end="663">Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan memunculkan pertanyaan terkait klaim Pemerintah Daerah yang menyebut stok gas bersubsidi dalam kondisi aman, sementara di lapangan warga harus mencari dengan susah payah.</p>
<p data-start="262" data-end="663">Ayu Agustina warga RT 17 RW 6 Kelurahan Tamansari Kecamatan Bondowoso, mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg, sejak 5 hari yang lalu. Bahkan, toko kelontong dan warung di sekitar rumahnya juga kehabisan stok.</p>
<p data-start="262" data-end="663">"Sulitnya sejak 5 hari lalu. Jadi untuk mengantisipasi kekurangan LPG, kami sekeluarga haru ekstra hemat," ujarnya, Selasa (27/1/2026).</p>
<p data-start="665" data-end="901">Menindaklanjuti banyaknya laporan tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso melakukan pengecekan langsung ke pangkalan resmi LPG 3 kilogram di wilayah Pasar Induk Bondowoso, pada Senin (26/1/2026) kemarin.</p>
<p data-start="903" data-end="1223">Pengecekan bersama tim menyasar Pangkalan Resmi LPG 3 Kg PT Sentosa Migas Jaya. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah guna memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi LPG bersubsidi.</p>
<p data-start="1225" data-end="1498">Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, antrean panjang yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan stok LPG, melainkan tingginya minat masyarakat yang datang lebih awal untuk membeli gas bersubsidi. Antrean bahkan sudah terjadi setiap hari sebelum pangkalan mulai beroperasi.</p>
<p data-start="1500" data-end="1757">“Pengiriman LPG dari agen ke pangkalan biasanya tiba sekitar pukul 07.15 WIB. Stok yang tersedia sebanyak 100 tabung per hari, sementara jumlah masyarakat yang mengantre melebihi alokasi harian tersebut,” ujar pemilik pangkalan, seperti yang dilaporkan oleh Diskoperindag.</p>
<p data-start="1759" data-end="1981">Distribusi LPG 3 kilogram dari agen ke pangkalan resmi, lanjutnya, dilakukan secara rutin sesuai alokasi masing-masing pangkalan, dengan pola pengiriman yang bervariasi, mulai dari harian, dua hari sekali, hingga mingguan.</p>
<p data-start="1983" data-end="2288">Sementara itu, Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan terkait distribusi LPG 3 kilogram di Bondowoso. Dari hasil pengecekan, penyaluran LPG 3 kilogram dari SPBE Bondowoso ke 10 agen mencapai 20.720 tabung per hari.</p>
<p data-start="2290" data-end="2533">“Total penerimaan suplai gas dari Depo LPG Banyuwangi ke Bondowoso mencapai sekitar 65.000 kilogram per hari, dan pengiriman dilakukan setiap hari. Selama ini tidak ada kendala dalam proses pengiriman,” ujar Iptu Bobby, Selasa (27/1/2026).</p>
<p data-start="2535" data-end="2781">Terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Setda Bondowoso, Agung Nurhidayat, mengakui bahwa secara kuota LPG 3 kilogram memang dinyatakan aman, namun lonjakan permintaan masyarakat menjelang Ramadan menyebabkan distribusi di lapangan terasa ketat.</p>
<p data-start="2783" data-end="2919">“Kami sudah mendatangi Pertamina dan Hiswana Migas. Tanggapannya secara kuota aman, tapi permintaan masyarakat memang tinggi,” jelasnya.</p>
<p data-start="2921" data-end="3144">Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bondowoso telah mengusulkan penambahan kuota LPG 3 kilogram untuk bulan Februari dan Maret 2026. Usulan penambahan tersebut mencapai 100 persen atau sekitar 1.500 metrik ton per bulan.</p>
<p data-start="3146" data-end="3247">“Kita minta ditambah jadi dua kali lipat, karena kebutuhan masyarakat juga meningkat,” pungkas Agung.</p>
<p data-start="3249" data-end="3537">Pemkab Bondowoso memastikan akan terus berkoordinasi dengan Pertamina, Hiswana Migas, Diskoperindag, serta aparat penegak hukum, guna menjaga stabilitas pasokan, memperketat pengawasan distribusi, dan memastikan LPG bersubsidi tepat sasaran menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3249" data-end="3537"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aparat Gabungan dan Warga Jatibanteng Situbondo Bangun Jembatan Darurat Pascabanjir Bandang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aparat-gabungan-dan-warga-jatibanteng-situbondo-bangun-jembatan-darurat-pascabanjir-bandang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aparat-gabungan-dan-warga-jatibanteng-situbondo-bangun-jembatan-darurat-pascabanjir-bandang</guid>
<description><![CDATA[ Gotong royong aparat TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga membangun jembatan darurat berbahan bambu di Dusun Wringin, Desa Wringin Anom, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, guna memulihkan akses masyarakat yang terputus akibat banjir bandang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697885adbff00.webp" length="93430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 17:19:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Sugeng Mariyanto</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, banjir, longsor, puting beliung, BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="126" data-end="484"><strong data-start="126" data-end="144">SITUBONDO, SJP</strong> – Untuk mencegah lumpuhnya aktivitas masyarakat akibat putusnya akses jembatan pascabanjir bandang, aparat gabungan dari TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat berbahan bambu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Wringin, Desa Wringin Anom, Kecamatan Jatibanteng, Selasa (27/1/2026).</p>
<p data-start="486" data-end="674">Gotong royong pembangunan jembatan darurat ini diharapkan mampu memulihkan kembali akses warga yang sebelumnya terputus akibat rusaknya jembatan limpas yang menjadi jalur utama masyarakat.</p>
<p data-start="676" data-end="914">Jembatan darurat tersebut dibangun dari bambu dan kayu yang disusun serta dirangkai menggunakan peralatan seadanya. Meski bersifat sementara, keberadaan jembatan ini sangat membantu mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.</p>
<p data-start="916" data-end="1101">Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar, mengatakan, pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk kepedulian aparat gabungan dalam membantu pemulihan fasilitas umum pascabencana.</p>
<p data-start="1103" data-end="1274">“Petugas gabungan melaksanakan pembangunan jembatan darurat untuk membantu pemulihan fasilitas umum, sehingga akses dan mobilitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.</p>
<p data-start="1276" data-end="1488">Selama ini, jembatan limpas tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga Dusun Wringin. Selain menunjang aktivitas perekonomian masyarakat, jembatan itu juga menjadi penghubung utama menuju desa-desa sekitar.</p>
<p data-start="1490" data-end="1742">Sementara itu, pemerintah daerah berencana membangun kembali jembatan permanen. Namun, mengingat proses pembangunan membutuhkan waktu dan anggaran yang tidak sedikit, jembatan darurat dari bambu ini menjadi solusi sementara agar warga tidak terisolasi. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="1490" data-end="1742"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>200 Pengayuh Becak Lansia di Situbondo Terima Bantuan Becak Listrik, GSN: Jangan Dijual</title>
<link>https://suarajatimpost.com/200-pengayuh-becak-lansia-di-situbondo-terima-bantuan-becak-listrik-gsn-jangan-dijual</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/200-pengayuh-becak-lansia-di-situbondo-terima-bantuan-becak-listrik-gsn-jangan-dijual</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan pengayuh becak lansia di Situbondo menerima bantuan becak listrik gratis dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) guna menunjang aktivitas mencari nafkah dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69777d1abbd34.webp" length="66768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 22:58:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Sugeng Mariyanto</dc:creator>
<media:keywords>becak listrik, presiden, prabowo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="175" data-end="374"><strong data-start="175" data-end="193">SITUBONDO, SJP</strong> – Ratusan pengayuh becak lanjut usia (lansia) berkumpul di Pendopo Pate Alos, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Senin (26/1/2026), untuk menerima bantuan becak listrik gratis.</p>
<p data-start="376" data-end="536">Bantuan tersebut disalurkan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Umum YGSN, Nanik Sudaryanti Deyang.</p>
<p data-start="538" data-end="807">Dalam sambutannya, Nanik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) RI, berpesan agar becak listrik tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang aktivitas mencari nafkah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian para pengayuh becak lansia.</p>
<p data-start="809" data-end="978">“Dengan bantuan becak listrik ini, para pengayuh becak diharapkan dapat mencukupi kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Becak ini bisa menjadi aset bagi mereka,” ujarnya.</p>
<p data-start="980" data-end="1371">Nanik menjelaskan, program bantuan becak listrik ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto sejak sebelum menjabat sebagai presiden.</p>
<p data-start="980" data-end="1371">Program tersebut dilatarbelakangi rasa keprihatinan terhadap kondisi para pengayuh becak yang sebagian besar telah lanjut usia, namun tetap harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup, terlebih di tengah persaingan dengan transportasi daring.</p>
<p data-start="1373" data-end="1527">Oleh karena itu, Nanik menegaskan kepada seluruh penerima bantuan agar tidak menjual maupun menggadaikan becak listrik yang telah diberikan secara gratis.</p>
<p data-start="1529" data-end="1667">“Saya titip, jangan dijual atau digadaikan. Kalau sampai ada yang menjual, kami tidak akan menambah bantuan becak listrik lagi,” tegasnya.</p>
<p data-start="1669" data-end="1962">Pesan serupa juga disampaikan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Menggunakan bahasa Madura, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan becak listrik tersebut untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan, bukan untuk diperjualbelikan.</p>
<p data-start="1964" data-end="2143">“Jangan dijual. Kalau dimanfaatkan dengan baik, bantuan becak listrik di Situbondo akan kami tambah melalui YGSN, karena masih banyak pengayuh becak yang belum kebagian,” ujarnya.</p>
<p data-start="2145" data-end="2358">Program bantuan becak listrik ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengayuh becak lansia, sekaligus menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil di Kabupaten Situbondo. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2145" data-end="2358"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Keamanan, Wisatawan Wajib Gunakan Gelang Asuransi di Gunung Bromo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-keamanan-wisatawan-wajib-gunakan-gelang-asuransi-di-gunung-bromo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-keamanan-wisatawan-wajib-gunakan-gelang-asuransi-di-gunung-bromo</guid>
<description><![CDATA[ Halo Sobat Wisata! Ada informasi penting buat kamu yang berencana menikmati sunrise di Gunung Bromo. Per 19 Januari 2026, @bbtnbromotenggersemeru resmi memberlakukan penggunaan Gelang Asuransi bagi seluruh pengunjung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6977626e23067.webp" length="71876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 21:40:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>BBTNBTS, Gunung Bromo, Hendra Wisantara, Probolinggo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) secara resmi memperkenalkan kebijakan baru guna meningkatkan standar keselamatan pengunjung di kawasan ikonik Gunung Bromo.</p>
<p>Mulai Senin (19/1/2026) lalu, seluruh wisatawan yang memasuki kawasan konservasi ini diwajibkan menggunakan gelang asuransi. Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif sekaligus protektif menyusul dinamika kunjungan wisata yang terus meningkat.</p>
<p>Gelang tersebut bukan sekadar aksesori atau tanda masuk biasa, melainkan instrumen penting yang memberikan jaminan asuransi bagi para pelancong selama berada di area taman nasional.</p>
<p>Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Humas BBTNBTS, Hendra Wisantara, menjelaskan, mekanisme perolehan gelang ini sangat praktis dan terintegrasi dengan sistem tiketing yang sudah ada. Setiap wisatawan yang telah melakukan registrasi dan memiliki tiket sah akan langsung mendapatkan gelang saat melewati pos pemeriksaan.</p>
<p>“Saat hendak masuk atau di pos pintu masuk, wisatawan akan langsung mendapatkan gelang asuransi ini. Selain itu, wisatawan tidak lagi dikenakan biaya tambahan,” ujar Hendra, Senin (26/1/2026).</p>
<p>Pembedaan kategori wisatawan juga dilakukan secara visual melalui warna gelang guna memudahkan pengawasan di lapangan. Hendra merincikan bahwa terdapat dua kategori warna, biru untuk wisatawan domestik (lokal) dan merah muda untuk wisatawan mancanegara.</p>
<p>Selain untuk mempermudah identifikasi status kewarganegaraan, penggunaan gelang ini berfungsi strategis untuk memetakan populasi di kawasan wisata antara pengunjung resmi, warga lokal, dan para pelaku jasa wisata seperti sopir jip atau pemandu kuda.</p>
<p>Urgensi penerapan sistem ini didorong oleh data statistik kecelakaan yang menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan catatan BBTNBTS, pada tahun 2024 terdapat 30 insiden kecelakaan di kawasan Bromo.</p>
<p>Angka ini mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2025 dengan total 48 kejadian. Dengan adanya gelang asuransi ini, risiko finansial akibat kecelakaan bagi wisatawan dapat diminimalisir melalui sistem klaim yang jelas.</p>
<p>“Sehingga, apabila wisatawan Gunung Bromo yang telah bertiket dan memiliki gelang asuransi ini mengalami kecelakaan di kawasan, maka yang bersangkutan akan mendapatkan santunan. Klaim kecelakaan diberikan sesuai kategori, mulai dari kecelakaan ringan hingga meninggal dunia,” imbuh Hendra Wisantara.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman (sense of security) yang lebih baik bagi para wisatawan. BBTNBTS berkomitmen untuk terus mengevaluasi kebijakan ini demi memastikan bahwa pariwisata alam di Bromo tetap berkelanjutan dan mengutamakan keselamatan jiwa setiap pengunjung yang ingin menikmati keajaiban kawah Bromo maupun hamparan pasir berbisik. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Revitalisasi Museum Tengger: Upaya Menjaga Identitas dan Memperkaya Edukasi Budaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/revitalisasi-museum-tengger-upaya-menjaga-identitas-dan-memperkaya-edukasi-budaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/revitalisasi-museum-tengger-upaya-menjaga-identitas-dan-memperkaya-edukasi-budaya</guid>
<description><![CDATA[ Kawasan Bromo kini punya destinasi edukasi yang lebih segar! Menteri Kebudayaan RI, @fadlizon, baru saja meresmikan revitalisasi Museum Tengger di Desa Ngadisari (26/1). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69776034bdc3c.webp" length="34710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 21:06:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, Kementerian Kebudayaan, Suku Tengger, Museum Tengger, Fadli Zon</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Langkah besar dalam pelestarian warisan leluhur di kawasan Bromo kembali dipertegas oleh Pemerintah Pusat.</p>
<p>Pada Senin (26/1/2026), Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara resmi meresmikan hasil revitalisasi Museum Tengger yang berlokasi di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. </p>
<p>Momentum ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Suku Tengger dalam menjaga eksistensi kebudayaan mereka di tengah modernitas.</p>
<p>Prosesi peresmian ini berlangsung khidmat, diawali dengan ritual doa yang dipimpin oleh Dukun Pandita sebagai bentuk penghormatan terhadap adat setempat.</p>
<p>Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Menteri Kebudayaan bersama Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini, serta disaksikan oleh perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, jajaran Forkopimda, dan sejumlah pejabat terkait.</p>
<p>Revitalisasi ini sejatinya merupakan buah dari kunjungan kerja Fadli Zon sebelumnya pada Juni 2025 saat perayaan Yadnya Kasada. Melihat potensi besar dan nilai historis yang ada, pemerintah segera melakukan pembenahan fasilitas museum.</p>
<p>Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan bahwa keberhasilan proyek ini adalah hasil sinergi lintas sektoral.</p>
<p>“Kami mengapresiasi kerja sama dalam revitalisasi Museum Tengger oleh semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo hingga BPK Wilayah XI Jawa Timur. Revitalisasi ini penting sebagai wujud pelestarian warisan budaya dan adat istiadat masyarakat Suku Tengger,” ujar Fadli Zon.</p>
<p>Museum ini kini menyimpan beragam artefak yang merepresentasikan kehidupan masyarakat Tengger, mulai dari pakaian adat, prasasti kuno, naskah kidung, hingga galeri foto sejarah. Fadli Zon berharap museum ini tidak hanya menjadi bangunan statis, melainkan pusat edukasi yang hidup dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal.</p>
<p>“Harapannya, museum ini dapat menjadi pusat edukasi dan kebudayaan Suku Tengger yang dikelola oleh masyarakat sekitar dengan dukungan pemerintah. Ke depan, koleksi artefak juga akan terus ditambah,” tambahnya.</p>
<p>Gayung bersambut, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menyatakan bahwa kehadiran museum yang telah dipercantik ini akan mengubah wajah pariwisata di kawasan Bromo. Pemerintah daerah berkomitmen mengintegrasikan museum ke dalam paket wisata resmi. Dengan demikian, kunjungan wisatawan tidak lagi sebatas menikmati keindahan alam matahari terbit, namun juga meresapi kedalaman budaya masyarakatnya.</p>
<p>“Dengan diresmikannya Museum Tengger ini, ke depan diharapkan dapat menjadi bagian dari paket wisata, sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung ke Gunung Bromo, tetapi juga dapat belajar dan mengenal budaya serta asal-usul masyarakat Tengger,” tutup Ugas Irwanto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Antam Tembus Rp 2,91 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-tembus-rp-291-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-tembus-rp-291-juta</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia pada Senin (26/1/2026), harga emas Antam untuk ukuran 1 gram dipatok sebesar Rp 2.917.000. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6976d2ed1ad8e.webp" length="15600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 09:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Emas, Antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM</strong> — Harga jual emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. </p>
<p>Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia pada Senin (26/1/2026), harga emas Antam untuk ukuran 1 gram dipatok sebesar Rp 2.917.000.</p>
<p>Bagi investor yang mengincar ukuran lebih kecil, pecahan 0,5 gram tersedia di harga Rp 1.508.500. </p>
<p>Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar seperti 10 gram dan 100 gram, masing-masing dihargai sebesar Rp 28.665.000 dan Rp 285.912.000.</p>
<p>Berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan Antam per 26 Januari 2026:</p>
<p>0,5 gram Rp1.508.500 </p>
<p>1 gram Rp2.917.000 </p>
<p>2 gram Rp5.774.000 </p>
<p>5 gram Rp14.360.000</p>
<p>10 gram Rp28.665.000</p>
<p>50 gram Rp142.995.000</p>
<p>100 gram Rp285.912.000</p>
<p>500 gram Rp1.428.820.000</p>
<p>Sebagai catatan bagi para kolektor dan investor, harga tersebut merupakan harga yang berlaku di butik emas Logam Mulia Pulo Gadung, Jakarta. </p>
<p>Harga di wilayah lain mungkin mengalami sedikit perbedaan tergantung pada biaya logistik dan pajak daerah setempat.</p>
<p>Sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku (PMK No. 34/PMK.10/2017), transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lereng Kelud Panen Berkah,  Bazar Durian Sumberasri Blitar Diserbu Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lereng-kelud-panen-berkah-bazar-durian-sumbersari-blitar-diserbu-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lereng-kelud-panen-berkah-bazar-durian-sumbersari-blitar-diserbu-warga</guid>
<description><![CDATA[ Bazar durian di Desa Sumberasri , Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar diserbu warga dari berbagai warga. Kegiatan ini digelar selama dua hari yakni Sabtu-Ahad (24-25/1/2026) dan dikemas dalam pasar hortikultura dan kontes durian se-Karesidenan Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974a9adde6ff.webp" length="97806" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 18:51:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar Durian, Sumberasri, Kabupaten Blitar, Pecinta Durian, Durian Lovers, Blitar, Pasar Hortikultura, Kontes Durian.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Jalan kampung di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar mendadak berubah menjadi "lautan durian". </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ratusan pengunjung memadati bazar durian yang digelar warga selama dua hari, yakni Sabtu-Ahad (24-25/1/2026), untuk berburu buah berduri khas lereng Gunung Kelud itu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak pagi, suasana sudah ramai, pengunjung berkerumum di stand-stand sederhana milik petani lokal. Mereka sibuk memilih durian, menimbang, lalu tak sedikit yang langsung menyantapnya di lokasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sensasi makan durian di bawah pohonnya langsung yang sedang berbuah menjadi daya tarik tersendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tahu info ini dari medsos. Memang suka durian dan sengaja kesini sama anak saya. Tadi berangkat dari Udanawu, Kabupaten Blitar," ucap Yayuk, warga Udanawu, Kabupaten Blitar yang merupakan durian lovers, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bazar ini memang tak sekedar jualan buah. Sepanjang jalan desa, halaman rumah warga dipenuhi pohon durian yang sedang lebar berbuah, membuat lokasi acara terasa seperti kebun durian alami.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak heran, jika Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok kerap disebut sebagai salah satu sentra durian di Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga durian yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp15.000 per buah hingga ratusan ribu, tergantung ukuran dan jenis. Kondisi ini membuat bazar diserbu pembeli dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Panitia Pasar Hortikultura dan Kontes Durian se-Karesidenan Kediri di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar Suparno mengatakan, bazar ini menjadi ajang memperkenalkan identitas durian lokal yang selama ini kalah pamor dibanding durian luar daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Durian lokal sebenarnya punya kualitas bagus. Lewat bazar dan kontes durian, kami ingin mengangkat brand durian lokal dari wilayah se-Karesidenan Kediri," ujarnya saat ditemui, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada hari kedua pelaksanaan, Ahad (26/1/2026), panitia menggelar kontes durian yang diikuti petani dari berbagai daerah. Ajang ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual durian lokal, apalagi sudah ada contoh keberhasilan durian lokal Sumberasri yang disebut "Upin-Ipin".</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dulu, durian tersebut hanya dihargai sekitar Rp20.000 per buah. Setelah menjuarai kontes dan memiliki sertifikat, kini harganya<span class="Apple-converted-space">  </span>bisa menembus Rp150.000 per buah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Eko, kualitas durian Sumberasri tak lepas dari pengaruh tanah vulkanik Gunung Kelud. Selain perawatan pohon relatif mudah karena sebagian besar pohon yang sudah berusia di atas 10 tahun tetap produktif meski minim perawatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Disini hampir setiap rumah punya pohon durian. Itulah kekuatan desa kami," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Antusiasme pengunjung dan petani disebut sangat tinggi, terlebih di tengah kondisi beberapa daerah lain yang mengalami gagal panen musim ini. Bagi warga Sumberasri, musim durian bukan hanya soal panen buah, tapi juga panen berkah ekonomi. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Batu Dorong Bank Jatim Bukan Sekadar Bisnis, Harus Jadi Motor Pembangunan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-batu-dorong-bank-jatim-bukan-sekadar-bisnis-harus-jadi-motor-pembangunan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-batu-dorong-bank-jatim-bukan-sekadar-bisnis-harus-jadi-motor-pembangunan</guid>
<description><![CDATA[ Bank Jatim sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak boleh hanya berorientasi pada profitabilitas semata, namun wajib berkontribusi konkret pada program prioritas daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974722c291f3.webp" length="41602" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 15:00:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Mitra, Bank</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> — Wali Kota Batu, Nurochman, menekankan pentingnya reposisi peran bank daerah sebagai mitra strategis pemerintah, melampaui fungsi konvensionalnya sebagai lembaga intermediasi keuangan. </p>
<p>Hal tersebut disampaikan di sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Sabtu (24/1/2026).</p>
<p>Dalam pernyataannya, Nurochman menegaskan bahwa Bank Jatim sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak boleh hanya berorientasi pada profitabilitas semata, namun wajib berkontribusi konkret pada program prioritas daerah. </p>
<p>Ia mencontohkan langkah nyata yang telah diimplementasikan di Kota Batu.</p>
<p>"Di Kota Batu, kolaborasi ini kami manifestasikan melalui dukungan Bank Jatim terhadap Program 1.000 Sarjana. Ini adalah investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang pembiayaan pendidikannya didukung penuh oleh sinergi perbankan daerah," ujar Nurochman.</p>
<p>Menurut Nurochman, keberhasilan sebuah BUMD diukur dari kemampuannya menjalankan fungsi ganda, yakni menciptakan keuntungan finansial sekaligus memberikan nilai sosial (social value). </p>
<p>Ia mendorong agar keterlibatan bank daerah di sektor pendidikan, infrastruktur, dan program sosial ekonomi diperkuat secara luas.</p>
<p>"Kami ingin bank daerah hadir sebagai lokomotif pembangunan ekonomi lokal yang progresif. Bank daerah harus menjadi mitra strategis yang melekat pada kebijakan pemerintah, bukan berjalan sendiri sebagai entitas bisnis murni," tegasnya.</p>
<p>Senada dengan pandangan Wali Kota Batu, Komisi II DPR RI dalam forum tersebut juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan ketat terhadap kinerja bank daerah. </p>
<p>Langkah ini diperlukan agar operasional bank tetap selaras dengan kepentingan publik dan mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi yang semakin kompleks.</p>
<p>Nurochman optimistis bahwa dengan sinergi yang konsisten, bank daerah akan mampu memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus menjadi pilar utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</p>
<p>"Harapan kami, bank daerah benar-benar menjadi katalisator yang mempercepat pemerataan ekonomi di daerah masing-masing," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelontor 200 Ribu Liter Minyakita ke Jombang, Bulog Mojokerto Jamin Stok Aman hingga Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gelontor-200-ribu-liter-minyakita-ke-jombang-bulog-mojokerto-jamin-stok-aman-hingga-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gelontor-200-ribu-liter-minyakita-ke-jombang-bulog-mojokerto-jamin-stok-aman-hingga-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diwujudkan melalui pendistribusian 200.000 liter Minyakita serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697452a32191f.webp" length="71608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 13:00:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Bulog, Minyakita</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto melakukan intervensi pasar secara masif di Kabupaten Jombang. </p>
<p>Langkah ini diwujudkan melalui pendistribusian 200.000 liter Minyakita serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).</p>
<p>Kepala Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menyatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat. </p>
<p>"Kami memiliki stok kurang lebih 200.000 liter untuk Januari ini dan akan terus ditambah. Kami pastikan stok Minyakita akan selalu terpenuhi," ujar Husin saat diwawancarai wartawan, Sabtu (24/1/2026).</p>
<p>Di Pasar Pon Jombang, telah disalurkan 8.000 liter Minyakita ke 13 toko berdasarkan pesanan pedagang. </p>
<p>Pendistribusian kini lebih efektif berkat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025, yang mengizinkan Bulog menyalurkan Minyakita langsung ke pengecer tanpa perantara distributor lokal, sehingga memangkas rantai distribusi.</p>
<p>Petugas memastikan harga jual eceran mematuhi ketentuan pemerintah. Minyakita dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, sedangkan beras SPHP dijual Rp58.000 per kemasan 5 kg, masih di bawah HET maksimal Rp62.500.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jombang, Suwigyo, menekankan pentingnya pengawasan harian untuk mencegah spekulasi harga. </p>
<p>"Kami melakukan pengawasan setiap hari agar harga tidak dimainkan," tegasnya.</p>
<p>Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag Jombang, Hikha Ratri Widyasanti, menambahkan bahwa penyerapan beras SPHP sangat membantu stabilisasi harga. </p>
<p>"Setiap toko rata-rata menyerap 2 ton per minggu. Dengan 13 toko di satu pasar, total 26 ton terserap dalam sepekan. Ini efektif menstabilkan harga yang sempat naik," tutupnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pulau Jawa Dikepung Banjir, Perajin Perahu Paralon di Lamongan Banjir Pesanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pulau-jawa-dikepung-banjir-perajin-perahu-paralon-di-lamongan-banjir-pesanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pulau-jawa-dikepung-banjir-perajin-perahu-paralon-di-lamongan-banjir-pesanan</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah bukti nyata bahwa di tengah bencana yang menenggelamkan daratan, kreativitas manusia tidak akan pernah ikut tenggelam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6972d253b583c.webp" length="28694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 09:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Lamongan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LAMONGAN, SJP</strong> — Di saat awan hitam bergelayut manja di langit Jawa Timur, sebuah anomali teknologi lahir dari tangan-tangan kreatif di pesisir Lamongan. </p>
<p>Bukan kapal baja, bukan pula sampan kayu legendaris yang kini membelah genangan banjir, melainkan pipa <em>Polyvinyl Chloride</em> (PVC) yang disulap menjadi tanker penyelamat nyawa.</p>
<p>Di Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, deru mesin gerinda dan aroma plastik yang dipanaskan menjadi simfoni baru. Di sinilah, Suratno dan para perajin jenius lainnya sedang menulis ulang sejarah transportasi air. </p>
<p>Mereka mengubah instalasi saluran air menjadi lambung kapal yang diklaim tak tertandingi oleh ganasnya zaman.</p>
<p>Era perahu kayu konvensional tampaknya sedang berada di ambang kepunahan. Kelangkaan material kayu berkualitas yang harganya kini setinggi langit memaksa warga bertekuk lutut pada inovasi. </p>
<p>Kayu yang dahulu dianggap perkasa, kini mulai ditinggalkan karena sifatnya yang rentan melapuk, keropos dimakan usia, dan pengap ketika terendam air dalam waktu lama.</p>
<p>"Mendapatkan kayu berkualitas sekarang sulitnya bukan main. Harganya pun mencekik leher," ungkap Suratno pada Kamis (22/1/2026).</p>
<p>Sebagai gantinya, perahu pipa paralon muncul sebagai bahan baru di pasar transportasi air. </p>
<p>Material plastik ini disebut-sebut sebagai tahan benturan, anti-lapuk, dan mampu menantang maut di perairan selama puluhan tahun tanpa perlu perawatan ekstra.</p>
<p>Fenomena ini bukan sekadar tren lokal. Ketika intensitas hujan memicu banjir yang melumpuhkan aktivitas, pesanan perahu paralon di bengkel Suratno melonjak drastis hingga 50 persen. Antrean pemesan memular, menciptakan daftar tunggu yang panjang dan melelahkan.</p>
<p>Kualitas Pipa Ajaib dari Kuluran ini telah terdengar hingga seantero negeri. Konsumen tidak hanya datang dari tetangga terdekat seperti Tuban, Gresik, atau Jombang. Perahu-perahu ini telah melintasi batas provinsi menuju Demak dan Pati, bahkan menyeberangi lautan menuju Batam.</p>
<p>"Pesanan datang bertubi-tubi. Mulai dari petani yang terisolasi, instansi pemerintah, hingga para relawan kemanusiaan yang membutuhkan armada tempur di medan banjir," tambah Suratno.</p>
<p>Dalam keriuhan produksi yang dibantu tiga karyawan setianya, Suratno mampu melahirkan satu unit perahu hanya dalam waktu satu hingga tiga hari. Sebuah kecepatan produksi yang mustahil dicapai oleh industri perahu kayu tradisional.</p>
<p>Namun, kualitas premium ini tentu memiliki nilai investasi yang setimpal. Satu unit perahu paralon dibanderol mulai dari Rp 5.700.000 hingga menembus angka puluhan juta rupiah. Harga tersebut bergantung pada dimensi raksasa dan ketebalan dinding pipa yang digunakan.</p>
<p>Kini, di wilayah-wilayah yang menjadi langganan kepungan air, perahu paralon bukan lagi sekadar alat transportasi. Ia adalah simbol resiliensi masyarakat Lamongan, sebuah bukti nyata bahwa di tengah bencana yang menenggelamkan daratan, kreativitas manusia tidak akan pernah ikut tenggelam. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kredit Rumah Tangga Dominan, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Wilker OJK Malang Terjaga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kredit-rumah-tangga-dominan-stabilitas-sektor-jasa-keuangan-wilker-ojk-malang-terjaga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kredit-rumah-tangga-dominan-stabilitas-sektor-jasa-keuangan-wilker-ojk-malang-terjaga</guid>
<description><![CDATA[ Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa konsumsi masyarakat masih berkontribusi terhadap perputaran ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69722289d363f.webp" length="34320" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 21:16:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Ojk Malang, investasi, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MALANG, SJP</strong>- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang memastikan stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah kerjanya tetap terjaga hingga akhir 2025. Kondisi tersebut ditopang oleh dominasi penyaluran kredit perbankan ke sektor rumah tangga yang mencerminkan daya beli masyarakat masih berjalan.</p>
<p>“Kredit kepada sektor rumah tangga masih menjadi porsi terbesar dalam penyaluran kredit perbankan di wilayah kerja OJK Malang,” ujar Kepala OJK Malang Farid Faletehan saat agenda pemaparan kondisi sektor jasa keuangan OJK Malang, bersama awakmedia, Kamis (22/1/2026).</p>
<p>Farid menjelaskan, hingga November 2025 porsi kredit rumah tangga mencapai 29,85 persen dari total penyaluran kredit perbankan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa konsumsi masyarakat masih berkontribusi terhadap perputaran ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah.</p>
<p>“Dominasi kredit rumah tangga menunjukkan konsumsi masyarakat masih berjalan dan menopang aktivitas ekonomi,” katanya.</p>
<p>Selain sektor rumah tangga, penyaluran kredit perbankan juga mengalir ke sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Kendaraan sebesar 19,42 persen, serta Industri Pengolahan sebesar 16,53 persen. Struktur penyaluran kredit tersebut dinilai mencerminkan aktivitas ekonomi yang masih bertumpu pada konsumsi, perdagangan, dan industri.</p>
<p>“Perdagangan dan industri tetap memiliki peran penting, namun konsumsi masyarakat masih menjadi motor utama,” ujarnya.</p>
<p>Dalam agenda yang sama, OJK Malang juga memaparkan perkembangan sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP). Selama periode Januari hingga November 2025, akumulasi pendapatan premi asuransi tercatat sebesar Rp1,688 triliun, meski mengalami penurunan 14,15 persen secara <em>year-on-year </em>(yoy). Sementara itu, klaim asuransi tercatat sebesar Rp1,378 triliun atau turun 5,56 persen yoy.</p>
<p>Pada sektor dana pensiun, total aset tercatat tumbuh 5,53 persen yoy menjadi Rp237,59 miliar per November 2025. Investasi dana pensiun juga meningkat 3,42 persen yoy dengan nilai mencapai Rp216,24 miliar.</p>
<p>Sementara itu, piutang pembiayaan pada lembaga pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, serta lembaga jasa keuangan lainnya tercatat sebesar Rp7,080 triliun hingga akhir Oktober 2025. <em>Rasio Non Performing Financing</em> (NPF) berada di level 3,27 persen, masih dalam kondisi terjaga meski mengalami kenaikan tipis.</p>
<p>“Mayoritas penyaluran pembiayaan digunakan untuk pembiayaan multiguna, disusul pembiayaan investasi dan modal kerja,” jelas Farid.</p>
<p>Ia menegaskan, OJK Malang akan terus memperkuat pengawasan dan mendorong sektor jasa keuangan agar tetap sehat dan stabil. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Industrial di Gresik Jadi Sorotan Lantaran Minim Sumbangsih untuk PAD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/industrial-di-gresik-jadi-sorotan-lantaran-minim-sumbangsih-untuk-pad</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/industrial-di-gresik-jadi-sorotan-lantaran-minim-sumbangsih-untuk-pad</guid>
<description><![CDATA[ Kota yang berjuluk Kota Industri dengan perusahaan skala besar menengah ke atas yang jumlahnya mencapai 900 pabrik itu, hanya menghasilkan PAD Rp1,3 triliun. Apabila dibandingkan dengan Kabupaten Jember yang jauh dari aktivitas industri mampu menghasilkan PAD yang nyaris sepadan Rp1,1 triliun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69720d78c778a.webp" length="28832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 19:59:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, PWI Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Lutfil Hakim, menyoroti pengaruh lingkungan industri yang minim berdampak ke pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. </p>
<p>Ia menyebut, kota yang berjuluk Kota Industri dengan perusahaan skala besar menengah ke atas yang jumlahnya mencapai 900 pabrik itu, hanya menghasilkan PAD Rp1,3 triliun. </p>
<p>Apabila dibandingkan dengan Kabupaten Jember yang jauh dari aktivitas industri mampu menghasilkan PAD yang nyaris sepadan Rp1,1 triliun.</p>
<p>"Sebetulnya kalau melihat daripada potensi yang ada, mestinya APBD Kabupaten Gresik ini lebih dari sekitar itu," kata Lutfil, dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PWI, Kamis (22/1/2026).</p>
<p>Lutfil mengatakan, pentingnya pemilihan kebijakan pemerintah daerah yang harus dievaluasi untuk peningkatan PAD. </p>
<p>Sebab kata dia, kalau PAD hanya mengandalkan retribusi pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan lain sebagainya angkanya tidak bisa maksimal. </p>
<p>Namun kalau ada kreasi, serta kajian baru terkait penambahan PAD sektor industri yang bisa dicoba bahwa Pemkab Gresik bukan hanya menjadi rumah industri, tapi juga menjadi pemilik.</p>
<p>"Satirnya bahwa Gresik ini Kota Industri hanya menjadi tempat bukan menjadi pemilik," jelasnya. </p>
<p>Pihaknya juga menekankan pentingnya sinergi antara pers, pemerintah, dan DPRD dalam mengawal kebijakan publik.</p>
<p>Menurutnya, pengelolaan anggaran dan optimalisasi PAD harus menjadi perhatian bersama.</p>
<p>"Dengan jumlah perusahaan besar yang sangat banyak, seharusnya PAD Gresik bisa jauh lebih tinggi. Potensi ini perlu dikelola secara serius agar kemandirian daerah meningkat,” paparnya, dalam dialog bertajuk <em>smart budgeting</em> dan <em>smart revenue</em> sebagai arah baru peningkatan PAD untuk kemandirian daerah.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, memaparkan sebagian besar PAD Kabupaten Gresik masih dari retribusi pajak, BPHTB, dan sebagainya. Tahun 2026 ini, Pemkab Gresik mulai melakukan penggalian PAD ke kawasan industri seperti JIIPE, KIG, dan sebagainya. </p>
<p>"Tahun 2026 ini kita mulai mendata negosiasi aturan bersama perusahaan seperti di JIIPE. Saat ini masih satu perusahaan negosiasi seperti Pt Freeport yang berpotensi sumbangsih miliaran," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RDP PKL Gelora Kraksaan Probolinggo Menarik Perhatian Masyarakat, Pedagang Minta Kepastian Usaha</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rdp-pkl-gelora-kraksaan-probolinggo-menarik-perhatian-masyarakat-pedagang-minta-kepastian-usaha</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rdp-pkl-gelora-kraksaan-probolinggo-menarik-perhatian-masyarakat-pedagang-minta-kepastian-usaha</guid>
<description><![CDATA[ Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo menjadi ruang bagi para pedagang kaki lima (PKL) kawasan Gelora Kraksaan untuk menyuarakan hati mereka. Para pedagang meminta kepastian agar tidak lagi dipindah-pindah lokasi berjualan tanpa kejelasan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697200fa37327.webp" length="37876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 19:29:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Probolinggo. PKL, Kraksaan, Gelora Kraksaan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Gelora Kraksaan pada Selasa (20/1/2026) masih menjadi topik pembicaraan publik. Acara tersebut berfungsi sebagai wadah dialog untuk menyampaikan aspirasi para pedagang terkait penataan kawasan dan perlindungan usaha mereka.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PKL mengajukan permintaan tegas agar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo turut hadir secara langsung dan berperan aktif sebagai pengayom bagi seluruh lapisan pedagang, tanpa melakukan diskriminasi terhadap kelompok atau kubu manapun.</p>
<p>Ketua PKL Kabupaten Probolinggo, Zaini, menegaskan, apa yang diinginkan para pedagang bukanlah hal lain selain kekompakan dan kepastian dalam menjalankan usaha. Ia mengungkapkan harapan agar tidak ada lagi kebijakan yang memindahkan lokasi PKL secara sepihak tanpa klarifikasi yang jelas.</p>
<p>“Kami hadir di forum ini dengan tujuan untuk bersatu dan kompak. Mohon jangan lagi membuat kami berpindah-pindah lokasi berjualan. Kami membutuhkan perlindungan karena ini adalah sumber nafkah kami,” tegas Zaini dalam acara RDP yang digelar kembali pada Kamis (22/1/2026) siang.</p>
<p>Zaini juga menekankan bahwa pengaturan kawasan Gelora Kraksaan yang tertib sangat penting. Menurutnya, penataan yang transparan dan adil akan mampu mencegah terjadinya pembentukan kubu-kubuan antar pedagang serta meminimalkan potensi konflik yang mungkin muncul.</p>
<p>Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan masukan yang diberikan para PKL. Ia menjelaskan, seluruh saran dan keluhan telah dicatat secara rinci dan akan dijadikan bahan untuk evaluasi bersama dalam menyusun kebijakan selanjutnya.</p>
<p>Sugeng juga mengimbau agar seluruh proses diskusi berlangsung dengan tertib dan saling menghargai satu sama lain, sehingga setiap penjelasan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh semua pihak. Ia kemudian menyampaikan klarifikasi mengenai status dan fungsi utama dari Stadion Gelora Kraksaan.</p>
<p>“Perlu kita pahami bersama bahwa Stadion Gelora Kraksaan adalah aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dengan fungsi utama sebagai ruang terbuka hijau dan fasilitas untuk kegiatan olahraga bagi masyarakat umum,” jelasnya.</p>
<p>Meskipun demikian, pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari titik temu yang menguntungkan kedua belah pihak, antara fungsi publik kawasan dengan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Untuk itu, telah diterapkan kebijakan khusus berupa sistem zonasi terbuka dan pengaturan waktu untuk berjualan.</p>
<p>“Kami telah menetapkan zona-zona tertentu dengan jam operasional dari pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB. Kebijakan ini merupakan bentuk kompromi agar kegiatan olahraga di stadion tetap dapat berjalan dengan lancar, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap dapat berkembang,” pungkas Sugeng. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dana Transfer Pusat Menyusut, Pemkot Batu Naikkan Pendapatan Pajak Daerah 4,36 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dana-transfer-pusat-menyusut-pemkot-batu-naikkan-pendapatan-pajak-daerah-436-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dana-transfer-pusat-menyusut-pemkot-batu-naikkan-pendapatan-pajak-daerah-436-persen</guid>
<description><![CDATA[ Target pajak daerah yang sebelumnya dipatok pada angka Rp275,2 miliar, kini ditingkatkan menjadi Rp287,19 miliar, atau mengalami penambahan sebesar Rp11,99 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6971bc57f2e52.webp" length="29784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 14:20:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pajak, Target</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KOTA BATU, SJP </b>— Pemerintah Kota (Pemkot) Batu resmi menaikkan target pendapatan pajak daerah pada tahun anggaran 2026 sebesar 4,36 persen. </p>
<p></p>
<p>Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah signifikan menyusutnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat maupun provinsi.</p>
<p></p>
<p>Target pajak daerah yang sebelumnya dipatok pada angka Rp275,2 miliar, kini ditingkatkan menjadi Rp287,19 miliar, atau mengalami penambahan sebesar Rp11,99 miliar.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota Batu, Nurochman, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan respons rasional terhadap pemangkasan dana transfer yang mencapai total sekitar Rp200 miliar. </p>
<p></p>
<p>Rinciannya, sebesar Rp168,8 miliar merupakan pemotongan dari pemerintah pusat, ditambah pengurangan alokasi dari pemerintah provinsi.</p>
<p></p>
<p>"Kenaikan target ini menjadi ujian serius bagi kemandirian fiskal Kota Batu. Mengingat adanya pengurangan dana transfer yang cukup besar, maka daerah dituntut untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber pendapatannya," ujar Nurochman pada Kamis (22/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Dalam upaya mencapai target tersebut, Pemkot Batu menjadikan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai instrumen andalan. </p>
<p></p>
<p>Target BPHTB tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp58 miliar, naik 9,4 persen dibandingkan target tahun sebelumnya senilai Rp53 miliar.</p>
<p></p>
<p>Optimisme tersebut didasari pada performa tahun 2025, di mana realisasi BPHTB menyentuh angka Rp62 miliar, melampaui target yang ditetapkan. </p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tetap menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) meskipun terdapat kebijakan penurunan tarif hingga 30 persen demi meningkatkan kepatuhan wajib pajak.</p>
<p></p>
<p>Namun, pemerintah terpantau melakukan rasionalisasi terhadap sektor pariwisata dan jasa. Seperti pajak hotel misalnya, turun menjadi Rp39,4 miliar sebelumnya Rp43 miliar.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, pajak hiburan, turun menjadi Rp42,4 miliar sebelumnya Rp47 miliar. Pajak parkir juga mengalami kontraksi tajam menjadi Rp1,1 miliar sebelumnya Rp4,7 miliar.</p>
<p></p>
<p>"Penyesuaian di sektor pariwisata dan parkir ini dilakukan agar target yang kami susun lebih realistis dan benar-benar dapat tercapai di lapangan," imbuh dia. </p>
<p></p>
<p>Guna memastikan target tersebut tercapai sekaligus menekan risiko kebocoran, Wali Kota menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memperketat pengawasan dan pemutakhiran data wajib pajak.</p>
<p></p>
<p>Salah satu langkah konkret yang akan diimplementasikan adalah optimalisasi penggunaan teknologi pemantauan transaksi. Pemkot Batu berencana mengoperasikan 126 unit tapping box yang akan dipasang secara bergilir pada objek usaha potensial. </p>
<p></p>
<p>"Penggunaan alat ini diharapkan mampu merekam data setoran pajak secara riil dan transparan," tutupnya.<b> (*) </b></p>
<p><b>Ediyor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan 2026, Harga Cabai dan Kebutuhan Pokok di Bondowoso Mulai Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-2026-harga-cabai-dan-kebutuhan-pokok-di-bondowoso-mulai-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-2026-harga-cabai-dan-kebutuhan-pokok-di-bondowoso-mulai-naik</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Ramadan 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Bondowoso mulai mengalami kenaikan. Cabai rawit dan tomat mencatat lonjakan tertinggi, seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan puasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696f5637cd07e.webp" length="39540" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 17:23:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>ekonomi, pasar, bahan pokok, ramadan, puasa, kenaikan, pasar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="216" data-end="485"><strong data-start="216" data-end="231">BONDOWOSO, SJP –</strong> Gejala kenaikan harga kebutuhan pokok mulai terasa di Kabupaten Bondowoso menjelang Ramadan 2026. Sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami lonjakan harga di pasar tradisional, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci.</p>
<p data-start="487" data-end="800">Hasil monitoring Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso pada 19 Januari 2026 menunjukkan adanya perubahan harga di empat pasar tradisional utama dibandingkan pantauan sebelumnya pada 15 Januari 2026. Kenaikan terjadi dengan tingkat disparitas yang berbeda-beda di tiap komoditas.</p>
<p data-start="802" data-end="1015">Lonjakan paling mencolok tercatat pada cabai rawit merah. Di Pasar Prajekan, harga komoditas ini melonjak hingga Rp10 ribu per kilogram. Sementara di Pasar Induk Bondowoso, kenaikan mencapai Rp6 ribu per kilogram.</p>
<p data-start="1017" data-end="1200">Kenaikan signifikan juga terjadi pada tomat sayur. Di Pasar Prajekan, harga tomat meroket dari Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram, atau naik sekitar 60 persen dalam hitungan hari.</p>
<p data-start="1202" data-end="1492">Selain itu, sejumlah komoditas lain seperti kubis, cabai merah besar, dan bawang putih turut mengalami kenaikan, meski dalam skala lebih kecil, yakni sekitar Rp1.000 per kilogram atau per liter. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan inflasi pangan yang mulai menguat menjelang Ramadan.</p>
<p data-start="1494" data-end="1712">Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso, Agung Nurhidayat, menjelaskan bahwa Indeks Perubahan Harga (IPH) menjadi indikator utama dalam memantau tren kenaikan harga dari tahun ke tahun, khususnya menjelang Ramadan.</p>
<p data-start="1714" data-end="2006">Ia memaparkan, pada awal Ramadan 2023 yang jatuh pada 22 Maret, IPH relatif stabil di angka 0,13. Namun, tren berubah tajam pada awal Ramadan 2024 (11 Maret) dengan IPH melonjak hingga 4,36. Sementara pada awal Ramadan 2025 yang dimulai 28 Februari, IPH kembali meningkat sebesar 3,32 persen.</p>
<p data-start="2008" data-end="2146">“Pasti ada peningkatan menjelang Ramadan karena kebutuhan masyarakat naik dan berpengaruh langsung pada belanja rumah tangga,” ujar Agung, saat dikonfirmasi pada Selasa (20/1/2026).</p>
<p data-start="2148" data-end="2459">Berdasarkan pemilahan data IPH, sejumlah komoditas yang paling berkontribusi terhadap kenaikan harga jelang Ramadan meliputi beras, daging ayam, telur ayam, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.</p>
<p data-start="2148" data-end="2459">"Komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok yang permintaannya cenderung meningkat saat memasuki bulan puasa," ungkapnya.</p>
<p data-start="2461" data-end="2746">Secara historis, daging ayam disebut memiliki potensi kenaikan harga yang cukup tinggi. Sementara itu, telur ayam tercatat berpotensi naik sekitar 14–15 persen, cabai merah sekitar 15 persen, dan cabai rawit bahkan diperkirakan bisa melonjak hingga 20–22 persen menjelang Ramadan 2026. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2461" data-end="2746"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton di Petrokimia Gresik Dukung Ketahanan Pangan Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-tangki-asam-sulfat-40-ribu-ton-di-petrokimia-gresik-dukung-ketahanan-pangan-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-tangki-asam-sulfat-40-ribu-ton-di-petrokimia-gresik-dukung-ketahanan-pangan-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696e14241c0d5.webp" length="55080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 19:58:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menyebut pembangunan tangki asam sulfat berkapasitas total 40.000 ton di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akan mendukung ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare.</p>
<p>Sebanyak dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi.</p>
<p>Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.</p>
<p>"Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri," kata Aminuddin Ma'ruf, dalam keterangannya setelah ground breaking pembangunan tangki, Senin (19/1/2026).</p>
<p>Aminuddin mengatakan, bahwa swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Asta Cita.</p>
<p>Ia pun mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target pada tahun 2025.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan keberadaan tangki asam sulfat ini akan meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri.</p>
<p>Dengan demikian, ia menyebut Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia.</p>
<p>Petrokimia Gresik sendiri merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air.</p>
<p>Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.</p>
<p>"Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan," tutup Daconi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Limbah Jadi Rupiah, Warga Tulungagung Produksi Pot Karakter dari Galon Bekas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-limbah-jadi-rupiah-warga-tulungagung-produksi-pot-karakter-dari-galon-bekas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-limbah-jadi-rupiah-warga-tulungagung-produksi-pot-karakter-dari-galon-bekas</guid>
<description><![CDATA[ Satu pot karakter karya Mimi Hani tersebut dijual dengan harga mulai Rp20 ribu hingga Rp35 ribu, tergantung tingkat kerumitan. Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar lima hingga sepuluh pot karakter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696dfabf7c8bb.webp" length="46932" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 17:43:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, galon bekas, pot karakter, mimi hani, desa serut, kecamatan boyolangu, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Kreativitas warga Tulungagung dalam mengolah limbah patut diapresiasi. Seorang ibu rumah tangga di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, berhasil menyulap limbah galon air mineral bekas menjadi aneka pot bunga berkarakter unik dan menarik yang kini laris di pasaran.</p>
<p>Usaha pengolahan barang bekas tersebut ditekuni oleh Mimi Hani. Berawal dari keprihatinannya melihat tumpukan galon bekas yang tidak terpakai di belakang rumah, Mimi Hani akhirnya menemukan ide kreatif yang kini mendatangkan tambahan penghasilan bagi keluarganya.</p>
<p>“Awalnya di rumah itu banyak galon bekas yang enggak terpakai, menumpuk di belakang rumah dan bikin kotor. Terus saya iseng-iseng cari ide di internet, ketemu tutorial dan coba buat pot dari galon,” ujar Mimi Hani, Senin (19/01/2026).</p>
<p>Berbekal tutorial dari media sosial, galon-galon bekas tersebut mulai ia sulap menjadi pot bunga dengan berbagai karakter lucu. Tak disangka, hasil karyanya justru menarik perhatian warga sekitar.</p>
<p>“Ndak tahunya kok banyak yang suka. Dari situ akhirnya saya bikin lebih banyak lagi dan mulai dikomersilkan,” katanya.</p>
<p>Proses pembuatan pot karakter ini cukup detail dan membutuhkan ketelitian. Tahap awal dimulai dengan menggambar pola pada galon bekas, kemudian galon dipotong mengikuti pola tersebut.</p>
<p>Setelah itu, pot setengah jadi diwarnai menggunakan cat besi agar lebih awet. Sentuhan akhir dilakukan dengan melukis mata serta anggota tubuh lain sesuai karakter yang dibuat.</p>
<p>Mimi Hani mengakui, tahap paling rumit dalam proses produksi adalah pembuatan pola dan pengecatan.</p>
<p>“Yang paling sulit itu bikin pola sama ngecatnya, karena bidangnya enggak beraturan, jadi harus telaten,” ungkapnya.</p>
<p>Selama empat bulan menjalankan usaha ini, Mimi Hani telah menciptakan sedikitnya tujuh karakter pot, di antaranya sapi, jerapah, gajah, kelinci, angsa, Pikachu, hingga serigala. Dari berbagai karakter tersebut, pot berbentuk sapi menjadi yang paling diminati.</p>
<p>“Yang paling laris itu karakter sapi, Mas. Soalnya anak-anak sekolah kebanyakan suka sapi,” jelasnya.</p>
<p>Satu pot karakter karya Mimi Hani dijual dengan harga mulai Rp20 ribu hingga Rp35 ribu, tergantung tingkat kerumitan. Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar lima hingga sepuluh pot karakter.</p>
<p>“Sehari minimal bisa bikin lima sampai sepuluh pot,” tambahnya.</p>
<p>Untuk pemasaran, saat ini Mimi Hani masih mengandalkan penjualan secara offline melalui lingkungan sekitar dan jaringan pertemanan. Meski belum memanfaatkan pemasaran online, peminatnya terbilang cukup banyak.</p>
<p>“Kalau pemasaran sementara masih di sekitar sini sama ada beberapa sekolah yang pesan ke sini. Online belum,” katanya.</p>
<p>Bahkan, ia mengaku pernah menerima pesanan dalam jumlah besar dari salah satu sekolah yang tertarik menggunakan pot karakter tersebut sebagai media tanam sekaligus hiasan.</p>
<p>Kini, selain membantu mengurangi limbah plastik, usaha pot karakter dari galon bekas ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan ketekunan mampu membuka peluang usaha rumahan yang menjanjikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Hujan Tekan Mobilitas, BPS  Catat Aktivitas Transportasi Jatim Melambat pada November 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-hujan-tekan-mobilitas-bps-catat-aktivitas-transportasi-jatim-melambat-pada-november-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-hujan-tekan-mobilitas-bps-catat-aktivitas-transportasi-jatim-melambat-pada-november-2025</guid>
<description><![CDATA[ Memasuki musim hujan dan aktifnya La Niña, aktivitas transportasi Jawa Timur melambat pada November 2025, dengan penurunan penumpang dan logistik di hampir seluruh moda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696cb5d25b1b2.webp" length="31928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 22:29:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Badan Pusat Statistik, BPS Jatim, Transportasi, Juanda, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, SJP - Aktivitas transportasi di Jawa Timur mengalami perlambatan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat penurunan pergerakan penumpang dan barang di hampir seluruh moda transportasi, seiring masuknya awal musim penghujan yang rawan bencana serta mulai aktifnya fenomena La Niña di sebagian besar wilayah Indonesia.</p>
<p>Dalam Berita Resmi Statistik (BRS), BPS menyebut November menjadi periode transisi penting ketika intensitas hujan meningkat, memengaruhi mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat itu turut berkontribusi terhadap melemahnya aktivitas transportasi udara, laut, dan kereta api di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa penurunan mobilitas tersebut tercermin jelas pada sektor penerbangan. Jumlah penumpang domestik yang datang melalui seluruh bandara di Jawa Timur pada November 2025 tercatat sebanyak 472,35 ribu orang, turun 8,62 persen dibandingkan Oktober 2025.</p>
<p>"Jumlah penumpang yang berangkat dari bandara di Jawa Timur juga mengalami penurunan sebesar 7,79 persen, dari 530.061 orang pada Oktober menjadi 488.756 orang pada November," ujar Zulkipli saat dikonfirmasi pada Minggu (18/1/2026).</p>
<p>Bandara Internasional Juanda masih menjadi pintu utama pergerakan udara di Jawa Timur. Pada November 2025, bandara ini menguasai 94,91 persen total kedatangan penumpang domestik dan 94,90 persen total keberangkatan penumpang domestik. Meski demikian, secara bulanan, pergerakan penumpang di Juanda terkoreksi cukup dalam.</p>
<p>Secara tahunan, kinerja Bandara Juanda sebenarnya masih menunjukkan tren positif. Kedatangan penumpang tumbuh 2,85 persen dan keberangkatan meningkat 16,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. </p>
<p>Namun, tekanan cuaca dan normalisasi mobilitas membuat pergerakan penumpang secara month-to-month turun masing-masing 8,70 persen untuk kedatangan dan 7,96 persen untuk keberangkatan.</p>
<p>Dari sisi logistik udara, aktivitas bongkar barang penerbangan domestik juga ikut melambat. Pada periode Oktober hingga November 2025, volume bongkar barang turun 1,47 persen, dari 1.359.120 kilogram menjadi 1.339.123 kilogram. Secara tahunan, penurunan tercatat sebesar 0,22 persen, dengan kontraksi terdalam terjadi di Bandara Abdurahman Saleh.</p>
<p>"Penurunan terbesar dialami Bandara Abdurahman Saleh, yakni mencapai 19,24 persen," kata Zulkipli.</p>
<p>Tekanan juga terjadi pada muat barang ekspor internasional melalui Bandara Juanda. Volume ekspor udara tercatat turun 11,40 persen, dari 897.456 kilogram menjadi 795.105 kilogram. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya frekuensi penerbangan ekspor internasional selama November 2025.</p>
<p>Perlambatan aktivitas transportasi tidak hanya terjadi di udara, tetapi juga merambah sektor pelayaran. Jumlah kapal singgah pelayaran domestik pada November 2025 turun 4,95 persen secara bulanan dan melemah 1,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. </p>
<p>Pelabuhan Tanjung Perak tetap menjadi tulang punggung logistik maritim Jawa Timur, meski mencatat penurunan tipis jumlah unit kapal.</p>
<p>Untuk pelayaran penumpang domestik, kedatangan penumpang pada Oktober hingga November 2025 turun cukup tajam sebesar 22,99 persen, dari 93.614 orang menjadi 72.089 orang. </p>
<p>Namun secara tahunan, angka tersebut justru meningkat 22,14 persen, dengan Pelabuhan Tanjung Perak mendominasi lebih dari separuh kedatangan penumpang domestik di Jawa Timur.</p>
<p>Sementara itu, pelayaran penumpang internasional yang seluruhnya dilayani melalui Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan tren berbeda. Pada November 2025, kedatangan penumpang internasional melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Di sektor perkeretaapian, jumlah penumpang kereta api di Jawa Timur pada periode Oktober–November 2025 tercatat sebanyak 2.202.700 orang, turun 3,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terjadi baik pada layanan kelas lokal maupun kelas utama, dengan kelas lokal mencatat kontraksi paling besar.</p>
<p>"Kelas lokal tetap mendominasi kontribusi penumpang kereta api di Jawa Timur dengan porsi 60,2 persen dari total penumpang," ujar Zulkipli.</p>
<p>Secara keseluruhan, BPS menilai penurunan aktivitas transportasi pada November 2025 tidak lepas dari faktor musiman, termasuk meningkatnya curah hujan dan risiko bencana hidrometeorologi akibat aktifnya La Niña. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lahan Tidur di Tengah Kota Jember Disulap Jadi Kebun Anggur Produktif dan Edukatif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lahan-tidur-di-tengah-kota-jember-disulap-jadi-kebun-anggur-produktif-dan-edukatif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lahan-tidur-di-tengah-kota-jember-disulap-jadi-kebun-anggur-produktif-dan-edukatif</guid>
<description><![CDATA[ Lahan tidur di tengah Kota Jember disulap menjadi kebun anggur produktif dan edukatif. Selain bernilai ekonomi tinggi, kebun ini juga menjadi destinasi eduwisata dan laboratorium hidup bagi mahasiswa pertanian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c735f37514.webp" length="60722" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 17:37:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>kebun anggur Jember, lahan tidur jadi produktif, budidaya anggur di Jember, kebun anggur perkotaan, anggur impor di Jember, pertanian modern, eduwisata pertanian, greenhouse anggur, potensi pertanian Jember, inovasi pertanian kota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Lahan kosong yang lama terbengkalai di kawasan perkotaan Jember kini berubah wajah. Deretan tanaman anggur tumbuh rapi di dalam sebuah greenhouse, menjadikan area yang dulu tak bernilai menjadi kebun produktif sekaligus ruang belajar pertanian modern bagi masyarakat.</p>
<p>Transformasi lahan tidur ini menghadirkan kebun anggur dengan berbagai varietas impor, di antaranya Akademik, Ninel, Transfigurasi, Gozu, Tamaki, Urum, Heliodor, dan Takrifan. Tanaman-tanaman tersebut tumbuh subur meski berada di wilayah dengan karakter iklim panas dan kering.</p>
<p>Petani anggur setempat, Yohannes Hiarij, mengatakan Jember sebenarnya memiliki potensi besar untuk pengembangan anggur jika dikelola dengan pola perawatan yang tepat dan konsisten.</p>
<p>“Potensi anggur di Jember sangat besar karena cuacanya mendukung. Tantangannya ada pada perawatan, bukan pada iklim,” ujar Yohannes saat ditemui Sabtu (17/1/2026) pagi.</p>
<p>Selain menghidupkan kembali lahan tidur, kebun ini juga menghadirkan nilai ekonomi yang menjanjikan. Anggur hasil panen memiliki harga jual berkisar Rp 100.000 hingga Rp 150.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas buah, dengan permintaan pasar yang relatif stabil.</p>
<p>Tak hanya difungsikan sebagai lahan produksi, kebun anggur tersebut juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi berbasis pertanian. Pengunjung dapat belajar langsung mengenai proses budidaya anggur modern, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.</p>
<p>“Pemasaran anggur relatif mudah. Jika dikemas dengan konsep edukasi, nilai tambahnya jauh lebih besar,” tambah Yohannes.</p>
<p>Dari sisi akademik, kebun ini berperan sebagai laboratorium hidup bagi mahasiswa pertanian. Sebanyak 40 bibit dari tujuh varietas ditanam sebagai tahap awal untuk keperluan praktikum dan riset lapangan.</p>
<p>Kebun anggur tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung, tidak hanya tentang produksi buah, tetapi juga pengembangan produk turunan dan inovasi pertanian berkelanjutan.</p>
<p>Salah satu mahasiswa pertanian, Warda Dwi, mengaku terkesan dengan perkembangan anggur di Jember yang jauh dari citra daerah sejuk.</p>
<p>“Kami sempat kaget melihat anggur bisa tumbuh sangat subur di daerah panas. Di sini kami belajar langsung cara menanam dan merawat anggur, sekaligus mengenal banyak varietas dalam satu tempat,” ujarnya.</p>
<p>Ke depan, kebun anggur ini diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi petani lain di Jember untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi aset produktif. Meningkatnya minat masyarakat terhadap tanaman anggur diyakini dapat membuka peluang usaha baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (**)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lebih Tenang di Jalan: Diskon Iuran JKK&amp;JKM Jadi &amp;apos;Payung&amp;apos; Baru bagi Ojol dan Kurir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lebih-tenang-di-jalan-diskon-iuran-jkk-jkm-jadi-payung-baru-bagi-ojol-dan-kurir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lebih-tenang-di-jalan-diskon-iuran-jkk-jkm-jadi-payung-baru-bagi-ojol-dan-kurir</guid>
<description><![CDATA[ Bekerja di jalanan kini lebih tenang! Pemerintah diskon iuran JKK-JKM 50% bagi ojol, kurir, dan sopir. Cukup Rp8.400/bulan untuk lindungi diri dan masa depan keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696c2958d6122.webp" length="12240" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 12:36:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Keamanan Kerja Ojol dan Kurir,  Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan, JKK JKM Ojol 2026, Perlindungan Pekerja Transportasi, Kesejahteraan Sopir dan Kurir, Manfaat JKM JKK BPJS, Berita Kemnaker Terbaru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> – Jutaan pengemudi ojek online, kurir, hingga sopir logistik yang bekerja di jalanan harus menghadapi beragam risiko di jalan raya. Memahami beban berat tersebut, Pemerintah hadir memberikan "payung" pelindung yang kini jauh lebih terjangkau.</p>
<p>Mulai Januari 2026, pemerintah resmi memangkas iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar 50 persen. Dengan kebijakan ini, para pejuang nafkah cukup menyisihkan Rp8.400 per bulan untuk memastikan diri mereka terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Angka ini turun drastis dari harga normal Rp16.800. </p>
<p>Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengungkapkan bahwa diskon ini merupakan upaya nyata menjaga keberlanjutan perlindungan bagi pekerja transportasi.</p>
<p>Dengan iuran yang setara harga segelas kopi, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) kini bisa memiliki jaring pengaman finansial jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>"Pekerja transportasi akan mendapatkan diskon 50 persen dari iuran yang seharusnya. Tujuannya adalah memberi perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian, sekaligus menjaga agar kepesertaan mereka tetap berlanjut," jelas Indah dalam Siaran Pers Kemnaker.</p>
<p>Keringanan ini menjadi oase bagi pengemudi <em>platform</em> maupun non-<em>platform</em> seperti ojek pangkalan dan sopir angkutan. Selama 15 bulan kedepan, hingga Maret 2027, beban finansial untuk jaminan sosial tidak lagi menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan hak perlindungan.</p>
<p>Aspek keamanan kerja ini mencakup perlindungan yang sangat krusial. Melalui program JKK, pekerja mendapatkan jaminan perawatan medis tanpa batas biaya jika mengalami kecelakaan saat bertugas, hingga santunan cacat.</p>
<p>Sementara itu, program JKM memberikan santunan tunai kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Manfaat ini menjadi sangat berarti bagi keberlangsungan hidup istri dan anak-anak yang ditinggalkan, memastikan bahwa dedikasi sang tulang punggung keluarga tetap meninggalkan jejak kesejahteraan bagi orang-orang tercinta.</p>
<p>Melalui stimulus ekonomi 2026 ini, pemerintah berharap para kurir dan sopir tidak lagi ragu untuk memproteksi diri. Sebab, di setiap paket yang diantar dan setiap penumpang yang dijemput, ada doa keluarga yang kini telah diperkuat dengan perlindungan negara yang jauh lebih murah dan mudah. (**)</p>
<p>Editor: Danu</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sulap Dapur Menjadi &amp;apos;Mini Coffee Shop&amp;apos;, Pasutri di Blitar Sukses Raup Omzet dari Pinggiran Kota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sulap-dapur-menjadi-mini-coffee-shop-pasutri-di-blitar-sukses-raup-omzet-dari-pinggiran-kota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sulap-dapur-menjadi-mini-coffee-shop-pasutri-di-blitar-sukses-raup-omzet-dari-pinggiran-kota</guid>
<description><![CDATA[ Pemasaran online menjadi tulang punggung operasional mereka. Berbagai menu unggulan, mulai dari Signature Coffee Latte hingga inovasi minuman es cendol, menjadi daya tarik utama yang membedakan kedai rumahan ini dengan kompetitor lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696b009413125.webp" length="42400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 11:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mini Coffe Shop, Rumahan, Usaha, Pasutri, Kota Blitar, Hobi, Raup, Cuan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – Tren bisnis kopi kini tidak lagi terbatas pada sewa gerai mahal di lokasi strategis. Seperti Bachtiar dan istrinya, Ninuk Yuliana, pasangan suami istri asal Perum Widuri Residence, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, yang membuktikan bahwa kreativitas dari dalam rumah mampu menembus batas pasar konvensional.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Memanfaatkan hunian tipe 36, pasangan ini menyulap area dapur menjadi bar kopi profesional. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lengkap dengan peralatan seduh modern dan dekorasi estetik, dapur tersebut kini bertransformasi menjadi mini coffee shop yang melayani puluhan pesanan setiap harinya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski berlokasi di wilayah pinggiran kota, Bachtiar tak kehilangan akal untuk menjangkau konsumen. Ia memaksimalkan ekosistem digital melalui media sosial dan kemitraan dengan aplikasi transportasi daring (ojek <em>online</em>).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Usaha kopi rumahan ini baru berjalan dua bulan, namun respons pasar sangat positif. Pesanan terus berdatangan meskipun lokasi kami tidak di jalan protokol," ujar Bachtiar saat ditemui pada Sabtu (17/1/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pemasaran daring menjadi tulang punggung operasional mereka. Berbagai menu unggulan, mulai dari Signature Coffee Latte hingga inovasi minuman es cendol, menjadi daya tarik utama yang membedakan kedai rumahan ini dengan kompetitor lainnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam sehari, rata-rata Bachtiar mampu menjual sedikitnya 50 cup kopi dengan harga yang kompetitif, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per cup. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain aspek finansial, model bisnis <em>Home-Based Business</em> ini dipilih karena memberikan fleksibilitas waktu bagi keluarga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kelebihan usaha rumahan ini adalah efisiensi. Saya tetap bisa meraup pendapatan tambahan tanpa harus meninggalkan kewajiban merawat anak dan mengurus keluarga," imbuhnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Keberhasilan Bachtiar dan Ninuk menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih mengutamakan kualitas produk dan kemudahan akses melalui teknologi, ketimbang sekadar lokasi fisik. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kisah mereka menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain bahwa dengan modal kreativitas dan ketekunan, ruang terbatas di dalam rumah dapat dikonversi menjadi unit usaha yang produktif.<strong> (*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dilema Relokasi Pasar Kembang Probolinggo: Antara Kenyamanan Fasilitas dan Penurunan Pendapatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dilema-relokasi-pasar-kembang-probolinggo-antara-kenyamanan-fasilitas-dan-penurunan-pendapatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dilema-relokasi-pasar-kembang-probolinggo-antara-kenyamanan-fasilitas-dan-penurunan-pendapatan</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Probolinggo resmi merelokasi pedagang bunga Jalan Pahlawan ke dalam Pasar Baru (Sisi Utara). Fasilitas lebih bersih, nyaman, dan ramah pejalan kaki. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696a387acd5f8.webp" length="64126" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 21:29:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Probolinggo, Pasar Kembang, Pasar Baru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Pemerintah Kota Probolinggo melalui UPT Pasar telah meresmikan lokasi baru bagi para pedagang bunga di area pintu masuk utara Pasar Baru.</p>
<p>Pembangunan area yang dulunya merupakan bekas toko kain Cita Indah ini bertujuan untuk menata estetika kota dan mengembalikan fungsi trotoar di sepanjang Jalan Pahlawan.</p>
<p>Meski fasilitas yang disediakan lebih representatif, proses transisi ini menyisakan keluhan bagi para pedagang yang sudah mulai menempati lokasi sejak awal Januari 2026.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga saat kurang dari sepuluh pedagang yang aktif berjualan di dalam area Pasar Kembang yang baru. Padahal jumlah Pedagang Kembang lebih dari 25 titik di sepanjang area luar Pasar Baru, Probolinggo.</p>
<p>Minimnya jumlah pedagang ini memicu kecemburuan sosial. Pasalnya, sebagian besar rekan sesama pedagang atau penjual bunga masih bertahan berjualan di trotoar sisi selatan. Ketidaksinkronan lokasi berjualan ini berdampak langsung pada omzet para pedagang yang patuh pindah ke dalam pasar.</p>
<p>Salah satu pedagang, Misnati (55), mengungkapkan bahwa secara fasilitas, tempat baru ini jauh lebih baik dibandingkan di pinggir jalan. Selama dua dekade berjualan bunga, baru kali ini ia merasa terlindungi dari cuaca buruk. Namun, kenyamanan fisik tersebut belum dibarengi dengan stabilitas ekonomi.</p>
<p>“Sebenarnya sudah Alhamdulillah, enak di sini. Cuma pelanggan kan belum tahu, jadi masih sepi dan sedikit yang beli ke sini. Kalau penghasilan tidak sebesar di depan. Di depan biasanya satu hari bisa dapat 1 juta, di sini masih dapat 150 ribu,” ungkap Misnati saat ditemui di lokasi Jumat (16/1/2026) siang.</p>
<p>Keresahan serupa dirasakan oleh Unin (45), pedagang asal Jalan Merpati. Ia mengaku kesulitan mendapatkan pemasukan sejak pindah karena pelanggan setianya belum mengetahui keberadaan lokasi baru tersebut. Ia mendesak agar Satpol PP mengambil tindakan tegas untuk menyatukan seluruh pedagang kembang ke dalam satu kawasan.</p>
<p>“Masih belum dapat penghasilan. Mungkin kalau yang berjualan bunga di sini semua, ya insyaallah ramai. Sementara masih banyak yang tidak pindah. Saya usul ke Satpol PP, kalau bisa dimasukkan ke sini saja. Kalau masih banyak di luar, ya saya yang kerepotan tidak dapat uang,” jelas Unin penuh harap.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo, Slamet Suwantoro, menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar pemindahan fisik, melainkan upaya menghidupkan ekonomi Pasar Baru secara menyeluruh. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penertiban pedagang yang masih melanggar.</p>
<p>“Untuk pedagang bunga, kami imbau harus masuk semuanya. Juga semua pedagang yang ada di trotoar Pasar Baru. Agar pasar menjadi bersih dan trotoar sesuai fungsinya, untuk pejalan kaki,” tegas Slamet Suwantoro.</p>
<p>Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap Pasar Baru menjadi lebih bersih, tertib, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung menjelang momentum besar seperti bulan Ramadan dan Idulfitri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi Rob Hingga Akhir Januari 2026, Aktivitas Ekonomi Pesisir Jatim Beresiko Terganggu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/potensi-rob-hingga-akhir-januari-2026-aktivitas-ekonomi-pesisir-jatim-beresiko-terganggu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/potensi-rob-hingga-akhir-januari-2026-aktivitas-ekonomi-pesisir-jatim-beresiko-terganggu</guid>
<description><![CDATA[ Pasang maksimum diperkirakan mencapai 130 hingga 140 sentimeter dari permukaan air laut, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan setinggi 10 sampai 30 sentimeter di kawasan pesisir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696a07746146b.webp" length="36026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 16:45:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Rob, Rob, Air Laut, Pasang, BMKG, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Aktivitas bongkar muat di pelabuhan, tambak petani garam, hingga perahu nelayan yang biasa bersandar di bibir pantai Jawa Timur terancam terganggu dalam dua pekan yang akan datang. </p>
<p>Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob akan kembali menggenangi sejumlah kawasan pesisir mulai pertengahan Januari 2026, seiring meningkatnya pasang air laut.</p>
<p>BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya memprakirakan banjir rob berpotensi melanda wilayah pesisir Jawa Timur pada 16 hingga 31 Januari 2026. Fenomena tersebut dipicu oleh fase bulan baru yang dapat meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan.</p>
<p>Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, menjelaskan, pada periode tersebut, pasang maksimum diperkirakan mencapai 130 hingga 140 sentimeter dari permukaan air laut. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan setinggi 10 sampai 30 sentimeter di kawasan pesisir.</p>
<p>"Pasang maksimum diprediksi terjadi pada fase bulan baru," ucap Ady saat dikonfirmasi pada Jumat (16/1/2026).</p>
<p>Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir barat Surabaya, Tuban, Lamongan, dan Gresik pada 16 hingga 19 Januari 2026. Pelabuhan Surabaya juga diperkirakan mengalami banjir rob pada 16 sampai 20 Januari 2026 serta 30 hingga 31 Januari 2026.</p>
<p>"Kenaikan air laut ke pesisir diperkirakan akan terjadi antara pukul 19.00 sampai 23.00 WIB. Masyarakat dihimbau untuk bisa menghindari genangan karena air rob mengandung garam dan sifatnya korosif,"ujar Ady.</p>
<p>BMKG menilai, genangan rob tidak hanya berdampak pada permukiman, tetapi juga mengancam kelancaran aktivitas ekonomi di pesisir. Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan, transportasi laut, hingga kegiatan nelayan dan petani garam berisiko terganggu akibat genangan air laut yang masuk ke daratan.</p>
<p>"Genangan yang ditimbulkan bisa mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, juga mengganggu kegiatan bongkar muat di pelabuhan," ungkapnya.</p>
<p>Ady menambahkan, kondisi rob bisa semakin parah mengingat beberapa wilayah di Jatim, khususnya Surabaya masih kerap diterpa hujan dengan intensitas tinggi. Dikhawatirkan air hujan akan memperlambat surutnya genangan dan memperluas area terdampak.</p>
<p>"Ketinggian genangan bisa diperparah dengan hujan intensitas tinggi," katanya.</p>
<p>BMKG mengimbau masyarakat pesisir, pelaku usaha pelabuhan, nelayan, serta petani garam untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca serta pasang surut terkini sebelum beraktivitas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rutan Kraksaan Probolinggo Panen Raya Sawi dan Kacang Panjang, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rutan-kraksaan-probolinggo-panen-raya-sawi-dan-kacang-panjang-dukung-program-ketahanan-pangan-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rutan-kraksaan-probolinggo-panen-raya-sawi-dan-kacang-panjang-dukung-program-ketahanan-pangan-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan dirancang berjalan seiring dengan pembinaan kemandirian warga binaan. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mendukung agenda nasional di bidang pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968ed2619cad.webp" length="40338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 22:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Kraksaan, Probolinggo, Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Subianto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan menggelar panen raya serentak bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Kamis (15/1/2026).<br> <br>Dalam kegiatan tersebut, Rutan Kraksaan memanen hasil pertanian berupa sawi dan kacang panjang yang dibudidayakan oleh warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Program ini merupakan bagian dari pembinaan produktif yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian sekaligus meningkatkan kontribusi pemasyarakatan di sektor pangan.<br> <br>Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan, program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan dirancang berjalan seiring dengan pembinaan kemandirian warga binaan. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mendukung agenda nasional di bidang pangan.<br> <br>"Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, warga binaan mendapatkan pelatihan dan pemberdayaan. Di sisi lain, pemasyarakatan turut berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.<br> <br>Sementara, Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengungkapkan, panen raya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan berkelanjutan yang dilaksanakan di Rutan Kraksaan. Kegiatan ini tidak semata-mata menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab warga binaan.<br> <br>"Panen raya ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten. Selain membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata Rutan Kraksaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional," tuturnya.<br> <br>Galih menambahkan, program pertanian di Rutan Kraksaan akan terus dikembangkan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia dan melibatkan warga binaan secara aktif. Hasil pertanian tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga berpotensi mendukung ketahanan pangan secara lebih luas.<br> <br>"Dengan keberlanjutan program ini, Rutan Kraksaan optimistis dapat terus memberikan manfaat nyata bagi warga binaan serta berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kepercayaan Publik Menguat, Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Tumbuh 3 Persen Sepanjang 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kepercayaan-publik-menguat-penumpang-kai-daop-8-surabaya-tumbuh-3-persen-sepanjang-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kepercayaan-publik-menguat-penumpang-kai-daop-8-surabaya-tumbuh-3-persen-sepanjang-2025</guid>
<description><![CDATA[ Pertumbuhan jumlah penumpang didukung oleh pembenahan dan peningkatan fasilitas stasiun, keandalan operasional perjalanan kereta api, peningkatan kenyamanan sarana dan prasarana, hingga pelayanan pelanggan yang semakin optimal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968ab8f05c5e.webp" length="48224" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 17:40:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Kereta Api Indonesia, KAI, Daop 8, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP -</strong> Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api kian menguat. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat pertumbuhan jumlah penumpang, menandai kereta api semakin dipilih sebagai moda transportasi utama di Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan kepercayaan tersebut tercermin dari volume angkutan penumpang KAI Daop 8 Surabaya yang mencapai 6.057.816 pelanggan sepanjang 2025. Angka ini naik dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 5.864.312 pelanggan, atau tumbuh sekitar 3 persen secara tahunan.</p>
<p></p>
<p>Pertumbuhan itu menunjukkan minat masyarakat yang terus meningkat terhadap kereta api, tidak hanya sebagai transportasi jarak jauh, tetapi juga sebagai moda yang dinilai aman, nyaman, dan semakin andal.</p>
<p></p>
<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut lonjakan penumpang tersebut tidak lepas dari kerja bersama seluruh insan KAI serta dukungan pelanggan yang terus mempercayakan mobilitasnya kepada kereta api.</p>
<p></p>
<p>"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan," ujar Mahendro, Kamis (15/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, capaian kinerja angkutan penumpang sepanjang 2025 menjadi dorongan bagi KAI Daop 8 Surabaya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun berikutnya.</p>
<p></p>
<p>"Peningkatan kinerja angkutan penumpang di tahun 2025 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan pada tahun 2026," katanya.</p>
<p></p>
<p>Mahendro menjelaskan, pertumbuhan jumlah penumpang juga didukung oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan secara konsisten. </p>
<p></p>
<p>Mulai dari pembenahan dan peningkatan fasilitas stasiun, keandalan operasional perjalanan kereta api, peningkatan kenyamanan sarana dan prasarana, hingga pelayanan pelanggan yang semakin optimal.</p>
<p></p>
<p>Selain peningkatan fasilitas dan layanan, aspek keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan tetap menjadi prioritas utama KAI Daop 8 Surabaya. Kedua faktor tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.</p>
<p></p>
<p>"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang," ucap Mahendro.</p>
<p></p>
<p>Memasuki tahun 2026, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan berbagai inovasi layanan serta penyesuaian operasional guna mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Target yang dipasang pun cukup optimistis, yakni rata-rata 19.415 pelanggan per hari.</p>
<p></p>
<p>Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja angkutan penumpang serta menghadirkan transportasi publik yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus mendukung konektivitas wilayah Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>"KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan guna menjawab kebutuhan transportasi masyarakat yang semakin dinamis," pungkas Mahendro. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>17 Hektare Sawah di Jombang Terendam Banjir, Petani Terancam Rugi Puluhan Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/17-hektare-sawah-di-jombang-terendam-banjir-petani-terancam-rugi-puluhan-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/17-hektare-sawah-di-jombang-terendam-banjir-petani-terancam-rugi-puluhan-juta</guid>
<description><![CDATA[ Data sementara menunjukkan kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp85 juta. Angka tersebut dihitung berdasarkan biaya operasional tanam dan perawatan awal yang rata-rata menghabiskan Rp5 juta per hektare. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69687b8a3d0b5.webp" length="25840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 12:46:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Banjir, Sawah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> - Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jombang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sedikitnya 17 hektare lahan pertanian di Dusun Ketapang Rejo, Desa Ketapang Kuning, Kecamatan Ngusikan, terendam banjir. Kondisi ini mengancam puluhan petani setempat mengalami gagal panen total.</p>
<p></p>
<p>Pantauan di lokasi hingga Kamis (15/1/2026), genangan air setinggi lutut orang dewasa masih menyelimuti area persawahan. </p>
<p></p>
<p>Kondisi ini diperparah dengan hujan susulan yang turun pada Rabu malam, menyebabkan debit air terus meningkat tanpa tanda-tanda akan surut.</p>
<p></p>
<p>Ketua Kelompok Tani (Poktan) setempat, Supardi (54), mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. </p>
<p></p>
<p>Tanaman padi yang terendam rata-rata masih berusia antara 7 hingga 13 hari setelah tanam (HST).</p>
<p></p>
<p>"Air hujan yang sangat deras berkumpul di wilayah kami. Karena usia tanam masih sangat muda, tanaman padi tidak akan mampu bertahan lama di bawah air. Jika kondisi ini berlanjut, dipastikan kami gagal panen," ujar Supardi saat ditemui di lokasi, Kamis (15/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain faktor cuaca, Supardi menduga banjir juga disebabkan oleh luapan Sungai Marmoyo di wilayah Kabuh yang mengalir menuju persawahan Ketapang Rejo. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, wilayah tersebut memang menjadi langganan banjir, namun durasi genangan kali ini jauh lebih lama dari biasanya.</p>
<p></p>
<p>Data sementara menunjukkan kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp85 juta. Angka tersebut dihitung berdasarkan biaya operasional tanam dan perawatan awal yang rata-rata menghabiskan Rp5 juta per hektare.</p>
<p></p>
<p>Hingga saat ini, para petani mengaku resah karena belum ada tindakan nyata dari pihak terkait. </p>
<p></p>
<p>Mereka mendesak pemerintah daerah segera turun tangan melakukan normalisasi saluran sungai atau memberikan bantuan teknis berupa penyedotan air.</p>
<p></p>
<p>"Kami sangat berharap bantuan pemerintah, baik untuk biaya tanam ulang maupun solusi teknis agar air cepat surut. Jika tidak ada bantuan, modal kami habis dan usaha tani musim ini terputus," pungkas Supardi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jembatan Ambruk, Petani Wonoboyo Bondowoso Terancam Jual Hasil Panen ke Situbondo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jembatan-ambruk-petani-wonoboyo-bondowoso-terancam-jual-hasil-panen-ke-situbondo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jembatan-ambruk-petani-wonoboyo-bondowoso-terancam-jual-hasil-panen-ke-situbondo</guid>
<description><![CDATA[ Ambruknya jembatan Wonoboyo–Leprak berdampak serius pada ekonomi warga, khususnya petani jagung. Warga bergotong royong membangun jembatan darurat, sementara pemerintah daerah didesak segera melakukan penanganan agar distribusi hasil panen tidak terhambat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696713c5424b9.webp" length="90790" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 13:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, banjir, tanah longsor, puting beliung, BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Ambruknya jembatan penghubung Desa Wonoboyo dan Desa Leprak tidak hanya memutus akses transportasi warga, namun juga mulai berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani jagung yang sebentar lagi memasuki masa panen.</p>
<p>Saat ini, Warga Desa Wonoboyo bersama warga Desa Leprak, Kecamatan Klabang, bergotong royong membangun jembatan sementara dari material kayu. Jembatan darurat tersebut menjadi satu-satunya akses alternatif menuju wilayah Kabupaten Bondowoso setelah jembatan utama runtuh diterjang banjir.</p>
<p>Namun, keterbatasan daya dukung jembatan sementara membuat akses tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Kondisi ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi petani, mengingat hasil panen jagung membutuhkan kendaraan roda empat untuk distribusi dalam jumlah besar.</p>
<p>Kepala Desa Wonoboyo Hj Tubaini mengungkapkan, apabila kondisi ini terus berlarut, besar kemungkinan hasil panen jagung warga tidak akan dijual ke Bondowoso, melainkan ke wilayah Kabupaten Situbondo.</p>
<p>“Karena akses satu-satunya menuju Bondowoso untuk kendaraan roda empat harus memutar lewat Desa Rajekwesi Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo. Jarak tempuhnya bisa mencapai 2,5 sampai 3 jam, dengan kondisi jalan yang juga rusak,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>Menurutnya, waktu tempuh normal menuju Bondowoso yang biasanya relatif singkat kini membengkak hingga satu setengah jam hanya untuk mencapai jalur alternatif di Situbondo. Hal ini dinilai tidak efisien dan menambah biaya operasional petani.</p>
<p>“Kami khawatir petani akan memilih menjual jagung ke Situbondo karena lebih realistis secara akses, meskipun harga jual bisa berbeda. Ini tentu merugikan warga Wonoboyo,” tambahnya.</p>
<p>Atas kondisi tersebut, Kepala Desa Wonoboyo mewakili masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera mengintervensi melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna penanganan darurat jembatan.</p>
<p>“Kami berharap jembatan ini segera ditangani melalui anggaran BTT, agar warga yang sebentar lagi panen jagung bisa kembali menjual hasil panennya ke Bondowoso,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristanto Putro Prasojo, dalam keterangan resminya menegaskan pihaknya telah melakukan asesmen dan melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan serta OPD terkait untuk ditindaklanjuti.</p>
<p>“Kami memahami dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Saat ini BPBD telah melakukan pengamanan lokasi, asesmen, dan koordinasi lintas sektor untuk langkah penanganan selanjutnya,” kata Kristanto.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi jembatan darurat, terutama saat hujan turun, karena kondisi tanah di sekitar sungai masih rawan tergerus.</p>
<p>“Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkat Hunian Hotel di Gresik Bergairah, Tamu Asing Menyusut, Tamu Nusantara Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkat-hunian-hotel-di-gresik-bergairah-tamu-asing-menyusut-tamu-nusantara-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkat-hunian-hotel-di-gresik-bergairah-tamu-asing-menyusut-tamu-nusantara-naik</guid>
<description><![CDATA[ Hunian Hotel di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menunjukkan gairah menjelang akhir tahun 2025. Event disebut-sebut jadi pemicu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6964ca990b1d4.webp" length="26636" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 19:10:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, BPS Gresik, Hotel Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik, mencatat perkembangan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel meningkat selama bulan November 2025.</p>
<p>TPK hotel berbintang sebesar 66,19 persen mengalami peningkatan sebesar 1,34 poin dibanding bulan sebelumnya.</p>
<p>Sedangkan TPK Hotel non Bintang pada bulan November 2025 sebesar 37,01 persen, meningkat sebesar 0,95 poin dibanding Oktober 2025.</p>
<p>Tim Distribusi dan Jasa BPS Gresik, Indarwati, mengatakan peningkatan nilai TPK ini diperkirakan karena dipacu faktor peningkatan event menjelang akhir tahun 2025.</p>
<p>"Kemungkinan banyaknya event yang semakin meningkat di akhir tahun. Sektor pariwisata yang juga bergeliat sehingga penggunaan hotel-hotel juga ikut naik," kata Indarwati, saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).</p>
<p>Indarwati menjelaskan, pencatatan TPK hotel di Gresik itu dilakukan survei dari sebanyak 26 penginapan hotel berbintang maupun non bintang.</p>
<p>Ia menyebut, angka TPK ini berarti pada bulan November 2025 dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel di Kabupaten Gresik, setiap malamnya antara 66 hingga 67 kamar telah terjual. </p>
<p>Selain melakukan pencatatan TPK, BPS Gresik juga mengungkap tamu nusantara cenderung mengalami kenaikan rata-rata lama menginap, dibandingkan tamu asing. </p>
<p>Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel bintang untuk tamu nusantara di Kabupaten Gresik sebesar 1,81 malam.</p>
<p>Lanjut Indarwati, bulan November 2025 secara rata-rata seorang tamu hotel akan menginap selama 1 hingga 2 malam.</p>
<p>Angka RLMT tamu nusantara mengalami peningkatan sebesar 0,11 poin dibandingkan bulan sebelumnya.</p>
<p>RLMT tamu asing pada hotel Bintang di bulan November 2025 mengalami peningkatan sebesar 0,05 poin dibandingkan bulan sebelumnya. </p>
<p>"Namun secara tahunan, tamu asing menyusut 7,30 poin dari tahun sebelumnya. Faktor yang berpengaruh hunian tamu asing di Gresik ialah pembangunan proyek di kawasan JIIPE sehingga dari mereka banyak menempati hotel-hotel yang bebrbintang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPS Catat Okupansi di Hotel Berbintang di Mojokerto Tertinggi di Jawa Timur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bps-catat-okupansi-di-hotel-berbintang-di-mojokerto-tertinggi-di-jawa-timur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bps-catat-okupansi-di-hotel-berbintang-di-mojokerto-tertinggi-di-jawa-timur</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah penurunan kunjungan wisatawan, Mojokerto justru mencatat TPK hotel berbintang tertinggi di Jawa Timur pada November 2025, terdongkrak gelaran event pariwisata dan internasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6963966d81063.webp" length="70230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 22:25:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Hotel, Tingkat Penghunian Kamar, TPK, Badan Pusat Statistik, BPS Jatim, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP –</strong> Sektor akomodasi di Jawa Timur menunjukkan kinerja positif pada November 2025, di tengah menurunnya mobilitas wisatawan nusantara (Wisnus) maupun manca negara (Wisman). </p>
<p>Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 52,82 persen, atau meningkat 0,19 poin dibandingkan Oktober 2025.</p>
<p>Kota Mojokerto muncul sebagai daerah dengan TPK hotel berbintang tertinggi di Jawa Timur, mencapai 70,86 persen, mengungguli daerah lain seperti Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.</p>
<p>Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, mengungkapkan penguatan sektor akomodasi itu tidak lepas dari masih tingginya aktivitas pariwisata berbasis event, pertemuan, dan kegiatan berskala nasional hingga internasional.</p>
<p>"Kondisi itu menunjukkan bahwa meskipun jumlah kunjungan wisatawan mengalami koreksi secara bulanan," jelas Zulkipli, Minggu (11/1/2026)</p>
<p>"Aktivitas pariwisata yang berkaitan dengan kegiatan bisnis, pertemuan, dan agenda berskala tertentu masih mampu menopang kinerja hotel, khususnya hotel berbintang," sambungnya.</p>
<p>Tingginya okupansi hotel berbintang di Mojokerto pada November 2025 sejalan dengan padatnya agenda pariwisata dan kegiatan berskala besar yang digelar di wilayah tersebut. </p>
<p>BPS Jatim mencatat beberapa kegiatan yang berlangsung pada periode itu, di antaranya Mojo Fest 2025 serta Travel Gathering ASIDEWI yang digelar di kawasan Mojokerto dan sekitarnya.</p>
<p>Selain itu, Jawa Timur juga menjadi tuan rumah Asian Science &amp; Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) 2025, sebuah ajang internasional yang diikuti delegasi dari enam negara, yang turut berkontribusi terhadap pergerakan tamu hotel berbintang.</p>
<p>Menurut Zulkipli, karakter tamu yang datang untuk kegiatan semacam itu umumnya memanfaatkan hotel berbintang, terutama kelas menengah hingga atas. Menunjukkan bahwa kenaikan hunian hotel juga didukung aktivitas MICE, atau Meetings (Pertemuan), Incentives (Insentif), Conferences (Konferensi), dan Exhibitions (Pameran)</p>
<p>"Peningkatan TPK pada November 2025 terutama didorong oleh kenaikan hunian pada hotel bintang empat dan lima," katanya.</p>
<p><strong>Hotel Bintang Empat dan Lima Jadi Motor Kenaikan TPK</strong></p>
<p>Secara rinci, BPS Jatim mencatat TPK hotel bintang empat naik 1,34 poin, sementara hotel bintang lima meningkat 0,36 poin dibandingkan bulan sebelumnya. </p>
<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan kamar masih kuat pada segmen hotel yang melayani tamu kegiatan resmi, bisnis, dan event.</p>
<p>"Angka TPK ini berarti pada bulan November 2025, dari setiap 100 kamar hotel berbintang yang tersedia di Jawa Timur, sekitar 52 hingga 53 kamar terjual setiap malam," sebut Zulkipli.</p>
<p>Sementara itu, TPK hotel non bintang juga mengalami kenaikan meski terbatas, yakni 22,06 persen, atau naik 0,07 poin dibandingkan Oktober 2025.</p>
<p>BPS Jatim menilai kinerja sektor akomodasi yang tetap menguat di tengah penurunan kunjungan wisatawan secara bulanan mencerminkan ketahanan industri perhotelan, khususnya di daerah yang aktif menggelar agenda pariwisata dan kegiatan berskala besar.</p>
<p>"TPK hotel yang tinggi di suatu daerah umumnya dipengaruhi oleh letak strategis, kedekatan dengan pusat kegiatan, serta kualitas layanan dan fasilitas hotel yang tersedia," pungkas Zulkipli. (*)</p>
<p>Editor : Danu  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Arek Suroboyo Paling Aktif Bepergian di Tengah Melambatnya Mobilitas Wisnus di Jawa Timur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/arek-suroboyo-paling-aktif-bepergian-di-tengah-melambatnya-mobilitas-wisnus-di-jawa-timur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/arek-suroboyo-paling-aktif-bepergian-di-tengah-melambatnya-mobilitas-wisnus-di-jawa-timur</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah melambatnya mobilitas wisatawan nusantara di Jawa Timur, Arek Suroboyo tetap menjadi yang paling sering bepergian, menjadikan Surabaya motor utama pergerakan wisnus provinsi ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69631e2249730.webp" length="38834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 17:21:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Pariwisata, Wisatawan Nusantara, Wisnus, Badan Pusat Statistik, BPS Jatim, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP – </strong>Laju perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Jawa Timur tercatat melambat pada November 2025. Namun di tengah tren penurunan mobilitas tersebut, Arek Suroboyo justru tetap menjadi kelompok yang paling aktif melakukan perjalanan.</p>
<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan, kontribusi warga Surabaya terhadap pergerakan wisata domestik masih mendominasi. Padahal, total perjalanan wisnus mengalami koreksi bulanan</p>
<p>Sebagai informasi, wisnus sendiri adalah penduduk Indonesia yang melakukan perjalanan wisata di dalam wilayah Indonesia, baik lintas kabupaten/kota maupun antarprovinsi, di luar lingkungan tempat tinggalnya, dengan tujuan berlibur, berkunjung, atau keperluan lain selain bekerja tetap dan sekolah. </p>
<p>Dalam statistik BPS, perjalanan wisnus dihitung berdasarkan frekuensi perjalanan, sehingga satu orang dapat tercatat lebih dari sekali apabila melakukan beberapa perjalanan dalam periode tertentu.</p>
<p>BPS Jawa Timur mencatat, jumlah perjalanan wisnus tujuan Jawa Timur pada November 2025 mencapai 16,46 juta perjalanan. Angka ini turun 2,60 persen dibandingkan Oktober 2025, menandai perlambatan mobilitas wisata domestik secara jangka pendek.</p>
<p>Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, mengatakan penurunan tersebut merupakan pola yang kerap terjadi menjelang akhir tahun, ditambah November 2025 yang tidak memiliki tanggal merah nasional maupun cuti bersama yang membuat berkurangnya intensitas perjalanan masyarakat.</p>
<p>"Penurunan secara bulanan ini lebih dipengaruhi oleh faktor musiman, termasuk berakhirnya masa liburan dan kondisi cuaca, sehingga tidak serta-merta mencerminkan pelemahan sektor pariwisata," ujar Zulkipli saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).</p>
<p>Tak hanya kunjungan masuk, mobilitas wisnus asal Jawa Timur juga menunjukkan tren penurunan. Pada November 2025, jumlah perjalanan wisnus asal Jawa Timur tercatat 15,72 juta perjalanan, atau turun 2,20 persen dibandingkan Oktober 2025.</p>
<p>Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga November 2025, perjalanan wisnus asal Jawa Timur mencapai 185,25 juta perjalanan, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi itu mengindikasikan adanya penyesuaian pola perjalanan masyarakat, baik dari sisi frekuensi maupun tujuan.</p>
<p>Di tengah melambatnya mobilitas tersebut, Kota Surabaya tetap menjadi daerah asal perjalanan wisnus terbesar di Jawa Timur. BPS mencatat, pada November 2025, perjalanan wisnus yang berasal dari Surabaya mencapai 2,55 juta perjalanan, atau sekitar 16,20 persen dari total perjalanan wisnus asal Jawa Timur.</p>
<p>Posisi Surabaya kemudian diikuti oleh Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah perjalanan wisnus mencapai 1,59 juta perjalanan.</p>
<p>Zulkipli menjelaskan, dominasi Surabaya mencerminkan peran kawasan metropolitan sebagai penggerak utama mobilitas wisata domestik, dengan jumlah penduduk yang tinggi dan penuh dengan aktivitas ekonomi.</p>
<p>"Wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi dan jumlah penduduk besar cenderung menjadi kontributor utama pergerakan wisatawan, baik untuk perjalanan liburan maupun non-liburan," katanya.</p>
<p><strong>Tren Tahunan Wisnus Masih Relatif Terjaga</strong></p>
<p>Meski mengalami penurunan secara bulanan, kinerja wisnus ke Jawa Timur secara tahunan masih menunjukkan ketahanan. BPS mencatat, jumlah perjalanan wisnus tujuan Jawa Timur pada November 2025 masih tumbuh 0,75 persen dibandingkan November 2024.</p>
<p>Sementara itu, secara kumulatif Januari–November 2025, perjalanan wisnus tujuan Jawa Timur tercatat 197,48 juta perjalanan, meskipun sedikit menurun 0,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>"Secara tahunan, pergerakan wisnus masih relatif stabil. Fluktuasi yang terjadi lebih bersifat jangka pendek dan dipengaruhi faktor musiman," ujar Zulkipli.</p>
<p>BPS menilai perlambatan mobilitas wisnus juga dapat mencerminkan perubahan pola wisata masyarakat. Wisatawan domestik cenderung melakukan perjalanan yang lebih singkat, bahkan tanpa menginap, serta lebih selektif dalam menentukan waktu dan tujuan wisata.</p>
<p>Kondisi itu membuat penurunan jumlah perjalanan tidak selalu berdampak langsung pada seluruh subsektor pariwisata.</p>
<p><strong>Hunian Hotel Masih Bertahan</strong></p>
<p>Di tengah melambatnya perjalanan wisnus, sektor akomodasi di Jawa Timur masih menunjukkan ketahanan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada November 2025 tercatat sebesar 52,82 persen, atau naik 0,19 poin dibandingkan Oktober 2025.</p>
<p>Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh hotel bintang empat dan lima, yang mengindikasikan bahwa aktivitas perjalanan berbasis bisnis, rapat, dan agenda tertentu masih mampu menopang kinerja perhotelan.</p>
<p>"Meskipun perjalanan wisata mengalami koreksi, aktivitas non-liburan masih berperan dalam menjaga tingkat hunian hotel," kata Zulkipli.</p>
<p>Data BPS Jawa Timur menunjukkan bahwa mobilitas wisnus memang melambat secara bulanan pada November 2025, namun Surabaya tetap menjadi tulang punggung pergerakan wisata domestik di provinsi ini. </p>
<p>Dengan tren tahunan yang masih relatif stabil, dinamika wisnus di Jawa Timur lebih mencerminkan fluktuasi musiman dibandingkan pelemahan struktural sektor pariwisata. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Ditopang Event Internasional, Kunjungan Wisman ke Jatim  Anjlok  di Pengujung 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisman-ke-jatim-anjlok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisman-ke-jatim-anjlok</guid>
<description><![CDATA[ Meski mengalami fluktuasi bulanan, kunjungan wisman ke Jawa Timur sepanjang Januari–November 2025 justru tumbuh 0,71 persen secara tahunan, menandakan ketahanan sektor pariwisata di tengah dinamika global. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6963038d034bc.webp" length="48364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 14:19:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Wisatawan, Wisatawan Manca Negara, Wisman, Badan Pusat Statistik, BPS, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur menunjukkan tren yang menurun signifikan secara bulanan pada November 2025. Padahal, sejumlah event internasional dan daerah sudah dihelat.</p>
<p>Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, jumlah wisman yang masuk ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda pada November 2025 tercatat sebanyak 21.629 kunjungan. Angka tersebut turun 26,77 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 29.534 kunjungan.</p>
<p>"Penurunan jumlah kunjungan wisman secara month-to-month (bulanan) dipengaruhi oleh faktor musiman termasuk berakhirnya periode libur dan kondisi cuaca," papar Kepala BPS Jatim, Zulkipli saat dikonfirmasi pada Minggu (11/1/2026).</p>
<p>Zulkipli menyebut tren tersebut menjadi indikator sekaligus kebutuhan bagi pemerintah untuk memperkuat siklus kunjungan tahunan agar tidak terlalu bergantung pada momentum tertentu, terutama di luar musim liburan.</p>
<p>Walaupun terjadi penurunan tajam secara bulanan, data tahunan (year-on-year/y-on-y) menunjukkan gambaran yang lebih stabil. Dibandingkan November 2024, kunjungan wisman mengalami kenaikan sebesar 3,89 persen, atau bertambah 809 kunjungan dari 20.820 menjadi 21.629.</p>
<p>Sementara jika dihitung secara kumulatif periode (c-to-c), akumulasi wisnus pada Januari–November 2025 mencapai 304.926 kunjungan, naik 0,71 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (302.780 kunjungan).</p>
<p>"Secara tren tahunan, kinerja sektor pariwisata masih terjaga. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi bulanan, momentum positif tetap ada," ujar Zulkipli.</p>
<p><strong>Wisatawan Malaysia Tertinggi, Jepang Melonjak</strong></p>
<p>BPS Jatim juga merinci aspek asal negara wisatawan yang datang ke Jawa Timur pada November 2025. Wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang wisman terbesar dengan 5.357 kunjungan, atau berkontribusi 24,77 persen dari total wisman yang masuk melalui Bandara Juanda.</p>
<p>Posisi berikutnya ditempati oleh wisatawan asal Tiongkok dengan 5.355 kunjungan, dan disusul Singapura sebanyak 2.626 kunjungan.</p>
<p>Menariknya, di tengah penurunan total kunjungan bulanan, wisman asal Jepang justru mencatatkan peningkatan paling signifikan. </p>
<p>Kunjungan wisatawan Jepang pada November 2025 naik 25,98 persen dibandingkan Oktober 2025, atau bertambah 86 kunjungan. Jika dibandingkan dengan November 2024, kunjungan dari Jepang juga meningkat 6,38 persen.</p>
<p>"Ini menunjukkan bahwa minat wisman dari pasar tertentu masih tumbuh," ucap Zulkipli.</p>
<p>"Pasar tradisional seperti Malaysia dan China tetap dominan, tetapi lonjakan dari Jepang memberi peluang untuk pangsa pasar baru seiring dengan adanya event internasional dan aktivitas berskala global yang digelar di Jawa Timur," sambungnya.</p>
<p>BPS Jatim mencatat bahwa sejumlah acara besar memang turut mendukung pergerakan wisman meski tidak cukup menahan tren penurunan bulanan</p>
<p>Kegiatan tersebut diantaranya adalah Mojo Fest 2025 dan Travel Gathering ASIDEWI di Kabupaten Mojokerto, serta Asian Science &amp; Mathematics <em>Olympiad for Primary and Secondary Schools</em> (ASMOPSS) 2025 di Bojonegoro yang diikuti delegasi dari enam negara.</p>
<p><strong>Kinerja Akomodasi Masih Tangguh</strong></p>
<p>Sebagai cerminan aktivitas pariwisata yang lebih luas, Zulkipli juga menjabarkan data BPS pada sektor akomodasi hotel berbintang yang menunjukkan perkembangan positif di tengah kunjungan wisman yang menurun.</p>
<p>Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Timur pada November 2025 mampu mencapai 52,82 persen, naik dibanding Oktober 2025 (52,63 persen), dengan rincian hotel bintang 4 naik 1,34 poin dan hotel bintang 5 naik 0,36 poin. Sementara hotel non bintang juga mengalami kenaikan TPK kecil, 22,06 persen di November 2025.</p>
<p>"Kenaikan hunian hotel menunjukkan aktivitas bisnis, pertemuan, dan event masih menopang industri akomodasi meski wisman sempat turun. Ini menjadi sinyal bahwa pariwisata bukan hanya leisure, tetapi juga segmen MICE dan bisnis," tutur Zulkipli.</p>
<p>Jika diperinci secara lokasi, data BPS menunjukkan bahwa TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Kota Mojokerto (70,86 persen), Kabupaten Sidoarjo (66,85 persen), dan Kabupaten Gresik (66,19 persen).</p>
<p>"Bisa dilihat bahwa tren hunian hotel besar dipengaruhi lokasi strategis dan kedekatan dengan pusat aktivitas, namun kualitas layanan dan harga yang kompetitif juga ikut mempengaruhi," tukas Zulkipli.</p>
<p>Penurunan wisman secara bulanan pada November 2025 menjadi sorotan penting bagi pelaku pariwisata Jawa Timur. Meskipun tren tahunan masih menunjukkan pertumbuhan, perkembangan bulanan kembali menunjukkan ketergantungan pada musim liburan dan event tertentu. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pola Liburan Berubah, Pengelola Wisata Kota Batu Dipaksa Beradaptasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pola-liburan-berubah-pengelola-wisata-kota-batu-dipaksa-beradaptasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pola-liburan-berubah-pengelola-wisata-kota-batu-dipaksa-beradaptasi</guid>
<description><![CDATA[ Perubahan perilaku wisatawan ini menjadi sinyal bahwa industri pariwisata Kota Batu tidak cukup hanya mengandalkan popularitas lama. Kemampuan beradaptasi dengan pola liburan baru menjadi kunci agar sektor wisata tetap bertahan dan kembali tumbuh di tengah tekanan ekonomi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696250cb74174.webp" length="43554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 21:46:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Wisatawan, Menurun, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Penurunan kunjungan wisatawan di Kota Batu sepanjang 2025 bukan semata soal sepinya minat berwisata, tetapi mencerminkan perubahan pola liburan masyarakat. Wisatawan kini cenderung memilih liburan singkat, destinasi yang lebih dekat, serta membagi waktu liburan dalam beberapa periode.</p>
<p>Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Sujud Hariadi pada Sabtu (10/1/2026) menyebut wisata kini bukan lagi prioritas utama masyarakat. Banyak calon wisatawan memilih menunda atau mengurangi frekuensi liburan karena mempertimbangkan pengeluaran.</p>
<p>“Meski begitu, penurunan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan menurunnya minat wisata, melainkan pergeseran cara masyarakat berwisata. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan saat momen tertentu, seperti libur Natal dan Tahun Baru 2026 yang justru lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Artinya minat itu masih ada, tapi lebih selektif waktunya,” ujarnya.</p>
<p>Kondisi ini dirasakan sejumlah pengelola destinasi wisata utama di Kota Batu. Taman Rekreasi Selecta mencatat kunjungan wisatawan pada 2025 turun hingga 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah belum pulihnya kondisi ekonomi yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.</p>
<p>Ditambah di Selecta sendiri misalnya juga telah berupaya dengan menyiapkan wahana outbond yang ditargetkan dibuka sebelum Lebaran 2026. Wahana ini dipilih karena dinilai sesuai dengan tren minat wisatawan yang menginginkan aktivitas singkat namun berpengalaman.</p>
<p>Kondisi serupa dirasakan Jatim Park Group. Manager Marketing &amp; Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, mengungkapkan wisatawan kini lebih memilih perjalanan singkat dengan jarak dekat, serta tidak lagi menghabiskan liburan panjang di satu destinasi.</p>
<p>“Persaingan antar daerah wisata juga semakin ketat, memaksa pengelola di Kota Batu untuk melakukan penyesuaian strategi. Inovasi wahana, peningkatan layanan, serta penyediaan atraksi yang relevan dengan tren pasar menjadi keharusan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kopi Arabika Probolinggo Siap Merambah Pasar Global, Pengajuan IG Masuk Tahap Finalisasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kopi-arabika-probolinggo-siap-merambah-pasar-global-pengajuan-ig-masuk-tahap-finalisasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kopi-arabika-probolinggo-siap-merambah-pasar-global-pengajuan-ig-masuk-tahap-finalisasi</guid>
<description><![CDATA[ Kabar gembira bagi pecinta kopi! Perjalanan panjang perlindungan hukum Kopi Arabika Probolinggo kini memasuki tahap finalisasi. Melalui Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo dan MPIG, seluruh dokumen persyaratan ditargetkan tuntas awal tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696235bb6c62d.webp" length="54776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 18:45:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizky Putra</dc:creator>
<media:keywords>Kopi, Probolinggo, Kopi Arabika, Dispertan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP - </strong>Setelah melalui serangkaian tahapan persiapan yang matang, pengajuan Indikasi Geografis (IG) untuk Kopi Arabika Probolinggo kini memasuki tahap finalisasi.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Probolinggo berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses persyaratan paling lambat awal tahun 2026 mendatang.<br> <br>Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Supriyanto, mengungkapkan, persiapan berbagai dokumen dan persyaratan teknis telah mencapai tahap akhir. Setelah kegiatan pemantapan dan pendampingan teknis yang digelar beberapa waktu lalu, seluruh pihak terkait kini fokus untuk menyelesaikan revisi sampel dan pengumpulan data dukung yang dibutuhkan.<br> <br>“Kami berharap pada kuartal kedua tahun ini, Kopi Arabika Probolinggo dapat memperoleh sertifikat Indikasi Geografis. Dengan memiliki IG, produk kopi kita tidak hanya mendapatkan perlindungan hukum yang kuat, tetapi juga akan lebih mudah memasuki pasar nasional bahkan internasional dengan nilai jual yang lebih tinggi,” ujar Supriyanto, Sabtu (10/1/2026).<br> <br>Tim ahli dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) Jember juga turut melakukan verifikasi lapangan terkait penerapan standar budidaya dan proses pasca panen. Tim ahli menyatakan, sebagian besar petani telah mampu menerapkan prosedur yang benar, mulai dari pemangkasan pohon, pemilihan buah kopi matang, hingga proses fermentasi dan pengeringan.<br> <br>“Kami melihat perkembangan yang sangat baik dari petani di sini. Proses pasca panen yang dilakukan sudah sesuai dengan standar yang kita tetapkan, sehingga mutu kopi yang dihasilkan konsisten dan memiliki karakter khas yang khas dari wilayah Probolinggo,” ujar Dr. Rina Dewi, peneliti dari Puslitkoka Jember.<br> <br>Selain verifikasi lapangan, pihaknya juga melakukan pengambilan sampel tanah dan air di beberapa lokasi kebun kopi sebagai bagian dari data dukung untuk menunjukkan karakteristik geografis yang memengaruhi kualitas kopi. Sampel tersebut akan dianalisis di laboratorium untuk membuktikan hubungan antara kondisi alam dengan karakter rasa kopi Arabika Probolinggo.<br> <br>Ketua MPIG Kopi Arabika Probolinggo, Hadi Santoso, menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data sejarah perkopian di Probolinggo yang mencatat bahwa budidaya kopi di daerah ini telah berlangsung sejak lebih dari 100 tahun yang lalu. Data tersebut akan menjadi bagian penting dalam dokumen pengajuan IG untuk menunjukkan keaslian produk.<br> <br>“Kami telah mengumpulkan berbagai bukti sejarah, termasuk catatan arsip pemerintah kolonial dan cerita dari petani yang telah melestarikan tradisi budidaya kopi dari generasi ke generasi. Semua ini akan kami sertakan sebagai dasar bahwa Kopi Arabika Probolinggo memiliki identitas dan karakteristik yang kuat,” jelas Hadi.<br> <br>Untuk mendukung keberhasilan IG, Pemkab Probolinggo juga telah menyusun program pendampingan berkelanjutan bagi petani, termasuk pelatihan manajemen kebun, pengembangan usaha mikro kopi, serta pembentukan jejaring pemasaran. Pemerintah daerah juga akan membantu dalam pembuatan label produk yang sesuai dengan standar IG dan sertifikasi halal serta organik.<br> <br>“Keberhasilan IG bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tetapi bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan mengangkat nama baik Kabupaten Probolinggo sebagai penghasil kopi berkualitas tinggi. Kami akan terus mendukung perkembangan industri kopi dari hulu hingga hilir,” pungkas Supriyanto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sengkarut Pupuk Subsidi Jombang, Nama Petani Mendadak Hilang dari RDKK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sengkarut-pupuk-subsidi-jombang-nama-petani-mendadak-hilang-dari-rdkk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sengkarut-pupuk-subsidi-jombang-nama-petani-mendadak-hilang-dari-rdkk</guid>
<description><![CDATA[ Persoalan ini muncul akibat lemahnya fungsi pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan pengurus Kelompok Tani (Poktan). Ada indikasi koordinasi yang terputus, Poktan mengeklaim data telah disetor, namun sistem digital justru menunjukkan hasil nihil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69622cfbb3919.webp" length="63430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 17:40:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Pupuk Jombang, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen. </p>
<p>Distribusi pupuk bersubsidi di wilayah tersebut dilaporkan mengalami carut-marut menyusul hilangnya secara masif data petani dari sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). </p>
<p>Persoalan ini tidak hanya memicu ketidakpastian, namun secara nyata mengancam keberlangsungan produksi pangan akibat potensi gagal tanam.</p>
<p>Keresahan memuncak di Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan. Sejumlah petani yang selama ini bergantung pada jatah pupuk subsidi mendadak terdepak dari daftar penerima tanpa ada pemberitahuan resmi.</p>
<p>SA (31), salah satu petani mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui namanya hilang saat hendak menebus pupuk di kios resmi. </p>
<p>"Pihak kios menyatakan nama saya tidak terdaftar di RDKK, padahal periode sebelumnya tidak ada kendala. Ini sangat merugikan dan membingungkan," katanya pada Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Senada dengan SA, HM (53), petani lainnya menuding tidak ada komunikasi yang terbangun antara PPL dan para petani. </p>
<p>Ia menegaskan bahwa persoalan ini muncul akibat lemahnya fungsi pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan pengurus Kelompok Tani (Poktan). Ada indikasi koordinasi yang terputus, Poktan mengeklaim data telah disetor, namun sistem digital justru menunjukkan hasil nihil.</p>
<p>Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Muchammad Rony, mengakui terjadinya degradasi data dalam sistem E-RDKK. </p>
<p>Namun, ia berdalih bahwa hilangnya nama-nama petani tersebut merupakan konsekuensi otomatis dari ketidakvalidan dokumen kependudukan yang ditolak oleh aplikasi.</p>
<p>"Banyak data petani yang tertolak oleh aplikasi E-RDKK karena statusnya dianggap tidak valid (secara administratif)," ujar Rony saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Kendati demikian, alasan ini justru mengonfirmasi lemahnya fungsi verifikasi dan validasi di tingkat bawah. </p>
<p>Ketidakmampuan PPL dalam mengantisipasi penolakan sistem sebelum musim tanam tiba menunjukkan adanya pengabaian terhadap aspek mitigasi risiko bagi petani kecil.</p>
<p>Sebagai upaya mitigasi, Dinas Pertanian menginstruksikan petani terdampak untuk segera melakukan validasi ulang dokumen kependudukan dan bukti kepemilikan lahan yang tidak sinkron.</p>
<p>Dinas Pertanian Jombang secara resmi membuka kembali kanal perbaikan data yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 20 Januari 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akademisi Latih Warga Desa Cibodas Bandung Bikin Paket Wisata Unggulan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akademisi-latih-warga-desa-cibodas-bandung-bikin-paket-wisata-unggulan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akademisi-latih-warga-desa-cibodas-bandung-bikin-paket-wisata-unggulan</guid>
<description><![CDATA[ Meskipun telah menyandang status sebagai Desa Wisata Rintisan sejak Desember 2022, optimalisasi potensi tersebut masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal manajemen bisnis dan infrastruktur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960fd0903960.webp" length="66804" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 21:58:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Cibodas, bandung, Jawa Barat, Universitas Telkom, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, SJP - </strong>Desa Cibodas kini tengah bersiap memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Wilayah yang berada di ketinggian 1.000-1.200 meter di atas permukaan laut ini memiliki kekayaan alam mulai dari udara sejuk, bentang alam hutan lindung, hingga komoditas labu siam yang ikonik. </p>
<p>Meskipun telah menyandang status sebagai Desa Wisata Rintisan sejak Desember 2022, optimalisasi potensi tersebut masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal manajemen bisnis dan infrastruktur.</p>
<p>Menanggapi tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat dari akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom yang terdiri dari Jurry Hatammimi, Lia Yuldinawati dan Mohammad Tyas Pawitra, menggelar program pelatihan dan pendampingan penyusunan business plan bagi kelompok masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan identifikasi lapangan, Desa Cibodas selama ini masih terkendala oleh minimnya investor, terbatasnya wadah bagi kesenian lokal untuk menjadi daya tarik wisata, serta kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan produk turunan pertanian. </p>
<p>Padahal, desa ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi lokasi agrowisata, paralayang, off-road, hingga area camping ground.</p>
<p>"Solusi yang kami tawarkan adalah pembekalan keterampilan merancang paket wisata yang menarik dan berkelanjutan," kata salah satu tim pengabdian, Jurry Hatammimi, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).</p>
<p>Melalui penyusunan rencana bisnis yang matang, masyarakat diharapkan mampu melakukan riset pasar secara mandiri, menghitung proyeksi keuangan, hingga menentukan strategi pemasaran yang efektif.</p>
<p><strong>Kolaborasi Lintas Sektor</strong></p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Cibodas ini melibatkan berbagai mitra strategis desa, di antaranya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), dan Karang Taruna Desa Cibodas. </p>
<p>"Para peserta dilatih menggunakan pendekatan partisipatif dan praktis, di mana materi disesuaikan langsung dengan kondisi kontekstual sumber daya di Desa Cibodas," ujarnya.</p>
<p>Nantinya, Pokdarwis dan Karang Taruna akan berperan dalam pengumpulan data potensi lokal dan riset pasar. Sementara itu, BUMDES akan bertindak sebagai pengelola utama yang mengimplementasikan rencana bisnis tersebut setelah divalidasi.</p>
<p>Program ini tidak berhenti pada tahap pelatihan saja. Sebagai bentuk keberlanjutan, tim pengabdian masyarakat akan melakukan monitoring dan evaluasi pasca-implementasi. </p>
<p>Langkah ini bertujuan memastikan bahwa rencana bisnis yang telah disusun dapat berjalan secara nyata di lapangan, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mencegah urbanisasi penduduk melalui pembukaan lapangan kerja sektor pariwisata.</p>
<p>"Sinergi antara akademisi dan perangkat desa, Desa Cibodas optimis dapat mengubah potensi alamnya menjadi peluang ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan, selaras dengan visi pengembangan eco-village," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Anjlok, Daging Stabil Jelang Awal Tahun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-anjlok-daging-stabil-jelang-awal-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-anjlok-daging-stabil-jelang-awal-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi ini dinilai cukup menguntungkan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan harian, sekaligus menjadi indikator stabilnya distribusi bahan pokok di Kota Batu awal 2026 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960fa1f2772b.webp" length="35578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 21:02:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Cabai, Daging, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Harga sejumlah bahan pangan utama di pasar tradisional Kota Batu mengalami penurunan signifikan dalam sebulan terakhir. Penurunan paling tajam terjadi pada komoditas cabai, sementara harga daging cenderung stabil.</p>
<p>Berdasarkan pantauan harga terbaru dari Suarajatimpost.com pada Jumat (9/1/2026) harga cabai merah besar kini dijual Rp30 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp38 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp36 ribu per kilogram.</p>
<p>Angka tersebut turun drastis dibandingkan sebulan lalu, di mana cabai merah besar mencapai Rp61 ribu, cabai merah keriting Rp63 ribu, dan cabai rawit sempat menembus Rp75 ribu per kilogram.</p>
<p>Pedagang cabai Pasar Temas, Misnatin menyebut turunnya harga dipicu oleh melimpahnya pasokan dari petani. Memasuki musim panen, distribusi cabai ke pasar kembali lancar setelah sebelumnya terganggu faktor cuaca.</p>
<p>“Sekarang barang banyak, kiriman lancar. Kalau stok melimpah, otomatis harga turun,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, daya beli masyarakat yang cenderung normal pasca-libur panjang juga turut menahan lonjakan harga. Permintaan tidak setinggi periode akhir tahun, sehingga pedagang menyesuaikan harga agar barang cepat terjual.</p>
<p>Sementara itu, harga daging sapi terpantau stabil di angka Rp120 ribu per kilogram, sama seperti sebulan lalu. Berbeda dengan daging ayam yang justru mengalami penurunan dari Rp37 ribu menjadi Rp33 ribu per kilogram.</p>
<p>Pedagang daging Agus Sunarko mengatakan stabilnya harga daging sapi dipengaruhi oleh pasokan yang relatif seimbang dengan permintaan. Sedangkan penurunan harga daging ayam, menurut Agus, disebabkan melimpahnya produksi peternak setelah kebutuhan tinggi saat libur akhir tahun mereda.</p>
<p>“Untuk sapi memang tidak banyak perubahan. Stok dan pembeli seimbang, jadi harga cenderung bertahan. Sedangkan untuk ayam banyak keluar kandang, sementara permintaan turun. Jadi harga ikut menyesuaikan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Luasan Tanam Pertanian Meningkat, Produksi Beras di Gresik Surplus 162 Ton</title>
<link>https://suarajatimpost.com/luasan-tanam-pertanian-meningkat-produksi-beras-di-gresik-surplus-162-ton</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/luasan-tanam-pertanian-meningkat-produksi-beras-di-gresik-surplus-162-ton</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2024, luas tanam tercatat sebesar 76.568,40 hektare dan meningkat menjadi 80.540,80 hektare pada tahun 2025, atau bertambah sekitar 3.972,40 hektare. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960ede20caee.webp" length="96818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 20:02:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, pertanian Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Produksi beras di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menorehkan hasil positif di tahun 2025. Dari luasan tanam seiring menunjukkan peningkatan, produksi beras sepanjang tahun lalu itu juga surplus 162 ton.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rahman, menyebut peningkatan produktivitas padi mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 6,28 ton per hektare.</p>
<p>Dengan capaian tersebut, total produksi gabah di Kabupaten Gresik mencapai sekitar 419.961 ton, yang setara dengan kurang lebih 281.508 ton beras.</p>
<p>"Bila angka itu dikurangi dengan adanya konsumsi oleh penduduk Kabupaten Gresik, masih terdapat surplus beras sebesar 162.766 ton," kata Achmad, dalam keterangannya saat tasyakuran Swasembada Pangan, Jumat (9/1/2026).</p>
<p>Achmad menjelaskan, luas tanam pertanian di Kabupaten Gresik terus juga menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2024, luas tanam tercatat sebesar 76.568,40 hektare dan meningkat menjadi 80.540,80 hektare pada tahun 2025, atau bertambah sekitar 3.972,40 hektare.</p>
<p>Seiring dengan itu, luas panen juga meningkat dari 67.083,40 hektare pada tahun 2024 menjadi 76.565,40 hektare pada tahun 2025, atau naik sekitar 9.482,40 hektare. </p>
<p>Ia menyebut, pemerintah telah mendorong konsep pertanian modern berbasis alat dan teknologi sebagai kunci peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.</p>
<p>Pemerintah melalui APBN sudah menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut meliputi enam unit combine harvester, 30 unit hand sprayer, 27 unit traktor roda empat, 11 unit traktor roda dua, 3 unit rice transplanter, 3 unit drone pertanian, serta satu paket irigasi perpompaan.</p>
<p>"Beberapa negara telah berhasil memperkuat ketahanan pangan melalui industrialisasi pertanian. Ini bisa kita tiru dan kembangkan di Gresik. Pertanian tidak lagi hanya mengandalkan tenaga manual, tetapi didukung alat, teknologi, dan sistem irigasi yang berkelanjutan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DKP Kabupaten Malang Dorong BUMD Pangan Tekan Kebocoran PDRB</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dkp-kabupaten-malang-dorong-bumd-pangan-tekan-kebocoran-pdrb</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dkp-kabupaten-malang-dorong-bumd-pangan-tekan-kebocoran-pdrb</guid>
<description><![CDATA[ DKP Kabupaten Malang mendorong pembentukan BUMD Pangan untuk menekan kebocoran PDRB akibat belanja pangan yang masih banyak keluar daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695e63384170f.webp" length="34574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 21:53:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>BUMD Pangan, DKP Kabupaten Malang, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP- </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan sebagai langkah strategis untuk menekan kebocoran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) akibat belanja pangan ke luar daerah.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, menyampaikan bahwa dari sisi produksi, Kabupaten Malang berada dalam kondisi surplus hampir di seluruh komoditas pangan.</p>
<p>“Dengan surplus yang seperti ini, sebetulnya kami berinisiasi membuat badan usaha BUMD Pangan, karena bagaimanapun juga komoditas kita semuanya surplus,” ujar Mahila, Rabu (7/1/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, pada akhir tahun lalu ketersediaan pangan di Kabupaten Malang bahkan mampu mencukupi kebutuhan hingga sekitar 1,4 bulan mendatang. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya berdampak pada perputaran ekonomi daerah. Dirinya  menyoroti dapur SPPG progam Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebagian masih membeli bahan pokok di luar daerah.</p>
<p>“Pada kenyataannya, masih banyak SPPG-SPPG yang belanjanya ke kota atau daerah lain,” katanya.</p>
<p>Mahila menegaskan, kebiasaan belanja ke luar daerah tersebut berdampak pada kebocoran ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), PDRB Kabupaten Malang tercatat mencapai sekitar Rp138 triliun per tahun, dengan potensi kehilangan ekonomi yang diperkirakan mencapai 6 persen.</p>
<p>“Kalau tidak segera kita laksanakan, satu tahun saja potensi kehilangan kita bisa mencapai sekitar 6 persen dari PDRB,” ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, pembentukan BUMD Pangan membutuhkan dasar hukum berupa peraturan daerah (perda). Saat ini, DKP tengah berkolaborasi dengan DPRD serta Bappeda Kabupaten Malang untuk menyiapkan kajian sebagai tahapan awal penyusunan perda.</p>
<p>“Untuk membuat BUMD tentu harus ada perda, dan itu membutuhkan kajian. Proses ini harus segera kita lalui,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pembentukan BUMD Pangan ditargetkan dapat terealisasi paling lambat pada 2027. Meski demikian, Pemkab Malang tetap berhati-hati agar BUMD yang dibentuk benar-benar berjalan optimal.</p>
<p>“Harus ada embrio, tidak mungkin langsung. Kita belajar dari pengalaman, karena ada juga BUMD-BUMD yang tidak berjalan maksimal,” tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geliat Ekonomi di Alun&amp;Alun Batu Memprihatinkan, Terhimpit Cuaca hingga Menjamurnya PKL Ilegal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/geliat-ekonomi-di-alun-alun-batu-memprihatinkan-terhimpit-cuaca-hingga-menjamurnya-pkl-ilegal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/geliat-ekonomi-di-alun-alun-batu-memprihatinkan-terhimpit-cuaca-hingga-menjamurnya-pkl-ilegal</guid>
<description><![CDATA[ Keberadaan pedagang tak terdata ini dinilai menggerus pangsa pasar PKL resmi yang selama ini telah mematuhi aturan dan membayar kontribusi kepada daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695e13396a0fb.webp" length="95650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 14:50:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, PKL, Nataru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> — Euforia lonjakan wisatawan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kota Batu ternyata tidak linier dengan kesejahteraan para pedagang kaki lima (PKL) yang telah resmi berjualan. </p>
<p></p>
<p>Di balik gemerlap kawasan Alun-Alun yang dipadati pengunjung, tersimpan persoalan klasik yang tak kunjung tuntas. Yakni ketidakpastian cuaca dan lemahnya pengawasan terhadap keberadaan PKL liar.</p>
<p></p>
<p>Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Batu, Puspita Herdysari, mengungkapkan bahwa meski keramaian sempat memuncak, pola kunjungan wisatawan cenderung fluktuatif dan tidak merata. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data di lapangan, lonjakan signifikan hanya terjadi pada 24 Desember 2025 serta 1–2 Januari 2026. Di luar tanggal tersebut, perputaran ekonomi di jantung Kota Batu ini hanya menyentuh level normal, menyerupai akhir pekan biasa.</p>
<p></p>
<p>Hambatan eksternal seperti faktor alam turut memperparah kondisi. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur pada 3–4 Januari lalu memaksa denyut ekonomi di Alun-Alun melambat drastis.</p>
<p></p>
<p>"Cuaca menjadi variabel krusial yang tidak bisa kami kendalikan. Hujan durasi lama di awal Januari kemarin membuat kawasan sepi, sehingga potensi pendapatan dari sisa masa libur terbuang begitu saja," ujar Puspita saat ditemui pada Rabu (7/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Persoalan yang jauh lebih mendasar dan memicu evakuasi pemerintah adalah menjamurnya PKL liar di trotoar sekitar kawasan Alun-Alun. </p>
<p></p>
<p>Keberadaan pedagang tak terdata ini dinilai menggerus pangsa pasar PKL resmi yang selama ini telah mematuhi aturan dan membayar kontribusi kepada daerah.</p>
<p></p>
<p>Puspita, yang karib disapa Pipit ini menegaskan bahwa fenomena ini telah menciptakan ketimpangan usaha. </p>
<p></p>
<p>PKL liar dianggap memecah konsentrasi pembeli sebelum mencapai area resmi, yang secara langsung berdampak pada penurunan omzet pedagang legal.</p>
<p></p>
<p>"Kami mendorong Pemerintah Kota Batu untuk lebih konsisten dalam melakukan pengawasan. Persoalan penertiban dan sterilisasi kawasan adalah kewenangan mutlak pemerintah. Jangan sampai ada pembiaran yang merugikan pedagang resmi yang sudah tertib aturan," cetus Pipit.</p>
<p></p>
<p>Menjamurnya PKL liar ini menjadi rapor merah bagi penegakan regulasi di kawasan zona merah pedagang. </p>
<p></p>
<p>Para pelaku usaha berharap adanya langkah konkret, bukan sekadar operasi sesaat, melainkan penataan yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>Tuntutan para pedagang kini tertuju pada keseriusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait dalam menjaga estetika serta marwah Alun-Alun Kota Batu sebagai destinasi wisata kelas satu. </p>
<p></p>
<p>Tanpa ketegasan, visi Kota Batu untuk mengoptimalkan potensi wisata di awal tahun 2026 hanya akan menjadi keuntungan bagi segelintir pihak, sementara keadilan bagi pedagang resmi tetap terabaikan.</p>
<p></p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak Pemerintah Kota Batu soal keluhan pedagang masih dilakukan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Pentas ke Produksi, Perajin Barongan Asal Blitar Raup Omzet Rp20 Juta per Bulan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-pentas-ke-produksi-perajin-barongan-asal-blitar-raup-omzet-rp20-juta-per-bulan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-pentas-ke-produksi-perajin-barongan-asal-blitar-raup-omzet-rp20-juta-per-bulan</guid>
<description><![CDATA[ Bayu Setyawan (35) warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar meraup omzet mencapai Rp20 juta per bulannya dari kerajinan barongan yang ia produksi selama 10 tahun terakhir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cfe547b551.webp" length="102006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 21:46:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pentas, Produksi, Kerajinan, Barongan, Kota Blitar, Kesenian, Jaranan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kecintaanya terhadap seni tradisional jaranan mengantarkan Bayu Setyawan (35) menekuni usaha kerajinan barongan yang kini menjadi sumber penghidupan utama.</p>
<p>Warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini telah lebih dari 10 tahun konsisten menjadi perajin barongan.</p>
<p>Di halaman samping rumahnya, Bayu tampak sibuk menyelesaikan pesanan barongan. Tempat tersebut sekaligus difungsikan sebagai bengkel kerja. Dengan cekatan, ia menatah kayu waru hingga membentuk kepala barongan sebelum masuk proses penghalusan, pengecatan hingga finishing.</p>
<p>"Saya biasanya pakai kayu waru. Awalnya ditatah dulu, terus kayu dihaluskan, kalau sudah rapi tinggal di cat dan tahap finishing," ujar Bayu, saat ditemui Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Bayu mengaku mulai menekuni kerajinan barongan sejak tahun 2015. Sejak kecil, ia memang sudah akrab dengan kesenian jaranan dan sering kali terlihat sebagai penari dalam setiap pementasan di daerahnya.</p>
<p>Dari situlah, Bayu tertarik dan muncul keinginan untuk membuat barongan yang menjadi identitas dari kesenian jaranan.</p>
<p>"Dulu sering ikut pentas jaranan dan dari situ muncul keinginan belajar membuat barongan," katanya.</p>
<p>Berawal dari keinginan itulah, Bayu berangkat ke Yogyakarta untuk belajar secara langsung kepada seniman yang ada disana.</p>
<p>Kurang lebih selama lima tahun, Bapak dengan dua orang anak ini memperdalam ilmu dan teknik pembuatan barongan sekaligus mempelajari kesenian wayang dan proses pembuatannya.</p>
<p>Usai memperdalam ilmu di Yogyakarta, Bayu kembali ke kampung halaman dan mulai merintis usaha secara mandiri. Pada tahap awal, ia hanya melayani pesanan karena belum berani memproduksi dalam jumlah besar.</p>
<p>"Awalnya melayani pesanan saja, terus berkembang dan bisa menyetok barongan untuk dijual ke sejumlah tempat wisata. Ada beberapa jenis barongan yang biasanya saya produksi, seperti barongan devil, barongan rampak, hingga barongan kucingan yang menjadi ciri khas Blitar," terangnya.</p>
<p>Harga barongan yang dibuat Bayu bervariasi, untuk barongan mainan dibanderol mulai Rp25 ribu hingga Rp1 juta per buahnya. Sementara, barongan khusus pementasan dijual dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per unitnya.</p>
<p>Saat ini, dalam sepekan Bayu mampu memproduksi sedikitnya 50 barongan. Dalam usaha tersebut, ia meraih omzet rata-rata Rp20 juta per bulan.</p>
<p>"Untuk pemasaran, saya lebih memanfaatkan jasa sales yang mendistribusikan produk ke lokasi wisata, serta promosi melalui media sosial," tuturnya.</p>
<p>Bayu menambahkan, saat memproduksi kerajinan barongan, ia dibantu dengan tiga orang pekerja. Dua di antaranya bertugas mencari bahan kayu, satu pekerja membantu proses produksi dan tahap finishing dikerjakan sendiri, untuk menjaga kualitas.</p>
<p>Dalam pembuatan satu barongan pementasan, ia membutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga 10 hari. Sementara barongan mainan dapat diselesaikan lebih cepat, yakni sekitar lima hingga 10 unit per hari.</p>
<p>"Bahan utamanya pakai kayu waru karena mudah didapat dan cocok untuk barongan. Saya pun juga dituntut terus mengikuti tren agar produk tetap diminati pasar. Misalnya, kalau ada jenis barongan tertentu sedang ramai, saya juga ikut produksi supaya sesuai selera masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>APINDO Kota Batu Terima UMK 2026 Sebesar Rp3,5 Juta Tanpa Banding</title>
<link>https://suarajatimpost.com/apindo-kota-batu-terima-umk-2026-sebesar-rp35-juta-tanpa-banding</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/apindo-kota-batu-terima-umk-2026-sebesar-rp35-juta-tanpa-banding</guid>
<description><![CDATA[ APINDO memandang bahwa pengajuan banding hanya akan memicu sentimen negatif dan ketidakpastian hukum yang merugikan kedua belah pihak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cc40d38c87.webp" length="18876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 16:20:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, APINDO, UMK, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KOTA BATU, SJP </b>— Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batu secara resmi menyatakan menerima penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026 sebesar Rp3.562.484. </p>
<p>Langkah ini diambil tanpa upaya banding sebagai komitmen pelaku usaha dalam menjaga iklim investasi dan stabilitas hubungan industrial di Kota Wisata tersebut.</p>
<p>Ketua APINDO Kota Batu, Suryo Widodo, menegaskan bahwa kenaikan sebesar 6 persen atau setara Rp202.018 dari tahun sebelumnya dinilai masih dalam batas rasionalitas ekonomi. </p>
<p>Keputusan ini diambil setelah melalui kajian mendalam pada mekanisme Dewan Pengupahan yang melibatkan lintas sektoral.</p>
<p>Suryo menjelaskan bahwa pihaknya menghormati Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025. Sikap kooperatif ini didasari oleh proses partisipatif yang telah dilalui bersama pemerintah, serikat pekerja, akademisi, dan Badan Pusat Statistik (BPS).</p>
<p>"Kami terlibat langsung dalam pembahasan di Dewan Pengupahan. Proses yang transparan dan berbasis data menjadi dasar kuat bagi pengusaha untuk menerima hasil akhir tanpa keberatan," ujar Suryo, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Secara kritis, APINDO memandang bahwa pengajuan banding hanya akan memicu sentimen negatif dan ketidakpastian hukum yang merugikan kedua belah pihak.</p>
<p>Terlebih, kata dia, struktur ekonomi Kota Batu sangat bergantung pada sektor jasa, pariwisata, dan perhotelan yang sangat sensitif terhadap gejolak hubungan industrial.</p>
<p>Ketidakpastian di awal tahun anggaran dianggap lebih berisiko bagi keberlangsungan perusahaan dibandingkan beban kenaikan upah itu sendiri. </p>
<p>Dengan menyetujui angka tersebut, perusahaan memiliki landasan yang pasti dalam menyusun rencana operasional dan penganggaran tahunan.</p>
<p>Sebagai solusi jangka panjang, APINDO menekankan bahwa fokus pasca-penetapan upah adalah peningkatan produktivitas pekerja dan efisiensi manajemen.</p>
<p>"Prioritas kami adalah memastikan keberlanjutan usaha tetap terjaga dan hak pekerja terlindungi. Hubungan industrial yang harmonis adalah kunci utama agar roda ekonomi di Kota Batu tetap bergerak positif," tandas Suryo.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Beras Sintanur Lembah Raung Masuk Pasar Modern, Nilai Tambah Pertanian Bondowoso Menguat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/beras-sintanur-lembah-raung-masuk-pasar-modern-nilai-tambah-pertanian-bondowoso-menguat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/beras-sintanur-lembah-raung-masuk-pasar-modern-nilai-tambah-pertanian-bondowoso-menguat</guid>
<description><![CDATA[ Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso resmi berstatus Indikasi Geografis. Bupati Bondowoso dan Kemenkum Jatim menegaskan IG sebagai instrumen strategis peningkatan nilai tambah ekonomi petani, penguatan branding daerah, dan ketahanan pangan nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69528f68d4eea.webp" length="60058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 21:54:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Sintanur, beras, IG, indikasi geografis, Bondowoso, suatajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="312" data-end="554"><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat sektor pertanian berbasis potensi lokal kembali ditunjukkan melalui Launching Indikasi Geografis (IG) Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso dan pelepasan pengiriman ke berbagai toko modern se Jawa TImur, pada Senin (29/12/2025).</p>
<p data-start="556" data-end="827">Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan, pengakuan Indikasi Geografis ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk perlindungan negara atas kualitas, keunikan, dan reputasi produk pertanian yang lahir dari kesuburan alam serta kearifan lokal masyarakat Bondowoso.</p>
<p data-start="829" data-end="1000">“Diraihnya status Indikasi Geografis menegaskan bahwa pertanian Bondowoso memiliki nilai strategis dan daya saing tinggi,” ujarnya.</p>
<p data-start="1002" data-end="1325">Menurutnya, Beras Sintanur Lembah Raung memiliki keunggulan khas dari aroma dan cita rasa, yang tidak lepas dari karakter tanah vulkanik Lembah Raung serta keahlian petani yang diwariskan secara turun-temurun. Dengan adanya IG, mutu dan keaslian produk diharapkan tetap terjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar.</p>
<p data-start="1327" data-end="1565">Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para petani Sintanur, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso, serta seluruh pihak yang telah bersinergi hingga pengakuan tersebut resmi diraih.</p>
<p data-start="1567" data-end="1784">“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Saya mengapresiasi peran petani dan MPIG yang konsisten menjaga kualitas, serta dukungan berbagai pihak hingga Beras Sintanur Lembah Raung mendapat pengakuan negara,” tegasnya.</p>
<p data-start="1786" data-end="2028">Selain itu, bupati juga mengapresiasi keterlibatan PT Samudra Indo Pangan yang dinilai berperan penting dalam mendukung hilirisasi dan pemasaran Beras Sintanur Lembah Raung, baik di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p data-start="2030" data-end="2240">Lebih jauh, Pemkab Bondowoso memandang IG Beras Sintanur sebagai langkah strategis meningkatkan nilai tambah pertanian, membuka akses pasar yang lebih luas, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.</p>
<p data-start="2242" data-end="2421">“Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan produk unggulan secara berkelanjutan, agar identitas daerah berbasis potensi lokal semakin kuat,” kata bupati yang karib disapa Ra Hamid ini.</p>
<p data-start="2423" data-end="2670">Ia berharap, pasca peluncuran IG ini, seluruh pihak dapat menjaga konsistensi mutu, memperkuat sinergi, serta menjadikan Indikasi Geografis bukan hanya sebagai perlindungan hukum produk, tetapi juga peluang ekonomi nyata bagi masyarakat Bondowoso.</p>
<p data-start="2672" data-end="2914">Launching Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kebangkitan pertanian lokal, sekaligus mempertegas posisi Bondowoso sebagai daerah penghasil beras berkualitas unggulan di Jawa Timur.</p>
<p data-start="1728" data-end="1971">Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, menegaskan, Indikasi Geografis bukan sekadar sertifikat administratif, melainkan instrumen pembangunan ekonomi daerah berbasis kekayaan intelektual.</p>
<p data-start="1973" data-end="2270">“Indikasi Geografis adalah aset intelektual kolektif yang merepresentasikan reputasi, kualitas, dan kekhasan suatu wilayah. Perlindungan IG memastikan nama dan mutu Beras Sintanur Lembah Raung tidak disalahgunakan, sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar nasional dan internasional,” tegas Haris.</p>
<p data-start="2272" data-end="2499">Ia menjelaskan, Sertifikat Indikasi Geografis Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso dengan Nomor ID G 000000185 diterbitkan oleh Kementerian Hukum pada 5 Juni 2025, setelah melalui tahapan asesmen dan pengumuman publik.</p>
<p data-start="2501" data-end="2675">Lebih lanjut, Haris menilai komersialisasi produk IG memiliki peran strategis dalam memperkuat daya tawar petani dan membangun branding daerah berbasis keaslian dan kualitas.</p>
<p data-start="2677" data-end="2885">“Nilai utama IG terletak pada kemampuannya menempatkan produk secara lebih adil dalam rantai pasok, serta menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar keuntungan jangka pendek,” ujarnya.</p>
<p data-start="2887" data-end="3204">Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, petani, MPIG, dan pelaku usaha, Beras Sintanur Lembah Raung diharapkan tidak hanya menjadi produk unggulan Bondowoso, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi produk pertanian lokal di pasar nasional hingga internasional.</p>
<p data-start="2887" data-end="3204"><span>Capaian ini semakin membanggakan karena di momen ini juga dilakukan <em>flag off </em>pemberangkatan puluhan ton beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dan seluruh gerai salah satu minimarket waralaba di Jawa Timur. <strong>(*)</strong></span></p>
<p data-start="2887" data-end="3204"><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KSPSI Kediri Kecewa UMK 2026, Bandingkan dengan UMK Jombang Rp 3,32 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kspsi-kediri-kecewa-umk-2026-bandingkan-dengan-umk-jombang-rp-332-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kspsi-kediri-kecewa-umk-2026-bandingkan-dengan-umk-jombang-rp-332-juta</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_695091917c9e3.webp" length="28758" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 11:26:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>UMK Kediri 2026, UMK Jombang 2026, KSPSI Kediri, Agung Santoso KSPSI, upah minimum Jawa Timur, UMK Jatim, upah buruh Kediri, serikat pekerja, kebijakan pengupahan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KEDIRI, SJP– Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kabupaten Kediri menyatakan kekecewaan mendalam atas penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kediri Tahun 2026 oleh Gubernur Jawa Timur. Nilai UMK yang ditetapkan dinilai jauh dari usulan buruh serta tidak disertai penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) sebagaimana diusulkan.</p>
<p>Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kediri, Agung Santoso, menegaskan keputusan itu tidak mencerminkan aspirasi pekerja yang telah mengajukan angka kenaikan secara rasional.</p>
<p>“Kami sangat kecewa. Nilai UMK Kabupaten Kediri yang ditetapkan Gubernur jauh dari usulan DPC KSPSI bersama serikat pekerja lainnya. Kekecewaan itu semakin besar karena UMSK juga tidak ditetapkan, padahal sudah kami usulkan,” ujar Agung, Ahad (28/12/2025).</p>
<p>Dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur, UMK Kabupaten Kediri Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 2,651,603. Angka ini hanya lebih tinggi sedikit dari UMK tahun sebelumnya dan jauh di bawah angka yang diusulkan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Kediri yang mengajukan kenaikan sekitar enam persen dari Rp 2,49 juta menjadi sekitar Rp 2,64 juta.</p>
<p>Sebagai perbandingan, UMK Kabupaten Jombang untuk Tahun 2026 ditetapkan jauh lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 3.320.770 berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Timur. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 5,86 persen dibanding UMK Jombang tahun sebelumnya dan menempatkan Jombang di posisi yang jauh lebih tinggi dibanding Kediri dalam peringkat UMK se-Jawa Timur. </p>
<p>Agung menilai kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan besar antara UMK Kediri dengan kabupaten lain di sekitar wilayah maupun usulan buruh sendiri.</p>
<p>“Posisi UMK Kabupaten Kediri yang berada di peringkat 20 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur adalah produk perundang-undangan lama yang salah kaprah. Ini seharusnya diperbaiki oleh pemerintah,” tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan survei internal DPC KSPSI Kabupaten Kediri, Agung menyebut secara objektif UMK Kediri seharusnya berada di lapis kedua UMK se-Jawa Timur, bahkan berada di atas UMK Kabupaten Jombang yang kini mencapai lebih dari Rp 3,3 juta.</p>
<p>“Hasil kajian internal kami menunjukkan UMK Kediri seharusnya berada di lapisan kedua UMK Jawa Timur. Artinya, nilainya mestinya di atas UMK Jombang. Fakta ini menunjukkan ada masalah serius dalam metode penetapan upah,” jelas Agung.</p>
<p>Untuk itu, DPC KSPSI Kabupaten Kediri mendesak Bupati Kediri agar memberikan perhatian serius terhadap ketertinggalan UMK di wilayahnya. Agung menekankan pentingnya penelitian ilmiah yang komprehensif dan independen sebagai dasar penetapan upah minimum di Kabupaten Kediri.</p>
<p>“Penelitian ilmiah terkait pengupahan harus menjadi perhatian khusus Bupati Kediri. Penentuan UMK tidak boleh asal-asalan, tetapi harus dilakukan secara ilmiah, transparan, dan akuntabel demi keadilan bagi pekerja,” pungkasnya. (**)</p>
<p><strong>Editor : Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum Nataru, Omzet Usaha Parcel dan Buket di Kota Blitar Tembus Rp45 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-omzet-usaha-parcel-dan-buket-di-kota-blitar-tembus-rp45-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-omzet-usaha-parcel-dan-buket-di-kota-blitar-tembus-rp45-juta</guid>
<description><![CDATA[ Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 memberikan keberkahan bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar. Pada momentum Nataru, pengusaha parcel dan buket di Kota Blitar omzetnya tembus Rp45 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694feb74de034.webp" length="39742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 21:23:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Momentum, Natal, Tahun Baru, Nataru, Pengusaha, Parcel, Buket, Kota Blitar, Omzet, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi momentum emas bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar.</p>
<p>Peningkatan permintaan terjadi signifikan seiring tradisi masyarakat yang saling berbagi hadiah pada momen akhir tahun. </p>
<p>Salah seorang pelaku usaha yang merasakan dampak positif tersebut adalah Merry Chandra Pristiawan (33). Produsen parcel dan buket yang beroperasi di Jalan Ciliwung, Kota Blitar itu mengaku kewalahan melayani pesanan yang terus berdatangan.</p>
<p>Di galeri sekaligus tempat produksinya, Merry terlihat sibuk menyelesaikan berbagai parcel dan buket bunga. Sejak pagi hingga siang hari, tangan Merry tak berhenti merangkai bunga menjadi buket.</p>
<p>Dengan keahlian yang dimiliknya, satu buket bunga bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit. Merry juga menyelesaikan pesanan parcel dengan berbagai jenis isian.</p>
<p>"Momentum Nataru memang selalu ramai. Apalagi kemarin juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, banyak pesanan buket bunga yang datang mendadak," ucapnya, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Merry menjelaskan lonjakan pesanan di momen Nataru bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dibandingkan dengan hari biasanya. Jika pada bulan normal, pesanan berkisar belasan paket dan pada akhir tahun jumlahnya meningkat lebih dari 50 parcel dalam kurun waktu satu bulan.</p>
<p>"Kemarin saja untuk parcel sudah terkirim 45 paket ke pelanggan. Lainnya dalam proses finishing," jelasnya.</p>
<p>Selain parcel, permintaan buket bunga juga mengalami peningkatan signifikan. Jenis buket yang paling diminati pelanggan adalah buket bunga segar dan buket uang yang kerap dijadikan hadiah untuk keluarga maupun relasi.</p>
<p>Dalam menjalankan usahanya, Merry menawarkan parcel dengan harga mulai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per paketnya, tergantung dengan jenis dan isis parcel. Mulai dari makanan ringan, minuman, serta kombinasi keramik.</p>
<p>Sementara itu buket bunga dibanderol dengan harga mulai dari Rp35 ribu hingga Rp500 ribu.</p>
<p>"Sebagian besar pelanggan sudah memesan sejak satu bulan sebelum perayaan Nataru. Tapi ada juga yang memesan secara mendadak," kata dia.</p>
<p>Berkat meningkatnya permintaan tersebut, omzet usaha yang dirintis sejak tahun 2022 itu mengalami lonjakan tajam. Jika pada hari biasa pendapatan Merry berkisar Rp15 - Rp20 juta per bulan. Namun saat momentum Nataru, omzetnya mampu menembus Rp45 juta.</p>
<p>"Saya sudah menekuni usaha ini sejak tahun 2022 lalu dan kalau momentum Nataru, omzetnya selalu meningkat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UMK Bojonegoro 2026 Naik Jadi Rp2,68 Juta, Berlaku Mulai Januari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umk-bojonegoro-2026-naik-jadi-rp268-juta-berlaku-mulai-januari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umk-bojonegoro-2026-naik-jadi-rp268-juta-berlaku-mulai-januari</guid>
<description><![CDATA[ Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 yang ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu, 24 Desember 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694fb71435100.webp" length="66172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 19:13:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>UMK Bojonegoro 2026, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP </strong>– Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 yang ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu, 24 Desember 2025.</p>
<p>Dalam keputusan itu, UMK Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2.685.983. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp160 ribu dibandingkan UMK Bojonegoro tahun 2025.</p>
<p>Dengan besaran tersebut, UMK Bojonegoro menempati posisi ke-19 dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Sementara UMK tertinggi masih diduduki Kota Surabaya dengan nominal mencapai sekitar Rp5,2 juta. Di bawahnya, terdapat Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan yang masing-masing berada di kisaran Rp5,1 juta.</p>
<p>Di sisi lain, UMK terendah di Jawa Timur tahun 2026 ditetapkan untuk Kabupaten Situbondo dengan besaran sekitar Rp2,4 juta. Nilai ini terpaut kurang lebih Rp200 ribu dibandingkan UMK Kabupaten Bojonegoro.</p>
<p>Gubernur Khofifah dalam surat keputusannya menegaskan bahwa UMK tahun 2026 tersebut mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Penetapan ini menjadi acuan bagi pengusaha dan pekerja dalam penyusunan struktur dan skala upah di masing-masing daerah.</p>
<p>Kenaikan UMK ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli pekerja sekaligus menjaga iklim usaha tetap kondusif di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Bojonegoro yang dikenal sebagai salah satu daerah penyangga sektor industri dan energi. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MBG Jadi Motor Ekonomi Desa, BUMDes Alaika Putra Siap Suplai Bahan Pangan untuk SPPG Sumberkalong Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mbg-jadi-motor-ekonomi-desa-bumdes-alaika-putra-siap-suplai-bahan-pangan-untuk-sppg-sumberkalong-bondowoso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mbg-jadi-motor-ekonomi-desa-bumdes-alaika-putra-siap-suplai-bahan-pangan-untuk-sppg-sumberkalong-bondowoso</guid>
<description><![CDATA[ Program Makan Bergizi Gratis di Bondowoso membuka peluang ekonomi desa. BUMDes Sumberkalong menyuplai bahan pangan MBG dan menyiapkan rencana pertanian untuk menggerakkan ekonomi warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694fbca08d291.webp" length="27584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 18:14:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>MBG, Frozen Food, kesehatan, SPPG, Prabowo, TNI, Kodim, POlri, KPK, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa tak hanya berbicara soal pemenuhan gizi, tetapi juga membuka peluang besar bagi pergerakan ekonomi desa. </p>
<p>Di Desa Sumberkalong, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, peluang itu mulai ditangkap serius oleh pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).</p>
<p>Di balik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberkalong, ada denyut usaha warga yang pelan tapi pasti bergerak. BUMDes Alaika Putra Desa Sumberkalong menjadi salah satu aktor penting yang menopang suplai bahan makanan pendamping MBG.</p>
<p>Aneka produk olahan kini dihasilkan untuk dipasok ke SPPG setempat, dengan memperhatikan kualitas, gizi, kebersihan dan takaran sesuai dengan standarifikasi yang dikeliarkan oleh ahli gizi SPPG.</p>
<p>Kepala Desa Sumberkalong, Surawi, menegaskan bahwa MBG dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk SPPG merupakan peluang nyata bagi petani, peternak, hingga pelaku usaha desa.</p>
<p>“BUMDes harus memanfaatkan potensi ini untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Program MBG ini memerlukan penyediaan produk olahan yang berasal dai daging ayam, tahu, telur, sayur-sayuran, dan kebutuhan lainnya,” ujar Surawi, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Kades yang kembali dilantik pada Agustus 2025 itu juga mendorong peran aktif Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini dalam proses pembangunan, agar tidak sekadar menjadi penonton. </p>
<p>Ia menilai koperasi memiliki posisi strategis untuk menjembatani petani dan peternak dengan kebutuhan dapur MBG.</p>
<p>“Koperasi Merah Putih bisa menjalin kerja sama dengan petani dan peternak untuk memasok kebutuhan MBG,” tegasnya.</p>
<p>Sejalan dengan itu, BUMDes Alaika Putra di Desa Sumberkalong mulai mengambil peran sebagai penyokong bahan makanan pendamping MBG. Ketua BUMDes, Moch Haris Suhud Yantoni, menyebut, pihaknya telah terlibat langsung dalam penyediaan, bakso ayam, kacang telur dan rolade hingga makanan pendamping lainnya untuk SPPG.</p>
<p>“Semua bahan yang kami siapkan sudah melalui komunikasi dengan ahli gizi. Gramasinya sudah ditentukan. Jadi per siswa itu sudah jelas, di lapangan tinggal menyalurkan sesuai standar,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, kepercayaan dari PIC dan ahli gizi SPPG menjadi modal penting bagi BUMDes untuk terus berkembang. Saat ini, seluruh produk BUMDes masih difokuskan untuk mendukung program MBG, sembari menata sistem distribusi dan kualitas.</p>
<p>Tak berhenti di situ, BUMDes Sumberkalong juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk memperkuat kemandirian pangan desa. Salah satu rencana strategis yang tengah disusun adalah pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif.</p>
<p>“Ke depan, mungkin dalam lima tahun kami merencanakan bertani. Kami sewa lahan, kami proses sampai jadi beras. Rencananya, hasil produksinya akan dijual dengan harga eceran untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>Rencana tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas. </p>
<p>“Harapannya bisa membantu masyarakat Sumberkalong, dan mudah-mudahan ke depan bisa tembus pasar nasional. Tapi ini masih tahap perencanaan,” tambahnya saat dikonfirmasi di BUMDes Centre, Jalan Trunojoyo RT 6 RW 2 Dusun Krajan, Desa Sumberkalong, Wonosari, Bondowoso.</p>
<p>Dari sisi ekonomi, perputaran uang dari aktivitas UMKM yang dikelola BUMDes juga mulai terasa. Dalam satu kali produksi, nilai bahan yang digunakan bisa mencapai sekitar Rp5 juta dengan estimasi pendapatan sekitar 15 persen per produksi, mengikuti jadwal pengiriman MBG.</p>
<p>“Sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, Koperasi Merah Putih, serta petani dan peternak menjadi kunci agar MBG benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat. Karena itu, para petani, Koperasi Merah Putih, maupun BUMDes harus menyiapkan diri dari sekarang,” tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Transit atau Delay di Bandara Juanda? BIsa Istirahat di  Capsule Hotel Rp50 Ribu per Jam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/transit-atau-delay-di-bandara-juanda-bisa-istirahat-di-capsule-hotel-rp50-ribu-per-jam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/transit-atau-delay-di-bandara-juanda-bisa-istirahat-di-capsule-hotel-rp50-ribu-per-jam</guid>
<description><![CDATA[ Dengan tarif Rp 50.000 per jam, Tab Capsule menawarkan alternatif istirahat yang praktis di dalam area bandara Juanda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694e69900438a.webp" length="24582" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 22:12:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>capsule hotel di bandara juanda</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDOARJO, SJP</strong> – Bandara Internasional Juanda terus bertransformasi dari sekadar ruang transit menjadi area yang mengedepankan kenyamanan penumpang. Memasuki libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pengelola bandara menghadirkan inovasi layanan berupa penginapan kapsul bernama Tab Capsule di area keberangkatan Terminal 1.</p>
<p>Dikutip dari <strong>beritasatu.com</strong>, Fasilitas istirahat minimalis ini berlokasi di Gate 8 Terminal 1 dan ditujukan bagi penumpang yang memiliki waktu tunggu panjang, mengalami transit, maupun terdampak keterlambatan penerbangan. Dengan tarif Rp 50.000 per jam, Tab Capsule menawarkan alternatif istirahat yang praktis di dalam area bandara.</p>
<p>CEO Tab Hotel Bandara Internasional Juanda, Timothy Jordan Tanimena, mengatakan kehadiran capsule hotel ini berangkat dari kebutuhan nyata penumpang yang selama ini minim pilihan tempat beristirahat di bandara.</p>
<p>“Kami melihat banyak penumpang kelelahan, terutama saat menunggu penerbangan yang mengalami delay. Dari situ muncul ide menghadirkan ruang istirahat yang nyaman, privat, dan mudah diakses,” ujar Jordan.</p>
<p>Tab Capsule dirancang dengan konsep fungsional dan efisien. Setiap unit dilengkapi fasilitas pendukung seperti kopi, teh, air mineral, akses Wi-Fi, serta televisi yang ditempatkan tepat di depan pengguna. Saat ini tersedia 36 unit kapsul yang dapat digunakan oleh penumpang.</p>
<p>Pemilihan lokasi di Gate 8, menurut Jordan, bersifat strategis karena berada di titik tengah dari total 15 gate di Terminal 1. Area tersebut juga berdekatan dengan musala dan toilet sehingga memudahkan mobilitas penumpang.</p>
<p>Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengapresiasi kehadiran Tab Capsule sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan bandara, terutama di tengah lonjakan penumpang saat musim liburan.</p>
<p>“Selama ini banyak penumpang yang kesulitan mencari tempat beristirahat dan akhirnya tidur di kursi ruang tunggu. Karena itu, kami menggandeng mitra untuk menghadirkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan,” kata Tohir.</p>
<p>Ia menambahkan, Tab Capsule juga dapat digunakan oleh orang dewasa bersama anak usia balita, selama memenuhi ketentuan usia dan tinggi badan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman penumpang selama berada di Bandara Internasional Juanda.</p>
<p>Dengan hadirnya capsule hotel di dalam terminal, Bandara Juanda menegaskan transformasinya sebagai bandara modern yang tidak hanya melayani keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Pangan Malang Klaim Pasokan Aman di Tengah Lonjakan Harga Cabai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-malang-klaim-pasokan-aman-di-tengah-lonjakan-harga-cabai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-malang-klaim-pasokan-aman-di-tengah-lonjakan-harga-cabai</guid>
<description><![CDATA[ Meski demikian, satgas mulai menyoroti fluktuasi harga komoditas cabai rawit merah yang dipicu oleh anomali cuaca. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694c8af6bcebf.webp" length="52370" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 10:00:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Satgas Pangan, Polres Malang, Stok Bapok, Harga Stabil, Libur Akhir Tahun, Pengawasan Pasar, Kabupaten</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>MALANG, SJP </b>— Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Malang menyebut ketersediaan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang tetap terjaga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. </p>
<p>Meski demikian, satgas mulai menyoroti fluktuasi harga komoditas cabai rawit merah yang dipicu oleh anomali cuaca.</p>
<p>Stabilitas pasokan ini disebut merupakan hasil monitoring intensif yang dilakukan tim gabungan Polres Malang, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Perum Bulog di sejumlah titik strategis, termasuk Pasar Kepanjen, pusat ritel di Pakisaji, hingga distributor besar beras.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, selaku Koordinator Satgas Pangan, mengungkapkan bahwa mayoritas harga pangan masih berada dalam koridor normal. Namun, perhatian khusus tertuju pada komoditas cabai rawit merah yang mengalami lonjakan signifikan.</p>
<p>"Dari seluruh komoditas yang dipantau, hanya cabai rawit merah yang mengalami kenaikan harga sebesar Rp5.000 per kilogram, kini menyentuh angka Rp55.000 per kilogram. Hal ini dipicu tingginya intensitas curah hujan yang menghambat pasokan dari tingkat petani," ujar AKP Muchammad Nur, Kamis (25/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan pemantauan lapangan, harga sejumlah komoditas utama terpantau konsisten. Di Pasar Kepanjen, beras premium dibanderol Rp14.900 per kg, sementara daging sapi bertahan di angka Rp115.000 per kg. </p>
<p>Untuk komoditas bersubsidi, beras SPHP dipasarkan senilai Rp12.000 per kg, menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah momentum libur akhir tahun.</p>
<p>Di Pasar Kepanjen, harga beras premium tercatat Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.300 per kilogram, beras SPHP Rp12.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp17.000 per liter, dan daging sapi Rp115.000 per kilogram.</p>
<p>Sedangkan di ritel modern Pakisaji, beras premium dijual Rp14.900 per kilogram dan telur ayam ras Rp30.000 per kilogram.</p>
<p>Di tingkat distributor, CV Pangan Sembada Raya menjual beras premium merek Melon dengan harga berkisar Rp14.500 hingga Rp14.600 per kilogram, tergantung jenis kemasan.</p>
<p>AKP Muchammad Nur memberikan peringatan keras kepada oknum yang mencoba memanfaatkan momentum akhir tahun untuk melakukan praktik spekulasi atau penimbunan.</p>
<p>"Kami terus melakukan monitoring berkelanjutan. Satgas Pangan tidak segan melakukan penegakan hukum secara tegas apabila ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan konsumen," pungkasnya.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Bondowoso Usulkan Kenaikan UMK Tahun 2026, Ini Besarannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-bondowoso-usulkan-kenaikan-umk-tahun-2026-ini-besarannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-bondowoso-usulkan-kenaikan-umk-tahun-2026-ini-besarannya</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Bondowoso melalui Dewan Pengupahan mengusulkan UMK 2026 sebesar Rp2.509.631,93. Besaran upah ditetapkan berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks pengupahan tertinggi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694be9ea51fab.webp" length="18866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 21:07:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>UMK, upah, kerja, buruh, tenaga kerja, pekerjaan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="152" data-end="460"><strong>BONDOWOSO, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dewan Pengupahan Kabupaten mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bondowoso tahun 2026 sebesar Rp2.509.631,93. Usulan tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur dan merupakan hasil rapat Dewan Pengupahan yang digelar beberapa waktu lalu.</p>
<p data-start="462" data-end="710">Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bondowoso, Abdurrahman, menjelaskan, pengusulan UMK dilakukan setiap tahun oleh Dewan Pengupahan Kabupaten yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan perwakilan serikat pekerja.</p>
<p data-start="712" data-end="970">“Rapat Dewan Pengupahan ini dihadiri oleh unsur pemerintah, pengusaha, serta serikat pekerja dari SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) dan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia). Seluruh pihak hadir dan terlibat dalam proses pembahasan,” ujar Abdurrahman.</p>
<p data-start="972" data-end="1254">Ia menyampaikan, penetapan usulan UMK 2026 berpedoman pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, sebagaimana terakhir diubah melalui PP Nomor 49 Tahun 2025.</p>
<p data-start="1256" data-end="1535">Menurutnya, formulasi penghitungan UMK 2026 didasarkan pada UMK tahun berjalan yang ditambah dengan nilai penyesuaian. Nilai penyesuaian tersebut dihitung dari inflasi daerah ditambah pertumbuhan ekonomi, kemudian dikalikan dengan indeks tertentu pada rentang 0,5 hingga 0,9.</p>
<p data-start="1537" data-end="1688">“Dalam rapat Dewan Pengupahan, disepakati menggunakan indeks tertinggi, yakni 0,9. Kesepakatan ini disetujui oleh seluruh peserta rapat,” jelasnya.</p>
<p data-start="1690" data-end="1961">Diketahui, UMK Bondowoso tahun 2025 tercatat sebesar Rp2.347.359. Dengan memperhitungkan inflasi Jawa Timur sebesar 2,53 persen serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso tahun 2024 sebesar 4,87 persen, diperoleh nilai penyesuaian sebesar Rp162.272,93.</p>
<p data-start="1963" data-end="2126">“Dengan demikian, UMK Bondowoso tahun 2026 yang kami usulkan adalah Rp2.347.359 ditambah penyesuaian Rp162.272,93, sehingga menjadi Rp2.509.631,93,” terangnya.</p>
<p data-start="2128" data-end="2366">Abdurrahman menegaskan, besaran UMK tersebut masih bersifat usulan dan akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk ditetapkan. Tidak menutup kemungkinan hasil akhirnya dapat berbeda setelah melalui proses kajian di tingkat provinsi.</p>
<p data-start="2368" data-end="2575">“Karena ini masih berupa usulan, bisa saja diterima sepenuhnya atau mengalami penyesuaian. Namun, untuk kenaikan kemungkinan kecil karena indeks yang digunakan sudah berada pada batas tertinggi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2368" data-end="2575"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Progres KDMP di Bojonegoro Capai 80 Persen, Ratusan Desa Siap Jadi Motor Ekonomi Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/progres-kdmp-di-bojonegoro-capai-80-persen-ratusan-desa-siap-jadi-motor-ekonomi-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/progres-kdmp-di-bojonegoro-capai-80-persen-ratusan-desa-siap-jadi-motor-ekonomi-baru</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan desa saat ini tengah mengebut penyelesaian gedung koperasi yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694bdb5ae20a6.webp" length="26960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 20:46:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>KDMP, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP</strong> - Kabupaten Bojonegoro bersiap memasuki babak baru penguatan ekonomi kerakyatan. Hingga akhir Desember 2025, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah ini menunjukkan capaian menggembirakan dengan progres fisik rata-rata menembus angka 80 persen.</p>
<p>Ratusan desa saat ini tengah mengebut penyelesaian gedung koperasi yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dari total 419 desa dan 11 kelurahan di Bojonegoro, sebanyak 384 titik telah memasuki tahap konstruksi aktif.</p>
<p>Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, program KDMP tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, tujuan utama dari koperasi desa ini adalah membangun ekosistem ekonomi yang benar-benar hidup dan berkelanjutan.</p>
<p>“Yang kami siapkan bukan hanya gedung. Harapannya, begitu bangunan selesai, koperasi langsung beroperasi, ada transaksi nyata, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Letkol Dedy, Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan, penentuan lokasi gedung KDMP dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes). Langkah ini diambil agar titik pembangunan benar-benar strategis serta memiliki potensi konsumen yang jelas.</p>
<p>“Sebelum menentukan lokasi, kami pastikan ada Musdes. Tujuannya supaya koperasi berdiri di tempat yang tepat dan memiliki peluang berkembang,” tambahnya.</p>
<p>Meski secara umum progres berjalan positif, Dedy mengakui masih ada sejumlah kendala di lapangan. Tidak semua desa memiliki kecepatan pembangunan yang sama. Sebagian titik bahkan masih berada di kisaran 50 persen.</p>
<p>“Kendala utama ada pada keterbatasan anggaran di beberapa desa. Namun dari sisi administrasi dan perizinan semuanya sudah clear,” ungkapnya.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut, desa yang mengalami keterbatasan pendanaan dipersilakan mengajukan bantuan ke instansi di atasnya sesuai dengan regulasi yang berlaku.</p>
<p>Lebih lanjut, Dedy menegaskan, Kodim 0813 Bojonegoro berperan sebagai mitra pendamping di lapangan. Sementara kebijakan teknis dan pembiayaan sepenuhnya mengikuti mekanisme Pemerintah Daerah.</p>
<p>“Pelaksanaan KDMP ini relatif fleksibel. Penyesuaiannya mengikuti kemampuan dan kondisi masing-masing desa,” jelasnya.</p>
<p>Dengan sisa waktu pelaksanaan yang ada serta koordinasi lintas sektoral yang terus diperkuat, program KDMP diharapkan mampu menjadi pijakan awal kemandirian ekonomi desa sekaligus kado akhir tahun bagi masyarakat Bojonegoro menuju 2026. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Jamin Stok Sayuran Menjelang Nataru Aman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-kabupaten-pasuruan-jamin-stok-sayuran-menjelang-nataru-aman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-kabupaten-pasuruan-jamin-stok-sayuran-menjelang-nataru-aman</guid>
<description><![CDATA[ Mengenai ketersediaan sarana produksi, pihak legislatif menegaskan bahwa distribusi pupuk bagi petani di wilayah atas saat ini sudah berjalan lancar tanpa ada kelangkaan. Hal ini sekaligus menjawab keresahan warga pegunungan yang sebelumnya sempat kesulitan mendapatkan asupan nutrisi untuk tanaman mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694a60ab201db.webp" length="20988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 18:54:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Komisi II, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> - Harga sayur-mayur di wilayah dataran tinggi Kabupaten Pasuruan kini mulai menunjukkan tren positif setelah sempat mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Meski sebelumnya petani mengeluh, saat ini nilai jual komoditas sayur di tingkat petani dilaporkan sudah berangsur normal kembali.</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana, memastikan bahwa fluktuasi harga yang terjadi pekan lalu dipicu oleh puncak musim panen dan gangguan distribusi akibat banjir di wilayah lain. Agus juga menepis kekhawatiran terkait isu impor kentang asal China yang sempat meresahkan para petani lokal.</p>
<p>“Isu impor kentang dari China itu sebenarnya untuk industri bahan baku snack, bukan untuk konsumsi sayur di pasar,” jelas Agus Wardana, Selasa (23/12/2025).</p>
<p>Mengenai ketersediaan sarana produksi, pihak legislatif menegaskan, distribusi pupuk bagi petani di wilayah atas saat ini sudah berjalan lancar tanpa ada kelangkaan. Hal ini sekaligus menjawab keresahan warga pegunungan yang sebelumnya sempat kesulitan mendapatkan asupan nutrisi untuk tanaman mereka.</p>
<p>Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat diimbau untuk tidak panik terhadap ketersediaan bahan pangan di pasar. Stok sayur-mayur di wilayah Pasuruan dipastikan melimpah karena bertepatan dengan masa panen raya di berbagai sentra pertanian.</p>
<p>“Hari ini karena musim panen, maka tidak akan terjadi kenaikan harga yang signifikan dan stok sayuran di Kabupaten Pasuruan aman,” pungkas Wardana.</p>
<p>Menurut data dari Siskaperbapo harga kentang saat ini sudah mencapai Rp14.000, sementara untuk harga kol mencapai Rp7.000. Meski harga naik, namun kenaikannya tergolong lambat, yakni sekitar 0,5 persen hingga 0,8 persen. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Terpantau Stabil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-harga-bahan-pokok-di-bojonegoro-terpantau-stabil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-harga-bahan-pokok-di-bojonegoro-terpantau-stabil</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi tersebut salah satunya terlihat di Pasar Tradisional Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Sejumlah pedagang mengaku belum merasakan adanya lonjakan harga yang signifikan meski mendekati momentum akhir tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694941266249d.webp" length="83542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 21:08:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Harga bahan pokok, Nataru, Pasar Kapas, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP </strong>– Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Bojonegoro terpantau relatif stabil. Kondisi tersebut salah satunya terlihat di Pasar Tradisional Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.</p>
<p>Sejumlah pedagang mengaku belum merasakan adanya lonjakan harga yang signifikan meski mendekati momentum akhir tahun. Kasipah (52), salah seorang pedagang sembako di Pasar Kapas, mengatakan, harga kebutuhan pokok masih berada pada kisaran normal.</p>
<p>“Harga kebutuhan pokok stabil, Mas. Jelang puncak Nataru tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujar Kasipah saat ditemui, Senin (22/12/2025).</p>
<p>Hal senada disampaikan Kepala Pasar Kapas, Andi Purnomo. Menurutnya, stabilnya harga bahan pokok dipengaruhi oleh kondisi pendapatan masyarakat, khususnya petani, yang saat ini belum memasuki masa panen raya.</p>
<p>“Pasar sekarang masih seperti biasanya, stabil. Apalagi masyarakat belum memasuki musim panen raya, sehingga perputaran ekonomi masih berjalan normal,” jelas Andi.</p>
<p>Ia menambahkan, pihak pengelola pasar terus memantau perkembangan harga bahan pokok guna memastikan tidak terjadi gejolak harga yang dapat memberatkan masyarakat, terutama menjelang puncak Nataru.</p>
<p>Selain stabilitas harga, Andi juga berharap momentum perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berdampak positif terhadap aktivitas pasar tradisional, khususnya dari sisi jumlah pengunjung.</p>
<p>“Di akhir tahun ini bukan hanya naik turun harga kebutuhan pokok yang kita pantau, tetapi juga semoga pengunjung pasar meningkat jelang puncak Nataru,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Pemprov di Bojonegoro Diprotes Pedagang Kecil, DPRD Jatim Desak Evaluasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-pemprov-di-bojonegoro-diprotes-pedagang-kecil-dprd-jatim-desak-evaluasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-pemprov-di-bojonegoro-diprotes-pedagang-kecil-dprd-jatim-desak-evaluasi</guid>
<description><![CDATA[ Meski mendukung semangat pengendalian inflasi, ia menekankan bahwa pasar murah seharusnya hadir sebagai solusi, bukan kompetitor bagi pedagang pasar tradisional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6948f52e6343d.webp" length="51814" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 15:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Sri Wahyuni, Wakil Ketua DPRD Jatim, Pasar murah, Pemprov Jatim, Disperindag Jatim, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP</b> — Penyelenggaraan pasar murah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Desa Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (20/12/2025), memicu protes dari pedagang pasar tradisional. </p>
<p>Jarak lokasi pasar murah yang hanya terpaut sekitar 100 meter dari pasar rakyat setempat dinilai kontraproduktif dan mengancam stabilitas omzet pedagang kecil.</p>
<p>Merespons polemik tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Wahyuni, memberikan peringatan keras kepada instansi terkait. </p>
<p>Meski mendukung semangat pengendalian inflasi, ia menekankan bahwa pasar murah seharusnya hadir sebagai solusi, bukan kompetitor bagi pedagang pasar tradisional.</p>
<p>Sri Wahyuni menyatakan kesepakatannya dengan prinsip Gubernur Jawa Timur bahwa pasar murah merupakan instrumen intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, ia menggarisbawahi bahwa teknis pelaksanaan di lapangan harus dilakukan secara presisi.</p>
<p>"Pasar murah ini bukan kompetitor pasar tradisional, melainkan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga. Namun, kami mewanti-wanti agar ke depan pemilihan lokasi harus lebih selektif dan mempertimbangkan keberadaan pasar tradisional di sekitarnya," tegas politikus Partai Demokrat yang karib disapa Mbak Yun tersebut.</p>
<p>Meski meyakini pihak penyelenggara telah melakukan survei kebutuhan daerah, Sri Wahyuni mendesak adanya evaluasi menyeluruh agar kebijakan pengendalian inflasi tidak justru mematikan ekosistem ekonomi kerakyatan yang sudah ada.</p>
<p>Para pedagang pasar tradisional Desa Kapas merasa kebijakan lokasi tersebut tidak berpihak pada mereka. Kasipah (52), salah seorang pedagang, mengungkapkan bahwa kehadiran pasar murah dengan harga subsidi di lokasi yang sangat berdekatan membuat pelanggan beralih seketika.</p>
<p>"Harga di pasar murah sudah disubsidi dan lokasinya sangat dekat. Otomatis masyarakat beralih ke sana, dan ini berdampak langsung pada penghasilan kami," keluh Kasipah.</p>
<p>Hingga saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur selaku pelaksana teknis program belum memberikan keterangan resmi terkait kritik pedagang atas pemilihan lokasi di Bojonegoro tersebut.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dekat dengan Pasar Tradisional, Pasar Murah Pemprov Jatim di Bojonegoro Diprotes Pedagang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dekat-dengan-pasar-tradisional-pasar-murah-pemprov-jatim-di-bojonegoro-diprotes-pedagang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dekat-dengan-pasar-tradisional-pasar-murah-pemprov-jatim-di-bojonegoro-diprotes-pedagang</guid>
<description><![CDATA[ Penempatan lokasi pasar murah yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Pasar Kapas dinilai menjadi pemicu utama anjloknya omzet pedagang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6948d03103eaf.webp" length="75184" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 12:00:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Pasar murah, Pemprov Jatim, Pemkab Bojonegoro, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP </b>— Pelaksanaan pasar murah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (20/12/2025), memicu polemik. </p>
<p>Meski bertujuan menekan inflasi, kegiatan tersebut justru menuai protes dari pedagang pasar tradisional setempat yang merasa dirugikan secara ekonomi.</p>
<p>Penempatan lokasi pasar murah yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Pasar Kapas dinilai menjadi pemicu utama anjloknya omzet pedagang. </p>
<p>Harga komoditas yang jauh di bawah harga pasar karena subsidi pemerintah membuat konsumen beralih drastis, meninggalkan lapak-lapak pedagang kecil.</p>
<p>Kasipah (52), salah satu pedagang sembako di Pasar Kapas, menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak berpihak pada keberlangsungan usaha pedagang pasar rakyat. </p>
<p>Menurutnya, pemerintah seharusnya mempertimbangkan aspek lokasi agar tidak terjadi persaingan langsung yang tidak sehat.</p>
<p>"Jelas berpengaruh besar. Harga di pasar murah sudah disubsidi dan lokasinya sangat berdekatan. Otomatis masyarakat beralih ke sana," ujar Kasipah kepada wartawan, Senin (22/12/2025).</p>
<p>Ia menegaskan bahwa niat baik pemerintah dalam membantu masyarakat tidak boleh mengorbankan nasib pedagang kecil. </p>
<p>"Pasar murah seharusnya tidak menjadi kompetitor. Kami berharap ke depan lokasinya tidak berdekatan langsung dengan pasar rakyat," tambahnya.</p>
<p>Selain persoalan lokasi, minimnya sosialisasi juga menjadi sorotan. Banyak pedagang mengaku tidak mendapatkan informasi lebih awal sehingga tidak mampu mengantisipasi penurunan jumlah pembeli.</p>
<p>Kepala Pasar Kapas, Adi Purnomo, membenarkan bahwa koordinasi terkait kegiatan tersebut sangat minim. </p>
<p>Ia mengonfirmasi bahwa informasi baru diterima pihak pengelola pasar sesaat sebelum acara dimulai.</p>
<p>"Pelaksanaannya mendadak. Saya baru diberi tahu oleh pihak Pemerintah Desa sekitar pukul 09.30 WIB pada hari H. Setelah itu baru saya teruskan kepada para pedagang," pungkas Adi.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Permintaan Melonjak Menjelang Nataru, Pembudidaya Ikan Patin di Jombang Raup Untung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/permintaan-melonjak-menjelang-nataru-pembudidaya-ikan-patin-di-jombang-raup-untung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/permintaan-melonjak-menjelang-nataru-pembudidaya-ikan-patin-di-jombang-raup-untung</guid>
<description><![CDATA[ Harga ikan patin di tingkat pembudidaya ikan saat ini mencapai Rp 25.000 per kilogram, meningkat dari kisaran Rp 20.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947784ba7c11.webp" length="39484" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 12:36:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Ternak Ikan Patin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> – Menjelang akhir tahun 2025, pembudidaya ikan patin di sentra budidaya Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menikmati harga jual yang menguntungkan. Harga di tingkat pembudidaya ikan saat ini mencapai Rp 25.000 per kilogram, meningkat dari kisaran Rp 20.000 per kilogram.</p>
<p>Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan permintaan menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, yang disambut antusias oleh para pembudidaya.</p>
<p>Salah satunya adalah Muslik Fanani,pembudidaya ikan dari Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh. Di kolamnya, panen berlangsung ramai. Dari satu kolam berisi sekitar 3.000 ekor, Muslik mampu memanen hingga 1,2 ton ikan patin siap jual.</p>
<p>"Harga memang cenderung naik, dari Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per kilogram sebagai harga tertinggi. Dengan biaya perawatan Rp 11 juta untuk 3.000 ekor dari tebar hingga panen, harga saat ini masih memberi keuntungan," ujar Muslik, Ahad (21/12/2025).</p>
<p>Muslik yang mengelola sembilan kolam dengan siklus panen 6-7 bulan sekali menyebut, kenaikan harga ini membantu menutup biaya produksi sekaligus menambah margin keuntungan.</p>
<p>Fakta kenaikan harga dibenarkan oleh tengkulak setempat, Saiful. Menurutnya, harga beli dari petani memang sudah menyentuh Rp 25.000 per kilogram.</p>
<p>"Dulu kisaran Rp 20.000 per kilogram, sekarang naik. Ikan dari Jombang ini kami kirim ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidoarjo dengan rata-rata satu ton per pengiriman," jelas Saiful.</p>
<p>Ia menambahkan, permintaan ikan patin melonjak drastis jelang libur akhir tahun. Pasar tidak hanya berasal dari lokal Jombang, tetapi juga dari sejumlah kota seperti Surabaya dan Malang.</p>
<p>Selain faktor permintaan musiman dan meluasnya pasar, kenaikan ini juga didukung oleh biaya produksi—terutama pakan—yang relatif stabil. Di sisi lain, peternak pun mulai menerapkan manajemen budidaya yang lebih intensif, seperti pengaturan sirkulasi air dan pemantauan kualitas air kolam.</p>
<p>Dengan harga yang menguat, peternak berharap tren positif ini dapat berlanjut dan menjadi momentum untuk pengembangan usaha budidaya patin ke depan. Kenaikan harga jual ini juga dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di wilayah Jombang. (*)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UMK Tulungagung 2026 Resmi Naik 5,93 Persen, Disepakati Usai Perdebatan Panjang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umk-tulungagung-2026-resmi-naik-593-persen-disepakati-usai-perdebatan-panjang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umk-tulungagung-2026-resmi-naik-593-persen-disepakati-usai-perdebatan-panjang</guid>
<description><![CDATA[ Kesepakatan tersebut juga telah disahkan dalam forum resmi Dewan Pengupahan bersama Pemkab Tulungagung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69469e8a9fdb6.webp" length="27834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 21:45:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, umk tulungagung 2026, dewan pengupahan, apindo tulungagung, disnakertrans tulungagung, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Dewan Pengupahan akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung tahun 2026.</p>
<p>Dalam keputusan yang diambil melalui rapat bersama pada Jumat (19/12/2025), UMK Tulungagung dipastikan mengalami kenaikan sebesar 5,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Keputusan tersebut dihasilkan setelah melalui pembahasan cukup alot antara Pemkab Tulungagung dan unsur Dewan Pengupahan. Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Sumber Daya Manusia DPK APINDO Tulungagung, Willy Tjaksono, menyebut perdebatan terjadi lantaran adanya perbedaan pandangan terkait penentuan nilai alfa dalam formula penyesuaian upah.</p>
<p>“Dalam rapat tadi memang sempat terjadi perbedaan pendapat. Ada yang mengusulkan nilai alfa 0,5, sementara dari SPSI menginginkan nilai tertinggi yaitu 0,9. Namun mayoritas anggota Dewan Pengupahan sepakat di angka 0,7,” kata Willy Tjaksono.</p>
<p>Menurut Willy, setelah melalui diskusi lanjutan, seluruh pihak akhirnya sepakat untuk memilih nilai alfa 0,7 sebagai jalan tengah. Nilai tersebut dinilai paling realistis dan sejalan dengan kebijakan yang diambil oleh sebagian besar daerah lain di Jawa Timur.</p>
<p>Dengan penetapan nilai alfa tersebut, kenaikan UMK Tulungagung tahun 2026 ditetapkan sebesar 5,93 persen atau setara dengan kenaikan nominal lebih dari Rp146 ribu. Kesepakatan tersebut juga telah disahkan dalam forum resmi Dewan Pengupahan bersama Pemkab Tulungagung.</p>
<p>“Keputusan sudah disahkan dan disepakati bersama. Dengan nilai alfa 0,7, kenaikan UMK mencapai 5,93 persen atau naik sekitar Rp146.518,44,” jelasnya.</p>
<p>Willy merinci, besaran UMK Tulungagung tahun 2026 secara hitungan mencapai Rp2.617.318,44. Namun untuk memudahkan penerapan di lapangan, angka tersebut dibulatkan menjadi Rp2.617.500.</p>
<p>Perhitungan tersebut berasal dari angka inflasi sebesar 2,53 persen ditambah hasil perkalian pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 4,86 persen dengan nilai alfa 0,7.</p>
<p>Ia menambahkan, APINDO Tulungagung dalam pembahasan tersebut mengambil posisi netral dan menilai hasil kesepakatan ini sebagai keputusan yang paling aman. Kenaikan UMK dinilai telah mempertimbangkan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha di Tulungagung.</p>
<p>“Daerah lain seperti Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi juga menetapkan nilai alfa 0,7. Dengan kondisi ekonomi Tulungagung, kenaikan 5,93 persen ini dinilai cukup aman untuk menjaga stabilitas sektor usaha tanpa mengabaikan kepentingan pekerja,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pimpinan DPRD dan Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah di Bojonegoro, Pastikan Stabilitas Harga Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pimpinan-dprd-dan-gubernur-jatim-tinjau-pasar-murah-di-bojonegoro-pastikan-stabilitas-harga-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pimpinan-dprd-dan-gubernur-jatim-tinjau-pasar-murah-di-bojonegoro-pastikan-stabilitas-harga-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Berbagai komoditas pangan esensial seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga tepung terigu disediakan dengan harga di bawah rata-rata pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69465e5ac2249.webp" length="67278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 15:30:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Jatim, Sri Wahyuni, Pemprov Jatim, Gunernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pasar murah, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP </b>— Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan langsung pada pelaksanaan pasar murah di Balai Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (20/12/2025). </p>
<p></p>
<p>Agenda ini disebut sebagai langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam upaya menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di tingkat daerah.</p>
<p></p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan esensial seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga tepung terigu disediakan dengan harga di bawah rata-rata pasar. </p>
<p></p>
<p>Sri Wahyuni menegaskan bahwa legislatif memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Sebab, menurutnya kegiatan ini dinilai menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.</p>
<p></p>
<p>"Kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Pasar murah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan solusi nyata untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi saat ini," ujar Sri Wahyuni di lokasi.</p>
<p></p>
<p>Pimpinan DPRD Jatim tersebut juga mengapresiasi sinergitas yang terbangun antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga perangkat desa. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, koordinasi yang solid memastikan distribusi komoditas tepat sasaran dan berjalan tertib. </p>
<p></p>
<p>Ia berjanji bahwa DPRD Jatim akan terus mendorong penguatan anggaran untuk program-program pro-rakyat serupa agar jangkauannya semakin luas.</p>
<p></p>
<p>Senada dengan hal itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa pasar murah merupakan instrumen konkret sebagai bantalan sosial bagi warga saat terjadi fluktuasi harga pangan.</p>
<p></p>
<p>"Pasar murah ini kami gelar untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Harapannya, langkah ini efektif menjadi instrumen pengendali inflasi di Jawa Timur," terang Khofifah.</p>
<p></p>
<p>Antusiasme warga, didominasi ibu rumah tangga, terlihat sejak pagi hari. Siti Aminah (54), salah satu warga Desa Kapas, mengungkapkan bahwa selisih harga di pasar murah sangat signifikan bagi pengeluaran rumah tangganya.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah, harganya jauh lebih ringan. Sangat membantu kami untuk mendapatkan beras dan minyak dengan harga terjangkau," tutupnya.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kendalikan Inflasi, Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah dan Borong Produk UMKM di Bojonegoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kendalikan-inflasi-gubernur-jatim-tinjau-pasar-murah-dan-borong-produk-umkm-di-bojonegoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kendalikan-inflasi-gubernur-jatim-tinjau-pasar-murah-dan-borong-produk-umkm-di-bojonegoro</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini disebut bagian dari intervensi strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang penghujung tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694649192fa6c.webp" length="58264" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 14:00:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah Jatim, Pemprov Jatim, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Bojonegoro hari ini, Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP</b> — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Pendopo Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (20/12/2025). </p>
<p>Langkah ini disebut bagian dari intervensi strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang penghujung tahun.</p>
<p>Tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, Gubernur Khofifah memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan serta keterjangkauan harga bagi masyarakat. </p>
<p>Menurutnya, Pasar Murah merupakan instrumen kunci untuk menekan laju inflasi, khususnya pada komoditas pangan yang berdampak langsung terhadap daya beli warga.</p>
<p>"Pasar Murah ini adalah salah satu instrumen strategis kami untuk menjaga stabilitas harga. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjaga, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal agar tetap stabil," tegas Khofifah di sela-sela peninjauan.</p>
<p>Selain memantau harga bahan pokok, Gubernur Khofifah menunjukkan keberpihakannya pada sektor ekonomi kerakyatan dengan memborong sejumlah produk UMKM yang dipamerkan di lokasi. </p>
<p>Produk-produk tersebut kemudian dibagikan secara gratis kepada para pengunjung yang hadir.</p>
<p>"Aksi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil. Kami ingin pelaku UMKM terus tumbuh, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian mereka," tambahnya.</p>
<p>Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut antusias oleh warga. Siti Aminah (43), salah satu warga Kecamatan Kapas, mengungkapkan rasa syukurnya atas selisih harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar konvensional.</p>
<p>"Harga di sini sangat membantu kami. Ditambah lagi, kami mendapat jajanan UMKM langsung dari Ibu Gubernur. Ini bantuan yang sangat terasa bagi warga kecil," ujar Siti.</p>
<p>Senada dengan Siti, Sutrisno (50) menilai kehadiran Gubernur dan pelaksanaan Pasar Murah ini merupakan representasi kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan ekonomi di tingkat lokal.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dana CSR Tembus Rp33 Miliar, Bupati Bojonegoro Warning Penggunaan Harus Tetap Sasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dana-csr-tembus-rp33-miliar-bupati-bojonegoro-warning-penggunaan-harus-tetap-sasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dana-csr-tembus-rp33-miliar-bupati-bojonegoro-warning-penggunaan-harus-tetap-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ Wahono memberikan peringatan keras agar anggaran miliaran rupiah tersebut tidak menguap tanpa arah atau justru tumpang tindih (overlapping) dengan proyek yang telah dibiayai APBD. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6944ecbe6ab7c.webp" length="32572" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 13:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>CSR Bojonegoro, Bojonegoro hari ini, Berita Bojonegoro, Bojonegoro, BAPPEDA Bojonegoro, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO, SJP</strong> — Realisasi dana <em>Corporate Social Responsibility </em>(CSR) dan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di Kabupaten Bojonegoro menyentuh angka Rp33 miliar sepanjang tahun 2025. </p>
<p>Meski mencatatkan angka yang fantastis, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan catatan kritis terkait efektivitas dan sinkronisasi penyaluran anggaran tersebut di lapangan.</p>
<p>Kepala Bappeda Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah, mengungkapkan bahwa sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) masih menjadi kontributor utama dalam peta pemberdayaan daerah. Namun, ia menyoroti adanya pergeseran positif dengan semakin masifnya kontribusi dari sektor perbankan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).</p>
<p>"Berdasarkan data yang dirilis, sektor migas masih mendominasi. Namun, kontribusi signifikan dari BUMD seperti PT Asri Dharma Sejahtera dan sektor perbankan menunjukkan bahwa semangat pembangunan kini mulai terdistribusi secara merata, tidak lagi hanya bertumpu pada industri hulu migas," ujar Gunawan.</p>
<p>Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, mengapresiasi komitmen sektor swasta dan BUMD yang menjadi napas tambahan bagi percepatan kesejahteraan masyarakat. </p>
<p>Kendati demikian, Wahono memberikan peringatan keras agar anggaran miliaran rupiah tersebut tidak menguap tanpa arah atau justru tumpang tindih (<em>overlapping</em>) dengan proyek yang telah dibiayai APBD.</p>
<p>"Sinkronisasi adalah harga mati. Program CSR harus selaras dengan rencana pembangunan daerah agar tepat sasaran dan tidak berjalan sendiri-sendiri," tegas Setyo Wahono.</p>
<p>Guna memastikan akuntabilitas dan ketepatan sasaran, bupati menginstruksikan pengaktifan kembali Forum CSR Bojonegoro. </p>
<p>Wadah ini diproyeksikan menjadi jembatan komunikasi intensif sekaligus instrumen kendali antara pemerintah dan dunia usaha agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun, enam kontributor utama dana CSR/PPM di Kabupaten Bojonegoro adalah ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan nilai Rp12 Miliar, PT Asri Dharma Sejahtera (BUMD) sebesar Rp8,8 Miliar, Pertamina EP Cepu (PEPC) JTB sebesar Rp8,1 Miliar, Bank Jatim sebesar Rp2,8 Miliar, PEPC Field Sukowati sebesar Rp1,2 Miliar, dan PT BPR Bank Daerah Bojonegoro sebesar Rp852 Juta. </p>
<p>Dengan total dana yang besar, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap porsi CSR ke depan dapat terus ditingkatkan dengan pengawasan yang lebih ketat, guna memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Bojonegoro. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bondowoso Jadi Magnet Investasi Hijau di Jawa Timur, Ini Proyek Unggulannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bondowoso-jadi-magnet-investasi-hijau-di-jawa-timur-ini-proyek-unggulannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bondowoso-jadi-magnet-investasi-hijau-di-jawa-timur-ini-proyek-unggulannya</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Bondowoso membuka Investment Gathering 2025 dengan menawarkan investasi hijau berbasis pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, dan pariwisata Ijen Global Geopark, didukung IPRO serta penguatan infrastruktur daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6943e71998ad3.webp" length="37956" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 18:36:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, emas, antam, pabrik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="303" data-end="634"><strong>BONDOWOSO, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara resmi membuka Bondowoso Investment Gathering 2025 sebagai upaya memperkuat promosi daerah dan menarik investasi berkelanjutan. Forum strategis ini mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha, investor, BUMN, BUMD, akademisi, hingga pelaku UMKM.</p>
<p data-start="636" data-end="869">Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa Bondowoso hadir dengan konsep investasi hijau yang terukur dan berorientasi jangka panjang, berbasis potensi riil daerah serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional.</p>
<p data-start="871" data-end="1116">“Bondowoso menawarkan investasi yang berbasis sumber daya lokal, berorientasi keberlanjutan, dan memberi nilai tambah jangka panjang bagi investor dan masyarakat,” ujar Bupati Abdul Hamid Wahid saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (18/12/2025) di salah satu satu hotel di Bondowoso.</p>
<p data-start="1118" data-end="1451">Dalam kesempatan itu, Pemkab Bondowoso memperkenalkan Investment Project Ready to Offer (IPRO), yakni dokumen penawaran proyek investasi yang disusun berdasarkan potensi unggulan daerah dan aktivitas ekonomi yang telah berjalan. IPRO tersebut dirancang untuk memudahkan investor memperoleh gambaran proyek yang siap dikembangkan.</p>
<p data-start="1453" data-end="1668">Bupati menjelaskan, penawaran investasi Bondowoso bertumpu pada tiga pilar hijau utama, yakni pertanian dan perkebunan berkelanjutan, energi terbarukan, serta pariwisata alam dan Ijen Global Geopark.</p>
<p data-start="1670" data-end="1950">Pada sektor pertanian dan perkebunan, Bondowoso menempatkan komoditas kopi, tembakau, dan tebu sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Sektor ini tercatat menyumbang lebih dari 28 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan menyerap lebih dari 42 persen tenaga kerja.</p>
<p data-start="1952" data-end="2141">“Ke depan, investasi kami arahkan pada hilirisasi, pertanian organik, agribisnis, dan agroindustri berkelanjutan agar memberi nilai tambah yang adil bagi masyarakat dan investor,” jelasnya.</p>
<p data-start="2143" data-end="2472">Pilar kedua adalah energi terbarukan, dengan keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen sebagai aset strategis daerah. Pengembangan sektor ini diarahkan untuk mendukung transisi energi bersih nasional melalui investasi hijau jangka panjang yang terintegrasi dengan jaringan transmisi yang telah tersedia.</p>
<p data-start="2474" data-end="2805">Sementara itu, sektor pariwisata alam dan Ijen Global Geopark menjadi keunggulan kompetitif Bondowoso di tingkat nasional dan internasional. Pengakuan global tersebut membuka peluang investasi pada pengembangan eco-tourism, eco-lodge ramah lingkungan, wisata edukasi, serta penguatan desa wisata berbasis ekonomi lokal.</p>
<p data-start="2807" data-end="3103">Untuk mendukung ketiga pilar tersebut, Pemkab Bondowoso juga mendorong penguatan infrastruktur dan konektivitas. Di antaranya rencana reaktivasi jalur kereta api Panarukan–Bondowoso–Jember–Surabaya guna meningkatkan efisiensi logistik dan mendukung hilirisasi sektor pertanian serta industri.</p>
<p data-start="3105" data-end="3288">Selain itu, pengembangan dan pelebaran Jalan Arak-Arak sebagai antisipasi Exit Tol Besuki dinilai strategis untuk memperkuat aksesibilitas wilayah dan memperlancar arus investasi.</p>
<p data-start="3290" data-end="3611">Bupati Abdul Hamid Wahid mengungkapkan, realisasi investasi di Bondowoso menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, nilai investasi yang tercatat melalui sistem Online Single Submission (OSS) mencapai sekitar Rp1,278 triliun, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di daerah tersebut.</p>
<p data-start="3613" data-end="3792">“Capaian ini menunjukkan Bondowoso memiliki fondasi investasi yang kuat dan prospektif, dengan komitmen pemerintah daerah menghadirkan kepastian dan kemudahan berusaha,” tegasnya.</p>
<p data-start="3794" data-end="4036">Melalui Bondowoso Investment Gathering 2025, pemerintah daerah berharap terbangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat posisi Bondowoso sebagai daerah tujuan investasi hijau yang berdaya saing dan berkelanjutan. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3794" data-end="4036"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekonomi Bondowoso Tumbuh 6,46 Persen, Melonjak di Atas Nasional dan Duduki Peringkat Dua Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ekonomi-bondowoso-tumbuh-646-persen-melonjak-di-atas-nasional-dan-duduki-peringkat-dua-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ekonomi-bondowoso-tumbuh-646-persen-melonjak-di-atas-nasional-dan-duduki-peringkat-dua-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Pertumbuhan ekonomi Bondowoso mencapai 6,46 persen pada Triwulan III 2025, melampaui nasional dan menempati peringkat kedua Jawa Timur, didorong sektor pertanian, UMKM, pariwisata, dan investasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6943dc8689236.webp" length="59858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 17:33:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Pemerintah, Kinerja, pemkab, bupati, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="281" data-end="663"><strong>BONDOWOSO, SJP - </strong>Kinerja ekonomi Kabupaten Bondowoso sepanjang 2025 menunjukkan tren menguat. Berdasarkan data Triwulan III Tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Bondowoso mencapai 6,46 persen (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,04 persen dan menempatkan daerah ini sebagai peringkat kedua tertinggi dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.</p>
<p data-start="665" data-end="974">Capaian tersebut mencerminkan akselerasi pembangunan ekonomi daerah di bawah kepemimpinan Bupati . Abdul Hamid Wahid dan Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i. Sejak awal tahun, pertumbuhan ekonomi Bondowoso terus meningkat secara konsisten dari satu triwulan ke triwulan berikutnya.</p>
<p data-start="976" data-end="1293">Pada Triwulan I 2025, ekonomi Bondowoso tumbuh 4,67 persen, didorong penguatan sektor pertanian dan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Memasuki Triwulan II, pertumbuhan naik menjadi 5,40 persen, seiring percepatan pembangunan infrastruktur yang memperlancar distribusi barang dan jasa.</p>
<p data-start="1295" data-end="1568">Momentum tersebut berlanjut pada Triwulan III, dengan lonjakan pertumbuhan hingga 6,46 persen. Peningkatan signifikan ini ditopang oleh penguatan sektor pariwisata, hilirisasi produk unggulan daerah, serta iklim investasi yang semakin kondusif dan ramah lingkungan.</p>
<p data-start="1570" data-end="1869">Pemerintah Kabupaten Bondowoso menilai, kinerja positif tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan partisipasi masyarakat. Fokus kebijakan diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, kemudahan perizinan, pengembangan agribisnis, serta peningkatan daya saing UMKM.</p>
<p data-start="1871" data-end="2231">Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan sekadar capaian statistik, melainkan indikator keberhasilan kolaborasi lintas sektor.</p>
<p data-start="1871" data-end="2231">“Pertumbuhan ekonomi ini adalah refleksi kerja bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kebijakan yang kami dorong diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).</p>
<p data-start="2233" data-end="2550">Nantinya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen menjaga konsistensi pembangunan dengan menitikberatkan pada sektor agribisnis, UMKM, dan infrastruktur strategis.</p>
<p data-start="2233" data-end="2550">"Kami juga memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan," kata bupati yang karib disapa Ra Hamid ini.</p>
<p data-start="2552" data-end="2885">Dengan capaian pertumbuhan 6,46 persen, Bondowoso dinilai memiliki fondasi ekonomi yang semakin kuat di tingkat regional.</p>
<p data-start="2552" data-end="2885">"Kami optimististis, strategi pembangunan yang terukur dan berkelanjutan akan memperkokoh daya saing ekonomi sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan pada tahun-tahun mendatang," pungkas bupati.<strong> (*)</strong></p>
<p data-start="2552" data-end="2885"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai di Trenggalek Anjlok Jelang Nataru, Komoditas Lain Malah Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-trenggalek-anjlok-jelang-nataru-komoditas-lain-malah-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-trenggalek-anjlok-jelang-nataru-komoditas-lain-malah-naik</guid>
<description><![CDATA[ Fluktuasi harga ini berdampak langsung pada margin keuntungan pelaku usaha kuliner. Wira (43), seorang pengusaha warung makan di Trenggalek, mengaku sulit mendulang laba bersih di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6943b9dbe4ffb.webp" length="63366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 16:00:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Trenggalek, pasar basah trenggalek, harga bahan pokok, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TRENGGALEK, SJP </strong>— Dinamika harga kebutuhan pokok di Pasar Basah Trenggalek menunjukkan tren fluktuatif sepekan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. </p>
<p>Meski harga komoditas cabai yang sempat melambung kini mulai mengalami deeskalasi harga, sejumlah bahan pangan lainnya justru merangkak naik, mengancam stabilitas daya beli masyarakat.</p>
<p>Pantauan di pasar pada Kamis (18/12/2025), harga cabai rawit, cabai merah, dan cabai keriting menunjukkan penurunan signifikan. Komoditas yang sebelumnya sempat menyentuh angka psikologis Rp90.000 per kilogram, kini terkoreksi tajam menjadi Rp58.000 per kilogram.</p>
<p>Penurunan ini dipicu oleh melimpahnya pasokan dari tingkat petani yang mulai memasuki masa panen raya. </p>
<p>"Intervensi pasar dan melimpahnya stok membuat harga berangsur normal. Saat harga menyentuh Rp90 ribu, volume pembelian konsumen merosot hingga 50 persen," ujar Siti Fatimah (50), salah satu pedagang di Pasar Basah Trenggalek.</p>
<p>Di saat harga cabai melandai, tren kenaikan justru terjadi pada komoditas sayuran dan protein hewani. Seperti sayur wortel misalnya, mengalami inflasi sebesar 100 persen, dari harga sebelumnya Rp10.000 kini menjadi Rp20.000 per kilogramnya.</p>
<p>Kemudian telur ayam ras naik ke angka Rp30.000 dari sebelumnya di kisaran Rp24.000 per kilogram. Disusul komoditi telur puyuh yang kini menembus angka Rp36.000 per kilogramnya.</p>
<p>Sementara itu, harga bawang merah terpantau variatif namun relatif stabil pada angka Rp55.000 per kilogram untuk kualitas kering dan Rp32.000 per kilogram untuk bawang basah. Bawang putih masih bertahan di angka Rp30.000 per kilogram.</p>
<p>Fluktuasi harga ini berdampak langsung pada margin keuntungan pelaku usaha kuliner. Wira (43), seorang pengusaha warung makan di Trenggalek, mengaku sulit mendulang laba bersih di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>"Kenaikan harga bahan baku memaksa kami melakukan penyesuaian operasional. Kami memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga loyalitas pelanggan, namun menyiasatinya dengan pengecilan porsi atau pembagian potong komoditas yang lebih banyak," ungkap dia.</p>
<p>Kondisi pasar yang mulai kondusif pasca-lonjakan ekstrem cabai tidak lepas dari langkah preventif Pemerintah Kabupaten Trenggalek. </p>
<p>Sebelumnya, pemerintah daerah telah mengucurkan subsidi transportasi dan komoditas untuk menekan laju inflasi di tingkat pasar tradisional.</p>
<p>Meski aktivitas jual beli kembali menggeliat, masyarakat berharap pemerintah tetap memperketat pengawasan distribusi bahan pokok guna mengantisipasi adanya spekulasi harga oleh oknum tengkulak menjelang puncak libur akhir tahun. </p>
<p>"Kalau dibilang laba, ya laba cuma bisa buat beli lagi, Mas. Istilahnya enggak bisa buat nabung, tapi cukup untuk muter, harapannya ya segera stabil kembali," pungkas Wira. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Satgas Pangan Pasuruan Perketat Pengawasan Makanan dan Harga Pokok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-satgas-pangan-pasuruan-perketat-pengawasan-makanan-dan-harga-pokok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-satgas-pangan-pasuruan-perketat-pengawasan-makanan-dan-harga-pokok</guid>
<description><![CDATA[ Beras medium ditemukan dengan harga Rp13.500/kg, beras SPHP Bulog dengan harga Rp12.500/kg dan beras premium dengan harga Rp14.900/kg. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69438ffd0eef4.webp" length="49566" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 12:30:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Satgas Pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan memperketat pengawasan peredaran komoditas pangan dan barang konsumsi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.</p>
<p></p>
<p>Kanit Ekonomi Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ketelitian saat berbelanja produk makanan dan minuman. </p>
<p></p>
<p>Imbauan ini menyusul inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan petugas gabungan di sejumlah pasar ritel di wilayah Pandaan, Kamis (18/12/2025).</p>
<p></p>
<p>"Masyarakat harus lebih waspada menjelang Nataru. Meski dalam sidak kali ini kami tidak menemukan barang kedaluwarsa atau rusak, ketelitian dalam mengecek kemasan dan tanggal kedaluwarsa sangat diperlukan," ujar Ipda Eko.</p>
<p></p>
<p>Selain menyasar pasar modern, Satgas Pangan juga memantau pasar tradisional di Kecamatan Pandaan dan Sukorejo. </p>
<p></p>
<p>Fokus utama pemantauan adalah ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), khususnya beras.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, harga beras di Kabupaten Pasuruan terpantau masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). </p>
<p></p>
<p>Beras medium ditemukan dengan harga Rp13.500/kg, beras SPHP Bulog dengan harga Rp12.500/kg dan beras premium dengan harga Rp14.900/kg.</p>
<p></p>
<p>Koordinator Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, menyatakan bahwa koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menunjukkan tren harga yang stabil dibandingkan pekan sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>"Data menunjukkan harga di pasar tradisional maupun ritel modern masih berada dalam batas HET. Stok ketersediaan barang juga dipastikan aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat," jelas AKP Adimas yang juga menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Pasuruan tersebut. </p>
<p></p>
<p>Pemerintah tidak akan menoleransi adanya praktik spekulasi harga yang merugikan konsumen. </p>
<p></p>
<p>AKP Adimas menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan represif bagi pedagang atau distributor yang terbukti melanggar ketentuan.</p>
<p></p>
<p>Satgas Pangan berkomitmen untuk terus melakukan monitoring secara berkelanjutan hingga situasi harga dan pasokan pangan benar-benar stabil di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.</p>
<p></p>
<p>"Jika ditemukan penjualan di atas HET, kami akan memberikan teguran keras. Namun, jika tetap membandel, kami tidak segan untuk melakukan pencabutan izin usaha," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lonjakan Kunjungan Hotel di Bojonegoro Bukan Karena Pariwisata, Tapi Masifnya Kegiatan Birokrasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lonjakan-kunjungan-hotel-di-bojonegoro-bukan-karena-pariwisata-tapi-masifnya-kegiatan-birokrasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lonjakan-kunjungan-hotel-di-bojonegoro-bukan-karena-pariwisata-tapi-masifnya-kegiatan-birokrasi</guid>
<description><![CDATA[ Ketergantungan yang tinggi pada agenda pemerintah (government spend) dan aktivitas korporasi menunjukkan bahwa sektor perhotelan belum sepenuhnya didorong oleh wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang untuk tujuan rekreasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6942407e0872a.webp" length="33900" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 13:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Okupansi hotel, BPS Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Bojonegoro hari ini, Jatim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP </b>— Sektor akomodasi di Kabupaten Bojonegoro mencatatkan lonjakan statistik yang cukup signifikan. </p>
<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di wilayah ini melampaui ambang batas psikologis 50 persen. </p>
<p>Berdasarkan rilis BPS Bojonegoro, okupansi hotel berbintang di Kota Ledre ini menyentuh angka 50,77 persen. </p>
<p>Capaian ini menandakan pertumbuhan sebesar 8,96 poin secara <em>month to month</em> jika dibandingkan dengan periode September.</p>
<p>Kepala BPS Bojonegoro, Syawaluddin Siregar, mengonfirmasi bahwa angka tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang periode Januari hingga Oktober. </p>
<p>Kendati demikian, lonjakan ini ditengarai bukan dipicu oleh daya tarik pariwisata murni, melainkan masifnya kegiatan birokrasi dan agenda korporasi.</p>
<p>"Meningkatnya hunian ini dipengaruhi oleh jumlah kegiatan yang berlangsung di daerah, baik event dari pemerintah maupun pihak swasta yang jauh lebih masif dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," ujar Syawaluddin.</p>
<p>Ketergantungan yang tinggi pada agenda pemerintah (<em>government spend</em>) dan aktivitas korporasi menunjukkan bahwa sektor perhotelan belum sepenuhnya didorong oleh wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang untuk tujuan rekreasi.</p>
<p>Di tengah meroketnya jumlah kamar yang terisi, terdapat anomali pada rata-rata lama menginap tamu (<em>length of stay</em>). BPS mencatat penurunan durasi menginap dari 1,43 hari pada September menjadi 1,37 hari pada Oktober.</p>
<p>Fenomena singgah singkat ini mengindikasikan bahwa Bojonegoro masih dipandang sebagai kota transit atau destinasi bisnis kilat, bukan destinasi wisata menetap.</p>
<p>Penurunan durasi menginap ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha lain, seperti UMKM kuliner dan sektor transportasi, karena waktu yang dihabiskan wisatawan untuk membelanjakan uangnya di daerah menjadi semakin terbatas.</p>
<p>Meski TPK di atas 50 persen memberikan napas baru bagi pengusaha hotel, pemerintah daerah dituntut untuk melakukan diversifikasi daya tarik wisata agar angka keterisian tidak hanya bergantung pada kalender anggaran pemerintah.</p>
<p>"Angka 50,77 persen memberikan gambaran bahwa separuh kapasitas kamar terisi setiap harinya. Namun, jika durasi menginap terus menurun, efek domino terhadap ekonomi lokal, seperti serapan produk UMKM dan jasa wisata, berisiko tidak maksimal," tutupnya.<b> (*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kacang Tanah Meroket, Produsen Sambal Pecel di Blitar Pilih Naikkan Harga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kacang-tanah-meroket-produsen-sambal-pecel-di-blitar-pilih-naikkan-harga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kacang-tanah-meroket-produsen-sambal-pecel-di-blitar-pilih-naikkan-harga</guid>
<description><![CDATA[ Produsen sambal pecel di Kota Blitar memilih menaikkan harga, karena harga kacang tanah yang terus meroket. Sampai saat ini, harga kacang tanah di Kota Blitar tembus Rp40.000 per kilogram dan kacang tanah merupakan bahan utama dalan pembuatan sambal pecel. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694145b153bcf.webp" length="63696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 19:02:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Kacang Tanah, Meroket, Kota Blitar, Produsen, Sambal Pecel, Pilih, Naikan, Harga.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kenaikan harga kacang tanah yang meroket dalam sebulan terakhir berdampak signifikan terhadap usaha sambal pecel di Kota Blitar, Jawa Timur.</p>
<p>Untuk menekan kerugian akibat membengkaknya biaya produksi, produsen sambal pecel terpaksa menaikkan harga jual produknya.</p>
<p>Suyatin (63) salah satu produsen sambal pecel asal Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar saat ditemui mengatakan, harga kacang tanah sebagai bahan baku utama kini tembus Rp40.000 per kilogramnya. Padahal sebelumnya, harga kacang tanah sebesar Rp30.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Kacang tanah sekarang harganya Rp40.000 per kilogramnya, ini sangat berpengaruh pada biaya produksi sambal pecel," kata dia saat ditemui, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Menurutnya, kenaikan harga kacang tanah secara otomatis meningkatkan biaya produksi. Kondisi ini semakin berat karena harga bahan baku lain, seperti cabai rawit juga mengalami kenaikan. Kini harga cabai rawit mencapai Rp80 ribu per kilogramnya.</p>
<p>Akibat lonjakan harga bahan baku, keuntunhan produsen sambal pecel semakin menipis. Untuk menyiasati kondisi tersebut, Suyatin akhirnya menaikkan harga jual sambal pecel ke pelanggan.</p>
<p>"Harga jual sambal pecel saya naikkan dari Rp48.000 menjadi Rp50.000 per kilogramnya," ujarnya.</p>
<p>Suyatin mengaku memilih menaikkan harga jual daripada mengurangi takaran bumbu yang dapat mempengaruhi cita rasa sambal pecel produksinya. Ia ingin kualitas produk sambal pecelnya tetap terjaga meski biaya produksi meningkat.</p>
<p>"Saya tidak berani mengurangi bumbu karena takut rasanya berubah. Jadi, saya pilih menaikkan harga jual," terangnya.</p>
<p>Perempuan dengan delapan orang cucu ini juga tak memungkiri jika harga kacang tanah masih terus mengalami kenaikan, maka harga sambal pecel juga akan disesuaikan. Pasalnya, saat ini keuntungan yang diperoleh Suyatin masih tergolong tipis.</p>
<p>"Kalau sekarang ini untungnya sangat tipis, karena biasa produksi yang mahal," tuturnya.</p>
<p>Suyatin telah memenuhi usaha produksi sambal pecel ini sejak tahun 2010 dan ia mengaku baru kali ini harga kacang tanah melambung tinggi dan menembus angka Rp40.000 per kilogramnya.</p>
<p>Dalam sepekan, Suyatin rata-rata membutuhkan sedikitnya dua kuintal kacal tanah untuk memenuhi kebutuhan produksi sambal pecel. Produk sambal pecel Suyatin, tidak hanya dipasarkan di wilayah Blitar, tetapi juga dikirim ke berbagai daerah, seperti Malang, Surabaya, Jakarta, Bogor dan Bandung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDRB Per Kapita Kota Batu Tembus Rp99,49 Juta, Pemkot Fokus Pertumbuhan Inklusif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdrb-per-kapita-kota-batu-tembus-rp9949-juta-pemkot-fokus-pertumbuhan-inklusif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdrb-per-kapita-kota-batu-tembus-rp9949-juta-pemkot-fokus-pertumbuhan-inklusif</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) per kapita Kota Batu mencapai Rp99,49 juta per tahun, menempatkan kota wisata ini di peringkat ketujuh dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6940fe11abd15.webp" length="23592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 15:00:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, PDRB ADHB, 10 Besar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BATU, SJP </b>— Kota Batu berhasil mengukuhkan posisinya dalam jajaran elite ekonomi Jawa Timur. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) per kapita Kota Batu mencapai Rp99,49 juta per tahun, menempatkan kota wisata ini di peringkat ketujuh dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Meski mencatatkan tren positif dalam empat tahun terakhir, Pemerintah Kota Batu memberikan catatan kritis terhadap laju pertumbuhan tahunan. </p>
<p></p>
<p>Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengungkapkan bahwa rata-rata pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) saat ini berada di angka 5,85 persen, cenderung lebih rendah dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>"Secara historis, pertumbuhan tahun 2024 memang melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Kita pernah mencapai puncak pertumbuhan pada 2014 sebesar 11,65 persen, namun juga sempat terkontraksi tajam hingga minus 8,08 persen pada masa pandemi tahun 2020," ujar Heli, Selasa (16/12/2025).</p>
<p></p>
<p>Menyikapi dinamika tersebut, Pemkot Batu telah menyiapkan langkah strategis untuk tahun anggaran 2026. Fokus utama tidak lagi hanya bertumpu pada sektor pariwisata, melainkan diversifikasi ekonomi yang lebih luas untuk menyerap tenaga kerja lokal.</p>
<p></p>
<p>Beberapa poin penguatan ekonomi yang dicanangkan adalah modernisasi pertanian, yakni pengembangan hortikultura bernilai tambah dan industri pengolahan hasil tani.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya adalah digitalisasi UMKM, yakni mendorong pelaku usaha kecil masuk ke ekosistem digital dan ekonomi kreatif.</p>
<p></p>
<p>Ketiga adalah penguatan SDM, yakni pelatihan tenaga kerja yang diselaraskan dengan kebutuhan pasar terkini.</p>
<p></p>
<p>"Kami tidak semata-mata mengejar peringkat di Jawa Timur. Fokus utama pemerintah adalah memastikan pertumbuhan ekonomi ini bersifat inklusif, berkeadilan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat," tegas Heli.</p>
<p></p>
<p>Capaian Kota Batu sebesar Rp99,49 juta per kapita menempatkannya di tengah persaingan ketat kota-kota industri dan jasa di Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu Sepuluh besar daerah dengan PDRB ADHB per kapita tertinggi di Jawa Timur pada 2024 ditempati oleh Kota Kediri sebesar Rp 565,84 juta per kapita per tahun, disusul Kota Surabaya Rp 264,37 juta, Kabupaten Gresik Rp 138,27 juta, Kabupaten Sidoarjo Rp 136,72 juta, Kabupaten Pasuruan Rp 121,69 juta, Kota Malang Rp 114,72 juta, Kota Batu Rp 99,49 juta, Kabupaten Mojokerto Rp 98,01 juta, Kota Madiun Rp 92,45 juta, dan Kabupaten Bojonegoro Rp 76,81 juta per kapita per tahun.</p>
<p></p>
<p>Ke depan, optimalisasi sektor jasa dan ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru agar kontribusi pendapatan di Kota Batu semakin merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. </p>
<p></p>
<p>"Fokus utama kami adalah memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kota Batu," tandasnya.<b> (*)</b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Malang Darurat Keuangan Ilegal, OJK Catat Ratusan Aduan, Pinjol Mendominasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/malang-darurat-keuangan-ilegal-ojk-catat-ratusan-aduan-pinjol-mendominasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/malang-darurat-keuangan-ilegal-ojk-catat-ratusan-aduan-pinjol-mendominasi</guid>
<description><![CDATA[ Data komprehensif terkait layanan konsumen periode 1 Januari hingga 30 November 2025. Dari total 2.324 layanan konsumen, sebanyak 276 pengaduan terafiliasi langsung dengan aktivitas keuangan ilegal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6940e38e1c450.webp" length="27876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 13:30:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJK Malang, Satgas PASTI, Penipuan Investasi, Pinjol Ilegal, Literasi Keuangan, Perlindungan Konsumen, Malang Raya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP</strong> — Fenomena penipuan investasi dan pinjaman online (pinjol) ilegal masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi masyarakat di Malang Raya. </p>
<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang melaporkan adanya ribuan layanan pengaduan sepanjang tahun 2025, dengan tren kasus yang didominasi oleh aktivitas keuangan tanpa izin.</p>
<p>Merespons urgensi tersebut, OJK Malang bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Malang Raya menggelar <em>Focus Group Discussion</em> (FGD) lintas sektoral pada Senin (15/12/2025). </p>
<p>Forum ini bertujuan memperkuat sinergi pencegahan dan memetakan strategi penanganan hukum yang lebih agresif.</p>
<p>Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, memaparkan data komprehensif terkait layanan konsumen periode 1 Januari hingga 30 November 2025. Dari total 2.324 layanan konsumen, sebanyak 276 pengaduan terafiliasi langsung dengan aktivitas keuangan ilegal.</p>
<p>"Lebih dari 50 persen pengaduan tersebut berkaitan dengan pinjaman online ilegal. Data ini menjadi alarm bagi kami untuk melakukan penanganan yang lebih terkoordinasi dan efektif melalui Satgas PASTI," tegas Farid, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan analisis geografis, sebaran konsumen yang melaporkan kasus penipuan terdeteksi cukup signifikan di wilayah perkotaan dan di Kota Malang tercatat 19,44 persen dari total layanan pengaduan, di Kota Batu tercatat 13,73 persen dari total layanan pengaduan.</p>
<p>Farid menjelaskan bahwa tingginya angka pengaduan di wilayah urban menunjukkan perlunya penguatan edukasi yang lebih terarah. </p>
<p>FGD tersebut menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan otoritas keuangan terkait kewenangan penindakan.</p>
<p>Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur DPR RI, DPRD, Bank Indonesia, akademisi, hingga pelaku UMKM dan tokoh agama. Keterlibatan elemen masyarakat diharapkan mampu mempersempit ruang gerak entitas ilegal melalui peningkatan literasi keuangan di akar rumput.</p>
<p>Sebagai langkah konkret pasca-FGD, Satgas PASTI Malang Raya tengah menyusun program kerja tahun 2026. </p>
<p>Fokus utama akan diarahkan pada pemetaan sasaran prioritas edukasi serta perluasan jangkauan pengawasan terpadu guna memastikan masyarakat Malang Raya terlindungi dari jeratan investasi bodong dan pinjol ilegal. </p>
<p>"Kami berbagi <em>best practice</em> dan membedah tantangan di lapangan. Tujuannya agar tidak ada lagi celah bagi pelaku aktivitas keuangan ilegal untuk beroperasi di wilayah ini," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Kacang Tanah di Kota Blitar Meroket, Tembus Rp40 Ribu per Kilogram, Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-kacang-tanah-di-kota-blitar-meroket-tembus-rp40-ribu-per-kilogram-pedagang-keluhkan-penjualan-menurun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-kacang-tanah-di-kota-blitar-meroket-tembus-rp40-ribu-per-kilogram-pedagang-keluhkan-penjualan-menurun</guid>
<description><![CDATA[ Harga kacang tanah di Kota Blitar terpantau terus melambung tinggi dan saat ini tembus Rp40.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya seharga Rp29.000-Rp30.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69400bc7e895f.webp" length="69542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 20:48:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Kacang Tanah, Kota Blitar, Meroket, Mahal, Pedagang, Keluhkan, Penjualan, Menurun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga kacang tanah di pasar tradisional Kota Blitar terpantau meroket.</p>
<p>Seperti di Pasar Legi, Kota Blitar, harga kacang tanah tembus Rp40.000 per kilogram. Sedangkan sebelumnya, harga kacang tanah normalnya Rp29.000-Rp30.000 per kilogramnya.</p>
<p>Salah satu pedagang di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Didik Santoso mengatakan kenaikan ini terjadi sejak 10 hari terakhir dan sampai saat ini terus meroket hingga menembus Rp40.000 per kilogram.</p>
<p>"Sebelumnya masih Rp20 ribuan, naiknya pelan-pelan dan sekarang sudah Rp40.000 per kilogram untuk kacang tanah," kata dia, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Kenaikan harga kacang tanah ini dipicu oleh menurunnya pasokan dari petani. Menurut Didik, banyak petani yang tidak lagi menanam kacang tanah dan hasilnya panen berkurang hingga stok di pasaran menipis.</p>
<p>Secara tidak langsung, kondisi ini juga berdampak langsung pada penjualan. Omzet penjualan di tokonya juga menurun signifikan. Biasanya per hari bisa menjual 20 kilogram, sekarang hanya mampu menjual 10 kilogram kacang tanah.</p>
<p>"Kalau harga naik otomatis penjualan turun, pelanggan jadi mengurangi jumlah kacang tanah yang dibeli, karena mahal," ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya terpantau relatif stabil. Bahkan ada beberapa yang terpantau harganya mulai mengalami penurunan.</p>
<p>Seperti harga bawang merah mulai turun menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan sebelumnya sempat menyentuh angka Rp52.000 per kilogram.</p>
<p>"Ada beberapa yang harganya mulai turun dan juga stabil. Menjelang Nataru ini, kondisi pasar mulai rame dan banyak pembeli datang," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Implementasi Instruksi Mendagri, KAI Bojonegoro Beri Diskon Tiket 20% Sambut Arus Mudik Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/implementasi-instruksi-mendagri-kai-bojonegoro-beri-diskon-tiket-20-sambut-arus-mudik-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/implementasi-instruksi-mendagri-kai-bojonegoro-beri-diskon-tiket-20-sambut-arus-mudik-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Program diskon 20% ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan bagi calon pemudik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693fbeb7225e1.webp" length="48558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 16:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Abrori</dc:creator>
<media:keywords>Promo akhir tahun, Tiket KAI, Stasiun Bojonegoro, Berita Bojonegoro, Bojonegoro hari ini, Stasiun Bojonegoro, KAI Daop 8, Jatim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>BOJONEGORO, SJP </b>— PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Stasiun KAI Bojonegoro secara resmi meluncurkan program diskon harga tiket perjalanan sebagai bagian dari implementasi instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memberikan pelayanan terbaik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). </p>
<p>Program diskon 20% ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan bagi calon pemudik.</p>
<p>Kepala Stasiun KAI Bojonegoro, Triyoko, menjelaskan bahwa program spesial ini dirancang sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia KAI sekaligus upaya optimalisasi pelayanan di masa puncak akhir tahun.</p>
<p>KAI Bojonegoro menawarkan dua skema diskon utama yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas. Pertama adalah diskon khusus kelas eksekutif sebesar 20%.</p>
<p>Masa Pembelian diskon kelas eksekutif ini mulai 12 Desember 2025, masa keberangkatan pada tanggal 12 hingga 17 Desember 2025, dan saluran pembelian hanya melalui aplikasi Access by KAI.</p>
<p>Diskon yang kedua adalah diskon semua kelas komersial sebesar 20%. Masa pembelian dan keberangkatannl, jangka panjang, mulai 21 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.</p>
<p>Saluran Pembelian dapat diakses melalui semua saluran resmi KAI (aplikasi Access by KAI, situs web resmi, Indomaret, Alfamart, Kantor Pos, dan channel resmi lainnya).</p>
<p>"Diskon 20 persen untuk semua kelas ini berlaku untuk kereta api ekonomi komersial, di luar Public Service Obligation (PSO). Seperti kereta api Kertajaya bisa digunakan. Hanya KA Airlangga saja yang masuk skema PSO di Bojonegoro," terang Triyoko.</p>
<p>Menghadapi lonjakan penumpang Nataru yang diperkirakan padat, Triyoko turut memberikan imbauan penting kepada calon penumpang. Ia menekankan perlunya perencanaan yang matang demi kenyamanan bersama.</p>
<p>"Program Nataru kami sudah berjalan. Kami sangat menyarankan masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari, jangan sampai mendekati waktu keberangkatan. Tiket bisa dipesan 45 hari sebelum keberangkatan," tegas Triyoko.</p>
<p>Pemesanan tiket lebih awal tidak hanya menjamin ketersediaan kursi, tetapi juga membantu menghindari ketegangan dan ketergesaan, sehingga perjalanan dapat dinikmati dengan lebih nyaman.</p>
<p>Selain itu, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan di dalam gerbong, KAI Bojonegoro meminta penumpang untuk membatasi jumlah barang bawaan.</p>
<p>Masyarakat diimbau segera memanfaatkan momentum diskon ini dan merencanakan pembelian tiket perjalanan mereka secepatnya untuk menikmati liburan Nataru yang lebih hemat, lancar, dan nyaman.</p>
<p>"Kami mengimbau agar para pemudik jangan membawa barang terlalu banyak. Barang yang berlebihan dapat mengganggu kenyamanan antar penumpang lainnya di dalam gerbong. Mari kita jaga bersama kenyamanan perjalanan ini," tutupnya. <b>(*) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Lonjakan Nataru, KAI Daop 8 Surabaya Tambah Tujuh Perjalanan Kereta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antisipasi-lonjakan-nataru-kai-daop-8-surabaya-tambah-tujuh-perjalanan-kereta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antisipasi-lonjakan-nataru-kai-daop-8-surabaya-tambah-tujuh-perjalanan-kereta</guid>
<description><![CDATA[ Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan meningkat signifikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693e2dad3c485.webp" length="27782" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 11:22:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Angkutan nataru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP</strong> — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menambah tujuh perjalanan kereta api jarak jauh selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan meningkat signifikan.</p>
<p>Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan masa angkutan Nataru berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Puncak arus penumpang diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025.</p>
<p>“Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, selain mengoperasikan kereta api reguler jarak jauh, KAI Daop 8 juga menambah tujuh perjalanan kereta api tambahan,” ujar Mahendro kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).</p>
<p>Hingga saat ini, pemesanan tiket kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya terus menunjukkan tren peningkatan. Dari total 449.352 tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan Nataru, sebanyak 147.368 tiket telah dipesan.</p>
<p>Menurut Mahendro, tujuan favorit penumpang selama libur Nataru antara lain Semarang, Yogyakarta, Malang, Jakarta, Bandung, hingga Ketapang. Tingginya permintaan tersebut membuat KAI perlu menambah kapasitas angkut agar layanan tetap optimal.</p>
<p>Stasiun Surabaya Pasarturi tercatat sebagai stasiun keberangkatan paling diminati, disusul Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang. Sejumlah kereta api favorit selama periode Nataru di wilayah Daop 8 antara lain KA Sancaka, KA Airlangga, KA Mutiara Timur, KA Pasundan, dan KA Gajayana.</p>
<p>Selama masa angkutan Nataru, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan rata-rata 24.964 tempat duduk per hari. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI atau agen resmi penjualan tiket.</p>
<p>Selain penambahan perjalanan, KAI juga memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kereta api jarak jauh kelas ekonomi komersial guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan selama libur akhir tahun. (**)</p>
<p>Sumber : beritasatu.com</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UPZ SIG Pabrik Tuban Wujudkan Rumah Layak Huni, Ganti Gubuk Rapuh Jadi Tempat Tinggal Kokoh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/upz-sig-pabrik-tuban-wujudkan-rumah-layak-huni-ganti-gubuk-rapuh-jadi-tempat-tinggal-kokoh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/upz-sig-pabrik-tuban-wujudkan-rumah-layak-huni-ganti-gubuk-rapuh-jadi-tempat-tinggal-kokoh</guid>
<description><![CDATA[ Setelah puluhan tahun tinggal di rumah bambu yang rapuh dan bocor, Sarpuah kini dapat menikmati hari tua di tempat tinggal baru yang lebih aman dan nyaman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693c4a4730aa0.webp" length="69328" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 08:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN, SJP</strong> — Program bantuan pembangunan rumah layak huni yang diinisiasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban membawa perubahan signifikan bagi Nenek Sarpuah (64), warga Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Tuban. </p>
<p>Setelah puluhan tahun tinggal di rumah bambu yang rapuh dan bocor, Sarpuah kini dapat menikmati hari tua di tempat tinggal baru yang lebih aman dan nyaman.</p>
<p>Rumah lama Sarpuah yang berukuran 5x7 meter telah mengalami kerusakan parah. Dinding bambu yang lapuk dan atap yang bocor di banyak titik membuatnya rentan terhadap cuaca buruk, terutama saat hujan. Kondisi ini diperparah karena ia hidup seorang diri tanpa keturunan.</p>
<p>Setelah melalui proses pembongkaran dan pembangunan ulang oleh UPZ SIG Pabrik Tuban, kini berdiri rumah baru berukuran 5x9 meter yang kokoh. </p>
<p>Lantai yang semula berupa tanah kini telah diganti keramik, memberikan Sarpuah kenyamanan dan rasa aman yang belum pernah ia rasakan.</p>
<p>"<em>Alhamdulillah</em> sekarang rumah saya sudah bagus dan lebih nyaman, ini berkat dibangun oleh UPZ SIG Pabrik Tuban," ujar Sarpuah penuh haru, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Sekretaris UPZ SIG Pabrik Tuban, Andik Sutikno, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini adalah bagian dari inisiatif sosial "Tuban Peduli". </p>
<p>Program ini merupakan salah satu dari lima pilar utama UPZ SIG, bersama dengan Tuban Cerdas, Tuban Takwa, Tuban Berdaya, dan Tuban Sehat.</p>
<p>"Kami berharap rumah baru ini memberikan suasana yang lebih sehat, nyaman, dan aman sehingga Nenek Sarpuah bisa menjalani hari tua dengan tenang tanpa khawatir kebocoran atau bangunan rapuh," jelas Andik.</p>
<p>Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial dan komitmen berkelanjutan dari karyawan SIG Pabrik Tuban dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, khususnya bagi warga kurang mampu. </p>
<p>"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi penerima dan membawa keberkahan bagi para pemberi zakat," tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Perangkat Desa Kapu, Dhohir, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah lama berencana merenovasi rumah Sarpuah, namun terkendala regulasi.</p>
<p>"<em>Alhamdulillah</em> sekarang bisa terealisasi berkat program UPZ SIG," kata Dhohir. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Langkah Positif, Lima KDMP di Jombang Serap Komoditas dari Bulog</title>
<link>https://suarajatimpost.com/langkah-positif-lima-kdmp-di-jombang-serap-komoditas-dari-bulog</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/langkah-positif-lima-kdmp-di-jombang-serap-komoditas-dari-bulog</guid>
<description><![CDATA[ Penyerapan ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat setempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a94b9e9386.webp" length="44066" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 17:29:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, KDMP, Koperasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Sebanyak lima Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Jombang menunjukkan langkah positif mendukung ekonomi warga di pedesaan. Selain telah beroperasi dan kelima KDMP telah menyerap sejumlah komoditas dari Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Mojokerto. </p>
<p></p>
<p>Penyerapan ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat setempat.</p>
<p></p>
<p>Pemimpin Cabang (Pincab) Perum Bulog KC Mojokerto, Muhammad Husin, menyatakan bahwa program KDMP merupakan langkah strategis dan sejalan dengan mandat pemerintah kepada Bulog untuk mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP).</p>
<p></p>
<p>"Dari sisi hulu, kami bertugas menyerap gabah dan beras sebanyak-banyaknya dari petani untuk stok CBP. Sementara dari sisi hilir, kami perlu mendistribusikan beras agar kualitasnya tetap segar dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Salah satu titik penyaluran yang kami optimalkan adalah melalui program KDMP ini," ungkap Husin kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).</p>
<p></p>
<p>Data yang dihimpun oleh Perum Bulog KC Mojokerto mencatat, lima KDMP di Kabupaten Jombang yang menyerap komoditi dari Bulog adalah KDMP Betek Mojoagung, KDMP Pulugedang Tembelang, KDMP Jatimlerek Plandaan, KDMP Sumberteguh Kudu dan KDMP Grobogan Mojowarno.  </p>
<p></p>
<p>Husin menyebut, distribusi beras ini dilakukan secara periodik, dengan rata-rata interval dua minggu sekali, bergantung pada permintaan atau PO dari masing-masing koperasi.</p>
<p></p>
<p>Jumlah penyerapan beras SPHP per koperasi dalam setiap periode berkisar antara satu hingga dua ton dalam setiap penyaluran. </p>
<p></p>
<p>Selain beras, Bulog KC Mojokerto juga mendistribusikan komoditas pangan pokok lainnya, yakni gula dan minyak goreng, melalui jaringan koperasi tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Harapan kami, setiap desa sudah memiliki KDMP. Dengan adanya kolaborasi dan sinergi ini, produk kami, baik beras, gula, maupun minyak goreng, dapat terdistribusi dengan baik, sehingga kebutuhan pokok masyarakat di masing-masing desa terpenuhi dengan harga yang terjangkau," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>20 KDMP di Mojokerto Serap 50 Ton Beras Bulog</title>
<link>https://suarajatimpost.com/20-kdmp-di-mojokerto-serap-50-ton-beras-bulog</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/20-kdmp-di-mojokerto-serap-50-ton-beras-bulog</guid>
<description><![CDATA[ Selain beras, Bulog KC Mojokerto juga mendistribusikan komoditas pangan pokok lainnya, termasuk gula dan minyak goreng, melalui jaringan koperasi tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a8821bad1d.webp" length="34736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 17:03:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> — Sebanyak 20 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di wilayah Mojokerto Raya telah menyerap total kurang lebih 50 ton komoditas beras dari Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Mojokerto. </p>
<p>Penyerapan ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Pemimpin Cabang (Pincab) Perum Bulog KC Mojokerto, Muhammad Husin, menyatakan bahwa program KDMP/KKMP merupakan langkah strategis dan sejalan dengan mandat pemerintah kepada Bulog untuk mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP).</p>
<p>"Dari sisi hulu, kami bertugas menyerap gabah dan beras sebanyak-banyaknya dari petani untuk stok CBP. Sementara dari sisi hilir, kami perlu mendistribusikan beras agar kualitasnya tetap segar dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Salah satu titik penyaluran yang kami optimalkan adalah melalui program KDMP ini," jelas Husin kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).</p>
<p>Dalam kerja sama yang telah terjalin dengan 20 KDMP/KKMP di Mojokerto Raya, permintaan beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai volume signifikan, yakni kurang lebih 50 ton. </p>
<p>Distribusi beras ini dilakukan secara periodik, dengan rata-rata interval dua minggu sekali, bergantung pada permintaan atau <em>Delivery Order</em> (DO) dari masing-masing koperasi.</p>
<p>Jumlah penyerapan beras SPHP per koperasi dalam setiap periode berkisar antara satu hingga dua ton. </p>
<p>Selain beras, Bulog KC Mojokerto juga mendistribusikan komoditas pangan pokok lainnya, termasuk gula dan minyak goreng, melalui jaringan koperasi tersebut.</p>
<p>"Harapan kami, setiap desa sudah memiliki KDMP. Dengan adanya kolaborasi dan sinergi ini, produk kami, baik beras, gula, maupun minyak goreng, dapat terdistribusi dengan baik, sehingga kebutuhan pokok masyarakat di masing-masing desa terpenuhi dengan harga yang terjangkau," tutup Husin.</p>
<p>Sebanyak 20 KDMP/KKMP yang menjadi mitra Bulog, di Kota Mojokerto ada KKMP Gunung Gedangan, Pulorejo, Kedundung, Wates, Purwotengah, Magersari, Sentanan, Balongsari, dan Gedongan.</p>
<p>Sementara di Kabupaten Mojokerto tercatat Masing-masing KDMP Gempolkerp, Pandanarum, Trowulan, Kembangbelor, Ketapanrame, Mlirip, Gayam, Claket, dan Tangunan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Daya Tarik Alam Dau dan Promo Rp300 Jutaan di Begawan Villas Jadi Incaran Investor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/daya-tarik-alam-dau-dan-promo-rp300-jutaan-di-begawan-villas-jadi-incaran-investor-28038</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/daya-tarik-alam-dau-dan-promo-rp300-jutaan-di-begawan-villas-jadi-incaran-investor-28038</guid>
<description><![CDATA[ Begawan Villas menghadirkan Promo Akhir Tahun mulai 300 jutaan dengan free biaya KPR dan layanan sewa kelola villa satu tahun, menjadikannya peluang investasi bernuansa alam yang tak boleh dilewatkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a874d8b7d1.webp" length="63280" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 16:30:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Begawan villas, promo begawan villas, villa di kawasan dau, perumahan di dau</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Suarajatimpost.com</strong> - Hunian bergaya villa di lereng kawasan Dau, Malang ini berderet rapi diiringi suasana sejuk menyatu dengan panorama hijau yang membentang luas. Pemandangan asri inilah yang menjadi daya tarik utama Begawan Villas.</div>
<div></div>
<div>Hunian bernuansa alam yang kini menghadirkan Promo Spesial Akhir Tahun dengan harga mulai Rp300 jutaan lengkap dengan fasilitas free sewa kelola villa selama satu tahun.</div>
<div></div>
<div>Begawan Villas menawarkan konsep villa yang tidak hanya nyaman untuk dihuni, tetapi juga memiliki nilai komersial tinggi. Lokasinya yang dikelilingi pepohonan dan udara segar menjadikan kawasan ini ideal bagi mereka yang mencari ketenangan sekaligus peluang investasi. Pembeli tidak hanya mendapatkan hunian bernuansa alam, tetapi juga kesempatan menciptakan passive income melalui sistem sewa kelola villa yang telah disiapkan oleh pengembang.</div>
<div></div>
<div>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x_693a87bb0a92f.webp" alt=""></p>
</div>
<div>Untuk memudahkan pemilik, pihak developer menyediakan layanan manajemen sewa kelola villa sehingga penghuni tidak perlu repot mengatur penyewaan maupun perawatannya. Kawasan ini juga tengah dilengkapi fasilitas komersial baru berupa resort, cottage, dan café yang sedang dibangun oleh PT Begawan Development Properti. Kehadiran fasilitas tersebut diproyeksikan semakin meningkatkan daya tarik serta nilai investasi di kawasan ini.</div>
<div></div>
<div>Begawan Villas menyediakan beberapa pilihan tipe, mulai dari rumah satu lantai tipe 40 dengan harga Rp300 jutaan, hingga dua lantai tipe 70 dengan harga mulai Rp700 jutaan. Skema pembayaran juga fleksibel, mencakup <em>cash</em>, <em>inhouse</em>, maupun KPR agar lebih mudah dijangkau oleh calon pembeli.</div>
<div></div>
<div>SPV Marketing Begawan Villas, Donna, mengatakan bahwa promo akhir tahun ini memberikan banyak keuntungan bagi pembeli.</div>
<div></div>
<div>“Promo Akhir Tahun 2025 ini mencakup free biaya KPR hingga Januari 2026 dan free manajemen sewa kelola villa selama satu tahun. Legalitas kami jelas dan lengkap, jadi ini waktu tepat untuk berinvestasi di Begawan Villas,” ujar Donna.</div>
<div></div>
<div>Untuk mengetahui lebih dekat suasana Begawan Villas, calon pembeli dapat langsung datang ke lokasi, melihat unit yang tersedia, serta memastikan legalitas dan fasilitas yang ditawarkan sebelum promo berakhir. Segera tentukan pilihan hunian atau investasi Anda dan manfaatkan berbagai keuntungan akhir tahun dengan menghubungi 0812-2777-9009 untuk informasi lebih lanjut. (***)</div>
<div></div>
<div>Penulis : Bambang <br>Editor : Danu</div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bhumi Santri Regency Hadirkan Gebyar Promo Akhir Tahun: DP 0 Persen dan Free Biaya KPR</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bhumi-santri-regency-hadirkan-gebyar-promo-akhir-tahun-dp-0-dan-free-biaya-kpr</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bhumi-santri-regency-hadirkan-gebyar-promo-akhir-tahun-dp-0-dan-free-biaya-kpr</guid>
<description><![CDATA[ Promo akhir tahun berupa DP 0 persen dan gratis biaya KPR ditawarkan bagi konsumen yang ingin memiliki hunian di perumahan Bhumi Santri Regency mulai 10 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a764e50b2d.webp" length="64016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 16:04:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>bhumi santri regency, promo bhumi santri regency, rumah dp 0 persen, gratis biaya KPR</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN MALANG, SJP</strong> -  Deretan rumah bergaya modern di perumahan Bhumi Santri Regency tampak tersusun rapi, menawarkan lingkungan yang tenang dan nyaman bagi siapa pun yang mendambakan hunian ideal. </p>
<p>Suasana asri dengan akses strategis di kawasan Gondanglegi, Kabupaten Malang ini membuat banyak orang berlomba memanfaatkan kesempatan memiliki rumah baru sebelum tahun berganti. </p>
<p>Menjelang pergantian tahun, kesempatan memiliki hunian idaman di Bhumi Santri Regency bisa terwujud. Bhumi Santri Regency menawarkan Gebyar Promo Akhir Tahun dengan DP 0 persen dan gratis biaya KPR. Program spesial ini berlaku mulai 10 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x_693a7af54df21.webp" alt=""></p>
<p>Perumahan yang memiliki total 212 unit tersebut menghadirkan promo agresif sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen yang ingin memiliki hunian baru jelang pergantian tahun. Desain rumah yang modern serta lokasinya yang strategis di rencana pengembangan Tol Malang–Kepanjen menjadi nilai tambah bagi konsumen.</p>
<p>Supervisor Marketing Bhumi Santri Regency, M. Cahyo, mengatakan promo akhir tahun ini menjadi kesempatan terbaik bagi masyarakat yang ingin mendapatkan rumah tanpa beban biaya awal.</p>
<p>“Investasi di Bhumi Santri Regency sangat menjanjikan. Lokasinya berada di area berkembang menuju pantai selatan serta dekat dengan Pondok dan Kampus Ar-Rifai Malang,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Cahyo, nilai investasi di kawasan tersebut meningkat cepat, mencapai lebih dari 20 persen per tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan deposito bank yang berada di kisaran 6–7 persen per tahun.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x_693a7b1657741.webp" alt=""></p>
<p>Selain menawarkan kemudahan pembelian, Bhumi Santri Regency juga menegaskan bahwa seluruh legalitas perumahan sudah lengkap dan telah bekerja sama dengan beberapa bank, di antaranya BRI Kawi dan BTN Syariah, sehingga mempermudah proses pengajuan KPR.</p>
<p>“Legalitas Bhumi Santri Regency tidak perlu diragukan lagi. Ini kesempatan terbaik untuk investasi dengan DP 0 persen,” tambah Cahyo.</p>
<p>Dengan berbagai kemudahan yang diberikan, promo akhir tahun ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat yang sedang mencari hunian pertama ataupun ingin berinvestasi di kawasan berkembang di Malang Selatan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Penulis : Bambang </strong><br><strong>Editor : Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tentara di Jombang Turun ke Sawah Tanam Padi Bareng Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tentara-di-jombang-turun-ke-sawah-tanam-padi-bareng-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tentara-di-jombang-turun-ke-sawah-tanam-padi-bareng-warga</guid>
<description><![CDATA[ Keterlibatan Babinsa di sektor pertanian merupakan salah satu langkah strategis yang dijalankan TNI untuk mendorong produktivitas pangan di tingkat desa, memastikan bahwa program pemerintah pusat dapat berjalan efektif hingga ke akar rumput. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693929641477b.webp" length="64322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 16:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, TNI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP</strong> — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional diwujudkan melalui peran aktif jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di berbagai wilayah. </p>
<p>Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, aksi tersebut ditunjukkan oleh Sersan Satu (Sertu) Supriadi, Babinsa Desa Kauman dari Komando Rayon Militer (Koramil) 0814/07 Kabuh, yang turun langsung ke sawah untuk menanam padi bersama kelompok tani binaannya.</p>
<p>Kegiatan sarat makna ini berlangsung di hamparan persawahan Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, pada Selasa (9/12/2025). </p>
<p>Sertu Supriadi terlihat membaur dengan masyarakat, bahu-membahu menancapkan bibit padi ke lumpur sawah, sebuah pemandangan yang menyiratkan sinergi antara aparat teritorial dan warga setempat.</p>
<p>Keikutsertaan Babinsa dalam prosesi tanam padi ini bukan sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari tugas pembinaan teritorial (Binter). </p>
<p>Langkah strategis ini merupakan bentuk dukungan konkret TNI terhadap percepatan dan peningkatan produktivitas di sektor pertanian.</p>
<p>"Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani. Kehadiran kami diharapkan dapat memperkuat motivasi mereka dalam menggarap lahan," ujar Sertu Supriadi saat ditemui sehari setelah kegiatan tersebut. </p>
<p>"Harapan kami, kebersamaan ini akan berdampak positif pada peningkatan hasil panen dan, pada akhirnya, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kauman secara keseluruhan," sambung dia. </p>
<p>Menurutnya, keterlibatan Babinsa di sektor pertanian merupakan salah satu langkah strategis yang dijalankan TNI untuk mendorong produktivitas pangan di tingkat desa, memastikan bahwa program pemerintah pusat dapat berjalan efektif hingga ke akar rumput.</p>
<p>Respons positif pun mengalir dari masyarakat. Ponidi (62), salah seorang petani setempat mengungkapkan bahwa pendampingan dari Babinsa Koramil 0814/07 Kabuh telah dirasakan sejak tahap awal pengolahan lahan.</p>
<p>"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan kepedulian Bapak TNI yang selalu mendampingi setiap kegiatan petani di desa kami," kata Ponidi. </p>
<p>Ia berharap, semangat sinergi yang telah terjalin baik antara TNI dan warga ini dapat terus dilanjutkan. "Semoga kerja sama erat ini terus terjalin demi mendukung pembangunan desa, khususnya dalam memajukan sektor pertanian di Desa Kauman," tutupnya.</p>
<p>Aksi turun sawah ini menjadi potret nyata kedekatan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan peran strategis institusi militer dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional, yang salah satunya ditopang oleh kemandirian pangan di tingkat desa.<strong> (**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Realisasi Pajak Daerah Gresik Stagnan di 87%, Rp 141 Miliar Terancam Tak Tercapai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/realisasi-pajak-daerah-gresik-stagnan-di-87-rp-141-miliar-terancam-tak-tercapai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/realisasi-pajak-daerah-gresik-stagnan-di-87-rp-141-miliar-terancam-tak-tercapai</guid>
<description><![CDATA[ Dari target Rp 1.098.185.913.376, penerimaan baru terealisasi sebesar Rp 957.044.822.834. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69392497c3eca.webp" length="11030" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 15:02:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, BPPKAD Gresik, Pajak daerah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, dihadapkan pada tantangan berat menjelang akhir tahun anggaran 2025.</p>
<p>Realisasi penerimaan pajak daerah hingga 9 November 2025 baru mencapai 87,15 persen dari target ambisius sebesar Rp 1,09 triliun. Artinya, Pemkab Gresik harus mengejar sisa penerimaan sekitar Rp 141 miliar dalam waktu kurang dari dua bulan.</p>
<p>Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, Andhy Hendro Wijaya, merinci bahwa dari target Rp 1.098.185.913.376, penerimaan baru terealisasi sebesar Rp 957.044.822.834.</p>
<p>"Realisasi pajak daerah telah mencapai Rp 957.044.822.834 atau 87,15 persen dari target hingga 9 November 2025," kata Andhy Hendro, Rabu (10/12/2025).</p>
<p>Meski secara umum penerimaan ditopang oleh sektor industri, properti, perhotelan, dan restoran (PHR), serta beberapa jenis pajak seperti Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah melampaui target 100 persen, kinerja Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) masih menjadi sorotan.</p>
<p>Dari target PBJT sebesar Rp 335,2 miliar, capaian hingga November baru mencapai Rp 306,7 miliar atau 91,51 persen. Hanya PBJT Makanan dan Minuman yang berhasil melampaui 100 persen.</p>
<p>BPPKAD Gresik berjanji akan memaksimalkan realisasi pencapaian pajak daerah hingga tenggat waktu 31 Desember 2025. </p>
<p>Strategi kunci yang diandalkan adalah ekstensifikasi pajak melalui penambahan wajib pajak baru.</p>
<p>"Ekstensifikasi pajak melalui penambahan wajib pajak baru, akan menjadi strategi kunci melihat potensi basis pajak di Gresik yang masih luas dan belum seluruhnya tergarap," jelasnya. </p>
<p>Di sisi lain, BPPKAD Gresik menekankan pentingnya penerapan teknologi <em>tapping box</em> sebagai perangkat elektronik perekam transaksi di tempat usaha wajib pajak (hotel, restoran, hiburan, dan parkir) yang terhubung <em>real-time</em> ke server pemda. Sistem ini diklaim berdampak signifikan pada kenaikan PBJT makanan dan minuman.</p>
<p>"Saat ini terdapat 173 unit <em>tapping box</em> yang terpasang 142 di restoran, 15 di lokasi parkir, 9 di hotel, dan 6 di tempat hiburan. Tahun ini akan ditambah 30 unit baru," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam di Kota Blitar Meroket</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-akhir-tahun-harga-cabai-rawit-dan-telur-ayam-di-kota-blitar-meroket</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-akhir-tahun-harga-cabai-rawit-dan-telur-ayam-di-kota-blitar-meroket</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang akhir tahun, harga cabai rawit dan telur ayam di pasar tradisional wilayah Kota Blitar terpantau semakin meroket atau mahal. Untuk harga cabai rawit sebesar Rp80 ribu perkilogramnya dan harga telur ayam seharga Rp30 ribu perkilogramnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693685acc86d1.webp" length="70912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:29:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai Rawit, Telur Ayam, Pasar Tradisional, Kota Blitar, Meroket, Jelang, Akhir Tahun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang akhir tahun, atau perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Blitar mengalami kenaikan cukup signifikan.</p>
<p>Komoditas yang mengalami lonjakan tertinggi adalah cabai rawit dan telur ayam.</p>
<p>Pantauan di Pasar Pon, Kota Blitar harga cabai rawit berkisar Rp80 ribu per kilogramnya dan sebelumnya harganya sebesar Rp60 ribu perkilogramnya.</p>
<p>Sementara harga telur ayam yang sebelumnya Rp26 ribu perkilogramnya, kini naik menjadi Rp30 ribu perkilogramnya.</p>
<p>M. Aris Irawan salah satu pedagang cabai di Pasar Pon Kota Blitar menyebut kenaikan harga cabai rawit berlangsung secara bertahap, dan sejak lima hari terkahir.</p>
<p>"Dari awalnya Rp65 ribu, naik menjadi Rp70 ribu, naik lagi Rp72 ribu hingga sekarang Rp80 ribu perkilogramnya," ujarnya saat ditemui, Senin (8/12/2025).</p>
<p>Aris menjelaskan kenaikan harga dipicu berkurangnya pasokan akibat hasil panen petani yang menurun. Banyak petani cabai mengalami gagal panen karena faktor cuaca. Disisi lain, permintaan meningkat tajam menjelang Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>"Permintaan tinggi ya, kemungkinan masih bisa naik lagi. Mengingat ini mendekati akhir tahun," jelasnya.</p>
<p>Tak hanya cabai rawit, komoditas pangan telur ayam juga terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan. </p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Sendyta salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Pon, Kota Blitar. Harga telur saat ini senilai Rp30 ribu perkilogramnya, sedangkan pekan lalu seharga Rp27 ribu per kilogramnya.</p>
<p>Menjelang momen Natal dan Tahun Baru, permintaan telur ayam juga cukup tinggi dan disinyalir menjadi penyebab utama melonjaknya harga telur ayam.</p>
<p>"Mulanya Rp27 ribu per kilogram, naik menjadi Rp28 ribu, naik lagi menjadi Rp29 ribu dan hari ini sudah Rp30 ribu per kilogramnya," ungkapnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumda Tirta Kanjuruhan Malang Luncurkan CAK PAY, Modernisasi Pembayaran hingga Pelosok Desa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perumda-tirta-kanjuruhan-malang-luncurkan-cak-pay-modernisasi-pembayaran-hingga-pelosok-desa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perumda-tirta-kanjuruhan-malang-luncurkan-cak-pay-modernisasi-pembayaran-hingga-pelosok-desa</guid>
<description><![CDATA[ CAK PAY merupakan upaya proaktif perusahaan untuk menghilangkan hambatan pembayaran yang selama ini dialami pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6930d76479380.webp" length="28564" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 08:00:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>air bersih, layanan publik, digitalisasi pembayaran, Perumda Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>MALANG, SJP </b>— Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kanjuruhan secara resmi meluncurkan program CAK PAY sebagai langkah strategis dalam memodernisasi sistem pembayaran dan memperkuat kemudahan akses layanan bagi pelanggan. </p>
<p>Program ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat yang masih bergantung pada pembayaran tunai langsung, terutama di wilayah pedesaan Kabupaten Malang.</p>
<p>Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, mengatakan bahwa CAK PAY merupakan upaya proaktif perusahaan untuk menghilangkan hambatan pembayaran yang selama ini dialami pelanggan.</p>
<p>"CAK PAY adalah lebih dari sekadar sistem pembayaran. Ini adalah platform kolaborasi yang kami bangun untuk merangkul masyarakat," ujar Syamsul, Rabu (3/12/2025).</p>
<p>Dijelaskan olehnya, bahwa kunci utama dalam meningkatkan aksesibilitas layanan terletak pada pemberdayaan agen di tingkat desa. </p>
<p>Keberadaan Agen CAK PAY ini diproyeksikan dapat memangkas jarak tempuh yang harus dilalui pelanggan untuk menunaikan kewajiban tagihan.</p>
<p>"Dengan hadirnya Agen CAK PAY di setiap sudut desa, kami memastikan kemudahan akses pembayaran bagi seluruh pelanggan, dari perkotaan hingga pedesaan," lanjutnya.</p>
<p>Model skema ini disebutnya tidak hanya memberi kemudahan, tetapi juga menciptakan lapangan usaha dan insentif bagi mitra agen lokal.</p>
<p>Syamsul Hadi menjelaskan dampak ekonomi signifikan dari program ini, yang dinilai memberi energi baru bagi stabilitas <em>cashflow</em> perusahaan.</p>
<p>"Program ini juga menjadi mesin penggerak baru, karena menciptakan lapangan usaha dan insentif bagi mitra agen," kata dia.</p>
<p>Stabilitas arus kas yang sehat, jelasnya, akan memperkuat kemampuan Perumda Tirta Kanjuruhan dalam berinvestasi di infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas jaringan. Dengan demikian, CAK PAY dipandang sebagai instrumen penting dalam kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang.</p>
<p>"Arus kas yang sehat adalah modal kami untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur dan meningkatkan kualitas air bagi masyarakat," tutup Syamsul. <b>(**) </b></p>
<p><b>Editor: Syaiful Aries</b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK: BPR&amp;BPRS Harus Adaptif Hadapi Tantangan Struktural di Tengah Persaingan Fintech</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-bpr-bprs-harus-adaptif-hadapi-tantangan-struktural-di-tengah-persaingan-fintech</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-bpr-bprs-harus-adaptif-hadapi-tantangan-struktural-di-tengah-persaingan-fintech</guid>
<description><![CDATA[ OJK menegaskan BPR dan BPRS harus perkuat manajemen risiko, tata kelola, dan adaptasi menghadapi tekanan ekonomi serta persaingan fintech. Evaluasi kinerja 2025 dorong ketahanan operasional, penguatan pembiayaan UMKM, dan pertumbuhan yang sehat, transparan, serta berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692ee7600b1d9.webp" length="60942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 21:11:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Cavendish, Kejar, Kopi, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP</strong> <strong>– </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) perlu memperkuat manajemen risiko dan meningkatkan kapasitas adaptasi di tengah tekanan ekonomi nasional serta persaingan dengan layanan keuangan digital.</p>
<p>Penegasan ini disampaikan dalam Evaluasi Kinerja BPR dan BPRS Tahun 2025 yang digelar OJK di Surabaya, Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Keterangan resmi OJK Malang menguraikan, jika kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Direktorat Lembaga Jasa Keuangan 1 Kantor OJK Provinsi Jawa Timur Nasirwan, yang menekankan pentingnya pengelolaan risiko, terutama risiko pertumbuhan kredit di tengah agresivitas skema pembiayaan baru seperti channeling dan fintech peer-to-peer lending.</p>
<p>Nasirwan mengingatkan bahwa penyaluran pembiayaan harus tetap berada dalam batas <em>risk appetite </em>yang sehat, termasuk pada portofolio kredit yang melibatkan fintech.</p>
<p>“Setiap langkah harus dilakukan hati-hati, terukur, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya, Selasa (2/12/2025)</p>
<p>Ia juga menyoroti pentingnya implementasi POJK No. 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM, yang diperkirakan bakal berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional BPR dan BPRS.</p>
<p>Sementara itu, Kepala OJK Malang Farid Faletehan menegaskan bahwa BPR dan BPRS kini menghadapi tantangan struktural yang tidak mudah.</p>
<p>Selain tekanan kondisi ekonomi nasional serta regional, sektor perbankan mikro masih membutuhkan perhatian pada aspek permodalan, kualitas tata kelola, manajemen risiko, kesiapan infrastruktur, hingga kontribusi terhadap pemberdayaan UMKM.</p>
<p>Farid menilai forum evaluasi ini menjadi ruang penting untuk memperkuat ketahanan operasional dan mendorong peningkatan transparansi serta akuntabilitas.</p>
<p>“BPR dan BPRS harus tumbuh bukan hanya cepat, tetapi juga sehat dan berkelanjutan di tengah tantangan yang ada,” katanya.</p>
<p>Dalam sesi <em>supervisory concern,</em> OJK Malang juga menghadirkan dua praktisi perbankan. Direktur Utama PT. BPR Ukabima Lestari Surya Bhakti menekankan pentingnya disiplin dan konsistensi dalam perbaikan proses perkreditan. </p>
<p>Sementara Direktur Utama PT. BPRS Dinar Ashri Mustaen menyoroti perlunya penguatan administrasi dan aspek legal dalam penanganan pembiayaan.</p>
<p>Melalui evaluasi tahunan ini, OJK menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem perbankan mikro, khususnya BPR dan BPRS.</p>
<p>Dengan kolaborasi regulator, industri, dan pemangku kepentingan lain, OJK optimistis BPR dan BPRS di wilayah Malang Raya dapat semakin adaptif, berdaya saing, dan berperan lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem Picu Penurunan Panen Cabai di Jombang, Harga Tinggi Beri Harapan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-picu-penurunan-panen-cabai-di-jombang-harga-tinggi-beri-harapan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-picu-penurunan-panen-cabai-di-jombang-harga-tinggi-beri-harapan</guid>
<description><![CDATA[ Meski hasil panen menurun tajam, petani masih mendapat angin segar berkat harga jual cabai yang tinggi di tingkat petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692da21142b93.webp" length="62040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 21:43:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Petani Cabai, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Serangan hama patek yang dipicu cuaca ekstrem menyebabkan produksi cabai di Kabupaten Jombang merosot hingga 50 persen. Meski hasil panen menurun tajam, petani masih mendapat angin segar berkat harga jual cabai yang tinggi di tingkat petani.</p>
<p>Kondisi tersebut terlihat di lahan cabai seluas 1 hektare milik Witono, petani di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. Saat panen, tidak semua cabai berhasil dipetik. Sebagian besar mengering di pohon akibat serangan hama.</p>
<p>“Biasanya sekali panen dapat 6 kuintal cabai merah. Karena terserang hama patek, merosot separuhnya, jadi sekitar 3 kuintal sekali panen,” jelas Witono dalam pesan diterima, Senin (1/12/2025).</p>
<p>Menurut Witono, cuaca ekstrem yang sulit diprediksi menjadi pemicu utama tanaman rentan penyakit. Ia dan petani lain melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan fungisida rutin setiap tiga hari.</p>
<p>Di lahan yang ditanami sekitar 21 ribu batang cabai itu, harga jual saat ini menjadi penopang. Dengan harga di tingkat petani mencapai sekitar Rp51.000 per kilogram, peluang keuntungan masih terbuka.</p>
<p>“Biaya dari tanam hingga panen kisaran Rp25 juta. Kalau harga cabai bagus seperti sekarang, petani bisa dapat keuntungan berlipat,” tegasnya.</p>
<p>Pendapat serupa disampaikan Beny Saputro, petani cabai lain di dusun yang sama. Ia bersyukur karena hasil tanamnya masih menguntungkan meski ada kendala cuaca dan kerusakan tanaman.</p>
<p>“Meski cuaca tak menentu dan beberapa tanaman rusak, hasil panen masih cukup bagus. Yang paling bikin senang, harga cabai tidak jatuh seperti tahun lalu,” ujar Beny.</p>
<p>Beny yang mengelola 5.000 batang cabai mengaku dapat menghasilkan hingga 1,5 kuintal saat panen raya. Dengan modal sekitar Rp5 juta, ia kini sudah mulai menikmati keuntungan.</p>
<p>Keuletan petani cabai di Jombang dalam menghadapi cuaca ekstrem membuktikan peran penting mereka dalam menjaga pasokan pangan dan stabilitas harga komoditas di pasar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KSPI Kecam Kesenjangan Upah di Nganjuk, Desak Kenaikan Nasional 8,5%</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kspi-kecam-kesenjangan-upah-di-nganjuk-desak-kenaikan-nasional-85</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kspi-kecam-kesenjangan-upah-di-nganjuk-desak-kenaikan-nasional-85</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) provinsi saat ini mencapai Rp 3,1 juta. Angka tersebut jauh di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim saat ini hanya sekitar Rp 2,3 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692cbd3ce0314.webp" length="35646" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 07:20:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
<media:keywords>Presiden Buruh, KSPI, Said Iqbal, tiga poin, kesejahteraan buruh, buruh Nganjuk, kenaikan 8 persen, Partai Buruh, Jawa Timur, ziarah ke makam Marsinah, Pahlawan Nasional, Nganjuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGANJUK, SJP</strong> — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, melontarkan kritik terhadap disparitas upah minimum di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Nganjuk.</p>
<p>Dalam sebuah momen ziarah yang sarat makna ke makam pahlawan buruh, Marsinah, di Nganjuk pada Ahad (30/11/2025), Iqbal menegaskan bahwa perjuangan Marsinah pada tahun 1993 mengenai upah layak masih relevan dan belum tuntas hingga hari ini.</p>
<p>Didampingi perwakilan Exco Partai Buruh dan KSPI Jawa Timur, serta Marsini (kakak Marsinah), Said Iqbal menyebut ketidakadilan upah buruh di Nganjuk jauh tertinggal dibandingkan kawasan industri sekitarnya.</p>
<p>Iqbal secara eksplisit mengatakan angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) Nganjuk yang saat ini berada di kisaran Rp 2,4 juta, sangat timpang dibandingkan UMK kawasan industri seperti Sidoarjo yang nyaris mencapai Rp 5 juta.</p>
<p>"Ketimpangan upah antara Nganjuk dengan Mojokerto, Pasuruan, dan Surabaya itu terlalu jauh. Padahal harga kebutuhan hidup – harga makanan, BBM, beras, cicilan rumah – sama. Tidak ada alasan buruh Nganjuk digaji jauh lebih rendah hanya karena wilayahnya bukan kawasan industri," kata dia.</p>
<p>Iqbal juga mengkritisi formula upah yang digunakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) saat ini. Menurutnya kebijakan tersebut justru memperlebar jurang disparitas. </p>
<p>Ia menambahkan bahwa daerah seperti Nganjuk hanya mendapat indeks kenaikan 0,2 sehingga kenaikan upah hanya sekitar 3,57 persen. Sementara, kota-kota industri mendapatkan indeks 0,7 dengan kenaikan mencapai 6 persen.</p>
<p>Dalam upaya meredam kesenjangan tersebut, KSPI bersama Partai Buruh telah mengajukan tiga opsi kenaikan upah minimum kepada pemerintah pusat, dengan harapan adanya satu angka nasional. </p>
<p>Opsi pertama adalah konservatif. Artinya Kenaikan sebesar 6,5%, mengacu pada indikator makro tahun sebelumnya, inflasi dan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Opsi kedua adalah Kalkulatif, atau kenaikan sebesar 7,9%, dihitung dari inflasi (Oktober 2024 – September 2025) sebesar 2,86% ditambah hasil perkalian indeks 1,0 dengan pertumbuhan ekonomi 5,04%. Dan Opsi ketiga yakni usulan resmi, yakni kenaikan sebesar 8,5%.</p>
<p>"Harapan kami menginginkan satu angka nasional untuk kenaikan upah minimum. Setelah itu, baru daerah berjuang menentukan upah sektoral agar disparitas semakin kecil," jelas Iqbal.</p>
<p>Iqbal mengultimatum penolakan tegas terhadap formula upah minimum dari Kemenaker dan meyakini bahwa penundaan pengumuman formula upah yang seharusnya pada 21 November mengindikasikan bahwa Presiden belum menyetujui kebijakan Kemenaker.</p>
<p>Selain isu upah, Said Iqbal juga menyampaikan dua fokus utama perjuangan buruh yang disiapkan KSPI dan Partai Buruh. </p>
<p>Ia meminta penghapusan sistem <em>outsourcing</em>. Iqbal mengatakan bahwa KSPI bersama koalisi serikat pekerja sedang mempersiapkan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang salah satu poin utamanya adalah penghapusan total sistem <em>outsourcing</em>. </p>
<p>"Hanya akan ada hubungan kerja kontrak dan karyawan tetap. Kontrak maksimal lima tahun, setelah itu wajib diangkat atau kontrak ulang di pekerjaan lain. Tidak ada <em>outsourcing</em>," terangnya.</p>
<p>Kedua adalah pembangunan monumen Marsinah. Iqbal menyatakan dukungan penuh agar pemerintah pusat membangun monumen nasional bagi Marsinah sebagai simbol perjuangan buruh, rakyat kecil, dan perempuan.</p>
<p>Sementara itu, Ketua KSPI Jawa Timur dan Ketua Partai Buruh Jawa Timur, Jazuli, memperkuat tuntutan dengan hasil kajian mendalam. Merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168, upah minimum wajib memenuhi Standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).</p>
<p>Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, nilai KHL provinsi saat ini mencapai Rp 3,1 juta. </p>
<p>Jazuli menyebut, angka tersebut jauh di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim saat ini yang hanya sekitar Rp 2,3 juta.</p>
<p>"Maka untuk memenuhi standar hidup layak sesuai Putusan MK, UMP Jatim seharusnya ditetapkan minimal Rp 3,1 juta. Dengan formula kenaikan nasional 8% seperti usulan Presiden Partai Buruh, UMK Kabupaten Nganjuk idealnya berada di kisaran Rp 3,3 juta," pungkas Jazuli. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Surabaya Incar Perputaran Ekonomi Rp15 Triliun Lewat Holiday Super Sale 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/surabaya-incar-perputaran-ekonomi-rp15-triliun-lewat-holiday-super-sale-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/surabaya-incar-perputaran-ekonomi-rp15-triliun-lewat-holiday-super-sale-2025</guid>
<description><![CDATA[ Surabaya membidik perputaran ekonomi hingga Rp15 triliun dalam satu bulan lewat Surabaya Holiday Super Sale, menjadikannya program diskon akhir tahun terbesar yang pernah digelar kota ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692c571c127ee.webp" length="95506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 23:13:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Surabaya Holiday Super Sale, SHSS, SHSS 2025, Pakuwon, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, APPBI Jatim, Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Mendekati pengujung tahun, aktivitas belanja di berbagai kota Indonesia selalu menunjukkan pola yang sama, dari keramaian meningkat, pusat perbelanjaan kembali padat, hingga masyarakat memanfaatkan momentum akhir tahun untuk memenuhi kebutuhan sekaligus berburu promo. </p>
<p>Fenomena ini tak hanya memperkuat sektor retail, tetapi juga menjadi pendorong penting bagi perputaran ekonomi regional, termasuk di kota besar seperti Surabaya yang tahun ini menyiapkan sebuah program raksasa.</p>
<p>Pemerintah Kota Surabaya bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur meluncurkan Surabaya Holiday Super Sale (SHSS), sebuah program diskon besar-besaran lintas sektor yang dibuka bersamaan dengan Light Up Ceremony Christmas Wonderland di The Courtyard Pakuwon City Mall, Minggu (30/11/2025).</p>
<p>SHSS berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung sejak 1 hingga 31 Desember 2025, melibatkan seluruh pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga destinasi wisata di Surabaya. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_692c56ff0bf75.webp" alt=""></p>
<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program tersebut digelar sebagai upaya kota untuk menciptakan ekosistem belanja dan wisata yang terintegrasi selama libur akhir tahun.</p>
<p>"Surabaya mengadakan<em> sale</em> besar-besaran, tidak hanya di <em>mall</em>, tapi juga di hotel, restoran, dan tempat wisata," ujar Eri dalam <em>opening ceremony</em> SHSS 2025, Minggu (30/11/2025)</p>
<p>Pemkot menilai partisipasi penuh dari sektor retail menjadi elemen krusial, mengingat ribuan tenan di seluruh kota ikut serta memberikan berbagai bentuk diskon. Menurut Eri, keterlibatan APPBI juga memastikan program berlangsung di seluruh mall, bukan terbatas pada satu jaringan tertentu. "Semua mall dan tenan ikut memberikan diskon, jumlahnya ribuan," tambahnya.</p>
<p><strong>Mendorong Wisata Belanja dan Perputaran Ekonomi</strong></p>
<p>Pemerintah Kota yakin SHSS dapat menarik pengunjung dari luar daerah dan mendorong masyarakat Surabaya untuk memilih kotanya sendiri sebagai destinasi libur akhir tahun. Eri menekankan bahwa tujuan utamanya adalah meningkatkan daya tarik kota sebagai hub wisata belanja, sekaligus memperkuat pendapatan daerah.</p>
<p>"Harapannya, warga Surabaya dan luar Surabaya bisa menikmati liburan dan berbelanja di Surabaya, bukan ke kota lain," kata Eri.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_692c570f2392a.webp" alt=""></p>
<p>Di sisi lain, keberhasilan sejumlah program sebelumnya menjadi acuan pemkot. Ia mencontohkan penyelenggaraan Surabaya Marathon yang mampu menyumbang hingga Rp6 miliar PAD. Dengan durasi SHSS yang berlangsung sebulan penuh dan melibatkan lebih banyak sektor, potensi pendapatan dinilai jauh lebih besar.</p>
<p>“Target kita dari APPBI saja 15 triliun, belum dari sektor lainnya,” ujarnya.</p>
<p>Selain mendorong belanja, program ini dikemas agar mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kategori produk dan layanan, mulai dari fashion, kuliner, perlengkapan rumah, hotel, hingga rekreasi keluarga menawarkan potongan harga berjenjang.</p>
<p>“Semua orang bisa dapat diskon, sampai 80 persen. Itu dilakukan di mall-mall untuk semua barang,” ucap Eri.</p>
<p><strong>Siklus Retail Mulai Pulih Menjelang Akhir Tahun</strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua APPBI Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi, menjelaskan bahwa SHSS digelar pada momentum yang tepat. Ia memaparkan bahwa selama 30 tahun terakhir, siklus daya beli masyarakat selalu menurun pada periode Agustus hingga Oktober, dengan penurunan berkisar 20–30 persen. Tahun ini pun mengikuti pola serupa, meski turunnya sedikit lebih landai.</p>
<p></p>
<p>"Agustus sampai Oktober pasti turun, sekitar 20–30 persen,” kata Sutandi.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_692c57085f53a.webp" alt=""></p>
<p>Namun menjelang akhir November, APPBI melihat kembalinya minat belanja masyarakat. Lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan seperti Tunjungan Plaza dan Pakuwon City menjadi indikasi kuat bahwa konsumsi domestik mulai pulih setelah periode landai.</p>
<p>“Menjelang akhir November ini, masyarakat sudah kembali shopping dan mall sudah ramai lagi,” ujarnya.</p>
<p><strong>Target Perputaran Ekonomi Capai 15 Triliun</strong></p>
<p>APPBI Jawa Timur menargetkan perputaran ekonomi sebesar Rp15 triliun selama pelaksanaan SHSS. Target itu dihimpun dari 17 mall yang berada di bawah koordinasi APPBI, belum termasuk potensi dari hotel, restoran, dan destinasi wisata yang juga ikut berpartisipasi. Hal ini membuat SHSS menjadi salah satu program belanja terbesar yang pernah digelar di Surabaya.</p>
<p>“Dari 17 mall yang ikut tahun ini, kami menargetkan 15 triliun dalam satu bulan,” ujar Sutandi.</p>
<p>Untuk mendukung pencapaian itu, APPBI meminta seluruh tenan di masing-masing mall memberikan penawaran terbaik dan menghadirkan ragam promo yang variatif.</p>
<p>“Mulai dari diskon 10 persen hingga 80 persen, semuanya berpartisipasi,” katanya.</p>
<p>Dengan cakupan yang luas dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Surabaya berharap SHSS menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi sekaligus penguat sektor pariwisata kota. </p>
<p>Pemkot Surabaya bersama APPBI optimistis bahwa integrasi program seperti ini dapat meningkatkan pendapatan daerah, memaksimalkan okupansi hotel, serta memperluas multiplier effect bagi pelaku UMKM dan industri retail. (*)</p>
<p>Editor : Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Diprediksi Terus Naik hingga 2026, Ini Penyebabnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-diprediksi-terus-naik-hingga-2026-ini-penyebabnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-diprediksi-terus-naik-hingga-2026-ini-penyebabnya</guid>
<description><![CDATA[ tekanan fiskal, dan situasi politik yang tidak pasti di Amerika Serikat (AS) adalah di antara pemicu kenaikan harga emas dunia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692b9dd7de12f.webp" length="30402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 11:32:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga emas diprediksi naik, harga emas 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> – Harga emas dunia diperkirakan terus melonjak dalam beberapa bulan mendatang. Bank asal Swiss, UBS, dalam laporan terbarunya menyebut kenaikan permintaan emas akan dipicu oleh beberapa faktor, yaitu pemangkasan suku bunga, turunnya imbal hasil obligasi, tekanan fiskal, dan situasi politik yang tidak pasti di Amerika Serikat (AS).</p>
<p>“Setelah sempat melemah pada akhir Oktober, harga emas kembali naik. Kami memperkirakan permintaan yang terus meningkat akan membuat harga bergerak lebih tinggi,” tulis Chief Investment Office UBS dalam riset yang dikutip dari Kitco News, Sabtu (29/11/2025).</p>
<p>UBS menilai bahwa langkah The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga, penurunan real yield, meningkatnya risiko fiskal AS, serta tensi politik dalam negeri akan mendorong bank-bank sentral dan investor membeli lebih banyak emas.</p>
<p>Pada 20 November 2025, UBS menaikkan prediksi harga emas pertengahan 2026 menjadi US$ 4.500 per troy ons dari sebelumnya US$ 4.200. Untuk skenario optimistis, target juga dinaikkan menjadi US$ 4.900 per troy ons, asumsi jika risiko politik dan krisis keuangan global semakin besar. Sementara untuk skenario terburuk, target masih tetap di US$ 3.700 per troy ons.</p>
<p>UBS juga memperkirakan prospek fiskal AS yang melemah akan membuat permintaan emas, termasuk melalui produk exchange-traded funds (ETF), tetap kuat hingga 2026.</p>
<p>Meski begitu, UBS mengingatkan bahwa kebijakan The Fed yang lebih agresif (hawkish) serta kemungkinan penjualan emas oleh bank sentral dapat menjadi faktor yang menahan kenaikan harga.</p>
<p>Harga Perak Ikut Melonjak</p>
<p>Dalam laporan lain pada 3 November 2025, UBS menyebut pelemahan harga emas beberapa waktu lalu hanya bersifat sementara. Jika ketegangan geopolitik atau risiko pasar meningkat, harga emas bahkan bisa mencapai US$ 4.700 per troy ons.</p>
<p>Saat ini, harga emas dunia bergerak naik ke level US$ 4.200 per troy ons dan telah meningkat hampir 61% sepanjang 2025.</p>
<p>Biasanya, kenaikan harga emas dunia ini akan diikuti dengan naiknya harga emas batangan Antam di dalam negeri.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Panen Melon Hidroponik di Pandaan, Bupati Pasuruan Dorong BUMDes Kelola Pertanian dengan Prinsip Bisnis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/panen-melon-hidroponik-di-pandaan-bupati-pasuruan-dorong-bumdes-kelola-pertanian-dengan-prinsip-bisnis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/panen-melon-hidroponik-di-pandaan-bupati-pasuruan-dorong-bumdes-kelola-pertanian-dengan-prinsip-bisnis</guid>
<description><![CDATA[ Dengan luas greenhouse 400 meter persegi dan kapasitas 1.100 tanaman, panen perdana ini diperkirakan menghasilkan 1,5 ton melon. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692ce94576416.webp" length="65694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 15:03:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> — Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menekankan pentingnya pengelolaan usaha pertanian secara profesional <em>(business to business)</em> agar mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat. </p>
<p>Pernyataan ini disampaikan Bupati saat menghadiri Panen Raya Melon Hidroponik yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sari Mandiri di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, pada Sabtu (29/11/2025).</p>
<p>Dalam kunjungan yang bertempat di <em>Green</em> <em>House</em> Melon Dusun Klangkung, bupati yang karib disapa Mas Rusdi ini mengapresiasi inovasi Pemerintah Desa Nogosari. Namun, ia juga mengingatkan para pengelola BUMDes untuk tidak mengelola kebun tersebut secara asal-asalan.</p>
<p>"Kebun <em>Greenhouse</em> Melon Hidroponik ini harus Panjenengan kelola secara <em>business to business</em>. Segala aspek harus diperhitungkan dari segi bisnis dengan manajemen yang bagus. Ini termasuk kemampuan membaca peluang," pinta dia. </p>
<p>Mas Rusdi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Merita Ariestya Yudi, dan Ketua KADIN Kabupaten Pasuruan, Eko Widiatmo, juga melihat aspek pemasaran sebagai kunci keberlanjutan. </p>
<p>Ia meminta agar pengelola tidak hanya fokus pada pembangunan <em>greenhouse</em>, tetapi juga pada jaringan ekonomi hasil panen.</p>
<p>"Yang penting lagi, Panjenengan sudah harus bisa menjalankan jaringan ekonominya. Ketika mau panen, pangsa pasarnya sudah harus siap, mau dijual ke mana saja, dengan metode <em>mapping</em> pasar. Misalnya ditawarkan ke supermarket. <em>Marketing</em>-nya harus bagus," tegasnya.</p>
<p>Bupati mendesak Kepala Desa Nogosari dan pengelola BUMDes Sari Mandiri agar tekun berinovasi sesuai prinsip ekonomi. "Jangan sampai sekali panen terus mangkrak. Kalau ada keuntungan, bisa dipakai untuk perbaikan fasilitas dan pengembangannya," imbuhnya. </p>
<p>Panen perdana yang berlangsung semarak tersebut mencakup berbagai varietas premium seperti Melon Auorora, The Blues, Sweet Lavender, Honey Globe, dan Sweet Net 9.</p>
<p>Kepala Unit Pertanian BUMDes Sari Mandiri, M. Idham Cholied menyatakan rasa bersyukur atas hasil panen perdana. Dengan luas <em>greenhouse</em> 400 meter persegi dan kapasitas 1.100 tanaman, panen perdana ini diperkirakan menghasilkan 1,5 ton melon.</p>
<p>Cholied menjelaskan bahwa untuk menjamin kesinambungan usaha, BUMDes Sari Mandiri telah menjalin kemitraan dengan supermarket dan toko buah di kota-kota besar. Melon premium tersebut dibanderol dengan harga Rp 30.000 per kilogram untuk semua varietas, dan 50 persen hasil panen perdana telah terjual.</p>
<p>Ia optimis bahwa dengan potensi panen 3-4 kali setiap tahun, produktivitas melon premium akan terus meningkat dan memenuhi standar kuantitas yang dibutuhkan oleh para supplier.</p>
<p>"Ke depannya, kami ingin memberdayakan pemuda desa untuk berwirausaha di sektor pertanian," tandas Cholied. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelajar Gresik Ciptakan Alat Pengusir Hama Tikus untuk Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelajar-gresik-ciptakan-alat-pengusir-hama-tikus-untuk-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelajar-gresik-ciptakan-alat-pengusir-hama-tikus-untuk-petani</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi yang digarap Clarissa Haura Putri Budiono dan Furaidah Al-Haditsa ini resmi diuji coba di area persawahan Desa Gredek, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6929b54390ac7.webp" length="72558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 22:59:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, siswa Gresik, suarjatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Dua siswi SMP Islamic Qon Gresik berhasil menciptakan alat pengusir hama tikus sawah berbasis teknologi ramah lingkungan bernama TEKTIKUS (Teknologi Anti Tikus).</p>
<p>Inovasi yang digarap Clarissa Haura Putri Budiono dan Furaidah Al-Haditsa ini resmi diuji coba di area persawahan Desa Gredek, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik.</p>
<p>Ciptaan teknologi tersebut berawal dari keresahan para petani yang menghadapi peningkatan populasi tikus sawah. Serangan hama itu bahkan menyebabkan kerusakan hasil panen petani mencapai 75 persen.</p>
<p>Di mana, petani sebelumnya mengupayakan mengusir hama tikus sawah secara manual seperti gropyokan, racun kimia, hingga pemasangan listrik yang membahayakan keselamatan diri.</p>
<p>“TEKTIKUS dirancang menggunakan panel surya dan sensor ultrasonik untuk melindungi pertanian padi. Tujuan pembuatan alat ini adalah memberikan solusi nyata bagi petani padi di Kabupaten Gresik dalam mengatasi serangan hama tikus secara efektif dan berkelanjutan,” kata Kepala SMP Islamic Qon Gresik, Sholihah, mewakili dua siswinya, Jumat (28/11/2025).</p>
<p>Sholihah mengatakan, bahwa proses pembuatan alat oleh kedua siswinya itu berlangsung selama dua bulan. Pembuatan alat inovasi itu turunt difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dan Pemerintah Desa Gredek melalui akses ke kelompok tani setempat sebagai pengguna langsung teknologi tersebut.</p>
<p>“Hasil pengujian menunjukkan seluruh komponen berfungsi optimal. TEKTIKUS terbukti efektif sebagai solusi ramah lingkungan dalam mengendalikan hama tikus sawah di Kabupaten Gresik,” jelasnya.</p>
<p>Sholihah menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari program tahunan sekolah berupa Lomba Inovasi Antar Kelas, yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan sigap memberikan solusi bagi masyarakat.</p>
<p>“Mengapa anak seusia SMP harus berinovasi? Karena bagi kami inovasi bukan soal siapa yang juara, tetapi bagaimana siswa belajar sejak dini untuk bekerja sama, berpikir kritis, dan berani mencoba hal baru,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Gredek, Bahrul Gofar, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan para pelajar. Menurutnya, teknologi seperti ini sangat bermanfaat bagi petani, meski masih membutuhkan evaluasi dalam jangka panjang.</p>
<p>“Inovasi yang luar biasa dilakukan oleh siswa. Alat ini mampu meminimalisir keberadaan tikus di sawah, dan kami sudah mulai mencoba penerapannya kemarin,” tuturnya.</p>
<p>Meski begitu, Bahrul menyampaikan bahwa keberhasilan alat tidak bisa diukur dari satu kali uji coba saja. Hama tikus memiliki pola kemunculan musiman.</p>
<p>Ia juga menyoroti perlunya pengembangan lebih lanjut agar alat ini dapat diproduksi dengan biaya lebih terjangkau.</p>
<p>“Kami berharap biaya produksi bisa lebih murah agar petani semakin mudah menggunakannya. Tapi secara umum, kami sangat mengapresiasi inovasi siswa menengah yang mampu menciptakan alat yang benar-benar membantu para petani,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inkubasi Bisnis di Gresik, Ajak Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inkubasi-bisnis-di-gresik-ajak-pelaku-umkm-tingkatkan-kualitas-produk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inkubasi-bisnis-di-gresik-ajak-pelaku-umkm-tingkatkan-kualitas-produk</guid>
<description><![CDATA[ Seiring meningkatnya investasi di Gresik, keberadaan inkubator bisnis dan forum seperti Business Matching menjadi instrumen penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6929915a887e0.webp" length="59736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 20:52:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, umkm Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Inkubasi Bisnis dan Business Matching digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terhadap puluhan pelaku UMKM, Jumat (28/11/2025). </p>
<p>Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 pelaku UMKM yang telah melalui seleksi dan pendampingan, terdiri dari 10 pengusaha batik, 9 usaha konveksi, dan 11 pengusaha makanan-minuman.</p>
<p>Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengatakan, program ini menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk terhubung langsung dengan perusahaan dan kawasan industri di Gresik. </p>
<p>Ia menyebut, bahwa Gresik menjadi tempat yang tepat bagi investasi dan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan UMKM. </p>
<p>“Saya pernah sampaikan, tidak ada industri yang tumbuh di tengah masyarakat yang gagal. Saat ini Kabupaten Gresik menjadi tempat investasi yg cocok, karena kolaborasi yang hebat antara pemerintah dan industri serta berdampak konkrit ke UMKM kita," kata Bupati Yani.</p>
<p>Bupati Yani juga menegaskan jika produk UMKM Gresik tidak kalah dengan daerah lain. Pemkab Gresik berkomitmen bersama perusahaan dan UMKM harus menjalin komunikasi agar pelaku usaha lokal mampu terlibat dalam rantai pasok industri.</p>
<p>“Goal-nya adalah mengakselerasi masyarakat penerima bantuan sosial untuk naik secara ekonomi melalui UMKM yang maju dan mandiri,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Diskoperindag Gresik, Darmawan, mengungkap rangkaian program inkubasi bisnis ini jadi bagian upaya Pemkab Gresik meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku UMKM. </p>
<p>Selama program inkubasi berlangsung, peserta UMKM menerima materi strategis seperti legalitas usaha, branding, digital marketing, strategi produksi, kesiapan packaging, hingga penguatan model bisnis. </p>
<p>"Mereka juga menjalani proses coaching untuk memastikan kesiapan memasuki pasar yang lebih besar,” ungkap dia.</p>
<p>Darmawan berharap kegiatan ini mampu menghadirkan kolaborasi konkret antara pelaku UMKM dan perusahaan, serta membuka peluang pasar baru yang berkelanjutan.</p>
<p>"Ini bukan hanya tentang transaksi bisnis, tetapi membangun jaringan kemitraan ekonomi daerah yang lebih kuat,” tutupnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produk Olahan Limbah Coklat Asal Gresik Memperluas Ekspor ke Australia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produk-olahan-limbah-coklat-asal-gresik-memperluas-ekspor-ke-australia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produk-olahan-limbah-coklat-asal-gresik-memperluas-ekspor-ke-australia</guid>
<description><![CDATA[ Tembusnya pasar Australia bukanlah hal mudah. Negara tersebut dikenal memiliki standar ketat untuk pakan ternak yang selama ini didominasi oleh perusahaan berskala besar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6927ceeac72c9.webp" length="56538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 11:20:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, umkm Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Produk pakan ternak dari olahan limbah kulit cokelat (cocoa shell) yang diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini berhasil menembus pasar internasional yang lebih luas. </p>
<p>Melalui PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), produk inovatif milik pengusaha muda Subkhi Basyar ini diperluas ekspornya ke Australia setelah sebelumnya sukses menjajaki pasar Malaysia.</p>
<p>Pengiriman perdana ke Australia ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam ajang Festival Ekspor Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan pada Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Subkhi Basyar mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan pasar ekspor telah menaikkan nilai pengiriman secara signifikan. Pengiriman produk ke Malaysia yang dimulai empat bulan lalu dengan volume awal 10 ton kini telah berkembang drastis.</p>
<p>"Nilai pengiriman meningkat signifikan hingga mencapai USD 40 ribu per kontainer ke Australia, naik drastis dari nilai ekspor awal yang hanya USD 5.000 per kontainer ke Malaysia," jelas Subkhi, Kamis (27/11/2025).</p>
<p>Subkhi menyebut bahwa tembusnya pasar Australia bukanlah hal mudah. Negara tersebut dikenal memiliki standar ketat untuk pakan ternak yang selama ini didominasi oleh perusahaan berskala besar.</p>
<p>Ia memastikan bahwa produk ekspornya telah melewati serangkaian uji kualitas yang ketat. Selain memenuhi standar nutrisi untuk pakan ternak, produk tersebut dinilai ramah lingkungan karena berhasil mengolah limbah agroindustri menjadi bahan yang bernilai tambah tinggi.</p>
<p>"Melalui riset dan pengolahan yang konsisten, kami berhasil mengekspor 100 ton per bulan pakan ternak berbahan cocoa shell yang selama ini jarang dimanfaatkan industri besar," kata Subkhi. </p>
<p>Produk tersebut kini menjadi komoditas bernilai tinggi, sekaligus membuka peluang ekspor baru dari Kabupaten Gresik.</p>
<p>Meski permintaan pasar internasional terus meningkat, Subkhi berharap peningkatan ini dapat diimbangi dengan ketersediaan bahan baku yang memadai.</p>
<p>"Kami berharap bisa mendapat tambahan bahan baku dari dua pabrik besar produsen cokelat di Gresik," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belasan UMK Binaan Petrokimia Gresik Didorong Tembus Pasar Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belasan-umk-binaan-petrokimia-gresik-didorong-tembus-pasar-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belasan-umk-binaan-petrokimia-gresik-didorong-tembus-pasar-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Workshop diperlukan untuk mendorong UMK meluaskan pasar ke luar negeri dengan kemampuan mengelola proses mulai dari pencarian buyer, korespondensi, negosiasi, administrasi keuangan, sampai dengan pengurusan ekspedisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6926ebb856615.webp" length="30624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 19:59:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Belasan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan Petrokimia Gresik, didorong untuk naik level dan siap bersaing di pasar ekspor skala internasional. </p>
<p>Salah satu persiapan yang diberikan ialah pelatihan atau Workshop UMK Mandiri Ekspor. Setidaknya ada sebanyak 15 UMK dengan 29 peserta turut serta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, di antaranya Gresik, Sidoarjo, Madura, Bondowoso, Probolinggo, Malang, Tuban, Madiun, Pacitan, Magetan, dan Kudus.</p>
<p>"Workshop ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong UMK meluaskan pasar ke luar negeri dengan kemampuan mengelola proses mulai dari pencarian buyer, korespondensi, negosiasi, administrasi keuangan, sampai dengan pengurusan ekspedisi, baik secara offline maupun digital," kata Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Daconi menerangkan, pembinaan UMK ini menjadi bagian pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.</p>
<p>Menurut dia, pelaksanaan TJSL perusahaan memiliki pola pembinaan UMK berkelanjutan meliputi peningkatan kapasitas, pengembangan pasar dan pendampingan manajemen. </p>
<p>Sementara itu, Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial &amp; Lingkungan Petrokimia Gresik, Kadek Ardhika WK, menambahkan bahwa workshop ini diikuti UMK yanhvbergerak di bidang fashion, kerajinan dan kuliner.</p>
<p>Ia menyebut, UMK yang mengikuti workshop ini antara lain Batik Bangsawan, Batik Zulpah, Tenun Gedog Zaenal, Batik Sariwarni, OG Jewelry, Djasmine Bordir, Madu Tasman, dan Tape Crispy.</p>
<p>Turutikut serta UMK Bawang Goreng Hunay, Rebana Gresik Tiga Putri, Sarung BTM, Omah Tiwul, Tirta Shanum, Tarnie's Leather, dan Deweluxe.</p>
<p>Ia mengungkap, tantangan ekonomi global ada kecenderungan menurun, karena saat ini tidak mudah untuk merebut hati buyer atau pembeli. </p>
<p>"Namun demikian, kami berharap dengan workshop ini, pelaku usaha UMK akan semakin terasah untuk membaca peluang pasar dan memiliki pemahaman tips dan trik menembus pasar ekspor," tutup Kadek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petani di Gresik Gagal Tanam dan Merugi Akibat Cuaca Buruk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petani-di-gresik-gagal-tanam-dan-merugi-akibat-cuaca-buruk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petani-di-gresik-gagal-tanam-dan-merugi-akibat-cuaca-buruk</guid>
<description><![CDATA[ Harapan untuk meraup untung di momentum awal tanam padi ini musnah setelah lahan persawahan mereka diterpa cuaca buruk, hujan dengan intensitas tinggi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6926c9653e7bb.webp" length="51294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 17:03:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, petani Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Nasib malang tengah menimpa para petani padi di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Harapan untuk meraup untung di momentum awal tanam padi ini musnah setelah lahan persawahan mereka diterpa cuaca buruk, hujan dengan intensitas tinggi. </p>
<p></p>
<p>Cuaca buruk tersebut membuat lahan persawahan terendam air sehingga benih padi rusak. Penanaman benih padi baru membutuhkan tenaga buruh berlebih sehingga dipastikan biaya produksi membengkak. </p>
<p></p>
<p>"Ya sangat merugikan, karena biasanya belum ada air petani cukup membutuhkan dua orang buruh tanam. Tetapi sekarang membutuhkan orang banyak, karena lahan terendam air," kata salah satu petani warga Desa Gredek, Suharti (65), Rabu (26/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Suharti mengatakan, cuaca buruk hujan berintensitas tinggi ini sudah terjadi sejak bulan Oktober 2025. Ia menyebut, sampai memasuki bulan November 2025 ini hujan turun hampir setiap hari.</p>
<p></p>
<p>Lahan sawah yang sudah ditanami padi seluas satu hektare milik Suharti, kini dalam kondisi terendam air. Benih gabah padi sebanyak dua sak yang telah ditanam pun rusak.</p>
<p>"Sudah berkorban gabah padi dua sak. Belum dihitung ongkos tenaga tanam. Sekarang juga belum bisa membuat benih lagi karena masih sering hujan," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Para petani mengupayakan segera dalam waktu dekat untuk pembuatan benih padi supaya dalam rentang waktu 22 hari kedepan bisa siap ditanam.</p>
<p></p>
<p>Hal sama diutarakan petani Desa Gredek lainnya, Iwanto (52), bahwa cuaca buruk membuat ongkos biaya tanam naik berkali-kali lipat. "Biasanya bisa tanam sendiri, sekarang sudah tidak bisa," ungkap dia.</p>
<p></p>
<p>Menurut dia, dalam luasan lahan sawah satu hektare bisa menanam biji atau gabah padi seorang diri. Namun, ia sekarang harus menghabiskan biaya Rp5 juta untuk tenaga buruh tanam benih padi.</p>
<p>"Naik dua sampai tiga kali lipat. Semoga saat panen nanti masih menyisakan untung," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HET Turun, Komisi VII DPR Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Petrokimia Gresik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/het-turun-komisi-vii-dpr-pastikan-ketersediaan-pupuk-bersubsidi-di-petrokimia-gresik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/het-turun-komisi-vii-dpr-pastikan-ketersediaan-pupuk-bersubsidi-di-petrokimia-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Hingga 20 November 2025, Petrokimia Gresik menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 299.369 ton. Rinciannya pupuk Urea 26.519 ton, NPK Phonska 224.417 ton, pupuk organik 42.938 ton, dan ZA 5.496 ton. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692569ac41802.webp" length="66176" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 15:57:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Komisi VII DPR RI memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.</p>
<p>Pupuk subsidi yang diketahui dipatok Harga Eceran Tertinggi (HET) turun sebesar 20 persen, diharapkan tidak mengalami kekurangan saat memasuki musim tanam padi.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mengatakan pupuk merupakan kebutuhan vital dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.</p>
<p>"Sekarang kan lagi musim tanam, itu yang saya ingatkan jangan sampai kekurangan stok di gudang. Harus dipastikan ada, karena pupuk pada musim tanam akan fatal akibatnya bagi petani kita," kata Evita, Selasa (25/11/2025).</p>
<p>Evita menyampaikan, pemerintah telah menambah alokasi pupuk bersubsidi menjadi 9,55 juta ton di tahun 2025. Pihaknya turut mengapresiasi kinerja Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, karena dinamika masalah yang biasanya muncul saat ini sudah teratasi. </p>
<p>"Kelangkaan pupuk yang biasanya ada di daerah-daerah sekarang sudah berkurang karena alokasi dari pupuk bersubsidi ini sudah ditingkatkan," ujarnya.</p>
<p>Komisi VII juga memastikan akan tetap mendorong harga gas untuk industri pupuk sebesar 6,5 Dollar Amerika Serikat per MBBTU di tahun 2026. Ini menjadi salah satu komitmen Komisi VII dalam menjaga ketahanan pangan nasional.</p>
<p>"Gas selalu menjadi masalah utama di setiap industri. Kami akan mendorong Petrokimia Gresik mengamankan pasokan gasnya," tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Majus Luther Sirait, mengungkap Petrokimia Gresik memiliki kontribusi yang signifikan dalam menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, khususnya Urea, NPK dan ZA, yang menjadi tulang punggung produktivitas sektor pertanian.</p>
<p>Hingga 20 November 2025, Petrokimia Gresik menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 299.369 ton. Rinciannya pupuk Urea 26.519 ton, NPK Phonska 224.417 ton, pupuk organik 42.938 ton, dan ZA 5.496 ton. </p>
<p>Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama tiga pekan ke depan.</p>
<p>"Kami berharap petani dapat mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi. Stoknya tersedia dan harganya juga lebih murah per tanggal 22 Oktober lalu. Pemerintah telah banyak mengeluarkan kebijakan yang sangat memudahkan petani dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional," pungkas Luther. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dekranasda Siap Pacu Ekonomi Kreatif di Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dekranasda-siap-pacu-ekonomi-kreatif-di-bondowoso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dekranasda-siap-pacu-ekonomi-kreatif-di-bondowoso</guid>
<description><![CDATA[ Pelantikan Pengurus Dekranasda Bondowoso 2025–2030 menegaskan komitmen penguatan ekonomi kreatif, pemberdayaan perajin, dan pelestarian budaya lokal. Bupati Hamid dorong inovasi, peningkatan daya saing, serta perluasan pemasaran produk kerajinan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69243a5327ff9.webp" length="55306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 17:34:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Dekranasda, kesenian, daerah, kerajinan, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Bondowoso terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).</p>
<p>Dekranasda meruapkan organisasi nirlaba yang bermitra dengan pemerintah daerah untuk membina, melatih, dan mempromosikan produk-produk kerajinan lokal agar dapat berkembang dan berdaya saing. </p>
<p>Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menguatkan fungsi Dekranasda melalui pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Bondowoso masa bhakti 2025–2030, di Pendopo Raden Bagus Assra, pada Senin (24/11/2025).</p>
<p>“Pelantikan ini menjadi tonggak penting dan motivasi bagi kami untuk terus memajukan kerajinan serta memperkuat gerakan literasi di Bondowoso,” ujar Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid.</p>
<p>Menurutnya, pelantikan pengurus baru Dekranasda menjadi momentum penting untuk menegaskan kesiapan Bondowoso dalam mendorong kreativitas masyarakat dan memperkuat fondasi pembangunan khususnya di sektor perekonomian.</p>
<p>Bupati yang karib disapa Ra Hamid ini menilai, Dekranasda berperan strategis dalam memberdayakan para perajin lokal, menjaga kekhasan budaya, hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. </p>
<p>“Kerajinan di Bondowoso bukan sekadar industri, tetapi identitas daerah dan sumber kesejahteraan,” tegasnya.</p>
<p>Kepada pengurus baru Dekranasda, ia menitipkan harapan besar agar mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Ia optimistis sinergi yang kuat mampu memperluas pasar dan makin mengenalkan kerajinan Bondowoso ke berbagai daerah.</p>
<p>“Saya berharap Dekranasda mampu menguatkan peran dalam memajukan ekonomi kreatif sekaligus menghadirkan masyarakat Bondowoso yang makin kreatif,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Diskoperindag Bondowoso, Nunung Setianingsih, menegaskan, keberadaan Dekranasda kabupaten memiliki peran penting dalam menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya serta meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal.</p>
<p>Menurutnya, Dekranasda berfungsi memberikan pembinaan, pelatihan, serta pendampingan kepada para pengrajin agar lebih inovatif dan memiliki semangat kewirausahaan. </p>
<p>Tujuannya, lanjut Nunung, tidak lepas dari upaya memperkuat ekonomi kreatif, meningkatkan pemasaran produk, hingga mendorong UMKM kerajinan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.</p>
<p>“Dengan dukungan pemerintah daerah dan pengurus baru, Bondowoso diharapkan dapat semakin maju sebagai salah satu pusat kerajinan dan kreativitas di Jawa Timur,” tukas Nunung yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini.</p>
<p>Pada Rapat Kerja Nasional Dekranas tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 23 September 2025 di Jakarta, tema yang diangkat adalah "Optimalisasi Peran Dekranas dalam Mengembangkan Produk Kerajinan Nasional".</p>
<p>Dekranas atau Dekranasda, kata Nunung, mampu mengembangkan produk, pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi kreatif, sehingga akan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.</p>
<p>“Peningkatan skala ekonomi dan pembangunan kelembagaan pelaku UMKM, serta kewirausahaan merupakan langkah penting dalam pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Ternak Mati Akibat Erupsi Semeru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-ternak-mati-akibat-erupsi-semeru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-ternak-mati-akibat-erupsi-semeru</guid>
<description><![CDATA[ Tragedi ini menyoroti kerentanan sektor peternakan di kaki Gunung Semeru, sekaligus mendesak adanya langkah pemulihan dan bantuan intensif dari pemerintah untuk para peternak yang kehilangan aset berharganya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6923919752357.webp" length="50412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 07:29:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Lumajang, Semeru, Erupsi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUMAJANG, SJP</strong>– Dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak hanya menyasar kehancuran infrastruktur permukiman, tetapi juga melumpuhkan sektor peternakan di wilayah terdampak. </p>
<p>Bencana alam ini telah merenggut nyawa ratusan hewan ternak, memberikan pukulan telak bagi perekonomian warga.</p>
<p>Data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat sedikitnya 172 hewan ternak mati akibat amukan Semeru, yang terdiri 4 ekor sapi dan 168 ekor kambing. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan proses evakuasi dan pendataan di lokasi.</p>
<p>Bencana terparah menimpa Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, di mana awan panas guguran (APG) dan banjir lahar dingin menerjang permukiman dan kandang ternak. </p>
<p>Sebagian besar hewan ternak ditemukan dalam kondisi mati terkubur bersama kandangnya oleh material pasir vulkanik Semeru.</p>
<p>Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat jelas kondisi kandang yang hangus terbakar, roboh, dan tertimbun material erupsi. </p>
<p>Warga yang berupaya kembali ke kampung halaman untuk memeriksa kondisi ternak hanya mendapati hewan peliharaan mereka telah mati dan tidak terselamatkan. Pemandangan ini menyisakan duka mendalam bagi para pemiliknya.</p>
<p>Salah satu warga yang menjadi korban adalah Surahmah, warga Dusun Sumbersari. Ia harus merelakan seluruh ternaknya. </p>
<p>"Saya punya dua kambing dan enam ayam, habis semua (mati) terkubur di kandang. Kalau sudah seperti ini, ya mau apa lagi," ujar Surahmah. </p>
<p>Ia menambahkan bahwa APG datang secara tiba-tiba, sehingga warga hanya memiliki waktu untuk menyelamatkan diri sendiri. </p>
<p>"Kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Tidak sempat berpikir apa-apa. Ternak sudah kami anggap tabungan, sekarang habis semua," tambahnya.</p>
<p>Menanggapi bencana ini, upaya cepat dilakukan oleh tim kesehatan hewan. Dokter hewan dari UPT Puskeswan Pasirian, drh Zulfikar, menerangkan bahwa penanganan segera sangat krusial untuk mencegah kematian susulan dan potensi penyebaran penyakit dari bangkai ternak.</p>
<p>"Laporan yang kami telah terima, ada 4 sapi dan 168 kambing. Jumlah ini masih ada kemungkinan bertambah mengingat masih banyak kandang yang terendam material lahar panas," kata Zulfikar.</p>
<p>Untuk ternak yang sudah mati, petugas bersama relawan melakukan tindakan pemusnahan dengan cara dibakar. </p>
<p>"Hal ini merupakan prosedur standar untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit dan menjaga sanitasi lingkungan di wilayah bencana," tandasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Okupansi Masih Rendah, PHRI Batu Yakin Hunian Hotel Melejit Saat Libur Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/okupansi-masih-rendah-phri-batu-yakin-hunian-hotel-melejit-saat-libur-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/okupansi-masih-rendah-phri-batu-yakin-hunian-hotel-melejit-saat-libur-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Dengan kesiapan pengelola hotel dan pola reservasi yang biasanya meningkat tajam menjelang akhir tahun, PHRI optimistis Kota Batu akan tetap ramai dan mencapai puncak kunjungan pada malam pergantian tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6922e2cc214d5.webp" length="72518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 18:55:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Okupansi, Nataru, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pelaku perhotelan di Kota Batu mulai bersiap menghadapi lonjakan tamu. Meski tingkat hunian masih rendah di pertengahan November, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu tetap percaya diri okupansi bisa tembus 100 persen saat puncak liburan.</p>
<p>Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi pada Minggu (23/11/2025) mengakui pola reservasi tahun ini berbeda dari biasanya. Pada tahun-tahun sebelumnya, pemesanan kamar sudah terasa sejak awal November dan mulai mendekati 40 persen.</p>
<p>"Namun kondisi kali ini justru berkebalikan karena rata-rata hotel baru terisi sekitar 20 persen. Meskipun begitu, pihak hotel tidak panik sama sekali karena pola wisatawan kini cenderung melakukan pemesanan mendekati hari-H atau bahkan datang tanpa reservasi," paparnya </p>
<p>Karena itu, ia menargetkan tingkat hunian berada pada rentang 90–100 persen selama Nataru. Sujud juga mencatat adanya pengecualian pada tipe akomodasi tertentu. Hotel dengan konsep glamping disebut menjadi magnet baru. Tren penginapan bernuansa alam itu membuat beberapa properti sudah menyentuh 50 persen okupansi.</p>
<p>Menyambut musim libur, sejumlah hotel menyiapkan paket acara untuk menarik tamu. Mulai dari gala dinner, pesta kembang api, hingga menghadirkan artis regional. Namun tidak semua memilih konsep besar-besaran karena kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Sebagian hotel hanya akan menggelar gala dinner sederhana.</p>
<p>“Konsep baru selalu menarik. Banyak tamu ingin mencoba pengalaman yang berbeda. Namun yang perlu dihitung juga tentang daya beli masyarakat memang terdampak, tetapi Kota Batu tetap memiliki keunggulan yang sulit disaingi," imbuhnya.</p>
<p>Destinasi yang sejuk, beragam pilihan wisata, serta suasana yang ramah keluarga membuat kota ini masih menjadi pilihan utama wisatawan. Sehingga Batu tetap punya identitasnya sendiri dan hal tersebut yang membuat orang kembali. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HET Pupuk Bersubsidi di Bondowoso Masih Tinggi, Petani Mengeluh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/het-pupuk-bersubsidi-di-bondowoso-masih-tinggi-petani-mengeluh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/het-pupuk-bersubsidi-di-bondowoso-masih-tinggi-petani-mengeluh</guid>
<description><![CDATA[ Harga pupuk bersubsidi di Bondowoso masih jauh di atas HET meski pemerintah menurunkannya. Petani mengeluh, sementara KP3 menegaskan kios tak boleh beralasan stok lama dan akan diberi teguran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69217abf30321.webp" length="37248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 15:31:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Pupuk subsidi, kementan, dpkp bondowoso, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Hadirnya Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, ke Kabupaten Bondowoso untuk mensosialisasikan kebijakan perubahan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi, pada 5 November 2025, ternyata tak berpengaruh besar.</p>
<p>Karena, HET pupuk bersubsidi di Bumi Ki Ronggo masih melambung tinggi. Harganya sangat mencekik petani yang nyaris hampir ada selisih Rp100 ribu per kuintal.</p>
<p>Petani Bondowoso harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, yang masih berkisar Rp240 ribu per kuintal dan pupuk urea bersubsidi dijual Rp300 ribu per kuintal.</p>
<p>Harga jual itu jelas jauh dari Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Nomor: 117/Kpts./SR.310/M/10/2025 Tahun 2025, di mana sejak 22 Oktober 2025, harga pupuk bersubsidi turun 20 persen. </p>
<p>Setelah penurunan ini harga pupuk subsidi saat ini yaitu, pupuk urea Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK Phonska Rp1.840 per kilogram, pupuk NPK untuk kakao Rp2.640 per kilogram, pupuk organik Rp640 per kilogram, serta pupuk ZA khusus tebu Rp1.360 per kilogram.</p>
<p>Salah seorang petani berinisial DY asal Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, mengatakan, kenaikan harga pupuk bersubsidi dinilainya sangat merugikan petani. Karena, dua pekan sebelumnya, dirinya memberli pupuk NPK Phonska seharga Rp240 ribu per kuintal. </p>
<p>Harga tersebut masih dianggap maklum, karena pemilik kios beralasan jika barang (pupuk) yang dijual masih stok lama, di mana harganya masih belum disesuaikan dengan kebijakan baru dari Kementerian Pertanian.</p>
<p>“Saya masih mencoba untuk maklum, karena kala itu saat membeli pupuk, waktunya masih berdekatan dengan tanggal penyesuaian dari pemerintah (22 Oktober),” ungkapnya, Sabtu (22/11/2025).</p>
<p>Selang beberapa hari, sekira 5 harian lalu, lanjut DY, dia mencoba membeli di kios berbeda di desa yang sama. Ternyata, harganya lebih mahal, yakni, Rp280 ribu per kuintal. </p>
<p>"Malah dikasih (dijual) Rp280 ribu per kuintal. Itu kan jauh dari HET," imbuhnya.</p>
<p>Mendapati hal itu, DY akhirnya melapor kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman melalui chat WhatsApp yang ia dapatkan di media sosial. </p>
<p>Keluhan itu, ternyata juga dialami oleh beberapa petani lain. DY mengungkap, harga pupuk masih bervariasi di angka Rp220 ribu hingga Rp280 ribu per kuintal. </p>
<p>"Iya saya laporkan, <em>wongan</em> keluhannya masyarakat gitu semua. Bervariasi semua, ada yang Rp240 ribu, ada yang Rp220 ribu, dan ada yang Rp260. Itu NPK Phonska," jelasnya. </p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh petani asal Desa Sumberanyar, Kecamatan Jambesari Darus Sholah. Pria berinisial DH ini mengungkap jika kios tempat dirinya membeli pupuk, menjual dengan harga tinggi dengan alasan masih stok lama.</p>
<p>Harganya bahkan sangat fantastis. Untuk pupuk urea bersubsidi dijual dengan harga Rp300 ribu per kuintal. Hal itu ia ketahui setelah saudaranya membeli pupuk urea seminggu yang lalu. </p>
<p>"Ada (sekira) 15 orang kalau tidak salah, dalam 2 minggu ini. Itu urea tetap seharga Rp300 ribu (per kuintal). Padahal mereka membeli di Desa Sumberanyar dan lahannya juga di Sumberanyar,” terang dia saat dihubungi via telepon. </p>
<p>Alasan kios menjual di atas HET, kada DH, karena pupuk bersubsidi tersebut masih stok lama dan diinformasikan jika harganya bisa normal kembali di bulan Januari – Februari tahun 2026 mendatang.</p>
<p>“Saya <em>ngerasa</em> aneh, karena di Kabupaten Jember harganya sudah normal, Rp180 ribu per kuintal (pupuk urea) dan rata-rata (di Bondowoso) alasannya stok lama,” keluhnya. </p>
<p>Keterpaksaan untuk membeli pupuk, kata DH, itu karena dilema. Petani tetap membeli karena sudah masa pemupukan. Bahkan, dirinya telah melaporkan hal itu ke Penyuluh Pertanian Lapang (PPL), nanum hasilnya nihil.</p>
<p>"Aslinya banyak yang tahu kalau harga turun, <em>wong</em> di daerah Jember yang dikasih jatah sudah normal Rp180 per 1 kuintalnya," terangnya. </p>
<p>Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Bondowoso yang juga Ketua KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida), Fathur Rozi, mengatakan, pihaknya sudah turun ke kios, distributor, dan kelompok tani untuk mensosialisasikan tentang turunnya harga pupuk subsidi tersebut. </p>
<p>"Sudah monev kemarin, di beberapa titik," jelasnya. </p>
<p>Ia menerangkan jika ada yang menjual di atas HET pihaknya akan memberikan teguran. </p>
<p>Dirinya menegaskan jika ada kios yang beralasan karena stok lama, itu tidak bisa dibenarkan. </p>
<p>"Tidak bisa dibenarkan, karena pupuk Indonesia sudah memberikan kompensasi. Makanya tidak bisa dibenarkan kalau mereka jual di atas HET," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Platinum Award ICEA 2025, Tiga Inovasi Petrokimia Gresik Sukses Tekan Emisi Karbon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/raih-platinum-award-icea-2025-tiga-inovasi-petrokimia-gresik-sukses-tekan-emisi-karbon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/raih-platinum-award-icea-2025-tiga-inovasi-petrokimia-gresik-sukses-tekan-emisi-karbon</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan tiga program inovasi perusahaan dalam upaya dekarbonisasi atau pengurangan emisi karbon. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691ff6b0a1a04.webp" length="72314" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 12:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil meraih penghargaan tertinggi Platinum Award dalam ajang <em>Indonesian Circular Economy Award</em> (ICEA) 2025. </p>
<p>Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan tiga program inovasi perusahaan dalam upaya dekarbonisasi atau pengurangan emisi karbon.</p>
<p>Selain itu, pabrik yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tersebut juga dinobatkan sebagai <em>The Most Committed Corporate in Circular</em> berkat komitmen dan konsistensi tinggi dalam mengimplementasikan konsep ekonomi sirkular dan teknologi ramah lingkungan.</p>
<p>Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Majus Luther Sirait, menjelaskan bahwa tiga inovasi yang membawa perusahaan meraih Platinum Award adalah implementasi teknologi INTHERVAL<em> (Integrated Thermal Valorization System). </em>Teknologi ini mengoptimalkan pemanfaatan gas buang <em>(waste gas) </em>yang sebelumnya dilepas, menjadi bahan bakar di beberapa fasilitas <em>boiler</em> pabrik.</p>
<p>Kedua penerapan teknologi <em>Jet Scrubber Hightech System</em> di Pabrik ZK. Inovasi ini berhasil menurunkan emisi gas asam klorida (HCl) secara signifikan, sekaligus meningkatkan produksi HCl Liquid.</p>
<p>Ketiga, pengembangan <em>Advanced Post-Scrubber System.</em> Inovasi ini dikembangkan untuk menekan emisi Hidrogen Fluorida (HF) dan meningkatkan recovery Asam Fluorosilikat H₂SiF₆ pada Pabrik Asam Fosfat. .</p>
<p>Asam Fluorosilikat H₂SiF₆ merupakan produk samping yang memiliki nilai tambah dan sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti fluoridasi air minum, pembuatan aluminium fluorida, dan pengerasan semen.</p>
<p>Majus Luther Sirait menyampaikan apresiasi atas pengakuan yang diterima dari berbagai stakeholder. Ia menegaskan bahwa terobosan ini merupakan strategi perusahaan untuk meminimalkan dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasional pabrik, sejalan dengan konsep <em>Green Industry</em> dan berkelanjutan.</p>
<p>"Kami menyampaikan terima kasih karena terobosan-terobosan kami dalam upaya mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi, khususnya dengan strategi <em>circular economy</em> mendapatkan apresiasi. Penghargaan ini semakin memotivasi seluruh Insan Petrokimia Gresik untuk terus berinovasi dalam mendukung program <em>Net Zero Emission</em> yang ditargetkan Pemerintah pada tahun 2050," ujar Luther, dalam keterangannya, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, Luther memaparkan bahwa penerapan ekonomi sirkular di Petrokimia Gresik difokuskan pada pemanfaatan produk samping <em>(byproduct) </em>menjadi produk bernilai tambah.</p>
<p>"Yang awalnya merupakan cost center sebagai bagian dari komitmen kami mengurangi emisi karbon, kini berhasil menciptakan nilai tambah sekaligus menawarkan solusi konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan perusahaan," tutupnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota REI Komisariat Malang Siap Aplikasikan Sistem Digital Pengawasan Proyek Melalui Autokon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggota-rei-komisariat-malang-siap-aplikasikan-sistem-digital-pengawasan-proyek-melalui-autokon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggota-rei-komisariat-malang-siap-aplikasikan-sistem-digital-pengawasan-proyek-melalui-autokon</guid>
<description><![CDATA[ REI Komisariat Malang tidak ragu untuk melangkah serius dengan menjalin kerja sama dengan Autokon sebagai langkah strategis, guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pembangunan perumahan nasional melalui digitalisasi sistem pengawasan proyek. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691d9a7042c08.webp" length="42180" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 16:51:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>REI Komisariat Malang Raya, DPD REI Jatim, Properti, Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MALANG, SJP -</strong> REI Komisariat Malang, bergerak cepat dalam rangka mengupgrade para anggotanya untuk peka terhadap perkembangan teknologi digital.</p>
<p>Bertempat di kantor Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Malang, pengurus dan anggota mengkuti sosialisasi penggunaan teknologi sistem digital pengawasan proyek, pada Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Sosialisasi sistem digital pengawasan proyek ini dikakukan langsung oleh Dickson Lai, Venture Builder Autokon asal Singapura dan tim.</p>
<p>Diketahui bahwa Autokon adalah sebuah sistem digital yang dirancang khusus untuk membantu tahapan kontruksi, pengelolaan kualitas hingga mempersiapkan serah terima resmi dengan jaminan kejelasan, akuntabilitas serta kemudahan penerapan pengguanaan di lapangan.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_691d9a79866a1.webp" alt=""></p>
<p>REI Komisariat Malang tidak ragu untuk melangkah serius dengan menjalin kerja sama dengan Autokon sebagai langkah strategis, guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pembangunan perumahan nasional melalui digitalisasi sistem pengawasan proyek.</p>
<p>Selain sebagai wujud komitmen REI Komisariat Malang dalam rangka mensukseskan dan mendukung program strategis pemerintah, 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, untuk menghadirkan perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan, juga sebagai transformasi penggunaan teknologi digital yang linier dengan program DPP REI hingga ketingkat daerah.</p>
<p>Ketua REI Komisariat Malang, Yunandi SE, menegaskan, kerja sama dan kolaborasi ini merupakan langkah strategis menuju efisiensi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas proyek perumahan yang dilaksanakan oleh pengembang anggota REI Komisariat Malang.</p>
<p>“Ini adalah hal baru upaya penggunaan sitem digital bagi pengembang yang membutuhkan solusi teknologi guna meningkatkan efisiensi kinerja dan menjaga kualitas pembangunan, serta membantu konsumen mendapatkan produk perumahan yang bermutu,” ucap Yunan. </p>
<p>Lebih lanjut, Yunan menekankan, inovasi dan adaptasi teknologi sangat diperlukan sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan bisnis pengembang agar mampu mengikuti perkembangan zaman.</p>
<p>Hal senada juga diungkapkan oleh, Moch Ardi Prasteyawan, Account Directoor Autokon yang menyampaikan, Autokon hadir sebagai solusi teknologi yang memungkinkan pengembang perumahan memantau perkembangan proyek secara real time, sehingga tata kelola manajemen pengawasan lebih efektif dan efisien.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_691d9a7ebd96c.webp" alt=""></p>
<p>“Autokon dirancang sebagai sistem kendali, kecepatan, dan kesederhanaan bagi pengembang tanpa kerumitan teknis dalam rangka membangun rumah berkualitas dengan cara yang efektif, efisien dan terukur,” ucap Ardi.</p>
<p>Aksesbilitas fitur yang ada dalam sistem digital Autokon ini memiliki keunggulan di antaranya pada penggunaan sistem operasinya yang menggunakan aplikasi berbasis WhatsApp, yang menjadikan sistemnya mudah diakses tanpa memerlukan kemampuan teknis khusus.</p>
<p>Fitur utama AutoKon meliputi pemantauan Kemajuan Proyek, dokumentasi dan pelacakan progres konstruksi secara langsung.</p>
<p>Kolaborasi antara REI Komisariat Malang dengan Autokon diharapkan menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi manajemen digital di sektor properti guna menghasilkan produk perumahan yang lebih berkualitas untuk masyarakat. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BLT DBHCHT Tahap II Cair, 71 Buruh Pabrik Rokok di Bondowoso Terima Rp600 ribu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/blt-dbhcht-tahap-ii-cair-71-buruh-pabrik-rokok-di-bondowoso-terima-rp600-ribu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/blt-dbhcht-tahap-ii-cair-71-buruh-pabrik-rokok-di-bondowoso-terima-rp600-ribu</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Bondowoso menyalurkan BLT DBHCHT tahap II kepada 71 pekerja sektor tembakau. Bantuan Rp600.000 ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan buruh, dengan penyaluran transparan dan tepat sasaran melalui verifikasi ketat pemerintah daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691c9d5def4f6.webp" length="37740" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 22:34:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>DBHCHT, cukai, tembakau, pemerintah, kesehatan, rokok ilegal, satpol PP, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="68" data-end="348"><strong>BONDOWOSO, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahap II. Bantuan ini menyasar para pekerja di sektor pertembakauan, khususnya mereka yang setiap hari bergantung pada industri rokok untuk menghidupi keluarga.</p>
<p data-start="350" data-end="641">Penyaluran dilakukan di Pabrik Rokok Dua Putri Ratu, Desa Jumpong, Kecamatan Wonosari, pada Selasa (18/11/2025).</p>
<p data-start="350" data-end="641">Suasananya hangat karena Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, datang langsung bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i. Kehadiran mereka jadi penyemangat tersendiri bagi para pekerja.</p>
<p data-start="643" data-end="901">Di tahap kedua ini, ada 71 penerima, mulai dari buruh pabrik rokok hingga buruh yang sebelumnya terkena PHK dari dua pabrik berbeda. Masing-masing menerima Rp600.000, bantuan untuk dua bulan sekaligus, yang disalurkan lewat kerja sama dengan PT Pos Indonesia.</p>
<p data-start="903" data-end="1133">Bupati Bondowoso yang karib disapa Ra Hamid berharap bantuan ini benar-benar membantu para pekerja tembakau agar lebih terlindungi secara ekonomi maupun sosial.</p>
<p data-start="903" data-end="1133">“Harapannya kualitas hidup mereka meningkat dan kebutuhan dasar bisa terpenuhi lebih baik,” ujarnya.</p>
<p data-start="1135" data-end="1432">Ra Hamid juga mengingatkan pentingnya penyaluran tanpa potongan sepeser pun. Ia menegaskan bahwa bantuan ini harus sampai tepat sasaran, transparan, dan tertib. Pasalnya, DBHCHT memang diperuntukkan langsung untuk kesejahteraan masyarakat yang hidup dari industri tembakau.</p>
<p data-start="1434" data-end="1641">Dari sisi teknis, Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, Mohammad Imron, menjelaskan, program pemberdayaan pekerja pabrik rokok tahun ini dilakukan dalam dua tahap dengan total anggaran hampir Rp5 miliar.</p>
<p data-start="1643" data-end="1936">Tahap pertama melibatkan 31 pabrik dengan 7.566 buruh. Sementara tahap kedua melibatkan dua dari tiga pabrik yang diajukan, sehingga totalnya menjadi 33 pabrik.</p>
<p data-start="1643" data-end="1936">Satu pabrik di Setiausaha Sumber Ringgit tidak lolos verifikasi karena masalah legalitas dan produksi yang tidak berjalan konsisten.</p>
<p data-start="1938" data-end="2223">Imron memastikan, seluruh data buruh sudah divalidasi bersama DPM PTSP, dan penyaluran di lokasi lainnya, seperti Wringin, nanti akan menyesuaikan agenda bupati.</p>
<p data-start="1938" data-end="2223">“Kami pastikan semuanya transparan dan sesuai aturan. Verifikasi ketat kami lakukan agar bantuan benar-benar bermanfaat,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="1938" data-end="2223"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kolaborasi RSUD Karsa Husada dan Disperindag Jatim Jadi Strategi Tekan Inflasi di Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-rsud-karsa-husada-dan-disperindag-jatim-jadi-strategi-tekan-inflasi-di-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-rsud-karsa-husada-dan-disperindag-jatim-jadi-strategi-tekan-inflasi-di-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Program ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah menahan laju inflasi di tengah meningkatnya konsumsi menjelang akhir tahun. Masyarakat Kota Batu dan sekitarnya mendapat kesempatan memanfaatkan rangkaian pasar murah ini sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga hemat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691c9995a0260.webp" length="71676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 21:29:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Pelayanan, kesehatan, RSUD, pemerintah, inflasi, suarajatatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP –</strong> RSUD Karsa Husada Batu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur mengaktifkan kembali program pasar murah sebagai bagian dari langkah terintegrasi pengendalian inflasi daerah.</p>
<p>Selama tiga hari, 18–20 November 2025, halaman RSUD menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dengan harga yang ditekan untuk menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun.</p>
<p>Direktur RSUD Karsa Husada Batu, Dr dr Muhammad Rizal pada Selasa (18/11/2025) menguraikan, pasar murah ini dikemas bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi sebagai strategi koordinatif antara rumah sakit, Disperindag Jatim, Bulog, dan pelaku IKM untuk memastikan suplai barang tetap terkendali.</p>
<p>"Total sekitar enam ton komoditas kebutuhan pokok digelontorkan, mulai beras premium dan medium, minyak goreng, telur, tepung, gula, hingga bawang merah dan bawang putih sehingga keterlibatan rumah sakit dalam agenda pengendalian harga ini adalah bentuk kontribusi sektor layanan publik terhadap kestabilan ekonomi daerah, sejalan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional dan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur," urainya.</p>
<p>Terlebih antusias masyarakat sangat luar biasa, tidak sampai dua jam paket sembako sudah habis terjual dan menandakan kebutuhan masyarakat tinggi dan intervensi harga semacam ini memang dibutuhkan.</p>
<p>Selain komoditas pokok, sekitar 20 tenant UMKM ikut berpartisipasi untuk menyediakan produk IKM dengan harga lebih rendah dari pasar. Kehadiran UMKM diproyeksikan tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai ekonomi lokal.</p>
<p>Rizal menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan upaya konkret untuk mengurangi tekanan ekonomi yang dirasakan warga. Meski tidak bisa menyelesaikan seluruh persoalan harga, intervensi ini dianggap mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya lebih ringan.</p>
<p>“Pasar murah memang tidak bisa menjawab semua problem warga, tetapi setidaknya agenda ini bisa meringankan beban mereka. Kami ingin memastikan masyarakat tetap punya akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MBG, dari SPPG Desa hingga Gerakkan Ekonomi Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mbg-dari-sppg-desa-hingga-menggerakkan-ekonomi-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mbg-dari-sppg-desa-hingga-menggerakkan-ekonomi-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Program MBG tidak hanya memenuhi gizi anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Pembangunan dapur MBG menyerap banyak tenaga kerja, melibatkan petani, pemasok, dan UMKM, serta menekan pengangguran melalui operasional SPPG hingga tingkat desa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691a8dd708fa3.webp" length="23928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 09:32:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>MBG, makan gratis, bondowoso, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP -</strong> Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menunjukkan bahwa kebijakan publik tidak hanya bekerja di atas kertas, tetapi benar-benar menggerakkan ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah. </p>
<p>Pembangunan ribuan dapur MBG di berbagai daerah terbukti menciptakan lapangan kerja baru dalam skala masif, menekan angka pengangguran, sekaligus menghidupkan sektor pangan rakyat.</p>
<p>MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi anak sekolah. Ia berubah menjadi pengungkit ekonomi baru, menghubungkan dapur, petani, peternak, pemasok hingga pelaku UMKM dalam satu ekosistem ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.</p>
<p>Selain itu, berdasarkan data pada Oktober 2025mencatat sekitar 450 ribu orang telah terlibat langsung dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Jika dihitung dengan tenaga pemasok, UMKM, dan rantai distribusi, potensi totalnya bisa mencapai 900 ribu hingga 1 juta pekerja.</p>
<p>Contoh kecilnya di Kabupaten Bondowoso, yang diproyeksikan berdiri sebanyak 65 SPPG di seluruh penjuru wilayah. Jika setiap SPPG mampu menyerap 50 tenaga kerja, tentunya, bisa dipastikan ada sekira 3.200 orang yang memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.</p>
<p>Peluang ini menjadi upaya dalam menekan tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bondowoso. Misalnya saja di sebuah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Desa Sumberkalong, yang merekrut warga lokal.</p>
<p>Para pekerja ini memproduksi MBG hingga menyalurkannya ke beberapa sekolah. Strategi ganda ini juga lambat laun akan ditularkan dalam menggerakkan ekonomi lokal yang ada di sekitar lokasi SPPG.</p>
<p>“Pembangunan dapur MBG adalah strategi ganda, yakni menjalankan program nasional sambil mengurangi pengangguran lokal,” jelas Ineke Kartika Sari, Kepala SPPG Sumberkalong, Senin (17/11/2025).</p>
<p>Sistem pengelolaan pun semakin profesional berkat kerja sama antara SPPG dan sekolah-sekolah yang menjadi penerima program. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, kata Ineke, juga mampu menggerakkan UMKM dan ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Di Sumberkalong, ada efek berantai, misalnya keterlibatan UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku dapur, dan para pekerja, dari juru masak hingga petugas distribusi, kini memperoleh penghasilan layak dan stabil.</p>
<p>“Banyak sekolah bahkan melibatkan UMKM lokal, sehingga perputaran uang benar-benar terjadi di tingkat bawah,” tambah Ineke.</p>
<p>Selain pengangguran, kata Ineke, sektor hulu pun ikut terdongkrak. Permintaan beras, telur, ayam, dan sayuran meningkat pesat. Petani dan peternak kecil yang dulu kesulitan pemasaran kini memiliki pembeli tetap dengan harga yang lebih layak melalui kontrak pasokan untuk dapur MBG.</p>
<p>Dengan ratusan ribu tenaga kerja yang terserap dan ekonomi desa yang hidup kembali, MBG menjadi gambaran kebijakan publik yang menciptakan perubahan struktural. </p>
<p>“Tidak hanya memberi makan anak sekolah, tetapi merangkai kembali rantai ekonomi rakyat. Jika berjalan di semua titik (di Bondowoso), penyerapan tenaga kerja bisa mencapai ribuan orang. Ini langkah besar mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah,” tegas Ineke.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Babisan setempat. Dirinya menyebut SPPG Bondowoso Wonosari Sumberkalong, telah mempekerjakan 47 warga lokal, yang mayoritas sebelumnya menganggur, termasuk mantan sopir dan juru masak yang kehilangan pelanggan.</p>
<p>“Setiap dapur MBG mampu menyerap kisaran 50 tenaga kerja tetap, termasuk tenaga harian dan pemasok,” ungkap Serka Akbar, Babinsa Sumberkalong, asal Bima Nusa Tenggara Barat yang ikut mengawal pelaksanaan MBG di wilayah tersebut.</p>
<p>“MBG kini bukan sekadar program makan gratis, melainkan gerakan ekonomi rakyat yang menyatukan dapur, petani, UMKM, dan sekolah dalam satu misi: menciptakan Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaulat pangan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kritik Menkeu Purbaya: Ekonomi Sulit akibat Jurnalis &amp;apos;Mingkem&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kritik-menkeu-purbaya-ekonomi-sulit-akibat-jurnalis-mingkem</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kritik-menkeu-purbaya-ekonomi-sulit-akibat-jurnalis-mingkem</guid>
<description><![CDATA[ Purbaya berharap semangat jurnalisme berkualitas dapat mendorong lahirnya kritik yang tidak hanya menyoroti masalah, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, jurnalis memiliki posisi strategis dalam menentukan arah bangsa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6919bbfee8d30.webp" length="26096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 22:00:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Purbaya, Yudhi, Sadewa, Menkeu</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SJP</strong> – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap kondisi jurnalisme di Indonesia, menyebut sepinya kritik konstruktif dari media sebagai salah satu faktor yang menyulitkan perekonomian nasional. </p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu Purbaya saat menghadiri acara <em>Fun Run For Good Journalism </em>2025 yang diselenggarakan oleh Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) di Universitas Atma Jaya Jakarta, Ahad (16/11/2025).</p>
<p>Dalam acara yang bertemakan penguatan <em>good journalism</em> dan keberlanjutan media, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya peran media sebagai fungsi kontrol yang kritis, namun tetap membangun.</p>
<p>"Yang saya lihat beberapa tahun ini jurnalisnya <em>mingkem</em> semua. <em>Enggak</em> pernah kasih kritik, akibatnya ekonomi kita susah," ujar Purbaya, disambut tepuk tangan meriah dari ratusan hadirin, yang sebagian besar merupakan insan pers.</p>
<p><strong>Desakan Kritik dan Solusi Konkret</strong></p>
<p>Purbaya berharap semangat jurnalisme berkualitas dapat mendorong lahirnya kritik yang tidak hanya menyoroti masalah, tetapi juga menawarkan solusi konkret bagi pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, jurnalis memiliki posisi strategis dalam menentukan arah bangsa.</p>
<p>"Bagus lah <em>good journalism</em>. Untuk ke depan kasih kritiklah yang baik, tetapi kasih pemecahannya juga kalau bisa. Yang mengendalikan arah ke depan kan termasuk jurnalis juga. Kalau <em>enggak</em>, kita semua salah arah," lontar Menkeu sesaat sebelum menyerahkan hadiah Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025.</p>
<p>Menkeu bahkan secara terbuka meminta agar media tidak segan mengoreksi kebijakannya bila dianggap keliru. "Selamat semuanya untuk <em>good journalism</em>. Koreksi saya yang baik lah, kalau saya salah, tolong kasih koreksi biar kita arahnya benar," tambahnya.</p>
<p><strong>Konsolidasi Insan Pers Lawan Disinformasi</strong></p>
<p>Acara <em>Fun Run For Good Journalism</em> 2025 diikuti oleh sekitar 400 peserta, termasuk tokoh media, senior jurnalis, pimpinan redaksi, dan pengurus asosiasi media. Ajang lari ini diklaim sebagai momentum konsolidasi insan pers dalam menghadapi tantangan jurnalisme modern.</p>
<p>Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengingat bagi seluruh ekosistem media untuk terus menjaga kualitas jurnalisme.</p>
<p>"Upaya menjaga gerakan jurnalisme berkualitas dan keberlanjutan media tidak boleh berhenti. Misinformasi, disinformasi, <em>deepfake</em> harus dilawan dengan cara konsolidasi yang baik, termasuk mengingatkan untuk setia pada kode etik jurnalistik, inovatif, dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujar Retno. </p>
<p><em>Fun run</em> dimulai pukul 06.15 WIB, ditandai dengan pengangkatan bendera start oleh Menkeu Purbaya dan Ketua Forum Pemred. Acara dimeriahkan pula oleh sesi <em>best cheering performance</em> bertema jurnalisme berkualitas dari perwakilan sejumlah media.</p>
<p>Puncak acara ditutup dengan penyerahan Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025 kepada 12 pemenang dari empat kategori (cetak, <em>online</em>, radio, dan televisi) yang diserahkan langsung oleh Menkeu Purbaya dan Retno Pinasti.<strong> (**) </strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Surabaya Kembangkan Teknologi Waste to Energy, Ubah Sampah Jadi 11 MW Listrik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/surabaya-kembangkan-teknologi-waste-to-energy-ubah-sampah-jadi-11-mw-listrik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/surabaya-kembangkan-teknologi-waste-to-energy-ubah-sampah-jadi-11-mw-listrik</guid>
<description><![CDATA[ Dari total 1.800 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengubah sebagian besar volume tersebut menjadi sumber energi melalui fasilitas waste to energy (WtE). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6919a8140f71a.webp" length="35458" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 17:34:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Sampah surabaya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>SURABAYA, SJP — Kota Surabaya semakin agresif memanfaatkan teknologi untuk mengatasi persoalan sampah. Dari total 1.800 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengubah sebagian besar volume tersebut menjadi sumber energi melalui fasilitas waste to energy (WtE). Teknologi ini kini mampu menghasilkan sekitar 11 megawatt listrik, menjadi salah satu terobosan penting dalam pengelolaan sampah perkotaan di Indonesia.</p>
<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bapedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan bahwa WtE menjadi pilar utama strategi pengelolaan sampah kota. “Kami memproses sampah tersebut dengan teknologi waste to energy yang mampu menghasilkan kurang lebih 11 megawatt listrik,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Selain memanfaatkan teknologi modern, Surabaya juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah. Sekitar 200 ton sampah per hari ditangani langsung warga melalui bank-bank sampah di tingkat komunitas. Sistem ini memungkinkan pemilahan sampah bernilai ekonomis, sementara sampah organik diolah menjadi pupuk atau dimanfaatkan untuk budidaya maggot yang kemudian digunakan peternak ayam dan ikan.</p>
<p>Meski fasilitas WtE sudah memberi kontribusi besar, masih terdapat sekitar 600 ton sampah per hari yang belum terkelola optimal. Untuk menuntaskan seluruh volume sampah, Pemkot Surabaya menyiapkan pembangunan empat fasilitas refuse derived fuel (RDF). Proyek ini ditargetkan rampung dalam dua tahun ke depan dan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pengelolaan sampah berbasis energi.</p>
<p>Dengan pengembangan WtE dan rencana RDF, Surabaya menegaskan posisinya sebagai salah satu kota pelopor dalam inovasi pengolahan sampah. Terobosan ini bukan hanya mengurangi beban tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan energi bersih yang dapat dimanfaatkan kembali oleh kota. (*)</p>
<p>Sumber: beritasatu.com</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Emas Antam Terbaru: Sepekan Berfluktuasi, Ditutup Turun pada Akhir Minggu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-terbaru-pekan-berfluktuasi-ditutup-turun-pada-akhir-minggu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-emas-antam-terbaru-pekan-berfluktuasi-ditutup-turun-pada-akhir-minggu</guid>
<description><![CDATA[ Secara akumulatif, harga emas Antam naik sekitar Rp 48.000 per gram atau 2,09% dalam sepekan, dari Rp 2,300 juta per gram menjadi Rp 2,348 juta per gram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691973f673f9b.webp" length="21016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 13:52:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Harga emas antam terkini, emas antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<div>JAKARTA, SJP – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan dinamika sepanjang pekan perdagangan 9–15 November 2025. Setelah mencatat tren penguatan selama beberapa hari, harga emas mengalami koreksi pada akhir pekan dan menutup minggu dengan penurunan tipis dari level tertingginya.</div>
<div></div>
<div>Secara akumulatif, harga emas Antam naik sekitar Rp 48.000 per gram atau 2,09% dalam sepekan, dari Rp 2,300 juta per gram menjadi Rp 2,348 juta per gram.</div>
<div></div>
<div>Berikut rangkuman pergerakan harga harian emas Antam pekan ini:</div>
<div>• Senin (10/11/2025): Rp 2,307 juta per gram</div>
<div>• Selasa (11/11/2025): Rp 2,360 juta per gram</div>
<div>• Rabu (12/11/2025): Rp 2,367 juta per gram</div>
<div>• Kamis (13/11/2025): Rp 2,396 juta per gram</div>
<div>• Jumat (14/11/2025): Rp 2,398 juta per gram</div>
<div>• Sabtu (15/11/2025): Rp 2,348 juta per gram</div>
<div></div>
<div>Kenaikan signifikan terjadi hingga Jumat, didorong oleh sentimen pasar global yang masih mencari aset aman. Namun, koreksi pada Sabtu menahan laju harga emas dari upaya menembus rekor harga tertinggi (ATH) sebelumnya.</div>
<div></div>
<div>Update Harga Emas Antam Terbaru — Minggu (15/11/2025)</div>
<div>• 0,5 gram: Rp 1.174.000</div>
<div>• 1 gram: Rp 2.348.000</div>
<div>• 2 gram: Rp 4.668.000</div>
<div>• 3 gram: Rp 6.924.000</div>
<div>• 5 gram: Rp 11.520.000</div>
<div>• 10 gram: Rp 22.960.000</div>
<div>• 25 gram: Rp 57.250.000</div>
<div>• 50 gram: Rp 114.480.000</div>
<div>• 100 gram: Rp 228.900.000</div>
<div>• 250 gram: Rp 572.000.000</div>
<div>• 500 gram: Rp 1.144.000.000</div>
<div>• 1.000 gram: Rp 2.288.000.000</div>
<div></div>
<div>Fluktuasi pekan ini kembali menegaskan posisi emas sebagai safe haven yang diminati saat pasar diliputi ketidakpastian, meski upaya menuju level tertinggi baru masih menghadapi tekanan koreksi jangka pendek. (**)</div>
<div></div>
<div>sumber: beritasatu.com</div>
<div>editor : Danu S </div>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Selada Menuju Harapan Baru, Ketika Dapur MBG Hidupkan Petani Hidroponik Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-selada-menuju-harapan-baru-ketika-dapur-mbg-hidupkan-petani-hidroponik-bondowoso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-selada-menuju-harapan-baru-ketika-dapur-mbg-hidupkan-petani-hidroponik-bondowoso</guid>
<description><![CDATA[ Ketika peluang itu bertemu kebijakan pemerintah yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, seperti MBG, maka lahirlah energi ekonomi baru di desa-desa. Ini yang sejatinya diharapkan oleh Presiden Prabowo, melalui program MBG. Ada perputaran ekonmi di tingkat bawah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6917e88167f67.webp" length="77438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 08:11:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>SPPG, MBG, Dapur MBG, Bondowoso, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP -</strong> Di sebuah halaman rumah sederhana di Desa Sumberkalong, Kecamatan Wonosari, deretan pipa-pipa putih tampak berjajar rapi, dipenuhi daun selada hijau yang tumbuh segar. </p>
<p>Di antara gemericik air yang mengalir, Yudha Gusthi Randha, pemuda 32 tahun, tampak serius memeriksa tanaman-tanaman itu dengan telaten. </p>
<p>“Kalau pagi lihat yang begini rasanya kaya lihat anak sendiri sehat semua,” ujarnya sambil tersenyum, Sabtu (15/11/2025).</p>
<p>Yudha bukan sekadar petani. Ia adalah wajah dari geliat ekonomi baru di Bondowoso, melalui sistem pertanian hidroponik, yang hari ini semakin menjanjikan.</p>
<p>Bahkan, saat ini upaya pribadi itu kemudian berkembang menjadi Astanik (Asosiasi Petani Hidroponik Bondowoso) yang ia pimpin.</p>
<p>Kini Astanik menaungi 25 petani dari berbagai kecamatan, mengelola lebih dari 60.000 lubang tanam, dan mampu memproduksi<strong> </strong>2–3 ton selada setiap periode. Omzet mereka mencapai Rp40–60 juta per pekan, berkat panen bergilir yang memastikan pasokan tak pernah putus.</p>
<p>Apalagi, sejak sayuran hidroponiknya menjadi komuditas yang dibeli oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai salah satu menu dalam olahan Makanan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Namun perjalanan Yudha tidak semulus daun selada segar yang ia panen hari ini. Ia memulai semua ini seorang diri pada 2012, hanya berbekal rasa penasaran dan koneksi internet.</p>
<p>“Awalnya saya belajar lewat YouTube. Modalnya cuma niat dan sedikit tabungan buat beli pipa dan nutrisi. Ya belinya di marketplace karena di sini belum ada yang jual,” kenangnya.</p>
<p>Apa yang dimulai sebagai hobi kini berubah menjadi penggerak ekonomi akar rumput Bondowoso. Lebih-lebih, produk pertanian Astanik kini rutin dibeli oleh SPPG Sumberkalong yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Desa Sumberkalong, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, di bawah naungan Yayasan Al Furqon Pejagan Bondowoso.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_6917e6f5b6772.webp" alt=""></p>
<p><strong>Ketika SPPG Hadir, Peluang Baru Lahir</strong></p>
<p>Tak jauh dari rumah Yudha berdiri dapur SPPG Sumberkalong. Setiap minggu, dapur ini meminta pasokan 20 kilogram selada hidroponik, dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogramnya.</p>
<p>“Alhamdulillah, program MBG ini membuka peluang baru buat kami. Ada kepastian permintaan, dan pastinya menambah pemasukan teman-teman petani,” kata Yudha.</p>
<p>Program Makanan Bergizi Gratis tidak hanya memberi makan ribuan anak Indonesia setiap hari, tetapi juga menyentuh rantai ekonomi paling bawah, petani kecil, kelompok usaha mikro, dan produsen pangan lokal.</p>
<p>“Di Bondowoso, khususnya di Desa Sumberkalong efeknya terasa nyata. Kami petani hidroponik yang tergabung dalam Astanik kini punya pasar yang stabil, terjangkau, dan berkelanjutan. Kami pun tidak mengurangi kebutuhan pasar, tetapi akan menambah produksi untuk mencukupi permintaan SPPG,” tukasnya.</p>
<p>Peluang baru ini juga menjadi titik tolak meningkatkanya kebutuhan pasar dan SPPG untuk produk hidroponik di Kabupaten Bondowoso. </p>
<p>Bayangkan saja, jika semua (65 lokasi) SPPG di Bondowoso membutuhkan sayuran hidroponik dengan masing-masing 20 kilogram, dalam setiap minggunya, tentu ada kisaran 1,3 ton selada yang dibutuhkan.</p>
<p>“Kami bersama Astanik menangkap peluang itu. Karena dalam sebulan saja, jika peluang ini bisa kita manfaatkan, tentunya butuh 5,2 ton untuk mencukupi kebutuhan SPPG di Bondowoso saja,” ujarnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x_6917eae3ed19d.webp" alt=""></p>
<p><strong>Harapan yang Mengalir dari Sebatang Selada</strong></p>
<p>Setiap kali Yudha memanen selada, ia tahu bahwa sebagian hasil panennya akan masuk ke dapur SPPG. Dari sana, selada-selada itu menjadi bagian dari hidangan bergizi untuk anak-anak sekolah, makanan yang bukan hanya mengenyangkan, tapi juga membangun masa depan.</p>
<p>“Kita petani hidroponik yang tergabung dalam Astanik ikut senang. Dari kebun kecil begini, bisa bantu anak-anak makan sehat,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SPPG Sumberkalong, Ineke Kartika Sari, sangat mengapresiasi jerih payah dan perjalanan Yudha yang berawal dari sebuah video YouTube dan beberapa pipa bekas, tetapi hari ini menjadi bukti bahwa inovasi di tangan anak muda bisa membuka pintu rezeki baru. </p>
<p>“Ketika peluang itu bertemu kebijakan pemerintah yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, seperti MBG, maka lahirlah energi ekonomi baru di desa-desa. Ini yang sejatinya diharapkan oleh Presiden Prabowo, melalui program MBG. Ada perputaran ekonmi di tingkat bawah,” ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Pangan Sidak Murnimart Bondowoso, Temukan Produk Beras Pakai Kemasan Lama dengan Izin Edar Kedaluwarsa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-sidak-murnimart-bondowoso-temukan-produk-beras-pakai-kemasan-lama-dengan-izin-edar-kedaluwarsa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-sidak-murnimart-bondowoso-temukan-produk-beras-pakai-kemasan-lama-dengan-izin-edar-kedaluwarsa</guid>
<description><![CDATA[ Diskoperindag mengakui temuan ini, dan masih akan dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Sedangkan untuk sanksinya, berjenjang sampai pada pencabutan izin produksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6915bc7121dc0.webp" length="60756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 18:02:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Sidak, Satgas Pangan Polres Nganjuk, kemasan minyak goreng, Minyakita, 20 mililiter, toko tradisonal, Nganjuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Badan Pangan Nasional (Bapanas), bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bondowoso menemukan sejumlah produk beras yang masih menggunakan kemasan lama, bahkan sebagian mencantumkan label izin edar yang sudah tidak berlaku.</p>
<p>Ada juga produsen beras yang menutupi nama produk beras medium dengan menggunakan stiker kertas bertuliskan beras pecah. Bahkan, dalam kemasan masih mencantumkan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Produk Dalam Usaha Kecil (PDUK), yang dikeluarkan tahun 2017.</p>
<p>Misalnya, produk beras merek Labi-labi, Kepompong dan Tinta. Di mana dalam kemasannya masih tertera izin edar yang diterbitkan pada tahun 2017. Produk terebut dijual dan ditemukan Satgas Pangan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko modern Murnimart di Kelurahan Tamansari Bondowoso. </p>
<p>Pejabat Fungsional Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya, dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rahmatia Garwan, menerangkan, hasil pengecekan, sebagian produsen mengaku masih menggunakan stok kemasan lama, meski telah diperbarui dan diuji ulang oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD). Namun, Satgas menilai hal ini tetap perlu ditinjau kembali.</p>
<p>“Kalau ada kemasan lama atau label kedaluwarsa, itu kewenangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kabupaten Bondowoso). Kami rekomendasikan agar ditinjau ulang ke produsen yang mengajukan izin PDUK,” jelasnya usai melakukan sidak di Murnimart Bondowoso, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Dirinya juga menegaskan, proses penegakan aturan dilakukan secara berjenjang. Temuan awal akan diberi teguran, terutama bila ada klaim produk “premium” yang tidak sesuai mutu atau tidak mencantumkan informasi produksi dan zona harga eceran tertinggi (HET).</p>
<p>“Kalau sudah ditegur dan tetap tidak ditindaklanjuti, baru ada sanksi tertulis. Jika pelanggaran berulang, maka izin usahanya bisa dicabut,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Tisna Harimurti, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan pada Diskoperindag Bondowoso membenarkan jika ada temuan izin produksi yang sudah kedaluwarsa. </p>
<p>Bahkan, dirinya telah mengklarifikasi ke produsen bahwa itu merupakan kemasan lama yang memang masih dipakai untuk kantong. Jadi, kemasan lama digunakan ulang.</p>
<p>Terkait hal itu, Diskoperindag akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso. Karena, kata Tisna, dari pihak produsen sendiri menyatakan bahwa kemasan tersebut memang stok lama.</p>
<p>“Ternyata ada nomor PSAT yang tetap sama sejak 2017, namun dalam surat keterangannya tertulis masih berlaku sampai tahun depan. Jadi, ini perlu diklarifikasi lagi,” ungkapnya.</p>
<p>Dirinya juga mengungkap jika temuan itu merupakan produk dari luar Kabupaten Bondowoso. Maka dari itu dirinya akan segera melakukan koordinas dan mengklarifikasi hasil dan tindak lanjut dari temuan Satgas Pangan di toko modern Murnimart.</p>
<p>“Tadi temuannya (produsennya) dari Probolinggo dan Jember, itu yang ditemukan. Jadi, kami akan konfirmasi ulang ke sana,” jelasnya.</p>
<p>Hasil temuan Satgas Pangan ini tidak menutup kemungkinan berbuah sanksi tegas hingga pencabutan izin produksi, bagi produsen beras, baik di wilayah Kabupaten Bondowoso maupun dari luar. </p>
<p>“Untuk rekomendasi tindak lanjut, seperti teguran dan langkah berikutnya, itu nanti dilakukan oleh Polres setempat. Karena dalam Satgas Pangan, ketuanya memang dari unsur Polri. Jadi, kalau di tingkat kabupaten, berarti tanggung jawabnya ada di Polres Bondowoso,” pungkasnya. </p>
<p>Pemantauan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Satgas Gabungan yang terdiri atas Badan Pangan Nasional, Bulog, Polres Bondowoso, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Diskoperindag.</p>
<p>Satgas Pangan melakukan sidak ke beberapa toko penjual beras di Pasar Induk Bondowoso dan dilanjutkan ke toko modern Murnimart di Tamansari dan ke KDS di Desa Kembang. Bahkan, sebelumnya, Satgas gabungan juga mendatangi produsen beras di wilayah Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Inflasi, Bapanas Sidak Harga Beras di Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-inflasi-bapanas-sidak-harga-beras-di-bondowoso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-inflasi-bapanas-sidak-harga-beras-di-bondowoso</guid>
<description><![CDATA[ Satgas Pangan memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar dan titik distribusi di Kabupaten Bondowoso masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemantauan dilakukan secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, distributor, hingga produsen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6915b03eeb751.webp" length="49322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 17:19:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Satgas, Bapanas, pangan, beras, bulog, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Satuan tugas (Satgas) pangan pusat menilai tingkat inflasi di Kabupaten Bondowoso masih ada di zona merah. Artinya, inflasi di Bumi Ki Ronggo masih tinggi.</p>
<p>Oleh sebab itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas), melalui Pejabat Fungsional Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya, Rahmatia Garwan, melakukan sidak ke beberapa lokasi untuk mengecek langsung harga komoditas beras medium dan premium.</p>
<p>Bersama Satgas gabungan yang terdiri atas Bapanas, Bulog, Polres Bondowoso, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Diskoperindag, Rahmatia Garwan sidak ke beberapa toko penjual beras di Pasar Induk Bondowoso, pada Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Inspeksi mendadak (Sidak) kemudian dilanjutkan ke toko modern Murnimart di Tamansari dan ke KDS di Desa Kembang. Bahkan, sebelumnya, Satgas gabungan juga mendatangi produsen beras di wilayah Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember.</p>
<p>Rahmatia Garwan menyatakan, Satgas Pangan memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar dan titik distribusi di Kabupaten Bondowoso masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemantauan dilakukan secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, distributor, hingga produsen.</p>
<p>“Kami cek di pasar-pasar yang menjadi lokasi pencatatan SP2KP Kementerian Perdagangan, karena datanya dipakai BPS untuk mengukur inflasi. Hasilnya, semua harga beras premium dan medium masih aman, di bawah HET,” ujarnya saat dikonfirmasi di Murnimart.</p>
<p>Pemantauan tersebut dilakukan karena posisi inflasi Bondowoso masih dikategorikan “merah” atau tinggi. Menurutnya, kondisi merah menunjukkan inflasi masih positif, sedangkan semakin negatif menandakan kondisi harga yang semakin baik.</p>
<p>“Tujuan pemerintah adalah menjaga harga sesuai HET, dan itu sudah tercapai. Tapi ini kesimpulan hari ini, karena besok bisa saja berubah tergantung kondisi lapangan,” katanya.</p>
<p>“Tim juga melakukan pemantauan serupa di sejumlah daerah lain di Jawa Timur seperti Probolinggo, Lumajang, Madura, Surabaya, dan Jember,” tandasnya.</p>
<p>Seperti diketahui, harga beras premium di pasaran yang ada di Kabupaten Bondowoso berada di harga Rp14.800 per kilogram. Sedangkan harga beras medium Rp 13.500 per kilogram. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidak Bapanas dan Satgas Pangan Pasuruan, Pastikan Harga Beras Sesuai HET Jelang Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sidak-bapanas-dan-satgas-pangan-pasuruan-pastikan-harga-beras-sesuai-het-jelang-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sidak-bapanas-dan-satgas-pangan-pasuruan-pastikan-harga-beras-sesuai-het-jelang-nataru</guid>
<description><![CDATA[ AKP Adimas Firmansyah ancam akan memberikan tindakan tegas apabila ditemukan pedagang atau distributor yang melanggar ketentuan harga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691563e8d8de6.webp" length="55492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 12:00:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Satgas Pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP</strong> – Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi, termasuk pasar tradisional Bangil dan pasar modern di Kecamatan Bangil, pada Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Aksi pengawasan ini bertujuan utama untuk memastikan harga beras di wilayah Kabupaten Pasuruan tetap selaras dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.</p>
<p>Sidak ini juga merupakan langkah antisipasi dini menghadapi potensi lonjakan harga bahan pokok, khususnya beras, menjelang periode perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.</p>
<p>Selain memantau fluktuasi harga, tim gabungan Bapanas juga melakukan pengawasan ketat terhadap mutu dan labelisasi produk beras yang dijual di pasaran. Hal ini dilakukan guna menjamin kesesuaian antara kualitas beras dengan informasi yang tercantum pada label kemasan.</p>
<p>Koordinator Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan, yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, menyatakan bahwa pemantauan difokuskan pada tiga jenis beras, yaitu beras premium, medium, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).</p>
<p>"Berdasarkan data yang dimiliki Bapanas, harga ritel di pasar tradisional maupun pasar modern menunjukkan harga yang stabil dan masih berada dalam batas HET," jelas AKP Adimas Firmansyah.</p>
<p>Ia menambahkan, hasil koordinasi dengan Disperindag Kabupaten Pasuruan juga mengonfirmasi tidak adanya perubahan harga beras yang signifikan dibandingkan dengan pekan sebelumnya.</p>
<p>"Laporan dari Disperindag menunjukkan bahwa harga beras dari minggu lalu hingga minggu ini masih stabil, tidak ada kenaikan berarti. Artinya, kondisi harga pangan di Kabupaten Pasuruan saat ini aman," tegasnya.</p>
<p>AKP Adimas Firmansyah menekankan bahwa Satgas Pangan tidak akan ragu menindak tegas pedagang atau distributor yang terbukti melanggar ketentuan harga yang berlaku.</p>
<p>"Apabila nantinya ditemukan penjualan beras di atas HET, Satgas Pangan akan memberikan teguran keras. Bila masih membandel, kami tidak akan segan melakukan pencabutan izin usaha," ancamnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Unit II Ekonomi Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, menambahkan bahwa harga beras medium dan premium di sejumlah titik pantauan bahkan terpantau masih berada di bawah HET yang telah ditetapkan pemerintah.</p>
<p>Sebagai informasi, HET beras yang ditetapkan Bapanas adalah: beras medium sebesar Rp13.500/kg, beras SPHP Bulog Rp12.500/kg dan beras premium sebesar Rp14.900/kg.</p>
<p>Ipda Eko Hadi Saputro menegaskan komitmen Satgas Pangan untuk secara berkelanjutan melaksanakan pengawasan dan monitoring terhadap harga beras di wilayah Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>"Kami akan terus melakukan pengawasan sampai harga benar-benar stabil di pasaran. Ini menjadi fokus utama kami untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Malang Perkuat Literasi dan Sinergi Media di Makassar, Ekonomi Wilayah Tumbuh Positif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perkuat-literasi-dan-sinergi-media-di-makassar-ekonomi-wilayah-tumbuh-positif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-perkuat-literasi-dan-sinergi-media-di-makassar-ekonomi-wilayah-tumbuh-positif</guid>
<description><![CDATA[ Farid Faletehan paparkan pertumbuhan kredit, dorong kewaspadaan penipuan, dan sinergi komunikasi antar-OJK daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6915381b7db50.webp" length="40126" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 08:30:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJK Malang, OJK Makassar, journalist class, awak media, ekonomi regional, kredit modal kerja, literasi keuangan, penipuan digital, sinergi antar OJK, iasc ojk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, SJP – </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang terus memperkuat sinergi dan komunikasi publik dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan kunjungan kerja dan studi banding bersama awak media ke OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) di Makassar, Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Agenda tersebut dirangkaikan dengan kegiatan “<em>Journalist Class</em> dan Penerbitan Siaran Pers”, yang bertujuan memperluas kolaborasi antar-kantor OJK daerah serta memperdalam pemahaman jurnalis terhadap kebijakan prudensial dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) serta memberi wawasan terhadap manajemen media yang menghadirkan mentor dari Kompas media.</p>
<p>Kepala OJK Malang Farid Faletehan menjelaskan, kunjungan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman dalam pengelolaan hubungan media dan strategi komunikasi publik, termasuk inovasi program edukasi masyarakat yakni melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).</p>
<p>“Kami ingin belajar dari pengalaman OJK Makassar, terutama dalam pengelolaan hubungan media dan pengembangan program inklusi keuangan seperti asuransi untuk nelayan,” ujar Farid, Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Farid menambahkan, keterlibatan awak media dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis memperkuat penyebaran informasi yang akurat serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat.</p>
<p>“Media memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan. Sinergi ini perlu dijaga agar masyarakat semakin paham dan percaya pada lembaga keuangan formal,” jelasnya.</p>
<p>Dalam wawancara bersama awak media di sela kegiatan, Farid mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi di wilayah Malang masih relatif stabil dan tumbuh positif.</p>
<p>“Ekonomi di wilayah Malang masih relatif bagus. Penyaluran kredit menunjukkan banyak masyarakat yang mengakses pembiayaan untuk meningkatkan usahanya. Sebagian besar digunakan untuk kredit modal kerja,” paparnya.</p>
<p>Hingga September 2025, penyaluran kredit perbankan di wilayah kerja OJK Malang tumbuh 8,41 persen yoy, dari Rp101,14 triliun menjadi Rp109,64 triliun. Kabupaten Malang menjadi penyerap kredit tertinggi dengan nilai Rp30,35 triliun, disusul Kota Malang sebesar Rp29,47 triliun.</p>
<p>Sementara itu, 33,6 persen kredit disalurkan untuk sektor UMKM, atau senilai Rp36,88 triliun. Farid menilai tren ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak, terutama melalui sektor produktif.</p>
<p>Ia juga menyinggung adanya potensi dampak positif dari program gelontoran dana ratusan triliun yang disalurkan pemerintah melalui bank-bank Himbara secara nasional.</p>
<p>Dari sisi pasar modal, jumlah investor di wilayah kerja OJK Malang mencapai 341.834 <em>Single Investor Identification</em> (SID) atau tumbuh 19,15 persen secara tahunan <em>(yoy) </em>hingga Agustus 2025.</p>
<p>“Ini menunjukkan minat investasi masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat. Sekitar 99,8 persen SID di wilayah kerja OJK Malang dimiliki oleh investor individu,” terang Farid.</p>
<p>Transaksi saham juga menunjukkan tren positif, dengan frekuensi meningkat 59,23 persen <em>yoy</em>, volume naik 73,37 persen, dan nilai transaksi mencapai Rp3,32 triliun.</p>
<p>Selain itu, nasabah agen penjual reksa dana (APERD) meningkat 36,05 persen yoy menjadi 40.873 nasabah, disertai pertumbuhan nilai penjualan reksa dana sebesar 43,17 persen yoy.</p>
<p>Farid turut menyoroti peningkatan laporan terkait penipuan keuangan digital. Berdasarkan data OJK, pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan penipuan meningkat dari 12 persen menjadi 19 persen.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dengan telepon yang meminta data pribadi, nomor rekening, atau PIN. Gunakan prinsip dua L — legal dan logis. Kalau ragu, segera konfirmasi ke OJK,” tegasnya.</p>
<p>Secara nasional, laporan ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) terus bertambah, dengan nilai kerugian akibat penipuan keuangan mencapai Rp7,5 triliun, naik dari Rp7,1 triliun bulan sebelumnya.</p>
<p>“Kalau ada dana yang terlanjur ditransfer karena penipuan, segera lapor melalui situs iasc.ojk.go.id agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kegiatan di Makassar, Farid juga menyoroti aktifnya OJK Malang dalam publikasi dan komunikasi digital. Akun resmi Instagram OJK Malang kini memiliki lebih dari 23.000 pengikut, menjadikannya salah satu yang paling aktif di antara kantor OJK daerah.</p>
<p>Kunjungan ini turut menjadi momen apresiasi bagi insan media yang selama ini berperan aktif memberitakan kegiatan OJK Malang.</p>
<p>Dirinya berharap kerja sama ini memperkuat hubungan antara OJK dan mitra media di seluruh daerah.</p>
<p>Sementara itu, Arif Machfoed, Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulselbar, menyambut baik rombongan dari Malang serta menegaskan pentingnya kolaborasi antar-kantor OJK daerah.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momen memperkuat komunikasi publik dan literasi keuangan bagi masyarakat di seluruh wilayah kerja OJK.</p>
<p>Kegiatan ini diharapkan mempererat sinergi antar-OJK daerah serta meningkatkan kapasitas komunikasi publik melalui kemitraan strategis dengan media massa.<strong> (**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seribu Lebih Pencari Kerja Ngelamar Pekerjaan di Bondowoso Job Fair 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seribu-lebih-pencari-kerja-ngelamar-pekerjaan-di-bondowoso-job-fair-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seribu-lebih-pencari-kerja-ngelamar-pekerjaan-di-bondowoso-job-fair-2025</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini menjadi pendorong terciptanya lapangan kerja dan digitalisasi para pencari kerja melalu peluncuran Aplikasi “Kerja Berkah” di Job Fair 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6913f23115b3a.webp" length="50580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 12:00:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Job fair, Loker, lowongan, Bondowoso, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP —</strong> Seribu lebih para pencari kerja memadati GOR Pelita yang menjadi pusat digelarnya Bondowoso Job Fair 2025, Rabu (12/11/2025). </p>
<p></p>
<p>Bursa lowongan kerja tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kabupaten Bondowoso ini,  tak sekadar mempertemukan perusahaan dan pencari kerja, tapi juga menandai langkah baru digitalisasi layanan ketenagakerjaan lewat peluncuran aplikasi “Kerja Berkah”.</p>
<p></p>
<p>Dalam Job Fair 2025 kali ini, ada 41 perusahaan yang ikut meramaikan untuk mencari karyawan. Slot karyawan yang dibutuhkan sebanyak 1.609 orang dengan 1.209 lowongan pekerjaan.</p>
<p></p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Bondowoso yang tahun ini masih berada di kisaran 2,55 persen atau sekitar 12 ribu orang. </p>
<p></p>
<p>Bahkan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menegaskan, melalui Job Fair dan inovasi aplikasi digital ini, ia berharap semakin banyak warga yang mendapat akses mudah untuk mencari pekerjaan.</p>
<p></p>
<p>“Kami ingin Job Fair bukan hanya ajang seremonial, tapi betul-betul jadi jembatan antara dunia usaha dan tenaga kerja lokal. Aplikasi Kerja Berkah hadir untuk mempermudah proses itu,” tutur Bupati.</p>
<p></p>
<p>Job Fair tahun ini mengusung tema “Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah.” Pemerintah menargetkan kegiatan ini dapat memotivasi anak muda Bondowoso agar lebih siap bersaing di dunia kerja yang serba digital.</p>
<p></p>
<p>Bupati yang karib disapa Ra Hamid ini juga mengajak perusahaan agar memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari tenaga kerja yang sesuai kebutuhan. </p>
<p></p>
<p>“Mari bersama-sama kita bangun Bondowoso yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pesannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Rawit di Tingkat Petani Blitar Anjlok, Hanya Rp15 Ribu Per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-tingkat-petani-blitar-anjlok-hanya-rp15-ribu-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-tingkat-petani-blitar-anjlok-hanya-rp15-ribu-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Harga cabai rawit di tingkat petani Blitar mengalami penurunan drastis atau anjlok. Saat ini, harga cabai rawit di tingkat petani senilai Rp15.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691328103f48f.webp" length="92032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 20:44:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai, Rawit, Anjlok, Murah, Musim Panen, Blitar., saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Harga cabai rawit di tingkat petani Blitar mengalami penurunan yang drastis atau anjlok saat musim panen raya seperti saat ini. Kini, harga cabai rawit di tingkat petani Blitar hanya senilai Rp15.000 per kilogramnya.</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Muanam, salah seorang petani cabai rawit di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Harga cabai rawit di tingkat petani saat ini tergolong sangat rendah. Kondisi ini, membuatnya merugi, karena biaya operasional seperti obat dan pupuk yang sudah dikeluarkan tergolong tinggi.</p>
<p>"Harga Rp15.000 per kilogram di tingkat petani, kami sangat rugi. Biaya operasional termasuk obat dan pupuk kan lumayan besar," kata dia, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Menurutnya, kondisi idealnya harga cabai rawit di tingkat petani senilai Rp20.000 per kilogram. Dengan harga minimal Rp20.000 per kilogram, para petani masih merasakan keuntungan.</p>
<p>"Sekarang ini kan musim panen raya, tapi harganya anjlok," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pedagang sayuran di Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar bernama Sri menyebut harga cabai rawit di pasaran sekitar Rp16.000 per kilogram. Kondisi ini sudah berlangsung selama dua pekan terakhir, dan ia memprediksi harga cabai rawit murah, karena stoknya melimpah.</p>
<p>"Stoknya di petani sekarang kan banyak, petani sedang panen raya," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Entung Jati di Ngawi Jadi Rebutan dan Daging Musiman Bernilai Jual Tinggi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/entung-jati-di-ngawi-jadi-rebutan-dan-daging-musiman-bernilai-jual-tinggi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/entung-jati-di-ngawi-jadi-rebutan-dan-daging-musiman-bernilai-jual-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ Satu gelas entung jati biasanya dijual seharga Rp 20.000. Namun, ia menambahkan bahwa musim berburu ini berlangsung sangat singkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69129c6f7de1b.webp" length="58064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 09:30:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Ngawi, entung jati</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGAWI, SJP</strong>–Peralihan musim kemarau ke musim hujan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, membawa berkah musiman yang ditunggu-tunggu oleh warga sekitar hutan jati. </p>
<p>Bagi masyarakat Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, momen ini menandai dimulainya musim berburu entung jati, yaitu kepompong ulat jati yang menjadi komoditas lauk unik dan memiliki nilai jual yang menggiurkan.</p>
<p>Setiap pagi dan sore, kawasan hutan jati milik Perhutani menjadi ramai oleh warga, didominasi oleh kaum ibu-ibu, yang menyisir tumpukan daun kering. Mereka berburu kepompong ulat jati yang bersembunyi di bawahnya. Aktivitas perburuan ini eksklusif, hanya terjadi setahun sekali, saat daun-daun jati mulai tumbuh muda, masa ketika ulat jati bermetamorfosis menjadi kepompong sebelum akhirnya menjadi ngengat.</p>
<p>Ketika waktunya tiba, ulat jati turun dari dahan dan berubah menjadi kepompong. Di fase inilah para warga berburu entung untuk dijual atau dimasak menjadi lauk ekstrem yang gurih dan lezat. </p>
<p>Sumini (51), salah satu pemburu entung jati, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi rutinitas tahunan yang sangat dinanti. Selain untuk konsumsi pribadi, entung jati juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan dalam waktu singkat.</p>
<p>"Kalau pas awal musim penghujan pasti mencari entung jati. Satu hari kalau telaten, bisa mendapatkan empat gelas," ujar Sumini, pada Ahad (9/11/2025).</p>
<p>Menurutnya, satu gelas entung jati biasanya dijual seharga Rp 20.000. Namun, ia menambahkan bahwa musim berburu ini berlangsung sangat singkat.</p>
<p>"Paling satu minggu sudah habis (musimnya). Selain dijual, entung ini biasanya diolah jadi oseng-oseng, dibuat botok, atau langsung digoreng saja sudah enak," katanya.</p>
<p>Kegiatan perburuan entung jati ini tidak hanya diminati oleh orang dewasa. Anak-anak yang sedang libur sekolah juga turut serta. Sifa Miftahul Jannah (9), misalnya, mencari entung bersama teman-temannya untuk diolah menjadi lauk makan siang.</p>
<p>Proses pengolahan entung jati terbilang sederhana. Setelah dibersihkan, entung cukup dibumbui dengan bawang putih, garam, dan penyedap rasa, lalu digoreng hingga matang dalam waktu 5–10 menit.</p>
<p>"Kalau waktu liburan sekolah biasa mencari bersama teman-teman. Kalau digoreng rasanya enak, gurih. Bisa untuk lauk makan siang," tutur Sifa.</p>
<p>Dengan nilai jual yang tinggi dan permintaan musiman, entung jati Ngawi benar-benar menjadi berkah alam yang memberikan penghasilan tambahan sekaligus lauk unik bagi masyarakat setempat. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Batik Ramah Lingkungan Pengrajin Kediri Tembus Pasar Internasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/batik-ramah-lingkungan-pengrajin-kediri-tembus-pasar-internasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/batik-ramah-lingkungan-pengrajin-kediri-tembus-pasar-internasional</guid>
<description><![CDATA[ Dengan memanfaatkan daun-daun alami sebagai pewarna dan motif, karya-karyanya kini tak hanya diminati di Indonesia, tetapi juga berhasil menembus pasar mancanegara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69128a40387e0.webp" length="52212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 07:59:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Kediri, batik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>– Berawal dari kegemaran mengoleksi batik, Sri Ayuni (57), seorang warga Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, sukses mengembangkan usaha batik <em>eco print</em> yang ramah lingkungan. </p>
<p>Dengan memanfaatkan daun-daun alami sebagai pewarna dan motif, karya-karyanya kini tak hanya diminati di Indonesia, tetapi juga berhasil menembus pasar mancanegara.</p>
<p>Sri Ayuni telah menekuni teknik <em>eco print</em>, yakni sebuah metode pewarnaan kain yang memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan sejak tahun 2016. </p>
<p>Ia memanfaatkan daun-daunan yang banyak ditemukan di halaman rumahnya untuk menghasilkan motif yang unik dan ramah lingkungan.</p>
<p>Ketekunan dan inovasi yang dilakukan Sri Ayuni membuahkan hasil signifikan. Dalam sebulan, ia mampu memproduksi hingga 25 potong kain. Setelah diolah menjadi beragam busana seperti kaus, daster, outer, dan tas, total produk <em>eco print</em> yang berhasil ia jual mencapai lebih dari 30 buah setiap bulannya ke berbagai wilayah di Nusantara. Bahkan, capaian usahanya kini meluas hingga kancah internasional. </p>
<p>"Pemasarannya bahkan sudah sampai Filipina dan Singapura, dalam bentuk desain pakaian," ungkap Sri Ayuni saat ditemui di rumahnya pada Ahad (9/11/2025).</p>
<p>Ia menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya. "Kami sengaja menekuni batik <em>eco print</em> karena ramah lingkungan dan sekaligus melestarikan warisan budaya batik," ujarnya.</p>
<p>Batik <em>eco print</em> memanfaatkan aneka tumbuhan alami sebagai bahan baku motif. Di Kediri, perajin umumnya menggunakan daun jati, kalpataru, jarak, lanang, kosmos, tabebuya, dan bunga airmata pengantin.</p>
<p>Proses pembuatannya relatif praktis, diawali dengan membersihkan dan merendam kain. Daun kemudian ditata sesuai motif, lalu kain ditutup, dibungkus plastik, digulung, dan diikat. Tahap selanjutnya adalah pengukusan selama dua jam. Setelah proses pengukusan, kain dijemur selama empat hingga lima hari hingga benar-benar kering dan siap dipasarkan.</p>
<p>Produk batik <em>eco print</em> buatan Sri Ayuni dijual dengan harga yang bervariasi. "Harga batik eco print mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 600.000, tergantung jenis kain dan motif," terangnya.</p>
<p>Melalui usaha batik <em>eco print</em> ini, Sri Ayuni membuktikan bahwa kreativitas dapat sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan sekaligus melestarikan kekayaan budaya batik Indonesia. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Malang Siapkan SDM Tangguh dan Cakap Digital untuk KDMP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-malang-siapkan-sdm-tangguh-dan-cakap-digital-untuk-kdmp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-malang-siapkan-sdm-tangguh-dan-cakap-digital-untuk-kdmp</guid>
<description><![CDATA[ Wabup Lathifah Shohib membuka pelatihan SDM KDMP di Malang untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui koperasi desa berbasis potensi lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6911e1058d0f3.webp" length="55904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 22:45:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Malang, KDMP, Lathifah Shohib, Koperasi Desa, Ekonomi Rakyat, Pemkab Malang, Turen, Dinas Koperasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.</p>
<p>Langkah tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KDKMP) yang dibuka Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib di Cakra Resident Hotel, Kecamatan Turen, Senin (10/11/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti para pengurus KDMP dari Kecamatan Turen, Ampelgading, Tirtoyudo, dan Dampit. Ia menegaskan, pelatihan ini merupakan langkah nyata Pemkab Malang mendukung program nasional pembentukan KDMP sebagaimana amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukannya.</p>
<p>Menurutnya, program KDMP bertujuan mendorong kemandirian pangan dan pemerataan ekonomi di tingkat desa.</p>
<p>“Program ini menjadikan desa sebagai pilar pembangunan nasional sekaligus memperkuat ekonomi rakyat di sektor riil,” ujar Wabup Lathifah, Senin (10/11/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, KDMP berfungsi sebagai pusat produksi dan distribusi di tingkat desa, sekaligus memutus rantai distribusi panjang dan menekan dominasi middleman.</p>
<p>“Dengan begitu, kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di pedesaan bisa terus meningkat,” lanjutnya.</p>
<p>Kabupaten Malang memiliki posisi strategis sebagai lumbung pangan dan sentra UMKM terbesar di Jawa Timur. Bahkan, pada April 2025 lalu, terlebih daerah ini menjadi lokasi percontohan pembentukan KDMP melalui Musyawarah Desa Khusus di Randugading, Ngawonggo, dan Pakisaji. </p>
<p>“Melalui koperasi desa, kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkeadilan berbasis potensi lokal,” terang Bu Nyai Lathifah.</p>
<p>Ia menilai KDMP membawa manfaat besar, mulai dari penciptaan lapangan kerja baru, pemerataan pendapatan, hingga peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat desa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Promosi Unik di Bandara Dhoho Kediri: Tukar Boarding Pass Jadi Tiket Wisata Gratis dan Diskon Hotel</title>
<link>https://suarajatimpost.com/promosi-unik-di-bandara-dhoho-kediri-tukar-boarding-pass-jadi-tiket-wisata-gratis-dan-diskon-hotel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/promosi-unik-di-bandara-dhoho-kediri-tukar-boarding-pass-jadi-tiket-wisata-gratis-dan-diskon-hotel</guid>
<description><![CDATA[ Pembukaan Bandara Dhoho Kediri disambut program promosi unik. Penumpang Super Air Jet rute Jakarta–Kediri bisa menukar boarding pass dengan tiket wisata gratis dan diskon hotel hingga 25 persen. Langkah strategi untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi lokal di Jawa Timur bagian selatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69107278188f3.webp" length="42988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 18:34:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>Bandara Dhoho Kediri,   Boarding Pass Super Air Jet, Promosi Wisata Kediri, Diskon Hotel dan UMKM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Pembukaan Bandara Dhoho Kediri pada 10 November 2025 tak hanya menandai kembalinya konektivitas udara di wilayah selatan Jawa Timur, tetapi juga meluncurkan program promosi menarik bagi para penumpang pesawat.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kediri bersama sejumlah pelaku usaha pariwisata dan perhotelan menyiapkan insentif khusus bagi penumpang rute Jakarta–Kediri. Cukup dengan menunjukkan <em>boarding pass</em> penerbangan Super Air Jet, penumpang bisa menukarkannya dengan tiket gratis masuk ke berbagai destinasi wisata unggulan dan  menginap di berbagai hotel di wilayah Kediri.</p>
<p>Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menjelaskan, program ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penumpang yang datang melalui Bandara Dhoho sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah.</p>
<p>“Kami ingin setiap penumpang yang datang ke Kediri merasa mendapatkan nilai tambah, tidak hanya dalam perjalanan, tapi juga pengalaman wisata dan kuliner,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Beberapa lokasi wisata yang ikut berpartisipasi antara lain kawasan Gunung Kelud, Sumber Ubalan, dan sejumlah taman rekreasi keluarga yang menjadi ikon wisata daerah. Program ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kediri ke pasar nasional.</p>
<p>Tak hanya itu, boarding pass Bandara Dhoho juga dapat digunakan untuk memperoleh diskon menginap di berbagai hotel di wilayah Kediri. Hotel Merdeka memberikan potongan harga antara 15–18 persen, sedangkan Grand Surya dan Fave Hotel menawarkan diskon hingga 25 persen.</p>
<p>Pemkab Kediri juga menggandeng pelaku UMKM untuk memberikan potongan harga serupa bagi penumpang pesawat yang datang melalui Bandara Dhoho. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk menumbuhkan ekonomi kreatif dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.</p>
<p>Maskapai Super Air Jet akan melayani penerbangan rute Jakarta (CGK)–Kediri (DHX) dan sebaliknya tiga kali sepekan — Senin, Rabu, dan Jumat. Penerbangan dari Jakarta berangkat pukul 10.20 WIB dan dari Kediri pukul 12.30 WIB, dengan harga tiket mulai Rp737 ribu hingga Rp850 ribu.</p>
<p>Program promosi ini diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan selatan Jawa Timur. Dengan penawaran yang menggabungkan transportasi, akomodasi, dan wisata, Bandara Dhoho Kediri diharapkan mampu memperkuat posisi Kediri sebagai pintu masuk destinasi wisata dan bisnis di Jawa Timur bagian selatan.</p>
<p>Pembukaan Bandara Dhoho Kediri disambut program promosi unik. Penumpang Super Air Jet rute Jakarta–Kediri bisa menukar boarding pass dengan tiket wisata gratis dan diskon hotel hingga 25 persen. Langkah ini menjadi strategi Pemkab Kediri untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi lokal di Jawa Timur bagian selatan. (**)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Gresik Sulap Sampah Organik Jadi Duit, Penjualan Capai 1,3 Juta Per Bulan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-gresik-sulap-sampah-organik-jadi-duit-penjualan-capai-13-juta-per-bulan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-gresik-sulap-sampah-organik-jadi-duit-penjualan-capai-13-juta-per-bulan</guid>
<description><![CDATA[ Sampah daun kering dan sisa dapur yang biasanya dianggap tak bernilai, di tangan pria berusia 37 tahun itu justru menjadi ladang rezeki. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690f1cc264973.webp" length="66770" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 19:02:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, sampah Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Achmad Taufik, warga Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, berhasil menyulap tumpukan sampah organik menjadi ladang penghasilan. </p>
<p>Sampah daun kering dan sisa dapur yang biasanya dianggap tak bernilai, di tangan pria berusia 37 tahun itu justru menjadi ladang rezeki. </p>
<p>"Lumayan (uangnya) buat tambahan. Sebulannya antara Rp800 ribu hingga Rp1,3 juta," kata Taufik, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Taufik mengatakan, keahlian mengolah sampah organik itu didapatkan dari pengetahuan saat bekerja di Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS3R).</p>
<p>Setiap harinya, ia sabar mengaduk tumpukan daun kering dan sisa makanan yang telah difermentasi di halaman rumahnya. Alih-alih jijik, ia justru melihat sampah organik sebagai peluang sebagai pupuk organik. </p>
<p>"Kalau orang lain pusing sama sampah, saya justru seneng lihat daun kering dan kulit pisang. Itu bukan sampah, itu duit," jelasnya. </p>
<p>Menurut dia, usaha rrumahan yang dimulainya sejak meninggalkan pekerjaannya di TPS3R lima tahun lalu, mulai berkembang pesat.</p>
<p>Dengan memanfaatkan halaman rumah sebagai lokasi pengomposan, Taufik mampu mengolah hingga dua ton sampah organik setiap produksi. </p>
<p>Ia mengolah hasil kompos berwarna gelap dan bertekstur halus bisa dipanen setiap dua hingga tiga minggu sekali.</p>
<p>"Prosesnya sederhana tapi harus telaten. Kalau benar, hasilnya berkualitas dan banyak yang cari," tuturnya.</p>
<p>Saat ini, Taufik memilih memproduksinya dalam kemasan besar seberat 20 kilogram. Sebab pembeli lebih menyukai paket besar karena ekonomis.</p>
<p>"Dulu sempat jual ukuran kecil tapi yang banyak laku malah yang besar. Jadi sekarang fokus di 20 kilo," jelasnya.</p>
<p>Pembeli kompos racikan Taufik tak hanya datang dari sekitar lingkungannya. Pembelinya ada PKK, sekolah adiwiyata, dan para penghobi tanam-tanaman dari berbagai kecamatan di Wringinanom sendiri, ada pula Benjeng, Balongpanggang, sampai Gresik kota.</p>
<p>Bagi dia, tumpukan karung sak ini bukan sekadar pupuk melainkan hasil kerja keras, ketekunan, dan kepedulian pada bumi. Dari sampah organik, ia menanam harapan baru.</p>
<p>"Setiap karung yang terjual bukan cuma menambah uang di kantong, tapi juga mengurangi beban TPA. Kita cuma perlu melakukan aksi nyata," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sulap Minyak Jelantah Jadi Uang, UCOllect Box di Gresik Disambut Antusias Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sulap-minyak-jelantah-jadi-uang-ucollect-box-di-gresik-disambut-antusias-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sulap-minyak-jelantah-jadi-uang-ucollect-box-di-gresik-disambut-antusias-warga</guid>
<description><![CDATA[ Mesin UCOllect Box milik perusahaan teknologi hijau Noovoleum ini akan menghasilkan minyak jelantah yang diubah salah satunya menjadi energi bersih dan berkelanjutan, bahan bakar Sustainable Aviation Fuel (SAF) buatan Pertamina. Warga bisa menukarkan minyak jelantahnya ke UCOllect Box dengan uang senilai Rp6.000 per liter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690f09a5203ea.webp" length="43132" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 16:59:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, UCOllect Box Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Keberadaan UCOllect Box, mesin penukaran minyak jelantah menjadi uang disambut antusias warga Kelurahan Sidokumpul di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mereka beramai-ramai menukarkan minyak jelantahnya melalui mesin UCOllect Box di akhir pekan, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Mesin UCOllect Box milik perusahaan teknologi hijau Noovoleum ini akan menghasilkan minyak jelantah yang diubah salah satunya menjadi energi bersih dan berkelanjutan, bahan bakar Sustainable Aviation Fuel (SAF) buatan Pertamina. Warga bisa menukarkan minyak jelantahnya ke UCOllect Box dengan uang senilai Rp6.000 per liter.</p>
<p></p>
<p>Salah seorang warga Yeti Nurhidayati, mengaku senang dengan hadirnya UCOllect Box di lingkungannya. Minyak jelantah yang biasanya tidak digunakan dan dibuang, kini bisa ditukar dengan uang. "Biasanya kalau tidak digunakan ya dibuang, alhamdulillah ini bisa mendapat uang," kata Yeti, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Yeti mengungkap, sejak ada UCOllect Box selama dua bulan terakhir ini sudah mendapatkan uang hasil penukaran minyak jelantah sekitar Rp80.000. Ia menyebut, cara penukaran minyak jelantah ini juga dinilai mudah via aplikasi di handphone. </p>
<p></p>
<p>Warga mengunduh aplikasi, mennempelkan barkode, memasukkan minyak jelantah ke UCOllect Box, dan menunggu uang secara otomatis masuk sebagai saldo elektronik.</p>
<p>"Pengoperasiannya gampang, pakai handphone menuang minyak jelantah sendiri," jelasnya. </p>
<p>Lurah Sidokumpul, Mukhlisun, menjelaskan bahwa Kampung Sidokumpul menjadi satu-satunya wilayah di Gresik yang sudah memiliki Ucollect Box. Ia menyebut, program ini sejalan dengan konsep Kampung Zero Waste yang selama ini diterapkan di wilayahnya.</p>
<p>“Seluruh sampah di sini diolah. Ada yang dijadikan kompos, dan sekarang minyak jelantah pun dimanfaatkan. Tidak ada lagi sampah rumah tangga yang dibuang ke TPA,” ungkap dia.</p>
<p>Sementara itu, Regional manager Noovoleum Viika Sitarini, menyampaikan ada sebanyak 24 unit mesin UCOllect Box yang tersebar </p>
<p>di beberapa kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Gresik. Pihaknya berharap, melalui hadirnya UCOllect Box ini bisa menjadi aksi nyata agar masyarakat turut ikut membantu mendukung transisi energi baru terbarukan (EBT) dari limbah (waste to energy).</p>
<p>"Dan semua masyarakat bisa memiliki kesadaran lingkungan, serta bisa merasakan nilai yang ada dari limbah ini," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Trans Jatim Ancam Mata Pencaharian Sopir Angkot Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/trans-jatim-ancam-mata-pencaharian-sopir-angkot-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/trans-jatim-ancam-mata-pencaharian-sopir-angkot-batu</guid>
<description><![CDATA[ Sektor transportasi darat di Batu memang tengah berubah, namun para sopir BJL memastikan satu pesan tetap terdengar, dimana mereka ingin tetap menjadi bagian dari perubahan itu, bukan menjadi korban dari kemajuan yang tak memberi ruang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c6e994c25e.webp" length="47344" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 17:59:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Trans Jatim, Angkot, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> - Ancaman hilangnya mata pencaharian kini menghantui sopir angkot di Kota Batu, terutama mereka yang melaju di jalur Batu - Junrejo - Landungsari (BJL).</p>
<p>Masuknya Bus Trans Jatim ke wilayah Malang Raya disambut baik sebagai kemajuan transportasi, namun para sopir BJL memastikan satu hal, mereka tidak akan tinggal diam jika keberadaannya disingkirkan.</p>
<p>Koordinator BJL, Mulyono menguraikan pada Kamis (6/11/225), angkot adalah denyut ekonomi lokal yang sudah bertahun-tahun melayani masyarakat. Karena itu, sopir mendesak agar pemerintah memberi posisi jelas bagi mereka dalam sistem transportasi ke depan.</p>
<p>"Kami para sopir hidup dalam ketidakpastian. Armada reguler disebut paling rentan tersapu oleh hadirnya transportasi massal yang lebih nyaman dan murah. Trans Jatim bagus. Tapi kami juga bagian dari layanan publik. Kami tidak mau suatu hari tiba-tiba hilang dari jalan,” ujarnya.</p>
<p>Terlebih saat ini, dari 22 angkot BJL, hanya sembilan yang masuk program Angkutan Pelajar Gratis (Apel Gratis). Tiga belas sisanya masih menggantung nasibnya di jalanan.</p>
<p>Mereka menilai perluasan Apel Gratis bisa menjadi penyelamat. Selain berpotensi menjaga pendapatan sopir, angkutan pelajar juga terbukti sangat dibutuhkan. Kerap kali sopir harus tetap mengangkut pelajar karena armada resmi tidak mencukupi.</p>
<p>“Kalau yang lama mau disesuaikan, kami siap. Tapi jangan buang kami dari sistem. Berikan opsi yang adil. Kekhawatiran sopir cukup beralasan karena rencana rute Trans Jatim disebut bakal bersinggungan langsung dengan jalur penumpang umum BJL. Jika tanpa transisi yang matang, efeknya bisa fatal bagi ekonomi keluarga," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu Kabid Angkutan Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto menegaskan pemerintah tidak menutup mata atas kegelisahan sopir. Dialog masih berlanjut dan usulan konversi angkot menjadi armada Apel Gratis masuk dalam agenda pembahasan Dishub bersama Pemprov Jawa Timur.</p>
<p>"Yang pasti semua opsi sedang dikaji agar proses modernisasi tidak menghilangkan mata pencaharian masyarakat,” tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Koperasi Bodong, BMT Mandiri Sejahtera Beri Tips Lembaga Keuangan Syariah Aman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cegah-koperasi-bodong-bmt-mandiri-sejahtera-beri-tips-lembaga-syariah-yang-aman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cegah-koperasi-bodong-bmt-mandiri-sejahtera-beri-tips-lembaga-syariah-yang-aman</guid>
<description><![CDATA[ Baru-baru ini ada kasus anggota koperasi salah satu BMT di Gresik, mengeluh karena tabungan dan deposito tak kunjung bisa dicairkan. Kehati-hatian masyarakat sangat penting melihat maraknya kasus lembaga keuangan syariah yang tidak bertanggung jawab. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690ac4b459c25.webp" length="33654" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 10:31:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, BMT Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur memberikan panduan kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih lembaga keuangan mikro syariah, khususnya Baitul Maal wat Tamwil (BMT) untuk kebutuhan simpanan maupun pembiayaan. Apalagi, baru-baru ini ada kasus anggota koperasi salah satu BMT di Gresik, mengeluh karena tabungan dan deposito tak kunjung bisa dicairkan. </p>
<p>General Manager BMT Mandiri Sejahtera, H Ayubi Chozin, menegaskan bahwa kehati-hatian masyarakat sangat penting melihat maraknya kasus lembaga keuangan syariah yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>"Jadi harus hati-hati dan harus memilih BMT yang kredibel," kata dia, saat ditemui di Kantor Pusat BMT Mandiri Sejahtera Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun Gresik, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Menurut Ayubi, BMT yang sehat harus memiliki tata kelola jelas, pelayanan prima, dan komitmen menjaga amanah anggota. Ia memaparkan beberapa indikator bagi masyarakat agar tidak salah memilih lembaga keuangan syariah yakni tidak tergiur iming-iming nilai bagi hasil yang tidak wajar.</p>
<p>Kemudian, ia juga menyebut patut curiga apabila anggota koperasi sangat mudah menyimpan dana, namun kesulitan saat ingin menarik atau mencairkan simpanan. Lembaga keuangan syariah yang sehat tidak hanya menghimpun dana, tetapi juga menyalurkan pembiayaan.</p>
<p>"Cek kredibilitas dan legalitasnya. Jika lembaga tidak punya kepedulian sosial dan tidak terbuka, patut dicurigai,” jelasnya. </p>
<p>Ayubi bersyukur, sampai saat ini BMT Mandiri Sejahtera menjadi lembaga syariah terpercaya sudah memiliki sebanyak 33 kantor dan 72 ribu anggota. Semua anggota pun sudah memahami hak dan kewajiban dalam pengelolaan simpanan di BMT.</p>
<p>“Sekarang Alhamdulillah aset kami sudah mencapai Rp330 miliar. Ini bukti bahwa anggota percaya kepada kami. Jika anggota mau ambil dana, tidak ada penundaan, bisa langsung cair,” tegasnya.</p>
<p>BMT Mandiri Sejahtera menerapkan standar profesional, di mana sejak tahun 2014, memakai akuntan publik.</p>
<p>"Dan tahun 2024, Alhamdulillah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” pungkas Ayubi.</p>
<p>Dengan panduan ini, BMT Mandiri Sejahtera berharap masyarakat semakin cermat memilih lembaga keuangan syariah agar dananya aman dan memberikan manfaat sesuai prinsip syariah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cengkeh Ekspor Dikembalikan Amerika karena Diduga Terpapar Radioaktif, TPS Surabaya Tegaskan Aman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cengkeh-ekspor-dikembalikan-amerika-karena-diduga-terpapar-radioaktif-tps-surabaya-tegaskan-aman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cengkeh-ekspor-dikembalikan-amerika-karena-diduga-terpapar-radioaktif-tps-surabaya-tegaskan-aman</guid>
<description><![CDATA[ Proses pembongkaran kontainer cengkeh yang diduga terpapar bahan radioaktif dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690a9fa0e2a02.webp" length="64488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 08:05:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>kontainer cengkeh terpapar bahan radioaktif, amerika kembalikan kontainer yang terpapar radioaktif, tanjung perak surabaya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP</strong> — Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tetap berjalan normal.  Klarifikasi ini disampaikan setelah beredar informasi mengenai kontainer berisi cengkeh yang dikembalikan dari Amerika Serikat karena diduga terkontaminasi bahan radioaktif cesium 137.</p>
<p>Ardiansyah, Humas PT Terminal Petikemas Surabaya, menegaskan bahwa tidak ada penutupan pelabuhan maupun penghentian kegiatan bongkar muat. “Terminal Petikemas Surabaya tidak ditutup. Proses bongkar muat di kawasan pelabuhan Tanjung Perak masih berlangsung seperti biasanya,” ujar Ardiansyah saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan, proses pembongkaran kontainer yang diduga terpapar bahan radioaktif dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).</p>
<p>“Bongkar peti kemas yang mengandung bahan terpapar cesium dilakukan di bawah pengawasan Bapeten. Dari hasil pemantauan, seluruh kegiatan dinyatakan aman,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Ardiansyah, pembongkaran dilakukan di area TPS sesuai dengan prosedur yang berlaku. Namun, kontainer berisi cengkeh terkontaminasi itu tidak disimpan di dalam terminal.</p>
<p>“Setelah dibongkar, peti kemas langsung dikeluarkan dari area terminal untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kepada pengguna jasa tidak terganggu dengan adanya kejadian tersebut. “Kegiatan pelayanan bongkar muat tetap berlangsung normal, dan seluruh pengguna jasa tetap dilayani dengan baik,” tambah Ardiansyah.</p>
<p>Sebelumnya, beredar kabar bahwa Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sempat ditutup karena adanya peti kemas muatan cengkeh yang dikembalikan oleh Amerika Serikat. Dugaan sementara, cengkeh tersebut terkontaminasi cesium 137 (Cs-137), bahan yang tergolong radioaktif. Namun, pihak TPS menepis kabar tersebut dan memastikan kondisi pelabuhan tetap aman serta seluruh kegiatan berjalan seperti biasa. (**/atk)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Buruk, Hasil Panen Petani Mangga di Gresik Anjlok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-buruk-hasil-panen-petani-mangga-di-gresik-anjlok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-buruk-hasil-panen-petani-mangga-di-gresik-anjlok</guid>
<description><![CDATA[ Hasil panen mangga tahun ini banyak mengalami gagal panen karena kendala cuaca buruk. Disaat waktu berbunga, bakal buah pohon mangga berguguran diterpa cuaca hujan dan angin. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6909f6e7a5b72.webp" length="97482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 20:33:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, petani Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Petani Mangga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan hasil panen tahun ini. Dibandingkan tahun lalu, momentum panen raya mangga ini turun drastis mencapai 60 persen.</p>
<p>Salah seorang petani, Amri (42), mengatakan, hasil panen mangga tahun ini banyak mengalami gagal panen karena kendala cuaca buruk. </p>
<p>Ia menyebut, disaat waktu berbunga, bakal buah pohon mangga berguguran diterpa cuaca hujan dan angin.</p>
<p>Perbedaan mencolok sangat dirasakan petani mangga jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. </p>
<p>"Tahun kemarin cuacanya bagus. Tetapi sekarang ini baru pertengahan panen raya sudah musim hujan. Penurunan hampir 60 persen tahun ini untuk hasil panen karena banyak yang gagal berbuah," kata Amri, Selasa (4/11/2025).</p>
<p>Amri menceritakan, dalam satu hari bisa melakukan panen di kebun mangga mencapai 1,5 ton.</p>
<p>Ia menyebut, musim panen raya mangga selalu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh para pedagang grosir di berbagai daerah. </p>
<p>Menurut Amri, hasil panen miliknya kerap dikirim ke berbagai daerah seperti Bandung dan Jakarta. </p>
<p>"Paling banyak permintaan dari Bandung, Jawa Barat," jelasnya. </p>
<p>Lanjut Amri, pengambilan mangga di momentum panen raya tidak hanya dilakukan di Kabupaten Gresik. </p>
<p>Tetapi juga dilakukan Amri ke Kabupaten Lamongan untuk memenuhi permintaan pasar.</p>
<p>Dalam sekali pengiriman ke berbagai daerah, ia dapat membawa sebanyak 6 ton.</p>
<p>Adapun jenis mangga yang turut dikirim Amri meliputi mangga harum manis, manalagi, gadung, hingga kopyor.</p>
<p>"Paling banyak diminati masyarakat adalah mangg harum manis," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Gelar Roadshow Lokamodal di Pasuruan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/program-umkm-naik-kelas-terealisasi-para-pelaku-umkm-mendapatkan-dana-permodalan-dari-pusat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/program-umkm-naik-kelas-terealisasi-para-pelaku-umkm-mendapatkan-dana-permodalan-dari-pusat</guid>
<description><![CDATA[ Di tempat yang sama, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini berterima kasih kepada Kementerian UMKM yang telah menunjuk Kabupaten Pasuruan sebagai tuan rumah roadshow program Loka Modal 2025. Sekaligus memberikan banyak bantuan bagi UMKM di Kabupaten Pasuruan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6909dbb10ca49.webp" length="63848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 18:47:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP —</strong> Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Selasa (4/11/2025).</p>
<p>Kunjungannya tak lain untuk menghadiri Roadshow Lokomotif Akses Permodalan (Lokamodal) Kementerian UMKM di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan.</p>
<p>Di tempat tersebut, Wamen sudah ditunggu sekira 550 UMKM dari Kota dan Kabupaten Pasuruan yang akan menerima bantuan akses permodalan maupun sertifikasi hak atas tanah (SHAT) program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).</p>
<p>Pantauan di lokasi, Helvi hadir dengan didampingi Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza Adha Damanik dan staf lainnya. Sedangkan dari Pasuruan, ada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo serta Wakil Wali Kota Pasuruan, Mukhammad Nawawi.</p>
<p>Menurut Helvi, Loka Modal adalah program baru yang menawarkan berbagai solusi pembiayaan alternatif di luar Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM.</p>
<p>Hadirnya program ini bertujuan untuk meningkatkan kelas usaha dengan memberikan akses pembiayaan yang lebih luas dan menyediakan layanan pendukung seperti edukasi literasi keuangan, konsultasi bisnis, dan networking.</p>
<p>"Kita meluncurkan program akses pembiayaan bagi UMKM. Namanya Lokamodal, dan ini menyediakan pembiayaan alternatif di luar KUR melalui kerja sama dengan Baznas, Pegadaian, PNM, dan Bank Himbara seperti BNI, BRI, Bank Jatim dan Bank Swasta Nasional," katanya. </p>
<p>Di hadapan ratusan UMKM, Helvi menegaskan, Lokamodal adalah kabar baik. Mengingat pembiayaan sering kali menjadi hambatan utama pelaku UMKM untuk berkembang. </p>
<p>Oleh karena itu, melalui Lokamodal, pemerintah ingin memastikan para pelaku usaha memiliki akses yang lebih luas, inovatif, dan sesuai kebutuhan masing-masing sektor usaha.</p>
<p>"Karena tidak lagi hanya mengandalkan pinjaman bank dengan agunan standar, tetapi membuka peluang melalui berbagai instrumen, salah satunya sertifikat tanah," tegasnya. </p>
<p>Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza Adha Damanik menambahkan, hingga 3 november 2025, jumlah KUR yang telah disalurkan mencapai Rp37,5 triliun. Sedangkan jumlah UMKM penerimanya sebanyak 713 ribu orang.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 ribu UMKM di Kabupaten dan Kota Pasuruan tercatat telah menerima KUR dengan total mencapai Rp1,2 triliun. </p>
<p>"Memang cukup banyak. Namun belum semua UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Maka dari itu hadirlah Lokamodal dengan skema pembiayaan di luar skema KUR, mendapatkan akses pembiayaan yang mudah dan murah," tegasnya. </p>
<p>Skema permodalan yang dimaksud di antaranya SHAT, Purchasing Order Financing, Intellectual Property Financing serta Social Funding alias bantuan modal produktif bagi pengusaha yang terdampak bencana.</p>
<p>"Kalau <em>property financing</em> itu Hak Kekayaan Intelektual seperti merek dagang, paten, hingga hak cipta dapat dimanfaatkan sebagai agunan. Kalau <em>Purchasing Order Financing</em> itu kontrak kerja sama atau surat pemesanan barang bisa dijadikan dasar untuk memperoleh pembiayaan.</p>
<p>"Bisa juga skema Baznas, sehingga mereka tetap bisa bangkit dan melanjutkan usaha," imbuhnya. </p>
<p>Di tempat yang sama, Mas Rusdi, Bupati Pasuruan ini berterima kasih kepada Kementerian UMKM yang telah menunjuk Kabupaten Pasuruan sebagai tuan rumah <em>roadshow</em> program Lokamodal 2025. Sekaligus memberikan banyak bantuan bagi UMKM di Kabupaten Pasuruan. </p>
<p>"Senang sekali karena kami ditunjuk jadi tempat program yang sangat bagus dari Kementerian UMKM. Roadshow Lokamodal, pembiayaan UMKM di luar KUR yang manfaatnya luar biasa sekali bagi keberlangsungan usaha UMKM," ucapnya. </p>
<p>Dengan banyaknya bantuan yang diberikan kepada UMKM di Kabupaten Pasuruan, Mas Rusdi berharap untuk betul-betul memanfaatkannya dengan baik.</p>
<p>"Saya cuma mengucapkan selamat kepada UMKM yang hari ini bisa datang dan bergabung. Ini ilmu, jangan sampai ketinggalan. Ini informasi pengembangan usaha dan permodalan, jadi harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," harapnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Pasar Murah di Bondowoso, Khofifah: Upaya Kendalikan Inflasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinjau-pasar-murah-di-bondowoso-khofifah-upaya-kendalikan-inflasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinjau-pasar-murah-di-bondowoso-khofifah-upaya-kendalikan-inflasi</guid>
<description><![CDATA[ Tak hanya berbelanja, warga juga mendapat berbagai bonus. Khofifah membagikan telur ayam gratis bagi ibu hamil dan masyarakat yang membawa anak kecil, serta menyalurkan beras SPHP gratis untuk para lansia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6907011cf37af.webp" length="48078" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 16:40:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Pasar murah, provinsi Jatim, Diskopindag, ramadan, fluktuasi, inflasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP — </strong>Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (1/11/2025), untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok dalam gelaran Pasar Murah yang digagas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan, seluruh bahan pokok di pasar murah dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga bumbu dapur.</p>
<p>“Pasar murah ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemprov Jatim kepada masyarakat. Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Khofifah usai meninjau pasar murah.</p>
<p>Berbagai komoditas dijual dengan harga miring, di antaranya beras premium Rp14.000/kg (Rp70.000/sak), beras SPHP Rp11.000/kg (Rp55.000/sak), gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng MinyaKita Rp13.000/liter, telur ayam ras Rp22.000/pack, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih Rp24.000/kg, tepung terigu Rp10.000/kg, dan daging ayam ras Rp33.000/pack.</p>
<p>Tak hanya berbelanja, warga juga mendapat berbagai bonus. Khofifah membagikan telur ayam gratis bagi ibu hamil dan masyarakat yang membawa anak kecil, serta menyalurkan beras SPHP gratis untuk para lansia.</p>
<p>Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Jamilah (29), ibu hamil asal Tenggarang, mengaku senang bisa berbelanja sembako dengan harga terjangkau dan mendapat hadiah telur gratis dari Gubernur.</p>
<p>“Saya mau beli karena harganya murah, jadi saya antre dari pagi. Tapi ternyata dapat gratis 1 kilogram telur dari Bu Khofifah. Terima kasih Bu Gubernur, senang sekali. Semoga sering ada acara seperti ini lagi,” ujarnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Ika (31), warga setempat yang datang bersama anaknya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah.</p>
<p>“Saya belanja minyak goreng, bawang, dan gula. Harganya lebih murah dari pasar biasa. Tadi malah dapat telur gratis dari Ibu Gubernur karena bawa anak. Terima kasih banyak,” katanya gembira.</p>
<p>Gelaran pasar murah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.</p>
<p>Sementara itu, Camat Tenggarang, Deni Dwi Prihandoko menerangkan jika dalam pasar murah tersebut melibatkan enam pelaku UMKM, masing-masing tiga binaan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) serta tiga dari PKK Kecamatan Tenggarang.</p>
<p data-start="508" data-end="771">Deni Dwi Prihandoko, menjelaskan, pasar murah ini yang di gelar di halaman Kecamatan Tenggarang terbuka untuk masyarakat luas, bukan hanya warga Kecamatan Tenggarang. Setiap pengunjung dibatasi untuk membeli satu item per produk, kecuali beras yang diperbolehkan maksimal dua sak.</p>
<p data-start="773" data-end="997">“Harapannya kegiatan seperti ini bisa membantu masyarakat, karena harga di pasar murah ini relatif jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran, khususnya untuk produk telur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Ahad (2/11/2025).</p>
<p data-start="999" data-end="1242">Menurut Deni, pasar murah merupakan program berkelanjutan dari Diskoperindag Provinsi yang rutin digelar di berbagai wilayah. Sementara Diskoperindag Kabupaten Bondowoso juga menggelar kegiatan serupa secara berkala meski tidak setiap bulan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Khofifah Lepas Ekspor 10 Ton Kopi Java Ijen Raung ke Taiwan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/draft</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/draft</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 10 ton kopi Arabika Spesialti dan Fine Robusta Java Ijen Raung ke Taiwan, menegaskan kualitas kopi Jawa Timur mampu bersaing di pasar global sekaligus dorong peningkatan kualitas dan produktivitas petan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6906135506e1b.webp" length="52080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 21:01:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>kopi, ekspor, ekonomi, bisnis, petani, pertanian, perkebunan, suarajatimpos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="253" data-end="557"><strong>BONDOWOSO, SJP - </strong>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 10 ton kopi spesialti asal Bondowoso ke Taiwan, Sabtu (1/11/2025). Ekspor ini terdiri dari dua jenis unggulan, yakni Arabica Specialty dan Fine Robusta Java Ijen Raung, yang menjadi favorit konsumen di Asia.</p>
<p data-start="559" data-end="758">Pelepasan ekspor berlangsung di Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, dan dihadiri Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid serta Direktur Wijaya Coffee, Gianto Wijaya Oe.</p>
<p data-start="760" data-end="952">Menurut Khofifah, ekspor ini menjadi bukti bahwa kopi Jawa Timur memiliki daya saing tinggi di pasar global. Ia menegaskan pentingnya diversifikasi pasar dan penguatan kualitas produk lokal.</p>
<p data-start="760" data-end="952">“Diversifikasi pasar itu penting. Ini menunjukkan kualitas kopi Indonesia, terutama dari Jawa Timur dan Bondowoso, luar biasa. Kopi spesialti seperti ini bukan sembarangan, karena benar-benar <em data-start="1148" data-end="1162">high quality</em>,” ujar Khofifah.</p>
<p data-start="1183" data-end="1353">Gubernur perempuan pertama Jatim itu menilai, kehadiran kopi Arabika Spesialti menandai peningkatan kualitas produksi di Bondowoso yang dikenal sebagai “Republik Kopi”.</p>
<p data-start="1183" data-end="1353">“Ada <em data-start="1362" data-end="1375">improvement</em> dan ikhtiar besar untuk terus meningkatkan kualitas. Kalau produktivitas dan kualitas bisa berseiring, kesejahteraan petani kopi pasti meningkat,” tegasnya.</p>
<p data-start="1536" data-end="1732">Selain soal kualitas, Khofifah juga menyoroti pentingnya transformasi teknologi pertanian agar produk kopi dan komoditas lain bisa memenuhi standar tinggi pasar internasional seperti Taiwan.</p>
<p data-start="1536" data-end="1732">“Pasar induk di Taiwan punya laboratorium besar yang bisa mendeteksi kandungan berbahaya dalam produk. Ini jadi inspirasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas hidup dan mutu hasil pertanian,” tambahnya.</p>
<p data-start="1536" data-end="1732">Khofifah optimistis, jika produk kopi Jawa Timur terus dikembangkan dan diolah dengan inovasi, termasuk kombinasi dengan rempah-rempah, maka akan membuat pasar ekspor akan semakin luas.</p>
<p data-start="1536" data-end="1732">“Kalau kopi ini nanti diolah dengan rempah, market-nya besar sekali. Apalagi kalau bisa menembus Melbourne, karena Bondowoso itu Republik Kopi, dan Melbourne adalah Kota Kopi,” ujarnya.</p>
<p data-start="2313" data-end="2482">Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyebut ekspor kopi ke Taiwan sebagai hasil nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani.</p>
<p data-start="2313" data-end="2482">“Bondowoso berhasil menjadi daerah penghasil kopi spesialti terbaik di Indonesia dengan keunikan geografis dan iklimnya. Ini memperkuat branding Bondowoso sebagai Republik Kopi,” katanya.</p>
<p data-start="2677" data-end="2809">Di sisi lain, Direktur Wijaya Coffee Gianto Wijaya Oe menyampaikan rencana pengembangan varietas baru dengan kualitas premium.</p>
<p data-start="2677" data-end="2809">“Kami akan mulai mengambil bibit kopi Geisha Panama yang merupakan kopi termahal di dunia, dengan harga lelang mencapai Rp500 juta per kilo. Ke depan, kami ingin meningkatkan nilai tambah dan standar produksi agar keuntungan dirasakan langsung oleh petani,” jelasnya.</p>
<p data-start="3084" data-end="3411">Sebagai informasi, Provinsi Jawa Timur memiliki lahan kopi seluas 122.623 hektare yang tersebar di Bondowoso, Jember, Banyuwangi, hingga Malang. Untuk jenis Arabika, luas tanam mencapai 10.133 hektare dengan produksi 5.235 ton, sedangkan Robusta mencapai 4.564 hektare dengan produksi 3.004 ton per tahun. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3084" data-end="3411"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bondowoso Specialty Arabika Ijen Raung Tembus Pasar Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bondowoso-specialty-arabika-ijen-raung-tembus-pasar-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bondowoso-specialty-arabika-ijen-raung-tembus-pasar-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Ekspor perdana 10 ton kopi specialty arabika asal Bondowoso menandai kebangkitan kopi lokal ke pasar dunia. Proses pemurnian enam tahap dan skor cupping tinggi menjadikan kopi ini diminati pembeli dari Jepang, Tiongkok, hingga Amerika Serikat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6905e92d5b7c6.webp" length="60048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 16:07:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>kopi, ekspor, ekonomi, bisnis, petani, pertanian, perkebunan, suarajatimpos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Dari tangan-tangan petani di dataran tinggi Desa Rejoagung Kecamatan Sumberwringin, aroma harum kopi arabika khas Bondowoso kini perlahan menembus pasar dunia. </p>
<p>Hari ini, Sabtu (1/11/2025), menjadi tonggak bersejarah, di mana sebanyak 10 ton kopi specialty arabika diekspor ke luar negeri dan menandai babak baru perjalanan kopi Bondowoso menuju kancah internasional.</p>
<p>Giyanto Wijaya, Direktur Wijaya Coffee, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Baginya, ekspor kali ini bukan sekadar pengiriman kopi, melainkan hasil dari kerja keras bertahun-tahun menjaga kualitas dari hulu hingga hilir.</p>
<p>“Memang benar, ini ekspor specialty pertama kami. Banyak yang sudah mengekspor arabika, tapi kopi specialty itu berbeda. Ada penilaian, ada skornya. Kalau nilainya di atas 80, baru disebut specialty coffee,” ujar Giyanto.</p>
<p>Menurutnya, kopi Bondowoso telah melalui proses panjang sebelum akhirnya lolos uji cupping di Taiwan dengan nilai 82,5. Bahkan, dalam tes terakhir mencapai skor 86,2. Sebuah capaian luar biasa untuk kopi lokal yang lahir dari lereng Gunung Ijen dan Raung.</p>
<p>Namun, capaian itu bukan datang dengan mudah. Giyanto menjelaskan, proses pascapanen menjadi kunci utama. Dari kebun, buah kopi harus benar-benar merah saat dipetik. Setelah itu melalui proses perendaman, penyortiran, fermentasi, hingga pemurnian yang bisa mencapai enam tahap.</p>
<p>“Dari awal, kami buang buah hitam atau yang mengapung. Hanya yang sempurna yang dipertahankan. Karena specialty coffee itu soal ketelitian dan konsistensi,” ujarnya.</p>
<p>Tak heran jika hasil akhirnya dihargai lebih tinggi. Sebagai perbandingan, jenis Geisha, yang skornya 96 hingga 98, bisa mencapai harga lebih dari Rp100 juta per kilogram. </p>
<p>Meski kopi Bondowoso belum sampai ke titik itu, potensinya terbuka lebar. Permintaan kini datang dari Tiongkok, Jepang, Korea, Thailand, hingga Amerika Serikat.</p>
<p>“Mereka bahkan sudah antre dan ingin kontrak langsung dengan petani, asal kualitas kita terjaga,” tutur Giyanto optimistis.</p>
<p><strong>Cita-Cita yang Dihidupkan Kembali</strong></p>
<p>Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, ikut menyambut langkah besar ini. Ia menyebut, semangat menumbuhkan kembali kejayaan kopi Bondowoso adalah warisan dari program “Bondowoso Republik Kopi” yang dulu digagas oleh Bupati Amin Said Husni.</p>
<p>“Saya ingin semangat itu hidup lagi. Kopi Bondowoso harus benar-benar murni, bukan kopi luar yang sekadar dilabeli nama Bondowoso,” tegasnya.</p>
<p>Dhafir menambahkan, pihaknya ingin agar pengelolaan kopi dilakukan satu pintu agar lebih terarah, mulai dari hulu hingga hilir. Ia juga menegaskan bahwa pengembangan kopi ini harus murni berbasis ekonomi rakyat, bukan kepentingan politik.</p>
<p>“Yang paling penting bagi saya, bagaimana kita bisa memisahkan antara bisnis, sosial, dan politik. Kopi Bondowoso ini adalah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.</p>
<p>Dengan ketinggian wilayah yang ideal, di atas 800 hingga 1000 meter dari permukaan laut, daerah Rejoagung menjadi surga bagi tanaman kopi arabika. Udara sejuk, tanah subur, dan kerja keras petani menjadi racikan sempurna bagi cita rasa kopi yang kini mulai dikenal dunia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Teknologi Flex&amp;Phos Pabrik Petrokimia Gresik Genjot Kapasitas Produksi Pupuk NPK Subsidi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/teknologi-flex-phos-pabrik-petrokimia-gresik-genjot-kapasitas-produksi-pupuk-npk-subsidi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/teknologi-flex-phos-pabrik-petrokimia-gresik-genjot-kapasitas-produksi-pupuk-npk-subsidi</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi teknologi ini menghilangkan potensi kerugian Rp8,92 miliar setiap bulan atau Rp107,1 miliar per tahun akibat kehilangan produksi pupuk fosfat. Sebaliknya, inovasi ini menghasilkan keuntungan langsung bagi perusahaan sebesar Rp175,86 miliar per tahun dari produksi pupuk NPK dan pupuk fosfat yang sebelumnya tidak dapat dilakukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6904796bcaa2e.webp" length="23080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 15:59:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Petrokimia Gresik berhasil meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK bersubsidi melalui teknologi Flex-Phos. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu menciptakan teknologi Flex-Phos setelah memodifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan, Pabrik Fosfat I yang sebelumnya mengalami keterbatasan dalam fleksibilitas produksi dan hanya bisa digunakan untuk produksi pupuk fosfat. Ia menyebut perlu dilakukan modifikasi agar dapat tetap beroperasi secara optimal. </p>
<p>Melalui modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V, pabrik ini semakin andal dan mampu memproduksi pupuk NPK Chemical Reaction, dengan tidak meninggalkan kemampuannya memproduksi pupuk fosfat (SP-36, SP-26, dan Phosgreen).</p>
<p>"Pabrik ini dapat memproduksi NPK dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga dapat memastikan ketersediaan pupuk nasional dengan kualitas unggul, sekaligus meningkatkan omzet serta daya saing bagi Petrokimia Gresik," kata Daconi, dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).</p>
<p>Daconi menjelaskan, implementasi inovasi ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Dari segi kualitas, pupuk NPK dan pupuk fosfat yang dihasilkan sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kemudian dari aspek biaya, inovasi ini menghilangkan potensi kerugian Rp8,92 miliar setiap bulan atau Rp107,1 miliar per tahun akibat kehilangan produksi pupuk fosfat.</p>
<p>Sebaliknya, inovasi ini menghasilkan keuntungan langsung bagi perusahaan sebesar Rp175,86 miliar per tahun dari produksi pupuk NPK dan pupuk fosfat yang sebelumnya tidak dapat dilakukan.</p>
<p>Daconi menambahkan, inovasi ini juga memberikan value creation kepada perusahaan sebesar Rp23,1 miliar serta memberikan penghematan biaya investasi proyek dengan skema swakelola senilai Rp28,2 miliar.</p>
<p>"Secara keseluruhan, Teknologi Flex-Phos tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi dan menekan biaya operasional, tetapi juga memastikan keberlanjutan produksi pupuk di dalam negeri," jelasnya. </p>
<p>Teknologi Flex-Phos ini juga turut dipamerkan dalam ajang Pupuk Indonesia Quality and Innovation (PIQI) 2025 yang digelar di Gresik, Rabu (29/10/2025). Dihadiri jajaran Direktur Utama dan komisaris Pupuk Indonesia, teknologi pabrik Petrokimia Gresik ini berhasil menjadi salah satu inovasi terbaik.</p>
<p>"Proyek Phonska V dengan Teknologi Flex-Phos merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan pupuk NPK yang terus meningkat, serta menjawab tantangan industri pupuk di masa depan. Diharapkan pabrik ini akan memperkuat pertanian Indonesia dan memastikan ketersediaan pupuk berkualitas," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rayakan HUT ke&amp;61, Golkar Jombang Tebar Manfaat Lewat Pasar Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rayakan-hut-ke-61-golkar-jombang-tebar-manfaat-lewat-pasar-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rayakan-hut-ke-61-golkar-jombang-tebar-manfaat-lewat-pasar-murah</guid>
<description><![CDATA[ Pasar murah kegiatan DPD Partai Golkar Jombang dianggap memiliki nilai ekonomi kerakyatan untuk mendekatkan partai dengan rakyat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_69042e0d00c90.webp" length="49568" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 10:47:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Pasar Murah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP - </strong>Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jombang menggelar pasar murah untuk rakyat. Kegiatan tersebut sengaja dipilih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai ke-61 Tahun 2025.</p>
<p>Menurut Ketua DPD Partai Golkar Jombang, Andik Basuki Rahmat, kegiatan pasar murah dalam bentuk pembagian sembako senilai Rp100 ribu yang ditebus oleh masyarakat dengan nilai Rp60 ribu. </p>
<p>"Titik pelaksanaan ada 6 titik di masing-masing Dapil. Terakhir dilaksanakan di kantor DPD Partai Golkar Jombang," ucap ketua DPD Partai Golkar Jombang, Andik Basuki Rahmat pada Jumat (31/10/2025). </p>
<p>Menurut Andik, kegiatan pasar murah menjadi sarana partai untuk bersentuhan langsung dengan rakyat. Selain itu, partai hadir sebagai solusi dari kesulitan ekonomi yang kerap dihadapi oleh masyarakat. </p>
<p>"Tidak berhenti di momen HUT Partai ke-61, kegiatan bernuansa sosial, ekonomi, dan budaya yang bersentuhan langsung dengan rakyat akan terus diagendakan oleh partai," terang Andik. </p>
<p>Perlu diketahui, rangkaian HUT Partai Golkar meliputi kegiatan Khotmil Qur'an di kantor DPD Partai Golkar Jombang, ziarah makam dan tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa Jombang, lounching rumah aspirasi di kantor DPD, dan tasyakuran tumpengan. </p>
<p>"Ditutup puncak acara doa bersama secara nasional pada bulan Desember 2025 nanti," tandasnya. </p>
<p>Sementara itu, Suparlan warga Kecamatan Gudo yanh turut dalam kegiatan pasar murah mengaku terbantu dengan sembako yang didapat. Dengan harga yang turun sekitar 40 persen bisa menghemat biaya pengeluaran. </p>
<p>"Semoga kegiatan serupa terus dilakukan, agar bisa menjadi solusi bagi rakyat yang kesulitan ekonomi," ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bimtek KDMP 2025 di Kabupaten Malang, Langkah Nyata Wujudkan Ekonomi Desa Tangguh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bimtek-kdmp-2025-di-kabupaten-malang-langkah-nyata-wujudkan-ekonomi-desa-tangguh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bimtek-kdmp-2025-di-kabupaten-malang-langkah-nyata-wujudkan-ekonomi-desa-tangguh</guid>
<description><![CDATA[ Bimtek KDMP 2025 bertema SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas digelar di Cakra Residence Turen wujudkan koperasi desa tangguh dan profesional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690368a06b189.webp" length="33216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 20:59:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>bimtek kdmp, koperasi desa, sdm unggul, indonesia emas, kabupaten malang, digitalisasi koperasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong>Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang menegaskan komitmennya memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tahun 2025 bertema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” yang berlangsung di Cakra Residence Hotel Turen.</p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Tito Fibrianto Hadi Prasetya, menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ini menjadi langkah nyata untuk membangun koperasi desa yang profesional, modern, dan berdaya saing.</p>
<p>“Harapan saya, berkaitan dengan KDMP, tentu yang pertama adalah terus melaksanakan bimbingan teknis terkait tata kelola dan pengembangan koperasi. Ini penting agar pengurus dan pengawas memahami arah pengelolaan yang profesional,” terangnya, Kamis (30/10/2025).</p>
<p>Dalam kegiatan Bimtek tersebut, Dinas Koperasi menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Malang. </p>
<p>Selain itu, perwakilan dari sepuluh koperasi sukses dengan aset di atas Rp15 miliar juga hadir berbagi pengalaman sebagai inspirasi bagi KDMP lainnya.</p>
<p>Tak hanya itu, sinergi juga dilakukan dengan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan edukasi akses permodalan, serta Telkom Indonesia yang menyiapkan dukungan aplikasi digital agar transaksi koperasi dapat terpantau secara transparan dan real-time.</p>
<p>“Kami ingin semua proses berjalan terbuka dan efisien. Dengan dukungan aplikasi dari Telkom, semua kegiatan keuangan koperasi bisa termonitor secara real-time,” tambah Tito.</p>
<p>Tito menegaskan bahwa penguatan SDM unggul dan penerapan teknologi digital merupakan langkah penting dalam mewujudkan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa yang tangguh dan mandiri.</p>
<p>“Harapan kami, pengurus KDMP didukung penuh oleh para pengawas agar bisa mengelola usaha yang lebih maju. Dengan begitu, koperasi bisa menjadi lokomotif penggerak perekonomian desa,” tegasnya.</p>
<p>Kegiatan Bimtek KDMP 2025 di Cakra Residence Hotel Turen diharapkan mampu memperkuat tata kelola koperasi desa secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga penerapan digitalisasi keuangan yang akuntabel dan transparan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Pupuk Subsidi Turun, Pupuk Indonesia Pastikan Kelancaran Distribusi ke Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-pupuk-subsidi-turun-pupuk-indonesia-pastikan-kelancaran-distribusi-ke-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-pupuk-subsidi-turun-pupuk-indonesia-pastikan-kelancaran-distribusi-ke-petani</guid>
<description><![CDATA[ Kabar gembira bagi petani dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi turun 20p persen. Pelepasan Pengiriman Pasokan Pupuk Subsidi turut dilakukan di Kawasan Industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690225af1b239.webp" length="61834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 22:47:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Pupuk Indonesia Grup bergerak cepat memenuhi pupuk subsidi dalam rangka kebutuhan musim tanam akhir tahun 2025. Hal ini merupakan wujud dukungan Perusahaan terhadap kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam memperkuat ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.</p>
<p>Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan bahwa memasuki musim tanam Pupuk Indonesia Grup mendorong penyediaan pupuk subsidi hingga ke pelosok negeri baik melalui angkutan darat maupun laut. </p>
<p>“Hari ini kita ke sini tidak hanya pabrik yang kita pastikan, gudang kita pastikan, sekarang juga kita pastikan truknya bisa berjalan semuanya dengan baik dan lancar. Jadi menarik, karena ini adalah pupuk yang kita kirim dengan HET yang baru, yang sudah turun 20 persen,” demikian ungkap Rahmad saat kegiatan “Pelepasan Pengiriman Pasokan Pupuk Subsidi” di Kawasan Industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Rahmad menjelaskan, bahwa kebijakan penurunan HET pupuk subsidi sebesar 20 persen akan mampu meningkatkan keterjangkauan pupuk. Pasalnya, dengan harga yang lebih terjangkau, maka memudahkan akses petani terhadap pupuk sekaligus menjadi upaya nyata keberpihakan Pemerintah mendorong produktivitas pertanian nasional.</p>
<p>Pupuk Indonesia memastikan kebijakan HET terbaru telah terimplementasi pada kios di seluruh Indonesia per tanggal 22 Oktober 2025 atau pasca pemerintah mengumumkan kebijakan tersebut. Perusahaan juga telah mengintegrasikan HET terbaru pada sistem Integrasi Pupuk Bersubsidi atau i-Pubers serta telah menempel stiker HET pada titik serah.</p>
<p>“Penyesuaian HET baru telah terintegrasi di sistem i-Pubers dan kami memastikan petani terdaftar dapat menebus pupuk dengan harga baru dan dapat mengawasinya melalui command center secara real-time,” paparnya. </p>
<p>Petrokimia Gresik sebagai salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia yang menerima mandat memproduksi beberapa jenis pupuk bersubsidi berkomitmen akan terus menjaga keandalan pabrik.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan bahwa Ketahanan dan swasembada pangan nasional tercapai jika produktivitas tanaman tinggi yang didukung oleh ketersediaan pupuk.</p>
<p>"Oleh karena itu, kami di Petrokimia Gresik terus menjaga produksi dan kualitas pupuk untuk seluruh petani terdaftar,” pungkas Daconi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Beras Bulog Tulungagung Aman hingga 14 Bulan Mendatang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-beras-bulog-tulungagung-aman-hingga-14-bulan-mendatang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-beras-bulog-tulungagung-aman-hingga-14-bulan-mendatang</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini total stok beras yang tersimpan di lima gudang mencapai 48 ribu ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar 2.400 ton per bulan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901fecabb1fd.webp" length="33064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 20:15:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, stok beras, bulog, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP -</strong> Kabar baik datang dari Perum Bulog Cabang Tulungagung. Lembaga tersebut memastikan cadangan beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lebih dari satu tahun ke depan.</p>
<p>Kepala Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Hariadi, menyebutkan saat ini total stok beras yang tersimpan di lima gudang mencapai 48 ribu ton. Dengan kebutuhan rata-rata sekitar 2.400 ton per bulan, jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan selama kurang lebih 14 bulan.</p>
<p>Ketahanan stok itu bahkan bisa lebih panjang apabila distribusi bantuan pangan dari pemerintah berkurang atau ditunda sementara waktu.</p>
<p>"Kalau kebutuhan distribusi bantuan pangan beras turun, ya otomatis kamampuan cadangan beras bisa lebih panjang," katanya, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Lebih lanjut Yonas menjelaskan, di tahun 2025 ini Bulog Tulungagung juga mencatat capaian positif dalam serapan gabah petani. Dari target 42 ribu ton, Yonas memastikan realisasinya sudah 100 persen tercapai, bahkan masih akan terus dilakukan pembelian hingga akhir tahun.</p>
<p>Pihaknya juga terus memantau harga gabah di tingkat petani agar proses penyerapan tetap stabil dan menguntungkan.</p>
<p>"Kita tetap akan menyerap hingga akhir tahun sambil memantau dinamika harga gabah di tingkat petani," ujarnya.</p>
<p>Menurut Yonas, saat ini Bulog Tulungagung mengelola lima gudang utama yang tersebar di Bence (Blitar), Karangsoko (Trenggalek), serta Ngujang dan Pulosari (Tulungagung) dengan total kapasitas mencapai 60 ribu ton.</p>
<p>"Untuk gudang masih terdapat ruang tambahan jika produksi petani meningkat," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, secara nasional, stok cadangan beras pemerintah telah mencapai 3,9 juta ton, menjadi sinyal kuat bahwa pasokan pangan nasional dalam kondisi terkendali.</p>
<p>"Meskipun stok nasional besar, kami harus memastikan stok di tingkat kabupaten cukup agar distribusi mampu menjangkau hingga ke desa-desa dan tidak bergantung pada logistik jauh," tambahnya.</p>
<p>Yonas menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan stok di tingkat daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan regional. Menurutnya, gudang yang dikelola Bulog Cabang Tulungagung menerapkan sistem pengawasan dan pengendalian mutu secara ketat agar beras yang disalurkan tetap layak konsumsi dan tidak mengalami penurunan kualitas sebelum diterima masyarakat.</p>
<p>"Gudang dengan daya tampung hingga 60.000 ton ini kita kelola dengan mekanisme pengendalian mutu yang ketat agar saat didistribusikan, masyarakat menerima beras yang layak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal ‘Bunga Si Mantap’, BUMD Inisiasi DKP Kabupaten Malang untuk Wujudkan Kemandirian Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mengenal-bunga-si-mantap-bumd-inisiasi-dkp-kabupaten-malang-untuk-wujudkan-kemandirian-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mengenal-bunga-si-mantap-bumd-inisiasi-dkp-kabupaten-malang-untuk-wujudkan-kemandirian-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Program BUMD Pangan Strategis “Bunga Si Mantap” digagas DKP Kabupaten Malang untuk memperkuat kemandirian pangan juga menstabilkan harga hasil pertanian lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901575e228ad.webp" length="46270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 08:05:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Malang, DKP, Bunga Si Mantap, Ketahanan Pangan, BUMD, Ekonomi Daerah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP —</strong> Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang menggagas pembentukan BUMD Pangan Strategis bernama “Bunga Si Mantap”, singkatan dari BUMD Pangan Strategis Menuju Ketahanan Pangan Kabupaten Malang yang Mantap. Program ini menjadi bagian dari perubahan strategis menuju penguatan ketahanan pangan dan kemandirian daerah.</p>
<p>Kepala DKP Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi,  menjelaskan, Kabupaten Malang memiliki potensi besar dalam sektor pangan, baik dari hasil pertanian, peternakan, maupun perikanan.</p>
<p>“Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Malang ini penghasil potensi strategis pangan. Saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, BUMDesma, hingga Kios Pangan. Rata-rata pemasoknya berasal dari PD Tunas, dan komoditas yang dijual hampir seluruhnya juga dari Kabupaten Malang,” ujar Mahila kepada media ini, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Menurutnya, dengan adanya BUMD pangan sendiri, rantai distribusi dari petani dan peternak bisa lebih efisien karena tidak lagi bergantung pada perantara. Dengan begitu, harga di tingkat konsumen bisa ditekan tanpa merugikan pelaku usaha lokal.</p>
<p>“Itu otomatis kalau kita nanti punya BUMD pangan sendiri, bisa memotong rantai distribusi dari petani dan peternak. Jadi diharapkan nanti stabilitas harga juga bisa kita tekan,” lanjutnya.</p>
<p>Mahila menjelaskan, fungsi utama Bunga Si Mantap adalah menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan pasokan pangan, serta menyerap hasil produksi lokal. Keberadaan BUMD ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha kecil, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>BUMD pangan tersebut juga akan berperan sebagai penyedia bahan pangan strategis, pengendali inflasi daerah, dan pendorong tumbuhnya industri pengolahan berbasis hasil pertanian.</p>
<p>“BUMD ini adalah satu badan usaha milik daerah yang memang dirancang untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pangan kita. Kabupaten Malang harus punya satu BUMD yang betul-betul bergerak di sektor pangan strategis,” kata Mahila.</p>
<p>Selain menjaga harga dan pasokan, keberadaan Bunga Si Mantap juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya beli masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor pangan.</p>
<p>Sejauh ini, DKP Kabupaten Malang telah melakukan berbagai langkah pendukung, mulai dari sosialisasi kepada penyedia bahan pangan strategis, pembentukan tim efektif pendirian BUMD, hingga pemetaan potensi pangan unggulan di sejumlah wilayah.</p>
<p>Mahila menegaskan bahwa pembentukan BUMD pangan strategis ini bukan sekadar proyek administratif, melainkan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam menjaga ketahanan pangan daerah agar tetap kuat, stabil, dan mandiri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Efisiensi Anggaran Tak Goyahkan Kinerja, Bapenda Malang Optimistis PAD 2025 Tembus Target</title>
<link>https://suarajatimpost.com/efisiensi-anggaran-tak-goyahkan-kinerja-bapenda-malang-optimistis-pad-2025-tembus-target</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/efisiensi-anggaran-tak-goyahkan-kinerja-bapenda-malang-optimistis-pad-2025-tembus-target</guid>
<description><![CDATA[ Dana dari pusat turun, Pemkab Malang andalkan kemandirian fiskal melalui sektor pajak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6900c9072e894.webp" length="33020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 21:58:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>PAD Kabupaten Malang, Bapenda Malang, efisiensi anggaran, pengurangan dana pusat, kemandirian fiskal, pajak daerah, ekonomi Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong>Pemerintah Kabupaten Malang menunjukkan ketahanan fiskal cukup kuat di tengah pengurangan dana transfer dari pusat. Hingga akhir Oktober 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai 83,45 persen dari total target Rp737 miliar.</p>
<p>Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, menyebut efisiensi anggaran menjadi langkah realistis yang harus ditempuh, menyusul berkurangnya dana dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Kalau dana dari pusat berkurang Rp600 miliar, otomatis pengaruhnya banyak. Tapi kita tetap harus efisien dan memastikan PAD bisa menutup kebutuhan belanja daerah,” ujar Made, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi pajak daerah.</p>
<p>“Sekarang sudah 83,45 persen. Jadi sudah sesuai standar, sekitar 8 persen per bulan. Artinya capaian ini menunjukkan kinerja pemungutan pajak berjalan baik,” tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, pengurangan dana pusat tidak berarti penurunan pelayanan publik, justru mendorong pemerintah bekerja lebih disiplin dan kreatif dalam menggali potensi pendapatan.</p>
<p>“Efisiensi bukan berarti melemahkan kinerja, justru memaksa kami lebih inovatif. Tujuannya tetap satu, kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya.</p>
<p>Made juga menilai capaian PAD berbanding lurus dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Peredaran uang di Kabupaten Malang menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan fiskal kala disinggung tentang meningkatnya wira usaha atau UMKM di daerah.</p>
<p>“Kalau ekonomi itu kan tergantung uang beredar. Semakin banyak uang beredar di masyarakat, semakin bagus. Orang punya usaha bisa membayar pajak, masyarakat bisa belanja, ekonomi pun tumbuh,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, peningkatan kepatuhan wajib pajak turut membantu menjaga performa pendapatan daerah di tengah tekanan fiskal.</p>
<p>“Kalau dilihat dari capaian itu, masyarakat Kabupaten Malang sudah mulai tertib dan taat membayar pajak. Mudah-mudahan sampai akhir tahun dua bulan mendatang, bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.</p>
<p>Bapenda Kabupaten Malang memastikan seluruh sektor pajak daerah terus dipantau ketat agar potensi kebocoran bisa ditekan. Dengan capaian yang mendekati 84 persen, pihaknya optimistis realisasi PAD 2025 bisa ditutup maksimal meski dana pusat berkurang signifikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konsep Green Smart Port Dorong Efisiensi Energi dan Dekarbonisasi Pelabuhan Petrokimia Gresik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/konsep-green-smart-port-dorong-efisiensi-energi-dan-dekarbonisasi-pelabuhan-petrokimia-gresik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/konsep-green-smart-port-dorong-efisiensi-energi-dan-dekarbonisasi-pelabuhan-petrokimia-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Penerapan Green and Smart Port merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik dalam mendukung Sistem Logistik Nasional yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, konektivitas, dan daya saing logistik nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_69007a15f1785.webp" length="47346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 16:09:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Konsep Green dan Smart Port mendorong upaya efisiensi energi dan dekarbonisasi pelabuhan di Petrokimia Gresik, Jawa Timur. </p>
<p>Beberapa implementasi yang telah dilakukan perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tersebut diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, serta pemanfaatan CCTV untuk memonitor segala aktivitas di Pelabuhan yang terdapat pada sistem Digital Port Supervising (aplikasi Petroport).</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan optimalisasi penggunaan Crane Pelabuhan dan Conveyor System dalam mendukung kegiatan operasional bongkar muat di Pelabuhan juga memegang peranan sangat penting dalam upaya efisiensi biaya distribusi baik bahan baku maupun produk jadi. </p>
<p>Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berdaya saing.</p>
<p>"Green and Smart Port sudah menjadi kebutuhan bagi Petrokimia Gresik sebagai salah satu instrumen dalam meningkatkan daya saing usaha. Apalagi Petrokimia Gresik mendapatkan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk menjaga ketahanan pangan nasional," kata Daconi, dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Daconi menyampaikan, penerapan Green and Smart Port merupakan langkah strategis Petrokimia Gresik dalam mendukung Sistem Logistik Nasional yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, konektivitas, dan daya saing logistik nasional. Pelabuhan sebagai simpul utama logistik nasional memiliki peran vital dalam memperlancar arus barang dan mendukung pertumbuhan ekonomi. </p>
<p>Ia menyebut, aktivitas pelabuhan juga signifikan menyumbang peningkatan emisi gas rumah kaca, sehingga transformasi menjadi pelabuhan hijau dan cerdas sangat dibutuhkan.</p>
<p>Inisiatif konsep Green and Smart Port sejalan dengan komitmen Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030 sebagaimana tercantum dalam Nationally Determined Contribution (NDC), dengan fokus pada efisiensi energi, digitalisasi sistem pelabuhan, penggunaan energi bersih, serta pengurangan jejak karbon dari aktivitas maritim dan logistik nasional.</p>
<p>"Pelabuhan menjadi salah satu titik atau tempat bagi Petrokimia Gresik untuk banyak berhubungan dengan mitra. Tentu konsep Green and Smart Port yang mampu menjadikan proses kepelabuhanan lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan, implementasinya tidak bisa dijalankan secara mandiri, memerlukan support dari semua mitra," paparnya. </p>
<p>Penerapan konsep Green Port ini juga telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Tahun 2022, Pelabuhan Petrokimia Gresik mendapat penghargaan Green Port Terbaik Se-Indonesia dari Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi.</p>
<p>Kemudian di tahun 2023, menjadi pelabuhan pertama di Indonesia yang mendapatkan Green Port Award System (GPAS) dari APEC Port Service Network (APSN). Terbaru, di tahun 2024, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan penghargaan Pelabuhan Sehat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SIG Tuban Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Kebersihan bagi Petani Greenbelt</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sig-tuban-gelar-sosialisasi-keselamatan-dan-kebersihan-bagi-petani-greenbelt</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sig-tuban-gelar-sosialisasi-keselamatan-dan-kebersihan-bagi-petani-greenbelt</guid>
<description><![CDATA[ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menggelar Sosialisasi Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan di area reklamasi bagi sekitar 500 petani greenbelt. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani tentang pentingnya menjaga kawasan hutan, reklamasi pasca tambang, dan area greenbelt dari kerusakan maupun bahaya kebakaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fce8b3d6b0a.webp" length="45676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 23:27:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban, pemerintah, koperasi, merah putih, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN,SJP — </strong>Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan reklamasi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG Pabrik Tuban menggelar Sosialisasi Keselamatan, Ketertiban, dan Kebersihan kepada para petani yang tergabung dalam kelompok petani greenbelt.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 23–24 Oktober 2025, digelar di Auditorium Kantor Pusat SIG Pabrik Tuban, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek. Sekitar 500 petani yang selama ini bercocok tanam di area greenbelt mengikuti sosialisasi tersebut.</p>
<p>Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani dalam menjaga kawasan hutan, reklamasi pasca tambang, dan area greenbelt dari kerusakan maupun potensi bahaya, terutama kebakaran.</p>
<p>“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi agar para petani bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan dan area greenbelt, serta memahami potensi bahaya yang bisa timbul,” ujar Dharma, Sabtu (25/10/2025).</p>
<p>Dharma menambahkan, area greenbelt berperan penting sebagai pembatas antara wilayah operasional perusahaan dan permukiman warga, sekaligus berfungsi menekan dampak aktivitas tambang seperti kebisingan.</p>
<p>Selain edukasi lingkungan, para peserta juga mendapat pembekalan terkait aspek hukum apabila terjadi kelalaian maupun kesengajaan dalam pembakaran kawasan reklamasi.</p>
<p>“Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang memiliki dasar hukum. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para petani menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kebersihan area tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Security Operation Officer SIG Pabrik Tuban, AKBP Kuncoro, menegaskan bahwa pembakaran lahan merupakan pelanggaran serius sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana serta denda yang besar.</p>
<p>“Bahkan jika kebakaran terjadi karena kelalaian, pelaku dapat dijerat Pasal 188 KUHP dengan ancaman penjara hingga lima tahun. Tak hanya pelaku, pihak yang menyuruh atau menganjurkan juga bisa dikenai hukuman,” tegas Kuncoro.</p>
<p>Para petani mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis dan kesadaran hukum, terutama menjelang musim kemarau yang rawan kebakaran.</p>
<p>“Kegiatan ini sangat bagus. Kami jadi paham pentingnya greenbelt dan konsekuensi hukum jika merusaknya,” ujar Badrus Sholeh, salah satu petani peserta sosialisasi.</p>
<p><strong>Tentang SIG</strong></p>
<p>PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG merupakan perusahaan BUMN di sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan 51 persen saham dimiliki Pemerintah Indonesia.</p>
<p>Bertransformasi sejak 2013, SIG kini menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan Asia, Australia, dan Oceania.</p>
<p>Sebagai holding BUMN semen, SIG menaungi enam anak usaha produsen semen yakni PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, serta Thang Long Cement Company di Vietnam.</p>
<p>Melalui praktik berkelanjutan, SIG berkomitmen menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi emisi gas rumah kaca dalam setiap aktivitas operasionalnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>2.869 Lowongan Kerja Tersedia di Job Fair dan Career Expo Jombang 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/2869-lowongan-kerja-tersedia-di-job-fair-dan-career-expo-jombang-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/2869-lowongan-kerja-tersedia-di-job-fair-dan-career-expo-jombang-2025</guid>
<description><![CDATA[ Acara yang bertepatan dengan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke-115 ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menekan angka pengangguran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fb8d5d8ebe7.webp" length="47114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 22:44:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Lowongan Kerja, suarjatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP - </strong>Sebanyak 2.869 lowongan kerja dari 37 perusahaan ditawarkan dalam gelaran akbar Job Fair dan Career Expo Jombang 2025 di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Jumat (24/10/2025). </p>
<p>Acara yang bertepatan dengan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke-115 ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menekan angka pengangguran.</p>
<p>Bupati Jombang Warsubi yang membuka acara didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menegaskan job fair ini adalah hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan.</p>
<p>"Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua," tegas Bupati Warsubi. </p>
<p>Ia juga berpesan kepada pencari kerja untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi tenaga kerja yang profesional, produktif, serta berkarakter.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, melaporkan bahwa job fair ini menghadirkan inovasi platform digital "TALENTA" untuk pendaftaran dan pelacakan lamaran secara paperless, efektif, dan efisien.</p>
<p>"Sebanyak 37 perusahaan dari berbagai sektur seperti manufaktur, peternakan, kesehatan, perbankan, retail, dan teknologi daur ulang berpartisipasi. Dengan 2.869 posisi untuk berbagai tingkat pendidikan, ini merupakan job fair terbesar kedua di tahun 2025," jelasnya.</p>
<p>Acara ini juga dimeriahkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Jombang dengan beberapa universitas, serta Kesepakatan Kerja Sama antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dengan sejumlah perusahaan. Hal ini bertujuan memperkuat link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan industri.</p>
<p>Peserta job fair diimbau untuk memanfaatkan sesi walk-in interview dari lima perusahaan dan layanan konseling karier yang tersedia.</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, perwakilan dari Disnaker Provinsi Jawa Timur, para rektor perguruan tinggi, sejumlah kepala daerah, serta pimpinan perusahaan dan dunia usaha/industri yang berpartisipasi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produk UMKM Gresik Siap Unjuk Gigi di China Fisheries dan Seafood Expo 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produk-umkm-gresik-siap-unjuk-gigi-di-china-fisheries-dan-seafood-expo-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produk-umkm-gresik-siap-unjuk-gigi-di-china-fisheries-dan-seafood-expo-2025</guid>
<description><![CDATA[ Ajang ini menjadikan kesempatan UMKM Gresik mempertemukan para profesional dari seluruh rantai pasokan global untuk memamerkan dan memperdagangkan produk perikanan dan makanan laut itu, juga membuka peluang celah ekspor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fb3a85ccdfb.webp" length="77946" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 15:43:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, UMKM Gresik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP —</strong> Produk UMKM asal Kabupaten Gresik, siap unjuk gigi di ajang China Fisheries &amp; Seafood Expo (CFSE) tahun 2025.</p>
<p>Melalui PT Ajibakuh Anugerah (ABA), berbagai produk olahan ikan laut itu resmi diberangkatkan hari ini ke Qingdao, China, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Ketua umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Gresik Nurul Haromaini Fandi Ahmad Yani, perwakilan Bea Cukai, Dinas Koperasi dan UMKM turut melakukan pelepasan produk UMKM ke ajang pameran dagang makanan laut terbesar di Asia tersebut. </p>
<p>Ketum Deskranasda Gresik Nurul, mengatakan ada sebanyak 18 produk UMKM yang bakal mengikuti CFSE 2025. Belasan produk tersebut telah melalui proses kurasi yang ketat dari seluruh UMKM yang ada di Gresik.</p>
<p>"Kita berterima kasih kepada PT Aji Baku Anugerah karena sudah membukakan jalan bagi teman-teman UMKM Kabupaten Gresik. Targetnya adalah teman-teman bisa meningkatkan kualitas dan juga kualifikasinya sehingga mereka nanti bisa ekspor secara mandiri," kata Nurul.</p>
<p>Nurul menyampaikan keikutsertaan produk UMKM di ajang internasional CFSE inj diharapkan dapat berdampak positif terhadap pelaku usaha. </p>
<p>Ajang CFSE yang mempertemukan para profesional dari seluruh rantai pasokan global untuk memamerkan dan memperdagangkan produk perikanan dan makanan laut itu, juga membuka peluang celah ekspor. </p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT ABA Imanda Putri, menyampaikan CFSE (China Fisheries &amp; Seafood Expo) 2025 di Qingdao akan diselenggarakan pada 29–31 Oktober 2025</p>
<p>Ia mengungkap, akan memposisikan produk-produk UMKM asal Gresik ke tempat paling strategis untuk mempertegas langsung dengan pembeli.</p>
<p>Menurut dia, ajang ini bisa sebagai jembatan pemasaran brand UMKM Seafood Gresik dikenal luas secara internasional.</p>
<p>"Keuntungan berikutnya pangsa pasar, kita bisa membuktikan kalau kualitas dari UMKM Gresik khususnya di produk Seafood dan turunannya itu tidak kalah dengan negara-negara lain," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga dan Stok Beras di Bondowoso Aman Hingga Akhir Tahun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-dan-stok-beras-di-bondowoso-aman-hingga-akhir-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-dan-stok-beras-di-bondowoso-aman-hingga-akhir-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Bondowoso bersama Bulog memantau stabilisasi harga beras melalui program SPHP yang berlangsung hingga Desember 2025. Asisten II Abdurrahman memastikan stok beras aman dan harga eceran tertinggi (HET) tetap sesuai ketentuan untuk menjaga ketahanan pangan daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f7554448d7b.webp" length="29346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 16:48:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Beras SPHP, Kelangkaan Beras, Stabilitas Harga, Intervensi Pasar, Diversifikasi Pangan, Pemkab Malang, Ramadan, Idul Fitri, Inflasi Pangan, Bulog, Badan Pangan Nasional</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="252" data-end="546"><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memantau stabilisasi harga beras di pasaran untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama tim Satgas Pengendalian Harga yang dibentuk oleh Bulog.</p>
<p data-start="548" data-end="780">Asisten II Bidang Perekonomian Setdakab Bondowoso, Abdurrahman, menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan dalam waktu dekat untuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) sesuai dengan ketentuan pemerintah.</p>
<p data-start="782" data-end="995">“Saat ini kami memonitor stabilisasi harga beras, baik medium maupun premium. Dalam minggu ini akan ada pengecekan langsung di pasar bersama tim Satgas Pengendalian Harga,” ujar Abdurrahman, Selasa (21/10/2025).</p>
<p data-start="997" data-end="1113">Ia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan menjaga agar harga tetap stabil dan pasokan aman menjelang akhir tahun.</p>
<p data-start="1115" data-end="1378">Terkait kondisi cuaca yang tidak menentu, Abdurrahman mengakui hal itu turut memengaruhi produktivitas dan kualitas hasil panen. Namun, pemerintah tetap memastikan distribusi beras berjalan lancar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).</p>
<p data-start="1380" data-end="1548">“Program SPHP ini terus berjalan hingga Desember. Selama permintaan dari berbagai instansi seperti TNI dan Polri stabil, maka ketersediaan beras juga aman,” jelasnya.</p>
<p data-start="1550" data-end="1749">Ia menambahkan, kebijakan stabilisasi harga beras juga sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan memastikan HET tidak dilanggar oleh produsen maupun distributor.</p>
<p data-start="1751" data-end="1907">“Kalau ada pelanggaran HET, tentu akan ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Kami di daerah fokus pada pemantauan dan pengendalian harga,” tambahnya.</p>
<p data-start="1909" data-end="2097">Untuk wilayah Jawa dan Sumatera (zona 1), Abdurrahman menyebutkan, HET beras SPHP ditetapkan sebesar Rp12.500 per kilogram, beras medium Rp13.500, dan beras premium Rp14.900.</p>
<p data-start="2099" data-end="2228">“Sejauh ini stok beras aman hingga akhir tahun. Namun, untuk data detailnya silakan dikonfirmasi ke pihak Bulog,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2230" data-end="2256"><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SIG Pabrik Tuban Bantu Petani Hutan  Wujudkan Ketahanan Pangan Bangun Sumur Bor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-bantu-petani-hutan-wujudkan-ketahanan-pangan-bangun-sumur-bor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-bantu-petani-hutan-wujudkan-ketahanan-pangan-bangun-sumur-bor</guid>
<description><![CDATA[ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menyerahkan bantuan sumur bor kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Lestari di Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Bantuan yang disalurkan melalui program CSR ini bertujuan mendukung ketahanan pangan dan produktivitas petani hutan yang sebelumnya bergantung pada air hujan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f1a4c29c4ba.webp" length="71578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 09:10:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban, pemerintah, koperasi, merah putih, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN, SJP —</strong> Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan produktivitas pertanian, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menyalurkan bantuan berupa sumur bor kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wono Lestari, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jum,at (17/10/2025).</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan penyerahan alat ekonomi produktif dan bibit tanaman yang digelar oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur di Aula Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Moro.</p>
<p>Acara dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi, Anggota DPRD Jatim Aulia Hani Mustikasari, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro Widodo Joko Santoso, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban Eko Julianto, serta Public Relation &amp; CSR Management Officer SIG Pabrik Tuban, Luksono, bersama jajaran Forkopimca Merakurak dan perwakilan kelompok tani.</p>
<p>Public Relation &amp; CSR Management Officer SIG Pabrik Tuban, Luksono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu petani dalam mengatasi keterbatasan air, terutama saat musim kemarau.</p>
<p>“Selama ini petani penggarap Perhutanan Sosial di KTH Wono Lestari hanya mengandalkan air hujan. Saat kemarau, mereka tidak bisa menanam dan lahan menjadi gersang. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan petani bisa menanam sepanjang tahun,” ujar Luksono.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan sumur bor tersebut juga menjadi bagian dari dukungan SIG terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi menyampaikan apresiasi kepada SIG atas kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan petani hutan.</p>
<p>“Kami berterima kasih atas kepedulian SIG Pabrik Tuban. Dengan adanya sumur bor ini, produktivitas pertanian masyarakat di Tuban diharapkan meningkat karena ketersediaan air yang lebih baik,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, wilayah hutan di Desa Tegalrejo kini telah dikembangkan dengan sistem agroforestry, di mana petani menanam tanaman keras seperti mangga, alpukat, petai, balsa, dan sawo di sela-sela lahan pertanian mereka.</p>
<p>“Ketersediaan air menjadi kunci tercapainya fungsi hutan, baik konservasi, lindung, maupun produksi,” tambah Jumadi.</p>
<p>Senada, Anggota Komisi B DPRD Jatim Aulia Hani Mustikasari juga mengapresiasi sinergi yang dibangun SIG bersama pemerintah daerah. Ia berharap langkah ini menjadi contoh bagi perusahaan lain di Tuban.</p>
<p>“Kami berharap semua perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya</p>
<p>Dengan hadirnya bantuan sumur bor ini, para petani KTH Wono Lestari kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan hutan berbasis pemberdayaan masyarakat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bondowoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional Lewat Kerja Sama Aglomerasi dengan Jember dan Situbondo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bondowoso-dorong-pertumbuhan-ekonomi-regional-lewat-kerja-sama-aglomerasi-dengan-jember-dan-situbondo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bondowoso-dorong-pertumbuhan-ekonomi-regional-lewat-kerja-sama-aglomerasi-dengan-jember-dan-situbondo</guid>
<description><![CDATA[ Kolaborasi tiga daerah, Bondowoso, Jember, dan Situbondo, dalam kerja sama aglomerasi untuk memperkuat konektivitas, mempercepat pertumbuhan ekonomi regional, meningkatkan investasi, pariwisata, infrastruktur, dan layanan publik guna menciptakan kesejahteraan bersama masyarakat Tapal Kuda Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0d7636e9d1.webp" length="31352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 18:40:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, emas, antam, pabrik, aglomerasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="306" data-end="655"><strong>BONDOWOSO, SJP –</strong> Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat komitmen dalam membangun perekonomian daerah berbasis kolaborasi lintas wilayah. Hal itu ditegaskan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kabupaten Situbondo, Bondowoso, dan Jember yang digelar pada Kamis (16/10/2025).</p>
<p data-start="657" data-end="902">Dalam sambutannya, Bupati Hamid Wahid menyampaikan bahwa kesepakatan tiga daerah ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan tapal kuda melalui pengembangan potensi lokal dan peningkatan konektivitas antarwilayah.</p>
<p data-start="657" data-end="902">“Kesepakatan ini bertujuan menjadikan Situbondo, Bondowoso, dan Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal dan konektivitas kawasan,” ujar Abdul Hamid Wahid di Pendopo Raden Bagus Assra.</p>
<p data-start="1087" data-end="1461">Ia menjelaskan, kolaborasi ini akan berfokus pada integrasi rantai pasok, pengolahan hasil produksi, hingga pemasaran lintas daerah untuk mendorong industrialisasi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.</p>
<p data-start="1087" data-end="1461">Selain memperkuat perekonomian, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mewujudkan pemerataan pembangunan melalui sinergi program dan anggaran antar kabupaten.</p>
<p data-start="1463" data-end="1820">Bupati yang karib disapa Ra Hamid ini menegaskan, sektor ekonomi bukan satu-satunya fokus. Pemerintah tiga daerah juga akan memperluas kerja sama di bidang pariwisata, transportasi, dan ketahanan pangan. Melalui optimalisasi jaringan transportasi darat, laut, dan udara, diharapkan pergerakan logistik dan mobilitas wisatawan di kawasan tapal kuda semakin lancar.</p>
<p data-start="1463" data-end="1820">“Kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat distribusi pangan lokal, serta mendorong keterpaduan antarwilayah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan merata oleh masyarakat,” tambahnya.</p>
<p data-start="2049" data-end="2220">Menurutnya, kesepakatan aglomerasi ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah timur Jawa.</p>
<p data-start="2049" data-end="2220">“Bondowoso, Situbondo, dan Jember memiliki tanggung jawab moral dan strategis untuk menjadi contoh kolaborasi regional yang efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.</p>
<p data-start="2435" data-end="2601">Abdul Hamid Wahid mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kerja sama ini sebagai model pembangunan lintas kabupaten yang sinergis dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="2435" data-end="2601">“Mari kita jadikan kerja sama berbasis aglomerasi ini sebagai model pembangunan yang inspiratif dan membawa manfaat nyata bagi rakyat,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2756" data-end="3105">Penandatanganan kesepakatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, serta jajaran perangkat daerah dari ketiga kabupaten.</p>
<p data-start="2756" data-end="3105">Pemerintah daerah berharap, sinergi antarwilayah ini dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dan mempercepat pertumbuhan kawasan tapal kuda. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2756" data-end="3105"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Bondowoso Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Pemotongan TKD Rp60 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-bondowoso-jaga-stabilitas-ekonomi-di-tengah-pemotongan-tkd-rp60-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-bondowoso-jaga-stabilitas-ekonomi-di-tengah-pemotongan-tkd-rp60-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Transfer ke Daerah (TKD) merupakan dana yang disalurkan pemerintah pusat kepada daerah melalui berbagai skema, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Insentif Fiskal (DIF) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ecfeeb208e5.webp" length="54768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 22:12:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>TKD, Pemerintahan, APBD, APBN, transfer, ekonomi, inflasi, MBG, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="393" data-end="689"><strong>BONDOWOSO, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional. Pasalnya, pada tahun 2026 mendatang, pemerintah pusat akan memangkas Transfer ke Daerah (TKD) untuk Bondowoso hingga hampir Rp60 miliar.</p>
<p data-start="691" data-end="1009">Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menjelaskan, pemotongan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menata belanja dan efisiensi fiskal. Meski demikian, ia menegaskan agar kebijakan itu tidak berdampak langsung terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p data-start="691" data-end="1009">“Setelah efisiensi memang terjadi, Kabupaten Bondowoso pada tahun ini kena pemotongan lagi sebesar hampir Rp60 miliar. Tapi kita berharap ini tidak berdampak serius pada daya beli masyarakat,” ujarnya usai membuka <em data-start="1226" data-end="1246">High Level Meeting</em> Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Grand Padis, Senin (13/10/2025).</p>
<p data-start="1331" data-end="1703">Sebagai informasi, Transfer ke Daerah (TKD) merupakan dana yang disalurkan pemerintah pusat kepada daerah melalui berbagai skema, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta Dana Insentif Fiskal (DIF). Dana ini menjadi salah satu sumber utama pembiayaan program pembangunan dan pelayanan publik di tingkat daerah.</p>
<p data-start="1705" data-end="2046">Menurut Bupati Bondowoso yang karib disapa Ra Hamid ini, pemangkasan TKD akan menuntut pemerintah daerah lebih cermat dalam mengelola keuangan dan memperkuat sinergi antarinstansi agar belanja publik tetap efektif. Untuk mengantisipasi dampak ekonomi yang mungkin timbul, Pemkab Bondowoso mengintensifkan koordinasi lintas sektor dalam menjaga inflasi agar tetap terkendali.</p>
<p data-start="2048" data-end="2241">Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan harga pasar, pengendalian distribusi kebutuhan pokok, serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan barang pangan strategis di lapangan.</p>
<p data-start="2048" data-end="2241">“Langkahnya terus mencoba melakukan pemantauan, pengendalian pasar, dan menjaga agar stabilitas daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.</p>
<p data-start="2048" data-end="2241">Selain pengendalian inflasi, Ra Hamid juga menilai kebijakan pemerintah pusat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat daerah. Program tersebut dinilai mampu memperkuat mata rantai pasokan lokal dan mendorong perputaran ekonomi di sektor pangan.</p>
<p data-start="2048" data-end="2241">“Program makan bergizi gratis ini justru memberikan dampak positif terhadap mata rantai pasokan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Saya kira justru positif,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2874" data-end="3069">Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan bahwa stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga, meski harus beradaptasi dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pusat.</p>
<p data-start="2874" data-end="3069">“Kami berkomitmen menjaga keseimbangan fiskal dan daya beli masyarakat. Bondowoso harus tetap tumbuh, meski dalam situasi fiskal yang ketat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2874" data-end="3069"><strong>Editor Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Bondowoso Dorong Penguatan Ketahanan Pangan untuk Kendalikan Inflasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-bondowoso-dorong-penguatan-ketahanan-pangan-untuk-kendalikan-inflasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-bondowoso-dorong-penguatan-ketahanan-pangan-untuk-kendalikan-inflasi</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan lokal untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi TPID dan strategi 4K, Bondowoso berkomitmen menghadapi tantangan inflasi dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ecfc91ed828.webp" length="46034" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 21:54:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>pemerinthaan, BI, Inflasi, Ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="362" data-end="745"><strong>BONDOWOSO, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui sinergi lintas sektor.</p>
<p data-start="362" data-end="745">Hal itu disampaikan Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, dalam acara <em data-start="642" data-end="662">High Level Meeting</em> Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bondowoso tahun 2025, Senin (13/10/2025) di salah satu hotel di Bondowoso.</p>
<p data-start="747" data-end="911">Dalam arahannya, bupati atau yang akrab disapa Ra Hamid ini menekankan, pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka statistik, tetapi mencerminkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat.</p>
<p data-start="747" data-end="911">“Inflasi bukan hanya soal angka. Ia menggambarkan kesejahteraan masyarakat dan daya beli mereka. Karena itu, menjaga kestabilan harga sama artinya menjaga kesejahteraan rakyat,” ujarnya.</p>
<p data-start="1104" data-end="1421">Menurut Ra Hamid, sektor pertanian dan pangan masih menjadi tulang punggung perekonomian Bondowoso. Karena itu, memperkuat ketahanan pangan lokal menjadi kunci untuk memperkokoh daya tahan ekonomi daerah di tengah tantangan global seperti fluktuasi harga, perubahan iklim, dan meningkatnya biaya distribusi.</p>
<p data-start="1423" data-end="1650">Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang tergabung dalam TPID, termasuk Bank Indonesia Jember, BPS, Perum Bulog, serta pelaku usaha. Berkat sinergi itu, stabilitas harga pangan di Bondowoso hingga kini relatif terjaga.</p>
<p data-start="1423" data-end="1650">“Strategi 4K, Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif, telah berjalan baik di Bondowoso,” terang Ra Hamid.</p>
<p data-start="1817" data-end="1990">Lebih lanjut, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat aksi nyata di lapangan agar masyarakat benar-benar merasakan dampaknya.</p>
<p data-start="1817" data-end="1990">“Tujuan kita jelas, agar masyarakat Bondowoso merasakan harga yang stabil, akses ekonomi yang adil, dan kesejahteraan yang merata,” tegasnya.</p>
<p data-start="2138" data-end="2353">Ra Hamid menutup sambutannya dengan mengajak seluruh unsur daerah untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan kebersamaan demi mewujudkan Bondowoso Berkah, yakni daerah yang makmur, sejahtera, dan berdaya saing. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2138" data-end="2353"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pupuk Petrokimia Gresik Integrasikan AI dan IOT untuk Optimalkan Pengantongan Produksi 6,4 Juta Ton</title>
<link>https://suarajatimpost.com/integrasi-ai-dan-iot-optimalkan-pengantongan-produksi-64-juta-ton-pupuk-petrokimia-gresik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/integrasi-ai-dan-iot-optimalkan-pengantongan-produksi-64-juta-ton-pupuk-petrokimia-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68eb69371546c.webp" length="42142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 17:29:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong> — Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mengungkap langkah strategisnya dalam membangun ekosistem berbasis teknologi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk pengantongan atau bagging.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di Gresik, menyampaikan bahwa kinerja pengantongan itu diluncurkan dengan nama Smart Bagging Ecosystem mampu mengoptimalkan kapasitas produksi pupuk 6.442.564 ton dalam setahun, yang terdiri dari produk pupuk bersubsidi, pupuk nonsubsidi, dan produk nonpupuk.</p>
<p>"Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0," kata Daconi, dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).</p>
<p>Daconi menjelaskan, Smart Bagging Ecosystem memiliki fitur-fitur yang modern, antara lain Early Warning System (EWS) yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan <em>quality control</em> dalam <em>line</em> pengantongan pupuk.</p>
<p>Sistem ini secara <em>real-time</em> juga mendeteksi kesesuaian kode pada bag pupuk dengan <em>standar quality</em>. Jika terjadi ketidaksesuaian atau kesalahan kode produk, sistem akan memberikan notifikasi kepada operator untuk dilakukan koreksi.</p>
<p>Ia juga menyebut, Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan fitur Smart Stitch Detection yang dirancang untuk memantau kualitas jahitan karung. Sistem yang juga menggunakan teknologi AI ini akan mengirim peringatan kepada operator apabila terjadi ketidaksesuaian jahitan sehingga segera dilakukan tindakan korektif.</p>
<p>Fitur modern selanjutnya adalah Smart Color Fertilizer yang disematkan untuk memantau kualitas dan konsistensi warna pupuk di area pengantongan. Fitur ini menggunakan sensor atau kamera berbasis teknologi image processing untuk memastikan warna pupuk sesuai standar.</p>
<p>Terakhir, fasilitas ini memiliki fitur Smart Bagging System yang merupakan sistem cerdas yang dirancang untuk menstabilkan berat produk pupuk selama proses pengemasan secara real time. Sistem ini bekerja dengan mengumpulkan data dari sensor tekanan dan tegangan, memprediksi potensi penyimpangan berat produk, dan secara otomatis menyesuaikan parameter sensor berdasarkan prediksi tersebut. </p>
<p>Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi fitur teknologi AI Enhanced Monitoring System dan Smart Robo Safety yang mampu mendukung operator, pekerja bongkar muat, dan driver untuk senantiasa disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). </p>
<p>"Pengantongan menjadi tahapan yang cukup vital bagi pendistribusian pupuk untuk petani, baik itu pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi. Proses ini menjamin atau menjaga kualitas pupuk bersubsidi hingga di tangan petani," pungkas Daconi.</p>
<p>Sistem pengantongan Petrokimia Gresik ini mendapatkan apresiasi di tingkat nasional dengan meraih "The Best Performer Bagging Operation for Supply Chain Excellence of the Year" di ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2025. ILA diselenggarakan oleh Supply Chain Indonesia (SCI) sebagai penghargaan nasional untuk individu, perusahaan, dan institusi yang menunjukkan prestasi, kinerja unggul, dan kontribusi signifikan dalam perkembangan logistik nasional. (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Relokasi Pedagang Ayam di Jalan Veteran ke Pasar Induk Bondowoso Saling Menguntungkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/relokasi-pedagang-ayam-di-jalan-veteran-ke-pasar-induk-bondowoso-saling-menguntungkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/relokasi-pedagang-ayam-di-jalan-veteran-ke-pasar-induk-bondowoso-saling-menguntungkan</guid>
<description><![CDATA[ Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa aktivitas jual beli ayam di tepi Jalan Veteran sering menimbulkan kemacetan, terutama di jam-jam sibuk. Keuntungannya, para pemilik warung di area pasar induk kian ramai dan ada sumber pendapatan retribusi baru bagi PAD Bondowoso. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e9fa4345973.webp" length="63146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 14:13:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>pasar, pedagang, jual beli, sayur, diskoperindag, suarajatimpost, satpol PP</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP - </strong>Pagi itu, udara di sekitar Jalan Veteran Kelurahan Dabasah Kabupaten Bondowoso, terasa sedikit berbeda dari biasanya, yang nampak ramai dengan deru kendaraan bercampur dengan suara riuh tawar-menawar para pedagang ayam. </p>
<p>Namun, Sabtu (11/10/2025) pagi, suasana berubah menjadi lebih tertib. Satu per satu pedagang yang biasa berjualan di tepi jalan mulai memindahkan lapaknya ke dalam area Pasar Induk Bondowoso.</p>
<p>Relokasi ini bukan tanpa alasan. Menurut Kabid Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Bondowoso, Nanang Dwi Haryanto, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa aktivitas jual beli ayam di tepi Jalan Veteran sering menimbulkan kemacetan, terutama di jam-jam sibuk.</p>
<p>“Asalnya itu berawal dari pengaduan masyarakat, karena di Jalan Veteran itu ada aktivitas pedagang ayam yang berjualan di tepi jalan. Kalau pagi hari memang sangat ramai dan cukup mengganggu arus lalu lintas,” ungkap Nanang.</p>
<p>Setelah dilakukan koordinasi dengan Paguyuban Pedagang Ayam, pemerintah akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Sebanyak sekira 70 pedagang sepakat untuk pindah ke dalam Pasar Induk. </p>
<p>“Semuanya sudah menyatakan komitmen untuk pindah,” tambahnya.</p>
<p>Kegiatan relokasi dimulai pukul 06.45 hingga 08.30 WIB dengan pengawasan dari petugas gabungan yang terdiri dari Diskoperindag, Dishub, dan Satpol PP Bondowoso. </p>
<p>Turut hadir Asisten II Setda Bondowoso Drs. Abdurrahman, Kasatpol PP Slamet Yantoko, serta Kepala UPT Pasar Induk Bondowoso Didik Muriyanto yang ikut memantau langsung jalannya kegiatan.</p>
<p><strong>Relokasi Menjadi Kesepakatan dan untuk Kebaikan Bersama</strong></p>
<p>Sementara itu, Kepala UPT Pasar Induk Bondowoso Didik Muriyanto menyampaikan, relokasi ini bukan sekadar penertiban. Ia memandangnya sebagai langkah kemanusiaan yang menyeimbangkan antara kepentingan pedagang dan kenyamanan masyarakat. </p>
<p>“Kami tidak ingin mereka merasa dipaksa. Karena itu, sebelum relokasi dilakukan, kami undang semua pedagang ayam untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, kata pria yang karib disapa Didik ini, sudah ada pertemuan yang digelar Rabu, 8 Oktober 2025, di mana pemerintah memberikan dua opsi lokasi relokasi. Yakni, Pasar Induk dan Ki Ronggo bagian utara. Namun, para pedagang sepakat untuk pindah ke dalam Pasar Induk, karena aktivitas mereka selama ini memang lebih banyak di sana.</p>
<p>“Setelah ada kesepakatan, kami segera koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Bahkan kami beri kesempatan kepada pedagang untuk menentukan waktu relokasi sendiri, supaya mereka merasa dilibatkan,” tambah Didik.</p>
<p>Hasilnya, relokasi yang dilakukan secara gotong royong itu berjalan lancar dan penuh keakraban. Bahkan, beberapa pedagang di sekitar area pasar merasa diuntungkan karena kini pengunjung lebih ramai.</p>
<p>“Sekarang warung-warung makan dan kios di sekitar pasar ikut ramai. Kami juga sedang melakukan penataan area supaya antar pedagang tidak saling mengganggu,” jelas Didik.</p>
<p>Selain menciptakan ketertiban dan kenyamanan, relokasi ini juga membawa dampak positif bagi pendapatan daerah. Dengan para pedagang kini berjualan di area resmi, retribusi pasar bisa ditarik dengan lebih tertib dan transparan.</p>
<p>Kini, di bawah atap Pasar Induk, para pedagang ayam memulai babak baru,  dengan lapak yang lebih aman, lingkungan lebih bersih, dan suasana lebih tertata. </p>
<p>“Saat ini di luar sana, Jalan Veteran kembali lega, tak lagi padat oleh kerumunan pembeli setiap pagi. Ini sebuah langkah kecil menuju keteraturan, namun dengan semangat kebersamaan yang besar,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UMKM dan Investasi Jadi Penggerak Utama Ekosistem Keuangan OJK Malang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umkm-dan-investasi-jadi-penggerak-utama-ekosistem-keuangan-ojk-malang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umkm-dan-investasi-jadi-penggerak-utama-ekosistem-keuangan-ojk-malang</guid>
<description><![CDATA[ Farid Faletehan menegaskan UMKM dan investasi menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam siaran pers OJK Malang di Latar Ijen, Kota Malang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e78a9280eaf.webp" length="31382" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 18:02:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJKMalang, UMKMNaikKelas, InvestasiMalang, EkosistemKeuangan, PasarModalRegional, LiterasiKeuangan, FinancialEvolution, BIK2025, InvestorMuda, MalangRaya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP — </strong>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pertumbuhan investasi menjadi motor utama penguatan ekosistem keuangan di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang sepanjang 2025. Keduanya tumbuh beriringan dengan stabilitas sistem keuangan regional yang tetap terjaga.</p>
<p>Peningkatan pembiayaan sektor produktif dan bertambahnya jumlah investor di pasar modal menunjukkan arah ekonomi Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo semakin inklusif dan resilien terhadap dinamika global.</p>
<p>“UMKM dan investasi kini menjadi penggerak ekonomi daerah. Kami ingin memastikan keduanya tumbuh sehat, berkelanjutan, serta terlindungi terbukti dari persentase yang kami paparkan,” ujar Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Berdasarkan data OJK, kredit UMKM hingga Agustus 2025 mencapai Rp36,92 triliun atau 33,9 persen dari total penyaluran kredit di wilayah kerja OJK Malang yang tercatat Rp108,82 triliun, naik 9,53 persen year on year (yoy).</p>
<p>Sebaran tertinggi terjadi di Kabupaten Malang sebesar Rp30,45 triliun, disusul Kota Malang Rp28,89 triliun, dan Kota Probolinggo Rp10,66 triliun yang mencatat lonjakan tertinggi mencapai 33,31 persen yoy.</p>
<p>Farid menjelaskan, peningkatan pembiayaan ini menandakan kepercayaan lembaga keuangan terhadap pelaku usaha lokal terus menguat.</p>
<p>“Pertumbuhan kredit UMKM yang konsisten menunjukkan produktivitas ekonomi daerah terjaga dengan baik. Ini adalah fondasi penting bagi kestabilan sektor keuangan regional,” terangnya.</p>
<p>Sementara di sisi investasi, jumlah investor pasar modal di wilayah kerja OJK Malang tumbuh 19,15 persen yoy menjadi 341.834 investor, dengan frekuensi transaksi saham naik 59,23 persen dan nilai transaksi mencapai Rp3,32 triliun.</p>
<p>Kenaikan ini disokong oleh meningkatnya partisipasi investor individu muda, terutama dari kalangan mahasiswa dan profesional awal karier.</p>
<p>Pertumbuhan nasabah reksa dana juga meningkat 36,05 persen, dengan nilai penjualan melonjak 43,17 persen menjadi Rp410 miliar.</p>
<p>Tren tersebut menunjukkan pergeseran perilaku keuangan masyarakat dari konsumtif menuju produktif melalui instrumen investasi yang legal dan aman.</p>
<p>“Ekosistem keuangan yang inklusif ini mencerminkan keberhasilan sinergi antara pembiayaan produktif seperti UMKM dengan investasi yang sehat. Keduanya saling memperkuat,” imbuh Farid. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Pasuruan Pertemukan BUMN dan  Koperasi Merah Putih Untuk Rencana Kemitraan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-pasuruan-pertemukan-bumn-dan-koperasi-merah-putih-untuk-rencana-kemitraan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-pasuruan-pertemukan-bumn-dan-koperasi-merah-putih-untuk-rencana-kemitraan</guid>
<description><![CDATA[ Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengajak seluruh pengurus KDKMP agar semangat dalam mengembangkan jenis usahanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e72daa5ee94.webp" length="33992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 19:37:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP — </strong>Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pasuruan mulai membuka peluang kerja sama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). </p>
<p>Hal ini diketahui saat perwakilan KDKMP di setiap kecamatan diundang untuk mengikuti <em>business matching</em> atau kontak bisnis yang digelar di Audtitorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Dalam forum tersebut, hadir berbagai BUMN yang membuka kesempatan bermitra dengan KDKMP. Diantaranya Bulog, Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, ID Food, Bank Mandiri dan lainnya. </p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto menjelaskan beberapa KDKMP sudah ada yang bekerja sama dengan BUMN, meskipun jumlahnya masih relatif sedikit dari total 365 KDKMP di Kabupaten Pasuruan. Seperti KDMP Wonokerto, Ngabar, Kelurahan Kejayanan, Ampel Sari, Mlaten, Gerongan dan lainnya. </p>
<p>"Karena bulan oktober ini sudah masuk etape operasional usaha. Makanya dari kegiatan ini dapat diketahui KDKMP mana saja yang telah bekerja sama dan sekaligus kita pertemukan dengan BUMN sebagai calon mitra dari koperasi yang belum jalan," jelasnya. </p>
<p>Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengajak seluruh pengurus KDKMP agar semangat dalam mengembangkan jenis usahanya. </p>
<p>Ia berpendapat bahwa peluang paling nyata saat ini adalah kemitraan dengan Bulog. Sebab KDKMP berpotensi mendapatkan akses sebagai penyalur bahan kebutuhan pokok yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.</p>
<p>"Nanti kalau sudah menjadi mitra dengan Bulog, Kopdes akan menyalurkan beras SPHP, minyak goreng, gula pasir. Tiga komoditas itu yang nanti bisa disalurkan melalui Kopdes," tegasnya.</p>
<p>Khusus untuk Bulog, Mas Rusdi menegaskan bahwa skema pasokan rutin apabila kemitraan benar-benar terjalin, sudah disiapkan. Untuk komoditas beras, misalnya, Bulog siap memberi alokasi hingga dua ton per minggu.</p>
<p>“Untuk pagu sebagai mitra yang dapat diberikan itu ditanggapi dari pihak Bulog, satu minggu mencapai 2 ton berasnya,” imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut Mas Rusdi menegaskan bahwa selain Bulog, beberapa rencana kemitraan tidak bisa langsung direalisasikan. Dalam artian beberapa masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat maupun BUMN terkait. </p>
<p>Oleh sebab itu, ia mengimbau agar pengurus Kopdes Merah Putih tidak tinggal diam. Sembari menunggu kepastian aturan dari pusat, mereka diminta melengkapi syarat administrasi yang dibutuhkan. Salah satunya adalah pengurusan NIB yang menjadi dasar bagi koperasi agar bisa tercatat sebagai mitra resmi.</p>
<p>“Nanti teman-teman sambil menunggu proses petunjuk teknis keluar setidaknya NIB sudah mulai disiapkan karena itu ketentuannya,” imbuhnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Kebocoran Pabrik Linde Gresik: Merugi dan Urung Bayar Kompensasi, Perusahaan Diproses Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-kebocoran-pabrik-linde-gresik-merugi-dan-urung-bayar-kompensasi-perusahaan-diproses-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-kebocoran-pabrik-linde-gresik-merugi-dan-urung-bayar-kompensasi-perusahaan-diproses-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Selain menelan dampak kerugian, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) PT Linde Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Gresik, urung melakukan pembayaran kompensasi ke warga terdampak. Pengusutan pihak kepolisian terhadap dugaan pencemaran lingkungan pabrik gas itu pun terus berproses. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e4eaf6265b8.webp" length="30266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 19:05:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Polres Gresik, linde, pt linde Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Kasus kebocoran pabrik PT Linde yang berdampak ke sejumlah warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, rupanya tidak kunjung terselesaikan. </p>
<p>Selain menelan dampak kerugian, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) itu urung melakukan pembayaran kompensasi ke warga terdampak. </p>
<p>Pengusutan pihak kepolisian terhadap dugaan pencemaran lingkungan pabrik gas itu pun terus berproses.</p>
<p>Salah satu Ketua RT di Desa Roomo, Warto, membenarkan bahwa belum ada penyaluran kompensasi dari PT Linde. </p>
<p>Warga dijanjikan penyaluran kompensasi itu bulan Oktober 2025.</p>
<p>"Bulan ini infonya (penyaluran kompensasi)," kata Warto, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>Manajemen PT Linde seharusnya membayarkan kompensasi itu sesuai kesepakatan dengan warga lebih dari Rp1 miliar. </p>
<p>Total nilai kompensasi disepakati lebih dari Rp1 miliar, dengan nominal bervariasi tergantung tingkat dampak yang dirasakan oleh warga.</p>
<p>Permintaan kompensasi dari warga berupa uang tunai Rp1,5 juta per rumah bagi yang terdampak parah dan Rp1 juta bagi terdampak lainnya.</p>
<p>Desa Roomo diketahui memiliki sebanyak 1.142 rumah yang tersebar di empat RW, dengan kategori dampak ditentukan berdasarkan wilayah tempat tinggal.</p>
<p>Seharusnya kompensasi terbayar pasca kesepakatan 7 Agustus 2025, hingga sekarang urung terbayarkan.</p>
<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, menyampaikan kasus kebocoran pabrik PT Linde yang berada di Gresik itu terus berproses penyelidikan. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk dari pihak perusahaan. </p>
<p>"Masih berproses (penyelidikan)," pungkas dia, terkait kasus kebocoran pabrik PT Linde Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, pihak PT Linde Indonesia enggan merespon soal kabar belum dibayarkannya kompensasi yang sudah disepakati ke warga. </p>
<p>Head of Safety, Environment, and Quality (SEQ) di PT Linde Indonesia, Andita Huda, saat dihubungi juga tak merespon soal kasus kebocoran pabrik yang sekarang masih berproses ke Polres Gresik. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam di Kota Blitar Masih Tinggi, Harga Cabai Mulai Merangkak Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-di-kota-blitar-masih-tinggi-harga-cabai-mulai-merangkak-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-di-kota-blitar-masih-tinggi-harga-cabai-mulai-merangkak-naik</guid>
<description><![CDATA[ Harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar terpantau masih tinggi yakni seharga Rp36.000 per kilogram. Sementara itu harga cabai terpantau mulai merangkak naik ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e37a247dd8f.webp" length="48930" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 15:35:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Daging Ayam, Pasar Legi, Kota Blitar, Masih Tinggi, Harga Cabai, Merangkak, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar terpantau masih tinggi, pada Senin (6/10/2025) seharga Rp36.000 per kilogram.</p>
<p>Salah satu pedagang di Pasar Legi Kota Blitar bernama Rina mengatakan harga daging ayam tinggi sudah berlangsung sejak bulan Agustus 2025 lalu.</p>
<p>Sebelumnya, harga daging ayam sebesar Rp28.000 dan terus mengalami kenaikan hingga Rp40.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Sudah sebulan lebih, harga daging ayam mahal. Sebelumnya sempat Rp40.000 per kilogramnya dan seminggu ini sudah berangsur turun, tapi masih mahal," kata dia, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Rina menyebut harga daging ayam normalnya berkisar Rp28.000 - Rp30.000 per kilogram. Penyebab harga ayam masih tinggi, karena stok ayam di peternak berkurang, sehingga stok di pedagang juga berkurang. </p>
<p>Kondisi ini berdampak pada penjualan daging ayam di pasaran. Dalam sehari, Rina biasanya menjual daging ayam sebanyak 1 kuintal lebih. Namun, untuk saat ini hanya mampu menjual kurang dari 2 kuintal.</p>
<p>"Stoknya itu belum normal, ayam yang dipanen ini belum waktunya panen. Jadi, ukurannya kecil-kecil, yang biasanya 2 kilogram per ekor, sekarang dibawah 2 kilogram. Kondisi ini secara otomatis juga mempengaruhi penjualan di pasaran," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, harga cabai di Pasar Legi Kota Blitar juga terpantau mulai merangkak naik. </p>
<p>Salah satu pedagang bernama Sujiati mengungkapkan harga cabai rawit yang sebelumnya Rp25.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Kemudian, harga cabai merah besar, dari semula Rp35.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram.</p>
<p>Kenaikan paling banyak terjadi pada cabai merah keriting, yang semula Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Kenaikan mulai terjadi sejak seminggu ini. Sepertinya stok cabai di petani berkurang, sehingga harga naik," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Temu Tani Hutan di Mojokerto, Sepakati Perjuangan Hak Pengelolaan Kawasan Hutan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/temu-tani-hutan-di-mojokerto-sepakati-perjuangan-hak-pengelolaan-kawasan-hutan-26130</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/temu-tani-hutan-di-mojokerto-sepakati-perjuangan-hak-pengelolaan-kawasan-hutan-26130</guid>
<description><![CDATA[ kegiatan juga terhubung secara daring dengan Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Utami, yang saat ini sedang menjalankan tugas di Australia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e28b292c1c2.webp" length="70738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 23:37:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> – Kegiatan temu tani hutan diselenggarakan dengan semangat tinggi demi kemajuan petani yang bermukim di kawasan hutan. Acara tersebut berlangsung di lokasi wisata Petilasan Gajah Mada, Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Ahad (5/10/2025).</p>
<p>Pertemuan ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Malem Sambat Kaban, Menteri Kehutanan Indonesia periode ke-9, Ketua Perkumpulan Indonesia Muda (PIM) Nasional, Yodhisman Sorata (Odis), perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta para Petani Hutan dari berbagai daerah di Indonesia. </p>
<p>Kegiatan juga terhubung secara daring dengan Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Utami, yang saat ini sedang menjalankan tugas di Australia.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua LMDH Desa Lebakjabung, Ahmad Yani, menyampaikan aspirasi utama petani di kawasan hutan, yaitu adanya kepastian legalitas atas pengelolaan hutan yang mereka lakukan.</p>
<p>"Kami membutuhkan kepastian hukum agar kami dapat mengelola hutan secara optimal dan memberikan manfaat kepada negara," tegas Yani.</p>
<p>Yani menyoroti kondisi yang dihadapi petani, di mana mereka kerap menghadapi praktik curang oleh oknum Perhutani yang bersekongkol dengan oknum pengusaha untuk menanam tanaman tebu. </p>
<p>Hal itu disebutnya menyebabkan kepentingan petani kawasan hutan untuk melakukan pelestarian dan memperoleh manfaat dari tanaman hutan menjadi terpinggirkan.</p>
<p>"Kami memerlukan solusi yang nyata. Melalui kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan petani, diharapkan tercapai tujuan 'Hutan subur, rakyat makmur' yang merujuk pada aturan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM). Namun, faktanya hutan mengalami kerusakan akibat ulah oknum-oknum di lapangan," jelasnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, M.S. Kaban, yang menjabat sebagai Menteri Kehutanan periode 2004-2009, menyatakan dukungan penuhnya kepada petani kawasan hutan untuk terus berjuang.</p>
<p>"Tetap bertahan dan jangan pindah. Tugas negara adalah menyiapkan tempat tinggal, kehidupan yang layak, dan kelangsungan generasi," ujar Kaban.</p>
<p>Ia mengakui bahwa selama ini kebijakan di tingkat pusat sering kali tidak selaras antara satu kementerian dengan kementerian lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada ketidakjelasan bagi masyarakat.</p>
<p>"Jangan takut untuk berjuang hingga berhasil. Perlu ada pertemuan khusus untuk menyamakan visi antara keinginan petani dan upaya bersama dalam memperjuangkannya," pungkasnya. (*) </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Awal Musim Tanam Padi, Petrokimia Gresik Siap Distribusikan 441 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/awal-musim-tanam-padi-petrokimia-gresik-siap-distribusikan-441-ribu-ton-pupuk-bersubsidi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/awal-musim-tanam-padi-petrokimia-gresik-siap-distribusikan-441-ribu-ton-pupuk-bersubsidi</guid>
<description><![CDATA[ Pupuk bersubsidi menjadi andalan kebutuhan para petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menekan biaya produksi tidak membengkak. Momentum awal tanam Oktober 2025 — Maret 2026, sebanyak 441.000 Ton pupuk bersubsidi siap didistribusikan ke petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e1ebe2bb021.webp" length="47352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 13:44:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP</strong>—Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota <em>holding</em> Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 441.581 ton di awal musim tanam padi pada Oktober 2025 — Maret 2026.</p>
<p>Stok per tanggal 1 Oktober 2025 tersebut terdiri dari pupuk Urea sebanyak 39.606 ton, NPK Phonska 377.887 ton, pupuk Organik 20.900 ton, dan pupuk ZA 3.188.</p>
<p>"Stok tersebut akan didistribusikan sesuai dengan tata kelola baru yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya. Stok tersebut akan disalurkan kepada petani yang terdaftar," kata Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).</p>
<p>Daconi menyebut, jumlah stok pupuk bersubsidi sebanyak 441.581 ton tersebut sebagai bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produktivitas petani dalam rangka menjaga swasembada beras.</p>
<p>Ia memastikan ketersediaan yang sudah tersebar di gudang-gudang tingkat Kabupaten/Kota tersebut telah melebihi ketentuan minimum Pemerintah dan dapat dengan mudah ditebus oleh petani.</p>
<p>"Kami berharap petani terdaftar mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025 sebanyak 9,55 juta ton. Karena itu stok pupuk bersubsidi yang disiapkan agar segera ditebus untuk hasil pertanian yang maksimal," jelasnya. </p>
<p>Lebih lanjut, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 32.619 ton sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Stok tersebut terdiri dari pupuk Urea 4.283 ton, NPK Phonska 18.118 ton, pupuk Organik 35 ton, dan ZA sebanyak 10.183 ton.</p>
<p>Menurut Daconi, ketersediaan stok pupuk non subsidi ini menjadi solusi bagi petani yang tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal tersebut dikarenakan pupuk bersubsidi hanya bisa didapatkan petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) menggarap lahan maksimal dua hektare, dan sepuluh komoditas yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kakao, kopi, tebu rakyat, dan ubi kayu.</p>
<p>"Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia akan terus menjaga amanah dalam menyediakan pupuk bagi petani, kami berharap, pelaksanaan musim tanam Oktober - Maret bisa berjalan baik, produktivitas meningkat, dan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia seperti yang dicita-citakan Presiden Indonesia," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kisah Pak Asbani, Sang Perajin Payung Kertas Asal Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kisah-pak-asbani-sang-perajin-payung-kertas-asal-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kisah-pak-asbani-sang-perajin-payung-kertas-asal-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kisah seorang pria tua bernama Asbani (70) warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar yang merupakan perajin payung kertas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e0efc355c55.webp" length="51784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 18:39:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pak Asbani, Perajin, Payung Kertas, Blitar, Kota Blitar, Kisah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Payung kertas merupakan salah satu kerajinan yang kini mulai jarang terlihat, khususnya di Kota Blitar. Payung kertas merupakan payung kuno yang terbuat jalinan bambu dan kertas, dengan warna yang beragam.</p>
<p>Menyusuri jalanan Kota Blitar, ada seorang pria tua yang nampak memproduksi payung kertas. Pria itu adalah Pak Asbani (70) warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</p>
<p>Saat ditemui di rumahnya, Pak Asbani menceritakan bahwa dirinya sudah menekuni kerajinan payung kertas selama 20 tahunan, tepatnya sejak tahun 1990-an. Dia belajar membuat payung kertas secara mandiri atau otodidak.</p>
<p>Produk payung kertas yang dibuat Pak Asbani awalnya dipesan oleh pelanggan dari Kabupaten Sidoarjo. Pesanan dalam jumlah besar pernah ia lakoni dan sampai membuatnya kewalahan, hingga sempat mengajak beberapa tetangga untuk membantu memproduksi payung kertas.</p>
<p>"Pelanggan tetap itu dari Sidoarjo, tapi tiba-tiba berhenti memesan sama saya sampai akhirnya tutup total, karena sepi pembeli," ceritanya, Sabtu (4/10/2025).</p>
<p>Sejak saat itu, ia bekerja seadanya untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Mulai dari beternak jangkrik, memelihara kambing hingga sapi untuk menyambung hidup keluarga.</p>
<p>Pak Asbani mengaku bahwa kerajinan payung kertas yang ia buat sudah berjalan hampir 15 tahun. Karena kondisi yang sepi itu, usaha tersebut berhenti selama 10 tahun.</p>
<p>Kemudian, kembali memulai produksi payung kertas sejak empat tahun lalu atau saat terjadi pandemi Covid-19.</p>
<p>"Empat tahunan ini, mulai produksi lagi dan Alhamdulillah selalu ada pesanan, meskipun tidak sebanyak dulu. Dari Tulungagung, Kediri, Surabaya, dan lokal Blitar. Tiap bulan biasanya menjual 350 biji payung kertas ke pelanggannya," ujarnya.</p>
<p>Pak Asbani menjual kerajinan payung kertas seharga Rp10.000 per biji. Ada beberapa jenis pilihan payung kertas yang dibuatnya, yakni warna putih dan ada yang berwarna seperti merah.</p>
<p>Saat ini, Pak Asbani mengerjakan sendiri kerajinan payung, mulai penyiapan bahan sampai produksi. Untuk bahannya, ia sebagian memanfaatkan limbah kayu dari perajin yang harganya lebih murah.</p>
<p>"Yang pesan itu biasanya guru untuk tugas mewarna siswa di sekolah. Ada juga yang pesan untuk payung makam dan lain-lain," kata dia.</p>
<p>Pak Asbani menerangkan proses pembuatan dimulai dari merangkai belahan bambu untuk rangka kerajinan payung kertas. Bambu yang sudah dibelah itu, dirangkai menggunakan benang untuk menjadi bagian atap payung.</p>
<p>"Belahan bambu yang sudah selesai dirangkai, dikaitkan dengan salah satu ujung kayu yang sudah dibentuk bulat panjang yang berfungsi sebagai gagang payung," terakhir.</p>
<p>Tahap terakhir, Pak Asbani memasang atap payung menggunakan bahan kertas. Ia menempelkan kertas pada rangka atap payung menggunakan lem. Selang beberapa saat, payung kertas buatan Pak Asbani pun sudah jadi dan bisa digunakan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nilai Investasi Capai Rp106 Triliun, Warga Klaim KEK JIPPE Gresik Tak Berdampak ke Serapan Tenaga Kerja Lokal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nilai-investasi-capai-rp106-triliun-warga-klaim-kek-jippe-gresik-tak-berdampak-ke-serapan-tenaga-kerja-lokal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nilai-investasi-capai-rp106-triliun-warga-klaim-kek-jippe-gresik-tak-berdampak-ke-serapan-tenaga-kerja-lokal</guid>
<description><![CDATA[ KEK JIPPE Gresik mencatatkan nilai investasi sebesar Rp106 triliun sejak kawasan tersebut resmi ditetapkan sebagai KEK pada 2021. Total saat ini terdapat 33 perusahaan yang beroperasi di kawasan JIIPE. Namun keberadaan KEK JIPPE itu dinilai tidak berdampak positif ke serapan tenaga kerja lokal warga Gresik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68de33f62d8b0.webp" length="29368" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 15:13:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Jippe Gresik, Lowongan kerja Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Tingginya capaian nilai investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, rupanya tidak sebanding dengan manfaat yang diterima oleh warga sekitar. </p>
<p>Sejumlah warga mengeluhkan keberadaan KEK JIPPE itu tidak berdampak positif ke serapan tenaga kerja lokal atau penduduk asal Kabupaten Gresik.</p>
<p>Padahal, KEK JIPPE Gresik mencatatkan nilai investasi sebesar Rp106 triliun sejak kawasan tersebut resmi ditetapkan sebagai KEK pada 2021.</p>
<p>Total saat ini terdapat 33 perusahaan yang beroperasi di kawasan JIIPE, termasuk PT Fertilizer Inti Technology, PT Adhimix PCI Indonesia, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Xinyi Glass Indonesia.</p>
<p>Salah satu warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Wafiq, mengatakan perlunya aksi demonstrasi ke pihak KEK JIPPE Gresik untuk mendorong serapan tenaga kerja lokal. </p>
<p>"Sementara ini belum berdampak ke serapan tenaga kerja lokal asli warga Gresik," kata Wafiq, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Ia menyebut, bersama sejumlah warga lainnya telah melakukan aksi demonstrasi ke KEK JIPPE Gresik hingga kantor Bupati Gresik untuk meminta besaran serapan tenaga kerja lokal tersebut. </p>
<p>Menurut dia, baru kali ini pihak KEK JIPPE membuka diri ke hadapan warga. "Pihak JIPPE juga dihadirkan kemudian konsekuensinya seperti apa, kita akan selalu mengikuti proses tersebut," jelasnya. </p>
<p>Sementara itu, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik - JIIPE, angkat bicara terkait eksistensi ke penyerapan tenaga kerja lokal tersebut. </p>
<p>"Kami selaku perusahaan di Gresik akan ikut regulasi yang berlaku dan support kegiatan pemerintah yang bertujuan mengimplementasikannya," ungkap singkat Manajer Comdev PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Yudi Darjanto.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, aksi demonstrasi digelar 29 September 2025, hingga dilanjutkan audiensi si Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Dalam aksi demonstrasi itu, mereka melakukan unjuk rasa di depan kawasan KEK JIPPE Kecamatan Manyar hingga depan Kantor Bupati Gresik.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>APBD Jombang 2026 Defisit Rp109,5 Miliar, Bupati Ungkap Langkah Utama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/apbd-jombang-2026-defisit-rp1095-miliar-bupati-ungkap-langkah-utama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/apbd-jombang-2026-defisit-rp1095-miliar-bupati-ungkap-langkah-utama</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi APBD 2026 itu mengharuskan Bupati Jombang, Warsubi mengambil langkah tepat dalam hal belanja prioritas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dce71c30b1d.webp" length="58798" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 16:59:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, APBD 2026, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026 mencatat defisit sebesar Rp109,56 miliar. </p>
<p>Kondisi APBD 2026 itu mengharuskan Bupati Jombang, Warsubi mengambil langkah tepat dalam hal belanja prioritas.</p>
<p>Prioritas diarahkan untuk pemenuhan belanja wajib sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pembiayaan program strategis daerah. </p>
<p>“Penganggaran disusun berbasis kinerja dengan prinsip <em>money follows </em>program agar setiap belanja memberi manfaat nyata,” ucapnya dalam pesan diterima wartawan, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Sejauh ini menurut Warsubi, defisit anggaran ditutup melalui pembiayaan netto yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2025 dan pinjaman daerah. Hal ini memungkinkan struktur anggaran tetap dalam kondisi seimbang.</p>
<p>Dari data yang diterima proyeksi pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp2,49 triliun. Yakni berasal dari pendapatan terbesar dari transfer senilai Rp1,73 triliun atau sekitar 69,5 persen dari total pendapatan. </p>
<p>Rinciannya, transfer pemerintah pusat Rp1,59 triliun dan transfer antar daerah Rp131,49 miliar.</p>
<p>Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp760,65 miliar. Diperoleh dari pajak daerah menyumbang porsi terbesar yakni Rp314,04 miliar, diikuti retribusi daerah Rp428,04 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp10,24 miliar, serta kontribusi lain PAD yang sah senilai Rp8,32 miliar.</p>
<p>Di sisi belanja, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun. Belanja operasi masih mendominasi dengan Rp1,8 triliun, disusul belanja transfer Rp626,89 miliar, belanja modal Rp150,06 miliar, dan belanja tidak terduga Rp18,19 miliar.</p>
<p>"Arah kebijakan fiskal tahun depan mengedepankan prinsip spending better dengan fokus pada peningkatan kualitas belanja," ujarnya.</p>
<p>Dari sisi pembiayaan, penerimaan daerah tahun 2026 diproyeksikan Rp129,69 miliar yang terdiri dari SiLPA 2025 senilai Rp109,69 miliar dan pinjaman jangka pendek RSUD Jombang Rp20 miliar.</p>
<p>Di sisi lain, pengeluaran pembiayaan dianggarkan Rp20 miliar untuk pembayaran pokok utang RSUD. Dengan demikian, pembiayaan netto sebesar Rp109,56 miliar digunakan untuk menutup defisit anggaran.</p>
<p>"Secara struktur, APBD Jombang 2026 tetap berada dalam posisi berimbang meskipun mengalami defisit awal. Kondisi ini menunjukkan ketergantungan tinggi pada transfer pusat sekaligus menuntut optimalisasi PAD untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah ke depan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inovasi Intherval Petrokimia Gresik Optimalkan Gas Buang Pabrik Jadi Sumber Energi Alternatif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inovasi-intherval-petrokimia-gresik-optimalkan-gas-buang-pabrik-jadi-sumber-energi-alternatif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inovasi-intherval-petrokimia-gresik-optimalkan-gas-buang-pabrik-jadi-sumber-energi-alternatif</guid>
<description><![CDATA[ Melalui inovasi INTHERVAL perusahaan Petrokimia Gresik mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang mengandung hidrogen dan metana terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68db332405c2d.webp" length="49856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 09:33:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Petrokimia Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil mengubah gas buang pabrik menjadi sumber energi alternatif melalui inovasi Integrated Thermal Valorization System for Fuel Recovery in Process Boilers atau disingkat INTHERVAL.</p>
<p>Inovasi tersebut mendapat penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) untuk kategori Teknologi Proses Industri Manufaktur dari Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita.</p>
<p>Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan, sebagai industri yang memiliki 36 pabrik tentu tidak bisa terlepas dari dampak lingkungan emisi karbon.</p>
<p>Ia menyebut, inovasi INTHERVAL merupakan teknologi hijau solusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pabrik di Petrokimia Gresik dan sekaligus mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.</p>
<p>"Teknologi hijau ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menunjang suksesnya program Pemerintah Net Zero Emission (NZE) yang dipercepat di tahun 2050," demikian disampaikan Daconi saat di Gresik, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025).</p>
<p>Daconi menjelaskan, melalui inovasi INTHERVAL perusahaan mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang mengandung hidrogen dan metana terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. </p>
<p>Melalui penerapan inovasi INTHERVAL, energi losses yang sebelumnya mencapai 5.340 Millions of British Thermal Units (MMBTU) setiap bulan berhasil ditekan menjadi hanya 51 MMBTU per bulan, mencatatkan pengurangan sebesar 99 persen dari pemborosan energi.</p>
<p>"Optimalisasi gas buangan ini dilakukan pada Package Boiler dan Waste Heat Boiler, menjadikan limbah sebagai energi alternatif. Inovasi ini mampu memberi nilai tambah pada limbah, menghemat biaya energi, serta menekan dampak lingkungan dan mengurangi energy losses," ujar Daconi.</p>
<p>Ia pun memastikan inovasi effisiensi energi yang serupa akan diimplementasikan di unit lain di Petrokimia Gresik. Sementara itu, penghargaan Rintek merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan penguasaan teknologi, termasuk dalam teknologi industri berbasis lingkungan. </p>
<p>Adapun peningkatan teknologi industri akan membuat industri nasional mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Nasional KDMP Susun Strategi Branding dan Permodalan di Mojokerto</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-nasional-kdmp-susun-strategi-branding-dan-permodalan-di-mojokerto</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-nasional-kdmp-susun-strategi-branding-dan-permodalan-di-mojokerto</guid>
<description><![CDATA[ Kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Pangan pekan sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68db00e246c96.webp" length="45698" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 07:59:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> – Satuan Tugas (Satgas) Nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), melakukan kunjungan kerja ke Mojokerto untuk merumuskan strategi pengembangan dan branding koperasi desa, menyusul progres signifikan pembentukan KDMP di dua kecamatan wilayah Kabupaten Mojokerto. </p>
<p>Kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Pangan pekan sebelumnya.</p>
<p>Setelah diterima secara resmi oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten dan Kota Mojokerto, rombongan Satgas langsung meninjau dua lokasi, yakni Desa Kembangbelor di Kecamatan Pacet dan Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas.</p>
<p>Kepala Desa Kembangbelor, Mukhtar Efendi, membeberkan data geliat ekonomi yang telah dicapai pada desanya. Dengan 1.283 anggota KDMP, koperasi desa ini memiliki dua destinasi wisata swadaya, Bernah de Vallei dan Kedung Klurak. </p>
<p>"Kedua destinasi itu lahir dari kontribusi modal awal warga sebesar Rp1 juta dan kini rutin memberikan profit kepada anggota sekitar Rp900 ribu per semester," katanya saat diwawancarai di lokasi Senin (29/9/2025). </p>
<p>Secara geografis, sambung dia, Desa Kembangbelor memiliki kedekatan dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah yang dihuni 11.000 santri dan mencatat 45.000 pengunjung wisata setiap bulan. </p>
<p>Potensi ini diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan pokok masyarakat dengan sektor strategis seperti migas, bulog, dan pertanian.</p>
<p>Staf Ahli Menko Pangan sekaligus perwakilan Satgas Nasional KDMP, Sugeng Santoso, mengatensi peluang ekonomi kreatif di Desa Kembangbelor. Ia mengaku telah melihat potensi pasar internal santri dan Ponpes Amanatul Ummah.</p>
<p>"KDMP tidak harus berhenti di produk makanan-minuman. Bisa juga masuk ke merchandise khas pesantren," ujarnya saat diwawancarai usai melakukan kunjungan di Desa Kembangbelor, Senin (29/9/2025).</p>
<p>Berbeda halnya dengan Desa Kembangbelor, Desa Ketapanrame berfokus pada pengelolaan sumber daya alam dan jasa, meliputi air bersih, pengelolaan sampah, ladang ternak, kios desa, wisata alam, serta unit simpan pinjam di bawah jejaring KDMP.</p>
<p>Sektor kopi menjadi andalan utama desa ini. Dari 104 hektare lahan produktif, sekitar 90 hektare ditanami kopi dengan potensi panen mencapai 70 ton per tahun. Namun, keterbatasan modal menghambat pengembangan usaha.</p>
<p>Saat ini, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) baru mampu menyerap kopi dari petani sekitar Rp100 juta per tahun. Padahal, jika KDMP mampu membeli minimal 50 ton kopi, proyeksi keuntungan desa dapat menyentuh angka Rp200 juta. </p>
<p>“Saat ini anggota koperasi baru 259 orang. Masih ada sekitar 400 warga khususnya pelaku wisata dan petani kopi yang belum bergabung. Harapannya, KDMP bisa menjalin kerja sama dengan Perhutani untuk pengembangan wana wisata,” kata Kepala Desa Ketapanrame, Zainul, menambahkan. </p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mojokerto, Abdullah Muhtar, melaporkan bahwa per 12 Juni 2025 lalu, tercatat sedikitnya 299 desa dan 5 kelurahan telah resmi membentuk KDMP. </p>
<p>Seluruhnya disebutnya telah memiliki akta badan hukum, pengesahan Kemenkumham, Nomor Induk Koperasi (NIK), NPWP, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan 95% telah membuka rekening atas nama badan hukum koperasi di Bank BRI.</p>
<p>"Pembiayaan bersumber dari APBD sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada KDMP," jelas Abdullah.</p>
<p>Sementara, Staf Khusus Kementerian Desa, Afif Zamroni, menekankan pentingnya kesinambungan program dan melihat potensi besar Ponpes Amanatul Ummah sebagai pasar internal KDMP.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Mojokerto menargetkan 30–40 KDMP dapat beroperasi penuh pada Oktober 2025. Untuk mengatasi kendala permodalan, Satgas dan Pemkab telah mengambil tiga langkah strategis.</p>
<p>Di antaranya, pendampingan lapangan dengan mempertemukan pengurus, pengawas, dan pemerintah desa, pemetaan aset desa yang dapat dijadikan lokasi usaha, Koordinasi dengan lembaga keuangan, termasuk BUMD Bank Majatama, bank-bank Himbara, dan BUMDes.</p>
<p>Agenda konsolidasi ini sambung dia, adalah pembekalan pengurus sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), serta pendampingan di 50 titik pertemuan akan dilaksanakan pekan depan. </p>
<p>"Materi yang diberikan meliputi tata kelola, pengawasan, kebijakan Pemkab, hingga penyusunan laporan keuangan, merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) Mojokerto Nomor 24 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan KDMP," ujar Afif Zamroni. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rekor Harga Emas Antam tetap Bertahan: Rp 2,191 Juta per Gram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rekor-harga-emas-antam-tetap-bertahan-rp-2191-juta-per-gram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rekor-harga-emas-antam-tetap-bertahan-rp-2191-juta-per-gram</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga emas Antam sudah terjadi sepanjang sepekan terakhir. Harga emas beberapa kali menembus rekor baru, dari kisaran Rp 2,175 juta per gram hingga Rp 2,191 juta per gram ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d8af7bd6631.webp" length="24480" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 15:48:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga emas antam, harga emas antam pecahkan rekor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, SJP – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu, 28 September 2025 tercatat tetap di level Rp 2,191.000 per gram, tidak berubah dibandingkan sehari sebelumnya. Angka ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam.</p>
<p>Kenaikan harga emas Antam sudah terjadi sepanjang sepekan terakhir, mulai 22 hingga 27 September 2025. Dalam periode tersebut, harga emas beberapa kali menembus rekor baru, dari kisaran Rp 2,175 juta per gram hingga akhirnya mencapai Rp 2,191 juta per gram pada akhir pekan.</p>
<p>Untuk pecahan besar, seperti emas batangan seberat 1.000 gram, nilainya setara dengan sekitar Rp 2,131,6 juta per batang. Harga emas untuk ukuran lain, mulai 0,5 gram hingga 100 gram, juga mengalami penyesuaian dengan tren kenaikan serupa.</p>
<p>Lonjakan harga emas ini dipengaruhi oleh berbagai faktor global, di antaranya ketidakpastian pasar keuangan dunia, kekhawatiran inflasi, serta pelemahan nilai tukar. Kondisi tersebut membuat emas kembali menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai.</p>
<p>Selain itu, meningkatnya permintaan emas, baik dari investor maupun industri perhiasan, turut menekan harga berada di level tinggi. Kebijakan moneter dan arah suku bunga bank sentral juga dinilai ikut memberi kontribusi terhadap kenaikan harga emas dunia, yang berdampak langsung pada harga emas domestik. (**)</p>
<p>Sumber : beritasatu.com </p>
<p>Editor : Danu S  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Hobi Jadi Rezeki, Karya Barongan Pemuda Tulungagung Merambah Kalimantan dan Sumatera</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-hobi-jadi-rezeki-karya-barongan-pemuda-tulungagung-merambah-kalimantan-dan-sumatera</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-hobi-jadi-rezeki-karya-barongan-pemuda-tulungagung-merambah-kalimantan-dan-sumatera</guid>
<description><![CDATA[ Ketekunan Didik menunjukkan bahwa seni tradisi bisa tetap hidup dan bernilai ekonomi jika ditekuni dengan cinta serta kreativitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d7af3cf135a.webp" length="62140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 17:49:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, barongan, jamangan, desa gempolan, pakel, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP -</strong> Di tengah gempuran budaya modern, seorang pemuda di Tulungagung memilih menekuni warisan seni tradisi nenek moyang.</p>
<p>Didik Nofianto (30), warga Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, menjadikan keterampilan membuat barongan sebagai ladang usaha sekaligus cara melestarikan kesenian kuda lumping yang ia cintai sejak kecil.</p>
<p>Dari sebuah hobi sederhana, karyanya kini melanglang hingga ke berbagai kota di Jawa bahkan menyeberang ke luar pulau.</p>
<p>“Dulu pertama itu ikut jaranan, terus terinspirasi untuk bikin sendiri. Pertama coba-coba, lalu belajar ke sana ke sini. Itu sejak tahun 2018, pertengahan kalau enggak salah,” ujar Didik, Sabtu (27/9/2025).</p>
<p>Bangga dengan hasil karyanya sendiri, Didik mulai memamerkan hasil kreasinya lewat media sosial. Unggahan demi unggahan membuat banyak orang penasaran, hingga akhirnya ia mendapat pesanan pertamanya. Proses itu memang tidak instan, namun perlahan pelanggan semakin meluas.</p>
<p>“Posting di medsos pertama, lama tapi lakunya lama. Terus lama-kelamaan banyak yang tahu. Ya, kayak sekarang, pesanan banyak,” katanya sambil tersenyum.</p>
<p>Kini, pesanan barongan buatan Didik tak hanya datang dari Tulungagung atau Jawa Timur. Karya tangannya telah dipesan hingga Kalimantan, Sumatera, dan Riau. Setiap bulan, ia rata-rata menyelesaikan tiga sampai empat pesanan sesuai kemampuan pengerjaan.</p>
<p>“Pesanan banyak dari Kalimantan, Sumatera, Riau. Rata-rata luar pulau,” tutur Didik bangga.</p>
<p>Selain membuat barongan lengkap dengan hiasannya, Didik kini dikenal sebagai spesialis jamang atau hiasan kepala barongan. Untuk pembuatan jamang, Didik menggunakan dua jenis bahan, yakni dari bahan kulit sapi dan drum plastik, tergantung permintaan pemesan.</p>
<p>Jamang buatannya bisa diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu, dengan harga berkisar Rp650 ribu hingga Rp1 juta, tergantung jenis bahan, ukuran dan tingkat kerumitan. Sementara untuk paket barongan lengkap, harganya berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp4 juta.</p>
<p>“Kalau sekarang pesanan yang ramai itu jamangan. Kalau jamangan bisa dikerjakan satu minggu. Kalau komplit dengan kepala barongan, harganya Rp3.500.000 sampai Rp4.000.000,” jelasnya.</p>
<p>Proses pembuatan barongan dan jamang membutuhkan ketelitian tinggi, terutama saat mengukir bagian mata yang menjadi daya tarik utama barongan.</p>
<p>Ketekunan Didik menunjukkan bahwa seni tradisi bisa tetap hidup dan bernilai ekonomi jika ditekuni dengan cinta serta kreativitas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Realisasi Pajak Hotel Anjlok, Target Tahun Depan Turun Rp2,5 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/realisasi-pajak-hotel-anjlok-target-tahun-depan-turun-rp25-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/realisasi-pajak-hotel-anjlok-target-tahun-depan-turun-rp25-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor perhotelan Kota Batu masih menghadapi tekanan berat, baik dari sisi okupansi maupun dari sisi kontribusi pajak, sehingga pemerintah daerah harus realistis menurunkan target penerimaan di tahun mendatang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d68996638dd.webp" length="17324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 20:22:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Okupansi, Pajak, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Turunnya okupansi hotel di Kota Batu pada 2025 yang berdampak pada seretnya realisasi pajak sektor perhotelan, membuat target penerimaan pajak tahun depan terpaksa diturunkan.</p>
<p>Terlebih berdasarkan catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, realisasi pajak barang dan jasa tertentu (PJBT) sektor perhotelan baru menyentuh Rp30,6 miliar hingga triwulan ketiga 2025, atau sekitar 71 persen dari target awal Rp45,5 miliar.</p>
<p>Kepala Bapenda Kota Batu, Mohammad Nur Adhim pada Jumat (26/9/2025) menjelaskan bahwa kondisi ini memaksa pemerintah melakukan penyesuaian target usai Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).</p>
<p>"Dari semula Rp45,5 miliar, target pajak hotel tahun depan diturunkan menjadi Rp43 miliar, atau menurun sebesar Rp2,5 miliar. Karena seharusnya triwulan ketiga sudah 75 persen. Agak menurun dari tahun lalu,” bebernya.</p>
<p>Ia bahkan juga menyebutkan, realisasi pajak hotel tahun ini turun sekitar Rp3 miliar dibandingkan capaian 2024, atau selisihnya berkisar 9-10 persen.</p>
<p>Mantan Kasatpol PP Kota Batu itu bahkan juga mengamini bahwa salah satu faktor utama penyebab turunnya setoran pajak adalah kebijakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD.</p>
<p>Tak hanya itu, angka okupansi hotel yang stagnan turut menambah beban. Banyak wisatawan yang datang ke Kota Batu enggan menginap karena tekanan ekonomi, sementara jumlah kunjungan wisata juga ikut melemah akibat sejumlah regulasi baru dari daerah lain hingga aksi demonstrasi pada bulan lalu.</p>
<p>"Jadi memang selama ini setoran pajak hotel tidak hanya bergantung pada okupansi kamar, tetapi juga pada pendapatan sewa hall atau ballroom untuk kegiatan seminar maupun forum group discussion (FGD). Namun, tahun ini tren tersebut ikut menurun karena banyak instansi memangkas agenda rapat di hotel. Jadi memang banyak faktor, seperti pemotongan perjalanan dinas (perjadin) sebesar 52 persen dan forum group discussion (FGD) mencapai 45 persen,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Okupansi Hotel di Kota Batu Anjlok 20&amp;30 Persen Sepanjang 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/okupansi-hotel-di-kota-batu-anjlok-20-30-persen-sepanjang-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/okupansi-hotel-di-kota-batu-anjlok-20-30-persen-sepanjang-2025</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi sektor perhotelan di Kota Batu terpantau sedang tertekan, terutama karena berkurangnya agenda kedinasan yang selama ini menjadi tulang punggung segmentasi MICE dengan kontribusi 60-65 persen, sehingga memaksa pengelola hotel melakukan efisiensi hingga pembatalan kegiatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d688ce1275c.webp" length="14406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 19:58:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Okupansi, Hotel, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP </strong>– Sektor perhotelan di Kota Batu tengah menghadapi tantangan serius. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengungkapkan bahwa tingkat okupansi hotel sepanjang 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. </p>
<p>Diwawancarai pada Jumat (26/9/2025) ia menegaskan, berdasarkan catatannya penurunan tersebut mencapai kisaran 20-30 persen. Terlebih selama ini hotel di Kota Batu yang bersegmentasi Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) cukup difavoritkan, khususnya untuk agenda atau kegiatan kedinasan.</p>
<p>"Dari data yang dihimpun menunjukkan, segmentasi MICE menyumbang sekitar 60-65 persen dari total kegiatan dinas yang dilaksanakan di Kota Batu. Namun, kondisi itu tidak mampu mengangkat performa okupansi secara keseluruhan," urainya.</p>
<p>Bahkan apabila dilakukan penotalan secara menyeluruh hingga saat ini, okupansi pada 2025 rata-rata hanya menyentuh 50 persen. Terlebih untuk hotel di bawah bintang lima, tingkat keterisian kamar hanya berkisar 30-40 persen.</p>
<p>Menurutnya, dampak penurunan okupansi tersebut cukup terasa terhadap pendapatan hotel. Efisiensi pembiayaan, terutama pada bahan dan operasional, menjadi langkah yang harus dilakukan oleh sebagian besar pengelola hotel. Beberapa agenda kedinasan yang sebelumnya rutin digelar di hotel bahkan terpaksa dibatalkan akibat adanya kebijakan penghematan.</p>
<p>“Pengurangan agenda di hotel tentu berimbas pada pendapatan. Ada beberapa agenda dinas yang terpaksa dicancel karena imbas efisiensi,” imbuhnya.</p>
<p>Dengan kondisi ini, pelaku industri perhotelan di Kota Batu harus beradaptasi menghadapi dinamika pasar. Penurunan okupansi yang terjadi pada 2024 menjadi pukulan berat, terlebih setelah sektor pariwisata mulai bangkit pascapandemi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Belimbing ke Jambu Kristal Jumbo, Mulyono Kewalahan Penuhi Permintaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-belimbing-ke-jambu-kristal-jumbo-mulyono-kewalahan-penuhi-permintaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-belimbing-ke-jambu-kristal-jumbo-mulyono-kewalahan-penuhi-permintaan</guid>
<description><![CDATA[ “Pasarnya hari ini justru kekurangan barang. Saya harus nambah pohon, target Desember jadi 500 batang,” katanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d67bd8bee9d.webp" length="97192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 19:11:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, jambu kristal, moyoketen, gondosuli, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP -</strong> Perjalanan seorang petani tak selalu mulus, namun bagi Mulyono, warga Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, langkahnya justru penuh warna. Setelah sukses memperkenalkan agrowisata belimbing di desanya, kini ia tengah serius mengembangkan jambu kristal jumbo di lahan pertanian di Desa Gondosuli, Kecamatan Gondang.</p>
<p>Peralihan fokus ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, dunia pertanian harus selalu berinovasi. </p>
<p>“Ini saya lagi pengembangan, dulu basicnya belimbing sudah 33 tahun. Kita mau maju lagi, mengembangkan jambu merah sama jambu kristal,” ujar Mulyono, Kamis (25/9/2025) kemarin.</p>
<p>Budidaya jambu kristal jumbo mulai ia tekuni sejak tahun 2022. Dalam tiga tahun, Mulyono sudah menanam 300 pohon, meski baru 100 yang benar-benar produktif. Hasilnya pun tak main-main. Dari satu batang, ada yang bisa menghasilkan 40 hingga 50 kilogram buah jambu, dengan ukuran rata-rata 0,5 kilogram per biji.</p>
<p>"Hari ini kita panen 60 batang kita nurunkan paling enggak hari ini 2 kuintal setengah, 250 kilo dari 60 batang itu hari ini," ungkap Mulyono.</p>
<p>Namun target Mulyono tak berhenti di situ. Saat ini ia terus berinovasi untuk mengembangkan buah jambu dengan target berat perbiji 1 kilogram.</p>
<p>“Saya belum puas. Bulan Desember nanti kita doa dan kerja keras. Satu buah harus bisa satu kilo. Bahkan kemarin sudah ada yang nyampe satu kilo dua ons,” ungkapnya penuh optimisme.</p>
<p>Mulyono menjelaskan, pemasaran buah hasil kebunnya kini sudah meluas. Tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal Tulungagung, Mulyono juga mengirim ke toko-toko modern di wilayah Kediri, Nganjuk, hingga menjangkau Surabaya, Jakarta, dan Bali melalui reseller. </p>
<p>“Pasarnya hari ini justru kekurangan barang. Saya harus nambah pohon, target Desember jadi 500 batang,” katanya.</p>
<p>Panen dilakukan rutin seminggu sekali setiap hari Kamis agar bisa memenuhi stok supermarket pada hari Jumat. </p>
<p>"Untuk kebutuhan di supermarket aja minimal saya kalau disediakan hari Kamis stok 4 kuintal habis. Itu hari Minggu sore apa Senin disuruh kirim lagi. Saya nggak mampu," ungkapnya.</p>
<p>Di balik strategi penambahan kapasitas produksi tersebut, Mulyono menekankan kualitas sebagai kunci. Ia menolak mengejar kuantitas semata.</p>
<p>“Yang membedakan itu taste sama mutu. Saya ndak ngejar jumlah, tapi kualitas. Saya juga minta dukungan pemerintah supaya produk lokal ini lebih dipromosikan, biar masyarakat makin cinta buah nasional,” ucapnya.</p>
<p>Jambu kristal milik Mulyono dipasarkan dengan merek ABM (Agrowisata Belimbing Mulyono), sebuah identitas yang ia jaga sejak merintis belimbing. Dari rumah produksinya, harga jambu dijual Rp15 ribu per kilogram, sedangkan reseller melepasnya dengan margin 30 persen, hingga sekitar Rp24-25 ribu per kilogram di pasar modern.</p>
<p>Selain jambu kristal, Mulyono juga tengah mengembangkan varietas jambu lain, termasuk jambu merah yang kaya vitamin C. Ia berharap, diversifikasi produk ini dapat menjaga keberlangsungan agrowisatanya. </p>
<p>“Saya tidak ingin Agrowisata Belimbing mati. Karena itu harus ada produk-produk baru selain belimbing,” tegasnya.</p>
<p>Dengan semangat belajar tanpa malu, bahkan dari petani yang lebih muda sekalipun, Mulyono yakin buah hasil kebunnya akan terus dicari. Di balik setiap butir jambu kristal jumbo yang manis dan renyah, ada cerita kegigihan seorang petani yang tak pernah berhenti berinovasi demi menjaga kecintaan masyarakat pada buah lokal. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPKP Bondowoso Dorong Petani Kopi Hyang Argopuro Jaga Mutu dan Tingkatkan Kesejahteraan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dpkp-bondowoso-dorong-petani-kopi-hyang-argopuro-jaga-mutu-dan-tingkatkan-kesejahteraan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dpkp-bondowoso-dorong-petani-kopi-hyang-argopuro-jaga-mutu-dan-tingkatkan-kesejahteraan</guid>
<description><![CDATA[ Pembinaan petani kopi Hyang Argopuro, Bondowoso, DPKP, MPIG Kopi Arabika, kualitas kopi, indikasi geografis, petik merah, greenbean, kesejahteraan petani, pemasaran kopi, kopi arabika Bondowoso, cita rasa khas, pendapatan petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d6193b198c4.webp" length="57084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 10:11:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Kopi, Bondowoso, hyang Argopuro, pertanian, perkebunan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Senyum para petani kopi kawasan Hyang Argopuro tampak merekah usai mengikuti pembinaan kelembagaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). </p>
<p></p>
<p>Bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pakem pada Rabu, 24 September 2025 selumbari, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus penguatan semangat bagi petani untuk menjaga kualitas kopi khas Bondowoso yang sudah mendunia.</p>
<p></p>
<p>Tak hanya menjadi rutinitas formal, acara ini menghadirkan suasana akrab antara petani dengan para pejabat yang hadi di tengah - tengah petani.</p>
<p></p>
<p>Di antaranya, Abd Rahman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Bondowoso, Hendri Widotono Kepala DPKP, Ketua Perhimpunan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Hyang Argopuro, Yudhi Achmad Hidayat, hingga para penyuluh pertanian lapangan se-Wilayah BPP Pakem.</p>
<p></p>
<p>Hendri Widotono, Kepala DPKP Bondowoso menegaskan, pembinaan kelembagaan tersebut menjadi upaya penting meningkatkan kapasitas sekaligus kesejahteraan petani kopi. </p>
<p></p>
<p>“Kopi Hyang Argopuro harus terus dijaga kualitasnya agar sesuai ciri Indikasi Geografis, sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya, saat dikonfirmasi pada Jumat (26/9/2025) di kantornya.</p>
<p></p>
<p>Pesan serupa disampaikan Asisten II Setda Bondowoso yang mengingatkan betapa pentingnya menjaga aroma, cita rasa, dan kualitas kopi arabika Hyang Argopuro. </p>
<p></p>
<p>“Inilah kekhasan yang membuat kopi Bondowoso berbeda. Jangan sampai hilang,” tegas dan lugas Abd. Rahman menyampaikan. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua MPIG Kopi Arabika Hyang Argopuro, Bambang Suwito membuka harapan baru dengan adanya potensi pengembangan lahan kopi arabika maupun robusta. </p>
<p></p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya menjaga mutu pasca panen. </p>
<p></p>
<p>“Petik merah itu wajib, agar ciri khas kopi Hyang Argopuro tetap murni,” jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Momen tanya jawab pun jadi bagian paling ditunggu. Petani antusias mengajukan persoalan seputar pemasaran dan pendapatan. </p>
<p></p>
<p>Kepala Bidang Penyuluhan P2BP DPKP Yudhi Achmad Hidayat memberi solusi praktis, menghindari sistem ijon serta tidak menjual kopi dalam bentuk ceri. </p>
<p></p>
<p>“Kalau dijual minimal greenbean, nilai tambahnya jauh lebih besar,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Harapan besar menggema dari kegiatan ini. Para petani tak hanya diberi ilmu, tetapi juga motivasi untuk mandiri dan sejahtera. </p>
<p></p>
<p>"Lebih dari itu, saya berharap kopi arabika Hyang Argopuro mampu terus bersaing di pasar, sekaligus menjaga nama Bondowoso sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Dorong Penguatan Ekonomi Bondowoso Lewat Produk Unggulan dan Literasi Keuangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-dorong-penguatan-ekonomi-bondowoso-lewat-produk-unggulan-dan-literasi-keuangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-dorong-penguatan-ekonomi-bondowoso-lewat-produk-unggulan-dan-literasi-keuangan</guid>
<description><![CDATA[ OJK Jember mendorong penguatan ekonomi Bondowoso dengan membangun ekosistem produk unggulan seperti pisang Cavendish dan kopi, memperluas literasi serta akses pembiayaan, hingga menanamkan budaya menabung sejak dini melalui program rekening pelajar Kejar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d5dc1aeee2c.webp" length="71534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 08:03:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Cavendish, Kejar, Kopi, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="258" data-end="493"><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Muhammad Mufid, menegaskan komitmennya untuk mendorong penguatan ekonomi daerah Bondowoso melalui pengembangan produk unggulan dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.</p>
<p data-start="495" data-end="783">Hal itu ia katakan usai bertemu dengan Bupati Bondowoso, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di peringgitan Pendopo Raden Bagus Assra, pada Kamis (26/9/2025) kemarin.</p>
<p data-start="495" data-end="783">Mufid menyampaikan, salah satu fokus utama adalah membangun ekosistem ekonomi dari hulu hingga hilir agar potensi daerah bisa memberi nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.</p>
<p data-start="785" data-end="1034">“Contohnya pisang Cavendish Bondowoso yang kualitasnya terbaik di Indonesia. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana membangun ekosistem agar produk ini benar-benar menjadi unggulan dan meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah,” jelas Mufid.</p>
<p data-start="1036" data-end="1303">OJK bersama lembaga jasa keuangan, baik bank maupun non-bank, akan mengorkestrasi dukungan, terutama dalam hal pembiayaan dan pendampingan.</p>
<p data-start="1036" data-end="1303">"Peran OJK difokuskan pada dua hal utama, yakni peningkatan literasi keuangan serta perluasan akses pembiayaan," terangnya.</p>
<p data-start="1305" data-end="1628">Langkah teknis penguatan ekonomi tersebut akan diformulasikan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), sebagai payung kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah.</p>
<p data-start="1305" data-end="1628">Selain sektor pisang Cavendish, produk kopi Bondowoso juga disebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan dengan nilai tambah yang lebih adil.</p>
<p data-start="1630" data-end="1915">Tak hanya pada sektor pertanian, OJK juga mendorong literasi inklusi keuangan sejak dini melalui program Kejar (Rekening Simpanan Pelajar). Mufid berharap setiap pelajar di Bondowoso dapat memiliki rekening, sekaligus membangun mindset menabung dan jiwa kewirausahaan sejak dini.</p>
<p data-start="1917" data-end="2082">“Bukan sekadar punya rekening, tapi bagaimana membentuk pola pikir bahwa menabung adalah bagian dari persiapan masa depan dan membangun mental pebisnis,” tegasnya.</p>
<p data-start="2084" data-end="2239">Dengan strategi ini, OJK optimistis potensi unggulan Bondowoso bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p data-start="2084" data-end="2239"><strong>Dukungan dari Dinas Pendidikan</strong></p>
<p data-start="2084" data-end="2239">Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengungkap jika program Kejar sudah dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu. </p>
<p data-start="2084" data-end="2239">"Itu sudah program lama yang dicanangkan tahun 2019 dan sudah berjalan sampai sekarang," ujarnya, saat dikonfirmasi pada Jumat (26/9/2025) di ruang kerjanya.</p>
<p data-start="2084" data-end="2239">Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, kata Haeriyah, selama ini telah berperan aktif dalam mendukung program Kejar OJK, dengan memfasilitasi kerja sama antara satuan pendidikan di Bondowoso dengan OJK dan lembaga keuangan.</p>
<p data-start="2084" data-end="2239">Selain itu, lanjut mantan Pj Sekda ini, Dinas Pendidikan mendorong sekolah-sekolah lain, terutama madrasah, untuk ikut serta dalam program literasi dan inklusi keuangan yang diinisiasi oleh OJK.</p>
<p data-start="2084" data-end="2239">"Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga keuangan, Dinas Pendidikan berperan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung terwujudnya masyarakat Bondowoso yang melek finansial," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2084" data-end="2239"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Permintaan Meningkat, Harga Daging Ayam dan Telur di Tulungagung Merangkak Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/permintaan-meningkat-harga-daging-ayam-dan-telur-di-tulungagung-merangkak-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/permintaan-meningkat-harga-daging-ayam-dan-telur-di-tulungagung-merangkak-naik</guid>
<description><![CDATA[ setiap kali memasuki momentum hari besar keagamaan maupun hari besar nasional, kenaikan harga komoditas utama seperti ayam potong dan telur hampir selalu terjadi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d4fba146a09.webp" length="47842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 16:22:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, harga bahan pokok penting, disperinda tulungagung, pasar murah, suarajatimpostg</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP -</strong> Sejak awal September 2025 lalu harga sejumlah bahan pokok penting di Kabupaten Tulungagung mengalami kenaikan, terutama daging ayam potong dan telur ayam ras. Hal itu terjadi seiring meningkatnya permintaan komoditas tersebut, untuk kebutuhan masyarakat dalam perayaan peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Siti Mahmudah, menyampaikan bahwa setiap kali memasuki momentum hari besar keagamaan maupun hari besar nasional, kenaikan harga komoditas utama seperti ayam potong dan telur hampir selalu terjadi.</p>
<p>“Beberapa waktu lalu harga daging ayam Rp32 ribu hingga Rp 34 ribu per kilogram. Namun memasuki Maulid Nabi 2025 ini harga naik menjadi Rp38 ribu per kilogram,” jelas Siti, Kamis (25/9/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, tren kenaikan harga memang kerap tidak bisa dihindari karena lonjakan permintaan dari masyarakat.</p>
<p>“Ketika ada peningkatan permintaan barang dari pembeli, secara otomatis harga barang melonjak tinggi. Itu terjadi setiap tahun dan selalu di hari besar,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya daging ayam, telur ayam ras pun mengalami peningkatan harga yang cukup tajam. Semula harga telur berada di kisaran Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram, kini tembus hingga Rp28 ribu per kilogram. </p>
<p>“Saat ini harga telur mencapai Rp28 ribu per kilogram. Karena ini sedang musim perayaan Maulid Nabi, banyak yang berburu telur dan daging ayam,” urainya.</p>
<p>Untuk menjaga kestabilan harga, Disperindag Tulungagung melakukan sejumlah langkah antisipasi. Selain melakukan pengawasan dan sidak pasar, juga digelar program pasar murah bekerja sama dengan pelaku UMKM. </p>
<p>“Kami juga membuka stand pasar murah bekerja sama dengan beberapa UMKM binaan untuk menjaga stabilitas harga Bapokting,” terangnya.</p>
<p>Menurut Siti, dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok mulai beras, gula, minyak goreng hingga telur ayam, dengan harga yang lebih terjangkau.</p>
<p>Pada Kamis (25/9/2025) Disperindag juga melaksanakan sidak sekaligus pasar murah di Pasar Desa Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo.</p>
<p>“Kegiatan pasar murah di Desa Sukowidodo menjadi alternatif kami untuk menekan harga bapokting yg naik. Misalnya telur ayam dijual dengan harga Rp 26 ribu per kilogram,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Gula Capai 14.500 Ton, PG Djombang Baru Mantapkan Kolaborasi dengan Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-capai-14500-ton-pg-djombang-baru-mantapkan-kolaborasi-dengan-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-capai-14500-ton-pg-djombang-baru-mantapkan-kolaborasi-dengan-petani</guid>
<description><![CDATA[ Menurut General Manager (GM) PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono memastikan bahwa target produksi gula tahun ini telah terpenuhi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d3b76ecc9c1.webp" length="29882" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 18:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Produksi Gulo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Perusahaan Gula PG Djombang Baru mencatatkan capaian produksi gula hingga 14.800 ton hingga September 2025. Jumlah tersebut melampaui nilai target produksi yang dicanangkan perusahaan sebesar 14.230 ton pada Tahun 2025.</p>
<p>Menurut General Manager (GM) PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono memastikan bahwa target produksi gula tahun ini telah terpenuhi. </p>
<p>"Total produksi gula yang dihasilkan, baik yang berasal dari tebu milik pabrik maupun tebu petani, diperkirakan mencapai sekitar 14.800 ton," ucap Adisolech kepada wartawan, Rabu (24/9/2025).</p>
<p>Menurut Adisolech berdasarkan data terbaru, realisasi produksi gula hingga saat ini telah mencapai 14.500 ton. Angka ini telah melampaui target spesifik perusahaan yang ditetapkan sebesar 14.230 ton. </p>
<p>"Proses penggilingan tebu juga disebutkan masih terus berlangsung," ucapnya.</p>
<p>Kolaborasi PG Djombang Baru dengan petani menjadi kunci sukses mengejar target produksi gula tersebut. Ia menyebut Kontribusi petani dalam kesuksesan produksi tahun ini sangat signifikan. </p>
<p>Dari total produksi gula yang dihasilkan, sekitar 95 persen bahan baku tebu berasal dari petani, sementara sisanya, tidak lebih dari 5 persen, berasal dari kebun milik PG Djombang Baru sendiri.</p>
<p>“Serapan tebu petami sudah 115 persen lebih banyak dibandingkan tahun 2024. Ini merupakan pencapaian yang sangat baik,” ujarnya.</p>
<p>Kontribusi besar tebu petani mengharuskan PG Djombang Baru untuk mewujudkan program pendukung, diantaranya fokus pada pembinaan petani dan penyediaan fasilitas untuk mereka.</p>
<p>Dengan capaian produksi yang positif, harapan kini tertumpu pada kemampuan serapan pasar. </p>
<p>"PG Djombang Baru berharap pasar dapat menyerap hasil produksi ini dengan baik untuk menjaga kestabilan usaha dan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Budaya Anyam di Wajak Malang Digali Kembali, Legislatif Tekankan Inovasi dan Hilirisasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/budaya-anyam-di-wajak-malang-digali-kembali-legislatif-tekankan-inovasi-dan-hilirisasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/budaya-anyam-di-wajak-malang-digali-kembali-legislatif-tekankan-inovasi-dan-hilirisasi</guid>
<description><![CDATA[ Budaya anyam baik dengan bahan dasar bambu atau mendong di Wajak digali kembali. Tantri Baroroh dan Paguyuban Amartya Bhumi dorong inovasi, hilirisasi, serta nilai ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d2ae67dcefa.webp" length="36258" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 22:20:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>Malang, Wajak, budaya mendong, anyaman bambu, Tantri Baroroh, Amartya Bhumi, inovasi kreatif, hilirisasi produk, ekonomi kreatif, kearifan loka, Kabupaten Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP —</strong> Budaya mendong yang sejak lama melekat dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Malang kembali digelorakan melalui kegiatan bersama warga dan pemerintah desa di Kecamatan Wajak. </p>
<p>Paguyuban Amartya Bhumi Kepanjian merespon positif dan terus mendorong untuk terus menggali potensi budaya sekaligus mamajukan kreativitas masyarakat.</p>
<p>Anggota DPRD Kabupaten Malang dari fraksi PDIP, Tantri Baroroh, kala menghadiri agenda paguyuban tersebut menilai bahwa pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan perubahan zaman. </p>
<p>Menurutnya, mendong yang dahulu akrab dalam kehidupan masyarakat desa kini mulai jarang ditemui karena perkembangan era modern.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x_68d2aefd20638.webp" alt=""></p>
<p>“Sejak kecil, di daerah perbatasan selalu ditanami mendong. Namun, semakin ke sini mendong makin jarang ditemui karena perubahan zaman,” ujar Tantri Baroroh, Selasa (23/9/2025).</p>
<p>Ia menegaskan, agar budaya anyaman baik dari bahan dasar bambu dan mendong tetap relevan, perlu ada sentuhan baru yang menyesuaikan dengan kebutuhan masa kini. </p>
<p>Inovasi dan modifikasi dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan budaya sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>“Karena itu, mari kita gali kembali budaya anyaman mendong ini dengan sentuhan modifikasi sesuai era sekarang. Yang abadi itu adalah perubahan, dan kita harus mengikutinya dengan norma yang tepat,” tambahnya.</p>
<p>Kegiatan yang dipusatkan di Desa Patani Mendong, lokasi pengrajin bambu dan mendong, juga menekankan pentingnya inovasi pemasaran.</p>
<p>Sementara Ketua Paguyuban Amartya Bhumi Kepanjian, Gunawan, menyebutkan bahwa pengembangan produk kreatif harus disertai hilirisasi agar berdampak pada perekonomian lokal.</p>
<p>“Anyaman mendong ini bukan hanya sekadar budaya, tetapi punya nilai manfaat. Untuk itu perlu terus inovasi, terutama dalam pemasaran, supaya pergerakan ekonomi masyarakat juga berjalan,” terang Gunawan.</p>
<p>Menurutnya, keunikan mendong dan anyaman bambu di Wajak bisa menjadi identitas daerah yang berbeda sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis budaya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan di Mojokerto Dilatih Membuat Makanan Olahan Berprotein Tinggi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-mojokerto-dilatih-membuat-makanan-olahan-berprotein-tinggi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-mojokerto-dilatih-membuat-makanan-olahan-berprotein-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ pelatihan ini memiliki dua tujuan utama yakni meningkatkan keterampilan kader PKK dalam mengolah pangan lokal dan mendorong ekonomi keluarga melalui potensi usaha rumahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d22d1db7e25.webp" length="41206" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 13:32:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MOJOKERTO, SJP</strong> - Kelompok perempuan yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Mojokerto mengikuti pelatihan pengolahan makanan tinggi protein berbahan dasar kedelai.</p>
<p>Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan keterampilan anggota PKK sekaligus membuka peluang usaha baru.</p>
<p>Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita, memantau langsung kegiatan ini. Menurutnya, makanan olahan berprotein tinggi sangat penting untuk memenuhi nutrisi anak-anak di usia pertumbuhan.</p>
<p>"Selama ini, kita mengenal kedelai sebagai bahan dasar tempe. Namun, melalui pelatihan ini, kita belajar mengolah kedelai lebih variatif sehingga bisa menjadi pilihan menu lain bagi keluarga," ujar Ning Ita, Selasa (23/9/2025).</p>
<p>Selain tempe, ia menambahkan bahwa kedelai juga dapat diolah menjadi berbagai produk yang bernilai gizi dan ekonomi. Dalam pelatihan ini, anggota PKK mempraktikkan cara membuat sari kedelai, tauwa, cookies, hingga brownies.</p>
<p>"Kami berharap keterampilan ini dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha rumahan," tandasnya.</p>
<p>Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, menekankan pentingnya pemanfaatan kedelai sebagai pangan lokal yang kaya manfaat. </p>
<p>"Kedelai adalah bahan pangan lokal yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi berbagai olahan makanan sehat dan bernilai jual," ucapnya.</p>
<p>Namun, ia juga mengingatkan bahwa ada sebagian anak-anak, terutama balita, yang rentan terhadap alergi kedelai. </p>
<p>"Jika membuat olahan kedelai, perlu diperhatikan apakah anak yang mengonsumsi memiliki alergi atau tidak," tambahnya.</p>
<p>Lina menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki dua tujuan utama yakni meningkatkan keterampilan kader PKK dalam mengolah pangan lokal dan mendorong ekonomi keluarga melalui potensi usaha rumahan.</p>
<p>"Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara Pokja 3 dan Pokja 4, yang saling mendukung dalam aspek ketahanan pangan, peningkatan gizi keluarga, serta pengembangan usaha ekonomi kreatif," pungkas Lina. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah di Jombang, Strategi Pemprov Jatim Tekan Inflasi Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-di-jombang-strategi-pemprov-jatim-tekan-inflasi-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-di-jombang-strategi-pemprov-jatim-tekan-inflasi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan bagian dari strategi Pemprov Jawa Timur untuk membantu masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga yang lebih ringan dibanding pasar umum. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d1c3eea98cb.webp" length="52892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 07:58:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Pemprov Jatim, Pasar Murah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Kegiatan pasar murah di halaman Kantor Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (22/9/2025) kemarin menjadi contoh strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) intervensi nyata pengendalian inflasi daerah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung dalam acara pasar murah yang menjual kebutuhan pangan berupa beras, minyak goreng, daging, hingga produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan harga lebih murah itu.</p>
<p>Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan bagian dari strategi Pemprov Jatim untuk membantu masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga yang lebih ringan dibanding pasar umum.</p>
<p>“Kami ingin menjangkau masyarakat sedekat mungkin. Konsumsi paling signifikan rumah tangga itu ya beras. Makanya kami hadirkan beras SPHP yang HET-nya Rp12.500, kita jual Rp11.000. Di mana saja, harga standar pasar murah Pemprov seperti itu," ucap Khofifah sebagaimana diterima wartawan, Selasa (23/9/2025).</p>
<p>Tidak hanya beras, bahan pokok lain juga dijual dengan harga terjangkau. Mulai beras premium Rp14 ribu per kilogram, beras medium SPHP Rp11 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, minyakita Rp13 ribu per kilogram, lalu gula pasir Rp14 ribu per kilogram.</p>
<p>Selain itu ada daging ayam ras yang dijual Rp33 ribu per pack, telur ayam ras Rp22 ribu per paket, bawang putih sinco Rp6 ribu per 250 gram, dan bawang merah Rp6 ribu per 250 gram.</p>
<p>Menurut Khofifah, pemberian subsidi dari Pemprov Jatim dalam setiap pasar murah bisa menekan harga sembako di bawah harga pasar. Intervensi semacam ini mampu meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kebutuhan dasar.</p>
<p>“Kami subsidi setiap kegiatan pasar murah seperti ini. Harapannya, masyarakat makin mampu memenuhi kebutuhan logistik rumah tangga mereka dengan harga yang terjangkau,” terang Khofifah.</p>
<p>Selain kebutuhan pokok, pasar murah turut melibatkan UMKM lokal. Produk-produk hasil kerajinan warga setempat turut dipamerkan dan dijual, sejalan dengan komitmen Pemprov Jatim untuk membuka ruang pertemuan antara produsen dan konsumen secara langsung.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bulog Mojokerto-Jombang, Muhammad Husin menyebut sinergi Bulog dan Pemprov Jatim sudah berlangsung secara merata di seluruh kabupaten atau kota.</p>
<p>“Kami menyediakan beras SPHP sebanyak 10 ton dan Minyakita 360 liter untuk kegiatan hari ini,” ungkap Husin. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Panen Raya, Harga Bawang Merah di Ngantang Kota Batu Anjlok Jadi Rp 18 Ribu per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/panen-raya-harga-bawang-merah-di-ngantang-kota-batu-anjlok-jadi-rp-18-ribu-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/panen-raya-harga-bawang-merah-di-ngantang-kota-batu-anjlok-jadi-rp-18-ribu-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Anjloknya harga bawang merah di Ngantang dari Rp 35 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram saat panen raya membuat petani tertekan karena biaya produksi tak sebanding dengan hasil penjualan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d118d9a45d3.webp" length="41606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 18:18:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Bawang Merah, Anjlok, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Petani bawang merah di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang tengah menghadapi situasi sulit akibat anjloknya harga saat panen raya. Dari sebelumnya mencapai Rp35 ribu per kilogram, kini harga turun drastis hanya Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per kilogram di tingkat petani.</p>
<p>Wahyudi salah salah seirang petani di kawasan Desa Purworejo Kecamatan Ngantang menegaskan, anjloknya harga ini terjadi seiring melimpahnya stok bawang merah di pasaran, sementara permintaan tidak mengalami peningkatan berarti.</p>
<p>Kondisi semakin tertekan karena panen raya serentak juga berlangsung di sejumlah sentra bawang merah di Jawa Timur, seperti Nganjuk dan Probolinggo.</p>
<p>“Sekarang harga di bawah Rp 20 ribu per kilo, padahal biaya produksi tinggi. Untuk obat, pupuk, dan tenaga kerja saja sudah habis banyak. Kalau dijual dengan harga segini, petani hanya balik modal bahkan bisa rugi,” ungkapnya.</p>
<p>Beberapa petani memilih menyimpan hasil panennya di gudang sambil menunggu harga kembali membaik. Karena kalau hasilnya dijual langsung maka terjadi penurunan pendapatan yang amat sangat merugikan.</p>
<p>Pihaknya mewacanakan akan mengeluarkan produk saat panen raya telah rampung karena aktivitas masih berlangsung termasuk penjemuran bawang. Ia juga menegaskan bahwa potensi terjadinya kenaikan harga bisa naik saat panen raya berakhir.</p>
<p>"Biasanya, harga bawang merah mulai berangsur naik setelah masa panen raya berakhir, terutama menjelang musim tanam saat kebutuhan bibit meningkat. Para petani berharap kondisi serupa bisa segera terjadi tahun ini agar mereka tidak terus merugi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Mojokerto, Menko Pangan Sebut Dua Hari Lagi Dana Kopdes Merah Putih Cair</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungi-mojokerto-menko-pangan-sebut-dua-hari-lagi-dana-kopdes-merah-putih-cair</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungi-mojokerto-menko-pangan-sebut-dua-hari-lagi-dana-kopdes-merah-putih-cair</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan dana sebesar Rp 200 triliun yang dialokasikan melalui lima bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68ce7ec3c143a.webp" length="25842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 19:13:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan menyebut bahwa dana Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diperkirakan bisa dicairkan dua hari lagi. Artinya, pada Selasa (23/9/2025) atau Rabu (24/9/2025) masyarakat bisa mengajukan pinjaman. </p>
<p>"Insyallah Menteri Keuangan janji dua hari, jadi mudah-mudahan Selasa atau Rabu bisa mengajukan pinjaman," kata Zulkifli Hasan saat diwawancarai di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Sabtu (20/9/2025). </p>
<p>Ia menjelaskan, percepatan pencairan dana ini untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih. </p>
<p>Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan dana sebesar Rp200 triliun yang dialokasikan melalui lima bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). </p>
<p>Kelima bank tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).</p>
<p>Limit penempatan dana pada masing-masing bank ditetapkan berbeda: BRI Rp55 triliun, BNI Rp55 triliun, Bank Mandiri Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.</p>
<p>Adapun penempatan dana pemerintah itu diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025.</p>
<p>Dengan adanya kejelasan pendanaan dan aturan, Zulkifli Hasan meminta agar koperasi desa di seluruh Indonesia segera memanfaatkan fasilitas pinjaman tersebut. </p>
<p>"Modalnya sudah ada, agar segera digunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan aturan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Ton Gula Menumpuk di Mojokerto, Akibat Gula Impor?</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-ton-gula-menumpuk-di-mojokerto-akibat-gula-impor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-ton-gula-menumpuk-di-mojokerto-akibat-gula-impor</guid>
<description><![CDATA[ Stok gula yang tidak terjual di gudang pabrik saat ini mencapai sekitar 7.500 hingga 8.000 ton. Angka tersebut belum termasuk sekitar 35.000 ton stok pedagang yang juga belum terserap pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cdf9e528d12.webp" length="32406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 08:12:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> - Ribuan ton gula hasil produksi petani dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menumpuk di gudang Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Kabupaten Mojokerto. </p>
<p>Kondisi ini diduga akibat masuknya gula impor yang membuat pasar gula domestik jenuh.</p>
<p>Menurut Manajer PG Gempolkrep, Edy Purnomo, stok gula yang tidak terjual di gudang pabrik saat ini mencapai sekitar 7.500 hingga 8.000 ton. </p>
<p>Angka tersebut belum termasuk sekitar 35.000 ton stok pedagang yang juga belum terserap pasar. </p>
<p>"Jika gula tidak segera terjual, penumpukan akan semakin banyak," ujar Edy dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (20/9/2025). </p>
<p>Ia menjelaskan, pabriknya memiliki kapasitas giling 6.500 ton tebu per hari dengan produksi gula mencapai 450 hingga 500 ton. </p>
<p>Namun, penjualan yang lesu membuat stok terus meningkat. Kondisi ini membuat para petani, distributor, dan pembeli kesulitan menyalurkan gula ke masyarakat.</p>
<p>Selain masalah penumpukan stok, para petani tebu juga menghadapi kendala operasional seperti biaya tebang, muat, dan angkut tebu yang terhambat karena pencairan dana yang tidak lancar. Akibatnya, pasokan tebu ke pabrik ikut terganggu.</p>
<p>"Kalau operasional macet, pasokan terganggu, swasembada pangan juga ikut terhambat," tegas Edy.</p>
<p>Meskipun harga lelang gula yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) berada di angka Rp14.500 per kilogram, pasar tetap lesu. Padahal, total nilai produksi gula petani di wilayah tersebut bisa mencapai Rp10 triliun.</p>
<p>Untuk mengatasi permasalahan ini, PG Gempolkrep bersama petani terus berkoordinasi dengan kantor pusat PT SGN, PTPN Grup, dan kementerian terkait. </p>
<p>Beberapa pertemuan juga telah dilaksanakan dengan para pembeli gula serta aparat penegak hukum untuk mengamankan penyerapan pasar.</p>
<p>"Strateginya kami lakukan efisiensi, menjaga komunikasi dengan petani, dan melibatkan kementerian terkait agar gula petani segera terserap. Kalau masalah ini tidak segera diatasi, dampaknya akan luas, termasuk pada tenaga kerja," pungkas Edy. (*) </p>
<p>Editor: Rizqi Ardian </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SIG Pabrik Tuban dan Dinkes P2KB Gelar Parenting bagi Ratusan Ibu Wali Murid TK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-dan-dinkes-p2kb-gelar-parenting-bagi-ratusan-ibu-wali-murid-tk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-dan-dinkes-p2kb-gelar-parenting-bagi-ratusan-ibu-wali-murid-tk</guid>
<description><![CDATA[ Summary:
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban bersama Dinkes P2KB Kabupaten Tuban menggelar program parenting Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) bertema “Ibu Berkarya, Anak Terjaga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cd21edd9d43.webp" length="60694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 18:02:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban, Dinkes, parenting, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN, SJP – </strong>PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban dalam memberikan edukasi parenting kepada 153 ibu wali murid Taman Kanak-kanak (TK) di sekitar wilayah operasional perusahaan, Jumat (19/9/2025).</p>
<p>Kegiatan bertajuk Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dengan tema “Ibu Berkarya, Anak Terjaga” ini digelar di Balai Among Jagad, kawasan Ecopark Kambangsemi SIG Pabrik Tuban. Selain para wali murid, kegiatan juga diikuti guru, siswa TK, puskesmas, serta posyandu di wilayah setempat.</p>
<p>Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinkes P2KB serta tenaga kesehatan yang terlibat.</p>
<p>Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan ketahanan keluarga.</p>
<p>“Kesuksesan anak tidak lepas dari pola asuh yang baik. Orang tua, terutama ibu, harus memahami bagaimana mendidik anak di tengah derasnya pengaruh teknologi dan informasi. Banyak yang memberi gawai saat anak rewel, apakah ini tepat atau tidak, hal-hal seperti ini juga menjadi materi parenting,” ujar Dharma.</p>
<p>Dharma menambahkan, Ecopark Kambangsemi SIG juga disiapkan sebagai ruang edukasi masyarakat dengan berbagai fasilitas, mulai dari budidaya melon, peternakan ayam, kambing, hingga kolam ikan.</p>
<p>“Anak-anak bisa belajar langsung di sini, dan masyarakat tidak dipungut biaya untuk berkunjung,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinkes P2KB Tuban, Harsono Tri Asworo, menekankan pentingnya peran pengasuh, termasuk guru maupun keluarga yang dititipi anak ketika ibu bekerja.</p>
<p>“Pemantauan perkembangan anak harus terus dilakukan karena lingkungan sangat memengaruhi tumbuh kembang mereka,” jelas Harsono.</p>
<p>Hal senada disampaikan Pengelola Ketahanan Keluarga Dinkes P2KB Tuban, Candra Dewi Kumalasari. Ia menilai program Tamasya menjadi sarana peningkatan kapasitas pengasuh, guru TK, maupun orang tua.</p>
<p>“Edukasi ini mengajarkan bagaimana memperlakukan anak sesuai usianya agar tumbuh kembang mereka lebih terpantau,” ujarnya.</p>
<p>Selain parenting untuk para ibu, anak-anak TK juga mengikuti berbagai aktivitas di area Camping Ground Ecopark Kambangsemi.</p>
<p>Mereka berpartisipasi dalam lomba mewarnai, menanam pohon, hingga outbound. Di lokasi berbeda, siswa SMKN 3 Tuban turut serta dalam kegiatan pembibitan tanaman keras seperti jati, kaliandra, dan klampis di rumah pembibitan Giyo Winih.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BGN dan Hebitren Resmikan SPPG Perdana di Jombang, Targetkan 1.000 Dapur Pesantren</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bgn-dan-hebitren-resmikan-sppg-perdana-di-jombang-targetkan-1000-dapur-pesantren</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bgn-dan-hebitren-resmikan-sppg-perdana-di-jombang-targetkan-1000-dapur-pesantren</guid>
<description><![CDATA[ Peluncuran ini menandai dimulainya implementasi kerja sama untuk membangun 1.000 dapur pesantren di seluruh Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cc143da07f6.webp" length="45604" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 16:30:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, BGN, SPPG, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Badan Pangan Nasional (BGN) dan Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) secara resmi meluncurkan Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) pertama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada Kamis (18/9/2025) kemarin.</p>
<p>Peluncuran ini menandai dimulainya implementasi kerja sama untuk membangun 1.000 dapur pesantren di seluruh Indonesia.</p>
<p>Acara yang dihadiri oleh 200 orang dari kalangan pesantren, pemerintah, lembaga keuangan, dan ormas ini mengukuhkan peran pesantren sebagai pilar ketahanan pangan nasional. </p>
<p>Ketua Umum Hebitren, Dr. K.H. M. Hasib Wahab Hasbullah, menyatakan dukungan atas kolaborasi BGN dengan pihaknya dalam mendukung program MBG sampai ke masyarakat.</p>
<p>"Kerja sama ini diharapkan dapat memacu keterlibatan pesantren dalam mendukung program pangan dan gizi nasional," ucap KH Hasib Wahab Hasbullah dalam pesan diterima wartawan, Jumat (19/9/2025).</p>
<p>Deputi BGN, Brigjen TNI (Purn) Suardi Samiran, menegaskan bahwa SPPG merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang strategis menuju Indonesia Emas 2045. </p>
<p>“Program ini tidak hanya menyehatkan generasi penerus, tetapi juga mendongkrak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan UMKM,” ujarnya.</p>
<p>Dukungan juga datang dari Bank Indonesia yang berkomitmen memperkuat kapasitas dan literasi keuangan pesantren agar pengelolaan SPPG dapat berjalan secara profesional.</p>
<p>Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BGN dan Hebitren, membuka babak baru peran pesantren sebagai penggerak ekonomi umat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selain Pengawasan, OJK Jember Berikan Terobosan Penguatan Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selain-pengawasan-ojk-jember-berikan-terobosan-penguatan-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selain-pengawasan-ojk-jember-berikan-terobosan-penguatan-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini membedah tuntas serta memaparkan empat fungsi utama OJK yang menjadi landasan kerja, sekaligus kontribusi lembaga ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan maupun wisata. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68ccc03d0bb95.webp" length="48050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 10:31:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Jember, ekonomi, terobosan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP - </strong>Untuk sinergikan pemahaman dan juga berbagai terobosan dalam bidang ekonomi dan pengawasan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember menggelar kegiatan Media Gathering bersama Jurnalis Sekar Kijang di Cafe NK, Karang Ploso, Kabupaten Malang, Kamis (18/9/2025).</p>
<p>Kepala OJK Jember, Muhammad Mufid, di sela-sela kegiatan membedah tuntas serta memaparkan empat fungsi utama OJK yang menjadi landasan kerja, sekaligus kontribusi lembaga ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan maupun wisata.</p>
<p>Mufid menjelaskan fungsi pertama OJK adalah pengaturan lembaga jasa keuangan (LJK).</p>
<p>“Hal ini harus ditekankan, bahwa bank berhati-hati dalam menjalankan persoalan perbankan,” katanya.</p>
<p>Selain itu, Mufid menjelaskan bahwa aturan yang ditetapkan bertujuan agar industri perbankan tetap sehat dan masyarakat dapat mempercayakan dana maupun transaksi keuangan pada lembaga yang diawasi secara ketat dan transparan mudah diakses.</p>
<p>Fungsi kedua menurut Mufid adalah pengawasan terhadap praktik lembaga jasa keuangan. </p>
<p>Dia mengatakan bahwa peran pengawasan ini sangat krusial agar lembaga jasa keuangan tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan jelas.</p>
<p>“Jadi bagaimana peran LJK itu tumbuh memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>Selanjutnya, kata Mufid, OJK juga menjalankan fungsi perlindungan konsumen dan memberi rasa nyaman.</p>
<p>Perlindungan ini mencakup hak dan kewajiban antara konsumen dengan lembaga jasa keuangan.</p>
<p>“Bagaimana konsumen yang menjadi mitra LJK dilindungi hak-haknya, diikuti dengan kewajiban. Hak dan kewajiban itu harus seimbang dari dua sisi,” jelasnya.</p>
<p>Mufid memaparkan, fungsi keempat OJK adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah seperti halnya wisata dan potensi.</p>
<p>Dia mencontohkan sejumlah program yang telah dilaksanakan di wilayah kerja OJK Jember.</p>
<p>“Contohnya kami punya produk Pisang Mas Kirana di Lumajang. Selain kita mendorong produk unggulan, kami mendorong untuk menyukseskan koperasi merah putih. Ada juga program EPIKS (Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah), itu bekerja sama dengan bank syariah dan pesantren untuk meningkatkan ekonomi,” tuturnya.</p>
<p>Selain itu, wisata di Kecamatan Puger dan juga perikanan dan bagaimana program Ekonomi Ekslusif berjalan di tengah-tengah masyarakat bersama dengan tumbuh kembang pariwisata.</p>
<p>Tak hanya itu, OJK Jember juga terus menggerakkan program <em>One People One Village</em> (satu orang satu desa) yang diarahkan untuk memperkuat sinergi antara lembaga jasa keuangan dengan masyarakat desa.</p>
<p>"Ini yang kita dorong, bersinergi dengan LJK," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam Tembus Rp39 Ribu di Pasar Induk Among Tani Kota Batu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-tembus-rp39-ribu-di-pasar-induk-among-tani-kota-batu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-tembus-rp39-ribu-di-pasar-induk-among-tani-kota-batu</guid>
<description><![CDATA[ Saat harga normal, sehari pedagang dapat menjual sampai 50 ekor ayam namun saat ini setidaknya paling banyak hanya terjual 30 ekor saja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c933e2e7618.webp" length="18052" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 18:42:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Harga Ayam, Naik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Harga daging ayam ras di Pasar Induk Among Tani Kota Batu terus merangkak naik. Per Selasa (16/9/2025), harga sudah menembus kisaran Rp39 ribu per kilogram.</p>
<p>Juhartatik, pedagang ayam asal Sisir, mengaku kesulitan karena kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada penurunan daya beli masyarakat yakni pasar yang semakin sepi karena pembeli yang menurun drastis.</p>
<p>"Harga normal biasanya berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram, sehingga masyarakat tidak terlalu keberatan. Namun, lonjakan kali ini cukup mengejutkan karena tidak bertepatan dengan momen besar seperti Ramadan atau Tahun Baru," urainya.</p>
<p>Perempuan yang akrab disapa Tatik itu bahkan juga bingung karena harga yang melonjak drastis meskipun bukan musim ramai atau menghadapi event tertentu.</p>
<p>Meski begitu, ia menyebut sebagian pelanggan tetap membeli, khususnya pemilik warung dan rumah makan. Mereka tetap membutuhkan pasokan untuk memenuhi permintaan konsumen.</p>
<p>"Kalau warung ya mau tidak mau tetap beli. Dugaan kami, kenaikan harga dipicu banyaknya peternak ayam yang gagal panen. Kondisi ini membuat pasokan berkurang dan harga terkerek naik," imbuhnya.</p>
<p>Akibatnya, volume penjualannya ikut tertekan. Terlebih saat harga normal, sehari bisa terjual sampai 50 ekor namun saat ini setidaknya paling banyak hanya terjual 30 ekor saja.</p>
<p>"Bukan hanya kami, sekitar 25 pedagang ayam di Pasar Induk Among Tani. Semuanya turut merasakan dampak dari kenaikan harga daging ayam yang sudah berlangsung lebih dari sepekan ini," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lebih 40 Tahun, Mie Bihun Kijang Tumpang Malang Masih Bertahan di Era Modern</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lebih-40-tahun-mie-bihun-kijang-tumpang-malang-masih-bertahan-di-era-modern</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lebih-40-tahun-mie-bihun-kijang-tumpang-malang-masih-bertahan-di-era-modern</guid>
<description><![CDATA[ Mie Bihun Kijang di Tumpang, Malang, sudah lebih 40 tahun bertahan. Proses produksi masih tradisional dan menjadi sumber penghidupan banyak keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c80a5a2e916.webp" length="75710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 20:47:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>bihun Kijang, Tumpang Malang, cara tradisional, usaha legendaris, kisah humanis, lapangan kerja</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP – </strong>Berdiri lebih dari 40 tahun lalu, industri mie bihun Kijang di Jalan Raya Slamet Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, tetap setia memproduksi bihun dengan cara tradisional. </p>
<p>Mulai dari pencucian bahan baku, pengolahan adonan, hingga proses pengeringan, semuanya masih mengandalkan tenaga manusia dengan sedikit bantuan mesin modern.</p>
<p>Pemiliknya, Taufik, yang kini berusia lebih dari 70 tahun, mengaku berat hati bila suatu saat harus melepas usaha yang telah ia bangun sejak muda. Apalagi setelah istrinya meninggal dunia, ia merasa semakin sulit untuk terus mengelola usaha sendirian.</p>
<p>“Kalau saya pribadi sebenarnya ingin tetap mempertahankan. Tapi umur saya sudah tua, tenaga tidak seperti dulu. Harapan saya ada yang meneruskan, bukan hanya sekadar membeli,” ujarnya, Senin (15/9/2025).</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x_68c80a67a9abe.webp" alt=""></p>
<p>Selama puluhan tahun, usaha mie bihun Kijang telah membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan karyawan. Taufik merasa bahagia karena keberadaan usahanya tidak hanya bertahan, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Dari dulu yang saya pegang adalah jangan hanya mencari untung, tapi juga memberi manfaat. Saya senang karena usaha ini bisa membantu banyak keluarga,” tuturnya.</p>
<p>Di akhir perbincangan, Taufik menitip pesan penuh makna, seolah menjadi nasihat dari seorang ayah.</p>
<p>“Kalau punya usaha, sehebat apapun kita, jangan lupa sayangi keluarga. Mereka yang paling dekat dan paling menguatkan,” ucapnya haru. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Miris! Warga Lamongan Berburu Makanan dari Padi yang Terbuang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/miris-warga-lamongan-berburu-makanan-dari-padi-yang-terbuang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/miris-warga-lamongan-berburu-makanan-dari-padi-yang-terbuang</guid>
<description><![CDATA[ Kisah pilu warga Lamongan yang harus mengais padi sisa panen untuk makan sehari-hari mencerminkan potret kemiskinan di tengah mahalnya harga beras. Pemerintah didesak hadir menstabilkan harga kebutuhan pokok. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c5808ed047e.webp" length="82784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 23:56:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putri Diva</dc:creator>
<media:keywords>kemiskinan Lamongan, harga beras, warga mengais padi, Lamongan Jawa Timur, padi terbuang, rakyat miskin, kebutuhan pokok, krisis pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="410" data-end="673"><strong data-start="410" data-end="440">LAMONGAN, SJP</strong> – Di tengah mahalnya harga beras dan kebutuhan pokok, pemandangan memilukan terlihat di pedesaan Lamongan, Jawa Timur. Sejumlah warga miskin terpaksa bertahan hidup dengan mengumpulkan butir padi sisa panen yang tercecer di sawah.</p>
<p data-start="675" data-end="1018">Khotijah (60), misalnya. Setiap pagi sejak pukul 06.00 WIB, ia berkeliling dari satu petak sawah ke petak lain. Dengan tubuh renta, ia rela berpanas-panasan hanya demi membawa pulang dua hingga tiga kilogram padi.</p>
<p data-start="675" data-end="1018">“Berangkat pukul 06.00 WIB, pulangnya pukul 12.00 WIB. Dapatnya 2 kilo, 4 kilo. Buat makan saja,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).</p>
<p data-start="1020" data-end="1250">Kondisi serupa juga dialami Nur (48). Ia mengaku hasil dari mengais padi sisa panen memang tidak seberapa, tetapi cukup untuk sekadar mengisi perut keluarganya.</p>
<p data-start="1020" data-end="1250">“Dapat satu timba, ini tidak dijual. Buat dimakan saja,” ucapnya.</p>
<p data-start="1252" data-end="1525">Fenomena warga miskin berburu padi sisa ini mendapat sorotan pemilik lahan. Sikan, salah satu petani, mengaku tidak mempermasalahkan aktivitas itu, meski sebagian pekerja panen merasa terganggu.</p>
<p data-start="1252" data-end="1525">“Enggak masalah, orang-orang seperti itu kan enggak punya sawah,” katanya.</p>
<p data-start="1527" data-end="1857">Kisah Khotijah dan Nur hanyalah sekelumit wajah kemiskinan di Lamongan. Ketika harga beras melambung, rakyat kecil harus berjibaku dengan keterbatasan, bahkan sampai menggantungkan hidup dari butiran padi yang terbuang.</p>
<p data-start="1527" data-end="1857">Mereka berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga agar beban masyarakat tidak semakin berat. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="1527" data-end="1857"><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>
<p data-start="1527" data-end="1857"><strong>Sumber:</strong> Beritasatu.com</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Banjir Bali, Penumpang Bus Surabaya–Bali Anjlok, PO di Purabaya Merugi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-banjir-bali-penumpang-bus-surabayabali-anjlok-po-di-purabaya-merugi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-banjir-bali-penumpang-bus-surabayabali-anjlok-po-di-purabaya-merugi</guid>
<description><![CDATA[ Banjir bandang Bali bukan hanya merenggut nyawa dan merusak infrastruktur, tapi juga membuat penumpang bus Surabaya–Bali anjlok lebih dari 50 persen di Terminal Purabaya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c2c7983f16c.webp" length="46474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 20:41:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Bus, Terminal Purabaya, Surabaya-Bali, Banjir Bali, Surabaya, Bali, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP -</strong> Banjir bandang yang melanda Bali sejak Selasa (9/9/2025) bukan hanya menelan korban jiwa dan merusak infrastruktur, tetapi juga menimbulkan dampak domino hingga Jawa Timur. </p>
<p>Selain merenggut sedikitnya 14 nyawa dan membuat lebih dari 500 warga mengungsi, bencana ini juga memutus sejumlah akses jalan utama di Pulau Dewata.</p>
<p>Dari kondisi di Bali yang masih lumpuh akibat banjir, dampak langsung kini dirasakan di Terminal Purabaya, Sidoarjo. Sejumlah Perusahaan Otobus (PO) mengaku penurunan jumlah penumpang jurusan Surabaya–Bali mencapai lebih dari 50 persen sejak bencana terjadi.</p>
<p>"Ya sepi, Mas. Kalau hari biasanya masih ramai. Bus Surabaya–Bali maupun Mataram yang biasanya penuh, sekarang kursinya kosong," ujar Banyak, pengurus armada PO Angkasa, Kamis (11/9/2025).</p>
<p>Penurunan penumpang bukan satu-satunya masalah. Jalur perjalanan yang biasa dilalui bus melewati kawasan Negara, kini harus diputar lewat Singaraja karena akses terendam banjir. Imbasnya, biaya operasional terutama bahan bakar melonjak.</p>
<p>"Ya berdampak juga ke bahan bakar. Karena harus memutar, jadi lebih jauh. Biasanya habis Rp1,3 juta, sekarang nambah sekitar Rp250.000," kata Umar, pengurus armada PO Bali Perdana.</p>
<p>Meski begitu, trayek Surabaya–Bali tetap beroperasi setiap hari. Wakil Komandan Regu Satuan Pelayanan Terminal Purabaya, Reza Noor, memastikan ada sekitar 10 armada yang masih berjalan sesuai jadwal.</p>
<p>"Dari bus yang ada di Purabaya masih tergolong aman, meski ada sedikit penurunan jumlah penumpang. Untuk trayek Bali sendiri masih berjalan sesuai jadwal," jelas Reza.</p>
<p>Bencana banjir di Bali menunjukkan betapa eratnya keterhubungan antara kondisi daerah terdampak dengan aktivitas transportasi lintas provinsi. Selain menekan mobilitas masyarakat, operator bus juga harus menanggung kerugian akibat berkurangnya penumpang sekaligus naiknya biaya operasional.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Bahan Pokok Melonjak di Pulau Bawean, Pemkab Gresik Janjikan Pasar Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-bahan-pokok-melonjak-di-pulau-bawean-pemkab-gresik-janjikan-pasar-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-bahan-pokok-melonjak-di-pulau-bawean-pemkab-gresik-janjikan-pasar-murah</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting di Kantor Bupati Gresik, terkait permasalahan ketimpangan pasokan dan harga bahan pokok di Pulau Bawean. Hasilnya, Pasar Murah bakal digelar untuk stabilisasi harga dan pasokan bahan pokok tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c29b5b34a5a.webp" length="30924" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 17:34:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, Bawean Gresik, Pulau Bawean</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP — </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjanjikan pagelaran pasar murah guna stabilisasi harga dan pasokan bahan pokok di Pulau Bawean. </p>
<p>Kondisi tersebut harus dilakukan karena distribusi pasokan bahan pokok ke Pulau Bawean terganggu imbas cuaca buruk. Sejuk harga bahan pokok pun melonjak berkali-kali lipat.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, mengatakan menjelaskan bahwa selain cuaca buruk, tidak beroperasinya kapal KMP Gili Iyang juga menjadi faktor utama terganggunya pasokan.</p>
<p>Kapal yang menjadi tumpuan utama distribusi kebutuhan pokok ke Bawean tersebut terbakar beberapa waktu lalu dan masih dalam tahap perbaikan.</p>
<p>“Kami memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat Bawean. Pemkab Gresik bersama seluruh pihak terkait berkomitmen memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga harga tetap stabil,” kata Sekda Washil, dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).</p>
<p>Washil menyampaikan, Pemkab Gresik melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) akan menggelar Pasar Murah bersama para penyedia bahan pokok.</p>
<p>Skema ini dirancang agar harga bahan pokok yang dijual di Pulau Bawean setara dengan harga di daratan, dengan menekan biaya ongkos distribusi melalui kerja sama dengan pihak penyedia.</p>
<p>Menurut data di salah satu Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, kebutuhan bahan pokok terbilang cukup besar. Setiap harinya, masyarakat Sangkapura membutuhkan beras 16 ton, gula 12 ton, tepung 13 ton, kanji 9 ton, bawang merah 5.4 ton, bawang putih 4.2 ton, dan telur sekitar 1.000 rak.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyalurkan bantuan bahan pokok pada 5 September lalu untuk masyarakat Bawean. Bantuan tersehut diharapkan Pemerintah dapat membantu meringankan beban warga hingga distribusi kembali normal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komitmen Polres Pasuruan untuk Gerakan Pangan Murah Terus Digencarkan, 2 Ton Beras Ludes Terjual</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komitmen-polres-pasuruan-untuk-gerakan-pangan-murah-terus-digencarkan-2-ton-beras-ludes-terjual</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komitmen-polres-pasuruan-untuk-gerakan-pangan-murah-terus-digencarkan-2-ton-beras-ludes-terjual</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Pasuruan, SJP — Polres Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga kebutuhan pokok melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Aksi nyata tersebut digelar di Balai Desa Oro Bulu, Kecamatan Rembang pada Kamis (11/9/2025) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan melalui Kasatbinmas.

Gerakan Pangan Murah tersebut bekerja sama dengan Perum Bulog, Polres Pasuruan mendistribusikan 2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada warga Desa Oro Bulu. 

&quot;Kehadiran GPM ini disambut antusias masyarakat karena mampu meringankan beban mereka di tengah fluktuasi harga pasar yang terus bergerak naik,&quot; kata Kepala Desa Oro Bulu, Saikhu.

Menurut Saikhu, sebanyak 2.000 karung beras ukuran 5 kilogram habis terjual hanya dalam waktu singkat. 

&quot;Beras tersebut dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp59.000 per karung atau setara Rp11.800 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berlaku saat ini. Kehadiran harga murah ini menjadi angin segar bagi warga,&quot; lanjutnya.

Sementara Kasat Binmas Polres Pasuruan, Iptu Sunarti menjelaskan bahwa kegiatan telah dipersiapkan secara matang bersama pemerintah kecamatan dan desa. 

“Sarana prasarana sudah disiapkan, termasuk sosialisasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas melalui penyebaran pamflet dan pengumuman di media sosial Polres Pasuruan,” jelasnya.

Dia juga mencatat aspirasi masyarakat yang berharap agar Gerakan Pangan Murah dapat digelar secara rutin. Selain itu, warga juga meminta agar kualitas beras SPHP terus dijaga dengan baik. 

&quot;Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata peran kepolisian dalam mewujudkan konsep Presisi, hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,&quot; ujar Iptu Sunarti. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c2521044ff9.webp" length="71798" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 11:39:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Satbinmas Polres Pasuruan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, SJP — </strong>Polres Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga kebutuhan pokok melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). </p>
<p>Aksi nyata tersebut digelar di Balai Desa Oro Bulu, Kecamatan Rembang pada Kamis (11/9/2025) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan melalui Kasatbinmas.</p>
<p>Gerakan Pangan Murah tersebut bekerja sama dengan Perum Bulog, Polres Pasuruan mendistribusikan 2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada warga Desa Oro Bulu. </p>
<p>"Kehadiran GPM ini disambut antusias masyarakat karena mampu meringankan beban mereka di tengah fluktuasi harga pasar yang terus bergerak naik," kata Kepala Desa Oro Bulu, Saikhu.</p>
<p>Menurut Saikhu, sebanyak 2.000 karung beras ukuran 5 kilogram habis terjual hanya dalam waktu singkat. </p>
<p>"Beras tersebut dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp59.000 per karung atau setara Rp11.800 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang berlaku saat ini. Kehadiran harga murah ini menjadi angin segar bagi warga," lanjutnya.</p>
<p>Sementara Kasat Binmas Polres Pasuruan, Iptu Sunarti menjelaskan bahwa kegiatan telah dipersiapkan secara matang bersama pemerintah kecamatan dan desa. </p>
<p>“Sarana prasarana sudah disiapkan, termasuk sosialisasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas melalui penyebaran pamflet dan pengumuman di media sosial Polres Pasuruan,” jelasnya.</p>
<p>Dia juga mencatat aspirasi masyarakat yang berharap agar Gerakan Pangan Murah dapat digelar secara rutin. Selain itu, warga juga meminta agar kualitas beras SPHP terus dijaga dengan baik. </p>
<p>"Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata peran kepolisian dalam mewujudkan konsep Presisi, hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat," ujar Iptu Sunarti. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Emas Antam Cetak Rekor Baru, Naik Rp82.000 per Gram dalam Sepekan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/emas-antam-cetak-rekor-baru-naik-rp82000-per-gram-dalam-sepekan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/emas-antam-cetak-rekor-baru-naik-rp82000-per-gram-dalam-sepekan</guid>
<description><![CDATA[ Harga emas batangan Antam melonjak Rp82.000 per gram dalam sepekan hingga menembus rekor tertinggi Rp2,06 juta per gram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bd1e0506cc8.webp" length="14618" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 19:31:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>harga emas antam, emas antam, harga antam terkini, update emas antam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>SUARAJATIMPOST.COM - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami lonjakan signifikan sepanjang pekan pertama September 2025. Dalam kurun 1–6 September, harga logam mulia ini menembus rekor tertinggi sepanjang masa.</p>
<p>Mengacu pada data resmi Logammulia, harga emas Antam naik sebesar Rp82.000 per gram dalam sepekan. Pada awal pekan, Senin (1/9/2025), harga masih berada di level Rp1,978 juta per gram. Namun, hingga Sabtu (6/9/2025), harganya sudah menembus Rp2,060 juta per gram.</p>
<p>Adapun daftar terbaru harga emas batangan Antam pada Sabtu (6/9/2025) adalah sebagai berikut:</p>
<p>0,5 gram: Rp1.080.000</p>
<p>1 gram: Rp2.060.000</p>
<p>5 gram: Rp10.104.000</p>
<p>10 gram: Rp20.130.000</p>
<p>25 gram: Rp50.162.500</p>
<p>50 gram: Rp99.405.000</p>
<p>100 gram: Rp100.205.000</p>
<p>250 gram: Rp200.290.000</p>
<p>500 gram: Rp1.000.375.000</p>
<p>1.000 gram: Rp2.000.600.000Kenaikan tajam ini membuat emas Antam semakin diminati, terutama sebagai instrumen investasi yang dinilai aman di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis. (**)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Bumbu Dapur di Pasar Among Tani Turun, Permintaan Ikut Merosot</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-bumbu-dapur-di-pasar-among-tani-turun-permintaan-ikut-merosot</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-bumbu-dapur-di-pasar-among-tani-turun-permintaan-ikut-merosot</guid>
<description><![CDATA[ Turunnya harga komoditas pangan di Pasar Among Tani tidak otomatis menjadi kabar baik. Jika tren ini berlanjut, baik petani maupun pedagang berpotensi mengalami kerugian lebih besar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bc3f7b2a658.webp" length="51992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 22:55:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Ekonomi, Harga Turun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Lesunya perekonomian masyarakat dalam beberapa bulan terakhir berdampak pada turunnya harga sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Among Tani Kota Batu.</p>
<p>Data terbaru menunjukkan, harga bawang merah turun dari Rp 55 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Bawang putih dari Rp 35 ribu menjadi Rp 33 ribu, cabai merah dari Rp 35 ribu menjadi Rp 28 ribu, cabai keriting dari Rp 41 ribu menjadi Rp 30 ribu, serta cabai rawit dari Rp 34 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.</p>
<p>Subhan, pedagang cabai warga Sisir yang berjualan di Pasar Among Tani menguraikan turunnya harga tersebut bukan semata karena melimpahnya pasokan, melainkan juga dipicu oleh menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang.</p>
<p>“Sekarang harga cabai memang turun cukup jauh, tapi pembelinya juga berkurang. Banyak orang belanja seperlunya saja, tidak seperti dulu. Ekonomi sedang berat, jadi meski murah, permintaan tetap lesu,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Subhan, biasanya menjelang akhir pekan ia bisa menghabiskan hingga 30 kilogram cabai berbagai jenis. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, penjualannya hanya berkisar 15–20 kilogram per hari.</p>
<p>“Kalau kondisi begini terus, pedagang juga kena imbasnya. Barang ada, harga turun, tapi yang beli tidak banyak,” tambahnya.</p>
<p>Fenomena penurunan harga yang dibarengi dengan melemahnya permintaan ini menjadi indikator tekanan daya beli masyarakat. Para pedagang berharap pemerintah dapat mendorong perputaran ekonomi agar transaksi di pasar tradisional kembali ramai. (*)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Tulungagung Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil di Rp12.500 per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-tulungagung-pastikan-harga-beras-sphp-tetap-stabil-di-rp12500-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-tulungagung-pastikan-harga-beras-sphp-tetap-stabil-di-rp12500-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Kantor Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan menjelaskan, hingga saat ini belum ada instruksi baru terkait penyesuaian harga beras SPHP. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bb027570b05.webp" length="58260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 23:15:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, suarajatimpost, bulog, beras sphp</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Di tengah dinamika kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di pasaran, Perum Bulog Cabang Tulungagung menegaskan bahwa harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih dipatok stabil di angka Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan 5 kilogram.</p>
<p>Kepala Kantor Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan menjelaskan, hingga awal September 2025 ini belum ada instruksi baru terkait penyesuaian harga SPHP. Karena itu, pihaknya tetap berpegang pada ketentuan lama demi menjaga stabilitas harga di pasaran. </p>
<p>“Kita tetap berpatokan pada Rp12.500 karena tujuan awalnya adalah menstabilkan harga,” ungkap Yonas, Jumat (5/9/2025).</p>
<p>Menurutnya, harga beras di pasaran memang sempat tinggi meski saat ini sudah mulai ada penurunan seiring musim panen. Namun, fokus Bulog tetap menjaga agar beras SPHP bisa dijual sesuai HET, bahkan lebih rendah bila memungkinkan.</p>
<p>“Kami selalu sarankan ke mitra agar menjual jangan melebihi HET, kalau bisa di bawahnya,” jelasnya.</p>
<p>Yonas menambahkan, hingga saat ini realisasi penyaluran SPHP di Jawa Timur baru mencapai 5,7 persen dari target tahunan. Angka tersebut terbilang kecil karena target penyaluran di provinsi ini sangat besar, yakni 170 ribu ton per tahun.</p>
<p>“Kita baru mulai efektif sebulan terakhir, jadi wajar persentasenya masih kecil,” terangnya.</p>
<p>Untuk wilayah kerja Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Trenggalek, dan sekitarnya, Bulog Tulungagung sudah menyalurkan sekitar 1.000 ton beras SPHP dari total target 9.000 ton.</p>
<p>Penyaluran ini dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari outlet BUMN, toko pasar tradisional, gerakan pangan murah, hingga sinergi dengan instansi TNI-Polri.</p>
<p>Jika dibandingkan Juli, penjualan SPHP di bulan Agustus terpantau lebih masif. Hal ini disebabkan semakin banyak saluran distribusi yang digunakan serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap program beras murah tersebut.</p>
<p>“Agustus lebih signifikan karena salurannya lebih banyak dan masyarakat juga makin tahu berkat bantuan informasi dari media,” ujar Yonas.</p>
<p>Selain memperluas distribusi di tingkat lokal, Bulog Tulungagung juga mendapat mandat dari pusat untuk ikut serta dalam program pemerataan stok nasional.</p>
<p>Pada Agustus lalu, Bulog Tulungagung mengirimkan 1.000 ton beras ke Nusa Tenggara Timur (NTT) secara bertahap menyesuaikan kapasitas kapal pengangkut.</p>
<p>“Prinsipnya kami menunggu perintah pusat. Untuk NTT sudah terealisasi 1.000 ton pada bulan Agustus kemarin, dan tidak menutup kemungkinan akan ada destinasi lain ke depan,” tambah Yonas. </p>
<p>Dengan langkah ini, Bulog berharap stok beras nasional tetap aman dan masyarakat dapat menikmati harga yang lebih terjangkau. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Batu Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan Beras Rp 55 Ribu per lima kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-batu-gelar-gerakan-pangan-murah-sediakan-beras-rp-55-ribu-per-lima-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-batu-gelar-gerakan-pangan-murah-sediakan-beras-rp-55-ribu-per-lima-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Batu Nurochman menilai dengan asanya kehadiran pemerintah di tengah keresahan masyarakat akibat mahalnya beras premium diharapkan bisa sedikit meringankan beban sekaligus menjaga daya beli warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b92a0ebb506.webp" length="40670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 15:26:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pangan Murah, Sembako, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Setelah harga beras premium di Kota Batu melonjak hingga Rp80 ribu per lima kilogram akibat kelangkaan pasokan, Pemerintah Kota Batu mengambil langkah cepat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kelurahan Ngaglik, sejak Rabu (3/9/2025).</p>
<p>Wali Kota Batu Nurochman pada Kamis (4/9/2025) menguraikan, Pemkot Batu menyiapkan 3 ton beras yang dijual dengan harga Rp55 ribu per lima kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasar. </p>
<p>“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya beras, bawang merah di Gerakan Pangan Murah tersebut dipasarkan Rp30 ribu per kilogram, bawang putih Rp28 ribu per kilogram, serta daging sapi Rp54 ribu per 500 gram.</p>
<p>Warga juga mendapat kesempatan memperoleh voucher potongan harga Rp5 ribu untuk 500 pembeli pertama, serta paket sembako gratis bagi 10 warga pra-sejahtera.</p>
<p>Sejumlah warga menyambut positif program ini. Siti Rohmah, warga Ngaglik, mengaku terbantu dengan adanya pangan murah dari Pemkot.</p>
<p>“Alhamdulillah bisa beli beras lebih murah dari harga pasar. Lumayan meringankan, apalagi kebutuhan sekarang serba naik,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bondowoso Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Global Lewat Business Matching</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bondowoso-dorong-kopi-lokal-tembus-pasar-global-lewat-business-matching</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bondowoso-dorong-kopi-lokal-tembus-pasar-global-lewat-business-matching</guid>
<description><![CDATA[ Forum ini mempertemukan petani dengan pembeli, distributor, dan investor untuk perluasan pasar. Kopi Bondowoso dikenal unggulan, namun butuh jaga kualitas, nilai tambah, dan daya saing global. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b8df1c851e6.webp" length="49846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 23:50:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>kopi, bondowoso, tembakau, BI, investor, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="261" data-end="582"><strong data-start="261" data-end="274">BONDOWOSO, SJP</strong> – Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, melalui Asisten II Abdurrahman, membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petani, Pelaku Usaha Kopi, dan <em>Business Matching</em> 2025, Rabu (3/9/2025) di salah satu hotel di Bondowoso.</p>
<p data-start="261" data-end="582">Kegiatan yang digelar sehari sebelum pembukaan event tahunan Festival Kopi Nusantara dan Tembakau 2025 ini, menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing kopi Bondowoso di pasar nasional maupun internasional.</p>
<p data-start="584" data-end="814">Dalam sambutannya, Abdurrahman menegaskan bahwa forum ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas petani dan pelaku usaha kopi, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan mereka dengan calon pembeli, distributor, hingga investor.</p>
<p data-start="816" data-end="1004">“Melalui business matching, kita berharap lahir peluang usaha baru, perluasan jaringan pemasaran, peningkatan volume penjualan, sekaligus memperkuat akses pasar kopi Bondowoso,” ujarnya.</p>
<p data-start="1006" data-end="1300">Bondowoso selama ini dikenal sebagai daerah penghasil kopi unggulan dengan berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p data-start="1006" data-end="1300">Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga kualitas, meningkatkan nilai tambah, serta memperluas pasar agar kopi Bondowoso semakin berdaya saing.</p>
<p data-start="1302" data-end="1652">Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara petani, pelaku usaha, pemerintah, lembaga keuangan, dan mitra strategis, termasuk Bank Indonesia.</p>
<p data-start="1302" data-end="1652">“Pelatihan dan business matching ini diharapkan mampu melahirkan kolaborasi berkelanjutan, bukan hanya pertemuan penjual dan pembeli, tetapi juga pola kemitraan yang saling menguntungkan,” tambahnya.</p>
<p data-start="1654" data-end="1954">Asisten II juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, panitia, narasumber, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.</p>
<p data-start="1654" data-end="1954">Ia berharap acara berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan petani, pertumbuhan usaha lokal, serta kemajuan ekonomi Bondowoso. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="1654" data-end="1954"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Harga Beras Premium di Kota Batu Melambung, Beras SPHP tak Banyak Dilirik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-harga-beras-premium-di-kota-batu-melambung-beras-sphp-tak-banyak-dilirik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-harga-beras-premium-di-kota-batu-melambung-beras-sphp-tak-banyak-dilirik</guid>
<description><![CDATA[ Meski beras SPHP tersedia dengan harga lebih murah, perbedaan kualitas tetap membuat sebagian konsumen bertahan mencari beras premium. Kondisi ini menjadi alarm bagi pemerintah agar segera memastikan distribusi lebih adil dan menstabilkan harga demi menjaga daya beli warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b8307054e4c.webp" length="52390" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 20:29:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Beras, Rp 80 Ribu</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Kelangkaan beras premium di Kota Batu makin terasa dalam dua bulan terakhir. Sejumlah merek seperti Mentari dan Lahap sudah sulit ditemukan di Pasar Induk Among Tani. Kondisi ini membuat harga beras melonjak dari Rp 75 ribu menjadi Rp 80 ribu per lima kilogram. Solusi untuk beralih ke beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) tak diminati oleh masyarakat. </p>
<p>Maisyaroh, pedagang sembako di Pasar Among Tani menegaskan beras SPHP yang digelontorkan pemerintah dengan harga Rp 60 ribu per lima kilogram, tak serta merta membuat konsumen tertarik. </p>
<p>"Tidak semua konsumen beralih karena menganggap kualitasnya berbeda dengan beras premium semakin sulit memenuhi kebutuhan konsumen akibat pembatasan pasokan. Kami pedagang hanya boleh ambil lima sak saja. Padahal banyak pembeli masih mencari premium karena kualitasnya lebih bagus,” ujarnya.</p>
<p>Keterbatasan pasokan ini menimbulkan keresahan baik bagi pedagang maupun masyarakat. Nurhayati, warga Temas mengaku harus mengurangi konsumsi agar tetap bisa bertahan. "Saya berharap harga segera kembali stabil dan pasokan beras premium bisa normal kembali. Tetangga saya bahkan ada yang beralih ke beras lain atau mencampur premium dan SPHP" kata Nurhayati. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fitur Live TikTok Non Aktif, Omzet Pedagang Online di Mojokerto dan Jombang Anjlok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fitur-live-tiktok-non-aktif-omzet-pedagang-online-di-mojokerto-dan-jombang-anjlok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fitur-live-tiktok-non-aktif-omzet-pedagang-online-di-mojokerto-dan-jombang-anjlok</guid>
<description><![CDATA[ Fitur itu tiba-tiba tidak bisa diakses sejak Sabtu (30/08/2025) malam. Awalnya ia hanya mengira disebabkan pengaruh jaringan internet. Namun, hingga Senin (1/9/2025) ponselnya tetap tak bisa mengakses fitur itu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b5006061100.webp" length="20510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 09:20:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, tiktok, pedagang online, tiktok matikan fitur live</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOJOKERTO, SJP</strong> - Keputusan TikTok mematikan sementara fitur <em>live</em> aplikasi berdampak serius pada pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) di berbagai daerah. Omzet pedagang menurun karena fitur <em>live</em> ini merupakan media yang efektif untuk promosi produk.</p>
<p>Seperti yang dialami oleh Efendi (39), pedagang gerabah asal Jombang. Sehari-hari, bapak satu anak itu bergantung pada fitur <em>live</em> tiktok yang menurutnya sangat efektif untuk memberikan detail produk yang ia jual. </p>
<p>Ia mengaku fitur itu tiba-tiba tidak bisa diakses sejak Sabtu (30/08/2025) malam. Awalnya ia hanya mengira disebabkan pengaruh jaringan internet. Namun, hingga Senin (1/9/2025) ponselnya tetap tak bisa mengakses fitur itu. </p>
<p>"Awalnya saya kira jaringan, bahkan akun saya kena hack, ternyata sampai saat ini tidak bisa," kata Fendi saat ditemui, Senin (1/9/2025). </p>
<p>Ia mengaku omzetnya mengalami penurunan meski tak signifikan. Saat ini ia hanya mendandalkan aplikasi shopee dan facebook. </p>
<p>"Ya menurun, meski tidak banyak, biasanya sehari dapat Rp200 ribu, sekarang hanya Rp100ribuan. Mengandalkan shopee dan facebook," urainya. </p>
<p>Sementara, penjual di Mojokerto, Eka Agustin (34) juga mengalami hal serupa. Bahkan ia mengaku hanya mengandalkan TikTok live sebagai satu-satunya media pemasaran. </p>
<p>Awalnya, ia mengira ponsel miliknya<em> error</em>. Eka sempat mencoba memulai ulang (restart) ponselnya beberapa kali. Namun saat mencari informasi dari berbagai sumber, ternyata memang fitur live TikTok sedang tidak aktif untuk sementara waktu lantaran ada aksi demonstrasi. </p>
<p>"Gara-gara demo. Kan banyak di beberapa daerah itu ada demo. Efeknya ke kita ini yang lagi dagang. Ga bisa nyari makan untuk sementara," keluh Eka. </p>
<p>Untuk diketahui, TikTok menyatakan keputusan menonaktifkan fitur siaran langsung atau <em>live</em> di karena TikTok melihat meningkatnya eskalasi kekerasan dalam unjuk rasa yang berlangsung di berbagai daerah. Pihak TikTok mengaku mematikan fitur live secara sukarela oleh perusahaan TikTok, tanpa intervensi dari pemerintah Indonesia.  Hingga kini belum diketahui sampai kapan fitur live TikTok ini akan kembali normal untuk diakses. (*) </p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Kemandirian Pangan, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik di Tuban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-kemandirian-pangan-polindes-jadi-ujung-tombak-pengembangan-akuaponik-di-tuban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-kemandirian-pangan-polindes-jadi-ujung-tombak-pengembangan-akuaponik-di-tuban</guid>
<description><![CDATA[ Polindes Wadung, Tuban, bersama PT Kilang Pertamina Internasional mengembangkan pangan mandiri berbasis akuaponik melalui Program Cantik di Hati guna menekan angka stunting. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68b2e722788ef.webp" length="46694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 20:09:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Polindes Wadung dan PRPP Dorong Kemandirian Pangan Lewat Akuaponik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>TUBAN, SJP —</strong> Poliklinik Desa Kartika Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban, berkolaborasi dengan PT Kilang Pertamina Internasional (PRPP) mengembangkan pangan mandiri berbasis akuaponik untuk mendukung kesehatan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penyerahan perangkat akuaponik berlangsung di Balai Desa Wadung, Sabtu (30/8/2025), dirangkai program edukasi kesehatan bertajuk Cantik di Hati, melibatkan kader Posyandu serta tim penggerak PKK.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Alhamdulillah, melanjutkan kegiatan serupa dari tahun sebelumnya, kami kembali menyelenggarakan program Cantik di Hati. Meski angka stunting menurun, program kesehatan masyarakat harus berkesinambungan,” ujar Yuli Witantra.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yuli Witantra, Senior Officer Corporate Social Responsibility PRPP, menegaskan Polindes memiliki peran strategis mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat, termasuk ketersediaan pangan bergizi dan pemenuhan kebutuhan makanan mandiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Apresiasi juga disampaikan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Jenu, Muhammad Syaifudin Zuhri. Menurutnya, langkah PRPP selaras dengan program pemerintah menekan prevalensi stunting di Kabupaten Tuban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Stunting ini pekerjaan rumah bersama, bukan hanya pemerintah desa atau kecamatan, tetapi seluruh masyarakat. Peran perusahaan dalam edukasi kesehatan seperti ini harus dimanfaatkan,” kata Syaifudin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain perangkat akuaponik, kegiatan menghadirkan materi edukasi dari Puskesmas Jenu terkait higienitas makanan, juga pelatihan perkebunan dan perikanan akuaponik oleh Komunitas Kampoeng Tani Tuban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto, mengapresiasi program tersebut. Dia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan dan berkelanjutan di desanya agar memberi manfaat luas bagi masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami merasakan kepedulian konsisten dari PRPP. Semoga program-program seperti ini tetap dijalankan di masa mendatang,” ucap Gihanto menutup pernyataannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program Cantik di Hati sudah berjalan sejak 2024. Kegiatan ini mendukung pilar kedua Asta Cita tentang kemandirian pangan sekaligus komitmen PRPP pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Secara khusus, program menyasar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 2, Tanpa Kelaparan, dan nomor 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyak Diskon Sembako, Warga Gresik Antusias Serbu Pasar Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyak-diskon-sembako-warga-gresik-antusias-serbu-pasar-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyak-diskon-sembako-warga-gresik-antusias-serbu-pasar-murah</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga sembako di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, membuat warga antusias mengikuti pagelaran pasar murah. Di halaman Kejari Gresik, pasar murah tersebut ramai diserbu warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aff66e4fa51.webp" length="76300" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 15:44:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Gresik, berita Gresik, info Gresik, sembako Gresik, Kejari Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik, pasar murah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, SJP - </strong>Warga Kabupaten Gresik antusias menyerbu pasar murah yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gresik, Kamis (28/8/2025). Sejumlah stok sembako langsung ludes dalam hitungan jam, lantaran jauh lebih murah ketimbang harga pasar.</p>
<p>Pasar murah yang digelar di halaman Kejari Gresik itu memberikan banyak diskon sembako. Seperti halnya sembako beras SPHP yang biasanya harga Rp57.500 per kemasan lima kilogram, kini dijual Rp50.000.</p>
<p>Sedangkan gula pasir biasanya harga Rp14.000 per kilogram di pasaran, kini dijual Rp10.000 per kilogram.</p>
<p>Kemudian, minyak goreng merek minyakkita biasanya mencapai harga Rp17.500 per liter di pasaran, kini dijual Rp15.000 per liter. </p>
<p>Selain itu pasar murah juga menjual beberapa kebutuhan pangan seperti telur, terigu, hingga mie instan.</p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik Yanuar Utomo, menyampaikan pagelaran Pasar Murah ini dilakukan untuk menyambut hari lahir Kejaksaan. </p>
<p>Pagelaran Pasar Murah sekaligus berkaitan dengan imbauan pemerintah bahwa segenap jajaran baik badan, kementerian, lembaga untuk bisa terus ikut terus serta mensukseskan program pemerintah dalam kaitan dengan ketahanan pangan.</p>
<p>"Kami mencoba untuk memberikan kepada masyarakat agar kebutuhan pokok masyarakat kita beri harga yang relatif murah. Semata-mata tujuannya adalah agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok setiap harinya," kata Yanuar.</p>
<p>Yanuar menyampaikan, setidaknya ada sebanyak 3.000 paket sembako yang sudah disiapkan untuk masyarakat yang ingin membeli di pasar murah.</p>
<p>"Apabila memang masih ada stok paket yang masih tersisa. Kalau memang masih ada masyarakat yang membutuhkan, bisa besok kita lanjutkan kembali," jelasnya. </p>
<p>Sementara itu, salah seorang warga asal Kecamatan Gresik, Aris Setiawan, menyebut keberadaan pasar murah ini sangat membantu warga. Apalagi saat sekarang harga-harga sembako di pasaran sekarang ini cenderung naik.</p>
<p>"Harganya sangat murah sekali karena harga di toko-toko kan normalnya mahal," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SIG Pabrik Tuban Gelar TPM Award 2025, Dorong Produktivitas dan Industri Hijau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-gelar-tpm-award-2025-dorong-produktivitas-dan-industri-hijau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sig-pabrik-tuban-gelar-tpm-award-2025-dorong-produktivitas-dan-industri-hijau</guid>
<description><![CDATA[ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menggelar TPM Award Semester I 2025 di Auditorium Kantor Pusat SIG, Tuban. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi penggiat Total Productive Maintenance (TPM) sekaligus komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktivitas peralatan produksi dengan biaya efisien. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aefc07f0e18.webp" length="40216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 20:44:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban, SIG, pengobatan, gratis, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN, SJP – </strong>PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menggelar Total Productive Maintenance (TPM) Award Semester I 2025 di Auditorium Kantor Pusat SIG, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Rabu (27/8/2025).</p>
<p>Ajang penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi para penggiat TPM terbaik sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan produktivitas peralatan produksi dengan biaya perawatan yang tepat sasaran. Tahun ini, TPM Award mengusung tema “Clean Environment Toward Sustainability &amp; Green Industry”.</p>
<p>Group Head of Production SIG Pabrik Tuban, Benny Ismanto, dalam sambutannya menekankan bahwa TPM bukan hanya sekadar menjaga produktivitas, tetapi juga langkah nyata mendukung lingkungan bersih, keberlanjutan, dan industri hijau.</p>
<p>“TPM merupakan usaha bersama untuk meningkatkan kinerja perusahaan lebih baik. Inovasi di lingkungan kerja sangat penting untuk menunjang kinerja perusahaan yang lebih baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada para penggiat TPM yang sudah berjuang menjalankan ini meski tidak mudah,” ujar Benny.</p>
<p>Ia menambahkan, keberhasilan TPM tidak hanya diukur dari hasil akhir, melainkan juga proses yang dilalui, mulai dari pembentukan kelompok hingga peran individu.</p>
<p>Menurutnya, prinsip TPM bahkan bisa diterapkan tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sementara itu, TPM Senior Officer SIG Pabrik Tuban, Sulaiman, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk dukungan manajemen terhadap seluruh karyawan yang terlibat.</p>
<p>“Dengan TPM, kita memiliki visi dan misi yang sama agar semakin solid, semangat, dan kolaboratif. Harapannya, seluruh penggiat TPM mampu reaktif melihat peluang di lapangan untuk menjadi inisiatif improvement. Sampai Juli 2025, kami berhasil melakukan efisiensi senilai Rp4,5 miliar,” ungkapnya.</p>
<p>Daftar Pemenang TPM Award Semester I 2025 SIG Pabrik Tuban</p>
<p><strong>Kategori Leader Gugus Terbaik</strong></p>
<p>Didiet Joko Susil, Ir. – Gugus Cement Silo &amp; OK Mill</p>
<p><strong>Kategori Leader SGA Terbaik</strong></p>
<p>Hasan Mujahid – SGA EP Cooler &amp; Clinker Transport Tuban 1</p>
<p>Rusdi, ST – SGA Preheater &amp; Blending Silo Tuban 1</p>
<p>Hatta Mudzakkir – SGA Packer Tuban 4</p>
<p><strong>Kategori Anggota SGA Terbaik</strong></p>
<p>Agung Nugroho – SGA Reclaimer &amp; Mix Bin Tuban 2</p>
<p>Moh. Rif’an Thohir – SGA EP Cooler &amp; Clinker Transport Tuban 1</p>
<p>Devya Nurul Amalia – Quality Assurance</p>
<p><strong>Kategori Outsourcing Terbaik</strong></p>
<p>Andan Muntohir – SGA Crusher Tuban 2</p>
<p>Imam Buqori – SGA Lab &amp; Sampler Tuban 3-4</p>
<p>Agus Hari Besar – SGA Packer Tuban 1</p>
<p><strong>Kategori FI Terbaik</strong></p>
<p>Safety Device</p>
<p>Lubricon</p>
<p>Miner</p>
<p><strong>Kategori SGA Terbaik</strong></p>
<p>OK Mill</p>
<p>Packer Tuban 1</p>
<p>WHRPG</p>
<p><strong>Kategori Area Owner Terbaik</strong></p>
<p>Mubbarok – Area Owner Finish Mill 1-2 &amp; Packer</p>
<p>Sebagai BUMN klaster infrastruktur dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG terus mendorong penerapan industri hijau dan berkelanjutan.</p>
<p>Sejak bertransformasi pada 2013, SIG telah menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional dengan pasar mencakup Asia, Australia, dan Oceania.</p>
<p>SIG juga menaungi enam anak usaha produsen semen, yakni PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, serta Thang Long Cement Company di Vietnam.</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SIG berkomitmen mendukung keberlanjutan, menjaga keanekaragaman hayati, serta mengurangi emisi gas rumah kaca melalui berbagai inisiatif, termasuk TPM Award yang rutin digelar setiap tahun. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Festival Kopi Nusantara di Surabaya: Rayakan Cita Rasa dari Sabang sampai Merauke</title>
<link>https://suarajatimpost.com/festival-kopi-nusantara-di-surabaya-rayakan-cita-rasa-dari-sabang-sampai-merauke</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/festival-kopi-nusantara-di-surabaya-rayakan-cita-rasa-dari-sabang-sampai-merauke</guid>
<description><![CDATA[ Festival Kopi Nusantara di Surabaya menampilkan beragam kopi Nusantara, dari Sumatera hingga Papua. Acara ini juga menghadirkan pelaku usaha kopi binaan Bank Indonesia dan membuka peluang pasar ekspor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ada245d9716.webp" length="26222" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 09:03:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putri Diva</dc:creator>
<media:keywords>Festival Kopi Surabaya, Kopi Nusantara, Kopi Indonesia, Kopi Jawa Timur, Bank Indonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="358" data-end="692"><strong>SURABAYA, SJP</strong> – Aroma kopi menyeruak memenuhi udara Surabaya saat Festival Kopi Nusantara digelar. Dari Sabang hingga Merauke, berbagai varian kopi Indonesia hadir menyapa lidah para penikmatnya. Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia bukan hanya negeri rempah, tetapi juga rumah bagi kopi terbaik dunia.</p>
<p data-start="694" data-end="1029">Indonesia kini menempati posisi empat hingga lima besar produsen kopi dunia, bersanding dengan Vietnam, Kolombia, dan Ethiopia. Jawa Timur sendiri menyumbang hampir separuh produksi kopi di Pulau Jawa. Tingginya minat generasi muda terhadap kopi melahirkan budaya ngopi yang semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi produk.</p>
<p data-start="1031" data-end="1338">Festival ini menghadirkan puluhan pelaku usaha kopi binaan Bank Indonesia, tak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga Sumatera, Sulawesi, Papua, bahkan dari mancanegara. Momentum ini membuka ruang kolaborasi lintas daerah dan pasar ekspor, mengingat kopi Indonesia dikenal kompetitif dengan kualitas unggulan.</p>
<p data-start="1366" data-end="1463">Salah satu peserta, Kopi Malabar asal Bandung, memperkenalkan arabika Jawa Barat yang khas.</p>
<p data-start="1366" data-end="1463">“Kami menyajikan kopi langsung dari petani yang kami olah sendiri. Jenis kopi kami adalah arabika, dan kopi juga memiliki khasiat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan tepat,” ujar Endi, pemilik Kopi Malabar, Senin (25/8/2025).</p>
<p data-start="1705" data-end="1817">Pengunjung pun antusias. Ena, warga Sidoarjo, sengaja datang hanya untuk merasakan beragam cita rasa kopi.</p>
<p data-start="1705" data-end="1817">“Dari sekian banyak kopi di sini, saya paling menyukai arabika,” ucapnya.</p>
<p data-start="1927" data-end="2211">Tak hanya menyajikan kopi, festival ini juga menghadirkan olahan rempah dan cokelat yang memperkaya pengalaman kuliner. Kehangatan budaya ngopi pun berpadu dengan pesona Nusantara, menjadikan festival ini tidak sekadar ajang minum kopi, melainkan perayaan rasa dan identitas bangsa. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="1927" data-end="2211"><strong>Sumber: </strong>Beritasatu.com<br><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dandim 0814 Jombang Kunjungi Peternak Lele, Bentuk Dukungan untuk Ketahanan Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dandim-0814-jombang-kunjungi-peternak-lele-bentuk-dukungan-untuk-ketahanan-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dandim-0814-jombang-kunjungi-peternak-lele-bentuk-dukungan-untuk-ketahanan-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Bentuk dukungan TNI dalam usaha pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68adc83cda94c.webp" length="80336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 22:21:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Dandim 0814/Jombang, Peternak Lele</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo memberikan perhatian langsung pelaku usaha budidaya Ikan Lele binaan Komando Rayon Militer (Koramil) 0814/05 Perak di Jombang. </p>
<p>Dandim 0814 Jombang menyapa langsung Heri Purnomo, seorang peternak Ikan Lele di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Selasa (26/8/2025).</p>
<p>Letkol Dicky Prasojo merasa perlu melihat langsung pelaku usaha kecil yang bergerak di bidang perikanan. Mengingat usaha yang berhubungan langsung dengan teknik budidaya ini bersinggungan dengan usaha TNI dalam mendukung ketahanan pangan. </p>
<p>“Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi wadah untuk mendengar aspirasi para mitra binaan Kodim 0814 Jombang. Kami berharap usaha peternakan lele ini dapat berkembang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ucap Letkol Kav Dicky Prasojo.</p>
<p>Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan TNI AD melalui Kodim 0814/Jombang terhadap para pelaku usaha kecil menengah, khususnya di bidang perikanan. </p>
<p>"Tadi juga dialog dengan bapak Heri terkait pengelolaan budidaya lele serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan usaha," bebernya. </p>
<p>Sementara itu, Heri Purnomo menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dandim 0814/Jombang. </p>
<p>"Kunjungan dan kolaborasi yang dilakukan Letkol Dicky Prasojo sangat membantu dalam meningkatkan semangat dan motivasi kami untuk terus berinovasi," ungkap Heri Purnomo. </p>
<p>Melalui kegiatan ini, Kodim 0814/Jombang menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Jombang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Distribusi Beras SPHP Tersendat, Gubernur Jatim Minta Bapanas Intervensi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/distribusi-beras-sphp-tersendat-gubernur-jatim-minta-bapanas-intervensi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/distribusi-beras-sphp-tersendat-gubernur-jatim-minta-bapanas-intervensi</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Pon Blitar, memastikan distribusi beras SPHP. Dia meminta Bulog dan Bapanas segera intervensi agar stok stabil dan harga terjangkau. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ad6f34b5b17.webp" length="60078" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 17:23:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gubernur Jawa Timur, Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Tinjau, Pasar Pon, Kota Blitar, Distribusi Beras, SPHP.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>KOTA BLITAR, SJP —</strong> Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Pon, Kota Blitar, Selasa (26/8/2025) pagi. Kunjungan dilakukan untuk memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Khofifah mengakui distribusi beras SPHP ke masyarakat sempat tersendat. Hal itu sudah dia sampaikan kepada Menteri Koordinator Pangan serta pihak terkait dalam rapat koordinasi pemerintah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat rakor dengan Menko Pangan, kami sudah sampaikan bahwa distribusi beras SPHP tersendat. Lalu ada institusi yang ditunjuk Presiden yang bertugas menstabilkan harga pangan. Sekarang, kami berkeliling, salah satunya ke Kota Blitar, untuk cek kepastian distribusi beras SPHP," kata dia, Selasa (26/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Khofifah, stok beras SPHP kini sudah tersedia di Pasar Pon Blitar sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran. Kondisi serupa diharapkan merata di Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa hari sebelumnya, Khofifah juga mengecek stok SPHP di sejumlah pasar tradisional. Di Pasar Induk Sidoarjo, distribusi beras SPHP tidak berjalan sepanjang 2025, sementara di Pasar Rungkut Surabaya relatif lebih lancar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Khofifah meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog segera melakukan intervensi. Menurutnya, harga beras sebagai pangan utama masyarakat harus dijaga agar stabil, terjangkau, dan ketersediaannya mencukupi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap Bapanas dan Bulog bisa segera membuat regulasi untuk memudahkan pedagang mendapat distribusi beras SPHP. Sehingga distribusi berjalan baik dan masyarakat bisa menjangkau logistik berupa beras," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, pedagang Pasar Pon bernama Budi menyampaikan langsung kepada Khofifah soal kondisi harga pangan. Dia mengaku distribusi beras SPHP di pasar tersebut selama ini tidak menentu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi beliau menanyakan bagaimana stok beras, harganya, dan lainnya. Kalau untuk stok beras SPHP di Pasar Pon itu kadang ada, kadang juga tidak ada," tuturnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krisis Ekonomi, Tukang Tambal Ban di Nganjuk Kesulitan Bertahan Hidup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/usaha-tambal-ban-di-nganjuk-kembang-kempis-di-tengah-krisis-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/usaha-tambal-ban-di-nganjuk-kembang-kempis-di-tengah-krisis-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Krisis ekonomi membuat jasa tambal ban di Nganjuk kian sepi. Pendapatan Pakto, tukang tambal ban di Desa Waung, anjlok hingga setengahnya, menyulitkan memenuhi kebutuhan keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ad71f0d657d.webp" length="58700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 17:03:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
<media:keywords>Tukang tambal Ban, geliat ekonomi, warga Desa Waung, bengkel, tambal ban, Baron, Nganjuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>NGANJUK, SJP — </strong>Krisis ekonomi yang melanda sejumlah sektor usaha turut dirasakan pelaku jasa tambal ban di Kabupaten Nganjuk. Pendapatan menurun drastis, sementara biaya operasional terus meningkat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya dialami Pakto, pemilik bengkel tambal ban di Desa Waung, Kecamatan Baron, Nganjuk. Kiosnya cukup besar, menyerupai bengkel motor, bukan sekadar lapak tambal ban pinggir jalan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Biasanya bengkel Pakto sudah siaga melayani pengendara sejak pukul 07.30 WIB. Namun kini, dia lebih sering duduk melamun sambil memandangi kendaraan yang lalu lalang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau sekarang cari uang Rp500 ribu sebulan sulit. Sebelum ekonomi seperti ini, satu bulan bisa sampai Rp1 juta, bahkan lebih," kata Pakto, Selasa (26/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pakto menyebut, selama krisis ekonomi, semakin jarang pengendara singgah ke bengkelnya. Pada jam padat pagi pun, jasa tambal ban sepi peminat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“<em>Wis ditrimo mawon mas, lek masalah kurang yo kurang </em>(disyukuri saja mas, rezeki ada yang mengatur),” ucap Pakto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi serba sulit membuat Pakto kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga. Penghasilan hariannya tidak menentu, jauh dari rata-rata pendapatan sebelumnya yang dianggap lebih layak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa kali dia mengeluhkan penghasilannya yang kini benar-benar tipis seperti ban bocor. Namun, hanya usaha bengkel tambal ban ini yang bisa dijadikan tumpuan hidupnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“<em>Kulo kerjo tumot tyang, kadang angsal kulo ambil sedanten damel keluarga </em>(saya kerja ikut orang, pendapatannya saya ambil semua untuk keluarga),” kata bapak satu anak itu dengan logat Jawa. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Intervensi Harga Kebutuhan Pokok, Pasar Murah Blitar Diserbu Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/intervensi-harga-kebutuhan-pokok-pasar-murah-blitar-diserbu-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/intervensi-harga-kebutuhan-pokok-pasar-murah-blitar-diserbu-warga</guid>
<description><![CDATA[ Pemprov Jatim bersama Pemkot Blitar menggelar pasar murah dengan harga beras, gula, minyak, telur, hingga tepung lebih murah dari pasaran dan di bawah HET. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ad6d6cc5020.webp" length="65046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 16:42:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah Blitar, Harga Pangan Lebih Murah dari Pasaran</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>KOTA BLITAR, SJP — </strong>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar pasar murah di halaman kantor Wali Kota Blitar, Selasa (26/8/2025) pagi. Kegiatan ini digelar untuk mengintervensi kebutuhan masyarakat, khususnya di Kota Blitar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sejak pagi, halaman kantor wali kota dipadati warga yang antre membeli kebutuhan pokok, mulai beras, telur, gula pasir, minyak goreng, hingga tepung terigu. Warga bernama Muriyah sengaja datang membeli beras medium atau beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di sini murah, hanya dijual Rp55.000 per kemasan 5 kilogram. Tapi kalau di pasaran harganya sekitar Rp60.000–Rp65.000 per kemasan 5 kilogramnya," ujarnya, Selasa (26/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pasar murah ini bertujuan untuk membantu kebutuhan logistik masyarakat. Pihaknya juga akan berkeliling ke sejumlah pasar tradisional untuk menggelar kegiatan serupa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui pasar murah, masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran, bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET). Menurut Khofifah, kegiatan ini juga didukung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kelompok wanita tani (KWT).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semua titik kegiatan ini kami kunjungi, dan untuk saya pribadi mensupport anak-anak, ibu hamil dengan memberikan telur gratis. Untuk lansia, kami support beras 5 kilogram. Di sini, tadi juga diikuti pelaku UMKM dalam hal ini ibu-ibu KWT yang ikut menjual bahan pangan sehat atau hidroponik," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Hakim Sisworo, menyampaikan beberapa komoditas dijual dengan harga murah. Di antaranya beras SPHP sebanyak 7 ton, beras premium 2 kuintal, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, hingga tepung terigu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beras SPHP dijual Rp11.000 per kilogram, sedangkan di pasaran Rp13.000 per kilogram dengan HET Rp12.500 per kilogram. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, sementara harga pasar Rp14.800 dan HET Rp14.900 per kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gula pasir yang di pasaran Rp16.500 per kilogram, dijual Rp14.000 per kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual Rp13.000 per liter, lebih murah dari harga pasar Rp17.000 per liter. Telur ayam dijual Rp22.000 per kilogram, sedangkan di pasaran mencapai Rp27.500 per kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kemudian tepung terigu harga pasaran Rp11.500 per kilogram, di sini dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram,” terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hakim menambahkan, pasar murah digelar untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan di masyarakat. Beberapa kebutuhan bahkan dijual di bawah HET sebagai langkah intervensi pemerintah. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bulog Pastikan Ketersediaan Beras di Wilayah Probolinggo Raya Aman hingga 2028</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bulog-pastikan-ketersediaan-beras-di-wilayah-probolinggo-raya-aman-hingga-2028</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bulog-pastikan-ketersediaan-beras-di-wilayah-probolinggo-raya-aman-hingga-2028</guid>
<description><![CDATA[ Bulog tidak hanya menyimpan cadangan, tetapi juga memastikan beras tersebar ke masyarakat. Dengan kerjasama bersama TNI dan Polri, sekitar 200 ton beras telah berhasil didistribusikan., selain itu, 40 ton beras juga disalurkan ke sejumlah pasar tradisional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ac343baec35.webp" length="26432" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 18:15:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rahmad Soleh</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, beras, Bulog, suarajatimpost, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP -</strong> Hingga tiga tahun yang akan darang, stok beras medium di Kota maupun Kabupaten Probolinggo dipastikan aman. Hal ini dipastikan oleh Perum Bulog Cabang Probolinggo, Jawa Timur.</p>
<p>Tak hanya stok beras di wilayah Probolinggo Raya, bahkan stok untuk Kabupaten Lumajang dipastikan aman hingga tiga tahun yang akan datang.</p>
<p>Kepala Bulog Cabang Probolinggo, Kuswadi, menjelaskan bahwa saat ini total cadangan beras yang tersimpan di lima gudang mencapai 95.000 ton.</p>
<p>Jumlah tersebut merupakan hasil akumulasi dari dua gudang di Kota Probolinggo yang mampu menampung 41.000 ton, satu gudang di Kabupaten Probolinggo dengan kapasitas 10.000 ton, serta dua gudang di Kabupaten Lumajang dengan kapasitas 44.000 ton. </p>
<p>"Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat Probolinggo dan Lumajang, setidaknya dalam tiga tahun yang akan datang," ujar Kuswadi Senin, (25/8/2025).</p>
<p>Bulog tidak hanya menyimpan cadangan, tetapi juga memastikan beras tersebar ke masyarakat. Dengan kerjasama bersama TNI dan Polri, sekitar 200 ton beras telah berhasil didistribusikan. </p>
<p>Selain itu, 40 ton beras juga disalurkan ke sejumlah pasar tradisional. </p>
<p>Operasi pasar dilaksanakan secara rutin setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Sebanyak 10 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) rata-rata dilepas ke pasar-pasar di wilayah Probolinggo dan Lumajang untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.</p>
<p>Meskipun distribusi berjalan lancar, Kuswadi juga mengakui bahwa masih terdapat tantangan di lapangan. </p>
<p>Salah satunya adalah kesulitan pedagang dalam mengisi formulir klik SPHP yang merupakan syarat penyaluran beras. </p>
<p>Selain itu, banyak pedagang di luar pasar tradisional yang masih belum mengetahui tentang kewajiban mendaftar melalui Kios Pangan di Dinas Ketahanan Pangan sebelum dapat menjual beras SPHP. </p>
<p>"Bersama instansi terkait, Bulog akan terus memberikan sosialisasi agar mekanisme distribusi beras SPHP dapat lebih mudah dipahami oleh pedagang," tegas Kuswadi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Beras di Pasar Pon Kota Blitar Naik, Penjualan Lesu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-beras-di-pasar-pon-kota-blitar-naik-penjualan-lesu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-beras-di-pasar-pon-kota-blitar-naik-penjualan-lesu</guid>
<description><![CDATA[ Harga beras di Pasar Pon Blitar naik dalam dua pekan terakhir, membuat penjualan pedagang menurun meski stok beras masih mencukupi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ac1db245f66.webp" length="59172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 15:50:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Beras, Naik, Pasar Pon, Kota Blitar, Penjualan Lesu, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP —</strong> Harga beras di Pasar Pon, Kota Blitar, Jawa Timur, melonjak dalam dua pekan terakhir. Kenaikan terjadi pada beras selipan maupun beras premium kemasan 5 kilogram.</p>
<p></p>
<p>Pedagang beras, M Khoirul, mengatakan harga beras selipan sebelumnya Rp12.500–Rp13.000 per kilogram kini naik menjadi Rp14.000. Untuk beras premium kemasan 5 kilogram, harganya meningkat dari Rp75.000 menjadi Rp78.000.</p>
<p></p>
<p>“Sejak dua pekan terakhir, harga beras naik. Untuk beras selipan naik sekitar Rp1.500 per kilogram, kalau untuk beras premium kenaikan sekitar Rp2.000 untuk kemasan 5 kilogram,” kata dia, Senin (25/8/2025).</p>
<p></p>
<p>Khoirul menuturkan, kenaikan harga itu berdampak pada penjualan. Permintaan beras dari masyarakat menurun karena konsumen mengurangi pembelian sejak harga beras naik.</p>
<p></p>
<p>“Mungkin karena harganya naik, penjualannya juga ikut lesu,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Hal senada diungkapkan pedagang lain, Didik Santoso. Menurut dia, harga beras premium kemasan 5 kilogram kini berkisar Rp77.000–Rp78.000, naik sekitar Rp1.000–Rp1.500 per kemasan dari sebelumnya Rp75.000.</p>
<p></p>
<p>“Stoknya itu masih aman, sangat mencukupi. Tapi untuk harga agak naik sekitar Rp1.000–Rp1.500 per kemasan 5 kilogram,” terangnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, harga sejumlah komoditas sayuran justru turun. Harga bawang merah dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram kini Rp30.000. Harga cabai rawit juga turun dari Rp45.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. (*)</p>
<p></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lazisnu Jombang Luncurkan Gerakan Kemandirian Warga, Libatkan 300.000 Nahdliyin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lazisnu-jombang-luncurkan-gerakan-kemandirian-warga-libatkan-300000-nahdliyin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lazisnu-jombang-luncurkan-gerakan-kemandirian-warga-libatkan-300000-nahdliyin</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang digadang mampus mengangkat kader nahdliyin berdaya diberbagai sektor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aa917263504.webp" length="32608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 12:59:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, PCNU Jombang, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP – </strong>Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Jombang meluncurkan sebuah gerakan besar bertajuk "Gerakan Kemandirian Warga Jombang Bersama 300.000 Nahdliyin". </p>
<p>Program yang digagas oleh Pengurus Cabang NU (PCNU) setempat ini diresmikan pada Selasa (19/8/2025) malam di Kantor PCNU Jombang.</p>
<p>Peluncuran berlangsung bertepatan dengan acara Ngaji Muqoddimah Qonun Asasi, Doa Bersama, dan Tasyakuran dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Jombang, KH. Fahmi Amrullah Hadziq, dan Rais Syuriah PCNU Jombang, KH. Achmad Hasan, dengan didampingi oleh Ketua Lazisnu PCNU Jombang, Hj. Eka Susanti atau yang akrab disapa Ning Santi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Kiai Fahmi secara resmi membuka program tersebut. “Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, Gerakan Kemandirian Warga Jombang Bersama 300.000 Nahdliyin, yang merupakan program Lazisnu secara resmi kita luncurkan dan resmikan bersama-sama," ucapnya.</p>
<p>Ning Santi selaku Ketua Lazisnu menjelaskan bahwa tujuan utama gerakan ini adalah untuk mengoptimalkan potensi Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). </p>
<p>"Tujuannya untuk memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Jombang, khususnya warga Nahdliyin, melalui sistem pemberdayaan yang berbasis jamaah," ucap Ning Santi dalam pesan diterima, Ahad (24/8/2025).</p>
<p>Gerakan ini dirancang untuk menghimpun dan mengelola dana ZISWAF secara transparan dan produktif.</p>
<p>Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk berbagai program sektor utama, diantaranya Pendidikan meliputi Pemberian 1.500 Beasiswa Prestasi bagi siswa yatim dan dhuafa dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs.</p>
<p>Wilayah Ekonomi, mencakup pendirian 300 NU Mart Mini Retail untuk memberdayakan dan mengembangkan usaha warung kecil.</p>
<p>"Kesehatan dan Sosial berupa program '1.000 Kado Cinta Untuk Guruku' yang berupa bantuan gaji bulanan bagi guru honorer dan guru swasta yang berpenghasilan rendah," ungkap Ning Santi.</p>
<p>Untuk memudahkan partisipasi warga, gerakan ini mengadopsi sistem Filantropi Digital Fundraising. Seluruh proses penghimpunan dana, baik zakat, infaq, sedekah, maupun wakaf, akan dilakukan secara digital melalui M-Banking dan QRIS. </p>
<p>Seluruh data donatur akan tercatat secara digital, dan informasi program serta laporan keuangan akan disampaikan melalui nomor WhatsApp khusus yang disebut "No WA Penggerak Kemandirian".</p>
<p>“Harapannya, mempermudah warga NU untuk membayar atau mengeluarkan zakat dan shodaqoh,” jelas Ning Santi.</p>
<p>Dengan adanya gerakan ini, PCNU Jombang berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran NU dalam membangun tatanan sosial yang mandiri dan sejahtera. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Isu Royalti Musik, PHRI Probolinggo Sebut Bisnis Hotel dan Restoran di Wisata Bromo Tak Terganggu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/isu-royalti-musik-phri-probolinggo-sebut-bisnis-hotel-dan-restoran-di-wisata-bromo-tak-terganggu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/isu-royalti-musik-phri-probolinggo-sebut-bisnis-hotel-dan-restoran-di-wisata-bromo-tak-terganggu</guid>
<description><![CDATA[ Tidak begitu terganggunya atas isu royalti, salah satunya menurut Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Probolinggo Digdoyo Djamaludi karena hotel di Provlo khususnya lereng Gunung Bromo nengandal live musik ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a73c2740cd3.webp" length="38578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 06:01:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rahmad Soleh</dc:creator>
<media:keywords>hotel, Gunung Bromo, Kabupaten jg, musik, royalti, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, SJP — </strong>Jika di beberapa daerah di Indonesia ramai diperbincangkan dengan isu penarikan royalti musik yang menuai polemik, suasana di kawasan wisata Bromo, Probolinggo, justru terasa berbeda. </p>
<p>Gelombang kekhawatiran yang melanda pengusaha hotel dan restoran di tempat lain nyaris tak membuat kekhawatiran yang begitu signifikan.</p>
<p>Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Probolinggo Digdoyo Djamaludi, menyatakan hal tersebut dengan tegas. </p>
<p>Saat ini operasional bisnisnya dan secara umum anggota PHRI setempatama sekali belum terganggu oleh isu tersebut.</p>
<p>"Di Bromo ini, kami lebih mengandalkan live music untuk menghibur para tamu. Soal royalti, untuk wilayah Jawa Timur aturannya memang belum diterapkan secara nyata. Jadi, situasinya masih sangat kondusif dan bisa dibilang aman," ujar Digdoyo pada Kamis, (21/8/2025).</p>
<p>Ia juga membedakan situasi di Probolinggo dengan daerah lain yang sempat mendapat kunjungan langsung dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).</p>
<p>"Kegelisahan yang dirasakan rekan-rekan pengusaha di sana tidak kami alami di sini," ucapnya.</p>
<p>Namun, Digdoyo yang juga pemilik Hotel Yoschi ini tidak menutup mata terhadap kemungkinan perubahan di masa depan. </p>
<p>Ia mencermati tren nasional dan mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak berpuas diri.</p>
<p>"Prinsip kami adalah 'cautiously optimistic'. Selama belum ada keputusan resmi dan sosialisasi yang jelas dari pemerintah, kita boleh tetap tenang. Tapi, kesiapan adalah kunci. Tidak ada salahnya mulai mempelajari regulasi dan mempersiapkan dana kontinjensi untuk menghadapi skenario terburuk," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UMKM Award 2025 Kembali Digelar, Ajak UMKM Pasuruan Naik Kelas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umkm-award-2025-kembali-digelar-ajak-umkm-pasuruan-naik-kelas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umkm-award-2025-kembali-digelar-ajak-umkm-pasuruan-naik-kelas</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggelar UMKM Award 2025. Kompetisi ini sebagai wadah apresiasi dan motivasi bagi pelaku UMKM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a1b88463ede.webp" length="45118" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 20:49:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Dinas Koperasi, UMKM Award Pasuruan 2025 Kembali Digelar, Ada Puluhan Juta Rupiah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>PASURUAN, SJP — </strong>Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1.096, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menggelar UMKM Award 2025. Ajang ini diselenggarakan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Diskop UKM).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mengusung tema 'Pasuruan Bangkit, UMKM Naik Kelas', kompetisi ini menjadi wadah apresiasi sekaligus motivasi bagi pelaku UMKM," kata Kepala Koperasi Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto, Ahad (17/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia melanjutkan, kompetisi ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM agar terus berinovasi, kreatif, dan berdaya saing.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahun ini, UMKM Award menghadirkan empat kategori penilaian. Ada makanan dan minuman, fashion dan kriya, inspiratif, serta rintisan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, syarat dan ketentuan lomba, antara lain, peserta harus ber-KTP Kabupaten Pasuruan, memiliki usaha legal dan bersertifikat, berinovasi serta kreatif, dan berusia 18–60 tahun. Usaha juga sudah berjalan minimal 1 tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Proses seleksi meliputi pendaftaran dan seleksi administrasi, verifikasi dokumen dan visitasi lapangan, presentasi final, hingga pengumuman pemenang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pendaftaran dibuka pada 12-19 Agustus 2025. Para pemenang akan mendapatkan hadiah puluhan juta rupiah serta trophy penghargaan dari Bupati Pasuruan," lanjutnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Kabupaten Pasuruan semakin berkembang dan naik kelas. Selain itu, juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk informasi pendaftaran, petunjuk teknis, dan persyaratan lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laman resmi: dinkop.pasuruankab.go.id atau melalui media sosial @umkmaward dan @diskopukmkabpas. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Gula PG Modjopanggoong Capai 14.824 Ton, Sistem Penjualan Diserahkan ke Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-pg-modjopanggoong-capai-14824-ton-sistem-penjualan-diserahkan-ke-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-pg-modjopanggoong-capai-14824-ton-sistem-penjualan-diserahkan-ke-petani</guid>
<description><![CDATA[ Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong, Tulungagung, mencatat produksi 14.824 ton gula. Pabrik ini menerapkan sistem baru dengan menyerahkan gula langsung kepada petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a0a2791344b.webp" length="63910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 23:10:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, pg modjopanggoong, serapan gula, suara jatim post, Produksi Gula PG Modjopanggoong Capai 14 Ribu Ton.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>TULUNGAGUNG, SJP — </strong>Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong, Tulungagung, mencatatkan produksi sebesar 14.824 ton gula. Angka ini diperoleh dari hasil penggilingan tebu yang sudah berlangsung sejak 21 Mei 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><em>General Manager </em>PG Modjopanggoong, Sugiyanto, menjelaskan bahwa hingga 85 hari masa giling, pihaknya telah memproses sekitar 231 ribu ton tebu. Dari jumlah itu, dihasilkan total gula mencapai 148.240 kuintal atau setara 14.824 ton.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Produksi harian rata-rata sekitar 2.000 kuintal gula, dengan bahan baku tebu mencapai 31 ribu kuintal per hari,” ujar Sugiyanto, Sabtu (16/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengakui bahwa kualitas rendemen tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Rendemen yang ideal adalah angka 8, namun kali ini hanya mencapai 6,5.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Awal giling di pertengahan Mei rendemen masih di angka 6 koma kecil, Agustus naik ke angka 7 koma, sehingga rata-rata hanya 6,5. Tahun lalu bisa mencapai 8. Turunnya rendemen dipengaruhi faktor cuaca, karena tahun ini termasuk kemarau basah," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terkait penyerapan gula, PG Modjopanggoong memiliki mekanisme berbeda. Jika sebagian besar pabrik gula melakukan lelang, pihaknya justru menyerahkan langsung kepada petani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mungkin kalau dari penyerapan gula itu, PG Modjopanggoong kan tidak melaksanakan lelang, tidak seperti PG-PG lain di luar PTPN X. Kami sesuai permintaan petani, jadi gulanya langsung kami sampaikan kepada mereka,” ungkap Sugiyanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah petani menerima <em>delivery order </em>(DO), mereka bebas menentukan langkah selanjutnya. Apakah mau disimpan, dijual langsung, atau menunggu dua minggu kemudian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Apakah mau disimpan, dijual langsung, atau menunggu dua minggu kemudian, itu hak mereka. Jadi kami serahkan sepenuhnya kepada petani,” imbuh dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Sugiyanto, kebijakan ini cukup efektif. Sebab, pasar gula di Tulungagung relatif besar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"UMKM di Tulungagung cukup berjalan, sehingga permintaan gula lokal juga tinggi. Tapi sistem ini jangan digeneralisasi, karena tiap PG punya kondisi lokal yang berbeda. Kalau diterapkan di PG lain belum tentu bisa berjalan," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sugiyanto juga menyebut, harga gula dari pabrik saat ini berkisar Rp14.500 per kilogram. Karena sebagian besar sudah berada di tangan petani, proses jual-beli berlangsung di tingkat masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Rata-rata petani menjual sendiri gulanya. Itu lebih fleksibel, sekaligus menjadi jalan agar mereka bisa segera memenuhi kebutuhan, termasuk membayar biaya panen dan tenaga kerja,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Restoran di Kota Batu Dominasi Keluhan Soal Royalti Musik, PHRI: Mereka Tetap Bayar Meski&amp;apos; Ngedumel&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/restoran-di-kota-batu-dominasi-keluhan-soal-royalti-musik-phri-mereka-tetap-bayar-meski-ngedumel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/restoran-di-kota-batu-dominasi-keluhan-soal-royalti-musik-phri-mereka-tetap-bayar-meski-ngedumel</guid>
<description><![CDATA[ Meski begitu, ia menegaskan bahwa sebagian besar restoran tetap membayar kewajiban tersebut. Sedangkan untuk yang memang tidak sanggup, opsinya adalah tidak menggunakan musik bahkan berhenti memakai musik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a02ea9c28a6.webp" length="42678" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 16:01:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Royalti, Restoran, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu mengungkapkan, keluhan terbesar terkait kewajiban pembayaran royalti musik justru datang dari sektor restoran.</p>
<p>Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan lebih dari separuh pemilik restoran merasa keberatan dengan skema pungutan yang diterapkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).</p>
<p>Diwawancarai pada Sabtu (16/8/2025) ia menegaskan, yang menjadi sorotan adalah pola penarikan royalti berdasarkan jumlah kursi restoran, ditambah dengan beban pajak.</p>
<p>“Restoran itu musiknya bukan yang utama. Orang datang untuk makan, musik hanya pelengkap. Tapi perhitungannya justru per kursi, sehingga bebannya terasa berat sekali. Tidak heran kalau lebih dari 50 persen <em>ngedumel,”</em> ujarnya.</p>
<p>Meski begitu, ia menegaskan bahwa sebagian besar restoran tetap membayar kewajiban tersebut. Sedangkan untuk yang memang tidak sanggup, opsinya adalah tidak menggunakan musik bahkan berhenti memakai musik</p>
<p>Sementara untuk hotel, Sujud menilai tarif yang dikenakan masih masuk akal. Tarifnya dibedakan berdasarkan kelas dan jumlah kamar, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 6 juta per tahun. </p>
<p>"Biaya itu sekaligus memberi keleluasaan bagi hotel memutar musik kapanpun dan di seluruh area. Untuk yang non bintang ini Rp1 juta pertahun sedangkan untuk bintang 5 ini Rp6 juta pertahun," imbuhnya.</p>
<p>Namun Sujud mengkritisi cara kerja LMKN yang dinilai belum profesional. Hingga kini, sistem penarikan royalti masih dilakukan secara manual, melalui surat dan verifikasi data lewat WhatsApp.</p>
<p>“Sekelas lembaga nasional seharusnya sudah punya sistem online yang rapi. Tapi sampai sekarang masih pakai cara sederhana begitu,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Gula PG Modjopanggoong 2025 Kurang Optimal, Cuaca Jadi Penyebab Utama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-pg-modjopanggoong-2025-kurang-optimal-cuaca-jadi-penyebab-utama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produksi-gula-pg-modjopanggoong-2025-kurang-optimal-cuaca-jadi-penyebab-utama</guid>
<description><![CDATA[ Produksi gula di Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong, Tulungagung, menurun drastis pada musim giling 2025. Penurunan ini dipicu oleh rendemen tebu yang anjlok akibat cuaca ekstrem. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689f31b893930.webp" length="32336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 21:56:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Produksi Gula PG Modjopanggoong Anjlok, Rendemen Terendah Akibat Cuaca.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">TULUNGAGUNG, SJP —</span></strong><span lang="IN"> Pabrik Gula (PG) Modjopanggoong, Tulungagung, mencatatkan penurunan produksi gula harian. Kondisi ini terjadi selama musim giling 2025. Rendemen tebu tahun ini tercatat lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya, diduga akibat cuaca.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pengolahan tebu rata-rata mencapai 31 ribu kuintal per hari, dengan produksi gula 2.000 kuintal. Angka ini lebih rendah. Selama 85 hari giling, PG Modjopanggoong memproduksi total 14.824 ton gula.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama periode tersebut, tebu yang digiling mencapai 231 ribu ton. Mayoritas tebu berasal dari petani lokal Tulungagung, disusul dari Blitar dan Trenggalek. Rendemen tebu berada di kisaran 6,5, menurun drastis dibanding tahun lalu yang mencapai 8.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">General Manajer PG Modjopanggoong, Sugiyanto, membenarkan jika penurunan rendemen tahun ini dipengaruhi oleh cuaca. Musim hujan yang masih sering terjadi menyebabkan kualitas tebu menurun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya sampaikan untuk produksi gula, di PG Modjopanggoong tahun ini kurang lebih masih lebih rendah ya dibanding dengan tahun lalu karena memang situasi hujan dan sampai dengan hari ini pun di bulan pertengahan Agustus ini juga masih sering hujan,” ujar Sugiyanto, Jumat (15/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sugiyanto menjelaskan, rendemen pabrik sempat menyentuh angka 8,5 pada 2024. Namun, tahun ini angka tersebut hanya berada di kisaran 7 kecil. Meskipun demikian, jumlah tebu yang digiling meningkat sekitar 20 sampai 25 persen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau tahun ini memang jumlah tebu meningkat karena bobot tebu mungkin bisa naik sekitar 20 sampai 25 persen dibanding tahun sebelumnya,” tambah Sugiyanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan kondisi rendemen yang fluktuatif, produksi harian PG Modjopanggoong juga beragam. Sugiyanto menyebut, produksi per hari mencapai 2.000 kuintal. Jumlah tersebut tidak merata setiap hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk produksi per hari di PG Modjopanggoong itu sekitar 200 ton untuk hari-hari ini ya. Tergantung rendemen, tergantung kalau yang sekarang-sekarang ini sudah mencapai di 2000-an kuintal. Sebelum-sebelumnya ya kurang karena kan memang hari-hari ini kan sudah meningkat," jelas dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski menghadapi tantangan cuaca, PG Modjopanggoong tetap optimistis. Pabrik yang berada di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara itu menargetkan pengolahan tebu sebanyak 381 ribu ton. Tebu tersebut berasal dari lahan seluas 5.372 hektare.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahun 2024 lalu, PG Modjopanggoong berhasil mengolah 391 ribu ton tebu. Jumlah itu melampaui target 358 ribu ton dengan rendemen 8,53 persen. Prestasi tersebut menjadikan pabrik ini sebagai pencetak rendemen tertinggi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kalau dari sisi target, kami tetap berusaha maksimal agar hasil musim giling tahun ini bisa optimal,” pungkas Sugiyanto. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>APINDO Tagih Respons Pemkot Batu soal Penurunan Pajak Pariwisata</title>
<link>https://suarajatimpost.com/apindo-tagih-respons-pemkot-batu-soal-penurunan-pajak-pariwisata</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/apindo-tagih-respons-pemkot-batu-soal-penurunan-pajak-pariwisata</guid>
<description><![CDATA[ Ketua APINDO Kota Batu, Suryo Widodo, menagih respons Pemkot Batu. Respons itu terkait usulan penurunan pajak sektor wisata dan perhotelan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689f13b6e995e.webp" length="41246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 19:55:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>APINDO Kota Batu Ungkap Belum Ada Respons Pemkot terkait Penurunan Pajak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">KOTA BATU, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batu, Suryo Widodo, kembali menagih respons Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Respons itu terkait usulan penurunan pajak sektor wisata dan perhotelan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Usulan tersebut sebagai langkah menghadapi dampak efisiensi anggaran. Hingga Jumat (15/8/2025), dua bulan sejak pernyataan awalnya, permintaan penurunan pajak itu belum mendapat tanggapan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suryo mengatakan, penurunan pajak yang bersifat sementara dapat menjadi solusi menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, penurunan pajak juga dinilai dapat menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pariwisata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pembayaran pajak ini kami minta untuk diturunkan perkara efisiensi anggaran, tapi sampai hari ini belum ada respons. Kami menyarankan pemerintah membuat software yang terintegrasi dengan tempat wisata,” ujar Suryo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan begitu, ketika ada wisatawan yang masuk, Pemkot Batu bisa langsung mengetahui datanya. Pajak bisa menyesuaikan dan statistik kunjungan wisatawan di setiap destinasi wisata bisa terbuka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suryo mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Kota Batu mengalami penurunan. Penurunan itu dibandingkan dengan tahun lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menilai, hal ini dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran. Kebijakan itu membuat aktivitas rapat pejabat di kafe, hotel, dan restoran berkurang drastis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, munculnya kompetitor baru di sektor pariwisata juga turut menggerus pendapatan. Kondisi itu berdampak pada pelaku usaha berskala besar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami butuh langkah cepat. Karena kalau dibiarkan, sektor ini bisa kehilangan daya saing,” pungkas dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suryo Widodo telah menyampaikan harapannya agar Pemkot Batu memberlakukan penurunan pajak sementara. Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat dan menghindari PHK. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengobatan Gratis SIG Tingkatkan Kesehatan Warga Tuban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengobatan-gratis-sig-tingkatkan-kesehatan-warga-tuban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengobatan-gratis-sig-tingkatkan-kesehatan-warga-tuban</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) dan puskesmas setempat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689ef35fa1ea1.webp" length="73420" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 16:57:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Atmo</dc:creator>
<media:keywords>Tuban, SIG, pengobatan, gratis, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TUBAN, SJP –</strong> PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban kembali menggelar pengobatan gratis bagi warga di sekitar wilayah operasionalnya.</p>
<p>Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini dilaksanakan di lima desa, Jumat (15/8/2025).</p>
<p>Layanan kesehatan gratis ini terlaksana berkat kerja sama SIG dengan Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG) dan puskesmas setempat.</p>
<p>Lokasi pengobatan tersebar di Desa Tlogowaru, Temandang, dan Pongpongan di Kecamatan Merakurak, serta Desa Sumberarum dan Karanglo di Kecamatan Kerek.</p>
<p>Kepala Desa Karanglo, Suharum, menyampaikan apresiasi atas kepedulian SIG terhadap kesehatan masyarakat.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada SIG yang secara rutin mengadakan pengobatan gratis. Kegiatan ini sangat membantu warga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik dan layak,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Suharum, kesempatan ini perlu dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin sehingga potensi penyakit dapat terdeteksi sejak dini.</p>
<p>Senada, Kepala Puskesmas Kecamatan Kerek, dr. Rika Triyana Sholakhudin, menilai inisiatif SIG sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan program Indonesia Sehat.</p>
<p>“Keluhan pasien yang paling banyak ditemui adalah pegal linu, hipertensi, influenza, dan sejumlah keluhan lainnya. Mayoritas peserta adalah lansia. Selain layanan kesehatan, kami juga memberikan edukasi pola hidup sehat,” jelasnya.</p>
<p>Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan kepada masyarakat.</p>
<p>“SIG bukan hanya entitas bisnis, tapi juga mitra pembangunan yang peduli terhadap kesejahteraan warga. Kami berharap manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Dharma.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, SIG juga melakukan sosialisasi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta edukasi pengelolaan limbah rumah tangga secara aman.</p>
<p>Sebagai informasi, SIG merupakan perusahaan BUMN klaster infrastruktur yang mayoritas sahamnya (51 persen) dimiliki pemerintah.</p>
<p>Beroperasi sejak lebih dari satu abad, SIG kini menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan Asia, Australia, dan Oceania, dengan komitmen terhadap prinsip keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyewaan Kostum Karnaval di Blitar Melonjak, Pesanan Datang hingga Luar Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyewaan-kostum-karnaval-di-blitar-melonjak-pesanan-datang-hingga-luar-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyewaan-kostum-karnaval-di-blitar-melonjak-pesanan-datang-hingga-luar-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Lonjakan permintaan kostum karnaval di Blitar terjadi selama Agustus 2025, dengan pesanan datang dari berbagai daerah. Pemilik usaha Agus Anggoro Triono melayani ribuan pelanggan berkat momentum HUT ke-80 RI. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689dd719c6b33.webp" length="68624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 08:02:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putri Diva</dc:creator>
<media:keywords>Kostum karnaval Blitar, penyewaan kostum HUT RI, Agus Anggoro Triono, bisnis kostum Jawa Timur, perayaan kemerdekaan 2025, sewa kostum karnaval</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="207" data-end="465"><strong data-start="207" data-end="222">BLITAR, SJP</strong> <strong>—</strong> Memasuki bulan kemerdekaan, bisnis persewaan kostum karnaval di Kota Blitar, Jawa Timur, ikut kebanjiran rezeki. Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang diramaikan karnaval di berbagai daerah membuat permintaan kostum melonjak tajam.</p>
<p data-start="467" data-end="822">Agus Anggoro Triono, warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, menjadi salah satu pelaku usaha yang merasakan berkah Agustus. Pemilik jasa sewa kostum ini melayani ribuan pelanggan sepanjang bulan ini, mulai dari warga lokal hingga pemesan dari luar kota. Kostum yang ia sediakan pun beragam, dari busana adat hingga kostum karnaval bertema unik dan megah.</p>
<p data-start="824" data-end="1060">“Untuk Agustus ini sudah ada ribuan yang memesan, booking kostum. Selain dari Blitar, banyak juga pelanggan dari luar daerah seperti Malang, Madura, bahkan sampai Jawa Tengah dan Yogyakarta,” ungkap Agus saat ditemui Rabu (13/8/2025).</p>
<p data-start="1062" data-end="1269">Berbekal pengalaman di dunia teater, Agus menekuni bisnis ini sejak 2012. Sebagian besar kostum ia produksi sendiri bersama 12 karyawan. Tarif sewanya bervariasi, dari yang terjangkau hingga kelas premium.</p>
<p data-start="1271" data-end="1419">“Yang biasa-biasa saja seperti kebaya dan kain itu sekitar Rp 50.000, tetapi kalau yang kostum megah mewah itu yang sampai Rp 1,5 juta,” jelasnya.</p>
<p data-start="1421" data-end="1605">Tak hanya kaya pilihan, kualitas kostum buatan Agus juga mendapat pujian dari pelanggan. Pamungkas, salah satu penyewa, mengaku puas dengan kenyamanan dan model kostum yang tersedia.</p>
<p data-start="1607" data-end="1737">“Baru pertama kali menyewa di sini, kostumnya nyaman dan mudah digunakan. Selain itu juga banyak pilihan yang terbaru,” ujarnya.</p>
<p data-start="1739" data-end="1854">Meski enggan merinci omzet pastinya, Agus mengakui bahwa pendapatannya selama Agustus tahun ini sangat memuaskan.</p>
<p data-start="1856" data-end="1913">“Alhamdulillah sampai tiga digit,” tandas Agus singkat. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="1856" data-end="1913"><strong>Sumber: </strong>Beritasatu.com<br><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pendistribusian Beras SPHP dan Oplosan Dalam Pengawasan Kapolres Bondowoso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-program-pemerintah-polres-bondowoso-jual-beras-sphp-dengan-harga-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-program-pemerintah-polres-bondowoso-jual-beras-sphp-dengan-harga-murah</guid>
<description><![CDATA[ Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono pastikan penyaluran beras pemerintah dimaksimalkan, harga dijaga stabil di bawah daerah tetangga, dan pengawasan ketat dilakukan untuk mencegah penyelewengan di tengah kelangkaan beras medium. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689df47c06dc8.webp" length="75782" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 22:55:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Beras SPHP, Kelangkaan Beras, Stabilitas Harga, Intervensi Pasar, Diversifikasi Pangan, Pemkab Malang, Ramadan, Idul Fitri, Inflasi Pangan, Bulog, Badan Pangan Nasional</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="243" data-end="559"><strong data-start="243" data-end="261">BONDOWOSO, SJP</strong> – Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya bersama Forkopimda berkomitmen memaksimalkan program penyaluran beras pemerintah yang dilaksanakan serentak se-Indonesia. Di Kabupaten Bondowoso, program ini difokuskan pada beras medium dengan harga terjangkau bagi masyarakat.</p>
<p data-start="243" data-end="559">Kapolres menyebut, Bondowoso saat ini menempati peringkat keempat dalam hal penyaluran beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) di Jawa Timur, yang diawali dengan penjualan beras SPHP di Polsek jajaran dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo.</p>
<p data-start="243" data-end="559">“Penyalurannya sudah maksimal dan akan terus kami kejar agar Bondowoso menjadi salah satu kabupaten dengan distribusi terbaik. Masyarakat pun sangat antusias, bahkan menanyakan apakah besok ada lagi. Ini menunjukkan program pemerintah sangat dinantikan dan bermanfaat,” tuturnya, Kamis (14/8/2025).</p>
<p data-start="1305" data-end="1448">Terkait harga, pihaknya menegaskan pemerintah hadir untuk menjaga kestabilan di tengah kelangkaan beras medium dan melonjaknya harga premium.</p>
<p data-start="1305" data-end="1448">“Harga Bulog Rp12.500 per kilogram, bahkan Pemda mengupayakan Rp11.400. Fokus kami menjaga harga di Bondowoso agar lebih rendah dari daerah tetangga, seperti Jember, Situbondo dan Banyuwangi,” jelasnya.</p>
<p data-start="1615" data-end="1700">Menanggapi melonjaknya harga beras premium di pasaran, dan langkanya beras kulitas medium, Kapolres berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan distribusi untuk mencegah penyelewengan.</p>
<p data-start="1615" data-end="1700">“Jika ada permainan harga atau penyimpangan, kami akan cek bersama tim yang sudah dibentuk, bersama Pemda, Kodim, dan Bulog. Jika ditemukan penyelewengan, akan kami tindak tegas,” tegasnya.</p>
<p data-start="1896" data-end="1968">Kapolres juga menanggapi keluhan masyarakat terkait isu beras plastik yang sempat viral di media sosial. Bahkan, dirinya mengajak masyarakat untuk berperan aktif untuk melapor apabila menemukan beras oplosan, baik pabrikan maupun industri rumahan.</p>
<p data-start="1896" data-end="1968">“Kami tetap melakukan penyelidikan. Jika ada lokasi atau barang bukti, silakan laporkan ke kami, Kapolres, Sekda, Bulog, atau Dandim. Jika ditemukan gudang atau rumah produksi, akan kami proses lebih lanjut,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="243" data-end="559"><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BI Jember Imbau Penerima PKH di Bondowoso tak Khawatir soal Pemblokiran Rekening oleh PPATK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bi-jember-imbau-penerima-pkh-di-bondowoso-tidak-khawatir-soal-pemblokiran-rekening-oleh-ppatk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bi-jember-imbau-penerima-pkh-di-bondowoso-tidak-khawatir-soal-pemblokiran-rekening-oleh-ppatk</guid>
<description><![CDATA[ BI Jember edukasi penerima PKH Bondowoso agar tidak khawatir isu pemblokiran rekening oleh PPATK, menegaskan rekening telah diverifikasi pemerintah dan bertujuan melindungi masyarakat dari penyalahgunaan pihak tidak bertanggung jawab. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689ddbd68525a.webp" length="23692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 22:00:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>PKH, Kemensos, BPNT, Bantuan, Bondowoso, BNI, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember memberikan edukasi kepada seluruh penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bondowoso agar tetap tenang menyikapi beredarnya informasi pemblokiran rekening oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).</p>
<p>Melalui sebuah sosialisasi bantuan non tunai di aula Sabha Bina Praja II, pada Kamis (14/8/2025), perwakilan BI Jember menegaskan bahwa kebijakan PPATK bertujuan melindungi masyarakat dari penyalahgunaan rekening oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>“Saya kira, teman-teman penerima PKH perlu menjaga kartu dan rekeningnya dengan hati-hati. Tidak perlu khawatir dengan kebijakan PPATK, karena kebijakan itu untuk melindungi kepentingan masyarakat, agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Gunawan, Kepala Kantor Perwakilan BI Jember.</p>
<p>Pihaknya juga memastikan bahwa rekening penerima PKH telah diverifikasi oleh pemerintah dan dipastikan dimiliki oleh penerima yang sah.</p>
<p>“Saya yakin para penerima PKH akan selalu aktif mengecek saldo dan menantikan bantuannya. Mereka juga tidak perlu khawatir, karena rekening tersebut sudah diverifikasi pemerintah bahwa benar ada pemiliknya yang sah,” lanjutnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa rekening PKH tidak mungkin masuk kategori rekening kosong atau tidak jelas kepemilikannya.</p>
<p>“Rekening ini jelas pemiliknya, karena selalu dimonitor dan datanya dipadankan, sehingga dipastikan bukan rekening kosong, nganggur, atau tidak jelas pemiliknya,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Pasar di Blitar Sediakan Bahan Pokok dengan Harga Jauh Lebih Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/operasi-pasar-di-blitar-sediakan-bahan-pokok-dengan-harga-jauh-lebih-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/operasi-pasar-di-blitar-sediakan-bahan-pokok-dengan-harga-jauh-lebih-murah</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar operasi pasar di Alun-Alun Kanigoro untuk menekan harga bahan pokok. Beras, minyak, dan telur dijual dengan harga lebih terjangkau. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689dbacc83049.webp" length="43860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 20:08:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Operasi Pasar di Blitar Jual Beras dan Bahan Pokok Murah untuk Warga</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">BLITAR, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sejumlah bahan pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran dalam operasi pasar di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 14 sampai 16 Agustus 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahan pangan yang dijual meliputi beras, telur ayam, bawang merah, gula pasir, dan minyak goreng. Harga beras dijual sebesar Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan 5 kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Harga ini jauh lebih murah daripada harga beras kualitas medium di pasaran yang umumnya Rp14.000 per kilogram. Gula pasir dijual seharga Rp15.000 per kilogram, padahal harga pasar sekitar Rp17.500 hingga Rp18.000.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Minyak goreng merek Minyakita dijual seharga Rp15.000 per liter. Telur ayam dijual seharga Rp25.000 per 17 butir, dengan berat lebih dari satu kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sukarmanto, seorang peternak ayam petelur dari Blitar yang menjual telur di lokasi itu, mengaku membawa sekitar 6 kuintal telur. Penjualan ini bertujuan untuk membantu stabilitas harga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Telur ayam dijual dengan harga Rp25.000 per 17 butir, dan kalau ditimbang itu beratnya lebih dari 1 kilogram. Kalau sekarang di pasaran itu harganya sekitar Rp28.000 per kilogramnya," ujar Sukarmanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, bawang merah terpantau dijual seharga Rp36.000 per kilogram. Harga ini lebih murah dibandingkan pasaran yang berkisar antara Rp40.000 hingga Rp45.000.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Seorang petani asal Nganjuk bernama Akad yang menjual bawang merah mengatakan dirinya membawa 5 kuintal. Dia mengaku siap mengambil lagi jika dagangannya habis terjual.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya bawa 5 kuintal, kalau habis nanti ambil lagi," ujar Akad. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Stabilitas Harga, Polres Blitar dan Bulog Gelar Pangan Murah Serentak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-stabilitas-harga-polres-blitar-dan-bulog-gelar-pangan-murah-serentak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-stabilitas-harga-polres-blitar-dan-bulog-gelar-pangan-murah-serentak</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar bersama Polsek jajaran menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di 17 lokasi. Kegiatan ini menjual beras, minyak, dan telur dengan harga terjangkau. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689db9fb80590.webp" length="32914" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 19:36:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jaga Stabilitas Harga, Polres Blitar Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 17 Titik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">BLITAR, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> —</strong> Polres Blitar bersama Polsek jajaran menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di 17 titik. Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang momen penting nasional.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gerakan Pangan Murah tersebut berlangsung di Mapolres Blitar dan sejumlah polsek. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Perum Bulog.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, beras dijual seharga Rp12.000 per kilogram. Minyak goreng Rp15.000 per liter dan telur ayam Rp25.000 per kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Antusias warga sangat bagus, hari ini bertempat di Mapolres Blitar ada sekitar 243 masyarakat dari berbagai daerah yang membeli beras murah dan bahan pangan lainnya," ucapnya, Kamis (14/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut AKBP Arif, gerakan pangan murah merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya memastikan stok pangan tersedia dengan harga murah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini juga menjadi antisipasi potensi lonjakan harga di pasaran. Gerakan pangan murah berlangsung selama tujuh hari, sejak 11 hingga 17 Agustus 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami bekerja sama dengan Bulog dan didukung pemerintah daerah. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat," ujar AKBP Arif.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Arif berharap, gerakan pangan murah dapat membantu meringankan beban warga dan menjaga daya beli. Dia juga ingin kegiatan ini memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Blitar. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Malang Latih Ratusan Pembina Pramuka Jadi Duta Literasi Keuangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-latih-ratusan-pembina-pramuka-jadi-duta-literasi-keuangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-malang-latih-ratusan-pembina-pramuka-jadi-duta-literasi-keuangan</guid>
<description><![CDATA[ OJK Malang dan TPAKD Kota Malang menggelar training of trainers (ToT) bagi pembina Pramuka. Tujuannya adalah untuk membentuk agen literasi keuangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689db84d8c2ce.webp" length="52594" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 18:49:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>OJK Malang Gandeng Ratusan Pembina Pramuka untuk Tingkatkan Literasi Keuangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">MALANG, SJP — </span></strong><span lang="IN">Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Malang menggelar <em>training of trainers </em>(ToT). Kegiatan ini melatih ratusan pembina Pramuka Kwartir Cabang Kota Malang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara yang merupakan puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 OJK Malang itu berlangsung di Malang Creative Center (MCC). Kegiatan ini mengusung tema "Pramuka Cerdas Finansial, Tangguh Masa Depan".<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menegaskan bahwa nilai Dasa Dharma dan Tri Satya sejalan dengan visi OJK. Visi tersebut yaitu mempersiapkan Indonesia Emas 2045.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Melalui pembina Pramuka, kami berharap pesan literasi keuangan dapat diteruskan kepada generasi muda secara lebih luas,” ujar Farid, pada Kamis (14/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Farid menambahkan, pembina Pramuka memiliki peran strategis karena kedekatannya dengan generasi muda. Hal ini menjadikan mereka sebagai figur sentral dalam penyebaran literasi keuangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Disiplin, mandiri, dan gotong royong adalah modal penting untuk membentuk karakter finansial yang sehat,” ucap dia dalam keterangan resminya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Senada, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, juga menekankan peran strategis para pembina Pramuka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diah, yang mewakili Wali Kota Malang, berharap para pembina dapat menjadi teladan dan menjangkau masyarakat lebih luas. Mereka diharapkan mampu menyampaikan literasi keuangan secara merata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pembina Pramuka diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas dengan literasi keuangan,” kata Diah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Para peserta ToT mendapatkan materi perencanaan keuangan dari Certified Financial Planner. Mereka juga menerima edukasi dari OJK, serta pengenalan produk investasi pasar modal dari Maybank Sekuritas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang acara. OJK Malang optimistis, sinergi ini akan menumbuhkan kemandirian dan membangun ketangguhan generasi muda. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Kota Batu Serbu Gerakan Pangan Murah Satlantas, 805 Kilogram Beras Ludes Terjual dalam Hitungan Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-kota-batu-serbu-gerakan-pangan-murah-satlantas-805-kilogram-beras-ludes-terjual-dalam-hitungan-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-kota-batu-serbu-gerakan-pangan-murah-satlantas-805-kilogram-beras-ludes-terjual-dalam-hitungan-hari</guid>
<description><![CDATA[ Kedepannya Satlantas Polres Batu berencana memperluas kegiatan ini hingga menjangkau seluruh kecamatan di Kota Batu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689d76b5ab5e3.webp" length="65608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 12:54:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Pangan Murah, Beras, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BATU, SJP</strong> – Gerakan Pangan Murah yang digelar Satlantas Polres Batu mendapat sambutan luar biasa dari warga. Meski bazar ini dijadwalkan berlangsung hingga 16 Agustus 2025, stok beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang disediakan sudah terjual lebih dari 80 persen hanya dalam beberapa hari.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim pada Kamis (14/8/225) mengungkapkan pihaknya menyiapkan total 200 sak atau setara 1 ton beras SPHP berkualitas untuk dijual di enam titik lokasi, yakni Pos Alun-alun, Pos Batos, Pasar Batu, Blok Office, Simpang 3 Semeru, dan Satpas Polres Batu dan tercatat 161 sak atau sekitar 805 kilogram sudah habis terjual.</p>
<p>“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama di area pasar dan pusat keramaian. Warga rela antre sejak pagi demi mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” ujarnya.</p>
<p>Beras SPHP dijual seharga Rp60 ribu per 5 kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp75 ribu per 5 kilogram. Selisih harga ini menjadi magnet kuat bagi warga, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang menantang.</p>
<p>Menurut Kevin, kegiatan ini bukan hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk sinergi Polri dengan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.</p>
<p>“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga untuk mendukung kesejahteraan warga. Suasana tertib terlihat di titik penjualan berkat pengamanan petugas kepolisian," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen HUT ke&amp;80 RI, Penyewaan Baju Karnaval di Kota Blitar Banjir Pesanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-hut-ke-80-ri-penyewaan-baju-karnaval-di-kota-blitar-banjir-pesanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-hut-ke-80-ri-penyewaan-baju-karnaval-di-kota-blitar-banjir-pesanan</guid>
<description><![CDATA[ Momen HUT ke-8 RI, penyewaan baju karnaval di Kota Blitar dibanjiri pesanan. Pemesan baju karnaval yang dibuat oleh Agus Anggoro Triono alias Salim, rata-rata dari luar kota. Seperti, Malang, Madura, Pasuruan, Surabaya dan lain lain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689c788719273.webp" length="46802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 19:33:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perajin, Penyewaan, Baju, Kostum, Karnaval, Kota Blitar, Dibanjiri, Pesanan. suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Insonesia (RI), usaha penyewaan baju karnaval di Kota Blitar kebanjiran pesanan. Para orang tua, terutama kaum perempuan sudah mulai berburu kostum karnaval sejak jauh hari agar anak-anak atau bahkan mereka bisa tampil maksimal dalam acara karnaval atau pawai yang digelar di daerah masing-masing.</p>
<p>Seperti yang terlihat di SRD management di Jalan Jati, Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar merupakan salah satu tempat penyewaan kostum ternama di Blitar.</p>
<p>Pada momen HUT ke-80 atau di bulan Agustus 2025 ini, pesanan baju karnaval di tempat Agus Anggoro Triono alias Salim mencapai 10.000 kostum. Di mana, kostum atau baju yang ada ditempatnya diproduksi sendiri.</p>
<p>"Agustus ini memang bulan yang ditunggu perajin kostum karnaval. Banyak sekali pesanan, dan hari ini saya sudah menutup pesanan baju karnaval untuk bulan Agustus," kata Salim, saat ditemui Rabu (13/8/2025).</p>
<p>Salim menjelaskan, pada momen HUT ke-80 RI ini, pelanggan yang memesan baju karnaval di tempatnya tidak hanya dari warga Kota Blitar. Melainkan dari Malang, Pasuruan, Surabaya, Yogyakarta hingga Madura.</p>
<p>Dari 10.000 kostum yang dipesan pelanggan pada bulan Agustus ini, puncaknya paling banyak pada tanggal 23 Agustus 2025. Pada tanggal tersebut, Salim melayani pesanan baju karnaval sekitar 1.000 pcs dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p>
<p>"Paling banyak itu pesanan di tanggal 23 Agustus 2025, ada 1.000 kostum yang sudah dipesan. Itu terdiri dari kostum besar ada 60 pcs, kostum ratu 20 pcs dan baju adat sekitar 900 pcs," jelasnya.</p>
<p>Saat ditanya mengenai harga sewa baju karnaval yang ia buat, Salim mengaku bervariasi. Mulai dari Rp50.000 untuk satu kostum pasukan kebaya joged dan sekali event. Lalu, kostum karnival, seperti gala, raja dan ratu mulai dari ratusan ribu hingga mencapai Rp1,5 juta sekali event.</p>
<p>Pada momen HUT ke-80 RI, ada satu kostum yang menjadi trend dan paling banyak dipesan pelanggan, yakni kostum ratu dan raja. </p>
<p>"Trendnya yang sekarang itu kostum yang ratu-ratu, banyak permintaan dan dipesan pelanggan," ucapnya.</p>
<p>Menurut Salim, pesanan baju karnaval pada Agustus tahun 2025 menurun jika dibandingkan dengan bulan Agustus di tahun 2024. Penurunan ini disebabkan karena dampak kebijakan pembatasan penggunaan sound system di kegiatan karnaval.</p>
<p>"Ada beberapa pesanan kostum di cancel, karena kebijakan sound itu. Selain itu, juga ada pengurangan acara disini, akibat efisiensi anggaran. Kemudian tahun ini juga banyak perajin kostum karnaval," ujarnya.</p>
<p>Pria berusia 35 tahun itu menceritakan mulai menekuni usaha kerajinan dan persewaan baju karnaval sejak tahun 2015. Mulanya, ia membuat kostum untuk dipakai sendiri pada kegiatan teater dan karnaval. Lalu, ada beberapa teman yang berminat untuk dibuatkan baju atau kostum karnaval di tempatnya.</p>
<p>Sejak saat itulah, baju atau kostum karnaval yang ia buat mulai dikenal masyarakat luas. Puncaknya pada tahun 2017, ketika trend nya karnaval dengan model gala, pesanan baju karnaval ditempatnya meledak atau meningkat drastis.</p>
<p><em>"Basic</em> saya itu sebenarnya penjahit dan teater dan di tahun 2010, saya mulai buat kostum karnaval, tapi saya pakai sendiri. Dari situ ternyata banyak yang berminat dan pesan ke saya, dan akhirnya mulai saya tekuni," ceritanya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan pada tahun 2020 atau saat pandemi Covid-19 usaha kerajinan dan sewa baju atau kostum karnaval ditempatnya berhenti. Karena adanya kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, dan salah satunya kegiatan karnaval ditiadakan.</p>
<p>"Saat Covid-19 berhenti total dan saya sempat buat usaha dekorasi pengantin. Setelah pandemi mereda, saya kembali menekuni usaha kerajinan dan sewa kostum karnaval. Saat itu, jadi berkembang tidak hanya baju karnaval, tapi juga rias dan dekorasi pengantin," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buruh Pabrik Mie Sedaap di Gresik Diduga Bekerja tanpa Libur dan Gaji Dipotong, Disnaker Tunggu Aduan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/buruh-pabrik-mie-sedaap-di-gresik-diduga-bekerja-tanpa-libur-dan-gaji-dipotong-disnaker-tunggu-aduan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/buruh-pabrik-mie-sedaap-di-gresik-diduga-bekerja-tanpa-libur-dan-gaji-dipotong-disnaker-tunggu-aduan</guid>
<description><![CDATA[ Ribuan buruh PT Karunia Alam Segar, Gresik, resah. Jam kerja ditambah menjadi 30 hari per bulan, gaji pokok justru dipangkas dari Rp5,2 juta menjadi Rp4,8 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68997e87e37f2.webp" length="72812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 13:18:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Anis Firmansah</dc:creator>
<media:keywords>Buruh Pabrik Mie Sedaap Gresik Resah: Jam Kerja Naik, Gaji Turun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>GRESIK, SJP — </strong>Pabrik Mie Sedaap di bawah PT Karunia Alam Segar (KAS) Gresik diterpa isu miring terkait kesejahteraan buruh setelah muncul kebijakan baru soal jam kerja dan pengurangan upah pokok.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kebijakan itu mengubah pola kerja buruh dari 25 hari menjadi 30 hari per bulan. Ironisnya, gaji pokok yang sebelumnya Rp5,2 juta kini berkurang menjadi Rp4,8 juta per pekerja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Informasi yang dihimpun menyebut aturan itu berlaku sejak Juli 2025 dan diterapkan sepihak. Perubahan tersebut memicu keresahan ribuan buruh yang menggantungkan hidup di perusahaan produsen mi instan itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Gresik, Utut Adianto Wahyu Hidayat, mengaku telah mendengar polemik penambahan jam kerja dan pengurangan upah bulanan buruh PT KAS tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pengaduan resminya belum kami terima. Kami masih menunggu," kata Utut, Senin (11/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Utut menjelaskan, sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, aturan baku jam kerja buruh adalah 7 jam per hari untuk 6 hari kerja atau 8 jam untuk 5 hari kerja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam sepekan, total jam kerja buruh adalah 40 jam. Jika melebihi ketentuan tersebut, kelebihan waktu harus dihitung sebagai lembur dan dibayar sesuai aturan berlaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terkait upah, dia menegaskan pengusaha dilarang membayar di bawah upah minimum kabupaten (UMK) untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun di wilayah Gresik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di atas satu tahun, perusahaan harus membayar upah pekerja dengan menggunakan struktur skala upah," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga berita ini diturunkan, PT KAS belum memberikan keterangan resmi terkait kebijakan penambahan jam kerja dan pengurangan upah yang dikeluhkan para buruh. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nanda Hervina Widowati, Teladan dalam Pemberdayaan Perempuan dan Inspirasi Generasi Muda Wanita Pengusaha di Malang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nanda-hervina-widowati-teladan-dalam-pemberdayaan-perempuan-dan-inspirasi-generasi-muda-wanita-pengusaha-di-malang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nanda-hervina-widowati-teladan-dalam-pemberdayaan-perempuan-dan-inspirasi-generasi-muda-wanita-pengusaha-di-malang</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai seorang single parent, Nanda mengaku mendapat dukungan kuat dari Herbalife dalam menyeimbangkan peran dalam keluarga, mengurus anaknya, karir, dan menjaga kesehatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689425b3e3b16.webp" length="25472" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 11:32:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi, ramadan, kesehatan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP - </strong>Nanda Hervina Widowati diperkenalkan dengan Herbalife saat masih menjadi mahasiswa di Jurusan Ekonomi Universitas Brawijaya. Pada usia 18 tahun, ia mulai bekerja paruh waktu dengan Herbalife sebagai sumber penghasilan tambahan.</p>
<p>Saat itu, orang tua Nanda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil juga merupakan salah satu member Herbalife Indonesia. Nanda lahir di Malang pada 19 Desember 1988 dan membantu orang tuanya dengan mengantarkan produk serta mengikuti pelatihan Herbalife.</p>
<p>Minat Nanda terhadap bisnis Herbalife semakin meningkat dan lebih serius setelah menghadiri beberapa pelatihan satu tahun kemudian. </p>
<p>“Saya melihat bahwa bisnis ini dapat dijalankan oleh anak muda,” ujar Nanda, pengusaha muda Herbalife tersebut, Kamis (7/8/2026).</p>
<p>Pada awalnya, Nanda memasarkan produk Herbalife secara langsung kepada teman-teman kuliahnya. Karena pada masa itu media sosial belum berkembang pesat, penjualan dilakukan secara tatap muka, berbeda dengan saat ini yang menjangkau lebih luas melalui platform media sosial.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x_689435c375f44.webp" alt=""></p>
<p><strong>Peluang Keuangan, Kemandirian, dan Pemberdayaan Perempuan</strong></p>
<p>Menurut Nanda, bisnis ini memiliki potensi besar karena bisnis penjualan langsung seperti Herbalife dapat menciptakan peluang finansial sekaligus pengembangan diri. Lebih dari itu, kemandirian finansial menjadi fondasi penting dalam pemberdayaan perempuan.</p>
<p>Sebagai seorang perempuan, Nanda terdorong untuk mengembangkan kemandirian finansial dengan tujuan membiayai pendidikannya sendiri dan memperoleh penghasilan mandiri. </p>
<p>“Saat itu saya membayar uang kuliah sendiri. Saya berpikir, belajar tidak ada artinya jika tidak punya penghasilan. Bisnis ini awalnya paruh waktu, tapi alhamdulillah pendapatannya cukup besar,” jelasnya.</p>
<p>Selama terlibat dalam Herbalife, kemandirian finansial Nanda tidak hanya memungkinkan ia membayar biaya kuliah, tetapi juga membeli rumah sendiri melalui bisnis ini dan membiayai anaknya.</p>
<p>“Saya membeli rumah pertama pada usia 24 tahun dari hasil bisnis ini, tanpa bantuan orang tua. Saya mencicil selama lima tahun dan bahkan membeli ruko untuk usaha. Ini bisnis yang benar-benar menghasilkan,” ungkap Nanda dengan antusias.</p>
<p><strong>Menyeimbangkan Keluarga, Karier, dan Kesehatan</strong></p>
<p>Sebagai seorang single parent, Nanda mengaku mendapat dukungan kuat dari Herbalife dalam menyeimbangkan peran dalam keluarga, mengurus anaknya, karir, dan menjaga kesehatan. Termasuk kemandirian finansial, karena ia adalah satu-satunya pencari nafkah.</p>
<p>Baginya, membangun bisnis dengan Herbalife memperkuat mental dan spiritualnya. </p>
<p>“Menjadi ibu tunggal bukan masalah karena saya mendapat pengembangan diri dari Herbalife. Saya merasa diberdayakan. Ini seperti jawaban dan solusi bagi saya,” jelasnya lebih lanjut.</p>
<p>Beberapa fasilitas yang disediakan, seperti pelatihan yang dapat diakses secara online kapan saja dan di mana saja. Model bisnis ini fleksibel dan mudah diadaptasi di era media sosial dan konten digital saat ini.</p>
<p>Herbalife juga rutin mengadakan pelatihan baik di Indonesia maupun luar negeri.</p>
<p>“Ada pelatihan mingguan dan pertemuan Zoom harian. Pengembangan diri selalu tersedia, serta pelatihan internasional 2-3 kali setahun yang menampilkan kisah sukses inspiratif,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Nanda menyatakan bahwa ia banyak belajar dari bisnis ini, mulai dari keterampilan berbicara di depan umum, mengubah pola pikir, hingga beradaptasi menjalankan bisnis bersama anak muda.</p>
<p>Ia rutin membeli buku, mengikuti pelatihan, dan mempelajari pola pikir anak muda. </p>
<p>“Saya mulai dengan mengajak mereka nongkrong, berbincang, dan ternyata mereka menghargai gaya saya. Dari sana saya arahkan mereka ke bisnis Herbalife,” jelasnya.</p>
<p><strong>Mengelola Komunitas Gaya Hidup Sehat Herbalife di Malang</strong></p>
<p>Saat ini, Nanda memiliki sekitar 3.000 anggota dan mengelola empat Nutrition Club atau ‘Kafe Sehat’ Herbalife di Malang. Menurutnya, Nutrition Club ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi telah menjadi komunitas positif untuk berolahraga dan berbagi gaya hidup sehat yang aktif.</p>
<p>“Sejak 2016, kami mengadopsi konsep ini. Setiap hari kami menawarkan olahraga gratis dan menyediakan nutrition shake sehat setiap penyajian. Banyak anak muda tertarik membuka bisnis berdasarkan model Herbalife Nutrition Club ini karena konsepnya yang berkelanjutan,” jelas Nanda.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 6.000 Herbalife Nutrition Club, sementara di seluruh dunia sekitar 80.000 klub. Nutrition Club ini mirip tempat nongkrong tetapi dilengkapi fasilitas olahraga, kegiatan, dan komunitas sehat yang menawarkan produk Herbalife.</p>
<p>Sebagai merek nutrisi aktif dan gaya hidup terkemuka di dunia, peringkat Euromonitor International 2024, Herbalife hadir di lebih 90 negara dan dipercaya oleh keluarga, atlet, dan komunitas global. Bisnis ini sangat sesuai dengan mereka yang ingin menggabungkan semangat hidup sehat dengan jiwa kewirausahaan.</p>
<p>“Herbalife menyediakan semua itu, beserta komunitas positifnya. Produk mereka yang enak dan telah terbukti secara ilmiah sangat efektif,” tambah Nanda.</p>
<p>Dalam hal produk, Herbalife menjaga kualitas tinggi dengan pendekatan “Seed to Feed” dan program mutu yang mencakup seluruh proses dari pertanian hingga produk akhir. Lebih dari 200 ahli global, seperti dokter, pelatih, ahli gizi, dan lainnya, mendampingi inovasi dan pengembangan produk.</p>
<p><strong>Impian Mengembangkan Kewirausahaan Muda </strong></p>
<p>Ke depan, Nanda masih bermimpi memperluas Herbalife Nutrition Club dengan menambah 20 klub baru tahun ini. Visi utamanya adalah mendorong gaya hidup sehat dan kewirausahaan di kalangan muda sejak dini.</p>
<p>“Target saya saat ini adalah memiliki Herbalife Nutrition Club di setiap persimpangan jalan di Malang. Ini bagian dari pengembangan diri dan misi saya, membantu anak muda sehat dan punya peluang bisnis. Beberapa mahasiswa yang bergabung di tim saya kini mampu menabung, mendapat penghasilan, bahkan mulai membuka klub sendiri,” ujar Nanda.</p>
<p>Saat ini, 80 persen tim Nanda terdiri dari perempuan muda, sekitar 30 persen di antaranya berasal dari generasi Z dan milenial.</p>
<p>Nanda menambahkan bahwa sebagai member di Herbalife, seseorang bekerja sesuai ritme sendiri dan untuk dirinya sendiri.</p>
<p>Semua berbasis pelatihan dan pengembangan diri. Ia mengakui mendapatkan banyak pengetahuan di Herbalife, mulai dari manajemen waktu, menghadapi kekecewaan, hingga menjadi entrepreneur mandiri. </p>
<p>Herbalife menjawab semua tantangan bagi yang ingin memulai bisnis karena segala dukungan dan arahan tersedia. </p>
<p>“Di Herbalife ada komunitas, pemimpin, dan mentor yang membimbing. Saya merasa nyaman dan tidak pernah kehilangan ‘GPS’ saat menjalankan bisnis ini,” tegasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ponpes Tebuireng Jombang Jadi Bagian Aksi Serentak Polri Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ponpes-tebuireng-jombang-jadi-bagian-aksi-serentak-polri-tanam-jagung-untuk-ketahanan-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ponpes-tebuireng-jombang-jadi-bagian-aksi-serentak-polri-tanam-jagung-untuk-ketahanan-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Target kontribusi penanaman jagung dicanangkan Polri sampai akhir tahun 2025 mencapai 1 juta hektare dengan harapan total produksi jagung nasional bisa mencapai 4 juta ton. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689331b1945c0.webp" length="88734" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 18:17:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Polri, Tanam Jagung, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, SJP -</strong> Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tengah gencar melakukan aksi penanaman jagung untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. </p>
<p>Target kontribusi penanaman jagung dicanangkan Polri sampai akhir tahun 2025 mencapai 1 juta hektare dengan harapan total produksi jagung nasional bisa mencapai 4 juta ton.</p>
<p>Aksi yang menandai kontribusi Polri tersebut disampaikan saat kunjungan inspektur pengawasan umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (6/8/2025).</p>
<p>Di lahan seluas 10 hektare milik pesantren Tebuireng Polri bersama pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan juga Bupati Jombang Warsubi melakukan penanaman jagung secara simbolik. Terhubung secara luas di seluruh wilayah Jawa Timur serentak melakukan penanaman jagung.</p>
<p>"Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak jagung dengan berkolaborasi bersinergi dengan seluruh pondok pesantren. Khususnya di Jawa Timur ada kurang lebih 264 Pondok dengan luas lahan 500 hektare," ucap Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo.</p>
<p>Menurut Komjen Pol Dedi Prasetyo, selain tanam jagung, Polri juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada Ponpes Tebuireng yang diterima langsung oleh Gus Kikin. Termasuk sejumlah bantuan sosial dan tali asih juga disalurkan kepada masyarakat dan santri.</p>
<p>"Total target penanaman jagung pada kuartal ketiga adalah 440.000 hektar dan target nasional hingga akhir tahun seluas 1 juta hektar, diharapkan produksi jagung nasional mencapai 4 juta ton, jauh di atas capaian tahun sebelumnya," jelas Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo yang juga telah didapuk menjadi Wakapolri itu.</p>
<p>Dalam laporan karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Ari Wibowo menerangkan sejauh ini ada total luas lahan yang dikelola oleh Polda Jatim untuk mendukung ketahanan pangan nasional, yakni mencapai 209.587,85 hektare.</p>
<p>Rinciannya, lahan bekas sawah (LBS) seluas 143.442,89 hektare, kemudian lahan perhutanan sosial seluas 49.432,59 hektare lalu lahan produktif seluas 16.203 hektare dan juga lahan pondok pesantren seluas 59,37 hektare.</p>
<p>Sementara itu Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa dari kota santri aksi menanam pangan sebagai pesan kuat untuk negeri. Ketahanan pangan adalah jihad modern, dulu banyak pesantren yang berdiri dan berkembang dari hasil pertanian yang dikelola oleh kiai dan santri.</p>
<p>"Pertanian menjadi sumber utama pembiayaan operasional pesantren untuk memenuhi kebutuhan pangan santri. Hari ini santri dan Polri bersatu menjaga Negeri melalui pertanian," tandas bupati.</p>
<p>Tampak hadir dalam kunjungan perwakilan Polri ke Kabupaten Jombang di antaranya Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan beserta jajaran, pengasuh Ponpes Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus kikin kemudian pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso KH. Cholil Dahlan, lalu KH Hasib Wahab pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras.</p>
<p>Kemudian, KH. Ahmad Masduqi Abdurrohman (Pengasuh PPRTQ Jombang), KH. Abdussalam sochib pengasuh PP. Mambaul Maarif Denanyar juga hadir. Hadir pula Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar dan Ketua MUI Jatim KH. Hasan Mutawakil Alallah, serta unsur Forkopimda Jombang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cerita Lansia di Mojokerto, Jahit Pesanan 2 Ribu Bendera Merah Putih</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cerita-lansia-di-mojokerto-jahit-pesanan-2-ribu-bendera-merah-putih</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cerita-lansia-di-mojokerto-jahit-pesanan-2-ribu-bendera-merah-putih</guid>
<description><![CDATA[ Musim panen berada di bulan Juli, bahkan omzetnya pun tercatat mencapai Rp30 juta pada momentum kemerdekaan tahun ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68932adf0288a.webp" length="21392" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 17:16:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MOJOKERTO, SJP -</strong> Di sebuah rumah sederhana milik Suboko Yuwono (68) yang berlokasi di Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokrerto, suara gemericik mesin jahit terus berbunyi nyaring. </p>
<p>Disusul suara gunting potong dan mesin obras turut menjadi saksi, berkah kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di kota kecil itu benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha rumahan. </p>
<p>Sembari memotong kain bendera, pahlawan pejuang nafkah keluarga ini bercerita, di usia senjanya ia masih bisa memproduksi lebih dari 2.000 bendera dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. </p>
<p>Suboko dibantu delapan anggota keluarganya untuk memproduksi bendera dan umbul-umbul, ia bilang bahwa musim panennya berada di bulan Juli hingga awal Agustus. </p>
<p>Suboko telah menekuni usaha rumahannya ini sudah lebih dari 22 tahun. Ia konsisten menekuni pembuatan bendera dan umbul-umbul sekitar tahun 2000 an.</p>
<p>Ia bersama keluarga besarnya berbagi peran, ada yang memotong, menjahit hingga mengobras bendera Merah Putih berbagai ukuran. </p>
<p>"Awalnya iseng-iseng. Alhamdulillah, jalan sampai sekarang," kata Suboko, Rabu (6/8/2025) saat ditemui di rumah sederhana yang sekaligus dibuatnya untuk produksi. </p>
<p>Ia melanjutkan ceritanya, bendera dan umbul-umbul yang ia buat ternyata banyak pesanan dari luar daerah. </p>
<p>Karyanya itu tak hanya laris manis dipesan oleh masyarakat Mojokerto, namun juga diminta oleh pasar Jombang, Kediri, Malang hingga Blitar. </p>
<p>Harga bendera yang ia produksi bervariasi, mulai dari Rp2.500 untuk ukuran kecil, hingga Rp275 ribu untuk ukuran besar. </p>
<p>Ia menyebut, ada enam motif bendera dan delapan motif umbul-umbul yang ia tawarkan dipasaran, meskipun ia bisa saja memproduksi model sesuai pesanan.</p>
<p>Musim panen berada di bulan Juli, bahkan omzetnya pun tercatat mencapai Rp30 juta pada momentum kemerdekaan tahun ini. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imbas Aturan Royalti Musik, Pengusaha Kafe di Mojokerto Merasa Terbebani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imbas-aturan-royalti-pengusaha-kafe-di-mojokerto-merasa-terbebani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imbas-aturan-royalti-pengusaha-kafe-di-mojokerto-merasa-terbebani</guid>
<description><![CDATA[ Pengusaha kafe di Mojokerto kompak tak lagi putar lagu berlisensi. Bukan karena tak suka musik, tapi karena royalti jadi beban baru bagi UMKM yang belum pulih dari pandemi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689305a1e496f.webp" length="38460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 14:41:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>MOJOKERTO, SJP –</strong> Aturan soal royalti musik dinilai membebani para pelaku usaha kafe di Mojokerto. Mereka memilih tak memutar lagu-lagu dari label besar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wiwit Haryono, pemilik Kafe Rooftop di Kecamatan Pacet, mengaku menonaktifkan seluruh pemutaran musik dari platform digital. Alasannya, tidak ingin terkena kewajiban bayar royalti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami sepakat tidak memutar musik (major label) dari beragam platform, apalagi masih ramai soal itu belakangan ini,” ujar Wiwit, Rabu (6/08/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai pengganti, Wiwit memutar musik instrumental, lagu luar negeri, dan karya band-band indie tanpa naungan label. Semua dipilih agar terhindar dari pungutan royalti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menyebut, kewajiban bayar royalti sangat memberatkan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti dirinya. Dia pun meminta solusi dari pemerintah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini salah satu siasat kami. Kami putar saja musik-musik atau lagu yang sekiranya nggak bikin ruwet. Kami ini kan pelaku UMKM, lini usaha kreatif. Harapan kami ya ada solusi terutama dari daerah,” ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wiwit bahkan berencana menggelar audiensi atau hearing dengan pihak legislatif. Tujuannya agar aspirasi pelaku usaha kreatif daerah dapat tersampaikan dan direspons secara nyata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Katanya usaha kreatif didukung penuh. Nah kami tagih buktinya apa. Rencana kami begitu, apalagi setelah pandemi Corona selesai, langkah nyata untuk sektor usaha kreatif itu apa saja,” lontarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Wiwit, belum ada sosialisasi soal Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dari pemerintah daerah kepada pemilik kafe dan restoran di Mojokerto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dari pemerintah hingga pihak keamanan, belum ada sosialisasi,” pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasus royalti musik mencuat setelah Kepolisian Daerah (Polda) Bali menetapkan Direktur PT Mitra Bali Sukses, berinisial IAS, sebagai tersangka. Dia diduga memutar ribuan lagu tanpa izin di gerai Mie Gacoan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">IAS dijerat karena diduga melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. Aturan itu mewajibkan pengguna lagu membayar royalti. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDBR Tembus 849 Triliun: BPS Catat Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,12 Persen Semester I 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdbr-tembus-849-triliun-bps-catat-ekonomi-jawa-timur-tumbuh-512-persen-semester-i-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdbr-tembus-849-triliun-bps-catat-ekonomi-jawa-timur-tumbuh-512-persen-semester-i-2025</guid>
<description><![CDATA[ Ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,12 persen semester I 2025, ditopang lonjakan jasa perusahaan, ekspor, dan proyek strategis seperti tol Probowangi serta pengembangan KEK. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68920a4d29630.webp" length="22402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 22:16:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ryan Ramadhan</dc:creator>
<media:keywords>Badan Pusat Statistik, BPS Jatim, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, Jawa Timur, Jatim, Surabaya, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, SJP - </strong>Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,12 persen sepanjang semester I (Januari -Juni) 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau secara <em>cumulative to cumulative</em> <em>(c-to-c). </em></p>
<p>Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli mengungkapkan bahwa capaian tersebut mencerminkan tren pemulihan ekonomi yang konsisten dan merata sejak awal tahun.</p>
<p>"Pertumbuhan ekonomi Jatim secara<em> c-to-c </em>mencapai 5,12 persen. Ini menandakan bahwa proses pemulihan ekonomi berjalan stabil dan inklusif," ungkap Zulkipli, Surabaya, Selasa (5/8/2025).</p>
<p>Menurut Zulkipli, capaian tersebut dihitung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp849,30 triliun.</p>
<p>Hampir seluruh lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif, kecuali sektor pengadaan air yang mengalami kontraksi tipis sebesar 0,23 persen.</p>
<p>"Pertumbuhan signifikan terjadi pada lapangan usaha jasa perusahaan sebesar 9,14 persen, diikuti transportasi dan pergudangan sebesar 8,29 persen, penyediaan akomodasi dan makan-minum sebesar 7,85 persen, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,03 persen," jelas Zulkipli.</p>
<p><strong>Dari Sisi Pengeluaran</strong></p>
<p>Pertumbuhan juga terlihat dari sisi pengeluaran. Komponen ekspor barang dan jasa menjadi penyumbang tertinggi dengan pertumbuhan 6,88 persen. Disusul oleh Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 6,47 persen.</p>
<p>Kemudian, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,98 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,18 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 0,58 persen.</p>
<p>Zulkipli menyebut, dorongan terhadap ekspor dan konsumsi masyarakat salah satunya berasal dari berbagai proyek strategis yang tengah berjalan, seperti pembangunan jalan tol Probowangi dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).</p>
<p>"Namun, perlu dicatat bahwa impor barang dan jasa juga mengalami pertumbuhan 6,11 persen. Ini menjadi faktor pengurang dalam perhitungan PDRB," tambahnya.</p>
<p><strong>Posisi Jawa Timur di Pulau Jawa</strong></p>
<p>Secara spasial, struktur ekonomi di Pulau Jawa masih didominasi oleh DKI Jakarta dengan kontribusi sebesar 29,17 persen terhadap PDRB regional, disusul oleh Jawa Timur sebesar 25,36 persen, Jawa Barat 22,55 persen, Jawa Tengah 14,43 persen, Banten 6,94 persen, dan DI Yogyakarta 1,55 persen.</p>
<p>Dari sisi pertumbuhan year-on-year (y-on-y) pada Triwulan II-2025, DI Yogyakarta mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 5,49 persen, diikuti Banten 5,33 persen, Jawa Tengah 5,28 persen, Jawa Barat dan Jawa Timur masing-masing 5,23 persen, serta DKI Jakarta sebesar 5,18 persen.</p>
<p>"Secara umum, akselerasi ekonomi di Pulau Jawa masih ditopang oleh tingginya permintaan baik dari pasar domestik maupun ekspor," tutup Zulkipli. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Event Tahunan di Kota Blitar Dinilai Mampu Genjot PAD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/event-tahunan-di-kota-blitar-dinilai-mampu-genjot-pad</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/event-tahunan-di-kota-blitar-dinilai-mampu-genjot-pad</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menilai event tahunan yang digelar diwilayahnya mampu menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Ada beberapa event tahunan yang digelar di Kota Blitar dan mampu meningkatkan jumlah pengunjung atau wisatawan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_6890c5993ebf5.webp" length="29290" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 21:47:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Event, Tahunan, Kota Blitar, Dinilai, Mampu, Menggenjot, PAD.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sejumlah event tahunan yang digelar di Kota Blitar dinilai mampu menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono. Beberapa event tahunan yang digelar di Kota Blitar, meliputi Drama Kolosal Pemberontakan Peta yang berlangsung pada bulan Februari, kemudian Hari Jadi Kota Blitar di bulan April, Bulan Bung Karno yakni hari kelahiran dan wafatnya Presiden Pertama RI Indonesia Ir Soekarno setiap bulan Juni, lalu Blitar Ethnic National (BEN) Carnival di bulan Agustus, dan sejumlah event lain yang digelar pada akhir tahun.</p>
<p>"Event-event tahunan ini selalu ramai mendatangkan wisatawan, terlebih pada bulan Bung Karno. Jadi, promosi yang kami lakukan ini secara tidak langsung bisa menggenjot PAD," ungkap Edy, Senin (4/8/2025).</p>
<p>Melalui sejumlah event tahunan tersebut, pada tahun 2024 lalu target PAD di Disbudpar melampaui target, dari Rp2,1 miliar, bisa tercapai sebesar Rp2,4 miliar.</p>
<p>Edy menyebut pada tahun ini target PAD sedikit mengalami peningkatan yakni sebesar Rp2,2 miliar dan ia optimistis target tersebut bisa tercapai.</p>
<p>"Kami yakin bisa mencapai dan bahkan melampaui target, lewat promosi dengan penyelenggaraan berbagai event di Kota Blitar," kata dia.</p>
<p>Selain mampu menarik wisatawan dengan jumlah besar, Edy menambahkan penyelenggaraan berbagai event di Kota Blitar juga mampu menggerakkan perekonomian. Seperti, pertumbuhan UMKM, pelaku seni dan sektor ekonomi kreatif di wilayahnya.</p>
<p>Dia mencontohkan pada bulan Bung Karno, jumlah pengunjung mencapai 5 ribu orang per hari. Sedangkan, pada hari biasa hanya seribu orang per hari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Blitar Kesulitan Gas Melon, Harus Berburu ke Banyak Titik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-keluhkan-kesulitan-dapat-gas-melon-pemilik-pangkalan-di-kota-blitar-pastikan-pasokan-tetap-lancar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-keluhkan-kesulitan-dapat-gas-melon-pemilik-pangkalan-di-kota-blitar-pastikan-pasokan-tetap-lancar</guid>
<description><![CDATA[ Lonjakan permintaan dan distribusi yang tetap membuat warga Blitar harus berburu gas melon hingga ke luar kelurahan. Meski pasokan tetap, stok ludes dalam hitungan jam setelah datang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689067074c6f0.webp" length="55916" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 16:02:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Keluhkan, Kesulitan, Gas Elpiji, 3 Kilogram, Gas Melon, Pemilik Pangkalan, Kota Blitar, Pastikan, Pasokan Aman.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>KOTA BLITAR, SJP—</strong>Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram atau gas melon terjadi di sejumlah wilayah Kota Blitar dalam beberapa pekan terakhir. Warga terpaksa berkeliling ke berbagai pangkalan dan pengecer demi mendapatkannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pantauan di lapangan menunjukkan distribusi gas melon terganggu hampir di seluruh kecamatan. Keluhan muncul dari warga yang kesulitan mendapat pasokan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Huda, warga Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar, menyebut kelangkaan mulai dirasakan sejak sepekan terakhir. Dia telah mencari ke berbagai titik, tetapi rata-rata tempat menyebutkan pengiriman terlambat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Memang susah carinya, di beberapa tempat mulai dari pengecer hingga pangkalan juga tidak ada. Katanya pengiriman terlambat, kalau saya keperluan untuk memasak," ujarnya, Senin (4/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal serupa dirasakan Feni, ibu rumah tangga di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo. Dia mengaku harus keliling dari satu warung ke warung lain agar tidak kehabisan gas melon.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Beberapa hari ini kesulitan, saya muter ke warung-warung. Jadi ngabseni gitu, jaga-jaga kalau datang saya bisa langsung beli. Harganya juga saya rasa masih normal, kemarin beli itu seharga Rp21.000 per tabung," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Suparti, pemilik pangkalan gas Elpiji 3 kilogram di Jalan WR Supratman, Sananwetan, menyebut pasokan dari agen tetap datang tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Datangnya seminggu tiga kali, hari Senin, Rabu, dan Kamis. Nggak dikurangi, kadang 45, 47 sampai 50 buah setiap sekali pengiriman," kata dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Suparti, tingginya permintaan membuat stok langsung habis tak lama setelah pengiriman tiba. Sebagian besar warga sudah lebih dahulu memesan agar tidak kehabisan saat distribusi datang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Memang banyak permintaan, padahal datangnya juga biasa dan jumlahnya tetap. Setiap satu orang juga hanya boleh beli satu buah saja, saya jualnya Rp18.000 per tabung. Kemarin itu dari Jatinom dan Ngadirejo ke sini cari, saya bilang sudah habis," imbuhnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pedagang Bendera di Blitar Sepi Pembeli, Warga Justru Cari Lambang One Piece</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pedagang-bendera-di-blitar-sepi-pembeli-warga-justru-cari-lambang-one-piece</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pedagang-bendera-di-blitar-sepi-pembeli-warga-justru-cari-lambang-one-piece</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, pedagang bendera di Blitar sepi pembeli. Masyarakat justru lebih tertarik dengan simbol bajak laut ketimbang atribut resmi kemerdekaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689066324d6e6.webp" length="83676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 15:01:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penjual, Bendera, Merah Putih, Luar Kota, Bermunculan, Kota Blitar, Keluhkan, Sepi Pembeli.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">KOTA BLITAR, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Penjual bendera Merah Putih musiman dari luar kota mulai berdatangan ke Kota Blitar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI). Mereka menyebar di sejumlah ruas jalan utama kota dan kabupaten.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pantauan di lapangan, penjual terlihat di Jalan Tanjung, Kecamatan Sukorejo; Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Kepanjenkidul; Jalan Kalimantan, Kecamatan Sananwetan; serta beberapa titik di Kabupaten Blitar. Namun, antusiasme pembeli belum terlihat meningkat hingga awal Agustus.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yana, penjual bendera musiman asal Kota Bandung, Jawa Barat, mengaku tahun ini penjualan lesu. Dia menyebut banyak calon pembeli justru menanyakan bendera bajak laut bergambar tengkorak dari serial animasi One Piece.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kurang lah penjualan tahun ini. Beberapa pembeli yang datang menanyakan bendera itu yang bergambar tengkorak. Tapi saya tidak jual itu,” ujarnya, Senin (4/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahun lalu, kata Yana, dia bisa menjual 20 bendera per hari pada awal Agustus. Biasanya, saat masyarakat mulai memasang atribut kemerdekaan, penjualan meningkat drastis. Namun, tahun ini belum terlihat geliat serupa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tahun ini sepi, kurang tahu kenapa. Kalau tahun lalu per hari bisa menjual 20 biji, tapi sekarang masih sedikit,” kata dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski begitu, Yana tetap optimistis. Dia dan belasan rekannya dari Bandung akan bertahan berjualan di Blitar hingga pertengahan Agustus 2025. Mereka datang sejak 24 Juli dan menyewa satu rumah sebagai tempat tinggal sementara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sengaja ke Blitar untuk berjualan bendera. Saya bersama rombongan, ngontrak satu rumah. Jualannya menyebar ke beberapa wilayah Blitar, di kota dan kabupaten,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bendera yang dijual bervariasi, mulai dari bendera Merah Putih ukuran kecil hingga umbul-umbul. Harganya antara Rp20.000 sampai Rp70.000 per biji, tergantung ukuran dan jenisnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi UMKM Desa Miagan Jombang Didorong lewat Umbrella Fest 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/potensi-umkm-desa-miagan-jombang-didorong-lewat-umbrella-fest-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/potensi-umkm-desa-miagan-jombang-didorong-lewat-umbrella-fest-2025</guid>
<description><![CDATA[ Miagan Umbrella Fest 2025 di Jombang menampilkan potensi UMKM dan budaya lokal. DPRD Jatim mendorong inventarisasi potensi desa sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui pameran tahunan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688fe2cb16b2a.webp" length="50398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 07:31:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad Fredi</dc:creator>
<media:keywords>Jombang, Potensi Desa</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JOMBANG, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Potensi ekonomi dan budaya Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ditampilkan dalam gelar seni budaya Miagan Umbrella Fest 2025 di Alun-Alun Cemara, Ahad (3/8/2025). Kegiatan itu dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sumardi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Anggota Komisi A DPRD Jatim yang akrab disapa Cak Sumardi itu didampingi Anggota DPRD Jombang Arif Sutikno serta Kepala Desa Miagan Antok Budi Subagio. Mereka berkeliling mengunjungi 27 stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) milik warga desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan itu, Cak Sumardi menekankan pentingnya pendataan potensi desa, terutama bidang ekonomi dan budaya. Langkah ini menurutnya krusial untuk mendorong karakter dan identitas desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sangat luar biasa, kita perlu dukung kegiatan seperti ini. Ini kegiatan ikonik,” ujar Sumardi usai mengunjungi salah satu stan UMKM.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menyebut, dengan inventarisasi, desa dapat merumuskan produk unggulan dan membangun citra ekonomi yang memiliki daya saing. Langkah ini bisa dimulai dari edukasi dan kolaborasi lintas sektor.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kalau bisa perlu kita lakukan itu (inventarisasi potensi). Desa UMKM dan budaya berbeda-beda. Kita tata pola edukasi, kita libatkan semua pihak supaya ada peningkatan,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Cak Sumardi menambahkan, setelah pendataan dilakukan, pameran potensi seperti Umbrella Fest bisa mendorong peningkatan ekonomi warga. Dia mencontohkan lonjakan transaksi yang dialami para pelaku UMKM.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kita tadi sempat tanya, peningkatan hasil dari penjualan naik tiga kali lipat. Ekonomi masyarakat bawah ada pergerakan bagus,” ungkap politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia juga menyatakan bakal mendukung program serupa melalui komunikasi dengan pemerintah desa. Dukungan itu diharapkan dapat menyentuh masyarakat bawah dan mengangkat budaya lokal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bagaimana baiknya untuk program akan kita bicarakan dengan pemerintah desa,” pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kepala Desa Miagan, Antok Budi Subagio, menyebut potensi desa hanya akan terlihat jika ada ruang untuk menampilkannya. Menurut dia, penjaringan produk dilakukan melalui tiap RT lalu ditampilkan dalam gelar potensi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di Desa Miagan, produk kerajinan seperti jepit, songkok, dan kripik usus menjadi andalan. Bahkan terdapat lima home industry kripik usus yang terus berkembang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebanyak 27 stan ditata rapi di Alun-Alun Cemara. UMKM yang tampil berasal dari seluruh RT. Antok menyebut, rata-rata pendapatan harian UMKM mengalami kenaikan signifikan selama gelaran berlangsung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kebetulan kegiatan Umbrella Fest dalam program gelar potensi desa ini, syukur alhamdulillah pergerakan ekonomi sudah ada. Biasanya per hari pendapatan Rp200 ribu, sekarang bisa sampai Rp700 ribu,” katanya kepada wartawan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Miagan Umbrella Fest 2025 digelar selama tiga hari, dari 1 hingga 3 Agustus. Selain menjadi pameran potensi desa, kegiatan ini juga memperingati Hari Jadi ke-2 Alun-Alun Cemara dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pertama kita kerja sama dengan PMI Jatim, kemudian selawat, dilanjutkan pawai Umbrella Fest. Seluruh masyarakat ikut berperan,” terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mengenai penamaan festival, Antok menyatakan Umbrella Fest sengaja dipilih karena belum pernah digelar di Jombang. Ke depan, festival ini akan dikembangkan sebagai potensi budaya desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Secara otomatis kita mengadopsi Umbrella Fest ini satu-satunya di Kabupaten Jombang. Ini diharapkan dari potensi desa,” pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu pedagang UMKM, Novi (49), turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Omzetnya melonjak drastis selama festival.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Alhamdulillah rame, ini tadi dapat Rp1 juta lebih,” ucap Novi. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produk UMKM Bondowoso Didorong Urus Sertifikasi Halal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produk-umkm-bondowoso-didorong-urus-sertifikasi-halal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produk-umkm-bondowoso-didorong-urus-sertifikasi-halal</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah, melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), telah memberikan kemudahan dalam proses sertifikasi halal, terutama bagi UMKM dan caranya cepat, transparan dan gratis ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688f57c427e14.webp" length="27948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 22:01:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>Ekonomi, Industrialisasi, Pemerintah, suarajatimpost, UMKM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONDOWOSO, SJP – </strong>Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Ina Ammania, secara langsung mengunjungi Kabupaten Bondowoso dalam rangka kunjungan kerja, Ahad (3/8/2025). Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda Temu Wicara Pengawasan dan berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Bondowoso.</p>
<p>Ina bertemu langsung dengan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya penguatan sektor usaha kecil, terutama terkait dengan sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman.</p>
<p>“Sertifikasi halal bukan hanya formalitas. Ini adalah kebutuhan penting yang harus dimiliki setiap produk UMKM, apalagi di daerah mayoritas muslim seperti Bondowoso,” ujarnya di hadapan peserta.</p>
<p>Ina menyatakan bahwa keberadaan label halal pada kemasan akan memberikan rasa aman bagi konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional.</p>
<p>“Semua kemasan makanan dan minuman yang dimiliki para pelaku UMKM harus terdapat label halal yang jelas. Ini penting agar para pembeli merasa yakin dan tenang karena produk tersebut telah dijamin kehalalannya,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pemerintah, melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), telah memberikan kemudahan dalam proses sertifikasi halal, terutama bagi UMKM. Ina menekankan bahwa proses ini sekarang lebih sederhana, transparan, dan gratis.</p>
<p>“Saya ingatkan kepada seluruh pelaku UMKM, jangan sampai dalam proses pengurusan sertifikat halal ada pungutan biaya. Itu gratis. Cukup datang ke lembaga pendamping halal atau instansi terkait, nanti akan dipandu,” jelasnya.</p>
<p>Ina mendorong para pemilik usaha untuk tidak menunda proses pengurusan sertifikat halal, karena manfaatnya sangat besar bagi perkembangan usaha mereka. Ia juga berkomitmen untuk membantu jika ada kendala di lapangan.</p>
<p>“Saya ingin pelaku UMKM di Bondowoso ini bisa tumbuh dan berkembang, bukan hanya memenuhi pasar lokal, tetapi bisa naik kelas ke level regional hingga ekspor. Dan salah satu kuncinya adalah sertifikasi halal yang sah,” tambahnya.</p>
<p>Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelaku UMKM. Mereka aktif berdialog, mengajukan pertanyaan seputar prosedur pendaftaran halal dan cara mendapatkan pendampingan dari lembaga berwenang.</p>
<p>Salah seorang peserta, Herlina, pelaku UMKM asal Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.</p>
<p>“Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Saya memang sudah lama ingin mengurus sertifikat halal untuk warung nasi saya. Tapi selama ini bingung harus mulai dari mana. Kalau memang gratis dan ada yang mendampingi, tentu saya sangat terbantu,” ucapnya.</p>
<p>Ia juga berharap pelatihan atau sosialisasi terkait pengurusan halal bisa dilakukan langsung di desa.</p>
<p>"Pelatihan langsung di tingkat desa akan sangat efektif," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang HUT RI, Perajin Bendera di Tulungagung Keluhkan Sepinya Permintaan Umbul&amp;Umbul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-hut-ri-perajin-bendera-di-tulungagung-keluhkan-sepinya-permintaan-umbul-umbul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-hut-ri-perajin-bendera-di-tulungagung-keluhkan-sepinya-permintaan-umbul-umbul</guid>
<description><![CDATA[ Menurut Imam, penjualan umbul-umbul tahun ini turun drastis hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Tahun lalu, ia mampu menjual hingga 3.000 lembar umbul-umbul. Namun saat ini hingga awal Agustus jumlah barang yang keluar hanya menyentuh angka 1.000 lembar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688f2b66a59a0.webp" length="33068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 19:03:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, suara jatim post, hut ri ke 80, bendera, umbul umbul, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP - </strong>Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, para perajin bendera dan umbul-umbul di Tulungagung, biasanya mulai kebanjiran pesanan. Namun tahun 2025 ini, suasana justru berbeda.</p>
<p>Imam Syafi’i, salah seorang perajin asal Kelurahan Kampungdalem, hanya bisa pasrah melihat sepinya pesanan yang berdampak langsung pada pendapatannya.</p>
<p>“Untuk tahun ini kayaknya merosot, Mas. Soalnya karena kondisi ekonomi yang tidak stabil dan juga permintaan sampai hari ini pun kita harus menunggu,” ujar Imam, Ahad (3/7/2025).</p>
<p>Menurut Imam, penjualan umbul-umbul tahun ini turun drastis hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Tahun lalu, ia mampu menjual hingga 3.000 lembar umbul-umbul. Namun saat ini hingga awal Agustus jumlah barang yang keluar hanya menyentuh angka 1.000 lembar. </p>
<p>“Kalau dulu orderan barang bisa keluar sampai 2.000, 3.000 lebih. Sekarang baru keluar sekitar 1.000an umbul-umbul,” jelasnya.</p>
<p>Berbeda dengan umbul-umbul, penjualan bendera merah putih masih tergolong stabil. Hingga awal Agustus ini, Imam mencatat sudah menjual sekitar 2.000 lembar dan yakin permintaan masih akan meningkat hingga mendekati tanggal 17 Agustus. </p>
<p>“Kalau bendera saya yakin masih bisa dijaga. Soalnya kan bendera tiap rumah wajib memasang. Sampai hari ini pesanan dari luar kota seperti Nganjuk, Madiun, dan Ponorogo masih terus ada,” tambahnya.</p>
<p>Imam juga menyebutkan bahwa harga produk buatannya masih tetap, tidak ada perubahan dari tahun lalu. Bendera dijual mulai dari Rp10.000 hingga Rp200.000 tergantung jenis kain dan ukurannya, sementara umbul-umbul dibanderol antara Rp30.000 hingga Rp60.000 per lembar.</p>
<p>Ukuran bendera paling diminati adalah 80x120 cm dan 60x90 cm, sedangkan umbul-umbul yang paling laku biasanya berukuran lima meter lurus.</p>
<p>Saat ini, Imam masih menyimpan tumpukan kain yang telah dipotong dan siap dijahit jika sewaktu-waktu ada pesanan mendadak. </p>
<p>“Tinggal nanti kalau ada pesanan langsung kita eksekusi. Strategi dari pengusaha ya nunggu aja, karena kondisi ekonomi global kayaknya merata begini,” pungkasnya.</p>
<p>Dengan kondisi yang tak menentu ini, para perajin hanya berharap agar permintaan terus meningkat menjelang detik-detik peringatan kemerdekaan. Namun bagi Imam dan perajin lainnya, tahun ini mereka tak bisa banyak berharap lebih seperti tahun-tahun sebelumnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Binaan Lapas Tulungagung Produksi Celemek untuk Program MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-binaan-lapas-tulungagung-produksi-celemek-untuk-program-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-binaan-lapas-tulungagung-produksi-celemek-untuk-program-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Lapas Kelas IIB Tulungagung melibatkan narapidana dalam pelatihan konveksi celemek untuk Program MBG, sebagai bagian dari pembinaan mental, keterampilan, dan persiapan hidup pascahukuman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688c990bb7d92.webp" length="47938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 19:28:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, warga binaan, lapas tulungagung, produksi celemek, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>TULUNGAGUNG, SJP —</strong> Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung melatih warga binaan menjahit celemek pesanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelatihan ini berlangsung di dalam lapas dan melibatkan langsung narapidana.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ratusan celemek yang dijahit merupakan hasil kerja sama antara Lapas Tulungagung dan Yayasan Gusti Maringi Mukti, yang mendukung program MBG. Celemek-celemek tersebut akan digunakan oleh para juru masak dalam menyiapkan makanan bergizi untuk masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kalapas Kelas IIB Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, mengatakan pelatihan konveksi ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan teknis, tapi juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan karakter warga binaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Menjahit bukan sekadar pekerjaan, ini proses membentuk harapan dan membuka jalan menuju perubahan positif,” ujar Ma’ruf, Jumat (1/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Ma’ruf, keterampilan yang ditanamkan selama masa pidana akan menjadi bekal penting bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Pelatihan menjahit ini dia sebut sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian berkelanjutan di Lapas Tulungagung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini mengajarkan setiap langkah produksi, mulai dari membuat pola hingga menyelesaikan produk siap pakai. Pelatihan itu juga disebut mampu membangkitkan rasa percaya diri warga binaan dan menanamkan keyakinan bahwa mereka masih memiliki masa depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perwakilan Yayasan Gusti Maringi Mukti, Agung, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan warga binaan dalam produksi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hasil karya mereka bukan hanya berguna, tapi penuh makna. Kami bangga bisa turut mendorong proses pemberdayaan ini,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Lapas Tulungagung berharap program pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mendorong warga binaan berkarya, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa hukuman. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gandeng MORA Group, PT Pembangunan Peroemahan Djaja Akan Bangun Hotel Bintang 4 Pertama di Pasuruan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gandeng-mora-group-pt-pembangunan-peroemahan-djaja-akan-bangun-hotel-bintang-4-pertama-di-pasuruan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gandeng-mora-group-pt-pembangunan-peroemahan-djaja-akan-bangun-hotel-bintang-4-pertama-di-pasuruan</guid>
<description><![CDATA[ PT Pembangunan Peroemahan Djaja menggandeng Mora Group membangun hotel bintang empat dan perumahan di Pasuruan. Proyek seluas 18 hektare ini berlokasi di exit Tol Pasuruan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688b7075a6b51.webp" length="58332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 21:51:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Isbianto Hari Utomo</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Pasuruan, Perumahan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>PASURUAN, SJP — </strong>PT Pembangunan Peroemahan Djaja resmi menggandeng PT Mercusuar Bersinar Indonesia (MORA Group) untuk membangun hotel bintang empat pertama dan kawasan perumahan baru di Kota Pasuruan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di Surabaya pada Kamis (31/7/2025) oleh Direktur Utama PT Mercusuar Bersinar Indonesia, Andhy Irawan, bersama Mukhlison Fathowi dan Muhammad Khoiron selaku Direktur Utama PT Pembangunan Peroemahan Djaja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Proyek properti ini akan dikembangkan di lahan seluas 18 hektare di area <em>exit </em>Tol Pasuruan. Selain hotel, kawasan ini akan dilengkapi fasilitas komersial dan perumahan modern yang menjadi bagian dari pengembangan jangka menengah bertajuk <em>Pasuruan Grand City</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mukhlison Fathowi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari rencana ekspansi perusahaan untuk menghadirkan fasilitas hunian dan pariwisata baru di wilayah strategis Kota Pasuruan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Rencananya lahan seluas 18 hektare yang ada di <em>exit </em>Tol Pasuruan akan kami bangun komersial, perumahan, dan hotel bintang empat pertama di Kota Pasuruan,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Direktur Utama PT Mercusuar Bersinar Indonesia, Andhy Irawan, menyebut Pasuruan sebagai kota kunci di Jawa Timur yang memiliki potensi ekonomi luar biasa. Dia optimistis kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kehadiran PT Pembangunan Peroemahan Djaja adalah bukti keseriusan kami untuk membangun hotel dengan karakter yang kuat, modern, dan tetap menghadirkan pengalaman emosional khas Hemora,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Andhy menambahkan, pihaknya memilih PT Pembangunan Peroemahan Djaja sebagai mitra pengembangan karena percaya pada kepemimpinan Mukhlison Fathowi yang memiliki rekam jejak kuat di industri properti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pengalaman beliau yang luas memberi keyakinan bahwa proyek ini berada di tangan yang tepat,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kolaborasi ini diharapkan menjadi pemantik investasi lain dalam sektor properti dan pariwisata di Pasuruan. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Sapi Naik, Warga Dusun Brau di Kota Batu Makin Giat Beternak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-sapi-naik-warga-dusun-brau-di-kota-batu-makin-giat-beternak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-sapi-naik-warga-dusun-brau-di-kota-batu-makin-giat-beternak</guid>
<description><![CDATA[ Pasca-wabah PMK, semangat beternak sapi perah di Dusun Brau, Kota Batu, makin tinggi. Harga sapi melonjak, produksi susu stabil, dan peternak makin disiplin menjaga mutu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688b64b9eee53.webp" length="14864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 20:37:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Choirul Anwar</dc:creator>
<media:keywords>Kota Batu, Harga Sapi, Brau</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">KOTA BATU, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Gairah beternak sapi perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, meningkat signifikan pasca meredanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Kelompok Tani (Poktan) Margomulyo sekaligus pengurus Koperasi Margo Makmur Mandiri, Muhammad Munir, mengatakan harga sapi siap perah kini melonjak hingga Rp32 juta per ekor, dari sebelumnya hanya Rp25 juta. Hal itu justru memicu ketertarikan warga untuk kembali merawat sapi perah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kalau tahun lalu harga sapi siap perah sekitar Rp25 juta, sekarang bisa tembus Rp32 juta per ekor. Kenaikannya sekitar Rp4 juta sampai Rp7 juta. Tapi justru banyak yang tertarik merawat karena prospek ekonominya jelas,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini terdapat sekitar 600 peternak aktif di Dusun Brau, dengan populasi sapi perah mencapai 2.000 ekor. Produksi susu harian stabil di angka 10 ribu liter. Susu tersebut mayoritas disalurkan ke enam titik pengolahan, termasuk pabrik keju di Kota Batu dan pabrik besar lain di wilayah Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski harga susu masih berkisar Rp7.400–Rp7.500 per liter, Munir menyebut motivasi peternak kini tidak hanya pada hasil susu, tetapi juga pada nilai ekonomi sapi itu sendiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami ukur BJ (berat jenis) susu pagi sekitar 25–26, dan sore 24, di suhu 27 derajat Celsius. Itu standar pabrik. Peternak sekarang lebih disiplin, karena sapi bukan hanya penghasil susu, tapi juga aset bernilai tinggi,” imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, penggunaan alat ukur seperti laktodensimeter kini mulai lazim demi menjaga kualitas susu sesuai permintaan pabrik. Peternak makin sadar pentingnya perawatan ternak dan mutu produk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peningkatan minat warga dalam beternak turut memperkuat posisi Dusun Brau sebagai sentra susu terbesar di Kota Batu. Konsistensi distribusi susu harian yang mencapai 10 ribu liter menjadi bukti bahwa sektor peternakan rakyat ini terus berkembang pasca-wabah PMK. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Efisiensi Anggaran Pukul Sektor Hotel di Tulungagung, Okupansi Drop Drastis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/efisiensi-anggaran-pukul-sektor-hotel-di-tulungagung-okupansi-drop-drastis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/efisiensi-anggaran-pukul-sektor-hotel-di-tulungagung-okupansi-drop-drastis</guid>
<description><![CDATA[ Efisiensi anggaran pemerintah membuat okupansi hotel di Tulungagung jeblok di bawah 10 persen. PHRI menyebut sebagian hotel terancam tutup karena tak sanggup menutup biaya operasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688b350c9b4ef.webp" length="50920" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 17:39:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, phri tulungagung, hotel tulungagung, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>TULUNGAGUNG, SJP — </strong>Tingkat hunian hotel di Tulungagung anjlok drastis. Imbas kebijakan efisiensi anggaran pemerintah membuat okupansi turun di bawah 10 persen. Sebagian pelaku usaha di sektor perhotelan dan restoran pun terancam tutup.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tulungagung Rifqi Firmansyah menyatakan, kondisi ini merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Mayoritas hotel disebut tidak mampu menutup biaya operasional harian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami sedang merapatkan barisan untuk menyikapi dampak efisiensi ini. Okupansi hotel-hotel di bawah 10 persen, bahkan banyak yang menyatakan minus secara operasional. Ada yang mau dijual, ada yang disewakan, dan sebagian masih bertahan dengan berat,” ujar Rifqi, Kamis (31/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menjelaskan, sebelum ada efisiensi, pendapatan hotel didominasi dari kegiatan seremonial dan rapat instansi. Kini, sumber pendapatan itu hilang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dulu, pendapatan bisa 120 persen dari harga kamar berkat kegiatan-kegiatan seperti wisuda, rapat dinas, hingga acara komunitas. Tapi sekarang itu hilang,” tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari sekitar 70 anggota PHRI Tulungagung, lebih dari 80 persen disebut tengah mengalami tekanan berat. Selain pemutusan hubungan kerja (PHK), sejumlah unit usaha dilaporkan tutup total.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk menyelamatkan sektor ini, Rifqi mendorong pemerintah daerah lebih aktif menciptakan daya tarik wisata yang bisa dijual ke investor dan wisatawan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tulungagung saat ini bukan kota tujuan pendidikan, kesehatan, atau pemerintahan. Maka kita perlu punya ikon agar menarik untuk dikunjungi. Perlu duduk bareng dengan pemkab dan stakeholder lain untuk menyusun strategi ini,” tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menanggapi kondisi itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengakui, dampak efisiensi dirasakan luas, termasuk pada sektor perhotelan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dampaknya terasa, termasuk pada kegiatan wisuda dan rapat-rapat yang biasanya digelar di hotel. Kini kami banyak menggunakan pendopo kabupaten karena mengikuti arahan dari pemerintah pusat untuk efisiensi,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski begitu, Gatut menyatakan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Dia membuka ruang diskusi dengan PHRI untuk mencari solusi yang tidak melanggar aturan efisiensi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bisa saja kegiatan OPD digilir untuk tetap menghidupkan sektor hotel dan restoran, asalkan tetap sesuai pagu anggaran. Yang penting tidak ada pemborosan,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati juga menaruh harapan besar pada pengurus baru PHRI agar bisa menjadi mitra strategis pemkab dalam menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya yakin di bawah kepemimpinan baru, PHRI bisa bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan OPD lainnya agar sektor ini kembali menggeliat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua Baru Dikukuhkan, PHRI Tulungagung Siap Hadapi Tantangan Dunia Usaha</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketua-baru-dikukuhkan-phri-tulungagung-siap-hadapi-tantangan-dunia-usaha</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketua-baru-dikukuhkan-phri-tulungagung-siap-hadapi-tantangan-dunia-usaha</guid>
<description><![CDATA[ Meski menghadapi tekanan ekonomi, Ketua PHRI optimistis sinergi antara pengurus baru dan pemerintah daerah akan memperkuat daya tahan sektor perhotelan dan restoran di Tulungagung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688b28cc45938.webp" length="74648" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 16:59:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, suara jatim post, phri tulungagung</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TULUNGAGUNG, SJP </strong>- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tulungagung resmi mengukuhkan kepengurusan barunya untuk periode 2025-2030 dalam sebuah seremoni di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (30/7/2025).</p>
<p>Rifqi Firmansyah didapuk sebagai Ketua BPC PHRI Tulungagung, menggantikan pengurus sebelumnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, Rifqi menyebut momen ini sebagai hari bersejarah bagi PHRI Tulungagung. Ia menekankan pentingnya regenerasi organisasi demi menjawab tantangan dunia usaha yang kian kompleks.</p>
<p>“Hari ini bukan hanya tentang pelantikan, tapi juga tentang semangat baru yang dibawa oleh pengurus baru. Kita akan fokus meningkatkan kualitas SDM dari seluruh anggota, baik dari hotel, restoran, cafe, bakery hingga jasa katering,” ujar Rifqi.</p>
<p>Ia juga menyoroti peran strategis PHRI sebagai jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Menurutnya, banyak pelaku usaha anggota PHRI mengeluhkan berbagai pembatasan yang memengaruhi kegiatan usaha mereka.</p>
<p>“Beberapa anggota menyampaikan keluhan soal pembatasan kegiatan seperti wisuda dan kegiatan rekreasi di hotel. Kita berharap ada kebijakan yang lebih bersahabat ke depannya,” katanya.</p>
<p>Meski menghadapi tekanan ekonomi, Rifqi optimistis sinergi antara pengurus baru dan pemerintah daerah akan memperkuat daya tahan sektor perhotelan dan restoran di Tulungagung.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pengurus baru PHRI.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa tantangan sektor pariwisata saat ini cukup berat, terutama akibat kebijakan efisiensi anggaran yang membatasi kegiatan dinas dan pertemuan di hotel.</p>
<p>“Pertumbuhan sektor ini sempat membaik usai pandemi COVID-19, namun kembali melambat di tahun 2023 dan 2024. Bahkan, pada Mei 2025 tingkat penghunian kamar hotel (TPK) di Tulungagung hanya mencapai 31,37 persen,” ungkapnya.</p>
<p>Meski demikian, Bupati Sunu tetap percaya bahwa tantangan dapat menjadi peluang jika dihadapi bersama. Ia pun mendorong PHRI Tulungagung untuk menjadi wadah yang solid dan kolaboratif dalam menyuarakan aspirasi pelaku usaha.</p>
<p>“Kami dari Pemkab siap berkolaborasi. PHRI harus jadi dirigen yang mampu mengarahkan dan menyatukan pelaku usaha agar mampu tumbuh bersama,” tegasnya.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Bupati juga mengapresiasi semangat baru yang dibawa oleh kepengurusan PHRI kali ini. Ia berharap organisasi ini tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tapi juga mampu berkontribusi nyata untuk kemajuan Tulungagung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Bawang Merah di Pacitan Melambung Hingga Rp 60 Ribu, Ini Penyebabnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-bawang-merah-di-pacitan-melambung-hingga-rp-60-ribu-ini-penyebabnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-bawang-merah-di-pacitan-melambung-hingga-rp-60-ribu-ini-penyebabnya</guid>
<description><![CDATA[ Pada Kamis 31 Juli 2025, harga bawang merah yang biasanya di kisaran Rp35 ribu per kilogram, kini naik drastis di kisaran Rp55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688afdb807ea7.webp" length="45640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 10:24:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rizqi Ardian</dc:creator>
<media:keywords>komoditas, pasar, bawang, bumbu, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PACITAN, SJP –</strong> Harga bawan merah di Kabupaten Pacitan melonjak tajam hingga Rp60 ribu per kilogram. Kenaikan harga kebutuhan dapur ini diduga karena banyaknya petani bawang yang gagal panen.</p>
<p>Kenaikan harga bawang merah ini jelas mencekik warga dan para pedagang yang menjadikan bawang merah sebagai kebutuhan untuk memasak dan bumbu dagangan mereka.</p>
<p>Dilansir dari Beritasatu.com, di Pasar Margomulyo, Kecamatan Punung, harga bawang merah kini berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga masih relatif terjangkau, yakni Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.</p>
<p>Kondisi ini mulai dirasakan pedagang maupun pembeli sejak tiga hari terakhir. Para pedagang mengaku kesulitan menyesuaikan harga dengan kemampuan beli masyarakat yang terus merosot. Bahkan sebagian pedagang terpaksa mengurangi stok untuk menghindari kerugian lebih lanjut.</p>
<p>“Pembeli saat ini lebih memilih mengurangi pembelian, biasanya beli setengah kilo, kini hanya beli seperempat,” ujar Heni, salah seorang pedagang seperti dilansir suarajatimpost dari kanal Beritasatu.com, Kamis (31/7/2025).</p>
<p>Tak hanya bawang merah, harga bawang putih pun ikut naik tajam, dari sebelumnya Rp19 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram. Di sisi lain, harga cabai rawit terpantau lebih stabil, bahkan sedikit menurun dari Rp45 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.</p>
<p>Lonjakan harga bumbu dapur ini menambah beban warga yang sehari-hari harus berjibaku dengan kebutuhan pokok. Sementara itu, belum ada intervensi nyata dari pemerintah daerah untuk meredam gejolak harga maupun memberikan solusi bagi petani yang mengalami gagal panen. Rakyat kecil pun kembali menjadi korban pertama dari krisis pasokan ini. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong><br><strong>Sumber : </strong>Beritasatu.com</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Jatuh, Penyerapan Minim: Petani Tembakau di Probolinggo Tertekan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-jatuh-penyerapan-minim-petani-tembakau-di-probolinggo-tertekan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-jatuh-penyerapan-minim-petani-tembakau-di-probolinggo-tertekan</guid>
<description><![CDATA[ Harga tembakau di Probolinggo turun hingga 50 persen. Penyebabnya cuaca buruk dan belum adanya kepastian serapan dari gudang. Petani berharap ada solusi cepat dari pemerintah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6889c72c5f798.webp" length="84382" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 15:01:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Rahmad Soleh</dc:creator>
<media:keywords>Probolinggo, tembakau, petani, Dinas Pertanian, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">PROBOLINGGO, SJP —</span></strong><span lang="IN"> Harga tembakau di tingkat petani Kabupaten Probolinggo, mengalami penurunan tajam. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp35.000–Rp40.000 per kilogram, turun drastis dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp70.000 per kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi ini memicu kekhawatiran para petani, terutama karena dua faktor utama yang memengaruhi anjloknya harga: cuaca yang belum stabil dan ketidakpastian serapan dari gudang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Arief Kurniadi, menjelaskan bahwa cuaca yang masih sering hujan berdampak pada kualitas tembakau.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hujan masih sering terjadi sehingga bobot dan bebet tembakau menjadi turun,” ujar Arief, Rabu (30/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Faktor kedua yang memperparah kondisi pasar adalah belum adanya kepastian penyerapan dari sebagian besar gudang. Dari total 16 perusahaan atau gudang tembakau di Kabupaten Probolinggo, baru lima yang telah mengonfirmasi rencana serapan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Baru lima gudang yang memberikan kepastian. Sementara petani butuh jaminan serapan agar harga tidak semakin tertekan,” lanjut Arief.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kelima gudang yang telah mengirim data penyerapan ke Dinas Pertanian yakni:<o:p></o:p></span></p>
<ol start="1" type="1">
<li><span lang="IN">CV Jaya Abadi (Djarum): 3.000 ton<o:p></o:p></span></li>
<li><span lang="IN">CV Glagah Surya Abadi: 500 ton<o:p></o:p></span></li>
<li><span lang="IN">CV Lumbung Berkah: 500 ton<o:p></o:p></span></li>
<li><span lang="IN">CV Sumber Rejeki: 150–200 ton<o:p></o:p></span></li>
<li><span lang="IN">CV Top Sumber Sejahtera: 500 ton<o:p></o:p></span></li>
</ol>
<p><span lang="IN">Total serapan dari kelima gudang mencapai sekitar 5.200 ton.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk menanggapi situasi ini, Dinas Pertanian akan segera melakukan pendekatan ke gudang-gudang yang belum memberikan kepastian guna mendorong keterlibatan mereka dalam serapan hasil panen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami akan datangi gudang-gudang tersebut bersama sejumlah pihak untuk mendorong kepastian serapan dan melindungi hasil pertanian tembakau para petani,” tegas Arief.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Para petani berharap ada solusi cepat agar harga tembakau tidak terus jatuh, terlebih menjelang masa panen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Jika tidak ada kejelasan, harga bisa semakin jatuh dan kami yang rugi,” ujar Faridi, petani tembakau asal Kecamatan Gading.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Faridi berharap ada langkah konkret dari semua pemangku kepentingan agar petani bisa mendapat harga yang layak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami berharap ada kepastian harga dan serapan agar petani bisa tenang menjalani musim panen ini,” tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Inovasi Digital, CIMB Niaga Dukung UMKM Tulungagung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-inovasi-digital-cimb-niaga-dukung-umkm-tulungagung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-inovasi-digital-cimb-niaga-dukung-umkm-tulungagung</guid>
<description><![CDATA[ CIMB Niaga memperkuat layanan digital di Tulungagung guna mendukung pelaku UMKM. Layanan ini dilengkapi fitur pinjaman online dan bagian dari strategi keberlanjutan yang ramah lingkungan dan sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6889a7956391f.webp" length="69226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 12:47:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Beni Setiawan</dc:creator>
<media:keywords>Tulungagung, cimb niaga, bank niaga, octopay, suara jatim post</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">TULUNGAGUNG, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> —</strong> PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperluas jangkauan layanan digital ke berbagai daerah, termasuk Tulungagung, Jawa Timur. Melalui aplikasi Octo Mobile, Octo Clicks, BizChannel@CIMB, hingga Octo Merchant, CIMB Niaga menghadirkan solusi transaksi digital bagi nasabah perorangan maupun pelaku usaha.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Inovasi ini kami hadirkan sebagai bagian dari komitmen CIMB Niaga untuk memberikan layanan perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan efisien," ujar Rhena Octaria, <em>Head of Region </em>Jawa Timur CIMB Niaga dalam <em>media gathering</em>, Rabu (30/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rhena menjelaskan, potensi ekonomi Tulungagung, khususnya dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM), kerajinan, pertanian, dan kuliner, menjadi alasan pihaknya memperkuat layanan di wilayah tersebut. Kantor cabang yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman kini didukung layanan digital lengkap, termasuk pengajuan pinjaman secara daring.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Harapannya, nasabah di Tulungagung bisa mendapatkan pengalaman perbankan yang seamless, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis lokal," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari sisi keberlanjutan, CIMB Niaga juga aktif menjalankan bisnis ramah lingkungan. Hery Kurniawan, c<em>orporate communications head </em>CIMB Niaga, menyebut hingga kuartal I tahun 2025, sekitar 25 persen dari portofolio pembiayaan senilai Rp56,6 triliun diarahkan untuk mendukung ekonomi rendah karbon dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (s<em>ustainable development goals</em>/SDG).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami ingin tumbuh tidak hanya secara finansial, tapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan. Prinsip sustainability menjadi bagian penting dalam proses bisnis kami," ungkap Hery.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Secara kinerja, CIMB Niaga mencatat pertumbuhan positif pada kuartal pertama 2025. Laba sebelum pajak mencapai Rp2,2 triliun atau naik 3,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kredit tumbuh 8,7 persen menjadi Rp230,1 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp254,2 triliun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tak hanya sektor finansial, CIMB Niaga juga menggandeng United Nations Children’s Fund (UNICEF) untuk mendukung upaya pencegahan stunting, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Program ini merupakan bagian dari kontribusi perseroan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan semangat “<em>work from heart</em>,” CIMB Niaga menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra keuangan terpercaya di seluruh Indonesia, termasuk Tulungagung. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Melemah terhadap Dolar AS di Tengah Ketidakpastian Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-terhadap-dolar-as-di-tengah-ketidakpastian-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-terhadap-dolar-as-di-tengah-ketidakpastian-global</guid>
<description><![CDATA[ Rupiah ditutup melemah 0,28% ke Rp 16.409 per dolar AS akibat ketidakpastian global, negosiasi tarif AS-Uni Eropa dan AS-China, serta meningkatnya ketegangan geopolitik terkait Rusia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6888c9d547510.webp" length="58618" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 10:04:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Karolina Bupu</dc:creator>
<media:keywords>Kurs Rupiah, Nilai tukar rupiah, Rupiah, Dolar AS</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM—</strong>Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (29/7/2025). Rupiah ditutup turun sebesar 45,5 poin atau setara 0,28%, sehingga berada di posisi Rp 16.409 per dolar AS.</p>
<p>Sementara itu, indeks dolar AS mengalami kenaikan sebesar 0,23% dan mencapai angka 98,86. Sebelumnya, rupiah juga sempat ditutup melemah sebesar 43,5 poin atau 0,27%, ke level Rp 16.363,5 per dolar AS.</p>
<p>Analis mata uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa pada akhir pekan lalu menetapkan tarif dasar untuk sebagian besar barang impor dari Uni Eropa sebesar 15%. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan ancaman tarif sebelumnya yang bisa mencapai 30% atau bahkan lebih tinggi.</p>
<p>“Awalnya, kesepakatan ini meningkatkan optimisme pasar global. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa kenaikan tarif dari posisi terendahnya dalam sejarah justru dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memicu tekanan inflasi secara global,” jelas Ibrahim.</p>
<p>Lebih lanjut, Ibrahim menuturkan bahwa pertemuan antara pejabat perdagangan Amerika Serikat dan China di Stockholm pada hari Senin merupakan bagian dari putaran ketiga negosiasi. Tujuannya adalah memperpanjang masa jeda selama 90 hari yang telah disepakati sejak Mei lalu untuk meredam peningkatan tarif.</p>
<p>“Walaupun terlihat ada perkembangan positif dalam negosiasi, sentimen pasar masih rentan. Pelaku usaha dan investor masih khawatir terhadap dampak dari tarif baru dan ketidakpastian mengenai batas waktu yang ditetapkan Amerika Serikat pada 1 Agustus, yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan,” tambahnya.</p>
<p>Selain itu, Ibrahim juga menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik yang disebabkan oleh Presiden AS Donald Trump. Ia memperpendek batas waktu bagi Rusia untuk menunjukkan langkah nyata dalam mengakhiri konflik di Ukraina menjadi hanya 10 hingga 12 hari.</p>
<p>Trump juga menyampaikan bahwa sanksi akan diberlakukan jika Rusia tidak memberikan tanggapan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak dari Rusia dan semakin ketatnya ketersediaan energi global. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com</strong><br><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jurus Baru PKH: Puluhan KPM di Tumpang Malang Dibekali Skill Bikin Hampers</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jurus-baru-pkh-ratusan-kpm-di-tumpang-malang-dibekali-skill-bikin-hampers</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jurus-baru-pkh-ratusan-kpm-di-tumpang-malang-dibekali-skill-bikin-hampers</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan KPM di Tumpang, Malang, ikuti pelatihan hampers dari PKH. Ini langkah konkret agar mereka punya keterampilan dan bisa mandiri secara ekonomi, demi menekan kemiskinan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688859109b1c7.webp" length="75892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 12:17:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ashril Hafid</dc:creator>
<media:keywords>pkh tumpang, pemberdayaan keluarga, pelatihan hampers, pengentasan kemiskinan, kabupaten malang, pelatihan kpm, pelatihan ekonomi warga, skill kpm</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>MALANG, SJP —</strong> Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tumpang kini menjamah sektor keterampilan rumah tangga. Langkah ini diharapkan bisa menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) antusias mengikuti pelatihan pembuatan hampers atau hiasan hantaran. Ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan ekonomi warga kurang mampu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Koordinator PKH Kecamatan Tumpang, Roni Mustofa, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali KPM dengan keterampilan bernilai jual tinggi. Harapannya, setelah menguasai skill tersebut, peserta bisa membuka jasa pembuatan hampers dan meraup penghasilan tambahan bagi keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau sudah bisa, mereka bisa jual jasa atau produk hantarannya. Jadi tidak hanya dapat bantuan, tapi juga bisa mandiri secara ekonomi," ujar Roni, Selasa (29/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelatihan ini dipandu langsung oleh mentor berpengalaman, Shinta Furi, dan akan digelar secara berkelanjutan. Ini dilakukan hingga peserta benar-benar menguasai keterampilan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan, Roni memastikan akan ada lebih banyak program pemberdayaan lainnya yang datang. Dia juga sangat berharap dukungan dari berbagai pihak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan semacam ini disebut sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malang. Ini adalah upaya konkret untuk mengangkat harkat ekonomi masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Program ini akan terus berlanjut. Dan kami harap ke depan bisa didukung juga oleh Pemkab Malang. Tidak hanya Dinas Sosial, tapi juga dinas-dinas lain yang punya program pemberdayaan masyarakat," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Melemah, IHSG Dibuka Menguat ke 7.632,4</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-ihsg-dibuka-menguat-ke-76324</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-ihsg-dibuka-menguat-ke-76324</guid>
<description><![CDATA[ Rupiah melemah ke Rp16.345 per dolar AS pada 28 Juli 2025. Sementara IHSG naik 1,18% ke level 7.632,4. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688719caed734.webp" length="58618" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 10:05:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Karolina Bupu</dc:creator>
<media:keywords>Rupiah Melemah, IHSG Dibuka Menguat ke 7.632, 4</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARAJATIMPOST.COM—</strong>Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pada awal perdagangan hari Senin, 28 Juli 2025.</p>
<p>Mengacu pada data Bloomberg pukul 09.22 WIB, kurs rupiah di pasar spot exchange berada di level Rp 16.345 per dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 25,5 poin atau setara 0,16% dibandingkan posisi penutupan perdagangan pada akhir pekan sebelumnya.</p>
<p>Jika dibandingkan dengan mata uang Asia lainnya, Yen Jepang juga mengalami penurunan sebesar 0,14%. Sementara itu, dolar Hong Kong tercatat menguat tipis 0,02%, diikuti oleh dolar Singapura yang naik 0,05%. Di sisi lain, dolar Taiwan mengalami koreksi sebesar 0,03%.</p>
<p>Won Korea Selatan menunjukkan penguatan sebesar 0,19%, begitu pula peso Filipina yang naik 0,19%. Rupe India tercatat turun 0,13%. Sementara Yuan Tiongkok menguat 0,02%, ringgit Malaysia naik 0,18%, dan baht Thailand meningkat 0,09%.</p>
<p>Pada sektor pasar modal, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat setelah mencetak rekor baru di akhir pekan sebelumnya.</p>
<p>Pada pukul 09.09 WIB, IHSG tercatat naik sebesar 1,18% atau 88,97 poin ke level 7.632,4. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Sumber: Beritasatu.com<br>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mahasiswi Cantik Pegiat UMKM di Mojokerto, Bidik Potensi Jelang HUT RI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mahasiswi-cantik-pegiat-umkm-di-mojokerto-bidik-potensi-jelang-hut-ri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mahasiswi-cantik-pegiat-umkm-di-mojokerto-bidik-potensi-jelang-hut-ri</guid>
<description><![CDATA[ Mahasiswi cantik asal Kota Mojokerto ini pintar membaca peluang jika masyarakat di kelurahan seringkali mencari umbul-umbul sejak akhir Juli. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68877cd9b691b.webp" length="40238" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 21:47:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Syaiful Aries</dc:creator>
<media:keywords>Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MOJOKERTO, SJP</strong> - Siang itu panas terik matahari di Kota Mojokerto tak membuat para penggiat usaha mikro kecil menengah (UMKM) sepanjang Jalan HOS. Cokroaminoto, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari berkeluh kesah. </p>
<p>Terlebih, bagi pedagang bendera hingga pernak-pernik kelengkapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. </p>
<p>Semua mata tertuju pada lapak milik Marsela Febriani (20). Bagaimana tidak?, meski belum memasuki bulan Agustus. Ia sengaja mengawali atau mencuri start penjualan bendera dan umbul-umbul.</p>
<p>Bukan tanpa alasan, mahasiswi cantik asal Kota Mojokerto ini pintar membaca peluang jika masyarakat di kelurahan seringkali mencari umbul-umbul sejak akhir Juli. </p>
<p>"Biasanya kampung-kampung itu sejak akhir Juli mulai berburu, memasang, dan punya perencanaan tersendiri. Pak RT - RW biasanya sudah mulai pada nyari," kata Marsela, Senin (28/7/2025). </p>
<p>Gayung bersambut, ternyata Marsela ini bukan hanya menjual. Melainkan dia adalah produsen atau penjahit bendera. </p>
<p>Tentu, ia bisa menyesuaikan dengan permintaan pembeli. Malah, bukan hanya saat perayaan Agustusan saja. Pada hari-hari biasa, ia masih tetap melayani pesanan. </p>
<p>"Kami juga menerima pesanan, kebetulan kami jahit sendiri, bisa request," ujar mahasiswi yang akrab disapa Sella ini. </p>
<p>Mahasiswi Universitas Universitas Islam Majapahit (UNIM) ini menjual umbul-umbul dan bendera mulai dari harga Rp15 ribu hingga Rp300 ribu, hal itu tentu dipengaruhi oleh ukuran hingga kualitas. </p>
<p>Disela-sela kesibukannya kuliah, Sella tetap optimistis usaha yang ditekuninya ini mampu mencetak kemandirian hingga membuka lapangan pekerjaan. </p>
<p>Meski usianya masih muda, teknik pemasaran yang ia lakukan bisa dibilang seperti pengusaha pada umumnya. Sella sering memainkan diskon bahkan menggratiskan barang dagangannya kepada pembeli dengan syarat-syarat tertentu. </p>
<p>Ada diskon atau <em>fee</em> bagi pembeli yang pesan dengan jumlah banyak. Ia memberikan gratis bendera dengan kain halus yang disebutnya bisa bertahan hingga 2 tahun. </p>
<p>"Saat ini yang laku cepat terjual untuk umbul-umbul lambang Garuda Pancasila dan bendera dengan kain halus ini," ungkapnya.</p>
<p>Sela mengaku tidak mengambil untung banyak dari barang dagangannya ini. Sebab, ia meyakini telah menemukan teknik penjualan yang bisa sama-sama membuat senang amtara penjual dan pembeli. Meski untungnya tidak banyak namun kualitas terjaga pasti akan laku banyak dan pembeli akan kembali. </p>
<p>"Apabila dikalkulasi dengan beli bahan kain, jahit sendiri ya gak banyak untungnya," terangnya.</p>
<p>Meski saat ini mulai banyak pesaing penjualan serupa, ia tetap optimistis dan semangat berjualan dan membuka lapak jualannya mulai pukul 06.00 - 16.00 WIB setiap harinya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketika Roda Ekonomi tak Lagi Berputar Lincah: Kisah Perajin Velg di Kertosono yang Terjepit Sepi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketika-roda-ekonomi-tak-lagi-berputar-lincah-kisah-perajin-velg-di-kertosono-yang-terjepit-sepi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketika-roda-ekonomi-tak-lagi-berputar-lincah-kisah-perajin-velg-di-kertosono-yang-terjepit-sepi</guid>
<description><![CDATA[ Usaha stel velg di Kertosono, Nganjuk, alami kelesuan drastis. Pengrajin seperti Sueb (60) keluhkan turunnya pelanggan akibat ekonomi sulit dan gempuran velg murah online. Meskipun demikian, mereka tetap bertahan demi dapur keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6885af5dc7e03.webp" length="46314" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 12:01:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Kuswanto</dc:creator>
<media:keywords>Pengrajin, stel velg press, usaha sepi, geliat usaha, terdampak ekonomi, lesu, Kertosono, Nganjuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>NGANJUK, SJP — </strong>Denting palu yang dulu riuh membetulkan velg "peang" kini sayup-sayup terdengar di Kertosono, Nganjuk. Usaha stel velg pres, yang dulunya jadi tulang punggung ekonomi banyak keluarga, kini terseok-seok dihantam lesunya daya beli masyarakat dan gerusan zaman. Para pengrajin mengeluh, pesanan terjun bebas, memaksa mereka memutar otak demi dapur tetap mengepul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya Sueb (60), pria paruh baya yang sudah lebih dari 16 tahun setia dengan bisnisnya di Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono. Dia merasakan betul badai sepi ini. Jika dulu bisa melayani 10 sampai 15 kendaraan sehari, kini hanya 2 hingga 5 unit yang mampir ke bengkelnya. Sebuah penurunan drastis yang menyesakkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dulu ramai, Mas, orang datang bawa motor atau mobil untuk velg yang peang atau bengkok. Sekarang sepi, orang lebih memilih bertahan dengan kondisi velg seadanya karena uangnya dipakai untuk kebutuhan pokok," keluhnya, dengan nada getir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penurunan penghasilan ini tentu saja berdampak pada operasional usaha Sueb. Meski diimpit kondisi ekonomi, dia tetap membuka bengkelnya setiap hari, kecuali Jumat. Sebuah perjuangan tak kenal lelah demi keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tetep disyukuri mawon, kulo lek prei, anak bojo kulo mangan nopo, Mas," ungkap Sueb dengan logat Jawa khasnya, memancarkan keteguhan hati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Disinggung harga, pria yang akrab disapa Cak Sueb itu menjelaskan rincian tarifnya. Untuk stel velg bintang, dia mematok Rp60 ribu. Sementara untuk pemasangan ruji dan stel velg biasa, dikenakan Rp60 ribu ditambah biaya tenaga Rp50 ribu, jadi total Rp110 ribu. Cak Sueb juga menerima jasa stel velg mobil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau stel velg bintang harga Rp60 ribu, kalau masang ruji dan stel velg bukan bintang Rp60 ribu plus biaya tenaga Rp 50 ribu, jadi Rp 110 ribu," terang Sueb kepada Suarajatimpost, Ahad (27/7/2025) pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Faktor lain yang turut membebani, kata Sueb, adalah maraknya penjualan velg baru dengan harga miring di platform daring. Banyak konsumen kini lebih memilih mengganti dengan velg baru ketimbang memperbaiki yang lama, karena selisih harga yang kian tipis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau dulu orang mikir pres velg itu lebih hemat. Sekarang velg baru banyak yang murah dan tinggal pesan online. Kita jadi makin tersisih," tambahnya, menggambarkan persaingan yang tak terhindarkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski demikian, masih ada pelanggan setia yang memilih jalur perbaikan. Mereka yang ditemui di bengkel Sueb menyebut, memperbaiki velg lebih nyaman dan hemat dibanding membeli baru. Hasilnya pun dianggap memuaskan dan praktis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sudah langganan dari dulu. Kalau velg motor peang atau goyang, cukup datang ke sini, ditangani langsung dan selesai cepat," ujar Hendro, warga Desa Bangsri, yang mengaku sudah lebih dari lima tahun menjadi pelanggan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, dibanding mengganti velg baru yang harganya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, memperbaiki di bengkel lokal jauh lebih terjangkau. Untuk satu kali stel velg, pelanggan hanya perlu merogoh kocek antara Rp60.000, tergantung kerusakan yang ada.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski dihantam gempuran velg murah online dan lesunya daya beli, usaha stel velg pres di Kertosono tetap bertahan. Hubungan personal dan pelayanan langsung yang diberikan para pengrajin tak bisa tergantikan oleh kemudahan toko daring. Ini adalah tentang kepercayaan dan keahlian tangan yang masih dicari, meski jalannya kini tak semulus dulu. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>