<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; Putra Antama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/author/putra-antama</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; Putra Antama</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Tim Survei Nilai Ponpes Lirboyo Sangat Siap Sebagai Tuan Rumah Muktamar ke&amp;35 NU</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tim-survei-nilai-ponpes-lirboyo-sangat-siap-sebagai-tuan-rumah-muktamar-ke-35-nu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tim-survei-nilai-ponpes-lirboyo-sangat-siap-sebagai-tuan-rumah-muktamar-ke-35-nu</guid>
<description><![CDATA[ Tim survei lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah melakukan kunjungan resmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, kota Kediri. Kunjungan yang bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan Lirboyo sebagai salah satu calon tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU, dilakukan, Minggu (05/07/2026) kemarin.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4ba9a596fa1.webp" length="37518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 21:16:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Muktamar PBNU, Ponpes Lirboyo</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Tim survei lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah melakukan kunjungan resmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Kunjungan yang bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan Lirboyo sebagai salah satu calon tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU, dilakukan, Minggu (5/7/2026) kemarin. <br>​<br>Rombongan tim survei PBNU terdiri atas KH. Abdul Ghafur Maimoen, KH. Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah (Staf PBNU), dan Taufiq (PWNU). Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, yakni KH Adibusholeh Anwar, KH. Aminulloh Mahin, KH. Athoillah Anwar, beserta jajaran pengurus pondok.<br>​<br>Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo HM Abdul Mu'id Shohib, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut pihak Lirboyo memaparkan secara komprehensif mengenai kesiapan matang pondok untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.<br>​<br>"Kesiapan tersebut didukung oleh akses transportasi yang mudah melalui Bandara Dhoho Kediri, Bandara Juanda Surabaya, stasiun, dan terminal. Selain itu tersedia area parkir yang luas, ruang sidang yang representatif, akomodasi yang memadai di lingkungan pondok maupun hotel sekitar, sistem keamanan berbasis CCTV, serta layanan kesehatan yang didukung Rumah Sakit Umum Lirboyo dan rumah sakit rujukan di sekitarnya," ujar HM. Abdul Mu'id Shohib, Senin (6/7/2026). <br>​<br>Menurutnya, hasil peninjauan langsung oleh tim PBNU menunjukkan bahwa  berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan Muktamar telah dapat dipenuhi dengan sangat baik oleh pihak Pondok Pesantren Lirboyo. ​<br>​<br>HM. Abdul Mu'id Shohib menambahkan bahwa Pondok Pesantren Lirboyo, yang pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1999,  berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik apabila nantinya dipercaya secara resmi menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Komitmen ini ditujukan agar pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi di tubuh NU tersebut dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan khidmat.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, KH. Muhibul Aman Aly selaku perwakilan dari tim survei PBNU menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kesiapan Lirboyo .</p>
<p>"Pada intinya, secara umum Lirboyo sangat siap. Semua sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Muktamar sudah terpenuhi dengan  sempurna," ungkap KH. Muhibul Aman Aly.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laka Beruntung Libatkan 4 Kendaraan dan 1 Meninggal, Polisi Amankan Bocah 16 Tahun </title>
<link>https://suarajatimpost.com/laka-beruntung-libatkan-4-kendaraan-dan-1-meninggal-polisi-amankan-bocah-16-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laka-beruntung-libatkan-4-kendaraan-dan-1-meninggal-polisi-amankan-bocah-16-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Kecelakaan melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor. Saat melintas di Jalan KH Ahmad Dahlan, depan Resto O’Seafood, DWS yang mengemudikan Hyundai Palisade AG 55 SIS dengan kecepatan tinggi diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak Honda Scoopy AG 6027 VCA di depannya. Penumpang Scoopy, mahasiswi Fulan Zuleyka (19), meninggal di lokasi, sementara pengendara Naura Azwa mengalami luka di kaki, tangan, dan kepala.   ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a4ba92d04033.webp" length="50018" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 20:46:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri Kota, Kecelakaan, Satlantas Polres Kediri Kota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Seorang pengemudi berinisial DWS (16), warga Nganjuk, nyaris diamuk massa setelah terlibat kecelakaan beruntun di Kota Kediri pada Minggu malam sekitar pukul 22.00. Polisi segera mengamankan DWS untuk mencegah aksi main hakim sendiri.  </p>
<p>Kecelakaan melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor. Saat melintas di Jalan KH Ahmad Dahlan, depan Resto O’Seafood, DWS yang mengemudikan mobil Hyundai Palisade AG 55 SIS dengan kecepatan tinggi diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak Honda Scoopy AG 6027 VCA di depannya. Penumpang Scoopy, mahasiswi Fulan Zuleyka (19), meninggal di lokasi, sementara pengendara Naura Azwa mengalami luka di kaki, tangan, dan kepala.  </p>
<p>Mobil Hyundai kemudian hilang kendali, masuk jalur berlawanan, dan bertabrakan dengan Toyota Avanza AG 1605 XR. Benturan berlanjut mengenai Isuzu Panther AG 1837 EY yang berada di belakang Avanza. Seorang penumpang Panther, Ani Maskufah (50), warga Trenggalek, mengalami luka di dahi.  </p>
<p>Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman menyatakan, polisi masih mengumpulkan bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan.</p>
<p>"Kita kumpulkan keterangan 3 saksi dari tempat kejadian dan rekaman CCTV di sekitar lokasi," ujarnya, Senin (6/7/2026).  </p>
<p>Polisi juga menyelidiki mengapa DWS yang masih di bawah umur bisa mengemudi. Di dalam mobil terdapat dua orang dewasa bersama DWS.</p>
<p>"Pengemudi saat ini kita amankan untuk dimintai keterangan dengan didampingi orang tuanya karena di bawah umur. Masih kita dalami kenapa dia mengendarai mobil," tambahnya.  </p>
<p>Meski pelaku masih berusia 16 tahun, proses hukum tetap berjalan.</p>
<p>"Mungkin nanti sambil berjalan dalam pemeriksaan pasti didampingi orang tua karena masih di bawah umur. Tapi dipastikan untuk proses hukum atau pasal yang dikenakan tidak membedakan, cuma ada pendampingan dari orang tua," jelasnya.  </p>
<p>Penetapan tersangka maupun pasal yang dikenakan menunggu hasil pemeriksaan.</p>
<p>"Kita lakukan pemeriksaan dulu. Kalau sudah rampung baru kita gelar perkara. Bahannya kita siapkan dulu baru kita gelar perkara. Doakan saja semoga cepat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Matangkan Komposisi Skuad, Persik Kediri Bangun Tim Lebih Kompetitif Sambut Musim Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/matangkan-komposisi-skuad-persik-kediri-bangun-tim-lebih-kompetitif-sambut-musim-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/matangkan-komposisi-skuad-persik-kediri-bangun-tim-lebih-kompetitif-sambut-musim-baru</guid>
<description><![CDATA[ Pemain yang pergi, bertahan dan pemain baru yang pasti akan datang kini tengah terus dikaji secara matang, sesuai performa dan kebutuhan teknis tim untuk menghadapi kompetisi musim depan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a47951a41513.webp" length="39708" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 18:33:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Persik Kediri tengah menata komposisi skuad, untuk memastikan pemain, baik pemain lama yang bertahan dan pemain baru yang akan sesuai dengan kebutuhan tim. Manajer tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara menuturkan pembentukan komposisi skuad berjalan sesuai tahapan yang telah didiskusikan oleh manajemen. </p>
<p>Pemain yang pergi, bertahan dan pemain baru yang pasti akan datang kini tengah terus dikaji secara matang, sesuai performa dan kebutuhan teknis tim untuk menghadapi kompetisi musim depan. </p>
<p>"Setiap proses kami lakukan sesuai tahapan. Kami sedang mengevaluasi dan menata tim untuk musim depan. Tujuannya tentu untuk membangun tim yang lebih kompetitif," ujar pria yang akrab disapa Kuncara ini, Jumat (3/6/2026). </p>
<p>Persik Kediri sendiri selama beberapa pekan terakhir telah mengumumkan sejumlah pemain yang meninggalkan Stadion Brawijaya, kandang Persik Kediri. Terkait kapan pemain baru akan dikenalkan, Kuncara menegaskan hal tersebut akan dilakukan setelah semua proses dan tahapan yang harus dijalani untuk mendatangkan pemain baru selesai. </p>
<p>"Kami memahami banyak yang sudah menanti kabar terkait pemain baru, terimakasih atas perhatian dan antusiasmenya. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi ada kabar baik yang bisa kami bagikan," pungkasnya.</p>
<p>Persik Kediri mengakhiri musim 2025/2026 dengan berada di posisi 12 klasemen akhir. Klub berjuluk Macan Putih itu mengumpulkan 39 poin dari 34 pertandingan. </p>
<p>Adapun sejumlah pemain yang sudah angkat koper, dikarenakan masa peminjaman selesai seperti trio asal Persib Bandung yakni Henhen Herdiana, Rezaldi dan Al Hamra Hehanussa. Nama terakhir tampil cemerlang setelah kembali bergabung bersama Persik Kediri. Al Hamra Hehanussa tampil sebanyak 15 kali dan mencatatkan 1 gol selama masa peminjaman. </p>
<p>Pemain lain yang juga berakhir masa peminjamannya adalah M Firli dan Gavin Kwan. Kemudian ada juga yang pergi karena masa kontrak yang telah habis seperti Rodrigo Dias, Yandi Sofyand dan Irkham Mila serta sejumlah pemain muda. </p>
<p>"Kerja keras para pemain ini sangat berarti dalam perjalanan Persik Kediri di musim 2025/2026. Kami berterima kasih untuk dedikasi serta perjuangan para pemain di lapangan selama berkostum Persik Kediri. Semoga sukses selalu mengiringi perjalanan karir mereka di musim selanjutnya," ujar Kuncara beberapa waktu lalu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Hari Operasi Gabungan di Kota Kediri, 6.896 Batang Rokok Tanpa Pita Cukai Diamankan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-hari-operasi-gabungan-di-kota-kediri-6896-batang-rokok-tanpa-pita-cukai-diamankan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-hari-operasi-gabungan-di-kota-kediri-6896-batang-rokok-tanpa-pita-cukai-diamankan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam sidak yang berlangsung pada tanggal 1-2 Juli 2026, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 6.896 batang rokok ilegal dari empat lokasi di wilayah Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a46810ad5521.webp" length="34526" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 23:33:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bea cukai, satpol PP kota Kediri, rokok ilegal</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Dalam sidak yang berlangsung pada tanggal 1-2 Juli 2026, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 6.896 batang rokok ilegal dari empat lokasi di wilayah Kota Kediri. </p>
<p>Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi menjelaskan hasil operasi menunjukkan rokok ilegal masih beredar di seluruh wilayah kecamatan di Kota Kediri. Empat lokasi yang menjadi sasaran penindakan terdiri atas dua tempat di Kecamatan Kota, satu tempat di Kecamatan Pesantren, dan satu tempat di Kecamatan Mojoroto.</p>
<p>"Temuan ini menunjukkan masih adanya masyarakat yang mengedarkan rokok ilegal. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi menjual, menerima, maupun mengedarkan rokok ilegal karena tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum," ujar Paulusi, Kamis (2/7/2026). </p>
<p>Paulus menambahkan, para pelaku umumnya memasarkan rokok ilegal melalui toko kelontong. Operasi gabungan dilaksanakan secara mendadak (sidak) tanpa pemberitahuan sebelumnya dengan sasaran toko kelontong, lapak penjual, serta lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran rokok ilegal.</p>
<p>Sementara itu, Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama KPPBC TMC Kediri Moh Rifai menegaskan pihaknya terus berkomitmen memerangi peredaran barang kena cukai ilegal sebagai upaya melindungi penerimaan negara dari sektor cukai. Dari hasil penindakan tersebut, nilai barang yang diamankan mencapai Rp10.464.560 dengan estimasi potensi kerugian negara sebesar Rp6.842.689.</p>
<p>Selain penindakan, Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Kota Kediri juga terus memperkuat langkah preventif melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara tatap muka maupun melalui media daring dan media cetak.</p>
<p>"Kami berharap peredaran rokok ilegal dapat terus ditekan bahkan dihilangkan, sehingga tidak lagi menimbulkan kerugian bagi negara. Seluruh barang hasil penindakan akan diproses sesuai ketentuan Undang-Undang Cukai yang berlaku," jelasnya.</p>
<p>Tim gabungan yang melakukan operasi terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kediri dan Polres Kediri Kota. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Pengembangan Fasilitas Layanan Haji,  Pemkab Kediri Persiapkan Lahan 65 Hektar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-pengembangan-fasilitas-layanan-haji-pemkab-kediri-persiapkan-lahan-65-hektar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-pengembangan-fasilitas-layanan-haji-pemkab-kediri-persiapkan-lahan-65-hektar</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Kediri optimis Bandara Internasional Dhoho dapat mulai beroperasi sebagai embarkasi haji pada tahun 2027. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202607/image_870x580_6a467aacd8493.webp" length="20966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 22:35:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Kediri, Haji, Kediri Embarkasi Haji</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Kediri serius mempersiapkan diri sebagai embarkasi haji pada tahun 2027. Persiapan baik untuk jangka pendek dan jangka panjang, dilakukan untuk mendukung hal tersebut. </p>
<p>Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, menuturkan berbagai infrastruktur penunjang saat ini terus disiapkan. Mulai dari jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga akses tol menuju Bandara Dhoho yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.</p>
<p>Selain akses transportasi, layanan kesehatan di sekitar kawasan bandara juga mulai dipersiapkan untuk mendukung pelayanan jemaah haji.</p>
<p>“Dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kediri bahkan menyiapkan lahan seluas 65 hektare yang berada sekitar satu kilometer dari Bandara Dhoho untuk mendukung pengembangan fasilitas pelayanan haji,” ujar Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Kamis (2/7/2026). </p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kediri optimis Bandara Internasional Dhoho dapat mulai beroperasi sebagai embarkasi haji pada tahun 2027. Dukungan akomodasi juga telah disiapkan dengan sekitar 10 hotel di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri yang kapasitasnya mencapai 748 kamar.</p>
<p>Sebelumnya pada Rabu (1/7/2026) Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. </p>
<p>Rapat tersebut membahas kesiapan teknis dan operasional embarkasi haji, mulai dari infrastruktur bandara, aksesibilitas, kebutuhan sumber daya manusia, hingga skema operasional penerbangan dan mitigasi risiko.</p>
<p>Dalam pembahasan itu, Bandara Dhoho menjadi salah satu opsi embarkasi haji bagi sekitar 10 hingga 12 kabupaten/kota di wilayah Mataraman. Dalam kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan penambahan embarkasi harus mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi pelayanan jemaah.</p>
<p>"Kesiapan sarana prasarana, SDM, regulasi, hingga simulasi operasional menjadi hal penting sebelum embarkasi baru mulai dioperasikan," ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>APBN di Kediri Raya Lesu, Belanja Minim, Insentif Fiskal Masih Nihil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/apbn-di-kediri-raya-lesu-belanja-minim-insentif-fiskal-masih-nihil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/apbn-di-kediri-raya-lesu-belanja-minim-insentif-fiskal-masih-nihil</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data yang dihimpun, total penerimaan negara yang berhasil dibukukan mencapai Rp8.649,45 miliar. Angka tersebut terdiri dari sektor perpajakan sebesar Rp8.443,30 miliar yang mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 10,87%. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a4289970c88f.webp" length="5136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 08:30:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KPPN Kediri, APBN Kediri Raya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Realisasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kediri Raya hingga akhir Mei 2026 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. </p>
<p></p>
<p>Penurunan ini terjadi baik pada sektor penerimaan negara maupun penyerapan belanja.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun, total penerimaan negara yang berhasil dibukukan mencapai Rp8.649,45 miliar. Angka tersebut terdiri dari sektor perpajakan sebesar Rp8.443,30 miliar yang mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 10,87%.</p>
<p></p>
<p>Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru tumbuh positif atau ekspansi sebesar 2,39% dengan nilai Rp205,45 miliar.</p>
<p></p>
<p>Berikut adalah rincian capaian penerimaan pajak di berbagai wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) di Kediri Raya hingga Mei 2026:</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Kediri (Kota Kediri): Mengumpulkan Rp121,15 miliar atau 31,96% dari target tahun 2026. Sektor ini tumbuh positif sebesar 12,97% secara tahunan (Year on Year/YoY).</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Pare (Kab. Kediri &amp; Kab. Nganjuk): Mengantongi Rp335,3 miliar atau 30,73% dari target, dengan pertumbuhan plus 25,74%.</p>
<p></p>
<p>KPP Pratama Tulungagung (Kab. Tulungagung &amp; Kab. Trenggalek): Membukukan penerimaan Rp257,74 miliar (30,82% dari target). Rinciannya, Kabupaten Tulungagung menyumbang Rp216,52 miliar dan Kabupaten Trenggalek sebesar Rp40,2 miliar.</p>
<p></p>
<p>KPPBC TMC Kediri: Mencapai 30,70% dari target, yang berasal dari Bea Masuk sebesar Rp1,18 miliar (42,4%) dan Cukai sebesar Rp8.009,09 miliar (30,70%).</p>
<p></p>
<p>Dari sisi pengeluaran, realisasi belanja di wilayah Kediri Raya baru terserap sebesar 10,36% atau senilai Rp3.426,6 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk Belanja Pegawai sebesar Rp483,53 micro, Belanja Barang sebesar Rp218,53 miliar, dan Belanja Modal sebesar Rp29,23 miliar. Sementara itu, Belanja Bantuan Sosial yang dikelola oleh UIN Syekh Wasil dilaporkan belum ada penyerapan sama sekali.</p>
<p></p>
<p>Kepala KPPN Kediri, Moch. Izma Nur Choironi, memaparkan rincian serapan anggaran berdasarkan wilayah administrasi.</p>
<p></p>
<p>"Dari sisi serapan wilayah, Kabupaten Trenggalek mencatat serapan tertinggi sebesar Rp170,53 miiliar (11,75%), disusul Kabupaten Kediri sebesar Rp231,92 miliar (11,24%), Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,11 miliar (10,36%), dan Kota Kediri sebesar Rp147,86 miiliar (10,15%)," ujar Moch. Izma Nur Choironi, Senin (29/06/2026).</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, anggaran Belanja Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan tipis sebesar 1,06% secara tahunan (YoY). Realisasi TKD ini meliputi Dana Bagi Hasil sebesar Rp95,54 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp1.835,93 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik sebesar Rp541,68 miliar. Untuk DAK Fisik, saat ini tercatat belum ada realisasi.</p>
<p></p>
<p>"Sedangkan Insentif Fiskal yang diberikan kepada daerah dengan prestasi kinerja tertentu belum ada realisasi dan Dana Desa sebesar 220,88 miliar," tambah Izma.</p>
<p></p>
<p>Meski kinerja umum APBN melambat, program dukungan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran modal usaha justru menunjukkan tren positif. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kediri Raya mencapai Rp2.074,52 miliar, atau melonjak 16,88% secara nominal dibandingkan tahun lalu, meskipun jumlah debitur sedikit turun 1,37% menjadi 42.867 orang.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan signifikan juga terlihat pada program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang menyasar pelaku usaha kecil.</p>
<p></p>
<p>"Sedangkan Penyaluran UMi menunjukkan ekspansi secara YoY, jumlah debitur sebesar 8.183 tumbuh sebesar 90,37% dengan nilai penyaluran sebesar Rp28,78 miliar ekspansi sebesar 81,28%," pungkas Izma. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terinspirasi Semangat Bung Karno, Siswa Asal Tulungagung Juarai Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terinspirasi-semangat-bung-karno-siswa-asal-tulungagung-juarai-lomba-lukis-wajah-putra-sang-fajar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terinspirasi-semangat-bung-karno-siswa-asal-tulungagung-juarai-lomba-lukis-wajah-putra-sang-fajar</guid>
<description><![CDATA[ Aria mengatakan, proses 8 jam melukis wajah Bung Karno terinspirasi karena jiwa patriot dan semangat Putra Sang Fajar, sebutan Presiden Pertama RI. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a41307920248.webp" length="35714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 22:01:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ir Soekarno, bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Senyum membanggakan terpancar dari wajah Aria Hanan Akbar Narendra. Setelah menghabiskan waktu berjam-jam, Aria berhasil menjadi juara 1 kategori SMA dalam Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. </p>
<p>Aria mengatakan, proses 8 jam melukis wajah Bung Karno terinspirasi jiwa patriot dan semangat Putra Sang Fajar, sebutan Presiden Pertama RI. </p>
<p> "Hal itu lah yang mendukung saya menggoreskan semangat Bung Karno di atas kanvas," jelasnya, Minggu, (28/06/2026). </p>
<p>Pemuda siswa MAN 1 Tulungagung itu berharap event semacam ini bisa terus diadakan agar seniman bisa mengekspresikan jiwa juang Bung Karno sebagai pahlawan pendiri Bangsa. </p>
<p>Lomba lukis wajah Putra Sang Fajar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pada Juni 2026 ini. </p>
<p>Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana menuturkan karya-karya pilihan itu hasilnya sangat membanggakan. </p>
<p>Sebagai penggemar lukisan, Bunda Renny, sapaan akrabnya, menilai melukis wajah memiliki kesulitan tersendiri. Pasalnya dalam melukis wajah dibutuhkan ketelitian dan kesesuaian wajah. Terlebih yang dilukis adalah sosok Sang Proklamator, Ir. Soekarno. Bunda Renny menambahkan jika dilihat sekilas, hampir semua lukisan mirip dengan Presiden Pertama Indonesia tersebut. </p>
<p>Oleh karena itu, hasil karya peserta terpilih akan dipajang di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta. "Kalau kita tidak melihat dengan jelas, semuanya mirip Bung Karno," tuturnya. </p>
<p>Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar diikuti total 171 pendaftar, dengan rincian pelajar tingkat SMP sebanyak 85 peserta, SMA 24 peserta dan kategori umum 62 peserta. Setiap kategori diambil tiga terbaik dengan total hadiah sebesar Rp17.500.000. </p>
<p>Selain dari wilayah eks karesidenan Kediri, peserta datang dari Jombang, Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, dan Gresik. Kemudian untuk luar provinsi Jawa Timur, ada pula dari DKI Jakarta, Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa tengah, seperti Magelang, Pekalongan dan Pati. </p>
<p>Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti lomba lukis itu pun diakui penyelenggara melebih target yang diharapkan. "Mudah-mudahan acara ini bisa lebih besar lagi, baik peserta dan hadiahnya maupun proses pelaksanaannya," tambah Bunda Renny. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lomba Lukis Putra Sang Fajar, Lewat Goresan Kanvas Generasi Muda Kenang dan Teladani Bung Karno</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lomba-lukis-putra-sang-fajar-lewat-goresan-kanvas-generasi-muda-kenang-dan-teladani-bung-karno</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lomba-lukis-putra-sang-fajar-lewat-goresan-kanvas-generasi-muda-kenang-dan-teladani-bung-karno</guid>
<description><![CDATA[ Melalui karya seni yang dibuat, generasi muda diharapkan bisa meneladani sosok Bung Karno dan terispirasi untuk lebih giat belajar. Tumbuh menjadi pribadi yang berani, berkarakter serta memiliki semangat tinggi dalam menggapai mimpi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3fdb828c433.webp" length="34592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 21:33:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PDIP Kabupaten Kediri, bung karno</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Peringatan Bulan Bung Karno menjadi momen untuk mengenang kepahlawanan sosok Bapak Proklamator bangsa. Terutama di kalangan generasi muda, baik itu kalangan milenial maupun Gen Z. </p>
<p></p>
<p>Hal tersebut seperti yang terlihat dalam Lomba melukis wajah Putra Sang Fajar yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik perhatian kalangan anak muda dan para seniman berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p></p>
<p>Kompetisi yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) ini diikuti ratusan peserta yang dibagi dalam kategori pelajar dan umum. Para peserta yang datang dari seluruh Indonesia secara antusias mengenang dan mengekspresikan kekaguman mereka terhadap sosok Bung Karno lewat goresan cat di atas kanvas.</p>
<p></p>
<p>Ketua panitia penyelenggara, Adi Suwignyo menyampaikan, lomba lukis wajah Putra Sang Fajar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pada Juni 2026 ini. </p>
<p></p>
<p>“Lomba ini selain menjadi ruang kompetisi bakat lukis, kita ingin memperkenalkan kepada generasi muda utamanya pelajar SMP-SMA supaya tahu dan mengenal sosok Bung Karno,” kata Adi Suwignyo yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Sabtu (27/6/2026). </p>
<p></p>
<p>Harapan itu ditambahkan Adi Suwignyo, seperti yang arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Tokoh yang akrab disapa Mas Dhito itu dalam arahannya meminta Bulan Bung Karno sebagai momen untuk kembali mengenang dan meneladani sosok Bung Karno. </p>
<p></p>
<p>Melalui karya seni yang dibuat, generasi muda diharapkan bisa meneladani sosok Bung Karno dan terispirasi untuk lebih giat belajar. Tumbuh menjadi pribadi yang berani, berkarakter serta memiliki semangat tinggi dalam menggapai mimpi.</p>
<p></p>
<p>Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti lomba lukis itu pun diakui Adi Suwignyo diluar dari target. Keseluruhan ada 171 pendaftar, dengan rincian pelajar tingkat SMP sebanyak 85 peserta, SMA 24 peserta dan kategori umum 62 peserta. </p>
<p></p>
<p>Selain dari wilayah eks karesidenan Kediri, peserta datang dari Jombang, Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, dan Gresik. Kemudian untuk luar provinsi Jawa Timur, ada pula dari DKI Jakarta, Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa tengah, seperti Magelang, Pekalongan dan Pati. </p>
<p></p>
<p>“Ini menandakan semangat dan kecintaan para peserta khususnya anak-anak muda terhadap sosok Sang Proklamator sangat tinggi,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu peserta lomba lukis, Amelia Kerisma, 13, asal Kepanjen, Malang mengaku antusias untuk mengikuti perlombaan yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut. Untuk mengikuti lomba, pelajar SMP tersebut mengaku berangkat dari Malang dengan menggunakan kereta.</p>
<p>“Sangat senang bisa ikut lomba lukis ini, tadi berangkat jam setengah lima pagi,” akunya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Kediri Bersama Masyarakat Bahu Membahu Bersihkan Sungai Kedak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-bersama-masyarakat-bahu-membahu-bersihkan-sungai-kedak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-bersama-masyarakat-bahu-membahu-bersihkan-sungai-kedak</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin serta ratusan relawan, komunitas dan anggota masyarakat lainnya turun ke sungai Kedak, bahu membahu membersihkan sungai yang sedang surut tersebut. Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, menuturkan bahwa kerja bakti ini merupakan langkah awal untuk mengembalikan kesehatan sungai di Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e41aa7ea91.webp" length="89850" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 17:06:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Sungai Kediri, kebersihan sungai, wali kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin serta ratusan relawan, komunitas dan anggota masyarakat lainnya turun ke sungai Kedak, bahu membahu membersihkan sungai yang sedang surut tersebut.</p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, menuturkan bahwa kerja bakti ini merupakan langkah awal untuk mengembalikan kesehatan sungai di Kota Kediri.</p>
<p>"Hari ini kita kerja bakti bersama untuk membangkitkan kembali kesehatan sungai. Sungai Kedak ini termasuk yang tercemar sedang. Karena itu kita ingin berupaya mengembalikan kesehatan sungai dengan membersihkan lingkungan di sekitar aliran sungai. Ini sangat penting, jangan sampai masyarakat yang kehidupannya bergantung pada sungai justru terdampak karena kondisi sungainya tercemar sehingga memengaruhi kesehatan masyarakat," ujarnya, Jumat, (26/06/2026). </p>
<p></p>
<p>Mbak Wali berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar sungai, agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai.</p>
<p></p>
<p>"Harapannya bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya yang ada di sekitar sungai. Jangan sampai masyarakat membuang sampah di sungai. Ini menjadi upaya bersama untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian sungai sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sekitar 700 orang. Mereka berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), perguruan tinggi, relawan, komunitas penggerak lingkungan, serta berbagai mitra.</p>
<p></p>
<p>“Hari ini yang terlibat kurang lebih 700 personel yang terdiri dari OPD, kampus, relawan, penggerak lingkungan, termasuk dukungan penebaran bibit ikan tawes dari teman-teman WWI,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Indun menjelaskan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui aksi nyata menjaga sungai. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti tidak membuang sampah ke sungai.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menyebut hasil pemantauan kualitas air menunjukkan enam sungai di Kota Kediri masih berada di bawah baku mutu sehingga diperlukan langkah tindak lanjut bersama akademisi untuk meningkatkan kualitas air.</p>
<p></p>
<p>“Harapannya kegiatan ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Minimal masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai,” pungkasnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu relawan, Eky Ayu Wirasti, mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih-bersih sungai menjadi pengalaman yang berharga karena dapat ikut membantu masyarakat membersihkan kawasan sekitar Sungai Kedak. </p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah bisa ikut membantu warga di sini membersihkan area sekitar. Kegiatannya seru, bagus, dan semua kompak. Harapan saya, kita semua bisa saling menjaga lingkungan agar tetap bersih. Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai juga semakin peduli terhadap lingkungan sekitarnya," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Selain aksi bersih-bersih, dilakukan pula menebaran benih ikan di sungai sebagai upaya mendukung pemulihan ekosistem perairan dan menjaga kelestarian lingkungan. </p>
<p></p>
<p>Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Kediri berupa 50 bibit tanaman bambu kuning dan tabebuya untuk mendukung penghijauan kawasan Kota Kediri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabupaten Kediri Ajukan Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Buka Kemungkinan Tuan Rumah Bersama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kabupaten-kediri-ajukan-tuan-rumah-porprov-jatim-2029-buka-kemungkinan-tuan-rumah-bersama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kabupaten-kediri-ajukan-tuan-rumah-porprov-jatim-2029-buka-kemungkinan-tuan-rumah-bersama</guid>
<description><![CDATA[ Dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur, KONI Kabupaten Kediri memaparkan berbagai potensi yang dimiliki daerahnya untuk mendukung penyelenggaraan Porprov. Mulai dari kesiapan venue olahraga, fasilitas penginapan, rumah sakit, rumah makan, hingga dukungan sektor UMKM dan destinasi wisata unggulan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d3e93385b8.webp" length="31792" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 22:05:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI Kabupaten Kediri, Porprov Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selain Kota Kediri, KONI Kabupaten Kediri turut mengajukan Kabupaten Kediri sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2029. </p>
<p>Dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur, KONI Kabupaten Kediri memaparkan berbagai potensi yang dimiliki daerahnya untuk mendukung penyelenggaraan Porprov. Mulai dari kesiapan venue olahraga, fasilitas penginapan, rumah sakit, rumah makan, hingga dukungan sektor UMKM dan destinasi wisata unggulan.</p>
<p>"Kami menyampaikan fasilitas dan venue olahraga yang bisa digunakan untuk penyelenggaraan Porprov 2029. Selain itu juga fasilitas pendukung lainnya seperti penginapan, rumah sakit, rumah makan, UMKM, hingga potensi pariwisata unggulan yang ada di Kabupaten Kediri," ungkap Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, Kamis, (25/6/2026). </p>
<p>Hakim mengungkapkan, pengajuan tersebut didasari oleh komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendukung pengembangan olahraga, termasuk pembangunan dan peningkatan fasilitas olahraga. </p>
<p>"Yang mendasari pengajuan ini adalah adanya komitmen dari Bupati Kediri untuk mendukung penyelenggaraan olahraga serta pembangunan fasilitas olahraga di Kabupaten Kediri. Selain itu, kami juga memiliki ketersediaan fasilitas pendukung seperti hotel dan penginapan yang memadai," tambah Hakim. </p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa dukungan dari Bupati Kediri menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pihaknya mengajukan diri sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut.</p>
<p>Menurutnya, dukungan Bupati Kediri selama ini sudah terlihat melalui pembangunan dan perbaikan sejumlah sarana olahraga, termasuk Stadion Gelora Daha Jayati dan berbagai fasilitas olahraga lainnya yang berada di Kabupaten Kediri.</p>
<p>Hakim menjelaskan, apabila Kabupaten Kediri dipercaya menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029, KONI akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait, termasuk sektor swasta, untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan penyelenggaraan event tersebut.</p>
<p>"Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dan pihak swasta agar dapat bersama-sama mendukung dan menyukseskan event olahraga bergengsi di Jawa Timur ini," katanya.</p>
<p>Mengenai kemungkinan menjadi tuan rumah bersama dengan Kota Kediri, Hakim menilai peluang tersebut terbuka. Menurutnya, letak geografis Kabupaten Kediri dan Kota Kediri yang saling berdekatan dapat menjadi keuntungan tersendiri, terutama mengingat Porprov melibatkan sekitar 60 cabang olahraga yang membutuhkan banyak venue pertandingan.</p>
<p>"Kemungkinan itu ada. Kabupaten dan Kota Kediri sangat berdekatan, sementara Porprov membutuhkan venue untuk puluhan cabang olahraga," pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya beberapa waktu lalu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa agar Porprov Jatim 2029 dapat diadakan di wilayah Kabupaten Kediri dan kota/kabupaten sekitar. </p>
<p>Selain ke Gubernur Jatim, komunikasi juga akan dijalin dengan kepala daerah di sekitar wilayah Kabupaten Kediri.</p>
<p>"Karena biasanya tidak di satu daerah, saya akan komunikasi dengan Blitar, atau mungkin Tulungagung, atau Trenggalek atau mungkin Kota Kediri, itu yang akan kita lakukan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Kediri Masih Terus Kaji Kebijakan Sekolah 5 Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-kediri-masih-terus-kaji-kebijakan-sekolah-5-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-kediri-masih-terus-kaji-kebijakan-sekolah-5-hari</guid>
<description><![CDATA[ Penetapan kebijakan 5 hari sekolah sendiri telah diatur pemerintah pusat melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Pun demikian, tak dipungkiri di tingkat daerah kebijakan tersebut tidak serta merta dapat diterima jika diterapkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d3a17f3617.webp" length="25796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 21:31:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Kediri, Sekolah 5 Hari, sekolah Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji dan menjaring aspirasi masyarakat terkait rencana pelaksanaan kebijakan 5 hari sekolah. </p>
<p>Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam kajian tersebut untuk menyempurnakan kebijakan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. </p>
<p>"Sampai saat ini masih pada tahap penyusunan kajian dan penjaringan aspirasi masyarakat, sehingga belum ada keputusan final," ujar Mas Dhito , sapaan akrab, Bupati Kediri, Kamis, (25/6/2026). </p>
<p>Menurut Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri juga membuka masukan dan pandangan dari kalangan legislatif terkait kebijakan tersebut.</p>
<p>Penetapan kebijakan 5 hari sekolah sendiri telah diatur pemerintah pusat melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017. Pun demikian, tak dipungkiri di tingkat daerah kebijakan tersebut tidak serta merta dapat diterima jika diterapkan.</p>
<p>Seperti pengaruhnya terhadap peran strategis Madrasah Diniyah dan TPQ sebagai lembaga pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan yang ada di tengah masyarakat. Untuk itu </p>
<p>"Nanti kita cari formulanya, antara tetap 6 hari sekolah atau 5 hari sekolah ini masih akan kita kaji," tandasnya.</p>
<p>Sebelum ini Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri menyurati Bupati Kediri terkait wacana kebijakan tersebut.</p>
<p>Ketua LPBHNU Kabupaten Kediri, Samsul Munir, mengatakan pihaknya merasa perlu merespons lebih awal sebelum wacana tersebut berkembang menjadi kebijakan resmi. </p>
<p>“Kami ingin mengetahui landasan dan kajian apa yang digunakan sehingga wacana ini kembali dimunculkan,” ujar Samsul Munir beberapa waktu lalu. </p>
<p>Menurutnya, meski konsep lima hari sekolah mengacu pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, namun hingga kini belum diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Kediri sehingga perlu dikaji secara mendalam dampaknya terhadap masyarakat.</p>
<p>Samsul menilai, aspek yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah keberadaan Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang selama ini menjadi bagian penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat.</p>
<p>Ia menegaskan, ribuan TPQ dan Madrasah Diniyah yang tersebar di Kabupaten Kediri merupakan aset masyarakat yang selama ini berkontribusi besar dalam pembentukan karakter generasi muda.</p>
<p>Karena itu, PCNU Kabupaten Kediri berharap wacana lima hari sekolah tidak diberlakukan. Jika pemerintah tetap mempertimbangkan penerapannya, maka harus melalui kajian komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan dan pengelola lembaga pendidikan nonformal.</p>
<p>“Harapan kami kebijakan ini tidak diberlakukan. Kalaupun tetap akan diimplementasikan, harus ada banyak pertimbangan, baik aspek sosiologis, kultural maupun keberlangsungan pendidikan keagamaan yang selama ini hidup di tengah masyarakat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komitmen Dorong Prestasi dan Wisata, Kota Kediri Ajukan Diri Tuan Rumah Porprov Jatim 2029</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komitmen-dorong-prestasi-dan-wisata-kota-kediri-ajukan-diri-tuan-rumah-porprov-jatim-2029</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komitmen-dorong-prestasi-dan-wisata-kota-kediri-ajukan-diri-tuan-rumah-porprov-jatim-2029</guid>
<description><![CDATA[ Kesiapan menjadi tuan rumah Porprov Jatim XI 2029 merupakan bentuk komitmen Kota Kediri dalam mengembangkan olahraga prestasi sekaligus memperkuat program Sport Tourism yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d34dc3852f.webp" length="29590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 21:03:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI kota Kediri, Porprov Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI– </strong>Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri secara resmi mengajukan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI Tahun 2029. </p>
<p>Pengajuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Rabu (24/6/2026).</p>
<p>Kesiapan menjadi tuan rumah Porprov Jatim XI 2029 merupakan bentuk komitmen Kota Kediri dalam mengembangkan olahraga prestasi sekaligus memperkuat program Sport Tourism yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri.</p>
<p>Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan bahwa penyelenggaraan Porprov Jatim bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah.</p>
<p>“Muara dari sport tourism adalah Porprov Jatim, karena kita akan melihat bagaimana kota dipenuhi oleh atlet dan pelatih yang membela daerahnya masing-masing. Roda perekonomian akan berputar mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata,” ungkap Koko, sapaan akrabnya, Kamis, (25/6/2026). </p>
<p>Menurutnya, pengajuan Kota Kediri sebagai tuan rumah telah melalui proses panjang dan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri. Sebelum menyampaikan kesediaan tersebut di forum Rakerprov, KONI Kota Kediri terlebih dahulu meminta arahan dan izin kepada Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, terkait kelengkapan administrasi dan surat kesediaan menjadi tuan rumah.</p>
<p>Dalam forum Rakerprov, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Kediri, Deddy Setyawan Priambodo, memaparkan berbagai kesiapan yang dimiliki Kota Kediri. Mulai dari ketersediaan dan kondisi venue olahraga, fasilitas hotel dan penginapan, layanan kesehatan, akses transportasi, hingga potensi wisata yang dapat mendukung pelaksanaan multi event olahraga terbesar di Jawa Timur tersebut.</p>
<p>“Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri, kami menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” tegas Deddy di hadapan peserta Rakerprov.</p>
<p>Proses penjajakan Kota Kediri untuk menjadi tuan rumah sejatinya telah dimulai sejak Oktober 2025. Saat itu, KONI Kota Kediri merespons berkembangnya wacana mengenai peluang Kota Kediri menjadi tuan rumah Porprov Jatim XI.</p>
<p>Sebagai langkah awal, KONI Kota Kediri melakukan konsultasi dan meminta arahan kepada KONI Jawa Timur. Tidak hanya itu, pada 30 Desember 2025, jajaran KONI Kota Kediri melakukan kunjungan studi ke Kota Malang dan Kabupaten Malang yang sukses menjadi tuan rumah Porprov Jatim IX Tahun 2025.</p>
<p>KONI Kota Kediri optimistis bahwa kesiapan infrastruktur olahraga, dukungan pemerintah daerah, serta pengalaman dalam menggelar berbagai event olahraga berskala regional dan nasional menjadi modal kuat untuk menyukseskan Porprov Jatim XI Tahun 2029 apabila dipercaya sebagai tuan rumah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemukulan Kenteng 9 Kali Tandai Penutupan Munas&amp;Konbes PBNU 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemukulan-kenteng-9-kali-tandai-penutupan-munas-konbes-pbnu-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemukulan-kenteng-9-kali-tandai-penutupan-munas-konbes-pbnu-2026</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a9ae0ecf4a.webp" length="57834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 22:41:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Presiden Prabowo Subianto</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menutup Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, Madura, Selasa (23/6/2026). </p>
<p>Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan Kenteng sebanyak sembilan kali. Kenteng ini, merupakan Kenteng penuh sejarah milik Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Kenteng yang sama juga dibunyikan sebagai pembuka Munas-Konbes beberapa waktu lalu. </p>
<p>Angka sembilan dipilih sebagai simbol bintang sembilan pada lambang NU sekaligus merepresentasikan Wali Songo. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto menilai NU memiliki karakter kuat sebagai organisasi keagamaan yang tetap menjunjung tinggi nasionalisme.</p>
<p>“Ada satu ciri khas yang dari dahulu saya perhatikan, bahwa NU adalah organisasi keagamaan, tapi sangat nasionalis, sangat patriotis, sangat cinta tanah air. Jadi agamis tapi nasionalis dan patriotis” kata Presiden Prabowo.</p>
<p>Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas dukungan keluarga besar NU terhadap bangsa dan negara. Ia optimistis NU akan terus memainkan peran positif untuk bangsa dan negara. Kedekatan para kiai dan ulama dengan masyarakat, khususnya di pedesaan, dinilai menjadi kekuatan utama NU dalam memahami persoalan rakyat.</p>
<p>“Para kiai dan para ulama adalah tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat, terutama rakyat di pedesaan. Karena itu para kiai dan para ulama paham dan mengerti apa yang dirasakan rakyat kita. Para kiai dan ulama merasakan apa yang dirasakan rakyat paling bawah,” katanya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar turut menyampaikan doa dan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, serta kemampuan menghadirkan kebijakan yang membawa kesejahteraan bagi rakyat.</p>
<p>“Semoga Bapak Presiden kita (Prabowo Subianto) sehat wal afiat dan selalu mendapat perlindungan Allah. Semoga pula diberikan gagasan-gagasan cemerlang agar rakyat dan umat yang besar ini segera memperoleh apa yang mereka harapkan, sehingga negeri ini dipenuhi kemakmuran dan keadilan, yakni keadilan dalam kemakmuran,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap berbagai langkah yang dijalankan pemerintah dapat semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional. Di antaranya Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.</p>
<p>Kemudian Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, KH Said Aqil Siradj, Miftah Maulana Habiburrahman, serta sejumlah kiai dan tokoh lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Presiden Prabowo Sebut NU Penyelamat Bangsa di Masa Krusial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/presiden-prabowo-sebut-nu-penyelamat-bangsa-di-masa-krusial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/presiden-prabowo-sebut-nu-penyelamat-bangsa-di-masa-krusial</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan apresiasi tinggi bagi kontribusi NU yang dinilainya selalu hadir sebagai penyelamat soko guru bangsa di masa-masa krusial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a9b8bc73af.webp" length="35840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 22:10:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Presiden Prabowo</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Sebagai organisasi para ulama, Presiden Prabowo Subianto menilai NU memiliki jangkauan paling dekat dengan masyarakat akar rumput, terutama di pedesaan. Kedekatan inilah yang membuat para ulama sangat memahami penderitaan dan apa yang sesungguhnya dirasakan oleh rakyat.</p>
<p>Hal ditekankan Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Munas-Konbes PBNU 2026 di Munas-Konbes NU 2026 di IAI Syaichona Kholil Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan apresiasi tinggi bagi kontribusi NU yang dinilainya selalu hadir sebagai penyelamat soko guru bangsa di masa-masa krusial.</p>
<p>"NU selalu tampil di saat bangsa Indonesia dalam kondisi sulit. Warga NU adalah faktor stabilisator, faktor yang bisa membuat aman bangsa dan negara," tutur Presiden Prabowo. </p>
<p>Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan emosional yang sangat panjang dengan NU. Presiden Prabowo menceritakan saat kecil bertetangga dengan keluarga KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jakarta, serta mengenang neneknya yang warga NU.</p>
<p>"Saya merasa selalu nyaman di tengah-tengah keluarga besar NU. Nyaman dan aman. Saya kenal NU dari dulu lama sejak kecil," ungkap Presiden Prabowo.</p>
<p>Presiden Prabowo juga memuji karakter khas NU yang tidak hanya fokus pada nilai keagamaan, tetapi juga sangat nasionalis dan patriotis. Ia menyoroti lagu Yalal Wathan yang diciptakan sebelum Indonesia merdeka, namun sudah menggelorakan semangat cinta Tanah Air yang luar biasa disertai kepalan tangan yang khas.</p>
<p>"NU memang hebat, NU berada di mana-mana. Semua partai ada NU hari ini, jadi NU enggak pernah kalah," ujar Presiden Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.</p>
<p>Di hadapan peserta Munas dan Konbes NU, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memenuhi sumpah jabatan dalam melindungi hak-hak rakyat dengan menghentikan segala bentuk kebocoran anggaran dan penyimpangan sistemik yang sudah berlangsung lama. </p>
<p>Menurutnya, data dari PBB yang diolah Dewan Ekonomi Nasional, menunjukkan Indonesia mengalami kerugian hingga 908 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15 ribu triliun selama 34 tahun akibat praktik under invoicing atau laporan palsu oleh pengusaha yang melarikan kekayaan ke luar negeri (Net Outflow of National Wealth).</p>
<p>Presiden juga mengklaim bahwa dalam 18 bulan masa kepemimpinannya, pemerintah telah mengambil alih kembali lebih dari 5 juta hektare lahan sawit ilegal di hutan lindung dan menutup ratusan tambang ilegal tanpa izin yang merugikan negara ratusan miliar per bulan.</p>
<p>Urusan efisiensi juga diwujudkan ketika seribu lebih perusahaan BUMN yang membebani kas negara dan kerap menjadi tempat persembunyian praktik korupsi dievaluasi. Pemerintah, ungkap Presiden, telah menutup sekitar 240 perusahaan yang tidak produktif dan menargetkan akan menutup hingga 800 perusahaan negara yang merugi.</p>
<p>Presiden Prabowo menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa uang negara yang berhasil diselamatkan dari kebocoran tersebut kini dialihkan langsung untuk program kerakyatan, termasuk perbaikan puluhan ribu sekolah/madrasah, pembangunan jalan desa, peningkatan produksi pangan, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan.</p>
<p>"Pemerintah saya yakin berada di jalan yang benar, di jalan kebenaran, kejujuran, dan mempertahankan kepentingan rakyat. Saya tidak akan kompromi satu rupiah pun," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Yahya Tegaskan Warga NU Siap Berkorban Demi Kepentingan Tanah Air</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-yahya-tegaskan-warga-nu-siap-berkorban-demi-kepentingan-tanah-air</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-yahya-tegaskan-warga-nu-siap-berkorban-demi-kepentingan-tanah-air</guid>
<description><![CDATA[ Nahdlatul Ulama, jelasnya, akan selalu konsisten hadir untuk menjaga serta melestarikan bangsa dan negara. Ia memastikan bahwa seluruh kiai, pemimpin, dan kader NU yang hadir merupakan representasi dari rakyat yang loyal terhadap NKRI. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a9add562aa.webp" length="45224" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 21:40:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, presiden Prabowo</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 resmi ditutup pada Selasa (23/6/2026). Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Yahya Cholil Tsaquf (Gus Yahya) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto. </p>
<p>"Kehadiran Bapak Presiden melengkapi kebahagiaan kami setelah berhasil menyelesaikan tugas pelaksanaan Munas dan Konbes yang merupakan rangkaian permusyawaratan menjelang Muktamar yang akan dilaksanakan pada 1–5 Agustus mendatang di tempat yang akan segera kami sepakati bersama," ujar Gus Yahya.</p>
<p>Nahdlatul Ulama, jelasnya, akan selalu konsisten hadir untuk menjaga serta melestarikan bangsa dan negara. Ia memastikan bahwa seluruh kiai, pemimpin, dan kader NU yang hadir merupakan representasi dari rakyat yang loyal terhadap NKRI.</p>
<p>"Bersama Bapak saat ini hadir para kiai, para pemimpin NU, dan kader-kader NU. Di luar sana, Presiden juga telah bertemu dengan warga NU yang menunjukkan kecintaan kepada kepemimpinan kita. Kami semua adalah rakyat yang setia kepada negara," imbuh Gus Yahya.</p>
<p>Para Nahdliyin pun dipastikan siap untuk terus berjuang dan berkorban demi kepentingan Tanah Air dengan modal optimisme dan iman yang teguh.</p>
<p>"Kami adalah rakyat yang siap berjuang dan rela berkorban demi bangsa dan negara tercinta. Kami tidak pernah kehilangan rasa optimis karena kami yakin dengan iman yang teguh, khidmah yang istiqamah, serta perjuangan fi sabilillah untuk bangsa dan negara," ujar Gus Yahya. </p>
<p>Gus Yahya kemudian mengutip firman Allah SWT, ‘Nasrun minallah wa fathun qarib’ yang berarti pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat.</p>
<p>"Janji Allah tidak akan meleset. Selama kita teguh dalam iman, pertolongan Allah tidak akan meleset," pungkasnya disambut takbir dan tepuk tangan para hadirin.</p>
<p>Acara penutupan yang dipusatkan di Institut Agama Islam Sayyidina Kholil, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, dihadiri oleh sekira 1.500 orang yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. </p>
<p>Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU 2026 Prof. Muhammad Nuh mengatakan kehadiran Presiden pada forum tersebut memiliki makna penting, tidak hanya secara seremonial, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan Munas dan Konbes 2026.</p>
<p>Menurutnya, Presiden Prabowo hadir karena menyambut baik hasil, proses dan mekanisme dalam Munas dan Konbes NU. “Kalau hasilnya tidak bagus, saya yakin Presiden juga enggan hadir. Tapi karena pelaksanaan dan substansi yang dibahas luar biasa, maka Pak Presiden berkenan rawuh,” ujarnya.</p>
<p>Prof M Nuh menegaskan Munas dan Konbes bukan menjadi akhir dari proses pembahasan di lingkungan NU. Tapi akan dilanjutkan dalam muktamar mendatang yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.</p>
<p>“Bahan-bahan yang kemarin kita bahas, akan kita rapikan, elaborasi, dan perkaya dengan mengundang berbagai macam pandangan para pakar pra-Muktamar. Supaya nanti muktamar semakin kaya lagi pembahasan yang menangkut internal organisasi PBNU atau Ke-NU-an maupun yang terkait dengan nasional maupun global,” kata Prof M. Nuh. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RUPS PT Gudang Garam 2026: Bagikan Dividen Rp1,5 Triliun dan Angkat Komisaris Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rups-pt-gudang-garam-2026-bagikan-dividen-rp15-triliun-dan-angkat-komisaris-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rups-pt-gudang-garam-2026-bagikan-dividen-rp15-triliun-dan-angkat-komisaris-baru</guid>
<description><![CDATA[ Para pemegang saham menyetujui laporan tahunan mengenai jalannya usaha perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3a2e052bfaa.webp" length="54516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 13:57:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>RUPS, PT gudang garam</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Gudang Garam Tbk yang digelar di Grand Surya Hotel menghasilkan enam poin keputusan penting. Keputusan ini akan menjadi arah kebijakan strategis perusahaan raksasa rokok tersebut dalam menghadapi tahun buku berikutnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan tertulis resmi perusahaan pada Selasa (23/6/2026), berikut adalah enam poin hasil keputusan RUPS PT Gudang Garam:</p>
<p><strong>1. Persetujuan Laporan Tahunan 2025</strong></p>
<p>Para pemegang saham menyetujui laporan tahunan mengenai jalannya usaha perseroan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.</p>
<p><strong>2. Pengesahan Laporan Keuangan dan Pelepasan Tanggung Jawab Manajemen</strong></p>
<p>RUPS resmi mengesahkan neraca dan perhitungan laba rugi perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja &amp; Rekan.</p>
<p>Selain pengesahan keuangan, rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada manajemen.</p>
<p>"Serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan-tindakan serta pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sejauh tindakan-tindakan serta pengawasan dari para anggota Direksi dan Dewan Komisaris telah tercermin dalam Neraca dan Perhitungan Laba Rugi tersebut," tulis manajemen PT Gudang Garam.</p>
<p><strong>3. Pembagian Dividen Sebesar Rp1,53 Triliun</strong></p>
<p>Perusahaan memutuskan untuk membagikan sebagian laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen kepada para pemegang saham dengan total mencapai Rp1.539.270.400.000 (Rp1,53 triliun). Dengan nominal tersebut, setiap pemegang saham akan menerima sebesar Rp800 per lembar saham.</p>
<p>"Sedangkan laba yang tidak dibagikan akan dimasukkan dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan," tambah keterangan tersebut.</p>
<p><strong>4. Perubahan Susunan Pengurus dan Pengangkatan Komisaris Baru</strong></p>
<p>RUPS memutuskan untuk mengangkat Adhi Wibhawa Wonowidjojo sebagai Komisaris Perseroan yang baru. Masa jabatannya disesuaikan dengan sisa masa jabatan anggota komisaris lainnya yang masih menjabat, yakni hingga penutupan RUPS Tahunan tahun 2030.</p>
<p>Dengan perubahan tersebut, berikut susunan terbaru manajemen PT Gudang Garam Tbk sejak penutupan RUPS:</p>
<p><strong>Dewan Komisaris</strong></p>
<p>Presiden Komisaris: Juni Setiawati Wonowidjojo</p>
<p>Komisaris: Adhi Wibhawa Wonowidjojo</p>
<p>Komisaris Independen: Frank Willem van Gelder</p>
<p>Komisaris Independen: Gotama Hengdratsonata</p>
<p>Komisaris Independen: Hanlim Suprianto</p>
<p><strong>Direksi</strong></p>
<p>Presiden Direktur: Susilo Wonowidjojo</p>
<p>Wakil Presiden Direktur: Indra Gunawan Wonowidjojo</p>
<p>Direktur: Heru Budiman</p>
<p>Direktur: Herry Susianto</p>
<p>Direktur: Istata Taswin Siddharta</p>
<p>Direktur: Andik Wahyudi</p>
<p>Direktur: Hamdhany Halim</p>
<p>Direktur: Slamet Budiono</p>
<p>Direktur: Sony Sasono Rahmad</p>
<p><strong>5. Penunjukan Auditor Tahun Buku 2026</strong></p>
<p>Untuk mengawal transparansi keuangan pada tahun berjalan, perusahaan kembali memercayakan audit eksternal kepada lembaga profesional.</p>
<p>"Menunjuk Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja &amp; Rekan selaku auditor Perseroan untuk tahun buku 2026 atau penggantinya yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris," ujar manajemen pada poin kelima.</p>
<p><strong>6. Penyesuaian Anggaran Dasar dengan Aturan Baru BPS</strong></p>
<p>Poin terakhir adalah menyetujui penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud, tujuan, serta kegiatan usaha perusahaan. Penyesuaian ini dilakukan agar selaras dengan Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.</p>
<p>Teknis perubahan ini akan disusun oleh direksi dengan tetap mematuhi hukum yang berlaku. "Menjadi sebagaimana tercantum dalam lampiran berita acara rapat," tutup keterangan resmi tersebut. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Hadiri Pembukaan di Kediri, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Munas&amp;Konbes PBNU 2026 di Bangkalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-hadiri-pembukaan-di-kediri-presiden-prabowo-dijadwalkan-tutup-munas-konbes-pbnu-2026-di-bangkalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-hadiri-pembukaan-di-kediri-presiden-prabowo-dijadwalkan-tutup-munas-konbes-pbnu-2026-di-bangkalan</guid>
<description><![CDATA[ Acara puncak sendiri dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB bersama Presiden Prabowo Subianto. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a394778dfafd.webp" length="42288" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:00:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (23/6/2026) siang.</p>
<p></p>
<p>Sekretaris Steering Committee (SC), Prof. M. Nuh, menyampaikan bahwa kepastian kehadiran Presiden diperoleh setelah pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak hingga menjelang penutupan kegiatan. Pihak panitia juga telah mematangkan seluruh persiapan acara.</p>
<p></p>
<p>"Insyaallah tadi malam sekitar pukul 12 sudah mendapatkan kepastian dan insyaallah Pak Presiden berkenan rawuh, berkenan hadir," ujar Prof. M. Nuh pada Senin (22/06/2026).</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes NU 2026, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengungkapkan bahwa rangkaian penutupan akan diawali dengan ziarah ke makam para pendiri NU di kawasan Bangkalan. Setelah itu, acara akan dilanjutkan dengan istigasi bersama sebelum memasuki acara puncak.</p>
<p></p>
<p>Acara puncak sendiri dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB bersama Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p></p>
<p>Gus Ipul menjelaskan, seluruh persiapan terus dikebut selama sepekan terakhir dengan melibatkan berbagai unsur, terutama dzuriyah (keturunan) Syaikhona Kholil Bangkalan.</p>
<p></p>
<p>"Hari ini kita lihat kesiapan sudah mencapai 90 persen. Saya berterima kasih kepada seluruh dzuriyah dari Syaikhona Kholil Bangkalan yang membantu begitu luar biasa meskipun waktunya mendadak," kata Gus Ipul.</p>
<p></p>
<p>Menurut Gus Ipul, momentum penutupan Munas dan Konbes ini sangat penting bagi warga serta pengurus NU untuk mempererat silaturahim. </p>
<p></p>
<p>Selain itu, momen ini menjadi landasan untuk menindaklanjuti keputusan organisasi menuju Muktamar NU ke-35 yang akan digelar pada Agustus mendatang.</p>
<p></p>
<p>Ia berharap Muktamar NU nanti dapat berjalan lancar atas doa serta restu para kiai, sehingga mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk memperkuat jamiyah, umat, dan menuntun peradaban.</p>
<p></p>
<p>Gus Ipul juga mengajak seluruh pengurus NU di semua tingkatan untuk menyukseskan Muktamar melalui kegiatan keagamaan khas tradisi NU, seperti istigasah dan doa bersama.</p>
<p></p>
<p>"Dengan melakukan istighosah, dan berbagai kegiatan keagamaan sesuai dengan tradisi Nahdlatul Ulama agar menjadi energi bagi muktamar yang akan datang," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Di akhir keterangannya, Gus Ipul mengundang seluruh pengurus cabang NU se-Jawa Timur, pengurus wilayah, badan otonom, serta warga Nahdliyin untuk ikut menyukseskan agenda penutupan ini.</p>
<p></p>
<p>"Mari kita ikut berpartisipasi, mudah-mudahan besok lancar, pulang membawa keberkahan," pungkas Gus Ipul. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>3 Rekomendasi Pengelolaan Haji Dari Munas&amp;Konbes PBNU 2026 </title>
<link>https://suarajatimpost.com/3-rekomendasi-pengelolaan-haji-dari-munas-konbes-pbnu-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/3-rekomendasi-pengelolaan-haji-dari-munas-konbes-pbnu-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pengelolaan keuangan haji, turut menjadi salah satu hal yang didiskusikan dalam rapat komisi Munas-Konbes PBNU 2026.   ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a394774deb23.webp" length="60736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:10:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pengelolaan keuangan haji, turut menjadi salah satu hal yang didiskusikan dalam rapat komisi Munas-Konbes PBNU 2026.  </p>
<p>Koordinator Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah Munas NU 2026 KH Abdul Ghofur Maimoen menyampaikan bahwa perlu amendemen Undang-Undang Nomor 34 tahun 2014 terutama Pasal 10 dan Pasal 16 dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 pasal 21.</p>
<p>"Dengan menambahkan klausul atau ketentuan penggunaan nilai manfaat yang transparan dan berdasarkan prinsip keadilan," kata Gus Ghofur, sapaan akrabnya, Senin (22/6/2026).</p>
<p>Gus Ghofur mengungkapkan hal tersebut dilatari distribusi nilai manfaat dana haji yang masih menyimpan ketidakjelasan dari aspek regulasi dan syariah. Peraturan perundangan yang ada, terangnya,tidak mengatur secara jelas dan transparan nilai persentase penggunaan nilai manfaat.</p>
<p>"Sehingga jemaah haji mengetahui secara jelas dan utuh hak dari nilai manfaat yang diterima dan berapa yang disalurkan untuk jemaah haji yang berangkat dalam bentuk subsidi," katanya.</p>
<p>Berikutnya, Komisi Qanuniyah Munas NU 2026 juga merekomendasikan perbaikan formulir akad wakalah antara jemaah haji dengan BPKH. Perbaikan yang dimaksud adalah dengan menyebutkan secara jelas dan transparan penggunaan niai manfaat dana haji.</p>
<p>Gus Ghofur menjelaskan bahwa hal ini dilatari ketidakjelasan klausul dalam akad wakalah terutama angka 2 juga menimbulkan ketikdajelasan (gharar) yang melanggar prinsip syariah dan dapat mempengaruhi kerelaan (Ridha) dari jemaah haji.</p>
<p>"Distribusi nilai manfaat haji yang berlaku sekarang ini, sebagaimana fakta sekitar 70 persen untuk subsidi dan sekitar 30 persen untuk jemaah haji tunggu menimbulkan ketidakadilan dan dapat berdampak pada pengelolaan dana haji masa mendatang," katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Gus Ghofur menyampaikan bahwa hasil pembahasan Komisi Qanuniyah Munas NH 2026 juga merekomendasikan agar keputusan Pemerintah dan DPR terkait distribusi nilai manfaat kepada jemaah haji berangkat dikurangi dari tahun ke tahun.</p>
<p>"Sehingga pada tahun tertentu, seluruh nilai manfaat dana haji didistribusikan kepada seluruh jemaah haji secara adil," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang, Rembang, Jawa Tengah itu.</p>
<p>Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menegaskan bahwa nilai manfaat dana haji adalah milik jamaah haji. Karenanya, jamaah haji berhak mendapatkan distribusi secara adil.</p>
<p>"BPKH sebagai wakil dari jemaah haji dalam mendistribusikan nilai manfaat berdasarkan keputusan pemerintah dan DPR yang harus didasarkan atas izin dari jemaah haji dan pertimbangkan kemaslahatan bagi jemaah haji secara keseluruhan," ujarnya.</p>
<p>Pelaksanaan distribusi nilai manfaat saat ini, menurutnya, masih mengandung ketidakadilan. Sebab, pemerataan distribusi untuk seluruh jemaah haji secara adil belum dapat dilakukan segera karena kondisi darurat yang dapat menimbulkan kesulitan bagi jemaah haji dan pemerintah, maka distribusi nilai manfaat secara adil dapat dilakukan sampai waktu tertentu berdasarkan konsep tadrij al-hukm. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Turut Hidupkan Ekonomi Warga Ploso  dan Sekitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-turut-hidupkan-ekonomi-warga-ploso-dan-sekitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-turut-hidupkan-ekonomi-warga-ploso-dan-sekitar</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran ribuan utusan pengurus NU dan jemaah Nahdliyin dari berbagai daerah terbukti membawa dampak ekonomi signifikan, terutama bagi warga sekitar lingkungan pondok pesantren Al-Falah, Ploso. 
Lonjakan pembeli selama acara mendongkrak penjualan terutama makanan-minuman.   ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a39477cc9ef1.webp" length="60756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:34:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengrus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri selain menjadi pusat musyawarah para ulama dan ruang diskusi warga Nahdliyin juga menjadi penggerak ekonomi warga.</p>
<p>Selama berjalannya Munas-Konbes PBNU 2026, juga turut dihelat Bazar UMKM Nahdliyin Nusantara.</p>
<p>Kehadiran ribuan utusan pengurus NU dan jemaah Nahdliyin dari berbagai daerah terbukti membawa dampak ekonomi signifikan, terutama bagi warga sekitar lingkungan pondok pesantren Al-Falah, Ploso.</p>
<p>Lonjakan pembeli selama acara mendongkrak penjualan terutama makanan-minuman. Salah satunya dirasakan Ahmad Alifian, pelaku UMKM yang berjualan teh herbal di kawasan Ploso. Ia mengaku penjualannya meningkat selama pelaksanaan Munas-Konbes.  </p>
<p>“Permintaannya cukup baik, per hari bisa lebih dari Rp 1 juta untuk omzetnya,” kata Ahmad, Senin, (22/6/2026).</p>
<p>Ahmad menjual berbagai varian teh racikan sendiri yang didatangkan dari Solo. Menurutnya, produk yang paling diminati adalah Teh Lelanang yang diklaim sebagai minuman penambah stamina.</p>
<p>“Yang paling laris kebetulan produk unggulan kami Teh Lelanang. Khususnya untuk pria dewasa sangat bagus. Harganya Rp 50 ribu per kemasan isi 10 teh celup,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai santri hingga peserta Munas-Konbes yang berasal dari luar daerah.</p>
<p>“Ada dari santri sendiri, kemudian dari Jakarta, Banten, dan peserta Munas juga banyak yang beli,” ungkapnya.</p>
<p>Selain UMKM makanan dan minuman, sejumlah pedagang parfum dan pernik-pernik juga terlihat diserbu pembeli. Di area Bazar UMKM Nahdliyin Nusantara, selain tenda UMKM makanan dan minuman juga terdapat tenda-tenda yang menjual busana muslim, kitab, serta buku.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Bahas Polemik Ketum Rangkap Jabatan dan MBG, Berikut Hasilnya </title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-bahas-polemik-ketum-rangkap-jabatan-dan-mbg-berikut-hasilnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-bahas-polemik-ketum-rangkap-jabatan-dan-mbg-berikut-hasilnya</guid>
<description><![CDATA[ Sementara itu polemik makan bergizi gratis juga turut jadi bahan pembahasan. Munas-Konbes PBNU 2026 menegaskan tidak menutup mata atas polemik yang terjadi selama pelaksanaan MBG.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a393adc9e3d2.webp" length="22584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:16:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Polemik boleh atau tidaknya Ketua Umum PBNU turut memegang jabatan di pemerintahan turut jadi pembahasan di Munas-Konbes PBNU 2026.  </p>
<p>Sekretaris Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 Prof M Nuh, yang mewakili Komisi Rekomendasi, mengungkapkan saat ini aturan yang berlaku menteri tidak boleh untuk menjadi ketua umum. </p>
<p>Begitu juga sebaliknya, ketua umum harus mengundurkan diri saat mencalonkan atau dicalonkan jabatan politik.</p>
<p>"Ini pun juga diskusi panjang. Karena ada yang menganggap bahwa Menteri itu bukan jabatan politik yang melalui mekanisme seleksi," tuturnya, Senin, (22/6/2026). </p>
<p>Sedangkan untuk jabatan gubernur, jabatan presiden, jabatan gupati, wali kota, maupun anggota dewan semua sepakat tidak boleh (rangkap jabatan) dan harus mengundurkan diri. </p>
<p>"Tidak ada perbedaan pandangan mengenai jabatan gubernur, jabatan presiden, jabatan bupati, wali kota, maupun anggota dewan. Itu semua sepakat, tidak boleh, harus mundur. Tetapi untuk Menteri masih ada perdebatan di situ," tambahnya.</p>
<p>Pembahasan hal tersebut, ditegaskan Prof M Nuh akan berlanjut di Muktamar ke 35 yang telah disepakati pada 1-5 Agustus nanti.</p>
<p>"Kita akomodasikan dua-duanya untuk dipastikan nanti di muktamar," jelasnya. </p>
<p>Sementara itu polemik makan bergizi gratis juga turut jadi bahan pembahasan. Munas-Konbes PBNU 2026 menegaskan tidak menutup mata atas polemik yang terjadi selama pelaksanaan MBG. </p>
<p>"Dari tujuan yang sangat mulia itu, kami memberikan apresiasi terhadap keberlangsungan MBG, tetapi kita tidak boleh menutup mata. Pentingnya perbaikan mekanisme penyaluran pengelolaan MBG. Itu yang tadi disarankan, termasuk juga adanya afirmasi secara khusus MBG untuk pesantren," tegasnya. </p>
<p>Perbaikan perlu dilakukan karena MBG menyangkut kebutuhan orang banyak dan anggaran yang tidak kecil.</p>
<p>"Sehingga ketepatan sasaran menjadi penting, ketepatan tata kelola menjadi penting tetapi tanpa mengabaikan tujuan utamanya," pungkasnya. </p>
<p>Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berlangsung di dua wilayah. </p>
<p>Pembukaan dan rapat pleno berlangsung mulai tanggal 20-22 Juni 2026 di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo Kabupaten Kediri. Sementara penutupan menurut rencana akan dilangsungkan di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, 23 Juni 2026 besok. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Munculkan 4 Aspek Regulasi Pengelolaan Tambang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2206-munculkan-4-aspek-regulasi-pengelolaan-tambang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2206-munculkan-4-aspek-regulasi-pengelolaan-tambang</guid>
<description><![CDATA[ Munas-Konbes PBNU 2026 yang berlangsung di Ponpes Al-Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri menghasilkan salah satu hal yang sempat jadi perbincangan banyak pihak, yakni terkait pengelolaan tambang oleh PBNU.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a393ad8e5b95.webp" length="17922" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:44:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Munas-Konbes PBNU 2026 yang berlangsung di Ponpes Al-Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri menghasilkan salah satu hal yang sempat jadi perbincangan banyak pihak, yakni terkait pengelolaan tambang oleh PBNU. </p>
<p>"Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan yang namanya peraturan perkumpulan tentang tambang, pengelolaan aset tambang. Ini yang dulu sempat heboh dan seterusnya tapi sudah kita sepakati ada empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang," ujar ujar Sekretaris Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 Prof M Nuh, Senin, (22/6/2026), yang mewakili Komisi Rekomendasi. </p>
<p>Prof M Nuh menjelas aspek pertama adalah aspek kepemilikan.</p>
<p>"Kita sudah pastikan aset ini adalah aset perkumpulan Nahdlatul Ulama, tidak boleh orang atau PT apapun yang mengklaim memiliki aset ini kepemilikannya 100 persen adalah perkumpulan NU," tukas Prof M Nuh. </p>
<p>Aspek kedua adalah aspek tata kelola. Sesuai dengan hasil Muktamar sebelumnya, dalam pengelolaan tambang tidak diperbolehkan melakukan eksploitasi yang berlebihan sehingga menimbulkan kerusakan alam.</p>
<p>"Dari tata kelola kita pastikan sesuai dengan aturan syari'i, boleh eksplorasi tapi begitu eksploitasi yang berlebihan tidak boleh. Tentu kita akan bekerjasama dengan perusahaan dan memang sudah bekerjasama untuk mengelola ini karena NU terbatas kemampuannya," tambahnya. </p>
<p>Kemudian aspek ketiga, yakni aspek pemanfaatan. Menurut Prof M Nuh, aspek manfaat harus dirasakan untuk seluruh NU keluarga besar mulai dari PB sampai ranting termasuk lembaga-lembaga.  </p>
<p>"Tidak boleh dan tidak dibenarkan yang mendapatkan kemanfaatan itu pengurus perorangan dan sebagainya. Itu di dalam peraturan perkumpulan," tegasnya. </p>
<p>Aspek keempat, adalah sifat usaha tidak bersifat isidentil dan harus dipastikan keberlanjutannya termasuk tanggung jawab ekosistem yang ada. </p>
<p>"Pemanfaatannya pun juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Kelayakan Calon Tuan Rumah Muktamar ke 35, PBNU Bentuk Tim Khusus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-kelayakan-calon-tuan-rumah-muktamar-ke-35-pbnu-bentuk-tim-khusus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-kelayakan-calon-tuan-rumah-muktamar-ke-35-pbnu-bentuk-tim-khusus</guid>
<description><![CDATA[ Wilayah yang diusulkan dan disepakati adalah NTB, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Barat. PBNU akan membentuk sebuah tim khusus untuk memastikan kelayakan dari masing-masing opsi tempat sebelum menetapkan lokasi Muktamar.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a393ad19175b.webp" length="26668" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 21:15:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pelaksanaan Muktamar PBNU ke 35 disepakati digelar pada 1-5 Agustus 2026. Di Munas-Konbes PBNU 2026 yang berlangsung di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri muncul sejumlah opsi resmi terkait lokasi Muktamar. </p>
<p>Wilayah yang diusulkan dan disepakati adalah NTB, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Barat. PBNU akan membentuk sebuah tim khusus untuk memastikan kelayakan dari masing-masing opsi tempat sebelum menetapkan lokasi Muktamar.</p>
<p>"Sudah mengusulkan secara resmi. Kami sudah bersepakat, untuk menetapkan mana lokasinya dan akan segera dibentuk tim yang akan melakukan review dari tempat-tempat tadi, " ujar Sekretaris Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 Prof M Nuh, Senin (22/6/2026), yang mewakili Komisi Rekomendasi. </p>
<p>Tokoh yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pers ini mengungkapkan ada empat aspek kelayakan utama yang nantinya menjadi dasar penetapan lokasi Muktamar. </p>
<p>"Kami sangat berterima kasih kepada daerah-daerah yang sudah menyiapkan untuk menjadi tuan rumah. Untuk kelayakan yang pertama sarana-prasarana. Kedua keamanan karena ini menyangkut muktamar maka harus dipastikan keamanannya ini jangan sampai orang yang tidak punya kewenangan atau eligibilitas untuk ikut masuk ruangan," ungkap Prof M Nuh lagi. </p>
<p>Faktor lain yang jadi pertimbangan nantinya adalah finansial dan spritual. Hal yang sama sebenarnya juga telah dilakukan saat pemilihan tempat Munas-Konbes PBNU 2026. </p>
<p>"Di PBNU selalu hasil akhirnya itu pertimbangan spiritual termasuk Munas-Konbes. Ada beberapa tempat yang kita kunjungi terus kita lihat kelayakan fisiknya, terakhir dilihat dari sisi kelayakan spiritualnya. Itulah akhirnya diputuskan tempat disini (Ponpes Al-Falah Ploso)," jelasnya. </p>
<p>Prof M Nuh menegaskan hal yang akan dilakukan untuk menetapkan lokasi Muktamar ke 35. Sementara tema yang diusung sendiri tetap sama seperti Munas-Konbes. </p>
<p>"Metode yang sama, maka nanti muktamar pun juga demikian. Tema muktamar tetap sama dengan Konbes-Munas yaitu menjaga marwah, memperkaya khidmat untuk kemaslahatan bangsa," tuturnya. </p>
<p>Prof M Nuh juga menambahkan, tim review akan bekerja cepat, meskipun belum diputuskan deadline tanggal penetapan namun setidaknya akhir Juni sudah diketahui lokasi Muktamar. </p>
<p>"Jangkanya sangat pendek. Insya Allah dalam waktu 1-2 Minggu- Akhir Juni ini, harus sudah tahu tempatnya di mana. Jadi ini sekali lagi bukan sesuatu yang misterius. Untuk lokasi, memang diharapkan di pondok pesantren, tapi nanti itu akan menjadi diskusi apakah pembukaan saja di pondok pesantren, pelaksanaannya nanti bisa di mana," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Yahya : Pelaksanaan Munas&amp;Konbes PBNU 2026 di Kediri Berjalan Lancar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-yahya-pelaksanaan-munas-konbes-pbnu-2026-di-kediri-berjalan-lancar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-yahya-pelaksanaan-munas-konbes-pbnu-2026-di-kediri-berjalan-lancar</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf memastikan pelaksanaan Munas-Konbes PBNU 2026, yang berlangsung di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri selama 3 hari terakhir berjalan dengan baik dan lancar, tanpa ada halangan.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a393ad5636d6.webp" length="33740" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 20:45:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU 2026, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf memastikan pelaksanaan Munas-Konbes PBNU 2026, yang berlangsung di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri selama 3 hari terakhir berjalan dengan baik dan lancar, tanpa ada halangan. </p>
<p>Munas-Konbes PBNU 2026 turut dihadiri sejumlah masyayikh PBNU serta para tokoh lainnya. Senin, (22/6/2026) sendiri menjadi hari terakhir pelaksanaan Munas-Konbes PBNU 2026 di Kediri. </p>
<p>Esok hari, yakni Selasa, (23/06/2026) penutupan Konbes-Munas PBNU 2026 akan dilakukan di Bangkalan. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam penutupan. </p>
<p>"Pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Kombes NU di Ponpes Al-Falah, Ploso ini berjalan dengan luar biasa baik dan lancar. Hal-hal yang tadinya dikhawatirkan sama sekali tidak terjadi. Semuanya kami yakin betul karena barokah. Kekuatan rohani yang ada di tempat yang berkah ini yang menaungi kami semua dan senantiasa mengingatkan kami semua tentang keikhlasan di dalam berkhidmat," ujar tokoh yang akrab disapa Gus Yahya itu, Senin (22/6/2026). </p>
<p>Gus Yahya menambahkan selama tiga hari terakhir, para peserta Munas-Konbes telah mendiskusikan banyak hal, seperti keagamaan dan organisasi. Hasilnya, terdapat sejumlah rumusan keputusan serta peraturan perkumpulan, yang nanti akan ditetapkan di Muktamar PBNU ke 35. </p>
<p>"Sejumlah aturan yang sudah sejak lama didiskusikan akhirnya bisa disepakati yaitu peraturan berkumpulan mengenai tambang. Ini nanti pasti akan ditunggu elaborasinya oleh masyarakat. Kita akan lakukan pada kesempatan berikutnya nanti," tukas Gus Yahya lagi. </p>
<p>Selain itu, dihasilkan rumusan peraturan berkumpulan tentang pengelolaan platform digital dan juga hal-hal yang diusulkan kepada Muktamar untuk dibahas mulai dari ADRT serta sinkronisasi.</p>
<p>"Program dan roadmap 25 tahun PBNU dan lain-lain," tambahnya. </p>
<p>Muktamar ke 35 sendiri disepakati berlangsung 1-5 Agustus 2026 nanti. Dimana lokasi tepat untuk pelaksanaan Muktamar masih belum diketahui, namun ada sejumlah daerah yang mengajukan diri sebagai opsi lokasi. </p>
<p>"Sebulan lagi kurang lebih, sedangkan tempat utama tadi disepakati ada beberapa alternatif kewilayahan yakni NTB, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sumatera Barat. Nanti akan diproses lebih lanjut oleh PBNU dalam waktu dekat ini, untuk segera menyampaikan kesimpulan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Webinar Liga Persik 2026, Manajemen Edukasi Orang Tua Atlet Transisi Usia Potensial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-webinar-liga-persik-2026-manajemen-edukasi-orang-tua-atlet-transisi-usia-potensial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-webinar-liga-persik-2026-manajemen-edukasi-orang-tua-atlet-transisi-usia-potensial</guid>
<description><![CDATA[ Sepak bola membantu anak-anak berkembang, termasuk dalam perkembangan fisik, aspek kognitif, serta sosial. Dari sisi fisik, pembinaan tidak hanya berfokus pada kekuatan otot atau daya tahan tubuh, melainkan lebih kepada optimalisasi fungsi fisiologis sesuai usia. Hal ini menjadi dasar dalam menentukan jenis latihan, intensitas, hingga durasi latihan yang diberikan kepada anak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38c6912196b.webp" length="30112" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:23:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Liga Persik 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan oleh Football Academy Manager I.League, Guntur Cahyo Utomo. Dalam webinar Liga Persik 2026 bertajuk "Peran Orang Tua pada Fase Transisi Anak: Dari Atlet Amatir Menuju Profesional," Guntur mengungkapkan bahwa sepak bola adalah miniatur dari perkembangan atau sebuah penerjemahan dari kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sepak bola membantu anak-anak berkembang, termasuk dalam perkembangan fisik, aspek kognitif, serta sosial. Dari sisi fisik, pembinaan tidak hanya berfokus pada kekuatan otot atau daya tahan tubuh, melainkan lebih kepada optimalisasi fungsi fisiologis sesuai usia. Hal ini menjadi dasar dalam menentukan jenis latihan, intensitas, hingga durasi latihan yang diberikan kepada anak.</p>
<p>"Kenapa anak umur 12 tahun itu belum disarankan untuk latihan beban yang terlalu berat? Karena ada fungsi-fungsi yang belum maksimal di situ, sehingga disarankan tidak latihan yang terlalu berlebihan sesuai, tubuh mereka," jelas Guntur, Senin (22/06/2026).</p>
<p>Selain aspek fisik, perkembangan kognitif juga menjadi perhatian utama. Dalam sepak bola, pemain dihadapkan pada berbagai situasi yang menuntut kemampuan berpikir cepat, logis, dan analitis.</p>
<p>Situasi tersebut melatih kemampuan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>"Bagaimana caranya ketika saya punya bola, bola saya tidak direbut oleh lawan. Ketika lawan punya bola, bagaimana caranya saya dan teman-teman itu bisa kembali menguasai bola. Itu di sepak bola. Sehingga penalaran-penalaran, berpikir secara logis, berpikir secara analitis, itu menjadi sesuatu yang sangat penting. Semakin tinggi otak manusia akan berkembang, sehingga aspek kognitifnya akan semakin berfungsi dengan baik," terang Guntur.</p>
<p>Tak kalah penting, aspek sosial dan emosional juga berkembang melalui sepak bola. Dalam kompetisi, anak-anak bertemu dengan banyak orang dari latar belakang berbeda, sehingga mereka belajar beradaptasi dengan lingkungan baru.</p>
<p>Interaksi tersebut mendorong perkembangan kemampuan sosial sekaligus membentuk kematangan emosional. Anak-anak belajar menghadapi tekanan, bekerja sama dalam tim, serta menghargai perbedaan.</p>
<p>"Salah satu hal yang penting di kompetisi adalah bertemu dengan lebih banyak orang. Beradaptasi dengan situasi yang baru. Beradaptasi dengan lingkungan-lingkungan sosial. Ketemu dengan orang-orang yang berbeda sehingga mereka harus mengembangkan diri, mengembangkan aspek sosial mereka. Dalam konteks sosial ini akan berkaitan secara langsung secara emosional," tambah Guntur.</p>
<p>Webinar "Peran Orang Tua pada Fase Transisi Anak: Dari Atlet Amatir Menuju Profesional" merupakan bagian dari rangkaian Liga Persik 2026. Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, mengatakan bahwa Liga Persik tidak hanya membantu pengembangan bagi pemain maupun pelatih, tetapi juga mengajak orang tua untuk turut bertumbuh dan memahami perjalanan pesepak bola muda. Liga Persik mempertandingkan kelompok usia (KU) 15 dan KU17.</p>
<p>"Karena di usia 15-17 tahun merupakan usia krusial bagi anak-anak untuk menentukan jalur karier mereka ke depannya," ujar Direktur Persik Kediri.</p>
<p>Menurutnya, fase usia tersebut menjadi periode penting bagi atlet muda dalam menentukan langkah menuju jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, pemahaman orang tua mengenai kebutuhan seorang atlet profesional menjadi hal yang diperlukan.</p>
<p>Dengan menghadirkan Guntur Cahyo Utomo sebagai pemateri, diharapkan para orang tua mendapatkan wawasan mengenai standar seorang atlet profesional, berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses transisi, serta solusi dalam mendampingi perkembangan anak.</p>
<p>"Diharapkan dapat memberikan wawasan kepada orang tua mengenai kebutuhan atau standar seorang atlet profesional dan rintangan apa saja yang dihadapi serta solusinya," pungkasnya.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Bung Karno Esport 2026, Hanindhito Buka Peluang Bentuk Akademi di Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gelar-bung-karno-esport-2026-hanindhito-buka-peluang-bentuk-akademi-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gelar-bung-karno-esport-2026-hanindhito-buka-peluang-bentuk-akademi-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Mengusung tajuk Bung Karno Esport 2026, turnamen ini menjadi daya tarik bagi kalangan muda di Kabupaten Kediri. Hal itu terlihat dari profil peserta yang didominasi oleh generasi Z dan milenial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a380116eebf9.webp" length="47670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:22:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Esport, Bung Karno Esport, Esport Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Sebanyak 83 tim meramaikan turnamen esport Free Fire yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri dalam rangka Peringatan Bulan Bung Karno, Ahad (21/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Mengusung tajuk Bung Karno Esport 2026, turnamen ini menjadi daya tarik bagi kalangan muda di Kabupaten Kediri. Hal itu terlihat dari profil peserta yang didominasi oleh generasi Z dan milenial.</p>
<p></p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang karib disapa Mas Dhito menyebut turnamen tersebut menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan bakat di cabang olahraga esport.</p>
<p></p>
<p>Mas Dhito, yang melihat langsung jalannya turnamen, menyempatkan diri berdialog dengan para peserta. Pihaknya menekankan kepada setiap pemain untuk tidak bermain curang, agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan dalam kehidupan nyata.</p>
<p></p>
<p>Dalam sebuah permainan, menurut Mas Dhito, terkadang terjadi glitch atau bug yang menyebabkan gim tidak berjalan sebagaimana mestinya. </p>
<p></p>
<p>"Saya harap tetap junjung sportivitas," katanya.</p>
<p></p>
<p>Melihat potensi di bidang olahraga elektronik ini, di hadapan para peserta, Mas Dhito menyebut tidak menutup kemungkinan ke depan pihaknya akan membentuk akademi esport. Melalui akademi tersebut, para atlet akan diikutsertakan dalam turnamen-turnamen dengan skala yang lebih besar.</p>
<p></p>
<p>"Tidak menutup kemungkinan kita juga akan membuat akademi esport untuk di Kabupaten Kediri," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Harapan Mas Dhito, yang juga menjabat sebagai Bupati Kediri itu, memompa semangat para pemain. Sebagai bentuk dukungan dan penambah semangat peserta, Mas Dhito menyatakan akan menambah jumlah hadiah bagi para pemenang turnamen Bung Karno Esport 2026 tersebut.</p>
<p></p>
<p>Mas Dhito mengakui, pada era perkembangan teknologi saat ini, anak muda tidak lepas dari gawai maupun gim. Kendati demikian, ia berpesan kepada para pemain yang masih berstatus pelajar untuk tetap mengutamakan pendidikan.</p>
<p>"Boleh bermain game, boleh menjadi atlet esport, Cuma jangan lupa belajar," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menteri PPPA dan Wali Kota Kediri Komit Perkuat Pemberdayaan Perempuan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menteri-pppa-dan-wali-kota-kediri-komit-perkuat-pemberdayaan-perempuan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menteri-pppa-dan-wali-kota-kediri-komit-perkuat-pemberdayaan-perempuan</guid>
<description><![CDATA[ Menteri PPPA juga memberikan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani Flamboyan yang dinilai berperan dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37f8d3ba175.webp" length="55974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:46:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Menteri PPPA, Wali Kota Kediri, ketahanan keluarga</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menekankan kepada seluruh masyarakat untuk terus berusaha dan berproses menjadi orang tua yang baik serta membangun keluarga yang kuat.</p>
<p></p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, saat mengunjungi dan melihat hasil karya Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan, Kelurahan Ketami, Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Menurut Menteri PPPA, penguatan ketahanan keluarga dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yakni dengan memperkuat ketahanan pangan keluarga, menjaga anak-anak, melindungi perempuan, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan harmonis.</p>
<p></p>
<p>Menteri PPPA menegaskan komitmennya untuk mewujudkan hal tersebut bersama seluruh elemen masyarakat agar anak-anak dan keluarga Indonesia terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan.</p>
<p></p>
<p>"Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045," ujar Menteri PPPA, Minggu (21/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA juga memberikan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani Flamboyan yang dinilai berperan dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.</p>
<p></p>
<p>"Ketika saya baru masuk ke ruangan ini dan melihat hasil yang ada. Saya yakin apa yang dicita-citakan Bapak Presiden bisa berhasil di Kota Kediri. Karena yang diinginkan Bapak Presiden adalah setiap desa bisa mandiri," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menteri PPPA menjelaskan bahwa mandiri yang dimaksud adalah seluruh kebutuhan warga di sekitar desa tersebut dicukupi oleh warganya sendiri.</p>
<p></p>
<p>KWT Flamboyan diinisiasi oleh perempuan di Kelurahan Ketami. Arifatul Fauzi menilai gerakan ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, melainkan upaya strategis dalam membangun kemandirian, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendukung terwujudnya kedaulatan pangan dari tingkat kelurahan.</p>
<p></p>
<p>"Saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak Presiden bahwa kita harus berkolaborasi agar setiap desa atau kelurahan bisa mencukupi kebutuhannya sendiri. Kelurahan ini sudah memulai dengan Kelompok Wnaita Tani bahkan produknya sudah dijual ke beberapa tempat," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan ini, Menteri PPPA juga mengajak Pemerintah Kota Kediri untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan keluarga. Tidak memiliki lahan luas bukan lagi menjadi alasan, karena setiap rumah bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam tanaman produktif menggunakan lakban semai (polybag).</p>
<p></p>
<p>"Dengan tumbuh kesdaran untuk menanam tanaman yang dapat dikonsumsi sebenarnya bukan hanya berdampak secara ekonomi. Namun juga oksigen di lingkungan akan lebih baik," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.</p>
<p></p>
<p>Khususnya dalam mendorong pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan pangan berbasis keluarga. Di tengah berbagai tantangan seperti perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, dan pemenuhan gizi keluarga, ketahanan pangan menjadi isu strategis yang tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan sebagai garda terdepan dalam kehidupan keluarga.</p>
<p></p>
<p>"Perempuan memiliki peran sentral dalam mengelola kebutuhan rumah tangga, memastikan kecukupan gizi keluarga, mengembangkan usaha produktif, hingga mendidik generasi penerus bangsa. Karena itu, Pemerintah Kota Kediri terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan perempuan," ujar Mbak Wali, sapaan akrabnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satria Jatim FC Juara Gerindra Cup U&amp;17, Lahir Talenta Internasional dari Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satria-jatim-fc-juara-gerindra-cup-u-17-lahir-talenta-internasional-dari-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satria-jatim-fc-juara-gerindra-cup-u-17-lahir-talenta-internasional-dari-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, mengapresiasi jalannya pertandingan yang dinilai berlangsung menarik serta penuh semangat sportivitas dari para pemain muda. Gus Qowim, sapaan akrabnya, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37f574156b6.webp" length="58290" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 10:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PSSI kota Kediri, Gerindra Cup, Gerindra Cup U17 Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Pertandingan final Gerindra Cup U-17 Kediri 2026 berlangsung sengit dengan mempertemukan Satria Jatim FC melawan Putra Bhirawa. Dalam laga puncak yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Satria Jatim FC tampil dominan dan berhasil keluar sebagai juara usai menang meyakinkan dengan skor 4-1.</p>
<p></p>
<p>Karena kalah di partai final, Putra Bhirawa harus puas sebagai juara kedua. Sementara itu, gelar juara ketiga diamankan PSMP Mojokerto dan juara keempat diraih Garudajaya. Gelar pencetak gol terbanyak (top scorer) diraih oleh pemain PSMP Mojokerto, Diska dan Fatir, sedangkan pemain terbaik diraih oleh penggawa Satria Jatim FC, Maldini.</p>
<p></p>
<p>Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, mengapresiasi jalannya pertandingan yang dinilai berlangsung menarik serta penuh semangat sportivitas dari para pemain muda. Gus Qowim, sapaan akrabnya, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Luar biasa, pertandingan dimenangkan oleh Satria Jatim FC. Tentunya atas nama pemerintah kami sangat mendukung terselenggaranya turnamen ini," ujar Gus Qowim usai menyerahkan trofi kepada juara kompetisi, Ahad (21/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Gus Qowim juga berharap para pemain muda yang terlibat dapat terus mengembangkan kemampuan mereka. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan harus dijadikan motivasi untuk berkembang.</p>
<p></p>
<p>"Anak-anak muda yang luar biasa semoga bisa semakin berprestasi. Yang menang semoga semakin meningkatkan prestasinya, yang kalah kemudian tidak kecil hati. Tapi justru ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan prestasinya," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Gus Qowim menegaskan bahwa Kota Kediri memiliki harapan besar terhadap munculnya talenta-talenta muda dari ajang seperti Gerindra Cup U-17 Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Kami punya harapan tumbuh tunas-tunas baru, pemain-pemain baru yang dari kediri untuk kemudian bisa berpartisipasi, untuk kemudian bisa berkembang tidak hanya di tingkat lokal, bahkan bisa di tingkat nasional, bahkan internasional," jelas dia.</p>
<p></p>
<p>Gus Qowim optimistis turnamen tersebut dapat menjadi wadah lahirnya pemain potensial yang mampu bersaing di level lebih tinggi.</p>
<p></p>
<p>"Bisa jadi dari turnamen ini bisa muncul bibit-bibit baru yang bisa menjadi suplai dari pemain-pemain nasional kita," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Kediri menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Gerindra Cup U-17 tahun ini. Turnamen tersebut digelar bekerja sama dengan PSSI Kota Kediri dan mendapat sambutan antusias dari berbagai klub.</p>
<p></p>
<p>Katino berharap kesuksesan tahun ini dapat menjadi modal untuk penyelenggaraan yang lebih besar di masa mendatang. </p>
<p></p>
<p>"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menggelar kembali dan semoga ada bibit-bibit yang akan tercetak di lapangan Brawijaya hari ini," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDIP Kabupaten Kediri Ajak GenZ &amp; Ojol Refleksikan Perjuangan Bung Karno</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdip-kabupaten-kediri-ajak-genz-ojol-refleksikan-perjuangan-bung-karno</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdip-kabupaten-kediri-ajak-genz-ojol-refleksikan-perjuangan-bung-karno</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menekankan pentingnya generasi muda untuk memahami bagaimana perjalanan hidup pendiri bangsa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37d74a26659.webp" length="52598" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 22:02:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PDIP, PDIP Kabupaten Kediri, bulan bung karno</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>- Sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Proklamator Ir Soekarno, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mengajak Gen Z hingga paguyuban ojek online (Ojol) untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan. </p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menekankan pentingnya generasi muda untuk memahami bagaimana perjalanan hidup pendiri bangsa. </p>
<p>Menurutnya, dengan kemajuan teknologi dan perkembangan jaman, GenZ harus memahami setiap gagasan, jerih payah, hingga sumbangsih Ir. Soekarno untuk memerdekakan Indonesia hingga tercetusnya Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. </p>
<p>"Perlu kita tanamkan adalah terkait api perjuangan Bung Karno, agar anak-anak kita mengetahui sejarah bagaimana perjalanan sebuah bangsa ini," ujar Dodi, Minggu, (21/06/2026). </p>
<p>Refleksi itu salah satunya melalui doa lintas agama di malam Haul Bung Karno. Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama lintas iman dan diikuti oleh struktur partai baik DPC maupun Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Kediri. Kemudian juga dihadiri oleh setidaknya 60 GenZ dan Gen alpa serta 15 pengemudi ojek online dari Garda Aksi Roda Dua Kabupaten Kediri. Doa bersama digelar Sabtu, (20/06/2026). </p>
<p>Sebagai partainya wong cilik, lanjut Dodi, Peringatan Bulan Bung Karno setiap Juni menjadi momentum penting dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Salah satunya dengan mengentaskan kemiskinan dan pemenuhan pelayanan dasar yang juga menjadi konsen Mas Dhito yang sekaligus Bupati Kediri tersebut. </p>
<p>Pihaknya berharap seluruh kader PDI Perjuangan bisa konsisten terjun ke akar rumput untuk mendukung program-program yang dilakukan Mas Dhito dalam mensejahterakan rakyat. </p>
<p>"Kita sebagai kader perjuangan harus terjun ke akar rumput, karena rakyatlah yang memegang kekuasaan," tandasnya. </p>
<p>Sementera, Ketua Garda Aksi Roda Dua Kabupaten Kediri, Kurniadi mengapresiasi langkah PDI Perjuangan dengan menggelar doa lintas agama ini. Menurutnya, sosok Bung Karno memiliki andil besar dalam berdirinya Bangsa Indonesia. </p>
<p>Pria yang mengidolakan Presiden Pertama RI ini berharap agar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri bisa terus menggandeng rakyat dalam setiap kegiatan dan program yang dijalankan. </p>
<p>"Semoga kedepannya kita bisa berkolaborasi dan memajukan PDI Perjuangan, lebih solid kompak dan maju," jelasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rilis di Pesantren Al&amp;Falah Ploso Kediri, Buku Fikih Terbaru Siap Ubah Paradigma Disabilitas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rilis-di-pesantren-al-falah-ploso-kediri-buku-fikih-terbaru-siap-ubah-paradigma-disabilitas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rilis-di-pesantren-al-falah-ploso-kediri-buku-fikih-terbaru-siap-ubah-paradigma-disabilitas</guid>
<description><![CDATA[ Buku fikih disabilitas diluncurkan di sela-sela agenda Munas dan Konbes PBNU 2026  di Teras Gubuk Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37c48f30c92.webp" length="49766" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 21:35:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, Kemensos, disabilitas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Salah satu masalah terbesar yang dihadapi para penyandang disabilitas saat ini adalah paradigma atau pola pandang masyarakat umum. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jonna Aman Damanik.</p>
<p>Guna mendukung transformasi sudut pandang tersebut, buku *Fikih Penguatan Disabilitas Psikososial dari Pemahaman Keagamaan Menuju Kesamaan Hak dan Keadilan Sosial* resmi diperkenalkan ke publik. Peluncuran buku penting ini dilaksanakan di sela-sela agenda Munas dan Konbes PBNU 2026, mengambil tempat di Teras Gubuk Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.</p>
<p>Terkait paradigma masyarakat, Jonna Aman Damanik menggarisbawahi tantangan yang ada di lapangan. "Karena disitu ada hegemoni normalitas kalau teman-teman normal dan melihat prioritas dengan normal, saya melihat dengan cara saya," ujar Jonna, Minggu (21/06/2026).</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa mentransformasikan paradigma tersebut, salah satunya melalui dogma hukum-hukum keimanan, menjadi langkah yang sangat krusial. "Saya begitu bersemangat bersama teman-teman untuk mengawalnya. Kita berharap paradigma kita akan tepat," katanya.</p>
<p>Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang didapuk untuk meluncurkan buku tersebut menegaskan bahwa dokumen ilmiah-keagamaan ini bukanlah terbitan biasa. Melainkan sebuah rambu moral, rujukan sosial, sekaligus instrumen transformasi berpikir umat.</p>
<p>Tujuannya agar penyandang disabilitas mental-psikososial dipahami bukan sebagai beban, melainkan sebagai manusia yang martabatnya setara, harkatnya sama, dan haknya melekat tanpa syarat, sebagaimana dijamin oleh konstitusi, agama, serta norma kemanusiaan universal.</p>
<p>"Dengan ini buku Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial dari Pemahaman Keagamaan Menuju Kesamaan Hak dan Keadilan Sosial yang diterbitkan oleh LBM NU, Lakpesdam NU, P3M dan pusat rehabilitasi YAKKUM melalui program inklusi dibawah kordinasi KND secara resmi saya luncurkan dengan bersama-sama membaca Alfatihah," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, selaku tuan rumah sekaligus pengasuh PP Al-Falah Ploso, KH Abdurrahman Kautsar, menyampaikan bahwa buku yang disusun ini secara gamblang mampu menggambarkan realitas sosial di masyarakat serta memberikan panduan dalam berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas Mental Psikososial (PDMP).</p>
<p>"Bahwa kadang-kadang kesalahan kita itu simple tapi bahaya, simple tapi dampaknya sangat jelek adalah kalau melihat orang yang kebetulan ada perbedaan kita cukup sulit untuk menerima perbedaan itu entah perbedaan fisik ataupun bersifat mental," katanya.</p>
<p>Gus Kautsar, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kecenderungan tersebut sebenarnya manusiawi karena manusia dibekali karakter bawaan dari Tuhan untuk mencintai keindahan dan mencintai apa yang ada di dalam diri sendiri.</p>
<p>"Itulah kenapa kadang orang yang tidak ganteng kadang merasa sangat ganteng tapi ketika sadar bahwa ada keindahan, ada keistimewaan di orang lain itu salah. Perasaan itu penting, tapi kemudian kalau sampai mengakibatkan orang lain tidak bagus, tidak istimewa itu salah," pungkasnya.</p>
<p>Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Katib Syuriah PBNU Dr. Hilmy Muhammad, M.A, Komisioner KND Fatimah Asri Mutmainah, Komisioner KND Kikin Tarigan, Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif Ghofur, Ketua LBM NU PBNU KH Mahbub Maafi, Sekretaris KND Herman Koswara, serta para santri Al-Falah Ploso dan sejumlah tokoh lainnya. (*)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konbes&amp;Munas PBNU 2026,  Gus War Dorong Rumusan Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Syiar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/konbes-munas-pbnu-2026-gus-war-dorong-rumusan-pemanfaatan-teknologi-digital-untuk-syiar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/konbes-munas-pbnu-2026-gus-war-dorong-rumusan-pemanfaatan-teknologi-digital-untuk-syiar</guid>
<description><![CDATA[ Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar  mengatakan, Munas dan Konbes NU 2026 selain sebagai ajang silaturahim di penghujung periode kepengurusan PBNU juga menjadi forum untuk membahas, berdiskusi, dan berdialog mengenai berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37d5bd1e844.webp" length="44846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 19:45:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, MUI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar menyampaikan sejumlah pesan dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026. Kyai yang akrab disapa Gus War ini di antaranya berharap Munas dan Konbes NU 2026 ini dapat melahirkan rumusan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk penguatan ideologi dan ajaran agama.</p>
<p>Gus War mengatakan, Munas dan Konbes NU 2026 selain sebagai ajang silaturahim di penghujung periode kepengurusan PBNU juga menjadi forum untuk membahas, berdiskusi, dan berdialog mengenai berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.</p>
<p>"Begitu kompleksnya persoalan yang dihadapi bangsa ini menjadi bagian tanggung jawab NU dalam dedikasi perkhidmatan terhadap agama, umat, nusa, dan bangsa," kata ulama yang juga Ketua MUI ini, Minggu, (21/06/2026). </p>
<p>Menurutnya, forum ini sangat strategis sehingga memerlukan ijtihad dari seluruh peserta dalam upaya menghadirkan NU yang memberi manfaat besar bagi kepentingan bersama. "Oleh karena itu, Munas dan Konbes harus melahirkan sebuah keputusan yang menampakkan kepedulian NU terhadap masa depan," jelasnya.</p>
<p>Ia mencontohkan pentingnya mengoptimalkan Lazisnu sebagai lembaga filantropi resmi PBNU yang mengelola dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan sebagai bagian dari perkhidmatan NU dalam mencerdaskan bangsa. "Kita banyak ketinggalan dalam perguruan tinggi, rumah sakit," ujarnya.</p>
<p>Kedua, lanjutnya, NU perlu memperkuat pengembangan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah persaingan global dan beragam corak dakwah Islam yang berkembang di dunia digital. "Kita tidak bisa mengingkari, lepas dari kehidupan digital ini. Tidak seorang pun yang bisa bebas dari dunia digital. Orang bisa saja tidak menjadi ulama, dokter, tetapi tidak bisa bebas dari digital," katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan meski digitalisasi memiliki dua sisi, yakni manfaat dan mudarat. Namun, sebagai sarana dakwah, pendekatan tradisional saja tidak lagi cukup.</p>
<p>"Kita tahu betul bahwa digital sebagai alat dakwah tidak bisa lagi memakai cara tradisional saja," ujarnya.</p>
<p>Kiai Anwar mengingatkan bahwa NU akan tertinggal jika tidak mempersiapkan diri menghadapi generasi Z yang lahir diera digitalisasi. Mereka adalah generasi yang akan menentukan masa depan agama, bangsa, dan negara. "Kita akan tertinggal ke depan karena di depan kita ada generasi Z yang akan menentukan masa depan agama, bangsa, dan negara kita," katanya.</p>
<p>Oleh karena itu,  Gus War berharap Munas dan Konbes NU 2026 ini dapat melahirkan rumusan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk penguatan ideologi dan ajaran agama. "Karena itu perlu lahir dari Munas Konbes bagaimana memanfaatkan digital untuk ideologi agama, ajaran agama kita," jelasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Yahya Berharap Munas&amp;Konbes PBNU 2026 di Kediri Gulirkan Gagasan&amp;Gagasan yang Berbobot</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-resmi-dimulai-gus-yahya-tekankan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-resmi-dimulai-gus-yahya-tekankan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Buka Munas-Konbes PBNU 2026 di Ponpes Al-Falah Ploso Kediri, Ketum PBNU Gus Yahya beri sinyal kuat dan instruksi khusus untuk persiapan menuju Muktamar ke-35 NU. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a36c070a1db6.webp" length="20904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 09:22:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Munas Konbes PBNU 2026, Muktamar ke-35 NU, Gus Yahya Munas NU, Munas Konbes NU di Ponpes Al Falah Ploso, Pidato Gus Yahya Munas NU 2026, Persiapan Muktamar 35 Nahdlatul Ulama, Khidmah PBNU 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan bahwa gelaran Munas-Konbes PBNU 2026 menjadi momentum krusial untuk menata langkah menuju Muktamar ke-35 NU.</p>
<p>Mengingat kepengurusan PBNU periode ini sudah mendekati masa akhir khidmah, Gus Yahya meminta seluruh jajaran pengurus untuk totalitas memberikan kontribusi terbaik bagi jam'iyah.</p>
<p>"Kita akan menuju pada penghujung dari khidmah kepengurusan Nahdlatul Ulama di masa khidmah ini. Dalam bergerak besar dengan Musyawarah Alim Ulama dan Konferensi Besar kali ini di Pondok Pesantren Al-Falah, kita akan mempersiapkan semua yang kita perlukan untuk melaksanakan Muktamar ke-35 yang akan datang," ujar Gus Yahya saat membuka acara di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu (20/6/2026) malam.</p>
<p>Munas-Konbes NU 2026 kali ini mengusung tema yang sarat makna: *“Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”*.</p>
<p>Menurut Gus Yahya, cetak biru dan persiapan menuju Muktamar bukan hanya bertumpu pada pengurus pusat, melainkan hasil kolaborasi erat dengan seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia. Forum ini adalah ruang bersama untuk merumuskan masa depan organisasi.</p>
<p>"Maka, ini adalah kesempatan kita semua. Kesempatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama beserta segenap pimpinan Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama seluruh Indonesia untuk melakukan yang terbaik bagi jam’iyah ini," tegasnya.<br><br>Lebih lanjut, Gus Yahya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menepikan ego dan benar-benar mencurahkan energi serta pikiran demi kemajuan NU ke depan. Forum ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan yang berbobot.</p>
<p>"Untuk mencurahkan segenap ketulusan khidmah yang kita miliki demi mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi jam’iyah yang kita cintai ini," tambahnya.</p>
<p>Sebagai informasi, dimulainya hajat akbar ini ditandai secara simbolis lewat penabuhan Kenteng bersejarah Pondok Pesantren Al-Falah sebanyak sembilan kali.</p>
<p>Penabuhan dilakukan langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dengan didampingi Gus Yahya, Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Syuriyah PBNU Prof Muhammad Nuh, serta Dzuriyah PP Al-Falah Ploso KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar). (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes NU 2026 Dimulai: 6 Komisi Strategis Gelar Sidang di Ponpes Al Falah Ploso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-nu-2026-dimulai-6-komisi-strategis-gelar-sidang-di-ponpes-al-falah-ploso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-nu-2026-dimulai-6-komisi-strategis-gelar-sidang-di-ponpes-al-falah-ploso</guid>
<description><![CDATA[ Pasca dibuka Sabtu malam, Munas-Konbes NU 2026 hari ini (21/6) langsung menggelar sidang 6 komisi strategis di Ponpes Al Falah Ploso Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a36bffb60769.webp" length="34134" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 08:30:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Munas Konbes NU 2026, Ponpes Al Falah Ploso, Sidang Komisi NU, PBNU, Nahdlatul Ulama, PBNU, Munas Alim Ulama, Konbes NU 2026, Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Bahtsul Masail, KH Miftachul Akhyar, KH Nurul Huda Djazuli</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Pasca resmi dibuka pada Sabtu (20/6/2026) malam, gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 langsung memasuki agenda inti.</p>
<p>Mulai hari ini, Minggu (21/6/2026), jalannya persidangan organisasi Islam terbesar di Indonesia ini akan dibagi ke dalam enam komisi strategis yang tersebar di lingkungan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Dalam Konbes kali ini, persidangan akan berfokus pada pembahasan isu-isu krusial keumatan, kebangsaan, dan internal organisasi. Untuk mengoptimalkan pembahasan, forum telah memetakan lokasi persidangan: Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah  di Aula Utama Al-Falah Induk, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah di Musholla Queen Al-Falah, Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah di Aula Teras Gubuk Al-Falah, Komisi Organisasi di Aula Utama Al-Falah Putri, Komisi Program di Gedung Nasrul Ummah Al-Falah II, dan Komisi Rekomendasi yang akan bersidang untuk merumuskan sejumlah rekomendasi strategis forum akan ditentukan kemudian.</p>
<p><strong>Pembukaan dengan Penabuhan Kenteng Bersejarah</strong></p>
<p>Rangkaian forum tertinggi kedua di NU ini sebelumnya dibuka secara resmi tadi malam. Pembukaan ditandai dengan penabuhan kenteng bersejarah Pondok Pesantren Al Falah sebanyak sembilan kali oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.</p>
<p>Saat prosesi tersebut, KH Miftachul Akhyar didampingi oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Syuriyah PBNU Prof Muhammad Nuh, serta Dzuriyah PP Al Falah Ploso KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar).</p>
<p>Dalam sambutannya tadi malam, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi pengabdian di NU yang diharapkan menjadi bekal rohani bagi seluruh pengurus.</p>
<p>"Yang kami harapkan ada setitik debu keberkahan yang bisa kita bawa pulang yang menjadikan semua pengurus tanfidiziyah Syuriyah memperoleh khusnul khotimah dalam khidmah NU," kata KH Miftachul Akhyar, Sabtu (20/06/2026) malam.</p>
<p>Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Falah Ploso Kediri, KH Nurul Huda Djazuli, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas dipilihnya pesantren tersebut sebagai tuan rumah forum akbar yang berlangsung semarak ini.</p>
<p>"<em>Mugi-mugiingkang saestu </em>(mudah-mudahan yang baik) untuk perkembangan NU sesuai dengan slogan yang selalu dibunyikan," tutur KH Nurul Huda Djazuli.</p>
<p>Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 ini juga menjadi magnet bagi sejumlah tokoh nasional serta para <em>masyayikh</em> PBNU. Terlihat hadir di lokasi acara di antaranya Mustasyar PBNU KH Mustofa Bisri (Gus Mus), Wakil Presiden ke-14 RI KH Ma'ruf Amin, dan Pengasuh Utama Pondok Pesantren Al-Falah Ploso KH Nurul Huda Djaelani.</p>
<p>Selain itu, tampak pula jajaran menteri kabinet seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak yang hadir mendampingi Gubernur Khofifah.</p>
<p>Sesuai jadwal, pelaksanaan Munas-Konbes PBNU 2026 ini akan berlangsung di dua tempat. Seluruh rangkaian pembukaan dan rapat-rapat pleno komisi akan bergulir mulai tanggal 20-22 Juni 2026 di Ponpes Al-Falah Ploso, Kediri. Sementara itu, penutupan menurut rencana akan dilangsungkan di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Madura, pada Selasa, 23 Juni 2026 mendatang. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berlangsung di 2 Tempat, Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Padukan Aspek Sejarah dan Spiritualitas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/digelar-di-2-tempat-munas-konbes-pbnu-2026-padukan-sejarah-spiritualitas-serta-konsolidasi-organisasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/digelar-di-2-tempat-munas-konbes-pbnu-2026-padukan-sejarah-spiritualitas-serta-konsolidasi-organisasi</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 KH Ahmad Said Asrori mengungkapkan pemilihan kedua lokasi itu disertai dengan banyak faktor yang sangat kuat, terutama faktor sejarah dan spritual. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a36835d0162e.webp" length="25270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 20:47:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan berlangsung di dua wilayah. Pembukaan dan rapat-rapat pleno akan berlangsung mulai tanggal 20-22 Juni 2026 di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo Kabupaten Kediri. </p>
<p>Sementara penutupan menurut rencana akan dilangsungkan di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, 23 Juni 2026 mendatang. Ketua Steering Committee (SC) Munas-Konbes PBNU 2026 KH Ahmad Said Asrori mengungkapkan pemilihan kedua lokasi itu disertai dengan banyak faktor yang sangat kuat, terutama sejarah dan spritual. </p>
<p>"Kenapa di Ploso? karena NU lahir dari Pondok Pesantren. NU dan Pondok Pesantren itu, sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Bagaikan satu mata uang, NU tidak bisa meninggalkan pesantren, pesantren juga tidak bisa meninggalkan NU. Seperti yang pernah diungkapkan Gus Dur, Pesantren itu NU kecil dan NU itu pesantren besar," jelas KH Ahmad Said Asrori, Sabtu, (20/6/2026). </p>
<p>Selain itu, KH Ahmad Said Asrori juga mengungkapkan ponpes (Al-Falah) Ploso punya sejarah panjang dan telah menelurkan alumni-alumni di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>"Sehingga kita sepakat Munas-Konbes ini digelar di Ploso," ungkapnya. </p>
<p>Sedangkan terkait rencana penutupan Munas-Konbes PBNU 2026 di Bangkalan, KH Ahmad Said Asrori mengungkapkan Bangkalan punya peranan sangat penting dalam sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama. </p>
<p>"Kita tahu bagaimana tentang Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Lathif al-Bangkalani, yang waktu itu melakukan satu ritual panjang sehingga beliau memberikan isyaroh kepada Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari untuk mendirikan satu jamiah yang kemudian disebut Jamiah Nahdlatul Ulama," tuturnya. </p>
<p>Penutupan dilakukan di Bangkalan, juga sebagai upaya untuk melestarikan dan menjaga fakta sejarah PBNU tetap diingat generasi muda dan tidak terputus. </p>
<p>"Yang kedua adalah aspek spiritual. Kita ingin di sana nanti istiqozah, Mujahadah, memohon langsung melalui tawassul kepada para ulama, para mu'assis Nahdlatul Ulama ini," tambahnya. </p>
<p>Ulama yang juga merupakan Khatib 'Aam PBNU itu menjelaskan tawassul bagi warga NU adalah suatu hal yang jelas.</p>
<p>"Kita akan terus melakukan upaya-upaya kebaikan-kebaikan agar kita semua NU dan warganya ini mendapatkan tambahan keberkahan, tambahan kebaikan dan kemaslahatan," pungkasnya. </p>
<p>Penutupan Konbes-Munas PBNU 2026 sendiri menurut rencana akan turut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Sumber Pangan Lokal, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Turun Ke Lahan Tanam Ketela</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-sumber-pangan-lokal-pdi-perjuangan-kabupaten-kediri-turun-ke-lahan-tanam-ketela</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-sumber-pangan-lokal-pdi-perjuangan-kabupaten-kediri-turun-ke-lahan-tanam-ketela</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus DPC, PAC dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri ini menjadi gerakan kader banteng dalam merealisasikan pemikiran Bung Karno mengenai menjaga kedaulatan pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a36862f2f775.webp" length="44176" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 20:18:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PDIP, pdip kabupaten Kediri, pangan lokal</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan penanaman ketela di Desa Wonorejo, Kecamatan Wates sebagai bagian rangkaian Peringatan Bulan Bung Karno. </p>
<p>Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus DPC, PAC dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri ini menjadi gerakan kader banteng dalam merealisasikan pemikiran Bung Karno mengenai menjaga kedaulatan pangan.</p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, kegiatan ini menjadi komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui pengembangan sumber pangan lokal.</p>
<p>"Ketela merupakan warisan pangan nusantara yang memiliki nilai strategis sebagai pendamping beras sekaligus penguat kemandirian pangan masyarakat," kata Dewi Mariya Ulfa, Sabtu, (20/6/2026). </p>
<p>Kegiatan penanaman ketela ini sekaligus menindaklanjuti instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kepada kader di daerah untuk membudidayakan tanaman pendamping beras sekaligus memperhatikan para petani.</p>
<p>Sebelum kegiatan penanaman dimulai, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri juga melakukan penyerahan bibit ketela secara simbolis kepada para petani lokal yang diwakili kepala desa setempat. </p>
<p>"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran petani lokal untuk memperkuat ketahanan pangan, termasuk pentingnya diversifikasi produk menuju masyarakat Kabupaten Kediri yang mandiri dan sejahtera," ungkapnya.</p>
<p>Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menambahkan, ketela dipilih sebagai pendamping beras mengingat tanaman ini mudah ditemui dan tahan iklim. Ketela sendiri dapat diversifikasi menjadi beberapa jenis makanan, salah satunya nasi tiwul yang telah ditetapkan sebagai makanan khas Kabupaten Kediri.</p>
<p>"Untuk itu, kita mengajak (para kader) mari bersama kita sukseskan program menanam tanaman pendamping beras salah satunya ketela ini," ajaknya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Diharapkan Hasilkan Keputusan Bermanfaat Untuk Kemaslahatan Umat &amp; Bangsa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-diharapkan-hasilkan-keputusan-bermanfaat-untuk-kemaslahatan-umat-bangsa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/munas-konbes-pbnu-2026-diharapkan-hasilkan-keputusan-bermanfaat-untuk-kemaslahatan-umat-bangsa</guid>
<description><![CDATA[ Munas-Konbes PBNU 2026 mengusung tema Menjaga marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa. Karena itu, Munas-Konbes PBNU 2026 diharapkan bisa berjalan dengan baik dan membahagiakan serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat serta perubahan menuju kebaikan. Tidak hanya bagi warga NU, Pondok Pesantren tapi juga semua warga Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3682de3dc9e.webp" length="21302" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 19:15:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, Ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Munas-Konbes PBNU 2026 mengusung tema Menjaga marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa. Karena itu, Munas-Konbes PBNU 2026 diharapkan bisa berjalan dengan baik dan membahagiakan serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat serta perubahan menuju kebaikan. Tidak hanya bagi warga NU, Pondok Pesantren tapi juga semua warga Indonesia. </p>
<p>"Menjaga marwah, memperkaya hikmat, semuanya dalam rangka ingin memberikan kemaslahatan, khususnya bagi bangsa," ujar Sekretaris Steering Committee Munas-Konbes PBNU 2026 Prof M Nuh, Sabtu, (20/6/2026). </p>
<p>Prof M Nuh menegaskan bahwa forum ini tidak hanya menjadi arena adu argumentasi, melainkan ruang untuk menyempurnakan berbagai pandangan demi melahirkan keputusan yang maslahat.</p>
<p>"Karena itu, media diharapkan aktif mengikuti setiap sidang komisi dan menyampaikan kepada publik apa yang menjadi perhatian dari Nahdlatul Ulama, baik di lingkungan organisasinya sendiri maupun untuk bangsa dan kemanusiaan serta peradaban," tambahnya. </p>
<p>Sementara itu, Ketua Organizing Committee Munas-Konbes PBNU 2026 Saifullah Yusuf mengungkapkan, penyelenggaraan forum kali ini merupakan hasil kolaborasi antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Ploso.</p>
<p>"Kolaborasi inilah yang kemudian kita bisa membuat satu perencanaan, dan kita laksanakan meskipun waktunya sangat pendek. Saya ingin berterima kasih kepada Ponpes Al-Falah Ploso yang telah bekerja keras, membentuk panitia yang cekatan, efektif. Sekaligus juga bekerja pada beberapa hari terakhir ini, 24 jam penuh," ujar tokoh yang akrab disapa Gus Ipul tersebut. </p>
<p>Ditambahkan KH. Amin Said Husni bahwa Munas dan Konbes merupakan dua forum yang berbeda namun selalu diselenggarakan secara paralel. Munas diikuti utusan syuriah dari seluruh Indonesia dan membahas masalah diniyah, baik waqi’iyah, maudhu’iyah, maupun qanuniyah. Adapun Konbes diikuti unsur tanfidziyah dan berwenang membahas berbagai peraturan organisasi, termasuk yang berkaitan dengan AD/ART organisasi. </p>
<p>"Kita punya 38 PWNU se-Indonesia sehingga Konbes itu diikuti oleh 38 provinsi masing-masing 3 orang. Demikian juga Munas itu diikuti oleh 38 kepengurusan syuriah masing-masing 3 orang sehingga utusan PWNU itu masing-masing adalah 6 orang, 3 untuk munas dan 3 untuk konbes," pungkasnya.</p>
<p>Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan berlangsung di dua wilayah. Pembukaan dan rapat-rapat pleno akan berlangsung mulai tanggal 200-22 Juni 2026 di Ponpes Al-Falah Ploso, Mojo Kabupaten Kediri. Sementara penutupan menurut rencana akan dilangsungkan di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, 23 Juni 2026 mendatang.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Kesiapan Munas&amp;Konbes 2026, Gus Yahya Ziarah ke Makam Pendiri Ponpes Al&amp;Falah Ploso</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinjau-kesiapan-munas-konbes-2026-gus-yahya-ziarah-ke-makam-pendiri-ponpes-al-falah-ploso</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinjau-kesiapan-munas-konbes-2026-gus-yahya-ziarah-ke-makam-pendiri-ponpes-al-falah-ploso</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang pembukaan Munas-Konbes PBNU 2206 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf didampingi sejumlah pengurus PBNU dan pengasuh pondok pesantren berziarah ke  makam muassis (pendiri) pondok pesantren Al-Falah KH Ahmad Djazuli Utsman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a365c958694b.webp" length="61950" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 16:31:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Menjelang pembukaan Munas-Konbes PBNU 2206 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf didampingi sejumlah pengurus PBNU dan pengasuh pondok pesantren berziarah ke makam muassis (pendiri) pondok pesantren Al-Falah KH Ahmad Djazuli Utsman. </p>
<p>Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah meletakkan dasar perjuangan dakwah, pendidikan, dan pengembangan Nahdlatul Ulama. </p>
<p>Di tempat tersebut rombongan memanjatkan doa serta mengirimkan tahlil untuk para pendiri dan sesepuh Ponpes Al Falah Ploso.  </p>
<p>“Sowan ke masyayikh pondok Al Falah Ploso, kita tawasilah memohon kepada Allah semoga acara munas konbes ini bermanfaat,” ungkap tokoh yang akrab disapa Gus Yahya tersebut, Sabtu, (20/6/2026). </p>
<p>Usai berziarah, Gus Yahya berkeliling meninjau sejumlah titik yang akan digunakan untuk pelaksanaan agenda nasional NU tersebut.</p>
<p>Dari hasil peninjauan, Gus Yahya menilai kesiapan venue secara umum sudah memadai. </p>
<p>Namun, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu segera dibenahi, terutama terkait mekanisme kepanitiaan dalam mengelola arus tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah.</p>
<p>“Secara umum kalau di venue ini Alhamdulillah cukup siap, memadai. Tinggal ada sejumlah kekurangan, khususnya dalam mekanisme-mekanisme kepanitiaan untuk mengelola para tamu dan peserta yang masih memerlukan perbaikan-perbaikan,” tambah Gus Yahya.</p>
<p>Ia mengaku telah menyampaikan sejumlah masukan kepada panitia agar kekurangan tersebut segera ditindaklanjuti sebelum agenda resmi dimulai.</p>
<p>Munas-Konbes NU 2026 yang dipusatkan di Ponpes Al Falah Ploso akan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Karena itu, kesiapan teknis dan pelayanan peserta menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.</p>
<p>“Saya sudah bicarakan dengan teman-teman kepanitiaan, mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.</p>
<p>Munas-Konbes NU 2026 akan membahas sejumlah agenda penting. Di antaranya menetapkan materi Muktamar NU, menampung usulan-usulan terkait lokasi penyelenggaraan Muktamar, serta membahas sejumlah isu di bidang keagamaan.</p>
<p>Dalam Konbes kali ini, persidangan akan dibagi ke dalam enam komisi. Keenam komisi tersebut adalah Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Induk, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah di Musholla Queen Al-Falah, dan Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah di Aula Teras Gubuk Al-Falah.</p>
<p>Selain itu, terdapat Komisi Organisasi yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Putri, Komisi Program di Gedung Nasrul Ummah Al-Falah II, serta Komisi Rekomendasi yang akan merumuskan sejumlah rekomendasi strategis forum. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bahas Isu Keagamaan dan Materi Muktamar, Munas&amp;Konbes NU 2026 Resmi Dimulai Malam Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bahas-isu-keagamaan-dan-materi-muktamar-munas-konbes-nu-2026-resmi-dimulai-malam-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bahas-isu-keagamaan-dan-materi-muktamar-munas-konbes-nu-2026-resmi-dimulai-malam-ini</guid>
<description><![CDATA[ Dalam Konbes kali ini, persidangan akan dibagi ke dalam enam komisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a36376a0c83e.webp" length="51510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 15:47:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Konbes-Munas PBNU 2026, ponpes Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>— Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama atau Munas-Konbes NU 2026 akan resmi dibuka malam ini di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan Munas-Konbes terus dimatangkan. Forum tersebut akan diikuti oleh peserta dari PBNU dan seluruh PWNU se-Indonesia.</p>
<p></p>
<p>“Persiapan sudah terus dilakukan. Munas-Konbes insyaallah Presiden hadir pada saat penutupan,” kata Gus Ipul, Sabtu (20/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Gus Ipul menjelaskan, Munas-Konbes NU 2026 akan membahas sejumlah agenda penting. Di antaranya adalah menetapkan materi Muktamar NU, menampung usulan terkait lokasi penyelenggaraan Muktamar, serta membahas sejumlah isu di bidang keagamaan.</p>
<p></p>
<p>“Forum ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Muktamar. Selain membahas materi muktamar, juga akan dibahas berbagai isu keagamaan yang menjadi perhatian NU,” kata Gus Ipul.</p>
<p></p>
<p>Dalam Konbes kali ini, persidangan akan dibagi ke dalam enam komisi. Keenam komisi tersebut adalah Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Induk, Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah di Mushola Queen Al-Falah, dan Komisi Bahtsul Masail Qanuniyah di Aula Teras Gubuk Al-Falah.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, terdapat Komisi Organisasi yang akan bersidang di Aula Utama Al-Falah Putri, Komisi Program di Gedung Nasrul Ummah Al-Falah II, serta Komisi Rekomendasi yang akan merumuskan sejumlah rekomendasi strategis forum.</p>
<p></p>
<p>Gus Ipul, yang juga menjabat sebagai Ketua Organizing Committee Munas-Konbes NU 2026, menjelaskan bahwa peserta dari berbagai wilayah NU di Indonesia mulai berdatangan ke Kediri sejak Jumat. Menurutnya, pada Sabtu siang ini seluruh peserta sudah tiba di Kediri.</p>
<p></p>
<p>“Mulai kemarin peserta sudah datang secara bertahap. Siang ini insyaallah seluruh peserta, baik dari PWNU maupun PBNU, sudah hadir di Kediri,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Para peserta yang tiba di Kediri melakukan registrasi di lima hotel yang telah disiapkan oleh panitia sesuai dengan pembagian kamar. Setelah registrasi, peserta dijadwalkan berangkat menuju Pondok Pesantren Al-Falah Ploso pada sore hari untuk mengikuti acara pembukaan Munas-Konbes NU 2026.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, penutupan Munas-Konbes NU 2026 direncanakan digelar di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, pada Selasa, 23 Juni 2026 siang. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Santri WNA Tertib Administrasi, Imigrasi Kediri Sidak di Ponpes Wali Barokah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-santri-wna-tertib-administrasi-imigrasi-kediri-sidak-di-ponpes-wali-barokah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-santri-wna-tertib-administrasi-imigrasi-kediri-sidak-di-ponpes-wali-barokah</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan meneliti satu per satu dokumen keimigrasian, mulai dari paspor, visa, hingga izin tinggal para santri asing yang menempuh pendidikan keagamaan di lembaga tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen administrasi keimigrasian para santri WNA berada dalam status lengkap, legal dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a356374927d4.webp" length="29004" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 23:30:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes Wali Barokah, Imigrasi Kediri, wna, santri wna</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Memastikan santri Warga Negara Asing (WNA) yang tengah menimba ilmu di Ponpes Wali Barokah tertib administrasi keimigrasian, Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menggelar inspeksi mendadak ( sidak), Jumat (19/6/2026). </p>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan meneliti satu per satu dokumen keimigrasian, mulai dari paspor, visa, hingga izin tinggal para santri asing yang menempuh pendidikan keagamaan di lembaga tersebut.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen administrasi keimigrasian para santri WNA berada dalam status lengkap, legal dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kediri, Muhammad Merdhi Berliano, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan yang mengedepankan pendekatan persuasif dan kolaboratif demi menjaga kondusivitas wilayah.</p>
<p>"Kegiatan pengawasan ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memastikan seluruh warga negara asing, termasuk para santri yang sedang belajar di Ponpes Wali Barokah, telah memenuhi seluruh prosedur dokumen keimigrasian dan perizinan yang berlaku di Indonesia. Kami mengapresiasi keterbukaan pihak pesantren yang sangat kooperatif dalam mendukung validasi data ini," ujarnya, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Ketua Ponpes Wali Barokah, KH. Sunarto, menyampaikan bahwa tertib administrasi merupakan salah satu pilar utama yang selalu ditekankan oleh institusinya, terutama dalam mendukung program pemerintah terkait validasi data santri.</p>
<p>"Kami di Ponpes Wali Barokah berkomitmen untuk selalu taat hukum dan tertib administrasi, termasuk dalam pencatatan data santri dari luar negeri. Kehadiran TIMPORA dari Imigrasi dan instansi terkait hari ini justru menjadi wadah bimbingan bagi kami agar sistem pelaporan orang asing di lingkungan pesantren tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Pintu kami selalu terbuka untuk koordinasi yang konstruktif seperti ini," ungkapnya.</p>
<p>Sidak ini melibatkan gabungan dari jajaran instansi mitra Imigrasi, mulai dari TNI, Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri.</p>
<p>"Kami merasa diperhatikan dan mengapresiasi kunjungan dari Kantor Imigrasi Kediri. Ini adalah langkah positif dalam mendukung kelancaran kegiatan pendidikan kami, serta memastikan bahwa santri asing yang berada di pesantren ini tidak menghadapi kendala administratif," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KONI Kabupaten Kediri Pastikan Atlet Terlindungi, Fokus Kejar Prestasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/koni-kabupaten-kediri-pastikan-atlet-terlindungi-fokus-kejar-prestasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/koni-kabupaten-kediri-pastikan-atlet-terlindungi-fokus-kejar-prestasi</guid>
<description><![CDATA[ Memastikan para atlet kabupaten Kediri tetap aman saat berlatih dan berkompetisi, KONI Kabupaten Kediri  menggandeng BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi ini tidak hanya menyasar atlet, tetapi juga pelatih serta unsur lain yang terlibat dalam pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3561a339fa4.webp" length="54590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 22:45:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI Kabupaten Kediri, BPJS Ketenagakerjaan, atlet Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KEDIRI, SJP - Dunia olahraga memiliki risiko cedera yang cukup tinggi, terutama saat atlet menjalani latihan intensif maupun mengikuti kompetisi di berbagai level.</p>
<p>Memastikan para atlet kabupaten Kediri tetap aman saat berlatih dan berkompetisi, KONI Kabupaten Kediri menggandeng BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi ini tidak hanya menyasar atlet, tetapi juga pelatih serta unsur lain yang terlibat dalam pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Kediri.</p>
<p>"Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan kepada atlet dan pelaku olahraga. Mereka memiliki risiko cedera maupun kecelakaan saat menjalankan aktivitas olahraga, sehingga perlu mendapatkan jaminan perlindungan yang memadai," tutur Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, Jumat, (19/6/2026). </p>
<p>Hakim menjelaskan, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan kepastian perlindungan bagi atlet sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menjalani program latihan dan menghadapi berbagai kejuaraan.</p>
<p>Dengan adanya jaminan tersebut, para atlet tidak lagi dibayangi kekhawatiran terkait risiko yang mungkin terjadi saat bertanding maupun berlatih.</p>
<p>"Atlet harus bisa fokus meningkatkan prestasi. Ketika mereka merasa terlindungi, baik saat latihan maupun pertandingan, tentu mental dan kepercayaan diri mereka akan semakin baik," katanya.</p>
<p>Melalui kerja sama tersebut, seluruh pelaku olahraga yang terdaftar nantinya akan mendapatkan manfaat perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku dalam program BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>"Kami ingin seluruh ekosistem olahraga di Kabupaten Kediri mendapatkan perlindungan yang layak. Ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap mereka yang selama ini berjuang mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, kegiatan sosialisasi juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman kepada pengurus cabang olahraga mengenai manfaat, mekanisme kepesertaan, serta prosedur klaim program perlindungan yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>KONI Kabupaten Kediri berharap sinergi yang terjalin dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional.</p>
<p>Melalui kolaborasi tersebut, KONI dan BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen membangun ekosistem olahraga yang lebih aman. </p>
<p>"Selain itu juga terlindungi sehingga para atlet dapat fokus meningkatkan prestasi tanpa dibayangi risiko saat menjalani latihan maupun pertandingan," tandas Hakim. </p>
<p>Kolaborasi KONI Kabupaten Kediri dan BPJS Ketenagakerjaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan sosialisasi program perlindungan ketenagakerjaan Kamis (18/6/2026) kemarin. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengamanan Munas&amp;Konbes PBNU 2026 Dimantapkan, 400 Personel Disiapkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengamanan-munas-konbes-pbnu-2026-dimantapkan-400-personel-disiapkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengamanan-munas-konbes-pbnu-2026-dimantapkan-400-personel-disiapkan</guid>
<description><![CDATA[ Dari sisi pengamanan, tokoh yang biasa disapa Gus Nabil itu mengungkapkan pihaknya menyiapkan sekitar 400 personel yang berasal dari berbagai badan otonom PBNU. Di antaranya melibatkan Gerakan Pemuda Ansor ( GP Ansor), Banser, Pagar Nusa, (Corp Pelajar Putri),  KPP IPPNU, hingga Garda Fatayat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a355ba4a63d8.webp" length="63388" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 22:15:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas-Konbes PBNU, Alfalah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Wakil Koordinator Seksi Keamanan Muchamad Nabil Haroen memastikan kesiapan pengamanan pelaksanaan Munas Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri telah mencapai sekitar 95 persen. </p>
<p>Dari sisi pengamanan, tokoh yang biasa disapa Gus Nabil itu mengungkapkan pihaknya menyiapkan sekitar 400 personel yang berasal dari berbagai badan otonom PBNU. Di antaranya melibatkan Gerakan Pemuda Ansor ( GP Ansor), Banser, Pagar Nusa, (Corp Pelajar Putri), KPP IPPNU, hingga Garda Fatayat.</p>
<p>Untuk sistem pengamanan, panitia menerapkan skema empat ring pengamanan, mulai dari ring 1 hingga ring 4. Selain itu, masing-masing badan otonom juga menyiapkan sistem pengamanan tertutup sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan skenario yang tidak diinginkan.</p>
<p>Sebanyak 16 pos pengamanan juga telah disiapkan di sejumlah titik strategis di wilayah Kediri. </p>
<p>"Di masing-masing banom juga sudah menyiapkan pengamanan tertutup jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, tapi semoga itu tidak terjadi," ujar Gus Nabil, Jumat (19/6/2026). </p>
<p>Sementara itu, untuk anggota Pagar Nusa yang terlibat pengamanan, didatangkan dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Bojonegoro, Sidoarjo, Surabaya, Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Trenggalek.</p>
<p>"Ada 160 personel Pagar Nusa," ujar pria yang juga Ketua PP Pagar Nusa itu. </p>
<p>Gus Nabil menyebut, hingga saat ini belum ada indikasi gangguan yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan. Meski demikian, peserta Munas dan Konbes tetap diimbau untuk mematuhi seluruh tata tertib dan aturan yang telah ditetapkan demi kelancaran acara.</p>
<p>Dalam upaya mitigasi risiko, pihak juga telah berkoordinasi dan bersinergi dengan aparat gabungan, seperti TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Koordinasi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, khususnya terkait kondisi akses jalan menuju lokasi kegiatan.</p>
<p>"Kita telah berkoordinasi dan bersinergi juga dengan TNI Polri, kemudian Satpol PP, kemudian Dishub untuk memitigasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya. </p>
<p>Gus Nabil menegaskan, pelaksanaan Munas dan Konbes NU kali ini diharapkan tidak bersifat eksklusif, melainkan menjadi ruang kebersamaan dan kegembiraan bagi seluruh warga Nahdliyyin. Meski demikian, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama.</p>
<p>Sebagai bagian dari sistem pengamanan, seluruh peserta, peninjau, dan tamu undangan akan dibekali kartu identitas (ID card) yang dilengkapi dengan barcode. Kartu tersebut akan digunakan sebagai alat screening saat memasuki area kegiatan, guna memastikan akses yang tertib dan terkontrol.</p>
<p>"Jadi kita berharap semuanya, warga NU juga bisa menikmati acara ini, bisa ikut bahagia, bisa ikut bergembira, seperti halnya kegiatan-kegiatan yang sebelumnya, namun tidak mengabaikan soal prinsip-prinsip keamanan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Isa Bajaj Berbagi Pengalaman dan Tips Dunia Akting  di Kediri Class Acting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/isa-bajaj-berbagi-pengalaman-dan-tips-dunia-akting-di-kediri-class-acting</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/isa-bajaj-berbagi-pengalaman-dan-tips-dunia-akting-di-kediri-class-acting</guid>
<description><![CDATA[ Melalui Kediri Class Acting, diharapkan lahir talenta-talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus mendorong Kota Kediri menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri kreatif, khususnya di bidang perfilman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3554bc867fe.webp" length="28824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 21:45:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>akting, kelas akting, kelas akting Kediri, perfilman Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Aktor dan komedian tanah air Isa Wahyu Prastantyo atau yang dikenal sebagai Isa Bajaj, berbagi pengalamannya dalam dunia akting dan industri hiburan dengan para peserta Kediri Class Acting. </p>
<p>Melalui Kediri Class Acting, diharapkan lahir talenta-talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus mendorong Kota Kediri menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri kreatif, khususnya di bidang perfilman.</p>
<p>Pria yang tenar lewat serial Para Pencari Tuhan itu menyebut kesempatan ini sebagai pengalaman berharga sekaligus kehormatan, meskipun dirinya bukan berasal dari latar belakang akademisi seni peran.  </p>
<p>“Yang saya sampaikan tadi lebih kepada pengalaman pribadi selama berkecimpung di dunia akting. Mulai dari apa itu peran, hingga dasar-dasar akting yang pernah saya pelajari,” ujar Isa, Jumat (19/6/2026). </p>
<p>Isa menambahkan, dalam dunia akting yang terpenting adalah membangun rasa percaya diri. Ia menilai, pada dasarnya setiap orang sudah pernah “berakting” dalam kehidupan sehari-hari, meskipun berbeda dengan akting profesional dalam film atau sinetron. </p>
<p>“Yang penting itu pede dulu. Karena sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sudah sering berperan, hanya saja berbeda ketika kita tampil di depan kamera,” jelasnya.</p>
<p>Semangat dari para peserta, menurut Isa harus ditindaklanjuti dengan kegiatan nyata seperti produksi film pendek atau konten kreatif yang bisa dipublikasikan, salah satunya melalui platform digital.</p>
<p>"Syukur-syukur talent dari kediri ini Bisa menjadi talent-talent nasional," ujar Isa lagi. </p>
<p>Sementara itu, sutradara dan filmmaker Kota Kediri, Harianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem perfilman berbasis industri di Kediri. Pria yang akrab disapa Harry itu berharap para peserta dapat menjadi talenta yang siap terjun ke industri film di masa mendatang.</p>
<p>Harry menegaskan bahwa kelas ini terbuka untuk semua kalangan, tanpa batasan usia maupun latar belakang, sehingga dapat menjaring potensi yang lebih luas.</p>
<p>“Jadi kita melangkah dari awal, bagaimana talent sebagai kebutuhan di film, mungkin teman-teman ini nanti jika (perfilm Kediri) sudah menjadi industri, ini sudah banyak bekal,” ungkapnya.</p>
<p>Di sisi lain, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Cabang Kediri, Ellya Destiara Permata, menilai Kediri memiliki potensi besar di industri perfilman. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Baik itu sebagai pemeran ataupun kru. </p>
<p>Ellya menambahkan, selama ini banyak peserta yang masih belum memahami proses casting. Oleh karena itu, melalui kelas akting dan kegiatan casting yang rutin, diharapkan masyarakat semakin memahami teknik dasar akting dan proses produksi film.</p>
<p>"Jadi ketika pembuat film datang dan mencari sumber daya manusia, seperti untuk figuran dan lain sebagainya, Kediri sudah memiliki orang-orang yang berbakat," ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kawal Munas&amp;Konbes PBNU 2026, Tim Keamanan Siapkan Sistem Pengamanan Terintegrasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kawal-munas-konbes-pbnu-2026-tim-keamanan-siapkan-sistem-pengamanan-terintegrasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kawal-munas-konbes-pbnu-2026-tim-keamanan-siapkan-sistem-pengamanan-terintegrasi</guid>
<description><![CDATA[ Wakil Koordinator Seksi Keamanan Munas-Konbes NU 2026 Muchamad Nabil Haroen, menjelaskan bahwa sistem pengamanan yang disiapkan mengedepankan prinsip sinergi, profesionalitas, serta khidmah kepada para masyayikh, kiai, peserta, dan seluruh tamu undangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a32b43adfbc4.webp" length="22442" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 23:01:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, Munas - Konbes PBNU, suarajatimpost.com</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama Tahun 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri, panitia melalui Seksi Keamanan telah menyiapkan sistem pengamanan yang terintegrasi dan komprehensif.</p>
<p>Wakil Koordinator Seksi Keamanan Munas-Konbes NU 2026 Muchamad Nabil Haroen, menjelaskan bahwa sistem pengamanan yang disiapkan mengedepankan prinsip sinergi, profesionalitas, serta khidmah kepada para masyayikh, kiai, peserta, dan seluruh tamu undangan.</p>
<p>“Sistem pengamanan ini dibangun secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh kekuatan Badan Otonom Nahdlatul Ulama serta unsur internal pesantren,” ujar Ketua PP Pagar Nusa tersebut, Rabu, (17/06/2026). </p>
<p>Adapun unsur yang terlibat dalam pengamanan meliputi Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pagar Nusa beserta pasukan intinya, CBP IPNU, KPP IPPNU, serta Garda Fatayat NU.</p>
<p>Selain itu, Seksi Keamanan juga berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing.</p>
<p>Seluruh personel akan bergerak dalam satu sistem komando dan koordinasi yang terpusat, dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap menjunjung tinggi disiplin, adab pesantren, dan nilai-nilai ukhuwah nahdliyah.</p>
<p>Nabil juga mengajak seluruh peserta, tamu undangan, serta warga Nahdliyin untuk turut menjaga ketertiban dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Ia mengimbau agar seluruh pihak mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan, termasuk penggunaan tanda pengenal resmi (ID Card) serta mengikuti pengaturan akses dan zonasi area kegiatan.</p>
<p>Menurutnya, perbedaan pandangan dalam forum musyawarah merupakan bagian dari tradisi intelektual Nahdlatul Ulama. Namun demikian, persaudaraan, penghormatan kepada ulama, serta kepatuhan terhadap aturan bersama harus tetap menjadi landasan utama.</p>
<p>“Semangat pengamanan yang kami bangun adalah semangat khidmah. Kami hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga melayani para kiai, memuliakan tamu, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta,” tegasnya.</p>
<p>Ia optimistis, dengan sinergi seluruh elemen, koordinasi yang solid, serta doa para masyayikh, pelaksanaan Munas-Konbes NU 2026 akan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.</p>
<p>“Harapannya, forum ini dapat melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan Nahdlatul Ulama, umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perangi Rokok Ilegal, Satpol PP Kabupaten Kediri Sosialiasi Manfaat dan Aturan Cukai di Desa Mlancu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perangi-rokok-ilegal-satpol-pp-kabupaten-kediri-sosialiasi-manfaat-dan-aturan-cukai-di-desa-mlancu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perangi-rokok-ilegal-satpol-pp-kabupaten-kediri-sosialiasi-manfaat-dan-aturan-cukai-di-desa-mlancu</guid>
<description><![CDATA[ Sosialisasi tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman terhadap peran cukai serta bahaya peredaran rokok ilegal. Sosialisasi ini dihadiri para  pelaku usaha,  penjual rokok, UMKM, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a32b24a1e7e7.webp" length="37278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 22:29:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP kabupaten Kediri, cukai, rokok ilegal</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri berkolaborasi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Kediri melakukan sosialisasi terkait cukai dan bahaya rokok ilegal kepada masyarakat di Balai Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Rabu (17/6/2026). </p>
<p>Sosialisasi tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman terhadap peran cukai serta bahaya peredaran rokok ilegal. Sosialisasi ini dihadiri para pelaku usaha, penjual rokok, UMKM, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan. </p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa cukai merupakan pungutan negara terhadap barang tertentu yang memiliki sifat atau karakteristik khusus, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007.</p>
<p>"Cukai adalah salah satu penerimaan negara, penerimaan negara berupa cukai hasil tembakau. Penerimaan ini kembali lagi ke Pemkab dan bisa diwujudkan untuk kesehatan, untuk penegakan hukum, dan juga untuk kesejahteraan masyarakat. Maka kami perlu bantuan dari masyarakat untuk memberantas peredaran rokok ilegal," ujar Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Kediri Dyah puji Astuti. </p>
<p>Pada kesempatan itu, KPPBC Kediri memaparkan berbagai jenis hasil tembakau, mulai dari sigaret kretek tangan (SKT), sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih, cerutu, hingga produk rokok elektrik baik cair maupun padat. </p>
<p>Selain itu juga dijelaskan klasifikasi rokok ilegal yakni terdiri dari seperti rokok tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu, pita cukai bekas, hingga pita cukai yang tidak sesuai peruntukan. </p>
<p>Peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mengganggu industri rokok legal serta membahayakan konsumen karena informasi kandungan tidak jelas. </p>
<p>"Rokok ilegal ini tidak membayar pita cukai sehingga tidak ada kontribusinya kepada negara. Kami berharap peran serta masyarakat Desa Mlancu untuk memutus rantai pemasaran rokok ilegal ini," tutur Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea dan Cukai Kediri Arintoko Dwi Wiharto. </p>
<p>Adapun barang kena cukai (BKC) meliputi hasil tembakau, minuman mengandung etil alkohol, serta etil alkohol. Barang-barang ini dikenai cukai karena konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya diawasi, serta berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>Selain itu, pelanggaran di bidang cukai juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas sebagaimana diatur dalam pasal-pasal dalam Undang-Undang Cukai. Di sosialisasi tersebut, Satpol PP Kabupaten Kediri juga memaparkan ketentuan peraturan perundangan undangan daerah terkait larangan peredaran dan penjualan barang ilegal. </p>
<p>Melalui kegiatan sosialisasi ini, Satpol PP Kabupaten Kediri berharap masyarakat semakin memahami pentingnya cukai sebagai salah satu sumber penerimaan negara, sekaligus berperan aktif dalam menekan peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitar.</p>
<p>"Masyarakat harus paham bahwa menjual barang ilegal ini merupakan suatu kesalahan," tegas Kabid Penegakan Peraturan Perundang - Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Kediri Yusuf Abraham. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Lagi Bersama Persik Kediri, Yusuf Meilana Hijrah ke Persebaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-lagi-bersama-persik-kediri-yusuf-meilana-hijrah-ke-persebaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-lagi-bersama-persik-kediri-yusuf-meilana-hijrah-ke-persebaya</guid>
<description><![CDATA[ Sebelumnya yang identik dengan nomor punggung 7 itu selama hampir 9 tahun terakhir menjadi bagian penting di lini pertahanan Persik Kediri. Sosok pemain asli Kediri itu adalah salah satu pemain yang turut mengantarkan Persik Kediri juara Liga 3 dan kemudian Liga 2 pada musim 2018/2019. Gelar juara yang mengantarkan Persik promosi kembali ke Liga 1. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a316567cb368.webp" length="28050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 22:35:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, Persik, Yusuf Meilana</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Salah satu pemain dengan masa bakti terlama di Persik Kediri Yusuf Meilana meninggalkan Stadion Brawijaya, Kandang Persik Kediri. Pemain yang posisi utamanya di sektor kiri pertahanan itu, bergabung dengan Persebaya untuk musim depan. </p>
<p>Sebelumnya yang identik dengan nomor punggung 7 itu selama hampir 9 tahun terakhir menjadi bagian penting di lini pertahanan Persik Kediri. Sosok pemain asli Kediri itu adalah salah satu pemain yang turut mengantarkan Persik Kediri juara Liga 3 dan kemudian Liga 2 pada musim 2018/2019. Gelar juara yang mengantarkan Persik promosi kembali ke Liga 1. </p>
<p>Yusuf Meilana mencatatkan kurang lebih 125 pertandingan di berbagai kompetisi bersama Persik Kediri dan mencetak 3 gol serta 8 assist. </p>
<p>Manajer tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara menegaskan dedikasi, loyalitas, serta komitmen Yusuf Meilana di dalam maupun luar lapangan menjadi kontribusi besar bagi perkembangan klub.</p>
<p>"Selama hampir satu dekade, Yusuf tidak hanya menjadi bagian dari skuad sebagai pemain, tetapi juga saksi berbagai perjalanan, tantangan, dan prestasi yang dilalui Persik Kediri," ujarnya, Selasa, (16/6/2026). </p>
<p>Kuncara menegaskan, jajaran manajemen, pelatih dan pemain menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan selama ini oleh pemain yang biasa beroperasi sebagai bek kiri tersebut. </p>
<p>Penampilan dan kontribusi gol-gol Yusuf Meilana akan menjadi sebuah cerita penting, yang tercatat dengan tinta emas dalam sejarah klub.</p>
<p>"Yusuf Meilana akan selalu menjadi bagian tak tergantikan dari sejarah klub. Yusuf selama ini juga adalah panutan bagi pemain muda," tambahnya. </p>
<p>Persik Kediri percaya bahwa pengalaman dan kualitas yang dimiliki Yusuf Meilana akan membawa sukses di tantangan berikutnya. Musim 2025/2026 Yusuf Meilana tampil 14 kali, lalu dipinjamkan ke Bali United pada paruh musim.  </p>
<p>"Kami sangat berterima kasih atas loyalitas, dedikasi serta semua kerja keras Yusuf selama ini. Kami mendoakan yang terbaik dalam setiap langkah berikutnya," tegasnya. </p>
<p>Yusuf Meilana menjadi pemain ketiga yang dilepas Persik Kediri. Sebelumnya Rodrigo Dias dan Syahrian Abimanyu menjadi dua nama yang melepas kostum Persik Kediri. Syahrian Abimanyu sendiri berlabuh di PSIS Semarang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Muktamar PBNU ke&amp;35 Digelar Agustus 2026, Lokasi Akan Diputuskan dalam Munas dan Konbes</title>
<link>https://suarajatimpost.com/muktamar-pbnu-ke-35-digelar-agustus-2026-lokasi-akan-diputuskan-dalam-munas-dan-konbes</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/muktamar-pbnu-ke-35-digelar-agustus-2026-lokasi-akan-diputuskan-dalam-munas-dan-konbes</guid>
<description><![CDATA[ Lokasi Muktamar PBNU ke-35 yang dijadwalkan pada Agustus 2026 masih menunggu keputusan Munas dan Konbes PBNU. Sejumlah daerah seperti Jawa Timur, NTB, DKI Jakarta, dan Sumatera Barat masuk dalam daftar calon tuan rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a315c461b694.webp" length="53250" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 22:03:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Munas-Konbes PBNU, PBNU, Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>KEDIRI, SJP – </b>Lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang masih belum ditetapkan. Penentuan lokasi akan dibahas dan diputuskan dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU yang digelar di Kediri pada 20-22 Juni 2026.</p>
<p>Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes PBNU, Saifullah Yusuf, mengungkapkan bahwa sejumlah daerah telah mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Muktamar. Seluruh usulan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan organisasi.</p>
<p>“Ada NTB, DKI Jakarta, Jawa Timur, ada beberapa pondok pesantren di Jawa Timur, kemudian ada Sumatera Barat. Semua itu nanti akan menjadi bahan pengambilan keputusan. Kita tunggu saja, saya tidak berani berandai-andai soal itu. Kita ikuti prosesnya,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul, Selasa (16/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, seluruh daerah yang mengajukan diri memiliki peluang yang sama untuk ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar. Keputusan akhir nantinya akan diambil melalui mekanisme organisasi berdasarkan hasil pembahasan dalam Munas dan Konbes.</p>
<p>“Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa. Yang memutuskan tentu melalui Munas-Konbes atau diputuskan PBNU berdasarkan rekomendasi hasil Munas dan Konbes,” tambahnya.</p>
<p>Gus Ipul menjelaskan, Munas dan Konbes merupakan tahapan awal yang sangat penting menjelang Muktamar. Berbagai materi dan usulan strategis yang akan dibahas dalam Muktamar akan lebih dulu dimatangkan melalui kedua forum tersebut.</p>
<p>“Munas dan Konbes menjadi ruang untuk mempersiapkan berbagai usulan yang nantinya dibawa ke Muktamar. Ada beberapa isu penting dan menarik yang akan didiskusikan,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes PBNU, Prof. Muhammad Nuh, menilai agenda tersebut bukan hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga momentum silaturahmi para ulama dan masyayikh dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>“Yang bertemu adalah para masyayikh, para kiai sepuh dengan kiai sepuh, di tempat yang mulia ini. Itu yang sangat berharga dan dirindukan, yakni pertemuan serta silaturahmi para ulama,” ungkap mantan Menteri Pendidikan Nasional tersebut.</p>
<p>Di sisi lain, Gus Ipul memastikan PBNU telah mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadiri penutupan Munas dan Konbes. Jika pembukaan dan rangkaian utama kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, pada 20-22 Juni 2026, maka penutupan direncanakan digelar di Kabupaten Bangkalan, Madura, pada 23 Juni 2026.</p>
<p>“Sementara penutupan direncanakan di Kabupaten Bangkalan. PBNU juga mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan amanat pada acara penutupan,” ujarnya.</p>
<p>Selain Presiden, PBNU juga akan mengundang sejumlah pejabat pemerintah daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, para pengasuh pondok pesantren, serta tokoh-tokoh masyarakat untuk menghadiri pembukaan Munas dan Konbes. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PBNU Finalisasi Persiapan Munas dan Konbes 2026 di Ponpes Al Falah Ploso Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pbnu-finalisasi-persiapan-munas-dan-konbes-2026-di-ponpes-al-falah-ploso-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pbnu-finalisasi-persiapan-munas-dan-konbes-2026-di-ponpes-al-falah-ploso-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Steering Committee (SC) memfinalisasi persiapan acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dipusatkan di Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri pada tanggal 20-22 Juni mendatang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a315ba15395e.webp" length="40000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 21:31:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Munas-Konbes PBNU, PBNU, Al-Falah Ploso</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong><em>Steering Committee</em> (SC) memfinalisasi persiapan acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dipusatkan di Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri pada tanggal 20-22 Juni mendatang.</p>
<p>"Kami sangat berterima kasih kepada Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang sudah bukan saja siap, tapi sangat-sangat siap (menghelat Munas dan Konbes)," ujar Sekretaris <em>Steering Committee</em> Munas dan Konbes PBNU Prof Muhammad Nuh, Selasa, (16/6/2026). </p>
<p>Dalam kesempatan itu selain dilakukan rapat koordinasi pelaksanaan juga dilakukan apel Banser di lingkungan Ponpes Al Falah Ploso.</p>
<p>"Kami bersama-sama ke Ploso ini dalam rangka checking final persiapan pelaksanaan munas dan konbes yang insyaallah akan dilaksanakan tanggal 20, 21, dan 22," tambahnya. </p>
<p>Tokoh yang dikenal pernah mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Pers itu menuturkan selain memastikan kesiapan, pihak <em>steering committee</em> juga tengah menyiapkan materi-materi yang akan dibahas dalam Munas dan Konbes PBNU nanti dan kemudian ditetapkan di Muktamar. </p>
<p>Ia mengungkapkan, agenda Muktamar merupakan agenda tertinggi dalam organisasi PBNU, kemudian diikuti Munas dan Konbes. </p>
<p>"Karena waktunya sangat berhimpitan, kurang satu bulan direncanakan Muktamar, maka Munas dan Konbes konbes ini akan menyiapkan sebaik mungkin materi-materi yang akan ditindaklanjuti, yang memang kewenangan penetapannya ada di muktamar," jelasnya. </p>
<p>Materi yang diusulkan atau masuk ke <em>steering committee </em>cukup beragam, seperti reformasi organisasi dan penguatan lembaga syuriyah. Kemudian juga isu-isu keagamaan yang terkait dengan kekinian. </p>
<p>"Misalkan saja fikih yang terkait dengan masalah digital, kripto dan seterusnya. Masyarakat perlu mendapatkan kepastian syar'i seperti apa. Karena ada perubahan dinamika teknologi tadi, itu nanti akan dibahas di sini," tambahnya. </p>
<p>Di sisi lain, pengasuh Ponpes Al Falah KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar memastikan akan mengoptimalkan kesiapan pondok sebagai tuan rumah Munas dan Konbes. </p>
<p>"Kami akan coba untuk memaksimalkan semua Dalam rangka mengsyukuri kesempatan untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama. Kami mohon doa kepada semua pihak semoga Al-Falah Ploso mampu menyiapkan semuanya dengan baik dan menjadikan Munas - Konbes ini benar-benar Munas-Konbes yang Aman, nyaman dan bermanfaat," jelasnya. </p>
<p>Munas dan Konbes sendiri diperkirakan akan diikuti kurang lebih 1000 orang peserta, baik pengurus, masyarakat dan tamu undangan.</p>
<p>"Dua hari lagi kita coba mulai pemasangan. Kalau hari ini yang jelas semua gambaran sudah kami haturkan dan insya Allah semuanya sudah terima," ungkap tokoh yang biasa disapa Gus Kautsar ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Kota Kediri Gandeng SLB Putra Asih, Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-kota-kediri-gandeng-slb-putra-asih-wujudkan-sekolah-tangguh-bencana</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-kota-kediri-gandeng-slb-putra-asih-wujudkan-sekolah-tangguh-bencana</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kesempatan ini, para siswa diajarkan dasar-dasar penyelamatan diri seperti mencari titik aman berlindung saat gempa bumi serta jalan evakuasi mandiri ketika menghadapi situasi darurat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a301424c5f79.webp" length="61028" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 22:30:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>BPBD kota Kediri, sekolah tangguh bencana, sekolah kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Guna melatih kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko, korban jiwa serta kerusakan saat terjadi keadaan darurat, Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) gencar melakukan edukasi dan simulasi mitigasi bencana. </p>
<p>Kegiatan ini menyasar ke beberapa sekolah, universitas, instansi hingga organisasi masyarakat di Kota Kediri. Salah satunya seperti yang dilakukan di Yayasan Pendidikan Luar Biasa Putra Asih Kota Kediri. Kegiatan melibatkan sebanyak 140 siswa berkebutuhan khusus dari jenjang SDLB hingga SMALB.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, para siswa diajarkan dasar-dasar penyelamatan diri seperti mencari titik aman berlindung saat gempa bumi serta jalan evakuasi mandiri ketika menghadapi situasi darurat. </p>
<p>“Esensi utama dari penanggulangan bencana justru terletak pada tahap prabencana, yaitu melalui sosialisasi, edukasi dan simulasi. Ini sebagai upaya pencegahan supaya tidak menimbulkan banyak korban jiwa, karena ketidaktahuan dan kepanikan sering kali menjadi pemicu utama timbulnya korban jiwa ketika bencana terjadi,” terang Kepala BPBD Kota Kediri, Senin, (15/6/2026). </p>
<p>Selain materi mitigasi, para guru pendamping juga mendapatkan edukasi mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), seperti teknik pembalutan luka, penanganan awal patah tulang, serta pemanfaatan alat-alat sederhana yang ada di sekitar sebagai sarana evakuasi darurat. </p>
<p>Melalui kegiatan ini, Joko berharap dapat menumbuhkan budaya kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya berhenti pada peserta hari ini, tetapi dapat terus diwariskan kepada siswa-siswa berikutnya sehingga tercipta sekolah yang tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.</p>
<p>Sementara itu, Rahmah Hidayah Solikhatin Kepala SLB-B Putra Asih Kota Kediri menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BPBD dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih visual dan aplikatif bagi para siswa.</p>
<p>"Anak-anak kami membutuhkan pembelajaran yang lebih banyak melalui visualisasi dan praktik langsung. Karena itu, kami menghadirkan BPBD agar siswa memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana," ujarnya.</p>
<p>Rahmah menambahkan, para siswa nantinya akan lebih banyak berinteraksi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, mereka perlu dibekali pengetahuan dasar kebencanaan sejak dini agar mampu melindungi diri sendiri.</p>
<p>Sekolah juga memanfaatkan kegiatan ini untuk meminta pendampingan BPBD dalam memetakan kembali jalur evakuasi yang aman di lingkungan sekolah. Setelah pelatihan berlangsung, Rahmah mengatakan sekolah akan melaksanakan simulasi mandiri guna mengukur sejauh mana pemahaman siswa dan guru pendamping terhadap materi mitigasi yang telah diberikan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persik Kediri Mulai Tata Kekuatan Menuju Musim Baru Super League 2026/2027</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-mulai-tata-kekuatan-menuju-musim-baru-super-league-20262027</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-mulai-tata-kekuatan-menuju-musim-baru-super-league-20262027</guid>
<description><![CDATA[ Syahid Nur Ichsan yang sebelumnya berposisi sebagai manajer tim, akan memiliki tugas baru sebagai Direktur Operasional.  Sedangkan tugas sebagai manajer tim akan diemban oleh Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya berposisi sebagai asisten manajer. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3012b8e09a7.webp" length="19050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 22:00:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, persik, super League, manajer persik, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Persik Kediri mulai menata kekuatan menjelang musim baru Super League 2026/2027. Penyegaran yang dilakukan mulai dari jajaran manajemen sampai dengan skuad. Di jajaran manajemen, perubahan terjadi pada posisi manajer tim. </p>
<p>M Syahid Nur Ichsan yang sebelumnya berposisi sebagai manajer tim, akan memiliki tugas baru sebagai Direktur Operasional.</p>
<p>Sedangkan tugas sebagai manajer tim akan diemban oleh Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya berposisi sebagai asisten manajer.</p>
<p>"Tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah. Masing-masing memiliki tantangan tersendiri, namun tetap dengan tujuan untuk membangun kekuatan yang lebih solid dalam berbagai lini Persik Kediri sebagai sebuah klub. Terutama untuk mengarungi tantangan kedepan," ungkap Direktur Persik Kediri Souraiya Farina, Senin, (15/6/2026). </p>
<p>Rachmad Tri Kuncara merupakan sosok yang sudah sejak lama menjadi bagian dari manajemen klub dan dinilai telah memahami kultur, visi, serta arah pengembangan Persik Kediri ke depan. </p>
<p>Dengan pengalaman yang dimiliki, Rachmad Tri Kuncara diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus membawa inovasi baru demi meningkatkan prestasi klub, baik di dalam maupun luar lapangan.</p>
<p>"Rachmad Tri Kuncara telah menjadi bagian dari perjalanan Persik Kediri selama beberapa tahun terakhir. Kami percaya pengalaman dan kemampuan adaptasinya pada tugas baru menjadi modal penting bagi Persik Kediri di musim mendatang," tambahnya. </p>
<p>Sementara itu dari jajaran skuad, Persik Kediri mulai melakukan perombakan kekuatan dengan melepas 2 pemain , baik asing ataupun lokal. Pemain pertama yang dipastikan angkat koper dari Stadion Brawijaya, markas Persik Kediri adalah Rodrigo Dias. </p>
<p>Sepanjang berseragam tim Macan Putih, Rodrigo mencatatkan total 15 kali penampilan. "Kami berterimakasih atas kontribusi besar dan dedikasi tinggi yang diperlihatkan Rodrigo Dias selama berkostum Persik Kediri," ujar Manajer Tim Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara.</p>
<p>Bersamaan dengan Rodrigo Dias, ada nama Syahrian Abimanyu yang turut menanggalkan jersey tim Macan Putih. Syahrian Abimanyu 11 kali tampil di kompetisi Super League 2025/2026 bersama Persik Kediri. Dari jumlah tersebut, Abimanyu, sapaan akrabnya, banyak menempati posisi sebagai gelandang tengah dan gelandang bertahan. </p>
<p>Dengan kualitas dan pengalamannya, Persik Kediri berharap pemain yang identik dengan nomor punggung 17 itu bisa lebih berkembang di klub barunya nanti. "Semoga peformanya selalu bertumbuh dan berkembang lebih baik lagi," pungkas Rachmad. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong>  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Panas dan Angin Kencang, Api Cepat Membesar dalam Kebakaran Gudang di Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/senin-dini-hari-bangunan-gudang-di-kota-kediri-dilalap-api</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/senin-dini-hari-bangunan-gudang-di-kota-kediri-dilalap-api</guid>
<description><![CDATA[ Bangunan itu sendiri, menurut warga sekitar, merupakan gudang penyimpanan bahan pangan, seperti sembako. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2f10c5aa305.webp" length="20132" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 07:10:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, kebakaran kota Kediri, damkar kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Sebuah bangunan di Kota Kediri hangus terbakar pada Senin (15/06/2026) dini hari.</p>
<p></p>
<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satpol PP Kota Kediri, Dhani Adi Projo, mengungkapkan bahwa kebakaran yang melanda bangunan di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 00.00 WIB.</p>
<p></p>
<p>Mendapat laporan dari masyarakat, tim Damkar Kota Kediri bergerak cepat untuk melakukan pemadaman dan mengantisipasi agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. </p>
<p></p>
<p>"Info pukul 12.00 malam kami terima. Kita langsung tidak lanjuti," jelas Dhani.</p>
<p></p>
<p>Bangunan itu sendiri, menurut warga sekitar, merupakan gudang penyimpanan bahan pangan, seperti sembako. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, terdapat banyak kardus di dalam bangunan tersebut. Kobaran api memang terlihat besar, terutama di bagian belakang bangunan. </p>
<p></p>
<p>"Info awal ini gudang kosong tapi berisi bahan-bahan kertas. Jadi cukup besar apinya," ujar Dhani.</p>
<p></p>
<p>Ia mengungkapkan Damkar Kota Kediri menerjunkan lima unit armada pemadam kebakaran, yang terdiri dari satu unit mobil penyelamat (rescue) dan empat unit mobil pemadam. </p>
<p></p>
<p>Selain itu, terdapat dua unit mobil pemadam kebakaran lainnya yang diperbantukan dari Damkar Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Kita dibantu dari teman-teman kabupaten Kediri, mengirimkan 2 unit pemadam kebakaran. Untuk air kita isi ulang dari damkar dan Sekartaji," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dhani mengungkapkan, tumpukan kertas di dalam bangunan membuat petugas harus bekerja ekstra untuk melakukan pemadaman. Namun, api berhasil dikendalikan. </p>
<p></p>
<p>"Ini kan barangnya kertas. Tapi bisa kita usahakan. Yang penting enggak plastik, plastik agak sulit," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Api terlihat mulai padam sekitar pukul 02.30 WIB, atau sekitar dua jam setelah laporan awal diterima. "Sudah 80 persen kita kendalikan apinya," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Pihak Damkar Kota Kediri hingga berita ini ditulis masih terus melakukan langkah antisipasi dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Kita masih identifikasi titik awal api. Untuk korban, karena masih gelap nanti saat sudah terang kita masuk untuk mengecek. Begitu juga dengan kerugian, akan kita sampaikan lebih lanjut," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian menyambar bahan kertas. </p>
<p></p>
<p>"Apalagi cuaca panas, angin cukup kencang, jadi kalau kertas terbakar (lebih cepat)," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fenomena Bediding, BPBD Kota Kediri Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Waspada Kebakaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fenomena-bediding-bpbd-kota-kediri-imbau-warga-jaga-kesehatan-dan-waspada-kebakaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fenomena-bediding-bpbd-kota-kediri-imbau-warga-jaga-kesehatan-dan-waspada-kebakaran</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengungkapkan bahwa wilayah Kediri Raya dan sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini sedang mengalami fenomena bediding, yakni penurunan suhu udara secara drastis yang menyebabkan udara terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2d78ee1cf95.webp" length="26192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 10:36:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bediding, BPBD Kota Kediri, musim kemarau</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - BPBD Kota Kediri menyarankan masyarakat untuk menggunakan pakaian yang lebih hangat saat malam hingga pagi hari, memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.</p>
<p>Hal itu dilakukan mengingat belakangan ini suhu udara di Kota Kediri lebih dingin dibandingkan biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari. Fenomena yang dikenal dengan istilah bediding tersebut merupakan kondisi yang wajar terjadi saat musim kemarau.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengungkapkan bahwa wilayah Kediri Raya dan sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini sedang mengalami fenomena bediding, yakni penurunan suhu udara secara drastis yang menyebabkan udara terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari.</p>
<p>"Fenomena ini merupakan hal yang wajar karena wilayah Jawa Timur telah memasuki musim kemarau sejak bulan Mei. Penyebab utamanya adalah aliran angin timuran yang membawa massa udara dingin dan kering dari Australia menuju Indonesia," jelas Joko Arianto, Sabtu, (13/06/2026). </p>
<p>Menurut Joko, karakteristik udara yang dingin dan kering tersebut mengurangi pembentukan awan. Akibatnya, panas yang diserap permukaan bumi pada siang hari lebih cepat dilepaskan ke atmosfer pada malam hari tanpa terhalang lapisan awan, sehingga suhu udara menjadi lebih rendah.</p>
<p>Pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG Dhoho Kediri yang memprediksi fenomena bediding akan berlangsung sepanjang musim kemarau, yakni sekitar bulan Mei hingga September. Selain menyebabkan suhu udara lebih dingin, fenomena ini juga berdampak pada menurunnya kelembapan udara dan meningkatnya kecepatan angin. </p>
<p>"Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kulit kering, meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta memperbesar potensi terjadinya kebakaran lahan maupun kebakaran akibat kelalaian manusia," ujarnya.</p>
<p>Terkait hal terakhir, Joko mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran sampah di lahan terbuka. </p>
<p> "Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang rokok sembarangan dan tidak membakar sampah karena dapat memicu kebakaran. Seluruh instansi terkait sudah siap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing untuk mengantisasi dampak musim kemarau dan fenomena bediding ini," tegasnya.(*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Maling Amatir di Kediri Curi Motor Tetangga Wilayah, Dibawa Pulang Sambil Di&amp;stut, Sejam Diciduk!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/maling-amatir-di-kediri-curi-motor-tetangga-wilayah-dibawa-pulang-sambil-di-stut-sejam-diciduk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/maling-amatir-di-kediri-curi-motor-tetangga-wilayah-dibawa-pulang-sambil-di-stut-sejam-diciduk</guid>
<description><![CDATA[ Usai mendapatkan laporan tersebut, jajaran Polsek Kediri Kota bergerak cepat. Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kediri Kota segera melakukan penyelidikan. Selang sejam kemudian, 2 orang pria yang diduga sebagai pelaku yang mencuri sepeda motor Asyrof dibekuk saat tengah berada di tempat kos mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2dd75c750a1.webp" length="87496" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 08:12:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polsek Kediri Kota, curanmor Kota Kediri, curanmor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Pepatah "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina" tampaknya salah diartikan oleh dua pria di Kediri ini. Bukannya menuntut ilmu, mereka malah menuntut hukuman penjara akibat aksi pencurian yang estetik tapi berujung tragis... bagi masa depan mereka sendiri.</p>
<p>Seorang mahasiswa bernama Asyrof, yang nge-kos di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, dibuat jantungan pada Kamis (11/06) petang. Bagaimana tidak? Motor Honda Beat Street kesayangannya yang diparkir manis di area kos, tiba-tiba gaib tanpa permisi. Panik level dewa, Asyrof langsung melapor ke Polsek Kediri Kota sekitar pukul 18.30 WIB.</p>
<p>Mendapat laporan "kehilangan tunggangan", Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kediri Kota langsung tancap gas. Tidak pakai lama, hanya selang satu jam kemudian, polisi berhasil membekuk dua orang pria yang diduga kuat sebagai pelaku.</p>
<p>Plot twist-nya? Kedua pelaku ditangkap saat sedang santai di kos mereka sendiri. Dan tebak di mana kos mereka? Ya, sama-sama di kawasan Semampir!</p>
<p>Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, sampai geleng-geleng kepala saat merilis kasus ini pada Sabtu. "Kedua tersangka yang diamankan yakni AP (30), warga Surabaya yang berprofesi sebagai pengamen, dan H (46), kuli bangunan asal Lampung. Keduanya ini ternyata juga kos di kawasan Semampir," ujar Kompol Bowo.<br><br>Berdasarkan hasil penyelidikan, duet maut pengamen dan kuli bangunan ini awalnya keliling naik motor mencari mangsa. Saat melintas di Jalan Mayor Bismo Gang Blimbing, mata mereka langsung berbinar melihat Honda Beat milik korban menganggur di area kos yang sepi.</p>
<p>Strategi pun dibagi: AP bertugas masuk mengeksekusi barang, sedangkan H bertugas di luar memantau hilir mudik kecoa dan nyamuk ronda.</p>
<p>Menariknya, polisi menemukan barang bukti berupa satu set kunci T lengkap dengan empat anak kuncinya dan obeng. Namun, alih-alih menyalakan motor curian tersebut secara profesional layaknya maling di film-film *action*, mereka justru memilih jalan ninja yang ramah BBM: di-stut!</p>
<p>"Setelah berhasil membawa motor keluar, keduanya membawa kabur kendaraan tersebut dengan cara didorong menggunakan sepeda motor yang mereka kendarai menuju tempat kos mereka," imbuh Kompol Bowo.</p>
<p>Mereka mendorong motor curian itu di jalanan umum, menuju ke kosan yang masih satu kelurahan dengan korban. Sebuah aksi solidaritas betis yang luar biasa, namun sangat memudahkan kerja pihak kepolisian.</p>
<p>Saat digerebek di kosan pelaku, polisi tidak perlu bersusah payah mencari barang bukti. Di sana sudah tersedia lengkap: 1 unit Honda Beat Street milik korban, 1 unit Honda Beat milik pelaku (si penumpas lelah yang bertugas mendorong, 1 set kunci T dan obeng.</p>
<p>Akibat aksi "gotong royong" yang keliru ini, AP dan H kini harus rela pindah kos gratis di balik jeruji besi. Mereka dijerat Pasal 477 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian bersama-sama.</p>
<p>Ancaman hukumannya? Maksimal 9 tahun penjara. Waktu yang sangat cukup bagi mereka untuk merenungi mengapa kemarin mereka repot-repot mendorong motor kalau ujung-ujungnya malah berjalan kaki menuju sel tahanan. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kerugian Akibat Kebakaran MTsN 1 Kota Kediri Diperkirakan Rp 1,3 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kerugian-akibat-kebakaran-mtsn-1-kota-kediri-diperkirakan-rp-13-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kerugian-akibat-kebakaran-mtsn-1-kota-kediri-diperkirakan-rp-13-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Api yang melalap MTSN 1 Kota Kediri mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Dari data Damkar Kota Kediri, kerugian diperkirakan mencapai angka Rp 1,3 Miliar. Sementara nilai aset yang berhasil selamat dari api, diperkirakan sebesar Rp 50 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2d6c64d732e.webp" length="21988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 22:13:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kebakaran, kebakaran kota Kediri, kebakaran MTsN 1 kota Kediri, MTSN 1 Kota Kediri, damkar kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>- Api yang melalap MTSN 1 Kota Kediri mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Dari data Damkar Kota Kediri, kerugian diperkirakan mencapai angka Rp 1,3 Miliar. Sementara nilai aset yang berhasil selamat dari api, diperkirakan sebesar Rp 50 miliar. </p>
<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri, Dhani Adi Projo menuturkan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan darurat sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.</p>
<p>“Begitu menerima laporan melalui layanan darurat 112, tim langsung bergerak menuju lokasi. Berkat respons cepat petugas dan dukungan berbagai pihak, api berhasil dipadamkan dengan aman dan lancar sehingga tidak merambat ke area yang lebih luas. Yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Dhani Sabtu (13/6/2026). </p>
<p>Sebelumnya, api melalap bangunan MTsN 1 Kota Kediri, Jumat, (12/06/2026) petang. Menurut warga sekitar api mulai terlihat sekitar pukul 18.00 dari bangunan sekolah berlokasi di Jalan Raung, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut. </p>
<p>Enam armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menaklukkan api, termasuk 2 armada bantuan dari Damkar Kabupaten Kediri.</p>
<p>Saat proses pemadaman api, di wilayah sekitar sekolah juga sempat dilakukan pemadaman listrik. Api sendiri berhasil dijinakkan pada sekitar pukul 19.00, namun petugas tetap melakukan pembasahan di ruangan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.  </p>
<p>Kepala Kemenag Kota Kediri Ahmad Zamroni mengungkapkan peristiwa kebakaran itu terjadi saat proses pembelajaran sudah berakhir, dan tidak ada aktivitas guru ataupun siswa. </p>
<p>"Estimasi kejadian menjelang maghrib, proses pembelajaran sudah selesai - ekstrakurikuler juga seperti itu (sudah selesai)," ujarnya. </p>
<p>Zamroni mengungkapkan ruangan yang terbakar adalah ruang tata usaha, ruang kepala sekolah dan ruangan bekas musholla yang lama sudah tidak difungsikan dan dalam posisi kosong. "Untuk penyebab masih kita cari. Apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran," tambahnya. </p>
<p>Zamroni menambahkan, pihaknya yakin kebakaran ini tidak menggangu proses belajar karena api tidak sampai mengenai ruang guru ataupun ruang belajar siswa. Begitu juga dengan proses penerimaan siswa baru juga tidak terganggu. </p>
<p>Zamroni menuturkan setelah ini pihaknya akan melakukan inventarisasi dokumen administrasi. Ia mengungkapkan dokumen seperti buku induk sangat penting untuk diselamatkan mengingat terdapat data-data penting seperti nilai dan data alumni. </p>
<p>"Dan alhamdulillah berdasarkan laporan Kepala Madrasah, buku Induk itu diamankan di etalase kaca, bukan dari kayu. Saya berharap buku Induk nanti bisa terselamatkan. Selain itu, mulai tahun 2017 kita juga sudah melakukan proses digitalisasi buku induk," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Festival Literasi 2026 Kota Kediri, Jawab Tantangan Peningkatan Literasi Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/festival-literasi-2026-kota-kediri-jawab-tantangan-peningkatan-literasi-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/festival-literasi-2026-kota-kediri-jawab-tantangan-peningkatan-literasi-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Menjawab tantangan tersebut, Festival Literasi Kota Kediri menjadi momen dan juga simbol semangat bergerak bersama untuk menumbuhkan budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2c1c0c6c647.webp" length="51972" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 22:30:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Festival Literasi, Literasi sejarah, literasi kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Akses kepada literasi masih menjadi tantangan utama dalam upaya peningkatan literasi masyarakat Kota Kediri. Tidak hanya buku, tapi juga literasi sejarah Kota Kediri. </p>
<p>Menjawab tantangan tersebut, Festival Literasi Kota Kediri menjadi momen dan juga simbol semangat bergerak bersama untuk menumbuhkan budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat.</p>
<p>Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menuturkan bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Kediri mengalami penurunan dari tahun 2022 hingga 2024. Sehingga diperlukan gerakan literasi yang lebih masif, terpadu, dan dekat dengan masyarakat. </p>
<p>Menurutnya, IPLM dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) ini harus ditingkatkan. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat berdampak pada berbagai sektor, mulai dari menurunnya daya saing hingga meningkatnya kerentanan terhadap hoaks dan kesenjangan sosial.</p>
<p>Selain itu, sebagai kota yang mayoritas penduduknya berada pada usia produktif, Kota Kediri harus mampu memanfaatkan bonus demografi dengan mempersiapkan generasi yang melek literasi agar memiliki kecakapan, kompetensi, dan daya saing yang tinggi. </p>
<p>"Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan berkolaborasi, dengan berbagai pihak, untuk membangun ekosistem literasi yang baik melalui Festival Literasi Tahun 2026. Mengusung tema 'Literasi untuk Kediri Mapan: Cerdas Membaca, Bijak Digital, Cakap Finansial, dan Berakar pada Budaya', masyarakat diajak untuk semakin peduli terhadap empat simpul literasi yang penting dikuasai di era digital," ujar Mbak Wali, Jumat, (12/6/2026). </p>
<p>Festival Literasi Tahun 2026 ini telah berlangsung sejak 10 Juni dan akan digelar hingga 27 Juni mendatang. Mbak Wali berharap festival ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menggunakan media digital secara bijak. </p>
<p>"Saya berpesan untuk adik-adik agar rajin membaca. Dan jangan lupa membeli buku setelah beli harus dibaca. Saya percaya kalau rajin membaca, adik-adik mudah untuk meraih cita-citanya," pesannya.</p>
<p>Selain Bazar Buku dan UMKM, Festival Literasi 2026 Kota Kediri juga menggandeng berbagai komunitas literasi serta menyuguhkan beragam kegiatan edukatif dan menyenangkan yang dapat diikuti seluruh kalangan. </p>
<p>Mulai dari lomba mewarnai, lomba bertutur, lomba story telling, lomba cerdas cermat hingga edukasi literasi yang akan diisi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri.</p>
<p>Pada Festival Literasi 2026 ini, juga ditampilkan film pendek 1000 tahun perjalanan Kota Kediri yang menampilkan sejarah Kota Kediri mulai dari zaman kerajaan karya budayawan Imam Mubarok. </p>
<p>Film yang menggabungkan foto dari Kediri's Photograph Museum dan kecerdasan buatan ini mengajak para penonton lebih mengenal momen-momen dan lokasi-lokasi bersejarah di Kota Kediri. Film ini juga sebagai salah satu langkah untuk mewariskan sejarah ke generasi selanjutnya. </p>
<p>"Tujuannya untuk mengedukasi dan semakin mencintai terhadap Kota Kediri. Langkah ini adalah langkah positif bagi kita semua. Membicarakan literasi dan membaca memang penting, tapi sekarang juga scrolling itu menjadi kebiasaan. Nah, scrolling yang bermanfaat, salah satunya memutar film-film sejarah tentang kotanya, " jelas tokoh yang biasa disapa Gus Barok ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Kualitas Pelayanan, DLHKP Kota Kediri Optimalkan Perawatan Kendaraan Angkutan Sampah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-kualitas-pelayanan-dlhkp-kota-kediri-optimalkan-perawatan-kendaraan-angkutan-sampah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-kualitas-pelayanan-dlhkp-kota-kediri-optimalkan-perawatan-kendaraan-angkutan-sampah</guid>
<description><![CDATA[ Untuk memastikan armada pengangkut sampah tetap beroperasi secara optimal, Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh, menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap kendaraan operasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2c11e042d23.webp" length="27356" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 22:02:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>DLHKP kota Kediri, sampah kota Kediri, armada angkut sampah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Setiap harinya, lebih dari 100 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Kediri. Sampah tersebut sebagian besar diangkut menggunakan armada kendaraan milik Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.</p>
<p>Untuk memastikan armada pengangkut sampah tetap beroperasi secara optimal, Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh, menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap kendaraan operasional.</p>
<p>Indun menjelaskan, kendaraan pengangkut sampah bekerja cukup berat setiap hari, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatan. Salah satu langkah yang diwajibkan adalah pencucian kendaraan setelah selesai digunakan.</p>
<p>"Kepada para driver telah diinstruksikan, bahwa setelah melakukan pengangkutan sampah harus dilaksanakan pencucian. Jadi di TPA itu ada area khusus yang untuk melakukan pencucian terhadap kendaraan itu. Karena air lindi yang dihasilkan oleh sampah organik itu bisa merusak kendaraan," tutur Indun usai memeriksa kondisi armada angkut sampah DLHKP Kota Kediri, Jumat (12/6/2026). </p>
<p>Indun menambahkan, pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari sebelum kendaraan kembali ke depo. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga usia pakai kendaraan tetap optimal.</p>
<p>"Semua kendaraan harus dilakukan pembersihan secara rutin setiap hari. Jadi kalau habis mengangkut sampah dibersihkan baru kembali ke lokasi depo," tuturnya lagi.</p>
<p>Selain perawatan rutin, DLHKP juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi armada, baik kendaraan roda dua, roda tiga, maupun roda empat. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dan kondisi fisik kendaraan. </p>
<p>Dari hasil pengecekan, ditemukan kondisi armada yang beragam, mulai dari yang masih sangat baik hingga yang memerlukan perbaikan. Temuan tersebut menjadi catatan bagi DLHKP untuk segera melakukan tindak lanjut.</p>
<p>"Secara fisik tadi ada masih sangat bagus, ada yang bagus, ada yang memang perlu adanya perbaikan dan itu akan menjadi catatan buat kami untuk segera melakukan perbaikan," ujarnya. </p>
<p>Menurutnya, penambahan armada bukan menjadi prioritas utama, mengingat hal tersebut juga akan berdampak pada peningkatan kebutuhan personel dan biaya operasional.</p>
<p>"Kita mengoptimalkan kendaraan yang ada dulu. Kalaupun ada yang rusak akan kita segera perbaiki, kurang layak juga akan kita segera perbaiki. Kita berprinsip pada kualitas daripada kuantitas. Kepada teman-teman yang kendaraan operasionalnya kurang layak akan kita optimalkan, akan segera kita lakukan perbaikan," jelas Indun. </p>
<p>DLHKP berkomitmen untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar, terutama di tengah kondisi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>“Kami ingin memastikan operasional pelayanan tetap berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Si Jago Merah Mengamuk di MTSN 1 Kota Kediri, Ini Ruangan yang Jadi Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/si-jago-merah-mengamuk-di-mtsn-1-kota-kediri-ini-ruangan-yang-jadi-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/si-jago-merah-mengamuk-di-mtsn-1-kota-kediri-ini-ruangan-yang-jadi-korban</guid>
<description><![CDATA[ Zamroni mengungkapkan ruangan yang terbakar adalah ruang tata usaha, ruang kepala sekolah dan ruangan bekas musholla yang lama sudah tidak difungsikan dan dalam posisi kosong. &quot;Untuk penyebab masih kita cari. Apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran,&quot; tambahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2c0cdea669c.webp" length="24738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 21:29:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, kebakaran kota Kediri, MTSN 1 Kota Kediri, sekolah kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Api melalap bangunan MTsN 1 Kota Kediri, Jumat, (12/6/2026) petang. Menurut warga sekitar api mulai terlihat sekitar pukul 18.00 dari bangunan sekolah yang berlokasi di Jalan Raung, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut. </p>
<p>Enam armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menaklukkan api, termasuk 2 armada bantuan dari Damkar Kabupaten Kediri. Saat proses pemadaman api, di wilayah sekitar sekolah juga sempat dilakukan pemadaman listrik. </p>
<p>“Kita menerjunkan empat unit dan dibantu unit dari Kabupaten Kediri, baik dari Ngadiluwih maupun Grogol," ujar Kasatpol PP Kota Kediri Paulus Budi Luhur.  </p>
<p>Api sendiri berhasil dijinakkan pada sekitar pukul 19.00, namun petugas tetap melakukan pembasahan di ruangan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.</p>
<p>"Saat ini sudah dilakukan pembasahan,” tambahnya. </p>
<p>Sampai sekitar pukul 20.00 proses pembahasan terus dilakukan petugas, sementara itu tidak ada laporan terkait korban jiwa dalam kejadian tersebut. </p>
<p>Kepala Kemenag Kota Kediri Ahmad Zamroni mengungkapkan peristiwa kebakaran itu terjadi saat proses pembelajaran sudah berakhir, dan tidak ada aktivitas guru ataupun siswa. </p>
<p>"Estimasi kejadian menjelang maghrib, proses pembelajaran sudah selesai, ekstrakurikuler juga seperti itu (sudah selesai)," ujarnya. </p>
<p>Zamroni mengungkapkan ruangan yang terbakar adalah ruang tata usaha, ruang kepala sekolah dan ruangan bekas musholla yang lama sudah tidak difungsikan dan dalam posisi kosong.</p>
<p>"Untuk penyebab masih kita cari. Apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran," tambahnya. </p>
<p>Zamroni menambahkan, pihaknya yakin kebakaran ini tidak menggangu proses belajar karena api tidak sampai mengenai ruang guru ataupun ruang belajar siswa. Begitu juga dengan proses penerimaan siswa baru juga tidak terganggu. </p>
<p>Setelah ini pihaknya akan melakukan inventarisasi dokumen administrasi. Ia mengungkapkan dokumen seperti buku induk sangat penting untuk diselamatkan mengingat terdapat data-data penting seperti nilai dan data alumni. </p>
<p>"Dan Alhamdulillah berdasarkan laporan Kepala Madrasah, buku Induk itu diamankan di etalase kaca, bukan dari kayu. Saya berharap buku Induk nanti bisa terselamatkan. Selain itu, mulai tahun 2017 kita juga sudah melakukan proses digitalisasi buku induk," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sumur Pompa PDAM Rusak Ganggu Layanan Air Warga, Wali Kota Kediri Tekankan Hal Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sumur-pompa-pdam-rusak-ganggu-layanan-air-warga-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sumur-pompa-pdam-rusak-ganggu-layanan-air-warga-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Hal itu ditegaskan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau langsung lingkungan yang terdampak gangguan layanan air dari PDAM di Kelurahan Campurejo.   Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan dapat segera dilakukan serta meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2acefd35969.webp" length="44068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 23:58:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wali Kota Kediri, Layanan PDAM, Layanan Air, PDAM Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Kerusakan di sumur pompa produksi Willis 1 PDAM Tirta Daha Kota Kediri mengakibatkan sejumlah lingkungan mengalami gangguan layanan air dari PDAM.</p>
<p>Terkait kondisi tersebut, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meminta pihak PDAM untuk segera melakukan perbaikan, dengan diiringi distribusi air bersih kepada masyarakat. </p>
<p>Hal itu ditegaskan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat meninjau langsung lingkungan yang terdampak gangguan layanan air dari PDAM di Kelurahan Campurejo.  </p>
<p>Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan dapat segera dilakukan serta meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.</p>
<p>Wali Kota Kediri melihat kondisi lingkungan, mulai dari rumah warga, TK dan juga PAUD. Dialog dengan warga setempat juga dilakukan untuk mendengarkan masukan terkait kondisi yang terjadi.</p>
<p>"Hari ini kami meninjau di wilayah yang terdampak. Kami memahami kondisi ini mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat. Pemerintah Kota Kediri dan PDAM Tirta Daha bergerak cepat menangani permasalahan ini," ujar Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, Kamis, (11/6/2026).</p>
<p>Mbak Wali menjelaskan, Pemerintah Kota Kediri telah membantu mendistribusikan air bersih. Melalui PDAM, Damkar dan juga Polres. Selain itu menyiapkan tandon air di beberapa tempat. Hal ini bertujuan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi. Di samping itu secara teknis tim PDAM berupaya maksimal memperbaiki pompa.</p>
<p>"Kami telah meminta PDAM untuk segera menuntaskan perbaikan dan melakukan langkah-langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang. Lalu mengidentifikasi sumber mata air yang dapat dijadikan alternatif lain. Ada pula posko layanan," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Dhaha Muhlisiina Lahuddin menambahkan untuk pompa yang rusak di Wilis 1 sudah diupayakan pengambilan yang ada di kedalaman 40 meter.</p>
<p>Namun terkendala reruntuhan batuan sehingga tidak dapat ditarik keatas. Daerah yang terdampak di sebagian wilayah Campurejo, Karangsono Lirboyo dan sebagian Jalan Semeru.</p>
<p>Gangguan layanan air ini terjadi sejak Selasa siang. Upaya teknis yang telah dilakukan dengan melakukan penyambungan jaringan distribusi dari sumur produksi wilayah sekitar.</p>
<p>Yakni sumur produksi Ngampel dan sumur produksi Tamanan. Serta bekerjasama untuk penyambungan jaringan air dari PDAM Kabupaten Kediri yang ada di barat Terminal Tamanan.</p>
<p>"Upaya kedepan dilakukan dengan percepatan pembuatan sumur baru. Atas upaya-upaya tersebut aliran air saat ini sudah mengalir meskipun belum optimal," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UNISKA Kediri Tegaskan Peran Dalam Pembinaan Olahraga Lewat Sports Week</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uniska-kediri-tegaskan-peran-dalam-pembinaan-olahraga-lewat-sports-week</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uniska-kediri-tegaskan-peran-dalam-pembinaan-olahraga-lewat-sports-week</guid>
<description><![CDATA[ Berlangsung di UNISKA Center, 11–14 Juni 2026 di Sports Week UNISKA menjadi bentuk komitmen kampus dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya bola basket, bagi generasi muda. Rektor UNISKA Kediri Prof. H. Bambang Yulianto menegaskan bahwa UNISKA Center diharapkan dapat menjadi ruang yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, olahraga, dan pengembangan potensi generasi muda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2acdfd9bf3c.webp" length="32664" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 23:30:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>UNISKA Kediri, Kampus Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>UNISKA Kediri menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif menghadirkan ruang kolaborasi yang berdampak bagi masyarakat terutama di bidang olahraga melalui rangkaian Sports Week UNISKA x DBL Academy 3x3 Competition.</p>
<p>Berlangsung di UNISKA Center pada 11–14 Juni 2026, Sports Week UNISKA menjadi bentuk komitmen kampus dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya bola basket, bagi generasi muda.</p>
<p>Rektor UNISKA Kediri Prof. H. Bambang Yulianto menegaskan, UNISKA Center diharapkan dapat menjadi ruang yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, olahraga, dan pengembangan potensi generasi muda.</p>
<p>“Ini merupakan kehormatan bagi kami karena gedung UNISKA Center dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-43 UNISKA Kediri,” ungkap Prof. Bambang, Kamis, (11/6/2026).</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum DPD PERBASI Jawa Timur, Grace Evi Ekawati menyampaikan bahwa kegiatan di Kediri ini menjadi momentum penting dalam memperluas pengenalan basket kepada anak-anak dan pelajar.</p>
<p>Ia menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi juga mengenalkan bola basket sebagai sarana pembinaan karakter dan prestasi.</p>
<p>“Yang terpenting bukan hanya juara, tetapi bagaimana anak-anak mengenal bola basket dan tumbuh menjadi anak-anak Indonesia yang berprestasi,” ujar Mama Evi, sapaan akrabnya.</p>
<p>Dalam sesi insight, CEO dan Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda menyampaikan, selama lebih dari 20 tahun DBL Indonesia bergerak dalam pengembangan bola basket, salah satu kendala utama yang kerap dihadapi adalah keterbatasan fasilitas olahraga yang representatif.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran UNISKA Center menjadi salah satu langkah penting karena menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan kampus, tetapi juga untuk pengembangan olahraga masyarakat.</p>
<p>“UNISKA membangun fasilitas sebagus ini dan bisa digunakan untuk olahraga. Tentu ini sangat bermanfaat. Kediri sekarang punya opsi baru untuk berbagai jenis olahraga,” ujar Azrul.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, UNISKA Kediri juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah organisasi olahraga, antara lain Wushu Kota Kediri, FOPI Kota Kediri, PBPI Kabupaten Kediri, AFKOT Kota Kediri, KONI Kota Kediri, PERBASI Kabupaten Kediri, PERBASI Kota Kediri, dan PERBASI Jawa Timur.</p>
<p>Adapun kegiatan 3x3 Competition ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, mulai dari KU 14, KU 16, KU 18, hingga kategori umum, baik putra maupun putri. Berdasarkan data peserta, kegiatan ini diikuti oleh 15 tim U14 Boys, 8 tim U14 Girls, 12 tim U16 Boys, 5 tim U16 Girls, 23 tim U18 Boys, 11 tim U18 Girls, 16 tim Umum Boys, dan 9 tim Umum Girls.</p>
<p>Selain kompetisi 3x3, rangkaian Sports Week UNISKA x DBL Academy juga menghadirkan kegiatan Penataran Lisensi C yang terbuka bagi pelatih basket se-Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya pelatih bola basket. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan GDJ Masuki Tahap ke&amp;3, Pemkab Kediri Akan Konsultasi ke PSSI </title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-gdj-masuki-tahap-ke-3-pemkab-kediri-akan-konsultasi-ke-pssi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-gdj-masuki-tahap-ke-3-pemkab-kediri-akan-konsultasi-ke-pssi</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten kediri tahun 2026 ini kembali melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) dengan alokasi anggaran Rp57 miliar. Pada tahap ke-3 ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada atap stadion.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2acd55bf637.webp" length="46736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:30:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Stadion Gelora Dhaha Jayati, pembangunan stadion kediri, PSSI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Kediri berencana berkonsultasi ke PSSI guna mengetahui standar stadion agar bisa difungsikan sementara. Hal tersebut seiring dengan sudah dimulainya pembangunan tahap ke-3  Stadion Gelora Dhaha Jayati.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kediri tahun 2026 ini kembali melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) dengan alokasi anggaran Rp57 miliar. Pada tahap ke-3 ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada atap stadion.</p>
<p>Konsultasi ke PSSI dilakukan untuk mengetahui apakah stadion bisa untuk difungsikan sementara sembari menunggu kelanjutan pembangunan.  </p>
<p>“Kita akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 kita masih berlanjut,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kamis, (11/6/2026).</p>
<p>Mas Dhito, sapaan akrabnya, menyampaikan, sesuai dengan kontrak kerja, pelaksaan pekerjaan dijadwalkan selesai dalam 180 hari kalender sejak 3 Juni hingga 29 November mendatang. Dalam rentang waktu kurang lebih 6 bulan tersebut, selain pekerjaan atap juga melanjutkan pekerjaan site development, salah satunya akses jalan.</p>
<p>“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kita selesaikan di 2026,” kata Mas Dhito lagi.</p>
<p>Dengan alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan Stadion GDJ ini, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan proses yang berjalan bebas dari maladministrasi. Untuk itu, setiap tahapan yang dilakukan, pemerintah daerah meminta pendampingan dari kejaksaan tinggi dan supervisi dari KPK.  </p>
<p>“Karena apapun step by step yang kita lakukan kita konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan mal administrasi,” tambah Mas Dhito.</p>
<p>Pembangunan Stadion GDJ di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan ini merupakan proyek multi years yang dimulai pada 2023. Sesuai rencana, pembangunan tahap ke-4 dilanjutkan pada tahun 2027 mendatang dengan lingkup pekerjaan diantaranya pembangunan jalan kawasan stadion, pekerjaan lampu, arsitektur termasuk pemasangan 10.000 kursi penonton.</p>
<p>Sebelumnya pada pengerjaan tahap 2 sudah dilakukan pada bulan Agustus 2025 lalu. Pada tahap 2, pengerjaan fokus pada Zona A, yang terdiri dari loker room pemain, toilet, serta pemasangan pagar keliling di seluruh tribun. Pemerintah Kabupaten Kediri menganggarkan Rp10 miliar untuk pembangunan di tahap ini. Ditambah pembangunan jalan penunjang stadion sebesar Rp3 miliar. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilik Toko Berperan Penting Berantas Peredaran Rokok Ilegal di Masyarakat </title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-berperan-penting-berantas-peredaran-rokok-ilegal-di-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-berperan-penting-berantas-peredaran-rokok-ilegal-di-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Wali kota termuda ini mengungkapkan bahwa pedagang adalah wajah pertama yang ditemui masyarakat setiap hari. Tempat orang membeli kebutuhan rumah tangga, tempat bertanya, bahkan tempat berbagi cerita.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2acd067c15c.webp" length="27934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:04:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wali Kota Kediri, Rokok ilegal, pemilik toko, rokok tanpa cukai</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Pemilik toko atau pedagang punya peranan penting dalam pemberantasan rokok ilegal atau rokok tanpa cukai. Hal tersebut ditekankan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kepada para pemilik toko di Kelurahan Dandangan dan Kelurahan Pakelan.</p>
<p style="text-align: left;">Wali kota termuda ini mengungkapkan bahwa pedagang adalah wajah pertama yang ditemui masyarakat setiap hari. Tempat orang membeli kebutuhan rumah tangga, tempat bertanya, bahkan tempat berbagi cerita.</p>
<p style="text-align: left;">Kepercayaan seperti itu adalah modal yang sangat berharga. Maka ketika pedagang memilih untuk hanya menjual barang yang legal, sesungguhnya pedagang sedang menjaga kepercayaan itu sekaligus ikut menjaga Kota Kediri.</p>
<p style="text-align: left;">"Saya percaya setiap orang yang membuka usaha pasti memiliki harapan yang sama. Ingin usahanya berkembang, ingin pelanggannya bertambah, dan yang paling penting, ingin membawa rezeki yang baik untuk keluarga. Karena itu, saya selalu melihat pemilik toko kelontong bukan sekadar pedagang," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kamis (11/6/2026).</p>
<p style="text-align: left;">Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, mengungkapkan, upaya pengawasan terus dilakukan, tetapi juga melihat bahwa tantangannya semakin dinamis. Baru beberapa kali operasi di tahun ini, masih ditemukan ribuan batang rokok ilegal yang beredar di masyarakat. Data per 5 Juni 2026 terdapat temuan 3.412 batang.</p>
<p style="text-align: left;">Hal yang perlu diwaspadai adalah caranya pun sudah berubah. Tidak selalu dijual di toko atau kios. Ada yang berpindah-pindah (nomaden) menggunakan motor seperti pedagang kaki lima, ada yang menawarkan langsung melalui WhatsApp kepada pelanggan tetap, bahkan ada yang memanfaatkan rumah tinggal atau rumah kos sebagai tempat transaksi. Artinya, peredaran rokok ilegal kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: left;">"Ini kesempatan untuk menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kediri adalah masyarakat yang peduli. Saya yakin Bapak dan Ibu tidak ingin usaha yang dibangun bertahun-tahun tercoreng hanya karena menerima barang yang asal-usulnya tidak jelas," ungkapnya.</p>
<p style="text-align: left;">Mbak Wali juga mengingatkan semua pihak saling menjaga. Kalau ada yang menawarkan rokok dengan harga yang tidak masuk akal, pemilik toko atau para pedagang diingatkan tidak langsung tergiur. Jika ada yang menjual dengan cara yang mencurigakan, pemilik toko atau para pedagang  diminta lebih teliti.</p>
<p style="text-align: left;">Bahkan, kalau menemukan sesuatu yang memang melanggar aturan, pemilik toko atau para pedagang diminta tidak ragu untuk menyampaikan kepada pemerintah atau Bea Cukai.</p>
<p style="text-align: left;">"Saya percaya, menjaga Kota Kediri tidak selalu harus dengan langkah besar. Kadang cukup dimulai dari sebuah toko kelontong yang memilih berkata, maaf kami hanya menjual produk yang legal. Kalimat sederhana itu mungkin hanya terdengar oleh satu orang pelanggan. Tetapi jika diucapkan oleh ratusan bahkan ribuan toko di Kota Kediri, maka itu akan menjadi gerakan besar yang menjaga iklim usaha tetap sehat, melindungi masyarakat, dan memastikan manfaat dana cukai benar-benar kembali untuk pembangunan kota yang kita cintai bersama," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Liga Persik 2026 Segera Bergulir Jadi Wadah Pembinaan Pemain Muda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/liga-persik-2026-segera-bergulir-jadi-wadah-pembinaan-pemain-muda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/liga-persik-2026-segera-bergulir-jadi-wadah-pembinaan-pemain-muda</guid>
<description><![CDATA[ Liga Persik juga diproyeksikan sebagai ajang seleksi pemain menuju tim Elite Pro Academy (EPA) Persik Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a298e650f8f7.webp" length="55840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 08:30:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Liga Persik, Persik Kediri, Sepakbola Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Liga Persik 2026 segera bergulir sebagai upaya memperkuat fondasi pembinaan sepak bola di Kediri Raya. Kompetisi ini diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan talenta muda sekaligus membangun sistem pembinaan berjenjang bagi pemain di berbagai kelompok usia.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, Liga Persik juga diproyeksikan sebagai ajang seleksi pemain menuju tim Elite Pro Academy (EPA) Persik Kediri.</p>
<p></p>
<p>Pada musim ini, kompetisi akan terbagi dalam dua kategori usia, yakni KU-15 dan KU-17. Untuk kategori KU-15, format pertandingan direncanakan menggunakan sistem kompetisi penuh (double round robin). Dalam sistem tersebut, setiap pertandingan berlangsung selama 2x25 menit, dengan masing-masing tim dijadwalkan bertanding dua kali dalam sepekan.</p>
<p></p>
<p>Di akhir kompetisi, tidak hanya juara yang akan ditentukan, tetapi juga sejumlah penghargaan individu seperti pencetak gol terbanyak (top skor), penjaga gawang terbaik, pemain terbaik, dan pelatih terbaik. Seluruh peserta juga akan mendapatkan rekaman pertandingan serta statistik lengkap sebagai bahan evaluasi dan pengembangan.</p>
<p></p>
<p>Liga Persik 2026 dijadwalkan berlangsung di tiga lokasi (venue), termasuk APPA Football Arena dan Stadion Brawijaya Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Liga Persik musim 2026 ini kami harapkan menjadi salah satu fondasi awal untuk bersama-sama mengembangkan Persik Kediri dan talenta-talenta muda dari Kediri Raya," ujar Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, Rabu (10/06/2026).</p>
<p></p>
<p>Souraiya Farina juga mengapresiasi kolaborasi dengan UNP Kediri dalam penyelenggaraan kompetisi ini. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNP Kediri turut dilibatkan sebagai panitia pelaksana atau local organizing committee (LOC).</p>
<p></p>
<p>Kolaborasi tersebut dinilai mampu menghadirkan berbagai gagasan baru dalam pengembangan sepak bola. Keterlibatan mahasiswa juga membawa ide-ide segar, salah satunya konsep seremoni pembukaan yang digelar di auditorium, berbeda dari kebiasaan yang umumnya dilakukan di lapangan.</p>
<p></p>
<p>"Idenya agar seluruh klub bisa saling mengenal, menunjukkan identitas masing-masing, dan menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya soal menendang bola, tetapi juga banyak disiplin ilmu dan nilai kehidupan yang dapat dipelajari," ungkap Farina.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kediri, Samsul Bahri, menilai kompetisi usia muda merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi sepak bola melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>"Kita memahami bahwa untuk mencetak pemain berkualitas dibutuhkan proses yang tidak instan. Dibutuhkan sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan didukung kompetisi yang konsisten," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, melalui kompetisi kelompok usia, para pemain muda tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental bertanding, menjaga konsistensi performa, serta memahami pentingnya kerja sama tim.</p>
<p></p>
<p>Format liga yang diterapkan juga dinilai mampu mendorong profesionalisme klub, mulai dari penyusunan strategi jangka panjang, pengaturan rotasi pemain, menjaga kondisi fisik, hingga pengelolaan tim secara keseluruhan.</p>
<p></p>
<p>Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Liga Persik 2026 juga diharapkan dapat memperkuat basis data talenta sepak bola di Kediri serta menjadi sarana seleksi pemain potensial untuk melangkah ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi.</p>
<p></p>
<p>"Pada akhirnya para pemain ini dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk menjadi bagian dari jenjang pembinaan menuju Persik Kediri," katanya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mei 2026, Inflasi Kota Kediri Tembus 0,35 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mei-2026-inflasi-kota-kediri-tembus-035-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mei-2026-inflasi-kota-kediri-tembus-035-persen</guid>
<description><![CDATA[ Angka-angka tersebut meningkat dibanding sebelumnya, di mana Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan Kota Kediri pada bulan April 2026 terpantau mengalami deflasi 0,12 persen, sedangkan indeks tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) Kota Kediri berada pada angka 2,55 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a26de319e164.webp" length="28504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 10:30:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Inflasi, bps kota Kediri, harga pangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Kota Kediri pada bulan Mei 2026 mengalami inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) sebesar 0,35 persen, sedangkan inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 3,27 persen. </p>
<p></p>
<p>Angka-angka tersebut meningkat dibanding sebelumnya, di mana Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan Kota Kediri pada bulan April 2026 terpantau mengalami deflasi 0,12 persen, sedangkan indeks tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) Kota Kediri berada pada angka 2,55 persen.</p>
<p></p>
<p>Di bulan Mei, berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar. </p>
<p></p>
<p>Pada inflasi bulanan, kelompok ini memberikan andil sebesar 0,17 persen, sedangkan pada inflasi tahunan memberikan andil sebesar 1,33 persen.</p>
<p></p>
<p>Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menuturkan beberapa peristiwa yang menjadi catatan selama bulan Mei 2026 yang berpengaruh terhadap kenaikan harga komoditas, di antaranya perkembangan harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan. Penyesuaian harga BBM tersebut berpengaruh terhadap tarif angkutan udara imbas dari kenaikan harga avtur.</p>
<p></p>
<p>"Pada komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih, mengalami penurunan harga disebabkan persediaan yang cukup melimpah. Sebaliknya, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit mengalami kenaikan harga," ungkapnya, Senin (8/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Sama seperti bulan sebelumnya, harga emas perhiasan masih konsisten mengalami penurunan akibat dampak dari kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik. Sementara itu, pada barang elektronik yakni laptop/notebook dan telepon seluler terjadi kenaikan harga imbas dari naiknya harga komponen serta mahalnya harga bahan baku plastik.</p>
<p></p>
<p>Berikut ini komoditas penyumbang inflasi bulanan di Kota Kediri pada bulan kelima, antara lain: cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen; rekreasi sebesar 0,08 persen; cabai merah sebesar 0,06 persen; sawi hijau sebesar 0,05 persen; angkutan udara sebesar 0,04 persen; kue kering berminyak, telepon seluler, laptop/notebook, bawang merah sebesar 0,03 persen; minyak goreng, kacang panjang, bensin sebesar 0,02 persen; terong, mobil, alpukat, sepeda motor, solar, kue basah, ikan gurame sebesar 0,01 persen.</p>
<p></p>
<p>"Ada juga komoditas yang justru menjadi penghambat inflasi, antara lain: emas perhiasan andil inflasi -0,10%; daging ayam ras sebesar -0,04%; telur ayam ras sebesar -0,03%; kelapa, semangka, bawang putih sebesar -0,02%; nugget, ikan nila, dan jagung manis masing-masing sebesar -0,01%," jelas Emil.</p>
<p></p>
<p>Emil juga menguraikan beberapa hal yang perlu diwaspadai terjadi pada bulan Juni 2026, antara lain: ketersediaan stok dan distribusi pada komoditas bahan pangan, seperti beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras akibat pengaruh cuaca dan permintaan selama bulan tersebut.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, penyesuaian tarif BBM nonsubsidi masih akan berlangsung, efek domino dari kenaikan drastis BBM pada bulan Mei diperkirakan masih akan terasa hingga bulan Juni. Harga tarif angkutan udara juga diprediksi masih berada di posisi atas imbas naiknya harga bahan bakar pesawat.</p>
<p></p>
<p>Lain halnya dengan emas yang diprediksi masih mengalami penurunan sebagai dampak dari konflik geopolitik yang masih terjadi. Pada bidang teknologi, perlu diwaspadai terjadinya kelangkaan global RAM dan SSD, kendala pasokan CPU dari Intel dan AMD, kenaikan biaya komponen AI, serta kenaikan harga bahan baku ponsel sejak April masih akan terasa dampaknya di bulan Juni.</p>
<p></p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Emil mengimbau kepada masyarakat agar tidak panic buying dan tetap berbelanja secara bijak. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atlet Kediri Putra Tri Ramadani Raih Emas di World Climbing Series Praha 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/atlet-kediri-putra-tri-ramadani-raih-emas-di-world-climbing-series-praha-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/atlet-kediri-putra-tri-ramadani-raih-emas-di-world-climbing-series-praha-2026</guid>
<description><![CDATA[ Capaian ini menjadi tonggak bersejarah bagi panjat tebing Indonesia. Putra tercatat sebagai atlet Indonesia pertama yang mampu meraih medali emas di nomor lead sepanjang sejarah World Climbing Series. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a26da4272b70.webp" length="18534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 09:30:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Atlet Kota Kediri, Panjat Tebing, KONI kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kota Kediri di kancah olahraga internasional. Atlet panjat tebing Indonesia asal Kediri, Putra Tri Ramadani, sukses meraih medali emas pada nomor lead dalam ajang World Climbing Series Praha 2026 yang digelar di Praha, Ceko.</p>
<p></p>
<p>Capaian ini menjadi tonggak bersejarah bagi panjat tebing Indonesia. Putra tercatat sebagai atlet Indonesia pertama yang mampu meraih medali emas di nomor lead sepanjang sejarah World Climbing Series. </p>
<p></p>
<p>Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet panjat tebing terbaik dunia saat ini.</p>
<p></p>
<p>Pada babak final, pemuda kelahiran 26 Oktober 2005 yang akrab disapa Srondeng itu tampil impresif saat menghadapi tujuh pemanjat elite dunia. </p>
<p></p>
<p>Ia bersaing dengan sejumlah nama besar, di antaranya Sorato Anraku, Neo Suzuki, dan Satone Yoshida dari Jepang, Adam Ondra dari Ceko, Luka Potocar dari Slovenia, Filip Schenk dari Italia, serta Jakob Schubert dari Austria.</p>
<p></p>
<p>Dalam pertandingan tersebut, Putra berhasil mencatatkan skor 43, unggul atas Neo Suzuki yang meraih perak dengan skor 39 dan Jakob Schubert yang mengamankan perunggu dengan skor 37. Hasil ini memastikan Putra berdiri di podium tertinggi sekaligus mengibarkan Merah Putih di ajang bergengsi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Keberhasilan ini merupakan puncak dari perjalanan panjangnya di nomor lead. Sebelumnya, pada World Climbing Series Koper, Slovenia 2025, Putra berhasil menembus babak final dan finis di peringkat keenam. Dalam waktu kurang dari satu tahun, ia mampu meningkatkan performa hingga akhirnya meraih gelar juara dunia.</p>
<p></p>
<p>Meski meraih prestasi tertinggi, Putra mengaku masih perlu melakukan berbagai pembenahan untuk menjaga konsistensi di level internasional.</p>
<p></p>
<p>"Ini adalah final kedua saya dan emas pertama. Tenu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit, terutama di bagian atas sampai tangan saya terasa sangat lelah. Emas ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Putra, Senin (8/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Putra juga menambahkan bahwa pengalaman bertanding di level dunia menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan, baik dari sisi teknis maupun mental.</p>
<p></p>
<p>"Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuliah Umum Ma&amp;apos;had Aly Lirboyo, Mahfud MD Paparkan Sejarah Intelektual UUD 1945</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kuliah-umum-mahad-aly-lirboyo-mahfud-md-paparkan-sejarah-intelektual-uud-1945</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kuliah-umum-mahad-aly-lirboyo-mahfud-md-paparkan-sejarah-intelektual-uud-1945</guid>
<description><![CDATA[ Mengangkat tema “Sejarah Intelektual UUD 1945: Pergulatan Gagasan Para Founding Fathers hingga Amandemen Konstitusi,&quot; Dalam pemaparannya, tokoh yang biasa disapa Mahfud MD ini menjelaskan bahwa konstitusi Indonesia lahir melalui proses pergulatan intelektual yang panjang dan mendalam, tidak semata-mata didorong oleh semangat kemerdekaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a26d8e336e05.webp" length="18570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 22:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Mahfud MD, ponpes Lirboyo, mahasantri Lirboyo</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Ma'had Aly Lirboyo menyelenggarakan kuliah umum bersama Prof. Dr. Moh. Mahfud MD pada Senin (8/6/2026) di Aula Muktamar Lirboyo. </p>
<p>Mengangkat tema “Sejarah Intelektual UUD 1945: Pergulatan Gagasan Para Founding Fathers hingga Amandemen Konstitusi," Dalam pemaparannya, tokoh yang biasa disapa Mahfud MD ini menjelaskan bahwa konstitusi Indonesia lahir melalui proses pergulatan intelektual yang panjang dan mendalam, tidak semata-mata didorong oleh semangat kemerdekaan.</p>
<p>Perdebatan dan pertukaran gagasan tersebut berlangsung dalam berbagai forum penting, seperti BPUPKI, Panitia Sembilan, dan PPKI, yang menjadi ruang dialog bagi beragam pandangan mengenai dasar negara dan sistem ketatanegaraan Indonesia.</p>
<p>Menurut beliau, lahirnya dasar negara Indonesia merupakan hasil kompromi prismatik yang mampu mengakomodasi berbagai aspirasi dan kepentingan yang berkembang di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, Pancasila dan UUD 1945 merupakan konsensus kebangsaan yang lahir dari proses dialog, perdebatan, dan pencarian titik temu di antara para pendiri bangsa.</p>
<p>Lebih lanjut, Prof. Mahfud MD menegaskan bahwa sebagaimana Piagam Madinah menjadi landasan kehidupan bersama bagi masyarakat Madinah yang majemuk, UUD 1945 menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Keduanya mencerminkan pentingnya kesepakatan bersama, persatuan, dan kemaslahatan sebagai prinsip utama dalam membangun tata kehidupan bermasyarakat dan bernegara.</p>
<p>Sementara itu, dalam sambutannya, Pimpinan Ma'had Aly Lirboyo KH. Dahlan Ridlwan, menyampaikan bahwa tema kuliah umum tersebut sangat relevan dengan kajian Fikih Kebangsaan yang menjadi salah satu konsentrasi keilmuan di Ma'had Aly Lirboyo.</p>
<p>Beliau berharap para mahasantri dapat menyerap sekaligus mengembangkan wawasan yang diperoleh dari forum ilmiah tersebut, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan bahwa pemahaman terhadap sejarah dan perkembangan konstitusi Indonesia akan membantu generasi muda melihat bagaimana nilai-nilai keadilan, musyawarah, persatuan, serta penghormatan terhadap martabat manusia senantiasa menjadi titik temu antara ajaran Islam dan kehidupan berbangsa serta bernegara.</p>
<p>Kuliah umum ini diikuti oleh 6.351 mahasantri, yang terdiri atas 6.040 mahasantri Marhalah Ula dan 311 mahasantri Marhalah Tsaniyah. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya perhatian kalangan pesantren terhadap penguatan wawasan kebangsaan dan konstitusi sebagai bagian integral dari pengembangan tradisi keilmuan Islam.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Ma'had Aly Lirboyo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang-ruang dialog intelektual yang mempertemukan khazanah keilmuan Islam dengan dinamika kebangsaan, dalam rangka melahirkan ulama dan intelektual yang berwawasan luas serta mampu menjawab tantangan zaman. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>1.232 Atlet Taekwondo Beradu Skill di Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/1232-atlet-taekwondo-beradu-skill-di-kejuaraan-internasional-ksatria-nusantara-pbti</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/1232-atlet-taekwondo-beradu-skill-di-kejuaraan-internasional-ksatria-nusantara-pbti</guid>
<description><![CDATA[ Kejuaraan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 ini diikuti 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi. Terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni Poomsae, Kyorugi, dan Freestyle, dengan peserta berusia 6 hingga 27 tahun mulai dari tingkat pemula hingga yang sudah berprestasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a24237045536.webp" length="43902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 21:31:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kejuaraan taekwondo, kejurnas taekwondo, olahraga taekwondo, pbti</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Ribuan atlet Taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Kediri, beradu skill dalam Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya Kota Kediri. </p>
<p></p>
<p>Kejuaraan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 ini diikuti 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi. Terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni Poomsae, Kyorugi, dan Freestyle, dengan peserta berusia 6 hingga 27 tahun mulai dari tingkat pemula hingga yang sudah berprestasi.</p>
<p></p>
<p>Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Para peserta yang mengikuti kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi bibit-bibit atlet terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.</p>
<p></p>
<p>Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan bahwa seri Kota Kediri merupakan seri ketiga dari rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Series, sebelumnya ada di Medan dan Denpasar. Setelah Kediri, kejuaraan akan berlanjut di Bandung dan Lampung sebelum memasuki puncak kegiatan berupa 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 1–5 Agustus 2026 dan direncanakan diikuti oleh 21 negara.</p>
<p></p>
<p>“Mudah-mudahan dari kejuaraan ini akan lahir para Ksatria Nusantara yang nantinya dapat mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk Asian Taekwondo Championship yang akan digelar di Jakarta,” ujarnya, Sabtu, (6/6/2026). </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>“Tahun lalu Alhamdulillah Kota Kediri dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional Taekwondo. Tahun ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Semoga seluruh peserta merasa nyaman berada di Kota Kediri dan pulang dengan membawa kesan yang baik,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Dengan Kota Kediri menjadi salah satu dari lima kota penyelenggara Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series, hal tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mengembangkan sport tourism melalui program Kediri City Tourism.</p>
<p></p>
<p>“Adanya kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti ini semakin menambah portofolio dan kesiapan Kota Kediri dalam menggelar berbagai event olahraga. Kami berharap ke depan semakin banyak kejuaraan dari berbagai cabang olahraga yang diselenggarakan di Kota Kediri,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa kejuaraan olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda. Melalui olahraga, atlet dapat belajar disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental juara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Gabungan di Kota Kediri, Amankan 19 Merek Rokok Ilegal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/operasi-gabungan-di-kota-kediri-amankan-19-merek-rokok-ilegal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/operasi-gabungan-di-kota-kediri-amankan-19-merek-rokok-ilegal</guid>
<description><![CDATA[ Rokok ilegal itu diamankan tim gabungan dari pedagang kaki lima penjual rokok legal dan rokok ilegal tanpa pita cukai yang disembunyikan dalam box terpisah, di wilayah Kelurahan Ngronggo. Operasi gabungan sendiri berlangsung, Jumat, (05/06/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2421f43611b.webp" length="32900" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 21:00:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Rokok ilegal, rokok tanpa cukai, satpol PP kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Sebanyak 3.412 batang rokok ilegal tanpa pita cukai yang terdiri dari 19 merek dagang, diamankan Satpol PP Kota Kediri bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kediri. </p>
<p>Rokok ilegal itu diamankan tim gabungan dari pedagang kaki lima yang menjual rokok legal dan rokok ilegal tanpa pita cukai yang disembunyikan dalam box terpisah, di wilayah Kelurahan Ngronggo. Operasi gabungan sendiri berlangsung, Jumat, (5/6/2026). </p>
<p>Adapun nilai cukai dari hasil penindakan tersebut mencapai Rp2.616.392 dan diperkirakan menimbulkan kerugian negara sebesar Rp3.391.367. Seluruh barang bukti selanjutnya diserahkan kepada KPPBC TMC Kediri untuk dilakukan penelitian dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p></p>
<p>Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi, menegaskan bahwa operasi pemberantasan dan peredaran rokok ilegal ini merupakan agenda rutin yang terus dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penegakan peraturan perundang-undangan di bidang cukai. </p>
<p></p>
<p>“Peredaran rokok ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan negara. Untuk itu, operasi gabungan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala untuk memberantas peredaran rokok ilegal di Kota Kediri,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026). </p>
<p></p>
<p>Paulus menambahkan kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci keberhasilan dalam menekan peredaran rokok ilegal di daerah. Paulus berharap upaya bersama ini dapat memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membeli maupun memperjualbelikan rokok ilegal. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Muda KPPBC TMC Kediri, Viki Hendra Puspita menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga kepatuhan di bidang cukai. </p>
<p></p>
<p>"Melalui kegiatan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Kediri semakin berkurang sehingga kebocoran penerimaan negara dapat ditekan," tuturnya. </p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, jika masyarakat menemukan indikasi peredaran rokok ilegal, bisa melaporkan ke pihak Satpol PP Kota Kediri dan juga KPPBC TMC Kediri. "Melalui layanan Bea Cukai di nomor bebas pulsa 1500-225 atau ke Kantor Satpol PP Kota Kediri," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Sekedar Turnamen Sepakbola, Gerindra Cup 17 Kediri Jadi Wadah Pengembangan Skill dan Karakter</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-sekedar-turnamen-sepakbola-gerindra-cup-17-kediri-jadi-wadah-pengembangan-skill-dan-karakter</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-sekedar-turnamen-sepakbola-gerindra-cup-17-kediri-jadi-wadah-pengembangan-skill-dan-karakter</guid>
<description><![CDATA[ Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a240306828db.webp" length="62020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:30:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Gerindra cup, turnamen sepakbola, kompetisi sepakbola, PSSI Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara resmi membuka turnamen sepak bola Gerindra Cup U-17 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, menegaskan, ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membentuk karakter.</p>
<p></p>
<p>“Tujuannya untuk pembinaan calon atlet-atlet berprestasi. Diharapkan dengan adanya turnamen ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya mengharumkan nama Kota Kediri, bahkan syukur-syukur bisa di ajang internasional,” jelas Mbak Wali, Sabtu (6/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan. </p>
<p></p>
<p>“Kita bisa belajar tentang kekompakan, gotong royong, dan kedisiplinan. Turnamen ini juga bisa menjadi wadah pembinaan karakter sehingga anak-anak yang mengikuti kompetisi ini diharapkan menjadi generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing,” tambah Mbak Wali. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad menilai turnamen ini penting sebagai bagian dari pembinaan pesepak bola usia muda yang berkelanjutan. Ia menyebut Indonesia membutuhkan lebih banyak kompetisi kelompok umur untuk menjaring talenta-talenta potensial.</p>
<p></p>
<p>“Saya berharap dari stadion ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia. Mudah-mudahan ke depan kita bisa menyongsong Piala Dunia 2030,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Anwar Sadad juga memberikan tambahan apresiasi berupa hadiah masing-masing Rp5 juta untuk kategori pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet muda.</p>
<p></p>
<p>Ketua Panitia Gerindra Cup U-17 sekaligus Ketua Askot PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti 32 tim dengan sistem gugur. Ia menegaskan, ajang ini tidak hanya berfokus pada perebutan gelar juara, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan penjaringan pemain muda potensial.</p>
<p></p>
<p>“Kami melakukan penjaringan dan pembinaan pemain-pemain muda yang potensial. Selain itu juga menjalin silaturahmi dengan klub-klub sepak bola yang ada di Jawa Timur serta membangun komunikasi dengan para pelatih apabila nantinya ada pemain yang berpotensi untuk pembinaan lebih lanjut,” pungkas Tomi.</p>
<p></p>
<p>Turnamen yang diikuti 32 tim dari berbagai daerah di Indonesia ini akan memperebutkan gelar juara 1, 2, 3, dan 4.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Perdana Gerindra Cup U&amp;17 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kota-kediri-jadi-tuan-rumah-perdana-gerindra-cup-u-17-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kota-kediri-jadi-tuan-rumah-perdana-gerindra-cup-u-17-2026</guid>
<description><![CDATA[ Ajang yang menggunakan sistem gugur ini akan diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah. Turnamen ini tidak hanya diikuti oleh tim dari Jawa Timur, tetapi juga peserta dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tim dari Solo, Klaten, hingga satu tim asal Jawa Barat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d1995aff84.webp" length="24398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:57:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PSSI Kota Kediri, Gerindra Cup, kompetisi sepakbola</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Turnamen sepak bola usia muda Gerindra Cup U-17 2026 segera digelar di Kota Kediri.</p>
<p>Ajang yang menggunakan sistem gugur ini akan diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah. Turnamen ini tidak hanya diikuti oleh tim dari Jawa Timur, tetapi juga peserta dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tim dari Solo, Klaten, hingga satu tim asal Jawa Barat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.</p>
<p>Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menyampaikan bahwa kompetisi kelompok umur 17 tahun tersebut akan berlangsung mulai 6 Juni hingga 21 Juni 2026. Kota Kediri menjadi tuan rumah perdana penyelenggaraan turnamen ini.</p>
<p>Diharapkan, ajang ini bisa menjadi percontohan untuk pengembangan ke tingkat yang lebih luas. </p>
<p>"Kota Kediri jadi percontohan dan nanti mungkin selanjutnya bisa ke nasional. Dari Kota dan Kabupaten Kediri masing-masing ada 6 tim ikut ambil bagian, jadi total 12 tim dari wilayah Kediri," ujar Tomi, Senin (1/06/2026).</p>
<p>Setiap hari, pertandingan akan digelar secara bertahap hingga mencapai partai puncak. "Dari 32 besar nanti langsung ke 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final. Jadi setiap hari ada dua pertandingan," jelas Tomi.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh persiapan awal telah dilakukan, termasuk pelaksanaan technical meeting serta pengundian peserta. </p>
<p>"Hari ini kita adakan technical meeting sekaligus pengundian 32 tim. Alhamdulillah semua peserta menerima hasil undian dengan baik," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, Gerindra Cup U-17 lahir dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk hasil komunikasi dengan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Kediri. Turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembinaan usia dini. </p>
<p>"Selain kompetisi, tujuan utamanya adalah pembinaan sepak bola usia dini sekaligus membentuk karakter anak-anak muda," tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, panitia juga memberikan fleksibilitas bagi setiap tim untuk menambah pemain selama turnamen berlangsung. Hal ini membuka peluang hadirnya pemain-pemain potensial, termasuk yang telah memiliki pengalaman di level nasional, seperti tim nasional maupun Elite Pro Academy (EPA).</p>
<p>"Dari regulasi, misalkan pemain belum lengkap 30 itu di babak-babak selanjutnya bisa nambah pemain yang usianya di bawah 17 tahun itu," pungkas Tomi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Night Ride Sambil Jelajah Wisata Kota Kediri dalam Kayuh Malam Kota Cerita</title>
<link>https://suarajatimpost.com/night-ride-sambil-jelajah-wisata-kota-kediri-dalam-kayuh-malam-kota-cerita</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/night-ride-sambil-jelajah-wisata-kota-kediri-dalam-kayuh-malam-kota-cerita</guid>
<description><![CDATA[ Mulai dari anak-anak sampai dewasa, asyik bersepeda malam bersama ( night ride)  dalam Kayuh Malam Kota Cerita, dengan rute sepanjang kurang lebih 5 KM yang melintasi sejumlah tempat wisata di Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a19a7834c561.webp" length="33920" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 22:48:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>night ride, kopag space, komunitas sepeda, komunitas lari</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Mengenal destinasi wisata tidak harus dengan kendaraan bermotor. Menggunakan sepeda untuk menjelajahi destinasi wisata di dalam kota juga tidak kalah menarik. Seperti yang dilakukan ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di Kota Kediri, Jumat, (29/5/2026).</p>
<p>Mulai dari anak-anak sampai dewasa, asyik bersepeda malam bersama ( night ride) dalam Kayuh Malam Kota Cerita, dengan rute sepanjang kurang lebih 5 KM melintasi sejumlah tempat wisata di Kota Kediri. </p>
<p>"Rutenya bagus, melewati tengah kota dan destinasi wisata. Ini sangat menarik karena kita melewati jalan Dhoho yang punya banyak sejarah. Lalu kita melalui Klenteng, Kantor Pos dan taman kota ( Taman Brantas)," ungkap Ketua Komunitas Folding Bike Kediri, Andrizal Hamran. </p>
<p>Sebanyak kurang lebih 800 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kayuh Malam Kota Cerita sendiri sekaligus untuk merayakan anniversary pertama Kopag Space. </p>
<p>Owner Kopag Space Abu Nur Arifin, mengatakan perayaan anniversary ini tidak hanya melibatkan komunitas sepeda tapi juga komunitas lari di Kota Kediri.</p>
<p>Abu menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran akan gaya hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan dan wisata di Kota Kediri. </p>
<p>Abu berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan potensi pariwisata Kota Kediri. Dengan semakin banyaknya aktivitas positif, diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.</p>
<p>"Tujuan kami hanya satu, saya sebagai warga Kota Kediri melihat anak-anak muda yang mempunyai kreativitas berolahraga. Ini bisa memberikan ciri khas dari Kota Kediri. Dan nanti akhirnya banyak wisatawan-wisatawan yang akan hadir ke Kota Kediri. Jadi ini adalah titik awal kita mengenalkan pariwisata di Kota Kediri dengan jalan bersepeda ataupun dengan lari," jelasnya. </p>
<p>Kopag Space sendiri berawal dari sebuah tempat ngopi di trotoar, yang berada di wilayah Pakelan, Kota Kediri. Pada tahun 2025, tepatnya pada 21 Mei Kopag Space mulai berdiri di kawasan wisata Pagora. Di tempat ini Kopag Space tidak hanya menjadi tempat ngopi atau nongkrong, tapi juga tempat para anak muda berbagi kreativitas serta semangat. </p>
<p>Selain berolahraga bersama, anggota komunitas sepeda dan lari yang didominasi anak muda juga bermain games unik berdasarkan komunitas masing-masing. </p>
<p>“Jadi acara hari ini adalah anniversary satu tahun Kopag Space. Kami ingin merayakan bersama teman-teman komunitas yang selama ini aktif, seperti KLFR, Bersepeda Kadang-Kadang, Kediri Folding Bike, Jos Jis dan Magnitude," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kinerja APBN Kediri Raya Menguat, Pajak Tumbuh 29,41 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-menguat-pajak-tumbuh-2941-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-menguat-pajak-tumbuh-2941-persen</guid>
<description><![CDATA[ Dari sisi pendapatan, penerimaan perpajakan mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 29,41% YoY. Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami kontraksi sebesar 3,97% YoY. Secara keseluruhan, total pendapatan hingga April 2026 mencapai Rp2.676,46 miliar, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.638,58 miliar dan PNBP sebesar Rp35,88 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a197f7f3541a.webp" length="6788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 21:15:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>APBN Kediri Raya, kinerja APBN, pajak, KPPN Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kinerja APBN Kediri Raya hingga April 2026 menunjukkan tren positif secara tahunan (year-on-year/YoY), baik dari sisi penerimaan maupun belanja. Secara umum, kinerja fiskal di wilayah ini terus mengalami perkembangan yang menggembirakan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Dari sisi pendapatan, penerimaan perpajakan mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 29,41 persen YoY. Sebaliknya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami kontraksi sebesar 3,97 persen YoY. Secara keseluruhan, total pendapatan hingga April 2026 mencapai Rp2.676,46 miliar, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.638,58 miliar dan PNBP sebesar Rp35,88 miliar.</p>
<p>KPP Pratama Kediri yang mencakup wilayah Kota Kediri membukukan penerimaan sebesar Rp96.779,98 miliar atau 25,53 persen dari target tahun 2026, dengan pertumbuhan sebesar 7,41 persen YoY.</p>
<p>Sementara itu, KPP Pratama Pare yang meliputi Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk mencatatkan penerimaan sebesar Rp263,58 miliar atau 24,16 persen dari target, dengan pertumbuhan sebesar 22,05 persen YoY. </p>
<p>KPP Pratama Tulungagung yang meliputi Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek mencatat penerimaan sebesar Rp207,59 miliar atau 24,63 persen dari target tahun 2026. Rinciannya, Kabupaten Tulungagung menyumbang Rp176,78 miliar dan Kabupaten Trenggalek sebesar Rp30,8 miliar. </p>
<p>"Dari sisi kepabeanan dan cukai, KPPBC TMC Kediri telah merealisasikan 28,14 persen dari target tahun 2026. Bea Masuk tercatat sebesar Rp0,96 miliar (34,6%) dan Cukai sebesar Rp7.342,18 miliar (28,14%). Namun demikian, Bea Masuk mengalami kontraksi sebesar 17,04 persen dan Cukai sebesar 1,48 persen," jelas Kepala KPPN Kediri Moch Izma Nur Choironi, Jumat, (29/5/2026). </p>
<p>Dari sisi belanja, realisasi nasional mencapai 28,2 persen dari APBN, sementara wilayah Kediri Raya baru mencapai 8,2 persen atau sebesar Rp607,751 miliar. Rinciannya, Belanja Pegawai terealisasi Rp99,263 miliar (9%), Belanja Barang Rp50,261 miliar (9%), dan Belanja Modal Rp2,608 miliar (3%). </p>
<p>Berdasarkan wilayah, Kabupaten Kediri mencatat serapan tertinggi sebesar Rp881,889 miliar (39,32%), disusul Kabupaten Trenggalek Rp598,386 miliar (38,88%), Kabupaten Nganjuk Rp765,771 miliar (38,22%), dan Kota Kediri sebesar Rp525,111 miliar (34,16%).</p>
<p>Belanja Transfer ke Daerah juga mengalami pertumbuhan sebesar 5,73 persen YoY. Dana Bagi Hasil terealisasi Rp46,122 miliar (14%), Dana Alokasi Umum Rp305,988 miliar (8%), Dana Alokasi Khusus Non-Fisik Rp66,356 miliar (6%), dan Dana Desa Rp37,15 miliar (14%). Sementara itu, Dana Alokasi Khusus Fisik serta Insentif Fiskal belum mencatatkan realisasi.</p>
<p>Penyaluran kredit program hingga April 2026 masih menunjukkan pertumbuhan. Jumlah debitur mencapai 43.455 atau tumbuh 14,14 persen dengan nilai penyaluran Rp1.969,91 miliar (naik 18,66%). Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga meningkat secara nominal menjadi Rp1.922,07 miliar (naik 17,05%), meskipun jumlah debitur sedikit menurun 0,85 persen.</p>
<p>"Di sisi lain, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) mengalami kontraksi, dengan jumlah debitur 9.738 (turun 139,56%) dan nilai penyaluran Rp3,45 miliar (turun 165,7%)," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDI Perjuangan Kediri Distribusikan Daging Kurban, Masyarakat Pra Sejahtera Jadi Sasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdi-perjuangan-kediri-distribusikan-daging-kurban-masyarakat-pra-sejahtera-jadi-sasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdi-perjuangan-kediri-distribusikan-daging-kurban-masyarakat-pra-sejahtera-jadi-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pendistribusian daging kurban di hari kedua Perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Keseluruhan ada empat ekor sapi kurban yang disembelih dan didistribusikan pada lebaran Iduladha tahun ini. Proses penyembelihan dan pendistribusian pun menggandeng Fatayat NU Kabupaten Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a184f393ead4.webp" length="44290" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 28 May 2026 21:31:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kurban, daging kurban, PDIP Kabupaten Kediri, PDI perjuangan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pendistribusian daging kurban di hari kedua Perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Keseluruhan ada empat ekor sapi kurban yang disembelih dan didistribusikan. Proses penyembelihan dan pendistribusian pun menggandeng Fatayat NU Kabupaten Kediri. </p>
<p>Dari empat sapi itu, dua ekor merupakan bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Sisanya, satu ekor dari DPC dan satu ekor lagi dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana. </p>
<p>Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menyampaikan, sebagaimana hasil rapat dan arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana penyembelihan dipilih di hari kedua. </p>
<p>"Kita lakukan di hari kedua, karena pada hari pertama kemarin, teman-teman DPC maupun fraksi banyak yang mengadakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan masing-masing," ujar Dodi, Kamis (28/5/2026).</p>
<p>Dalam momen kurban tahun ini, PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban yang didistribusikan di berbagai daerah. </p>
<p>Adapun proses penyembelihan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pelem, Pare sesuai ketentuan kesehatan dan syariat. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri gotong-royong dalam mengawal distribusi daging kurban memastikan berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.</p>
<p>Mekanisme pendistribusian daging kurban difokuskan pada kalangan yang lebih berhak, yakni mereka yang masuk kelompok masyarakat pra sejahtera atau masuk Desil 5 ke bawah. Selain itu, distribusi daging kurban juga dilakukan di panti asuhan termasuk pondok pesantren.</p>
<p>Dodi mengungkapkan, empat ekor sapi kurban yang disembelih dua diantaranya merupakan bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Kemudian, dua lainnya dari DPC maupun Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.</p>
<p>"Kami mengaturkan banyak terimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Buya Said Abdullah bersama seluruh jajaran pengurus termasuk mas Ketua DPC yang telah memberikan bantuan hewan kurban," ungkapnya.</p>
<p>Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan apresiasi atas digandengnya Fatayat untuk ikut mendistribusikan sapi kurban dari PDI Perjuangan. Pendistribusian sapi kurban tersebut menjadi bentuk kepedulian dan cinta kasih PDI Perjuangan kepada masyarakat.</p>
<p>"Kami berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga dengan pembagian daging sapi nantinya semakin banyak masyarakat yang ikut merasakan kebahagiaan," ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramah Lingkungan, Panitia Kurban Masjid Al&amp;Khalid Kediri Manfaatkan Wadah Alami</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramah-lingkungan-panitia-kurban-masjid-al-khalid-kediri-manfaatkan-wadah-alami</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramah-lingkungan-panitia-kurban-masjid-al-khalid-kediri-manfaatkan-wadah-alami</guid>
<description><![CDATA[ Besek berbahan anyaman bambu serta daun jati yang lebar dan kuat dipilih sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai yang sulit terurai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a168d3b2ed72.webp" length="37572" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 May 2026 13:51:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Daging kurban, masjid Al-Khalid, masjid kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Panitia kurban Masjid Al-Khalid Kota Kediri menunjukkan komitmennya dalam mengurangi limbah plastik dengan menggunakan besek dan daun jati sebagai pembungkus daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Besek berbahan anyaman bambu serta daun jati yang lebar dan kuat dipilih sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai yang sulit terurai.</p>
<p></p>
<p>Ketua Takmir Masjid Al-Khalid, Slamet, mengatakan bahwa penggunaan bahan alami tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah untuk menekan produksi sampah plastik. “Sesuai himbauan pemerintah, kita memakai besek maupun daun jati untuk mengurangi limbah plastik karena disinyalir banyak limbah plastik yang tidak bisa terurai,” ujarnya, Rabu (27/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan besek dan daun jati juga dinilai memiliki keunggulan dibandingkan dengan kemasan plastik. Daging kurban yang dibungkus besek terlihat lebih alami dan dapat bertahan lebih lama.</p>
<p></p>
<p>Panitia pun memanfaatkan daun jati yang diperoleh dari lingkungan sekitar, sehingga penggunaan bahan alami ini dinilai lebih efisien sekaligus mudah terurai.</p>
<p></p>
<p>“Kalau menggunakan besek, dagingnya fresh dan lebih awet. Tapi kalau pakai mika, kalau tidak dimasukkan ke freezer atau kulkas, cepat busuk,” tambah Slamet.</p>
<p></p>
<p>Pada tahun ini, panitia kurban Masjid Al-Khalid menyembelih 8 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada warga di sekitar masjid.</p>
<p></p>
<p>Sebanyak 908 paket daging kurban disalurkan dengan prioritas penerima berada di lingkungan masjid dalam radius 50 hingga 200 meter. “Kalau sudah tercover semua dan dagingnya masih cukup, baru dibagikan ke luar area lingkungan masjid,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Masjid Al-Khalid yang berlokasi di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, dikenal sebagai salah satu masjid berprestasi di Kota Kediri. Dengan arsitektur yang memadukan gaya tradisional Jawa dan modern, masjid ini pernah meraih juara 1 Lomba Masjid Bersih Kota Kediri pada 2021.</p>
<p></p>
<p>Tak hanya itu, pada 2025 lalu, Masjid Al-Khalid juga menerima penghargaan Masjid Award 2025 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kategori Masjid Kampung/Perumahan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pengelola dalam menghadirkan tempat ibadah yang nyaman sekaligus aktif dalam pembinaan umat.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fasilitas Perlintasan KA Jambean Rampung, BTP Surabaya Minta Warga Tetap Waspada</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fasilitas-perlintasan-ka-jambean-rampung-btp-surabaya-minta-warga-tetap-waspada</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fasilitas-perlintasan-ka-jambean-rampung-btp-surabaya-minta-warga-tetap-waspada</guid>
<description><![CDATA[ Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menegaskan pentingnya mengedepankan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1475404f3e3.webp" length="49054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 08:37:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Perlintasan sebidang, kereta api, DPRD Jawa Timur, DPRD Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api tidak hanya membutuhkan kerja sama berbagai pihak, tetapi juga kesadaran dan kewaspadaan dari para pengguna jalan. Selama ini, PT KAI terus menggaungkan imbauan "Berteman" (Berhenti, tengok kanan-kiri, aman, baru jalan) sebagai upaya menekan angka kecelakaan, khususnya di perlintasan tidak terjaga.</p>
<p>Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menegaskan pentingnya mengedepankan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang. Tokoh yang akrab disapa Mas Pipin ini menambahkan, berhenti sejenak tidak akan mengganggu rencana perjalanan. Justru, langkah sederhana tersebut dapat mencegah risiko kecelakaan.</p>
<p>"Masyarakat pengguna jalan wajib mengedepankan keselamatan. (Himbauan Berteman KAI) Ini harus tertanam kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, khususnya yang melintasi perlintasan sebidang. Karena berhenti satu menit bisa menyelamatkan nyawa," ujar Anggota DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, saat ditemui di pos penjagaan perlintasan sebidang wilayah Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (25/05/2026).</p>
<p>Terkait keberadaan pos penjagaan di perlintasan sebidang, khususnya di wilayah perdesaan yang cenderung sepi, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur itu mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pihak swasta, dan masyarakat.</p>
<p>"Penjaga atau relawan ada biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh pemerintah daerah kabupaten. Nah, tidak mudah, karena ini bicara, tidak hanya bicara honor, tapi juga segala sesuatu yang melekat pada personel. Pemerintah desa ini bisa bekerjasama, berkolaborasi dengan perusahaan swasta di sekitaran lokasi. Untuk menyalurkan CSR-nya dalam bentuk support, honorarium bagi relawan," jelasnya.</p>
<p>Mas Pipin juga menyebut, idealnya satu pos penjagaan diisi oleh tiga syaf (shift), masing-masing selama delapan jam dengan tiga petugas. Dari skema tersebut, dua syaf dapat diakomodasi oleh pemerintah daerah, sementara satu syaf lainnya bisa didukung melalui kolaborasi dengan perusahaan di sekitar lokasi.</p>
<p>"Bisa dari perusahaan swasta yang ada di sekitaran lokasi untuk menyalurkan CSR-nya. Ini akan ringan. Karena kalau semuanya di handle oleh pemerintah daerah, dengan pertambahan titik pasti ada anggaran yang perlu melalui proses yang cukup panjang," ungkapnya.</p>
<p>Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membangun pos penjagaan perlintasan sebidang di Desa Jambean, Kabupaten Kediri. Sebelumnya, fasilitas serupa juga telah dibangun di Desa Seketi dan Nyawangan.</p>
<p>Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk setiap Jalan Perlintasan Langsung (JPL). Anggaran tersebut mencakup pembangunan fisik palang pintu, mesin penggerak otomatis, bangunan pos penjagaan, instalasi listrik, hingga penyediaan akses air bersih bagi petugas di lapangan.</p>
<p>"Upaya mitigasi pencegahan supaya masyarakat terhindar dari kecelakaan ini sangat dibutuhkan. Kami hadir tahun ini, alhamdulillah, bisa direalisasikan di Desa Jambean," ujar Kepala Bidang Perkeretaapian dan Jaringan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Joko Pitoyo.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya (DJKA Jawa Timur), Denny Michels Adlan, kembali menekankan pentingnya kesadaran pengguna jalan dalam menjaga keselamatan.</p>
<p>"Walaupun alat sudah ada, ataupun juga mungkin beroperasi dengan baik, tapi kami mengharapkan masyarakat pun juga taat terhadap aturan, rambu, dan juga kesadaran untuk melihat tengok kanan-kiri sebelum dia melintas. Memastikan, double protection," tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan diri sendiri, tetapi juga menyangkut banyak pihak, termasuk penumpang kereta api dan kelancaran perjalanan kereta.</p>
<p>"Menjaga keselamatan dari yang melintas, kemudian menjaga keselamatan dari kereta apinya itu sendiri juga karena membawa penumpang, terus untuk memastikan perjalanan kereta api itu tidak terganggu," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Shin Tae&amp;yong Turut Andil, Timnas Minisoccer Indonesia Berburu Pemain di Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/shin-tae-yong-turut-andil-timnas-minisoccer-indonesia-berburu-pemain-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/shin-tae-yong-turut-andil-timnas-minisoccer-indonesia-berburu-pemain-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Seleksi pemain di luar wilayah Jabodetabek pun digelar di sejumlah kota dalam waktu berdekatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a13e798cff14.webp" length="66072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 May 2026 14:40:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Minisoccer, timnas Minisoccer, Mini Soccer Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Tim Nasional Minisoccer Indonesia (Indonesia Football 7) tengah berburu pemain potensial untuk memperkuat skuad menuju ajang Intercontinental Cup Minisoccer 2026 yang akan digelar di Italia. Dalam proses persiapan tersebut, mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kini turut terlibat sebagai Direktur Teknik timnas minisoccer. </p>
<p></p>
<p>Seleksi pemain di luar wilayah Jabodetabek pun digelar di sejumlah kota dalam waktu berdekatan.</p>
<p></p>
<p>Rangkaian seleksi dimulai di Yogyakarta pada 23 Mei 2026, setelah sebelumnya berlangsung di Malang pada 14 Mei. Sementara itu, Kediri dan Surabaya menjadi kota terakhir yang menggelar seleksi pada 25 Mei 2026.</p>
<p></p>
<p>Seleksi di Kediri dipimpin langsung oleh pelatih kepala Indonesia Football 7, Socrates Matulessy. Ia menyebut antusiasme peserta di Kediri tergolong tinggi. </p>
<p></p>
<p>“Di Kediri ada 65 peserta yang terbagi dalam 12 tim. Pesertanya paling banyak dari Kediri, antusiasnya sangat bagus,” ujar Socrates, Senin (25/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Dari seleksi yang berjalan, nantinya akan dipilih 15 pemain terbaik untuk bergabung dalam skuad timnas minisoccer. Socrates menegaskan bahwa kriteria utama tidak hanya soal kemampuan teknik, tetapi juga aspek taktik, visi bermain, serta sikap di dalam dan luar lapangan. “Yang penting mereka punya attitude yang bagus untuk bermain di level nasional,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam proses seleksi, para peserta langsung diadu melalui pertandingan *mini game* untuk melihat potensi secara nyata. Pemain yang lolos akan melanjutkan seleksi tahap berikutnya di Jakarta.</p>
<p></p>
<p>“Langsung game, supaya potensi mereka bisa terlihat,” jelas Socrates.</p>
<p></p>
<p>Kediri sendiri dipilih sebagai salah satu lokasi seleksi karena dinilai memiliki antusiasme sepak bola yang tinggi, serta didukung fasilitas yang memadai. Seleksi berlangsung di Inzia Minisoccer.</p>
<p></p>
<p>Menurut Socrates, standar lapangan di lokasi tersebut sesuai dengan kebutuhan pertandingan minisoccer internasional. “Kita di Italia nanti juga bermain dengan ukuran lapangan yang sama, sekitar 50 x 30 meter. Itu jadi salah satu alasan kenapa Kediri dipilih,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, perwakilan manajemen Inzia Minisoccer, Saifurrahman Nur Hasan, menyebut terpilihnya Kediri sebagai lokasi seleksi menjadi momentum positif bagi perkembangan minisoccer di daerah.</p>
<p></p>
<p>Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga berkomitmen mendukung pembinaan atlet muda melalui berbagai kegiatan olahraga dan pencarian bibit pemain potensial. “Kami ingin membantu teman-teman atau adik-adik yang ingin melanjutkan jenjang prestasi di minisoccer,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Saifurrahman menambahkan, perawatan lapangan dilakukan secara rutin untuk menjaga kualitas rumput sesuai standar nasional maupun internasional. Lapangan di Inzia Minisoccer memiliki ukuran 30 x 50 meter dengan rumput sintetis berkepadatan 16.000 dan tinggi 6 sentimeter.</p>
<p>Ia bahkan menyebut kualitas rumput tersebut setara dengan yang digunakan di fasilitas latihan klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekawan Limo 2 Geser Latar ke Gunung Klawih, Bayu Skak Janjikan Eskalasi Komedi Lebih Seru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekawan-limo-2-geser-latar-ke-gunung-klawih-bayu-skak-janjikan-eskalasi-komedi-lebih-seru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekawan-limo-2-geser-latar-ke-gunung-klawih-bayu-skak-janjikan-eskalasi-komedi-lebih-seru</guid>
<description><![CDATA[ Sesuai dengan judulnya, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, kisah mereka kini berpindah ke lokasi baru dengan nuansa petualangan yang tetap dipenuhi misteri dan komedi. Perubahan latar ini sekaligus menjadi penyegaran dalam perjalanan cerita kelima tokoh tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0f21233f7fd.webp" length="43584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 May 2026 09:47:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Film, film baru, sekawan limo, bayu skak</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Petualangan Bagas, Lenni, Juna, Andrew, dan Dicky dalam Sekawan Limo kembali berlanjut. Namun, pada sekuel terbarunya, lima sahabat tersebut tidak lagi menjelajah Gunung Madyopuro.</p>
<p></p>
<p>Sesuai dengan judulnya, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, kisah mereka kini berpindah ke lokasi baru dengan nuansa petualangan yang tetap dipenuhi misteri dan komedi. Perubahan latar ini sekaligus menjadi penyegaran dalam perjalanan cerita kelima tokoh tersebut.</p>
<p></p>
<p>Bayu Skak, selaku sutradara sekaligus pemeran utama, memastikan sekuel ini hadir dengan kualitas yang lebih menarik. Ia menegaskan bahwa pengalaman menonton akan terasa lebih seru dibandingkan dengan film sebelumnya. "Pastinya lebih seru," ujarnya usai screening di Golden Theater, Kota Kediri, Kamis (21/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Acara screening sekaligus meet and greet berlangsung meriah. Bayu Skak bersama para pemain lainnya tampil menghibur dengan membawakan sejumlah lagu serta membagikan merchandise kepada para penggemar yang memadati Golden Theater.</p>
<p></p>
<p>Meski berstatus sekuel, Bayu Skak menekankan bahwa film ini tetap digarap secara serius dan menghadirkan hiburan yang lebih maksimal.</p>
<p></p>
<p>"Ini eskalasi, karena kita lebih dewasa juga. Tapi jangan khawatir komedinya masih kita garap serapat itu karena memang sekarang orang-orang Kalau ke bioskop, misalnya ditanya Ke bioskop butuh apa? Butuh hiburan," jelas Bayu Skak.</p>
<p></p>
<p>Proses pengambilan gambar dilakukan di wilayah Malang Raya, daerah yang sudah tidak asing bagi Bayu Skak. Pria bernama asli Bayu Eko Moektikto tersebut memang lahir dan besar di Malang. "Setting di Kabupaten Malang," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Nama Gunung Klawih dalam film ini merupakan gunung fiktif. Bayu Skak sengaja tidak menggunakan nama gunung asli sebagai bentuk penghormatan.</p>
<p></p>
<p>"Alangkah baiknya kita tidak menggunakan nama asli agar lebih menghormati nama gunungnya," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam deretan pemain, film ini juga menghadirkan Marsha Alycia, aktris pendatang baru asal Kediri. Meski baru terjun ke dunia seni peran, Marsha mengaku tidak mengalami kendala berarti selama proses syuting. "Alhamdulillah (tidak ada kesulitan), enjoy aja. Mengalir," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Selain Bayu Skak dan Marsha Alycia, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih turut dibintangi oleh Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, Jihane Almira, Elsa Japasal, Joshua Suherman, Cak Kartolo, Ning Tini, Audya Ananta, Ellea Candice, Cak Ukil, Ferry Salim, Gisela Anastasia, Brandon Salim, Tutus Thomson, Devina Aurel, Stanley Hao, Karina Maudi, Dayu Wijanto, hingga Rensia Sanvira. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Festik 2026 Lebih Berwarna, 3 Band Tampil Perdana di Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/festik-2026-lebih-berwarna-3-band-tampil-perdana-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/festik-2026-lebih-berwarna-3-band-tampil-perdana-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Pada Festik 2026, sejumlah band yang akan tampil antara lain The Jeblogs, The Jansen, MCPR, Luka Negara, serta Superman Is Dead. Penanggung jawab Festik 2026 Erik Setio Wibowo menyebut Festik 2026 adalah momen spesial bagi beberapa penampil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0edae01825d.webp" length="43366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 17:42:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Festik, Festik 2026, Festival Teknik, Konser musik Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Perhelatan Festival Teknik (Festik) kembali siap menghibur para pecinta musik di Kediri dan sekitarnya. Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, acara ini menghadirkan deretan line up baru yang berbeda dari edisi sebelumnya.</p>
<p>Pada Festik 2026, sejumlah band yang akan tampil antara lain The Jeblogs, The Jansen, MCPR, Luka Negara, serta Superman Is Dead.</p>
<p>Penanggung jawab Festik 2026 Erik SetyoWibowo menyebut Festik 2026 adalah momen spesial bagi beberapa penampil. </p>
<p>“ Untuk The Jeblogs, The Jansen dan Luka Negara menjadi momen istimewa karena ini ketiganya untuk pertama kali tampil di Kediri,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Superman Is Dead kembali hadir untuk ketiga kalinya di panggung Festik. Band punk asal Bali tersebut tetap dipercaya sebagai penampil utama dan akan mengisi puncak acara, sebagaimana tradisi di tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>Dari keseluruhan line up, Superman Is Dead dan MCPR tercatat pernah tampil sebelumnya, sedangkan penampil lain akan menjalani debut mereka di Festik. Tahun ini, acara akan digelar di lokasi yang sama seperti sebelumnya, yakni Tirtayasa Park, Kota Kediri, pada 13 Juni 2026.</p>
<p></p>
<p>Erik juga menyoroti tingginya antusiasme penonton terhadap Superman Is Dead pada penyelenggaraan sebelumnya.</p>
<p>“Tahun lalu antusiasme penonton menanti Superman Is Dead sangat besar dan tahun ini kita harapkan masih sama. Outsider ( sebutan penggemar Superman Is Dead) banyak yang datang, bahkan juga dari luar Kediri,” ujarnya lagi.</p>
<p></p>
<p>Berbeda dengan tahun lalu yang didominasi genre punk, Festik 2026 menghadirkan warna baru melalui kehadiran The Jeblogs dengan nuansa rock alternatif. Hal ini diharapkan mampu memperluas jangkauan penonton dari berbagai selera musik.</p>
<p>“Diharapkan di Festik ini, semua genre masuk. Jadi di tahun berikutnya kita bisa menghadirkan line up selain punk dan pop punk. Agar berkelanjutan, lebih ramai juga. Karena audiens yang lain di luar genre itu juga sangat banyak,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Tak hanya dari sisi penampil, pembaruan juga dilakukan pada tata letak venue. Pengunjung nantinya dapat menikmati fasilitas tambahan seperti photobooth dan tempat penitipan barang untuk meningkatkan kenyamanan selama acara berlangsung.</p>
<p></p>
<p>Festik 2026 merupakan agenda musik yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri. Dekan FTIK UNP Kediri, Sulistiono, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam penyelenggaraan event.</p>
<p>“Untuk melatih mahasiswa untuk menyelenggarakan suatu event, yang otomatis akan melatih mahasiswa untuk bertanggung jawab, berkolaborasi dan disiplin. Festik mulai dari yang pertama sampai yang keempat ini murni kegiatan semuanya dilakukan oleh para mahasiswa,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kisah Haru dan Unik di Balik Keberangkatan Jemaah Haji Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kisah-haru-dan-unik-di-balik-keberangkatan-jemaah-haji-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kisah-haru-dan-unik-di-balik-keberangkatan-jemaah-haji-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Marsiah, warga Kecamatan Semen yang berusia 104 tahun. Ia tercatat sebagai jemaah haji tertua, tidak hanya di Kabupaten Kediri, melainkan juga di Indonesia. Ibu dari lima anak yang sehari-hari bekerja sebagai penjual jenang (bubur) ini tampak sehat dan lancar berkomunikasi meski telah berusia lebih dari satu abad. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0dd21ae52d3.webp" length="56892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 09:30:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Haji, Calon Jemaah Haji, Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>— Sebanyak 1.213 calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri diberangkatkan dari kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Ribuan calon jemaah haji yang tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter) tersebut diberangkatkan secara bertahap. Kloter 112 bertolak pada Rabu (20/5/2026) siang, sedangkan tiga kloter lainnya telah diberangkatkan sehari sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>Sebelum prosesi pemberangkatan kloter 112, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyempatkan diri menyapa para calon jemaah haji yang telah bersiap di dalam bus. </p>
<p></p>
<p>Mas Dhito, sapaan karib Bupati Kediri berpesan agar para jemaah tetap saling menjaga dan tolong-menolong selama berada di Tanah Suci, meskipun sudah ada petugas pendamping haji daerah.</p>
<p></p>
<p>Mas Dhito meminta jemaah yang berusia lebih muda untuk aktif membantu jemaah lansia. "Tadi dalam satu bus ada yang usianya 105 tahun ada yang usianya 22 tahun. Artinya yang 22 tahun ini membantu yang 105 tahun kalau ada hal-hal yang diperlukan nantinya di Saudi," kata Mas Dhito.</p>
<p></p>
<p>Calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 112 dan diberangkatkan siang itu berjumlah 148 orang. Sementara itu, tiga kloter terdahulu telah diberangkatkan pada Selasa (19/5/2026), meliputi kloter 109 sebanyak 322 jemaah, kloter 110 sebanyak 373 jemaah, dan kloter 111 sebanyak 370 jemaah.</p>
<p></p>
<p>Selain menitipkan pesan untuk saling menjaga, orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut juga meminta doa dari para jemaah untuk kebaikan daerah. </p>
<p></p>
<p>"Minta didoakan supaya Kabupaten Kediri tetap guyub rukun ayem tentrem," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Kloter 112 ini mencuri perhatian karena menyertakan Marsiah, warga Kecamatan Semen yang berusia 104 tahun. Ia tercatat sebagai jemaah haji tertua, tidak hanya di Kabupaten Kediri, melainkan juga di Indonesia. Ibu dari lima anak yang sehari-hari bekerja sebagai penjual jenang (bubur) ini tampak sehat dan lancar berkomunikasi meski telah berusia lebih dari satu abad.</p>
<p></p>
<p>Marsiah mengaku telah mendaftar haji sejak tahun 2021 dari hasil tabungan hasil berjualan. "Saya jualan bubur, keuntungannya dikumpulkan. Cita-citanya kalau sudah terkumpul ingin digunakan untuk ke Mekkah (ibadah haji)," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Untuk menjaga kebugaran fisiknya, Marsiah rutin berjalan kaki di sekitar rumah. Ia mengaku tidak memiliki keluhan kesehatan yang serius, kecuali sesekali merasakan nyeri pada lutut. </p>
<p></p>
<p>"Jalan ke belakang rumah. Kadang-kadang saja, kalau ingin ya jalan, kalau tidak ya tidak," ujarnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x_6a0de131bedcf.webp" alt=""></p>
<p>Sementara itu pada hari yang sama, para calon jemaah haji Kota Kediri juga bertolak menuju Tanah Suci. </p>
<p></p>
<p>Pemberangkatan dipusatkan di GOR Jayabaya, Rabu (20/5/2026). Jemaah Kota Kediri yang tergabung dalam kloter 115 ini terdiri dari 129 jemaah laki-laki dan 155 jemaah perempuan.</p>
<p></p>
<p>Suasana khidmat dan haru menyelimuti prosesi pelepasan para calon tamu Allah tersebut. Berangkat menggunakan 7 armada bus menuju Asrama Haji Surabaya, keberangkatan mereka diantarkan oleh ratusan anggota keluarga.</p>
<p></p>
<p>"Selamat kepada Bapak Ibu yang telah dipilih oleh Allah sebagai tamu Allah untuk melaksanakan Ibadah Haji. Ini adalah suatu nikmat yang tidak semua orang memiliki kesempatan seperti panjenengan semua," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.</p>
<p></p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrabnya, menitipkan pesan kepada keluarga pengantar agar senantiasa mendoakan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan para jemaah selama beribadah hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.</p>
<p></p>
<p>Kepada para jemaah, Wali Kota perempuan termuda ini mengingatkan pentingnya saling menjaga dan memperhatikan kesehatan fisik karena perbedaan cuaca yang ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi. Istirahat yang cukup dan pemenuhan nutrisi menjadi kunci utama.</p>
<p></p>
<p>"Semoga nanti Bapak Ibu senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran. Saya minta Bapak Ibu di sana saling membantu dan menjaga satu sama lain. Apabila ada yang harus konsumsi obat mohon dilakukan teratur karena tadi saya lihat ada yang sepuh berusia 81 tahun," pesannya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga mengapresiasi dedikasi panitia penyelenggara haji yang telah memberikan pelayanan optimal bagi para jemaah. </p>
<p></p>
<p>"Terima kasih dan apresiasi kepada para panitia penyelenggara haji. Saya doakan selalu sehat dan diberi kemudahan dalam mendampingi calon jemaah haji," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyatakan bahwa jajarannya telah menerjunkan personel untuk pengamanan dan pengawalan guna memastikan proses pemberangkatan berjalan aman dan kondusif. </p>
<p></p>
<p>"Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji," jelas AKBP Anggi.</p>
<p></p>
<p>Kapolres juga turut mendoakan keselamatan dan kelancaran seluruh jemaah selama menunaikan rukun Islam kelima di Arab Saudi. </p>
<p></p>
<p>"Kami turut mendoakan seluruh jamaah haji Kota Kediri agar diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, selalu sehat, menjadi haji yang mabrur, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat," pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gandeng Gen Z, KAI Daop VII Madiun Tekankan Pentingnya Keselamatan dan Keamanan Perjalanan KA</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gandeng-gen-z-kai-daop-vii-madiun-tekankan-pentingnya-keselamatan-dan-keamanan-perjalanan-ka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gandeng-gen-z-kai-daop-vii-madiun-tekankan-pentingnya-keselamatan-dan-keamanan-perjalanan-ka</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini melibatkan kalangan generasi muda (Gen Z) sebagai upaya menumbuhkan kesadaran disiplin keselamatan dan keamanan berlalu lintas. Tohari 
mengungkapkan kolaborasi KAI dan Gen Z ini untuk 
menyalurkan energi positif dan semangat kepahlawanan modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0dbdf719a2e.webp" length="57712" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 22:20:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kereta api, PT KAI, gen z, keselamatan perjalanan KA</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Momen Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2026 dimanfaatkan PT KAI Daop VII Madiun untuk menggaungkan pentingnya keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api kepada generasi muda dan masyarakat Kota Kediri. </p>
<p>Hal dilakukan melalui sosialisasi keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang 286, wilayah Stasiun Kediri. Dalam kesempatan itu sejumlah mahasiswa dan pelajar turut ambil bagian . </p>
<p>"Kebangkitan nasional hari ini bukan lagi angkat senjata, melainkan bangkitnya kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keselamatan publik, salah satunya di perlintasan sebidang,” ujar Manager Humas Daop VII Madiun Tohari, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Kegiatan ini melibatkan kalangan generasi muda (Gen Z) sebagai upaya menumbuhkan kesadaran disiplin keselamatan dan keamanan berlalu lintas. Tohari mengungkapkan kolaborasi KAI dan Gen Z ini untuk menyalurkan energi positif dan semangat kepahlawanan modern. </p>
<p>“Kami mengajak teman-teman Gen Z untuk menjadi duta keselamatan, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas, agar disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.</p>
<p>Pemilihan lokasi di perlintasan sebidang 286 bukan tanpa alasan. Meski hanya satu jalur, kawasan tersebut dinilai tetap memiliki potensi pelanggaran, seperti pengendara yang melawan arah atau tidak mematuhi aturan lalu lintas. </p>
<p>Pada kesempatan yang sama Tohari juga mengingatkan masyarakat tentang aturan keselamatan dan keamanan perjalanan KA. Yakni UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang berbunyi bahwa Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.</p>
<p>"Jadi kita mengajak pada masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhenti, tengok kiri, tengok kanan, pastikan itu aman baru jalan," tambahnya. </p>
<p>Tohari juga mengingatkan bahwa pengendara dilarang menerobos palang pintu yang sudah tertutup atau mencoba mengangkatnya secara paksa. Hal tersebut sangat berbahaya mengingat kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak.</p>
<p>Hal tersebut juga sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 yang berbunyi Pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu mulai ditutup, mendahulukan kereta api, dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.</p>
<p>“Dengan kecepatan sekitar 60 km per jam, jarak pengereman kereta bisa mencapai 700 hingga 800 meter. Bahkan di lintas ini, kecepatan maksimal kereta bisa mencapai 100 km per jam,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Mahasiswa UIN Syekh Wasil Langsungkan Aksi Damai, Berikut Tuntutan ke Kampus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-mahasiswa-uin-syekh-wasil-langsungkan-aksi-damai-berikut-tuntutan-ke-kampus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-mahasiswa-uin-syekh-wasil-langsungkan-aksi-damai-berikut-tuntutan-ke-kampus</guid>
<description><![CDATA[ Ia mengungkapkan ada empat poin yang menjadi tuntutan. Yang pertama adalah terkait dengan adanya intervensi di ruang akademik. Di mana kampus adalah tempat yang paling objektif dan netral untuk membahas realitas sosial yang ada di masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d88e0ba610.webp" length="53710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 18:40:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>UIN Syekh Wasil, kampus kota Kediri, aksi damai</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Syekh Wasil (UIN Syekh Wasil) Kediri menggelar aksi damai di halaman kampus, Rabu (20/5/2026). Koordinator aksi Sabilul Haq mengungkapkan aksi damai tersebut diikuti sekitar 250-an orang dari berbagai elemen mahasiswa UIN Syekh Wasil. </p>
<p>"Teman-teman melakukan pembahasan isu itu sudah dari lama, sudah dari 2 bulanan lebih. Kami juga mengantongi data-data, sehingga aksi ini, sesuai dengan keadaan realitas kampus yang ada. Dan juga diikuti oleh teman-teman yang ikut merasakan keresahan yang sama," ujar Sabilul. </p>
<p>Ia mengungkapkan ada empat poin yang menjadi tuntutan. Yang pertama adalah terkait dengan adanya intervensi di ruang akademik. Di mana kampus adalah tempat yang paling objektif dan netral untuk membahas realitas sosial yang ada di masyarakat. </p>
<p>"Sebagai wujud pengabdian diri kami kepada masyarakat sesuai dengan Tridama Perguruan Tinggi. Kami dengan tegas menolak segala intervensi yang dilakukan. Kami meyakini bahwa ruang akademik adalah ruang yang netral," ungkapnya.</p>
<p>Kemudian yang kedua, dituturkan Sabilul, terkait dengan program beasiswa KIP Kuliah. "Karena kami mengevaluasi banyak hal, banyak yang tidak tepat sasaran. Banyak yang kemudian ada kecurangan, sehingga perlu banyak perbaikan yang dilakukan oleh pihak rektorat selaku pembuat kebijakan," jelasnya. </p>
<p>Yang ketiga, tuntutan terkait dengan pembaruan SK penanganan pelecehan seksual. Para mahasiswa merasa aturan yang tercantum sudah usang karena ditetapkan sejak dari tahun 2020.</p>
<p>"Sehingga perlu adanya pembaruan SK yang lebih aplikatif dan sesuai dengan keadaan UIN Syekh Wasil Kediri saat ini," tegasnya.</p>
<p>Terakhir atau keempat, adalah perbaikan dan pemenuhan fasilitas secara merata. Evaluasi harus dilakukan, mulai dari dosen sampai layanan akademik sampai CCTV di seluruh gedung kampus.</p>
<p>"Karena kami rasa hal-hal ini adalah indikator penunjang kami dalam proses perkuliahan Sehingga harus diperbaiki sesegara mungkin semuanya," katanya. </p>
<p>Turut masuk dalam tuntutan tersebut terkait perlu adanya tempat pembuangan sampah di kawasan kampus. Sabilul menegaskan, kampus belum memiliki tempat pembuangan sampah sendiri secara mandiri dan masih menumpang di pasar, di kelurahan dan lain sebagainya. </p>
<p>Seringkali usai kegiatan, mahasiswa hendak membuang sampah TPS di pasar namun overload dan tidak bisa menerima lagi. Dengan kondisi luasan UIN Syekh Wasil yang sudah cukup besar, termasuk dengan statusnya saat ini, kampus dirasa perlu punya TPS sendiri. </p>
<p>"Jadi kita punya ekosistem belajar yang lebih sehat, lebih hijau lagi, karena kami juga ingin bahwa nantinya sampah itu bukan menjadi permasalahan kita lagi, tetapi sebagai indikator bahwa kita itu bisa menciptakan lingkungan perkuliahan yang baik," ujarnya. </p>
<p>Terakhir, Sabilul menegaskan, aksi damai ini adalah awal atau gerbang. Yang paling penting setelah ini perbaikan seperti apa yang dilakukan. </p>
<p>"Akan kami awasi secara terus-menerus. Dan apabila tetap terjadi penyelewengan, maka akan kami tindaklanjuti secara langsung atau bahkan ada aksi selanjutnya," pungkasnya.  </p>
<p>Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Taufik Alamin memandang aksi mahasiswa sebagai bagian dari kebebasan akademik yang harus dihormati.</p>
<p>“Kebebasan akademik ini penting untuk menyampaikan keluhan dan keberatan yang terjadi di lingkungan kampus. Mereka sejak awal juga sudah memberi pemberitahuan sesuai prosedur,” katanya.</p>
<p>Terkait tuntutan mengenai kekerasan seksual, Taufik meminta mahasiswa maupun korban untuk melapor secara resmi agar dapat ditindaklanjuti pihak kampus.</p>
<p>“Kalau memang ada korban atau yang merasa dilecehkan, silakan melapor. Bisa melalui PPID agar lebih netral dan bisa diproses,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Eksekusi Putusan Inkrah, Kejari Kota Kediri Hancurkan Pasokan Sabu hingga Senjata Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/eksekusi-putusan-inkrah-kejari-kota-kediri-hancurkan-pasokan-sabu-hingga-senjata-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/eksekusi-putusan-inkrah-kejari-kota-kediri-hancurkan-pasokan-sabu-hingga-senjata-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan perkara tersebut terdiri dari 30 perkara narkotika dan psikotropika dengan rincian barang bukti sabu-sabu sebanyak 1.929 gram, pil dobel L sebanyak 750.230 butir, serta ganja seberat 876,5 gram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d73ca8bcde.webp" length="60390" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 17:34:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kejari Kota Kediri, Barang Bukti, Sabu, Ganja, Pil Double L</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Berbagai barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri dimusnahkan. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 51 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode 2 Desember 2025 sampai dengan 6 Mei 2026.</p>
<p></p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Rivo Chandra Makarupa Medellu, menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus transparansi penegakan hukum kepada masyarakat, serta bukti proses penegakan hukum yang harus diselesaikan hingga tuntas.</p>
<p></p>
<p>“Pemusnahan barang bukti ini adalah bentuk pelaksanaan dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Jadi bukan hanya menghukum terpidananya, tetapi terhadap barang bukti juga harus dituntaskan,” tegas Kepala Kejari Kota Kediri, Rabu (20/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Puluhan perkara tersebut terdiri dari 30 perkara narkotika dan psikotropika dengan rincian barang bukti sabu-sabu sebanyak 1.929 gram, pil dobel L sebanyak 750.230 butir, serta ganja seberat 876,5 gram.</p>
<p></p>
<p>Sedangkan untuk tindak pidana orang dan harta benda (Oharda), terdapat 13 perkara dengan barang bukti berupa pakaian, topi, tas, dompet, kunci, batu, pisau, tali, lampu LED, koper, ponsel, helm, hingga sandal dan sepatu. Selanjutnya, ada pula barang bukti dari 8 perkara keamanan negara dan ketertiban umum yang terdiri dari pakaian, puluhan lembar hasil cetak (print out), flashdisk, petasan, pecahan kaca, tas, dan batu.</p>
<p></p>
<p>"Semoga dengan adanya pemusnahan barang bukt ini, tindak pidana semakin menurun. Terlebih lagi pil double L sebanyak ini, semakin marak. Semoga masyarakat menghindari perbuatan-perbuatan tindak pidana yang hukumannya sangat tinggi," ungkap Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Hendra Catur Putra.</p>
<p></p>
<p>Hendra juga mengungkapkan bahwa kasus narkoba, dalam hal ini pil dobel L, memang menjadi salah satu perkara yang mendapat perhatian serius. "Kemarin ada 7 kardus, dan itu pun masih ada lagi yang belum inkrah. Nanti kalau sudah inkrah, periode berikutnya nanti kita musnahkan," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan edukasi bahaya dan penindakan untuk menekan peredaran narkoba.</p>
<p></p>
<p>"Kita laksanakan edukasi kepada masyarakat bahaya narkoba itu seperti apa supaya masyarakat tidak terlibat di dalamnya, Kemudian yang paling penting adalah kita melakukan penindakan. Barang bukti yang dimusnahkan ini, wujud komitmen kita untuk melakukan pemberantasan narkoba di Kota Kediri," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mbak Wali Kenalkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SD Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mbak-wali-kenalkan-wawasan-kebangsaan-kepada-siswa-sd-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mbak-wali-kenalkan-wawasan-kebangsaan-kepada-siswa-sd-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Dimana wawasan kebangsaan artinya rasa cinta terhadap tanah air dan rasa bangga menjadi anak Indonesia. Rasa cinta terhadap Indonesia ini harus dipupuk karena Indonesia adalah rumah bersama. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c75f378dd6.webp" length="31248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 22:40:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wali kota Kediri, sekolah kota Kediri, wawasan kebangsaan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan motivasi dan inspirasi kepada para murid di SDN Banjaran 5, Selasa (19/05/2026). Dalam kegiatan ini, Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, mengenalkan Wawasan Kebangsaan kepada para siswa. </p>
<p>Di mana wawasan kebangsaan artinya rasa cinta terhadap tanah air dan rasa bangga menjadi anak Indonesia. Rasa cinta terhadap Indonesia ini harus dipupuk karena Indonesia adalah rumah bersama. </p>
<p>Wujud dari rasa cinta tanah air ini adalah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan dan memahami UUD 1945. Sebab Pancasila adalah dasar negara dan UUD 1945 adalah aturan dasar negara. </p>
<p>Selain Indonesia, Kota Kediri juga memiliki visi misi yakni Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni (MAPAN).</p>
<p>"Saya yakin apabila adik-adik di sini mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan dan menaati segala aturan maka akan terwujud Kota Kediri yang MAPAN. Insya Allah Kota Kediri bisa menjadi kota yang maju," ujarnya.</p>
<p>Wali kota termuda ini menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan juga diwujudkan dengan menghormati para pahlawan. Kemerdekaan Indonesia diraih dengan perjuangan para pahlawan. Saat ini generasi muda harus menghargai perjuangan para pahlwan. Yakni dengan cara rajin belajar, menjaga persatuan, menjaga kebersihan, menghargai teman, dan bangga terhadap produk Indonesia.</p>
<p>"Saat ini anak-anak ini banyak bermain gadget. Boleh menggunakan gadget namun harus ada batasan dan digunakan secara bijak," tegasnya.</p>
<p>Terakhir, Mbak Wali mengajak semua murid untuk berani bermimpi. Jangan takut memiliki cita-cita besar. Nantinya murid-murid ini akan menjadi pemimpin di masa depan.</p>
<p>"Saya ingatkan kepada adik-adik di sini jangan takut bermimpi. Terus belajar, beribadah, dan berusaha untuk meraih cita-cita kalian," pungkasnya. </p>
<p>Sementara itu di lain sekolah, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mengajak para siswa SDN Sukorame 5, untuk selalu menjadikan akhlak yang baik sebagai bekal utama dalam meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri juga menekankan pentingnya kejujuran sebagai pondasi utama dalam kehidupan. Menurutnya, sifat jujur dibutuhkan di mana pun dan oleh siapa pun.</p>
<p>“Sejahat apa pun seseorang, dia tetap membutuhkan orang yang jujur,” ungkapnya di hadapan para siswa.</p>
<p>Selain itu, para siswa juga diajak membangun akhlakul karimah sejak dini, baik dalam ucapan, sikap, hati, maupun pikiran. Gus Qowim, sapaan akrabnya, mengingatkan agar para siswa terbiasa berkata baik, tidak sombong, tidak mudah marah ataupun dendam, serta selalu berpikir positif dan optimis terhadap masa depan. </p>
<p>Tak hanya itu, Wakil Wali Kota Kediri juga memotivasi para siswa untuk berani memiliki cita-cita tinggi dan yakin pada kemampuan diri sendiri.</p>
<p>Ia mengajak para siswa untuk terus belajar, semangat mengejar impian, dan percaya bahwa Allah SWT akan memberikan jalan terbaik bagi mereka yang mau berusaha dan memperbaiki diri.</p>
<p>“Jangan pernah berpikir tidak mampu. Berpikirlah optimis, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat SDGs Lewat Gerakan Smart Green Campus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-sdgs-lewat-gerakan-smart-green-campus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-sdgs-lewat-gerakan-smart-green-campus</guid>
<description><![CDATA[ Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk &quot;Apel Kebangkitan Komitmen Hijau&quot; yang digelar di Gedung 1 Kampus PSDKU UB Kediri. Mengangkat tema &quot;Hijau Kampusku, Lestari Lingkunganku&quot; dengan slogan &quot;Dari Kediri, Demi Bumi&quot;, gerakan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh civitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c72ba3f937.webp" length="46894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 22:03:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PSDKU UB Kediri, SDGs, smart Green campus</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Program Studi Diluar Kampus Utama Universitas Brawijaya Kediri (PSDKU UB Kediri) menegaskan komitmennya untuk menjadikan kampus bukan sekadar tempat belajar, melainkan juga sebagai laboratorium hidup dalam praktik keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk "Apel Kebangkitan Komitmen Hijau" yang digelar di Gedung 1 Kampus PSDKU UB Kediri. Mengangkat tema "Hijau Kampusku, Lestari Lingkunganku" dengan slogan "Dari Kediri, Demi Bumi", gerakan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh civitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Tim Smart Green Campus (SGC) bersama Eksekutif Keluarga Mahasiswa (EKM) PSDKU UB Kediri. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga pilar utama yang saling berkaitan.</p>
<p>"Ketiganya saling terkait dan saling menunjang," ujar Ketua Tim Smart Green Campus Hariadi Darmawan, Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Pilar pertama berupa deklarasi komitmen hijau yang dituangkan dalam lima poin utama, meliputi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah secara bertanggung jawab, efisiensi energi seperti air dan listrik, serta peningkatan ruang terbuka hijau di lingkungan kampus. </p>
<p>Deklarasi ini diperkuat dengan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas oleh pimpinan dan perwakilan sivitas akademika.</p>
<p>"Karena kalau hanya deklarasi saja, tanpa ada komitmen yang tertulis, itu nanti juga sia-sia yang pertama makanya kita buat deklarasi dan penandatanganan fakta integritas supaya kita juga tetap ingat apa yang kita tulis," jelas Hariadi.</p>
<p>Selanjutnya, pilar kedua adalah Gerakan Pisah Sampah (GERAH), yakni sistem pengelolaan sampah mandiri dengan menyediakan tempat sampah terpilah untuk kategori organik dan anorganik di berbagai titik strategis kampus.</p>
<p>"Kita buat beberapa tong sampah tambahan untuk menunjang tempat sampah yang ada selama ini, untuk memisahkan sampah. Ada 20 tong sampah dan 40 karung goni. Nantinya sampah organik yang dimasukkan karung goni nanti akan kami tempatkan di kandang, di lab lapangan," ungkapnya.</p>
<p>Pilar ketiga diwujudkan melalui U-BEST (Unit Bisnis Ekonomi Sirkular Terpadu), yakni unit usaha berbasis ekonomi sirkular yang dikelola oleh mahasiswa. Unit ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan, tetapi juga berfungsi sebagai media pengolahan limbah kampus menjadi produk bernilai ekonomi.</p>
<p>"Dengan U-Best, harapannya, mahasiswa yang tadinya membuang sampah atau buang plastik sia-sia mereka berpikir, oh nanti ada sesuatu yang bersifat ekonomi," tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur PSDKU UB Kediri Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, M.S menyampaikan, kampanye hijau ini menjadi wujud komitmen kampus dalam menyelaraskan capaian akademik dengan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.</p>
<p>Hal ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang penanganan perubahan iklim dan poin ke-17 mengenai ekosistem daratan.</p>
<p>"Dengan adanya hal ini, diharapkan bisa mengurangi unsur-unsur yang menyebabkan polusi. Kemudian di dalam tata budidaya, semua aktivitas diharapkan menjadi zero waste, semua bisa termanfaatkan dengan baik," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Dongeng Wayang, Kapolsek Kediri Kota Ingatkan Bahaya Bermain Gadget Berlebihan  ‎</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-dongeng-wayang-kapolsek-kediri-kota-ingatkan-bahaya-bermain-gadget-berlebihan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-dongeng-wayang-kapolsek-kediri-kota-ingatkan-bahaya-bermain-gadget-berlebihan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pelaksanaannya, Kompol Bowo Wicaksono memberikan pemahaman terkait dampak penggunaan telepon genggam secara berlebihan pada anak-anak. Edukasi tersebut dikemas dalam pertunjukan wayang karton agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c6ec6df9d3.webp" length="64318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 21:09:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, dongeng wayang, wayang, polres Kediri kota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026, Polsek Kediri Kota menggelar kegiatan bertajuk “Polisi Sahabat Anak” di TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri. Kegiatan ini diisi dengan edukasi kepada anak-anak melalui media dongeng wayang karton.</p>
<p>Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter anak sejak usia dini. ‎“Tema yang kami angkat yakni menjaga tunas bangsa demi kedaulatan bangsa,” ujar Kompol Bowo Wicaksono, Selasa (19/5/2026). </p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Kompol Bowo Wicaksono memberikan pemahaman terkait dampak penggunaan telepon genggam secara berlebihan pada anak-anak. Edukasi tersebut dikemas dalam pertunjukan wayang karton agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.</p>
<p>Menurut Kompol Bowo Wicaksono, penggunaan metode visual dinilai lebih efektif dibandingkan penyampaian secara verbal saja.</p>
<p>‎“Kita menggunakan media wayang karton karena lebih mengedepankan visual sehingga anak-anak lebih mudah mencerna pesan yang kami sampaikan. Mereka juga lebih tertarik dan senang mendengarkan,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, penggunaan HP yang berlebihan pada usia dini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari menurunnya kepedulian terhadap lingkungan hingga gangguan kesehatan. ‎</p>
<p>“Anak-anak yang terlalu sering menggunakan HP bisa kehilangan kedekatan dengan dunia nyata dan kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu juga bisa berdampak pada kesehatan, seperti iritasi mata akibat radiasi dan sebagainya,” jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kompol Bowo Wicaksono menyebut kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Sistem Pengelolaan Elektronik dalam Perlindungan Anak.</p>
<p>Pihak kepolisian pun berharap peran aktif orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai pada anak.</p>
<p>‎“Kami berharap orang tua bisa mengawasi penggunaan HP atau gadget pada anak-anak sehingga tidak berlebihan karena sangat membahayakan generasi muda kita,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri, Sri Rahayu, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai metode edukasi yang digunakan mampu memberikan pemahaman dengan cara yang menyenangkan.</p>
<p>‎"Dengan cara seperti ini anak-anak lebih semangat mendengarkan edukasi, kita berharap kegiatan ini lebih sering dilakukan agar anak-anak lebih banyak mendapatkan hal-hal positif," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Tantangan Industri Kreatif, Pengrajin Tenun Kota Kediri Dibekali Ilmu Pengembangan Desain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-tantangan-industri-kreatif-pengrajin-tenun-kota-kediri-dibekali-ilmu-pengembangan-desain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-tantangan-industri-kreatif-pengrajin-tenun-kota-kediri-dibekali-ilmu-pengembangan-desain</guid>
<description><![CDATA[ Selera pasar terus berubah, tren fesyen berkembang sangat cepat, dan produk lokal dituntut untuk tampil semakin kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di pasar modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0b32ad255f0.webp" length="28400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 08:30:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Industri kreatif, tenun ikat kota Kediri, pengrajin tenun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Selain menjadi kain tradisional, tenun ikat telah menjadi identitas budaya dan hasil karya kebanggaan Kota Kediri. Namun, tantangan industri kreatif saat ini menjadi semakin dinamis. Selera pasar terus berubah, tren fesyen berkembang sangat cepat, dan produk lokal dituntut untuk tampil semakin kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di pasar modern.</p>
<p></p>
<p>Untuk meningkatkan daya saing produk fesyen berbasis tenun, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri membekali 20 pelaku IKM fesyen dan para perajin tenun dengan teknis pengembangan desain.</p>
<p></p>
<p>“Secara teknis produk tenun di Kota Kediri sudah sangat baik, untuk itu kita kolaborasikan IKM tenun dan IKM fesyen di Kota Kediri agar nantinya bisa menghasilkan produk jadi seperti tas, baju atau produk aksesoris yang semakin diminati masyarakat,” tutur Direktur Industri Kecil dan Menengah, Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin, Budi Setiawan, Senin (18/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Kementerian Perindustrian sendiri menggandeng Universitas Ciputra sebagai pemateri. “Melalui kolaborasi ini, kain tenun tidak hanya akan diolah menjadi pakaian biasa, melainkan didiversifikasikan menjadi produk fashion bernilai tinggi seperti tas, sepatu, dll,” harapnya.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan berlangsung pada 18–22 Mei 2026. Selama lima hari pelatihan intensif, para peserta diharapkan dapat menghasilkan dua buah produk fesyen berbasis tenun sebagai prototipe dalam kurun waktu satu bulan pascapelatihan, dengan fasilitas konsultasi daring yang terus berjalan.</p>
<p></p>
<p>“Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, kami optimis kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Dari sisi teknis teman-teman sudah keren, mudah-mudahan dengan waktu terbatas ini bisa memunculkan produk baru yang inovatif,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sebagai keberlanjutan dari kegiatan ini, hasil dari pelatihan ini bisa dikirim atau diikutkan pada pameran tanggal 9 sampai 11 Juni 2026. Pameran tersebut memamerkan khusus produk tenun yang mengangkat tema Swarna Wastra.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Kediri, Faiqoh Azizah, berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memberikan inspirasi bagi para pelaku IKM dalam melakukan keberagaman desain produk.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, eksplorasi ini bisa dimulai dari pemilihan dan kombinasi warna, pengembangan motif dan modifikasi desain, pemilihan jenis benang, variasi, serta kombinasi bahan baku.</p>
<p></p>
<p>“Saya berharap adanya kesinambungan yang kuat antara penyedia (supply) kain tenun dengan proses kreatif sehingga akan tercipta ekosistem usaha yang saling menguatkan dan berkelanjutan. Selain itu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang desain, memahami kebutuhan pasar serta menciptakan produk yang memiliki identitas budaya dan relevan dengan tren masa kini,” pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Waspada Bahaya Pladu, BPBD Kota Kediri Kerahkan Personel Siaga dan Patroli Susur Sungai Brantas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/waspada-bahaya-pladu-bpbd-kota-kediri-kerahkan-personel-siaga-dan-patroli-susur-sungai-brantas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/waspada-bahaya-pladu-bpbd-kota-kediri-kerahkan-personel-siaga-dan-patroli-susur-sungai-brantas</guid>
<description><![CDATA[ Tidak hanya membawa ikan mabuk, arus pladu juga membawa sampah dan lumpur. Selain itu, pladu juga membuat debit dan arus sungai Brantas meningkat. Karena itu, masyarakat yang mencari ikan di sepanjang sungai Brantas diminta untuk berhati-hati. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0aea02055f3.webp" length="37610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 18:21:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pladu, sungai Brantas, BPBD Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Warga Kota Kediri diminta waspada dan berhati-hati selama momen pladu (flushing). Seperti diketahui pladu merupakan momen dimana pintu Bendungan Lodoyo, Blitar dan Bendungan Wlingi dibuka membersihkan sedimen. </p>
<p>Tidak hanya membawa ikan mabuk, arus pladu juga membawa sampah dan lumpur. Selain itu, pladu juga membuat debit dan arus sungai Brantas meningkat. Karena itu, masyarakat yang mencari ikan di sepanjang sungai Brantas diminta untuk berhati-hati. </p>
<p>"Harus hati-hati, karena pladu itu identik dengan arus kencang, debit tinggi, air keruh. Jadi kalau terpleset sedikit masuk bahaya, jadi harus hati-hati. Jangan cuma mencari ikan saja, keselamatan diutamakan," tutur Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto, Senin (18/5/2025). </p>
<p>BPBD Kota Kediri juga menyiapkan posko siaga khusus di taman Brantas, sebagai langkah antisipasi. Posko ini juga menjadi tempat dua perahu karet disandarkan, jika sewaktu-waktu diperlukan untuk pertolongan darurat. </p>
<p>"Kita siapkan dua perahu beserta kelengkapannya dan alat-alat pertolongan, perlengkapan untuk pertolongan pertama di air kita siapkan semuanya. Personel yang terlibat sekitar 30 orang, dari BPBD, TNI - Polri, kemudian rumah zakat, PMI dan RAPi," jelasnya. </p>
<p>Personel siaga ini akan berada di pos tersebut sampai besok, sekitar pukul 8 pagi. Peningkatan arus dan debit sungai sendiri diperkirakan akan terjadi secara bertahap sampai nanti malam. </p>
<p>"Sore sampai malam tinggi. Nanti teman-teman RAPI akan menginformasikan. Selain itu nanti personel siaga akan melakukan patroli air setiap beberapa jam menyusuri Sungai Brantas," tambah Joko lagi. </p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Kediri juga telah berkirim surat kepada kepala kelurahan yang dilewati oleh sungai Brantas, untuk diteruskan ke warga agar mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian di pinggir sungai Brantas.</p>
<p>Terutama di lokasi yang sering digunakan untuk mencari ikan seperti Jembatan Lama Kota Kediri, Jembatan Brawijaya serta kawasan dekat Masjid Agung.</p>
<p>"Jangan sampai terlalu ke pinggir sungai, hati-hati, jaga jarak, utamakan keselamatan," tegas Joko. </p>
<p>Sebelum ini, BPBD Kota Kediri juga memberikan sosialisasi di titik penyeberangan sungai (tambangan) di wilayah Manisrenggo.</p>
<p>"Bila debitnya naik nanti kita himbau supaya berhenti dulu, sampai normal baru beroperasi lagi," ungkapnya.</p>
<p>Joko Arianto bersama PJ Sekda Kota Kediri sendiri, telah melakukan patroli bersama untuk memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar Sungai Brantas.</p>
<p>"Ini adalah bentuk kepedulian dari pemerintah kota Kediri melalui BPBD untuk mitigasi, kesiapsiagaan, edukasi supaya meminimalisir terjadinya adanya korban," pungkas Joko. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Kabupaten Kediri Dipusatkan di Kawasan Wisata Simpang Lima Gumul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemberangkatan-calon-jemaah-haji-kabupaten-kediri-dipusatkan-di-kawasan-wisata-simpang-lima-gumul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemberangkatan-calon-jemaah-haji-kabupaten-kediri-dipusatkan-di-kawasan-wisata-simpang-lima-gumul</guid>
<description><![CDATA[ Menurutnya, pemilihan Simpang Lima Gumul dinilai sebagai opsi terbaik karena memiliki area yang luas serta akses yang memadai untuk pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0a79b1ba64c.webp" length="49038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 09:47:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, calon jemaah haji, SLG</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Kediri dijadwalkan mulai 19 hingga 20 Mei 2026. Tahun ini, titik pemberangkatan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni dipusatkan di kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG).</p>
<p></p>
<p>Pemberangkatan, menurut Abdul Kholiq, ditempatkan di area depan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri dan di sepanjang jalan depan bank daerah Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Insya Allah nanti (pemberangkatan) dari Simpang Lima Gumul karena di Pemkab masih renovasi. Hasil asesmen supaya dialihkan sementara, nanti kalau sudah kembali pulih titik pemberangkatan akan dikembalikan," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Senin (18/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia mengungkapkan kawasan wisata SLG juga lebih strategis karena berada di titik tengah, sehingga memudahkan akses bagi jemaah dari berbagai wilayah, baik dari arah utara maupun selatan Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, pemilihan Simpang Lima Gumul dinilai sebagai opsi terbaik karena memiliki area yang luas serta akses yang memadai untuk pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan.</p>
<p></p>
<p>"Bis akan ditata oleh pihak kepolisian dan Satpol PP. (SLG) Ini pilihan yang terbaik, jadi posisi di Masjid An-Nur itu bagus, cuma nanti posisi yang jemaah yang selatan terlalu jauh. Maka yang terbaik dan kantong parkirnya luar biasa besar di SLG," katanya. </p>
<p></p>
<p>Untuk jemaah haji, terdapat empat kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan. Tiga kloter, yakni kloter 109, 110, dan 111 dijadwalkan berangkat pada 19 Mei, sedangkan kloter 112 akan diberangkatkan pada 20 Mei.</p>
<p></p>
<p>Terkait jumlah jemaah, Abdul Kholiq menyebutkan bahwa terdapat sekitar 1.272 jemaah yang telah melunasi biaya haji. Namun, jumlah yang berangkat diperkirakan sedikit lebih rendah karena adanya jemaah cadangan serta beberapa yang menunda keberangkatan.</p>
<p></p>
<p>"Ada beberapa yang terkendala kesehatan, yang akhirnya menyebabkan dia tidak bisa berangkat. Termasuk ada yang kemarin ada stroke, ada yang akhirnya tunda keberangkatan. Sekitar 5 orang," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Namun Abdul Kholiq memastikan calon jemaah haji tertua, yang tidak hanya dari Kabupaten Kediri tetapi juga dari Indonesia dengan usia 104 tahun, tetap berangkat. "Tertua tetap lanjut, sehat insyaallah. Doakan semoga lancar yang tertua bisa sampai ke tanah suci haji dan bisa kembali ke tanah air," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, terkait rencana pembangunan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, pihaknya menyebut telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama pusat. Lokasi baru direncanakan berada di kawasan Kompleks Masjid An-Nur Pare, dengan pembangunan yang ditargetkan mulai pada 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Idul Adha, Harga Hewan Ternak Untuk Qurban Mulai Merangkak Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-idul-adha-harga-hewan-ternak-untuk-qurban-mulai-merangkak-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-idul-adha-harga-hewan-ternak-untuk-qurban-mulai-merangkak-naik</guid>
<description><![CDATA[ Menurut Tutik, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat, khususnya di sektor peternakan, masih stabil. Daya beli terhadap hewan ternak juga tetap terjaga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a09b8a85f1c1.webp" length="54570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 22:22:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Iduladha, hewan kurban, harga ternak</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, harga hewan ternak khususnya sapi di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan. Meski demikian, aktivitas jual beli di pasar hewan tetap berjalan lancar dan daya beli masyarakat dinilai masih cukup baik</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa kenaikan harga sapi berada di kisaran 10 hingga 20 persen.</p>
<p>"Untuk harga mengalami kenaikan yang menurut kami juga cukup signifikan meskipun tidak melebihi 50 persen. Kurang lebih ada kenaikan sekitar 10 sampai 20 persen. Ini wajar, menjelang hari raya Idul Qurban ada kenaikan," ujar Tutik, Minggu, (17/05/2025). </p>
<p>Menuru Tutik, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat, khususnya di sektor peternakan, masih stabil. Daya beli terhadap hewan ternak juga tetap terjaga.</p>
<p>" Tapi alhamdulillah meski ada kenaikan harga, tapi transaksi berjalan. Kadang-kadang kan tidak ada kenaikan, transaksi lesu, ada kenaikan lebih lesu lagi, tapi alhamdulillah ini tidak," tambahnya. </p>
<p>Sementara itu, untuk harga kambing dan domba, tren berbeda sempat terjadi beberapa bulan sebelumnya. Harga sempat turun hingga kisaran Rp1,5 juta, namun kini mulai kembali normal di angka sekitar Rp2 juta per ekor.</p>
<p>"Harga kambing beberapa bulan kemarin sempat turun dengan berbagai macam isu. Tapi ini menjelang Idul Qurban ada kenaikan meskipun tidak sebesar sapi. Kalau biasanya harga Rp2 juta, beberapa waktu yang lalu kan sempat turun Rp1.500.000. Sekarang sudah merangkak ke Rp2 juta lagi. Artinya kenaikan kambing masih dalam standar normal karena sebelumnya sempat turun," jelasnya. </p>
<p>Di sisi lain, DKPP Kabupaten Kediri juga melakukan monitoring dan evaluasi kesehatan hewan menjelang Iduladha, salah satunya di Pasar Hewan Tertek. Tim kesehatan hewan memastikan seluruh ternak yang masuk dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular seperti PMK maupun LSD.</p>
<p>DKPP juga memastikan tidak ada gangguan signifikan yang dapat menghambat aktivitas pasar, sehingga para pedagang, baik dari dalam maupun luar daerah, dapat bertransaksi dengan nyaman.</p>
<p>"Memastikan bahwa hewan-hewan yang masuk pasar adalah betul-betul hewan yang sehat. Hasil pantauan, dari masuk sampai kita keliling, alhamdulillah tidak menemukan hewan-hewan yang menunjukkan gejala sakit, baik PMK, LSD, maupun penyakit-penyakit hewan menular yang lain," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Long Weekend Penumpang Meningkat, 8.770 Penumpang Tiba&amp;Berangkat Dari Stasiun Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/long-weekend-penumpang-meningkat-8770-penumpang-tiba-berangkat-dari-stasiun-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/long-weekend-penumpang-meningkat-8770-penumpang-tiba-berangkat-dari-stasiun-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Selama momen libur panjang (long weekend) peringatan Kenaikan Yesus Kristus, mulai 13 sampai 17 Mei 2026, Stasiun Kediri mencatatkan okupansi penumpang yang tinggi. Selama periode tersebut Stasiun Kediri total melayani 8.770 pelanggan, terdiri dari 4.091 pelanggan yang berangkat dan 4.679 pelanggan yang tiba. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a09d1c5515b6.webp" length="47148" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 22:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Stasiun Kediri, Daop VII Madiun, penumpang kereta api</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Selama momen libur panjang (<em>long weekend</em>) peringatan Kenaikan Yesus Kristus, mulai 13 sampai 17 Mei 2026, Stasiun Kediri mencatatkan okupansi penumpang yang tinggi. Selama periode tersebut Stasiun Kediri total melayani 8.770 pelanggan, terdiri dari 4.091 pelanggan yang berangkat dan 4.679 pelanggan yang tiba. </p>
<p>Angka ini masih dinamis hingga keberangkatan dan kedatangan KA hingga tengah malam nanti. Secara keseluruhan, volume penumpang Daop 7 Madiun tercatat 74.502 pelanggan. Angka tersebut terbagi atas 35.654 pelanggan yang berangkat dan 38.848 pelanggan yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p>Tren positif keberangkatan terlihat dari adanya kenaikan sebesar 18,5 persen dibandingkan periode yang sama pada minggu sebelumnya (6–10 Mei 2026) yang melayani sebanyak 30.089 pelanggan.</p>
<p>“Kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus memercayakan perjalanannya kepada KAI. Peningkatan volume penumpang sebesar 18,5 persen ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan konsisten menjaga keselamatan demi mewujudkan konektivitas transportasi massal yang aman dan berkesan," ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Minggu, (17/05/2026). </p>
<p>Sebelumnya, Tohari, juga menambahkan bahwa peningkatan volume penumpang ini dipengaruhi oleh tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu. Selain itu, peremajaan sarana menjadi daya tarik utama bagi pelanggan.</p>
<p>"Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan, sejak 15 April 2026, Daop 7 Madiun telah mengoperasikan sarana Stainless Steel New Generation pada KA Bangunkarta (relasi Jombang - Pasarsenen PP) dan KA Singasari (relasi Blitar - Pasarsenen PP). Inovasi ini disambut positif oleh masyarakat karena memberikan pengalaman perjalanan yang lebih premium," tambahnya.</p>
<p>KAI Daop 7 Madiun juga terus mengoptimalkan pelayanan di berbagai lini, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan fasilitas di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan perjalanan guna memastikan operasional berjalan lancar selama masa libur panjang.</p>
<p>Salah satunya seperti inovasi layanan digital dan fasilitas di stasiun guna meningkatkan kenyamanan dan mengurai antrean di area stasiun selama masa liburan. </p>
<p>"KAI Daop 7 Madiun terus memaksimalkan implementasi teknologi terkini. Sistem Face Recognition Boarding Gate yang telah terpasang di Stasiun Madiun mempermudah proses pemeriksaan tiket pelanggan hanya dalam hitungan detik tanpa perlu menunjukkan fisik KTP atau tiket cetak," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Video Bernarasi Fee Proyek KDKMP di Kediri, Dandim 0809/Kediri: Itu Hoaks!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-video-bernarasi-fee-proyek-kdkmp-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-video-bernarasi-fee-proyek-kdkmp-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan video yang memperlihatkan seorang ASN memberikan komisi puluhan juta kepada seorang pria berpakaian loreng usai mendapatkan proyek Koperasi Desa Merah Putih di Kediri tidak benar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a09d6ca9db4c.webp" length="80514" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 May 2026 21:29:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kodim 0809 Kediri, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Koperasi Merah Putih</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Video yang memperlihatkan seorang ASN memberikan komisi kepada seorang pria berpakaian loreng dengan percapakan seputar proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kediri viral di media sosial. Namun, Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan isi video itu tidak benar. </p>
<p>Dalam video, seorang wanita terlihat menyerahkan bungkusan yang disebut berisi uang kepada seorang pria di dalam mobil beredar luas di media sosial. Wanita dalam video mengenakan pakaian ala PNS lengkap dengan <em>batch</em> bertuliskan Kediri. Sementara, si pria memakai pakaian serba loreng.  </p>
<p>Narasi dalam video tersebut, menyebut adanya komisi kepada pihak tertentu dari si wanita setelah mendapatkan proyek Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kediri. </p>
<p>Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menegaskan, isi dalam video itu tidak benar. "Video itu hoaks. Isi dari video tersebut tidak benar. Tidak ada praktek jual beli titik KDKMP (Koperasi desa Kelurahan Merah Putih) di wilayah Kediri Raya," tegasnya, Minggu, (17/05/2026). </p>
<p>Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengungkapkan, pelaksanaan KDKMP di wilayah Kediri sesuai dengan aturan Inpres nomor 9 tahun 2025, di mana pemerintah daerah menyiapkan lahan, Kodim membangun dan anggaran dari Agrinas. </p>
<p>"Tidak ada intervensi dari ASN. Kita bekerja dengan sistem padat karya. Saya selaku Kalagiat Satgas KDKMP, Danramil sebagai Kepala Koordinator Unit dan para babinsa sebagai kepala unit masing-masing," jelasnya. </p>
<p>Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah berharap, kepada setiap warga masyarakat yang mengunggah video tersebut untuk lebih dulu bertanya atau klarifikasi. Apalagi mencatut nama Kodim Kediri. Ia juga membantah dengan tegas, apa yang dinarasikan dalam video itu. </p>
<p>"Selama saya menjabat sebagai komandan Kodim lima bulan berjalan ini tidak pernah namanya saya berhubungan dengan ibu-ibu ASN, apalagi sampai dinyatakan menerima fee dari program ini, " tegasnya lagi. </p>
<p>Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menambahkan KDKMP bukan proyek, melainkan program Presiden untuk semua masyarakat. "Jadi harapan saya apabila ada viral video seperti itu, kami mohon untuk jangan mudah untuk mem-share langsung. Kami juga selalu terbuka," jelasnya. </p>
<p>Dandim Kediri menegaskan juga akan melakukan langkah hukum terkait video tersebut. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota DPR RI Tekankan Kehati&amp;hatian Pengelolaan Dana Haji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-tekankan-kehati-hatian-pengelolaan-dana-haji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-tekankan-kehati-hatian-pengelolaan-dana-haji</guid>
<description><![CDATA[ Tokoh yang akrab disapa Gus An’im itu menekankan pentingnya pengawasan berlapis dalam tata kelola keuangan haji di Indonesia. Mengingat dana yang dihimpun dikelola BPKH sangat besar dan berjangka panjang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0860120a4df.webp" length="24414" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 21:00:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, dana haji, Anggota DPR</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Anggota DPR RI Komisi VIII KH An'im Falachuddin Mahrus menekankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana haji oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) RI. </p>
<p>Tokoh yang akrab disapa Gus An’im itu menekankan pentingnya pengawasan berlapis dalam tata kelola keuangan haji di Indonesia. Mengingat dana yang dihimpun dikelola BPKH sangat besar dan berjangka panjang. </p>
<p>Karena itu, sistem yang akuntabel mutlak diperlukan demi mencegah terjadinya penyimpangan.</p>
<p>"Yang paling penting sifat kehati-hatian. Jangan sampai investasi kepada usaha-usaha yang berisiko tinggi, itu yang paling utama," ujar Gus An'im, Sabtu, (16/05/2025) usai halaqah Keuangan Haji dengan tema Optimalisasi Dana Haji untuk Kemaslahatan Umat. </p>
<p>Kinerja BPKH, menurut Gus An'im sudah berada di jalur yang tepat. Sehingga bisa membantu mempermudah calon jemaah haji untuk menunaikan ibadah. Adapun, dituturkan Gus An'im, BPKH saat ini mengelola keuangan haji dengan para calon jemaah haji sudah mengumpulkan uang dengan nilai sekitar Rp108 triliun. </p>
<p>"Alhamdulillah selama ini BPKH sudah profesional dan juga melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya Sehingga biaya haji yang sebetulnya harus dibayar oleh jemaah haji Rp90 juta karena ditutup oleh BPKH , akhirnya bisa rata-rata Rp60 juta," tambahnya. </p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi menyebut, halaqah ini memiliki dampak positif bagi masyarakat. </p>
<p>Abdul Kholiq Nawawi menuturkan, ada banyak hal yang selama ini tidak diketahui masyarakat tentang alur penggunaan dan subsidi biaya penyelenggaraan haji. </p>
<p>"Tentunya bagi jemaah haji akan bisa lebih percaya dan menyakinkan dirinya bahwasannya uang yang selama ini dibayarkan ke BPKH ternyata itu memiliki maslahat luar biasa dan itu dikembalikan semuanya kepada jemaah haji sehingga mereka juga akan lebih bersemangat untuk tetap untuk mempersiapkan diri di dalam proses penyelenggaran haji," ungkap Abdul Kholiq. </p>
<p>Sementara, mereka yang belum mendaftar juga tergerak untuk semakin semangat.</p>
<p>"Dan bagi jamaah yang belum memiliki porsi, ini bisa mengambil cara-cara bagaimana supaya kita secepatnya bisa melakukan pendaftaran," tambahnya. </p>
<p>Dengan penjelasan yang disampaikan oleh BPKH dan Komisi VIII sebagai pengawal kebijakan, ditegaskan Abdul Kholiq, hal tersebut membuktikan usahapemerintah untuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji. </p>
<p>"Selama ini barangkali kita masih meraba-raba untuk apa, bagaimana pengelolaannya. Dan insyaallah tadi sudah disampaikan dari BPKH dan Komisi 8 yang juga mengawal kebijakan ini sehingga tentunya ini menjadi satu usaha transparansi pemerintah menjelaskan kepada masyarakat," jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tanpa Beban, Persik Kediri Optimis Tumbangkan Persija</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tanpa-beban-persik-kediri-bertekad-tumbangkan-persija</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tanpa-beban-persik-kediri-bertekad-tumbangkan-persija</guid>
<description><![CDATA[ Tuan rumah memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan, meskipun berdasarkan catatan statistik pertemuan kedua tim, keunggulan masih berpihak pada tim tamu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a06a426e627b.webp" length="33130" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 May 2026 11:57:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, persik Kediri, Persija Jakarta, super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Persik Kediri akan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Sabtu (16/5/2026). Laga tersebut diprediksi akan berlangsung sengit.</p>
<p></p>
<p>Tuan rumah memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan, meskipun berdasarkan catatan statistik pertemuan kedua tim, keunggulan masih berpihak pada tim tamu.</p>
<p></p>
<p>Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri tersebut memang tidak berdampak krusial bagi posisi kedua tim. Persik Kediri pekan lalu telah memastikan diri aman dari jerat degradasi, sementara Persija dipastikan tersingkir dari persaingan perebutan juara.</p>
<p></p>
<p>Namun, pelatih Persik Kediri, Marcelo Reina, menegaskan kemenangan tetap menjadi target wajib bagi anak asuhnya. Persik Kediri sendiri masih berpeluang besar untuk menembus posisi 10 besar di akhir musim.</p>
<p></p>
<p>"Untuk 2 alasan utama. Pertama, karena kemenangan adalah sesuatu yang penting untuk kami, untuk klub, untuk fans. Bisa menang dari salah satu dari klub dan tim terbaik di Liga. Itu akan menjadi tantangan," tutur Marcelo Reina, Jumat (15/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Pertandingan ini akan menjadi laga kandang terakhir Persik Kediri musim ini. Skuad Macan Putih masih menyisakan satu laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan terakhir.</p>
<p></p>
<p>"Ini juga ini adalah pertandingan terakhir musim ini di Stadion Brawijaya, Jadi kami ingin memberikan kemenangan kepada fans. Melawan tim besar, kemenangan akan menjadi spesial," tambah Marcelo Reina.</p>
<p></p>
<p>Pelatih berkebangsaan Spanyol itu mengungkapkan bahwa Persija Jakarta adalah tim yang sangat dinamis dan mampu membangun serangan melalui umpan-umpan pendek yang melibatkan tiga hingga empat pemain.</p>
<p></p>
<p>"Mereka memiliki pemain berkualitas. Kami juga melihat pertandingan terakhir mereka (vs Persib Bandung). Jadi kami tahu bagaimana mereka bermain. Kami tidak tahu apakah mereka akan melakukan rotasi atau tidak, tapi siapa saja yang akan bermain tentu adalah para pemain yang berkualitas," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam laga ini, Persik Kediri diprediksi akan menurunkan skuad terbaiknya. Tuan rumah hanya akan kehilangan Adrian Luna akibat akumulasi kartu kuning.</p>
<p></p>
<p>"Mungkin beberapa pemain yang tidak selalu bermain akan turun. Kita akan mencoba untuk menurunkan tim yang lebih kuat dengan pemain yang ada," pungkas Marcelo Reina. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Audiensi dengan DPRD, KONI Kota Kediri Paparkan Kebutuhan Anggaran untuk Porprov Jatim 2027</title>
<link>https://suarajatimpost.com/audiensi-dengan-dprd-koni-kota-kediri-paparkan-kebutuhan-anggaran-untuk-porprov-jatim-2027</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/audiensi-dengan-dprd-koni-kota-kediri-paparkan-kebutuhan-anggaran-untuk-porprov-jatim-2027</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kesempatan itu, KONI Kota Kediri menyampaikan bahwa kebutuhan pembinaan atlet ke depan semakin besar, terlebih untuk menyongsong Porprov Jatim X 2027 di Surabaya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a049095d7b31.webp" length="21626" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 23:40:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI, KONI kota Kediri, DPRD kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP –</strong> Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri melakukan audiensi dengan DPRD Kota Kediri. Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan bahwa kehadiran KONI dalam forum tersebut merupakan bentuk keterbukaan kepada legislatif terkait pengelolaan anggaran olahraga dan capaian prestasi yang telah diraih Kota Kediri selama ini.</p>
<p>“Paling penting adalah transparansi. Kami ingin menunjukkan kepada Dewan bahwa inilah kerja KONI, sehingga tidak ada miskomunikasi di luar. Penggunaan anggaran harus dilihat dari prestasi nyata yang telah dicapai, termasuk keberhasilan Kota Kediri masuk peringkat empat besar Porprov Jatim,” ujar Koko, sapaan akrabnya, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, KONI Kota Kediri menyampaikan bahwa kebutuhan pembinaan atlet ke depan semakin besar, terlebih untuk menyongsong Porprov Jatim X 2027 di Surabaya. KONI Kota Kediri memproyeksikan kebutuhan anggaran adalah sebesar Rp21 miliar untuk tahun pelaksanaan Porprov, sementara Rp14 miliar untuk tahun non-Porprov.</p>
<p>Angka tersebut mencakup kebutuhan pembinaan atlet, pengembangan sport science, bonus prestasi, hingga perbaikan fasilitas olahraga di berbagai cabang olahraga.</p>
<p>“Setiap tahun kami menghitung kebutuhan sekitar Rp14 miliar untuk pembinaan dan menutupi kekurangan sarana prasarana. Namun realisasi anggaran yang diterima berbeda, sehingga kami harus menyusun strategi lebih ketat,” tambahnya lagi.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, KONI Kota Kediri juga menjelaskan proses pengajuan anggaran tahun 2026. Sebelumnya, KONI mengajukan anggaran sebesar Rp14,8 miliar kepada Bappeda dan Disbudparpora. Namun pada realisasinya, KONI menerima anggaran sebesar Rp6 miliar.</p>
<p>Sementara pada pelaksanaan Porprov Jatim IX 2025 lalu, total anggaran yang terealisasi sekitar Rp10 miliar, termasuk bonus atlet sebesar Rp6,5 miliar.</p>
<p>Menurut KONI, peningkatan kebutuhan anggaran ke depan tidak hanya berkaitan dengan target prestasi, tetapi juga untuk memperkuat sistem pembinaan atlet yang lebih modern dan terukur.</p>
<p>Audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Kediri tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, dan dihadiri jajaran pengurus KONI Kota Kediri serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Kediri.</p>
<p>KONI Kota Kediri sendiri telah mencatatkan prestasi konsisten dengan selalu berada di jajaran empat besar Porprov Jatim sejak gelaran Porprov Jatim I hingga IX. Namun demikian, KONI mengakui masih terdapat berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait keterbatasan sarana dan prasarana (sapras) sejumlah cabang olahraga.</p>
<p>Dalam rapat dengar pendapat tersebut, sejumlah anggota DPRD Kota Kediri dari gabungan fraksi memberikan masukan agar KONI terus memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kota Kediri, khususnya dengan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, KONI Kota Kediri menyampaikan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah selama ini telah berjalan secara rutin, meskipun tetap terdapat dinamika dalam proses pencairan maupun penetapan final anggaran. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota Brigade Penolong Pramuka Kota Kediri Ikuti Diklat, Perkuat Peran Sosial dan Tanggap Bencana</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggota-brigadir-penolong-pramuka-kota-kediri-ikuti-diklat-perkuat-peran-sosial-dan-tanggap-bencana</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggota-brigadir-penolong-pramuka-kota-kediri-ikuti-diklat-perkuat-peran-sosial-dan-tanggap-bencana</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Kediri Adi Sutrisno, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni sebagai forum brainstorming serta peningkatan kapasitas anggota Brigade Penolong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a048fd06ae3f.webp" length="77334" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 23:20:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pramuka, Pramuka kota Kediri, brigadir penolong Pramuka</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Brigade Penolong sebagai upaya peningkatan kapasitas sekaligus penguatan peran anggota di tengah masyarakat.</p>
<p>Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Kediri Adi Sutrisno, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni sebagai forum brainstorming serta peningkatan kapasitas anggota Brigade Penolong.</p>
<p>"Brigade Penolong ini tidak kelihatan di lapangan karena tidak terekspose. Selama ini Brigade Penolong rutin terlibat dalam operasi SAR oleh Basarnas ataupun BPBD Kota Kediri juga pendampingan bedah rumah yang dilakukan Kwarda Jatim," ungkap Adi, Rabu (13/5/2026). </p>
<p>Adi menambahkan, ke depan peran Brigade Penolong akan lebih difokuskan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti aksi sosial hingga keterlibatan dalam penanganan kebencanaan.</p>
<p>Diklat ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari 28 siswa SMA/SMK, baik negeri maupun swasta, serta peserta dari kalangan mahasiswa. Adi berharap jumlah anggota Brigade Penolong terus bertambah dan semakin aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial maupun kebencanaan di Kota Kediri.</p>
<p>"Harapannya jumlah semakin bertambah, kemudian yang kedua lebih berdampak lagi kepada masyarakat, ikut hadir di tengah-tengah masyarakat, misalkan di kebencanaan, kemudian aksi sosial," tambah Adi lagi. </p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Kwarcab juga menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Saat ini, Pramuka Kota Kediri telah menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), serta tengah menjajaki kolaborasi dengan BPBD, Bawaslu, dan Dinas Sosial.</p>
<p>"Jadi ke depan kami akan kolaborasi dengan Dinas Sosial, BPBD, BNN, ini untuk aksi-aksi yang ada dampaknya kepada masyarakat," tambahnya lagi. </p>
<p>Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan materi dari berbagai bidang di Kwarcab. Materi dan praktik lapangan yang dilakukan, mulai dari pertolongan pertama (P3K), teknik evakuasi pada situasi darurat, penanganan bencana, hingga pelatihan pemadaman api ringan dan vertical rescue menggunakan tali.</p>
<p>Selain itu, peserta juga dibekali materi kepramukaan dan kerja tim untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, serta kemampuan kolaborasi di lapangan. Materi pengelolaan dapur umum saat kondisi darurat juga menjadi bagian penting dalam pelatihan tersebut.</p>
<p>"Pemateri adalah pengurus kwarcab, sesuai dengan bidangnya masing-masing, ada Bina Muda, Ada Binawasa, ada Pusdiklat, Kwarcab, BNN. Juga ada yang dari BPBD dan ada yang dari Dinas Sosial," pungkas Adi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong>  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jejak Bangunan Era Majapahit Ditemukan di Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jejak-bangunan-era-majapahit-ditemukan-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jejak-bangunan-era-majapahit-ditemukan-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Lokasinya berada di belakang ladang jagung milik seorang warga bernama Mulyono, di tempat tersebut juga ditemukan sejumlah potongan benda diduga peninggalan bersejarah, seperti bagian dari Dwarapala. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a040768073e2.webp" length="91170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 12:57:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>benda cagar budaya, cagar budaya, benda purbakala, kerajaan Majapahit</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Jejak bangunan kuno yang diduga berasal dari zaman Kerajaan Majapahit ditemukan di lingkungan Balekambang, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Berlokasi di area ladang jagung milik warga bernama Mulyono, di tempat tersebut juga ditemukan sejumlah potongan benda yang diduga cagar budaya, termasuk bagian dari arca Dwarapala.</p>
<p></p>
<p>Sebagaimana diketahui, Dwarapala merupakan sosok patung penjaga candi atau bangunan yang biasanya ditempatkan di bagian luar. </p>
<p></p>
<p>"Kepala Dwarapala kecil, juga ada pecahan gada, ikal rambut Dwarapala, akan tetapi tidak ditemukan bagian wajah atau lengannya," jelas Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kota Kediri, Endah Setyowati, Rabu (13/05/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain itu, ditemukan pula beberapa benda yang berkaitan erat dengan struktur bangunan, sehingga memperkuat dugaan adanya bangunan kuno di wilayah tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Juga ada umpak (landasan tiang bangunan), batu andesit atau batu bata merah besar, peripih candi (benda khusus yang ditempatkan dalam wadah di dalam candi), serta keramik. Jadi diperkirakan, kemungkinan dahulu terdapat candi di sana," jelas Endah.</p>
<p></p>
<p>Menurut dia, benda-benda tersebut diduga berasal dari era Majapahit. Wilayah Kediri sendiri, merujuk pada catatan sejarah, memang termasuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit.</p>
<p></p>
<p>Saat itu, ibu kota Majapahit diduga berpusat di kawasan Trowulan (kini Kecamatan Trowulan, Mojokerto). "Diduga peninggalan Kerajaan Majapahit," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Beberapa di antara benda yang diduga cagar budaya tersebut, menurut Endah, akan dibawa ke museum untuk diamankan setelah mendapatkan izin dari penemu. Sementara itu, benda yang tidak dibawa akan didata dan diinventarisasi.</p>
<p></p>
<p>"Kami sudah meminta izin untuk membawa tembikar, potongan rambut ikal Dwarapala, serta gada ke museum dan telah diizinkan. Temuan ini juga akan dilaporkan ke Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Kediri untuk didiskusikan mengenai langkah selanjutnya," ujar Endah.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, pemilik lahan sekaligus penemu benda tersebut, Mulyono, menceritakan bahwa benda-benda itu ditemukan secara tidak sengaja saat ia menggali tanah untuk bahan baku batu bata. Benda-benda tersebut ditemukan pada kedalaman sekitar 2 meter dan tersebar di area lahan seluas kurang lebih 210 meter persegi.</p>
<p></p>
<p>Mulyono pertama kali menemukan benda-benda tersebut sekitar lima tahun lalu, kemudian melaporkannya ke komunitas pelestari sejarah Pasak Kediri. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke dinas terkait.</p>
<p></p>
<p>Sehari-hari, Mulyono bekerja sebagai perajin batu bata. Sebelum menemukan benda-benda tersebut, Mulyono mengaku sempat mendapatkan firasat. </p>
<p></p>
<p>"Sebelum menemukan, sempat bermimpi di sini ada bangunan kuno (tumpukan) batu bata," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dari berbagai benda yang ditemukan, terdapat sejumlah objek dengan tingkat keutuhan mencapai 90 persen. </p>
<p></p>
<p>"Gada itu bentuknya padat panjang, terbuat dari batu. Posisinya terpotong antara bagian kepala dan pegangan. Tembikar itu sudah ada yang pecah, tetapi relatif utuh. Sedangkan keramik yang ditemukan, memiliki warna putih dan krem," pungkas Mulyono. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengprov Wushu Jatim Pantau Atlet Potensial di Kota Kediri untuk PON 2028</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengprov-wushu-jatim-pantau-atlet-potensial-di-kota-kediri-untuk-pon-2028</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengprov-wushu-jatim-pantau-atlet-potensial-di-kota-kediri-untuk-pon-2028</guid>
<description><![CDATA[ Para atlet tersebut nantinya diproyeksikan untuk memperkuat tim Wushu Jawa Timur dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT dan NTB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a008eccdc6f5.webp" length="22432" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 10:00:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wushu, Wushu Kota Kediri, atlet kota Kediri, Wushu Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP </strong>– Kota Kediri menjadi salah satu titik tujuan Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Jawa Timur dalam menjaring atlet potensial. Para atlet tersebut nantinya diproyeksikan untuk memperkuat tim Wushu Jawa Timur dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT dan NTB.</p>
<p>Pelatih Kepala Wushu Kota Kediri, Deddy Setyawan Priambodo, menjelaskan bahwa penjaringan tersebut merupakan bagian dari agenda Pembinaan Prestasi (Binpres) Wushu Jawa Timur. Agenda ini dipimpin langsung oleh Waketum III Pengprov Wushu Jatim sekaligus Kepala Pelatih Wushu Sanda dan Taolu Jatim, Sherlie Hoediono, serta Laoshi (pelatih) asal China bernama Wang.</p>
<p>"Program ini keliling ke kabupaten/kota untuk mencari atlet yang akan masuk puslatda. Alhamdulillah, dari Kota Kediri saat ini sudah ada atlet yang masuk tim puslatda dan lapis kedua (Ibnu Rozi dan Mita)," ujar Deddy di sela latihan bersama atlet Wushu Kota Kediri, Ahad (10/5/2026).</p>
<p>Secara historis, Deddy menuturkan bahwa Wushu Kota Kediri, khususnya nomor Sanda, konsisten menyumbang atlet untuk Jawa Timur. Dari sisi prestasi, Kediri juga menunjukkan tren positif. Pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tahun lalu, Wushu Kota Kediri berhasil meraih posisi juara umum kedua meskipun hanya mengirimkan delapan atlet.</p>
<p>"Latihan berjalan progresif, didukung fasilitas dan sarana yang memadai. Saat ini puslatkot kita ada 15 atlet, dan lapis kedua sekitar 30 atlet," tambahnya.</p>
<p>Meski demikian, capaian pada ajang Porprov terakhir menjadi tantangan besar karena mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kediri meraih satu emas, tiga perak, dan tiga perunggu, setelah sebelumnya empat kali berturut-turut menjadi juara umum.</p>
<p>"Malang yang notabene adalah juara umum, itu hanya 2 emas. Biasanya kita selalu 6 emas, 5 emas, kemarin kita agak terpleset. Berikutnya di Surabaya kita akan bekerja lebih keras lagi," ujar Deddy.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pelatih Wushu Sanda dan Taolu Jawa Timur, Sherlie Hoediono, menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara langsung di berbagai daerah untuk memastikan kualitas atlet yang akan dipilih.</p>
<p>Sebelumnya, perhelatan Porprov dan PON Bela Diri lalu juga menjadi ajang penjaringan. Terdapat beberapa atlet berprestasi yang kini sudah masuk ke Pusat Latihan Daerah (Puslatda). Kota Kediri menjadi titik kedua pemantauan setelah Kota Surabaya yang merupakan basis Puslatda.</p>
<p>"Kita harus mencari lagi, datang ke kota kabupaten yang ada di Jawa Timur untuk cek, jadi Laoshi (pelatih) langsung turun langsung untuk cek atlet-atlet yang ada di Surabaya, Kediri, Sidoarjo, dan lain-lain. Kita lihat mana atlet yang memang berpotensi atau atlet yang memiliki kelebihan," jelasnya.</p>
<p>Menurut Sherlie, Jawa Timur masih perlu meningkatkan performa di nomor Wushu Sanda. Oleh karena itu, pembinaan kini dilakukan lebih awal dan tidak lagi menjelang kompetisi.</p>
<p>"Itulah kenapa kita mulai dari awal. Jadi kita mulai push, yang biasanya selalu terakhir mau pertandingan baru mulai. Kita dari awal sudah datangkan pelatih asing. Berharapnya kita waktu PON dan Pra-PON itu punya prestasi yang bagus," tambahnya.</p>
<p>Dalam waktu dekat, para atlet akan dipersiapkan untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi dan Kejuaraan Nasional pada akhir tahun sebagai bagian dari tahapan menuju PON.</p>
<p>"Targetnya Wushu Sanda di PON 2028 dapat prestasi yang lebih baik dari PON kemarin. Kita ingin Wushu Sanda ini juga bisa mendukung perolehan medali di keseluruhan medali Wushu Jawa Timur," pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Kediri Tuntaskan Kajian Kompensasi TPA Klotok, 3.315 KK Terdata sebagai Penerima</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-kediri-tuntaskan-kajian-kompensasi-tpa-klotok-3315-kk-terdata-sebagai-penerima</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-kediri-tuntaskan-kajian-kompensasi-tpa-klotok-3315-kk-terdata-sebagai-penerima</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil verifikasi, jumlah tersebut bertambah 23 KK dibanding 2025 yang tercatat sebanyak 3.290 KK seiring faktor mutasi penduduk.  Tidak hanya jumlah penerima yang bertambah, besaran nilai kompensasi yang akan diterima warga juga bertambah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fda08d130eb.webp" length="63190" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 16:37:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>TPA klotok, dampak TPA klotok, DLHKP Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP </strong>– Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri telah menuntaskan kajian terkait dampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok. Berdasarkan hasil kajian tersebut, terdapat total 3.315 kepala keluarga (KK) penerima manfaat tahun ini yang tersebar di empat zona terdampak.</p>
<p></p>
<p>Dari hasil verifikasi, jumlah tersebut bertambah 23 KK dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 3.290 KK seiring faktor mutasi penduduk. Tidak hanya jumlah penerima yang bertambah, besaran nilai kompensasi yang akan diterima warga juga meningkat.</p>
<p></p>
<p>Bagi warga Ring 1, nilai kompensasi ditetapkan sebesar Rp1.852.208 per KK atau naik 48,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk warga Ring 2 menerima Rp747.879, Ring 3 sebesar Rp587.619, dan Ring 4 sebesar Rp293.810. Ketiga zona terakhir tersebut mengalami kenaikan masing-masing sebesar 6,84 persen.</p>
<p></p>
<p>Pj Sekda Kota Kediri, Endang Kartikasari, mengatakan proses penetapan kompensasi dilakukan secara bertahap karena menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga harus melalui prosedur yang berlaku.</p>
<p></p>
<p>"Selama ini Pemkot Kediri tidak tinggal diam. Karena menggunakan APBD, proses penetapan kompensasi dampak TPA harus melalui tahapan dan prosedur yang sesuai aturan. Setelah kajian selesai dan dinyatakan sesuai dengan Perwali oleh Bagian Hukum, hari ini dilakukan penetapan besaran kompensasi dan penerima manfaat," jelas Endang, Kamis (7/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Kajian besaran kompensasi dilakukan bersama tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan telah dinyatakan sesuai dengan Peraturan Wali Kota setelah melalui pemeriksaan Bagian Hukum. Adapun penentuan zona penerima mempertimbangkan sejumlah variabel atau memperhatikan lima aspek, yakni dampak lingkungan, kesehatan, ekonomi, sanitasi, dan sosial.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, faktor jarak dari TPA, bau, risiko kebakaran, hingga dampak terhadap air tanah dan air permukaan juga masuk dalam komponen penilaian besaran kompensasi. </p>
<p></p>
<p>"Hasil kajian mempertimbangkan lima aspek utama, yakni lingkungan, kesehatan, ekonomi, sanitasi, dan sosial," tambah Endang.</p>
<p></p>
<p>Terkait mekanisme penyaluran, kompensasi akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima sebagaimana tahun sebelumnya. Pencairan kompensasi diperkirakan dilakukan pada minggu depan setelah melalui proses administrasi.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Endang juga menegaskan upaya pengurangan sampah terus dilakukan melalui pemilahan sampah dari sumber, pengembangan bank sampah, pembangunan TPS 3R, hingga rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan TPA. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria Hanyut di Sungai Brantas, Ditemukan 18 KM dari Lokasi Awal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-hanyut-di-sungai-brantas-ditemukan-18-km-dari-lokasi-awal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-hanyut-di-sungai-brantas-ditemukan-18-km-dari-lokasi-awal</guid>
<description><![CDATA[ Posisi tempat korban ditemukan berjarak sekitar kurang lebih 18 km dari titik korban dilaporkan hanyut, di dekat jembatan Jong Biru, Kota Kediri. Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengungkapkan posisi korban pertama kali diketahui oleh salah satu warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc9ea6d0515.webp" length="12066" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 21:28:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>BPBD Kota Kediri, BPBD kabupaten Kediri, Basarnas, orang hilang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Imam Sujono, warga Gampengrejo, Kabupaten Kediri yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai Brantas pada Selasa, (05/05/2026) akhirnya ditemukan. Pria 58 tahun itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dekat area pemakaman umum Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, pada Rabu (6/5/2026) malam.</p>
<p>Posisi tempat korban ditemukan berjarak sekitar kurang lebih 18 km dari titik korban dilaporkan hanyut, di dekat jembatan Jong Biru, Kota Kediri. Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengungkapkan posisi korban pertama kali diketahui oleh salah satu warga. </p>
<p>Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dan juga tim SAR gabungan.</p>
<p>"Kita survei ke lokasi dan sesuai dengan yang kita cari," ungkap Joko, Kamis (7/5/2026). </p>
<p>Proses evakuasi berjalan lancar meski lokasi korban cukup sulit untuk dijangkau. Proses evakuasi memerlukan waktu kurang lebih 2 jam.</p>
<p>"Medannya sulit. Terlihat celana korban tersangkut ranting pohon," tambah Joko lagi. </p>
<p>Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten dan Kota Kediri, serta Basarnas Trenggalek menerjunkan satu perahu untuk melakukan evakuasi. Perahu diturunkan di tempat tambangan perahu terdekat.</p>
<p>"Setelah dievakuasi, jenazah korban kita bawah ke RS Bhayangkara Kediri," jelas Joko. </p>
<p> Sebelumnya Imam Sujono (58) dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Brantas pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa terjadi di bawah Jembatan Jongbiru sisi barat, wilayah Kelurahan Mrican, Kota Kediri.</p>
<p>Sebelum hanyut, korban dilaporkan tengah menyiapkan tempat di tepi sungai bersama seorang temannya sebagai persiapan kegiatan pladu. Keduanya kemudian masuk ke aliran sungai namun diduga karena kelelahan dan kuatnya arus, korban tidak mampu bertahan hingga akhirnya terseret arus Brantas. </p>
<p>Rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi derasnya arus membuat korban tidak berhasil ditolong. Setelah mendapatkan laporan, Tim BPBD Kota Kediri berupaya melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri dan Basarnas Trenggalek untuk melakukan pencarian lanjutan. </p>
<p>Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Kediri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di bantaran Sungai Brantas, terutama saat kondisi arus deras. </p>
<p>“Keselamatan harus diutamakan. berhati-hati. Kalau menemukan sesuatu yang mencurigakan segera hubungi 112,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyandang Disabilitas di Kediri Luncurkan Galeri Produk Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyandang-disabilitas-di-kediri-luncurkan-galeri-produk-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyandang-disabilitas-di-kediri-luncurkan-galeri-produk-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Karya-karya dari anggota DIKTA bisa dilihat di Galeri DIKTA SuaR, yang terletak di kawasan Destinasi Wisata Kranggan (DWK), Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mulai dari seni kerajinan kayu, anyaman, kaligrafi dan kreasi jahit menjahit bisa ditemukan di tempat tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fa0ccb3b52d.webp" length="45760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 10:30:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Disabilitas, disabilitas kabupaten Kediri, ruang kreatif Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Memiliki keterbatasan bukan berarti ruang kreativitas menjadi terbelenggu. Di balik keterbatasan tersebut, komunitas Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA) membuktikan adanya jiwa kreativitas yang mumpuni. </p>
<p></p>
<p>Para penyandang disabilitas yang tergabung dalam DIKTA mampu menghasilkan karya seni yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai komersial tinggi.</p>
<p></p>
<p>Karya-karya anggota DIKTA dapat disaksikan di Galeri DIKTA SuaR yang terletak di kawasan Destinasi Wisata Kranggan (DWK), Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mulai dari seni kerajinan kayu, anyaman, kaligrafi, hingga kreasi jahit-menjahit tersedia di lokasi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Ketua Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA), Mochamad Sugianto, menyebut bahwa kehadiran galeri ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk berkarya dan tangguh secara ekonomi.</p>
<p></p>
<p>“DIKTA lahir dari mimpi sederhana, berkarya tanpa batas, tangguh tanpa alasan. Kami percaya, disabilitas bukan penghalang untuk mandiri dan berprestasi,” ungkapnya, Selasa (5/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Ruang kreativitas ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito. Sosok yang karib disapa Mbak Cicha tersebut menilai kehadiran galeri ini sebagai wadah kolaboratif yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini galeri dan toko DIKTA mulai soft launching. Yang dulu mungkin cara mengenalkan usahanya, promosi usahanya masing-masing, dengan adanya toko dan galeri, panjenengan bisa secara kolektif berkembang bersama, saling bantu, dan mempromosikan produk,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Mbak Cicha menambahkan bahwa Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, selama ini terus memberikan ruang kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan, termasuk bagi penyandang disabilitas.</p>
<p></p>
<p>“Dengan adanya dukungan penuh dari Mas Dhito dan Pemerintah Kabupaten Kediri, saya berharap panjenengan semua untuk terus menguatkan produk-produk panjenengan,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Ia meyakini bahwa konsistensi dalam menghasilkan produk berkualitas akan menjadi daya tarik tersendiri, bahkan berpotensi menembus pasar nasional.</p>
<p></p>
<p>“Terakhir, doa saya semoga galeri DIKTA SuaR ini bisa istikamah, bisa laris terus, dan pada akhirnya teman-teman DIKTA bisa dikenal dengan produknya serta semakin sejahtera,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Galeri ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menghadirkan ruang inklusif sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Kediri dalam membuka akses ekonomi yang setara, agar pelaku UMKM disabilitas mampu berkembang dan mandiri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>134 Sapi Unggulan di Kediri Adu Kualitas di Ajang Kontes Ternak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/134-sapi-unggulan-di-kediri-adu-kualitas-di-ajang-kontes-ternak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/134-sapi-unggulan-di-kediri-adu-kualitas-di-ajang-kontes-ternak</guid>
<description><![CDATA[ Kontes ini merupakan miniatur dari ribuan populasi sapi yang tersebar di wilayah tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fa052008971.webp" length="45772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 09:30:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kontes ternak, kontes ternak Kediri, sapi Kediri, DKPP Kediri, sapi unggulan kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Perhelatan Kontes Ternak Kabupaten Kediri 2026 menjadi ajang unjuk kualitas sekaligus penguatan sektor peternakan lokal. </p>
<p></p>
<p>Sebanyak 134 ekor sapi milik sekitar 70 peternak dari 26 kecamatan berpartisipasi dalam kontes yang mempertandingkan 10 kategori tersebut.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menjelaskan bahwa selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi etalase potensi peternakan di Kabupaten Kediri. </p>
<p></p>
<p>Menurut Tutik, kontes ini merupakan miniatur dari ribuan populasi sapi yang tersebar di wilayah tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Ini sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan budi daya ternak. Kemudian juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha peternakan terkait dengan sapi-sapi di Kabupaten Kediri; ini miniaturnya," ungkap Tutik, Selasa (5/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa kontes ini menjadi momentum penting setelah vakum sejak 2019 akibat pandemi COVID-19 dan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).</p>
<p></p>
<p>"Bahwa masih banyak ribuan ternak sapi di kandangnya masing-masing, tetapi ini merupakan sapi pilihan yang hari ini didatangkan untuk kita nilai dengan tim juri yang sangat kompeten," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kontes tahun ini, kategori yang dilombakan meliputi sapi Peranakan Ongole (PO) sebanyak lima kelas, hasil persilangan Inseminasi Buatan (IB) empat kelas, serta satu kategori kereman ekstrim. Kategori terakhir menjadi perhatian utama karena menampilkan sapi dengan bobot besar yang rata-rata di atas satu ton.</p>
<p></p>
<p>"Kategori sebagai apresiasi untuk pelaku usaha peternakan, khususnya yang memiliki hobi, minat, dan kesenangan memelihara sapi sampai sebesar-besarnya serta seberat-beratnya. Rata-rata di atas 900 kilogram hingga satu ton ke atas," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti bobot, kesehatan, performa tubuh, hingga kesesuaian umur dan jenis. Dari setiap kategori akan diambil juara satu, dua, dan tiga, sehingga total terdapat 30 pemenang dalam kontes ini.</p>
<p></p>
<p>"Setidaknya masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya mengetahui secara riel potensi peternakan yang ada di Kabupaten Kediri. Sehingga wilayah lain, misalkan membutuhkan, bisa ke Kabupaten Kediri," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Menariknya, meski peserta dibatasi hanya untuk wilayah Kabupaten Kediri, antusiasme peternak cukup tinggi. Bahkan, terdapat pendaftar dari luar daerah yang tidak dapat diakomodasi. Ke depan, kontes ini diharapkan dapat meningkat ke tingkat provinsi hingga nasional.</p>
<p></p>
<p>"Sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada pelaku usaha peternakan, khususnya peternak, agar terus berpartisipasi dan memberikan kontribusi di dunia peternakan dengan melakukan usaha budi daya ternak yang baik," jelas Tutik.</p>
<p></p>
<p>Salah satu peserta, Sigit dari Lembu Praja Farm Pare, mengaku keikutsertaannya dalam kontes ini tidak hanya untuk meramaikan acara, tetapi juga sebagai strategi meningkatkan nilai jual ternak. Kontes ini pun dinilai berimbas positif bagi kesejahteraan peternak.</p>
<p></p>
<p>"Dengan adanya kontes ini juga meningkatkan perekonomian. Jadi, peternak sapi itu semakin semangat lagi untuk meningkatkan kualitas sapi-sapinya, khususnya untuk mencetak sapi jumbo. Daripada sapi impor, lebih baik sapi lokal yang kita besarkan untuk sumber pangan di negara kita," tutur Sigit.</p>
<p></p>
<p>Sigit menyebutkan salah satu sapinya memiliki berat sekitar 880 kilogram. Meski sudah terjual untuk kebutuhan kurban Iduladha, sapi tersebut tetap diikutsertakan dalam lomba atas izin sang pembeli.</p>
<p></p>
<p>"Beliau menyambut baik, silakan dipakai saja tidak apa-apa. Bahkan beliau juga antusias jika sapinya diikutkan kontes. Hal ini membuktikan bahwa sapi yang dipilih untuk kurban adalah sapi yang benar-benar memiliki kualitas," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambangi Mbah Sumiran dan Mbah Leginah, Mas Dhito Pastikan Keduanya Dapat Perhatian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sambangi-mbah-sumiran-dan-mbah-leginah-mas-dhito-pastikan-keduanya-dapat-perhatian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sambangi-mbah-sumiran-dan-mbah-leginah-mas-dhito-pastikan-keduanya-dapat-perhatian</guid>
<description><![CDATA[ Tanpa anak, di usianya yang telah tua, Mbah Sumiran (61) dan Leginah (56) setiap hari tinggal di rumah kecilnya Dusun Sumber Bahagia, RT 03/01, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9d42ddd3ab.webp" length="32340" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 20:40:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Mas Dhito, Bupati Kediri, Lansia Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi pasangan suami istri lanjut usia yang mengalami keterbatasan penglihatan dan hidup hanya berdua. </p>
<p></p>
<p>Tanpa anak, di usianya yang telah tua, Mbah Sumiran (61) dan Leginah (56) setiap hari tinggal di rumah kecilnya Dusun Sumber Bahagia, RT 3 RW 1, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu. </p>
<p></p>
<p>Dengan kondisi keterbatasan yang ada, Mbah Sumiran sudah lama tak lagi bisa bekerja. Untuk menopang kebutuhan hidup, pasangan suami istri itu hanya bisa mengandalkan bantuan dari pemerintah.</p>
<p></p>
<p>"Kita ini melihat kondisi riil di lapangan bagaimana warga kita di Desil 1-4 , untuk pasangan suami istri ini penglihatannya terganggu, tidak bisa melihat secara utuh, tidak bisa bekerja dan (kehidupannya) hanya dari bantuan," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (5/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Meski terbatas dalam penglihatan karena sakit, aktivitas keseharian pasangan suami istri ini baik dari masak maupun mencuci dilakukan sendiri. Mereka mengandalkan kebiasaan sewaktu dulu masih bisa melihat normal.</p>
<p></p>
<p>Dituturkan tokoh muda yang sering disapa Mas Dhito itu, rumah yang ditinggali pasangan suami istri tersebut, sebelumnya telah dibantu pembangunannya lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0809/Kediri. </p>
<p></p>
<p>Adapun untuk kebutuhan rumah lain yang perlu dibenahi, termasuk untuk pemeriksaan kesehatan akan dibantu dari Pemerintah Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Kamar mandinya telah diperbaiki tapi hal-hal minor lainnya akan kita bantu," terang orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Kediri tersebut.</p>
<p></p>
<p>Setelah mengobrol bersama pasangan lansia ini dan mengecek kondisi rumah yang ditinggali, sebelum bergeser ke rumah warga lain, Mas Dhito bersama Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji dan Dandim Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, turut menyerahkan bantuan sembako kepada pasutri tersebut.</p>
<p></p>
<p>Kepedulian pemimpin daerah ini pun sangat berarti bagi masyarakat kecil seperti Mbah Sumiran dan Leginah. Kepedulian ini bukan sekedar tentang bantuan, namun kehadiran mereka yang menjadikan warga merasa dekat dengan pemerintah. </p>
<p></p>
<p>"Maturnuwun nggih rawuhipun, kulo dongake sedoyo sehat (terimakasih kedatangannya, saya doakan semoga semua sehat," ucap Mbah Leginah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria Kota Kediri Hanyut Terseret Arus Sungai Brantas, BPBD 2 Wilayah dan Basarnas Lakukan Pencarian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-kota-kediri-hanyut-terseret-arus-sungai-brantas-bpbd-2-wilayah-dan-basarnas-lakukan-pencarian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-kota-kediri-hanyut-terseret-arus-sungai-brantas-bpbd-2-wilayah-dan-basarnas-lakukan-pencarian</guid>
<description><![CDATA[ Rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi derasnya arus membuat korban tidak berhasil ditolong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f9c4ff3e90b.webp" length="16802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 17:33:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>BPBD Kota Kediri, BPBD kabupaten Kediri, Basarnas, orang tenggelam, orang hanyut</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Seorang pria bernama Imam Sujono (58) dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Brantas pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa terjadi di bawah Jembatan Jongbiru sisi barat, wilayah Kelurahan Mrican, Kota Kediri.</p>
<p>Sebelum hanyut, korban dilaporkan tengah menyiapkan tempat di tepi sungai bersama seorang temannya sebagai persiapan kegiatan pladu.</p>
<p>"Memang masuk ke pinggir sungai, untuk membersihkan pinggiran sungai. Katanya untuk persiapan pladu nanti mencari ikannya biar mudah," ujar Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto, di lokasi pencarian, Selasa (5/5/2026). </p>
<p>Keduanya kemudian masuk ke aliran sungai, namun diduga karena kelelahan dan kuatnya arus, korban tidak mampu bertahan berdiri hingga akhirnya terseret arus Brantas.</p>
<p>Rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, tetapi derasnya arus membuat korban tidak berhasil ditolong.</p>
<p>"Pusaran air di tengah juga kencang akhirnya hanyut. Menurut saksi, korban sempat minta tolong tapi belum bisa (tertolong). Kita kesini sudah tidak kelihatan, langsung kita susuri sungai," tambahnya. </p>
<p>Joko Arianto menambahkan, korban sebenarnya telah diingatkan untuk menggunakan alat bantu pelampung tradisional, seperti galon atau bambu. Namun korban memilih tidak menggunakannya.</p>
<p>"Yang selamat bawa bambu sebagai pelampung," ungkap Joko. </p>
<p>Joko, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.</p>
<p>“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran sungai. Sudah dua kali dilakukan penyisiran, namun korban belum ditemukan,” ujarnya.</p>
<p>BPBD Kota Kediri juga telah berkoordinasi dengan Basarnas serta BPBD Kabupaten Kediri untuk melakukan pencarian bersama. Tiga tim yang terdiri dari BPBD Kota Kediri, BPBD Kabupaten Kediri, dan Basarnas Trenggalek masing-masing membawa perahu untuk menyisir aliran sungai melakukan pencarian.</p>
<p>Proses pencarian dilakukan dengan penyisiran sejauh 2 hingga 3 kilometer dari titik awal kejadian. Hingga saat ini, tim masih terus melakukan pencarian sambil menunggu koordinasi lanjutan dengan Basarnas. </p>
<p>“Jadi nanti ada tiga tim yang akan melakukan pencarian dari BPBD Kota Kediri 9 personel, Kabupaten Kedirk kemungkinan juga sama kemudian dari Basarnas sekitar 6 personel. Untuk pencarian di wilayah Bendung Waru Turi dihandle oleh BPBD Kabupaten," tambahnya. </p>
<p>Pencarian akan dilakukan sejak pagi hingga sore hari, dengan evaluasi setiap harinya untuk menentukan langkah berikutnya apabila korban belum ditemukan.</p>
<p>"Kita akan susuri lagi. Biasanya saat saat terjadi seperti ini, tenggelam dulu ke dalam lalu mengambang, tenggelam lagi," jelas Joko. </p>
<p>Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Kediri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di bantaran Sungai Brantas, terutama saat kondisi arus deras.</p>
<p>“Keselamatan harus diutamakan. berhati-hati. Kalau menemukan sesuatu yang mencurigakan segera hubungi 112,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p>    </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buntut Pengeroyokan dan Pembacokan di Kediri, Tiga Pria Berakhir di Penjara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/buntut-pengeroyokan-dan-pembacokan-di-kediri-tiga-pria-berakhir-di-penjara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/buntut-pengeroyokan-dan-pembacokan-di-kediri-tiga-pria-berakhir-di-penjara</guid>
<description><![CDATA[ Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum atau pengeroyokan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f8c642ecb67.webp" length="46880" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 09:00:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Penganiayaan, Pengeroyokan, Polres Kediri Kota, Kriminal Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Satreskrim Polres Kediri Kota mengamankan tiga pria dalam dua kasus kekerasan berbeda di Kota Kediri. Pada kasus pertama, dua pria berinisial AFJM dan FRM ditangkap setelah melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, pada 19 April 2026 dini hari.</p>
<p></p>
<p>Saat kejadian, korban bersama dua rekannya sedang berada di pinggir jalan. Tiba-tiba, para tersangka datang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Setelah meneriaki korban dengan nada menantang, dua tersangka turun dan langsung menyerang.</p>
<p></p>
<p>Korban dipukul menggunakan ikat pinggang sebanyak satu kali hingga mengenai lengan kiri. Korban beserta rekannya sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah gang di seberang jalan, namun pelaku terus mengejar. Korban kemudian dikeroyok dan diinjak-injak oleh para pelaku selama kurang lebih satu menit.</p>
<p></p>
<p>Aksi kekerasan tersebut berhenti setelah terdengar teriakan warga, yang membuat para tersangka melarikan diri. Korban segera menyelamatkan diri, namun tidak lama kemudian ia kembali untuk mencari tas yang tertinggal. Sayangnya, tas beserta isinya sudah hilang.</p>
<p></p>
<p>Korban kemudian melakukan visum dan melaporkan peristiwa tersebut. Kedua tersangka, AFJM dan FRM, ditangkap di dua lokasi berbeda. AFJM diamankan di tempat kerja FRM, sementara FRM ditangkap di kediamannya.</p>
<p></p>
<p>"Tersangka pertama memukul korban dua kali di bagian punggung, sedangkan tersangka kedua memukul punggung korban dua kali dan menggunakan ikat pinggang ke punggung korban," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, Senin (4/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum atau pengeroyokan.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan dengan peristiwa pertama, kasus penganiayaan juga terjadi di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Tersangka berinisial K diketahui menyabetkan senjata tajam jenis celurit kepada seorang warga. Kejadian bermula saat rombongan konvoi yang diikuti K terlibat perselisihan dengan pengunjung salah satu angkringan di wilayah tersebut.</p>
<p></p>
<p>K tiba-tiba menyerang korban saat melihat korban hendak menghampiri lokasi perselisihan. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada jari tangan sebelah kanan. Usai beraksi, tersangka K pulang dan bekerja seperti biasa.</p>
<p></p>
<p>Tersangka K diketahui berprofesi sebagai petugas keamanan di salah satu tempat wisata di Kabupaten Kediri. Celurit yang digunakan tersangka telah dipersiapkan dan dibawa dari rumahnya.</p>
<p></p>
<p>Polisi yang mengidentifikasi pelaku segera melakukan pengejaran. Tersangka K sempat bersembunyi di rumah rekannya bahkan melarikan diri ke wilayah Kota Surabaya. Namun, pelariannya berakhir pada Sabtu (2/5/2026) dini hari.</p>
<p></p>
<p>"Saat tersangka berada di tempat indekos salah satu temannya, ia diamankan oleh petugas Polres Kediri Kota. Untuk senjata tajam celurit yang dipakai pelaku disimpan di rumahnya di Desa Seketo, Badas, Kabupaten Kediri. Tersangka kemudian dibawa ke Polres Kediri Kota," tambah Kasat Reskrim.</p>
<p></p>
<p>Tersangka K dijerat dengan pasal tindak pidana penganiayaan berat sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 466 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jadikan Kamar Kos Tempat Produksi Video Porno, Pasangan Siri Dibekuk Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jadikan-kamar-kos-tempat-produksi-video-porno-pasangan-siri-dibekuk-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jadikan-kamar-kos-tempat-produksi-video-porno-pasangan-siri-dibekuk-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Keduanya yakni seorang pria bernama ADN (30) dan seorang wanita berinisial MAN (22) diketahui merupakan pemeran utama dalam video pornografi yang jadi bahan perbincangan di sejumlah platform sosial media beberapa waktu lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f8a0f373006.webp" length="40338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 May 2026 20:39:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri kota, video mesum, video porno, kasus pornografi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Sepasang suami istri siri di Kota Kediri dibekuk polisi usai terbukti memproduksi dan menyebarkan video pornografi. </p>
<p></p>
<p>Keduanya yakni seorang pria bernama ADN (30) dan seorang wanita berinisial MAN (22) diketahui merupakan pemeran utama dalam video pornografi yang jadi bahan perbincangan di sejumlah platform sosial media beberapa waktu lalu. </p>
<p></p>
<p>Pengungkapan ini sendiri diketahui berawal laporan warga yang mengetahui tentang video tersebut. Jajaran Polres Kediri Kota pun melakukan dan memeriksa salah satu rumah kos di kawasan Bandar Kidul, Kecamatan Kota Kediri, yang diduga kuat menjadi tempat tinggal kedua pemeran dalam video tersebut. </p>
<p></p>
<p>Setelah diperiksa, pemilik membenarkan pasangan tersebut tinggal di rumah kos tersebut. "Pemeran dalam video tersebut merupakan orang yang sewa di kos di tempat itu," tukas Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata, Senin, (4/5/2026). </p>
<p></p>
<p>Namun saat petugas kepolisian tiba, keduanya tidak berada di rumah kos tersebut. Setelah dilakukan pencarian intensif keduanya akhirnya berhasil diamankan. Saat diperiksa, pasangan itu mengakui bahwa video tersebut dibuat oleh mereka, pada februari 2026 di kamar kos yang mereka tinggali. </p>
<p></p>
<p>Hasil produksi video porno, diperjualbelikan melalui fitur grup di aplikasi telegram. Dalam grup tersebut, pasangan itu menawarkan video asusila dengan harga Rp250.000 per video. Dari pengakuan pelaku, setidaknya dua video telah berhasil dijual dengan total pembayaran Rp500.000. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar cicilan sepeda motor serta memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama pasangannya.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya itu, pasangan itu menerima pesanan khusus tergantung pada penampilan mereka.</p>
<p>"Dia mencoba-coba awal mulanya, kemudian dia bikin grup sendiri, kemudian ada orang yang tertarik juga. Kemudian pelaku ini juga mempunyai beberapa kriteria, contohnya misalnya bikin video seperti apa, nanti dibayarannya berapa. Dia bikin pricelist sendiri," jelas Kasatreskrim Polres Kediri Kota. </p>
<p></p>
<p>Dari pasangan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit telepon genggam, kartu sim, serta beberapa pakaian yang digunakan dalam pembuatan video.</p>
<p>"Selama kurang lebih 8 bulan. Di handphone yang kita amankan ad 20 video. Kalau untuk nominalnya, selama ini ada 3 jutaan kurang lebih," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Atas perbuatannya, pasangan itu dijerat dengan pasal 407 undang-undang republik indonesia nomor 1 tahun 2023 tentang kuhp, yang mengatur tentang larangan produksi dan distribusi pornografi.</p>
<p>"Ancaman pidana penjara paling singkat 6 bulan dan pidana penjara paling lama 10 tahun," pungkas Kasatreskrim Polres Kediri Kota. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Hanya Olahraga Lifestyle, Padel Kabupaten Kediri Bertekad Cetak Prestasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-olahraga-lifestyle-padel-kabupaten-kediri-bertekad-cetak-prestasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-olahraga-lifestyle-padel-kabupaten-kediri-bertekad-cetak-prestasi</guid>
<description><![CDATA[ Menurutnya, padel bukan hanya olahraga, melainkan juga industri baru yang berpotensi menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, hingga ekonomi kreatif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f5fcadbf7be.webp" length="26442" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 02 May 2026 20:32:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Padel, olahraga Padel, Padel Kabupaten Kediri, KONI Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Kediri periode 2026–2030, Sabtu (2/5/2026) resmi dikukuhkan. Pelantikan pengurus PBPI Kabupaten Kediri berlangsung di Panjalu Padel Club. </p>
<p></p>
<p>Ketua PBPI Kabupaten Kediri Lengkung Kusumo menuturkan, pengukuhan ini sebagai langkah awal menjadikan Kediri sebagai pusat pengembangan olahraga padel di Jawa Timur. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, padel bukan hanya olahraga, melainkan juga industri baru yang berpotensi menggerakkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, hingga ekonomi kreatif.</p>
<p></p>
<p>"Bukan hanya lifestyle saja, tapi lifestyle yang bisa berprestasi di kabupaten Kediri. Saya membayangkan ketika atlet-atlet dari Surabaya, mungkin Jakarta, bahkan datang ke Kediri, bertanding di sini. Karena bagi kami, inilah wajah baru Kabupaten Kediri. Prestasi berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Jadi lifestyle nya dapat, ekonominya dapat, kesehatannya dapat," jelas Lengkung. </p>
<p></p>
<p>PBPI Kabupaten Kediri juga telah menyiapkan program pembinaan usia dini serta rencana kompetisi bagi pelajar dan mahasiswa. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan sekaligus membuka ruang prestasi bagi generasi muda.</p>
<p>"Kami juga akan memulai untuk menjaring dan menghadirkan kompetisi pelajar dan mahasiswa," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Pranata menegaskan komitmen penuh untuk berkolaborasi dalam pembinaan olahraga, termasuk menyukseskan target Porprov 2029 di Kediri Raya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PBPI Kabupaten Kediri.</p>
<p>“Harapannya ke depan bisa melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Hakim menambahkan, kehadiran PBPI diharapkan tidak hanya berfokus pada organisasi semata, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi melalui industri olahraga yang terus berkembang. Termasuk, jika Kabupaten Kediri menjadi tuan rumah kompetisi regional wilayah Kediri dan sekitarnya ataupun Jawa Timur.</p>
<p>"Semoga PBPI Kabupaten Kediri kedepannya bisa menggerakkan roda perekonomian dari usaha, bisnis olahraga yang bertumbuh di Kabupaten Kediri dan sekitarnya," jelas Hakim lagi. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum PBPI Jawa Timur Rudie Risdianto memberikan acungan jempol pada pertumbuhan padel yang semakin pesat, tidak hanya di kota besar tetapi juga mulai berkembang di tingkat wilayah yang lebih kecil. </p>
<p></p>
<p>Rudie menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini serta pemanfaatan sarana yang sudah tersedia. Selain itu, PBPI daerah diharapkan aktif melakukan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk sekolah dan instansi.</p>
<p></p>
<p>"Sebagai cabor baru tentunya untuk sosialisasi ini benar-benar harus jalan, sekolah-sekolah, instansi, dinas, dan yang lain-lain. Sehingga semua bisa mengenal padel. Kita juga harus membuka pintu kesempatan seluas-luasnya untuk calon-calon atlet di Kabupaten Kediri," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stadion Gelora Joko Samudro Jadi Venue Persik Kediri vs Arema FC</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stadion-gelora-joko-samudro-jadi-venue-persik-kediri-vs-arema-fc</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stadion-gelora-joko-samudro-jadi-venue-persik-kediri-vs-arema-fc</guid>
<description><![CDATA[ Kepastian perpindahan venue itu tertuang dalam Circular #52 yang diterbitkan pada 29 April 2026 kemarin.  Dalam surat edaran tersebut, pertandingan pekan ke-31 antara Persik Kediri melawan Arema FC tetap digelar pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f4c1e41d8ba.webp" length="34796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 22:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Persik Kediri kembali terpaksa menggelar laga home di luar Kota Kediri. Menghadapi tamunya Arema FC, Persik Kediri akan berperan sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Kompetisi BRI Super League 2025/26. </p>
<p>Kepastian perpindahan venue itu tertuang dalam Circular #52 yang diterbitkan pada 29 April 2026 kemarin. Dalam surat edaran tersebut, pertandingan pekan ke-31 antara Persik Kediri melawan Arema FC tetap digelar pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. </p>
<p>Namun lokasi pertandingan berubah dari Stadion Brawijaya, Kota Kediri, menjadi Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Circular itu ditandatangani Deputy Director of Competition &amp; Commercial ILeague, Takeyuki Oya. </p>
<p>Pada surat tersebut, alasan perubahan lokasi pertandingan dicantumkan sebagai penyesuaian venue. Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, mengatakan jika sebelumnya pihaknya telah menyiapkan sejumlah alternatif stadion sebelum akhirnya kembali memilih Gresik sebagai lokasi pertandingan.</p>
<p>"Kami memiliki opsi seperti di Surajaya Lamongan dan Manahan Solo. Namun stadion tersebut ada beberapa kendala termasuk salah satu stadion tersebut terdapat penyelenggaraan event yang bersamaan," ungkapnya, Jumat (1/5/2026). </p>
<p>Stadion Gelora Joko Samudro awalnya tidak masuk sebagai kandidat karena belum memiliki fasilitas Video Assistant Referee (VAR). Namun setelah dilakukan komunikasi lanjutan, akhirnya kebutuhan VAR dinyatakan bisa dipenuhi.</p>
<p>“Gresik awalnya terkendala tidak adanya VAR. Namun setelah kita melakukan sejumlah komunikasi, dan ternyata pihak Liga sanggup untuk menyediakan VAR saat pertandingan melawan Arema,” katanya lagi.</p>
<p>Ini adalah untuk kali keempat di Super League musim 2025/2026 Persik Kediri harus menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik sebagai venue pertandingan.</p>
<p>Sebelumnya Persik menggunakan stadion tersebut untuk laga menghadapi Madura United, Persebaya dan PSIM Yogyakarta. Stadion Gelora Joko Samudro sendiri bukan stadion yang ramah bagi Persik Kediri. </p>
<p>Dari ketiga laga tersebut, Persik Kediri belum sekalipun meraih kemenangan. Saat menghadapi Madura United, skuad Macan Putih takluk 0-1, sementara saat menghadapi Persebaya dan PSIM Yogyakarta, hasil imbang 1-1 dan 2-2 didapat Persik Kediri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyak Cabor di Kota Kediri Berpotensi Jadi Pendorong Sport Tourism</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyak-cabor-di-kota-kediri-berpotensi-jadi-pendorong-sport-tourism</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyak-cabor-di-kota-kediri-berpotensi-jadi-pendorong-sport-tourism</guid>
<description><![CDATA[ Banyak cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Kediri yang bisa dikembangkan menjadi pendorong sport tourism. Mulai olahraga beladiri seperti taekwondo dan wushu, yang memiliki banyak atlet dan pegiat sampai olahraga beregu seperti sepakbola dan futsal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f4b850bc64b.webp" length="29870" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 21:59:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI Kota Kediri, Porprov Jatim, sport tourism</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Banyak cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Kediri yang bisa dikembangkan menjadi pendorong sport tourism. Mulai olahraga beladiri seperti taekwondo dan wushu, yang memiliki banyak atlet dan pegiat sampai olahraga beregu seperti sepakbola dan futsal. </p>
<p>"Dari 57 cabang olahraga sekitar 30 cabang olahraga itu bisa menjadi sumber sport tourism," tutur Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, Jumat (1/5/2026). </p>
<p>Konsep sport tourism, yang menggabungkan olahraga dan pariwisata, bisa diwujudkan melalui penyelenggaraan kejuaraan olahraga dengan skala minimal tingkat provinsi hingga nasional. Konsep itu dirancang untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing olahraga suatu daerah di tingkat provinsi hingga nasional.</p>
<p>Potensi untuk mengembangkan sport tourism di Kota Kediri terbuka lebar, setelah KONI Kota Kediri mendapatkan tawaran dari KONI Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029 nanti. </p>
<p>Peluang, kebutuhan, serta potensi sport tourism yang tercipta ketika menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029, dipaparkan KONI Kota Kediri dalam Focus Group Discussion (FGD) Sport Tourism bertajuk Sinergi Prestasi Olahraga dan Sport Tourism untuk Daya Saing Kota Kediri, Kamis (30/5/2026). </p>
<p>Dalam FGD itu, KONI Kota Kediri memaparkan konsep yang bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu sport, stay, dan spend. Peserta datang untuk bertanding (sport), kemudian tinggal selama beberapa hari (stay), dan pada akhirnya melakukan aktivitas ekonomi seperti belanja dan konsumsi (spend). Ketiga pilar ini diharapkan mampu menciptakan efek berantai bagi pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Dalam paparan tersebut, jika Kota Kediri menjadi tuan rumah, perhelatan multi event itu akan diikuti sekitar 8.500 atlet, pelatih, dan official, serta melibatkan sekitar 350 event. Dengan rata-rata durasi kegiatan selama lima hari, aktivitas ini mendorong berbagai sektor ekonomi bergerak secara bersamaan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga belanja masyarakat.</p>
<p>Dari hasil perhitungan, total pengeluaran langsung yang terjadi selama pelaksanaan Porprov diperkirakan mencapai Rp58,72 miliar. Dari sisi operasional, anggaran penyelenggaraan event diperkirakan mencapai Rp20 miliar, yang mencakup berbagai kebutuhan teknis dan pendukung kegiatan.</p>
<p>Selain itu, kehadiran sekitar 20 ribu pengunjung non-lokal turut menyumbang perputaran ekonomi sekitar Rp6 miliar, dengan rata-rata pengeluaran Rp300 ribu per orang. Sektor logistik dan transportasi barang juga ikut terdampak dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar.</p>
<p>Jika memperhitungkan efek berganda (multiplier effect) dengan nilai moderat sebesar 2,5 kali, maka total dampak ekonomi yang dihasilkan dari Porprov di Kota Kediri diperkirakan mencapai Rp146,8 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dalam event tersebut mampu memicu perputaran ekonomi yang lebih besar di masyarakat</p>
<p>"KONI Kota Kediri beberapa waktu lalu, sowan ke KONI Jatim dan akhirnya kita diminta mengambil (kesempatan) menjadi tuan rumah Porprov. Ini juga sesuai dengan program dari Pemkot Kediri yakni sport turisme. Akhirnya KONI Kota Kediri mengadakan FGD, forum diskusi bersama," ujar Koko, sapaan Ketua KONI Kota Kediri. </p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan visi yang besar menjadi tuan rumah Porprov 2029 harus disiapkan dan dimatangkan sejak saat ini.</p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrab, Wali Kota Kediri, mengungkapkan perlu dipastikan kesiapan infrastruktur, aksesibilitas transportasi, akomodasi, pelayanan publik dan kemampuan anggaran. </p>
<p>"Selain itu, penting bagi kita untuk membangun kolaborasi antar minta sektor, baik antar pemerintah, pelaku usaha, komunitas olahraga, serta masyarakat. </p>
<p>Karena dengan sinergi yang kuat, kita dapat menciptakan pengalaman yang berkesan bagi para atlet maupun keluarganya, ofisial maupun nantinya wisatawan yang hadir," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masih Olahraga Baru, Mbak Wali Ungkap Tantangan Padel di Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masih-olahraga-baru-mbak-wali-ungkap-tantangan-padel-di-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masih-olahraga-baru-mbak-wali-ungkap-tantangan-padel-di-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Salah satunya terkait atlet usia muda ataupun usia dini, yang bisa dikembangkan dalam pembinaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f4935d692e7.webp" length="15506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 19:50:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Padel, Padel Kota Kediri, Olahraga Padel, Wali Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Menjadi salah satu olahraga baru yang ada di tengah masyarakat, membuat olahraga Padel harus menghadapi banyak tantangan sebelum meraih prestasi. </p>
<p>Salah satunya terkait atlet usia muda ataupun usia dini, yang bisa dikembangkan dalam pembinaan. </p>
<p>"Atlet mudanya masih sedikit dan ini menjadi tantangan kita bersama," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati usai pengukuhan dan pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri masa bakti 2026-2030, Jumat (1/5/2026).</p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrabnya Wali Kota Kediri, mengungkapkan, pengurus PBPI yang telah dilantik dapat mengenalkan padel di masyarakat luas. Sehingga padel menjadi salah satu olahraga yang diminati dan dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, serta harus dikenal di berbagai rentang usia.</p>
<p>"Karena padel ini olahraga yang baru, sehingga yang mengenal pedal ini biasanya usia di atas 20 tahun, sedangkan yang di bawah itu anak-anak ini belum mengenal. Dan dengan hadirnya PBPI tentunya diharapkan bisa memajukan olahraga Padel," tambahnya. </p>
<p>Di sisi lain, Ketua Umum PBPI Kota Kediri Sam Sonata Hermawan menambahkan, ke depan PBPI akan mencoba mengirimkan atletnya di Kejurprov maupun Porprov. Nanti akan dibuat akademi mulai kelompok usia dibawah 10 tahun, 14 tahun, 16 tahun.</p>
<p>Keberadaan akademi itu, bisa menjadi pendorong potensi atlet yang sampai saat ini masih sedikit karena tergolong baru. </p>
<p>"Kita akan mengenalkan secara luas. Yang pertama adalah dari orang tuanya dulu. Apabila orang tuanya menyetujui, orang tuanya suka main padel, biasanya itu nurun ke anak-anaknya nanti. Tapi kalau orang tuanya belum suka, ya agak susah memang. Tapi kebanyakan, mayoritas memang suka main padel," jelasnya. </p>
<p>Sam Sonata menambahkan, PBPI Kota Kediri tidak hanya menyasar kejuaraan lokal tapi juga tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>"Mulai Kejurprov maupun Porprov sehingga insyaallah bisa tembus di PON 2028 nantinya," pungkasnya. </p>
<p>Pengukuhan dan Pelantikan dilaksanakan di FEDE Padel Club, sekaligus grand opening court padel tersebut. Mbak Wali dengan diresmikannya FEDE Padel Club, olahraga padel semakin dikenal luas. Masyarakat tidak perlu susah mencari fasilitas olahraga padel di Kota Kediri. </p>
<p>Dengan kepengurusan baru dan tersedianya fasilitas untuk padel semakin banyak atlet-atlet berprestasi dari olahraga padel.</p>
<p>"Saya lihat antusias masyarakat terhadap olahraga ini cukup besar. Setiap hari ketika lewat FEDE Padel Club ini ramai sekali," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p>    </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejurkot Angkat Berat 2026, Ukur Perkembangan Prestasi Atlet Kota Kediri Menuju Porprov Jatim Mendatang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kejurkot-angkat-berat-2026-ukur-perkembangan-prestasi-atlet-kota-kediri-menuju-porprov-jatim-mendatang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kejurkot-angkat-berat-2026-ukur-perkembangan-prestasi-atlet-kota-kediri-menuju-porprov-jatim-mendatang</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Umum PABERSI Kota Kediri Yusuf Tri Prasetyo Adi menuturkan bahwa Kejurkot tahun ini diikuti sebanyak 25 atlet dari berbagai jenjang usia, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga tingkat lebih lanjut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f3616bcf7f3.webp" length="54492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:37:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kejurkot Angkat Berat, Pabersi Kota Kediri, Angkat Berat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Kejuaraan Kota (Kejurkot) Angkat Berat Kota Kediri menjadi momentum penting dalam menjaring bibit atlet baru sekaligus mengukur perkembangan prestasi atlet menjelang ajang yang lebih besar.</p>
<p>Ketua Umum PABERSI Kota Kediri Yusuf Tri Prasetyo Adi menuturkan bahwa Kejurkot tahun ini diikuti sebanyak 25 atlet dari berbagai jenjang usia, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga tingkat lebih lanjut. </p>
<p>"Sekaligus untuk mencari regenerasi baru, bibit-bibit baru. Tadi ada (peserta) yang kelas 5 SD, kelas 6 SD sudah mulai ikut di dunia angkat berat, jadi untuk persiapan di Porprov berikutnya," ujar Yusuf, Kamis, (30/4/2026). </p>
<p>Dalam kejuaraan ini, untuk kelas yang dilombakan mengacu pada standar kejuaraan resmi seperti Kejurprov dan Porprov. Untuk kategori putri, kelas yang dipertandingkan antara lain 47 kg, 52 kg, 57 kg, 63 kg, 69 kg, hingga 76+ kg. Sedangkan kategori putra meliputi kelas 53 kg, 59 kg, 66 kg, 74 kg, 83 kg, 93 kg, hingga 93+ kg.</p>
<p>"Yang dilihat squat, Bench Press, sama deadlift," tambahnya. </p>
<p>Yusuf juga menjelaskan bahwa perkembangan atlet terus dipantau melalui tes prestasi yang digelar secara berkala setiap tiga bulan. Hasil tes terbaru pada April 2026 menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan evaluasi terakhir pada Desember 2025.</p>
<p>Saat ini, terdapat sembilan atlet yang masuk dalam program pemusatan latihan kota (puslatkot) dari total 25 atlet yang mengikuti Kejurkot. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, tergantung hasil seleksi lanjutan, termasuk dari ajang Pra-Porprov.</p>
<p>"Kita lihat hasil dari Kejurprov terakhir, mungkin diangkat berat ada pra Porprov. Di situ mungkin kalau yang berpotensi medali kita masukkan ke tim Porprov," ujarnya. </p>
<p>Sementara itu, Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, menilai Kejurkot ini menjadi langkah strategis dalam memetakan kekuatan atlet sekaligus bahan evaluasi bagi pelatih.</p>
<p>Ia juga mendorong adanya peningkatan target prestasi. Jika sebelumnya mampu meraih lima medali emas, ke depan diharapkan bisa meningkat menjadi enam hingga tujuh emas.</p>
<p>"Kejuaraan ini sangat bagus untuk melihat persiapan waktu nanti di Porprov 2027. Jadi modal awal pelatih mengetahui prestasi yang sekarang ini, nanti ada beberapa bulan digenjot lagi untuk peningkatan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong>  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Damkar Kabupaten Kediri Amankan Anakan Buaya Berkeliaran di Pemukiman Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/damkar-kabupaten-kediri-amankan-anakan-buaya-berkeliaran-di-pemukiman-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/damkar-kabupaten-kediri-amankan-anakan-buaya-berkeliaran-di-pemukiman-warga</guid>
<description><![CDATA[ Informasi awal terkait keberadaan anakan buaya itu, diterima dari Didik Prasetyo. Pria yang juga perangkat Desa Deyeng itu, melaporkan adanya kemunculan anakan buaya di lingkungan warga. Laporan tersebut kemudian segera ditindaklanjuti oleh tim Damkar Pos Ngadiluwih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f32ffb659bf.webp" length="62096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:41:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Buaya, damkar kabupaten Kediri, satpol PP kabupaten Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil mengevakuasi seekor anakan buaya yang ditemukan berkeliaran di area permukiman warga di Dusun Deyeng, Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Pelaksana tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Plt Kasatpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengungkapkan evakuasi anakan buaya itu berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB. </p>
<p>Informasi awal terkait keberadaan anakan buaya itu, diterima dari Didik Prasetyo. Pria yang juga perangkat Desa Deyeng itu, melaporkan adanya kemunculan anakan buaya di lingkungan warga. Laporan tersebut kemudian segera ditindaklanjuti oleh tim Damkar Pos Ngadiluwih.</p>
<p>"Kemunculan anakan buaya tersebut sempat membuat warga khawatir. Untuk mengantisipasi potensi bahaya, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan kepada petugas berwenang," ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri. </p>
<p>Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 11.10 WIB dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan terhadap hewan tersebut dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP).</p>
<p>Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan sarung tangan serta mengamankan bagian mulut buaya dengan isolasi guna mencegah risiko gigitan. Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana buaya berhasil dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan korban.</p>
<p>Diketahui, anakan buaya tersebut memiliki panjang sekitar 1 meter dengan berat kurang lebih 1 kilogram. Tidak ada korban luka ringan maupun luka berat, serta tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.</p>
<p>"Penanganan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara warga, perangkat desa, dan tim Damkar," tambah Kaleb. </p>
<p>Kaleb juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan, agar dapat segera ditangani secara tepat dan aman.</p>
<p>Berdasarkan catatan, pada tahun 2022 lalu penampakan dua ekor buaya di tempat yang berbeda sempat menghebohkan kawasan Kediri Raya. </p>
<p>Pada 14 Maret 2022, seekor buaya berukuran sekitar 50 cm tiba-tiba muncul dan mengagetkan warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Selang kurang lebih sepekan atau pada Rabu 23 Maret 2022, warga Desa Janti Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, digegerkan penampakan buaya berukuran 1,5 meter. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sampai Maret, PNBP Kediri Raya Alami Pertumbuhan 14,76 persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sampai-maret-pnbp-kediri-raya-alami-pertumbuhan-1476-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sampai-maret-pnbp-kediri-raya-alami-pertumbuhan-1476-persen</guid>
<description><![CDATA[ Meski penerimaan perpajakan mengalami kontraksi sebesar 16,31 persen secara YoY, PNBP justru menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 14,76 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f32852dbdc5.webp" length="4048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 17:59:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>APBN, APBN kediri raya, kinerja APBN, KPPN Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Kediri Raya hingga Maret 2026 menunjukkan tren yang positif. </p>
<p>"Secara tahunan (year on year/YoY), baik dari sisi pendapatan maupun belanja mengalami perkembangan yang positif, mencerminkan peran APBN sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah," ungkap Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri Moch Izma Nur Choironi, Kamis (30/4/2026). </p>
<p>Dari sisi pendapatan, penerimaan negara tercatat mencapai Rp5.177,27 miliar. Rinciannya, penerimaan perpajakan dan bea cukai sebesar Rp5.048,36 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp128,87 miliar. Meski penerimaan perpajakan mengalami kontraksi sebesar 16,31 persen secara YoY, PNBP justru menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 14,76 persen.</p>
<p>Sementara itu, realisasi belanja negara di Kediri Raya telah mencapai Rp2.192,29 miliar atau sekitar 30 persen dari pagu. Belanja tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp292,07 miliar, belanja barang Rp117,68 miliar, dan belanja modal Rp16,65 miliar.</p>
<p>Berdasarkan wilayah, Kabupaten Kediri mencatatkan serapan belanja tertinggi sebesar Rp231,92 miliar. Disusul Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,10 miliar, Kabupaten Trenggalek Rp170,52 miliar, dan Kota Kediri sebesar Rp147,85 miliar.</p>
<p>Di sisi lain, belanja transfer ke daerah mengalami kontraksi sebesar 15,4 persen secara YoY. Realisasi Dana Bagi Hasil mencapai Rp31,28 miliar, Dana Alokasi Umum Rp1.223,96 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik sebesar Rp417,01 miliar. Adapun DAK Fisik dan insentif fiskal hingga Maret 2026 belum menunjukkan realisasi, sementara Dana Desa telah tersalurkan sebesar Rp93,63 miliar.</p>
<p>Dari sektor pembiayaan, penyaluran kredit program masih menunjukkan ekspansi dari sisi nilai. Hingga Maret 2026, total penyaluran mencapai Rp1.407,26 miliar atau tumbuh 8,62 persen YoY, meskipun jumlah debitur tercatat menurun 7,99 persen menjadi 32.091 debitur.</p>
<p>Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mencatatkan pertumbuhan nilai sebesar 6,68 persen menjadi Rp1.368,42 miliar, dengan jumlah debitur sebanyak 24.148 atau turun 9,58 persen. Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) menunjukkan lonjakan signifikan, dengan nilai penyaluran mencapai Rp38,84 miliar atau tumbuh 203,16 persen, meskipun jumlah debiturnya tercatat 7.943.</p>
<p>"Secara keseluruhan, kinerja APBN Kediri Raya tetap solid dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional, meskipun dihadapkan pada tantangan ketidakpastian global serta dinamika geopolitik, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah sepanjang tahun 2026," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keberadaan Posyandu 6 SPM Diharapkan Makin Optimalkan Kualitas Hidup Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/keberadaan-posyandu-6-spm-diharapkan-makin-optimalkan-kualitas-hidup-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/keberadaan-posyandu-6-spm-diharapkan-makin-optimalkan-kualitas-hidup-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Pasalnya, Posyandu 6 SPM lebih lengkap dalam melayani masyarakat yakni meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f21afd34cee.webp" length="43856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 22:58:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Posyandu, Posyandu 6 SPM, ponpes wali barokah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Keberadaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) diharapkan bisa lebih optimal dalam membantu meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan kesehatan serta pemberdayaan masyarakat. Pasalnya, Posyandu 6 SPM lebih lengkap dalam melayani masyarakat yakni meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.  </p>
<p>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjelaskan bahwa kehadiran Posyandu 6 SPM membuat masyarakat tidak lagi memandang posyandu hanya sebagai layanan kesehatan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa pelayanan Posyandu 6 SPM tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Sekarang sudah bagus, ke depan harus terus ditingkatkan,” ujar Wali Kota Kediri saat meninjau Posyandu 6 SPM Seruni Kelurahan Burengan, yang berada di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Rabu (29/04/2026). </p>
<p>Dengan adanya Posyandu 6 SPM, kader dari lintas bidang seperti kesehatan, pendidikan, perumahan, sosial, hingga infrastruktur hadir dan menetap di lokasi posyandu agar masyarakat lebih mudah menyampaikan kendala yang dihadapi di lingkungan masing-masing.</p>
<p>“Kalau dulu orang tahunya posyandu hanya di bidang kesehatan, tetapi sekarang posyandu sudah berkembang. Setiap pelaksanaan posyandu, kader kesehatan, kader pendidikan, kader perkim, hingga kader sosial hadir di sini agar masyarakat mudah menyampaikan kendalanya," tutur tokoh muda yang biasa disapa Mbak Wali itu. </p>
<p>Mbak Wali berharap, dengan kelengkapan Posyandu 6 SPM apa yang menjadi persoalan di masing-masing kelurahan bisa segera ditangani, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun infrastruktur. Peninjauan itu sendiri bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional.</p>
<p>"Sehingga seluruh program pemerintah bisa tepat sasaran,” jelasnya lagi. </p>
<p>Saat meninjau, Mbak Wali juga berdialog dengan para kader mengenai berbagai kendala di lapangan serta kesiapan pelayanan. Sementara itu Ketua Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah KH Sunarto mengungkapkan keberadaan Posyandu Seruni sangat memberikan manfaat bagi banyak pihak.</p>
<p>"Terutama karena sebagian besar kader-kader itu adalah dari Pondok dan mereka telah memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat sekitar. Posyandu 6 SPM merupakan pelebaran dari Posyandu yang selama ini berjalan, yang lebih menitik beratkan pada bidang kesehatan dan pendidikan. Kini diperluas ke sektor-sektor lain," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mulai Pembalakan Liar, Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Curanmor, Polres Kediri Amankan 7 Tersangka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mulai-pembalakan-liar-penyalahgunaan-bbm-subsidi-dan-curanmor-polres-kediri-amankan-7-tersangka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mulai-pembalakan-liar-penyalahgunaan-bbm-subsidi-dan-curanmor-polres-kediri-amankan-7-tersangka</guid>
<description><![CDATA[ Polres Kediri berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari illegal logging (pembalakan liar),  penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, hingga kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta penggelapan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f217082005f.webp" length="38022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 22:33:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri, Penebangan liar, penyalahgunaan BBM, curanmor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP –</strong> Polres Kediri berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari illegal logging (pembalakan liar), penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, hingga kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta penggelapan.</p>
<p>Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengungkapkan tindak pidana illegal logging yang diungkap terjadi di kawasan hutan Perhutani wilayah BKPH Pare, Desa Banaran, Kecamatan Kandangan.</p>
<p>Kasus tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di petak 91B dan petak 98C kawasan hutan Perhutani. Peristiwa di petak 91B terjadi pada Senin, 2 Juni 2025, sementara di petak 98C terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Lima pohon jati yang ditebang, selanjutnya dipotong menjadi 20 batang.Akibat aksi tersangka Perhutani mengalami kerugian Rp45 juta. </p>
<p>"Jadi, tersangka ES adalah pelaku utama yang melakukan tindak pidana, melakukan (penebangan) tanpa dilengkapi legalitas yang sah. Dan tersangka ES telah melakukan bersama dengan AS dan HD yang saat ini masih dalam pengejaran. Pohon jenis jati tersebut, rencana akan dijual. Tersangka mengaku sudah dua kali melakukan penebangan tanpa dilengkapi legalitas yang sah," ujar Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, Rabu (29/4/2026). </p>
<p>Selain itu, Polres Kediri juga mengungkap kasus penyalahgunaan BBM subsidi jenis pertalite di Dusun Klaten, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten.</p>
<p>Kasus ini terungkap pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, dengan tersangka berinisial KA. Pelaku diketahui membeli BBM subsidi seharga Rp10 ribu per liter menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas 15 liter.</p>
<p>BBM tersebut kemudian dipindahkan ke galon air mineral menggunakan selang dan dijual kembali kepada pengecer dengan harga Rp10.800 per liter.</p>
<p>Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa galon berisi BBM serta kendaraan yang digunakan. "Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda hingga Rp60 miliar," ungkap Kapolres Kediri. </p>
<p>Di sisi lain, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri juga berhasil mengungkap lima kasus kejahatan yang berkaitan dengan kendaraan bermotor roda dua dalam kurun waktu 21 hari, mulai 2 April hingga 22 April 2026.</p>
<p>"Dari penanganan kasus tersebut penyelidik berhasil mengamankan 6 unit roda 2 dan berdasarkan alat bukti, penyelidik juga telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka, 2 diantaranya residivis," jelas Kapolres Kediri. </p>
<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan menjelaskan, dari lima kasus tersebut, empat merupakan kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) dan satu kasus penggelapan kendaraan bermotor.</p>
<p>Ia menambahkan, modus para pelaku cukup beragam, dengan waktu kejadian yang bervariasi mulai dari subuh, siang hingga malam hari. Lokasi kejadian pun berbeda-beda, baik di halaman rumah maupun di jalan raya. Menurutnya, sebagian besar kendaraan yang menjadi sasaran adalah sepeda motor jenis bebek karena dinilai lebih mudah untuk dijual kembali.</p>
<p>Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara, sementara pelaku penggelapan dijerat Pasal 486 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Langgar Izin Tinggal, Imigrasi Kediri Deportasi 2 WNA Asal China</title>
<link>https://suarajatimpost.com/langgar-izin-tinggal-imigrasi-kediri-deportasi-2-wna-asal-china</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/langgar-izin-tinggal-imigrasi-kediri-deportasi-2-wna-asal-china</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra mengungkapkan, tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi terhadap kedua WNA itu dilakukan setelah keduanya melakukan pelanggaran penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f20ee6ce926.webp" length="39928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 22:01:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Deportasi, deportasi WNA, imigrasi Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dua warga negara asing asal China dideportasi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian. Keduanya, yakni QM dan LQ dideportasi pada Selasa, 28 April 2026 melalui Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. </p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra mengungkapkan, tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi terhadap kedua WNA itu dilakukan setelah keduanya melakukan pelanggaran penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.</p>
<p>Ia mengungkapkan, Sebelum pendeportasian, dilakukan tindakan pendetensian terhadap kedua WNA tersebut di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua WNA tersebut teridentifikasi melakukan kegiatan pada perusahaan yang berbeda dengan penjamin yang terdaftar dalam dokumen keimigrasian mereka.</p>
<p>Adapun kedua WNA tersebut diketahui berkegiatan di perusahaan A, sementara penjamin Izin Tinggal Kunjungan yang tercatat pada sistem Imigrasi adalah atas nama perusahaan B. </p>
<p>"Kedua WNA tersebut melanggar ketentuan Pasal 122 Ayat (1) Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra, Rabu (29/4/2026).</p>
<p>Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Direktur perusahaan A, yang bersangkutan mengakui adanya kelalaian dalam proses administrasi penggunaan Tenaga Kerja Asing di perusahaannya. </p>
<p>"Pihak perusahaan telah membuat surat pernyataan atas kelalaian tersebut dan telah diberikan surat peringatan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa di kemudian hari," tambahnya.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.</p>
<p>Langkah ini merupakan bentuk nyata penegakan hukum keimigrasian terhadap orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kediri. Imigrasi tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan izin tinggal.</p>
<p>"Kantor Imigrasi Kediri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing, guna menjaga ketertiban serta kedaulatan negara," pungkas Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahaya Putra. </p>
<p>Sebelumnya pada bulan November 2025 lalu, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri juga melakukan deportasi kepada warga negara asing asal Turki berinisial BY. Langkah tersebut dilakukan karena yang bersangkutan melakukan pelanggaran hukum keimigrasian berupa tinggal melewati batas izin tinggal yang ditentukan (Overstay). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Padukan Budaya Literasi, Digitalisasi dan Hemat Energi Melalui Lingkar Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/padukan-budaya-literasi-digitalisasi-dan-hemat-energi-melalui-lingkar-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/padukan-budaya-literasi-digitalisasi-dan-hemat-energi-melalui-lingkar-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Mendorong budaya membaca terus terjaga, sekaligus mengikuti perkembangan jaman dengan digitalisasi serta menerapkan energi keberlanjutan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri memadukan ketiganya melalui &quot;Lingkar Kediri (Literasi Keliling Dengan Energi Hijau Kota Kediri).&quot; ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f209c03022b.webp" length="65908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 21:28:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Literasi, digitalisasi, perpustakaan keliling, perpustakaan digital</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Budaya membaca beberapa tahun belakangan terdisrupsi oleh budaya digital. Padahal jika keduanya berjalan seimbang, ilmu dan pengetahuan yang didapat akan semakin besar.  </p>
<p>Mendorong budaya membaca terus terjaga, sekaligus mengikuti perkembangan jaman dengan digitalisasi serta menerapkan energi keberlanjutan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri memadukan ketiganya melalui "Lingkar Kediri (Literasi Keliling Dengan Energi Hijau Kota Kediri)." </p>
<p>"Lingkar Kediri" merupakan perpustakaan keliling yang tidak hanya naik kelas. Tapi juga memiliki banyak fitur menarik. Selain membawa ratusan judul buku, Lingkar Kediri ini juga dilengkapi fasilitas hotspot. Memungkinkan anak-anak tidak hanya membaca buku fisik tapi juga buku digital. </p>
<p>"Layanan ini sudah mengadopsi teknologi wifi gratis. Jadi nantinya bukan hanya sebagai literasi keliling, tetapi sebagai hotspot keliling. Dan di dalamnya juga sudah ada aplikasi digital di mana nantinya anak-anak bisa mengakses, buku cetak maupun buku digital," jelas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri Chevy Ning Suyudi, Rabu (29/4/2026). </p>
<p>Selain itu untuk kesinambungan energi, literasi keliling ini memanfaatkan unit motor listrik. Ada 3 unit literasi keliling yang akan berkeliling ke sekolah-sekolah yang belum memiliki perpustakaan representatif. </p>
<p>"Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi fondasi penting untuk membangun masa depan. Karena itu kami berkomitmen menghadirkan literasi yang mendekat ke anak-anak," tambah Chevy lagi. </p>
<p>Sebelumnya sudah 2 unit perpustakaan keliling yang sering menyapa anak-anak Kota Kediri.</p>
<p>"Nanti ini sasaran utamanya memang ke sekolah, ke SD, terutama yang sekolah belum memiliki perpustakaan. Jadi nanti juga bisa berkoordinasi untuk menjadwal," tambahnya. </p>
<p>Diperkenalkan bersamaan dengan Peringatan Hari Buku Internasional, keberadaan unit Lingkar Kediri ini merupakan langkah nyata pemerintah kota Kediri untuk memperluas pemerataan akses baca agar tidak ada anak yang tertinggal dalam kesempatan belajar. </p>
<p>"Kita ingin mensosialisasikan kepada anak-anak bahwa membaca buku ini banyak manfaatnya, selain bisa menambah wawasan, bisa menambah kreativitas. Anak-anak juga bisa meraih cita-citanya dengan rajin membaca buku. Ini kelilingnya, kadang-kadang di taman atau dimanapun, siapapun bisa mengakses," tegas Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jenguk Siswa Keracunan MBG, Mas Dhito Tegaskan SPPG Tugurejo Belum Bisa Beroperasi!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jenguk-siswa-diduga-keracunan-menu-mbg-mas-dhito-tegaskan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jenguk-siswa-diduga-keracunan-menu-mbg-mas-dhito-tegaskan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Hal itu diungkapkan usai menjenguk anak-anak yang menjadi korban dugaan keracunan menu MBG di wilayah Ngasem, Kabupaten Kediri. Sampai saat ini ada lima orang anak yang masih dirawat di RSUD SLG.  MBG yang disajikan dan dinikmati oleh anak-anak tersebut dikelola dan disajikan oleh SPPG Tugurejo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f0cb6051a74.webp" length="28538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 22:02:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>MBG, SPPG, keracunan MBG, Bupati Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KEDIRI, SJP - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan selama hasil laboratorium belum memperlihatkan hasil yang baik, maka SPPG Tugurejo belum bisa beroperasi. </p>
<p></p>
<p>Hal itu diungkapkan usai menjenguk anak-anak yang menjadi korban dugaan keracunan menu MBG di wilayah Ngasem, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Sampai saat ini ada lima orang anak yang masih dirawat di RSUD SLG. MBG yang disajikan dan dinikmati oleh anak-anak tersebut dikelola dan disajikan oleh SPPG Tugurejo. </p>
<p></p>
<p>"Kita suspend sementara SPPG-nya dan sudah koordinasi dengan BGN. Yang berikutnya adalah menunggu hasil lab, kalau dari hasil lab itu ternyata masih ada kandungan-kandungan yang tidak baik, ya maka SPPG-nya belum boleh beroperasi," tegas Mas Dhito, Selasa, (28/4/2026). </p>
<p></p>
<p>Supaya kasus keracunan makanan itu tidak terjadi, lanjut Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan meminta pihak sekolah setelah menerima makanan dari SPPG melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi siswa. </p>
<p></p>
<p>Pengecekan juga diharapkan dilakukan di semua sekolah termasuk yang berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Pengecekan dinilai sangat penting mengingat makanan diproduksi pada pagi hari dan dikonsumsi pada siang. </p>
<p></p>
<p>Dengan kondisi tempat makan /tray yang tertutup rapat tidak menutup kemungkinan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan membahayakan ketika dikonsumsi. Mas Dhito menuturkan guru harus memahami SOP. Saat ada makanan datang, perlu dicium dulu dan jika perlu dicicipi lebih dulu. </p>
<p></p>
<p>"Kemarin gurunya sebenarnya sudah nyicipi cuma sudah ada yang terlanjur beberapa yang terdistribusi ke anak-anak," ungkap Mas Dhito.</p>
<p></p>
<p>Ditegaskan Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri tetap akan melakukan evaluasi dari kejadian keracunan tersebut. Khusus bagi SPPG ketika tidak memenuhi persyaratan atau SOP yang telah ditentukan, pencabutan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bakal dilakukan. </p>
<p></p>
<p>"Kalau tidak memenuhi itu (SLHS) ya kita cabut. Sebenarnya ini kasus pertama di kabupaten dan harapannya tidak ada lagi," tandasnya.</p>
<p>    </p>
<p>Adapun dari enam anak yang dirawat satu diantaranya telah pulang dan menjalani rawat jalan, lima lainnya masih dirawat karena leukositnya masih tinggi.</p>
<p>"Artinya kalau leukosid tinggi itu ada infeksi jadi masih dirawat disini, tapi insya Allah mungkin 1-2 hari sudah boleh pulang," pungkas Mas Dhito. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Akibat Keracunan Menu MBG, 5 Siswa Kediri Dirawat di Rumah Sakit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-keracunan-menu-mbg-5-siswa-kediri-dirawat-di-rumah-sakit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-keracunan-menu-mbg-5-siswa-kediri-dirawat-di-rumah-sakit</guid>
<description><![CDATA[ Kali ini, 5 orang siswa dari salah satu lembaga pendidikan usia dini dilaporkan terpaksa menjalani perawatan di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri setelah mengalami pusing, mual dan muntah diduga usai menyantap menu MBG. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f088e9060f2.webp" length="46920" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 17:50:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>MBG, SPPG, keracunan MBG, keracunan MBG Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kasus dugaan keracunan menu makanan bergizi gratis (MBG) kembali muncul di wilayah Kediri. Kali ini, 5 orang siswa dari salah satu lembaga pendidikan usia dini dilaporkan terpaksa menjalani perawatan di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri setelah mengalami pusing, mual dan muntah diduga usai menyantap menu MBG. </p>
<p>Kondisi tersebut dibenarkan Direktur UOBK RS SLG dr. Tony Widyanto. Kelima siswa PAUD, RA, dan MI Atta’awun, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu, masih menjalani perawatan. </p>
<p>Namun sampai Selasa pagi dilaporkan dalam kondisi stabil, kondisi baik. "Kemarin ada 6 pasien, 1 pasien sudah kita pulangkan, 5 kita rawat. Kondisi pasien saat masuk mual muntah, kemudian sudah kita tangani kondisi terakhir sudah membaik. Sudah tidak mual muntah, sudah mau makan dan minum," tuturnya, Selasa (28/04/2026). </p>
<p>Terkait penyebab, dr Tony mengungkapkan dugaan sementara terkait keracunan. Rata-rata usia siswa yang dirawat sekitar dibawah 10 tahunan. Para siswa itu tiba di rumah sakit dalam kondisi yang masih sadar.</p>
<p>"Diagnosa kita duga adanya keracunan makanan," tambahnya. </p>
<p>Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menegaskan melakukan evaluasi bersama Satgas MBG Kabupaten Kediri untuk melakukan pemeriksaan. </p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri adalah dr. Ahmad Khotib menuturkan sample makanan dari menu MBG yang disajikan telah diambil untuk diperiksa di laboratorium. </p>
<p>"Akan kita lakukan evaluasi. Satgas akan turun ke sana, memeriksa apa yang bisa menyebabkan ituyang kedua," tutur dr Ahmad Khotib. </p>
<p>Sementara itu sambil menanti hasil tes laboratorium keluar, SPPG yang mengelola dan menyediakan menu MBG untuk sekolah tadi sementara akan ditutup. </p>
<p>"Sambil menunggu hasil laboratorium dan sebagainya SPPG, kita sudah kerjasama dengan Korwil BGN untuk meminta, menghentikan sementara, operasional SPPG sampai dengan nanti hasil laboratorium keluar," jelasnya. </p>
<p>Hal senada turut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri yang juga Ketua Satgas MBG Kab Kediri Solikin.</p>
<p>“Satgas sudah turun dan cek ke SPPG dan operasional diberhentikan sementara,” tegas Solikin. </p>
<p>Sementara berdasarkan data yang dihimpun, menu MBG yang dibagikan kepada siswa pada Senin, (27/4/2026), terdiri dari terong crispy, ayam suwir kemangi, tahu goreng, salak, dan susu. Sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan tiga jam setelah menyantap MBG.</p>
<p>Menurut informasi dari salah satu orang tua siswa, makanan berupa ayam suwir kemangi yang disantap para siswa diduga sudah basi. </p>
<p>SPPG yang bertugas mengelola dan menyajikan adalah SPPG Tugurejo Yayasan Petuk Tadah Lillah Billah. Berdasarkan pantauan pada Selasa siang, SPPG tersebut dalam kondisi tertutup. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petasan yang  Bahannya Dibeli dari Tiktok Shop Meledak, Seorang Anak di Kediri Terluka </title>
<link>https://suarajatimpost.com/petasan-yang-bahannya-dibeli-dari-tiktok-shop-meledak-seorang-anak-di-kediri-terluka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petasan-yang-bahannya-dibeli-dari-tiktok-shop-meledak-seorang-anak-di-kediri-terluka</guid>
<description><![CDATA[ Polsek Wates mengamankan sisa-sisa barang bukti yang diduga kuat adalah bahan baku untuk meracik petasan. Menurut keterangan R, bahan baku itu dibeli di platform online Tiktok Shop.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ee48595d5a9.webp" length="38172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 06:44:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Petasan, Petasan Kediri, Ledakan Petasan, Ledakan Petasan Kediri, mercon</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>- Seorang bocah berusia 12 tahun asal Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dirawat intensif di rumah sakit setelah racikan petasannya meledak. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan ketiak.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun dari kepolisian, dalam peristiwa ledakan petasan pada Sabtu, (25/04/2026) malam ini, korban berinisial R ini meracik petasan bersama 2 temannya.</p>
<p>"Kita amankan barang bukti. Bahan dibeli di Tiktok Shop, ada empat jenis yakni KCL, Benzoat, Sulfur dan Nitrat. Nah itu dirakit di depan rumah temannya," tutur Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto, Minggu (26/04/2026). </p>
<p>Ketiga anak ini mencampurkan bahan-bahan tadi menggunakan kaleng plastik bekas wadah sosis dengan sendok plastik. Setelah bahan dicampur di kaleng diameter 10-12 cm itu, lalu anak-anak itu mencoba menyalakan beberapa kali dan sempat berhasil menyala. </p>
<p>Namun tidak puas dengan hasil "eksperimen" mereka, bahan yang ada tadi kemudian ditambah dengan bahan yang lebih berbahaya yakni bubuk mesiu (<em>black podwer</em>) atau bubuk petasan yang sudah jadi. "Menurut keterangan salah satu anak, bahan itu ditemukan waktu lebaran tadi dan di sekitar pohon bambu timur rumah," tambah Agus.</p>
<p>Campuran tersebut menghasilkan ledakan lebih besar dari percobaan sebelumnya. Namun saat proses penyulutan, tangan R tersambar api dan menyebabkan luka serius.</p>
<p> "Sekarang di rumah sakit. Luka bakar di tangan kiri dan ketiak bagian kiri," ungkap Agus.  </p>
<p>Di TKP, polisi mengamankan sisa-sisa barang bukti yang diduga kuat adalah bahan baku untuk meracik petasan. Menurut keterangan R, bahan baku itu dibeli di platform online Tiktok Shop. </p>
<p>Tidak ada kerusakan bangunan akibat peristiwa karena lokasi ledakan berada di luar rumah. Kasus ini sendiri, kini tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Kediri. "Karena yang terlibat masih anak-anak," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Desak Pembangunan Alun&amp;Alun Kediri Dituntaskan, Gus War: Berdampak pada Aspek Sosial Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/desak-pembangunan-alun-alun-kediri-dituntaskan-gus-war-berdampak-pada-aspek-sosial-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/desak-pembangunan-alun-alun-kediri-dituntaskan-gus-war-berdampak-pada-aspek-sosial-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Menurutnya hal tersebut didasari beberapa alasan, yang paling utama ialah agar tidak tampak kumuh. Kebersihan serta kerapian RTH Alun-Alun dinilai dapat menjadi cerminan warga Kota Kediri yang bersih, tertib, dan tertata. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ee0cfdbac68.webp" length="32424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 23:13:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Alun-alun Kota Kediri, rth alun-alun kota Kediri, pembangunan alun-alun kota Kediri, tokoh masyarakat kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Tokoh masyarakat berharap agar pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kediri segera dilanjutkan. Selain menjadi ikon Kota Kediri, keberadaan alun-alun sangat penting untuk menopang aspek sosial dan ekonomi masyarakat pelaku UMKM. </p>
<p>Demikian diutarakan oleh KH Muhammad Anwar Iskandar, pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin, dalam diskusi antara Pemkot Kediri dengan tokoh masyarakat pada Minggu (26/4/2026).</p>
<p>"Dulu sebelum dibangun itu kan tempat masyarakat berjualan mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari, setelah dibangun masyarakat berhenti. Setelah selesai akan memberi kesempatan kepada masyarakat yang sempat terhenti usahanya untuk menjalankan kehidupan jualannya sehari-hari aktif lagi," jelas kyai yang akrab disapa Gus War ini.</p>
<p>Menurutnya, kebersihan serta kerapian RTH alun-alun dapat menjadi cerminan warga Kota Kediri yang bersih, tertib, dan tertata. Apabila kondisi seperti saat ini terus berlanjut maka akan mengurangi nilai bahwa masyarakat Kota Kediri seakan-akan tidak peduli dengan kebersihan dan ketertiban. Gus War juga berharap kepada semua pihak, baik Pemerintah Kota Kediri maupun pihak rekanan agar aspek-aspek yang lain bisa diselesaikan dengan baik secara legowo. </p>
<p>"Jangan semuanya hanya dihitung berdasarkan angka-angka yang bersifat material tapi aspek-aspek sosial, aspek-aspek yang bersifat humaniti juga perlu untuk diperhatikan. semoga bisa segera clear dan terwujud secepatnya," tutupnya. </p>
<p>Selain itu, alun-alun sebagai ruang terbuka hijau, juga merupakan wadah rekreasi bagi masyarakat sekitar, baik untuk berolahraga santai maupun sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga. </p>
<p>Menurut Gus War, apabila proyek segera diselesaikan dan dibangun dengan baik tentu dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Kediri. "Pertama, akan kelihatan wajah dan etalase Kota Kediri yang rapi, bersih, dan baik. Kedua, bisa menghidupkan UMKM. Ketiga, bisa menjadi tempat rekreasi kecil bermain keluarga," sebutnya.</p>
<p>Sebelumnya, anggota DPRD Kota Kediri Ashari juga sempat melontarkan pernyataan yang senada. Ia menilai mangkraknya proyek tersebut berdampak langsung pada masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Kawasan alun-alun diharapkan menjadi pusat aktivitas publik sekaligus penggerak ekonomi warga.</p>
<p>“Masyarakat yang semestinya sudah bisa melakukan kegiatan di sekitar alun-alun dalam rangka menunjang kesejahteraan mereka. Jadi tidak bisa, jadi terhambat. Itu kan menimbulkan kerugian materi bagi masyarakat,” imbuhnya.</p>
<p>Seperti diketahui, masyarakat masih harus menunggu untuk melihat alun-alun Kota Kediri kembali dibangun sampai tuntas. Saat ini kelanjutan pembangunan masih terkendala karena belum tercapai kesepakatan bersama terkait pelaksanaan putusan Mahkamah Agung. </p>
<p>Perbedaan masih terjadi pada nilai pembayaran progres pekerjaan. Berdasarkan hasil asesmen teknis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai pembayaran ditetapkan sekitar Rp 6,6 miliar. Sementara dari pihak kontraktor mengajukan nilai sebesar Rp 16,2 miliar.</p>
<p>Pemerintah Kota Kediri sendiri berkomitmen penuh untuk melanjutkan pembangunan alun-alun yang telah lama dinantikan masyarakat sebagai ruang publik yang representatif dan bermanfaat.  </p>
<p>Berbagai tahapan penting telah dilalui dalam proses penyelesaian pembangunan, mulai dari proses administrasi di Mahkamah Agung, asesmen teknis oleh Tim Ahli dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur hingga review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).</p>
<p>Kepala Dinas PUPR, Endang Kartika Sari menambahkan, seluruh proses dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas mengingat proyek ini menggunakan uang negara.  "Karena itu, lembaga negara yang berwenang untuk melakukan audit adalah BPKP dan ini menjadi acuan untuk menghindari potensi kerugian negara," ujar Endang beberapa waktu lalu. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PSDKU UB Kediri Dukung SDGs, Lewat Edukasi dan Inovasi Budidaya Perikanan di Kediri Aquatic 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/psdku-ub-kediri-dukung-sdgs-lewat-edukasi-dan-inovasi-budidaya-perikanan-di-kediri-aquatic-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/psdku-ub-kediri-dukung-sdgs-lewat-edukasi-dan-inovasi-budidaya-perikanan-di-kediri-aquatic-2026</guid>
<description><![CDATA[ Melalui edukasi perikanan, dosen dan mahasiswa PSDKU UB Kediri menghadirkan berbagai produk inovatif hasil riset yang aplikatif untuk mendukung sektor budidaya perikanan. Seluruh produk ini diperkenalkan kepada masyarakat sebagai solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ee23c29cb65.webp" length="42716" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 21:35:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KediriAquatic2026, PSDKUUBKediri, UniversitasBrawijaya, DinasPerikananKediri, SDG1TanpaKemiskinan, SDG3KehidupanSehat, SDG4PendidikanBerkualitas, SDG17Kemitraan, EdukasiPerikanan, PerikananIndonesia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Sektor perikanan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki daya tarik edukatif dan rekreatif. Alasan tersebut mendorong PSDKU UB Kediri untuk turut ambil bagian dalam perhelatan Kediri Aquatic 2026. </p>
<p>Melalui edukasi perikanan, dosen dan mahasiswa PSDKU UB Kediri menghadirkan berbagai produk inovatif hasil riset yang aplikatif untuk mendukung sektor budidaya perikanan. Seluruh produk ini diperkenalkan kepada masyarakat sebagai solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. </p>
<p>"Ada yang dari mahasiswa, ada yang dari dosen. Kebanyakan berhubungan dengan budidaya perikanan," ungkap Vika Maulidiyah, Dosen Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan PSDKU UB Kediri, Minggu, (26/04/2026). </p>
<p>Tidak hanya menghadirkan produk inovasi, PSDKU UB Kediri juga membawa berbagai spesimen edukatif biota perairan yang menarik perhatian pengunjung. </p>
<p>Spesimen tersebut mencakup avertebrata air dari berbagai filum, antara lain filum Molusca seperti keong kepala kambing dan keong melo, filum Arthropoda seperti belangkas dan lobster mutiara, filum Coelenterata berupa karang-karangan seperti karang meja dan karang otak, serta filum Echinodermata seperti teripang dan bintang mengular. </p>
<p>Selain itu, turut dipamerkan awetan ikan buntal serta penyu yang menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi pelajar dan masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati perairan. </p>
<p>Kegiatan edukatif ini tidak hanya memberikan pengalaman visual, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai biodiversitas perairan serta pentingnya konservasi sumber daya hayati.</p>
<p>"Karena ini diawetkan jadi tidak merubah struktur (anatomi). Jadi teman-teman bisa belajar kalau misalkan bintang laut, landak laut, lobster, itu struktur tubuhnya seperti ini. Jadi untuk media pembelajaran," ungkapnya. </p>
<p>Keterlibatan PSDKU UB Kediri dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan potensi ekonomi masyarakat berbasis perikanan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, </p>
<p>Sedangkan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui inovasi yang mendukung kehidupan sehat dan sejahtera melalui perikanan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat.</p>
<p>"PSDKU UB Kediri ingin berkontribusi untuk mendukung perikanan di Kediri. Baik akademisinya, dari hasil-hasil riset, juga melalui pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan perikanan," pungkasnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Ikan Cupang dan Molly Beradu Keindahan di Kediri Aquatic 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-ikan-cupang-dan-molly-beradu-keindahan-di-kediri-aquatic-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-ikan-cupang-dan-molly-beradu-keindahan-di-kediri-aquatic-2026</guid>
<description><![CDATA[ Perhelatan tahunan Kediri Aquatic mengusung banyak hal baru di tahun 2026 ini. Selain digelar di pusat Ikan Hias Gumul, ini adalah untuk kali pertama digelar Kediri Molly Contest. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69edfb50cea42.webp" length="34444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 20:48:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kontes ikan, ikan cupang, ikan molly, kontes ikan Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Perhelatan tahunan Kediri Aquatic mengusung banyak hal baru di tahun 2026 ini. Dalam kontes ini, tercatat sebanyak 310 ekor molly ambil bagian.  Selain digelar di pusat Ikan Hias Gumul, ini adalah untuk kali pertama digelar Kediri Molly Contest. </p>
<p>Ketua Panitia Kediri Molly Contest Gilang Dwi Susetyo, menjelaskan bahwa selama ini ikan molly masih kerap dipandang sebelah mata sebagai ikan pakan predator. Padahal, menurutnya, molly juga memiliki kualitas unggulan yang layak untuk dilombakan.</p>
<p>"Banyak yang beranggapan Ikan Molly itu ikan buat makan predator. Padahal ada Ikan Molly dengan kualitas buat lomba atau buat kontes seperti ini.</p>
<p>Dan harga jualnya juga lumayan bagus untuk ikan kualitas seperti ini," ungkap Gilang, Minggu, (26/04/2026). </p>
<p>Gilang menuturkan minat pasar terhadap ikan molly sedang tinggi-tingginya. Saat ini, penjualan molly bisa mencapai 20 hingga 30 ekor per hari. "Harapannya supaya Ikan Molly tetap eksis terus dan tetap stabil. Dan lebih banyak yang mengenal Ikan Molly, dan ada kontesnya juga," tambahnya. </p>
<p>Selain Kediri Molly Contest, tidak ketinggalan turut digelar Kediri Betta Mini Contest. Kontes ikan cupang ini merupakan kontes tahunan di Kabupaten Kediri. </p>
<p>Ketua Panitia Kediri Betta Mini Contest Alvin Mahardika, menyebutkan bahwa ajang tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya hanya berskala lokal, kini kontes betta telah naik ke tingkat nasional dengan total sekitar 257 peserta. Mayoritas peserta datang dari kota-kota seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Yogyakarta. "Tujuan kontes ini untuk mengangkat kualitas ikan hias Kediri," ungkapnya. </p>
<p>Alvin menjelaskan bahwa tujuan utama kontes ini adalah untuk meningkatkan kualitas ikan sekaligus mendongkrak nilai jualnya. Harga ikan betta (cupang) sendiri cukup bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga Rp3.000 untuk jenis biasa, hingga Rp5.000 sampai Rp10.000 untuk jenis multicolor dengan kualitas lebih baik. </p>
<p>Penilaian dalam kontes ini mengacu pada standar International Betta Contest (IBC), yang meliputi tiga aspek utama, yakni warna, bentuk tubuh (form), dan mental ikan. Mental ikan dinilai dari responsnya saat diberi rangsangan, di mana ikan yang tenang namun mampu menunjukkan performa terbaik (flaring maksimal) akan mendapatkan nilai lebih.</p>
<p>Di sisi lain, Kepala Bidang Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, drh Enissa Novia Amalia, menegaskan bahwa kegiatan Kediri Aquatic 2026 juga memiliki tujuan besar dalam pelestarian ikan lokal. </p>
<p>Salah satu upaya yang dilakukan adalah rencana penebaran 30 ribu ikan tawes sebagai bagian dari konservasi. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan potensi ikan hias melalui pembentukan komunitas dan asosiasi seperti Kediri Molly Club.</p>
<p>"Dari Dinas Perikanan ingin memicu teman-teman peternak Molly ini untuk lebih berkreativitas lagi untuk meningkatkan potensinya,"jelasnya. </p>
<p>Kediri Aquatic 2026 sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222. Dalam Kediri Aquatic 2026 juga turut digelar edukasi tentang perikanan dari kampus dan komunitas, serta berbagai lomba. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Kediri Ingatkan SPPG Segera Urus SLHS</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-ingatkan-sppg-segera-urus-slhs</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-ingatkan-sppg-segera-urus-slhs</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengingatkan 
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Kediri yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk segera mengurus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb6b4496c14.webp" length="16514" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 20:20:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>SPPG, SPPG kota Kediri, MBG, MBG kota Kediri, wali kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI - </strong>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Kediri yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk segera mengurus. </p>
<p>Hal itu ditegaskan Wali Kota Kediri usai peristiwa dugaan keracunan menu MBG yang dialami puluhan siswa SD di Kota Kediri. </p>
<p>"Yang pertama, kemarin kita sudah rapat bersama. Kami beri batas waktu apabila nanti melewati batas waktu, bisa kami rekomendasikan untuk dilakukan penutupan," tegas Wali Kota termuda di Indonesia tersebut, Sabtu (25/4/2026).     </p>
<p>Wali Kota Kediri menuturkan SLHS sudah menjadi salah satu syarat mutlak bagi sebuah SPPG.</p>
<p>"Karena SLHS ini kan sudah jelas oleh keputusan BGN juga. Merupakan syarat utama, sehingga nantinya kami akan terus memantau SPPG yang belum memiliki SLHS," tambahnya. </p>
<p>Tokoh wanita yang akrab disapa Mbak Wali itu, menegaskan setiap SPPG dalam pengelolaan MBG telah memiliki standar operasional yang jelas dari BGN namun bukan berarti Pemkot Kediri akan lepas tangan.  </p>
<p>Pihaknya akan lebih ketat dalam memantau standar operasional yang diterapkan SPPG. </p>
<p>"Artinya SOP dari BGN kan sudah cukup jelas, tapi nanti akan kami tindaklanjuti lagi. Mungkin juga akan sering terjun ke lapangan untuk lebih memastikan kembali,apakah SPPG-SPPG lain ini sudah menerapkan SOP dari BGN secara tepat," jelasnya. </p>
<p>Mbak Wali menambahkan, apabila nanti ditemukan adanya SPPG yang tidak melaksanakan SOP dari BGN, hal tersebut akan disampaikan ke BGN. </p>
<p>"Dan apabila nantinya ternyata banyak sekali catatan, tentunya akan kami rekomendasikan untuk dilakukan penutupan," tegasnya lagi. </p>
<p>Sebelumnya ditemukan dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut terjadi pada siswa SDN Ketami 1, SDN Ketami 2, dan SDN Tempurejo 1, dengan total 73 siswa. Dari uji lab yang dilakukan hasilnya ditemukan bakteri Escherichia coli (E. coli). </p>
<p>Lalu dari hasil survei kehigienisan ditemukan pula bahwa SPPG Tempurejo, yang mengelola MBG untuk tiga sekolah itu, belum melakukan uji organoleptik. Dimana hasil temuan ini langsung dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG Tempurejo sendiri ditutup sementara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian   </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Triwulan Pertama 2026, Okupansi Penumpang Stasiun Kediri Catat Pertumbuhan 7,9 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/triwulan-pertama-2026-okupansi-penumpang-stasiun-kediri-catat-pertumbuhan-79-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/triwulan-pertama-2026-okupansi-penumpang-stasiun-kediri-catat-pertumbuhan-79-persen</guid>
<description><![CDATA[ Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ecafdf06bcc.webp" length="36310" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 19:32:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Stasiun Kediri, Penumpang Stasiun Kediri, penumpang kereta api, Daop VII Madiun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pada triwulan pertama tahun 2026 ini, pertumbuhan jumlah penumpang di Stasiun Kediri menunjukkan tren positif. Total okupansi penumpang tercatat mencapai 410.336 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 209.296 penumpang berangkat dan 201.040 penumpang datang.</p>
<p>Capaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Saat itu, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 380.427 orang, dengan rincian 193.384 penumpang berangkat dan 187.043 penumpang datang.</p>
<p>Pertumbuhan ini menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api, khususnya di wilayah Kediri. Selain itu, pertumbuhan ini juga mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat, yang salah satunya terdorong karena musim angkutan lebaran.</p>
<p>Sementara itu, peningkatan secara keseluruhan juga terjadi ri wilayah Daop 7 Madiun. Pada periode Triwulan I Tahun 2026, tercatat tren positif berupa peningkatan signifikan sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.</p>
<p>KAI Daop 7 Madiun mencatat, pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026, total volume pelanggan mencapai 3.017.881 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 1.517.883 pelanggan yang berangkat (naik) dan 1.499.998 pelanggan yang datang (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Sebagai perbandingan, pada Triwulan I Tahun 2025, volume pelanggan tercatat sebanyak 2.694.034 orang.</p>
<p>"Terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Triwulan I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 323.847 pelanggan atau meningkat 12 persen dibandingkan periode Triwulan I Tahun 2025," jelas Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari, Sabtu, (25/04/2026). </p>
<p>Peningkatan volume penumpang ini juga seiring dengan berbagai upaya KAI Daop 7 Madiun yang konsisten melakukan inovasi layanan. </p>
<p>Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) berbasis digital serta penataan area stasiun guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang kian dinamis. Penataan diantaranya pembangunan peron tinggi dan overcapping di Stasiun Blitar dan Kediri. Adapun Stasiun Madiun masih dalam proses penataan.</p>
<p>“Peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa moda transportasi KA tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan yang terus terjaga,” tambahnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Mas Dhito Tekankan Pentingnya Regenerasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musancab-pdi-perjuangan-kabupaten-kediri-mas-dhito-tekankan-pentingnya-regenerasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musancab-pdi-perjuangan-kabupaten-kediri-mas-dhito-tekankan-pentingnya-regenerasi</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Hal tersebut ditekankan agar para kader muda PDI Perjuangan bisa merasakan bagaimana berjuang untuk membesarkan partai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ec966e51b21.webp" length="75914" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 17:31:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PDIP Kabupaten Kediri, PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Mas Dhito</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Hal tersebut ditekankan agar para kader muda PDI Perjuangan bisa merasakan bagaimana berjuang untuk membesarkan partai. </p>
<p>Hal tersebut diungkapkan tokoh yang sering disapa Mas Dhito itu, di hadapan ribuan kader PDI Perjuangan dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri. Kehadiran mereka untuk mengikuti Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Sabtu (25/4/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi puncak pembentukan kepengurusan baru di tingkat anak cabang se-Kabupaten Kediri untuk lima tahun ke depan. Setiap PAC rata-rata diisi 11 orang pengurus dan wajib ada keterwakillan 20 persen kalangan Gen Z serta 30 persen perempuan.</p>
<p>"Regenerasi dalam PDI Perjuangan menjadi sangat penting sekali. Biar yang usia 35 tahun ini bisa merasakan bagaimana perjuangan dalam sebuah partai politik," kata Mas Dhito.</p>
<p>Selain pembentukan pengurus PAC baru, Musancab ini sekaligus momentum konsolidasi partai untuk membangun kekuatan memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029 dan mengembalikan kursi legislatif yang hilang.</p>
<p>Pasalnya, di Pemilu 2024 meski tetap sebagai partai pemenang, untuk pemilihan legislatif di DPRD Kabupaten Kediri PDI Perjuangan mendapatkan 13 kursi atau kehilangan 2 kursi dari Pemilu sebelumnya. </p>
<p>Mas Dhito meyakini masuknya kalangan muda dalam kepengurusan PAC ini memberikan semangat baru bagi PDI Perjuangan Kabupaten Kediri untuk memenangkan Pemilu 2029 dan mengembalikan kursi yang hilang tersebut.</p>
<p>"Besar harapan saya selaku ketua DPC usia 35 tahun ini bisa punya daya gedor," ungkapnya.</p>
<p>Musancab yang digelar di Convention Hall tersebut selain dihadiri pengurus DPC, juga dihadiri pengurus tingkat DPD, termasuk dari fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Kediri. </p>
<p>Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Agus Wicaksono mengingatkan kepada pengurus baru hasil Musancab tetap harus berkonsultasi dengan para senior yang telah terbukti memiliki banyak pengalaman panjang. </p>
<p>"Dengan kerja kolaborasi antara senior dengan yunior saya yakin impian untuk mewujudkan kursi 15 (legislatif) di Kabupaten Kediri itu bukan sekedar impian tapi akan membuahkan kenyataan," ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kakak Keponakan Turut Ditetapkan Tersangka, Terkait Kematian Balita MAM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kakak-keponakan-turut-ditetapkan-tersangka-terkait-kematian-balita-mam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kakak-keponakan-turut-ditetapkan-tersangka-terkait-kematian-balita-mam</guid>
<description><![CDATA[ Tersangka kasus kekerasan yang mengakibatkan balita MAM meninggal dunia di rumahnya bertambah.  
Satreskrim Polres Kediri Kota menetapkan RF sebagai tersangka terkait kasus tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb72d4403a6.webp" length="23072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 22:16:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri, perlindungan anak</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Tersangka kasus kekerasan yang mengakibatkan balita MAM meninggal dunia di rumahnya bertambah. Satreskrim Polres Kediri Kota menetapkan RF sebagai tersangka kedua terkait kasus tersebut.</p>
<p>RF (17) diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni sebagai kakak keponakan dari korban. </p>
<p>Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata menuturkan, tersangka mengaku ikut memukul wajah korban sebanyak dua kali di hari kejadian. Selain itu, RF juga mengaku menginjak badan dan membungkam mulut korban. </p>
<p>“Memukul korban dua kali ke arah wajah, setelah itu menginjak perut dan membungkam mulut korban menggunakan kaos warna merah,” jelas Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Jumat (24/4/2026). </p>
<p>Saat diperiksa, ditambahkan AKP Achmad Elyasarif, tersangka melakukan hal itu agar adiknya itu menurut.</p>
<p>"Agar korban tidak bandel dan menjadi anak yang penurut kepada neneknya,” tambahnya. </p>
<p>Sebelum ini, Polres Kediri Kota telah menetapkan nenek dari MAM yakni S sebagai tersangka atas meninggalnya MAM. Si nenek merupakan orang terakhir yang bersama MAM sebelum bocah berusia 4 tahun tersebut ditemukan tidak bernyawa di rumahnya. </p>
<p>Selama ini almarhum MAM dan kedua kakak perempuannya hanya ditemani wanita berusia 64 tahun tersebut, saat kedua orang tuanya pergi bekerja. </p>
<p>Di hari kejadian, S meminta ketiga cucunya untuk tidur siang. Karena kesal ketiganya tidak segera tidur, S memukul MAM dengan kayu serta kedua kakaknya dengan tangan. MAM kemudian berendam di dalam sebuah bak mandi yang berada di dapur. </p>
<p>S lalu meminta MAM untuk berganti baju. Kembali kesal karena perintahnya tidak dituruti, S membuang air untuk mandi dan memukul MAM dengan pipa, yang mengenai punggung. S kemudian meninggalkan begitu saja cucunya itu di kasur yang berada di dapur. </p>
<p>Selang beberapa jam kemudian ibu MAM, yakni RNS (sebelumnya ditulis H) pulang dan melihat sang anak berada di dapur. Ketika hendak dibangunkan, MAM tidak merespon dan diketahui telah meninggal dunia.</p>
<p>Terkait peristiwa tersebut, polisi telah memeriksa setidaknya 7 orang saksi.</p>
<p>"Kemudian penyidik juga telah mencari alat bukti lain, sehingga penyidik menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu Inisial S," ungkap Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditemukan Bakteri E. coli di Menu MBG, SPPG Tempurejo Kota Kediri Ditutup Sementara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ditemukan-bakteri-ecoli-di-menu-mbg-sppg-tempurejo-ditutup-sementara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ditemukan-bakteri-ecoli-di-menu-mbg-sppg-tempurejo-ditutup-sementara</guid>
<description><![CDATA[ Penutupan tersebut dilakukan usai ditemukan adanya pelanggaran standar operasional (SOP) di SPPG tersebut, yang diduga mengakibatkan puluhan siswa dari 3 SD tersebut mengalami keracunan pada Rabu, 22 April lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb6b48d50b3.webp" length="13948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 22:01:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>MBG, MBG Kota Kediri, SPPG, SPPG kota Kediri, keracunan mbg, keracunan menu MBG</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempurejo, yang mengelola dan mendistribusikan menu makanan bergizi gratis untuk para siswa di SD Ketami 1, SD Ketami 2 serta Tempurejo 1 sementara ditutup.</p>
<p>Penutupan tersebut dilakukan usai ditemukan adanya pelanggaran standar operasional (SOP) di SPPG tersebut, yang diduga mengakibatkan puluhan siswa dari 3 SD tersebut mengalami keracunan pada Rabu, 22 April lalu. </p>
<p>"Kalau berdasarkan investigasi yang tadi dilakukan di sana untuk konfirmasi terkait kejadian ini, ada beberapa SOP yang dilanggar," ungkap Koordinator SPPG Wilayah Kota Kediri Armeityansyah Wahyudi Putra, Jumat (24/4/2026). </p>
<p>Menurut Armeityansyah, ada dua prosedur yang terindikasi dilanggar oleh SPPG Tempurejo.</p>
<p>"Salah satunya waktu pemasakan harusnya dilakukan di jam 2. Tapi tadi setelah dikonfirmasi ternyata lebih awal dari itu. Untuk lebih lanjutnya masih tetap didalami," ungkapnya. </p>
<p>Sementara pelanggaran lain adalah terkait uji organoleptik yang mencakup aroma, rasa, warna, dan kebersihan makanan.</p>
<p>Menurutnya uji organoleptik, seharusnya dilakukan setelah makanan dimasak, sebelum distribusi, dan saat diterima, namun dari hasil investigasi diketahui ada tahapan yang terlewat.</p>
<p>"Untuk SPPG ini sepertinya terlewat. Jadi setelah makanan jadi sebelum diporsi itu harusnya ada uji organoleptik, kemudian sebelum dikirimkan itu ada lagi, ketika diantarkan di titik pengantaran itu ada lagi. Ini (SPPG Tempurejo) baru ketika makanan jadi di uji organoleptik. Jadi selanjutnya ada yang kelewat," ungkapnya. </p>
<p>Penutupan sementara sendiri, menurutnya, dilakukan sampai ada surat dari Badan Gizi Nasional (BGN). </p>
<p>"Yang pasti dari BGN sendiri ketika memang ada kejadian seperti ini pasti akan ditutup dulu sementara," tegasnya. </p>
<p>Sementara itu, untuk pemenuhan MBG di tiga sekolah tadi untuk sementara dialihkan ke SPPG yang lain. </p>
<p>"Kalau yang sudah terjadi selama ini dialihkan ke SPPG lain. Jadi supaya tidak berhenti untuk mendapatkan manfaatnya. Tapi kalau untuk dialihkannya ke siapa nanti kita konfirmasi lagi," pungkasnya. </p>
<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan.</p>
<p>“Kami mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Saat ini fokus utama adalah memantau kondisi kesehatan para korban,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa langkah lanjutan akan diambil apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum. “Jika ada indikasi pelanggaran, akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Siswa SD di Kota Kediri Diduga Keracunan Menu MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-siswa-sd-di-kota-kediri-diduga-keracunan-menu-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-siswa-sd-di-kota-kediri-diduga-keracunan-menu-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Para siswa tersebut mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, muntah, sakit kepala dan diare usai menyantap hidangan MBG pada Rabu, 22 April lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb6b4496c14.webp" length="16514" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 21:45:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>MBG, MBG Kota Kediri, SPPG, SPPG kota Kediri, keracunan mbg, keracunan menu MBG</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Puluhan siswa di Kota Kediri mengalami keracunan, diduga usai menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG). Hal tersebut dialami siswa di tiga sekolah dasar yakni 53 siswa di SD Ketami 2, 11 siswa di SD Ketami 1 dan 5 orang siswa di SD Ketami 1. </p>
<p>Para siswa tersebut mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, muntah, sakit kepala dan diare usai menyantap hidangan MBG pada Rabu, 22 April lalu. </p>
<p>"Siswa SD Ketami 1, Ketami 2, dan Tempurjo 1. Ada beberapa anak yang mengalami keracunan, kemudian kepala sekolah SD Ketami 2, melaporkan secara resmi kejadian keracanan MBG ini ke Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri," ujar Sekretaris Satgas MBG Kota Kediri Ferry Djatmiko, Jumat (24/04/2026). </p>
<p>Menurut Ferry, usai mendapatkan laporan tersebut, pihak Dinkes Kota Kediri langsung mengambil sampel dan melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, dari sampel yang diambil ditemukan adanya bakteri E. coli. </p>
<p>"Sehingga Dinkes Kota Kediri langsung mengambil sampel. Kemudian dari hasil sampel itu memang ditemukan ada bakteri E. coli," tambah Ferry. </p>
<p>Menurut Ferry, dari puluhan siswa tadi tidak ada yang sampai dirawat di fasilitas kesehatan. Para siswa juga sudah masuk sekolah kembali. Pihak Puskesmas juga melakukan jemput bola dengan melakukan pemeriksaan di sekolah.</p>
<p>"Tapi semuanya sudah masuk. Puskesmas juga tidak ada," ungkapnya. </p>
<p>Sementara itu, menu MBG di ketiga sekolah tadi diketahui dikelola oleh SPPG Tempurejo. Menu yang disajikan terdiri dari roti bagel, ayam saus tiram, tahu orak-arik, sup kacang merah dan kentang, serta buah kelengkeng. Sedangkan sampel yang diuji berasal dari satu porsi makanan yang didistribusikan kepada siswa di hari tersebut. </p>
<p>Ferry Djatmiko menuturkan pihak Pemkot Kediri, dalam hal ini Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan peristiwa tersebut. </p>
<p>Pemerintah Kota Kediri bersama Satgas juga berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna melakukan evaluasi menyeluruh.</p>
<p>“Kami akan memperketat SOP monitoring dan evaluasi karena ditemukan indikasi pelanggaran. Namun program ini tetap baik dan akan terus kami kawal bersama,” tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria di Kediri Akhiri Hidup dengan Cara Tragis, Diduga Akibat Depresi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-di-kediri-akhiri-hidup-dengan-cara-tragis-diduga-akibat-depresi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-di-kediri-akhiri-hidup-dengan-cara-tragis-diduga-akibat-depresi</guid>
<description><![CDATA[ Pria itu, yang diketahui bernama AM tiba-tiba memasukkan tubuhnya ke bawah kolong truk  tangki BBM yang tengah melaju. Sopir truk yang diduga  tidak mengetahui AM berbaring di jalur roda sebelah kanan terus melaju pelan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ea2ae86add5.webp" length="24682" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 23:15:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, bunuh diri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KEDIRI, SJP - Insiden tragis terjadi di depan SMPN 1 Mojo Kabupaten Kediri, Kamis (23/4/2026) siang. </p>
<p>Sekitar pukul 13.30, di tengah hiruk pikuk anak-anak yang hendak pulang sekolah, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang memprihatinkan. </p>
<p>Pria itu, yang diketahui bernama AM tiba-tiba memasukkan tubuhnya ke bawah kolong truk tangki BBM yang tengah melaju. Sopir truk yang diduga tidak mengetahui AM berbaring di jalur roda sebelah kanan terus melaju pelan. </p>
<p>Alhasil meski pelan, tubuh AM tetap terlindas roda kanan truk. Laju truk tangki yang dikemudikan KS, warga Blitar tersebut baru terhenti, hanya beberapa saat usai melewati tubuh malang AM. </p>
<p>Dari video yang beredar di sosial media, tampak AM tanpa aba-aba dari siapapun langsung berbaring dengan posisi tengkurap.</p>
<p>Polisi yang mendapat laporan, langsung mendatangi tempat kejadian serta melakukan olah TKP. Polisi kemudian mengevakuasi jenazah AM ke RS Bhayangkara Kediri. </p>
<p>Tekanan mental akibat ditinggal salah satu anggota keluarga diduga sebagai penyebab AM nekat melakukan aksi nekatnya itu. </p>
<p>Ibu dari Warga Dusun Tempursari, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri tersebut, tutup usia pada 2023 lalu.</p>
<p>"Almarhum berdasarkan informasi dari anggota, mengalami depresi, setelah ibunya meninggal pada tahun 2023," ungkap Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan. </p>
<p>Pria kelahiran tahun 1997 itu, sebelumnya sempat tinggal di Mojoroto, dan kemudian tinggal di Desa Sukoanyar beberapa waktu belakangan.</p>
<p>"Memang depresi masalah itu (kehilangan keluarga). Bukan masalah ekonomi," tambah Kapolsek Mojo. </p>
<p>Sehari-hari AM mendapat pengawasan ketat dari keluarganya.</p>
<p>"Beberapa hari ini ditunggu istrinya terus. Tapi hari ini pengawasan lengah, dan dia (AM) keluar," jelas Iptu Mahmud lagi. </p>
<p>Peristiwa ini saat ini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Kediri Kota.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kios Pupuk Subsidi di Kota Kediri Disidak, Berikut Temuannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kios-pupuk-subsidi-di-kota-kediri-disidak-berikut-temuannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kios-pupuk-subsidi-di-kota-kediri-disidak-berikut-temuannya</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil pemantauan di sejumlah kios, tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Penyaluran pupuk dinilai berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Meski demikian, tim mengakui masih ada keluhan dari petani, terutama terkait jumlah pupuk yang dirasa kurang mencukupi kebutuhan lahan mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8b8b60e8f7.webp" length="31846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 21:30:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pupuk, pupuk subsidi, kios pupuk</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios pupuk bersubsidi di Kota Kediri. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan.</p>
<p>"Tujuannya adalah memastikan bahwa penyaluran pupuk bersedih dari pupuk Indonesia sampai ke petani itu berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan keadaan yang ada," ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri M Ridwan, Rabu (22/4/2026). </p>
<p>Dari hasil pemantauan di sejumlah kios, tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Penyaluran pupuk dinilai berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Meski demikian, tim mengakui masih ada keluhan dari petani, terutama terkait jumlah pupuk yang dirasa kurang mencukupi kebutuhan lahan mereka.</p>
<p>"Kami tidak ada temuan yang signifikan, tapi yang jelas hari ini semuanya tertib. Walaupun ada keluhan dari masyarakat itu wajar. Kadang petani itu terkadang inginnya karena lahannya luas, pupuknya banyak," tambahnya. </p>
<p>Ia menambahkan, kondisi tersebut merupakan hal yang cukup umum terjadi di lapangan. Ketersediaan pupuk sebenarnya ada, namun distribusinya dilakukan secara bertahap sehingga petani terkadang harus menanti untuk mendapatkan jatah berikutnya.</p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, KP3 tidak hanya melakukan pengecekan di lapangan, tetapi juga menggelar sosialisasi kepada para pemilik kios dan petani. Edukasi diberikan terkait mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.</p>
<p>Dalam mekanisme terbaru, penyaluran pupuk bersubsidi kini dapat dilakukan langsung kepada petani secara individu, tidak lagi harus melalui kelompok tani seperti sebelumnya. Namun demikian, petani tetap harus terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai syarat utama.</p>
<p>Dari sisi ketersediaan, stok pupuk menjelang masa tanam juga dipastikan aman. Distributor disebut terus melakukan suplai secara berkelanjutan sehingga tidak terjadi kelangkaan di tingkat kios.</p>
<p>"Alhamdulillah tadi kami dapat informasi distributor selalu menyiapkan pupuk. Kios yang kami datangi semuanya terindikasi bahwa tidak pernah terjadi pupuk kosong, selalu ready," tambahnya.</p>
<p>Menariknya, harga pupuk bersubsidi mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, alokasi pupuk per petani disebut mengalami sedikit penurunan, menyesuaikan dengan kebijakan dan ketersediaan yang ada.</p>
<p>Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi, mulai dari pemerintah kota, Kejaksaan Negeri, Polres Kediri Kota, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), penyuluh pertanian, hingga unsur perlindungan konsumen.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Kediri Yohan Pramuda Arifianto menuturkan sistem penyaluran kini lebih transparan dengan penerapan sistem berbasis titik koordinat atau poligon lahan. Hal ini dinilai mampu meminimalisasi potensi penyimpangan.</p>
<p>“Sekarang sudah pakai sistem poligon, jadi lokasi lahan dan petaninya jelas. Sulit dimanipulasi, dan kios juga lebih mudah dari sisi administrasi,” katanya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Botol Minol di Kediri Dimusnahkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-batang-rokok-ilegal-dan-ratusan-botol-minol-di-kediri-dimusnahkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-batang-rokok-ilegal-dan-ratusan-botol-minol-di-kediri-dimusnahkan</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan yang berlaku. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8ade2d3cae.webp" length="60750" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 21:06:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP, satpol PP Kabupaten Kediri, rokok ilegal, minuman beralkohol, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Ribuan batang rokok ilegal dan serta ratusan botol minuman beralkohol dihancurkan dengan cara dibakar dan dilindas dengan alat berat di halaman belakang kantor Pemerintahan Kabupaten Kediri. </p>
<p>Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan yang berlaku.</p>
<p>Pemusnahan tersebut, merupakan  rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Tahun 2026. Kaleb mengungkapkan barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil razia Satpol PP secara mandiri dan bersama sejumlah pihak terkait, baik Bea dan Cukai serta pihak kepolisian pada tahun 2025 lalu. </p>
<p>Rokok ilegal yang dihancurkan berjumlah total 6.996 batang, dimana sebagian di antaranya telah lebih dahulu dimusnahkan bersama pihak Bea Cukai, sehingga sisanya dimusnahkan dalam kegiatan kali ini.</p>
<p>Kaleb juga mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah temuan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan masih banyaknya pelanggaran, terutama penjualan rokok ilegal yang tidak memenuhi ketentuan.</p>
<p>"Ada peningkatan yang jelas, karena ini kan hasil tahun 2025. Yang 2024, kita musnahkan di 2025 memang tidak sebanyak ini. Itu juga diakibatkan karena banyaknya rokok (ilegal) yang kita operasi, banyak yang tidak memenuhi persyaratan," jelas Kaleb, Rabu (22/4/2026). </p>
<p>Selain itu, Satpol PP juga memusnahkan minuman beralkohol hasil operasi yang dilakukan selama periode Ramadan, Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta razia rutin lainnya. Ada 735 botol minol yang dihancurkan dengan alat berat. Sementara aebagian barang bukti sebelumnya juga telah dimusnahkan melalui proses di Kejaksaan maupun Polres.</p>
<p>“Untuk miras, ini hasil dari berbagai operasi. Ada yang kami musnahkan hari ini, sebagian juga sudah dimusnahkan sebelumnya bersama Kejaksaan maupun Polres,” urainya.</p>
<p>Untuk penindakan, pelanggaran terkait minol diproses melalui tindak pidana ringan (tipiring) dan disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. Para pelanggar umumnya dikenai sanksi denda.</p>
<p>"Untuk penindakan kita masukkan di tindak pidana ringan. Jarang yang hukuman badan, rata-rata mereka membayar rendah," tambahnya. </p>
<p>Terkait peredaran minuman beralkohol, Kaleb menjelaskan bahwa tidak semua penjualan melanggar aturan. Beberapa toko memang memiliki izin sebagai distributor. Namun, penindakan dilakukan terhadap penjualan di tempat yang tidak sesuai ketentuan, seperti warung, angkringan, maupun tempat hiburan tanpa izin resmi.</p>
<p>"Yang dijual di tempat-tempat yang tidak pada ketentuan ini yang kita lakukan penyitaan. Seperti misalnya warung, kemudian angkringan, atau rumah karaoke," ujar Kaleb. </p>
<p>Sementara itu Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Satpol PP, Linmas dan Damkar semakin kompleks. Untuk itu diperlukan persiap-siagaan, kedisiplinan, serta inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>Karena itu, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri Hanindhito Himawan mengajak seluruh jajaran Satpol PP, Linmas dan Damkar untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi antar instansi, serta melakukan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.</p>
<p>"Jadilah aparat yang tegas namun humanis bersikap persuasif dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat tetapi tetap mengedepankan keselamatan. Makin profesional, berintegritas,</p>
<p>serta selalu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketentraman, keamanan, dan ketertiban umum di Kabupaten Kediri," pungkasnya. </p>
<p>Selain pemusnahan, kegiatan ini juga diisi dengan peresmian operasional kendaraan baru pemadam kebakaran. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>154 Atlet Puslatkot dan 90 Atlet Potensial Kota Kediri Jalani Tes Parameter Tahap Pertama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/154-atlet-puslatkot-dan-90-atlet-potensial-kota-kediri-jalani-tes-parameter-tahap-pertama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/154-atlet-puslatkot-dan-90-atlet-potensial-kota-kediri-jalani-tes-parameter-tahap-pertama</guid>
<description><![CDATA[ Tes parameter ini merupakan tes parameter tahap pertama. Dalam setahun, menurut anggota Bidang Bimpres KONI Kota Kediri, Dr. Dwinda Abi Permana, akan dilaksanakan dua kali tes parameter. Tahap pertama digelar pada April, sementara tahap kedua direncanakan berlangsung pada Oktober hingga November. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e892e2487d3.webp" length="41976" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:05:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI Kota Kediri, Tes parameter, atlet kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI -</strong> Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri melakukan tes parameter mengukur kondisi fisik sekaligus perkembangan atlet yang tergabung dalam program pemusatan latihan kota (puslatkot).</p>
<p>Tes parameter ini merupakan tes parameter tahap pertama. Dalam setahun, menurut anggota Bidang Bimpres KONI Kota Kediri, Dr. Dwinda Abi Permana, akan dilaksanakan dua kali tes parameter. Tahap pertama digelar pada April, sementara tahap kedua direncanakan berlangsung pada Oktober hingga November. </p>
<p>Menurut Dwinda, setiap cabang olahraga memiliki metode penilaian yang berbeda, baik dari segi formulir maupun item tes. Hal ini disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing cabor.</p>
<p>"Perhari dibedakan cabornya menyesuaikan sama kebutuhan. Form (penilaian) berbeda-beda, bentuk item-item testnya juga berbeda," tutur Dwinda, Rabu (22/4/2026). </p>
<p>Pelaksanaan tes dilakukan selama tiga hari dengan pembagian cabang olahraga (cabor) yang disesuaikan setiap harinya. Pada hari pertama difokuskan pada cabang olahraga permainan seperti sepak bola dan lainnya, kemudian dilanjutkan dengan cabang seperti barongsai, tenis lapangan, dan catur. </p>
<p>Sementara hari berikutnya diisi dengan cabang olahraga terukur seperti angkat besi, atletik, hingga angkat berat. Adapun hari terakhir diperuntukkan bagi cabang olahraga tarung. Dwinda menambahkan, tes parameter ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet secara menyeluruh.</p>
<p>"Untuk cabor permainan ada daya tahan kekuatan otot, kekuatan kaki, kekuatan tangan. Berbagai macam item, jadi tes parameter itu memang mengetahui kondisi fisik masing-masing atlet. Untuk olahraga terukur tetap detail fisik, cuman itemnya berbeda-beda," tambahnya lagi. </p>
<p>Dari hasil pengamatan, Dwinda menyebut kondisi para atlet masih berada di jalur yang tepat. Artinya, mayoritas atlet dinilai tetap menjalankan program latihan dengan baik dan tidak menunjukkan penurunan performa yang signifikan.</p>
<p>"Nanti hasilnya disampaikan ke KONI sebagai evaluasi puslatkot di tahun ini," jelasnya. </p>
<p>Adapun jumlah peserta yang mengikuti tes parameter tahap pertama terdiri dari 200 atlet, terdiri dari 154 atlet puslatkot dan sekitar 90 atlet potensial yang turut dipantau perkembangannya.</p>
<p>"Masih sesuai on the track, artinya mereka belum ada yang menunjukkan bahwa anak ini tidak latihan, jadi mereka masih on the track," ungkapnya. </p>
<p>KONI Kota Kediri berharap setelah ini, terjadi peningkatan performa dari tahap pertama menuju tahap kedua. Dwinda menegaskan bahwa hasil tes nantinya akan menjadi indikator apakah program latihan yang dijalankan atlet sudah berjalan dengan baik dan terstruktur.</p>
<p>"Jadi jangan sampai ketika mereka sudah dapat uang honor puslatkot, jangan sampai tidak latihan. Karena memang uang itu digunakan transport, karena memang pelatihan itu," pungkas Dwinda. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Performa Impresif Rendy Sanjaya di Putaran Kedua Super League</title>
<link>https://suarajatimpost.com/performa-impresif-rendy-sanjaya-di-putaran-kedua-super-league</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/performa-impresif-rendy-sanjaya-di-putaran-kedua-super-league</guid>
<description><![CDATA[ Pada putaran pertama, Rendy Sanjaya kesulitan menembus starting eleven Persik Kediri. Memasuki putaran kedua, pelatih Marcos Reina perlahan memberikan kepercayaan kepada pemain kelahiran Bali tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e7970e96995.webp" length="34142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 08:00:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Pada putaran kedua Super League musim 2025/2026, nama Rendy Sanjaya Putra menjadi salah satu pemain muda Persik Kediri yang memperlihatkan penampilan impresif. </p>
<p>Pemain berusia 22 tahun tersebut menunjukkan performa solid dalam bertahan, baik saat bermain sebagai bek kanan maupun bek kiri.</p>
<p>Pada putaran pertama, Rendy Sanjaya kesulitan menembus starting eleven Persik Kediri. Memasuki putaran kedua, pelatih Marcos Reina perlahan memberikan kepercayaan kepada pemain kelahiran Bali tersebut.</p>
<p>Kepercayaan itu dijawab dengan penampilan impresif oleh Rendy. Pemilik nomor punggung 19 itu dinilai cerdas dalam membangun serangan, baik melalui aksi individu maupun kombinasi.</p>
<p>Pada pekan ke-27, Rendy mencetak gol indah ke gawang Madura United. Sayangnya, gol jarak jauh tersebut gagal membawa Persik Kediri meraih kemenangan. Meski begitu, Rendy tetap percaya diri.</p>
<p>Hal itu diperlihatkan pada pekan ke-28 saat Persik Kediri menjamu Persita Tangerang. Rendy menunjukkan penampilan optimal. </p>
<p>Meski tidak mencetak gol, aksinya yang disiplin saat menyerang maupun bertahan membawanya meraih gelar <em>Player of the Match</em>.</p>
<p>Seusai dinobatkan sebagai <em>player of the match</em>, Rendy mengaku bangga bisa mendapatkan kepercayaan penuh dari tim pelatih. Ia juga menegaskan bahwa dirinya ingin terus berkembang dan tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini.</p>
<p>"Saya bangga bisa bermain penuh di pertandingan menghadapi Persita ini. Semoga ke depannya saya bisa terus bekerja keras dan terus <em>improve</em>," ujarnya.</p>
<p>Bagi Rendy, kemenangan atas Persita Tangerang sangat penting untuk mengangkat motivasi tim dalam mengarungi sisa kompetisi musim ini.</p>
<p>Rendy pun berharap Persik Kediri dapat tampil konsisten dan meraih hasil positif pada laga-laga selanjutnya. </p>
<p>"Intinya kemenangan ini sangat berarti penting untuk kami. Semoga momentum ini bisa terus berlanjut sehingga posisi kami di klasemen bisa lebih baik," ungkapnya.</p>
<p>Rendy yang memiliki tinggi badan 169 cm didatangkan dari Persis Solo pada awal musim. Juga dapat menempati posisi sebagai sayap kiri, Rendy merupakan alumnus Garuda Select. Selepas dari Garuda Select, pemain berusia 21 tahun itu bergabung dengan Persis Solo U-20 dan naik ke tim senior pada musim 2023.</p>
<p>Bersama Persis Solo, Rendy Sanjaya total bermain sebanyak 13 kali, baik di kompetisi Liga 1 (Super League) maupun Piala Presiden. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Segan Angkat Sapu Meski Berkebaya, Wali Kota Kediri Turut Bersihkan Bantaran Sungai Brantas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-segan-angkat-sapu-meski-berkebaya-wali-kota-kediri-turut-bersihkan-bantaran-sungai-brantas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-segan-angkat-sapu-meski-berkebaya-wali-kota-kediri-turut-bersihkan-bantaran-sungai-brantas</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kesempatan itu Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati tak segan mengambil sapu dan membersihkan sejumlah titik bantaran sungai Brantas. Tokoh muda yang akrab disapa Mbak Wali itu tidak terlihat canggung meskipun masih memakai kebaya cantik berwarna dominan biru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e75fb618634.webp" length="61912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:50:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Hari Bumi, Sungai Brantas, Wali kota Kediri, Vinanda Prameswati</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Hari Bumi yang berdekatan dengan Hari Kartini, diperingati dengan unik oleh para wanita di Kota Kediri. Dipimpin Wali Kota Kediri, rombongan "Kartini" Kota Kediri bersepeda keliling Kota, dan kemudian membersihkan lingkungan di sekitar bantaran sungai Brantas. </p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan itu Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati tak segan mengambil sapu dan membersihkan sejumlah titik bantaran sungai Brantas. Tokoh muda yang akrab disapa Mbak Wali itu tidak terlihat canggung meskipun masih memakai kebaya cantik berwarna dominan biru. </p>
<p> </p>
<p>Selain bersih-bersih, Mbak Wali dan rombongan juga menebar ribuan benih ikan lokal, seperti gurami, sengkaring, dan tawes. Aksi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian ekosistem perairan. </p>
<p></p>
<p>Sebelumnya, Mbak Wali mengungkapkan, seorang wanita memiliki peranan besar dalam menjaga lingkungan. </p>
<p></p>
<p>"Menariknya momentum Hari Kartini dan Hari Bumi memiliki keterkaitan erat. Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan terutama dalam kehidupan sehari-hari di rumah tangga," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Di lingkungan rumah tangga, seorang ibu ataupun seorang anak perempuan bisa memberikan contoh nyata bagaimana menjaga dan merawat lingkungan. </p>
<p></p>
<p>"Mulai dari mengelola sampah, menghemat penggunaan air dan energi, hingga membiasakan hidup bersih dan sehat tak lepas dari peran perempuan," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Sepeda dan kebaya sendiri memiliki makna tersendiri. Memakai kebaya dalam kegiatan itu menjadi simbol kebanggaan terhadap budaya Indonesia. Sedangkan bersepeda dipilih sebagai upaya mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. </p>
<p></p>
<p>“Kita ingin Kota Kediri ke depan menjadi kota yang bersih, indah, dan rapi, sehingga dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. Harapannya, seluruh elemen masyarakat dapat terus bekerja sama untuk mewujudkan Kota Kediri yang lebih Mapan,” pungkasnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain , perjuangan RA Kartini yang berusaha memberikan ruang bagi perempuan untuk bermimpi dan berkontribusi, menurut Mbak Wali, harus selalu dijaga.   </p>
<p></p>
<p>Di lingkungan pemerintahan Kota Kediri saat ini sendiri, selain sosok Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, juga terdapat OPD yang dipimpin sosok wanita tangguh dengan kompetensi mumpuni. </p>
<p></p>
<p>“Berkat perjuangan beliau (RA Kartini), perempuan saat ini memiliki kesempatan untuk bermimpi tinggi, menyuarakan pendapat, serta mengambil peran strategis dalam pembangunan,” pungkas Mbak Wali. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Kediri: Semangat Perjuangan RA Kartini Harus Diwujudkan Dalam Aksi Nyata</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-semangat-perjuangan-ra-kartini-harus-diwujudkan-dalam-aksi-nyata</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-semangat-perjuangan-ra-kartini-harus-diwujudkan-dalam-aksi-nyata</guid>
<description><![CDATA[ Mbak Wali mengungkapkan hari Kartini ini merupakan momen yang tepat untuk mengenang perjuangan RA Kartini. Dimana memperjuangkan perempuan di bidang pendidikan dan kesetaraan kehidupan bermasyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e74f0ac754d.webp" length="43312" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:20:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Hari Kartini, Wali Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Bertepatan dengan Hari Kartini, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berpesan agar semua kaum wanita terus menjaga semangat perjuangan RA Kartini dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p></p>
<p>"Semoga api semangat Kartini selalu menyala di hati kita semua dengan benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar," ujar Mbak Wali, sapaan, akrabnya, Selasa, (21/4/2025). </p>
<p></p>
<p>Mbak Wali mengungkapkan hari Kartini ini merupakan momen yang tepat untuk mengenang perjuangan RA Kartini. Dimana memperjuangkan perempuan di bidang pendidikan dan kesetaraan kehidupan bermasyarakat. </p>
<p></p>
<p>Semangatnya sangat besar untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.</p>
<p>"Saya ingat sekali ketika melihat filmnya beliau sangat gigih memperjuangkan perempuan. Beliau punya semangat tinggi untuk belajar. Saya lihat semangat beliau masih tumbuh hingga saat ini," tutur Mbak Wali.</p>
<p></p>
<p>Saat ini, tantangan bagi perempuan ini masih cukup besar. Masih ada beberapa kesenjangan dan masih ada kekerasan terhadap perempuan. Di dunia maya pun masih banyak komentar negatif ditujukan pada perempuan. </p>
<p></p>
<p>Bahkan saat ini masih ada kesenjangan di bidang ekonomi.</p>
<p>"Ini perjuangan kita bersama untuk bisa meneruskan perjuangan Raden Ajeng Kartini. Saya mengajak kita semua bersama-sama menjaga ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan. Baik di dunia nyata maupun di dunia maya," tegas Mbak Wali. </p>
<p></p>
<p>Salah satunya dalam hal menjaga lingkungan hidup. Mbak Wali ini mengungkapkan, seorang wanita memiliki peranan besar dalam menjaga lingkungan. </p>
<p></p>
<p>"Menariknya momentum Hari Kartini dan Hari Bumi memiliki keterkaitan erat. Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan terutama dalam kehidupan sehari-hari di rumah tangga," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Di lingkungan rumah tangga, seorang ibu ataupun seorang anak perempuan bisa memberikan contoh nyata bagaimana menjaga dan merawat lingkungan. </p>
<p></p>
<p>"Mulai dari mengelola sampah, menghemat penggunaan air dan energi, hingga membiasakan hidup bersih dan sehat tak lepas dari peran perempuan," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Peringatan Hari Kartini di Balai Kota Kediri sendiri cukup unik. Pasalnya saat apel jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), segenap gabungan organisasi wanita, TP PKK, PHDI, komunitas perempuan, serta pemerhati lingkungan yang ikut ambil ambil bagian turut memakai kostum tradisional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Kolaborasi, Kabaharkam Polri Hadiri Ngopi Kamtibmas di Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-kolaborasi-kabaharkam-polri-hadiri-ngopi-kamtibmas-di-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-kolaborasi-kabaharkam-polri-hadiri-ngopi-kamtibmas-di-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mengantisipasi permasalahan sosial sejak dini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e64e8e8a9ae.webp" length="34994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 08:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kabarhakam Polri, Kamtibmas, Kamtibmas Kota Kediri, Polres Kediri Kota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong>–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, mendorong jajaran kepolisian di daerah untuk mengedepankan kolaborasi dan meningkatkan kehadiran fisik di tengah masyarakat. </p>
<p>Hal ini disampaikan usai mengikuti kegiatan "Ngopi Kamtibmas" bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat di Kota Kediri, Senin (20/04/2026) malam.</p>
<p>Komjen Pol Karyoto menekankan pentingnya upaya preventif yang nyata dari personel kepolisian di wilayah.</p>
<p>Menurutnya, polisi tidak hanya sekadar hadir, tetapi harus memberikan dampak manfaat langsung bagi aktivitas warga sehari-hari.</p>
<p>"Kami mengharapkan polisi di wilayah lebih banyak melakukan upaya nyata. Lebih banyak berkolaborasi dan muncul di tengah masyarakat. Tidak hanya muncul, tapi harus terlihat dan bermanfaat, seperti mengatur lalu lintas di pagi hari serta aktif berpatroli saat jam pulang kerja," tutur Komjen Pol Karyoto.</p>
<p>Dalam arahannya, jenderal bintang tiga ini juga menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas Tiga Pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat kelurahan). </p>
<p>Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mengantisipasi permasalahan sosial sejak dini.</p>
<p>"Tiga pilar itu harus selalu bersama-sama melihat permasalahan yang ada. Permasalahan yang besar dikecilkan, yang kecil dihilangkan. Pemerintah harus bersatu dengan masyarakat, akademisi, dan media. Media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kondusivitas," jelasnya.</p>
<p>Kepada generasi muda, Kabaharkam menitipkan pesan agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan daerah. </p>
<p>Ia juga mengingatkan agar kemampuan bela diri yang dimiliki digunakan untuk hal positif, bukan untuk mengganggu ketertiban umum.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memperkenalkan inovasi Ronda Digital berbasis integrasi CCTV sebagai langkah modernisasi keamanan lingkungan. </p>
<p>Wanita yang karib disapa Mbak Wali ini menjelaskan bahwa konsep ronda konvensional kini diperkuat dengan teknologi. Saat ini, terdapat sekitar 1.580 unit CCTV yang tersebar di wilayah Kecamatan Kota dan telah terintegrasi di 17 kelurahan.</p>
<p>"Dulu kita sering ronda keliling kampung, sekarang kita kuatkan dengan kemajuan teknologi. Dengan CCTV yang terintegrasi, pemantauan kondisi lingkungan secara real-time menjadi lebih mudah dan respons terhadap gangguan keamanan bisa lebih cepat," ungkap Vinanda.</p>
<p>Acara ditutup dengan penyerahan bantuan peralatan Kamtibmas secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Kota Kediri guna mendukung pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPR RI Tolak Wacana “War Tiket Haji”, Gus An’im Sebut Cederai Keadilan Jemaah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dpr-ri-tolak-wacana-war-tiket-haji-gus-anim-sebut-cederai-keadilan-jemaah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dpr-ri-tolak-wacana-war-tiket-haji-gus-anim-sebut-cederai-keadilan-jemaah</guid>
<description><![CDATA[ Gus An&#039;im menambahkan, pihaknya sering melakukan diskusi dan konsultasi dengan pihak-pihak terkait lainnya, agar antrian jamaah haji bisa lebih cepat. Dari situ muncul sejumlah opsi solusi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e6299c7bf66.webp" length="21508" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:56:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, war tiket haji, ibadah haji, DPR RI, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Beberapa waktu lalu Kementerian Haji dan Umroh sempat melontarkan wacana penerapan sistem ibadah haji melalui skema "War Tiket Haji." Wacana tersebut ditolak tegas oleh Komisi VIII DPR RI, komisi yang selama ini mengawasi pelaksanaan haji dan umroh di Indonesia. </p>
<p>Anggota DPR RI Komisi VIII KH An'im Falachuddin Mahrus menolak tegas wacana tersebut karena didalamnya terdapat unsur ketidakadilan. </p>
<p>"Kita menolak keras, karena ada unsur ketidakadilan. Ketika mereka yang sudah mendaftar sejak awal, sudah beberapa tahun, itu akan hangus kesempatannya oleh orang yang lebih dulu membayar tiket, itu yang tidak adil," tegas tokoh yang akrab disapa Gus An'im tersebut, Senin (20/4/2026). </p>
<p>Gus An'im menambahkan, pihaknya sering melakukan diskusi dan konsultasi dengan pihak-pihak terkait lainnya, agar antrian jamaah haji bisa lebih cepat. Dari situ muncul sejumlah opsi solusi. </p>
<p>"Ada beberapa opsi. Opsi yang pertama tentunya kita melobi pemerintah Arab Saudi agar kita ditambah kuotanya. Yang kedua ada opsi, ada beberapa negara yang tidak mengambil kuotanya 100 persen. Nah itu bisa kita lobi tentunya dengan persetujuan dari Arab Saudi," jelasnya. </p>
<p>Opsi ketiga ada pembatasan jeda seseorang untuk berangkat haji kedua kali. Jika sebelumnya dalam waktu singkat bisa berangkat haji lagi, kini hanya bisa dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama. </p>
<p>"Yang ketiga adalah pembatasan. Nah ini sudah diberlakukan pembatasan haji, sekarang 18 tahun baru bisa berangkat lagi. Selama ini kan biasanya 5 tahun bisa berangkat atau 10 tahun bisa berangkat. Itu ikhtiar-ikhtiar kita untuk memperpendek antrian haji," tambahnya. </p>
<p>Hal lain yang membuat wacana "war tiket haji" ditolak adalah terkait regulasi.</p>
<p>"Belum disepakati, belum bisa. Dari DPR belum setuju itu. Karena regulasinya belum ada," tuturnya lagi. </p>
<p>Terkait panjangnya antrian haji, menurut Gus An'im, Kementrian Haji dan Umroh juga merasa ada ketidakadilan. Sebagai contoh di suatu daerah di Sulawesi ditemukan ada yang antriannya sampai 40 tahun. </p>
<p>Karena itu, mulai tahun ini melalui perubahan formula pembagian kuota masa tunggu antrean haji reguler di Indonesia disamakan menjadi maksimal 26,4 tahun. </p>
<p>Sebagai contoh, calon jemaah haji yang mendaftar pada tahun 2026 diperkirakan berangkat tahun 2052-2053.</p>
<p>"Sekarang dibagi rata seluruh Indonesia itu maksimal adalah 26 tahun. Ini salah satu ikhtiar kita bagaimana supaya ada keadilan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puslatkab KONI Kabupaten Kediri Direncanakan Mulai Bulan Juli</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puslatkab-koni-kabupaten-kediri-direncanakan-mulai-bulan-juli</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puslatkab-koni-kabupaten-kediri-direncanakan-mulai-bulan-juli</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan, pihaknya masih menunggu regulasi dari KONI Jatim atau Pengprov cabor terkait, perihal batasan usia atlet yang boleh ambil bagian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e629a0b2366.webp" length="37516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:25:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI kabupaten Kediri, Porprov Jatim 2027, atlet kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>KONI Kabupaten Kediri menargetkan posisi 5 besar di ajang multievent Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2027 nanti. Untuk memastikan target tersebut terpenuhi, persiapan untuk para atlet mulai ditata. Salah satunya terkait pelaksanaan pemusatan latihan kabupaten atau Puslatkab. </p>
<p>Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan, pihaknya masih menunggu regulasi dari KONI Jatim atau Pengprov cabor terkait, perihal batasan usia atlet yang boleh ambil bagian.</p>
<p>"Untuk rencana puslatkab kita ada di bulan Juli ini nanti, Ini masih masih menunggu regulasi," jelasnya, Senin (20/4/2026). </p>
<p>Terkait cabor mana yang akan melangsungkan Puslatkab lebih dulu, Hakim menuturkan fokus ada pada atlet-atlet Kabupaten Kediri yang mendapatkan medali emas dan perak di Porprov Jatim 2025 kemarin.</p>
<p>"Khususnya itu, sehingga nanti bisa menjaga raihan tersebut, bisa mempertahankan. Syukur-syukur bisa menambah hasil medali yang kemarin diperoleh," jelasnya. </p>
<p>Hal serupa juga berlaku terkait anggaran pembinaan. Tahun 2026 ini, KONI Kabupaten Kediri mendapatkan anggaran pembinaan sebesar kurang lebih Rp7 miliar. Anggaran itu nantinya akan didistribusikan kepada masing-masing cabang olahraga. </p>
<p>"Untuk pembagiannya, kita kemarin sudah ada perhitungan berdasarkan evaluasi tahun kemarin, kita bagikan berdasarkan kualitas hasil raihan medali dan pembinaan prestasi cabang olahraga," tuturnya. </p>
<p>Posisi Kabupaten Kediri di klasemen akhir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berada di peringkat 11. Posisi tersebut lebih baik dari, bila dibandingkan dengan Porprov sebelumnya pada tahun 2023 lalu. </p>
<p>Berdasarkan hasil klasemen akhir Porprov 2025 yang digelar di Malang Raya, Kabupaten Kediri menduduki peringkat 11 dengan mengoleksi 24 medali emas, 22 medali perak, dan 45 Perunggu dengan total 185 poin. </p>
<p>Sebelumnya, pada Porprov 2023 lalu finish di peringkat 12 dengan mendapatkan 16 medali emas, 20 medali perak, dan 31 perunggu dengan total 135 poin. </p>
<p>Adapun di Porprov Jatim 2025, cabang olahraga (cabor) yang menyumbang medali terbanyak untuk Kabupaten Kediri adalah Berkuda Pacuan (4 emas, 4 perak, dan 5 perunggu), Tarung Derajat (4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu), IBCA MMA (3 emas dan 1 perak) dan Aeromodelling (3 emas dan 1 perunggu).  </p>
<p>Kemudian, ada juga cabor-cabor baru yang turut menyumbang medali seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI), Persatuan Tinju Amatir (Pertina), Pentathlon, dan Triathlon.  Lalu Perserosi juga menyumbangkan medali emas lewat skateboard dan ESI membawa pulang medali emas Free Fire. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diikuti 12 SSB,  Liga Persik 2026 Siap Bergulir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diikuti-12-ssb-liga-persik-2026-siap-bergulir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diikuti-12-ssb-liga-persik-2026-siap-bergulir</guid>
<description><![CDATA[ Pelaksanaan Liga Persik merupakan kolaborasi Persik Kediri dengan Accurate Professional Performance Analysis dan Universitas Nusantara PGRI Kediri, didukung PSSI Kota Kediri serta PSSI Kabupaten Kediri, menyiapkan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e4da193b10d.webp" length="41928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 09:41:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, persik Kediri, Liga Persik, Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Persik Kediri akan menggelar Liga Persik musim 2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kediri Raya. Kompetisi ini dirancang sebagai wadah bagi akademi dan sekolah sepak bola (SSB) di Kota maupun Kabupaten Kediri untuk mengembangkan potensi pemain muda sejak dini melalui format kompetisi layaknya Liga. </p>
<p>Pelaksanaan Liga Persik merupakan kolaborasi Persik Kediri dengan Accurate Professional Performance Analysis dan Universitas Nusantara PGRI Kediri, didukung PSSI Kota Kediri serta PSSI Kabupaten Kediri, menyiapkan</p>
<p>Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina mengatakan, Liga Persik menjadi bagian dari komitmen klub untuk ikut membangun ekosistem sepak bola daerah dan membuka jalan lahirnya talenta-talenta baru.</p>
<p>"Liga Persik adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong seluruh elemen sepak bola di Kediri Raya agar bisa mencapai level tertinggi mereka. Pembinaan usia dini adalah fondasi penting bagi masa depan sepak bola," ujarnya.</p>
<p>Menurut Farina, kompetisi ini tidak hanya ditujukan bagi pemain muda, tetapi juga menjadi ruang pengembangan bagi pelatih dan ofisial agar semakin siap menuju level profesional.</p>
<p>Liga Persik akan diikuti 12 akademi atau SSB pada setiap musim kompetisi. Seluruh pertandingan dijadwalkan digelar di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. Kompetisi perdana Liga Persik musim 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 23 Mei di Kota Kediri.</p>
<p>Pelaksanaan Liga Persik sendiri mendapatkan sambutan hangat dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.  </p>
<p>“Liga Persik Kediri merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi sepak bola Kota Kediri, khususnya pembinaan usia muda. Kami berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain muda asli Kediri yang bertalenta, berkarakter, menjunjung sportivitas, dan fair play,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo juga menyambut baik atas terselenggaranya kompetisi Liga Persik. </p>
<p>Kompetisi ini diharapkan bisa jadi wadah para pemain remaja. "Jadi untuk pemain U-15 ke U-16 ada outputnya, ada kompetisinya. Ini yang diharapkan oleh teman-teman pemain usia 15 tahun ke atas," ujar Tomi. </p>
<p>Hal senada diungkapkan Plt PSSI Kabupaten Kediri Purwanto. Kompetisi ini diharapkan bisa memunculkan bibit pemain unggulan baru dari Kediri. </p>
<p>"Jadi ada wadahnya, lebih terarah. Kalau kita tarik ke belakang, Kediri banyak memunculkan pemain bagus. ada Musikan, Harianto. Bagi saya ini sangat positif untuk menampung bakat anak-anak muda," ungkap Purwanto. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus An’im Desak BPKH Tinggalkan Sewa Hotel Tahunan Demi Efisiensi Biaya Haji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-anim-desak-bpkh-tinggalkan-sewa-hotel-tahunan-demi-efisiensi-biaya-haji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-anim-desak-bpkh-tinggalkan-sewa-hotel-tahunan-demi-efisiensi-biaya-haji</guid>
<description><![CDATA[ Anggota DPR RI Komisi VIII KH An&#039;im Falachuddin Mahrus menegaskan prinsip utama pengelolaan keuangan haji dan biaya penyelenggaraan ibadah haji yang utama adalah  transparasi. Baik akuntabilitas, efisiensi, serta kepatutan serta sesuai prinsip syariah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e4d7a4645bf.webp" length="28152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 22:13:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, dana haji, pengelolaan dana haji, jemaah haji</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - <span>Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) didorong untuk meninggalkan pola sewa hotel tahunan dan beralih ke investasi kontrak jangka panjang hingga 10 tahun. Strategi ini dinilai krusial untuk menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji sekaligus memastikan fasilitas terbaik bagi jemaah di tengah fluktuasi ekonomi global.</span></p>
<p>Anggota DPR RI Komisi VIII KH An'im Falachuddin Mahrus menyoroti penginapan jemaah haji Indonesia di tanah haji. Menurutnya pengadaan penginapan oleh Kemenag (sebelumnya) dan Kementrian Haji dan Umroh (sekarang) dilakukan setiap tahun karena anggaran pertahun.</p>
<p></p>
<p>Menurut tokoh yang akrab disapa Gus An'im ini, Malaysia melakukan kontrak hotel 5 tahun sekali atau 10 tahun sekali sehingga selalu mendapatkan hotel yang dekat dengan Masjidil Haram.</p>
<p>"Harapan kita dengan adanya BPKH, karena BPKH tidak dibatasi dengan tiap tahun, jadi BPKH bisa investasi kontrak hotel yang strategis, yang dekat dengan Masjidil Haram. Itu bisa kontrak lima tahun atau sepuluh tahun," kata Gus An'im usai mengikuti Diseminasi Strategi Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Haji dan BPIH 1447 H, Minggu, (19/04/2026) di Kediri. . </p>
<p>Gus An'im menegaskan prinsip utama pengelolaan keuangan haji dan biaya penyelenggaraan ibadah haji yang utama adalah transparasi. Baik akuntabilitas, efisiensi, serta kepatutan serta sesuai prinsip syariah.</p>
<p>"Kami dari Komisi DPR yang merupakan mitra BPKH selalu melakukan pengawasan agar investasi yang dilakukan oleh BPKH ini transparan, kemudian aman dan menguntungkan. Karena ini untuk keberlangsungan, subsidi jamaah haji yang akan datang," tegasnya.  </p>
<p>Gus An'im ini menuturkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat bisa memberikan sumbang saran terkait pengelolaan haji oleh BPKH. "Sambil juga kita menampung aspirasi dari masyarakat tentang keberadaan BPKH dan investasi yang dilakukan oleh BPKH," tambahnya. </p>
<p>Terkait hal tersebut, Anggota dewan pengawas BPKH Yogaswara yang turut hadir dalam kegiatan itu mengungkapkan pihaknya selalu berusaha mencari bentuk-bentuk pengelolaan yang lebih baik daripada yang sebelumnya. </p>
<p>"Ekosistem haji merupakan wilayah bisnis yang berpotensi dikembangkan, misalkan contoh selama ini untuk hotel dan seterusnya, ini kan sewanya tahunan. Sehingga pastinya orang seperti menyewa rumah, ketika itu tahunan ataupun lebih dari setahun,</p>
<p>pasti lebih murah yang lebih dari setahun.Nah ini bisa menjadi bagian efisiensi, yang merupakan bagian dari nilai manfaat, " jelasnya. </p>
<p>Yoga juga menegaskan pihaknya melakukan kolaborasi dengan berbagai lembaga seperti BPKH di luar negeri, untuk saling bersinergi. </p>
<p>Ia mencontohkan seperti misalkan terkait nilai tukar rupiah dan sebagainya terhadap dolar ataupun real sehingga bisa menjadi hedging atau nilai tukar yang cukup baik untuk BPKH dan juga untuk masyarakat Indonesia</p>
<p>"Biaya haji ini cukup besar, bahkan kita ketahui sendiri di luar sana banyak lembaga-lembaga yang sangat kesulitan mendapatkan return, ataupun yield yang lebih rendah, bahkan lebih rendah dari BPKH. Itu terjadi di luar negeri sana, di tetangga-tetangga kita," tuturnya. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Taklukkan Persita di Stadion Brawijaya, Marcos Reina: Persik Kediri Pantas Menang! </title>
<link>https://suarajatimpost.com/taklukkan-persita-di-stadion-brawijaya-marcos-reina-persik-kediri-pantas-menang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/taklukkan-persita-di-stadion-brawijaya-marcos-reina-persik-kediri-pantas-menang</guid>
<description><![CDATA[ Di menit 21, stadion Brawijaya bergemuruh. Umpan Adrian Luna dari sisi kiri, berhasil disambar Jon Toral dengan sundulan kepala. Bola gagal diantisipasi kiper Persita Igor Carreira. Sundulan jebolan Arsenal dan Barcelona itu  mengubah skor  1-0 untuk keunggulan skuad Macan Putih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e4cffee63d4.webp" length="40876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 20:23:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menegaskan bahwa timnya sangat layak mendapatkan tiga poin penuh saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Brawijaya, Minggu (19/4/2026). </p>
<p>Dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 tersebut, skuad Macan Putih sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0.</p>
<p>Bagi Marcos Reina, hasil ini bukan sekadar tambahan poin, melainkan pembuktian atas kerja keras anak asuhnya yang sempat luput dari kemenangan di beberapa laga sebelumnya.</p>
<p>"Kita benar-benar perlu mendapatkan tiga poin, karena tim ini pantas menang dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Saya sangat menyukai bagaimana para pemain bermain dan mempertahankan keunggulan," ujar pelatih asal Spanyol tersebut usai laga.</p>
<p>Meski sempat tertekan oleh dua peluang berbahaya tim tamu di awal babak pertama, Persik justru tampil klinis. Gol semata wayang lahir di menit ke-21 melalui skema serangan yang rapi:</p>
<p>Umpan akurat Adrian Luna dari sisi kiri berhasil dikonversi menjadi gol melalui sundulan tajam.</p>
<p>Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berkat kedisiplinan barisan belakang Macan Putih dalam menjaga clean sheet.</p>
<p>Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi momen "balas dendam" atas kekalahan telak 0-3 dari Persita di putaran pertama lalu, yang saat itu merupakan laga debut bagi Marcos Reina.</p>
<p>"Pertandingan pertama mereka menang, dan pertandingan ini kita menang. Kami memiliki  gameplan yang bagus dan menjalankannya dengan baik," tambah Reina dengan nada puas.</p>
<p><strong>Menatap Laga Tandang di Makassar</strong></p>
<p>Meski kini mengoleksi 33 poin dan masih tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara, Persik Kediri menolak untuk bersantai. Mereka dijadwalkan akan melawat ke markas PSM Makassar pada 23 April mendatang.</p>
<p>Reina menegaskan targetnya adalah membawa pulang poin penuh guna memastikan posisi Persik benar-benar menjauh dari zona bahaya.</p>
<p>"Saya tahu bahwa kita akan ke Makassar untuk mengejar kemenangan. Jika kita mencapai tiga poin itu, kita akan berada dalam situasi yang sangat aman," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tren Gaya Rambut Fit Dengan Gradasi Masih Jadi Favorit Kaum Pria</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tren-gaya-rambut-fit-dengan-gradasi-masih-jadi-favorit-kaum-pria</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tren-gaya-rambut-fit-dengan-gradasi-masih-jadi-favorit-kaum-pria</guid>
<description><![CDATA[ Menurutnya, style itu selain mudah untuk dicukur juga mudah untuk ditata ketika dirumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e489f03440a.webp" length="34556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 17:55:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Tren Rambut, Tren Rambut Pria, gaya rambut, gaya rambut pria</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Model rambut pria <em>fit</em> dengan gradasi di samping serta<em> quiff</em> di bagian atas masih mendominasi tren gaya rambut pria tahun ini. </p>
<p>"Model-model <em>fit</em>. Jadi model<em> fit</em>, biasanya tipis di samping lalu ada gradasi. Terus atasnya mau di set part atau di quiff Itu masih sangat mendominasi," ungkap Senior Barberman Lux Grooming House Kediri, Septa Feryan Putra, Minggu, (19/04/2026). </p>
<p>Menurutnya, <em>style</em> itu selain mudah untuk dicukur juga mudah untuk ditata ketika dirumah. "Karena model itu juga gampang <em>styling</em>-nya. "Nggak cuma pas pertama kali datang ( di Barbershop). Di rumah pun gampang <em>style</em>-nya," tuturnya lagi. </p>
<p>Di Kediri sendiri, semakin banyak pria yang sadar pentingnya perawatan rambut di tempat yang tepat. Tidak hanya sekedar memotong dan merawat rambut, tapi juga dengan pelayanan maksimal yang hasilnya menambah kepercayaan diri ke depannya. </p>
<p>"Cowok di Kediri sudah naik kelas istilahnya. Naik kelas bukan tentang masalah materi, tapi bagaimana kepribadian dia membawa wibawanya. Dari vibes-nya mereka," tutur<em> owner</em> Lux Grooming House Kediri Dion. </p>
<p>Kebutuhan akan perawatan rambut khusus pria yang berbeda juga, yang menjadi salah satu dasar Dion untuk menghadirkan Lux Grooming House. </p>
<p>Menurutnya pangsa pasar di Kediri sangat kompetitif dan bervariasi. "Karena itu Lux Grooming House Ingi menciptakan suatu yang berbeda dengan<em> barbershop</em> lain," tambahnya lagi.</p>
<p>Lebih dari sekadar <em>barbershop</em>, tempat ini mengedepankan pengalaman menyeluruh. Dari <em>welcome drink, hot towel</em>, hingga <em>cold towel</em>, setiap detail dirancang untuk memberi kenyamanan maksimal sejak awal.</p>
<p>Lux Grooming House menggandeng produk perawatan rambut premium: mulai dari keramas hingga <em>coloring</em>. <em>Barbershop </em>ini<em> </em>juga menghadirkan layanan gua sha wajah, teknik menggunakan batu dingin untuk membantu relaksasi otot sekaligus membentuk kontur wajah. (*)</p>
<p><strong>Editor</strong>: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Perlindungan Anak, Pemkot Kediri Diminta Terapkan 7 Langkah Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-perlindungan-anak-pemkot-kediri-diminta-terapkan-7-langkah-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-perlindungan-anak-pemkot-kediri-diminta-terapkan-7-langkah-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Pasalnya, apa yang terjadi pada MAM, dituturkan Imam seperti mengulang modus dari kasus yang  sangat serupa: pelakunya orang terdekat, motifnya sepele, dan kasus baru terungkap setelah nyawa sudah tidak tertolong. Imam menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, dan  mendorong agar sistem pencegahan yang nyata terbangun di setiap sudut kota ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e39ca226425.webp" length="29854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 22:20:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri, perlindungan anak</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Peristiwa yang terjadi pada balita MAM memantik keprihatinan dari semua pihak pihak. Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri Imam W. Zarkasyi menegaskan, pemerintah kota Kediri harus segera melakukan langkah kongkret terkait perlindungan anak. </p>
<p>Pasalnya, apa yang terjadi pada MAM, dituturkan Imam seperti mengulang modus dari kasus yang sangat serupa: pelakunya orang terdekat, motifnya sepele, dan kasus baru terungkap setelah nyawa sudah tidak tertolong.</p>
<p>Imam menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, dan mendorong agar sistem pencegahan yang nyata terbangun di setiap sudut kota ini.</p>
<p>Berdasarkan catatan kejadian serupa memang pernah terjadi di Kota Kediri. Pada September 2024, dua anak kakak-beradik, MB (14) dan BN (7), yang tewas ditangan Ibu kandung mereka.</p>
<p>Keduanya sedang tidur terlelap l dini hari, saat diserang dengan benda tajam. Pelaku sendiri diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa dan sudah lama dikenal warga menunjukkan gejala depresi kambuhan. </p>
<p>Imam yang juga merupakan ketua fraksi Golkar akan mendorong anggotanya di komisi terkait untuk mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh instansi terkait untuk membahas  implementasi langkah-langkah yang diperlukan.</p>
<p>"Kami juga akan memastikan anggaran perlindungan anak dalam APBD Kota Kediri teralokasi memadai dan tepat sasaran," tukas Imam, Sabtu (18/4/2026). </p>
<p>Imam menuturkan, pihaknya mengapresiasi langkah Wali Kota Kediri yang telah <em>Quick Response</em>, turun tangan dan terlibat aktif menangani persoalan ini. Namun ia juga mendesak Pemerintah Kota  Kediri untuk segera mengambil sejumlah langkah-langkah berikut. </p>
<p>"Pertama percepatan proses hukum dan kepastian sanksi. Penyidikan harus dituntaskan secara profesional dan transparan. Jika ada keterlibatan pihak lain, mereka harus turut dimintai pertanggungjawaban. Penerapan pasal yang memberatkan harus menjadi efek jera bahwa  kekerasan terhadap anak tidak akan ditoleransi di Kota Kediri," tuturnya. </p>
<p>Kedua, pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Anak di setiap kelurahan yang terdiri dari perangkat kelurahan, kader PKK, kader Posyandu, dan tokoh masyarakat, dengan mandat melakukan pemantauan rutin terhadap anak-anak dalam keluarga rentan. </p>
<p>"Dalam kasus Ngronggo, tetangga dan Ketua RW sudah melihat tanda-tanda kekerasan sebelumnya, namun tidak ada mekanisme formal untuk menindaklanjutinya," tambahnya. </p>
<p>Ketiga, aktivasi kanal pelaporan kekerasan anak yang mudah diakses masyarakat, melalui  nomor telepon khusus, aplikasi, atau titik pelaporan di Puskesmas dan kelurahan, dengan jaminan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti.</p>
<p>"Keempat, rapat koordinasi darurat lintas OPD dalam 30 hari ke depan yang melibatkan Dinas P3A, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan kepolisian untuk menyusun protokol penanganan cepat: alur pelaporan, respons dalam 24 jam, dan skema perlindungan sementara bagi anak yang terancam," ungkapnya.  </p>
<p>Kelima, pemetaan dan pendampingan keluarga berisiko tinggi. Seluruh kasus menunjukkan  faktor risiko yang konsisten kemiskinan, keluarga dengan orang tua tiri, pengasuhan oleh pihak  ketiga, dan tekanan ekonomi. Intervensi berupa pendampingan parenting, konseling, dan bantuan  sosial harus dilakukan sebelum kekerasan terjadi, bukan sesudahnya.</p>
<p>Keenam, integrasi pemantauan kesehatan jiwa dengan perlindungan anak. Kasus Manisrenggo membuktikan bahwa riwayat ODGJ pelaku sudah diketahui warga, namun tidak ada sistem yang menghubungkan data tersebut dengan pengawasan keselamatan anak.</p>
<p>"Kami mendorong sistem terpadu di mana keluarga ODGJ yang memiliki anak di bawah umur mendapat perhatian khusus dari Puskesmas dan perangkat kelurahan secara berkala," tegas Imam. </p>
<p>Ketujuh, jaminan pemulihan jangka panjang bagi korban yang selamat. Dua kakak perempuan</p>
<p>MAM harus mendapatkan pendampingan psikologis dan medis yang tidak berhenti setelah  pemberitaan media mereda.</p>
<p>"Anak-anak adalah amanah yang paling mulia. Mereka tidak bisa melindungi diri mereka sendiri. Maka menjadi kewajiban kita semua, pemerintah daerah, aparat hukum, dan masyarakat, untuk memastikan tidak ada lagi anak di Kota Kediri yang kehilangan nyawanya di tangan orang yang seharusnya melindungi mereka," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejuaraan Pushbike Mojokuto Championship Piala Bupati Kediri Diserbu Ratusan Peserta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kejuaraan-pushbike-mojokuto-championship-piala-bupati-kediri-diserbu-ratusan-peserta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kejuaraan-pushbike-mojokuto-championship-piala-bupati-kediri-diserbu-ratusan-peserta</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan peserta beradu kecepatan di lintasan yang bertempat di kawasan wisata Simpang Lima Gumul,  menjadikan ajang ini menjadi kompetisi perdana berskala besar yang diinisiasi oleh Komunitas Mojokuto Pushbike Pare. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e3972a67bd7.webp" length="66728" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 21:45:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pushbike, pushbike Kediri, kejuaraan pushbike, KONI kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>kediri, sjp -</b>Kejuaraan balap sepeda tanpa pedal (pushbike) bertajuk Mojokuto Championship Piala Bupati Kediri mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. </p>
<p>Ratusan peserta beradu kecepatan di lintasan yang bertempat di kawasan wisata Simpang Lima Gumul, menjadikan ajang ini menjadi kompetisi perdana berskala besar yang diinisiasi oleh Komunitas Mojokuto Pushbike Pare.</p>
<p>Kolaborasi Komunitas Mojokuto Pushbike Pare dengan KONI Kabupaten Kediri, Ketua Komunitas Mojokuto Pushbike Pare Dany Anggriawan, menyebut kejuaraan ini menjadi sejarah baru bagi komunitasnya. </p>
<p>Pasalnya, selama ini mereka belum pernah menggelar event dengan skala besar, dimana peserta yang ikut ambil bagian hampir 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. </p>
<p>Untuk juara setiap kelas diambil 10 besar terbaik. Sedangkan peserta yang lain mendapatkan trofi finisher.</p>
<p>"Terbagi menjadi beberapa kelas. Paling atas itu elit, terus kelas bawahnya ada novice atau pro, ada lagi terakhir rookie atau beginner," ujar Dany, Sabtu, (18/4/2026). </p>
<p>Menariknya, peserta termuda di kejuaraan ini masih berusia 18 bulan. Menurut Dany peserta muda lebih fokus pada pengenalan dengan pendampingan orang tua.</p>
<p>"Masih mencoba, tetap didampingi. Basanya bingung di lintasan, dia nggak tahu ini arah mana, tapi lama-lama dia terbiasa, lihat temannya terbiasa, akhirnya bisa," jelasnya. </p>
<p>Tidak hanya itu, kejuaraan juga mengusung tema “Avengers” (super hero) yang menggambarkan semangat anak-anak yang ikut ambil bagian sebagai peserta “pahlawan lintasan”. </p>
<p>Lintasan yang diperlombakan sendiri terdiri dari 2 jenis, yakni 250 meter (untuk peserta kelahiran 2022-2023) dan 420 meter (untuk peserta kelahiran 2017-2021). Lintasan terakhir juga khusus untuk FFA, dimana peserta putra dan putri beradu kecepatan bersama. </p>
<p>Dari kejuaraan perdana ini, Dany berharap pushbike bisa semakin dikenal dan terus mendapatkan dukungan. Saat ini sendiri induk organisasi pushbike Aspina sudah terbentuk dan sementara disupport KONI Kabupaten Kediri.</p>
<p>"Bisa menjadi bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan kekuatan Kediri ini," pungkas Dany. </p>
<p>Saat ini, Komunitas Mojokuto sendiri memiliki sekitar 25 hingga 30 anggota aktif. </p>
<p>Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Mojokuto Championship. Menurutnya, event ini berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari peserta maupun masyarakat.</p>
<p>Hakim menambahkan, pengenalan olahraga sejak usia dini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga di masa depan. Dengan adanya event seperti ini, diharapkan Kabupaten Kediri mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>"Ini luar biasa dan menunjukkan antusiasme tinggi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk pembibitan atlet, khususnya di cabang olahraga sepeda,” ungkapnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PBPI Kota Kediri Terbentuk,  Siap Kembangkan Prestasi dan Sport Tourism</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pbpi-kota-kediri-terbentuk-siap-kembangkan-prestasi-dan-sport-tourism</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pbpi-kota-kediri-terbentuk-siap-kembangkan-prestasi-dan-sport-tourism</guid>
<description><![CDATA[ Para pegiat olahraga Padel di Kota Kediri kini punya wadah untuk bersama-sama mengembangkan prestasi dan juga skill. Hal tersebut seiring dengan terbentuknya PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e37279df3a7.webp" length="43466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 19:32:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Padel, Padel Kota Kediri, PBPI Kota Kediri, HDCI, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Para pegiat olahraga Padel di Kota Kediri kini punya wadah untuk bersama-sama mengembangkan prestasi dan juga skill. Hal tersebut seiring dengan terbentuknya PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) Kota Kediri. </p>
<p>Sam Sonata Hermawan, sosok yang diamanahi untuk memimpin PBPI Kota Kediri mengusung tiga hal utama untuk memajukan dan mengembangkan olahraga Padel Kota Kediri. </p>
<p>"Yang pertama mengajak masyarakat kota Kediri untuk mencoba olahraga padel. Yang kedua sesuai dengan instruksi dari Mbak Wali (Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati) Mapan, jadi kita harus menggalakan Sport Tourism," tutur Sam, Sabtu, (18/4/2026). </p>
<p>Untuk mendukung perkembangan prestasi Padel, pembinaan juga salah satu fokus utama. Sam - sapaan akrabnya, menegaskan kedepan akan ada akademi khusus Padel di Kota Kediri. </p>
<p>Akademi tersebut menurut rencana, dimulai pada atlet usia dini umur 6-7 tahun sebagai pengenalan awal. Dan setelah itu kelompok usia 12, KU 14, dan KU 18.</p>
<p>Hal itu menurut Sam sesuai instruksi dari PBPI Jatim. </p>
<p>"Untuk atlet kita akan membuat akademi. Sehingga ke depan ini melahirkan potensi-potensi atlet di cabang olahraga Padel dan bisa mengharumkan nama kota Kediri nantinya," tambahnya. </p>
<p>Dalam waktu dekat untuk menggaungkan semangat olahraga Padel , PBPI Kota Kediri akan menggelar turnamen Padel untuk berbagai level skill.</p>
<p>"Contohnya ada kelas rookie. Itu yang boleh mengikuti hanya orang yang ber-KTP Kediri dan eks- karesidenan. Lalu ada kelas atasnya, kelas beginner. Lalu atasnya lagi ada kelas bronze," tutur Sam. </p>
<p>Terkait sport tourism, Sam mengungkapkan PBPI Kota Kediri berharap Padel bisa menjadi salah satu penunjang destinasi wisata. </p>
<p>"Turis-turis dari luar kota maupun luar negeri datang ke Kediri Menikmati padel, sembari, kulineran, pergi ke tempat-tempat wisata, melancong dan segala macamnya," ujar Sam lagi. </p>
<p>Hal tersebut seperti yang terlihat di Fede Padel Club Kota Kediri, Minggu pagi. Dalam kesempatan itu, Fede Padel Club dipadati oleh anggota komunitas pecinta motor gede Harley Davidson Club Indonesia ( HDCI). </p>
<p>HDCI yang tengah dalam perjalanan touring ke arah Jalur Lintas Selatan Tulungagung menyempatkan diri mampir di Fede Padel Club untuk menikmati suasana, merefresh tenaga dan tubuh sebelum melanjutkan perjalanan. </p>
<p>Beberapa anggota HDCI juga terlihat tampak mencoba lapangan padel di Fede Padel Club. Total ada sekitar 115 anggota HDCI ikut ambil bagian dalam kegiatan itu. </p>
<p>"Untuk refresh, sebelum kita melanjutkan ke Tulungagung. Di samping itu tempatnya luas, juga parkirannya lebar bisa untuk parkir motor-motor besar," tutur Wakil Ketua Umum HDCI Tonny Wahyudi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dandim Cup U12 Jadi Ajang Pembibitan dan Wadah Kompetisi Sepakbola Anak&amp;Anak Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dandim-cup-u12-jadi-ajang-pembibitan-dan-wadah-kompetisi-sepakbola-anak-anak-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dandim-cup-u12-jadi-ajang-pembibitan-dan-wadah-kompetisi-sepakbola-anak-anak-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Berlangsung di Lapangan Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri. Ajang ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan bakat sekaligus mengasah kemampuan mereka sejak dini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e3674d5f6fc.webp" length="42236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 19:01:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Dandim 0809 Kediri, Dandim Cup U12, kompetisi sepakbola, kompetisi sepakbola kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Skill seorang pemain sepakbola akan makin mumpuni jika diasah sejak dini melalui kompetisi-kompetisi. Salah satunya, seperti tunamen Dandim Cup U-12. </p>
<p>Berlangsung di Lapangan Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri, ajang ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan bakat sekaligus mengasah kemampuan mereka sejak dini.</p>
<p>Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menjelaskan bahwa turnamen yang diselenggarakan bekerja sama dengan PSSI Kota Kediri ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul pesepak bola muda. </p>
<p>Menurutnya, pembinaan sejak usia dini sangat penting guna mencetak pemain berkualitas yang mampu bersaing di masa depan.</p>
<p>"Untuk mencari bibit-bibit unggul pemain sepak bola yang masih di bawah umur untuk menjadi pemain sepakbola yang unggul nantinya," ujar Letkol Inf Dhavid, Sabtu, (18/4/2026). </p>
<p>Letkol Inf Dhavid menambahkan, kegiatan seperti Dandim Cup U-12 ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045. Selain itu, ajang ini diharapkan dapat mengalihkan perhatian anak-anak dari penggunaan gadget berlebihan ke aktivitas olahraga luar ruang yang lebih positif. </p>
<p>"Kita menjaga untuk mereka tidak hanya bermain gadget saja jadi kita manfaatkan untuk event-event seperti ini, ke olahraga outdoor," ujarnya lagi. </p>
<p>Melalui Dandim Cup U-12, diharapkan lahir talenta-talenta muda potensial dari Kota Kediri yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah sepak bola yang lebih tinggi. </p>
<p>"Insyaallah ini akan menjadi agenda tahunan dan ke depan bisa lebih banyak lagi untuk peminatnya" tambahnya. </p>
<p>Pada pelaksanaan tahun ini, turnamen diikuti oleh 28 tim dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kota Kediri tetapi juga dari luar daerah seperti Jombang, Bojonegoro, dan Sidoarjo. Kickoff berlangsung pada 17 April 2026 kemarin dan akan berakhir pada tanggal 19 April 2026 besok. </p>
<p>Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kediri, Tomi Ari Wibowo, menyampaikan bahwa kompetisi berlangsung dengan sistem penyisihan grup. Nantinya, juara grup dan runner-up akan melaju ke babak berikutnya hingga semifinal untuk menentukan tim terbaik.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta, termasuk hadirnya pesepakbola putri yang selama ini minim mendapatkan wadah kompetisi di tingkat lokal. </p>
<p>"Yang selama ini tidak pernah ada event, jadi kesulitan event akhirnya sampai ikut keluar kota, hari ini Alhamdulillah, dia juga ikut," ujar Tomi. </p>
<p>Lebih lanjut, Tomi menyebut bahwa turnamen ini juga menjadi ajang pemanasan sebelum digelarnya kompetisi resmi Askot Super League yang tengah dipersiapkan.</p>
<p>"Sebenarnya kita memang menargetkan banyak event seperti ini untuk menjaring dan memberikan ruang untuk anak-anak itu bermain. Jadi ini rutin, akan kita selenggarakan rutin nanti. Kita juga akan mengadakan Askot Super League nanti," pungkas Tomi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pegiat Otomotif Sepakat Bentuk IMI Kota Kediri untuk Wadah Pembinaan Atlet</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pegiat-otomotif-sepakat-bentuk-imi-kota-kediri-untuk-wadah-pembinaan-atlet</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pegiat-otomotif-sepakat-bentuk-imi-kota-kediri-untuk-wadah-pembinaan-atlet</guid>
<description><![CDATA[ Untuk mendampingi pembentukan IMI Kota Kediri, Ketua Pengprov IMI Jatim, Bambang Haribowo, menunjuk Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Priyo Nugroho. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e24fe92470d.webp" length="23984" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 08:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>IMI kota Kediri, IMI, olahraga otomotif, balap motor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> – Guna menaungi serta mengembangkan bakat olahraga otomotif di Kota Kediri, para pegiat motor dan otomotif setempat sepakat membentuk Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Kediri. Inisiasi pembentukan IMI Kota Kediri tersebut dimulai pada Kamis (16/04/2026).</p>
<p></p>
<p>Puluhan pegiat motor Kota Kediri berkumpul di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri, untuk membahas pendirian cabang olahraga (cabor) IMI Kota Kediri. Mereka hadir atas inisiasi Disbudparpora Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, untuk mendampingi pembentukan IMI Kota Kediri, Ketua Pengprov IMI Jatim, Bambang Haribowo, menunjuk Ketua IMI Kabupaten Kediri, Tri Priyo Nugroho. Menurut Nugroho, kegiatan tersebut merupakan pra-musyawarah kota (muskot) untuk pembentukan IMI Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Pria yang dikenal sebagai salah satu jawara balap motocross nasional era 90-an tersebut menuturkan bahwa dalam forum muncul aspirasi dari sebagian klub dan atlet untuk mendukung Dr. Edy Herwiyanto sebagai calon Ketua IMI Kota Kediri. </p>
<p></p>
<p>"Mendukung Bapak Edy sebagai ketua, akan tetapi untuk ke depannya, mungkin dari kota sendiri mengadakan muskot," ujar Nugroho, Jumat (17/04/2026).</p>
<p></p>
<p>Dukungan tidak hanya disampaikan secara lisan. Para pegiat otomotif tersebut juga membuat surat pernyataan dukungan untuk Dr. Edy Herwiyanto sebagai calon Ketua IMI Kota Kediri. Namun, Dr. Edy Herwiyanto tidak hadir dalam pertemuan tersebut, sehingga belum dapat dimintai kesediaannya untuk menjabat sebagai ketua.</p>
<p></p>
<p>Kehadiran IMI Kota Kediri nantinya diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan, pelatihan, hingga ajang kompetisi yang lebih terarah dan berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>"Kami mendukung kegiatan ini, terlebih untuk meningkatkan prestasi dan juga melaksanakan program Mbak Wali Kota, yaitu sport tourism," ujar Kabid Olahraga Disbudparpora Kota Kediri, Suminarto.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menjelaskan bahwa pembentukan cabor baru harus menyertakan surat mandat dari Pengprov IMI Jatim. Ia menegaskan hal tersebut merupakan aturan dalam AD/ART KONI terkait pembentukan cabor.</p>
<p></p>
<p>"Kami menunggu surat mandat secara resmi dari Pengprov IMI Jatim sebagai persyaratan utama dari pelaksanaan muskot dalam pembentukan cabor baru," pungkas Koko. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kedua Kakak Perempuan Balita di Kediri Turut Alami Kekerasan, Polisi Pastikan Dalami Kasus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kedua-kakak-perempuan-balita-di-kediri-turut-alami-kekerasan-polisi-pastikan-dalami-kasus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kedua-kakak-perempuan-balita-di-kediri-turut-alami-kekerasan-polisi-pastikan-dalami-kasus</guid>
<description><![CDATA[ Selain itu, penyidik menduga pelaku kekerasan tidak hanya satu orang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e1f120d45f3.webp" length="35958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 16:20:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong>–Polres Kediri Kota memastikan akan terus mendalami kasus kekerasan yang menimpa keluarga balita MAM. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain serta dampak kekerasan terhadap anggota keluarga lainnya.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, balita MAM ditemukan meninggal dunia dengan tubuh penuh luka memar dan lecet di rumahnya, lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Di rumah tersebut, MAM tinggal bersama nenek, ibu, ayah tiri, serta dua kakak perempuannya.</p>
<p>S, nenek kandung korban, kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian MAM. Sebelum penetapan tersebut, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk ibu dan ayah tiri korban. Namun, selain S, saksi-saksi lain telah dipulangkan karena dinilai masih kekurangan alat bukti.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Hal ini menyusul adanya dugaan bahwa kekerasan tidak hanya dialami oleh MAM, tetapi juga kedua kakak perempuannya.</p>
<p>Selain itu, penyidik menduga pelaku kekerasan tidak hanya satu orang. "Saat ini masih kami dalami," jelas AKP Achmad Elyasarif Martadinata, Jumat (17/04/2026).</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, MAM mengalami sejumlah luka luar maupun luka dalam. Luka luar ditemukan pada bagian wajah, kepala, mata, dada, serta perut. Sementara itu, pemeriksaan dalam menunjukkan adanya darah pada rongga perut yang mengindikasikan perdarahan internal. Organ dalam seperti ginjal juga dilaporkan mengalami luka.</p>
<p>Polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu buah pipa PVC sepanjang 110 cm, satu batang kayu bekas sapu dengan paku di ujungnya, satu buah bak plastik berwarna abu-abu, dan sejumlah pakaian.</p>
<p>Dugaan bahwa kekerasan dilakukan oleh lebih dari satu orang muncul setelah jenazah MAM ditemukan. Informasi dari sejumlah tetangga menyebutkan bahwa ketiga anak di rumah tersebut sering mengalami pemukulan. Menurut kesaksian warga, kedua kakak perempuan MAM juga memiliki luka di tubuh mereka dan sebelumnya telah menjalani visum.</p>
<p>Saat ini, kedua kakak MAM telah ditempatkan di salah satu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Kediri untuk menjalani pemulihan fisik dan mental.</p>
<p>Tersangka S (64) terancam pidana penjara maksimal 10 hingga 15 tahun serta denda antara Rp200 juta hingga Rp450 juta atas perbuatannya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Autopsi Bocah di Kediri Ungkap Pendarahan Hebat Akibat Kekerasan Benda Tumpul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasil-autopsi-bocah-di-kediri-ungkap-pendarahan-hebat-akibat-kekerasan-benda-tumpul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasil-autopsi-bocah-di-kediri-ungkap-pendarahan-hebat-akibat-kekerasan-benda-tumpul</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pipa PVC sepanjang 110 cm, satu batang kayu bekas sapu dengan paku di ujungnya, sebuah bak plastik berwarna abu-abu, dan beberapa potong pakaian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e1e6218b5b2.webp" length="42902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:51:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> – S, nenek kandung MAM, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian cucunya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan autopsi, ditemukan sejumlah luka dalam yang menjadi penyebab utama kematian korban.</p>
<p>Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri, dr. Aditya, mengungkapkan bahwa pada tubuh MAM ditemukan luka lecet dan memar. Luka-luka tersebut tersebar di bagian wajah, kepala, mata, dada, hingga perut. "Lalu pada bagian punggung juga terdapat luka memar," ungkapnya, Jumat (17/04/2026).</p>
<p>Selain luka luar, pemeriksaan dalam menunjukkan adanya perdarahan pada rongga perut. Organ dalam korban, termasuk ginjal, juga dilaporkan mengalami kerusakan.</p>
<p>"Jadi ada perdarahan di rongga perut yang disebabkan oleh adanya luka atau kekerasan pada organ dalam perut. Pertama adalah ginjal, yang mungkin disebabkan oleh kekerasan dari luka dan memar luar. Jadi penyebab kematian ini adalah perdarahan hebat," jelas dr. Aditya.</p>
<p>Terkait kondisi kesehatan jiwa tersangka S, pihak kepolisian menegaskan masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut.</p>
<p>"Masih kami lakukan pendalaman, apakah ada gangguan psikologis atau gangguan jiwa. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pipa PVC sepanjang 110 cm, satu batang kayu bekas sapu dengan paku di ujungnya, sebuah bak plastik berwarna abu-abu, dan beberapa potong pakaian.</p>
<p>Pipa dan kayu tersebut merupakan alat yang digunakan S untuk menganiaya cucunya. Terdapat dua momentum kekerasan yang secara signifikan memengaruhi kondisi kesehatan MAM pada hari kejadian, yakni saat S memaksa korban dan kedua kakaknya tidur siang, serta saat korban diminta berhenti berendam di bak mandi.</p>
<p>Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 80 ayat (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). Pasal-pasal tersebut membawa ancaman pidana penjara maksimal 10 hingga 15 tahun, serta denda antara Rp200 juta hingga Rp450 juta. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Kediri Kota Tetapkan Nenek sebagai Tersangka Kematian Bocah di Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-kota-tetapkan-nenek-sebagai-tersangka-kematian-bocah-di-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-kota-tetapkan-nenek-sebagai-tersangka-kematian-bocah-di-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Selama ini, almarhum MAM beserta kedua kakak perempuannya hanya didampingi oleh perempuan berusia 64 tahun tersebut saat kedua orang tua mereka pergi bekerja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e1db7f749ab.webp" length="43816" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 13:57:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> – Penyidik Polres Kediri Kota menetapkan S, nenek dari MAM, sebagai tersangka atas kasus kematian cucunya tersebut. S merupakan orang terakhir yang bersama korban sebelum bocah berusia empat tahun itu ditemukan tidak bernyawa di kediamannya.</p>
<p>Selama ini, almarhum MAM beserta kedua kakak perempuannya hanya didampingi oleh perempuan berusia 64 tahun tersebut saat kedua orang tua mereka pergi bekerja.</p>
<p>Pada hari kejadian, S meminta ketiga cucunya untuk tidur siang. Lantaran kesal karena mereka tidak segera tidur, S memukul MAM dengan kayu dan memukul kedua kakaknya menggunakan tangan. Setelah kejadian tersebut, MAM berendam di dalam sebuah bak mandi yang berada di dapur.</p>
<p>S kemudian meminta MAM untuk mengganti pakaian. Kembali tersulut emosi karena perintahnya tidak dituruti, S membuang air mandi dan memukul punggung MAM menggunakan pipa. S kemudian meninggalkan cucunya begitu saja di atas kasur yang terletak di area dapur.</p>
<p>Beberapa jam kemudian, ibu MAM yakni RNS (sebelumnya ditulis H) pulang dan melihat anaknya berada di dapur. Saat hendak dibangunkan, MAM tidak memberikan respons dan diketahui telah meninggal dunia.</p>
<p>Terkait peristiwa tersebut, kepolisian telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi. "Kemudian penyidik juga telah mencari alat bukti lain, sehingga penyidik menetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu Inisial S," ungkap Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, Jumat (17/04/2026).</p>
<p>Tersangka S yang merupakan nenek kandung almarhum MAM, diduga melakukan tindakan kekerasan tersebut karena menganggap korban nakal dan kerap membantah. "Dimana maksud dan tujuan pelaku melakukan hal tersebut agar anak korban menurut dan tidak membantah," tambahnya.</p>
<p>AKP Achmad Elyasarif Martadinata menuturkan, S dijerat Pasal 80 ayat 3 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 44 ayat 3 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).</p>
<p>Dalam pasal tersebut, setiap orang yang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian, diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200 juta.</p>
<p>"Atau setiap orang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 mengakibatkan matinya korban, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun, atau denda paling banyak Rp 450 juta," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu buah pipa PVC sepanjang 110 cm, satu buah kayu bekas sapu dengan paku di ujungnya, satu buah bak plastik berwarna abu-abu, serta sejumlah pakaian. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Kediri Jenguk 2 Kakak Almarhum MAM, Pastikan Bantu Pemulihan Fisik dan Mental</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-jenguk-2-kakak-almarhum-mam-pastikan-bantu-pemulihan-fisik-dan-mental</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-kediri-jenguk-2-kakak-almarhum-mam-pastikan-bantu-pemulihan-fisik-dan-mental</guid>
<description><![CDATA[ Tidak hanya memastikan kondisi terkini kedua anak itu, dalam kesempatan itu, Mbak Wali juga menghadiahkan dua buah boneka dan mengajak keduanya bermain bersama anak-anak lain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0eaab30118.webp" length="28766" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 22:02:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri, wali kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI -</strong> Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjenguk dua anak perempuan, kakak dari almarhum MAM atau N. Keduanya saat ini telah ditempatkan di LKSA Sahhala.</p>
<p>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menuturkan, pihak Pemkot Kediri akan memastikan kedua bocah berumur 6 dan 7 tahun itu berada dalam kondisi yang lebih aman dan nyaman. </p>
<p>Tidak hanya memastikan kondisi terkini kedua anak itu, dalam kesempatan itu, Mbak Wali juga menghadiahkan dua buah boneka dan mengajak keduanya bermain bersama anak-anak lain. </p>
<p>Trauma healing menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian khusus pihak Pemkot Kediri. Kakak beradik tersebut akan terus didampingi oleh psikolog untuk membantu memulihkan kesehatan mental.</p>
<p>"Pertama kita melakukan pendampingan. Kemudian yang kedua kita melakukan pemulihan, sehingga setiap hari nantinya akan psikolog akan mendampingi untuk memantau psikis (kedua anak tadi)," tutur Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kamis, (16/4/2026). </p>
<p>Selain itu, Pemkot Kediri juga akan memastikan kesehatan fisik keduanya dalam kondisi stabil. Dinas Kesehatan Kota Kediri, menurut Mbak Wali akan memberikan salep dan obat-obatan lain untuk mendukung pemulihan kesehatan fisik keduanya.</p>
<p>"Dari Dinas Kesehatan juga siap turun, akan memantau setiap harinya terhadap kondisi kesehatan dari anak-anak. Karena seperti yang kita ketahui bersama, ternyata adik-adik ini juga ada bekas lukanya, di beberapa tubuhnya," ungkap Mbak Wali. </p>
<p>Saat berada di LKSA Sahhala sendiri kedua anak tadi, mulai terlihat lebih ceria. LKSA Sahhala jadi pilihan teraman mengingat rumah keluarga kedua anak itu belum memungkinkan untuk ditempati. </p>
<p>"Adik-adik ini akan bertempat tinggal sementara di LKSA Sahhala. Disini tadi adik-adik mulai mau berbicara kemudian mulai mau main, juga mulai berkenalan dengan teman-temannya. Harapannya mereka tidak merasa kesepian," jelas Mbak Wali. </p>
<p>Terkait dengan dokumen kependudukan kedua anak tersebut yang tidak, Mbak Wali juga menegaskan pihak Pemkot akan memberikan bantuan. Almarhum MAM dan kedua kakaknya tersebut memang tidak memiliki akte kelahiran dan kartu keluarga, sehingga kesulitan dalam pendidikan. </p>
<p>"Tentunya kita akan mendukung dan membantu, nanti kita akan segera proses, kita juga akan selalu memantau ya, bagaimana kondisi dari adik-adik termasuk nanti dari orang tuanya bagaimana. Kita koordinasikan dengan keluarga terdekat," tegas Mbak Wali. </p>
<p>Pihak keluarga,menyambut baik uluran tangan pihak Pemkot Kediri. "Kalau saya bersyukur," tutur Edi, kakak tertua dari kedua anak tadi. </p>
<p>Almarhum MAM yang masih berusia 4 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumahnya, lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Rabu, (16/4/2026) petang. </p>
<p>MAM ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kondisi terdapat luka cukup parah di pelipis mata dan memar di bagian perut. Kondisi MAM pertama kali diketahui sang ibu selepas pulang dari bekerja. </p>
<p>Melihat kondisi anaknya, sang ibu kemudian meminta bantuan dari tetangga sekitar, yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Saat ditinggal ayah dan ibunya untuk bekerja, N dan kedua kakak perempuannya berada di rumah bersama si nenek (SL). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong>   </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Kakak Korban Balita Tewas di Kediri Dipindah ke LKSA, Pemulihan Mental Jadi Prioritas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-kakak-korban-balita-tewas-di-kediri-dipindah-ke-lksa-pemulihan-mental-jadi-prioritas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-kakak-korban-balita-tewas-di-kediri-dipindah-ke-lksa-pemulihan-mental-jadi-prioritas</guid>
<description><![CDATA[ Kedua bocah tersebut awalnya hendak ditempatkan di Rumah Aman, namun mengingat pentingnya keberlanjutan perawatan maka keduanya kini ditempatkan di LKSA Sahhala. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0c66a1602d.webp" length="23072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 20:25:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Dua kakak perempuan dari MAM atau N, balita yang ditemukan tewas di dalam rumahnya kini berada dalam naungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Sahhala, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri. </p>
<p>Seperti diketahui nenek, ibu dan ayah tiri dari MAM saat ini masih dalam pemeriksaan intensif pihak kepolisian. Sejak semalam, usai MAM ditemukan tewas, kedua kakak perempuannya bersama pihak keluarga. </p>
<p>Kedua bocah tersebut awalnya hendak ditempatkan di Rumah Aman, namun mengingat pentingnya keberlanjutan perawatan maka keduanya kini dirawat di LKSA Sahhala. </p>
<p>"Untuk berkelanjutan ke depan anak-anak ini, apalagi ibu sama neneknya semua di Polres ( Polres Kediri Kota). Kadinsos bersama Pj Sekda, Kadis DP3AP2KB membuka koordinasi, akhirnya dipilih dirawat disini ( LKSA Sahhala)," jelas Kepala UPT PPA DP3AP2KB Kota Kediri Suwarsi, Kamis, (16/4/2026). </p>
<p>Keberlanjutan yang dimaksud salah satunya adalah terkait dengan pendidikan. Selain itu, LKSA juga dinilai lebih aman. </p>
<p>"Di sini bisa sekolah juga, karena kedua anak-anak ini belum sekolah semua. Padahal sudah usia 7 tahun sama 6 tahun belum sekolah. Jadi disini bisa sekalian bersekolah, dapat pendidikan, keamanannya juga. Untuk makan juga lebih terurus," ungkapnya lagi. </p>
<p>Sejak tiba di LKSA Sahhala, kedua bocah perempuan itu langsung didampingi oleh psikolog anak UPT PPA DP3AP2KB. Pendampingan ini dilakukan sebagai salah satu langkah menghilangkan trauma yang dialami kedua anak tersebut. </p>
<p>Pendampingan dilakukan sampai trauma keduanya terkikis dan bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. </p>
<p>"Dari awal sudah didampingi psikolog. Didampingi sampai traumanya hilang. Besok akan kita lihat lagi. Kalau bisa menerima keadaan di sini, sudah bisa bersosialisasi dengan anak-anak lain dengan baik dan mentalnya juga bisa naik, baru kita lepas (pendampingan)," tuturnya. </p>
<p>Suwarsi juga mengungkapkan, pihaknya melakukan khusus agar kedua anak tadi mau dirawat di tempat lebih aman.</p>
<p>"Kami rayu, kami ajak belanja, akhirnya mau ke sini," pungkas Suwarsi. </p>
<p>Sementara itu pengasuh LKSA Sahhala Ulya menuturkan kedua anak tadi akan diajak melakukan banyak kegiatan untuk mengisi kehidupan sehari-hari. Hal itu juga sekaligus untuk menghilangkan trauma yang dialami keduanya. </p>
<p>"Banyak kegiatan disini. Jadi anak-anak memang merdeka bermain , berkreasi dan berekspresi. Keduanya bisa bermain, selain disini juga tempatnya luas. Nanti kalau pagi kita ikutkan sekolah bersama teman-temannya. Juga ada taman baca, berkebun. Jadi memang disini memang bagus untuk kesehatan mental anak-anak," tutur Ulya. </p>
<p>Ulya menambahkan anak-anak yang tinggal dan dirawat di LKSA Sahhala biasanya akan menetap sampai usai sekolah menengah atas. Baik itu yang memiliki orang tua atau yatim piatu.</p>
<p>"Kepengasuhan kami layaknya keluarga mas. Jadi apa yang mereka makan ya kita makan, kita masak bersama, ada juga semacam piket," pungkasnya. </p>
<p>MAM atau N sendiri telah dimakamkan di pemakaman setempat pada Kamis pagi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita Tewas di Kediri Ternyata Tak Tercatat di Kartu Keluarga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/balita-tewas-di-kediri-ternyata-tak-tercatat-di-kartu-keluarga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/balita-tewas-di-kediri-ternyata-tak-tercatat-di-kartu-keluarga</guid>
<description><![CDATA[ Menurut keterangan tetangga, N dan kedua kakaknya tidak memiliki identitas resmi karena tidak mempunyai akta kelahiran dan tidak tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) sang ibu, H. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e061d9bd6b3.webp" length="27178" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 12:30:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Keluarga balita N, yang ditemukan meninggal dunia di rumah, rupanya tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. </p>
<p></p>
<p>Menurut keterangan tetangga, N dan kedua kakaknya tidak memiliki identitas resmi karena tidak mempunyai akta kelahiran dan tidak tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) sang ibu, H.</p>
<p></p>
<p>Melihat kondisi tersebut, pihak RT/RW setempat telah berupaya membantu melengkapi dokumen kependudukan, mulai dari KK hingga akta kelahiran. "Kalau kami sudah berusaha mencarikan identitas, kami juga mencarikan akta, mengurus di kelurahan, kami sudah membantu mencarikan Kartu Keluarga," tutur Ketua RW 06 Kelurahan Ngronggo, Baharuddin Yusuf, Kamis (16/04/2026).</p>
<p></p>
<p>Apalagi, dari tiga bersaudara tersebut, ada yang sudah memasuki usia sekolah. Akibat ketiadaan dokumen, bocah tersebut kesulitan untuk mengenyam pendidikan. </p>
<p></p>
<p>"Sebenarnya yang pertama sudah waktunya sekolah. Namun, pihak sekolah juga kesulitan karena akta kelahiran belum ada," ungkap Baharuddin.</p>
<p></p>
<p>Sayangnya, upaya-upaya tersebut sering menemui jalan buntu. Pasalnya, pihak keluarga tidak memberikan keterangan yang jelas terkait ketiga anak tersebut. </p>
<p></p>
<p>"Pihak keluarga juga terkadang mempersulit dalam memberikan identitas yang lebih lengkap," ungkapnya lagi.</p>
<p></p>
<p>Upaya untuk membantu keluarga itu sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. "Sudah lama, bahkan sebelum saya menjabat sebagai RW sudah dibantu untuk mencarikan akta kelahiran sampai pembuatan KK, sekitar enam bulan yang lalu," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>N diketahui tinggal di rumah tersebut bersama nenek, ibu, ayah tirinya, serta dua orang kakak perempuan. Sang ibu mulai menetap di Lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, setelah merantau dari Pulau Sumatera. </p>
<p></p>
<p>"Anak yang dibawa pulang itu tiga, dan dibawa ke sini," pungkas Baharuddin.</p>
<p></p>
<p>Diberitakan sebelumnya, N ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kondisi luka cukup parah di pelipis mata dan memar di bagian perut. Kondisi N pertama kali diketahui oleh sang ibu setelah pulang bekerja.</p>
<p></p>
<p>Melihat kondisi anaknya, sang ibu kemudian meminta bantuan tetangga sekitar, yang selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Saat ditinggal ayah dan ibunya bekerja, N dan kedua kakak perempuannya berada di rumah bersama sang nenek, SL.</p>
<p></p>
<p>Hingga dini hari tadi, seluruh anggota keluarga N, termasuk ibu dan neneknya, tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Balik Tewasnya Balita di Kediri, Tetangga Sebut Ketiga Anak Sering Dianiaya Keluarga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/di-balik-tewasnya-balita-di-kediri-tetangga-sebut-ketiga-anak-sering-dianiaya-keluarga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/di-balik-tewasnya-balita-di-kediri-tetangga-sebut-ketiga-anak-sering-dianiaya-keluarga</guid>
<description><![CDATA[ Tetangga sebelah rumah korban pernah melihat secara langsung saat sang nenek memukul salah satu dari ketiga anak tersebut. Saat ditanya, sang nenek beralasan bahwa anak itu dipukul karena nakal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dfeb1616dcc.webp" length="25756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 09:00:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota, balita tewas kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Kondisi N yang ditemukan tidak bernyawa di dapur rumah mengungkap sisi lain dari kehidupan keluarga tersebut. </p>
<p>Selama ini korban tinggal bersama nenek, ibu, dan ayah tirinya. N beserta kedua kakak perempuannya diduga sering menjadi korban kekerasan.</p>
<p>N diketahui berusia 3,5 tahun, sementara kakak pertamanya berusia 7 tahun dan kakak keduanya berusia sekitar 5 tahun.</p>
<p>Kondisi ketiga anak tersebut rupanya juga diketahui oleh tetangga sekitar. Dugaan kekerasan dialami ketiga anak itu selama tinggal di rumah tersebut.</p>
<p>"Riwayatnya itu dari dulu ketiga anak ini sudah sering dihajar dan dipukuli. Karena memarnya sudah terlihat jelas, warga banyak mengetahui bahwa ketiga anak itu sering dipukul," ungkap Ketua RW 06 Kelurahan Ngronggo, Baharuddin Yusuf, Kamis (16/04/2026) dini hari.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari tetangga sekitar, tindakan kekerasan diduga tidak hanya dilakukan oleh sang ibu atau ayah, tetapi juga oleh sang nenek.</p>
<p>"Ketiganya. Bapak dan ibunya juga sering, neneknya juga. Banyak yang tahu," tutur Baharuddin.</p>
<p>Dia menceritakan bahwa tetangga sebelah rumah korban pernah melihat secara langsung saat sang nenek memukul salah satu dari ketiga anak tersebut. Saat ditanya, sang nenek beralasan bahwa anak itu dipukul karena nakal.</p>
<p>Tetangga yang diceritakan Baharuddin bahkan bersedia menjadi saksi dalam pemeriksaan polisi. </p>
<p>"Tetangga ada yang bertanya, 'Mbah, mengapa anak itu diperlakukan begitu? Padahal masih kecil'. Lalu neneknya menjawab, 'Biar saja, karena nakal'," cerita Baharuddin.</p>
<p>Sementara itu, bersamaan dengan peristiwa meninggalnya N, sebuah video yang menunjukkan seorang anak kecil dengan bekas luka di tubuh beredar luas. </p>
<p>Meski tidak mengonfirmasi kebenaran video tersebut, Baharuddin mengungkapkan bahwa pada tubuh kedua kakak N memang ditemukan sejumlah bekas luka.</p>
<p>"Kalau itu kurang jelas apakah bekas cacar atau penganiayaan. Namun, di punggungnya banyak memar. Jelas ada bekas luka," tambahnya.</p>
<p>N ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya dengan kondisi luka cukup parah di pelipis mata dan memar di bagian perut. Saat ini, seluruh anggota keluarga N, termasuk ibu dan neneknya, tengah menjalani pemeriksaan di kepolisian. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pulang Kerja, Ibu di Kediri Temukan Anaknya Tewas dengan Luka Memar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pulang-kerja-ibu-di-kediri-temukan-anaknya-tewas-dengan-luka-memar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pulang-kerja-ibu-di-kediri-temukan-anaknya-tewas-dengan-luka-memar</guid>
<description><![CDATA[ Di rumah tersebut, korban diketahui tinggal bersama nenek, ibu, ayah, serta dua kakak perempuannya. Saat ini, rumah tersebut telah dipasang garis polisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dfe152aef07.webp" length="24122" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 08:00:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>kriminal kota Kediri, pembunuhan, penganiayaan, kdrt, polres Kediri kota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> — Warga Lingkungan Baudendo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Rabu (15/04/2026) petang. </p>
<p></p>
<p>Di sebuah rumah yang terletak di ujung gang kecil lingkungan RW setempat, seorang bocah berusia sekitar 3,5 tahun berinisial N ditemukan meninggal dunia oleh ibunya, H.</p>
<p></p>
<p>Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dapur rumah tersebut. "Korban dikatakan sudah meninggal dunia. Pihak keluarga kemudian meminta tolong kepada tetangga kanan kiri," ujar salah satu saksi mata, Baharuddin Yusuf, Kamis (16/04/2026) dini hari.</p>
<p></p>
<p>Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Kediri Kota. </p>
<p></p>
<p>Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>"Luka yang parah ada di bawah pelipis mata, itu memar. Kemudian juga di bagian perut itu, memar," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW tersebut.</p>
<p></p>
<p>Di rumah tersebut, korban diketahui tinggal bersama nenek, ibu, ayah, serta dua kakak perempuannya. Saat ini, rumah tersebut telah dipasang garis polisi.</p>
<p></p>
<p>Menurut Baharuddin, sebelum ditemukan meninggal, korban berada di rumah bersama sang nenek yang berinisial SL. Sementara itu, kedua orang tuanya sedang tidak berada di rumah karena bekerja.</p>
<p></p>
<p>Menurut keterangan tetangga, sang ibu bekerja sebagai penjual gorengan keliling, sedangkan sang ayah berinisial S bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, pada hari kejadian, sang ibu sedang bekerja di tempat lain. </p>
<p></p>
<p>"Ibunya pergi mijat, bapaknya masih kerja. Pulang-pulang anak itu sudah meninggal," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Hingga Kamis dini hari, pihak keluarga masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Polres Kediri Kota. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti serta siapa yang bertanggung jawab atas kematian bocah tersebut.</p>
<p></p>
<p>Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur kekerasan atau penganiayaan. "Untuk kepastian itu kita juga belum tahu. Semua masih diproses di Polres Kediri Kota," ujar Baharuddin.</p>
<p></p>
<p>Saat pihak keluarga diperiksa, dua kakak perempuan korban dititipkan sementara kepada kerabat lainnya. Keluarga tersebut diketahui baru tinggal di rumah itu sekitar dua tahun terakhir dan dikenal kurang bersosialisasi dengan tetangga sekitar.</p>
<p></p>
<p>Keluarga tersebut, terutama sang ibu, mulai menetap di lingkungan itu usai merantau dari Pulau Sumatera. </p>
<p></p>
<p>"Yang pertama sekitar umur 6-7 tahunan, yang kedua sekitar 5 tahunan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PSSI Kota Kediri Kebut Pembinaan Usia Dini, Siap Rebut Emas Porprov di Cabor Sepakbola</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pssi-kota-kediri-kebut-pembinaan-usia-dini-siap-rebut-emas-porprov-di-cabor-sepakbola</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pssi-kota-kediri-kebut-pembinaan-usia-dini-siap-rebut-emas-porprov-di-cabor-sepakbola</guid>
<description><![CDATA[ PSSI Kota Kediri mempersiapkan sejumlah kompetisi untuk memperkuat pembinaan sepakbola usia dini di Kota Kediri. Selain untuk mengejar target di Porprov Jatim mendatang dan Liga 4, hal tersebut untuk memastikan, regenerasi serta ekosistem sepakbola di Kota Kediri tetap terjaga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dfa38c744ba.webp" length="31770" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 23:32:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PSSI, PSSI Kota Kediri, pembinaan sepakbola, sepakbola usia dini, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>PSSI Kota Kediri mempersiapkan sejumlah kompetisi untuk memperkuat pembinaan sepakbola usia dini di Kota Kediri. Selain untuk mengejar target di Porprov Jatim mendatang dan Liga 4, hal tersebut untuk memastikan, regenerasi serta ekosistem sepakbola di Kota Kediri tetap terjaga. </p>
<p>"Kalau kompetisi kita banyak. Besok ada Dandim Cup setiap Jumat, Sabtu, Minggu. Terus nanti kita juga ada Kapolres Cup, terus kita juga ada Kajari Cup untuk anak-anak usia dini. Juga Wali Kota Cup untuk sepakbola putri. Tahun ini, kita lebih banyak kompetisi," ujar Ketua PSSI Kota Kediri Tomi Ari Wibowo, Rabu, (15/4/2026) di sela Halal Bihalal Pegiat Sepakbola Kota Kediri. </p>
<p>Di Porprov Jatim mendatang, PSSI Kota Kediri kembali menargetkan emas. Di perhelatan Porprov Jatim 2025, Kota Kediri terpaksa pulang dengan tangan kosong setelah hanya berhasil meraih gelar juara keempat. Di perebutan tempat ketiga (medali perunggu), Kota Kediri terpaksa mengakui keunggulan Kabupaten Jember 3-2.</p>
<p>"Porprov kita targetkan emas baik untuk sepakbola putra dan putri," tegas Tomi lagi. </p>
<p>Halal Bihalal Pegiat Sepakbola Kota Kediri sendiri dihadiri semua kalangan yang berkecimpung di dunia sepakbola. Mulai dari pemilik sekolah sepakbola, pelatih baik pelatih klub ataupun akademi serta wasit.  </p>
<p>Juga tampak hadir manajer tim Persik Kediri Syahid Nur Ichsan, sejumlah pemain serta perwakilan manajemen klub berjuluk Macan Putih tersebut. </p>
<p>"Kita mengundang semua komunitas sepak bola di Kediri, baik itu dari instasi pemerintahan, TNI - Polri, serta seluruh klub yang ada dibawah PSSI Kota Kediri," tutur Tomi. </p>
<p>Dengan bertemunya para pegiat sepakbola di Kota Kediri dalam satu tempat, Tomi berharap bisa muncul sinergi positif, yang bertujuan untuk memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga sepakbola di Kota Kediri. </p>
<p>Salah satunya dukungan untuk Football Class, salah satu program pembinaan sepakbola usia dini di tingkat sekolah.</p>
<p>"Kita akan menghadap ke pemerintah Kota Kediri untuk banyak memberikan perhatian ke Football Class Jadi kita ingin mulai dari pelatih, sarana, semuanya ditingkatkan, benar-benar itu untuk sepak bola," jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Sekadar Pusat Pendidikan, Perguruan Tinggi Juga Motor Penguat Kemandirian Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-sekedar-pusat-pendidikan-perguruan-tinggi-juga-motor-penguat-kemandirian-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-sekedar-pusat-pendidikan-perguruan-tinggi-juga-motor-penguat-kemandirian-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Nurhasan menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan bukti sekaligus momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antar perguruan tinggi negeri di Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dfa23e11a5b.webp" length="26356" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 23:00:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Perguruan tinggi, perguruan tinggi Jatim, gubernur Jatim, Wali Kota Kediri, pendidikan tinggi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Peran perguruan tinggi sangat penting, tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Kampus UIN Syekh Wasil Kediri, Rabu (15/4/2026). </p>
<p>Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Nurhasan menyampaikan, rapat kerja ini merupakan bukti sekaligus momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antar perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.</p>
<p>“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak perubahan serta bagian dari pembangunan berkelanjutan,” ujarnya. </p>
<p>Nurhasan menambahkan, melalui tema Sinergi Riset Unggulan: PTN Jatim Melaju 2026, diharapkan seluruh perguruan tinggi dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Hal ini diwujudkan melalui transformasi digital dan pengembangan ekonomi hijau berbasis SDGs guna mendorong kemandirian daerah.</p>
<p>Sinergi antar PTN dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi dan sektor. Melalui forum ini, para rektor juga sekaligus merumuskan konsorsium untuk mengintegrasikan potensi riset di masing-masing perguruan tinggi, mendorong hilirisasi hasil riset agar memiliki nilai tambah ekonomi, memperkuat ekosistem inovasi berbasis teknologi digital, serta mendukung pencapaian target SDGs secara konkret di Jawa Timur.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas semangat para rektor perguruan tinggi negeri di Jawa Timur dalam membangun kolaborasi riset unggulan. </p>
<p>“Semangat panjenengan semua para rektor perguruan tinggi negeri di Jawa Timur membangun tim kolaborasi riset unggulan yang bisa menguatkan peran strategis perguruan tinggi menurut saya adalah niat yang sangat mulia. Kolaborasi riset unggulan bagi perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, supaya Jatim dan Indonesia maju,” jelas Khofifah. </p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menambahkan bahwa rapat kerja tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis riset bagi pembangunan daerah. </p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrabnya, juga berharap semua Perguruan Tinggi dapat menjadi jembatan keilmuan yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Dengan kekuatan riset dan keilmuan yang dimiliki, diharapkan mampu mendorong program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi lokal.</p>
<p>"Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan, kami optimistis akan lahir inovasi-inovasi yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kader NasDem Kota Kediri Usung Aksi Damai, Tegaskan Hal Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kader-nasdem-kota-kediri-usung-aksi-damai-tegaskan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kader-nasdem-kota-kediri-usung-aksi-damai-tegaskan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPD NasDem Kota Kediri Khusnul Arif mengungkapkan, munculnya narasi yang dinilai merugikan telah menggugah para kader untuk menyatakan sikap. Aksi ini turut diikuti sejumlah pengurus DPD NasDem Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69df8dbaa19e6.webp" length="56674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:29:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Partai Nasional Demokrat, Partai Nasdem, Nasdem Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Puluhan kader partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Kediri melakukan aksi damai, sebagai sikap tegas terkait pemberitaan Majalah Tempo yang dianggap mencoreng marwah serta kehormatan Partai Nasdem dan Ketua Umum Surya Paloh. </p>
<p></p>
<p>Ketua DPD NasDem Kota Kediri Khusnul Arif mengungkapkan, munculnya narasi yang dinilai merugikan telah menggugah para kader untuk menyatakan sikap. Aksi ini turut diikuti sejumlah pengurus DPD NasDem Kota Kediri. </p>
<p></p>
<p>Meski tidak semua kader hadir dalam aksi tersebut, namun hal itu tidak menghalangi para kader untuk menyuarakan aspirasi mereka. </p>
<p></p>
<p>Aspirasi yang diungkapkan terutama terkait kekecewaan yang sangat dalam atas pemberitaan, narasi, visualisasi dalam majalah maupun di media sosial.</p>
<p>"Terhadap ketua umum kami, terhadap partai kami, ini kami nilai sangat tidak baik," ujar Khusnul Arif, Rabu (15/4/2026) </p>
<p>Pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu, menegaskan informasi adanya merger, akuisisi d. penggabungan partai tidak bersumber dari internal partai dan tidak bersumber dari informasi yang pasti.</p>
<p>"Jadi kami menilai ada sebuah opini," tegasnya. </p>
<p>Khusnul Arif menuturkan, meski aksi serupa juga digelar di sejumlah Kota dan Kabupaten lain, namun pihaknya tetap akan membawa aspirasi dari Kota Kediri ke pusat.</p>
<p>"Aspirasi yang dititipkan akan kami sampaikan ke DPP," tambahnya. </p>
<p>Terkait tuntutan, Khusnul Arif mengungkapkan akan memastikan jika Tempo dalam menulis pemberitaan mengedepankan kode etik jurnalistik, tidak berbasis opini, tidak mendiskreditkan tanpa dasar yang kuat </p>
<p>"Tetapi ini overall adalah sebuah keputusan yang akan diambil oleh DPW maupun DPP. Karena kami bagian dari rangkaian yang merasa kena imbasnya dampak psikologis yang dirasakan oleh kader-kader ini sangat besar," tegasnya. </p>
<p>Sementara itu, anggota DPRD Kota Kediri Choirudin Mustofa menegaskan bahwa di level bawah, kader masih sangat solid. Para kader tak mau Ketua Umum Nasdem diciderai dengan pemberitaan, yang menurutnya, tidak jelas asal-usulnya. </p>
<p>"Harapan kami dengan adanya tuntutan ataupun keluhan dari kader-kader nasional ini bisa menjadi atensi. Khususnya majalah Tempo untuk lebih memperhatikan pemberitaan atau etika journalistik yang baik.Dan harapannya bukan sekedar itu, tapi tidak akan mengulang lagi. Yang jelas berita itu sangat mencederai kami," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BGN Ungkap Alasan Ratusan SPPG di Indonesia Ditutup Sementara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bgn-ungkap-alasan-ratusan-sppg-di-indonesia-ditutup-sementara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bgn-ungkap-alasan-ratusan-sppg-di-indonesia-ditutup-sementara</guid>
<description><![CDATA[ Per akhir bulan Maret lalu setidaknya terdapat 2.162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup sementara di seluruh Indonesia, dari total 26.066 SPPG.  Sedangkan per tanggal 12 April lalu di wilayah Pulau Jawa (wilayah II) terdapat 362 SPPG ditutup sementara dan 136 SPPG di wilayah Indonesia bagian timur ( wilayah III) turut mengalami hal yang sama. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de46214a069.webp" length="21448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 22:03:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>BGN, MBG, SPPG, makanan bergizi gratis, dapur MBG</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Per akhir bulan Maret lalu setidaknya terdapat 2.162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup sementara dari total 26.066 SPPG di seluruh Indonesia. Sedangkan per tanggal 12 April lalu di wilayah Pulau Jawa (wilayah II) terdapat 362 SPPG ditutup sementara dan 136 SPPG di wilayah Indonesia bagian timur (wilayah III) turut mengalami hal yang sama. </p>
<p>Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional dan Pemenuhan Gizi, Sony Sanjaya menegaskan penutupan SPPG bisa terjadi atas beberapa alasan. </p>
<p>"Suspend itu karena satu kejadian menonjol, mengakibatkan terjadinya kejadian menonjol terkait dengan makan MBG. Sehingga setelah dilihat ada SOP yang dilanggar. Maka untuk memberikan sanksi mengingatkan di-suspend," ungkapnya, Selasa (14/4/2026). </p>
<p>Sony menuturkan salah satu kejadian menonjol adalah saat SOP atau prosedur tidak dilakukan dengan benar.</p>
<p>"Sehingga makanan misalkan persiapannya terlalu dini sehingga menyebabkan makanan basi pada saat diterima oleh penderima manfaat. Nah ini kita ingatkan tidak boleh melanggar SOP makanya disuspend, supaya tidak terulang kembali kemudian meningkatkan kualitas," tambahnya. </p>
<p>Kemudian alasan lain yang bisa mengakibatkan SPPG di-suspend, menurut Sony, adalah terkait kelengkapan sarana prasarana. </p>
<p>"Yang kedua karena sarana-prasarananya belum sesuai dengan spesifikasi yang sesuai dengan persyaratan. Maka kemudian diberi kesempatan. untuk melakukan perbaikan, itu juga di-suspend," ungkapnya. </p>
<p>Untuk alasan tersebut, nantinya jika sarana dan prasarana telah dilengkapi SPPG masib bisa beroperasi kembali.</p>
<p>"Alhamdulillah sedikit tidak banyak. Satu, tambah satu, tambah satu kejadian. Dan setelah di-suspend juga ketika persyaratan atau sarana prasarana sudah diperbaiki, mereka operasional kembali," tambahnya.</p>
<p>Sony menegaskan jika kesalahan tersebut beberapa kali dilakukan maka, SPPG bisa saja ditutup permanen.</p>
<p>"Apabila beberapa kali kejadian seperti itu berulang, bisa ditutup total karena dianggap tidak mampu," tegasnya. </p>
<p>Sementara itu terkait motor listrik, Sony mengungkapkan kendaraan roda 2 itu nantinya akan dibagikan kepada SPPG di daerah-daerah untuk mendukung operasional. </p>
<p>"Sudah dijelaskan oleh Kepala BGN, itu untuk mendukung operasional SPPG. Disebarkan untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan operasional SPPG. Distribusi Masih di pusat (belum ke daerah)," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belum Ditetapkan, Gus Yahya Pastikan Penentuan Lokasi Muktamar NU Libatkan Kyai Sepuh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belum-ditetapkan-gus-yahya-pastikan-penentuan-lokasi-muktamar-nu-libatkan-kyai-sepuh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belum-ditetapkan-gus-yahya-pastikan-penentuan-lokasi-muktamar-nu-libatkan-kyai-sepuh</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan saat ini belum menentukan lokasi untuk pelaksanaan Muktamar NU ke 35. Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan penentuan lokasi muktamar NU akan dilakukan bersama-sama dengan para kyai sepuh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de454907867.webp" length="16856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:32:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PBNU, NU, Muktamar NU, Ponpes Lirboyo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SMP -</strong> Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, saat ini belum menentukan lokasi untuk pelaksanaan Muktamar NU ke 35. Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan penentuan lokasi muktamar NU akan dilakukan bersama-sama dengan para kyai sepuh.</p>
<p>"Belum ada keputusan, yang ada baru usul sana usul sini, tapi belum diputuskan, nanti akan diputuskan bersama-sama dengan para kyai sepuh. Bersama dengan para mustasyar, sebagaimana yang diminta oleh para kyai sepuh dalam pertemuan-pertemuan yang telah dilakukan selama ini," tuturnya, Selasa, (14/4/2026). </p>
<p>Gus Yahya mengungkapkan PBNU sendiri telah mendapatkan sejumlah usulan terkait lokasi muktamar. Salah satu usulan lokasi yang masuk, adalah di Pondok Pesantren Lirboyo. Namun Gus Yahya menegaskan, lokasi belum diputuskan.</p>
<p>"Usulannya dari mana-mana. Ada Lirboyo, diusulkan, ada yang lain, minta, itu banyak," tambahnya. </p>
<p>Meski belum ditentukan, kemungkinan besar pilihan lokasi akan berada di lingkungan pondok pesantren. Baik itu di Pondok Pesantren Lirboyo atau pondok pesantren lainnya. </p>
<p>"Kita harapkan, bahwa muktamar ini, (berdasarkan) aspirasi yang cukup luas dari warga, diselenggarakan di Pondok Pesantren, itu yang pertama. Dan Pondok Pesantren ini memiliki bobot yang dapat dipandang menjadi landasan legitimasi yang kuat bagi hasil muktamar nantinya," jelasnya. </p>
<p>Gus Yahya juga mengungkapkan, Pondok Pesantren Al Falah Ploso juga menyatakan dukungannya, untuk membantu jika Ponpes Lirboyo diamanahi menjadi lokasi muktamar. </p>
<p>"Ploso, kemarin dari apa yang saya sendiri secara pribadi sowan kepada KH Nurul Huda dan dapat dawuh-dawuh beliau, Ploso nanti akan mem-backup saja apabila memang disepakati muktamarnya di Lirboyo," pungkas Gus Yahya. </p>
<p>Sebelum ini, Pondok Pesantren Lirboyo telah menyatakan siap jika nantinya diamanahi untuk menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35. Hal tersebut ditegaskan oleh salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo KH Oing Abdul Muid Shoib. </p>
<p>"Melihatnya besarnya kecintaan para masyayikh Lirboyo terhadap Jam’iyah Nahdlatul Ulama, maka apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercayai, insyaAllah Lirboyo siap untuk melaksanakan amanah tersebut," tutur Gus Muid, sapaan akrab KH Oing Abdul Muid Shoib, Kamis, (9/4/2026).  </p>
<p>Gus Muid menambahkan, Ponpes Lirboyo sendiri sudah punya pengalaman menjadi tuan rumah Muktamar NU, yakni pada tahun 1999. Kesiapan tidak hanya dari segi pengalaman tapi juga dari sisi fasilitas. </p>
<p>"Perlu diketahui bahwa Lirboyo juga memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan Muktamar NU, yakni pada tahun 1999. Selain itu, dari sisi sarana dan prasarana, kondisi Lirboyo saat ini alhamdulillah relatif lebih memadai," jelas Gus Muid. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Hanya Penggerak Pendidikan, Ponpes Juga Berperan Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-penggerak-pendidikan-ponpes-juga-berperan-sebagai-penggerak-ekonomi-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-hanya-penggerak-pendidikan-ponpes-juga-berperan-sebagai-penggerak-ekonomi-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Karena itu, literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren juga perlu ditingkatkan. Ekosistem di pondok pesantren, perlu dikuati sebagai langkah strategis mendukung program prioritas pemerintah dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de44bb0022f.webp" length="17700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:05:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes, pondok pesantren, ekonomi masyarakat, OJK, ekonomi syariah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Pondok pesantren dengan jumlah santri yang signifikan memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, serta merupakan ekosistem yang kuat dalam mendukung program prioritas pemerintah.</p>
<p>Karena itu, literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan pondok pesantren juga perlu ditingkatkan. Ekosistem di pondok pesantren, perlu dikuatkan sebagai langkah strategis mendukung program prioritas pemerintah dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, dalam kegiatan Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS) dan Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH), berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. </p>
<p>Melalui SAKINAH, OJK mendorong penguatan literasi keuangan syariah bagi generasi santri. Mengusung tema “Santri Sehat, Keuangan Kuat, Masa Depan Hebat” ini diikuti oleh sekitar ratusan santri dan memuat edukasi mengenai pengenalan produk dan layanan keuangan syariah, pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta pentingnya gizi dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif.</p>
<p>Para santri diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang baik dengan pemanfaatan produk/layanan keuangan syariah, namun juga menyadari pentingnya gizi dalam menunjang kesehatan jiwa dan raga sebagai bagian dari perencanaan untuk mencapai kesejahteraan di masa depan.</p>
<p>"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, bahkan sejak dini. Di saat yang sama, program ini juga membuka peluang ekonomi yang luas," ujar Dicky, Selasa, (14/4/2026). </p>
<p>Dicky menjelaskan, ekosistem yang ada, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga perkebunan, dapat menjadi bagian dari rantai pasok yang mendukung program ini. </p>
<p>"Masyarakat di sekitar pesantren dapat berperan sebagai pemasok kebutuhan, sehingga tercipta perputaran ekonomi yang kuat. OJK tidak hanya hadir sebagai regulator, namun juga berperan sebagai katalis, yang mempercepat dan menghubungkan, serta sebagai fasilitator yang membuka akses dan membangun pemahaman," tambahnya. </p>
<p>OJK juga mendorong perluasan akses keuangan syariah dalam ekosistem pesantren melalui kegiatan FEBIS, yang diikuti oleh sekitar 150 peserta, terdiri atas pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama, supplier sebagai bagian dari rantai pasok ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pelaku usaha di lingkungan pesantren.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan sesi pemaparan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah serta sesi business matching dalam bentuk diskusi antara pelaku usaha dan PUJK Syariah, untuk membantu memperdalam pemahaman masyarakat selaku pelaku usaha dalam memilih alternatif produk keuangan syariah sesuai kebutuhan dan kemampuannya.</p>
<p>Sebagai upaya perluasan akses keuangan syariah melalui pelaksanaan kegiatan business matching, FEBIS memiliki fokus utama kegiatan yang meliputi peningkatan pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan syariah, serta mendorong potensi perluasan akses keuangan melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha agar sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudential) yang diterapkan oleh PUJK Syariah.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih memahami aspek- aspek yang diperlukan dalam mengakses pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui FEBIS, pelaku usaha tidak hanya dikenalkan pada alternatif pembiayaan syariah, tetapi juga dipertemukan langsung dengan lembaga jasa keuangan melalui business matching, sehingga terbuka peluang nyata untuk memperoleh pembiayaan.</p>
<p>"Penguatan ekosistem pesantren membutuhkan kolaborasi bersama antara pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, pesantren, dan masyarakat," pungkas Dicky. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SPPG Berbasis Pondok Pesantren Diharapkan jadi Simpul Kekuatan Ketahanan Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sppg-berbasis-pondok-pesantren-diharapkan-jadi-simpul-kekuatan-ketahanan-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sppg-berbasis-pondok-pesantren-diharapkan-jadi-simpul-kekuatan-ketahanan-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada dalam naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diharapkan tidak hanya mendukung program MBG pemerintah tapi juga meningkatkan upaya ketahanan masyarakat, terutama di lingkungan pondok pesantren. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de447c068c7.webp" length="25786" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:43:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>SPPG, MBG, SPPG ponpes, BGN, PBNU, Lirboyo, ponpes Lirboyo</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada dalam naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diharapkan tidak hanya mendukung program MBG pemerintah, tapi juga meningkatkan upaya ketahanan masyarakat, terutama di lingkungan pondok pesantren. </p>
<p></p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai meresmikan 27 SPPG yang berada dalam naungan PBNU. Peresmian dipusatkan di pondok pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Sebelumnya di NTB ada 36 SPPG yang diresmikan, sedangkan di Batang ada 69 SPPG. </p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah sekarang total sudah ada lebih dari 250 SPPG yang sudah beroperasi dan berjalan. Mudah-mudahan SPPG ini juga akan menjadi simpul-simpul dari inisiatif-inisiatif ketahanan masyarakat yang sekarang ini sedang juga dikoordinasikan oleh PBNU," ungkap Gus Yahya, sapaan akrabnya, Selasa (14/04/2026). </p>
<p>Gus Yahya menambahkan jika melihat jumlah santri yang sedang menempuh pendidikan di Ponpes Lirboyo, maka perlu lebih dari 2 SPPG. Saat ini, Ponpes Lirboyo memiliki setidaknya 52 ribu santri. </p>
<p>"Kalau dihitung butuh 15 sampai 20 SPPG. Di Lirboyo sendiri masih baru jadi 2 SPPG, kita harapkan nanti bisa tambah minimal 6 SPPG lagi khusus untuk Lirboyo, kita akan terus jalankan. Mudah-mudahan akan tambah lagi, " jelasnya. </p>
<p>Sementara itu Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional dan Pemenuhan Gizi, Sony Sanjaya mengapresiasi peresmian SPPG di lingkungan pondok pesantren Lirboyo. Apalagi selain peresmian, dalam kesempatan itu juga dilakukan business matching yang difasilitasi PBNU untuk membangun rantai pasok berbasis pesantren.</p>
<p>Dalam forum tersebut secara khusus, UMKM binaan LPPNU PBNU dan PWNU Jawa Timur dipertemukan dengan ekosistem SPPG. Selain itu juga ada perwakilan perbankan, terkait pembiayaan. </p>
<p>Sony Sanjaya menegaskan hal tersebut sangat diperlukan, karena tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga bagaimana menciptakan kegiatan-kegiatan masyarakat yang mengakibatkan perekonomian masyarakat meningkat.</p>
<p>"SPPG Lirboyo merupakan miniatur dari pelaksanaan program MBG. Mengapa? Karena sudah dipikirkan berasnya dari mana, sayurannya dari mana. Tadi saya melihat bagaimana nugget dari ikan lele. Nugget dari ikan lele itu dibuat dan itu ternyata buatan UMKM yang melibatkan seluruh masyarakat. Ini adalah tujuan berikutnya atau <em>multiplier effect</em> dari program makan bergizi gratis. Bukan hanya sekedar memberi makan, tetapi bagaimana menghidupkan perekonomian pada tingkat bawah," jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persik Kediri Fokus Jaga Kepercayaan Diri Demi Bertahan di Kasta Tertinggi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-fokus-jaga-kepercayaan-diri-demi-bertahan-di-kasta-tertinggi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-fokus-jaga-kepercayaan-diri-demi-bertahan-di-kasta-tertinggi</guid>
<description><![CDATA[ Berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Super League dengan raihan 30 poin, Persik Kediri harus bekerja ekstra keras untuk memastikan diri aman bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dd06c7b81bc.webp" length="32224" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 08:00:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, Persik, Super League, sepakbola</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Persik Kediri menghadapi tantangan berat dalam tujuh sisa pertandingan Super League. </p>
<p></p>
<p>Berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Super League dengan raihan 30 poin, Persik Kediri harus bekerja ekstra keras untuk memastikan diri aman bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.</p>
<p></p>
<p>Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Macan Putih untuk segera bangkit dan kembali meraih hasil positif. Penyerang Persik Kediri, Yandi Sofyan, menegaskan bahwa kunci utama untuk keluar dari situasi ini adalah menjaga kepercayaan diri tim.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, hasil negatif dalam beberapa pertandingan terakhir memang berdampak pada mental skuad, namun hal tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.</p>
<p></p>
<p>"Yang paling penting itu percaya diri. Setelah beberapa pertandingan kita tidak mendapatkan poin penuh, tentu kepercayaan diri menurun. jadi bagaimana kita harus tetap menjaga percaya diri itu tetap ada," ujar pemilik nomor punggung 99 di Persik Kediri itu, Senin (13/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Yandi juga menilai, Persik Kediri hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengembalikan momentum tim.</p>
<p></p>
<p>Jika berhasil meraih tiga poin, ia optimistis kepercayaan diri para pemain akan kembali meningkat dan berdampak positif pada performa di pertandingan berikutnya.</p>
<p></p>
<p>"Sekarang kita hanya butuh satu pertandingan untuk meraih tiga poin. Setelah itu, saya yakin kepercayaan diri akan tumbuh lagi," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Ia pun menyatakan keyakinannya terhadap kualitas tim saat ini. Yandi percaya, Persik Kediri mampu bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen jika mampu menjaga konsistensi dan mental bertanding.</p>
<p></p>
<p>"Saya yakin dengan tim ini, ke depan kita bisa memenangkan pertandingan dan tampil lebih baik lagi di klasemen," pungkasnya.</p>
<p></p>
<p>Pada laga pekan ke-27, Persik Kediri harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dengan skor 2-1.</p>
<p></p>
<p>Persik sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol spektakuler Rendy Sanjaya pada menit ke-61. Namun, tuan rumah lebih unggul dan Persik Kediri harus pulang dengan kekalahan.</p>
<p></p>
<p>Usai kekalahan ini, Persik Kediri bertekad mendapatkan hasil terbaik saat menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-28.</p>
<p></p>
<p>"Kami sedih karena kami harusnya menang melawan Madura United. Tapi sekarang kita hanya harus fokus pada Persita," ujar pelatih Persik Kediri, Marcos Reina. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ASN Pemkot Kediri WFH, Wajib Lakukan Hal Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/asn-pemkot-kediri-wfh-wajib-lakukan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/asn-pemkot-kediri-wfh-wajib-lakukan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Nantinya ada 60 persen ASN yang melakukan Work From Office (WFO) dan 40 persen WFH.  Wali Kota Kediri berharap para ASN yang melakukan WFH tetap menjaga profesionalitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dce612b5d73.webp" length="47402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 21:30:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>WFH, WFH pemkot Kediri, pemkot Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Pemkot Kediri mulai menerapkan Work From Home (WFH) pada pekan ini. Hari Jumat dipilih sebagai hari WFH bagi sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Kediri. </p>
<p>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan, sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan tercantum jelas siapa saja yang melakukan WFH. Bagi eselon II, Camat, Lurah, ASN yang melakukan pelayanan publik, tenaga kesehatan dan guru tidak ada WFH. </p>
<p>Nantinya ada 60 persen ASN yang melakukan Work From Office (WFO) dan 40 persen WFH. Wali Kota Kediri berharap para ASN yang melakukan WFH tetap menjaga profesionalitas. </p>
<p>"Kepada ASN yang mendapat jadwal WFH tetap bekerja secara profesional. Jangan gunakan WFH ini untuk berlibur dan nanti akan ada tiga kali absen yakni pagi, siang, sore. Setiap hari atasan juga akan menentukan target kinerja," jelasnya, Senin (13/4/2026). </p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Yunita Hartutiningsih mengungkap ada sejumlah kewajiban yang harus dilakukan para ASN yang melakukan WFH.</p>
<p>Salah satunya terkait absensi. Adapun mekanisme pelaksanaannya yaitu ASN yang melaksanakan WFH pada hari Jumat harus melakukan absensi 3 Kali Check-log. Yaitu pagi mulai pukul 06.30 – 07.00 WIB, siang pukul 11.00 – 11.30 WIB dan sore atau pulang pukul 14.30 – 16.00 WIB. </p>
<p>“Mereka harus melakukan absensi di waktu tersebut. Jika melewatkan salah satu sesi, maka pegawai dianggap tidak bekerja pada hari tersebut dan akan ada sanksi yang merujuk pada PP No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN,” tegasnya.</p>
<p>Di samping itu, ASN juga wajib melaporkan aktivitas kerja melalui sistem Pusday yang dipantau langsung oleh atasan masing-masing. Kebijakan ini mengacu pada tiga regulasi utama yaitu SE MenPAN-RB No. 3 Tahun 2026 tentang pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah, SE Menteri Dalam Negeri No. 3349/SJ Tahun 2026 Tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan Pemerintah Daerah dan SE Wali Kota Kediri Nomor 800/W.106 /419.203 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Kediri. </p>
<p>"Tujuan kebijakan ini ialah efisiensi penggunaan energi serta optimalisasi kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN)," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mulai Diterapkan Pekan Ini, Pemkot Kediri Pilih Hari Jumat Untuk WFH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mulai-diterapkan-pekan-ini-pemkot-kediri-pilih-hari-jumat-untuk-wfh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mulai-diterapkan-pekan-ini-pemkot-kediri-pilih-hari-jumat-untuk-wfh</guid>
<description><![CDATA[ OPD yang bersifat pelayanan publik langsung seperti kesehatan, pendidikan, kebersihan, penyelamatan dan layanan administratif tetap harus optimal dan melaksanakan WFO ( work from office) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dce35b0c3f8.webp" length="72684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 20:58:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>WFH, WFH pemkot Kediri, Pemkot Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kediri akan diberlakukan setiap hari Jumat. Kebijakan terkait efisiensi penggunaan energi serta optimalisasi kinerja ASN itu akan mulai berlaku 17 April 2026 nanti. </p>
<p>Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Yunita Hartutiningsih mengungkapkan, nantinya tidak semua OPD melaksanakan WFH. </p>
<p>OPD yang bersifat pelayanan publik langsung seperti kesehatan, pendidikan, kebersihan, penyelamatan dan layanan administratif tetap harus optimal dan melaksanakan WFO (work from office) </p>
<p>“Sesuai SE Wali Kota Kediri pelaksanaannya nanti dengan komposisi 60 persen WFO dan 40 persen WFH agar produktifitas kinerja tidak terganggu. Kita juga bekerja sama dengan Dinas Kominfo untuk mengembangkan presensi berbasis android yang bernama SuperApps,” jelasnya. </p>
<p>Yunita menekankan bahwa WFH bukan berarti libur, melainkan bekerja dari rumah dengan produktivitas yang tetap terjaga. Karena itu, ia menekankan para ASN yang WFH harus tetap menerapkan disiplin tinggi. </p>
<p>“Tidak ada toleransi alasan kelalaian seperti lupa absen atau hambatan fisik seperti ban bocor, motor rusak karena bekerja dari rumah. Ibu Wali Kota beserta Kepala OPD sewaktu-waktu juga akan melakukan sidak secara acak langsung ke rumah pegawai yang sedang WFH,” terangnya.</p>
<p>Yunita menambahkan, sebagai bahan evaluasi berkala BKPSDM, Kepala OPD diwajibkan melaporkan pelaksanaan WFH di instansinya setiap akhir bulan. Komponen Evaluasi meliputi penggunaan air, penggunaan listrik, efisiensi BBM (kendaraan dinas dan pribadi), perjalanan dinas dan tingkat kehadiran atau disiplin pegawai. </p>
<p>Dirinya berharap kebijakan ini dapat mengurangi mobilitas dan penggunaan listrik kantor, tanpa menurunkan produktivitas kinerja.</p>
<p>“Harapan Pemerintah Kota Kediri adalah tercapainya kerja yang fleksibel tanpa mengganggu produktivitas dan disiplin. Integritas pegawai sangat dibutuhkan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meskipun bekerja dari rumah,” pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya dalam apel Pagi, Senin (13/4/2026) di Halaman Balai Kota, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menjelaskan dalam Surat Edaran sudah dijelaskan siapa saja yang melakukan WFH. Bagi eselon II, Camat, Lurah, ASN yang melakukan pelayanan publik, tenaga kesehatan dan guru tidak melakukan WFH. </p>
<p>Wali kota termuda ini juga memberikan masukan agar ASN yang melakukan WFO dan dalam keadaan sehat menggunakan sepeda ataupun kendaraan yang tidak berbahan bakar minyak. Lalu di setiap kantor juga harus melakukan hemat energi.</p>
<p>Penggunaan listrik di kantor dan lainnya harus efisien. "Pelayanan bagi masyarakat harus tetap berjalan optimal. Jangan sampai adanya kebijakan WFH menjadi alasan untuk bekerja dengan tidak tanggung jawab dan profesional," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ambisi Besar Kabupaten Kediri Menuju Lima Besar Porprov X Jatim 2027</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ambisi-besar-kabupaten-kediri-menuju-lima-besar-porprov-x-jatim-2027</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ambisi-besar-kabupaten-kediri-menuju-lima-besar-porprov-x-jatim-2027</guid>
<description><![CDATA[ Langkah mulai dipetakan untuk memastikan target menembus posisi lima besar dapat terealisasi, mulai dari penguatan regulasi atlet, pembangunan fasilitas olahraga secara masif, hingga transformasi birokrasi di tingkat daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dbb077daaef.webp" length="40086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KONI, KONI kabupaten Kediri, Porprov Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mengusung tekad besar dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 mendatang.</p>
<p></p>
<p>Langkah mulai dipetakan untuk memastikan target menembus posisi lima besar dapat terealisasi, mulai dari penguatan regulasi atlet, pembangunan fasilitas olahraga secara masif, hingga transformasi birokrasi di tingkat daerah.</p>
<p></p>
<p>"Tentu hari ini bagian dari ikhtiar untuk bersilaturahmi dengan para pengurus cabor, saling mengenal. Barangkali nanti dalam percakapan-percakapan akan ada diskusi-diskusi terkait dengan para atlet kita, yang mana saya memiliki keyakinan penuh melihat potensi penduduk kita yang besar dari 26 kecamatan ini," ujar Mokhamat Muhsin, M.Pd., dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar KONI Kabupaten Kediri bersama Cabor se-Kabupaten Kediri di Kebun Belimbing Turus, Gurah, Ahad (12/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Terkait penguatan regulasi, Dewan Penasihat KONI Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengungkapkan hal tersebut penting untuk perlindungan terhadap atlet lokal agar tidak mudah berpindah ke daerah lain.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, regulasi biaya kompensasi pembinaan harus diperjelas secara hukum demi menghindari celah pungutan liar sekaligus mempertahankan talenta potensial. </p>
<p></p>
<p>Ia meminta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) agar memiliki komitmen kuat dalam memproteksi aset prestasi daerah tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Apalagi atlet yang berpeluang mendulang medali. Kalau kita kan juga bukan sekadar iming-iming ya, kita fakta gitu ya. Ada uang pembinaan, ada beasiswa prestasi sekitar Rp400 juta untuk atlet-atlet yang berprestasi," tegas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri tersebut.</p>
<p></p>
<p>Dukungan pemerintah daerah dipastikan semakin konkret dengan rencana pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) secara resmi pada 2027 serta kelanjutan proyek GOR Totok Kerot yang akan dilengkapi fasilitas representatif. </p>
<p></p>
<p>Muhsin menegaskan bahwa kenaikan anggaran hibah yang dicapai saat ini harus dibarengi dengan prestasi yang setimpal di lapangan.</p>
<p></p>
<p>Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, turut menyoroti aspek ketertiban administrasi dan efektivitas pengiriman atlet.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan evaluasi Porprov sebelumnya, rasio perolehan medali yang hanya mencapai 20 persen dari total kontingen menjadi catatan kritis untuk diperbaiki.</p>
<p></p>
<p>"Sekilas evaluasi dari kemarin tahun 2025, kita memberangkatkan kurang lebih sekitar 500 atlet. Dari hitungan 500 atlet, diperoleh medali kurang lebih hanya 100 atlet yang mendapatkan medali, baik itu secara beregu," ungkap Hakim.</p>
<p></p>
<p>Melalui sinergi antara kebijakan birokrasi yang mendukung dan persiapan teknis yang matang, Kabupaten Kediri optimistis mampu menggeser peta kekuatan olahraga di Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>"Berarti dari atlet yang kita kirimkan hanya 20% atlet yang berpotensi untuk mendapatkan medali. Sehingga ini menjadi dasar evaluasi kita untuk 2027 setidaknya minim 60% (potensi atlet meraih medali). Syukur-syukur bisa 100% (atlet meraih medali)," pungkas Hakim. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Optimal, Pemkot Kediri Kaji Secara Matang Penerapan WFH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-optimal-pemkot-kediri-kaji-secara-matang-penerapan-wfh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-optimal-pemkot-kediri-kaji-secara-matang-penerapan-wfh</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan skema penerapan WFH dengan mengacu pada regulasi dari pemerintah pusat dan provinsi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d908a5b0d2e.webp" length="71926" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 22:05:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>WFH, WFH pemkot Kediri, Pemkot Kediri, wali kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Pemerintah Kota Kediri tengah mengkaji penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut direncanakan akan segera diumumkan dalam waktu dekat, setelah melalui proses pembahasan yang matang.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan skema penerapan WFH dengan mengacu pada regulasi dari pemerintah pusat dan provinsi.</p>
<p></p>
<p>"Sedang proses dikaji. Yang kami jadikan fondasi adalah aturan dari pemerintah pusat dan provinsi," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Jumat (10/4/2026). </p>
<p></p>
<p>Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati yang karib disapa Mbak Wali ini menjelaskan, terdapat perbedaan penerapan WFH antara pemerintah pusat yang mulai pada hari Jumat dan pemerintah provinsi pada hari Rabu. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang sesuai untuk Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, jumlah ASN di tingkat pusat, provinsi, dan daerah yang berbeda juga menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan. Oleh karena itu, Pemkot Kediri perlu menentukan secara cermat pegawai yang dapat menjalankan WFH maupun yang tetap bekerja dari kantor (WFO).</p>
<p></p>
<p>"Ini kami sedang menyusun, karena jumlah ASN yang ada di pusat, kemudian provinsi dan daerah kan berbeda. Kita harus menentukan dulu, nanti yang bisa WFO yang mana, jangan sampai nanti yang seharusnya memberikan pelayanan publik malah WFH," tuturnya. </p>
<p></p>
<p>Saat ini, Pemkot Kediri, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri serta bagian organisasi tengah melakukan pengukuran serta pemetaan kebutuhan pegawai, terutama pada sektor pelayanan publik yang membutuhkan kehadiran langsung.</p>
<p></p>
<p>Mbak Wali menegaskan, kebijakan WFH nantinya harus tetap menjamin pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta tidak menimbulkan kondisi yang tidak kondusif.</p>
<p></p>
<p>"Agar supaya nanti ketika ada aturan berkaitan dengan WFH, itu bisa dilaksanakan secara optimal. Kita sedang mengukur itu. Insya Allah minggu depan akan kami umumkan," pungkasnya. </p>
<p></p>
<p>Sebelumnya pada saat apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di halaman Balai Kota, Senin (6/4/2026) lalu, Mbak Wali juga berpesan agar jajaran Pemerintah Kota Kediri terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Kediri.</p>
<p>Harapannya ke depan pelayanan yang diberikan harus lebih optimal lagi. "Kita wujudkan bersama-sama Kota Kediri yang lebih baik lagi. Terus tingkatkan integritas dan profesionalitas kita. Berikan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya saat itu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mulai Diterapkan Pekan Ini, Berikut ASN Pemkab Kediri Yang Dilarang WFH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mulai-diterapkan-pekan-ini-berikut-asn-pemkab-kediri-yang-dilarang-wfh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mulai-diterapkan-pekan-ini-berikut-asn-pemkab-kediri-yang-dilarang-wfh</guid>
<description><![CDATA[ Dalam surat tersebut, disebutkan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasanbagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah melalui kombinasi fleksibilitas pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi, yaitu  tugas kedinasan di kantor (Work From Office/WFO) dan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal yang menjadi lokasi domisili Pegawai Aparatur Sipil Negara (Work From Home/WFH). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d9040d492ef.webp" length="52686" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:34:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>WFH, WFH pemkab Kediri, ASN Pemkab Kediri, pemkab Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Kediri (Pemkab Kediri) mulai pekan ini menerapkan kebijakan Work From Home (WFH). Hari Jumat untuk sementara dipilih Pemkab Kediri sebagai hari WFH. Kebijakan tersebut tertuang dalam dalam Surat Edaran tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri. </p>
<p>Dalam surat tersebut, disebutkan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah melalui kombinasi fleksibilitas pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi, yaitu tugas kedinasan di kantor (Work From Office/WFO) dan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal yang menjadi lokasi domisili Pegawai Aparatur Sipil Negara (Work From Home/WFH). </p>
<p>Kombinasi itu diterapkan secara proporsional, dengan mempertimbangkan beban kerja, sifat, karakteristik tugas pegawai. Namun WFH tersebut tidak berlaku bagi ASN pada unit layanan publik serta pejabat eselon II dan III. Mereka masih diwajibkan menjalankan tugas secara WFO guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.</p>
<p>"Untuk layanan layanan langsung, eselon 2 dan eselon 3 tetap WFO," tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Solikin, Jumat, (10/4/2026). </p>
<p>Sektor layanan publik yang dimaksud antara lain yang mencakup sektor strategis seperti ketenteraman dan ketertiban umum, kebencanaan, kebersihan dan persampahan, administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, pendidikan, serta layanan publik lain yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>Penerapan WFH ini sendiri, menurut Solikin, akan mendapatkan pengawasan ketat dan hasilnya akan dievaluasi secara berkala.</p>
<p>"Tiap bulan akan dievaluasi," tegasnya. </p>
<p>Hal senada sebelumnya sempat diungkapkan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. "Tapi kita akan evaluasi per dua Minggu atau satu bulan, kalau ternyata pengurangan penggunaan BBM tidak signifikan maka kita akan coba konsultasi dengan Kemendagri," ungkapnya beberapa waktu lalu. </p>
<p>Selain penerapan WFH, dalam rangka meningkatkan efisiensi, ASN Pemkab Kediri yang masih bekerja di kantor (WFO) diminta untuk melakukan efisiensi dengan menggunakan ruang kerja bersama, selain ASN juta harus mengutamakan pelaksanaan rapat, bimbingan teknis, seminar, konferensi dan lain-lain dilaksanakan secara hybrid/daring, dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. </p>
<p>Tidak hanya itu, ASN juta harus membatas atau mengurangi pelaksanaan perjalanan dinas dalam negeri sebanyak 50 persen. dan perjalanan dinas luar negeri sebanyak 70 persen. Selain itu mengurangi frekuensi jumlah rombongan yang melakukan perjalanan dinas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepakbola Mini Kediri Makin Tumbuh, Kompetisi dan Lapangan Dorong Munculnya Bibit Pemain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sepakbola-mini-kediri-makin-tumbuh-kompetisi-dan-lapangan-dorong-munculnya-bibit-pemain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sepakbola-mini-kediri-makin-tumbuh-kompetisi-dan-lapangan-dorong-munculnya-bibit-pemain</guid>
<description><![CDATA[ Tidak terkecuali di Kabupaten Kediri. Ketua KONI Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan sepakbola mini, tengah tumbuh positif di Kabupaten Kediri. Banyak komunitas bermunculan dan belakangan induk organisasi minisoccer yakni Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) juga telah terbentuk. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d8fd3aa419f.webp" length="54982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 21:12:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Sepakbola mini, sepakbola mini Kediri, minisoccer Kediri, KONI Kediri, KSMI kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kompetisi dan infrastruktur jadi dua hal penting dalam pengembangan olahraga. Terutama olahraga baru seperti Sepakbola Mini (Minisoccer), yang merupakan hasil "kawin silang" futsal dengan sepakbola.</p>
<p>Bertumbuhnya komunitas sepakbola mini menjadi salah satu pendorong olahraga ini, berkembang menjadi olahraga baru yang menarik. </p>
<p>Tidak terkecuali di Kabupaten Kediri. Ketua KONI Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan, sepakbola mini, tengah tumbuh positif di Kabupaten Kediri. Banyak komunitas bermunculan dan belakangan induk organisasi minisoccer yakni Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) juga telah terbentuk. </p>
<p>Untuk mengembangkan bibit-bibit yang ada, kompetisi seperti Inzia Mini Soccer Kediri Cup Series 1 beberapa waktu lalu, perlu terus digalakkan. </p>
<p>"Ini terobosan yang baru yang bisa mengembangkan persepakbolaan. Terutama Mini Soccer wilayah Kabupaten Kediri. Makin banyak event yang dilaksanakan, maka kita bisa memilih atlet terbaik untuk Kabupaten Kediri di sepakbola mini Indonesia," ungkap Hakim, sapaan akrabnya, Jumat, (10/4/2026). </p>
<p>Saat ini sendiri, di Kabupaten Kediri terdapat setidaknya 3 lapangan sepakbola mini, salah satunya Inzia Mini Soccer. </p>
<p>"Dengan banyaknya lapangan otomatis fasilitas olahraga khususnya di sepak bola mini ini, akan mendukung perkembangan atlit yang ada di Kediri dan sekitarnya," tambahnya. </p>
<p>Senada dengan hal tersebut, manajemen Inzia Mini Soccer mengungkapkan kehadiran lapangan yang berada di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu memang untuk mendorong perkembangan atlit sepakbola mini di Kediri. </p>
<p>"Yang bisa berbicara di kancah nasional maupun internasional. Jadi berawal dari situ akhirnya kami ingin menciptakan bibit pemain yang bisa muncul dari Kediri, " tegas perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer Saifurrahman Nur Hasan. </p>
<p>Hal senada juga diungkapkan Manajer Operasional Inzia Mini Soccer Eryoni Wibowo. Dalam menggelar event, mereka tidak hanya bergerak secara mandiri tapi juga akan menggandeng organisasi-organisasi olahraga. </p>
<p>"Kita siap berkolaborasi dengan KONI, KSMI untuk pembinaan karena rencana mini soccer ini akan jadi cabor di Porprov. Jadi kita akan support untuk program-program itu. Dan insya Allah untuk satu tahun ini kita sudah menyiapkan untuk beberapa agenda-agenda untuk menggandeng asosiasi baik itu KONI, KSMI maupun dari Askab," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persik Kediri Siap Bertarung Demi Tiga Poin di Kandang Madura United</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-siap-bertarung-demi-tiga-poin-di-kandang-madura-united</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-siap-bertarung-demi-tiga-poin-di-kandang-madura-united</guid>
<description><![CDATA[ Meski tuan rumah tidak dalam kondisi terbaik usai kalah 1-3 dari Borneo FC, Persik Kediri memastikan laga mendatang akan berjalan ketat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d7c5854e817.webp" length="36710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 08:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, Persik, Madura United, Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>— Persik Kediri dijadwalkan menantang tuan rumah Madura United pada akhir pekan ini, Sabtu (11/04/2026). </p>
<p></p>
<p>Meski tuan rumah tidak dalam kondisi terbaik usai kalah 1-3 dari Borneo FC, Persik Kediri memastikan laga mendatang akan berjalan ketat.</p>
<p></p>
<p>Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengungkapkan bahwa Madura United memang kalah dari Borneo FC dalam laga terakhir, namun kemenangan Borneo FC sendiri baru bisa dipastikan saat pertandingan memasuki menit ke-95. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang diwaspadai oleh skuad Macan Putih.</p>
<p></p>
<p>"Madura United pasti akan bertarung sekuat tenaga. Mereka memiliki pemain yang bagus. Di liga ini tidak ada pertandingan yang mudah, faktanya seperti itu. Borneo FC baru memastikan kemenangan mereka di menit akhir, tetapi sebelum itu Madura United memberikan perlawanan ketat," ungkap Marcos Reina, Kamis (09/04/2026).</p>
<p></p>
<p>Posisi Madura United yang saat ini berada di peringkat ke-16, menurut Marcos Reina, bukan berarti mereka bisa diremehkan. Semangat untuk lepas dari jeratan degradasi diprediksi akan memberikan tenaga tambahan bagi Madura United.</p>
<p></p>
<p>Karena kondisi tersebut, pelatih asal Spanyol itu menuturkan bahwa skuad Macan Putih harus tampil dengan semangat lebih.</p>
<p></p>
<p>"Ini adalah tim yang juga berjuang untuk posisi mereka. Jadi, mereka akan berjuang dengan segalanya yang mereka punya. Dan kita juga harus pergi ke sana dengan penuh semangat. Ini akan menjadi laga sengit. Kita harus bertarung bersama-sama untuk mendapatkan tiga poin," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Marcos Reina menyebut kondisi tim mulai membaik setelah sejumlah pemain pulih dari cedera. Selain itu, Adrian Luna dipastikan kembali memperkuat tim setelah absen akibat akumulasi kartu kuning.</p>
<p></p>
<p>"Sejumlah pemain sudah pulih dari cedera, dan Luna juga kembali setelah absen karena akumulasi kartu kuning. Setidaknya kami akan memiliki sejumlah pemain tambahan untuk pertandingan ini," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Marcos menjelaskan bahwa tim hanya memiliki waktu latihan terbatas sebelum bertolak ke Madura. </p>
<p></p>
<p>Oleh karena itu, fokus utama dalam sesi latihan adalah mematangkan strategi permainan. Adapun laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ponpes Lirboyo Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke&amp;35</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ponpes-lirboyo-siap-jadi-tuan-rumah-muktamar-nu-ke-35</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ponpes-lirboyo-siap-jadi-tuan-rumah-muktamar-nu-ke-35</guid>
<description><![CDATA[ Gus Muid menambahkan, Ponpes Lirboyo sendiri sudah punya pengalaman menjadi tuan rumah Muktamar NU, yakni pada tahun 1999. Kesiapan tidak hanya dari segi pengalaman tapi juga dari sisi fasilitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d7be0eb0853.webp" length="19696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 22:45:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes Lirboyo, Muktamar NU, NU, PBNU</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="129" data-end="290"><strong data-start="129" data-end="144">KEDIRI, SJP</strong> – <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Pondok Pesantren Lirboyo</span></span> menyatakan kesiapan apabila dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 mendatang.</p>
<p data-start="292" data-end="421">Kesiapan tersebut disampaikan oleh salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">KH Oing Abdul Muid Shoib</span></span>, Kamis (9/4/2026).</p>
<p data-start="423" data-end="650">“Melihat besarnya kecintaan para masyayikh Lirboyo terhadap Jam’iyah Nahdlatul Ulama, apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercaya, insyaallah Lirboyo siap melaksanakan amanah tersebut,” ujar Gus Muid, sapaan akrabnya.</p>
<p data-start="652" data-end="899">Pernyataan itu muncul menyusul beredarnya video yang memperlihatkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Yahya Cholil Staquf</span></span>, tengah bersilaturahmi ke pengasuh Ponpes Lirboyo, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">M. Anwar Mansyur</span></span>.</p>
<p data-start="901" data-end="1078">Dalam narasi video tersebut disebutkan, Gus Yahya menyampaikan pesan dari <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Nurul Huda Djazuli</span></span> agar Muktamar ke-35 NU dapat diselenggarakan di Ponpes Lirboyo.</p>
<p data-start="1080" data-end="1171">Menanggapi hal itu, pihak Lirboyo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.</p>
<p data-start="1173" data-end="1366">“Pondok Pesantren Lirboyo menyampaikan terima kasih kepada KH Nurul Huda Djazuli dan berbagai pihak yang telah mengusulkan agar Lirboyo menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35,” tambah Gus Muid.</p>
<p data-start="1368" data-end="1471">Namun demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada permintaan resmi terkait penunjukan tersebut.</p>
<p data-start="1473" data-end="1604">“Sampai saat ini belum ada permintaan resmi. Kami juga belum secara khusus membahas hal tersebut dalam forum internal,” jelasnya.</p>
<p data-start="1606" data-end="1802">Gus Muid menambahkan, Ponpes Lirboyo memiliki pengalaman menjadi tuan rumah Muktamar NU pada tahun 1999. Selain pengalaman, kesiapan juga didukung oleh sarana dan prasarana yang semakin memadai.</p>
<p data-start="1804" data-end="1951">“Dari sisi pengalaman kami pernah menjadi tuan rumah pada 1999. Saat ini, dari segi fasilitas, kondisi Lirboyo juga relatif lebih siap,” ujarnya.</p>
<p data-start="1953" data-end="2083">Terkait kepastian lokasi pelaksanaan Muktamar NU ke-35, ia menyebut keputusan masih menunggu hasil Konferensi Besar (Konbes) NU.</p>
<p data-start="2085" data-end="2293">Sebagai informasi, Konbes merupakan forum permusyawaratan tertinggi di bawah Muktamar yang diselenggarakan oleh PBNU untuk membahas pelaksanaan keputusan Muktamar, peraturan organisasi, serta program kerja.</p>
<p data-start="2295" data-end="2447">“Keputusan resmi tentu kita semua menunggu hasil Konferensi Besar (Konbes) yang menurut informasi akan dilaksanakan pada bulan April ini,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2295" data-end="2447"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrak Lari Tewaskan 1 Orang di Banyakan Kediri, Warga Ngawi Diamankan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabrak-lari-tewaskan-1-orang-di-banyakan-kediri-warga-ngawi-diamankan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabrak-lari-tewaskan-1-orang-di-banyakan-kediri-warga-ngawi-diamankan</guid>
<description><![CDATA[ Seorang warga Ngawi berinisial DP diamankan Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota setelah terlibat tabrak lari di Jalan Raya Kediri–Nganjuk, Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan pada Rabu (08/04/2026) sore kemarin. Tiga kendaraan terlibat dan satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d78ec5a81d6.webp" length="43730" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:46:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Polres Kediri Kota, Satlantas Polres Kediri Kota, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Seorang warga Ngawi berinisial DP diamankan Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota setelah terlibat tabrak lari di Jalan Raya Kediri–Nganjuk, Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan pada Rabu (08/04/2026) sore kemarin. Tiga kendaraan terlibat dan satu orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. </p>
<p>Pria berusia 33 tahun itu, diamankan saat berada di kediamannya.</p>
<p>“Pelaku berhasil kami ungkap dalam kurun waktu kurang lebih 7 jam. Saat petugas mendatangi rumahnya, berlaku kooperatif," tutur Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Insiden lalu lintas tersebut bermula saat truk Isuzu dengan nomor polisi (nopol) AG 8809 AF yang dikemudikan BS (35) warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, melaju dari arah utara (Nganjuk) menuju selatan (Kediri).</p>
<p>Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut berusaha mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan. Namun pada saat bersamaan, di depannya sebuah sepeda motor honda Beat nopol AG 4857 ABH yang dikendarai ZSEM (21) warga Desa Bakalan, Kecamatan Grogol dalam posisi berhenti dengan lampu sein menyala ke arah kanan.</p>
<p>Karena jarak yang terlalu dekat, truk menghantam sepeda motor sampai ZSEM terlempar ke arah kanan jalan. Tragisnya, dari arah berlawanan (selatan ke utara) melaju mobil AG 1941 KW yang dikemudikan DP. Mobil tersebut kemudian menabrak korban yang sudah terjatuh di badan jalan. Korban sempat dibawa ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal dalam perjalanan. </p>
<p>DP langsung meninggalkan lokasi usai kejadian nahas tersebut. Namun petugas Satlantas Polres Kediri berhasil mengetahui keberadaan DP melalui keterangan saksi dan closed circuit television (CCTV) di tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Setelah barang bukti dinyatakan cukup, polisi langsung mengejar dan mengamankan DP. Terkait pasal yang dikenakan, Ipda Andi Anang menuturkan pelaku terancam Pasal 312 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). </p>
<p>Barang bukti juga telah diamankan di Mako Lantas Polres Kediri Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Untuk penetapan tersangka, masih menanti gelar perkara. </p>
<p>“Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Alami Pergantian, Ini Sosok Penjabat Sekda Kota Kediri yang Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/alami-pergantian-ini-sosok-penjabat-sekda-kota-kediri-yang-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/alami-pergantian-ini-sosok-penjabat-sekda-kota-kediri-yang-baru</guid>
<description><![CDATA[ Pemilihan Endang Kartika Sari sebagai Pj Sekda Kota Kediri bukan tanpa alasan. Menurut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, sebelum terpilih Endang telah melalui seleksi lebih dulu. Hasilnya, setelah melalui seleksi nilai Endang menjadi yang terbaik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d7850271ddc.webp" length="13868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:31:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Kediri, Wali Kota Kediri, PJ Sekda kota Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Pemerintah Kota Kediri melakukan penyegaran birokrasi dengan mengganti posisi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah. Endang Kartika ditunjuk untuk menggantikan Ferry Djatmiko untuk memperkuat kinerja pemerintahan ke depan.</p>
<p>Untuk diketahui Endang Kartika Sari merupakan Kepala Dinas PUPR Kota Kediri. Sedangkan Ferry Djatmiko memiliki jabatan definitif sebagai Kepala Bappeda. Sebelum ini, Ferry Djatmiko sudah dua kali ditugasi sebagai Pj Sekda Kota Kediri. </p>
<p>Pemilihan Endang Kartika Sari sebagai Pj Sekda Kota Kediri bukan tanpa alasan. Menurut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, sebelum terpilih Endang telah melalui seleksi lebih dulu. Hasilnya, setelah melalui seleksi nilai Endang menjadi yang terbaik. </p>
<p>"Bu Endang punya kompetensi, kemampuan, dan sebelumnya juga ada pansel dulu. Kita juga melihat hasil pansel dari para penguji, nilainya baik. Karena dasar-dasar tersebutlah kita memilih Bu Endang," ungkap Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Kamis, (09/04/2026). </p>
<p>Terkait Sekda Kota Kediri definitif, Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, mengungkapkan ada sejumlah syarat dan prosedur yang harus lebih dulu dialui </p>
<p>"Sehingga dimungkinkan sekarang PJ Sekda dulu. Nanti tunggu informasi selanjutnya dari pemerintah tentunya ketika syarat dan prosedur sudah terpenuhi pasti nanti akan ditunjuk," tuturnya. </p>
<p>Dalam kesempatan ini, Mbak Wali menitipkan beberapa pesan kepada Pj Sekda Endang Kartika Sari. Pertama, agar koordinasi antar perangkat di Pemerintah Kota Kediri dapat ditingkatkan. Kedua, integritas dan netralitas harus terus dijaga. Ketiga, terus mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat. </p>
<p>Pelayanan yang diberikan harus akuntabel dan transparan. Tujuannya agar dapat terwujud Kota Kediri MAPAN.</p>
<p>"Pj Sekda punya peran yang sangat strategis. Nantinya dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki Bu Endang pasti bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.</p>
<p>Wali kota termuda ini menegaskan agar seluruh OPD terus menjaga kolaborasi dan sinergi. Tantangan ke depan akan semakin beragam. Dibutuhkan solusi bersama untuk menghadapinya.</p>
<p>"Kesampingkan ego sektoral. Kita harus <em>sharing</em> untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai permasalahan," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pj Sekda Endang Kartika Sari menambahkan siap menjalankan amanah sebagai Pj Sekda. Apa yang menjadi arahan Kepala Daerah akan dijalankan sebaik-baiknya.</p>
<p>"Tadi beberapa pesan sudah disampaikan Mbak Wali dan akan saya laksanakan sebaik-baiknya. Terdekat menyiapkan anggaran 2027 yang saat ini sedang disusun ini ada desk di Bappeda," imbuhnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Teruskan Pembangunan Alun&amp;Alun, Pemkot Kediri Siapkan Rp20 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/teruskan-pembangunan-alun-alun-pemkot-kediri-siapkan-rp20-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/teruskan-pembangunan-alun-alun-pemkot-kediri-siapkan-rp20-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Ferry berharap komitmen dari kontraktor untuk mentaati hasil putusan MA, termasuk nilai pembayaran progres pekerjaan yang sudah direview agar bisa bersama-sama melanjutkan pembangunan RTH Alun-alun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d66bf7f02b4.webp" length="30784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 23:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Alun-alun Kota Kediri, pemkot Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp20 milliar untuk meneruskan pembangunan alun-alun. Proses pembangunan akan segera dilanjutkan jika polemik terkait nilai pembayaran progres pekerjaan tuntas. </p>
<p>Berdasarkan hasil asesmen teknis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai pembayaran ditetapkan sekitar Rp6,6 miliar. Sementara dari pihak kontraktor mengajukan nilai sebesar Rp16,2 miliar. </p>
<p>"Kami yakin ini akan ada solusi dan penyelesaian agar secepat mungkin kita bisa menyelesaikan pembangunan,” ungkap Pj Sekda Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Ferry berharap komitmen dari kontraktor untuk mentaati hasil putusan MA, termasuk nilai pembayaran progres pekerjaan yang sudah direview agar bisa bersama-sama melanjutkan pembangunan RTH Alun-alun. </p>
<p>Berbagai tahapan penting telah dilalui dalam proses penyelesaian pembangunan, mulai dari proses administrasi di Mahkamah Agung, asesmen teknis oleh Tim Ahli dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur hingga review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). </p>
<p>"Dari seluruh tahapan tersebut telah menghasilkan keputusan dengan harapan bisa dilaksanakan. Sehingga pembangunan RTH Alun-alun bisa segera dilanjutkan dan ini butuh kerjasama semua pihak untuk mentaati aturan dan ketentuan yang berlaku," tambahnya. </p>
<p>Sementara itu menyinggung soal rencana teknis pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Endang Kartika Sari menuturkan, berdasarkan hasil penghitungan tenaga ahli, khusus untuk gedung dua lantai diperlukan pembangunan ulang. Sementara pada bagian landscape seperti taman dan utilitas masih dapat dimanfaatkan. </p>
<p>Groundbreaking pengembangan ruang terbuka hijau Alun-Alun Kota Kediri sendiri dilakukan pada 27 April 2026 lalu. Namun proyek yang seharusnya selesai dalam 210 hari itu, terhenti karena terjadi polemik hukum terkait pembangunannya. </p>
<p>Endang menambahkan, seluruh proses dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas mengingat proyek ini menggunakan uang negara. </p>
<p>"Karena itu, lembaga negara yang berwenang untuk melakukan audit adalah BPKP dan ini menjadi acuan untuk menghindari potensi kerugian negara," jelasnya. </p>
<p>Hal ini juga sejalan dengan putusan sidang arbitrase yang mensyaratkan audit BPKP sebagai dasar pembayaran prestasi pekerjaan. Sebelum dilakukan proses penghitungan, kedua pihak juga telah menandatangani pakta integritas serta menyepakati penunjukan tenaga ahli independen dari UPN Veteran.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bahas Rencana Pembangunan Flyover, 3 Kepala Daerah Diskusi Bersama di Simpang Tiga Mengkreng</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bahas-rencana-pembangunan-flyover-3-kepala-daerah-diskusi-bersama-di-simpang-tiga-mengkreng</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bahas-rencana-pembangunan-flyover-3-kepala-daerah-diskusi-bersama-di-simpang-tiga-mengkreng</guid>
<description><![CDATA[ Pertemuan yang berlangsung di pos Satlantas Polres Kediri, yang berada di sudut Simpang Tiga Mengkreng itu, membahas rencana pembangunan flyover di kawasan simpang tiga Mengkreng, yang memang menjadi langganan macet. Terutama saat musim arus mudik dan balik lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d652aaa0c53.webp" length="31574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 21:36:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Bupati Nganjuk, Bupati Jombang, Simpang Tiga Mengkreng, fly over Simpang tiga Mengkreng</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Tiga pimpinan daerah yang menaungi Simpang Tiga Mengkreng, yakni Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Jombang Warsubi dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi berdiskusi bersama. </p>
<p>Pertemuan yang berlangsung di pos Satlantas Polres Kediri, di sudut Simpang Tiga Mengkreng itu membahas rencana pembangunan flyover di lokasi simpang tiga Mengkreng, yang memang menjadi langganan macet. Terutama saat musim arus mudik dan balik lebaran. </p>
<p>Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan rencana pertemuan ketiga kepala daerah itu muncul saat penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) unaudited ke BPK Jawa Timur akhir bulan Maret lalu. </p>
<p>"Simpang tiga Mengkreng ini kan menjadi salah satu titik kemacetan, tiga besar di Indonesia, terutama pada saat bulan Ramadan. Kemarin pada saat puasa pun juga demikian. Beliau berdua ( Bupati Jombang dan Nganjuk) menginisiasi pertemuan ini dan tentunya saya menyambut baik," ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Rabu (8/4/2026). </p>
<p>Mas Dhito, mengungkapkan, menurut rencana di kawasan Simpang Tiga Mengkreng akan dibangun flyover, untuk mengatasi macet. Ruas flyover akan dibangun mulai dari wilayah Jombang, dan kemudian terbagi dua jalur, satu menuju arah Kediri dan satu menuju arah Nganjuk.</p>
<p>Rencana pembangunan flyover Simpang Tiga Mengkreng tersebut telah masuk menjadi salah satu rencana strategis dari Kementrian Pekerjaan Umum. </p>
<p>"Tapi masih menunggu final DED-nya dari Kementerian PU dan tidak menutup kemungkinan kita bertiga akan sowan ke Ibu Gubernur (Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa), lalu kita lanjut ke Kementerian PU," jelas Mas Dhito lagi. </p>
<p>Bupati Jombang Warsubi dalam kesempatan yang sama membenarkan Simpang Tiga Mengkreng saat mudik lebaran termasuk titik macet yang krusial setiap tahunnya.</p>
<p>Atas alasan itu, bersama Bupati Kediri dan Nganjuk, pihaknya berinisiatif segera mengajukan proposal ke Kementerian PU supaya rencana pembangunan flyover bisa secepatnya terealisasi.</p>
<p>Pertemuan ketiga kepala daerah tersebut membahas sejumlah hal terkait rencana pembangunan flyover. Salah satunya seperti pembebasan tanah, apakah nantinya ditanggung pemerintah daerah, pemerintah provinsi Jawa Timur atau oleh pemerintah pusat.</p>
<p>"Ini nanti akan kita ajukan bersama supaya kemacetan tidak ada lagi. Dalam satu dua minggu ini akan kita buat proposal, bersama berangkat ke Jakarta," jelasnya. </p>
<p>Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menambahkan, pertemuan bersama Mas Dhito dan Bupati Warsubi nantinya bakal ditindaklanjuti dari perwakilan Dinas PUPR, Bappeda dan Dinas Perhubungan dari Nganjuk, Kediri dan Jombang.</p>
<p>"Targetnya minggu depan proposal sudah jadi," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Alun&amp;Alun Kota Kediri Masih Mandek, Terkendala Selisih Nilai Pembayaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-alun-alun-kota-kediri-masih-mandek-terkendala-selisih-nilai-pembayaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-alun-alun-kota-kediri-masih-mandek-terkendala-selisih-nilai-pembayaran</guid>
<description><![CDATA[ Perbedaan masih terjadi pada nilai pembayaran progres pekerjaan. Berdasarkan hasil asesmen teknis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai pembayaran ditetapkan sekitar Rp 6,6 miliar. 
Sementara dari pihak kontraktor mengajukan nilai sebesar Rp 16,2 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d6449849ccc.webp" length="66168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 21:12:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Alun-alun kota Kediri, Alun-alun, Pemkot Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Masyarakat masih harus menunggu untuk melihat alun-alun Kota Kediri kembali dibangun sampai tuntas. Saat ini kelanjutan pembangunan masih terkendala karena belum tercapai kesepakatan bersama terkait pelaksanaan putusan Mahkamah Agung. </p>
<p>Perbedaan masih terjadi pada nilai pembayaran progres pekerjaan. Berdasarkan hasil asesmen teknis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai pembayaran ditetapkan sekitar Rp 6,6 miliar. Sementara dari pihak kontraktor mengajukan nilai sebesar Rp 16,2 miliar.</p>
<p>"Tim dari Dinas PUPR sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait agar proses administrasi penyelesaian pembangunan RTH Alun-alun bisa segera tuntas. Kita berharap komitmen dari kontraktor untuk mentaati hasil putusan MA, termasuk nilai pembayaran progres pekerjaan yang sudah direview agar kita bisa bersama-sama melanjutkan pembangunan RTH Alun-alun," jelas Pj Sekda Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, Rabu (8/4/2026). </p>
<p>Ferry mengungkapkan, Pemerintah Kota Kediri sendiri berkomitmen penuh untuk melanjutkan pembangunan alun-alun yang telah lama dinantikan masyarakat sebagai ruang publik yang representatif dan bermanfaat.</p>
<p>Berbagai tahapan penting telah dilalui dalam proses penyelesaian pembangunan, mulai dari proses administrasi di Mahkamah Agung, asesmen teknis oleh Tim Ahli dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur hingga review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). </p>
<p>"Dari seluruh tahapan tersebut telah menghasilkan keputusan dengan harapan bisa dilaksanakan. Sehingga pembangunan RTH Alun-alun bisa segera dilanjutkan dan ini butuh kerjasama semua pihak untuk mentaati aturan dan ketentuan yang berlaku," tambahnya. </p>
<p>Kepala Dinas PUPR, Endang Kartika Sari menambahkan, seluruh proses dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas mengingat proyek ini menggunakan uang negara. </p>
<p>"Karena itu, lembaga negara yang berwenang untuk melakukan audit adalah BPKP dan ini menjadi acuan untuk menghindari potensi kerugian negara," jelasnya. </p>
<p>Hal ini juga sejalan dengan putusan sidang arbitrase yang mensyaratkan audit BPKP sebagai dasar pembayaran prestasi pekerjaan. Sebelum dilakukan proses penghitungan, kedua pihak juga telah menandatangani pakta integritas serta menyepakati penunjukan tenaga ahli independen dari UPN Veteran.</p>
<p>Groundbreaking pengembangan ruang terbuka hijau Alun-Alun Kota Kediri sendiri dilakukan pada 27 April 2026 lalu. Namun proyek yang seharusnya selesai selama 210 hari itu, terhenti karena terjadi polemik hukum terkait pembangunannya, sampai saat ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Khusnul Arif Pimpin Partai Nasdem Kota Kediri, Gantikan Adi Suwono</title>
<link>https://suarajatimpost.com/khusnul-arif-pimpin-partai-nasdem-kota-kediri-gantikan-adi-suwono</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/khusnul-arif-pimpin-partai-nasdem-kota-kediri-gantikan-adi-suwono</guid>
<description><![CDATA[ Khusnul Arif mengungkapkan surat keputusan (SK) terkait penunjukan dirinya sebagai ketua definitif DPD Nasdem  Kota Kediri yang baru telah diterima dari DPP. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d63febc73a2.webp" length="9428" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 20:30:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Nasdem, Nasdem Kota Kediri, partai Nasdem Kota Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Pucuk pimpinan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Kediri berganti. Posisi yang sebelumnya dipegang oleh Adi Suwono, kini ditempati oleh Khusnul Arif, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi D.</p>
<p>Khusnul Arif mengungkapkan, surat keputusan (SK) terkait penunjukan dirinya sebagai ketua definitif DPD Nasdem Kota Kediri yang baru telah diterima dari DPP. </p>
<p>"Saya sudah terima SK-nya, baru saya terima kemarin," ungkap Khusnul Arif, Rabu (8/4/2026). </p>
<p>Tokoh yang biasa disapa Mas Pipin itu menegaskan optimismenya terhadap masa depan Partai Nasdem Kota Kediri. Ia meyakini, Nasdem akan terus berkembang secara kondusif dengan memperkuat komunikasi di seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari DPD, DPC hingga DPRt.</p>
<p>Penguatan komunikasi secara internal akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Mas Pipin menegaskan konsolidasi internal secara masif bersama seluruh jajaran pengurus partai, dilakukan untuk memperkuat soliditas organisasi ke depan.</p>
<p>“Saya yakin Nasdem Kota Kediri akan terus bertumbuh secara kondusif. Komunikasi dengan jajaran DPD, DPC dan DPRt akan terus kami jaga agar tetap berjalan seiring,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, komunikasi tidak hanya akan dilakukan secara internal. Komunikasi dengan pihak eksternal, seperti partai lain dan juga pemerintah kota Kediri akan dijalin. </p>
<p>"Dalam waktu dekat kami juga akan berkomunikasi, silaturahmi kepada pimpinan partai yang ada di kota Kediri. Dan tentunya kami juga akan silaturahmi dan membangun komunikasi jauh lebih dalam dengan eksekutif," tambahnya lagi. </p>
<p>Sementara itu terkait pengunduran diri Adi Suwono dari posisi Ketua DPD Nasdem Kota Kediri, Mas Pipin mengaku belum mengetahui secara detail alasan di balik keputusan tersebut. Namun, ia memastikan bahwa surat pengunduran diri telah diterima oleh DPW dan sudah mendapatkan respons.</p>
<p>“Kami menghargai apapun yang menjadi keputusan Pak Adi Suwono. Secara pribadi dan atas nama DPD Partai Nasdem Kota Kediri, kami mengucapkan terima kasih dan penghormatan atas dedikasi beliau,” tegasnya.</p>
<p>Mas Pipin juga memberikan apresiasi atas kinerja Adi Suwono selama memimpin Nasdem Kota Kediri, termasuk keberhasilannya dalam meningkatkan perolehan kursi pada Pileg 2024 lalu.</p>
<p>Kedepan, Mas Pipin berharap, Partai Nasdem dan Adi Suwono tetap bisa sejalan dan seiring. </p>
<p>"Beliau telah memberikan upaya maksimal dalam rangka memimpin Partai Nasdem di Kota Kediri, membesarkan Partai Nasdem, bahkan mampu menambah kursi di Pileg 2024 lalu. Upaya-upaya beliau kami apresiasi dengan sepenuh hati," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akses TPA Klotok Kota Kediri Dibuka, Truk Sampah Kembali Melintas Usai Mediasi Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akses-tpa-klotok-kota-kediri-dibuka-truk-sampah-kembali-melintas-usai-mediasi-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akses-tpa-klotok-kota-kediri-dibuka-truk-sampah-kembali-melintas-usai-mediasi-warga</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh  menjelaskan bahwa truk sampah kembali bisa melintas, setelah proses mediasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari DLHKP, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat menemukan titik temu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d514e53d008.webp" length="53156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 23:01:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Sampah, sampah Kediri, truk sampah, TPA klotok, TPA kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Setelah sempat tidak bisa melintas, truk pengangkut sampah kembali bisa masuk ke area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Klotok pada Selasa, (7/4/2026).</p>
<p>Sebelumnya pintu masuk diblokade oleh warga sekitar yang terdampak oleh TPA 2 Klotok. Warga menutup separuh pintu masuk dan memasang sejumlah poster tuntutan, terutama terkait kompensasi bagi warga terdampak. Adapun yang dilarang melintas hanya truk sampah.</p>
<p>Pekan sebelumnya, warga juga sempat melakukan aksi damai di tempat yang sama.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh menjelaskan, truk sampah kembali bisa melintas, setelah proses mediasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari DLHKP, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat menemukan titik temu. </p>
<p>Salah satu poin utama kesepakatan adalah pencairan kompensasi bagi warga terdampak yang akan dilakukan melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. </p>
<p>“Intinya, masyarakat dapat menerima hasil kesepakatan. Proses pencairan kompensasi akan segera dilaksanakan sesuai prosedur, dan kami terus mendorong percepatan melalui koordinasi intensif dengan semua pihak,” jelas Indun. </p>
<p>Terkait besaran kompensasi, Pemkot Kediri menyampaikan bahwa saat ini masih dalam proses kajian oleh tim ahli. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan nominal kompensasi, dengan tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat.</p>
<p>Ke depan, Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan masyarakat serta seluruh stakeholder guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.</p>
<p>“Yang terpenting, kebutuhan dan aspirasi warga dapat diakomodasi, sementara proses tetap berjalan sesuai ketentuan,” tambah Indun lagi. </p>
<p>Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Indun menegaskan pemerintah kota Kediri, terutama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati tidak pernah menjanjikan nominal kompensasi seperti yang dituntutkan warga.</p>
<p>"Tidak ada dari Mbak Wali Kota yang menjanjikan kompensasi sebesar Rp2 juta tetapi perlu digarisbawahi pemerintah kota dalam hal ini adalah Mbak Wali Kota tidak ada niatan sedikit pun untuk tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat," tegas Indun. </p>
<p>Melihat ke belakang, sejak pertama kali kompensasi diberikan, nominal yang diberikan meningkat secara bertahap. </p>
<p>"Sudah dicairkan mulai 2009 sampai tahun 2025 dan trendnya selalu mengalami kenaikan. Berkaitan dengan kompensasi yang akan dicairkan di 2026, kami sudah melakukan proses kajian dan sedang running. Jadi, sesuai dengan kesepakatan ataupun perjanjian kami dengan tim ITS, kajian itu akan selesai di tanggal 25 April 2026," pungkas Indun. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kediri Berpotensi Jadi Embarkasi Haji Wilayah Jawa Timur Bagian Barat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kediri-berpotensi-jadi-embarkasi-haji-wilayah-jawa-timur-bagian-barat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kediri-berpotensi-jadi-embarkasi-haji-wilayah-jawa-timur-bagian-barat</guid>
<description><![CDATA[ Anggota komisi VIII DPR RI Fraksi PKB KH An’im Falachuddin Mahrus mendorong pemerintah Kabupaten Kediri dan Kementerian Haji dan Umroh untuk terus berkoordinasi terkait rencana penerbangan haji dari Bandara Internasional Dhoho, Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4e8f9a718c.webp" length="27668" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 19:19:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, ibadah haji, Embarkasi haji, DPR RI, anggota DPR RI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Anggota komisi VIII DPR RI Fraksi PKB KH An’im Falachuddin Mahrus mendorong pemerintah Kabupaten Kediri dan Kementerian Haji dan Umroh untuk terus berkoordinasi terkait rencana penerbangan haji dari Bandara Internasional Dhoho, Kediri. </p>
<p>Tokoh yang biasa disapa Gus An'im tersebut, mengungkapkan Kediri dengan Bandara Internasional Dhoho, bisa menjadi tempat pemberangkatan haji, khususnya Jawa Timur bagian barat. </p>
<p>"Harapan kita seperti itu. Langkah pertama, alhamdulillah kemarin sudah disurvei, insya Allah disetujui oleh Kemenhaj. Untuk tindak lanjutnya, kami juga sudah berbicara dengan Pemkab Kediri," ungkap Gus An'im, Selasa, (7/4/2026). </p>
<p>Survei tersebut, menurut Gus An'im, terkait kelayakan Bandara Internasional Dhoho untuk pendaratan pesawat pengangkut jemaah haji.</p>
<p>"Insyaallah sudah memungkinkan," tambahnya. </p>
<p>Jika nantinya Kediri telah ditetapkan menjadi Embarkasi pemberangkatan haji, Komisi VIII DPR RI, juga akan mengusulkan lahan untuk asrama haji. </p>
<p>Untuk asrama haji, menurut Gus An'im, ada dua opsi yang bisa dipilih yakni menggunakan asrama berupa hotel yang ada sekitar Kediri dan perumahan yang sekiranya layak untuk asrama haji sementara. </p>
<p>"Dan proses pembangunannya ada koordinasi antara pemerintah Kabupaten Kediri dan Kemenhaj. Harapan kami sudah terbangun asrama, minimal sudah punya asrama haji sendiri. Bagaimana pemerintah nanti bisa mengkoordinasikan," jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Gus An'im mengapresiasi usaha Pemerintah Kabupaten Kediri telah memberikan banyak fasilitas untuk calon jemaah haji, salah satunya terkait pemberangkatan calon jemaah haji. </p>
<p>"Kami juga mengucapkan terima kasih bahwa alhamdulilah, pemerintah Kabupaten Kediri memberikan hibah sebidang tanah untuk kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kediri," tuturnya. </p>
<p>Tahun ini sendiri dari Kabupaten Kediri terdapat 1205 calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji di tanah suci. Salah satu di antaranya, menjadi calon jemaah haji tertua, tidak hanya dari Kabupaten Kediri tapi juga dari Indonesia. </p>
<p>Calon jemaah haji tersebut adalah seorang ibu asal Kecamatan Semen, bernama Marsiah.</p>
<p>"Kami ucapkan selamat kepada jamaah haji tertua di Kabupaten Kediri yang berumur 104. Harapan kami semoga sehat selalu dan bisa melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya," pungkas Gus An'im. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong>  </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penjual Jenang dari Kediri Jadi Calon Jemaah Haji Tertua se&amp;Indonesia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penjual-jenang-dari-kediri-jadi-calon-jemaah-haji-tertua-se-indonesia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penjual-jenang-dari-kediri-jadi-calon-jemaah-haji-tertua-se-indonesia</guid>
<description><![CDATA[ Marsiah yang merupakan ibu dari lima anak, berprofesi sebagai penjual jenang ( bubur). Di usianya yang lebih dari 1 abad tersebut, Marsiah terlihat sehat dan lancar menjawab saat diajak mengobrol. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4d61d19a31.webp" length="29674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 18:20:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Haji, ibadah haji, calon jemaah haji, jemaah haji tertua</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="151" data-end="276"><strong data-start="151" data-end="166">KEDIRI, SJP</strong> – Sebanyak 1.205 warga Kabupaten Kediri tahun ini dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci.</p>
<p data-start="278" data-end="547">Dari jumlah tersebut, salah satu calon jemaah haji menjadi perhatian karena usianya yang sangat lanjut. Ia adalah Marsiah, warga Kecamatan Semen, yang berusia 104 tahun dan disebut sebagai jemaah haji tertua, tidak hanya dari Kabupaten Kediri, tetapi juga di Indonesia.</p>
<p data-start="549" data-end="905">“Untuk lansia cukup banyak, termasuk jemaah yang usianya paling tua yakni Ibu Marsiah dari Semen. Usia beliau 104 tahun, tertua se-Indonesia. Ini sangat positif, semangat beliau di usianya sekarang masih tinggi untuk melaksanakan ibadah haji,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Selasa (7/4/2026).</p>
<p data-start="907" data-end="1124">Marsiah merupakan ibu dari lima anak dan sehari-hari berprofesi sebagai penjual jenang (bubur). Meski telah berusia lebih dari satu abad, ia terlihat sehat dan mampu berkomunikasi dengan lancar saat diajak berbincang.</p>
<p data-start="1126" data-end="1207">Ia diketahui mendaftar haji pada tahun 2021 dari hasil menabung selama berjualan.</p>
<p data-start="1209" data-end="1348">“Saya jualan bubur, keuntungannya dikumpulkan. Cita-citanya kalau sudah terkumpul ingin digunakan untuk ke Mekkah (ibadah haji),” tuturnya.</p>
<p data-start="1350" data-end="1571">Untuk menjaga kondisi fisik, Marsiah mengaku rutin berjalan kaki di sekitar rumah, meskipun tidak setiap hari. Ia juga mengaku tidak memiliki keluhan kesehatan yang berarti, hanya sesekali merasakan nyeri di bagian lutut.</p>
<p data-start="1573" data-end="1672">“Jalan ke belakang rumah. Kadang-kadang saja, kalau ingin ya jalan, kalau tidak ya tidak,” ujarnya.</p>
<p data-start="1674" data-end="1879">Sementara itu, jemaah haji Kabupaten Kediri dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 19–20 Mei 2026. Titik kumpul pemberangkatan direncanakan tetap berada di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri.</p>
<p data-start="1881" data-end="2142">Selain itu, terdapat 62 orang yang masuk dalam kuota cadangan. Mereka berpeluang berangkat apabila ada jemaah yang mundur, meninggal dunia, atau terjadi pembatalan lainnya. Seluruh jemaah haji Kabupaten Kediri akan tergabung dalam kloter 109, 110, 111, dan 112.</p>
<p data-start="2144" data-end="2359">“Insyaallah tetap seperti biasanya, melalui halaman Pemkab Kediri. Walaupun dalam kondisi perbaikan, mudah-mudahan tidak ada masalah karena lokasi ini sangat strategis untuk titik pemberangkatan,” ujar Abdul Kholiq.</p>
<p data-start="2361" data-end="2467">Terkait kondisi keamanan global, pihaknya mengaku lebih fokus pada persiapan jemaah haji Kabupaten Kediri.</p>
<p data-start="2469" data-end="2662">“Sesuai jadwal dari Kementerian Haji. Mudah-mudahan tidak ada kendala. Semua sudah siap, tinggal berangkat, dan seluruh jemaah sudah sangat antusias untuk segera menuju Tanah Suci,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2469" data-end="2662"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tim Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Kawasan Wisata Simpang Lima Gumul Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tim-gabungan-tertibkan-parkir-liar-di-kawasan-wisata-simpang-lima-gumul-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tim-gabungan-tertibkan-parkir-liar-di-kawasan-wisata-simpang-lima-gumul-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Melibatkan puluhan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta TNI-Polri, penertiban ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan di salah satu destinasi wisata utama Kabupaten Kediri tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3dfae3e881.webp" length="73008" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 09:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Parkir, parkir liar, parkir liar SLG, penertiban parkir liar, SLG, kawasan SLG, simpang lima gumul</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> — Praktik parkir liar di kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, ditertibkan oleh tim gabungan pada Senin (6/4/2026) malam. </p>
<p>Melibatkan puluhan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta TNI-Polri, penertiban ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan di salah satu destinasi wisata utama Kabupaten Kediri tersebut.</p>
<p>Di kawasan wisata SLG, praktik parkir liar dilarang secara tegas. Dalam operasi tersebut, tim gabungan dibagi menjadi dua titik penertiban, yakni sisi barat dan sisi timur kawasan SLG.</p>
<p>Petugas juga menelusuri keberadaan pengelola parkir jika ditemukan kendaraan yang parkir sembarangan, terutama di badan jalan.</p>
<p>Penertiban berlangsung mulai pukul 19.30 WIB. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan kepada pengguna kendaraan yang parkir di bahu jalan agar segera memindahkan kendaraan mereka ke lokasi parkir resmi yang telah disediakan.</p>
<p>Selain itu, petugas memberikan peringatan kepada oknum juru parkir liar yang memungut biaya tanpa izin resmi karena tindakan tersebut dikategorikan ilegal.</p>
<p>Dalam operasi ini, tim menemukan tiket parkir tidak resmi yang digunakan pengelola parkir liar, yang memperkuat indikasi adanya praktik pungutan ilegal di kawasan tersebut.</p>
<p>Penertiban ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif, meningkatkan ketertiban lalu lintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan SLG.</p>
<p>"Tertatanya serta terciptanya ketenteraman dan ketertiban di kawasan CBD SLG sehingga aktivitas perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri, khususnya di seputar kawasan wisata SLG, bisa terus tumbuh," ujar Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Senin (6/4/2026) malam.</p>
<p>Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Ke depan, hasil penertiban ini akan dievaluasi guna merumuskan langkah lanjutan, termasuk mengkaji penyusunan regulasi terkait pengelolaan parkir di kawasan tersebut.</p>
<p>Kawasan wisata SLG selama ini menjadi tujuan favorit masyarakat Kediri. Berdasarkan data kunjungan pada momen libur Lebaran lalu, total wisatawan yang mengunjungi Monumen SLG tercatat sebanyak 31.423 orang. Di kawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Skor Kacamata Lawan Persijap Jepara, Persik Kediri Tertahan di Stadion Brawijaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/skor-kacamata-lawan-persijap-jepara-persik-kediri-tertahan-di-stadion-brawijaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/skor-kacamata-lawan-persijap-jepara-persik-kediri-tertahan-di-stadion-brawijaya</guid>
<description><![CDATA[ Tekad Persik Kediri untuk berlari kencang di sisa pertandingan Super League musim 2025/2026 tertahan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, Kota Kediri, tuan rumah Persik Kediri harus berbagi poin usai ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 0-0, Senin, (06/04/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3c85651154.webp" length="34246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 22:59:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP - </strong>Tekad Persik Kediri untuk berlari kencang di sisa pertandingan Super League musim 2025/2026 tertahan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, Kota Kediri, tuan rumah Persik Kediri harus berbagi poin usai ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 0-0, Senin, (6/4/2026). </p>
<p>Bermain percaya diri, meski tanpa sejumlah pemain kunci, Persik Kediri langsung menekan. Di menit 28, striker Persik Kediri Jose Enrique berhasil merobek gawang tim tamu.</p>
<p>Namun gol tersebut urung menjadi keunggulan, pasalnya setelah dilakukan check VAR, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena Jose dianggap dalam posisi offside. Skor kacamata bertahan hingga akhir babak pertama.</p>
<p>Di babak kedua, tekanan melalui permainan agresif terus diperlihatkan Persik Kediri. Di menit 60, pelanggaran <em>handball</em> salah satu pemain Persijap Jepara memaksa wasit menunjuk titik putih, hadiah penalti untuk Persik Kediri. </p>
<p>Jose Enrique maju sebagai eksekutor. Sayangnya peluang emas tersebut pupus. Tendangan pemain asal Spanyol tersebut terbaca kiper Persijap Jepara Sendri Johansah. Keunggulan kembali urung terjadi. </p>
<p>Gagal meraih keunggulan, Persik Kediri mempertajam lini depan dengan memasukkan sejumlah penyerang yang lebih segar. Penyerang muda Wigi Pratama masuk menggantikan M Supriadi di menit 67, kemudian di menit 74, Jon Toral keluar digantikan Rodrigo.  </p>
<p>Serangan demi serangan diperlihatkan Persik Kediri. Namun skuad Macan Putih kurang beruntung, sampai peluit akhir ditiup wasit kedudukan tidak berubah. Skor 0-0 menutup pertandingan. </p>
<p>Usai laga, pelatih Persik Kediri Marcos Reina menegaskan skuad Macan Putih telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan dan lebih pantas menang. </p>
<p>"Kami pantas mendapatkan tiga poin. Kami kurang beruntung—gol yang dianulir, penalti, dan kami menyia-nyiakan dua peluang. Hanya dari dua peluang tersebut, kami sebenarnya bisa menambah poin," ungkap Marcos Reina. </p>
<p>Marcos menambahkan hal semacam itu, adalah hal yang tidak bisa terlepas sebuah pertandingan. </p>
<p>"Tapi ini bagian dari sepak bola, jadi memang seperti itu adanya. Kami sedang mengalami fase kurang beruntung, tapi ya, pada suatu titik nanti hasilnya akan berbeda," jelasnya. </p>
<p>Di sisi lain, perjuangan skuad Macan Putih tetap membuahkan sisi positif. </p>
<p>"Di luar itu, kami tetap senang dengan clean sheet, senang karena meskipun banyak pemain cedera dalam pertandingan ini dan banyak yang tidak bisa bermain, kami tetap mampu menampilkan performa yang baik dan sebenarnya pantas mendapatkan tiga poin," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>36 KDKMP di Kediri Mulai Terima Truk Operasional,  Mobil Pick Up dan Motor R3 Menyusul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/36-kdkmp-di-kediri-mulai-terima-truk-operasional-mobil-pick-up-dan-motor-r3-menyusul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/36-kdkmp-di-kediri-mulai-terima-truk-operasional-mobil-pick-up-dan-motor-r3-menyusul</guid>
<description><![CDATA[ Di Kabupaten Kediri sendiri, secara keseluruhan, jika dihitung dari jumlah desa dan kelurahan akan ada 344 KDKMP. Dari ratusan desa serta kelurahan tersebut,  sebanyak 97 gerai KDKMP telah terbangun tuntas hingga Senin (6/4/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3b43f92485.webp" length="28876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 22:46:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, Koperasi Merah Putih, Bupati Kediri, Dandim Kediri, kodim 0809/Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>36 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri menerima kendaraan, untuk menunjang operasional. Kendaraan operasional tersebut berupa truk roda 6. Puluhan truk tersebut diserahkan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di kawasan Simpang Lima Gumul. </p>
<p>Di Kabupaten Kediri sendiri, secara keseluruhan, jika dihitung dari jumlah desa dan kelurahan akan ada 344 KDKMP. Dari ratusan desa serta kelurahan tersebut, sebanyak 97 gerai KDKMP telah terbangun tuntas hingga Senin (6/4/2026). </p>
<p>Nantinya, puluhan KDKMP yang telah berdiri akan menyusul menerima truk operasional secara bertahap. Sementara lainnya akan terus melanjutkan pembangunan. </p>
<p>"Bagi saya ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling lama bertahan mengelola koperasi karena mereka harus bisa memilah setiap potensi desa sesuai dengan fokusnya masing-masing," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Senin (6/4/2026). </p>
<p>Sebagaimana petunjuk pelaksanaan Menteri Koperasi nomor 1 tahun 2025 ada beberapa sektor yang bisa dilakukan di KDKPM. Yakni, gerai sembako atau perdagangan, gerai obat murah/apotek desa, outlet kantor koperasi, outlet usaha simpan pinjam, outlet klinik desa, outlet cold storage, logistik maupun usaha lain sesuai dengan kebutuhan anggota dan potensi desa.</p>
<p>Mas Dhito mencontohkan, ketika suatu desa memiliki potensi pada komoditi pertanian nanas diharapkan komoditi yang dijual sudah dalam bentuk olahan. Diversifikasi produk inilah yang selama ini terus didorong sehingga selain memperluas pasar sekaligus juga menggerakkan pelaku UMKM desa.</p>
<p>"Tidak menutup kemungkinan kita akan menguatkan UMKM naik kelas, supaya dapat menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT)," ucap Mas Dhito.</p>
<p>Sementara itu, Komandan kodim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah dalam kesempatan yang sama mengapresiasi atas dukungan yang diberikan bupati Dhito dalam membantu penyediaan lahan KDKMP di Kabupaten Kediri. </p>
<p>Dhavid menyebut dalam satu gerai KDKMP mendapatkan 1 unit truk roda enam untuk kendaraan operasional. Nantinya secara bertahap akan disalurkan kendaraan 1 unit mobil pick up, kemudian 2 unit motor roda tiga. </p>
<p>Kemudian, di dalam gerai sendiri nantinya juga dilengkapi dengan fasilitas seperti etalase, AC, serta mesin kasir. Begitu juga untuk klinik akan dilengkapi tempat pemeriksaan, peralatan kesehatan dan sarana prasarana pendukung lain.</p>
<p>"Nanti akan diserahkan secara simbolis untuk setiap tahapannya, untuk sekarang ini tahap pertama kita mendapatkan 36,unit kendaraan truk roda 6," pungkas Dandim 0809/Kediri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ponpes Wali Barokah Perkuat Sinergi dengan Pemkot Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ponpes-wali-barokah-perkuat-sinergi-dengan-pemkot-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ponpes-wali-barokah-perkuat-sinergi-dengan-pemkot-kediri</guid>
<description><![CDATA[ KH Sunarto menekankan pentingnya silaturahmi antara umaro (pemerintah) dan ulama. Menurutnya, hubungan yang erat antara keduanya menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d383baec5c3.webp" length="41060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:21:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes, Ponpes Wali Barokah, Pemkot Kediri, Wali Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Keluarga besar Ponpes Wali Barokah terus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Kediri, untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>Ketua Ponpes Wali Barokah Kota Kediri KH Sunarto, menyambut baik silahturahmi Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Senin (6/4/2026). </p>
<p>KH Sunarto menekankan pentingnya silaturahmi antara umaro (pemerintah) dan ulama. Menurutnya, hubungan yang erat antara keduanya menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan masyarakat. </p>
<p>"Silahturahmi termasuk dalam Mapan (slogan Kota Kediri). Dalam agama, tanpa silahturahmi akan hambar. Karena memang harus kita rajut hubungan antara ulama (pemimpin agama) dan umaro (pemerintah) harus terus diperkuat. Beruntung bahwa Mbak Wali didampingi wakil yang seorang ulama," ungkap KH Sunarto saat menyambut Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri. </p>
<p>Ia juga mengapresiasi perhatian yang selama ini diberikan Pemerintah Kota Kediri kepada Pondok Pesantren Wali Barokah, baik melalui program maupun kehadiran langsung dalam berbagai kegiatan.</p>
<p>"Tentu bukan semata-mata program tetapi sapaan. Kehadiran wali kota dalam setiap kegiatan dan acara, sudah merupakan satu motivasi yang tak ternilai kami, keluarga besar Wali Barokah, dan LDII," tambahnya. </p>
<p>Lebih lanjut, KH Sunarto menjelaskan bahwa Ponpes Wali Barokah tidak hanya unggul dalam bidang kesehatan melalui posyandu, tetapi juga telah meraih berbagai prestasi. Di antaranya sebagai pesantren sehat tingkat Jawa Timur dengan peringkat tiga, serta meraih juara satu dalam program eco pesantren yang bahkan menjadi rujukan bagi pesantren lain di Jawa Timur.</p>
<p>"Beberapa pesantren kecil sharing dengan kita. Bukan belajar, tapi bertukar pikiran. Bagaimana pengelolaan pesantren ke depan sesuai dengan fungsinya, untuk terutama dari aspek stabilitas lingkungan, kesehatan, hidup sehat bisa meningkat dari waktu ke waktu," jelas KH Sunarto. </p>
<p>Ia berharap, sinergi antara pesantren dan pemerintah kota dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu mendorong pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Kota Kediri. </p>
<p>"Ini semua adalah niat kami untuk sesungguhnya mendorong, mengajak, pemerintah Kota Kediri ini bisa menjadi pelayan-pelayan bagi masyarakatnya dan menjadikan Kota Kediri lebih baik," tuturnya. </p>
<p>Tidak lupa, KH Sunarto juga mendoakan agar Wali Kota Kediri dapat terus istiqomah dalam menjalankan amanah setelah menunaikan ibadah umroh. </p>
<p>"Mudah-mudahan selepas menunaikan ibadah umroh semakin istiqomah, semakin bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat Kota Kediri dengan baik," ungkapnya lagi. </p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan kalangan ulama, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembangunan masyarakat.</p>
<p>Mbak Wali dalam kesempatan itu juga, menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh pesantren yang selama ini telah mendukung program-program Pemerintah Kota Kediri.</p>
<p>Wali Kota berharap kolaborasi antara pemerintah kota dan jajaran pondok pesantren, termasuk LDII, dapat terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Kediri.</p>
<p>"Harapan kami nantinya kita bisa terus memperkuat kolaborasi dan koordinasi. Tujuannya semata-mata untuk mensejahterakan masyarakat kota Kediri," pungkasnya. </p>
<p>Sebelum bersilaturahmi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, keluarga besar Ponpes Wali Barokah juga bersilaturahmi dengan Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri Letkol (Inf) Dhavid Nur Hadiansyah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Muscab DPC PKB Kota Kediri: Muncul Tiga Kandidat Ketua</title>
<link>https://suarajatimpost.com/muscab-dpc-pkb-kota-kediri-muncul-tiga-kandidat-ketua</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/muscab-dpc-pkb-kota-kediri-muncul-tiga-kandidat-ketua</guid>
<description><![CDATA[ Ketiga tokoh yang disetujui sebagai calon ketua DPC PKB Kota Kediri: KH Oeing Abdul Muid Shohib ( Ketua DPC PKB Kota Kediri Periode 2021-2026), Afif Fachrudin Wijaya ( anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PKB) dan Siti Aminah.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d25dafa5264.webp" length="43398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 22:05:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PKB, PKB kota Kediri, Muscab PKB kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>- DPC PKB Kota Kediri baru saja melangsungkan Musyawarah Cabang (Muscab). Dalam muscab yang dilaksanakan, Sabtu,(05/04/2026) malam tersebut, disetujui tiga tokoh sebagai calon ketua DPC. </p>
<p>Ketiga tokoh yang disetujui sebagai calon ketua DPC PKB Kota Kediri adalah KH Oeing Abdul Muid Shohib atau yang biasa disapa Gus Muid ( Ketua DPC PKB Kota Kediri Periode 2021-2026) lalu Afif Fachrudin Wijaya ( anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PKB) dan Siti Aminah. </p>
<p>Ketiga nama tersebut, merupakan hasil penjaringan dari DPW dan nantinya akan diusulkan ke DPP. Wakil Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Timur KH An’im Falachuddin Mahrus mengungkapkan ketiga tokoh tersebut sama-sama baik.  </p>
<p>Siapapun pemimpinnya nanti, pria yang akrab disapa Gus An'im ini menegakan, siap untuk melangkah bersama. "Semuanya baik, nanti tinggal DPP siapa yang ditentukan. Kita siap bekerja, siap pun yang menjadi komandannya, terutama dalam bagaimana kekompakan pengurusan ini yang menjadi kunci kesuksesan," ungkap anggota DPR RI komisi VIII Fraksi PKB tersebut, Minggu, (05/04/2026). </p>
<p>Melalui pelaksanaan muscab ini, Gus An’im berharap DPC PKB Kota Kediri bisa terus bekerja keras untuk meningkatkan kemajuan partai. </p>
<p>"Di samping kerja keras dari pengurus DPC PKB Kota Kediri, kita juga berharap kesadaran para warga Nahdliyin utamanya, menyalurkan aspirasi politiknya. Sekaligus makin menyadari bahwa partai politik yang mewakili warga Nahdliyin adalah PKB, itu paling penting," tutur Gus An’im. </p>
<p>Sementara itu, Gus Muid menuturkan ketiga tokoh tadi, termasuk dirinya akan mengikuti UKK atau uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB. Kemudian salah satu akan ditetapkan sebagai ketua DPC oleh DPP. </p>
<p>Gus Muid juga mengungkapkan muscab kali ini berbeda dari sebelumnya, karena peserta pada muscab kali ini hanya PAC atau pengurus tingkat cabang, tidak sampai ranting. </p>
<p>"(Penetapan ketua baru oleh DPP) persisnya saya kurang tahu, kita hanya menunggu saja. Tapi yang jelas tentu tidak akan lama, paling sebulan," tambah Gus Muid. </p>
<p>Untuk pengurus baru nanti, Gus Muid menegaskan sejumlah tantangan sudah menanti. Salah satunya, bahwa pada pemilu 2029, pemilih muda lebih dari 60 persen. Karena itu diperlukan cara-cara yang berbeda daripada sebelumnya. </p>
<p>"Tantangannya tentu secara elektoral, kita harus ada peningkatan dan itu kerja yang butuh energi yang kuat. Untuk menggaet pemilih muda ini, tidak bisa dengan cara-cara seperti yang lalu karena mereka adalah generasi yang baru," pungkas Gus Muid. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong> </p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>    </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke&amp;1222 Digelar Khidmat di Area Kantor Pemkab</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringatan-hari-jadi-kabupaten-kediri-ke-1222-digelar-khidmat-di-area-kantor-pemkab</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringatan-hari-jadi-kabupaten-kediri-ke-1222-digelar-khidmat-di-area-kantor-pemkab</guid>
<description><![CDATA[ Meski sederhana, prosesi yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Kediri itu tetap berlangsung khidmat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d0cac4de0be.webp" length="62406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:00:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Kabupaten Kediri, Pemkab Kediri, HUT Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Ada yang sedikit berbeda dalam tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222. Jika pada tahun-tahun sebelumnya peringatan dan tasyakuran berlangsung di Pendopo Panjalu Jayati, tahun ini prosesi digelar di kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.</p>
<p></p>
<p>Acara yang mengusung tema "Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya" tersebut dilaksanakan secara sederhana di lapangan belakang kompleks Kantor Pemkab Kediri. </p>
<p></p>
<p>Meski sederhana, prosesi yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Kediri itu tetap berlangsung khidmat.</p>
<p></p>
<p>"Ini ditempatkan di Kantor Pemkab supaya orang yang mau bersilaturahmi bisa melihat kondisi Pemkab yang hari ini saya rasa sudah semakin baik, bangunan juga sudah kembali berdiri," kata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.</p>
<p></p>
<p>Sebagaimana diketahui, bangunan gedung di kompleks perkantoran Pemkab Kediri sebelumnya hangus terbakar akibat aksi anarkistis massa pada Agustus 2025. </p>
<p></p>
<p>Momentum hari jadi ini menjadi penyemangat baru untuk mewujudkan kerukunan (guyub rukun) dan bangkit tanpa meninggalkan jati diri.</p>
<p></p>
<p>Prosesi tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri ini diawali dengan penyerahan santunan kepada penyandang disabilitas dan anak yatim yang dipimpin langsung oleh Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, beserta istri, Eriani Annisa atau Mbak Cicha.</p>
<p></p>
<p>Turut hadir Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa serta jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, juga terlihat hadir dalam kesempatan tersebut.</p>
<p></p>
<p>Meski digelar sederhana, menurut Mas Dhito, hal yang terpenting adalah prosesi tersebut tidak meninggalkan esensi hari jadi. Dalam rangkaian acara ini, dilakukan pembacaan Prasasti Harinjing yang menjadi cikal bakal Hari Jadi Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Setelah pembacaan Prasasti Harinjing, dilakukan pula penyerahan bagian dari gunungan hasil bumi oleh Bupati kepada Wakil Bupati sebagai simbol sinergisitas dan kerukunan pimpinan daerah.</p>
<p></p>
<p>"Harapannya Kabupaten Kediri di usia yang 1222, sebagai salah satu kabupaten tertua nomor tiga di Indonesia, tetap menjadi kabupaten yang guyub rukun, ayem tentrem, gemah ripah loh jinawi," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Karena masih berlangsung dalam suasana bulan Syawal, Mas Dhito menambahkan bahwa momentum tersebut juga menjadi sarana untuk saling bermaafan. </p>
<p></p>
<p>"Dalam pekerjaan sehari-hari, ada satu dua hal yang mungkin tidak berkenan. Ini momentum untuk saling memaafkan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem Terjang Kota Kediri, Puluhan Rumah di Kelurahan Kaliombo Rusak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-terjang-kota-kediri-puluhan-rumah-di-kelurahan-kaliombo-rusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-terjang-kota-kediri-puluhan-rumah-di-kelurahan-kaliombo-rusak</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Kelurahan Kaliombo menjadi wilayah terdampak paling parah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d0aad4c21c4.webp" length="46216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 13:41:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Rumah rusak, cuaca ekstrim, cuaca ekstrim kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong>–Puluhan rumah di Kota Kediri terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Kelurahan Kaliombo menjadi wilayah terdampak paling parah.</p>
<p></p>
<p>Di wilayah RT 01 RW 05, tercatat 13 rumah mengalami kerusakan, sementara di wilayah RT 02 RW 05 terdapat 3 rumah. Selain itu, di Perumahan Bumi Asri Blok S (RT 06 RW 07) terdapat 5 rumah, dan Blok T (RT 05 RW 07) sebanyak 9 rumah yang juga masuk wilayah Kelurahan Kaliombo.</p>
<p></p>
<p>Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan. Di rumah milik Surono, warga Kaliombo, atap berbahan spandek terlepas setelah terhempas angin kencang. </p>
<p></p>
<p>Atap spandek dengan ukuran 2x8 meter hingga 3x4 meter terbang dari posisinya saat hujan deras dan angin kencang melanda.</p>
<p></p>
<p>"Saya sedang mengerjakan di bawah. Kemudian terdengar suara petir yang kencang, lalu saya cek liat keatas ternyata atapnya sudah melayang semua," tutur Surono, Sabtu (4/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada korban tapi atapnya hilang," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Akibat kejadian ini, Surono diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp15 juta.</p>
<p></p>
<p>Kejadian ini bukan kali pertama bagi Surono. Pekan lalu, saat tetangganya menggelar hajatan, angin kencang menerbangkan tenda yang beruntung tertahan pohon kelapa. </p>
<p></p>
<p>"Kalau tidak ada pohon kelapa sudah mengenai rumah saya. Alhamdulillah tidak ada korban," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Kondisi serupa dialami Sari. Atap kamar di lantai dua rumahnya diterbangkan angin saat cuaca ekstrem berlangsung. Atap berbahan galvalum tersebut jatuh di rumah tetangga. Beruntung, saat kejadian tidak ada anggota keluarga di dalam kamar. </p>
<p></p>
<p>"Sekitar jam 3, hujan dulu baru angin kencang. Atapnya tersingkap kemudian jatuh," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, di rumah Hartini yang berhadapan dengan rumah Sari, atap dapur tampak berlubang akibat genting yang tersapu angin. </p>
<p></p>
<p>"Di kamar juga begitu, tapi sudah sempat dibetulkan," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Di Kelurahan Ngronggo, sebuah showroom mobil juga terdampak, atap kanopi diterbangkan angin dan kaca bagian atap pecah.</p>
<p></p>
<p>Untuk membantu warga, BPBD Kota Kediri telah menyalurkan bantuan berupa 40 lembar terpal pada Sabtu pagi. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Kediri, Qowimmudin Thoha, bersama Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, dan Plt Sekretaris Daerah Kota Kediri, M. Ferry Djatmiko, telah meninjau sejumlah lokasi terdampak.</p>
<p></p>
<p>"Kita langsung gerak cepat, hasil dari asesmen tadi malam. Ini tadi kita serahkan ke Kepala Kelurahan, kemudian didistribusikan ke RT dan RW untuk diberikan langsung kepada warga. Ini bukti kalau Pemerintah Kota Kediri hadir," ungkap Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.</p>
<p></p>
<p>Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan pohon tumbang di belasan titik di wilayah Kota Kediri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persik Kediri Waspadai Kekuatan Baru Persijap Jepara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-waspadai-kekuatan-baru-persijap-jepara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-waspadai-kekuatan-baru-persijap-jepara</guid>
<description><![CDATA[ Meski unggul dalam catatan pertemuan, pelatih Persik Kediri Marcos Reina, menegaskan bahwa laga tersebut tidak akan mudah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cfde503f93e.webp" length="34316" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 08:59:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, Persik, Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Persik Kediri memberikan fokus penuh pada sang calon lawan Persijap Jepara. Saat ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-12, sementara Persijap Jepara menempati posisi ke-14.  </p>
<p>Dengan posisi tersebut, kedua tim akan sama-sama mengincar hasil maksimal untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Super League.</p>
<p>Pada pertemuan putaran pertama lalu, Persik sukses mencuri tiga poin di kandang lawan setelah menang 2-0 melalui gol Jose Enrique dan Williams Lugo.</p>
<p>Meski unggul dalam catatan pertemuan, pelatih Persik Kediri Marcos Reina, menegaskan bahwa laga tersebut tidak akan mudah. </p>
<p>Ia menilai Persijap Jepara telah mengalami banyak perubahan dan kini tampil sebagai tim yang berbeda dibanding awal musim. </p>
<p>"Persijap sekarang bukan tim yang sama seperti pada awal musim ini. Ini adalah skuad yang berbeda.</p>
<p>Mereka mengubah seluruh tim. Jadi ini adalah tim yang bagus dengan pemain yang sangat bagus. Di tengah, dalam menyerang," ungkap pelatih asal Spanyol itu, Jumat, (3/4/2026). </p>
<p>Menurut Marcos Reina, kualitas individu pemain Persijap membuat mereka tetap berbahaya, terlepas dari posisi di klasemen. Persijap Jepara sendiri meraih 1 kali kemenangan, 3 kali hasil seri dan 1 kali kekalahan dalam 5 laga terakhir mereka. </p>
<p>"Jadi ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Saya tidak peduli posisi mereka di klasemen. Dengan kualitas skuad mereka, ini adalah tim yang mampu berkompetisi dengan tim lain," tambahnya. </p>
<p>Dengan kondisi tersebut, Marcos meminta anak asuhnya untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.</p>
<p>"Kita harus menampilkan yang terbaik dan kita membutuhkan semua pendukung untuk bersama kita," ujarnya lagi. </p>
<p>Persik Kediri sendiri mendapat suntikan tenaga tambahan jelang menghadapi Persijap Jepara. Sejumlah nama pemain yang sebelumnya dikabarkan mengalami cidera, dilaporkan telah kembali bugar dan fit untuk berlatih.</p>
<p>Beberapa pemain yang sebelumnya menepi akibat cedera, seperti Rendy Sanjaya, Rezaldi Hehanusa, dan Telmo Castanheira, telah mulai kembali mengikuti sesi latihan bersama tim.</p>
<p>Kondisi ini menjadi kabar baik bagi skuad Macan Putih, julukan Persik Kediri, jelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin (6/4/2026) mendatang tersebut. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lebaran 2026, Stasiun Kediri Catat Kenaikan Jumlah Penumpang 5 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lebaran-2026-stasiun-kediri-catat-kenaikan-jumlah-penumpang-5-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lebaran-2026-stasiun-kediri-catat-kenaikan-jumlah-penumpang-5-persen</guid>
<description><![CDATA[ Jumlah penumpang total Stasiun Kediri sebanyak 51.194 penumpang terdiri dari 25.269 penumpang berangkat dan 25.925 penumpang datang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cfc8d768b10.webp" length="54926" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 21:05:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Stasiun Kediri, Angkutan Lebaran, penumpang kereta api</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Stasiun Kediri selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencatatkan kenaikan penumpang 5 persen, baik penumpang keberangkatan dan kedatangan, dibandingkan momentum yang sama pada tahun 2025 lalu. </p>
<p>Jumlah penumpang total Stasiun Kediri sebanyak 51.194 penumpang terdiri dari 25.269 penumpang berangkat dan 25.925 penumpang datang.</p>
<p>Sedangkan, berdasarkan catatan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, pada tahun 2025 tercatat total sebanyak 48.842 penumpang, yang terdiri dari 24.362 penumpang berangkat dan 24.480 penumpang datang. </p>
<p>“Okupansi penumpang diharapkan kembali naik seiring dengan adanya libur <em>long weekend</em> Peringatan Wafat Yesus Kristus. Guna mengakomodasi kebutuhan mobilitas pelanggan, KAI Daop 7 terus mengoperasikan KA Brantas Tambahan hingga Minggu 5 April 2026,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, Jumat, (3/4/2026). </p>
<p>Angkutan Lebaran 2026 sendiri dimulai pada Rabu (11/3) lalu hingga pada hari ke-22 atau Rabu (1/4), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat telah melayani sebanyak 492.095 penumpang.</p>
<p>Angka ini terdiri dari 237.300 penumpang berangkat dan 254.795 penumpang datang. Sementara itu, puncak volume keberangkatan tertinggi di Daop 7 Madiun pada periode Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada H2+2 Lebaran atau Selasa (24/3) sebanyak 17.758 pelanggan diberangkatkan dari 13 stasiun naik turun pelanggan di wilayah Daop 7 Madiun. </p>
<p>Sedangkan puncak kedatangan atau pelanggan tiba terjadi pada H-3 Lebaran atau Rabu (18/3/2026) sebanyak 15.131 pelanggan.</p>
<p>Tohari mengungkapkan meski secara resmi Posko Angkutan Lebaran 2026 telah ditutup pada Senin (30/3/2026), namun untuk masa Angkutan Lebaran berlangsung hingga Rabu 1 April 2026 dan KAI Daop 7 Madiun tetap melayani secara maksimal para pelanggan yang mudik ataupun balik belakangan sama halnya pada saat masa Posko Angleb 2026. </p>
<p>"Secara okupansi berdasarkan data yang telah dihimpun pada Kamis pukul 14.00 WIB untuk data fix masa angkutan Lebaran 2026 di Daop 7 Madiun secara keseluruhan naik sebanyak 6 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2025 yang melayani total sebanyak 464.024 pelanggan, yang terdiri dari 222.135 keberangkatan pelanggan dan 241.889 pelanggan yang tiba atau turun di wilayah Daop 7," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Ganggu Jalur Kediri &amp; Tulungagung, Warga Turun Tangan Evakuasi Pohon Tumbang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sempat-ganggu-jalur-kediri-tulungagung-warga-turun-tangan-evakuasi-pohon-tumbang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sempat-ganggu-jalur-kediri-tulungagung-warga-turun-tangan-evakuasi-pohon-tumbang</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah pohon tumbang, sempat membuat lalu lintas arah Kediri - Tulungagung terganggu. Pohon tersebut tumbang akibat hujan angin yang mengguyur wilayah Kediri pada Jumat, (03/04/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf91cbaeded.webp" length="47544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 20:00:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pohon tumbang, cuaca ekstrim, BPBD Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Sebuah pohon tumbang, sempat membuat lalu lintas arah Kediri - Tulungagung terganggu. Pohon tersebut tumbang akibat hujan angin yang mengguyur wilayah Kediri pada Jumat (3/4/2026). </p>
<p>Peristiwa terjadi di jalan raya wilayah Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri sekira pukul 15.00. </p>
<p>Pohon tadi dievakuasi secara gotong royong oleh warga. "Dievakuasi oleh Pemdes dan TSBD (Tim Siaga Bencana Desa) Nyawangan," ujar Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Kediri Agus Kris Wahyudi, Jumat, (3/4/2026). </p>
<p>Sementara itu, anggota Tim Siaga Bencana Desa Nyawangan Eka Edy Santoso mengungkapkan pohon tersebut tumbang dengan posisi melintang jalan raya.</p>
<p>"Waktu hujan angin, pohon tumbang melintang ke arah timur," ujarnya. </p>
<p>Akibat pohon tumbang yang melintang di jalan raya, kendaraan dari dua arah, baik dari dan akan menuju Kediri sempat tidak bisa melintasi jalanan tersebut dan mengakibatkan macet.</p>
<p>"Macetnya mungkin sekitar 30 menit," tuturnya. </p>
<p>Melihat hal tersebut, warga bergerak cepat dan  berinisiatif melakukan evakuasi secara gotong royong. Pohon tumbang tadi dipotong manual bersama-sama oleh warga. Saat proses evakuasi berlangsung, kendaraan sementara dievakuasi ke arah timur.  </p>
<p>Setelah pohon tumbang tadi berhasil dievakuasi dan dipinggirkan, kendaraan kembali bisa melintasi jalan raya tersebut.</p>
<p>"Perlu waktu 20 menit untuk evakuasi (pohon tumbang). Sekarang lalu lintas sudah lancar," tambahnya. </p>
<p>Selain di wilayah Desa Nyawangan, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di wilayah Desa Kranding, Kecamatan Mojo. Di titik tersebut, pohon tumbang dilaporkan menimpa teras rumah warga. </p>
<p>Selain itu masih di wilayah Desa Kranding, berdasarkan monitoring BPBD Kabupaten Kediri, terdapat kabel listrik yang kendur akibat cuaca ekstrim. </p>
<p>"Pohon tumbang di Kranding mengenai teras rumah tapi tidak di jalan utama. Untuk kabel kita sudah berkoordinasi dengan PLN, agar ditindaklanjuti untuk dikencangkan," ujar anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Kediri Agus Kris Wahyudi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persik Kediri Dapat Suntikan Tenaga Tambahan Jelang Duel Kontra Persijap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-dapat-suntikan-tenaga-tambahan-jelang-duel-kontra-persijap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persik-kediri-dapat-suntikan-tenaga-tambahan-jelang-duel-kontra-persijap</guid>
<description><![CDATA[ Persik Kediri mendapat suntikan tenaga tambahan jelang menghadapi Persijap Jepara. Sejumlah nama pemain yang sebelumnya dikabarkan mengalami cidera, dilaporkan telah kembali bugar dan fit untuk berlatih.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ce863a3218b.webp" length="34958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:58:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League, BRI Super League</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Persik Kediri mendapat suntikan tenaga tambahan jelang menghadapi Persijap Jepara. Sejumlah nama pemain yang sebelumnya dikabarkan mengalami cidera, dilaporkan telah kembali bugar dan fit untuk berlatih.</p>
<p>Beberapa pemain yang sebelumnya menepi akibat cedera, seperti Rendy Sanjaya, Rezaldi Hehanusa, dan Telmo Castanheira, telah mulai kembali mengikuti sesi latihan bersama tim.</p>
<p>Kondisi ini menjadi kabar baik bagi skuad Macan Putih, julukan Persik Kediri, jelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin (6/4/2026) mendatang tersebut.</p>
<p>Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyebut kembalinya para pemain tersebut membuat persiapan tim semakin optimal.</p>
<p>“Mereka sudah berlatih normal bersama kami. Sekarang semua pemain ikut latihan, jadi ini jauh lebih baik. Dengan kondisi seperti ini, saya memiliki lebih banyak pilihan,” ujar Marcos Reina, Kamis, (2/4/2026).</p>
<p>Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menegaskan, dengan para pemain dalam kondisi fit akan berdampak pada kualitas permainan tim.</p>
<p>“Ketika semua pemain bisa berlatih penuh, maka persiapan tim akan lebih baik. Saya sangat senang dengan kondisi ini,” katanya.</p>
<p>Dengan semakin lengkapnya skuad, Persik Kediri kini memiliki opsi yang lebih variatif dalam menyusun strategi untuk menghadapi Persijap Jepara. Bermain di kandang sendiri pun dinilai menjadi momentum penting bagi tim untuk memaksimalkan peluang meraih tambahan poin.</p>
<p>"Kembali bermain di Stadion Brawijaya tentu akan menjadi momen penting untuk meraih poin di rumah sendiri. Kita harus maksimalkan kesempatan laga kandang ini untuk menambah pundi-pundi poin," ungkapnya.  </p>
<p>Sementara itu, di sisi lain,  Ketua Panpel Persik Kediri mengungkapkan, kuota penonton untuk pertandingan Persik Kediri vs Persijap Jepara berjumlah 5.000 orang. Hal ini mengacu dengan ketentuan regulasi.  </p>
<p>"Sedangkan tiket terbagi menjadi tiga kelas. Mulai dari kelas Ekonomi dijual dengan harga 60 ribu rupiah, Utama dijual dengan harga 80 ribu rupiah, dan VIP dijual dengan harga 100 ribu rupiah," ujarnya.</p>
<p>Persik Kediri saat ini berada di posisi 12 klasemen sementara Super League, sedangkan Persijap Jepara menempati posisi 14.  </p>
<p>Pada putaran pertama lalu, saat berstatus sebagai tim tamu, Persik Kediri berhasil membawa pulang tiga poin usai menang dengan skor 0-2. Dua gol kemenangan Persik Kediri saat itu diborong Jose Enrique dan Williams Lugo. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>156 PNS Pemkab Kediri Dilantik, Mas Dhito: Jangan Menyalahgunakan Kewenangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/156-pns-pemkab-kediri-dilantik-mas-dhito-jangan-menyalahgunakan-kewenangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/156-pns-pemkab-kediri-dilantik-mas-dhito-jangan-menyalahgunakan-kewenangan</guid>
<description><![CDATA[ Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini sekaligus menandai peralihan status 138 CPNS angkatan 2025 menjadi PNS. Dalam kesempatan yang sama, dari 138 orang PNS, 40 diantaranya termasuk 18 PNS lain yang telah lolos uji kompetensi dilantik dan menerima SK pejabat fungsional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ce83c6db2a2.webp" length="37608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:31:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, PNS Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP – </strong>Sebanyak 156 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Kamis (2/4/2026). Pelantikan dipimpin langsung Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Gedung Bagawanta Bhari.</p>
<p>Pelantikan tersebut sekaligus menandai perubahan status 138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan 2025 menjadi PNS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 orang, termasuk 18 PNS lain yang telah lulus uji kompetensi, juga dilantik sebagai pejabat fungsional dan menerima Surat Keputusan (SK).</p>
<p>Dalam arahannya, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan pentingnya profesionalisme aparatur, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.</p>
<p>“Tidak ada alasan untuk tidak bekerja secara profesional,” tegasnya.</p>
<p>Mas Dhito juga mengingatkan seluruh PNS yang baru dilantik agar tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menjauhi praktik tindak pidana korupsi.</p>
<p>“Saya titip pesan, jangan menyalahgunakan kewenangan,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan aparatur sipil negara akan berdampak langsung terhadap masyarakat. Karena itu, para PNS diminta segera beradaptasi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta ketulusan.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan perintah atasan. PNS diminta berani menolak perintah yang melanggar aturan, namun tetap menjalankan tugas dengan baik jika sesuai ketentuan.</p>
<p>“Kalau pimpinannya salah, harus berani bilang tidak. Kalau benar, laksanakan tugasnya,” tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, dalam apel besar ASN pasca libur Lebaran, Mas Dhito juga mengingatkan pentingnya optimalisasi kinerja aparatur. Ia menegaskan bahwa ukuran kerja ASN bukan sekadar kehadiran atau lamanya waktu di kantor, melainkan sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat.</p>
<p>“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang sigap dan optimal, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga perizinan,” ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, seluruh jajaran pemerintah diminta langsung bekerja maksimal tanpa penyesuaian yang berlarut-larut, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Melandai, Dipicu BBM dan Lonjakan Permintaan Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inflasi-kota-kediri-maret-2026-melandai-dipicu-bbm-dan-lonjakan-permintaan-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inflasi-kota-kediri-maret-2026-melandai-dipicu-bbm-dan-lonjakan-permintaan-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Inflasi Kota Kediri periode Maret 2026, mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono menyampaikan bahwa di bulan Maret 2026, Kota Kediri mengalami inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,03 persen dengan nilai IHK mencapai 110,41. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,41 persen, angka ini sama dengan angka inflasi nasional.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ce832210cc0.webp" length="50394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 22:05:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Inflasi, Inflasi Kota Kediri, harga bahan pokok, harga bahan pokok kota kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP – </strong>Laju inflasi di Kota Kediri pada Maret 2026 tercatat melandai dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, tekanan harga masih dipengaruhi kenaikan sejumlah komoditas pangan serta penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengungkapkan inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 4,03 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,41.</p>
<p>Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,41 persen, turun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 0,87 persen. Angka ini juga setara dengan inflasi nasional.</p>
<p>“Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi antara lain daging ayam ras sebesar 0,07 persen dengan tingkat inflasi komoditas mencapai 3,56 persen,” ujar Emil, Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Selain itu, bensin dan angkutan antar kota masing-masing menyumbang 0,04 persen, disusul ayam goreng sebesar 0,03 persen. Komoditas lain seperti tomat, kangkung, dan daging sapi turut memberi andil masing-masing 0,02 persen.</p>
<p>Adapun beras, bayam, Sigaret Kretek Mesin (SKM), jagung manis, alpukat, jeruk, donat, bawang merah, serta tarif kendaraan travel masing-masing menyumbang 0,01 persen terhadap inflasi.</p>
<p>Di sisi lain, sejumlah komoditas justru menahan laju inflasi. Cabai rawit menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil -0,03 persen, diikuti tarif kereta api, bawang putih, dan minyak goreng masing-masing sebesar -0,01 persen.</p>
<p>Emil menjelaskan, dinamika harga pada Maret dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2026, serta meningkatnya permintaan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.</p>
<p>Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas pangan seperti cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan daging sapi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Di sektor transportasi, tarif angkutan udara, angkutan antar kota, dan kendaraan travel mengalami kenaikan. Namun, tarif kereta api justru mengalami penurunan.</p>
<p>“Sementara itu, harga emas perhiasan tercatat menurun sepanjang Maret sebagai dampak kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik,” tambahnya.</p>
<p>Memasuki April 2026, BPS memberikan sejumlah catatan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Salah satunya menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan pasca Idul Fitri, terutama beras, daging ayam ras, dan telur ayam ras.</p>
<p>Selain itu, operasional SPPG MBG juga perlu diperhatikan karena berpotensi memengaruhi permintaan pasar seiring kembali normalnya aktivitas belajar mengajar setelah Ramadan.</p>
<p>Emil memperkirakan tarif transportasi, baik angkutan antar kota, kereta api, maupun angkutan udara, akan kembali normal setelah periode Idul Fitri berakhir. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ledakan Petasan Gegerkan Malam Takbiran di Badas Kediri, Polres Kediri Amankan 1 Pemuda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ledakan-petasan-gegerkan-malam-takbiran-di-badas-kediri-polres-kediri-amankan-1-pemuda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ledakan-petasan-gegerkan-malam-takbiran-di-badas-kediri-polres-kediri-amankan-1-pemuda</guid>
<description><![CDATA[ Tersangka yang diamankan tersebut, berperan sebagai pembeli bahan baku serta peracik petasan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cd21a6de05a.webp" length="37108" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 22:35:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri, petasan, ledakan petasan, ledakan petasan Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Polres Kediri mengamankan satu orang pemuda terkait ledakan petasan di barongan (kebun bambu) Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pada malam takbiran, Jumat (20/3/2026) lalu. Tersangka yang diamankan tersebut, berperan sebagai pembeli bahan baku serta peracik petasan.  </p>
<p>Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan menuturkan, pengungkapan kasus dilakukan setelah serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi.</p>
<p>“Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan diketahui bahan peledak atau mercon tersebut dibeli dan diracik oleh tersangka,” ujar AKP Joshua, Rabu, (1/3/2026). </p>
<p>AKP Joshua menambahkan, setelah kejadian, tersangka sempat membantu membawa korban ke rumah sakit, namun kemudian melarikan diri. Petugas lalu melakukan pelacakan hingga akhirnya mengetahui keberadaan tersangka.</p>
<p>“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka MNB (22) berhasil diamankan pada Selasa (31/3/2026) dini hari di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya. </p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui membeli bahan petasan secara daring dan meraciknya bersama para korban sebelum terjadi ledakan. Saat pengisian bahan ke dalam selongsong, tersangka sempat meninggalkan lokasi, kemudian ledakan terjadi tidak lama setelahnya.</p>
<p>Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, meliputi mercon aktif, selongsong petasan, sumbu, bubuk mercon, pipa paralon, dan peralatan yang diduga digunakan untuk meracik bahan peledak. Dua unit telepon genggam yang diduga terkait pembelian bahan juga turut diamankan.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau meracik bahan peledak secara mandiri karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa,” tegas AKP Joshua.</p>
<p>Sementara itu akibat ledakan petasan tersebut tiga orang yakni AR (26),ZA (21) dan AD (17), kesemuanya warga Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dirawat karena mengalami luka bakar serius termasuk dua korban yang mengalami trauma amputasi pada bagian tangan dan kaki. </p>
<p>Ketiganya sempat mendapatkan penanganan medis di RS HVA Tulungrejo Pare. Menurut saksi mata, saat peristiwa itu terjadi terdengar tiga kali suara ledakan, satu kali kencang dan dua ledakan pelan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Rangkaian Ibadah Paskah Aman, Polres Kediri Kota Sterilisasi Gereja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-rangkaian-ibadah-paskah-aman-polres-kediri-kota-sterilisasi-gereja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-rangkaian-ibadah-paskah-aman-polres-kediri-kota-sterilisasi-gereja</guid>
<description><![CDATA[ Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta, Polres Kediri Kota menerjunkan dua tim. Masing-masing tim bertugas di wilayah timur dan barat sungai Brantas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cd1e1c092f6.webp" length="48410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 22:21:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri Kota, paskah, gereja kota Kediri, ibadah paskah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan rangkaian ibadah paskah mulai Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Paskah, Polres Kediri Kota melakukan sterilisasi sejumlah gereja di Kota Kediri. </p>
<p></p>
<p>Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta, Polres Kediri Kota menerjunkan dua tim. Masing-masing tim bertugas di wilayah timur dan barat sungai Brantas. </p>
<p></p>
<p>Tim 1 yang dipimpin Katim Ipda Asruri menyisir sejumlah gereja di wilayah timur sungai, di antaranya GKJW Jalan Diponegoro, Gereja Getsemani Jalan Hasanudin, Gereja Setia Bakti Jalan L. Suprapto Kecamatan Pesantren, serta Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Yos Sudarso Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Tim 2 di bawah pimpinan Iptu Purwanto selaku KBO Samapta melaksanakan sterilisasi di wilayah barat sungai, meliputi Gereja Merah Jalan KDP Slamet Mojoroto, Gereja Vincentius Jalan Veteran Mojoroto, hingga Gereja Puh Sarang di Kecamatan Semen.</p>
<p></p>
<p>Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di area gereja menggunakan metal detector serta melibatkan Unit K9 guna memastikan tidak adanya benda mencurigakan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Bhabinkamtibmas (BKTM) dan pengurus gereja setempat untuk mendukung kelancaran kegiatan.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, melalui Kasat Samapta AKP Priyo Hadistyo mengungkapkan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Paskah.</p>
<p></p>
<p>“Sterilisasi ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh lokasi ibadah dalam kondisi aman dan steril dari potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengoptimalkan sinergi dengan pengurus gereja serta masyarakat,” ujar AKP Priyo Hadistyo, Rabu, (1/4/2026). </p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, Polres Kediri Kota akan terus meningkatkan pengamanan selama rangkaian ibadah Paskah berlangsung, termasuk melalui patroli dan penempatan personel di titik-titik strategis.</p>
<p></p>
<p>“Kami ingin memastikan seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya di tingkat Polres, kegiatan serupa juga diperintahkan kepada seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Para Kanit diminta melaksanakan sterilisasi secara manual di gereja-gereja yang akan digunakan untuk ibadah, dengan melibatkan personel Samapta, BKTM, serta pengurus gereja. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laga Penting, Persik Kediri Bidik Kemenangan saat Jamu Persijap Jepara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/laga-penting-persik-kediri-bidik-kemenangan-saat-jamu-persijap-jepara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laga-penting-persik-kediri-bidik-kemenangan-saat-jamu-persijap-jepara</guid>
<description><![CDATA[ Salah satunya seperti yang dilakukan skuad Persik Kediri. Setelah melakoni satu pekan latihan yang berfokus pada pembenahan dan pengembangan skuad. Pekan ini anak-anak asuhan Marcos Reina akan mulai melakukan persiapan menatap pertandingan menghadapi Persijap Jepara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cd1bba677aa.webp" length="38958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 21:34:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik Kediri, Persik, Super League, Liga 1</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Menjelang 9 pekan terakhir Super League musim 2025/2026, persaingan antar klub untuk mendapatkan posisi terbaik di klasemen dipastikan akan makin sengit. Dengan setiap pertandingan berpotensi jadi laga penentuan, klub-klub Super League mulai lebih memantapkan fokus.</p>
<p></p>
<p>Salah satunya seperti yang dilakukan skuad Persik Kediri. Setelah melakoni satu pekan latihan yang berfokus pada pembenahan dan pengembangan skuad. Pekan ini anak-anak asuhan Marcos Reina akan mulai melakukan persiapan menatap pertandingan menghadapi Persijap Jepara. </p>
<p></p>
<p>"Pekan ini latihan akan lebih intensif. Kami akan tetap bekerja lebih keras untuk mengembangkan tim karena masih ada yang perlu ditingkatkan. Lalu kita juta akan mulai fokus untuk persiapan menghadapi Persijap Jepara," ujar pelatih Persik Kediri Marcos Reina, Rabu, (1/4/2026). </p>
<p></p>
<p>Pelatih berkebangsaan Spanyol itu menegaskan, laga menghadapi Persijap Jepara akan menjadi pertandingan yang penting. Dengan meraih kemenangan, Persik Kediri bisa lebih dekat dalam mencapai target. </p>
<p></p>
<p>"Jadi kita benar-benar harus menang. Dan mencoba untuk menuntaskan target musim ini. Kita ingin meraih poin untuk bisa terus meningkatkan posisi di klasemen. Caranya adalah dengan menang menghadapi Persijap Jepara, kemudian baru kita fokus pada Madura United," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Pertandingan Persik Kediri vs Persijap Jepara sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin, (6/3/2026). Bermain di rumah, Marcos Reina berharap kehadiran para suporter bisa memberikan semangat tambahan untuk skuad Macan Putih. </p>
<p></p>
<p>Pada putaran pertama lalu, saat berstatus sebagai tim tamu, Persik Kediri berhasil membawa pulang tiga poin usai menang dengan skor 0-2. Dua gol kemenangan Persik Kediri saat itu diborong Jose Enrique dan Williams Lugo. </p>
<p></p>
<p>Nama terakhir memang sudah tak lagi berkostum Persik Kediri, namun Jose Enrique masih jadi ujung tombak andalan Persik Kediri. </p>
<p></p>
<p>"Secara mentalitas, para pemain tahu pentingnya 2 pertandingan kedepan. Dan kita juga akan membutuhkan semua suporter hadir di Stadion Brawijaya. Karena kita membutuhkan para supporter untuk bersama kita," pungkasnya. </p>
<p></p>
<p>Persik Kediri saat ini berada di posisi 12 klasemen sementara Super League, sedangkan Persijap Jepara menempati posisi 14.  <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Radio Wijang Songko FM Kediri Berhenti Mengudara Setelah 58 Tahun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/radio-wijang-songko-fm-kediri-berhenti-mengudara-setelah-58-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/radio-wijang-songko-fm-kediri-berhenti-mengudara-setelah-58-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Melalui situs web resminya, RWS FM mengumumkan bahwa Selasa (31/03/2026) menjadi hari terakhir operasional stasiun radio yang berlokasi di Jalan Kilisuci, Kota Kediri tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cbe4300f857.webp" length="34970" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 08:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Radio Wijang Songko, RWS FM, Radio legendaris, radio Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Setelah menemani pendengar setianya selama hampir enam dekade, stasiun radio legendaris asal Kediri, Radio Wijang Songko FM (RWS FM), resmi berpamitan dari udara.</p>
<p></p>
<p>Melalui situs web resminya, RWS FM mengumumkan bahwa Selasa (31/03/2026) menjadi hari terakhir operasional stasiun radio yang berlokasi di Jalan Kilisuci, Kota Kediri tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Kami informasikan kepada seluruh pendengar bahwa Radio Wijang Songko menghentikan operasionalnya terhitung mulai tanggal 1 April 2026. Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan Anda selama ini," demikian bunyi pengumuman di laman situs web RWS FM.</p>
<p></p>
<p>Manajer RWS FM, Lindawati, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sangat berat. Ia menjelaskan bahwa langkah untuk mengakhiri siaran di frekuensi 99 FM sudah dipertimbangkan sejak enam tahun lalu, tepatnya saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia.</p>
<p></p>
<p>"Waktu itu tertunda-tunda, jalan terus, sampai mulai awal tahun kemarin diputuskan oleh pimpinan, per 1 April ini tidak mengudara. RWS FM ini merupakan kepemilikan tunggal. Beliau (Pimpinan RWS FM, Pintero Utomo) sudah berusia 83 tahun dan memutuskan untuk pensiun," ungkap Lindawati, Selasa (31/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Mulai 1 April besok, para penyiar RWS FM akan beristirahat. Namun, Lindawati menuturkan tidak menutup kemungkinan RWS FM akan kembali hadir di masa depan. </p>
<p></p>
<p>"Tapi kapankah itu? Belum bisa menentukan," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Radio Wijang Songko berdiri pada tahun 1968 dengan nama awal Radio Pattimura yang beroperasi di gelombang AM. RWS FM kemudian mulai mengudara di frekuensi FM pada era 1990-an. </p>
<p></p>
<p>"Perjalanannya sampai hari ini 58 tahun," ujar Lindawati.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69cbe429395d2.webp" alt=""></p>
<p>Nama Wijang Songko sendiri bermakna putih bersih. Selama lebih dari setengah abad, RWS FM menyajikan beragam program menarik dari pagi hingga tengah malam, bahkan sempat mengudara selama 24 jam penuh. Sejumlah program seperti Pamor (Pesona Humor) dan Pak Piket menjadi favorit pendengar selama 20 tahun terakhir.</p>
<p></p>
<p>"Karena kami radio humor, banyak yang menantikan acara-acara kami. Namun, hampir semua program, bukan hanya humor, seperti di pagi hari mulai siaran pukul 05.00 WIB, selalu ditunggu untuk membangunkan pendengar yang hendak bekerja atau menyiapkan anak sekolah. Jadi, setiap program memiliki pendengar setia masing-masing," papar Koordinator Siaran RWS, Asti Wibowo.</p>
<p></p>
<p>RWS FM juga terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dari perangkat pita kaset dan CD, stasiun ini beralih ke perangkat komputer, hingga menyediakan layanan melalui situs web dan aplikasi Android.</p>
<p></p>
<p>Selain media informasi dan hiburan, RWS FM menjadi kawah candradimuka bagi banyak penyiar dan jurnalis di kawasan Kediri. Asti menyebutkan bahwa pimpinan mereka, Pintero Utomo, memberikan kebebasan kreativitas dalam suasana kekeluargaan yang erat.</p>
<p></p>
<p>"Di Radio Wijang Songko, setiap orang di sini adalah keluarga. Kami banyak belajar dari Bapak (Pintero Utomo). Karena kami radio humor yang penuh kreativitas, kami diberikan kebebasan untuk menciptakan karakter baru," imbuhnya.</p>
<p></p>
<p>Selama hampir enam dekade, RWS FM telah menjadi saksi sejarah berbagai peristiwa di Kota Kediri, termasuk tiga kali letusan Gunung Kelud. </p>
<p></p>
<p>"Hampir semua momen atau kejadian di Kediri menjadi memori tersendiri bagi Radio Wijang Songko," kata Lindawati.</p>
<p></p>
<p>Selain bencana, RWS FM juga mencatat momen kegembiraan warga, seperti acara jalan sehat yang memadati Jalan Kilisuci hingga lomba kotekan sahur setiap bulan Ramadan yang diikuti peserta dari berbagai wilayah jangkauan siar.</p>
<p></p>
<p>Pada hari terakhir siaran, studio RWS FM dipadati pendengar yang ingin menyaksikan langsung momen penutupan radio kesayangan mereka. "Terasa kehilangan, hari ini hari terakhir siaran," ungkap seorang pendengar bernama Tata.</p>
<p></p>
<p>Kini, RWS FM bertransformasi menjadi memori kolektif bagi masyarakat Kediri. "Terima kasih sudah setia mendengarkan Radio Wijang Songko. Kami tidak lagi mengudara, namun hanya jeda sejenak. Harapan kami ke depan, kami dapat kembali menyapa pendengar," pungkas Lindawati. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kinerja APBN Kediri Raya Februari 2026, Kabupaten Kediri Jadi Wilayah Dengan Serapan Terbesar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-februari-2026-kabupaten-kediri-jadi-wilayah-dengan-serapan-terbesar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kinerja-apbn-kediri-raya-februari-2026-kabupaten-kediri-jadi-wilayah-dengan-serapan-terbesar</guid>
<description><![CDATA[ Kinerja APBN Kediri Raya di bulan Februari 2026, secara year on year mengalami penurunan, baik dari sektor belanja negara dan pendapatan. Namun secara umum, APBN Kediri Raya memberikan kinerja keuangan yang baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cbad0c52c0e.webp" length="5858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 19:59:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>KPPN Kediri, APBN, APBN kediri raya, kinerja APBN Kediri Raya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Kinerja APBN Kediri Raya di bulan Februari 2026, secara <em>year on year</em> mengalami penurunan, baik dari sektor belanja negara dan pendapatan. Namun secara umum, APBN Kediri Raya memberikan kinerja keuangan yang baik. </p>
<p></p>
<p>"Untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perang Timur Tengah di tahun 2026," tukas Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kediri saat ini adalah Moch. Izma Nur Choironi, Selasa, (31/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Belanja di wilayah Kediri Raya telah merealisasikan sebesar 21 persen atau sebesar Rp 1.499,25 miliar. Belanja Pegawai terserap sebesar Rp 125,90 miliar, Belanja Barang sebesar 68,4 miliar dan Belanja Modal sebesar Rp 5,57 miliar. </p>
<p></p>
<p>Dari sisi serapan wilayah, Kabupaten Kediri menyerap sebesar Rp231,923 miliar disusul Kabupaten Trenggalek sebesar Rp170,526 miliar dan Kabupaten Nganjuk sebesar Rp195,105 miliar serta terakhir Kota Kediri sebesar Rp147,857 miliar.</p>
<p></p>
<p>"Belanja Transfer ke Daerah secara year on year kontraksi sebesar -13,73 persen.Dana Bagi Hasil terserap sebesar Rp 13, 15 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp 917,97 miliar. Untuk Dana Alokasi Khusus Fisik masih belum ada realisasi sedangkan Dana Alokasi Khusus Non-Fisik sebesar Rp340, 45 miliar," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Izma, sapaan akrabnya, menuturkan untuk Insentif Fiskal yang diberikan kepada daerah dengan prestasi kinerja tertentu belum ada realisasi. " Untuk Dana Desa realisasi Rp 27, 81 miliar," tuturnya. </p>
<p></p>
<p>Izma menuturkan meski ada penurunan namun Penyaluran Kredit Program sampai dengan Februari masih menunjukkan ekspansi secara nilai year on year, jumlah debitur sebesar 19.314 kontraksi year on year sebesar -6,05 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp933,88 miliar tumbuh sebesar 8,80%. </p>
<p></p>
<p>Sedangkan Penyaluran KUR juga masih menunjukkan ekpansi secara nilai year on year, jumlah debitur sebesar 16.689 kontraksi year on year sebesar -4,92 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp 920, 79 miliar tumbuh sebesar 8,88 persen. </p>
<p></p>
<p>Sedangkan Penyaluran UMi ( usaha mikro) juga menunjukkan ekspansi secara nilai YoY, jumlah debitur sebesar 2.625, kontraksi year on year sebesar -12,65 persen dengan nilai penyaluran sebesar Rp 13,10 miliar tumbuh sebesar 3,18 persen.</p>
<p></p>
<p>Sedangkan dari sektor Pendapatan baik dari perpajakan mengalami kontraksi sedangkan PNBP mengalami ekspansi year on year, perpajakan sebesar -10,53 persen sedangkan PNBP sebesar 26,28 persen.</p>
<p></p>
<p>"Secara total sampai dengan Februari 2026 telah membukukan penerimaan sebesar Rp 3.245,23 miliar, Perpajakan sebesar Rp3.163,77 miliar dan PNBP sebesar Rp81,46miliar," pungkas Izma.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Kembali Gedung Pemkab Kediri Capai 68 Persen, Mas Dhito Tegaskan Hal Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-kembali-gedung-pemkab-kediri-capai-68-persen-mas-dhito-tegaskan-hal-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-kembali-gedung-pemkab-kediri-capai-68-persen-mas-dhito-tegaskan-hal-ini</guid>
<description><![CDATA[ Dengan progres tersebut, diprediksi pada bulam Juni nanti, gedung-gedung tersebut sudah bisa kembali difungsikan. Seperti diketahui gedung yang harus dibangun kembali diantaranya gedung DPRD Kabupaten Kediri dan Kantor Bupati Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cb95c53e3f2.webp" length="15070" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:36:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Pemkab Kediri, gedung Pemkab Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Progres pembangunan gedung di kawasan kantor Pemerintah Kabupaten Kediri telah mencapai lebih dari 50 persen. </p>
<p></p>
<p>Hal itu diungkapkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana usai meninjau langsung progres pembangunan kembali gedung-gedung di kawasan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat kerusuhan pada akhir Agustus 2025 lalu.</p>
<p></p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini menyebutkan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 68 persen. Angka tersebut berdasarkan laporan dari Nindya Karya selaku pihak pelaksana proyek.</p>
<p></p>
<p>Dengan progres tersebut, diprediksi pada bulam Juni nanti, gedung-gedung tersebut sudah bisa kembali difungsikan. Seperti diketahui gedung yang harus dibangun kembali diantaranya gedung DPRD Kabupaten Kediri dan Kantor Bupati Kediri. </p>
<p></p>
<p>"Masih 68, artinya masih tersisa 32 persen. Estimasi dari mereka, bulan Juni sudah mulai bisa berfungsi kembali. Tapi yang paling penting kan sebenarnya bukan soal bangunannya. Kita tetap kerja, ada dan tidak ada bangunan," tegas Mas Dhito, Selasa, (31/03/2026). </p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Mas Dhito berharap seluruh proses pembangunan yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sisi luasan bangunan maupun standar teknis lainnya. Menurutnya sampai sejauh ini pekerjaan berjalan cukup baik dan sesuai.  </p>
<p></p>
<p>"Masuk (mulai pengerjaan) November, Desember, Januari, Februari, Maret, April. 6 bulan gedungnya sudah mulai berdiri lagi. Ini saya rasa luar biasa cukup cepat ya pekerjaannya," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Terkait gedung-gedung baru, menurut Mas Dhito, tidak ada perubahan signifikan pada tata ruang sebelumnya. </p>
<p></p>
<p>Penambahan hanya dilakukan pada kebutuhan ruang seperti ruang rapat, ruang kerja, dan ruang tunggu, yang semuanya tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan serta keputusan menteri.</p>
<p>"Jadi kita enggak utak-atik (tata ruang) itu," tuturnya. </p>
<p>Dari sisi keamanan, gedung baru tersebut nantinya akan memiliki tambahan sistem keselamatan gedung. Jika sebelumnya hanya mengandalkan alat pemadam api ringan (APAR), kini gedung yang dibangun kembali telah dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran yang lebih memadai, termasuk jalur evakuasi darurat (emergency exit).</p>
<p></p>
<p>"Sekarang sudah ada sistem pemadam dan semoga tidak terjadi lagi hal-hal yang kita tidak harapkan, yang akhirnya jadi mengeluarkan dana yang tidak perlu," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bandara Dhoho Kediri Catat Pertumbuhan Penumpang 120 Persen Selama Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bandara-dhoho-kediri-catat-pertumbuhan-penumpang-120-persen-selama-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bandara-dhoho-kediri-catat-pertumbuhan-penumpang-120-persen-selama-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penumpang datang sebesar 134 persen, yang mencerminkan kuatnya arus mudik menuju wilayah Kediri dan sekitarnya. Sementara itu, penumpang berangkat juga meningkat sebesar 103 persen, seiring dengan pergerakan arus balik yang berjalan dengan baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca86ef8dc3d.webp" length="29760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 22:32:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bandara Dhoho, Bandara Internasional Dhoho, bandara Dhoho Kediri, Lebaran</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selama periode angkutan lebaran 2026 (1447 H), sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 , Bandara Internasional Dhoho Kediri mencatatkan pertumbuhan signifikan, baik dari jumlah pergerakan pesawat ataupun jumlah penumpang. </p>
<p></p>
<p>Selama periode tersebut, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, tercatat terdapat 28 pergerakan pesawat, 2.973 penumpang serta 2.194 kg kargo. Pergerakan pesawat meningkat sebesar 40 persen dibandingkan tahun 2025, sejalan dengan lonjakan jumlah penumpang yang mencapai 120 persen, dengan total 2.973 penumpang. </p>
<p></p>
<p>Peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penumpang datang sebesar 134 persen, yang mencerminkan kuatnya arus mudik menuju wilayah Kediri dan sekitarnya. Sementara itu, penumpang berangkat juga meningkat sebesar 103 persen, seiring dengan pergerakan arus balik yang berjalan dengan baik. </p>
<p>Pertumbuhan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan pergerakan pesawat juga menunjukkan peningkatan tingkat keterisian (load factor) pada penerbangan selama periode Lebaran 2026.</p>
<p>General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan aktivitas operasional bandara selama periode arus mudik dan arus balik yang berjalan dengan baik.</p>
<p>“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Kami menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen seluruh personel yang terlibat,” ujarnya, Senin, (30/3/2026).</p>
<p>Selama periode angkutan lebaran sendiri, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran selama 17 hari. Periode tersebut lebih singkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 22 hari, sehingga perbandingan total agregat perlu mempertimbangkan perbedaan periode tersebut. Bandara Dhoho Kediri sendiri menyiapkan 184 personel selama periode posko. </p>
<p>Posko terpadu angkutan udara lebaran sendiri resmi ditutup pada Senin 30 Maret 2026. Secara komparatif, apabila dibandingkan pada periode yang sama H-8 hingga H+7, kinerja operasional Bandara Dhoho Kediri menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.</p>
<p>Capaian ini menjadi bahan evaluasi bagi PT Angkasa Pura Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan, kesiapan operasional, serta penguatan koordinasi antarinstansi pada periode angkutan udara berikutnya.</p>
<p>Selain itu, momentum Lebaran ini juga menunjukkan bahwa Bandara Dhoho Kediri semakin berperan sebagai gerbang utama mobilitas udara bagi wilayah Kediri dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat mencerminkan bahwa aktivitas penerbangan di bandara ini semakin berkembang, seiring meningkatnya kepercayaan pengguna jasa transportasi udara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tampung Keluh Kesah Guru, Anggota DPRD Jatim M Hadi Setiawan Tegaskan Komitmen Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tampung-keluh-kesah-guru-anggota-dprd-jatim-m-hadi-setiawan-tegaskan-komitmen-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tampung-keluh-kesah-guru-anggota-dprd-jatim-m-hadi-setiawan-tegaskan-komitmen-berikut</guid>
<description><![CDATA[ Saat bersilaturahmi dengan para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-kabupaten Kediri, M Hadi Setiawan menegaskan para guru berperan untuk membentuk karakter jiwa penerus bangsa.  Namun di satu sisi penghasilan dan pendapatan serta kesejahteraan para guru sangat minim. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca7516e3daf.webp" length="55080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 22:17:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Jatim, DPD Golkar Kediri, guru, kesejahteraan guru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Guru memiliki peranan penting dalam membentuk fondasi seorang anak. Namun masih banyak guru yang belum sejahtera. Kesejahteraan para guru, termasuk para guru honorer yang masih memprihatinkan menjadi salah satu perhatian dari anggota DPRD Jawa Timur M Hadi Setiawan. </p>
<p></p>
<p>Saat bersilaturahmi dengan para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-kabupaten Kediri, M Hadi Setiawan menegaskan para guru berperan untuk membentuk karakter jiwa penerus bangsa. Namun, di satu sisi penghasilan dan pendapatan serta kesejahteraan para guru sangat minim. </p>
<p></p>
<p>"Sampai hari ini masih ada pendapatan guru, honorer guru, sekitar Rp150 ribu. Ini yang sangat memprihatikan," tegas pria yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, Senin, (30/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Silahturahmi bersama para guru tersebut, sebagai langkah dari legislatif Provinsi Jawa Timur untuk mendengar keluh kesah dari para guru. Dari keluh kesah para guru tersebut, M Hadi berharap bisa menghadirkan perubahan. "</p>
<p>Nanti kami akan membawa problem ini ke teman-teman di Komisi E. Kita akan mencoba mengkalkulasi lagi kesejahteraan para guru," tuturnya. </p>
<p></p>
<p>Selain itu, evaluasi juga akan dilakukan terhadap kebijakan-kebijakan yang ada di daerah, yang terkait dengan kesejahteraan guru. </p>
<p></p>
<p>"RA dan TK ini kan wilayahnya kabupaten, jadi kami akan panggil komisi yang berkaitan, DPRD Kabupaten Kediri untuk menanyakan dan mengevaluasi apa saja yang bisa. Misal sertifikasi yang sampai hari ini masih bermasalah, akan kami usahakan bagaimana sertifikasi itu bisa segera keluar dan bisa dilanjutkan, minimal untuk menambah penghasilan (guru)," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Selain terkait lembaga, terutama lembaga pendidikan inklusif, M Hadi menuturkan akan menyampaikan hal tersebut kepada pihak DPR RI dan Kementerian untuk membantu. </p>
<p></p>
<p>"Tadi usulan terkait masalah lembaganya. Kami sebagai anggota DPR punya anggaran, sekaligus nanti kami akan juga sampaikan kepada kementerian. Lewat DPR RI yang bersinergi dengan DPRD dan kabupaten maupun Provinsi untuk membantu di bidang sarana-sarana," jelasnya.</p>
<p>M Hadi Setiawan dalam kesempatan itu juga menegaskan, dalam pendidikan salah satu hal utama adalah bagaimana guru menjaga murid, karena pintar atau beruntungnya seorang anak itu tergantung dari bagaimana guru menerapkan jiwa pengajarnya.</p>
<p>"Itu akan sangat penting sebagai bentuk fondasi kehidupan bagi seorang anak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Kediri Melonjak Tajam Selama Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungan-wisatawan-ke-kabupaten-kediri-melonjak-tajam-selama-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungan-wisatawan-ke-kabupaten-kediri-melonjak-tajam-selama-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Secara umum, tren kunjungan wisata di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan bertahap sejak awal liburan sekolah pada 14 Maret dan mencapai puncaknya pada 22–23 Maret 2026. Lonjakan ini didominasi oleh wisatawan domestik, dengan kontribusi terbesar berasal dari destinasi unggulan seperti Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Gunung Kelud, dan kawasan Waduk Siman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ca069132cbd.webp" length="66904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Wisata Kediri, Destinasi Wisata Kediri, tujuan wisata kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;"><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Kabupaten Kediri memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan. Selama musim libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Bumi Panjalu mengalami peningkatan signifikan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Alhamdulillah luar biasa. Peningkatannya luar biasa selama musim libur Lebaran kali ini," tutur Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Adi Mustika Prayitno, Senin (30/03/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Secara umum, tren kunjungan wisata di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan bertahap sejak awal liburan sekolah pada 14 Maret dan mencapai puncaknya pada 22–23 Maret 2026. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Lonjakan ini didominasi oleh wisatawan domestik, dengan kontribusi terbesar berasal dari destinasi unggulan seperti Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Gunung Kelud, dan kawasan Waduk Siman.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Memang dari luar kota yang banyak. Karena pas kebetulan momentum Lebaran, mereka mudik dan manfaatkan waktu luang untuk berlibur di sini," tuturnya lagi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Berdasarkan data kunjungan, total wisatawan yang tercatat mencapai 58.698 orang untuk periode 14 Maret sampai 24 Maret. Monumen SLG menjadi salah satu destinasi favorit dengan total 31.423 pengunjung, disusul kawasan wisata Siman dengan 11.975 wisatawan, Gunung Kelud sebanyak 5.196 wisatawan, serta kawasan wisata Besuki yang mencapai 2.658 wisatawan. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Kawasan Siman yang tercatat di Waduk (Siman). Memang ramai pengunjung waduk," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Sementara itu, destinasi lain seperti Sumber Ubalan mencatat 2.015 pengunjung, Taman Corah Pare 324 pengunjung, Gronjong Wariti 3.081 pengunjung, serta Bukit Gandrung Kandangan sebanyak 2.026 pengunjung. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Peningkatan mulai terlihat sejak 20 Maret 2026, di mana hampir seluruh destinasi mengalami kenaikan jumlah pengunjung. Lonjakan paling signifikan terjadi pada 22 hingga 23 Maret 2026. Sebagai contoh, pengunjung Monumen SLG meningkat tajam dari 2.226 orang pada 21 Maret menjadi 6.768 orang pada 22 Maret, dan kembali naik menjadi 9.240 orang pada 23 Maret.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Hal serupa terjadi di Gunung Kelud yang melonjak dari 300 pengunjung pada 21 Maret menjadi 900 orang pada 22 Maret, dan mencapai 1.503 orang pada 23 Maret. Selain kunjungan wisatawan dalam negeri, tercatat pula kunjungan wisatawan mancanegara yang berasal dari Pakistan, Singapura, dan Amerika Serikat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Peningkatan signifikan jumlah wisatawan ini turut berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. "Kalau hari biasa (pendapatan) 1 digit, kalau saat liburan ini bisa tembus 2 digit," jelas Mustika.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kediri akan melakukan sejumlah langkah untuk terus menarik minat dan meningkatkan durasi kunjungan wisatawan di Kabupaten Kediri.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">"Pasti kita perlu untuk meningkatkan bagaimana agar wisatawan itu datang ke Kabupaten Kediri. Pembinaan, aksesibilitas berupa jalan, tempat-tempat pendukung, amenitas seperti toilet dan lain-lain, wahana-wahana itu diperbaiki dan ditambah. Untuk meningkatkan wisatawan yang masuk ke Kabupaten Kediri," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Angin di Kota Kediri, Rumah Warga Kaliombo Rusak Parah, Dapur Ambles ke Sungai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hujan-angin-di-kota-kediri-rumah-warga-kaliombo-rusak-parah-dapur-ambles-ke-sungai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hujan-angin-di-kota-kediri-rumah-warga-kaliombo-rusak-parah-dapur-ambles-ke-sungai</guid>
<description><![CDATA[ Dapur dan kamar mandi rumah milik Nita itu, ambles ke sungai, terseret akar pohon yang tumbang karena angin kencang. Rumah yang berada di jalan  Corekan Raya, RT4 RW4, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri itu sendiri memang berada di bantaran sungai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c7e60eea69a.webp" length="28054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 22:31:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Cuaca ekstrim kota Kediri, hujan angin kencang, BPBD Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP – </strong>Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Kediri, Sabtu sore (28/03/2026), menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah. Salah satu lokasi terdampak berada di Kelurahan Kaliombo.</p>
<p>Sebuah rumah milik warga bernama Nita di Jalan Corekan Raya, RT 4 RW 4, dilaporkan mengalami kerusakan serius setelah bagian dapur dan kamar mandi ambrol ke sungai. Peristiwa tersebut dipicu oleh pohon tumbang yang akarnya telah menempel dan menembus struktur bangunan.</p>
<p>Saat angin kencang menerpa, pohon tersebut roboh ke arah sungai dan menyeret sebagian bangunan hingga runtuh. Selain itu, beberapa bagian dinding rumah juga mengalami retakan.</p>
<p>“Dapur belakang berada di pinggir sungai. Ada pohon yang tertarik arus, bangunannya ikut roboh. Beberapa meter bagian bangunan ambrol, genteng juga ikut jatuh,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, karena kondisi rumah yang dinilai masih berbahaya, pemilik rumah bersama anaknya untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat.</p>
<p>BPBD Kota Kediri bersama instansi terkait telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Selain asesmen, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas PUPR, khususnya bidang sumber daya air.</p>
<p>“Kami sudah lakukan pengukuran dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR,” tambah Joko.</p>
<p>Sebagai bentuk tanggap darurat, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Pendataan kebutuhan masih terus dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.</p>
<p>“Bantuan logistik sudah kami berikan. Kebutuhan lainnya sedang didata dan kami koordinasikan dengan pihak kelurahan. Insyaallah segera kami kirimkan,” pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, BPBD Kota Kediri mencatat sedikitnya 17 titik pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Selain Kaliombo, wilayah Kelurahan Tosaren juga menjadi salah satu daerah dengan dampak cukup parah.</p>
<p>Di Tosaren, sebuah mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan. Akibatnya, pengemudi mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem, Warung di Kota Kediri Roboh Terhempas Angin Kencang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-warung-di-kota-kediri-roboh-terhempas-angin-kencang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-warung-di-kota-kediri-roboh-terhempas-angin-kencang</guid>
<description><![CDATA[ BPBD Kota Kediri sendiri telah melihat kondisi warung. Sebagai pertolongan awal, BPBD Kota Kediri akan memberikan bantuan kasur lipat, terpal serta sejumlah peralatan dapur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c7da3167810.webp" length="29056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 20:59:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Cuaca ekstrim kota Kediri, warung roboh kota Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP -</strong> Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Kediri pada Sabtu sore, (28/03/2026) mengakibatkan sebuah warung yang juga menjadi tempat tinggal roboh, akibat terhempas angin kencang. </p>
<p>Warung tersebut berada di kawasan Perum Bumi Asri, Gang Bahagia, RT 1 RW 9, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Pemilik warung mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 sore, bertepatan dengan hujan disertai angin kencang.</p>
<p>"Angin datang dari selatan ke utara. Bangunan tiba-tiba roboh," tutur pemilik warung yang bernama Bambang,  </p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dituturkan Bambang, awalnya terdapat sejumlah pengunjung berada di bagian yang roboh saat hujan tiba.</p>
<p>Karena mencari tempat yang lebih teduh, para pengunjung tadi akhirnya bergeser ke bagian warung yang lain.</p>
<p>"Ada 6 orang pengunjung, hujan terus geser ke tempat yang lebih aman dari air," tuturnya. </p>
<p>Warung yang sebagian besar bahan bangunannya dari kayu itu, terdiri dari dua tingkat. Bagian atas warung dijadikan tempat tinggal untuk keluarga Bambang. </p>
<p>Biasanya ada lima orang yang juga tinggal di tempat tersebut. Beruntung sebelum warung itu ambruk, lantai dua sudah dalam kondisi kosong.</p>
<p>"Sebelum angin datang, sudah turun," ujarnya. </p>
<p>Terkait kerugian, menurut Bambang, yang rusak selain bangunan juga sejumlah barang yang ada di warung.</p>
<p>"Yang di dalam itu kebanyakan peralatan warung dan barang elektronik," tambahnya. </p>
<p>BPBD Kota Kediri sendiri telah melihat kondisi warung dan tempat tinggal Bambang. Sebagai pertolongan awal, BPBD Kota Kediri akan memberikan bantuan kasur lipat, terpal serta sejumlah peralatan dapur.</p>
<p>"Tadi sudah kita data jumlah jiwanya berapa," ujar Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pohon Tumbang Timpa Mobil Melintas di Kota Kediri, 1 Orang Dilarikan ke RS</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pohon-tumbang-timpa-mobil-melintas-di-kota-kediri-1-orang-dilarikan-ke-rs</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pohon-tumbang-timpa-mobil-melintas-di-kota-kediri-1-orang-dilarikan-ke-rs</guid>
<description><![CDATA[ Dari belasan titik tersebut, salah satu yang terparah berada di wilayah Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Di pertigaan dekat Perumahan Tosari Indah Persada, sebuah mobil tertimpa pohon tumbang saat tengah melintasi jalanan di wilayah tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c7ce26bc5a9.webp" length="70678" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 20:32:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Pohon Tumbang, Cuaca Ekstrim, Pohon tumbang kota Kediri, cuaca ekstrim kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Hujan disertai angin kencang yang terjadi Sabtu sore, (28/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai wilayah Kota Kediri. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mencatat sedikitnya ada 17 titik pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. </p>
<p>Dari belasan titik tersebut, salah satu yang terparah berada di wilayah Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Di pertigaan dekat Perumahan Tosari Indah Persada, sebuah mobil tertimpa pohon tumbang saat tengah melintasi jalanan di wilayah tersebut. </p>
<p>Mobil jenis Avanza tampak mengalami kerusakan parah di bagian kabin depan. Kaca dan rangka pada bagian sopir terlihat ringsek. Sedangkan pohon yang menimpa mobil naas itu sendiri, terlihat tercabut sampai ke akarnya. </p>
<p>Satu orang menjadi korban dan mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. "Tosaren memang kejadian lumayan besar. Jadi pohon tumbang mengenai mobil Avanza. (korban) warga perumahan sekitar Tosaren ini dan mengalami luka ringan, sudah dibawa ke rumah sakit Gambiran," jelas Joko. </p>
<p>Untuk penanganan pohon tumbang dan evakuasi kendaraan apes tersebut, BPBD Kota Kediri bekerja sama dengan PLN dan DLHKP Kota Kediri. Hal itu mengingat, posisi pohon tumbang mengenai sejumlah kabel listrik. </p>
<p>Sehingga untuk penanganan, didampingi oleh PLN. Apalagi kondisi batang pohon tumbang tersebut masih basah karena terkena air hujan.</p>
<p>"Kalau tidak terkena kabel sebenarnya mudah, tinggal dipotong satu-satu dahan yang besar. Tapi karena ini masih basah, bersama PLN," tuturnya. </p>
<p>Selain di Tosaren, peristiwa pohon tumbang juga dilaporkan terjadi pada beberapa titik lain Kota Kediri seperti, di Ngronggo, Manisrenggo, kawasan RS Baptis, hingga Alun-Alun Kota Kediri.</p>
<p>Peristiwa pohon tumbang juga terjadi di sekitar kampus UNISKA Kediri dan sempat mengakibatkan kemacetan.</p>
<p>"Di UNISKA sudah diselesaikan. Juga pohon tumbang, sempat mengakibatkan kemacetan tapi sudah selesai ditangani," tambahnya. </p>
<p>Hujan desar disertai angin kencang yang mengguyur Kota Kediri sendiri adalah untuk pertama kali dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p>"Angin tidak begitu lama, tapi hampir serempak. Angin kencang berlangsung beberapa menit," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral! Awak Bus Harapan Jaya &amp; Bagong Cekcok di  Jalanan Kediri, Begini Kronologinya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-awak-bus-harapan-jaya-bagong-cekcok-di-jalanan-kediri-begini-kronologinya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-awak-bus-harapan-jaya-bagong-cekcok-di-jalanan-kediri-begini-kronologinya</guid>
<description><![CDATA[ Keempat orang itu terlibat cek cok sebelum akhirnya dipisahkan oleh warga. Sementara kondisi kedua bus terlihat berhimpitan, dan spion salah satu bus juga tergeletak di jalan. Saat peristiwa itu terjadi kedua bus diduga kuat juga tengah membawa penumpang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c53d4949a24.webp" length="36472" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 22:17:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bus, bus harapan jaya, bus Bagong, awak bus, bus Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP </strong>- Awak bus dari dua perusahaan otobus berbeda terekam kamera bersitegang di tengah jalan raya, setelah sebelumnya dua bus bersenggolan. Keributan itu dengan cepat viral di media sosial. Ternyata, peristiwa itu terjadi di Branggahan, Ngadiluwih, Kediri.   </p>
<p>"Kejadian Kamis (26/03/2026) pagi.Sekitar pukul 8.20 WIB," ujar Kapolsek Ngadiluwih, Iptu Budi Winariyanto. </p>
<p>Dalam video yang beredar di sosial media, empat orang yang diduga kru PO Harapan Jaya dan PO Bagong beradu mulut. Keempat orang itu hampir terlibat adu jotos. Namun, mereka dipisahkan oleh warga.</p>
<p>Di belakang mereka, kedua bus terlihat berhimpitan, dan spion salah satu bus juga tergeletak di jalan. Saat peristiwa itu terjadi kedua bus diduga kuat juga tengah membawa penumpang. Keributan yang terjadi di tengah jalan ini mengganggu arus lalu lintas. Apalagi, kedua bus menutup jalan raya.   </p>
<p>Data yang dihimpun oleh Polsek Ngadiluwih, cekcok kedua awak bus itu dipicu insiden yang melibatkan armada bus keduanya. Insiden bermula saat bus Harapan Jaya dengan nomor polisi AG 7702 US dan bus Bagong dengan nomor polisi N 7316 UI sama-sama berjalan dari arah Tulungagung menuju Kediri. </p>
<p>Sesampainya di tempat kejadian, dengan kondisi arus lalu lintas yang tengah padat, bus Harapan Jaya diduga berusaha mendahului bus Bagong. Karena jarak kedua bus berdekatan, manuver Harapan Jaya mengenai bodi bus Bagong. Spion bus Bagong juga patah. </p>
<p>Tidak hanya itu, bodi samping kanan bus Bagong mengalami baret. Sementara, bodi bus Harapan Jaya pada depan samping kiri dan belakang juga mengalami baret. Total kerugian, diperkirakan sebesar Rp1,5 juta. </p>
<p>Iptu Budi Winariyanto mengatakan, Insiden tersebut kini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri untuk penyelidikan lebih lanjut. "Dilimpahkan ke Gakkum," tambahnya. </p>
<p>Peristiwa ini sendiri mendapatkan perhatian luas dari para warganet. Banyak yang mengungkapkan kekesalannya, karena menggangap bus-bus tersebut sering seenaknya sendiri di jalan raya. </p>
<p>Seperti yang diungkapkan pengguna sosmed dengan nama akun <em>@alyaaazrr</em>. "<em>Gasuka dua dua ne, lek nek ratan 22 ne mlakune ra aturan membahayakan pengemudi lain</em>," tulisnya. </p>
<p>Ruas jalan Tulungagung - Kediri memang terpantau cukup padat selama momen arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Untuk memperlancar arus, di sepanjang ruas jalan tersebut telah dipasangi road barrier atau pemisah jalan. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Asisten Pelatih Persik Kediri Perkuat Timnas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/asisten-pelatih-persik-kediri-perkuat-timnas-saint-kitts-and-nevis-di-fifa-series-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/asisten-pelatih-persik-kediri-perkuat-timnas-saint-kitts-and-nevis-di-fifa-series-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pria berkebangsaan Brasil tersebut akan memperkuat jajaran kepelatihan tim nasional Saint Kitts and Nevis yang dipimpin oleh pelatih Marcelo Serrano selama berlangsungnya FIFA Series. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c3ed5b76e3b.webp" length="21550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 22:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Persik, Persik Kediri, Super League, FIFA Series</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Salah satu anggota tim pelatih Persik Kediri turut berpartisipasi dalam perhelatan FIFA Series 2026. Sosok tersebut adalah asisten pelatih, Vitor Tinoco.</p>
<p>Pria berkebangsaan Brasil tersebut akan memperkuat jajaran kepelatihan tim nasional Saint Kitts and Nevis yang dipimpin oleh pelatih Marcelo Serrano selama berlangsungnya FIFA Series.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Maret mendatang, FIFA Series 2026 akan mempertemukan empat negara dari empat konfederasi berbeda, yakni UEFA (Bulgaria), AFC (Indonesia), CONCACAF (Saint Kitts and Nevis), dan OFC (Kepulauan Solomon).</p>
<p>"Coach Vitor beberapa waktu lalu menyampaikan dan meminta izin untuk sementara memperkuat skuad kepelatihan Saint Kitts and Nevis. Kita izinkan dan berikan waktu, karena kesempatan ini juga merupakan hal positif bagi Coach Vitor," tutur Manajer tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, Rabu (25/03/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Syahid memastikan jadwal dan program latihan skuad Macan Putih tetap berjalan normal tanpa gangguan, meskipun jajaran staf kepelatihan berkurang satu orang untuk sementara waktu.</p>
<p>"Latihan tim Persik Kediri akan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Setelah FIFA Series usai, Coach Vitor juga akan kembali ke skuad Macan Putih," tambah Syahid.</p>
<p>Persik Kediri saat ini menempati posisi ke-12 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Para pemain Persik Kediri sendiri telah kembali berkumpul untuk berlatih usai menjalani libur Lebaran. Persik Kediri dijadwalkan akan menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League pada 6 April 2026 mendatang.</p>
<p>FIFA Series 2026 merupakan edisi kedua dari inisiatif pertandingan persahabatan internasional yang diinisiasi oleh federasi sepak bola dunia, FIFA. Sebelumnya bernama FIFA World Series, perhelatan ini pertama kali digelar pada tahun 2024 untuk mempertemukan tim-tim yang biasanya tidak saling berhadapan.</p>
<p>Pada tahun 2026 ini, FIFA Series diikuti oleh 50 tim nasional yang mewakili hampir seperempat dari 211 asosiasi anggota FIFA. Puluhan tim tersebut akan bertanding dalam 13 grup yang masing-masing terdiri dari tiga atau empat tim.</p>
<p>Sebanyak 12 asosiasi anggota FIFA berperan sebagai tuan rumah seri ini, dengan Rwanda bertindak sebagai tuan rumah untuk dua grup. Sembilan grup akan diikuti oleh tim nasional putra dan empat grup oleh tim nasional putri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Volume Penumpang di Stasiun Kediri Tetap Tinggi Pascapuncak Arus Balik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/volume-penumpang-di-stasiun-kediri-tetap-tinggi-pascapuncak-arus-balik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/volume-penumpang-di-stasiun-kediri-tetap-tinggi-pascapuncak-arus-balik</guid>
<description><![CDATA[ Tercatat untuk perjalanan kereta api jarak jauh, terdapat 1.507 penumpang yang berangkat (naik) dan .1414 penumpang yang tiba (turun). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c3d3199fadd.webp" length="32178" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 22:00:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kereta api, penumpang kereta api, arus balik, Stasiun Kediri, daop7 Madiun</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Volume penumpang kereta api yang berangkat maupun tiba di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, khususnya di Stasiun Kediri, terpantau masih tinggi meskipun puncak arus balik telah terlewati.</p>
<p>Kepala Stasiun Kediri, Sifion Aris Wibowo, mengungkapkan bahwa puncak arus balik di Stasiun Kediri terjadi pada H+2 Lebaran. </p>
<p>Tercatat untuk perjalanan kereta api jarak jauh, terdapat 1.507 penumpang yang berangkat (naik) dan .1414 penumpang yang tiba (turun).</p>
<p>Sementara itu, untuk perjalanan kereta api jarak pendek atau lokal, tercatat 1.465 penumpang naik dan 1.633 penumpang turun. </p>
<p>"Untuk Stasiun Kediri puncaknya di kemarin, 24 Maret 2026. Untuk tujuan favorit, selama arus balik ini adalah arah Jawa Barat, Jakarta dan juga Jawa Tengah," tuturnya, Rabu (25/3/2026).</p>
<p>Menurut Aris, arus balik masih akan berlangsung pada hari ini. Mulai esok hari, jumlah penumpang diperkirakan akan mulai mengalami penurunan, namun diprediksi kembali meningkat pada akhir pekan mendatang. </p>
<p>"Mulai besok sudah mulai ada penurunan dan nanti akan naik lagi di tanggal 29 karena di hari terakhir libur anak sekolah," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan data Daop 7 Madiun khusus pada hari ini, Rabu (25/3/2026), volume penumpang masih terpantau tinggi. Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang naik mencapai 13.251 orang dan penumpang turun sebanyak 9.795 orang di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah hingga pukul 24.00 WIB. </p>
<p>Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa berdasarkan data sementara, akumulasi volume penumpang pada periode 11 Maret hingga 25 Maret 2026 menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.</p>
<p>"Untuk periode tersebut, tercatat sebanyak 142.628 pelanggan berangkat (naik) dan 186.713 pelanggan datang (turun) di wilayah Daop 7 Madiun," ujar Tohari.</p>
<p>Pada periode 11 Maret hingga 24 Maret 2026, jumlah penumpang naik tercatat sebanyak 129.377 orang dan penumpang turun sebanyak 176.918 orang. </p>
<p>Puncak keberangkatan terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan jumlah 17.753 penumpang, sedangkan puncak kedatangan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 15.131 penumpang. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HUT ke&amp;1222, Bupati Kediri Tekankan Integritas dan Kinerja Birokrasi Pasca&amp;Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hut-ke-1222-bupati-kediri-tekankan-integritas-dan-kinerja-birokrasi-pasca-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hut-ke-1222-bupati-kediri-tekankan-integritas-dan-kinerja-birokrasi-pasca-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Dengan usia Kabupaten Kediri yang kini menginjak 1222 tahun, perlu diingat bahwa daerah ini berdiri di atas sejarah panjang, nilai-nilai besar, serta perjuangan lintas generasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c37260a96dd.webp" length="41426" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 13:00:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Kediri, Pemkab Kediri, Hari Jadi Kabupaten Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Pemerintah Kabupaten Kediri memperingati Hari Jadi ke-1222 pada hari ini, Rabu (25/03/2026). Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya.</p>
<p>Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, menegaskan bahwa tema tersebut membawa harapan agar Kabupaten Kediri tumbuh menjadi daerah maju tanpa kehilangan identitasnya.</p>
<p>"Menjadi daerah yang kuat karena budayanya, dan berdaya karena persatuan serta kerja keras seluruh masyarakatnya," kata Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa saat memimpin apel besar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222 di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri, Rabu (25/03/2026).</p>
<p>Bertepatan dengan momentum ini, Mas Dhito sapaan karib Bupati Kediri juga mengingatkan pentingnya kehadiran ASN untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>"Bahwa setelah Ramadhan, setelah Idulfitri, dan di momentum Hari Jadi Kabupaten Kediri, kita bangkit dengan semangat baru, kerja yang lebih kuat, dan pengabdian yang lebih nyata," ungkapnya.</p>
<p>Mas Dhito menuturkan, dengan usia Kabupaten Kediri yang kini menginjak 1222 tahun, perlu diingat bahwa daerah ini berdiri di atas sejarah panjang, nilai-nilai besar, serta perjuangan lintas generasi.</p>
<p>"Maka, pascalebaran semestinya semangatnya, pengabdiannya, etos kerjanya, dan juga kinerjanya jauh lebih meningkat," tegasnya.</p>
<p>Mas Dhito mengingatkan para ASN bahwa pascalibur panjang, masyarakat biasanya langsung berhadapan dengan berbagai kebutuhan pelayanan. </p>
<p>Hal ini mencakup pengurusan administrasi kependudukan, layanan kesehatan, percepatan perizinan, hingga penanganan persoalan di wilayah masing-masing.</p>
<p>"Artinya, yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan kerja yang masih pemanasan, tetapi birokrasi yang langsung siap bekerja. Hari ini saya juga ingin menegaskan ukuran kerja kita bukan sekadar hadir dan seberapa lama lembur di kantor. Ukuran kerja kita adalah manfaat, sejauh mana outcome-nya untuk masyarakat," tegasnya lagi.</p>
<p>"Kalau semua hanya selesai di administrasi, tetapi tidak terasa di masyarakat, maka kita harus jujur mengatakan ada yang belum beres dalam cara kerja kita," tambahnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito mengungkapkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan secara kolektif, tidak hanya oleh satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga melibatkan instansi terkait lainnya. Fokus utama meliputi pengentasan kemiskinan, penanganan tengkes (stunting), serta peningkatan kualitas layanan publik.</p>
<p>"Terkait pelayanan publik, saya berharap betul tolong dijaga kualitas dan semangatnya untuk melayani masyarakat. Dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang selama Lebaran kemarin bersiaga memberikan pelayanan publik," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Ukhuwah, Pengurus Ponpes Wali Barokah Rajut Silahturahmi dengan Ketua MUI Pusat, Wali Kota dan FKUB Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-ukhuwah-pengurus-ponpes-wali-barokah-rajut-silahturahmi-dengan-ketua-mui-pusat-wali-kota-dan-fkub-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-ukhuwah-pengurus-ponpes-wali-barokah-rajut-silahturahmi-dengan-ketua-mui-pusat-wali-kota-dan-fkub-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang berlangsung Sabtu, (21/03/2026) ini menjadi bagian dari tradisi tahunan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, sekaligus memperkokoh sinergi antara pesantren, umaro, dan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69be3e9328c6e.webp" length="30322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 15:58:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ponpes Wali Barokah, Ponpes Kota Kediri, Wali Kota Kediri, Ketua MUI, FKUB Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Momentum Idulfitri 1447 H, jajaran Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri melakukan serangkaian silaturahim dengan tokoh ulama, pemerintah, hingga lintas agama di Kota Kediri. </p>
<p></p>
<p>Kegiatan yang berlangsung Sabtu, (21/03/2026) ini menjadi bagian dari tradisi tahunan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, sekaligus memperkokoh sinergi antara pesantren, umaro, dan masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Salah satu agenda silaturahim dilakukan ke kediaman Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Anwar Iskandar. Silahturahmi ke pengasuh Ponpes Al-Amanah Assa’idiyah Jamsaren itu, berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan gayeng.</p>
<p></p>
<p>KH Anwar Iskandar menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut serta menekankan pentingnya peran pesantren dalam menjaga stabilitas dan moral bangsa.</p>
<p></p>
<p>"Silaturahim di bulan Syawal ini adalah kekuatan kita. Pesantren-pesantren di Kediri, termasuk Wali Barokah, harus menjadi motor penggerak kerukunan. Tugas kita bukan hanya mendidik santri secara agama, tapi juga menjaga keutuhan umat dan bangsa di tengah dinamika zaman," ujar KH Anwar Iskandar.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, menyampaikan rasa syukurnya dapat bersilaturahim dan memohon nasihat dari ulama kharismatik tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Kami hadir untuk menghaturkan selamat Idul Fitri serta memohon doa dan nasihat dari beliau. Sebagai orang tua dan guru kita semua, arahan Kiai Anwar sangat penting bagi kami dalam menjalankan dakwah yang menyejukkan dan kontributif bagi Kota Kediri maupun Indonesia," ungkap H. Agung Riyanto.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, rombongan juga melakukan silaturahim ke kediaman Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antara ulama dan umaro demi kemajuan Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota Vinanda Prameswati menyambut hangat kedatangan rombongan dan mengapresiasi peran aktif Ponpes Wali Barokah dalam menjaga kondusivitas kota.</p>
<p></p>
<p>"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan silaturahim ini. Pondok Pesantren Wali Barokah merupakan bagian penting dari sejarah dan dinamika Kota Kediri. Dukungan dari para tokoh agama sangat kami perlukan untuk mewujudkan visi Kota Kediri yang MAPAN," ujar Vinanda Prameswati.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi hal tersebut, H. Agung Riyanto menegaskan komitmen pesantren untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.</p>
<p></p>
<p>"Momen Idulfitri ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk 'sowan' dan memperkuat tali silaturahim. Kami berkomitmen mendukung program-program Pemerintah Kota Kediri, khususnya dalam pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan pesantren yang berkualitas," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh, menambahkan bahwa komunikasi antara lembaga pendidikan agama dan pemerintah perlu terus dijaga.</p>
<p></p>
<p>"Kami berharap kolaborasi antara pesantren dan pemerintah kota semakin solid, sehingga program-program kemasyarakatan dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di pesantren," tambah Daud Soleh.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, suasana kebersamaan juga tampak saat jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri melakukan silaturahim ke Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri.Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Kota Kediri.</p>
<p></p>
<p>Ketua Ponpes Wali Barokah KH Sunarto, menegaskan pentingnya menjaga nilai toleransi agar tetap terjaga.</p>
<p>"Tanggung jawab kita sama, paling tidak jangan sampai nilai toleransi kita merosot. Meski saat ini masih masuk 10 besar nasional, kita harus terus berupaya melalui pertemuan rutin seperti ini untuk menjalin kebersamaan," ujar KH Sunarto.</p>
<p>Wakil Ketua FKUB Kota Kediri, Pdt. Dr. Timotius Kabul, M.A., turut mengungkapkan rasa bahagianya atas sambutan hangat dari pihak pondok.</p>
<p>"Kami sangat berbahagia, di pondok ini sudah seperti rumah kita sendiri. Mari kita jaga keutuhan bersama. Prinsip kita di FKUB jelas jangan membedakan yang sama, dan jangan mempersamakan yang beda. Inilah kunci ukhuwah kita agar bisa bersama-sama menikmati kebahagiaan hari raya, baik itu Nyepi, Paskah, Imlek, maupun Idul Fitri," ungkapnya. </p>
<p>Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, juga menyambut baik kehadiran tokoh lintas agama tersebut.</p>
<p>"Kerukunan tidak bisa dibangun dalam sehari, ia harus dipupuk melalui meja makan yang sama dan dialog yang tulus seperti yang kita lakukan hari ini. Inilah modal utama kita membangun Kota Kediri yang lebih Mapan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Warga Binaan Lapas Kediri Terima Remisi Idulfitri, 4 Orang Hirup Udara Bebas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-warga-binaan-lapas-kediri-terima-remisi-idulfitri-4-orang-hirup-udara-bebas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-warga-binaan-lapas-kediri-terima-remisi-idulfitri-4-orang-hirup-udara-bebas</guid>
<description><![CDATA[ Total warga binaan yang diusulkan menerima Remisi Khusus (RK I) Idulfitri tahun ini sebanyak 475 orang. Besaran remisi yang diterima berbeda-beda. 
Ada 127 orang warga binaan menerima remisi 15 hari, 322 orang menerima 1 bulan, 21 orang menerima 1 bulan 15 hari, serta 5 orang  memperoleh 2 bulan pengurangan masa pidana. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69be0d67805e0.webp" length="39862" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 12:08:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Lapas Kediri, Warga binaan lapas Kediri, remisi, remisi idul Fitri, napi lapas Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Empat warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri ( Lapas Kediri) melenggang bebas, setelah menerima remisi khusus di momen Hari Raya Idulfitri 2026.</p>
<p>Kepala Lapas Kediri Solichin mengungkapkan, di momen Hari Raya Idulfitri Tahun 2026 ada ratusan warga binaan yang menerima remisi. </p>
<p>Total warga binaan yang diusulkan menerima Remisi Khusus (RK I) Idulfitri tahun ini sebanyak 475 orang. Besaran remisi yang diterima berbeda-beda. </p>
<p>Ada 127 orang warga binaan menerima remisi 15 hari, 322 orang menerima 1 bulan, 21 orang menerima 1 bulan 15 hari, serta 5 orang memperoleh 2 bulan pengurangan masa pidana. </p>
<p>Selain Remisi Khusus I (RK I) yang merupakan pengurangan masa pidana, terdapat pula 4 orang warga yang menerima Remisi Khusus II (RK II).</p>
<p>Mereka yang menerima RK II merupakan warga binaan yang setelah mendapatkan remisi langsung bebas pada hari raya, setelah seluruh ketentuan hukum terpenuhi.</p>
<p>Solichin mengungkapkan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap serta kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.</p>
<p>"Momentum Hari Raya Idulfitri diharapkan menjadi penguat motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menjaga kedisiplinan, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab," jelasnya, Sabtu, (21/3/2026). </p>
<p>Besaran remisi diberikan berdasarkan lamanya masa pidana yang telah dijalani serta pemenuhan syarat pembinaan. Mereka yang menerima remisi adalah warga binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku. </p>
<p>Para penerima remisi, setelah verifikasi, dinilai telah menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti program pembinaan di dalam lapas.</p>
<p>"Program pembinaan di Lapas Kediri pun akan terus dioptimalkan guna mendukung proses reintegrasi sosial secara berkelanjutan," tambahnya. </p>
<p>Adapun para penerima remisi mencakup 303 narapidana tindak pidana umum (pidum), serta 167 narapidana tindak pidana khusus (pidsus) berdasarkan PP 99, yang terdiri dari 159 kasus narkotika, 9 kasus korupsi. Selain itu, terdapat 1 narapidana pidsus berdasarkan PP 28 yang turut diusulkan menerima remisi.</p>
<p>Saat ini di Lapas Kediri penghuni mencapai 886 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 579 narapidana dan 307 tahanan. Jumlah itu hampir 3 kali lipat dari kapasitas asli Lapas yakni 354 orang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Luka Serius Akibat Ledakan Petasan, 3 Warga Kediri Dirawat Intensif di RS</title>
<link>https://suarajatimpost.com/luka-serius-akibat-ledakan-petasan-3-warga-kediri-dirawat-intensif-di-rs</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/luka-serius-akibat-ledakan-petasan-3-warga-kediri-dirawat-intensif-di-rs</guid>
<description><![CDATA[ Peristiwa itu terjadi bersamaan dengan malam takbir, Jumat (20/03/2026).  Ketiganya diduga membuat petasan secara sembunyi-sembunyi, untuk dibunyikan pada hari raya Idul Fitri ( hari ini). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69be09a1d55fe.webp" length="32438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 11:02:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Petasan, ledakan petasan, ledakan Kediri, petasan Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Tiga pemuda, satu diantaranya masih berusia remaja dilarikan ke rumah sakit, akibat ledakan petasan. </p>
<p></p>
<p>Ketiganya yakni AR (26),ZA (21) dan AD (17), kesemuanya warga Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dirawat karena mengalami luka bakar serius. </p>
<p></p>
<p>Peristiwa itu terjadi bersamaan dengan malam takbir, Jumat (20/3/2026). Ketiganya diduga membuat petasan secara sembunyi-sembunyi, untuk dibunyikan pada hari raya Idulfitri.</p>
<p></p>
<p>"Warga tidak ada yang tahu, tiba-tiba sudah terdengar ledakan. Warga ngumpul, lalu dicari (asal ledakan). Ketemunya di barongan (kebun bambu)," tutur salah satu warga bernama Fatkhul Ulum, Sabtu, (21/3/20256). </p>
<p></p>
<p>Menurut Fatkhul, ledakan terdengar sekitar pukul 8 malam kurang. Ia menuturkan saat itu terdengar tiga kali suara ledakan, satu kali kencang dan dua ledakan pelan.</p>
<p>"Korbannya tiga orang," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Ketiganya kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Pihak kepolisian dari Polres Kediri dan Polsek Kediri usai mendapat laporan warga, langsung mendatangi TKP.</p>
<p></p>
<p>Tempat peristiwa naas itu kemudian dipasangi garis polisi. Kasus ini sendiri telah ditangani jajaran Polres Kediri. Di tempat kejadian sendiri, terlihat berserakan kertas yang merupakan bekas selongsong petasan.</p>
<p>"Rekan-rekan Satreskrim Polres Kediri melaksanakan penyelidikan, pendalaman," tutur Waka Polres Kediri Kompol Hary Kurniawan. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, karena lokasi TKP berasa di lahan terbuka dan cukup jauh dari rumah warga, tidak ada kerugian material akibat peristiwa tersebut. Waka Polres Kediri Kompol Hary Kurniawan mengungkapkan selama ini himbuan sudah sering diberikan terkait dengan bahaya petasan. </p>
<p></p>
<p>"Dari Polres Kediri sudah melaksanakan himbauan sosialisasi kepada seluruh warga. Bhabinkamtibmas melalui Kepala Desa, RT, RW, dan tokoh masyarakat sudah melaksanakan sosialisasi," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Sebelum ini, dua ledakan beruntun membuat sebuah rumah di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri rusak berat. </p>
<p>Ledakan yang terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) tersebut, diduga disebabkan oleh bahan baku petasan. </p>
<p></p>
<p>Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama. Akibat ledakan tersebut, rumah yang diketahui milik M Yasin Nawawi itu mengalami kerusakan di sejumlah bagian. </p>
<p>Dua orang yang diduga terlibat dengan kejadian tersebut telah diamankan Polisi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Beragam Kreatifitas Peserta Festival Musik Patrol Semarakkan Malam Takbir Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/beragam-kreatifitas-peserta-festival-musik-patrol-semarakkan-malam-takbir-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/beragam-kreatifitas-peserta-festival-musik-patrol-semarakkan-malam-takbir-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Tahun ini, peserta Festival Musik Patrol bertambah. Tidak hanya perwakilan setiap kelurahan yang ada di Kota Kediri, tapi juga sejumlah sekolah SMA/SMK serta MA. Membuat festival ini makin semarak dengan berbagai kreatifitas para pesertanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bd63ce1ac91.webp" length="42338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 07:00:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Malam takbir, lebaran, Festival Musik Patrol</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Malam takbir 1 Syawal 1447 H di Kota Kediri makin meriah dengan adanya Festival Musik Patrol. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati sepanjang rute yang dilalui peserta. Alunan berbagai alat musik dan lantunan takbir yang menggema menambah suasana semarak sekaligus kegembiraan menyambut Hari Raya Idulfitri. </p>
<p></p>
<p>Tahun ini, peserta Festival Musik Patrol bertambah. Tidak hanya perwakilan setiap kelurahan yang ada di Kota Kediri, tapi juga sejumlah sekolah SMA/SMK serta MA. Membuat festival ini makin semarak dengan berbagai kreatifitas para pesertanya. </p>
<p></p>
<p>Alat musik yang digunakan sangat beragam. Mulai dari yang sederhana seperti kentongan ketipung, angklung, rebana hingga yang lengkap seperti gamelan dan perlengkapan drumband. Tidak hanya itu, para peserta juga memamerkan kreatifitasnya dengan memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol kaca, gentong plastik sebagai alat musik.</p>
<p></p>
<p>Beragam tema unik diusung. Seperti yang diperlihatkan perwakilan Kelurahan Pakunden yang mengusung sebuah perahu lengkap dengan berbagai alat musik tradisional seperti gamelan. Kelurahan yang tahun lalu berhasil meraih juara ini, bertekad menampilkan yang terbaik untuk bisa kembali mendapatkan juara.</p>
<p>"Ini bentuknya perahu, dari besi. Kita persiapan selama hampir dua Minggu, secara bersama-sama," tutur anggota tim kelurahan Pakunden Suwarno, Jumat, (20/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Untuk urusan kostum, juga tidak kalah unik. Ada sejumlah peserta yang memilih kostum tradisional tapi ada juga yang membuat sendiri dari barang-barang bekas, serta menyewa di tempat persewaan kostum. Masing-masing kostum juga mengusung keunikan tersendiri. </p>
<p></p>
<p>Seperti dari kelompok kelurahan Balowerti yang memadukan ciri khas Kota Kediri dengan budaya Nusantara melalui kostum mereka.</p>
<p></p>
<p>"Ungunya warna khas Kota Kediri lalu, ada unsur Sumatera dan dipadukan dengan bulu-bulunya ala Papua. Persiapannya sekitar seminggu. Kostumnya ada yang buat sendiri ada yang sewa. Kalau latihan bersama rutin dalam sepekan ini." ujar koordinator kelurahan Balowerti Imam. </p>
<p></p>
<p>Festival Musik Patrol sendiri digelar sebagai upaya bersama untuk melestarikan budaya. Seperti diketahui pada masa lalu, pada malam takbir masyarakat selalu mengumandangkan takbir dengan musik-musik tradisional baik itu kentongan, baik itu beduk dan lain sebagainya. </p>
<p></p>
<p>"Pemerintah bersama masyarakat kota Kediri kita ingin budaya yang dulunya sudah ada, yang dulunya baik, kita ingin budaya ini tetap dilestarikan sehingga ini bisa menjadi daya tarik dan orang yang mudik ke kota Kediri rasanya ingin kembali lagi ke kota Kediri karena ada momen istimewa. Dimana setiap lebaran selalu ada musik patrol atau takbir keliling," ungkap Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. </p>
<p></p>
<p>Mbak Wali, sapaan akrabnya menuturkan, belakangan musik patrol dan tradisional saat malam takbir makin tergeser, terutama oleh musik atau sound horeg. </p>
<p></p>
<p>"Karena itulah kita ingin memberikan wadah, memberikan ruang kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk bisa mengekspresikan untuk bisa berkreasi mengeluarkan inovasinya tetapi tidak menghilangkan budaya lokal," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nilai&amp;Nilai Ramadan Harus Diaktualisasikan dalam Kehidupan Sehari&amp;hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nilai-nilai-ramadhan-harus-diaktualisasikan-dalam-kehidupan-sehari-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nilai-nilai-ramadhan-harus-diaktualisasikan-dalam-kehidupan-sehari-hari</guid>
<description><![CDATA[ puasa mengajarkan berbagai nilai penting seperti kejujuran, kesabaran, empati, dan istiqomah. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari agar tujuan utama puasa, yakni menjadi pribadi yang bertakwa, dapat tercapai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bd303cae654.webp" length="36426" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 20:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Sholat Idul Fitri, Muhammadiyah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Ribuan jemaah Muhammadiyah melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Jumat (20/03/2026). Pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dan lancar. </p>
<p>Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri Achmad Khoirudin menuturkan cuaca yang cerah saat pelaksanaan salat menjadi anugerah tersendiri. </p>
<p>"Merupakan satu anugerah kenikmatan luar biasa. Jadi kemarin kita akan tahu bahwa musim hujannya itu, terus-menerus hujan. Tapi begitu mendekati salat, terang. Jadi bisa terlaksana dengan nyaman," ungkapnya. </p>
<p>Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi, dengan jumlah jemaah yang memadati area stadion sejak pagi hari. Achmad Khoirudin menambahkan, pelaksanaan salat Idulfitri jemaah Muhamadiyah di Kota Kediri tidak hanya terpusat di stadion Brawijaya, tetapi juga digelar di sekitar 18 titik lainnya. </p>
<p>Beberapa lokasi tersebut di antaranya berada di Kecamatan Pesantren, kawasan Gajah Mada, Lapangan Gujel, Lapangan Mrican, hingga GOR Jayabaya. Meski demikian, jumlah jemaah terbanyak tetap terpusat di Stadion Brawijaya.</p>
<p>Lebih lanjut, Achmad Khoirudin menekankan pentingnya menyikapi perbedaan dalam penentuan hari raya dengan bijak. Menurutnya, perbedaan merupakan hal yang wajar dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan.</p>
<p>"Tidak ada alasan bahwa perbedaan itu kemudian dijadikan alasan untuk berselisih untuk bermusuhan," tegasnya. </p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa masyarakat perlu saling menghormati, mengingat ada yang melaksanakan sholat Idulfitri pada hari ini dan ada pula yang melaksanakannya pada esok hari. </p>
<p>"Semenjak zaman dulu itu kita diciptakan memang sudah dalam kondisi beragam, berbeda-beda dan bahkan kita terlahir dari pertemuan sebuah perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sehingga melahirkan kita ini. Artinya apa? kita dituntut untuk bisa mengambil hikmah dibalik perbedaan," tambahnya. </p>
<p>Selain itu, Achmad Khoirudin mengajak masyarakat untuk tidak hanya memaknai Idulfitri sebagai akhir dari ibadah puasa, tetapi juga sebagai momentum untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dilatih selama bulan Ramadan.</p>
<p>Menurutnya, puasa mengajarkan berbagai nilai penting seperti kejujuran, kesabaran, empati, dan istiqomah. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari agar tujuan utama puasa, yakni menjadi pribadi yang bertakwa, dapat tercapai.</p>
<p>"Agar kita mencapai target La'allakum tattaqun itu. Agar kalian bertakwa itu bukan hanya sekedar menahan diri dari lapar minum. Tetapi nilai-nilai yang kita dilatih satu bulan tadi seperti kejujuran, kemudian kesabaran, empati kemudian istiqomah dan lain-lain. Itu yang harus kita wujudkan dalam keseharian. Itu nanti yang akan mengantarkan kita menjadi orang yang bertakwa," jelasnya. </p>
<p>Ia pun berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri, serta menjadikannya sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.</p>
<p>"Puasa itu mengajarkan kejujuran, kemudian kesabaran dan lain-lain. Itu yang harus kita aktualisasikan, harus kita wujudkan dalam perilaku kita, dalam kehidupan kita sehari-hari," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nuansa Putih Warnai Kekhusyukan Salat Id Ponpes Al Falah Ploso Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nuansa-putih-warnai-kekhusyukan-salat-id-ponpes-al-falah-ploso-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nuansa-putih-warnai-kekhusyukan-salat-id-ponpes-al-falah-ploso-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Usai melaksanakan salat Id, para jemaah tidak langsung pulang. Sebagian besar di antaranya mengikuti tradisi kenduri bersama. Para jemaah salat Id, baik santri maupun warga, tampak duduk bersama menikmati nasi liwet. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bcb9aae11f3.webp" length="71558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 11:00:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Sholat Ied, sholat idul Fitri, ponpes al Falah Ploso, ponpes Kediri, lebaran, idul Fitri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Ploso dan sebagian warga Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, hari ini, Jumat (20/3/2026), merayakan Idulfitri 1 Syawal 1447 H.</p>
<p>Selepas subuh, warga dan para santri berbondong-bondong datang ke ponpes untuk menunaikan salat Id bersama. Salat Id sendiri berlangsung di halaman Ponpes Al-Falah Ploso.</p>
<p>Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan khusyuk. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema sejak pagi hari, menambah suasana syahdu dan kebersamaan di antara para jemaah yang hadir.</p>
<p>Didominasi busana warna putih, para jemaah tampak memadati halaman Ponpes Al-Falah Ploso. </p>
<p>Usai melaksanakan salat Id, para jemaah tidak langsung pulang. Sebagian besar di antaranya mengikuti tradisi kenduri bersama. Para jemaah salat Id, baik santri maupun warga, tampak duduk bersama menikmati nasi liwet.</p>
<p>Salah satu pengasuh Ponpes Al-Falah, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar, mengungkapkan bahwa salat Id dilaksanakan hari ini karena sesuai hitungan metode hisab, Idulfitri jatuh pada hari ini.</p>
<p>Penggunaan metode hisab tersebut sudah sejak lama dilakukan Ponpes Al-Falah. Para ulama pendahulu telah mengajarkan sejumlah metodologi untuk menentukan hal-hal yang terkait penanggalan, waktu salat, dan perkara lainnya.</p>
<p>"Memang dari dulu para masyayikh kita, guru-guru kita, mereka memang menggunakan, melakukan penanggalan dan lain sebagainya, itu menggunakan metodologi penghitungan hisab. Dan itulah kita alami sejak lama," ungkap sosok ulama yang karib disapa Gus Kautsar tersebut.</p>
<p>Pemerintah sendiri sebelumnya telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. </p>
<p>Perbedaan tersebut, menurut Gus Kautsar, sudah lazim dan diharapkan tidak perlu diperpanjang atau dipermasalahkan lebih lanjut.</p>
<p>"Perbedaan awal Ramadan kemudian Lebaran itu adalah sesuatu yang sudah lumrah dan sering kita alami sebetulnya. Dan para pendahulu kita menganggap bahwa perbedaan-perbedaan yang ada menunjukkan keluwesan keilmuan kita," tambah Gus Kautsar.</p>
<p>Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menjaga sikap saling menghormati di tengah adanya perbedaan tersebut, serta menjadikan momen Idulfitri sebagai ajang mempererat ukhuwah dan kebersamaan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Merujuk Rukyatul Hilal Global,  Ratusan Jemaah Anggota Forum Tabayun di Kota Kediri Salat Ied Hari Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/merujuk-rukyatul-hilal-global-ratusan-jemaah-anggota-forum-tabayun-di-kota-kediri-sholat-ied-hari-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/merujuk-rukyatul-hilal-global-ratusan-jemaah-anggota-forum-tabayun-di-kota-kediri-sholat-ied-hari-ini</guid>
<description><![CDATA[ Sekretaris Forum Tabayun Kota Kediri, Hadi Sasongko, menjelaskan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri lebih awal dibandingkan ketetapan mayoritas umat Islam di Indonesia didasarkan pada metode rukyatul hilal secara global. Ia menyebut keputusan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bc07157b034.webp" length="46602" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 23:00:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Idul Fitri, sholat Ied, forum tabayun, hilal, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP-</strong> Ratusan warga Kediri yang tergabung dalam Forum Tabayun melaksanakan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Futsal Sekartaji, Kota Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (19/3/2026). Jumlah jemaah diperkirakan mencapai 200 hingga 300 orang, terdiri dari laki-laki, perempuan, hingga anak-anak. Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dan tertib tanpa adanya gangguan.</p>
<p>Sekretaris Forum Tabayun Kota Kediri, Hadi Sasongko, menjelaskan, pelaksanaan salat Idulfitri lebih awal dibandingkan ketetapan mayoritas umat Islam di Indonesia didasarkan pada metode rukyatul hilal secara global. Ia menyebut keputusan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari.</p>
<p>Hadi menuturkan, keputusan tersebut juga dipengaruhi laporan terlihatnya hilal dari sejumlah negara.</p>
<p>“Dasarnya adalah perintah Rasulullah SAW untuk berpuasa dan berhari raya ketika melihat hilal. Jika hilal terlihat di suatu tempat dan informasinya valid, maka itu bisa menjadi acuan bagi umat Islam secara global,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa selisih waktu antara Indonesia dengan negara-negara yang melaporkan terlihatnya hilal tidak melebihi 24 jam, sehingga masih berada dalam satu siklus penanggalan yang sama. Selain Afghanistan dan Ghana, pihaknya juga mempertimbangkan laporan rukyat dari negara lain seperti Mali, Nigeria, dan Maroko.</p>
<p>“Di negara-negara tersebut juga ada tim resmi yang melakukan rukyatul hilal seperti di Indonesia. Jika sudah diumumkan dan dinyatakan sah, maka seharusnya itu bisa dijadikan dasar,” tambahnya.</p>
<p>Meski demikian, Forum Tabayun tetap mengedepankan kehati-hatian dalam memvalidasi setiap informasi yang diterima. Hadi menyebut, apabila tadi hingga waktu subuh tidak terdapat laporan rukyat global yang valid, pihaknya akan mengikuti ketetapan 1 Syawal pada Jumat (20/3/2026).</p>
<p>Terkait perbedaan penetapan hari raya dengan mayoritas umat Muslim di Indonesia, Hadi menilai hal tersebut merupakan konsekuensi dari perbedaan metode yang digunakan. Namun, ia juga mengakui perbedaan tersebut dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat.</p>
<p>“Perbedaan ini tentu bisa membingungkan masyarakat. Seharusnya kita berpegang pada dalil yang kuat, bukan sekadar logika. Namun kami juga tetap mengedepankan kehati-hatian dan mempertimbangkan kebersamaan,” jelasnya.</p>
<p>Hadi juga menegaskan bahwa Forum Tabayun bukan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, melainkan komunitas yang membahas berbagai persoalan dalam Islam, mulai dari aspek sosial, tauhid, hingga kajian Al-Qur’an dan hadis.</p>
<p>Fenomena ini kembali menunjukkan adanya perbedaan penetapan hari raya di tengah masyarakat. Meski demikian, Forum Tabayun tetap menghormati perbedaan tersebut. “Saat terjadi perbedaan, kami memilih untuk menyesuaikan diri atau melaksanakan sendiri sesuai keyakinan kami,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Libur Lebaran, 5 Titik di Kediri Rawan Macet</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-libur-lebaran-5-titik-di-kediri-rawan-macet</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-libur-lebaran-5-titik-di-kediri-rawan-macet</guid>
<description><![CDATA[ Selama musim arus mudik dan balik lebaran, ada 5 titik kemacetan di Kabupaten Kediri yang menjadi perhatian. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Kabupaten Kediri Surani mengungkapkan 5 titik tersebut adalah Mengkreng yang menjadi titik temu tiga wilayah, kemudian simpang 4 Papar, simpang 4 Plemahan, kemudian Simpang 4 Kandangan. Lalu juga simpang 4 Branggahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bc010b54d48.webp" length="38366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 22:40:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Arus Mudik-Balik lebaran, libur lebaran, dishub kabupaten Kediri, titik macet, cctv atcs</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selama musim arus mudik dan balik lebaran, ada 5 titik kemacetan di Kabupaten Kediri yang menjadi perhatian. Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Kabupaten Kediri, Surani mengungkapkan 5 titik tersebut adalah Mengkreng yang menjadi titik temu tiga wilayah, kemudian simpang 4 Papar, simpang 4 Plemahan, kemudian Simpang 4 Kandangan. Lalu juga simpang 4 Branggahan. </p>
<p>Surani mengungkapkan jika empat titik pertama sudah secara umum menjadi fokus kerawanan kemacetan setiap tahunnya. Sedangkan simpang 4 Branggahan sendiri menjadi fokus mengingat jalur lintas selatan ( JLS) di kawasan Tulungagung dan sekitarnya sudah beroperasi normal sehingga diperkirakan akan ada penambahan arus kendaraan dari dan ke wilayah Tulungagung. </p>
<p>"JLS sudah berjalan normal, (simpang 4 Branggahan) juga sering menjadi kemacetan dari pantauan kita di CCTV ACTS. Jadi kita antisipasi," ungkap Surani, (19/03/2026). </p>
<p>Surani menuturkan, selama momen angkutan lebaran, pergerakan masyarakat tidak hanya untuk mudik tapi juga untuk bersilaturahmi dan berlibur. </p>
<p>Wilayah JLS sendiri selama dikenal memiliki pemandangan laut yang indah sehingga ada kemungkinan arus kendaraan turut meningkat. Sedangkan untuk arah Branggahan ke barat, juga terdapat pondok pesantren sehingga tidak menutup kemungkinan ada peningkatan arus kendaraan yang hendak bersilaturahmi. </p>
<p>"JLS sudah normal berjalan. Sehingga menutup kemungkinan juga (masyarakat melakukan) silaturahim dan juga berwisata. Dan juga jika ke barat kan arah pondok, masyarakat silaturahim ke pondok itu, rombongan juga banyak," jelasnya. </p>
<p>Sementara itu untuk memecah arus kendaraan, biasanya di titik-titik tersebut, pihak kepolisian menempatkan road barrier. </p>
<p>"Simpang 4 Mengkreng mulai dari masuk dari perbatasan Jombang sama Kediri itu biasanya dari kepolisian sudah menyiapkan. Jadi one way yang ke arah Surabaya ada jalur pemisah di tengah jalan. </p>
<p>Dan di situ juga dipasang road barrier ke arah kesehatan," tambahnya. </p>
<p>Jika terjadi kemacetan di wilayah Mengkreng, maka arus akan dialihkan ke arah Nganjuk dan melewati jembatan Keliatan, untuk mengurai kepadatan.</p>
<p>"Di simpang 4 Papar juga dipasang road barrier dan penunjuk arah," pungkasnya. </p>
<p>Selama momen lebaran sendiri, Polres Kediri mendirikan lima Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan). Posyan berada di Simpang Tiga Mengkreng, sementara Pospam tersebar di Plemahan, Papar, Kandangan, Pare, dan Simpang Lima Gumul. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Macet Arus Mudik&amp; Balik Lebaran, Berikut Skema Pengalihan Arus di Kota Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antisipasi-macet-arus-mudik-balik-lebaran-berikut-skema-pengalihan-arus-di-kota-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antisipasi-macet-arus-mudik-balik-lebaran-berikut-skema-pengalihan-arus-di-kota-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik. Langkah ini difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan, terutama di persimpangan jalan serta jalur menuju pusat kota. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bc0247f145c.webp" length="16558" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 22:20:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Arus Mudik-Balik, libur lebaran, macet, dishub kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik. Langkah ini difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan, terutama di persimpangan jalan serta jalur menuju pusat kota.</p>
<p>Kepadatan lalu lintas umumnya dipicu antrean kendaraan di lampu lalu lintas.</p>
<p>“Terjadinya kepadatan biasanya di simpang-simpang jalan karena antre traffic light,” ujar Kepala Dishub Kota Kediri, Arief Cholisudin, Kamis, (19/3/2026). </p>
<p>Arief menuturkan kemacetan kebanyakan terjadi pada ruas jalan menuju pusat kota. Sementara itu, untuk jalur perlintasan antar kota, kondisi lalu lintas cenderung ramai namun tetap lancar.</p>
<p>“Selain itu kemacetan juga terjadi di jalan-jalan yang menuju ke pusat kota. Untuk jalur yang perlintasan antar kota umumnya ramai lancar,” ujarnya lagi.</p>
<p>Sebagai upaya antisipasi, Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus yang bersifat situasional, menyesuaikan peningkatan volume kendaraan, khususnya dari arah Tulungagung dan Blitar.</p>
<p>Untuk kendaraan dari arah Blitar, pengalihan arus dilakukan melalui Jalan Kapten Tendean menuju SPBU Blabak, kemudian belok kanan ke Jalan Jegles, dilanjutkan ke Jalan Pinang, melintasi kawasan SMPN 9 dan SMPN 5 Kediri, menuju Jalan Imam Bahri, Pasar Pesantren, hingga Simpang Lima Gumul ke arah Pare atau Surabaya.</p>
<p>Sementara dari arah Tulungagung, rute alternatif yang disiapkan meliputi Jalan Waringin, Simpang Empat Blabak, Jalan Kapten Tendean, SPBU Blabak belok kanan ke Jalan Jegles, kemudian ke Jalan Pinang, kawasan SMPN 9 dan SMPN 5 Kediri, Jalan Imam Bahri, Pasar Pesantren, hingga Simpang Lima Gumul menuju Pare atau Surabaya.</p>
<p>Dishub juga menyiapkan pengalihan arus bagi kendaraan dari arah Nganjuk guna mengurai kepadatan di simpang Mrican dan Ngampel. Rute alternatifnya melalui Pasar Banyakan, kawasan SD Banyakan, Lapangan Gayam, Jalan Raya Gayam, Jalan Raya Ngampel, Perempatan Tong, Jalan Bunga, Simpang Bujel, Jalan Botolengket, Jalan Mastrip, Simpang Sukorame, Jalan Dr. Saharjo, Terminal Tamanan, Jalan Semeru, Jalan Agus Salim, Jembatan Bandar Ngalim, Jalan Urip Sumoharjo, hingga Jalan Sersan Suharmaji menuju arah Tulungagung atau Blitar.</p>
<p>Dishub menegaskan bahwa skema ini akan diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan.</p>
<p>"Utamakan keselamatan berkendara, dan berjalan saat badan benar-benar fit. Itu dilakukan agar aman dan nyaman dalam perjalanan, sehingga selamat sampai tujuan,” himbau Arief. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puncak Arus Mudik Terlewati, Penumpang Kereta Api Masih Terus Meningkat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puncak-arus-mudik-terlewati-penumpang-kereta-api-masih-terus-meningkat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puncak-arus-mudik-terlewati-penumpang-kereta-api-masih-terus-meningkat</guid>
<description><![CDATA[ Meski puncak arus mudik sudah terjadi,  volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data pantauan pada pukul 09.00 WIB, tercatat secara kumulatif sebanyak 107.798 penumpang telah tiba dan 59.076 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, termasuk stasiun Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bc00299b65e.webp" length="45066" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 21:59:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Arus Mudik-Balik, Libur Lebaran, penumpang kereta api, stasiun Kediri, PT KAI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Puncak arus mudik pengguna angkutan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 15.115 kedatangan penumpang dan Keberangkatan 8.190 penumpang.</p>
<p></p>
<p>"Angka keberangkatan pada puncak arus mudik tahun ini mengalami kenaikan sebesar 21 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025, yang saat itu tercatat sebanyak 6.777 keberangkatan penumpang," tutur Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, Kamis, (19/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Meski puncak arus mudik sudah terjadi, volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data pantauan pada pukul 09.00 WIB, tercatat secara kumulatif sebanyak 107.798 penumpang telah tiba dan 59.076 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kediri. </p>
<p></p>
<p>Tohari mengungkapkan bahwa tren kedatangan pemudik masih terus mengalir cukup tinggi. Khusus pada hari ini, Kamis (19/3), tercatat sebanyak 12.606 penumpang datang dan 6.463 penumpang berangkat dan masih akan bertambah hingga tengah malam nanti untuk keberangkatan dan kedatangan KA terakhir</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, dari lima stasiun dengan volume kedatangan penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa angkutan Lebaran 2026 hingga Kamis (19/3/2026), Stasiun Madiun menjadi yang pertama dengan sebanyak 33.980 penumpang, kemudian disusul Stasiun Blitar sebanyak 9.370 penumpang, Stasiun Kediri sebanyak 8.804 penumpang, Stasiun Jombang sebanyak 8.723 penumpang dan Stasiun Tulungagung sebanyak 8.307 penumpang. </p>
<p></p>
<p>PT KAI DAOP 7 Madiun sendiri mengoperasikan sebanyak 264 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 (22 hari). Rata-rata terdapat 12 perjalanan KAJJ per hari, di luar perjalanan KA Motor Gratis (Motis) yang juga turut mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran.</p>
<p></p>
<p>KAI sendiri terus berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran.</p>
<p></p>
<p>“KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan dukungan operasional yang optimal, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan,” pungkas Tohari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>&amp;apos;Ngabuburead&amp;apos;, Habiskan Waktu Sebelum Berbuka Dengan Membaca Ditemani Kesejukan Taman Kota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ngabuburead-habiskan-waktu-sebelum-berbuka-dengan-membaca-ditemani-kesejukan-taman-kota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ngabuburead-habiskan-waktu-sebelum-berbuka-dengan-membaca-ditemani-kesejukan-taman-kota</guid>
<description><![CDATA[ Ngabuburead, demikian kegiatan ini disebut, merupakan alternatif kegiatan positif bagi warga untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan membaca. Ini adalah untuk kali pertama, kegiatan ini dilangsungkan selama bulan Ramadhan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69baad774045a.webp" length="53118" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 21:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>ngabuburit, taman kota Kediri, taman Brantas, membaca, perpustakaan, literasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Ada yang berbeda di Taman Brantas, Kota Kediri selama momen Ramadhan 2026 ini. Di taman ini, biasanya banyak warga Kota Kediri yang menghabiskan waktu menjelang buka puasa atau ngabuburit dengan nongkrong atau ngobrol bersama teman. </p>
<p>Belakangan kebiasaan nongkrong atau ngobrol itu, sedikit ditinggalkan. Banyak warga Kota Kediri yang memilih untuk ngabuburit dengan membaca buku di Taman Brantas. Buku-buku tersebut, disediakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Kediri melalui layanan Perpustakaan Keliling. </p>
<p>Ngabuburead, demikian kegiatan ini disebut, merupakan alternatif kegiatan positif bagi warga untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan membaca. Ini adalah untuk kali pertama, kegiatan ini dilangsungkan selama bulan Ramadan. </p>
<p>Setiap pukul 16.00 WIB, armada yang membawa sudah bersiaga di kawasan Taman Brantas. Para pengunjung Taman Brantas bisa meminjam buku untuk dibaca sambil duduk-duduk menikmati pemandangan segar dan suasana di tepi sungai Brantas. </p>
<p>Ngabuburead menyediakan beragam koleksi bacaan, mulai dari novel, buku motivasi hingga buku anak. Pengunjung juga bisa mengajukan permintaan judul buku melalui pesan ke sosial media Disarpus Kota Kediri agar koleksi yang dibawa sesuai minat pembaca.</p>
<p>"Koleksi bukunya banyak jadi tidak bosan. Anak-anak juga senang, karena ada buku khusus anak. Suasananya mendukung untuk membaca. Tidak terlalu ramai, meski di tengah kota," ungkap Erlangga, salah seorang pengunjung Taman Brantas, Rabu, (17/03/2026). </p>
<p>Di sisi lain, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi mengungkapkan program ini dirancang untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya di momentum Ramadan.</p>
<p>“Kami hadirkan khusus Ramadan mulai tahun ini. Kami ingin menghadirkan alternatif kegiatan positif menjelang berbuka puasa. Membaca di ruang terbuka seperti Taman Brantas memberi pengalaman berbeda, suasananya tenang dan reflektif,” jelas Chevy. </p>
<p>Menurutnya, pemilihan Taman Brantas didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Selain memiliki pemandangan yang cukup segar , lokasi tersebut mudah dijangkau masyarakat dari berbagai penjuru kota. Fasilitas pendukung di Taman Brantas juga dinilai memadai, mulai dari musala untuk salat maghrib hingga deretan pelaku UMKM yang menyediakan aneka takjil.</p>
<p>“Harapannya masyarakat bisa datang bersama keluarga. Orang tua membaca, anak-anak juga bisa memilih buku yang mereka suka. Ramadan menjadi momentum membangun kebiasaan literasi dalam suasana yang hangat,” pungkas Chevy. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakapolda Jatim Tinjau Jalur Bangjuri, Pastikan Operasi Ketupat Semeru Berjalan Optimal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wakapolda-jatim-tinjau-jalur-bangjuri-pastikan-operasi-ketupat-semeru-berjalan-optimal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wakapolda-jatim-tinjau-jalur-bangjuri-pastikan-operasi-ketupat-semeru-berjalan-optimal</guid>
<description><![CDATA[ Simpang Tiga Mengkreng, seperti diketahui, merupakan salah satu titik strategis yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Jombang, Nganjuk, dan Kediri. Jalur ini dikenal sebagai jalur “Bangjuri” (Jombang–Nganjuk–Kediri) dan kerap menjadi pilihan utama para pemudik dari berbagai daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69baa096b59d0.webp" length="28640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 19:58:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polda Jatim, Wakapolda Jatim, Mengkreng, arus mudik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce meninjau langsung jalur arteri penghubung tiga kabupaten di Pos Pelayanan (Posyan) Simpang Tiga Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Rabu, (18/03/2026). </p>
<p>Simpang Tiga Mengkreng, seperti diketahui, merupakan salah satu titik strategis yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Jombang, Nganjuk, dan Kediri. Jalur ini dikenal sebagai jalur “Bangjuri” (Jombang–Nganjuk–Kediri) dan kerap menjadi pilihan utama para pemudik dari berbagai daerah.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Wakapolda Jatim memantau langsung kesiapan personel gabungan yang bertugas di Posyan Mengkreng dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dan pengamanan arus mudik Lebaran.  </p>
<p>Selain itu, Brigjen Pol Pasma juga menyapa para pemudik sekaligus menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan.</p>
<p>Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, yang turut mendampingi Wakapolda Jatim, menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pimpinan Polda Jawa Timur dalam memastikan kesiapan jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru.</p>
<p>“Pimpinan Polda Jawa Timur, baik Kapolda maupun Wakapolda, melakukan pengecekan di seluruh wilayah guna memastikan operasi berjalan optimal. Hari ini Wakapolda meninjau wilayah barat, termasuk Pos Mengkreng, sementara Kapolda melakukan pengecekan di wilayah timur,” jelas AKBP Bramastyo.</p>
<p>Kapolres Kediri menambahkan, kesiapan lintas wilayah antara Polres Kediri, Jombang, dan Nganjuk menjadi perhatian utama, khususnya dalam mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas di Simpang Tiga Mengkreng.</p>
<p>Menurutnya, peningkatan arus kendaraan diperkirakan terjadi pada H+1 hingga beberapa hari setelah Lebaran. </p>
<p>Hal ini disebabkan oleh tingginya aktivitas silaturahmi antarwilayah di kawasan Kediri Raya, meliputi Kediri, Jombang, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, hingga Trenggalek, serta meningkatnya mobilitas masyarakat menuju pusat perbelanjaan dan destinasi wisata.</p>
<p>"Kemungkinan peningkatan atau kepadatan kendaraan pada H-1 dan H+1. Karena para pemudik juga melakukan silaturahmi kerumah saudaranya," ungkap AKBP Bramastyo.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri telah berkolaborasi dengan kepolisian dalam mendirikan sejumlah posko pelayanan yang dilengkapi tenaga kesehatan.</p>
<p>“Kami bersama Polres dan instansi terkait telah menyiapkan pos-pos pelayanan, termasuk dukungan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP. Semua personel sudah dipersiapkan untuk siaga selama Lebaran tahun ini,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelangi di Mars, Menjelajahi Tiap Sudut Planet Merah dengan Visual Indah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelangi-di-mars-menjelajahi-tiap-sudut-planet-merah-dengan-visual-indah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelangi-di-mars-menjelajahi-tiap-sudut-planet-merah-dengan-visual-indah</guid>
<description><![CDATA[ Planet Mars sendiri selama ini dikenal sebagai Planet Merah. Sepanjang film, para penonton disuguhkan dengan pemandangan visual cantik dari setiap sudut planet tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ba989b3b68b.webp" length="30514" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 19:21:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Film Indonesia, Film Baru, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Musim libur lebaran 2026 ini, anak-anak Indonesia diajak untuk bersama-sama menjelajahi planet Mars melalui film <em>science fiction</em> karya anak negeri, Pelangi di Mars. </p>
<p></p>
<p>Planet Mars sendirk selama ini dikenal sebagai Planet Merah. Sepanjang film, para penonton disuguhkan dengan pemandangan visual cantik dari setiap sudut planet tersebut. </p>
<p></p>
<p>"Visualnya bagus. Mengajak kita untuk berimajinasi, membayangkan seperti apa kalau kita berada di Mars," tutur Diandra, usai menonton Pelangi di Mars bersama adiknya di Kota Kediri, Rabu, (18/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Merupakan film keluarga yang cocok untuk ditonton saat libur lebaran 2026 ini, menonton Pelangi di Mars seperti memasuki sebuah alam mimpi penuh imajinasi. Sebuah petualangan visual yang seru dan edukatif berbalut kisah persahabatan seorang anak manusia dan teman robotnya.</p>
<p></p>
<p>Buah karya dari Mahakarya Pictures dan sutradara Upie Guava ini berpusat pada sosok pelangi, seorang gadis yang lahir di planet Mars. </p>
<p></p>
<p>Pelangi di Mars mengusung nama-nama seperti Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, dan Livy Renata di jajaran pemerannya. Tidak hanya itu, film ini juga dimeriahkan oleh dukungan suara ikonik dari Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, Vanya Rivani, hingga Dimitri Arditya. </p>
<p>    </p>
<p>Sutradara Upie Guava menegaskan bahwa film ini adalah sebuah gerakan kolektif para seniman visual Indonesia. Film ini telah melalui perjalanan panjang selama lebih dari lima tahun ini melibatkan ratusan talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. </p>
<p></p>
<p>Pelangi di Mars juga mencatatkan diri sebagai film Indonesia pertama yang menggunakan teknologi Extended Reality (XR) secara masif, sebuah inovasi mutakhir yang bahkan masih tergolong baru di industri perfilman global.</p>
<p></p>
<p>“Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, dan ratusan orang lain yang menyumbangkan bakatnya. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan. Kami persembahkan film ini untuk anak-anak Indonesia dan kalian semua yang percaya akan kekuatan dari sebuah mimpi,” ungkap Upie.</p>
<p></p>
<p>Hal senada diunProduser mengenang sebuah momen mengharukan saat acara JAFF Market, di mana ia bertemu dengan salah satu 3D animatorgkapkan produser Dendi Reynando. Ia mengungkapkan film ini, dibalik kemegahan visualnya, film ini menyimpan cerita tentang dedikasi dan mimpi kolektif. </p>
<p></p>
<p>Ia mengenang sebuah momen mengharukan saat acara JAFF Market, di mana ia bertemu dengan salah satu 3D animator dari vendor yang terlibat dalam proyek ini. </p>
<p></p>
<p>“Dia datang jauh-jauh hanya untuk berterima kasih karena desainnya bisa menjadi bagian dari film ini. Dari situ saya menyadari bahwa Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” pungkas Dendi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sidak Gudang Bulog hingga Pangkalan LPG, Wali Kota Kediri Tekankan Hal Berikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sidak-gudang-bulog-hingga-pangkalan-lpg-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sidak-gudang-bulog-hingga-pangkalan-lpg-wali-kota-kediri-tekankan-hal-berikut</guid>
<description><![CDATA[ -Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak dan monitoring ke sejumlah tempat, untuk 
memastikan ketersediaan stok pangan dan energi di Kota Kediri aman. Pengecekan pertama dilakukan di Gudang Bulog, kemudian pangkalan LPG serta terakhir distributor bahan pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b945e45e7c5.webp" length="67662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 20:58:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>stok pangan, stok pangan kota Kediri, stok bahan pokok, harga bahan pokok</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan sidak dan monitoring ke sejumlah tempat, untuk </p>
<p>memastikan ketersediaan stok pangan dan energi di Kota Kediri aman. Pengecekan pertama dilakukan di Gudang Bulog, kemudian pangkalan LPG serta terakhir distributor bahan pangan. </p>
<p></p>
<p>Dari hasil pengecekan, Wali Kota Kediri menegaskan stok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>"Alhamdulillah berkaitan dengan distribusi pangan dan energi lancar. Persediaan aman dan harga stabil," ujarnya, Selasa, (17/03/2026). </p>
<p></p>
<p>Meski stok dalam kondisi aman, Mbak Wali - sapaan akrabnya - menegaskan agar tidak ada praktik yang memicu kenaikan harga.</p>
<p>"Semua harus clear dan tidak boleh ada penimbunan. Kami benar-benar pastikan stok aman, harga stabil, dan distribusi lancar," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Mbak Wali mengungkapkan stok beras dan minyak goreng di Bulog aman. Persediaan beras ada 24.000 ton masih bisa menjangkau hingga 25 bulan ke depan khusus untuk Kota Kediri. Untuk minyak goreng di Bulog ada 4.200 liter persediaan ini bisa untuk 1 bulan. Bulog juga masih akan mendapat kiriman 15 truck lagi untuk minyak goreng. Sementara untuk LPG stok juga aman dan harga cenderung stabil.</p>
<p></p>
<p>Kebutuhan masyarakat juga masih bisa terpenuhi. Pengisian sampai penyaluran ke pangkalan, penyaluran ke agen, semuanya aman. Pertamina juga menambah kebutuhan LPG. Untuk di tingkat distributor harga bahan pokok juga stabil dan stok juga aman. Kenaikan hanya dialami tepung beras tetapi tidak signifikan.</p>
<p></p>
<p>Minyak dan gula juga cenderung naik karena ada kenaikan permintaan, namun masih sesuai HET.</p>
<p></p>
<p>"Untuk masyarakat jangan khawatir dan melakukan panic buying. Kebutuhan bahan pokok aman dan harga juga stabil. Kita juga pastikan distribusinya aman, lancar dan tidak terhambat," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Wali kota termuda ini mengatakan, setiap hari Pemerintah Kota Kediri juga terus melakukan pemantauan harga bahan pokok. Lalu Pemerintah Kota Kediri juga melakukan OPM dan GPM untuk menekan inflasi dan menjaga harga agar masyarakat bisa menjangkau. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Kediri Harisun menambahkan stok beras yang ada di Bulog kurang lebih 78.000 ton. Seiring dengan jalannya penyerapan gabah stok juga akan terus bertambah. </p>
<p></p>
<p>"Insya Allah penambahan stoknya terus bertambah. Karena seiring berjalannya waktu panen makin banyak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ini Peran 2 Orang yang Diamankan Polisi Terkait Ledakan di Kandangan Kediri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ini-peran-2-orang-yang-diamankan-polisi-terkait-ledakan-di-kandangan-kediri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ini-peran-2-orang-yang-diamankan-polisi-terkait-ledakan-di-kandangan-kediri</guid>
<description><![CDATA[ Keduanya memiliki peran masing-masing. Namun, saat meracik bahan baku jadi bahan siap digunakan, hal tersebut dilakukan bersama-sama oleh keduanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b92a196b961.webp" length="57110" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 20:00:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, ledakan kediri, ledakan petasan, polres Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Dua orang yang diamankan Polres Kediri terkait dengan ledakan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu malam kemarin rupanya masih di bawah umur. </p>
<p>"Jadi kedua orang terduga pelaku ini perlu kami sampaikan merupakan anak di bawah umur," tutur Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, Selasa, (17/03/2026). </p>
<p>Keduanya memiliki peran masing-masing. Namun, saat meracik bahan baku jadi bahan siap digunakan, hal tersebut dilakukan bersama-sama oleh keduanya. </p>
<p>"Satu orang ini dia berperan membeli bahan baku dari toko daring. Kemudian dia bersama dengan terduga pelaku yang kedua meracik dengan menggunakan bahan tersebut menjadi bahan peledak," tutur AKP Joshua. </p>
<p>Saat ini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif kepada keduanya. Belum ada penetapan tersangka kepada keduanya.</p>
<p>"Masih kita lakukan pemeriksaan, kita lakukan pemeriksaan. Kemudian nanti akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan status keduanya," jelasnya lagi. </p>
<p>Keduanya diamankan petugas dari wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Senin malam, kurang dari 1x24 jam setelah peristiwa ledakan tersebut mengagetkan warga.</p>
<p>"Perlu kami sampaikan bahwa Satreskrim Polres Kediri dalam hal ini telah berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada malam Selasa. Jadi kami berhasil mengungkap kurang dari 1 kali 24 jam," jelasnya. </p>
<p>Seperti diketahui, ledakan terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 tersebut, diduga disebabkan oleh bahan baku petasan. Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku sempat dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama. </p>
<p>Akibat ledakan tersebut, rumah yang diketahui milik M Yasin Nawawi itu mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta.</p>
<p>Menurut pemilik rumah, ledakan pertama terjadi di belakang rumah, kemudian sekitar 20 menit dari ledakan pertama menyusul ledakan yang kedua, namun dari arah teras depan. Pemilik rumah pun langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.</p>
<p>"Untuk saat ini kami pastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya berupa kerugian material,” katanya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Kediri Amankan 2 Orang Terkait Ledakan di Kandangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-amankan-2-orang-terkait-ledakan-di-kandangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-amankan-2-orang-terkait-ledakan-di-kandangan</guid>
<description><![CDATA[ 2 orang diamankan jajaran Polres Kediri, terkait ledakan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b9265592323.webp" length="69430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 18:40:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, ledakan petasan, polres Kediri, ledakan kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong> Dua orang diamankan jajaran Polres Kediri, terkait ledakan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. </p>
<p>Keduanya diamankan petugas dari wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Keduanya diamkan pada Senin malam, kurang dari 1x24 jam setelah peristiwa ledakan tersebut mengagetkan warga.</p>
<p>"Perlu kami sampaikan bahwa Satreskrim Polres Kediri dalam hal ini telah berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada malam Selasa. Jadi kami berhasil mengungkap kurang dari 1 kali 24 jam," jelas Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, Selasa, (17/03/2026). </p>
<p>AKP Joshua mengungkapkan, keduanya diamankan saat tengah berada di warung.</p>
<p>"Saat diamankan yang bersangkutan sedang nongkrong di salah satu angkringan di Kecamatan Ponggol. Kemudian kita temukan di sana dia bersama salah satu terduga pelaku lainnya, sehingga kita amankan yang bersangkutan dan kita bawa ke Polres Kediri," tambahnya. </p>
<p>Kedua orang tersebut , menurut AKP Joshua, masih terus diperiksa secara intensif.</p>
<p>"Setelah dilakukan pemeriksaan kami akan melakukan semacam prarekonstruksi untuk membuat kasus ini dapat terdemonstrasi dengan baik," jelasnya. </p>
<p>Seperti diketahui, ledakan terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 tersebut, diduga disebabkan oleh bahan baku petasan. Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku sempat dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama. </p>
<p>Akibat ledakan tersebut, rumah yang diketahui milik M Yasin Nawawi itu mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta.</p>
<p>Menurut pemilik rumah, ledakan pertama terjadi di belakang rumah, kemudian sekitar 20 menit dari ledakan pertama menyusul ledakan yang kedua, namun dari arah teras depan. Pemilik rumah pun langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.</p>
<p>"Untuk saat ini kami pastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya berupa kerugian material,” kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan. </p>
<p>Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memasang garis polisi dengan radius cukup jauh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ledakan susulan. Selain itu, sejumlah personel berseragam juga ditempatkan di sekitar lokasi untuk melakukan pengamanan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Pekat Semeru 2026: Polres Kediri Amankan 146 Tersangka dari 142 Kasus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/operasi-pekat-semeru-2026-polres-kediri-amankan-146-tersangka-dari-142-kasus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/operasi-pekat-semeru-2026-polres-kediri-amankan-146-tersangka-dari-142-kasus</guid>
<description><![CDATA[ Dalam operasi yang berlangsung selama 12 hari tersebut, lebih dari 100 kasus berhasil diungkap dan lebih dari 100 tersangka diamankan oleh jajaran Satreskrim, Satresnarkoba, Sat Samapta, serta jajaran polsek di bawah naungan Polres Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7a7822d6b9.webp" length="59908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri, Ops Pekat Semeru, kriminal kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Ratusan pelaku dari berbagai jenis tindak kriminal di wilayah hukum Kediri diringkus selama masa Operasi Pekat Semeru Polres Kediri. Dalam operasi yang berlangsung selama 12 hari tersebut, lebih dari 100 kasus berhasil diungkap dan lebih dari 100 tersangka diamankan oleh jajaran Satreskrim, Satresnarkoba, Sat Samapta, serta jajaran polsek di bawah naungan Polres Kediri.</p>
<p>“Dalam operasi pekat yang dilaksanakan mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026, Polres Kediri dan jajaran berhasil mengungkap 142 kasus dengan 146 orang tersangka,” ujar Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, Senin (16/3/2026).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, AKBP Bramastyo Priaji mengungkapkan bahwa terdapat 11 kasus yang masuk dalam Target Operasi (TO) dengan 12 tersangka, serta 131 kasus Non-Target Operasi (Non-TO) dengan 134 tersangka. Dari keseluruhan tersangka, tiga orang di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur.</p>
<p>Kapolres merinci, kasus yang masuk dalam target operasi terdiri atas tiga kasus judi online, dua kasus bahan peledak (handak), serta enam kasus narkoba. </p>
<p>Sementara itu, untuk kasus non-target operasi terdiri atas empat kasus judi daring, delapan kasus narkoba, 117 kasus minuman keras, satu kasus premanisme, dan satu kasus bahan peledak.</p>
<p>“Selama operasi pekat ini, pengungkapan yang menonjol adalah narkotika jenis ganja, termasuk juga sabu-sabu serta obat keras berbahaya,” jelasnya.</p>
<p>Dari ketiga jenis penyalahgunaan narkoba tersebut, Polres Kediri mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 10.207 gram, sabu-sabu seberat 30,28 gram, serta obat keras berbahaya (okerbaya) sebanyak 23.435 butir.</p>
<p>AKBP Bramastyo Priaji menegaskan bahwa masih ditemukannya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kediri menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Oleh karena itu, Polres Kediri berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.</p>
<p>“Polres Kediri akan terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba sampai ke akarnya sesuai dengan program pemerintah, yaitu *zero* narkoba,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba karena dapat menimbulkan ketergantungan baik secara fisik maupun psikologis, serta berdampak buruk bagi masa depan.</p>
<p>Selain narkoba, Kapolres Kediri juga menyoroti maraknya kejadian ledakan petasan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur sejak akhir 2025 hingga awal 2026.</p>
<p>Menurutnya, penggunaan dan peredaran bahan peledak atau petasan secara ilegal sangat berbahaya karena dapat memicu kebakaran, membahayakan keselamatan jiwa, serta mengganggu ketertiban masyarakat.</p>
<p>“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat ataupun memperjualbelikan bahan peledak atau petasan secara ilegal karena sangat berbahaya,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pembuatan maupun kepemilikan bahan peledak tanpa izin memiliki konsekuensi hukum yang berat.</p>
<p>“Sesuai dengan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, pelanggaran terkait bahan peledak dapat dikenakan sanksi pidana hingga 15 tahun penjara,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Ledakan Dalam 30 Menit Gegerkan Kediri, Diduga Dari Bahan Baku Petasan </title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-ledakan-dalam-30-menit-gegerkan-kediri-diduga-dari-bahan-baku-petasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-ledakan-dalam-30-menit-gegerkan-kediri-diduga-dari-bahan-baku-petasan</guid>
<description><![CDATA[ Ledakan terjadi di sebuah rumah di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Akibatnya, rumah mengakami kerusakan berat. Lledakan diduga berasal dari ledakan bahan baku petasan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7a2d62b6e1.webp" length="65290" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 13:28:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, bahan petasan, polres kediri, ledakan petasan kediri, ledakan kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Sebuah rumah di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri mengalami kerusakan berat, setelah terdampak ledakan yang diduga berasal dari bahan baku petasan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>“Untuk saat ini kami pastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya berupa kerugian material,” kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, Senin (16/03/2026). </p>
<p>Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 tersebut mengaku dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama. Ledakan pertama diketahui terjadi di belakang rumah, kemudian sekitar 30 menit dari ledakan pertama menyusul ledakan yang kedua, namun dari arah teras depan. </p>
<p>Pemilik rumah M Yasin Nawawi diketahui langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri. Kerugian material yang dialaminya ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta. M Yasin diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut. </p>
<p>Di tempat kejadian sendiri, ditemukan sebuah bungkusan plastik warna hitam, mirip yang digunakan dalam pengiriman barang yang dipesan secara online.  Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, Polres Kediri akan bekerja sama dengan tim dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur.  </p>
<p>Pada Senin siang, tim penjinak bom Gegana Polda Jatim  turut diterjunkan untuk melakukan proses sterilisasi di lokasi guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa di sekitar TKP. “Tim penjinak bom telah melakukan proses sterilisasi di lokasi untuk mengamankan kemungkinan adanya bahan-bahan peledak yang masih tertinggal,” ujar AKP Joshua. </p>
<p>Sementara itu,  2 orang dilaporkan telah dimintai keterangan terkait ledakan tersebut. "Sekitar dua orang yang kita minta keterangan," ungkap Kapolsek Kandangan Iptu Winarto Siswomiharjo. </p>
<p>Iptu Winarto mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, bahan yang diduga bahan baku petasan dan meledak itu dibeli secara online.  "Untuk saat ini yang kita amankan cuma tempat hasil COD-an, sama barang-barang plastik yang sudah hancur," tambahnya. </p>
<p>Pihak yang diamankan untuk dimintai keterangan tersebut berusia dibawah 20 tahun serta masih punya hubungan keluarga dengan pemilik rumah.  "Sementara dua orang, tapi pelakunya melarikan diri. Tadi malam kan dilacak dari pengiriman online, tapi bukan dari sini, tapi dari wilayah Krecek. Tadi malam tim sudah datang ke sana," ungkapnya. </p>
<p>Pihak kepolisian sendiri telah mengamankan wilayah TKP dengan memasang garis polisi.  "Hal itu untuk mencegah agar lokasi tersebut tidak dimasuki oleh warga karena ada indikasi masih ada bahan baku petasan yang tersimpan," tambah Iptu Winarto.  (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu<br> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PSI Kota Kediri Kenalkan Kantor Baru Lewat Aksi Berbagi Takjil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/psi-kota-kediri-kenalkan-kantor-baru-lewat-aksi-berbagi-takjil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/psi-kota-kediri-kenalkan-kantor-baru-lewat-aksi-berbagi-takjil</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kediri Reza Darmawan berkomitmen untuk terus memperkuat struktur partai sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Seperti diketahui, Reza Darmawan memimpin PSI Kota Kediri sejak bulan Juli 2025 lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b6d9697143d.webp" length="41672" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 22:07:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>PSI, PSI Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Momentum Ramadan dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kediri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Bersamaan dengan kepindahan kantor baru di kawasan Bandar Lor, Kota Kediri, jajaran pengurus PSI yang dipimpin Ketua DPD Reza Darmawan menggelar aksi berbagi takjil kepada warga, Minggu (15/03/2026).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Reza Darmawan menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru PSI Kota Kediri diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas partai, tetapi juga ruang komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, momentum berbagi takjil ini sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan keberadaan kantor baru kepada warga sekitar serta mempererat kedekatan dengan masyarakat.</p>
<p>Reza juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat struktur partai sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak di Kota Kediri. Ia diketahui memimpin PSI Kota Kediri sejak Juli 2025.</p>
<p>“Target secara umum kami ingin memasukkan beberapa kader ke lembaga legislatif agar bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Kota Kediri,” kata Reza usai kegiatan berbagi takjil di depan kantor baru PSI Kota Kediri.</p>
<p>Reza menilai potensi PSI di Kota Kediri cukup baik karena kepengurusan sebelumnya telah meletakkan fondasi organisasi yang kuat. Selain itu, peluang PSI secara nasional maupun di tingkat provinsi juga dinilai cukup positif.</p>
<p>Karena itu, pihaknya membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dengan partai lain maupun pemerintah daerah, guna memberikan pemikiran positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kota Kediri.</p>
<p>Terkait target pada Pemilu 2029, Reza menyebut pihaknya tidak memasang target yang terlalu tinggi. Meski demikian, PSI Kota Kediri optimistis dapat membentuk satu fraksi di DPRD Kota Kediri.</p>
<p>“Target pasti ada. Kami tidak muluk-muluk, tapi insya Allah targetnya bisa membentuk satu fraksi,” ujarnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x_69b6cae85e1ff.webp" alt=""></p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua DPW PSI Jawa Timur Ronny Siswanto menyebut Reza Darmawan memiliki potensi untuk membawa PSI Kota Kediri meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029.</p>
<p>“Saya sebagai Wakil Ketua DPW membantu Ketua DPW untuk merapikan seluruh struktur DPD di Jawa Timur. Saya mengandalkan Bro Reza ini untuk PSI Kota Kediri bisa menang di 2029,” kata Ronny.</p>
<p>Di sisi lain, Reza menambahkan bahwa kepindahan ke kantor baru ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi tahapan politik ke depan, termasuk proses verifikasi partai.</p>
<p>“Harapan pertama kami adalah bisa melewati tahapan verifikasi. Setelah itu baru kita pikirkan tahapan-tahapan berikutnya,” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>50 Tahun Tak Direvitalisasi, Jembatan Lama Kediri Dinilai Sudah Saatnya Dirawat Total</title>
<link>https://suarajatimpost.com/50-tahun-tak-direvitalisasi-jembatan-lama-kediri-dinilai-sudah-saatnya-dirawat-total</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/50-tahun-tak-direvitalisasi-jembatan-lama-kediri-dinilai-sudah-saatnya-dirawat-total</guid>
<description><![CDATA[ Revitalisasi besar terakhir terhadap Jembatan Lama dilakukan pada 1976 dan selesai pada 20 November 1976.

Dengan usia pemeliharaan yang telah mencapai setengah abad, sudah saatnya dilakukan perawatan dan pemeliharaan menyeluruh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b69e68b0153.webp" length="17114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 19:45:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Jembatan Lama Kota Kediri, Cagar Budaya Kediri, destinasi wisata kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> – Jembatan Lama Kota Kediri yang dikenal dengan nama Brug Over den Brantas te Kediri dinilai sudah waktunya mendapatkan perawatan menyeluruh. Pasalnya, revitalisasi besar terakhir jembatan bersejarah tersebut dilakukan sekitar 50 tahun lalu, tepatnya pada 1976.</p>
<p>Jembatan yang kini berusia sekitar 157 tahun itu merupakan karya insinyur Belanda Sytze Westerbaan Muurling. Struktur jembatan memiliki panjang sekitar 160 meter, lebar 5,80 meter, dan tinggi 7,50 meter dari permukaan Sungai Brantas.</p>
<p>Peneliti sejarah Jembatan Lama Kediri sekaligus pemerhati cagar budaya, Imam Mubarok, mengatakan jembatan tersebut telah melewati berbagai peristiwa penting sepanjang sejarahnya.</p>
<p>Menurutnya, jembatan pernah beberapa kali diterjang derasnya arus Sungai Brantas. Banjir terbesar tercatat terjadi pada 1954 yang merobohkan pagar jembatan. Meski demikian, struktur utama jembatan tetap kokoh dan tidak bergeser.</p>
<p>Jembatan ini juga pernah menjadi bagian dari perayaan kerajaan Belanda saat Putri Juliana menikah dengan Pangeran Bernhard pada 7 Januari 1937. Kala itu jembatan dihiasi lampu-lampu hias dari ujung ke ujung.</p>
<p>Selain itu, jembatan sempat mengalami peninggian setelah erupsi Gunung Kelud pada 1901. Proyek peninggian dimulai pada awal 1912 dan selesai pada 10 Maret 1912.</p>
<p>Pada masa perang kemerdekaan, jembatan ini bahkan pernah direncanakan untuk diledakkan oleh tentara Jepang. Namun rencana tersebut berhasil digagalkan sehingga jembatan tetap berdiri hingga sekarang.</p>
<p>Revitalisasi besar terakhir dilakukan pada 1976 dan rampung pada 20 November 1976. Dengan rentang waktu pemeliharaan yang telah mencapai setengah abad, menurut Imam, sudah saatnya dilakukan perawatan menyeluruh agar jembatan tetap terjaga.</p>
<p>“Artinya pada tahun 2026 ini sudah 50 tahun sejak pemeliharaan besar terakhir dilakukan. Karena itu sudah saatnya dilakukan perawatan total agar jembatan tetap terpelihara,” kata Imam yang akrab disapa Gus Barok, Sabtu (15/3/2026).</p>
<p>Ia menegaskan proses pemeliharaan harus tetap berkonsultasi dengan Kementerian Kebudayaan maupun Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI karena statusnya sebagai cagar budaya peringkat nasional.</p>
<p>Pada 2022, pemerintah menetapkan 15 cagar budaya peringkat nasional. Salah satunya adalah Jembatan Lama Kota Kediri yang berada di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.</p>
<p>Dengan status tersebut, pemanfaatan jembatan harus mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>“Karena sudah menjadi cagar budaya peringkat nasional, pemanfaatan jembatan harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Tidak boleh digunakan sembarangan untuk kepentingan pribadi, instansi, partai politik, maupun organisasi kemasyarakatan,” pungkasnya. (**)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jembatan Lama Identitas Kota Kediri, Wajib Dijaga dan Dirawat Bersama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jembatan-lama-identitas-kota-kediri-wajib-dijaga-dan-dirawat-bersama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jembatan-lama-identitas-kota-kediri-wajib-dijaga-dan-dirawat-bersama</guid>
<description><![CDATA[ Peringatan hari jadi ke-157 Jembatan Lama Kota Kediri.  Jembatan karya arsitek Belanda Sytze Westerbaan Muurling tersebut merupakan Jembatan besi pertama di Jawa dan bahkan di dunia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b609881e4ff.webp" length="55600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 08:23:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Jembatan Lama Kota Kediri, Cagar Budaya Kota Kediri, Destinasi Wisata Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong> - Jembatan Lama Kota Kediri yang bulan ini genap 157 tahun menjadi saksi perkembangan di kawasan Kota Kediri.  Peringatan hari jadi ke-157 Jembatan Lama Kota Kediri berlangsung khidmat sekaligus penuh makna.  </p>
<p>Jembatan karya arsitek Belanda Sytze Westerbaan Muurling tersebut merupakan Jembatan besi pertama di Jawa dan bahkan di dunia pada masa abad ke-19.</p>
<p>Struktur jembatan ini menggunakan konstruksi besi yang ditopang oleh tiang sekrup yang ditanam di dasar Sungai Brantas. Jembatan Jembatan Lama Kota Kediri bahkan lebih tua dibandingkan Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat yang selesai dibangun pada 1883 dan menghubungkan Manhattan dengan Brooklyn di New York City melintasi Sungai East.</p>
<p>Sejak tahun 2022 lalu, Jembatan Lama Kota Kediri telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya peringkat nasional. </p>
<p>"Momen ini bisa menambah semangat bagi warga Kota Kediri untuk sama-sama menjaga dan merawat. Menjaga sejarahnya, karena usianya sudah 157 tahun, kemudian merawat dan menyadari bahwa jembatan lama ini adalah identitasnya Kota Kediri. Bahkan sudah diakui sebagai cagar budaya, sehingga kita sama-sama harus merawat kebersihan di sana, tidak merusak," tegas Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Sabtu, (14/03/2026) malam. </p>
<p>Sejarah Jembatan Lama Kota Kediri, dituturkan Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, harus selalu dilestarikan. Sehingga, warga luar kota serta generasi-generasi muda bisa mengetahui cerita tentang jembatan yang punya nama lain Brug Over den Brantas te Kediri itu. Jembatan itu sendiri pertama kali dioperasikan sebagai bagian dari jalur Groote Postweg (jalan raya) pada masa pemerintahan kolonial Belanda, tepatnya pada 18 Maret 1869.</p>
<p>"Kita juga mempelajari sejarahnya, supaya itu tetap ada. Sejarahnya tetap diketahui oleh seluruh warga Kota Kediri dan itu bisa menjadi ikonnya Kota Kediri. Dikenal bukan hanya warga kota, tetapi juga luar kota. Seperti saat ini kan mendekati lebaran, kadang orang mudik ke kota Kediri belum tahu jembatan lama. Kalau warga Kota Kediri bisa menjelaskan, berarti ikut sama-sama melestarikan," tambah Mbak Wali. </p>
<p>Selain selamatan ulang tahun ke-157, peringatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran tenun ikat Bandar bermotif Jembatan Lama karya perajin tenun ikat asal Bandar Kidul, Slamet Sugiyanto dari Palugada. Kain ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Kediri.</p>
<p> "Senang sekali ternyata ada orang yang cinta, artinya mengetahui sejarahnya sampai membuat tenun khas dan motifnya adalah jembatan lama. Ini bagus sekali dan saya rasa ini perlu dikembangkan. Harapannya bukan saya saja yang memakai, tapi nanti banyak warga kota Kediri yang bisa memakai kain tenun ikat motif jembatan lama,"tambahnya.</p>
<p>Peringatan momen bersejarah Jembatan Lama Kota Kediri diinisiasi oleh peneliti sejarah Jembatan Lama Kediri sekaligus pemerhati cagar budaya Imam Mubarok.  </p>
<p>Menurut Gus Barok, sapaan akrabnya, pelaksanaan peringatan dimajukan dari tanggal sebenarnya karena 18 Maret 2026 berdekatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sehingga dikhawatirkan banyak pihak telah memasuki masa persiapan hari raya.</p>
<p>“Karena tanggal 18 Maret tahun ini berdekatan dengan perayaan Idul Fitri, maka peringatan ulang tahun jembatan dimajukan pada 14 Maret agar masyarakat tetap dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” tambahnya. (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Pekat 2026 di Kota Kediri, Potret Buram Barang Haram yang Sulit Dibendung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mendominasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mendominasi</guid>
<description><![CDATA[ 25 kasus berhasil diungkap oleh jajaran Polres Kediri Kota selama pelaksanaan  Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2026. Pelaksanaan operasi pekat sendiri, berlangsung selama 12 hari yakni mulai Rabu (25/2/2026) hingga Ahad (8/3/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b43146bbf71.webp" length="49824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 08:00:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri Kota, Narkoba, Miras, Operasi Pekat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong> - Jajaran Polres Kediri Kota berhasil mengungkap 25 kasus selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2026. Operasi tersebut berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak Rabu (25/2/2026) hingga Ahad (8/3/2026).</p>
<p>Dari 25 kasus yang terungkap, 7 di antaranya merupakan Target Operasi (TO) dengan rincian 4 kasus perjudian dan 3 kasus narkoba. </p>
<p>Sementara itu, 18 kasus lainnya merupakan Non-Target Operasi (Non-TO) yang terdiri dari 1 kasus perjudian, 2 kasus narkoba, dan 15 kasus peredaran minuman keras ilegal.</p>
<p>"Total keseluruhan kasus yang berhasil diungkap selama pelaksanaan Operasi Pekat sebanyak 25 kasus," jelas Wakapolres Kediri Kota, Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, Jumat (13/3/2026).</p>
<p>Pada kasus narkoba, sambung dia, dua perkara di antaranya terkait narkotika jenis sabu, sedangkan tiga perkara lainnya melibatkan peredaran pil dobel L. </p>
<p>Selain itu, petugas mengamankan sembilan terduga pelaku yang berperan sebagai pengedar maupun kurir perantara. </p>
<p>Para tersangka masing-masing berinisial HK (25), AAP (27), CA (27), AK (28), BN (23), WW (24), RN (29), HH (26), dan AM (23).</p>
<p>"Satreskoba Polres Kediri Kota juga mengungkap beberapa kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya dengan 9 tersangka diamankan. Sementara barang bukti antara lain berupa 34,94 gram sabu, 2.437 butir pil dobel L, timbangan digital, alat konsumsi, serta beberapa unit ponsel yang digunakan sebagai sarana transaksi," tambahnya.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui telah menjalankan aktivitas peredaran narkoba selama lebih dari tiga bulan. Mayoritas pelaku berada pada usia produktif, yakni berkisar antara 22 hingga 30 tahun.</p>
<p>Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Kediri Kota beserta polsek jajaran, serta dukungan masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).</p>
<p>Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus melakukan upaya penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, terutama perjudian, peredaran miras ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas kamtibmas.</p>
<p>"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum," pungkas Wakapolres Kediri Kota. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Ramadan, GPM Jadi Favorit Warga Kediri Berbelanja Bahan Pokok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-ramadan-gpm-jadi-favorit-warga-kediri-berbelanja-bahan-pokok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-ramadan-gpm-jadi-favorit-warga-kediri-berbelanja-bahan-pokok</guid>
<description><![CDATA[ Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. 

GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b408a4de7be.webp" length="62708" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:01:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>GPM, Gerakan Pangan Murah, DKPP Kabupaten Kediri, bahan pokok, sembako</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP - </strong>Selama bulan Ramadan 2026, masyarakat Kabupaten Kediri punya pilihan baru untuk tempat belanja favorit. Banyak warga, memilih untuk berbelanja di titik-titik Gerakan Pangan Murah (GPM) pada momen bulan Ramadhan kali ini. </p>
<p>GPM sendiri digelar di 19 titik lokasi secara bergantian di berbagai wilayah Kabupaten Kediri. GPM ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.</p>
<p>Dalam setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga aneka produk UMKM lokal.</p>
<p>Antusiasme masyarakat dalam setiap pelaksanaan GPM terbilang tinggi. Beberapa komoditas bahkan cepat habis diborong warga, terutama gula, minyak goreng, telur, dan beras.</p>
<p>Di beberapa lokasi, bawang merah dan cabai juga menjadi komoditas yang cepat ludes karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan di pasaran.</p>
<p>Di pasaran, harga gula saat ini berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, sedangkan dalam GPM dijual sekitar Rp15.000 per kilogram. Begitu pula dengan minyak goreng yang di pasar umum mencapai Rp18.000 per liter, sementara di GPM dijual Rp15.700 per liter.</p>
<p>Salah satu warga, Suparmi, mengaku membeli gula karena harganya lebih murah dibandingkan di toko.</p>
<p>“Harganya lebih murah, lebih terjangkau. Kalau dibandingkan di toko selisihnya lumayan, ada yang Rp1.500 sampai Rp2.000. Bagi ibu rumah tangga tentu sangat membantu,” ujarnya, Jumat, (13/3/2026) usai berbelanja di GPM Balai Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. </p>
<p>Hal serupa disampaikan warga lainnya, Sriatun, yang membeli bawang merah, bawang putih, telur, dan minyak goreng.</p>
<p>“Harganya lebih murah dibandingkan di luar. Kalau di luar bawang merah sekitar Rp28.500 per kilogram, di sini tadi Rp25.000. Sangat membantu karena telur dan minyak juga ada selisih harga,” katanya.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih menegaskan, Gerakan Pangan Murah memang dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilisasi harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.</p>
<p>"Untuk memastikan ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok bagi masyarakat selama momen Ramadhan 2026. Masyarakat bisa mendapatkan harga yang tidak melebihi HET," ujar Tutik. </p>
<p>Dengan pelaksanaan di banyak titik selama Ramadhan, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan lonjakan harga bahan pangan di pasaran.</p>
<p>"Penentuan lokasi berdasarkan usulan dari kecamatan dan peta ketersediaan bahan pokok di lokasi kegiatan," tambahnya lagi.</p>
<p>Untuk ketersediaan komoditas utama, sejumlah pihak turut dilibatkan. Beras disuplai dari Bulog dengan jumlah sekitar 1 hingga 1,5 ton setiap kegiatan. Sementara gula disediakan sekitar 5 kuintal hingga 1,5 ton, dengan pembelian dibatasi maksimal 5 kilogram per orang karena stok terbatas.</p>
<p>Sedangkan minyak goreng Minyakita yang dipasok oleh distributor, dijual dengan harga Rp15.700 per liter dan dibatasi dua liter per orang. Untuk beras SPHP, dijual dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram tanpa pembatasan jumlah pembelian.</p>
<p>Sementara itu, komoditas lain seperti bawang merah dan cabai sebagian besar dipasok dari pelaku UMKM lokal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah di Kediri Digeledah, Polisi Amankan Ratusan Petasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-di-kediri-digeledah-polisi-amankan-ratusan-petasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-di-kediri-digeledah-polisi-amankan-ratusan-petasan</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan petasan siap pakai ditemukan dalam sebuah penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Dusun Ngelowan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.  Penggeledahan dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Wates Polres Kediri, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b3f85336525.webp" length="48676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 19:01:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri, Petasan, Petasan Kediri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP -</strong>Ratusan petasan siap pakai ditemukan dalam sebuah penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Dusun Ngelowan, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Penggeledahan dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Wates Polres Kediri, Kamis (12/3/2026) sekira pukul 14.00 WIB. </p>
<p></p>
<p>Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto mengungkapkan, petugas berhasil mengamankan sebanyak 143 petasan rakitan siap pakai beserta sejumlah bahan dan peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi petasan. </p>
<p></p>
<p>AKP Agus Sudarjanto menuturkan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan tentang adanya perakitan petasan yang dilakukan sambil disiarkan langsung di salah satu platform sosial media. </p>
<p></p>
<p>Ukuran petasan siap pakai yang ditemukan beragam, mulai dari sebesar kaleng kue dengan diameter 15 cm sampai yang berukuran kecil dengan diameter 7 cm.  </p>
<p></p>
<p>Ukuran besar dan kecilnya petasan memengaruhi daya ledak petasan itu sendiri. Semakin besar gulungan dan semakin rapat gulungan petasan, maka semakin kencang ledakannya.</p>
<p></p>
<p>"Yang paling banyak, tadi antara diameter 9 cm, 10 cm, 11 cm, 12 cm itu yang paling banyak," ungkap AKP Agus Sudarjanto, Jumat, (13/3/2026). </p>
<p></p>
<p>Selain petasan siap pakai, Polisi juga mengamankan 55 petasan kosong (selongsong). </p>
<p></p>
<p>Sedangkan peralatan produksi yang diamankan mulai dari timbangan digital, bahan pembuat selongsong petasan, plastik bekas bubuk bahan peledak, gunting, corong kertas, sumbu petasan, serta beberapa potong bambu yang diduga digunakan dalam proses perakitan. </p>
<p></p>
<p>Semua barang bukti, ditemukan di dalam kamar dan bagian belakang rumah.</p>
<p>"Ditemukan di kamar dan kandang kambing," tambahnya. </p>
<p></p>
<p>Terduga pelaku perakit ratusan petasan itu sendiri, tidak ada di tempat saat proses penggeledahan dilakukan dan petugas hanya menemukan sosok istri dari terduga pelaku. </p>
<p></p>
<p>Sosok yang diduga kuat, terlibat sebagai perakit tersebut masih dalam proses pendalaman. </p>
<p></p>
<p>Kasus ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Wates dan diselidiki lebih lanjut karena diduga berkaitan dengan tindak pidana penggunaan, pembuatan, dan penjualan bahan peledak sebagaimana diatur dalam Pasal 306 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.</p>
<p>"Saat ini tengah terus kita lakukan penyelidikan," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab dan Polres Kediri Sebut Stok Bapokting Aman Jelang Idulfitri 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-dan-polres-kediri-sebut-stok-bapokting-aman-jelang-idulfitri-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-dan-polres-kediri-sebut-stok-bapokting-aman-jelang-idulfitri-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pernyataan tersebut disampaikan setelah Bupati Hanindhito mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Mapolres Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b2eb86296f2.webp" length="33068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 10:00:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Kediri, Bupati Kediri, Polres Kediri, lebaran 2026</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEDIRI, SJP</strong>–Tidak hanya fokus pada pengamanan dan pelayanan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bersama Polres Kediri menyebut distribusi dan ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) aman dan stabil hingga perayaan Idulfitri 2026.</p>
<p>"Tadi saya juga memantau bapokting, sampai hari ini <em>alhamdulillah</em> tidak ada komoditas yang inflasinya signifikan dan kita berdoa sampai dengan hari raya tidak ada sesuatu yang krusial," ujar Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Kamis (12/03/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan setelah Bupati Hanindhito mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Mapolres Kediri.</p>
<p>Selain apel, dilaksanakan pula rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI/Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya. </p>
<p>Bupati yang karib disapa Mas Dhito tersebut menambahkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat maupun pemudik yang menuju Kediri untuk menghubungi <em>call center</em> 110 jika terdapat kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat.</p>
<p>"<em>Call Center</em> ini juga akan terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri," imbuh Mas Dhito.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, mengungkapkan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar mulai 13 hingga 25 Maret. Dalam operasi ini, Polres Kediri menyiagakan sebanyak 365 personel.</p>
<p>Secara keseluruhan, dengan tambahan dari unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, operasi ini melibatkan total 536 personel. Dengan kekuatan tersebut, pihaknya memastikan kesiapan pengamanan di wilayah hukum Polres Kediri. </p>
<p>"Kita siap untuk melakukan pengamanan," ucapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bramastyo menekankan bahwa selain layanan <em>call center</em> 110, pihaknya juga membuka layanan penitipan kendaraan.</p>
<p>Bagi warga yang melaksanakan mudik Lebaran atau meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk bersilaturahmi, dapat menitipkan kendaraannya di kantor kepolisian terdekat demi faktor keamanan.</p>
<p>"Kita membuka penitipan kendaraan di kantor kepolisian, baik di Polsek maupun Polres," kata AKBP Bramastyo.</p>
<p>Selama Operasi Ketupat Semeru 2026, pos pengamanan akan disiagakan di beberapa titik krusial. Lokasi tersebut meliputi Simpang Mengkreng, Papar, Plemahan, Kandangan, dan Kras, termasuk titik keramaian di Simpang Lima Gumul serta area Ringin Budho, Pare. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Kediri Kota Siagakan 1.000 Personel dan Pos Pengamanan Jelang Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-kota-siagakan-1000-personel-dan-pos-pengamanan-jelang-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-kediri-kota-siagakan-1000-personel-dan-pos-pengamanan-jelang-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polri dan instansi terkait lainnya yang akan tersebar di sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di Kota Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b2e8d58cf6a.webp" length="52706" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 09:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri Kota, Ops Ketupat Semeru, Kota Kediri, Bandara Dhoho, Bandara Dhoho Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong>–Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Langkah ini dilakukan guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.</p>
<p>Jumlah personel yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Kediri Kota mencapai 1.000 orang. </p>
<p>Personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polri dan instansi terkait lainnya yang akan tersebar di sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di Kota Kediri.</p>
<p>"Tim mobile juga kita siapkan, tim untuk reaksi cepat juga kita siapkan, pos PAM ada 5, pos pelayanan ada 1, pos terpadu ada 1," ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Kamis (12/03/2026).</p>
<p>Selain di sejumlah titik strategis di dalam Kota Kediri, Polres Kediri Kota juga menyiapkan pos di Bandara Dhoho. </p>
<p>"Plus satu kita optimalkan pos pelayanan pengamanan di Bandara Dhoho, karena masuk wilayah Polres Kediri Kota," tambah dia.</p>
<p>Sebagai informasi, sejak November tahun lalu, Bandara Dhoho telah melayani penerbangan rute Jakarta - Kediri pulang pergi (PP) sebanyak tiga kali dalam sepekan, yakni pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Mulai Maret ini, frekuensi penerbangan bertambah menjadi empat kali seminggu dengan tambahan jadwal pada hari Ahad untuk rute yang sama.</p>
<p>Rute tersebut dilayani oleh maskapai Super Air Jet. Penempatan Pospam dan Posyan di Bandara Dhoho menurut AKBP Anggi Saputra Ibrahim merupakan langkah optimalisasi untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.</p>
<p>"Sebenarnya bukan (saat) Operasi Ketupat Semeru saja, setiap hari pun juga ada anggota untuk <em>standby</em> di sana. Cuma karena ini momennya operasi, kita lebih optimalkan, lebih kita tingkatkan," jelasnya.</p>
<p>Nantinya, setiap pos akan disiagakan 30 personel gabungan. Selain itu, sejumlah titik potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari titik kemacetan di pasar-pasar, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga kawasan sekitar Alun-Alun. Sementara untuk mengantisipasi tindak kejahatan, Polres Kediri Kota menyiapkan tim guna melakukan patroli <em>mobile </em>secara intensif.</p>
<p>"Saya mengajak masyarakat yang ingin liburan ke Kota Kediri untuk datang. Kita pastikan masyarakat mendapatkan keamanan dan kenyamanan di Kota Kediri," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Kediri Kota Petakan Titik Kerawanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-kediri-kota-petakan-titik-kerawanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-kediri-kota-petakan-titik-kerawanan</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu bentuk kerawanan yang menjadi fokus utama di antaranya adalah peredaran petasan. Selain itu, petugas mewaspadai peningkatan tindak kriminalitas seperti pencurian dan kejahatan jalanan menjelang Idulfitri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b2e1fba6cf0.webp" length="59776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 08:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Putra Antama</dc:creator>
<media:keywords>Polres Kediri Kota, Lebaran, Idul Fitri, Kota Kediri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KEDIRI, SJP</strong>–Sebanyak 1.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), dan pemangku kepentingan (<em>stakeholder</em>) terkait lainnya siap berpartisipasi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Kediri.</p>
<p>Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengungkapkan bahwa selama periode pelaksanaan operasi, sejumlah titik dan potensi kerawanan telah dipetakan. </p>
<p>Pemetaan tersebut meliputi titik kemacetan di pasar, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga kawasan Alun-Alun Kota Kediri.</p>
<p>"Itu sudah kita disposisi semua," ungkap Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Kamis (12/03/2026).</p>
<p>Untuk mengantisipasi tindak kejahatan, Polres Kediri Kota telah menyiapkan tim guna melakukan patroli bergerak (<em>mobile</em>) secara intensif.</p>
<p>"Wilayah timur, wilayah barat, kita sudah siapkan tim untuk <em>mobile</em>. Selama 24 jam kita laksanakan patroli," tambahnya.</p>
<p>Salah satu bentuk kerawanan yang menjadi fokus utama di antaranya adalah peredaran petasan. Selain itu, petugas mewaspadai peningkatan tindak kriminalitas seperti pencurian dan kejahatan jalanan menjelang Idulfitri.</p>
<p>"Banyak kejadian di beberapa daerah, merakit petasan lalu meledak. Kemudian dengan meningkatnya industri rumah tangga, kita waspadai kebakaran. Biasanya menjelang Idulfitri kejahatan meningkat, saya minta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.</p>
<p>Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Kediri, Kamis (12/03/2026). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang bertindak sebagai pemimpin apel, melakukan pengecekan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.</p>
<p>Wali kota yang karib disapa Mbak Wali ini menekankan bahwa menghadapi musim mudik Lebaran diperlukan persiapan matang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas, khususnya di Kota Kediri. </p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan empat pesan penting kepada seluruh pihak terkait.</p>
<p>Pertama, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional. Kedua, menjaga integritas dan mematuhi seluruh prosedur operasional standar (SOP). Ketiga, mengutamakan pendekatan humanis serta persuasif agar kehadiran petugas dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Keempat, meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan menghindari sikap ego sektoral.</p>
<p>"Kita semua harus bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas di Kota Kediri. Terima kasih kepada Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan terkait atas sinergisitasnya menyiapkan pengamanan di Kota Kediri," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>