<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; Ninda Kinanti</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/author/ninda-kinanti</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; Ninda Kinanti</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Relawan SPPG di Blitar Gelar Aksi, Minta Program MBG Tidak Dihentikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/relawan-sppg-di-blitar-gelar-aksi-minta-program-mbg-tidak-dihentikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/relawan-sppg-di-blitar-gelar-aksi-minta-program-mbg-tidak-dihentikan</guid>
<description><![CDATA[ Aksi tersebut diikuti oleh berbagai elemen yang terlibat langsung dalam Program MBG di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar, mulai dari relawan, pengelola dapur, mitra investasi, hingga para pemasok (supplier) bahan baku lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3f510eaf038.webp" length="76716" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 11:55:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ratusan, Relawan, SPPG, Turun, ke Jalan, Suarakan, Dukungan, Program, MBG, Blitar Raya.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Peta Blitar Raya menggelar aksi apel akbar di depan Aloon-Aloon Kota Blitar pada Sabtu (27/6/2026). </p>
<p>Aksi ini disrbut merupakan bentuk penegasan komitmen dan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah.</p>
<p>Apel akbar tersebut diikuti oleh berbagai elemen yang terlibat langsung dalam Program MBG di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar, mulai dari relawan, pengelola dapur, mitra investasi, hingga para pemasok (supplier) bahan baku lokal.</p>
<p>Koordinator Aliansi SPPG Peta Blitar Raya, Bambang Chaspo, menyatakan bahwa Program MBG bukan sekadar program pemenuhan nutrisi anak sekolah, melainkan motor penggerak ekonomi daerah yang sangat strategis.</p>
<p>"Program MBG ini sangat luar biasa. Selain memberikan makanan bergizi kepada anak-anak demi menciptakan generasi yang sehat dan kuat, program ini juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberdayakan pelaku usaha lokal," ujar Bambang di sela-sela kegiatan, Sabtu (27/6/2026).</p>
<p>Bambang memaparkan data perputaran ekonomi dan serapan tenaga kerja yang terjadi di Blitar Raya. </p>
<p>Menurut Bambang, satu dapur SPPG rata-rata mempekerjakan 47 hingga 50 orang. Dengan total sekitar 160 dapur yang kini beroperasi di Blitar Raya, program ini berhasil menyerap antara 5.000 hingga 7.000 tenaga kerja lokal.</p>
<p>Setiap dapur disrbutnya bekerja sama dengan rata-rata 15 supplier. Program ini menyerap hasil panen dan produksi dari petani, peternak, nelayan, pedagang pasar, hingga pelaku UMKM.</p>
<p>Sebagai gambaran, kata dia, satu dapur SPPG membutuhkan 1 hingga 2 kuintal beras per hari, belum termasuk kebutuhan lauk-pauk, sayuran, dan telur yang seluruhnya dibeli dari masyarakat setempat.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, Aliansi SPPG Peta Blitar Raya juga menyatakan sikap resmi terkait kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menghentikan sementara operasional Program MBG selama masa libur sekolah. Kebijakan ini diambil pemerintah untuk keperluan efisiensi dan evaluasi menyeluruh.</p>
<p>Meskipun kebijakan tersebut membuat ribuan relawan dapur harus diliburkan sementara, pihak aliansi mengaku tidak mempermasalahkannya demi perbaikan kualitas program di masa mendatang.</p>
<p>"Kalau di Blitar kami tidak ada masalah. Kami mengikuti kebijakan pemerintah untuk melakukan efisiensi dan evaluasi. Kami tetap mendukung penuh keberlanjutan program ini," tegas Bambang.</p>
<p>Selama masa jeda operasional ini, aktivitas dapur memang dihentikan, namun sejumlah tenaga inti, seperti kepala SPPG, ahli gizi, dan tenaga administrasi tetap bertugas untuk menyelesaikan laporan dan persiapan teknis.</p>
<p>Berdasarkan data sebaran, saat ini terdapat 30 dapur SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Blitar dan 129 dapur di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>Bambang meluruskan bahwa dapur-dapur MBG yang berdiri saat ini bukanlah milik investor kapital besar, melainkan hasil kolaborasi dan gotong royong masyarakat. </p>
<p>Nilai investasi untuk membangun satu dapur SPPG berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp3 milar, yang dihimpun secara swadaya oleh para mitra lokal.</p>
<p>"Ini adalah bentuk nyata gotong royong masyarakat. Para mitra berinvestasi, menyerap tenaga kerja, dan menghidupkan supplier lokal. Karena dampak positifnya yang sangat besar bagi gizi anak dan dompet masyarakat, kami berharap Pemerintah pusat terus melanjutkan Program MBG ini," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bazar Blitar Djadoel 2026 Ubah Aloon&amp;Aloon Jadi Lorong Waktu Empat Zaman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bazar-blitar-djadoel-2026-ubah-aloon-aloon-jadi-lorong-waktu-empat-zaman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bazar-blitar-djadoel-2026-ubah-aloon-aloon-jadi-lorong-waktu-empat-zaman</guid>
<description><![CDATA[ Suasana Aloon-Aloon Kota Blitar dipastikan akan berbeda pada Juli mendatang. Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Blitar Djadoel 2026 dengan konsep yang lebih atraktif, yakni mengajak pengunjung menyusuri perjalanan sejarah melalui empat era berbeda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e2b2fda9c6.webp" length="61212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 15:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar Blitar Djadoel, Kota Blitar, Aloon-Aloon, Diubah, Lorong, Waktu, Empat Zaman.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>- Suasana Aloon-Aloon Kota Blitar dipastikan akan berbeda pada Juli mendatang. Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Blitar Djadoel 2026 dengan konsep yang lebih atraktif, yakni mengajak pengunjung menyusuri perjalanan sejarah melalui empat era berbeda.</p>
<p>Memasuki penyelenggaraan ke-15, event tahunan ini akan digelar selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026, dengan mengusung tema "Ngrembaka Kinarya Pinuju Praja Utama", yang bermakna berkembang dan berkarya menuju kota unggulan.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan konsep tahun ini dirancang agar masyarakat tidak hanya berkunjung untuk berbelanja, tetapi juga mendapatkan pengalaman sejarah yang interaktif.</p>
<p>"Pengunjung akan diajak merasakan atmosfer dari empat periode sejarah yang berbeda, mulai dari masa kerajaan hingga era pasca kemerdekaan. Kami ingin menghadirkan perpaduan antara sejarah, budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang," ujar Parminto, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Empat zona tematik tersebut meliputi Era Kerajaan (1300-1600), Era Prakemerdekaan (1600-1900), Era Perjuangan Kemerdekaan (1900-1945), serta Era Pasca Kemerdekaan (1945-1980).</p>
<p>Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan beberapa stan yang menyajikan kuliner jadul yang akan meramaikan kawasan Aloon-Aloon selama pelaksanaan bazar.</p>
<p>Menurut Parminto, penyelenggaraan Bazar Blitar Djadoel tidak hanya bertujuan menghadirkan nostalgia bagi generasi yang pernah merasakan masa lalu, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.</p>
<p>"Kami berharap Bazar Blitar Djadoel 2026 dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang memperkuat identitas Kota Blitar sebagai kota sejarah dan nasionalisme, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Penyelundup Pil Koplo Melalui Kemaluan di Blitar Ternyata Pernah Lolos di Aksi Pertama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-penyelundup-pil-koplo-melalui-kemaluan-di-blitar-ternyata-pernah-lolos-di-aksi-pertama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-penyelundup-pil-koplo-melalui-kemaluan-di-blitar-ternyata-pernah-lolos-di-aksi-pertama</guid>
<description><![CDATA[ Fakta tersebut diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota setelah berhasil mengamankan DR. Pelaku menggunakan modus nekat, yaitu membungkus ratusan pil dobel L dengan kondom lalu menyembunyikannya di dalam kemaluan untuk mengelabui petugas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e2aa5d7afa.webp" length="31210" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 15:00:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Perempuan, Penyelundupan, Pil Dobel L, Lewat, Kemaluan, Beraksi, Dua Kali.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Seorang perempuan muda berinisial DR (20), warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, ternyata sempat mengecap keberhasilan saat pertama kali menyelundupkan obat keras berbahaya (okerbaya) ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar. Namun, sepandai-pandainya melompat, aksi kedua pelaku akhirnya digagalkan oleh petugas kepolisian.</p>
<p>Fakta tersebut diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota setelah berhasil mengamankan DR. Pelaku menggunakan modus nekat, yaitu membungkus ratusan pil dobel L dengan kondom lalu menyembunyikannya di dalam kemaluan untuk mengelabui petugas.</p>
<p>Kasat Narkoba Polres Blitar Kota, Iptu Bambang Dwi Wahyono, menjelaskan bahwa sebelum penangkapan ini terjadi, pelaku sudah memiliki rekam jejak berhasil memasukkan barang terlarang tersebut ke dalam Lapas tanpa terdeteksi.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa tersangka sebelumnya pernah berhasil menyelundupkan sekitar 190 butir pil dobel L ke dalam lapas dengan modus yang sama," kata Iptu Bambang, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Iptu Bambang memaparkan, aksi pertama yang sukses tersebut dilakukan DR pada 9 Juni 2026. Kala itu, strategi menyembunyikan obat terlarang di dalam organ intim berjalan mulus hingga pelaku berhasil mendapatkan imbalan sebesar Rp500 ribu.</p>
<p>Karena merasa aman dan tergiur keuntungan yang lebih besar, sekitar dua minggu kemudian tepatnya pada 18 Juni 2026 DR menyanggupi perintah kedua dengan iming-iming upah Rp1 juta. Kali ini, jumlah pil yang dibawa jauh lebih banyak, yakni 624 butir.</p>
<p>"Dari pengakuan tersangka, modusnya sama seperti sebelumnya. Pil dimasukkan ke dalam kondom, kemudian disembunyikan di kemaluan perempuan tersebut," ujarnya. </p>
<p>Namun, pada upaya kedua ini, sepenggal keberhasilan pelaku resmi berakhir setelah petugas Lapas dan kepolisian berhasil membongkar siasatnya.</p>
<p>Polisi segera melakukan pengembangan di dalam Lapas dan memeriksa tiga orang warga binaan berinisial TR, TD, dan AR yang diduga kuat menjadi pemesan sekaligus pengendali peredaran obat terlarang tersebut. Dari hasil pemeriksaan, terungkap pula bahwa DR memiliki hubungan asmara dengan salah satu narapidana berinisial TR.</p>
<p>"Untuk tiga warga binaan tersebut, kami telah menerbitkan laporan polisi dan masih mendalami peran masing-masing," imbuh Iptu Bambang.</p>
<p>Akibat perbuatannya, DR kini harus menyusul sang kekasih ke dalam sel tahanan. Ia telah diamankan dan dititipkan di Lapas untuk kepentingan penyidikan, serta dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembersihan Rumah Purnawirawan di Blitar Gegerkan Warga dengan Penemuan Granat Aktif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembersihan-rumah-purnawirawan-di-blitar-gegerkan-warga-dengan-penemuan-granat-aktif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembersihan-rumah-purnawirawan-di-blitar-gegerkan-warga-dengan-penemuan-granat-aktif</guid>
<description><![CDATA[ Benda yang dipastikan merupakan granat nanas aktif tersebut ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB di rumah milik almarhum K, seorang purnawirawan, saat pihak keluarga sedang membersihkan rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3e2b257aa97.webp" length="60878" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:00:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Granat, Ditemukan, Rumah, Warga, Sutojayan, Tim Gegana, Lakukan, Disposal.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Warga Lingkungan Dadapan, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan sebuah benda diduga granat di salah satu rumah warga, Jumat (26/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Benda yang dipastikan merupakan granat nanas aktif tersebut ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB di rumah milik almarhum K, seorang purnawirawan, saat pihak keluarga sedang membersihkan rumah.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika anak almarhum berinisial H sedang merapikan rumah dan membuka lemari pakaian milik orang tuanya.</p>
<p></p>
<p>"Pada saat membersihkan rumah, saksi menemukan sebuah tas ransel berwarna hijau di dalam lemari. Setelah diperiksa, di dalam tas terdapat bungkusan plastik hitam yang bentuknya menyerupai granat, sehingga saksi segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Lodoyo Timur," ujar Aiptu Muheni, Jumat (26/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian dari Polsek Lodoyo Timur bersama jajaran Polres Blitar langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p></p>
<p>Pihak kepolisian kemudian segera berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jawa Timur guna melakukan penanganan lebih lanjut terhadap senjata peledak tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Setelah dilakukan pengamanan lokasi, granat itu kemudian diamankan dan dilakukan disposal atau peledakan terkendali oleh Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur," jelas Muheni.</p>
<p></p>
<p>Selain mengamankan area sekitar, petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga untuk menelusuri asal-usul benda berbahaya tersebut. Dugaan sementara, granat itu merupakan barang lama yang sengaja disimpan oleh almarhum semasa hidupnya.</p>
<p></p>
<p>Aiptu Muheni mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak ragu untuk segera melapor jika menemukan benda-benda mencurigakan di lingkungan mereka.</p>
<p></p>
<p>"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Apabila melihat, mengetahui, atau menemukan benda yang mencurigakan, segera laporkan kepada kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat 110," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perampok Alfamart di Blitar Dibekuk, Komplotan Ternyata Sudah Beraksi 7 Kali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perampok-alfamart-di-blitar-dibekuk-komplotan-ternyata-sudah-beraksi-7-kali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perampok-alfamart-di-blitar-dibekuk-komplotan-ternyata-sudah-beraksi-7-kali</guid>
<description><![CDATA[ Aksi komplotan perampok yang selama ini menyasar sejumlah gerai Alfamart di Blitar dan Jombang akhirnya terhenti. Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian pencurian dengan kekerasan di minimarket tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d0d4254cf9.webp" length="65370" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 19:59:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perampok, Alfamart, Blitar, Ditangkap, Polisi, Komplotam, Beraksi, 7 Kali.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aksi komplotan perampok yang selama ini menyasar sejumlah gerai Alfamart di Blitar dan Jombang akhirnya terhenti. Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian pencurian dengan kekerasan di minimarket tersebut.</p>
<p>Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial YDS (23), warga Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, MJS (23), warga Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dan ISL (23), warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di wilayah Kediri setelah polisi melakukan penyelidikan intensif pascakejadian perampokan di Alfamart Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Ketiga tersangka berhasil kami amankan sekitar satu minggu setelah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Alfamart Srengat," kata AKBP Kalfaris saat konferensi pers, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Perampokan di Alfamart Srengat terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 03.50 WIB. Saat itu, dua karyawan sedang berjaga di minimarket yang beroperasi selama 24 jam.</p>
<p>Para pelaku masuk ke dalam toko dan langsung mengancam karyawan menggunakan senjata tajam. Dalam kondisi tertekan, korban dipaksa membuka brankas penyimpanan uang. Setelah berhasil membuka brankas, pelaku membawa kabur uang tunai sekitar Rp44 juta.</p>
<p>Sebelum melarikan diri, mereka mengikat tangan kedua karyawan menggunakan tali rafia agar tidak bisa segera meminta bantuan.</p>
<p>Menurut AKBP Kalfaris, para pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang. Sebelum beraksi, mereka berkeliling mencari minimarket yang masih buka pada dini hari dan memiliki situasi yang relatif sepi.</p>
<p>"Mereka mencari sasaran yang dianggap mudah. Setelah menemukan target, masing-masing menjalankan peran sesuai tugas yang sudah dibagi," ujarnya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa kelompok tersebut bukan kali pertama melakukan kejahatan serupa. Ketiganya diketahui telah terlibat dalam tujuh aksi perampokan dengan sasaran gerai Alfamart.</p>
<p>Tiga aksi dilakukan di wilayah hukum Polres Blitar Kota, yakni di Alfamart Jalan Mahakam, Kota Blitar, Alfamart Kecamatan Ponggok, dan Alfamart Kecamatan Srengat. Sementara empat aksi lainnya dilakukan di wilayah Kabupaten Jombang.</p>
<p>"Modusnya hampir sama, menyasar minimarket yang buka 24 jam pada waktu dini hari. Sasaran utama mereka adalah uang tunai yang tersimpan di dalam brankas," jelas AKBP Kalfaris.</p>
<p>Uang hasil kejahatan kemudian digunakan untuk kebutuhan pribadi para pelaku. Sebagian hasil rampasan diketahui dipakai untuk membeli sepeda motor dan telepon genggam.</p>
<p>Meski tiga pelaku telah ditangkap, polisi memastikan penyidikan masih terus berjalan. Sebab, komplotan tersebut diduga beranggotakan enam orang.</p>
<p>"Masih ada tiga pelaku lainnya yang saat ini berstatus buron dan sedang dalam pengejaran petugas," tegasnya.</p>
<p>Polres Blitar Kota mengimbau pengelola minimarket untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan di dini hari, guna mencegah terulangnya tindak kejahatan serupa. Para tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terancam hukuman pidana atas kasus pencurian dengan kekerasan yang mereka lakukan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Sekolah Dongkrak Peningkatan Penumpang di Stasiun Blitar, Tembus 500 Orang Per Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-sekolah-dongkrak-peningkatan-penumpang-di-stasiun-blitar-tembus-500-orang-per-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-sekolah-dongkrak-peningkatan-penumpang-di-stasiun-blitar-tembus-500-orang-per-hari</guid>
<description><![CDATA[ Masa libur sekolah membawa peningkatan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Besar Blitar. Rata-rata jumlah pengguna jasa kereta api kini mencapai sekitar 2.500 orang per hari atau bertambah sekitar 500 orang dibandingkan hari biasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d0d314c2c0.webp" length="77788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 19:29:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penumpang, KA, Stasiun Blitar, Meningkat, Libur Sekolah, Kian Padat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Masa libur sekolah membawa peningkatan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Besar Blitar. Rata-rata jumlah pengguna jasa kereta api kini mencapai sekitar 2.500 orang per hari atau bertambah sekitar 500 orang dibandingkan hari biasa.</p>
<p>Kepala Stasiun Besar Blitar, Totok Kushindarto mengatakan lonjakan penumpang mulai terjadi sejak 20 Juni 2026, bersamaan dengan dimulainya musim liburan sekolah.</p>
<p>"Selama periode libur sekolah ini ada peningkatan jumlah penumpang sekitar 500 orang per hari. Jika biasanya rata-rata sekitar 2.000 penumpang, sekarang bisa mencapai 2.500 penumpang setiap hari," kata Totok, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, peningkatan terjadi pada layanan kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal. Penumpang kereta jarak jauh yang pada hari normal berkisar 500 orang per hari kini meningkat menjadi sekitar 700 orang per hari.</p>
<p>Sementara itu, jumlah penumpang kereta lokal juga mengalami kenaikan dari rata-rata 1.500 orang menjadi sekitar 1.800 orang per hari.</p>
<p>Totok menjelaskan, destinasi favorit untuk perjalanan jarak jauh masih didominasi kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. </p>
<p>Sedangkan untuk perjalanan lokal, Surabaya menjadi tujuan yang paling banyak dipilih masyarakat selama masa liburan.</p>
<p>"Peningkatan ini menunjukkan masyarakat masih menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk bepergian saat liburan karena dinilai nyaman, aman, dan tepat waktu," ujarnya.</p>
<p>Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, PT KAI Daop 7 Madiun juga terus mendorong sektor pariwisata melalui program Rail Tour Jawa Timur yang menawarkan konsep wisata terpadu menggunakan moda transportasi kereta api.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah pemerintah daerah di Jawa Timur untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan yang berada di wilayah operasional Daop 7.</p>
<p>"Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menikmati perjalanan menggunakan kereta api, tetapi juga mendapatkan pengalaman wisata yang edukatif dan menyenangkan," katanya.</p>
<p>Salah satu paket yang saat ini ditawarkan adalah Jelajah Bumi Bung Karno Blitar. Program open trip tersebut masih dibuka hingga 16 Juli 2026 dengan tarif mulai Rp385 ribu per orang.</p>
<p>Paket wisata itu mencakup tiket kereta api pulang-pergi, transportasi lanjutan, pemandu wisata, hingga tiket masuk destinasi yang dikunjungi.</p>
<p>Beberapa lokasi yang menjadi tujuan dalam paket wisata tersebut antara lain Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo, dan Kampung Cokelat.</p>
<p>KAI berharap meningkatnya jumlah penumpang selama musim liburan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata daerah, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung perekonomian lokal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mahasiswa Blitar Turun Jalan, Tuntut Pemerintah Evaluasi Program Strategis Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-blitar-turun-jalan-tuntut-pemerintah-evaluasi-program-strategis-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-blitar-turun-jalan-tuntut-pemerintah-evaluasi-program-strategis-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (25/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut pemerintah melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sejumlah program strategis nasional yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3d0d505df1c.webp" length="102406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 18:30:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mahasiswa, Blitar, Aksi, Unjuk Rasa, Tuntut, Pemerintah, Evaluasi, Program, Strategis, Nasional, Blitar, DPRD Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sejumlah mahasiswa mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (25/6/2026), untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelaksanaan program strategis nasional.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, mahasiswa meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan di tengah masyarakat.</p>
<p>Aksi diawali dengan long march dari kawasan Simpang Empat Kanigoro menuju kompleks DPRD Kabupaten Blitar. Setibanya di lokasi, massa aksi langsung menggelar mimbar bebas dan menyampaikan berbagai kritik melalui orasi secara bergantian.</p>
<p>Mahasiswa menilai sejumlah program yang selama ini digulirkan pemerintah pusat perlu ditinjau kembali agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Berbagai tuntutan juga dituangkan dalam poster dan spanduk yang dibawa peserta aksi.</p>
<p>Ketegangan sempat terjadi ketika massa menyalakan api dari ban bekas di depan gerbang DPRD. Upaya petugas untuk mengendalikan situasi memicu adu argumen antara mahasiswa dan aparat yang berjaga di lokasi.</p>
<p>Salah satu peserta aksi, Wisnu Eka, mengaku sempat mengalami tindakan fisik saat insiden tersebut berlangsung. Menurutnya, mahasiswa hanya berupaya mempertahankan simbol aksi yang mereka lakukan.</p>
<p>"Iya tadi saya sempat ditarik ke dalam, di situ saya sempat dipiting. Terus mereka bilang juga kami bermain peran saja. Disitu saya bingung, karena kami mahasiswa bergerak murni untuk aspirasi masyarakat," ujar Wisnu, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Ia menegaskan kehadiran mahasiswa di DPRD bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan menyampaikan keresahan masyarakat terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai perlu diperbaiki.</p>
<p>"Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi saja. Tidak ada ancaman dan sebenarnya kami lakukan aksi damai dengan bakar ban sebagai simbol api semangat kami, tapi dicoba dipadamkan makanya tadi sempat saya rebut," katanya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kapolres Blitar AKBP Rivanda memastikan tidak ada tindakan penangkapan terhadap mahasiswa selama demonstrasi berlangsung. Ia menjelaskan petugas hanya berusaha mengantisipasi risiko keselamatan akibat api yang menyala di tengah kerumunan massa.</p>
<p>"Bukan ditangkap, dipinggirkan jangan sampai yang bersangkutan kena api itu. Tadi itu kami bantu, kami kasih minum dan pinggirkan sambil menunggu pemadaman api dari ban tadi. Tidak sampai masuk, hanya dekat pagar saja," terang Rivanda.</p>
<p>Selanjutnya, pimpinan DPRD Kabupaten Blitar akhirnya keluar gedung dan menemui massa aksi tepat didepan gerbang depan kantor DPRD dan duduk bersama melakukan dialog dengan sejumlah mahasiswa.</p>
<p>Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi menyatakan pihaknya menghormati penyampaian pendapat yang dilakukan mahasiswa dan siap menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.</p>
<p>"Meskipun ini bukan kewenangan kami tapi kami tetap akan fasilitasi dengan menerima aspirasi mahasiswa ini. Tuntutannya berupa program strategis nasional yang dirasa kurang dan perlu dievaluasi," ujarnya.</p>
<p>Supriadi menambahkan, DPRD Kabupaten Blitar akan membuka ruang komunikasi bagi masyarakat maupun mahasiswa yang ingin menyampaikan masukan terkait kebijakan publik.</p>
<p>"Sejauh ini pengawasan kami belum ada gejolak tentang program nasional ini di Kabupaten Blitar. Tapi tentunya kami ini sebagai perwakilan rakyat siap menerima aspirasi dan siap kalau ada aksi kembali," tandasnya.</p>
<p>Setelah menyampaikan tuntutan dan berdialog dengan DPRD, massa aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Mahasiswa berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dalam mengevaluasi pelaksanaan program strategis nasional di berbagai daerah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dugaan Pungli Fasilitas Napi Korupsi, Tiga Oknum Pegawai Lapas Blitar Diperiksa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dugaan-pungli-fasilitas-napi-korupsi-tiga-oknum-pegawai-lapas-blitar-diperiksa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dugaan-pungli-fasilitas-napi-korupsi-tiga-oknum-pegawai-lapas-blitar-diperiksa</guid>
<description><![CDATA[ Setelah diperiksa oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, tim Inspektorat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kini turun tangan langsung untuk mendalami perkara tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38efe37c90c.webp" length="28054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:23:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Pungli, Lapas Blitar, Inspektorat Kemenimipas, Turun Tangan, Belum Ada Sanksi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret tiga oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar kini memasuki babak baru. </p>
<p>Setelah diperiksa oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, tim Inspektorat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kini turun tangan langsung untuk mendalami perkara tersebut.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final maupun sanksi resmi yang dijatuhkan kepada ketiga bawahannya. Pihak lapas memilih menyerahkan seluruh proses hukum dan kedisiplinan kepada otoritas yang lebih tinggi.</p>
<p>"Pemeriksaan masih berjalan, belum ada keputusan terkait dugaan kasus tersebut. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Kanwil Ditjenpas Jawa Timur dan pusat," ujar Iswandi, Senin (22/6/2026).</p>
<p>Menurut Iswandi, tim Inspektorat Kemenimipas sudah bergerak melakukan klarifikasi lanjutan di lapangan. Ia menegaskan berkomitmen untuk menghormati dan mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan yang sedang berjalan.</p>
<p>"Tim Inspektorat dari kementerian juga sudah melakukan pemeriksaan. Untuk penanganan dan sanksi, kami menunggu keputusan dari pusat," katanya.</p>
<p>Saat ini, ketiga pegawai yang diduga terlibat, masing-masing berinisial AK, RG, dan W, masih ditahan di Kanwil Ditjenpas Jatim. </p>
<p>Selama proses pemeriksaan berlangsung, ketiganya dinonaktifkan sementara dan belum diizinkan kembali bertugas di Lapas Blitar.</p>
<p>Kasus ini pertama kali mencuat setelah adanya laporan mengenai praktik jual beli fasilitas di dalam lapas. </p>
<p>Modusnya, oknum petugas menjanjikan kenyamanan ekstra kepada sejumlah warga binaan kasus korupsi dengan imbalan sejumlah uang.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dua petugas keamanan diduga menjadi aktor yang menghubungi para narapidana korupsi untuk menawarkan fasilitas khusus tersebut. Tercatat ada tiga warga binaan yang mengaku menjadi korban pemerasan.</p>
<p>Praktik ini terbilang fantastis. Oknum petugas awalnya memasang tarif Rp100 juta per orang. Namun, setelah melalui proses negosiasi, masing-masing narapidana menyepakati angka Rp60 juta untuk diserahkan kepada kedua petugas.</p>
<p>Selain dua petugas pengamanan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Blitar juga turut diperiksa intensif karena diduga kuat mengetahui atau membiarkan praktik pungli tersebut berlangsung di dalam institusinya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Narapidana Lapas Blitar Otaki Penyelundupan Ratusan Pil Koplo Melalui Kemaluan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-narapidana-lapas-blitar-otaki-penyelundupan-ratusan-pil-koplo-melalui-kemaluan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-narapidana-lapas-blitar-otaki-penyelundupan-ratusan-pil-koplo-melalui-kemaluan</guid>
<description><![CDATA[ Temuan itu kemudian dikembangkan hingga mengarah pada keterlibatan tiga narapidana. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38efe7610ed.webp" length="21412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:59:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penyelundupan, Lapas Blitar, Pil Dobel L, Libatkan Tiga, Narapidana, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Upaya penyelundupan 624 butir pil dobel L ke Lapas Kelas IIB Blitar tidak hanya melibatkan seorang pengunjung perempuan berinisial DR (25). Hasil pengembangan kasus mengungkap adanya keterlibatan tiga narapidana yang diduga telah merencanakan peredaran pil tersebut di dalam lapas.</p>
<p></p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, mengatakan tiga warga binaan yang terlibat masing-masing berinisial AP, SW, dan TN. Ketiganya kini telah diproses hukum dan ditempatkan secara terpisah untuk mencegah adanya komunikasi antarpelaku.</p>
<p></p>
<p>"Dari hasil pemeriksaan, ada tiga narapidana yang terlibat dalam kasus ini. Mereka sudah merencanakan peredaran pil dobel L di dalam lapas. Ada yang berperan sebagai pemodal dan ada yang mencarikan barang," kata Iswandi, Senin (22/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurut Iswandi, AP yang merupakan narapidana kasus narkoba sekaligus pacar DR, bertugas mencari pasokan pil dobel L dari luar lapas. AP kemudian meminta bantuan DR untuk membawa masuk pil tersebut saat berkunjung ke Lapas Blitar.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, dua narapidana lainnya, yakni SW dan TN, berperan sebagai pemodal. Ratusan pil dobel L tersebut rencananya akan diedarkan di dalam lapas.</p>
<p></p>
<p>AP menjanjikan imbalan sebesar Rp1,5 juta kepada DR apabila berhasil menyelundupkan barang tersebut ke dalam Lapas Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Dari pengakuan mereka, ini baru pertama kali dilakukan. Pil tersebut akan dijual dengan harga murah di dalam lapas. Pil dobel L sebenarnya obat penenang, namun disalahgunakan," ujar Iswandi.</p>
<p></p>
<p>Kasus ini terungkap setelah petugas Lapas Kelas IIB Blitar menggagalkan upaya penyelundupan 624 butir pil dobel L yang disembunyikan DR di dalam organ intimnya. </p>
<p></p>
<p>Temuan itu kemudian dikembangkan hingga mengarah pada keterlibatan tiga narapidana.</p>
<p></p>
<p>"Narapidana yang terlibat juga diproses hukum oleh polisi. Saat ini ketiganya kami tempatkan secara terpisah," pungkas Iswandi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wanita di Blitar Selundupkan Pil Koplo ke dalam Lapas Lewat Kemaluan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wanita-di-blitar-selundupkan-pil-koplo-ke-dalam-lapas-lewat-kemaluan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wanita-di-blitar-selundupkan-pil-koplo-ke-dalam-lapas-lewat-kemaluan</guid>
<description><![CDATA[ Kasus tersebut terungkap saat jam kunjungan warga binaan pada Kamis (18/6/2026). Saat itu, DR datang bersama seorang perempuan lain berinisial MAW untuk menemui salah satu narapidana. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38efe07c515.webp" length="11622" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 15:35:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Upaya, Penyelundupan, Pil Dobel L, Lapas Blitar, Disembunyikan, Organ Intim, Pengunjung Lapas, Digagalkan, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar menggagalkan upaya penyelundupan 624 butir pil dobel L yang diduga akan diedarkan di dalam lapas.</p>
<p>Pil tersebut dibawa oleh seorang perempuan berinisial DR (25) dengan cara disembunyikan di area organ intim.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, mengatakan kasus tersebut terungkap saat jam kunjungan warga binaan pada Kamis (18/6/2026). Saat itu, DR datang bersama seorang perempuan lain berinisial MAW untuk menemui salah satu narapidana.</p>
<p>Petugas yang berjaga menaruh curiga terhadap gerak-gerik kedua pengunjung tersebut. Kecurigaan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam oleh petugas perempuan.</p>
<p>"Setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti, ditemukan bungkusan yang diduga berisi obat-obatan dibungkus kondom dan disimpan di area organ intim salah satu pengunjung," kata Iswandi, Senin (22/6/2026).</p>
<p>Temuan itu kemudian dikoordinasikan dengan Polres Blitar Kota. Bersama dengan petugas kepolisian, bungkusan yang dibalut kondom tersebut dibuka dan diketahui berisi 624 butir pil dobel L.</p>
<p>Menurut Iswandi, berdasarkan hasil pemeriksaan, pil tersebut hendak diserahkan kepada AP, seorang narapidana kasus narkoba yang sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Blitar. Rencananya, pil dobel L itu akan diedarkan di dalam lapas.</p>
<p>"Kami koordinasikan dengan Polres Blitar Kota dan saat itu langsung dilakukan pemeriksaan," ujarnya.</p>
<p>Selain mengamankan barang bukti, polisi juga melakukan tes urine terhadap kedua perempuan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, hanya DR yang terbukti terlibat dan kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>"Yang ditahan satu orang, yakni DR. Sedangkan satu orang lainnya hanya menemani dan tidak terlibat dalam perkara ini," imbuhnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Akses Jalur Lintas Selatan, Pemkab Blitar Ajukan Dana Rp 94 Miliar ke Pusat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-akses-jalur-lintas-selatan-pemkab-blitar-ajukan-dana-rp-94-miliar-ke-pusat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-akses-jalur-lintas-selatan-pemkab-blitar-ajukan-dana-rp-94-miliar-ke-pusat</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengusulkan anggaran sebesar Rp 94 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan dua ruas jalan penghubung menuju Jalur Lintas Selatan (JLS). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33eb5f351ea.webp" length="43114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 20:41:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, Usulan, Anggaran, Perkuat, Akses, Jalur Lintas Selatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengusulkan anggaran sebesar Rp 94 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan dua ruas jalan penghubung menuju Jalur Lintas Selatan (JLS). </p>
<p>Kepala DPUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal, mengatakan anggaran yang diajukan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan dua jalan sirip yang akan memperkuat konektivitas menuju JLS di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Saat ini kami sedang mengajukan ke Kementerian PU melalui aplikasi SITIA milik Ditjen Bina Marga. Kami usulkan Rp94 miliar," kata Agus, Kamis (18/6/2026).</p>
<p>Menurut Agus, terdapat dua ruas yang menjadi prioritas pembangunan. Ruas pertama merupakan jalur Binangun-Wates yang akan menerus hingga perbatasan Kabupaten Malang. Akses menuju JLS nantinya melewati wilayah Ringinrejo dan Tulungrejo.</p>
<p>Sementara ruas kedua berada di wilayah Besole, Kecamatan Wonotirto, yang akan langsung terhubung dengan Jalur Lintas Selatan.</p>
<p>Total panjang kedua ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai 18 hingga 19 kilometer. Jika usulan anggaran disetujui pemerintah pusat, pembangunan akan menggunakan konstruksi beton agar memiliki ketahanan lebih baik dan mampu melayani arus lalu lintas dalam jangka panjang.</p>
<p>"Kalau usulan anggaran disetujui pusat, kami bisa segera melakukan pembangunan di lokasi," jelasnya.</p>
<p>Selain mengusulkan pembangunan jalan, DPUPR Kabupaten Blitar juga mengajukan anggaran sebesar Rp19 miliar untuk pengembangan sistem pengairan.</p>
<p>Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi primer maupun sekunder di sejumlah wilayah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.</p>
<p>"Kami juga mengusulkan anggaran untuk sektor pengairan ke pemerintah pusat. Infrastruktur irigasi ini penting untuk mendukung kebutuhan pertanian masyarakat," pungkas Agus. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KONI Jatim Tegaskan Samanhudi Anwar Masih Ketua Definitif, Pengunduran Harus Sesuai Aturan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masih-melekat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masih-melekat</guid>
<description><![CDATA[ KONI Jatim mengingatkan ada tahapan yang harus dilalui jika seorang ketua ingin meletakkan jabatannya. Proses tersebut dimulai dari pengajuan surat resmi hingga pembahasan di internal organisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33a9a6e9dc5.webp" length="45444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 16:40:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KONI Kota Blitar, Samanhudi Anwar, Mengundurkan Diri, KONI Jawa Timur, Status, Ketua, Masih, Melekat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menegaskan bahwa status Samanhudi Anwar sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2026–2030 hingga saat ini masih sah secara organisasi. </p>
<p></p>
<p>Pernyataan pengunduran diri yang disampaikan Samanhudi sesaat setelah dilantik dinilai baru sebatas sikap pribadi dan belum memiliki kekuatan hukum administratif.</p>
<p></p>
<p>Sekretaris Umum KONI Jawa Timur, Akmal Budianto, menjelaskan bahwa pengunduran diri seorang ketua umum tidak bisa hanya dilakukan secara lisan atau melalui pernyataan sepihak. Ada mekanisme resmi organisasi yang wajib dipatuhi.</p>
<p></p>
<p>"Kalau hanya statement sepihak, itu tidak menjadi dasar beliau bukan ketua. Sampai sekarang ketua definitif KONI Kota Blitar masih Pak Samanhudi," ujar Akmal usai menghadiri pelantikan pengurus KONI Kota Blitar di Balai Kusumo Wicitro, Kamis (18/6/2026).</p>
<p></p>
<p>KONI Jatim mengingatkan ada tahapan yang harus dilalui jika seorang ketua ingin meletakkan jabatannya. Proses tersebut dimulai dari pengajuan surat resmi hingga pembahasan di internal organisasi.</p>
<p></p>
<p>Mengingat kepengurusan ini baru saja dilantik, aturan organisasi menyebutkan bahwa pergantian kepemimpinan harus dilakukan lewat forum khusus.</p>
<p></p>
<p>Jika pengunduran diri terjadi sebelum masa kepengurusan berjalan setengah periode, KONI Kota Blitar wajib menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) untuk memilih ketua umum yang baru.</p>
<p></p>
<p>Jika mundur di pertengahan periode maka jabatan baru bisa dialihkan kepada Pelaksana Tugas (Plt) atau Ketua Harian jika ketua umum mundur setelah melewati lebih dari separuh masa bakti (di atas 2,5 tahun).</p>
<p></p>
<p>"Masa jabatan ketua itu lima tahun. Karena ini baru dilantik kemudian menyatakan mundur, maka jalurnya harus melalui Musorkot luar biasa untuk memilih penggantinya," kata Akmal.</p>
<p></p>
<p>Sebagai induk organisasi di tingkat provinsi, KONI Jatim menegaskan posisinya berdiri netral dan bertugas mengawal agar seluruh proses berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pihaknya mengembalikan dinamika ini kepada internal pengurus kota untuk dibahas lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>"Posisi kami hanya meluruskan aturan main dan memberikan arahan. Soal pernyataan Pak Samanhudi, silakan dibahas lebih dulu di internal KONI Kota Blitar," tambah dia.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menyatakan akan tetap mendukung penuh keberlangsungan program kerja KONI Kota Blitar demi prestasi atlet daerah.</p>
<p></p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kota Blitar, Heru Eko Pramono, membenarkan bahwa Samanhudi sempat menyatakan mundur dan melimpahkan urusan tersebut kepada salah satu pengurus, Elim. Namun, Pemkot Blitar memilih bersikap pasif hingga ada kejelasan hitam di atas putih.</p>
<p></p>
<p>"Dari sisi administrasi biar diselesaikan dulu. Kami belum bisa banyak berkomentar dan memilih menunggu sampai proses administrasinya benar-benar selesai," pungkas Heru. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Baru Hitungan Menit Dilantik, Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Anwar Langsung Mundur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/baru-hitungan-menit-dilantik-ketua-koni-kota-blitar-samanhudi-anwar-langsung-mundur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/baru-hitungan-menit-dilantik-ketua-koni-kota-blitar-samanhudi-anwar-langsung-mundur</guid>
<description><![CDATA[ langkah mundur ini diambil sengaja untuk meredam potensi konflik dan menghindari munculnya gejolak berkepanjangan di dalam tubuh organisasi KONI Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33a3f9cb8ef.webp" length="51518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 14:55:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelantikan, Pengurus, KONI Kota Blitar, Samanhudi Anwar, Mundur, Jabatan, Ketua.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – Prosesi pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026–2030 di gedung kesenian setempat diwarnai drama mengejutkan. Baru saja resmi dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar langsung menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya di hadapan para undangan dan pengurus yang hadir.</p>
<p></p>
<p>Keputusan mengejutkan dari mantan Wali Kota Blitar tersebut disampaikan sesaat setelah prosesi sakral pelantikan selesai dilakukan. Langkah ini sontak membuat suasana aula pelantikan menjadi riuh penuh tanya.</p>
<p></p>
<p>Kepada awak media, Samanhudi menegaskan bahwa keputusan mundur ini bukan sebuah tindakan spontan atau emosional. Ia mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen yang telah ia buat sejak awal sebelum dirinya maju sebagai calon ketua.</p>
<p></p>
<p>Bahkan, ia membeberkan fakta bahwa surat pengunduran diri tersebut sebenarnya sudah ditandatangani sekitar dua pekan sebelum prosesi pelantikan hari ini digelar.</p>
<p></p>
<p>"Seorang pimpinan itu harus punya komitmen. Komitmen saya, setelah dilantik saya mengundurkan diri. Saya harus gentleman," ujar Samanhudi.</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan lebih detail mengenai alasannya. Menurutnya, langkah mundur ini diambil sengaja untuk meredam potensi konflik dan menghindari munculnya gejolak berkepanjangan di dalam tubuh organisasi KONI Kota Blitar. </p>
<p></p>
<p>Ia tidak ingin kepemimpinannya justru memicu Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang dinilai berpotensi menimbulkan dinamika politik baru yang tidak sehat bagi dunia olahraga.</p>
<p></p>
<p>Saat ini, pihak internal KONI Kota Blitar masih terus berkoordinasi intensif dengan KONI Provinsi Jawa Timur untuk menentukan mekanisme kepemimpinan selanjutnya. Ada beberapa opsi yang tengah digodok, mulai dari penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) hingga penguatan peran Ketua Harian. Semua opsi tersebut dipastikan akan tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.</p>
<p></p>
<p>"Yang penting saya secara pribadi sekarang sudah mengundurkan diri. Untuk mekanismenya nanti kami dalami dan bahas bersama sesuai aturan AD/ART," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi keputusan mendadak sang ketua umum, Wakil Ketua I KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, langsung angkat bicara untuk menenangkan publik dan para pengurus cabang olahraga (cabor). Elim memastikan bahwa roda organisasi KONI Kota Blitar akan tetap berjalan normal dan tidak akan lumpuh.</p>
<p></p>
<p>Menurut Elim, pengunduran diri seorang ketua tidak serta-merta menghentikan fungsi pelayanan organisasi. Ada aturan main baku yang harus dilewati sebelum pengunduran diri tersebut dinyatakan sah secara administratif.</p>
<p></p>
<p>"Kalau beliau berkenan mengundurkan diri, itu adalah hak dan keputusan pribadi Pak Samanhudi. Tetapi secara aturan AD/ART, sebelum proses administrasi itu selesai sepenuhnya, fungsi-fungsi ketua tetap harus berjalan. Saya sebagai wakil siap mengawal dan menjalankan tanggung jawab yang ada," tegas Elim.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Elim berharap agar seluruh dinamika dan ketegangan politik yang sempat mengiringi proses pemilihan Ketua KONI Kota Blitar beberapa waktu lalu bisa segera diakhiri. Pasalnya, kepengurusan periode 2026–2030 ini dibentuk dengan merangkul berbagai unsur masyarakat olahraga demi kemajuan bersama.</p>
<p></p>
<p>Kini, fokus utama kepengurusan baru adalah langsung tancap gas melakukan pembinaan kepada para atlet lokal dan mendongkrak prestasi olahraga Kota Blitar di kancah regional maupun nasional.</p>
<p></p>
<p>"Kami diberi amanah ini bukan untuk gagah-gagahan atau sekadar jabatan, melainkan ada tanggung jawab besar di pundak kami untuk membawa olahraga Kota Blitar semakin berprestasi ke depannya," pungkas Elim. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peredaran Sabu dan Ganja Masih Menjamur di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peredaran-sabu-dan-ganja-masih-menjamur-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peredaran-sabu-dan-ganja-masih-menjamur-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Di antara belasan kasus yang berhasil dibongkar polisi, peredaran sabu-sabu di Kecamatan Udanawu dan ganja di wilayah Sananwetan menjadi dua kasus paling menonjol karena jumlah barang bukti yang disita. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3248faafff4.webp" length="12488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 17:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Narkoba, Selama, Mei 2026, Blitar, Soroti, Peredaran, Sabu, Narkoba.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Peredaran narkoba di Kota Blitar masih tinggi. Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota mengungkap 12 kasus peredaran narkoba selama Mei 2026.</p>
<p></p>
<p>Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap 14 tersangka serta menyita puluhan gram sabu-sabu, ganja, dan ribuan pil dobel L.</p>
<p></p>
<p>Di antara belasan kasus yang berhasil dibongkar, peredaran sabu-sabu di Kecamatan Udanawu dan ganja di wilayah Sananwetan menjadi dua kasus paling menonjol karena jumlah barang bukti yang disita.</p>
<p></p>
<p>Kasat Narkoba Polres Blitar Kota, Iptu Bambang Dwi Wahyono, mengatakan bahwa pengungkapan kasus narkoba dilakukan di tujuh wilayah berbeda, yakni Sukorejo, Nglegok, Ponggok, Udanawu, Sananwetan, Sanankulon, dan Kanigoro.</p>
<p></p>
<p>"Pengungkapan 12 kasus narkoba ini dalam kurun waktu satu bulan selama Mei 2026. Ada 14 tersangka yang kami amankan dan sebagian di antaranya merupakan residivis kasus narkoba," katanya, Rabu (17/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kasus paling menonjol adalah peredaran sabu-sabu di Kecamatan Udanawu. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap dua tersangka dan menyita barang bukti sebanyak 23,11 gram sabu-sabu.</p>
<p></p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui memperoleh sabu-sabu dari jaringan di wilayah Malang dan Madiun. Barang haram itu kemudian dibawa ke Blitar untuk diedarkan kembali dalam kemasan kecil.</p>
<p></p>
<p>"Modus operandi pelaku membeli sabu dari Malang dan Madiun, kemudian dipecah menjadi paket hemat seberat 0,5 gram dan dijual dengan harga sekitar Rp500 ribu per paket," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Selain kasus sabu-sabu, Satnarkoba Polres Blitar Kota juga mengungkap peredaran ganja di wilayah Sananwetan. Dalam kasus ini, polisi menangkap seorang tersangka dan menyita 8,62 gram daun ganja kering yang diduga akan diedarkan kepada pengguna.</p>
<p></p>
<p>Secara keseluruhan, dari 12 kasus yang berhasil diungkap, polisi menyita barang bukti berupa 45,8 gram sabu-sabu, 8,62 gram ganja, dan 1.046 butir pil dobel L.</p>
<p></p>
<p>Iptu Bambang menegaskan bahwa pengungkapan kasus-kasus tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Blitar Kota. </p>
<p></p>
<p>Pihaknya juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok yang berada di luar daerah.</p>
<p></p>
<p>"Kami akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku peredaran narkoba. Ini merupakan komitmen kami untuk menyelamatkan masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Lagi Jemaah Haji Asal Kabupaten Blitar Wafat di Tanah Suci</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-lagi-jemaah-haji-asal-kabupaten-blitar-wafat-di-tanah-suci</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-lagi-jemaah-haji-asal-kabupaten-blitar-wafat-di-tanah-suci</guid>
<description><![CDATA[ Kabar duka kembali datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Seorang jemaah atas nama Imam Turmudi (59), warga Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci pada Selasa (16/6/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3248dd414b9.webp" length="24740" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 16:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jemaah Haji, Meninggal Dunia, Asal, Kabupaten Blitar, Tanah Suci, Sakit.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>- Kabar duka kembali datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.</p>
<p>Seorang jemaah atas nama Imam Turmudi (59), warga Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci pada Selasa (16/6/2026).</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan Imam Turmudi tergabung dalam Kloter 107 dan meninggal dunia pada pukul 11.00 waktu Arab Saudi setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.</p>
<p>"Yang bersangkutan memiliki riwayat sakit jantung dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah, selama kurang lebih 10 hari sebelum akhirnya meninggal dunia," ujar Purnomo, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>Dengan meninggalnya Imam Turmudi, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang wafat di Tanah Suci pada musim haji tahun 2026 bertambah menjadi empat orang.</p>
<p>Sebelumnya, tiga jemaah lainnya yang telah lebih dulu meninggal dunia yakni Muhadi (85) warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Komarudin (85) warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, dan Multazamah (66) warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.</p>
<p>Purnomo menjelaskan, berbeda dengan tiga jemaah sebelumnya yang meninggal saat berada di hotel, Imam Turmudi wafat setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit akibat penyakit jantung yang dideritanya.</p>
<p>Meski kembali berduka, Purnomo memastikan kondisi mayoritas jemaah haji asal Kabupaten Blitar saat ini dalam keadaan baik dan tetap melanjutkan rangkaian ibadah haji sesuai jadwal.</p>
<p>"Secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar," katanya.</p>
<p>Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang menjalankan ibadah haji di tanah suci ada 915 orang dan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 106, 107, 108, dan 109.</p>
<p>Para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026 dan diperkirakan tiba di Surabaya pada 28 hingga 29 Juni 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar Ditemukan Tewas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/santriwati-asal-kediri-yang-terseret-ombak-di-pantai-pangi-blitar-ditemukan-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/santriwati-asal-kediri-yang-terseret-ombak-di-pantai-pangi-blitar-ditemukan-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, tepat pada hari keenam korban berhasil ditemukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a320cc62be73.webp" length="78860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:30:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Korban, Santri, Kediri, Terseret, Ombak, Pantai Pangi, Blitar, Ditemukan, Meninggal Dunia, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Pencarian terhadap M (9), santriwati asal Kabupaten Kediri yang hilang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar akhirnya membuahkan hasil.</p>
<p></p>
<p>Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keenam operasi pencarian, Selasa (16/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Korban ditemukan sekitar pukul 14.51 WIB oleh Tim SAR Gabungan di kawasan tebing Umbul Waru, tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat ditemukan, jasad korban berada di atas batu karang.</p>
<p></p>
<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengatakan penemuan korban mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung sejak insiden terjadi pada Kamis (11/6/2026).</p>
<p></p>
<p>"Korban atas nama M yang sebelumnya masih dalam pencarian telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di sekitar tebing Umbul Waru dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (17/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Pada hari keenam operasi SAR, tim gabungan memulai kegiatan dengan apel dan pembagian tugas pada pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, personel yang tergabung dalam SRU Air dan SRU Darat melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi pencarian.</p>
<p></p>
<p>Setelah beberapa jam melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan pada sore hari. Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR yang sejak awal turut membantu pencarian.</p>
<p></p>
<p>"Setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, tepat pada hari keenam korban berhasil ditemukan. Kemarin proses pencarian dilakukan sejak pagi dan pada sore harinya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Diketahui, peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan santri dari Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan outing class di Pantai Pangi. Saat itu, tiga santri terseret ombak besar ketika berada di area karang di sisi timur pantai.</p>
<p></p>
<p>Dua korban berhasil diselamatkan. Korban berinisial AZ (11) selamat setelah mendapat pertolongan dari rekan-rekannya, sementara korban A (9) berhasil dievakuasi oleh warga dan nelayan setempat setelah sempat terbawa arus.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, M (9) hilang terseret ombak dan menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan selama enam hari terakhir.</p>
<p></p>
<p>Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Malang Raya, Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Blitar, BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI-Polri, organisasi relawan, komunitas komunikasi, hingga masyarakat setempat.</p>
<p></p>
<p>Dengan ditemukannya korban, operasi SAR Gabungan resmi dinyatakan selesai.</p>
<p></p>
<p>BPBD Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berwisata di kawasan pantai selatan yang memiliki karakteristik ombak besar dan arus kuat. </p>
<p></p>
<p>Wisatawan juga diminta mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan area berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Blitar Siap Rawat Istana Gebang, Megawati Soekarnoputri Beri Pesan Khusus Soal Pelestarian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-siap-rawat-istana-gebang-megawati-soekarnoputri-beri-pesan-khusus-soal-pelestarian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-siap-rawat-istana-gebang-megawati-soekarnoputri-beri-pesan-khusus-soal-pelestarian</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sejumlah arahan agar Istana Gebang yang merupakan rumah masa kecil Bung Karno dapat terus terjaga sekaligus menjadi destinasi edukasi sejarah yang menarik bagi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2fd9324ae61.webp" length="47510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:29:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wali Kota Blitar, Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Pesan, Arahan, Pelestarian, Istana Gebang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Peresmian wajah baru Istana Gebang oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tidak hanya menjadi momentum pelestarian sejarah, tetapi juga membawa pesan penting terkait perawatan rumah masa kecil Bung Karno tersebut.</p>
<p>Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan, Megawati memberikan sejumlah arahan agar Istana Gebang dapat terus terjaga sekaligus menjadi destinasi edukasi sejarah yang menarik bagi masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, salah satu pesan yang disampaikan Megawati adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bertugas di kawasan Istana Gebang, terutama pemandu wisata.</p>
<p>"Bu Mega banyak berpesan tentang bagaimana cara merawat Istana Gebang. Mulai dari pegawainya, pemandu wisata perlu ditambah dan perlu upgrading kemampuan terkait cerita tentang Bung Karno sejak kecil sampai beliau wafat," kata Mas Ibbin, Senin (15/6/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, Istana Gebang merupakan bangunan bersejarah yang usianya telah melampaui satu abad dan hingga kini masih mempertahankan keaslian bangunannya. Karena itu, diperlukan perawatan khusus agar kondisi bangunan tetap terjaga.</p>
<p>"Ini rumah lama, usianya lebih dari 100 tahun dan masih dipertahankan keasliannya. Maka memang perlu perawatan khusus hingga ke detail-detailnya. Ada bagian yang kusam dan membutuhkan perhatian khusus," jelasnya.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Mas Ibbin ini mengakui tugas merawat bangunan cagar budaya tersebut tidak ringan bagi Pemerintah Kota Blitar. Meski demikian, pihaknya berkomitmen melakukan perawatan rutin melalui berbagai program kebersihan dan pemeliharaan.</p>
<p>"Tentunya bagi Pemkot Blitar ini cukup berat karena anggaran yang terbatas. Namun kami rutin melakukan perawatan, termasuk melalui program Jumat Asri dan kegiatan bersih-bersih bersama. Ini bangunan peninggalan sekaligus cagar budaya yang harus kita rawat dengan baik," terang dia.</p>
<p>Ia optimistis setelah direnovasi, Istana Gebang akan semakin menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Blitar. Selain menyimpan nilai sejarah yang tinggi, tempat tersebut juga memiliki keterikatan emosional yang kuat bagi Megawati.</p>
<p>Saat meninjau bagian belakang rumah, Megawati disebut beberapa kali mengenang masa kecilnya yang banyak dihabiskan di Istana Gebang.</p>
<p>"Tadi Ibu banyak bercerita tentang masa kecilnya. Ini menunjukkan Istana Gebang sangat membekas dalam hati beliau. Dulu beliau sering berada di sini, makan bersama keluarga dan banyak kenangan lainnya," ungkap Mas Ibbin.</p>
<p>Lebih dari sekadar bangunan bersejarah, Mas Ibbin menilai Istana Gebang merupakan tempat lahirnya semangat dan pemikiran besar Bung Karno yang kemudian mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.</p>
<p>"Yang terpenting adalah api semangat Bung Karno. Sebagian besar nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno juga ditempa dari sini. Siapa saja yang datang ke sini diharapkan bisa menumbuhkan semangat Bung Karno," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno, PDI Perjuangan Sebut Aksi Mahasiswa Bagian dari Demokrasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-rumah-masa-kecil-bung-karno-pdi-perjuangan-sebut-aksi-mahasiswa-bagian-dari-demokrasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-rumah-masa-kecil-bung-karno-pdi-perjuangan-sebut-aksi-mahasiswa-bagian-dari-demokrasi</guid>
<description><![CDATA[ PDI Perjuangan menegaskan bahwa aksi mahasiswa yang menyuarakan kritik terhadap pemerintah ditengah kondisi saat ini merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihargai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2fd8b847c45.webp" length="26814" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 18:59:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Rumah, Masa Kecil, Bung Karno, Blitar, PDI-P, Aksi, Mahasiswa, Demo, Bagian, Demokrasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>PDI Perjuangan menegaskan bahwa aksi mahasiswa yang menyuarakan kritik terhadap pemerintah ditengah kondisi saat ini merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihargai. </p>
<p>Pesan itu disampaikan usai peresmian wajah baru Istana Gebang, rumah masa kecil Proklamator RI Ir Soekarno, di Kota Blitar, pada Senin (15/6/2026).</p>
<p>Juru Bicara PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengatakan pihaknya mengapresiasi mahasiswa yang masih peduli terhadap kondisi bangsa dan negara. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam menyampaikan aspirasi menunjukkan demokrasi masih berjalan dengan baik.</p>
<p>"Tentu kami mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang masih peduli terhadap kondisi bangsa dan negara saat ini. Kalau anak-anak muda sudah tidak mau turun ke jalan, tidak mau berdiskusi, dan tidak mau memberikan masukan kepada pemerintah, justru itu menjadi alarm berbahaya bagi demokrasi kita," kata Aryo, Senin (15/6/2026).</p>
<p>Ia menilai, sikap kritis mahasiswa penting untuk memastikan pemerintah tidak kehilangan masukan dari masyarakat. Sebab, tanpa kontrol publik, berbagai persoalan yang terjadi berpotensi tidak mendapatkan perhatian dan perbaikan yang memadai.</p>
<p>Menurut Aryo, mahasiswa yang turun ke jalan juga merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat. Hak tersebut dijamin oleh undang-undang dan menjadi salah satu pilar penting dalam sistem demokrasi.</p>
<p>Aryo menyebut, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga kerap mengingatkan bahwa setiap warga negara harus berani menggunakan hak konstitusionalnya untuk menyampaikan pandangan dan kritik demi perbaikan bangsa.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan kritik yang tidak diterima dengan baik oleh pemerintah dapat memicu krisis yang lebih panjang. Penolakan terhadap aspirasi publik, menurutnya, justru berpotensi meningkatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.</p>
<p>"Kritik yang tidak diterima dengan baik dan tidak direspons dengan baik oleh pemerintah bisa menimbulkan krisis yang berkepanjangan dan memperbesar ketidakpercayaan publik," ujarnya.</p>
<p>Karena itu, Aryo berharap pemerintah dapat memandang aksi mahasiswa secara positif. Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan generasi muda seharusnya menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam pengambilan kebijakan.</p>
<p>"Saat mahasiswa turun ke jalan, terimalah dengan positif, respons dengan baik, jangan denial terhadap apa yang menjadi kritik teman-teman muda. Saya kira itu pesan yang penting," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Resmikan Wajah Baru Istana Gebang, Megawati Soekarnoputri Ingatkan Pentingnya Menjaga Semangat Bung Karno</title>
<link>https://suarajatimpost.com/resmikan-wajah-baru-istana-gebang-megawati-soekarnoputri-ingatkan-pentingnya-menjaga-semangat-bung-karno</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/resmikan-wajah-baru-istana-gebang-megawati-soekarnoputri-ingatkan-pentingnya-menjaga-semangat-bung-karno</guid>
<description><![CDATA[ Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan meresmikan wajah baru Istana Gebang, rumah masa kecil Presiden pertama RI Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Senin (15/6/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2fd9496e32f.webp" length="39158" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 18:01:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Meresmikan, Wajah Baru, Istana Gebang, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, meresmikan wajah baru Istana Gebang, rumah masa kecil Presiden pertama RI Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Senin (15/6/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengajak masyarakat dan para kader PDI Perjuangan untuk terus menjaga dan meneruskan semangat perjuangan Bung Karno di tengah berbagai tantangan bangsa saat ini.</p>
<p>Peresmian Istana Gebang berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh PDI Perjuangan, kader partai, serta masyarakat yang memadati kawasan bersejarah tersebut.</p>
<p>Juru Bicara PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan, Megawati menekankan bahwa Bung Karno bukan hanya sosok yang dikenang melalui bangunan bersejarah atau peninggalan fisik semata, melainkan melalui nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya kepada bangsa Indonesia.</p>
<p>Menurut Aryo, Megawati mengingatkan pentingnya menjaga api semangat Bung Karno, terutama semangat untuk mencintai tanah air, berpikir kritis, dan berjuang demi kepentingan rakyat.</p>
<p>"Bu Megawati menyampaikan bahwa kita memiliki tanggung jawab sejarah untuk meneruskan semangat Bung Karno. Semangat itu tidak boleh berhenti menjadi cerita masa lalu, tetapi harus terus hidup dalam tindakan dan pengabdian kepada bangsa," ujarnya, Senin (15/6/2026).</p>
<p>Dalam pidatonya, Megawati juga menegaskan bahwa semangat Bung Karno mengajarkan keberanian untuk menyampaikan gagasan, nasihat, maupun kritik yang membangun demi kemajuan Indonesia.</p>
<p>Aryo menyebut, pesan tersebut disampaikan Megawati sebagai pengingat agar masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa, tidak kehilangan daya kritis dalam menghadapi berbagai persoalan.</p>
<p>"Bu Mega mengatakan kita semua didorong untuk berpikir dan bertindak kritis di bulan Bung Karno ini," kata dia.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah menyampaikan renovasi Istana Gebang dilakukan secara menyeluruh dengan anggaran sekitar Rp4,1 miliar yang berasal dari gotong royong pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari penataan kawasan, pagar, hingga penambahan patung dan fasilitas pendukung lainnya.</p>
<p>"Semuanya direnovasi. Pagarnya sekarang lebih indah dan kawasan ini kami tata agar semakin representatif sebagai tempat bersejarah," jelasnya.</p>
<p>Ke depan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga berencana melengkapi Istana Gebang dengan fasilitas digital untuk memudahkan generasi muda mengenal sejarah perjuangan Bung Karno.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Besok Resmikan Wajah Baru Istana Gebang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/megawati-ziarah-ke-makam-bung-karno-besok-resmikan-wajah-baru-istana-gebang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/megawati-ziarah-ke-makam-bung-karno-besok-resmikan-wajah-baru-istana-gebang</guid>
<description><![CDATA[ Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan ziarah ke makam ayahandanya, Soekarno, di Kota Blitar, Ahad (14/6/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2e7a5bd56db.webp" length="56760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 19:48:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Megawati Soekarnoputi, Ziarah, Makam Bung Karno, Ir Soekarno, Kota Blitar, Presiden ke-5 RI.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI) sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan ziarah ke makam ayahandanya Presiden pertama RI Ir Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Ahad (14/6/2026) sore.</p>
<p>Kedatangan Megawati Soekarnoputri beserta rombongan di Kota Blitar dalam rangkaian peringatan bulan Bung Karno.</p>
<p>Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan ziarah tersebut merupakan bentuk bakti seorang anak kepada orang tua sekaligus momen dialog batin Megawati dengan sang ayah.</p>
<p>Menurut Said, kunjungan tersebut murni atas keinginan Megawati Soekarnoputri. Awalnya, ziarah direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni lalu. Namun agenda tersebut baru bisa dilaksanakan saat ini karena Megawati memiliki kegiatan di Bali.</p>
<p>"Ziarah ini adalah nawaitu Ibu. Dialog batin beliau dengan almarhum Bung Karno, bagian dari bakti seorang anak kepada orang tuanya," kata Said Abdullah, Ahad (14/6/2026).</p>
<p>Dalam doa yang dipanjatkan di makam Bung Karno, lanjut Said, Megawati Soekarnoputri berharap Indonesia dapat menjadi bangsa yang maju, sejahtera, dan berdikari sebagaimana cita-cita yang diperjuangkan Bung Karno.</p>
<p>"Salah satu yang saya dengar dalam doa Ibu adalah beliau ingin bangsa ini maju, bangsa ini sejahtera, bangsa ini berdikari sesuai mimpi Bung Karno," ujarnya.</p>
<p>Selain berziarah, Megawati dijadwalkan meresmikan hasil renovasi rumah masa kecil Bung Karno di Istana Gebang yang berada di Jalan Sultan Agung Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Senin (15/6/2026).</p>
<p>Said menjelaskan, renovasi Istana Gebang dilakukan secara menyeluruh dengan anggaran sekitar Rp4,1 miliar yang berasal dari gotong royong pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Sejumlah pembenahan dilakukan, mulai dari penataan kawasan, pagar, hingga penambahan patung dan fasilitas pendukung lainnya.</p>
<p>"Semuanya direnovasi. Pagarnya sekarang lebih indah dan kawasan ini kami tata agar semakin representatif sebagai tempat bersejarah," jelasnya.</p>
<p>Ke depan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga berencana melengkapi Istana Gebang dengan fasilitas digital untuk memudahkan generasi muda mengenal sejarah perjuangan Bung Karno.</p>
<p>"Nanti dengan izin Mas Wali, akan kami lengkapi dengan teknologi digital. Anak-anak muda, Gen Z, kalau datang tinggal menekan layar untuk mengetahui napak tilas Bung Karno, perjuangan dan sejarah beliau. Kami juga akan menyiapkan wifi gratis untuk kepentingan masyarakat,"pungkas Said Abdullah. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>654 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Megawati Soekarnoputri di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/654-personel-gabungan-amankan-kunjungan-megawati-soekarnoputri-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/654-personel-gabungan-amankan-kunjungan-megawati-soekarnoputri-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota menerjunkan sebanyak 654 personel gabungan untuk mengamankan kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2e599faf08f.webp" length="65896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 15:45:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Megawati Soekarnoputri, Kota Blitar, Bulan Bung Karno</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Sebanyak 654 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan kunjungan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligis Ketua Umum PDIP Perjuangan di Kota Blitar pada Ahad (14/6/2026).</p>
<p>Ratusan personel tersebut terdiri dari anggota Polres Blitar Kota, Brimob, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur pengamanan internal partai.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.</p>
<p>"Sebanyak 654 personel gabungan kami siagakan untuk mengamankan seluruh agenda kunjungan Ibu Megawati Soekarnoputri di Kota Blitar. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik yang menjadi lokasi kegiatan," kata AKP Samsul Anwar, Ahad (14/6/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, personel yang dilibatkan terdiri dari 421 anggota Polres Blitar Kota, satu tim sterilisasi dan Jibom Brimob berjumlah 10 personel, satu tim Escape Brimob lima personel, satu tim Anti Anarkhi Brimob 10 personel, 30 personel TNI, 30 personel Satpol PP Kota Blitar, 20 personel Dinas Perhubungan Kota Blitar, satu unit Dinas Kesehatan Kota Blitar berjumlah delapan personel, serta 120 personel Satgas PDI Perjuangan.</p>
<p>Menurut AKP Samsul, selain pengamanan lokasi kegiatan, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi area, serta pengawasan di jalur yang dilalui rombongan tamu VVIP.</p>
<p>"Pengamanan ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dan peserta kegiatan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan," ujarnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, kunjungan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDIP di Kota Blitar dalam rangka ziarah rutin di makam sang ayah Presiden pertama RI Ir Soekarno dan pada Senin (15/6/2026) dijadwalkan meresmikan renovasi rumah masa kecil Bung Karno Istana Gebang di Jalan Sultan Agung Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. (*)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kronologi Tiga Santri Kediri Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar, Dua Selamat, Satu Masih Hilang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kronologi-tiga-santri-kediri-terseret-ombak-di-pantai-pangi-blitar-dua-selamat-satu-masih-hilang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kronologi-tiga-santri-kediri-terseret-ombak-di-pantai-pangi-blitar-dua-selamat-satu-masih-hilang</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan outing class yang diikuti rombongan santri asal Kabupaten Kediri di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, berujung tragedi. Tiga santri terseret ombak besar saat berada di area karang pantai, Kamis (11/6/2026). Dua korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2aa2d006708.webp" length="95458" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 20:58:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tragedi, Terseret, Ombak, Outing Class, Pantai Pangi, Blitar, Santri, Kediri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kegiatan <em>outing class</em> yang diikuti rombongan santri asal Kabupaten Kediri di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, berujung tragedi.</p>
<p>Tiga santri terseret ombak besar saat berada di area karang pantai, Kamis (11/6/2026). Dua korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni, menjelaskan rombongan wisata yang terdiri dari 26 santri-santriwati dan 10 ustaz-ustazah tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB.</p>
<p>Tak lama setelah tiba, sejumlah santri bersama seorang ustaz menuju area karang tebing di sisi timur pantai. Saat berada di lokasi tersebut, tiba-tiba datang ombak besar yang disertai angin kencang.</p>
<p>"Gelombang dengan ketinggian sekitar dua meter datang dan menyeret tiga anak yang berada di area karang," ujar Aiptu Muheni, Kamis (11/6/2026).</p>
<p>Tiga korban yang terseret ombak masing-masing santriwati berinisial M (9), warga Desa Kemendung, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, santri berinisial AZ (11), warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, dan santriwati berinisial A (9), warga Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Dalam peristiwa itu, AZ berhasil selamat setelah ditolong temannya yang berada di sekitar lokasi. Sementara dua korban lainnya sempat terbawa arus laut.</p>
<p>Melihat kejadian tersebut, warga dan nelayan setempat segera melakukan upaya penyelamatan menggunakan perahu. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban A berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Bakung untuk mendapatkan penanganan medis.</p>
<p>Sedangkan korban M hingga Kamis (11/6/2026) sore masih belum ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Kamladu, nelayan, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>"Proses pencarian terus dilakukan dengan menyisir perairan dan bibir pantai di sekitar Pantai Pangi," kata dia.</p>
<p>Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai. Wisatawan diminta mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak bermain terlalu dekat dengan area berbahaya, terutama saat kondisi ombak sedang tinggi.</p>
<p>"Hindari mandi atau bermain di laut yang memiliki ombak besar dan arus kuat. Keselamatan harus menjadi prioritas saat berwisata," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terjebak Kencan Online, Remaja Asal Sanankulon Blitar Jadi Korban Perampasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terjebak-kencan-online-remaja-asal-sanankulon-blitar-jadi-korban-perampasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terjebak-kencan-online-remaja-asal-sanankulon-blitar-jadi-korban-perampasan</guid>
<description><![CDATA[ Jajaran Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perampasan yang menimpa seorang remaja berinisial GNS (17), warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a9b6b162bd.webp" length="50554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 19:29:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Terjebak, Kencan Online, Remaja, Sanankulon, Korban, Perampasan, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Jajaran Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perampasan yang menimpa seorang remaja berinisial GNS (17), warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kasus ini berawal dari perkenalan korban dengan seorang perempuan melalui aplikasi kencan daring.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah gubuk yang berada di Jalan Kalpataru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</p>
<p>"Korban berkenalan dengan seorang perempuan berinisial AG melalui aplikasi OMI. Setelah berkomunikasi, korban mengajak AG untuk bertemu dan berhubungan badan," ujar AKP Rudi Kuswoyo, Kamis (11/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, ajakan tersebut kemudian diceritakan AG kepada ARD (19) warga Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Dari situlah muncul rencana untuk menjebak korban demi mendapatkan uang maupun barang berharga milik korban.</p>
<p>Pada Ahad (10/5/2026) malam, korban dan AG sepakat bertemu di Lapangan Turi, Kecamatan Sukorejo. Setelah bertemu, korban membonceng AG menuju lokasi yang telah disepakati di Jalan Kalpataru.</p>
<p>Namun sesampainya di lokasi, korban tiba-tiba didatangi ARD bersama rekannya, RZQ (16), warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Kedua pelaku yang sebelumnya mengikuti korban kemudian melakukan aksi penggerebekan palsu.</p>
<p>"Pelaku menuduh korban sedang berbuat mesum, kemudian mendorong dan memukul korban. Setelah itu pelaku meminta uang dan barang milik korban," jelas AKP Rudi.</p>
<p>Korban yang hanya memiliki uang Rp10 ribu akhirnya dipaksa menyerahkan telepon genggam miliknya beserta PIN perangkat tersebut.</p>
<p>Tidak berhenti di situ, korban juga diancam akan dipanggilkan warga apabila tidak mengikuti kemauan pelaku.</p>
<p>Para pelaku kemudian menawarkan jalan damai dengan syarat korban harus menebus telepon genggamnya menggunakan uang sebesar Rp300 ribu dan membawa kartu pelajar. Setelah terjadi tawar-menawar, nominal tersebut disepakati menjadi Rp150 ribu.</p>
<p>Merasa menjadi korban tindak pidana, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Blitar Kota setelah para pelaku terus meminta uang dan berupaya memaksa korban melakukan transfer.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan tiga orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni ARD (19), AG (16), dan RZQ (16). Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam serta satu unit telepon genggam iPhone warna putih.</p>
<p>"Ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Satu dewasa dan dua berusia anak," kata dia. </p>
<p>Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 80 ayat (1) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 482 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun.</p>
<p>AKP Rudi Kuswoyo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkenalan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi kencan daring.</p>
<p>"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan ajakan bertemu dari orang yang baru dikenal melalui aplikasi online. Jika menemukan indikasi tindak pidana atau praktik prostitusi online, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Outing Class Berujung Tragedi, Dua Santri Kediri Terseret Ombak Pantai Pangi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/outing-class-berujung-tragedi-dua-santri-kediri-terseret-ombak-pantai-pangi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/outing-class-berujung-tragedi-dua-santri-kediri-terseret-ombak-pantai-pangi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a71c6821a3.webp" length="68500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 16:00:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wisata, Outing Class, Wisata, Pantai Pangi, Blitar, Santri, Terseret, Ombak, Satu, Hilang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kegiatan di luar kelas (outing class) yang diikuti rombongan santri asal Kabupaten Kediri berujung tragedi di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, pada Kamis (11/6/2026) siang.</p>
<p></p>
<p>Insiden terjadi saat rombongan yang berasal dari Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri berwisata di kawasan pantai selatan tersebut. </p>
<p></p>
<p>Saat berada di tepi pantai, dua santri dilaporkan terseret ombak besar yang datang secara tiba-tiba.</p>
<p></p>
<p>Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan laut tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Benar adanya kejadian laka laut di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Blitar, unsur Kamladu, nelayan setempat, dan relawan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian dan penyelamatan.</p>
<p></p>
<p>Hingga Kamis (11/6/2026) sore, pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir perairan di sekitar Pantai Pangi.</p>
<p></p>
<p>"Saat ini tim gabungan TNI, Polri, Kamladu, BPBD, dan nelayan setempat masih di TKP melakukan pencarian," kata dia.</p>
<p></p>
<p>Petugas mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai selatan karena karakteristik ombak yang tinggi dan arus yang cukup kuat, terutama saat berada di area bibir pantai.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, proses pencarian terhadap korban yang hilang akan terus dilanjutkan hingga ditemukan. Pihak kepolisian juga masih melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Pertamax Mencekik Masyarakat Kecil, Warga Blitar Terpaksa Berburu BBM Subsidi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-pertamax-mencekik-masyarakat-kecil-warga-blitar-terpaksa-berburu-bbm-subsidi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-pertamax-mencekik-masyarakat-kecil-warga-blitar-terpaksa-berburu-bbm-subsidi</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah pengguna mengaku terkejut karena lonjakan harga tersebut dinilai terlampau tinggi dan diberlakukan secara mendadak, hingga memaksa sebagian konsumen beralih ke Pertalite demi menekan pembengkakan pengeluaran harian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a290dd79876d.webp" length="51556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:50:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kenaikan, Harga, Pertamax, Warga, Kaget, Blitar, Beralih, Pertalite.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Kebijakan pemerintah yang menaikkan harga Pertamax secara drastis menjadi Rp16.250,00 per liter mulai mencekik masyarakat di Blitar. </p>
<p></p>
<p>Sejumlah pengguna mengaku terkejut karena lonjakan harga tersebut dinilai terlampau tinggi dan diberlakukan secara mendadak, hingga memaksa sebagian konsumen beralih ke Pertalite demi menekan pembengkakan pengeluaran harian.</p>
<p></p>
<p>Salah satu pengguna Pertamax, Nita, warga Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, mengaku baru mengetahui adanya kenaikan harga saat mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Kalimantan, Kota Blitar, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, lonjakan harga dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter sangat membebani masyarakat. Apalagi, ia harus menggunakan sepeda motor setiap hari untuk bekerja di Kota Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Tadi pagi baru tahu harga Pertamax naik. Agak kaget karena naiknya lumayan tinggi dan mendadak," kata Nita, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, Nita terpaksa tetap menggunakan Pertamax. Ia mengaku pernah mencoba menggunakan Pertalite, namun performa sepeda motornya dirasa kurang nyaman.</p>
<p></p>
<p>Setiap hari, Nita harus merogoh kocek sekitar Rp15.000,00 untuk biaya transportasi pulang-pergi dari Bakung menuju Kota Blitar. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kebutuhan transportasi yang tinggi membuatnya tidak memiliki pilihan lain meskipun harga BBM terus melambung akibat kebijakan baru tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Saya pernah pakai Pertalite, tapi motor terasa seperti nyendat-nyendat. Akhirnya tetap pakai Pertamax," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Dampak buruk kebijakan ini juga dirasakan oleh Hesti. Ia juga baru mengetahui adanya kenaikan harga Pertamax saat hendak mengisi bahan bakar di SPBU dan merasa pasrah dengan keadaan.</p>
<p></p>
<p>"Saya baru tahu pagi ini saat isi bensin. Mau tidak mau tetap beli karena memang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari," katanya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, imbas negatif dari kenaikan harga ini mulai memicu terjadinya ketimpangan konsumsi di sejumlah SPBU. Pengawas SPBU Jalan Kalimantan, Kota Blitar, M. Rizki, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi perubahan harga Pertamax sejak Selasa (9/6/2026) pukul 00.00 WIB.</p>
<p></p>
<p>Menurut Rizki, pada hari pertama pemberlakuan harga baru, jumlah konsumen Pertamax langsung merosot tajam dibanding hari-hari sebelumnya. Banyak pelanggan yang terpaksa beralih ke Pertalite karena selisih harga yang kini terlampau jauh.</p>
<p></p>
<p>"Biasanya sejak pagi sudah banyak yang mengisi Pertamax. Hari ini masih terlihat sepi. Kemungkinan banyak yang beralih ke Pertalite," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sebelum kenaikan harga tersebut, penjualan Pertamax di SPBU tersebut rata-rata mencapai lima ton per hari. Namun, pihak SPBU memproyeksikan angka penjualan akan terus merosot akibat daya beli masyarakat yang terpukul dalam beberapa waktu ke depan.</p>
<p></p>
<p>Sebaliknya, permintaan Pertalite diprediksi akan meledak seiring migrasi besar-besaran konsumen dari Pertamax. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan akibat beralihnya warga ke BBM subsidi, pihak SPBU berencana mengajukan tambahan pasokan Pertalite kepada Pertamina.</p>
<p></p>
<p>"Biasanya pasokan Pertalite sekitar 16 ton per hari. Kami mengajukan tambahan sekitar 8 ton sehingga total pasokan bisa mencapai 24 ton per hari," kata Rizki.</p>
<p></p>
<p>Meski pasokan Pertamax dan Pertalite saat ini diklaim masih dalam kondisi aman, kebijakan penyesuaian harga ini jelas telah merugikan pola ekonomi dan mengacaukan manajemen pengeluaran BBM masyarakat. </p>
<p></p>
<p>Sejumlah pengguna memilih bertahan dengan kondisi mesin kendaraan yang harus dibayar mahal, sementara mayoritas warga lainnya mulai terdesak dan terpaksa berburu BBM bersubsidi yang lebih terjangkau. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Maling Gabah di Blitar Dihajar Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/maling-gabah-di-blitar-dihajar-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/maling-gabah-di-blitar-dihajar-warga</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengakui telah mengambil dua karung gabah milik korban. Selain itu, pelaku juga mengaku pernah terlibat dalam kasus pencurian telepon seluler dan merupakan seorang residivis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a29082571516.webp" length="17728" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:20:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Residivis, Curi, Gabah, Blitar, Diamuk, Warga, Diamankan, Polisi, Ponggok, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>— Seorang pria berinisial KS (51), warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Ponggok setelah diduga mencuri dua karung gabah milik warga di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada Rabu (10/6/2026) dini hari.</p>
<p></p>
<p>KS yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian itu sempat menjadi sasaran amuk warga setelah aksinya kepergok saat hendak membawa kabur gabah hasil curian menggunakan sepeda motor.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, mengatakan bahwa kasus tersebut terungkap setelah korban, Asnawi (43), mendapat kabar dari keluarganya bahwa gabah yang disimpan di teras rumah orang tuanya telah diambil oleh seseorang.</p>
<p></p>
<p>"Pelaku diketahui mengambil dua karung gabah yang berada di teras rumah. Saat hendak dinaikkan ke sepeda motor, aksinya diketahui oleh saksi bernama Komarul yang kemudian berteriak meminta pertolongan warga," kata AKP Samsul Anwar, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun Ngampel, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok. Saat itu, korban sedang berada di rumah istrinya di Desa Kemloko ketika mendapat informasi bahwa gabah miliknya dicuri.</p>
<p></p>
<p>Mendengar teriakan saksi, sejumlah warga langsung berdatangan ke lokasi. Pelaku yang panik kemudian berusaha melarikan diri. Namun, warga berhasil menangkapnya sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas Polsek Ponggok.</p>
<p></p>
<p>"Pelaku sempat diamankan warga dan mengalami beberapa luka akibat dipukul massa. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan membawa yang bersangkutan ke Polsek Ponggok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil dua karung gabah milik korban. Selain itu, pelaku juga mengaku pernah terlibat dalam kasus pencurian telepon seluler dan merupakan seorang residivis.</p>
<p></p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1 juta. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi AG 2529 RCJ, satu tali karet warna hitam sepanjang sekitar 2,5 meter, serta dua karung gabah dengan berat masing-masing sekitar 45 kilogram.</p>
<p></p>
<p>"Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkas AKP Samsul Anwar. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polemik Perizinan Farm 3 Greenfields, Warga Blitar Justru Beri Dukungan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polemik-perizinan-farm-3-greenfields-warga-blitar-justru-beri-dukungan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polemik-perizinan-farm-3-greenfields-warga-blitar-justru-beri-dukungan</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah pembahasan mengenai proses perizinan, dukungan justru mengemuka dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi rencana pembangunan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28f6f1378fb.webp" length="40616" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:30:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Kabupaten Blitar, Hearing, Bahas, Klarifikasi, Perizinan, PT Greenfields, Blitar, Masyarakat, Berikan, Dukungan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar rapat dengar pendapat (hearing) terkait dengan klarifikasi perizinan rencana pembangunan Farm 3 PT Greenfields Indonesia.</p>
<p></p>
<p>Forum tersebut digelar untuk menampung berbagai masukan terkait dengan rencana investasi perusahaan peternakan sapi perah tersebut di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p></p>
<p>Di tengah pembahasan mengenai proses perizinan, dukungan justru mengemuka dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi rencana pembangunan. </p>
<p></p>
<p>Warga menilai kehadiran Farm 3 Greenfields dapat membawa dampak positif bagi daerah, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan mempercepat pembangunan infrastruktur.</p>
<p></p>
<p>Negro Heriono, warga Dusun Sumberduren, Desa Ngadirengo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa mayoritas masyarakat di wilayahnya mendukung penuh keberadaan Farm 3 Greenfields.</p>
<p></p>
<p>"Seratus persen masyarakat Sumberduren mendukung penuh keberadaan Farm 3 Greenfields. Jalan-jalan di sana masih banyak yang perlu diperbaiki, dan kami yakin kehadiran investor bisa membawa perubahan serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," tegasnya, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, dukungan warga bukan tanpa alasan. Masyarakat berharap investasi yang masuk dapat memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi generasi muda yang membutuhkan peluang kerja.</p>
<p></p>
<p>Bahkan, Negro mempersilakan pihak yang masih meragukan dukungan masyarakat untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.</p>
<p></p>
<p>"Kalau ada yang mempertanyakan soal dukungan warga, silakan lakukan uji publik. Masyarakat di sini mendukung karena melihat manfaat yang bisa dirasakan, terutama terkait lapangan pekerjaan," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Anik Wahjuningsih, menilai rencana pembangunan Farm 3 Greenfields berpotensi memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi daerah.</p>
<p></p>
<p>"Menurut saya, dengan adanya Farm 3 yang akan dibangun ini tentu bisa memberikan dampak positif bagi Kabupaten Blitar, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD," ujar Anik.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, Anik menegaskan bahwa hearing yang digelar DPRD bukan muncul dari keluhan masyarakat sekitar lokasi proyek, melainkan tindak lanjut atas surat yang diajukan oleh organisasi masyarakat.</p>
<p></p>
<p>"Permohonan hearing ini berasal dari surat yang masuk ke DPRD. Kami menghargai setiap masukan yang disampaikan dan forum ini menjadi ruang untuk mendapatkan penjelasan dari semua pihak," katanya.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi berbagai pertanyaan yang muncul dalam hearing, PT Greenfields Indonesia memastikan hingga saat ini belum ada aktivitas pembangunan fisik maupun operasional di lokasi Farm 3.</p>
<p></p>
<p>Perwakilan manajemen PT Greenfields Indonesia, Heru Prabowo, menjelaskan bahwa perusahaan masih berada pada tahap penyelesaian berbagai dokumen dan proses administrasi yang dipersyaratkan pemerintah.</p>
<p></p>
<p>"Yang perlu kami garis bawahi, hingga saat ini pembangunan fisik Farm 3 belum dimulai. Kami belum melakukan pembangunan fisik sama sekali sehingga belum ada kegiatan operasional apa pun di lokasi tersebut," jelas Heru.</p>
<p></p>
<p>Menurut Heru, perusahaan saat ini fokus menjalankan seluruh tahapan perizinan, termasuk penyusunan dokumen lingkungan dan konsultasi publik sebagai bagian dari proses yang harus dilalui.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan pengembangan usaha secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.</p>
<p></p>
<p>"Kami mengedepankan perlindungan lingkungan dan terus membuka ruang dialog yang konstruktif dengan masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Setiap pengembangan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Selain berorientasi pada pengembangan usaha, Greenfields menyebut rencana pembangunan Farm 3 juga sejalan dengan upaya mendukung peningkatan produksi susu nasional.</p>
<p></p>
<p>Melalui penguatan sektor peternakan sapi perah, perusahaan berharap dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat serta mendukung program pembangunan sumber daya manusia yang menjadi prioritas pemerintah. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rupiah Melemah, Omzet Penjualan Toko Suku Cadang Motor di Garum Blitar Menurun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-omzet-penjualan-toko-suku-cadang-motor-di-garum-blitar-menurun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rupiah-melemah-omzet-penjualan-toko-suku-cadang-motor-di-garum-blitar-menurun</guid>
<description><![CDATA[ Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada usaha penjualan sparepart sepeda motor di Kabupaten Blitar. Kenaikan harga barang impor membuat sejumlah pedagang harus menyesuaikan harga jual, yang berimbas pada menurunnya transaksi pembelian dari konsumen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28048e64871.webp" length="63170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 20:14:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku Usaha, Sparepart, Rupiah, Melemah, Blitar, Alami, Penurunan, Transaksi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada usaha penjualan suku cadang sepeda motor di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kenaikan harga barang impor membuat sejumlah pedagang harus menyesuaikan harga jual, yang berimbas pada menurunnya transaksi pembelian dari konsumen.</p>
<p>Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak tersebut adalah Andri Siswanto, pemilik toko suku cadang dan variasi motor di Kecamatan Garum. Menurutnya, sebagian besar produk yang dijual di tokonya berasal dari luar negeri sehingga sangat dipengaruhi oleh pergerakan kurs mata uang.</p>
<p>Andri mengungkapkan, sejak beberapa bulan terakhir harga berbagai jenis suku cadang mengalami kenaikan bertahap. Rata-rata kenaikan berada di kisaran 5 hingga 10 persen, terutama untuk komponen berbahan plastik, ban, dan oli.</p>
<p>"Sebagian besar barang yang saya jual merupakan produk impor. Saat nilai tukar rupiah melemah, harga dari distributor ikut naik sehingga kami juga harus menyesuaikan harga jual," ujarnya, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Kenaikan harga paling terasa terjadi pada ban sepeda motor. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp250 ribu per unit, kini harganya naik menjadi Rp265 ribu hingga Rp270 ribu.</p>
<p>Selain itu, harga oli juga mengalami lonjakan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Menurut Andri, kondisi tersebut membuat konsumen lebih berhati-hati dalam berbelanja. Banyak pelanggan yang kini hanya membeli kebutuhan yang benar-benar mendesak atau menunda penggantian komponen kendaraan.</p>
<p>"Daya beli masyarakat memang terlihat menurun. Penjualan masih berjalan, tetapi jumlah transaksinya tidak sebanyak sebelumnya," katanya.</p>
<p>Karena harga oli yang terus meningkat, Andri bahkan memilih untuk sementara tidak menambah stok produk tersebut. Ia lebih fokus menjual suku cadang dan variasi motor yang pergerakan penjualannya masih relatif stabil.</p>
<p>Di sisi lain, kenaikan harga juga dirasakan langsung oleh konsumen bernama Dedi, salah seorang pengguna sepeda motor, mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk perawatan rutin kendaraannya.</p>
<p>Sebelumnya, ia mengeluarkan biaya sebesar Rp50 ribu untuk ganti oli dan sekarang bisa mencapai Rp70 ribu.</p>
<p>"Dulu ganti oli masih terjangkau, sekarang sekali servis terasa lebih berat di kantong. Semakin mahal harga oli, semakin besar kekhawatiran mendapatkan oli palsu atau tidak asli. Yang jelas sekarang mulai membandingkan merek, mencari promo, atau memilih interval penggantian yang lebih panjang guna mengatur pengeluaran," terang dia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jemaah Haji Asal Kota Blitar Wafat di Makkah Usai Selesaikan Rangkaian Puncak Haji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jemaah-haji-asal-kota-blitar-wafat-di-makkah-usai-selesaikan-rangkaian-puncak-haji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jemaah-haji-asal-kota-blitar-wafat-di-makkah-usai-selesaikan-rangkaian-puncak-haji</guid>
<description><![CDATA[ Kabar duka datang dari tanah suci, seorang jemaah haji asal Kota Blitar, H. Mohammad Ilyas bin Bustami (66), wafat di Makkah, Arab Saudi, pada Senin (8/6/2026) pukul 13.30 waktu setempat setelah menjalani perawatan di rumah sakit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a27a0b5540f8.webp" length="26576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 14:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jemaah Haji, Wafat, Mekkah, Kota Blitar, Sempat, Jalani, Perawatan, Rumah Sakit.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Kabar duka datang dari tanah suci. Seorang jemaah haji asal Kota Blitar, H. Mohammad Ilyas bin Bustami (66), wafat di Makkah, Arab Saudi, pada Senin (8/6/2026) pukul 13.30 waktu setempat setelah menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar Purnomo menjelaskan bahwa jemaah tersebut memang memiliki riwayat penyakit jantung sejak sebelum keberangkatan ke tanah suci. Bahkan saat berada di Asrama Haji, yang bersangkutan sempat mendapatkan pemeriksaan di klinik karena kondisi kesehatannya.</p>
<p>"Beliau memang memiliki riwayat sakit jantung dari rumah. Saat di Asrama Haji sempat diperiksa di klinik, namun setelah itu kondisi membaik dan bisa kembali ke kamar serta tetap diberangkatkan," ujar Purnomo, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Meski menggunakan kursi roda, almarhum tetap mampu mengikuti rangkaian ibadah haji. Selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kondisi almarhum terpantau cukup baik.</p>
<p>"Alhamdulillah beliau masih bisa mengikuti rangkaian ibadah. Armuzna bisa dijalani, murur juga bisa, kemudian tawaf ifadah, sa'i, hingga tahalul juga telah selesai dilaksanakan," jelasnya.</p>
<p>Namun pada Senin pagi waktu Arab Saudi, sekitar pukul 08.00, yang bersangkutan mulai mengeluhkan sesak napas saat berada di hotel tempat menginap jemaah.</p>
<p>Sekitar satu jam kemudian, tim dokter mendatangi almarhum dan memberikan bantuan oksigen. Karena kondisinya memerlukan penanganan lebih lanjut, almarhum kemudian dibawa ke Klinik Sektor 9 untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p>"Jam 09.00 dibawa ke Klinik Sektor 9 dan tetap diberikan oksigen. Setelah diperiksa, dokter merekomendasikan agar beliau dirujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz," kata Purnomo.</p>
<p>Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 10.05 waktu setempat, almarhum sempat dalam kondisi sadar. Namun tak lama kemudian kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 waktu Arab Saudi.</p>
<p>Menurut Purnomo, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri, anak, dan menantunya. Proses pemulasaraan jenazah juga berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.</p>
<p>"Alhamdulillah kemarin langsung dimakamkan. Setelah menunggu proses dari syarikat, jenazah dibawa ke tempat pemandian, kemudian dishalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Ma'la," ungkapnya.</p>
<p>Purnomo menambahkan, kondisi jamaah haji asal Kota Blitar lainnya saat ini relatif sehat. Para jamaah masih menjalankan berbagai aktivitas ibadah di Makkah, termasuk umrah sunnah dan salat berjamaah di Masjidil Haram.</p>
<p>"Kondisi jemaah yang lain relatif sehat dan tetap menjalankan aktivitas ibadah. Sesuai jadwal, pada 19 Juni nanti jemaah akan bergeser dari Makkah menuju Madinah, kemudian dijadwalkan pulang ke Indonesia melalui Surabaya pada 28 Juni 2026," pungkasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, jumlah total jemaah haji asal Kota Blitar ada 162 orang dan tergabung dalam kelompok penerbangan (kloter) 106 embarkasi Surabaya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lupa Mematikan Teko Listrik, Kebakaran Tengah Malam Hanguskan Rumah Warga Sanankulon Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lupa-mematikan-teko-listrik-kebakaran-tengah-malam-hanguskan-rumah-warga-sanankulon-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lupa-mematikan-teko-listrik-kebakaran-tengah-malam-hanguskan-rumah-warga-sanankulon-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Joko Purnomo (42), warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Selasa (9/6/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi saat sebagian penghuni rumah tengah beristirahat itu diduga dipicu korsleting listrik dari teko pemanas air. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a278a0619102.webp" length="20086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 11:35:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Rumah, Warga, Sanankulon, Blitar, Korsleting Listrik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>- Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Joko Purnomo (42), warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pada Selasa (9/6/2026) dini hari.</p>
<p>Peristiwa yang terjadi saat sebagian penghuni rumah tengah beristirahat itu diduga dipicu korsleting listrik dari teko pemanas air.</p>
<p>Api pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 WIB oleh Ayu Sulitianingrum, istri pemilik rumah. Saat itu ia melihat kobaran api muncul dari bagian belakang bangunan dan segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.</p>
<p>Mendengar teriakan tersebut, warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka juga berusaha menyelamatkan sejumlah barang berharga milik keluarga korban. Namun, proses penyelamatan tidak berjalan maksimal karena aliran listrik terputus sehingga kondisi rumah menjadi gelap.</p>
<p>Laporan kejadian kemudian diteruskan ke petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar. Tak lama berselang, petugas Damkar bersama anggota Polsek Sanankulon tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.</p>
<p>Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari warga.</p>
<p>"Begitu menerima informasi, petugas segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama unsur kepolisian serta warga setempat," ujar Tedy, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian rumah seperti kamar belakang, kamar tengah, dan ruang depan mengalami kerusakan parah. </p>
<p>Sejumlah perabot rumah tangga serta dokumen penting, di antaranya lemari, meja, kursi, kasur, ijazah, dan sertifikat, turut ludes terbakar.</p>
<p>Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang berkaitan dengan penggunaan teko listrik untuk memasak air. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian mertua korban sempat menggunakan teko listrik dan diduga lupa mematikannya.</p>
<p>"Penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik," pungkas Tedi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usai Dilaporkan Warga, Arena Sabung Ayam di Garum Blitar Dibubarkan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/usai-dilaporkan-warga-arena-sabung-ayam-di-garum-blitar-dibubarkan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/usai-dilaporkan-warga-arena-sabung-ayam-di-garum-blitar-dibubarkan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Jajaran Polsek Garum bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2649e1274bb.webp" length="42522" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 11:51:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polsek Garum, Bubarkan, Arena, Sabung Ayam, Blitar, Garum.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Jajaran Polsek Garum bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam tersebut langsung dibubarkan dan dibongkar oleh petugas pada Ahad (7/6/2026).</p>
<p>Penindakan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB di Dusun Kemloko, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Garum AKP Agus Prayitno, bersama Kanit Reskrim, KSPKT, dan sejumlah personel Polsek Garum.</p>
<p>Setelah menerima informasi yang beredar di media online, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah sarana yang mengindikasikan lokasi tersebut digunakan untuk aktivitas sabung ayam.</p>
<p>Sebagai langkah tegas, petugas langsung melakukan pembubaran serta pembongkaran fasilitas yang berada di lokasi. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah tempat itu kembali digunakan sebagai arena perjudian yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p>Kapolsek Garum AKP Agus Prayitno mengatakan pihaknya berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.</p>
<p>"Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Setelah dilakukan pengecekan, kami langsung mengambil langkah pembubaran dan pembongkaran fasilitas yang ada di lokasi agar tidak kembali digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum," ujar AKP Agus Prayitno, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dengan melaporkan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.</p>
<p>"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah memberikan informasi. Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Garum," tambahnya.</p>
<p>Polsek Garum menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk praktik perjudian maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-iduladha-dan-hari-lahir-pancasila-ribuan-penumpang-padati-stasiun-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-iduladha-dan-hari-lahir-pancasila-ribuan-penumpang-padati-stasiun-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kurun waktu 26 Mei hingga 1 Juni 2026, stasiun tersebut melayani total 9.171 penumpang yang datang maupun berangkat menggunakan kereta api. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1f81276f88e.webp" length="55260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:00:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penumpang, KA, Stasiun Blitar, Libur Panjang, Idul Adha, Hari Lahir Pancasila, Blitar, Ribuan .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Stasiun Blitar mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Iduladha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila.</p>
<p></p>
<p>Dalam kurun waktu 26 Mei hingga 1 Juni 2026, stasiun tersebut melayani total 9.171 penumpang yang datang maupun berangkat menggunakan kereta api.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, jumlah tersebut terdiri atas 4.687 pelanggan yang tiba di Stasiun Blitar dan 4.484 pelanggan yang berangkat menuju berbagai daerah tujuan.</p>
<p></p>
<p>Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa tingginya jumlah penumpang menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama masa libur panjang.</p>
<p></p>
<p>"Antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama long weekend Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila sangat tinggi. Hal ini terlihat dari tingginya volume pelanggan yang kami layani di berbagai stasiun wilayah Daop 7, termasuk Stasiun Blitar," ujarnya, Rabu (3/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Selama periode libur panjang tersebut, aktivitas di Stasiun Blitar terpantau ramai. Penumpang silih berganti datang dan berangkat, baik untuk keperluan mudik, berwisata, maupun mengunjungi keluarga di kampung halaman.</p>
<p></p>
<p>Secara keseluruhan, wilayah Daop 7 Madiun melayani 114.893 pelanggan sepanjang 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah itu terdiri atas 57.830 pelanggan kedatangan dan 57.063 pelanggan keberangkatan.</p>
<p></p>
<p>"Kalau total di wilayah Daop 7 Madiun, melayani 114.893 pelanggan selama libur panjang periode itu," kata dia.</p>
<p></p>
<p>Dengan total lebih dari 9 ribu penumpang yang dilayani dalam sepekan, Stasiun Blitar kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah selatan Jawa Timur yang mendukung mobilitas masyarakat selama momentum libur nasional. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Jemaah Haji Lansia asal Kabupaten Blitar Wafat di Makkah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-jemaah-haji-lansia-asal-kabupaten-blitar-wafat-di-makkah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-jemaah-haji-lansia-asal-kabupaten-blitar-wafat-di-makkah</guid>
<description><![CDATA[ Ketiga jemaah yang wafat masing-masing Muhadi (85), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi; Komarudin (85), warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu; dan Multazamah (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1f8175739cd.webp" length="29934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 08:00:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jemaah Haji, Tiga Orang, Asal, Kabupaten Blitar, Meninggal Dunia, Lansia, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>— Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tengah menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tiga jemaah dilaporkan meninggal dunia saat berada di Tanah Suci.</p>
<p></p>
<p>Ketiga jemaah yang wafat masing-masing Muhadi (85), warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi; Komarudin (85), warga Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu; dan Multazamah (66), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.</p>
<p></p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Purnomo, mengatakan bahwa seluruh jemaah yang meninggal dunia merupakan kelompok lanjut usia (lansia).</p>
<p></p>
<p>"Ketiganya merupakan jemaah lansia. Dua orang wafat pada 30 Mei 2026 dan satu orang lainnya pada 1 Juni 2026," ujar Purnomo, Rabu (3/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, ketiga jemaah tersebut tidak menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal dunia. Mereka wafat saat berada di hotel tempat menginap setelah menjalankan rangkaian aktivitas ibadah.</p>
<p></p>
<p>Purnomo menjelaskan, kondisi usia yang sudah lanjut menjadi faktor utama. Para jemaah sebelumnya masih mengikuti kegiatan ibadah sebagaimana mestinya, kemudian beristirahat di kamar hotel sebelum akhirnya meninggal dunia.</p>
<p></p>
<p>"Tidak ada yang meninggal di rumah sakit. Mereka berada di hotel, beristirahat setelah beraktivitas, lalu wafat," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seluruh jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi dimakamkan di Makkah. Pihak keluarga di tanah air juga telah menerima informasi terkait kabar duka tersebut.</p>
<p></p>
<p>Di tengah kabar tersebut, pelaksanaan ibadah haji jemaah asal Kabupaten Blitar secara umum berjalan lancar. Purnomo menyebut sebagian besar jemaah telah menyelesaikan tawaf ifadah yang menjadi salah satu rangkaian penting dalam penyempurnaan ibadah haji.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah, seluruh rombongan saat ini dalam kondisi baik dan sudah melaksanakan tawaf ifadah," katanya.</p>
<p></p>
<p>Tahun ini, Kabupaten Blitar memberangkatkan 915 calon jemaah haji yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).</p>
<p></p>
<p>Kloter 106 bergabung dengan jemaah dari Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek, kloter 107 dan 108 diisi penuh oleh jemaah Kabupaten Blitar, sedangkan kloter 10 ror 109 bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026. Berdasarkan jadwal yang diterima Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, rombongan diperkirakan tiba di Surabaya pada 28 hingga 29 Juni 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rebutan Telur Gratis di Blitar Berujung Petaka, 12 Warga Jadi Korban Copet</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rebutan-telur-gratis-di-blitar-berujung-petaka-12-warga-jadi-korban-copet</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rebutan-telur-gratis-di-blitar-berujung-petaka-12-warga-jadi-korban-copet</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pembagian telur gratis yang digelar peternak ayam petelur di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Kecamatan Kanigoro, Senin (1/6/2026), berakhir kurang menyenangkan bagi sejumlah warga. Di tengah ramainya masyarakat yang berebut telur gratis, sedikitnya 12 orang dilaporkan menjadi korban pencopetan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d3f436c0fa.webp" length="39212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 15:00:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bagi, Telur, Gratis, Peternak Ayam Petelur, Berujung, Petaka, Belasan, Warga, Korban, Copet.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Aksi pembagian telur gratis yang digelar peternak ayam petelur di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Kecamatan Kanigoro pada Senin (1/6/2026), berakhir kurang menyenangkan bagi sejumlah warga.</p>
<p>Di tengah ramainya masyarakat yang berebut telur gratis, sedikitnya 12 orang dilaporkan menjadi korban pencopetan.</p>
<p>Pembagian telur tersebut merupakan bagian dari aksi peternak yang memprotes anjloknya harga telur di tingkat peternak. Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi untuk mendapatkan telur yang dibagikan secara cuma-cuma.</p>
<p>Namun, padatnya kerumunan ternyata dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Setelah kegiatan berlangsung, sejumlah warga mulai menyadari telepon genggam dan barang berharga milik mereka hilang.</p>
<p>Mayoritas korban merupakan ibu-ibu yang ikut mengantre dalam kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya langsung melapor kepada petugas keamanan dan panitia usai pembagian telur selesai.</p>
<p>Salah seorang warga bernama Reva Andra mengaku sempat memergoki seseorang yang diduga hendak mencopet barang miliknya saat suasana antrean semakin padat.</p>
<p>"Saya didorong dari belakang, lalu ada tangan masuk ke kantong saya. Langsung saya pegang tangannya, saya "piting" dan saya serahkan ke petugas," ujar Reva, Senin (1/6/2026).</p>
<p>Berkat kesigapannya, seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi pencopetan berhasil diamankan oleh petugas yang berjaga di lokasi. Terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Kanigoro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Anggota Reskrim Polsek Kanigoro, Aiptu Tatang, membenarkan adanya laporan pencopetan yang terjadi saat kegiatan pembagian telur gratis berlangsung.</p>
<p>Menurutnya, hingga saat ini sedikitnya 12 warga telah melapor kehilangan handphone maupun barang berharga lainnya. Polisi masih melakukan pendataan terhadap para korban sekaligus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.</p>
<p>"Pelaku satu orang mengaku warga Jombang, namun identitas yang dibawa menunjukkan alamat Surabaya. Saat ini masih kami periksa dan kami kembangkan," kata Tatang.</p>
<p>Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap barang bawaan saat berada di tengah kerumunan. Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam aksi pencopetan yang terjadi di lokasi pembagian telur gratis tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Protes Harga Anjlok, Peternak di Blitar Bagikan 1 Juta Butir Telur di Depan Kantor Bupati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/protes-harga-anjlok-peternak-di-blitar-bagikan-1-juta-butir-telur-di-depan-kantor-bupati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/protes-harga-anjlok-peternak-di-blitar-bagikan-1-juta-butir-telur-di-depan-kantor-bupati</guid>
<description><![CDATA[ Aksi ini diikuti peternak dari berbagai daerah di Blitar Raya, meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Trenggalek. Selain membagikan telur gratis, para peternak juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait kondisi usaha peternakan rakyat yang semakin tertekan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d1e6a759e2.webp" length="64006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:57:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi Protes, Peternak Ayam Petelur, Blitar, Bagikan, 1 Juta, Telur Ayam, Harga, Anjlok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam komunitas peternak Blitar Raya menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Blitar, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Dalam aksi tersebut, mereka membagikan sekitar satu juta butir telur kepada masyarakat sebagai bentuk keprihatinan atas anjloknya harga telur selama satu bulan terakhir.</p>
<p></p>
<p>Aksi ini diikuti peternak dari berbagai daerah di Blitar Raya, meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kediri, Tulungagung, hingga Trenggalek. Selain membagikan telur gratis, para peternak juga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait kondisi usaha peternakan rakyat yang semakin tertekan.</p>
<p></p>
<p>Perwakilan peternak ayam petelur, Suyanto, mengatakan harga telur di tingkat peternak saat ini berada di kisaran Rp20.600 hingga Rp21.000 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) peternak kecil yang saat ini mencapai sekitar Rp23.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuat peternak mengalami kerugian sekitar Rp2.000 untuk setiap kilogram telur yang dijual.</p>
<p></p>
<p>"Harga telur saat ini sangat tidak menguntungkan bagi peternak mikro dan kecil. Sementara harga jual turun, biaya produksi justru terus meningkat," ujar Suyanto di sela aksi, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, salah satu beban terbesar yang dihadapi peternak saat ini adalah kenaikan harga pakan. Jika sebelumnya harga pakan berada di kisaran Rp370 ribu per sak, kini telah menyentuh Rp420 ribu per sak.</p>
<p></p>
<p>Kondisi tersebut membuat peternak kecil semakin kesulitan bertahan. Berbeda dengan perusahaan peternakan skala besar yang memiliki cadangan modal dan stok pakan, peternak rakyat harus mengandalkan hasil penjualan telur setiap hari untuk memenuhi kebutuhan operasional.</p>
<p></p>
<p>"Hari ini kami menjual telur, besok uangnya langsung digunakan untuk membeli pakan. Kami tidak punya cadangan seperti peternak besar. Kalau kondisi ini terus berlangsung, banyak peternak kecil yang bisa berhenti usaha," katanya.</p>
<p></p>
<p>Selain persoalan harga telur, para peternak juga menyoroti adanya isu masuknya investor asing ke sektor peternakan ayam petelur di Indonesia. Mereka khawatir keberadaan investor berskala besar akan semakin memperketat persaingan dan mengancam keberlangsungan usaha peternak rakyat.</p>
<p></p>
<p>Menurut Suyanto, pemerintah perlu memberikan perlindungan yang lebih kuat kepada peternak mikro dan kecil agar tetap mampu bersaing dan bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, para peternak juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan. Selama ini, dinas telah memfasilitasi kerja sama pemasaran telur melalui Bulog serta membuka peluang distribusi ke daerah lain.</p>
<p></p>
<p>"Sudah ada fasilitasi dari dinas, termasuk kerja sama dengan Bulog dan berbagai diskusi agar telur bisa dipasarkan dengan harga yang lebih baik, bahkan sampai ke luar pulau. Namun kondisi harga saat ini masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui aksi pembagian satu juta butir telur tersebut, para peternak berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga telur dan menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat yang menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga di Blitar Raya. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x_6a1d3180d019b.webp" alt=""></p>
<p>Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menilai kondisi yang dialami peternak saat ini membutuhkan campur tangan Pemerintah Pusat agar harga kembali stabil.</p>
<p></p>
<p>Bupati Blitar Rijanto mengaku terus berkoordinasi dengan para peternak untuk memantau perkembangan harga telur yang saat ini berada di kisaran Rp21.000 per kilogram di tingkat peternak.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, harga tersebut belum mampu menutupi tingginya biaya produksi yang terus meningkat.</p>
<p></p>
<p>"Saya selalu berkoordinasi dengan para peternak. Saat ini harga di tingkat peternak sekitar Rp21 ribu, sementara biaya produksi dan harga bahan baku terus naik," ujar Rijanto, Senin (1/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurut dia kondisi tersebut tidak lepas dari dampak situasi global yang memengaruhi harga pakan ternak. Kenaikan nilai tukar dolar dan gejolak geopolitik dunia turut berdampak pada mahalnya bahan baku pakan yang sebagian masih bergantung pada impor.</p>
<p></p>
<p>"Geopolitik dunia saat ini memberikan dampak yang luar biasa. Nilai dolar terus naik sehingga berpengaruh terhadap biaya produksi peternak," katanya.</p>
<p></p>
<p>Karena itu, Rijanto berharap pemerintah pusat segera merumuskan kebijakan yang berpihak kepada peternak ayam petelur skala kecil, khususnya yang berada di wilayah Blitar Raya dan sekitarnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu usulan yang disampaikan adalah optimalisasi pemanfaatan telur lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebutuhan telur untuk program tersebut dapat menjadi solusi untuk menyerap produksi peternak sekaligus menjaga kestabilan harga.</p>
<p></p>
<p>"Kami berharap ada arahan dari pemerintah pusat, baik melalui Badan Gizi Nasional maupun kementerian terkait, agar kebutuhan telur untuk MBG diprioritaskan dari peternak petelur melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan begitu harga bisa lebih terkontrol," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Rijanto menambahkan, apabila penyerapan telur dilakukan melalui koperasi, maka pemerintah akan lebih mudah menjaga stabilitas harga dibandingkan jika pembelian dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah menyebut harga acuan pembelian telur yang ditetapkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) berada pada kisaran Rp24.500 hingga Rp26.000 per kilogram. Namun harga yang diterima peternak saat ini masih jauh di bawah angka tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Harga acuan dari Bapanas sudah ada, yaitu Rp24.500 sampai Rp26.000 per kilogram. Harapannya, melalui Koperasi Desa Merah Putih nanti harga bisa lebih stabil dan tidak mudah dimainkan oleh pihak-pihak tertentu," kata Beky.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung keberlangsungan peternak rakyat. </p>
<p></p>
<p>Dari data Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, produksi telur di Kabupaten Blitar mencapai sekitar 450 ton per hari. </p>
<p></p>
<p>Jumlah tersebut menjadikan Blitar sebagai salah satu sentra telur terbesar di Indonesia dan dinilai sangat mencukupi untuk mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.</p>
<p></p>
<p>Beky menambahkan, aspirasi peternak yang disampaikan melalui aksi bagi-bagi telur akan diteruskan kepada pemerintah pusat. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menata tata niaga dan menjaga harga telur agar peternak rakyat tetap bisa bertahan.</p>
<p></p>
<p>"Peternak meminta pemerintah pusat terlibat dalam penataan harga telur. Kami akan terus berkoordinasi agar ada langkah konkret sehingga peternak kecil bisa berkembang dan tidak merugi," pungkasnya.<strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolres Blitar Kota Tegaskan Isu Pocong Bersenjata &amp;quot;Hoaks&amp;quot;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kapolres-blitar-kota-tegaskan-isu-pocong-bersenjata-hoaks</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kapolres-blitar-kota-tegaskan-isu-pocong-bersenjata-hoaks</guid>
<description><![CDATA[ Kabar mengenai sosok pocong yang disebut membawa senjata tajam dan berkeliaran di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dipastikan tidak benar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1ab6dc8e13b.webp" length="68268" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 20:00:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Isu, Pocong Bersenjata, Blitar, Hoaxs, Viral, Medsos, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kabar mengenai sosok pocong yang disebut membawa senjata tajam dan berkeliaran di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dipastikan tidak benar.</p>
<p>Isu yang sempat viral di media sosial tersebut telah ditelusuri oleh pihak kepolisian dan dinyatakan sebagai hoaks.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan hingga saat ini tidak ada laporan maupun bukti yang menguatkan informasi tentang kemunculan pocong bersenjata yang meresahkan warga.</p>
<p>Menurutnya, setelah isu tersebut ramai diperbincangkan, jajaran kepolisian langsung melakukan pengecekan di lokasi yang disebut dalam unggahan media sosial, yakni di wilayah Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok.</p>
<p>"Hasil pengecekan yang kami lakukan menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak benar. Tidak ditemukan adanya kejadian maupun bukti yang mendukung kabar yang beredar," ujar AKBP Kalfaris, Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>AKBP Kalfaris menjelaskan, petugas juga telah berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar guna memastikan kebenaran informasi tersebut. </p>
<p>Dari hasil penelusuran tersebut, tidak ditemukan adanya saksi maupun laporan resmi terkait keberadaan sosok misterius sebagaimana yang viral di media sosial.</p>
<p>"Nihil terkait hal itu," tegasnya.</p>
<p>Maraknya penyebaran informasi tersebut dinilai sempat memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Bahkan sejumlah warga mulai memperbincangkan isu tersebut karena beredar luas melalui berbagai platform media sosial.</p>
<p>Untuk mencegah informasi yang menyesatkan terus berkembang, Polres Blitar Kota menerbitkan klarifikasi resmi melalui media sosial institusi. Dalam unggahan tersebut, polisi menegaskan bahwa kabar tentang teror pocong bersenjata di Ponggok merupakan hoaks.</p>
<p>AKBP Kalfaris mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia meminta warga untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum membagikan suatu informasi kepada orang lain.</p>
<p>"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif dan tidak mudah terpancing oleh isu yang belum tentu benar," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadiri Manten Tebu PG RMI, Bupati Blitar dan PATANI Dorong Percepatan Infrastruktur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadiri-manten-tebu-pg-rmi-bupati-blitar-dan-patani-dorong-percepatan-infrastruktur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadiri-manten-tebu-pg-rmi-bupati-blitar-dan-patani-dorong-percepatan-infrastruktur</guid>
<description><![CDATA[ Pada kegiatan manten tebu di Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Bupati Blitar dan Ketua Pandu Tani Indonesia mendorong percepatan infrastruktur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1ab6cdcbc53.webp" length="72796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 18:58:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Manten Tebu, PG RMI, Pabrik Gula, Bupati Blitar, PATANI, Dorong, Percepatan Infrastruktur.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Tradisi manten tebu yang menandai dimulainya musim giling tahun 2026 di Pabrik Gula (PG) Rejoso Manis Indo (RMI) tidak hanya menjadi simbol dimulainya proses produksi gula.</p>
<p>Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyuarakan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur guna mendukung produktivitas petani tebu dan pengembangan ekonomi Kabupaten Blitar.</p>
<p>Dalam acara yang digelar di area PG RMI, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan harapannya agar musim giling tahun ini mampu menghasilkan produksi gula yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Menurutnya, industri gula merupakan bagian dari program prioritas nasional yang perlu didukung bersama, baik oleh pemerintah, perusahaan maupun petani.</p>
<p>"Hari ini kami diundang oleh PT RMI dalam tradisi luhur manten tebu sebagai tanda dibukanya musim giling tahun 2026. Harapan kita, produksi gula yang dikelola PG RMI semakin meningkat dan semakin baik dari tahun ke tahun," ujar Rijanto, Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya mendampingi petani tebu, mulai dari pengembangan bibit unggul hingga peningkatan kualitas budidaya.</p>
<p>Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung target swasembada gula nasional.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Rijanto juga menyampaikan bahwa para petani tebu memiliki komitmen kuat untuk mendukung keberlangsungan industri gula di PG RMI. </p>
<p>Namun, di sisi lain para petani berharap keberadaan pabrik gula dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi kesejahteraan mereka.</p>
<p>"Petani berharap proses pemasukan tebu berjalan lancar, cepat, pembayaran tepat waktu, dan rendemen tetap bagus. Itu yang menjadi harapan mereka," katanya.</p>
<p>Meski demikian, Rijanto mengakui masih ada persoalan mendasar yang menjadi perhatian petani, yakni kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai.</p>
<p>Menurutnya, kelancaran distribusi hasil panen tebu sangat bergantung pada kualitas jalan dan sarana pendukung lainnya. Sementara itu, masih banyak ruas jalan di Kabupaten Blitar yang memerlukan perbaikan.</p>
<p>"Masalah yang dihadapi petani tebu sangat bergantung pada infrastruktur. Kami bersama Wakil Bupati dan DPRD terus berupaya memperbaiki jalan yang rusak, tetapi kenyataannya masih banyak yang perlu mendapatkan perhatian," ungkapnya.</p>
<p>Karena itu, Rijanto berharap adanya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blitar. Ia juga meminta dukungan Pandu Tani Indonesia (PATANI) untuk menjembatani komunikasi dengan kementerian terkait.</p>
<p>"Kami berharap infrastruktur di Kabupaten Blitar mendapat perhatian dari pemerintah pusat sehingga dukungan pembangunan bisa segera direalisasikan," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pandu Tani Indonesia (PATANI), Sarjan Tahir menilai Kabupaten Blitar memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra tebu nasional. Menurutnya, produktivitas tebu di daerah ini harus diimbangi dengan dukungan infrastruktur yang memadai agar daya saing petani semakin meningkat.</p>
<p>"Produktivitas tebu di Blitar luar biasa. Karena itu harus ada dukungan yang terstruktur sehingga nilai tambah dan daya saing petani menjadi semakin baik," tuturnya.</p>
<p>Ia menyatakan PATANI siap membantu mengomunikasikan kebutuhan pembangunan infrastruktur Kabupaten Blitar kepada pemerintah pusat. Infrastruktur yang dimaksud meliputi jalan, jembatan hingga jaringan listrik yang menjadi penunjang utama aktivitas pertanian dan industri gula.</p>
<p>"Kami ingin memfasilitasi agar pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun listrik, bisa dipacu dengan cepat di Kabupaten Blitar. Kami akan berkoordinasi dengan Menko Infrastruktur, Menteri PU dan kementerian terkait agar dukungan pemerintah pusat hadir di sini," tegasnya.</p>
<p>Sarjan menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada sektor pertanian tebu. Dukungan tersebut juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, membuka lapangan pekerjaan baru, hingga mempercepat pengembangan potensi pariwisata dan sektor lainnya, khususnya di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Ketika infrastruktur semakin baik, biaya distribusi turun, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan petani ikut naik. Ini yang ingin kita dorong bersama," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sarat Makna, Tradisi Manten Tebu Buka Musim Giling 2026 di Pabrik Gula RMI Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sarat-makna-tradisi-manten-tebu-buka-musim-giling-2026-di-pabrik-gula-rmi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sarat-makna-tradisi-manten-tebu-buka-musim-giling-2026-di-pabrik-gula-rmi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Tradisi Manten Tebu kembali menjadi penanda dimulainya musim giling 2026 di Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI). Lebih dari sekadar seremoni, tradisi yang telah mengakar dalam budaya industri gula ini menjadi simbol rasa syukur, doa bersama, sekaligus harapan agar proses giling berjalan lancar dan menghasilkan panen yang membawa kesejahteraan bagi petani maupun pekerja pabrik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1ab6c693882.webp" length="74638" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 18:29:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tradisi, Manten Tebu, Tandai, Awal, Musim Giling, RMI, Pabrik Gula, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Tradisi manten tebu kembali menjadi penanda dimulainya musim giling 2026 di Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar pada Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>Lebih dari sekadar seremoni, tradisi yang telah mengakar dalam budaya industri gula ini menjadi simbol rasa syukur, doa bersama, sekaligus harapan agar proses giling berjalan lancar dan menghasilkan panen yang membawa kesejahteraan bagi petani maupun pekerja pabrik.</p>
<p>Prosesi manten tebu diawali dengan pemilihan sepasang batang tebu terbaik yang kemudian dijadikan sebagai "pengantin". Kedua batang tebu tersebut dihias dengan berbagai ornamen layaknya pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan Jawa.</p>
<p>Tebu lanang (laki-laki) dan tebu wadon (wanita) itu melambangkan keselarasan, kesuburan, serta harapan akan hasil produksi yang melimpah selama musim giling berlangsung.</p>
<p>Sebelum memasuki area pabrik, prosesi diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan syukur dan permohonan agar seluruh tahapan produksi diberikan kelancaran.</p>
<p>Sejumlah tokoh masyarakat, petani tebu, karyawan, hingga jajaran manajemen turut mengikuti rangkaian acara tersebut.</p>
<p>Pasangan tebu pengantin kemudian diarak menuju tempat penggilingan dengan diiringi kesenian tradisional dan berbagai simbol budaya Jawa. Arak-arakan ini menjadi gambaran perjalanan tebu dari lahan pertanian menuju pabrik, sekaligus penghormatan terhadap kerja keras petani yang selama berbulan-bulan merawat tanaman hingga siap dipanen.</p>
<p>Setibanya di area penggilingan, pasangan manten tebu ditempatkan di depan mesin sebagai bagian dari prosesi puncak. Dalam tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut, tebu pengantin menjadi tebu pertama yang masuk ke proses penggilingan.</p>
<p>Direktur Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) Syukur Iwantoro mengatakan bahwa setiap tahapan dalam tradisi manten tebu memiliki filosofi yang erat dengan kehidupan masyarakat dan industri gula.</p>
<p>"Tradisi ini bukan sekadar seremoni pembukaan musim giling. Ada nilai syukur, kebersamaan, dan penghormatan kepada para petani yang terkandung di dalamnya. Manten tebu menjadi simbol bahwa musim giling dimulai dengan harapan dan doa yang baik," ujarnya, Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>Momen yang paling sakral terjadi saat pasangan tebu tersebut akhirnya dimasukkan ke mesin penggiling sebagai tebu perdana musim 2026.</p>
<p>Suara mesin yang mulai beroperasi menandai dimulainya proses produksi gula secara resmi. </p>
<p>Menurut Syukur, tradisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan industri gula tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan mesin produksi, tetapi juga oleh sinergi antara petani, pekerja, dan manajemen pabrik.</p>
<p>"Di balik setiap butir gula yang dihasilkan, ada perjuangan panjang petani di lahan, ada kerja keras pekerja di pabrik, dan ada kolaborasi yang harus terus dijaga. Itulah makna yang ingin kami rawat melalui tradisi manten tebu," katanya.</p>
<p>Pada musim giling tahun ini, PG RMI menargetkan serapan tebu mencapai 1,55 juta ton. Target tersebut ditopang oleh kondisi pertanaman tebu yang dinilai lebih baik dibanding musim sebelumnya, serta persiapan operasional pabrik yang telah dilakukan sejak jauh hari.</p>
<p>Pihaknya membidik rendemen minimal 8 persen hingga 9 persen selama musim giling berlangsung. Jika target rendemen 8 persen tercapai, produksi gula diperkirakan dapat menyentuh 128.000 ton.</p>
<p>Namun apabila kualitas tebu mampu menghasilkan rendemen di atas 8 persen, maka produksi gula berpotensi meningkat hingga berada di kisaran 130.000 ton sampai 135.000 ton.</p>
<p>Target tersebut jauh lebih tinggi dibanding capaian musim giling tahun lalu yang terdampak kondisi cuaca. Curah hujan yang tinggi sepanjang tahun menyebabkan kualitas tebu tidak maksimal dan berpengaruh terhadap hasil produksi gula.</p>
<p>"Musim giling tahun lalu kondisi cuaca tidak mendukung. Setahun basah sehingga produksi gula kami tidak sampai 100.000 ton. Dengan kondisi tanaman yang ada saat ini, kami menargetkan serapan tebu sekitar 1,55 juta ton. Tentunya kami berharap cuaca juga mendukung sehingga kualitas tebu yang masuk ke pabrik bisa optimal," imbuh Syukur.</p>
<p>Di akhir rangkaian tradisi manten tebu, optimisme tersebut semakin diperkuat melalui Deklarasi Petani Tebu Mitra PG RMI. Deklarasi itu berisi komitmen bersama untuk menjaga kualitas tebu, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat kemitraan antara petani dan pabrik guna mendukung peningkatan produksi gula nasional.</p>
<p>Bagi PG RMI, deklarasi tersebut menjadi simbol bahwa keberhasilan musim giling tidak hanya ditentukan oleh mesin dan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi yang terjalin antara petani dan pabrik gula. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Iduladha, KAI Daop 7 Madiun Layani Lebih 65 Ribu Penumpang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-iduladha-kai-daop-7-madiun-layani-lebih-65-ribu-penumpang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-iduladha-kai-daop-7-madiun-layani-lebih-65-ribu-penumpang</guid>
<description><![CDATA[ Libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a16bdd4b3372.webp" length="57294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 May 2026 19:00:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lonjakan, Penumpang, Kereta Api (KA), Wilayah, Daop 7 Madiun, Libur, Hari Raya, Idul Adha.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun. </p>
<p>Hingga Senin, 1 Juni 2026 mendatang, KAI Daop 7 diproyeksikan melayani total 65.755 pelanggan, baik keberangkatan maupun kedatangan.</p>
<p>Wilayah operasional Daop 7 Madiun sendiri meliputi sejumlah stasiun besar di kawasan Madiun Raya dan sekitarnya, di antaranya Stasiun Madiun, Kediri, Kertosono, Jombang, Blitar, Tulungagung dan lainnya.</p>
<p>Dari total proyeksi tersebut, sebanyak 35.153 pelanggan tercatat sebagai penumpang datang, sedangkan 30.602 lainnya merupakan pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api dipengaruhi faktor kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu perjalanan.</p>
<p>"Puncak kedatangan pelanggan di wilayah Daop 7 terjadi pada H-1 Iduladha, yakni Selasa, 26 Mei 2026, dengan total 13.342 pelanggan yang tiba. Sedangkan keberangkatan pada hari yang sama mencapai 7.038 pelanggan," ujar Tohari, Rabu (27/5/2026).</p>
<p>Sementara pada Hari Raya Iduladha, hingga Rabu (27/5/2026) siang, KAI Daop 7 telah melayani 7.666 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.884 pelanggan berangkat dan 4.782 pelanggan datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p>Menurut Tohari, angka tersebut masih akan terus bertambah hingga malam hari seiring tingginya pembelian tiket, baik melalui layanan go-show maupun kanal digital resmi KAI dan mitra penjualan tiket lainnya.</p>
<p>"Kami memprediksi jumlah pelanggan masih bergerak dinamis hingga tengah malam nanti," tambahnya.</p>
<p>KAI Daop 7 juga memprediksi puncak arus balik libur panjang Iduladha akan terjadi pada Senin, 1 Juni 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, berbagai langkah kesiapan telah dilakukan mulai optimalisasi sarana, kesiapan petugas, hingga peningkatan pelayanan di stasiun.</p>
<p>Fasilitas ruang tunggu, kebersihan area stasiun, hingga proses boarding dipastikan dalam kondisi optimal demi memberikan kenyamanan perjalanan kepada pelanggan.</p>
<p>KAI turut mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun, memeriksa kembali jadwal keberangkatan pada tiket, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.</p>
<p>"KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi selama masa libur panjang," tutup Tohari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Dalami Ledakan Petasan Balon Udara yang Menewaskan Pemuda di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-dalami-ledakan-petasan-balon-udara-yang-menewaskan-pemuda-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-dalami-ledakan-petasan-balon-udara-yang-menewaskan-pemuda-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar masih melakukan pendalaman terkait ledakan petasan balon udara yang menewaskan seorang pemuda di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (27/5/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a16b8de4e925.webp" length="83644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 May 2026 18:00:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, Petasan, Balon Udara, Blitar, Polisi, Dalami, Penyelidikan .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar masih melakukan pendalaman terkait ledakan petasan balon udara yang menewaskan seorang pemuda di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (27/5/2026) pagi.</p>
<p>Dalam penyelidikan tersebut, polisi kini fokus menelusuri asal-usul petasan yang meledak, termasuk kemungkinan apakah petasan tersebut dirakit sendiri maupun jenis bahan peledak yang digunakan.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni mengatakan, petugas masih mengumpulkan berbagai keterangan dan barang bukti dari lokasi kejadian.</p>
<p>"Masih kami dalami terkait asal petasan, apakah dibuat sendiri atau didapat dari pihak lain. Termasuk bahan yang digunakan dalam petasan tersebut," ujarnya, Rabu (27/5/2026).</p>
<p>Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, termasuk anak-anak yang ikut menerbangkan balon udara tanpa awak tersebut.</p>
<p>"Petugas juga meminta keterangan saksi-saksi untuk mengetahui kronologi secara lengkap," kata dia.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di area persawahan Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari saat warga tengah melaksanakan salat Iduladha.</p>
<p>Korban berinisial I (23), warga setempat, saat itu diketahui bersama enam anak lainnya sedang menerbangkan balon udara tanpa awak yang digantungi petasan.</p>
<p>Namun saat korban memegang petasan tersebut, tiba-tiba terjadi ledakan keras yang menyebabkan tangan kanan korban putus hingga siku serta luka bakar serius pada bagian wajah sampai perut.</p>
<p>Korban sempat dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Selain korban meninggal, dua anak lainnya yakni ADR (11) dan D (12) mengalami luka ringan pada bagian tangan dan wajah.</p>
<p>Usai menerima laporan warga, petugas gabungan dari SPKT Polsek Gandusari bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Aiptu Muheni menambahkan, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran terkait penggunaan petasan pada balon udara.</p>
<p>"Seluruh kemungkinan masih didalami, termasuk dari mana bahan peledak diperoleh dan bagaimana proses pemasangannya pada balon udara," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petasan Balon Udara Meledak Saat Iduladha, Pemuda di Gandusari Blitar Tewas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petasan-balon-udara-meledak-saat-iduladha-pemuda-di-gandusari-blitar-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petasan-balon-udara-meledak-saat-iduladha-pemuda-di-gandusari-blitar-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Suasana Hari Raya Iduladha di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, berubah duka setelah ledakan petasan balon udara menewaskan seorang pemuda dan melukai dua anak, Rabu (27/5/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a16b8cbe2748.webp" length="67672" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 May 2026 17:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, Petasan, Balon Udara, Saat, Idul Adha, Pemuda, Gandusari, Tewas, Dua Anak, Alami Luka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Suasana Hari Raya Iduladha di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, berubah duka setelah ledakan petasan balon udara menewaskan seorang pemuda dan melukai dua anak, Rabu (27/5/2026) pagi.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di area persawahan Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, saat warga tengah melaksanakan salat Iduladha.</p>
<p>Korban meninggal diketahui berinisial I (23), warga Dusun Tekik, Desa Tambakan. Korban mengalami luka parah akibat ledakan petasan yang diduga dipasang pada balon udara tanpa awak.</p>
<p>"Tangan kanan korban putus hingga siku dan mengalami luka bakar serius pada bagian wajah sampai perut," ujar Kasi Humas Aiptu Muheni, Rabu (27/5/2026).</p>
<p>Menurut Aiptu Muheni, korban langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Selain korban meninggal, dua anak lainnya turut menjadi korban luka ringan. ADR (11) mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan dagu, sedangkan D (12) mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan wajah.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, saat kejadian korban bersama enam anak lainnya sedang menerbangkan balon udara tanpa awak yang dipasangi petasan.</p>
<p>"Saat korban memegang petasan tersebut, tiba-tiba meledak dan mengenai korban maupun anak-anak yang berada di lokasi," jelasnya.</p>
<p>Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.</p>
<p>Petugas gabungan dari Polsek Gandusari bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>"Petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Blitar Kerahkan 160 Petugas Awasi Hewan Kurban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cacing-hati-jadi-sorotan-disnakkan-blitar-kerahkan-160-petugas-awasi-hewan-kurban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cacing-hati-jadi-sorotan-disnakkan-blitar-kerahkan-160-petugas-awasi-hewan-kurban</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah. Sebanyak 160 petugas diterjunkan untuk memastikan hewan kurban yang dijual hingga disembelih dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a153ff565ba6.webp" length="52644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 16:00:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Petugas, Pantau, Hewan Kurban, Blitar, Aman, Sehat, Pengawasan, Penyembelihan, Hari Raya Idul Adha.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Pemkab Jombang melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah. Sebanyak 160 petugas diterjunkan untuk memastikan hewan kurban yang dijual hingga disembelih dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.</p>
<p>Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakkan Kabupaten Blitar, Lusia Adityaningtyas mengatakan pengawasan dilakukan sejak dua minggu terakhir di pasar hewan milik desa maupun pemerintah daerah, terutama di wilayah Srengat dan Wlingi.</p>
<p>Menurutnya, stok hewan kurban tahun ini dipastikan mencukupi karena jumlah hewan yang masuk ke Kabupaten Blitar cukup banyak.</p>
<p>"Kalau untuk penyakit hewan menular strategis sejauh ini tidak ada. Hanya ditemukan beberapa kasus skabies atau gatal pada hewan di pasar Wlingi dan pasar desa, tapi tidak membahayakan," kata dia, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Tak hanya di pasar hewan, pengawasan juga dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Tahun ini tercatat ada 59 ekor sapi yang disembelih di RPH Srengat, Kademangan, dan Wlingi.</p>
<p>Ratusan petugas yang diterjunkan terdiri dari dokter hewan, medik veteriner, paramedik, hingga bantuan dari PDHI Jatim 8 (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jawa Timur VIII) dan mahasiswa perguruan tinggi yang ikut membantu monitoring sebelum dan sesudah penyembelihan.</p>
<p>Petugas nantinya disebar hingga tingkat desa dengan dukungan koordinasi dari pemerintah kecamatan dan desa agar pemeriksaan hewan kurban berjalan maksimal.</p>
<p>Belajar dari pengalaman tahun lalu, Disnakkan kini memberi perhatian khusus pada temuan cacing hati yang kerap ditemukan saat penyembelihan sapi kurban. Sosialisasi rutin dilakukan kepada panitia kurban agar organ yang tidak layak konsumsi langsung dipisahkan dan dimusnahkan.</p>
<p>"Sekarang panitia sudah mulai memahami kalau ada hati yang abnormal atau terkena cacing harus dibuang dan tidak dibagikan," jelasnya.</p>
<p>Selain soal kesehatan hewan, Disnakkan juga mengingatkan panitia kurban untuk memperhatikan keamanan pangan saat pembagian daging. Wadah ramah lingkungan seperti besek lebih dianjurkan dibanding plastik sekali pakai.</p>
<p>Jika menggunakan plastik, masyarakat diminta memakai plastik food grade dan menghindari plastik hitam maupun plastik bekas karena berisiko mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari daging kurban. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Dalami Penemuan Pria Tewas di Bawah Jembatan Selorejo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-dalami-penemuan-pria-tewas-di-bawah-jembatan-selorejo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-dalami-penemuan-pria-tewas-di-bawah-jembatan-selorejo</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar masih mendalami keterangan sejumlah saksi terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di bawah jembatan Dusun Jarangan, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Senin (25/5/2026) sore. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1540785548d.webp" length="34298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 15:30:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Dalami, Keterangan Saksi, Temukan, Pria, Meninggal, Bawah, Jembatan, Selorejo.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Polres Blitar masih mendalami keterangan sejumlah saksi terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di bawah jembatan Dusun Jarangan, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Senin (25/5/2026) sore.</p>
<p>Korban diketahui berinisial IN (38), warga Dusun Jarangan, Desa Boro, Kecamatan Selorejo. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di bawah jembatan sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan, penemuan korban pertama kali diketahui warga yang sedang melakukan perbaikan kabel WiFi di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>"Warga yang melihat adanya seseorang di bawah jembatan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Selorejo," ujar Aiptu Muheni, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Selorejo bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar dan tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan pada tubuh korban.</p>
<p>"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan luka akibat kekerasan. Dugaan awal korban jatuh dari jembatan di Dusun Jarangan," jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta pihak keluarga korban guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.</p>
<p>"Beberapa keterangan sementara dari saksi menyebut korban diduga mengalami depresi. Namun saat ini kami masih mendalami seluruh keterangan saksi dan keluarga," tambah Aiptu Muheni. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sapi Kurban Raksasa dari Presiden Akan Dibagikan untuk Warga Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sapi-kurban-raksasa-dari-presiden-akan-dibagikan-untuk-warga-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sapi-kurban-raksasa-dari-presiden-akan-dibagikan-untuk-warga-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kota Blitar mendapat sapi bantuan kemasyarakatan (banmas) dari Presiden Prabowo Subianto. Sapi raksasa jenis limosin itu akan disembelih di Kota Blitar dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a15400ceecde.webp" length="44116" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 15:00:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sapi, Kurban, Raksasa, Kota Blitar, Dibagikan, Masyarakat, Banmas, Presiden.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Bantuan sapi kurban Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kota Blitar tahun ini menarik perhatian warga. Pasalnya, sapi jenis limosin yang disiapkan memiliki bobot mencapai 1,1 ton dengan nilai sekitar Rp100 juta.</p>
<p>Sapi berukuran raksasa tersebut berasal dari peternakan IBS Farm milik Heru Surawan di Kediri. Hewan kurban itu rencananya akan diserahkan ke Masjid Baitul Anwar, Kelucamatan Sukorejo, untuk kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat saat Hari Raya Iduladha.</p>
<p>Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan bantuan sapi kurban dari Presiden menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Kota Blitar.</p>
<p>"Alhamdulillah Kota Blitar mendapatkan sapi kurban dengan bobot sekitar 1,1 ton. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat karena nantinya daging kurban akan dibagikan kepada warga," kata dia, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, pemilihan sapi dilakukan secara ketat karena tidak mudah mendapatkan sapi dengan ukuran besar namun tetap memenuhi standar kesehatan dan kelayakan kurban.</p>
<p>"Untuk mencari sapi dengan bobot sebesar itu memang tidak mudah. Karena itu dipilih yang benar-benar sesuai kriteria," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, peternak Heru Surawan menjelaskan sapi limosin tersebut merupakan hasil perawatan selama bertahun-tahun. Ia menyebut sapi itu dipelihara sejak kecil dan menjadi salah satu sapi unggulan di kandangnya.</p>
<p>"Kurang lebih sudah enam tahun dipelihara. Ini hasil ternak sendiri karena memang postur tubuhnya besar," jelas Heru.</p>
<p>Ia mengungkapkan, perawatan sapi dilakukan secara rutin dengan memperhatikan pola makan, asupan nutrisi dan kondisi kesehatan hewan agar pertumbuhannya maksimal.</p>
<p>"Pemberian pakan dan nutrisi harus teratur. Ada treatment khusus juga supaya kondisi sapi tetap prima," ungkapnya.</p>
<p>Di peternakannya, Heru saat ini memiliki sekitar 50 ekor sapi. Namun, sapi yang dipilih sebagai bantuan kurban Presiden merupakan salah satu yang terbaik dari segi ukuran dan kondisi fisik. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Kesamben Hanyut di Sungai Brantas saat Flushing Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-kesamben-hanyut-di-sungai-brantas-saat-flushing-ditemukan-meninggal-setelah-tiga-hari-pencarian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-kesamben-hanyut-di-sungai-brantas-saat-flushing-ditemukan-meninggal-setelah-tiga-hari-pencarian</guid>
<description><![CDATA[ Tim SAR gabungan berhasil menemukan Isnaini (50), warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas saat kegiatan flushing berlangsung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0da498a4b20.webp" length="79588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 20:03:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Kesamben, Hanyut, Flushing, Ditemukan, Meninggal Dunia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Tim SAR gabungan berhasil menemukan Isnaini (50), warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas saat kegiatan flushing berlangsung.</p>
<p>Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026) setelah tiga hari pencarian.</p>
<p>Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di bawah Jembatan KA Nguri, Desa Selokajang, Kecamatan Srengat. Lokasi penemuan berjarak sekitar 20 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas, Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan.</p>
<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan, sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan menerima laporan dari warga terkait adanya tanda-tanda keberadaan korban di sekitar lokasi.</p>
<p>"Sekitar pukul 09.00 WIB kami menerima informasi dari masyarakat terkait tanda-tanda korban. Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dan korban berhasil ditemukan serta dievakuasi sekitar pukul 11.00 WIB," ujar Wahyudi, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Srengat untuk penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan selesai dan ditutup.</p>
<p>"Setelah ditemukan dibawa ke rumah sakit dan selanjurnya ke rumah duka untuk dimakamkan," kata dia.</p>
<p>Peristiwa itu bermula pada Senin (18/5/2026) saat Bendungan Wlingi Raya-Lodoyo melakukan flushing atau penggelontoran aliran sungai. Kondisi tersebut membuat banyak ikan terdampar sehingga warga berdatangan ke sekitar sungai untuk menangkap ikan.</p>
<p>Namun nahas, korban Isnaini dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus Sungai Brantas sekitar pukul 12.00 WIB. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Bongkar Praktik Mucikari Anak di Blitar, Korban Dijual Rp200 Ribu Sekali Kencan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-bongkar-praktik-mucikari-anak-di-blitar-korban-dijual-rp200-ribu-sekali-kencan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-bongkar-praktik-mucikari-anak-di-blitar-korban-dijual-rp200-ribu-sekali-kencan</guid>
<description><![CDATA[ Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur di wilayah Kota Blitar. Lima orang yang diduga berperan sebagai perantara dalam praktik tersebut telah diamankan polisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d9eff9e132.webp" length="53866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 19:42:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Bongkar, Praktik, TPPO, Mucikari Anak, Blitar, Kota Blitar, 5 Pelaku, Diamankan, Polisi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur di wilayah Kota Blitar atau dalam hal ini mucikari anak.</p>
<p>Lima orang yang diduga berperan sebagai perantara dalam praktik tersebut telah diamankan polisi. Yaitu SW (31), DR (21), MVR (26), FL (19), dan GMS (17).</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan pengungkapan dilakukan di sebuah rumah kos di kawasan Sananwetan setelah polisi menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, para korban direkrut melalui media sosial dengan iming-iming pekerjaan dan penghasilan tinggi. </p>
<p>Setelah bertemu di lokasi rumah kos, korban kemudian diarahkan untuk melayani tamu pria hidung belang yang dicarikan oleh para pelaku melalui aplikasi percakapan daring.</p>
<p>"Para pelaku menawarkan pekerjaan dengan penghasilan besar kepada korban. Selanjutnya komunikasi dengan pelanggan dilakukan melalui aplikasi online," ujar Kapolres saat konferensi pers, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Dalam praktik tersebut, tarif yang dipasang berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu untuk sekali pertemuan. Hasilnya kemudian dibagi antara korban dan para pelaku.</p>
<p>Polisi menyelamatkan tiga korban perempuan yang seluruhnya masih berusia di bawah umur. Mereka diketahui sudah tidak melanjutkan pendidikan dan berasal dari keluarga rentan.</p>
<p>Menurut polisi, praktik tersebut telah berlangsung sejak April hingga Mei 2026. </p>
<p>"Para pelaku ini sengaja mencari korban seorang perempuan yang masih berusia anak dan dari kelompok rentan yang sedang membutuhkan dana karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Semua korban tinggal bersama neneknya, bukan orang tua mereka," jelasnya.</p>
<p>Selain mengamankan lima tersangka, petugas juga menyita sejumlah telepon genggam yang digunakan untuk komunikasi serta uang tunai yang diduga hasil transaksi.</p>
<p>Para tersangka kini dijerat pasal terkait tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.</p>
<p>Polisi turut mengimbau masyarakat dan pemilik rumah kos agar lebih waspada terhadap aktivitas penghuni baru serta segera melapor apabila menemukan dugaan praktik perdagangan orang maupun eksploitasi anak di lingkungan sekitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar di Talun Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cegah-kecelakaan-kai-daop-7-madiun-tutup-perlintasan-liar-di-talun-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cegah-kecelakaan-kai-daop-7-madiun-tutup-perlintasan-liar-di-talun-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Penutupan dilakukan di jalur rel antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d14c066b66.webp" length="107748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 10:30:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI, Daop 7 Madiun, Menutup, Perlintasan, Liar, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Akses perlintasan liar di jalur kereta api wilayah Talun, Kabupaten Blitar, kembali ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun.</p>
<p></p>
<p>Penutupan dilakukan di jalur rel antara Stasiun Garum dan Stasiun Talun pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan di perlintasan tidak resmi.</p>
<p></p>
<p>Lokasi yang ditutup berada di Dusun Sempol, Kelurahan Talun, Kecamatan Talun. Petugas memasang patok rel dan palang berbahan bantalan besi agar kendaraan tidak dapat lagi melintas di jalur tersebut.</p>
<p></p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan perlintasan liar menjadi salah satu titik rawan kecelakaan karena tidak memiliki sistem pengamanan maupun penjaga.</p>
<p></p>
<p>"Perlintasan tidak resmi sangat berbahaya bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api karena tidak dilengkapi perangkat keselamatan," kata Tohari, Rabu (20/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, masyarakat yang biasa melintas di lokasi tersebut diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui perlintasan resmi JPL 168A yang telah dilengkapi palang pintu dan petugas penjaga.</p>
<p></p>
<p>Penutupan akses tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari internal KAI, Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat.</p>
<p></p>
<p>KAI juga meminta warga untuk tidak membuka kembali akses baru secara ilegal di sekitar jalur rel. Sebab, keberadaan perlintasan liar dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api.</p>
<p></p>
<p>"KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak membuat maupun menggunakan perlintasan liar. Gunakanlah perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan," tutupnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar Terpilih Pimpin Koni Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mantan-wali-kota-blitar-samanhudi-anwar-terpilih-pimpin-koni-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mantan-wali-kota-blitar-samanhudi-anwar-terpilih-pimpin-koni-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar terpilih menjadi Ketua KONI Kota Blitar periode 2026-2031 dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar di Balai Kota Kusuma Wicitra, Selasa (19/5/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c552d05873.webp" length="43962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 20:00:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mantan, Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar, Terpilih, Pimpin, Koni Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar, resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar periode 2026-2031 dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar di Balai Kota Kusuma Wicitra, Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Dalam pemilihan tersebut, Samanhudi berhasil meraih 22 suara dan unggul atas kandidat lainnya, Tony Andreas, yang memperoleh 15 suara.</p>
<p>Kemenangan Samanhudi menjadi perhatian karena sosoknya dikenal sebagai mantan kepala daerah yang kini kembali muncul di ruang publik melalui dunia olahraga.</p>
<p>Dukungan dari sejumlah cabang olahraga disebut menjadi faktor kuat yang mengantarkannya memenangkan Musorkot.</p>
<p>Usai terpilih, Samanhudi menegaskan pencalonannya bukan semata untuk mengejar jabatan, melainkan demi menjaga agar KONI Kota Blitar tetap dipimpin putra daerah.</p>
<p>"Saya maju karena dorongan teman-teman cabor. Mereka ingin KONI dipimpin putra asli Kota Blitar," tegasnya, Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Meski terpilih sebagai ketua, Samanhudi mengaku siap mundur setelah proses pembentukan formatur kepengurusan selesai dilakukan.</p>
<p>Ia menyebut langkah awal yang akan dilakukan adalah menyusun struktur organisasi dan berkoordinasi dengan KONI Jawa Timur.</p>
<p>"Saya selesaikan dulu formatur dan koordinasi ke Jawa Timur. Setelah itu saya siap mengundurkan diri kalau memang diperlukan," katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Samanhudi juga menilai hasil Musorkot menunjukkan suara cabang olahraga tetap menjadi penentu utama dalam pemilihan Ketua KONI Kota Blitar.</p>
<p>"Ini membuktikan suara cabor masih kuat dan menentukan arah organisasi," ucapnya.</p>
<p>Ia pun memastikan pencalonannya telah sesuai aturan organisasi serta tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku.</p>
<p>"Saya maju sesuai aturan dan tidak melanggar AD/ART maupun ketentuan Kemenpora," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia Musorkot KONI Kota Blitar, Heru Santoso, memastikan seluruh rangkaian pemilihan Ketua KONI Kota Blitar berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku.</p>
<p>Ia juga menegaskan proses sidang telah memenuhi ketentuan kuorum sebagaimana diatur dalam tata tertib organisasi.</p>
<p>"Proses sudah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mahasiswa UNU Blitar Ancam Boikot Kuliah, Tuntut Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Dipecat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-unu-blitar-ancam-boikot-kuliah-tuntut-dosen-terduga-pelaku-pelecehan-dipecat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-unu-blitar-ancam-boikot-kuliah-tuntut-dosen-terduga-pelaku-pelecehan-dipecat</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan mahasiswa Blitar melakukan aksi damai di kampus Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) pada Selasa (19/5/2026). Mereka menuntut pemecatan terhadap dosen terduga pelaku pelecehan kepada belasan mahasiswi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c4bb08e807.webp" length="74054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 19:34:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mahasiswa, UNU, Blitar, Aksi, Ancam, Boikot, Tuntut, Pemecatan, Dosen, Pelaku, Pelecehan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Puluhan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar aksi damai pada Selasa (19/5/2026) sebagai bentuk protes terhadap dugaan kasus pelecehan yang menyeret seorang dosen di lingkungan kampus.</p>
<p>Dalam aksi tersebut, mahasiswa berharap dapat bertemu langsung dengan jajaran wakil rektor untuk menyampaikan tuntutan mereka. </p>
<p>Namun hingga aksi berlangsung, massa mengaku tidak ditemui pihak wakil rektor.</p>
<p>Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UNU Blitar sekaligus yang mendampingi mahasiswi bernama Ahmad Kafi mengatakan mahasiswa sengaja menggelar aksi damai, namun tidak ditemui wakil rektor hingga akhirnya melakukan pembakaran ban.</p>
<p>"Kami tidak ingin ada pembakaran ban. Kalau warek hadir, kami ingin duduk bersama dan menyatukan tujuan. Biar masyarakat yang menilai apakah dosen ini masih layak atau tidak," katanya, Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Mahasiswa menegaskan tuntutan mereka hanya satu, yakni meminta kampus memecat dosen terduga pelaku secara tidak hormat.</p>
<p>Kafi menjelaskan, aksi turun ke jalan dilakukan setelah mahasiswa berkali-kali melakukan advokasi dan audiensi dengan pihak kampus namun belum mendapat kejelasan.</p>
<p>"Kami sudah melakukan banyak advokasi, mulai audiensi pertama sampai berikutnya. Karena itu aksi ini menjadi jalan terakhir bagi kami," jelasnya.</p>
<p>Karena tidak ada tindak lanjut yang dinilai jelas, mahasiswa berencana menggelar aksi lanjutan selama tiga hari berturut-turut. </p>
<p>Bahkan, mereka mengancam akan melakukan boikot perkuliahan apabila tuntutan tidak segera direspons pihak kampus.</p>
<p>"Kalau tidak ada keputusan, kami akan terus aksi dan memboikot kuliah," tegasnya.</p>
<p>Dalam proses pendampingan korban, PMII UNU Blitar mengaku menerima 15 formulir pengaduan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 korban berhasil diwawancarai, terdiri dari 10 mahasiswa aktif dan tiga alumni.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga tengah mempersiapkan laporan kepada aparat penegak hukum dengan mengumpulkan alat bukti. Para korban turut diarahkan untuk mendapatkan pendampingan hukum dari LBH Ansor.</p>
<p>"Masih kami siapkan kelengkapan alat bukti untuk nanti dilaporkan kepada aparat penegak hukum," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Sekretaris Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar, Rudiyanto Hendra Setiawan menyampaikan bahwa pihak kampus memutuskan menonaktifkan sementara terduga pelaku dari seluruh aktivitas di lingkungan kampus sampai proses pemeriksaan selesai dan keputusan final ditetapkan.</p>
<p>Adapun ruang lingkup penonaktifan sementara tersebut meliputi larangan mengajar dan mengisi perkuliahan, pencabutan hak pembimbingan akademik dan skripsi, pelarangan pendampingan kegiatan mahasiswa, penonaktifan dari aktivitas kelembagaan kampus, larangan penggunaan fasilitas kampus, hingga pelarangan melakukan aktivitas yang berpotensi memengaruhi independensi pemeriksaan.</p>
<p>"Penonaktifan sementara ini merupakan keputusan administratif dan etik yang wajib dilakukan institusi untuk menjamin proses pemeriksaan berlangsung tanpa tekanan dan konflik kepentingan," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>17 Kasus Narkoba Terungkap dalam Sebulan, Polresta Blitar Sita Ribuan Pil Dobel L dan Sabu&amp;Sabu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/17-kasus-narkoba-terungkap-dalam-sebulan-polresta-blitar-sita-ribuan-pil-dobel-l-dan-sabu-sabu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/17-kasus-narkoba-terungkap-dalam-sebulan-polresta-blitar-sita-ribuan-pil-dobel-l-dan-sabu-sabu</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kurun waktu satu bulan, tepatnya selama April 2026, Polres Blitar Kota mengungkap 17 kasus peredaran narkoba dan menyita ribuan pil dobel L serta sabu-sabu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0bc19457353.webp" length="51008" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 09:30:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Narkoba, Polres Blitar Kota, Ungkap, Sita, Pil Dobel L, Sabu-Sabu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Perang terhadap peredaran narkoba terus digencarkan jajaran Polres Blitar Kota. Sepanjang April 2026, Satresnarkoba berhasil mengungkap 17 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya dengan total 19 tersangka yang berhasil diamankan.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyebut para pelaku yang ditangkap berasal dari sejumlah jaringan berbeda. Mereka memiliki peran mulai dari pengedar kecil, hingga residivis yang kembali terjun dalam bisnis narkoba.</p>
<p>Salah satu kasus yang menjadi perhatian yakni penangkapan tersangka berinisial AD di wilayah Sukorejo. Polisi menemukan sabu seberat 20 gram dari tangan pelaku yang diketahui pernah terlibat kasus serupa.</p>
<p>Dalam pengungkapan selama satu bulan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa 34,39 gram sabu-sabu, 5.987 butir pil Dobel L, serta 3 butir pil ekstasi.</p>
<p>AKBP Kalfaris menjelaskan, para pelaku memperoleh barang haram dari luar daerah sebelum diedarkan kembali di wilayah Blitar dalam bentuk paket kecil untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.</p>
<p>"Modusnya barang dibeli dalam jumlah besar lalu dipecah menjadi paket hemat untuk diedarkan kembali," ujar AKBP Kalfaris saat konferensi pers, Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, maraknya peredaran narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, kepolisian berkomitmen melakukan penindakan tanpa pandang bulu terhadap seluruh pelaku yang terlibat.</p>
<p>Para tersangka kasus sabu dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan tersangka pengedar pil Dobel L dikenakan Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.</p>
<p>Polres Blitar Kota juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif membantu pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian 110.</p>
<p>"Narkoba merusak masa depan. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredarannya di wilayah hukum Polres Blitar Kota," tegas Kapolres. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Flushing Bendungan Wlingi&amp;Lodoyo, Seorang Warga Dilaporkan Hanyut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/flushing-bendungan-wlingi-lodoyo-seorang-warga-dilaporkan-hanyut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/flushing-bendungan-wlingi-lodoyo-seorang-warga-dilaporkan-hanyut</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan flushing atau pladu di Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo yang mulai dilakukan pada Senin (18/5/2026) dilaporkan memakan korban. Seorang warga Kesamben dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Brantas dan hingga kini belum ditemukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0afd8ca87d1.webp" length="101968" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 21:01:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Flushing, Pladu, Bendungan, Wlingi Raya, Lodoyo, Blitar, Satu, Warga, Dilaporkan, Hanyut, Terbawa, Arus, Sungai.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kegiatan flushing atau pladu di Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo, Senin (18/5/2026), berujung insiden orang hanyut di aliran Sungai Brantas wilayah Jegu, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Seorang warga dilaporkan terseret arus saat banyak warga turun ke sungai untuk mencari ikan yang terdampar akibat flushing.</p>
<p>Korban diketahui bernama Isnaini, warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Hingga Senin sore, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.</p>
<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, banyak warga berada di sekitar aliran sungai untuk mengambil ikan yang muncul akibat debit air flushing.</p>
<p>"Informasi dari Pak Ali Purwanto selaku adik ipar korban Isnaini, korban atas nama Isnaini dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Brantas," kata dia, Senin (18/5/2026).</p>
<p>Selain korban hilang, terdapat dua warga lain yang juga sempat mengalami insiden di sungai. Seorang warga bernama Badi’, asal Kecamatan Selopuro, berhasil menyelamatkan diri setelah sempat terbawa arus. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.</p>
<p>Sementara di lokasi lain, tepatnya di kawasan Kedung Ketek Jegu, seorang warga bernama Yasmani, warga Kelurahan Kesatrean, Kecamatan Kanigoro, juga dilaporkan hanyut akibat kelelahan saat berada di sungai. Namun korban berhasil diselamatkan warga sekitar dan diantar pulang oleh perangkat desa setempat.</p>
<p>Proses pencarian korban melibatkan BPBD Kabupaten Blitar, Basarnas, TNI, Polri, PMI, ORARI, RAPI, relawan Blitar Raya, hingga BPBD Kota Kediri yang turut melakukan pemantauan di wilayah aliran Sungai Brantas Kota Kediri.</p>
<p>Pencarian terhadap korban rencananya akan dilanjutkan kembali pada Selasa (19/5/2026) dengan penyisiran di sejumlah titik aliran sungai.</p>
<p>"Dilanjut besok proses pencarian, Basarnas, BPBD, relawan Blitar Raya dan ini teman-teman BPBD Kota Kediri juga melakukan pantuan di wilayah Kediri Kota," ujarnya.</p>
<p>Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak nekat turun ke sungai saat kegiatan flushing berlangsung karena arus air dapat meningkat sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Fungsi Bendungan, PJT I Lakukan Flushing Besar di Wlingi dan Lodoyo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-fungsi-bendungan-pjt-i-lakukan-flushing-besar-di-wlingi-dan-lodoyo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-fungsi-bendungan-pjt-i-lakukan-flushing-besar-di-wlingi-dan-lodoyo</guid>
<description><![CDATA[ Perum Jasa Tirta I kembali melakukan flushing besar di Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Lodoyo mulai 18 hingga 22 Mei 2026. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya untuk menjaga fungsi bendungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0aeb879aab4.webp" length="59716" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 18:42:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jaga, Fungsi, Bendungan, PJT I, Flushing, Pladu, Wlingi, Lodoyo, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Perum Jasa Tirta I (PJT I) kembali melakukan flushing atau pladu tahunan di Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Lodoyo, Kabupaten Blitar, mulai 18 hingga 22 Mei 2026.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga fungsi bendungan tetap optimal, baik untuk kebutuhan irigasi pertanian maupun operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA).</p>
<p>Dalam flushing tahun ini, PJT I menargetkan penggelontoran sedimen mencapai 600 ribu meter kubik ke arah hilir. Sedimen yang dibersihkan terdiri dari 350 ribu meter kubik dari Bendungan Wlingi dan 250 ribu meter kubik dari Bendungan Lodoyo.</p>
<p>Kepala Divisi Jasa Asa Wilayah Sungai Brantas PJT I Agung Nugroho mengatakan sedimentasi yang terus menumpuk harus rutin dibersihkan agar tidak mengganggu fungsi utama bendungan.</p>
<p>"Flushing ini penting untuk menjaga kapasitas bendungan tetap normal. Kalau sedimentasi terus meningkat, distribusi air irigasi maupun operasional PLTA bisa terganggu," ujarnya saat meninjau kegiatan flushing, Senin (18/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo memiliki peran vital dalam menyuplai air bagi Sistem Irigasi Lodagung yang mengairi sekitar 12.200 hektare lahan pertanian di wilayah Blitar hingga Kediri.</p>
<p>Pembersihan sedimen terutama difokuskan pada area intake atau pintu masuk air agar aliran menuju saluran irigasi tetap lancar dan kebutuhan air petani dapat terpenuhi.</p>
<p>Selain mendukung sektor pertanian, flushing juga dilakukan untuk menjaga performa pembangkit listrik tenaga air (PLTA).</p>
<p>"Ada sekitar 12.200 hektar lahan pertanian yang bergantung pada layanan irigasi ini. Dengan pembersihan sedimen di area intake (pintu masuk air), kami ingin menjamin distribusi air ke sawah-sawah petani tetap lancar," kata dia.</p>
<p>PJT I menargetkan seluruh proses flushing rampung pada 22 Mei 2026. Setelah proses selesai, operasional bendungan akan kembali normal pada 23 Mei mendatang.</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, masyarakat di sekitar aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan karena debit air berpotensi meningkat sewaktu-waktu akibat proses penggelontoran sedimen. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengendara Beat Tewas Tertabrak Brio di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengendara-beat-tewas-tertabrak-brio-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengendara-beat-tewas-tertabrak-brio-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor berinisial SW (52), warga Dusun Sonogunting, Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0a81b150fa8.webp" length="88124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 10:30:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pengendara, Sepeda Motor, Tewas, Terjatuh, Tertabrak, Mobil, Talun, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>— Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.</p>
<p></p>
<p>Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat dan sebuah minibus Honda Brio.</p>
<p></p>
<p>Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor berinisial SW (52), warga Dusun Sonogunting, Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni mengatakan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai Honda Beat dari arah timur ke barat di jalan nasional wilayah Desa Pasirharjo.</p>
<p></p>
<p>"Diduga pengendara sepeda motor mengalami selip hingga terjatuh ke badan jalan. Saat bersamaan, dari arah yang sama di belakang korban melaju minibus Honda Brio sehingga korban yang tergeletak di jalan tertabrak kendaraan tersebut," ujar Aiptu Muheni, Senin (18/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Minibus Honda Brio diketahui dikemudikan oleh TN (35), warga Desa Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.</p>
<p></p>
<p>Petugas Satlantas Polres Blitar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban.</p>
<p></p>
<p>Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp500.000,00.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.</p>
<p></p>
<p>"Pengguna jalan diharapkan selalu menjaga jarak aman, tetap konsentrasi saat berkendara, serta segera menepi dan beristirahat apabila mengantuk demi keselamatan bersama," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekolah Rakyat Kota Blitar Segera Dibuka, Kapasitas Capai 1.000 Siswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-kota-blitar-segera-dibuka-kapasitas-capai-1000-siswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-kota-blitar-segera-dibuka-kapasitas-capai-1000-siswa</guid>
<description><![CDATA[ Sekolah Rakyat di Kota Blitar ditargetkan operasional pada bulan Juni 2026 atau bertepatan dengan tahun ajaran baru 2026/2027. Jika pembangunan sudah rampung secara keseluruhan, gedung Sekolah Rakyat di Kota Blitar bisa menampung 1.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0836d05767c.webp" length="61148" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 17:32:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sekolah Rakyat, Pembangunan, Kota Blitar, Kapasitas, 1.000 Siswa, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai difungsikan pada tahun ajaran baru 2026/2027.</p>
<p>Saat ini, proses rekrutmen calon siswa masih berlangsung dengan tahapan verifikasi lapangan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Kota Blitar Eka Atikah mengatakan calon siswa yang diprioritaskan berasal dari keluarga miskin ekstrem yang masuk kategori desil 1.</p>
<p>"Sekarang masih tahapan verifikasi lapangan oleh pendamping PKH untuk memastikan calon siswa sesuai kriteria," kata dia, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Sekolah Rakyat di Kota Blitar nantinya melayani tiga jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA. Pada tahap awal operasional, masing-masing jenjang ditargetkan diisi 90 siswa, sehingga total ada sekitar 270 siswa yang akan mulai belajar di sekolah tersebut.</p>
<p>Menurut Eka, kapasitas Sekolah Rakyat akan terus dikembangkan. Jika seluruh fasilitas selesai dibangun, sekolah ini diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.</p>
<p>"Kalau semua sudah lengkap, kapasitas Sekolah Rakyat bisa menampung sekitar 1.000 anak," ujarnya.</p>
<p>Pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat, sedangkan Pemerintah Kota Blitar menyiapkan lahan pembangunan.</p>
<p>Kompleks sekolah dirancang lengkap dengan ruang kelas, asrama, kantor, fasilitas olahraga, hingga sarana pendukung lainnya.</p>
<p>Sebelumnya Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat terus dipercepat agar dapat digunakan sesuai target.</p>
<p>Ia menyebut progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul saat ini telah mencapai sekitar 48 persen. Pekerjaan dilakukan selama 24 jam agar penyelesaian proyek dapat selesai tepat waktu.</p>
<p>"Tahun ajaran baru ini sudah harus bisa difungsikan untuk masyarakat Kota Blitar.</p>
<p>Pembangunannya dikebut siang dan malam. Insyaallah Juni 2026 selesai," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Blitar Jadi Tolok Ukur Nasional, 205 KDKMP Sudah Rampung Dibangun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/blitar-jadi-tolok-ukur-nasional-205-kdkmp-sudah-rampung-dibangun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/blitar-jadi-tolok-ukur-nasional-205-kdkmp-sudah-rampung-dibangun</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 205 Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) di wilayah Kabupaten/Kota Blitar sudah rampung dibangun. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi dan dijadikan tolok ukur nasional dalam program pembangunan Koperasi Merah Putih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0836c12c4d4.webp" length="83480" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 17:02:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, Blitar Raya, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, 205, Selesai, Dibangun, Tolok Ukur Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar terus menunjukkan progres signifikan.</p>
<p>Bahkan, Blitar disebut menjadi salah satu daerah dengan capaian pembangunan KDKMP tertinggi di tingkat nasional.</p>
<p>Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menyampaikan, saat ini terdapat 85 titik KDKMP di Kota dan Kabupaten Blitar yang sudah siap dioperasionalkan dan diluncurkan</p>
<p>"Yang di operasionalisasi wilayah Kota dan Kabupaten Blitar hari ini ada 85 titik. Artinya sudah siap digunakan," ujarnya, Sabtu (16/5/2026) usai mengikuti peresmian 1.061 KDKMP secara serentak oleh Prabowo Subianto di Nganjuk melalui daring dari KDKMP Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Ia menjelaskan, secara keseluruhan pembangunan KDKMP di Blitar telah mencapai 205 titik yang selesai 100 persen. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi dan dijadikan tolok ukur nasional dalam program pembangunan koperasi merah putih.</p>
<p>"Bahwa Blitar menjadi tolok ukur nasional, pembangunan KDKMP menjadi yang tertinggi. Sekarang kita sudah 205 titik yang sudah terbangun 100 persen dari milestone sebanyak 265 titik," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, saat ini progres pembangunan tinggal menyisakan sekitar dua persen. Fokus pengerjaan diarahkan untuk menuntaskan seluruh pembangunan agar seluruh titik bisa beroperasi penuh.</p>
<p>Di mana, jumlah total KDKMP yang dibangun ada 269 titik. Dengan rincian 248 KDKMP di wilayah Kabupaten Blitar dan 21 KDKMP di wilayah Kota Blitar.</p>
<p>"Kita mewadahi sebanyak 269 titik di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar," kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan pembangunan KDKMP dilakukan berbasis kebutuhan masyarakat Desa/Kelurahan. Proses penentuan lokasi diawali melalui musyawarah desa (musdes), kemudian hasilnya disampaikan kepada Kodim untuk ditindaklanjuti pembangunan secara swadaya bersama masyarakat.</p>
<p>"Kami mendapat perintah membangun koperasi merah putih diawali dari musdes. Setelah ada surat hasil musdes diberikan kepada Dandim, baru dilakukan pembangunan melalui Babinsa secara swadaya bersama kelompok masyarakat desa," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Gerai KDKMP di Kabupaten Blitar Siap Difungsikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-gerai-kdkmp-di-kabupaten-blitar-siap-difungsikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-gerai-kdkmp-di-kabupaten-blitar-siap-difungsikan</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 185 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Blitar sudah selesai proses pembangunannya dan bisa segera difungsikan untuk perekonomian masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0836d83c43a.webp" length="56588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 16:31:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KDKMP, Kabupaten Blitar, Ratusan, Gerai, Difungsikan, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Ratusan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blitar kini telah siap digunakan. </p>
<p>Pemerintah Kabupaten Blitar menargetkan seluruh pembangunan gerai koperasi dapat tuntas dalam waktu dekat agar segera mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa dan Kelurahan.</p>
<p>Peresmian operasional KDKMP dilakukan serentak secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (16/5/2026). Pemerintah Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari KDKMP Desa Tingal, Kecamatan Garum.</p>
<p>Bupati Blitar Rijanto mengatakan, Kabupaten Blitar menjadi salah satu daerah dengan progres pembangunan gerai KDKMP yang cukup cepat di Indonesia.</p>
<p>"Alhamdulillah, Kabupaten Blitar termasuk daerah yang progres pembangunan gerainya cukup cepat. Dari total 248 titik, saat ini 185 gerai sudah selesai dan siap digunakan," kata Rijanto, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, sebanyak 51 gerai lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Sementara sisanya masih terkendala persoalan lahan.</p>
<p>Menurut Rijanto, setelah pembangunan selesai, Pemerintah Daerah akan fokus pada pengoperasian serta pendampingan pengelolaan koperasi agar berjalan profesional dan berkelanjutan.</p>
<p>"Kami akan mengumpulkan stakeholder terkait untuk menindaklanjuti arahan Presiden. Harapannya koperasi ini benar-benar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar Sri Wahyuni menyampaikan pihaknya terus melakukan penguatan kelembagaan dan peningkatan sumber daya manusia pengelola koperasi.</p>
<p>"Pendampingan usaha dan penguatan SDM terus dilakukan agar koperasi dapat berjalan dengan baik," imbuhnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, dari total 248 KDKMP di Kabupaten Blitar, terdiri dari 220 koperasi Desa dan 28 koperasi Kelurahan. Kemudian, sebanyak 236 gerai sudah berproses pembangunan, dan 185 gerai sudah rampung 100 persen.</p>
<p>Lalu, sebanyak 51 gerai masih dalam proses pembangunan dan yang belum pembangunan ada 12 gerai karena kendala lahan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bangun Ekonomi Berbasis Desa, DPRD Kabupaten Blitar Dukung Penuh Koperasi Merah Putih</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bangun-ekonomi-berbasis-desa-dprd-kabupaten-blitar-dukung-penuh-koperasi-merah-putih</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bangun-ekonomi-berbasis-desa-dprd-kabupaten-blitar-dukung-penuh-koperasi-merah-putih</guid>
<description><![CDATA[ DPRD Kabupaten Blitar mendukung penuh keberadaan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP). Dimana, keberadaan KDKMP dinilai mampu membangun ekonomi berbasis desa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a13fc475d998.webp" length="50140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 14:38:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bangun, Ekonomi, Desa, DPRD, Kabupaten Blitar, Dukung, Keberadaan, KDKMP.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis membangun ekonomi berbasis desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Program nasional tersebut diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Di Kabupaten Blitar, peluncuran dipusatkan di KDKMP Tingal, Kecamatan Garum, yang dihadiri pimpinan DPRD bersama sejumlah anggota dewan.</p>
<p>Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengatakan keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.</p>
<p>Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat karena tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong.</p>
<p>"Kami mendukung penuh keberadaan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Blitar. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan produktivitas masyarakat desa, serta memperkuat perekonomian warga," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Blitar siap mengawal keberlangsungan program tersebut agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.</p>
<p>Selain menjadi sarana pengembangan usaha, KDKMP juga dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.</p>
<p>"Harapan kami, koperasi ini bisa tumbuh menjadi wadah usaha yang mandiri dan berdaya saing sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tambahnya.</p>
<p>Melalui penguatan KDKMP, pemerintah menargetkan terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. </p>
<p>Ia menambahkan, dengan dukungan berbagai pihak, keberadaan koperasi diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Blitar. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sikap Resmi UNU Blitar Terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sikap-resmi-unu-blitar-terkait-dugaan-pelecehan-mahasiswi-oleh-dosen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sikap-resmi-unu-blitar-terkait-dugaan-pelecehan-mahasiswi-oleh-dosen</guid>
<description><![CDATA[ Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar membuat pernyataan resmi melalui Badan Pelaksana Penyelenggara mengenai dugaan pelecehan mahasiswi yang dilakukan oleh dosen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a04630f9be8f.webp" length="26838" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 21:00:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sikap, Kampus, UNU, Blitar, Dugaan, Pelecehan, Mahasiswi, Dosen.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menyampaikan sikap resmi terkait dugaan pelecehan yang melibatkan salah satu dosen di lingkungan kampus.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar, Rudiyanto Hendra Setiawan, sebagai bentuk tanggapan institusi atas laporan yang beredar.</p>
<p>Setelah menerima laporan dari seorang mahasiswa pada 23 April 2026, pihak kampus mengaktifkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) yang bertugas melakukan penelusuran awal, pendampingan dan membuka pelaporan seluas-luasnya bagi pihak lain yang diduga menjadi korban maupun mengetahui peristiwa tersebut.</p>
<p>Kemudian, memperkuat proses penanganan dengan membentuk Satgas Etik yang melibatkan unsur BPP UNU untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan independen, profesional, objektif dan akuntabel.</p>
<p>Selanjutnya, pada Selasa (12/5/2026), Satgas Etik menerima perwakilan PMII Komisariat UNU Blitar dan LPM Bhanu Tirta sebagai pendamping dari 15 mahasiswi yang diduga menjadi korban.</p>
<p>"Satgas menelusuri sejak awal, membuka ruang pelaporan seluas luasnya terhadap yang diduga menjafi korban maupun mengetahui peristiwa tersebut," teranf Rudiyanto, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Dalam hal ini, BPP UNU memutuskan menonaktifkan sementara terduga pelaku dari seluruh aktivitas di lingkungan kampus sampai proses pemeriksaan selesai dan keputusan final ditetapkan.</p>
<p>Adapun ruang lingkup penonaktifan sementara tersebut meliputi larangan mengajar dan mengisi perkuliahan, pencabutan hak pembimbingan akademik dan skripsi, pelarangan pendampingan kegiatan mahasiswa, penonaktifan dari aktivitas kelembagaan kampus, larangan penggunaan fasilitas kampus, hingga pelarangan melakukan aktivitas yang berpotensi memengaruhi independensi pemeriksaan.</p>
<p>"Penonaktifan sementara ini merupakan keputusan administratif dan etik yang wajib dilakukan institusi untuk menjamin proses pemeriksaan berlangsung tanpa tekanan dan konflik kepentingan," tegasnya.</p>
<p>Saat ini, Satgas Etik tengah melakukan pemeriksaan mendalam dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Dalam proses tersebut, Rudiyanto menegaskan kepentingan perlindungan korban, pelapor, dan saksi menjadi prioritas utama, tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dugaan Pelecehan di Kampus UNU Blitar, Lima Mahasiswi Mengaku Jadi Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dugaan-pelecehan-di-kampus-unu-blitar-lima-mahasiswi-mengaku-jadi-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dugaan-pelecehan-di-kampus-unu-blitar-lima-mahasiswi-mengaku-jadi-korban</guid>
<description><![CDATA[ Dugaan kasus pelecehan terhadap mahasiswi mencuat di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar. Seorang dosen dilaporkan diduga melakukan perlakuan tidak pantas dalam bentuk verbal dan nonverbal saat proses perkuliahan berlangsung di ruang kelas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0462173bad6.webp" length="111754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 20:19:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>UNU Blitar, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Pelecehan, Mahasiswi, Dosen, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Dugaan kasus pelecehan terhadap mahasiswi mencuat di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar. Seorang dosen dilaporkan diduga melakukan perlakuan tidak pantas dalam bentuk verbal dan nonverbal saat proses perkuliahan berlangsung di ruang kelas.</p>
<p>Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UNU Blitar Ahmad Kafi yang mendampingi para korban mengatakan, laporan bermula dari satu mahasiswi yang berani mengadu ke satgas kampus. Setelah dilakukan pendalaman, ditemukan beberapa korban lain.</p>
<p>"Setelah satu korban melapor, ternyata dari hasil penelusuran ada empat mahasiswi lain yang mengalami perlakuan serupa di kelas yang sama dan masih ada mahasiswi dari kelas lain," ujar Kafi, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, pelecehan secara verbal berupa ucapan tidak pantas, bernada merendahkan termasuk menyebut bagian tubuh mahasiswi.</p>
<p>Sementara itu, dalam bentuk nonverbal, dosen tersebut diduga melakukan tindakan fisik saat perkuliahan berlangsung.</p>
<p>"Secara nonverbal, ada tindakan merangkul, memeluk, hingga menyentuh bagian tubuh tertentu," katanya.</p>
<p>Kafi menyebut dosen yang bersangkutan sebelumnya pernah tidak diperkenankan mengajar karena dugaan pelanggaran serupa. Namun setelah kembali aktif mengajar, laporan dengan pola yang sama kembali muncul dan mahasiswa berharap kampus memberikan sanksi tegas.</p>
<p>"Kami meminta ada tindakan tegas berupa larangan mengajar di lingkungan kampus, bukan hanya teguran. Ini demi mencegah kejadian yang sama terulang," tegas dia.</p>
<p>Terpisah, Sekertaris Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar Rudiyanto Hendra Setiawan menyampaikan, pihak kampus telah memutuskan menonaktifkan sementara terduga pelaku dari seluruh aktiviras di lingkubgan kampus sampai proses pemeriksaan secara mendalam selesai dan keputusan final ditetapkan.</p>
<p>"Intinya membebastugaskan pelaku. Proses di internal kampus masih berjalan sampai saat ini," imbuhnya.</p>
<p>Sejumlah mahasiswi yang diduga menjadi korban dilaporkan mengalami dampak psikologis, bahkan ada yang sempat tidak mengikuti perkuliahan dalam waktu tertentu akibat tekanan mental. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lemhanas RI Peringati HUT ke&amp;61 dengan Ziarah ke Makam Bung Karno Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lemhanas-ri-peringati-hut-ke-61-dengan-ziarah-ke-makam-bung-karno-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lemhanas-ri-peringati-hut-ke-61-dengan-ziarah-ke-makam-bung-karno-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Lemhanas RI memperingati HUT ke-61 dengan melakukan kegiatan ziarah di Makam Presiden Pertama RI, Ir Soekarno di Kota Blitar pada Rabu (13/5/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a042560af4b0.webp" length="60248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 14:17:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lemhanas RI, HUT ke-61, Ziarah, Makam, Bung Karno, Presiden Pertama, Indonesia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI menggelar ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhanas RI, TB Ace Hasan Syadzily sebagai bagian dari rangkaian peringatan lembaga strategis tersebut.</p>
<p>Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat Lemhanas RI serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blitar Raya yang turut mendampingi jalannya kegiatan.</p>
<p>Dalam keterangannya TB Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa ziarah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Presiden Pertama RI sekaligus pendiri Lemhanas, Ir. Soekarno.</p>
<p>"Ziarah ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Presiden Pertama RI, Ir. Sukarno, yang telah mendirikan Lemhanas sebagai lembaga strategis untuk memperkuat ketahanan nasional," tegasnya, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, gagasan Bung Karno tentang ketahanan nasional memiliki relevansi yang kuat hingga saat ini. Menurutnya, ketahanan bangsa tidak dapat dipisahkan dari dinamika geopolitik global yang terus berkembang.</p>
<p>"Ketahanan nasional tidak bisa dilepaskan dari geopolitik global yang dialami semua bangsa, termasuk Indonesia," katanya.</p>
<p>Ace Hasan menambahkan, situasi dunia yang ditandai berbagai konflik antarnegara turut memengaruhi stabilitas kawasan dan kondisi domestik. Karena itu, pemimpin nasional dituntut memiliki pemahaman yang mendalam dan komprehensif terhadap perkembangan global.</p>
<p>"Ini yang beliau tekankan agar Indonesia dapat menempatkan diri secara tepat di tengah situasi geopolitik global," ujar dia.</p>
<p>Menurutnya, Lemhanas memiliki peran penting dalam mencetak pemimpin yang berwawasan luas dan siap menghadapi tantangan zaman. </p>
<p>Pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan menjadi salah satu prasyarat menuju visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p>"Pemimpin nasional harus menjalani pendidikan wawasan global yang mendalam, holistik, dan integral di Lemhanas. Ini menjadi prasyarat menuju Indonesia Emas," tambahnya.</p>
<p>Peringatan HUT ke-61 Lemhanas RI tahun ini mengusung tema "Transformasi Lemhanas RI Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045". Tema tersebut menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat kapasitas strategis bangsa di tengah dinamika global yang terus berubah.</p>
<p>Kegiatan ziarah ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk refleksi dan penghormatan atas kontribusi Bung Karno dalam perjalanan ketahanan nasional Indonesia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi II DPRD Blitar Dorong Penguatan UMKM Berbasis Potensi Lokal, Tekankan Kolaborasi dan Inovasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-blitar-dorong-penguatan-umkm-berbasis-potensi-lokal-tekankan-kolaborasi-dan-inovasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-dprd-blitar-dorong-penguatan-umkm-berbasis-potensi-lokal-tekankan-kolaborasi-dan-inovasi</guid>
<description><![CDATA[ Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar audiensi dan rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar sebagai langkah konkret memperkuat sektor UMKM berbasis sumber daya alam (SDA). Pada kesempatan tersebut, DPRD mendorong penguatan UMKM berbasis potensi lokal serta menekankan kolaborasi dan inovasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0318a4d03bf.webp" length="7406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 21:00:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD, Kabupaten Blitar, Komisi II, Pengembangan, UMKM, Lokal, Kolaborasi, Inovasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar audiensi dan rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Blitar sebagai langkah konkret memperkuat sektor UMKM berbasis sumber daya alam (SDA).</p>
<p>Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memetakan perkembangan, tantangan, sekaligus peluang pengembangan usaha mikro di daerah.</p>
<p>Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar Lutfi Aziz tersebut, membahas secara komprehensif kondisi UMKM saat ini, mulai dari aspek pembinaan, akses pemasaran, ketersediaan permodalan, hingga peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal.</p>
<p>Menurut Lutfi Aziz, UMKM berbasis potensi lokal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, diperlukan penguatan ekosistem usaha agar pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas.</p>
<p>"Pengembangan UMKM harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta dukungan masyarakat menjadi kunci agar program pemberdayaan benar-benar tepat sasaran," ujarnya, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Selain evaluasi program, audiensi ini juga menjadi ruang dialog terbuka untuk mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi pelaku usaha di lapangan.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa masukan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan mahasiswa, sangat penting dalam memperkaya perspektif kebijakan pengembangan UMKM.</p>
<p>"Masukan dari berbagai pihak itu penting untuk memperkaya perspektif kebijakan pengembangan UMKM," katanya.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri mahasiswa Program Studi Akuntansi yang berpartisipasi dalam sesi hearing. Kehadiran mahasiswa memberikan nilai tambah dalam diskusi, khususnya terkait penguatan tata kelola usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.</p>
<p>Komisi II DPRD Kabupaten Blitar juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam pengemasan, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.</p>
<p>Melalui forum evaluasi ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antar pemangku kepentingan sehingga program penguatan UMKM dapat berjalan lebih efektif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Rupiah Melemah, Perajin Kendang Jimbe Blitar Tetap Pertahankan Pasar Ekspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-rupiah-melemah-perajin-kendang-jimbe-blitar-tetap-pertahankan-pasar-ekspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-rupiah-melemah-perajin-kendang-jimbe-blitar-tetap-pertahankan-pasar-ekspor</guid>
<description><![CDATA[ Meski terdampak nilai tukar rupiah, perajin kendang jimbe asal Kota Blitar tetap mempertahankan pasar ekspor. Kondisi ini membuat biaya produksi kendang jimbe meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a03124173402.webp" length="66174" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 20:21:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kendang Jimbe, Perajin, Pertahankan, Pasar Ekspor, Blitar .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha kerajinan di Kota Blitar.</p>
<p>Salah satunya adalah produsen kendang jimbe dan rebana yang harus menghadapi kenaikan biaya produksi akibat meningkatnya harga bahan baku impor.</p>
<p>Saat ini, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.400 per dolar AS. Kondisi tersebut berdampak pada naiknya harga sejumlah material penunjang produksi, seperti plastik dan besi yang digunakan untuk kebutuhan pengemasan maupun komponen tertentu dalam pembuatan alat musik tradisional tersebut.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku ini membuat biaya operasional meningkat sekitar 20 hingga 30 persen.</p>
<p>M Jefri Firmansyah, perajin kendang jimbe di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, mengatakan tekanan biaya tersebut cukup memengaruhi perhitungan usaha. Meski demikian, harga jual produknya sebagian besar masih dipertahankan agar tetap kompetitif di pasar.</p>
<p>"Beberapa konsumen memahami kondisi ini dan setuju penyesuaian harga. Tapi ada juga yang masih menawar dengan harga lama. Kami berusaha menjaga keseimbangan," ujarnya, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Produk kendang jimbe yang diproduksi Jefri dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp15.000 per unit hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan kualitas.</p>
<p>Selain itu, ia juga memproduksi rebana dengan harga mulai Rp30.000 hingga Rp500.000 per unit.</p>
<p>Dalam satu bulan, kapasitas produksi usahanya mencapai sekitar 3.000 unit, dengan jumlah ekspor sekitar 200–300 unit. Produk tersebut dipasarkan ke beberapa negara, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Malaysia menjadi tujuan ekspor paling rutin setiap bulan.</p>
<p>"Kami ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Amerika. Jenis kerajinan yang kami ekspor paling banyak kendang jimbe dan kspor paling rutin tiap bulan ke Malaysia," ujarnya.</p>
<p>Usaha kerajinan ini telah dirintis sejak awal 2000-an oleh orang tuanya. Setelah pandemi Covid-19, Jefri melanjutkan dan mengelola usaha tersebut hingga kini, dengan melibatkan sekitar 20 pekerja untuk produksi dan pemasaran.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global, para pelaku UMKM seperti Jefri memilih bertahan sambil menjaga kualitas dan kontinuitas produksi.</p>
<p>Kenaikan harga bahan baku yang terjadi secara cepat membuat pengusaha harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan penyesuaian harga.</p>
<p>"Kondisi masih belum stabil, jadi kami fokus menjaga produksi tetap berjalan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Dugaan Pungli, Lapas Blitar Samakan Aturan Blok D1 dengan Blok Lain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-dugaan-pungli-lapas-blitar-samakan-aturan-blok-d1-dengan-blok-lain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-dugaan-pungli-lapas-blitar-samakan-aturan-blok-d1-dengan-blok-lain</guid>
<description><![CDATA[ Pasca adanya dugaan kasus pungutan liar (pungli), Lapas Kelas IIB Blitar melakukan evaluasi internal dan pembenahan. Salah satunya menyamakan aturan pada Blok D1 dengan Blok lain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a03125414bb7.webp" length="62472" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 19:59:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Dugaan, Pungli, Lapas, Blitar, Pembenahan, Aturan, Blok D1, Blok Lain.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pasca mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas keamanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar melakukan penataan ulang sistem pengawasan dan aturan internal. </p>
<p>Salah satu langkah yang diambil adalah menyamakan ketentuan di Blok D1 dengan blok lainnya.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Iswandi mengatakan perubahan aturan tersebut merupakan bagian dari pembenahan sistem pasca kasus yang kini tengah ditangani oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</p>
<p>Menurutnya, sebelumnya Blok D1 memiliki kebijakan berbeda dibandingkan blok lain, terutama terkait jam tutup kamar. Namun kini aturan tersebut telah diseragamkan.</p>
<p>"Peraturan di kamar Blok D1 sudah kami ubah. Jam tutupnya kami samakan dengan blok lain, yaitu pukul 16.00 WIB," ujar Iswandi, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Sebelumnya, kamar di Blok D1 dikenal memiliki perlakuan berbeda karena lokasinya berada di depan masjid dalam area Lapas. Blok tersebut juga kerap dihuni warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendampinh (tamping) masjid.</p>
<p>Selain itu, kamar di Blok D1 dibuka lebih lama dibandingkan blok lain yakni hingga waktu salat isya'. </p>
<p>Namun setelah kasus dugaan pungli mencuat ke publik, pihak lapas melakukan evaluasi dan penertiban aturan. Kini seluruh kamar di Lapas memiliki jam tutup yang sama, yakni pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Iswandi menegaskan, setelah penyesuaian tersebut, hanya warga binaan tertentu yang masih diperbolehkan berada di luar kamar melewati jam tutup, seperti petugas adzan dan imam salat.</p>
<p>"Kami batasi. Yang boleh keluar setelah jam tutup hanya warga binaan yang bertugas sebagai adzan dan imam saja," jelasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, kamar di Blok D1 itu diduga menjadi fasilitas eksklusif yang ditawarkan oknum petugas keamanan kepada warga binaan dengan tarif mencapai Rp100 juta.</p>
<p>Selain penataan aturan internal, Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga telah mengirimkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung ke Lapas Blitar.</p>
<p>Tim tersebut melakukan wawancara terhadap sejumlah petugas di bagian keamanan serta beberapa warga binaan untuk mendalami dugaan pelanggaran yang terjadi.</p>
<p>Sementara itu, tiga petugas yang diduga terlibat telah dipindahkan ke Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses penanganan kasus saat ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan pusat.</p>
<p>Hingga kini, pihak Lapas Blitar masih menunggu hasil keputusan resmi dari Ditjenpas terkait perkembangan penanganan kasus tersebut, sembari terus melakukan pembenahan sistem di dalam lembaga pemasyarakatan.</p>
<p>"Sampai sekarang, kami tetap menunggu keputusan dari pusat," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekolah Rakyat Kota Blitar Dikebut, Target Siap Digunakan Tahun Ajaran 2026/2027</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-kota-blitar-dikebut-target-siap-digunakan-tahun-ajaran-20262027</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-kota-blitar-dikebut-target-siap-digunakan-tahun-ajaran-20262027</guid>
<description><![CDATA[ Pembangunan sekolah rakyat Kota Blitar yang terletak di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul terus dikebut. Gedung sekolah rakyat itu ditargetkan bisa digunakan saat tahun ajaran baru 2026/2027. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a031228b3933.webp" length="70864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 19:20:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sekolah Rakyat, Kota Blitar, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, Beroperasi, Tahun Ajaran Baru, 2026/2027.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pembangunan gedung sekolah rakyat di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar terus menunjukkan progress yang signifikan.</p>
<p>Pemerintah menargetkan fasilitas pendidikan tersebut dapat mulai beroperasi pada Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.</p>
<p>Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibbin mengatakan, pembangunan berjalan sesuai rencana dan saat ini telah mencapai sekitar 48 persen. Ia optimistis proyek tersebut dapat rampung tepat waktu karena dikerjakan secara intensif.</p>
<p>"Insyaallah Juni 2026 sudah selesai, sehingga bisa langsung difungsikan untuk masyarakat pada tahun ajaran baru," ujarnya usai meninjau lokasi pembangunan, Selasa (12/5/2026).</p>
<p>Pembangunan sekolah rakyat ini merupakan program Pemerintah Pusat. Pemerintah Kota Blitar berperan menyediakan lahan, sementara seluruh proses konstruksi ditangani langsung oleh pemerintah pusat.</p>
<p>Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, asrama, kantor, sarana olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya.</p>
<p>Untuk memastikan target penyelesaian tercapai, pengerjaan proyek dilakukan selama 24 jam, siang dan malam.</p>
<p>"Dalam waktu dekat sudah bisa difungsikan dan kami segera memverifikasi calon siswa sekolah rakyat," kata dia.</p>
<p>Di sisi lain, persiapan penerimaan peserta didik juga mulai dilakukan.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Kota Blitar Eka Atikah menyampaikan bahwa proses rekrutmen calon siswa masih berada pada tahap verifikasi lapangan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).</p>
<p>Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang masuk dalam kategori desil 1.</p>
<p>"Saat ini masih dalam proses verifikasi untuk memastikan penerima benar-benar sesuai kriteria," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ruko dan Satu Unit Mobil di Blitar Hangus Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ruko-dan-satu-unit-mobil-di-blitar-hangus-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ruko-dan-satu-unit-mobil-di-blitar-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Pemilik ruko masih dalam kondisi syok sehingga belum dapat dimintai keterangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0106b0e76e1.webp" length="21516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:00:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ruko, Terbakar, Sukorejo, Blitar, Satu, Mobil, Hangus, Damkar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) di Desa Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada Minggu (10/5/2026) malam. </p>
<p>Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian bangunan ruko dan satu unit mobil yang berada di lokasi hangus terbakar.</p>
<p>Kasi Penanggulangan dan Investigasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, menyatakan bahwa penanganan dilakukan segera setelah laporan diterima.</p>
<p>"Laporan masuk sekitar 19.07 WIB kami langsung berangkat, sekitar 20 menit sampai lokasi dan dilakukan pemadaman. Alhamdulillah dibantu dengan perangkat desa dan masyarakat, api bisa dipadamkan setelah satu jam dilakukan pemadaman," kata Teddy, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Teddy menyebutkan, api membakar beberapa bagian bangunan serta kendaraan yang terparkir di sekitar ruko. Selain itu, sejumlah barang dagangan di dalam toko turut terdampak.</p>
<p>Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Upaya tersebut dilakukan guna mencegah api muncul kembali.</p>
<p>"Untuk yang terbakar ada mobil, rumah bagian depan, ruang tamu dan ruang tengah. Sebagian toko, toko kelontong termasuk BBM bensin," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Lodoyo Timur (Lotim), AKP Nur Wasis, menerangkan bahwa Tim Inafis Polres Blitar langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). </p>
<p>Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik bangunan yang terdampak untuk pendataan lebih lanjut serta guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa pemilik ruko masih dalam kondisi syok sehingga belum dapat dimintai keterangan.</p>
<p>"Untuk korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih syok. Jadi kerugian belum diketahui dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keputusan Akhir Kasus Dugaan Pungli Lapas Blitar Ada di Pusat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/keputusan-akhir-kasus-dugaan-pungli-lapas-blitar-ada-di-pusat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/keputusan-akhir-kasus-dugaan-pungli-lapas-blitar-ada-di-pusat</guid>
<description><![CDATA[ Penanganan kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan tiga petugas keamanan Lapas Kelas IIB Blitar kini sepenuhnya berada di tangan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fdccc73d7c5.webp" length="42756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 19:54:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Pungli, Lapas, Blitar, Menuggu, Keputusan, Pusat, Sanksi, Petugas, Sel Mewah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Penanganan kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan tiga petugas keamanan di Lapas Kelas IIB Blitar kini sepenuhnya berada di tangan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</p>
<p>Hingga saat ini, pihak Lapas Kelas IIB Blitar masih menunggu keputusan akhir mengenai hasil pemeriksaan dan sanksi terhadap petugas yang diperiksa.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Iswandi mengatakan, seluruh proses penanganan sudah dilimpahkan ke pimpinan di tingkat pusat. Sementara tiga petugas yang sebelumnya diperiksa masih berada di Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjenpas Jawa Timur.</p>
<p>"Semua penanganan kasus sudah kami serahkan ke pimpinan. Pegawai juga masih di Kanwil Jatim, sedangkan prosesnya ditangani pusat," kata Iswandi, Jumat (8/5/2026).</p>
<p>Menurut Iswandi, hingga kini belum ada informasi terbaru mengenai hasil pemeriksaan maupun keputusan yang akan diambil terhadap tiga petugas tersebut.</p>
<p>"Kami masih menunggu keputusan dari pusat," ujarnya.</p>
<p>Dalam proses pendalaman kasus, tim dari Ditjenpas diketahui turun langsung ke Lapas Kelas IIB Blitar untuk melakukan pemeriksaan. </p>
<p>Sejumlah petugas keamanan hingga tamping atau warga binaan pendamping turut dimintai keterangan.</p>
<p>Ada empat petugas lain di bagian keamanan yang sempat diwawancarai karena berada dalam satu ruangan dengan petugas yang diperiksa. Selain itu, dua tamping juga ikut dimintai keterangan oleh tim pemeriksa.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, empat petugas tersebut disebut tidak terindikasi terlibat dalam dugaan praktik pungli.</p>
<p>"Mereka hanya dimintai keterangan dan tidak ada indikasi ikut terlibat," terang dia.</p>
<p>Kasus ini sebelumnya mencuat setelah muncul dugaan adanya permintaan uang kepada warga binaan kasus korupsi untuk mendapatkan fasilitas dan kenyamanan tertentu di dalam lapas.</p>
<p>Tiga petugas yang diperiksa masing-masing berinisial AK, RG, dan W. Ketiganya telah dipindahkan ke Kanwil Ditjenpas Jawa Timur guna menjalani pemeriksaan lanjutan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, dua petugas keamanan diduga menawarkan fasilitas khusus kepada warga binaan yang baru masuk ke Lapas Blitar. Sebagai imbalannya, warga binaan diminta menyerahkan sejumlah uang.</p>
<p>Dari pengakuan tiga warga binaan kasus korupsi itu menyebut sempat dimintai uang hingga Rp100 juta untuk mendapatkan fasilitas tertentu. Namun setelah negosiasi, masing-masing memberikan sekitar Rp60 juta kepada oknum petugas.</p>
<p>Tak hanya petugas keamanan, kepala keamanan Lapas Kelas IIB Blitar juga ikut menjalani pemeriksaan karena diduga mengetahui praktik tersebut.</p>
<p>Meski kasus itu menjadi perhatian publik, pihak Lapas Blitar memastikan aktivitas pelayanan dan pengamanan di dalam Lapas tetap berjalan normal sambil menunggu keputusan resmi dari Ditjenpas pusat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Remaja 14 Tahun di Blitar Diduga Jadi Korban Eksploitasi, Disuruh Kerja jadi PSK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyelidikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyelidikan</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota tengah melakukan penyelidikan mengenai dugaan  tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 14 tahun warga Sananwetan, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fd85018cc2c.webp" length="17774" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 14:57:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Remaja, 14 Tahun, Kota Blitar, Diduga, Korban Eksploitasi, Dugaan, TPPO, Polisi, Penyelidikan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Satreskrim Polres Blitar Kota tengah menangani dugaan kasus eksploitasi anak yang melibatkan seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di Kota Blitar.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan laporan diterima setelah pihak keluarga mengetahui korban diduga terjerumus dalam praktik prostitusi.</p>
<p>"Kasus saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik," kata dia, Jumat (8/5/2026).</p>
<p>Informasi yang dihimpun, keluarga korban awalnya merasa curiga setelah korban pulang ke rumah membawa sejumlah uang.</p>
<p>Setelah dilakukan komunikasi dengan keluarga, korban mengaku bekerja dengan seseorang yang diduga memfasilitasi praktik prostitusi.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, keluarga kemudian melapor ke Polres Blitar Kota. Polisi kini mendalami dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.</p>
<p>"Setelah didesak keluarga, korban mengaku bekerja sebagai pekerja seks komersial dengan seorang dan sistem pembayarannya bagi hasil," ujarnya.</p>
<p>Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi telah dikumpulkan untuk mendukung proses penyelidikan. Polisi juga memastikan penanganan kasus dilakukan dengan mengedepankan perlindungan terhadap anak korban. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lapas Kelas IIB Blitar Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Massal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lapas-kelas-iib-blitar-gelar-razia-kamar-hunian-dan-tes-urine-massal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lapas-kelas-iib-blitar-gelar-razia-kamar-hunian-dan-tes-urine-massal</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan berbagai barang yang dilarang berada di dalam Lapas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fd8506d17a5.webp" length="81454" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 13:57:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lapas Kelas IIB Blitar, Tes Urine, Penggeledahan, Kamar Hunian, Warga Binaan, Barang Terlarang, Dimusnahkan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Komitmen untuk memberantas peredaran barang terlarang di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus diperkuat. </p>
<p></p>
<p>Lapas Kelas IIB Blitar kembali melaksanakan penggeledahan kamar hunian warga binaan dan tes urine sebagai langkah menciptakan lingkungan Lapas yang bersih serta aman.</p>
<p></p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, menyatakan bahwa petugas melakukan penggeledahan di sejumlah kamar hunian warga binaan. </p>
<p></p>
<p>Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan berbagai barang yang dilarang berada di dalam Lapas.</p>
<p></p>
<p>Barang-barang yang diamankan di antaranya adalah kartu remi, pengeras suara (speaker), korek api, serta sejumlah barang terlarang lainnya.</p>
<p></p>
<p>"Ini hasil penggeledahan dan hari ini langsung kami musnahkan bersamaan dengan hasil penggeledahan pada bulan lalu. Mudah-mudahan ini menjadi pijakan baru kita untuk menjadikan Lapas Blitar lebih baik lagi," kata Iswandi, Jumat (8/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain penggeledahan, dilakukan pula tes urine terhadap 15 pegawai, termasuk Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, serta puluhan warga binaan yang terdiri dari 30 warga binaan laki-laki dan 5 warga binaan perempuan.</p>
<p></p>
<p>"Juga dilakukan tes urine. Hasilnya nihil, *clear* semua," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Iswandi menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan dan komitmen menuju Lapas Blitar yang lebih bersih, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran lainnya.</p>
<p></p>
<p>Ia juga memastikan kegiatan tes urine dan penggeledahan akan terus dilakukan secara rutin setiap awal bulan guna menjaga pengawasan serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi pelanggaran di dalam Lapas. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Iduladha, Stok Hewan Kurban di Kota Blitar Melimpah Meski Harga Sapi Mulai Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-stok-hewan-kurban-di-kota-blitar-melimpah-meski-harga-sapi-mulai-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-stok-hewan-kurban-di-kota-blitar-melimpah-meski-harga-sapi-mulai-naik</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar memastikan stok hewan kurban melimpah. Meski saat ini terpantau harga sapi mulai mengalami kenaikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc7f2e63ec9.webp" length="113380" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 20:40:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Idul Adha, Stok, Hewan, Kurban, Kota Blitar, Melimpah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Ketersediaan hewan kurban di Kota Blitar dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.</p>
<p>Meski demikian, harga sapi mulai merangkak naik seiring meningkatnya permintaan pasar.</p>
<p>Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar mencatat, stok hewan kurban saat ini masih dalam kondisi aman bahkan surplus dibanding kebutuhan tahun sebelumnya.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh mengatakan, jumlah sapi yang tersedia mencapai 1.301 ekor, sedangkan kambing sebanyak 2.150 ekor.</p>
<p>"Kalau melihat kebutuhan kurban tahun lalu, stok hewan kurban di Kota Blitar masih sangat mencukupi," kata dia, Kamis (7/6/2026).</p>
<p>Sebagai perbandingan, pada Iduladha tahun lalu kebutuhan hewan kurban di Kota Blitar tercatat sekitar 532 ekor sapi dan 1.461 ekor kambing.</p>
<p>Meski stok aman, harga sapi mulai mengalami kenaikan menjelang puncak penjualan hewan kurban. Kenaikan harga rata-rata berkisar Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.</p>
<p>"Menjelang Iduladha memang ada kenaikan harga sapi sekitar Rp2 juta sampai Rp3 juta," ujarnya.</p>
<p>Kondisi itu juga dirasakan para pedagang sapi di Pasar Hewan Dimoro. Salah satu pedagang, Slamet mengaku harga sapi mulai naik sejak beberapa pekan terakhir karena permintaan pembeli meningkat.</p>
<p>Menurutnya sapi yang sebelumnya dijual sekitar Rp23 juta kini naik menjadi Rp25 juta per ekor.</p>
<p>"Harga sekarang memang naik sekitar Rp2 juta," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemuda Blitar Bangun Startup Kurir Lokal, Buka Puluhan Lapangan Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemuda-blitar-bangun-startup-kurir-lokal-buka-puluhan-lapangan-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemuda-blitar-bangun-startup-kurir-lokal-buka-puluhan-lapangan-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pemuda asal Kota Blitar membangun startup kurir lokal dan kini sudah berhasil mempekerjakan sekitar 100 driver dan tenaga layanan lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc480ec270c.webp" length="36170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 16:37:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kurir, Lokal, Startup, Pemuda, Kota Blitar, Rekrut, Tenaga Kerja, Buka, Lowongan Kerja.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>- Berawal dari jasa antar barang sederhana, seorang pemuda asal Kota Blitar sukses mengembangkan startup layanan kurir lokal yang kini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan warga.</p>
<p>Startup bernama KurirQu tersebut dirintis oleh Mochammad Ari Setyawan sejak 24 Januari 2017. Awalnya, Ari menjalankan usaha pengiriman barang seorang diri dengan nama "Kurir Mas Ari".</p>
<p>"Mulanya saya bekerja sendiri. Lama-lama semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa ini, akhirnya saya mengajak teman, tetangga hingga saudara untuk ikut bergabung," ujar Ari, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Seiring meningkatnya permintaan layanan, usaha yang semula hanya jasa antar sederhana itu berkembang menjadi startup lokal dengan brand resmi KurirQu.</p>
<p>Nama tersebut merupakan singkatan dari "Kurir Quality".</p>
<p>"Harapannya driver berkualitas, tim solid dan layanan yang selalu bisa diandalkan masyarakat," katanya.</p>
<p>Perkembangan usaha KurirQu semakin pesat saat pandemi Covid-19. Tingginya kebutuhan layanan antar barang membuat Ari memberanikan diri membuka lowongan kerja dan merekrut banyak driver baru.</p>
<p>Kini, startup lokal asal Kota Blitar itu telah mempekerjakan sekitar 100 driver dan tenaga layanan lainnya.</p>
<p>"Niat awal saya memang ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, supaya pemuda Kota Blitar tidak ada yang menganggur," imbuhnya.</p>
<p>Berlokasi di Perumahan Jati Permai Kota Blitar, KurirQu kini memiliki berbagai layanan yang dikelola secara terstruktur. Mulai dari layanan driver motor, driver mobil, driver pikap hingga jasa bersih-bersih.</p>
<p>Tak hanya melayani pengiriman barang, KurirQu juga menyediakan berbagai jasa kebutuhan masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar.</p>
<p>Saat ini, Ari mengaku masih fokus memperkuat layanan lokal di wilayah Kota Blitar, Kecamatan Srengat dan Kecamatan Wlingi agar pelayanan kepada pelanggan semakin maksimal. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perluas Peran, Imigrasi Blitar Gandeng Dinkes dan UIN Tulungagung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perluas-peran-imigrasi-blitar-gandeng-dinkes-dan-uin-tulungagung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perluas-peran-imigrasi-blitar-gandeng-dinkes-dan-uin-tulungagung</guid>
<description><![CDATA[ Kerja sama dengan pihak perguruan tinggi dilakukan untuk memperkuat peningkatan sumber daya manusia sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada mahasiswa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc3e673d8b9.webp" length="47716" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 15:11:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kantor, Imigrasi, Kelas II, Non TPI, Blitar, Kanim Blitar, Edukasi, Publik, Layanan Kesehatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mulai memperluas perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pelayanan paspor dan dokumen perjalanan ke luar negeri, Imigrasi kini merambah sektor edukasi publik hingga layanan kesehatan.</p>
<p></p>
<p>Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Kantor Imigrasi Blitar dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar serta UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung.</p>
<p></p>
<p>Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi dilakukan untuk memperkuat peningkatan sumber daya manusia sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada mahasiswa.</p>
<p></p>
<p>"Mahasiswa nantinya bisa mendapatkan sosialisasi tentang keimigrasian, termasuk edukasi terkait bahaya TPPO dan TPPM bersama mahasiswa yang sedang KKN," kata Novianto, Kamis (7/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan pembekalan dan edukasi mengenai berbagai persoalan keimigrasian yang saat ini marak terjadi di masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar difokuskan pada pelayanan langsung kepada masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemohon paspor di Kantor Imigrasi Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Imigrasi tidak hanya memberikan layanan keimigrasian saja, tetapi juga memberikan bentuk pelayanan kepada masyarakat," katanya.</p>
<p></p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, menuturkan bahwa kerja sama dengan UIN SATU Tulungagung juga berkaitan dengan pelayanan terhadap warga negara asing yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah mahasiswa asing asal Thailand yang berkuliah di UIN Tulungagung.</p>
<p></p>
<p>"Ada beberapa warga negara asing yang kuliah di sana, jumlahnya kurang dari 10 orang. Nantinya kerja sama ini juga untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada mahasiswa yang sedang belajar di sana," jelas Aditya.</p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan, kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah baru bagi Imigrasi Blitar sejak kantor tersebut berdiri 23 tahun lalu.</p>
<p></p>
<p>"Ini bagian dari arahan pimpinan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui slogan Imigrasi untuk Rakyat. Ada beberapa program kerja yang harus dijalankan dan ini bentuk respons kami," pungkasnya.</p>
<p></p>
<p>Sebagai informasi, wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencakup tiga wilayah administratif di Jawa Timur, yaitu Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>&amp;quot;Ojo Gentar&amp;quot; Jadi Semangat Baru, DPRD Kabupaten Blitar Dukung Kampanye Anti Korupsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojo-gentar-jadi-semangat-baru-dprd-kabupaten-blitar-dukung-kampanye-anti-korupsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojo-gentar-jadi-semangat-baru-dprd-kabupaten-blitar-dukung-kampanye-anti-korupsi</guid>
<description><![CDATA[ DPRD Kabupaten Blitar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kampanye Kreatif Antikorupsi yang digelar secara kolaboratif bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program Pariwara KPK. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fb238e99922.webp" length="18660" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:15:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Kabupaten Blitar, Dukung, Kampanye, Anti Korupsi, Blitar, Ojo Gentar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> DPRD Kabupaten Blitar menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kampanye Kreatif Antikorupsi yang digelar secara kolaboratif bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program Pariwara KPK.</p>
<p>Kampanye ini mengusung pesan utama "Blitar Kawentar, Lawan Korupsi Ojo Gentar" sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya integritas di tengah masyarakat.</p>
<p>Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar Supriadi bersama pimpinan, anggota, serta jajaran sekretariat DPRD menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum semata, tetapi juga harus diperkuat dengan edukasi publik yang masif, kreatif, dan berkelanjutan.</p>
<p>"Kami menyambut baik dan mendukung penuh sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan KPK dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Kampanye ini menjadi momentum penting untuk menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat bahwa melawan korupsi adalah tanggung jawab bersama," ujar dia, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Kampanye yang berlangsung mulai April hingga 30 September 2026 ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya transparansi dan integritas, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>DPRD Kabupaten Blitar juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. </p>
<p>"Semangat "Ojo Gentar" menjadi pengingat bagi kita semua untuk berani melawan segala bentuk praktik korupsi tanpa rasa takut </p>
<p>Peran DPRD akan difokuskan pada penguatan fungsi legislasi, pengawasan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat," ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, melalui semangat "Ojo Gentar" diharapkan bisa benar-benar tertanam kuat, sehingga Kabupaten Blitar dapat menjadi daerah yang tidak hanya dikenal (kawentar) tetapi juga bersih, transparan, dan berintegritas. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-kabupaten-blitar-ajak-masyarakat-sukseskan-sensus-ekonomi-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-kabupaten-blitar-ajak-masyarakat-sukseskan-sensus-ekonomi-2026</guid>
<description><![CDATA[ Komitmen dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis data kembali ditegaskan oleh DPRD Kabupaten Blitar. Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang tengah berlangsung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fb238807004.webp" length="16600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 19:45:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Kabupaten Blitar, Ajak, Masyarakat, Sukseskan, Sensus Ekonomi 2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Komitmen dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis data kembali ditegaskan oleh DPRD Kabupaten Blitar. </p>
<p>Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar Supriadi, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang tengah berlangsung.</p>
<p>Supriadi menekankan bahwa sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk memotret kondisi riil perekonomian masyarakat secara menyeluruh. Mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha skala besar, seluruhnya menjadi bagian penting dalam proses ini.</p>
<p>"Sensus ini sangat penting untuk memperoleh data yang akurat dan komprehensif terkait kondisi ekonomi masyarakat. Dari data inilah nantinya kebijakan pembangunan dapat disusun lebih tepat sasaran," ujarnya, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Ia juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya.</p>
<p>Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada keterbukaan dan partisipasi masyarakat.</p>
<p>Lebih lanjut, Supriadi menjelaskan bahwa hasil dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan ekonomi daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.</p>
<p>Data yang valid tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan iklim usaha dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan, DPRD Kabupaten Blitar optimistis bahwa pelaksanaan sensus ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.</p>
<p>"Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Blitar yang lebih maju melalui perencanaan ekonomi yang berbasis data yang valid dan terpercaya," jelasnya.</p>
<p>Melalui himbauan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi pijakan kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkualitas. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antrean Haji di Kota Blitar Sampai 27 Tahun, Ribuan Calon Jemaah Sudah Mendaftar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antrean-haji-di-kota-blitar-sampai-27-tahun-ribuan-calon-jemaah-sudah-mendaftar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antrean-haji-di-kota-blitar-sampai-27-tahun-ribuan-calon-jemaah-sudah-mendaftar</guid>
<description><![CDATA[ Waktu tunggu keberangkatan ibadah haji di Kota Blitar masih tergolong panjang. Saat ini, calon jemaah yang baru mendaftar harus bersiap mengantre hingga sekitar 27 tahun sebelum bisa berangkat ke tanah suci. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fae9bb2dc62.webp" length="21448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 15:52:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Antrean, Calon, Jemaah Haji, Kota Blitar, Selama, 27 Tahun, Ribuan, Orang, Mendaftar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Waktu tunggu keberangkatan ibadah haji di Kota Blitar masih tergolong panjang. Saat ini, calon jemaah yang baru mendaftar harus bersiap mengantre hingga sekitar 27 tahun sebelum bisa berangkat ke tanah suci.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar Purnomo mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar yang masuk daftar tunggu kini mencapai kurang lebih 5.600 orang. </p>
<p>Kondisi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.</p>
<p>"Kalau mendaftar sekarang, estimasi keberangkatannya sekitar 27 tahun lagi. Saat ini ada sekitar 5.600 calon jemaah yang sudah masuk daftar antrean," ungkap Purnomo, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, durasi antrean tersebut sebenarnya sudah lebih singkat dibandingkan sebelumnya. Sebelum adanya kebijakan penyesuaian dari pemerintah pusat, masa tunggu haji di Kota Blitar bahkan sempat mencapai 34 tahun.</p>
<p>Menurut Purnomo, kebijakan pemangkasan waktu tunggu turut memicu peningkatan jumlah pendaftar, meskipun di tingkat daerah kenaikannya tidak terlalu signifikan. Secara nasional, lonjakan pendaftar disebut mencapai sekitar 10 persen.</p>
<p>Sementara itu, terkait biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, secara nasional diperkirakan berada di kisaran Rp87,9 juta. </p>
<p>Namun khusus untuk Embarkasi Surabaya yang melayani wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur biaya yang harus disiapkan calon jemaah mencapai sekitar Rp93,8 juta.</p>
<p>Untuk bisa masuk daftar tunggu, calon jemaah diwajibkan menyetor dana awal sebesar Rp25 juta saat pendaftaran. Adapun sisa biaya akan dilunasi menjelang jadwal keberangkatan, setelah besaran resmi ditetapkan oleh pemerintah bersama DPR.</p>
<p>"Setoran awal Rp25 juta, sedangkan pelunasan dilakukan saat mendekati keberangkatan, menunggu penetapan biaya resmi," imbuhnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Pasar Kesamben Terhambat, 200 Pedagang Pasar Pagi Blitar Tolak Relokasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-pasar-kesamben-terhambat-200-pedagang-pasar-pagi-blitar-tolak-relokasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-pasar-kesamben-terhambat-200-pedagang-pasar-pagi-blitar-tolak-relokasi</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu pedagang, Siti Romlah, menolak rencana relokasi tersebut. Perempuan yang sudah berjualan selama belasan tahun itu mengaku waktu berjualannya hanya pada malam hingga dini hari. Ia bersama penjual lainnya berharap tidak dipindahkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fae8c0c0e1a.webp" length="35366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 15:42:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Relokasi, Pedagang, Pagi, Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar, Ditolak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Upaya relokasi pedagang pasar pagi di kawasan proyek pembangunan Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar, kembali menemui jalan buntu. Meski fasilitas penampungan sementara telah disiapkan, para pedagang tetap bersikeras bertahan di lokasi lama.</p>
<p>Pada Rabu (6/5/2026) dini hari, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar kembali meninjau lapangan untuk memindahkan para pedagang ke Lapangan Babadan, Kesamben. Namun, pendekatan yang dilakukan belum membuahkan hasil.</p>
<p>Salah satu pedagang, Siti Romlah, menolak rencana relokasi tersebut. Perempuan yang sudah berjualan selama belasan tahun itu mengaku waktu berjualannya hanya pada malam hingga dini hari. Ia bersama penjual lainnya berharap tidak dipindahkan.</p>
<p>"Kami jualan hanya beberapa jam, mulai dini hari sampai pagi. Kalau pindah, belum tentu pembeli ikut," ujarnya, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Para pedagang pasar pagi diketahui beraktivitas sejak pukul 01.00 hingga 06.00 WIB di sekitar area proyek pembangunan Pasar Kesamben. Mereka berjualan menggunakan kendaraan pikap maupun menggelar dagangan di tepi jalan.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Darmadi, menegaskan bahwa relokasi dilakukan demi kelancaran pembangunan Pasar Kesamben. </p>
<p>Lokasi yang saat ini digunakan pedagang dinilai berpotensi menghambat akses kendaraan proyek.</p>
<p>"Area tersebut sangat dekat dengan jalur keluar masuk proyek. Kami khawatir aktivitas pasar pagi mengganggu proses pembangunan," jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pemerintah sebenarnya telah menyiapkan lokasi alternatif yang lebih layak, yakni di Lapangan Babadan. Lokasi tersebut sudah dilengkapi paving, sehingga tidak lagi becek seperti yang sebelumnya dikeluhkan pedagang.</p>
<p>Meski demikian, kekhawatiran terkait penurunan penghasilan menjadi alasan utama penolakan. Bahkan, pedagang yang sempat mencoba pindah sebelumnya memilih kembali ke lokasi awal karena sepinya pembeli.</p>
<p>Jumlah pedagang pasar pagi di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 orang. Hingga kini, Disperindag masih mengedepankan pendekatan persuasif agar para pedagang bersedia direlokasi tanpa konflik.</p>
<p>"Mereka sejak awal juga ikut pindah ke tempat relokasi bersama pedagang lain. Saat itu, sebagian pedagang mau pindah dan sebagian lagi tidak mau. Akhirnya yang sudah pindah balik lagi ke tempat awal," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Iduladha, Sapi Terjangkit LSD Ditemukan di Pasar Dimoro Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-sapi-terjangkit-lsd-ditemukan-di-pasar-dimoro-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-iduladha-sapi-terjangkit-lsd-ditemukan-di-pasar-dimoro-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap hewan yang diperjualbelikan. Petugas memeriksa suhu tubuh serta kondisi fisik sapi, mulai dari bagian kaki, mulut, hingga kulit guna memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit menular. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fad5525b246.webp" length="79702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 15:00:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Idul Adha, DKPP, Kota Blitar, Sidak, Pasar Dimoro, Satu, Ekor, Sapi, Terjangkit, LSD.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, pengawasan kesehatan hewan kurban di Kota Blitar semakin diperketat. </p>
<p>Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar di Pasar Hewan Dimoro pada Rabu (6/5/2026), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar menemukan satu ekor sapi terindikasi terjangkit Lumpy Skin Disease (LSD).</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap hewan yang diperjualbelikan. Petugas memeriksa suhu tubuh serta kondisi fisik sapi, mulai dari bagian kaki, mulut, hingga kulit guna memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit menular.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengatakan bahwa temuan tersebut langsung ditindaklanjuti untuk mencegah penyebaran penyakit ke hewan lain di pasar.</p>
<p>"Saat pemeriksaan, kami menemukan satu ekor sapi yang terindikasi LSD. Kami langsung meminta pedagang untuk membawa pulang sapi tersebut agar tidak menular ke hewan lainnya," kata Dewi, Rabu (6/5/2026).</p>
<p>Selain itu, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan di area sekitar lokasi penemuan guna meminimalkan risiko penyebaran virus. Pasalnya, LSD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus.</p>
<p>"Kami segera melakukan penyemprotan di lokasi sebagai langkah pencegahan," ujarnya.</p>
<p>Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan 16 ekor sapi lainnya mengalami infeksi cacing. Hewan-hewan tersebut langsung diberikan penanganan berupa obat cacing di tempat.</p>
<p>Lebih lanjut, Dewi mengimbau para pedagang agar tidak membawa hewan yang menunjukkan gejala sakit ke pasar.</p>
<p>Hal ini penting untuk mencegah penularan serta menjaga kualitas hewan kurban yang akan dibeli masyarakat.</p>
<p>"Jika ada tanda-tanda sakit, sebaiknya tidak dibawa ke pasar. Ini untuk menjaga kesehatan hewan lainnya dan melindungi konsumen," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Dikira Curian, 8 Ekor Kambing di Karangrejo Garum Blitar Ternyata Lepas dari Kandang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sempat-dikira-curian-8-ekor-kambing-di-karangrejo-garum-blitar-ternyata-lepas-dari-kandang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sempat-dikira-curian-8-ekor-kambing-di-karangrejo-garum-blitar-ternyata-lepas-dari-kandang</guid>
<description><![CDATA[ Viral di media sosial tentang adanya delapan ekor kambing berada di pinggir jalan wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Dalam narasi yang beredar, kambing-kambing itu diduga merupakan hasil pencurian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f888bd96c05.webp" length="68752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 May 2026 19:41:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Viral, Media Sosial, Delapan, Ekor, Kambing, Pinggir Jalan, Diduga, Pencurian.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Video penemuan delapan ekor kambing di pinggir jalan wilayah Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, viral di media sosial.</p>
<p>Dalam narasi yang beredar, kambing-kambing tersebut diduga merupakan hasil pencurian karena disebut-sebut diturunkan dari sebuah mobil sebelum ditinggalkan.</p>
<p>Informasi tersebut sempat membuat warga resah. Namun, pihak kepolisian memastikan kabar itu tidak benar.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Menindaklanjuti laporan yang beredar, petugas Polsek Garum langsung mendatangi lokasi penemuan kambing di tepi jalan.</p>
<p>"Petugas segera melakukan pengecekan di lapangan setelah menerima informasi dari masyarakat," ujarnya, Senin (4/5/2026).</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa delapan kambing tersebut bukan hasil tindak kejahatan. Hewan ternak itu terlepas dari kandang milik warga setempat bernama Sutadi (65).</p>
<p>"Kambing tersebut lepas dari kandang dan sudah diambil kembali oleh pemiliknya. Tidak ada indikasi atau mengarah pada percobaan pencurian," tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, narasi di media sosial juga menyebut kambing sempat diturunkan dari mobil jenis Gran Max setelah dipergoki warga.</p>
<p>Namun, polisi memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.</p>
<p>Keterlambatan informasi kepada pemilik juga menjadi salah satu penyebab kesalahpahaman. Pasalnya, pemilik kambing tidak memiliki telepon genggam sehingga tidak mengetahui kabar yang sudah beredar di grup warga.</p>
<p>Meski tidak ditemukan unsur kriminal, pihak kepolisian tetap meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan ronda atau poskamling, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan melalui layanan kepolisian 110. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrakan KA Dhoho Vs Truk Mogok di Perlintasan Blitar, KAI Tekankan Disiplin Pengguna Jalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabrakan-ka-dhoho-vs-truk-mogok-di-perlintasan-blitar-kai-tekankan-disiplin-pengguna-jalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabrakan-ka-dhoho-vs-truk-mogok-di-perlintasan-blitar-kai-tekankan-disiplin-pengguna-jalan</guid>
<description><![CDATA[ Pasca peristiwa tabrakan antara KA Dhoho vs Truk muatan pasir di perlintasan Jalan Imam Bonjol, PT KAI Daop 7 Madiun menekankam disiplin pengguna jalan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f34c284ecab.webp" length="29960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:06:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasca, Tabrakan, KA Dhoho, Truk, KAI Daop 7 Madiun, Blitar, Tekankan, Disiplin, Pengguna Jalan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Insiden kecelakaan kembali terjadi di perlintasan sebidang. Sebuah truk yang mogok di jalur rel tertemper KA Dhoho pada Selasa malam (28/4/2026) sekitar pukul 21.35 WIB di JPL 190 atau di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar.</p>
<p>Peristiwa itu bermula saat truk yang melintas tiba-tiba mengalami gangguan mesin tepat di atas rel. Dalam kondisi tersebut, kendaraan tidak sempat dipindahkan, sementara dari arah barat melaju KA 408 Commuter Line Dhoho relasi Blitar–Kertosono.</p>
<p>Karena jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak dapat menghentikan laju kereta secara mendadak hingga akhirnya terjadi benturan dengan truk yang menghalangi jalur.</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, khususnya dari pihak awak kereta. Sementara sopir truk beserta kendaraan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menegaskan, insiden di perlintasan sebidang masih kerap terjadi akibat kurangnya kedisiplinan pengguna jalan.</p>
<p>"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melintas. Selain itu, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api," ujar Tohari, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, perlintasan sebidang merupakan titik dengan risiko tinggi kecelakaan, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan. Keberadaan palang pintu maupun petugas, kata dia, bukan jaminan mutlak keselamatan tanpa diiringi kesadaran pengendara.</p>
<p>"Kunci utama keselamatan tetap pada kepatuhan terhadap rambu dan kehati-hatian saat melintas," imbuhnya.</p>
<p>Pihak KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna meningkatkan pengamanan di perlintasan sebidang, sekaligus mengurangi potensi kejadian serupa di masa mendatang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Muhammad Hasby Huda, Pelajar 18 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Kabupaten Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasby-jadi-jch-termuda-asal-blitar-lanjutkan-niat-haji-sang-ayah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasby-jadi-jch-termuda-asal-blitar-lanjutkan-niat-haji-sang-ayah</guid>
<description><![CDATA[ Muhammad Hasby Huda (18) pelajar kelas XII Man 1 Blitar, warga Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar menjadi jemaah calon haji (JCH) termuda. Ia dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada 19 Mei 2025 dan tergabung pada kloter 108 Embarkasi Surabaya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f2b67337330.webp" length="59216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 09:42:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hasby, Jemaah, Calon, Haji, Termuda, Asal, Kabupaten Blitar, Menggantikan, Sang, Ayah, Ibadah Haji, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Usia muda tidak menghalangi Muhammad Hasby Huda (18), warga Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, untuk menunaikan panggilan ibadah ke Tanah Suci.</p>
<p>Pelajar kelas XII MAN 1 Blitar tersebut tercatat sebagai jemaah calon haji (JCH) termuda asal Kabupaten Blitar pada musim haji 2026. Hasby dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci bersama kloter 108 pada 19 Mei 2026.</p>
<p>Keberangkatannya kali ini bukan sekadar menjalankan ibadah, melainkan juga melanjutkan niat sang ayah, Miftahul Huda, yang meninggal dunia sekitar tiga bulan lalu.</p>
<p>Rencana ibadah haji keluarga ini sebenarnya telah disusun sejak lama. Kedua orang tuanya mendaftar pada 2011 dan dijadwalkan berangkat pada 2023. Namun, saat itu sang ayah dalam kondisi sakit gagal ginjal sehingga tidak dapat berangkat.</p>
<p>Nama Hasby sempat diajukan sebagai pengganti. Akan tetapi, usianya yang saat itu masih 15 tahun membuat keberangkatannya harus ditunda selama tiga tahun.</p>
<p>Kesempatan tersebut akhirnya datang pada tahun ini. Kini, Hasby bersiap berangkat seorang diri, setelah ibunya lebih dulu menunaikan ibadah haji pada 2023.</p>
<p>"Sekarang saya yang berangkat menggantikan ayah. Pada 2023, ibu berangkat haji sendiri. Sekarang saya juga berangkat sendiri. Ayah baru saja meninggal," ujar Hasby, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Menjelang keberangkatan, Hasby memilih fokus pada kesiapan fisik. Ia rutin beraktivitas ringan agar tetap bugar selama menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang. Ia berharap seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar dan dirinya diberikan kesehatan sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air.</p>
<p>"Semoga sehat selalu, selamat dari berangkat sampai pulang dan ibadahnya di sana lancar," kata dia.</p>
<p>Sebagai informasi, total jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Blitar tahun ini berjumlah 915 orang yang terbagi dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 106, 107, 108, dan 109. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap mulai 18 hingga 19 Mei 2026 melalui Embarkasi Surabaya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditlantas Polda Jatim Terjunkan Tim TAA Selidiki Kecelakaan Truk dan KA Dhoho di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ditlantas-polda-jatim-terjunkan-tim-taa-selidiki-kecelakaan-truk-dan-ka-dhoho-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ditlantas-polda-jatim-terjunkan-tim-taa-selidiki-kecelakaan-truk-dan-ka-dhoho-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Tim dari Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara komprehensif dengan dukungan teknologi pemindaian modern atau alat scanner. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f2b07cc382a.webp" length="66932" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 08:30:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tim, TAA, Polda Jatim, Olah TKP, Lokasi, Tabrakan, Truk Muatan Pasir vs KA Dhoho, Blitar, Analisa, Penyebab.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Penanganan kecelakaan antara truk bermuatan pasir dan KA Dhoho di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, kini ditangani langsung oleh Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Timur.</p>
<p>Tim dari Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara komprehensif dengan dukungan teknologi pemindaian modern atau alat scanner. Proses ini mencakup pemeriksaan jalur rel, kondisi jalan, hingga kendaraan yang terlibat guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.</p>
<p>Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, menyatakan bahwa analisis dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan.</p>
<p>"Kami menganalisa kejadian kecelakaan tersebut baik dari segi kereta api maupun dari kendaraan truk. Kami juga melakukan pengecekan apakah penyebabnya dari kontur jalan atau faktor human error," kata dia, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Dalam proses olah TKP, tim menggunakan metode traffic accident analysis untuk mengukur kecepatan kendaraan, baik truk maupun kereta api, sesaat sebelum terjadi tabrakan.</p>
<p>Tim melakukan pemindaian dari delapan titik di sepanjang jalur kereta, dimulai dari lokasi benturan, kemudian ditarik mundur ke beberapa titik sebelumnya untuk mengetahui pergerakan kereta sebelum tabrakan.</p>
<p>Selain itu, tim juga memindai badan truk dan rangkaian kereta guna mengetahui titik benturan serta dampak yang ditimbulkan. Hasil pemindaian ini akan dirangkai menjadi sebuah simulasi video.</p>
<p>"Baik kereta api, jalan, dan truk kami scan semua untuk membentuk wujud aslinya. Kemudian untuk kereta api, kami sudah ada visualisasinya. Hasilnya keluar dua atau tiga hari," ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan jejak pengereman truk di sekitar lokasi. Dugaan sementara, truk mengalami gangguan teknis hingga berhenti di dekat rel saat kereta melintas.</p>
<p>"Tapi ini masih perlu dianalisa lagi," ungkapnya.</p>
<p>Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyebut hasil analisis dari Tim TAA Polda Jatim masih dalam proses dan diperkirakan selesai dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p>"Hasil ini nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab kecelakaan sekaligus proses penegakan hukum," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan 950 Butir Pil Metadon Melalui Modus Lemparan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lapas-blitar-gagalkan-penyelundupan-950-butir-pil-metadon-melalui-modus-lemparan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lapas-blitar-gagalkan-penyelundupan-950-butir-pil-metadon-melalui-modus-lemparan</guid>
<description><![CDATA[ Paket mencurigakan tersebut ditemukan saat petugas melakukan pergantian regu jaga sekitar pukul 07.00 WIB. Lokasi penemuan berada di area belakang Blok C2, yang berbatasan langsung dengan jalan raya di luar tembok Lapas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f16612bffef.webp" length="29488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 11:30:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penyelundupan, Barang Terlarang, Dilempar, Dalam, Lapas Kelas IIB Blitar, Ratusan Pil, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Percobaan penyelundupan barang terlarang kembali terungkap di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar. Petugas menyita sebuah paket berisi ratusan pil yang diduga narkotika pada Selasa (28/4/2026) pagi.</p>
<p>Paket mencurigakan tersebut ditemukan saat petugas melakukan pergantian regu jaga sekitar pukul 07.00 WIB. Lokasi penemuan berada di area belakang Blok C2, yang berbatasan langsung dengan jalan raya di luar tembok Lapas.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan penghitungan, paket tersebut berisi total 950 butir pil jenis metadon. Selain itu, terdapat beberapa butir dalam kondisi hancur yang diduga akibat benturan saat paket dilemparkan ke dalam area Lapas.</p>
<p>"Sebagian pil rusak kemungkinan karena terbentur saat dilempar. Total yang utuh ada 950 butir," ungkapnya, Rabu (29/4/2026).</p>
<p>Dari hasil pengamatan awal, kuat dugaan paket tersebut sengaja dilemparkan oleh pihak luar dengan sasaran area blok hunian warga binaan. Modus lemparan ini kembali digunakan karena dianggap mampu menghindari pemeriksaan ketat di pintu masuk Lapas.</p>
<p>Pihak Lapas langsung mengamankan barang bukti, mendokumentasikan temuan, dan berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Laporan juga telah disampaikan kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.</p>
<p>"Kami segera laporkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti," terang Iswandi.</p>
<p>Kasus ini menambah deretan upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.</p>
<p>Sebelumnya, pada Maret 2026, petugas berhasil menggagalkan dua percobaan penyelundupan dalam waktu berdekatan, masing-masing melalui barang bawaan pengunjung dan modus lempar paket dari luar.</p>
<p>Menyikapi kejadian berulang tersebut, pihak Lapas meningkatkan pengawasan, khususnya di area rawan yang berbatasan langsung dengan akses publik. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Lapas. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Kota Bongkar Modus Penimbunan Bio Solar Menggunakan Truk Modifikasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-bongkar-modus-penimbunan-bio-solar-menggunakan-truk-modifikasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-bongkar-modus-penimbunan-bio-solar-menggunakan-truk-modifikasi</guid>
<description><![CDATA[ Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pembelian solar secara berulang di sejumlah SPBU. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f16121d56d8.webp" length="79500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 10:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Modus, Penimbunan, BBM, Bersubsidi, Blitar, Terbongkar, Bio Solar, Penampung, Rahasia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Aparat Satreskrim Polres Blitar Kota membongkar modus baru dalam praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar. Pelaku memanfaatkan truk yang telah dimodifikasi menjadi penampung rahasia untuk mengumpulkan solar dalam jumlah besar tanpa terdeteksi.</p>
<p></p>
<p>Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pembelian solar secara berulang di sejumlah SPBU. Setelah dilakukan penelusuran, petugas menemukan sebuah truk mencurigakan di Jalan Cemara, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, pada Rabu (23/4/2026) malam.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menjelaskan bahwa truk tersebut telah dimodifikasi dengan tangki tambahan berkapasitas besar yang disembunyikan di bagian bak. Tangki tersebut ditutup menggunakan sekam dan terpal sehingga tampak seperti muatan biasa.</p>
<p></p>
<p>"Pelaku menyamarkan tangki penampung di dalam bak truk agar tidak terlihat mencurigakan," jelasnya, Rabu (29/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sekitar 1.000 liter bio solar yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Seorang pelaku berinisial YAF (20), warga Tulungagung, langsung diamankan di lokasi.</p>
<p></p>
<p>Polisi mengungkap, pelaku membeli solar subsidi secara bertahap di berbagai SPBU menggunakan barcode layaknya konsumen umum. Namun, setiap kali tangki utama terisi, BBM tersebut dipindahkan ke tangki rahasia di bak truk. Proses ini dilakukan berulang kali hingga pelaku berhasil mengumpulkan solar dalam jumlah besar di satu kendaraan tanpa menimbulkan kecurigaan petugas SPBU.</p>
<p></p>
<p>“Dengan cara ini, pelaku bisa mengelabui sistem pengawasan karena pembelian terlihat normal, padahal sebenarnya dikumpulkan dan ditimbun,” kata dia.</p>
<p></p>
<p>Dalam pengungkapan ini, polisi turut menyita satu unit dump truck yang telah dimodifikasi, belasan nota pembelian, dua unit ponsel, uang tunai, kartu ATM, serta bio solar sebanyak kurang lebih satu ton. Pelaku mengaku baru menjalankan aksinya dan berencana menjual kembali solar subsidi tersebut dengan harga lebih tinggi untuk meraih keuntungan.</p>
<p></p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diperbarui melalui regulasi Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM subsidi agar tidak disalahgunakan.</p>
<p></p>
<p>"Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan. Ini penting agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KAI Daop 7 Sesalkan Truk Terobos Perlintasan di Blitar Hingga Berujung Kecelakaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kai-daop-7-sesalkan-truk-terobos-perlintasan-di-blitar-hingga-berujung-kecelakaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kai-daop-7-sesalkan-truk-terobos-perlintasan-di-blitar-hingga-berujung-kecelakaan</guid>
<description><![CDATA[ Saat kejadian, perangkat peringatan di lokasi sebenarnya telah aktif, ditandai dengan bunyi sirene sebagai tanda kereta api akan melintas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f130d0964c2.webp" length="36046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 08:01:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Truk, Mogok, Tertemper, Kereta Api, Perlintasan, Jalan Imam Bonjol, Kota Bltar, Laka, Kereta Api Vs Truk.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daop 7 Madiun menyayangkan insiden kecelakaan di perlintasan sebidang wilayah Kota Blitar pada Selasa (28/4/2026) malam.</p>
<p>Sebuah truk yang mengalami mogok di tengah rel tertemper KA Dhoho relasi Kertosono–Malang.</p>
<p>Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.35 WIB di perlintasan resmi terjaga JPL 190 Km 120+448, jalur antara Stasiun Blitar–Garum.</p>
<p>Saat kejadian, perangkat peringatan di lokasi sebenarnya telah aktif, ditandai dengan bunyi sirene sebagai tanda kereta api akan melintas.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa truk tetap melintas meskipun peringatan sudah berbunyi. Nahas, ketika berada di tengah perlintasan, kendaraan tersebut mendadak mogok dan posisinya menghalangi ruang bebas jalur kereta api.</p>
<p>"Petugas sudah berupaya maksimal dengan memberikan semboyan 3 untuk menghentikan laju kereta. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, insiden tidak dapat dihindari," jelasnya, Rabu (29/4/2026).</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis berupa patahnya plug kran sehingga perjalanan sempat terhenti. Beruntung, masinis dan asisten masinis dilaporkan dalam kondisi selamat.</p>
<p>KAI Daop 7 Madiun segera berkoordinasi dengan petugas terkait untuk penanganan di lokasi. Proses evakuasi truk berhasil diselesaikan sekitar pukul 22.00 WIB sehingga jalur kembali dapat dilalui, dan selanjutnya, perbaikan lokomotif rampung pada pukul 22.35 WIB. </p>
<p>Kereta api kemudian dijalankan mundur menuju Stasiun Blitar dengan kecepatan terbatas sekitar 5 km/jam, dengan didahului petugas sebagai langkah pengamanan perjalanan.</p>
<p>KAI kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Masyarakat diminta untuk tidak memaksakan melintas saat sirene berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.</p>
<p>"Perlintasan sebidang bukan tempat untuk mengambil risiko. Keselamatan perjalanan kereta api harus menjadi prioritas bersama," tegas Tohari.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno, menyatakan masih menyelidiki peristiwa kecelakaan antara truk bermuatan pasir dengan KA Dhoho relasi Blitar–Surabaya di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, pada Selasa (28/4/2026) malam. Dengan demikian, penyebab pasti kecelakaan tersebut belum disimpulkan.</p>
<p>Peristiwa kecelakaan bermula ketika KA Dhoho melaju dari arah barat menuju timur. Saat tiba di perlintasan sebidang di Jalan Imam Bonjol, kereta api tersebut menabrak sebuah truk bermuatan pasir yang sedang melintas.</p>
<p>Truk tersebut dikemudikan oleh Andung Guritno (39), warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, dengan kernet M Nazhri Eka (24), warga Desa Jabang, Kecamatan Kras.</p>
<p>Ipda Suratno menyebutkan insiden terjadi ketika truk tetap melintas saat palang pintu perlintasan mulai menutup. Namun nahas, tepat saat mendekati rel, mesin truk tiba-tiba mati.</p>
<p>Mengetahui kondisi tersebut, sopir dan kernet segera turun dari kendaraan. Keduanya sempat meminta bantuan warga sekitar untuk mendorong truk agar menjauh dari rel, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.</p>
<p>Benturan pun tidak terhindarkan ketika KA Dhoho menghantam truk yang masih berada di atas perlintasan.</p>
<p>"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir dan kernet berhasil menyelamatkan diri dengan turun dari truk sesaat setelah kendaraan mengalami mogok," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Skandal Pungli Lapas Blitar, Tarif Sel Khusus Capai Rp60 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/skandal-pungli-lapas-blitar-tarif-sel-khusus-capai-rp60-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/skandal-pungli-lapas-blitar-tarif-sel-khusus-capai-rp60-juta</guid>
<description><![CDATA[ Dugaan pungutan liar (pungli) terjadi di Lapas Kelas IIB Blitar. Perkara ini terbuka setelah adanya laporan dari warga binaan baru, khususnya kasus korupsi, yang mengaku mendapat perlakuan tak biasa sejak awal masuk. Mereka disebut langsung dihubungi oleh oknum petugas dan ditawari penempatan di blok tertentu dengan kondisi yang lebih longgar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f07c644fcd9.webp" length="29266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 17:30:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pungli, Lapas Blitar, Lapas Kelas IIB Blitar, Rp60 Juta, Penempatan, Sel Khusus, Pungutan Liar, Oknum, Petugas, Kepala Keamanan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Dugaan praktik pungutan liar di Lapas Kelas IIB Blitar mencuat dan menyeret sejumlah petugas ke pusaran pemeriksaan. </p>
<p>Tiga orang, yakni AK yang menjabat Kepala Keamanan, serta RG dan W sebagai petugas, kini tengah diperiksa oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur.</p>
<p>Perkara ini terbuka setelah adanya laporan dari warga binaan baru, khususnya kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang mengaku mendapat perlakuan tak biasa sejak awal masuk. Mereka disebut langsung dihubungi oleh oknum petugas dan ditawari penempatan di blok tertentu dengan kondisi yang lebih longgar.</p>
<p>Blok yang dimaksud adalah D-1. Di blok ini, penghuni disebut memiliki waktu aktivitas yang lebih panjang dibandingkan blok lainnya, bahkan bisa berada di luar sel hingga malam hari.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Iswandi membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, informasi awal diperoleh dari penyampaian aspirasi warga binaan yang kemudian langsung ditindaklanjuti.</p>
<p>"Ada laporan bahwa warga binaan baru ditawari fasilitas oleh oknum petugas. Itu kemarin tanggal 25 April, setelah saya resmi menjabat sebagai Kalapas Blitar," ujarnya, Selasa (28/4/2026).</p>
<p>Dari hasil penelusuran awal, fasilitas tersebut diduga tidak diberikan secara gratis. Warga binaan menyebut adanya permintaan sejumlah uang dengan nominal tinggi. Bahkan, tarif awal disebut mencapai Rp100 juta sebelum akhirnya terjadi kesepakatan di angka Rp60 juta per orang.</p>
<p>"Ada tiga warga binaan yang mengaku sudah menyerahkan uang untuk bisa ditempatkan di blok tersebut," kata Iswandi.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan itu, pihak lapas langsung melakukan klarifikasi internal dan menyusun berita acara. Laporan resmi kemudian dikirim ke Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.</p>
<p>Saat ini, ketiga petugas berinisial AK, RG, dan W telah dipindahkan ke Kanwil untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan proses berjalan objektif.</p>
<p>Pihak lapas menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan tidak akan mentoleransi praktik pungli dalam bentuk apapun.</p>
<p>"Proses masih berjalan, baru kemarin Senin (27/4/2026) dipindahkan ke Kanwil Ditjenpas Jatim. Jika terbukti melanggar, tentu akan diberikan sanksi tegas," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Persiapan Rampung, 915 Jemaah Haji Kabupaten Blitar Siap Berangkat ke Tanah Suci</title>
<link>https://suarajatimpost.com/persiapan-rampung-915-jemaah-haji-kabupaten-blitar-siap-berangkat-ke-tanah-suci</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/persiapan-rampung-915-jemaah-haji-kabupaten-blitar-siap-berangkat-ke-tanah-suci</guid>
<description><![CDATA[ Terkait jadwal keberangkatan, JCH yang tergabung dalam kloter 106 dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Surabaya pada 18 Mei 2026. Sedangkan tiga kloter lainnya, yakni kloter 107, 108, dan 109, akan diberangkatkan sehari setelahnya, tepatnya pada 19 Mei 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f005f74ff28.webp" length="29800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 10:37:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>JCH, Jemaah Calon Haji, Kabupaten Blitar, Terbagi, 4 Kloter, Siap, Berangkat, Tanah Suci.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Sebanyak 915 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Blitar dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Seluruh persiapan utama, termasuk distribusi koper jemaah, telah rampung tanpa kendala.</p>
<p></p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Purnomo, menyampaikan bahwa JCH Kabupaten Blitar masuk dalam gelombang kedua keberangkatan yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).</p>
<p></p>
<p>"Untuk Kabupaten Blitar total ada 915 jemaah, dan seluruh koper sudah dibagikan. Jadi secara kesiapan logistik, semuanya sudah lengkap," ujar Purnomo, Selasa (28/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, kloter 106 merupakan kloter gabungan yang terdiri dari JCH Kabupaten Blitar bersama jemaah dari Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, dua kloter berikutnya, yakni kloter 107 dan kloter 108, diisi penuh oleh jemaah asal Kabupaten Blitar. </p>
<p></p>
<p>Adapun kloter 109 merupakan kloter gabungan; JCH Kabupaten Blitar akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Terkait jadwal keberangkatan, JCH yang tergabung dalam kloter 106 dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Surabaya pada 18 Mei 2026. Sedangkan tiga kloter lainnya, yakni kloter 107, 108, dan 109, akan diberangkatkan sehari setelahnya, tepatnya pada 19 Mei 2026.</p>
<p></p>
<p>"Untuk jemaah asal Kabupaten Blitar kloter 106 berangkat ke Surabaya pada 18 Mei 2026, sedangkan kloter 107, 108, dan 109 berangkat pada 19 Mei 2026," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dengan pembagian kloter tersebut, diharapkan proses pemberangkatan berjalan lancar dan tertib. </p>
<p></p>
<p>Pihak kementerian juga mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi seluruh prosedur yang telah ditetapkan menjelang keberangkatan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imbas Insiden Bekasi Timur, KA Jarak Jauh Singasari Relasi Blitar–Pasarsenen Dibatalkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imbas-insiden-bekasi-timur-ka-jarak-jauh-singasari-relasi-blitarpasarsenen-dibatalkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imbas-insiden-bekasi-timur-ka-jarak-jauh-singasari-relasi-blitarpasarsenen-dibatalkan</guid>
<description><![CDATA[ Selain KA Singasari, perjalanan KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen juga turut dibatalkan pada tanggal yang sama. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69effedda01d9.webp" length="79064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 09:00:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Imbas, Insiden, Bekasi Timur, Perjalanan, KA, Jarak Jauh, Wilayah, Daop 7 Madiun, Dibatalkan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Insiden operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur wilayah Daop 1 Jakarta berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api, termasuk Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p>Salah satu yang terdampak adalah KA Singasari relasi Blitar–Pasar Senen yang dijadwalkan berangkat pada Selasa, 28 April 2026. Kereta tersebut dipastikan batal beroperasi sebagai bagian dari penyesuaian pola perjalanan guna mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.</p>
<p>Selain KA Singasari, perjalanan KA Madiun Jaya relasi Madiun–Pasar Senen juga turut dibatalkan pada tanggal yang sama.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan perjalanan serta kelancaran proses evakuasi dan penanganan korban.</p>
<p>"Kami menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini sekaligus memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Saat ini, fokus utama kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik," ujarnya, Selasa (28/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, penyesuaian operasional tidak hanya berdampak pada perjalanan di wilayah Jakarta, tetapi juga merembet ke sejumlah perjalanan jarak jauh dari dan menuju wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p>Sementara itu, KAI memastikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.</p>
<p>Penanganan saat ini difokuskan pada penumpang KRL yang terdampak. Sejumlah korban telah dirujuk ke beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.</p>
<p>KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis terus melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan dan percepatan evakuasi korban.</p>
<p>Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan, KAI memberikan pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dapat dilakukan di stasiun keberangkatan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan.</p>
<p>"Kami juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi resmi serta dapat menghubungi Contact Center atau layanan resmi KAI untuk informasi lebih lanjut," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imunisasi Campak di Kota Blitar Dikebut Hingga Akhir April</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imunisasi-campak-di-kota-blitar-dikebut-hingga-akhir-april</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imunisasi-campak-di-kota-blitar-dikebut-hingga-akhir-april</guid>
<description><![CDATA[ Pelaksanaan imunisasi campak untuk balita di Kota Blitar terus digenjot hingga akhir April 2026. Setiap puskesmas diminta untuk melakukan penyisiran terhadap balita yang sudah terdaftar namun belum menerima imunisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ef4b1e1c1cd.webp" length="59568" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:02:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaksanaan, Imunisasi, Campak, Balita, Blitar, Penyisiran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kota Blitar mempercepat pelaksanaan imunisasi campak bagi balita sebagai langkah antisipasi meningkatnya kasus di sejumlah daerah. </p>
<p>Hingga akhir April 2026, puskesmas diminta aktif melakukan penyisiran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan vaksin.</p>
<p>Di wilayah Kecamatan Sananwetan, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil signifikan. Dari total 265 balita yang menjadi sasaran, sebanyak 220 anak telah menerima imunisasi atau lebih dari 90 persen.</p>
<p>Pemegang Program Imunisasi Puskesmas Sananwetan, Fitri Aida Wati mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari strategi jemput bola yang dilakukan petugas di lapangan.</p>
<p>"Kami tidak hanya menunggu di puskesmas, tapi juga mendatangi langsung ke sekolah dan lingkungan warga untuk memastikan semua balita terjangkau," kata dia, Senin (27/4/2026).</p>
<p>Program imunisasi campak ini telah berlangsung sejak awal April dan dijadwalkan berakhir pada 2 Mei 2026.</p>
<p>Untuk memenuhi target, petugas terus menggencarkan penyisiran, khususnya bagi balita yang sudah terdata namun belum menerima vaksin.</p>
<p>Fitria menambahkan, pihaknya menargetkan cakupan imunisasi bisa mencapai 95 persen dari total sasaran. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai sebelum program berakhir.</p>
<p>Langkah percepatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat dan provinsi, menyusul adanya peningkatan kasus campak di Indonesia. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan kasus campak di wilayah Sananwetan sepanjang tahun 2026.</p>
<p>"Kalau tahun lalu sempat ada dua kasus campak dan rubella di Kelurahan Karangtengah," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar Silvia Dewi Kusumawati menyebut total sasaran imunisasi campak di Kota Blitar mencapai sekitar 600 balita.</p>
<p>“Imunisasi ini diprioritaskan bagi anak yang belum pernah mendapatkan vaksin campak, sehingga perlu segera dijangkau," jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Berangkat, JCH Asal Kota Blitar Masih Menunggu Puluhan Koper</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-berangkat-jch-asal-kota-blitar-masih-menunggu-puluhan-koper</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-berangkat-jch-asal-kota-blitar-masih-menunggu-puluhan-koper</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang keberangkatan ke tanah suci, persiapan terus dimatangkan oleh Kantor Kementrian Haji dan Umrah. Hingga saat ini, Kemenhaj Kota Blitar masih menunggu distribusi 35 unit koper milik JCH asal Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ef4b1630fc8.webp" length="54612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:50:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Berangkat, Tanah Suci, Jemaah, Haji, Kota Blitar, Menunggu, Koper, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang keberangkatan ke tanah suci, jemaah calon haji (JCH) Kota Blitar masih harus menunggu kelengkapan logistik berupa koper.</p>
<p>Hingga Senin (27/4/2026), sebanyak 35 koper belum diterima oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar.</p>
<p>Dari total kebutuhan, baru 127 koper yang telah diterima dan dibagikan kepada para jemaah. Sementara sisanya masih dalam proses pengiriman dari Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo, mengatakan, distribusi koper sudah dilakukan secara bertahap kepada JCH.</p>
<p>"Koper sudah kami bagikan sejak kemarin dan hari ini, tetapi masih kurang 35 unit. Kami masih menunggu kiriman dari Kanwil," ujarnya, Senin (27/4/2026).</p>
<p>Meski masih ada kekurangan, Purnomo memastikan kesiapan administrasi para jemaah telah tuntas.</p>
<p>"Untuk administrasi seperti paspor dan visa semuanya sudah selesai. Saat ini jemaah fokus pada persiapan barang bawaan," katanya.</p>
<p>Ia mengingatkan para jemaah untuk memperhatikan batas maksimal barang bawaan, yakni 32 kilogram untuk koper besar dan 7 kilogram untuk koper kabin.</p>
<p>Sementara itu, jumlah JCH Kota Blitar tahun 2026 tercatat sebanyak 162 orang. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 160 orang, setelah dua jemaah cadangan dipastikan ikut berangkat.</p>
<p>"Sekarang totalnya 162 jemaah. Ada tambahan dua orang dari cadangan yang masuk kuota berangkat," jelasnya.</p>
<p>Rencananya, JCH Kota Blitar akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya pada 18 Mei 2026 pukul 05.00 WIB dari Kantor Wali Kota Blitar.</p>
<p>Selanjutnya, rombongan akan terbang ke Jeddah, Arab Saudi, pada 19 Mei 2026 pukul 10.20 WIB melalui Bandara Juanda Surabaya.</p>
<p>JCH Kota Blitar tergabung dalam kloter 106 gelombang kedua, dengan estimasi tiba di Jeddah pada malam hari waktu setempat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Curi Banner di Kota Blitar Terbongkar, Empat Pemuda Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-curi-banner-di-kota-blitar-terbongkar-empat-pemuda-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-curi-banner-di-kota-blitar-terbongkar-empat-pemuda-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Upaya pencurian banner di Jalan Cemara, Kota Blitar berakhir cepat. Empat pemuda diamankan polisi, usai pemilik papan reklame memergoki aksi mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ef4ad73c7a1.webp" length="41712" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 21:26:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencurian, Banner, Jalan Cemara, Kota Blitar, Digagalkan, Dipergoki, Pemilik, Papan Reklame.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Upaya pencurian banner iklan di kawasan Simpang Empat Jalan Cemara, Kota Blitar berakhir cepat.</p>
<p>Empat pemuda yang duduga sebagai pelaku tak berkutik setelah aksi mereka dipergoki langsung oleh pemilik papan reklame.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (26/4/2026) dini hari. Saat itu, Haryono (56), pemilik papan iklan mendapati banner yang sebelumnya terpasang di lokasi tiba-tiba hilang tanpa izin. Merasa janggal, ia segera melakukan pengecekan di sekitar area tersebut.</p>
<p>Kecurigaannya terbukti. Tak jauh dari titik papan reklame, Haryono melihat empat pemuda tengah sibuk membungkus beberapa banner. Saat dihampiri dan diperiksa, banner yang mereka kemas diketahui merupakan miliknya.</p>
<p>Tanpa menunggu lama, korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Blitar Kota yang menerima laporan segera menuju lokasi dan mengamankan keempat pemuda tersebut.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, membenarkan penangkapan itu. Ia menyebut, saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>"Empat orang sudah diamankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan untuk pendalaman kasus," ujarnya, Senin (27/4/2026).</p>
<p>Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga lembar banner berukuran besar, empat karung plastik, dua buah tang, serta dua unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.</p>
<p>"Ada beberapa barang bukti yang diamankan dari tangan keempat pemuda itu," kata dia.</p>
<p>AKP Samsul Anwar menambahkan akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rapat Paripurna Pansus LKPJ Bupati 2025, DPRD Blitar Sampaikan Rekomendasi Strategis untuk Kemajuan Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rapat-paripurna-pansus-lkpj-bupati-2025-dprd-blitar-sampaikan-rekomendasi-strategis-untuk-kemajuan-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rapat-paripurna-pansus-lkpj-bupati-2025-dprd-blitar-sampaikan-rekomendasi-strategis-untuk-kemajuan-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan pansis LKPJ Bupati Tahun 2025. Ada beberapa rekomendasi disampaikan untuk kemajuan daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb5793db39a.webp" length="38560" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 20:59:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD, Kabupaten Blitar, Rapat Paripurna, Blitar, Penyampaian Laporan Pansus, LKPJ, Bupati, Tahun, 2025.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blitar Tahun 2025.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi pengawasan sekaligus menghadirkan rekomendasi strategis demi kemajuan daerah.</p>
<p>Rapat yang berlangsung di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar pada Jumat (24/4/2026), dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi bersama jajaran pimpinan dewan.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Blitar Rijanto, Sekretaris Daerah, Forkopimda, pimpinan OPD, anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pembahasan LKPJ 2025 telah berjalan sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku. Mulai dari penyampaian dokumen oleh kepala daerah, penjelasan dalam rapat paripurna, hingga pembahasan oleh fraksi dan panitia khusus.</p>
<p>"Alhamdulillah rapat paripurna berjalan lancar. Kami juga mengapresiasi kinerja Pansus yang telah menyelesaikan pembahasan tepat waktu," ujar Supriadi, Jumat (24/4/2026).</p>
<p>Melalui juru bicara Pansus, Anshori Baidlowi, DPRD Kabupaten Blitar pada prinsipnya memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2025.</p>
<p>Sejumlah indikator menunjukkan tren positif, di antaranya pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga membaiknya indikator lingkungan hidup dan mitigasi bencana.</p>
<p>Namun demikian, DPRD tetap memberikan catatan konstruktif sebagai bahan evaluasi ke depan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blitar dinilai masih berada di bawah rata-rata Jawa Timur, serta penurunan angka kemiskinan yang belum sepenuhnya diikuti peningkatan kualitas pekerjaan masyarakat.</p>
<p>Dari hasil pembahasan tersebut, DPRD Kabupaten Blitar merumuskan sekitar 20 poin rekomendasi strategis yang dinilai mendesak untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Kaitan rekomendasi yang telah disampaikan, ada sekitar 20 poin yang sifatnya urgent dan harus segera ditindaklanjuti oleh Pemkab," tegas Supriadi.</p>
<p>Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan rekomendasi, DPRD juga mendorong adanya evaluasi secara berkala.</p>
<p>Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fungsi kontrol serta memastikan setiap rekomendasi benar-benar diimplementasikan secara optimal.</p>
<p>"Kalau evaluasi secara berkala ini bisa berjalan sesuai harapan, tentu akan lebih baik untuk mengontrol secara berkala. Sehingga apa yang kita rekomendasikan bisa benar-benar dijalankan," imbuhnya.</p>
<p>Rapat paripurna turut dirangkai dengan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi serta tanggapan Bupati Blitar atas rekomendasi DPRD. Sinergi antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan mampu mendorong pembangunan Kabupaten Blitar yang lebih terarah, akuntabel, dan berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, DPRD Kabupaten Blitar optimistis rekomendasi strategis yang dihasilkan dalam paripurna LKPJ 2025 dapat menjadi pijakan kuat dalam mempercepat kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bobol Sekolah di Blitar, Residivis Tiga Kali Masuk Penjara Kembali Ditangkap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bobol-sekolah-di-blitar-residivis-tiga-kali-masuk-penjara-kembali-ditangkap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bobol-sekolah-di-blitar-residivis-tiga-kali-masuk-penjara-kembali-ditangkap</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku tercatat bukan kali pertama melakukan tindak kriminal. Ia diketahui sudah tiga kali terlibat kasus pidana berbeda, mulai dari pencurian, penganiayaan, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb03c119a27.webp" length="49146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 16:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Residivis, Ditangkap, Polisi, Polres Blitar, Kembali, Berulah, Bobol, Sekolah, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Seorang residivis yang telah berulang kali keluar masuk penjara kembali harus berurusan dengan hukum. Kali ini, pelaku berinisial S (46), warga Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, ditangkap polisi setelah membobol sebuah sekolah di wilayah Kecamatan Kesamben.</p>
<p>Aksi pencurian tersebut terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, S diduga masuk ke lingkungan sekolah dengan cara merusak teralis jendela, lalu menonaktifkan kamera pengawas (CCTV) guna menghilangkan jejak sebelum mengambil sejumlah barang berharga.</p>
<p>Pelaku tercatat bukan kali pertama melakukan tindak kriminal. Ia diketahui sudah tiga kali terlibat kasus pidana berbeda, mulai dari pencurian, penganiayaan, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor).</p>
<p>Wakapolres Blitar, Kompol A. Rizky Fardian Caropeboka, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini berlangsung cepat setelah pihak sekolah melaporkan kejadian dan polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>"Pelaku merupakan residivis yang sudah tiga kali melakukan tindak pidana, mulai dari pencurian, penganiayaan, hingga curanmor," ungkapnya, Jumat (24/4/2026).</p>
<p>Polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian, di antaranya proyektor, laptop, hard disk, pengeras suara (speaker) aktif, kipas angin, serta perlengkapan sekolah lainnya. </p>
<p>Selain itu, petugas menyita satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja yang digunakan pelaku untuk mengangkut barang hasil kejahatan.</p>
<p>Kasus ini terungkap setelah saksi mendapati kondisi sekolah dalam keadaan berantakan. Ruang guru dan beberapa ruangan lain tampak telah diacak-acak, sementara sejumlah barang inventaris hilang.</p>
<p>"Setelah dilakukan pengecekan, benar ditemukan adanya kerusakan pada akses masuk serta hilangnya sejumlah barang inventaris sekolah," jelas Kompol A. Rizky Fardian Caropeboka.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian materiil sekitar 21,9 juta rupiah. Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Blitar. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>45 Remaja Pelaku Balap Liar Dijaring, Momen Sungkem ke Orang Tua Bikin Haru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/45-remaja-pelaku-balap-liar-dijaring-momen-sungkem-ke-orang-tua-bikin-haru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/45-remaja-pelaku-balap-liar-dijaring-momen-sungkem-ke-orang-tua-bikin-haru</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 45 remaja pelaku balap liar di wilayah Kota Blitar ditangkap petugas. Puluhan remaja itu melakukan aksi balap liar di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog pada Rabu (22/4/2026) yang menganggu pengguna jalan dan meresahkan warga sekitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e9f30568778.webp" length="46086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:45:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Remaja, Balap Liar, Kota Blitar, Ditangkap, Diminta, Sungkem, Kepada, Orang Tua.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Aksi balap liar yang melibatkan remaja kembali membuat resah masyarakat di Kota Blitar. Selain mengganggu pengguna jalan, aktivitas tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun orang lain.</p>
<p>Merespons keluhan warga, Satlantas Polres Blitar Kota melakukan penertiban di kawasan Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog pada Rabu (22/4/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat balap liar.</p>
<p>Sebanyak 25 sepeda motor yang tidak memenuhi standar turut ditindak dengan tilang. Sementara itu, 45 remaja, mayoritas pelajar, diamankan untuk menjalani pembinaan lebih lanjut.</p>
<p>Sebagai bentuk efek jera, para pelanggar diminta menuntun kendaraan mereka sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju Pos Polisi Herlingga. Langkah ini dilakukan agar para remaja menyadari konsekuensi dari tindakan mereka.</p>
<p>Kanit Patroli Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Supriadi, menyampaikan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk melalui layanan kepolisian.</p>
<p>"Kami bergerak cepat setelah menerima aduan warga. Hasilnya, puluhan kendaraan dan remaja yang terlibat berhasil kami amankan," ujarnya, Rabu (23/4/2026).</p>
<p>Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menghadirkan orangtua para remaja ke Mapolres Blitar Kota.</p>
<p>Dalam suasana penuh haru, para pelanggar diminta untuk sungkem dan memohon maaf kepada orangtua mereka.</p>
<p>Tangis pun pecah di lokasi. Sejumlah orangtua terlihat tidak mampu menyembunyikan kesedihan, sementara para remaja tampak tertunduk dan menyesali perbuatannya. Momen tersebut menjadi bagian dari pembinaan agar mereka tidak mengulangi aksi serupa.</p>
<p>"Kami menegaskan akan terus menggencarkan patroli serta penindakan terhadap balap liar, demi menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Spesialis Curanmor Dibekuk, 11 Lokasi Jadi Sasaran Aksi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-spesialis-curanmor-dibekuk-11-lokasi-jadi-sasaran-aksi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-spesialis-curanmor-dibekuk-11-lokasi-jadi-sasaran-aksi</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota membekuk dua orang pelaku curanmor yang selama ini sering meresahkan masyarakat. Kedua pelaku ini diketahui melakukan aksinya di 11 lokasi yang berada di Blitar dan Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e9edef7e28c.webp" length="38634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:17:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satreskrim, Polres Blitar Kota, Mengungkap, Kasus, Curanmor, Pelaku, Dibekuk, Spesialis.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Aksi dua pelaku pencurian sepeda motor yang kerap meresahkan warga akhirnya terhenti. Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil menangkap dua pria yang diduga kuat sebagai spesialis curanmor setelah beraksi di belasan lokasi berbeda.</p>
<p>Kedua pelaku masing-masing berinisial FA (45) warga Kediri dan DAP (35), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Selama berbulan-bulan, tepatnya sejak September 2025 hingga April 2026, keduanya diketahui aktif berburu kendaraan roda dua yang diparkir di lokasi minim pengawasan.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengungkapkan bahwa total ada 11 tempat kejadian perkara (TKP) yang menjadi sasaran pelaku.</p>
<p>"Enam TKP berada di wilayah hukum Polres Blitar Kota, sementara lima lainnya di wilayah Kediri," ungkapnya, Kamis (23/4/2026).</p>
<p>Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku memiliki peran yang sudah terorganisir. FA bertindak sebagai eksekutor yang langsung mengeksekusi pencurian, sedangkan DAP mengawasi situasi sekitar guna memastikan kondisi aman.</p>
<p>"Modusnya, pelaku berkeliling mencari target di tempat sepi seperti area persawahan atau pinggir jalan. Setelah dirasa aman, mereka merusak kunci motor menggunakan kunci T," jelas Kapolres.</p>
<p>Motor hasil curian kemudian dijual melalui media sosial Facebook dengan harga relatif murah, berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per unit. Hasil penjualan tersebut dibagi rata oleh kedua pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit telepon genggam, satu kunci T, serta empat unit sepeda motor hasil kejahatan.</p>
<p>Kapolres juga menyebut, salah satu pelaku merupakan residivis yang kembali mengulangi perbuatannya. "FA adalah residivis, sedangkan DAP sudah dikenal sebagai pelaku spesialis curanmor," tegasnya.</p>
<p>Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan. Warga diingatkan agar memilih lokasi parkir yang aman dan tidak meninggalkan kunci pada kendaraan.</p>
<p>"Pastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda dan berada di tempat yang mudah diawasi, guna menghindari tindak kejahatan serupa," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SPMB 2026 Kota Blitar Dimulai Mei, Dindik Kebut Sosialisasi Juknis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/spmb-2026-kota-blitar-dimulai-mei-dindik-kebut-sosialisasi-juknis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/spmb-2026-kota-blitar-dimulai-mei-dindik-kebut-sosialisasi-juknis</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Pendidikan Kota Blitar mula melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, mengenai juknis pelaksanaan SPMB tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8cf62895f9.webp" length="28198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 22:41:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>SPMB, 2026, Sosialisasi, Juknis, Dinas Pendidikan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Dinas Pendidikan Kota Blitar bergerak cepat mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.</p>
<p>Setelah petunjuk teknis (juknis) dinyatakan rampung, tahap sosialisasi kini dikebut agar sekolah siap menjalankan aturan baru.</p>
<p>Sepanjang April 2026, Dindik mulai turun langsung ke satuan pendidikan untuk memastikan seluruh pihak memahami alur dan mekanisme pendaftaran.</p>
<p>Juknis SPMB sendiri juga telah dipublikasikan secara daring sehingga dapat diakses masyarakat.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengatakan percepatan sosialisasi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kendala saat pendaftaran dibuka.</p>
<p>"Kami ingin semua sekolah benar-benar siap. Juknis sudah selesai, sekarang fokus kami memastikan teknis di lapangan dipahami dengan baik," ujarnya, Rabu (22/4/2026).</p>
<p>Pelaksanaan SPMB dijadwalkan mulai Mei 2026 dengan sistem berbasis jalur yang diterapkan di setiap jenjang pendidikan.</p>
<p>Untuk tingkat taman kanak-kanak (TK), seluruh penerimaan dilakukan melalui jalur domisili dengan daya tampung sebanyak 495 anak. Proses pendaftaran masih dilakukan secara offline.</p>
<p>Sementara itu, jenjang sekolah dasar (SD) membuka tiga jalur, yakni afirmasi, mutasi, dan domisili. Kuota masing-masing jalur sebesar 15 persen, 5 persen, dan 80 persen, dengan total daya tampung mencapai sekitar 1.708 siswa. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online.</p>
<p>Adapun di tingkat sekolah menengah pertama (SMP), tersedia empat jalur seleksi, yaitu prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili. Jalur prestasi mendapat porsi 30 persen, afirmasi 20 persen, mutasi 5 persen, dan domisili 45 persen. Total daya tampung di jenjang ini mencapai 2.432 siswa dan pendaftaran dilakukan secara daring.</p>
<p>"Pendaftaran dimulai Mei dan harapanya pelaksanaan SPMB bisa berjalan tertib," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minyakita Sulit Ditemui di Toko, Harga Minyak Goreng Kemasan Mulai Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minyakita-sulit-ditemui-di-toko-harga-minyak-goreng-kemasan-mulai-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minyakita-sulit-ditemui-di-toko-harga-minyak-goreng-kemasan-mulai-naik</guid>
<description><![CDATA[ Ketersediaan minyak goreng bersubsidi di sejumlah toko Kota Blitar masih terbatas dan bahkan sulit ditemui. Kondisi ini sudah terjadi sejak Ramadan hingga saat ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8aeb40e325.webp" length="65616" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 21:18:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ketersediaan, Minyakita, Terbatas, Sulit, Ditemui, Minyak Goreng, Harga Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di sejumlah toko Kota Blitar masih terbatas. </p>
<p>Sejak Ramadan hingga kini, beberapa pedagang mengaku belum kembali menerima pasokan, sehingga produk tersebut sulit ditemukan di etalase toko.</p>
<p>Pemilik toko kebutuhan pokok di wilayah Kepanjenkidul bernama Budi Setyawan mengatakan sudah cukup lama tidak mendapatkan kiriman Minyakita dari distributor. Padahal, biasanya pasokan datang secara rutin.</p>
<p>"Sejak puasa sampai sekarang belum ada kiriman lagi. Biasanya dua minggu sekali bisa dapat sekitar 250 karton, tapi sekarang benar-benar kosong,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).</p>
<p>Ia mengaku, ketiadaan Minyakita membuatnya harus mengandalkan penjualan minyak goreng kemasan non subsidi untuk memenuhi kebutuhan pembeli.</p>
<p>Menurut Budi, dalam beberapa pekan terakhir harga minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan sekitar 5 persen. Jika sebelumnya per karton sekitar Rp240.000 , sekarang sudah Rp250.000 . Dia memprediksi dikarenakan biaya kemasan juga ikut naik.</p>
<p>"Kalau pembeli pasti tetap cari minyak, jadi kami sediakan yang kemasan. Tapi ya harganya memang lebih mahal dibanding Minyakita," katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, menyampaikan bahwa stok Minyakita sebenarnya masih tersedia di pasar tradisional. Pasokan tersebut baru didistribusikan dari Bulog kepada para pedagang.</p>
<p>"Di pasar tradisional masih ada. Kemarin baru ada distribusi, masing-masing pedagang mendapat sekitar lima karton," ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng kemasan ukuran dua liter. Dari sebelumnya sekitar Rp40.000, kini naik menjadi Rp44.500 hingga Rp45.000.</p>
<p>Di sisi lain, harga minyak goreng curah justru cenderung stabil, bahkan sedikit menurun di kisaran Rp21.000 ribu per liter di tingkat pedagang pasar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>9 Tahun Menunggu, Dua Lansia Blitar Akhirnya Berangkat Haji Bersama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/9-tahun-menunggu-dua-lansia-blitar-akhirnya-berangkat-haji-bersama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/9-tahun-menunggu-dua-lansia-blitar-akhirnya-berangkat-haji-bersama</guid>
<description><![CDATA[ Dua Lansia asal Kota Blitar akhirnya pada tahun 2026 ini bisa berangkat ke tanah suci untuk menjalankan ibadah haji. Keduanya merupakan kakak beradik yang telah menantikan hal ini selama 9 tahun lamanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e8aeac991b3.webp" length="31666" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 20:50:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jemaah, Calon, Haji, Asal, Kota Blitar, Tertua, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Penantian panjang akhirnya berbuah manis bagi dua kakak beradik asal Kota Blitar.</p>
<p>Slamet Azali (86) dan Damanhuri (83) dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026, setelah sembilan tahun menunggu antrean.</p>
<p>Keduanya dijadwalkan terbang menuju Mekkah pada 16 Mei 2026 dalam kelompok terbang (kloter) 106. Kebahagiaan tampak jelas dari raut wajah mereka saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo.</p>
<p>“Alhamdulillah, akhirnya bisa berangkat tahun ini. Sekarang tinggal menjaga kesehatan," kata Slamet, Rabu (22/4/2026).</p>
<p>Sejak memastikan keberangkatan, aktivitas keduanya mulai berubah. Jika sebelumnya rutin menggarap sawah, kini Slamet dan Damanhuri lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjaga kondisi fisik.</p>
<p>Jalan kaki di pagi hari menjadi rutinitas baru mereka demi menjaga stamina jelang ibadah haji.</p>
<p>Perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah hal instan. Keduanya mendaftar haji sejak 2017, dengan harapan bisa berangkat dalam waktu relatif singkat.</p>
<p>Namun, pandemi COVID-19 yang melanda dunia membuat jadwal keberangkatan mereka tertunda cukup lama.</p>
<p>Saat pandemi, kebijakan prioritas usia sempat menjadi penentu. Slamet yang kala itu belum memenuhi kriteria usia tertentu harus kembali bersabar menunggu giliran.</p>
<p>Kabar yang dinanti akhirnya datang pada akhir 2025. Nama keduanya resmi masuk daftar calon jemaah haji tahun 2026.</p>
<p>Sejak saat itu, berbagai persiapan mulai dilakukan, mulai dari administrasi hingga pelunasan biaya.</p>
<p>Biaya perjalanan haji mereka kumpulkan dari hasil bertani. Sedikit demi sedikit, Slamet menyisihkan penghasilan dari panen padi hingga mampu melunasi biaya yang dibutuhkan.</p>
<p>Di balik kebahagiaan itu, terselip kisah duka yang dialami Damanhuri. Ia semula mendaftar bersama sang istri. Namun, tiga bulan sebelum keberangkatan, istrinya meninggal dunia.</p>
<p>"Awalnya daftar berdua dengan istri. Sekarang saya berangkat dengan kakak," ungkapnya pelan.</p>
<p>Meski kehilangan, Damanhuri tetap tegar. Ia memilih melanjutkan niat ibadah dengan penuh keikhlasan, sembari membawa doa untuk almarhumah istrinya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo, menyebut jumlah jemaah calon haji tahun ini mencapai 160 orang. Dari jumlah tersebut, Slamet menjadi jemaah tertua.</p>
<p>Kisah Slamet dan Damanhuri menjadi potret keteguhan dan kesabaran. Di usia senja, mereka membuktikan bahwa impian ke tanah suci tetap bisa terwujud, meski harus melewati waktu yang tidak singkat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Blitar Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas di Tengah Kelangkaan Elpiji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-blitar-ciptakan-kompor-berbahan-bakar-oli-bekas-di-tengah-kelangkaan-elpiji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-blitar-ciptakan-kompor-berbahan-bakar-oli-bekas-di-tengah-kelangkaan-elpiji</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi tersebut dikembangkan oleh Andi, warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Ia berhasil merancang kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak goreng sisa yang kini mulai dimanfaatkan warga sekitar sebagai pengganti elpiji. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e71ca7400b5.webp" length="64298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 16:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kompor, Berbahan, Bakar, Limbah, Karya, Warga, Blitar, Inovasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Kelangkaan gas elpiji yang belakangan dirasakan masyarakat di sejumlah daerah mendorong munculnya berbagai alternatif bahan bakar.</p>
<p>Di Kabupaten Blitar, seorang warga justru menghadirkan solusi tak biasa dengan memanfaatkan limbah sebagai sumber energi untuk memasak.</p>
<p>Inovasi tersebut datang dari Andi, warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Ia berhasil merancang kompor berbahan bakar oli bekas dan minyak goreng sisa yang kini mulai dimanfaatkan warga sekitar sebagai pengganti elpiji.</p>
<p>Kompor rakitan Andi memiliki desain sederhana dengan rangka besi dan tungku pembakaran di bagian tengah. Meski menggunakan bahan bakar limbah, api yang dihasilkan tergolong stabil dan berwarna biru, menyerupai kompor gas pada umumnya.</p>
<p>"Awalnya karena kesulitan mendapatkan gas elpiji, jadi saya coba memanfaatkan bahan yang ada di sekitar," ujarnya, Selasa (21/4/2026)</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam sekali pengisian bahan bakar, kompor tersebut mampu digunakan hingga kurang lebih setengah hari. Ketahanan itu dinilai cukup efisien untuk kebutuhan memasak rumah tangga sehari-hari.</p>
<p>Selain mudah digunakan, bahan bakar yang dipakai juga mudah didapat. Oli bekas dari bengkel maupun minyak jelantah yang biasanya dibuang kini bisa dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, kompor buatan Andi mulai dikenal luas. Permintaan tidak hanya datang dari wilayah Blitar, tetapi juga dari luar daerah hingga luar pulau.</p>
<p>"Pesanan ada beberapa ada yang datang dari luar pulau. Dari Kaltim, dan saya mengirim kesana," jelas dia.</p>
<p>Dengan harga sekitar Rp450 ribu per unit, kompor ini dinilai cukup terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan solusi memasak di tengah kondisi elpiji yang sulit diperoleh.</p>
<p>Andi berharap inovasinya dapat membantu masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada gas elpiji. Selain menjadi alternatif yang ekonomis, penggunaan limbah sebagai bahan bakar juga dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polwan Berkebaya Layani Pemohon SIM di Polres Blitar Kota pada Hari Kartini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polwan-berkebaya-layani-pemohon-sim-di-polres-blitar-kota-pada-hari-kartini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polwan-berkebaya-layani-pemohon-sim-di-polres-blitar-kota-pada-hari-kartini</guid>
<description><![CDATA[ Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sejumlah Polisi Wanita (Polwan) bertugas mengenakan kebaya khas Jawa Timur, memadukan unsur budaya dengan pelayanan publik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e71c75b6625.webp" length="72298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 15:40:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Wanita, Berkebaya, Hari Kartini, Satlantas Polres Blitar Kota, Pelayanan SIM, Balutan, Baju Adat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Blitar Kota tampil berbeda pada Selasa (21/4/2026). </p>
<p>Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sejumlah Polisi Wanita (Polwan) bertugas mengenakan kebaya khas Jawa Timur, memadukan unsur budaya dengan pelayanan publik.</p>
<p>Sejak pagi, masyarakat yang hadir disambut oleh petugas dengan penampilan yang tidak biasa. Kebaya yang dikenakan para Polwan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menciptakan suasana yang lebih akrab dan humanis di ruang pelayanan.</p>
<p>Kanit Regident Satlantas Polres Blitar Kota, Iptu Lutfi Prasetya Rohman, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mewujudkan kesetaraan perempuan.</p>
<p>"Kami ingin menunjukkan bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga saat ini. Perempuan bisa tetap tampil anggun tanpa meninggalkan profesionalitas dalam menjalankan tugas," ujarnya, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Menurut Iptu Lutfi, pendekatan pelayanan yang lebih humanis menjadi salah satu fokus dalam momentum tersebut. Melalui nuansa yang lebih santai namun tetap tertib, masyarakat diharapkan merasa nyaman saat mengurus SIM.</p>
<p>Selain memberikan pelayanan berbeda, Satlantas juga menyiapkan apresiasi bagi pemohon. Bingkisan diberikan kepada peserta yang dinyatakan lulus ujian, serta masyarakat yang berulang tahun tepat pada 21 April.</p>
<p>"Ini bentuk apresiasi sekaligus cara kami berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di Hari Kartini," tambahnya.</p>
<p>Respons positif datang dari warga. Lusiana, salah satu pemohon SIM, mengaku suasana pelayanan terasa lebih menyenangkan dibandingkan hari biasanya.</p>
<p>"Biasanya tegang saat ujian, tapi tadi suasananya lebih santai. Petugasnya juga ramah, jadi lebih nyaman," katanya.</p>
<p>Melalui inovasi ini, Satlantas Polres Blitar Kota berharap nilai-nilai perjuangan Kartini tidak hanya dikenang, tetapi juga diwujudkan dalam pelayanan yang inklusif, ramah, dan dekat dengan masyarakat. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Elpiji Nonsubsidi di Kota Blitar Melonjak Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-elpiji-nonsubsidi-di-kota-blitar-melonjak-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-elpiji-nonsubsidi-di-kota-blitar-melonjak-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Di sejumlah pangkalan, elpiji 12 kilogram kini dibanderol hingga Rp235.000 per tabung, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp200.000. Sementara itu, elpiji 5 kilogram turut mengalami kenaikan dari Rp100.000 menjadi Rp117.000. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e71c96c9972.webp" length="71100" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 14:51:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Tabung, Gas, Elpiji, Meroket, Usai, Lebaran, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>— Kenaikan harga elpiji nonsubsidi kembali memaksa warga Kota Blitar mengalokasikan anggaran lebih besar untuk kebutuhan bahan bakar. </p>
<p>Memasuki April 2026, harga tabung ukuran 12 kilogram dan 5 kilogram mengalami lonjakan signifikan, terutama di tingkat pangkalan.</p>
<p>Di sejumlah pangkalan, elpiji 12 kilogram kini dibanderol hingga Rp235.000 per tabung, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp200.000. Sementara itu, elpiji 5 kilogram turut mengalami kenaikan dari Rp100.000 menjadi Rp117.000.</p>
<p>Pemilik pangkalan di Jalan Dr. Wahidin, Kota Blitar, Asih, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mulai terjadi sejak akhir pekan lalu. Ia menyebut lonjakan periode ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kenaikan-kenaikan sebelumnya.</p>
<p>"Biasanya naik, tapi tidak setinggi ini. Sekarang langsung melonjak," ujarnya, Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Menurut Asih, sebelum penyesuaian harga, pasokan elpiji 12 kilogram sempat tersendat. Stok di pangkalannya bahkan sempat kosong selama beberapa hari, kondisi yang diduga menjadi salah satu pemicu kenaikan harga di pasar.</p>
<p>"Biasanya saya mendapat 20 sampai 30 tabung per minggu. Kemarin sempat kosong, setelah itu harga langsung naik," katanya.</p>
<p>Berbeda dengan elpiji nonsubsidi, harga elpiji 3 kilogram terpantau tetap stabil pada angka Rp18.000. Jalur distribusinya juga relatif lancar tanpa kendala berarti.</p>
<p>"Yang 3 kilogram aman, kiriman lancar dan tidak ada kenaikan," tambahnya.</p>
<p>Kenaikan harga elpiji ini disinyalir sejalan dengan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok lain pasca-Lebaran, terutama produk dengan kemasan plastik. Sebagai contoh, harga air mineral mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton.</p>
<p>Sementara itu, Manajer PT Petro Jaya Gas, Rahadian Eka Priyanto, membenarkan adanya penyesuaian harga di tingkat agen. Ia memerinci harga elpiji 12 kilogram di tingkat agen kini mencapai Rp228.000 dari sebelumnya Rp192.000. Adapun elpiji 5 kilogram naik dari Rp98.000 menjadi Rp107.000.</p>
<p>"Untuk distribusi, rata-rata kami menyalurkan sekitar 250 tabung per hari," jelasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Keluarga asal Blitar Tewas  Kecelakaan di Probolinggo: Sepulang &amp;apos;Tilik Bayi&amp;apos; di Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-keluarga-asal-blitar-tewas-kecelakaan-di-probolinggo-sepulang-tilik-bayi-di-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-keluarga-asal-blitar-tewas-kecelakaan-di-probolinggo-sepulang-tilik-bayi-di-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Satu keluarga asal Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar tewas usai terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e45b0a19a9a.webp" length="36062" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 12:03:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satu, Keluarga, Asal, Blitar, Desa Jebloh, Talun, Tewas, Kecelakaan, Lalu Lintas, Beruntun, Probolinggo.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Niat mulia untuk menyambung silaturahmi berujung duka mendalam bagi satu keluarga asal Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Blitar. Usai menghadiri acara tilik bayi (menjenguk bayi) di Banyuwangi, empat anggota keluarga dilaporkan tewas dalam kecelakaan maut di Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) tengah malam.</p>
<p>Peristiwa nahas ini merenggut nyawa pasangan suami istri, anak, hingga cucu yang masih balita.</p>
<p>"Kami Pemerintah Desa Jeblog mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Benar, korban kecelakaan tersebut adalah warga kami," ujar Kepala Desa Jeblog, Arba Hidayatulloh, Ahad (19/4/2026).</p>
<p>Rombongan yang dikemudikan oleh Sutrisno (60) ini berangkat dari Blitar pada Jumat (17/4/2026) sore. Mereka sengaja menempuh perjalanan jauh ke Banyuwangi untuk menghadiri acara *jagong* atau melihat anggota keluarga yang baru saja melahirkan.</p>
<p>Namun, saat dalam perjalanan pulang menuju Blitar, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan fatal di wilayah Probolinggo sekitar pukul 23.30 WIB.</p>
<p>Kecelakaan ini menyisakan duka bagi kerabat yang menunggu di rumah. Korban meninggal dunia terdiri dari: Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovano Malik Ibrahim (3).</p>
<p>Keempatnya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian dan kini tengah dalam proses pemulangan ke rumah duka di Blitar untuk dimakamkan dalam satu liang lahat.</p>
<p>"Setelah mendapat kabar, pihak keluarga dari Blitar langsung berangkat menuju Probolinggo usai salat subuh untuk memastikan. Saat ini jenazah sudah disucikan dan dibawa ke rumah duka di Blitar," ucap Arba Hidayatulloh.</p>
<p>Rencananya, keempat korban yang masih satu keluarga ini akan dimakamkan dalam satu liang lahat di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Jeblog.</p>
<p>Warga setempat juga telah bergotong royong menyiapkan berbagai keperluan, mulai dari pemasangan terop hingga prosesi takziah.</p>
<p><strong>Satu Anak Selamat karena Tak Ikut Rombongan</strong></p>
<p>Di tengah tragedi yang menyapu hampir seluruh keluarga inti ini, diketahui satu anggota keluarga selamat. Anak bungsu Sutrisno yang berusia 23 tahun tidak ikut dalam rombongan ke Banyuwangi tersebut. Pemuda ini kini menjadi satu-satunya keluarga inti yang ditinggalkan oleh orang tua, kakak, dan keponakannya.</p>
<p>Adik Sutrisno, Riyanto, menyebutkan bahwa pertemuan terakhirnya dengan sang kakak terjadi seminggu lalu sebelum keberangkatan ke Banyuwangi.</p>
<p>"Tadi sekitar setengah 3 pagi dapat kabarnya. Jagong bayi ke rumah saudara dari pihak Pak Sutris," tuturnya pilu. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPUPR Blitar Fokus Benahi Jalan, 30 Titik Masuk Target 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dpupr-blitar-fokus-benahi-jalan-30-titik-masuk-target-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dpupr-blitar-fokus-benahi-jalan-30-titik-masuk-target-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2026 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar fokus membenahi jalan dan ada 30 titik yang masuk menjadi target perbaikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e3546c118c1.webp" length="87710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 18:31:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dinas PUPR, Benahi Jalan, Blitar, Jalan Rusak, Puluhan Titik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2026.</p>
<p>Sebanyak 30 lokasi ditargetkan masuk dalam program pembangunan jalan beton maupun hotmix yang tersebar di berbagai kecamatan.</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat, sekaligus memperbaiki sejumlah ruas jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan menyebutkan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk sektor jalan mencapai sekitar Rp80 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan dengan metode hotmix maupun beton.</p>
<p>"Total anggaran sekitar Rp80 miliar untuk pembangunan jalan tahun ini, baik hotmix maupun beton. Untuk beton sendiri, ada sekitar 30 titik yang kami siapkan," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, penentuan lokasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan jalan serta urgensi kebutuhan masyarakat. Sejumlah ruas yang sebelumnya menjadi sorotan publik kini masuk dalam daftar prioritas.</p>
<p>Di wilayah Kecamatan Ponggok, ruas Candirejo–Sidorejo menjadi salah satu fokus penanganan setelah sempat dikeluhkan warga. Sementara di Kecamatan Garum dan Nglegok, beberapa jalur penghubung antar desa juga akan diperkuat dengan konstruksi beton.</p>
<p>Perhatian tidak hanya tertuju pada wilayah tengah dan utara, namun juga kawasan selatan Kabupaten Blitar. Daerah seperti Binangun, Wonotirto, hingga Panggungrejo yang memiliki kondisi medan cukup berat turut masuk dalam program pembangunan tahun ini.</p>
<p>Selain itu, ruas jalan di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, juga menjadi prioritas setelah sebelumnya memicu keluhan masyarakat akibat kerusakan yang menghambat aktivitas.</p>
<p>Meski telah menetapkan sejumlah titik prioritas, DPUPR masih melakukan penghitungan terkait total panjang jalan yang akan dibangun. Hal ini karena proses perencanaan teknis dan penyesuaian harga satuan masih berlangsung.</p>
<p>Pemerintah menargetkan pengerjaan fisik dapat dimulai pada Mei 2026. Dengan dimulainya proyek tersebut, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Blitar semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga.</p>
<p>"Insyaallah bulan Mei pekerjaan fisik sudah mulai berjalan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggota DPR RI Gus An&amp;apos;im Kupas Dana Haji di Blitar, Biaya Jemaah Lebih Ringan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-gus-anim-kupas-dana-haji-di-blitar-biaya-jemaah-lebih-ringan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggota-dpr-ri-gus-anim-kupas-dana-haji-di-blitar-biaya-jemaah-lebih-ringan</guid>
<description><![CDATA[ Anggota DPR RI Komisi VIII, An’im Falachuddin Mahrus atau Gus An’im, mendorong masyarakat untuk memahami secara utuh pengelolaan dana haji yang selama ini dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keungan haji dan BPIH yang digelar di Blitar, Sabtu (18/4/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e3550163857.webp" length="40952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 18:03:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Anggota, Komisi VIII, DPR RI, Kupas, Dana Haji, Blitar, BPKH, Biaya, Jemaah, Lebih Ringan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Anggota DPR RI Komisi VIII, An’im Falachuddin Mahrus atau Gus An’im, mendorong masyarakat untuk memahami secara utuh pengelolaan dana haji yang selama ini dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).</p>
<p>Hal itu disampaikannya dalam kegiatan diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keungan haji dan BPIH yang digelar di Blitar, Sabtu (18/4/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.</p>
<p>Menurut Gus An’im, transparansi menjadi hal penting agar publik mengetahui bagaimana dana umat dikelola serta manfaat yang dihasilkan.</p>
<p>"Pengelolaan dana haji oleh BPKH tentunya masyarakat juga harus tahu apa saja yang dikelola oleh BPKH," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, salah satu perubahan penting adalah pengelolaan dana sosial yang kini berada di bawah BPKH. Dana tersebut sebelumnya dikenal sebagai Dana Abadi Umat.</p>
<p>"Dana sosial atau CSR yang dulu merupakan Dana Abadi Umat kini dikelola oleh BPKH," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Gus An’im menilai keberadaan Badan Pengelola Keuangan Haji memberikan dampak positif terhadap biaya haji. Dengan pengelolaan yang lebih baik, sebagian biaya jemaah dapat ditopang dari hasil pengembangan dana.</p>
<p>"Alhamdulillah dengan adanya BPKH ini, dulunya biaya haji jamaah sekitar Rp90 juta, sekarang cukup membayar Rp60 juta, kemudian sisanya disubsidi oleh BPKH," ungkapnya.</p>
<p>Di sisi lain, Ia juga menyoroti faktor eksternal yang memengaruhi penyelenggaraan haji, khususnya kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada biaya operasional.</p>
<p>"Adanya konflik perang Timur Tengah sangat memengaruhi biaya operasional, terutama karena naiknya harga avtur. Namun alhamdulillah, karena kebijakan pemerintah, kekurangan biaya dapat ditutup melalui APBN sehingga tidak dibebankan ke BPKH maupun calon jemaah haji," katanya.</p>
<p>Meski demikian, Ia memastikan kondisi tersebut tidak berdampak besar terhadap jumlah kuota jemaah Indonesia.</p>
<p>"Alhamdulillah untuk jumlah kuota jemaah tidak terlalu berdampak, hanya harga avtur saja yang terdampak," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas BPKH, Yogashwara Vidyan menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga stabilitas penyelenggaraan ibadah haji di tengah dinamika global.</p>
<p>Ia menyebutkan, penyesuaian dilakukan terutama pada sektor penerbangan demi menjamin keselamatan jemaah.</p>
<p>"Ada beberapa rute yang seharusnya transit, kini diupayakan menjadi penerbangan langsung, karena seperti yang kita ketahui ada sejumlah bandara yang terkena serangan drone," terang dia.</p>
<p>Menurutnya, koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar keamanan dan kenyamanan jemaah tetap terjaga.</p>
<p>"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mudah-mudahan ini menjadi zona keamanan yang selalu kita upayakan untuk para jemaah haji," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Karena Balasan Menohok, KMP Desa Ngoran Nglegok Blitar Sampaikan Klarifikasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-karena-balasan-menohok-kmp-desa-ngoran-nglegok-blitar-sampaikan-klarifikasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-karena-balasan-menohok-kmp-desa-ngoran-nglegok-blitar-sampaikan-klarifikasi</guid>
<description><![CDATA[ Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar menyampaikan klarifikasi usai balasan di media sosial TikTok akun @kopdes_merahputih_ngoran menohok, dinilai sarkas dan menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e355dbbf292.webp" length="25958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 17:33:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Viral, KMP, Desa Ngoran, Nglegok, Blitar, Komentar, Menohok, Sarkas, Klarifikasi, Media Sosial, TikTok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, menjadi sorotan publik setelah unggahan dan balasan komentar di akun TikTok mereka @kopdes_merahputih_ngoran viral dan menuai beragam reaksi warganet. </p>
<p>Gaya bahasa yang dinilai "menohok" dan cenderung sarkas memicu kritik hingga perdebatan di media sosial.</p>
<p>Unggahan yang diposting pada (6/9/2025) lalu mendapat komentar akun bernama @Faisal Nugraha6 dan menuliskan "MEMATIKAN UMKM, HARUSNYA YANG DIJUAL ITU HANYA BARANG2 UMKM DAN PRODUK2 DARI HASIL BUMI DESA NYA SAJA, KALAU BARANG2 RITEL YA AJOR UMKM".</p>
<p>Lalu, admin akun TikTok @kopdes_merahputih_ngoran membalasnya dengan kalimat "hadeeeeeeeeh selain donatur dilarang ngatur ????". Dengan cepat, komentar tersebut menuai komentar negatif dari pengguna media sosial, menyebar secara cepat dan viral belakangan ini.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar Agus Dariyanto, akhirnya buka suara dan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat.</p>
<p>Agus menjelaskan, balasan komentar yang ramai diperbincangkan itu merupakan bagian dari semangat tim dalam memperkenalkan dan mengembangkan koperasi desa. Namun, ia mengakui cara penyampaian tersebut belum sepenuhnya tepat.</p>
<p>"Jika dalam penyampaian kami ada bahasa yang kurang arif dan bijaksana, kami mewakili pengurus menyampaikan permohonan maaf," jelasnya, Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, pihak koperasi telah melakukan evaluasi internal terhadap tim pengelola media sosial, terutama dalam merespons komentar publik. Pembinaan juga telah dilakukan agar ke depan lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang digital.</p>
<p>"Secara internal sudah kami lakukan monitoring dan evaluasi, termasuk pembinaan terhadap tim. Harapannya ke depan lebih baik dalam bermedia sosial," ujarnya.</p>
<p>Meski polemik mencuat, Agus menegaskan bahwa aktivitas dan perkembangan koperasi tetap berjalan. </p>
<p>Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ngoran yang berdiri pada 25 Mei 2025 itu awalnya memiliki 18 anggota dengan modal sekitar Rp18 juta. Dana tersebut kemudian diputar untuk berbagai usaha hingga berkembang.</p>
<p>Per akhir Desember 2025, koperasi mencatat akumulasi modal usaha mencapai sekitar Rp25,25 juta, dengan laba bersih sebesar Rp915 ribu.</p>
<p>Dalam pengembangan usaha, KMP Desa Ngoran juga menggandeng pelaku UMKM lokal. Produk yang dipasarkan antara lain susu etawa dari peternak setempat serta kopi lokal melalui kerja sama dengan pelaku usaha "Kopi Abah".</p>
<p>Selain itu, koperasi juga menjalin kemitraan dengan toko ritel dan kelontong di wilayah desa.</p>
<p>"Kami ingin koperasi ini menjadi wadah bagi UMKM lokal agar bisa berkembang bersama," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Nglegok, Agus Muntalib menilai polemik yang terjadi dapat menjadi pembelajaran penting, khususnya dalam pengelolaan media sosial oleh lembaga desa.</p>
<p>Ia menyebut, pengelolaan media sosial dan operasional koperasi merupakan dua hal yang berbeda, namun keduanya perlu berjalan selaras demi memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>"Kami mengapresiasi koperasi di Desa Ngoran yang sudah berjalan. Namun, dalam pengelolaan media sosial juga perlu kebijaksanaan agar setiap langkah yang diambil membawa dampak positif," kata dia.</p>
<p>Pihak kecamatan bersama instansi terkait, termasuk Dinas Kominfo, juga telah memberikan masukan agar pengelolaan media sosial dilakukan secara lebih bijak dan profesional.</p>
<p>Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi sarana untuk mendorong kemajuan koperasi sekaligus membangun empati dan simpati masyarakat terhadap program yang dijalankan.</p>
<p>"Artinya penggunaan media sosial juga penting untuk mendorong kemajuan koperasi kedepannya," imbuhnya.</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan, pihak KMP Desa Ngoran juga telah mengunggah klarifikasi melalui akun media sosial mereka beberapa hari lalu sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya meredam polemik yang berkembang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Blitar Tiadakan Rekrutmen ASN 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-tiadakan-rekrutmen-asn-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-tiadakan-rekrutmen-asn-2026</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota meminta masyarakat untuk mulai melirik sektor swasta atau kewirausahaan dan tidak lagi menggantungkan harapan sepenuhnya pada sektor pemerintahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0a11336523.webp" length="32696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 17:50:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot, Blitar, Tidak, Membuka, Rekrutmen, CPNS, PPPK.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar resmi memutuskan untuk tidak membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN), baik CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun anggaran 2026. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil sebagai strategi darurat guna menekan beban belanja pegawai yang saat ini mulai mengancam stabilitas fiskal daerah.</p>
<p></p>
<p>Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan bahwa kebijakan peniadaan formasi ini merupakan bagian dari efisiensi menyeluruh pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, porsi belanja pegawai saat ini telah memakan kapasitas anggaran yang cukup besar, sehingga diperlukan langkah korektif segera.</p>
<p></p>
<p>“Dalam rangka efisiensi dan mempertimbangkan keterbatasan anggaran, kami memutuskan tidak membuka formasi CPNS maupun PPPK tahun ini,” ujar Wali Kota yang karib disapa Mas Ibin tersebut, Kamis (16/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah tengah berkejaran dengan regulasi nasional yang mewajibkan belanja pegawai maksimal sebesar 30 persen dari total APBD pada tahun 2027 mendatang. </p>
<p></p>
<p>Dengan kondisi saat ini, Pemkot Blitar harus melakukan pemangkasan signifikan agar tidak melanggar ketentuan tersebut.</p>
<p></p>
<p>Selain menghentikan rekrutmen, Pemkot Blitar juga berencana melakukan evaluasi total terhadap jumlah personel yang ada. </p>
<p></p>
<p>Mas Ibin mengisyaratkan adanya potensi pengurangan tenaga kerja, terutama pada sektor non-ASN atau tenaga honorer.</p>
<p></p>
<p>“Ke depan, kami akan menghitung ulang kebutuhan pegawai secara riil. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengurangan, khususnya pada tenaga non-ASN, agar beban belanja tetap terkendali,” tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Peniadaan rekrutmen ini diprediksi akan berdampak pada peta ketenagakerjaan di Kota Blitar. </p>
<p></p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Wali Kota meminta masyarakat untuk mulai melirik sektor swasta atau kewirausahaan dan tidak lagi menggantungkan harapan sepenuhnya pada sektor pemerintahan.</p>
<p></p>
<p>Pemerintah menyadari bahwa pengurangan jumlah personel secara drastis menjadi tantangan besar dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Namun, efisiensi dianggap sebagai satu-satunya jalan agar anggaran daerah tetap sehat dan bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur maupun program kerakyatan lainnya.</p>
<p></p>
<p>“Tata kelola pemerintahan saat ini sedang menghadapi situasi yang berat. Kami memohon maaf kepada masyarakat jika peluang di formasi pemerintahan berkurang signifikan. Ini adalah upaya kami menjaga keseimbangan anggaran daerah,” pungkas Mas Ibin. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kota Blitar Siapkan Embung Untuk Hadapi Kemarau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kota-blitar-siapkan-embung-untuk-hadapi-kemarau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kota-blitar-siapkan-embung-untuk-hadapi-kemarau</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Blitar dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyiapkan embung untuk menghadapi kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada tahun 2026 ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0a0fc2f50f.webp" length="46026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 17:20:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Blitar, Siaga, Hadapi, Kemarau, Panjang, Siapkan, Embung.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Pemerintah Kota Blitar mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi mulai akhir April hingga Oktober 2026.</p>
<p>Fokus utama diarahkan pada optimalisasi embung sebagai sumber cadangan air untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian.</p>
<p>Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar memastikan kesiapan sarana penampungan air guna mengantisipasi berkurangnya pasokan air saat musim kering. </p>
<p>Upaya ini dilakukan setelah adanya surat edaran dari Gubernur Jawa Timur yang meminta seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau panjang.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertania Kota Blitar Dewi Masitoh, mengatakan pihaknya telah mengikuti koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jatim untuk menyusun langkah strategis menghadapi kondisi tersebut.</p>
<p>"Kami sudah menerima surat edaran dari Gubernur terkait potensi kemarau panjang. Selain itu, kami juga dikumpulkan bersama instansi terkait untuk membahas langkah antisipasi menghadapi kondisi ini," kata dia, Kamis (16/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, dalam jangka pendek, daerah diminta memastikan ketersediaan sumber air alternatif, salah satunya melalui embung.</p>
<p>"Sesuai arahan, antisipasi jangka pendek yang harus disiapkan adalah memastikan embung atau penampungan air bisa berfungsi optimal saat kemarau," ujarnya.</p>
<p>Di Kota Blitar sendiri, terdapat dua embung yang menjadi andalan, yakni di Lingkungan Jatimalang, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul dan di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan. Kedua embung tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian di sekitarnya.</p>
<p>"Kami harus siap dengan embung-embung yang ada. Keberadaan embung ini sangat membantu petani, terutama saat musim kemarau panjang," tambah Dewi.</p>
<p>DKPP juga mengimbau para petani untuk mulai bersiap, baik dengan mengatur pola tanam maupun penggunaan air secara lebih efisien.</p>
<p>"Kami minta para petani dan masyarakat untuk siap menghadapi musim kemarau panjang ini, agar dampaknya bisa diminimalkan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pangkalan LPG di Blitar Kosong, Namun Tim Gabungan Menyebut Bukan Kelangkaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pangkalan-lpg-di-blitar-kosong-namun-tim-gabungan-menyebut-bukan-kelangkaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pangkalan-lpg-di-blitar-kosong-namun-tim-gabungan-menyebut-bukan-kelangkaan</guid>
<description><![CDATA[ Pangkalan LPG di Jalan Dr. Wahidin, petugas mendapati stok elpiji, baik ukuran 3 kilogram maupun 12 kilogram, dalam kondisi kosong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e096cddc3f5.webp" length="72030" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 17:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sidak, Gabungan, Kota Blitar, Temukan, Stok, Tabung Gas, LPG, Kosonf, Distrisbusi, Terkendala.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan di Kota Blitar mengungkap adanya kekosongan LPG di tingkat pangkalan. Kondisi ini disebut terjadi bukan karena kelangkaan, melainkan tersendatnya distribusi dari agen dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p>Tim yang terdiri atas Polres Blitar Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Hiswana Migas tersebut melakukan pengecekan di sejumlah titik pada Kamis (16/4/2026).</p>
<p>Sidak diawali di salah satu SPBU kawasan Kebon Rojo. Dari hasil pemantauan, ketersediaan bahan bakar minyak seperti solar dan pertalite masih tergolong aman dengan stok yang mencukupi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Namun, saat beralih ke pangkalan LPG di Jalan Dr. Wahidin, petugas mendapati stok elpiji, baik ukuran 3 kilogram maupun 12 kilogram, dalam kondisi kosong.</p>
<p>Pemilik pangkalan bernama Asih mengatakan keterlambatan pengiriman dari agen menjadi penyebab utama kekosongan tersebut. Ia mengaku telah mengajukan permintaan pasokan, tetapi hingga kini belum terealisasi.</p>
<p>"Biasanya kalau stok habis langsung dikirim. Tapi sekarang sudah dilaporkan, barangnya belum datang," kata dia, Kamis (16/4/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, jatah distribusi sebenarnya tidak berubah. Dalam kondisi normal, pangkalan miliknya menerima ratusan tabung LPG 3 kilogram setiap pekan. Bahkan, tambahan pasokan sempat dijanjikan, namun belum juga diterima.</p>
<p>"Kuota tetap, dalam seminggu dapat jatah 350 tabung. Pengirimannya agak terlambat sejak sepekan ini, dan hari ini sebenarnya dapat kiriman 40 tabung LPG 3 kilogram, tapi belum datang," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, memastikan bahwa kondisi tersebut bukanlah kelangkaan LPG secara umum.</p>
<p>"Stok secara keseluruhan masih aman. Hanya ada keterlambatan distribusi dari agen ke pangkalan," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, kuota pasokan LPG di wilayah Kota Blitar tetap berjalan normal tanpa adanya pengurangan. Bahkan, pada momen tertentu, Pemerintah Daerah justru mengusulkan penambahan kuota guna mengantisipasi lonjakan permintaan.</p>
<p>Pihaknya kini masih berkoordinasi dengan agen untuk memastikan distribusi kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.</p>
<p>"Kami imbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan LPG dipastikan tetap tersedia," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Volume Sampah Membludak, Pemkot Blitar Siapkan Lahan Baru untuk TPA Ngegong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/volume-sampah-membludak-pemkot-blitar-siapkan-lahan-baru-untuk-tpa-ngegong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/volume-sampah-membludak-pemkot-blitar-siapkan-lahan-baru-untuk-tpa-ngegong</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Blitar menyiapkan lahan baru untuk tempat pembuangan akhir (TPA) di Ngegong. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi volume sampah yang membludak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69de45760574e.webp" length="24424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 21:47:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Atasi, Volume, Sampah, Pemkot, Blitar, Perluas, Lahan, TPA.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar bergerak cepat merespons lonjakan volume sampah yang kian meningkat dengan menyiapkan perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngegong.</p>
<p>Langkah ini ditempuh untuk mencegah terjadinya overload yang dapat berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Pada tahun 2026, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk pengadaan lahan baru. Perluasan ini dinilai mendesak, mengingat TPA Ngegong saat ini menerima sekitar 70 ton sampah setiap hari.</p>
<p>Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dua strategi utama dalam penanganan sampah. Selain perluasan lahan, Pemkot juga tengah mengkaji penggunaan teknologi insinerator melalui Dinas Lingkungan Hidup.</p>
<p>"Untuk tahap awal, kami fokus pada pengadaan lahan. Tahun ini prosesnya mulai berjalan dengan menyesuaikan harga tanah di sekitar lokas," jelasnya, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>Dari anggaran yang disiapkan, luas lahan yang ditargetkan untuk perluasan diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Langkah ini diharapkan mampu menambah kapasitas tampung TPA sehingga pengelolaan sampah tetap optimal.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.</p>
<p>Ia menilai penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih luas.</p>
<p>"Perluasan TPA Ngegong menjadi langkah strategis yang harus segera direalisasikan. Kami ingin pengelolaan sampah di Kota Blitar tetap berjalan baik dan berkelanjutan," tegasnya.</p>
<p>Dengan adanya rencana penambahan lahan dan pengembangan teknologi pengolahan sampah, Pemkot Blitar berharap permasalahan overload di TPA Ngegong dapat segera teratasi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Waspada! Uang Palsu Beredar di Blitar, Satu Pelaku Tertangkap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengedar-upal-di-blitar-dibekuk-polisi-kembangkan-hingga-luar-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengedar-upal-di-blitar-dibekuk-polisi-kembangkan-hingga-luar-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Selain barang bukti uang palsu, polisi juga menemukan narkotika jenis sabu seberat 1,5 gram beserta alat isap. Penemuan ini membuka penyelidikan tambahan yang kini ditangani bersama Satuan Reserse Narkoba. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ddd34f2648b.webp" length="19172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 15:30:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Amankan, Pengedar, Upal, Blitar, Pengembangan .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Upaya peredaran uang palsu di Kota Blitar berhasil digagalkan aparat Satreskrim Polres Blitar Kota.</p>
<p>Seorang pria berinisial SJ (57), warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, ditangkap saat diduga hendak mengedarkan uang palsu di wilayah Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo.</p>
<p>Penangkapan ini menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengembangkan kasus secara lebih luas. Pasalnya, dari tangan tersangka ditemukan puluhan lembar uang palsu pecahan Rp100.000 yang diduga berasal dari luar daerah.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, menyebut tersangka tidak hanya menyimpan, tetapi juga aktif berupaya mengedarkan uang palsu tersebut di masyarakat.</p>
<p>"Kami amankan tersangka saat akan mengedarkan. Saat ini kasus masih terus kami kembangkan, termasuk menelusuri asal uang palsu," ujarnya, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyita 36 lembar uang palsu. Kejanggalan terlihat jelas pada nomor seri, mulai dari angka yang identik di sejumlah lembar, posisi terbalik, hingga nomor yang tidak terbaca.</p>
<p>Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa uang palsu itu diproduksi dalam jumlah banyak dan terdistribusi melalui jaringan tertentu. Polisi kini fokus menelusuri rantai distribusi hingga ke pemasok.</p>
<p>"Tersangka mengaku mendapatkan dari wilayah Jawa Tengah dengan sistem penukaran 1 banding 3. Ini yang sedang kami dalami lebih lanjut," katanya.</p>
<p>Tak berhenti di situ, pengembangan kasus juga mengarah pada kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peredaran uang palsu di wilayah Blitar dan sekitarnya yang sempat viral beberapa waktu lalu.</p>
<p>"Kami tidak menutup kemungkinan ada jaringan, ini yang sedang kami kembangkan. Termasuk apakah ada yang membantu tersangka dalam mengedarkan uang palsu. Karena pengakuannya itu sendiri," ungkapnya.</p>
<p>Selain barang bukti uang palsu, polisi juga menemukan narkotika jenis sabu seberat 1,5 gram beserta alat isap. Penemuan ini membuka penyelidikan tambahan yang kini ditangani bersama Satuan Reserse Narkoba.</p>
<p>"Untuk temuan sabu, masih kami koordinasikan dengan Satnarkoba. Apakah ada kaitannya atau tidak, masih dalam pendalaman," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagal Jaga Jarak Aman, Pemotor Tabrak Kendaraan Roda Tiga di Selopuro Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gagal-jaga-jarak-aman-pemotor-tabrak-kendaraan-roda-tiga-di-selopuro-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gagal-jaga-jarak-aman-pemotor-tabrak-kendaraan-roda-tiga-di-selopuro-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan kendaraan roda tiga merek Viar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ddca0450e80.webp" length="84348" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 14:30:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Linta, Selopuro, Blitar, Remaja, Pengendara, Sepeda Motor, Viar, Kendaraan, Roda Tiga.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Selasa (13/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan kendaraan roda tiga merek Viar.</p>
<p>Pengendara Honda Vario berinisial MAH (16), warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. </p>
<p>Korban kemudian dilarikan ke RS Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Sementara itu, pengemudi kendaraan roda tiga Viar berinisial S (48), warga Dusun Selopuro, Desa Selopuro, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur. </p>
<p>Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak Viar roda tiga yang berjalan searah di depannya.</p>
<p>"Diduga pengendara Honda Vario kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga terjadi benturan dengan kendaraan di depannya," jelas Aiptu Muheni, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500.000. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Blitar untuk proses lebih lanjut.</p>
<p>"Sekarang masih ditangani unit laka Satlantas Polres Blitar," katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. </p>
<p>Pengendara juga diingatkan untuk menjaga jarak aman, tetap fokus, serta tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk demi keselamatan bersama. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Blitar Tunjuk Tri Iman Prasetyono sebagai Pj Sekda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-tunjuk-tri-iman-prasetyono-sebagai-pj-sekda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-tunjuk-tri-iman-prasetyono-sebagai-pj-sekda</guid>
<description><![CDATA[ Tri Iman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapperinda dan kini secara definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Tenaga Kerja, dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban tugas tambahan dalam masa transisi ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dc9306507d0.webp" length="30320" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:30:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pedagang, Pasar Legi, KoPelantikan, PJ, Sekda, Kota Blitar, Tri Iman, Syauqul Muhibbin, Jabatan .ta Blitar, Khawatir, Atap, Bangunan, Rusak, Diterjang Angin Kencang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>- Perombakan jabatan kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, resmi menunjuk Tri Iman Prasetyono sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), menggantikan Priyo Suhartono yang kini menempati posisi baru sebagai Staf Ahli.</p>
<p></p>
<p>Keputusan tersebut diumumkan pada Senin (13/4/2026) sebagai bagian dari upaya penyegaran sekaligus penataan struktur birokrasi yang tengah berlangsung di lingkup Pemkot Blitar.</p>
<p></p>
<p>Tri Iman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapperinda dan kini secara definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Tenaga Kerja, dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban tugas tambahan dalam masa transisi ini.</p>
<p></p>
<p>Pengalamannya dalam perencanaan pembangunan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan tersebut. </p>
<p></p>
<p>Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menilai Tri Iman sebagai sosok pejabat senior yang telah lama berkecimpung di birokrasi. Kemampuan komunikasi serta rekam jejaknya dianggap mampu menjaga koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap solid.</p>
<p></p>
<p>"Beliau punya pengalaman dan kemampuan yang cukup baik untuk mengemban tugas ini," ujar dia, Senin (13/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Penunjukan Pj Sekda ini bersifat sementara, sembari menunggu proses pengisian jabatan definitif. Dalam waktu dekat, Pemkot Blitar akan membuka seleksi terbuka untuk posisi Sekda dan sejumlah kepala OPD yang masih kosong.</p>
<p></p>
<p>"Dalam waktu dekat segera dilelang jabatan-jabatan yang kosong. Mulai dari Sekda sampai beberapa Kepala OPD yang kosong," ujar dia.</p>
<p></p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penguatan struktur organisasi, sehingga jalannya pemerintahan dan pelayanan publik dapat berlangsung lebih maksimal.</p>
<p></p>
<p>Syauqul memastikan proses lelang jabatan nantinya akan dilakukan secara terbuka dan transparan, serta memberikan kesempatan bagi pejabat dari berbagai daerah untuk ikut bersaing mengisi posisi strategis tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>CJH Blitar Raya Siap Berangkat, Pengurusan Dokumen dan Vaksinasi Rampung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cjh-blitar-raya-siap-berangkat-pengurusan-dokumen-dan-vaksinasi-telah-rampung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cjh-blitar-raya-siap-berangkat-pengurusan-dokumen-dan-vaksinasi-telah-rampung</guid>
<description><![CDATA[ Pengurusan dokumen dan vaksinasi bagi calon jemaah haji (CJH) di Kota/Kabupaten Blitar telah rampung. Artinya, saat ini tengah menunggu jadwal keberangkatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69db8d7934cc9.webp" length="43468" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 22:23:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>CJH, Blitar Raya, Menunggu, Keberangkatan, Ibadah Haji, Tanah Suci.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Calon jemaah haji (CJH) di Blitar Raya kini tinggal selangkah lagi menuju keberangkatan ke Tanah Suci. Seluruh tahapan penting, mulai dari vaksinasi hingga pengurusan dokumen, telah diselesaikan.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo, memastikan bahwa seluruh CJH asal Kota Blitar telah menjalani vaksinasi meningitis dan menyelesaikan proses administrasi.</p>
<p>"Semua tahapan utama sudah selesai, baik vaksinasi maupun dokumen. Sekarang para jemaah tinggal fokus menjaga kesehatan sambil menunggu jadwal keberangkatan," ujarnya, Ahad (12/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, sebanyak 160 CJH asal Kota Blitar tergabung dalam kloter 106 dan masuk dalam gelombang kedua pemberangkatan haji tahun ini.</p>
<p>Karena itu, jadwal pasti keberangkatan masih menunggu informasi lanjutan dari pusat.</p>
<p>"Untuk kloter Kota Blitar masuk gelombang berikutnya, jadi memang belum berangkat di awal. Kami masih menunggu kepastian jadwal resminya," kata dia.</p>
<p>Di sisi lain, CJH asal Kabupaten Blitar juga telah siap diberangkatkan. Total ada 915 jemaah yang terbagi dalam tiga kloter, yakni 107, 108, dan 109.</p>
<p>Dua kloter terisi penuh, sementara sebagian lainnya bergabung dengan jemaah dari daerah lain.</p>
<p>"Kalau Kabupaten Blitar ada dua kloter penuh, sisanya bergabung di kloter berikutnya dengan daerah lain," jelas Purnomo yang juga menjabat Plt kepala kantor di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Secara nasional, pemberangkatan haji dijadwalkan dimulai pada 21 April 2026. Meski demikian, CJH Blitar Raya yang masuk gelombang kedua diperkirakan berangkat setelah kloter-kloter awal diberangkatkan.</p>
<p>Purnomo juga mengingatkan para jemaah, terutama yang lanjut usia, untuk benar-benar menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan.</p>
<p>"Kami minta para jemaah, khususnya yang lansia, tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas agar bisa berangkat dalam kondisi prima," pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, jemaah tertua dari Kota Blitar berusia 85 tahun, sementara dari Kabupaten Blitar mencapai 90 tahun. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Plastik dan Minyak Goreng Mahal, Produsen Kerupuk di Blitar Kurangi Isi Produk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-dan-minyak-goreng-mahal-produsen-kerupuk-kurangi-isi-produk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-plastik-dan-minyak-goreng-mahal-produsen-kerupuk-kurangi-isi-produk</guid>
<description><![CDATA[ UMKM Kerupuk siap jadi di Kota Blitar mempertahankan harga jual, namun isi produk dikurangi agar tak merugi karena mahalnya bahan baku produksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69db8d6e26dda.webp" length="49702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 22:02:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>UMKM, Kerupuk, Siap Saji, Kota Blitar, Strategi, Baru, Harga, Plastik, Minyak Goreng, Mahal.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA BLITAR, SJP - Kenaikan harga bahan baku memaksa pelaku UMKM memutar otak agar usaha tetap berjalan. Di Kota Blitar, strategi mengurangi isi produk tanpa menaikkan harga mulai menjadi piliham realistis di tengah lesunya daya beli masyarakat.</p>
<p>Langkah in diambil oleh Bayu Prasetyo (39), produsen kerupuk matang asal Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sannawetan. </p>
<p>Alih-alih menaikkan harga jual, ia memilih menyesuaikan isi kemasan demi menjaga pelanggan tetap bertahan.</p>
<p>Menurut Bayu, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Kondisi pasar yang masih sepi setelah Lebaran membuat konsumen cenderung sensitif terhadap kenaikan harga.</p>
<p>"Kalau harga dinaikkan, pelanggan langsung protes. Jadi mau tidak mau, isinya yang dikurangi," ujarnya, Ahad (12/4/2026).</p>
<p>Kini, kemasan kerupuk seharga Rp2.500 yang sebelumnya berisi 10 biji, dikurangi menjadi 8 biji. Sementara kemasan Rp5.000 dari 20 biji menjadi 15 biji.</p>
<p>Di sisi lain, lonjakan biaya produksi terjadi cukup tajam. Harga plastik yang menjadi bahan kemasan naik hingga dua kali lipat, dari Rp1.000 menjadi Rp2.000. Sementara minyak goreng curah ikut merangkak naik hingga Rp22.000 per kilogram.</p>
<p>Kondisi ini membuat keuntungan semakin menipis. Bahkan, Bayu mengaku saat ini usahanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar upah pekerja.</p>
<p>"Untungnya tipis sekali. Yang penting usaha tetap jalan dan pekerja tetap bisa digaji," katanya.</p>
<p>Tak hanya itu, Bayu juga terpaksa mengurangi kapasitas produksi. Jika sebelumnya mampu menggoreng hingga 1,5 kuintal per hari, kini hanya sekitar setengahnya karena permintaan pasar menurun.</p>
<p>Fenomena ini mencerminkan tekanan yang dirasakan banyak pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan ringan. Mereka harus menjaga keseimbangan antara biaya produksi yang terus naik dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p>Di tengah situasi tersebut, inovasi kecil seperti penyesuaian isi kemasan menjadi strategi bertahan yang paling memungkinkan. Bagi pelaku usaha seperti Bayu, bertahan saat ini jauh lebih penting daripada mengejar keuntungan besar.</p>
<p>"Yang penting tetap produksi dan tidak sampai tutup usaha," pungkasnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengedar Uang Palsu di Blitar Dibekuk, Incar Pedagang Lansia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengedar-uang-palsu-di-blitar-dibekuk-incar-pedagang-lansia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengedar-uang-palsu-di-blitar-dibekuk-incar-pedagang-lansia</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil menangkap pengedar uang palsu yang mengincar pedagang lansia beberapa waktu lalu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69db8d75ada70.webp" length="22590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 19:50:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Tangkap, Pengedar, Uang Palsu, Blitar, Incar, Pedagang Lansia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Aksi peredaran uang palsu yang menyasar pedagang lanjut usia di Blitar akhirnya berhasil diungkap. Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar Kota menangkap pelaku yang diduga kerap menjalankan modus belanja menggunakan uang mainan.</p>
<p>Pelaku diketahui menyasar pedagang lansia dengan memanfaatkan kelengahan saat transaksi. Dengan berpura-pura menjadi pembeli biasa, pelaku membayar menggunakan uang palsu pecahan besar, lalu pergi sebelum korban menyadari.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku sudah diamankan, namun penyidik masih terus mengembangkan kasus ini.</p>
<p>"Pelaku sudah kami amankan, tapi masih dalam pengembangan. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," ujarnya, Ahad (12/4/2026).</p>
<p>AKP Rudi Kuswoyo belum bersedia mengungkap secara rinci jumlah maupun identitas pelaku dalam kasus peredaran uang palsu tersebut.</p>
<p>"Masih kami kembangkan, nanti saja kalau sudah tuntas, kami sampaikan," terangnya.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir, kasus serupa memang marak terjadi di wilayah Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Setidaknya ada tiga laporan dengan korban para pedagang lansia perempuan.</p>
<p>Para korban di antaranya pedagang kerupuk di Desa Bangsri yang menerima uang mainan Rp200 ribu, pedagang bunga ziarah di Desa Jiwut dengan uang palsu Rp100 ribu, serta penjual jamu di Desa Kedawung yang mengalami kejadian serupa.</p>
<p>Kasus ini sempat viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat. Banyak warga khawatir, terutama pedagang kecil yang berjualan sendirian dan rentan menjadi sasaran. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong> </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sembilan Kursi Kepala OPD Masih Kosong, Pemkot Blitar Segera Siapkan Seleksi Terbuka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sembilan-kursi-kepala-opd-masih-kosong-pemkot-blitar-segera-siapkan-seleksi-terbuka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sembilan-kursi-kepala-opd-masih-kosong-pemkot-blitar-segera-siapkan-seleksi-terbuka</guid>
<description><![CDATA[ Hingga awal April 2026, sebanyak sembilan kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Blitar kosong. Dalam waktu dekat, akan dilakukan seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d79306d2c77.webp" length="44308" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 21:24:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sembilan, Kursi, Kepala, OPD, Kosong, Seleksi, Terbuka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar masih menghadapi kekosongan di sejumlah posisi strategis. Hingga awal April 2026, tercatat ada sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama atau setingkat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terisi definitif.</p>
<p>Kondisi ini membuat sejumlah instansi untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sembari menunggu proses pengisian jabatan secara resmi.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Blitar Ika Hadi Wijaya, mengungkapkan bahwa kekosongan tersebut tersebar di berbagai sektor penting pelayanan publik.</p>
<p>"Saat ini masih ada sembilan jabatan kepala OPD yang belum terisi,” ungkapnya, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Adapun posisi yang masih kosong meliputi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Direktur RSUD Mardi Waluyo.</p>
<p>Selain itu, jabatan Sekertaris DPRD, Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala DPMPTSP, hingga Sekretaris Daerah juga belum memiliki pejabat definitif.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Blitar berencana segera menggelar seleksi terbuka atau lelang jabatan dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pimpinan definitif yang kompeten di masing-masing OPD.</p>
<p>"Dalam waktu dekat akan segera dilakukan proses seleksi terbuka untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut," terangnya.</p>
<p>Meski demikian, ia memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Keberadaan Plt dinilai cukup menjaga stabilitas kinerja di masing-masing perangkat daerah.</p>
<p>"Kami pastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun masih ada kekosongan jabatan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dimulai Besok, 75 Persen ASN Pemkot Blitar Jalani WFH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dimulai-besok-75-persen-asn-pemkot-blitar-jalani-wfh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dimulai-besok-75-persen-asn-pemkot-blitar-jalani-wfh</guid>
<description><![CDATA[ Kebijakan Work From Home (WFH) di Kota Blitar dimulai besok atau Jumat (10/3/2026). Sebanyak 75 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Blitar akan bekerja dari rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d79141797e1.webp" length="38908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:59:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebijakan, WFH, Kota Blitar, Dimulai, 75 Persen, ASN, Bekerja, Dari, Rumah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sebanyak 75 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar mulai menjalani kebijakan work from home (WFH) pada Jumat, 10 April 2026.</p>
<p>Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya efisiensi energi sekaligus mendorong sistem kerja berbasis digital di lingkungan pemerintahan.</p>
<p>Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan WFH akan diberlakukan satu hari dalam seminggu dengan mayoritas ASN bekerja dari rumah.</p>
<p>"Mulai besok kebijakan WFH kita terapkan. Targetnya 75 persen ASN bekerja dari rumah untuk mendukung efisiensi energi," kata dia, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, dari total sekitar 3.329 ASN di Pemkot Blitar, hanya 25 persen yang tetap bekerja dari kantor. Mereka terdiri dari pegawai yang bertugas di sektor pelayanan publik serta pejabat struktural.</p>
<p>"Kepala OPD, camat, lurah, serta pegawai di bagian pelayanan tetap masuk kantor. Jadi pelayanan ke masyarakat tetap berjalan normal," ucapnya.</p>
<p>Meski bekerja dari rumah, ASN tetap dituntut menjalankan tugas secara optimal. Pemkot Blitar pun mengandalkan sistem digital untuk menunjang kinerja pegawai.</p>
<p>Untuk memastikan kedisiplinan, sistem presensi akan menggunakan titik koordinat lokasi masing-masing ASN selama jam kerja berlangsung.</p>
<p>"Pekerjaan seperti surat-menyurat bisa dilakukan secara elektronik, termasuk menggunakan tanda tangan digital. Jadi bisa dikerjakan dari mana saja. Untuk presensi tetap pakai pakai titik koordinat di rumah. Jadi bisa dipantau dan tidak bisa sembarangan," tegasnya.</p>
<p>Selain itu, setiap ASN yang menjalani WFH diwajibkan menyampaikan laporan hasil kerja harian. Jika tidak, maka akan dianggap tidak masuk kerja.</p>
<p>Tak hanya menerapkan WFH, Pemkot Blitar juga mendorong pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) melalui gerakan bersepeda ke kantor.</p>
<p>"Beberapa kepala dinas sudah mulai naik sepeda ke kantor. Ini bagian dari upaya kita menghemat energi," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minyak Goreng Curah Tembus Rp21 Ribu, Pedagang dan UMKM Kota Blitar Mulai Kelimpungan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minyak-goreng-curah-tembus-rp21-ribu-pedagang-dan-umkm-kota-blitar-mulai-kelimpungan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minyak-goreng-curah-tembus-rp21-ribu-pedagang-dan-umkm-kota-blitar-mulai-kelimpungan</guid>
<description><![CDATA[ Harga minyak goreng curah di Kota Blitar mengalami kenaikan dan kini tembus Rp21 ribu per liternya. Kondisi membuat resah kalangan pedagang dan UMKM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d791267a82b.webp" length="51584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:31:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Minyak Goreng Curah, Naik, Membuat, Pedagang, UMKM, Resah, Tembus, Rp21 Ribu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kenaikan harga minyak goreng curah di Kota Blitar, Jawa Timur, kian terasa menekan pedagang hingga pelaku usaha kecil.</p>
<p>Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak goreng curah melonjak tajam hingga mencapai Rp21.000 per liter, dari sebelumnya hanya berkisar Rp17.000 per liter.</p>
<p>Lonjakan harga ini disebut sudah mulai terjadi sejak bulan Ramadan dan terus merangkak naik hingga saat ini. Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat ikut melemah.</p>
<p>Salah seorang pedagang di Pasar Pon Kota Blitar, Khoirul, mengaku kenaikan paling signifikan terjadi pada minyak goreng curah dibandingkan minyak kemasan.</p>
<p>"Mulai naik sejak puasa kemarin, terus bertahap sampai sekarang. Yang paling terasa itu minyak goreng curah, kenaikannya paling tinggi," ujarnya, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, kenaikan harga berdampak langsung pada penjualan. Jika sebelumnya mampu menjual hingga empat drum per hari, kini hanya sekitar dua drum yang terjual.</p>
<p>"Sekarang pembeli banyak yang mengurangi belanja. Dulu bisa jual empat drum sehari, sekarang paling dua drum saja," katanya.</p>
<p>Meski demikian, stok minyak goreng di pasaran masih terbilang aman. Hanya saja, harga yang terus naik membuat konsumen lebih selektif dalam membeli.</p>
<p>"Barangnya ada, tidak langka. Tapi karena mahal, jadi pembeli mikir dua kali," terangnya.</p>
<p>Tak hanya pedagang, pelaku usaha kecil seperti penjual tahu goreng juga ikut merasakan dampak kenaikan ini. </p>
<p>Mamik Supriyatin (46), pedagang tahu goreng di Kelurahan Pakunden, mengaku harus menyesuaikan harga jual agar tetap bisa bertahan.</p>
<p>Dia mengatakan, harga tahu goreng yang sebelumnya Rp3.000 per 10 biji kini naik menjadi Rp3.100 per 10 biji.</p>
<p>"Naiknya memang tidak banyak, cuma Rp100. Tapi itu sudah berat, karena bahan-bahan lain juga ikut naik," ucap dia.</p>
<p>Menurut Mamik, kenaikan harga minyak goreng menjadi beban terbesar dalam biaya produksi. Ia kini harus membeli minyak goreng curah dengan harga sekitar Rp20.000 per liter, padahal sebelumnya masih di kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.</p>
<p>"Setiap dua hari saya butuh sekitar 180 kilogram minyak goreng untuk produksi. Jadi kerasa sekali kenaikannya," jelasnya.</p>
<p>Selain minyak goreng, harga plastik kresek untuk kemasan juga mengalami lonjakan signifikan. Jika sebelumnya satu karung plastik kresek dibeli dengan harga sekitar Rp800.000, kini naik menjadi sekitar Rp 1,4 juta.</p>
<p>"Semua naik, tidak cuma minyak. Plastik juga mahal sekarang. Jadi biaya produksi makin besar," tambahnya.</p>
<p>Mamik mengaku, jika kondisi ini terus berlanjut, ia tidak punya pilihan selain kembali menaikkan harga jual.</p>
<p>"Kalau tidak dinaikkan lagi, ya tidak dapat untung. Bisa-bisa malah rugi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ASN Kota Blitar Punya Opsi Baru ke Kantor, Becak hingga Sepeda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/asn-kota-blitar-punya-opsi-baru-ke-kantor-becak-hingga-sepeda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/asn-kota-blitar-punya-opsi-baru-ke-kantor-becak-hingga-sepeda</guid>
<description><![CDATA[ Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba memberikan sejumlah opsi kepada ASN di Kota Blitar saat berangkat kerja ke kantor dengan menggunakan moda transportasi becak hingga sepeda. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan dinas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d61cb00aeed.webp" length="33196" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 18:39:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, Ajak, ASN, Pakai, Becak Listrik, Bekerja, Sepeda, Berangkat, Kantor, Hemat, BBM.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar mulai mendorong aparatur sipil negara (ASN) menggunakan transportasi alternatif dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat berangkat ke kantor.</p>
<p>Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan dinas.</p>
<p>Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, mengatakan kebijakan tersebut telah berjalan sejak mendapat izin dari pemerintah pusat. Selain itu, ASN juga menerapkan work from home (WFH) setiap hari Jumat dan di Kota Blitar akan diterapkan pada Jumat (10/4/2026).</p>
<p>Dalam skema ini, ASN diberikan beberapa pilihan moda transportasi, mulai dari becak konvensional, becak listrik, bersepeda, hingga berjalan kaki.</p>
<p>"Kami sudah menginisiasi sejak senin kemarin bersama tim sudah menggunakan becak listrik untuk berangkat ke kantor. Ada beberapa opsi, bisa pakai sepeda, becak listrik, dan becak konvensional," kata Elim, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Pemkot juga telah menyiapkan sekitar 200 unit becak listrik yang merupakan bantuan dari Presiden beberapa waktu lalu.</p>
<p>Menurut Elim, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada efisiensi anggaran BBM, tetapi juga memiliki dampak sosial. Penggunaan becak listrik maupun konvensional dinilai dapat membantu meningkatkan pendapatan para tukang becak di Kota Blitar.</p>
<p>"Selain hemat BBM, ini juga bentuk pemberdayaan masyarakat. Kita ingin ada perputaran ekonomi di tingkat bawah," ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kebijakan ini bersifat anjuran dan tidak memberatkan ASN. Setiap pegawai dapat memilih moda transportasi sesuai kebutuhan dan jarak tempuh, terutama bagi yang tinggal di sekitar kantor pemerintahan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produsen Tahu di Blitar Putar Otak Hadapi Lonjakan Harga Kedelai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produsen-tahu-di-blitar-putar-otak-hadapi-lonjakan-harga-kedelai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produsen-tahu-di-blitar-putar-otak-hadapi-lonjakan-harga-kedelai</guid>
<description><![CDATA[ Harga kedelai yang terus naik membuat produsen tahu di Kota Blitar harus memutar otak agar tetap mendapatkan keuntungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d61caa20107.webp" length="59086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 17:41:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Tahu, Kota Blitar, Putar Otak, Harga, Kedelai, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Kenaikan harga kedelai sejak menjelang Lebaran 2026 membawa dampak serius bagi pelaku usaha tahu di Kota Blitar. </p>
<p>Para produsen kini harus memutar strategi agar usaha tetap berjalan di tengah biaya produksi yang terus membengkak.</p>
<p>Di sentra produksi tahu Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, para pelaku usaha mengaku berada dalam posisi sulit. Harga bahan baku utama yang terus naik tidak sebanding dengan harga jual tahu yang masih ditahan demi menjaga pelanggan.</p>
<p>Wahyu, salah seorang produsen tahu setempat, menyebut harga kedelai yang sebelumnya berada di kisaran Rp9.200 per kilogram kini melonjak menjadi Rp10.500 hingga Rp10.700 per kilogram. Kondisi ini membuat keuntungan yang diperoleh semakin menipis.</p>
<p>Menurutnya, jika harga kedelai kembali naik hingga menyentuh Rp11.000 per kilogram, para produsen tidak punya banyak pilihan selain menaikkan harga jual.</p>
<p>"Sekarang masih bertahan, tapi kalau naik lagi kemungkinan harga jual ikut naik," ujarnya, Rabu (8/6/2026).</p>
<p>Hal serupa dirasakan Hariyadi, pemilik usaha tahu lainnya. Ia memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga loyalitas pembeli, meski harus menanggung beban biaya produksi yang lebih tinggi.</p>
<p>Sebagai langkah bertahan, sejumlah produsen mulai menyiasati dengan mengurangi ukuran tahu tanpa mengubah harga jual. Cara ini dianggap sebagai solusi sementara agar usaha tetap berjalan.</p>
<p>"Harga jual masih tetap, tapi untuk ukuran tahu diperkecil sedikit. Masih dapat untung tapi tidak banyak seperti sebelumnya," kata dia.</p>
<p>Selain tekanan harga, kekhawatiran juga muncul dari sisi pasokan kedelai. Ketergantungan pada kedelai impor membuat para produsen rentan jika terjadi gangguan distribusi.</p>
<p>Para pelaku usaha berharap ada langkah dari pemerintah untuk menstabilkan harga serta menjamin ketersediaan kedelai, agar usaha kecil seperti mereka tetap bisa bertahan di tengah tekanan ekonomi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perombakan Besar di Pemkot Blitar, Sekda Dimutasi dan Puluhan Pejabat Dirotasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perombakan-besar-di-pemkot-blitar-sekda-dimutasi-dan-puluhan-pejabat-dirotasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perombakan-besar-di-pemkot-blitar-sekda-dimutasi-dan-puluhan-pejabat-dirotasi</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Blitar kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan pada Rabu (8/4/2026). Dimana, Sekda Kota Blitar bergeser menjadi Staf Ahli dan 34 pejabat dirotasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d61146712f8.webp" length="52398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 17:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Blitar, Mutasi, Rotasi, Jabatan, Kota Blitar, Sekda, Bergeser .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Perombakan besar terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Blitar. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin, resmi melakukan mutasi dan rotasi puluhan pejabat, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Dalam pelantikan yang digelar di Balai Kota Kusumo Wicitro, sebanyak 34 pejabat yang terdiri dari pejabat tinggi pratama, struktural, hingga fungsional dilantik untuk menempati posisi baru.</p>
<p>Mutasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengisian sejumlah jabatan strategis yang kosong.</p>
<p>Salah satu perubahan paling mencolok adalah pergeseran posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar. Priyo Suhartono yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda kini dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Hukum Pemkot Blitar.</p>
<p>Dengan demikian, jabatan Sekda untuk sementara kosong dan direncanakan akan diisi oleh pejabat sementara (Pj).</p>
<p>Sejumlah pejabat lainnya juga mengalami rotasi. Ronny Yoza Pasalbessy yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Satpol PP kini dipercaya memimpin Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar.</p>
<p>Kemudian, Eka Atikah yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD, kini mengemban tugas baru sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos).</p>
<p>Rotasi juga menyentuh sektor lainnya. Juyanto kini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, sementara Tri Iman Prasetyono dipercaya memimpin Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja. </p>
<p>Widodo Sapto Johanes yang sebelumnya menjabat kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dimutasi menjadi kepala Bapperida.</p>
<p>Lalu, Suyatno yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dimutasi menjadi kepala Satpol PP.</p>
<p>Total ada 34 pejabat tinggi pratama, pejabat struktural, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Blitar yang dilantik di acara mutasi.</p>
<p>"Hari ini kita melakukan mutasi dan rotasi jabatan sebanyak 34 orang. Ini yang ketiga selama satu setengah tahun ini dan dalam rangka untuk penyegaran," ucap Syauqul Muhibbin, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Terkait dengan jabatan Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono dimutasi, Ibbin menyebut bahwa yang bersangkutan sudah menjabat sebagai Sekda selama 5 tahun.</p>
<p>Menurut dia, pejabat yang terlalu lama menjabat di tempat yang sama kurang bagus untuk sebuah organisasi. </p>
<p>"Iya dimutasi jadi Staf Ahli. Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2017 yang sudah diubah menjadi PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil menyebutkan jabatan pimpinan tinggi pratama maksimal 5 tahun," terangnya.</p>
<p>Selanjutnya, jabatan Sekda Kota Blitar akan diisi pejabat (Pj) dulu. Kemudian pihaknya akan melakukan lelang jabatan terbuka untuk mengisi jabatan definitif Sekda.</p>
<p>"Siapa PJ nya akan kami sampaikan nanti dan sudah ada beberapa nama. Kemudian akan dilakukan lelang jabatan," kata dia.</p>
<p>Terpisah, saat dimintai keterangan dari awak media, Priyo Suhartono enggan berkomentar. Usai prosesi pelantikan, ia meninggalkan ruangan dan mengatakan <em>no coment </em>kepada awak media.</p>
<p>"No coment dulu, nanti saja," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bangkit Usai Pandemi, Festival Seduh Kopi Manual Ramaikan Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bangkit-usai-pandemi-festival-seduh-kopi-manual-ramaikan-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bangkit-usai-pandemi-festival-seduh-kopi-manual-ramaikan-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Setelah vacum karena pandemi Covid-19, Festival Seduh Kopi Manual Kembali Digelar. Pada Senin (6/4/2026), kegiatan itu berlangsung di Kafe Selasar Lantai Dua Pasar Legi, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3a47b95fb7.webp" length="50914" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 22:14:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Festival, Seduh, Kopi, Manual, Kota Blitar, Kafe, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, ajang lomba seduh kopi manual kembali digelar dan sukses menyedot perhatian para pecinta kopi di Kota Blitar, Senin (6/4/2026).</p>
<p>Bertempat di Kafe Selasar, lantai 2 Pasar Legi, puluhan barista dari berbagai kafe di Blitar Raya berkumpul untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyeduh kopi metode manual atau pour over.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Kopi Blitar dengan mengusung tema “Halal Brew Marathon Battle Pour Over After Covid”.</p>
<p>Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka berlomba meracik kopi arabika dengan teknik seduh manual yang menitikberatkan pada ketelitian, teknik, dan cita rasa.</p>
<p>Panitia penyelenggara, Ahrian, mengatakan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi momen kebangkitan komunitas kopi setelah vakum beberapa tahun karena pandemi.</p>
<p>"Selain lomba, ini juga menjadi ajang silaturahmi antarbarista. Kami ingin menghidupkan kembali semangat komunitas kopi di Blitar," ujarnya, Senin (6/4/2026).</p>
<p>Dalam penilaian, dewan juri fokus pada kualitas rasa hasil seduhan. Teknik penyeduhan yang tepat dinilai mampu menghasilkan kopi dengan rasa seimbang tanpa meninggalkan kesan pahit berlebihan.</p>
<p>Menariknya, konsep lomba dibuat berbeda dengan sistem marathon, yakni berpindah dari satu kafe ke kafe lain. Selain menambah tantangan, konsep ini juga bertujuan memperkenalkan berbagai kedai kopi di Blitar kepada masyarakat luas.</p>
<p>"Konsep lomba kami buat keliling dari kafe ke kafe. Jadi ini bertujuan untuk edukas kopi dan juga untuk engenalkan kafe-kafe di Blitar Raya," kata dia.</p>
<p>Ahrian menambahkan, perkembangan bisnis kopi di Blitar terus menunjukkan tren positif. Saat ini, jumlah kafe di Kota Blitar mencapai sekitar 100 tempat, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap budaya ngopi.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, komunitas berharap semakin banyak masyarakat mengenal kopi berkualitas sekaligus mendukung pertumbuhan industri kopi lokal di Blitar Raya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diterjang Angin Kencag, Atap Pasar Legi Kota Blitar Rusak, Pedagang Khawatir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diterjang-angin-kencag-atap-pasar-legi-kota-blitar-rusak-pedagang-khawatir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diterjang-angin-kencag-atap-pasar-legi-kota-blitar-rusak-pedagang-khawatir</guid>
<description><![CDATA[ Angin kencang yang melanda wilayah Kota Blitar pada Jumat (3/4/2026) membuat atap Pasar Legi Kota Blitar rusak. Hingga Senin (6/4/2026) belum dilakukan perbaikan dan para pedagang diliputi kekawatiran jika  hujan kembali turun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3a474aa0a0.webp" length="43088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 21:44:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pedagang, Pasar Legi, Kota Blitar, Khawatir, Atap, Bangunan, Rusak, Diterjang Angin Kencang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Aktivitas jual beli di Pasar Legi Kota Blitar terganggu setelah sejumlah atap pasar terlepas akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Jumat (3/4/2026) lalu.</p>
<p>Hingga Senin (6/4/2026), kerusakan itu belum juga diperbaiki, membuat para pedagang merasa tidak nyaman saat berjualan.</p>
<p>Salah satu pedagang, bernama Marsilah (63), mengaku khawatir setiap kali hujan turun. Air dengan mudah masuk ke area lapak akibat atap yang terbuka. Ia bahkan harus bersiap menutup dagangannya lebih awal ketika cuaca mulai mendung.</p>
<p>"Kalau hujan, airnya masuk ke tempat jualan. Kami jadi tidak nyaman dan was-was," ujarnya, Senin (6/4/2026).</p>
<p>Menurut Marsilah, angin kencang yang terjadi beberapa hari lalu datang bersamaan dengan hujan deras dan menyebabkan beberapa bagian atap pasar terbang. Dampaknya masih dirasakan hingga sekarang, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.</p>
<p>"Kondisi lantai pasar juga menjadi becek dan kotor ketika hujan turun. Ini membuat pedagang dan pembeli menjadi tidak nyaman," kata dia.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi tersebut. Ia menyebut ada sekitar 10 titik atap yang mengalami kerusakan.</p>
<p>Pemerintah sebenarnya telah menerima bantuan terpal dari BPBD untuk penanganan sementara. Namun, pemasangan belum dilakukan karena masih dalam tahap evaluasi.</p>
<p>"Kami masih melihat dampaknya secara menyeluruh. Apakah akan ditutup terpal sementara atau langsung diganti dengan atap baru," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Disperindag berencana melakukan revitalisasi serta pemeliharaan lantai dua Pasar Legi pada April 2026. Perbaikan atap yang rusak kemungkinan akan dilakukan bersamaan dengan program tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terobos Perlintasan Ditutup, Lansia di Blitar Tewas Tersabar KA Kertanegara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terobos-perlintasan-ditutup-lansia-di-blitar-tewas-tersabar-ka-kertanegara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terobos-perlintasan-ditutup-lansia-di-blitar-tewas-tersabar-ka-kertanegara</guid>
<description><![CDATA[ Seorang lansia di Blitar tewas usai tersambar KA Kertanegara. Dimana yang bersangkutan menerobos perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang suda ditutup total untuk kendaraa roda dua dan empat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d3a4815f247.webp" length="108948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 21:15:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lansia, Tewas, Tersambar, Kereta Api, Blitar, Menerobos, Perlitasan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Keputusan nekat berujung maut, seoraang lansia di Kabupaten Blitar kehilangan nyawa setelah tertabrak kereta api saat mencoba melintasi perlintasan yang telah resmi ditutup, Senin (6/4/2026).</p>
<p>Korban, Nandam (74), warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, diketahui tengah menuntun sepeda pancalnya dari arah selatan menuju utara. Setibanya di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, ia sempat berhenti sebelum akhirnya memutuskan untuk menyeberang.</p>
<p>Di saat bersamaan, KA Kertanegara melaju kencang di jalur tersebut. Tanpa cukup waktu untuk menghindar, korban pun tersambar kereta hingga terpental dan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.</p>
<p>"Korban tertemper KA yang melintas dengan kencang dan meninggal dunia di lokasi," terang Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, Senin (6/4/2026).</p>
<p>AKP Agus Prayitno, mengungkapkan bahwa perlintasan itu sebenarnya sudah ditutup total sejak sebelum Lebaran 2026 karena dinilai berbahaya dan rawan kecelakaan.</p>
<p>"Penutupan dilakukan demi keselamatan. Namun masih ada warga yang nekat melintas," ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, masyarakat seharusnya menggunakan jalur resmi yang dilengkapi palang pintu dan penjaga, yang jaraknya hanya sekitar 600 meter dari lokasi kejadian.</p>
<p>Insiden ini menjadi peringatan serius akan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap rambu keselamatan, terutama di kawasan perlintasan kereta api yang memiliki risiko tinggi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selama Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Catat 7 Insiden di Jalur Rel dan Perlintasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selama-lebaran-kai-daop-7-madiun-catat-7-insiden-di-jalur-rel-dan-perlintasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selama-lebaran-kai-daop-7-madiun-catat-7-insiden-di-jalur-rel-dan-perlintasan</guid>
<description><![CDATA[ KAI Daop 7 Madiun mencatat ada sejumlah insiden di jalur dan perlintasan kereta api (KA), selama masa angkutan Lebaran 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d20ecb3d8a0.webp" length="27564" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 17:33:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Insiden, Jalur, Perlintasan, KA, Selama, Masa, Angkutan, Lebaran 2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> -<span class="Apple-converted-space">  </span>Masa angkutan Lebaran 2026 memang telah usai, namun catatan peristiwa di jalur kereta api masih menjadi perhatian serius.</span><span class="s1"> </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data PT KAI Daop 7 Madiun, terdapat sedikitnya enam kejadian yang melibatkan masyarakat maupun kendaraan. Peristiwa itu di antaranya orang yang berada di jalur hingga tertemper kereta api, serta kendaraan yang mengalami kendala di perlintasan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Insiden terjadi di beberapa titik, seperti petak jalan Ngujang–Kras, Ngadiluwih–Kediri, hingga wilayah Kertosono–Baron. Selain itu, kendaraan juga sempat menemper kereta api serta mogok di perlintasan, yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta maupun pengguna jalan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa meskipun masa posko Lebaran telah berakhir, intensitas perjalanan kereta api masih cukup tinggi, terutama pada momen libur panjang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Meski Angkutan Lebaran selesai, frekuensi perjalanan kereta masih tinggi. Karena itu, pengawasan di titik rawan tetap dilakukan," terang dia, Ahad (5/4/2026)</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sepanjang tahun 2025, wilayah Daop 7 juga mencatat 24 kejadian kecelakaan di jalur dan perlintasan. Sebagian besar dipicu oleh kelalaian pengguna jalan, seperti menerobos palang pintu atau tidak berhenti saat sinyal peringatan berbunyi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan keselamatan di perlintasan belum sepenuhnya teratasi. Padahal, jalur kereta api merupakan area terbatas yang memiliki aturan ketat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dalam regulasi tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas di sekitar rel, termasuk berada di ruang manfaat jalur kereta api tanpa kepentingan yang sah. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung sanksi pidana maupun denda," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk menekan angka kejadian, KAI Daop 7 Madiun berencana meningkatkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat serta menutup sejumlah perlintasan sebidang yang dinilai rawan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih disiplin saat melintasi rel, terutama dengan memastikan kondisi aman sebelum melintas serta tidak menerobos palang pintu yang sudah mulai tertutup.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab operator, tetapi juga membutuhkan kesadaran penuh dari pengguna jalan. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor: Danu</strong> </span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengamanan Aparat Gabungan Jaga Kelancaran Vigili Paskah di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengamanan-aparat-gabungan-jaga-kelancaran-vigili-paskah-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengamanan-aparat-gabungan-jaga-kelancaran-vigili-paskah-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Polisi dan aparat gabungan melakukan pengamanan secara ketat pada pelaksanaan vigili paskah di Blitar. Secara umum, pelaksanaan ibadah tersebut berjalan aman dan kondusif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d20e5f56d97.webp" length="42168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 16:31:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaksanaan, Ibadah, Vigili, Paskah, Blitar, Lancar, Pengamanan, Polisi, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Pelaksanaan Ibadah Vigili Paskah atau Sabtu Suci di sejumlah gereja wilayah Kabupaten Blitar berlangsung aman dan tertib, Sabtu (4/4/2026) malam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ibadah berjalan lancar di tengah pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama unsur gabungan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah personel disiagakan di titik-titik gereja untuk memastikan situasi tetap kondusif. Pengamanan tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi juga unsur TNI, Satpol PP, serta berbagai elemen masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kabag Ops Polres Blitar Kompol Siswanto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan guna memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pengamanan ini bertujuan agar umat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khidmat," ujarnya, Ahad (5/4/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan keagamaan tersebut. Sejumlah elemen seperti Banser, pecalang, pemuda gereja, serta masyarakat setempat turut ambil bagian dalam pengamanan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selama pelaksanaan ibadah, tidak ditemukan adanya gangguan yang berarti. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib hingga selesai.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Situasi yang aman dan kondusif ini mencerminkan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketertiban serta mendukung kelancaran perayaan keagamaan di wilayah Kabupaten Blitar," imbuhnya. (*)</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Danu </span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrakan Motor vs Truk di Blitar: Satu Tewas, Satu Luka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabrakan-motor-vs-truk-di-blitar-satu-tewas-satu-luka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabrakan-motor-vs-truk-di-blitar-satu-tewas-satu-luka</guid>
<description><![CDATA[ Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Ahad (5/4/2026). Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d20eab5f446.webp" length="65178" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 14:28:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, Sepeda Motor, Truk, Blitar, Pengendara, Tewas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Ahad (5/4/2026) dini hari. </span><span class="s1"></span><span class="s1">Insiden yang melibatkan sepeda motor Yamaha V-Xion dengan kendaraan truk Isuzu Elf fi Jalan Umum Desa Soso ini menga</span><span class="s1">kibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pengendara motor berinisial DEW (33), warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Blitar sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, TA (25) penumpang motor mengalami luka dan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan keterangan awal, peristiwa bermula saat sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan Isuzu Elf dari arah berlawanan yang dikendarai RJA (23), warga Kabupaten Malang..</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kurangnya konsentrasi pengendara sepeda motor saat berkendara di malam hari," ucap Kasatlantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari maupun saat kondisi cuaca kurang bersahabat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi tubuh tetap prima serta mematuhi aturan lalu lintas.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Jangan memaksakan diri berkendara saat mengantuk, hindari pengaruh alkohol, jaga jarak aman, dan tetap fokus di jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," imbuhnya. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor: </strong>Danu </span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Blitar Buka Kejuaraan Karate 2026, Panggung Lahirnya Atlet Masa Depan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-blitar-buka-kejuaraan-karate-2026-panggung-lahirnya-atlet-masa-depan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-blitar-buka-kejuaraan-karate-2026-panggung-lahirnya-atlet-masa-depan</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Blitar secara resmi membuka kejuaraan Karate Piala Bupati 2026 di Gedung Serbaguna Pemkab Blitar pada Sabtu (4/4/2026). Dengan adanya kegiatan tersebut, Bupati Rijanto mendorong lahirnya atlet berprestasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d0f6d10b981.webp" length="56594" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 19:32:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Blitar, Membuka, Kejuaraan, Karate, Piala Bupati 2026, Dorong, Lahir, Atlet, Berprestasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Semangat sportivitas dan pembinaan generasi muda kembali digaungkan di Kabupaten Blitar. Bupati Blitar Rijanto secara resmi membuka Kejuaraan Karate Piala Bupati Blok 2026 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Blitar pada Sabtu (4/4/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kejuaraan yang digelar selama dua hari, hingga Ahad (5/4/2026), ini menjadi ajang bergengsi bagi para atlet karate dari berbagai perguruan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan kehadiran sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan, serta jajaran pengurus cabang olahraga karate.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya serius dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui olahraga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, karate tidak hanya membentuk kekuatan fisik, tetapi juga melatih kedisiplinan, mental juang, serta karakter generasi muda.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Melalui kejuaraan ini, kita berharap muncul atlet-atlet potensial yang bisa dibina secara berkelanjutan hingga mampu berprestasi di level yang lebih tinggi," ujarnya, Sabtu (4/4/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kolaborasi yang solid, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif di daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Blitar terus mendorong sinergi antara KONI dan seluruh perguruan olahraga, khususnya karate, agar pembinaan atlet dapat berjalan secara terarah dan berkesinambungan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kabupaten Blitar optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," terang dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kejuaraan Karate Piala Bupati Blitar 2026 pun diharapkan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat sportivitas sekaligus memperkuat budaya olahraga di kalangan generasi muda.<strong> (***)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Video Penangkapan Dua Remaja di Wlingi Blitar Viral di Media Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/video-penangkapan-dua-remaja-di-wlingi-blitar-viral-di-media-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/video-penangkapan-dua-remaja-di-wlingi-blitar-viral-di-media-sosial</guid>
<description><![CDATA[ Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak dua remaja dikelilingi warga di sebuah pos keamanan lingkungan (poskamling). Keduanya mengenakan jaket hoodie berwarna mencolok, sementara suasana di lokasi tampak ramai oleh warga yang penasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf6fbc7a67c.webp" length="15830" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 16:49:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dua, Remaja, Diduga, Berulah, Wlingi, Diamankan, Bawa Senjata Tajam.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video penangkapan dua remaja di wilayah Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Sita L dan menyebar luas dengan cepat sehingga memicu perhatian publik.</p>
<p class="p1">Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak dua remaja dikelilingi warga di sebuah pos keamanan lingkungan (poskamling). Keduanya mengenakan jaket hoodie berwarna mencolok, sementara suasana di lokasi tampak ramai oleh warga yang penasaran.</p>
<p class="p1">Informasi yang beredar menyebutkan, kedua remaja tersebut diamankan karena diduga membawa senjata tajam. </p>
<p class="p1">Warga yang curiga dengan gerak-gerik mereka segera mengambil tindakan dengan mengamankan keduanya guna mencegah hal yang tidak diinginkan.</p>
<p class="p1">Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk menindaklanjuti laporan warga. Petugas kemudian membawa kedua remaja tersebut beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p class="p1">Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Margono Suhendra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait kasus itu.</p>
<p class="p1">"Benar, kami menerima laporan dari warga dan saat ini keduanya masih dalam proses pemeriksaan," jelasnya, Jumat (3/4/2026).</p>
<p class="p1">Lebih lanjut, polisi masih menggali keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan motif di balik kejadian ini.</p>
<p class="p1">"Kami masih mendalami, termasuk mengumpulkan keterangan saksi di lokasi," tambahnya. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Blitar Layani 41.046 Pelanggan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masa-angkutan-lebaran-2026-stasiun-blitar-layani-41046-pelanggan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masa-angkutan-lebaran-2026-stasiun-blitar-layani-41046-pelanggan</guid>
<description><![CDATA[ Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat total 40.224 pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf6fc3bdb2b.webp" length="58906" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 16:20:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Stasiun Blitar, Masa, Angkutan, Lebaran, Layani, 41 Ribu, Pelanggan .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Arus mudik dan balik Lebaran 2026 memicu lonjakan aktivitas di Stasiun Blitar. Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, stasiun ini tercatat melayani total 41.046 pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.815 pelanggan tercatat berangkat dari Stasiun Blitar, sedangkan 22.231 pelanggan lainnya tiba.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat total 40.224 pelanggan," terang Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Jumat (3/4/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api, baik untuk mudik maupun arus balik Lebaran. Stasiun Blitar pun menjadi salah satu titik penting pergerakan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tohari menjelaskan, meskipun Posko Angkutan Lebaran telah resmi ditutup pada 30 Maret 2026, layanan tetap berjalan optimal hingga akhir masa angkutan pada 1 April 2026. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia juga menyebutkan bahwa tren peningkatan penumpang tidak hanya terjadi di Stasiun Blitar, tetapi secara keseluruhan di wilayah Daop 7 Madiun yang mengalami kenaikan sekitar 6 persen dibanding tahun sebelumnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pasca lebaran ini ada potensi lonjakan penumpang kembali diprediksi terjadi. Hal ini seiring dengan adanya libur panjang memperingati Wafat Yesus Kristus yang jatuh pada Jumat, 3 April 2026," ucapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, KAI Daop 7 Madiun tetap mengoperasikan KA Brantas Tambahan hingga 5 April 2026. Langkah ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih melakukan perjalanan pada momen libur panjang.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dengan tren positif ini, Stasiun Blitar kembali menegaskan perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting yang terus mendukung mobilitas masyarakat, tidak hanya saat Lebaran tetapi juga pada momen libur nasional lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jumlah Pemilih di Kota Blitar Meningkat pada Triwulan I 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jumlah-pemilih-di-kota-blitar-meningkat-pada-triwulan-i-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jumlah-pemilih-di-kota-blitar-meningkat-pada-triwulan-i-2026</guid>
<description><![CDATA[ Rapat pleno tersebut digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar di aula kantor KPU setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan triwulan IV tahun 2025 yang sebelumnya tercatat sebanyak 122.373 pemilih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69cf6fca1ee76.webp" length="41864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 15:46:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KPU, Kota Blitar, Pemutakhiran, Data, Pemilih, Triwulan, Pertama, Tahun 2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - </span>Jumlah pemilih di Kota Blitar terus mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan I, total pemilih kini mencapai 122.664 orang.</p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rapat pleno tersebut digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar di aula kantor KPU setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan triwulan IV tahun 2025 yang sebelumnya tercatat sebanyak 122.373 pemilih.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 291 pemilih yang terdiri atas 140 pemilih laki-laki dan 151 pemilih perempuan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Ninik Sholikhah, mengatakan bahwa kenaikan jumlah pemilih ini didominasi oleh pemilih baru yang telah berusia 17 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Penambahan ini sebagian besar berasal dari pemilih pemula yang sudah memenuhi syarat usia, serta adanya perpindahan penduduk masuk ke Kota Blitar," ujarnya, Jumat (3/4/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara rinci, Kecamatan Sananwetan masih menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni 45.462 orang. Disusul Kecamatan Sukorejo dengan 41.971 pemilih dan Kecamatan Kepanjenkidul sebanyak 35.231 pemilih.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, seluruh kecamatan di Kota Blitar mengalami peningkatan jumlah pemilih. Pada akhir tahun 2025, jumlah pemilih di Kepanjenkidul tercatat 35.153 orang, Sananwetan 45.350 orang, dan Sukorejo 41.870 orang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Ninik, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilakukan secara rutin untuk memastikan data tetap akurat dan mutakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ini penting agar data pemilih selalu terbarui, sehingga dapat meminimalisasi potensi permasalahan pada saat pelaksanaan pemilu," terang dia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil rekapitulasi tersebut telah dituangkan dalam berita acara dan ditetapkan melalui keputusan resmi KPU Kota Blitar untuk triwulan I tahun 2026. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nenek Penjual Kerupuk di Blitar Jadi Korban Penipuan Bermodus Uang Mainan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nenek-penjual-kerupuk-di-blitar-jadi-korban-penipuan-bermodus-uang-mainan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nenek-penjual-kerupuk-di-blitar-jadi-korban-penipuan-bermodus-uang-mainan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kurun waktu Maret 2026, setidaknya tiga kasus dilaporkan menyasar pedagang lansia sehingga meresahkan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ccc41bb876a.webp" length="23424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 17:30:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Modus, Uang Palsu, Uang Mainan, Sasar, Pedagang, Lansia, Blitar, Polisi, Intensifkan, Penyelidikan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Satreskrim Polres Blitar Kota tengah intensif melakukan penyelidikan terkait kasus yang viral di media sosial sejak beberapa pekan terakhir mengenai aksi penipuan yang menyasar pedagang lanjut usia (lansia) dengan modus uang mainan atau uang palsu.</p>
<p class="p1">Dalam kurun waktu Maret 2026, setidaknya tiga kasus dilaporkan menyasar pedagang lansia sehingga meresahkan masyarakat.</p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku di balik rangkaian kasus tersebut.</p>
<p class="p1">"Terkait penggunaan uang mainan di wilayah hukum Polres Blitar Kota, tim Satreskrim sudah melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan menangkap pelaku," kata Samsul, Rabu (1/4/2026).</p>
<p class="p1">Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga kejadian tersebut berlokasi di Kecamatan Nglegok, tepatnya di Desa Bangsri, Desa Jiwut, dan Desa Kedawung. Para korban merupakan pedagang lansia yang menjual kebutuhan sehari-hari.</p>
<p class="p1">Di Desa Bangsri, seorang nenek penjual kerupuk bernama Semarah menjadi korban setelah menerima uang mainan pecahan Rp200.000. </p>
<p class="p1">Sementara itu, di Desa Jiwut, seorang penjual bunga ziarah bernama Jirah juga mengalami hal serupa dengan nominal Rp100.000. Kasus terbaru menimpa penjual jamu di Desa Kedawung yang menerima uang mainan dengan nilai yang sama.</p>
<p class="p1">Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga menjalankan aksinya secara berulang dengan menyasar korban yang dinilai rentan. </p>
<p class="p1">Informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario.</p>
<p class="p1">"Pelaku mengedarkan uang palsu dengan cara dibelanjakan kepada pedagang lansia. Dugaan sementara yang beredar di medsos, pelaku seorang perempuan naik Honda Vario," terangnya.</p>
<p class="p1">Untuk menekan angka kejahatan serupa, polisi telah meningkatkan langkah-langkah pencegahan. Upaya tersebut di antaranya mengintensifkan patroli, melakukan penyelidikan mendalam melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menyosialisasikan ciri-ciri uang palsu atau uang mainan. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pedagang lansia, agar lebih teliti saat menerima uang tunai.</p>
<p class="p1">Selain itu, bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus membelanjakan uang mainan diharapkan segera melapor ke Polres Blitar Kota. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Sebut Stok BBM di Blitar Aman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-sebut-stok-bbm-di-blitar-aman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-sebut-stok-bbm-di-blitar-aman</guid>
<description><![CDATA[ Polisi melakukan pengecekan langsung ke area SPBU, berdialog dengan operator, serta memantau aktivitas masyarakat yang sedang melakukan pengisian bahan bakar. Kondisi antrean kendaraan juga menjadi perhatian guna menghindari potensi kepadatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ccae40c284f.webp" length="42074" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 16:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Patroli, SPBU, Cek, Stok, BBM, Blitar, Aman, Tidak Ada Kelangkaan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Aparat kepolisian dari Polres Blitar bersama jajaran Polsek melakukan patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Blitar, Selasa (31/3/2026) malam.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah isu kenaikan harga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung ke area SPBU, berdialog dengan operator, serta memantau aktivitas masyarakat yang sedang melakukan pengisian bahan bakar. Kondisi antrean kendaraan juga menjadi perhatian guna menghindari potensi kepadatan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM di sejumlah SPBU di wilayah Blitar terpantau aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun antrean panjang yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami melakukan langkah antisipasi untuk menghindari potensi gangguan. Hasilnya, sejauh ini terpantau aman dan stok ada, tetapi memang ada antrean yang cukup panjang," terang Kasat Samapta Polres Blitar, AKP Burhanudin, Rabu (1/4/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan situasi tetap kondusif.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta menjaga ketertiban saat berada di area SPBU," ujarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terpenuhi, serta menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Blitar tetap aman dan kondusif. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemuda Tewas Tertabrak Kereta Api di Wlingi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemuda-tewas-tertabrak-kereta-api-di-wlingi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemuda-tewas-tertabrak-kereta-api-di-wlingi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Saat melintasi lokasi kejadian, masinis melihat korban dalam posisi berbaring di atas rel, tepatnya di dekat jembatan. Masinis sempat membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun, korban tidak merespons dan tetap berada di jalur kereta hingga akhirnya tertabrak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ccae6779b53.webp" length="39176" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 15:00:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemuda, Tewas, Tertabrak, Kereta Api, Blitar, Wlingi .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Seorang pemuda berusia 19 tahun berinisial TR tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Majapahit di perlintasan KM 102+00 petak jalan Kesamben-Wlingi, tepatnya di Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Selasa (31/3/2026) malam.</p>
<p class="p1">Korban diketahui merupakan warga Lingkungan Klemunan, Wlingi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.</p>
<p class="p1">"Benar semalam kami mendapat laporan dan langsung mendatangi lokasi. Korban sendiri mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi," terang Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, Rabu (1/4/2026).</p>
<p class="p1">Peristiwa bermula saat KA Majapahit (PLB 245B) melintas dari arah Malang menuju Pasar Senen, Jakarta. </p>
<p class="p1">Saat melintasi lokasi kejadian, masinis melihat korban dalam posisi berbaring di atas rel, tepatnya di dekat jembatan.</p>
<p class="p1">Masinis sempat membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun, korban tidak merespons dan tetap berada di jalur kereta hingga akhirnya tertabrak.</p>
<p class="p1">"Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.</p>
<p class="p1">Aiptu Muheni menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif korban berada di atas rel saat kereta melintas. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Patroli Wisata Pantai Serang, Antisipasi Lonjakan Pengunjung Pasca Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-patroli-wisata-pantai-serang-antisipasi-lonjakan-pengunjung-pasca-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-patroli-wisata-pantai-serang-antisipasi-lonjakan-pengunjung-pasca-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Anggota Polres Blitar melakukan patroli di salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Blitar, yakni Pantai Serang. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi lonjakan pengunjung pasca lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c90e5b657b3.webp" length="106854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 21:36:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Patroli, Pantai Serang, Wisata, Lebaran, Antisipasi, Lonjakan, Pengunjung.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Aktivitas wisata di kawasan Pantai Serang, Kabupaten Blitar mengalami peningkatan signifikan usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aparat kepolisian setempat melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik wisata, Ahad (29/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolsek Pangungrejo, AKP Supriadi bersama unsur Forkopimcam turun langsung memantau situasi di lapangan. Kegiatan ini dilakukan seiring meningkatnya kunjungan masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami bersama petugas lain menyisir area pantai dan berinteraksi dengan pengunjung. Kami memberikan imbauan terkait keselamatan, termasuk kewaspadaan terhadap barang bawaan serta pentingnya menjaga ketertiban di area wisata," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, aparat juga mengingatkan pengelola dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Kapolres Blitar AKBP Rivanda mengatakan, peningkatan aktivitas di tempat wisata menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan bertujuan mencegah potensi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah Lebaran, mobilitas masyarakat meningkat, terutama di lokasi wisata. Kami lakukan patroli untuk memastikan situasi tetap aman," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur pasca Lebaran dengan lebih nyaman, meski tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama berwisata.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi tempat wisata di Kabupaten Blitar selama libur lebaran berlangsung kondusif dan aman. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor:</strong> Danu  </span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Doakan Bangsa di Tengah Dinamika Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/megawati-ziarah-ke-makam-bung-karno-di-blitar-doakan-bangsa-di-tengah-dinamika-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/megawati-ziarah-ke-makam-bung-karno-di-blitar-doakan-bangsa-di-tengah-dinamika-global</guid>
<description><![CDATA[ Presiden Republik Indonesia ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berziarah di makam sang ayah Ir Soekarno atau Bung Karno yang berada di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar pada Ahad (29/3/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c90ab2cf8a6.webp" length="47506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 19:04:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Presiden RI, Ke-5, Megawati Soekarnoputri, Ketum, PDIP, Ziarah, Makam, Bung Karno, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Presiden Republik Indonesia (RI) ke-5 sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali melakukan ziarah ke makam ayahandanya Ir Soekarno di Makam Bung Karno, Kota Blitar pada Ahad (29/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kunjungan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah anggota keluarga besar Bung Karno serta jajaran elite PDIP. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan tiba di kompleks Makam Bung Karno pada pukul 13.36 WIB dan langsung menuju pusara Makam sang Proklamator untuk memanjatkan doa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam suasana yang tenang, Megawati terlihat larut dalam doa bersama keluarga. Tidak banyak aktivitas tambahan yang dilakukan, ziarah kali ini lebih difokuskan pada penghormatan dan refleksi atas jasa besar Bung Karno bagi bangsa Indonesia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah tokoh keluarga yang turut hadir diantaranya Guruh Soekarnoputra dan Sukmawati Soekarnoputri. Kehadiran mereka memperkuat nuansa kekeluargaan dalam kegiatan ziarah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekertaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa ziarah ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Bung Karno, tetapi juga menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ziarah ini untuk mendoakan Bung Karno, sekaligus memohon kebaikan bagi bangsa dan dunia," ujarnya, Ahad (29/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno, termasuk semangat persatuan dan Pancasila, tetap relevan untuk menjawab dinamika dunia saat ini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno tetap relevan untuk menjawab dinamika dunia saat ini," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usai ziarah, Megawati dan rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.30 WIB untuk melanjutkan agenda perjalanan ke luar daerah. (*)</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Danu</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sektor Pariwisata Kabupaten Blitar Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sektor-pariwisata-kabupaten-blitar-alami-lonjakan-signifikan-selama-libur-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sektor-pariwisata-kabupaten-blitar-alami-lonjakan-signifikan-selama-libur-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Destinasi pantai masih menjadi magnet utama yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c789bb3e389.webp" length="33566" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 15:03:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wisata, Libur, Lebaran, Blitar, Destinasi, Alam, Buatan, Diserbu, Pengunjung.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Momentum libur Hari Raya Idulfitri 2026 membawa lonjakan signifikan pada sektor pariwisata di Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Sejumlah destinasi wisata dipadati pengunjung, baik dari dalam daerah maupun luar kota.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Eko Susanto, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisatawan terjadi hampir di seluruh objek wisata. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Namun, destinasi pantai masih menjadi magnet utama yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pantai tetap menjadi favorit, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana liburan bersama keluarga," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain wisata alam, destinasi buatan juga tidak kalah diminati. Kampung Coklat dan Blitar Park tercatat menjadi dua lokasi yang ramai dipadati pengunjung sejak awal masa liburan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurut Eko, tren kunjungan ini diperkirakan masih akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini. Hal tersebut seiring dengan masih berlangsungnya masa libur sebelum aktivitas sekolah kembali dimulai.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami memprediksi puncak kunjungan terjadi pada Sabtu dan Minggu. Setelah itu, kemungkinan akan mulai menurun karena Senin sudah mulai masuk sekolah," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak Disbudpar juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung tetap terjaga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lonjakan wisatawan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku usaha di sekitar kawasan wisata. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan di Kampung Coklat Blitar Meningkat Dua Kali Lipat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-lebaran-2026-kunjungan-wisatawan-di-kampung-coklat-blitar-meningkat-dua-kali-lipat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-lebaran-2026-kunjungan-wisatawan-di-kampung-coklat-blitar-meningkat-dua-kali-lipat</guid>
<description><![CDATA[ Destinasi yang berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan ini dipadati ribuan wisatawan yang datang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c789b0f3e81.webp" length="70810" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 14:30:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Libur, Lebaran, Ribuan, Wisatawan, Padati, Kampung Coklat, Blitar, Destinasi Wisata.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Suasana libur panjang Hari Raya Idulfitri 2026 membawa lonjakan kunjungan yang signifikan di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Kabupaten Blitar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Destinasi yang berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan ini dipadati ribuan wisatawan yang datang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sejak awal masa liburan, arus pengunjung terus meningkat. Bahkan, dalam sehari jumlah wisatawan yang datang dapat mencapai sekitar 4.000 orang, atau naik dua kali lipat dibandingkan hari biasa.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kepadatan terlihat di hampir seluruh area, mulai dari pintu masuk hingga wahana permainan dan area edukasi.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Direktur Marketing Kampung Coklat, Edi Purwanto, mengatakan peningkatan kunjungan ini sudah menjadi tren setiap momentum Lebaran. Namun, tahun ini jumlahnya terasa lebih tinggi seiring bertambahnya fasilitas dan wahana baru yang ditawarkan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Momentum libur panjang seperti ini memang selalu ramai, tapi sekarang pengunjung punya lebih banyak pilihan aktivitas, jadi mereka betah berlama-lama di sini," kata dia, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tak hanya sekadar berwisata, pengunjung juga memanfaatkan kesempatan untuk belajar proses pengolahan cokelat, mulai dari biji hingga siap konsumsi. Selain itu, berbagai wahana permainan dan spot rekreasi keluarga turut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang datang bersama anak-anak.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menariknya, di tengah lonjakan jumlah pengunjung tersebut, pihak pengelola tetap mempertahankan harga tiket masuk. Tiket reguler dijual seharga Rp20.000, sedangkan tiket terusan yang mencakup berbagai wahana dibanderol Rp35.000.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Wahana di sini juga semakin banyak, dan cocok untuk semua pengunjung dari berbagai usia. Kami prediksi kunjungan masih akan terus meningkat hingga akhir masa liburan," ucap dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satu pengunjung bernama Nabila mengaku selalu datang ke Kampung Coklat saat momen libur Lebaran. Ia sengaja mengajak saudara dari luar kota untuk menikmati berbagai wahana dan belajar tentang pengolahan cokelat di Kampung Coklat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pasti ke sini mengajak saudara-saudara. Di sini tempatnya nyaman, cocok untuk segala usia," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lestarikan Tradisi Leluhur, Kampung Coklat Blitar Gelar Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lestarikan-tradisi-leluhur-kampung-coklat-blitar-gelar-kirab-tumpeng-ketupat-cokelat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lestarikan-tradisi-leluhur-kampung-coklat-blitar-gelar-kirab-tumpeng-ketupat-cokelat</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur yang terus dijaga di tengah berkembangnya sektor wisata modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c7899ddec5f.webp" length="84996" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 14:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kirab, Tumpeng, Ketupat, Cokelat, Kampung Coklat Blitar, Agenda, Rutin, Tahunan, Melestarikan, Budaya.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Tradisi Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat kembali digelar di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, pada momentum Lebaran 2026, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur yang terus dijaga di tengah berkembangnya sektor wisata modern.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kirab diawali dengan arak-arakan tumpeng ketupat cokelat yang mengelilingi area wisata edukasi. Tumpeng tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus representasi tradisi Lebaran yang lekat dengan masyarakat Jawa.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berbeda dengan perayaan pada umumnya, ketupat yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai sajian, tetapi juga memiliki makna filosofis. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ketupat melambangkan permohonan maaf dan kesucian hati setelah menjalani bulan Ramadan, sementara bentuk tumpeng mencerminkan harapan serta doa yang ditujukan kepada Tuhan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam pelaksanaannya, tradisi ini tetap dipertahankan meski dikemas dengan sentuhan kekinian. Ukuran tumpeng yang lebih sederhana serta konsep pembagian ketupat secara langsung kepada pengunjung menjadi bentuk penyesuaian tanpa menghilangkan esensi budaya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Divisi Penjamin Mutu Kampung Coklat, Redhitya Wempi Ansori, mengatakan bahwa Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kirab ini menjadi bentuk nyata nguri-uri budaya leluhur. Kami ingin tradisi ini tetap hidup dan bisa dinikmati generasi sekarang maupun yang akan datang," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia menambahkan, penggabungan kirab dengan pengajian rutin juga menjadi langkah untuk memperkuat nilai spiritual dalam tradisi tersebut, sehingga tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ribuan jemaah yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka tidak hanya menyaksikan kirab, tetapi juga turut merasakan kebersamaan saat menyantap ketupat yang dibagikan secara merata.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satu pengunjung bernama Irma mengaku senang dapat ikut serta dalam tradisi tersebut. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman berharga karena menggabungkan unsur budaya dan religi dalam satu momen.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Sudah sering ke sini, terlebih saat H+7 Lebaran pasti di sini mengadakan kirab tumpeng ketupat cokelat. Hari ini bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin Sabtu pagi," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dengan berbagai inovasi yang dilakukan, Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga ruang untuk menjaga identitas budaya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kirab Ketupat Cokelat, Sinergi Tradisi dan Penggerak Ekonomi UMKM di Kabupaten Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kirab-ketupat-cokelat-sinergi-tradisi-dan-penggerak-ekonomi-umkm-di-kabupaten-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kirab-ketupat-cokelat-sinergi-tradisi-dan-penggerak-ekonomi-umkm-di-kabupaten-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini tak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wujud nyata kolaborasi antara budaya, religi, dan penguatan ekonomi masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c766626f63c.webp" length="46134" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 12:39:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kirab, Tumpeng, Ketupat, Cokelat, Kampung, Coklat, Blitar, Tradisi, Kupatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Suasana hangat Hari Raya Idulfitri terasa begitu kental di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar pada Sabtu (28/3/2026). </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ribuan masyarakat memadati lokasi wisata tersebut untuk mengikuti Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kegiatan ini tak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wujud nyata kolaborasi antara budaya, religi, dan penguatan ekonomi masyarakat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Bupati Blitar, Rijanto, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang terus dilakukan oleh Kampung Coklat. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia menilai Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat menjadi peristiwa luar biasa yang mampu menghadirkan nilai kebersamaan sekaligus daya tarik wisata.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan peristiwa luar biasa. Selain pengajian rutin, juga ada prosesi kirab ketupat cokelat yang meriah dan penuh makna," ujar dia. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menariknya, dalam prosesi tersebut seluruh pengunjung turut mendapatkan ketupat sebagai simbol kebersamaan dan keberkahan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Konsep sederhana namun menyentuh ini, menurut Rijanto, justru menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun rasa memiliki di tengah masyarakat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia juga menegaskan pentingnya melestarikan tradisi sebagai bagian dari identitas daerah. Menurutnya, budaya seperti Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat harus terus dikembangkan dengan melibatkan gotong royong masyarakat agar semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kita ingin tradisi ini terus hidup. Tidak hanya Kampung Coklat, tetapi masyarakat Plosorejo dan Kabupaten Blitar secara keseluruhan bisa dikenal lebih luas," tambahnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lebih lanjut, Rijanto menyebut dampak positif keberadaan Wisata Edukasi Kampung Coklat terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang telah terbangun dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dengan adanya Kampung Coklat, UMKM tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak, dan rasa memiliki terhadap budaya juga semakin kuat," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia berharap ke depan Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat dapat dikemas lebih besar dan lebih menarik sehingga mampu menjadi agenda wisata unggulan yang dinantikan setiap tahunnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam kesempatan tersebut, Rijanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam momentum Idulfitri. Ia mengakui masih adanya kekurangan dalam pelayanan pemerintah daerah dan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, kami mohon maaf lahir dan batin. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menutup sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk terus istikamah dalam kegiatan pengajian rutin di Wisata Edukasi Kampung Coklat setiap akhir pekan serta menjaga kebersamaan agar kesejahteraan masyarakat Blitar semakin meningkat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat ini pun menjadi bukti bahwa tradisi yang dikemas dengan inovasi mampu menjadi kekuatan besar dalam mendorong pariwisata, budaya, dan ekonomi berjalan beriringan. <strong>(***) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Blitar Serahkan 79 Unit Truk untuk Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa Semakin Tumbuh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-serahkan-79-unit-truk-untuk-koperasi-merah-putih-dorong-ekonomi-desa-semakin-tumbuh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-serahkan-79-unit-truk-untuk-koperasi-merah-putih-dorong-ekonomi-desa-semakin-tumbuh</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Blitar menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis Desa. Salah satunya melalui penyerahan bantuan 79 unit truk kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c47e5fcb4b0.webp" length="58332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 10:35:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, Penyerahan, Armada, Truk, Koperasi Desa, Koperasi Kelurahan, Merah Putih, Dukungan, Penguatan Ekonomi, Berbasis Desa.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis Desa. Salah satunya melalui penyerahan bantuan 79 unit truk kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Rabu (25/3/2026) di Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Blitar Rijanto, dan dihadiri oleh Kasdim 0808 Blitar, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Muspika, serta para penerima bantuan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bantuan tersebut diberikan kepada koperasi<span class="Apple-converted-space">  </span>yang telah menyelesaikan pembangunan gedung hingga 100 persen dan dinyatakan siap beroperasi. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar siap mendukung penuh pelaksanaan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya, Kamis (26/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bupati Rijanto juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional dan </span><span class="s1">berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara koperasi, Pemerintah Desa/Kelurahan serta antar koperasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengembangkan usaha bersama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Koordinasi yang solid harus terus dibangun agar koperasi bisa berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi di wilayah masing-masing," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada kesempatan tersebut, Bupati Rijanto turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, mulai dari Dandim, Danramil hingga Babinsa, serta para Kepala Desa<span class="Apple-converted-space">  </span>dan Lurah yang telah berperan aktif dalam percepatan pembangunan gedung koperasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Peran dan dukungan semua pihak sangat penting dalam menyukseskan program ini. Terima kasih atas komitmen yang telah ditunjukkan," ungkap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui bantuan armada truk ini, diharapkan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Blitar dapat semakin berkembang, meningkatkan kapasitas usaha, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (***)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Blitar Halal Bihalal ke Pondok Pesantren, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-blitar-halal-bihalal-ke-pondok-pesantren-perkuat-sinergi-ulama-dan-umaro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-blitar-halal-bihalal-ke-pondok-pesantren-perkuat-sinergi-ulama-dan-umaro</guid>
<description><![CDATA[ Dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Blitar bersama jajaran melakukan halal bihalal ke Pondok Pesantren. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara ulama dan umaro. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c47e6441d7b.webp" length="45050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 09:57:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Blitar, Rijanto, Halal Bihalal, Pondok Pesantren, Blitar, Perkuat, Sinergi, Ulama, Umaro.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Bupati Blitar Rijanto melaksanakan kegiatan halal bihalal dengan mengunjungi sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Blitar pada Rabu (25/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan para ulama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Kepala Perangkat Daerah, serta jajaran Muspika setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun Pondok Pesantren yang dikunjungi antara lain Pondok Pesantren Al Falah di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Pondok Pesantren Sirojut Tholibin di Desa Bacem, serta Pondok Pesantren Nurus Salam Lodoyo di Desa Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, namun juga momentum penting untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umaro.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjalin komunikasi yang baik serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama dalam membangun Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya," ujarnya, Kamis (26/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain ramah tamah, acara juga diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Pemerintah Daerah dan Pondok Pesantren dapat terus terjaga. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sinergi yang kuat antara ulama dan umaro kami yakini menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan," imbuhnya. (***)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Blitar Tekankan ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-pertama-masuk-kerja-bupati-blitar-tekankan-asn-tingkatkan-kinerja-dan-pelayanan-publik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-pertama-masuk-kerja-bupati-blitar-tekankan-asn-tingkatkan-kinerja-dan-pelayanan-publik</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemkab Blitar menggelar apel pagi di halaman Kantor Bupati Blitar. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar menekankan ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c47e5a84c8d.webp" length="47164" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 08:33:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Apel, Hari Pertama, Masuk, Kerja, Bupati Blitar, Tekankan, Tingkatkan, Pelayanan Kinerja, Pelayanan Publik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Blitar mengawali hari pertama kerja pascalibur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan menggelar apel pagi di halaman Kantor Bupati Blitar, Kanigoro pada Rabu (25/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Apel dipimpin Bupati Blitar Rijanto dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, direktur BUMD, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam amanatnya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H kepada seluruh peserta apel, disertai permohonan maaf lahir dan batin. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menegaskan bahwa momentum Idulfitri harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperkuat semangat kebersamaan, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Momentum Idul Fitri kami harapkan menjadi energi baru bagi seluruh ASN untuk meningkatkan dedikasi dan tanggung jawab<span class="Apple-converted-space">  </span>dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, Rijanto menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat, dan inovatif. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus beradaptasi dengan perkembangan serta meningkatkan kinerja demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami mengajak seluruh ASN untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dan meningkat kinerja. Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan efektif," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tidak hanya itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya dukungan terhadap program-program strategis nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Melalui apel perdana ini, kami berharap seluruh ASN dapat kembali bekerja secara optimal dengan semangat baru, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan," imbuhnya. (***)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penemuan Jenazah Pria di Sungai Brantas Gegerkan Warga Binangun Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penemuan-jenazah-pria-di-sungai-brantas-gegerkan-warga-binangun-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penemuan-jenazah-pria-di-sungai-brantas-gegerkan-warga-binangun-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Binangun, Bhabinkamtibmas Desa Ngreco, tim BPBD Kabupaten Blitar, serta dibantu warga setempat. Jenazah kemudian berhasil dievakuasi ke tepi sungai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c330f523894.webp" length="50468" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 09:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penemuan, Mayat, Pria, Mengapung, Aliran, Sungai Brantas, Binangun, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar digegerkan oleh penemuan jenazah seorang pria yang mengapung di aliran Sungai Brantas pada Selasa (24/3/2026) siang.</p>
<p class="p1">Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi berinisial DD sekitar pukul 14.00 WIB. Saat melintas di Jembatan Ngembul, saksi melihat tubuh manusia mengapung terbawa arus sungai.</p>
<p class="p1">Mengetahui hal tersebut, saksi segera melaporkan temuan itu kepada perangkat Desa Kedungwungu dan Polsek Binangun.</p>
<p class="p1">"Betul, setelah ada laporan, petugas langsung datang ke lokasi. Karena sebelumnya sudah ada laporan orang hilang dari wilayah tersebut yang dilaporkan ke Polsek Selorejo," terang Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, Rabu (25/3/2026).</p>
<p class="p1">Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Binangun, Bhabinkamtibmas Desa Ngreco, tim BPBD Kabupaten Blitar, serta dibantu warga setempat. Jenazah kemudian berhasil dievakuasi ke tepi sungai.</p>
<p class="p1">Tak lama berselang, pihak keluarga korban tiba di lokasi untuk memastikan identitas jenazah. Korban diketahui berinisial MRS, suami dari seorang perempuan berinisial D.</p>
<p class="p1">Aiptu Muheni menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis Puskesmas Binangun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p class="p1">"Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah," ujarnya.</p>
<p class="p1">Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stasiun Blitar Layani 31.076 Penumpang Selama Periode Angkutan Lebaran 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stasiun-blitar-layani-31076-penumpang-selama-periode-angkutan-lebaran-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stasiun-blitar-layani-31076-penumpang-selama-periode-angkutan-lebaran-2026</guid>
<description><![CDATA[ Stasiun Blitar menduduki urutan keempat dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bf3da08fd6f.webp" length="55998" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Mar 2026 13:00:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penumpang, Volume, Kereta Api, Blitar, Dipadati, 31 Ribu, Masa, Angkutan, Lebaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – Suasana arus mudik dan balik 2026 di Stasiun Blitar dipadati penumpang. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen Hari Raya Idulfitri 1447 H membuat aktivitas di stasiun terus ramai, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.</p>
<p class="p1">Berdasarkan data PT KAI Daop 7 Madiun, selama periode angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang di Stasiun Blitar tercatat mencapai 31.076 orang.</p>
<p class="p1">Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.594 penumpang berangkat, sementara 17.482 penumpang tiba.</p>
<p class="p1">"Tingginya angka kedatangan menunjukkan bahwa Stasiun Blitar menjadi salah satu tujuan utama pemudik. Ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya volume penumpang, termasuk di Stasiun Blitar yang menjadi salah satu stasiun dengan pergerakan cukup tinggi," ucap Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Ahad (22/3/2026).</p>
<p class="p1">Secara keseluruhan, kinerja angkutan Lebaran di wilayah Daop 7 Madiun menunjukkan tren positif.</p>
<p class="p1">Dalam periode 11 Maret hingga 1 April 2026, total volume penumpang mencapai 356.056 pelanggan, terdiri atas 166.577 penumpang naik dan 189.479 penumpang turun.</p>
<p class="p1">Puncak arus keberangkatan tercatat pada 22 Maret 2026 dengan 12.188 penumpang, sementara puncak kedatangan terjadi pada 18 Maret 2026 sebanyak 15.131 penumpang.</p>
<p class="p1">Stasiun Blitar menduduki urutan keempat dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun.</p>
<p class="p1">"Stasiun Blitar itu urutan keempat dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun. Urutan pertama Stasiun Madiun dengan volume penumpang mencapai 114.488 orang, Stasiun Kediri 39.118 orang, Stasiun Jombang 33.096 orang, dan Stasiun Tulungagung 28.791 penumpang," terangnya.</p>
<p class="p1">Tohari menambahkan, untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan, KAI mengimbau para penumpang agar datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan masing-masing.</p>
<p class="p1">Selain itu, penumpang juga diminta untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di stasiun maupun selama perjalanan, demi terciptanya suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usai Ngopi, Motor Seorang Pemuda di Blitar Hangus Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/usai-ngopi-motor-seorang-pemuda-di-blitar-hangus-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/usai-ngopi-motor-seorang-pemuda-di-blitar-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api diduga muncul saat mesin dihidupkan, kemudian menyambar bahan bakar di bagian karburator. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bf36c2331e9.webp" length="41742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Mar 2026 09:30:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Motor, Terbakar, Kota Blitar, Pusat Kota, Ludes .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Suasana sore menjelang malam di pusat Kota Blitar mendadak gempar setelah sebuah sepeda motor terbakar di persimpangan Jalan Merdeka dan Jalan Seruni, Sabtu (21/3/2026).</p>
<p class="p1">Peristiwa itu sontak menyita perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan ramai tersebut.</p>
<p class="p1">Sepeda motor jenis Yamaha FIZ R milik Bayu Hari Setiawan (20), warga Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, terbakar saat pemiliknya bersiap melanjutkan perjalanan pulang usai singgah di sebuah kedai kopi.</p>
<p class="p1">Tanpa tanda-tanda sebelumnya, api tiba-tiba muncul dari bagian mesin dan dengan cepat membesar.</p>
<p class="p1">"Korban ini baru dari Kanigoro, lalu mampir ke kedai kopi di sini dan saat mau pulang, motor tiba-tiba terbakar," terang Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno saat dikonfirmasi Ahad (22/3/2026).</p>
<p class="p1">Dijelaskan olehnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kobaran api langsung menghanguskan hampir seluruh bodi motor hanya dalam hitungan menit. </p>
<p class="p1">Warga sempat berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak maksimal.</p>
<p class="p1">Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api diduga muncul saat mesin dihidupkan, kemudian menyambar bahan bakar di bagian karburator.</p>
<p class="p1">"Api cepat membesar karena bersentuhan langsung dengan bensin, sehingga kendaraan tidak sempat diselamatkan," ujarnya.</p>
<p class="p1">Akibat kejadian tersebut, motor hangus terbakar bersama sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam jok, termasuk dokumen penting dan barang pribadi milik korban.</p>
<p class="p1">Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan penanganan dan mengamankan situasi, serta mengevakuasi kendaraan yang terbakar. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tangan Pemuda di Blitar Hancur Terkena Ledakan Petasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tangan-pemuda-di-blitar-hancur-terkena-ledakan-petasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tangan-pemuda-di-blitar-hancur-terkena-ledakan-petasan</guid>
<description><![CDATA[ Peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB saat korban menyalakan petasan. Namun, nahas, petasan tersebut meledak di tangan kanan korban sebelum sempat dilempar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bf36b795628.webp" length="27528" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Mar 2026 08:30:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, Petasan, Blitar, Pemuda, Alami, Luka, Nyalakan, Mercon.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Niat menyalakan petasan berujung petaka bagi seorang pemuda di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Insiden ledakan yang terjadi pada Sabtu (21/3/2026) tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius pada bagian tangan.</p>
<p class="p1">Korban diketahui bernama Arya (20), warga Desa Krenceng, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB saat korban menyalakan petasan. Namun, nahas, petasan tersebut meledak di tangan kanan korban sebelum sempat dilempar.</p>
<p class="p1">"Betul, kami menerima laporan itu kemarin dan mendatangi yang bersangkutan," ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Ahad (22/3/2026).</p>
<p class="p1">Ledakan tersebut seketika memicu kepanikan warga sekitar. Korban yang mengalami luka cukup parah segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.</p>
<p class="p1">Lantaran kondisi luka yang serius, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Blitar dan hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif.</p>
<p class="p1">"Petugas sudah mendatangi korban dan informasi yang diterima, korban direncanakan akan menjalani tindakan operasi pada tangan yang mengalami luka," kata AKP Samsul.</p>
<p class="p1">Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penggunaan petasan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.</p>
<p class="p1">"Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa petasan memiliki risiko tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan demi keselamatan bersama," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Benteng Lapas Blitar Digempur Narkoba, Dari Modus Lemparan Hingga Nasi Bungkus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/benteng-lapas-blitar-digempur-narkoba-dari-modus-lemparan-hingga-nasi-bungkus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/benteng-lapas-blitar-digempur-narkoba-dari-modus-lemparan-hingga-nasi-bungkus</guid>
<description><![CDATA[ Fenomena ini terungkap saat petugas melakukan patroli rutin pada Rabu (18/3/2026), di mana sebuah bungkusan plastik hitam mencurigakan ditemukan tergeletak di zona steril sisi dalam Lapas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb4f133795c.webp" length="36110" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 11:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lapas Kelas IIB Blitar, Gagalkan, Upaya, Penyelundupan, Lempar, Bungkusan, Pil LL, Hamdphone .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Ketahanan sistem keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar terus diuji. Hanya dalam hitungan hari menjelang Idulfitri, petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang yang kali ini dikirim melalui modus lemparan paket dari luar tembok penjara.</p>
<p class="p1">Fenomena ini terungkap saat petugas melakukan patroli rutin pada Rabu (18/3/2026), di mana sebuah bungkusan plastik hitam mencurigakan ditemukan tergeletak di zona steril sisi dalam Lapas.</p>
<p class="p1">Setelah dilakukan pemeriksaan, bungkusan tersebut berisi satu unit telepon seluler serta ratusan butir pil koplo yang diduga jenis LL. </p>
<p class="p1">Barang-barang tersebut diyakini sengaja dilemparkan oleh pihak luar untuk kemudian diambil oleh warga binaan di dalam penjara.</p>
<p class="p1">Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Fathah Dien Akbar, memimpin langsung proses verifikasi temuan tersebut. </p>
<p class="p1">"Kami pun langsung melakukan pembongkaran secara terbuka sebagai bagian dari langkah verifikasi sekaligus pengamanan barang bukti," terang Romi, Kamis (19/3/2026).</p>
<p class="p1">Ia menegaskan bahwa pihaknya menutup rapat segala celah penyelundupan, terutama di tengah kerawanan momen hari besar keagamaan. </p>
<p class="p1">"Menjelang Lebaran, kami meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, termasuk area steril dan sepanjang tembok Lapas. Patroli akan diperketat untuk mencegah upaya lemparan maupun modus lainnya," tegasnya.</p>
<p class="p1">Pihak Lapas kini telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas jaringan luar yang terlibat. </p>
<p class="p1">Seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polres Blitar Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p class="p1">Upaya gempuran ke Lapas Blitar ini bukan yang pertama pada pekan ini. Sebelumnya, petugas juga berhasil membongkar modus penyelundupan yang tergolong manipulatif, yakni mencampurkan ratusan butir pil LL ke dalam kotak nasi putih untuk mengelabui pemeriksaan pada Selasa (17/3/2026).</p>
<p class="p1">Kecurigaan petugas muncul saat mendapati kondisi makanan yang tidak wajar. Benar saja, di balik gumpalan nasi tersebut, ditemukan ratusan butir pil terlarang yang ditujukan bagi seorang narapidana kasus narkotika.</p>
<p class="p1">Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Blitar, Fathah Dien Akbar, menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari ketajaman insting petugas di lapangan. </p>
<p class="p1">"Petugas kami selalu siaga, apalagi menjelang hari besar seperti Idulfitri. Setiap barang bawaan diperiksa secara detail untuk mencegah masuknya barang terlarang," ujarnya. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konflik Rumah Tangga Berujung Petaka, Lansia di Blitar Nekat Bakar Toko Sendiri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/konflik-rumah-tangga-berujung-petaka-lansia-di-blitar-nekat-bakar-toko-sendiri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/konflik-rumah-tangga-berujung-petaka-lansia-di-blitar-nekat-bakar-toko-sendiri</guid>
<description><![CDATA[ Insiden ini bermula saat AK pulang ke rumah dalam pengaruh minuman keras. Kondisi tersebut memancing teguran keras dari istrinya, SS (61), yang selama ini keberatan dengan kebiasaan buruk suaminya. Teguran itu seketika memicu adu mulut yang kian memanas di antara keduanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb4f1adb007.webp" length="48288" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 10:00:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Toko, Pria, Sengaja, Membakar, Dipicu, Emosi, Teguran, Istri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Aksi nekat yang dipicu konflik rumah tangga menghanguskan sebuah toko sembako di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Rabu (18/3/2026) malam. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AK (63) diduga sengaja membakar aset miliknya sendiri setelah terlibat pertengkaran hebat dengan sang istri.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Insiden ini bermula saat AK pulang ke rumah dalam pengaruh minuman keras. Kondisi tersebut memancing teguran keras dari istrinya, SS (61), yang selama ini keberatan dengan kebiasaan buruk suaminya. Teguran itu seketika memicu adu mulut yang kian memanas di antara keduanya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Situasi semakin tak terkendali ketika anak mereka, SAM (31), turut terseret dalam konflik. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan informasi yang dihimpun, SAM sempat melakukan tindakan kekerasan terhadap ayahnya di tengah perselisihan tersebut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Diduga tersulut emosi yang meluap, AK kemudian melakukan aksi nekat dengan membakar bagian toko yang menyatu dengan rumah mereka. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kobaran api tersebut mengejutkan warga sekitar yang sebelumnya mendengar suara keributan dari arah rumah korban.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Keterangan yang kami terima, beberapa tetangga juga sempat mendengar adanya suara cekcok dari rumah tersebut dan kemudian melihat ada kobaran api di dalam toko. Warga kemudian lapor kepada kami," ujar Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Kamis (19/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tedi menambahkan bahwa laporan warga tersebut segera direspons oleh petugas pemadam kebakaran guna mencegah api merembet ke pemukiman sekitar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Tetangga juga mendengar suara cekcok dari rumah keluarga AK dan melihat ada kobaran api di dalam toko. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran," terangnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Api dengan cepat melalap isi toko, termasuk berbagai komoditas kebutuhan pokok serta dua unit sepeda motor yang terparkir di dalamnya. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan tiba.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Blitar yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman api hingga kebakaran berhasil dikendalikan sepenuhnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta," pungkas Tedi. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nasi Lauk Narkoba, Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan Ratusan Pil Koplo Jelang Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nasi-lauk-narkoba-lapas-blitar-gagalkan-penyelundupan-ratusan-pil-koplo-jelang-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nasi-lauk-narkoba-lapas-blitar-gagalkan-penyelundupan-ratusan-pil-koplo-jelang-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Modus yang digunakan tergolong tidak lazim, yakni mencampurkan barang haram tersebut ke dalam kotak nasi putih guna mengelabui pemeriksaan petugas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bb54173271a.webp" length="17528" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 09:00:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penyelundupan, Barang, Terlarang, Pil LL, Digagalkan, Petugas, Lapas Kelas IIB Blitar, Nasi, Dicampur, Pil Terlarang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Aksi nekat penyelundupan ratusan butir pil koplo jenis LL ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar berhasil digagalkan petugas menjelang Hari Raya Idulfitri. </p>
<p class="p1">Modus yang digunakan tergolong tidak lazim, yakni mencampurkan barang haram tersebut ke dalam kotak nasi putih guna mengelabui pemeriksaan petugas.</p>
<p class="p1">Upaya penyelundupan narkoba tersebut terungkap saat petugas melakukan penggeledahan ketat terhadap barang bawaan pengunjung pada Selasa (17/3/2026).</p>
<p class="p1">Kecurigaan muncul ketika petugas mendapati kondisi makanan yang tak wajar. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan ratusan butir pil yang diduga jenis LL tersembunyi di balik gumpalan nasi putih tersebut.</p>
<p class="p1">Tim pengamanan yang terdiri dari jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) serta Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) segera menyita barang bukti sebelum sempat masuk ke blok hunian warga binaan.</p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, makanan tersebut dibawa oleh seorang pengunjung yang ditujukan bagi warga binaan kasus narkotika. </p>
<p class="p1">Modus mencampur pil LL ke dalam makanan diduga kuat dilakukan secara sengaja untuk menembus barikade pemeriksaan petugas.</p>
<p class="p1">Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Blitar, Fathah Dien Akbar, menegaskan bahwa penggagalan ini merupakan hasil dari kejelian dan insting petugas dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.</p>
<p class="p1">"Petugas kami selalu siaga, apalagi menjelang hari besar seperti Idulfitri. Setiap barang bawaan diperiksa secara detail untuk mencegah masuknya barang terlarang," terangnya, Kamis (19/3/2026).</p>
<p class="p1">Senada, Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, memberikan apresiasi atas kesigapan jajarannya. </p>
<p class="p1">Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sistem pengawasan internal berjalan efektif dalam membendung peredaran gelap narkoba.</p>
<p class="p1">"Ini bentuk komitmen kami menjaga lapas tetap aman dan bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi upaya penyelundupan dalam bentuk apa pun," tegas Romi.</p>
<p class="p1">Ia menambahkan, saat ini pihak Lapas telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri asal-usul pil LL tersebut serta membongkar kemungkinan adanya jaringan sistematis di balik aksi ini. Seluruh barang bukti telah diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut.</p>
<p class="p1">Menjelang lonjakan kunjungan Lebaran, pengawasan di Lapas Blitar dipastikan akan semakin diperketat guna mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang kian beragam dan manipulatif. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lonjakan Penumpang di Terminal Patria Blitar Mulai Signifikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lonjakan-penumpang-di-terminal-patria-blitar-mulai-signifikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lonjakan-penumpang-di-terminal-patria-blitar-mulai-signifikan</guid>
<description><![CDATA[ Jika pada hari biasa terminal hanya melayani sekitar 1.000 penumpang per hari, kini jumlah tersebut meningkat hampir tiga kali lipat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b9f366b2676.webp" length="46844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 10:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Arus, Mudik, Lebaran, 2026, Terminal, Patria, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar mulai menunjukkan peningkatan signifikan. </p>
<p class="p1">Jumlah penumpang yang tiba maupun berangkat terus meningkat dan diprediksi mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p class="p1">Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Verie Sugiharto, mengatakan tren kenaikan penumpang sudah mulai terlihat sejak H-6 Lebaran. </p>
<p class="p1">Jika pada hari biasa terminal hanya melayani sekitar 1.000 penumpang per hari, kini jumlah tersebut meningkat hampir tiga kali lipat.</p>
<p class="p1">"Pergerakan pemudik sudah mulai terasa. Ini menjadi indikator awal bahwa puncak arus mudik akan segera terjadi," ujarnya, Rabu (18/3/2026).</p>
<p class="p1">Berdasarkan data sementara, total penumpang yang dilayani pada awal masa mudik sudah mendekati 3.000 orang dalam sehari. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.</p>
<p class="p1">Puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada H-4 hingga H-1 Lebaran atau sekitar 17 hingga 20 Maret 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang keluar-masuk terminal diproyeksikan dapat menembus angka 7.500 orang per hari.</p>
<p class="p1">"Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, kami telah menyiapkan tambahan armada bus. Penambahan kendaraan diperbolehkan hingga 30 persen dari jumlah normal, dengan total armada yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran berkisar antara 180 hingga 190 unit," terang Verie.</p>
<p class="p1">Selain kesiapan armada, pengawasan terhadap tarif juga dilakukan. Untuk bus kelas ekonomi, tarif tetap mengacu pada ketentuan pemerintah tanpa kenaikan signifikan. Sementara itu, bus non-ekonomi mengalami penyesuaian tarif sesuai dengan layanan yang diberikan.</p>
<p class="p1">"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan, terutama saat mendekati puncak arus mudik," katanya.</p>
<p class="p1">Verie juga menambahkan bahwa arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada rentang 24 hingga 29 Maret 2026, dengan potensi lonjakan penumpang yang diprediksi sama tingginya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Kota Sita 32 Kg Bubuk Petasan dan Ribuan Pil Koplo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-sita-32-kg-bubuk-petasan-dan-ribuan-pil-koplo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-sita-32-kg-bubuk-petasan-dan-ribuan-pil-koplo</guid>
<description><![CDATA[ Polisi menetapkan 39 orang sebagai tersangka, 19 orang di antaranya ditahan, sementara sisanya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b9f3479f597.webp" length="51734" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 09:00:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Operasi Pekat Semeru 2026, Ungkap, 39 Kasus, Tersangka .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota mengamankan sejumlah barang bukti signifikan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. </p>
<p class="p1">Selama 12 hari operasi berlangsung, aparat berhasil mengungkap puluhan kasus penyakit masyarakat (pekat), termasuk peredaran bahan peledak petasan dalam jumlah besar.</p>
<p class="p1">Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, mengungkapkan terdapat total 39 kasus yang berhasil ditindak. Dari jumlah tersebut, polisi menetapkan 39 orang sebagai tersangka, 19 orang di antaranya ditahan, sementara sisanya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).</p>
<p class="p1">"Seluruh kasus ini merupakan hasil kerja Satreskrim dan Satnarkoba selama operasi berlangsung," ungkapnya, Rabu (18/3/2026).</p>
<p class="p1">Rincian kasus yang diungkap meliputi 20 perkara peredaran minuman keras (miras) ilegal, 9 kasus kepemilikan bahan peledak, 7 kasus narkotika, serta 3 kasus perjudian.</p>
<p class="p1">Dari rentetan kasus tersebut, penyitaan bahan peledak menjadi temuan yang paling menonjol. Polisi menyita total 32,7 kilogram bubuk petasan siap pakai, puluhan kilogram bahan campuran seperti belerang dan arang, serta ratusan selongsong petasan. </p>
<p class="p1">Tak hanya itu, sejumlah peralatan perakitan seperti timbangan, alat pencampur, hingga sumbu petasan turut diamankan dari para tersangka.</p>
<p class="p1">Untuk kasus narkotika, polisi mengamankan berbagai barang bukti berupa 2.035 butir pil dobel L, 5,5 gram ganja, serta 17,85 gram sabu-sabu.</p>
<p class="p1">Sementara itu, dari kasus perjudian, barang bukti yang disita meliputi perangkat komunikasi, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sepeda motor, catatan angka togel, serta sejumlah uang tunai.</p>
<p class="p1">"Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi aman dan tertib selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri," tegas AKBP Kalfaris.</p>
<p class="p1">Kapolres mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian.</p>
<p class="p1">"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Kami juga akan terus meningkatkan patroli di wilayah hukum Polres Blitar Kota," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selidiki Ledakan di Musala Dusun Tapan Blitar, Diduga Akibat Rakitan Petasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-ledakan-di-musala-dusun-tapan-blitar-diduga-akibat-rakitan-petasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-ledakan-di-musala-dusun-tapan-blitar-diduga-akibat-rakitan-petasan</guid>
<description><![CDATA[ Ledakan tersebut mengakibatkan dua remaja laki-laki, yakni MZ (16) dan MA (19), mengalami luka bakar serius. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani perawatan intensif sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b9f3569423f.webp" length="70050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 08:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ledakan, Musala, Blitar, Udanawu, Polisi, Selidiki, Dugaan, Perakitan, Petasan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Peristiwa ledakan yang terjadi di Musala Arruba', Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Insiden yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) dini hari tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas perakitan petasan.</p>
<p class="p1">Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyampaikan bahwa hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada temuan bahan petasan di lokasi. Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan pemicu pasti ledakan tersebut.</p>
<p class="p1">"Dari hasil awal, kami temukan indikasi bahan petasan. Namun bagaimana bisa meledak, itu yang masih kami dalami," terang Kapolresta Blitar, Rabu (18/3/2026).</p>
<p class="p1">Ledakan tersebut mengakibatkan dua remaja laki-laki, yakni MZ (16) dan MA (19), mengalami luka bakar serius. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani perawatan intensif sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.</p>
<p class="p1">Petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk meracik petasan, termasuk serpihan dan sisa-sisa ledakan. Untuk memastikan keamanan, tim Penjinak Bom (Jibom) turut diterjunkan guna melakukan sterilisasi di area musala.</p>
<p class="p1">"Kondisi TKP sudah netral, aman, tetapi masih dalam pengawasan dan dipasangi garis polisi. Ini untuk kebutuhan penyelidikan," ujarnya.</p>
<p class="p1">Sebelumnya, Kapolsek Udanawu Polres Blitar Kota, AKP Achmat Rochan, mengatakan bahwa laporan ledakan diterima dari warga sekitar pukul 00.30 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi musala telah dibersihkan, namun masih ditemukan bekas ledakan di bagian belakang bangunan.</p>
<p class="p1">"Kami langsung lakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan," kata dia.</p>
<p class="p1">Akibat ledakan tersebut, bagian atap musala mengalami kerusakan. Hingga kini, lokasi masih dalam pengawasan aparat, sementara polisi terus mengumpulkan keterangan dari saksi dan menunggu kondisi korban membaik guna mengungkap kronologi pasti kejadian. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ledakan Petasan di Halaman Musala Blitar, Dua Remaja Alami Luka Bakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ledakan-petasan-di-halaman-musala-blitar-dua-remaja-alami-luka-bakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ledakan-petasan-di-halaman-musala-blitar-dua-remaja-alami-luka-bakar</guid>
<description><![CDATA[ Keduanya diketahui berinisial MZ (16) dan MA (19), pelajar asal Desa Jemean, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b8a09843a34.webp" length="35746" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 08:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Petasan, Meledak, Area, Musala, Udanawu, Blitar, Pelajar, Alami, Ledakan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Suasana dini hari di Dusun Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar mendadak gempar setelah terdengar ledakan keras dari area belakang Musala Arruba', Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ledakan tersebut mengakibatkan dua remaja mengalami luka bakar serius. Keduanya diketahui berinisial MZ (16) dan MA (19), pelajar asal Desa Jemean, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kapolsek Udanawu Polres Blitar Kota, AKP Achmad Rochan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga mengenai suara ledakan yang cukup keras di sekitar musala tersebut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Petugas piket Polsek Udanawu langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan masyarakat. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan sisa-sisa material petasan di halaman belakang musala," jelas AKP Achmad Rochan, Selasa (17/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Akibat insiden tersebut, korban MZ mengalami luka bakar sekitar 35 persen pada bagian kaki, tangan, serta sebagian wajah. Sementara itu, korban MA mengalami luka bakar sekitar 42 persen pada bagian dada, kaki, dan wajah. Saat ini keduanya tengah menjalani perawatan intensif di RSU Al-Ittihad Srengat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan petasan. Ada beberapa selongsong petasan berbagai ukuran, sebuah obeng, serta gulungan kertas," ujarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ladi (60), salah satu warga Dusun Selorejo, Desa Jemean, Kabupaten Kediri yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan pada tengah malam. Namun, ia tidak menyangka suara tersebut berasal dari peristiwa yang menimbulkan korban jiwa.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saya dengar sekitar empat kali suara ledakan sekitar jam 12 malam. Saya kira hanya suara ledakan biasa, jadi tidak keluar rumah. Pagi ini baru tahu kalau ternyata ledakannya berasal dari musala," katanya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Musala Arruba' sendiri diketahui kerap digunakan oleh anak-anak setempat untuk kegiatan mengaji. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti ledakan tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Mudik Aman, Petugas Ramp Chek dan Tes Urine Awak Bus di Terminal Patria Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-mudik-aman-petugas-ramp-chek-dan-tes-urine-awak-bus-di-terminal-patria-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-mudik-aman-petugas-ramp-chek-dan-tes-urine-awak-bus-di-terminal-patria-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Guna memastikan mudik aman dan lancar, petugas gabungan melakukan rampcheck dan tes urine awak bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7c2a084fa5.webp" length="51846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 18:19:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mudik, Aman, Lancar, Petugas, Rampcheck, Armada, Bus, Awak Bus, Tes Urine.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menjelang arus mudik Lebaran 2026, petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check serta tes urine terhadap awak bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Senin (16/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang digunakan pemudik dalam kondisi aman dan layak jalan, sekaligus memastikan awak bus yang bertugas dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek berbagai komponen penting kendaraan seperti lampu, lampu sein, wiper, bel, kondisi ban, hingga sistem pengereman.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan seperti STNK dan surat trayek bus juga tidak luput dari pengecekan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di waktu yang sama, para awak bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Petugas juga melakukan tes urine guna memastikan para awal bus tidak mengkonsumsi narkoba.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">KBO Satlantas Polres Blitar Kota Iptu Aris Wigiarto mengatakan kegiatan cek point di Terminal Patria merupakan kerja sama lintas instansi yang melibatkan Polri, BNN, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta pihak Terminal Patria.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi umum.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kegiatan ini bertujuan memastikan kendaraan dan awak bus dalam kondisi siap, sehingga masyarakat yang mudik menggunakan bus merasa aman dan nyaman selama perjalanan," kata dia, Senin (16/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa sebanyak 12 unit bus yang masuk ke Terminal Patria Blitar, baik bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh bus yang diperiksa telah memenuhi standar operasional prosedur dan dinyatakan laik jalan. Sementara itu, hasil tes urine terhadap awak bus juga menunjukkan hasil negatif dari narkoba," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar Verie Sugiharto menyampaikan ramp check sebenarnya dilakukan secara rutin setiap hari. Namun menjelang arus mudik Lebaran, pemeriksaan diperketat untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Rampcheck rutin kami lakukan setiap hari. Tetapi menjelang arus mudik Lebaran ini pemeriksaan semakin kami tingkatkan agar perjalanan pemudik lebih aman," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Kota Buka Layanan Tambal Ban dan Titip Kendaraan Gratis bagi Pemudik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polresta-blitar-buka-layanan-tambal-ban-dan-titip-kendaraan-gratis-bagi-pemudik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polresta-blitar-buka-layanan-tambal-ban-dan-titip-kendaraan-gratis-bagi-pemudik</guid>
<description><![CDATA[ Layanan tersebut disediakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b754a4c651f.webp" length="34972" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 09:00:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polresta Blitar, Layanan, Tambal Ban, Penitipan, Kendaraan, Gratis, Pemudik, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polres Blitar Kota menyiapkan sejumlah layanan untuk membantu masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satunya adalah layanan tambal ban gratis dan penitipan kendaraan tanpa biaya bagi warga yang melaksanakan mudik. Layanan tersebut disediakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret 2026.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Layanan tambal ban gratis disiagakan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat yang berada di kawasan Taman Pecut, Kota Blitar. Namun, pelayanan tersebut tidak hanya menetap di pos, melainkan bersifat mobil (mobile). </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Petugas telah menyiapkan tim khusus yang dapat mendatangi pemudik apabila mengalami kendala pada ban kendaraan di perjalanan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Jika ada pemudik yang mengalami masalah pada ban kendaraan, tim akan langsung menuju lokasi. Masyarakat bisa melapor melalui layanan darurat 110," kata dia, Senin (16/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain itu, Polres Blitar Kota juga membuka fasilitas penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tiga lokasi telah disiapkan untuk penitipan kendaraan, yakni di Markas Komando (Mako) Polres Blitar Kota, Polsek Sananwetan, dan Polsek Srengat. Sebelum kendaraan dititipkan, petugas akan melakukan pengecekan kondisi kendaraan sekaligus memeriksa kelengkapan administrasi guna memastikan keamanan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Setelah masa mudik selesai, kendaraan hanya dapat diambil langsung oleh pemiliknya," ujarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lebih lanjut, AKBP Kalfaris berharap layanan tersebut dapat membantu masyarakat agar proses mudik lebih tenang tanpa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan maupun kendala di perjalanan. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencari Rumput Tewas Tertimbun Longsor di Wlingi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pencari-rumput-tewas-tertimbun-longsor-di-wlingi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pencari-rumput-tewas-tertimbun-longsor-di-wlingi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Korban diketahui berinisial S (57), warga Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi. Saat kejadian, korban tengah melintas di bawah tebing untuk mencari rumput atau pakan ternak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b7549edb827.webp" length="28400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 08:00:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencari Rumput, Tewas, Tertimbun, Longsor, Blitar .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, mengakibatkan tanah longsor di Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, pada Ahad (15/3/2026) petang.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan tewas akibat tertimbun material longsoran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban diketahui berinisial S (57), warga Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi. Saat kejadian, korban tengah melintas di bawah tebing untuk mencari rumput atau pakan ternak.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Peristiwa bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB. Kondisi tanah yang labil menyebabkan area dapur milik warga bernama Jino yang berada di atas tebing tiba-tiba longsor sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Material tanah yang runtuh dari tebing tersebut menimpa korban yang saat itu berada di bawahnya hingga tertimbun.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Warga bersama petugas dari BPBD, TNI, dan Polri segera melakukan pencarian di lokasi kejadian. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sekitar pukul 17.30 WIB, korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menyatakan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa material tanah longsor saat melintas di area tebing lokasi kejadian.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama petugas. Namun saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Aiptu Muheni, Senin (16/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada dapur rumah milik Jino dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di musim penghujan, terutama di wilayah yang rawan tanah longsor," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Mudik Lebaran 2026, Polisi Petakan 5 Titik Potensi Macet di Blitar dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-mudik-lebaran-2026-polisi-petakan-5-titik-potensi-macet-di-blitar-dan-siapkan-rekayasa-lalu-lintas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-mudik-lebaran-2026-polisi-petakan-5-titik-potensi-macet-di-blitar-dan-siapkan-rekayasa-lalu-lintas</guid>
<description><![CDATA[ Satlantas Polres Blitar Kota memetakan 5 titik di wilayah hukumnya yang berpotensi macet. Dalam hal ini, polisi juga sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b4098b40393.webp" length="35028" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 21:02:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas, Polres Blitar Kota, Petakan, 5 Titik, Rawan, Macet, Mudik, Lebaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Satlantas Polres Blitar Kota memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno mengatakan ada lima lokasi yang diprediksi menjadi titik rawan kepadatan kendaraan saat musim mudik. Lima titik itu tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dari hasil pemetaan kami, ada lima titik rawan macet. Dua berada di wilayah Kota Blitar dan tiga lainnya di wilayah Kabupaten Blitar," kata AKP Agus, Jumat (13/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan AKP Agus, untuk wilayah Kota Blitar titik yang berpotensi mengalami kemacetan berada di Simpang Empat Pakunden dan Simpang Empat Karangtengah atau disebut Simpang Empat 511.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di dua lokasi tersebut, Satlantas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu skema rekayasa yang disiapkan yakni pemasangan pembatas jalur dari arah barat ke timur. Dengan skema tersebut, kendaraan dari arah utara yang biasanya bisa langsung belok kanan akan diarahkan belok kiri terlebih dahulu sebelum memutar balik di titik tertentu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai contoh di Simpang Empat Pakunden, kendaraan dari arah utara yang hendak menuju timur harus berbelok ke kiri terlebih dahulu, lalu melakukan putar balik di depan RS Syuhada Haji. Sementara kendaraan dari arah selatan yang hendak belok kanan juga akan diarahkan ke kiri dan memutar balik di barat SPBU setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Skema yang sama juga akan kami terapkan di Simpang Empat 511 apabila terjadi kepadatan kendaraan," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, tiga titik rawan macet di wilayah Kabupaten Blitar berada di Simpang Empat Kalipucung, Simpang Tiga Tugurante, serta Simpang Empat Kawedusan di Kecamatan Ponggok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski Simpang Empat Kawedusan telah dilengkapi lampu lalu lintas, lokasi tersebut tetap berpotensi padat karena menjadi jalur alternatif kendaraan menuju Kediri maupun Surabaya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan tersebut, Satlantas telah menyiapkan skema pengalihan arus. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kendaraan dari Simpang Empat Maliran nantinya dapat diarahkan lurus ke utara menuju Polsek Ponggok guna memecah kepadatan kendaraan," ucap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Agus menambahkan, pemantauan kondisi lalu lintas selama arus mudik juga dilakukan melalui kamera pengawas (CCTV) yang terhubung dengan Pos Pelayanan di Taman Pecut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika dari pantauan tersebut terdeteksi adanya kepadatan kendaraan di salah satu titik, petugas akan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penguraian arus lalu lintas dengan berkoordinasi bersama polsek setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Perkiraan arus mudik akan meningkat setelah anak-anak mulai libur sekolah. Untuk saat ini masih terpantau normal," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>H&amp;7 Lebaran 2026, Penjualan Jajanan dan Bumbu Dapur di Pasar Legi Blitar Masih Lesu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/h-7-lebaran-2026-penjualan-jajanan-dan-bumbu-dapur-di-pasar-legi-blitar-masih-lesu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/h-7-lebaran-2026-penjualan-jajanan-dan-bumbu-dapur-di-pasar-legi-blitar-masih-lesu</guid>
<description><![CDATA[ Tujuh hari menjelang Lebaran 2026, penjualan bumbu dapur dan jajanan masih lesu. Sejumlah pedagang mengaku penjualan masih cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b409acec6f4.webp" length="88344" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:45:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penjualan, Jajanan, Bumbu Dapur, Pasar Legi, Kota Blitar, Masih Lesu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, aktivitas penjualan jajanan Lebaran di Pasar Legi Kota Blitar belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga H-7 Lebaran atau pada Jumat (13/3/2026), sejumlah pedagang mengaku penjualan masih cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu pedagang jajanan Lebaran di Pasar Legi, Erlin Susana, mengatakan biasanya pembeli mulai memadati kiosnya sejak dua pekan sebelum Lebaran. Namun, pada tahun ini, peningkatan jumlah pembeli belum terlalu terasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pembeli mulai ada, tapi tidak seramai Lebaran tahun kemarin. Biasanya H-7 Lebaran sudah penuh pembeli," kata Erlin saat ditemui di kiosnya, Jumat (13/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, pembeli masih terlihat datang dan pergi di kios milik Erlin yang menjual berbagai macam jajanan kering khas Lebaran. Produk yang dijual sudah dikemas dalam plastik maupun toples dengan harga berkisar antara Rp20.000 hingga Rp35.000 per kemasan, dengan berat rata-rata mulai dari lima ons.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Erlin mengaku hanya berjualan jajanan kering saat menjelang Lebaran. Sementara pada hari biasa, ia lebih fokus berjualan kebutuhan sembako.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, menurunnya penjualan jajanan Lebaran tahun ini dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang sedang kurang stabil. Banyak pembeli memilih lebih berhemat dan memprioritaskan kebutuhan yang lebih mendesak.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sepertinya karena kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja, jadi masyarakat memilih berhemat," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, harga jajanan juga mengalami kenaikan. Erlin menyebut harga kulakan jajanan tahun ini lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Lebaran tahun ini harga jajanan kemasan tiga kilogram hampir sama dengan harga kemasan lima kilogram tahun lalu. Soalnya bahan-bahan seperti minyak goreng dan gula juga naik," ungkap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kondisi serupa juga dirasakan pedagang bumbu dapur di Pasar Legi bernama Ali Mahmud. Dia menyebut penjualan bumbu dapur menjelang Lebaran tahun ini juga masih belum ramai.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Padahal, menurutnya, beberapa harga komoditas justru mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia mencontohkan harga cabai rawit yang sebelumnya sempat mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp70.000 per kilogram. Sementara harga bawang putih dari Rp34.000 per kilogram turun menjadi Rp30.000 per kilogram, dan bawang merah masih stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Biasanya kalau sudah masuk malam 21 puasa penjualan mulai ramai karena banyak masyarakat menggelar selamatan. Tapi sekarang masih biasa saja," tuturnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pedagang berharap dalam beberapa hari ke depan menjelang Hari Raya Idul Fitri, jumlah pembeli akan mulai meningkat sehingga penjualan dapat kembali menggeliat seperti tahun-tahun sebelumnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Polres Blitar Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah dari Pasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-polres-blitar-diserbu-warga-sembako-dijual-lebih-murah-dari-pasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-polres-blitar-diserbu-warga-sembako-dijual-lebih-murah-dari-pasaran</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar menggelar pasar murah dan diserbu warga setempat. Pada kesempatan tersebut, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga yang lebih murah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b409bb338ed.webp" length="45902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 20:30:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah, Polres Blitar, Diserbu Warga, Dijual, Lebih, Murah, Pasaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar menggelar bazar pasar murah sebagai bagian program Gerakan Pangan Murah Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Blitar pada Jumat (13/3/2026) dan diserbu masyarakat setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Mabes Polri dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolres Blitar AKBP Rivanda mengatakan kegiatan pasar murah ini diperuntukkan bagi masyarakat agar bisa membantu mencukupi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tadi diawali dengan zoom meeting terlebih dahulu, kemudian pasar murah langsung dibuka untuk masyarakat," kata dia, Jumat (13/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ratusan warga Kabupaten Blitar tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berbagai bahan pangan disediakan dalam bazar tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, cabai, hingga sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang banyak dibutuhkan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada berbagai bahan pangan yang dijual jauh lebih murah dibandingkan pasaran. Seperti beras, minyak goreng, telur, cabai dan lain-lain," ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui kegiatan ini, Polres Blitar berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Program pasar murah ini juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat di daerah. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Bongkar Peredaran Narkoba, 29 Tersangka Diamankan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-bongkar-peredaran-narkoba-29-tersangka-diamankan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-bongkar-peredaran-narkoba-29-tersangka-diamankan</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar membongkar kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Dalam hal ini, polisi mengamankan 29 orang tersangka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b15e93792c6.webp" length="36212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 20:45:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Bongkar, Peredaran, Narkoba, Amankan, Tersangka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Blitar kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Dalam rangkaian pengungkapan selama awal tahun hingga pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, Satresnarkoba Polres Blitar berhasil menyita ratusan gram sabu dan ribuan butir pil terlarang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatresnarkoba Polres Blitar AKP Yussi Purwanto mengungkapkan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif petugas dalam menindak peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sejumlah kasus yang diungkap, dua di antaranya merupakan target operasi (TO) dalam Operasi Pekat Semeru 2026, sementara empat kasus lainnya merupakan pengungkapan di luar target operasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selama periode Januari hingga 10 Maret 2026, total ada 25 kasus yang berhasil kami ungkap," ujar AKP Yussi, Rabu (11/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari puluhan kasus tersebut, polisi mengamankan sebanyak 29 orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat total 230,23 gram serta obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil double L sebanyak 14.447 butir.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut AKP Yussi, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami masih terus melakukan pendalaman terhadap para tersangka untuk mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk pemasok utama yang saat ini masih dalam proses pengejaran," jelas dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polres Blitar menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan sekitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Jangan takut melapor. Identitas pelapor akan kami lindungi," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran 2026, Produsen Kue Kering di Blitar Kebanjiran Pesanan hingga Naik 50 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-2026-produsen-kue-kering-di-blitar-kebanjiran-pesanan-hingga-naik-50-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-2026-produsen-kue-kering-di-blitar-kebanjiran-pesanan-hingga-naik-50-persen</guid>
<description><![CDATA[ Usaha kue kering yang digelutinya mampu mendatangkan keuntungan lebih besar tahun ini akibat lonjakan pesanan dari para pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b0fddebbb4d.webp" length="62482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 12:50:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kue Kering, Lebaran, Blitar, Cuan Manis, IRT, Blitar, Kebanjiran Pesanan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Momentum menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 membawa berkah tersendiri bagi Kristina (39), seorang ibu rumah tangga asal Desa Jeding, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Usaha kue kering yang digelutinya mampu mendatangkan keuntungan lebih besar tahun ini akibat lonjakan pesanan dari para pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kristina mengaku permintaan kue kering buatannya meningkat cukup signifikan pada Lebaran 2026. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pesanan yang masuk naik sekitar 50 persen.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ada peningkatan sekitar 50 persen kalau dibandingkan dengan tahun lalu, alhamdulillah," ujarnya saat ditemui, Rabu (11/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kesibukan pun terlihat di kediamannya. Sejumlah pekerja tampak bergantian membuat berbagai jenis kue kering di bagian belakang rumah, sementara sebagian lainnya fokus pada proses pengemasan sebelum produk siap dikirim kepada pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Melihat tingginya permintaan, Kristina memutuskan untuk menutup pemesanan lebih awal, yakni pada 10 Maret 2026. Ia kini hanya fokus menyelesaikan pesanan yang sudah masuk agar seluruh permintaan dapat terpenuhi tepat menjelang Lebaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Sudah close order tanggal 10, tetapi kami masih produksi menyelesaikan pesanan yang sudah masuk," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Usaha kue kering tersebut telah ia jalankan selama empat tahun terakhir. Meski demikian, produksi kue kering hanya dilakukan saat momentum menjelang Lebaran. Pada hari biasa, Kristina lebih sering menerima pesanan kue lain seperti donat dan pizza.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam produksinya, Kristina menghadirkan berbagai kue kering khas Lebaran seperti nastar, kastengel, lidah kucing, putri salju, roti kacang, hingga roti mawar. Beberapa jenis kue yang sebelumnya kurang diminati kini justru menjadi favorit pelanggan, seperti lidah kucing dan sagu keju.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Produk kue kering tersebut dijual dalam berbagai ukuran kemasan stoples dengan berat antara 250 hingga 400 gram. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp35.000 per stoples. Selain itu, Kristina juga menyediakan paket kiriman (hampers) berisi dua hingga tiga stoples kue kering yang banyak diminati sebagai bingkisan Lebaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Untuk paket hampers dua stoples, harga yang ditawarkan mulai Rp84.000. Sedangkan paket tiga stoples dijual mulai Rp121.000. Kue kering yang kami buat ini menggunakan bahan berkualitas, jadi masuk kategori kue kering premium," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam satu musim Lebaran tahun ini, penjualan kue kering di tempatnya dapat mencapai 500 hingga 700 stoples. Mayoritas pembeli berasal dari wilayah Blitar dan sekitarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Strategi pemasaran yang digunakan pun beragam. Selain menawarkan produk secara langsung ke sejumlah kantor pemerintahan dan menitipkan ke toko oleh-oleh serta swalayan, Kristina juga memanfaatkan media sosial dan WhatsApp untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Omzet tahun ini diperkirakan lebih dari Rp20 juta. Saya mulai mengerjakan produksi sejak sebelum Ramadan. Saya memberikan sampel (tester) kepada calon pelanggan sebelum akhirnya menerima pesanan dalam jumlah besar saat Ramadan tiba," tandasnya.<strong> (*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p class="p1"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut Lebaran, IJTI Blitar Raya dan Baznas Ajak 100 Anak Yatim Belanja Baju Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sambut-lebaran-ijti-blitar-raya-dan-baznas-ajak-100-anak-yatim-belanja-baju-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sambut-lebaran-ijti-blitar-raya-dan-baznas-ajak-100-anak-yatim-belanja-baju-baru</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan anak yatim piatu terlihat berjalan beriringan dengan wajah penuh kegembiraan, sibuk memilih pakaian baru untuk menyambut Hari Raya Idulfitri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b0fdcfeb5c2.webp" length="41968" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 12:00:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>IJTI, Blitar, Baznas, Ajak, Anak Yatim, Belanja, Baju Lebaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Suasana pusat perbelanjaan di Kabupaten Blitar pada Rabu (11/3/2026) tampak berbeda dari biasanya. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Puluhan anak yatim piatu terlihat berjalan beriringan dengan wajah penuh kegembiraan, sibuk memilih pakaian baru untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sebanyak 100 anak dari berbagai desa di Kabupaten Blitar diajak berbelanja langsung oleh para jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Blitar Raya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kegiatan sosial ini menjadi momen spesial bagi anak-anak tersebut. Mereka diberikan kesempatan memilih sendiri pakaian Lebaran serta perlengkapan sekolah yang diinginkan. Setiap anak mendapatkan dana belanja sebesar Rp400.000.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Program ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian insan pers kepada anak-anak yang telah kehilangan orang tua agar tetap dapat merasakan kebahagiaan menjelang Lebaran sebagaimana anak-anak lainnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ketua IJTI Blitar Raya, Robby Ridwan, mengatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan organisasi. Tahun ini, jumlah anak yang diajak berbelanja meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 50 anak.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga bertujuan menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri bagi anak-anak yatim.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Anak-anak ini harus tetap memiliki harapan besar untuk masa depan. Kami ingin mereka tetap optimistis, karena mereka adalah generasi penerus bangsa," ujar Robby, Rabu (11/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia juga menegaskan bahwa profesi jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kolaborasi kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Baznas Kabupaten Blitar. Ketua Baznas Kabupaten Blitar, Achmad Lazim, mengapresiasi keterlibatan para jurnalis yang turut menggerakkan kegiatan sosial bagi anak yatim.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat dan insan pers sangat penting untuk memperluas manfaat program sosial kepada masyarakat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman IJTI yang tidak hanya membantu dalam publikasi, tetapi juga ikut turun langsung berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim," katanya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi, sehingga kebahagiaan menjelang Idulfitri dapat dirasakan oleh lebih banyak anak yang membutuhkan. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran, Ribuan Warga Kota Blitar Terima Berbagai Bantuan Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-ribuan-warga-kota-blitar-terima-berbagai-bantuan-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-ribuan-warga-kota-blitar-terima-berbagai-bantuan-sosial</guid>
<description><![CDATA[ Ribuan warga Kota Blitar tercatat menerima bantuan sosial (bansos) menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b01d844bce8.webp" length="36022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 21:30:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bansos, Kota Blitar, Warga, Jelang Lebaran, Ribuan, KPM, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan warga selama bulan Ramadan hingga Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, mengatakan sejumlah program bantuan telah mulai disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Menghadapi lebaran tahun ini, Pemerintah banyak mencairkan bantuan sosial baik dari pusat, provinsi maupun daerah," kata dia, Selasa (10/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Yudha, bantuan dari pemerintah pusat berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah diberikan kepada 5.212 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Blitar. Masing-masing keluarga mendapatkan bantuan senilai Rp500.000.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan melalui program PKH Plus yang ditujukan bagi warga lanjut usia. Di Kota Blitar, tercatat sekitar 500 KPM menerima bantuan dari program tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tidak hanya itu, Kementerian Sosial juga memberikan perhatian khusus melalui bantuan yang menyasar beberapa kelompok masyarakat rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, hingga pekerja informal. Bantuan yang diberikan antara lain berupa paket sembako, pakaian, serta dukungan usaha," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk lansia, bantuan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, susu, serta pakaian Lebaran. Sementara bagi kelompok rentan yang memiliki usaha kecil, pemerintah memberikan bantuan berupa gerobak sebagai sarana pendukung usaha.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam waktu dekat, warga Kota Blitar juga dijadwalkan menerima bantuan tambahan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan tersebut ditujukan kepada lebih dari 8.000 keluarga penerima manfaat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, Dinas Sosial Kota Blitar masih melakukan proses finalisasi data penerima bantuan dari Bapanas agar penyaluran dapat berjalan tepat sasaran. Oleh karena itu, bantuan beras daerah (rastrada) sementara waktu belum disalurkan karena masih banyak program bansos yang sedang berjalan menjelang Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami berharap berbagai bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas THR Dibentuk, Pemkot Blitar Awasi Kewajiban Perusahaan ke Karyawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-thr-dibentuk-pemkot-blitar-awasi-kewajiban-perusahaan-ke-karyawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-thr-dibentuk-pemkot-blitar-awasi-kewajiban-perusahaan-ke-karyawan</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Blitar membentuk Satgas untuk mengawasi pencarian Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan kepada seluruh karyawannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b01d70ecf59.webp" length="59166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 21:01:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot, Satgas, Pencarian, THR, Kota Blitar, Perusahaan, Karyawan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar mulai memperketat pengawasan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk memastikan hak pekerja terpenuhi, Dinas setempat membentuk satuan tugas (satgas) khusus sekaligus membuka posko pengaduan THR bagi para pekerja yang mengalami kendala pencairan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Blitar, Juyanto, mengatakan bahwa perusahaan diwajibkan menyalurkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh perusahaan yang mempekerjakan karyawan di wilayah Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Perusahaan wajib memberikan THR kepada karyawan. Batas maksimal pencairannya adalah satu minggu sebelum Hari Raya Idulfitri," ujar dia, Selasa (10/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Juyanto, besaran THR yang diterima pekerja disesuaikan dengan masa kerja. Bagi karyawan yang telah bekerja minimal satu tahun secara terus-menerus, perusahaan wajib memberikan THR sebesar satu kali gaji.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara bagi pekerja yang masa kerjanya belum mencapai satu tahun, besaran THR tetap harus diberikan dengan perhitungan proporsional sesuai lama masa kerja.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai langkah pengawasan, mulai Senin (9/3/2026) Dinkop UKM Naker Kota Blitar sudah membuka posko pengaduan THR di kantornya. Posko tersebut disiapkan untuk menampung laporan atau keluhan dari pekerja terkait keterlambatan maupun ketidaksesuaian pembayaran THR.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain membuka layanan pengaduan, dinas juga akan menurunkan satgas gabungan untuk melakukan pemantauan langsung ke sejumlah perusahaan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Satgas nantinya akan melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan perusahaan menjalankan kewajiban sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia menambahkan, hingga saat ini belum ada perusahaan di Kota Blitar yang dilaporkan telah menyalurkan THR kepada karyawannya. Pihaknya juga belum menerima laporan terkait permasalahan pencairan THR.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, dinas tetap mengingatkan para pelaku usaha agar mematuhi ketentuan yang ada, sekaligus mengajak pekerja untuk tidak ragu melapor jika haknya tidak dipenuhi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami berharap perusahaan mematuhi aturan yang berlaku. Jika ada pekerja yang mengalami kendala terkait THR, silakan melapor ke posko yang kami sediakan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Penjual Kerupuk Lansia Ditipu Uang Palsu, Pemdes Bangle Beri Kepedulian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-penjual-kerupuk-lansia-ditipu-uang-palsu-pemdes-bangle-beri-kepedulian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-penjual-kerupuk-lansia-ditipu-uang-palsu-pemdes-bangle-beri-kepedulian</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Desa Bangle memberikan kepedulian terhadap seorang lansia perempuan yang merupakan penjual kerupuk yang viral di media sosial usai ditipu uang palsu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b01d546907f.webp" length="82684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 20:34:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Viral, Media Sosial, Pemdes, Bangle, Ditipu, Uang Palsu, Penjual Kerupuk.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kisah seorang penjual kerupuk lansia di Kabupaten Blitar menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam video tersebut, sang nenek dikabarkan menjadi korban penipuan dengan menggunakan uang palsu hingga mengalami kerugian ratusan ribu rupiah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Dalam video yang viral itu disebutkan, </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">seorang pembeli membeli kerupuk dari korban dengan total sekitar Rp20 ribu. Pembeli kemudian membayar menggunakan uang pecahan Rp100 ribu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah menerima kembalian dari korban, pelaku kembali meminta menukar uang pecahan Rp100 ribu dengan uang yang lebih kecil. Tanpa menaruh curiga, korban pun menuruti permintaan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Belakangan diketahui, dua lembar uang yang diterima korban ternyata palsu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp200 ribu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ditelusuri, korban diketahui bernama Semarah (59) dan merupakan penjual kerupuk keliling yang sehari-hari berjualan menggunakan sepeda kayuh. Saat ini Semarah tinggal di sebuah rumah kontrakan di Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, saat rumahnya didatangi, yang bersangkutan tidak ada dan kondisi pintu dikunci menggunakan gembok. Sementara sepeda kayuh yang biasa dipakai berjualan berada di teras rumahnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kamituwo Dusun Bangle, Didin, mengatakan korban sudah sekitar dua tahun tinggal di wilayah tersebut. Dalam kesehariannya, korban berangkat berjualan sejak pagi hari dan sering pulang hingga malam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Korban tinggal mengontrak di sini sudah sekitar dua tahun. Kadang juga ditemani cucunya," ujarnya saat ditemui Selasa (10/3/2026)</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Didin, setelah kabar tersebut viral di media sosial, sejumlah warga langsung menunjukkan kepedulian kepada korban. Beberapa warga bahkan memberikan bantuan secara sukarela untuk mengganti kerugian yang dialami korban.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, Pemerintah Desa setempat juga turut memberikan bantuan kepada korban sebagai bentuk perhatian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dari warga sudah ada yang memberikan bantuan. Pemerintah desa juga memberikan bantuan semampunya kepada korban," terang dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait kemungkinan pelaporan ke pihak kepolisian, pihak perangkat desa masih akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan korban untuk mengetahui langkah selanjutnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Nanti akan kami konfirmasi lagi ke korban apakah akan melaporkan kejadian ini ke polisi atau tidak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Tak Menentu, Produsen Rengginang di Blitar Putar Otak Penuhi Lonjakan Pesanan Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produsen-rengginang-di-blitar-lonjakan-pesanan-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produsen-rengginang-di-blitar-lonjakan-pesanan-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Produsen Rengginang di Blitar harus memutar otak untuk memenuhi pesanan saat Lebaran, mengingat kondisi cuaca sejak beberapa pekan terakhir tidak menentu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad3cce37492.webp" length="126554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 21:45:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Rengginang, Blitar, Putar Otak, Penuhi, Pesanan, Lebaran, Kondisi, Cuaca.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">BLITAR, SJP - Permintaan rengginang di salah satu produsen di Kabupaten Blitar meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Namun di balik ramainya pesanan tersebut, produsen justru menghadapi tantangan dari kondisi cuaca yang kurang bersahabat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satunya dialami produsen rengginang asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar bernama Wiwik Widuriati (53). </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak awal Ramadan, pesanan rengginang di tempat usahanya mulai meningkat dibanding hari biasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di halaman rumah Wiwik, puluhan papan dan terpal tampak dipenuhi rengginang yang dijemur di bawah sinar matahari. Proses pengeringan ini menjadi tahap penting sebelum rengginang siap dipasarkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau menjelang Lebaran memang pesanan selalu naik. Rengginang ini sebenarnya makanan yang peminatnya ada terus," kata dia, Ahad (8/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski permintaan meningkat, produksi rengginang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Jika hujan turun atau matahari tidak cukup terik, proses pengeringan tidak bisa dilakukan secara maksimal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Wiwik, rengginang yang sudah dicetak harus segera dijemur agar tidak lembab dan berjamur. Karena itu, sinar matahari menjadi faktor utama dalam proses produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau cuaca cerah, biasanya butuh waktu sekitar dua hari sampai rengginang benar-benar kering. Tapi, kalau hujan produksi bisa terhambat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wiwik yang telah menekuni usaha produksi rengginang sejak tahun 2007 ini mengaku dalam sekali produksi bisa menghasilkan lebih dari satu kuintal rengginang. Namun, jumlah tersebut tidak selalu stabil karena sangat bergantung pada cuaca.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sehari, saat kondisi cuaca mendukung, ia bisa memproduksi sekitar 120 kilogram rengginang. Selama sebulan menjelang Lebaran, total produksinya mencapai sekitar 2 ton.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahan utama pembuatan rengginang adalah beras ketan yang terlebih dahulu direndam selama kurang lebih satu jam. Setelah itu, ketan dicuci bersih dan dikukus selama kurang lebih 1,5 jam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketan yang telah matang, kemudian diberi bumbu sebelum kembali dikukus untuk kedua kalinya. Selanjutnya adonan dicetak saat masih hangat agar mudah dibentuk.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau sudah dingin, ketannya keras dan sulit dicetak," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ada beberapa varian rengginang yang diproduksi Wiwik,<span class="Apple-converted-space">  </span>seperti bawang, terasi, dan ketan hitam. Produk rengginang buatannya dijual dengan harga berkisar Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini pemasaran rengginang masih didominasi wilayah Blitar dan sekitarnya. Meski begitu, Wiwik mengaku pernah mengirim produknya hingga luar pulau.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dulu pernah kirim sampai Papua, tapi sekarang lebih banyak di pasar lokal," imbuhnya. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor: </strong>Danu </span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran, Produsen Gula Kelapa di Blitar Kebanjiran Orderan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produsen-gula-kelapa-di-blitar-kebanjiran-orderan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-produsen-gula-kelapa-di-blitar-kebanjiran-orderan</guid>
<description><![CDATA[ Keberkahan bulan Ramadan dirasakan oleh Sulis Imroah (56) yang merupakan produsen gula kelapa asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Menjelang lebaran, permintaan gula kelapa di tempatnya meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad3caa6f77e.webp" length="104236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 20:55:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Produsen, Gula, Kelapa, Blitar, Kebanjiran, Order, Lebaran, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">BLITAR, SJP - Permintaan gula kelapa di salah satu produsen wilayah Kabupaten Blitar meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kondisi ini membuat produsen harus meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi pesanan dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu produsen gula kelapa asal Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar Sulis Imroah (56) mengaku kewalahan melayani pesanan yang terus berdatangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika pada hari biasa produksi hanya sekitar 300 kilogram per hari, menjelang Lebaran produksinya melonjak hingga 400 sampai 500 kilogram per harinya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau mendekati lebaran seperti saat ini, pesanan jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa. Produksi bisa sampai 500 kilogram per hari," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Ahad (8/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di halaman belakang rumahnya, aktivitas produksi gula kelapa terlihat sibuk sejak pagi hari. Sejumlah pekerja para ibu-ibu tampak duduk berhadap-hadapan sambil mencetak gula kelapa yang telah mengental. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara di dapur, dua pekerja lainnya sedang mengaduk rebusan air nira di atas tungku kayu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Proses pembuatan gula kelapa di tempat Sulis masih menggunakan cara tradisional. Air nira kelapa direbus menggunakan tungku kayu hingga mengental sebelum akhirnya dicetak menjadi gula kelapa berukuran kecil.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selama bulan puasa, para pekerja memulai aktivitas produksi sejak pukul 05.00 sampai pukul 15.00 WIB," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mempercepat proses produksi, Sulis mengaku menggunakan cara khusus agar rebusan air nira lebih cepat mengental. Yakni menambahkan sedikit gula kelapa yang sudah jadi ke dalam rebusan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Cara biasa yang sering dilakukan yaitu merebus selama enam hingga tujuh jam, sampai bisa dicetak. Menurutnya dengan cara tersebut, proses jauh lebih cepat sekitar 15 menit sudah bisa dicetak.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Cara ini kami lakukan agar produksi tetap mampu mengejar pesanan pelanggan yang terus meningkat, terutama seperti saat ini menjelang Lebaran," ucap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Permintaan gula kelapa produksi Sulis tidak hanya datang dari wilayah Blitar dan sekitarnya. Tetapi, juga dari kota besar seperti Jakarta, Malang, dan Surabaya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan sebagian pesanan dari Malang akan dipasarkan lagi ke luar negeri, salah satunya di Hongkong.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sulis menjual gula kelapa produksinya seharga Rp21.500 per kilogram. Dalam sehari, ia membutuhkan sedikitnya 200 liter air nira kelapa sebagai bahan baku produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Air nira tersebut diperoleh dari petani di desanya serta dari desa tetangga, yakni Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski produksi meningkat saat menjelang hari raya, usaha gula kelapa milik Sulis sebenarnya tetap berjalan stabil sepanjang tahun. Dalam kondisi normal, ia mampu memproduksi rata-rata sekitar 8 ton gula kelapa setiap bulan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau pesanan sebenarnya tetap ada setiap bulan. Tapi menjelang Lebaran seperti sekarang, biasanya memang lebih ramai," imbuhnya. (*)</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor:</strong> Danu</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belajar dari TikTok dan Youtube, Pria di Blitar Ditangkap Polisi karena Racik Bubuk Mercon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belajar-dari-tiktok-dan-youtube-pria-di-blitar-ditangkap-polisi-karena-racik-bubuk-mercon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belajar-dari-tiktok-dan-youtube-pria-di-blitar-ditangkap-polisi-karena-racik-bubuk-mercon</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota kembali menangkap seorang pria berinisial ZM (40) warga Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Dimana, yang bersangkutan diketahui meracik bubuk mercon untuk diedarkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad3c6fd7628.webp" length="43676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 20:23:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Amankan, Pria, Terduga, Pelaku, Pembuat, Bubuk, Mercon.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Seorang pria di Kabupaten Blitar harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan membuat dan menyimpan bahan peledak untuk petasan. </span><span class="s1"></span><span class="s1">Ironisnya, cara meracik bubuk mercon tersebut dipelajari pelaku dari media sosial.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pria berinisial ZM (40) warga Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar diamankan aparat kepolisian pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya aktivitas penjualan mercon di wilayah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan awalnya reskrim Polsek Kepanjenkidul melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan masyarakat mengenai peredaran petasan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Petugas mendapat informasi adanya seseorang yang menjual mercon. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan dan kemudian dilakukan pengembangan di rumahnya," ujar AKP Rudi Kuswoyo, Ahad (8/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku di wilayah Kecamatan Nglegok, polisi menemukan berbagai bahan peledak serta peralatan yang digunakan untuk meracik bubuk mercon.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala polisi, pelaku mengaku membuat sendiri bahan peledak tersebut di rumahnya. Ia bahkan belajar meracik bubuk petasan dengan menonton tutorial di media sosial seperti TikTok dan Youtube.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dari pengakuan tersangka, yang bersangkutan mengetahui cara membuat bubuk mercon setelah melihat tutorial di media sosial. Ia sudah dua kali membuatnya selama bulan Ramadan ini," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1,5 kilogram bubuk mercon siap pakai, aluminium powder, belerang sulfur, baster kelengkeng, timbangan digital, ratusan selongsong petasan berbagai ukuran, hingga peralatan pembuat petasan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, petugas turut menyita satu unit ponsel dan sepeda motor yang diduga digunakan pelaku dalam aktivitasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Rudi menambahkan yang bersangkutan dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait kepemilikan dan penguasaan bahan peledak tanpa hak. (*)</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Editor: Danu</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Pengayuh Becak Lansia di Kota Blitar Terima Bantuan Becak Listrik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-pengayuh-becak-lansia-di-kota-blitar-terima-bantuan-becak-listrik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-pengayuh-becak-lansia-di-kota-blitar-terima-bantuan-becak-listrik</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 200 pengayuh becak di Kota Blitar menerima becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan dilakukan pada Jumat (6/3/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aacf99d196d.webp" length="104474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 21:05:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pengayuh, Becak, Lansia, Kota Blitar, Terima, Becak Listrik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Sebanyak 200 pengayuh becak di Kota Blitar menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (6/3/2026) di halaman Kantor Wali Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bantuan tersebut diberikan kepada para pengemudi becak yang sebagian besar telah berusia lanjut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pembagian becak listrik ini ditujukan untuk membantu para pengayuh becak yang masih bekerja di usia yang sudah tidak lagi muda. Dengan kendaraan tersebut, para pengemudi diharapkan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih ringan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, bantuan tersebut diharapkan bisa membantu para pengemudi becak, khususnya yang sudah memasuki usia lanjut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menyebut becak listrik dapat menjadi alternatif yang mempermudah para pengemudi saat mencari penumpang tanpa harus mengandalkan tenaga kayuh sepenuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Harapannya para pengayuh becak lansia bisa terbantu dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari," kata dia, Jumat (6/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, menyampaikan bahwa program bantuan becak listrik ini menyasar pengemudi becak yang berusia sekitar 55 tahun ke atas.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pengemudi becak tetap bekerja meskipun kemampuan fisik mereka sudah tidak sekuat sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dengan becak listrik ini diharapkan pekerjaan mereka menjadi lebih ringan dan tetap bisa mencari nafkah," imbuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Jari (68) salah satu penerima bantuan becak listrik di Kota Blitar mengaku senang, namun masih harus belajar mengoperasikan becak listrik.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasalnya, becak listrik yang diterima lebih canggih dibandingkan dengan miliknya yang lama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Senang, tapi untuk cara menggunakan saya masih harus komunikasi dengan teman-teman lainnya," ucapnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>COD Bubuk Mercon Digerebek, Pemuda Asal Srengat Blitar Ditangkap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cod-bubuk-mercon-digerebek-pemuda-asal-srengat-blitar-ditangkap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cod-bubuk-mercon-digerebek-pemuda-asal-srengat-blitar-ditangkap</guid>
<description><![CDATA[ Polisi menggerebek dugaan transaksi bubuk mercon dengan sistem cash on delivery (COD) di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Dalam penggrebekan tersebut, seorang pemuda asal Kecamatan Srengat berhasil diamankan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aa858c1a5ae.webp" length="24044" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 18:15:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Amankan, Pemuda, Jual, Beli, Bubuk Mercon, COD, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polisi menggerebek transaksi bubuk mercon dengan sistem <em>cash on delivery</em> (COD) di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam penggerebekan itu, seorang pemuda asal Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar diamankan, sementara dua orang lainnya melarikan diri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemuda yang diamankan berinisial SI (20) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Ia ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Ponggok pada Jumat (27/2/2026) malan di sebuah pos kamling di Dusun Prambutan, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan kawasan tersebut sering dijadikan lokasi transaksi bubuk mercon.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Petugas menerima informasi jika jalan di Desa Kawedusan kerap digunakan untuk transaksi obat mercon dengan sistem COD," kata Samsul Anwar, Jumat (6/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kemudian melakukan patroli tertutup di sekitar lokasi pada malam hari. Saat melintas di area tersebut, polisi mendapati empat orang yang mencurigakan berada dalam sebuah gubuk di pinggir jalan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun ketika petugas menghampiri, dua orang langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis matic. Sementara dua orang lainnya tetap berada di lokasi dan langsung diamankan untuk dimintai keterangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dari hasil interogasi, salah satu pemuda berinisial SI mengaku hendak melakukan transaksi bubuk mercon dengan dua orang yang kabur tersebut," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa satu kilogram bubuk mercon yang dikemas dalam plastik. Selain itu, petugas juga mengamankan satu tas ransel warna hijau tua, satu tas jinjing warna hijau, serta satu unit telepon genggam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Samsul menambahkan terduga pelaku mengakui bubuk mercon itu miliknya dan rencananya akan dijual kepada dua orang yang melarikan diri saat petugas datang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Ponggok untuk proses penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan polisi, Pelaku dijerat Pasal 306 Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan dan penjualan bahan peledak. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Kota Tutup Seluruh Perlintasan Tanpa Palang Pintu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-tutup-seluruh-perlintasan-sebidang-tanpa-palang-pintu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-tutup-seluruh-perlintasan-sebidang-tanpa-palang-pintu</guid>
<description><![CDATA[ Petugas memasang besi penghalang di akses perlintasan tersebut agar kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi dapat melintasi jalur kereta api. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69aa737c22c28.webp" length="103056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 15:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tak Ada, Perlintasan, Tanpa, Palang, Pintu, Blitar, Semua, Ditutup, Total.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>– Seluruh perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah hukum Polres Blitar Kota kini telah resmi ditutup total. Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mengantisipasi kecelakaan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.</p>
<p class="p1">Penutupan terbaru dilakukan oleh Satlantas Polres Blitar Kota bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan KAI Daop 7 Madiun di perlintasan sebidang Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Petugas memasang besi penghalang di akses perlintasan tersebut agar kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi dapat melintasi jalur kereta api.</p>
<p class="p1">Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyatakan bahwa penutupan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi kecelakaan dan persiapan menyambut Operasi Ketupat Semeru 2026.</p>
<p class="p1">"Kami bersama Dishub dan KAI sudah melakukan penutupan perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kandangan, Srengat. Artinya sekarang di wilayah hukum Polresta Blitar semua perlintasan sebidang tanpa palang pintu sudah ditutup total," kata dia, Jumat (6/3/2026).</p>
<p class="p1">AKP Agus menjelaskan bahwa terdapat total 23 titik perlintasan sebidang di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Dari jumlah tersebut, 20 titik telah dilengkapi dengan palang pintu permanen.</p>
<p class="p1">Sementara itu, tiga titik lainnya yang sebelumnya tidak memiliki palang pintu kini telah ditutup sepenuhnya bagi akses kendaraan. Dengan demikian, saat ini sudah tidak ada lagi perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang dapat dilalui kendaraan di wilayah hukum Polres Blitar Kota.</p>
<p class="p1">Pihak kepolisian berharap langkah tegas ini dapat menekan angka kecelakaan di jalur kereta api, terutama saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran.</p>
<p class="p1">"Semoga Operasi Ketupat Semeru tahun ini berjalan lancar dan angka kecelakaan dapat ditekan," ujarnya.</p>
<p class="p1">Sebelumnya, petugas juga telah menutup perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, pada 12 Februari 2026. </p>
<p class="p1">Penutupan tersebut dilakukan karena lokasi tersebut dinilai sangat berisiko bagi keselamatan pengguna jalan serta berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan kereta api. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kue Kering Mawar Jadul Kembali Diburu Saat Ramadan, Produsen di Blitar Produksi Hingga 3 Kuintal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kue-kering-mawar-jadul-kembali-diburu-saat-ramadan-produsen-di-blitar-produksi-hingga-3-kuintal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kue-kering-mawar-jadul-kembali-diburu-saat-ramadan-produsen-di-blitar-produksi-hingga-3-kuintal</guid>
<description><![CDATA[ Sajian lebaran yakni kue kering mawar jadul kembali diburu masyarakat saat Ramadan. Salah satu produsen di Kota Blitar memproduksi kue kering mawar jadul hingga 3 kuintal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a9433cd187e.webp" length="91420" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 17:59:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kue Kering, Mawar Jadul, Diburu, Pembeli, Ramadan, Produsen, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Aroma kue kering khas lebaran mulai terasa di dapur rumah Susilorini (57) warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menjelang Hari Raya Idulfitri, dapurnya kembali sibuk memproduksi kue kering mawar jadul atau yang dikenal juga sebagai kue semprit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap hari bersama lima orang pekerja, Susilorini memutar adonan dan mencetak kue berbentuk bunga mawar yang menjadi favorit banyak pelanggan. Kue kering klasik ini selalu diburu masyarakat saat Ramadan hingga menjelang Lebaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setiap tahun pasti ada saja yang mencari kue kering mawar jadul ini. Apalagi saat Lebaran, permintaan selalu meningkat," katanya, Kamis (5/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mengikuti selera pasar, Susilorini tidak hanya memproduksi kue kering mawar rasa original. Ia juga membuat varian cokelat serta kue kering warna-warni yang lebih menarik bagi anak muda.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, inovasi tersebut dilakukan agar kue kering tradisional tetap diminati generasi sekarang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau hanya yang klasik, peminatnya kebanyakan orang tua. Jadi kami buat juga yang warna-warni supaya anak-anak dan anak muda tertarik," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga minggu kedua bulan Ramadan ini, Ia mengaku sudah memproduksi sekitar dua hingga tiga kuintal kue kering mawar jadul. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Produksi bahkan sudah dimulai sejak sebelum Ramadan untuk memenuhi pesanan pelanggan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagian produk telah dikirim lebih awal ke sejumlah toko oleh-oleh di wilayah Blitar yang menjadi pelanggan tetapnya setiap tahun.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski pesanan tahun ini terbilang ramai, Susilorini mengatakan jumlahnya masih belum sebanyak Lebaran tahun lalu. Ia juga membatasi pesanan karena keterbatasan tenaga produksi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami lebih banyak melayani pelanggan lama di Blitar. Untuk luar kota hanya Tulungagung yang masih kami layani," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kue kering mawar jadul buatan Susilorini dijual dengan harga Rp50.000 hingga Rp70.000 per kemasan dengan berat 500 gram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan bentuknya yang khas dan cita rasa yang tetap dipertahankan, kue kering klasik ini masih menjadi pilihan banyak keluarga sebagai hidangan saat bersilaturahmi di Hari Raya Idulfitri. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lagi, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Porak&amp;Porandakan 4 Kecamatan di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lagi-hujan-deras-disertai-angin-kencang-porak-porandakan-4-kecamatan-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lagi-hujan-deras-disertai-angin-kencang-porak-porandakan-4-kecamatan-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Wilayah Kabupaten Blitar kembali diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) malam. BPBD mencatat ada empat Kecamatan yang terdampak peristiwa tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a93de9d14a9.webp" length="32026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 16:30:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan, Angin Kencang, Blitar, Rumah, Warga, Alami, Kerusakan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras yang disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar pada Rabu (4/3/2026) malam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga serta beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sedikitnya ada empat Kecamatan terdampak angin kencang, yakni di Kecamatan Srengat, Nglegok, Udanawu dan Ponggok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan hujan lebat yang terjadi pada Rabu malam disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak bangunan milik warga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa wilayah, di antaranya Srengat, Nglegok, Udanawu, dan Ponggok," terang Wahyudi, Kamis (5/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menjelaskan di Kelurahan Togokan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar tercatat ada delapan rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara di Kecamatan Nglegok, bencana terjadi di dua desa. Di Desa Jiwut, sebuah pohon tumbang hingga menutup akses jalan. Sedangkan di Desa Kemloko, pohon tumbang menimpa lima rumah warga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat kejadian tersebut, seorang warga Desa Kemloko mengalami luka ringan di bagian kepala dan kaki setelah tertimpa material atap rumah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di Kecamatan Udanawu, angin kencang merusak satu rumah warga di Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Ponggok. Sedikitnya 15 rumah warga dan satu musala mengalami kerusakan yang tersebar di Desa Karangbendo, Sidorejo, Bacem, dan Candirejo.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seorang warga Desa Sidorejo juga mengalami luka di bagian kepala setelah tertimpa genteng musala yang roboh akibat pohon tumbang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami pun langsung melakukan asesmen serta penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Petugas juga telah melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang menghambat akses warga," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Wahyudi mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan ditengah kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, jika ada pohon besar berada di sekitar pemukiman diimbau untuk ditebang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasalnya, selama dua hari berturut-turut kejadian serupa terjadi di wilayah Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kemarin Selasa malam juga terjadi hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan puluhan rumah warga rusak akibat tertimpa pohon. Kami imbau masyarakat supaya bisa meningkatkan kewaspadaan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disperindag Sidak Pangkalan, Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kilogram di Kota Blitar Aman Jelang Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperindag-sidak-pangkalan-pastikan-pasokan-elpiji-3-kilogram-di-kota-blitar-aman-jelang-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperindag-sidak-pangkalan-pastikan-pasokan-elpiji-3-kilogram-di-kota-blitar-aman-jelang-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang lebaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mengecek pasokan elpiji 3 kilogram di pangkalan dan agen. Hal ini dilakukan untuk memastikan stok aman saat Ramadan hingga lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a93e0287ed4.webp" length="88264" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 16:00:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sidak, Elpiji, Kota Blitar, Disperindag, Pastikan, Stok, Aman, Jelang, Lebaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan dan agen elpiji 3 kilogram di Kota Blitar pada Kamis (5/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan gas bersubsidi tersebut tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kegiatan tersebut, Disperindag mendatangi tiga pangkalan elpiji yang berada di Jalan Mendut, Jalan Wilis, dan Jalan Jati. Selain itu, pengecekan juga dilakukan di salah satu agen elpiji yakni PT Petro Jaya Gas yang berada di Jalan Ciliwung.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasilnya, stok elpiji 3 kilogram di pangkalan masih tersedia meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, karena tingginya permintaan masyarakat selama Ramadan. Sementara itu, di tingkat agen masih terdapat cadangan sekitar 200 tabung yang siap disalurkan ke pangkalan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Parminto mengatakan sidak ini merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat terkait ketersediaan tabung gas elpiji 3 kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Meningkatnya permintaan tabung gas elpiji pada momen Ramadan merupakan hal biasa yang terjadi setiap tahun. Karena memang aktivitas warga untuk memasak itu meningkat terutama saat buka puasa dan saat sahur," kata dia, Kamis (5/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskannya, kuota distribusi tabung gas elpiji 3 kilogram untuk Kota Blitar saat ini mencapai 7.200 per harinya. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam kondisi normal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat momen Ramadan hingga jelang Lebaran, konsumsi meningkat cukup signifikan. Kami pun terus berkoordinasi dengan agen serta Pertamina," jelas dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Manager PT Petro Jaya Gas Rahadian Eka Priyanto menyampaikan pihaknya siap mendukung kelancaran distribusi elpiji di Kota Blitar. Menurutnya, pasokan harian sebenarnya masih mencukupi, tetapi lonjakan permintaan pada momen tertentu tetap perlu diantisipasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pada momen jelang Ramadan tahun ini, Pertamina juga telah memberikan tambahan kuota tabung elpiji 3 kilogram sebanyak 6.750 tabung. Besar harapan tambahan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat," imbuhnya.<strong> (*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ibu Tiga Anak di Blitar Sulap Ruang Tamu Jadi &amp;quot;Pabrik&amp;quot; Parcel, Orderan Melejit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ibu-tiga-anak-di-blitar-sulap-ruang-tamu-jadi-pabrik-parcel-orderan-melejit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ibu-tiga-anak-di-blitar-sulap-ruang-tamu-jadi-pabrik-parcel-orderan-melejit</guid>
<description><![CDATA[ Seorang ibu rumah tangga sekaligus ibu bhayangkari di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar menyulap ruang tamu rumahnya menjadi pabrik parcel. Pasalnya, saat Ramadan kali ini ia mendapat orderan mencapai ratusan pcs. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a83590c04fa.webp" length="100010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 21:59:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ramadan, Lebaran, Parcel, 2026, Ibu Rumah Tangga, Ibu Bhayangkari.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Ramadan membawa berkah tersendiri bagi Dian Kristina (48) warga Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ibu rumah tangga yang juga anggota Bhayangkari dengan tiga orang anak ini kebanjiran pesanan parcel Lebaran hingga diproyeksikan menembus ribuan unit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak awal Ramadan 2026, ruang tamu rumahnya berubah menjadi tempat produksi sekaligus penyimpanan parcel. Tumpukan bingkisan berisi sembako, kue kering, hingga perlengkapan makan tertata rapi, siap dikirim ke pelanggan dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Alhamdulillah minggu pertama Ramadan sudah lebih dari 250 pesanan masuk. Biasanya mendekati lebaran makin ramai," ujarnya saat ditemui, Rabu (4/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usaha parcel musiman ini baru digeluti Dian sekitar tiga tahun terakhir. Awalnya sekedar membantu tetangga yang meminta dibuatkan bingkisan. Hasilnya diunggah ke media sosial, tak disangka responsnya positif dan pesanan pun mulai berdatangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, pelanggan tak hanya dari Blitar, tetapi juga Surabaya dan Tulungagung. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, total pesanan selama Ramadan hingga Idul Fitri bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 pcs parcel.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dian menyediakan berbagai pilihan harga, mulai Rp85 ribu hingga Rp350 ribu. Untuk paket premium, nominalnya menyesuaikan permintaan dan anggaran dari pelanggan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Isinya bisa sembako, makanan ringan, atau barang pecah belah seperti cangkir dan piring. Saya juga menerima custom sesuai keinginan pembeli," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menariknya, seluruh pesanan diracik sendiri bersama anak-anaknya. Ia belum merekrut karyawan meski jumlah order terus meningkat setiap tahun.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kesibukan itu tak membuat Dian kewalahan, ia mengaku justru menikmati proses kreatif menghias parcel agar tampil menarik dan bernilai jual tinggi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum fokus sebagai ibu rumah tangga, Dian pernah berkarier di Perbankan selama kurang lebih satu dekade.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun setelah menikah dengan anggota Polri dan mengikuti perpindahan tugas suami, ia memilih berhenti bekerja dan mengurus keluarga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, ketika anak-anaknya mulai beranjak dewasa, semangat berwirausaha kembali tumbuh. Ia bahkan berencana membuka layanan parcel tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga untuk momen lain seperti hajatan, ulang tahun, dan perayaan khusus.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau memungkinkan, ke depan ingin buka setiap hari, tidak musiman lagi. Lumayan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga," pungkasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan kreativitas dan ketekunan, Dian membuktikan peluang usaha bisa tumbuh dari rumah. Momentum Ramadan pun menjadi ladang rezeki yang terus berkembang dari tahun ke tahun. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Sita 2 Kg Bubuk Mercon Siap Edar dari Rumah Pemuda Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-sita-2-kg-bubuk-mercon-siap-edar-dari-rumah-pemuda-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-sita-2-kg-bubuk-mercon-siap-edar-dari-rumah-pemuda-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota menyita 2 kilogram bubuk mercon siap edar dari rumah seorang pemuda asal Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a82f38e4cb8.webp" length="40064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 21:18:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Sita, Bubuk, Mercon, Siap, Edar, Blitar, Pemuda, Diamankan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang pemuda berinisial AP (27) warga Dusun Karanganyar, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar diamankan aparat kepolisian karena diduga menyimpan dan hendak memperjualbelikan bahan peledak jenis bubuk mercon.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB oleh jajaran Polsek Nglegok, setelah sebelumnya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas<span class="Apple-converted-space">  </span>penjualan obat mercon di wilayah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan petugas langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan pada Senin (2/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan, anggota mendatangi rumah terduga pelaku dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan ditemukan bubuk mercon jadi serta bahan dan alat untuk meraciknya," kata dia, Rabu (4/3/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 2 kilogram bubuk mercon jadi dalam bungkus plastik, 2,8 kilogram aluminium powder, 8,3 kilohram KCLO3, 2,8 kilogram belerang, 4 roll sumbu masing-masing 10 meter, timbangan digital, serta peralatan lain seperti kuas, centong plastik, ayakan, ember dan kantong plastik.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut AKP Rudi, pelaku diduga menyimpan, membawa, dan berencana memperjualbelikan bahan peledak tersebut tanpa izin.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Atas perbuatannya, yang bersangkutan dapat dijerat Pasal 306 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan dan penyimpanan bahan peledak tanpa izin," tegasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Pemancing Hilang Terseret Ombak di Laut Kawasan Pathuk Lesung Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-pemancing-hilang-terseret-ombak-di-laut-kawasan-pathuk-lesung-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-pemancing-hilang-terseret-ombak-di-laut-kawasan-pathuk-lesung-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Empat warga Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, yang tengah memancing di tepi tebing karang diterjang ombak besar. Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan terseret arus dan hingga kini masih dalam proses pencarian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a778c621dd6.webp" length="33122" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 08:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemancing, Blitar, Terseret, Ombak, Arus, Pantai Serang, Saat, Memancing.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>– Kecelakaan laut dilaporkan terjadi di kawasan Pathuk Lesung, sebelah timur Pantai Serang, Kabupaten Blitar, pada Selasa (3/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Empat warga Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, yang tengah memancing di tepi tebing karang diterjang ombak besar. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan terseret arus dan hingga kini masih dalam proses pencarian.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Iya benar, ada satu orang yang terseret ombak dan tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri," ungkap Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, Rabu (4/3/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban yang dinyatakan hilang diketahui berinisial FTP, seorang laki-laki warga Desa Selopuro. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan kronologi kejadian, korban bersama tiga rekannya sedang memancing di pinggir tebing karang Pathuk Lesung ketika gelombang besar tiba-tiba datang dan menghantam lokasi mereka berdiri.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ada empat orang warga Selopuro sedang memancing di tepi tebing karang. Datang ombak besar dan menghantam mereka," jelas Aiptu Muheni.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pasca menerima laporan, petugas gabungan yang terdiri dari Polsek, Keamanan Laut Terpadu (Kamladu/TNI AL), Satpolairud, Basarnas, dan BPBD segera menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Upaya penyisiran ini juga melibatkan nelayan serta warga setempat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ini, petugas gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar titik kejadian dan perairan di sekitar Pantai Serang. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di area tebing karang yang rawan diterjang ombak besar guna menghindari kejadian serupa. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pameran Kaligrafi Perdana di Art Center Kota Blitar Semarakkan Momentum Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pameran-kaligrafi-perdana-di-art-center-kota-blitar-semarakkan-momentum-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pameran-kaligrafi-perdana-di-art-center-kota-blitar-semarakkan-momentum-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 32 karya dipamerkan dalam kegiatan Pameran Kaligrafi yang digelar di kawasan Kantor Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2731a7556b.webp" length="36418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 15:30:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pameran, Kaligrafi, Pertama, Blitar, Selama, Ramadan, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Semangat Ramadan menginspirasi para pegiat seni kaligrafi di Blitar untuk menggelar pameran perdana di Art Center, kawasan Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar. </p>
<p class="p1">Pameran yang berlangsung selama satu bulan, mulai 25 Februari hingga 25 Maret 2026 ini, menjadi tonggak awal kebangkitan komunitas kaligrafi di wilayah tersebut.</p>
<p class="p1">Panitia pelaksana, Danang Sujatniko, mengungkapkan bahwa gagasan ini bermula dari diskusi bersama rekan-rekan komunitas seniman. </p>
<p class="p1">Mereka sepakat bahwa momentum Ramadan perlu diisi dengan kegiatan seni yang bermakna, salah satunya melalui pameran kaligrafi.</p>
<p class="p1">"Awalnya dari teman-teman komunitas seniman. Kami ingin setiap Ramadan ada pameran. Lalu kami bertemu dengan seniman Blitar yang dulu pernah pameran kaligrafi di Maroko. Dari situ kami tahu ternyata ada komunitas kaligrafi, dan akhirnya kami sepakat mengadakan pameran ini," terangnya, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p class="p1">Ajang ini memamerkan sebanyak 32 karya dari 13 seniman. Mayoritas peserta berasal dari Blitar, ditambah satu seniman asal Kediri yang turut menyumbangkan dua karya. </p>
<p class="p1">Bagi para pegiat, pameran ini menjadi pengalaman perdana yang signifikan karena secara khusus mewadahi karya seni kaligrafi di Blitar.</p>
<p class="p1">Meski bertempat di galeri, Danang menyebut antusiasme pengunjung cukup stabil. Berbeda dengan pameran pada umumnya yang hanya ramai saat pembukaan, pameran ini justru banyak dikunjungi pada hari biasa, terutama antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.</p>
<p class="p1">"Kalau di galeri biasanya memang ramai saat pembukaan saja. Tapi di sini, justru hari biasa lumayan ramai di jam-jam siang," ucapnya.</p>
<p class="p1">Selain menjadi ruang apresiasi, pameran ini juga membuka peluang transaksi komersial. Sejumlah karya telah diberi label harga sesuai kesepakatan dengan masing-masing seniman.</p>
<p class="p1">"Kalau ada yang berminat membeli, bisa langsung melalui kami di sini. Kemarin kegiatan sebelumnya ada karya yang laku. Awalnya para seniman juga belum tahu respons pasar seperti apa, tapi ternyata cukup bagus," tambahnya.</p>
<p class="p1">Melalui pameran ini, Danang berharap terbentuk wadah berkelanjutan bagi para pegiat kaligrafi di Blitar. Ia menekankan pentingnya komunitas yang aktif guna menjamin proses regenerasi seniman kaligrafi di masa mendatang.</p>
<p class="p1">"Harapannya ini bisa jadi wadah khususnya untuk teman-teman pegiat kaligrafi. Tidak harus besar, tapi terus aktif dan ada regenerasi," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Elpiji 3 Kg di Blitar Langka, Disperindag  Bingung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/elpiji-3-kg-di-blitar-langka-disperindag-bingung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/elpiji-3-kg-di-blitar-langka-disperindag-bingung</guid>
<description><![CDATA[ Padahal, secara administratif, Disperindag mengeklaim kuota dan jalur distribusi dalam kondisi aman. Pasokan bahkan disebut telah mendapat tambahan ekstra saat periode libur panjang sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a2730336ecb.webp" length="56166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 13:58:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kuota, Ditambah, Disperindag, Kota Blitar, Tabung, Elpiji.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar menunjukkan sikap gamang dalam merespons isu kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram yang mulai mencekik masyarakat menjelang Ramadan 2026. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski keluhan warga meluas, Disperindag setempat justru mengaku bingung atas fenomena tersebut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Padahal, secara administratif, Disperindag mengeklaim kuota dan jalur distribusi dalam kondisi aman. Pasokan bahkan disebut telah mendapat tambahan ekstra saat periode libur panjang sebelumnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan tambahan kuota sebanyak 6.700 tabung kepada Pertamina saat momen libur Imlek lalu. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Penambahan tersebut disebutnya telah disetujui dan didistribusikan pada periode 17–20 Februari 2026.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Secara pasokan sebenarnya aman. Bahkan ketika ada libur panjang, kami sudah antisipasi dengan tambahan kuota. Jadi kalau sekarang muncul isu langka, itu yang membuat kami bertanya-tanya," ujar Parminto, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dirinya memaparkan bahwa distribusi dari agen ke pangkalan berjalan normal. Di Kota Blitar, terdapat 245 pangkalan aktif yang tersebar di 188 RW, dengan rasio rata-rata dua hingga tiga pangkalan per RW.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Setiap pangkalan rutin menerima kiriman 25 hingga 50 tabung dengan frekuensi dua hingga tiga kali sepekan. Secara kalkulasi kuota, angka tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik warga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Namun, Parminto tidak menampik adanya anomali lonjakan permintaan menjelang Ramadan. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meningkatnya aktivitas rumah tangga untuk persiapan sahur dan berbuka, serta menjamurnya pedagang takjil musiman, ditengarai menjadi pemicu terkurasnya stok di pasar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami memahami ada peningkatan konsumsi. Tapi langkah antisipasi sudah dilakukan dengan tambahan kuota. Karena itu kami masih mendalami kemungkinan penyebab lain," katanya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia kembali menegaskan bahwa elpiji melon merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurutnya, skema pembelian saat ini sudah lebih terkontrol karena wajib menyertakan identitas yang terdaftar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kami juga belum tahu apa penyebabnya. Karena yang jelas tabung elpiji 3 kilogram itu peruntukannya bagi warga miskin," ungkap Parminto.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kontradiksi pernyataan birokrasi ini berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji di tingkat pengecer maupun pangkalan dalam beberapa hari terakhir. Stok sering kali ludes dalam waktu singkat sesaat setelah pengiriman tiba.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menanggapi ketimpangan data dan realita ini, Disperindag Kota Blitar menyatakan akan melakukan pemantauan distribusi di lapangan. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Upaya ini dilakukan guna mendeteksi adanya potensi penumpukan stok, distribusi yang tidak merata, hingga kemungkinan praktik penyimpangan di rantai pasok. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tradisi Sedekah Ramadan di Kampung Coklat Blitar, Ribuan Jemaah Padati Pengajian Rutin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tradisi-sedekah-ramadan-di-kampung-coklat-blitar-ribuan-jemaah-padati-pengajian-rutin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tradisi-sedekah-ramadan-di-kampung-coklat-blitar-ribuan-jemaah-padati-pengajian-rutin</guid>
<description><![CDATA[ Pemberian sedekah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kasih sayang (tresno) kepada jemaah yang setia mengikuti pengajian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a272e06c80d.webp" length="89456" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 12:58:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ribuan, Jemaah, Pengajian, Kampung Coklat, Ramadan, Bagi-Bagi Sedekah, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>– Ribuan jemaah memadati kawasan Wisata Edukasi Kampung Coklat di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, untuk mengikuti kegiatan pengajian rutin Sabtu pagi. Agenda religi ini diketahui telah berjalan secara konsisten selama lebih dari satu dekade.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Melanjutkan tradisi yang terjaga sejak tahun 2014, pihak pengelola kembali menggelar kegiatan sedekah kepada para jemaah pada Sabtu (28/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pemilik Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar, Kholid Mustofa, menjelaskan bahwa pengajian Sabtu pagi merupakan agenda rutin perusahaan. Khusus pada pekan kedua atau ketiga bulan Ramadan, pihaknya mengalokasikan sedekah bagi para jemaah yang hadir.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kurang lebih ada sekitar 7 ribu jemaah, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Ini sudah berjalan sejak lama dan niat kami sederhana, ingin berbagi dan memohon agar usaha yang dijalankan mendapat perlindungan," ujar Kholid, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Menurut dia, pemberian sedekah tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kasih sayang (tresno) kepada jemaah yang setia mengikuti pengajian. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Jika pada hari biasa jemaah mendapatkan konsumsi sarapan, maka selama empat kali pertemuan di bulan Ramadan, pemberian tersebut dialihkan dalam bentuk sedekah tunai.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Blitar, namun juga meluas hingga Kabupaten Tulungagung. Para jemaah tercatat berasal dari berbagai daerah seperti Rejotangan, Wonotirto, Bakung, Gandusari, hingga Lodoyo.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Semoga setiap tahun bisa terus berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semuanya," ungkapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satu jemaah asal Rejowinangun, Siti Mudrikah, mengaku telah rutin mengikuti pengajian ini sejak awal berdiri. Ia berharap kegiatan pengajian dan pemberian sedekah yang dilakukan manajemen Kampung Coklat dapat terus berlanjut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saya ikut dari awal pengajian ini ada. Setiap Sabtu pagi rutin ke sini. Sempat vakum beberapa waktu, tapi sekarang insyaallah sudah aktif lagi. Kebetulan hari ini dapat zakat ya dari pengelola berupa uang tunai," kata Siti.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sebagai informasi, sedekah yang diberikan kepada ribuan jemaah tersebut berupa uang tunai dengan rincian Rp50.000 untuk jemaah dewasa dan Rp25.000 untuk kategori anak-anak. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Diserbu Warga Sananwetan Blitar, Harga Lebih Rendah dari Pasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-diserbu-warga-sananwetan-blitar-harga-lebih-rendah-dari-pasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-diserbu-warga-sananwetan-blitar-harga-lebih-rendah-dari-pasaran</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan warga menyerbu kegiatan Pasar Murah yang digelar di daerah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Pada kegiatan tersebut, harga kebutuhan pokok dijual lebih rendah dari pasaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a12f157f4f4.webp" length="70278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 17:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Murah, Warga, Serbu, Kota Blitar, Sananwetan, Harga, Kebutuhan Pokok, Dijual, Dibawah, Pasaran.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>–Ratusan warga memadati lokasi Pasar Murah yang diselenggarakan di kawasan Kantor Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Jumat (27/2/2026). </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Masyarakat terpantau telah mengantre sejak pagi hari guna mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah rata-rata pasar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Salah satu warga, Sri Susanti (34), mengaku sengaja datang lebih awal untuk memastikan ketersediaan stok. Dalam kesempatan tersebut, ia membeli komoditas berupa dua kemasan beras SPHP, telur, bawang putih, cabai rawit, tepung terigu, dan satu liter minyak goreng Minyakita.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dibandingkan pasaran, di sini lebih murah dan selisih harganya itu lumayan. Meskipun dibatasi, sudah sangat membantu untuk kebutuhan dapur," ujar Sri, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sri berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan menjelang Lebaran guna meringankan beban belanja rumah tangga di tengah kenaikan harga musiman.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ya harapannya bisa ada lagi kegiatan seperti ini. Kalau bisa jenisnya ditambah yang biasanya sering dibutuhkan para emak-emak," harapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengendalian inflasi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idulfitri. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Terdapat 10 komoditas strategis yang dijual, meliputi beras medium dan premium, minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah besar, serta gula pasir.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Adapun sejumlah harga komoditas dalam pasar murah ini tercatat lebih rendah dari harga pasar. Beras medium dijual seharga Rp11.000 per kilogram di saat harga pasar berkisar Rp12.000 hingga Rp13.000. Komoditas telur dibanderol Rp24.000 per kemasan, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dijual Rp5.000 per ons, sedangkan di pasaran masih berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per ons.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ini bukan pembagian gratis, tetapi intervensi harga agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kami siapkan satu ton beras medium SPHP dan 240 liter Minyakita," jelas Parminto.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Parminto menambahkan, memasuki pekan kedua bulan Ramadan, sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau fluktuasi harga guna menjaga stabilitas pasokan serta daya beli masyarakat. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perajin Bedug di Blitar Banjir Pesanan Menjelang Idulfitri 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perajin-bedug-di-blitar-banjir-pesanan-menjelang-idulfitri-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perajin-bedug-di-blitar-banjir-pesanan-menjelang-idulfitri-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pada Ramadan 2026 ini, ia menerima pesanan bedug dari berbagai pelanggan, mulai dari wilayah lokal Blitar hingga luar kota. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a111a56f6b0.webp" length="76592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 10:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Momen, Ramadan, Perajin, Bedug, Kebanjiran, Orderan, Blitar, Berkah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>–Meningkatnya permintaan bedug pada momentum Ramadan membawa keberkahan bagi Mujiono (44), seorang perajin asal Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pada Ramadan 2026 ini, ia menerima pesanan bedug dari berbagai pelanggan, mulai dari wilayah lokal Blitar hingga luar kota.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pesanan bedug memang ramainya pada Ramadan saja. Di luar itu jarang, kalau tahun ini ada 10 pesanan bedug," ujarnya, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ditemui di bengkel kerjanya, Mujiono tengah menyelesaikan tahap akhir (finishing) pada dua unit bedug. Sebanyak delapan unit lainnya telah diambil oleh pemesan. Salah satu bedug yang sedang dikerjakan memiliki diameter satu meter dan panjang 1,2 meter untuk memenuhi kebutuhan masjid.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Proses produksi dilakukan secara bertahap. Setelah kayu dibentuk, bagian luar dihaluskan menggunakan mesin amplas. Selanjutnya, dilakukan proses plamir untuk menutup sambungan kayu sebelum memasuki tahap pelitur.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Guna mengantisipasi lonjakan pesanan, Mujiono telah menyiapkan bahan baku jauh sebelum memasuki bulan suci. Saat mendekati Ramadan, pengerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian agar produk dapat segera dikirim kepada pelanggan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Ukuran bedug yang paling banyak dipesan berdiameter 55 hingga 70 sentimeter untuk musala. Sementara harga jual bervariasi, mulai Rp2,5 juta hingga Rp15 juta tergantung ukuran dan bahan," ucapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Mayoritas pesanan berasal dari wilayah Blitar, namun terdapat pula pelanggan dari luar daerah seperti Kabupaten Tulungagung.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam proses produksi, Mujiono menggunakan kayu mahoni, nangka, dan trembesi. Ia mengakui saat ini cukup kesulitan memperoleh kayu utuh berukuran besar. Jika bahan tersebut tidak tersedia, ia menyiasatinya dengan menyambung kayu tanpa mengurangi kualitas suara yang dihasilkan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saat ini sudah mulai sulit mendapatkan bahan kayu utuh berukuran besar. Kalau tidak tersedia, kayu akan disambungkan tanpa mengurangi kualitas suara," tutur dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain bedug, Mujiono juga memproduksi kendang Jawa untuk kesenian jaranan dan karawitan. Produksi kendang dilakukan setiap hari dengan kapasitas mencapai 20 unit.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pesanan kendang sebagian besar berasal dari Jawa Timur dan Lampung. Setiap bulan, ia rutin mengirim hingga 500 unit kendang ke wilayah Lampung. Namun, selama Ramadan, permintaan kendang cenderung menurun dan digantikan oleh peningkatan pesanan bedug. <strong>(*)</strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ibu Muda di Blitar Raup Cuan dari Bisnis Kemasan Hampers, Pesanan Tembus Pasar Internasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ibu-muda-di-blitar-raup-cuan-dari-bisnis-kemasan-hampers-pesanan-tembus-pasar-internasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ibu-muda-di-blitar-raup-cuan-dari-bisnis-kemasan-hampers-pesanan-tembus-pasar-internasional</guid>
<description><![CDATA[ Usaha rumahan yang dirintis sejak 2018 tersebut kini telah menjangkau pasar nasional dengan peningkatan pesanan hingga 30 persen selama bulan Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a1119c115b3.webp" length="38094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 09:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ibu Muda, Penataran, Blitar, Bisnis, Boks, Hampers, Sukses, Pasar Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Tren bingkisan (hampers) Ramadan 2026 tidak hanya membawa berkah bagi produsen kue kering, tetapi juga bagi penyedia jasa kemasan. Di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, seorang ibu muda berhasil mengoptimalkan celah bisnis melalui pembuatan boks kemasan eksklusif.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lendy Renora (33) membuktikan bahwa kemasan merupakan elemen penting yang menentukan nilai jual sebuah produk. Usaha rumahan yang dirintis sejak 2018 tersebut kini telah menjangkau pasar nasional dengan peningkatan pesanan hingga 30 persen selama bulan Ramadan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Hingga awal Ramadan ini, pesanan yang sudah terkirim lebih dari 4.000 boks," ujar Lendy saat ditemui di lokasi produksi, Jumat (27/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berbeda dengan pelaku usaha lain yang berfokus pada isi bingkisan, Lendy konsisten pada produksi kemasan. Segmen pasarnya mencakup toko kue, vendor suvenir, pelaku UMKM di berbagai kota, hingga sektor korporasi.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pada hari biasa, volume produksi berkisar antara 100-150 boks per hari. Namun, menjelang Hari Raya Idulfitri, angka tersebut melonjak hingga 20-30 persen. Harga produk ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp17.000 hingga Rp60.000 per unit, tergantung pada ukuran dan spesifikasi pemesan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lendy berpendapat bahwa kemasan memiliki peran signifikan dalam meningkatkan persepsi konsumen terhadap sebuah barang.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Saya percaya kemasan itu punya nilai plus. Produk biasa bisa terlihat premium kalau dikemas dengan baik," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sejak awal operasional, Lendy tidak membatasi pemasaran pada lingkup lokal Blitar. Ia langsung mengoptimalkan strategi pemasaran digital guna menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Strategi tersebut terbukti efektif. Saat ini, pesanan rutin berdatangan dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Aceh, Makassar, hingga Timika. Bahkan, produknya telah merambah pasar internasional, seperti Malaysia dan Singapura.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kalau hanya ditawarkan ke teman sendiri, pasarnya cepat habis. Dari awal saya sudah berpikir pasarnya harus seluruh Indonesia," ungkapnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Perjalanan bisnis Lendy dilakukan secara bertahap. Pada awal merintis, ia menangani seluruh proses secara mandiri, mulai dari desain, produksi, administrasi, hingga pemasaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dulu itu awalnya dapat pesanan 10 boks sudah senang sekali. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang lebih pesat," kata dia.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ini, usaha tersebut telah berkembang pesat dan memberdayakan 30 tenaga kerja yang mayoritas merupakan warga sekitar. Sebanyak 15 karyawan bekerja di bengkel produksi, sementara 15 lainnya yang merupakan ibu rumah tangga mengerjakan proses perakitan dari rumah masing-masing. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Ramadan, Lapak Kurma Musiman di Blitar Diserbu Pembeli</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-lapak-kurma-musiman-di-blitar-diserbu-pembeli</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-lapak-kurma-musiman-di-blitar-diserbu-pembeli</guid>
<description><![CDATA[ Lapak penjual buah kurma musiman di Kota Blitar diserbu pembeli saat momen bulan Ramadan. Dalam dua pekan, omzet yang didapat penjual buah kurma di Pasar Templek, Kota Blitar mencapai Rp125 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699fe586adf07.webp" length="76886" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 18:00:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lapak, Penjual, Kurma, Blitar, Pedagang, Musiman, Berkah, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Momen Ramadan benar-benar membawa berkah bagi pedagang musiman kurma di Kota Blitar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satunya dirasakan oleh Novery Prasetyawan yang membuka lapak sederhana di timur Pasar Templek. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam waktu dua pekan, omzet yang didapat dari penjualan buah kurma mencapai Rp125 juta.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lapak Novery nampak sederhana dan ia hanya memanfaatkan meja etalase untuk memajang toples dan kardus yang berisi berbagai jenis buah kurma. Meski tampak sederhana, lapak tersebut selalu didatangi pembeli sejak awal Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ditemui, Novery mengaku mulai membuka stan sekitar sepekan sebelum puasa. Menurutnya, tren penjualan kurma paling ramai terjadi pada awal hingga pertengahan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Seminggu sebelum puasa sudah mulai buka. Biasanya ramai di awal sampai pertengahan Ramadan. Saya memang jualan kurma khusus saat Ramadan saja," ucapnya, Kamis (26/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia melayani pembelian dalam jumlah kecil maupun besar. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan, mulai pembeli untuk konsumsi keluarga hingga pedagang yang membeli secara grosir.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ada beberapa jenis kurma yang dijual, meliputi Sukari, Ruthob, Tunis Madu Aljazair, Medjool, Kholas, hingga Golden Valley. Dari sejumlah varian tersebut, Tunis Madu Aljazair menjadi yang paling banyak dicari pembeli.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang paling laris Tunis Madu Aljazair, harganya Rp60 ribu per kilogram," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara umum, harga kurma yang ia tawarkan berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogramnya, tergantung jenis dan kualitasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tingginya minat masyarakat terhadap kurma sebagai menu takjil berbuka puasa membuat penjualan melonjak tajam. Dalam dua pekan terakhir, omzet yang dikantongi Novery mencapai Rp125 juta, atau rata-rata pendapatan harian berkisar Rp3-8 juta.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menjelaskan kurma yang dijual didatangkan dari wilayah Ampel, Surabaya. Namun, ia mengakui stok mulai sulit diperoleh dan kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga di tingkat pemasok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sekarang barang mulai sulit, kalau ada pun harganya sudah naik. Biasanya kalau stok sudah habis di akhir Ramadan, saya biasanya langsung tutup," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski bersifat musiman, usaha kurma ini menjadi ladang rezeki tersendiri setiap Ramadan. Tingginya permintaan masyarakat membuat pedagang seperti Novery mampu meraup keuntungan besar dalam waktu singkat. <strong>(*) </strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Begal Payudara di Sananwetan Kota Blitar Digulung Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/begal-payudara-di-sananwetan-kota-blitar-digulung-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/begal-payudara-di-sananwetan-kota-blitar-digulung-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap warga dan diamankan pihak kepolisian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699fe5a90f996.webp" length="71492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 15:00:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelajar, Kota Blitar, Korban, Begal Payudara, Pelaku, Berhasil, Ditangkap</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Seorang pelajar perempuan berusia 17 tahun menjadi korban tindak pidana pencabulan atau aksi begal payudara di kawasan Jalan Muradi, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Selasa (24/2/2026). </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap warga dan diamankan pihak kepolisian.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat korban berinisial C sedang berjalan kaki di Jalan Muradi. Secara tiba-tiba, seorang pria yang mengendarai sepeda motor mendekati korban.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, mengonfirmasi bahwa pelaku langsung melakukan aksi cabul terhadap korban di lokasi kejadian.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pelaku mendekati korban yang sedang berjalan kaki, lalu meremas payudara korban sebanyak dua kali," ujar AKP Rudi, Kamis (26/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban yang terkejut langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar, sementara pelaku berusaha melarikan diri ke arah utara. Namun, kesigapan warga dalam melakukan pengejaran membuahkan hasil hingga pelaku berhasil ditangkap.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Pelaku berinisial SB (25), warga Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X warna merah kombinasi hitam yang digunakan saat beraksi, satu kaos warna krem, satu celana pendek abu-abu kombinasi biru, serta hasil visum et repertum korban," terangnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">AKP Rudi menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh pelaku.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Motif sementara karena pelaku mengaku muncul nafsu saat melihat korban berjalan sendirian dari belakang," imbuhnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 6 huruf a Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Langgar Gantung An Nur, Jejak Laskar Diponegoro di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/langgar-gantung-an-nur-jejak-laskar-diponegoro-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/langgar-gantung-an-nur-jejak-laskar-diponegoro-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Warga setempat mengenalnya sebagai Langgar Gantung, bangunan tua yang diyakini sebagai jejak pelarian laskar Pangeran Diponegoro pasca-pecahnya Perang Jawa pada tahun 1825. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699fe59f855e2.webp" length="80108" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 14:00:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sejarah, Langgar, Gantung, Kota Blitar, Musala An Nur, Jejak, Pangeran Diponegoro .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Di tengah pemukiman warga Jalan Kemuning, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, berdiri sebuah musala kayu sederhana yang menyimpan nilai sejarah besar. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Warga setempat mengenalnya sebagai Langgar Gantung, bangunan tua yang diyakini sebagai jejak pelarian laskar Pangeran Diponegoro pasca-pecahnya Perang Jawa pada tahun 1825.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Musala bernama An Nur ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan penanda sejarah dan saksi gerilya sekaligus pusat syiar Islam di kawasan yang dahulunya merupakan hutan lebat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan penuturan keluarga, Langgar Gantung didirikan pada tahun 1824 oleh Mbah Irodikoro atau Abdus Sjakur. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia merupakan salah satu laskar Pangeran Diponegoro yang menyingkir dari kolonial Belanda bersama empat rekannya, yakni Singodongso, Irodongso, Irokerto, dan Iromerto. Kelimanya kemudian membuka perkampungan baru di wilayah Plosokerep.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ketua Takmir Musala An Nur, Isman Hadi, yang merupakan keturunan pendiri, menyatakan bahwa para pejuang tersebut tidak hanya bersembunyi, tetapi juga membangun basis dakwah.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Mbah Irodikoro dan kawan-kawan tidak hanya bergerilya, tapi juga mengajarkan agama kepada warga sekitar. Dari situlah langgar ini berdiri," terang Isman, Kamis (26/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Julukan Langgar Gantung merujuk pada konstruksi bangunan yang unik. Musala ini tidak menggunakan fondasi permanen yang ditanam, melainkan berdiri di atas umpak batu layaknya rumah panggung tradisional Jawa.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Model bangunan tersebut dipilih karena pada awal abad ke-19, kawasan Plosokerep masih berupa hutan yang rawan gangguan hewan liar. Struktur panggung dianggap lebih aman dari ancaman ular dan binatang buas lainnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Hingga saat ini, sekitar 90 persen bagian bangunan masih asli. Pilar kayu, kusen pintu, jendela, hingga dinding anyaman bambu tetap dipertahankan. Perbaikan hanya dilakukan pada bagian yang lapuk, seperti penggantian genteng, usuk, reng, serta lantai yang mulai rapuh.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Bagian plafon sempat diganti asbes, lalu dikembalikan ke model semula yaitu dengan anyaman bambu," ujarnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski telah berusia hampir dua abad, aktivitas ibadah di dalamnya tidak pernah berhenti. Setiap bulan Ramadan, Langgar Gantung ramai digunakan untuk salat berjamaah, tarawih, hingga tadarus Al-Qur'an. Nuansa kayu tua dan dinding bambu dinilai memberikan suasana ibadah yang lebih khusyuk bagi warga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Masih seperti biasa kegiatan yang dilakukan di sini. Setiap Ramadan, sudah pasti salat berjamaah lima waktu, tarawih, tadarus dan lainnya," kata Isman.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Namun, di balik nilai sejarahnya yang tinggi, perhatian Pemerintah Kota Blitar dinilai masih minim. Musala An Nur yang telah masuk dalam daftar cagar budaya ini sepenuhnya dirawat secara swadaya oleh keluarga keturunan Mbah Irodikoro.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meskipun pihak pemerintah pernah melakukan peninjauan dan meminta proposal perawatan, hingga kini belum ada bantuan konkret yang diterima pengelola.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Secara swadaya kami lakukan perawatan sendiri," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1"></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramadan Berkah, Masjid Ar Rahman Blitar Bagikan Ribuan Porsi Buka dan Sahur Gratis Setiap Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramadan-berkah-masjid-ar-rahman-blitar-bagikan-ribuan-porsi-buka-dan-sahur-gratis-setiap-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramadan-berkah-masjid-ar-rahman-blitar-bagikan-ribuan-porsi-buka-dan-sahur-gratis-setiap-hari</guid>
<description><![CDATA[ Selama bulan suci Ramadan, Masjid Ar Rahman Blitar membagikan ribuan porsi menu berbuka dan sahur per harinya bagi masyarakat atau jemaah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699daa91bac9f.webp" length="38084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 21:30:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Masjid, Blitar, Bagikan, Menu, Berbuka, Sahur, Gratis, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Ramadan menjadi momen istimewa untuk berbagi di Masjid Ar Rahman, Blitar. Selama bulan suci Ramadan, pengelola masjid yang berada di Jalan Ciliwung, Kecamatan Kepanjenkidul itu menyiapkan 1.000 - 1.500 porsi makanan buka puasa dan sahur gratis setiap hari bagi jemaah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pendiri Masjid Ar Rahman Hariyanto mengatakan tradisi berbagi makanan gratis saat Ramadan sudah menjadi agenda rutin dalam beberapa tahun terakhir. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan, di luar Ramadan masjid juga kerap menyediakan makanan gratis pada momen Jumat berkah, kuliah subuh hingga kegiatan Minggu pagi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Prinsipnya sederhana, kami ingin terus berbagi dan berharap ridho Allah SWT," ujarnya, Selasa (24/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, jumlah porsi yang disiapkan menyesuaikan dengan lonjakan jemaah. Pada hari biasa, Senin hingga Jumat, rata-rata 1.000 porsi disediakan. Sementara pada Sabtu dan Minggu, jumlahnya bisa meningkat hingga 1.500 porsi per hari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menu yang dihidangkan pun dibuat berganti setiap hari agar jemaah tidak bosan. Beberapa menu favorit di antaranya soto, rawon, dan cap go meh, lengkap dengan takjil untuk berbuka.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Jemaah paling tinggi biasanya pada Sabtu dan Minggu, bisa mencapai 1.500 porsi untuk menu buka puasa dan sahur. Kalau hari Senin-Jumat biasanya berkisar 1.000 porsi," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekedar diketahui, Masjid Ar Rahman mulai dibangun pada tahun 2018 dan pada 25 Desember 2019 diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masjid Ar Rahman disebut sebagai miniatur Masjid Nabawi. Pasalnya, desain arsitektur, interior, hingga konsep pelayanan dibuat menyerupai masjid favorit umat Islam tersebut. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Sanankulon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tekan-risiko-kecelakaan-kai-daop-7-madiun-tutup-perlintasan-sanankulon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tekan-risiko-kecelakaan-kai-daop-7-madiun-tutup-perlintasan-sanankulon</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun menutup perlintasan kereta api (KA) di wilayah Desa/Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Penutupan perlintasan KA ini sebagai upaya menekan risiko kecelakaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699daa8c07ced.webp" length="90762" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 20:58:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penutupan, Perlintasan, KA, Sanankulon, Blitar, KAI Daop 7 Madiun, Menekan, Risiko, Kecelakaan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Upaya menekan angka kecelakaan di jalur kereta api terus dilakukan PT KAI Daop 7 Madiun. Pada Selasa (24/2/2026), KAI resmi menutup perlintasan sebidang berisiko tinggi di JPL 203 Km 125+8/9 yang berada di Dusun Sanankulon, Desa Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penutupan dilakukan sebagai langkah preventif guna melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelancaran perjalanan kereta api (KA).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perlintasan tersebut dinilai memiliki potensi<span class="Apple-converted-space">  </span>bahaya karena tidak dijaga dan belum memenuhi persyaratan teknis keselamatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum proses penutupan, petugas menggelar <em>safety briefing</em> untuk memastikan seluruh personel bekerja sesuai standar operasional. Selanjutnya dilakukan pematokan permanen dan pemasangan rel melintang sebagai tanda bahwa jalur tersebut tidak lagi dapat dilintasi kendaraan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Perlintasan sebidang ini memiliki tingkat risiko tinggi, terutama yang tidak dijaga. Ini merupakan langkah konkret untuk meminimalisir potensi kecelakaan dan gangguan perjalanan kereta api," terang Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Selasa (24/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menyebut bahwa keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan. Langkah tersebut juga telah melalui koordinasi dengan DJKA Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, serta Satlantas Polres Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami mencatat, sepanjang tahun 2025, </span><span class="s1">wilayah Daop 7 Madiun ada 24 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang dan jalur rel. Mayoritas insiden dipicu kelalaian pengguna jalan, seperti menerobos palang atau tetap melintas saat kereta sudah mendekat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Tohari mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan perlintasan resmi dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Kota Gelar Tes Urine 93 Personel, Satu Polisi Positif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-gelar-tes-urine-93-personel-satu-polisi-positif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-kota-gelar-tes-urine-93-personel-satu-polisi-positif</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 93 personel menjalani pemeriksaan tersebut. Hasilnya, 92 orang dinyatakan negatif narkoba, sementara satu personel terdeteksi positif benzodiazepine. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699d579224f64.webp" length="28266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 14:00:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tes Urine, Mendadak, Personel, Polres Blitar Kota, Pencegahan, Penyalahgunaan, Narkoba.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong>– Polres Blitar Kota melaksanakan pemeriksaan urine mendadak terhadap puluhan personel sebagai upaya penguatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian, Selasa (24/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kegiatan deteksi dini tersebut berlangsung di Gedung Patriatama Polres Blitar Kota. Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Sidokkes Polres Blitar Kota dengan menggunakan metode uji enam parameter.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Sebanyak 93 personel menjalani pemeriksaan tersebut. Hasilnya, 92 orang dinyatakan negatif narkoba, sementara satu personel terdeteksi positif benzodiazepine. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil pendalaman, personel bersangkutan diketahui mengonsumsi obat resep dokter bermerek Braxidin.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggota.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Menindaklanjuti instruksi Kapolri, kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan anggota Polres Blitar Kota bersih dari penyalahgunaan narkoba," tegasnya, Selasa (24/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia menambahkan bahwa pemeriksaan serupa akan dilakukan secara berkala dan acak guna mencegah terjadinya pelanggaran.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba. Namun dalam kasus satu personel yang terdeteksi benzodiazepine, itu karena konsumsi obat sesuai resep dokter dan sudah bisa dipertanggungjawabkan secara medis," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Melalui kegiatan ini, Polres Blitar Kota menegaskan komitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mewujudkan institusi yang bersih dan profesional. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Blitar Perluas Bantuan Seragam, Siswa Luar Kota Bakal Ikut Terjangkau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-perluas-bantuan-seragam-siswa-luar-kota-bakal-ikut-terjangkau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-perluas-bantuan-seragam-siswa-luar-kota-bakal-ikut-terjangkau</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memperluas bantuan seragam bagi siswa. Sesuai rencana, siswa dari luar Kota juga akan ikut terjangkau program tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699c60d4d4385.webp" length="24606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 22:22:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Program, Seragam, Blitar, Menjangkau, Semua, Siswa.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memperluas cakupan bantuan seragam gratis bagi siswa sekolah negeri pada tahun ajaran 2026-2027.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika sebelumnya, bantuan hanya diperuntukkan bagi siswa berdomisili di Kota Blitar, kini siswa dari luar kota yang bersekolah di sekolah negeri juga akan menerima bantuan serupa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Dindin Alinurdin mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan layanan pendidikan tanpa membedakan latar belakang domisili siswa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, seluruh siswa yang menempuh pendidikan di sekolah negeri Kota Blitar memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini, kami sedang<span class="Apple-converted-space">  </span>mematangkan regulasi yang akan menjadi dasar pelaksanaan kebijakan tersebut. Prinsipnya tidak ada lagi perbedaan antara siswa dalam kota maupun luar kota," ujarnya, Senin (23/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan perluasan program ini, diperkirakan ada tambahan sekitar 500 siswa dari luar kota yang akan masuk dalam daftar penerima bantuan seragam gratis. Penambahan tersebut tentu berdampak pada kebutuhan anggaran pengadaan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, Dinas Pendidikan memastikan program tetap berjalan dengan melakukan penataan ulang alokasi anggaran pendidikan. Pasalnya, anggaran yang diterima secara keseluruhan tidak mengalami peningkatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tahun ini, rencananya menjangkau semua siswa. Otomatis jumlah penerimanya tambah banyak. Untuk pembiayaan, kami harus menata yang dialokasi di pendidikan," ungkapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain bantuan seragam, pemerintah daerah juga memberikan dukungan perlengkapan sekolah lainnya. Karena itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar seluruh bantuan tetap dapat menjangkau semua siswa dengan pendanaan yang tersedia. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pondok Ramadan Janda Lansia di Talun Blitar Jadi Ikhtiar Mencari Ilmu dan Raih Husnul Khotimah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pondok-ramadan-janda-lansia-di-talun-blitar-jadi-ikhtiar-mencari-ilmu-dan-raih-husnul-khotimah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pondok-ramadan-janda-lansia-di-talun-blitar-jadi-ikhtiar-mencari-ilmu-dan-raih-husnul-khotimah</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan janda lansia mengikuti kegiatan Pondok Ramadan di Masjid Jami Mustajabud Daawaad, Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699c24231e4c1.webp" length="79978" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 19:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pondok, Ramadan, Lansia, Kendalrejo, Talun, Kabupaten Blitar, Janda.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Semangat menuntut ilmu tak pernah mengenal usia. Hal itu tergambar dalam kegiatan Pondok Ramadan Janda Lansia yang digelar di Masjid Jami Mustajabud Daawaad di Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah seorang peserta bernama Zaebadiyah (78) mengaku rutin mengikuti kegiatan tersebut sejak 2015. Perempuan asal Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar itu setiap Ramadan menginap selama 12 hari untuk memperdalam ilmu agama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hanya saat pandemi Covid-19 selama dua tahun kegiatan tersebut sempat libur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Alhamdulillah banyak manfaatnya. Dapat ilmu, lalu saya sampaikan lagi di rumah untuk keluarga," ujarnya, Senin (23/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Zaebadiyah yang memiliki enam putra, 25 cucu, dan tujuh buyut itu berhadap di usia senja tetap bisa menjadi pribadi yang berguna serta menggapai husnul khotimah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Senang rasanya, ingin menjadi lansia yang berguna dan insyaallah husnul khotimah," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pengelola Pondok Ramadan Janda Lansia Sri Banun menjelaskan program ini dikhususkan untuk para janda lansia agar tetap aktif dan tidak merasa kesepian di rumah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami menghimpun para janda lansia supaya tidak gampang pikun. Kalau di rumah sering diam sendiri, disini bisa berkumpul, tertawa dan merasa senang," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Program Pondok Ramadan Janda Lansia telah berjalan sejak tahun 2009 dan tetap konsisten diadakan di Masjid Jami Mustajabud Daawaad, meski jumlah peserta sempat sedikit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dukungan datang dari masyarakat, pamong desa, kader hingga para lansia sendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tahun ini tercatat ada 43 peserta lansia yang mengikuti kegiatan ini. Sebanyak 38 orang menginap penuh, sementara sebagian lainnya pulang pergi. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Kemirigede, Wlingi, Kesamben, hingga Tulungagung. Usia rata-rata peserta antara 70 hingga 80 tahun, dengan peserta tertua berusia 88 tahun," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beragam aktivitas dijalani setiap hari dan dimulai pukul 06.00 WIB. Diawali dengan senam pagi, dilanjutkan bersih-bersih, mandi, salat dhuha, serta mengaji bersama Ustadz. Setelah itu jeda diisi dengan hiburan berupa sholawat dan nyanyian bersama.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menjelang siang, istirahat terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan salat dhuhur. Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan tadarus serta pengajian materi puasa. Menjelang berbuka, para peserta mengisi waktu dengan membaca lantunan tahlil.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Malam harinya, para lansia mengikuti salat tarawih dan kembali tadarus. Mereka kemudian beristirahat dan bangun sekitar pukul 02.30 WIB untuk persiapan sahur. Tahun ini, kebutuhan buka dan sahur dimasak sendiri di dapur masjid," imbuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui Pondok Ramadan Janda Lansia ini, para peserta tak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga menemukan kebersamaan dan kebahagiaan di usia senja yang menjadi sebuah ikhtiar sederhana untuk tetap bermanfaat hingga akhir hayat. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kandang Ayam di Kanigoro Blitar Terbakar, 8 Ribu Ekor Bibit Ayam Mati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kandang-ayam-di-kanigoro-blitar-terbakar-8-ribu-ekor-bibit-ayam-mati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kandang-ayam-di-kanigoro-blitar-terbakar-8-ribu-ekor-bibit-ayam-mati</guid>
<description><![CDATA[ berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik pada bagian mesin pendorong udara atau blower. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699bf77e184c4.webp" length="149494" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 16:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Kandang, Ayam, Blitar, Diduga, Korsleting, Blower.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>– Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Dusun Koripan, Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar pada Senin (23/2/2026) pagi.</p>
<p class="p1">Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.47 WIB tersebut menyebabkan bangunan kandang beserta 8 ribu ekor anak ayam berumur dua hari ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp75 juta.</p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi berinisial AW, suara ledakan terdengar dari arah kandang bagian timur selatan sekitar pukul 07.30 WIB.</p>
<p class="p1">"Saat dicek, terlihat api sudah menyala dari saluran listrik," ujar Aiptu Muheni, Senin (23/2/2026).</p>
<p class="p1">Mengetahui hal tersebut, saksi bersama rekan-rekannya berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Namun, api yang terus membesar membuat mereka menghubungi Polsek Kanigoro dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar.</p>
<p class="p1">"Warga menghubungi petugas dan secara swadaya dilakukan pemadaman. Kurang lebih sekitar tiga jam, tepatnya pukul 10.30 WIB, api berhasil dipadamkan," katanya.</p>
<p class="p1">Aiptu Muheni menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik pada bagian mesin pendorong udara atau blower.</p>
<p class="p1">"Dugaan sementara akibat korsleting listrik pada blower penyedot angin. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh anak ayam yang berada di dalam kandang mati terbakar," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lansia di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-ditemukan-tewas-di-ladang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-ditemukan-tewas-di-ladang</guid>
<description><![CDATA[ Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak. Korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6999434a185ef.webp" length="57570" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 16:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lansia, Ditemukan, Meninggal, Ladang, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP–</strong>Seorang lansia berinisial M (76), warga Dusun Krajan, Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang pada Jumat (20/2/2026) malam.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB oleh warga yang curiga karena korban tidak terlihat selama empat hari di area ladang yang biasa digunakannya untuk beristirahat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap beraktivitas di lokasi tersebut. Salah satu saksi berinisial J melaporkan kecurigaannya sejak pukul 18.00 WIB. Bersama saksi berinisial S dan warga lainnya, J melakukan pencarian di area ladang di depan rumahnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak. Korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar Kota, Aiptu Muheni, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan tenaga kesehatan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit dan tidak ada yang mengetahui," ujar Muheni, Sabtu (21/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Ia menambahkan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diketahui oleh kepala desa setempat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini. Kasus tersebut dinyatakan sebagai kematian yang diduga akibat sakit.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Jadi peristiwa ini saat itu langsung dilaporkan dan petugas mendatangi lokasi. Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dikaitkan autopsi," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>119 Tahun Tak Pernah Sepi, Salat Tarawih 10 Menit Pondok Mantenan Jadi Magnet Jemaah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/119-tahun-tak-pernah-sepi-salat-tarawih-10-menit-pondok-mantenan-jadi-magnet-jemaah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/119-tahun-tak-pernah-sepi-salat-tarawih-10-menit-pondok-mantenan-jadi-magnet-jemaah</guid>
<description><![CDATA[ Meski sudah berusia 119 tahun, tradisi salat tarawih cepat di Masjid Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar masih terjaga sampai sekarang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69985d21b1424.webp" length="41830" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 21:49:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tradisi, Salat, Tarawih, Cepat, Pondok Pesantren, Mantenan, Jadi, Magnet, Jemaah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Suasana Masjid Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar tampak berbeda setiap bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak selepas berbuka puasa, ratusan jemaah mulai berdatangan untuk mengikuti tradisi salat tarawih cepat yang sudah bertahan lebih dari satu abad.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun ini, tradisi itu genap berjalan 119 tahun sejak pertama kali dimulai pada tahun 1907.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketika azan isya berkumandang, masjid berkapasitas ratusan orang itu dipenuhi jemaah. Tak sedikit yang harus menggelar sajadah di halaman karena ruang utama telah penuh.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski berada di luar, para jemaah tetap khusyuk mengikuti rangkaian salat isya, tarawih 20 rakaat, dan witir 3 rakaat yang rampung hanya dalam waktu sekitar 10 hingga 13 menit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Durasi yang singkat inilah yang menjadi ciri khas sekaligus daya tarik. Jika umumnya salat isya dan tarawih memakan waktu 30 hingga 45 menit, di Pondok Pesantren Mambaul Hikam atau yang kerap disebut dengan Pondok Mantenan ini seluruh rangkaian ibadah tersebut bisa selesai kurang dari seperempat jam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Romadoni (31) salah satu jemaah salat tarawih cepat di Pondok Pesantren Mantenan ini mengaku hampir tak pernah absen menjalani salat tarawih di Pondok Pesantren tersebut setiap bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menilai suasana yang ramai dan penuh semangat kebersamaan menjadi alasan utama dirinya memilih tarawih disana.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selalu rutin disini sejak dulu. Selain cepat, suasana itu ramai dan itu bikin semangat," ujarnya, Jumat (20/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam KH Muhammad Dliya'uddin Azzamzami atau Gus Dliya' menjelaskan bahwa tradisi ini berawal<span class="Apple-converted-space"> </span>dari gagasan pendiri pondok, Mbah Abdul Ghofur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat itu, mayoritas warga sekitar merupakan petani dan pekerja, bahkan sebagian masih mualaf.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, salat tarawih dengan durasi normal sempat membuat jumlah jemaah menurun drastis. Alasan itulah yang membuat sang pendiri pondok berinisiatif mempercepat tempo salat tanpa mengurangi rukun maupun sunahnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Bacaannya tetap lengkap, Alfatihah dan surat tetap dibaca. Rukun dan sunahnya tidak ada yang ditinggalkan. Hanya temponya saja yang lebih cepat," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, standar durasi biasanya berkisar 13 hingga 15 menit. Namun, jika imam yang memimpin masih muda dan bertenaga, seluruh rangkaian bisa selesai dalam 10 menit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga kini, tradisi yang telah berusia lebih dari satu abad itu tetap menjadi magnet, tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga jemaah dari luar daerah seperti Kediri dan Tulungagung. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Datang Urus SIM di Kota Blitar, Disambut Nuansa Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/datang-urus-sim-di-kota-blitar-disambut-nuansa-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/datang-urus-sim-di-kota-blitar-disambut-nuansa-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Nuansa berbeda tampil pada pelayanan pengurusan SIM di Satlantas Polres Blitar Kota. Masyarakat yang datang akan disambut dengan ornamen dan atribut bernuansa islami. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69985d2ee71c8.webp" length="35514" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 21:34:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelayanan, SIM, Polres Blitar Kota, Tampilan, Nuansa, Ramadan, Islami.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Memasuki awal Ramadan, suasana berbeda langsung terasa di ruang pelayanan SIM Satlantas Polres Blitar Kota.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masyarakat yang datang untuk mengurus permohonan maupun perpanjangan SIM disambut dengan dekorasi bernuansa Ramadan serta petugas yang tampil lebih religius.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas laki-laki mengenakan songkok, sementara polisi wanita (Polwan) mengenakan hijab saat memberikan pelayanan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ornamen khas Ramadan menghiasi sudut ruangan, mulai dari hiasan kaligrafi hingga dekor tematik yang memperkuat suasana bulan suci Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan humanis bagi masyarakat selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelayanan bernuansa religi ini akan diterapkan selama 30 hari penuh di bulan Ramadan. Selain menghadirkan dekorasi dan busana khusus, pihaknya juga menyiapkan ruang terpisah bagi pemohon yang tidak menjalankan ibadah puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ini bentuk toleransi sekaligus penghormatan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kami ingin pelayanan tetap berjalan optimal dengan suasana yang sejuk dan penuh kebersamaan," kata dia, Jumat (20/2/2026).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu pemohon SIM bernama Ani mengaku terkesan dengan konsep tersebut. Ia menilai suasana ruangan menjadi lebih nyaman dan berbeda dari biasanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Rasanya lebih adem dan tertib. Meski sedang puasa, suasananya mendukung," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan konsep ini, Satlantas Polres Blitar Kota berharap pelayanan publik tetap maksimal sekaligus menghadirkan semangat Ramadan yang penuh ketenangan dan saling menghormati. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Pedagang Serbu Jalan Kenanga, Bazar Takjil Ramadan Kota Blitar Disesaki Pemburu Hidangan Buka Puasa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-pedagang-serbu-jalan-kenanga-bazar-takjil-ramadan-kota-blitar-disesaki-pemburu-hidangan-buka-puasa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-pedagang-serbu-jalan-kenanga-bazar-takjil-ramadan-kota-blitar-disesaki-pemburu-hidangan-buka-puasa</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan pedagang menyerbu kawasan Jalan Kenangan dan Alun-Alun Kota Blitar untuk meramaikan kegiatan Bazar Takjil Ramadan. Sejak pukul 15.00-18.00, kawasan tersebut disesaki masyarakat para pemburu takjil dan menu berbuka puasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69985d27994f2.webp" length="78866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 21:20:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ratusan, Pedagang, Ramaikan, Bazar Takjil Ramadan, Kota Blitar, Jalan Kenanga, Disesaki Pemburu, Buka Puasa.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Suasana sore di sepanjang Jalan Kenanga, Kota Blitar berubah semarak. Ratusan lapak berjajar rapi, aroma gorengan dan minuman segar menguar di udara, sementara warga silih berganti datang untuk berburu aneka takjil untuk berbuka puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 270 pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Takjil Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang sudah bersiap menyambut lonjakan pengunjung yang datang menjelang waktu Magrib.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pantauan di lokasi, aneka menu khas Ramadan seperti es buah, kolak, gorengan hingga makanan berat tersaji lengkap. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya warga sekitar, pembeli dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Blitar turut memadati kawasan tersebut, menciptakan suasana ramai yang khas setiap bulan puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Parminto menyebut seluruh pedagang yang terlibat merupakan warga asli Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada 270 pedagang, baik PKL, UMKM dan semua merupakan warga Kota Blitar dan tidak ada dari luar daerah," terangnya, Jumat (20/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun ini, Bazar Takjil Ramadan menghadirkan konsep yang lebih luas. Selain memanfaatkan sepanjang Jalan Kenanga, penyelenggara juga membuka ruas jalan sisi selatan didalam kawasan Alun-Alun Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penambahan lokasi ini memungkinkan lebih banyak pedagang mendapatkan tempat berjualan dibanding tahun sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selain di sepanjang Jalan Kenanga, pedagang juga ada di kawasan Alun-Alun Kota Blitar," ujar dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya fokus pada keramaian, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar juga menekankan aspek keamanan pangan dan keterjangkauan harga produk makanan/minuman yang dijual di Bazar Takjil Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pedagang diwajibkan menjual makanan serta minuman yang aman dikonsumsi dan bebas dari bahan berbahaya. Produk lokal pun menjadi prioritas agar perputaran ekonomi tetap berada di lingkup Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami juga mengimbau sekaligus meminta pedagang agar menjaga harga jual tetap wajar dan ramah di kantong masyarakat, mengingat tingginya kebutuhan selama Ramadan," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, salah satu pengunjung Bazar Takjil Blitar bernama Irma mengaku kegiatan ini merupakan momen yang ditunggu sejak lama. Ia mengaku rela berdesak-desakan dengan pengunjung lain agar bisa mendapatkan produk makanan/minuman yang ia inginkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tiap tahun pasti kesini, pilihannya banyak sekali. Ada makanan ringan, berbagai macam jenis minuman, sampai makanan berat ada juga," imbuhnya.<strong> (*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagal Lewati Tanjakan, Truk Muatan Limbah Sawit Masuk Sungai di Talun Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gagal-lewati-tanjakan-truk-muatan-limbah-sawit-masuk-sungai-di-talun-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gagal-lewati-tanjakan-truk-muatan-limbah-sawit-masuk-sungai-di-talun-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Umum Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Sebuah truk bermuatan limbah sawit terjun ke Sungai setelah gagal melewati tanjakan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69970dc144f2a.webp" length="80296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:54:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, Tunggal, Blitar, Truk, Gagal, Menanjak, Masuk, Sungai.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sebuah truk bermuatan limbah sawit tercebur ke sungai setelah gagal menanjak di Jalan Desa wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar pada Kamis (19/2/2026) siang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Umum Bendelonje, Desa Kendalrejo. Truk Toyota Dyna bernopol W 9401 NV yang dikemudikan RJS (27), warga Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, dilaporkan selip saat mencoba melewati tanjakan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan peristiwa bermula saat kendaraan melaju dari arah barat ke timur memasuki jalan desa Bendelonje.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Truk bermuatan limbah sawit tersebut tidak kuat menanjak. Kendaraan kemudian berjalan mundur dan akhirnya masuk ke sungai," ujarnya, Kamis (19/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi gagal memindahkan gigi persneling saat berada di tanjakan, sehingga kendaraan kehilangan tenaga dan mundur tak terkendali.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan alat berat dan derek.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini masih dilakukan upaya penarikan truk dari dalam sungai," tambahnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Kota Blitar Kesulitan Dapatkan Elpiji 3 Kilogram, Stok Datang Langsung Ludes</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-kota-blitar-kesulitan-dapatkan-elpiji-3-kilogram-stok-datang-langsung-ludes</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-kota-blitar-kesulitan-dapatkan-elpiji-3-kilogram-stok-datang-langsung-ludes</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah warga Kota Blitar mengeluhkan kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram. Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu pangkalan yang berada di Bendogerit mengaku pasokan dari agen rutin, namun permintaan dari masyarakat cukup tinggi pada awal Ramadan ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69970dc774539.webp" length="38454" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:25:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Kesulitan, Mendapatkan, Tabung Gas, Elpiji 3 Kilogram, Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dikeluhkan warga Kota Blitar dalam dua pekan terakhir. Tabung gas bersubsidi yang dikenal dengan sebulan elpiji melon itu kerap habis dalam hitungan jam setelah tiba di pangkalan maupun pengecer.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu toko ke toko lain demi mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemilik warung makan di Jalan Dr. Wahidin Kota Blitar bernama Rita mengaku kerepotan karena tabung gas elpiji 3 kilogram menjadi kebutuhan utama untuk usaha kulinernya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam tiga hari, Rita rata-rata menghabiskan satu tabung elpiji 3 kilogram untuk memasak. Ketika stok sulit didapat, aktivitas usahanya ikut terganggu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau dapat info ada stok datang, saya langsung ke toko. Kadang harus keliling dulu, baru dapat," kata dia, Kamis (19/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal senada juga disampaikan oleh Nunung warga Kelurahan Bendo. Sejak awal Februari 2026 atau menjelang Ramadan, ia kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram di toko langganannya. Stok disebut selalu habis tak lama setelah kiriman datang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Biasanya saya bisa beli dua tabung sekaligus. Sekarang dibatasi satu tabung per orang karena permintaan banyak," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, pemilik pangkalan tabung gas elpiji 3 kilogram di Bendogerit bernama Suparti menjelaskan pasokan dari agen sebenarnya masih rutin, yakni tiga kali dalam sepekan setiap Senin, Rabu, dan Jumat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, tingginya permintaan membuat stok cepat habis. Bahkan, sebagian warga sudah memesan lebih dulu sebelum kiriman tiba.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pasokan normal, tapi begitu datang langsung habis. Sekarang tempat saya kosong lagi," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Suparti menyebut jumlah kiriman juga sedikit berkurang. Jika sebelumnya ia menerima 48–49 tabung per pengiriman, kini hanya sekitar 44 tabung.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, lonjakan permintaan mulai terasa sejak akhir Januari 2026. Ia menduga peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran menjadi salah satu faktor tingginya konsumsi elpiji 3 kilogram di masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang jelas, saya hanya melayani warga sekitar. Mudah-mudahan pasokan tetap lancar dan kebutuhan warga bisa terpenuhi," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Abad Berdiri, Masjid Kuningan Jadi Jejak Syiar Islam di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-abad-berdiri-masjid-kuningan-jadi-jejak-syiar-islam-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-abad-berdiri-masjid-kuningan-jadi-jejak-syiar-islam-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Masjid tua yang berusia dua abad di Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar menjadi saksi perjalanan syiar Islam di Blitar Raya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69970de67d963.webp" length="57042" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 20:55:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Masjid, Tua, Blitar, Kuningan, Kanigoro, Kuningan Pondok Kidul, Syiar, Islam, Syekh Abu Hasan, Syekh Abu Mansur.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Di tengah perkampungan Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar berdiri sebuah masjid tua yang menjadi saksi perjalanan panjang syiar agama Islam di wilayah Blitar Raya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masjid itu dikenal sebagai Masjid Kuningan Pondok Kidul atau Masjid Nurul Huda Kuningan Selatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dibangun sekitar tahun 1823, Masjid ini tercatat sebagai yang tertua di Kabupaten Blitar. Bahkan usianya lebih senior dibandingkan Masjid Agung, Kota Blitar yang didirikan sekitar tahun 1895. Artinya, Masjid Kuningan telah melewati lebih dari dua abad sejarah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ditemui, Pengurus Masjid Kuningan Pondok Kidul, Haikal Asfari menceritakan, masjid ini didirikan oleh dua tokoh penting yang disebut sebagai bagian dari pasukan khusus Pangeran Diponegoro, yakni Syekh Abu Hasan dan Syekh Abu Mansur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keduanya memiliki hubungan keluarga, dimana Syekh Abu Hasan merupakan mertua dari Syekh Abu Mansur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang pertama kali datang ke wilayah Blitar adalah Syekh Abu Hasan, kemudian beberapa tahun lagi yang datang menantunya Syekh Abu Mansur," ceritanya, Kamis (19/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum tiba di Blitar, keduanya memiliki peran penting di lingkungan Kerajaan Mataram Islam di Yogyakarta. Syekh Abu Hasan dikenal sebagai tokoh agama atau ulama, sementara Syekh Abu Mansur disebut masih memiliki garis keturunan Panembahan Senopati yang merupakan pendiri Mataram Islam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedatangan Syekh Abu Hasan dan Syekh Abu Mansur ke Blitar memiliki misi untuk menyebarkan ajaran Islam dan misi perjuangan membebaskan rakyat dari penjajahan Belanda.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kala itu, mereka mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) dan Masjid untuk pusat pendidikan serta kegiatan agama Islam bagi masyarakat di wilayah Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah Perang Jawa dan Diponegoro ditangkap, mereka tidak kembali ke Yogyakarta. Mereka tetap disini untuk melanjutkan syiar Islam," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah dua abad berlalu, bangunan Masjid dan Pondok Pesantren peninggalan kedua tokoh tersebut masih berdiri kokoh di halaman kompleks. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Struktur utama berada di bagian dalam Masjid, dan bagian serambi depan serta samping kiri ditambahkan untuk menyesuaikan kebutuhan jemaah. Tercatat, Masjid terakhir kali direnovasi pada tahun 1880.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Haikal menyebut di dalam Masjid, sejumlah peninggalan bersejarah masih digunakan. Mulai dari bedug, mimbar, hingga tombak Dwisula bermata dua yang digunakan saat Khotbah Salat Jumat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Memasuki bulan Ramadan 1447 H/2026, Masjid tetap menjadi pusat kegiatan ibadah, mulai dari Salat Tarawih, Tadarus, Itikaf. Selain itu, sebanyak 150 anak mengikuti Pondok Ramadan yang digelar santri lokal dan luar Desa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Menjelang bulan Ramadan kemarin, banyak peziarah yang datang ke Makam Syekh Abu Hasan dan Syekh Abu Mansur. Jadi, disini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga saksi perjuangan, pendidikan, dan perjalanan panjang syiar Islam di tanah air," tuturnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada bagian bangunan Pondok Pesantren peninggalan kedua tokoh tersebut juga masih berdiri kokoh di halaman kompleks. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah panggung bergaya joglo itu hampir 90 persen masih mempertahankan material aslinya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bagian bawah bangunan menggunakan kombinasi bata, sementara bagian atas didominasi kayu jati. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Enam kamar berjajar saling berhadapan, dipisahkan anyaman bambu. Pintu dengan engsel kayu model lama serta sebagian besar genteng juga masih asli.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari pintu pondok menuju masjid, tersusun batu andesit memanjang sebagai jalan bagi para santri yang telah bersuci menuju tempat ibadah. Detail ukiran di atas pintu kamar pondok memiliki kemiripan dengan ornamen di bagian dalam masjid, menandakan pembangunan keduanya dilakukan hampir bersamaan sekitar 1830.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pembangunan pondok dan masjid hampir bersamaan pada sekitar 1830. Bangunan pondok ini untuk pendidikan, sedang masjid untuk ibadah," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski sempat aktif menerima santri dari berbagai daerah seperti Tulungagung, Kediri, hingga Sumatera, sejak pandemi 2020 pondok hanya diisi santri lokal. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Bunga Tabur di Kota Blitar Melonjak Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bunga-tabur-di-kota-blitar-melonjak-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bunga-tabur-di-kota-blitar-melonjak-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Harga bunga kenanga dan bunga mawar yang biasanya digunakan untuk ziarah kubur melambung tinggi. Di Kota Blitar harga bunga kenanga berkisar Rp110.000-Rp160.000 per kilogram dan bunga mawar kisaran Rp250.000-Rp300.000 per kilogram. Meskipun begitu, permintaan tetap tinggi dan masyarakat membeli untuk keperluan tradisi ziarah kubur menjelang bulan Ramadan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993f261e5a10.webp" length="120754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 15:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Bunga Ziarah, Kenanga, Mawar, Kota Blitar, Melambung, Tinggi, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Harga bunga tabur untuk keperluan ziarah kubur di Jalan Mawar, Kota Blitar, mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadan. </p>
<p class="p1">Meski demikian, aktivitas jual beli di lapak pedagang terpantau tetap padat mulai pagi hingga sore hari.</p>
<p class="p1">Tren kenaikan harga ini mulai terjadi sejak awal Februari 2026. Bunga mawar yang pada kondisi normal dibanderol sekitar Rp50.000 per kilogram, kini melonjak drastis ke kisaran Rp250.000 hingga Rp300.000 per kilogram. </p>
<p class="p1">Sementara itu, bunga kenanga yang biasanya dijual seharga Rp25.000 per kilogram, saat ini mencapai Rp100.000 hingga Rp160.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Salah seorang pedagang, Mariah, mengungkapkan bahwa tingginya harga tidak menyurutkan minat masyarakat untuk membeli bunga tabur.</p>
<p class="p1">"Kenaikan harga dimulai sejak awal bulan kemarin. Meskipun saat ini tergolong mahal, antusiasme pembeli tetap tinggi," ujar Mariah pada Selasa (17/2/2026).</p>
<p class="p1">Dalam sehari, Mariah mampu menyediakan sekitar 40 kilogram bunga mawar dan kenanga. Walaupun harga kulakan meningkat, ia mengaku tetap mendapatkan keuntungan. Stabilitas pasokan juga terjaga karena sebagian bunga berasal dari kebun miliknya sendiri.</p>
<p class="p1">"Pasokan barang tidak sulit didapat karena saya memiliki kebun sendiri, sehingga bisa terus berjualan setiap hari," tambahnya.</p>
<p class="p1">Kondisi serupa disampaikan oleh pedagang lain, Hartini. Ia menyebutkan bahwa harga eceran bunga yang biasanya Rp3.000 per bungkus, kini naik menjadi Rp5.000 per bungkus.</p>
<p class="p1">"Modal pembelian memang meningkat, namun karena volume peziarah sangat banyak, penjualan pun ikut meningkat. Kami tetap memperoleh laba," jelas dia.</p>
<p class="p1">Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan menjadi faktor utama di balik tingginya permintaan pasar. </p>
<p class="p1">Para pedagang memprediksi puncak pembelian akan terus berlangsung hingga memasuki awal Ramadan, dan diperkirakan akan kembali melonjak menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p class="p1">Kenaikan harga yang tajam ini nyatanya tidak menghalangi warga untuk menjalankan tradisi tahunan tersebut. Bagi para pedagang di Jalan Mawar, momentum ini menjadi periode peningkatan pendapatan yang selalu dinantikan setiap tahunnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Rawit di Blitar Tembus Rp100.000 Per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-blitar-tembus-rp100000-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-blitar-tembus-rp100000-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Harga cabai rawit di Pasar Tradisional Kota Blitar kian pedas. Kini, harga cabai rawit tembus Rp100 ribu per kilogramnya dan kondisi ini membuat warga mengurangi jumlah cabai rawit yang dibeli. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993f25844257.webp" length="93540" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 14:00:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Cabai Rawit, Harga, Kian, Pedas, Jelang, Ramadan, Kota Blitar, Tembus, Rp100 Ribu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Harga komoditas cabai rawit di pasar tradisional terus mengalami kenaikan. Dalam beberapa hari terakhir, harga komoditas tersebut melonjak hingga menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp96.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Kenaikan ini mulai berdampak pada pola konsumsi masyarakat. Siti, salah seorang konsumen, mengatakan bahwa meskipun stok di pasar masih tersedia, tingginya harga memaksa dirinya untuk mengurangi volume pembelian guna menyiasati pengeluaran rumah tangga.</p>
<p class="p1">"Barangnya tersedia, tetapi harganya memberatkan. Biasanya saya membeli satu kilogram, sekarang dikurangi menjadi 750 gram," ujar Siti pada Selasa (17/2/2026). </p>
<p class="p1">Ia berharap harga segera melandai agar beban ekonomi masyarakat tidak semakin tertekan.</p>
<p class="p1">Sementara itu, Bowo, seorang pedagang cabai rawit di Pasar Templek, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan harga mulai terjadi sejak kemarin. </p>
<p class="p1">Menurutnya, lonjakan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat seiring adanya tradisi selamatan di sejumlah daerah.</p>
<p class="p1">"Kenaikan dimulai kemarin dari Rp96.000 dan hari ini sudah mencapai Rp100.000. Saat ini sedang musim selamatan, sehingga permintaan melonjak tajam," jelas dia.</p>
<p class="p1">Meski terjadi kenaikan harga, Bowo memastikan bahwa ketersediaan stok cabai rawit tetap terjaga. </p>
<p class="p1">Pasokan dari daerah produsen, seperti Batu, dilaporkan masih berjalan lancar dan normal.</p>
<p class="p1">Ia memperkirakan fluktuasi harga masih berpotensi terjadi menjelang bulan Ramadan, yang sangat bergantung pada dinamika tingkat permintaan dan stabilitas pasokan di pasaran. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Stok Kebutuhan Pokok di Kota Blitar Masih Aman Jelang Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/stok-kebutuhan-pokok-di-kota-blitar-masih-aman-jelang-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/stok-kebutuhan-pokok-di-kota-blitar-masih-aman-jelang-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang bulan Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar memastikan stok kebutuhan pokok masih aman. Beberapa hari terakhir, terpantau harga daging ayam tinggi karena permintaan meningkat untuk kebutuhan jelang Ramadan serta cabai rawit yang meroket karena banyak petani gagal panen dipengaruhi kondisi cuaca. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993044305296.webp" length="103452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 20:01:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Stok, Kebutuhan, Pokok, Aman, Kota Blitar, Jelang, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Blitar memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh. Stok kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, hingga telur masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun demikian, pihaknya mengakui ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama daging ayam dan cabai rawit. Kenaikan tersebut saat ini menjadi fokus pemantauan tim Satgas Pangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sekarang harga cabai dan daging ayam yang sedang kami pantau. Karena, harga di pasaran naik. Harga cabai naik karena banyak petani gagal panen," ujarnya, Senin (16/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Blitar sudah menggelar Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini disambut antusias warga karena dinilai membantu meringankan beban belanja menjelang Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, sidak pasar yang dilakukan bersama Satgas Pangan bertujuan untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Dalam sidak tersebut, tim memantau langsung harga jual di tingkat pedagang serta mengecek ketersediaan stok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami sudah melakukan pemantauan di lapangan dan menggelar gerakan pangan murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah berharap dengan adanya Gerakan Pangan Murah dan pengawasan rutin dari Satgas Pangan, lonjakan harga dapat ditekan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiket KA Tambahan Lebaran 2025 Mulai Diburu, KAI Daop 7 Madiun Siapkan 10 Perjalanan Ekstra</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiket-ka-tambahan-lebaran-2025-mulai-diburu-kai-daop-7-madiun-siapkan-10-perjalanan-ekstra</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiket-ka-tambahan-lebaran-2025-mulai-diburu-kai-daop-7-madiun-siapkan-10-perjalanan-ekstra</guid>
<description><![CDATA[ Meskipun masa angkutan lebaran 2026 masih cukup jauh, PT KAI Daop 7 Madiun menyediakan tiket perjalanan KA tambahan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69930421227a0.webp" length="46936" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 19:30:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tiket, Kereta Api, Tambahan, Wilayah, Daop 7 Madiun, Blitar, Lebaran 2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026, PT KAI Daop 7 Madiun menghadirkan 10 perjalanan kereta api tambahan jarak jauh.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tiketnya sudah bisa dipesan dan hingga pertengahan Februari 2026, ketersediaan kursi masih cukup luas.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan bahwa pembukaan penjualan tiket dilakukan secara bertahap sejak 11 Februari 2026. Penambahan perjalanan ini menjadi langkah antisipasi atas meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tambahan perjalanan ini kami siapkan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal dan relasi, baik untuk mudik maupun arus balik," ujar Tohari, Senin (16/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Totalnya ada 10 perjalanan kereta api tambahan yang disiapkan. Diantaranya, yang menjadi favorit masyarakat, yakni KA Brantas Tambahan relasi Blitar - Pasarsenen (PP), KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng - Yogjakarta (PP), KA Tambahan Surabaya Gubeng - Gambir (PP), KA Pasundan Tambahan relasi Surabaya Gubeng - Kiaracondong (PP).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di mana, sebagian perjalanan berangkat awal dari wilayah Daop 7 Madiun, sementara lainnya melintasi jalur operasional Madiun. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Berdasarkan data terbaru, sebanyak 47.444 tiket telah terjual atau sekitar 59 persen dari total kapasitas 80.124 tempat duduk yang tersedia untuk periode Lebaran. Angka tersebut menunjukkan minat masyarakat cukup tinggi, namun peluang mendapatkan tiket masih terbuka," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Tohari mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi. Langkah ini penting untuk menghindari praktik percaloan maupun penipuan daring yang marak menjelang musim mudik. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soto Pawon Mak Sri, Legenda Rasa dari Gang Sempit di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/soto-pawon-mak-sri-legenda-rasa-dari-gang-sempit-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/soto-pawon-mak-sri-legenda-rasa-dari-gang-sempit-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Ada satu kuliner legendaris di Kota Blitar yang menyajikan menu soto ayam. Meski berada di gang sempit, soto pawon Mak Sri tetap ramai dipadati kunjungan saat sarapan pagi, makan siang hingga makan malam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6993047e114ea.webp" length="71466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 19:00:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Soto, Pawon, Mak Sri, Legendaris, Kota Blitar, Gang Sempit.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Di antara padatnya permukiman di Jalan Sumba, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar terdapat sebuah gang sempit yang hanya cukup dilalui sepeda motor.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak banyak yang menyangka, dari lorong kecil itu tercium aroma kuah soto yang menggugah selera. Di sanalah Soto Pawon Mak Sri berdiri, sederhana namun selalu ramai sejak pagi hari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Warung yang dirintis sejak tahun 2001 ini menjadi bukti bahwa rasa tidak pernah bergantung pada lokasi mewah. Meski tersembunyi, pelanggan tetap rela masuk ke gang sempit demi semangkuk soto hangat yang terkenal gurih dan sedap di mulut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soto Ayam di Pawon Mak Sri dengan cita rasa khas rempah Jawa yang tidak terlalu tajam, berpadu dengan suwiran ayam, taburan daun seledri, dan bawang goreng yang melimpah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pilihan porsinya pun ramah di kantong, mulai Rp7.000 untuk porsi kecil hingga Rp10.000 untuk porsi jumbo, pembeli sudah bisa menikmati sarapan yang mengenyangkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Harganya mulai dari Rp7.000 untuk porsi yang kecil, kalau mau yang lebih bisa pesan dengan porsi jumbo," terang pemilik bernama Mak Sri saat ditemui, Senin (16/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setiap pagi, aktivitas di dapur Mak Sri sudah dimulai sebelum matahari terbit. Beras dimasak dalam jumlah besar, ayam direbus, dan bumbu diracik seperti rutinitas yang tak pernah berubah selama lebih dari dua dekade. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam sehari, puluhan kilogram beras dan belasan kilogram ayam diolah demi memenuhi permintaan pelanggan yang datang silih berganti.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Per hari biasanya 50-60 kilogram gram beras yang di masak. Kalau ayam biasanya sekitar 20 kilogram," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya warga sekitar, pelanggan datang dari berbagai kalangan. Pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga kerap menjadikan warung ini sebagai tempat sarapan sekaligus ruang berbincang santai. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Suasananya sederhana, dengan bangku panjang dan meja seadanya, namun justru menghadirkan rasa akrab layaknya makan di rumah sendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mak Sri mengatakan nama "Soto Pawon" sendiri lahir dari celetukan para pelajar yang sering makan di sana. Karena letaknya menyatu dengan area dapur rumah atau "pawon" dalam bahasa Jawa, sebutan itu pun melekat hingga kini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mak Sri mengaku tak pernah menghitung berapa porsi yang terjual setiap hari. Baginya, yang terpenting dagangannya habis dan pelanggan pulang dengan perut kenyang serta hati senang. Konsistensi rasa menjadi kunci bertahannya usaha ini di tengah banyaknya pilihan kuliner modern.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang ngasih nama Soto Pawon itu anak-anak sekolah yang sering kesini. Kan lokasinya di dapur belakang ya," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Soto Pawon Mak Sri buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga malam. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sudut gang kecil itu, Soto Pawon Mak Sri membuktikan bahwa kuliner legendaris tak selalu berada di tempat yang mudah ditemukan. Kadang, justru yang tersembunyi menyimpan kenikmatan paling berkesan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ritual Suci Sambut Imlek, Patung Dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar Dimandikan Air Bunga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ritual-suci-sambut-imlek-patung-dewa-di-klenteng-poo-an-kiong-blitar-dimandikan-air-bunga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ritual-suci-sambut-imlek-patung-dewa-di-klenteng-poo-an-kiong-blitar-dimandikan-air-bunga</guid>
<description><![CDATA[ Menyambut Imlek, patung dewa di Klenteng Poo An Kiong Blitar dimandikan air bunga. Pemandian dengan air bunga ini sebagai bagian dari tradisi penyucian diri dan tempat ibadah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698efcb88b6cf.webp" length="48878" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 19:52:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ritual, Suci, Imlek, Pemandian, Patung, Dewa, Klenteng Poo An Kiong, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana khidmat dan penuh kebersamaan terada di Klenteng Poo An Kiong, Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Puluhan patung dewa atau kiem sien dimandikan dengan air bunga sebagai bagian dari tradisi penyucian diri dan tempat ibadah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para pengurus dan umat Tionghoa bergotong-royong membersihkan setiap sudut Klenteng. Prosesi diawali dengan ibadah bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan tempat ibadah , perlengkapan sembahyang, hingga patung-patung dewa yang memiliki beragam ukuran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Satu per satu patung dibersihkan dari debu menggunakan kuas dan kain lap. Setelah itu, patung dimandikan dengan air bunga sebagai simbol penyucian dan harapan akan keberkahan di tahun yang baru.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu rohaniawan klenteng bernama, Endang Titis Bodro Triwarsi, mengatakan bahwa tradisi bersih-bersih ini rutin dilakukan setiap menjelang Imlek.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami melaksanakan tradisi budaya untuk bersih-bersih. Dimulai dari bersih diri, rumah, dan Klenteng. Kami juga membersihkan seluruh patung dewa yang ada," ujarnya, Jumat (13/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, terdapat puluhan patung dewa yang dibersihkan, mulai dari ukuran kecil hingga besar. Setelah dicuci dan dikeringkan, patung-patung tersebut dikembalikan ke tempat semula dan ditata rapi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya patung dewa, seluruh ruangan Klenteng juga dibersihkan agar siap menyambut malam pergantian tahun baru yang akan berlangsung pada 16 Februari mendatang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perayaan Imlek tahun ini terasa istimewa bagi umat di Blitar. Sebab, ibadah kini sudah bisa kembali dilaksanakan di bangunan baru Klenteng Poo An Kiong yang lebih luas dan representatif.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami bersyukur sekarang sudah bisa beribadah di klenteng yang baru. Sebelumnya masih menempati ruko dengan ruang terbatas. Kini tempatnya lebih luas dan nyaman," pungkasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tradisi pembersihan ini bukan sekedar kegiatan rutin, melainkan wujud refleksi dan persiapan spiritual menyambut tahun baru dengan hati dan lingkungan yang bersih. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam dan Cabai Rawit Meroket, Satgas Pangan Turun di Pasar Legi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-daging-ayam-dan-cabai-rawit-meroket-satgas-pangan-turun-di-pasar-legi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-daging-ayam-dan-cabai-rawit-meroket-satgas-pangan-turun-di-pasar-legi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Satgas Pangan Kota Blitar turun ke Pasar Legi untuk memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Hasil pantauan, diketahui harga daging ayam dan cabai rawit meroket atau mahal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698efcafe7518.webp" length="67838" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 19:28:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai Rawit, Daging Ayam, Jelang Ramadan, Pasar Legi, Blitar, Mahal, Satgas Pangan, Turun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Blitar mulai merangkak naik. Daging ayam tembus Rp42.000 per kilogramnya dan cabai rawit seharga Rp90.000 per kilogramnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tim Satgas Pangan dari Polres Blitar Kota bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan inspeksi langsung di Pasar Legi, pada Jumat (13/2/2026) guna memastikan kondisi harga dan ketersediaan stok bahan pangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pemantauan tersebut, tiga komoditas tercatat mengalami kenaikan signifikan, yakni daging ayam, cabai rawit dan telur ayam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga daging ayam sebesar Rp42.000 per kilogram, lalu harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp88.000 hingga Rp90.000 per kilogram, sementara telur ayam berkisar antara Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Satgas Pangan Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo mengatakan, pihaknya tidak hanya memantau harga di Pasar Legi, tetapi juga menelusuri hingga ke tingkat supplier.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kenaikan harga daging ayam dipicu naiknya harga pakan di tingkat peternak.<span class="Apple-converted-space"> </span>Sementara harga cabai melonjak akibat banyak petani mengalami gagal panen karena faktor cuaca ekstrem," ujarnya, Jumat (13/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Rina mengungkapkan selama tiga hari terakhir ini, harga daging ayam tembus Rp42.000 per kilogramnya. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Permintaan meningkat, karena masyarakat hendak melakukan tradisi megengan atau selamatan menjelang bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sudah tiga hari ini harganya Rp42.000 per kilogram. Nanti mendekati puasa berangsur mengalami penurunan," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, pedagang cabai di Pasar Legi bernama Sugeng, mengaku harga cabai sudah tinggi hampir dua pekan terakhir. Bahkan dalam empat hari terakhir, harga stabil di atas Rp88.000 per kilogram.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Barangnya ada, tapi sedikit. Banyak petani gagal panen, jadi pasokan berkurang," ucapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kenaikan harga ini diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga mendekati Ramadan, seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Dalam hal ini, Satgas Pangan memastikan akan terus melakukan pengawasan rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Imlek dan Ramadan, Gerakan Pangan Murah Digelar di Kota Blitar, Warga Antre Panjang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-gerakan-pangan-murah-digelar-di-kota-blitar-warga-antre-panjang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-imlek-dan-ramadan-gerakan-pangan-murah-digelar-di-kota-blitar-warga-antre-panjang</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang momen imlek dan Ramadan, Pemerintah Kota Blitar menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman parkir Pasar Ikan Hias. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698efcbda76bd.webp" length="66802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 18:48:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gerakan Pangan Murah, Kota Blitar, Warga, Antre, Jelang, Ramadan, Imlek.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sejumlah warga memadati halaman parkir Pasar Ikan Hias Kota Blitar pada Jumat (13/2/2026) untuk membeli kebutuhan pangan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga bahan pokok yang dijual lebih rendah dari pasaran membuat warga rela antre sejak awal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat menghadapi momen Imlek dan menjelang Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami menyiapkan 1 ton beras SPHP, 100 kilogram gula, 240 liter Minyakita, dan 100 kilogram telur. Harapannya, kegiatan ini bisa membantu masyarakat sekaligus menekan harga kebutuhan pokok di pasaran," kata Dewi, Jumat (13/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kegiatan tersebut, beras SPHP dijual Rp58.000 per 5 kilogram atau setara Rp11.600 per kilogram. Gula pasir dijual Rp17.000 per kilogram, telur Rp26.500 per kilogram, dan Minyakita Rp15.000 per liter.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga pasar. MinyaKkita misalnya, di pasaran bisa mencapai Rp18.000 per liter. Karena stok terbatas, pembelian Minyakita dibatasi maksimal dua liter per orang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang di sejumlah stan, terutama stan minyak goreng. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yulia salah satu warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, selisih harga meski tidak terlalu besar tetap berarti bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung naik.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saya tadi beli beras, telur, dan minyak goreng. Harganya di bawah pasaran, jadi sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Kali Renggut Korban Jiwa, Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Srengat Blitar Akhirnya Ditutup Total</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-kali-renggut-korban-jiwa-perlintasan-ka-tanpa-palang-pintu-di-srengat-blitar-akhirnya-ditutup-total</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-kali-renggut-korban-jiwa-perlintasan-ka-tanpa-palang-pintu-di-srengat-blitar-akhirnya-ditutup-total</guid>
<description><![CDATA[ Perlintasan kereta api (KA) sebidang tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ditutup total pasca adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pengendara sepeda motor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d9c267c9f2.webp" length="106364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 19:16:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perlintasan, KA, Sebidang, Blitar, Srengat, Ditutup, Pasca, Kecelakaan, Menewaskan, Pengendara.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar resmi ditutup total untuk seluruh kendaraan, Kamis (12/2/206).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penutupan dilakukan sehari setelah seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak KA Singosari di lokasi tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar bersama Satlantas Polres Blitar Kota memasang besi melintang di jalur perlintasan agar tidak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan hasil rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), menyusul kecelakaan kembali terjadi di titik rawan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dalam satu tahun sudah tiga kali terjadi kecelakaan di perlintasan ini. Setelah kejadian terakhir kemarin, diputuskan untuk dilakukan penutupan total demi keselamatan," kata dia, Kamis (12/2/2026)</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, perlintasan tersebut sempat ditutup untuk seluruh kendaraan. Namun, karena adanya protes warga, kebijakan diubah dengan tetap membuka akses bagi kendaraan roda dua, sementara roda empat dilarang melintas.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Karena ada kecelakaan lagi, akhirnya kami tutup total. Ini murni untuk keselamatan masyarakat," ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara regulasi, lanjutnya perlintasan tersebut memang tidak memenuhi ketentuan. Jarak antara perlintasan di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dengan perlintasan terdekat lainnya hanya sekitar 600 meter, sementara aturan mengharuskan jarak minimal 800 meter.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sesuai ketentuan, tidak diperbolehkan menjadi akses kendaraan karena jaraknya kurang dari 800 meter," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Puguh menegaskan langkah ini bukan untuk mematikan aktivitas ekonomi warga, melainkan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya. Ia juga mengakui masih banyak perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Blitar yang belum dinormalisasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari total 69 perlintasan sebidang, sebanyak 29 di antaranya masih tanpa palang pintu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Rencananya minggu depan kami juga akan melakukan penutupan di wilayah Kandangan dan Srengat. Masih ada sejumlah perlintasan tanpa palang yang perlu penanganan," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno membenarkan bahwa dalam setahun terakhir sudah terjadi tiga kecelakaan di perlintasan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada kecelakaan terakhir, Rabu (11/2/2026), korban yang mengendarai sepeda motor melaju dari selatan ke utara dan tertabrak KA Singasari yang melintas dari timur ke barat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Terjadi benturan antara kereta api dan sepeda motor di perlintasan. Langkah yang diambil ini untuk keselamatan masyarakat," tambahnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam Mahal Jelang Ramadan, Warga Blitar Tetap Beli untuk Tradisi Megengan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-mahal-jelang-ramadan-warga-blitar-tetap-beli-untuk-tradisi-megengan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-mahal-jelang-ramadan-warga-blitar-tetap-beli-untuk-tradisi-megengan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Ramadan, harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar melambung tinggi. Meski harga naik, warga Kota Blitar tetap membeli daging ayam untuk keperluan tradisi megengan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d9c2fb9b95.webp" length="46436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 18:45:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Daging, Ayam, Kota Blitar, Naik, Mahal, Warga, Tetap, Beli, Keperluan, Tradisi, Megengan, Jelang, Ramadan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam di Kota Blitar mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Legi, Kota Blitar harga daging ayam kini mencapai Rp42.000 per kilogramnya, naik dari sebelumnya Rp37.000 per kilogramnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski harga daging ayam terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan, warga Kota Blitar tetap membeli daging ayam dan digunakan untuk keperluan tradisi <em>megengan</em> atau selamatan menjelang bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu warga Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar bernama Yuni mengaku tetap membeli daging ayam meski harganya lebih mahal dibandingkan hari biasa. Menurutnya, tradisi megengan sudah menjadi kebiasaan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam tradisi <em>megengan,</em> keluarganya biasa memasak ayam untuk kemudian didoakan bersama dan dibagikan kepada kerabat maupun tetangga sekitar sebagai bentuk<span class="Apple-converted-space">  </span>rasa syukur menyambut Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Meski harganya naik, tapi tetap beli buat Megengan. Sudah tradisi setiap tahun, biasanya untuk selamatan dan dibagikan ke tetangga," ujarnya, Kamis (12/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Rina mengatakan stok ayam dari peternak berkurang, sementara permintaan masyarakat mulai meningkat menjelang bulan puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Mulai seminggu lalu harga terus naik. Sekarang sudah Rp 42.000 per kilogram. Stok dari peternak juga sedikit," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski harga tergolong mahal, warga tetap membeli daging ayam untuk kebutuhan tradisi yang dilakukan menjelang bulan Ramadan. Tradisi yang digelar menjelang Ramadan ini biasanya diisi dengan doa bersama dan kenduri, dengan sajian utama olahan ayam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Penjualan mulai menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir, menjelang bulan Ramadan. Per hari biasanya terjual sebanyak satu kuintal," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang di Blitar Kembali Menyambar Nyawa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perlintasan-kereta-api-tanpa-palang-di-blitar-kembali-menyambar-nyawa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perlintasan-kereta-api-tanpa-palang-di-blitar-kembali-menyambar-nyawa</guid>
<description><![CDATA[ Korban diidentifikasi bernama Andik Cahyono (35), warga Dusun Pesantren, Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d361346e3a.webp" length="83870" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:00:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Pengendara, Kereta Api, Perlintasan, Tanpa, Palang Pintu, Meninggal Dunia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di JPL (206) KM 128, Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar kembali memakan korban jiwa pada Rabu (11/2/2026) sore.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kecelakaan maut tersebut melibatkan Kereta Api (KA) Singasari dengan nomor lokomotif CC 2039816 relasi Blitar–Pasar Senen dan satu unit sepeda motor Honda Verza bernomor polisi L 5230 ABY.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban diidentifikasi bernama Andik Cahyono (35), warga Dusun Pesantren, Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat pada bagian kepala, tangan, dan kaki.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Benar, telah terjadi kecelakaan antara kereta api dan pengendara sepeda motor pada Rabu sore. KA Singasari melaju dari arah timur ke barat. Saat bersamaan, sepeda motor korban melintas dari arah selatan menuju utara di perlintasan tanpa palang pintu tersebut hingga terjadi tabrakan," ungkap Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, Kamis (12/2/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">AKP Agus menjelaskan bahwa Satlantas Polres Blitar Kota sebelumnya telah berupaya melakukan langkah antisipasi di lokasi tersebut dengan memasang portal beton guna menutup akses kendaraan roda empat.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Namun, rencana penutupan total perlintasan tersebut sempat mendapat penolakan dari warga setempat. Masyarakat beralasan jalur itu merupakan akses utama menuju pasar terdekat, sehingga perlintasan tetap dibuka khusus untuk kendaraan roda dua.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Tiga bulan sebelum insiden ini, kami sudah memasang portal cor beton agar tidak dapat dilewati kendaraan roda empat. Semula direncanakan penutupan total, namun ada penolakan dari warga dengan alasan akses pasar. Akhirnya disepakati portal hanya bisa dilewati kendaraan roda dua," jelasnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">AKP Agus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memastikan kondisi sekitar aman sebelum melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu otomatis. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Awal Ramadan 2026, Kemenag Blitar Siapkan Rukyatul Hilal di Dua Titik Pantau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/awal-ramadan-2026-kemenag-blitar-siapkan-rukyatul-hilal-di-dua-titik-pantau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/awal-ramadan-2026-kemenag-blitar-siapkan-rukyatul-hilal-di-dua-titik-pantau</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Kementrian Agama menyiapkan dua titik pantau pelaksanaan Rukyatul Hilal penentuan awal Ramadan 2026 di dua tempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6989c49354e00.webp" length="47644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 19:09:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Rukyatul Hilal, Awal, Ramadan, 2026, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar bersiap melaksanakan Rukyatul Hilal untuk penentuan awal Ramadan 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemantauan hilal dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17/2/2026) mendatang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mendukung pelaksanaan Rukyatul Hilal, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar menyiapkan dua lokasi potensial, yakni di Bukit Banjarsari Kecamatan Wonotirto, dan gedung lantai 7 RSUD Ngudi Waluyo, Kecamatan Wlingi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Blitar Mun'im Sufufi menjelaskan pihaknya telah melakukan survei terhadap tiga lokasi. Lokasi tersebut meliputi Bukit Banjarsari, Pantai Pudak, dan gedung RSUD NgudiWaluyo.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Hasil survei menunjukkan Pantai Pudak tidak memungkinkan untuk Rukyatul Hilal. Sementara gedung di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi masih memenuhi syarat dan Bukit Banjarsari sudah pasti digunakan karena rutin menjadi lokasi pemantauan setiap tahun," jelasnya, Senin (9/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski demikian, Kemenag Kabupaten Blitar hingga kini belum menetapkan secara final lokasi pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadan 2026. Ada kemungkinan kegiatan dilakukan di dua tempat sekaligus dengan membagi tim pemantau.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Masih dalam pembahasan, bisa saja dilaksanakan di dua lokasi dengan membagi dua tim. Di Bukit Banjarsari dan RSUD Ngudi Waluyo," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekedar diketahui, Rukyatul hilal ini menjadi bagian penting dalam proses penentuan awal Ramadan, sebelum hasilnya dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan sidang isbat. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ramadan 2026, Jalan Kenanga Kota Blitar Kembali Jadi Sentra Takjil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ramadan-2026-jalan-kenanga-kota-blitar-kembali-jadi-sentra-takjil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ramadan-2026-jalan-kenanga-kota-blitar-kembali-jadi-sentra-takjil</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menggelar Bazar Takjil Ramadan. Lokasinya berada di Jalan Kenanga atau tepatnya di sisi timur Kantor Wali Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6989a7f7bf061.webp" length="67040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 17:02:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar, Takjil, Ramadan, Bazar Takjil Ramadan, Jalan Kenanga, Kota Blitar, Sentra Takjil.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kota Blitar kembali menghadirkan Bazar Takjil Ramadan pada tahun 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seperti pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini akan dipusatkan di Jalan Kenanga atau tepatnya di sisi timur Kantor Wali Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bazar Takjil Ramadan menjadi agenda rutin Pemkot Blitar untuk memfasilitasi pedagang kecil sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mengatakan pihaknya menyiapkan kurang lebih sebanyak 150 pedagang yang akan menjual berbagai menu makanan dan minuman berbuka puasa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Lokasi tetap di Jalan Kenanga seperti tahun kemarin. Kuota pedagang yang kami siapkan kurang lebih ada 150," kata dia, Senin (9/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pendaftaran pedagang Bazar Takjil Ramadan akan dibuka pada Selasa (10/2/2026) selama satu jam mulai pukul 08.00-09.00 WIB. Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan ditentukan melalui sistem undian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Parminto menyebut terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pedagang. Di antaranya merupakan warga Kota Blitar, menjual makanan dan minuman halal dengan harga wajar, membayar retribusi sesuai ketentuan, serta menjaga kebersihan lingkungan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pedagang juga diwajibkan melaporkan omzet harian, tidak memindahtangankan lapak kepada pihak lain, memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan, serta mematuhi jam operasional bazar mulai pukul 15.00-18.00 WIB.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pendaftaran hanya satu jam, lalu dilakukan pengundian. Kemudian nanti juga akan diberikan pembinaan kepada pedagang soal tata tertib dan pengaturan jenis dagangan," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui penyelenggaraan Bazar Takjil Ramadan ini, Pemkot Blitar berharap dapat meningkatkan perekonomian pedagang kecil serta memudahkan masyarakat memperoleh beragam pilihan menu berbuka puasa selama bulan suci Ramadan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kopi Robusta Blitar Raih Peringkat Kedua Nasional di IGCC 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kopi-robusta-blitar-raih-peringkat-kedua-nasional-di-igcc-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kopi-robusta-blitar-raih-peringkat-kedua-nasional-di-igcc-2026</guid>
<description><![CDATA[ IGCC merupakan kompetisi kualitas biji kopi mentah (green bean) berskala nasional yang mengadopsi sistem penilaian standar Specialty Coffee Association (SCA). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6989350cb7cdc.webp" length="105864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 09:00:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kopi, Robusta, Blitar, Menorehkan, Prestasi, Nasional, Pelaku, Prosesor, Ahrian Festyananda.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kopi Robusta asal Blitar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ahrian Festyananda, seorang prosesor kopi asal Kota Blitar, berhasil meraih peringkat kedua kategori Robusta dalam ajang Indonesia <em>Green Coffee Competition </em>(IGCC) 2026 yang merupakan bagian dari gelaran WE Kopi Kolaborasi Season 6.</p>
<p class="p1">Dalam kompetisi tersebut, Ahrian menyertakan kopi Robusta Selorejo, Kabupaten Blitar, yang diolah dengan metode <em>honey anaerobic</em>. Biji kopi tersebut memperoleh skor 82,80, sekaligus mengukuhkan posisinya dalam jajaran kopi Robusta terbaik nasional tahun ini.</p>
<p class="p1">IGCC merupakan kompetisi kualitas biji kopi mentah (<em>green bean</em>) berskala nasional yang mengadopsi sistem penilaian standar <em>Specialty Coffee Association</em> (SCA). </p>
<p class="p1">Proses seleksi berlangsung ketat, meliputi verifikasi administrasi, proses sangrai (<em>roasting</em>) terstandar, cita rasa melalui metode <em>blind cupping</em>.</p>
<p class="p1">"Ini bukan sekadar lomba, melainkan pembuktian bahwa kualitas Robusta Blitar diakui secara nasional," ujar Ahrian, Senin (9/2/2026).</p>
<p class="p1">Dari ratusan sampel yang berasal dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia, hanya 73 peserta yang berhasil lolos ke tahap penilaian akhir. </p>
<p class="p1">Seluruh sampel diuji oleh panel juri nasional dan internasional dari sejumlah negara Asia. Kopi Robusta Blitar dinilai memiliki profil rasa yang bersih, seimbang, dan stabil, sehingga mampu bersaing dengan komoditas dari daerah sentra kopi lainnya.</p>
<p class="p1">Capaian ini dipandang tidak hanya sebagai prestasi personal, tetapi juga memberikan dampak positif bagi citra kopi Blitar. </p>
<p class="p1">"Keberhasilan ini membuka peluang peningkatan nilai jual kopi serta memperluas akses pasar bagi petani dan pelaku usaha kopi lokal," tambahnya.</p>
<p class="p1">Selain mengelola usaha pengolahan kopi, Ahrian yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kopi Blitar Raya aktif melakukan pendampingan kepada petani. Pendampingan tersebut mencakup pengelolaan pascapanen, peningkatan mutu biji kopi, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).</p>
<p class="p1">Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi petani yang rutin mengikuti bimbingan teknis serta pelatihan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar. Menurutnya, program pelatihan tersebut menjadi ruang krusial untuk memperkuat ekosistem kopi daerah.</p>
<p class="p1">"Harapannya, kopi Blitar semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional secara berkelanjutan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ada Rookie Drag Competition 2026, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Blitar Ditutup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ada-rookie-drag-competition-2026-sejumlah-ruas-jalan-di-kota-blitar-ditutup</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ada-rookie-drag-competition-2026-sejumlah-ruas-jalan-di-kota-blitar-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ Beberapa ruas jalan yang ditutup total selama kegiatan berlangsung meliputi Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Hasanuddin. Selain penutupan jalan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan penonton. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6986c6e9483eb.webp" length="28328" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 13:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>RDC, Rookie Drag Competition, Blitar, 2026, Ruas, Jalan, Ditutup, Total.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Gelaran <em>Rookie Drag Competition</em> (RDC) 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Blitar pada Ahad, 8 Februari 2026. Ajang balap tersebut rencananya menggunakan lintasan utama di Jalan Sudanco Supriyadi.</p>
<p class="p1">Guna mendukung kelancaran pelaksanaan acara sekaligus menjaga arus lalu lintas tetap kondusif, Satlantas Polres Blitar Kota menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. Penutupan jalan dimulai pada Sabtu (7/2/2026) pukul 21.00 WIB hingga Ahad (8/2/2026) pukul 20.00 WIB.</p>
<p class="p1">Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan, khususnya bagi kendaraan dari arah Kediri, Tulungagung, Malang, maupun arah sebaliknya.</p>
<p class="p1">"Kami melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar meskipun terdapat penyelenggaraan <em>Rookie Drag Competition</em>," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p class="p1">Beberapa ruas jalan yang ditutup total selama kegiatan berlangsung meliputi Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Hasanuddin. Selain penutupan jalan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan penonton.</p>
<p class="p1">Lokasi parkir disediakan di beberapa titik, di antaranya Jalan Sudanco Supriyadi sisi Barat dan Timur, Jalan dr. Soetomo, Jalan Hasanuddin, serta Jalan Teuku Umar.</p>
<p class="p1">"Kami juga telah menyiapkan beberapa kantong parkir agar penonton dapat memarkir kendaraan dengan tertib," tambahnya.</p>
<p class="p1">Selain itu, jalur alternatif bagi pengguna jalan dari arah Malang menuju Tulungagung dan Kediri, serta arah sebaliknya, telah disiapkan. Pengendara dapat melintas melalui Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Ahmad Yani dan Jalan Merdeka, atau melalui Jalan Imam Bonjol ke arah Jalan Kalimantan lalu menuju Jalan Bali.</p>
<p class="p1">"Jalur alternatif bagi pengendara dari arah Malang menuju Tulungagung, Kediri, dan sebaliknya sudah kami siapkan. Petugas di lapangan akan memberikan arahan lebih lanjut," terang AKP Agus.</p>
<p class="p1">Lebih lanjut, AKP Agus mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu serta petunjuk petugas di lapangan, serta menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terhambat selama berlangsungnya <em>event Rookie Drag Competition</em> 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gasak Dua Ponsel Saat Rumah Kosong, Pemuda Asal Blitar Digulung Polres Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gasak-dua-ponsel-saat-rumah-kosong-pemuda-asal-blitar-digulung-polres-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gasak-dua-ponsel-saat-rumah-kosong-pemuda-asal-blitar-digulung-polres-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Saat kejadian, korban bersama istrinya tengah mengantar anak mengaji yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6986ae77c8b6e.webp" length="39748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 10:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencurian, Handphone, Blitar, Pemuda, Kediri, Ditangkap, Dibekuk, Polisi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Polisi mengungkap kasus pencurian telepon seluler (ponsel) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Seorang pemuda asal Kabupaten Kediri ditangkap setelah diduga mencuri dua unit ponsel milik warga saat rumah korban dalam keadaan kosong.</p>
<p class="p1">Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di rumah korban berinisial MG (27), warga Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. </p>
<p class="p1">Saat kejadian, korban bersama istrinya tengah mengantar anak mengaji yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah.</p>
<p class="p1">Meski korban sempat mengunci pintu utama, namun pintu samping bagian timur hanya ditutup tanpa dikunci. Dua unit ponsel yang sedang diisi daya di dalam kamar ditinggalkan begitu saja di dalam rumah.</p>
<p class="p1">"Sekitar 30 menit kemudian, saat kembali ke rumah, korban mendapati kedua ponsel tersebut telah hilang. Setelah dilakukan pencarian dan tidak ditemukan, korban yang mengalami kerugian sekitar Rp4,6 juta segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sananwetan," terang Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p class="p1">AKP Rudi menyebut bahwa pelaku melakukan tindak kejahatan tersebut dengan memanfaatkan kelengahan korban. </p>
<p class="p1">Pelaku awalnya sempat mengetuk pintu depan, namun karena tidak ada respons, ia menuju pintu samping yang juga tidak berpenghuni.</p>
<p class="p1">"Karena tidak ada respons, pelaku masuk melalui pintu samping dan mengambil dua unit ponsel di kamar korban," ujarnya.</p>
<p class="p1">Pelaku diketahui berinisial BTW (22), warga Desa Dawuhan Kidul, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Ia berhasil ditangkap pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di wilayah Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.</p>
<p class="p1">Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit ponsel, satu unit sepeda motor Honda Revo beserta STNK, helm, jaket, celana, sepatu, serta nota servis ponsel.</p>
<p class="p1">"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda paling banyak kategori V," imbuhnya.</p>
<p class="p1">AKP Rudi Kuswoyo juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan seluruh akses masuk rumah terkunci rapat saat ditinggalkan, meskipun hanya dalam waktu singkat. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lansia di Blitar Tewas Gantung Diri di Ruang Tamu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-tewas-gantung-diri-di-ruang-tamu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-tewas-gantung-diri-di-ruang-tamu</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami kesulitan berjalan akibat kecelakaan yang dialaminya sekitar 20 tahun silam, sehingga harus menggunakan bantuan tongkat untuk beraktivitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6986ae729e629.webp" length="31330" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 09:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pria, Lansia, Gantung Diri, Rumah, Blitar, Sanankulon, Tewas, Bunuh Diri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya, Dusun Centong, Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat (6/2/2026) malam.</p>
<p class="p1">Korban diketahui berinisial K (95). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istrinya, Jumirah (88). Saat hendak menuju kamar mandi, Jumirah mendapati suaminya sudah dalam kondisi tergantung di ruang tamu rumah mereka.</p>
<p class="p1">Mengetahui kejadian tersebut, istri korban langsung berteriak meminta pertolongan. Keponakan korban yang tinggal tepat di samping lokasi kejadian segera datang, lalu melaporkan peristiwa itu kepada Ketua RT setempat.</p>
<p class="p1">"Kejadian diperkirakan sekitar pukul 23.00 WIB dan kepolisian menerima laporan pada pukul 00.15 WIB. Anggota kami segera mendatangi lokasi," ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p class="p1">Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari Polsek Sanankulon dan Puskesmas Sanankulon tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p class="p1">"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan keberatan untuk dilakukan autopsi," katanya.</p>
<p class="p1">Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami kesulitan berjalan akibat kecelakaan yang dialaminya sekitar 20 tahun silam, sehingga harus menggunakan bantuan tongkat untuk beraktivitas.</p>
<p class="p1">Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, kondisi kesehatan mental korban dilaporkan menurun. </p>
<p class="p1">"Korbab kerap mengalami depresi, linglung, serta menjadi mudah emosi," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Disclaimer:</strong> <em>Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, memiliki kecenderungan depresi, atau muncul pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.</em></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gempa Pacitan Berdampak di Kabupaten Blitar, Dua Rumah Warga Rusak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gempa-pacitan-berdampak-di-kabupaten-blitar-dua-rumah-warga-rusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gempa-pacitan-berdampak-di-kabupaten-blitar-dua-rumah-warga-rusak</guid>
<description><![CDATA[ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menerima laporan ada dua rumah warga yang mengalami rusak, akibat terdampak gempa Pacitan yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) dini hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6985b9611eeba.webp" length="84960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 17:32:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gempa, Pacitan, Rumah, Warga, Kabupaten Blitar, Rusak, Terdampak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Gempa bumi yang berpusat di Pacitan pada Jumat (6/2/2026) dini hari berdampak hingga wilayah Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat guncangan gempa tersebut, dua rumah warga Kabupaten Blitar dilaporkan mengalami kerusakan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan gempa terjadi sekira pukul 01.06 WIB dengan kekuatan 6,4 magnitudo. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Guncangan gempa dirasakan masyarakat Kabupaten Blitar. Dari hasil asesmen sementara, terdapat dua rumah warga yang mengalami kerusakan," kata dia, Jumat (6/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dua rumah warga yang terdampak berada di Desa Tepas, Kecamatan Kesamben dan Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di Desa Tepas, rumah milik Mad Saian mengalami kerusakan pada bagian dapur dengan ukuran kurang lebih 4 x 10 meter. Sementara di Desa Tambakan, rumah milik Narkin mengalami retak pada bangunan gudang akibat guncangan gempa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kerusakan pada bangunan gudang dipengaruhi oleh struktur bangunan yang tidak dilengkapi kolom praktis, sehingga daya tahan bangunan terhadap getaran gempa kurang memadai dan kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelas Wahyudi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">BPBD Kabupaten Blitar telah melakukan asesmen di lokasi kejadian, memberikan bantuan awal kepada warga terdampak, serta berkoordinasi dengan unsur terkait seperti TNI, Polri, perangkat kecamatan, dan masyarakat setempat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami sudah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan awal kepada warga terdampak," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, di wilayah Kota Blitar ada satu rumah yang roboh akibat terdampak gempa Pacitan. Rumah yang roboh itu tergolong rumah tua dan reruntuhan material menimpa halaman rumah warga yang selama ini dijadikan sebagai tempat nongkrong atau cafe.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar Agus Suherli menyebut pihaknya bersama petugas lainnya sudah melakukan pembersihan lokasi, supaya bisa digunakan kembali.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami dapat laporan sekitar pukul 02.11 WIB. Kemudian petugas mendatangi lokasi, melakukan asesmen, pemasangan garis pengaman dan membersihkan lokasi dari reruntuhan material," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Gempa Pacitan M6,4, Atap Rumah Tua di Blitar Roboh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-gempa-pacitan-m64-atap-rumah-tua-di-blitar-roboh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-gempa-pacitan-m64-atap-rumah-tua-di-blitar-roboh</guid>
<description><![CDATA[ Gempa Pacitan berkekuatan 6,4 Magnitudo yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.00 dini hari juga dirasakan masyarakat Blitar. Berdasarkan data dari BPBD, ada satu rumah tua di Kota Blitar yang dilaporkan roboh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69854e9755fa9.webp" length="113964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 09:56:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gempa, Pacitan, Blitar, Dampak, Rumah, Roboh .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Akibat </span><span class="s1">gempa berkekuatan 6,4 Magnitudo yang terjadi di Pacitan, </span><span class="s1"></span><span class="s1">bangunan tua di Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar roboh pada Jumat (6/2/2026) dini hari. </span><span class="s1">Bangunan yang roboh memiliki panjang 10 meter dan lebar 5 meter, dan merobohkan atap serta bangunan sampingnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Untuk sementara kami menerima laporan ada satu bangunan rumah di Kota Blitar roboh akibat efek gempa Pacitan," ujar </span><span class="s1"></span><span class="s1"></span><span class="s1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar Agus Suherli.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menindaklanjuti laporan yang masuk pukul 02.11 WIB itu, BPBD Kota Blitar</span> langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. Petugas melakukan asesmen serta memasang garis pengaman guna mencegah risiko lanjutan.</p>
<p class="p1"><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami langsung mendatangi lokasi, melakukan asesmen dan memasang garis pengaman," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi menyebut sampai saat ini tidak ada laporan dampak dari gempa Pacitan yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) dini hari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Alhamdulillah, nihil," ucapnya. (*)</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Danu </span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bangunan Tua di Kota Blitar Roboh Imbas Gempa Pacitan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bangunan-tua-di-kota-blitar-roboh-imbas-gempa-pacitan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bangunan-tua-di-kota-blitar-roboh-imbas-gempa-pacitan</guid>
<description><![CDATA[ Meski menimbulkan kerusakan material, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698559c75546a.webp" length="106740" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 09:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bangunan, Tua, Roboh, Kota Blitar, Detik-Detik, Setelah, Gempa Pacitan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Sebuah bangunan tua yang terletak di Jalan Mastrip, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar, dilaporkan roboh pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Insiden ini terjadi sekitar 30 menit setelah gempa bumi yang berpusat di Pacitan mengguncang wilayah tersebut pada pukul 01.00 WIB.</p>
<p class="p1">Material bangunan yang runtuh menimpa area halaman rumah warga yang difungsikan sebagai kafe. </p>
<p class="p1">Meski menimbulkan kerusakan material, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>
<p class="p1">Pemilik kafe, Cornelius Marcelino Wijaya (26), menuturkan bahwa getaran gempa dirasakan sangat kuat di lokasi kejadian. </p>
<p class="p1">Saat peristiwa berlangsung, aktivitas kafe telah berakhir, namun sejumlah karyawan masih berada di area belakang bangunan.</p>
<p class="p1">"Awalnya terdengar suara retakan kayu dan tembok. Tidak lama setelah gempa mereda, atap bangunan tua tersebut roboh dan langsung menimpa kanopi kafe kami," ujar Cornelius saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Jumat (6/2/2026).</p>
<p class="p1">Ia menambahkan bahwa para pegawainya sempat berada di area depan sesaat setelah gempa, namun berhasil menyelamatkan diri sebelum struktur atap benar-benar runtuh total.</p>
<p class="p1">Kerusakan utama terjadi pada fasilitas luar ruangan kafe, termasuk sistem pencahayaan dan kanopi permanen. Berdasarkan estimasi awal, kerugian yang dialami pemilik kafe mencapai jutaan rupiah.</p>
<p class="p1">Kerusakan berada pada anopi, instalasi lampu hias, dan furnitur luar ruang, estimasi kerugian sekitar Rp5.000.000.</p>
<p class="p1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar, Agus Suherli, menyatakan bahwa bangunan yang roboh tersebut merupakan struktur lama yang sudah tidak berpenghuni dalam jangka waktu cukup lama. Kondisi fisik bangunan yang rapuh diduga tidak mampu menahan guncangan gempa.</p>
<p class="p1">"Personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi material reruntuhan. Fokus kami saat ini adalah pembersihan area agar aktivitas warga sekitar dapat kembali normal," tegas Agus.</p>
<p class="p1">Hingga berita ini diturunkan, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak kerusakan bangunan lain di sekitar lokasi guna mengantisipasi adanya reruntuhan susulan. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soal Rencana KDMP di Area SDN Tlogo 2 Blitar, Begini Tanggapan Dewan dan Disdik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/soal-rencana-kdmp-di-area-sdn-tlogo-2-blitar-begini-tanggapan-dewan-dan-disdik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/soal-rencana-kdmp-di-area-sdn-tlogo-2-blitar-begini-tanggapan-dewan-dan-disdik</guid>
<description><![CDATA[ DPRD Kabupaten Blitar bersama Dinas Pendidikan sudah melakukan peninjauan di gedung SD Negeri Tlogo 2, sebagai bentuk tindak lanjut rencana pembangunan KDMP di area kompleks sekolah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6984912f707dc.webp" length="128788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 21:44:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DPRD, Pemkab, Dinas Pendidikan, Tinjau, SDN, Tlogo, Blitar, Pembangunan, KDMP, Rencana.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Mengenai rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di area kompleks SD Negeri 2 Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, jajaran anggota DPRD dan Dinas Pendidikan sudah melakukan peninjauan lapangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peninjauan lapangan ini untuk melihat sejauh mana rencana pembangunan KDMP di lokasi tersebut, dan permasalahan yang terjadi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso menyampaikan, pihaknya belum mengambil keputusan dan masih mencermati berbagai aspek, terutama terkait status aset lahan sekolah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ini bukan terdampak, ingat ya, bukan terdampak KDMP. Justru KDMP ini minta kepada lembaga pendidikan kalau bisa aset tanah ini diserahkan dan dibangun untuk KDMP," ujarnya, Kamis (5/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, DPRD perlu memastikan kesiapan sarana prasarana jika nantinya penyesuaian ruang belajar. Ia menilai<span class="Apple-converted-space"> </span>proses tersebut tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">DPRD ingin memastikan rencana pembangunan KDMP mengganggu kegiatan belajar siswa atau tidak. Pihaknya berencana akan melakukan komunikasi atau musyawarah lebih lanjut dengan berbagai pihak terkait untuk menindaklanjuti rencana tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami perlu musyawarah untuk tindak lanjut masalah ini. Artinya, kalau memang mau dipakai gedung koperasi, status aset diperjelas dulu. Anak-anak bagaimana, terganggu apa tidak kegiatan belajar mengajarnya," terang dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Agus Santosa menambahkan bahwa kegiatan pendidikan harus tetap menjadi perhatian utama. Ia menekankan harus tersedia ruang pengganti yang layak agar proses belajar mengajar tetap berjalan normal.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau dari dinas, sebisa mungkin kegiatan pendidikan tidak terganggu. Kalau dijamin kegiatan pendidikan tidak terganggu ya silakan dipakai," katanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Kepala Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Samuji menyampaikan usulan pembangunan gerai KDMP telah melalui kajian dan musyawarah desa. Lokasi di sekitar SDN Tlogo 2 dinilai paling strategis dibandingkan alternatif lain yang lahannya terbatas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Gedung yang sisi barat, bekas SDN Tlogo 1 sudah tidak dipakai. Makanya kami manfaatkan untuk KDMP. Kami harap pada bagian belakang bermanfaat dan depan juga bermanfaat," tandasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebagian Ruangan SDN Tlogo 2 Blitar Masuk Rencana Pembangunan KDMP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebagian-ruangan-sdn-tlogo-2-blitar-masuk-rencana-pembangunan-kdmp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebagian-ruangan-sdn-tlogo-2-blitar-masuk-rencana-pembangunan-kdmp</guid>
<description><![CDATA[ Sebagian ruangan di kompleks SD Negeri 2 Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar masuk dalam rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69849111d4f95.webp" length="69904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 21:16:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gerai, Koperasi, KDMP, Blitar, Sebagian, Ruangan, SD, Tlogo, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebagian ruangan di area kompleks SD Negeri Tlogo 2, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar masuk dalam rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Tlogo.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa ruang yang saat ini masih digunakan untuk kegiatan sekolah disebut berpotensi terdampak. Meliputi, ruang perpustakaan, ruang kepala sekolah, ruang sanggar tari, serta bekas rumah dinas yang kini difungsikan sebagai gudang. Lokasi tersebut berada di sisi barat kompleks sekolah yang sebelumnya merupakan area SD Negeri Tlogo 1 sebelum dilakukan regrouping.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala SD Negeri 2 Tlogo Sugiono mengatakan, pihak sekolah baru menerima surat tembusan dari Pemerintah Desa pada awal Januari 2026 terkait pengajuan hibah aset untuk pembangunan KDMP. Ia menyebut, sebelumnya tidak ada komunikasi langsung dengan pihak sekolah mengenai penentuan titik lokasi pembangunan KDMP.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Soal penentuan titik, kami tidak diajak komunikasi. Kemarin sebelum tanggal 14 Januari 2026, kami diberi surat tembusan bahwa desa mengajukan permohonan hibah aset untuk pembangunan KDMP ke Pemerintah Kabupaten," kata dia, Kamis (5/2/2025).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dia menjelaskan, dulu terdapat tiga sekolah dalam satu kompleks di lokasi tersebut yakni SD Negeri Tlogo 1, 2 , dan 3. Setelah dilakukan <em>regrouping</em> oleh Dinas Pendidikan, seluruh pengelolaan diserahkan ke SD Negeri Tlogo 2.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, sekolah tersebut masih aktif dengan jumlah total siswa ada 182 anak. Di mana, ruangan yang masuk rencana pembangunan KDMP masih dipakai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pihak sekolah pada prinsipnya tidak menolak pembangunan KDMP, asalkan tersedia relokasi yang layak terlebih dahulu. Rencana lokasi relokasi berada di sisi selatan, bekas gedung SDN Tlogo 3. Namun kondisi bangunan disebut rusak dan perlu direhabilitasi sebelum dapat digunakan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau belum direhab, kami belum bisa memindahkan buku dan barang-barang lainnya. Kami tidak masalah direlokasi asalkan tempatnya siap dipakai, nyaman, dan aman untuk kegiatan sekolah," jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sugiono berharap ada solusi terbaik agar rencana pembangunan KDMP dapat berjalan tanpa menganggu aktivitas pendidikan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau saya pribadi monggo saling menghargai dan cari jalan terbaik, supaya KDMP dan pendidikan bisa berjalan bersama," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, salah satu wali murid SD Negeri Tlogo 2 bernama Rochmad mengaku mendukung keberadaan KDMP. Namun, ia menyayangkan jika lokasi pembangunan berada di kawasan sekolah tanpa kesiapan ruangan pengganti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami setuju saja, kami orang tua meminta agar ada ruangan relokasi yang layak terlebih dahulu. Kami juga meminta pembangunan memperhatikan keamanan siswa, karena ini masih berada di kawasan sekolah," tandasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KDRT Maut di Selorejo Blitar, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kdrt-maut-di-selorejo-blitar-pelaku-terancam-15-tahun-penjara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kdrt-maut-di-selorejo-blitar-pelaku-terancam-15-tahun-penjara</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar resmi menetapkan R (44) menjadi tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengakibatkan istrinya SN (48) meninggal dunia. R dijerat Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69847e875f60e.webp" length="47608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 20:29:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, KDRT, Selorejo, Blitar, Pelaku, Tersangka, Terancam, Hukuman, 15 Tahun, Penjara, Polres Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">BLITAR, SJP -</span></strong><span class="s2"> </span><span class="s1">Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menewaskan seorang wanita di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar berujung proses hukum serius.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelaku berinisial R (43) kini harus menghadapi ancaman hukuman berat maksimal 15 tahun penjara. R dijerat Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 karena melakukan kekerasan fisik dalam rumah tangga yang menyebabkan korban meninggal dunia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 466 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, yang bersangkutan dijerat Pasal 44 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," terang Kasatreskrim Polres Blitar AKP Margono Suhendra, Kamis (5/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan AKP Margono, peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (3/2/2026) pukul 02.00 WIB di rumah korban, Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Korbannya berinisial SN meninggal dunia setelah mengalami serangkaian kekerasan fisik yang dilakukan suaminya sendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka melalukan penganiayaan dipicu emosi saat hendak makan namun tidak menemukan piring dan mendapat jawaban kurang mengenakan dari sang istri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini lah yang memicu cek-cok terjadi dan pelaku kemudian melakukan kekerasan berulang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tersangka melakukan pemukulan wajah sebanyak dua kali, sampai korban tersungkur, lalu dililit menggunakan selang air sampai korban lemas. Tersangka membenturkan kepala korban ke tembok, lalu dibawa ke kamar mandi dan disiram air," jelas dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Margono menyebut tersangka menyiramkan air ke wajah korban dengan alasan agar sadar, lalu dibaringkan di kasur kamar tidur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, sampai pagi hari kondisi korban tak sadar hingga akhirnya dibawa ke puskesmas. Saat menjalani pemeriksaan, petugas medis memastikan korban sudah meninggal dunia dan muncul kecurigaan, karena kondisi korban penuh dengan luka lebam, hingga akhirnya hal ini dilaporkan ke polisi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Berdasarkan hasil autopsi korban meninggal dunia bukan disebabkan lebam-lebam di tubuhnya. Namun karena kekurangan oksigen yang dibuktikan dengan adanya cairan air pada saluran nafas. Itu karena disiram air saat dibawa ke kamar mandi," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut AKP Margono menambahkan saat peristiwa itu terjadi hanya ada empat orang di dalam rumah pasutri tersebut, terdiri dari R, SN dan kedua anaknya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat pelaku melakukan tindakan penganiayaan itu, kedua anak pasangan ini tidak mengetahui, karena sudah tidur dan berada di dalam kamar. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terungkap, Motif Sakit Hati di Balik KDRT Maut di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terungkap-motif-sakit-hati-di-balik-kdrt-maut-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terungkap-motif-sakit-hati-di-balik-kdrt-maut-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Polisi membeberkan motif pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar pada Selasa (3/2/2026) pagi. Motif utamanya, karena pelaku merasa sakit hati. Dimana korban, tak mau menuruti permintaannya hingga terjadi cek-cok dan penganiayaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698309dfa8eec.webp" length="16228" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 17:20:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Beberkan, Motif, KDRT, Penganiayaan, Suami, Tetapkan, Tersangka, Korban, Istri, Sakit Hati, Blitar, Cek-Cok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menewaskan seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Blitar mulai menemui titik terang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polisi mengungkap motif utama pelaku yang tega menganiaya istrinya hingga meninggal dunia, dipicu rasa sakit hati.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Unit PPA Satreskrim Polres Blitar telah menetapkan R (44) warga Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar sebagai tersangka dalam kasus yang menewaskan istrinya SN (48).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah hasil autopsi keluar dan dilakukan gelar perkara, terduga pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan," terang Kasatreskrim Polres Blitar AKP Margono Suhendra, Rabu (4/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil pemeriksaan, sebelum kejadian keduanya sempat terlibat pertengkaran. Pelaku emosi karena korban dianggap tidak menuruti perkataannya, seperti menyiapkan makanan, membersihkan rumah dan lainnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Intinya pelaku ingin korban (istrinya) menuruti semua perkataannya. Saat cek-cok, ada ucapan korban yang tidak bisa diterima pelaku hingga berujung kekerasan," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan AKP Margono, tindakan KDRT hingga menewaskan SN ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi. Kesaksian tetangga menyebut, kekerasan dalam rumah tangga itu sudah sering terjadi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan, warga sekitar pernah melerai dan mengingatkan pelaku agar tidak mengulangi perbuatanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Dibuktikan kesaksian tetangga, warga pernah melerai dan mengingatkan. Tapi masih sering terjadi," jelas dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tindakan KDRT yang telah dilakukan berulang kali ini semakin diperkuat dengan hasil autopsi. Pada tubuh korban ditemukan luka lebam lama yang menandakan korban kerap mengalami kekerasan sebelumnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Margono menyebut pengakuan dari E menyebutkan bahwa peristiwa tragis itu terjadi pada tengah malam. Saat dirumah hanya ada pelaku, korban, serta dua anak mereka yang masih kecil, masing-masing berusia 8 dan 5 tahun.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat kejadian, anak pelaku dan korban sedang beristirahat di kamar berbeda. Dari hasil autopsi, korban diperkirakan meninggal dunia antara pukul 03.00 hingga 06.00 WIB, Selasa (3/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Bentuk kekerasan yang dilakukan pelaku tergolong berat. Korban mengalami bekas cekikan di leher serta luka di kepala akibat benturan. Setelah korban tak sadarkan diri, pelaku sempat menyiram tubuh korban dengan air dan membaringkannya di tempat tidur. Namun hingga pagi hari, korban tidak kunjung sadar," ungkapnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil autopsi menunjukan, akibat tindakan tersebut menunjuk adanya cairan di saluran pernafasan korban yang mengakibatkan korban kekurangan oksigen dan meninggal dunia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Jadi ada cairan air di saluran pernafasan atas dan saluran pernafasan bawah yang mengakibatkan korban meninggal dunia, karena kekurangan oksigen. Saat ini, polisi juga memberikan pendampingan terhadap kedua anak korban untuk mencegah trauma," imbuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya seorang ibu rumah tangga berinisial SN (48) warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh lebam. Dimana, hal itu diketahui saat yang bersangkutan dibawa ke Puskesmas oleh suaminya sendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">SN, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya yang berinisial R (44). <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sopir Bus di Terminal Blitar Dites Urine</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sopir-bus-di-terminal-blitar-dites-urine</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sopir-bus-di-terminal-blitar-dites-urine</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh faktor manusia (human error). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6982e351bd38d.webp" length="63022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tekan, Kecelakaan, Lalu Lintas, Awak Bus, Terminal Patria, Blitar, Tes Urine, Bus, ramp check.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Menjelang momentum mudik lebaran, Satlantas Polresta Blitar bersama Petugas Terminal Tipe A Patria menggelar inspeksi mendadak (sidak) yang menyasar kondisi fisik dan mental awak bus, Rabu (4/2/2026). </p>
<p>Dalam Operasi Keselamatan 2026 kali ini bukan sekadar kelaikan mesin, melainkan sterilisasi pengemudi dari penyalahgunaan narkotika melalui tes urine di tempat.</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh faktor manusia (<em>human error</em>). </p>
<p>Petugas medis diterjunkan untuk menguji sampel urine seluruh kru bus guna memastikan tidak ada zat adiktif atau psikotropika yang masuk ke sistem saraf para pengemudi saat membawa nyawa puluhan penumpang.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menegaskan bahwa hasil tes urine menjadi parameter utama yang tidak bisa ditawar. </p>
<p>"Pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini adalah mandatori. Kita ingin menjamin bahwa sopir yang memegang kemudi berada dalam kondisi kesadaran penuh, prima, dan bersih dari pengaruh zat berbahaya," ujarnya.</p>
<p>Meski dalam pemeriksaan hari ini petugas belum merilis adanya temuan hasil positif, pengawasan ketat disebut menjadi prioritas bagi perusahaan otobus (PO). </p>
<p>Polresta Blitar memastikan tidak ada toleransi bagi pengemudi yang terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang. Jika ditemukan hasil positif, awak bus tersebut akan langsung dilarang beroperasi dan diserahkan ke Satresnarkoba untuk pendalaman lebih lanjut.</p>
<p>Selain tes urine, petugas juga melakukan ramp check pada komponen vital armada. Meski sebagian besar bus dinyatakan laik jalan dan ditempeli stiker khusus, catatan dari Kepala Terminal Tipe A Patria, Verie Sugiharto, menunjukkan masih adanya temuan minor pada pemeriksaan sebelumnya, seperti kaca pecah dan kelengkapan darurat yang minim. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Naiknya Harga Cabai di Blitar Mulai Tak Terkendali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-naiknya-harga-cabai-di-blitar-mulai-tak-terkendali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-naiknya-harga-cabai-di-blitar-mulai-tak-terkendali</guid>
<description><![CDATA[ Fluktuasi harga terjadi secara harian dengan kenaikan yang tidak wajar, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 setiap harinya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6982e33aa14e7.webp" length="97444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 13:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Ramadan, Harga, Cabai, Rawit, Melejit, Naik, Drastis, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Tekanan inflasi pada komoditas pangan mulai menghantui konsumen di Kota Blitar menjelang momentum Ramadan 2026. </p>
<p class="p1">Harga cabai rawit di pasar tradisional dilaporkan mengalami lonjakan ekstrem hingga menyentuh angka Rp72.000 per kilogram pada Rabu (4/2/2026). </p>
<p class="p1">Angka ini menunjukkan kenaikan hampir tiga kali lipat atau sekitar 188 persen dibandingkan harga pekan sebelumnya yang masih bertengger di kisaran Rp25.000.</p>
<p class="p1">Fenomena pedasnya harga cabai ini terpantau di Pasar Legi, Kota Blitar. Sujiati (52), salah seorang pedagang, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga terjadi secara harian dengan kenaikan yang tidak wajar, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 setiap harinya.</p>
<p class="p1">"Kenaikannya sangat progresif. Dari Rp25 ribu, melonjak ke Rp40 ribu, Rp50 ribu, hingga hari ini menembus Rp72 ribu per kilogram," ungkap Sujiati.</p>
<p class="p1">Krisis pasokan ditengarai menjadi pemicu utama ambruknya stabilitas harga cabai. Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi disertai angin kencang di tingkat petani memicu kegagalan panen massal, yang secara otomatis memangkas volume distribusi ke pasar-pasar induk.</p>
<p class="p1">Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan suci Ramadan, yang secara teori ekonomi selalu diikuti oleh kenaikan harga komoditas pokok lainnya. </p>
<p class="p1">Tidak hanya cabai rawit segar, harga cabai merah besar juga terkerek naik dari Rp16.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. </p>
<p class="p1">Sebagai imbasnya, konsumen mulai beralih ke cabai rawit kering yang dibanderol lebih murah, yakni Rp50.000 per kilogram. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Suami Terduga Pelaku KDRT di Blitar Diciduk Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/suami-terduga-pelaku-kdrt-di-blitar-diciduk-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/suami-terduga-pelaku-kdrt-di-blitar-diciduk-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Belum sempat kabur, suami terduga pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maut di Selorejo, Blitar diciduk polisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6981fa491c07b.webp" length="32334" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 21:21:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Ciduk, Terduga, Pelaku, KDRT, Penganiayaan, Terhadap, Istri, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung maut terjadi di Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seorang suami berinisial R (44) diamankan polisi setelah diduga menganiaya istrinya sendiri hingga meninggal dunia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penangkapan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar pada Selasa (3/2/2026). Korban diketahui berinisial SN (48) warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo yang merupakan istri dari terduga pelaku.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh unit PPA Satreskrim Polres Blitar," ujarnya, Selasa (3/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polisi juga masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Dari hasil visum luar, petugas menemukan adanya luka pada bagian tubuh korban.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Memang ada luka di bagian tubuh korban, tetapi untuk rincian menunggu hasil autopsi," kata dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain selang sepanjang sekitar 3 meter, pakaian korban, pakaian pelaku, serta dokumen identitas keluarga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada beberapa barang bukti yang kami amankan saat petugas melakukan olah TKP," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, pada Selasa (3/2/2026) pagi, korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban dilaporkan mengalami luka di beberapa bagian, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kini, polisi masih mendalami kronologi kejadian dan motif di balik peristiwa tersebut. Pihak kepolisian memastikan akan menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Istri di Blitar Tewas Diduga Dibunuh Suami</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seorang-istri-di-blitar-tewas-diduga-dibunuh-suami</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seorang-istri-di-blitar-tewas-diduga-dibunuh-suami</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan yang dari tetangga korban, terduga pelaku yang bekerja sebagai pekerja serabutan ini dikenal memiliki sikap temperamen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6981868f63a01.webp" length="43110" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 13:57:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, KDRT, Istri, Meninggal, Dianiaya, Suami, Blitar, Dugaan, Penganiayaan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar digegerkan dengan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengakibatkan seorang perempuan meregang nyawa. </p>
<p class="p1">Seorang perempuan berinisial SN (48) ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh penuh luka lebam. </p>
<p class="p1">Peristiwa ini terungkap saat suami korban mengantarkan SN ke Puskesmas Boro menggunakan mobil sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, petugas medis mendapati kondisi pasien sudah tidak bernyawa saat tiba di lokasi.</p>
<p class="p1">Kepala Puskesmas Boro, Zuniarsih, membenarkan adanya sejumlah kejanggalan pada fisik korban berdasarkan pemeriksaan luar.</p>
<p class="p1">"Pasien datang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kami melakukan pemeriksaan luar dan menemukan luka-luka mencurigakan. Diperkirakan, pasien sudah meninggal dunia antara pukul 04.00 hingga 05.00 WIB," ujar Zuniarsih saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).</p>
<p class="p1">Ia merinci bahwa luka-luka tersebut tersebar di berbagai titik, mulai dari bagian leher, tangan dan kaki, badan, hingga kepala bagian belakang. </p>
<p class="p1">Sementara, Kepala Desa Boro, Eko Priyono, membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh suami korban.</p>
<p class="p1">Selama ini, kata dia, korban tinggal serumah bersama suami, ibu mertua, serta anak bungsunya.</p>
<p class="p1">Berdasarkan keterangan yang ia himpun dari tetangga korban, terduga pelaku yang bekerja sebagai pekerja serabutan ini dikenal memiliki sikap temperamen. </p>
<p class="p1">"Informasi yang kami terima, memang betul ada dugaan penganiayaan. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian," tegas Eko.</p>
<p class="p1">Polisi bergerak cepat menangani kasus ini. Jenazah korban telah dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.</p>
<p class="p1">Dikonfirmasi hal itu, Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, membenarkan pihaknya tengah menangani kasus ini. Namun, ia belum bisa membeber keterangan secara rinci. Sebab, penyidik masih melakukan pendalaman di lapangan. </p>
<p class="p1">"Mohon waktu, anggota masih berada di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," singkatnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lupa Padamkan Bara Tungku, Rumah dan Tiga Motor di Blitar Ludes Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lupa-padamkan-bara-tungku-rumah-dan-tiga-motor-di-blitar-ludes-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lupa-padamkan-bara-tungku-rumah-dan-tiga-motor-di-blitar-ludes-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menghanguskan bagian dapur dan tiga unit kendaraan bermotor, masing-masing Yamaha NMAX tahun 2023, Honda Beat tahun 2022 dan Suzuki Shogun tahun 2009. Total kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp70 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698168e6e2c9f.webp" length="21334" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 10:47:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Rumah, Tungku, Tiga, Unit, Motor, Hangus, Terbakar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kelalaian dalam mematikan sisa pembakaran tungku dapur berujung petaka di Dusun Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Sebuah rumah warga hangus dilalap si jago merah pada Senin (2/2/2026) malam, mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.</p>
<p class="p1">Peristiwa bermula saat saksi mata yang tengah berada di dalam kamar, mendengar suara gemertak kayu terbakar dari arah belakang rumah. Saat memeriksa sumber suara, saksi mendapati api telah berkobar di bagian atap dapur.</p>
<p class="p1">"Saksi mendengar ada suara seperti kayu terbakar. Setelah membuka pintu dapur, ia melihat api sudah membakar bagian atap," ungkap Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, pada Selasa (3/2/2026).</p>
<p class="p1">Menyadari bahaya mengancam, saksi segera mengevakuasi istri dan ayahnya keluar rumah sembari berteriak meminta pertolongan. </p>
<p class="p1">Warga sekitar berupaya memadamkan api secara swadaya sebelum petugas Kepolisian dan Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk menjinakkan api sepenuhnya.</p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, sumber api diduga berasal dari sisa bara api di dalam tungku dapur yang digunakan memasak air pada sore hari. </p>
<p class="p1">Meski pemilik rumah mengaku telah menyiram tungku tersebut, diduga masih terdapat bara aktif yang menyulut kayu bakar di sekitarnya.</p>
<p class="p1">"Api kemudian menjalar ke ban sepeda motor dan merambat ke struktur atap dapur yang kondisinya tertutup," tambah dia.</p>
<p class="p1">Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menghanguskan bagian dapur dan tiga unit kendaraan bermotor, masing-masing Yamaha NMAX tahun 2023, Honda Beat tahun 2022 dan Suzuki Shogun tahun 2009. Total kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp70 juta. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gara&amp;Gara Live TikTok, Perempuan Muda di Blitar Dianiaya Brutal oleh Sang Suami</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gara-gara-live-tiktok-perempuan-muda-di-blitar-dianiaya-brutal-oleh-sang-suami</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gara-gara-live-tiktok-perempuan-muda-di-blitar-dianiaya-brutal-oleh-sang-suami</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota menerima laporan melalui call center 110 dari seorang perempuan muda yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi yang berada di rumah kos Jalan Mendut, Kecamatan Sananwetan, Kota Blittar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698095a4446d7.webp" length="47712" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 20:11:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dugaan, KDRT, Perempuan, Muda, Lapor, Polisi, Alami, Penganiayaan, Kekerasan, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Dugaan penganiayaan terhadap seorang istri muda berinisial EA (19) warga Desa Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar di sebuah rumah kos keluarga di Jalan Mendut, Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar terjadi pada Ahad (1/2/2026) siang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Korban mengalami sejumlah luka memar di tubuhnya serta benturan di kepala bagian belakang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WIB, dan bermula saat terduga pelaku berinisial D (18) yang merupakan suami EA, menegur istrinya agar tidak melakukan siaran langsung (live) di aplikasi TikTok. Teguran itu berujung cek-cok diantara pasutri muda ini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Petugas menerima laporan melalui call center kemarin dan selanjutnya petugas mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari pasutri muda ini," terang<span class="Apple-converted-space">  </span>Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswoyo, Senin (2/2/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kronologi bermula saat korban hendak keluar kamar kos, terduga pelaku diduga menjambak rambut dan melarangnya keluar. Saat di dalam kamar, korban diduga mengalami penganiayaan berupa pemukulan, penjambakan, tendangan, hingga kepalanya dibenturkan ke tembok.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada mata kiri, leher, pipi kiri, serta kaki kiri. Korban juga mengalami benjol di bagian belakang kepala.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini kami melaksanakan penyelidikan secara intensif guna membuat terang perbuatan pidana tersebut. Korban juga telah dilakukan visum et repertum," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Rudi menambahkan kasus ini dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sudah dimintai keterangan namun kita masih melakukan penyelidikan secara mendalam dan intensif perkembangan jika sudah ditetapkan sebagai tersangka kami infokan kembali," tambah Rudi. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragis, Tangan Pegawai Penggilingan Bakso di Blitar Remuk Usai Dilumat Mesin Giling</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tragis-tangan-pegawai-penggilingan-bakso-di-blitar-remuk-usai-dilumat-mesin-giling</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tragis-tangan-pegawai-penggilingan-bakso-di-blitar-remuk-usai-dilumat-mesin-giling</guid>
<description><![CDATA[ Korban diketahui mengoperasikan mesin maut tersebut tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Kini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69801d2dd27c5.webp" length="54422" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 11:43:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Peristiwa, Tragis, Tangan, Pekerja, Penggilingan, Daging, Bakso, Masuk, Mesin, Jari, Pergelangan, Remuk.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Suasana Ahad (1/2/2026) siang yang semula rutin di sebuah usaha penggilingan daging di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, mendadak berubah menjadi panggung kengerian. </p>
<p class="p1">Sebuah mesin penggiling daging bakso yang tengah beroperasi mendadak berubah menjadi monster baja yang memangsa tangan kanan seorang pekerja muda hingga hancur tak berbentuk.</p>
<p class="p1">Tragedi berdarah ini menimpa Mohammad Syarif (19), warga Dusun Sumbernanas, Desa Ponggok. Di usia mudanya, Syarif harus menghadapi kenyataan pahit saat masa depannya seakan terenggut dalam hitungan detik oleh putaran mesin giling milik majikannya, Khoirudin (38).</p>
<p class="p1">Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban tengah berjibaku dengan tumpukan daging yang hendak dihaluskan. </p>
<p class="p1">Namun, petaka datang seketika. Diduga akibat konsentrasi yang terpecah, tangan kanan Syarif terseret masuk ke dalam pusaran rahang mesin giling yang memutar begitu kuat.</p>
<p class="p1">"Korban berteriak histeris meminta pertolongan saat mesin mulai melumat jarinya. Rekan kerja yang berada di lokasi segera bertindak cepat mematikan arus listrik, namun tangan korban sudah terlanjur terjepit di dalam komponen mesin," ungkap Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar saat dikonfirmasi Senin (2/2/2026).</p>
<p class="p1">Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas Polsek Ponggok bersama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan tenaga medis harus berjibaku melawan waktu untuk melepaskan jepitan mesin yang sangat kokoh. </p>
<p class="p1">Sebagian komponen mesin terpaksa dibongkar paksa menggunakan peralatan khusus agar tangan korban bisa dikeluarkan tanpa menambah luka yang lebih parah.</p>
<p class="p1">Sepanjang proses evakuasi yang memilukan itu, Syarif dikabarkan tetap dalam kondisi sadar, menyaksikan langsung upaya penyelamatan tangannya yang sudah bersimbah darah. </p>
<p class="p1">Usai berhasil dibebaskan dari cengkeraman baja, korban langsung dilarikan ke RSUD Srengat guna mendapatkan penanganan darurat.</p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil investigasi awal kepolisian, kecelakaan kerja yang mengerikan ini diduga kuat dipicu oleh faktor kelalaian manusia (<em>human erro</em>r). </p>
<p class="p1">Ironisnya, korban diketahui mengoperasikan mesin maut tersebut tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Kini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut. </p>
<p class="p1">"Sangat disayangkan, korban bekerja tanpa prosedur keselamatan dan alat pelindung. Akibatnya, jari-jari hingga pergelangan tangan kanannya mengalami kondisi remuk total," pungkas AKP Samsul. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gatotkaca dan Werkudara Turun Gunung Kawal Operasi Keselamatan Semeru di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gatotkaca-dan-werkudara-turun-gunung-kawal-operasi-keselamatan-semeru-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gatotkaca-dan-werkudara-turun-gunung-kawal-operasi-keselamatan-semeru-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Melalui pendekatan ini, polisi ingin menghapus kesan represif dan menggantinya dengan kolaborasi menjaga nyawa di jalan raya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69801646cd695.webp" length="109624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 10:48:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Tokoh, Pewayangan, Sosialisasi, Tertib, Lalu Lintas, Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Ada pemandangan tidak biasa di jantung Kota Blitar pada Senin (2/2/2026) pagi. </p>
<p class="p1">Di tengah deru mesin kendaraan di Perempatan Lovi, Jalan Ahmad Yani, nampak dua sosok ikonik pewayangan, Gatotkaca dan Werkudara, mencegat para pengguna jalan. </p>
<p class="p1">Kehadiran mereka bukan dalam rangka pertunjukan seni, melainkan bagian dari strategi unik Polres Blitar Kota dalam memulai Operasi Keselamatan Semeru 2026.</p>
<p class="p1">Berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, operasi tahun ini mengedepankan pendekatan humanis berbasis budaya Mataraman. </p>
<p class="p1">Petugas kepolisian tidak hanya mengandalkan penindakan hukum secara kaku, namun menyisipkan pesan keselamatan melalui simbolisme karakter pewayangan untuk menggugah kesadaran publik.</p>
<p class="p1">Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa pemilihan tokoh Gatotkaca dan Werkudara memiliki esensi filosofis yang mendalam terkait keselamatan berkendara.</p>
<p class="p1">"Gatotkaca yang dikenal memiliki otot kawat tulang besi adalah simbol kekuatan fisik. Namun, kami ingin menekankan bahwa sekuat apa pun manusia, mereka tetap rentan dan tidak akan mampu melawan fatalitas kecelakaan lalu lintas jika mengabaikan aturan," ujar AKP Agus Prayitno, Senin (2/2/2026).</p>
<p class="p1">Sementara, Werkudara diposisikan sebagai representasi petugas kepolisian yang berperan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. </p>
<p class="p1">Melalui pendekatan ini, polisi ingin menghapus kesan represif dan menggantinya dengan kolaborasi menjaga nyawa di jalan raya.</p>
<p class="p1">Langkah inovatif ini diambil bukan tanpa alasan. Data kepolisian mencatat, pada pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2025, terdapat tiga kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota yang merenggut nyawa korban.</p>
<p class="p1">"Pendekatan kearifan lokal ini adalah ikhtiar kami untuk menekan angka kecelakaan. Kami ingin keselamatan menjadi sebuah budaya, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi tilang," ujar AKP Agus.</p>
<p class="p1">Dalam aksi tersebut, petugas menunjukkan sisi apresiatif dengan memberikan helm gratis bagi pengendara yang kedapatan mengenakan pelindung kepala yang tidak layak. </p>
<p class="p1">Sebaliknya, bagi masyarakat yang telah tertib dan mematuhi aturan administrasi maupun kelengkapan berkendara, petugas memberikan <em>reward</em> berupa cokelat sebagai bentuk apresiasi.</p>
<p class="p1">Tak berhenti pada edukasi visual, Satlantas Polres Blitar Kota juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap kelaikan armada angkutan publik. Bus pariwisata, kendaraan travel, hingga angkutan umum menjadi sasaran inspeksi guna memastikan standar keamanan teknis terpenuhi.</p>
<p class="p1">Melalui perpaduan antara penegakan aturan yang tegas dan pendekatan budaya yang inklusif, Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Kota Blitar diharapkan mampu menciptakan ekosistem lalu lintas yang jauh lebih aman dan beradab bagi seluruh lapisan masyarakat. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiket Lebaran Mulai Diserbu, KAI Bocorkan Jurus Jitu Menang &amp;quot;War&amp;quot; Tiket</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiket-lebaran-mulai-diserbu-kai-bocorkan-jurus-jitu-menang-war-tiket</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiket-lebaran-mulai-diserbu-kai-bocorkan-jurus-jitu-menang-war-tiket</guid>
<description><![CDATA[ Pemesanan tiket kereta api (KA) untuk masa angkutan lebaran 2026 sudah dibuka. KAI Daop 7 Madiun membocorkan jurus jitu menang &quot;War&quot; tiket. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697dd8bfb3ed3.webp" length="57586" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 18:12:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tiket, KA, Angkutan Lebaran, Sudah, Bisa Dipesan, Jurus, Jitu, War, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aroma mudik Lebaran 2026 mulai terasa, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran, dan masyarakat langsung diingatkan untuk bergerak cepat sebelum kehabisan kursi di tanggal favorit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan, tiket Lebaran sudah bisa dipesan mulai H-45 sebelum keberangkatan. Artinya, per Sabtu (31/1/2026) calon penumpang sudah dapat memesan tiket untuk perjalanan tanggal 17 Maret 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Per hari ini, Sabtu (31/1/2026) masyarakat sudah bisa memesan tiket untuk perjalanan tertanggal 17 Maret 2026," jelasnya, Sabtu (31/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, periode Lebaran selalu menjadi momen dengan lonjakan mobilitas yang sangat tinggi. Tiket kereta api menjadi buruan utama masyarakat yang ingin pulang kampung dengan nyaman dan aman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026 sendiri sudah dibuka bertahap sejak 25 Januari 2026 lalu, dimulai untuk keberangkatan 12 Maret 2026 dan seterusnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Permintaan tiket selalu meningkat signifikan saat Lebaran. Calon penumpang harus lebih cermat dan sigap dalam memesan," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menyadari tingginya persaingan mendapatkan tiket, KAI Daop 7 Madiun membagikan sejumlah strategi agar peluang masyarakat semakin besar. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mulai dari menentukan jadwal sejak dini, dengan menyesuaikan dengan tanggal pembukaan pemesanan. Gunakan koneksi internet yang stabil agar proses transaksi lancar. Lalu, rutin cek setelah pukul 00.00 WIB, karena tiket yang tidak dibayar otomatis dibatalkan dan kembali tersedia di sistem.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemudian, fleksibel dengan tanggal, artinya mencoba menggeser keberangkatan sehari sebelum atau sesudah tanggal favorit, dan memanfaatkan fitur <em>Connecting Train</em> di aplikasi <em>Access by</em> KAI jika rute langsung sudah penuh.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami juga mengingatkan masyarakat untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari penipuan maupun harga yang tidak wajar," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem, Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Ponggok Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-diminta-waspadai-cuaca-ekstrem-angin-kencang-rusak-rumah-warga-di-ponggok-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-diminta-waspadai-cuaca-ekstrem-angin-kencang-rusak-rumah-warga-di-ponggok-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang. Pasalnya, pada Jumat (30/1/2026) terjadi hujan deras disertai angin kencang yang merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Ponggok. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697dc98a9af96.webp" length="89462" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 16:31:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Diimbau, Waspadai, Cuaca Ekstrem, Blitar, Angin Kencang. suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Masyarakat di Kabupaten Blitar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Imbauan ini menyusul terjadinya bencana angin kencang<span class="Apple-converted-space">  </span>yang merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Jumat (30/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengimbau warga memangkas dahan pohon rapuh di sekitar rumah, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras disertai angin kencang dan lainnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami imbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini sering terjadi hujan deras yang disertai angin kencang," kata dia, Sabtu (31/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat (30/1/2026) sore hingga malam, menyebabkan sejumlah pohon di Dusun Sumbernanas, Desa/Kecamatan Ponggok, tumbang. Sebagian pohon menimpa rumah warga, sementara lainnya menutup akses jalan desa dan sempat menghambat aktivitas masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada Sabtu (31/1/2026), petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan relawan melakukan pembersihan dampak bencana di lokasi terdampak. Fokus penannganan melipuy evakuasi pohon tumbang serta pembersihan rumah warga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini disampaikan oleh Sekertaris BPBD Kabupaten Blitar M. Agus Zubaidi. Proses pemberian berlangsung hingga siang, karena pada Jumat (30/1/2026) hujan deras mengguyur wilayah Blitar hingga malam hari.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selain membuka akses jalan, petugas gabungan juga membantu membersihkan beberapa rumah warga yang terdampak angin kencang kemarin," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data dari BPBD, terdapat sembilan rumah warga di Dusun Sumbernanas, Desa/Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang terdampak peristiwa hujan deras disertai angin kencang. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Agus menambahkan data ini diprediksi masih berubah, karena petugas terus melakukan pendataan secara berkala. Dimana di wilayah Kecamatan Ponggok, ada tiga desa yang terdampak yakni Desa Ponggok, Desa Kebonduren, dan Desa Ringinanyar. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rawan Ambrol, Jembatan di Sananwetan Blitar Diusulkan Segera Dibangun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rawan-ambrol-jembatan-di-sananwetan-blitar-diusulkan-segera-dibangun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rawan-ambrol-jembatan-di-sananwetan-blitar-diusulkan-segera-dibangun</guid>
<description><![CDATA[ Jembatan berada di Jalan CR Sukandar Kelurahan/Kecamatan Sananwetan yang sempat ambrol beberapa waktu yang lalu, masih belum dilakukan perbaikan. Sampai saat ini, akses jalan tersebut masih ditutup total untuk pengendara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c9d181f644.webp" length="111196" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 19:40:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jembatan, Ambrol, Blitar, Membahayakan, Akses, Jalan, Ditutup.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kondisi jembatan di Jalan CR Sukandar, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar yang ambrol belum mendapat penanganan fisik dan hingga kini tetap ditutup total untuk kendaraan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran karena jalur itu termasuk akses yang cukup ramai dilalui masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi keselamatan setelah hasil survei menunjukkan struktur jembatan berpotensi membahayakan pengguna jalan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Camat Sananwetan Purwanto menyampaikan pihaknya telah melaporkan kondisi jembatan ke tingkat Kota. Namun, hingga kini belum ada kepastian tindak lanjut perbaikan maupun pembangunan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami sudah melaporkan kondisi jembatan ke tingkat kota. Untuk tindakan perbaikan atau pembangunan, sampai sekarang kami masih belum mendapat informasi lanjutan," kata dia, Jumat (30/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pihak Kecamatan juga telah mengusulkan agar pembangunan jembatan tersebut menjadi prioritas Kota Blitar. Pasalnya, Kecamatan maupun Kelurahan tidak memiliki kewenangan teknis untuk melakukan pembangunan infrastruktur tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami sudah usulkan ke Pemkot Blitar melalui Musrenbang. Kecamatan dan kelurahan tidak punya spesifikasi teknis maupun kewenangan untuk pembangunan jembatan. Kewenangan kami sebatas pengamanan potensi bahaya bagi masyarakat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sampai saat ini, penutupan jembatan masih dilakukan masyarakat dengan sepengetahuan kecamatan dan kelurahan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan BPBD serta Dinas Perhubungan karena jalur tersebut tergolong padat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Di sekitar lokasi terdapat sekolah, serta jalur itu menjadi jalan pintas masyarakat dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Dr Sutomo. Penutupan membuat warga harus memutar arah untuk mencapai tujuan," imbuhnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, talud sungai di samping jembatan sempat longsor dan mengancam satu rumah warga. Hasil pengecekan lanjutan menunjukkan bangunan jembatan di sisi talud yang longsor juga rawan ambrol. Bahkan, sebagian pondasi di bawah jembatan dilaporkan sudah mengalami retak. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sisa Bara Tungku Picu Kebakaran Rumah di Wlingi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sisa-bara-tungku-picu-kebakaran-rumah-di-wlingi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sisa-bara-tungku-picu-kebakaran-rumah-di-wlingi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kebakaran terjadi di rumah warga Kelurahan/Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar pada Jumat (30/1/2026) pagi. Kebakaran ini diduga dipicu karena sisa bara tungku usai digunakan memasak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c8b4828b38.webp" length="13622" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 17:59:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Rumah, Blitar, Dipicu, Bara Api, kebakaran, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kebakaran rumah terjadi di lingkungan Wlingi, Kelurahan/Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar pada Jumat (30/1/2026) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu sisa bara api dari tungku dapur tradisional.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah yang terbakar diketahui milik Heri (65) warga setempat dan kejadian berlangsung sekira pukul 10.00 WIB. Meski api sempat membesar, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Tedi Prasojo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum kebakaran korban baru saja selesai memasak menggunakan tungku di dapur. Tak lama kemudian, korban berada di halaman depan rumah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Keterangan saksi yang kami dapat, sebelum kebakaran korban baru saja selesai masak menggunakan tungku dapur," kata dia, Jumat (30/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saksi mata dari peristiwa ini yakni Giman (70) melihat kepulan asap disertai api dari arah dapur rumah korban. Ia segera<span class="Apple-converted-space">  </span>meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun berusaha memadamkan api secara manual sambil menghubungi bantuan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Informasi kejadian diteruskan ke BPBD dan selanjutnya dilaporkan ke Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dengan peralatan lengkap," terang dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tedi menyebut setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran bersama warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari sisa bara api tungku yang merambat ke bagian dapur rumah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kerugian yang dialami korban sekitar Rp2 juta," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Modus Telepon Palsu, Residivis Penipuan Dibekuk Polisi Usai Rugikan Banyak Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/modus-telepon-palsu-residivis-penipuan-dibekuk-polisi-usai-rugikan-banyak-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/modus-telepon-palsu-residivis-penipuan-dibekuk-polisi-usai-rugikan-banyak-korban</guid>
<description><![CDATA[ Polsek Srengat, Polres Blitar Kota membekuk residivis penipuan yang selama ini viral di media sosial. Pelaku yang diamankan adalah Suryono alias Kebo (51) warga Tulungagung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c73a189928.webp" length="40100" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 16:04:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Residivis, Penipuan, Penggelapan, Beraksi, Blitar, Pelaku, Dibekuk, Polisi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Aksi penipuan dengan modus berpura-pura menjadi suruhan pemilik toko kembali memakan korban.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kali ini, unit Reskrim Polsek Srengat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan yang sempat viral di media sosial karena terjadi di sejumlah wilayah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan pelaku bernama Suryono alias Kebo (51) warga Tulungagung ditangkal di rumahnya pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pelaku berhasil kami amankan berikut sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana penipuan yang dilakukannya," kata dia, Jumat (30/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Samsul menjelaskan, peristiwa terjadi pada Kamis (21/8/2025) sekira pukul 11.30 WIB di Toko Tembakau yang berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat itu, petugas penjaga toko yang masih berstatus pelajar sedang sendirian menjaga toko. Pelaku datang menggunakan sepeda motor sambil mengenakan helm merah dan masker. Ia mengaku disuruh pemilik toko untuk membuat rak etalase.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk meyakinkan korban, pelaku berpura-pura melakukan panggilan telepon seolah berbicara dengan pemilik toko. Tanpa curiga, korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp2 juta yang diminta pelaku dengan alasan membeli material dan memasang kamera CCTV.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah pelaku pergi, korban baru menyadari telah tertipu usai mengkonfirmasi langsung kepada pemilik toko yang menyatakan tidak pernah menyuruh siapapun," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pelaku dan kemudian melakukan penangkapan. Sejumlah barang bukti disita, diantaranya sepeda motor Suzuki Satria F150 tanpa plat nomor, helm merah, ponsel, pakaian yang dikenakan saat beraksi, serta rekaman CCTV dalam flashdisk.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Samsul menambahkan pelaku bukan orang baru dalam kasus serupa.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang bersangkutan merupakan residivis. Pada tahun 2017 pernah menjalani hukuman di Lapas Ponorogo dan tahun 2024 di Lapas Trenggalek dalam perkara yang sama," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan dari pengakuan pelaku, sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026, ia telah beraksi di berbagai wilayah. Seperti di<span class="Apple-converted-space">  </span>Srengat, Wonodadi, Talun, Kademangan, Tulungagung, hingga Kediri. Banyaknya korban membuat kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan karena diduga masih ada TKP yang lain. Penanganan perkara selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Satreskrim Polres Blitar Kota," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Arca dan Batu Kuno Situs Mejo Miring Masih &amp;quot;Tertahan&amp;quot; di Rumah Warga, Proses Pengembalian Belum Tuntas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/arca-dan-batu-kuno-situs-mejo-miring-masih-tertahan-di-rumah-warga-proses-pengembalian-belum-tuntas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/arca-dan-batu-kuno-situs-mejo-miring-masih-tertahan-di-rumah-warga-proses-pengembalian-belum-tuntas</guid>
<description><![CDATA[ Proses pengembalian arca dan batu kuno di Situs Mejo Miring Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar belum tuntas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697a0d60d4e2a.webp" length="127866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 21:59:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Situs, Mejo Miring, Pengembalian, Arca, Batu, Belum Tuntas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Upaya penyelamatan benda purbakala dari Situs Mejo Miring di Dusun Bambang, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar masih menghadapi hambatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejumlah arca dan batu kuno yang sempat diambil warga hingga kini belum seluruhnya berhasil dikembalikan ke lokasi situs.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah Desa bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur terus melakukan pendekatan persuasif. Namun, proses pengembalian kembali benda di Situs Mejo Miring yang berada di salah satu rumah warga Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar berjalan alot.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Desa Siraman, Kecamatan Kesamben Budi Arif Rochman menyampaikan tim gabungan dari BPK, Pemdes, dan pihak kecamatan telah mendatangi beberapa lokasi penyimpanan benda situs. Dari dua titik yang teridentifikasi, benda yang berada di wilayah Kecamatan Wates sudah berhasil dipulangkan ke area Situs Mejo Miring.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Yang di Wates sudah berhasil dibawa kembali. Tapi yang di Bumirejo masih belum semua bisa diambil karena pemilik rumah menolak," ujarnya, Rabu (28/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Padahal, lanjut Budi dalam mediasi sebelumnya pemilik rumah sempat menyatakan bersedia benda situs diambil, dengan syarat bukan dirinya yang mengantar kembali ke lokasi. Kenyataannya di lapangan, kesepakatan tersebut belum berjalan sesuai hasil mediasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tim BPK sejauh ini baru dapat mengamankan beberapa batu situs dari rumah warga tersebut. Sementara itu, masih ada satu hingga dua arca serta sejumlah batu lain yang belum bisa dipindahkan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami terus berupaya mencari jalan tengah agar semua benda situs bisa kembali ke tempat semula. Pendekatan masih dilakukan," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasus ini bermula dari aksi perusakan dan pengambilan batu di Situs Mejo Miring yang sempat terekam video dan beredar luas di media sosial.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah pria mencongkel batu lantai di sekitar situs menggunakan alat seperti linggis dan cangkul, lalu mengangkutnya dengan kendaraan roda tiga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah Desa Siraman menyebut telah mengetahui identitas para pelaku, yang diduga berjumlah empat orang. Sebagian di antaranya merupakan warga desa setempat, sementara lainnya berasal dari luar desa. Benda-benda yang diambil disebut hanya disimpan di rumah masing-masing dan tidak diperjualbelikan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pihak desa bersama instansi terkait telah memanggil para pelaku untuk mediasi. Fokus saat ini adalah memastikan seluruh benda purbakala yang terambil bisa kembali ke lokasi situs demi menjaga kelestarian warisan sejarah tersebut. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Operasi Keselamatan, Satlantas Blitar Kota Tandai Jalan Rusak untuk Cegah Kecelakaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-operasi-keselamatan-satlantas-blitar-kota-tandai-jalan-rusak-untuk-cegah-kecelakaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-operasi-keselamatan-satlantas-blitar-kota-tandai-jalan-rusak-untuk-cegah-kecelakaan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan, Satlantas Polres Blitar Kota menandai jalan rusak untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697a0c035ee18.webp" length="63206" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 21:44:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Operasi, Keselamatan, Satlantas, Polres Blitar Kota, Kecelakaan, Lalu Lintas, Menandai, Jalan Rusak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak mulai diantisipasi jajaran Satlantas Polres Blitar Kota. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan, petugas turun langsung ke lapangan memetakan sejumlah ruas jalan yang berlubang dan berisiko membahayakan pengendara.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, khususnya di wilayah hukum Polres Blitar Kota.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno mengatakan pengecekan kondisi jalan difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan, terutama kerusakan jalan berlubang dan permukaan jalan tidak rata.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Menjelang Operasi Keselamatan, kami melakukan pendataan langsung di lapangan. Tujuannya untuk mengetahui lokasi jalan rusak yang berpotensi memicu kecelakaan," kata dia, Rabu (28/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak hanya mendata, petugas juga melakukan tindakan cepat dengan memberi tanda pada jalan yang rusak menggunakan cat semprot berwarna putih.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penandaan ini diharapkan membantu pengendara lebih waspada saat melintas, terutama pada malam hari atau ketika arus kendaraan padat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Penanda ini supaya kerusakan jalan lebih terlihat. Jadi pengendara bisa mengurangi kecepatan dan lebih hati-hati," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, Satlantas juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar kerusakan jalan yang ditemukan bisa segera diperbaiki. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui langkah tersebut, kepolisian berharap risiko kecelakaan akibat faktor jalan dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Stok Sembako di Blitar Diklaim Aman, Satu Komoditas Ini Justru Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-stok-sembako-di-blitar-diklaim-aman-satu-komoditas-ini-justru-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-stok-sembako-di-blitar-diklaim-aman-satu-komoditas-ini-justru-naik</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah kondusifnya harga sembako, tim menemukan kenaikan pada komoditas kacang tanah lokal. Stok barang yang menipis mengakibatkan harganya melonjak tajam dari Rp28.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979c9a6dac65.webp" length="91754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 16:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Ramadan, Satgas, Pangan, Polres Blitar Kota, Pantau, Pasar Tradisional, Agan, Harga, Kebutuhan, Pokok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik guna memastikan stabilitas pasokan bahan pokok menjelang Ramadan 2026. </p>
<p class="p1">Meski mayoritas harga komoditas terpantau landai, kenaikan drastis pada satu jenis komoditas mulai memicu keresahan di tingkat pedagang dan konsumen.</p>
<p class="p1">Petugas menyisir Pasar Pon Kota Blitar serta gudang agen sembako di kawasan Jalan Ciliwung, Kecamatan Kepanjenkidul. Fokus pemantauan meliputi komoditas utama seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan telur ayam.</p>
<p class="p1">Kanit Pidana Ekonomi dan Tertentu (Pidek) Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, menegaskan bahwa ketahanan pangan di wilayah hukumnya masih dalam kategori aman.</p>
<p class="p1">"Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras, gula, tepung, telur, hingga minyak goreng di pasar maupun agen masih mencukupi hingga memasuki bulan Ramadan. Harga pun relatif terkendali," ujar Iptu Yuno, Rabu (28/1/2026),</p>
<p class="p1">Pantauan di lapangan, harga beras premium kemasan 5 kilogram berkisar Rp74.000-Rp75.000, tepung terigu Rp10.000-Rp12.000 per kilogram, lalu gula pasir berkisar Rp17.000-Rp17.500 per kilogram dan minyak goreng bekisar Rp17.000-Rp18.000 per liter. Sementara telur ayam harganya berkisar Rp27.000-Rp28.000 per kilogramnya. </p>
<p class="p1">Di tengah kondusifnya harga sembako, tim menemukan kenaikan pada komoditas kacang tanah lokal. Stok barang yang menipis mengakibatkan harganya melonjak tajam dari Rp28.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.</p>
<p class="p1">Iptu Yuno menjelaskan bahwa meski varian impor tersedia, masyarakat tetap memburu produk lokal yang secara kualitas lebih diminati. </p>
<p class="p1">"Kenaikan ini cukup signifikan. Kami segera berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk menelusuri kendala di sisi hulu atau distribusi," tegasnya.</p>
<p class="p1">Khoirul, salah satu pedagang di Pasar Pon, mengakui kelangkaan ini sudah dirasakan sejak sebulan terakhir. Menurutnya, keterbatasan pasokan menjadi pemicu utama meroketnya harga.</p>
<p class="p1">"Barang lokal memang sulit didapat. Ada kacang impor, tapi pembeli tetap mencari yang lokal karena rasa dan kualitasnya jauh lebih unggul untuk bahan baku kue atau olahan makanan Ramadan nanti," tutup Khoirul. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sakit Hati Jadi Pemicu, Cek Cok Mertua&amp;Menantu di Wonodadi Blitar Berakhir Tragis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sakit-hati-jadi-pemicu-cek-cok-mertua-menantu-di-wonodadi-blitar-berakhir-tragis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sakit-hati-jadi-pemicu-cek-cok-mertua-menantu-di-wonodadi-blitar-berakhir-tragis</guid>
<description><![CDATA[ Polisi mengungkap motif dari peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh menantu perempuan kepada mertua perempuan yang terjadi di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Peristiwa itu terjadi karena tersangka merasa sakit hati dengan mertuanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6978b7b411aa4.webp" length="65744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 20:59:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Motif, Pemicu, Pembunuhan, Mertua, Menantu, Tragis, Cek Cok, Blitar, Lansia, Sakit Hati.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Konflik keluarga antara mertua dan menantu berujung maut di wilayah Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar pada Senin (26/1/2026) malam.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seorang perempuan lanjut usia SP (70) meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, dan polisi menetapkan menantu korban berinisial NV sebagai tersangka.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelapor dalam kasus ini adalah anak kandung korban yang merupakan suami dari tersangka. Peristiwa terungkap setelah ia mengantarkan bebek, dan setibanya di rumah mendapati sepeda listrik yang biasanya berada didepan rumah tidak ada. Saat masuk dan memanggil ibunya tidak ada jawaban.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelapor kemudian menemukan korban sudah tergeletak di dalam kamar. Istri pelapor NV bersama anak mereka yang berusia satu tahun juga tidak berada di rumah. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Wonodadi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan dari hasil pemeriksaan, penyidik menyimpulkan NV sebagai pelaku. Tersangka diketahui merupakan warga Kabupaten Tangerang dan telah menjadi menantu korban sekitar 1,5 tahun, namun tidak menetap di rumah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pelapor datang ke rumah sekitar pukul 22.00 WIB, melihat sepeda listrik yang biasanya di depan rumah sudah tidak ada. Saat masuk melihat ibunya sudah tergeletak dan istri beserta anaknya tidak ada," kata dia, Selasa (27/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan keterangan tersangka, motif perbuatan dilatarbelakangi rasa sakit hati. Ia mengaku kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan, termasuk caci maki dari korban yang disebut tidak menyukai dirinya sebagai menantu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada hari kejadian, tersangka mengaku sempat diusir korban yang kemudian memicu pertengkaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sempat ada pertengkaran, lalu korban sempat membawa gergaji ke arah tersangka. Lalu, tersangka mendorong korban hingga masuk ke kamar. Korban terjatuh, lalu tersangka melakukan pencekikan menggunakan tangan dan bantal. Di dalam kamar, tersangka melihat gunting dan menggunakannya untuk melakukan penusukan," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKBP Kalfaris menyebut korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian leher dan perut kanan. Meski sempat meronta, korban akhirnya tidak berdaya. Setelah itu, tersangka membawa anaknya yang berusia satu tahun meninggalkan rumah untuk melarikan diri. Saat kejadian, anak tersebut sebelumnya diketahui tidur di sofa ruang tamu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Hasil autopsi menunjukkan adanya luka iris di leher kanan sebanyak dua kali serta tanda-tanda mati lemas akibat kekerasan pada leher. Luka-luka tersebut terjadi saat korban masih hidup," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lanjut AKBP Kalfaris usai kejadian, tersangka melarikan diri hingga ke wilayah Tulungagung. Berkat kerja sama Polres Blitar dan Polres Tulungagung serta laporan melalui layanan call center di 110, tersangka berhasil diamankan sekitar 2,5 jam setelah pelarian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini tersangka telah ditetapkan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami detail kejadian serta melengkapi berkas penyidikan. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor : Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Pembunuh Mertua di Blitar Diringkus di Hotel Tulungagung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-pembunuh-mertua-di-blitar-diringkus-di-hotel-tulungagung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-pembunuh-mertua-di-blitar-diringkus-di-hotel-tulungagung</guid>
<description><![CDATA[ Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69785f707552f.webp" length="19428" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 14:10:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Terduga, Pelaku, Pembunuhan, Wonodadi, Kabupaten Blitar, Mertua, Menantu, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan tragis yang menimpa seorang lansia di Dusun Setinggil, Desa Gandekan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Kurang dari tiga jam setelah laporan diterima, polisi meringkus terduga pelaku yang merupakan menantu korban di sebuah hotel yang berlokasi di wilayah Tulungagung, Selasa (27/1/2026) dini hari.</p>
<p class="p1">Peristiwa berdarah di lingkup keluarga ini menewaskan SP (70). Korban ditemukan tidak bernyawa dengan luka tusuk di bagian leher. Mirisnya, korban dan terduga pelaku selama ini diketahui tinggal di bawah atap yang sama.</p>
<p class="p1">Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian menerima laporan kejadian pada Senin (26/1/2026) pukul 23.00 WIB. </p>
<p class="p1">Tim identifikasi segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi kunci.</p>
<p class="p1">"Dari hasil penyelidikan awal, anggota bergerak cepat mengejar keberadaan terduga pelaku. Sekitar pukul 01.30 WIB atau 2,5 jam setelah laporan masuk, terduga pelaku berhasil kami amankan di sebuah penginapan di wilayah Tulungagung," tegas AKP Rudi, Selasa (27/1/2026).</p>
<p class="p1">Kejadian memilukan ini pertama kali diketahui oleh anak korban, yang juga merupakan suami dari terduga pelaku. </p>
<p class="p1">Saat memasuki rumah, saksi mendapati ibunya sudah bersimbah darah. Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, terdapat luka senjata tajam pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematian korban.</p>
<p class="p1">Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut. </p>
<p class="p1">Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Blitar Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p class="p1">"Terkait motif masih kami dalami. Kami juga menunggu hasil autopsi resmi untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan," tambah AKP Rudi.</p>
<p class="p1">Meski identitas lengkap terduga pelaku sudah dikantongi, kepolisian belum merilis detail profil tersangka. Polres Blitar Kota berencana menggelar rilis resmi dalam waktu dekat untuk memaparkan kronologi lengkap dan pasal yang disangkakan. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lansia di Blitar Tewas Diduga Ditusuk Menantu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-tewas-diduga-ditusuk-menantu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lansia-di-blitar-tewas-diduga-ditusuk-menantu</guid>
<description><![CDATA[ SP (70) ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk di bagian leher, yang diduga kuat dilakukan oleh menantu perempuannya sendiri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69783656b7e16.webp" length="19560" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 11:10:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dugaan, Pembunuhan, Mertua, Menantu, Wonodadi, Blitar, Ditusuk.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Dusun Setinggil, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar mendadak gempar setelah terjadinya peristiwa pembunuhan dalam lingkup keluarga pada Senin (26/1/2026) malam. </p>
<p class="p1">Seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk di bagian leher, yang diduga kuat dilakukan oleh menantu perempuannya sendiri.</p>
<p class="p1">Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan insiden berdarah tersebut pada Selasa (26/1/2025) sekira pukul 23.00 WIB. </p>
<p class="p1">Menindaklanjuti laporan warga, Kapolres Blitar Kota beserta tim identifikasi langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p class="p1">"Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, ditemukan luka tusuk signifikan pada bagian leher korban," ujar AKP Rudi Kuswoyo, Selasa (27/1/2026).</p>
<p class="p1">Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh putra korban, yang juga merupakan suami dari terduga pelaku. Selama ini, korban dan terduga pelaku diketahui tinggal bersama dalam satu atap.</p>
<p class="p1">Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku tak lama setelah laporan diterima. </p>
<p class="p1">Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut.</p>
<p class="p1">"Terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini penyidik masih mendalami motif dari peristiwa ini. Keterangan resmi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah seluruh proses penyelidikan dan hasil autopsi selesai dilakukan," tambah AKP Rudi.</p>
<p class="p1">Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi guna memperkuat bukti-bukti kekerasan fisik yang dialami. </p>
<p class="p1">Area rumah yang menjadi lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi demi kepentingan penyidikan lebih lanjut. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Heroik Warga Blitar Selamatkan Jalur Kereta, KAI Beri Penghargaan Khusus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-heroik-warga-blitar-selamatkan-jalur-kereta-kai-beri-penghargaan-khusus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-heroik-warga-blitar-selamatkan-jalur-kereta-kai-beri-penghargaan-khusus</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun memberikan penghargaan khusus bagi warga Blitar yang telah berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel di jalur antara Stasiun Blitar - Stasiun Rejotangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69773fcce46e1.webp" length="42154" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 18:58:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi Heroik, Warga Blitar, Selamatkan, Jalur, KA, Penggagalan, Pencurian, Baut, Penambat, Bantalan Rel, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Dua warga Kabupaten Blitar mendapat penghargaan khusus dari PT KAI Daop 7 Madiun, setelah aksi cepat mereka berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel yang merupakan komponen vital dan berperan besar dalam keselamatan perjalanan kereta api.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedua warga tersebut adalah Oky Angga Saputra warga Dusun Bululawang, Desa Bendo, Kecamatan Ponggok dan Gupuh Witono, warga Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka dinilai sigap dan peduli terhadap keselamatan publik setelah membantu mengamankan terduga pelaku pencurian di jalur rel antara Stasiun Blitar dan Stasiun Rejotangan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penghargaan diberikan langsung oleh Vice President KAI Daop 7 Madiun sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi masyarakat dalam menjaga keamanan prasarana perkeretaapian.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Baut penambat bantalan rel memiliki<span class="Apple-converted-space"> </span>memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan rel pada bantalan. Kehilangan komponen tersebut berpotensi menimbulkan gangguan operasional hingga risiko keselamatan perjalanan kereta api. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari kami," terang Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Senin (26/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan Tohari, kasus ini terungkap setelah petugas PT KAI Daop 7 Madiun<span class="Apple-converted-space"> </span>menerima informasi dari aparat kepolisian bahwa warga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari hasil pemeriksaan di lapangan, awalnya ditemukan kehilangan 13 baut penambat di satu titik. Namun dari pengembangan penyidikan, pelaku mengakui telah beraksi di sedikitnya lima lokasi berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 baut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Peran aktif masyarakat seperti ini sangat kami apresiasi. Karena dapat membantu mencegah potensi bahaya yang bisa berdampak luas pada keselamatan perjalanan kereta api," jelas dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tohari menegaskan, keamanan jalur rel KA bukan hanya tanggung jawab KAI dan aparat. Tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat sekitar. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">KAI mengimbau<span class="Apple-converted-space">  </span>warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta melalui petugas stasiun terdekat. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Pensiunan PNS di Blitar Dibobol Maling, Perhiasan Emas Raib</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-pensiunan-pns-di-blitar-dibobol-maling-perhiasan-emas-raib</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-pensiunan-pns-di-blitar-dibobol-maling-perhiasan-emas-raib</guid>
<description><![CDATA[ Rumah milik pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar dibobol maling. Perhiasan emas yang disimpan dalam lemari raib dibawa maling. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6977393cef67f.webp" length="49820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 18:39:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi, Pembobolan, Rumah, Pensiunan, PNS, Kota Blitar, Perhiasan Emas, Raib, Maling.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Aksi pencurian atau pembobolan terjadi di sebuah rumah milik pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Ahad (25/1/2026) siang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pelaku diduga masuk rumah dengan merusak bagian jendela dapur saat kondisi rumah sedang kosong.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan korban sekaligus pelapor bernama Sri Waluya Ningsih (63) sedang pensiunan PNS warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar diketahui meninggalkan rumah pada pukul 08.00 WIB untuk mencari makan di daerah Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat pagi korban pergi ke Talun untuk mencari makan bersama suaminya bernama Sugeng Riyadi. Sebelum pergi, seluruh pintu rumah dalam keadaan terkunci dan saat pulang kaget dengan kondisi dalam yang sudah berantakan," kata dia, Senin (26/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, saat kembali sekira pukul 11.30 WIB, korban mendapati kondisi rumah sudah berantakan. Lemari pakaian di dalam rumah dan kamar terbuka dengan isi berserakan di lantai. Korban juga melihat jendela kaca nako dapur dalam keadaan terbuka, setelah dua kaca nako beserta besi teralisnya terlepas dari rangka.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat dicek, sejumlah barang hilang. Meliputi, perhiasan emas berupa satu kalung seberat 10 gram, sepasang anting 3 gram, serta tiga gelang emas dengan berat masing-masing 3 gram, 2 gram, dan 2 gram. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bahkan, tiga botol minyak goreng kemasan 2 liter dan tiga sabun mandi isi ulang 400 ml juga hilang," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Samsul menyebut pada bagian belakang rumah, korban menemukan </span><span class="s1">kaca jendela yang dilepas tergeletak di bawah jendela serta sebuah tangga yang disandarkan di tembok belakang sebelah barat rumah, diduga digunakan pelaku untuk masuk.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kemudian korban menyuruh anaknya untuk menghubungi call center Polres Blitar Kota dan tak lama petugas datang melakukan oleh TKP," ujar dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp30 juta. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polres Blitar Kota, sementara pelaku masih dalam pencarian. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sejumlah Wilayah di Blitar Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sejumlah-wilayah-di-blitar-diterjang-angin-kencang-rumah-warga-dan-fasilitas-umum-rusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sejumlah-wilayah-di-blitar-diterjang-angin-kencang-rumah-warga-dan-fasilitas-umum-rusak</guid>
<description><![CDATA[ Cuaca ekstrem angin kencang yang melanda wilayah Blitar pada dua hari terakhir, tepatnya Sabtu-Ahad (24-25/1/2026) menyebabkan sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697739414e024.webp" length="104096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 18:02:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angin Kencang, Cuaca Ekstrem, Blitar, Rumah, Rusak, Fasilitas Umum, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Cuaca ekstrem angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar selama dua hari terakhir, tepatnya Sabtu-Ahad (24-25/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Cuaca ekstrem angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum serta memicu banyak kejadian pohon tumbang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, ada beberapa Kecamatan yang terdampak pada peristiwa angin kencang pada dua hari terakhir.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meliputi, Kecamatan Selorejo, Kecamatan Sutojayan, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Nglegok, Kecamatan Ponggok, Kecamatan Wonotirto, Kecamatan Selopuro, Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Kanigoro.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian dari berbagai wilayah dengan karakter kerusakan yang hampir serupa. Yakni pohon tumbang yang menimpa bangunan dan mengganggu akses transportasi warga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang yang menimpa pemukiman warga, tepi jalan dan lainnya," kata dia, Senin (26/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di Kecamatan Selorejo, sebuah warung milik warga tertimpa pohon dengan kategori rusak ringan. Sementara di Kecamatan Garum dilaporkan ada pohon tumbang di halaman SD Negeri Sumber Duren 01. Lalu di Kecamatan Sutojayan sebuah kios buah dan sepeda motor milik warga tertimpa pohon tumbang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya kandang hewan ternak dan rumah warga di Kecamatan Gandusari juga mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang. Serta beberapa unit rumah warga yang berada di Kecamatan Nglegok, Ponggok, Wonotirto, Selopuro dan<span class="Apple-converted-space">  </span>Kademangan mengalami kerusakan yang sama akibat tertimpa pohon tumbang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Selain merusak bangunan, pohon tumbang sempat menutup akses jalan di beberapa titik. Petugas gabungan harus melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan material agar lalu lintas normal. Kemudian, ada juga korban yang tertimpa reruntuhan kayu dan genteng hingga akhirnya mendapat perawatan di layanan kesehatan," ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Wahyudi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat hujan disertai angin kencang serta menghindari<span class="Apple-converted-space">  </span>berteduh di bawah pohon besar guna meminimalkan risiko. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerak Cepat Polisi dan Warga, Pohon Tumbang di Blitar Berhasil Dievakuasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gerak-cepat-polisi-dan-warga-pohon-tumbang-di-blitar-berhasil-dievakuasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gerak-cepat-polisi-dan-warga-pohon-tumbang-di-blitar-berhasil-dievakuasi</guid>
<description><![CDATA[ Angin kencang yang terjadi di wilayah Blitar raya menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke polisi dan bergerak bersama melakukan pembersihan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974b326167ee.webp" length="86840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 20:12:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gerak Cepat, Polisi, Warga, Pohon Tumbang, Blitar, Angin Kencang, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Cuaca ekstrem angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar, pada Sabtu (24/1/2026) menyebabkan beberapa pohon berukuran besar tumbang dan sempat menganggu akses jalan warga.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Titik kejadian dilaporkan berada di Jalan Raya Sumberdiren Kecamatan Garum, Jalan Lingkar Ngantru Sutojayan, serta Jalan Raya Kembar Desa Ngreco Kecamatan Selorejo.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pohon dengan diameter 30 cm dan tinggi kurang lebih 8 meter roboh akibat terpaan angin kencang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Begitu menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polres Blitar bersama Polsek setempat mendatangi lokasi. Petugas melakukan pengamanan area sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi aman dari potensi bahaya lanjutan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain personel kepolisian, penanganan juga melibatkan BPBD Kabupaten Blitar, unsur TNI, serta warga sekitar. Sinergi lintas instansi ini mempercepat proses evakuasi pohon yang menutup sebagian badan jalan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketika di lokasi, petugas melakukan pemotongan batang dan ranting pohon secara bertahap agar arus lalu lintas kembali normal. Langkah ini juga dilakukan untuk mencegah kerusakan pada bangunan rumah warga yang berada tak jauh dari lokasi tumbangnya pohon.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam hal ini, Kapolres Blitar AKBP Rivanda menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk respon cepat terhadap situasi darurat yang berpotensi membahayakan masyarakat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ketika tadi begitu adalah laporan, anggota kami langsung ke lapangan. Fokus utama adalah<span class="Apple-converted-space">  </span>memastikan tidak ada korban jiwa dan lingkungan sekitar aman. Alhamdulillah, seluruh kejadian ini tidak menimbulkan korban," ujarnya, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKBP Rivanda juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi khususnya angin kencang dan hujan deras yang dapat memicu bencana serupa seperti pohon tumbang maupun kerusakan bangunan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat ini sedang dalam cuaca ekstrem, dan yang terjadi adalah angin kencang. Kami minta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggaran Perbaikan Jalan di Kabupaten Blitar Menyusut, Fokus Titik Prioritas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggaran-perbaikan-jalan-di-kabupaten-blitar-menyusut-fokus-titik-prioritas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggaran-perbaikan-jalan-di-kabupaten-blitar-menyusut-fokus-titik-prioritas</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2026 ini, anggaran perbaikan jalan di Kabupaten Blitar menyusut jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 
Berkurangnya anggaran perbaikan jalan ini merupakan dampak dari efisiensi anggaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974a99022fbc.webp" length="54094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 19:12:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Anggaran, Perbaikan, Jalan, Kabupaten Blitar, Menurun, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Blitar pada tahun 2026 dipastikan berjalan lebih selektif.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar hanya mengantongi anggaran senilai Rp140 miliar, turun sekitar Rp23 miliar dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp163 miliar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penurunan anggaran tersebut membuat pemerintah daerah harus menerapkan skala prioritas dalan menentukan ruas jalan yang diperbaiki.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar Agus Zaenal mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat berdampak langsung pada alokasi pembangunan daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Untuk itu, pelaksanaan perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Blitar akan dilakukan secara prioritas sesuai arahan dari pimpinan," kata dia, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa lokasi yang masuk daftar prioritas antara lain perbaikan jalan di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, serta ruas Menjangan Kalung di Kecamatan Garum. Selain itu, akses Candi Sewu Penataran juga menjadi perhatian, meski perbaikannya dilakukan secara bertahap.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Proyek strategis lain, seperti pembangunan jembatan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, dengan anggaran sekitar Rp8,4 miliar. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, turut masuk agenda prioritas tahun ini," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, DPUPR masih menuntaskan sejumlah pekerjaan dari tahun sebelumnya. Tercatat ada 63 paket proyek 2025 senilai Rp19 miliar yang menggunakan skema pembayaran “lompat tahun” karena belum rampung hingga akhir Desember.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari jumlah tersebut, kini tersisa sembilan paket pekerjaan yang belum selesai, terdiri dari enam proyek jalan dan tiga proyek sumber daya air (SDA). Progresnya disebut sudah mencapai sekitar 90 persen.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pembayaran proyek-proyek tersebut masih menunggu terbitnya peraturan bupati (Perbup) terkait perubahan penjabaran APBD. Setelah regulasi itu terbit, proses pembayaran dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Untuk pembayaran lompat tahun masih menunggu rancangan Perbup untuk perubahan penjabaran APBD. Setelah itu, untuk pembayaran sudah bisa diproses," imbuhnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lereng Kelud Panen Berkah,  Bazar Durian Sumberasri Blitar Diserbu Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lereng-kelud-panen-berkah-bazar-durian-sumbersari-blitar-diserbu-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lereng-kelud-panen-berkah-bazar-durian-sumbersari-blitar-diserbu-warga</guid>
<description><![CDATA[ Bazar durian di Desa Sumberasri , Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar diserbu warga dari berbagai warga. Kegiatan ini digelar selama dua hari yakni Sabtu-Ahad (24-25/1/2026) dan dikemas dalam pasar hortikultura dan kontes durian se-Karesidenan Kediri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6974a9adde6ff.webp" length="97806" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 18:51:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bazar Durian, Sumberasri, Kabupaten Blitar, Pecinta Durian, Durian Lovers, Blitar, Pasar Hortikultura, Kontes Durian.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP -</strong> Jalan kampung di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar mendadak berubah menjadi "lautan durian". </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ratusan pengunjung memadati bazar durian yang digelar warga selama dua hari, yakni Sabtu-Ahad (24-25/1/2026), untuk berburu buah berduri khas lereng Gunung Kelud itu.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak pagi, suasana sudah ramai, pengunjung berkerumum di stand-stand sederhana milik petani lokal. Mereka sibuk memilih durian, menimbang, lalu tak sedikit yang langsung menyantapnya di lokasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sensasi makan durian di bawah pohonnya langsung yang sedang berbuah menjadi daya tarik tersendiri.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tahu info ini dari medsos. Memang suka durian dan sengaja kesini sama anak saya. Tadi berangkat dari Udanawu, Kabupaten Blitar," ucap Yayuk, warga Udanawu, Kabupaten Blitar yang merupakan durian lovers, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bazar ini memang tak sekedar jualan buah. Sepanjang jalan desa, halaman rumah warga dipenuhi pohon durian yang sedang lebar berbuah, membuat lokasi acara terasa seperti kebun durian alami.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak heran, jika Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok kerap disebut sebagai salah satu sentra durian di Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Harga durian yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp15.000 per buah hingga ratusan ribu, tergantung ukuran dan jenis. Kondisi ini membuat bazar diserbu pembeli dari berbagai daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ketua Panitia Pasar Hortikultura dan Kontes Durian se-Karesidenan Kediri di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar Suparno mengatakan, bazar ini menjadi ajang memperkenalkan identitas durian lokal yang selama ini kalah pamor dibanding durian luar daerah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Durian lokal sebenarnya punya kualitas bagus. Lewat bazar dan kontes durian, kami ingin mengangkat brand durian lokal dari wilayah se-Karesidenan Kediri," ujarnya saat ditemui, Sabtu (24/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada hari kedua pelaksanaan, Ahad (26/1/2026), panitia menggelar kontes durian yang diikuti petani dari berbagai daerah. Ajang ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual durian lokal, apalagi sudah ada contoh keberhasilan durian lokal Sumberasri yang disebut "Upin-Ipin".</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dulu, durian tersebut hanya dihargai sekitar Rp20.000 per buah. Setelah menjuarai kontes dan memiliki sertifikat, kini harganya<span class="Apple-converted-space">  </span>bisa menembus Rp150.000 per buah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Eko, kualitas durian Sumberasri tak lepas dari pengaruh tanah vulkanik Gunung Kelud. Selain perawatan pohon relatif mudah karena sebagian besar pohon yang sudah berusia di atas 10 tahun tetap produktif meski minim perawatan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Disini hampir setiap rumah punya pohon durian. Itulah kekuatan desa kami," katanya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Antusiasme pengunjung dan petani disebut sangat tinggi, terlebih di tengah kondisi beberapa daerah lain yang mengalami gagal panen musim ini. Bagi warga Sumberasri, musim durian bukan hanya soal panen buah, tapi juga panen berkah ekonomi. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Garum Blitar Tertimpa Pohon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diterjang-angin-kencang-rumah-warga-garum-tertimpa-pohon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diterjang-angin-kencang-rumah-warga-garum-tertimpa-pohon</guid>
<description><![CDATA[ Rumah warga di Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar tertimpa pohon tumbang saat wilayah tersebut diterjang angin kencang pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6973535019555.webp" length="48638" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 18:51:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angin Kencang, Pohon Tumbang, Menimpa, Rumah, Warga, Garum, Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Blitar pada Jumat (23/1/2026) dini hari mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Tingal, Kecamatan Garum.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.30 WIB saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah milik Nursalim di Dusun/Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar menjadi sasaran pohon jenis waru yang roboh akibat terpaan angin.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bagian genteng rumah dilaporkan rusak, namun dalam kategori rusak ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Setelah mendapat laporan, kami langsung terjun ke lokasi kejadian," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi, Jumat (23/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ada dua warga yang menjadi saksi dalan peristiwa tersebut, yakni Arina Manasikana (31) dan Mochammad Bachrul Ulum (31).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat itu, keduanya tengah<span class="Apple-converted-space">  </span>dalam perjalanan mengirim tempe ke pondok ketika angin kencang disertai suara pohon roboh terdengar dari sekitar lokasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di dalam rumah yang terdampak juga terdapat seorang lansia berusia 86 tahun bernama Tarlin. Beruntung, penghuni rumah dalam kondisi selamat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sejak pagi sudah bergerak, kami bersama perangkat desa dan relawan melakukan pembersihan material pohon tumbang serta memastikan kondisi warga terdampak aman," terang dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">BPBD Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu, serta rutin memantau kondisi pohon besar di sekitar rumah guna mencegah risiko serupa. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ada Istighotsah Kubro di Stadion Soepriadi Kota Blitar, Sejumlah Ruas Jalan Akan Ditutup Total</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ada-istighotsah-kubro-di-stadion-soepriadi-kota-blitar-sejumlah-ruas-jalan-akan-ditutup-total</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ada-istighotsah-kubro-di-stadion-soepriadi-kota-blitar-sejumlah-ruas-jalan-akan-ditutup-total</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah ruas jalan menuju kawasan Stadion Soepriadi, Kota Blitar bakal ditutup total pada Sabtu (24/1/2026) mulai pukul 04.00-10.00 WIB. Pasalnya, di Stadion Soepriadi digelar Istighotsah Kubro dalam rangka memperingati 100 Tahun Nahdhatul Ulama (NU). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69734d4e0a284.webp" length="69158" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 17:29:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sejumlah, Ruas, Jalan, Kota Blitar, Tutup, Total, 100 Tahun, Nahdhatul Ulama (NU), Blitar Raya, Istighotsah Kubro.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Sejumlah ruas jalan di Kota Blitar ditutup total sementara saat pelaksanaan Istighotsah Kubro dalam rangka<span class="Apple-converted-space"> </span>peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Supriyadi, Sabtu (24/1/2026). </span><span class="s1"></span><span class="s1">Penutupan dilakukan sejak pukul 04.00 WIB hingga kegiatan selesai.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah ini dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjamin keamanan ribuan jemaah yang diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan informasi yang diterima, ada 42 ribu jemaah yang akan hadir pada kegiatan tersebut. Dengan rincian 10 ribu jemaah dari Kota Blitar dan 32 ribu jemaah dari Kabupaten Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Ada beberapa ruas jalan yang ditutup total selama acara berlangsung dan kami juga akan melakukan rekayasa lalu lintas," kata Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno, Jumat (23/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa ruas jalan yang ditutup total di antaranya Jalan Dr. Wahidin, Jalan Bromo, Jalan Kelud, dan Jalan Raung.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain penutupan jalan, petugas juga mengarahkan kendaraan jemaah ke kantong-kantong parkir yang telah disiapkan di sejumlah lokasi yang cukup jauh dari Stadion Soepriadi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa titik kantong parkir yang disiapkan meliputi kawasan Jalan Kartini, Jalan Anjasmoro, Jalan Ir Soekarno, Jalan Moh Hatta, Jalan Ciliwung, Jalan Kalibrabtas, Kantor Kecamatan, PIPP, serta kawasan Waterpark Sumber Udel.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Personel kami siagakan di simpang-simpang untuk mengatur dan memberikan petunjuk kepada masyarakat," ujarnya. </span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AKP Agus mengimbau<span class="Apple-converted-space">  </span>warga yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan sekitar Stadion Soepriadi dan ia meminta<span class="Apple-converted-space">  </span>pengguna jalan mematuhi rambu sementara serta arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geger! Situs Punden Mejo Miring Blitar Dijarah, Pelaku Ngaku Dapat Bisikan Gaib</title>
<link>https://suarajatimpost.com/geger-situs-punden-mejo-miring-blitar-dijarah-pelaku-ngaku-dapat-bisikan-gaib</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/geger-situs-punden-mejo-miring-blitar-dijarah-pelaku-ngaku-dapat-bisikan-gaib</guid>
<description><![CDATA[ Para pelaku mengaku mendapatkan bisikan gaib untuk mengambil batu di Situs Punden Mejo Miring. Saat ini, bebatuan yang merupakan bagian dari lantai situs tersebut disimpan di rumah masing-masing pelaku, bahkan ada yang sudah ditanam dalam cor lantai ruang tamu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6972f630eeda7.webp" length="144502" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 11:30:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Situs, Punden, Purbakala, Mejo Miring, Kesamben, Blitar, Kabupaten Blitar, Dijarah, Warga.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya rekaman video yang menunjukkan aksi penjarahan dan perusakan di Situs Punden Mejo Miring, Dusun Bambang, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. </p>
<p class="p1">Situs bersejarah yang diduga merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit tersebut dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian struktur lantai.</p>
<p class="p1">Kepala Desa Siraman, Budi Arif Rochman, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Menurutnya, aksi prusakan dan pencurian benda cagar budaya ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.</p>
<p class="p1">Hasil investigasi pemerintah desa mengungkap fakta bahwa pelaku berjumlah sekitar dua hingga empat orang. Salah satu pelaku diketahui merupakan warga lokal, sementara sisanya adalah pendatang yang kerap melakukan ritual keagamaan di lokasi tersebut.</p>
<p class="p1">Dalam proses mediasi yang digelar oleh pemerintah desa (pemdes) bersama pihak terkait, para pelaku memberikan pengakuan yang mengejutkan. Mereka berdalih tindakan tersebut dilakukan atas dasar bisikan gaib.</p>
<p class="p1">"Para pelaku mengaku mendapatkan bisikan gaib untuk mengambil batu di Situs Punden Mejo Miring. Saat ini, bebatuan yang merupakan bagian dari lantai situs tersebut disimpan di rumah masing-masing pelaku, bahkan ada yang sudah ditanam dalam cor lantai ruang tamu," ujar Budi Arif Rochman, Jumat (23/1/2026).</p>
<p class="p1">Meski para pelaku telah kooperatif dan bersedia mengembalikan benda-benda tersebut, terdapat kendala unik dalam proses pemulihannya. </p>
<p class="p1">Berdasarkan keyakinan mereka, batu-batu tersebut tidak boleh dikembalikan oleh si pengambil secara langsung.</p>
<p class="p1">"Sesuai bisikan yang mereka yakini, barang tersebut harus diambil oleh orang lain untuk dikembalikan ke situs asal. Kami tengah berkoordinasi agar persoalan ini segera tuntas dan benda bersejarah tersebut kembali ke tempatnya," tambahnya.</p>
<p class="p1">Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa di Situs Mejo Miring. Budi mengakui bahwa aksi penjarahan sudah terjadi berulang kali. Namun, upaya perlindungan situs terkendala oleh keterbatasan anggaran.</p>
<p class="p1">Pihak Pemerintah Desa Siraman berharap pemerintah daerah turut memberikan perhatian serius terhadap pelestarian Situs Punden Mejo Miring agar warisan sejarah ini tidak terus-menerus menjadi sasaran pengrusakan di masa mendatang. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jembatan Penghubung Dua Desa di Kanigoro Blitar Ambrol, Akses Kendaraan Terputus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jembatan-penghubung-dua-desa-di-kanigoro-blitar-ambrol-akses-kendaraan-terputus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jembatan-penghubung-dua-desa-di-kanigoro-blitar-ambrol-akses-kendaraan-terputus</guid>
<description><![CDATA[ Jembatan penghubung Desa Bangle dan Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ambrol dan menyebabkan akses kendaraan terputus. Sebelumnya, kondisi jembatan tersebut sempat amblas, hingga akhirnya pada Kamis (22/1/2026) ambrol total. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697212d247d80.webp" length="99120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 20:15:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jembatan, Penghubung, Dua, Desa, Kanigoro, Kabupaten Blitar, Ambrol, Akses, Kendaraan, Terputus.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Jembatan penghubung antara Desa Bangle dan Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dilaporkan ambrol total pada Kamis (22/1/2026) sore. </span><span class="s1"></span><span class="s1">Kondisi ini menyebabkan akses kendaraan terputus di jalur tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kamituwo Dusun/Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Didin mengatakan, sebelumnya kondisi jembatan tersebut sudah amblas sebagian dan pada Kamis (22/1/2026) ia menerima laporan bahwa kondisinya sudah ambrol total.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beruntung saat terjadinya ambrol tersebut, tidak ada kendaraan yang melintas di lokasi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Tadi dapat laporan kalau kondisinya ambrol total, dan saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas," kata dia, Kamis (22/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan Didin, kondisi jembatan yang amblas ini sudah terjadi sejak satu bulan terakhir dan pada dua pekan ini, kerusakan semakin parah.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Warga sekitar sudah sempat memasang tanda peringatan di lokasi. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintas secara bergantian. Hingga akhirnya, jembatan benar-benar ambrol tak bisa dilintasi kendaraan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Sudah kami laporkan ke Dinas PUPR. Sudah dilakukan pengecekan juga, tapi belum sampai diperbaiki, jembatan keburu ambrol," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasca kejadian, akses kendaraan langsung dialihkan ke jalur alternatif. Pemerintah Desa Bangle juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sawentar untuk menutup total akses menuju jembatan demi keselamatan bersama khususnya pengguna jalan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Akses dari timur kami tutup, barat juga begitu. Pengendara dialihkan lewat jalan lain," ucap dia.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar Agus Zaenal menyampaikan perbaikan jembatan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan di tahun 2026 ini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Karena saat ini kondisi ambrol total, proses perbaikan akan dipercepat dengan menggunakan dana darurat.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Jalan di atas jembatan ini merupakan jalan Kabupaten yang menjadi bagian dari jalur lingkar Kanigoro, sehingga memiliki volume kendaraan yang cukup padat. Panjang jembatan yang ambrol sekitar 8 meter, sehingga penanganannya harus segera," tandasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PHK Tak Jelas, Tenaga Kontrak Pemkot Blitar Ngadu ke Dewan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/phk-tak-jelas-tenaga-kontrak-pemkot-blitar-ngadu-ke-dewan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/phk-tak-jelas-tenaga-kontrak-pemkot-blitar-ngadu-ke-dewan</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan massa yang merupakan tenaga kontrak dan outsourcing Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mendatangi kantor DPRD Kota Blitar pada Kamis (22/1/2026). Mereka sengaja melakukan hal itu untuk mengadukan nasib mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6971e9f483011.webp" length="53434" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 17:21:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tenaga Kontrak, Pemkot Blitar, Terdampak, PHK, Tak Jelas, Ngadu, Dewan, DPRD.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Puluhan perwakilan tenaga kontrak dan outsourcing di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mendatangi kantor DPRD Kota Blitar pada Kamis (22/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka sengaja datang ke kantor dewan, dengan tujuan mengadukan nasibnya setelah kontrak kerja diputus tanpa kejelasan hingga kini.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para tenaga kontrak tersebut merupakan tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas (THL) yang kontrak kerjanya tidak diperpanjang per 31 Desember 2025.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Para tenaga kontrak itu bekerja di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Blitar. Seperti, RSUD Mardi Waluyo, Dishub, Disperindag dan lainnya. Berdasarkan data yang disampaikan perwakilan pekerja, jumlah tenaga yang terdampak sekitar 280 orang.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pantauan di lapangan ada 50 orang perwakilan tenaga kontrak yang datang ke kantor DPRD Kota Blitar dengan didampingi Organisasi Masyarakat Gerbang Pejuang Nusantara (GPN). Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan keberatan atas kebijakan pemutusan kontrak kerja yang dinilai tidak transparan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kami merasa pemutusan kontrak kerja terhadap tenaga outsourcing dan THL dilakukan tanpa mekanisme yang jelas. Sebagian pekerja hanya menerima pemberitahuan pemutusan kontrak melalui pesan singkat dan tanpa surat resmi," terang Hardoyo selaku Wakil Ketua Ormas GPN yang mendampingi tenaga kerja yang terkena PHK, usai melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD Kota Blitar, Kamis (22/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat audiensi dengan wakil rakyat, para tenaga kontrak yang terdampak PHK menuntut adanya evaluasi terhadap kebijakan tersebut. Mereka meminta kepada Pemkot Blitar mengumpulkan seluruh tenaga outsourcing dan THL yang terdampak pemutusan hubungan kerja untuk dilakukan evaluasi bersama secara terbuka dan berbasis data.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Evaluasi ini, Menurutnya penting dilakukan untuk menentukan tenaga kerja yang masih layak diperpanjang kontraknya maupun yang tidak. Sehingga, tidak menimbulkan kesan pemutusan kontrak secara sepihak.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Kalau tuntutan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan turun ke jalan. Kami juga akan menempuh jalur hukum melalui PTUN," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait dengan hal ini, Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengaku sebenarnya sejak awal sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan Pemkot Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Komunikasi yang terjalin ini diharapkan bisa mencarikan solusi dan menyelesaikan persoalan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Komisi di DPRD sudah melakukan komunikasi dengan eksekutif dalam hal ini OPD terkait. Tapi, dari OPD itu sendiri tidak memiliki kebijakan dan kewenangan apapun dalam mengelola tenaga outsourcing maupun THL, dan mereka mengatakan itu. Jadi sampai sekarang belum ada hasilnya," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Syahrul juga menyebut pihaknya juga sudah mengirim perwakilan untuk berkomunikasi dengan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Berdasarkan informasi yang diterima, Wali Kota Blitar mengaku akan menyelesaikan persoalan tersebut.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Info yang saya terima, pak Wali akan menyelesaikan persoalan ini dalam tiga bulan. Tapi kami berharap sebelum tiga bulan sudah selesai. Setelah ini kami akan koordinasi lagi dengan eksekutif," tegasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diterjang Banjir, Jalur Alternatif Sabuk Dam di Binangun Blitar Terputus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diterjang-banjir-jalur-alternatif-sabuk-dam-di-binangun-blitar-terputus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diterjang-banjir-jalur-alternatif-sabuk-dam-di-binangun-blitar-terputus</guid>
<description><![CDATA[ Sabuk dam ini merupakan jalur alternatif vital yang menghubungkan antar-RT di Dusun Kedungdowo, Desa Kedungwungu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6971d81a94918.webp" length="124824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 16:10:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan Deras, Banjir, Sabuk Dam, Rusak, Jalan Alternatif, Terputus.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Blitar pada Rabu (21/1/2026) mengakibatkan kerusakan serius pada infrastruktur sabuk dam di Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun. </p>
<p class="p1">Insiden ini menyebabkan akses jalan lintas di atas sabuk dam terputus total sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.</p>
<p class="p1">Infrastruktur yang memiliki dimensi panjang 23 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 1,5 meter tersebut mengalami kerusakan sepanjang 9 meter. </p>
<p class="p1">Sabuk dam ini merupakan jalur alternatif vital yang menghubungkan antar-RT di Dusun Kedungdowo, Desa Kedungwungu.</p>
<p class="p1">Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan lapangan untuk memetakan skala kerusakan.</p>
<p class="p1">"Kami telah menerima laporan dan hari ini tim sudah melakukan pengecekan di lokasi. Kerusakan ini dipicu oleh tersumbatnya gorong-gorong jembatan limpas saat debit air meningkat tajam akibat hujan deras," ujar Wahyudi saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).</p>
<p class="p1">Sabuk dam yang dibangun oleh pemerintah desa pada tahun 2017 tersebut selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga setempat. </p>
<p class="p1">Meski bukan jalur utama kabupaten, akses ini sangat diandalkan masyarakat untuk aktivitas harian antar-wilayah dusun.</p>
<p class="p1">Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Blitar bersama warga setempat telah menggelar musyawarah untuk menentukan langkah penanganan cepat. </p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil survei teknis, perbaikan kerusakan tersebut membutuhkan sekitar 7 meter kubik pasangan batu. </p>
<p class="p1">BPBD Kabupaten Blitar menyediakan bantuan material berupa semen sebanyak 25 sak atau menyesuaikan kebutuhan lapangan. Sementara warga setempat menyediakan material pendukung seperti batu, pasir, tanah, serta tenaga kerja secara swadaya.</p>
<p class="p1">"Perbaikan akan difokuskan pada titik longsor agar stabilitas struktur sabuk dam kembali terjaga dan jalan alternatif bisa segera dimanfaatkan kembali," imbuh Wahyudi.</p>
<p class="p1">Hingga berita ini diturunkan, akses di atas sabuk dam masih lumpuh total. Warga diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain yang tersedia selama proses pengerjaan perbaikan berlangsung guna menghindari area terdampak bencana. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Awal Tahun, Lima Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Blitar Kota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/awal-tahun-lima-pengedar-narkoba-dibekuk-polres-blitar-kota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/awal-tahun-lima-pengedar-narkoba-dibekuk-polres-blitar-kota</guid>
<description><![CDATA[ Pada awal tahun 2026, Polres Blitar Kota membekuk lima orang pengedar narkoba. Dalam hal ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 1.258 butir pil double L dan 13,3 gram sabu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697065becb7fa.webp" length="71642" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 14:20:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Awal Tahun, Polres Blitar Kota, Membekuk, Lima, Pengedar Narkoba, Amankan, Pil Double L, Sabu-Sabu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Blitar Kota berhasil membongkar sindikat peredaran gelap narkotika dan obat keras berbahaya (Okerbaya) yang beroperasi lintas kota. </p>
<p class="p1">Dalam operasi senyap yang digelar di beberapa titik, polisi meringkus lima tersangka beserta barang bukti ribuan butir pil sediaan farmasi tanpa izin dan paket sabu-sabu.</p>
<p class="p1">Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, mengonfirmasi bahwa pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan intensif di lima Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda, meliputi wilayah Kota Blitar, Kabupaten Blitar, hingga Kabupaten Tulungagung.</p>
<p class="p1">Operasi ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan maraknya transaksi barang haram di lingkungan mereka. </p>
<p class="p1">"Kami berhasil mengungkap lima kasus peredaran narkoba dengan lima TKP berbeda. Dari tangan para tersangka, tim mengamankan 1.258 butir pil double L dan 13,3 gram sabu-sabu," kata AKBP Kalfaris dalam jumpa pers, Rabu (22/1/2026).</p>
<p class="p1">Identitas kelima tersangka yang kini telah mendekam di sel tahanan adalah DBRW (25), warga Sanankulon, Kabupaten Blitar; MIR (23), warga Kepanjenkidul, Kota Blitar; DDL (30), warga Ngantru, Kabupaten Tulungagung (Tersangka kepemilikan sabu); NK (40), warga Udanawu, Kabupaten Blitar dan S (42), warga Ringinrejo, Kabupaten Kediri.</p>
<p class="p1">Kapolres menjelaskan bahwa peredaran pil koplo jenis double L didominasi oleh tersangka DBRW, MIR, NK, dan S. </p>
<p class="p1">Sementara itu, untuk kasus narkotika golongan I jenis sabu, polisi memfokuskan penyidikan pada tersangka DDL yang ditangkap dengan barang bukti cukup banyak seberat 13,3 gram.</p>
<p class="p1">"Pengungkapan ini memutus rantai distribusi dari Kabupaten Kediri hingga Tulungagung yang bermuara di wilayah hukum Blitar Kota. Kami tidak akan berhenti di sini dan terus mengejar pemasok di atasnya," imbuh dia.</p>
<p class="p1">Para tersangka kini harus menghadapi jeratan hukum berlapis. Untuk pengedar pil double L, penyidik menerapkan Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</p>
<p class="p1">Sementara itu, untuk tersangka sabu-sabu, polisi mengenakan Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 ayat (2) huruf (a) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru). Ancaman hukumannya pun jauh lebih berat, yakni minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun penjara. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Talud Sungai Ambrol di Sananwetan Blitar, Rumah Warga Terancam dan Jembatan Ditutup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/talud-sungai-ambrol-di-sananwetan-blitar-rumah-warga-terancam-dan-jembatan-ditutup</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/talud-sungai-ambrol-di-sananwetan-blitar-rumah-warga-terancam-dan-jembatan-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ Selain merusak struktur utama talud, material longsor juga menyeret pagar serta fasilitas penjemuran milik warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696f407f053f7.webp" length="125016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 16:20:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Talud, Sungai, Kota Blitar, Longsor, Satu Rumah, Terancam, Jembatan Ditutup.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP </strong>— Cuaca ekstrem memicu bencana longsor pada talud sungai di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. </p>
<p></p>
<p>Insiden yang terjadi pada Ahad (18/1/2026) tersebut kini mengancam stabilitas bangunan warga dan memaksa otoritas setempat menutup total akses jembatan akibat risiko kerusakan struktur yang fatal.</p>
<p></p>
<p>Satu unit rumah milik warga bernama Togar dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Retakan mulai merambat pada fondasi rumah yang letaknya bersinggungan langsung dengan bibir sungai. </p>
<p></p>
<p>Saat dikonfirmasi pada Selasa (20/1/2026), Togar mengungkapkan kekhawatirannya akan adanya longsor susulan yang dapat merobohkan huniannya.</p>
<p></p>
<p>"Setiap turun hujan, kami selalu waspada. Fondasi rumah sudah mulai retak dan kami sangat mengkhawatirkan adanya longsor lanjutan," ujar dia saat ditemui.</p>
<p></p>
<p>Bencana ini bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Sananwetan. </p>
<p></p>
<p>Talud sungai dengan dimensi lebar sekitar lima meter dan tinggi tujuh meter tersebut tiba-tiba runtuh. </p>
<p></p>
<p>Selain merusak struktur utama talud, material longsor juga menyeret pagar serta fasilitas penjemuran milik warga.</p>
<p></p>
<p>"Tanah bergerak secara mendadak. Diduga aliran air dari saluran drainase di depan rumah menggerus struktur bawah tanah hingga menyebabkan talud ambrol," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Dampak longsor tidak hanya menyasar sektor privat, namun juga merusak infrastruktur publik. </p>
<p></p>
<p>Fondasi jembatan di sekitar lokasi terpantau mengalami pengikisan dan keretakan struktural. Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa dan kerusakan lebih lanjut, petugas telah menutup total akses jembatan bagi seluruh jenis kendaraan.</p>
<p></p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar telah melakukan peninjauan lapangan dan melaksanakan langkah mitigasi awal. </p>
<p></p>
<p>Petugas memasang terpal penutup di area longsoran untuk meminimalisasi infiltrasi air hujan ke dalam tanah yang dapat memicu pergerakan tanah susulan.</p>
<p></p>
<p>Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, menyatakan bahwa penanganan saat ini masih bersifat darurat. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait untuk langkah rehabilitasi permanen.</p>
<p></p>
<p>"Kami telah melaksanakan penanganan darurat di lokasi. Laporan resmi sudah kami sampaikan kepada pimpinan dan OPD terkait guna mendapatkan penanganan lebih lanjut secara permanen," tutup Agus. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus PMK di Blitar Bertambah, Nglegok Jadi Wilayah Terbanyak Terjangkit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-pmk-di-blitar-bertambah-nglegok-jadi-wilayah-terbanyak-terjangkit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-pmk-di-blitar-bertambah-nglegok-jadi-wilayah-terbanyak-terjangkit</guid>
<description><![CDATA[ Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Blitar bertambah. Pada awal tahun 2026 ini, tercatat ada 72 kasus PMK di wilayah Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696df79f2b7b3.webp" length="62516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 17:04:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, PMK, Kabupaten Blitar, Bertambah, Blitar, Awal Tahun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Blitar, Jawa Timur kembali mengalami peningkatan pada awal tahun 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga Senin (19/1/2026), Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mencatat ada 72 kasus di wilayahnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Lusia Adityaningtyas menyebutkan bahwa kasus PMK tersebar di 15 Kecamatan. Tiga Kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi yakni Kecamatan Nglegok, Talun dan Kesamben.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Di Kecamatan Nglegok terdapat 15 kasus, Talun 13 kasus dan Kesamben ada 12 kasus," ujar dia, Senin (19/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski sempat mengalami lonjakan di awal tahun, Lusia memastikan kondisi di lapangan kini mulai menunjukkan tren penurunan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, hingga saat ini belum ditemukan laporan ternak yang mati akibat PMK.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Informasi di lapangan, saat ini kasus mulai mereda," terangnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Lusia menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap ternak yang terjangkit PMK. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas juga telah melakukan investigasi di wilayah dengan kasus terbanyak, termasuk pengambilan sampel di Kecamatan Nglegok untuk dilakukan uji laboratorium. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengendara Sepeda Kayuh Tewas Tertabrak Mobil di Srengat Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengendara-sepeda-kayuh-tewas-tertabrak-mobil-di-srengat-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengendara-sepeda-kayuh-tewas-tertabrak-mobil-di-srengat-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Akibat benturan keras, pengendara sepeda kayuh mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia saat di rumah sakit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696dd507c5ec0.webp" length="60552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 13:56:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Pengendara, Sepeda Kayuh, Blitar, Tertabrak, Mobil, Tak Dikenal, Tabrak Lari.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BLITAR, SJP</strong> - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Maron, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 05.30 pagi.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peristiwa tersebut melibatkan sebuah kendaraan roda empat yang belum diketahui identitasnya dengan seorang pengendara sepeda kayuh.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda kayuh bernama Kusnan (60), warga Dusun Sumberagung, Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno saat dikonfirmasi menjelaskan kecelakaan bermula saat kendaraan roda empat melaju dari arah barat ke timur.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan roda empat tersebut menabrak sepeda kayuh yang baru saja selesai menyeberang dari arah selatan ke utara," jelasnya, Senin (19/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Akibat benturan yang keras, pengendara sepeda kayuh terpental sejauh 30 meter. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri, sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Korban terpental sejauh 30 meter dan mengalami luka berat," ujarnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ipda Suratno menambahkan hingga saat ini kendaraan roda empat yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan atau pengejaran.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasalnya, usai peristiwa tersebut kendaraan roda empat langsung melarikan diri atau meninggalkan lokasi kejadian. <strong>(*) </strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Syaiful Aries</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagal Mendahului, Pelajar di Blitar Tewas Usai Hantam Bus di Sutojayan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gagal-mendahului-pelajar-di-blitar-tewas-usai-hantam-bus-di-sutojayan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gagal-mendahului-pelajar-di-blitar-tewas-usai-hantam-bus-di-sutojayan</guid>
<description><![CDATA[ Selain tewaskan seorang pelajar, satu pelajar lain yang dibonceng juga mengalami kritis akibat insiden itu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696d5fa11011c.webp" length="59274" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 06:00:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, Sutojayan, Blitar, Sepeda Motor, Bus, Pengendara, Tewas, Seorang Pelajar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong> – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan bus terjadi di Jalan Raya Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada Ahad (18/1/2026). </p>
<p class="p1">Insiden itu mengakibatkan seorang pelajar tewas dan satu lainnya mengalami luka berat.</p>
<p class="p1">Korban tewas berinisial YAP (18), seorang pelajar asal Desa Bumiayu, Kecamatan Panggungrejo. </p>
<p class="p1">Korban sempat dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar akibat luka serius di bagian kepala, namun dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan. </p>
<p class="p1">Sementara itu, rekan korban berinisial AQ (17), kini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.</p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fiz-R yang dikendarai YAP melaju dari arah barat menuju timur. </p>
<p class="p1">Setibanya di lokasi kejadian, pengendara mencoba mendahului kendaraan yang berada di depannya.</p>
<p class="p1">"Diduga pengendara motor kurang berhati-hati saat mengambil jalur kanan untuk mendahului. Di saat bersamaan, muncul bus Isuzu dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan," ujar Aiptu Muheni saat dikonfirmasi pada Senin (19/1/2026).</p>
<p class="p1">Bus Isuzu tersebut diketahui dikemudikan oleh Agus Santoso (49), warga Desa Tanjungraji, Kabupaten Nganjuk. </p>
<p class="p1">Pengemudi bus dilaporkan tidak mengalami luka fisik dalam insiden tersebut.</p>
<p class="p1">Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian dan kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat melakukan manuver mendahului di jalur yang tidak aman.</p>
<p class="p1">Akibat kecelakaan ini, sepeda motor korban mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp10 juta.a</p>
<p class="p1">"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para remaja, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhitungkan jarak aman sebelum mendahului kendaraan lain. Kewaspadaan adalah kunci utama menghindari fatalitas di jalan raya," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekolah Rakyat Mulai Dibangun di Blitar, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-mulai-dibangun-di-blitar-harapan-baru-putus-rantai-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-mulai-dibangun-di-blitar-harapan-baru-putus-rantai-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Pembangunan sekolah rakyat resmi dimulai di wilayah Kota Blitar pada Januari 2026. 
Saat ini, pembangunan sekolah rakyat dalam tahap pematangan lahan yang berada di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696b903e20fe7.webp" length="40050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 21:23:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pembangunan, Sekolah Rakyat, Blitar, Kota Blitar, Program Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Kota Blitar resmi dimulai pada Januari 2026.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahap awal berupa pematangan lahan<span class="Apple-converted-space">  </span>yang berada di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Yudha Budiono mengatakan, proses pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai dengan perencanaan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar sedang proses. Sekarang masuk tahap pematangan lahan," kata Yudha, Sabtu (17/1/2026).</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dijelaskan Yudha, Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan aset milik Pemerintah Kota Blitar seluas sekitar 5 hektare.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah pematangan lahan selesai, proses pembangunan akan dilanjutkan pada tahap fisik gedung. Nantinya, fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Selain itu, juga akan dilengkapi dengan asrama, laboratorium, dapur serta fasilitas pendukung lainnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">"Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, setelah pematangan lahan selesai," jelasnya.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekadar diketahui, pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Blitar memberikan dukungan dengan menyediakan lahan.</span><span class="s1"></span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di mana, Sekolah Rakyat merupakan sekolah gratis yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem atau yang masuk kategori desil 1, yakni 10 persen masyarakat dengan ekonomi terendah. Melalui sistem pendidikan berasrama, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan yang selama ini diwariskan antar generasi. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Editor: Rizqi Ardian</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sulap Dapur Menjadi &amp;apos;Mini Coffee Shop&amp;apos;, Pasutri di Blitar Sukses Raup Omzet dari Pinggiran Kota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sulap-dapur-menjadi-mini-coffee-shop-pasutri-di-blitar-sukses-raup-omzet-dari-pinggiran-kota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sulap-dapur-menjadi-mini-coffee-shop-pasutri-di-blitar-sukses-raup-omzet-dari-pinggiran-kota</guid>
<description><![CDATA[ Pemasaran online menjadi tulang punggung operasional mereka. Berbagai menu unggulan, mulai dari Signature Coffee Latte hingga inovasi minuman es cendol, menjadi daya tarik utama yang membedakan kedai rumahan ini dengan kompetitor lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696b009413125.webp" length="42400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 11:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mini Coffe Shop, Rumahan, Usaha, Pasutri, Kota Blitar, Hobi, Raup, Cuan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – Tren bisnis kopi kini tidak lagi terbatas pada sewa gerai mahal di lokasi strategis. Seperti Bachtiar dan istrinya, Ninuk Yuliana, pasangan suami istri asal Perum Widuri Residence, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, yang membuktikan bahwa kreativitas dari dalam rumah mampu menembus batas pasar konvensional.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Memanfaatkan hunian tipe 36, pasangan ini menyulap area dapur menjadi bar kopi profesional. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Lengkap dengan peralatan seduh modern dan dekorasi estetik, dapur tersebut kini bertransformasi menjadi mini coffee shop yang melayani puluhan pesanan setiap harinya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski berlokasi di wilayah pinggiran kota, Bachtiar tak kehilangan akal untuk menjangkau konsumen. Ia memaksimalkan ekosistem digital melalui media sosial dan kemitraan dengan aplikasi transportasi daring (ojek <em>online</em>).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Usaha kopi rumahan ini baru berjalan dua bulan, namun respons pasar sangat positif. Pesanan terus berdatangan meskipun lokasi kami tidak di jalan protokol," ujar Bachtiar saat ditemui pada Sabtu (17/1/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pemasaran daring menjadi tulang punggung operasional mereka. Berbagai menu unggulan, mulai dari Signature Coffee Latte hingga inovasi minuman es cendol, menjadi daya tarik utama yang membedakan kedai rumahan ini dengan kompetitor lainnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Dalam sehari, rata-rata Bachtiar mampu menjual sedikitnya 50 cup kopi dengan harga yang kompetitif, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per cup. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Selain aspek finansial, model bisnis <em>Home-Based Business</em> ini dipilih karena memberikan fleksibilitas waktu bagi keluarga.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Kelebihan usaha rumahan ini adalah efisiensi. Saya tetap bisa meraup pendapatan tambahan tanpa harus meninggalkan kewajiban merawat anak dan mengurus keluarga," imbuhnya.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Keberhasilan Bachtiar dan Ninuk menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih mengutamakan kualitas produk dan kemudahan akses melalui teknologi, ketimbang sekadar lokasi fisik. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kisah mereka menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain bahwa dengan modal kreativitas dan ketekunan, ruang terbatas di dalam rumah dapat dikonversi menjadi unit usaha yang produktif.<strong> (*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laka Tunggal di JLS Blitar, Pemotor Ninja Asal Pasuruan Tewas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/laka-tunggal-di-jls-blitar-pemotor-ninja-asal-pasuruan-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laka-tunggal-di-jls-blitar-pemotor-ninja-asal-pasuruan-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696afed29c5ff.webp" length="76214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 10:30:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Laka Tunggal, JLS, Blitar, Warga, Pasuruan, Meninggal Dunia, Tewas, Melaju, Kencang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>BLITAR, SJP</strong>– Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Blitar kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Dusun Pangi, Desa Tumpakepuh, Kecamatan Bakung, pada Jumat (16/1/2026) sore.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Korban diketahui berinisial MSM (38), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi N 4585 TEB.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan korban mendadak hilang kendali.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor korban tiba-tiba tidak terkendali, mengalami selip, hingga akhirnya menghantam pembatas jalan dengan keras," ungkap Aiptu Muheni saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/1/2026).</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Benturan hebat tersebut menyebabkan korban menderita luka parah, terutama pada bagian kepala. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tidak tertolong.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Pihak kepolisian memastikan bahwa insiden ini merupakan murni kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan kendaraan lain. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, faktor manusia menjadi pemicu utama kecelakaan tersebut.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">"Faktor awal dugaan penyebabnya adalah kurangnya konsentrasi saat berkendara. Kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp20 juta," tambah Muheni.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Merespons kejadian ini, Polres Blitar memberikan peringatan keras bagi para pengguna jalan yang melintasi jalur JLS. </p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Karakteristik jalur yang mulus seringkali memicu pengendara untuk memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi, yang jika tidak dibarengi dengan fokus penuh, akan sangat berisiko fatal.</p>
<p class="p1"></p>
<p class="p1">Polisi meminta masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi fisik maupun kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.<strong> (*) </strong></p>
<p class="p1"><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Enam Narapidana Jadi Tersangka, Lapas Blitar Tegaskan Semua Pelaku Sudah Disanksi Berat dan Diisolasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/enam-narapidana-jadi-tersangka-lapas-blitar-tegaskan-semua-pelaku-sudah-disanksi-berat-dan-diisolasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/enam-narapidana-jadi-tersangka-lapas-blitar-tegaskan-semua-pelaku-sudah-disanksi-berat-dan-diisolasi</guid>
<description><![CDATA[ Lapas Kelas IIB Blitar menegaskan enam orang narapidana yang ditetapkan tersangka pada kasus kematian seorang narapidana akibat penganiayaan sudah diberikan sanksi berat dan di isolasi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968e17d6e485.webp" length="57752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 20:31:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Enam, Narapidana, Tersangka, Kasus, Kematian, Warga Binaan, Penganiayaan, Sanksi Berat, Isolasi, Blitar, Lapas Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Lapas Kelas IIB Blitar memastikan telah mengambil langkah tegas terhadap enam narapidana yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian warga binaan berinisal H (53).</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas IIB Blitar Fathah Dian Akbar. Sebelum kasus ini diserahkan dan ditangani oleh kepolisian, pihak Lapas telah lebih dulu melakukan langkah strategis pengamanan saat kejadian tersebut terungkap.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas dan fungsi pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam Lapas.</p>
<p>"Kami tegaskan, enam narapidana yang kini ditetapkan sebagai tersangka sudah kami berikan sanksi yang berat," kata dia, saat ditemui Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Akbar menyebut sanksi tegas yang diberlakukan kepada enam narapidana dari kasus narkotika dan pencurian sepeda motor itu berupa ditempatkan di sel isolasi hingga waktu yang belum ditentukan.</p>
<p>Kemudian, pemberian register F yang berarti mereka dicabut hak remisinya. Seperti tidak mendapatkan pembebasan bersyarat (PB), tidak mendapatkan cuti bersyarat (CB), dan tidak mendapatkan cuti menjelang bebas (CMB).</p>
<p>"Sesuai dari kepolisian ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dan kami pastikan mereka diberikan register F. Artinya dicabut semua hak remisinya," tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut Akbar menambahkan terkait dengan langkah selanjutnya, ia menunggu info lebih lanjut dari kepolisian. Karena hingga saat ini proses penyidikan terkait kasus tersebut masih terus berlangsung.</p>
<p>Sekedar diketahui, konflik antara warga binaan tersebut dipicu persoalan utang piutang yang terjadi di luar Lapas. Saat mereka bertemu di Lapas, persoalan tersebut kembali mencuat dan berujung pada intimidasi serta tindakan kekerasan.</p>
<p>Dalam hal ini, pihak Lapas telah melakukan mediasi sebanyak tiga kali dan memberikan sanksi administratif. Hingga akhirnya korban mengalami kejang dan dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar. Setelah menjalani perawatan selama lima hari, korban dinyatakan meninggal dunia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terungkap, Narapidana Lapas Blitar Alami Kekerasan Berulang Sebelum Meninggal Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terungkap-narapidana-lapas-blitar-alami-kekerasan-berulang-sebelum-meninggal-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terungkap-narapidana-lapas-blitar-alami-kekerasan-berulang-sebelum-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengungkap kronologi meninggalnya seorang narapidana di Lapas Kelas IIB Blitar. Sebelum meninggal dunia, narapidana tersebut mendapat perlakuan kekerasan oleh sesama rekannya didalam Lapas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968d439702fe.webp" length="33408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 20:03:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Narapidana, Lapas, Blitar, Terungkap, Alami, Kekerasan, Berulang, Sebelum, Meninggal Dunia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Fakta baru terungkap dalam kasus meninggalnya narapidana berinisial H (53) di Lapas Kelas IIB Blitar.</p>
<p>Korban diketahui tidak hanya mengalami penganiayan, namun juga kekerasan berulang oleh sesama warga binaan sebelum akhirnya meninggal dunia.</p>
<p>Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Blitar Kota telah menetapkan enam orang tersangka dan mereka merupakan narapidana kasus narkoba dan pencurian sepeda motor.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kekerasan terhadap korban tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan berlangsung berulang sejak 7 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.</p>
<p>"Penganiayaan ini dilakukan secara berulang di Blok C2 dan D3 Lapas Kelas IIB Blitar," ungkapnya, Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Bentuk kekerasan yang dialami korban meliputi, pemukulan pada bagian pelipis kiri, tendangan pada bagian tangan, paha, perut hingga kepala. Kemudian, korban sempat dibakar pada bagian kaki oleh para pelaku saat berada di dalam sel. Para tersangka meletakkan kertas di kaki korban, lalu menyulutnya menggunakan korek api saat korban sedang tertidur.</p>
<p>"Keenam pelaku ini masing-masing melakukan tindakan kekerasan dan mereka juga menjadi saksi dari setiap pelaku yang melakukan hal tersebut," terangnya.</p>
<p>Akibat penganiayan tersebut, korban sempat dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar guna mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Namun, nyawa korban tidak tertolong. H diketahui mengalami pembengkakan otak serta kerusakan pada organ vital lainnya.</p>
<p>Atas perbuatannya, keenam tersangka dijerat Pasal 466 Ayat 3 subsider Pasal 466 Ayat 1 junto Pasal 20 Ayat 1 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.</p>
<p>"Hasil visum sudah keluar dan menunjukan korban mengalami pembengkakan otak besar dan kerusakan organ lain yang menyebabkan korban meninggal dunia," tuturnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, motif penganiayan berawal dari tersangka MI yang merasa ditipu oleh korban hingga mengalami kerugian mencapai Rp40 juta. Hal ini pun diceritakan kepada sesama narapidana, dan membuat lainnya ikut merasa jengkel hingga melakukan penganiayaan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Kematian Narapidana di Lapas Blitar, Polisi Tetapkan Enam Tersangka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-kematian-narapidana-di-lapas-blitar-polisi-tetapkan-enam-tersangka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-kematian-narapidana-di-lapas-blitar-polisi-tetapkan-enam-tersangka</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota menetapkan enam orang tersangka dalam kasus kematian narapidana di Lapas Kelas IIB Blitar. Kematian satu orang warga binaan itu dikarenakan dianiaya oleh sesama narapidana. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968c85bcdf2a.webp" length="52678" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 19:17:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Kematian, Warga Binaan, Lapas, Blitar, Polres Blitar Kota, Menetapkan, Enam Orang, Tersangka, Narapidana.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar Kota menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayan yang mengakibatkan tewasnya seorang warga binaan atau narapidana di Lapas Kelas IIB Blitar.</p>
<p>Warga binaan yang meninggal dunia tersebut, diketahui berinisial H (53) seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Blitar.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, mengatakan, penyidik telah menggelar perkara pada Rabu (14/1/2026) dan peristiwa penganiayaan sesama narapidana di Lapas Blitar terjadi dalam kurun waktu cukup panjang, yakni sejak 7 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.</p>
<p>"Hasil gelar perkara menyimpulkan terhadap enam orang yang selanjutnya kami tetapkan sebagai tersangka," kata dia, Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Keenam tersangka masing-masing berinisial MI (45) warga Butun, Kecamatan Gandusari, DP (30) warga Krisik, Kecamatan Gandusari, KS (34) dan SP (45) warga Bence, Kecamatan Garum, BL (30) warga Bangsri, Kecamatan Nglegok, serta AR (26) warga Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon.</p>
<p>Dijelaskan AKBP Kalfaris, seluruh tersangka merupakan narapidana dengan perkara berbeda, diantaranya kasus narkotika dan pencurian kendaraan sepeda motor.</p>
<p>"Dari hasil pemeriksaan, motif penganiayan berawal dari tersangka MI yang merasa ditipu oleh korban hingga mengalami kerugian mencapai Rp40 juta. Hal ini pun diceritakan kepada sesama narapidana, dan membuat lainnya ikut merasa jengkel hingga melakukan penganiayaan," jelasnya.</p>
<p>AKBP Kalfaris menambahkan, dari hasil visum diketahui, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pembengkakan otak besar dan ada kekerasan benda tumpul pada bagian pinggang atau pinggul kiri yang mengakibatkan pendarahan pada ginjal sebelah kiri.</p>
<p>"Akibat perbuatan tersangka, penyidik menerapkan pasal 466 ayat 3 subsider pasal 466 ayat 1 jo pasal 20 ayat 1 huruf a dan c UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan di Blitar  yang  Terjun ke Sungai Brantas Ditemukan Meninggal Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-blitar-yang-terjun-ke-sungai-brantas-ditemukan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-blitar-yang-terjun-ke-sungai-brantas-ditemukan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Hari kedua pencairan, Devi Puspitasari (35) warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar yang dilaporkan terjun ke Sungai Brantas pada Senin (12/1/2026) sore, telah ditemukan tim SAR Gabungan pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di tepi aliran Sungai Brantas sisi utara, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69661b3e32015.webp" length="35122" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 17:25:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perempuan, Warga, Kota Blitar, Diduga, Bunuh Diri, Terjun, Sungai Brantas, Ditemukan, Meninggal Dunia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang perempuan yang diduga bunuh diri dengan terjun ke Sungai Brantas di Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar pada Senin (12/1/2026) sore berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Jenazah korban ditemukan di tepi aliran Sungai Brantas sisi utara Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar pada Selasa (13/1/2026) pukul 14.30 WIB.</p>
<p>Korban diketahui bernama Devi Puspitasari (35) warga Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan pada Selasa (13/1/2026) pagi, tim gabungan yang terdiri dari SAR, TNI, Polri, BPBD, serta relawan melakukan pencarian dengan membentuk Posko SAR Gabungan di Kantor Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon.</p>
<p>Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Brantas hingga beberapa kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.</p>
<p>"Pagi tadi tim gabungan mulai melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Brantas menggunakan perahu karet," kata dia, Selasa (13/1/2026).</p>
<p>Setelah kurang lebih dua hari pencarian, perempuan tersebut ditemukan di wilayah Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar dalam keadaan meninggal dunia dan kondisi tubuh masih utuh.</p>
<p>Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet dan dibawa ke daratan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar untuk dilakukan visum luar oleh dokter rumah sakit serta pemeriksaan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Jenazah dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari saksi, korban datang ke lokasi kejadian pada Senin (12/1/2026) sekira pukul 15.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor dan memarkirkannya di pinggir jalan dekat rumah warga.</p>
<p>Kemudian, yang bersangkutan berjalan menuju tepi Sungai Brantas. Tak lama kemudian, terdengar suara percikan air yang keras dari arah sungai dan mendapati korban telah berada di aliran sungai.</p>
<p>Saksi sempat melihat korban berusaha bertahan dengan memegang akar pohon di tepi sungai. Namun, saat warga hendak memberikan pertolongan, korban diduga melepaskan pegangannya dan terseret arus sungai yang deras.</p>
<p>Terpisah, adik ipar korban bernama Sutikno menjelaskan bahwa sebelum ada laporan Devi terjun di Sungai Brantas, yang bersangkutan sempat berpamitan kepada ibunya pada Senin (12/1/2026) sore. Saat itu, korban menyampaikan pernyataan yang mengkhawatirkan dan langsung pergi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor.</p>
<p>Devi diketahui telah lama mengalami depresi, bahkan sejak sebelum ia menikah. Dimana, saat ini status Devi sebagai janda anak dua, dan kesehariannya tinggal bersama ibunya.</p>
<p>Sutikno menyebut biasanya kondisi tersebut dapat terkendali apabila korban rutin menjalani pengobatan. Diduga pada waktu itu, pengobatan yang seharusnya dijalani mengalami keterlambatan.</p>
<p>"Sebelumnya sudah pamit ke ibunya, tiba-tiba mengatakan "aku pengen mati" dan lansung berangkat pergi sambil mengendarai sepeda motor Mio J," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keluarga Ungkap Riwayat Depresi Perempuan Terjun ke Sungai Brantas Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/keluarga-ungkap-riwayat-depresi-perempuan-terjun-ke-sungai-brantas-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/keluarga-ungkap-riwayat-depresi-perempuan-terjun-ke-sungai-brantas-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Sebelum pergi, korban sempat berujar kepada ibunya, &#039;Aku ingin mati&#039;. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6965e7be59db9.webp" length="67814" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 14:31:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perempuan, Terjun, Sungai Brantas, Pencarian, Keluarga, Ungkap, Kondisi, Terkahir, Korban.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang perempuan bernama Devi Puspitasari (35), yang dilaporkan hilang diduga akibat menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas, Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. </p>
<p>Hingga Selasa (13/1/2026), keberadaan warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan tersebut masih belum ditemukan.</p>
<p>Berdasarkan keterangan pihak keluarga, insiden ini bermula saat korban berpamitan kepada ibunya pada Senin (12/1/2026) sore. </p>
<p>Namun, pernyataan terakhir yang dilontarkan korban sebelum meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Yamaha Mio J dinilai sangat mengkhawatirkan.</p>
<p>"Sebelum pergi, korban sempat berujar kepada ibunya, 'Aku ingin mati'. Setelah itu, ia langsung berangkat seorang diri," ungkap Sutikno, adik ipar korban, saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (13/1/2026).</p>
<p>Sutikno menjelaskan bahwa Devi, yang berstatus janda dua anak, memiliki riwayat depresi yang telah diderita cukup lama, bahkan sejak sebelum menikah. Selama ini, kondisi psikologis korban cenderung stabil apabila rutin menjalani pengobatan dan terapi suntik. </p>
<p>Namun, pihak keluarga menduga terjadi keterlambatan dalam jadwal pengobatan terakhir yang memicu kondisi korban kembali tidak stabil.</p>
<p>"Belakangan ini kondisinya sering kambuh dan mudah marah. Kemungkinan besar karena terlambat mengonsumsi obat atau menjalani jadwal suntikan rutinnya," tambah Sutikno.</p>
<p>Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, kepolisian, dan relawan lokal telah dikerahkan ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban. </p>
<p>Petugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Brantas serta memantau sejumlah titik darat yang dicurigai.</p>
<p>Medan sungai yang memiliki arus cukup kuat menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, penyisiran terus diperluas hingga ke wilayah hilir sungai.</p>
<p>Pihak keluarga saat ini hanya bisa berharap agar upaya pencarian membuahkan hasil secepatnya. </p>
<p>Mereka juga memohon dukungan doa dari masyarakat luas agar Devi Puspitasari dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun.</p>
<p>Pihak kepolisian masih terus menghimpun keterangan saksi dan mencari bukti-bukti tambahan guna memastikan kronologi pasti di balik hilangnya korban. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencarian Janda Bunuh Diri di Sungai Brantas Blitar Diperluas, Libatkan 40 Personel</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pencarian-janda-bunuh-diri-di-sungai-brantas-blitar-diperluas-libatkan-40-personel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pencarian-janda-bunuh-diri-di-sungai-brantas-blitar-diperluas-libatkan-40-personel</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 40 personel gabungan dari berbagai unsur diterjunkan dalam operasi ini. Tim dibagi menjadi tiga kelompok kerja guna mengoptimalkan pencarian di wilayah Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6965c3609fb35.webp" length="124674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 11:00:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Personel, Gabungan, Diterjunkan, Pencarian, Perempuan, Terjun, Sungai Brantas, Blitar, Diduga, Bunuh Diri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Tim SAR gabungan memperluas radius pencarian terhadap Devi Puspitasari (35), warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Brantas. </p>
<p></p>
<p>Memasuki hari kedua pencarian pada Selasa (13/1/2026), petugas fokuskan penyisiran hingga radius lima kilometer dari titik awal kejadian.</p>
<p></p>
<p>Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Imam Nahrawi, menyatakan bahwa sebanyak 40 personel gabungan dari berbagai unsur diterjunkan dalam operasi ini. Tim dibagi menjadi tiga kelompok kerja guna mengoptimalkan pencarian di wilayah Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Dua tim melakukan penyisiran air menggunakan perahu karet milik BPBD dan Basarnas. Sementara satu tim lainnya bertugas melakukan pemantauan darat di titik-titik krusial, seperti di bawah jembatan dan area pusaran air," ujar Imam pada Selasa (13/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Pihaknya mengakui bahwa kondisi alam menjadi hambatan utama di lapangan. Hujan deras yang mengguyur wilayah Blitar pada Senin (12/1/2026) mengakibatkan peningkatan debit air dan membuat arus Sungai Brantas menjadi sangat ekstrem.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. </p>
<p></p>
<p>Korban diketahui datang ke lokasi seorang diri menggunakan sepeda motor Yamaha Mio G bernomor polisi AG 5828 KAN.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sempat terlihat memarkirkan kendaraannya sebelum berjalan menuju bibir sungai. Tak lama berselang, terdengar suara dentuman air yang cukup keras.</p>
<p></p>
<p>"Warga sempat melihat korban berusaha bertahan dengan memegang akar pohon di pinggir sungai. Namun, saat warga hendak memberikan pertolongan, korban justru melepas pegangannya dan seketika terbawa arus ke arah barat," ungkap AKP Samsul.</p>
<p></p>
<p>Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio G bernopol AG 5828 KAN, dompet berwarna hitam dan STNK atas nama Tumiati, warga Desa Jugo, Kecamatan Kesamben.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, korban diketahui merupakan seorang janda dengan dua anak yang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. </p>
<p></p>
<p>Selama tiga tahun terakhir, korban rutin menjalani pengobatan di puskesmas setempat akibat depresi berat.</p>
<p></p>
<p>Sebelum meninggalkan rumah, korban dilaporkan sempat berpamitan kepada ibunya dan mengutarakan niat untuk mengakhiri hidup. </p>
<p></p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Brantas menuju arah Tulungagung. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Poskamling di Wilayah Perbatasan dan Pesisir Blitar Selatan Terima Sarana Komunikasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/poskamling-di-wilayah-perbatasan-dan-pesisir-blitar-selatan-terima-sarana-komunikasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/poskamling-di-wilayah-perbatasan-dan-pesisir-blitar-selatan-terima-sarana-komunikasi</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah poskamling yang berada di wilayah hukum Polres Blitar, tepatnya di wilayah perbatasan dan pesisir selatan Kabupaten Blitar menerima sarana komunikasi berupa handy talky (HT). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6965073cb1f61.webp" length="39202" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 23:17:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Poskamling, Polres Blitar, Terima, Sarana Komunikasi, Wilayah, Perbatasan, Pesisir Blitar Selatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sejumlah Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di wilayah perbatasan dan pesisir selatan Kabupaten Blitar menerima sarana komunikasi berupa handy talky (HT).</p>
<p>Penyaluran sarana tersebut dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran komunikasi petugas ronda dengan aparat kepolisian.</p>
<p>Ada lima lokasi Poskamling di Kabupaten Blitar yang menerima sarana komunikasi tersebut, yakni di Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Selorejo, Desa Wonotirto Kecamatan Wonotirto, Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, dan Desa Pulerejo, Kecamatan Bakung.</p>
<p>"Lima lokasi itu berada di wilayah perbatasan dan kawasan pesisir selatan Kabupaten Blitar," ujar Kasi Humas Polres Blitar Iptu Putut Siswahyudi, Senin (12/1/2026).</p>
<p>Iptu Putut menyampaikan, penyaluran sarana komunikasi ini bertujuan untuk mempermudah koordinat antara masyarakat dan kepolisian. Khususnya dalam penyampaian informasi mengenai keamanan lingkungan.</p>
<p>"Kami harapkan sarana komunikasi ini, informasi dari Poskamling bisa lebih cepat diterima. Sehingga, penanganan potensi gangguan keamanan dapat dilakukan lebih awal," kata dia.</p>
<p>Iptu Putut menambahkan pihaknya juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap mengaktifkan kegiatan ronda malam serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.</p>
<p>Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di wilayah masing-masing. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Telur Tembus 151 Juta Kilogram, Pemkab Blitar Tekankan Stabilitas Pasokan Pakan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produksi-telur-tembus-151-juta-kilogram-pemkab-blitar-tekankan-stabilitas-pasokan-pakan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produksi-telur-tembus-151-juta-kilogram-pemkab-blitar-tekankan-stabilitas-pasokan-pakan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten Blitar menekankan pentingnya stabilitas pasokan pakan ternak untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas, menyusul tercapainya produksi telur lokal sepanjang 2025 sebesar 151 juta kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69650737657e3.webp" length="26020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 22:45:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, Wakil Bupati Blitar, Dorong, Kerja Sama, Pemerintah, Industri Pakan, Ketahanan Pangan, Pasokan Pakan, Stabilitas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Blitar menekankan pentingnya stabilitas pasokan pakan ternak untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas, menyusui tercapainya produksi telur lokal sepanjang tahun 2025 sebesar 151 juta kilogram.</p>
<p>Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah mengatakan, Kabupaten Blitar menjadi salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Indonesia, dengan 3.618 peternak ayam petelur dan populasinternak mencapai 17,1 juta ekor.</p>
<p>Menurutnya, pasokan pakan merupakan faktor kunci agar peternak dapat terus berproduksi secara berkelanjutan.</p>
<p>"Kebutuhan pakan pabrikan di Kabupaten Blitar mencapai 700-800 ton per hari, sementara kebutuhan jagung berada di kisaran 900-1.000 ton per harinya. Ketersediaan dan keterjangkauan harga pakan sangat menentukan stabilitas produksi dan kesejahteraan masyarakat peternak," kata dia, Senin (12/1/2025).</p>
<p>Terkait dengan hal ini, Wabup beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia yang berada di Sidoarjo untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, industri pakan, dan peternak lokal.</p>
<p>Dia menyebut, kehadiran industri pakan besar di wilayah Kabupaten Blitar diyakini dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat.</p>
<p>"Pemda berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan peternak. Sinergi ini diharapkan meningkatkan daya saing sektor peternakan sekaligus memperkuat kontribusi Blitar terhadap ketahanan pangan nasional," terang Beky.</p>
<p>Lanjut Beky, berdasarkan data jumlah produksi telur daerah mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk menjaga keberlanjutan, Pemda menekankan pentingnya keterjangkauan harga pakan, yang menjadi faktor penentu kemampuan peternak dalam memenuhi kebutuhan tenaknya.</p>
<p>"Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi ajang komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan industri pakan, agar sektor peternakan Blitar terus maju dan berkelanjutan," pungkas Beky Herdihansah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Asal Sananwetan Kota Blitar Diduga Bunuh Diri Terjun ke Sungai Brantas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-asal-sananwetan-kota-blitar-diduga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai-brantas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-asal-sananwetan-kota-blitar-diduga-bunuh-diri-terjun-ke-sungai-brantas</guid>
<description><![CDATA[ Seorang perempuan asal Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar diduga bunuh diri dengan terjun ke Sungai Brantas yang ada di Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sananakulon, Kabupaten Blitar, pada Senin (12/1/2025) sore. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6964fc8c1c681.webp" length="92554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 21:53:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perempuan, Asal, Sananwetan, Kota Blitar, Diduga, Terjun, Sungai Brantas, Bunuh Diri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang perempuan diduga melakukan aksi bunuh diri dengan menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas di Dusun Mboro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar pada Senin (12/1/2026) sore.</p>
<p>Perempuan tersebut diketahui bernama Devi Puspitasari (35) warga Jalan Sulawesi, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekira pukul 15.00 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian pada pukul 15.20 WIB.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban datang seorang diri ke area Sungai Brantas dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio G warna hitam kombinasi putih dengan nomor polisi AG 5828 KAN.</p>
<p>Setelah memarkir kendaraanya di tepi jalan dekat rumah warga, korban berjalan menuju ke pinggir sungai. Kemudian, tak lama terdengar suara percikan air yang keras dari arah sungai dan spontan warga berteriak yang menandakan ada seorang tercebur.</p>
<p>"Warga disana berteriak 'enek suarane wong kecemplung' yang berarti ada orang kecebur sungai. Saat itu, posisi korban masih memegang akar pohon untuk bertahan, dan saat warga berusaha memberi pertolongan, yang bersangkutan melepas pegangan tangannya dan akhirnya terbawa arus sungai Brantas ke arah barat (arah Tulungagung)," terangnya, Senin (12/1/2026).</p>
<p>Di lokasi kejadian, petugas menemukan dompet berwarna hitam dan STNK sepeda motor atas nama Tumiati warga Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.</p>
<p>AKP Samsul menyebut kondisi sungai saat kejadian diketahui memiliki ketinggian sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah dengan arus cukup deras dan cuaca cerah.</p>
<p>"Ada sepeda motor yang ditemukan didekat lokasi dan diduga kuat milik perempuan tersebut," ujarnya.</p>
<p>Menurut keterangan dari pihak keluarga korban diketahui rutin menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan mengalami depresi selama tiga tahun terkahir.</p>
<p>Bahkan, sebelum korban meninggalkan rumah, sempat berpamitan kepada ibunya dan menyampaikan niat untuk mengakhiri hidup.</p>
<p>"Info dari keluarga, yang bersangkutan merupakan janda dengan anak dua dan selama ini rutin menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai ODGJ di puskesmas setempat," katanya.</p>
<p>AKP Samsul menambahkan petugas dari Polsek Sanankulon bersama Polres Blitar Kota, Basarnas, TNI, perangkat desa serta reslawan potensi SAR telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan upaya pencarian.</p>
<p>Posko SAR Gabungan juga didirikan di Kantor Desa Tuliskriyo untuk memaksimalkan koordinasi pencarian korban. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyelidikan Penganiayaan Sesama Napi di Lapas Blitar: Delapan Narapidana Diperiksa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyelidikan-penganiayaan-sesama-napi-di-lapas-blitar-delapan-narapidana-diperiksa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyelidikan-penganiayaan-sesama-napi-di-lapas-blitar-delapan-narapidana-diperiksa</guid>
<description><![CDATA[ Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan di dalam Lapas Blitar. Total ada delapan narapidana yang dimintai keterangan, dua diantaranya diperiksa sebagai saksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69637ce19a2a7.webp" length="40842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 22:51:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Penganiayaan, Sesama, Narapidana, Lapas, Blitar, Penanganan, Polisi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Lapas Kelas IIB Blitar menyerahkan penanganan perkara dugaan penganiayaan sesama narapidana hingga meninggal dunia ke kepada Polres Blitar Kota. Total delapan narapidana sudah diperiksa oleh polisi. </p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Romi Novitrion mengatakan pihaknya telah membuat laporan polisi terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan satu warga binaan meninggal dunia. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan di dalam Lapas Blitar. Total ada delapan narapidana yang dimintai keterangan, dua diantaranya diperiksa sebagai saksi.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan petugas Lapas, diduga ada enam pelaku dalam kasus penganiayaan. "Pemeriksaan dilakukan di dalam Lapas, dilakukan kemarin dari pagi sampai dini hari tadi dan kemungkinan jika diperlukan, penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan. Nanti hasilnya seperti apa akan disampaikan oleh polisi," kata dia, Ahad (11/1/2026).</p>
<p>Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berinisial H (53), narapidana kasus narkoba diduga menjadi korban penganiayaan oleh sesama warga binaan berinisal I dan D. Dugaan penganiayaan tersebut dipicu persoalan utang piutang yang terjadi sebelum mereka menjalani masa hukuman pidana di Lapas.</p>
<p>Akibat kejadian itu, H sempat tidak sadarkan diri dan dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar pada 5 Januari 2026. Setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari, korban akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>"Dalam hal ini, kami sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Mulai dari mediasi sebanyak tiga kali, menerapkan pengasingan (isolasi sementara), melakukan register F kepada I dan rekan-rekannya, serta menghapus hak-hak integrasinya, seperti remisi dan pembebasan bersyarat. Setelah H dinyatakan meninggal dunia, kami menjelaskan kronologi sebenarnya kepada keluarga korban dan berkoordinasi dengan polisi," ujarnya.</p>
<p>Perlu diketahui, H (53) merupakan warga Talun, Kabupaten Blitar dan merupakan narapidana kasus narkoba yang divonis 7 tahun penjara, serta masuk di Lapas Blitar pada akhir Juli 2025.</p>
<p>Kemudian, I (45) dan D (29), merupakan warga Gandusari, Kabupaten Blitar dan merupakan narapidana kasus narkoba.</p>
<p>Keduanya masuk Lapas Blitar pada Maret 2025.  I divonis hukuman 5 tahun 6 bulan penjara dan D divonis hukuman 5 tahun 4 bulan penjara. (*)</p>
<p>Editor : Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Mimpi Pendaki Jadi Hidden Gem : Kampnh Coffee &amp;amp; Space Hadirkan Sensasi Ngopi di Hutan Pinus Lereng Kelud</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kampnh-coffee-space-di-lereng-kelud</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kampnh-coffee-space-di-lereng-kelud</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pemuda bernama Arindra Prasetyo (31) berhasil mewujudkan mimpinya mendirikan coffee shop di tengah hutan pinus lereng Gunung Kelud, tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6963877d22734.webp" length="127866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 22:11:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Coffe Shop, Kampnh, Blitar, Lereng, Kelud, Pemuda, Ditengah, Hutan, Pinus, Sensasi, Ngopi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Di balik rimbunnya hutan pinus lereng Gunung Kelud, tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ada sebuah kedai kopi dengan konsep tak biasa tumbuh dan menjadi magnet para pecinta ketenangan.</p>
<p>Kedai kopi itu adalah Kampnh Coffee &amp; Space, kafe hidden gem yang berdiri sejak Juni 2021 yang digagas oleh Arindra Prasetyo (31), pemuda asli Blitar yang menjual lebih dari sekedar kopi.</p>
<p>Berbeda dengan kebanyakan <em>coffee shop</em> yang menjamur di pusat kota, Kampnh Coffee &amp; Space justru memilih lokasi tersembunyi di kawasan hutan pinus Pehutani.</p>
<p>"Kalau <em>coffee shop</em> di kota itu sudah biasa. Saya cari tempat yang beda, yang<em> nggak</em> umum, tapi tetap nyaman. Karena kan memang suka nongkrong ya, saya rasa dimanapun tempatnya, kalau suasana nyaman, pasti customer yang datang akan balik lagi," ujar Arindra, Ahad (11/1/2026).</p>
<p>Konsep kedai kopi ini telah lama terpatri dalam benak Arindra. Sejak tahun 2017, saat ia gemar mendaki dan berkemah di kawasan lereng Kelud, ia melihat sebuah lahan kosong yang dinilainya memiliki potensi besar.</p>
<p>"Waktu itu, saya sering camping disini, terus kepikiran kok belum ada <em>coffee shop</em> di Blitar dengan suasana seperti ini," kata dia.</p>
<p>Mimpi itu akhirnya terwujud empat tahun kemudian, setelah Arindra kembali dan menetap di kampung halamannya.</p>
<p>Alih-alih menjual kemewahan, Kampnh Coffee &amp; Shop justru mengandalkan suasana sebagai nilai utama. Hutan pinus yang asri, udara sejuk pegunungan serta konsep sederhana namun nyaman menjadi daya tarik yang sulit ditemukan di tempat lain.</p>
<p>"Poin pertama yang saya jual itu suasana, menu itu menunjang dan harus berbanding lurus," ungkapnya.</p>
<p>Untuk urusan rasa, Kampnh tak main-main, menu paling laris adalah es kopi susu yang meski terlihat sederhana, memiliki racikan rahasia sehingga menghasilkan rasa manis dan creamy yang khas.</p>
<p>Selain itu, donat dan espresso cocktail juga menjadi pilihan favorit pengunjung.</p>
<p>Menariknya, biji kopi yang digunakan merupakan hasil racikan dari berbagai daerah di Indonesia yang disesuaikan dengan karakter rasa yang diinginkan Arindra, kemudian di roasting di Surabaya.</p>
<p>Seiring waktu, rasa penasaran pengunjung diawal pembukaan berubah menjadi loyalitas. Kampnh Coffe &amp; Space kini memiliki pelanggan tetap, bahkan dari luar daerah hingga mancanegara.</p>
<p>"Paling jauh ada yang datang dari Banyuwangi. Bahkan ada tamu Inggris yang menjadi customer tetap. Setiap kali datang ke Indonesia, pasti mampir kesini," terangnya.</p>
<p>Kini, Kampnh Coffe &amp; Space dikenal sebagai salah satu destinasi nongkrong unik di lereng Kelud, khususnya bagi pendaki, pecinta alam, maupun masyarakat yang ingin menikmati kopi dengan suasana berbeda, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.</p>
<p>Selain itu, Kampnh Coffee &amp; Space juga menghadirkan ruang pulang bagi banyak orang dengan secangkir kopi, suasana nyaman, dan ketenangan yang sulit tergantikan. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fakta Penganiayaan Narapidana di Lapas Blitar hingga Korban Meninggal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fakta-fakta-penganiayaan-narapidana-di-lapas-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fakta-fakta-penganiayaan-narapidana-di-lapas-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kasus penganiayaan sesama narapidana di Lapas Kelas IIB Blitar terungkap. Konflik utang, mediasi berulang, hingga korban H meninggal dunia setelah dirawat di RSUD. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679c6b9b0e8ec.webp" length="19298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 21:07:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>penganiayaan napi, lapas blitar, napi meninggal dunia, konflik narapidana, utang napi, lapas kelas iib blitar, kasus kekerasan lapas, Lapas Blitar, Penganiayaan Narapidana, Napi Meninggal, Kekerasan Lapas, Kasus Lapas Blitar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar membenarkan adanya insiden penganiayaan yang melibatkan sesama narapidana, yang berujung pada meninggalnya seorang warga binaan berinisial H (53). Berikut rangkaian fakta yang terungkap dari peristiwa tersebut:</p>
<p><strong>1. Korban dan Pelaku Sama-Sama Napi Kasus Narkoba</strong></p>
<p>Korban penganiayaan, H (53), merupakan narapidana kasus narkoba yang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Blitar. Ia diduga mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh dua sesama narapidana, masing-masing berinisial I dan D, yang juga terjerat perkara narkotika.</p>
<p><strong>2. Konflik Dipicu Utang Piutang di Luar Lapas</strong></p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion, menjelaskan bahwa konflik bermula dari persoalan utang piutang antara H dan I yang terjadi sebelum mereka menjalani masa pidana. Masalah tersebut kembali mencuat setelah keduanya bertemu di dalam Lapas, ketika I menagih utang sebesar Rp40 juta kepada H.</p>
<p>“Tindakan kekerasan ini dipicu persoalan utang piutang yang sebenarnya terjadi di luar Lapas,” kata Romi, Ahad (11/1/2026).</p>
<p><strong>3. Intimidasi hingga Dugaan Kekerasan Fisik</strong></p>
<p>Dalam proses penagihan utang tersebut, I bersama D diduga melakukan intimidasi terhadap H. Situasi ini kemudian berkembang menjadi dugaan kekerasan fisik yang dilakukan di dalam lingkungan Lapas.</p>
<p><strong>4. Mediasi Dilakukan Hingga Tiga Kali</strong></p>
<p>Pihak Lapas menyatakan telah melakukan berbagai upaya pencegahan sejak awal konflik muncul. Mediasi pertama dilakukan pada 25 Oktober 2025 dengan menghadirkan para pihak serta menghubungi keluarga korban. Saat itu, keluarga H berjanji mencicil pembayaran utang sebesar Rp10 juta.</p>
<p>Namun, hingga batas waktu yang disepakati, cicilan tersebut belum dapat dipenuhi. Petugas kemudian melakukan mediasi kedua, disusul mediasi ketiga pada 7 Desember 2025 setelah muncul dugaan pemukulan terhadap H.</p>
<p><strong>5. Sanksi Disiplin dan Pengasingan Diberlakukan</strong></p>
<p>Setelah dugaan kekerasan fisik terjadi, petugas Lapas melakukan pengamanan, pemeriksaan, serta membuat surat pernyataan bersama agar tidak terulang tindakan serupa. Selain itu, ketiga narapidana, yakni H, I, dan D, sempat ditempatkan dalam pengasingan atau isolasi sementara sebagai bentuk penegakan disiplin.</p>
<p>“Kami juga melakukan register F kepada I dan rekan-rekannya, serta mencabut hak-hak integrasi seperti remisi dan pembebasan bersyarat,” tegas Romi.</p>
<p><strong>6. Korban Mengalami Kejang hingga Dirujuk ke Rumah Sakit</strong></p>
<p>Pada 5 Januari 2026 sekitar pukul 05.30 WIB, H dilaporkan mengalami kejang. Petugas Lapas segera membawa korban ke klinik Lapas menggunakan kursi roda, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.</p>
<p><strong>7. Sempat Membaik, Korban Meninggal Setelah Lima Hari Dirawat</strong></p>
<p>Menurut pihak Lapas, kondisi H sempat menunjukkan perbaikan selama menjalani perawatan intensif. Namun, setelah lima hari dirawat, kondisi korban tiba-tiba menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (10/1/2026).</p>
<p><strong>8. Autopsi dan Koordinasi dengan Kepolisian</strong></p>
<p>Pasca meninggalnya H, pihak Lapas berkoordinasi dengan kepolisian serta menjelaskan kronologi kejadian kepada keluarga korban. Jenazah H kemudian diautopsi oleh pihak kepolisian sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan pada Sabtu malam.(*)</p>
<p>Editor: Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Temuan Penyalahgunaan PKH di Blitar, Dinsos Imbau KPM Tak Menitipkan Kartu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-temuan-penyalahgunaan-pkh-di-blitar-dinsos-imbau-kpm-tak-menitipkan-kartu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-temuan-penyalahgunaan-pkh-di-blitar-dinsos-imbau-kpm-tak-menitipkan-kartu</guid>
<description><![CDATA[ Pasca Temuan peristiwa penyalahgunaan kartu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Blitar, Dinas Sosial mengimbau masyarakat khusunya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tak menitipkan kartu ke orang lain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69623d144bf24.webp" length="25748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 20:43:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasca, Temuan, Penyalahgunaan, PKH, Blitar, Dinsos, Imbau, KPM, Tak, Menitipkan, Kartu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pasca temuan penyalahgunaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar mengimbau seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) agar tidak menitipkan kartu bantuan kepada pihak lain.</p>
<p>Himbauan ini disampaikan menyusul adanya temuan penyalahgunaan dana PKH yang terjadi di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar Mikhael Hankam mengatakan, temuan tersebut bermula dari informasi yang beredar di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, ia memerintahkan kepada bidang terkait untuk melakukan investigasi di lapangan bersama pendamping PKH.</p>
<p>"Setelah dilakukan pengecekan, memang ditemukan adanya penyalahgunaan PKH yang dilakukan oleh mantan ketua kelompok. Penyalahgunaan ini sudah berlangsung kurang lebih selama dua tahun," kata dia, Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Dari hasil investigasi, diketahui kartu keluarga sejahtera (KKS) milik penerima manfaat dipegang oleh mantan ketua kelompok, sehingga yang bersangkutan memiliki akses lebih mudah untuk melakukan pencairan dana. Akibat kejadian tersebut, kerugian yang timbul mencapai belasan juta.</p>
<p>Meski demikian, Dinsos memastikan permasalahan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah. Dana PKH yang digunakan telah dikembalikan oleh mantan ketua kelompok pada Januari 2026, dengan pendampingan perangkat desa dan pendamping PKH. </p>
<p>"Selama kurang lebih dua tahun, dan kemarin sudah sepakat damai. Mantan ketua kelompok mengembalikan dana kepada yang bersangkutan," tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, korban seorang lansia bernama Tumirah (63) warga Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar mengaku bahwa mantan ketua kelompok akhirnya mengembalikan bantuan sosial PKH miliknya, pada Sabtu (3/1/2026).</p>
<p>Uang yang dikembalikan sebesar Rp17.900.000 dan itu merupakan bantuan PKH periode 2024-2025</p>
<p>"Desember kemarin ini bertemu di Polsek, dan mantan ketua kelompok mengakui telah menggunakan uang bantuan PKH saya. Sudah sepakat kemarin uang dikembalikan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Pencurian Baut Penambat Rel, KAI Daop 7 Madiun Sisir Jalur Blitar&amp;Rejotangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-pencurian-baut-penambat-rel-kai-daop-7-madiun-sisir-jalur-blitar-rejotangan-28919</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-pencurian-baut-penambat-rel-kai-daop-7-madiun-sisir-jalur-blitar-rejotangan-28919</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun menyisir jalur kereta api (KA) Blitar-Rejotangan, pasca peristiwa pencurian baut penambat rel beberapa waktu lalu. Hal ini dilakukan 
sebagai upaya mitigasi gangguan dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69623ce9b6267.webp" length="58214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 20:25:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI, Daop 7 Madiun, Sisir, Jalur, Kereta Api (KA), Blitar-Rejotangan, Upaya, Mitigasi Gangguan, Menjaga, Keselamatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>PT KAI Daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan intensif jalur kereta api (KA) di petak jalan Stasiun Blitar-Rejotangan, menyusul aksi pencurian baut penambat rel yang terjadi di KM 127+358 beberapa waktu lalu.</p>
<p>Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi gangguan dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api (KA).</p>
<p>Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi memimpin langsung kegiatan cek lintas pada daerah pemantauan khusus (Dapsus) di jalur tersebut.</p>
<p>Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan kondisi sarana prasarana perkeretaapian tetap aman dan bebas dari potensi bahaya, baik akibat faktor alam maupun ulah oknum tidak bertanggung jawab.</p>
<p>"Usai pencurian baut penambat rel sudah langsung dilakukan perbaikan dan hari ini kami melakukan penyisiran jalur guna memastikan seluruh komponen prasarana dalam kondisi aman dan layak dilalui kereta api," ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Deputy Vice President Daop 7 Madiun didampingi tim gabungan yang terdiri dari  Quality Control (QC) OP 7B, KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar, serta Polsuska Daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan di sejumlah titik vital. </p>
<p>Di antaranya, kondisi jembatan BH 537 untuk memastikan struktur jembatan tetap kokoh, kebersihan dan keamanan ruang manfaat jalur rel (Rumaja), serta pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan kereta api dan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang JPL 211.</p>
<p>"Pemeriksaan langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Artinya, setiap temuan akan ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api berjalan aman, lancar dan terkendali," terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Tohari mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan prasarana perkeretaapian. Hilangnya komponen kecil seperti baut penambat rel dapat berdampak besar terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Insiden Penganiayaan di Lapas Blitar, Seorang Narapidana Meninggal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/insiden-penganiayaan-di-lapas-blitar-seorang-narapidana-meninggal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/insiden-penganiayaan-di-lapas-blitar-seorang-narapidana-meninggal</guid>
<description><![CDATA[ Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Blitar meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Narapidana itu berinisial H, dan diduga menjadi korban kekerasan fisik yang melibatkan sesama warga binaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69623d0a6fc88.webp" length="62040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 20:05:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penganiayaan, Warga, Binaan, Narapidana, Lapas, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang narapidana Lapas Kelas IIB Blitar berinisal H meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo, Kota Blitar.</p>
<p>H dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, pada Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Narapidana kasus narkoba itu diduga menjadi korban kekerasan fisik yang melibatkan sesama warga binaan di Lapas Kelas IIB Blitar.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Romi Novitrion membenarkan hal tersebut dan H sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari dengan kondisi kesehatan yang tidak stabil.</p>
<p>"Kondisinya sempat membaik, dan tadi kondisinya menurun hingga dinyatakan meninggal dunia," ujarnya, Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Menurut Romi pihak Lapas masih menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti kematian narapidana tersebut.</p>
<p>"Untuk penyebab kematian, kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit," kata dia.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden kekerasan tersebut diduga dipicu konflik lama antara H dengan narapidana lain berinisal I dan D.</p>
<p>Permasalahan disebut bermula dari persoalan pribadi di luar Lapas mengenai utang piutang senilai Rp40 juta. Selain I dan D, satu narapidana lain berinisial B turut disebut dalam rangkaian peristiwa tersebut.</p>
<p>Pada 5 Januari 2026, H diketahui mengalami kejang dan langsung dibawa ke klinik Lapas dan selanjutnya mendapat perawatan intensif di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.Dari hasil pemeriksaan dokter, termasuk CT scan, H didiagnosis mengalami stroke batang otak. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Penganiayaan Tahanan Lapas Blitar Masih Diselidiki, Polisi Tunggu Keterangan Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-penganiayaan-tahanan-lapas-blitar-masih-diselidiki-polisi-tunggu-keterangan-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-penganiayaan-tahanan-lapas-blitar-masih-diselidiki-polisi-tunggu-keterangan-korban</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Polres Blitar Kota masih menunggu keterangan dari korban mengenai dugaan kasus penganiayan terhadap tahanan Lapas Blitar. Meski begitu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960fc658b3dc.webp" length="46590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 21:19:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penganiayaan, Kasus, Tahanan, Lapas Blitar, Polisi, Penyelidikan, Tunggu, Keterangan, Korban.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Satreskrim Polres Blitar Kota masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang warga binaan di Lapas Kelas II Blitar.</p>
<p>Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan motif maupun siapa pelakunya. Pasalnya, korban belum bisa dimintai keterangan.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudy Kuswoyo mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan awal terhadap korban. Namun, kondisi korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit membuat proses pemeriksaan belum bisa maksimal.</p>
<p>"Ini masih dugaan penganiayaan, kami sudah melakukan pengecekan terhadap korban. Namun, saat ini korban masih berada di rumah sakit dan belum bisa kami mintai keterangan," kata dia, Jumat (9/1/2025).</p>
<p>Berdasarkan informasi awal dari keterangan saksi, korban diketahui berada bersama beberapa narapidana lain di dalam sel khusus.</p>
<p>Namun, AKP Rudy menegaskan, pihak kepolisian tidak dapat menjelaskan lebih jauh mengenai sel tersebut. </p>
<p>"Untuk maksut sel khusus itu apa, kami tidak bisa menjelaskan. Karena yang berwenang menjelaskan itu dari pihak Lapas," ujarnya.</p>
<p>AKP Rudy menyebut, hingga saat ini polisi telah memeriksa sembilan orang saksi yang terdiri dari pihak Lapas, serta rekan satu blok korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, seluruh saksi mengaku tidak melakukan tindakan penganiayaan.</p>
<p>"Intinya kunci ada di korban, karena saat ini belum bisa dimintai keterangan. Kami sementara melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain," tuturnya.</p>
<p>Terkait kondisi korban, AKP Rudy menyampaikan keterangan awal dari pihak rumah sakit menyebutkan korban mengalami pecah pembuluh darah di otak yang mengarah pada indikasi penyakit stroke.</p>
<p>Hingga kini, hasil visum belum diterima oleh pihak kepolisian. Ia menegaskan proses visum membutuhkan waktu dan sepenuhnya menjadi kewenangan rumah sakit.</p>
<p>"Visum dikeluarkan rumah sakit, dan biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat hari dan yang jelas sampai saat ini kami masih terus melakukan proses penyelidikan," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konflik Lama Berujung Penganiayaan, Tahanan Lapas Blitar Terbaring Dirawat di Rumah Sakit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/konflik-lama-berujung-kekerasan-tahanan-lapas-blitar-terbaring-dirawat-di-rumah-sakit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/konflik-lama-berujung-kekerasan-tahanan-lapas-blitar-terbaring-dirawat-di-rumah-sakit</guid>
<description><![CDATA[ Konflik lama yang terjadi di luar penjara berujung penganiayaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blitar. Seorang warga binaan kasus narkoba berinisial H diduga menjadi korban penganiayaan hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960f4ea2c8bf.webp" length="40782" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 20:21:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Konflik, Lama, Berujung, Penganiayaan, Penganiayaan, Lapas, Blitar, Tahanan, Perawatan, Rumah Sakit.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Konflik lama yang terjadi di luar penjara berujung penganiayaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Blitar. Seorang warga binaan kasus narkoba berinisial H diduga menjadi korban penganiayaan sesama narapidana hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas II Blitar Romi Novitrion mengatakan, penganiayaan tersebut dipicu persoalan pribadi berupa utang piutang yang terjadi sebelum para narapidana menjalani pidana. </p>
<p>Konflik itu, kembali mencuat setelah para pihak bertemu di dalam Lapas Blitar.</p>
<p>"Kejadian tersebut melibatkan sesama narapidana, masing-masing berinisial H,I,D dan B. Kejadian dipicu oleh permasalahan pribadi yang terjadi di luar Lapas," kata Romi, Jumat (9/1/2026).</p>
<p>Menurutnya, konflik pertama kali terdeteksi pada 25 Oktober 2025, saat narapidana berinisial I dan D menagih hutang kepada H. Karena merasa terintimidasi, H melapor kepada petugas jaga.</p>
<p>Kemudian, petugas mengamankan dan memeriksa ketiga narapidana tersebut. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa konflik berkaitan dengan utang piutang senilai Rp40 juta.</p>
<p>"Kami dari Lapas sempat memfasilitasi mediasi dengan menghubungkan H dan keluarganya. Dalam kesepakatan itu, keluarga H menyatakan bersedia membayar cicilan awal sebesar Rp10 juta dengan jatuh tempo lanjutan selama dua pekan," ujarnya.</p>
<p>Namun, hingga batas waktu berakhir, pembayaran lanjutan belum terealisasi. Petugas kembali melakukan pemanggilan dan mengambil langkah pencegahan dengan memindahkan kamar hunian H guna menghindari konflik lanjutan.</p>
<p>"Setelah jatuh tempo berakhir dan pembayaran belum terealisasi, pemanggilan kedua kembali dilakukan. Petugas kami berupaya mencarikan solusi berupa perpanjangan jatuh tempo pembayaran serta melakukan pemindahan kamar hunian narapidana H ke kamar lain," jelas Romi.</p>
<p>Kekerasan kembali terjadi pada 7 Desember 2025, saat petugas melakukan kontrol keliling blok hunian, ditemukan keramaian di kamar H.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, H diduga dipukul oleh I dan D dengan keterlibatan narapidana lain berinisial B. Atas kejadian tersebut, petugas langsung melakukan pengamanan, pemeriksaan, serta menerapkan isolasi sementara sebagian tindakan disiplin.</p>
<p>Kondisi H kemudian memburuk, yakni pada 5 Januari 2026, yang bersangkutan mengalami kejang di dalam sel dan segera dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.</p>
<p>"Kondisi kembali memburuk dan H kami bawa ke RSUD Mardi Waluyo. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, H didiagnosis mengalami stroke batang otak dan menjalani perawatan di ruang ICU," tuturnya.</p>
<p>Romi menambahkan, dari pemeriksaan lanjutan, dokter menyatakan H juga mengalami pembengkakan paru-paru, pendarahan lambung, penyakit kulit, serta kekurangan natrium.</p>
<p>Pihak Lapas Blitar menyatakan telah memberikan sanksi disiplin berupa Register F dan penundaan hak-hak bersyarat terhadap narapidana yang diduga terlibat. Selain itu, kasus tersebut telah dikoordinasikan dan diserahkan ke Polres Blitar Kota untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>"Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, pengamanan, serta koordinasi dengan pihak terkait, termasuk tenaga medis dan aparat penegak hukum apabila diperlukan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api di Blitar, Diduga Bunuh Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lansia-tewas-tertabrak-kereta-api-di-blitar-diduga-bunuh-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lansia-tewas-tertabrak-kereta-api-di-blitar-diduga-bunuh-diri</guid>
<description><![CDATA[ Penjaga palang pintu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berkoordinasi dengan petugas Stasiun Garum dan Polsek Garum untuk penanganan lebih lanjut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6960a95348a7a.webp" length="109690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 15:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pria, Diduga, Bunuh, Diri, Tewas, Tertabrak, KA, Garum, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial LS (82) ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Matarmaja di perlintasan kereta api KM 112+6/7, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Jumat (9/1/2026). </p>
<p></p>
<p>Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini diduga kuat merupakan aksi bunuh diri.</p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Putut Siswahyudi, mengonfirmasi kejadian tersebut. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban yang merupakan warga setempat sempat terlihat berdiri di tepi perlintasan sebidang sebelum insiden terjadi.</p>
<p></p>
<p>Peristiwa bermula saat KA Matarmaja dengan nomor loko 269 melaju dari arah timur menuju barat. </p>
<p></p>
<p>Saksi mata yang bertugas di Pos Jaga JPL 173 melihat korban berada di pinggir rel dengan jarak sekitar 100 meter dari pos jaga.</p>
<p></p>
<p>"Saat kereta api melintas, korban tiba-tiba memposisikan diri dalam keadaan tengkurap melintang di jalur rel. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, masinis tidak dapat menghindari tabrakan," ujar Iptu Putut, Jumat (9/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Benturan keras tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. </p>
<p></p>
<p>Penjaga palang pintu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berkoordinasi dengan petugas Stasiun Garum dan Polsek Garum untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>Tim Inafis Polres Blitar telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban. </p>
<p></p>
<p>Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, untuk menjalani prosedur pemeriksaan medis.</p>
<p></p>
<p>Motif di balik tindakan nekat ini mulai terungkap setelah polisi memintai keterangan dari pihak keluarga. Korban diduga mengalami tekanan psikologis atau beban pikiran yang berat dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p></p>
<p>"Berdasarkan informasi dari keluarga, korban memang menunjukkan indikasi tekanan pikiran. Hal ini menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut adalah murni tindakan mengakhiri hidup," pungkas Iptu Putut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p><em><strong>Disclaimer: Berita atau informasi ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala depresi atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa, psikolog, atau pusat bantuan kesehatan mental terdekat.</strong></em></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fasilitas Publik Alun&amp;Alun Blitar Dirusak, Citra Kepala Daerah Turut Disasar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fasilitas-publik-jadi-sasaran-papan-informasi-parkir-di-alun-alun-kota-blitar-dirusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fasilitas-publik-jadi-sasaran-papan-informasi-parkir-di-alun-alun-kota-blitar-dirusak</guid>
<description><![CDATA[ Pola perusakan terlihat sistematis, pelaku diduga sengaja melubangi bagian papan yang memuat informasi tarif retribusi parkir. Tidak hanya itu, aksi tersebut juga merusak gambar visual Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang terpampang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695f583be7db6.webp" length="51532" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 14:50:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Fasilitas, Publik, Sasaran, Pengrusakan, Papan, Informasi, Alun-Alun, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Kawasan Alun-Alun Kota Blitar yang menjadi representasi ruang publik warga kini ternoda oleh aksi vandalisme. </p>
<p></p>
<p>Sejumlah papan informasi retribusi parkir ditemukan dalam kondisi rusak berat akibat ulah oknum tidak dikenal. Aksi ini memicu perhatian serius. Sebab, terindikasi sebagai tindakan sengaja yang menyasar simbol otoritas daerah.</p>
<p></p>
<p>Kerusakan terpantau di dua titik strategis, yakni sisi utara dan timur Alun-Alun Kota Blitar. </p>
<p></p>
<p>Pola perusakan terlihat sistematis, pelaku diduga sengaja melubangi bagian papan yang memuat informasi tarif retribusi parkir. </p>
<p></p>
<p>Tidak hanya itu, aksi tersebut juga merusak gambar visual Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang terpampang pada papan informasi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi situasi yang dapat memicu polemik di masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan papan yang rusak pada Kamis (8/1/2026).</p>
<p></p>
<p>"Kami menerima laporan perusakan pagi tadi dan langsung menginstruksikan petugas untuk mengecek lokasi. Kondisi papan sudah tidak layak sehingga harus segera diturunkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman informasi bagi pengguna jasa parkir," ujar Plt Kepala Dishub Kota Blitar, Edi Winarno, Kamis (8/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Secara kebetulan, insiden perusakan ini terjadi di tengah rencana Dishub Kota Blitar melakukan perombakan kebijakan retribusi pada tahun anggaran 2026. </p>
<p></p>
<p>Edi menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggodok regulasi baru terkait penghapusan tarif parkir insidentil.</p>
<p></p>
<p>"Rencana penggantian papan memang sudah masuk agenda tahun ini seiring perubahan kebijakan. Namun, untuk saat ini tarif reguler masih berlaku normal, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat," tambah dia.</p>
<p></p>
<p>Meski pengadaan papan baru telah direncanakan, dishub menegaskan tidak akan membiarkan aksi vandalisme ini berlalu begitu saja. </p>
<p></p>
<p>Pihaknya menyatakan akan menelusuri pelaku perusakan yang telah mencederai estetika kota dan merugikan aset daerah.</p>
<p></p>
<p>Aksi perusakan di kawasan terbuka hijau seperti Alun-Alun ini memunculkan kritik terkait efektivitas pengawasan di pusat aktivitas warga. </p>
<p></p>
<p>Vandalisme terhadap fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil, melainkan bentuk pelecehan terhadap ketertiban umum dan simbol pemerintahan daerah.</p>
<p></p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, dishub tengah melakukan koordinasi internal untuk mengidentifikasi pelaku melalui bukti-bukti di lapangan maupun rekaman pengawas jika tersedia. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ringkus Pencuri Baut Rel di Blitar, Satu Pelaku Buron</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-ringkus-pencuri-baut-rel-di-blitar-satu-pelaku-buron</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-ringkus-pencuri-baut-rel-di-blitar-satu-pelaku-buron</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu tersangka berinisial DA (26), warga asal Kalimantan Selatan yang berdomisili di Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695f5826f0259.webp" length="49212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 14:30:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku, Pencurian, Baut, Penambat, Rel, KA, Blitar, Satu, Diamankan, Satu, Masih, Buron.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kepolisian Sektor (Polsek) Sanankulon, Polres Blitar Kota, berhasil membongkar praktik pencurian baut penambat bantalan rel kereta api yang mengancam keselamatan transportasi publik. </p>
<p>Aksi kriminal ini terungkap di KM 127+3/4, kawasan selatan Lapangan Bhirawa, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu tersangka berinisial DA (26), warga asal Kalimantan Selatan yang berdomisili di Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar. </p>
<p>Sementara itu, satu rekan tersangka berinisial D (30), warga lokal Sanankulon, dinyatakan buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan warga pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. </p>
<p>Warga menaruh curiga setelah mendengar suara dentuman logam yang keras dari arah jalur perlintasan kereta api.</p>
<p>"Saat petugas tiba di lokasi, seorang pria berinisial DA telah diamankan warga. Tersangka kepergok tengah memukul baut rel hingga terlepas," ungkap AKP Samsul, Kamis (8/1/2026).</p>
<p>Dari tangan tersangka, petugas awalnya menemukan 13 buah baut rel yang disembunyikan di dalam karung putih dan ditutupi lembaran seng berkarat untuk mengelabui pemeriksaan.</p>
<p>Tak berhenti pada penangkapan di lokasi, Unit Reskrim Polsek Sanankulon melakukan pengembangan penyidikan. Hasilnya, polisi kembali menemukan barang bukti tambahan sebanyak 54 buah baut rel seberat 22 kilogram yang disembunyikan pelaku di lokasi terpisah.</p>
<p>Secara total, aksi nekat kedua pelaku ini menyebabkan kerugian materiil bagi PT KAI Daop 7 Madiun sebesar Rp4,1 juta. Namun, kerugian jauh lebih besar mengintai dari sisi keamanan operasional kereta api yang terancam anjlok akibat hilangnya komponen penambat rel tersebut.</p>
<p>AKP Samsul menegaskan bahwa tindakan para pelaku tergolong pencurian dengan pemberatan (Curat) yang tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan nyawa orang banyak.</p>
<p>"Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sanankulon masih melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku D yang melarikan diri. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sepanjang jalur rel," pungkasnya.</p>
<p>Tersangka DA kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Sanankulon guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>108 Baut Rel KA di Blitar Dicuri Maling, KAI : Ancaman Nyata Bagi Ribuan Nyawa Penumpang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/108-baut-rel-ka-di-blitar-dicuri-maling-kai-ancaman-nyata-bagi-ribuan-nyawa-penumpang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/108-baut-rel-ka-di-blitar-dicuri-maling-kai-ancaman-nyata-bagi-ribuan-nyawa-penumpang</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pencurian baut penambat bantalan rel di wilayah Blitar dicuri. Terkait dengan hal ini, PT KAI Daop 7 Madiun menyebut aksi tersebut mengancam ribuan nyawa penumpang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695e5521b2243.webp" length="52332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 21:12:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>108, Baut, Penambat, Rel, KA, Wilayah, Blitar, Pencurian, KAI, Daop 7 Madiun, Ancam, Nyawa Penumpang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Aksi pencurian baut penambat bantalan rel kereta api (KA) terjadi di wilayah Blitar dan hal ini terungkap pada Rabu (7/1/2026) pagi.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, PT KAI Daop 7 Madiun menegaskan perbuatan tersebut merupakan kejahatan serius yang berpotensi mengancam keselamatan perjalanan KA dan ribuan penumpang setiap hari.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, awalnya Kepala Regu (Karu) Jalan Rel B.2 Jaryanto menerima informasi dari Polsek Sanankulon yang menyebutkan bahwa warga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian baut penambat bantalan rel milik PT KAI.</p>
<p>Terduga pelaku kemudian diserahkan kepada Polsek Sanankulon, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>"Menerima laporan tersebut, kami melakukan koordinasi antara unit pengamanan Katon B, Karu B.2, dan KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar dan hasilnya diungkap bahwa pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi," kata dia Rabu (7/1/2026).</p>
<p>Tohari menyebut berdasarkan hasil pemeriksaan KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan, awalnya ditemukan kehilangan 13 buah baut penambat. </p>
<p>Namun dari pengembangan penyidikan kepolisian, pelaku mengakui telah melakukan pencurian di sedikitnya lima titik berbeda dengan total kehilangan mencapai 108 buah baut penambat rel.</p>
<p>"Akibat aksi pencurian itu, kami dari KAI mengalami kerugian materil sekitra Rp4,1 juta. Informasi yang kami terima dari kepolisian, pelaku juga mengakui kalau hasil curian dijual kepada pengepul barang bekas di Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar," terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Tohari menambahkan, baut penambat rel KA merupakan salah satu komponen vital yang berfungsi menjaga posisi dan kestabilan rel agar tetap sesuai standar teknis keselamatan.</p>
<p>Jika, salah satu baut penambat hilang, maka berpotensi akan terjadi gangguan jalur dan resikonya bisa berujung pada anjloknya kereta api.</p>
<p>"Ini bukan soal nilai besi tua, tapi soal keselamatan manusia. Kami tegaskan perbuatan tersebut memiliki ancaman pidana berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Viral, Kasus Penyalahgunaan Dana PKH di Blitar Berakhir Damai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sempat-viral-kasus-penyalahgunaan-dana-pkh-di-blitar-berakhir-damai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sempat-viral-kasus-penyalahgunaan-dana-pkh-di-blitar-berakhir-damai</guid>
<description><![CDATA[ Kasus penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) warga Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar berakhir damai. Mantan ketua kelompok yang menyalahgunakan uang PKH, mengembalikan hak milik korban yang sempat diambil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695e49c1f372a.webp" length="25748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 21:01:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Penyalahgunaan, Dana, PKH, Kesamben, Kabupaten Blitar, Berakhir, Damai.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kasus penyalahgunaan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Blitar yang sempat viral di media sosial dipastikan telah berakhir damai.</p>
<p>Dana bantuan sosial milik penerima manfaat yang sempat disalahgunakan oleh mantan ketua kelompok PKH telah dikembalikan kepada korban melalui penyelesaian secara kekeluargaan.</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro. Pihaknya mengetahui informasi tersebut dari media sosial dan menindaklanjutinya dengan memerintahkan kepala bidang bersama pendamping PKH untuk melakukan investigasi di lapangan.</p>
<p>"Dari hasil investigasi memang ditemukan adanya penyalahgunaan PKH yang dilakukan oleh mantan ketua kelompok PKH," kata Hankam, Rabu (7/1/2026).</p>
<p>Dia menjelaskan, penyalahgunaan dana PKH itu berlangsung selama dua tahun yakni 2024-2025. Modusnya, kartu keluarga sejahtera (KKS) milik penerima manfaat dipegang oleh mantan ketua kelompok, sehingga yang bersangkutan memiliki akses lebih mudah untuk mencairkan dana bantuan.</p>
<p>Berdasarkan hasil musyawarah kekeluargaan, diputuskan sepakat atau mufakat bahwa mantan ketua kelompok mengembalikan dana PKH milik korban yang telah ia pakai.</p>
<p>"Sudah selesai, artinya keluarga penerima manfaat sudah mendapat hak-haknya kembali dan itu hasil kesepakatan bersama," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, korbanya bernama Tumirah (63) warga Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar mengaku bahwa mantan ketua kelompok akhirnya mengembalikan bantuan sosial PKH miliknya, pada Sabtu (3/1/2026).</p>
<p>Uang yang dikembalikan sebesar Rp17.900.000 dan itu merupakan bantuan PKH periode 2024-2025</p>
<p>"Desember kemarin ini bertemu di Polsek, dan mantan ketua kelompok mengakui telah menggunakan uang bantuan PKH saya. Sudah sepakat kemarin uang dikembalikan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bansos PKH Warga Blitar Raib Sejak 2023, Mantan Ketua Kelompok Akui Gunakan Uang Penerima</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bansos-pkh-warga-blitar-raib-sejak-2023-mantan-ketua-kelompok-akui-gunakan-uang-penerima</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bansos-pkh-warga-blitar-raib-sejak-2023-mantan-ketua-kelompok-akui-gunakan-uang-penerima</guid>
<description><![CDATA[ Tumirah (63) warga Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar tidak menerima pencarian bantuan program keluarga harapan (PKH) selama 3 tahun. Setelah ditelusuri, ternyata Tumirah masih tercatat sebagai penerima bantuan dan uang yang seharusnya diterima, ditilep oleh ketua kelompok. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695e49e403f95.webp" length="21590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 20:32:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bantuan, Uang, PKH, Warga, Blitar, Kesamben, Rp25 Juta, Ditilep, Ketua, Kelompok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Uang bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) milik seorang warga di Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar tak pernah sampai ke tangan penerima selama bertahun-tahun.</p>
<p>Total dana yang tidak diterima mencapai sekitar Rp25.850.000 dan belakangan ini terungkap telah digunakan oleh mantan ketua kelompok PKH di wilayahnya.</p>
<p>Korbannya diketahui bernama Tumirah (63) warga RT 3 RW 1 Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Saat ditemui di rumahnya pada Rabu (7/1/2026), Tumirah mengaku tidak menerima bantuan PKH sejak 2023 hingga 2025. Meski, namanya masih tercatat aktif sebagai penerima bantuan dari pemerintah tersebut.</p>
<p>Sebelumnya, Tumirah rutin mendapat bantuan PKH sebesar Rp600.000 setiap bulannya dan proses pencarian dilakukan melalui ketua kelompok PKH dengan menyerahkan kartu bantuan.</p>
<p>"Dulu tiap cair, kartu saya dibawa ketua kelompok, uang diambilkan ke bank lalu diberikan ke saya," terang dia, Rabu (7/1/2026).</p>
<p>Namun, sejak tahun 2023, bantuan itu tak lagi diterima Tumirah. Saat ia berusaha menanyakan hal tersebut, nenek berusia 63 tahun itu diberikan penjelasan bahwa dirinya sudah tidak mendapatkan PKH karena bantuan dialihkan ke warga lain yang lebih membutuhkan.</p>
<p>Karena tidak memahami mekanisme penyaluran bantuan PKH, Tumirah memilih percaya dan tidak mempermasalahkan hal itu. Hingga akhirnya pada bulan Agustus 2025, Tumirah mendapat informasi dari tetangga yang menyebutkan namanya masih terdaftar sebagai penerima bantuan.</p>
<p>Merasa curiga, Tumirah mendatangi ketua kelompok dan meminta kartu PKH miliknya. Saat itu, kartunya memang diberikan, tetapi saat dicek di bank, petugas menyampaikan bahwa dana bantuan telah dicairkan atau diambil.</p>
<p>"Saya curiga melihat kartu itu. Memang namanya sama Tumirah tapi usianya 83 tahun, kalau saya masih 63 tahun," ujarnya.</p>
<p>Merasa dirugikan, Tumirah melaporkan hal ini kepada pendamping PKH. Lalu, ia ditemani pendamping melakukan pengecekan data penerima bantuan ke kantor desa pada November 2025. Hasilnya, menunjukan bahwa nama Tumirah masih tercatat resmi sebagai penerima bantuan PKH.</p>
<p>Kasus ini pun sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Atas arahan dari pihak desa, Tumirah diminta membuat laporan kehilangan kartu PKH ke kantor polisi dalam hal ini Polsek Kesamben.</p>
<p>Dalam laporan itu, Ia menyampaikan bahwa kartu PKH miliknya, sebelumnya dipegang oleh mantan ketua kelompok. Lalu, pihak Polsek Kesamben, memanggil mantan ketua kelompok untuk dimintai keterangan.</p>
<p>"Desember kemarin ini bertemu di Polsek, dan mantan ketua kelompok mengakui telah menggunakan uang bantuan PKH saya," tutur dia.</p>
<p>Sebagai bentuk tanggung jawab, mantan ketua kelompok akhirnya mengembalikan sebagian yang bantuan sosial PKH milik Tumirah pada Sabtu (3/1/2026).</p>
<p>Uang yang dikembalikan sebesar Rp17.900.000 dan itu merupakan bantuan PKH periode 2024-2025. Sementara, total bantuan PKH yang seharusnya ia terima sejak 2023-2025 sebesar Rp25.850.000, dan dana bantuan untuk tahun 2023 tidak dikembalikan.</p>
<p>"Katanya uang PKH yang tahun 2023 tidak diberikan, hanya yang periode tahun 2024-2025 yang diberikan," imbuhnya.</p>
<p>Meski mengalami kerugian cukup besar, Tumirah memilih menyelesaikan kasus tersebut secara damai dan tidak menempuh jalur hukum. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Pentas ke Produksi, Perajin Barongan Asal Blitar Raup Omzet Rp20 Juta per Bulan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-pentas-ke-produksi-perajin-barongan-asal-blitar-raup-omzet-rp20-juta-per-bulan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-pentas-ke-produksi-perajin-barongan-asal-blitar-raup-omzet-rp20-juta-per-bulan</guid>
<description><![CDATA[ Bayu Setyawan (35) warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar meraup omzet mencapai Rp20 juta per bulannya dari kerajinan barongan yang ia produksi selama 10 tahun terakhir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cfe547b551.webp" length="102006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 21:46:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pentas, Produksi, Kerajinan, Barongan, Kota Blitar, Kesenian, Jaranan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kecintaanya terhadap seni tradisional jaranan mengantarkan Bayu Setyawan (35) menekuni usaha kerajinan barongan yang kini menjadi sumber penghidupan utama.</p>
<p>Warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini telah lebih dari 10 tahun konsisten menjadi perajin barongan.</p>
<p>Di halaman samping rumahnya, Bayu tampak sibuk menyelesaikan pesanan barongan. Tempat tersebut sekaligus difungsikan sebagai bengkel kerja. Dengan cekatan, ia menatah kayu waru hingga membentuk kepala barongan sebelum masuk proses penghalusan, pengecatan hingga finishing.</p>
<p>"Saya biasanya pakai kayu waru. Awalnya ditatah dulu, terus kayu dihaluskan, kalau sudah rapi tinggal di cat dan tahap finishing," ujar Bayu, saat ditemui Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Bayu mengaku mulai menekuni kerajinan barongan sejak tahun 2015. Sejak kecil, ia memang sudah akrab dengan kesenian jaranan dan sering kali terlihat sebagai penari dalam setiap pementasan di daerahnya.</p>
<p>Dari situlah, Bayu tertarik dan muncul keinginan untuk membuat barongan yang menjadi identitas dari kesenian jaranan.</p>
<p>"Dulu sering ikut pentas jaranan dan dari situ muncul keinginan belajar membuat barongan," katanya.</p>
<p>Berawal dari keinginan itulah, Bayu berangkat ke Yogyakarta untuk belajar secara langsung kepada seniman yang ada disana.</p>
<p>Kurang lebih selama lima tahun, Bapak dengan dua orang anak ini memperdalam ilmu dan teknik pembuatan barongan sekaligus mempelajari kesenian wayang dan proses pembuatannya.</p>
<p>Usai memperdalam ilmu di Yogyakarta, Bayu kembali ke kampung halaman dan mulai merintis usaha secara mandiri. Pada tahap awal, ia hanya melayani pesanan karena belum berani memproduksi dalam jumlah besar.</p>
<p>"Awalnya melayani pesanan saja, terus berkembang dan bisa menyetok barongan untuk dijual ke sejumlah tempat wisata. Ada beberapa jenis barongan yang biasanya saya produksi, seperti barongan devil, barongan rampak, hingga barongan kucingan yang menjadi ciri khas Blitar," terangnya.</p>
<p>Harga barongan yang dibuat Bayu bervariasi, untuk barongan mainan dibanderol mulai Rp25 ribu hingga Rp1 juta per buahnya. Sementara, barongan khusus pementasan dijual dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per unitnya.</p>
<p>Saat ini, dalam sepekan Bayu mampu memproduksi sedikitnya 50 barongan. Dalam usaha tersebut, ia meraih omzet rata-rata Rp20 juta per bulan.</p>
<p>"Untuk pemasaran, saya lebih memanfaatkan jasa sales yang mendistribusikan produk ke lokasi wisata, serta promosi melalui media sosial," tuturnya.</p>
<p>Bayu menambahkan, saat memproduksi kerajinan barongan, ia dibantu dengan tiga orang pekerja. Dua di antaranya bertugas mencari bahan kayu, satu pekerja membantu proses produksi dan tahap finishing dikerjakan sendiri, untuk menjaga kualitas.</p>
<p>Dalam pembuatan satu barongan pementasan, ia membutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga 10 hari. Sementara barongan mainan dapat diselesaikan lebih cepat, yakni sekitar lima hingga 10 unit per hari.</p>
<p>"Bahan utamanya pakai kayu waru karena mudah didapat dan cocok untuk barongan. Saya pun juga dituntut terus mengikuti tren agar produk tetap diminati pasar. Misalnya, kalau ada jenis barongan tertentu sedang ramai, saya juga ikut produksi supaya sesuai selera masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Nataru, Wisata Sejarah Makam Bung Karno Kota Blitar Tak Seramai Dulu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-nataru-wisata-sejarah-makam-bung-karno-kota-blitar-tak-seramai-dulu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-nataru-wisata-sejarah-makam-bung-karno-kota-blitar-tak-seramai-dulu</guid>
<description><![CDATA[ Selama libur panjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jumlah kunjungan di wisata sejarah Makam Bung Karno, Kota Blitar mengalami penurunan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cfe7704f61.webp" length="67790" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 21:16:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Libur, Nataru, Jumlah, Kunjungan, Wisatawan, Makam, Bung Karno, Tak Seramai, Tahun Lalu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata sejarah Makam Bung Karno (MBK) di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar mengalami penurunan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Kondisi tersebut terlihat dari data kunjungan yang dihimpun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Rike Rochmawati saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Selama periode libur panjang Nataru 2025/2026, total pengunjung Makam Bung Karno tercatat sebanyak 28.048 orang. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian ku nungan pada libur Nataru 2024/2025 yang mencapai 30.221 orang.</p>
<p>"Catatan kami, jumlah kunjungan di Makam Bung Karno sedikit mengalami penurunan. Tahun lalu sebanyak 30.221 orang, dan pada libur panjang Nataru tahun ini sebanyak 28.048 orang yang berkunjung di MBK," kata dia, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Rike menyebut penurunan jumlah pengunjung dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal. Seperti, adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada mobilitas masyarakat untuk berwisata.</p>
<p>Lalu, kebijakan di beberapa daerah yang membatasi kegiatan karya wisata bagi pelajar juga turut mempengaruhi jumlah kunjungan. Pembatasan tersebut dilakukan menyusul adanya sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan pelajar.</p>
<p>Selain itu, saat ini masyarakat juga memiliki banyak alternatif tujuan wisata baru di berbagai daerah.</p>
<p>"Berbagai kondisi itu membuat arus wisatawan tidak lagi terpusat pada satu destinasi saja," terangnya.</p>
<p>Meski begitu, Rike menyakini wisata sejarah Makam Bung Karno, Kota Blitar tetap menjadi destinasi wisata favorit pengunjung dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.</p>
<p>Selain saat momen libur panjang Nataru, kunjungan di Makam Bung Karno, Kota Blitar akan ramai saat momen libur Hari Raya Idul Fitri hingga peringatan hari lahir dan haul Presiden Pertama RI Ir Soekarno yang diperingati pada bulan Juni setiap tahunnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gudang Penggilingan Padi di Selopuro Blitar Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gudang-penggilingan-padi-di-selopuro-blitar-terbakar-kerugian-ditaksir-capai-rp10-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gudang-penggilingan-padi-di-selopuro-blitar-terbakar-kerugian-ditaksir-capai-rp10-juta</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah gudang Penggilingan padi di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar terbakar pada Selasa (6/1/2026) siang. Akibat kejadian itu, pemilik gudang penggilingan harus menanggung kerugian mencapai Rp10 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695cfe1e24e31.webp" length="43446" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 20:50:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Gudang, Penggilingan, Padi, Kabupaten Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebuah gudang penggilingan padi di Dusun Kebonagung, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar mengalami kebakaran pada Selasa (6/1/2026) siang sekira pukul 12.15 WIB.</p>
<p>Gudang tersebut diketahui milik Bahdrul Mutarom (33) warga setempat. Saat kejadian, pemilik gudang sedang mengirim beras ke wilayah Sumberpucung, Kabupaten Malang.</p>
<p>Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar Tedi Prasojo mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.</p>
<p>"Begitu menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman," kata dia, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>Menurut keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Durotul Nasikah (33) yang merupakan istri dari pemilik gudang.</p>
<p>Saat itu, ia sedang berada di dapur dan mendengar suara seperti kayu terbakar dan awalnya mengira suara itu berasal dari pembakaran sampah warga. Namun, saat dicek api sudah membakar gudang penggilingan padi di bagian belakang rumah.</p>
<p>Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.</p>
<p>"Sesampainya di lokasi petugas melakukan pemadaman dan tak lama api berhasil dipadamkan," ujarnya.</p>
<p>Tedi menyebut berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh panas knalpot diesel penggilingan padi yang mengenai merang atau sekam padi, sehingga api cepat menjalar ke bangunan gudang.</p>
<p>Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil yang ditanggung pemilik gudang penggilingan padi ditaksir mencapai Rp10 juta.</p>
<p>"Tidak ada korban jiwa, kerugian yang ditanggung korban mencapai Rp10 juta," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kriminalitas di Blitar Naik, Polisi Dorong Warga Aktif Lapor dan Pasang CCTV</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-blitar-naik-polisi-dorong-warga-aktif-lapor-dan-pasang-cctv</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-blitar-naik-polisi-dorong-warga-aktif-lapor-dan-pasang-cctv</guid>
<description><![CDATA[ Angka kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Blitar sepanjang tahun 2025 meningkat atau naik. Dalam hal ini, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman melalui Kasatreskrim Polres Blitar AKP Margono Suhendra mendorong warga untuk aktif lapor dan memasang kamera CCTV. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695b9402e8e75.webp" length="22284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 19:44:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angka, Kasus, Kriminalitas, Naik, Polisi, Dorong, Warga, Pasang, Kamera, CCTV, Aktif, Lapor.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Polres Blitar mencatat adanya peningkatan kasus kriminalitas selama tahun 2025. Berdasarkan data, jumlah kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Blitar selama tahun 2025 ada 234, sedangkan pada tahun 2024 ada 183 kasus.</p>
<p>Meski demikian, jumlah penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2024 ada 204 kasus yang terselesaikan, di tahun 2025 naik menjadi 312 kasus yang diselesaikan Polres Blitar.</p>
<p>Untuk kasus tertinggi yang ditangani selama tahun 2025 adalah kasus curat ada 25 dan terselesaikan 19 kasus, disusul kasus kejahatan perlindungan anak ada 21 kasus dan terselesaikan 10 kasus, lalu kasus pengeroyokan ada 22 dan 13 kasus telah diselesaikan.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman melalui Kasatreskrim Polres Blitar AKP Margono Suhendra mengatakan kenaikan kasus tersebut menjadi perhatian serius kepolisian, khususnya menjelang hari-hari libur yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan.</p>
<p>"Memang ada kenaikan kasus sejak Agustus 2025 lalu. Ada beberapa yang masih dalam proses penyidikan dan ada juga yang sudah mendapat putusan," kata dia, Senin (5/1/2026).</p>
<p>Untuk itu, memasuki tahun 2026 pihak kepolisian mendorong peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana. Masyarakat diminta untuk segera melapor ke kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya tindakan pidana.</p>
<p>Selain pelaporan, AKP Margono juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan, baik secara pribadi maupun di tingkat desa. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan pemasangan kamera CCTV maupun pengaktifan sistem keamanan lingkungan atau siskamling.</p>
<p>"Keamanan lingkungan sangat penting, kamera CCTV yang terpasang atau siskamling yang aktif bisa menjadi petunjuk awal bagi kami jika terjadi tindak pidana, sehingga memudahkan proses pengungkapan kasus," ujarnya.</p>
<p>Terkait pemasangan kamera CCTV, AKP Margono menyebut posisi kamera tidak perlu terlalu tinggi. Artinya kamera mampu merekam wajah terduga pelaku maupun identitas kendaraan yang digunakan.</p>
<p>Terlebih, dalam ketentuan terbaru Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), bukti digital kini diakui sebagai alat bukti yang sah.</p>
<p>"Pemasangan kamera CCTV jangan terlalu tinggi, agar jangkauannya bisa melihat wajah dan kendaraan terduga pelaku. Apalagi saat ini rekaman kamera CCTV yang menampilkan identitas kendaraan maupun wajah pelaku bisa digunakan sebagai alat bukti dalam proses penyidikan," imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut AKP Margono mengingatkan bahwa kasus pencurian dengan pemberatan (curat) cenderung meningkat saat mendekati hari libur. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hanya Delapan Parpol di Blitar yang Perbarui Data Kepengurusan di SIPOL</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hanya-delapan-parpol-di-blitar-yang-perbarui-data-kepengurusan-di-sipol</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hanya-delapan-parpol-di-blitar-yang-perbarui-data-kepengurusan-di-sipol</guid>
<description><![CDATA[ KPU Kabupaten Blitar mencatat hanya ada delapan partai politik (parpol) di wilayahnya yang sudah memperbaharui data kepengurusan dan keanggotaan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) pada semester II tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695b949eba023.webp" length="54364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 19:15:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Delapan, Parpol, Kabupaten Blitar, Pemutakhiran, Data, Kepengurusan, Keanggotaan, Melalui, SIPOL.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar mencatat hanya ada delapan partai politik (parpol) yang melakukan pemutakhiran data kepengurusan dan keanggotaan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) pada semester II tahun 2025.</p>
<p>Hasil tersebut ditetapkan dalam rapat pleno verifikasi pemutakhiran data partai politik pada semester II tahun 2025.</p>
<p>Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar Sugino mengatakan, pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan merupakan kewajiban parpol agar informasi kepartaian selalu akurat dan dapat diakses publik.</p>
<p>"Pemutakhiran data ini penting untuk memastikan informasi partai politik tetap valid, baik terkait struktur kepengurusan, jumlah anggota maupun alamat kantor. Data yang termutakhir akan sangat membantu dalam tahapan pemilu yang akan datang," kata dia, Senin (5/1/2026).</p>
<p>Pemutakhiran data partai politik berkelanjutan dilaksanakan mengacu pada Keputusan KPU Nomor 1365 Tahun 2023 tentang pedoman teknis pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui SIPOL, sebagaimana telah diubah dengan Keputusan KPU nomor 658 Tahun 2024.</p>
<p>Dalam ketentuan itu, pemutakhiran data dilakukan dua kali dalam kurun waktu satu tahun. Yakni Semester I pada bulan Januari - Juni dan Semester II pada Juli - Desember, dengan batas akhir penyampaian data paling lambat tiga hari kerja sebelum akhir bulan pada masing-masing semester.</p>
<p>"Pada pemutakhiran data Semester II tahun 2025 hanya ada delapan Parpol yang telah melakukan pembaharuan data di SIPOL. Yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, Partai Gelora, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Garda Republik Indonesia, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)," jelasnya.</p>
<p>Lanjut Sugino, diharapkan kedepan seluruh parpol di Kabupaten Blitar dapat lebih aktif melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Menurutnya, keterbukaan informasi kepartaian menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola partai yang transparan, akuntabel, dan profesional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belum Jadi Tersangka, Sopir Truk Tabrak Lari di Talun Blitar Masih Jalani Pemeriksaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belum-jadi-tersangka-sopir-truk-tabrak-lari-di-talun-blitar-masih-jalani-pemeriksaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belum-jadi-tersangka-sopir-truk-tabrak-lari-di-talun-blitar-masih-jalani-pemeriksaan</guid>
<description><![CDATA[ Polisi belum menetapkan sopir truk yang terlibat kecelakaan lalu lintas atau tabrak lari di simpang empat traffic light Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar pada Jumat (2/1/2025) sore. Hingga kini, sopir truk tersebut masih menjalani pemeriksaan secara mendalam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_695b9271bcc3b.webp" length="38040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 18:31:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sopir, Truk, Tabrak, Lari, Belum, Jadi, Tersangka, Masih, Jalani, Pemeriksaan, Talun, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sopir truk yang terlibat kecelakaan tabrak lari di simpang empat traffic light Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk tersebut.</p>
<p>Di mana, sopir truk muatan telur itu diketahui berinisial RB (28) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Ia saat ini masih berstatus terperiksa di Satlantas Polres Blitar.</p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, proses penyelidikan masih terus berjalan. Penetapan tersangka belum dilakukan, karena petugas masih mendalami keterangan dari sopir maupun saksi lain.</p>
<p>"Hingga saat ini, sopir truk masih kami periksa. Statusnya masih terperiksa dan belum kami tetapkan sebagai tersangka," kata dia, Senin (5/1/2026).</p>
<p>Dijelaskan AKP Rio, dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut sopir truk sempat melarikan diri usai menyerempet sepeda motor korban. Kemudian, polisi berhasil mengamankan RB saat yang bersangkutan sedang menjenguk korban di rumah sakit.</p>
<p>"Betul sopir sempat kabur dari lokasi dan dari pengakuannya, ia merasa takut dengan reaksi warga," ujarnya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa sopir truk tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Fakta tersebut turut menjadi bahan pendalaman penyidik dalam penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) sore.</p>
<p>"Setelah kami dalami, yang bersangkutan juga tidak memiliki SIM. Sementara untuk korban hanya mengalami luka ringan," terang AKP Rio.</p>
<p>Sekedar diketahui, kronologi kecelakaan lalu lintas di simpang empat traffic light Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) pukul 17.00 WIB, bermula saat kendaraan truk dengan nopol  AG 8788 RX yang dikemudikan RB melaju dari arah barat menuju timur.</p>
<p>Sesampainya di simpang empat traffic light Desa Kendalrejo, truk berusaha mendahului sepeda motor yang melaju searah di depannya. Namun, saat mendahului, bagian bak belakang truk menyerempet sepeda motor korban yang dikendarai CW (40) berboncengan dengan CKT (34) dan anaknya yang masih balita, warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Akibat serempetan tersebut, kedua korban bersama balita terjatuh ke jalan. Sementara itu, truk terus melaju meninggalkan lokasi kejadian. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrak Lari, Sopir Truk di Blitar Ditangkap Polisi Saat Jenguk Korbannya di Rumah Sakit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabrak-lari-sopir-truk-di-blitar-ditangkap-polisi-saat-jenguk-korbannya-di-rumah-sakit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabrak-lari-sopir-truk-di-blitar-ditangkap-polisi-saat-jenguk-korbannya-di-rumah-sakit</guid>
<description><![CDATA[ RB berhasil diamankan petugas saat diketahui sedang menjenguk korbannya di rumah sakit. Diduga pelaku merasa tertekan pascakejadian sehingga memutuskan untuk mendatangi korban. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6958ce4a7e06c.webp" length="20988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 17:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, Talun, Kabupaten Blitar, Truk dan Sepeda Motor.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Satlantas Polres Blitar berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang melibatkan sebuah truk bermuatan di perempatan traffic light Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. </p>
<p></p>
<p>Terduga pelaku yang sempat melarikan diri pascakejadian akhirnya diringkus saat berada di rumah sakit tempat korban dirawat.</p>
<p></p>
<p>Insiden yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) pukul 17.00 WIB ini sempat menarik perhatian publik lantaran pengemudi truk tidak menghentikan kendaraannya meski telah menyebabkan dua pengendara sepeda motor terjatuh ke aspal.</p>
<p></p>
<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, Ipda Juli Hartanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat truk bernomor polisi AG 8788 RX melaju dari arah barat menuju timur. </p>
<p></p>
<p>Kendaraan tersebut dikemudikan oleh RB (28), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.</p>
<p></p>
<p>Setibanya di lokasi kejadian, RB berusaha mendahului sepeda motor yang melaju searah di depannya. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh CW (40) yang berboncengan dengan CKT (34), keduanya merupakan warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Saat melakukan manuver mendahului, sopir truk diduga kurang menjaga jarak aman. Hal ini menyebabkan bagian bak belakang truk menyerempet sepeda motor korban. Akibatnya, kendaraan korban oleng dan terjatuh. Namun, sopir truk justru terus memacu kendaraannya dan melarikan diri," ungkap Ipda Juli Hartanto, Sabtu (3/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Sesaat setelah kejadian, sambung dia, kedua korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Petugas memastikan keduanya hanya mengalami luka ringan tanpa cedera serius.</p>
<p></p>
<p>Guna mengungkap identitas pelaku, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan analisis digital, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan, nomor polisi, hingga identitas pengemudi.</p>
<p></p>
<p>Langkah persuasif polisi membuahkan hasil. RB berhasil diamankan petugas saat diketahui sedang menjenguk korbannya di rumah sakit. Diduga pelaku merasa tertekan pascakejadian sehingga memutuskan untuk mendatangi korban.</p>
<p></p>
<p>"Yang bersangkutan kini telah kami bawa ke Polres Blitar untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kami menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan meskipun korban hanya mengalami luka ringan," tegas Ipda Juli.</p>
<p></p>
<p>Saat ini, unit kendaraan truk tersebut telah disita sebagai barang bukti. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan akan pentingnya etika berkendara dan kewajiban memberikan pertolongan saat terlibat dalam kecelakaan lalu lintas sesuai dengan regulasi yang berlaku. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Narkoba di Blitar Kota Menurun, Namun Temuan Ladang Ganja Jadi Catatan Sejarah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-narkoba-di-blitar-kota-menurun-namun-temuan-ladang-ganja-jadi-catatan-sejarah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-narkoba-di-blitar-kota-menurun-namun-temuan-ladang-ganja-jadi-catatan-sejarah</guid>
<description><![CDATA[ Pihak kepolisian berhasil membongkar keberadaan ladang ganja seluas ratusan meter persegi dengan barang bukti sebanyak 820 pohon. Pengungkapan ini tercatat sebagai penemuan ladang ganja terbesar dalam sejarah kepolisian di Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6958cec0695a1.webp" length="38870" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 16:30:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Narkoba, Pengungkapan, Tahun 2025, Polres Blitar Kota, Menurun, Ladang, Ganja, Menjadi, Sorotan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota merilis capaian kinerja penanganan tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2025. </p>
<p>Meski secara kuantitas jumlah kasus mengalami penurunan tipis, kepolisian berhasil mencatatkan prestasi gemilang melalui pengungkapan ladang ganja berskala besar yang menjadi sorotan nasional.</p>
<p>Berdasarkan data resmi Polres Blitar Kota, jumlah kasus narkoba pada tahun 2025 tercatat sebanyak 67 kasus dengan total 77 tersangka. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 3 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 69 kasus dengan 79 tersangka.</p>
<p>Waka Polres Blitar Kota, Kompol Subiyantana, menegaskan bahwa penurunan angka statistik tersebut tidak lantas mengindikasikan melemahnya ancaman narkotika di wilayah hukumnya. Sebaliknya, kualitas pengungkapan kasus pada tahun 2025 justru dinilai lebih signifikan.</p>
<p>"Secara data administratif memang terdapat penurunan, namun dari sisi kualitas pengungkapan, kami berhasil membongkar kasus besar yang sangat menonjol," ujar Kompol Subiyantana, Sabtu (3/1/2026).</p>
<p>Keberhasilan paling fenomenal terjadi di wilayah Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. </p>
<p>Pihak kepolisian berhasil membongkar keberadaan ladang ganja seluas ratusan meter persegi dengan barang bukti sebanyak 820 pohon ganja. </p>
<p>Pengungkapan ini tercatat sebagai penemuan ladang ganja terbesar dalam sejarah kepolisian di Jawa Timur.</p>
<p>Menariknya, penemuan ladang ganja tersebut merupakan hasil pengembangan intensif pasca-insiden penyerangan Mapolres Blitar Kota pada akhir Agustus 2025 silam. </p>
<p>Transformasi dari kasus gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi pengungkapan narkotika skala besar ini menunjukkan ketajaman fungsi intelijen dan reserse kepolisian.</p>
<p>"Pengungkapan ini bermula dari pendalaman terhadap pelaku penyerangan Mapolres pada Agustus lalu. Dari sana, tim berhasil mengidentifikasi dan menggerebek lokasi penanaman ganja di wilayah Blitar," tambah Kompol Subiyantana.</p>
<p>Sepanjang periode 2025, Satresnarkoba Polres Blitar Kota secara akumulatif telah menyita berbagai jenis barang bukti Sabu-sabu dengan berat 88,03 gram; Ganja 0,75 gram (kering) dan 820 batang pohon; Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) sebanyak 60.083 butir dan Psikotropika sebanyak 88,03 butir. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisata Sumur Amber Blitar Jadi Primadona Nataru, Kunjungan Tembus 3.500 Orang per Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisata-sumur-amber-blitar-jadi-primadona-nataru-kunjungan-tembus-3500-orang-per-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisata-sumur-amber-blitar-jadi-primadona-nataru-kunjungan-tembus-3500-orang-per-hari</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu faktor utama yang menarik minat wisatawan adalah keasrian ekosistemnya. Berbeda dengan kolam renang komersial pada umumnya, Sumur Amber menawarkan sensasi berenang di air jernih tanpa kandungan kaporit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6958cf44be36f.webp" length="100794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 15:30:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Destinasi Wisata, Kabupaten Blitar, Sumur Amber, Primadona, Kunjungan Wisatawan, Saat, Libur, Nataru.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Destinasi wisata air Sumur Amber yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mencatatkan rekor kunjungan signifikan pada momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. </p>
<p></p>
<p>Objek wisata berbasis sumber mata air alami ini diserbu sedikitnya 3.500 wisatawan per hari, mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit di wilayah Blitar Barat.</p>
<p></p>
<p>Pengelola destinasi wisata Sumur Amber, Amrulloh Abas, mengonfirmasi adanya lonjakan kunjungan yang cukup tajam dibandingkan periode tahun sebelumnya. </p>
<p></p>
<p>Jika pada akhir tahun lalu angka kunjungan rata-rata berada di kisaran 2.000 orang per hari, tahun ini angka tersebut meningkat drastis hingga mencapai 3.500 pengunjung.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah, terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Pengunjung tidak hanya berasal dari lokal Blitar, namun juga dari berbagai daerah sekitarnya seperti Kediri, Tulungagung, hingga Surabaya," ujar Abas saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Salah satu faktor utama yang menarik minat wisatawan adalah keasrian ekosistemnya. Berbeda dengan kolam renang komersial pada umumnya, Sumur Amber menawarkan sensasi berenang di air jernih tanpa kandungan kaporit. </p>
<p></p>
<p>Air kolam berasal langsung dari sumber mata air alami yang mengalir secara berkelanjutan menuju saluran irigasi persawahan.</p>
<p></p>
<p>Lantai kolam sengaja dipertahankan secara alami tanpa keramik untuk menjaga autentisitas. Selain itu, lokasi yang berada di bawah naungan pohon beringin tua dan berbatasan langsung dengan hamparan persawahan memberikan atmosfer sejuk yang jarang ditemukan di pusat kota.</p>
<p></p>
<p>Dari sisi efisiensi, tarif tiket masuk yang sangat terjangkau sebesar Rp5.000 per orang menjadi daya tarik krusial bagi wisatawan keluarga. Dengan biaya tersebut, pengunjung dapat menikmati dua kolam utama dengan kedalaman 1,5 hingga 1,7 meter, sementara anak-anak dapat bermain dengan aman di area aliran irigasi dangkal sedalam 50–70 sentimeter.</p>
<p></p>
<p>Membludaknya jumlah wisatawan berdampak langsung pada akselerasi ekonomi kerakyatan di Desa Kandangan. Sektor UMKM lokal, seperti warung makanan dan jasa pengelolaan parkir, mengalami peningkatan pendapatan yang linear dengan jumlah kunjungan.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi tren positif ini, pihak pengelola bersama Pemerintah Desa Kandangan telah memproyeksikan langkah strategis guna meningkatkan kenyamanan wisatawan di masa mendatang.</p>
<p></p>
<p>"Kami berencana menambah fasilitas penunjang seperti gazebo, perluasan akses kamar mandi, serta perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata agar lebih memadai bagi kendaraan besar," imbuh Abas.</p>
<p></p>
<p>Guna memastikan keselamatan selama masa puncak liburan, pengelola juga telah menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan untuk mengawasi aktivitas berenang pengunjung, mengingat padatnya jumlah wisatawan yang hadir secara bersamaan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BGN Targetkan 55 Juta Penerima Manfaat Terlayani Program MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bgn-targetkan-55-juta-penerima-manfaat-terlayani-program-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bgn-targetkan-55-juta-penerima-manfaat-terlayani-program-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Peresmian ini sekaligus menjadi momentum evaluasi nasional terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sepanjang tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6954dbf82eaea.webp" length="40512" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 16:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Peresmian, SPPG, Kota Blitar, Kepala, Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Handayana, Capaian, Program, MBG, Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA BLITAR, SJP — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (31/12/2025). </p>
<p>Peresmian ini sekaligus menjadi momentum evaluasi nasional terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sepanjang tahun 2025.</p>
<p>Dadan memaparkan capaian ekspansi program MBG yang disebutnya menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025. </p>
<p>Dari semula hanya mengoperasikan 190 unit SPPG di 26 provinsi, kini infrastruktur layanan gizi tersebut telah berkembang pesat.</p>
<p>"Kami mencatat hingga akhir Desember 2025, sebanyak 19.069 unit SPPG telah beroperasi secara nasional di 38 provinsi. Total penerima manfaat yang terjangkau mencapai 55 juta jiwa," ujar Dadan saat diwawancarai dalam kegiatan peresmian SPPG Jalan Srigading, Kecamatan Kepanjenkidul, Rabu (31/12/2025). </p>
<p>BGN memproyeksikan jumlah tersebut akan terus meningkat hingga melampaui 19.100 unit pada awal tahun depan untuk memperluas jangkauan intervensi gizi bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).</p>
<p>Pelayanan MBG tahun 2025 berakhir secara resmi pada hari ini, Rabu (31/122025). Namun, pemerintah telah menjadwalkan aktivasi kembali secara serentak pada 8 Januari 2026. </p>
<p>Menariknya, pada tahun mendatang, BGN akan mengintegrasikan kearifan lokal dalam standar menu harian.</p>
<p>"Mulai 8 Januari 2026, seluruh unit akan menyajikan menu khas daerah masing-masing. Ini adalah langkah strategis untuk menghargai keberagaman budaya kuliner Nusantara sekaligus memberdayakan rantai pasok pangan lokal," tegas Dadan.</p>
<p>Di balik keberhasilan ekspansi data, BGN tetap memberikan catatan terhadap aspek keamanan pangan. Dadan mengakui adanya sejumlah insiden keracunan makanan yang sempat terjadi sepanjang tahun 2025. </p>
<p>Kendati demikian, data menunjukkan tren penurunan kasus yang sangat tajam dalam kuartal terakhir.</p>
<p>Data BGN mencatat, insiden keracunan makanan yang sempat terjadi di bulan September sebanyak 60 kasus, Oktober 80 kasus, November 40 kasus dan Desember tercatat sebanyak 11 kasus. </p>
<p>"Kami melakukan evaluasi ketat pada protokol sanitasi di setiap SPPG. Target kami pada 2026 adalah mencapai <em>zero accident</em>. Program MBG tidak hanya harus memastikan kecukupan gizi, tetapi juga menjamin standar keamanan konsumsi yang mutlak bagi masyarakat," pungkasnya.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>15 SPPG Diresmikan di Blitar, Targetkan Dana Stimulus Rp300 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/15-sppg-diresmikan-di-blitar-targetkan-dana-stimulus-rp300-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/15-sppg-diresmikan-di-blitar-targetkan-dana-stimulus-rp300-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Kota Blitar membutuhkan total 30 SPPG untuk mengaver seluruh sasaran secara ideal. Jika target tersebut terpenuhi, BGN diperkirakan akan menggelontorkan dana stimulus hingga Rp300 miliar per tahun ke Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6954dce82429e.webp" length="54324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 15:30:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jumlah, SPPG, Kota Blitar, Bertambah, Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, Bakal, Menyasar, Lebih, Banyak, Penerima Manfaat, Kepala, BGN.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Pemerintah Kota Blitar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Srigading, Kecamatan Kepanjenkidul, Rabu (31/12/2024). </p>
<p>Peresmian ini menandai kesiapan 15 titik layanan yang tersebar di wilayah Bumi Bung Karno untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat.</p>
<p>Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Handayana, memproyeksikan Kota Blitar membutuhkan total 30 SPPG untuk mengaver seluruh sasaran secara ideal. </p>
<p>Jika target tersebut terpenuhi, BGN diperkirakan akan menggelontorkan dana stimulus hingga Rp300 miliar per tahun ke Kota Blitar.</p>
<p>"Rincian alokasinya adalah 70 persen untuk pengadaan bahan baku lokal seperti beras, telur, daging ayam, dan sayur-mayur. Sementara 20 persen dialokasikan untuk biaya operasional, dan 10 persen sebagai insentif bagi pengelola unit pelayanan," ujar Dadan.</p>
<p>Langkah ini dinilai tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan, tetapi juga diprediksi akan menggerakkan roda ekonomi lokal melalui penyerapan komoditas pangan dari petani dan peternak di sekitar wilayah operasional SPPG.</p>
<p>Terkait efektivitas program, Dadan Handayana mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan selama masa implementasi tahun 2025. </p>
<p>Namun, ia menekankan adanya tren penurunan hambatan yang signifikan setiap bulannya.</p>
<p>BGN menargetkan proses sinkronisasi data dengan Dapodik, Kemenag, dan Posyandu dapat tuntas sepenuhnya sehingga pada tahun 2026, program MBG dapat berjalan dengan tingkat kesalahan nol (<em>zero accident</em>).</p>
<p>Keberadaan SPPG Srigading diharapkan menjadi pemantik bagi percepatan pembangunan 15 unit tambahan lainnya demi memenuhi standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.</p>
<p>Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menjelaskan bahwa setiap unit SPPG dirancang untuk melayani 2.500 penerima manfaat. Sasaran program mencakup siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak terlantar. </p>
<p>Meski 15 unit telah siap beroperasi, Pemerintah Daerah masih melakukan penyisiran intensif terhadap warga yang belum terdata.</p>
<p>"Kami terus menyisir calon penerima manfaat yang belum terdaftar secara resmi, seperti ibu hamil di pelosok atau anak terlantar. Tujuannya adalah memastikan asas keadilan terpenuhi dan tidak ada warga yang terlewat dari intervensi gizi ini," tutup Elim. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Malam Tahun Baru 2026, Alun&amp;Alun Kota Blitar Steril Kendaraan, Jalan Merdeka Ditutup Total</title>
<link>https://suarajatimpost.com/malam-tahun-baru-2026-alun-alun-kota-blitar-steril-kendaraan-jalan-merdeka-ditutup-total</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/malam-tahun-baru-2026-alun-alun-kota-blitar-steril-kendaraan-jalan-merdeka-ditutup-total</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diambil menyusul agenda Pemerintah Kota Blitar yang memusatkan perayaan tahun baru di Jalan Merdeka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6954a782d515f.webp" length="92808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 12:00:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Malam Tahun Baru, Pergantian Tahun, Kawasan, Alun-Alun, Kota Blitar, Steril, Kendaraan, Pengalihan, Arus Lalu Lintas, Jalan Merdeka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Kepolisian Resor (Polres) Blitar Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas skala besar di pusat kota pada malam pergantian tahun 2026. </p>
<p>Mulai Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB, Jalan Merdeka di kawasan Alun-Alun Kota Blitar akan ditutup total bagi seluruh jenis kendaraan bermotor.</p>
<p>Langkah ini diambil menyusul agenda Pemerintah Kota Blitar yang memusatkan perayaan tahun baru di Jalan Merdeka. </p>
<p>Acara tersebut mencakup panggung hiburan penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Sumatera, doa bersama, serta pameran produk UMKM yang digelar di dalam area Alun-Alun.</p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menegaskan bahwa sterilisasi kawasan dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.</p>
<p>"Kawasan Alun-Alun harus steril dari kendaraan bermotor saat malam tahun baru. Penutupan Jalan Merdeka kami berlakukan mulai dari depan kantor BRI sejak pukul 18.00 WIB," ujar AKP Agus saat dikonfirmasi pada Rabu (31/12/2025).</p>
<p>Untuk mengantisipasi penumpukan volume kendaraan, pihak kepolisian telah memetakan beberapa kantong parkir resmi, di antaranya: Jalan Semeru; Jalan Seruni; Jalan Mastrip Barat dan Jalan Veteran. </p>
<p>Selain area pusat kota, Satlantas Polres Blitar Kota juga memantau ketat sejumlah titik rawan kemacetan di pinggiran kota, khususnya Simpang Empat 511 Jalan Bali dan Simpang Empat Pakunden.</p>
<p>AKP Agus menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan manajemen lalu lintas secara dinamis.</p>
<p>"Apabila terjadi kepadatan, durasi lampu lalu lintas (<em>traffic light</em>) di persimpangan rawan akan diperpanjang secara manual. Kami juga menyiagakan Tim Urai untuk mengantisipasi aksi konvoi atau balap liar yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," tegasnya.</p>
<p>Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, malam pergantian tahun 2026 di Kota Blitar lebih menitikberatkan pada aspek solidaritas sosial. </p>
<p>Penggalangan dana di depan Kantor Wali Kota Blitar diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir di Sumatera, sekaligus menjadi momentum refleksi melalui doa bersama di tengah kemeriahan bazar UMKM.</p>
<p>Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan memanfaatkan rute alternatif yang telah disediakan guna menghindari kepadatan di jantung kota. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>3.132 Sertifikat Tanah PPTPKH Diserahkan, Bupati Blitar Tekankan Manfaat Produktif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/3132-sertifikat-tanah-pptpkh-diserahkan-bupati-blitar-tekankan-manfaat-produktif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/3132-sertifikat-tanah-pptpkh-diserahkan-bupati-blitar-tekankan-manfaat-produktif</guid>
<description><![CDATA[ Di penghujung tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menyerahkan 3.132 sertifikat tanah dari program pelepasan kawasan perhutanan atau 
PPTPKH (Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan) kepada masyarakat di wilayahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6953dd925b748.webp" length="49652" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 22:01:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penghujung Tahun, Pemkab, Blitar, Serahkan, Sertifikat, Tanah, PPTPKH, Ribuan, Warga, Kabupaten Blitar, Pelepasan, Kawasan, Perhutanan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menyerahkan ribuan sertifikat tanah dari program pelepasan kawasan hutan atau PPTPKH (Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan) kepada masyarakat.</p>
<p>Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Blitar RiJanto bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah di Pendopo Sasana Adhi Praja, Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Senin (29/12/2025).</p>
<p>Total sebanyak 3.132 sertifikat tanah diserahkan secara bertahap selama dua hari yakni 29-30 Desember 2025. Program ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum atas penguasaan lahan masyarakat yang sebelumnya masuk kawasan hutan.</p>
<p>Bupati Blitar Rijanto mengatakan serifikat tanah ini menjadi langkah penting dalam menyelesaikan persoalan pertanahan yang selama ini dihadapi warga. Dengan status tanah yang jelas, masyarakat diharapkan memiliki rasa aman dalam mengelola lahannya.</p>
<p>"Tanah yang sudah bersertifikat ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara produktif, baik untuk pertanian, perkebunan, maupun usaha lain yang mendukung perekonomian keluarga," kata Rijanto, Selasa (30/12/2025).</p>
<p>Bupati Blitar Rijanto juga mengingatkan pemanfaatan lahan tetal memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurutnya, keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan keberlanjutan agar manfaat tanah dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>
<p>"Program redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong kepastian hukum sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blitar," tegasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, proses penyerapan sertifikat tanah pada program PPTPKH ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur Asep Heri, Kepala BPN Kabupaten Blitar Barkah Yulianto, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Korsleting Listrik Hanguskan Kandang Bebek di Srengat Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/korsleting-listrik-hanguskan-kandang-bebek-di-srengat-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/korsleting-listrik-hanguskan-kandang-bebek-di-srengat-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kobaran api yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang bebek berukuran 5x15 meter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_695391bfc837c.webp" length="14268" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 17:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Kandang, Bebek, Korsleting Listrik, Diduga, Kerugian, Warga, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Insiden kebakaran melanda sebuah fasilitas peternakan milik warga di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Senin (29/12/2025) malam. </p>
<p></p>
<p>Kobaran api yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem kelistrikan tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang bebek berukuran 5x15 meter.</p>
<p></p>
<p>Peristiwa kebakaran yang menimpa usaha milik Endah Trisnawati (43) ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 22.35 WIB. </p>
<p></p>
<p>Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kejadian diawali dengan suara dentuman keras yang menyerupai ledakan petasan dari arah area peternakan.</p>
<p></p>
<p>"Saksi bernama Gandi mendengar suara letusan. Saat dilakukan pengecekan ke luar rumah, api sudah dalam kondisi membesar dan menyelimuti struktur kandang," ungkap Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, Selasa (30/12/2025).</p>
<p></p>
<p>Melihat situasi tersebut, warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya guna mencegah perambatan api ke pemukiman, sembari menunggu bantuan dari unit pemadam kebakaran tiba di lokasi.</p>
<p></p>
<p>Tim Pemadam Kebakaran yang dikerahkan segera melakukan lokalisir api sehingga kebakaran tidak meluas. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan identifikasi sisa material, petugas menyimpulkan penyebab sementara kebakaran tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada instalasi di dalam kandang. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka," jelas Tedi.</p>
<p></p>
<p>Meski tidak ada korban jiwa, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai sedikitnya Rp3 juta. </p>
<p></p>
<p>Seluruh bangunan kandang beserta infrastruktur pendukung di dalamnya ludes menjadi arang.</p>
<p></p>
<p>"Tidak ada korban, kerugian ditafsir Rp3 juta," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kriminalitas di Blitar Melonjak 22 Persen, Keterlibatan Anak di Bawah Umur Jadi Sorotan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-blitar-melonjak-22-persen-keterlibatan-anak-di-bawah-umur-jadi-sorotan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-blitar-melonjak-22-persen-keterlibatan-anak-di-bawah-umur-jadi-sorotan</guid>
<description><![CDATA[ Sepanjang tahun 2025, angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Blitar mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_695312d6e62a0.webp" length="47008" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 09:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Kriminalitas, Kecelakaan, Polres Blitar, Selama, Tahun 2025, Meningkat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kepolisian Resor (Polres) Blitar merilis capaian kinerja akhir tahun yang menunjukkan dinamika keamanan yang mengkhawatirkan. </p>
<p>Sepanjang tahun 2025, angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Blitar mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Fenomena ini menjadi alarm bagi stabilitas kamtibmas, terutama dengan tingginya angka keterlibatan anak di bawah umur dalam tindak pidana menonjol.</p>
<p>Berdasarkan data resmi yang dirilis pada Selasa (30/12/2025), jumlah tindak pidana melonjak dari 181 kasus pada 2024 menjadi 244 kasus di tahun 2025. </p>
<p>Meski tren kejahatan meningkat, Polres Blitar mengklaim adanya perbaikan performa dalam penyelesaian perkara (<em>crime clearance</em>) yang tumbuh sebesar 11,1 persen.</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, mengungkapkan bahwa dari puluhan kasus menonjol yang berhasil diungkap, terdapat realitas sosial yang pahit, yakni tingginya angka tersangka usia dini.</p>
<p>"Dari 33 kasus menonjol, kami mengamankan 113 tersangka. Ironisnya, 47 di antaranya adalah tersangka anak, sementara 66 lainnya dewasa. Ini menjadi atensi serius kami terkait pola pembinaan generasi muda," ujar AKBP Arif.</p>
<p>Sektor lalu lintas juga menunjukkan potret yang kontradiktif. Volume kecelakaan lalu lintas (laka lantas) meningkat 6 persen, dari 476 peristiwa pada 2024 menjadi 506 peristiwa di tahun 2025.</p>
<p>Namun, di tengah kenaikan angka insiden, tingkat fatalitas justru berhasil ditekan secara drastis. Korban meninggal dunia tercatat menurun hingga 30 persen, yakni dari 135 jiwa menjadi 95 jiwa. Penurunan ini diklaim sebagai hasil dari masifnya kampanye keselamatan berkendara dan penegakan hukum yang lebih ketat di titik-titik rawan.</p>
<p>Di lini pemberantasan narkotika, Satnarkoba Polres Blitar bekerja ekstra keras dengan menangani 111 kasus yang meliputi peredaran narkotika, psikotropika, hingga Obat Keras Berbahaya (Okerbaya). Dari total kasus tersebut, sebanyak 83 perkara telah dinyatakan lengkap (Tahap II).</p>
<p>Sebanyak 119 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam jaringan peredaran gelap ini. Penindakan yang agresif ini menunjukkan bahwa Blitar masih menjadi wilayah yang rentan terhadap infiltrasi barang haram.</p>
<p>Merespons tren kenaikan kriminalitas ini, AKBP Arif menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menurunkan tensi pengawasan. Upaya preventif dan represif akan terus diseimbangkan untuk menekan angka kejahatan di tahun mendatang.</p>
<p>"Kenaikan angka pengungkapan kasus adalah bukti kami bekerja, namun peningkatan angka kriminalitas adalah tantangan yang harus kita selesaikan bersama seluruh elemen masyarakat," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-musnahkan-ribuan-botol-miras-dan-knalpot-brong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-musnahkan-ribuan-botol-miras-dan-knalpot-brong</guid>
<description><![CDATA[ Data yang dihimpun menunjukkan dominasi jenis arak sebanyak 2.547 botol, disusul merek-merek populer lainnya seperti Anggur Merah, Vodka, hingga Iceland. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_695312c61684f.webp" length="53698" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 08:00:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Akhir Tahun, Pemusnahan, Botol, Miras, Knalpot Brong, Hasil, Penindakan, Selama, Tahun 2025.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Aparat penegak hukum di Kabupaten Blitar menegaskan sikap nol kompromi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). </p>
<p>Pada Senin (29/12/2025), Kepolisian Resor (Polres) Blitar melakukan pemusnahan massal terhadap ribuan botol minuman keras (miras) ilegal dan puluhan knalpot tidak standar (brong) hasil operasi penegakan hukum di wilayah hukum setempat.</p>
<p>Langkah ini dipandang sebagai upaya represif sekaligus preventif guna menekan angka kriminalitas dan keresahan sosial yang dipicu oleh konsumsi alkohol serta polusi suara.</p>
<p>Dalam seremonial yang digelar secara terbuka, alat berat dikerahkan untuk melindas sedikitnya 3.141 botol minuman beralkohol dari berbagai merek. </p>
<p>Data yang dihimpun menunjukkan dominasi jenis arak sebanyak 2.547 botol, disusul merek-merek populer lainnya seperti Anggur Merah, Vodka, hingga Iceland.</p>
<p>Secara simultan, petugas menggunakan mesin gerinda untuk memotong 52 unit knalpot brong. </p>
<p>Tindakan destruktif ini sengaja dilakukan agar barang bukti tersebut tidak dapat digunakan kembali, sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar dan pengguna kendaraan yang mengabaikan regulasi kebisingan.</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, dalam keterangannya menegaskan bahwa peredaran miras ilegal merupakan akar dari berbagai gangguan ketertiban yang lebih luas.</p>
<p>"Miras dan knalpot brong kerap menjadi pemicu gangguan ketertiban hingga tindak kejahatan. Kami tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk aktivitas yang merusak ketenteraman warga Blitar," kata AKBP Arif, Selasa (30/12/2025). </p>
<p>Ia menegaskan, operasi ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk atensi khusus Polri terhadap dampak negatif miras yang kerap menjadi katalisator konflik horizontal dan aksi kriminal di jalanan.</p>
<p>Kendati kepolisian berada di garda terdepan, AKBP Arif mengakui bahwa penegakan hukum tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa keterlibatan kolektif. </p>
<p>Pemusnahan ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Blitar, DPRD, TNI (Kodim 0808 dan Yonif 511), Kejaksaan Negeri, hingga tokoh lintas agama yang tergabung dalam MUI, FKUB, dan BAMAG.</p>
<p>Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan instansi ini menunjukkan bahwa isu kamtibmas di Blitar kini menjadi tanggung jawab bersama. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Arus Kedatangan Lebih Tinggi, Penumpang Padati Stasiun Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/arus-kedatangan-lebih-tinggi-penumpang-padati-stasiun-wilayah-daop-7-madiun-selama-libur-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/arus-kedatangan-lebih-tinggi-penumpang-padati-stasiun-wilayah-daop-7-madiun-selama-libur-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Arus kedatangan penumpang KA di Stasiun wilayah Daop 7 Madiun lebih tinggi, dibandingkan dengan keberangkatan penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69526bcb09adb.webp" length="38800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 20:21:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Arus, Kedatangan, Penumpang, KA, Stasiun, Wilayah, Daop 7 Madiun, Selama, Libur Nataru.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aktivitas penumpang kereta api (KA) di wilayah Daop 7 Madiun selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 didominasi oleh arus kedatangan.</p>
<p>Kondisi ini terlihat dari data pergerakan penumpang sejak awal masa angkutan Nataru. KAI Daop 7 Madiun mencatat, sejak 18-28 Desember 2025, jumlah penumpang yang tiba di stasiun wilayahnya mencapai 114.111 orang. </p>
<p>Angka ini, lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah penumpang berangkat yang tercatat sebanyak 102.682 orang.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan kepadatan arus kedatangan ini menunjukan wilayah Daop 7 Madiun menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun, baik untuk kunjungan keluarga maupun aktivitas wisata.</p>
<p>"Sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 Madiun tampak lebih padat pada jam-jam kedatangan, terutama menjelang akhir pekan," kata dia, Senin (29/12/2025).</p>
<p>Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang, KAI Daop 7 Madiun menyiapkan 1.067 tempat duduk hingga akhir masa angkutan Nataru pada 4 Januari 2026.</p>
<p>Ketersediaan kapasitan ini disesuaikan dengan pola pergerakan penumpang yang cenderung fluktuatif selama periode liburan.</p>
<p>"Masih ada ribuan ketersediaan tempat duduk sampai tanggal 4 Januari 2026 selama masa angkutan Nataru kali ini," ujarnya.</p>
<p>Tohari menambahkan pada masa angkutan Nataru, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen khusus untuk layanan kereta api ekonomi komersial. Program ini berlaku untuk keberangkatan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.</p>
<p>Selain kelas ekonomi, KAI juga menghadirkan promo bagi pelanggan kelas lainnya. Tersedia diskon sebesar 25 persen untuk kereta api jarak jauh berbagai kelas, mulai dari Eksekutif, Luxury, hingga Compartment.</p>
<p>"Masyarakat dapat menikmati diskon 25 persen ini untuk pembelian tiket pada periode 25 hingga 31 Desember 2025, dengan jadwal keberangkatan kereta api mulai 29 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026," imbuhnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kriminalitas di Kota Blitar Meningkat Sepanjang Tahun 2025, Jumlah Laporan Naik 50 Kasus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-kota-blitar-meningkat-sepanjang-tahun-2025-jumlah-laporan-naik-50-kasus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kriminalitas-di-kota-blitar-meningkat-sepanjang-tahun-2025-jumlah-laporan-naik-50-kasus</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota mencatat jumlah kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukumnya selama tahun 2025 mengalami peningkatan. Dari sebelumnya hanya ada 244 laporan, tahun ini meningkat menjadi 294 kasus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69526be44a71e.webp" length="45152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 19:49:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angka, Kasus, Kriminalitas, Wilayah, Hukum, Polres Blitar Kota, Tahun 2025, Meningkat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar Kota mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah laporan kriminalitas sepanjang tahun 2025.</p>
<p>Berdasarkan data akhir tahun yang dirilis pada Senin (29/12/2025), total laporan tindak pidana kriminalitas mengalami kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.</p>
<p>Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 244 laporan kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Blitar Kota dan jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat ada 294 laporan kasus. Artinya, terjadi penambahan sekitar 50 laporan kasus dalam kurun waktu satu tahun terkahir.</p>
<p>Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana menyampaikan peningkatan tersebut menunjukan dinamika kamtibmas yang perlu menjadi perhatian bersama.</p>
<p>"Jumlah laporan kriminalitas tahun 2025 naik sekitar 50 kasus atau 20 persen dibandingkan tahun 2024," ujar Kompol Subiyantana, Senin (29/12/2025).</p>
<p>Meskipun jumlah laporan meningkat, tingkat penyelesaian perkara justru mengalami penurunan. Menurut Kompol Subiyantana, pada tahun 2025 dari 294 laporan yang masuk, sebanyak 252 kasus berhasil diselesaikan. Sementara pada tahun 2024, Polres Blitar Kota mencatat penyelesaian 446 kasus dari total 244 laporan yang masuk. </p>
<p>Penurunan angka penyelesaian kasus ini dipengaruhi oleh adanya sejumlah kasus menonjol yang membutuhkan penanganan intensif dah prioritas tinggi.</p>
<p>"Ada beberapa perkara yang memerlukan penanganan cepat dan mendalam, termasuk dua kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia yang terjadi di Kecamatan Sukorejo beberapa waktu lalu," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Kompol Subiyantana memaparkan jenis tindak kejahatan yang paling dominan terjadi di sepanjang tahun 2025 adalah kasus penipuan, sebanyak 44 laporan dan 30 kasus berhasil diselesaikan.</p>
<p>Kemudian kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 39 laporan dan 30 kasus sudah diselesaikan. Disusul, kasus penganiayaan tercatat sebanyak 32 lapisan dengan 23 kasus terselesaikan serta kasus pelanggaran Undang-Unyang Perlindungan Anak juga sebanyak 32 laporan, dengan 27 kasus telah ditangani.</p>
<p>Jenis kejahatan lainnya meliputi pencurian biasa sebanyak 22 laporan, pencurian sepeda motor (curanmor) sebanyak 17 laporan dan laporan kasus penggelapan sebanyak 14 laporan. </p>
<p>Lalu, kasus kekerasan terhadap rumah tangga (KDRT) ada 12 laporan, pengeroyokan 7 laporan, judi 4 laporan dan lain-lain sebanyak 71 laporan.</p>
<p>"Tingkat penyelesaian kasus untuk masing-masing perkara bervariasi. Untuk itu, kami imbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan atau mengalami tindak kriminal, guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Wilkum Polresta Blitar Menurun, Penindakan Tilang Justru Meningkat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/angka-kecelakaan-lalu-lintas-di-wilkum-polresta-blitar-menurun-penindakan-tilang-justru-meningkat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/angka-kecelakaan-lalu-lintas-di-wilkum-polresta-blitar-menurun-penindakan-tilang-justru-meningkat</guid>
<description><![CDATA[ Sepanjang tahun 2025, angka kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota mengalami penurunan. Namun, untuk penindakan tilang kepada pengendara pelanggar lalu lintas mengalami peningkatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69526bd57420e.webp" length="48254" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 19:09:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angka, Kecelakaan, Lalu Lintas, Wilayah, Hukum, Polres Blitar Kota, Tahun 2025, Menurun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sepanjang tahun 2025, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota tercatat mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.</p>
<p>Data yang disampaikan Polres Blitar Kota menunjukkan, selama tahun 2025 terjadi 484 kejadian kecelakaan lalu lintas, turun dari 504 kasus yang terjadi pada tahun 2024 lalu.</p>
<p>Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana mengatakan bahwa tren penurunan ini menjadi indikator awal membaiknya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, meskipun masih perlu ditingkatkan.</p>
<p>"Secara umum, angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Penurunan sekitar empat persen," kata dia, Senin (29/12/2025).</p>
<p>Tak hanya jumlah kejadian, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.</p>
<p>Kompol Subiyantana menyebut, sepanjang tahun 2025 tercatat ada 76 orang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas. Artinya, terjadi penurunan sekitar 29 persen.</p>
<p>"Angka fatalitas dari peristiwa kecelakaan juga menurun, kami harap kedepan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Blitar Kota dapat terus ditekan dari tahun ke tahun," ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, penindakan pelanggaran lalu lintas justru mengalami peningkatan. Satlantas Polres Blitar Kota telah melakukan 11.545 penindakan tilang di sepanjang 2025. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 10.465 pelanggar.</p>
<p>"Kalau untuk penindakan tilang naik sekitar 9,35 persen. Ini menunjukan bahwa pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas semakin diperketat," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Proses Hukum Berjalan, Imigrasi Blitar Cegah Satu WNI ke Luar Negeri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/proses-hukum-berjalan-imigrasi-blitar-cegah-satu-wni-ke-luar-negeri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/proses-hukum-berjalan-imigrasi-blitar-cegah-satu-wni-ke-luar-negeri</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencegah satu WNI ke luar negeri. Pasalnya, satu WNI itu tengah dalam proses hukum karena terjerat kasus korupsi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694feb8e9920f.webp" length="27024" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 22:06:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kantor, Imigrasi, Blitar, Cegah, Satu, WNI, Pergi, Luar Negeri, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengambil langkah pencegahan ke luar negeri terhadap seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menjalani proses hukum dalam kasus korupsi.</p>
<p>Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan perkara oleh aparat penegak hukum tidak terkendala.</p>
<p>Kepala Seksi Inteligen dan Penindakan Keimigrasian (Kasi) Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Fajar Muhammad mengatakan pencegahan tersebut mulai dilakukan sejak 24 November 2025 dan berlaku selama enam bulan.</p>
<p>"Pencegahan ini sudah aktif sejak 24 November 2025," ujarnya, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Menurut Fajar, tindakan pencegahan dilakukan berdasarkan permintaan tertulis dari instansi penegak hukum yang menangani perkara tersebut.</p>
<p>Imigrasi, kata dia menjalankan fungsi keimigrasian sesuai ketentuan peraturan perundah-undangan. Meski identitas WNI yang dicegah telah tercatat lengkap dalam sistem, pihaknya belum dapat mengungkapkan identitas maupun inisial yang bersangkutan kepada publik.</p>
<p>"Ini identitasnya lengkap tapi kami belum bisa membuka itu," kata dia.</p>
<p>Fajar memastikan WNI tersebut berdomisili di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar yakni Kabupaten Blitar, Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung.</p>
<p>Selama masa pencegahan, nama yang bersangkutan telah masuk dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) sehingga secara otomatis terblokir di seluruh pintu keluar wilayah Indonesia, baik bandara maupun pelabuhan.</p>
<p>"Secara prosedural pencegahan berlaku enam bulan dan bisa diperpanjang sesuai permintaan instansi pemohon," tambahnya.</p>
<p>Imigrasi Blitar menegaskan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Pencegahan dilakukan semata-mata sebagai bentuk dukungan keimigrasian terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Pasar Tradisional Kota Blitar, Augmenta AI Labs Dorong SDM Lokal Kuasai AI Terapan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-pasar-tradisional-kota-blitar-augmenta-ai-labs-dorong-sdm-lokal-kuasai-ai-terapan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-pasar-tradisional-kota-blitar-augmenta-ai-labs-dorong-sdm-lokal-kuasai-ai-terapan</guid>
<description><![CDATA[ Melalui pengembangan aplikasi Augmenta, sekelompok pemuda kreatif yang tergabung dalam Augmenta AI Labs berupaya menjawab tantangan transformasi tenaga kerja terbesar sejak revolusi industri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694feb7ad4efb.webp" length="26982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 21:43:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Tradisional, Kota Blitar, Augmenta, AI Labs, Dorong, SDM, lokal, kuasai, AI, Terapan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Inovasi teknologi tidak selalu hadir dari gedung pencakar langit, di lantai dua Pasar legi, Kota Blitar, sekelompok pemuda justru membuktikan bahwa kecerdasan buatan AI, (Artificial Intelligence) dapat tumbuh dan berkembang dari ruang publik tradisional.</p>
<p>Melalui Augmenta AI Labs, mereka menghadirkan solusi konkret untuk meningkatkan sumber daya manusia di tengah perubahan besar dunia kerja.</p>
<p>Augmenta AI Labs mengembangkan aplikasi Augmenta sebagai sarana pembelajaran dan penerapan AI yang berorientasi langsung pada kebutuhan industri dan UMKM.</p>
<p>Inovasi ini hadir di tengah tantangan global, ketika laporan <em>World Economic Forum Future of Jobs Report</em> 2025 memprediksi munculnya 170 juta jenis pekerjaan baru hingga 2030, bersamaan dengan hilangnya 92 juta pekerjaan lama.</p>
<p>Berdasarkan survei dari EY, bahwa perusahaan global berisiko kehilangan hingga 40 persen potensi keuntungan produktivitas akibat kesenjangan strategi talenta dan keterampilan SDM.</p>
<p>Pendiri Augmenta AI Labs, Cahyo Inda Wahono menjelaskan, permasalahan utama bukan pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kesiapan manusia dalam menggunakan secara optimal.</p>
<p>"Banyak orang sudah memakai AI, tapi masih sebatas tugas-tugas dasar. Padahal, potensi terbesar AI ada pada transformasi alur kerja dan efisiensi sistem. Augmenta kami rancang untuk menjembatani kesenjangan itu," jelasnya, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Berbekal pengalaman panjang di industri audio visual nasional sejak 2004 serta berbagai sertifikasi profesional, Cahyo mengembangkan model pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik langsung. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami AI secara konseptual, tetapi mampu mengintegrasikannya dalam pekerjaan sehari-hari.</p>
<p>Cahyo menerangkan Augmenta AI Labs mengusung lima pilar keunggulan yang menjadi pembeda utama dalam ekosistem digital nasional:</p>
<ol>
<li><strong>Kepemimpinan Berbasis Keahlian Ganda<br></strong>Dipandu langsung oleh Cahyo Inda Wahono yang mengawinkan pengalaman industri kreatif papan atas (Jakarta) dengan sertifikasi teknis mutakhir (AI Engineering &amp; Master Trainer), memastikan materi tidak hanya teoritis tetapi sangat praktis.</li>
<li><strong>Metodologi "Gayeng-Aplikatif"<br></strong>Menghilangkan hambatan psikologis terhadap teknologi tinggi melalui pendekatan workshop yang hangat dan santai (gayeng), namun tetap mempertahankan standar teknis yang ketat dan siap pakai.</li>
<li><strong>Kurikulum Transformasi Alur Kerja<br></strong>Berbeda dengan pelatihan AI umum yang hanya fokus pada pembuatan konten, Augmenta mengajarkan Advanced Prompt Engineering dan integrasi sistem untuk mengotomatisasi alur kerja (workflow) yang kompleks.</li>
<li><strong>Inkubasi di Jantung Ekonomi Rakyat<br></strong>Memilih lokasi di Pasar Legi Blitar bukan tanpa alasan; ini adalah simbol demokratisasi teknologi, membuktikan bahwa inovasi kelas dunia bisa lahir dan diterapkan langsung oleh UMKM di ruang publik tradisional.</li>
<li><strong>Ekosistem Talenta Terkurasi<br></strong>Melalui aplikasi Augmenta, peserta tidak hanya belajar, tetapi masuk ke dalam jaringan talenta digital yang siap diserap oleh industri yang membutuhkan efisiensi berbasis AI.</li>
</ol>
<p>"Kami melihat pertumbuhan pasar AI diproyeksikan mencapai nilai USD 1,3 triliun pada 2030. Namun, data menunjukkan bahwa meski 88 persen karyawan mulai menggunakan AI, mayoritas hanya memakainya untuk tugas dasar. Hanya 5 persen pekerja yang benar-benar mampu mengoptimalkan AI untuk transformasi alur kerja. Di sinilah Augmenta hadir untuk membawa pengguna keluar dari pemanfaatan dangkal," ujar Cahyo di Kota Blitar.</p>
<p>Pemilihan Pasar Legi, Kota Blitar sebagai lokasi inkubasi menjadi simbol bahwa transformasi digital dapat diakses semua lapisan, termasuk pelaku UMKM.</p>
<p>Langkah ini dinilai relevan dengan perkembangan UMKM di Kota Blitar yang terus meningkat. Data Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja mencatat jumlah UMKM melonjak signifikan dalam dua tahun terakhir, sehingga kebutuhan akan literasi teknologi semakin mendesak.</p>
<p>"Masa depan bukan tentang AI menggantikan manusia, melainkan tentang bagaimana manusia yang 'ter-augmentasi' oleh AI mampu menciptakan efisiensi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Dari Blitar, kami berkomitmen memanusiakan AI untuk Indonesia," tutup Cahyo. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum Nataru, Omzet Usaha Parcel dan Buket di Kota Blitar Tembus Rp45 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-omzet-usaha-parcel-dan-buket-di-kota-blitar-tembus-rp45-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-omzet-usaha-parcel-dan-buket-di-kota-blitar-tembus-rp45-juta</guid>
<description><![CDATA[ Momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 memberikan keberkahan bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar. Pada momentum Nataru, pengusaha parcel dan buket di Kota Blitar omzetnya tembus Rp45 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694feb74de034.webp" length="39742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 21:23:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Momentum, Natal, Tahun Baru, Nataru, Pengusaha, Parcel, Buket, Kota Blitar, Omzet, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi momentum emas bagi pelaku usaha parcel dan buket di Kota Blitar.</p>
<p>Peningkatan permintaan terjadi signifikan seiring tradisi masyarakat yang saling berbagi hadiah pada momen akhir tahun. </p>
<p>Salah seorang pelaku usaha yang merasakan dampak positif tersebut adalah Merry Chandra Pristiawan (33). Produsen parcel dan buket yang beroperasi di Jalan Ciliwung, Kota Blitar itu mengaku kewalahan melayani pesanan yang terus berdatangan.</p>
<p>Di galeri sekaligus tempat produksinya, Merry terlihat sibuk menyelesaikan berbagai parcel dan buket bunga. Sejak pagi hingga siang hari, tangan Merry tak berhenti merangkai bunga menjadi buket.</p>
<p>Dengan keahlian yang dimiliknya, satu buket bunga bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit. Merry juga menyelesaikan pesanan parcel dengan berbagai jenis isian.</p>
<p>"Momentum Nataru memang selalu ramai. Apalagi kemarin juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, banyak pesanan buket bunga yang datang mendadak," ucapnya, Sabtu (27/12/2025).</p>
<p>Merry menjelaskan lonjakan pesanan di momen Nataru bisa mencapai tiga hingga empat kali lipat dibandingkan dengan hari biasanya. Jika pada bulan normal, pesanan berkisar belasan paket dan pada akhir tahun jumlahnya meningkat lebih dari 50 parcel dalam kurun waktu satu bulan.</p>
<p>"Kemarin saja untuk parcel sudah terkirim 45 paket ke pelanggan. Lainnya dalam proses finishing," jelasnya.</p>
<p>Selain parcel, permintaan buket bunga juga mengalami peningkatan signifikan. Jenis buket yang paling diminati pelanggan adalah buket bunga segar dan buket uang yang kerap dijadikan hadiah untuk keluarga maupun relasi.</p>
<p>Dalam menjalankan usahanya, Merry menawarkan parcel dengan harga mulai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per paketnya, tergantung dengan jenis dan isis parcel. Mulai dari makanan ringan, minuman, serta kombinasi keramik.</p>
<p>Sementara itu buket bunga dibanderol dengan harga mulai dari Rp35 ribu hingga Rp500 ribu.</p>
<p>"Sebagian besar pelanggan sudah memesan sejak satu bulan sebelum perayaan Nataru. Tapi ada juga yang memesan secara mendadak," kata dia.</p>
<p>Berkat meningkatnya permintaan tersebut, omzet usaha yang dirintis sejak tahun 2022 itu mengalami lonjakan tajam. Jika pada hari biasa pendapatan Merry berkisar Rp15 - Rp20 juta per bulan. Namun saat momentum Nataru, omzetnya mampu menembus Rp45 juta.</p>
<p>"Saya sudah menekuni usaha ini sejak tahun 2022 lalu dan kalau momentum Nataru, omzetnya selalu meningkat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolres Blitar Pastikan Pos Siaga Optimal Hadapi Libur Panjang Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kapolres-blitar-pastikan-pos-siaga-optimal-hadapi-libur-panjang-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kapolres-blitar-pastikan-pos-siaga-optimal-hadapi-libur-panjang-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman memastikan seluruh Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang ada di wilayah hukum Polres Blitar siaga optimal dalam masa libur panjang Nataru 2025/2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694e73c46dfa8.webp" length="25930" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 20:28:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Polres Blitar, Kapolres, Siaga, Optimal, Hadapi, Libur, Panjang, Nataru.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman memastikan seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan di wilayah hukum Polres Blitar dalam kondisi siap siaga mengahadapi libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Hal ini dipastikan oleh Kapolres Blitar usai meninjau kesiapsiagaan personil dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2025.</p>
<p>Di mana, di wilayah hukum Polres Blitar didirikan 12 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang berada di jalur keramaian dan titik-titik vital, seperti didekat tempat ibadah gereja, di dekat destinasi wisata yang ramai pengunjung, hingga di kawasan pantai selatan.</p>
<p>"Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan personil, kelengkapan saran dan prasarana pendukung, serta pelaksanaan tugas pengamanan berjalan sesuai dengan rencana operasi yang ditetapkan," terang Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Jumat (26/12/2025).</p>
<p>Saat meninjau ke sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang berada di titik vital, Kapolres memberikan arahan kepada petugas yang berjaga agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Kapolres menekankan kehadiran petugas di pos hari benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di momen libur panjang Nataru.</p>
<p>"Kami juga melakukan pemeriksaan administrasi, peralatan pendukung pengamanan, serta memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi pos. Kami ingatkan untuk mewaspadai potensi gangguan keamanan, kepadatan arus lalu lintas, serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan kecelakaan maupun kriminalitas," tegasnya.</p>
<p>Terakhir, AKBP Arif berpesan agar seluruh personel harus siap siaga dan profesional. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait, seperti TNI, pemerintah daerah, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, serta relawan, guna mendukung kelancaran pengamanan Nataru di wilayah Kabupaten Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Panjang Nataru, Destinasi Wisata Kabupaten Blitar Diminta Perketat Keamanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-panjang-nataru-destinasi-wisata-kabupaten-blitar-diminta-perketat-keamanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-panjang-nataru-destinasi-wisata-kabupaten-blitar-diminta-perketat-keamanan</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar mengimbau pengelola destinasi wisata agar memperketat keamanan, pada masa libur panjang Nataru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694e73dd5e1e2.webp" length="108466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 19:58:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Destinasi, Wisata, Kabupaten Blitar, Diimbau, Perketat, Keamanan, Libur Nataru, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kesiapan, khususnya dalam aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.</p>
<p>Kepala Disbudpar Kabupaten Blitar Eko Susanto mengatakan, momen libur Natal dan Tahun Baru biasanya diikuti dengan lonjakan kunjungan wisata, sehingga perlu diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat.</p>
<p>"Pengelola destinasi wisata harus meningkatkan pengawasan, terutama destinasi alam yang rawan terdampak cuaca ekstrem," kata dia, Jumat (26/12/2025).</p>
<p>Menurutnya, Disbudpar telah memberikan sosialisasi kepada pengelola destinasi wisata terkait standar keamanan dan kenyamanan pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga menerjunkan tim untuk melakukan monitoring langsung ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Nataru.</p>
<p>Tim monitoring bertugas memastikan seluruh pengelola destinasi wisata menerapkan imbauan yang telah diberikan, mulai dari kesiapan petugas, pengawasan area wisata, hingga fasilitas pendukung keselamatan pengunjung.</p>
<p>"Kami membentuk tiga tim yang setiap hari turun ke lapangan untuk memantau kesiapan destinasi wisata," ujarnya.</p>
<p>Eko berharap dengan kesiapan tersebut, aktivitas wisata di Kabupaten Blitar selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman dan nyaman. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sukorejo Blitar Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Dalam Rumah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sukorejo-blitar-ditemukan-meninggal-gantung-diri-di-dalam-rumah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sukorejo-blitar-ditemukan-meninggal-gantung-diri-di-dalam-rumah</guid>
<description><![CDATA[ Warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dengan kondisi gantung diri didalam rumahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694e73a2e503b.webp" length="29062" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 19:01:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Sukorejo, Kota Blitar, Pria, Ditemukan, Meninggal Dunia, Gantung Diri, Dalam, Rumah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi gantung diri didalam rumahnya pada Kamis (25/12/2025) malam.</p>
<p>Pria itu diketahui bernama Suryadi (63) warga Jalan Beringin, Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya orang meninggal dunia di dalam rumah. Kemudian, petugas Pak Sukorejo mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.</p>
<p>"Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi, mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan unit Reskrim dan unit Identifikasi Polres Blitar Kota," kata dia, Jumat (26/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari saksi yakni Helga Sanjaya (23) yang merupakan anak korban, pada sore hari sang ayah masih sempat berkomunikasi dengan dirinya sebelum kembali berangkat bekerja.</p>
<p>Saat itu, korban mengeluhkan sakit asam urat yang dideritanya selama tiga bulan terakhir tak kunjung sembuh. Kemudian, malam harinya saksi pulang ke rumah dan mendapati ayahnya sudah dalam kondisi menggantung. </p>
<p>"Awalnya yang menemukan anaknya, kalau korban bagian leher terikat tali tambang yang dikaitkan pada ventilasi di atas kusen pintu, dengan posisi kaki berada di atas meja. Saksi sempat mencoba mengecek kondisi korban, namun tidak mendapatkan respons. Selanjutnya, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukorejo," terangnya.</p>
<p>Iptu Samsul menambahkan petugas kepolisian bersama unit identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota dan petugas kesehatan Puskesmas Sukorejo melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal, korban dipastikan telah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Supriyadi.</p>
<p>"Dugaannya meninggal karena gantung diri, kemudian jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian<br></strong><strong>Disclaimer :</strong> <em>Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. </em></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Angkutan Nataru, Awak Bus di Terminal Kesamben Blitar Dites Urine dan Kendaraan Dirampcheck</title>
<link>https://suarajatimpost.com/angkutan-nataru-awak-bus-di-terminal-kesamben-blitar-dites-urine-dan-kendaraan-dirampcheck</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/angkutan-nataru-awak-bus-di-terminal-kesamben-blitar-dites-urine-dan-kendaraan-dirampcheck</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan awak bus di Terminal Kesamben, Kabupaten Blitar menjalani tes urine dan kendaraanya dirampcheck. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694bae46717f2.webp" length="46990" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 16:15:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Puluhan, Awak, Bus, Terminal, Kesamben, Jalani, Tes Urine, Rampcheck, Kendaraan, Angkutan, Nataru.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Upaya menjaga keselamatan bersama, utamanya penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terus dilakukan.</p>
<p>Petugas gabungan menggelar pemeriksaan bus sekaligus tes urine awak angkutan umum di Terminal Kesamben, Kabupaten Blitar pada Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Polres Blitar , TNI , Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar serta Dinas Kesehatan (Dinkes).</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan terhadap armada bus yang masuk di Terminal termasuk para awaknya. Petugas Dishub melakukan rampcheck untuk memastikan kendaraan laik jalan.</p>
<p>Sejumlah komponen diperiksa, mulai dari wiper, kondisi lampu, ban, klakson, lampu sein hingga surat-surat kendaraan.</p>
<p>Sementara itu, awak bus diwajibakan menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine.</p>
<p>Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar AKBP Wahjudi mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh sopir.</p>
<p>"Ini sebagai langkah antisipasi demi keamanan dan keselamatan penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru," kata dia, Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Dishub fokus pada kelaikan jalan dan Dinkes melakukan pemeriksaan kesehatan awal bus, sedangkan BNN melakukan tes urine bagi awak bus.</p>
<p>Menurut Wahjudi, setidaknya ada 30 awak bus menjalani tes kesehatan dan tes urine. Apabila dalam pelaksanaan tes urine yang menunjukan indikasi positif, BNN akan melakukan skrining awal untuk memastikan penyebabnya.</p>
<p>"Kami pastikan dulu apakah karena konsumsi obat-obatan tertentu atau benar-benar narkoba. Kalau terbukti narkoba, akan kami arahkan ke rehabilitasi," ujarnya.</p>
<p>Wahjudi juga menyinggung pelaksanaan tes urine sehari sebelumnya di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar yang menemukan satu awak bus positif narkoba. Namun, awal bus itu langsung meninggalkan lokasi sebelum proses lanjutan dilakukan.</p>
<p>"Kasus itu masih ditangani Satnarkoba Polres Blitar Kota. Kejadian itu menjadi bahan evaluasi ki, sehingga pada kegiatan hari ini pengawasan diperketat," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Refleksi Akhir Tahun, Imigrasi Blitar Setor PNBP Rp17,1 Miliar dan Deportasi 9 WNA</title>
<link>https://suarajatimpost.com/refleksi-akhir-tahun-imigrasi-blitar-setor-pnbp-rp171-miliar-dan-deportasi-9-wna</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/refleksi-akhir-tahun-imigrasi-blitar-setor-pnbp-rp171-miliar-dan-deportasi-9-wna</guid>
<description><![CDATA[ Tingginya volume layanan keimigrasian ini berdampak positif pada aspek fiskal. Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Blitar berhasil menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp17,1 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694b6e691b9b6.webp" length="40748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 12:14:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Imigrasi, Blitar, Terbitkan, Ribuan, Paspor, Permohonan, Ditolak, WNA, Deportasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar merilis capaian kinerja pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian sepanjang tahun 2025. </p>
<p>Selain mencatatkan kenaikan signifikan pada penerbitan paspor, instansi ini juga memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) serta mencegah praktik Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan sebanyak 32.581 paspor untuk warga di wilayah Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 31.871 dokumen.</p>
<p>"Mayoritas permohonan paspor masih didominasi untuk keperluan wisata mancanegara, yakni mencapai 16.866 dokumen," ujar Aditya dalam jumpa pers, Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Tingginya volume layanan keimigrasian ini berdampak positif pada aspek fiskal. Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Blitar berhasil menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp17,1 miliar.</p>
<p>" Untuk wisata sebanyaj 16.866 paspor, ibadah umrah 6.570 paspor, Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 3.229 paspor, ibadah haji 2.183 paspor, dan lain-lain seperti pendidikan atau medis sebanyak 2.762 paspor," bebernya. </p>
<p>Di sisi pengawasan, Imigrasi Blitar bersikap tegas guna meminimalisasi tindak pidana perdagangan orang. </p>
<p>Tercatat sebanyak 151 permohonan paspor ditolak karena diduga kuat akan digunakan untuk bekerja di luar negeri secara non-prosedural.</p>
<p>Aditya menjelaskan bahwa penolakan tersebut mayoritas disebabkan oleh pemohon yang memberikan keterangan tidak benar saat sesi wawancara.</p>
<p>"Mereka mengaku hendak berwisata, namun tidak mampu menunjukkan rencana perjalanan yang valid. Berdasarkan data kami, Malaysia menjadi negara tujuan yang paling banyak muncul dalam permohonan yang bermasalah tersebut," tegasnya.</p>
<p>Tindakan tegas juga menyasar warga negara asing yang melanggar aturan keimigrasian. Hingga pengujung tahun, tercatat sembilan WNA dikenai tindakan administratif keimigrasian. Masing-masing meliputi pendetensian 5 orang, 1 orang dilimpahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), dan 6 orang dideportasi.</p>
<p>Aditya merinci bahwa WNA yang dideportasi adalah dari Malaysia sebangak 4 orang, Pakistan 1 orang (ditambah 3 orang dalam proses hari ini) dan Amerika Serikat sebanyak 1 orang. </p>
<p>"Hari ini, kami kembali mendeportasi tiga warga negara Pakistan melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Dengan demikian, total penindakan terhadap WNA tahun ini menjadi sembilan orang," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hampir Sebulan Menanti, Jenazah PMI Korban Kebakaran Hong Kong Akhirnya Dimakamkan di Bitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hampir-sebulan-menanti-jenazah-pmi-korban-kebakaran-hong-kong-akhirnya-dimakamkan-di-bitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hampir-sebulan-menanti-jenazah-pmi-korban-kebakaran-hong-kong-akhirnya-dimakamkan-di-bitar</guid>
<description><![CDATA[ Kepulangan jenazah sepenuhnya difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694b6e996f677.webp" length="45950" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 11:21:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>PMI, Korban, Kebakaran, Apartemen, Hongkong, Tiba, Rumah Duka, Dimakamkan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Isak tangis menyambut kedatangan jenazah Sri Wahyuni (42), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, yang tiba di rumah duka pada Selasa (23/12/2025) malam. </p>
<p>Korban merupakan salah satu korban jiwa dalam tragedi kebakaran apartemen di Hong Kong yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.</p>
<p>Jenazah tiba sekitar pukul 23.30 WIB dengan pengawalan ketat dari pihak keluarga, perangkat kelurahan, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar. </p>
<p>Kepulangan jenazah ini mengakhiri penantian panjang keluarga selama hampir satu bulan sejak insiden maut tersebut terjadi pada Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto, mengonfirmasi bahwa seluruh proses pemulangan hingga pemakaman berjalan lancar. </p>
<p>Jenazah telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada Rabu (24/12/2025) pagi.</p>
<p>"Kami memonitor secara langsung kedatangan jenazah tadi malam, dan pagi ini proses pemakaman telah dilaksanakan," ujar Ivong, Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kepulangan jenazah sepenuhnya difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur. </p>
<p>Setibanya di Bandara Juanda Surabaya, jenazah langsung dipulangkan ke Blitar menggunakan ambulans resmi milik BP3MI.</p>
<p>Tragedi yang menimpa Sri Wahyuni menyisakan duka mendalam sekaligus ketidakpastian bagi keluarga selama beberapa pekan terakhir. </p>
<p>Ivong membeberkan, pada 26 November 2025 terjadi kebakaran hebat di sebuah apartemen di Hong Kong. Tanggal 29 November 2025, pihak keluarga baru menerima kepastian status korban melalui informasi resmi otoritas terkait. Tanggal 23 Desember 2025 setelah melalui prosedur pemulangan internasional selama 27 hari, jenazah akhirnya tiba di rumah duka dan 24 Desember 2025 jenazah dimakamkan di kampung halaman.</p>
<p>"Sejak awal, Disnaker Kabupaten Blitar berkomitmen melakukan pendampingan penuh bagi keluarga korban, mulai dari proses birokrasi pemulangan hingga pemulasaraan di rumah duka," tegas dia.</p>
<p>Hingga saat ini, pemerintah terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di Hong Kong untuk memastikan seluruh hak ketenagakerjaan dan santunan bagi almarhumah dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Belum Final, Kunjungan Wisata Kabupaten Blitar Tembus 2,9 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-belum-final-kunjungan-wisata-kabupaten-blitar-tembus-29-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-belum-final-kunjungan-wisata-kabupaten-blitar-tembus-29-juta</guid>
<description><![CDATA[ Kunjungan wisatawan di Kabupaten Blitar pada periode Januari-Oktober 2025 tembus 2,9 orang. Jumlah ini diprediksi bakal meningkat drastis, terlebih masih ada momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694a7bb325a30.webp" length="97102" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 21:01:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Data Kunjungan, Wisatawan, Kabupaten Blitar, Destinasi Wisata, Blitar, Libur Panjang, Nataru, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Blitar sepanjang Januari hingga Oktober 2025 tercatat mencapai 2,9 juta orang.</p>
<p>Angka tersebut masih bersifat sementara karena data kunjungan pada bulan November dan Desember 2025 belum seluruhnya masuk dalam rekapitulasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar Eko Susanto mengatakan rekap kunjungan wisatawan pada tahun ini baru mencangkup sepuluh bulan pertama.</p>
<p>"Data kunjungan tempat wisata yang kami rekap baru Januari-Oktober. Untuk November-Desember masih proses rekap," kata dia, Selasa (23/12/2025).</p>
<p>Sebagai perbandingan, jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Blitar selama Januari hingga Desember 2024 tercatat mencapai 3,2 juta orang. Meski data 2025 belum final, Eko optimis capaian kunjungan wisata tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.</p>
<p>Menurutnya, momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi periode dengan peningkatan jumlah kunjungan wisata.</p>
<p>"Desember ini ada libur panjang Natal dan Tahun Baru. Biasanya jumlah kunjungan wisata meningkat pada momen itu," ujarnya.</p>
<p>Disbudpar mencatat ada tujuh destinasi wisata dengan jumlah kunjungan tertinggi sepanjang tahun 2025. Meliputi, Kampung Coklat, Pemandian Sumur Amber, Pantai Serang, Blitar Park, Pendopo Ageng dan Rest Area Hand Asta Sih, Blitar Fantasy World serta Kebun Teh Sirah Kencong.</p>
<p>"Kami mencatat ada tujuh destinasi wisata di Kabupaten Blitar dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi pada tahun 2025 ini," terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Eko menambahkan meningkatnya kunjungan wisata memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Mulai dari aktivitas pelaku UMKM, sektor kuliner, hingga perhotelan ikut terdongkrak seiring meningkatnya jumlah wisatawan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas Pangan Turun Lapangan, Stok BBM hingga Sembako di Blitar Dipastikan Aman saat Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-turun-lapangan-stok-bbm-hingga-sembako-di-blitar-dipastikan-aman-saat-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-pangan-turun-lapangan-stok-bbm-hingga-sembako-di-blitar-dipastikan-aman-saat-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Satgas Pangan Polres Blitar Kota turun ke lapangan pada Selasa (23/12/2025). Petugas gabungan sengaja turun ke lapangan untuk memastikan stok BBM hingga Sembako dalam kondisi aman saat Nataru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694a7b77402f4.webp" length="54694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 20:25:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satgas, Pangan, Polres Blitar Kota, Terjun, Lapangan, SPBU, BBM, Elpiji, Sembako, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Momen perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satgas Pangan Polres Blitar Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), elpiji di wilayah hukum Polres Blitar Kota, pada Selasa (23/12/2025).</p>
<p>Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, yakni dua SPBU yang berada di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pemantauan ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur panjang akhir tahun.</p>
<p>Kanit Pidana Ekonomi dan Tertentu Satreskrim Polres Blitar Kota Iptu Yuno Sukaito mengatakan hasil pemantauan menunjukan ketersediaan BBM di wilayah Srengat masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>"Stok solar di SPBU Srengat masih sekitar 8.000 liter, sementara SPBU Togogan tersisa 2.000 liter dan akan mendapat tambahan," kata dia, Selasa (23/12/2025).</p>
<p>Selain BBM, petugas juga memantau ketersediaan elpiji di SPBU tersebut. Saat dilakukan pengecekan, stok elpiji masih kosong dan menunggu pengiriman dari agen.</p>
<p>Menurutnya, pengawasan ini bertujuan memastikan distribusi BBM dan elpiji berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan selama perayaan Natal dan Baru. Dari hasil pemantauan, petugas belum menemukan adanya pelanggaran maupun indikasi penimbunan.</p>
<p>"Informasi dari pengawasan SPBU, pasokan elpiji sering habis dan tidak menunggu lama, sudah mendapat pasokan," ujarnya.</p>
<p>Pada hari yang sama, tim lain dari Satgas Pangan Polres Blitar Kota juga menyasar pasar tradisional dan distributor bahan pokok yang ada di wilayah Kota Blitar.</p>
<p>Petugas Satgas Pangan Polres Blitar Kota Aiptu Mujiono menyampaikan ketersediaan pangan seperti beras dan minyak goreng di Kota Blitar masih relatif aman dan harga stabil.</p>
<p>Pemantauan ini akan terus dilakukan selama libur Nataru untuk mencegah kelangkaan serta menjaga stabilitas harga di pasaran.</p>
<p>"Kami melihat di lapangan, harga kebutuhan pokok masih relatif stabil. Seperti beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengaku Bawa Investasi, Tiga WNA Pakistan Berakhir Dideportasi Imigrasi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mengaku-bawa-investasi-tiga-wna-pakistan-berakhir-dideportasi-imigrasi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mengaku-bawa-investasi-tiga-wna-pakistan-berakhir-dideportasi-imigrasi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Blitar melakukan deportasi terhadap tiga WNA Pakistan yang mengaku membawa investasi saat berada di Indonesia. Ketiganya diamankan petugas saat mengontrak di sebuah rumah kawasan Kabupaten Tulungagung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694a7b85621f3.webp" length="29252" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 19:56:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>WNA, Deportasi, Imigrasi Blitar, Mengaku, Investor, Bawa, Investasi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Upaya pencegahan terhadap potensi praktik investasi bodong dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar dengan mengamankan tiga warga negara asing (WNA) Pakistan.</p>
<p>Ketiganya diamankan petugas setelah aktivitas dan keberadaannya dinilai tidak jelas.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Aditya Nursanto mengatakan pengamanan dilakukan di wilayah Kabupaten Tulungagung pada Ahad (21/12/2025), menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait keberadaan WNA yang mencurigakan.</p>
<p>"Setelah menerima informasi dari warga, petugas langsung melakukan pengecekan dan pengamanan terhadap yang bersangkutan," kata Aditya, Selasa (23/12/2025).</p>
<p>Aditya menjelaskan, ketiga WNA Pakistan itu masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Sabtu (20/12/2025). Sebelumnya, mereka sempat berada di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur dan menyewa rumah di Kabupaten Tulungagung.</p>
<p>Saat dimintai keterangan, ketiganya mengaku datang ke Indonesia dengan tujuan melakukan investai. Namun, petugas tidak menemukan kejelasan terkait jenis usaha maupun rencana investasi yang akan dijalankan.</p>
<p>"Ketika ditanya lebih rinci, mereka tidak dapat menjelaskan bentuk investasinya. Dari situ kami menilai ada potensi risiko, sehingga dilakukan pencegahan," ujarnya.</p>
<p>Hasil pemeriksaan keimigrasian menunjukkan ketiga WNA Pakistan tersebut melanggar ketentuan administrasi izin tinggal. Atas pelanggaran itu, Kanim Blitar mengambil langkah tegas berupa deportasi.</p>
<p>"Rencananya besok siang, ketiga ya akan dipulangkan ke negara asal melalui bandara Juanda, Surabaya," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akhir Tahun Makin Seru, 7 Destinasi Wisata Favorit Kabupaten Blitar Ini Wajib Dikunjungi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akhir-tahun-makin-seru-7-destinasi-wisata-favorit-kabupaten-blitar-ini-wajib-dikunjungi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akhir-tahun-makin-seru-7-destinasi-wisata-favorit-kabupaten-blitar-ini-wajib-dikunjungi</guid>
<description><![CDATA[ Ada tujuh destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang wajib masuk list untuk menghabiskan waktu libur akhir tahun 2025. Mulai dari pantai, alam, destinasi wisata edukasi, keluarga dan sebagainya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947d325b373f.webp" length="35892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 19:41:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Akhir Tahun, Liburan, Destinasi, Wisata, Kabupaten Blitar, Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Menutup tahun dengan liburan menjadi momen yang paling ditunggu. Kabupaten Blitar menawarkan banyak pilihan destinasi wisata yang cocok untuk mengisi liburan akhir tahun bersama keluarga, sahabat maupun rekan perjalanan.</p>
<p>Tak perlu jauh-jauh ke luar kota, Blitar punya deretan wisata favorit yang selalu ramai dikunjungi dan siap memberi pengalaman liburan yang beragam. Mulai dari pantai, wisata alam sejuk, hingga wahana keluarga.</p>
<p>Berikut tujuh destinasi wisata favorit di Kabupaten Blitar yang wajib masuk daftar kunjungan akhir tahun.</p>
<p><strong>Pantai Serang</strong></p>
<p>Pantai Serang terletak di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Pantai ini menjadi pilihan utama wisatawan saat libur panjang. Hamparan pasir luas, suasana pantai yang terbuka, serta aneka kuliner khas pesisir pesisir menjadikan tempat pas untuk menikmati sore sambil menunggu matahari terbenam.</p>
<p><strong>Kampung Coklat Blitar </strong></p>
<p>Kampung Coklat Blitar berada di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Liburan sekaligus edukasi bisa dinikmati disini. Pengunjung dapat berjalan di area kebun kakao, mencicipi berbagai olahan cokelat hingga menikmati suasana yang ramah anak-anak dan keluarga.</p>
<p><strong>Sumur Amber </strong></p>
<p>Sumur Amber terletak di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Wisata alam dengan nuansa hijau dan udara segar ini cocok bagi pecinta suasana tenang. Sumur Amber merupakan destinasi wisata pemandian air alami dari mata air segar yang dikelola menjadi tempat rekreasi keluarga dengan nuansa pedesaan.</p>
<p><strong>Blitar Park </strong></p>
<p>Blitar Park terletak di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Destinasi ini pas untuk wisata keluarga, ragam wahana permainan membuat anak-anak betah, sementara orang tua bisa menikmati liburan tanpa harus berpindah lokasi.</p>
<p><strong>Blitar Fantasy World</strong></p>
<p>Blitar Fantasy World terletak di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Di sini wahana permainan dan spot foto menarik menjadikan Blitar Fantasy World menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat libur akhir tahun. Dengan suasana cerita dan cocok untuk semua usia.</p>
<p><strong>Pendopo Hand Asta Sih</strong></p>
<p>Pendopo Hand Asta Sih terletak di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Bagi yang ingin menikmati suasana santai, destinasi ini bisa menjadi pilihan. Ruang terbuka yang nyaman sering menjadi tempat berkumpul dan bersantai sambil menikmati akhir pekan.</p>
<p><strong>Perkebunan Sirah Kencong </strong></p>
<p>Perkebunan Sirah Kencong terletak di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Udara sejuk pegunungan dan hamparan kebun teh menjadi daya tarik utama. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menurunkan akhir tahun dengan nuansa alam yang tenang dan menyegarkan.</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar Eko Susanto menyebut libur akhir tahun menjadi momentum penting untuk menghidupkan destinasi wisata daerah sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.</p>
<p>"Liburan akhir tahun selalu menjadi siklus penting. Karena itu kami mendorong destinasi menjaga keamanan, kebersihan dan pelayanan agar wisatawan merasa nyaman," ucapnya, Ahad (21/12/2025).</p>
<p>Dengan beragam pilihan wisata yang lengkap dan mudah dijangkau, Kabupaten Blitar siap menjadi tujuan libur akhir tahun yang ceria, aman dan penuh pengalaman yang berkesan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lonjakan Penumpang Nataru, Lebih dari 8 Ribu Pelanggan KA Berangkat dari Stasiun Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lonjakan-penumpang-nataru-lebih-dari-8-ribu-pelanggan-ka-berangkat-dari-stasiun-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lonjakan-penumpang-nataru-lebih-dari-8-ribu-pelanggan-ka-berangkat-dari-stasiun-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Memasuki musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, terjadi lonjakan jumlah pelanggan kereta api (KA) yang berangan dari Stasiun Blitar. Berdasarkan data, hingga kini lebih dari 8 ribu pelanggan KA berangkat dari Stasiun Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947c75a1c891.webp" length="40982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 18:59:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Lonjakan, Penumpang, KA, Libur, Akhir Tahun, Stasiun Blitar, Nataru, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api (KA) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terlihat jelas di Stasiun Blitar.</p>
<p>PT KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 8.185 pelanggan berangkat dari Stasiun Blitar selama periode angkutan Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.</p>
<p>Jumlah tersebut menempatkan Stasiun Blitar sebagai salah satu stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun, setelah Stasiun Madiun, Kediri dan Jombang.</p>
<p>Tingginya angka penumpang menunjukkan Stasiun Blitar masih menjadi pilihan utama masyarakat, baik untuk perjalanan mudik, libur keluarga maupun keperluan lainnya.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan tren peningkatan penumpang ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur akhir tahun.</p>
<p>"Selama periode angkutan Nataru, Stasiun Blitar mencatat pergerakan penumpang yang cukup signifikan," kata dia, Ahad (21/12/2025).</p>
<p>Sementara itu, untuk keberangkatan pada Ahad (21/12/2025), tercatat sebanyak 469 pelanggan naik kereta api (KA) dari Stasiun Blitar menuju ke berbagai daerah tujuan. Jumlah tersebut diprediksi masih akan terus meningkat menjelang puncak arus libur Nataru.</p>
<p>"Hari ini, sementara dari Stasiun Blitar keberangkatan ada 469 penumpang. Kami prediksi masih terus meningkat, menjelang puncak arus libur Nataru," terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan sampai saat ini masih tersedia 7.074 tempat duduk untuk perjalanan kereta api pada periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Ketersediaan tiket masih terbuka, terutama untuk beberapa tanggal tertentu pada kelas ekonomi dan eksekutif. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisata Rasa dan Cerita, Kampung Coklat Blitar Jadi Pilihan Liburan Akhir Tahun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisata-rasa-dan-cerita-kampung-coklat-blitar-jadi-pilihan-liburan-akhir-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisata-rasa-dan-cerita-kampung-coklat-blitar-jadi-pilihan-liburan-akhir-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu destinasi wisata yang menjadi rekomendasi untuk berlibur bersama keluarga di momen akhir tahun 2025 di Kabupaten Blitar adalah wisata edukasi Kampung Coklat Blitar. Selain berwisata, pengunjung bisa mendapatkan edukasi tentang pengolahan buah cokelat menjadi cokelat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6947c78cb0302.webp" length="122846" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 18:22:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wisata, Edukasi, Kampung Coklat, Blitar, Rekomendasi, Wisata, Akhir Tahun, Liburan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Liburan akhir tahun di Kampung Coklat Blitar yang berada di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar terasa seperti menyusuri cerita yang manis.</p>
<p>Dari aroma cokelat yang menguar di udara, derwi tawa anak-anak yang berlarian, hingga kebun hijau yang membentang luas, semuanya menghadirkan suasana liburan yang hangat dan penuh pengalaman.</p>
<p>Destinasi wisata edukasi ini tak lagi sekedar tempat berjalan-jalan. Memasuki penghujung tahun 2025, Kampung Coklat menghadirkan wajah baru yang membuat pengunjung betah berlama-lama.</p>
<p>Kolam renang keluarga menjadi magnet utama, disusul pintu masuk galery coklat bergaya eropa yang kerap menjadi latar swafoto, serta kebun coklat seluas 8 hektare yang memperkuat nuansa alam dan edukasi.</p>
<p>Pengelola Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar Ahmad Nahru Mufti Alam mengatakan, peningkatan fasilitas ini sejalan dengan kebutuhan wisata keluarga saat musim liburan, khususnya libur akhir tahun.</p>
<p>"Pengunjung sekarang ingin liburan yang lengkap. Bukan hanya hiburan, tapi juga pengalaman dan cerita yang bisa dibawa pulang," kata dia, Ahad (21/12/2025).</p>
<p>Dampaknya pun mulai terasa pada angka kunjungan, di hari biasa Kampung Coklat dikunjungi sekirar 300 wisatawan per hari. Kini, terus melonjak hingga sekitar 3.000 orang per harinya.</p>
<p>Di memperkirakan puncak kunjungan akan terjadi setelah pergantian tahun, tepatnya pada 1 Januari 2026 dengan potensi mencapai 5.000 hingga 10.000 pengunjung.</p>
<p>"Sekarang di libur sekolah, sudah meningkat per hari atau saat weekend seperti saat ini bisa mencapai 3.000 pengunjung yang datang," ujarnya.</p>
<p>Meski tanpa diskon khusus selama libur akhir tahun, pengelola tetap mempertahankan harga tiket yang terjangkau. Tiket reguler dibanderol Rp20.000, sementara tiket terusan seharga Rp35.000 yang sudah mencangkup akses ke 14 wahana, termasuk kolam renang.</p>
<p>"Kalau yang reguler Rp20.000 dan terusan Rp35.000 per orang. Sudah include ke 14 wahana ya untuk tiket terusan, termasuk kolam renang baru itu," terang Nahru.</p>
<p>Salah satu pengunjung asal Surabaya bernama Gabby Olivia Islami (30) mengaku bahwa Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar menyimpan kenangan berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya. Ia terkejut dengan perubahan yang ada saat ini.</p>
<p>Yang paling berkesan baginya adalah pengalaman melihat langsung proses pengolahan cokelat dari kebun hingga pabrik.</p>
<p>"Dulu belum seluas ini dan wahananya juga belum sebanyak sekarang, lebih hidup dan edukatif yang sekarang. Seneng sekali, bisa lihat prosesnya, lalu nyobain cokelat dari pohon langsung. Anak-anak jadi tahu, cokelat itu prosesnya panjang," tuturnya.</p>
<p>Menurut Gabby, Kampung Coklat kini menjadi destinasi liburan keluarga yang praktis, karena semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan.</p>
<p>"Anak-anak senang, orang tua nyaman. Ada wahana, ada kolam renang, bahkan ada cottage kalau mau menginap. Jadi liburannya nggak capek," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Pekarangan Jadi Tempat Nongkrong, Warung di Kota Blitar Tawarkan Makanan Murah di Tengah Kebun Anggur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-pekarangan-jadi-tempat-nongkrong-warung-di-kota-blitar-tawarkan-makanan-murah-di-tengah-kebun-anggur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-pekarangan-jadi-tempat-nongkrong-warung-di-kota-blitar-tawarkan-makanan-murah-di-tengah-kebun-anggur</guid>
<description><![CDATA[ Warga Kota Blitar menyulap pekarangan belakang rumahnya menjadi warung tempat nongkrong dengan menyediakan berbagai menu makanan minuman harga murah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69466f7c0c894.webp" length="90408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 17:29:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pekarangan, Belakang, Rumah, Disulap, Tempat Nongkrong, Menu, Murah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Siapa sangka pekarangan belakang rumah bisa berubah menjadi tempat kuliner yang ramai dikunjungi. Di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, sebuah kebun anggur dan jambu merah disulap menjadi warung makan bernuansa alami yang kini banyak diburu masyarakat.</p>
<p>Warung makan itu bernama Rindang Rasa, menawarkan pengalaman bersantap di ruang terbuka, tepat dibawah rerimbunan tanaman anggur.</p>
<p>Suasana sejuk dan hijau menjadi data tarik utama, terlebih dengan harga menu yang terbilang sangat ramah di kantong. Lokasinya memang tidak langsung terlihat dari jalan raya, hanya ada papan kecil bertulisan "cafe kebon" di bagian depan gang.</p>
<p>Tak jarang pengunjung yang baru pertama kali datang sempat melewati lokasi, karena warung berada persis di pekarangan belakang rumah pemilik.</p>
<p>Pemilik warung bernama Utik mengaku tempat tersebut awalnya merupakan kebun pribadi yang ditanami anggur dan jambu merah. Seiring waktu, ia melihat peluang untuk memanfaatkan lahan tersebut menjadi usaha kuliner.</p>
<p>"Dulu ini murni kebun, karena tempatnya rindang dan nyaman. Akhirnya kami tata menjadi warung makan. Luasnya sekitar 20x10 meter," ucapnya, Sabtu (20/12/2025).</p>
<p>Nama Rindang Rasa dipilih untuk menggambarkan bahwa suasana warung yang teduh sekaligus cita rasa masakan rumahan yang disajikan. Warung ini mulai beroperasi sekitar satu tahun lalu, dan baru ramai dikunjungi dalam beberapa bulan terakhir setelah viral di media sosial.</p>
<p>Banyak pengunjung datang karena merasa penasaran ingin menikmati makan dibawah pohon anggur. Apalagi saat tanaman tersebut sedang berbuah dan menjadi latar favorit untuk berfoto.</p>
<p>"Buka setiap hari, mulai jam 07.00 pagi sampai jam 9 malam dan kalau akhir pekan selalu banyak pengunjung yang datang," ujarnya.</p>
<p>Selain menyuguhkan suasana alamnya, harga menu juga menjadi alasan utama warung ini cepat dikenal. Beragam menu makanan ditawarkan dengan harga rata-rata Rp5.000 per porsi. Seperti, nasi pecel, soto ayam hingga rawon daging sapi.</p>
<p>Untuk menu tertentu, seperti krengsengan kukul dan ati ayam dijual dengan harga lebih tinggi. Dia menyebut meski harga terbilang murah, kualitas dan porsi setiap menu tetap diperhatikan. Usaha tersebut tetap memberikan keuntungan karena dikelola secara sederhana dan bahan baku dipilih secara cermat.</p>
<p>"Harganya mulai dari Rp5.000, seperti nasi pecel komplit, soto ayam, rawon. Lainnya agak tinggi," kata dia.</p>
<p>Bachtiar salah seorang pengunjung mengaku mengetahui warung tersebut dari media sosial. Ia sengaja datang untuk mencoba sensasi makan di tengah kebun.</p>
<p>Dengan konsep yang sederhana, suasana alami, harga terjangkau, tempat makan Rindang Rasa menjadi alternatif kuliner murah meriah sekaligus tempat bersantai bati warga Kota Blitar dan sekitarnya.</p>
<p>"Makannya enak, murah dan porsinya tidak pelit. Tempatnya sangat unik, nyaman sekali disini," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lalai Matikan Bara Oven, Gudang Tusuk Sate di Blitar Ludes Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lalai-matikan-bara-oven-gudang-tusuk-sate-di-blitar-ludes-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lalai-matikan-bara-oven-gudang-tusuk-sate-di-blitar-ludes-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, kerugian materiel yang dialami pemilik usaha diperkirakan mencapai Rp35 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69466087c2589.webp" length="43270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 16:40:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Bara, Oven, Diduga, Jadi, Pemicu, Blitar, Gudang Tusuk Sate.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kelalaian dalam proses produksi memicu kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah gudang pembuatan tusuk sate di Dusun Semanding, Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Jumat (19/12/2025) malam. </p>
<p></p>
<p>Insiden tersebut menyebabkan kerugian materiel yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.</p>
<p></p>
<p>Gudang milik Heru Budiarni (38) tersebut merupakan tempat pengeringan tusuk sate yang masih menggunakan metode oven manual berbahan bakar kayu. </p>
<p></p>
<p>Sebanyak tiga ton tusuk sate siap kirim ludes terbakar dan tidak berhasil diselamatkan dari kobaran api.</p>
<p></p>
<p>Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengonfirmasi pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.</p>
<p></p>
<p>"Setelah menerima laporan, tim segera menuju lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan sekitar," ujar Tedi saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/12/2025).</p>
<p></p>
<p>Dugaan sementara menunjukkan bahwa titik api berasal dari sisa bara api pada tungku oven yang kemudian memicu panas berlebih.</p>
<p></p>
<p>"Dugaan kuat kebakaran dipicu oleh sisa arang yang masih menyala di area oven. Bara tersebut kemudian membesar dan menyambar tumpukan tusuk sate yang kering," jelas Tedi.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan keterangan pemilik, aktivitas produksi sebenarnya telah berakhir pada pukul 16.00 WIB. Saat itu, pekerja merasa telah mematikan sisa kayu bakar pada oven sebelum meninggalkan gudang. Namun, api diduga tidak sepenuhnya padam.</p>
<p></p>
<p>Sekitar pukul 21.00 WIB, pemilik gudang dikagetkan dengan suara gemeretak dari ruang produksi. Saat diperiksa, kobaran api sudah membesar dan melahap ribuan ikat tusuk sate di dalam ruang pengeringan. </p>
<p></p>
<p>Upaya pemadaman dengan alat seadanya oleh warga setempat sempat dilakukan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.</p>
<p></p>
<p>Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, kerugian materiel yang dialami pemilik usaha diperkirakan mencapai Rp35 juta. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Isi Libur Sekolah, Puluhan Pelajar di Blitar Unjuk Gigi dalam Konser Musik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/isi-libur-sekolah-puluhan-pelajar-di-blitar-unjuk-gigi-dalam-konser-musik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/isi-libur-sekolah-puluhan-pelajar-di-blitar-unjuk-gigi-dalam-konser-musik</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 35 siswa, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), menampilkan bakat seni mereka dalam ajang home concert atau konser musik mini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6946608e94d59.webp" length="38456" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 16:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Liburan, Sekolah, Musik, Konser Mini, Home Concert, Kota Blitar, Blitar, Pelajar, TK, SMA, Unjuk Kebolehan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Puluhan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Blitar memanfaatkan masa libur sekolah dengan kegiatan positif asah kemampuan. </p>
<p>Sebanyak 35 siswa, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), menampilkan bakat seni mereka dalam ajang <em>home concert</em> atau konser musik mini yang digelar pada Sabtu (20/12/2025).</p>
<p>Acara yang diinisiasi oleh Xiola Music Course ini berlangsung di kawasan kuliner Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar. </p>
<p>Meski diselenggarakan dalam nuansa santai di panggung sederhana, para peserta tampak antusias menunjukkan kemahiran mereka dalam olah vokal, permainan piano, hingga petikan gitar di hadapan orang tua dan pengunjung.</p>
<p>Pemilik Xiola Music Course, Faula Arina, menjelaskan bahwa konser ini merupakan agenda rutin untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan siswa setelah menempuh kursus musik selama enam bulan terakhir. </p>
<p>Selain sebagai ajang evaluasi teknis, kegiatan ini juga dirancang untuk membentuk karakter dan mentalitas siswa.</p>
<p>"Kami sengaja mengadakan kegiatan ini di akhir tahun agar masa libur sekolah tetap diisi dengan aktivitas yang positif dan produktif. Tujuannya tentu meningkatkan rasa percaya diri para siswa agar mereka lebih siap saat harus tampil di ruang publik," ujar Faula, Sabtu (20/12/2025).</p>
<p>Manfaat positif ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Kayla Nadi Zaneeta Zahra (17). Siswi kelas XI SMAN 1 Talun tersebut tampil memukau dengan kemampuan vokalnya. </p>
<p>Menurut Kayla, panggung seperti ini merupakan sarana positif untuk mengasah keberanian dan melatih mental di atas panggung. </p>
<p>"Senang sekali bisa berpartisipasi untuk mengisi waktu libur. Selain mengasah kemampuan bernyanyi, konser mini ini sangat melatih mental saya agar lebih berani tampil di depan banyak orang," tutup Kayla. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Libur Nataru, Polresta Blitar Perkuat Pengamanan dengan 7 Pos dan Kesiapsiagaan Bencana</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-libur-nataru-polresta-blitar-perkuat-pengamanan-dengan-7-pos-dan-kesiapsiagaan-bencana</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-libur-nataru-polresta-blitar-perkuat-pengamanan-dengan-7-pos-dan-kesiapsiagaan-bencana</guid>
<description><![CDATA[ Dalam menghadapi libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Blitar Kota memperkuat pengamanan dengan mendirikan 7 pos dan kesiapsiagaan bencana. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69455c84b2f24.webp" length="51576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 23:45:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Polresta Blitar, Operasi Lilin Semeru, Pengamanan, Libur Panjang, Nataru, Mendirikan, Pos, Kesiapsiagaan Bencana.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menghadapi momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diprediksi diwarnai peningkatan mobilitas masyarakat serta potensi cuaca ekstrem, Polres Blitar Kota memperkuat pengamanan melalui pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 dengan mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan yang dilengkapi peralatan SAR.</p>
<p>Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari intruksi Kapolri agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian tahun.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan Operasi Lilin Semeru 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sebagai bagian dari pengamanan, pihaknya menyiapkan tujuh pos yang tersebar di titik-titik strategis dan rawan kepadatan. Tujuh pos tersebut terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pos PAM) dan empat Pos Pelayanan (Pos Yan).</p>
<p>"Pendirian pos ini untuk melayani masyarakat, mengantisipasi kemacetan, serta mengamankan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi simpul kerawanan selama libur Nataru," katanya, Jumat (19/12/2025).</p>
<p>Terkait potensi bencana akibat cuaca ekstrem, AKBP Titus menegaskan seluruh pos yang terlihat dalam Operasi Lilin Semeru 2025 dilengkapi dengan peralatan SAR guna memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi kondisi darurat.</p>
<p>Ketika curah hujan meningkat dan terjadi bencana, personel Polri dan TNI yang bertugas menjadi responden pertama di lapangan. Selanjutnya, akan dikoordinasikan dengan tim tanggap bencana.</p>
<p>"Disampaikan amanat Kapolri, dalam setiap pos kita siapkan juga perlengkapan SAR," ujarnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, dalam mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 296 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta didukung organisasi masyarakat seperti ORARI, RAPI, Senkom, dan Saka Bhayangkara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>WNA Asal AS Dipulangkan Imigrasi Blitar, Ini Alasannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wna-asal-as-dipulangkan-imigrasi-blitar-ini-alasannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wna-asal-as-dipulangkan-imigrasi-blitar-ini-alasannya</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial JLK (57), yang bersangkutan terbukti menyalahgunakan izin tinggal terbatas (ITAS) selama berada di Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6945551aef101.webp" length="26172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 23:16:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kantor, Imigrasi, Blitar, Memulangkan, Deportasi, WNA, Asal, Amerika Serikat, Menyalahgunakan, Izin Tinggal Terbatas, ITAS.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat berinisial JLK (57) setelah terbukti menyalahgunakan izin tinggal terbatas (ITAS) selama berada di Indonesia.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blutta Aditya Nursanto mengatakan JLK awalnya masuk ke Indonesia pada Maret 2025 dengan status ITAS pelajar. Dalam pengajuan izin tinggalnya, yang bersangkutan menyampaikan tujuan untuk mempelajari agama Islam.</p>
<p>"Namun setelah dilakukan pengawasan, tidak ditemukan aktivitas belajar sebagaimana yang menjadi dasar pemberian ITAS pelajar," kata Aditya, Jumat (19/12/2025).</p>
<p>Menurut Aditya, selama berada di Indonesia, JLK diketahui menetap di sebuah hotel yang berada di kawasan Tulungagung. Dalam kurun waktu tertentu, keberadaanya mulai menuai sorotan warga setempat setelah muncul laporan terkait perilaku yang dianggap menganggu ketertiban lingkungan.</p>
<p>Dalam hal ini, Imigrasi Blitar kemudian melakukan pemeriksaan mendalam terhadap aktivitas WNA tersebut. Dari hasil kualifikasi, JLK diketahui tidak memiliki kegiatan yang relevan dengan izin tinggalnya dan justru menjalani aktivitas pribadi yang dinilai tidak sejalan dengan norma sosial masyarakat sekitar.</p>
<p>"Selain tidak sesuai dengan tujuan izin tinggal, aktivitas yang dilakukan juga menimbulkan keberatan dari masyarakat. Hal ini menjadi pertimbangan serius bagi kami," ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan dan laporan masyarakat, Imigrasi Blitar akhirnya menjatuhkan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi terhadap JLK. Tindakan ini dilakukan sesuai Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.</p>
<p>Penindakan ini merupakan bagian dari komitmen Imigrasi Blitar dalam menegakkan aturan serta menjaga ketertiban umum.</p>
<p>"Kami imbau seluruh WNA agar mematuhi aturan izin tinggal yang dimiliki, menghormati nilai dan norma yang berlaku, serta tidak melakukan aktivitas di luar izin yang diberikan," terang dia.</p>
<p>Aditya menambahkan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah kerjanya dan membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan aktivitas WNA yang mencurigakan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Diterjang Angin Kencang, Warga Blitar Harapkan Bantuan untuk Rumah Rusak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-diterjang-angin-kencang-warga-blitar-harapkan-bantuan-untuk-rumah-rusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-diterjang-angin-kencang-warga-blitar-harapkan-bantuan-untuk-rumah-rusak</guid>
<description><![CDATA[ Warga Dusun Karangtanjung, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar berharap pemerintah membantu memperbaiki bangunan rumahnya yang rusak tertimpa pohon. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694555b49f23d.webp" length="34068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 22:14:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Sidodadi, Garum, Harapkan, Bantuan, Rumah Rusak, Diterjang, Angin Kencang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Bencana angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Kamis (18/12/2025) sore mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.</p>
<p>Salah satu rumah yang terdampak paling parah adalah milik Tiwi (40) yang berada di Dusun Karangtanjung, Desa Sidodadi, Garum.</p>
<p>Rumah tersebut rusak berat setelah tertimpa pohon besar yang roboh akibat terpaan angin kencang. Kerusakan terjadi pada bagian dapur dan ruang tamu, sehingga bangunan tidak layak untuk dihuni.</p>
<p>Tiwi mengaku berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya yang kini tidak bisa ditempati.</p>
<p>"Harapannya ada bantuan dari pemerintah, karena kondisi rumah sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan," kata Tiwi, Jumat (19/12/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Garum pada Kamis (18/12/2025) pukul 16.00 WIB. Saat itu ia berada di kamar mandi, sementara anak bungsunya berusia 12 tahun berada di ruang depan rumah.</p>
<p>Suaminya, Jamaludin bersama anak sulungnya masih berada di luar rumah untuk bekerja.</p>
<p>"Anginnya kencang sekali, berputar-putar. Lalu, tiba-tiba pohon samping rumah roboh dan menimpa bangunan," terangnya.</p>
<p>Beruntung, Tiwi dan anaknya selamat dari peristiwa itu. Meskipun anaknya sempat tertimpa reruntuhan genteng, kondisinya tidak mengalami luka serius. Keduanya langsung menyelamatkan diri dan mengungsi ke rumah tetangga dan sampai saat ini untuk sementara waktu masih tinggal di rumah warga sekitar.</p>
<p>Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan petugas gabungan dibantu masyarakat setempat telah melakukan kerja bakti untuk membersihkan material pohon tumbang dan puing-puing bangunan.</p>
<p>Terkait dengan peristiwa ini, pihaknya telah melakukan penanganan darurat dan hingga kini masih berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, untuk langkah penanganan lanjutan rumah warga yang rusak.</p>
<p>"Total ada sembilan rumah warga yang terdampak angin kencang. Dari jumlah itu satu rumah mengalami kesukaran berat," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akui Adanya Pelanggaran Disiplin, Kapolres Blitar Minta Maaf atas Dugaan Salah Tangkap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akui-adanya-pelanggaran-disiplin-kapolres-blitar-minta-maaf-atas-dugaan-salah-tangkap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akui-adanya-pelanggaran-disiplin-kapolres-blitar-minta-maaf-atas-dugaan-salah-tangkap</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar menunjukkan komitmennya dalam penegakan disiplin internal dengan menuntaskan penanganan laporan dugaan salah tangkap yang melibatkan anggotanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6942969700a48.webp" length="38732" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 19:59:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Pelanggaran Disiplin, Salah Tangkap, Kapolres, Sampaikan, Permohonan Maaf, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kepolisian Resor Blitar menuntaskan penanganan pengaduan masyarakat terkait dugaan salah tangkap yang dilakukan oleh anggotanya.</p>
<p>Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, Polres Blitar telah menggelar sidang disiplin terhadap personel yang dilaporkan pada Rabu (17/12/2025).</p>
<p>Di mana, sidang disiplin ini dilaksanakan berdasarkan laporan polisi nomor LP/03/XI/2025/Sipropam dan berlangsung secara terbuka.</p>
<p>Pelapor berinisial F hadir langsung dalam persidangan dan didampingi oleh penasihat hukum. </p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, salah seorang terlapor berinisial Aiptu K dikenai penempatan khusus (patsus) untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan. Selain itu, Aiptu K juga dipindah tugaskan dari satuan reserse kriminal ke tingkat Polsek guna menjaga netralitas dan kelancaran proses pemeriksaan.</p>
<p>"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota. Tindakan yang sudah dilakukan itu tidak sejalan dengan nilai profesionalisme Polri serta telah menimbulkan dampak bagi masyarakat," terang Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Rabu (17/12/2025).</p>
<p>Kapolres menyebut untuk tiga anggota lainnya yang ikut dilaporkan juga telah menjalani sanksi disiplin sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan kepolisian.</p>
<p>Secara khusus, Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada F dan keluarganya. Bahwa penetapan F sebagai terduga pelaku didasarkan pada keterangan awal, namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, yang bersangkutan dinyatakan tidak terlibat.</p>
<p>"Ini menjadi evaluasi penting bagi Polres Blitar. Kami berkomitmen memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, agar setiap tindakan kepolisian yang dilakukan tetap berlandaskan pada profesionalisme, keadilan dan pendekatan humanis," tegasnya.</p>
<p>AKBP Arif berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih profesional, objektif, dan humanis. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perketat Izin Tinggal, Kantor Imigrasi Blitar Periksa Sejumlah Wisatawan hingga Relawan Asing</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perketat-izin-tinggal-kantor-imigrasi-blitar-periksa-sejumlah-wisatawan-hingga-relawan-asing</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perketat-izin-tinggal-kantor-imigrasi-blitar-periksa-sejumlah-wisatawan-hingga-relawan-asing</guid>
<description><![CDATA[ Meski tidak ditemukan pelanggaran fatal, operasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Blitar dan Tulungagung kini memasuki fase pengetatan guna mencegah potensi penyalahgunaan izin tinggal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69421360ea9cc.webp" length="37192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 11:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kantor, Imigrasi, Blitar, Operasi, Wirawaspada, Pengawasan, Pemeriksaan, WNA, Relawan, Wisatawan, Asing.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar resmi merampungkan Operasi Wirawaspada, sebuah agenda nasional Direktorat Jenderal Imigrasi yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Desember 2025. </p>
<p>Meski tidak ditemukan pelanggaran fatal, operasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Blitar dan Tulungagung kini memasuki fase pengetatan guna mencegah potensi penyalahgunaan izin tinggal.</p>
<p>Operasi yang menyisir lembaga pendidikan hingga pemukiman warga ini bertujuan untuk memetakan kepatuhan administratif para warga asing di daerah-daerah yang jauh dari pantauan pusat.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, menjelaskan bahwa pada hari pertama, petugas melakukan audit dokumen di sebuah lembaga kursus di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. </p>
<p>Dua WNA asal Amerika Serikat dan Prancis yang bertindak sebagai relawan pengajar Bahasa Inggris menjadi subjek pemeriksaan.</p>
<p>"Kami memvalidasi dokumen perjalanan serta izin tinggal mereka secara mendalam. Hasilnya, aktivitas keduanya masih selaras dengan ketentuan keimigrasian yang berlaku," ujar Aditya, Rabu (17/12/2025).</p>
<p>Memasuki hari kedua dan ketiga, intensitas pengawasan bergeser ke Kabupaten Tulungagung. </p>
<p>Petugas memeriksa seorang warga Amerika Serikat di Desa Kaliwungu, serta tiga wisatawan asal Jerman yang tengah melakukan perjalanan lintas wilayah menggunakan sepeda menuju Malang.</p>
<p>Pengawasan juga menyasar wilayah Kelurahan Jepun, tempat seorang WNA asal Pakistan bermukim. </p>
<p>Meski memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang sah, kehadiran WNA di kawasan pemukiman penduduk menunjukkan perlunya pemantauan berbasis komunitas agar tidak terjadi pergeseran fungsi izin tinggal dari sosial ke komersial atau aktivitas ilegal lainnya.</p>
<p>Meskipun hasil Operasi Wirawaspada kali ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi, Imigrasi Blitar menekankan bahwa pengawasan fisik selama tiga hari tidak akan cukup tanpa solusi jangka panjang. Aditya Nursanto menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci.</p>
<p>Langkah solutif yang diusung ke depan adalah penguatan koordinasi melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) hingga tingkat kecamatan. Hal ini dinilai krusial mengingat luasnya wilayah kerja yang mencakup dua kabupaten dengan topografi yang beragam.</p>
<p>"Operasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memastikan kedaulatan hukum. Kami mengharapkan masyarakat lebih proaktif melaporkan setiap aktivitas orang asing yang mencurigakan di lingkungan mereka melalui kanal pelaporan resmi kami," pungkas Aditya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Libur Nataru dalam Bayang Cuaca Ekstrem, 308 Personel Gabungan di Blitar Disiagakan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/libur-nataru-dalam-bayang-cuaca-ekstrem-308-personel-gabungan-di-blitar-disiagakan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/libur-nataru-dalam-bayang-cuaca-ekstrem-308-personel-gabungan-di-blitar-disiagakan</guid>
<description><![CDATA[ Fokus utama petugas adalah menjamin keamanan rumah ibadah, pusat keramaian, serta keselamatan di kawasan destinasi wisata. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6942138016b5a.webp" length="37960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 09:00:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Operasi Lilin Semeru, Blitar, Fokus, Fokus, Keamanan, Wisata, Bupati Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kepolisian Resor (Polres) Blitar memantapkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Mapolres Blitar, Rabu (17/12/2025). </p>
<p></p>
<p>Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan kondusivitas wilayah melalui gelaran Operasi Lilin Semeru 2025.</p>
<p></p>
<p>Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. </p>
<p></p>
<p>Fokus utama petugas adalah menjamin keamanan rumah ibadah, pusat keramaian, serta keselamatan di kawasan destinasi wisata.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, menegaskan bahwa Operasi Lilin Semeru tahun ini memiliki tantangan spesifik, terutama terkait faktor alam dan mobilitas massa.</p>
<p></p>
<p>"Potensi kerawanan yang kami antisipasi meliputi kepadatan arus lalu lintas, lonjakan aktivitas wisata, hingga ancaman cuaca ekstrem akibat musim penghujan. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci mitigasi gangguan kamtibmas," ujar AKBP Arif.</p>
<p></p>
<p>Untuk mendukung operasi ini, sebanyak 308 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan. Ratusan personel tersebut akan tersebar di berbagai pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) di titik-titik krusial Kabupaten Blitar dengan mengedepankan pendekatan humanis.</p>
<p></p>
<p>Dalam paparan situasi wilayah, sektor logistik seperti ketersediaan bahan pokok dan BBM di Kabupaten Blitar dilaporkan dalam kondisi aman. Namun, otoritas keamanan memberikan perhatian khusus pada jalur menuju kawasan wisata, terutama wilayah pesisir pantai selatan yang diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan.</p>
<p></p>
<p>Selain jalur darat, keamanan di titik penyeberangan Sungai Brantas juga menjadi prioritas. Seluruh instansi terkait telah sepakat untuk mengoperasikan posko siaga 24 jam guna memantau perkembangan situasi secara berkala.</p>
<p></p>
<p>Senada dengan itu, Bupati Blitar Rijanto menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap dalam posisi siaga penuh mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.</p>
<p></p>
<p>"Kami menekankan pentingnya pengamanan objek wisata dan pemantauan stabilitas harga bahan pokok. Melalui sinergi ini, kami berharap perayaan Nataru di Kabupaten Blitar berjalan aman dan kondusif, sehingga wisatawan dapat berlibur dengan nyaman," tutup Rijanto. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiket KA Nataru dari Daop 7 Madiun Terjual 76 Persen, Okupansi Tertinggi KA Kahuripan Relasi Blitar&amp;Kiaracondong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiket-ka-nataru-dari-daop-7-madiun-terjual-76-persen-okupansi-tertinggi-ka-kahuripan-relasi-blitar-kiaracondong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiket-ka-nataru-dari-daop-7-madiun-terjual-76-persen-okupansi-tertinggi-ka-kahuripan-relasi-blitar-kiaracondong</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang libur Nataru 2025/2026), penjualan tiket kereta api (KA) di wilayah Daop 7 Madiun sudah mencapai 76 persen. Okupansi tertinggi adalah KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694145ce09a8b.webp" length="65962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 19:58:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tiket, KA, Nataru, Jelang, Libur, Daop 7 Madiun, KA Kahuripan, Relasi, Blitar-Kiaracondong.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Penjualan tiket kereta api (KA) pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Daop 7 Madiun telah mencapai 76 persen. </p>
<p>Dari total kapasitas yang disediakan, sejumlah kereta api (KA) favorit bahkan mencatatkan tingkat keterisian penumpang diatas 100 persen.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Toahei mengatakan per Selasa (16/12/2025), sebanyak 49.691 tiket KA jarak jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual 49.691 tiket dari total 65.556 tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan Nataru.</p>
<p>"Penjualan tiket sudah mencapai 76 persen dan diperkirakan akan terus meningkat seiring masuknya libur sekolah dan libur akhir tahun," kata dia, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan data okupansi, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong menjadi kereta dengan tingkat keterisian tertinggi yakni mencapai 147 persen. Selain itu, KA Bangunkarta kelas ekonomi relasi Jombang-Pasarsenen juga mencatatkan okupansi diatas 100 persen.</p>
<p>Sementara, KA Singasari kelas ekonomi relasi Blitar-Pasarsenen mendekati penuh dengan tingkat okupansi mencapai 97 persen.</p>
<p>"Kereta-kereta dengan relasi menuju Kota besar masih menjadi pilihan utama masyarakat selama libur Nataru," jelas Tohari.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan pada masa angkutan Nataru 2025/2026 berlangsung mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. KAI Daop 7 Madiun menyediakan rata-rata 3.642 tempat duduk per hari untuk layanan KA jarak jauh keberangkatan awal dari wilayahnya.</p>
<p>Tohari memproyeksikan secara keseluruhan pada momen libur Nataru kali ini, wilayah Daop 7 Madiun akan melayani sebanyak 169.723 penumpang.</p>
<p>Angka ini meningkat sekitar satu persen dibandingkan masa angkutan Nataru sebelumnya yang mencapai 168.496 penumpang.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerakan Tanam Pohon untuk Wisata Berkelanjutan, JLS Serang&amp;Tambakrejo Dihijaukan 3.000 Pohon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gerakan-tanam-pohon-untuk-wisata-berkelanjutan-jls-serang-tambakrejo-dihijaukan-3000-pohon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gerakan-tanam-pohon-untuk-wisata-berkelanjutan-jls-serang-tambakrejo-dihijaukan-3000-pohon</guid>
<description><![CDATA[ Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo berkolaborasi dengan Lapis Kukus Industries dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penghijauan 3.000 pohon di sepanjang jalur lintas selatan (JLS) Serang-Tambakrejo. Penghijauan ini sebagai upaya pelestarian lingkungan untuk wisata berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694146118572a.webp" length="135306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 19:30:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tanam Pohon, 3.000 Pohon, JLS, Serang-Tambakrejo, Blitar, Pabrik Gula, Rejoso Manis Indo, DLH, Pemkab Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Upaya mendukung wisata berkelanjutan dan pelestarian lingkungan dilakukan PT Rejoso Manis Indo (RMI) berkolaborasi dengan Lapis Kukus Industries dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).</p>
<p>Kolaborasi itu diwujudkan melalui gerakan tanam pohon dengan menanam sebanyak 3.000 pohon di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) Serang-Tambakrejo.</p>
<p>Kegiatan penghijauan ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan ruang hijau di kawasan JLS yang memiliki peran strategis. Tidak hanya sebagai jalur penghubung antar wilayah, tetapi juga sebagai kawasan wisata pesisir unggulan di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Public and Government Relation Manager PT RMI – Mitr Phol Group, Putut Hindaruji mengatakan penanaman ribuan pohon di kawasan JLS diharapkan mampu mencegah erosi, meningkatkan kualitas udara, serta memperindah lanskap jalur wisata selatan tersebut.</p>
<p>"Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung awan sosial dan lingkungan. Kami percaya bahwa pembangunan berkelanjutan hanya dapat tercapai apabila dunia usaha turut berperan aktif. Melalui gerakan tanam pohon, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar Iwan Dwi Winarto mengapresiasi pelaksanaan tanam pohon di kawasan JLS Serang-Tambakrejo. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi contoh bagi pihak lain dalam menjaga kelestarian lingkungan.</p>
<p>Sebanyak 3.000 pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, diantaranya Tabebuya dan Bintaro. Dengan adanya gerakan ini, kawasan JLS Serang-Tambakrejo diharapkan bisa menjadi lebih hijau, sehat, dan lestari sekaligus mendukung pengembangan wisata berkelanjutan di Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Kami harap apa yang sudah dilakukan hari ini bisa menjadi contoh bagi pihak lain, sekaligus juga sebagai edukasi bagi masyarakat," kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Owner Lapis Kukus Industries Didik Bintang menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam program lingkungan hidup menjadi hal penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>
<p>"Sinergi antara Pemda dan perusahaan sangat diperlukan agar program pelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kacang Tanah Meroket, Produsen Sambal Pecel di Blitar Pilih Naikkan Harga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kacang-tanah-meroket-produsen-sambal-pecel-di-blitar-pilih-naikkan-harga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kacang-tanah-meroket-produsen-sambal-pecel-di-blitar-pilih-naikkan-harga</guid>
<description><![CDATA[ Produsen sambal pecel di Kota Blitar memilih menaikkan harga, karena harga kacang tanah yang terus meroket. Sampai saat ini, harga kacang tanah di Kota Blitar tembus Rp40.000 per kilogram dan kacang tanah merupakan bahan utama dalan pembuatan sambal pecel. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694145b153bcf.webp" length="63696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 19:02:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Kacang Tanah, Meroket, Kota Blitar, Produsen, Sambal Pecel, Pilih, Naikan, Harga.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kenaikan harga kacang tanah yang meroket dalam sebulan terakhir berdampak signifikan terhadap usaha sambal pecel di Kota Blitar, Jawa Timur.</p>
<p>Untuk menekan kerugian akibat membengkaknya biaya produksi, produsen sambal pecel terpaksa menaikkan harga jual produknya.</p>
<p>Suyatin (63) salah satu produsen sambal pecel asal Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar saat ditemui mengatakan, harga kacang tanah sebagai bahan baku utama kini tembus Rp40.000 per kilogramnya. Padahal sebelumnya, harga kacang tanah sebesar Rp30.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Kacang tanah sekarang harganya Rp40.000 per kilogramnya, ini sangat berpengaruh pada biaya produksi sambal pecel," kata dia saat ditemui, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Menurutnya, kenaikan harga kacang tanah secara otomatis meningkatkan biaya produksi. Kondisi ini semakin berat karena harga bahan baku lain, seperti cabai rawit juga mengalami kenaikan. Kini harga cabai rawit mencapai Rp80 ribu per kilogramnya.</p>
<p>Akibat lonjakan harga bahan baku, keuntunhan produsen sambal pecel semakin menipis. Untuk menyiasati kondisi tersebut, Suyatin akhirnya menaikkan harga jual sambal pecel ke pelanggan.</p>
<p>"Harga jual sambal pecel saya naikkan dari Rp48.000 menjadi Rp50.000 per kilogramnya," ujarnya.</p>
<p>Suyatin mengaku memilih menaikkan harga jual daripada mengurangi takaran bumbu yang dapat mempengaruhi cita rasa sambal pecel produksinya. Ia ingin kualitas produk sambal pecelnya tetap terjaga meski biaya produksi meningkat.</p>
<p>"Saya tidak berani mengurangi bumbu karena takut rasanya berubah. Jadi, saya pilih menaikkan harga jual," terangnya.</p>
<p>Perempuan dengan delapan orang cucu ini juga tak memungkiri jika harga kacang tanah masih terus mengalami kenaikan, maka harga sambal pecel juga akan disesuaikan. Pasalnya, saat ini keuntungan yang diperoleh Suyatin masih tergolong tipis.</p>
<p>"Kalau sekarang ini untungnya sangat tipis, karena biasa produksi yang mahal," tuturnya.</p>
<p>Suyatin telah memenuhi usaha produksi sambal pecel ini sejak tahun 2010 dan ia mengaku baru kali ini harga kacang tanah melambung tinggi dan menembus angka Rp40.000 per kilogramnya.</p>
<p>Dalam sepekan, Suyatin rata-rata membutuhkan sedikitnya dua kuintal kacal tanah untuk memenuhi kebutuhan produksi sambal pecel. Produk sambal pecel Suyatin, tidak hanya dipasarkan di wilayah Blitar, tetapi juga dikirim ke berbagai daerah, seperti Malang, Surabaya, Jakarta, Bogor dan Bandung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Dinkes Kota Blitar Imbau Masyarakat Waspadai Produk Mamin Kedaluwarsa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-dinkes-kota-blitar-imbau-masyarakat-waspadai-produk-mamin-kedaluwarsa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-dinkes-kota-blitar-imbau-masyarakat-waspadai-produk-mamin-kedaluwarsa</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mengimbau masyarakat untuk mewaspadai produk makanan minuman kedaluwarsa yang dijual di pasaran. Imbauan ini disampaikan, usai petugas gabungan menemukan produk mamin kedaluwarsa saat melakukan inspeksi mendadak di sejumlah swalayan menjelang momen Natal dan Tahun Baru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69400be27f25f.webp" length="60510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 21:44:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dinkes, Imbau, Masyarakat, Waspadai, Produk, Makanan, Minuman, Kedaluwarsa, Jelang, Nataru.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran produk makanan minuman kedaluwarsa jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah produk makanan dan minuman yang telah melewati masa kedaluwarsa serta kemasan tidak layak edar di beberapa swalayan saat menggelar Inspeksi mendadak.</p>
<p>"Pasca kemarin kami melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah swalayan menjelang Nataru, kami imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap produk mamin yang kedaluwarsa," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Blitar, Endang Purwono, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Endang meminta masyarakat untuk lebih teliti saat berbelanja, khususnya dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan produk.</p>
<p>Dalam hal ini, kewaspadaan konsumen sangat penting untuk mencegah risiko gangguan kesehatan, terutama pada momen meningkatnya aktivitas belanja menjalang Nataru.</p>
<p>"Harus teliti saat berbelanja, tidak hanya melihat tanggal kedaluwarsa tapi juga kondisi fisik kemasan. Apakah rusak, penyok atau tidak," kata dia.</p>
<p>Selain mengimbau masyarakat, pihaknya juga meningkatkan pengawasan makanan minuman serta melakukan inspeksi mendadak secafa berkala guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ngecas Aki Berujung Petaka, Dua Motor di Showroom Veteran Blitar Hangus Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ngecas-aki-berujung-petaka-dua-motor-di-showroom-veteran-blitar-hangus-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ngecas-aki-berujung-petaka-dua-motor-di-showroom-veteran-blitar-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Dua motor di showroom veteran, Kota Blitar hangus terbakar pada Senin (15/12/2025). Kejadian ini diduga dipicu korsleting listrik pada alat pengisian daya aki sepeda motor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69400ba517131.webp" length="58250" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 21:14:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Terbakar, Dua, Unit, Sepeda Motor, Showroom, Blitar, Korsleting Listrik, Alat Pengisian Aki.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Aktivitas pengisian daya aki sepeda motor berujung petaka di sebuah showroom yang berada di Jalan Veteran, Kota Blitar. Dua unit sepeda motor luder terbakar akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (15/12/2025) pagi.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.30 WIB, dan berdasarkan keterangan dari polisi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada alat pengisian daya aki sepeda motor.</p>
<p>Kapolsek Sananwetan, Polres Blitar Kota, Kompol Huwahila menyampaikan kejadian bermula saat penjaga showroom tengah mengecas aki salah satu sepeda motor. Saat itu, posisi aki masih terpasang pada sepeda motor yang berada di dalam showroom.</p>
<p>Usai melakukan pengisian daya, penjaga showroom sempat meninggalkan lokasi menuju bagian belakang. Sekitar 15 menit kemudian, penjaga kembali mengecek proses pengecasan.</p>
<p>"Saat itu, penjaga sempat menyalakan mesin sepeda motor sebentar lalu mematikan kembali. Namun, kabel pengisian daya aki masih terpasang," ungkapnya, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Setelah itu, penjaga kembali meninggalkan area showroom. Tak lama berselang, api tiba-tiba muncul dari sepeda motor yang sedang dicas. Api dengan cepat membesar dan menjalar hingga membakar satu unit sepeda motor lain yang berada disampingnya.</p>
<p>Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sananwetan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Blitar. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman hingga pembasahan.</p>
<p>"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua unit sepeda motor hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta," ujarnya.</p>
<p>Tak berselang lama, api berhasil dipadamkan dan pihak kepolisian memastikan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada alat pengisian daya aki sepeda motor. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Kacang Tanah di Kota Blitar Meroket, Tembus Rp40 Ribu per Kilogram, Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-kacang-tanah-di-kota-blitar-meroket-tembus-rp40-ribu-per-kilogram-pedagang-keluhkan-penjualan-menurun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-kacang-tanah-di-kota-blitar-meroket-tembus-rp40-ribu-per-kilogram-pedagang-keluhkan-penjualan-menurun</guid>
<description><![CDATA[ Harga kacang tanah di Kota Blitar terpantau terus melambung tinggi dan saat ini tembus Rp40.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya seharga Rp29.000-Rp30.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69400bc7e895f.webp" length="69542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 20:48:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Kacang Tanah, Kota Blitar, Meroket, Mahal, Pedagang, Keluhkan, Penjualan, Menurun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga kacang tanah di pasar tradisional Kota Blitar terpantau meroket.</p>
<p>Seperti di Pasar Legi, Kota Blitar, harga kacang tanah tembus Rp40.000 per kilogram. Sedangkan sebelumnya, harga kacang tanah normalnya Rp29.000-Rp30.000 per kilogramnya.</p>
<p>Salah satu pedagang di Pasar Legi, Kota Blitar bernama Didik Santoso mengatakan kenaikan ini terjadi sejak 10 hari terakhir dan sampai saat ini terus meroket hingga menembus Rp40.000 per kilogram.</p>
<p>"Sebelumnya masih Rp20 ribuan, naiknya pelan-pelan dan sekarang sudah Rp40.000 per kilogram untuk kacang tanah," kata dia, Senin (15/12/2025).</p>
<p>Kenaikan harga kacang tanah ini dipicu oleh menurunnya pasokan dari petani. Menurut Didik, banyak petani yang tidak lagi menanam kacang tanah dan hasilnya panen berkurang hingga stok di pasaran menipis.</p>
<p>Secara tidak langsung, kondisi ini juga berdampak langsung pada penjualan. Omzet penjualan di tokonya juga menurun signifikan. Biasanya per hari bisa menjual 20 kilogram, sekarang hanya mampu menjual 10 kilogram kacang tanah.</p>
<p>"Kalau harga naik otomatis penjualan turun, pelanggan jadi mengurangi jumlah kacang tanah yang dibeli, karena mahal," ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya terpantau relatif stabil. Bahkan ada beberapa yang terpantau harganya mulai mengalami penurunan.</p>
<p>Seperti harga bawang merah mulai turun menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan sebelumnya sempat menyentuh angka Rp52.000 per kilogram.</p>
<p>"Ada beberapa yang harganya mulai turun dan juga stabil. Menjelang Nataru ini, kondisi pasar mulai rame dan banyak pembeli datang," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Barang Tertinggal Saat Urus Paspor di Blitar Bisa Dilaporkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/barang-tertinggal-saat-urus-paspor-di-blitar-bisa-dilaporkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/barang-tertinggal-saat-urus-paspor-di-blitar-bisa-dilaporkan</guid>
<description><![CDATA[ Bagi masyarakat yang merasa kehilangan barang saat mengurus paspor maupun dokumen administrasi lainnya di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar bisa dilaporkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693e7b223fa23.webp" length="58356" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 20:24:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Layanan, Barang Hilang, Imigrasi Blitar, Aduan, Laporan, Masyarakat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Masyarakat yang kehilangan atau tertinggal barang pribadi saat mengurus paspor atau dokumen administrasi lainnya di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar bisa melaporkan melalui layanan Sasitelang.</p>
<p>Layanan ini merupakan pusat informasi barang temuan dan barang hilang. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan barang bisa melapor, dan petugas akan melakukan pencatatan terhadap barang-barang yang ditemukan di area Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar.</p>
<p>Baik itu barang yang tertinggal dan proses mengurus paspor ataupun keperluan administrasi keimigrasian lainnya.</p>
<p>"Bagi pemohon paspor ataupun yang sedang mengurus dokumen administrasi di kantor kami, kalau merasa kehilangan baranga atau lainnya bisa melaporkan kepada petugas," terang Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Aditya Nursanto, Ahad (14/12/2025).</p>
<p>Usai pemohon melaporkan kepada petugas dan barang yang dilaporkan hilang ditemukan, akan disimpan terlebih dahulu oleh petugas.</p>
<p>Kemudian, pemohon bisa melakukan klaim setelah melalauai proses verifikasi kepemilikan dari barang tersebut.</p>
<p>"Kami harap layanan ini bisa memberikan kepastian bagi masyarakat dan memudahkan penanganan barang tertinggal," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan layanan ini diterapkan juga bertujuan untuk menghindari kehilangan barang tanpa kejelasan. Dengan mekanisme itu, masyarakat diimbau bisa segera melapor jika merasa kehilangan barang saat berada di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar. (*)</p>
<p>Ediitor: Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akomodir Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 7 Madiun Tambah Satu Rangkaian KA Brantas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akomodir-lonjakan-penumpang-saat-nataru-kai-daop-7-madiun-tambah-satu-rangkaian-ka-brantas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akomodir-lonjakan-penumpang-saat-nataru-kai-daop-7-madiun-tambah-satu-rangkaian-ka-brantas</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun menambah satu rangkaian KA Brantas relasi Blitar-Madiun-Pasarsenen. Penambahan satu rangkaian KA Brantas ini untuk mengakomodir lonjakan penumpang saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693e7b317aae4.webp" length="73326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 19:38:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KA, KAI Daop 7 Madiun, KA Brantas Tambahan, Periode, Libur, Natal, Tahun Baru, Nataru 2025/2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>BLITAR, SJP - PT KAI Daop 7 Madiun menambah satu rangkaian kereta api (KA) jarak jauh untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Kereta api (KA) tambahan yang dioperasikan adalah KA Brantas Tambahan relasi Blitar-Madiun-Pasarsenen pulang pergi (PP).</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Puncaknya arus mudik diprediksi terjadi pada 24 Desember 2025 dan arus balik pada 28 Desember 2025.</p>
<p>"Selain mengoperasikan kereta api (KA) reguler jarak jauh, KAI Daop 7 Madiun juga menambah perjalanan KA Brantas Tambahan relasi Blitar-Madiun-Pasarsenen, karena kami prediksi akan terjadi lonjakan penumpang," kata dia, Ahad (14/12/2025).</p>
<p>KA Brantas Tambahan dirangkaikan dengan 5 kereta kelas eksekutif berkapasitas 250 tempat duduk, atau total 4.500 tepat duduk selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Selain itu, tersedia 4 kereta ekonomi New Generation dengan kapasitas 288 tempat duduk atau total 5.184 tempat duduk.</p>
<p>"Sampai pertengahan Desember ini, tingkat pemesanan tiket KA jarak jauh di wilayah kami mengalami peningkatan. Dari total 65.557 tempat duduk yang disediakan, sebanyak 46.866 tiket sudah dipesan," ujar Zainul.</p>
<p>Dia menambahkan sejauh ini tujuan favorit penumpang untuk libur Nataru 2025/2026 meliputi Semarang, Yogjakarta, Malang, Jakarta dan Bandung.</p>
<p>Selain KA Brantas Tambahan, KA favorit masyarakat di wilayah Daop 7 Madiun selama periode Nataru 2025/2026 adalah KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong PP serta KA Bangunkarta kelas ekonomi relasi Jombang–Pasarsenen PP.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>40 Tahun Setia Membubut Kayu, Petani di Nglegok Blitar Ini Hidupkan Kerajinan Buah Catur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/40-tahun-setia-membubut-kayu-petani-di-nglegok-blitar-ini-hidupkan-kerajinan-buah-catur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/40-tahun-setia-membubut-kayu-petani-di-nglegok-blitar-ini-hidupkan-kerajinan-buah-catur</guid>
<description><![CDATA[ Seorang petani di wilayah Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar bernama Sudjito (63) setia menekuni kerajinan buah catur. Padahal, dalam kesehariannya Sudjito juga menggarap sawah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693e7b2776057.webp" length="32366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 17:56:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Petani, Blitar, Usaha, Kerajinan, Buah Catur, Bidik Catur.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>BLITAR, SJP - Di sela rutinitasnya menggarap sawah, Sudjito (63) warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar tetap setia menekuni kerajinan buah catur atau bidak catur.</p>
<p>Usaha rumahan yang telah ia tekuni hampir empat dekade itu menjadi penghasilan tambahan bagi keluarganya.</p>
<p>Bapak dengan tiga orang anak ini mulai membuat buah catur sejak tahun 1985. Berbekal pengalaman membuat gagang sendok sayur atau irus, Sudjito belajar secara otodidak hingga akhirnyaahie memproduksi berbagai jenis buah catur.</p>
<p>Dalam kesehariannya, Sudjito membuat kerajinan buah catur di belakang rumahnya. Ia terlihat lincah dalam membentuk potongan kayu menjadi buah catur dan hanya butuh waktu singkat, satu buah catur sudah berbentuk rapi.</p>
<p>"Saya selama ini belajar sendiri dan kalau sudah terbiasa, satu biji bisa selesai sekitar tiga menit," ujar Sudjito, Ahad (14/12/2025).</p>
<p>Dalam satu hari, Sudjito mampu memproduksi sekitar 150-200 biji buah catur dalam kondisi setengah jadi. Ada beberapa jenis buah catur yang dibuat, mulai dari raja, menteri, benteng hingga kuda, dan untuk pion baru diproduksi ketika ada pesanan.</p>
<p>Dia menjelaskan bahan baku yang digunakan berasal dari kayu sengon dan kayu waru. Kayu yang awalnya berukuran besar dipotong kecil-kecil sebelum dibentuk menggunakan mesin bubut. Hasil yang ia buat, disetorkan ke pengepul.</p>
<p>Usaha yang sudah ditekuni Sudjito ini dianggap sebagai pekerjaan sampingan, dan ia mengaku pekerjaan utamanya sebagai petani.</p>
<p>"Kalau tidak ke sawah, baru saya mengerjakan buah catur. Ini hanya untuk tambahan," jelasnya.</p>
<p>Sudjito menambahkan hasil dari membuat kerajinan buah catur cukup membantu perekonomian keluarga. Penghasilan yang didapat sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulannya. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lapak Baru Sementara Dibuka, Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Masuk Tahap Awal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lapak-baru-sementara-dibuka-pembangunan-pasar-kesamben-blitar-masuk-tahap-awal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lapak-baru-sementara-dibuka-pembangunan-pasar-kesamben-blitar-masuk-tahap-awal</guid>
<description><![CDATA[ Pembangunan Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar mulai dilakukan. Para pedagang mulai pindah berjualan di tempat relokasi di Lapangan Babadan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693c20c5adfce.webp" length="76934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 22:04:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Relokasi, Pedagang, Lapak Baru, Sementara, Pasar Kesamben, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pembangunan Pasar Kesamben yang terbakar pada tahun 2022 lalu kini resmi memasuki tahap awal.</p>
<p>Seiring persiapan, para pedagang mulai menempati lapak baru sementara di Lapangan Desa Babadan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar pada Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Salah seorang pedagang bernama Eni Riyanto (50) di Pasar Kesamben, Kabupaten Blitar mengaku sudah pindah ke lapak baru sementara pada Rabu (10/12/2025) lalu. Sejauh ini, kondisi jualan masih belum ramai dan pelanggan belum sepenuhnya mengetahui lokasi berjualan baru.</p>
<p>"Masih belum ramai, karena mungkin banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi berjualan yang baru untuk sementara ini," ujarnya, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Eni yang sudah berjualan selama 10 tahun di Pasar Kesamben ini mengaku tak mempermasalahkan pemindahan sementara tersebut. Ia juga memahami bahwa pemindahan ke lapak baru sementara ini untuk mendukung kelancaran proses pembangunan Pasar Kesamben.</p>
<p>"Kami harap prosesnya lancar, cepat selesai dan kami bisa kembali ke bangunan baru," tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar Darmadi menyampaikan diperkirakan pembangunan fisik dimulai pada akhir Desember 2025 dan saat ini sedang dalam tahap pembersihan.</p>
<p>Total anggaran untuk pembangunan mencapai Rp80 miliar yang bersumber dari Pemerintah Pusat.</p>
<p>"Pedagang sudah direlokasi dan targetnya proses pembangunan bisa selesai dalam satu tahun," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Nekat PHL di Blitar: Gondol Emas Senilai Rp65 Juta, Jual Rp29 Juta, Langsung Belanja iPhone</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-nekat-phl-di-blitar-gondol-emas-senilai-rp65-juta-jual-rp29-juta-langsung-belanja-iphone</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-nekat-phl-di-blitar-gondol-emas-senilai-rp65-juta-jual-rp29-juta-langsung-belanja-iphone</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pencurian perhiasan emas yang dilakukan oleh MJP (29) di rumah warga Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar menyita perhatian publik. Perhiasan emas yang ia gondol seberat 44,22 gram ditaksir mencapai Rp65 juta dan hanya dijual melalui Facebook seharga Rp29 juta. Uang hasil penjualan langsung digunakan untuk belajar iPhone, satu handphone android dan cincin emas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693c20cf942c1.webp" length="41964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 21:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencurian, Perhiasan, Emas, Dijual, Separo, Murah, PHL, Blitaf</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aksi pencurian perhiasan emas seberat 44,22 gram di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar akhirnya terungkap dengan fakta yang membuat warga geleng-geleng kepala.</p>
<p>Pelakunya MJP (29) seorang pegawai harian lepas (PHL) di salah satu rumah sakit daerah Kota Blitar itu, tak hanya mencuri perhiasan bernilai puluhan juta. Tetapi, juga menjualnya dengan harga jauh di bawah pasaran.</p>
<p>Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana mengungkapkan, total perhiasan emas yang digasak nilainya ditaksir mencapai Rp65 juta, dan dijual oleh tersangka hanya senilai Rp29 juta melalui akun Facebook.</p>
<p>"Seluruh perhiasan hasil curian sudah dijual lewat Facebook, tersangka mendapatkan uang Rp29 juta," ungkap dia, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Alih-alih digunakan untuk kebutuhan hidup seperti pengakuannya, uang hasil penjualan emas itu justru langsung dipakai untuk belanja barang mewah. Yakni satu unit iPhone 13, satu handphone android dan cincin emas baru.</p>
<p>"Uang hasil penjualan emas curian itu digunakan untuk beli iPhone, handphone dan cincin emas. Pelaku sudah diamankan dan dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," terangnya.</p>
<p>Terpisah, MJP saat ditanya awak media mengaku sudah bekerja sebagai PHL di salah satu rumah sakit daerah Kota Blitar sebagai pengantar pasien dan sudah bekerja selama empat tahun.</p>
<p>Dalam sebulan, ia mendapat gaji sekitar Rp3 juta dan uang tersebut belum mencukupi kebutuhan hidupnya dan keluarga. Hal ini yang melatarbelakangi, MJP nekat melakukan aksi pencurian tersebut.</p>
<p>"Untuk kehidupan sehari-hari, karena gaji hanya Rp3 juta lebih dikit. Semua sudah dijual, dapat Rp29 juta," katanya.</p>
<p>Sekedar diketahui, aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, korbanya adalah Yulistichiyawati (53) warga Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kemudian, pihak korban baru melaporkan peristiwa ini pada Jumat (5/12/2025) dan pelaku berhasil dibekuk polisi di rumah kosnya pada Ahad (7/12/2025) malam.</p>
<p>Modus pelaku terbilang sederhana, namun nekat. Ia mondar-mandir mengamati rumah warga hingga menemukan rumah korban dalam keadaan sepi. Begitu melihat kesempatan, pelaku masuk dan mengambil sejumlah perhiasan emas berupa tiga gelang dan dua cincin dengan total berat 44,22 gram. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Batik Kerja Membongkar Rahasia, Pencuri Emas 44,22 Gram di Nglegok Blitar Ternyata PHL Rumah Sakit Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/batik-kerja-membongkar-rahasia-pencuri-emas-4422-gram-di-nglegok-blitar-ternyata-phl-rumah-sakit-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/batik-kerja-membongkar-rahasia-pencuri-emas-4422-gram-di-nglegok-blitar-ternyata-phl-rumah-sakit-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku pencurian perhiasan emas seberat 44,22 gram di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar terungkap. Dia adalah MJP (29) warga Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar dan ternyata seorang pegawai harian lepas (PHL) di Rumah Sakit Daerah yang ada di wilayah Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693c20ebb2555.webp" length="79406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 21:07:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku, Pencurian, Perhiasan, Emas, Nglegok, Blitar, PHL, Rumah Sakit, Daerah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kasus pencurian perhiasan emas di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar mencapai titik terang setelah polisi berhasil mengungkap identitas pelakunya.</p>
<p>Ada satu hal yang mengejutkan, pencuri perhiasan emas seberat 44,22 gram dengan nilai kerugian mencapai Rp65 juta itu ternyata seorang pegawai harian lepas (PHL) di salah satu rumah sakit daerah yang ada di Kota Blitar.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana. Pelaku adalah seorang pria berinisial MJP (29) asal Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar dan dalam kesehariannya sebagai pekerja harian lepas (PHL) di salah satu rumah sakit daerah di Kota Blitar.</p>
<p>Ini dikuatkan dengan pengakuan pelaku saat menjalani pemeriksaan di Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Pelaku sudah kami amankan dan memang benar dia statusnya sebagai PHL di salah satu rumah sakit daerah," ungkapnya, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Selain itu, status MPJ sebagai PHL di salah satu rumah sakit daerah Kota Blitar itu juga dikuatkan dengan penggunaan batik kerja berwarna merah yang dipakai saat melancarkan aksinya.</p>
<p>Dimana, aksi yang dilakukan pelaku terekam jelas kamera CCTV milik tetangga korban.</p>
<p>"Gerak-gerik tersangka terekam jelas oleh kamera cctv milik tetangga korban. Dari pakaian yang digunakan, kami mengetahui bahwa tersangka merupakan PHL di rumah sakit," terang Kompol Subiyantana.</p>
<p>Aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, korbanya adalah Yulistichiyawati (53) warga Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kemudian, pihak korban baru melaporkan peristiwa ini pada Jumat (5/12/2025) dan pelaku berhasil dibekuk polisi di rumah kosnya pada Ahad (7/12/2025) malam.</p>
<p>Modus pelaku terbilang sederhana, namun nekat. Ia mondar-mandir mengamati rumah warga hingga menemukan rumah korban dalam keadaan sepi. Begitu melihat kesempatan, pelaku masuk dan mengambil sejumlah perhiasan emas berupa tiga gelang dan dua cincin dengan total berat 44,22 gram.</p>
<p>"Dia ini tidak kenal dengan korban, hanya mengamati dan langsung melancarkan aksinya. Dia juga mengaku sudah bekerja sebagai PHL di rumah sakit sekitar 4-5 tahun," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Kompol Subiyantana, saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Blitar Kota guna menjalani proses hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap aksi yang telah ia lakukan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nataru 2025/2026, Kursi KA dari Wilayah Daop 7 Madiun Mulai Terisi, KA Kahuripan Paling Diminati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nataru-20252026-kursi-ka-dari-wilayah-daop-7-madiun-mulai-terisi-ka-kahuripan-paling-diminati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nataru-20252026-kursi-ka-dari-wilayah-daop-7-madiun-mulai-terisi-ka-kahuripan-paling-diminati</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun mencatat kursi pemesanan kereta api pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 mulai terisi. Sejauh ini, pemesanan kursi KA Kahuripan paling banyak diminati. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a947348a0e.webp" length="58026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 19:21:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, Tiket, KA, Daop 7 Madiun, Pemesanan, Blitar, Libur Panjang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT KAI Daop 7 Madiun mencatat ketersediaan kursi untuk sejumlah kereta api (KA) jarak jauh mulai menunjukan peningkatan pemesanan.</p>
<p>Secara keseluruhan, Daop 7 Madiun menyediakan 65.556 tiket untuk keberangkatan awal dari wilayahnya selama periode angkutan Nataru yang berlangsung pada tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal. Dengan memesan tiket lebih awal bisa memberikan dampak keuntungan.</p>
<p>"Masa angkutan Nataru baru dimulai minggu depan, dan saat ini kami mencatat sudah banyak masyarakat yang memesan tiket untuk perjalanan jarak jauh," ujarnya, Kamis (11/12/2025).</p>
<p>Dari data pemesanan, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong PP menjadi kereta dengan minat tertinggi, bahkan okupfnsinya telah mencapai 135 persen.</p>
<p>Kemudian, KA Bangunkarta kelas ekonomi relasi Jombang-Pasarsenen PP menempati posisi berikutnya dengan okupansi lebih dari 98 persen.</p>
<p>"Kami mencatat data pemesanan sementara, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong menjadi kereta dengan minat tertinggi," terang dia.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan pemesanan tiket sangat dinamis dan masih terus dapat berubah mengingat penjualan tiket dilakukan hingga menjelang keberangkatan kereta api. Sehingga masyarakat diimbau untuk senantiasa mengecek secara berkala aplikasi penjualan tiket KA.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Ekor Sapi Raib Saat Dini Hari, Kerugian Peternak di Wonodadi Blitar Tembus Rp40 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-ekor-sapi-raib-saat-dini-hari-kerugian-peternak-di-wonodadi-blitar-tembus-rp40-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-ekor-sapi-raib-saat-dini-hari-kerugian-peternak-di-wonodadi-blitar-tembus-rp40-juta</guid>
<description><![CDATA[ Pencurian ternak sapi kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blitar. Kali ini, terjadi di Kecamatan Wonodadi, dan membuat sang pemilik sapi harus kehilangan tiga ekor sapi dengan kerugian mencapai Rp40 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a947d06afd.webp" length="114580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 18:40:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencurian, Ternak, Sapi, Blitar, Kerugian, Rp40 Juta.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aksi pencurian sapi kembali terjadi di wilayah Kabupaten Blitar. Sebanyak tiga ekor sapi milik Ali Muhson (62) warga Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar hilang dicuri pada Rabu (10/12/2025) dini hari.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, Ali Muhson harus menanggung kerugian mencapai Rp40 juta.</p>
<p>Kapolsek Wonodadi Polres Blitar Kota Iptu M Ali mengatakan korban telah melapor ke Polsek Wonodadi dan petugas kini tengah melakukan penyelidikan.</p>
<p>"Yang bersangkutan, korban sudah melapor ke Polsek Wonodadi dan kami masih melakukan penyelidikan," kata dia, Kamis (11/12/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan korban, pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 24.00 WIB, ia masih mengecek kandang dan melihat empat ekor sapinya dalam keadaan lengkap.</p>
<p>Namun saat kembali pada Rabu (10/12/2025) pukul 05.30 WIB, tiga ekor sapi yang terdiri dari satu sapi betina dan dua anak sapi telah hilang.</p>
<p>"Jumlah sapi milik korban ada empat dan saat dicek malam harinya jumlahnya masih utuh. Saat pagi sudah hilang sebanyak tiga ekor," ujarnya.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan ini, polisi melakukan olah TKP dan menemukan jejak-jejak yang mengarah ke area persawahan.</p>
<p>Diduga pelaku membawa lari sapi-sapi itu dengan melewati parit di persawahan Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Tim TKP2MO Kota Blitar Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Swalayan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-tim-tkp2mo-kota-blitar-temukan-makanan-kedaluwarsa-dan-kemasan-rusak-di-swalayan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-tim-tkp2mo-kota-blitar-temukan-makanan-kedaluwarsa-dan-kemasan-rusak-di-swalayan</guid>
<description><![CDATA[ Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah swalayan dan distributor pada Kamis (11/12/2025). Hasilnya, petugas menemukan makanan kedaluwarsa dan kemasan rusak yang masih dijual bebas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693a94a60d2f0.webp" length="64160" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 17:58:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tim, TKP2MO, Sidak, Swalayan, Distributor, Jelang Nataru, Temukan, Makanan, Kedaluwarsa, Kemasan, Rusak, Penyok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan dan distributor pada Kamis (11/12/2025).</p>
<p>Inspeksi mendadak ini dilakukan untuk memastikan keamanan makanan dan minuman yang beredar di pasaran.</p>
<p>Dalam sidak tersebut, tim menyasar tiga lokasi. Yakni sebuah swalayan di Jalan Ir. Soekarno, swalayan di Jalan Ahmad Yani dan distributor makanan minuman di Jalan Jati. Hasilnya, petugas menemukan sejumlah makanan minuman kedaluwarsa dan kemasan rusak.</p>
<p>Beberapa produk kedaluwarsa ditemukan di swalayan Jalan Ahmad Yani. Kemudian, minuman dengan kemasan rusak atau penyok ditemukan di swalayan dan distributor yang didatangi tim.</p>
<p>"Kami meminta kepada pengelola swalayan segera menarik makanan minuman yang kedaluwarsa maupun kemasan rusak dari etalase," terang Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar Endang Purwono, Kamis (11/12/2025).</p>
<p>Endang menjelaskan tim langsung memberikan teguran dan pembinaan kepada pengelola swalayan yang kedapatan menjual produk tidak layak konsumsi. Menurutnya, pembinaan kepada pengelola swalayan terus dilakukan, namun masih saja ditemukan pelanggaran serupa di lapangan.</p>
<p>"Menjelang hari besar, konsumsi masyarakat selalu meningkat. Karena itu, kami rutin menggelar sidang untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Supri salah satu pengawas di swalayan Jalan Ahmad Yani memastikan produk makanan minuman yang kedaluwarsa maupun yang kemasannya rusak sudah ditarik dan dikembalikan ke distributor.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, pihaknya mengakui ada unsur kelalaian dari pekerja di swalayan tersebut.</p>
<p>"Mungkin ada kelalaian, ada barang kedaluwarsa belum ditarik. Kedepan kami akan lebih ketat dan sering melakukan pengecekan," imbuhnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDPB Triwulan IV, KPU Kota Blitar Catat Pertumbuhan Pemilih di Akhir Tahun 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdpb-triwulan-iv-kpu-kota-blitar-catat-pertumbuhan-pemilih-di-akhir-tahun-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdpb-triwulan-iv-kpu-kota-blitar-catat-pertumbuhan-pemilih-di-akhir-tahun-2025</guid>
<description><![CDATA[ KPU Kota Blitar mencatat terdapat pertumbuhan pemilih di akhir tahun 2025. Hal itu terungkap saat KPU menggelar rapat pleno PDPB Triwulan IV. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6937f8e43edee.webp" length="34982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 19:59:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KPU, Kota Blitar, Rapat Pleno, Rekapitulasi, PDPB, Triwulan IV, Catat, Pertumbuhan, Pemilih.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menetapkan adanya kenaikan jumlah pemilih pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025.</p>
<p>Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi PDPB Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar oleh KPU Kota Blitar.</p>
<p>Berdasarkan hasil rapat pleno, jumlah pemilih di Kota Blitar pada Triwulan IV ditetapkan sebanyak 122.373 pemilih, meningkat 517 pemilih dibandingkan pada Triwulan III yang berjumlah 121.856 pemilih. Penambahan itu terdiri dari 218 pemilih laki-laki dan 299 pemilih perempuan.</p>
<p>"Ada penambahan jumlah pemilih dibandingkan pada Triwulan III kemarin," ucap Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Data dan Informasi Ninik Sholikah, Selasa (9/12/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan adanya kenaikan atau penambahan jumlah pemilih itu dipengaruhi dua faktor. Yakni, penuh baru yang telah genap berusia 17 tahun dan memenuhi syarat sebagai pemilih dan pemilih pindah masuk dari luar daerah yang kini tercatat resmi sebagai pemilih di Kota Blitar.</p>
<p>Hasil pemutakhiran ini dituangkan dalam Keputusan KPU Kota Blitar Nomor 743 Tahun 2025 tentang Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025.</p>
<p>"Pemutakhiran data pemilih tidak hanya dilakukan menjelang Pemilu atau pemilihan, tetapi dilakukan setiap saat sebagai komitmen KPU untuk menjaga akurasi data dan memastikan setiap warga memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pengecekan data pemilih dan segera melaporkan jika terdapat ketidaksesuaian.</p>
<p>Upaya pemutakhiran berkelanjutan ini dinilai penting untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang profesional, transparan dan menjaga hak konstitusional seluruh warga negara. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terekam CCTV, Pencuri Perhiasan di Blitar Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gasak-perhiasan-emas-seberat-44-gram-pelaku-tinggalkan-jejak-hingga-terjaring-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gasak-perhiasan-emas-seberat-44-gram-pelaku-tinggalkan-jejak-hingga-terjaring-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pencurian perhiasan emas terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota, tepatnya di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Seorang pria terekam kamera masuk ke rumah warga dan menggasak perhiasan emas seberat 44 gram. Berkat rekaman kamera CCTV itu, polisi berhasil menjaring pelaku dan mengamankan beserta barang buktinya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6937f8cf0d3c0.webp" length="33580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 19:20:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi, Pencurian, Gasak, Perhiasan, Emas, Nglegok, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kasus pencurian perhiasan emas di wilayah Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar berhasil diungkap polisi.</p>
<p>Seorang pria berinisial MJ (29) warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ditangkap setelah nekat menggasak perhiasan emas milik Yulistichiyawati (53) dengan total berat 44,22 gram atau senilai sekitar Rp65 juta.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (4/12/2025) sekira pukul 16.00 WIB. Korban baru menyadari perhiasan emasnya hilang saat kembali ke kamar dan mendapati kotak penyimpanan berwarna merah muda sudah dalam keadaan terbuka dan kosong.</p>
<p>"Sebelum kejadian, korban bersama anak serta keluarga berada di dalam rumah. Setelah memandikan cucu dan berkumpul di kamar, korban menuju ke kamarnya sendiri untuk mengambil pakaian. Saat itu, baru sadar kalau perhiasan yang terdiri dari gelang dan cincin sudah hilang," kata dia, Selasa (9/12/2025).</p>
<p>Awalnya, korban dan keluarga berusaha mencari sendiri keberadaan perhiasan emas yang hilang itu. Karena tak kunjung menemukan, ia menanyakan kepada tetangganya yang bernama Diko Ade. Dari pengakuannya, diketahui bahwa ada seorang pria mengenakan kemeja batik merah berada di sekitar rumah korban pada saat kejadian.</p>
<p>"Ada rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan keberadaan pria tersebut di sekitar lokasi. Informasi ini menjadi petunjuk awal bagi polisi dalam melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di wilayah Kelurahan Kauman, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar," jelasnya.</p>
<p>Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti satu buah cincin emas beserta surat, sepeda motor, kemeja batik merah, helm, dan dua unit telepon genggam.</p>
<p>Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah mendekam di penjara. Artinya, yang bersangkutan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Tangan Kecil untuk Sumatera, Murid Paud dan TK di Blitar Kumpulkan Donasi Mencapai Rp11,4 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-tangan-kecil-untuk-sumatera-murid-paud-dan-tk-di-blitar-kumpulkan-donasi-mencapai-rp114-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-tangan-kecil-untuk-sumatera-murid-paud-dan-tk-di-blitar-kumpulkan-donasi-mencapai-rp114-juta</guid>
<description><![CDATA[ Kepedulian terhadap bencana yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh juga dilakukan oleh anak-anak murid Paud dan TK yang ada di wilayah Kota Blitar. Mereka ikut andil memberikan donasi kepada korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6937f8f403d68.webp" length="96054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 18:41:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penggalangan, Donasi, Bantuan, Bencana, Sumatera, Aceh, Murid, Paud, TK, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Kepedulian tak mengenal usia, hal itu dibuktikan oleh ratusan murid Paud dan TK Alam Al Ghifari Blitar yang dengan sukarela menyisihkan uang saku mereka untuk membantu korban banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh.</p>
<p>Aksi penggalangan donasi itu berlangsung di halaman sekolah yang berada di Jalan Aumba, Kota Blitar. Dengan penuh semangat, anak-anak memasukkan uang saku mereka ke dalam kotak donasi yang disiapkan oleh pihak sekolah yang bekerjasama dengan AG Peduli dan Laznas LMI.</p>
<p>Kepala TK Alam Al Ghifari, Kota Blitar Maufuroh Nuzula mengatakan kegiatan penggalangan donasi ini sengaja dilakukan untuk menanamkan karakter peduli dan empati sejak dini kepada para siswa. Menurutnya, anak-anak perlu belajar melihat penderitaan sesama dan ikut berkontribusi sesuai kemampuan mereka.</p>
<p>"TK Al Ghifari mengadakan penggalangan donasi untuk saudara kita di Sumatera yang terkena bencana. Tujuannya, untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada anak-anak terhadap saudara kita yang terdampak," kata dia, Selasa (9/12/2025).</p>
<p>Setidaknya ada 300 murid yang terlibat dalam aksi sosial penggalangan donasi tersebut. Meski donasi berasal dari uang saku yang jumlahnya kecil, hasil yang terkumpul justru mengejutkan.</p>
<p>Dalam waktu singkat total donasi mencapai Rp11,4 juta dan langsung diserahkan kepada Laznas LMI untuk disalurkan kepada korban bencana di Sumatera dan Aceh.</p>
<p>"Total donasi yang dikumpulan anak-anak berjumlah Rp11.488.000 dan kami serahkan ke LMI untuk disumbangkan kepada korban," ungkap dia.</p>
<p>Aksi ini menjadi bukti bahwa kepedulian bisa tumbuh sejak dini, dan kontribusi kecil dari banyak tangan kecil dapat memberikan manfaat besar bagi sesama. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Terekam Gasak Uang dan Perhiasan di Warung Lalapan Blitar, Videonya Viral</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-terekam-gasak-uang-dan-perhiasan-di-warung-lalapan-blitar-videonya-viral</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-terekam-gasak-uang-dan-perhiasan-di-warung-lalapan-blitar-videonya-viral</guid>
<description><![CDATA[ Seorang perempuan terekam melakukan aksi pencurian dan menggasak uang serta perhiasan di warung lalapan yang ada di wilayah Kota Blitar. Video aksi pencurian itu pun kini viral di media sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693685ca1bb75.webp" length="41920" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 16:20:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi, Pencurian, Terekam, Blitar, Warung, Lalapan, Gasak, Uang Tunai, Perhiasan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Aksi pencurian di sebuah warung lalapan di Jalan Dr. Wahidin, Kota Blitar viral di media sosial pada Senin (8/12/2025).</p>
<p>Dalam rekaman kamera CCTV itu, terlihat seorang perempuan mengenakan hijab masuk ke dalam warung dan langsung menuju ke meja kasir.</p>
<p>Perempuan tersebut nampak langsung membuka laci kasir dan mengambil sejumlah uang serta perhiasan yang disimpan di dalamnya. Aksi itu dilakukan pelaku, saat kondisi warung lalapan sedang sepi pengunjung.</p>
<p>Saat ditemui, penjaga warung bernama Ika Cudarwati mengatakan aksi pencurian itu terjadi pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat peristiwa itu terjadi, penjaga warung sedang berada di dapur untuk bersih-bersih setelah melayani pelanggan.</p>
<p>"Waktu itu yang jaga bukan saya, tapi teman saya. Dia sedang di dapur bersih-bersih setelah ada pelanggan," kata dia, Senin (8/12/2025).</p>
<p>Aksi ini baru diketahui ketika penjaga melihat laci kasir dalam keadaan terbuka. Setelah dicek, uang hasil penjualan selama dua hari serta perhiasan kalung milik pemilik warung yang disimpan dalam laci sudah raib.</p>
<p>Melihat hal itu, Ira kemudian mengecek kamera CCTV dan terlihat jelas pelakunya seorang perempuan berhijab. Dia menduga pelaku sudah memahami lokasi dan situasi warungnya dan kemungkinan besar pernah makan di tempat tersebut.</p>
<p>"Kalung itu kondisinya putus mau ditukar di toko mas dan saya simpan di laci dulu, ternyata ikut diambil juga. Sepertinya pelaku ini sudah hafal kondisi warung," ujarnya.</p>
<p>Hingga kini, Ira belum melapor ke polisi dan ia sedang menghitung total kerugian. Sementara video pencurian sudah terlanjur viral di media sosial. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria di Blitar Ditemukan Tewas Saat Tidur di Mobil, Polisi Telusuri Penyebabnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-di-blitar-ditemukan-tewas-saat-tidur-di-mobil-polisi-telusuri-penyebabnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-di-blitar-ditemukan-tewas-saat-tidur-di-mobil-polisi-telusuri-penyebabnya</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pria ditemukan tewas saat tidur didalam mobil. Mendapati laporan tersebut, polisi menelusuri penyebab utama yang menyebabkan pria tersebut hingga meninggal dunia didalam mobil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693685c36ce10.webp" length="69322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:58:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pria, Blitar, Ditemukan, Meninggal, Dalam, Mobil, Tidur.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam mobilnya pada Senin (8/12/2025) pagi.</p>
<p>Pria itu diketahui bernama Supriyono (63), warga setempat yang selama hampir sebulan terakhir memiliki kebiasaan tidur di dalam mobil untuk menjaga ibunya yang tinggal berdekatan.</p>
<p>Kapolsek Kanigoro Polres Blitar, AKP Didik Sugiarto mengatakan awalnya Supriyono ditemukan oleh anaknya dalam kondisi meninggal dunia sekira pukul 06.00 WIB. Biasanya, korban pulang ke rumah setelah salat subuh.</p>
<p>Namun, pagi itu ia tak kunjung kembali, sehingga anaknya pergi mengecek kondisi sang ayah di rumah neneknya.</p>
<p>"Setiap malam, korban menemani ibunya. Rumah mereka satu lingkungan, tapi korban tidur dalam mobil yang terparkir di halaman, bukan istirahat didalam rumah," kata dia, Senin (8/12/2025).</p>
<p>Saat ditemukan, Supriyono berada dalam posisi tidur miring di bangku tengan mobil jenis Toyota Kijang miliknya. Pintu sebelah kiri terbuka sedikit, sementara bodi ke dataran tertutup terpal.</p>
<p>AKP Didik menyebut penyebab kematian Supriyono masih ditelusuri. Karena, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan disebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekeeangan pada tubuh korban.</p>
<p>"Kami masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan warga, serta memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab kematian secara lebih jelas," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Supriyono juga tidak memiliki riwayat sakit sebelumnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam di Kota Blitar Meroket</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-akhir-tahun-harga-cabai-rawit-dan-telur-ayam-di-kota-blitar-meroket</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-akhir-tahun-harga-cabai-rawit-dan-telur-ayam-di-kota-blitar-meroket</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang akhir tahun, harga cabai rawit dan telur ayam di pasar tradisional wilayah Kota Blitar terpantau semakin meroket atau mahal. Untuk harga cabai rawit sebesar Rp80 ribu perkilogramnya dan harga telur ayam seharga Rp30 ribu perkilogramnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693685acc86d1.webp" length="70912" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 15:29:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai Rawit, Telur Ayam, Pasar Tradisional, Kota Blitar, Meroket, Jelang, Akhir Tahun.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang akhir tahun, atau perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Blitar mengalami kenaikan cukup signifikan.</p>
<p>Komoditas yang mengalami lonjakan tertinggi adalah cabai rawit dan telur ayam.</p>
<p>Pantauan di Pasar Pon, Kota Blitar harga cabai rawit berkisar Rp80 ribu per kilogramnya dan sebelumnya harganya sebesar Rp60 ribu perkilogramnya.</p>
<p>Sementara harga telur ayam yang sebelumnya Rp26 ribu perkilogramnya, kini naik menjadi Rp30 ribu perkilogramnya.</p>
<p>M. Aris Irawan salah satu pedagang cabai di Pasar Pon Kota Blitar menyebut kenaikan harga cabai rawit berlangsung secara bertahap, dan sejak lima hari terkahir.</p>
<p>"Dari awalnya Rp65 ribu, naik menjadi Rp70 ribu, naik lagi Rp72 ribu hingga sekarang Rp80 ribu perkilogramnya," ujarnya saat ditemui, Senin (8/12/2025).</p>
<p>Aris menjelaskan kenaikan harga dipicu berkurangnya pasokan akibat hasil panen petani yang menurun. Banyak petani cabai mengalami gagal panen karena faktor cuaca. Disisi lain, permintaan meningkat tajam menjelang Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>"Permintaan tinggi ya, kemungkinan masih bisa naik lagi. Mengingat ini mendekati akhir tahun," jelasnya.</p>
<p>Tak hanya cabai rawit, komoditas pangan telur ayam juga terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan. </p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Sendyta salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Pon, Kota Blitar. Harga telur saat ini senilai Rp30 ribu perkilogramnya, sedangkan pekan lalu seharga Rp27 ribu per kilogramnya.</p>
<p>Menjelang momen Natal dan Tahun Baru, permintaan telur ayam juga cukup tinggi dan disinyalir menjadi penyebab utama melonjaknya harga telur ayam.</p>
<p>"Mulanya Rp27 ribu per kilogram, naik menjadi Rp28 ribu, naik lagi menjadi Rp29 ribu dan hari ini sudah Rp30 ribu per kilogramnya," ungkapnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Pembuangan Bayi di Udanawu Blitar Diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelaku-pembuangan-bayi-di-udanawu-blitar-diserahkan-ke-unit-ppa-satreskrim-polresta-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelaku-pembuangan-bayi-di-udanawu-blitar-diserahkan-ke-unit-ppa-satreskrim-polresta-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Identitas pelaku pembuang bayi di Udanawu, Kabupaten Blitar sudah terungkap. Polisi mengamankan sepasang kekasih yang masih tercatat sebagai siswa disalah satu sekolah tingkat SMA/SMK yang ada di wilayah Kabupaten Blitar. Karena pelaku masih anak, Polsek Udanawu menyerahkan untuk tindak lanjut kasus ini ke Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6934c80488286.webp" length="28032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 12:29:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku, Pembuangan, Bayi, Diserahkan, Unit PPA, Satreskrim, Polresta Blitar, Pelajar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Penanganan kasus pembuangan bayi di teras rumah warga Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar memasuki tahapan lanjutan.</p>
<p>Setelah pada Jumat (5/12/2025), polisi berhasil mengungkap identitas pelaku yakni sepasang pelajar berusia 16 tahun yang menjadi orang tua biologis dari bayi tersebut resmi diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar Kota.</p>
<p>Kapolsek Udanawu Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan mengatakan pihaknya menyerahkan kedua pelaku karena status mereka yang masih di bawah umur, sehingga proses hukum wajib mengikuti mekanisme peradilan anak.</p>
<p>"Nanti akan dirilis oleh Unit PPA yang menangani lebih lanjut kasus ini," kata dia, Ahad (7/12/2025).</p>
<p>Sebelumnya, polisi mengamankan MAZ (16), pelajar SMK asal Kecamatan Udanawu yang mengakui sebagai ayah dari bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga Desa Ringinanom pada akhir November 2025 lalu.</p>
<p>Dari pemeriksaan, MAZ mengatakan bahwa bayi itu adalah hasil hubungan gelapnya dengan VM (16) seorang siswi SMA di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kemudian, polisi menjemput VM di rumah temannya, setelah tidak menemukannya di kediamannya.</p>
<p>Dalam pemeriksaan, VM mengungkap bahwa dirinya melahirkan bayi tersebut seorang diri didalam kamar, tanpa bantuan tenaga medis maupun keluarga. Untuk meredam suara tangisan bayi, ia memutar musik secara keras dari dalam kamarnya.</p>
<p>MAZ juga mengakui bahwa dirinya yang meletakkan bayi tersebut di rumah warga yang kondisi pintunya masih terbuka. Dengan harapan bayi segera ditemukan dan mendapat pertolongan.</p>
<p>"Pelaku ini meras takut dan panik, sehingga memilih meletakkan bayi di teras rumah warga agar cepat diketahui," jelasnya.</p>
<p>Dengan pelimpahan ini, Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota melakukan pendalaman lebih lanjut. Mulai dari pemeriksaan psikologis, pendampingan hingga proses hukum yang sesuai. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fantastis, Barang Tertinggal KA di Wilayah Daop 7 Madiun Capai Rp817 Juta Sepanjang 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fantastis-barang-tertinggal-ka-di-wilayah-daop-7-madiun-capai-rp817-juta-di-sepanjang-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fantastis-barang-tertinggal-ka-di-wilayah-daop-7-madiun-capai-rp817-juta-di-sepanjang-2025</guid>
<description><![CDATA[ Sepanjang tahun 2025, barang tertinggal milik penumpang kereta api (KA) di wilayah Daop 7 Madiun mencapai Rp817 juta. Sebagain besar barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6934c7f6a0d4e.webp" length="29590" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 10:07:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Nilai, Fantastis, Barang Tertinggal, KAI, Wilayah Daop 7 Madiun, Capai, Ratusan Juta.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>BLITAR, SJP - PT KAI Daop 7 Madiun mencatat 623 barang bawaan penumpang yang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp817,9 juta sepanjang Januari-November 2025.</p>
<p>Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan bahwa sebagian besar barang tersebut sudah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.</p>
<p>"Dari total 623 item yang aman ditangan petugas, sebanyak 97,27 persen telah kembali ke pemiliknya. Sisanya sedang dalam proses verifikasi," kata dia, Ahad (7/12/2025).</p>
<p>Dijelaskan Zainul, dari ratusan barang tersebut, 223 diantaranya merupakan barang berharga, seperti handphone, dompet, laptop, hingga perhiasan. Selain itu, ada 349 kategori umum serta 51 makanan yang juga ditemukan petugas di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.</p>
<p>Dia merinci, penanganan barang-barang tersebut meliputi 406 item dikembalikan kepada pemiliknya, 37 item dimusnahkan karena merupakan makanan, dan 161 item diserahkan ke lembaga sosial atau pihak kepolisian.</p>
<p>"Barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi pelanggan, namun KAI tetap menfutaman keamanan dan kenyamanan. Melalui layanan Lost and Found bisa membantu pelanggan untuk menelusuri kehilangan barang bawaan," jelasnya.</p>
<p>Dia mengingatkan kepada seluruh penumpang, khusunya menjelang momen libur Natal dan Tahun Baru agar berhati-hati dengan barang bawaan. Terutama saat turun dari kereta, atau meninggalkan ruang tunggu stasiun. (*)</p>
<p>Editor <strong>: Danu </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ikan Bakar Pantai Serang Blitar, Andalan Kuliner di Pesisir Selatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ikan-bakar-pantai-serang-blitar-andalan-kuliner-di-pesisir-selatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ikan-bakar-pantai-serang-blitar-andalan-kuliner-di-pesisir-selatan</guid>
<description><![CDATA[ Ada satu kuliner andalan di laut Blitar selatan yang wajib dicicipi oleh para wisatawan. Yakni ikan bakar Pantai Serang, yang menggugah selera dan aroma asap ikan bakar yang memanggil setiap pengunjung untuk mampir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6934c83446edd.webp" length="65210" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 08:05:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kuliner, Andalan, Pantai Serang, Blitar, Ikan Bakar, Blitar Selatan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> - Tak lengkap rasanya berkunjung ke Blitar selatan tanpa singgah di Pantai Serang. Bukan hanya panorama ombak selatan yang memikat, kawasan ini juga menjelma menjadi pusat kuliner laut yang menggunggah selera.</p>
<p>Begitu roda kendaraan memasuki area pantai, aroma asap ikan bakar yang mengepul dari deretan warung langsung menyapa dan seolah memanggil setiap pengunjung untuk mampir.</p>
<p>Sepanjang bibir pantai, puluhan warung berjajar rapi, masing-masing menawarkan olahan ikan segar hasil tangkapan nelayan setempat.</p>
<p>Bunyi bara yang menyala, bumbu yang disapukan ke permukaan ikan dan aroma khas dari daging yang mulai menghitam melihat suasana terasa begitu menggoda.</p>
<p>Salah satu pemilik warung yang cukup populer di lokasi tersebut bernama Marissa mengaku semua bahan baku benar-benar segar, karena langsung dibawa nelayan dari perahu.</p>
<p>"Ada macam-macam, seperti tongkol, kerapu, kakap merah, kakap putih, cumi, sampai udang. Pengunjung bisa memilih sendiri pengennya apa sebelum proses bakar," ujarnya.</p>
<p>Marissa juga menyebut harga dari setiap menu bervariasi, seperti yang selama ini menjadi andalan dan favorit pengunjung yakni kakap merah dan kakap putih.</p>
<p>Harganya mulai Rp80.000 per ekor, ikan tongkol juga menjadi pilihan ekonomis seharga Rp15.000 per porsi. Biasanya penjualan meningkat tajam saat momen akhir pekan atau musim liburan.</p>
<p>"Hari-hari biasa itu sekitar 15-20 ekor habis, tapi kalau ramai bisa berkali-kali lipat," kata dia.</p>
<p>Sementara itu, salah satu wisatawan bernama Oza Ahmad menyampaikan salah satu daya tarik utama di wisata Pantai Serang Blitar adalah kuliner ikan bakarnya.</p>
<p>Selain kesegarannya, racikan bumbu yang khas juga menjadi pemikat para pengunjungnya. Dipadukan dengan sambal kecap, sambal terasi, rasanya semakin lezat.</p>
<p>"Sensasi makannya juga beda, karena kita lihat langsung proses pembakarannya sambil dengar suara ombak. Jadi saat makan itu suasana pantai juga mendukung, dan bikin ketagihan," ucapnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, Pantai Serang menjadi salah satu wisata yang dikenal dengan destinasi kuliner laut paling ramai di Blitar Selatan. Biasanya, pengunjung sengaja datang saat menjelang sore untuk menikmati ikan bakar sambil menunggu matahari tenggelam.</p>
<p>Momen ini menjadi favorit para pemburu suasana romantis di tepi pantai. Dengan perpaduan panorama alam dan sajian kuliner yang menggoyang lidah, tidak heran jika Pantai Serang semakin kokoh menjadi ikon kuliner baru di wilayah pesisir selatan Blitar. (*)</p>
<p>Editor: Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Data Pemilih Bermasalah, Bawaslu Layangkan Saran Perbaikan ke KPU Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/data-pemilih-bermasalah-bawaslu-layangkan-saran-perbaikan-ke-kpu-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/data-pemilih-bermasalah-bawaslu-layangkan-saran-perbaikan-ke-kpu-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar melayangkan saran perbaikan ke KPU. Saran perbaikan ini berkaitan dengan sejumlah temuan data pemilih yang bermasalah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69317a4106e73.webp" length="33454" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 21:32:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Data Pemilih, Bermasalah, Bawaslu, Kabupaten Blitar, Layangkan, Saran, Perbaikan, KPU.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar resmi melayangkan saran perbaikan kepada KPU terkait sejumlah temuan data pemilih yang dinilai bermasalah.</p>
<p>Saran perbaikan itu diberikan kepada KPU, sebagai tindak lanjut hasil pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).</p>
<p>Di mana, saran perbaikan itu dikeluarkan menjelang pelaksanaan rapat pleno PDPB Triwulan IV. Setelah sebelumnya, pada 30 Oktober 2025 Bawaslu telah memberikan surat imbauan. Namun, karena belum mendapatkan respon, Bawaslu menindaklanjuti dengan melayangkan saran perbaikan.</p>
<p>"Dalam surat saran perbaikan itu, kami turut melampirkan ratusan data pemilih hasil pengawasan dan uji petik yang mencangkup berbagai dinamika. Antara lain, adanya pemilih baru sejumlah 240, pensiun Polri terdapat 2, pensiun TNI ada 4, pemilih pindah keluar sebanyak 25, pemilih pindah masuk ada 13, dan pemilih meninggal dunia sejumlah 73," terang Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Jaka Wandira, Kamis (4/12/2025).</p>
<p>Menurut Jaka, langkah tersebut merupakan bagian dari fungsi pencegahan untuk menjaga akurasi daftar pemilih sejak masa non-pemilihan.</p>
<p>Dia meminta KPU segera berkoordinasi dengan Dispendukcapil dan Pemerintah Desa dalam penyusunan Model A-Daftar Perubahan Pemilih PDPB untuk memastikan ketepatan data.</p>
<p>"KPU juga perlu mempedomani ketentuan Pasal 16, Pasal 17, dan Pasal 18 Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025. Terutama terkait prosedur pembaruan data pemilih yang bersifat rutin, wajib, dan disertai mekanisme pencocokan serta klarifikasi berdasarkan bukti kependudukan yang sah. Karena integritas data pemilih adalah pondasi demokrasi yang sehat, dan setiap dinamika data haru dilakukan secara tepat, akurat dan transparan," tegasnya.</p>
<p>Dengan penyampaian saran perbaikan ini, Bawaslu Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal daftar pemilih agar tetap valid, mutakhir, dan akuntabel sebagai bagian dari pengawasan pemilu yang profesional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belum Sebulan Bebas, Residivis Narkoba di Blitar Ditangkap Lagi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belum-sebulan-bebas-residivis-narkoba-di-blitar-ditangkap-lagi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belum-sebulan-bebas-residivis-narkoba-di-blitar-ditangkap-lagi</guid>
<description><![CDATA[ AJR (22) seorang pemuda asal Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar kembali ditangkap polisi gara-gara kasus narkoba. AJR merupakan seorang residivis dan baru keluar dari penjara pada 30 Oktober 2025 lalu dan kembali ditangkap pada 25 November 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69317a1d4cd0b.webp" length="40608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 20:59:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Menangkap, Residivis, Narkoba, Jenis, Sabu-Sabu, AJR.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Seorang residivis narkoba di Blitar kembali ditangkap polisi, meski belum genap sebulan keluar dari penjara.</p>
<p>Pelakunya adalah AJR (22) seorang pemuda warga Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Ia diciduk Satnarkoba Polres Blitar Kota karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.</p>
<p>Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana mengatakan, penangkapan AJR bermula dari laporan masyarakat. Warga melaporkan adanya aktivitas peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang masih menjadi wilayah hukum Polres Blitar Kota.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satnarkoba Polresta Blitar melakukan penyelidikan dan langsung meringkus AJR beserta barang buktinya.</p>
<p>"Dari laporan masyarakat, anggota berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu sebesar 0,38 gram," kata dia, Kamis (4/12/2025).</p>
<p>Dijelaskan Kompol Subiyantana, AJR diketahui sudah dua kali berada di penjara dengan kasus yang sama yakni pernah menjalani hukuman pada 2022 dan 2023. </p>
<p>AJR baru keluar penjara pada dari kasus keduanya pada 30 Oktober 2025, dan kembali berurusan dengan polisi pada 25 November 2025.</p>
<p>"Pelaku ini sudah tiga kali masuk penjara, karena narkoba. Pelaku baru bebas pada Oktober 2025 dan akhir bulan November ditangkap lagi dengan kasus yang sama," jelasnya.</p>
<p>Di hadapan polisi, AJR membangah mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Ia mengaku hanya menggunakan sendiri barang haram itu sebagai topping untuk bekerja.</p>
<p>"Saya pakai sendiri sabunya, buat doping biar senbaat kerja. Saya bekerja di pengolahan sampah," ujarnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, sepanjang November 2025 ini, Satnarkoba Polres Blitar Kota juga menangkap lima orang pengedar pil dobel L. Dari tangan tersangka, pikisn mengamankan 2.097 butir pil dobel l sebagai barang bukti.</p>
<p>Dalam hal ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan para tersangka tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Rampung, Klenteng Poo An Kiong Blitar Kembali Difungsikan untuk Ibadah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-rampung-klenteng-poo-an-kiong-blitar-kembali-difungsikan-untuk-ibadah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-rampung-klenteng-poo-an-kiong-blitar-kembali-difungsikan-untuk-ibadah</guid>
<description><![CDATA[ Klenteng Poo An Kiong di Kota Blitar kembali difungsikan untuk ibadah umat Konghucu. Setelah kebakaran pada tahun 2021 lalu, bangunan lama dibongkar total pada 2022 dan saat ini sudah mulai rampung, sehingga kembali difungsikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69317a3bd4f93.webp" length="43528" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 19:29:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Klenteng Poo An Kiong, Kota Blitar, Kembali, Difungsikan, Ibadah, Umat Konghucu, Pasca Terbakar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Setelah empat tahun tidak digunakan pasca kebakaran hebat pada November 2021 lalu, Klenteng Poo An Kiong yang berada di Jalan Merdeka Barat, Kota Blitar akhirnya kembali difungsikan untuk ibadah umat Konghucu.</p>
<p>Proses pemindahan sarana prasana ibadah dari Klenteng Poo An Kiong dari lokasi sementara ke bangunan baru dilakukan pada Kamis (4/12/2025).</p>
<p>Sejak insiden kebakaran yang hampir meludeskan seluruh bangunan, Klenteng Poo An Kiong menjalani proses pembangunan yang cukup panjang.</p>
<p>Pembangunan baru secara menyeluruh kini hampir rampung, sehingga pengurus memutuskan memulai memindahkan sarana prasarana ibadah dari ruko sementara di Jalan Mawar ke bangunan baru.</p>
<p>"Tadi pagi sebelum pemindahan dilakukan ritual di Klenteng sementara. Setelah itu proses pemindahan ke bangunan baru," ujar Ketua I Yayasan Klenteng Poo An Kiong Alik Swan Kiang saat ditemui, Kamis (4/12/2025).</p>
<p>Menurut Alik, ada 18 patung dewa utama yang dipindahkan ke bangunan baru Klenteng Poo An Kiong. Mayoritas merupakan patung baru, mengingat banyak patung lama yang ikut terbakar dalam peristiwa pada November 2021 lalu.</p>
<p>Nantinya, patung baru akan diselaraskan. Artinya energi dari patung yang lama diambil, lalu dimasukkan untuk menyelaraskan patung yang baru.</p>
<p>Sementara untuk patung-patung lama yang masih tersisa rencananya akan di museumkan. Setelah proses pemindahan selesai, kegiatan ibadah di Klenteng Poo An Kiong bisa kembali dilaksanakan.</p>
<p>"Setelah ini, Klenteng Poo An Kiong sudah difungsikan kembali untuk kegiatan ibadah," kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut Alik menambahkan pembangunan Klenteng Poo An Kiong berlangsung selama tiga tahun. Setelah terbakar pada November 2021 lalu, bangunan lama dibongkar total pada tahun 2022 dan proses pembangunan dimulai pada bulan Agustus di tahun yang baru.</p>
<p>Kini, bangunan baru Klenteng Poo An Kiong terdiri dari tiga lantai. Yakni basement sebagai lantai dasar, aula berada di lantai dua dan tempat ibadah utama berada di lantai tiga.</p>
<p>"Kalau bangunan dulu hanya lantai dasar dan ada lantai dua kecil di belakang. Sekarang yang baru ini tiga lantai. Anggaran pembangunan dari umat, kami juga belum menghitung totalnya. Sepenuhnya dari sumbangan umat Konghucu, termasuk para perantau asal Blitar yang sekarang menetap di Amerika, Australia dan Jerman," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Penataran Fun Run 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rsud-ngudi-waluyo-wlingi-blitar-dorong-gaya-hidup-sehat-lewat-penataran-fun-run-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rsud-ngudi-waluyo-wlingi-blitar-dorong-gaya-hidup-sehat-lewat-penataran-fun-run-2025</guid>
<description><![CDATA[ RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar mendorong gaya hidup sehat lewat penyelenggaraan Penataran Fun Run 2025 yang digelar Pemkab Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69301f6bc33e9.webp" length="31752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 18:59:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar, Dorong, Gaya Hidup, Sehat, Penataran Fun Run 2025, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dan HUT ke-54 Korpri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar Penataran Fun Run 2025 pada Ahad (30/11/2025) pagi di kawasan Candi Penataran.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti 1.500 peserta dari dalam dan luar wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>Sebagai salah satu rumah sakit daerah yang turut memberikan dukungan penuh, RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar menyambut positif terselenggaranya ajang olahraga massal ini.</p>
<p>Kehadiran ribuan peserta menunjukan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kegiatan yang mengedepankan kesehatan dan kebugaran.</p>
<p>Kegiatan Penataran Fun Run 2025 dilepas langsung oleh Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah dan jajaran Forkopimda.</p>
<p>Suasana pagi di area Candi Penataran semakin semarak dengan semangat para peserta yang siap mengikuti rute lari sejauh 5 kilometer.</p>
<p>Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar dr. Endah Woro Utami, MMRS menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Pemkab Blitar yang kembali menghadirkan event olahraga bagi masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, Penataran Fun Run 2025 menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.</p>
<p>"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Penataran Fun Run 2025 ini. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak bergerak, berolahraga, dan memahami bahwa gaya hidup sehat merupakan investasi jangka panjang bagi diri sendiri," ujarnya, Rabu (3/12/2025).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar selalu berupaya hadir dalam setiap gerakan yang mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Baik melalui pelayanan rumah sakit maupun kegiatan edukatif fi luar fasilitas kesehatan.</p>
<p>"Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Blitar, kami berkomitmen mendukung program-program kesehatan yang diselenggarakan Pemkab. Seperti Penataran Fun Run 2025 ini menjadi wadah efektif untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mendekatkan layanan kesehatan kepada publik," tambahnya.</p>
<p>Selain dari aspek kesehatan, dr. Endah Woro Utami, MMRS juga menilai penyelenggaraan Penataran Fun Run 2025 di area Candi Penataran memiliki dampak positif bagi sektor lain. Terutama pada sektor UMKM lokal dan pariwisata.</p>
<p>"Ada ribuan peserta dan ada yang dari luar daerah. Ini bukan hanya menggerakkan masyarakat untuk sehat, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Blitar dan menghidupkan ekonomi, lebih tepatnya UMKM di sekitar lokasi," kata dia.</p>
<p>Dengan sukesenya penyelenggaraan Penataran Fun Run 2024, RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai gerakan nyata mendorong masyarakat Kabupaten Blitar menjalani gaya hidup lebih sehat, aktif dan produktif. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selama Operasi Zebra 2025, Satlantas Polresta Blitar Tindak 8.243 Pelanggar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selama-operasi-zebra-2025-satlantas-polresta-blitar-tindak-8243-pelanggar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selama-operasi-zebra-2025-satlantas-polresta-blitar-tindak-8243-pelanggar</guid>
<description><![CDATA[ Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 sejak tanggal 17-30 November 2025, Satlantas Polres Blitar Kota menindak sebanyak 8.243 pelanggar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692eb59978636.webp" length="77074" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 19:12:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas, Polresta Blitar, Tindak, Ribuan, Pelanggar, Lalu Lintas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 sejak tanggal 17-30 November 2025, Satlantas Polres Blitar melakukan penindakan kepada 8.243 pelanggar lalu lintas.</p>
<p>Bahkan, selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2025, polisi juga menangani 15 peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Kami mencatat selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, kami lakukan penindakan terhadap 8.243 pelanggar lalu lintas," terang Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno, Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, AKP Agus merinci sebanyak 945 pengendara ditindak melalui tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), lalu 54 pengendara ditilang secara manual, dan lainnya sebanyak 7.244 pengendara diberikan teguran.</p>
<p>AKP Agus menyebut, selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 pihaknya lebih mengedepankan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. </p>
<p>"Kami fokus pada pencegahan dan edukasi. Jadi memang kami banyak memberikan teguran kepada pengendara," ujarnya.</p>
<p>Dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, pihaknya menggandeng tokoh agama terkenal di Blitar yakni Gus Iqdam atau pengasuh Majelis Ta'lim Sabilu Taubah.</p>
<p>Saat pengajian rutin digelar di Markas Sabilu Taubah, Gus Iqdam turut memberikan edukasi kepada para jamaahnya untuk tertib dalam berlalu lintas.</p>
<p>Berkat menggandeng Gus Iqdam, membawa Satlantas Polres Blitar Kota mendapat penghargaan sebagai daerah yang melibatkan tokoh agama dalam kampanye tertib lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 dari Dirlantas Polda Jawa Timur (Jatim).</p>
<p>"Meski Operasi Zebra 2025 sudah selesai, kami harap masyarakat semakin tertib dalam berlaluintas," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imigrasi Blitar Musnahkan 38 Ribu Arsip Substantif, Tegakkan Tertib Administrasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imigrasi-blitar-musnahkan-38-ribu-arsip-substantif-tegakkan-tertib-administrasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imigrasi-blitar-musnahkan-38-ribu-arsip-substantif-tegakkan-tertib-administrasi</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Blitar memusnahkan 38.146 arsip substantif yang telah melewati masa retensi. Pemusnahan ini dilakukan sebagai upaya menegakkan tertib administrasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692eb37b5c605.webp" length="40610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 18:50:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kantor Imigrasi, Kanim Blitar, Musnahkan, Arsip, Substantif, Menegakkan, Tertib, Administrasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar memusnahkan sebanyak 38.146 arsip substantif yang telah melewati masa retensi.</p>
<p>Sebanyak 38.146 arsip yang dimusnahkan itu terdiri dari berkas DPRI 2021-2022, perpanjangan izin kunjungan, permohonan IMK/MERP, EPI hingga SKIM.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Aditya Nursanto mengatakan, pemusnahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketertiban administrasinya dan memastikan pengelolaan arsip sesuai ketentuan kearsipan.</p>
<p>Selain itu, arsip juga memiliki peran penting dalam mendukung proses hukum, terutama dalam penyediaan dokumen yang dibutuhkan untuk  keperluan penyelidikan. Artinya, penyusutan arsip harus dilakukan secara hati-hati dan profesional.</p>
<p>"Arsip bulan hanya dokumen administratif, tapi memuat data penting yang dapat dibutuhkan sewaktu-waktu dalam proses hukum. Pemusnahannya, harus mengikuti aturan agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari," kata dia, Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Terpisah, Arsiparis Ahli Muda Biro Umum Sekertaris Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Elfi Susanti menegaskan bahwa prosedur penyusutan hingga pemusnahan arsip wajib mengikuti standar operasional yang telah ditetapkan.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa arsip menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan sehingga pengelolaanya harus tertib dan akurat.</p>
<p>"Tidak boleh sembarang dan harus sesuai SOP, tadi pemusnahan dengan menggunakan mesin pencacah," tegasnya.</p>
<p>Aditya Nursanto menambahkan pihaknya berkomitmen menjalankan tata kelola kearsipan yang transparan, akuntabel dana sesuai regulasi. Serta memastikan tidak ada dokumen kedaluwarsa yang berpotensi menimbulkan risiko administrasi maupun hukum. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PMI Asal Blitar Meninggal Dunia dalam Kebakaran Apartemen di Hongkong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pmi-asal-blitar-meninggal-dunia-dalam-kebakaran-apartemen-di-hongkong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pmi-asal-blitar-meninggal-dunia-dalam-kebakaran-apartemen-di-hongkong</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar membenarkan satu warganya menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran apartemen di Hongkong. Dalam hal ini, Disnaker masih menunggu laporan resmi dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) maupun dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692eb36c8b2a6.webp" length="72556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 18:11:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Disnaker, Kabupaten Blitar, PMI, Sri Wahyuni, Keluarga, Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar memastikan dan membenarkan bahwa seorang warganya yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) meninggal dunia dalam kebakaran apartemen di Hongkong.</p>
<p>Kepastian itu diperoleh, setelah Disnaker melakukan penelusuran dan verifikasi lapangan, meski laporan dari pemerintah pusat belum diterima.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto mengatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong. Namun, informasi awal yang beredar melalui media sosial kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penelusuran.</p>
<p>"Secara resmi kami belum menerima laporan dari KP2MI maupun KJRI. Tetapi kami mendapat informasi dari media sosial dan langsung kami tindaklanjuti dengan melakukan penelusuran," kata dia, Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Setelah dilakukan penelusuran, Disnaker memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial benar adanya. Korban diketahui bernama Sri Wahyuni (42) warga Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Ivong juga menyebut bahwa pihak penyalur yang memberangkatkan Sri Wahyuni ke Hongkong, sudah melapor dan berkoordinasi dengan Disnaker. Selain itu, pihak keluarga juga sudah berkomunikasi secara daring dengan pihak terkait yang ada di Hongkong.</p>
<p>"Proses penelusuran di Hongkong cukup cepat dan dilakukan tes DNA untuk memastikan identitasnya. Karena memang adik korban juga berada di Hongkong, dan mempermudah proses disana. Saat ini kami memfasilitasi komunikasi dengan KP2MI dan KJRI terkait pemulangan jenazah korban ke Indonesia," ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana duka tampak di rumah korban yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Sejumlah tetangga dan kerabat mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.</p>
<p>Tenda duka dan bendera kematian juga telah dipasang didepan rumah sebagai tanda berkabung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Konvoi Driver Ojol di Blitar, Suarakan Penghapusan Zona Merah Penjemputan Penumpang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-konvoi-driver-ojol-di-blitar-suarakan-penghapusan-zona-merah-penjemputan-penumpang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-konvoi-driver-ojol-di-blitar-suarakan-penghapusan-zona-merah-penjemputan-penumpang</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan driver ojek online (ojol) di Blitar menggelar konvoi dan aksi damai di sejumlah jalan protokol Kota Blitar. Mereka menyuarakan tentang penghapusan zona merah penjemputan penumpang agar dihapus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692d612cdf0a3.webp" length="112724" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 17:32:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi, Damai, Konvoi, Driver, Ojek, Online, Ojol, Blitar, Tuntut, Penghapusan, Zona Merah, Penjemputan, Penumpang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Ratusan driver ojek online (ojol) menggelar aksi konvoi dan orasi di Kota Blitar, pada Senin (1/12/2025). Dalam aksi damai yang dilakukan ratusan driver ojol itu, mereka menuntut penghapusan zona merah penjemputan penumpang di area Terminal Tipe A Patria Kota Blitar dan Stasiun Blitar.</p>
<p>Pantauan di lapangan, ratusan driver ojol itu berkumpul terlebih dahulu di Jalan Mastrip, dan dilanjutkan dengan konvoi di jalan protokol wilayah Kota Blitar.</p>
<p>Mulai dari melintasi kawasan Stasiun Blitar, Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, kantor DPRD Kota Blitar dan terakhir didepan kantor Wali Kota Blitar.</p>
<p>Saat berada di depan kantor Wali Kota Blitar, secara bergantian perwakilan driver ojol melakukan orasi atau penyampaian pendapat di muka umum.</p>
<p>Koordinator Aksi Damai bernama Edwin Agus Suhenra mengatakan pada kegiatan ini ada dua tuntutan yang disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Yakni, meminta pemerintah agar menghapus zona merah penjemputan penumpang di Stasiun Blitar dan Terminal Tipe A Patria Kota Blitar.</p>
<p>Kedua, ratusan driver ojol menuntut pemerintah melakukan peninjauan ulang aturan parkir bati driver ojol, terutama saat menjalankan pesanan pelanggan.</p>
<p>"Kalau kami menjalankan pesanan pelanggan, mendapat orderan makanan, maupun menjemput penumpang, kami tetap dikenai parkir minimal kalau di Kota Blitar Rp2.000. Itu memberatkan bagi kami, tapi tuntutan yang paling penting tetap soal penghapusan zona merah," kata dia, Senin (1/12/2025).</p>
<p>Edwin menyebut kebijakan zona merah merupakan hasil kesepakatan lokal sejak transportasi online pertama kali ada di Kota Blitar. Dalam kesepakatan itu disebutkan, bahwa driver ojol dilarang menjemput penumpang didalam area Stasiun maupun Terminal. Sehingga, mereka harus menjemput penumpang pada titik yang sudah ditentukan.</p>
<p>Saat ini, titik penjemputan penumpang ojol di Stasiun Blitar berada di sisi timur Stasiun tepatnya di depan kantor Satpol PP Kota Blitar dan sisi barat di pertigaan Jalan Mastrib.</p>
<p>Kemudian, untuk titik penjemputan penumpang ojol di kawasan Terminal Tipe A Patria Kota Blitar berada di sebelah utara tepatnya di depan kantor Dishub Kota Blitar dan di sebelah selatan Terminal.</p>
<p>"Kami ingin diperbolehkan masuk kalau ada orderan. Kami tetap berjaga atau ngertine di luar. Kami tidak ingin menganggu rezeki ojek pangkalan atau tukang becak," ujarnya.</p>
<p>Edwin menambahkan lokasi titik jemput yang terlalu jauh berpotensi membuat layananya kepada pelanggan atau penumpang menjadi kurang maksimal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geger Temuan Bayi Perempuan di Teras Rumah Warga Udanawu Blitar, Polisi Lakukan Penyelidikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/geger-temuan-bayi-perempuan-di-teras-rumah-warga-udanawu-blitar-polisi-lakukan-penyelidikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/geger-temuan-bayi-perempuan-di-teras-rumah-warga-udanawu-blitar-polisi-lakukan-penyelidikan</guid>
<description><![CDATA[ Warga Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar digegerkan dengan temuan bayi berjenis kelamin perempuan yang diletakkan di teras salah satu rumah warga. Warga pun melaporkan kejadian ini ke perangkat desa dan Polsek Udanawu, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692d611c444ff.webp" length="52754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 16:59:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Geger, Temuan, Bayi, Perempuan, Teras Rumah, Warga, Udanawu, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Warga Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang diletakkan di teras salah satu rumah warga pada Ahad (30/11/2025) pukul 22.00 WIB.</p>
<p>Bayi berjenis kelamin perempuan itu awalnya ditemukan oleh Sentot Edi Prayetno (38) warga setempat.</p>
<p>Saat ia sedang makan malam di teras samping rumah dan tiba-tiba mendengar suara seperti kucing. Namun, setelah diperhatikan suara itu mirip dengan suara bayi. Karena merasa curiga, ia langsung memeriksa bagian depan rumahnya dan ditemukan ada sebuah tas yang berisi bayi masih lengkap dengan tali pusar serta ari-ari.</p>
<p>"Saat ditemukan warga, kondisi bayi dalam keadaan sehat," ucap Kapolsek Udanawu, Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan, Senin (1/11/2025).</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Udanawu mendatangi lokasi dan selanjutnya membawa bayi perempuan itu ke Puskesmas Udanawu untuk menjalani pemeriksaan lebih awal.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menyebutkan bayi dalam keadaan sehat dengan berat 2,2 kilogram dengan panjang 46 cm. Selanjutnya untuk mendapat penanganan lebih lanjut, bayi perempuan itu dirujuk ke RSUD Srengat.</p>
<p>"Saat ini bayi telah kami bawa ke RSUD Srengat untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Dihimbau untuk yang mungkin mengetahui keberadaan atau identitas orang tua bayi tersebut, agar bisa melaporkan ke polisi," terangnya.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, AKP Ahmad Rochan menambahkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan lainnya. Harapannya, identitas orang tua bayi tersebut segera diketahui. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memeluk Lansia di Detik Terakhir, PMI Asal Blitar Tewas dalam Kebakaran Apartemen di Hongkong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/memeluk-lansia-di-detik-terakhir-pmi-asal-blitar-tewas-dalam-kebakaran-apartemen-di-hongkong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/memeluk-lansia-di-detik-terakhir-pmi-asal-blitar-tewas-dalam-kebakaran-apartemen-di-hongkong</guid>
<description><![CDATA[ Pihak keluarga sempat berharap Sri Wahyuni hanya terjebak dan berhasil selamat. Namun, harapan itu pupus setelah pada Sabtu malam (29/11/2025), Sugeng menerima konfirmasi pasti bahwa istrinya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692d30252478c.webp" length="74336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 14:30:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>PMI, Asal, Blitar, Tewas, Kebakaran, Apartemen, Hongkong, Memeluk, Lansia.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Pengabdian Sri Wahyuni (42), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, harus berakhir tragis. </p>
<p>Ia menjadi korban tewas dalam insiden kebakaran hebat yang melanda sebuah apartemen di Hong Kong pada Rabu, (26/11/2025) waktu setempat.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Sri Wahyuni, yang bekerja sebagai perawat lansia, ditemukan dalam posisi memeluk majikannya yang juga seorang lansia. Dugaan kuat mengarah pada upaya korban untuk melindungi majikannya hingga detik-detik terakhir.</p>
<p>Kabar duka ini disampaikan oleh Sugeng Widodo (49), suami korban, saat ditemui di rumah duka pada Senin (1/12/2025). </p>
<p>Sugeng menceritakan kronologi awal dirinya menerima kabar mengenai peristiwa nahas tersebut.</p>
<p>Sugeng pertama kali mendapat informasi pada Rabu (26/11/2025) pukul 17.00 WIB dari adiknya yang juga bekerja di Hong Kong. Awalnya, ia mengaku sulit memercayai kabar tersebut.</p>
<p>"Ya pertama kita kurang percaya, tapi lama-lama kok adik saya telepon terus. Akhirnya saya suruh cari informasi yang betul dan ternyata memang benar istri saya sudah meninggal," ungkap Sugeng.</p>
<p>Pihak keluarga sempat berharap Sri Wahyuni hanya terjebak dan berhasil selamat. Namun, harapan itu pupus setelah pada Sabtu malam (29/11/2025), Sugeng menerima konfirmasi pasti bahwa istrinya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>"Waktu itu masih dicari-cari terus istri saya. Tapi Sabtu malam saya dapat kabar istri saya benar-benar sudah meninggal. Kami pasrah saja, ini sudah kehendak yang kuasa," tambahnya.</p>
<p>Sugeng juga mengungkapkan bahwa sekitar satu jam sebelum peristiwa kebakaran hebat itu terjadi, Sri Wahyuni sempat menghubunginya melalui sambungan telepon.</p>
<p>Sri Wahyuni baru pertama kali bekerja di Hong Kong dan menjalani kontrak selama dua tahun sebagai pengasuh lansia. Masa kontrak kerjanya seharusnya berakhir pada Februari 2026.</p>
<p>Rencana kepulangan Sri Wahyuni ke Blitar sudah dipersiapkan karena anak keduanya akan melangsungkan pernikahan pada Mei 2026.</p>
<p>"Istri saya sudah komunikasi dengan majikan, rencana pulang bulan Februari, karena anak keduanya akan menikah," terang Sugeng.</p>
<p>Namun, rencana itu takdirkan gagal terwujud setelah ia menjadi korban tewas dalam insiden kebakaran tersebut.</p>
<p>Terkait pemulangan jenazah, Sugeng Widodo menyatakan telah berkoordinasi secara intensif dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong dan pihak perusahaan penempatan (PT) yang memberangkatkan istrinya.</p>
<p>Hasil koordinasi menyebutkan bahwa jenazah akan segera dipulangkan ke Blitar. Proses pemulangan diperkirakan membutuhkan waktu antara dua hingga tiga hari.</p>
<p>"Saya diminta tenang di rumah, jangan bingung, jangan panik. Mereka bilang semuanya sedang diurus," tutupnya.</p>
<p>Sri Wahyuni meninggalkan suami dan tiga orang anak, yang terdiri dari satu putra dan dua putri. Anak tertua telah berumah tangga, anak kedua akan menikah pada Mei 2026, dan anak ketiga masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tren DBD di Blitar Fluktuatif, 525 Warga Terinfeksi Tahun Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tren-dbd-di-blitar-fluktuatif-525-warga-terinfeksi-tahun-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tren-dbd-di-blitar-fluktuatif-525-warga-terinfeksi-tahun-ini</guid>
<description><![CDATA[ Tren kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Blitar tercatat fluktuatif atau naik turun. Pada tahun 2025 ini ada 525 warga terinfeksi DBD dan lima diantaranya meninggal dunia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6929861d2f6dd.webp" length="31784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 19:59:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, DBD, Kabupaten Blitar, Fluktuatif, Ratusan, Meninggal Dunia. suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Blitar masih menunjukan angka yang cukup tinggi pada tahun 2025 ini.</p>
<p>Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, sepanjang Januari hingga November ini tercatat ada 525 kasus DBD dengan lima di antaranya meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar Miftakhul Huda mengatakan kasus DBD di wilayahnya cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun. Namun, rata-rata kasus selama lima tahun terakhir tetap berada diatas 100 kasus per tahunnya.</p>
<p>"Ini penyakit bisa dicegah, harapannya bisa dicegah sebelum mengobati. Jumlah kasusnya fluktuatif, naik turun setiap tahunnya," kata dia, Jumat (28/11/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan, pada tahun 2021 ada 140 kasus DBD dengan satu pasien meninggal dunia. Pada tahun 2022, ada 390 kasus dengan tiga pasien meninggal dunia.</p>
<p>Lalu, pada tahun 2023 ada 238 kasus. Pada tahun 2024 ada 1.359 kasus dengan 10 pasien meninggal dunia. Terakhir, pada tahun 2025 ada 525 kasus dengan lima meninggal.</p>
<p>"Kami terus menggencarkan sosialisasi gerakan 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang) untuk mencegah penularan DBD di masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama memasuki musim hujan yang rawan meningkatkan populasi nyamuk pembawa virus dengue. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Belum Ditemukan, Pencarian Anak Perempuan di Blitar yang Diduga Hanyut di Sungai Ditutup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/belum-ditemukan-pencarian-anak-perempuan-di-blitar-yang-diduga-hanyut-di-sungai-ditutup</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/belum-ditemukan-pencarian-anak-perempuan-di-blitar-yang-diduga-hanyut-di-sungai-ditutup</guid>
<description><![CDATA[ Meski belum ditemukan, proses pencarian anak perempuan di Blitar yang diduga hanyut di sungai ditutup atau dihentikan. Korbannya adalah APN (8)
warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6929860611581.webp" length="96294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 19:00:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Belum Ditemukan, Pencarian, Anak, Perempuan, Blitar, Dihentikan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Upaya pencarian terhadap APN (8) anak perempuan asal Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar resmi dihentikan oleh petugas gabungan BPBD dan SAR pada Kamis (27/11/2025). Keputusan ini diambil setelah pencarian memasuki hari ketujuh tanpa hasil.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudhi mengatakan, penghentian pencarian dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).</p>
<p>"Sampai hari ketujuh tidak ditemukan, sesuai SOP proses pencarian dihentikan," kata dia, Jumat (28/11/2025).</p>
<p>Selama sepekan terakhir, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, Polri dan relawan melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran sungai yang diduga kuat menjadi lokasi korban hilang.</p>
<p>Penyisiran dilakukan melalui jalur air menggunakan perahu karet hingga ke wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kediri. Selain itu, petugas juga melakukan pengisian darat di area tepi sungai tambang pasir dan lokasi penyebarangan. Namun, seluruh upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.</p>
<p>"Petugas sudah melakukan berbagai upaya dan hingga hari ketujuh belum berhasil ditemukan," ujarnya.</p>
<p>Korban dilaporkan hilang sejak Rabu (19/11/2025) sore. Saat itu, korban terlihat bermain air hujan di depan rumah. Sesuai keterangan saksi, APN sempat berjalan menuju ke arah sungai proyek jaten yang yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya.</p>
<p>Mengetahui hal itu, pihak keluarga dibantu dengan warga sekitar melakukan pencarian secara mandiri hingga Rabu (19/11/2025) dan dilanjutkan keesokan harinya, Kamis (20/11/2025). Namun, upaya pencarian secara mandiri itu tidak membuahkan hasil.</p>
<p>Kemudian, pada Jumat (21/11/2025) pihak keluarga baru melaporkan ke BPBD Kabupaten Blitar dan polisi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Eksibisionisme dan Pelecehan di Blitar Ditangkap, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelaku-eksibisionisme-dan-pelecehan-di-blitar-ditangkap-diduga-alami-gangguan-kejiwaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelaku-eksibisionisme-dan-pelecehan-di-blitar-ditangkap-diduga-alami-gangguan-kejiwaan</guid>
<description><![CDATA[ Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Udanawu berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SR, warga setempat, setelah berulang kali melakukan tindakan tidak senonoh di jalan raya wilayah kecamatan tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69294577cb4e3.webp" length="37288" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 14:00:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemuda, Eksibisionis, Blitar, Diamankan, Polisi, Meresahkan, Warga, Pelajar, Perempuan, Polsek Udanawu.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>– Aksi <em>eksibisionisme</em> dan pelecehan seksual yang meresahkan warga dan pelajar perempuan di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, akhirnya terhenti.</p>
<p>Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Udanawu berhasil menangkap seorang pemuda berinisial SR, warga setempat, setelah berulang kali melakukan tindakan tidak senonoh di jalan raya wilayah kecamatan tersebut.</p>
<p>SR diketahui sering beraksi pada sore hari, terutama saat jam pulang sekolah. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku mempertontonkan alat vitalnya kepada para pelajar dan perempuan yang melintas. Dalam beberapa kejadian, SR bahkan nekat melakukan tindakan pelecehan seksual berupa 'begal payudara'.</p>
<p>Kapolsek Udanawu, Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, membenarkan bahwa tindakan pelaku telah menimbulkan keresahan dan ketakutan di kalangan pelajar, khususnya di SMKN 1 Udanawu dan MA Ma'arif Udanawu.</p>
<p>"Pelaku sering melakukan aksinya ini sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, saat para pelajar pulang sekolah. Dia mengendarai sepeda motor sambil mempertontonkan alat vitalnya. Warga, terutama adik-adik pelajar, merasa ketakutan," kata AKP Rochan, Jumat (28/11).</p>
<p>Menindaklanjuti laporan masyarakat, petugas Polsek Udanawu segera melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan SR. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Udanawu untuk pemeriksaan lebih lanjut, didampingi oleh pihak keluarga dan perangkat desa.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan awal, SR diduga mengalami gangguan eksibisionisme dan disebut kerap berperilaku tidak terkendali yang meresahkan masyarakat.</p>
<p>Mengingat dugaan tersebut, AKP Rochan menjelaskan bahwa penanganan terhadap pelaku akan difokuskan pada aspek kesehatan mental. </p>
<p>"Selanjutnya, pelaku didampingi pihak keluarga dibawa ke RSJ Lawang untuk pemeriksaan dan pengobatan kejiwaan," jelasnya.</p>
<p>Dengan ditangkap dan ditanganinya pelaku, AKP Rochan berharap masyarakat, khususnya pelajar perempuan yang selama ini menjadi sasaran, dapat kembali beraktivitas tanpa rasa takut dan terganggu. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perbaikan Jalan Rusak di Desa Butun Blitar Bakal Dilakukan Tahun 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perbaikan-jalan-rusak-di-desa-butun-blitar-bakal-dilakukan-tahun-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perbaikan-jalan-rusak-di-desa-butun-blitar-bakal-dilakukan-tahun-2026</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan proses perbaikan jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar bakal dilakukan pada tahun 2026 mendatang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69283af4463dd.webp" length="125116" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 21:21:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jalan Rusak, Perbaikan, Desa Butun, Gandusari, Blitar, Tahun Depan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memastikan proses perbaikan jalan rusak di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.</p>
<p>Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar Hamdan Zulkifli Kurniawan. Perbaikan jalan rusak di Desa Butun perlu dilakukan menggunakan kontruksi beton, dan jika dilakukan pada tahun ini, waktunya tidak cukup.</p>
<p>Sehingga, perbaikan jalan rusak di lokasi tersebut masuk pada prioritas tahun 2026 mendatang.</p>
<p>"Masuk di tahun 2026, karena tahun ini pekerjaan mundur dan waktu mepet. Kami tidak berani ambil risiko mengerjakan kontruksi beton," ujarnya, Kamis (27/11/2025).</p>
<p>Menurut Hamdan, berdasarkan intruksi dari pimpinan, perbaikan jalan pada jalur tambang masuk pada prioritas tahun 2026, termasuk di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Di mana, panjang jalan di Desa Butun lebih dari 2 kilometer, dan sebagian sudah dibangun dengan kontruksi hotmix dan beton. Perkiraan jalan yang belum diperbaiki sekitar 1,6 kilometer.</p>
<p>"Jalan rusak yang merupakan jalur tambang masuk prioritas di tahun 2026," kata dia.</p>
<p>Perlu diketahui, warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyuarakan kekecewaan atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. </p>
<p>Puluhan poster bernada protes itu dipasang di sepanjang jalan desa sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar agar segera memberikan kepastian untuk melakukan perbaikan.</p>
<p>Pantauan di lapangan pada Kamis (27/11/2025), berbagai poster terlihat terpasang mulai dari pintu masuk jalan desa hingga beberapa titik kerusakan terparah. Warga setempat memanfaatkan bekas banner dan kain mori untuk menuliskan keluhan mereka secara terbuka.</p>
<p>Kondisi jalan yang dikeluhkan memang cukup parah, aspal sudah hilang dan hanya menyisakan bebatuan dan permukaan yang mirip dengan jalan makadam. Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama warga, tetapi jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini juga merupakan akses menuju kantor Desa Butun.</p>
<p>"Kondisi jalan rusak disini sudah lama, lebih dari 15 tahun. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan," terang salah satu warga bernama Samsyatul Aisyiyah, Kamis (27/11/2025). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Pelajar di Blitar Terjaring Razia, Polisi Pilih Membina daripada Menilang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-pelajar-di-blitar-terjaring-razia-polisi-pilih-membina-daripada-menilang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-pelajar-di-blitar-terjaring-razia-polisi-pilih-membina-daripada-menilang</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, 
Satlantas Polres Blitar menegur 37 pelajar pemakai knalpot brong. Dalam hal ini, polisi memanggil para orang tua mereka dan meminta untuk mengembalikan kendaraan sesuai dengan speknya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69283a56df404.webp" length="77696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 20:38:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Blitar, Razia, Balap Liar, Knalpot Brong, Pelajar, Panggil Orang Tua, Mengganti, Sesuai Spek.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Satlantas Polres Blitar melakukan razia atau penertiban kendaraan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 dengan fokus utama pada pencegahan balap liar dan pelanggaran penggunaan knalpot brong.</p>
<p>Pada Kamis (27/11/2025), sebanyak 37 kendaraan milik pelajar terjaring razia karena menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai dengan spesifikasi pabrikan.</p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan penertiban ini merupakan upaya preemtif dan preventif untuk menekan potensi balap liar yang sering melibatkan remaja usia pelajar. Sejauh ini, pihaknya tidak menemukan aktivitas balap liar di wilayah hukum Polres Blitar.</p>
<p>Meski begitu, polisi menemukan puluhan pelajar yang melanggar aturan lalu lintas dengan menggunakan knalpot brong. Dalam hal ini, pihaknya tidak melakukan penilangan, melainkan memberikan teguran dan pembinaan kepada mereka.</p>
<p>"Sasaran kami pelajar, karena sering kami temui saat patroli. Ada puluhan yang terjaring, dan tidak kami lakukan penilangan, tetapi pembinaan yang bekerjasama dengan sekolah," kata dia, Kamis (27/11/2025).</p>
<p>Puluhan kendaraan itu diamankan di area sekolah, dan para pelajar yang terjaring razia diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot sesuai spek asli. Dalam hal ini, polisi juga memanggil para orang tua mereka, sekaligus para pelajar wajib menyerahkan surat pernyataan agar hak tersebut tak terulang kembali.</p>
<p>Selain itu, puluhan knalpot brong yang dilepas dari kendaraan siswa juga langsung dimusnahkan di halaman belakang sekolah dengan cara dilindas alat berat.</p>
<p>"Kendaraan kita lakukan peneguran bukan penilangan, hanya memberikan edukasi dan memanggil orang tua. Intinya kita bersama-sama mengawasi anak-anak dan mengembalikan kendaraan sesuai spek awal," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sujiati selaku Koordinator SMK PGRI Wlingi menyebut bahwa pihak sekolah melarang kendaraan siswa menggunakan knalpot brong. Ia berharap, melalui kegiatan ini bisa memberikan efek jera dan para siswa tidak lagi memasang knalpot yang tidak sesuai dengan standar.</p>
<p>"Kami berterimakasih dengan Polres Blitar yang membantu menertibkan. Selama ini, kami pihak sekolah tidak mengizinkan kendaraan siswa yang menggunakan knalpot brong parkir di sekolah," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Desa Butun Blitar &amp;apos;Bersuara&amp;apos; Lewat Poster, Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Tersentuh Perbaikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-desa-butun-blitar-bersuara-lewat-poster-protes-jalan-rusak-tak-kunjung-tersentuh-perbaikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-desa-butun-blitar-bersuara-lewat-poster-protes-jalan-rusak-tak-kunjung-tersentuh-perbaikan</guid>
<description><![CDATA[ Warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar bersuara lewat poster sebagai ungkapan protes kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang tak kunjung melakukan perbaikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69283ae50f150.webp" length="123666" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 19:39:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Desa Butun, Gandusari, Blitar, Protes, Jalan Rusak, Pasang, Poster.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Warga Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyuarakan kekecewaan atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki selama lebih dari 15 tahun. </p>
<p>Puluhan poster bernada protes itu dipasang di sepanjang jalan desa sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar agar segera memberikan kepastian untuk melakukan perbaikan.</p>
<p>Pantauan di lapangan pada Kamis (27/11/2025), berbagai poster terlihat terpasang mulai dari pintu masuk jalan desa hingga beberapa titik kerusakan terparah. Warga setempat memanfaatkan bekas banner dan kain mori untuk menuliskan keluhan mereka secara terbuka.</p>
<p>Kondisi jalan yang dikeluhkan memang cukup parah, aspal sudah hilang dan hanya menyisakan bebatuan dan permukaan yang mirip dengan jalan makadam. Jalan ini tidak hanya menjadi jalur utama warga, tetapi jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini juga merupakan akses menuju kantor Desa Butun.</p>
<p>"Kondisi jalan rusak disini sudah lama, lebih dari 15 tahun. Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan," terang salah seorang warga bernama Samsyatul Aisyiyah, Kamis (27/11/2025).</p>
<p>Dijelaskan Aisyiyah, jalan tersebut sebelumnya dibangun secara swadaya warga pada 2003 dan perbaikan terakhir kali dilakukan sekitar tahun 2010-2011, dan hanya sebatas tambalan ringan.</p>
<p>Warga sudah berkali-kali mengadu ke desa agar diteruskan ke Pemkab, namun belum ada hasilnya. </p>
<p>Aksi warga dengan memasang poster ini ditindaklanjuti oleh pihak desa dan kecamatan yang meninjau lokasi. Mereka mengaku telah meneruskan aspirasi warga ke Pemkab Blitar dan meminta agar poster diturunkan. Namun, warga tetap bersikukuh menunggu kepastian berupa jadwal perbaikan.</p>
<p>"Kesabaran warga juga ada batasnya, kami sepakat tidak menurunkan poster sebelum ada kepastian perbaikan," jelasnya.</p>
<p>Hal serupa juga disampaikan oleh warga lain bernama Misnar, kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga membahayakan pengguna jalan yang melintas.</p>
<p>"Terutama saat musim hujan, warga sering jatuh. Jalannya itu berubah seperti aliran sungai, dan kami ingin jalan ini diperbaiki," ujarnya.</p>
<p>Perlu diketahui, aksi protes warga soal jalan rusak dengan memasang banner bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Sebelumnya, pada awal November 2025 lalu, warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar melakukan aksi serupa dan mendapat respons cepat dari DPUPR, dengan dilakukan perbaikan di jalan tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pabrik Rokok Baru Mulai Produksi di Kota Blitar,  Bakal Serap 700 Tenaga Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pabrik-rokok-baru-mulai-produksi-di-kota-blitar-bakal-serap-700-tenaga-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pabrik-rokok-baru-mulai-produksi-di-kota-blitar-bakal-serap-700-tenaga-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Satu pabrik rokok beroperasi di Kota Blitar dan resmi memulai produksinya. Pabrik rokok ini berada di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo dengan nilai investasi mencapai Rp5 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6926ea9687eb8.webp" length="40324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 20:19:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pabrik Rokok, Baru, Mulai, Beroperasi, Produksi, Kota Blitar, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Industri rokok di Kota Blitar kembali menunjukan geliat positif. Pada akhir tahun 2025 ini, sebuah pabrik rokok lokal asal Malang resmi memulai produksi di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</p>
<p>Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar Heru Eko Pramono mengatakan bahwa ekspansi perusahaan rokok tersebut menjadi salah satu investasi baru yang signifikan di Kota Blitar.</p>
<p>"Mulai kemarin, pabrik rokok dari Malang mulai beroperasi di Kota Blitar," kata dia, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Heru menyebut pabrik rokok yang baru berdiri itu dengan nilai investasi mencapai Rp5 miliar. Pihak perusahaan menargetkan bisa menyerap sekitar 700 pekerja dari lokal Kota Blitar, dengan tujuan untuk mendukung produksi tahun mendatang.</p>
<p>Namun, untuk saat ini jumlah tenaga kerja yang diterima masih terbatas. Karena, perusahaan masih mengoptimalkan kuota cukai di akhir tahun sebelum membuka rekrutmen berikutnya.</p>
<p>"Proses rekrutmen besar akan dilakukan menjelang akhir tahun, yang nanti diperuntukan proses produksi di tahun 2026," ujarnya.</p>
<p>Dengan beroperasinya pabrik rokok baru itu, saat ini di Kota Blitar terdapat 10 pabrik rokok. Dimana, dua diantaranya merupakan perusahaan besar nasional, seperti PT Sampoerna dan PT Gudang Garam.</p>
<p>Heru menambahkan salah satu faktor yang membuat Kota Blitar dilirik pelaku industri rokok, karena memiliki tenaga kerja yang melimpah dan besaran Upah Minimum Kota (UMKM) yang kompetitif, sehingga mendukung efisiensi produksi.</p>
<p>"Semoga investasi ini bisa menggerakkan perekonomian dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi warga Kota Blitar," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Coktas di Bakung Blitar Disorot Bawaslu, Kasus Data Ganda Jadi Temuan Penting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/coktas-di-bakung-blitar-disorot-bawaslu-kasus-data-ganda-jadi-temuan-penting</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/coktas-di-bakung-blitar-disorot-bawaslu-kasus-data-ganda-jadi-temuan-penting</guid>
<description><![CDATA[ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar melakukan pengawasan pelaksanaan coklit terbatas yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Blitar. Dalam penanganan tersebut, Bawaslu menemukan data ganda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6926eaa069d62.webp" length="51538" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 19:41:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bawaslu, Pengawasan, Coktas, KPU, Kabupaten Blitar, Temukan, Data Ganda.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Blitar di Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung.</p>
<p>Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pemutakhiran data pemilih berlangsung akurat.</p>
<p>Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar Jaka Wandira bersama staf turun langsung mendampingi proses coktas yang dilakukan KPU dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Fokus pengawasan diarahkan pada data pemilih yang terindikasi memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ganda.</p>
<p>Dalam pengawasan tersebut, Bawaslu menemukan satu kasus data ganda atas nama Sukini yang tercatat dua kali dalam daftar pemilih.</p>
<p>"Setelah dilakukan verifikasi lapangan, dipastikan bahwa pemilih tersebut adalah satu orang yang belum pernah melakukan perekaman administrasi kependudukan," ujar Jaka, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Jaka menyebut mengingat pemilih itu berusia 83 tahun, petugas Dispendukcapil langsung melakukan perekaman biometrik. Ini dilakukan untuk memastikan data kependudukan yang bersangkutan tercatat secara sah, sekaligus mencegah adanya duplikasi data di kemudian hari.</p>
<p>"Tahapan coktas ini merupakan kegiatan yang penting dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Data pemilih yang valid menjadi pondasi pelaksanaan pemilu yang luber dan jurdil," tegas Jaka.</p>
<p>Lebih lanjut Jaka menambahkan pihaknya juga menekankan bahwa pengawasan terhadap proses coktas akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Langkah ini diharapkan dapat menjamin setiap warga yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih secara sah dan dianggap menjaga integritas pemilihan di Kabupaten Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Musim Haji 2026, Imigrasi Blitar Jemput Bola Layani Pembuatan Paspor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-musim-haji-2026-imigrasi-blitar-jemput-bola-layani-pembuatan-paspor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-musim-haji-2026-imigrasi-blitar-jemput-bola-layani-pembuatan-paspor</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang musim haji tahun 2025, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mulai jemput bola layani pembuatan paspor bagi jemaah calon haji di wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6926ea880262a.webp" length="59180" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 19:04:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jelang, Musim Haji, Imigrasi, Layani, Jemput, Bola, Pembuatan Paspor.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Menjelang musik haji tahun 2025, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar jemput bola melayani pembuatan paspor bagi jemaah calon haji di wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Aditya Nursanto mengatakan pihaknya sengaja melakukan jemput bola agar memudahkan henaag calon haji yang rata-rata berusia lanjut. Artinya, mereka tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi dan bisa melakukan perekaman data di Kantor Kemenag di daerah masing-masing.</p>
<p>"Tidak perlu datang ke Kantor kami, bisa datang ke Kantor Kemenag dan proses perekaman biometrik termasuk foto, sidik jari bisa dilaksanakan langsung di lokasi," kata dia, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Layanan jemput bola pelayanan pembuatan paspor bagi jemaah calon haji, dilakukan sejak awal Oktober 2025 lalu. Baik di wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.</p>
<p>Totalnya ada 927 jemaah calon haji, teridri dari Kabupaten Blitar ada 283 jemaah, Kota Blitar 51 jemaah dan Kabupaten Tulungagung ada 593 jemaah. </p>
<p>"Harapan kami, jemaah bisa mempersiapkan keberangkatan ke tanah suci dengan tenang," ujarnya.</p>
<p>Dalam pelaksanaan layanan ini, Kanim Blitar berkoordinasi dengan Kantor Kemenag masing-masing daerah sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang turut membantu mengoordinasikan peserta dan kelengkapan persyaratan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Investasi DBHCHT untuk Masa Depan, Ratusan Talenta di Kabupaten Blitar Kini Kantongi Sertifikat BNSP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/investasi-dbhcht-untuk-masa-depan-ratusan-talenta-di-kabupaten-blitar-kini-kantongi-sertifikat-bnsp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/investasi-dbhcht-untuk-masa-depan-ratusan-talenta-di-kabupaten-blitar-kini-kantongi-sertifikat-bnsp</guid>
<description><![CDATA[ Melalui program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, sebanyak 166 peserta pelatihan resmi mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692420da594c2.webp" length="39656" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 17:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemanfaatan, DBHCHT, Tahun 2025, Kabupaten Blitar, Serahkan, Sertifikat, BNSP, Peserta, Pelatihan, Peningkatan, Kompetensi, Disnaker.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR SJP</strong> — Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Blitar. </p>
<p>Melalui program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, sebanyak 166 peserta pelatihan resmi mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto, menyampaikan bahwa pemberian sertifikat berstandar nasional ini merupakan wujud nyata penggunaan DBHCHT yang berorientasi pada peningkatan SDM dan mendorong kemandirian masyarakat.</p>
<p>"Sertifikat ini bukan hanya sebuah lembaran kertas, tapi juga simbol dari komitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesional di bidang masing-masing. Ini merupakan salah satu investasi jangka panjang untuk masa depan tenaga kerja Blitar supaya lebih siap bersaing di industri modern," ujar Ivong, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Ivong meyakini bahwa kehadiran SDM tersertifikasi dapat memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Blitar. Selain meningkatkan daya saing tenaga kerja, program ini juga didorong untuk menumbuhkan unit usaha baru yang lahir dari keterampilan yang terlatih dan tersertifikasi.</p>
<p>"Kami menginginkan SDM di Kabupaten Blitar tidak hanya siap untuk bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluangnya sendiri. Kepemilikan sertifikat ini menjadi modal kuat untuk itu," tegasnya.</p>
<p>Kepala Bidang Latihan dan Produktivitas Transmigrasi (Latprotrans) Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman, menjelaskan bahwa ratusan peserta yang mendapatkan sertifikat tersebut sebelumnya telah mengikuti berbagai kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi yang didukung penuh oleh DBHCHT tahun 2025.</p>
<p>Jenis pelatihan yang digelar meliputi: <em>Hair Styling &amp; Cutting</em>; Masakan Komersial; Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika; <em>Make Up Artist</em> (MUA); Pembudidaya Bunga; Digital Marketing; dan Barista. </p>
<p>Disnaker bekerja sama dengan lembaga pelatihan profesional, seperti LPK Smart Junior, PT Senandung Laras Korporat, LPK Erlin Estetika, dan BLK Sound Electric, dalam pelaksanaan program ini.</p>
<p>"Ratusan peserta ini mengikuti pelatihan secara intensif dan diuji langsung oleh asesor kompeten. Dengan sertifikat BNSP, mereka memiliki bukti kuat untuk masuk dunia kerja maupun berwirausaha," tutup Latip Usman. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Sinergi Industri Tembakau, Pemkab Blitar Resmi Bentuk Asosiasi Pengusaha Rokok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-sinergi-industri-tembakau-pemkab-blitar-resmi-bentuk-asosiasi-pengusaha-rokok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-sinergi-industri-tembakau-pemkab-blitar-resmi-bentuk-asosiasi-pengusaha-rokok</guid>
<description><![CDATA[ Pembentukan Asosiasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menyediakan wadah koordinasi yang solid antara Pemerintah Daerah dan para pelaku industri tembakau. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69241735d29b5.webp" length="47536" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 16:40:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, DBHCHT, Disperindag, Asosiasi, Pengusaha, Rokok, Terbentuk, Menjembatani, Program, DBHCHT.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR SJP - </strong>Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pelaku industri hasil tembakau memasuki babak baru. Tahun ini, Asosiasi Pengusaha Rokok se-Kabupaten Blitar secara resmi dibentuk dengan melibatkan 40 pengusaha rokok dari berbagai kecamatan.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan, pembentukan asosiasi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan rapat evaluasi pelaksanaan program kegiatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sepanjang tahun 2025.</p>
<p>Pembentukan Asosiasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menyediakan wadah koordinasi yang solid antara Pemerintah Daerah dan para pelaku industri tembakau.</p>
<p>"Alhamdulillah berjalan lancar dan telah terbentuk kepengurusan asosiasi pengusaha rokok se-Kabupaten Blitar. Keberadaan Asosiasi ini akan menjembatani program DBHCHT dari Pemkab dengan para pengusaha rokok," kata Darmadi, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Darmadi menambahkan bahwa Asosiasi ini akan mulai menjalankan peran resminya pada tahun 2026 mendatang. </p>
<p>Waktu ini bertepatan dengan pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan industri rokok yang bersumber dari alokasi DBHCHT.</p>
<p>Dengan terbentuknya Asosiasi ini, Pemkab Blitar berharap proses komunikasi, pendataan, hingga penyaluran manfaat melalui DBHCHT dapat berjalan lebih efektif dan terarah. </p>
<p>Di sisi lain, para pengusaha rokok di wilayah Blitar kini juga memiliki wadah resmi untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan masukan terkait pengembangan industri hasil tembakau.</p>
<p>"Program kegiatan yang kami jalankan di tahun 2025 ini kami pastikan tetap dilanjutkan di tahun 2026 mendatang dan akan melibatkan peran dari Asosiasi. Kegiatannya itu antara lain pelatihan pelintingan rokok dan pelatihan manajemen pabrik rokok," ujarnya.</p>
<p>Darmadi menegaskan bahwa pembentukan Asosiasi ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Blitar dalam menghadirkan tata kelola DBHCHT yang semakin terpadu, transparan, dan berdampak langsung pada penguatan sektor industri rokok lokal.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuota Haji Jawa Timur 2026 Naik Signifikan, Mencapai 42 Ribu Kursi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kuota-haji-jawa-timur-2026-naik-signifikan-mencapai-42-ribu-kursi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kuota-haji-jawa-timur-2026-naik-signifikan-mencapai-42-ribu-kursi</guid>
<description><![CDATA[ Jumlah kuota yang didapatkan Jatim mengalami peningkatan sebesar 7.000 kursi dibandingkan tahun sebelumnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692413f13d0ec.webp" length="46124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 16:00:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kemenag, Jatim, Kuota, Haji, Jawa Timur, Tahun 2026, Naik, Meningkat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur (Jatim) memastikan adanya kenaikan kuota haji yang signifikan untuk wilayah Jatim pada tahun 2026 mendatang. </p>
<p>Jumlah kuota yang didapatkan Jatim mengalami peningkatan sebesar 7.000 kursi dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mengungkapkan hal ini saat menghadiri sebuah acara di wilayah Blitar, Senin (24/11/2025).</p>
<p>"Kuota haji Jatim pada tahun depan sekitar 42 ribu kursi dan itu artinya ada kenaikan atau peningkatan sekitar 7 ribu dari kuota haji tahun 2025," kata Bahtiar.</p>
<p>Bahtiar menekankan bahwa kenaikan kuota ini disambut dengan kesiapan jemaah yang tinggi. Menurut data Kemenag Jatim, sebanyak 93 persen dari total kuota calon jemaah haji asal Jawa Timur tahun 2026 sudah siap diberangkatkan ke Tanah Suci.</p>
<p>Meski demikian, proses administrasi masih terus berjalan secara bertahap. Hingga saat ini, Bahtiar menyebutkan bahwa 53 persen jemaah telah menyelesaikan tahapan pengurusan paspor, 25 persen jemaah telah menyelesaikan pengurusan visa.</p>
<p>"Semuanya masih berproses, tahapan masih berlangsung. Sedini mungkin, kami sudah betul-betul menyiapkan kepentingan pemberangkatan jemaah haji di Jatim," ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, Bahtiar juga melaporkan bahwa terdapat tujuh persen calon jemaah haji yang memutuskan untuk melakukan penundaan keberangkatan pada tahun 2026. </p>
<p>Penundaan ini dilatarbelakangi oleh berbagai alasan, mulai dari kondisi kesehatan (sakit) hingga masalah administrasi pasangan yang tidak mendapatkan kuota bersamaan.</p>
<p>Kenaikan kuota ini diharapkan dapat mengurangi antrean tunggu jemaah haji dari Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai provinsi dengan jumlah calon haji terbesar di Indonesia. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Konvoi Perguruan Silat di Blitar, Polisi Sebut Tanpa Izin dan Sekadar Konten</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-konvoi-perguruan-silat-di-blitar-polisi-sebut-tanpa-izin-dan-sekadar-konten</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-konvoi-perguruan-silat-di-blitar-polisi-sebut-tanpa-izin-dan-sekadar-konten</guid>
<description><![CDATA[ Hal ini mengindikasikan bahwa aksi ugal-ugalan yang mengganggu ketertiban umum tersebut hanya didasari motif narsistik untuk memenuhi kebutuhan konten media sosial, alih-alih kegiatan resmi organisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692413d82201c.webp" length="29180" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 15:40:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Viral, Video, Jalan, Perbatasan, Blitar-Kediri, Ulah, Sekelompok, Pemuda, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Jagad media sosial kembali dihebohkan dengan video yang merekam aksi sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor secara bergerombol (konvoi) hingga menutup total akses jalan raya di perbatasan Blitar-Kediri, tepatnya di batas kota antara Kecamatan Udanawu dan Kabupaten Kediri. </p>
<p></p>
<p>Tindakan ini disorot tajam karena tidak hanya melanggar lalu lintas, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lain dan mencoreng citra organisasi silat.</p>
<p></p>
<p>Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri, membenarkan peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/11/2025) tersebut, namun menyatakan bahwa aksi konvoi dan penutupan jalan itu dilakukan oleh rombongan yang tidak terdaftar dalam izin resmi kegiatan.</p>
<p></p>
<p>Kompol Agus menjelaskan bahwa awalnya, Polres Blitar Kota hanya menerima permohonan izin untuk acara ulang tahun salah satu perguruan silat di Rayon Dusun Genengan, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p></p>
<p>"Berdasarkan permohonan izin yang masuk, acara tersebut akan dihadiri sebanyak 50 orang dan kami dibantu Polsek Sanankulon melakukan pengamanan di lokasi tersebut," ujar Kompol Agus, Senin (24/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, masalah muncul ketika informasi acara yang berizin damai tersebut dibagikan (di-share) ke media sosial, memicu kedatangan rombongan tak terduga dari Kediri.</p>
<p></p>
<p>"Kemudian, datanglah rombongan dari Kediri, yang sebenarnya tidak diundang oleh panitia acara," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Acara ulang tahun yang berizin dilaporkan selesai lancar pada pukul 13.00 WIB dan polisi telah mengawal bubarnya peserta acara tanpa adanya kegiatan konvoi. </p>
<p></p>
<p>Namun, Kompol Agus mengungkapkan bahwa rombongan yang datang dari Kediri kemudian saling menunggu di wilayah Kecamatan Udanawu.</p>
<p></p>
<p>Pada titik batas kota itulah, rombongan yang disebut tidak terundang tersebut melakukan aksi bergerombol yang terekam kamera hingga menutup jalan. Aksi ini disebut Kompol Agus bertujuan untuk membuat konten media sosial.</p>
<p></p>
<p>"Di wilayah Udanawu mereka saling tunggu, dan di batas kota, mereka membuat konten itu," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Pernyataan ini mengindikasikan bahwa aksi ugal-ugalan yang mengganggu ketertiban umum tersebut hanya didasari motif narsistik untuk memenuhi kebutuhan konten media sosial, alih-alih kegiatan resmi organisasi.</p>
<p></p>
<p>Menanggapi pelanggaran fatal ini, Polres Blitar Kota hanya memberikan sanksi administratif ringan. </p>
<p></p>
<p>Kompol Agus menambahkan, pihaknya sudah memanggil ketua panitia acara ulang tahun perguruan silat untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi dan menyampaikan permohonan maaf. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dianggap Bahayakan Keselamatan, Empat Kereta Kelinci di Blitar Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dianggap-bahayakan-keselamatan-empat-kereta-kelinci-di-blitar-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dianggap-bahayakan-keselamatan-empat-kereta-kelinci-di-blitar-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Penindakan ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan kepolisian untuk meningkatkan pengawasan, bukan hanya pada penindakan di lapangan, tetapi juga evaluasi izin operasional dan standar keselamatan kendaraan wisata. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692413ce7bf49.webp" length="67494" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 15:20:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas Polres Blitar Kota, Amankan, Empat, Unit, Kereta Kelinci, Langgar Aturan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota bertindak tegas dengan mengamankan empat unit kereta kelinci atau kereta wisata yang kedapatan nekat beroperasi di jalan raya Kota Blitar sambil mengangkut penumpang. </p>
<p>Penindakan ini menegaskan lemahnya pengawasan dan pelanggaran berulang yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.</p>
<p>Empat unit kereta kelinci tersebut diamankan petugas saat tengah membawa rombongan wisatawan menuju lokasi wisata. </p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyatakan pihaknya menemukan kendaraan modifikasi ini berjalan beriringan di jalan raya utama.</p>
<p>"Saat patroli, kami mendapati kereta kelinci beroperasi di jalan raya, lalu kami beri edukasi. Para penumpang kami antar pulang ke masing-masing, dengan menggunakan fasilitas bus yang kami sewa," kata AKP Agus Prayitno, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Penindakan tersebut dilanjutkan dengan pemanggilan sopir dan pemilik kereta kelinci ke Polres Blitar Kota pada hari yang sama. </p>
<p>Pihak kepolisian hanya meminta mereka untuk membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan menggunakan lagi kereta kelinci di jalan raya.</p>
<p>AKP Prayitno menjelaskan bahwa sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku, kereta kelinci hanya diperbolehkan digunakan di area tempat wisata dan dilarang keras beroperasi di jalan raya karena sangat rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Meski tegas dalam mengamankan, kepolisian tidak memberikan sanksi tilang atau menahan unit kendaraan secara permanen.</p>
<p>"Hari ini kami hanya memberikan teguran, kendaraan kami kembalikan. Tapi syaratnya harus membuat surat pernyataan tidak menggunakan kereta kelinci lagi, dan kendaraan akan dikembalikan jika pemilik sanggup mengembalikan ke spek semula (standar pabrik)," terangnya.</p>
<p>Keputusan mengembalikan kendaraan hanya dengan syarat surat pernyataan dan perbaikan spek awal dinilai beberapa pihak sebagai langkah yang kurang memberikan efek jera, terutama mengingat risiko fatal kecelakaan yang bisa ditimbulkan oleh kendaraan modifikasi non-standar di jalan raya.</p>
<p>M. Nawawi, salah satu pemilik kereta kelinci, mengakui kesalahannya karena telah memodifikasi kendaraannya tanpa menyesuaikan dengan standar keselamatan.</p>
<p>"Terima kasih kepada Pak Kasat, saya juga mengajak teman-teman paguyuban agar tidak menggunakan kereta kelinci di jalan raya," katanya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Umat Beragama Bersatu di Jalan Sehat HAB, 20 Ribu Warga Padati Alun&amp;Alun Kanigoro Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umat-beragama-bersatu-di-jalan-sehat-hab-20-ribu-warga-padati-alun-alun-kanigoro-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umat-beragama-bersatu-di-jalan-sehat-hab-20-ribu-warga-padati-alun-alun-kanigoro-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Ribuan umat beragama bersatu di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar. Kegiatan jalan sehat antar umat beragama ini digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti ke-80. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69213a80aa396.webp" length="108350" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 11:25:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ribuan, Umat Beragama, Kabupaten Blitar, Bersatu, Alun-Alun Kanigoro, Hari Amal Bhakti.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>– Semangat kebersamaan dan kerukunan lintas agama, suku, serta budaya terpancar kuat dalam kegiatan jalan sehat antarumat beragama yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar. </p>
<p>Acara yang digelar di Alun-Alun Kanigoro pada Sabtu (22/11/2025) ini merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kemenag.</p>
<p>Setidaknya 20.000 warga yang berasal dari berbagai komunitas, organisasi, dan elemen masyarakat memadati Alun-Alun, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan yang menonjolkan persatuan.</p>
<p>Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruni Bahtiar, menyampaikan kebanggaannya melihat partisipasi masif dari berbagai latar belakang di Kabupaten Blitar. </p>
<p>Menurutnya, antusiasme ini membuktikan bahwa semangat persatuan tidak hanya dimiliki oleh jajaran Kemenag dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, tetapi juga telah merasuk ke seluruh komponen masyarakat.</p>
<p>"Saya bersyukur, bangga, dan bahagia. Semangat untuk membangun kebersamaan dimiliki semua masyarakat. Meskipun berbeda agama, ras, suku, dan lainnya. Hari ini semua hadir bersama dengan satu semangat kebersamaan," ujar Bahtiar di lokasi acara.</p>
<p>Ia menyebut momen jalan sehat ini sebagai ruang penting untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Kabupaten Blitar. </p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol nyata bahwa kerukunan di Blitar tetap terjaga dan menjadi fondasi utama kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>"Kita memang berbeda-beda dan perbedaan itu tidak mungkin dihilangkan. Tapi perbedaan itulah yang menyatukan kita. NKRI ini bisa kita jaga jika kita saling menghormati, menghargai, dan membangun toleransi," tambahnya.</p>
<p>Ia berharap kegiatan serupa dapat dicontoh oleh daerah lain. Menurut Bahtiar, momen peringatan HAB harus menjadi pengingat bahwa Kemenag memiliki peran sentral dalam menjaga keberagaman dan memperkuat cinta kasih antar sesama makhluk Tuhan. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Peningkatan Volume Okupansi Penumpang, KAI Sulap Stasiun Garum Blitar Lebih Memadai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-peningkatan-volume-okupansi-penumpang-kai-sulap-stasiun-garum-blitar-lebih-memadai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-peningkatan-volume-okupansi-penumpang-kai-sulap-stasiun-garum-blitar-lebih-memadai</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun melakukan peningkatan pelayanan di Stasiun Garum, Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan sebagai salah satu persiapan menghadapi peningkatan volume okupansi penumpang khususnya saat momen Nataru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69207e174beb8.webp" length="71816" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 23:23:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI, Daop 7 Madiun, Peningkatan, Pelayanan, Stasiun Garum, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>KAI Daop 7 Madiun menyulap Stasiun Garum, Kabupaten Blitar menjadi lebih memadai dibandingkan dengan sebelumnya.</p>
<p>Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi peningkatan volume okupansi penumpang, khususnya saat momen Nataru.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul menyampaikan ada tiga aspek yang dilakukan KAI dalam upaya peningkatan pelayanan di Stasiun Garum. Mulai dari beautifikasi (percantikan), penataan area komersial, serta perubahan alur dan tata letak parkir.</p>
<p>"Jadi, ini merupakan bagian dari kami sebagai upaya berkelanjutan untuk menjadikan stasiun lebih indah, tertata, dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan bagi para penumpang," terangnya, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Deputy Vice President Daop 7 Madiun Mohamad Kahfi menyebut bahwa desain penataan Statiun Garum, Kabupaten Blitar khususnya di area dalam harus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM).</p>
<p>Ada beberapa poin yang menjadi fokus dalam pemenuhan SPM, yakni penyediaan area parkir yang memadai untuk menampung kendaraan penumpang penyediaan fasilitas layanan penumpang yang terstandardisasi, seperti musala dan toilet yang bersih dan layak.</p>
<p>"Kami melakukan penataan ini tidak lepas dari semakin tingginya volume okupansi penumpang, yang menuntut adanya penyesuaian fasilitas. Dengan penataan ini, kami berharap pelayanan kepada penumpang akan semakin optimal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Pencurian Terekam CCTV, Komplotan Gerobak Kontainer Dibekuk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-terekam-cctv-komplotan-gerobak-kontainer-dibekuk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-terekam-cctv-komplotan-gerobak-kontainer-dibekuk</guid>
<description><![CDATA[ Polisi akhirnya berhasil menangkap empat pelaku pencurian gerobak kontainer yang terjadi di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Sebelumnya aksi pencurian itu viral di media sosial, karena tindak kejahatan yang dilakukan oleh empat orang terekam kamera CCTV. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69207de60a384.webp" length="95398" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 22:59:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Tangkap, Empat Pelaku, Pencurian, Gerobak, Kontainer, Bliyat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polisi akhirnya berhasil menangkap empat orang pelaku yang melakukan aksi pencurian gerobak kontainer di Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Dimana, aksi pencurian itu terekam jelas kamera CCTV dan viral di media sosial (medsos).</p>
<p>Kapolsek Srengat Polres Blitar Kota Kompol Randhy Irawan menyampaikan keempat pelaku yang berhasil ditangkap adalah ES (49) warga Sanankulon Kabupaten Blitar, S (52) warga Srengat Kabupaten Blitar, KL (52) warga Ponggok Kabupaten Blitar, dan SF (50) warga Nglegok Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Empat orang pelaku ini merupakan sesama teman dan salah satunya memang sehari-hari beraktivitas disana," ujarnya, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Setelah salah satu mengetahui dan memahami kondisi di TKP, mereka datang ke lokasi dan bersama-sama merencanakan pencurian gerobak kontainer yang selanjutnya akan dijual dan hasilnya dibagi rata.</p>
<p>Kompol Randhy menyebut saat ini keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Blitar Kota.</p>
<p>"Kami amankan barang bukti berupa mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut gerobak dan gerobak itu sendiri," kata dia.</p>
<p>Sekedar diketahui, aksi pencurian kontainer ini terekam kamera CCTV, dan pelaku mengangkut kontainer menggunakan kendaraan roda empat atau mobil pikap.</p>
<p>Saat ditemui, korbannya bernama Muhammad Choirul Munaf (20) mengaku dalam rekaman kamera CCTV swalayan terdekat, gerobak kontainer miliknya diangkut pencuri pada pukul 01.56 dini hari saat kondisi jalanan sepi.</p>
<p>"Sekitar jam 2 dini hari kalau dilihat dari CCTV, tapi plat nomor tidak terlihat jelas. Biasanya gerobak kontainer itu saya gunakan untuk jualan sosis telur dan es lumut," terangnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Hari Hilang, Bocah di Blitar Baru Dilaporkan ke BPBD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-hari-hilang-bocah-di-blitar-baru-dilaporkan-ke-bpbd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-hari-hilang-bocah-di-blitar-baru-dilaporkan-ke-bpbd</guid>
<description><![CDATA[ Seorang anak perempuan berinisial APN (8) warga Dusun/Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar diduga hanyut di sungai saat sedang bermain hujan. Anak perempuan itu diketahui menghilang pada Rabu (19/11/2025) pukul 17.15 WIB, dan pihak keluarga baru melaporkan hal ini pada Jumat (21/11/2025). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69207defe5b21.webp" length="40578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 22:21:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Anak Perempuan, Blitar, Diduga, Hanyut, Sungai, Baru Melapor, Dua Hari Kemudian.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Seorang anak perempuan berinisial AJN (8) warga Dusun/Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar dilaporkan menghilang diduga hanyut di sungai saat bermain hujan pada Rabu (19/11/2025) pukul 17.15 WIB.</p>
<p>Pasca diketahui sang anak menghilang, pihak keluarga tak kunjung melapor ke BPBD dan memutuskan melakukan pencarian secara swadaya.</p>
<p>Setelah dua hari pasca kejadian, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke BPBD pada Jumat (21/11/2025).</p>
<p>"Korban diduga hanyut karena saat itu keluar rumah, bermain hujan. Setelah menerima laporan, kami hari ini melakukan pencarian di sungai," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudhi, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari saksi, pada Rabu (19/11/2025) sore korban sudah tidak terlihat, dan terakhir terlihat sedang bermain air hujan didepan rumah.</p>
<p>Kemudian, yang bersangkutan berjalan menuju sungai yang jaraknya lebih kurang 100 meter dari rumahnya.</p>
<p>"Sejak diketahui hilang, sudah dilakukan pencarian sampai Kamis (20/11/2025) tidak ditemukan. Kemudian hari ini baru melaporkan ke BPBD," kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan korban terakhir kali terlihat mengenakan pakaian warna ungu dan celana warna kuning. Terkait dengan pencarian korban, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim SAR. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Blitar Gelontorkan BLT DBHCHT Tahap Akhir Kepada Ribuan Buruh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-gelontorkan-blt-dbhcht-tahap-akhir-kepada-ribuan-buruh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-gelontorkan-blt-dbhcht-tahap-akhir-kepada-ribuan-buruh</guid>
<description><![CDATA[ Bantuan tersebut ditujukan kepada ribuan pekerja yang menjadi tulang punggung sektor industri hasil tembakau dan cengkeh di wilayah Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69200d48cae02.webp" length="27790" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 14:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, DBHCHT, Hadir, Untuk Buruh, BLT, Cair.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kembali mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada akhir tahun 2025. </p>
<p>Bantuan tersebut ditujukan kepada ribuan pekerja yang menjadi tulang punggung sektor industri hasil tembakau dan cengkeh di wilayah Blitar.</p>
<p>Penyaluran BLT DBHCHT ini, yang dilaksanakan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar, merupakan wujud komitmen pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja lokal dan menjaga daya beli mereka.</p>
<p>Kepala Bidang Perlindungan dan Jaringan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, menjelaskan bahwa penyaluran BLT tahun 2025 terbagi dalam enam tahap, terhitung sejak Juli hingga Desember. Saat ini, empat tahap telah selesai disalurkan.</p>
<p>"Penyaluran sudah berlangsung empat kali dan berjalan lancar. Untuk tahap kelima disalurkan pada pertengahan bulan November dan tahap keenam disalurkan pada awal Desember 2025," ujar dia, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Setiap penerima yang telah terdata secara resmi, termasuk buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh, menerima BLT senilai Rp300 ribu per bulan selama enam bulan berturut-turut. </p>
<p>Proses penyaluran dilakukan langsung melalui rekening masing-masing buruh, yang diklaim menjamin kecepatan dan ketepatan sasaran.</p>
<p>Yuni mencatat adanya peningkatan jumlah penerima BLT DBHCHT dari bulan ke bulan, menunjukkan meluasnya cakupan program.</p>
<p>Pada bulan Juli sebanyak 4.705 penerima dengan total BLT yang disalurkan mencapai Rp1,41 Miliar. Lalu, pada Agustus 2025 total ada 4.810 penerima BLT dan nilai yang digelontorkan pun mencapai total Rp1,44 Miliar. Selanjutnya, pada bulan September total ada 4.898 penerima dengan total nilai BLT mencapai Rp1,47 Miliar.</p>
<p>"Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli sekaligus memberikan dukungan ekonomi bagi para pekerja yang berperan besar dalam keberlangsungan industri tembakau dan cengkeh di Kabupaten Blitar. Semoga dapat menambah kesejahteraan bagi para buruh, khususnya buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok," tandasnya.</p>
<p>Pemkab Blitar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor ekonomi lokal dan mendorong kesejahteraan pekerja melalui program-program yang bersumber dari DBHCHT. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disperindag Blitar Lanjutkan Program Pelatihan Linting Rokok untuk Tingkatkan SDM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperindag-blitar-lanjutkan-program-pelatihan-linting-rokok-untuk-tingkatkan-sdm</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperindag-blitar-lanjutkan-program-pelatihan-linting-rokok-untuk-tingkatkan-sdm</guid>
<description><![CDATA[ Keberhasilan program pada tahun 2025 menjadi landasan untuk melanjutkan agenda prioritas ini. Program pelatihan tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan kompetensi dan produktivitas perusahaan, yang pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pekerja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69200d4f52f1e.webp" length="52472" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 13:30:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, Komitmen, Meningkatkan, Keterampilan, Masyarakat, DBHCHT, Pelintingan Rokok, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memastikan program penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri tembakau akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2026. </p>
<p>Keputusan ini diambil setelah mengevaluasi efektivitas program yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.</p>
<p>Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, menyatakan kegiatan yang berfokus pada pelatihan SDM pabrik rokok dan pelatihan pelintingan rokok terbukti memberikan <em>multiplier effect </em>yang positif, terutama dalam meningkatkan kompetensi dan penyerapan tenaga kerja.</p>
<p>"Kami sudah melakukan evaluasi pelaksanaan program kegiatan yang kami lakukan melalui DBHCHT di tahun 2025 ini. Salah satu yang menjadi sorotan kami, pelatihan pelintingan rokok, dan kami menilai kegiatan tersebut terbukti efektif meningkatkan keterampilan masyarakat yang terlibat langsung di industri ini," ujar Darmadi, Jumat (21/11/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan, keberhasilan program pada tahun 2025 menjadi landasan untuk melanjutkan agenda prioritas ini. Program pelatihan tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan kompetensi dan produktivitas perusahaan, yang pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pekerja.</p>
<p>"Kami menilai hasilnya sangat efektif, jadi dua program kegiatan yakni pelatihan penguatan SDM pabrik rokok dan pelatihan pelintingan rokok tetap kami jalankan dan menjadi agenda prioritas," terangnya.</p>
<p>Pelatihan penguatan SDM ditujukan bagi karyawan pabrik yang sudah bekerja guna meningkatkan keterampilan dan kinerja, sementara pelatihan pelintingan rokok berorientasi pada pencetakan tenaga kerja baru yang menguasai teknik pelintingan secara profesional.</p>
<p>Disperindag memastikan keberlanjutan pelatihan ini akan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan, baik bagi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.</p>
<p>"Tentu nanti dampak positif tidak hanya dirasakan oleh pekerjanya saja, tapi juga Pemkab Blitar," kata Darmadi.</p>
<p>Ia berharap, Kabupaten Blitar yang selama ini dikenal sebagai wilayah penghasil bahan baku tembakau, ke depan juga akan diakui sebagai daerah yang memiliki tenaga kerja industri rokok yang profesional dan kompetitif. </p>
<p>Komitmen ini menandai upaya Pemkab Blitar untuk mentransformasi sektor tembakau dari hulu ke hilir dengan peningkatan kualitas SDM sebagai kuncinya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekskavasi Lanjutan Situs Candi Gedog Kota Blitar Belum Bisa Dilaksanakan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ekskavasi-lanjutan-situs-candi-gedog-kota-blitar-belum-bisa-dilaksanakan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ekskavasi-lanjutan-situs-candi-gedog-kota-blitar-belum-bisa-dilaksanakan</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menyebut proses ekskavasi lanjutan Situs Candi Gedog belum bisa dilakukan pada tahun ini atau bahkan di tahun 2026 mendatang. Ini dikarenakan, masih terkendala anggaran atau adanya kebijakan efisiensi anggaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691eeac4544f3.webp" length="47474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 19:33:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ekskavasi, Situs Candi Gedog, Kota Blitar, Belum, Bisa Dilakukan, Tahun Ini, Tahun 2026.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar memastikan proses ekskavasi lanjutan Situs Candi Gedog yang berada di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar belum bisa dilakukan pada tahun 2025 ini atau bahkan di tahun 2026 mendatang.</p>
<p>Hal ini ditegaskan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Rike Rochmawati. Proses ekskavasi lanjutan Situs Candi Gedog belum bisa terlaksana karena terkendala dengan anggaran.</p>
<p>"Jadi, untuk ekskavasi lanjutan Situs Candi Gedog belum bisa dilakukan atau belum ada. Baik di tahun ini ataupun di tahun 2026," tegasnya, Kamis (20/11/2025).</p>
<p>Rike menjelaskan pada tahun 2025 ini, pihaknya hanya melakukan penataan di Situs Candi Gedog. Dimana, penataan ini bisa dilakukan atas dasar rekomendasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur (Jatim) yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat resmi.</p>
<p>"Proses penataan kami lakukan di akhir tahun ini, sesuai dengan surat rekomendasi. Penataan juga dilakukan pada titik yang sudah dilakukan ekskavasi," jelasnya.</p>
<p>Lanjut Rike, meskipun proses ekskavasi belum bisa dilakukan, untuk sewa lahan milik warga yang terdampak ekskavasi tetapi dilakukan pada tahun 2026 mendatang. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Hari Operasi Zebra 2025 di Kota Blitar, Teguran ke 900 Pelanggar Didominasi Pengendara di Bawah Umur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/empat-hari-operasi-zebra-2025-di-kota-blitar-teguran-ke-900-pelanggar-didominasi-pengendara-di-bawah-umur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/empat-hari-operasi-zebra-2025-di-kota-blitar-teguran-ke-900-pelanggar-didominasi-pengendara-di-bawah-umur</guid>
<description><![CDATA[ Empat hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 di Kota Blitar, polisi memberikan teguran kepada 900 pelanggar lalu lintas. Dari jumlah tersebut, Satlantas Polres Blitar Kota menyebut mayoritas pelanggaran didominasi pengendara dibawah umur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691ee8e27614f.webp" length="90516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 18:42:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Empat Hari, Pelaksanaan, Operasi Zebra Semeru 2025, Penindakan, Teguran, 900, Pengendara, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Selama empat hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, Satlantas Polres Blitar Kota telah memberikan teguran kepada 900 pelanggar lalu lintas.</p>
<p>Satlantas Polres Blitar Kota menyebut dari 900 pelanggar lalu lintas yang diberikan teguran itu didominasi pengendara di bawah umur atau masih berusia anak.</p>
<p>Kanit Turjawali Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Supriyadi mengatakan pengendara dibawah umur atau masih berusia anak menjadi salah satu prioritas penindakan yang dilakukan polisi selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, mulai tanggal 17-30 November 2025.</p>
<p>"Lebih didominasi pengendara di bawah umur, dan kami juga masih menemukan pelanggaran lain, seperti kendaraan tidak sesuai spesifikasi dan lainnya," kata dia, Kamis (20/11/2025).</p>
<p>Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, petugas lebih menekankan pada tindakan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.</p>
<p>Sementara, tindakan berupa penilangan kepada pelanggar lalu lintas hanya sekitar 20 persen.</p>
<p>Ipda Supriyadi menyebut ada tujuh prioritas pelanggaran yang akan ditindak secara tegas.</p>
<p>Mulai dari, pengendara yang menggunakan HP, berboncengan lebih dari satu, pengendara di bawah umur, pengendara tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman, pengendara yang melawan arus, dan berkendara lebih dari batas maksimal.</p>
<p>"Kami lebih menekankan pencegahan dengan memberikan sosialisasi dan teguran agar pengendara tertib dalam berlalu lintas," ujarnya.</p>
<p>Terpisah, Kanit Regident Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Anggit Purba Sukma menuturkan kegiatan sosialisasi yang dilakukan dengan membagi-bagikan cokelat kepada pengendara yang berhenti di simpang empat Lovi. Pembagian cokelat itu sebagai bentuk apresiasi kepada pengendara yang sudah tertib dalam berlalu lintas.</p>
<p>"Yang kami berikan cokelat tidak hanya yang tertib dalam berlalu lintas saja, tetapi juga bagi pengendara yang belum tertib. Intinya kami berikan teguran, supaya kedepan bisa tertib dalam berlalu lintas," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Keselamatan Jelang Angkutan Nataru, KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penggantian Wesel di Stasiun Talun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-keselamatan-jelang-angkutan-nataru-kai-daop-7-madiun-lakukan-penggantian-wesel-di-stasiun-talun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-keselamatan-jelang-angkutan-nataru-kai-daop-7-madiun-lakukan-penggantian-wesel-di-stasiun-talun</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai komitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA), PT KAI Daop 7 Madiun melakukan penggantian wesel di Stasiun Talun yang berada di wilayah Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691ee8f8d1b2b.webp" length="67956" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 17:59:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI, Lakukan, Penggantian, Wesel, Stasiun Talun, Peningkatan, Keselamatan, Kereta Api</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>PT KAI Daop 7 Madiun melakukan penggantian wesel di Stasiun Talun tepatnya di wesel No 1 km 106+1/2 yang berada di wilayah Kabupaten Blitar pada Kamis (20/11/2025)</p>
<p>Penggantian wesel di Stasiun Talun ini sebagai upaya PT KAI Daop 7 Madiun meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan wesel adalah komponen penting yang memungkinkan kereta api berpindah jalur dengan aman, sehingga penggantian wesel ini menjadi langkah dalam meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional.</p>
<p>"Langkah ini sebagai upaya kami di KAI untuk menggerakkan transportasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata dia, Kamis (20/11/2025).</p>
<p>Dijelaskan Zainul, penggantian wesel ini dilakukan dengan mematuhi standar keselamatan yang ketat serta prosedur ioerasinyajg teruji.</p>
<p>Hal ini perlu dilakukan, karena saat momen libur panjang Nataru akan terjadi penambahan frekuensi perjalanan KA, peningkatan kecepatan, dan peningkatan kinerja tepat waktu (ketepatan waktu).</p>
<p>"Hal tersebut dilakukan seiring dengan menghadapi masa angkutan Nataru 2025/2026. Dimana, pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mendukung keselamatan operasional perjalanan kereta api," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan pemeliharaan infrastruktur menjadi aspek strategis untuk memastikan keselamatan tetap terjaga. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Respon Cepat Laporan Warga, Polres Blitar Lengkapi Pamapta dengan Teknologi Real&amp;Time</title>
<link>https://suarajatimpost.com/respon-cepat-laporan-warga-polres-blitar-lengkapi-pamapta-dengan-teknologi-real-time</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/respon-cepat-laporan-warga-polres-blitar-lengkapi-pamapta-dengan-teknologi-real-time</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar melengkapi anggota Pamapta atau 
Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat dengan teknologi real-time. Ini dilakukan sebagai upaya kepolisian untuk merespon secara cepat laporan warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691dcaabd0e84.webp" length="38874" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 22:03:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Respon, Cepat, Laporan, Warga, Polres Blitar, Lengkapi, Anggota Pamapta, Teknologi, Real Time.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kepolisian Resor Blitar terus mengembangkan sistem pelayanan darurat dengan memperkuat fungsi Pamapta atau petugas Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat yang ada di Polres Blitar.</p>
<p>Petugas Pamapta ini merupakan unit respon cepat yang menangani laporan masyarakat melalui layanan call center. Langkah ini sengaja di lakukan untuk memastikan penanganan laporan berlangsung lebih cepat dan terpantau.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan ada tiga petugas Pamapta yang telah ditunjuk. Ketiganya bertugas mengkoordinasikan personel dari berbagai fungsi yang menjalankan piket harian, sehingga setiap laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.</p>
<p>"Kami ingin memastikan setiap laporan dari masyarakat ditangani secepat mungkin," kata dia, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Ketiga personel Pamapta ini dilengkapi sejumlah peralatan, di antaranya baton stick, pepper spray, borgol, pistol, handphone, serta Body Worn Camera (BWC). Penggunaan BWC memungkinkan proses penanganan di lapangan direkam sekaligus disiarkan secara langsung ke Command Center Polres Blitar. Sistem ini memudahkan pemantauan kegiatan personel secara <em>real-time</em>.</p>
<p>Selain itu, Polres Blitar juga memasang GPS pada seluruh kendaraan patroli milik Polres maupun Polsek. Melalui sistem tersebut, petugas di <em>Command Center</em> dapat melihat posisi unit patroli dan mengarahkan kendaraan terdekat menuju lokasi kejadian ketika menerima laporan dari masyarakat.</p>
<p>"Dengan dukungan teknologi seperti <em>Body Worn Cam</em> dan GPS patroli, kami dapat memantau langsung pergerakan personel di lapangan. Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas," jelasnya.</p>
<p>Kapolres berharap keberadaan petugas Pamapta bisa memberikan pelayanan maksimal, meningkatkan rasa aman masyarakat, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang siap siaga 24 jam. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Sasaran di Kota Blitar Belum Menerima MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-sasaran-di-kota-blitar-belum-menerima-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-sasaran-di-kota-blitar-belum-menerima-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Hingga kini, masih ada 22 sasaran di Kota Blitar yang belum menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dikarenakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum secara keseluruhan beroperasi dan masih dalam tahap persiapan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691dcaa4153d3.webp" length="54844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 21:40:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Program, MBG, Kota Blitar, Sasaran, Siswa, Belum, Semua, Merasakan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Hingga saat ini, belum semua sasaran di Kota Blitar menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar mencatat masih ada 22.000 sasaran yang masih menunggu mendapat menu MBG.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar Dindin Alinurdin mengatakan sampai saat ini sudah ada 32.000 sasaran yang menerima manfaat dari program MBG dengan total 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi.</p>
<p>"Kami mencatat sudah ada 32 ribu jiwa yang sudah menerima manfaat dari program MBG, dengan jumlah total SPPG yang beroperasi ada 11. Masih ada sekitar 22 ribu jiwa yang belum dapat merasakan program MBG," kata dia, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Menurut Dindin salah satu faktor yang membuat masih banyak sasaran belum bisa menikmati program MBG, karena jumlah SPPG yang beroperasi di Kota Blitar masih minim.</p>
<p>Apalagi saat ini ada regulasi baru membatasi kapasitas produksi per dapur SPPG. Dari sebelumnya kapasitas maksimal per hari hingga 4.000 porsi, kini berdasarkan intruksi terbaru, kapasitas produksi hanya 2.500 porsi.</p>
<p>"Untuk SPPG yang baru beroperasi di Kauman sudah menindaklanjuti itu. Tapi untuk yang lainnya, masih belum dan akan menyesuaikan dengan SPPG yang akan beroperasi berikutnya. Awalnya kami mencatat kebutuhan SPPG ada 22, kemudian ada kebijakan ini bertambah menjadi 29," ucapnya.</p>
<p>Dindin menambahkan saat ini sebanyak 18 dapur MBG tengah diproses agar bisa segera beroperasi di Kota Blitar. Nantinya, 18 dapur ini akan melayani 22.000 penerima manfaat program MBG. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram di Kota Blitar Saat Nataru, Petugas Gabungan Cek Pangkalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antisipasi-kelangkaan-gas-elpiji-3-kilogram-di-kota-blitar-saat-nataru-petugas-gabungan-cek-pangkalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antisipasi-kelangkaan-gas-elpiji-3-kilogram-di-kota-blitar-saat-nataru-petugas-gabungan-cek-pangkalan</guid>
<description><![CDATA[ Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Blitar Kota, Disperindag dan Hiswana Migas melakukan sidak ke sejumlah pangkalan tabung gas elpiji 3 kilogram untuk memastikan stok dalam kondisi aman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691dca9b762f3.webp" length="45154" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 21:22:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Antisipasi, Kelangkaan, Tabung, Gas, Elpiji, 3 Kilogram, Petugas Gabungan, Sidak, Pangkalan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, petugas gabungan yang terdiri dari Satreskrim Polres Blitar Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Hiswana Migas melakukan pengecekan ke sejumlah pangakalan elpiji 3 kilogram yang ada di Kota Blitar.</p>
<p>Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan stok elpiji 3 kilogram dalam kondisi aman, dan mengantisipasi agar tak sampai terjadi kelangkaan saat momen Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>Kanit Pidana Ekonomi dan Tertentu Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito mengatakan, pengecekan ini dilakukan lebih awal, agar pada saat bulan Desember 2025 nanti stok elpiji 3 kilogram di wilayah Kota Blitar aman dan tidak ada kelangkaan.</p>
<p>"Kami ingin memastikan sejak awal, agar nanti di bulan Desember stok elpiji 3 kilogram di wilayah Kota Blitar aman dan tidak terjadi kelangkaan," kata dia, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Ia bersama petugas gabungan melakukan pengecekan di dua titik pangkalan, yakni di Jalan Beliton dan Jalan Kangean, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>Iptu Yuno menyebut hasil pengecekan diketahui proses distribusi tabung gas elpiji 3 kilogram dari agen ke masing-masing pangkalan berjalan teratur dan sesuai dengan jadwal, termasuk stok terpantau dalam kondisi aman.</p>
<p>"Kami tadi mengecek dua pangkalan, proses distribusi lancar dari agen ke pangkalan. Artinya, sesuai dengan jadwal, dan tadi pihak pangkalan ada yang meminta tambahan kuota," ujarnya.</p>
<p>Terpisah, Candra Wijaya selaku perwakilan Hiswana Migas mengungkapkan bahwa proses pendistribusian tabung gas elpiji 3 kilogram dari agen ke pangkalan berjalan lancar.</p>
<p>Di wilayah Kota Blitar, alokasi tabung gas elpiji 3 kilogram sebanyak 7.000 tabung per harinya dan sudah terpenuhi.</p>
<p>"Proses distribusi aman, lancar. Dari agen ke pangkalan tidak ada kendala," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Blitar Kembangkan Cabai Off Season Melalui DBHCHT 2025, Upaya Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-kembangkan-cabai-off-season-melalui-dbhcht-2025-upaya-kendalikan-inflasi-dan-perkuat-ketahanan-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-blitar-kembangkan-cabai-off-season-melalui-dbhcht-2025-upaya-kendalikan-inflasi-dan-perkuat-ketahanan-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan di daerah. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan mengembangkan cabai off season. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691d9e0fbdf66.webp" length="92032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 19:46:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Blitar, Kembangkan, Inovasi, Cabai Off Season, Melalui, DBHCHT, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui inovasi budidaya cabai <em>off season.</em></p>
<p>Program budidaya cabai <em>off season</em> ini dijalankan menggunakan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 dan dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar.</p>
<p>Melalui program tersebut, Pemkab Blitar mulai mengembangkan penanaman cabai rawit di luar musim tanam sebagai upaya menambah pasokan saat musim penghujan atau saat periode petani tidak menanam cabai.</p>
<p>Dengan langkah ini, Pemkab Blitar mengharapkan mampu menjadi penyangga pasokan sekaligus penstabil harga, ketika komoditas cabai mengalami kelangkaan yang memicu inflasi daerah.</p>
<p>"Penanaman cabai <em>off season</em> ini kami arahkan saat musim hujan. Nah, biasanya wilayah utara itu hampir tidak ada petani yang menanam cabai saat musim hujan. Dengan adanya penanaman di luar musim ini, kami berharap saat musim panen tiba bisa membantu untuk menstabilkan harga," terang Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Siswoyo Adi Prasetyo, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Dijelaskan Siswoyo, melalui alokasi DBHCHT tahun 2025 ini pihaknya memfokuskan pengembangan cabai <em>off season</em> pada empat Kecamatan, yakni Doko, Talun, Nglegok dan Srengat. Dimana, pemilihan lokasi ini dilakukan berdasarkan kesiapan kelompok tani, kecocokan lahan, serta pengalaman petani dalam mengelola hortikultura.</p>
<p>Total kawasan yang dikembangkan mencapai 16 hektare yang dibagi rata untuk empat kelompok tani, dan masing-masing kelompok tani mengelola sekitar empat hektare.</p>
<p>"Jadi, pada musim tanam ketiga seperti saat ini, sebagian besar petani di wilayah Blitar utara memilih menanam padi karena hujan sudah turun. Sehingga, kami memilih kelompok tani yang telah berpengalaman di hortikultura agar siap menghadapi tantangan tersebut," jelasnya.</p>
<p>Dalam menjalankan program cabai <em>off season</em> ini, DKPP tidak hanya memberikan pendampingan teknis saja. Tetapi, pihaknya juga menyediakan benih cabai, pupuk organik, pupuk kimia, dan mulsa plastik yang berfungsi sebagai penutup bedengan.</p>
<p>Siswoyo menyebut sampai pertengahan November 2025, proses pengadaan sarana produksi masih berlangsung. Saat ini, jadwal tanam juga sudah disusun dan nantinya bisa masuk pada periode awal musim penghujan, di bulan Desember 2025 dan diestimasi bisa memulai panen pada Februari-Maret 2026.</p>
<p>"Seluruh infrastruktur dasar itu disiapkan untuk memastikan petani dapat memulai tanam sesuai jadwal yang telah ditentukan," kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut Siswoyo memastikan pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada petani selama proses budidaya berlangsung hingga masa panen tiba.</p>
<p>Ia berharap nantinya petani yang menjalankan program ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa menjadi penyangga pasokan cabai disaat masyarakat membutuhkan.</p>
<p>"Akan ada pendampingan berkelanjutan dari kami sejak persiapan sampai masa panen nanti," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Manfaatkan DBHCHT, Disperindag Kabupaten Blitar Uji Mutu Produk Rokok Lokal ke Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/manfaatkan-dbhcht-disperindag-kabupaten-blitar-uji-mutu-produk-rokok-lokal-ke-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/manfaatkan-dbhcht-disperindag-kabupaten-blitar-uji-mutu-produk-rokok-lokal-ke-jember</guid>
<description><![CDATA[ Melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar tidak hanya dimanfaatkan untuk pembinaan, tetapi juga digunakan untuk menguji mutu produk rokok yang dihasilkan pabrik lokal yang ada di wilayahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691d9ed7e10c8.webp" length="29714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 18:29:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Manfaatkan, DBHCHT, Pemkab Blitar, Disperindag, Uji Mutu, Produk Rokok, Laboratorium, Jember.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 dengan semaksimal mungkin.</p>
<p>Selain fokus pada kegiatan pembinaan, Disperindag Kabupaten Blitar memanfaatkan DBHCHT untuk melakukan uji mutu produk rokok lokal ke Jember, Jawa Timur.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar Temy Sevidiana.</p>
<p>Pengujian mutu ini dilakukan di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau yang ada di Jember. Totalnya, ada 15 sampel rokok dari berbagai pabrik lokal yang ada di Kabupaten Blitar dikirimkan untuk menjalani laboratorium.</p>
<p>"Ada beberapa sampel rokok yang diproduksi teman-teman kami kirimkan kesana. Sampel ini dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan didalamnya, mulai dari kadar nikotin, tar ataupun bahan lain," ujarnya, Rabu (19/11/2025).</p>
<p>Pengujian mutu ini sengaja dilakukan untuk memastikan bahwa produk rokok yang beredar di pasaran sudah memenuhi standar kelayakan, terutama berkaitan dengan kadar zat yang terjadi dalam rokok tersebut.</p>
<p>Temy menyebut hasil dari uji laboratorium akan menjadi dasar Disperindag dalam menentukan kelayakan edar produk rokok yang diproduksi di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa pengujian mutu yang dilakukan Disperindag sebagai bentuk komitmennya untuk memastikan industri hasil tembakau di wilayahnya berjalan sesuai ketentuan dan berorientasi pada kualitas.</p>
<p>"Menurut kami, pemanfaatan DBHCHT harus memiliki dampak teknis yang nyata. Kegiatan ini juga merupakan pembinaan dari Disperindag agar produk lokal bisa bersaing di pasaran," tegasnya.</p>
<p>Temy meyakini kedepan industri hasil tembakau di Kabupaten Blitar bisa semakin berkualitas dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.<strong> (***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Pencurian Gerobak Kontainer di Blitar Terekam Kamera CCTV, Diangkut Mobil Pikap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-gerobak-kontainer-di-blitar-terekam-kamera-cctv-diangkut-mobil-pikap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-gerobak-kontainer-di-blitar-terekam-kamera-cctv-diangkut-mobil-pikap</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah gerobak kontainer milik warga Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar digondol maling pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 01.56 WIB. Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV, dimana kontainer itu biasanya digunakan untuk menjual sosis telur dan es lumut di simpanb empat, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691c9a6fd1a23.webp" length="24750" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 22:03:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, pencurian, ranmor, polisi, Aksi, Pencurian, Gerobak, Kontainer, Blitar, Terekam, Kamera, CCTV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Aksi pencurian gerobak kontainer yang biasanya digunakan untuk berjualan makanan/minuman terjadi di Blitar.</p>
<p>Aksi pencurian gerobak kontainer itu terjadi di simpang empat, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 01.56 WIB.</p>
<p>Aksi pencurian kontainer ini terekam kamera CCTV, dan pelaku mengangkut kontainer menggunakan kendaraan roda empat atau mobil pikap.</p>
<p>Saat ditemui, korbannya bernama Muhammad Choirul Munaf (20) mengaku dalam rekaman kamera CCTV swalayan terdekat, gerobak kontainer miliknya diangkut pencuri pada pukul 01.56 dini hari saat kondisi jalanan sepi.</p>
<p>"Sekitar jam 2 dini hari kalau dilihat dari CCTV, tapi plat nomor tidak terlihat jelas. Biasanya gerobak kontainer itu saya gunakan untuk jualan sosis telur dan es lumut," ujarnya, Selasa (18/11/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan pada Ahad (16/11/2025) sore, ia melihat gerobak kontainernya masih ada di lokasi. Kemudian, pada malam harinya sekitar pukul 22.00 WIB, ia diberitahu oleh temannya bahwa ada tiga orang memakai masker berada di lokasi ia berjualan.</p>
<p>Baru keesokan harinya, ia mengecek ke lokasi dan diketahui gerobak kontainer milik Munaf sudah hilang dari tempatnya. Munaf menduga pencurian yang dilakukan pelaku ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Pasalnya, peristiwa ini sudah terjadi kedua kalinya dan sebelumnya ia sudah kehilangan  mesin sealer dan dua tabung.</p>
<p>"Pelaku sepertinya tidak sendirian, karena ukuran gerobak cukup besar. Sekitar 3x2,5 meter, dan sudah melaporkan kejadian ini ke polisi, kalau kerugian sekitar Rp5 juta," jelasnya.</p>
<p>Kapolsek Srengat, Polres Blitar Kota Kompol Randu Irawan menyebut pihaknya telah mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan untuk menyelidiki kasus ini.</p>
<p>"Anggota sudah mendatangi lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut peristiwa ini," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Pelanggaran Lalin, Polres Blitar Kota Gandeng Gus Iqdam Sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/edukasi-pelaksanaan-operasi-zebra-semeru-2025-satlantas-polresta-blitar-gandeng-ulama-gus-iqdam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/edukasi-pelaksanaan-operasi-zebra-semeru-2025-satlantas-polresta-blitar-gandeng-ulama-gus-iqdam</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diambil sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Blitar, seiring berlangsungnya Operasi Zebra Semeru 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691be0a543cd7.webp" length="39608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 10:30:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gus Iqdam, Sosialisasi, Edukasi, Operasi Zebra Semeru 2025, Jamaah, Sabilu Taubah, Tertib, Berlalu Lintas, Satlantas Polresta Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota menggandeng tokoh ulama besar pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam, dalam upaya sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2025. Kunjungan resmi ini dilakukan pada Senin (17/11/2025) malam.</p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Blitar, seiring berlangsungnya Operasi Zebra Semeru 2025.</p>
<p></p>
<p>Kepala Satlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa pelibatan tokoh agama merupakan pendekatan yang efektif dalam edukasi publik.</p>
<p></p>
<p>"Selain memberikan edukasi atau pembahasan secara langsung kepada pengguna jalan raya, kami sengaja sowan ke Gus Iqdam supaya masyarakat bisa tertib berlalu lintas dan mengetahui jika saat ini sedang berlangsung Operasi Zebra Semeru 2025," ujar AKP Agus Prayitno, Selasa (18/11/2025).</p>
<p></p>
<p>Di hadapan ribuan jemaah Majelis Sabilu Taubah, Gus Iqdam menyampaikan pengumuman pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 lebih awal agar masyarakat memahami pentingnya kepatuhan.</p>
<p></p>
<p>Gus Iqdam secara spesifik mengingatkan jemaah dan masyarakat umum untuk melengkapi kelengkapan standar sepeda motor, menggunakan helm, dan menghindari pelanggaran fatal seperti penggunaan knalpot brong.</p>
<p></p>
<p>"Ada pantun ini dari Kakorlantas, empat kali empat sama dengan enam belas, sempat tidak sempat jemaah harus taat lalu lintas," terangnya, menekankan bahwa operasi ini berlaku serentak se-Indonesia dan pelanggar akan ditindak secara tegas.</p>
<p></p>
<p>Satlantas Polres Blitar Kota menginformasikan bahwa Operasi Zebra Semeru 2025 berfokus pada penindakan terhadap beberapa pelanggaran prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.</p>
<p></p>
<p>Prioritas penindakan tersebut meliputi:</p>
<p>1. Berkendara sambil menggunakan telepon genggam.</p>
<p>2. Berboncengan lebih dari satu orang (tiga orang atau lebih).</p>
<p>3. Pengendara di bawah umur.</p>
<p>4. Melawan arus lalu lintas.</p>
<p>5. Berkendara di bawah pengaruh minuman beralkohol.</p>
<p>6. Melebihi batas kecepatan berkendara.</p>
<p>7. Menerobos lampu merah.</p>
<p></p>
<p>Sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh ulama ini diharapkan mampu menciptakan efek jera dan mendisiplinkan masyarakat pengguna jalan demi keselamatan bersama. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Kasus Tabrak Lari di Kota Blitar Berhasil Diungkap dalam Sepekan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-kasus-tabrak-lari-di-kota-blitar-berhasil-diungkap-dalam-sepekan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-kasus-tabrak-lari-di-kota-blitar-berhasil-diungkap-dalam-sepekan</guid>
<description><![CDATA[ Polisi telah mengamankan dua terduga pelaku terkait insiden yang merenggut satu korban jiwa ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691be0c41d93b.webp" length="67592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 10:00:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas Polresta Blitar, Ungkap, Dua, Kasus, Tabrak Lari, Kota Blitar, Amankan, Terduga Pelaku.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota berhasil mengungkap dua kasus tabrak lari yang terjadi di wilayah hukumnya dalam kurun waktu satu pekan terakhir.</p>
<p>Polisi telah mengamankan dua terduga pelaku terkait insiden yang merenggut satu korban jiwa ini.</p>
<p>Kepala Satlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menyatakan bahwa dua kasus tabrak lari tersebut terjadi di lokasi berbeda, yakni Jalan Kenari dan Jalan Sultan Agung, Kota Blitar.</p>
<p>"Sudah kami amankan terduga pelaku dan barang buktinya. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Agus Prayitno, Selasa (18/11/2025).</p>
<p>Kasus pertama dan yang paling fatal terjadi di Jalan Kenari pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil roda empat yang tidak dikenal dan sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AG 3171 KDA.</p>
<p>Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Bayu Cahyo (22), warga Sananwetan, Kota Blitar, yang berboncengan dengan Yanjar Ika Prameswari (27), warga Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kronologi bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi korban melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi, sepeda motor mengalami selip hingga pengendara dan penumpang terjatuh ke aspal. Nahas, dari arah belakang (utara) melaju sebuah mobil tak dikenal yang kemudian melindas korban.</p>
<p>"Mobil itu setelah menabrak korban langsung kabur. Kasus ini terungkap setelah kami melakukan pemeriksaan rekaman kamera CCTV," jelas AKP Agus.</p>
<p>Akibat insiden tragis ini, penumpang sepeda motor, Yanuar Ika Prameswari, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara sepeda motor, Bayu Cahyo, mengalami luka-luka di bagian kepala, tangan, dan kaki. </p>
<p>Kasus kedua terjadi di Jalan Sultan Agung pada Ahad (16/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sepeda motor dan sebuah mobil.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial Yegar Sahaduta Novem (17), seorang pelajar asal Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar, yang mengemudikan mobil jenis Honda Tiger berpelat nomor BA 4631 MT.</p>
<p>Yegar Sahaduta Novem diduga menabrak pengendara sepeda motor dan langsung meninggalkan korban di lokasi kejadian. Korban tabrak lari ini diketahui mengalami luka pada bagian kaki dan tangan, namun dalam kondisi sadar.</p>
<p>Polisi kini masih mendalami motif dan peran kedua terduga pelaku dalam insiden tabrak lari tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Terjunkan 64 Personel, Operasi Zebra Semeru 2025 Sasar Tujuh Pelanggaran Prioritas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-terjunkan-64-personel-operasi-zebra-semeru-2025-sasar-tujuh-pelanggaran-prioritas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-terjunkan-64-personel-operasi-zebra-semeru-2025-sasar-tujuh-pelanggaran-prioritas</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 64 personel diterjunkan untuk memastikan ketertiban dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691aca211e53c.webp" length="54276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 16:00:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Satlantas, Pelanggaran, Membahayakan, Lalu Lintas, Operasi Zebra Semeru 2025.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP </strong>– Kepolisian Resor (Polres) Blitar resmi memulai gelaran Operasi Zebra Semeru 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai hari ini, 17 hingga 30 November 2025. Sebanyak 64 personel diterjunkan untuk memastikan ketertiban dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Blitar.</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas pengendara yang melakukan pelanggaran, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, AKBP Arif menyebutkan tujuh sasaran pelanggaran yang menjadi fokus utama penindakan tegas:</p>
<p>1. Tidak menggunakan helm SNI.</p>
<p>2. Pengemudi mobil tidak mengenakan sabuk pengaman.</p>
<p>3. Menggunakan ponsel saat berkendara.</p>
<p>4. Melawan arus.</p>
<p>5. Berkendara di bawah umur.</p>
<p>6. Melebihi batas kecepatan.</p>
<p>7. Mengemudi dalam pengaruh alkohol.</p>
<p>“Kami menekankan pentingnya kesiapan, sinergi, dan komitmen bersama dalam mewujudkan keamanan lalu lintas yang lebih baik menjelang akhir tahun,” ujar AKBP Arif, Senin (17/11/2025).</p>
<p>Kapolres menjelaskan bahwa posisi Kabupaten Blitar sebagai jalur utama selatan Jawa Timur menyebabkan tingkat mobilitas kendaraan yang sangat tinggi. Peningkatan jumlah kendaraan dan aktivitas masyarakat ini menuntut keselamatan sebagai prioritas utama guna menekan risiko kecelakaan.</p>
<p>Kondisi tersebut berkorelasi langsung dengan tingginya angka kecelakaan. Data Satlantas Polres Blitar mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025, telah terjadi 414 kecelakaan yang mengakibatkan 85 korban meninggal dunia, tiga luka berat, dan 527 luka ringan.</p>
<p>Untuk menekan statistik tersebut, Operasi Zebra Semeru 2025 akan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif yang dilakukan secara humanis.</p>
<p>“Penindakan dilakukan melalui ETLE mobile sebanyak 95%, sementara tilang manual dilakukan sebanyak 5%, diterapkan secara terbatas sesuai arahan Korlantas Polri,” jelasnya.</p>
<p>Selain penindakan, edukasi publik juga digencarkan melalui berbagai sarana seperti sekolah, kampus, komunitas, serta media massa dan media sosial.</p>
<p>AKBP Arif berharap melalui operasi ini, Polres Blitar dapat meningkatkan keselamatan di jalan raya dan mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin serta tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan dan keselamatan bersama. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SPPG Polresta Blitar Diresmikan, Kapolresta: Perkuat Pengawasan, Mutu dan Kualitas Tetap Dijaga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-sppg-polresta-blitar-diresmikan-kapolresta-perkuat-pengawasan-mutu-dan-kualitas-tetap-dijaga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-sppg-polresta-blitar-diresmikan-kapolresta-perkuat-pengawasan-mutu-dan-kualitas-tetap-dijaga</guid>
<description><![CDATA[ Satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blitar Kota telah diresmikan pada Senin (17/11/2025). Sebagai upaya mengantisipasi peristiwa keracunan makanan dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kapolresta Blitar AKBP Titus Yudho Uly memastikan akan memperketat pengawasan dan meminta petugas menjaga mutu serta kualitas menu yang akan diberikan kepada siswa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691aca44c66f4.webp" length="30140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 15:30:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>SPPG, Polresta Blitar, Diresmikan, Blitar, Polri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP</strong> - Satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blitar Kota diresmikan pada Senin (17/11/2025). SPPG itu terletak di Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dan akan memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 2.700 penerima manfaat program tersebut.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan rencana awal ada tiga SPPG Polresta Blitar yang akan didirikan dan saat ini baru satu SPPG yang sudah beroperasi.</p>
<p>SPPG Kauman ini setiap harinya akan memberikan menu MBG bagi 2.700 siswa tingkat SMK, dan 423 penerima manfaat, khusus ibu hamil, ibu menyusui dan balita.</p>
<p>"Kita grand launching SPPG Polri dibawah Yayasan Kemala Bhayangkari. Dimana ini sesuai dengan amanat Presiden, kami di jajaran kepolisian juga ikut andil dalam program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata dia, Senin (17/11/2025).</p>
<p>Saat ditanya mengenai langkah antisipasi agar tidak terjadi peristiwa keracunan makanan, Kapolresta Blitar AKBP Titus menyebut pihaknya bersama jajaran Kejari dan Pemkot Blitar telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan secara ketat.</p>
<p>Selain itu, ia juga menekankan kepada petugas atau pekerja agar menjaga mutu serta kualitas menu makan bergizi gratis (MBG) yang diberikan kepada ribuan penerima manfaat.</p>
<p>"Pengawasan dilakukan secara berkala, kan sudah ada Satgas MBG di Kota Blitar, dari kepolisian, Kejadian dan Pemkot Blitar. Kami harap mutu dan kualitas tetap dijaga, agar tak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.</p>
<p>Lanjut AKBP Titus, dua SPPG Polresta Blitar yang saat ini sedang dalam tahap persiapan berada di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo dan Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</p>
<p>Rencananya SPPG di Tlumpu akan beroperasi pada pertengahan Desember 2025, dan SPPG di Jalan Ir. Soekarno akan beroperasi di awal Januari 2026. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Awali Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Blitar Kota Gelar Ramp Check dan Tes Urine Sopir Bus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/awali-operasi-zebra-semeru-2025-polres-blitar-kota-gelar-ramp-check-dan-tes-urine-sopir-bus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/awali-operasi-zebra-semeru-2025-polres-blitar-kota-gelar-ramp-check-dan-tes-urine-sopir-bus</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari pertama, penekanan operasi diarahkan pada keselamatan transportasi publik melalui pemeriksaan kelayakan armada bus (Ramp Check) dan tes urine bagi pengemudi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691aca88b59f1.webp" length="57384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 14:50:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polresta Blitar, Satlantas, Operasi Zebra Semeru 2025, Ramp Check, Tes Urine, Armada, Bus, Sopir, Terminal Patria.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota secara resmi memulai Operasi Zebra Semeru 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 17 hingga 30 November 2025. </p>
<p>Pada hari pertama, penekanan operasi diarahkan pada keselamatan transportasi publik melalui pemeriksaan kelayakan armada bus <em>(Ramp Check) </em>dan tes urine bagi pengemudi.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan melibatkan personel gabungan di Terminal Tipe A Patria, Kota Blitar, pada Senin (17/11/2025). </p>
<p>Kepala Satlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, mengatakan bahwa pemeriksaan mendalam dilakukan terhadap kelengkapan surat-surat dan kondisi teknis kendaraan bus yang memasuki terminal. </p>
<p>Pemeriksaan meliputi fungsi lampu, ban, <em>wiper</em>, klakson, lampu sein, rem, alat pemecah kaca darurat, hingga alat pemadam api ringan (APAR).</p>
<p>“Kami lakukan <em>Ramp Check</em> dan tes urine di lokasi. Ini untuk antisipasi agar perjalanan penumpang aman, sopir dalam kondisi sehat, dan tidak ada yang menggunakan narkoba,” kata AKP Agus.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025, pihaknya akan menindak tegas tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas. Tujuh sasaran utama tersebut meliputi:</p>
<p>1. Pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara.</p>
<p>2. Berboncengan lebih dari satu orang.</p>
<p>3. Pengendara di bawah umur.</p>
<p>4. Pengendara tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman.</p>
<p>5. Pengendara yang melawan arus lalu lintas.</p>
<p>6. Berkendara melebihi batas maksimal kecepatan.</p>
<p>“Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 ini juga sebagai upaya persiapan jelang angkutan Natal dan Tahun Baru. Pelanggaran yang dilakukan akan kami tindak tegas,” jelas AKP Agus.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Verie Sugiharto, menanggapi positif kegiatan tersebut. </p>
<p>Ia menyebut, <em>Ramp Check</em> merupakan kegiatan rutin yang akan semakin digencarkan menjelang momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).</p>
<p>“Akan terus kami lakukan di momen jelang Nataru ini dan kami bekerja sama dengan Satlantas Polres Blitar Kota,” pungkasnya.<strong> (*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melalui DBHCHT, Pemkab Blitar Komitmen Perkuat Sektor Pertanian Tembakau Secara Berkelanjutan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/melalui-dbhcht-pemkab-blitar-komitmen-perkuat-sektor-pertanian-tembakau-secara-berkelanjutan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/melalui-dbhcht-pemkab-blitar-komitmen-perkuat-sektor-pertanian-tembakau-secara-berkelanjutan</guid>
<description><![CDATA[ Melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berkomitmen perkuat sektor pertanian tembakau secara berkelanjutan. Salah satunya pembangunan tiga fasilitas petani tembakau di Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691712e37f364.webp" length="92868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 19:11:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DBHCHT, Pemkab, Blitar, Komitmen, Perkuat, Sektor, Petani, Tembakau, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berkomitmen perkuat sektor pertanian tembakau secara berkelanjutan.</p>
<p>Salah satu program kegiatan yang dijalankan melalui alokasi DBHCHT Tahun 2025 adalah pembangunan tiga fasilitas strategis untuk mendukung petani tembakau di Kecamatan Selopuro.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana mengatakan, Kecamatan Selopuro menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Blitar yang menjadi lokasi prioritas untuk pembangunan jaringan irigasi tersier, gudang tembakau, dan dome pengering.</p>
<p>Sampai saat ini, pembangunan jaringan irigasi tersier sudah rampung dan berfungsi. Lalu, gudang dan dome pengering ditargetkan rampung Desember 2025.</p>
<p>"Untuk yang irigasi sudah selesai, sementara gudang dan dome pengering ditargetkan rampung Desember 2025 ini," kata dia, Jumat (14/11/2025).</p>
<p>Setiyana berharap dengan adanya pembangunan tiga fasilitas ini bisa membantu menjaga kualitas tembakau, terutama saat musim penghujan.</p>
<p>Sementara itu, untuk dome pengering sengaja dirancang agar proses pengeringan daun tembakau tidak lagi bergantung pada sinar matahari. Artinya, fasilitas ini menjadi tonggak kebangkitan tembakau Selopuro dan kesejahteraan petaninya.</p>
<p>"Fasilitas yang memadai, dalam hal ini penyimpanan dan pengeringan yang baik bisa meningkatkan mutu dan harga jual dari tembakau," harapnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan, total anggaran dari DBHCHT yang dialokasikan untuk pembangunan tiga fasilitas ini mencapai Rp650 juta. Dengan rincian, Rp150 juta untuk jaringan irigasi, Rp375 juta untuk pembangunan gudang, dan Rp135 juta untuk fasilitas pengeringan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Program Kegiatan DBHCHT di Kabupaten Blitar Berjalan Lancar, Berikan Dampak Nyata Bagi Petani Tembakau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/program-kegiatan-dbhcht-di-kabupaten-blitar-berjalan-lancar-berikan-dampak-nyata-bagi-petani-tembakau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/program-kegiatan-dbhcht-di-kabupaten-blitar-berjalan-lancar-berikan-dampak-nyata-bagi-petani-tembakau</guid>
<description><![CDATA[ Program kegiatan yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Blitar terpantau berjalan sesuai ketentuan dan lancar. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun menerjunkan tim untuk melakukan monitoring di Kabupaten Blitar dan hasilnya program kegiatan melalui DBHCHT memberikan dampak nyata bagi petani tembakau. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691712de32354.webp" length="46264" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 18:32:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DBHCHT, Kabupaten Blitar, Berjalan, Lancar, Berikan, Dampak, Nyata, Petani, Tembakau.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Program kegiatan yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Blitar terpantau berjalan lancar, sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi petani tembakau.</p>
<p>Pelaksanaan berbagai program melalui DBHCHT di Kabupaten Blitar dimonitoring langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini Pemprov Jatim menerjunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan program yang dibiayai melalui DBHCHT Tahun 2025.</p>
<p>Koordinator Sumber Daya Alam Biro Perekonomian Setdaprov Jawa Timur (Jatim) Nurhayati menjelaskan ada satu desa di wilayah Kabupaten Blitar yang menjalankan tiga program sekaligus yang dibiayai melalui DBHCHT Tahun 2025.</p>
<p>Yakni, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro yang melakukan pembangunan jaringan irigasi tersier dengan alokasi anggaran Rp150 juta, gudang tembakau dengan alokasi anggaran Rp375 juta dan fasilitas pengeringan tembakau dengan alokasi anggaran sebesar Rp135 juga.</p>
<p>"Kami menilai, seluruh program kegiatan DBHCHT Tahun 2025 di Kabupaten Blitar berjalan lancar, baik, dan memberikan manfaat bagi kelompok tani tembakau," jelasnya, Jumat (14/11/2025).</p>
<p>Menurut Nurhayati, tim khusus yang diterjunkan Pemprov Jatim tidak hanya melakukan penilaian secara fisik, namun juga kesiapan kelompok tani dalam mengelola bantuan.</p>
<p>Selain itu, tim juga menilai administrasi hingga pelaporan keuangan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Pemprov Jatim ingin memastikan bahwa program kegiatan yang dibiayai melalui DBHCHT, manfaatnya bisa benar-benar dirasakan oleh petani di Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Semua proyek dikerjakan dengan sistem swakelola, artinya melibatkan masyarakat secara langsung yang didampingi teknis Pemprov Jatim. Jadi, tidak hanya memberikan bantuan berupa dana, tetapi juga pendampingan, supaya kelompok tani bisa mandiri dan bisa mengelola program secara berkelanjutan," ujar dia.</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana menyebut Kecamatan Selopuro menjadinsalah satu daerah di Kabupaten Blitar yang dipilih menjalankan program DBHCHT Tahun 2025. Alasannya, karena Kecamatan Selopuro merupakan sentra utama tembakau dan pada tahun ini ada tiga kegiatan strategis yang dilaksanakan.</p>
<p>"Secara umum, program kegiatan yang dibiayai melalui DBHCHT berjalan lancar. Jaringan irigasi sudah selesai, dan lainnya masih berproses dan segera rampung," imbuhnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Plosoarang Blitar Digegerkan Temuan Mayat Lansia di Kamar Tidur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-plosoarang-blitar-digegerkan-temuan-mayat-lansia-di-kamar-tidur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-plosoarang-blitar-digegerkan-temuan-mayat-lansia-di-kamar-tidur</guid>
<description><![CDATA[ Korban diketahui bernama Suroso (65) dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar tidurnya di Desa Plosoarang sekitar pukul 08.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69157788112a5.webp" length="19040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 14:30:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pria, Lansia, Ditemukan, Meninggal Dunia, Dalam Rumahnya, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Warga Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria lanjut usia (lansia) di dalam rumahnya pada Kamis (13/11/2025) pagi.</p>
<p>Korban diketahui bernama Suroso (65) dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar tidurnya di Desa Plosoarang sekitar pukul 08.00 WIB.</p>
<p>Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, menjelaskan bahwa jenazah Suroso pertama kali ditemukan oleh tetangga korban, Suci Asmorah. </p>
<p>Pada pagi hari itu, saksi bermaksud memeriksa keadaan korban karena yang bersangkutan tidak terlihat keluar rumah sejak pagi.</p>
<p>Saat mendapati pintu rumah tidak terkunci, Suci masuk ke dalam dan menemukan Suroso dalam posisi terlentang di lantai kamar tidur, sudah dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>"Malamnya, saksi sempat melihat korban berjalan sempoyongan sampai terjatuh di depan rumahnya. Suci langsung menolong korban dan membantunya masuk ke dalam rumah. Kemudian, pagi harinya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Iptu Samsul, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Unit Inafis Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>Menurut Iptu Samsul, polisi di lokasi hanya menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga selama ini dikonsumsi oleh korban.</p>
<p>"Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit lambung yang tak kunjung sembuh. Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan penolakan," jelasnya.</p>
<p>Polsek Sanankulon bersama tim Inafis Polres Blitar Kota dan petugas kesehatan dari Puskesmas Sanankulon telah melakukan pemeriksaan dan memastikan korban meninggal dunia bukan karena tindak kekerasan.</p>
<p>"Jenazah Suroso diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," tandasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Maksimalkan DBHCHT 2025, Satpol PP Blitar Ajak PKK Jadi Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/maksimalkan-dbhcht-2025-satpol-pp-blitar-ajak-pkk-jadi-garda-terdepan-gempur-rokok-ilegal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/maksimalkan-dbhcht-2025-satpol-pp-blitar-ajak-pkk-jadi-garda-terdepan-gempur-rokok-ilegal</guid>
<description><![CDATA[ Menurutnya, pemilihan ibu-ibu PKK dilatarbelakangi penilaian bahwa mereka lebih aktif, komunikatif, dan memiliki kedekatan dengan lingkungan masyarakat, menjadikannya mata dan telinga yang efektif bagi Pemkab Blitar dalam mendeteksi peredaran rokok ilegal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691570d2e0515.webp" length="57006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 14:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP, Kabupaten Blitar, DBHCHT, Sosialisasi, Gempur, Rokok Ilegal, Libatkan, Ibu, PKK.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 dengan mengintensifkan kegiatan sosialisasi masif guna memberantas peredaran rokok ilegal. </p>
<p>Program unggulan tahun ini secara strategis melibatkan peran ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai ujung tombak pemberantasan rokok tanpa pita cukai tersebut.</p>
<p>Sepanjang tahun 2025, Satpol PP Kabupaten Blitar telah menggelar lima kali kegiatan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di berbagai wilayah. Keputusan untuk menggandeng kaum perempuan ini dinilai sebagai strategi yang efektif dan inovatif dalam upaya pencegahan.</p>
<p>Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Blitar, Repelita Nugroho, mengungkapkan bahwa pelibatan ibu-ibu PKK ini merupakan pendekatan yang unik, bahkan diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.</p>
<p>"Kami melibatkan ibu-ibu PKK, dan kami merasa kaum hawa bisa menjadi informan paling baik dalam hal memerangi rokok ilegal. Dengan sasaran ibu-ibu PKK dalam kegiatan sosialisasi, saya rasa ini menjadi satu-satunya di Indonesia," terang Repelita Nugroho, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Menurutnya, pemilihan ibu-ibu PKK dilatarbelakangi penilaian bahwa mereka lebih aktif, komunikatif, dan memiliki kedekatan dengan lingkungan masyarakat, menjadikannya mata dan telinga yang efektif bagi Pemkab Blitar dalam mendeteksi peredaran rokok ilegal.</p>
<p>Sosialisasi ini telah menyasar lima titik rawan peredaran di Kabupaten Blitar, meliputi: 5 Mei 2025, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari; 4 Juni 2025 Kecamatan Wonodadi; 24 Juni 2025 Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi; 26 Agustus 2025 Kecamatan Wonotirto; 23 September 2025 Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung.</p>
<p>Dalam setiap kegiatan sosialisasi, materi utama yang ditekankan kepada para peserta adalah Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai (UU Cukai). Selain itu, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai sanksi hukum bagi pengedar rokok ilegal.</p>
<p>Ia juga menerangkan, hukuman yang ditekankan mencakup pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta/atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.</p>
<p>"Biasanya sosialisasi diberikan kepada linmas, pedagang, dan lainnya. Tetapi, pada tahun ini kita fokus pada ibu-ibu PKK, kami menilai kaum ibu lebih canggih dan komunikatif. Sehingga diharapkan bisa menjadi mata dan telinga Pemda dalam mendeteksi peredaran rokok ilegal," tambahnya.</p>
<p>Repelita menegaskan bahwa selain kegiatan sosialisasi, Satpol PP juga secara aktif mengumpulkan informasi terkait titik rawan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal.</p>
<p>"Informasi yang berhasil dihimpun dari seluruh kegiatan dan pengawasan ini akan dijadikan dasar penting dalam merumuskan dan melaksanakan operasi gabungan bersama Bea Cukai Blitar, sebagai tindak lanjut penegakan hukum di lapangan," tandasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Blitar Optimalkan DBHCHT 2025, Pembangunan 4 Faskes Dipastikan Segera Rampung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/proyek-pembangunan-dan-rehabilitasi-4-fasilitas-kesehatan-di-kabupaten-blitar-melalui-anggaran-dbhcht-dipastikan-segera-rampung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/proyek-pembangunan-dan-rehabilitasi-4-fasilitas-kesehatan-di-kabupaten-blitar-melalui-anggaran-dbhcht-dipastikan-segera-rampung</guid>
<description><![CDATA[ Anggaran Rp1,6 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan Pustu Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Pustu Midodaren, Kecamatan Kademangan, Pustu Kaulon, Kecamatan Sutojayan, serta rehabilitasi total Puskesmas Suruhwadang, Kecamatan Kademangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6915707be3c3f.webp" length="39852" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 13:30:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Dinkes, Kabupaten Blitar, DBHCHT, 2025, Pembangunan, Rehabilitasi, Pustu, Puskesmas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memaksimalkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 untuk peningkatan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan (faskes) dasar di wilayahnya.</p>
<p>Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Muhdianto, menjelaskan bahwa pada tahun ini, pihaknya menerima total anggaran DBHCHT sebesar Rp1,6 miliar. </p>
<p>Dana tersebut dikhususkan untuk membangun tiga puskesmas pembantu (pustu) baru dan merehabilitasi satu puskesmas induk.</p>
<p>"Tahun ini, kami melalui DBHCHT mendapat alokasi anggaran sebesar Rp1,6 miliar dan dimanfaatkan untuk pembangunan tiga Puskesmas Pembantu serta rehabilitasi satu Puskesmas," kata Muhdianto, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Anggaran Rp1,6 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan Pustu Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Pustu Midodaren, Kecamatan Kademangan, Pustu Kaulon, Kecamatan Sutojayan, serta rehabilitasi total Puskesmas Suruhwadang, Kecamatan Kademangan.</p>
<p>Muhdianto memastikan bahwa proses peningkatan fasilitas ini berjalan sesuai jadwal. Hingga saat ini, progres pembangunan dan rehabilitasi di empat fasilitas kesehatan tingkat dasar tersebut dilaporkan telah mencapai angka 60 hingga 90 persen.</p>
<p>"<em>Insyaallah</em> nanti sebelum akhir tahun sudah selesai semuanya. Baik yang pembangunan ataupun yang perbaikan atau renovasi," ujar Muhdianto. </p>
<p>Dinkes berkomitmen untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap proses pembangunan dan perbaikan di keempat fasilitas kesehatan tersebut guna memastikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. </p>
<p>Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat segera memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Muhdianto menekankan bahwa pemanfaatan anggaran DBHCHT ini secara langsung berkontribusi pada penguatan infrastruktur kesehatan di wilayah pedesaan Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Melalui anggaran DBHCHT, secara tidak langsung bisa memperkuat infrastruktur kesehatan di wilayah pedesaan. Kami berharap ada keberlanjutan dukungan anggaran DBHCHT untuk di bidang kesehatan ke depan," tutupnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Ini, Jenazah Istri Pegawai Kantor Pajak Manokwari yang Jadi Korban Pembunuhan Dimakamkan di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-ini-jenazah-istri-pegawai-kantor-pajak-manokwari-yang-jadi-korban-pembunuhan-dimakamkan-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-ini-jenazah-istri-pegawai-kantor-pajak-manokwari-yang-jadi-korban-pembunuhan-dimakamkan-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Jenazah istri pegawai Kantor Pajak Manokwari yang menjadi korban pembunuhan dipulangkan ke kampung halamannya atau rumah orang tua di Kota Blitar, Jawa Timur. Setibanya di Kota Blitar, jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691453a007cbb.webp" length="80492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 18:01:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jenazah, Istri, Pegawai, Kantor Pajak, Manokwari, Korban, Pembunuhan, Dimakamkan di Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Jenazah Aresty Gunar Tinarga (38) yang merupakan istri dari Amri Hidayat, Kepala Seksi (Kasi) Penjaminan Kualitas Data (PKD) KPP Pratama Manokwari, Papua Barat yang menjadi korban pembunuhan sadis akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Rabu (12/11/2025) petang atau malam.</p>
<p>Jenazah telah diberangkatkan ke kampung halaman pada Rabu (12/11/2025) siang. Kemudian dilakukan serah terima saat tiba di Bandara Juanda dan langsung dibawa ke rumah duka di Perumahan Asabri Gedog, untuk dimakamkan.</p>
<p>"Dimakamkan hari ini, tadi siang sudah diberangkatkan dan ada proses serah terima di Bandara Juanda. Kemudian, dibawa ke rumah duka dan dimakamkan ke TPU setempat," ujar Pakde korban bernama Supriono saat ditemui di rumah duka, Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Menurut Supriono, kabar meninggalnya Aresty Gunar Tinarga mengagetkan dan membuat syok keluarga besar. Pasalnya, salah satu anggota keluarganya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Kabarnya, Aresty menjadi korban perampokan dan pembunuhan, yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan didalam <em>septic tank</em>.</p>
<p>"Saya tidak kuat untuk menceritakan, kok tega sekali orang itu. Kami sekeluarga sangat kaget dan stok," kata dia.</p>
<p>Supriono menjelaskan bahwa korban dan suami baru saja pindah ke Manokwari pada Agustus 2025 lalu. Keduanya melakukan renovasi dapur dan menggunakan jasa tukang. Namun ternyata jasa tukang itu menjadi pelaku perampokan hingga pembunuhan kepada keponakannya.</p>
<p>"Kok tega, sama-sama orang jawanya, sama-sama merantaunya. Tega melakukan itu semua," jelasnya.</p>
<p>Supriono menambahkan pihak keluarga berharap pelaku dapat dihukum dengan seberat-beratnya, sesuai dengan perilaku keji yang sudah dilakukan kepada keponakannya tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Istri Pegawai Kantor Pajak Manokwari yang Jadi Korban Pembunuhan Merupakan Warga Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/istri-pegawai-kantor-pajak-manokwari-yang-jadi-korban-pembunuhan-merupakan-warga-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/istri-pegawai-kantor-pajak-manokwari-yang-jadi-korban-pembunuhan-merupakan-warga-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Istri pegawai Kantor Pajak Manokwari, Papua Barat yang menjadi korban pembunuhan ternyata merupakan warga Blitar. Perempuan itu diketahui bernama Aresty Gunar Tinarga (38) warga Perum Asabri Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69144e6487b6b.webp" length="75346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 17:21:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Istri, Pegawai, Kantor, Pajak, Manokwari, Korban, Pembunuhan, Warga, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Viral di media sosial kasus pembunuhan terhadap seorang wanita di Manokwari, Papua Barat yang jasadnya ditemukan dalam <em>septic tank</em> dengan keadaan mengenaskan.</p>
<p>Wanita tersebut diketahui bernama Aresty Gunar Tinarga (38) yang ternyata merupakan warga Kota Blitar.</p>
<p>Jenazah Aresty dibawa pulang ke kampung halamannya atau rumah orang tuanya, di Perumahan Asabri Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Pihak keluarga sudah mempersiapkan penyambutan jenazah korban di rumah duka. Pantauan di lapangan, tenda dan kursi sudah ditata disertai dengan puluhan karangan bunga ucapan belasungkawa.</p>
<p>Peristiwa memilukan ini membuat keluarga korban merasa kaget dan syok. Mereka tak menyangka kalau salah satu anggota keluarganya meninggal dunia dengan kondisi yang tragis.</p>
<p>"Jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan Gedog," ujar Pakde korban bernama Supriono saat ditemui di rumah duka, Rabu (12/11/2025).</p>
<p>Supriono mengaku bahwa pihak keluarga menerima kabar duka ini pada Senin (10/11/2025). Saat itu, ia di kasih tahu oleh ibu korban bahwa keponakannya meninggal dunia dan ia mengira karena terkena sakit malaria.</p>
<p>Namun, perkembangan informasi menyebutkan bahwa korban meninggal dunia karena dibunuh oleh seseorang.</p>
<p>"Awalnya saya dikasih tahu oleh ibu korban. Saya mengira kalau kena malaria, ternyata korban pembunuhan," kata dia.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang ia terima, pelaku pembunuhan terhadap keponakannya itu sudah ditangkap oleh polisi dan merupakan warga Ponorogo, Jawa Timur (Jatim).</p>
<p>Ia mengetahui bahwa pelaku merupakan seorang laki-laki yang sudah kenal dengan keponakannya. Karena pernah dimintai tolong sebagai tukang untuk memperbaiki dapur di rumah korban. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Soal Dugaan Salah Tangkap yang Viral di Medsos, Begini Penjelasan Kapolres Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/soal-dugaan-salah-tangkap-yang-viral-di-medsos-begini-penjelasan-kapolres-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/soal-dugaan-salah-tangkap-yang-viral-di-medsos-begini-penjelasan-kapolres-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Viral di media sosial terkait dugaan salah tangkap 
yang dialami Feriadi, warga Selopuro, Kabupaten Blitar. Dalam hal ini, Polres Blitar pastikan akan memproses pengaduan masyarakat itu secara prosedural dan transparan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69132807acdab.webp" length="28682" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 21:16:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Soal, Dugaan, Salah, Tangkap, Polres Blitar, Proses, Secara, Prosedural, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Viral di media sosial terkait adanya dugaan salah tangkap yang dialami oleh Feriadi, warga Selopuro, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Feriadi sempat diamankan Unit Opsnal Satreskrim Polres Blitar atas dugaan kasus pemerkosaan yang dilaporkan oleh Enny Tri Sayekti pada Agustus 2025 lalu dan Feriadi pun melaporkan hal ini ke Polres Blitar.</p>
<p>Dalam hal ini, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut secara transparan melalui peyelidikan internal yang dilakukan oleh Seksi Pengamanan Internal (Paminal).</p>
<p>"Kami menegaskan bahwa setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin maupun prosedur akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran integritas di tubuh Polri," tegas AKBP Arif Fazlurrahman, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Si Propam Polres Blitar, diperoleh beberapa kesimpulan. Yakni kasus tindak pidana pemerkosaan terhadap Enny Tri Sayekti yang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Blitar masih dalam tahap penyelidikan. Lalu, diduga ada kesalahan prosedur dalam proses membawa Feriadi, yang dilakukan oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Blitar.</p>
<p>Ketiga, berdasarkan hasil penyelidikan propam dugaan kekerasan fisik dan verbal yang dilaporkan oleh Feriadi tidak terbukti dan hal ini dikuatkan hasil keterangan saksi, serta hasil <em>visum et repertum</em>.</p>
<p>Mengenai alasan Feriadi diminta melepas pakaian dan memakai celana tahanan, bahwa yang bersangkutan menjelaskan tidak mengganti celana dan pakaian dalamnya selama dua hari, dan pakaian tersebut diperlukan sebagai barang bukti untuk dikirim ke Labfor Polda Jatim untuk pemeriksaan laboratorium. Karena tidak memiliki pengganti saat itu, petugas memberikan celana sebagai pengganti sementara.</p>
<p>Kelima, terkait isu foto yang beredar di masyarakat itu tidak benar dan petugas tidak memotret Feriadi dalam keadaan telanjang, melainkan hanya memotret barang bukti berupa celana dan pakaian dalam milik yang bersangkutan.</p>
<p>Polres Blitar juga telah mengirimkan SP2HP tahap II (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) kepada Feriadi, sebagai bentuk transparansi proses hukum yang sedang berjalan.</p>
<p>"Kami ingin menegaskan bahwa Polres Blitar berkomitmen penuh untuk menegakkan prinsip presisi dan menjunjung tinggi keadilan, baik kepada masyarakat maupun di lingkungan internal Polri sendiri. Jika ada anggota yang terbukti melanggar, pasti akan kami tindak sesuai mekanisme yang berlaku di institusi Kepolisian," tegasnya</p>
<p>AKBP Arif menambahkan hasil hasil penyelidikan internal telah diserahkan kepada Unit Provos Polres Blitar untuk dilakukan pemeriksaan pendahuluan</p>
<p>Dengan langkah ini, Polres Blitar menegaskan bahwa proses hukum dan mekanisme pengawasan internal akan terus ditegakkan secara transparan dan profesional, guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai Rawit di Tingkat Petani Blitar Anjlok, Hanya Rp15 Ribu Per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-tingkat-petani-blitar-anjlok-hanya-rp15-ribu-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-rawit-di-tingkat-petani-blitar-anjlok-hanya-rp15-ribu-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Harga cabai rawit di tingkat petani Blitar mengalami penurunan drastis atau anjlok. Saat ini, harga cabai rawit di tingkat petani senilai Rp15.000 per kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691328103f48f.webp" length="92032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 20:44:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Cabai, Rawit, Anjlok, Murah, Musim Panen, Blitar., saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Harga cabai rawit di tingkat petani Blitar mengalami penurunan yang drastis atau anjlok saat musim panen raya seperti saat ini. Kini, harga cabai rawit di tingkat petani Blitar hanya senilai Rp15.000 per kilogramnya.</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Muanam, salah seorang petani cabai rawit di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Harga cabai rawit di tingkat petani saat ini tergolong sangat rendah. Kondisi ini, membuatnya merugi, karena biaya operasional seperti obat dan pupuk yang sudah dikeluarkan tergolong tinggi.</p>
<p>"Harga Rp15.000 per kilogram di tingkat petani, kami sangat rugi. Biaya operasional termasuk obat dan pupuk kan lumayan besar," kata dia, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Menurutnya, kondisi idealnya harga cabai rawit di tingkat petani senilai Rp20.000 per kilogram. Dengan harga minimal Rp20.000 per kilogram, para petani masih merasakan keuntungan.</p>
<p>"Sekarang ini kan musim panen raya, tapi harganya anjlok," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pedagang sayuran di Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar bernama Sri menyebut harga cabai rawit di pasaran sekitar Rp16.000 per kilogram. Kondisi ini sudah berlangsung selama dua pekan terakhir, dan ia memprediksi harga cabai rawit murah, karena stoknya melimpah.</p>
<p>"Stoknya di petani sekarang kan banyak, petani sedang panen raya," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Hanguskan Tempat Penetasan Puyuh di Blitar, Kerugian Capai Rp10 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kebakaran-hanguskan-tempat-penetasan-puyuh-di-blitar-kerugian-capai-rp10-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kebakaran-hanguskan-tempat-penetasan-puyuh-di-blitar-kerugian-capai-rp10-juta</guid>
<description><![CDATA[ Kebakaran menghanguskan tempat penetasan puyuh milik Yudianto (43) warga Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Selasa (11/11/2025) siang. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian mencapai Rp10 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691327fda8897.webp" length="32934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 20:07:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Hanguskan, Penetasan, Puyuh, Blitar .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat penetasan puyuh milik Yudianto (43) warga Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan dan peralatan didalamnya hangus terbakar dengan total nilai kerugian mencapai Rp10 juta.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah Yudianto yang digunakan untuk penetasan puyuh.</p>
<p>Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di kandang puyuh lain yang lokasinya berjarak sekitar 200 meter.</p>
<p>"Peristiwa itu awalnya diketahui oleh Toni dan Ngatenan yang saat itu sedang bekerja membangun pondok didekat lokasi. Mereka memanggil warga sekitar dan bersama-sama memadamkan api. Kemudian juga lapor ke Damkar Kabupaten Blitar," kata dia, Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Selang beberapa saat, kobaran api berhasil dipadamkan dan bangunan berukuran 5x10 meter yang digunakan Yudianto untuk penetasan puyuh serta 20 oven penetasan dalam kondisi hangus terbakar.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan sementara, tempat penetasan tersebut sudah tidak digunakan selama satu minggu.</p>
<p>"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi sekitar sepuluh juta rupiah. Kami juga sudah melakukan olah TKP dan pendataan saksi," ucapnya.</p>
<p>Dalam hal ini, pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama kebakaran yang menghanguskan tempat penetasan puyuh milik Yudianto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Minimalisasi Potensi Bahaya di Cuaca Ekstrem, KAI Cek Jalur Perlintasan KA di Talun&amp;Garum</title>
<link>https://suarajatimpost.com/minimalisasi-potensi-bahaya-di-cuaca-ekstrem-kai-cek-jalur-perlintasan-ka-di-talun-garum</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/minimalisasi-potensi-bahaya-di-cuaca-ekstrem-kai-cek-jalur-perlintasan-ka-di-talun-garum</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai upaya meminimalisir potensi bahaya di tengah cuaca ekstrem, PT KAI Daop 7 Madiun melakukan pengecekan jalur perlintasan kereta api (KA) di Talun-Garum. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6911cb5e91f48.webp" length="70910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 21:21:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Minimalisir, Potensi, Bahaya, Cuaca Ekstrem, KAI, Lakukan, Pengecekan, Jalur, Talun, Garum.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebagai upaya meminimalisasi potensi bahaya di tengah cuaca ekstrem, PT KAI Daop 7 Madiun mengecek jalur perlintasan kereta api (KA) di wilayah Talun-Garum, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Pengecekan lintas dengan jalan kaki atau <em>walkthrough</em> di jalur Talun-Garum, sepanjang 8.284 kilometer. </p>
<p>"Untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap dalam keadaan aman serta mendukung kelancaran perjalanan kereta api," terang Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokmad Makin Zainul, Senin (10/11/2025).</p>
<p>Dijelaskannya, petugas melakukan pengecekan berbagai aspek prasarana, mulai dari kondisi rel dan bantalan, jembatan, saluran air, hingga titik-titik yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan. </p>
<p>Di mana, pengecekan secara langsung ini bisa mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini, terlebih pada kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali.</p>
<p>"Pengecekan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas unit agar seluruh pihak di lapangan memiliki persepsi yang sama dalam menjaga keselamatan dan keandalan jalur," jelasnya.</p>
<p>Zainul berharap melalui kegiatan pengecekan ini bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sepanjang lintasan, mengingat saat ini kondisi cuaca ekstrem, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pelanggan kereta api. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Pahlawan Ziarah ke Makam Proklamator, Wali Kota Blitar : Momentum Generasi Muda untuk Berefleksi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-pahlawan-ziarah-ke-makam-proklamator-wali-kota-blitar-momentum-generasi-muda-untuk-berefleksi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-pahlawan-ziarah-ke-makam-proklamator-wali-kota-blitar-momentum-generasi-muda-untuk-berefleksi</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Blitar menggelar upacara ziarah di Makam Proklamator Ir Soekarno pada momen peringatan hari pahlawan, Senin (10/11/2025). Pada kesempatan tersebut Wali Kota Blitar mengingatkan generasi muda untuk berefleksi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6911ca4a20f6c.webp" length="60622" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 20:44:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Peringatan, Hari Pahlawan, Ziarah, Makam, Proklamator RI, Ir Soekarno, Kota Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Momen peringatan hari pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar upacara bendera dan ziarah di Makam Proklamator RI Ir Soekarno atau Bung Karno, pada Senin (10/11/2025).</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengingatkan kepada generasi muda agar momen peringatan hari pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, bisa dimanfaatkan untuk berefleksi.</p>
<p>Artinya, para generasi muda wajib mengenang dan meneladani jasa-jasa para pahlawan yang rela berkorban memperjuangkan sekaligus mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dia berpesan kepada generasi muda agar memikirkan Indonesia kedepan, supaya lebih baik dan maju.</p>
<p>"Para generasi muda inilah yang nantinya akan menjadi pemimpin. Mulai sekarang, para generasi muda harus memikirkan Indonesia kedepan supaya lebih baik dan maju," terangnya, Senin (10/11/2025).</p>
<p>Sementara itu, hal serupa juga disampaikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly. Momen hari pahlawan merupakan hal yang sangat penting dan bermakna bagi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur.</p>
<p>Terlebih pada momen peringatan hari pahlawan, menjadi pengingat bahwa pada 10 November 1945 terjadi pertempuran di Surabaya, Jawa Timur yang menjadi cikal bakal kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>"Sebagai bangsa Indonesia, kita tidak boleh lupa dengan jasa para pahlawan. Termasuk para generasi muda, kedepan harapannya bisa lebih bersatu, dan berkembang menuju Indonesia Emas di tahun 2045," ujar dia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Baru 10 SPPG yang Beroperasi, Sekitar 28.000 Siswa di Kota Blitar Belum Terima Manfaat MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/baru-10-sppg-yang-beroperasi-sekitar-28000-siswa-di-kota-blitar-belum-terima-manfaat-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/baru-10-sppg-yang-beroperasi-sekitar-28000-siswa-di-kota-blitar-belum-terima-manfaat-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Sekitar 28.000 siswa di Kota Blitar belum menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, sampai saat ini tercatat baru 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6911cb4ca752f.webp" length="42480" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 20:16:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Program, MBG, Kota Blitar, Belum, Semua, Siswa, Menerima Manfaat, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Hingga saat ini, belum semua siswa di Kota Blitar menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan data, jumlah sasaran siswa program MBG ada 56.000 dan sejauh ini baru 28.000 siswa yang sudah mendapat manfaat dari program tersebut.</p>
<p>Artinya, masih ada 28.000 siswa di Kota Blitar yang masih belum menerima manfaat dari program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat itu </p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin Alinurdin. Belum semua siswa mendapat manfaat dari program MBG, karena jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi masih minim. Tercatat, baru ada 10 SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Blitar.</p>
<p>"Baru 10 SPPG yang beroperasi, sehingga belum semua siswa dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA menerima manfaat dari program MBG," kata Dindin, Senin (10/11/2025).</p>
<p>Menurut Dindin, agar semua siswa di wilayahnya bisa mendapat manfaat dari program MBG, memerlukan sebanyak 22 SPPG yang beroperasi.</p>
<p>Secara bertahap, SPPG di Kota Blitar bakal berdiri, menyelesaikan pengurusan izin dan beroperasi memenuhi kebutuhan MBG bagi siswa di wilayahnya.</p>
<p>"Kami harap semua SPPG bisa segera beroperasi dan anak-anak bisa secepatnya menerima manfaat dari program MBG," ujarnya.</p>
<p>Dindin menambahkan sampai saat ini pelaksanaan program MBG di Kota Blitar berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Artinya, tidak ditemukan kendala saat proses distribusi MBG dari SPPG ke masing-masing sekolah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Spesialis Curi Sapi Ditangkap Polres Blitar, Sudah Beraksi di 10 TKP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/spesialis-curi-sapi-ditangkap-polres-blitar-sudah-beraksi-di-10-tkp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/spesialis-curi-sapi-ditangkap-polres-blitar-sudah-beraksi-di-10-tkp</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar berhasil menangkap tiga orang pencuri hewan ternak sapi. Ketiganya diketahui merupakan komplotan dan telah melakukan aksinya itu di 10 TKP. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690f308795355.webp" length="45748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 20:43:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Spesialis, Curi Ternak, Sapi, Ditangkap, Polres Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Polres Blitar berhasil menangkap tiga orang spesialis curi hewan ternak sapi. Ketiganya ditangkap saat pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, yakni SJ (19) warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, IB (19) warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban sekaligus warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dan DN (39) warga Kanigoro, Kabupaten.</p>
<p>Ketiganya merupakan komplotan curi sapi yang telah beraksi di 10 TKP, meliputi Blitar dan Tuban. Dimana, SJ dan IB merupakan pelaku utama sebagai sopir kendaraan dan eksekutor, sementara DN merupakan penadah hasil curian.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan para pelaku berhasil diamankan setelah polisi mendapat laporan dari warga Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar yang mengaku kehilangan seekor sapi pada 24 Oktober 2025 lalu.</p>
<p>Kemudian, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan dua pelaku di wilayah Kabupaten Sidoarjo, dan dikembangkan dengan mengamankan satu pelaku yang berperan sebagai penadah.</p>
<p>"Setelah ada laporan itu, enam hari kemudian kami berhasil menangkap dua orang pelaku dan kendaraan yang dipakai untuk mencuri. Satu unit mobil elf," kata dia, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Di hadapan polisi, kedua pelaku mengatakan bahwa mereka telah melakukan pencurian ternak sapi di 10 TKP yang berbeda. Dimana, dua TKP di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar, sementara delapan TKP lain berada di wilayah Kabupaten Tuban.</p>
<p>"Mereka mencuri sapi dengan bantuan mobil elf, dan sudah beraksi di 10 TKP," ujarnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, selama 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang dimulai 22 Oktober 2025 - 2 November 2025, Polres Blitar mengungkap 12 kasus kejahatan dan mengamankan 12 orang tersangka.</p>
<p>Terdiri dari lima kasus pencurian sepeda motor (curanmor), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curat), satu kasus pencurian hewan, satu kasus kekerasan dan dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu kasus yang melibatkan perguruan silat dengan pelaku anak di bawah umur.</p>
<p>Dua kasus lainnya merupakan pencurian ringan (cingan), yaitu pencurian tabung LPG dan pencurian kotak amal di wilayah Sutojayan yang telah diproses melalui hukum tipiring. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Operasi Sikat Semeru 2025 di Blitar Didominasi Kasus Curanmor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasil-operasi-sikat-semeru-2025-di-blitar-didominasi-kasus-curanmor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasil-operasi-sikat-semeru-2025-di-blitar-didominasi-kasus-curanmor</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar telah melakukan Operasi Sikat Semeru 2025 yang berlangsung selama 12 hari. Hasilnya, polisi mengungkap 12 kasus dan mengamankan 12 orang tersangka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690f30738d3cf.webp" length="38974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 19:59:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Operasi Sikat Semeru 2025, Polres Blitar, Ungkap, 12 Kasus, Amankan 12 Tersangka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang dimulai 22 Oktober 2025 - 2 November 2025, Polres Blitar mengungkap 12 kasus kejahatan dan mengamankan 12 orang tersangka.</p>
<p>Dari belasan kasus kejahatan yang diungkap, didominasi dengan kasus pencurian sepeda motor atau curanmor.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, dari 12 kasus itu, terdiri dari lima kasus pencurian sepeda motor (curanmor), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curat), satu kasus pencurian hewan, satu kasus kekerasan dan dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), serta satu kasus yang melibatkan perguruan silat dengan pelaku anak di bawah umur.</p>
<p>"Ada dua kasus lainnya merupakan pencurian ringan (cingan), yaitu pencurian tabung LPG dan pencurian kotak amal di wilayah Sutojayan yang telah diproses melalui hukum tipiring. Namun, yang paling banyak itu kasus curanmor," kata Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Kapolres menyebut ada satu kasus curanmor yang menonjol selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Yakni pencurian sepeda motor Suzuki Smash di wilayah Kecamatan Garum. </p>
<p>Dua pelaku berinisial K (34) seorang tukang tebang kayu dan S (45) seorang sopir, ditangkap setelah keduanya kedapatan membawa kendaraan milik korban. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna merah berhasil diamankan petugas.</p>
<p>"Hasil penyelidikan, pelaku  melakukan aksinya dengan merusak lubang kunci kendaraan menggunakan kunci T. Keduanya dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut AKBP Arif menambahkan dengan diungkapnya belasakan kasus kejahatan ini bisa menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembobolan Alfamart Kembali Terjadi di Blitar, Pelaku Gasak Rokok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembobolan-alfamart-kembali-terjadi-di-blitar-pelaku-gasak-rokok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembobolan-alfamart-kembali-terjadi-di-blitar-pelaku-gasak-rokok</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pembobolan Alfamart kembali terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Pada Sabtu (8/11/2025), Alfamart yang berada di Jalan Ir Soekarno dibobol maling, dan pelaku menggasak sejumlah rokok. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690f305ce5142.webp" length="43864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 19:42:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pembobolan, Toko, Alfamart, Blitar, Kembali, Terjadi, Pelaku, Gasak, Rokok.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Aksi pembobolan Alfamart kembali terjadi di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Pada Sabtu (8/11/2025) pagi, diketahui toko Alfamart yang berada di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dibobol maling.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari saksi, pelaku diduga bisa masuk ke dalam area toko dengan cara menjebol plafon bagian depan dan menggasak sejumlah rokok yang berada di etalase.</p>
<p>Lola, pegawai toko mengaku mengetahui kejadian itu saat dirinya barusaja membuka toko sekitar pukul 05.40 WIB. Ketika masuk kedalam toko, ia melihat kondisi didalam dalam keadaan berantakan.</p>
<p>"Pagi tadi saya masuk, barang-barang sudah berantakan," ujarnya, Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Melihat kondisi itu, Lola berusaha mengecek ke semua area toko dan beberapa barang hilang, mulai dari sejumlah rokok hingga handphone.</p>
<p>Namun, ia belum bisa menyebut nilai kerugian dari barang yang hilang. Karena masih dalam tahap pengecekan dan penghitungan.</p>
<p>"Masih dihitung, belum tahu berapa jumlah barang yang hilang. Kami sudah melaporkan ke polisi, dan sudah dilakukan olah TKP," kata dia.</p>
<p>Aksi serupa sebelumnya sudah terjadi di Alfamart Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang merupakan wilayah hukum Polres Blitar Kota. Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/11/2025) dan pelaku membobol pada bagian plafon.</p>
<p>Pelaku mengambil belasan slop rokok berbagai merek, kosmetik hingga uang tunai. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wali Kota Blitar Tekankan Efisiensi dan Fleksibilitas ASN PPPK, Harus Bisa Bekerja di Bidang Apapun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-tekankan-efisiensi-dan-fleksibilitas-asn-pppk-harus-bisa-bekerja-di-bidang-apapun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wali-kota-blitar-tekankan-efisiensi-dan-fleksibilitas-asn-pppk-harus-bisa-bekerja-di-bidang-apapun</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menekankan kepada ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar bisa bekerja di bidang apapun. Dimana hal ini berkaitan dengan efisiensi dan fleksibilitas ASN PPPK di lingkup Pemkot Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c6611f2876.webp" length="35700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 17:39:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wali Kota, Blitar, Tekankan, Efektifitas, Fleksibilitas, PPPK.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dan fleksibilitas kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ada di wilayahnya.</p>
<p>Khususnya bagi ASN PPPK yang baru saja menerima SK pengangkatan. Artinya, mereka telah resmi bergabung di Pemerintah Kota Blitar dan menjadi pelayan masyarakat.</p>
<p>"Setelah sudah resmi menjadi bagian Pemkot Blitar, jangan sampai malah berkeluh kesah atau mengganggu jalannya pemerintahan. Kalau sudah bergabung di pemerintahan, maka harus melayani dengan baik apa yang menjadi tugasnya," terangnya, Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Pria yang akrab disapa Mas Ibbin ini juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan rasionalisasi tenaga kerja. Menurutnya, dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, setiap ASN PPPK harus siap dan bisa ditempatkan di bidang apapun sesuai dengan kebutuhan organisasi.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa PPPK memiliki gaji dan tunjangan yang setara dengan PNS. Sehingga, diharapkan bisa bekerja lebih keras dan profesional.</p>
<p>"Pemkot harus efisien, jadi pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan ya harus dikerjakan. Tidak boleh pilih-pilih. Bekerja di bidang apapun harus siap, karena ini bagian dari efektivitas dan efisiensi pemerintahan," ujar dia.</p>
<p>Sekedar diketahui jumlah ASN di Kota Blitar totalnya ada 3 ribu lebih, yang terdiri dari CPNS, PNS dan PPPK. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyebab Kompresor Meledak di Blitar Diduga Akibat Kerusakan Komponen Otomatis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-penyebab-tabung-kompresor-meledak-yang-tewaskan-pemilik-bengkel-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-penyebab-tabung-kompresor-meledak-yang-tewaskan-pemilik-bengkel-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kerusakan atau ketidakberfungsian komponen otomatis tersebut mengakibatkan mesin diesel terus memompa udara ke dalam tabung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c6239b8def.webp" length="48346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 16:09:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polisi, Polres, Blitar, Selidiki, Penyebab, Tabung, Kompresor, Meledak .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong>–Kepolisian Resort (Polres) Blitar Kota masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tabung kompresor di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, yang mengakibatkan seorang tukang tambal ban berinisial S (48) tewas pada Kamis (6/11/2025) pagi.</p>
<p>Dugaan awal mengarah pada kerusakan pada sistem pengaman otomatis tabung kompresor.</p>
<p>Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Blitar Kota, Ipda Putut Siswahyudi, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan di lokasi, tabung kompresor tersebut diduga tidak memiliki atau mengalami kegagalan fungsi pada tombol otomatisnya.</p>
<p>"Penyebab masih kami lakukan penyelidikan dan keterangan yang kami terima. Tabung kompresor itu diduga tidak ada tombol otomatis kalau penuh mati sendiri," terang Ipda Putut, Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Kerusakan atau ketidakberfungsian komponen otomatis tersebut mengakibatkan mesin diesel terus memompa udara ke dalam tabung. Kondisi ini menyebabkan tekanan udara melebihi batas toleransi kekuatan tabung, sehingga memicu ledakan keras.</p>
<p>Saat ini, polisi masih mendalami insiden tersebut untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut dan memastikan faktor teknis yang menjadi penyebab utama ledakan.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, peristiwa tragis menimpa seorang tukang tambal ban berinisial S (48) di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Kamis (6/11/2025) pagi. </p>
<p>Korban tewas di tempat setelah tabung kompresor yang sedang digunakannya di bengkel tiba-tiba meledak.</p>
<p>Ipda Putut Siswahyudi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian nahas tersebut. "Iya betul terjadi peristiwa ledakan kompresor di Kesamben, pagi tadi dan menyebabkan satu orang meninggal dunia," kata Ipda Putut, Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sebelum ledakan, korban diketahui menyalakan mesin diesel untuk mengisi udara pada tabung kompresor. </p>
<p>Berselang kurang lebih 15 menit, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari teras rumah yang sekaligus dijadikan tempat usahanya.</p>
<p>Istri korban, Sri Wahyuni, yang mendengar suara ledakan segera keluar rumah dan mendapati kaca etalase dagangan telah pecah. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan posisi kepala di sebelah timur. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragis, Tukang Tambal Ban di Blitar Tewas Akibat Tabung Kompresor Meledak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabung-kompresor-meledak-tukang-tambal-ban-di-blitar-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabung-kompresor-meledak-tukang-tambal-ban-di-blitar-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Tubuh korban terpental sejauh sekitar 6,8 meter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c624261fe8.webp" length="64754" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 15:57:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tabung Kompresor, Meledak, Blitar, Tukang Tambal Ban, Meninggal, Tewas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP</strong> – Peristiwa tragis menimpa seorang tukang tambal ban berinisial S (48) warga Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Kamis (6/11/2025) pagi. </p>
<p>Korban tewas di tempat setelah tabung kompresor yang sedang digunakannya di bengkel tiba-tiba meledak.</p>
<p>Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Blitar Kota, Ipda Putut Siswahyudi, membenarkan kejadian nahas tersebut. "Iya betul terjadi peristiwa ledakan kompresor di Kesamben, pagi tadi dan menyebabkan satu orang meninggal dunia," kata Ipda Putut, Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sebelum ledakan, korban diketahui menyalakan mesin diesel untuk mengisi udara pada tabung kompresor. </p>
<p>Berselang kurang lebih 15 menit, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari teras rumah yang sekaligus dijadikan tempat usahanya.</p>
<p>Istri korban, Sri Wahyuni, yang mendengar suara ledakan segera keluar rumah dan mendapati kaca etalase dagangan telah pecah. </p>
<p>Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan posisi kepala di sebelah timur.</p>
<p>Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian menunjukkan skala ledakan yang sangat besar. Ipda Putut menjelaskan bahwa tubuh korban terpental sejauh sekitar 6,8 meter. </p>
<p>Ia menyebut, korban mengalami luka parah pada bagian kepala, tangan kiri, kaki kanan, dan dada sebelah kanan.</p>
<p>Sementara itu, tabung kompresor berukuran panjang 140 cm dengan diameter 75 cm pecah, dan mesin diesel terpental hingga sejauh 7,6 meter ke arah utara. </p>
<p>Dahsyatnya ledakan menyebabkan kanopi depan rumah korban juga mengalami kerusakan yang cukup parah. </p>
<p>"Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, Blitar untuk dilakukan visum luar," tambah Ipda Putut.</p>
<p>Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. </p>
<p>Setelah proses visum selesai, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siaga Bencana di Kabupaten Blitar, Polres Blitar Kerahkan Ratusan Personel</title>
<link>https://suarajatimpost.com/siaga-bencana-di-kabupaten-blitar-polres-blitar-kerahkan-ratusan-personel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/siaga-bencana-di-kabupaten-blitar-polres-blitar-kerahkan-ratusan-personel</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 260 personel gabungan disiagakan dalam rangka menghadapi cuaca ekstrem di Kabupaten Blitar. Ratusan personel ini terdiri dari anggota Polri TNI, BPBD dan instansi terkait. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690b2f1d8c0e7.webp" length="68970" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 20:39:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Siaga Bencana, Ratusan, Personel, Polres Blitar, Kabupaten Blitar, Dikerahkan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Polres Blitar mengerahkan ratusan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan.</p>
<p>Totalnya ada 150 personel Polres Blitar yang disiagakan, dibantu dengan personel gabungan lain. Yakni 50 personel TNI, 20 personel BPBD, 20 personel Satpol PP, dan 20 tenaga Dinas Kesehatan, lengkap dengan perlengkapan SAR serta sarana pendukung penanganan bencana lainnya.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, ratusan personel yang dikerahkan ini menindaklanjuti intruksi dari Mabes Polri. Pasalnya, pada musim penghujan rawan terjadi bencana hidrometeorologi yang perlu adanya tindakan secara cepat dari aparat untuk menanganinya.</p>
<p>"Tingkat kerawanan bencana sangat tinggi, dan di Blitar juga termasuk daerah rawan terjadi bencana alam. Kami bersinergi dengan Pemkab, Kodim, dan stakeholder terkait dalam menghadapai potensi bencana," kata dia, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Kapolres menyebut rencana hidrometeorologi yang bisa saja terjadi di Kabupaten Blitar seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.</p>
<p>Sehingga, perlu adanya kesiapsiagaan seluruh unsur untuk keberhasilan penanganan bencana. Perlu adanya sinergi lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, PMI, BMKG, dan seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. </p>
<p>"Kami bersama seluruh instansi terkait berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan personel, peralatan, serta pemetaan wilayah rawan bencana guna memastikan pelaksanaan penanggulangan bencana berjalan terpadu, cepat, tepat, dan humanis demi meminimalisir dampak yang ditimbulkan," ujarnya.</p>
<p>Perlu diketahui, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Blitar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik yang merusak rumah warga, hingga fasilitas umum seperti atap di Stadion Gelora Penataran.</p>
<p>Kemudian, tanah longsor terjadi Gandusari yang menyebabkan penghuni rumah mengalami luka-luka. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi di Kota Blitar, Ratusan Personel hingga Peralatan Disiagakan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-potensi-bencana-hidrometeorologi-di-kota-blitar-ratusan-personel-hingga-peralatan-disiagakan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-potensi-bencana-hidrometeorologi-di-kota-blitar-ratusan-personel-hingga-peralatan-disiagakan</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan personel gabungan hingga peralatan penanganan bencana mulai disiagakan di Kota Blitar. Hal ini sebagai upaya mengahadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi di musim penghujan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690b2efe4a376.webp" length="70984" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 20:08:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hadapi, Potensi, Bencana, Hidrometeorologi, Kota Blitar, Ratusan, Personel, Disiagakan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi pada jelang pergantian musim penghujan, ratusan personel gabungan beserta peralatan penanganan bencana sudah disiagakan di Kota Blitar.</p>
<p>Bahkan berdasarkan prediksi BMKG, potensi hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada November 2025 sampai Januari 2026. Kondisi ini berpotensi terjadinya bencana alam, seperti angin puting beliung, banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kota Blitar, telah dilakukan apel kesiapsiagaan bencana bersama Polres Blitar Kota, Kodim 0808/Blitar dan Pemkot Blitar pada Rabu (5/11/2025). </p>
<p>"Kami bersama seluruh stakeholder terkait menggelar apel untuk menghadapi bencana hidrometeorologi di Kota Blitar. Hari ini tadi ada 370 personel gabungan mengikuti kegiatan apel dan disiagakan untuk menghadapi potensi bencana," terang Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Selain menyiagakan ratusan personel gabungan, sejumlah peralatan untuk penanganan bencana juga disiapkan. Mulai dari beberapa sarana kendaraan, perahu karet, dan alat-alat yang memungkinkan bisa dipakai jika terjadi pohon tumbang.</p>
<p>"Kami berkoordinasi dan berkolaborasi bersama TNI, Pemkot Blitar untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," ucapnya.</p>
<p>Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyampaikan bencana hidrometeorologi yang patut diwaspadai di Kota Blitar adalah angin kencang dan banjir genangan.</p>
<p>Saat dilanda hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu, membuat sejumlah pohon tumbang. Lalu banjir genangan yang sering terjadi, hanya berlangsung maksimal selama dua jam dan setelah itu sudah surut.</p>
<p>"Antisipasi angin kencang, kami menebang dan merapikan batang pohon di pinggir jalan. Kemudian, untuk banjir genangan, kami membuat sodetan dan memperbaiki saluran air di beberapa titik," kata dia.</p>
<p>Terpisah, Dandim 0808/Blitar menyebut pihaknya telah menyiapkan sekitar 530 personel untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi benagan hidrometeorologi di Kota Blitar.</p>
<p>"Kami akan membantu Pemda dan Polri untuk menyiapkan personel untuk penanganan bencana," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sejumlah Wilayah di Kota Blitar Rawan Bencana Angin Kencang dan Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sejumlah-wilayah-di-kota-blitar-rawan-bencana-angin-kencang-dan-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sejumlah-wilayah-di-kota-blitar-rawan-bencana-angin-kencang-dan-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar memetakan sejumlah wilayah masuk kategori rawan bencana angin kencang dan banjir. BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di jelang pergantian musim penghujan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690b2f535578f.webp" length="122830" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 19:29:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wilayah, Kota Blitar, Rawan, Bencana Hidrometeorologi, Musik Hujan, Cuaca Ekstrem.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Sejumlah wilayah di Kota Blitar masuk daerah rawan bencana alam seperti angin kencang dan banjir.</p>
<p>Hal ini sudah dipetakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai upaya mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan jika cuaca ekstrem melanda</p>
<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar Agus Suherli mengatakan, bencana angin kencang rawan terjadi di wilayah Kota Blitar bagian utara, seperti Ngadirejo hingga Rembang.</p>
<p>"Kami sudah melakukan pemetaan, wilayah Kota Blitar bagian utara seperti Ngadirejo sampai selatan di Rembang, masuk kategori rawan bencana angin kencang," kata dia, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Selain itu, sejumlah wilayah juga dipetakan rawan terjadi banjir genangan. Seperti di Kelurahan Plosokerep dan didepan tempat wisata Sumber Udel.</p>
<p>Agus menyebut banjir genangan itu biasanya tidak berlangsung lama, hanya sekitar 2 jam setelah diguyur hujan yang cukup deras.</p>
<p>"Kalau banjir genangan itu, biasanya terjadi di Rembang, Tanjungsari dan depan Sumber Udel," ujarnya.</p>
<p>Wilayah Kota Blitar juga rawan terjadi banjir bandang, yakni di aliran kali lahar dan sejumlah kelurahan dilewati aliran sungai itu. Mulai dari Sukorejo, Ngadirejo, Sentul, dan Kepanjenlor.</p>
<p>Namun, selama ini belum pernah terjadi banjir bandang di Kota Blitar. Dia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ditengah musim penghujan yang berpotensi terjadi bencana alam. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Boarding Pass Through Value, Pelanggan KA Bisa Dapat Diskon 25 Persen di Kampung Cokelat Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-boarding-pass-through-value-pelanggan-ka-bisa-dapat-diskon-25-persen-di-kampung-cokelat-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-boarding-pass-through-value-pelanggan-ka-bisa-dapat-diskon-25-persen-di-kampung-cokelat-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Melalui Boarding Pass Through Value, pelanggan kereta api (KA) jarak jauh bisa mendapatkan diskon 25 persen jika masuk ke tempat wisata. Di Blitar, pelanggan kereta api (KA) bisa mendapat diskon 25 persen saat masuk ke wisata Kampung Cokelat, dengan syarat menunjukan boarding pass, e-boarding pass, atau kode booking perjalanan kereta api. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690890797b9e7.webp" length="115458" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 21:19:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI Daop 7 Madiun, Diskon 25 Persen, Boarding Pass, Tiket KA, Masuk, Wisata, Kampung Cokelat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kabar baik bagi pelanggan kereta api (KA) sekaligus wisatawan yang hendak mendatangi Blitar. Pasalnya, kini PT KAI Daop 7 Madiun menerapkan "Boarding Pass Through Value” (BPTV), yang mengubah tiket kereta api menjadi voucher diskon berharga.</p>
<p>Cukup dengan menunjukan tiket kereta api (KA), wisatawan yang datang ke Blitar bisa mendapat diskon sebesar 25 persen untuk masuk ke destinasi wisata Kampung Cokelat Blitar.</p>
<p>Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan penerapan Boarding Pass Through Value merupakan bagian upaya KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. </p>
<p>"Ini merupakan kerjasama kami dengan beberapa mitra, mulai dari tempat wisata, penginapan, wahana rekreasi, hingga rumah sakit maupun klinik kesehatan," kata dia, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Untuk sementara di Blitar, masih berlaku di destinasi wisata Kampung Cokelat Blitar. Yakni, memberikan diskon sebesar 25 persen bagi pengunjung yang menggunakan moda transportasi kereta api (KA) dengan menunjukan tiketnya atau boarding pass.</p>
<p>"Boarding Pass Through Value” (BPTV) ini ditetapkan sebagai langkah KAI, untuk menyambut momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.</p>
<p>"Masyarakat bisa memanfaatkan program ini, untuk berlibur bersama keluarga tercinta. Mengingat jelang liburan sekolah dan akhir tahun yang sudah sangat dekat," ujarnya.</p>
<p>Zainul menambahkan bagi masyarakat yang ingin mengetahui mitra KAI pada program ini bisa mengecek melalui aplikasi Access by KAI.</p>
<p>Nantinya, pelanggan KA dapat menikmati diskon yang beragam, mulai dari diskon 10 persen sampai dengan 50 persen, harga spesial, maupun voucer spesial dengan syarat ketentuan yang berlaku. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan di Blitar Jadi Korban Begal Payudara Saat Melintas di Perlintasan KA, Pelaku Diduga di Bawah Umur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-blitar-jadi-korban-begal-payudara-saat-melintas-di-perlintasan-ka-pelaku-diduga-di-bawah-umur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-di-blitar-jadi-korban-begal-payudara-saat-melintas-di-perlintasan-ka-pelaku-diduga-di-bawah-umur</guid>
<description><![CDATA[ Seorang perempuan di Blitar menjadi korban begal payudara saat dirinya melintas di perlintasan kereta api (KA) Jalan Nias, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Berdasarkan pengakuan korban, pelaku begal payudara masih berusia dibawah umur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6908906ba833b.webp" length="14076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 20:52:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Wanita, Korban, Begal Payudara, Blitar, Terekam Kamera, Pelaku, Masih Dibawah Umur.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Seorang perempuan di Blitar menjadi korban begal payudara saat dirinya melintas di perlintasan kereta api (KA) di Jalan Nias, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>Akibat peristiwa tersebut, perempuan yang diketahui berinisial WNT (31) mengalami trauma berat. Berdasarkan pengakuan korban, pelaku begal payudara masih berusia dibawah umur atau bocah.</p>
<p>Aksi pembegalan itu terekam kamera CCTV dan nampak WNT sedang mengendarai sepeda motor sendirian, berjalan dari arah barat ke timur.</p>
<p>Saat melintas perlintasan KA secara pelan-pelan, ada anak laki-laki berlari dan menghampirinya, kemudian langsung melakukan begal payudara kepada dirinya, lalu melarikan diri.</p>
<p>"Kejadiannya Kamis kemarin 30 Oktober 2025, saya kaget terus turun dari motor dan tiba-tiba dipegang. Pelakunya anak laki-laki, jalan kaki mengikuti saya dari belakang. Terus lari mendekati dan langsung melakukan itu," kata WNT, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Setelah melakukan aksinya itu, terduga pelaku langsung melarikan diri ke arah utara pos perlintasan kereta api (KA).</p>
<p>WNT menyebut dirinya sangat yakin, bahwa pelaku yang melakukan aksi tak senonoh kepada dirinya itu masih berusia anak-anak dan saat kejadian ia barusaja pulang dari tempat bekerja.</p>
<p>Ia pun mengaku telah melaporkan kejadian ini ke Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Saya nggak sadar dan tidak menduga, karena dia lari-larian dan sendirian. Saya juga sudah ketemu pelaku, tapi saya tetap lapor polisi, supaya dia merasa jera," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar membenarkan adanya peristiwa aksi begal payudara yang terjadi di Jalan Nias, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Saat ini, laporan tersebut tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Masih ditangani Satreskrim Polres Blitar Kota," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Alfamart di Ponggok Blitar Dibobol Maling, Belasan Slop Rokok Berbagai Merek dan Kosmetik Amblas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/alfamart-di-ponggok-blitar-dibobol-maling-belasan-slop-rokok-berbagai-merek-dan-kosmetik-amblas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/alfamart-di-ponggok-blitar-dibobol-maling-belasan-slop-rokok-berbagai-merek-dan-kosmetik-amblas</guid>
<description><![CDATA[ Sebuah minimarket Alfamart di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dibobol maling pada Senin (3/11/2025). Belasan slop rokok berbagai merek hingga kosmetik amblas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6908908296168.webp" length="59848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 20:18:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Alfamart, Ponggok, Blitar, Dibobol, Maling, Rokok, Kosmetik, Amblas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebuah toko ritel Alfamart di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dibobol maling pada Senin (3/11/2025) dini hari. Pelaku menggasak belasan slop rokok berbagai merek hingga kostemik.</p>
<p>Pelaku bisa masuk ke dalam minimarket, dengan cara menjebol galvalum dan plafon di atas meja kasir.</p>
<p>"Betul, kami mendapat laporan adanya pencurian minimarket Alfamart yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar," ucap Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh kepala toko bernama Rika (32) warga Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar saat membuka toko pada pukul 06.05 WIB.</p>
<p>Dia mendapati, plafon dan lampu di atas meja kasir dalam keadaan jebol serta berserakan di lantai. Lalu, ia melakukan pengecekan bersama karyawan lain, diketahui sejumlah barang dagangan berupa rokok berbagai merek, kosmetik, serta uang tunai sebesar Rp200.000 raib.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan kamera CCTV, pelaku yang terekam hanya satu orang dan diduga membawa hasil curian menggunakan satu karung. Pelaku masuk melalui atap, menjebol galvalum dan plafon. Kemudian mengambil rokok berbagai merek hingga kosmetik," katanya.</p>
<p>Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati plafon jebol berdiameter 45 cm, lampu penerangan rusak, dan polisi langsung memasang police line di lokasi kejadian.</p>
<p>"Kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar Kota dan kami masih mendalami rekaman kamera CCTV guna mengumpulkan bukti untuk mengungkap identitas pelaku," imbuh Iptu Samsul. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PDI Perjuangan Ingatkan Soal Kehati&amp;hatian Pemberian Gelar Pahlawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pdi-perjuangan-ingatkan-soal-kehati-hatian-pemberian-gelar-pahlawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pdi-perjuangan-ingatkan-soal-kehati-hatian-pemberian-gelar-pahlawan</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari kedua berada di Blitar, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan pesan terkait dengan wacana pemberian gelar pahlawan nasional. Melalui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Megawati berpesan harus berhati-hati. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6905efda27501.webp" length="55770" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 20:19:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemberian, Gelar, Pahlawan, Megawati Soekarnoputri, Pesan, Blitar, Ketum PDIP, Nasional.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Usai mendampingi Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speaker pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika, di Auditorium Perpustakaan Bung Karno dan berziarah di Makam Ir Soekarno, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menemui awak media.</p>
<p>Saat ditanya mengenai wacana pemberian gelar pahlawan nasional, Hasto menyampaikan pesan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan bahwa sosok pahlawan bukan hanya sekedar tokoh bersejarah. Namun, juga menjadi simbol ideal tentang bagaimana bangsa Indonesia dibangun.</p>
<p>"Pahlawan itu harus memiliki terobosan, peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, serta perjuangan bagi nilai-nilai kemanusiaan," ucapnya, Sabtu (1/11/2025).</p>
<p>Menurut Hasto, bagi Megawati Soekarnoputri yang merupakan putri Presiden Pertama RI Ir Soekarno, pahlawan sejati merupakan figur yang menjadi suri tauladan bangsa.</p>
<p>Karena itulah, Megawati berpesan agar pemberian gelar pahlawan nasional dilakukan dengan kehati-hatian. Artinya, dengan mempertimbangkan kepeloporannya, suara rakyat, serta keteladanan yang relevan bagi perjuangan generasi masa kini dan mendatang.</p>
<p>"Gelar pahlawan harus diberikan secara hati-hati," kata dia.</p>
<p>Terkait dengan wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto, Hasto menyampaikan bahwa PDI Perjuangan mendengar berbagai masukan dari masyarakat sipil, akademisi, hingga pegiat hak asasi manusia.</p>
<p>"Ada catatan-catatan pelanggaran HAM yang disampaikan, termasuk oleh Pak Mahfud MD. Itu menjadi salah satu pertimbangan penting bagi sikap PDI Perjuangan. Seperti pesan Ibu Mega, jangan begitu mudah memberikan gelar pahlawan," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringatan 70 Tahun KAA, Megawati Gaungkan Kemerdekaan Palestina Secara Hakiki</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringatan-70-tahun-kaa-megawati-gaungkan-kemerdekaan-palestina-secara-hakiki</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringatan-70-tahun-kaa-megawati-gaungkan-kemerdekaan-palestina-secara-hakiki</guid>
<description><![CDATA[ Pada peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang berlangsung di Kota Blitar, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut mengalungkan kemerdekaan negara Palestina secara hakiki. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6905efe02097f.webp" length="50624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 19:59:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Peringatan 70 Tahun, Konferensi Asia Afrika, Kota Blitar, Megawati Soekarnoputri, Gaungkan, Kemerdekaan, Palestina.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Saat menjadi keynote speaker pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Auditorium Perpustakaan Bung Karno, Kota Blitar, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggaungkan kemerdekaan negara Palestina secara hakiki.</p>
<p>Dalam pidatonya yang disampaikan dengan penuh semangat, Megawati menegakan bahwa semangat Dada Sila Bandung yang lahir dari Konferensi Asia Afrika 1955 belum sepenuhnya terwujud. Jika negara Palestina masih belum merdeka secara hakiki atau utuh.</p>
<p>Dukungan terhadap negara Palestina tidak hanya sekedar isu politis, tetapi moral dan kemanusiaan universal yang diwariskan langsung dari Presiden Pertama RI Ir Soekarno atau Bung Karno.</p>
<p>"Pada setiap kesempatan, saya selalu bertanya kepada para pemimpin Asia-Afrika, apa yang telah dihasilkan dari Dasa Sila Bandung bagi negerimu? Banyak memang yang sudah merdeka, tetapi kemerdekaan hakiki seperti yang diinginkan Bung Karno, apakah betul telah terlaksana? Kalau saya ikuti kemarin di PBB, saya selalu mengatakan bahwa yang namanya Palestina Merdeka itu, menurut saya dan sesuai juga dengan keinginan ayah saya harus berdaulat, merdeka penuh. Jadi bukan harus ada tawar-menawar," terang Megawati Soekarnoputri, Sabtu (1/11/2025)</p>
<p>Gabungan yang ia sampaikan ini memperkuat posisi negara Indonesia yang konsisten membela negara Palestina di berbagai forum internasional. Seperti, di PBB dan Global Civilization Dialogue di Beijing yang turut ia hadiri pada Juli 2025 lalu.</p>
<p>Bagi Megawati, pelaksanaan Konferensi Asia Afrika bukan hanya peristiwa diplomatik hostori, tetapi sebagai manifesto moral dunia yang masih relevan hingga kini. Khususnya, ditengah meningkatnya ketimpangan global, perang, dan krisis kemanusiaan.</p>
<p>"Pelaksanaan Konferensi Asia Afrika (KAA) merupakan simbol yang paling kuat, dari visi internasional Bung Karno. Dunia harus kembali menghidupkan semangatnya untuk membangun tata dunia yang lebih adil dan berkelanjutan," ujarnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, putri Presiden Pertama RI Ir Soekarno itu mengingatkan bahwa solidaritas Asia Afrika tak boleh berhenti pada wacana politik masa lalu.</p>
<p>Semangat yang sudah ada, harus diterjemahkan menjadi kerja sama konkret menghadapi tantangan baru seperti perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan neokolonialisme digital.</p>
<p>"Bagi saya, tolonglah, jika kita bisa membuat fikiran futuristik ke masa depan. Kita harus bersama-sama lagi untuk mewujudkannya. Karena jika tidak kita bersatu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dari Blitar, Megawati Soekarnoputri Gagas Konferensi Asia Afrika Plus (KAA Plus), untuk Persatuan Global South</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dari-blitar-megawati-soekarnoputri-gagas-konferensi-asia-afrika-plus-kaa-plus-untuk-persatuan-global-south</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dari-blitar-megawati-soekarnoputri-gagas-konferensi-asia-afrika-plus-kaa-plus-untuk-persatuan-global-south</guid>
<description><![CDATA[ Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speaker pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Auditorium Perpustakaan Bung Karno, Kota Blitar. Pada kesempatan tersebut, Megawati Soekarnoputri menggagas adanya Konferensi Asia Afrika (KAA-Plus) untuk persatuan Global South. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6905efd299bb4.webp" length="26522" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 19:22:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Presiden ke-5 RI, Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Konferensi Asia Afrika (KAA), gagas, KAA Plus, Asia, Afrika, Amerika Latin.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pada Sabtu (1/11/2025) atau hari kedua berada di Blitar, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speaker pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Auditorium Perpustakaan Bung Karno, Kota Blitar.</p>
<p>Di hadapan 32 akademisi dan delegasi dari 32 negara, Megawati Soekarnoputri menggagas adanya Konferensi Asia Afrika Plus (KAA Plus) untuk persatuan Global South. KAA Plus merupakan sebuah forum lanjutan dalam format yang lebih luas, mencangkup negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin.</p>
<p>Dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri mengatakan forum ini diharapkan menjadi wadah permanen bagi negara-negata Global South untuk membangun masa depan bersama yang bebas dari ketimpangan, hegemoni dan ketidakadilan struktural global.</p>
<p>Gagasan KAA Plus ini menegaskan semangat Bandung 1955 dalam konteks abad ke-21. Jika enam dekade lalu KAA mempersatukan negara-negara yang baru merdeka melawan kolonialisme, kini Megawati menyerukan solidaritas baru untuk menghadapi ketimpangan ekonomi, hegemoni teknologi, dan dominasi geopolitik.</p>
<p>"Jika pada tahun 1955 Bung Karno dan para pemimpin dunia mampu mengguncang tatanan kolonial, maka pada abad ke-21 kita juga mampu mengguncang tatanan digital dan ekonomi yang tidak adil," katanya, Sabtu (1/11/2025).</p>
<p>Gagasan yang diserukan Megawati Soekarnoputri ini dinilai sejalan dengan tren global yakni negara-negara Global South yang saat ini semakin memperkuat koordinasi lewat forum seperti BRICS Plus, G77 + China, dan Non-Aligned Movement Revival. </p>
<p>Tetapi, forum yang menyatukan Asia, Afrika dan Amerika Latin secara permanen belum ada dan gagasan KAA Plus menjadi langkah diplomasi untuk mengisi ruang tersebut.</p>
<p>Secara tegas, Megawati menekankan bahwa arsitektur global saat ini masih timpang. Berdasarkan data World Bank (2025), 84 negara Global South menampung lebih dari 75% populasi dunia, tetapi hanya menguasai sekitar 37 persen PDB global. Selain itu, ketergantungan ekonomi dan teknologi terhadap negara maju semakin tinggi.</p>
<p>Laporan UNCTAD 2024 juga menyoroti bahwa negara berkembang hanya menerima 15 persen investasi global di sektor teknologi tinggi, memperlebar kesenjangan inovasi.</p>
<p>"Asia Afrika dan Amerika Latin perlu membangun arsitektur baru ekonomi dan teknologi global yang lebih setara," tegasnya.</p>
<p>Salah satu putri Presiden Pertama RI Ir Soekarno ini juga menilai bahwa diplomasi internasional kedepan tidak bisa lagi berlandaskan pada kekuatan militer atau dominasi ekonomi semata.</p>
<p>Artinya, dunia memerlukan moralitas peradaban, sebagaimana pernah diserukan Bung Karno dalam pidatonya di PBB tahun 1960 berjudul To Build the World A New.</p>
<p>Melalui KAA Plus, Megawati menginginkan negara-negara Global South harus bersatu dalam agenda bersama. Mulai dari kedaulatan data,  ketahanan energi, keadilan ekonomi, dan tata kelola teknologi yang adil.</p>
<p>"Dunia yang baru tidak boleh dibangun diatas kekuasan dan ketakutan, tapi diatas kesetaraan, solidaritas dan keamanan. Dari Blitar, mari kita bangun dunia baru yang tidak tunduk pada mesin dan modal, tetapi menempatkan manusia sebagai pusat peradaban," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardia</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Blitar, Megawati Soekarnoputri Bakal Jadi Pembicara di Seminar Peringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika</title>
<link>https://suarajatimpost.com/di-blitar-megawati-soekarnoputri-bakal-jadi-pembicara-di-seminar-peringatan-70-tahun-konferensi-asia-afrika</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/di-blitar-megawati-soekarnoputri-bakal-jadi-pembicara-di-seminar-peringatan-70-tahun-konferensi-asia-afrika</guid>
<description><![CDATA[ Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berada di Blitar selama dua hari Jumat (31/10/2025) hingga Sabtu (1/11/2025). Pada hari kedua, Megawati Soekarnoputri akan menjadi pembicara pada kegiatan seminar peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di Perpustakaan Bung Karno. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6904bbe7a0b95.webp" length="53358" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 21:36:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ketum, PDIP, Sekjen PDIP, Presiden ke 5 RI, Megawati Soekarnoputri, Pembicara, Seminar, 70 Tahun, Peringatan, Konferensi Asia Afrika (KAA).</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><em>BLITAR, SJP - </em>Presiden ke 5 RI sekaligus Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan menjadi pembicara pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan berlangsung di Perpustakaan Bung Karno, Sabtu (1/11/2025).</p>
<p>Ini dikatakan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Jumat (31/10/2025) usai menghadiri pertemuan dengan kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) dari PDI Perjuangan se-Jatim di Pendopo Ronggo Hadi Negoro.</p>
<p>Menurut Hasto, Konferensi Asia Afrika (KAA) menjadi simbol kepemimpinan Indonesia di mata dunia yang digagas melalui visi internasional Presiden Pertama RI Ir Soekarno dalam membangun tata dunia baru.</p>
<p>"Konferensi ini menunjukkan kepemimpinan Indonesia bagi dunia, khususnya melalui visi Bung Karno. Gamal Abdul Nasir bahkan menyebut, pada abad ke-20 ada dua penemuan besar yakni teknologi atom dan Konferensi Asia Afrika," terangnya, Jumat (31/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Hasto, KAA menjadi tinggal dekolonialisasi pertama di dunia. Artinya, ketika bangsa-bangsa Asia dan Afrika bersatu melawan penjajahan tanpa campur tangan negara barat.</p>
<p>"Seorang sejarahwan David Van Reybrouck menyebut Bung Karno sebagai tokoh yang mengubah arah sejarah peradaban dunia yang digerakkan oleh nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesejahteraan," jelasnya.</p>
<p>Pada kegiatan seminar peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Perpustakaan Bung Karno akan dihadiri 30 akademisi dari 30 negara. Mereka akan berziarah ke Makam Bung Karno terlebih dahulu dan dilanjutkan mengikuti seminar internasional.</p>
<p>Seminar tersebut, Menurut Hasto, bertujuan untuk menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan para tokoh yang memperjuangkan dekolonialisasi dunia.</p>
<p>"Relevansinya sangat jelas. Saat ini kita menghadapi bentuk penjajahan baru teknologi, ekonomi, politik, dan budaya. Karena itu, semangat 1955 harus kita angkat kembali. Dulu Bung Karno menunjukkan bahwa Indonesia mampu memimpin di antara bangsa-bangsa dunia," kata dia.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan pesan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada para kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) agar turun langsung ke masyarakat, mengabdi di tengah situasi yang tidak mudah.</p>
<p>"Kekuasaan harus hadir untuk membela kepentingan rakyat, khususnya wong cilik," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiba di Blitar, Megawati Soekarnoputri Bertemu Kada dan Wakada, Tekankan Hal Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiba-di-blitar-megawati-soekarnoputri-bertemu-kada-dan-wakada-tekankan-hal-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiba-di-blitar-megawati-soekarnoputri-bertemu-kada-dan-wakada-tekankan-hal-ini</guid>
<description><![CDATA[ Ketum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri tiba di Blitar pada Jumat (31/10/2025) siang di Pendopo Ronggo Hadi Negoro Kabupaten Blitar. Setibanya di Blitar, Megawati Soekarnoputri bertemu dengan kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) dari PDIP yang menekankan sejumlah hal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6904baa499b92.webp" length="44690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 21:21:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ketum, PDIP, Megawati Soekarnoputri, Blitar, Konsolidasi, Partai, Bertemu, Kada, Wakada, Jatim.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Selama dua hari mulai Jumat (31/10/2025) dan Sabtu (1/11/2025), Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) berada di Blitar.</p>
<p>Megawati Soekarnoputri bersama rombongan tiba di Blitar pada Jumat (31/10/2025) siang sekitar pukul 13.30 WIB di Pendopo Ronggo Hadi Negoro Kabupaten Blitar dan disambut kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada), hingga kader PDI Perjuangan dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Daerah dari PDI Perjuangan di Jatim yang terlihat hadir di lokasi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan lainnya. Pertemuan itu berlangsung cukup lama, yakni sekitar 3 jam lebih.</p>
<p>Kedatangannya ke Blitar untuk memperkuat konsolidasi internal PDI Perjuangan di Jawa Timur, dan menegaskan sikap politik luar negeri PDIP di tingkat global melalui kegiatan Seminar Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Perpustakaan Bung Karno pada Sabtu (1/11/2025) dan Megawati Soekarnoputri menjadi pembicaranya.</p>
<p>Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah mengatakan ada beberapa hal yang ditekankan Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat bertemu dengan kada dan wakada dari PDI Perjuangan se-Jatim di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Pertama adalah peningkatan kualitas pelayanan dasar rakyat, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.</p>
<p>"Tadi ada pertemuan dengan para kepala daerah (kada) dan wakil kepala daerah (wakada) se-Jawa Timur yang turut didampingi oleh jajaran DPP dan DPD partai. Ibu menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang inklusif dan peningkatan pendidikan yang unggul," kata dia, Jumat (31/10/2025).</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga menyampaikan mengenai aspek kemandirian dan kedaulatan pangan.</p>
<p>Para kada dan wakada diminya untuk menjalin kerja sama dengan Kabupaten/Kota lain untuk memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus bergantung dari negara lain.</p>
<p>Di mana, kedaulatan pangan menjadi satu-satunya jalan yang akan mengantar bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>"Contohnya begini, jika Surabaya membutuhkan semangka, jangan impor. Cari daerah lain di Jatim yang punya itu. Ibu yakin kedaulatan pangan adalah satu-satunya jalan yang akan mengantar bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045," ujar Said.</p>
<p>Saat ditanya tentang pelaksanaan Konferensi Cabang dan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Timur, Said mengaku masih menunggu keputusan dari DPP.</p>
<p>Artinya, ia sudah siap jika sewaktu-waktu ada intruksi dari DPP. DPD Jatim dan seluruh DPC sudah siap, dimana proses penjaringan dan psikotes sudah selesai, tinggal menunggu rapat di DPP. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>463 Personil Gabungan Amankan Kunjungan Megawati Soekarnoputri di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/463-personil-gabungan-amankan-kunjungan-megawati-soekarnoputri-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/463-personil-gabungan-amankan-kunjungan-megawati-soekarnoputri-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota menerjunkan sebanyak 463 personel pada kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Blitar pada Jumat (31/10/2025) hingga Sabtu (1/11/2025). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690450eca80c2.webp" length="101064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 13:44:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kunjungan, Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5, RI, Blitar. suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan ke Blitar selama dua hari Jumat (31/10/2025) hingga Sabtu (1/11/2025). Dalam hal ini, Polres Blitar menerjunkan sebanyak 463 personel gabungan untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan, sebanyak 463 personel yang diterjunkan terdiri dari 348 orang dari Polri, 25 orang dari Brimob, 30 orang dari TNI, 30 orang dari Dishub Kota/Kabupaten Blitar, dan 30 orang dari Satpol PP Kota/Kabupaten Blitar. </p>
<p>"Untuk pengamanan kami menerjunkan 463 personel gabungan, dari Polri, TNI, Brimob, Dishub Kabupaten/Kota, Satpol PP Kabupaten/Kota," kata dia, Jumat (31/10/2025).</p>
<p>Ratusan personel yang disiagakan itu akan disebar di sejumlah titik lokasi kegiatan dan jalur yang dilalui oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri selama berada di Blitar.</p>
<p>"Personel disebar melakukan pengamanan jalur, yang dilalui Presiden ke-5 RI. Saat datang dan berkegiatan di Blitar dan saat pulang," ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri akan berada di Blitar selama dua hari yakni Jumat (31/10/2025) hingga Sabtu (1/11/2025).</p>
<p>Megawati Soekarnoputri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan tiba di Blitar pada Jumat (31/11/2025) dan dilanjutkan makan siang di Pendopo Ronggo Hadinegoro.</p>
<p>Kemudian, pada Sabtu (1/11/2025) dijadwalkan menghadiri acara seminar peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Perpustakaan Bung Karno yang lokasinya dalam kompleks Makam Bung Karno Kota Blitar. </p>
<p>Terakhir, akan melakukan ziarah ke Makam sang ayah Ir. Soekarno yang juga Presiden Pertama RI. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Pemotor Jambret Kalung Emak&amp;Emak di Blitar, Ternyata Perhiasan Imitasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-pemotor-jambret-kalung-emak-emak-di-blitar-ternyata-perhiasan-imitasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-pemotor-jambret-kalung-emak-emak-di-blitar-ternyata-perhiasan-imitasi</guid>
<description><![CDATA[ Viral di media sosial, aksi penjambretan dilakukan oleh seorang pemotor yang melintas di Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Dalam kamera cctv, pemotor nekat menjambret kalung emak-emak, namun ternyata kalung yang dipakai merupakan perhiasan imitasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690357e8e197a.webp" length="17582" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 20:40:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemotor, Jambret, Perhiasan, Emak-Emak, Ternyata, Imitasi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Viral di media sosial sebuah video yang menunjukan aksi penjambretan yang terjadi di Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Dalam video yang beredar luas, nampak seorang pemotor sedang melintas dan tiba-tiba menarik kalung seorang emak-emak yang berada di pinggir jalan.</p>
<p>Setelah berhasil mengambil perhiasan kalung milik emak-emak tersebut, pria yang mengendarai sepeda motor langsung kabur atau melarikan diri dari lokasi.</p>
<p>Namun, ada kejanggalan dalam video itu. Di mana, saat korban barusaja dijambret dan ada seorang pria yang hendak mengejar pelaku, justru ditahan oleh korban.</p>
<p>Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar. Dalam peristiwa ini, korban yang melapor ke polisi, karena kalung yang dijambret merupakan perhiasan imitasi.</p>
<p>"Memang betul telah terjadi penjambretan tapi korban tidak mau membuat laporan karena yang dijambret barangnya imitasi," kata Iptu Samsul, Kamis (30/10/2025)</p>
<p>Meski tidak dilaporkan kepada polisi, pihaknya tetap menindaklanjuti peristiwa tersebut. Yakni dengan memeriksa kamera CCTV dan meminta keterangan sejumlah orang.</p>
<p>"Iya betul, kalungnya itu imitasi. Kami selidiki dan akan kami sampaikan perkembangannya," ungkapnya.</p>
<p>Berkaca pada peristiwa tersebut, Iptu Samsul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengenakan perhiasan yang mencolok yang bisa mengundang pelaku kejahatan melakukan aksi kriminal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertamina Pastikan BBM di SPBU Kabupaten Blitar Aman, Siap Tanggung Jawab Jika Terbukti Ada Keluhan Konsumen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertamina-pastikan-bbm-di-spbu-kabupaten-blitar-aman-siap-tanggung-jawab-jika-terbukti-ada-keluhan-konsumen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertamina-pastikan-bbm-di-spbu-kabupaten-blitar-aman-siap-tanggung-jawab-jika-terbukti-ada-keluhan-konsumen</guid>
<description><![CDATA[ Pertamina siap bertanggung jawab jika terbukti ada keluhan konsumen soal kendaraannya brebet usai membeli BBM jenis Pertalite di SPBU. Hal ini disana oleh Sales Branch Manager Pertamina Rayon 2 Kediri saat melakukan sidak ke tiga SPBU yang ada di Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690350e36b29c.webp" length="52318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 20:19:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pertamina, Siap, Tanggung Jawab, Keluhan, Konsumen, Soal, BBM, kualitas, Pertalite.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sebagai respon cepat atas keluhan konsumen yang sempat muncul di wilayah lain yang menyebutkan BBM jenis Pertalite bercampur air dan membuat kendaraan mengalami brebet, Pertamina bersama Hiswana Migas, Polres Blitar dan Pemkab Blitar melakukan sidak di tiga SPBU yang ada di Kabupaten Blitar pada Kamis (30/10/2025).</p>
<p>Hasilnya seluruh SPBU dinyatakan aman, tanpa ditemukan indikasi terkontaminasi air, serta temperatur BBM sesuai dengan standar.</p>
<p>Sales Branch Manager Pertamina Rayon 2 Kediri Anwar Hidayat mengatakan, sidak ini merupakan kegiatan rutin dari Pertamina sejak bulan lalu, sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk bahan bakar. </p>
<p>Sidak ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pertamina sejak bulan lalu sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk bahan bakar.</p>
<p>Pertamina juga menegaskan bahwa siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang merasa dirugikan akibat dugaan kualitas BBM yang buruk.</p>
<p>"Alhamdulillah hasil sidak hari ini menunjukkan produk di semua SPBU dalam kondisi aman dan sesuai spesifikasi. Kami ingin memastikan konsumen mendapat BBM yang layak dan sesuai standar Pertamina. Kami juga siap menindaklanjuti keluhan atau laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan," kata dia, Kamis (30/10/2025).</p>
<p>Bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat dugaan kualitas BBM yang buruk bisa dilaporkan. Namun, harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Jika mengalami keluhan usai mengisi BBM, konsumen diminta segera kembali ke SPBU dan melapor kepada pengawas. Kemudian, konsumen wajib mengisi formulir keluhan pelanggan. Jika keluhan tersebut benar, maka biaya servis kendaraan akan dilakukan penggantian secara penuh.</p>
<p>Lalu, jika konsumen tidak memiliki struk, Pertamina akan melakukan pelacakan melalui kamera CCTV di SPBU untuk membuktikan kebenarannya.</p>
<p>"Hak konsumen tetap kami lindungi. Kami terbuka terhadap semua laporan dan siap menanggung jika memang terbukti ada kesalahan di sisi operasional SPBU. Kami juga mengimbau agar masyarakat selalu meminta struk pembelian BBM sebagai bukti transaksi. Namun, jika struk hilang, laporan tetap bisa diproses dengan menelusuri rekaman CCTV SPBU. Sejauh ini di Blitar, kami belum menerima laporan keluhan," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi menyampaikan kegiatan sidak ke sejumlah SPBU ini, juga sebagai langkah antisipatif agar masyarakat mendapat kepastian tentang BBM yang disalurkan di SPBU wilayah Kabupaten Blitar terjamin kualitasnya dan aman digunakan.</p>
<p>"Ini sebagai langkah antisipatif agar masyarakat mendapat kepastian bahwa BBM yang disalurkan terjamin kualitasnya dan aman," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fenomena Motor Brebet, Polres Blitar Sidak ke Sejumlah SPBU</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fenomena-motor-brebet-polres-blitar-sidak-ke-sejumlah-spbu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fenomena-motor-brebet-polres-blitar-sidak-ke-sejumlah-spbu</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar bersama instansi terkait melakukan sidak di sejumlah SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Blitar. Sidak ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari masyarakat tentang fenomena motor brebet usai mengisi BBM jenis Pertalite. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_690351a0b0328.webp" length="106516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 19:57:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Fenomena, Motor Brebet, Mengisi, BBM, Pertalite, Polres Blitar, Sidak, SPBU.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Menindaklanjuti ramainya keluhan pengendara sepeda motor soal kondisi kendaraannya yang brebet usai mengisi BBM jenis Pertalite, Polres Blitar bersama instansi terkait dalam hal ini Pertamina, Hiswana Migas dan Disperindag melakukan sidak ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Blitar pada Kamis (30/10/2025).</p>
<p>Petugas gabungan melakukan sidak di tiga SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Blitar, mulai dari di wilayah Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kecamatan Talun, dan Bence, Kecamatan Garum.</p>
<p>Petugas gabungan melakukan pengecekan tabung penyimpanan BBM jenis Pertalite. Pengecekan secara visual terhadap kualitas BBM jenis Pertalite, meliputi kejernihan dan kecerahan warna, aroma, serta dilakukan uji filter dan uji menggunakan <em>water finding paste</em> untuk memastikan tidak adanya campuran air atau zat lain.</p>
<p>Hasilnya, dari tiga SPBU yang didatangi tidak ditemukan indikasi adanya air atau campuran lain.</p>
<p>"Menindaklanjuti keluhan masyarakat soal kendaraan yang brebet setelah mengisi BBM jenis Pertalite, hari ini kami dari Polres Blitar dan instansi terkait melakukan sidak ke sejumlah SPBU," terang Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, Kamis (30/10/2025).</p>
<p>Selain itu, Kata Ipda Putut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap dispenser maupun tangki penampungan. Hasilnya menunjukkan hasil takaran BBM dalam kondisi normal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Pertamina.</p>
<p>"Dari hasil pengecekan di lapangan bersama instansi terkait, tidak ditemukan indikasi pencampuran bahan maupun ketidaksesuaian kualitas BBM Pertalite di wilayah hukum Polres Blitar. Kualitas bahan bakar yang dijual sesuai standar dan takarannya pun dalam kondisi normal," tegasnya.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan sidak ke sejumlah SPBU ini juga sebagai langkah antisipatif agar masyarakat mendapat kepastian tentang BBM yang disalurkan di SPBU wilayah Kabupaten Blitar terjamin kualitasnya dan aman digunakan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sanankulon Blitar Menuntut Perlintasan KA yang Ditutup Total Bisa Dibuka Kembali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sanankulon-blitar-menuntut-perlintasan-ka-yang-ditutup-total-bisa-dibuka-kembali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sanankulon-blitar-menuntut-perlintasan-ka-yang-ditutup-total-bisa-dibuka-kembali</guid>
<description><![CDATA[ Sejumlah warga Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar melakukan audiensi dengan Pemerintah Desa, Dinas Perhubungan, perwakilan PT KAI Daop 7 Madiun, Satlantas Polres Blitar Kota. Mereka menuntut agar perlintasan kereta api (KA) yang ditutup total, bisa dibuka kembali. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901f0df13b13.webp" length="50854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 19:14:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Desa, Sanankulon, Menuntut, Perlintasan KA, ditutup, dibuka, kembali.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sejumlah warga Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar mendatangi kantor desa dan melakukan audiensi dengan Pemerintah Desa, perwakilan PT KAI Daop 7 Madiun, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Blitar Kota, pada Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Mereka menyampaikan tuntutan agar perlintasan kereta api (KA) yang ditutup total beberapa waktu lalu, agar bisa kembali dibuka.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar Eko Triono mengatakan sejumlah warganya merasa keberatan dengan penutupan akses perlintasan kereta api (KA) tersebut dan kondisi itu membuat mereka harus memutar jalan yang jaraknya cukup jauh.</p>
<p>Dimana, tuntutan dari sejumlah warga ya ini sebenarnya bertentangan dengan aturan dari Kementrian Perhubungan. Pihaknya tetap menampung aspirasi warga dan ke depan akan berkirim surat kepada Bupati yang memohon ke Dirjen KAI untuk pembukaan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 203 yang ada di wilayah Desa Sanankulon.</p>
<p>"Tadi itu sudah dijelaskan kalau aturan perlintasan sebidang itu jarak minimal antara perlintasan yang bisa dibangun palang pintu minimal 800 meter. Hal ini tertuang pada aturan Menteri Perhubungan," kata dia, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto menyampaikan penutupan perlintasan kereta api (KA) tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Sebelum dilakukan penutupan secara total, petugas gabungan dari Dishub, Satlantas dan PT KAI sudah mejukan survei di lapangan.</p>
<p>Selain itu, sosialisasi tentang penutupan perlintasan KA ini juga sudah disampaikan kepada pihak Pemerintah Desa dan mendapat persetujuan. Ia menegaskan, penutupan ini dilakukan juga sudah melalui sejumlah tahapan.</p>
<p>"Jadi, tidak serta merta dilakukan penutupan. Tapi melalui forum, dirapatkan dan menentukan mana yang bisa ditutup terlebih dahulu. Kita juga menghitung, kita survei ada berapa kendaraan yang melintas dan lain lain. Semua tahapan sudah kami lalui," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembangunan Tahap Ketiga SMPN 6 Kota Blitar Hampir Rampung, Dindik Temukan Sejumlah Catatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembangunan-tahap-ketiga-smpn-6-kota-blitar-hampir-rampung-dindik-temukan-sejumlah-catatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembangunan-tahap-ketiga-smpn-6-kota-blitar-hampir-rampung-dindik-temukan-sejumlah-catatan</guid>
<description><![CDATA[ Pembangunan tahap ketiga SMPN 6 Kota Blitar yang berada di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar hampir rampung. Meski begitu, Dinas Pendidikan masih menemukan sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana sebelum masa kontrak berakhir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901f0b729512.webp" length="67708" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 18:45:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pembangunan, SMPN 6, Kota Blitar, Hampir, Rampung, Ada Catatan, Dinas Pendidikan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Masa kontrak pembangunan tahap ketiga SMPN 6 Kota Blitar yang berada di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar berakhir pada 31 Oktober 2025.</p>
<p>Dalam hal ini, Dinas Pendidikan (Dindik) sudah memantau pekerjaan di lapangan dan sampai saat ini sudah hampir rampung dan mendekati 100 persen.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin Alinurdin mengatakan pihaknya menemukan ada sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana. Seperti, beberapa bagian ocgar yang belum selesai proses pengecatan, sejumlah titik paving yang menimbulkan genangan saat turun hujan dan lainnya.</p>
<p>"Kami meminta kepada pelaksana untuk menindaklanjuti hal itu. Artinya masih ada waktu dua tahun, sebelum masa kontrak habis," kata dia, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Menurut Dindin sejumlah catatan yang menjadi temuannya ini harus segera diselesaikan atau harus tuntas sebelum masa kontrak berakhir.</p>
<p>Jika tidak, malam pihak pelaksana berpotensi mendapat perpanjangan waktu ataupun sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>"Intinya, sebelum masa kontrak berakhir harus sudah diselesaikan dan nanti bisa rampung 100 persen," ujarnya.</p>
<p>Perlu diketahui, pembangunan tahap ketiga SMPN 6 Kota Blitar menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. Ada beberapa pekerjaan yang dilakukan, seperti pemasangan paving di halaman, peninggian pagar, pembuatan selasar penghubung antar gedung, hingga pembenahan toilet siswa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>23 Anak Pelaku Kerusuhan di Mapolres Blitar Kota Selesai Jalani Diversi, Tunjukkan Perubahan Positif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/23-anak-pelaku-kerusuhan-di-mapolres-blitar-kota-selesai-jalani-diversi-tunjukkan-perubahan-positif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/23-anak-pelaku-kerusuhan-di-mapolres-blitar-kota-selesai-jalani-diversi-tunjukkan-perubahan-positif</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 23 anak pelaku kerusuhan di Mapolres Blitar Kota pada akhir Agustus 2025 lalu sudah selesai menjalani diversi. Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly menyebut puluhan anak tersebut menunjukan perubahan positif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901f0e82215c.webp" length="39768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 17:49:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Anak, Pelaku, Kerusuhan, Mapolres, Blitar Kota, Selesai, Jalani, Diversi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Sebanyak 23 anak pelaku kerusuhan penyerangan di Mapolres Blitar Kota pada akhir Agustus 2025 lalu sudah selesai menjalani proses diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari jalur peradilan pidana formal ke jalur di luar peradilan pidana.</p>
<p>Penutupan proses diversi yang dijalani puluhan anak-anak itu dilakukan pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda dan merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi serta pelaksanaan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.</p>
<p>Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan sebanyak 23 anak pelaku kerusuhan ini menjalani proses diversi selama satu bulan penuh.</p>
<p>Mereka menjalani berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari membersihkan Masjid Al-Aulia Polres Blitar Kota, melaksanakan salat berjamaah, mengaji, serta kerja sosial di panti jompo dan panti asuhan.</p>
<p>Selama satu bulan menjalani proses diversi, menunjukan hasil atau perubahan yang positif pada anak-anak tersebut.</p>
<p>"Anak pelaku kini lebih disiplin, rajin beribadah, dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan. Mereka juga lebih menghargai orang tua," kata dia, Rabu (27/10/2025).</p>
<p>Kegiatan penutupan diversi ini juga turut dihadiri oleh orang tua dari anak-anak tersebut.</p>
<p>Kapolresta menyebut para orang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Polres Blitar Kota yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka untuk memperbaiki diri melalui program diversi ini.</p>
<p>"Pada orang tua juga menyampaikan rasa bersyukur dan terimakasih bahwa anak-anaknya menjadi pribadi yang lebih baik. Di mana, anak-anak ini masanya masih panjang, dengan dilakukan diversi mengikuti berbagai kegiatan positif bisa merubah mindset dan cara pandang, serta merubah karakter menandai lebih baik," ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut AKBP Titus menambahkan dengan berakhirnya pelaksanaan diversi ini, proses hukum terhadap 23 anak pelaku dinyatakan selesai melalui pendekatan keadilan restoratif. </p>
<p>Ia berharap hasil positif ini dapat menjadi pembelajaran bagi anak-anak lain agar tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Hari Sumpah Pemuda, Sejumlah Warga Dapat Penghargaan dari Polres Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-hari-sumpah-pemuda-sejumlah-warga-dapat-penghargaan-dari-polres-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-hari-sumpah-pemuda-sejumlah-warga-dapat-penghargaan-dari-polres-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda, sejumlah anggota Polri dan warga Blitar mendapat pengarahan dari Polres Blitar. Penghargaan ini diberikan kepada anggota Polri berprestasi dan warga yang membantu tugas kepolisian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6900bbc467a7f.webp" length="46958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 20:44:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Momen, Hari Sumpah Pemuda, Penghargaan, Warga, Blitar, Anggota, Polri.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Pada momen peringatan Hari Sumpah Pemuda Selasa (28/10/2025), sejumlah warga di Kabupaten Blitar menerima penghargaan dari Polres Blitar.</p>
<p>Mereka diberikan penghargaan secara khusus, karena telah membantu tugas kepolisian.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan perwakilan warga yang mendapat penghargaan yakni Triyahya, warga Kecamatan Selorejo, yang turut membantu petugas dalam penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor.</p>
<p>Kemudian, Achmad Jaenuri, seorang pedagang sekaligus Ketua Takmir Mushola Nurul Ulum di Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, atas keberaniannya menggagalkan aksi pencurian kotak amal di tempat ibadahnya.</p>
<p>Lalu, Kepala Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Panji Bangun Suwandaru, bersama warganya juga menerima penghargaan atas keberhasilannya menangkap pelaku pencurian kotak amal di wilayahnya. </p>
<p>"Tindakan cepat dan koordinasi yang solid antara pemerintah desa dan kepolisian menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib," kata Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Kapolres menyebut penghargaan yang diberikan bukan hanya sekedar simbol, tetapi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi keberanian, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. </p>
<p>Dia berharap, hal ini bisa memotivasi warga yang lain untuk berbuat baik, berani, dan menjaga keamanan wilayah supaya tetap kondusif.</p>
<p>"Pada momentum yang bersejarah ini menjadi sarana untuk meneguhkan semangat pengabdian dan nasionalisme, sekaligus menjadi ajang pemberian penghargaan kepada masyarakat yang telah menunjukkan dedikasi serta prestasi luar biasa dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Blitar," terang dia.</p>
<p>Selain itu, ada beberapa anggota Polres Blitar yang juga mendapat penghargaan. Yakni Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Momon Suwito beserta timnya yang berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>Briptu Yusofa Aji, S.H. dari Seksi Keuangan (Si Keu) atas keberhasilannya meraih capaian indikator kinerja pelaksanaan anggaran dengan nilai sempurna 100, yang mencerminkan kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi dalam pengelolaan keuangan.</p>
<p>Lalu, anggota Satlantas Polres Blitar Ipda Juli Hartanto beserta timnya atas keberhasilan mereka mengungkap kasus tabrak lari kurang dari 24 jam.</p>
<p>Ipda M. Fahmi Yuliastanto beserta timnya atas prestasi mereka dalam Lomba Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Penanganan Black Spot serta Troublespot Tahun 2025 Polda Jatim.</p>
<p>Kemudian, anggota Polsek Garum Aipda Corneles DSS, beserta timnya yang berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua (Curanmor R2) di wilayah hukum Polsek Garum dan dari Polsek Selorejo, penghargaan diserahkan kepada Aiptu Aries Puji Prastyo beserta timnya atas aksi cepat dan keberanian mereka dalam menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor di depan Mako Polsek Selorejo.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rencana Pembangunan Blok Baru Rusunawa Kota Blitar Batal Dilakukan, Akibat Efisiensi Anggaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rencana-pembangunan-blok-baru-rusunawa-kota-blitar-batal-dilakukan-akibat-efisiensi-anggaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rencana-pembangunan-blok-baru-rusunawa-kota-blitar-batal-dilakukan-akibat-efisiensi-anggaran</guid>
<description><![CDATA[ Rencana pembangunan blok baru rusunawa Kota Blitar batal dilakukan, karena terkendala efisiensi anggaran. Hingga kini, Pemkot Blitar masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6900bbda0bed6.webp" length="52114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 20:27:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Rencana, Pembangunan, Rusunawa, Kota Blitar, Batal.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Rencana pembangunan satu blok baru Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Randu Agung, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar batal dilakukan. Pasalnya, rencana pembangunan itu terdampak dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran.</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Blitar Suyatno. Latar belakang usulan ini disampaikan kepada Pemerintah Pusat, karena kondisi Rusunawa sudah penuh dan saat ini dihuni oleh 265 Kartu Keluarga (KK).</p>
<p>Dengan penambahan satu blok, diharapakan bisa menjawab kebutuhan masyarakat tentang permintaan hunian yang terjangkau.</p>
<p>"Sebenarnya, rencana pembangunan satu blok rusunawa ini sudah masuk prioritas. Tapi, kedepan kami belum tahu seperti apa, karena kondisi anggaran saat ini juga sedang ada efisiensi," kata dia, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Menurut Suyatno, pihaknya belum bisa memastikan kapan rencana ini bisa terealisasi. Artinya harus menunggu intruksi dan keputusan resmi dari Pemerintah Pusat.</p>
<p>Sambil menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung rencana tersebut.</p>
<p>Mulai dari penyiapan lahan yang sudah final, sosialisasi kepada masyarakat dan kelengkapan administrasi yang lainnya.</p>
<p>"Semua persyaratan sudah kami siapkan, tinggal menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan satu blok rusunawa sebesar Rp30 miliar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Blitar Siapkan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu, Asal Penuhi Syarat Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-siapkan-beasiswa-bagi-mahasiswa-kurang-mampu-asal-penuhi-syarat-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-siapkan-beasiswa-bagi-mahasiswa-kurang-mampu-asal-penuhi-syarat-ini</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa dengan kondisi kurang mampu. Beasiswa ini diberikan kepada penerima yang bisa memenuhi syarat yang telah ditentukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6900bc0b30821.webp" length="36046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 19:59:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Blitar, Bantuan, Beasiswa, Mahasiswa, Kurang Mampu, Asal, Penuhi, Syarat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) kembali menyiapkan bantuan berupa beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang ada di wilayahnya.</p>
<p>Penerima bantuan beasiswa ini diwajibkan bisa memenuhi syarat yang telah ditentukan. Meliputi, berasal dari keluarga kurang mampu, belum menikah atau berumah tangga, tidak memiliki pekerjaan tetap, kecuali sudah bekerja dengan tujuan membantu perekonomian keluarga.</p>
<p>"Bantuan berupa beasiswa ini diberikan kepada mereka yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi berasal dari keluarga kurang mampu, belum menikah dan tidak bekerja tetap," terang Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar M. Aminurcholis saat ditemui, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Dalam pemilihan mahasiswa yang bisa mendapat bantuan ini akan melalui proses seleksi secara bertahap. Termasuk dilakukan verifikasi lapangan guna memastikan keabsahan data calon peserta penerima bantuan.</p>
<p>Saat ditanya, jumlah besaran dan kuota penerima bantuan berupa beasiswa bagi mahasiswa ini, M. Aminurcholis mengaku akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran di Pemkot Blitar.</p>
<p>Dia menargetkan program ininhisa dilaksanakan pada Desember 2025 atau setelah pembahasan Peraturan Wali Kota (Perwali) rampung dibahas.</p>
<p>"Kami target di bulan Desember 2025, nantinya akan dibahas dalam Perwali dan disesuaikan dengan kelengkapan lainnya," ucapnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, pada tahun sebelumnya ada 60 mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dengan nominal uang yang diberikan sebesar Rp12 juta per semester. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bonus Atlet Porprov Jatim 2025 di Kota Blitar Bakal Diberikan Tahun 2026, Besaran Reward Masih Dibahas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bonus-atlet-porprov-jatim-2025-di-kota-blitar-bakal-diberikan-tahun-2026-besaran-reward-masih-dibahas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bonus-atlet-porprov-jatim-2025-di-kota-blitar-bakal-diberikan-tahun-2026-besaran-reward-masih-dibahas</guid>
<description><![CDATA[ Bonus atau reward bagi atlet Porprov Jatim 2025 di Kota Blitar bakal diberikan pada tahun 2026 mendatang. Terkait dengan besaran bonus yang bakal diberikan, masih dalam tahap pembahasan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ff6080a06fb.webp" length="86970" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 20:15:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bonus, Reward, Atlet, Kota Blitar, Porprov Jatim 2025, Tahun Depan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Bonus atau reward bagi atlet Kota Blitar yang telah berjuang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 bakal diberikan pada tahun 2026 mendatang.</p>
<p>Terkait besaran atau nominal bonus yang diberikan kepada atlet berprestasi masih dalam tahap pembahasan.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar M. Aminurcholis.</p>
<p>Bonus yang diberikan berupa uang tunai, dan sudah diusulkan pada APBD tahun 2026. Untuk besaran atau nilai bonus yang diberikan, ditargetkan bisa sama dengan penyelenggaraan Porprov sebelumnya.</p>
<p>"Nilai pastinya masih akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, mengingat adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat," ungkapnya, Senin (27/10/2025).</p>
<p>Pemberian bonus atau reward bagi atlet yang terlah berjuang pada ajang Porprov Jatim 2025 ini merupakan sebagai bentuk apresiasi.</p>
<p>Selain itu, Kata Cholis, juga sebagai upaya menumbuhkan semangat serta motivasi dalam menghadapi ajang selanjutnya.</p>
<p>"Kami menargetkan bisa diberikan nanti di awal tahun 2026," kata dia.</p>
<p>Perlu diketahui, pada ajang Porprov Jatim 2025, kontingen Kota Blitar menduduki peringkat 28. Raihan prestasi ini jauh dari target semula, yang bisa masuk 20 besar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perempuan Tewas Tertabrak KA Matarmaja di Blitar, Diduga Bunuh Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perempuan-tewas-tertabrak-ka-matarmaja-di-blitar-diduga-bunuh-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perempuan-tewas-tertabrak-ka-matarmaja-di-blitar-diduga-bunuh-diri</guid>
<description><![CDATA[ Warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar digemparkan dengan peristiwa tewasnya seorang perempuan yang tertabrak kereta api (KA) di perlintasan KA KM 114+1/2 Kelurahan Bence. Diduga kuat, perempuan itu tewas karena bunuh diri dengan cara menabrakan diri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ff60734d8f9.webp" length="41818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 19:58:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perempuan, Blitar, Tewas, Tertabrak, Kereta Api, KA, Diduga, Bunuh Diri. suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar digemparkan dengan peristiwa tewasnya seorang perempuan yang tertabrak kereta api (KA) di perlintasan KA KM 114+1/2, Kelurahan Bence pada Senin (27/10/2025) pukul 09.07 WIB.</p>
<p>Korban diketahui berinisial S (56) warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, S tertabrak kereta api Matarmaja yang melintas dari arah timur menuju ke barat.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut menyampaikan berdasarkan keterangan dari seorang penjaga palang pintu KA di JPL 176 disebutkan jika korban korban berada di pinggir rel sekitar 200 meter dari pos jaga. Sesaat sebelum kereta lewat, korban tiba-tiba menundukkan badan dan tengkurap di atas rel, hingga akhirnya tertabrak kereta yang melintas cepat.</p>
<p>“Korban langsung tertabrak dan meninggal di tempat. Bagian kepala dan tubuh korban mengalami luka berat,” ujarnya, Senin (27/10/2025).</p>
<p>Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihak kepolisian bersama unit Inafis Polres Blitar mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.</p>
<p>Dari lokasi kejadian, petugas menemukan beberapa barang milik korban, di antaranya cincin, kalung, anting, uang Rp20 ribu, dan sepeda motor Honda Beat AG 4956 KDB.</p>
<p>Menurut Ipda Putut, dari keterangan pihak keluarga, korban akhir-akhir ini diketahui tengah menghadapi banyak persoalan pribadi yang membuatnya murung. Keluarga menduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis di perlintasan kereta api tersebut.</p>
<p>"Keterangan keluarga menyebutkan kalau korban memang beberapa hari terakhir terlihat murung, dan tengah menghadapi banyak masalah. Kemunculan ini yang membuatnya nekat mengakhiri hidup dengan cara seperti ini," kata dia.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan jasad S langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian<br>Disclaimer :</strong><em> Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. </em><strong><br></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Satu Rumah Warga Blitar Tertimpa Pohon Raksasa, Penghuni Selamat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hujan-deras-disertai-angin-kencang-satu-rumah-warga-blitar-tertimpa-pohon-raksasa-penghuni-selamat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hujan-deras-disertai-angin-kencang-satu-rumah-warga-blitar-tertimpa-pohon-raksasa-penghuni-selamat</guid>
<description><![CDATA[ Satu unit rumah warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar tertimpa pohon raksasa saat di wilayahnya diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Senin (27/10/2025) siang. Beruntung, dalam peristiwa ini penghuni rumah selamat dan tak mengalami luka apapun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ff39fa0262c.webp" length="92470" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 16:59:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan Deras, Angin Kencang, Pohon Raksasa, Tumbang, Desa Modangan, Nglegok, Penghuni, Selamat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada Senin (27/10/2025) sekira pukul 14.00 WIB, membuat sebuah pohon sengon berukuran raksasa dengan diameter 2 meter dan tinggi 50 meter menimpa satu unit rumah warga di Desa Modangan.</p>
<p>Pohon raksasa itu menimpa rumah Busono (65) yang berjarak sekitar 50 meter hingga mengakibatkan bagian atapnya mengajami rusak parah.</p>
<p>Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa dan Busono yang merupakan penghuni rumah ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p>Busono menceritakan detik-detik kejadian saat ditemui di lokasi. Menurutnya, hujan turun deras dengan angin yang bertiup sangat kencang. Saat itu ia beristirahat sambil menonton televisi di ruangan tengah rumahnya. Namun, tiba-tiba melihat bagian belakang rumah ada angin kencang.</p>
<p>"Saya keluar ke belakang, sempat adzan sebentar, hadap ke barat. Belum selesai, langsung hrek (roboh). Di dalam sudah numpuk cor-coran plafon. Untungnya saya di belakang," ceritanya.</p>
<p>Busono menyebut bagian rumahnya yang paling parah tepat di bagian tengah, yakni tempat biasanya ia tidur atau beristirahat. Saat kejadian, ia sedang sendirian di rumah dan sang istri bekerja di Kota Blitar. </p>
<p>"Saya alhamdulilah nggak kena apa-apa, debunya putih semua numpuk di tempat tidur. Posisi saya di belakang, nggak lari, tapi nggak denger orang-orang manggil. Orang-orang berusaha masuk dan mengetahui saya dalam kondisi semangat," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Nglegok Polres Blitar Kota AKP Murdianto mengatakan ada beberapa titik di wilayah Kecamatan Nglegok yang terdampak peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (27/10/2025). Lokasi, terparah berada di Desa Modangan, satu unit rumah warga tertimpa pohon dengan ukuran besar.</p>
<p>"Hari ini yang paling parah di Desa Modangan, saat ini kami bersama pihak terkait sedang melakukan evakuasi," kata dia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Driver Ojol di Blitar Diajak Bersinergi Jaga Kamtibmas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/driver-ojol-di-blitar-diajak-bersinergi-jaga-kamtibmas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/driver-ojol-di-blitar-diajak-bersinergi-jaga-kamtibmas</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar mengajak sejumlah driver ojek online (ojol) yang ada di wilayahnya untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna mewujudkan wilayah Kabupaten Blitar yang aman, nyaman, dan kondusif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fcb53e80a17.webp" length="26586" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 19:58:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Driver, Ojol, Diajak, Sinergi, Jaga, Kamtibmas, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar mengajak driver ojek online (ojol) yang ada di wilayah Kabupaten Blitar untuk bersinergi turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna mewujudkan wilayah Kabupaten Blitar yang aman, nyaman, dan kondusif.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan ada empat poin yang menjadi komitmen utama. Meliputi, berkomitmen penuh mendukung serta bersinergi dengan kepolisian, siap menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, mematuhi peraturan lalu lintas untuk mendukung keselamatan berkendara (Kamseltibcarlantas), serta menjaga lingkungan dan warga demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang aman, tertib, dan bermartabat.</p>
<p>"Kami sangat apresiasi tinggi atas semangat dan peran aktif para driver ojol Kamtibmas dalam mendukung tugas Kepolisian menjaga situasi Kamtibmas. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama," kata Arif, Sabtu (25/10/2025).</p>
<p>Kapolres menyebut para driver ojol di Kabupaten Blitar tidak hanya menjadi penyedia layanan transportasi daring, tetapi juga mitra aktif Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di masyarakat. </p>
<p>Adanya sinergi dengan driver ojol, diharapkan situasi situasi Kamtibmas di Kabupaten Blitar akan senantiasa kondusif, menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh warga.</p>
<p>"Kami tidak bisa sendiri, perlu sekali bersinergi dengan banyak pihak. Salah satunya driver ojol yang ada di wilayah Kabupaten Blitar untuk membantu menjaga Kamtibmas," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan, secara berkala pihaknya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para driver ojol. Pemeriksaan kesehatan ini sifatnya penting, dan merupakan bagian dari dukungan Polres Blitar terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan. </p>
<p>"Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin memastikan para driver ojol dalam kondisi yang sehat dan prima. Dengan tubuh yang bugar, mereka dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta tetap menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita 3 Tahun Tewas Tersengat Listrik Gardu Trafo di Selopuro, Polres Blitar Panggil PLN</title>
<link>https://suarajatimpost.com/balita-3-tahun-tewas-tersengat-listrik-gardu-trafo-di-selopuro-polres-blitar-panggil-pln</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/balita-3-tahun-tewas-tersengat-listrik-gardu-trafo-di-selopuro-polres-blitar-panggil-pln</guid>
<description><![CDATA[ Menindaklanjuti peristiwa kematian balita 3 tahun akibat tersengat listrik di gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang berada di halaman depan rumahnya, Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar pada Kamis (23/10/2025) siang, Polres Blitar memanggil pihak PLN untuk meminta keterangan lebih lanjut. Pasalnya, kondisi gardu listrik tersebut tidak ada pengamanannya dan kotak panel dalam keadaan tidak terkunci. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fcb5433f699.webp" length="67854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 19:33:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Balita, 3 Tahun, Meninggal, Blitar, Tersengat, Listrik, Polisi, Panggil, PLN.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Buntut dari peristiwa kematian balita (3) di Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar akibat tersengat listrik pada gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang berada di halaman depan rumahnya, Satreskrim Polres Blitar memanggil pihak PLN.</p>
<p>Satreskrim Polres Blitar telah melayangkan surat penggilan untuk PLN yang bertujuan sebagai tindak lanjut penyelidikan mengenai peristiwa ini.</p>
<p>"Kami sudah layangkan surat pemanggilan untuk PLN," kata Kasatreskrim Polres Blitar AKP Momon Suwito, Sabtu (25/10/2025).</p>
<p>Terkait dengan peristiwa tersebut yang mengakibatkan seorang balita berusia 3 tahun meninggal, polisi memastikan akan mengusut tuntas.</p>
<p>Penyelidikan akan dilakukan untuk mengungkap apakah benar atau tidak bahwa kotak panel pada GTT tersebut tidak terkunci. Artinya, ada dugaan kelalaian dalam peristiwa ini.</p>
<p>"Surat sudah kami layangkan, perkembangan penyelidikan lebih lanjut akan kami sampaikan," terangnya.</p>
<p>Sebelumnya, seorang balita laki-laki berusia 3 tahun di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik dari gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang berada di halaman depan rumahnya.</p>
<p>Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.</p>
<p>Korban diketahui berinisial ARR (3) dan saat itu ia di rumah hanya bersama neneknya. Anggota keluarga lainnya yang meliputi kakek, ayah dan ibunya sedang bekerja.</p>
<p>"Korban balita ini saat itu di rumah dengan neneknya saja. Sementara, kakek dan orang tuanya bekerja," terang Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, pada hari Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, nenek korban yang bernama Nur Janah masih melihat cucunya bermain di dalam rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, Nur Janah mencari keberadaan cucunya yang tak terlihat beberapa saat.</p>
<p>Setelah berkeliling rumah, Nur janah menemukan cucunya dalam kondisi terlentang di dekat kotak gardu listrik PLN di depan rumah dan saat korban diperiksa sudah meninggal dunia.</p>
<p>"Saat ditemukan, korban mengenakan kaos biru dan celana pendek coklat muda. Pada telapak tangan kanannya ditemukan luka bakar yang diduga akibat tersengat arus listrik," ucap dia.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan dugaan sementara penyebab insiden ini adalah kelalaian, kurangnya pengawasan dari keluarga, dan kotak gardu PLN dengan kondisi tidak dikunci yang mudah dibuka oleh siapapun.</p>
<p>Hasil olah TKP dan visum disebutkan bahwa balita itu meninggal dunia akibat sengatan listrik bertegangan tinggi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Dugaan Perselingkuhan Polwan dengan Anggota DPRD, Polresta Blitar Proses Pelanggaran Kode Etik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-dugaan-perselingkuhan-polwan-dengan-anggota-dprd-polresta-blitar-proses-pelanggaran-kode-etik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-dugaan-perselingkuhan-polwan-dengan-anggota-dprd-polresta-blitar-proses-pelanggaran-kode-etik</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota memastikan bakal menindak tegas oknum Polisi Wanita (Polwan) yang diduga selingkuh dengan pria anggota DPRD di Kota Batu beberapa waktu lalu. Polresta Blitar segera memproses pelanggaran kode etik dari yang bersangkutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fcb53627ae7.webp" length="26788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 19:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Tindak, Tegas, Polwan, Selingkuh, Hotel, Kota Batu, Kode Etik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Polres Blitar Kota memastikan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan pelanggaran. Salah satunya, oknum Polisi Wanita (Polwan) yang diduga selingkuh dengan seorang pria anggota DPRD Kota Blitar berinisal GP di salah satu hotel Kota Batu beberapa waktu lalu.</p>
<p>Dalam hal ini, Polres Blitar Kota segera memproses soal dugaan pelanggaran kode etik kepolisian yang dilakukan oleh anggota Polwan tersebut. Ini dilakukan, setelah Polwan dengan inisial NW ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Batu.</p>
<p>"Nanti akan dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut. Pada intinya, Polres Blitar Kota akan menegakkan hukum seadil-adilnya terhadap pelaku. Artinya tidak pandang bulu dia Polwan atau anggota Polri, kalau salah akan ditindak tegas sesuai prosedur," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar Anwar, Sabtu (25/10/2025).</p>
<p>Iptu Samsul juga membenarkan jika kasus dugaan perselingkuhan oleh oknum Polwan Polres Blitar Kota sudah terbit laporan (LP) dan penanganan dilakukan oleh Polres Batu, disesuaikan dengan lokasi penggrebekannya. Sementara, Polres Blitar menindak tegas oknum tersebut dengan kode etik kepolisian.</p>
<p>Dia menegaskan proses penanganan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Polwan tersebut dilakukan secara bersamaan dengan proses hukum yang ditangani oleh Satreskrim Polres Batu. Kini, Propam Polresta Blitar juga sedang menyelesaikan berkas pemeriksaan dari yang bersangkutan.</p>
<p>"Proses hukum di sana (Polres Batu) tetap jalan, kami di sini (Polres Blitar Kota) juga jalan proses (kode etiknya). Berkas pemeriksaan sedang ditangani oleh Propam, dan kalau sudah selesai akan dimintakan saran hukum ke Bidkum Polda Jatim. Artinya, apakah kasus ini layak di sidang (etik) atau tidak," tegasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, anggota Polres Blitar Kota yakni seorang Polwan berinisal NW diduga terlibat perselingkuhan dengan anggota DPRD Kota Blitar berinisal GP di salah satu hotel Kota Blitar. Kasus ini ditangani oleh Polres Batu dan NW sudah ditetapkan sebagai tersangka. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita Tewas Tersengat Listrik di Blitar, Ketua RT : Kotak Gardu Jarang Dikunci</title>
<link>https://suarajatimpost.com/balita-tewas-tersengat-listrik-di-blitar-ketua-rt-kotak-gardu-jarang-dikunci</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/balita-tewas-tersengat-listrik-di-blitar-ketua-rt-kotak-gardu-jarang-dikunci</guid>
<description><![CDATA[ Seorang balita laki-laki berinisial ARR (3) di Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ditemukan tewas dalam kondisi terlentang di depan gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang berada di halaman depan rumahnya. Dia diduga tersengat aliran listrik dan saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fb419a2a84b.webp" length="67854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 17:43:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Balita, Tewas, Tersengat, Listrik, Gardu, Kotak, Jarang Dikunci, Polisi, Lakukan Penyelidikan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aparat kepolisian langsung memasang garis polisi atau police line di lokasi ditemukannya balita laki-laki ARR (3) asal Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar dalam kondisi meninggal dunia, yang diduga karena tersengat aliran listrik dari gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang ada di halaman depan rumahnya.</p>
<p>Dugaan itu dikuatkan dengan rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aktivitas balita tersebut yang mendekati gardu tiang trafo (GTT) dan membuka kotak panel. Tak lama kemudian, korban nampak langsung terjatuh dan tergelatak di atas tanah.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Ketua RT 2 RW 4 Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar bernama Sadewo menuturkan bahwa bangunan gardu tiang trafo milik PLN itu sudah lama berdiri dan tidak ada pagarnya. Kondisi kotak panel pada gardu tersebut juga tidak terkunci.</p>
<p>"Kotak gardu listrik milik PLN itu memang kami melihat jarang dikunci. Kami tidak tahu kenapa tidak dikunci," tuturnya, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Melihat hal tersebut, Sadewo menyebut warga sekitar sempat merencanakan untuk membuat pagar pengamanan pada bangunan gardu tiang trafo milik PLN. Tapi, warga tidak berani memasang pagar atau mengunci karena gardu itu milik dari PLN.</p>
<p>Dengan adanya kejadian ini, Ia berharap ada pemasangan pengamanan pada bangunan gardu tiang trafo listrik PLN. </p>
<p>"Ini kejadian pertama kali, dan sebelumnya warga itu sudah saling ngomong kalau ingin memasang pagar pengamanan disana. Tapi kan tidak berani, itu milik dari PLN," kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengaku telah menerima laporan tersebut dari ayah korban dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Blitar.</p>
<p>Hasil olah TKP dan visum disebutkan bahwa balita itu meninggal dunia akibat tersengat listrik dan dibuktikan dengan kondisi luka bakar pada bagian tangan kanannya.</p>
<p>"Satreskrim akan meminta keterangan kepada pihak PLN soal sistem pengamanan gardu listrik di lokasi. Polisi juga sudah mendapatkan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan korban membuka kotak gardu milik PLN tersebut," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, balita berinisial ARR (3) asal Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ditemukan oleh neneknya dalam kondisi tergeletak di dekat gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang ada di halaman depan rumahnya.</p>
<p>Saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, dan pada bagian telapak tangan kanannya terdapat luka bakar. Diduga kuat, balita tersebut meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari gardu tiang trafo milik PLN tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kronologi Kejahatan Pecah Kaca Mobil di Parkiran Pasar Ikan Hias Kota Blitar, Polisi Buru Pelaku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kronologi-kejahatan-pecah-kaca-mobil-di-parkiran-pasar-ikan-hias-kota-blitar-polisi-buru-pelaku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kronologi-kejahatan-pecah-kaca-mobil-di-parkiran-pasar-ikan-hias-kota-blitar-polisi-buru-pelaku</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar Kota telah menerima laporan terkait peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di parkiran Pasar Ikan Hias atau Sentra Sukhoi (Sentra Usaha Ikan Hias dan Koi) yang berada di Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Kini, polisi tengah memburu pelakunya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fb41798e396.webp" length="30748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 17:04:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kronologi, Pecah, Kaca Mobil, Pasar Ikan Hias, Sentra Sukhoi, Blitar, Polisi, Buru, Pelaku.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar Kota telah menerima laporan dari pengemudi mobil yang memarkirkan kendaraannya di kawasan Pasar Ikan Hias atau Sentra Sukhoi dan menjadi korban dari aksi kejahatan pecah kaca mobil, pada Kamis (23/10/2025).</p>
<p>Diketahui korban berinisial MAP (24) warga Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Saat itu, korban baru saja dari bank dan mengambil uang tunai senilai Rp150 juta. Sebelum kembali ke rumah, ia pergi ke Pasar Ikan Hias terlebih dahulu untuk membeli pakan ikan.</p>
<p>"Korban ini mengemudikan mobil Toyota Rush berwarna putih, dan diparkirkan di area Pasar Ikan Hias. Dia baru dari bank dan mampir di sini untuk beli pakan ikan terlebih dahulu," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Saat tengah berbelanja di salah satu kios Pasar Ikan Hias, korban sebenarnya sempat mendengar suara barang pecah. Namun, ia mengiraukannya dan tidak mengira bahwa sumber suara dari dari kaca mobilnya yang dipecah oleh pelaku.</p>
<p>Iptu Samsul menyebut, ia baru sadar kondisi kaca mobil pecah setelah selesai berbelanja pakan ikan. Korban langsung mengecek ke dalam, dan mendapati tas ransel berisi uang tunai senilai Rp150 juta dan diletakan di bawah kursi penumpang depan telah hilang.</p>
<p>"Korban ini langsung melapor ke Polres Blitar Kota dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim," ucapnya.</p>
<p>Iptu Samsul menambahkan, ada beberapa barang bukti yang sudah diamankan polisi untuk membantu proses penyelidikan yakni memburu pelakunya. Seperti, rekaman kamera CCTV, satu busi (motor) yang digunakan untuk memecah kaca, pecahan kaca mobil dan sebagainya.</p>
<p>"Ada beberapa rekaman kamera CCTV yang sudah didapat, semoga ini bisa membantu anggota dalam mengungkap kasus ini," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Balita 3 Tahun di Blitar Tewas Tersengat Listrik Gardu Trafo PLN di Halaman Rumahnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/balita-3-tahun-di-blitar-tewas-tersengat-listrik-gardu-trafo-pln-di-halaman-rumahnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/balita-3-tahun-di-blitar-tewas-tersengat-listrik-gardu-trafo-pln-di-halaman-rumahnya</guid>
<description><![CDATA[ Seorang balita berusia 3 tahun di Blitar tewas tersengat listrik gardu trafo PLN yang ada di halaman depan rumahnya. Dia ditemukan tewas dengan kondisi terlentang dan pada bagian telapak tangan terdapat luka bakar akibat tersengat arus listrik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fb00c6eae21.webp" length="71246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 12:14:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Balita, 3 Tahun, Tewas, Tersengat, Listrik, Gardu, PLN, Depan Rumah, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang balita laki-laki berusia 3 tahun di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ditemukan tewas akibat tersengat listrik dari gardu tiang trafo (GTT) milik PLN yang berada di halaman depan rumahnya.</p>
<p>Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.</p>
<p>Korban diketahui berinisial ARR (3) dan saat itu ia di rumah hanya bersama neneknya. Anggota keluarga lainnya, kakek, ayah dan ibunya sedang bekerja.</p>
<p>"Korban balita ini saat itu di rumah dengan neneknya saja. Sementara, kakek dan orang tuanya bekerja," terang Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, pada hari Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, nenek korban yang bernama Nur Janah masih melihat cucunya bermain di dalam rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, Nur Janah mencari keberadaan cucunya yang tak terlihat beberapa saat.</p>
<p>Setelah berkeliling rumah, Nur janah menemukan cucunya dalam kondisi terlentang di dekat kotak gardu listrik PLN di depan rumah dan saat korban diperiksa sudah tidak bernyawa. </p>
<p>"Saat ditemukan, korban mengenakan kaos biru dan celana pendek coklat muda. Pada telapak tangan kanannya ditemukan luka bakar yang diduga akibat tersengat arus listrik," ucap dia.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan dugaan sementara penyebab insiden ini adalah kelalaian, kurangnya pengawasan dari keluarga, dan kotak gardu PLN dengan kondisi tidak dikunci yang mudah dibuka oleh siapapun.</p>
<p>Dalam hal ini, polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas PLN guna mendalami dugaan sengaja atau kelalaian yang dilakukan.</p>
<p>"Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah sang anak. Penolakan tersebut disertai surat pernyataan resmi dari pihak keluarga," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencuri dengan Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Pasar Ikan Hias Kota Blitar, Uang Ratusan Juta Raib</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-pecah-kaca-mobil-beraksi-di-pasar-ikan-hias-kota-blitar-uang-ratusan-juta-raib</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-pencurian-pecah-kaca-mobil-beraksi-di-pasar-ikan-hias-kota-blitar-uang-ratusan-juta-raib</guid>
<description><![CDATA[ Pencurian dengan modus pecah kaca mobil beraksi di Pasar Ikan Hias Kota Blitar atau Sentra Sukhoi  (Sentra Usaha Ikan Hias dan Koi) yang berada di Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Kepanjenkidul. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB dan pelaku membawa kabur uang tunai senilai Rp150 juta milik seorang pria yang sedang berbelanja pakan ikan di Sentra Sukhoi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f9deb2eafe3.webp" length="92752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 16:04:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pencurian, Modus, Pecah, Kaca Mobil, Blitar, Pasar Ikan Hias, Sentra Sukhoi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pencuri dengan modus pecah kaca mobil beraksi di Kota Blitar pada Kamis (23/10/2025) sekira pukul 10.00 WIB.</p>
<p>Pelaku melakukan aksinya itu di pusat keramaian yakni Pasar Ikan Hias atau Sentra Sukhoi (Sentra Usaha Ikan Hias dan Koi) yang berada di Jalan Dr. Wahidin, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</p>
<p>Seorang pembeli pakan ikan di Pasar Ikan Hias harus kehilangan uang tunai Rp150 juta yang ditaruh di dalam mobil. Saat itu, yang bersangkutan sedang berbelanja di salah satu kios dan berada di dalam kios selama 10 menitan.</p>
<p>Penjaga salah satu kios di Pasar Ikan Hias atau Sentra Sukhoi Kota Blitar bernama Tiwi mengatakan, korban datang dengan mengendarai mobil berwarna putih dan diparkir di depan kios tempat ia membeli pakan. Sesampainya di lokasi, korban langsung berbelanja pakan ikan di kios yang bersebelahan dengan kiosnya.</p>
<p>"Posisi saya ada luar kios, tapi tidak melihat pelaku. Baru tahu kejadian itu, setelah korban keluar dari kios dan melihat kaca mobil sebelah kanan pecah," kata dia, Kamis (23/10/2025).</p>
<p>Mengetahui kondisi kaca mobilnya pecah, korban langsung teriak maling dan sejumlah warga mendatanginya. Saat itu, pelaku sudah tidak ada di lokasi atau melarikan diri.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan korban, didalam mobil tepatnya di jok depan sebelah kiri ada yang tunai senilai Rp150 juta yang baru saja diambil dari bank.</p>
<p>"Pelakunya dua sepertinya, satu orang yang memecah kaca mobil dan mengambil uang. Satu lagi menunggu di pinggir jalan, sambil mengendarai sepeda motor," terangnya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Rudy Kuswoyo menyebut pihaknya masih melakukan olah TKP, terkait dengan peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca mobil tersebut.</p>
<p>"Masih menunggu hasil olah TKP, hasilnya seperti apa nanti kami kabari," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Longsor Kembali Terjadi di Tulungrejo Blitar, Pemdes Siapkan Langkah Relokasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/longsor-kembali-terjadi-di-tulungrejo-blitar-pemdes-siapkan-langkah-relokasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/longsor-kembali-terjadi-di-tulungrejo-blitar-pemdes-siapkan-langkah-relokasi</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar Khamit menyebut bahwa peristiwa tanah longsor yang menimpa rumah salah satu warganya, ternyata sudah terjadi dua kali ini. Awalnya pada Desember 2024, dan kedua terjadi pada Rabu (22/10/2025) sore. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f9c3c27fbf4.webp" length="59560" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 14:05:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Longsor, Menimpa, Rumah, Warga, Desa Tulungrejo, Gandusari, Kabupaten Blitar, Dua Kali Terjadi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Bencana tanah longsor yang menimpa rumah Mukri (55) warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Rabu (22/10/2025) sore, ternyata sudah dua kali terjadi.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar Khamit.</p>
<p>Rumah Mukri tertimpa longsor awalnya pada Desember 2024 lalu, kemudian kedua pada Rabu (22/10/2025) sore. Dimana, posisi rumah Mukri ini tepat berada di bawah tebing dan masuk kategori rawan bencana tanah longsor.</p>
<p>"Waktu itu bulan Desember 2024 pernah tertimpa longsor, dan tidak separah saat ini. Dulu yang tertimpa material longsor di batuan dapur rumah Mukri," ungkapnya, Kamis (23/10/2025).</p>
<p>Terkait dengan hal ini, pihak Pemerintah Desa akan berkoordinasi dengan pemilik rumah agar bisa dilakukan relokasi. Pasalnya, lahan yang dibangun rumah Mukri ini berada di wilayah Perhutani.</p>
<p>Untuk sementara waktu, Mukri dan istrinya mengungsi di rumah tetangga. Sementara, anak, menantu dan cucunya yang mengalami luka-luka akibat peristiwa ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p>"Ini kan sudah dua kali, kami koordinasi dengan yang punya rumah. Informasinya, ini lahan satu-satunya yang ditempati korban dan berada di wilayah Perhutani," kata Khamit.</p>
<p>Khamit menyebut wilayahnya di Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar termasuk daerah rawan bencana tanah longsor.</p>
<p>Pada tahun 2024 lalu, juga pernah terjadi tanah longsor dan menimpa dua unit rumah warga.</p>
<p>"Memang rawan terjadi longsor, karena posisinya berada di lereng tebing. Disini ada 7 RT dan 2 RW, dan tiap RT ada sekitar 27 Kartu Keluarga (KK)," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Blitar pada Rabu (22/10/2025) sore mengakibatkan terjadi tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Akibat kejadian ini, satu sekeluarga menjadi korban dan mengalami luka-luka, serta satu unit rumah warga roboh.</p>
<p>Ada tiga orang yang merupakan satu keluarga mengalami luka-luka. Yakni Jupri Widodo (24) mengalami luka di bagian kaki dan pipi, Agustustrina Tri Dwi (24) dengan luka di bagian tengkuk serta M Akza Avrio Widodo (1,5) yang mengalami luka di kepala.</p>
<p>Ketiga korban luka karena tertimpa material bangunan rumah yang roboh ini dipastikan sudah mendapat perawatan di rumah sakit. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Deras Akibatkan Longsor, Satu Keluarga di Gandusari Blitar Alami Luka&amp;Luka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hujan-deras-akibatkan-longsor-satu-keluarga-di-gandusari-blitar-alami-luka-luka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hujan-deras-akibatkan-longsor-satu-keluarga-di-gandusari-blitar-alami-luka-luka</guid>
<description><![CDATA[ Hujan deras yang melanda wilayah Blitar pada Rabu (22/10/2025) sore mengakibatkan tanah longsor di daerah Gandusari. Akibat peristiwa ini, satu sekeluarga menjadi korban dan mengalami luka-luka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f95b9705051.webp" length="29708" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 06:05:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan, Deras, Blitar, Akibatkan, Tanah Longsor, Gandusari, Rumah, Warga, Roboh, Sekeluarga, Alami, Luka-Luka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras yang mengguyur wilayah Blitar pada Rabu (22/10/2025) sore mengakibatkan tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Akibat kejadian ini, satu sekeluarga menjadi korban dan mengalami luka-luka, serta satu unit rumah warga roboh.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman usai meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menyebut, satu unit rumah yang roboh akibat peristiwa ini merupakan milik Mukri.</p>
<p>Bangunan dapur dan kamar anak serta menantunya roboh terseret material tanah.</p>
<p>"Kemarin sore hujan deras yang mengguyur Blitar menyebabkan satu rumah roboh akibat tanah longsor. Lokasinya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar," terang Kapolres, Kamis (23/10/2025).</p>
<p>Akibat kejadian ini, ada tiga orang yang merupakan satu keluarga mengalami luka-luka. Yakni Jupri Widodo (24) mengalami luka di bagian kaki dan pipi, Agustustrina Tri Dwi (24) dengan luka di bagian tengkuk serta M Akza Avrio Widodo (1,5) yang mengalami luka di kepala.</p>
<p>Ketiga korban luka karena tertimpa material bangunan rumah yang roboh ini dipastikan sudah mendapat perawatan di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Tiga orang korban ini sudah langsung mendapat perawatan dan kondisinya stabil, berangsur membaik," terangnya.</p>
<p>AKBP Arif menambahkan, area rumah yang roboh terdampak tanah longsor sudah dipasang garis polisi, sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya longsor.</p>
<p>Selain itu, saat ini akses jalan di lokasi tersebut dilakukan penutupan sementara. Hal ini dilakukan petugas untuk mengantisipasi warga yang melintas, karena kondisi tanah yang masih rawan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pos Kamling di Blitar Jadi Pendeteksi Dini Potensi Gangguan Kamtibmas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/deteksi-dini-potensi-gangguan-kamtibmas-kapolres-blitar-minta-ratusan-bhabinkamtibmas-rutin-cek-aktivitas-poskampling</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/deteksi-dini-potensi-gangguan-kamtibmas-kapolres-blitar-minta-ratusan-bhabinkamtibmas-rutin-cek-aktivitas-poskampling</guid>
<description><![CDATA[ Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman meminta ratusan Bhabinkamtibmas di wilayahnya untuk rutin mengecek aktivitas pos kamling. Keberadaan pos kamling sangat penting untuk deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f8caa8b3eac.webp" length="35656" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 22:55:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Deteksi Dini, Potensi, Gangguan Kamtibmas, Kapolres Blitar, Bhabinkamtibmas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebagai upaya deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman meminta kepada ratusan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayahnya untuk rutin mengecek aktivitas pos kamling.</p>
<p>Pasalnya, keberadaan pos kamling sangat vital, yakni bisa mendeteksi dini potensi gangguan Kamtibmas.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman saat memberikan arahan kepada 156 Bhabinkamtibmas yang ada di wilayahnya, pada Rabu (22/10/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan, keberadaan dan keberlangsungan pos kamling menjadi pilar penting dalam menjaga keamanan lingkungan secara partisipatif.</p>
<p>"Pos kamling adalah salah satu bentuk nyata kehadiran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri. Ini bukan hanya tugas polisi. Bhabinkamtibmas harus bisa menjadi penggerak utama agar ronda malam tidak sekadar formalitas," ungkapnya.</p>
<p>Kapolres menyebut, sudah ada beberapa pos ronda yang ada di wilayahnya telah terdata dan dibina. Namun, masih perlu adanya pengawasan serta pembinaan lebih lanjut agar fungsinya berjalan optimal.</p>
<p>Ia meminta kepada para Bhabinkamtibmas untuk rutin mengecek kondisi pos kamling, menggerakkan warga agar kembali terlibat aktif dalam ronda malam, serta memastikan jadwal ronda berjalan dengan tertib.</p>
<p>"Warga yang aktif meronda bisa lebih cepat mengenali orang asing, aktivitas mencurigakan, dan potensi konflik. Ini bisa mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi," tegasnya.</p>
<p>AKBP Arif juga meminta kepada para Bhabinkamtibmas untuk melibatkan seluruh elemen dalam pengelolaan pos kamling. Mulai dari kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga karang taruna.</p>
<p>Jika pos kamling bisa berjalan baik, maka mencerminkan desa yang tertib dan aman.</p>
<p>"Kami minta libatkan seluruh elemen desa. Buat jadwal ronda yang jelas, lengkap dengan dokumentasi kegiatannya. Ini penting untuk pertanggungjawaban dan monitoring. Selain itu, jaga keberlanjutan dan kualitas pos kamling. Jangan sampai hanya aktif saat ada tamu atau penilaian. Harus berkelanjutan, karena keamanan adalah kebutuhan dasar masyarakat," pesannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Baru Diperbaiki, Atap Teras SDN Bendo 1 Kota Blitar Ambruk, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/baru-diperbaiki-atap-teras-sdn-bendo-1-kota-blitar-ambruk-begini-penjelasan-dinas-pendidikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/baru-diperbaiki-atap-teras-sdn-bendo-1-kota-blitar-ambruk-begini-penjelasan-dinas-pendidikan</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar memberikan penjelasan terkait peristiwa ambruknya atap teras SDN 1 Kota Blitar. Dimana atap itu ambruk, setelah proses perbaikan atau pembangunan barusaja rampung dilakukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f8cadc3fcd8.webp" length="66498" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 21:12:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perbaikan, Rampung, Atap, Teras, Ambruk, Blitar, Sekolah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Dinas Pendidikan Kota Blitar memberikan penjelasan terkait peristiwa atap teras SDN Bendo I Kota Blitar yang ambruk. Padahal, proses perbaikan baru saja rampung dilakukan.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin Alinurdin mengaku sudah mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).</p>
<p>Di mana, perbaikan SDN Bendo I Kota Blitar dilakukan pada tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp152 juta dan terbagi dalam lima paket pengerjaan, yang salah satunya perbaikan atap teras.</p>
<p>"Kami sudah datang ke lokasi dan melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR. Jadi memang tahun ini melakukan perbaikan dengan anggaran Rp152 juta terbagi dalam lima paket dan salah satunya perbaikan atap teras," ujarnya, Rabu (22/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Dindin, laporan yang diterima, atap teras itu ambruk setelah proses pembangunan selesai dilakukan. Meski proses pembangunan sudah rampung, belum dilakukan serah terima kepada Dinas Pendidikan dan belum dilakukan pemeriksaan lapangan.</p>
<p>Dugaan penyebab ambruknya atap teras di sekolah tersebut, karena tidak ada kesesuaian antara desain awal dengan proses pengerjaan. Dalam desain dituliskan ada tiang peyangga, namun dalam pelaksanaannya dihilangkan dan diganti dengan tali pengait. </p>
<p>"Ada perbedaan itu karena permintaan pihak sekolah. Dari material tidak ada masalah, tapi bangunan lama termasuk tembok tidak diperhitungkan kekuatannya, sebenarnya itu kan ada ambrol di sisi barat sehingga tali penguat tidak tahan di tembok itu, sehingga ambrol karena itu putus satu rambatannya terus ke bagian timur," jelasnya.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, Dindin meminta kepada kontraktor untuk bertanggung jawab dan ia meminta membangun kembali atap teras yang ambruk sebelum tanggal 30 Oktober 2025.</p>
<p>Pihaknya juga tidak menyarankan pelaksana untuk menggunakan material yang rusak. Artinya harus baru semua dan yang lama disimpan terlebih dahulu. Karena nantinya akan ditunjukkan saat proses serah terima. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Pembangunan Proyek Strategis, Wali Kota Blitar: Progres Sesuai Target, Tapi Perlu Dipercepat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinjau-pembangunan-proyek-strategis-wali-kota-blitar-progres-sesuai-target-tapi-perlu-dipercepat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinjau-pembangunan-proyek-strategis-wali-kota-blitar-progres-sesuai-target-tapi-perlu-dipercepat</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin meninjau sejumlah proyek strategis yang ada di wilayahnya. Secara umum, ia menilai progres sudah sesuai target, tapi ia meminta pembangunan juga dipercepat, karena sudah memasuki musim penghujan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f8cad08bc0d.webp" length="41592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 20:54:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Progres, Pembangunan, Proyek Strategis, Sesuai Target, Perlu Dipercepat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Menjelang akhir tahun, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin beserta jajaran melakukan tinjauan ke sejumlah proyek strategis yang ada di wilayahnya.</p>
<p>Peninjauan ke sejumlah proyek strategis itu untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan bahkan bisa melebihi target.</p>
<p>Sejumlah proyek yang ditinjau, meliputi pembangunan gedung kantor Kelurahan Tanggung, pembangunan gedung TK Negeri Kepanjenlor, pembangunan Puskesmas Pembangunan Kepanjenlor, dan pembangunan gedung kantor Kelurahan Plosokerep.</p>
<p>Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyampaikan, berdasarkan hasil pengecekan, beberapa pembangunan proyek strategis itu sudah berjalan sesuai perencanaan dan jadwal. Bahkan, ada yang sudah melebihi target yang sudah ditentukan.</p>
<p>"Kami meninjau pembangunan proyek strategis untuk memastikan sudah berjalan sesuai rencana dan sesuai jadwal. Semuanya sudah sesuai target dan ada yang melebihi target," ujarnya, Rabu (22/10/2025).</p>
<p>Meski secara umum, progres pembangunan sudah sesuai perencanaan, Mas Ibbin meminta proses pembangunan dipercepat, terutama di pembangunan gedung Kantor Kelurahan Plosokerep.</p>
<p>Selain waktu pengerjaan sudah mepet, kondisi cuaca memasuki musim penghujan juga menjadi salah satu faktornya.</p>
<p>Mas Ibbin juga mengingatkan, meskipun ia meminta pengerjaan dipercepat, pihak pelaksana harus tetap melakukan sesuai perencanaan dan standar.</p>
<p>"Sekarang sudah mulai masuk musim hujan, pengerjaan harus dipercepat. Kalau bisa tenanganya juga diperbanyak," kata dia.</p>
<p>Terpisah, Inspektur Kota Blitar Ratih Dewi Indarti mengatakan peninjauan pembangunan sejumlah proyek strategis ini dilakukan dengan Polres Blitar Kota dan Kejari Kota Blitar, yang merupakan agenda rutin.</p>
<p>Anggaran pembangunan empat proyek strategis yang barusaja ditinjau ini, menggunakan APBD Kota Blitar tahun 2025. Dengan rincian, pembangunan gedung kantor Kelurahan Plosokerep Rp3,2 miliar, pembangunan gedung kantor Kelurahan Tanggung Rp2,6 miliar, pembangunan TK Negeri Kepanjenlor Rp950 juta, dan pembangunan Pustu Kepanjenlor Rp300 juta. </p>
<p>"Pemkot memang ada perjanjian kerjasama dengan Polresta Blitar dan Kejari Kota Blitar untuk memonitoring pembangunan proyek strategis. Hari ini ada empat proyek pembangunan yang ditinjau," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkot Blitar Siapkan Bimbel Gratis untuk Siswa SMA Kurang Mampu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-siapkan-bimbel-gratis-untuk-siswa-sma-kurang-mampu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkot-blitar-siapkan-bimbel-gratis-untuk-siswa-sma-kurang-mampu</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Blitar menyiapkan bimbingan belajar (bimbel) gratis untuk siswa SMA kurang mampu. Bimbel gratis ini diperuntukan bagi siswa SMA kelas 12 sederajat yang berada dari keluarga kurang mampu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f775b1af91d.webp" length="24610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 19:49:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pemkot Blitar, Siapkan, Bimbel, Gratis, Bantuan, Siswa, Kelas 12, SMA Sederajat, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kota Blitar menyiapkan bimbingan belajar (bimbel) gratis bagi siswa SMA sederajat yang duduk di bangku kelas 12 dan berasal dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Dindin Alinurdin. Bantuan bimbel bagi siswa SMA sederajat kelas 12 ini baru dilakukan pada tahun ini dan sekarang dalam tahap finalisasi peraturan Wali Kota (Perwali).</p>
<p>Secepatnya proses finalisasi akan rampung, dan bantuan bimbel gratis bisa segera diberikan kepada siswa kelas 12 yang berasal dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>"Dalam Perwali itu kaitan dengan teknis pelaksanaannya. Artinya, supaya tidak tidak benturan dengan peraturan perundangan, khususnya dalam aturan pengelolaan keuangan," ungkap Dindin, Selasa (21/10/2025).</p>
<p>Dindin menyampaikan pihaknya juga tengah melakukan verifikasi siswa yang bisa mendapat bantuan bimbel gratis. Dalam hal ini, pihaknya berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Blitar Kantor Kemenag Kota Blitar serta Dinas Sosial.</p>
<p>Pada tahap awal ini, bantuan bimbel gratis akan diberikan kepada 200 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.</p>
<p>"Untuk verifikasi data siswa penerima bantuan, kami koordinasi dengan lintas OPD. Alokasi tahap awal ini ada 200 siswa kelas 12, untuk menghadapi masuk perguruan tinggi," kata dia.</p>
<p>Lanjut Dindin, Dinas Pendidikan juga bakal melibatkan lembaga bimbel yang ada di Kota Blitar. Sejauh ini, ada 26 bimbel yang ada di wilayahnya dan ia mengupayakan semua bimbel bisa melayani program ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Awas! Ada Penipuan Modus Tukar Uang Koin di Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/awas-ada-penipuan-modus-tukar-uang-koin-di-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/awas-ada-penipuan-modus-tukar-uang-koin-di-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu warga Kota Blitar bernama Mei, seorang perempuan pemilik toko pakan ternak di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar menjadi korban penipuan dengan modus tukar uang koin. Akibatnya, ia mengalami kerugian hampir Rp1,5 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f775578693f.webp" length="26894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 19:31:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Waspada, Penipuan, Modus, Tukar, Uang, Koin, Kota Blitar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang koin terjadi di sebuah toko pakan ternak di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>Saat ditemui, pemilik toko bernama Mei mengatakan, kejadian itu pada Sabtu (18/10/2025) sekira pukul 15.21 WIB. Dia didatangi oleh dua orang laki-laki yang menawarkan penukaran uang koin berbagai pecahan.</p>
<p>"Awalnya itu ada dua laki-laki datang, menawarkan "mau tukar uang koin?". Awalnya bingung, tapi akhirnya saya tidak apa-apa," kata dia, Selasa (21/10/2025).</p>
<p>Mei menceritakan bahwa dirinya sempat merasa ragu dengan tawaran dua laki-laki tersebut. Pasalnya, selama ini ia sering melihat di media sosial Facebook tentang aksi penipuan dengan modus tukar uang koin.</p>
<p>Akhirnya, ia pun menyetujui tawaran dua laki-laki tersebut dan Mei beranggapan bahwa keduanya tidak akan menipu. Karena, saat itu kondisi tokonya sedang ramai orang.</p>
<p>"Awalnya ragu, tapi akhirnya iya juga. Karena saya pikir nggak akan menipu, soalnya disini banyak orang, ramai dan saya merasa aman," terangnya.</p>
<p>Setelah menyetujui tawaran dua laki-laki tersebut, pelaku menata dan menghitung uang koin dan menyebutkan totalnya senilai Rp2.160.000. Lalu, Mei menyerahkan yang tunai sejumlah yang disampaikan pelaku.</p>
<p>Mei baru menyadari, saat kedua laki-laki itu pergi dari tokonya. Ia curiga dan menghitung uang koinya, yang ditukar jumlahnya hanya senilai Rp680.000.</p>
<p>"Setelah tak hitung lagi cuma Rp680 ribu. Ya kerugian saya kurang lebih Rp1,4 juta atau hampir Rp1,5 juta," ujar dia.</p>
<p>Mei menambahkan bahwa peristiwa yang baru pertama kali menimpa dirinya ini tidak dilaporkan ke polisi. Ia hanya berharap masyarakat lebih waspada terhadap penipuan dengan modus serupa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Operasi Sikat Semeru 2025 di Blitar, 65 Personil Diterjunkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/operasi-sikat-semeru-2025-di-blitar-65-personil-diterjunkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/operasi-sikat-semeru-2025-di-blitar-65-personil-diterjunkan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025 yang dimulai tanggal 22 Oktober hingga 2 November, Polres Blitar menerjunkan 65 personil. Selama 12 hari pelaksanaan, operasi ini difokuskan untuk menekan angka kejahatan konvensional, khususnya tindak pidana 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f7756035f6a.webp" length="36406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 19:11:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Operasi Sikat Semeru 2025, Polres Blitar, Personil, 65 Orang, Blitar .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar mulai melakukan persiapan dalam menghadapi Operasi Sikat Semeru 2025 yang akan berlangsung mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025.</p>
<p>Pada Selasa (21/10/2025), Polres Blitar menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Sikat Semeru 2025 yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Blitar Kompol Siswanto dan diikuti para Kasatgas serta personil yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman melalui Kabag Ops Polres Blitar Kompol Siswanto mengatakan selama 12 hari pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, akan difokuskan untuk menekan angka kejahatan konvensional, khususnya tindak pidana 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.</p>
<p>"Latihan pra operasi ini menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi, strategi, dan pola tindak antar satuan tugas (Satgas) dalam pelaksanaan operasi di lapangan," kata dia, Selasa (21/10/2025).</p>
<p>Dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025, totalnya ada 65 anggota Polres Blitar yang diterjunkan. Mereka terbagi dalam empat satuan tugas, yakni Satgas Banops, Satgas Gakkum, Satgas Tindak, dan Satgas Lidik.</p>
<p>Ada beberapa hal yang ditekankan kepada 65 personil yang diterjunkan dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025. Mulai dari pentingnya  sinergitas antar fungsi untuk mengidentifikasi, mencegah, serta menindak para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.</p>
<p>Di mana, sasaran operasi meliputi orang, barang, lokasi, dan benda yang berpotensi menjadi objek tindak kriminal.</p>
<p>"Pada kegiatan Latpraops ini semua personil hadir, dan mereka kami harapkan memahami dan siap menghadapi Operasi Sikat Semeru 2025," terang Kompol Siswanto.</p>
<p>Melalui kegiatan Latspraops ini, diharapkan seluruh personil yang terlibat bisa memahami tugas pokok dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pelaksanaan operasi nantinya dapat berjalan optimal, efektif, dan tepat sasaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekolah Rakyat di Kota Blitar Batal Gunakan Eks Gedung SMPN 6</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-di-kota-blitar-batal-gunakan-eks-gedung-smpn-6</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekolah-rakyat-di-kota-blitar-batal-gunakan-eks-gedung-smpn-6</guid>
<description><![CDATA[ Sekolah Rakyat di Kota Blitar awalnya direncanakan menggunakan bangunan eks Gedung SMPN 6 Kota Blitar atau di kawasan Museum PETA. Rencana itu batal dilakukan, setelah Pemerintah Pusat merencanakan membangun gedung baru Sekolah Rakyat di Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f61d6a6a133.webp" length="21680" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 20:17:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Program, Pendidikan, Sekolah, Rakyat, Pembangunan, Kota Blitar, Gedung Baru, saurajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sekolah Rakyat di Kota Blitar batal menggunakan bangunan eks SMP Negeri 6 yang berada di Jalan Sudanco Supriyadi.</p>
<p>Rencana itu batal dilakukan, setelah pemerintah pusat merencanakan membangun gedung baru Sekolah Rakyat di lokasi khusus yang ada di Kota Blitar.</p>
<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono menerangkan, awalnya di Kota Blitar direncanakan menerapkan rintisan sebagai tahap persiapan Sekolah Rakyat dan ditempatkan di bangunan eks SMPN 6. </p>
<p>Lalu, oleh Pemerintah Pusat diputuskan Kota Blitar tidak perlu menggunakan rintisan, dan akan dibangun gedung baru yang menjadi persiapan secara keseluruhan.</p>
<p>"Awalnya memang rintisan, direncanakan di bangunan eks SMPN 6. Kemudian, ada informasi baru jika tidak menggunakan rintisan, langsung dibangunkan gedung," terang dia, Senin (20/10/2025).</p>
<p>Dalam hal ini, pihaknya tengah menyiapkan proses perizinan, pengajuan persyaratan dan lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat.</p>
<p>Lahan yang sudah disiapkan berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dengan luas 5 hektare.</p>
<p>"Semuanya proses realisasi pembangunan langsung dari pemerintah pusat," katanya.</p>
<p>Lanjut Tri Iman, saat ini masih dalam tahap penetapan. Jika nanti sudah dibangun dan resmi dilaunching, pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk rekrutmen tenaga pendidik hingga siswa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pakai Topi dan Jaket, Aksi Pencuri Kentang di Kota Blitar Terekam Kamera CCTV</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pakai-topi-dan-jaket-aksi-pencuri-kentang-di-kota-blitar-terekam-kamera-cctv</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pakai-topi-dan-jaket-aksi-pencuri-kentang-di-kota-blitar-terekam-kamera-cctv</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pencuri kentang di Kota Blitar terekam kamera CCTV. Pencurian itu terjadi di supplier atau pengepul kentang yang ada di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f61d6383fcb.webp" length="29990" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 19:13:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Aksi, Pencurian, Kentang, Kota Blitar, Terekam, Kamera, CCTV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Seorang <em>supplier</em> atau pengepul sayuran kentang di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar harus menanggung kerugian mencapai Rp1 juta lebih.</p>
<p>Itu terjadi setelah kentang yang akan dijualnya dicuri oleh seseorang yang memakai topi dan jaket, pada Ahad (19/10/2025) dini hari.</p>
<p>Imam Tohari, pemilik supplier atau pengepul kentang ini mengaku, aksi pencurian itu terekam kamera CCTV dan terjadi sekira pukul 03.30 WIB atau dini hari.</p>
<p>"Kejadiannya itu minggu dini hari, saya sedang tidur. Saat bangun dan mengecek ke luar rumah atau di teras, enam karung kentang kualitas premium sudah hilang," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Senin (20/10/2025).</p>
<p>Dalam rekaman kamera CCTV itu terlihat seseorang memakai topi, jaket dan celana panjang dengan santai mengambil satu persatu karung berisi kentang.</p>
<p>Totalnya ada enam karung yang diambil dan ia mengangkutnya dengan menggunakan sepeda motor. Nampak, beberapa karung kentang itu diletakan pada bagian depan sepeda motor dan tas motor atau obrok yang diletakkan di bagian belakang kendaraan.</p>
<p>Dalam melakukan aksinya itu, seorang pencuri yang diduga laki-laki itu hanya sendiri, dengan mengendarai sepeda motor yang diparkir di depan rumah Imam Tohari.</p>
<p>"Satu kali angkut, pelakunya satu orang mengendarai sepeda motor. Ya totalnya hampir 1 kwintal, dan itu kentang jenis AL atau yang bagus. Saya jual grosir per kilogramnya Rp13 ribu kalau ecer sekitar Rp16 ribu," terang Imam.</p>
<p>Imam menambahkan dalam video rekaman kamera CCTV itu tidak nampak plat nomor kendaraannya dan ia sulit melacak keberadaan pelaku.</p>
<p>Rencananya, ia segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukorejo, Polres Blitar Kota. Usai mengalami peristiwa tersebut, Imam hanya mengunggah video rekaman Kamera CCTV di media sosial Facebook dengan harapan bisa menemukan keberadaan pelaku. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polwan Polres Blitar Kota Digrebek di Hotel Kota Batu, Diduga Selingkuh dengan Anggota Dewan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polwan-polres-blitar-kota-digrebek-di-hotel-kota-batu-diduga-selingkuh-dengan-anggota-dewan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polwan-polres-blitar-kota-digrebek-di-hotel-kota-batu-diduga-selingkuh-dengan-anggota-dewan</guid>
<description><![CDATA[ Seorang polwan Polres Blitar Kota digrebek di salah satu hotel Kota Batu pada Sabtu (19/10/2025). Polwan tersebut diduga selingkuh dengan seorang pria yang menurut pengakuannya merupakan anggota DPRD Kota Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f5fc2ebe724.webp" length="26788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 16:16:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar Kota, Polwan, Selingkuh, Digrebek, Kota Batu, Hotel, Penanganan Kode Etik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Polres Blitar Kota membenarkan jika salah satu anggotanya yang merupakan seorang polisi wanita atau polwan digrebek di salah satu hotel di Kota Batu, karena diduga selingkuh dari suaminya.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/10/2025) dan perempuan tersebut diketahui berinisial NW. Ia digrebek atas dasar laporan dari suami yang juga anggota Polres Blitar Kota.</p>
<p>"Kaitan berita tersebut yang viral di media sosial memang betul adanya," ucap Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar, Senin (20/10/2025).</p>
<p>Dalam hal ini, Polres Blitar Kota hanya menangani kaitan kode etik, karena yang bersangkutan merupakan anggota Polri. Sementara penanganan kasus dilakukan oleh Satreskrim Polres Batu, yang disesuaikan dengan lokasi penggrebekan di salah satu hotel Kota Batu.</p>
<p>Iptu Samsul menyebut, setelah diamankan di Kota Batu, polwan tersebut sempat dibawa ke Polres Blitar Kota untuk menjalani pemeriksaan di Propam.</p>
<p>"Saat diamankan laki-laki tidak ada, (yang diduga selingkuhannya). Tapi hasil pemeriksaan dari yang bersangkutan, informasinya laki-lakinya itu anggota dewan," kata Iptu Samsul.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan, saat ini polwan tersebut sudah dibawa kembali ke Polres Batu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembentukan Forum Petani Muda Blitar Jadi Upaya Pemkot Regenerasi Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembentukan-forum-petani-muda-blitar-jadi-upaya-pemkot-regenerasi-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembentukan-forum-petani-muda-blitar-jadi-upaya-pemkot-regenerasi-petani</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar membentuk Forum Petani Muda Blitar (FPMB). Pembentukan forum petani ini merupakan upaya Pemkot Blitar meregenerasi petani yang ada di wilayahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f3774c8f9c2.webp" length="34744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 19:32:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>FPMB, Petani, Muda, Kota Blitar, Regenerasi, Petani Muda.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian membentuk Forum Petani Muda Blitar (FPMB). </p>
<p>Forum Petani Muda Blitar (FPMB) ini sengaja dibentuk sebagai upaya Pemkot Blitar untuk meregenerasi petani sekaligus menjadi wadah komunikasi antar petani.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh menilai keberadaan petani di wilayah Kota Blitar semakin habis. Artinya generasi muda jarang sekali tertarik menjadi petani.</p>
<p>"Kejadian FPMB ini diharapkan bisa membuat generasi muda tertarik dengan pertanian. Karena sektor pertanian ini sangat penting untuk ketahanan pangan," ucap dia, Sabtu (18/10/2025).</p>
<p>FPMB yang sudah terbentuk ini, ada 36 petani muda yang bergabung, yakni berusia 19 tahun sampai 39 tahun. Keberadaan FPMB bisa menjadi fasilitator anak muda yang berminat untuk bergerak di bidang pertanian.</p>
<p>Dewi menyebut FPMB juga memiliki peran sebagai pembina sekaligus fasilitator, yaitu memberikan pendampingan kepada anggota dalam upaya peningkatan SDM.</p>
<p>Pihaknya akan diberikan pendampingan pelatihan, akses terhadap teknologi pertanian modern, akses pemasaran, dan akses permodalan untuk jangka menengah. Dalam jangka panjang, pihaknya akan membuat inkubasi bisnis pertanian.</p>
<p>"Melalui inkubasi bisnis ini, kami akan akan mendampingi petani muda untuk memulai bisnis di bidang pertanian sesuai yang diminati," terang dia.</p>
<p>Terpisah, Ahmad Zaeni Mustofa (29) selaku Ketua FPMB mengakui jika saat ini minat generasi muda untuk melirik di sektor pertanian sangat kurang.</p>
<p>Melalui FPMB ini, ia berharap bisa menjadi wadah bagi para petani muda agar bisa bisa berinovasi di bidang pertanian.</p>
<p>"Jarang sekali anak muda yang melirik pertanian, saya berharap dengan FPMB ini anak-anak muda seperti saya bisa tertarik dengan sektor pertanian," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penjelasan Disnaker Kabupaten Blitar, Soal PMI yang Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penjelasan-disnaker-kabupaten-blitar-soal-pmi-yang-jadi-korban-penganiayaan-di-malaysia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penjelasan-disnaker-kabupaten-blitar-soal-pmi-yang-jadi-korban-penganiayaan-di-malaysia</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar sudah menerima laporan soal salah satu warganya yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara Malaysia dan menjadi korban penganiayaan. Disnaker membernarkan hal tersebut dan sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f3775fe3ff2.webp" length="49088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 19:01:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>PMI, Aniaya, Korban, Malaysia, Blitar, Kabupaten Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sudah menerima laporan adanya salah satu warganya, yakni perempuan berinisial DA (43) asal Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang merupakan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia menjadi korban penganiayaan.</p>
<p>Kasus yang menimpa DA ini viral di media sosial, yakni pada unggahan selebrita maupun politisi PAN Uya Kuya di akun Instagramnya.</p>
<p>"Pada Senin kemarin kami dapat laporan. Kami mendapat informasi atas petunjuk Bupati dan Wakil Bupati Blitar. Beliau mendapat informasi dari akun Instagram Uya Kuya," terang Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar Ivong Bettryanto, Sabtu (18/10/2025).</p>
<p>Ivong menjelaskan pada video yang diunggah di akun Instagram @king_uyakuya itu disebutkan, bahwa segera menghubungi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mengenai peristiwa penganiayaan yang menimpa DA.</p>
<p>Dari situ, Bupati dan Wabup Blitar meminta Disnaker untuk menelusuri kebenarannya, dan melakukan koordinasi dengan lintas sektoral mulai camat, pemerintah desa, Polsek, dan Koramil.</p>
<p>"Dari hasil koordinasi, kami mendapatkan identitas korban dan memang benar merupakan warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar," jelasnya.</p>
<p>Setelah memastikan kebenaran data, Ivong bersama jajaran melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban di Kecamatan Ponggok dan bertemu dengan adiknya bernama Bagus.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari Bagus, awalnya pihak keluarga sudah mendapat informasi penganiayaan yang menimpa kakaknya sejak satu minggu lalu. Namun, Bagus bingung harus melapor kemana, karena kondisi orang tua korban memiliki riwayat penyakit jantung.</p>
<p>Bagus mengaku khawatir jika orang tuanya mengetahui kejadian ini akan syok dan sakitnya bisa kambuh.</p>
<p>"Kami sudah bertemu dengan adik korban. Dia ini sudah tahu kejadian sekitar seminggu lalu. Bagus ini bingung harus melapor kemana, karena di sisi lain kondisi orang tua memiliki riwayat sakit jantung. Kalau sampai tahu kabar ini akan syok," ucap Ivong.</p>
<p>Ivong menyebut kasus penganiayaan yang menimpa DA ini sudah ditangani oleh Konjen RI yang ada di Malaysia. Pihak keluarga juga menuturkan bahwa korban menempuh jalur hukum di sana, karena DA tak terima dengan apa yang sudah ia alami.</p>
<p>Adik korban juga menyampaikan bahwa sang kakak ingin pulang ke Indonesia, namun setelah menyelesaikan proses hukum di Malaysia.</p>
<p>"Masih menunggu proses hukum di sana, nanti kami akan memfasilitasi pemulangan korban ke Indonesia. Kami juga akan membantu koordinasi dan pengurusan surat-surat yang dibutuhkan," katanya.</p>
<p>Sebelumnya, DA (43) seorang PMI asal Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar menjadi korban penganiayaan di negara tempat ia bekerja di Malaysia.</p>
<p>Kasus yang menimpa DA ini viral di media sosial, setelah diunggah di akun Instagram selebrita maupun politisi PAN yaitu Uya Kuya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PMI Asal Blitar Dianiaya Sesama WNI di Malaysia, Keluarga Minta Kasus Dikawal Hingga Tuntas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pmi-asal-blitar-dianiaya-sesama-wni-di-malaysia-keluarga-minta-kasus-dikawal-hingga-tuntas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pmi-asal-blitar-dianiaya-sesama-wni-di-malaysia-keluarga-minta-kasus-dikawal-hingga-tuntas</guid>
<description><![CDATA[ DA (43) seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh sesama Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tempat ia bekerja yakni Malaysia. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, DA mengalami luka pada bagian punggung, mata, tangan, telinga dan ada 17 luka tusukan gunting. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f3776c2b19e.webp" length="38796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 18:28:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>DA, PMI, Blitar, Penganiayaan, Malaysia, Uya Kuya, Keluarga.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Perempuan berinisial DA (43) seorang pekerja migran Indonesia (PMI), asal Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar dianiaya oleh sesama Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tempat ia bekerja, yakni di Malaysia.</p>
<p>Kasus kekerasan yang menimpa DA viral di media sosial, usai diunggah oleh akun Instagram selebriti sekaligus politisi PAN Uya Kuya.</p>
<p>Dalam postingan Instagram @king_uyakuya disebutkan DA ditemukan di pinggir jala tol di Malaysia dengan luka yang sadis.</p>
<p>DA ditusuk berkali-kali pada bagian punggung, dada dan perut, mata dicongkel, tangan dan telinga digunting.</p>
<p>Hal ini pun dibenarkan oleh Bagus yang merupakan perwakilan keluarga atau adik dari DA saat ditemui pada Sabtu (18/10/2025). Awalnya ia mendapat kabar tentang kondisi kakaknya ini, dari seorang teman DA yang ada di Malaysia.</p>
<p>"Sekitar delapan hari lalu, setelah kejadian saya dihubungi teman kakak saya. Dikasih tahu, kalau kakak saya kecelakaan ditemukan di pinggir jalan," ujarnya, Sabtu (18/10/2025).</p>
<p>Bagus menceritakan bahwa kakanya ini dianiaya oleh temannya sesama Warga Negara Indonesia (WNI), DA awalnya dijemput dan dimasukkan ke dalam mobil.</p>
<p>Saat berada di mobil, DA dianiaya oleh pelaku dan kemudian ditinggal di pinggir jalan. Totalnya ada enam pelaku, satu laki-laki dan lima perempuan yang mana mereka WNI semua.</p>
<p>"Ada 17 tusukan di tubuh kakak saya. Kedua mata di congkel, bagian kanan buta dan yang kiri penglihatnnya kabur," ceritanya.</p>
<p>Menurut Bagus, kondisi kakaknya sudah berangsur membaik dan saat ini sudah keluar dari rumah sakit. Untuk sementara waktu, kakaknya ditemani oleh teman-temannya tinggal di sebuah rumah yang dinilai aman.</p>
<p>DA masih akan tetap tinggal di Malaysia, sambil menunggu proses persidangan kasus yang menimpannya.</p>
<p>"Kakak saya pernah cerita, sebelumnya juga sudah pernah mengalami hal yang sama. Saat itu, tidak sampai mengalami luka seberat ini, dan tidak melaporkan ke polisi," kata dia.</p>
<p>Terkait dengan kasus yang menimpa kakaknya ini, Bagus berharap pihak pemerintah juga ikut mengawal dan pihak keluarga menginginkan para pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya dan denda sebesar-besarnya.</p>
<p>Nantinya, setelah proses hukum selesai, rencananya Bagus akan menjemput sang kakak untuk diajak pulang ke Blitar. Ia juga berharap pemerintah juga bisa memberikan fasilitas kepulangan sang kakak nantinya.</p>
<p>"Kakak saya saat ini mengalami catat permanen, setelah mendapat perlakuan penganiayaan itu. Ke depan seperti apa belum tahu, yang jelas kalau proses hukum sudah selesai akan pulang ke Blitar," terangnya.</p>
<p>Bagus menambahkan bahwa sang kakak sudah bekerja di luar negeri tepatnya di Malaysia selama 15 tahun. Saat itu, DA berangkat kerja ke luar negeri sejak anak perempuannya masih berusia 7 bulan dan saat ini sudah duduk di bangku SMP.</p>
<p>Selama ini, anak dari kakaknya juga dia asuh dan tinggal bersama Bagus beserta kakek neneknya.</p>
<p>"Sudah tinggal sama saya dan orang tua saya sejak usia 7 bulan. Kalau sama suaminya sudah cerai, dan sejauh ini saya sengaja tidak memberi tahu orang tua saya tentang kejadian yang menimpa kakak. Karena sudah berusia lanjut. Saya khawatir kalau orang tua saya dengar kabar ini kaget. Rencananya, kalau kakak sudah mau pulang, orang tua baru saya beri tahu. Televisi di rumah juga saya cabut, agar orang tua tidak lihat berita," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Desa Penataran Blitar Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang, Rumah dan Kendaraan Warga Rusak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/desa-penataran-blitar-diterjang-angin-kencang-pohon-tumbang-rumah-dan-kendaraan-warga-rusak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/desa-penataran-blitar-diterjang-angin-kencang-pohon-tumbang-rumah-dan-kendaraan-warga-rusak</guid>
<description><![CDATA[ Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Akibatnya, sejumlah pohon besar tumbang dan sempat menutup akses jalan. Selain itu rumah dan sepeda motor warga juga rusak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f2316f09e37.webp" length="84238" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 20:20:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Angin Kencang, Desa Penataran, Blitar, Diterjang, Pohon Tumbang, Rumah, Kendaraan, Rusak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada Jumat (17/10/2025) siang.</p>
<p>Kondisi ini membuat sejumlah pohon besar tumbang yang sempat menutup akses jalan. Rumah dan kendaraan warga rusak, karena tertimpa pohon tumbang.</p>
<p>Akses jalan yang sempat tertutup berada didepan Pasar Penataran, karena di titik itu menjadi lokasi terparah pohon tumbang.</p>
<p>Selain itu, pohon tumbang juga menimpa rumah Suprianto warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kondisi rumah Suprianto hancur dan kerusakan paling parah berada pada bagian terasnya.</p>
<p>"Hujannya itu deras disertai angin kencang. Paling parah itu di teras, kalau dalam rumah hanya sebagian atap rusak," terang Suprianto, Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang juga menimpa kendaraan. Yakni satu unit mobil dan dua unit sepeda motor milik tetangga Suprianto.</p>
<p>Saat peristiwa itu terjadi, sejumlah kendaraan tersebut diparkir disamping rumah.</p>
<p>"Ada mobil dan sepeda motor yang juga tertimpa pohon tumbang," ujarnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Nglegok Polres Blitar Kota AKP Murdianto menerangkan peristiwa hujan deras disertai angin kencang terjadi sekira pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Angin kencang yang melanda wilayah tersebut, membuat pohon besar yang berada di pinggir jalan tumbang. Sehingga, sempat menutup akses jalan, tepatnya didepan Kantor Desa Penataran dan didepan tempat wisata kolam renang Penataran.</p>
<p>Selain itu, pohon tumbang juga menimpa rumah warga hingga kendaraan milik warga setempat.</p>
<p>"Pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan sudah dibersihkan bersama-sama. Tidak ada korban jiwa, dan saat ini masih didata kerusakannya apa saja," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sesosok Perempuan Ditemukan Tewas di DAM Sungai Dusun Gajah Blitar, Diduga Tergelincir Akibat Penyakit Epilepsi Kambuh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sesosok-perempuan-ditemukan-tewas-di-dam-sungai-dusun-gajah-blitar-diduga-tergelincir-akibat-penyakit-epilepsi-kambuh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sesosok-perempuan-ditemukan-tewas-di-dam-sungai-dusun-gajah-blitar-diduga-tergelincir-akibat-penyakit-epilepsi-kambuh</guid>
<description><![CDATA[ Sesosok mayat perempuan ditemukan di DAM Sungai Dusun Gajah, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Identitas perempuan itu terkuak, yakni ZK (46) warga Dusun Gajah, Desa Papungan, Kecamatan Nglegok, dia diduga tewas karena tergelincir akibat penyakit epilepsinya kambuh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f231524a8bb.webp" length="58248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 19:43:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Sesosok, Mayat, Perempuan, Mengambang, DAM, Sungai, Dusun Gajah, Papungan, Kanigoro, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sesosok mayat perempuan ditemukan mengambang di DAM Sungai Dusun Gajah, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 13.03 WIB.</p>
<p>Sesosok mayat perempuan itu awalnya ditemukan oleh saksi bernama Nawaji dan selanjutnya melaporkan temuan ini ke Ketua RT, Kamituwo dan Polsek Kanigoro.</p>
<p>"Setelah mendapat laporan, petugas datang ke lokasi, lalu mengangkat mayat tersebut dan dilakukan Identifikasi. Kemudian, dinyatakan bahwa mayat perempuan itu berinisial ZK (46) warga Dusun Gajah, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar," terang Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamituwo Dusun Gajah, Desa Papungan sempat menyapa yang bersangkutan sekira pukul 10.30 WIB saat ZK sedang mencari rosok di sekitaran kantor Desa Papungan, Kanigoro.</p>
<p>Ipda Putut menyebut setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polsek Kanigoro dan tim medis Puskesmas Kanigoro, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil visum luar menyebutkan, di bagian mulut korban ditemukan banyak tanah, sehingga diduga korban tergelincir ke sungai akibat penyakit epilepsinya kambuh.</p>
<p>"Pak Kamituwo itu sempat menyapa yang bersangkutan saat sedang mencari rosok, supaya segera pulang," ujarnya.</p>
<p>Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi yang diketahui oleh Pemerintah Desa Papungan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Desa setempat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Khusna Lindarti Dilantik Jadi Sekda Definitif Setelah 3,5 Bulan Jadi Pj Sekda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/khusna-lindarti-dilantik-jadi-sekda-definitif-setelah-35-bulan-jadi-pj-sekda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/khusna-lindarti-dilantik-jadi-sekda-definitif-setelah-35-bulan-jadi-pj-sekda</guid>
<description><![CDATA[ Jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Blitar resmi diduduki Khusna Lindarti. Proses pengambilan sumpah janji jabatan sudah dilakukan pada Kamis (16/10/2025) malam. Dimana, sebelumnya selama 3,5 bulan Khusna Lindarti menjadi PJ Sekda Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f195be855e7.webp" length="33698" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 08:05:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Jabatan, Sekda, Definitif, Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti, Resmi, Dilantik, Bupati.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Blitar resmi diduduki oleh Khusna Lindarti. Dimana, Khusna Lindarti sudah menjalani pengambilan sumpah janji jabatan pada Kamis (16/10/2025) di Pendopo Hadinegoro.</p>
<p>Dengan dilantiknya Khusna Lindarti sebagai Sekda Definitif Kabupaten Blitar, akhirnya menjawab pertanyaan publik soal sosok yang akan mengisi jabatan tersebut.</p>
<p>Pasalnya, sebelumnya beredar rumor bahwa jabatan Sekda Definitif Kabupaten Blitar akan diisi oleh sosok dari luar daerah atau impor. Rumor itu terpatahkan, setelah Bupati Blitar Rijanto resmi melantik Khusna Lindarti yang sebelumnya menjabat sebagai PJ Sekda menjadi Sekda Definitif Kabupaten Blitar.</p>
<p>Saat dikonfirmasi Bupati Blitar Rijanto mengatakan dari enam orang pelamar, panitia seleksi terbuka menyampaikan tiga nama terbaik.</p>
<p>Yakni, Priyo Suhartono yang merupakan pejabat Sekda Kota Blitar, Rully Wahyu selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar sekaligus juga dipercaya sebagai pelaksana tugas (Plt) Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blitar, dan Khusna Lindarti selaku PJ Sekda Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Semua pelamar untuk posisi Sekda Kabupaten Blitar itu orangnya bagus semua, terbaik semua. Kami pun juga sangat kenal dengan mereka. Dari yang terbaik, kami memilih Bu Khusna sebagai calon paling baik," kata Bupati Blitar Rijanto, Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Rijanto menegaskan proses tahapan seleksi terbuka jabatan Sekda Kabupaten Blitar ini berlangsung lama dan panjang.</p>
<p>Sejak awal, ia bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah secara tegas tidak ikut campur dalam proses seleksi terbuka. Pelamar yang dinyatakan lolos dan dilantik menjadi Sekda Kabupaten Blitar ini murni dari hasil proses tahapan seleksi.</p>
<p>"Saya dan Mas Wabup sejak awal sama sekali tidak cawe-cawe. Semuanya kami serahkan kepada panitia untuk mencari calon terbaik," tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Rijanto menambahkan bahwa jabatan Sekda Kabupaten Blitar memiliki peran yang strategis dalam pemerintahan. Sekda harus mampu menjadi komunikator yang baik antara eksekutif, legislatif maupun instansi vertikal yang ada di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Ia berpesan kepada pejabat Sekda Definitif Kabupaten Blitar bisa bergerak cepat menjalankan tugas-tugasnya. Mulai dari koordinasi secara intensif dengan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelayanan publik bisa optimal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Investasi di Kota Blitar Tumbuh, Tahun Ini Ada 3 Investor Masuk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/investasi-di-kota-blitar-tumbuh-tahun-ini-ada-3-investor-masuk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/investasi-di-kota-blitar-tumbuh-tahun-ini-ada-3-investor-masuk</guid>
<description><![CDATA[ Tren investasi di Kota Blitar terus tumbuh. Pada tahun ini ada tiga investor yang masuk dengan nilai investasi mencapai Rp10 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0cd6248dc9.webp" length="27764" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 19:31:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pertumbuhan, Investasi, Investor, Kota Blitar, Tiga, Investor, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pada tahun 2025 ini, sudah ada tiga investor yang masuk di Kota Blitar. Hal ini menandakan bahwa tren investasi di Kota Blitar terus bertumbuh.</p>
<p>Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar Heru Eko Pramono.</p>
<p>Tiga investor yang masuk di Kota Blitar itu bergerak di bidang perhotelan, super market dan perusahaan sigaret kretek tangan (SKT).</p>
<p>"Sampai saat ini ada tiga investor yang masuk ke Kota Blitar. Sekarang sedang proses mengurus izin ke kami," ungkapnya, Kamis (16/10/2025)..</p>
<p>Menurut Heru, adanya tiga investor masuk ke Kota Blitar ini dengan nilai investasi mencapai Rp10 miliar. Dengan begitu, bisa menjadi peluang yang baik untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus bisa mengurangi angka pengangguran di wilayahnya.</p>
<p>"Cukup banyak investor yang masuk, kami berharap nanti secara bertahap bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Blitar," kata dia.</p>
<p>Heru menambahkan salah satu faktor yang mendorong investor masuk ke Kota Blitar adalah adanya program pelatihan untuk pelaku UMKM. Karena, tren investasi yang bertumbuh di Kota Blitar di sektor usaha mikro kecil menengah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Perlintasan Sebidang di Blitar Belum Berpalang Pintu, Tahun Ini Dishub Bangun di Dua Titik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-perlintasan-sebidang-di-blitar-belum-berpalang-pintu-tahun-ini-dishub-bangun-di-dua-titik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-perlintasan-sebidang-di-blitar-belum-berpalang-pintu-tahun-ini-dishub-bangun-di-dua-titik</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar masih ada 28 titik perlintasan sebidang kereta api (KA) di wilayahnya yang belum berpalang pintu. Pada akhir tahun 2025 ini, akan dilakukan pembangunan palang pintu KA di dua titik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0bf633c8f8.webp" length="90840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 17:58:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pembangunan, Palang Pintu, KA, Kabupaten Blitar, Dishub, Dua Titik, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, masih ada 28 titik perlintasan sebidang kereta api (KA) yang ada di wilayahnya belum memiliki palang pintu.</p>
<p>Rencananya, pada akhir tahun 2025 ini, Dishub akan membangun palang pintu dan pos penjagaan di dua titik perlintasan sebidang kereta api (KA) yang ada di wilayahnya.</p>
<p>"Tahun ini, kami mendapat alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk membangun palang pintu perlintasan sebidang KA. Tepatnya di Desa Pojok, Garum dan satunya di daerah Talun," terang Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar Anjar Eko Juli Atmanto, Kamis (16/10/2025).</p>
<p>Menurut Anjar, proses pembangunan palang pintu KA di dua titik itu akan dilakukan secepatnya. Saat ini, Dishub Kabupaten Blitar masih menunggu pelaksanaan pembangunan dari Pemprov Jawa Timur.</p>
<p>Untuk besaran anggaran pembangunan palang pintu, setiap titik berkisar Rp300 juta.</p>
<p>"Yang jelas akhir tahun ini dilakukan pembangunan, kami masih menunggu pelaksanaannya dari Pemprov Jatim," ujar dia.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan, secara total jumlah perlintasan kereta api (KA) di wilayah Kabupaten Blitar ada 69 titik. Dari jumlah tersebut, 28 titik belum memiliki palang pintu.</p>
<p>Dalam hal ini, Dishub berupaya agar setiap tahun bisa melakukan pembangunan palang pintu perlintasan sebidang kereta api (KA). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mulai Hari Ini, Perlintasan KA JPL 203 di Desa Sanankulon Blitar Ditutup Total</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mulai-hari-ini-perlintasan-ka-jpl-203-di-desa-sanankulon-blitar-ditutup-total</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mulai-hari-ini-perlintasan-ka-jpl-203-di-desa-sanankulon-blitar-ditutup-total</guid>
<description><![CDATA[ Mulai hari ini, perlintasan kereta api (KA) yang ada di Desa Sanankulon tepatnya mengarah ke Perum Graha Tanjung atau JPL 203 ditutup total. Penutupan perlintasan KA ini sebagai upaya meningkatkan keselataman pengguna jalan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0bf561387c.webp" length="88324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 17:02:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perlintasan, KA, Sebidang, Desa, Sanankulon, Kabupaten Blitar, Ditutup Total, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Satlantas Polres Blitar Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) melakukan langkah konkret berupa penutupan perlintasan kereta api (KA) yang dinilai rawan kecelakaan atau berisiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat.</p>
<p>Satu perlintasan kereta api (KA) yang ditutup total pada Kamis (16/10/2025) berada di Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar atau di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 203. Petugas memasang besi berjajar di dekat perlintasan KA, agar pengendara baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.</p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno mengatakan, untuk perlintasan sebidang di Desa Sanankulon yang ditutup total ini rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Dia mencatat, selama tiga tahun terakhir terjadi dua peristiwa kecelakaan di perlintasan KA tersebut.</p>
<p>"Selama tiga tahun terakhir ini, terjadi dua kali kecelakaan di perlintasan KA Desa Sanankulon, Kabupaten Blitar. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian material, pertama mobil dan sepeda motor rusak parah," kata dia, Kamis (16/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan AKP Agus, di wilayah Kabupaten Blitar yang menjadi wilayah hukum Polres Blitar Kota ada sembilan titik perlintasan sebidang kereta api (KA).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, enam perlintasan sudah berpalang pintu dan tiga perlintasan belum berpalang pintu. Dari tiga perlintasan yang belum berpalang pintu, dua di antaranya sudah ditutup dan satu titik masih bisa dilintasi kendaraan roda dua.</p>
<p>"Penutupan perlintasan KA ini juga sebagai upaya untuk mencegah peristiwa kecelakaan di jalur kereta api. Apalagi, disini jarak antara perlintasan satu dengan lainnya, cukup dekat. Sehingga, yang di Desa Sanankulon ini ditutup total," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar Anjar Eko Juli Atmanto menyampaikan pada Kamis (16/10/2025) ada dua perlintasan sebidang KA yang ditutup. Yakni di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat atau JPL 206 dan di Desa/Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar atau JPL 203.</p>
<p>Untuk di perlintasan sebidang KA Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat hanya ditutup untuk akses kendaraan roda empat, artinya, kendaraan roda masih bisa melintas. Kemudian, untuk perlintasan sebidang KA di Desa/Kecamatan Sanankulon ditutup total untuk akses semua kendaraan baik roda dua dan roda empat. </p>
<p>"Perlintasan KA di Desa Sanankulon yang ditutup total ini berdekatan dengan perlintasan yang sudah memiliki palang pintu. Jadi, masyarakat bisa melintas di perlintasan KA yang sudah berpalang pintu," ujar dia.</p>
<p>Selain melakukan penutupan perlintasan sebidang KA, pihaknya juga membuka akses perlintasan sebidang untuk semua kendaaran di Desa Sanankulon, tepatnya di sebelah barat perlintasan yang ditutup total atau JPL 204.</p>
<p>Di mana, perlintasan sebidang itu juga sempat ditutup karena terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat. Kemudian, Pemkab Blitar membangun palang pintu dan pos jaga, hingga akhirnya perlintasan KA JPL 204 dibuka kembali dan bisa dilintasi oleh masyarakat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebanyak 969 Unit Rumah Warga Kota Blitar Masuk Kategori Tidak Layak Huni, Perbaikan Dilakukan Secara Bertahap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebanyak-969-unit-rumah-warga-kota-blitar-masuk-kategori-tidak-layak-huni-perbaikan-dilakukan-secara-bertahap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebanyak-969-unit-rumah-warga-kota-blitar-masuk-kategori-tidak-layak-huni-perbaikan-dilakukan-secara-bertahap</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Blitar, sebanyak 969 unit rumah warganya masuk dalam kategori tidak layak huni. Pemkot memastikan proses perbaikan dilakukan secara bertahap. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ef67cc7cebb.webp" length="31692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 18:21:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Perbaikan, RTLH, Kota Blitar, Dilakukan, Bertahap, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Blitar, sebanyak 960 unit rumah warga masuk dalam kategori tidak layak huni.</p>
<p>Dalam hal ini, Pemkot Blitar memastikan proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap.</p>
<p>Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Blitar Suyatno. Pada tahun 2025 ini, Pemkot melakukan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 150 unit, dengan alokasi anggaran sekitar Rp2 miliar.</p>
<p>"Tahun 2025 ini ada sekitar 150 unit rumah tidak layak huni yang diperbaiki. Kemarin anggarannya sekitar Rp2 miliar," kata dia, Rabu (15/10/2025).</p>
<p>Menurut Suyatno, proses perbaikan RTLH di Kota Blitar tidak hanya dilakukan pada tahun 2025 saja, melainkan pada tahun 2026 mendatang diupayakan masih bisa melupakan perbaikan RTLH.</p>
<p>Rencananya, pada tahun 2026 ada 100 unit RTLH yang akan dilakukan perbaikan.</p>
<p>"Data kami masih ada 969 unit RTLH di wilayah Kota Blitar. Tahun depan tetap kami lakukan perbaikan, tapi jumlahnya diperkirakan bakal berkurang dibandingkan dengan tahun ini," ujarnya.</p>
<p>Suyatno menambahkan berkurangnya jumlah unit RTLH yang akan diperbaiki pada tahun 2026, karena terdampak pemangkasan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nilai Kerugian Atap Roboh di Stadion Gelora Penataran yang Diterjang Angin Kencang Ditaksir Mencapai Rp2 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nilai-kerugian-atap-roboh-di-stadion-gelora-penataran-yang-diterjang-angin-kencang-ditaksir-mencapai-rp2-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nilai-kerugian-atap-roboh-di-stadion-gelora-penataran-yang-diterjang-angin-kencang-ditaksir-mencapai-rp2-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar menyebut nilai kerugian dari peristiwa atap Stadion Gelora Penataran yang roboh akibat diterjang angin kencang, ditaksir mencapai Rp2 Miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ef67ba9bedb.webp" length="119632" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 17:19:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Nilai Kerugian, Atap Roboh, Stadion, Gelora, Penataran, Blitar, Capai, Rp2 M.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Nilai kerugian dari peristiwa atap Stadion Gelora Penataran yang roboh akibat diterjang angin kencang pada Selasa (14/10/2025) sore ditaksir mencapai Rp1,5 miliar - Rp2 miliar.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar Anindya Putra. Kerusakan paling parah pada bagian atap, yakni galvalum dan rangka besi semua terbang.</p>
<p>"Nilai kerugian kami taksir mencapai Rp1,5 miliar - Rp2miliae dan kerusakan paling parah di atapnya. Galvalum dan semua rangka besi terbang," ungkap Anindya, Rabu (15/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Anindya, usai dilakukan pengecekan oleh tim SAR serta Inafis, dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, petugas gabungan langsung melakukan pembersihan reruntuhan material atap stadion.</p>
<p>Proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan bantuan alat berat. Puluhan petugas yang dihimau dihimbau berhati-hati, karena kondisi besi yang runtuh besar-besar.</p>
<p>"Sudah dipastikan tidak ada korban jiwa, dan petugas kami himbau hati-hati saat melakukan pembersihan. Karena kondisi besinya itu besar-nesar," jelasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 15.41 WIB, atap di Stadion Gelora Penataran terbang setelah diterjang angin kencang. Atap itu roboh dan menimpa taman yang ada didepan Stadion. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atap Stadion Gelora Penataran Roboh Diterjang Angin Kencang, Tak Ada Korban Jiwa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-ada-korban-jiwa-dalam-peristiwa-atap-stadion-gelora-penataran-roboh-diterjang-angin-kencang-petugas-mulai-lakukan-pembersihan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-ada-korban-jiwa-dalam-peristiwa-atap-stadion-gelora-penataran-roboh-diterjang-angin-kencang-petugas-mulai-lakukan-pembersihan</guid>
<description><![CDATA[ Petugas gabungan mulai melakukan pembersihan di area Stadion Gelora Penataran di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar pada Rabu (15/10/2025) yang atapnya roboh diterjang angin kencang. Pembersihan ini dilakukan setelah tim Inafis Polres Blitar Kota memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ef1a7681b7e.webp" length="49318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 10:59:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Tak Ada Korban Jiwa, Atap, Stadion, Roboh, Gelora Penataran, Nglegok, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Blitar pada Selasa (14/10/2025) sore menyebabkan atap Stadion Gelora Penataran di Kecamatan Nglegok roboh dan terjatuh diarea depan tepatnya menimpa kawasan taman.</p>
<p>Setelah dilakukan pengecekan melalui rekaman kamera CCTV, petugas BPBD hingga tim Inafis Polres Blitar, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>"Kemarin sudah kita pastikan dengan rekaman kamera cctv, sebelum kejadian tidak orang ataupun barang yang ada disana. Terus kemarin dicek tidak ada korban dan hari ini dipastikan kembali oleh tim Inafis Polres Blitar Kota dan BPBD, tidak ada korban jiwa," terang Kapolsek Nglegok, AKP Murdiyanto, Rabu (15/10/2025).</p>
<p>Setelah dipastikan tidak ada korban jiwa, petugas gabungan mulai melakukan pembersihan di lokasi pada Rabu (15/10/2025).</p>
<p>Proses pembersihan area Stadion Gelora Penataran melibatkan OPD terkait, mulai dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan lain sebagainya.</p>
<p>"Setelah dipastikan tidak ada korban jiwa, dibongkar bersama-sama melibatkan OPD terkait. Menggunakan alat berat, karena kalau manual berbahaya bagi petugas," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Blitar Bayu Purna mengungkapkan ada 80 petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan relawan melakukan pembersihan material atap stadion yang roboh.</p>
<p>Secara bertahap, petugas memindahkan galvalum dan rangka besi yang terjatuh menimpa area taman Stadion Gelora Penataran, Nglegok.</p>
<p>"Proses pembersihan juga menggunakan alat berat, terlebih saat mengangkat rangka besi," ungkapnya.</p>
<p>Lanjut Bayu, menindaklanjuti kejadian ini, Bupati Blitar telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan bencana dampak cuaca ekstrem. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atap Stadion Gelora Penataran Blitar Roboh Diterjang Angin Kencang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/atap-stadion-gelora-penataran-blitar-roboh-diterjang-angin-kencang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/atap-stadion-gelora-penataran-blitar-roboh-diterjang-angin-kencang</guid>
<description><![CDATA[ Atap Stadion Gelora Penataran yang berada di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar roboh, usai diterjang angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut pada Selasa (14/10/2025) sore. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ee41b36085a.webp" length="31276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 20:03:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan, Deras, Angin, Kencang, Atap, Stadion, Roboh, Diterjang, Angin Kencang, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Blitar pada Selasa (14/10/2025) sore.</p>
<p>Akibatnya, atap Stadion Gelora Penataran yang berada di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar roboh. Atap itu roboh, usai diterjang angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut.</p>
<p>Salah satu warga bernama Aditya Aris Kurnia mengatakan saat itu dirinya bersama beberapa orang lainnya sedang berada didalam stadion dan hendak latihan sepak bola.</p>
<p>"Awalnya seperti hujan biasa, dan tidak terjadi apa-apa. Kemudian, terdengar sahaga gemuruh sangat keras dari atap bagian tribun penonton," kata dia, Selasa (14/10/2025).</p>
<p>Setelah terdengar suara gemuruh yang sangat keras, tak lama atap tribun Stadion Gelora Penataran terbang diterjang angin kencang.</p>
<p>Melihat kejadian itu, ia bersama beberapa warga lain sempat bingung untuk mencari tempat berlindung. Kemudian, ia tetap bertahan dan berlindung didalam stadion.</p>
<p>"Atapnya terbang ke arah taman. Tadi juga sempat bingung mau lari kemana, akhirnya tetap bertahan didalam," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar Anindya Putra mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.41 WIB.</p>
<p>Ia pun juga belum mengetahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena biasanya di area taman yang terkena robohnya atap sering digunakan warga untuk olahraga jogging.</p>
<p>"Petugas masih melakukan pengecekan, mudah-mudahan tidak ada korban," ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisata Bon C Blitar Terdampak Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Gazebo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisata-bon-c-blitar-terdampak-angin-kencang-pohon-besar-tumbang-timpa-gazebo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisata-bon-c-blitar-terdampak-angin-kencang-pohon-besar-tumbang-timpa-gazebo</guid>
<description><![CDATA[ Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (13/10/2025) di wilayah Blitar berlangsung lama dan membuat salah satu wisata terdampak. Yakni wisata Bon C di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Sejumlah gazebo roboh karena tertimpa pohon tumbang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68edf9337ed51.webp" length="164070" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 16:28:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Hujan, Deras, Angin Kencang, Pohon, Tumbang, Roboh, Timpa, Gazebo, Wisata, Bon C.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (13/10/2025) sore berlangsung cukup lama dan membuat salah satu tempat wisata yang ada di Kabupaten Blitar terdampak atau mengalami kerusakan.</p>
<p>Tempat wisata itu adalah Bon C yang berada di Dusun Sumberjo, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Fasilitas gazebo yang biasa dimanfaatkan pengunjung, rusak akibat tertimpa pohon karet yang roboh.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, pengelola Wisata Bon C di Dusun Sumberjo, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar bernama Lilik Winarti (56) mengaku sebelum terjadi hujan deras disertai angin kencang, di wilayah tersebut diguyur hujan es.</p>
<p>"Hujan es sebentar, ukurannya itu sebesar ujung jari. Kemudian hujan deras disertai angin kencang yang berputar," ujarnya, Selasa (14/10/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan saat itu di wisata Bon C sedang ada pengunjung sebanyak 10 orang dan langsung dievakuasi ke warung yang ada di lokasi tersebut.</p>
<p>Kemudian, tak lama sejumlah pohon karet tumbang dihempas angin kencang dan menimpa bangunan gazebo.</p>
<p>Menurutnya, hujan deras yang terjadi di lokasi tersebut disertai angin sangat kencang hingga membuat pohon karet berukuran besar roboh sampai akarnya.</p>
<p>"Ini yang paling parah, sampai pohon itu roboh akarnya. Sebelumnya pernah terjadi hujan disertai angin kencang juga, tapi tidak separah ini," jelasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, wisata Bon C ini merupakan salah satu wisata alam dan bumi perkemahan yang ada di Kabupaten Blitar.</p>
<p>Akibat kejadian ini, wisata tersebut ditutup sementara dan pengelola masih membersihkan pohon tumbang yang ada di lokasi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Baru Dua Bulan Keluar Bui, Residivis Begal Kembali Beraksi di 18 TKP Kena Tembak Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/baru-dua-bulan-keluar-bui-residivis-begal-kembali-beraksi-di-18-tkp-kena-tembak-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/baru-dua-bulan-keluar-bui-residivis-begal-kembali-beraksi-di-18-tkp-kena-tembak-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Setelah empat kali terlibat dalam kasus pencurian, penjambretan dan mendekam di bui selama beberapa tahun, tidak membuat jera David Andriawan (28) warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Usai bebas dari bui pada Agustus 2025 lalu, ia kembali beraksi di 18 TKP yang ada di Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68edad067eebb.webp" length="34344" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 09:33:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pelaku, Pembegalan, Penjambretan, Blitar, 18, TKP, Residivis, Empat, Kali, Kasus, Sama.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Setelah empat kali terlibat dalam kasus pembegalan dan penjambretan yang mengharuskan David Andrianto (27) warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar mendekam di penjara selama beberapa waktu, tak juga membuatnya jera dan menjadi pribadi yang lebih baik. </p>
<p>Tak tanggung-tanggung, David kembali berulah dengan melakukan aksi pembegalan dan penjambretan di 18 tempat kejadian pertama (TKP) di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>Padahal, ia baru dua bulan menghirup udara bebas. Ia pun terancam kembali dibui setelah dibekuk polisi pada Selasa (7/10/2025) di Jalan Raya Kandat, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Saat dibekuk, pelaku sempat melawan petugas hingga akhirnya polisi menembakkan timah panas pada kaki kanannya.</p>
<p>"Hasil pengungkapan tindak pidana pencurian dengan kekerasan oleh pelaku inisial DA atau David. Dia melakukan tindakan tersebut dengan total 18 TKP di wilayah Kabupaten Blitar," terang Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Selasa (14/10/2025).</p>
<p>AKBP Arif menjelaskan David diketahui baru bebas dari Lapas Tulungagung pada 17 Agustus 2025 lalu dan setelah bebas ia langsung melakukan aksinya di wilayah Tambakrejo, Kanigoro, Gandusari, Kademangan dan lainnya, hingga totalnya ada 18 TKP.</p>
<p>Dalam setiap aksinya, David membuang barang-barang hasil rampasannya berupa handphone, sementara uang tunai dan sepeda motor hasil kejahatannya digunakan untuk tindakan kejahatan lainnya.</p>
<p>"Modus operandi pelaku adalah memanfaatkan kelengahan korban dengan mencuri sepeda motor yang kunci kontaknya masih tertancap di kendaraan. Selain itu, ia juga melakukan begal, penjambretan yang sasaran korbannya sebagain besar adalah kaum perempuan," jelasnya.</p>
<p>Dengan terungkapnya kasus ini, Kapolres berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Blitar semakin aman, tertib, dan kondusif.</p>
<p>Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar selalu waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan pribadi dengan cara menerapkan kunci ganda atau alat pengaman tambahan, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum maupun di sekitar rumah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Truk Muatan Tebu Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Blitar&amp;Malang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-truk-muatan-tebu-terlibat-kecelakaan-lalu-lintas-di-jalur-blitar-malang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-truk-muatan-tebu-terlibat-kecelakaan-lalu-lintas-di-jalur-blitar-malang</guid>
<description><![CDATA[ Dua kendaraan truk muatan tebu terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Blitar-Malang pada Senin (13/10/2025). Akibat kejadian ini, kondisi arus lalu lintas terganggu dan kendaraan dialihkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ecf58fc7b45.webp" length="53276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 20:52:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Truk, Muatan, Tebu, Terlibat, Kecelakaan, Lalu Lintas, Jalur, Blitar - Malang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Dua kendaraan truk muatan tebu terlibat kecelakaan lalu lintas, tepatnya di Desa Kaweron, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar pada Senin (13/10/2025).</p>
<p>Akibat kejadian ini, kondisi arus lalu lintas terganggu dan kendaraan yang hendak melintas dialihkan ke jalur lain.</p>
<p>Kasatlantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Bermula saat truk bermuatan tebu dari arah timur ke barat banting setir ke kanan, karena menghindari kendaraan yang ada di depannya. Sopir truk itu tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga akhirnya bertabrakan dengan truk lain yang juga bermuatan tebu dan berjalan dari arah barat ke timur.</p>
<p>"Sama-sama bermuatan tebu, yang dari timur memuat tebu dari Malang dibawa ke Kediri. Sedangkan truk dari barat, berasal dari Tulungagung yang akan dibawa ke Malang," kata dia, Senin (13/10/2025).</p>
<p>AKP Rio menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk tersebut.</p>
<p>Sopir truk, mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo untuk menjalani perawatan.</p>
<p>"Tidak ada korban jiwa, sopir nya ada yang luka dan dibawa ke rumah sakit," ujarnya.</p>
<p>Lanjut AKP Rio, polisi mengalihkan arus lalu lintas kendaraan saat proses evakuasi masih berlangsung. Untuk kendaraan yang melaju dari timur yang hendak ke barat dialihkan mulai dari simpang tiga RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kemudian, diarahkan ke barat lewat Gandusari hingga tembus ke simpang empat Talun.</p>
<p>Sebaliknya, untuk kendaraan dari arah barat yang hendak ke timur mulai dialihkan dari simpang tiga Bajang, Talun menuju ke arah selatan hingga tembus ke Selopuro, Kabupaten Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerbong Mutasi Perdana di Pemkot Blitar, Ratusan Pejabat Digeser</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gerbong-mutasi-perdana-di-pemkot-blitar-ratusan-pejabat-digeser</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gerbong-mutasi-perdana-di-pemkot-blitar-ratusan-pejabat-digeser</guid>
<description><![CDATA[ Gerbong mutasi perdana di Pemkot Blitar dilakukan pada Senin (13/10/2025). Totalnya ada 123 pejabat di lingkup Pemkot Blitar yang digeser. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ec9eba6d11b.webp" length="44662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 15:16:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mutasi, Pejabat, Pemkot Blitar, Perdana, 123, Pejabat, Digeser.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Gerbong mutasi perdana Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dibawah kepemimpinan Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba resmi dilakukan pada Senin (13/10/2025).</p>
<p>Setidaknya ada sebanyak 123 bergeser dari jabatannya selama ini. Mulai dari esselon II atau setingkat Kepala Dinas, esselon III dan esselon IV yang terkena mutasi.</p>
<p>Di mana, ratusan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Blitar yang menjalani pergeseran itu tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dilingkungan Pemkot Blitar.</p>
<p>"Hari ini kami melakukan promosi, mutasi pejabat esselon II, III, IV, fungsional dan struktural di Pemkot Blitar. Ini merupakan yang pertama dilakukan sejak saya dilantik menjadi Wali Kota pada 20 Februari 2025 lalu," terang Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Senin (13/10/2025).</p>
<p>Untuk pejabat esselon II atau setingkat Kepala Dinas ada tujuh orang yang dimutasi. Yakni Edy Wasono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), kini menjabat sebagai staf ahli.</p>
<p>Lalu, Dharma Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), kini bergeser menjadi staf ahli.</p>
<p>Kemudian, Hakim Sisworo yang sebelumnya kepala Disperindag kini menjabat sebagai kepala Diskominfotik. Kusno yang sebelumnya kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini menjabat sebagai asisten. </p>
<p>Parminto yang sebelumnya menjabat kepala DP3AP2KB dimutasi menjadi kepala Disperindag. Mujianto yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Diskominfotik sekarang menjadi kepala DP3AP2KB. </p>
<p>Terakhir, Yudha Budiono yang sebelumnya staf ahli dimutasi menjadi kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Mas Ibbin ini menyebut bahwa mutasi ini bertujuan untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus promosi jabatan untuk pegawai.</p>
<p>"Harapan kami ke depan, Pemerintah berjalan profesional. Pergantian jabatan ini kami pastikan tidak mempengaruhi kinerja masing-masing OPD," ujarnya.</p>
<p>Dia juga menegaskan pelaksanaan mutasi ini merupakan hal yang lumrah di birokrasi. Diharapakan, usai mutasi ini bisa roda pemerintahan di Kota Blitar berjalan profesional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Nglegok Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Pantai Pangi Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-nglegok-ditemukan-tewas-tenggelam-di-sungai-pantai-pangi-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-nglegok-ditemukan-tewas-tenggelam-di-sungai-pantai-pangi-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pria warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ditemukan tewas tenggelam di sungai Pantai Pangi yang berada di Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar pada Ahad (12/10/2025). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ec4459b156c.webp" length="66600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 07:35:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Warga, Nglegok, Kabupaten Blitar, Meninggal Dunia, Tenggelam, Sungai, Pantai Pangi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Seorang pria warga Desa Sumbersari, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai dekat Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar pada Ahad (12/10/2025).</p>
<p>Pria itu diketahui berinisial S (65) yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai petani. Saat itu ia bersama rombongan sengaja datang ke Pantai Pangi dan berenang di sungai yang ada didekatnya atau yang bermuara di pantai tersebut.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi bernama Susandik (23) dan Ismaji (44), ia dan rombongan berangkat dari rumah sekira pukul 06.30 WIB dan tiba di Pantai Pangi pada pukul 08.00 WIB.</p>
<p>Setelah menikmati suasana pantai, S dan temannya berenang di sungai dekat pantai pada pukul 11.00 WIB hingga 13.30 WIB.</p>
<p>"Saat kedua temannya sudah selesai berenang, korban masih tetap di sungai. Setelah ditunggu cukup lama, korban tidak terlihat lagi," terang Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, Senin (13/10/2025).</p>
<p>Karena tidak terlihat dari permukaan, sejumlah rekan S yang dalam satu rombongan itu berusaha mencari di sekitar lokasi dan tidak berhasil menemukan.</p>
<p>Kemudian, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Bakung yang diteruskan ke Poskamladu, BPBD dan nelayan setempat.</p>
<p>Tak lama kemudian, petugas gabungan datang ke lokasi untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.15 WIB, korban ditemukan di dasar yang alirannya menuju ke laut dan kondisinya sudah meninggal dunia.</p>
<p>"Saat ditemukan, korban mengenakan kaos merah dan celana pendek hitam, dengan luka di bagian pelipis kanan," ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ipda Putut menambahkan, menurut keterangan saksi disebutkan bahwa S ini tidak bisa berenang dan peristiwa ini ditangani oleh pihak kepolisian bersama tim terkait untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Blitar Segera Periksa Terduga Pelaku Penganiayaan Siswa SMK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-segera-periksa-terduga-pelaku-penganiayaan-siswa-smk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-blitar-segera-periksa-terduga-pelaku-penganiayaan-siswa-smk</guid>
<description><![CDATA[ Polres Blitar akan segera melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku penganiayaan terhadap salah satu siswa SMK yang ada di Kabupaten Blitar. Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman memastikan tidak ada pembiaran dalam kasus ini dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e8d6f07e5ed.webp" length="44086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 17:58:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kasus, Penganiayaan, Siswa, SMK, Blitar, Polisi, Periksa, Terduga, Pelaku, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman berjanji dan memastikan tidak ada pembiaran pada kasus penganiayaan terhadap salah seorang siswa SMK di Kabupaten Blitar yang dilakukan oleh kakak kelasnya.</p>
<p>AKBP Arif menyebut proses penyidikan kasus ini masih terus berlangsung dan selanjutnya polisi akan segera memeriksa terduga pelaku dalam kasus tersebut.</p>
<p>"Proses penyidikan masih terus berlanjut dan sampai saat ini sudah ada lima orang saksi yang diperiksa. Untuk terlapor atau terduga pelaku masih berstatus anak dan kami rencanakan dalam waktu dekat untuk diperiksa," ujarnya, Jumat (10/10/2025).</p>
<p>AKBP Arif mengaku antara peristiwa itu dengan laporan kepada polisi ada jeda waktu. Di mana, peristiwa terjadi pada 18 September 2025 dan baru dilaporkan ke Polres Blitar pada 27 September 2025.</p>
<p>Peristiawa ini terjadi diduga hanya karena ada perbedaan persepsi antara kedua belah pihak. Berdasarkan hasil pendalaman, sudah ada upaya untuk mediasi dalam kasus ini dan belum ada hasil yang memuaskan.</p>
<p>Sehingga, polisi turun tangan untuk menangani kasus ini melalui unit PPA Satreskrim Polres Blitar.</p>
<p>"Tidak ada pembiaran dalam kasus ini. Meski sudah ada upaya mediasi, tetap kami lakukan penanganan," kata dia.</p>
<p>Sekedar diketahui, seorang siswa SMK kelas 10 di Kabupaten Blitar yang berinisial DNA (16) warga Kecamatan Kademangan mengaku menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya di sekolah.</p>
<p>Terduga pelakunya adalah seorang laki-laki berinisial MAF (17), warga Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.</p>
<p>Peristiwa ini bermula saat korban sedang duduk didepan kelas sambil bermain handphone. Secara tiba-tiba, terduga pelaku menghampiri korban lalu mendorong tubuhnya ke belakang dan beruntung tidak sampai terjatuh.</p>
<p>Kemudian, terduga pelaku sempat mengatakan "nyapo nyawang-nyawang" (kenapa lihat-lihat) kepada korban. Lalu, pelaku langsung mengangkat kaki kanan korban menggunakan tangan kiri.</p>
<p>Dengan posisi membungkuk, terduga pelaku langsung memukul bagian wajah korban yang mengenai bagian bawah mata dan tulang hidung.</p>
<p>Akibat pukulan keras itu, lubang hidung korban langsung mengeluarkan darah. Saat dibawa ke puskesmas lalu dirujuk ke rumah sakit, korban mengalami luka retak pada bagian hidung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melebihi Izin Tinggal dan Tak Bayar Biaya Beban Keimigrasian, WNA Asal Malaysia yang Tinggal di Blitar Dideportasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/melebihi-izin-tinggal-dan-tak-bayar-biaya-beban-keimigrasian-wna-asal-malaysia-yang-tinggal-di-blitar-dideportasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/melebihi-izin-tinggal-dan-tak-bayar-biaya-beban-keimigrasian-wna-asal-malaysia-yang-tinggal-di-blitar-dideportasi</guid>
<description><![CDATA[ Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar kembali melakukan deportasi terhadap warga negara asing (WNA). Kali ini WNA yang dideportasi asal Malaysia yang telah melebihi izin tinggal di Blitar dan tak membayar biaya beban keimigrasian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e8cfeb41b9d.webp" length="32574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 17:04:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>WNA, Malaysia, Dideportasi, Melanggar, Aturan, Keimigrasian, Izin Tinggal, Imigrasi Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar kembali melakukan deportasi terhadap warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang diketahui tinggal di wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>WNA yang dideportasi itu berinisial NHH (37) dan yang bersangkutan terbukti melanggar ketentuan keimigrasian.</p>
<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Aditya Nursanto mengatakan, NHH diketahui telah melebihi batas izin tinggalnya dan masih berada di wilayah Indonesia selama 55 hari setelah izinnya berakhir.</p>
<p>Selain itu, NHH juga juga tidak dapat membayar biaya beban keimigrasian sebagaimana diatur dalam Pasal 78 ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.</p>
<p>"Deportasi ini dilakukan setelah yang bersangkutan terbukti melanggar ketentuan kemigrasian," kata dia Jumat (10/10/2025).</p>
<p>Aditya menjelaskan proses pendeportasian WNA asal Malaysia itu berawal saat yang bersangkutan secara sukarela menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar pada Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Kemudian, dilakukan pemeriksaan dan diketahui NHH tiba di Indonesia pada 16 Juli 2025 di Juanda, Surabaya dengan menggunakan BVK (Bebas Visa Kunjungan) yang berlaku hingga 14 Agustus 2025.</p>
<p>Selama di Indonesia, NHH berdomisili di Dusun Banaran, Kedungbanteng, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Setelah melalui proses pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno Hatta, NHH kemudian diterbangkan ke negara asalnya di Malaysia menggunakan penerbangan Batik Air nomor OD315 yang berangkat pada pukul 12.00 WIB.</p>
<p>"Yang bersangkutan bersikap kooperatif selama menjalani proses pemeriksaan, dan keputusan untuk mendeportasi ditetapkan. Proses pengawasan keberangkatan dilaksanakan dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (9/10/2025)," jelasnya.</p>
<p>Lanjut Aditya, pendeportasian ini menunjukan komitmen Kanim Blitar dalam menegakkan kedaulatan hukum. Adanya kasus ini juga menjadi peringatan bagi warga negara asing (WNA) lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tersandung Kasus Pelanggaran Berat, Empat Anggota Polres Blitar Dipecat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tersandung-kasus-pelanggaran-berat-empat-anggota-polres-blitar-dipecat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tersandung-kasus-pelanggaran-berat-empat-anggota-polres-blitar-dipecat</guid>
<description><![CDATA[ Empat orang anggota Polres Blitar dipecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTHD) pada Jumat (10/10/2025). Keempat anggota Polres Blitar yang dipecat itu tersandung kasus pelanggaran berat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e87b493c5d4.webp" length="100738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 10:31:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Anggota, Polres Blitar, Diberhentikan, Tidak Hormat, Pecat, PTDH, Pelanggaran Berat.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Empat anggota Polres Blitar, Polda Jawa Timur (Jatim) dipecat atau menjalani pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada Jumat (10/10/2025).</p>
<p>Keempat anggota Polres Blitar itu terbukti melakukan pelanggaran berat. Mulai dari tindak pidana disersi atau meninggalkan dinas tanpa izin dalam jangka waktu lama, tindak pidana penyalahgunaan narkoba, hingga kasus penggelapan dalam jabatan.</p>
<p>Empat orang anggota Polres Blitar yang dikenakan PTDH tersebut yakni Bripka ES, Bripda AS, Bripka BES dan Aipda SDR.</p>
<p>"Pada hari ini kami dari Polri baru saja selesai melaksanakan upacara PTDH ataupun pemberhentian tidak dengan hormat terhadap empat anggota Polri. Mantan anggota Polri ini sudah diberhentikan, karena tindakannya melanggar disiplin dan kode etik Polri," terang Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Jumat (10/10/2025).</p>
<p>Bripka ES dan Bripda AS diberhentikan lantaran melakukan disersi atau meninggalkan dinas tanpa izin dalam jangka waktu lama dan setelah ditemukan pemeriksaan terbukti melakukan tindak pidana berupa menggunakan narkotika.</p>
<p>Lalu, Bripka BES diberhentikan lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba dan peredaran narkoba. Selanjutnya Aipda SDR diberhentikan lantaran terlibat melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan melanggar sumpah jabatan sebagai anggota Polri.</p>
<p>"Baik empat anggota ini, dua di antaranya terbukti melakukan disersi dan disitu ada yang terbukti menggunakan narkoba. Kemudian, satu terbukti penyalahgunaan narkoba untuk kesekian kalinya. </p>
<p>Satu lagi, anggota yang dalam melaksanakan tugasnya melakukan penyelewengan dalam jabatan," terang Kapolres.</p>
<p>Keputusan PTDH ini berdasarkan evaluasi secara menyeluruh atas pelanggaran yang telah dilakukan. Artinya, PTDH merupakan konsekuensi tegas yang harus diterima apabila anggota melakukan pelanggaran berat yang merusak citra dan martabat Polri.</p>
<p>AKBP Arif menambahkan tindakan tegas ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi anggota lain agar selalu menjunjung tinggi aturan dan norma yang berlaku dalam pelaksanaan tugas.</p>
<p>"Kami memberhentikan tidak dengan hormat yang pertama sebagai bahan introspeksi personil Polri lainnya untuk bisa tetap memperdomani sumpah jabatan dan menunjukan kepada masyarakat bahwasannya Polri benar-benar akuntabel," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Tangani Kasus Penganiayaan Siswa SMK di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-tangani-kasus-penganiayaan-siswa-smk-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-tangani-kasus-penganiayaan-siswa-smk-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Unit PPA Satreskrim Polres Blitar turun tangan, untuk menangani kasus penganiayaan terhadap siswa SMK di Kabupaten Blitar yang dianiaya oleh kakak kelasnya hingga mengalami tulang hidung retak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e7943d8648d.webp" length="34530" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 19:58:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Polres Blitar, Polisi, Turun Tangan, Tangani, Kasus, Penganiayaan, Siswa, Kakak Kelas.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Unit PPA Satreskrim Polres Blitar turun tangan untuk menangani kasus penganiayaan salah satu siswa SMK di Kabupaten Blitar oleh kakak kelasnya hingga mengalami tulang hidung retak.</p>
<p>Korbannya adalah DNA (16) seorang siswa kelas 10, dan terduga pelakunya berinisal MAF (17) yang juga siswa di sekolah tersebut.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengatakan peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada 18 September 2025 di lingkungan sekolah dan baru dilaporkan ke polisi pada 27 September 2025.</p>
<p>"Kami sudah menerima laporan dan saat ini tengah ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Blitar. Saat ini, kasus nya dalam tahap penyidikan dan polisi sudah memeriksa lima orang saksi. Mulai dari ayah korban, korban, dua siswa dan guru di sekolah tersebut," kata dia, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Ipda Putut kasus ini bermula saat korban sedang duduk di depan kelas sambil bermain handphone. Secara tiba-tiba, terduga pelaku menghampiri korban lalu mendorong tubuhnya ke belakang dan beruntung tidak sampai terjatuh.</p>
<p>Kemudian, terduga pelaku sempat mengatakan "nyapo nyawang-nyawang" (kenapa lihat-lihat) kepada korban. Lalu, pelaku langsung mengangkat kaki kanan korban menggunakan tangan kiri.</p>
<p>Dengan posisi membungkuk, terduga pelaku langsung memukul bagian wajah korban yang mengenai bagian bawah mata dan tulang hidung.</p>
<p>Akibat pukulan keras itu, lubang hidung korban langsung mengeluarkan darah.</p>
<p>"Setelah kejadian, korban dibawa ke ruang waka kesiswaan dan langsung dilarikan ke puskesmas Kademangan. Sesampainya di puskesmas, pihak keluarga baru diinformasikan dan selanjutnya orang tua korban merujuk anaknya ke RS Aminah untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Karena kondisi tulang hidung retak," jelasnya.</p>
<p>Usai peristiwa tersebut, pihak sekolah akan melakukan mediasi antara korban dan pelaku. Setelah ditunggu cukup lama, proses mediasi antara korban dan pelaku tak kunjung dilakukan.</p>
<p>Kemudian, selang beberapa hari, pihak pelaku dan guru datang ke rumah korban yang bertujuan untuk meminta maaf. Pihak keluarga korban juga memaafkan, namun terkait biaya pengobatan di rumah sakit belum menemui kesepakatan.</p>
<p>"Dari pelaku memberikan uang kepada korban sebesar Rp1,4 juta dan pihak sekolah juga memberikan uang sebesar Rp900 ribu. Setelah itu pihak sekolah juga berjanji lagi akan memfasilitasi mediasi antara korban dan pelaku," ucapnya.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan, pihak orang tua korban berusaha menghubungi orang tua pelaku dan menyampaikan peristiwa penganiayaan tersebut. Namun, jawaban dari orang tua pelaku justru peristiwa ini terjadi karena korban yang pertama kali melakukan pemukulan kepada pelaku.</p>
<p>Dari sinilah, orang tua korban menyimpulkan bahwa pihak keluarga pelaku enggan bertanggung jawab dan tidak ada itikad baik. Sehingga, orang tua korban memutuskan melaporkan kejadian ini ke polisi.</p>
<p>"Merasa tidak puas dengan mediasi, orang tua korban melaporkan peristiwa ini ke Polres Blitar," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tulang Hidung Siswa SMK di Blitar Retak Usai Dianiaya Kakak Kelas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tulang-hidung-siswa-smk-di-blitar-retak-usai-dianiaya-kakak-kelas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tulang-hidung-siswa-smk-di-blitar-retak-usai-dianiaya-kakak-kelas</guid>
<description><![CDATA[ Seorang siswa SMK di Kabupaten Blitar mengalami luka pada bagian hidung, yakni tulang hidung retak. Ia mengalami luka tersebut, usai dianiaya oleh kakak kelasnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e7942511e88.webp" length="15040" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 19:39:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Siswa, Pelajar, Dianiaya, Kakak Kelas, Luka, Hidung, Retak.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Seorang siswa SMK di Kabupaten Blitar berinisial D menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya hingga mengalami tulang hidung retak dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.</p>
<p>Orang tua korban berinisial IS menceritakan, awalnya ia ditelepon oleh pihak sekolah untuk mendatangi puskesmas. Sesampainya disana, ia melihat kondisi sang anak sudah berlumuran darah dan bagian hidung dalam kondisi bengkok.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan sang anak, kejadian ini terjadi pada saat sekolah mengadakan acara dies natalis. Saat itu, korban sedang duduk bermain handphone, tiba-tiba didatangi pelaku, diseret oleh pelaku dan dipukul dengan tangan kosong.</p>
<p>"Anak saya tidak kenal dengan kakak kelasnya itu dan dia bilang, kalau saat itu sedang duduk dan main handphone. Tiba-tiba didatangi pelaku dan dipukul," terangnya, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>IS menyebut bahwa anaknya mendapat pukulan dari kakak kelasnya pada bagian wajah tepatnya di hidung. Akibat pukulan ini, anaknya mengalami luka dan langsung dibawa ke puskesmas. Kemudian, dari puskesmas dirujuk untuk menjalani perawatan medis di rumah sakit.</p>
<p>Saat di rumah sakit, korban menjalani intensif selama tiga hari karena kondisi tulang hidungnya retak.</p>
<p>"Hidungnya bengkok, dan retaknya kelihatan. Setelah dari puskesmas dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan selama tiga hari," ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pelaku sempat datang menjenguk anaknya dan mengakui bahwa dirinya memukul korban dengan alasan khilaf. Awalnya, pelaku berjanji akan bertanggung jawab atas peristiwa ini, namun setelah ditunggu tidak ada informasi atau tidak ada itikad baik darinya.</p>
<p>Sehingga, pihak keluarga korban memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Blitar.</p>
<p>"Waktu itu katanya mau tanggung jawab, tapi sampai sekarang tidak ada informasi apapun. Kami akhirnya nekat melaporkan kasus ini ke polisi," kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut membenarkan peristiwa ini dan pihak keluarga korban sudah melaporkan ke Polres Blitar. Saat ini, kasus ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar.</p>
<p>"Betul sudah melaporkan ke kami, soal dugaan perkara kekerasan terhadap anak di bawah umur," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Janji Suci di Balik Jeruji Besi, Tahanan Kasus Narkoba Nikahi Sang Pujaan Hati di Polres Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/janji-suci-di-balik-jeruji-besi-tahanan-kasus-narkoba-nikahi-sang-pujaan-hati-di-polres-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/janji-suci-di-balik-jeruji-besi-tahanan-kasus-narkoba-nikahi-sang-pujaan-hati-di-polres-blitar</guid>
<description><![CDATA[ RDA seorang laki-laki tahanan kasus narkoba mengucap janji suci ijab kabul untuk menikahi pujaan hatinya ASR pada Kamis (9/10/2025) di Masjid Polres Blitar. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa hak-hak dasar kemanusiaan tetap dihormati, bahkan mereka yang berada di balik jeruji besi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e793ee2675e.webp" length="36968" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 19:22:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Janji Suci, Ijab Kabul, Pernikahan, Tahanan, Kasus, Narkoba, Polres Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Tangis haru mewarnai suasana akad nikah yang digelar secara sederhana, tapi penuh makna di Masjid Polres Blitar.</p>
<p>Seorang tahanan Satnarkoba yakni laki-laki berinisial RDA warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar mengucap janji suci atau ijab kabul menikahi pujaan hatinya berinisal ASR yang juga warga Wlingi, pada Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Pengucapan janji suci ini berlangsung khidmat dibawah bimbingan penghulu KUA Kecamatan Wlingi dan disaksikan langsung oleh Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, para pejabat utama Polres Blitar, serta anggota Satnarkoba Polres Blitar sebagai bentuk dukungan moral dan pengamanan.</p>
<p>Kedua mempelai juga tampak terharu ketika ijab kabul diucapkan di hadapan wali masing-masing beserta keluarga dari kedua belah pihak.</p>
<p>Momen ini juga menjadi bukti bahwa di balik proses hukum yang dijalani, nilai kemanusiaan dan kesempatan untuk memperbaiki diri tetap dijunjung tinggi.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman berharap agar prosesi pengucapan janji suci atau pernikahan ini menjadi langkah awal perubahan ke arah yang lebih baik. </p>
<p>"Tentu kami berharap, pernikahan ini bisa menjadi  momentum untuk memperbaiki diri dan menata masa depan dengan penuh tanggung jawab," harapnya, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Sementara itu perwakilan keluarga menyampaikan terima kasih kepada Polres Blitar yang telah memberikan kesempatan serta memfasilitasi pelaksanaan akad nikah anaknya di Masjid Polres Blitar.</p>
<p>"Kami sangat bersyukur dan terharu, karena di tengah situasi yang penuh keterbatasan, Polres Blitar tetap memberikan ruang bagi anak kami untuk menjalankan ibadah pernikahan secara sah dan khidmat. Bagi kami, ini bukan hanya sebuah acara, tetapi juga bentuk kepedulian dan nilai kemanusiaan yang luar biasa dari jajaran kepolisian," ungkap pihak keluarga.</p>
<p>Lanjut Kapolres, momen ini menjadi pengingat bahwa di balik jeruji besi, masih ada ruang bagi cinta, pengharapan, dan kesempatan untuk berubah.</p>
<p>Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang hadir. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KAI Daop 7 Madiun Tutup 10 Perlintasan Sebidang Liar, Salah Satunya di Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kai-daop-7-madiun-tutup-10-perlintasan-sebidang-liar-salah-satunya-di-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kai-daop-7-madiun-tutup-10-perlintasan-sebidang-liar-salah-satunya-di-blitar</guid>
<description><![CDATA[ PT KAI Daop 7 Madiun menutup 10 perlintasan sebidang liar yang ada di wilayahnya dan salah satunya berada di Blitar. Tepatnya di km 113+3/4 petak jalan antara Stasiun Talun–Garum. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e60ff007e7f.webp" length="129124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 16:29:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>KAI, Daop 7 Madiun, Tutup, Perlintasan Sebidang Liar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Sebagai upaya mengurangi potensi terjadinya kecelakaan, baik yang melibatkan perjalanan kereta api (KA) maupun masyarakat pengguna jalan, PT KAI Daop 7 Madiun menutup 10 titik perlintasan sebidang liar, salah satu titiknya berada di Blitar.</p>
<p>Satu titik perlintasan sebidang liar itu tepatnya berada di km 113+3/4 petak jalan antara Stasiun Talun dan Garum.</p>
<p>"Kami melakukan normalisasi jalur dengan menutup perlintasan sebidang liar, di Blitar tepatnya di km 113+3/4 petak jalan antara Stasiun Talun dan Garum," terang Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Rokhmad menerangkan keberadaan perlintasan sebidang liar sangat berbahaya, karena tidak memiliki sistem pengamanan sesuai standar.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga melarang pembangunan gedung, tembok, pagar, tanggul, maupun bangunan lainnya, serta penanaman pohon tinggi atau penempatan barang di jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.</p>
<p>Larangan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Pasal 178 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.</p>
<p>"Keberadaan perlintasan sebidang liar ini sangat berbahaya. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan normalisasi jalur dengan menutup perlintasan sebidang liar sebanyak 10 titik lokasi dari target program sebanyak 15 titik lokasi pada tahun 2025," terangnya.</p>
<p>Rokhmad menambahkan pihaknya secara rutin juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya melintas sembarangan di jalur kereta api.</p>
<p>Masyarakat dihimbau agar hanya melintas melalui perlintasan resmi yang dilengkapi dengan pintu perlintasan, rambu peringatan, dan peralatan keselamatan lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gubernur Jatim Minta DBHCHT Naik 10 Persen, Imbas Dana Transfer Pusat Dipotong Rp2,8 T</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gubernur-jatim-minta-dbhcht-naik-10-persen-imbas-dana-transfer-pusat-dipotong-rp28-t</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gubernur-jatim-minta-dbhcht-naik-10-persen-imbas-dana-transfer-pusat-dipotong-rp28-t</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Jawa Timur (Jatim) menyambut bahwa dana transfer dari Pemerintah Pusat kepada Pemporv Jatim pada tahun 2026 mendatang dipotong sebesar Rp2,8 triliun. Sehingga, dia meminta Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dinaikan menjadi 10 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e60fbcb0425.webp" length="37274" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 15:52:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Minta, Besaran, DBHCHT Naik, Dana Transfer Dipotong.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pada tahun 2026 mendatang, dana transfer dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) berkurang atau dipotong sebesar Rp2,8 triliun.</p>
<p>Hal ini sesuai dengan surat Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dari Dirjen Pertimbangan Keuangan yang tertulis per tanggal 23 September 2025.</p>
<p>Jika pada tahun 2025, Pemprov Jatim menerima dana transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp11,4 triliun, pada tahun 2026 mengalami pengurangan atau pemotongan dan menjadi sebesar Rp8,8 triliun.</p>
<p>Terkait dengan hal ini, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah bertemu sekaligus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.</p>
<p>Salah satu solusinya adalah dengan menaikkan besaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari yang semua hanya 3 persen menjadi 10 persen.</p>
<p>"Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Menteri, jadi opsinya dengan menaikkan DBHCHT. Saya minta jangan 3 persen Pak, kasih kami 10 persen. Artinya, dana transfer di daerah berkurang, tapi besaran DBHCHT nya naik," ujarnya, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Khofifah menyebut jika besaran DBHCHT dinaikkan di tengah dana transfer Pemerintah Pusat ke Pemprov Jatim berkurang atau dipotong, maka bisa memenuhi kekuatan dan sejumlah porsi masih bisa tercover.</p>
<p>Di mana, besaran DBHCHT Provinsi Jatim pada tahun 2025 ini Rp3,57 triliun dan jika dinaikkan akan bisa menjadi solusi dari pemotongan dana transfer.</p>
<p>"Kira-kira begitu kalau dinaikkan, maka DBHCHT bisa memenuhi kebutuhan kekuatan kota. Relatif ya dan masih bisa tercover," kata dia.</p>
<p>Orang nomor satu di Jawa Timur (Jatim) ini menyakini jika persentase pembagian dinaikkan, maka tekanan akibat pemotongan dana transfer pusat bisa direduksi secara signifikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sambut HUT ke&amp;80 Jatim, Khofifah Pimpin Ziarah Nasional di Makam Bung Karno Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sambut-hut-ke-80-jatim-khofifah-pimpin-ziarah-nasional-di-makam-bung-karno-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sambut-hut-ke-80-jatim-khofifah-pimpin-ziarah-nasional-di-makam-bung-karno-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memimpin kegiatan ziarah nasional di Makam Bung Karno, Kota Blitar pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan ziarah nasional ini dalam rangka menyambut HUT ke-80 Jatim. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e60fdf74692.webp" length="78212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 15:12:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Gubernur, Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Ziarah, Makam Bung Karno, MBK, Kota Blitar, HUT ke-80, Provinsi Jatim.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memimpin kegiatan ziarah nasional di Makam Presiden Pertama Ir Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar pada Rabu (8/10/2025) pagi.</p>
<p>Kegiatan ziarah nasional ini merupakan agenda tahunan, dalam rangka menyambut HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Hal itu dikatakan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, saat menemui wartawan di lokasi.</p>
<p>Dirinya melakukan ziarah di Makam Bung Karno, dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan kegiatan serupa di Makam Gubernur Muhammad Nur di Sampang, Madura.</p>
<p>"Saya kebagian ziarah di Makam Bung Karno di Blitar dan Pak Wagub di jam yang sama melakukan ziarah ke Makam Gubernur Muhamad Nur di Sampang. Dua hari lalu, saya juga ziarah ke Makam Gubernur Suryo," kata dia, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Selain melakukan ziarah nasional, ada beberapa kegiatan yang digelar Pemprov Jatim dalam rangka memperingati HUT ke-80. </p>
<p>Ada beberapa program strategis yang dilakukan, mulai dari peluncuran Trans Jatim koridor 7 yang menyisir wilayah Pantura dari Paciran, Dukun dan seterusnya.</p>
<p>Khofifah menyebut, selanjutnya ada kegiatan Job Fair atau bursa pencari kerja selama dua hari, Jatim Festival, hingga menerbitkan sebanyak 1.580 buku produk dari murid, guru, dan kepala sekolah.</p>
<p>"Nanti di tanggal 12 Oktober 2025 untuk hari H nya, rangkaian sudah kami gelar. Seperti peluncuran Trans Jatim koridor tujuh di wilayah itu memang sebelumnya tembus untuk transportasi umum ke arah kota baik Lamongan, ke Gresik menyambung ke Surabaya," ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, setelah selesai melakukan upacara dan ziarah nasional di Makam Bung Karno, Kota Blitar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menyalurkan bantuan sebanyak 500 paket sembako kepada pedagang dan warga di sekitar Makam Bung Karno.</p>
<p>Tak sendiri, Gubernur didampingi sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Bupati, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran terkait di Kota/Kabupaten Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kepergok Curi Isi Kotak Amal Senilai Rp15 Ribu, Laki&amp;Laki di Blitar Diamankan Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kepergok-curi-isi-kotak-amal-senilai-rp15-ribu-laki-laki-di-blitar-diamankan-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kepergok-curi-isi-kotak-amal-senilai-rp15-ribu-laki-laki-di-blitar-diamankan-warga</guid>
<description><![CDATA[ Seorang laki-laki berinisal ANSM (20) diamankan warga lingkungan Brubuh, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Dia kepergok mencuri kotak amal didalam area Mushola Nurul Ulum. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e4dca5bb238.webp" length="44440" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 17:57:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kepergok, Curi, Kotak Amal, Laki-Laki, Diamankan, Warga, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Aksi pencurian kotak amal didalam area musala di Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar berhasil digagalkan warga.</p>
<p>Pelaku seorang laki-laki berinisial ANSM (20) warga Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Aksi pencurian itu diketahui oleh warga hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan oleh warga sekitar.</p>
<p>Peristiwa ini terjadi di Musala Nurul Ulum, di lingkungan Brubuh, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada Selasa (7/10/2025) pukul 11.00 WIB.</p>
<p>"Kejadiannya sekira pukul 11.00 WIB, pak Achmad Jaenuri selaku takmir Mushola yang rumahnya mepet merasa curiga dengan pelaku yang masuk kedalam," ujar Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>Ipda Putut menjelaskan saat pelaku memarkirkan sepeda motor dan masuk kedalam area musala, Achmad Jaenuri (62) melakukan pencegekan di dalam dan diketahui pelaku sedang mengambil uang tunai di dalam kotak amal menggunakan dua buah kawat terbuat dari besi.</p>
<p>Lalu, Achmad berteriak kencang bahwa ada maling di dalam musala, hingga akhirnya warga sekitar mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.</p>
<p>"Bersama-sama warga sekitar melakukan penangkapan terhadap pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lodoyo timur guna proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.</p>
<p>Dari tangan pelaku, diamankan yang tunai sebesar Rp15.000 dari jumlah total uang dalam kotak amal secara keseluruhan sebesar Rp3,5 juta.</p>
<p>Ipda Putut menambahkan, hasil penyelidikan dan olah TKP, kotak amal ini berada di sebelah selatan pintu masuk dan dicor secara permanen menggunakan semen. Kasus ini tengah dalam proses penanganan kepolisian dan akan dilakukan pengembangan.</p>
<p>"Uang yang diambil Rp15.000 dari total semua yang ada di kotak amal sebesar Rp3,5 juta," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Progres Masih 30 Persen, DPUPR Kota Blitar Minta Pembangunan Dua Kantor Kelurahan Dikebut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/progres-masih-30-persen-dpupr-kota-blitar-minta-pembangunan-dua-kantor-kelurahan-dikebut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/progres-masih-30-persen-dpupr-kota-blitar-minta-pembangunan-dua-kantor-kelurahan-dikebut</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar meminta pihak rekanan untuk menyebut proses pembangunan dua kantor Kelurahan yakni Kelurahan Plosokerep, Sananwetan dan Kelurahan Tanggung, Kepanjenkidul. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e4dcb505a8d.webp" length="57726" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 17:11:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pembangunan, Dua, Kantor, Kelurahan, Dikebut, Kota Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Progres pembangunan dua kantor Kelurahan di Kota Blitar yakni Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan dan Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul baru mencapai 30 persen.</p>
<p>Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar meminta pihak rekanan untuk menyebut proses pembangunan dua kantor Kelurahan tersebut yang merupakan dua proyek strategis di Kota Blitar.</p>
<p>"Progresnya saat ini pekerjaan fisik dua kantor Kelurahan sudah mencapai 30 persen. Kami meminta kepada rekanan untuk menyebut pekerjaan supaya bisa selesai tepat waktu," terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar Erna Santi, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>Erna menjelaskan, berdasarkan dengan tanda tangan kontrak, pekerjaan fisik pembangunan kantor Kelurahan Plosokerep dan Kelurahan Tanggung harus selesai sebelum 20 Desember 2025.</p>
<p>Meskipun progres menunjukan baru mencapai 30 persen, ia optimistis dua proyek strategis ini bisa selesai tepat waktu. Pihaknya rutin melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan pekerjaan fisik berjalan sesuai dengan perencanaan.</p>
<p>"Mumpung belum musim hujan, pekerjaan fisik harus dikebut supaya bisa selesai tepat waktu," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia menambahkan, alokasi anggaran yang digelontorkan Pemkot Blitar untuk membangun di kantor Kelurahan tersebut sekitar Rp6 miliar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Ngantuk Saat Berkendara, Pemotor di Blitar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-ngantuk-saat-berkendara-pemotor-di-blitar-tewas-usai-tabrak-tiang-listrik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-ngantuk-saat-berkendara-pemotor-di-blitar-tewas-usai-tabrak-tiang-listrik</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pemotor di Blitar tewas usai menabrak tiang listrik pada Selasa (7/10/2025) pagi. Pemotor itu merupakan laki-laki bernama Hendi Tri Rahmat dan kecelakaan lalu lintas tunggal itu terjadi karena diduga yang bersangkutan mengantuk saat berkendara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e4dcbb39592.webp" length="67576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 16:28:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, Tunggal, Blitar, Pemotor, Tewas .</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Kota Blitar pada Selasa (7/10/2025), tepatnya terjadi di Jalan Raya Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul.</p>
<p>Akibat kejadian ini, seorang laki-laki bernama Hendi Tri Rahmat (22) warga Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar meninggal dunia atau tewas.</p>
<p>"Kami menerima laporan, tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB atau subuh, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Ngadirejo," terang Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Ipda Suratno awalnya Hendi diketahui mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan Nopol AG 3813 NO dan melaju dari arah barat ke timur di Jalan Raya Ngadirejo.</p>
<p>Secara tiba-tiba, sepeda motor yang ia kendarai mendadak oleng ke kiri dan menabrak tiang listrik yang berada di utara jalan.</p>
<p>"Kondisi korban mengalami luka parah pada bagian kepala, dan meninggal dunia di lokasi kejadian," jelasnya.</p>
<p>Ipda Suratno menambahkan penyebab kecelakaan lalu lintas tunggal itu, dikarenakan pengendara sepeda motor diduga mengantuk saat sedang berkendara.</p>
<p>Artinya, yang bersangkutan mengalami hilang kendali hingga mengakibatkan sepeda motornya oleng dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Anak yang Terlibat Aksi Kerusuhan dan Penyerangan Mako Polres Blitar Kota Jalani Diversi Selama Sebulan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-anak-yang-terlibat-aksi-kerusuhan-dan-penyerangan-mako-polres-blitar-kota-jalani-diversi-selama-sebulan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-anak-yang-terlibat-aksi-kerusuhan-dan-penyerangan-mako-polres-blitar-kota-jalani-diversi-selama-sebulan</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 22 anak yang terlibat aksi kerusuhan dan penyerangan Mako Polres Blitar Kota pada akhir Agustus 2025 lalu menjalani diversi selama satu bulan penuh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e37a566671c.webp" length="78382" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 16:34:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Puluhan, Anak, Terlibat, Aksi Kerusuhan, Penyerangan, Mako Polres Blitar Kota, Jalani Diversi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP -</strong> Sebanyak 22 anak yang terlibat aksi kerusuhan dan penyerangan Mako Polres Blitar Kota pada akhir Agustus 2025 lalu atau disebut dengan anak berhadapan dengan hukum (ABH), menjalani hukuman diversi selama satu bulan penuh.</p>
<p>Dimana, hukuman diversi merupakan suatu proses hukum untuk anak-anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) di mana penyelesaian perkara dialihkan dari proses peradilan formal ke proses di luar pengadilan.</p>
<p>Tujuannya adalah melindungi kepentingan terbaik anak dengan menghindari stigma dan dampak negatif dari peradilan pidana, serta mendorong penyelesaian konflik secara damai dan bertanggung jawab melalui pendekatan keadilan restoratif. </p>
<p>"Selama satu bulan, sejak tanggal 28 September 2025 sampai 26 Oktober 2025 mereka dapat pembinaan keagamaan dan sanksi sosial. Pelaksanaan dilakukan setiap hari dan tidak ada hari libur," terang Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan AKP Rudy, setiap harinya selama satu bulan penuh, anak-anak ini menjalani kegiatan mondok di lingkungan Polres Blitar Kota. Dimulai, setelah mereka pulang sekolah, wajib membersihkan tempat ibadah dalam hal ini Masjid Al Aulia, salat magrib berjamaah, dilanjutkan pengajian, lalu salat isya berjamaah, dan mendengarkan tausiyah dari tokoh agama.</p>
<p>Pelaksanaan diversi ini sengaja dilakukan dengan pengawasan ketat dari kepolisian. Karena mereka diharapkan bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik kedepannya. Artinya, efek jera terwujud dan anak-anak tidak mengulangi perbuatannya.</p>
<p>"Dari 22 anak, yang dua orang non muslim. Keduanya juga melakukan hal yang sama sesuai dengan agama masing-masing. Kami memang sengaja diversi dilakukan disini, supaya menimbulkan efek jera. Kalau diserahkan kepada orang tua, kami rasa pengawasannya kurang," jelasnya.</p>
<p>Lanjut AKP Rudy, puluhan anak yang menjalani diversi ini wajib absen setiap hari. Karena, sesuai kesepakatan antara orang tua dan kepolisian, jika ada anak yang melewatkan atau absen dari kegiatan dan bahkan melakukan penggaaran maka diversi dinyatakan gagal. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memulai Produksi Perdana, Mesin Boiler Pabrik Triplek di Blitar Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/memulai-produksi-perdana-mesin-boiler-pabrik-triplek-di-blitar-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/memulai-produksi-perdana-mesin-boiler-pabrik-triplek-di-blitar-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Mesin boiler milik pabrik triplek di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar terbakar pada Senin (6/10/2025). Kebakaran ini terjadi, saat pabrik tersebut mulai melakukan produksi perdananya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e37a4d61e3c.webp" length="56980" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 16:02:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Mesin Boiler, Pabrik Triplek, Blitar, Terbakar, Mulai, Produksi, Perdana.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Peristiwa kebakaran terjadi di pabrik triplek yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.</p>
<p>Kebakaran ini terjadi tepat saat pabrik triplek memulai produksi perdananya. Diduga api muncul akibat gangguan pada mesin boiler atau pemanas di pabrik tersebut.</p>
<p>Salah satu karyawan pabrik triplek bernama Dinda mengatakan mesin boiler itu merupakan mesin baru, dan sebelum digunakan untuk produksi perdananya pada Senin (6/10/2025) sudah dilakukan pengecekan hingga uji coba dan tidak menunjukan kendala.</p>
<p>Namun, saat akan digunakan untuk produksi perdana, tiba-tiba mengalami gangguan yang menimbulkan percikan api hingga menimbulkan kebakaran.</p>
<p>"Sudah dilakukan uji coba sebelum hari ini. Tiba-tiba tadi ada gangguan menimbulkan api hingga mengakibatkan kebarakan," kata dia, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar Teddy Prasojo mengungkapkan peristiwa kebakaran ini terjadi dikarenakan mesin boiler mengalami overheat dan terjadi kebocoran pada bagian sel karet.</p>
<p>Usai menerima laporan tersebut, pihaknya mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman agar tak sampai meluas ke area produksi pabrik triplek yang lain.</p>
<p>"Nggak ada korban jiwa, tapi sebagian mesin mengalami kerusakan cukup parah dan pihak pabrik memberhentikan aktivitas produksi untuk sementara waktu ini, sampai mesin selesai diperbaiki," ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan, pihak kepolisian juga mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, juga untuk memastikan penyebab kebakaran dan nilai kerugian yang ditanggung pemilik pabrik triplek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Daging Ayam di Kota Blitar Masih Tinggi, Harga Cabai Mulai Merangkak Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-di-kota-blitar-masih-tinggi-harga-cabai-mulai-merangkak-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-daging-ayam-di-kota-blitar-masih-tinggi-harga-cabai-mulai-merangkak-naik</guid>
<description><![CDATA[ Harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar terpantau masih tinggi yakni seharga Rp36.000 per kilogram. Sementara itu harga cabai terpantau mulai merangkak naik ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e37a247dd8f.webp" length="48930" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 15:35:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Harga, Daging Ayam, Pasar Legi, Kota Blitar, Masih Tinggi, Harga Cabai, Merangkak, Naik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Harga daging ayam di Pasar Tradisional Kota Blitar terpantau masih tinggi, pada Senin (6/10/2025) seharga Rp36.000 per kilogram.</p>
<p>Salah satu pedagang di Pasar Legi Kota Blitar bernama Rina mengatakan harga daging ayam tinggi sudah berlangsung sejak bulan Agustus 2025 lalu.</p>
<p>Sebelumnya, harga daging ayam sebesar Rp28.000 dan terus mengalami kenaikan hingga Rp40.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Sudah sebulan lebih, harga daging ayam mahal. Sebelumnya sempat Rp40.000 per kilogramnya dan seminggu ini sudah berangsur turun, tapi masih mahal," kata dia, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Rina menyebut harga daging ayam normalnya berkisar Rp28.000 - Rp30.000 per kilogram. Penyebab harga ayam masih tinggi, karena stok ayam di peternak berkurang, sehingga stok di pedagang juga berkurang. </p>
<p>Kondisi ini berdampak pada penjualan daging ayam di pasaran. Dalam sehari, Rina biasanya menjual daging ayam sebanyak 1 kuintal lebih. Namun, untuk saat ini hanya mampu menjual kurang dari 2 kuintal.</p>
<p>"Stoknya itu belum normal, ayam yang dipanen ini belum waktunya panen. Jadi, ukurannya kecil-kecil, yang biasanya 2 kilogram per ekor, sekarang dibawah 2 kilogram. Kondisi ini secara otomatis juga mempengaruhi penjualan di pasaran," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, harga cabai di Pasar Legi Kota Blitar juga terpantau mulai merangkak naik. </p>
<p>Salah satu pedagang bernama Sujiati mengungkapkan harga cabai rawit yang sebelumnya Rp25.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Kemudian, harga cabai merah besar, dari semula Rp35.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram.</p>
<p>Kenaikan paling banyak terjadi pada cabai merah keriting, yang semula Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogramnya.</p>
<p>"Kenaikan mulai terjadi sejak seminggu ini. Sepertinya stok cabai di petani berkurang, sehingga harga naik," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kisah Pak Asbani, Sang Perajin Payung Kertas Asal Kota Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kisah-pak-asbani-sang-perajin-payung-kertas-asal-kota-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kisah-pak-asbani-sang-perajin-payung-kertas-asal-kota-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Kisah seorang pria tua bernama Asbani (70) warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar yang merupakan perajin payung kertas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e0efc355c55.webp" length="51784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 18:39:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Pak Asbani, Perajin, Payung Kertas, Blitar, Kota Blitar, Kisah.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Payung kertas merupakan salah satu kerajinan yang kini mulai jarang terlihat, khususnya di Kota Blitar. Payung kertas merupakan payung kuno yang terbuat jalinan bambu dan kertas, dengan warna yang beragam.</p>
<p>Menyusuri jalanan Kota Blitar, ada seorang pria tua yang nampak memproduksi payung kertas. Pria itu adalah Pak Asbani (70) warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.</p>
<p>Saat ditemui di rumahnya, Pak Asbani menceritakan bahwa dirinya sudah menekuni kerajinan payung kertas selama 20 tahunan, tepatnya sejak tahun 1990-an. Dia belajar membuat payung kertas secara mandiri atau otodidak.</p>
<p>Produk payung kertas yang dibuat Pak Asbani awalnya dipesan oleh pelanggan dari Kabupaten Sidoarjo. Pesanan dalam jumlah besar pernah ia lakoni dan sampai membuatnya kewalahan, hingga sempat mengajak beberapa tetangga untuk membantu memproduksi payung kertas.</p>
<p>"Pelanggan tetap itu dari Sidoarjo, tapi tiba-tiba berhenti memesan sama saya sampai akhirnya tutup total, karena sepi pembeli," ceritanya, Sabtu (4/10/2025).</p>
<p>Sejak saat itu, ia bekerja seadanya untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Mulai dari beternak jangkrik, memelihara kambing hingga sapi untuk menyambung hidup keluarga.</p>
<p>Pak Asbani mengaku bahwa kerajinan payung kertas yang ia buat sudah berjalan hampir 15 tahun. Karena kondisi yang sepi itu, usaha tersebut berhenti selama 10 tahun.</p>
<p>Kemudian, kembali memulai produksi payung kertas sejak empat tahun lalu atau saat terjadi pandemi Covid-19.</p>
<p>"Empat tahunan ini, mulai produksi lagi dan Alhamdulillah selalu ada pesanan, meskipun tidak sebanyak dulu. Dari Tulungagung, Kediri, Surabaya, dan lokal Blitar. Tiap bulan biasanya menjual 350 biji payung kertas ke pelanggannya," ujarnya.</p>
<p>Pak Asbani menjual kerajinan payung kertas seharga Rp10.000 per biji. Ada beberapa jenis pilihan payung kertas yang dibuatnya, yakni warna putih dan ada yang berwarna seperti merah.</p>
<p>Saat ini, Pak Asbani mengerjakan sendiri kerajinan payung, mulai penyiapan bahan sampai produksi. Untuk bahannya, ia sebagian memanfaatkan limbah kayu dari perajin yang harganya lebih murah.</p>
<p>"Yang pesan itu biasanya guru untuk tugas mewarna siswa di sekolah. Ada juga yang pesan untuk payung makam dan lain-lain," kata dia.</p>
<p>Pak Asbani menerangkan proses pembuatan dimulai dari merangkai belahan bambu untuk rangka kerajinan payung kertas. Bambu yang sudah dibelah itu, dirangkai menggunakan benang untuk menjadi bagian atap payung.</p>
<p>"Belahan bambu yang sudah selesai dirangkai, dikaitkan dengan salah satu ujung kayu yang sudah dibentuk bulat panjang yang berfungsi sebagai gagang payung," terakhir.</p>
<p>Tahap terakhir, Pak Asbani memasang atap payung menggunakan bahan kertas. Ia menempelkan kertas pada rangka atap payung menggunakan lem. Selang beberapa saat, payung kertas buatan Pak Asbani pun sudah jadi dan bisa digunakan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ODGJ Pembacok Bocah 11 Tahun di Blitar, Berhasil Diamankan di Magetan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/odgj-pembacok-bocah-11-tahun-di-blitar-berhasil-diamankan-di-magetan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/odgj-pembacok-bocah-11-tahun-di-blitar-berhasil-diamankan-di-magetan</guid>
<description><![CDATA[ ODGJ berinisial AM (40) yang melakukan penyerangan dan pembacokan terhadap MKS (11) warga Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar berhasil diamankan di Magetan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e0f0e664d99.webp" length="60942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 18:01:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>ODGJ, Blitar, Penyerang, Pembacok, Bocah, Diamankan, Polisi.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>AM (40) seorang pria ODGJ yang melakukan penyerangan hingga pembacokan terhadap MKS (11) asal Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar pada Ahad (28/9/2025) pukul 15.00 berhasil diamankan polisi.</p>
<p>AM berhasil diamankan di Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) dan kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Jiwa, Lawang, Kabupaten Malang.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan pelaku awalnya diamankan oleh santri ponpes Mboro, Magetan pada Jumat (3/10/2025) sekira pukul 23.00 WIB. AM diamankan, karena terlihat mencurigakan sedang mondar-mandir di sepuratan pondok.</p>
<p>"Awalnya diamankan santri pondok karena terlihat mencurigakan. Saat ditanya, dia mengaku bernama Ali dan beralamat di Srengat, Kabupaten Blitar," kata dia, Sabtu (4/10/2025).</p>
<p>Usai diamankan, AM diserahkan ke pihak Polsek Karas, Polres Magnet. Selanjutnya, Iptu Samsul menyebut anggota Polsek Srengat dan tim relawan ODGJ menjemput AM dan langsung dibawa ke rumah sakit jiwa.</p>
<p>"Pagi tadi sudah dijemput oleh anggota Polsek Srengat dan tim relawan ODGJ, kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa," ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, MKS (11) bocah laki-laki asal Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengalami luka bacok, usai diserang pria yang mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Ahad (28/9/2025) sore.</p>
<p>MKS diserang ODGJ, yang selama ini tinggal di Rumah Singgah Penampungan Pasien Jiwa yang selama ini dikelola oleh ayahnya TK (60), sekaligus rumah tersebut yang dihuni keluarga korban.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan MKS mengalami luka bacok pada bagian punggung, telinga dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p>"Rumah pelapor ini juga difungsikan sebagai rumah singgah penampungan pasien jiwa. Korban ini merupakan anak dari pemilik rumah," kata Iptu Samsul Anwar, Selasa (30/9/2025).</p>
<p>Peristiwa penganiayaan berupa pembacokan ini terjadi pada Ahad (28/9/2025) sore saat ayah korban sedang mengikuti kegiatan sosial di Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Kemudian, ia mendapat kabar jika anaknya mengalami luka bacok, setelah diserang AM (40) seorang pria yang mengalami gangguan jiwa.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang diterima, pelaku AM tiba-tiba mengamuk dan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam celurit.</p>
<p>"Setelah membacok, pelaku kabur sambil membawa senjata tajam. Saat ke lokasi, polisi amankan kaos korban yang berlumuran darah dan pelaku masih dalam pencarian," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SPPG di Kota Blitar Diminta Melengkapi Izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sppg-di-kota-blitar-diminta-melengkapi-izin-sertifikat-laik-higiene-sanitasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sppg-di-kota-blitar-diminta-melengkapi-izin-sertifikat-laik-higiene-sanitasi</guid>
<description><![CDATA[ Satgas MBG Kota Blitar meminta kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di wilayahnya agar melengkapi izin Serifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e0efa82359a.webp" length="51926" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 17:21:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>SPPG, Kota Blitar, Diminta, Lengkapi, Izin, Program, MBG.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP -</strong> Sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Blitar sudah beroperasi. Namun, berdasarkan data dari Satgas MBG Kota Blitar, disebutkan bahwa enam SPPG itu belum melengkapi izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).</p>
<p>Hal ini dikatakan oleh Sekertaris Satgas MBG Kota Blitar Dindin Alinurdin. Pihaknya meminta kepada SPPG yang sudah beroperasi agar segera melengkapi izin Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).</p>
<p>Dalam hal ini, Satgas MBG Kota Blitar akan mendampingi dapur SPPG untuk melengkapi perizinan tersebut.</p>
<p>"Belum ada SPPG yang mempunyai izin resmi. Artinya izin yang benar-benar riil di lapangan. Jadi, izin bukan hanya dapur, tetapi juga kelayakan tempat, tapi juga keamanan hingga kesehatan di dapur itu sendiri," kata Dindin, Sabtu (4/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan Dindin, setiap SPPG harus memiliki tiga syarat perizinan. Meliputi, SLHS, sertifikat halal dan air yang layak.</p>
<p>Pihaknya bersama instansi terkait seperti, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melakukan monitoring kelayakan tempat, kesehatan dan keamanan di masing-masing SPPG.</p>
<p>"Kami melibatkan Dinkes, DLH hingga DPUPR melakukan pengecekan administrasi di tiap SPPG, dan dilanjutkan dengan cek lapangan," jelasnya.</p>
<p>Untuk itu, Dindin mengingatkan kepadandspur SPPG yang masih dalam tahap persiapan untuk beroperasi, agar lebih dulu melengkapi syarat perizinannya.</p>
<p>Rencananya, akan ada empat SPPG yang bersiap beroperasi di Kota Blitar.</p>
<p>"Tidak usah terburu-buru, lengkapi dulu syarat perizinan. Termasuk, enam SPPG yang sudah beroperasi lebih dulu," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Adu Banteng Pikap dan Motor di Blitar, Satu Orang Terluka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/adu-banteng-pikap-dan-motor-di-blitar-satu-orang-terluka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/adu-banteng-pikap-dan-motor-di-blitar-satu-orang-terluka</guid>
<description><![CDATA[ Akibat kecerobohan sopir yang tak bisa mengendalikan kendaraannya, mengakibatkan terjadi kecelakaan lalu lintas dengan pengendara sepeda motor di Jalan Umum Desa Kaulon, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68de8b6b34b6e.webp" length="112758" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 22:32:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Adu Banteng, Mobil, Pickup, Sepeda Motor, Blitar, Satu Orang, Terluka.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>Satu orang mengalami luka akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Umum, Desa Kaulon, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar pada Kamis (2/10/2025) pagi.</p>
<p>Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan dua kendaraan yakni mobil pikap dan sepeda motor. Kedua kendaraan ini melaju berlawanan arah atau adu banteng.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengatakan kronologi bermula saat MM (56) warga Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar mengemudikan mobil pikap jenis Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi AG 9492 RK, melaju dari barat ke kanan dan posisinya terlalu mengarah ke kanan.</p>
<p>Kemudian, ada kendaraan sepeda motor jenis Honda CB150 AG 5970 PAG, yang dikendarai oleh AFZ (18) warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar yang melaju dari arah timur ke barat atau berlawanan arah. Lalu terjadilah benturan yang cukup keras antara kedua kendaraan itu.</p>
<p>"Dua kendaraan melaju berlawanan arah, kemudian membentur dan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka," kata dia, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepada dan tangan. Kemudian, yang bersangkutan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi guna menjalani perawatan lebih lanjut.</p>
<p>Ipda Putut menyebut faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, karena pengemudi mobil pikap ceroboh tidak bisa mengendalikan kendaraan.</p>
<p>"Kesimpulan awal, sopir mobil tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibat kejadian Kerugian materil mencapai Rp3 juta," ujarnya.</p>
<p>Lanjut Ipda Putut, kasus ini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Blitar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkara Jas Hujan, Opang Aniaya Ojol di Terminal Patria Blitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkara-jas-hujan-opang-aniaya-ojol-di-terminal-patria-blitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkara-jas-hujan-opang-aniaya-ojol-di-terminal-patria-blitar</guid>
<description><![CDATA[ Seorang ojek online di Blitar dianiaya oleh ojek pangkalan di Terminal Tipe A Patria pada Rabu (1/10/2025). Akibatnya, seorang ojek online itu mengalami luka-luka dan melaporkan kejadian ini kepada polisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68de8b650b745.webp" length="25420" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 22:16:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Ojek Online, Dianiaya, Ojek Pangkalan, Terminal Patria, Blitar, Perkara, Jas Hujan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Satreskrim Polres Blitar Kota menerima laporan dari seorang pengemudi ojek online yang dianiaya oleh ojek pangkalan di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar.</p>
<p>Pengemudi ojek online itu berinisial LHR (41) warga Srengat, Kabupaten Blitar. Dia mengaku dianiaya oleh seorang ojek pangkalan berinisial BW (58) warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.</p>
<p>"Jadi, korban melapor kepada kami dan setelah dilakukan penyelidikan, kami langsung mengamankan pelaku semalam. Kejadiannya kemarin sore Rabu 1 Oktober 2025," ucap Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Dijelaskan AKP Rudy, pemicu penganiayaan ini diduga karena ada kesalahpahaman antara korban dan pelaku.</p>
<p>Bermula saat korban mendapat orderan penumpang di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar. Karena kondisi sedang hujan, korban mengantar jas hujan kepada penumpangnya dan hal ini ternyata menimbulkan kesalahpahaman dengan pelaku yang merupakan ojek pangkalan.</p>
<p>"Pelaku ini mengira korban masuk ke kawasan Terminal untuk menjemput penumpang. Karena sebelumnya sudah ada perjanjian, kalau ojol dilarang menjemput didalam Terminal dan ada tempat khusus yang sudah ditentukan," jelasnya.</p>
<p>Dari sini, pelaku memanggil korban dan membawanya ke pos opang. Saat berada di pos opang, korban mendapat pukulan dari pelaku hingga beberapa kali.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari korban, ia mendapat pukulan dari pelaku sebanyak 10 kali pada bagian perut, wajah, dan punggung. Pemukulan yang dilakukan pelaku ini juga terekam kamera CCTV, dan aksi itu hanya dilakukan oleh satu orang.</p>
<p>"Jadi ada kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Kami pun juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi," katanya.</p>
<p>Lebih lanjut AKP Rudy Kuswoyo menambahkan pihaknya sudah melakukan visum terhadap korban. Kemudian, juga sudah dilakukan gelar perkara kasus penganiayaan di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar. Hasilnya, polisi sudah menetapkan BW sebagai tersangka dan ditahan di Polres Blitar Kota. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tujuh Rumah Warga di Blitar Rusak, Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tujuh-rumah-warga-di-blitar-rusak-dampak-hujan-deras-disertai-angin-kencang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tujuh-rumah-warga-di-blitar-rusak-dampak-hujan-deras-disertai-angin-kencang</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak tujuh unit rumah warga di Kota Blitar rusak, dampak dari hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (1/10/2025) sore. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68de1ddcb9ba8.webp" length="159642" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 14:37:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Rumah, Warga, Rusak, Hujan Deras, Angin Kencang, Blitar.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Berdasarkan data dari Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar, sebanyak tujuh rumah rusak dan 17 titik pohon tumbang akibat peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (1/10/2025) sore.</p>
<p>Pantauan di lapangan, hingga Kamis (2/10/2025) petugas BPBD Kota Blitar masih melakukan penanganan pohon tumbang di sejumlah titik.</p>
<p>Koordinator URC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar Khabib Bancono mengatakan tujuh rumah warga yang rusak pada bagian atap yang terbang diterjang angin kencang.</p>
<p>"Kemarin, beberapa rumah warga atapnya rusak dan sudah kami beri bantuan berupa terpal," kata dia, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Menurut Khabib, untuk lokasi pohon tumbang berada di sejumlah titik. Seperti di Jalan Sumatera, Jalan Buton, Jalan Natuna dan di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.</p>
<p>Hingga Kamis (2/10/2025) siang, pihaknya masih melakukan pembersihan pohon tumbang di Jalan Sumatera, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.</p>
<p>"Hari ini tadi kami melakukan penanganan pohon tumbang di Jalan Sumatera. Disini pohon menimpa gudang bank sampah milik warga RW 15, Kelurahan Sananwetan," ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua RW 15 Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar Supriadi menyebut ada beberapa watganya yang rumahnya terdampak peristiwa hujan deras disertai angin kencang.</p>
<p>Kondisi terparah di Jalan Sumatera, pohon tumbang menimpa gudang bank sampah, termasuk motor roda tiga milik gudang tersebut juga rusak pada bagian baknya.</p>
<p>"Ada beberapa rumah warga yang atapnya terbang. Kondisi terparah ada disini, pohon tumpang menimpa gudang bank sampah. Saya sudah laporkan ini ke instansi terkait untuk mendapat bantuan," ujarnya.</p>
<p>Peristiwa serupa juga terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Blitar. Tercatat, sejumlah pohon di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar tumbang diterjang angin kencang.</p>
<p>Plt Kepala BPBD Kabupaten Blitar Bayu Purna menyebut pohon tumbang itu menimpa teras, pagar hingga dapur rumah warga.</p>
<p>"Kami sudah assesmen dan pembersihan pohon tumbang di lokasi," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penerapan Jam Malam untuk Anak di Kota Blitar, Upaya Cegah Aksi Perundungan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penerapan-jam-malam-untuk-anak-di-kota-blitar-upaya-cegah-aksi-perundungan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penerapan-jam-malam-untuk-anak-di-kota-blitar-upaya-cegah-aksi-perundungan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menerapkan aturan jam malam bagi anak. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya untuk mencegah aksi perundungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dd019cabf82.webp" length="36054" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 19:21:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Penerapan, Jam, Malam, Anak-Anak, Cegah, Aksi Perundungan.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Sebagai upaya mencegah aksi perundungan (bullying) maupun aksi kekerasan terhadap anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menerapkan jam malam bagi anak usia pelajar yang sedang beraktivitas di luar rumah.</p>
<p>Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar, Parminto.</p>
<p>Penerapan jam malam itu akan dituangkan dalam surat edaran (SE) Wali Kota Blitar yang saat ini masih menunggu penandatanganan.</p>
<p>SE ini sengaja dibuat, agar anak-anak yang kebiasaan nongkrong di kafe ataupun warung bisa pulang ke rumah maksimal pukul 22.00 WIB.</p>
<p>"Secara konsep sudah dibahas bersama tim termasuk Kabag Hukum, dan tinggal menunggu tanda tangan dari Wali Kota Blitar," ujarnya, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Dalam hal ini, sudah dibentuk tim gabungan yang bertugas untuk keliling ke wilayah Kota Blitar untuk memantau anak-anak yang masih beraktivitas di luar pada malam hari.</p>
<p>Menurutnya, penerapan jam malam bukan berarti anak-anak yang masih beraktivitas di luar rumah diatas pukul 22.00 WIB akan ditangkap.</p>
<p>Tetapi, tim gabungan akan memberikan himbauan kepada mereka agar segera pulang ke rumah masing-masing.</p>
<p>"Ini sebagai upaya mencegah aksi bullying atau aksi kekerasan terhadap anak. Tapi juga agar anak-anak punya waktu istirahat yang cukup, karena besok masih harus bersekolah," kata dia.</p>
<p>Parminto menambahkan untuk mensosialisasikan hal ini, pihaknya akan memasang banner berisi himbauan jam malam kepada anak-anak di kafe maupun warung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaksanaan MBG di Kota Blitar, Wali Kota Minta Koperasi Merah Putih Suplai Bahan Baku untuk Dapur SPPG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelaksanaan-mbg-di-kota-blitar-wali-kota-minta-koperasi-merah-putih-suplai-bahan-baku-untuk-dapur-sppg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelaksanaan-mbg-di-kota-blitar-wali-kota-minta-koperasi-merah-putih-suplai-bahan-baku-untuk-dapur-sppg</guid>
<description><![CDATA[ Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin meminta koperasi merah putih (KMP) yang ada di wilayahnya bisa menyuplai bahan baku untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dd017ddc656.webp" length="41856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 18:59:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Program, MBG, Kota Blitar, Koperasi Merah Putih, Suplai, Bahan Baku, Dapur, SPPG.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Blitar diminta bisa menyuplai bahan baku untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>
<p>Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin saat menggelar rapat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Koperasi Merah Putih (KMP) yang ada di wilayahnya.</p>
<p>Di mana, program MBG dan KMP merupakan program Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar ingin menyinergikan kedua program tersebut agar bisa berjalan maksimal di Kota Blitar.</p>
<p>"Kami sinergikan dua program Pemerintah Pusat ini supaya saling mengisi. Kami juga ingin memastikan program MBG bisa berjalan baik dan cepat, serta 60.000 sasaran bisa merasakan manfaat program ini. Sampai saat ini sudah ada 20.000 sasaran yang sudah menerima menu makanan MBG," ujarnya, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Mas Ibbin menyebut saat ini semua Kelurahan di Kota Blitar sudah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Anggotanya juga memiliki beragam jenis usaha, seperti tahu, tempe, petani, hingga peternak yang produksinya bisa menyuplai bahan baku di dapur SPPG di wilayahnya.</p>
<p>"Kalau semua bersinergi, kami berharap ekonomi masyarakat bisa semakin berkembang," kata dia.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Blitar Juyanto menerangkan di Kota Blitar terdapat 21 Koperasi Merah Putih (KMP). Dalam satu hari, KMP bisa mencukupi kebutuhan beras premium sebanyak 10 ton dan telur 7 ton. </p>
<p>Sementara, kebutuhan beras premium di tiap SPPG sekitar 3,5 kuintal per harinya. Sehingga, jika di Kota Blitar sudah ada 20 SPPG, maka kebutuhan beras premium sekitar 7 ton per hari.</p>
<p>"KMP di Kota Blitar bisa memenuhi kebutuhan beras di SPPG, bahkan masih ada sisa kuota yang bisa dipasarkan ke masyarakat. Kalau untuk telur, siap 7 ton per hari, jadi menyesuaikan kebutuhan di SPPG. Karena kan tiap hari tidak membuat menu telur," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dana Transfer Berkurang, Program Bantuan Rastrada di Kota Blitar Terancam Ditiadakan pada Tahun Depan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dana-transfer-berkurang-progam-bantuan-rastrada-di-kota-blitar-terancam-ditiadakan-pada-tahun-depan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dana-transfer-berkurang-progam-bantuan-rastrada-di-kota-blitar-terancam-ditiadakan-pada-tahun-depan</guid>
<description><![CDATA[ Program bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) di Kota Blitar terancam ditiadakan pada tahun 2026 mendatang. Hal ini dikarenakan dana transfer dari Pemerintah Pusat pada tahun depan berkurang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dd018408159.webp" length="51652" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 18:40:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Kota Blitar, Wali Kota, Mas Ibbin, Pengalihan Program, Rastrada.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Pada tahun 2026 mendatang, program bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) di Kota Blitar terancam ditiadakan. </p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Rencana peniadaan program Rastrada di Kota Blitar, merupakan dampak dari pengurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat ke daerah.</p>
<p>Rencananya, Pemkot Blitar bakal mengalihkan bantuan program Rastrada dalam bentuk lain. Seperti makanan, yang diberikan kepada orang jompo atau lansia yang sudah tidak memiliki keluarga.</p>
<p>"Beberapa program ada yang dikurangi dan ada yang ditiadakan. Rastrada akan dievaluasi paling besar, akan dialihkan dalam bentuk pemberian makanan kepada warga yang kurang mampu dan membutuhkan," terang Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Wali Kota Blitar Mas Ibbin menjelaskan besaran dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Blitar berkurang lebih dari Rp100 miliar pada tahun 2026 mendatang. </p>
<p>Di mana, nilai APBD Kota Blitar berkisar Rp1 triliun, dan 80 persennya bersumber dari dana transfer Pemerintah Pusat. Biasanya setiap tahun, Pemkot Blitar mendapat dana transfer sebesar Rp614 miliar dan pada tahun depan ada pengurangan lebih dari Rp100 miliar.</p>
<p>"Ini efek pengurangan dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Kota Blitar yang luar biasa, lebih dari Rp100 miliar. Jadi, kami harus evaluasi program, mungkin ada program yang sebelumnya ada menjadi tidak ada di tahun depan," jelasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, program bantuan Rastrada di Kota Blitar bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 10 kilogram setiap bulannya, kepada keluarga kurang mampu.</p>
<p>Pada triwulan ketiga tahun 2025 ini, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program Rastrada Kota Blitar sebanyak 7.716 penerima. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bantuan Rastrada Triwulan Ketiga Disalurkan, Jumlah Penerima Berkurang 35 KPM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bantuan-rastrada-triwulan-ketiga-disalurkan-jumlah-penerima-berkurang-35-kpm</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bantuan-rastrada-triwulan-ketiga-disalurkan-jumlah-penerima-berkurang-35-kpm</guid>
<description><![CDATA[ Pemkot Blitar menyalurkan bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) untuk triwulan ketiga. Pada penyaluran bantuan Rastrada Triwulan ketiga, ada pengurangan jumlah penerima yakni sebanyak 35 KPM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68dbaa526b2f1.webp" length="63544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 19:47:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bantuan, Rastrada, Kota Blitar, Disalurkan, Triwulan Ketiga, Jumlah, KPM, Berkurang.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA BLITAR, SJP - </strong>Bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) di Kota Blitar mulai disalurkan pada Selasa (30/9/2025). Totalnya ada 7.716 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan berupa beras.</p>
<p>Dibandingkan dengan penyaluran Rastrada pada triwulan kedua, jumlah KPM yang menerima bantuan ini berkurang sebanyak 35 KPM.</p>
<p>Jika pada triwulan kedua ada 7.751 KPM, kini pada triwulan ketiga ada sebanyak 7.716 KPM.</p>
<p>"Jumlah penerima Rastrada pada triwulan ketiga berkurang 35 KPM jika dibandingkan pada triwulan kedua tahun ini," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Sad Sasmintarti, Selasa (30/9/2025).</p>
<p>Menurutnya, pengurangan jumlah penerima bantuan Rastrada, dikarenakan ada beberapa KPM yang sudah meninggal dunia tanpa ada ahli waris, kemudian ada beberapa yang dobel bansos.</p>
<p>"Berkurang dari triwulan sebelumnya, karena ada yang meninggal dunia, ada juga yang dobel bansos," ujarnya.</p>
<p>Bantuan Rastrada Kota Blitar berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan dan diberikan setiap tiga bulan sekali.</p>
<p>Sad menyebut, mulai tahun 2025 ini penyaluran Rastrada secara non tunai. Artinya, masing-masing KPM diberikan kartu untuk ditukarkan dengan beras di sejumlah toko yang sudah bermitra dengan Dinsos.</p>
<p>"Ada 106 toko yang bermitra dengan kami dan bisa memberikan bantuan Rastrada. Teknisnya, KPM menggunakan kartu, kemudian discan di toko," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bantuan Rastrada ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di wilayahnya. </p>
<p>Namun, ia menyampaikan bahwa kebijakan di Pemkot Blitar juga mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat.</p>
<p>Seperti, banyak kebijakan maupun program di daerah yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Apalagi, alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang diterima Kota Blitar berkurang lebih dari Rp 100 miliar.</p>
<p>"Kami juga sampaikan kepada masyarakat, mungkin di 2026, ada pengalihan program yang tadinya ada menjadi tidak ada, yang tadinya full akan berkurang, termasuk program Rastrada. Karena kami menyesuaikan kemampuan anggaran," imbuhnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bocah di Blitar Alami Luka Bacok, Usai Diserang ODGJ</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bocah-di-blitar-alami-luka-bacok-usai-diserang-odgj</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bocah-di-blitar-alami-luka-bacok-usai-diserang-odgj</guid>
<description><![CDATA[ Seorang anak laki-laki berinisial MKS (11) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengalami luka bacok, usai diserang ODGJ yang selama ini tinggal di Rumah Singgah Penampungan Pasien Jiwa yang dikelola oleh orang tuanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68dbaa2b29f57.webp" length="18864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 19:15:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Ninda Kinanti</dc:creator>
<media:keywords>Bocah, Anak, Laki-Laki, Alami, Luka, Bacok, Diserang, ODGJ.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLITAR, SJP - </strong>MKS (11) anak laki-laki asal Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengalami luka bacok, usai diserang pria yang mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Ahad (28/9/2025) sore.</p>
<p>MKS diserang ODGJ, yang selama ini tinggal di rumah singgah penampungan pasien jiwa yang selama ini dikelola oleh ayah korban berinisial TK (60). Rumah tersebut juga dihuni keluarga korban.</p>
<p>Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan, MKS mengalami luka bacok pada bagian punggung, telinga dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.</p>
<p>"Rumah pelapor ini juga difungsikan sebagai rumah singgah penampungan pasien jiwa. Korban ini merupakan anak dari pemilik rumah," kata Iptu Samsul Anwar, Selasa (30/9/2025).</p>
<p>Peristiwa penganiayaan berupa pembacokan ini terjadi pada Ahad (28/9)2025) sore saat ayah korban sedang mengikuti kegiatan sosial di Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kemudian, ia mendapat kabar jika anaknya mengalami luka bacok, setelah diserang AM (40) seorang pria yang mengalami gangguan jiwa.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang diterima, pelaku AM tiba-tiba mengamuk dan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam celurit.</p>
<p>"Setelah membacok, pelaku kabur sambil membawa senjata tajam. Saat ke lokasi, polisi amankan kaos korban yang berlumuran darah dan pelaku masih dalam pencarian," terang Iptu Samsul.</p>
<p>Ia menambahkan AM (40) yang menjadi pelaku dalam peristiwa ini dipastikan merupakan pasien jiwa yang selama ini dalam pengawasan kader posyandu jiwa dan masih menjalani pengobatan secara rutin. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>