<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; M Rochul Ulum</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/author/m-rochul-ulum</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; M Rochul Ulum</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Ribuan Warga Padati Larung Sesaji Petik Laut di Puger Kulon Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-warga-padati-larung-sesaji-petik-laut-di-puger-kulon-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-warga-padati-larung-sesaji-petik-laut-di-puger-kulon-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini juga efektif menjadi sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata Pantai Pancer Puger kepada masyarakat luas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a432992d5046.webp" length="44300" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 11:30:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Puncak rangkaian selamatan desa Petik Laut di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, ditutup dengan prosesi Larung Sesaji pada Selasa (30/6/2026) pagi. </p>
<p></p>
<p>Tradisi tahunan masyarakat nelayan ini berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan warga.</p>
<p></p>
<p>Pantauan di lokasi, ribuan warga memadati sepanjang rute arak-arakan, mulai dari Kantor Desa Puger Kulon menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puger. Mereka antusias menyaksikan jolen, replika perahu berisi puluhan hasil bumi yang diarak sebelum dilarung ke perairan Laut Selatan.</p>
<p></p>
<p>Setelah tiba di TPI, jolen tersebut dipindahkan ke kapal nelayan untuk dibawa ke tengah laut. Antusiasme masyarakat juga terlihat jelas di Plawangan Pantai Pancer Puger. Meski ombak terpantau besar, warga tetap berbondong-bondong mendekati bibir pantai sejak pagi hari demi menyaksikan iring-iringan kapal pembawa sesaji.</p>
<p></p>
<p>Kepala Desa Puger Kulon, Nurhasan, menjelaskan bahwa larung sesaji merupakan warisan budaya leluhur yang terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat nelayan setempat.</p>
<p></p>
<p>"Larung sesaji kami uri-uri untuk mempertahankan budaya lokal sekaligus menghidupkan sektor wisata dan UMKM," kata Nurhasan, Selasa (30/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Menurut Nurhasan, kegiatan ini juga efektif menjadi sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata Pantai Pancer Puger kepada masyarakat luas. Ia menegaskan, selamatan desa dan larung sesaji ini esensinya adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut yang melimpah. </p>
<p></p>
<p>Melalui tradisi ini, warga berharap para nelayan selalu diberikan keselamatan saat melaut dan rezeki yang berkah.</p>
<p></p>
<p>Nurhasan juga menambahkan bahwa pelaksanaan larung sesaji dari tahun ke tahun semakin semarak. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah jolen yang dilarung serta melonjaknya jumlah pengunjung.</p>
<p></p>
<p>Daya tarik budaya ini juga diakui oleh para wisatawan. Amin Tohari, seorang pengunjung asal Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, mengaku sengaja datang langsung untuk menyaksikan prosesi sakral ini.</p>
<p></p>
<p>Menurut Amin, tradisi Petik Laut memiliki nilai jual yang tinggi. "Tradisi tersebut menjadi daya tarik budaya yang layak dipertahankan sekaligus dikembangkan sebagai destinasi wisata Kabupaten Jember," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Alih Fungsi Lahan Pertanian, Petani Jambearum Jember Protes Perluasan Gudang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-alih-fungsi-lahan-pertanian-petani-jambearum-jember-protes-perluasan-gudang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-alih-fungsi-lahan-pertanian-petani-jambearum-jember-protes-perluasan-gudang</guid>
<description><![CDATA[ Pantauan di lokasi, tampak satu unit alat berat jenis eksavator tengah beroperasi di tengah lahan. Alat berat tersebut dikerahkan untuk meratakan tanah yang masuk dalam zona dilindungi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3bb71e34a9b.webp" length="24250" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 18:32:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pertanian, lahan hijau, persitiwa, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pembangunan gudang milik PT Abadi Langgeng Gemilang di Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menuai protes dari para petani. Proyek perluasan gudang yang diduga mitra dari Perum Bulog ini, dituding telah mengalihfungsikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) hingga memicu banjir di areal persawahan warga.</p>
<p>“Perluasan gudang ini memicu banjir di area persawahan kami para petani,” kata sumber petani yang enggan disebutkan namanya, Rabu (24/6/2026).</p>
<p>Keluhan dari para petani setempat akhirnya direspon dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Jambearum. Plt Sekretaris Desa Jambearum, Ahmad Zuhri, mengungkapkan, proyek tersebut membawa dampak buruk bagi sistem irigasi pertanian di wilayahnya.</p>
<p>"Banyak petani yang mengeluhkan adanya pembangunan gudang itu. Karena saluran air sawah jika hujan pasti meluap. Kenapa meluap? Karena irigasi sawah berada di bawah bangunan tersebut," ucapnya.</p>
<p>Zuhri menambahkan, tersumbatnya saluran irigasi ini. Membuat kawasan di sebelah utara bangunan kerap terendam banjir.</p>
<p>"Saking banyaknya yang laporan, kami menginventarisasi kemungkinan ada 10 hektare sawah yang terdampak," paparnya.</p>
<p>Kata dia, pihak Pemdes Jambearum menegaskan, status awal lokasi pembangunan tersebut murni merupakan kawasan hijau atau lahan persawahan produktif. Mereka pun mengaku kecolongan dengan adanya proyek gudang ini.</p>
<p>"Dulunya area ini area persawahan Mas, terutama sawah padi. Kami pihak desa tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudah menjual sawahnya. Kami juga awalnya tidak tahu-menahu adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi gudang," ungkapnya.</p>
<p>“Pihak desa sebenarnya sudah melayangkan teguran dan peringatan kepada manajemen PT Abadi Langgeng Gemilang. Namun, hingga kini teguran tersebut terkesan diabaikan dan belum ada tindak lanjut,” tambahnya.</p>
<p>Upaya konfirmasi telah dilakukan ke lokasi proyek PT Abadi Langgeng Gemilang. Namun, tidak ada pihak manajemen yang bersedia menemui awak media. Petugas keamanan (satpam) di lokasi hanya mengarahkan untuk menghubungi kepala gudang.</p>
<p>"Mending konfirmasi kepada Pak Eko, Mas. Nanti saya kasih nomornya untuk langsung ke beliau janjiannya," ujar satpam PT Abadi Langgeng Gemilang.</p>
<p>Saat kepala gudang bernama Eko, dihubungi via telepon dan dikirimi pesan singkat, yang bersangkutan tidak memberikan respons.</p>
<p>Pantauan di lokasi, tampak satu unit alat berat jenis eksavator tengah beroperasi di tengah lahan. Alat berat tersebut dikerahkan untuk meratakan tanah yang masuk dalam zona dilindungi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 Diawali Penghormatan Terakhir untuk Mendiang Rektor UIN KHAS</title>
<link>https://suarajatimpost.com/liga-mahasiswa-bupati-cup-2026-diawali-penghormatan-terakhir-untuk-mendiang-rektor-uin-khas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/liga-mahasiswa-bupati-cup-2026-diawali-penghormatan-terakhir-untuk-mendiang-rektor-uin-khas</guid>
<description><![CDATA[ Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 saat ini masih dalam tahap penyisihan. Ada 10 tim dari universitas di Jember yang mengikuti kejuaraan ini, dan terbagi menjadi dua grup dengan masing-masing terdiri atas 5 tim atau universitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38c8dc4e19c.webp" length="52156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 14:32:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kesebelasan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) dan Universitas Islam Jember (UIJ) memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Rektor Prof. Hepni sebelum pertandingan Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026.</p>
<p></p>
<p>Manajer Tim UIN KHAS Jember, M. Daud Rhosyidy, menyampaikan bahwa penghormatan oleh semua pemain dilakukan sebelum pertandingan pukul 15.30 WIB dimulai di Stadion Notohadinegoro, kemarin.</p>
<p></p>
<p>"Sebenarnya digagas oleh mahasiswa pemain kami, terkait dari pada penghormatan kepada rektor kami. Kami dengan panitia Askab Jember dalam hal ini, terus difasilitasi terkait itu sebelum pertandingan dilakukan," katanya, Ahad (21/6/2026) kemarin.</p>
<p></p>
<p>"Mengheningkan cipta, doa bersama, sebagai bentuk penghormatan kepada rektor kami. Dilakukan oleh seluruh pemain yang bertanding, disana ada UIN KHAS dan UIJ serta official serta supporter," sambungnya.</p>
<p></p>
<p>Pria yang akrab disapa David tersebut menyampaikan, Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 saat ini masih dalam tahap penyisihan. Ada 10 tim dari universitas di Jember yang mengikuti kejuaraan ini, dan terbagi menjadi dua grup dengan masing-masing terdiri atas 5 tim atau universitas.</p>
<p></p>
<p>Bahkan sebelum laga ini dilaksanakan, atau seminggu sebelum kepergian Prof. Hepni, manajer tim dan pelatih sempat dipanggil dan dimintai keterangan.</p>
<p></p>
<p>"Jadi memang, seminggu sebelum beliau pergi, saya dipanggil dengan tim pelatih, pak rektor menanyakan terkait progres pelaksananaan pertandingan teman-teman ini," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>"Kan sudah tiga pertandingan ini, bagaimana progresnya, kalau ada evaluasi seperti apa?. Saya sampaikan ke teman-teman sebelumya, ayo semangat ada pak rektor yang menanyakan ini dan begini," urainya.</p>
<p></p>
<p>Bahkan, Prof. Hepni juga berencana hadir dan ingin menyaksikan secara langsung di stadion tempat mahasiswanya bertanding.</p>
<p></p>
<p>"Ternyata beliau kepingin, pertandingan berikutnya menghadiri waktu pertandingan. Ternyata kok keduluan takdir, seperti itu. Teman-teman mahasiswa merasa kehilangan dalam hal ini, mau diberikan arahan dan sebagainya, kok tidak ketemu," kisahnya.</p>
<p></p>
<p>Karena ketidakhadiran itulah, para pemain berinisiatif memberikan penghormatan kepada almarhum Prof. Hepni dengan membawa fotonya ke lapangan hingga mengenakan pita hitam di lengan pemain.</p>
<p></p>
<p>"Diapresiasi oleh panitia, dalam hal ini Askab Jember. Kita diseremonikan, untuk penghormatan pak rektor. Bentuk penghormatan itu, kami pemain semua memakai pita hitam di lengan dan membawa foto pak rektor, pada saat seremoni kedepan tadi," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sabet 8 Medali di Kejurda Banyuwangi, Kontingen Hapkido Jember Tampil Memukau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sabet-8-medali-di-kejurda-banyuwangi-kontingen-hapkido-jember-tampil-memukau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sabet-8-medali-di-kejurda-banyuwangi-kontingen-hapkido-jember-tampil-memukau</guid>
<description><![CDATA[ Hal ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan disiplin para atlet. Bagi Dedik Rinawan selaku pelatih, capaian ini layak disyukuri meski di matanya masih ada ruang untuk terus berkembang dan berprestasi lebih tinggi lagi di masa mendatang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a38c92724b95.webp" length="51894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:34:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kontingen Hapkido Indonesia Kabupaten Jember berhasil meraih 4 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu dalam Kejuaraan Daerah Terbuka se-Jawa Timur yang berlangsung di Banyuwangi.</p>
<p></p>
<p>Hal ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan disiplin para atlet. Bagi Dedik Rinawan selaku pelatih, capaian ini layak disyukuri meski di matanya masih ada ruang untuk terus berkembang dan berprestasi lebih tinggi lagi di masa mendatang.</p>
<p></p>
<p>"Apapun yang kemarin kita peroleh, saya merasa puas karena itu adalah hasil dari kerja keras dan latihan yang telah mereka jalani dengan sungguh-sungguh. Namun, ini bukan akhir dari perjuangan. Ke depannya, kami sebagai pelatih bela diri khususnya di Hapkido akan berusaha semaksimal mungkin untuk membina dan menampilkan anak didik yang lebih baik lagi, baik dari segi teknik, mental, maupun kedisiplinan," kata Dedik Rinawan saat ditemui usai kejuaraan, Senin (22/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi modal berharga sekaligus cambuk untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Harapan besar tertanam di hatinya agar Hapkido dapat terus tumbuh dan berkembang pesat, khususnya di wilayah Kecamatan Tanggul dan Kabupaten Jember secara luas, sehingga mampu melahirkan bibit-bibit atlet unggulan yang tangguh dan berpeluang menjadi juara di berbagai ajang yang lebih bergengsi.</p>
<p></p>
<p>"Harapan saya, semoga Hapkido makin berkembang, khususnya di Tanggul dan Jember. Kami ingin olahraga ini bisa menetaskan bibit-bibit baru yang kelak mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Saya juga berharap semakin banyak anak-anak, remaja, bahkan bapak-bapak yang menyukai bela diri ini mau bergabung dan berlatih bersama. Hapkido tidak hanya mengajarkan teknik bertahan diri, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada sesama," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Dedik Rinawan tak lupa menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para atletnya. "Alhamdulillah, dalam kejuaraan daerah di Banyuwangi kemarin kita berhasil meraih 4 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Ini hasil yang membanggakan, tapi kami tidak akan berpuas diri. Nanti di kesempatan berikutnya, kami akan terus berusaha lebih keras lagi dan menargetkan untuk meraih medali emas sebanyak-banyaknya, bahkan jika bisa semuanya emas," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan baru Hapkido Jember yang baru terbentuk April lalu akan terus berkomitmen memberikan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Kabupaten Jember, menjadi pendorong semangat agar olahraga bela diri ini semakin diminati dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari akar rumput. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menikmati Senja di Danau Tersembunyi JLS Paseban Jember, Spot Nyore Murah Meriah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menikmati-senja-di-danau-tersembunyi-jls-paseban-jember-spot-nyore-murah-meriah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menikmati-senja-di-danau-tersembunyi-jls-paseban-jember-spot-nyore-murah-meriah</guid>
<description><![CDATA[ Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Paseban, Kencong, Jember menyimpan pesona danau eksotis yang berdekatan dengan pantai. Menjadi spot &quot;nyore&quot; favorit berburu sunset dan kuliner murah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a37b77d504a4.webp" length="42292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 19:08:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Danau JLS Paseban, Wisata JLS Jember, Spot nyore di Kencong, JLS Kencong Jember, Pantai Paseban, Kuliner JLS Jember, Berita Jember Hari Ini</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong><span> – Belum banyak yang tahu, jalur lintas selatan (JLS) Kecamatan Kencong, Jember, menyimpan "surga tersembunyi" yang memanjakan mata. Tepat di Desa Paseban, sebuah danau eksotis membentang indah, posisinya berdekatan langsung dengan bibir pantai. Bagi pengendara dari arah Lumajang maupun Malang yang sekadar melintas, panorama ini kerap terlewat begitu saja.</span></p>
<p><span>Namun bagi warga lokal dan pemburu senja, spot ini adalah rahasia terbaik untuk melepas penat. </span><span>Setiap sore, kawasan pinggir JLS Paseban ini berubah menjadi titik kumpul favorit anak muda. Berjejer rapi, para pedagang kaki lima menyajikan aneka camilan dan minuman hangat. Menikmati kuliner merakyat sembari menyaksikan matahari tenggelam, dengan latar belakang perpaduan magis antara ketenangan danau dan deburan ombak pantai, menjadi magnet utama tempat ini.</span></p>
<p><span>Tak heran jika memasuki akhir pekan (Sabtu dan Minggu), kawasan "nyore" ini dipastikan lumpuh oleh antusiasme warga yang datang dari berbagai penjuru.</span></p>
<p><span>Salah satu pengunjung asal Kabupaten Lumajang, Tata Tatifa, mengaku kerap menghabiskan waktu luangnya di sini bersama teman-teman. Di sela-sela keasyikannya berswafoto, gadis penyuka tato Hello Kitty ini membagikan kekagumannya.</span></p>
<p><span>"Bagus banget kalau sore di sini, apalagi pas sunset. Indah banget! Enggak bakal menyesal menghabiskan waktu di sini sambil menikmati angin sepoi-sepoi dan melihat danau yang berdekatan langsung dengan pantai," ujar Tata dengan senyum sumringah, Minggu (21/6/2026).</span></p>
<p><span>Selain suguhan alamnya yang memikat, Tata menambahkan bahwa kantong pelajar atau mahasiswa tak perlu menjerit saat berkunjung ke sini.</span></p>
<p><span>"Pokoknya asyik banget, harga makanan dan minumannya murah meriah. Apalagi spotnya instagramable banget buat langsung di-share ke sosial media," lanjutnya.</span></p>
<p><span>Pantauan di lokasi menunjukkan, semakin matahari condong ke barat, denyut kehidupan di JLS Paseban justru semakin hiduup. Kendaraan roda dua hingga mobil berderet rapi di sisi kiri jalan raya lintas selatan yang menghubungkan Kecamatan Puger hingga Kabupaten Malang tersebut. Saat malam mulai menjemput, kerlip lampu penerangan dari lapak pedagang mulai menyala, menambah syahdu suasana romantis di tepi danau tersembunyi Jember ini. (*)</span></p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Prof. Hepni Berpulang, UIN KHAS Jember Kehilangan Sosok Pemimpin dan Guru Besar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/prof-hepni-berpulang-uin-khas-jember-kehilangan-sosok-pemimpin-dan-guru-besar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/prof-hepni-berpulang-uin-khas-jember-kehilangan-sosok-pemimpin-dan-guru-besar</guid>
<description><![CDATA[ Rumah duka almarhum berada di Gang Masjid Baitul Muttaqin, Curah Kendal, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Keluarga besar UIN KHAS Jember mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik serta membacakan Surah Al-Fatihah bagi almarhum. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a34b50fd7c03.webp" length="33736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 10:19:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember berduka atas wafatnya Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., pada Jumat (19/6/2026) pukul 00.30 WIB.</p>
<p>Guru besar kelahiran 3 Februari 1969 itu tutup usia pada usia 57 tahun, meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam dan duka mendalam bagi sivitas akademika, alumni, serta masyarakat luas.</p>
<p>Kabar wafatnya Prof. Hepni menjadi kehilangan besar bagi UIN KHAS Jember. Di bawah kepemimpinannya, kampus terus memperkuat kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta memperluas peran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat. Berbagai ikhtiar tersebut menjadi bagian dari komitmen beliau dalam mewujudkan kampus yang unggul, moderat, dan berdaya saing.</p>
<p>Almarhum dikenal sebagai sosok yang sederhana, dekat dengan mahasiswa, dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia. Dedikasi yang ditunjukkan selama menjalankan amanah sebagai Rektor UIN KHAS Jember menjadikan beliau tidak hanya dihormati sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai guru dan teladan bagi banyak orang.</p>
<p>"Kami kehilangan seorang ayah, guru, sekaligus pemimpin yang senantiasa mengajarkan keteladanan dalam pengabdian. Beliau tidak hanya membangun kampus, tetapi juga membangun optimisme dan semangat bagi seluruh sivitas akademika," kata Qonita, salah seorang dosen UIN KHAS Jember.</p>
<p>Kepergian Prof. Hepni juga meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa. Menurut mereka, almarhum merupakan sosok yang terbuka dan selalu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang</p>
<p>"Beliau selalu memberikan semangat kepada mahasiswa agar berani bermimpi dan terus berprestasi. Kami merasa kehilangan figur yang begitu peduli terhadap kemajuan mahasiswa," ujar Rifki, salah seorang mahasiswa UIN KHAS Jember.</p>
<p>Rumah duka almarhum berada di Gang Masjid Baitul Muttaqin, Curah Kendal, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Keluarga besar UIN KHAS Jember mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik serta membacakan Surah Al-Fatihah bagi almarhum.</p>
<p>Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Pengabdian dan keteladanan yang telah diwariskan Prof. Hepni akan senantiasa menjadi inspirasi bagi perjalanan UIN KHAS Jember dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan memberikan manfaat bagi umat.</p>
<p>إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ</p>
<p>Selamat jalan, Prof. Dr. H. HEPNI, S.Ag., M.M., CPEM. Terima kasih atas segala pengabdian dan keteladanan yang telah engkau persembahkan untuk UIN KHAS Jember, dunia pendidikan, dan masyarakat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal saleh, mengampuni segala khilaf, serta mengaruniakan surga-Nya sebagai tempat kembali yang penuh kedamaian. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Perkuat Akuntabilitas Anggaran Lewat Digitalisasi SIPRIMA</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-akuntabilitas-anggaran-lewat-digitalisasi-siprima</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-akuntabilitas-anggaran-lewat-digitalisasi-siprima</guid>
<description><![CDATA[ SIPRIMA hadir untuk mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, penyusunan perjanjian kinerja, hingga evaluasi dalam satu sistem digital berbasis web dan aplikasi Android.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33bb6b79427.webp" length="21998" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 22:01:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember meluncurkan Sistem Perencanaan, Penganggaran, dan Kinerja (SIPRIMA) di Hotel Luminor Jember, Rabu (17/6/2026) kemarin.</p>
<p>Hal tersebut sebagai langkah digitalisasi tata kelola perencanaan dan penganggaran institusi.</p>
<p>Peluncuran SIPRIMA berlangsung bersamaan dengan kegiatan Review dan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) Tahun Anggaran 2027 yang digelar hingga Jumat (19/6/2026) besok.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN KHAS Jember, Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), serta sekitar 60 peserta dari fakultas, lembaga, unit, dan tim kerja di lingkungan kampus.</p>
<p>SIPRIMA hadir untuk mengintegrasikan proses perencanaan, penganggaran, penyusunan perjanjian kinerja, hingga evaluasi dalam satu sistem digital berbasis web dan aplikasi Android. </p>
<p>Sistem ini juga menjawab berbagai kendala administrasi yang selama ini muncul akibat penggunaan banyak berkas spreadsheet terpisah dalam penyusunan RKAKL.</p>
<p>"Peluncuran SIPRIMA bukan sekadar pembaruan platform teknologi, melainkan lompatan strategis dalam memastikan setiap rupiah anggaran institusi terkelola secara efektif, berdampak, dan terhubung langsung dengan target kinerja prioritas," kata Rektor UIN KHAS Jember.</p>
<p>Aplikasi tersebut dirancang untuk memperkuat keterkaitan antara alokasi anggaran dengan 10 Program Prioritas Rektor atau Dasacita. </p>
<p>Melalui sistem yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER), pegawai dapat mengakses layanan menggunakan satu akun sehingga mempermudah koordinasi dan penyusunan dokumen kerja antarunit.</p>
<p>Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember menjelaskan bahwa SIPRIMA dilengkapi lebih dari 18 modul yang mendukung pengelolaan anggaran secara menyeluruh.</p>
<p>"Dengan lebih dari 18 modul fitur yang terintegrasi, proses rekapitulasi pagu, pemantauan Rencana Penarikan Dana (RPD), hingga jejak audit perubahan anggaran dapat dilakukan secara instan dan komprehensif. Ini merupakan mitigasi risiko sekaligus instrumen kontrol penuh terhadap ritme serapan anggaran kampus," jelas Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember.</p>
<p>Selain itu, SIPRIMA telah disesuaikan dengan regulasi Standar Biaya Masukan (SBM) dan Standar Biaya Keluaran (SBK) nasional maupun institusi. </p>
<p>Sistem ini juga menyediakan fitur audit trail, penguncian data otomatis setelah pengajuan, serta mekanisme keamanan jaringan untuk menjaga validitas dokumen dan mendukung transparansi pengelolaan anggaran.</p>
<p>Melalui implementasi SIPRIMA dalam penyusunan RKAKL 2027, UIN KHAS Jember berharap tata kelola perencanaan dan penganggaran dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan akuntabel sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan serta penguatan reputasi institusi di tingkat nasional tentunya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>OJK Jember Ungkap 10 Modus Penipuan Digital yang Mengintai Masyarakat, Dana Korban Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ojk-jember-ungkap-10-modus-penipuan-digital-yang-mengintai-masyarakat-dana-korban-bisa-lenyap-dalam-hitungan-menit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ojk-jember-ungkap-10-modus-penipuan-digital-yang-mengintai-masyarakat-dana-korban-bisa-lenyap-dalam-hitungan-menit</guid>
<description><![CDATA[ OJK Jember, Aris Budiman, Kejahatan Siber, Penipuan Digital, Phishing, Scam Online, Indonesia Anti Scam Centre, IASC, Literasi Keuangan, Keamanan Perbankan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a33c12487c9a.webp" length="39524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 19:21:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Cavendish, Kejar, Kopi, ekonomi, suarajatimpost, jEMBER</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>JEMBER, SJP</span></strong><span> – Perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa kemudahan dalam transaksi keuangan, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa kejahatan siber yang semakin canggih. Modus penipuan di sektor perbankan dan jasa keuangan kini berkembang pesat dengan memanfaatkan celah teknologi serta rendahnya literasi digital masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Ancaman tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan otoritas keuangan. Kejahatan finansial modern tidak lagi identik dengan aksi kriminal konvensional, melainkan bergerak secara senyap melalui perangkat digital, aplikasi, media sosial, hingga jaringan transaksi aset kripto lintas negara.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Besarnya ancaman kejahatan digital tergambar dari berbagai kasus yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, hilangnya aset digital senilai ratusan miliar rupiah dalam hitungan menit menjadi bukti nyata bahwa kejahatan siber mampu menimbulkan kerugian besar dalam waktu sangat singkat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Sejalan dengan meningkatnya ancaman tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai modus penipuan digital yang saat ini marak terjadi. OJK juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pelaporan yang terhubung dengan Indonesia Anti Scam Centre (IASC) guna mempercepat penanganan kasus penipuan keuangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Jember, Aris Budiman, saat kegiatan media gathering bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember di Aula Kantor OJK Jember, Kamis (18/6/2026).</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Dalam kesempatan tersebut, Aris mengungkapkan sedikitnya terdapat 10 modus penipuan digital yang saat ini paling sering digunakan pelaku kejahatan siber untuk menguras rekening korban.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Ada 10 modus operandi kejahatan digital yang saat ini banyak terjadi. Salah satunya melalui phishing, seperti undangan grup palsu di media sosial, tautan mencurigakan, hingga pelaku yang menghubungi korban melalui telepon dan mengaku sebagai pihak tertentu," ujar Aris.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, para pelaku kini semakin lihai memanfaatkan teknologi untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun informasi perbankan lainnya yang bersifat rahasia.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Karena itu, masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan digital diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait agar langkah penyelamatan dana dapat dilakukan secepat mungkin.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Hendaknya segera dilaporkan. Jika cepat ditangani, ada peluang untuk melakukan pemblokiran transaksi sehingga sebagian dana korban masih bisa diselamatkan. Namun jika terlambat, biasanya dana sudah dipindahkan ke berbagai rekening penampung dan pada akhirnya bermuara ke dompet kripto yang berada di luar negeri sehingga proses pelacakannya jauh lebih sulit," jelasnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Aris menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya penipuan digital. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang mengatasnamakan bank, lembaga keuangan, maupun instansi pemerintah tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurutnya, salah satu modus yang masih sering memakan korban adalah pemberitahuan hadiah, undian, atau promosi palsu yang mengatasnamakan perbankan dan meminta korban mengklik tautan tertentu atau memberikan data pribadi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Masyarakat harus selalu mawas diri dan saling mengingatkan. Jika menerima telepon, pesan singkat, atau informasi yang mencurigakan dan mengatasnamakan bank, jangan langsung ditanggapi. Hubungi nomor resmi lembaga yang bersangkutan untuk memastikan kebenarannya. Jangan mudah tergiur hadiah atau keuntungan instan yang ditawarkan pelaku," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Sistem Digital, Kepala Dinas Pendidikan Jember Tutup Celah Kecurangan SPMB</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-sistem-digital-kepala-dinas-pendidikan-jember-tutup-celah-kecurangan-spmb</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-sistem-digital-kepala-dinas-pendidikan-jember-tutup-celah-kecurangan-spmb</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu poin krusial untuk mencegah kecurangan dan &quot;overkapasitas&quot; titipan adalah penataan kuota yang kini terkunci otomatis lewat data Dapodik dan validasi rombongan belajar (rombel). Sekolah kini dilarang keras menentukan jumlah siswa secara bebas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a3275189dafe.webp" length="19562" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 21:00:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember pasang badan untuk memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 bersih dari praktik curang Seluruh celah kecurangan dipastikan akan ditutup rapat lewat pengawasan sistem digital yang ketat.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini wajib mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 14 Tahun 2026. Aturan ini menjadi fondasi demi sistem pendidikan yang lebih sehat.</p>
<p>"Kami menegaskan komitmen untuk menutup seluruh celah praktik kecurangan dalam proses penerimaan siswa baru. Pengawasan dilakukan secara ketat melalui sistem digital yang terintegrasi, sehingga seluruh proses dapat dipantau secara terbuka," katanya, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>Arief mewanti-wanti agar seluruh proses SPMB berjalan sesuai dengan asas TOBAT. Yaitu Transparan, Objektif, Berkeadilan, Akuntabel, dan Tanpa diskriminasi.</p>
<p>"Semua pihak harus memahami aturan yang berlaku agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat," ucapnya.</p>
<p>Salah satu poin krusial untuk mencegah kecurangan dan "overkapasitas" titipan adalah penataan kuota yang kini terkunci otomatis lewat data Dapodik dan validasi rombongan belajar (rombel). Sekolah kini dilarang keras menentukan jumlah siswa secara bebas.</p>
<p>Jika tahun-tahun lalu satu kelas bisa dipaksakan runtutan hingga 40 siswa, kini aturan baru membatasi jumlah maksimal secara ketat demi efektivitas belajar.</p>
<p>“Jenjang SD maksimal 28 siswa per kelas. Jenjang SMP maksimal 32 siswa per kelas,” paparnya.</p>
<p>Arief tidak menampik bahwa keterbatasan daya tampung SMP negeri di Jember masih menjadi tantangan pelik. Saat ini, Jember memiliki sekitar 903 SD negeri, namun hanya disokong oleh 94 SMP negeri.</p>
<p>"Pendidikan itu tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya bertumpu pada SMP negeri saja. Sekolah swasta, madrasah, hingga pendidikan berbasis keagamaan punya peran penting mencetak generasi unggul," tambahnya.</p>
<p>Arief juga menjelaskan terkait jalur perpindahan diperuntukkan bagi keluarga dengan mobilitas tugas tinggi, seperti anggota TNI, Polri, kejaksaan. Maupun aparatur negara lainnya yang mengalami perpindahan penugasan ke wilayah Kabupaten Jember.</p>
<p>"Mereka (anak aparatur negara yang pindah tugas) memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan. Karena itu pemerintah memberikan ruang khusus melalui jalur perpindahan," jelasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, Dispendik Jember juga menjelaskan mekanisme jalur penerimaan siswa baru tahun 2026. Untuk jenjang SD, komposisi penerimaan terdiri atas 70 persen jalur domisili, 25 persen afirmasi, dan 5 persen perpindahan tugas orang tua.</p>
<p>Sementara untuk jenjang SMP, jalur domisili ditetapkan sebesar 50 persen, jalur prestasi 25 persen, afirmasi 20 persen, dan perpindahan tugas orang tua sebesar 5 persen. Jalur prestasi tidak hanya diperuntukkan bagi siswa dengan capaian akademik, melainkan juga mencakup bidang non-akademik seperti olahraga, seni, keagamaan, hingga hafalan Al-Qur’an.<strong> (***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasien Jantung Asal Banyuwangi Temukan Harapan di RSD Soebandi Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasien-jantung-asal-banyuwangi-temukan-harapan-di-rsd-soebandi-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasien-jantung-asal-banyuwangi-temukan-harapan-di-rsd-soebandi-jember</guid>
<description><![CDATA[ Keluarga pasien jantung asal Banyuwangi mengapresiasi pelayanan cepat dan responsif RS dr. Soebandi Jember. Rumah sakit dinilai memberikan kepastian penanganan medis dan pendampingan rujukan secara profesional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a31296242a8d.webp" length="43306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 19:59:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="105" data-end="472"><strong data-start="105" data-end="120">EMBER, SJP</strong> – Di tengah perjuangan panjang menghadapi penyakit jantung koroner, keluarga pasien asal Banyuwangi akhirnya menemukan titik terang setelah mendapatkan pelayanan cepat dan responsif dari RS dr. Soebandi Jember. Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga yang selama berbulan-bulan berupaya mencari penanganan terbaik bagi sang ayah.</p>
<p data-start="474" data-end="794">Budi, warga Banyuwangi, menceritakan bagaimana kondisi ayahnya yang menderita penyakit jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah terus menurun sejak didiagnosis pada pertengahan Maret 2026. Penyakit tersebut membuat sang ayah kerap mengalami sesak napas dan kelelahan sehingga membutuhkan penanganan medis lanjutan.</p>
<p data-start="796" data-end="1044">Awalnya, ayah Budi menjalani proses kateterisasi di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">RSUD Blambangan</span></span>. Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihak rumah sakit memberikan rujukan ke <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rumah Sakit Saiful Anwar</span></span> untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.</p>
<p data-start="1046" data-end="1238">“Baru sekitar 28 April 2026 ayah kami bawa ke RS Saiful Anwar Malang. Kenapa lama? Karena mempertimbangkan kondisi ayah yang saat itu masih lemas dan kecapekan,” kata Budi, Selasa (16/6/2026).</p>
<p data-start="1240" data-end="1584">Menurutnya, pelayanan dokter spesialis di RSSA Malang berjalan baik. Setelah pemeriksaan awal, pihak rumah sakit meminta keluarga kembali ke Banyuwangi sambil menunggu jadwal tindakan lanjutan. Komunikasi sempat berlangsung ketika petugas rumah sakit menghubungi keluarga pada 20 Mei 2026 untuk melengkapi data rekam medis dari RSUD Blambangan.</p>
<p data-start="1586" data-end="1752">Namun hingga awal Juni 2026, keluarga belum menerima informasi lanjutan. Sementara kondisi kesehatan sang ayah terus menurun dan semakin sering mengalami sesak napas.</p>
<p data-start="1754" data-end="1983">Melihat kondisi tersebut, Budi berinisiatif mencari alternatif rumah sakit lain. Melalui saran kerabat di Mojokerto, keluarga kemudian memilih <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">RS dr. Soebandi</span></span> yang dinilai memiliki layanan jantung yang baik.</p>
<p data-start="1985" data-end="2211">Setelah mengurus rujukan baru, sang ayah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS dr. Soebandi pada Jumat, 12 Juni 2026. Budi mengaku terkesan dengan respons cepat yang diberikan petugas medis sejak pasien tiba di rumah sakit.</p>
<p data-start="2213" data-end="2371">“Ayah tiba di IGD RS Soebandi pada Jumat, 12 Juni 2026. Pelayanan di IGD sangat responsif dan cepat, begitu pula dengan penyiapan ruangan perawatan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2373" data-end="2629">Selain pelayanan yang sigap, keluarga juga mendapatkan penjelasan yang rinci mengenai kondisi pasien. Dokter spesialis yang menangani memberikan informasi secara terbuka terkait diagnosis, kondisi kesehatan, hingga opsi tindakan medis yang dapat dilakukan.</p>
<p data-start="2631" data-end="2780">“Bahkan pada hari yang sama, dokter memastikan bahwa tindakan operasi bisa dilakukan dan RS dr. Soebandi mampu menanganinya dengan baik,” tutur Budi.</p>
<p data-start="2782" data-end="3056">Meski demikian, keluarga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan penanganan ke rumah sakit rujukan milik Kementerian Kesehatan di Surabaya dengan mempertimbangkan kondisi fisik pasien. Proses rujukan tersebut, kata Budi, mendapat dukungan penuh dari tim medis RS dr. Soebandi.</p>
<p data-start="3058" data-end="3320">“Alhamdulillah, dengan bantuan tim RS Soebandi, kami menemukan kejelasan untuk penanganan di Surabaya. Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada tim medis serta pelayanan RS Soebandi yang responsif dan prima bagi ayah kami,” ungkapnya.</p>
<p data-start="3322" data-end="3540">Budi berharap kualitas pelayanan yang diberikan RS dr. Soebandi dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga menjadi rujukan utama masyarakat di wilayah Tapal Kuda yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas.</p>
<p data-start="3542" data-end="3703">“Harapannya, ke depan RS Soebandi bisa menjadi pilihan utama untuk mendapatkan layanan kesehatan paripurna bagi warga di sekitar wilayah Tapal Kuda,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3542" data-end="3703"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>GP Ansor Kencong Berharap Gelar Doktor Bupati Fawait Lahirkan Kebijakan Berbasis Data</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gp-ansor-kencong-berharap-gelar-doktor-bupati-fawait-lahirkan-kebijakan-berbasis-data</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gp-ansor-kencong-berharap-gelar-doktor-bupati-fawait-lahirkan-kebijakan-berbasis-data</guid>
<description><![CDATA[ Gelar tersebut bukan sebatas kebanggaan personal, melainkan aset intelektual yang akan berdampak langsung pada kebijakan publik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2bc83ab3503.webp" length="64148" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 15:51:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besarnya atas keberhasilan Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>
<p></p>
<p>Bupati menjalani sidang promosi untuk meraih gelar doktor. Pencapaian akademik tertinggi ini dinilai sebagai momentum positif bagi arah pembangunan Kabupaten Jember ke depan.</p>
<p></p>
<p>Agus Nur Yasin menuturkan bahwa keberhasilan Bupati yang akrab disapa Gus Fawait dalam menyelesaikan studi doktoral di tengah kesibukannya memimpin daerah adalah sebuah dedikasi yang patut diapresiasi. Menurutnya, gelar tersebut bukan sebatas kebanggaan personal, melainkan aset intelektual yang akan berdampak langsung pada kebijakan publik.</p>
<p></p>
<p>"Kami, mewakili keluarga besar GP Ansor Kencong, mengucapkan selamat dan sukses atas promosi gelar Doktor yang diraih oleh Bapak Bupati Jember, Muhammad Fawait. Harapan kami, gelar akademik ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas kebijakan yang semakin inovatif dan berbasis pada pendekatan ilmiah untuk kemajuan masyarakat Jember," kata Agus Nur Yasin, Jumat (12/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa Kabupaten Jember memiliki berbagai tantangan kompleks, mulai dari sektor ekonomi, pertanian, hingga pendidikan. Ia berharap ilmu yang telah didapatkan oleh Gus Fawait selama masa studi dapat diimplementasikan menjadi solusi nyata bagi permasalahan-permasalahan tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Pemimpin dengan latar belakang akademis yang kuat tentu diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang terukur, tepat sasaran, dan *data-driven*. Kami berharap kehadiran Bupati dengan gelar barunya ini mampu membawa Jember melompat lebih jauh," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Selain menyoroti aspek tata kelola pemerintahan, Agus juga melihat pencapaian Bupati Jember ini sebagai inspirasi bagi para pemuda, khususnya para kader Ansor dan Banser di wilayah Kencong dan Jember pada umumnya. Pencapaian Gus Fawait membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dan semangat menuntut ilmu dapat berjalan beriringan.</p>
<p></p>
<p>Sebagai penutup, Agus Nur Yasin menegaskan komitmen GP Ansor Kencong untuk terus mendukung dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan umat dan masyarakat luas.</p>
<p></p>
<p>"Sekali lagi, selamat untuk Gus Fawait. GP Ansor Kencong siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal visi-misi pembangunan Jember yang lebih baik," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hama Tikus Rusak Puluhan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hama-tikus-rusak-puluhan-hektare-lahan-padi-dan-jagung-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hama-tikus-rusak-puluhan-hektare-lahan-padi-dan-jagung-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi ini terjadi hampir merata di sejumlah wilayah di Jember selatan, termasuk Desa Gumukmas yang menjadi salah satu titik terparah terdampak. Para petani mengaku kewalahan menghadapi serangan tikus yang semakin tidak terkendali. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2b7e2ea84cc.webp" length="54816" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 12:30:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Serangan hama tikus di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, kian meresahkan para petani. Dalam beberapa pekan terakhir, hama tersebut dilaporkan menyerang tanaman padi dan jagung secara masif, bahkan dalam satu malam mampu merusak lahan hingga puluhan hektare sekaligus.</p>
<p>Kondisi ini terjadi hampir merata di sejumlah wilayah di Jember selatan, termasuk Desa Gumukmas yang menjadi salah satu titik terparah terdampak. Para petani mengaku kewalahan menghadapi serangan tikus yang semakin tidak terkendali.</p>
<p>Agus (45), salah satu petani jagung di Dusun Krebet, mengungkapkan bahwa serangan tikus saat ini sangat mengkhawatirkan.</p>
<p>"Dalam satu malam saja, tikus-tikus itu bisa melahap tanaman jagung yang sudah mulai besar hingga puluhan hektare. Kami benar-benar rugi besar," katanya sambil mengeluh, Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) wilayah Kencong yang juga Koordinator DPP Gumukmas, Moerdoso, menyampaikan bahwa upaya pengendalian hama tikus membutuhkan kekompakan seluruh petani.</p>
<p>"Langkah paling efektif adalah melakukan pengendalian secara serentak. Salah satunya dengan pemberian umpan atau racun untuk menekan populasi tikus," ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Moerdoso juga menyarankan kegiatan gropyokan secara bersama-sama, yakni membongkar sarang tikus di pematang sawah. Metode lain yang dapat dilakukan adalah emposan, yaitu dengan membakar lubang sarang tikus menggunakan alat khusus berbahan gas agar tikus mati di dalam sarangnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihak PPL setempat telah mengajukan permohonan bantuan kepada dinas terkait, yakni Petugas Pengamat Hama dan Penyakit (PPHP) Kabupaten Jember, untuk mendapatkan dukungan berupa obat-obatan pengendali hama. Permohonan tersebut telah diajukan sekitar satu minggu lalu.</p>
<p>"Para petani sebenarnya sudah melaporkan kondisi ini melalui PPL maupun media, dan kami berharap ada respon cepat dari pemerintah agar serangan ini tidak semakin meluas," ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus petani setempat, Moh. Subur, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang terjadi. Ia mengatakan bahwa serangan hama tikus kali ini tergolong luar biasa dan berdampak besar terhadap perekonomian petani.</p>
<p>"Serangan tikus tahun ini sangat parah dan terjadi secara serentak. Banyak lahan jagung dan padi yang rusak bahkan sebelum panen. Jika tidak segera ditangani serius, ini bisa mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Gumukmas," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru MAN 2 Jember Kawal Murid Ikut UMPTKIN, UIN KHAS Beri Apresiasi Luar Biasa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/guru-man-2-jember-kawal-murid-ikut-umptkin-uin-khas-beri-apresiasi-luar-biasa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/guru-man-2-jember-kawal-murid-ikut-umptkin-uin-khas-beri-apresiasi-luar-biasa</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember berharap hubungan kemitraan dengan MAN 2 Jember dapat terus diperkuat. Ke depan, kerja sama akan dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik, mulai dari olimpiade, pengembangan kepemimpinan, hingga program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a92a516222.webp" length="35142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:15:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember mengapresiasi dukungan MAN 2 Jember dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Puluhan siswa madrasah tercatat lolos dan memilih melanjutkan studi di UIN KHAS Jember.</p>
<p></p>
<p>Apresiasi disampaikan Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, saat menerima kunjungan Guru BK MAN 2 Jember, Dias Riskika Burhan, di Gedung BEC, lokasi pelaksanaan SSE UMPTKIN.</p>
<p></p>
<p>"Kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala MAN 2 Jember dan para guru yang terus memberikan edukasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," katanya.</p>
<p></p>
<p>UIN KHAS Jember berharap hubungan kemitraan dengan MAN 2 Jember dapat terus diperkuat. Ke depan, kerja sama akan dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik, mulai dari olimpiade, pengembangan kepemimpinan, hingga program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p></p>
<p>"Kami akan mengagendakan kegiatan bersama dengan sekolah dan madrasah mitra agar sinergi ini terus berlanjut," kata Prof. Khusna Amal.</p>
<p></p>
<p>Guru BK MAN 2 Jember, Dias Riskika Burhan, menyambut positif apresiasi tersebut. Menurutnya, hasil pertemuan akan disampaikan kepada pimpinan sekolah sebagai bahan tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan.</p>
<p></p>
<p> "Sangat senang dengan program yang mendorong siswa berprestasi. Semoga anak-anak MAN 2 Jember diterima di kampus impiannya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Guru Madrasah di Gumukmas Jember Luluh Lantak Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-guru-madrasah-di-gumukmas-jember-luluh-lantak-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-guru-madrasah-di-gumukmas-jember-luluh-lantak-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi api yang cepat menjalar membuat rumah megah yang berada di Dusun Njeni tersebut hampir terbakar sepenuhnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2a0b48763e4.webp" length="38236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 09:30:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Nahas dialami Uswatun Hasanah, warga Dusun Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur. </p>
<p></p>
<p>Rumah yang ia tempati bersama keluarganya luluh lantak akibat amukan si jago merah pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.</p>
<p></p>
<p>Kondisi api yang cepat menjalar membuat rumah megah yang berada di Dusun Njeni tersebut hampir terbakar sepenuhnya. </p>
<p></p>
<p>Warga yang mengetahui hal tersebut langsung berdatangan dan memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api tetap berkobar dan kondisi lokasi berada di permukiman padat penduduk.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan informasi yang terkonfirmasi dari Ketua Destana Kepanjen, Supriyadi, rumah yang terbakar tersebut adalah milik seorang guru MI 01 Kepanjen.</p>
<p></p>
<p>"Itu milik Guru mas, dan dirinya hidup bersama keluarganya dan punya anak kecil. Kondisinya menakutkan karena rumah terbakar tersebut berdempetan dengan rumah lain," katanya.</p>
<p></p>
<p>Dari kejadian tersebut, beberapa sumber di lokasi kejadian menyampaikan bahwa kebakaran disebabkan oleh anaknya yang masih kecil sedang bermain korek api lalu menyambar beberapa bahan yang mudah terbakar.</p>
<p></p>
<p>"Anaknya bermain korek pak terkena kasur dan akhirnya terjadi kebakaran. Pada saat kejadian anaknya hanya bersama bapaknya karena ibuknya berangkat mengajar di sekolah," kata sumber.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, atas kejadian ini pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan karena masih syok. </p>
<p></p>
<p>Beberapa petugas dari TNI, Polri, dan pihak desa juga hadir untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dendam Lama Berujung Maut, Teman Masa Kecil Dibantai hingga Tewas Membusuk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dendam-lama-berujung-maut-teman-masa-kecil-dibantai-hingga-tewas-membusuk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dendam-lama-berujung-maut-teman-masa-kecil-dibantai-hingga-tewas-membusuk</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi dendam lama yang berawal dari perundungan yang dialaminya saat masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah sekitar tahun 2014 hingga 2016. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28e06c27377.webp" length="66306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:30:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Warga Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember gempar akibat penemuan sesosok mayat yang telah membusuk di dalam sebuah rumah kosong pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. </p>
<p></p>
<p>Korban diketahui berinisial MSA (21), warga Dusun Krajan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, ditemukan dalam kondisi telungkup dan kepalanya tertutup tikar.</p>
<p></p>
<p>Penemuan mayat tersebut bermula ketika pemilik rumah, Jaswadi, bersama istrinya, Dian, mendatangi rumah yang telah sekitar dua minggu tidak ditempati untuk dibersihkan. </p>
<p></p>
<p>Sesaat setelah masuk ke dalam rumah, Dian menuju dapur untuk mengambil air minum. Namun, ia mencium bau menyengat yang tidak biasa.</p>
<p></p>
<p>Curiga dengan aroma tersebut, ia kemudian memeriksa beberapa ruangan hingga akhirnya menemukan sesosok mayat dalam kondisi membusuk dan menghitam di area musala rumah.</p>
<p></p>
<p>"Awalnya saya masuk rumah untuk beristirahat dan hendak mengambil air minum. Tiba-tiba saya mencium bau tidak sedap seperti bangkai. Karena curiga, saya periksa ruangan mushola dan melihat ada jasad manusia," kata Dian saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Sontak, Dian berteriak memanggil suaminya yang saat itu masih berada di luar rumah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian yang segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.</p>
<p></p>
<p>Terkait dengan peristiwa tersebut, Kapolsek Gumukmas, Iptu Edi Santoso, mengatakan bahwa setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan intensif, pihaknya berhasil mengamankan seorang pria berinisial RA (23), warga Dusun Krajan, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.</p>
<p></p>
<p>"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah menghilangkan nyawa korban," ujar Iptu Edi.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi dendam lama yang berawal dari perundungan yang dialaminya saat masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah sekitar tahun 2014 hingga 2016. Tersangka mengaku sering menjadi sasaran ejekan dan bullying yang dilakukan korban bersama sejumlah rekannya.</p>
<p></p>
<p>Adapun kronologi sebelum kejadian, pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka menjemput korban di rumahnya. Keduanya kemudian menuju kawasan persawahan di sekitar Jalan Candi Deres dengan mengendarai sepeda motor masing-masing. Di lokasi tersebut mereka sempat berbincang sambil merokok.</p>
<p></p>
<p>Menurut pengakuan tersangka, percakapan keduanya kemudian mengarah pada persoalan masa lalu. Korban disebut kembali menyinggung dan mengejek tersangka hingga memicu cekcok. Dalam kondisi emosi, tersangka mengajak korban menuju rumah kosong yang kemudian menjadi lokasi kejadian.</p>
<p></p>
<p>Setibanya di rumah tersebut sekitar pukul 17.00 WIB, pertengkaran kembali terjadi dan berujung pada aksi kekerasan. Tersangka mengaku melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia.</p>
<p></p>
<p>Setelah memastikan korban tidak lagi bernapas, tersangka menutupi jasad korban di area musala rumah dan meninggalkan lokasi kejadian. Jasad korban baru ditemukan sekitar delapan hari kemudian setelah menimbulkan bau menyengat yang tercium saat rumah tersebut dibuka oleh pemiliknya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa tersangka sudah diamankan pada pukul 01.00 WIB dini hari di rumah persembunyiannya di Kecamatan Kencong oleh tim Resmob Barat bersama Unit Reskrim. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Serahkan Armada Operasional KDMP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-serahkan-armada-operasional-kdmp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-serahkan-armada-operasional-kdmp</guid>
<description><![CDATA[ Hingga saat ini, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai 100 persen pada 42 titik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a28e5bd6a070.webp" length="49634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:25:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, TNI, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan pembentukan serta penguatan Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di Kabupaten Jember.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan koperasi dan penguatan hasil produksi masyarakat desa.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember dalam hal ini menyerahkan 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pikap untuk mendukung operasional KD/KMP.</p>
<p>Dengan mengusung tema Bersama KD/KMP Membangun Ekonomi Desa yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera. </p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Pemkab Jember dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat. </p>
<p>Dukungan armada ini diharapkan mampu membantu petani, peternak, dan pelaku usaha desa dalam memasarkan produk mereka secara lebih luas dan efisien.</p>
<p>Penyerahan armada dilakukan bersama Forkopimda, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta pemerintah desa sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan koperasi memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa.</p>
<p>"Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan mengurangi ketimpangan pendapatan. Karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan," kata Bupati Jember.</p>
<p>Menurutnya, KD/KMP tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang belum terlayani secara optimal sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas desa.</p>
<p>Sebagai langkah penguatan, Pemerintah Kabupaten Jember akan mendorong KD/KMP berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui kerja sama dengan Perum Bulog.</p>
<p>Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap sesuai ketentuan pemerintah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.</p>
<p>Selain itu, KD/KMP juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.</p>
<p>Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jember terus berjalan sesuai target. </p>
<p>Hingga saat ini, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai 100 persen pada 42 titik.</p>
<p>Ia menambahkan, dukungan armada operasional tersebut diharapkan semakin memperkuat peran koperasi dalam menampung, mendistribusikan, dan memasarkan hasil produksi masyarakat desa sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diikuti Ribuan Peserta, UIN KHAS Jember Gelar Ujian Jalur UM&amp;PTKIN 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diikuti-ribuan-peserta-uin-khas-jember-gelar-ujian-jalur-um-ptkin-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diikuti-ribuan-peserta-uin-khas-jember-gelar-ujian-jalur-um-ptkin-2026</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember akan menerima sebanyak 1.761 calon mahasiswa baru (camaba) melalui jalur UM-PTKIN, dari total jumlah pendaftar yang mencapai 3.358 orang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2683e71a921.webp" length="27242" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:15:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) resmi dimulai pada Senin (8/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menjadi salah satu lokasi ujian yang berlangsung di Gedung BEC (Business and Education Center).</p>
<p></p>
<p>UIN KHAS Jember akan menerima sebanyak 1.761 calon mahasiswa baru (camaba) melalui jalur UM-PTKIN, dari total jumlah pendaftar yang mencapai 3.358 orang.</p>
<p></p>
<p>Kabiro AUPK UIN KHAS Jember, Dr. Nawawi, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti ujian UM-PTKIN di kampus UIN KHAS sebanyak 1.332 orang.</p>
<p></p>
<p>Pelaksanaan ujian berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 8 hingga 11 Juni 2026.</p>
<p></p>
<p>"Per harinya itu ada 3 sesi. Jadi ada 12 sesi. Nah, di masing-masing sesi itu terbagi dalam 6 ruangan. Jadi 20 orang per ruangan," katanya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pendaftar UM-PTKIN yang memilih untuk berkuliah di UIN KHAS Jember sebanyak 1.467 orang.</p>
<p></p>
<p>Para pendaftar tersebut berasal dari berbagai daerah.</p>
<p></p>
<p>"Tidak hanya di sekeliling Jember sini, tapi juga Banyuwangi, kemudian Bali, Probolinggo, Madura, dan lain semacamnya. Jadi alhamdulillah, dari berbagai daerah yang daftar ke UIN KHAS kita," ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Adapun persentase kehadiran peserta yang mengikuti ujian UM-PTKIN pada sesi pertama dan kedua diprediksi mencapai hampir 90 persen.</p>
<p></p>
<p>Meskipun demikian, kata dia, ada beberapa peserta yang berhalangan hadir karena sakit atau penyebab lain, sehingga tidak dapat mengikuti ujian.</p>
<p></p>
<p>"Mungkin yang sakit 16 totalnya ya. Tapi ini bukan akumulasi di satu ruangan, tetapi dari masing-masing ruangan," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Dr. Nawawi menyampaikan bahwa selain mahasiswa dalam negeri, UIN KHAS Jember juga menerima mahasiswa dari luar negeri.</p>
<p></p>
<p>"Kita punya mahasiswa yang kuliah di kita (UIN KHAS). Ini dari luar negeri sebanyak 17 (mahasiswa) dari 7 negara," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Tujuh negara tersebut di antaranya Nigeria, Thailand, Bangladesh, Malaysia, Afrika, Pakistan, dan India.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, ada jalur khusus yang akan dilaksanakan oleh pihak kampus untuk penerimaan camaba dari luar negeri.</p>
<p></p>
<p>"Dan ini biasanya tidak barengan dengan UM-PTKIN ini. Biasanya akan menyusul, karena ini menyangkut koordinasi dengan antarnegara gitu ya," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Prof. Kusaeri, Anggota Pokja Pengembangan Soal dan Skoring yang sekaligus Tim Monitoring UM-PTKIN, mengatakan bahwa pelaksanaan ujian hingga saat ini masih berjalan lancar.</p>
<p></p>
<p>"Ini tentu berkat kerja keras dan luar biasa dari panitia lokal mulai persiapan sampai pelaksanaan ini. Karena sejumlah 1432 orang yang mau ujian ini kan tidak mudah memanage ya," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim monitoring dalam melakukan pengawasan berfokus pada jalannya pelaksanaan ujian.</p>
<p></p>
<p>"kami fokus pada bagaimana pelaksanaan apakah ada kecurangan, kendala, apakah di tim panitia lokal juga mengalami kebingungan. Itu kira-kira yang paling utama," tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kendala yang sering terjadi di lapangan ialah camaba tidak mengetahui jadwal ujian.</p>
<p></p>
<p>"Nah, ini alhamdulillah hanya 16 (peserta yang tidak hadir) dan mungkin nanti akan dialokasikan pada sesi terakhir. Biasanya yang hari ini mungkin rumahnya jauh atau sakit, tiba-tiba sakit kan tidak bisa dipaksa," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Jember Tangkap Pelaku Curanmor yang Viral di Media Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-jember-tangkap-pelaku-curanmor-yang-viral-di-media-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-jember-tangkap-pelaku-curanmor-yang-viral-di-media-sosial</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku berinisial H (29), warga Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, ditangkap pada Minggu (7/6/2026) setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman closed-circuit television (CCTV) yang beredar luas di media sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a266bdb902d4.webp" length="34896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 15:30:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Aksi pencurian sepeda motor yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.</p>
<p></p>
<p>Tim Elang Bangsalsari (TEBAS) bersama Tim Khusus (Timsus) 2 Jatanras Polres Jember menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah Kecamatan Bangsalsari.</p>
<p></p>
<p>Pelaku berinisial H (29), warga Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, ditangkap pada Minggu (7/6/2026) setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman closed-circuit television (CCTV) yang beredar luas di media sosial.</p>
<p></p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Bangsalsari, Aiptu Beny Wicaksono, menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 05.45 WIB di tepi Jalan Raya Jember–Tanggul, tepatnya di depan Merak Beton, Dusun Krajan, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku yang saat itu mengemudikan truk dari arah barat menuju timur melihat sepeda motor Honda Beat milik korban terparkir di pinggir jalan dalam kondisi setang tidak terkunci. Saat itu korban diketahui sedang tertidur di sebuah pos ronda.</p>
<p></p>
<p>Melihat kesempatan tersebut, pelaku menghentikan kendaraannya dan membawa kabur sepeda motor dengan cara dituntun menjauh dari lokasi kejadian. Untuk menghilangkan jejak, kendaraan hasil curian itu sempat disembunyikan di salah satu rumah warga.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, pelaku meminta bantuan seorang pengemudi ojek dengan berpura-pura bahwa sepeda motor yang dibawanya mengalami kerusakan. Tanpa mengetahui kendaraan tersebut merupakan hasil kejahatan, pengemudi ojek bernama Bungkos (63) membantu mengambil dan memindahkan sepeda motor tersebut.</p>
<p></p>
<p>Sepeda motor hasil curian kemudian dititipkan di sebuah warung milik Rohima sebelum akhirnya diambil kembali oleh pelaku sekitar pukul 11.30 WIB untuk dibawa pulang.</p>
<p></p>
<p>Berbekal rekaman CCTV, keterangan para saksi, serta hasil penyelidikan di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Dalam proses penangkapan, polisi juga melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka.</p>
<p></p>
<p>Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, tas ransel berisi perlengkapan mendaki gunung, tas selempang warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Grand yang digunakan sebagai sarana, pakaian yang dikenakan saat beraksi, topi, serta masker yang diduga digunakan untuk menyamarkan identitas.</p>
<p></p>
<p>"Hasil interogasi sementara, pelaku baru mengakui melakukan pencurian di satu lokasi, yakni di wilayah Bangsalsari. Namun, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus curanmor lainnya," kata dia.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Bungkos yang sempat membantu memindahkan kendaraan hasil curian masih berstatus sebagai saksi. </p>
<p></p>
<p>Polisi memastikan yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa sepeda motor tersebut merupakan hasil tindak pidana dan hanya membantu karena merasa iba setelah pelaku mengaku sepeda motornya mogok.</p>
<p></p>
<p>Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah ditahan di Polsek Bangsalsari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Hanya Bantuan Alat, Gapoktan Jember Harapkan Pembinaan Hadapi Transformasi Menjadi Koperasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tak-hanya-bantuan-alat-gapoktan-jember-harapkan-pembinaan-hadapi-transformasi-menjadi-koperasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tak-hanya-bantuan-alat-gapoktan-jember-harapkan-pembinaan-hadapi-transformasi-menjadi-koperasi</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai wujud komitmen  mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani,  Bupati Jember, Muhammad Fawait  menyerahkan berbagai bantuan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) . ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2568b90883e.webp" length="54134" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 21:11:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bupati jember, gus fawait, bantuan gapoktan, pemkab jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>- Bertempat di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, Bupati Jember, Muhammad Fawait, didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyerahkan berbagai bantuan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) secara simbolis dalam acara yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) sore.</p>
<p>Penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani.</p>
<p>Bantuan yang disalurkan meliputi combine harvester, alat dan mesin pertanian (alsintan), tangki air, serta irigasi perpompaan (Irpom).</p>
<p>Melalui bantuan ini, pemerintah berharap para petani dapat meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat sarana produksi pertanian, serta mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Jember.</p>
<p>Salah satu penerima bantuan adalah Poktan Dewi Sri, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. </p>
<p>Ketua Gapoktan Dewi Sri, Sudirman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para petani.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember Gus Fawait melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember atas bantuan yang telah diberikan," katanya.</p>
<p>Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan pertanian dan kami berharap dapat meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Sudirman, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap sektor pertanian.</p>
<p>Ia berharap seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anggota kelompok tani sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.</p>
<p>“Selama ini kami belum memiliki <em>combine harvester</em>. <em>Alhamdulillah</em>, pada masa kepemimpinan Bupati Jember, Bapak Muhammad Fawait, kami akhirnya memperoleh bantuan tersebut. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja sektor pertanian,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Sudirman berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sarana dan prasarana, tetapi juga pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan. </p>
<p>Menurutnya, hal tersebut sangat penting mengingat adanya regulasi baru Kementerian Pertanian yang mendorong transformasi Gapoktan menjadi koperasi.</p>
<p>“Kami berharap mendapat pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, terutama terkait tata kelola kelembagaan dan pengelolaan aset.</p>
<p>Dengan adanya regulasi baru yang mendorong transformasi Gapoktan menjadi koperasi, kami membutuhkan arahan, pemikiran, serta langkah langkah strategis agar mampu mengelola alat dan mesin pertanian maupun sarana lainnya secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. (***)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>HLUN 2026 di Jember, Pemkab Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Lansia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hlun-2026-di-jember-pemkab-komitmen-wujudkan-kabupaten-ramah-lansia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hlun-2026-di-jember-pemkab-komitmen-wujudkan-kabupaten-ramah-lansia</guid>
<description><![CDATA[ Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para lansia, kegiatan HLUN 2026 juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial masyarakat terhadap kelompok lanjut usia. Pemerintah mengajak keluarga, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menciptakan lingkungan yang ramah lansia, sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan sehat, aktif, mandiri, dan bahagia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a269d03d1984.webp" length="70964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:45:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Semangat kebersamaan dan penghormatan kepada generasi senior terasa kuat dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang digelar di Alun-Alun Nusantara Jember, Sabtu (6/6/2026) kamarin.</p>
<p>Ratusan lanjut usia dari berbagai kecamatan hadir mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.</p>
<p>Peringatan HLUN tahun ini menjadi momentum untuk mengingat kembali besarnya peran para lansia dalam membangun bangsa. Mereka yang telah melewati berbagai fase kehidupan dinilai memiliki pengalaman, nilai-nilai kebijaksanaan, serta semangat pengabdian yang tetap relevan bagi generasi masa kini.</p>
<p>Mewakili Bupati Jember, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada para sesepuh yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah maupun bangsa.</p>
<p>“Para lansia merupakan aset sosial yang sangat berharga. Mereka adalah sumber inspirasi, teladan, sekaligus penjaga nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia menjadi pelajaran penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” kata Indra.</p>
<p>Menurutnya, tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” mencerminkan pentingnya keterlibatan lansia dalam proses pembangunan yang berkelanjutan. Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh generasi produktif, tetapi juga oleh kontribusi para lansia yang selama puluhan tahun telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan dedikasinya bagi kemajuan bangsa.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui berbagai program yang mendukung kesehatan, kesejahteraan, serta pemberdayaan sosial. Komitmen itu sejalan dengan semangat yang terus digaungkan Bupati Jember melalui program dan gerakan “Gus Bupati Cinta Lansia.”</p>
<p>“Pemerintah daerah ingin memastikan para lansia mendapatkan penghormatan dan perhatian yang layak. Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang menghargai jasa para pendahulunya serta mampu memberikan kehidupan yang bermartabat bagi mereka di usia senja,” tegas Indra.</p>
<p>Selain menjadi ajang silaturahmi bagi para lansia, kegiatan HLUN 2026 juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial masyarakat terhadap kelompok lanjut usia. Pemerintah mengajak keluarga, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menciptakan lingkungan yang ramah lansia, sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan sehat, aktif, mandiri, dan bahagia. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencari Kayu Bakar di Jember Temukan Kerangka Mayat di Bukit Tungu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pencari-kayu-bakar-di-jember-temukan-kerangka-mayat-di-bukit-tungu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pencari-kayu-bakar-di-jember-temukan-kerangka-mayat-di-bukit-tungu</guid>
<description><![CDATA[ Penemuan kerangka manusia ini, pertama kali ditemukan oleh pencari kayu pada Kamis 5 Juni 2026 sore kemarin. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a2277a720c9a.webp" length="89056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:30:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Warga Dusun Rowo Desa Gambiran Kalisat Jember digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di atas bukit Tungu, Jumat,(5/6/2026).</p>
<p></p>
<p>Ahmadi, Kepala Dusun setempat menjelaskan, bahwa penemuan kerangka manusia di daerahnya ini, pertama kali ditemukan oleh pencari kayu pada Kamis 5 Juni 2026 sore kemarin.</p>
<p></p>
<p>"Kemarin ditemukan oleh pencari kayu, cuma saat itu sudah sore, warga takut, akhirnya tadi pagi dilaporkan ke kami dan kami teruskan ke Polsek Kalisat," kata Ahmadi disela sela lokasi yang di datangi oleh polisi.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Saat ditemukan, Ahmadi menyatakan, bahwa kondisi korban sudah berada dibawah pohon, dan diatasnya ditemukan tapi tambang berwarna biru terikat di pohon.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>"Disekitar tubuh korban, ditemukan KTP dan SIM atas nama Margo Slamet warga Dusun Krajan Ambulu, saat ditemukan sudah hancur kondisi kerangka," ujar Ahmadi.</p>
<p></p>
<p>Kapolsek Kalisat Iptu.Ika Mufida yang turun langsung ke lokasi, menyatakan, bahwa penyebab kematian korban belum diketahui, dan masih dalam penyelidikan.</p>
<p></p>
<p>"Masih diselidiki penyebab kematian, namun dari data identitas yang ditemukan disekitar lokasi, kami koordinasi dengan Polsek Ambulu, dan sudah dilakukan pelacakan terhadap keluarganya," ujar Kapolsek.</p>
<p></p>
<p>Lokasi penemuan kerangka manusia ini cukup Ekstreem dan terjal, dimana korban ditemukan diatas bukti, dengan kondisi hutan kecil mengelilingi bukti.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya itu, untuk bisa sampai ke titik lokasi penemuan, juga cukup sulit, karena jalan menuju lokasi, melewati jalan curam dengan kemiringan 45 derajat.</p>
<p></p>
<p>Sampai berita ini ditulis, korban masih dilokasi dan menunggu untuk dilakukan evakuasi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Solar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-sulap-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar-solar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-sulap-sampah-plastik-jadi-bahan-bakar-solar</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi ini memanfaatkan metode pirolisis, yaitu proses pemanasan plastik tanpa oksigen dalam suhu tinggi hingga material tersebut mencair dan menguap, kemudian didinginkan kembali menjadi cairan bahan bakar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a227740143a1.webp" length="75648" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 14:30:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Inovasi luar biasa lahir dari tangan kreatif seorang warga Kecamatan Kencong. Kegelisahan masyarakat terhadap penumpukan sampah plastik yang tak kunjung usai dan hal ini menjadi polemik berkepanjangan.</p>
<p>Arief Yulianto (40) warga Dusun Krajan Desa Kencong Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, berhasil menciptakan alat penyulingan yang mampu menyulap limbah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif yang kualitasnya diklaim setara dengan solar.</p>
<p>Inovasi ini memanfaatkan metode pirolisis, yaitu proses pemanasan plastik tanpa oksigen dalam suhu tinggi hingga material tersebut mencair dan menguap, kemudian didinginkan kembali menjadi cairan bahan bakar.</p>
<p></p>
<p>Ide ini berawal dari keprihatinan melihat lingkungan sekitar yang dipenuhi oleh sampah plastik sekali pakai, seperti kantong kresek, botol bekas, dan kemasan makanan yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.</p>
<p></p>
<p> "Awalnya cuma coba-coba karena gemas lihat sampah plastik menumpuk di mana-mana. Setelah riset kecil-kecilan dan rakit alat sendiri, ternyata hasilnya bisa membakar mesin diesel dengan sempurna," kata Arief Yulianto sang inovator saat ditemui di bengkel kerjanya, Jumat,(5/6/2026).</p>
<p></p>
<p>"Selain itu dengan adanya pabrik kecil ini, bisa mempekerjakan para pemulung, pengais sampah di TPA dan kami sudah berizin serta berbadan hukum," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan uji coba mandiri yang dilakukan, efisiensi dari alat rakitan ini terbilang cukup tinggi. Dari puluhan kilogram sampah plastik yang dikumpulkan, sebagian besar berhasil dikonversi menjadi bahan bakar cair siap pakai.</p>
<p></p>
<p>BBM solar alternatif hasil olahan limbah ini tidak hanya disimpan sebagai pajangan. Beberapa warga sekitar, terutama para petani, sudah mulai mencoba memakai untuk bahan bakar mesin pompa air sawah dan traktor mereka. Hasilnya, mesin dapat menyala dengan stabil dan tidak mengalami kendala teknis yang berarti.</p>
<p></p>
<p>Selain membantu mengatasi masalah lingkungan secara signifikan, inovasi ini juga dinilai berpotensi menghemat pengeluaran para petani untuk membeli bahan bakar fosil komersial.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu Camat Kencong Ronny Arifianto yang secara langsung mengunjungi pabrik pengolahan limbah plastik ini mengatakan bahwa terpukau dengan ide ide da aplikasi yang dimunculkan dari masyarakat pinggiran.</p>
<p></p>
<p>"Kebetulan pabrik ini sesuai dengan program Gus Bupati Jember (Gus Fawait) yang kira bisa mengolah sampah secara mandiri. Tentu nilai tambahnya bisa menghasilkan rejeki bagi masyarakat sekitarnya," ungkapnya.</p>
<p> </p>
<p>Jika dikembangkan secara masif, inovasi dari Kencong ini bukan tidak mungkin akan menjadi solusi percontohan nasional dalam mengatasi darurat sampah plastik sekaligus menjawab tantangan kebutuhan energi alternatif di masa depan.</p>
<p></p>
<p>"Sudah pasti kedepan kami pemerintah Kecamatan akan melaporkan hal ini dan mendorong agar muncul pabrik pabrik serupa sehingga bisa mengolah sampah secara mandiri dan menghasilkan uang yang bisa mensejahterakan masyarakat sekitarnya," pungkas Ronny. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengamuk Bawa Celurit, Pria di Gumukmas Lukai Karyawan Penyedia Internet</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mengamuk-bawa-celurit-pria-di-gumukmas-lukai-karyawan-penyedia-internet</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mengamuk-bawa-celurit-pria-di-gumukmas-lukai-karyawan-penyedia-internet</guid>
<description><![CDATA[ Pria berusia 41 tahun diamankan polisi setelah diduga membacok seorang karyawan penyedia layanan internet di Kecamatan Gumukmas, Jember. Polisi masih mendalami motif dan kondisi kejiwaan pelaku yang mengamuk menggunakan celurit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a21862c0abef.webp" length="36804" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 21:34:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kriminial, suarajatimpost, pencurian, polisi, pembunuhan, narkoba, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Seorang pria berinisial MA (41) diamankan petugas gabungan dari Polsek Gumukmas dan Polsek Kencong setelah diduga melakukan pembacokan terhadap seorang karyawan penyedia layanan internet (wifi) di Jalan Raya Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Kamis (4/6/2026) sore.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban bernama Joni (41), warga Kecamatan Kencong, mengalami luka pada bagian punggung dan siku akibat sabetan senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan pelaku.</p>
<p>Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, pelaku terlihat bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek. Ia tampak berteriak-teriak sambil mengayunkan celurit secara berulang kali ke arah sejumlah karyawan yang berada di lokasi.</p>
<p>Tidak hanya menyerang korban, pelaku juga diduga sempat mengejar beberapa karyawan lainnya. Sekitar enam orang karyawan terlihat berlarian keluar dari kantor untuk menyelamatkan diri dari amukan pelaku.</p>
<p>Kapolsek Gumukmas, Iptu Edi Santoso, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah celurit.</p>
<p>"Benar, telah terjadi peristiwa pembacokan yang dilakukan oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti celurit," ujar Iptu Edi Santoso saat dikonfirmasi.</p>
<p>Lebih lanjut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku serta motif di balik perbuatannya.</p>
<p>"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi pelaku. Sebab yang bersangkutan membawa senjata tajam dan telah menyebabkan adanya korban luka," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-sulap-sampah-jadi-pupuk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-sulap-sampah-jadi-pupuk</guid>
<description><![CDATA[ BPBD Jember kini menerapkan sistem zonasi pembuangan sampah yang ketat menggunakan beberapa tong sampah berkode warna. Pengelolaan dibagi menjadi Sistem Komposter Organik (Air Lindi) dan Gerakan &quot;Sedekah Sampah&quot; Kering. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a214261e6b64.webp" length="40662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 17:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>sampah, pengelolaan, desa, bank sampah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan inovasi dalam menanggulangi ancaman krisis lingkungan. Mereka memilah dan mengolah sampah menjadi pupuk.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan, kesadaran menjaga lingkungan, selain berdasarkan arahan Bupati Jember, harus juga dimulai dari diri sendiri. Menurutnya, setiap aktivitas kedinasan sekecil apa pun pasti menghasilkan sampah.</p>
<p>"Kami di BPBD menginisiasi, mencoba mengelola sampah hasil produk dari kita semua. Yang kalau kami hitung, ternyata volumenya lumayan juga. Per hari itu rata-rata sekitar 5 sampai 7 kilogram sampah dihasilkan di kantor ini. Jadi kalau diakumulasikan dalam seminggu, bisa mencapai 50 kilogram sampah, baik itu organik maupun anorganik," katanya, Kamis,(4/6/2026).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, kantor BPBD Jember kini menerapkan sistem zonasi pembuangan sampah yang ketat menggunakan beberapa tong sampah berkode warna. Pengelolaan dibagi menjadi Sistem Komposter Organik (Air Lindi) dan Gerakan "Sedekah Sampah" Kering.</p>
<p>"Sampah sisa makanan dan dedaunan tidak lagi dibuang ke tempat sampah umum. Sampah-sampah ini dimasukkan ke dalam instalasi tong komposter khusus," ujarnya.</p>
<p>Menariknya, BPBD Jember mengintegrasikan program ini dengan aksi sosial. Sampah kering yang bernilai ekonomi dikemas dalam kantong besar dan secara rutin disumbangkan kepada pemulung di sekitar kantor.</p>
<p>"Ada dua orang pemulung yang biasanya selalu singgah di tempat kami. Ini nanti (sampah daur ulang) akan kami berikan kepada mereka sebagai wujud sedekah kita, sedekah sampah yang bernilai ekonomi dan langsung bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pemulung," paparnya.</p>
<p>Sedangkan untuk sampah yang benar-benar tidak memiliki nilai daur ulang atau residu, dipisahkan secara khusus pada wadah tersendiri agar tidak mengontaminasi jenis sampah lainnya.</p>
<p>Edy menegaskan, persoalan sampah sebenarnya bukanlah masalah yang pelik asalkan ada kemauan kolektif untuk memilahnya sejak dari sumber pertama. Dia berharap aksi ini bisa ditiru oleh instansi lain.</p>
<p>"Kami berharap langkah kecil yang konsisten ini dapat menginspirasi instansi pemerintah lainnya," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Temukan Kejanggalan dalam Temuan Lansia Tewas Terpanggang di Jombang Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-temukan-kejanggalan-dalam-temuan-lansia-tewas-terpanggang-di-jombang-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-temukan-kejanggalan-dalam-temuan-lansia-tewas-terpanggang-di-jombang-jember</guid>
<description><![CDATA[ Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk aroma bahan bakar yang menyengat di dalam kamar korban. Muncul dugaan bahwa korban sengaja dibakar atau melakukan aksi bunuh diri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a210f9b80ac4.webp" length="25954" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:30:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Seorang lansia bernama Slamet Sucipto (63) ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar rumahnya di Dusun Krajan, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (3/6/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi terpanggang.</p>
<p></p>
<p>Guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, Polsek Jombang berkoordinasi dengan Polres Jember langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). </p>
<p></p>
<p>Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah kejanggalan, termasuk aroma bahan bakar yang menyengat di dalam kamar korban. Muncul dugaan bahwa korban sengaja dibakar atau melakukan aksi bunuh diri.</p>
<p></p>
<p>Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim Inafis Polres Jember ke RSD dr. Soebandi guna menjalani autopsi dan visum menyeluruh.</p>
<p></p>
<p>Kapolsek Jombang, Iptu Imam Kusuma, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6/2026), ia menjelaskan bahwa tim gabungan saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam.</p>
<p></p>
<p>"Beberapa barang bukti di lokasi kita amankan seperti tempat tidur dan beberapa peralatan yang memang bau gasolin. Namun kami belum bisa menyimpulkan karena hasil visum belum keluar yang dilakukan oleh INAFIS," kata dia.</p>
<p></p>
<p>Terkait adanya rumor bahwa pihak keluarga menolak proses autopsi, Iptu Imam Kusuma menanggapi hal tersebut. Polisi tetap melakukan autopsi demi mengungkap kebenaran karena adanya indikasi tidak wajar pada kematian korban.</p>
<p></p>
<p>"Kami sudah pasang police line di rumah korban. Untuk penolakan keluarga agar tidak diautopsi memang ada, namun karena kami menemukan dugaan ada kejanggalan, jadi kami melakukan autopsi menyeluruh dan mengamankan barang bukti," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Akibat Puntung Rokok, Lansia Asal Jombang Tewas Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-puntung-rokok-lansia-asal-jombang-tewas-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-puntung-rokok-lansia-asal-jombang-tewas-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Lansia bernama Slamet Sucipto (63), warga Desa Jombang, Jember, ditemukan tewas terbakar di dalam kamar rumahnya. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang menyambar kasur kapuk, sementara polisi masih menunggu hasil penyelidikan Tim INAFIS untuk memastikan penyebab pasti kejadian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a203fb671c4e.webp" length="43460" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 22:05:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, meninggal, kebakaran, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>JEMBER, SJP – </b>Seorang lansia bernama Slamet Sucipto (63), warga Dusun Krajan, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan akibat kebakaran yang terjadi di rumahnya, Rabu (3/6/2026) malam.</p>
<p>Korban ditemukan tewas dalam posisi telentang di dalam kamar dengan kondisi tubuh hangus terbakar. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah asap tebal terlihat mengepul dari dalam rumah korban, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.</p>
<p>Mengetahui adanya kebakaran, warga bersama keluarga berusaha masuk ke dalam rumah dengan mendobrak pintu. Namun nahas, saat berhasil masuk, korban telah ditemukan meninggal dunia. Selain menghanguskan tubuh korban, api juga membakar kasur serta sejumlah pakaian yang berada di dalam kamar.</p>
<p>Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki kebiasaan merokok di dalam kamar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang menyambar kasur kapuk sehingga api dengan cepat membesar.</p>
<p>"Kami menduga kakek saya sedang merokok di dalam kamar. Puntung rokok kemungkinan menyulut api hingga kamar terbakar. Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena faktor usia dan kondisi fisiknya yang sudah lemah," ujar Yansa, salah satu anggota keluarga korban.</p>
<p>Yansa menjelaskan, korban tinggal bersama seorang kerabat bernama Rina. Saat kejadian berlangsung, Rina sedang pergi ke Kecamatan Umbulsari untuk menjemput suaminya.</p>
<p>"Kakek saya tinggal bersama Mbak Rina. Saat kejadian, Mbak Rina sedang menjemput suaminya di Umbulsari. Ketika pulang, rumah sudah ramai didatangi warga dan kakek saya ditemukan meninggal dunia," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, anggota Polsek Jombang yang berada di lokasi kejadian, Bripka Muhammad Habibi, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.</p>
<p>"Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal murni akibat kebakaran atau ada faktor lain. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim INAFIS Polres Jember," ujarnya.</p>
<p>Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Api tidak sampai merembet ke bagian bangunan lainnya dan hanya menghanguskan kamar tempat korban berada. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-jajaki-kerja-sama-sister-city-dengan-kota-jinhua-tiongkok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-jajaki-kerja-sama-sister-city-dengan-kota-jinhua-tiongkok</guid>
<description><![CDATA[ Jember menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang masuk dalam agenda kunjungan Delegasi Kota Jinhua, bersama Surabaya, Malang, Madiun, dan Sidoarjo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1fa7a94d8ee.webp" length="41142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kabupaten Jember mulai membuka peluang kerja sama internasional setelah menerima kunjungan Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, bersama Konsulat Jenderal Tiongkok, Selasa (2/6/2026) malam.</p>
<p></p>
<p>Pertemuan di Pendopo Wahyawibawagraha tersebut menjadi langkah awal penjajakan program Sister City antara Jember dan Jinhua. Sejumlah sektor strategis masuk dalam pembahasan kedua belah pihak.</p>
<p></p>
<p>Bidang investasi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, kebudayaan, hingga pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus peluang kolaborasi yang akan ditindaklanjuti ke depan.</p>
<p></p>
<p>Jember menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang masuk dalam agenda kunjungan Delegasi Kota Jinhua, bersama Surabaya, Malang, Madiun, dan Sidoarjo.</p>
<p></p>
<p>Bupati Jember, Gus Fawait, menilai kunjungan tersebut menunjukkan peningkatan perhatian dunia internasional terhadap potensi daerah di kawasan Tapal Kuda.</p>
<p></p>
<p>"Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Jember. Hari ini Jember tidak hanya mendapat perhatian di tingkat nasional, tetapi juga mulai dilirik oleh mitra internasional," kata Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember memaparkan berbagai potensi unggulan daerah. Sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan pariwisata dinilai memiliki ruang besar untuk dikembangkan bersama.</p>
<p></p>
<p>Salah satu peluang yang mengemuka ialah perluasan pasar produk unggulan Jember. Komoditas kopi disebut memiliki kesempatan menembus pasar yang lebih luas, termasuk ke Tiongkok.</p>
<p></p>
<p>"Pertemuan ini menjadi tahapan awal menuju kerja sama Sister City yang akan terus kami tindak lanjuti," ujar Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya, Ye Su, menyambut positif komunikasi yang mulai terjalin antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kota Jinhua.</p>
<p></p>
<p>"Hari ini menjadi momen yang penting bagi Tiongkok dan Kabupaten Jember. Saya sangat senang melihat kedua pihak dapat berkumpul dan menjajaki peluang kerja sama yang bermanfaat," kata Ye Su.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, kerja sama antardaerah kini memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok melalui sektor ekonomi, budaya, hingga pertukaran pengalaman.</p>
<p></p>
<p>"Saya berharap masyarakat Kota Jinhua dan Kabupaten Jember dapat bekerja sama membangun jembatan pertukaran budaya, kerja sama ekonomi dan industri antara kedua wilayah," tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan memberikan kepastian hukum bagi investor yang ingin menanamkan modal di daerah.</p>
<p></p>
<p>"Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dan investasi. Yang terpenting adalah memberikan manfaat bersama dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Jember," tegas Gus Fawait. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sukseskan UM&amp;UM&amp;PTKIN 2026, UIN  KHAS Jember Gelar Rakor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sukseskan-um-um-ptkin-2026-uin-khas-jember-gelar-rakor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sukseskan-um-um-ptkin-2026-uin-khas-jember-gelar-rakor</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ujian nasional tersebut dengan memusatkan pelaksanaan ujian di Gedung BEC (Business and Education Center) UIN KHAS Jember yang telah dilengkapi fasilitas dan infrastruktur pendukung yang memadai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1e7a316c0b9.webp" length="31738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 13:38:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 pada Senin (2/6/2026).</p>
<p>Rakor di ruang Rapat Rektorat Lantai 1 UIN KHAS Jember tersebut digelar dengan berbagai pertimbangan agar sukses.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh panitia lokal UM-PTKIN UIN KHAS Jember sebagai bagian dari upaya pemantapan persiapan menjelang pelaksanaan ujian.</p>
<p>Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis telah siap mendukung pelaksanaan UM-PTKIN 2026 yang akan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 hingga Kamis, 11 Juni 2026.</p>
<p>UIN KHAS Jember akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ujian nasional tersebut dengan memusatkan pelaksanaan ujian di Gedung BEC (Business and Education Center) UIN KHAS Jember yang telah dilengkapi fasilitas dan infrastruktur pendukung yang memadai.</p>
<p>Berbagai hal yang dibahas dalam rapat meliputi kesiapan sarana dan prasarana, laboratorium komputer, jaringan internet, sistem keamanan, pelayanan peserta, alur kedatangan peserta, hingga langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan kendala selama ujian berlangsung.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa UIN KHAS Jember telah mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan UM-PTKIN secara optimal.</p>
<p>"Kami memastikan seluruh aspek yang mendukung pelaksanaan UM-PTKIN 2026 telah dipersiapkan dengan baik. Mulai dari infrastruktur teknologi, laboratorium komputer, jaringan internet, sumber daya manusia, hingga sistem pelayanan peserta. Gedung BEC UIN KHAS Jember telah kami siapkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi peserta selama mengikuti ujian. UIN KHAS Jember siap menjadi tempat ujian yang profesional dan representatif bagi seluruh peserta UM-PTKIN 2026," katanya disela sela kegiatan rakor.</p>
<p>Menurut Prof. Khusna Amal, kesiapan yang matang merupakan wujud komitmen UIN KHAS Jember dalam menyukseskan salah satu agenda nasional penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.</p>
<p>"Kami mengajak seluruh panitia untuk terus memperkuat koordinasi dan menjaga komitmen pelayanan. Kesuksesan UM-PTKIN tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaannya, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan kepada para peserta. Karena itu, setiap panitia memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman ujian yang nyaman dan kondusif," tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa UM-PTKIN merupakan momentum penting dalam menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi di PTKIN.</p>
<p>"UM-PTKIN adalah pintu masuk bagi generasi muda yang ingin melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Karena itu, seluruh proses pelaksanaannya harus berlangsung secara profesional, tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi peserta," tegasnya.</p>
<p>Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, UIN KHAS Jember telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain penguatan koordinasi antarbidang kepanitiaan, pengecekan dan pemeliharaan fasilitas laboratorium komputer secara berkala, penyediaan tim teknis yang siaga selama pelaksanaan ujian, penguatan sistem keamanan, koordinasi dengan PLN dan penyedia layanan internet, serta penyiapan sistem cadangan guna mengantisipasi potensi gangguan teknis maupun nonteknis.</p>
<p>"Kami ingin memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan tenang dan memperoleh pelayanan terbaik. Oleh karena itu, seluruh panitia harus bekerja secara kolaboratif, responsif, dan berorientasi pada solusi. Dengan persiapan yang telah dilakukan, kami optimistis pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN KHAS Jember akan berjalan lancar, sukses, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta," ujarnya</p>
<p>Rektor juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta yang akan mengikuti UM-PTKIN 2026.</p>
<p>"Kepada seluruh peserta UM-PTKIN 2026, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, jaga kesehatan, dan tetap percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan takut menghadapi ujian, karena setiap usaha yang sungguh-sungguh akan menghasilkan hasil terbaik. Fokuslah pada tujuan yang ingin dicapai dan jadikan UM-PTKIN sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang. Kami di UIN KHAS Jember siap menyambut dan melayani seluruh peserta dengan sebaik-baiknya," ucapnya.</p>
<p>Melalui rapat koordinasi ini, UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan UM-PTKIN 2026 serta memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas, profesional, dan berdaya saing yang mumpuni.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringatan Hari Lahir Pancasila UIN KHAS Jember: Nilai Kebangsaan ke Lima Pilar Kampus Harus di Jaga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringatan-hari-lahir-pancasila-uin-khas-jember-nilai-kebangsaan-ke-lima-pilar-kampus-harus-di-jaga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringatan-hari-lahir-pancasila-uin-khas-jember-nilai-kebangsaan-ke-lima-pilar-kampus-harus-di-jaga</guid>
<description><![CDATA[ penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kampus tidak boleh berhenti pada tataran teori, melainkan harus berdampak langsung pada kemajuan institusi dan bangsa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202606/image_870x580_6a1d2654ebeda.webp" length="43436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:57:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dengan khidmat di halaman Gedung Rektorat pada Senin (1/6/2026) .</p>
<p>Dipimpin Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni, upacara ini menjadi momentum meneguhkan kembali komitmen kebangsaan di lingkungan akademis yang mumpuni.</p>
<p>Seluruh jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) tampak kompak dan disiplin mengenakan seragam batik Korpri lengkap dengan peci hitam memperingati kegiatan tersebut.</p>
<p>Kehadiran ASN ini mencerminkan loyalitas tinggi korps pegawai dalam mengawal ideologi negara.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hepni membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Profesor Yudian Wahyudi, yang mengusung tema“Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".</p>
<p>Selain itu, dirinya menegaskan dengan melalui amanat tersebut, ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar pemersatu keberagaman internal bangsa yang memiliki lebih dari 17.000 pulau. </p>
<p>Lebih dari itu, Pancasila dinilai sebagai bintang penuntun dan jangkar moral dalam menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.</p>
<p>Menyambung pesan Kepala BPIP untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), Prof. Hepni mengajak seluruh civitas akademika UIN KHAS Jember untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan tersebut ke dalam program kerja nyata kampus.</p>
<p>Ia merumuskan konsep tersebut ke dalam Lima Pilar Kemajuan Kampus:</p>
<p>1. Loyalty (Loyalitas): Kesetiaan penuh dalam menjaga keutuhan NKRI, konstitusi, dan Pancasila;</p>
<p>2. Achievement (Capaian Prestasi): Mendorong inovasi dan prestasi akademik maupun non-akademik demi mengharumkan nama bangsa;</p>
<p>3. Harmony (Keharmonisan): Merawat sinergi, toleransi, dan moderasi beragama di lingkungan kampus;</p>
<p>4. Idealism (Idealisme): Menjaga integritas moral dan kejujuran intelektual sebagai benteng akademik;</p>
<p>5. Responsibility (Tanggung Jawab): Menjalankan pengabdian masyarakat dengan penuh dedikasi demi keadilan publik.</p>
<p>Prof. Hepni menegaskan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kampus tidak boleh berhenti pada tataran teori, melainkan harus berdampak langsung pada kemajuan institusi dan bangsa.</p>
<p>"Pancasila harus mewujud dalam tindakan nyata. Lima pilar kemajuan Loyalty, Achievement, Harmony, Idealism, dan Responsibility adalah cara kita di UIN KHAS Jember untuk membumikan Pancasila sebagai motor penggerak transformasi bangsa," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Resmikan Gedung PC GP Ansor Kencong, Gus Fawait Ingatkan Pentingnya Jaga Marwah Pesantren</title>
<link>https://suarajatimpost.com/resmikan-gedung-pc-gp-ansor-kencong-gus-fawait-ingatkan-pentingnya-jaga-marwah-pesantren</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/resmikan-gedung-pc-gp-ansor-kencong-gus-fawait-ingatkan-pentingnya-jaga-marwah-pesantren</guid>
<description><![CDATA[ Saat meresmikan gedung baru PC GP Ansor Kencong, Bupati Jember Gus Fawait ingatkan pentingnya menjaga marwah pesantren dan etika dalam berdemokrasi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1c3b7dd1039.webp" length="53818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 May 2026 21:46:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Gus Fawait, Bupati Jember, GP Ansor Kencong, Marwah Pesantren, Berita Jember, Etika Demokrasi, Ansor Kencong</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong> – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, memberikan pesan tegas dalam peresmian gedung baru Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kencong, Minggu (31/5/2026).</p>
<p>Di hadapan ratusan kader Banser, Fatayat, dan Muslimat, Gus Fawait menekankan pentingnya menjaga marwah ulama dan pesantren dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Gus Fawait memperingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang mengklaim diri sebagai tokoh agama atau pendiri pesantren tanpa latar belakang keilmuan yang jelas. Menurutnya, fenomena ini berpotensi merusak tatanan sosial dan persatuan bangsa.</p>
<p>“Jangan sampai ada yang mendiskreditkan pesantren dengan mengaku sebagai gus atau mendirikan pesantren tanpa dasar keilmuan yang benar. Ini berbahaya bagi persatuan bangsa,” tegas Gus Fawait di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga menyoroti pentingnya etika dalam berdemokrasi. Sebagai Dewan Penasehat Ansor, ia mengajak seluruh kader untuk tetap kritis namun tetap beradab dalam menyampaikan pendapat kepada pemimpin bangsa.</p>
<p>“Mengkritik itu boleh dalam demokrasi, tapi jangan menghina. Budaya kita adalah mengingatkan dengan baik, bukan menghujat apalagi menyerang simbol negara,” tambahnya. Gus Fawait pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peran strategis Ansor demi kemajuan umat.</p>
<p>Di sisi lain, peresmian gedung baru ini menjadi momen kebanggaan bagi PC GP Ansor Kencong. Ketua Ansor Cabang Kencong, Agus Nur Yasin, mengungkapkan bahwa fasilitas ini merupakan bukti kemandirian organisasi yang dibangun melalui perjuangan panjang kader sejak 2022.</p>
<p>“Ini bukan sekadar gedung, tapi simbol perjuangan. Dengan semangat pantang menyerah, kami membuktikan bahwa Ansor mampu mandiri dan mewujudkan cita-cita memiliki kantor permanen,” kata Agus Nur Yasin.</p>
<p>Agus menceritakan bagaimana seluruh kader bekerja keras dengan cara gotong royong mengumpulkan dana hingga mampu membeli empat kapling lahan secara bertahap.</p>
<p>Ia juga mengenang dukungan penuh Gus Fawait terhadap Ansor Kencong yang telah terjalin sejak Gus Fawait masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, yang baginya merupakan bentuk loyalitas organisasi terhadap kader terbaiknya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Senja di Papuma Jember Jadi Candu Wisatawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/senja-di-papuma-jember-jadi-candu-wisatawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/senja-di-papuma-jember-jadi-candu-wisatawan</guid>
<description><![CDATA[ Keindahan Pantai Papuma Jember semakin memikat pada Mei-Juni saat senja berpadu dengan cahaya rembulan. Panorama pasir putih, bukit karang, dan laut lepas membuat wisatawan betah menikmati suasana hingga malam hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1ab8ccd95fc.webp" length="51280" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 19:30:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong><span>JEMBER, SJP</span></strong><span> – Langit perlahan berubah jingga ketika matahari mulai turun di ufuk barat. Debur ombak berkejaran menyentuh bibir pantai, sementara hamparan pasir putih memantulkan cahaya senja bak serpihan berlian yang berkilauan. Di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Kabupaten Jember, momen seperti ini menjadi alasan banyak wisatawan memilih bertahan hingga malam tiba.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Papuma memang bukan sekadar destinasi wisata pantai. Keindahan alam yang memadukan pasir putih, gugusan bukit karang, serta panorama laut lepas menghadirkan suasana yang mampu membuat pengunjung terdiam menikmati setiap detiknya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Pada penghujung Mei hingga Juni, pesona Papuma terasa semakin istimewa. Selain panorama matahari terbenam yang menjadi daya tarik utama, kemunculan rembulan yang bersinar terang di atas lautan menghadirkan nuansa romantis dan menenangkan. </span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Tak heran jika banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu sejak pagi hingga malam hari di kawasan pantai yang berada di Kecamatan Wuluhan tersebut. Sembari menikmati semilir angin laut, mereka juga dapat mencicipi aneka kuliner, terutama hidangan ikan bakar yang berjajar di sepanjang kawasan wisata.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Salah satu wisatawan asal Lumajang, Alesya Ferdinanti, mengaku sengaja menghabiskan akhir pekan bersama keluarga di Papuma karena keindahan alam yang ditawarkan serta harga tiket masuk yang terjangkau.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Tiketnya sangat murah. Liburan kali ini kami habiskan mulai pagi sampai malam di sini. Apalagi sekarang bulan Mei dan Juni, rembulannya sedang terang. Suasananya jadi semakin syahdu dan luar biasa," ujar Alesya, Sabtu (30/5/2026).</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Daya tarik Papuma ternyata tidak hanya dirasakan wisatawan dari luar daerah. Banyak pengunjung yang baru pertama kali datang mengaku tak menyangka Jember memiliki panorama pantai yang begitu eksotis.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Menurut salah seorang pengunjung, keunikan Papuma terletak pada kombinasi bukit karang yang berdiri di tepian laut dengan panorama matahari terbenam yang memancarkan warna merah jingga di permukaan air.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>"Saat matahari tenggelam, pemandangannya sangat indah. Bukit-bukit di tengah laut membuat suasananya berbeda. Ketika ombak datang dan langit berubah merah jingga, terlihat sangat eksotis," ungkapnya.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Selain keindahan alamnya, harga tiket masuk yang hanya sekitar Rp12 ribu turut menjadi daya tarik tersendiri. Biaya yang relatif terjangkau membuat Pantai Papuma tetap menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat akhir pekan maupun musim liburan.</span></p>
<p><span>Bagi mereka yang pernah menikmati senja di Papuma, keindahan pantai ini bukan hanya soal panorama laut dan pasir putih. Ada ketenangan yang hadir saat matahari perlahan menghilang di balik cakrawala, lalu digantikan cahaya rembulan yang menerangi malam. Sebuah pemandangan sederhana yang membuat banyak orang enggan beranjak pulang. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sinergi Kampus dan Olahraga, UIN KHAS Jember Resmi Bermitra dengan Persid</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sinergi-kampus-dan-olahraga-uin-khas-jember-resmi-bermitra-dengan-persid</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sinergi-kampus-dan-olahraga-uin-khas-jember-resmi-bermitra-dengan-persid</guid>
<description><![CDATA[ Kerja sama strategis itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UIN KHAS Jember Prof. Hepni Zain dan Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah, di ruang rektorat UIN KHAS Jember, Selasa (26/5/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1a3b8e4e6c1.webp" length="29588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 12:57:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Terobosan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember dinilai luar biasa.</p>
<p>Logo UIN KHAS dipastikan akan terpasang di jersei resmi Persid Jember saat berlaga pada putaran nasional Liga 4 Piala Presiden musim 2025/2026.</p>
<p>Hal ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara dunia akademik dan dunia olahraga yang kini mulai berjalan beriringan demi mengangkat prestasi Kabupaten Jember di tingkat nasional.</p>
<p>Kerja sama strategis itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UIN KHAS Jember Prof. Hepni Zain dan Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah, di ruang rektorat UIN KHAS Jember, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Kolaborasi tersebut berlangsung selama gelaran putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026. UIN KHAS Jember membangun sinergi antara perguruan tinggi dan olahraga.</p>
<p>"Kami menyambut baik kemitraan ini. Kerja sama ini bukan sekadar dukungan semata, namun bentuk nyata kontribusi kampus dalam mendorong perkembangan olahraga sekaligus pembinaan generasi muda di Kabupaten Jember agar lebih maju di kancah nasional," kata Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni.</p>
<p>Selain itu, Prof. Hepni juga menegaskan bahwa kampus memberikan kesempatan pendidikan bagi para pemain Persid melalui program beasiswa. </p>
<p>"Pihak rektorat akan memberikan beasiswa bagi pemain Persid Jember untuk melanjutkan studi di UIN KHAS Jember melalui jalur Mandiri Seleksi Prestasi Non Akademik," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, di tempat yang sama, Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah menyebutkan kerja sama dengan UIN KHAS Jember menjadi kolaborasi pertama yang dijalin manajemen Persid dengan perguruan tinggi.</p>
<p>"Bagi kami ini cukup luar biasa dan membawa dampak positif, baik terhadap kemajuan pendidikan maupun perkembangan olahraga di Kabupaten Jember," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas MBG Kabupaten Jember Sidak Beberapa SPPG di Kecamatan Jombang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-mbg-kabupaten-jember-sidak-beberapa-sppg-di-kecamatan-jombang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-mbg-kabupaten-jember-sidak-beberapa-sppg-di-kecamatan-jombang</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Jember membentuk satgas gabungan untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis dengan melakukan supervisi serentak terhadap 209 SPPG di 31 kecamatan guna memastikan kualitas pengolahan makanan hingga pengelolaan limbah sesuai prosedur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a197f9bd1573.webp" length="34778" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 22:15:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><span><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Jember mengawal pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan membentuk satuan tugas (satgas) gabungan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Salah satu langkah yang dilakukan satgas yakni menggelar supervisi serentak di 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut bertujuan memetakan potensi persoalan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang totalnya mencapai 209 titik dan tersebar di masing-masing kecamatan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Dalam supervisi itu, tim satgas melakukan pengecekan langsung mulai dari kualitas makanan, tempat pengolahan, hingga sistem pengelolaan limbah dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>“Kalau temuan fatal di Kecamatan Jombang tidak ada. Namun, dari Dinas Lingkungan Hidup meminta agar surat uji kualitas air dari IPAL segera diselesaikan,” kata Camat Jombang, Faris J. Taslim.</span></p>
<p class="isSelectedEnd"><span>Faris menjelaskan, dari sejumlah SPPG di Kecamatan Jombang, saat ini baru lima titik yang telah beroperasi. Sementara satu lainnya masih menunggu proses perizinan dari Badan Gizi Nasional (BGN).</span></p>
<p><span>“Ada lima yang sudah berjalan dan semuanya sesuai prosedur. Untuk yang lainnya masih dalam proses dan menunggu izin dari BGN. Selain itu, kami juga akan memberikan laporan resmi kepada Satgas MBG Kabupaten terkait hasil supervisi yang dilakukan bersama,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></span></p>
<p><span><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satgas MBG Jember Supervisi Puluhan SPPG di Kecamatan Jombang, Soroti Kelengkapan IPAL</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satgas-mbg-jember-supervisi-puluhan-sppg-di-kecamatan-jombang-soroti-kelengkapan-ipal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satgas-mbg-jember-supervisi-puluhan-sppg-di-kecamatan-jombang-soroti-kelengkapan-ipal</guid>
<description><![CDATA[ Satgas MBG Kabupaten Jember melakukan supervisi serentak di 31 kecamatan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar. Di Kecamatan Jombang, tim menemukan sejumlah SPPG masih perlu melengkapi administrasi uji kualitas air pada instalasi pengolahan limbah (IPAL). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1959b18bbb2.webp" length="59342" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:45:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>MBG, SPPG, IPAL, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><b>JEMBER, SJP – </b>Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember melakukan supervisi serentak di 31 kecamatan guna mengawal pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat (29/5/2026).</p>
<p>Supervisi tersebut dilakukan untuk memetakan berbagai potensi persoalan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember.</p>
<p>Secara keseluruhan, terdapat sekitar 209 SPPG yang menjadi sasaran pemantauan tim gabungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas MBG Kabupaten Jember.</p>
<p>Tim satgas turun langsung ke sejumlah titik SPPG yang telah beroperasi untuk memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai aturan pemerintah dan standar dari Badan Gizi Nasional (BGN).</p>
<p>Selain memantau proses penyediaan makanan bergizi, supervisi juga menyasar aspek kebersihan tempat pengolahan makanan hingga sistem pengelolaan limbah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).</p>
<p>Di Kecamatan Jombang, tercatat terdapat puluhan SPPG. Namun, hingga saat ini baru lima SPPG yang telah aktif beroperasi, sementara satu lainnya masih menunggu persetujuan operasional dari Badan Gizi Nasional.</p>
<p>Salah satu anggota Satgas MBG dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Siswanto, mengatakan secara umum kondisi kebersihan dan pengolahan makanan di sejumlah SPPG Kecamatan Jombang sudah cukup baik. Meski demikian, masih ditemukan administrasi IPAL yang perlu segera dilengkapi.</p>
<p>“Untuk IPAL sebenarnya sudah tersedia, namun beberapa SPPG masih belum memiliki surat uji kualitas air. Ke depan akan terus kami kontrol dan pantau kembali,” ujar Siswanto.</p>
<p>Sementara itu, Camat Jombang, Faris J Taslim, menyampaikan bahwa kegiatan supervisi berjalan lancar dan hasil pemantauan dari Satgas MBG Kabupaten akan segera ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan.</p>
<p>“Satgas MBG kabupaten sudah memberikan hasil supervisi kepada kami. Selanjutnya akan kami laporkan dan tetap kami pantau secara berkala terhadap seluruh SPPG yang sudah berjalan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jadi Khatib Salat Iduladha di Polres Jember, Rektor UIN KHAS Sampaikan Pesan Mendalam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jadi-khatib-salat-iduladha-di-polres-jember-rektor-uin-khas-sampaikan-pesan-mendalam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jadi-khatib-salat-iduladha-di-polres-jember-rektor-uin-khas-sampaikan-pesan-mendalam</guid>
<description><![CDATA[ Dalam khutbahnya, Prof. Hepni juga mengajak jamaah untuk mengimplementasikan nilai-nilai ibadah haji ke dalam kehidupan sosial sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun budaya tolong-menolong, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga semangat saling mengingatkan dalam kebaikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a16deaf9c7a9.webp" length="58806" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 May 2026 20:30:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="428"><strong>JEMBER, SJP –</strong> Momentum Salat Iduladha di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Jember menjadi ruang penguatan solidaritas antara ulama, akademisi, dan aparat kepolisian, Rabu (27/5/2026).</p>
<p data-start="0" data-end="428">Dalam pelaksanaan salat yang berlangsung khidmat itu, Rektor <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember</span></span>, Prof. Dr. Hepni, hadir sebagai khatib dengan menyampaikan pesan spiritual dan sosial tentang makna ibadah haji dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p data-start="430" data-end="634">Di hadapan jamaah, Prof. Hepni mengulas makna mendalam ritual Sa’i antara Bukit Shofa dan Marwah yang dilakukan Siti Hajar sebagai simbol perjuangan, keteguhan ikhtiar, dan kepedulian sosial umat manusia.</p>
<p data-start="636" data-end="895">“Kegiatan Sa’i antara Shofa dan Marwah juga mengandung makna spiritual tentang perjalanan hidup manusia. Perjalanan bolak-balik yang dilakukan jamaah haji menggambarkan perjuangan manusia dalam mencari kebaikan, rezeki, dan ridha Allah SWT,” ujar Prof. Hepni.</p>
<p data-start="897" data-end="1212">Menurutnya, prosesi tersebut bukan sekadar ritual historis dalam ibadah haji, melainkan pelajaran penting tentang etos kerja dan keteguhan menghadapi persoalan hidup. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dan solusi atas persoalan kehidupan tidak pernah hadir secara instan, melainkan melalui perjuangan dan kesungguhan.</p>
<p data-start="1214" data-end="1501">Dalam khutbahnya, Prof. Hepni juga mengajak jamaah untuk mengimplementasikan nilai-nilai ibadah haji ke dalam kehidupan sosial sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun budaya tolong-menolong, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga semangat saling mengingatkan dalam kebaikan.</p>
<p data-start="1503" data-end="1682">“Spirit historis ibadah haji harus diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui kepedulian terhadap sesama dan komitmen memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar,” imbuhnya.</p>
<p data-start="1684" data-end="1996" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Pelaksanaan Salat Iduladha di lingkungan Polres Jember itu berlangsung penuh kekhusyukan dan dihadiri jajaran aparat kepolisian serta masyarakat sekitar. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara institusi keamanan dan kalangan akademisi dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.<strong> (***)</strong></p>
<p data-start="1684" data-end="1996" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hangatnya Kebersamaan DWP UIN KHAS Jember Berbagi Berkah Iduladha dengan Warga Sekitar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hangatnya-kebersamaan-dwp-uin-khas-jember-berbagi-berkah-iduladha-dengan-warga-sekitar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hangatnya-kebersamaan-dwp-uin-khas-jember-berbagi-berkah-iduladha-dengan-warga-sekitar</guid>
<description><![CDATA[ Agenda rutin kegiatan sosial ini menjadi salah satu program DWP UIN KHAS Jember yang dikemas dalam nuansa kebersamaan dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a146c2025bf7.webp" length="27986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 May 2026 07:37:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan penyaluran Program Jumat Berkah.</p>
<p>Hal ini sekaligus sebagai momentum berbagi dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 09.00 WIB di Mushola Al-Mujahidin Karangmluwo dan diikuti oleh seluruh pengurus serta anggota DWP UIN KHAS Jember.</p>
<p>Agenda rutin kegiatan sosial ini menjadi salah satu program DWP UIN KHAS Jember yang dikemas dalam nuansa kebersamaan dan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, pengurus dan anggota DWP menyalurkan berbagai bantuan dan bingkisan kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara sivitas akademika UIN KHAS Jember dengan masyarakat.</p>
<p>Acara diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Ketua DWP UIN KHAS Jember, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang hadir di Mushola Al-Mujahidin Karangmluwo. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan disambut antusias oleh warga setempat.</p>
<p>Ketua Dharma Wanita Persatuan UIN KHAS Jember, Luluk Sulthoniyah Hepni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum menjelang Hari Raya Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian dan rasa syukur melalui kegiatan berbagi kepada sesama.</p>
<p>“Alhamdulillah, pada hari ini Dharma Wanita Persatuan UIN KHAS Jember dapat kembali melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dan berbagi bersama masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur kami menjelang Hari Raya Iduladha. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat, membawa keberkahan, serta semakin mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar UIN KHAS Jember dengan masyarakat sekitar,” kata Luluk di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa masyarakat Karangmluwo adalah bagian dari UIN KHAS Jember. Oleh karena itu, ia berharap ibu-ibu dapat bekerja sama dalam rangka menjaga, merawat, dan membina kerukunan di sekitar kampus, mengingat mayoritas mahasiswa UIN KHAS Jember bermukim di lingkungan sekitar kampus.</p>
<p>Selain itu, Ketua DWP UIN KHAS Jember juga berharap agar ibu-ibu tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan anggota DWP UIN KHAS Jember terkait berbagai persoalan sosial maupun kegiatan kemasyarakatan. Sekaligus, ia turut menyosialisasikan dan merekomendasikan agar warga sekitar dapat terus menjalin hubungan baik dan mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis antara masyarakat dan sivitas akademika.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, DWP UIN KHAS Jember berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Iduladha yang sarat dengan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial. </p>
<p>Program Jumat Berkah pun diharapkan dapat terus menjadi wadah pengabdian dan kontribusi nyata DWP UIN KHAS Jember bagi masyarakat luas. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Sidak JLS, Temukan Tambak Tak Berizin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-sidak-jls-temukan-tambak-tak-berizin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-sidak-jls-temukan-tambak-tak-berizin</guid>
<description><![CDATA[ Saat melakukan pengecekan dan pengamatan langsung, Bupati Jember mengaku terkejut ketika menemukan fakta bahwa di sepanjang garis pantai terdapat banyak sekali lahan tambak udang yang beroperasi, namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, sebagian besar dari kegiatan tersebut ternyata tidak memiliki perizinan resmi yang sah.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a1439cf3caf0.webp" length="82620" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 May 2026 21:01:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, pada Senin (25/5/2026).</p>
<p>Dalam kunjungan ini, ia didampingi oleh jajaran personel TNI Angkatan Laut dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk meninjau langsung kondisi kawasan pesisir di pantai selatan tersebut.</p>
<p>Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengkaji lebih dalam berbagai potensi yang dimiliki wilayah pesisir selatan Jember sekaligus mengevaluasi berbagai kegiatan ekonomi yang berlangsung di sana. </p>
<p>“Saya bersama jajaran TNI AL berkolaborasi untuk melihat dan mengkaji langsung potensi yang dimiliki wilayah pesisir selatan Jember. Seperti yang kita ketahui bersama, wilayah pinggir pantai menjadi salah satu titik konsentrasi kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Jember. Bahkan bisa dikatakan, kawasan ini menjadi salah satu sentra kemiskinan terbesar di daerah kita,” kata Gus Fawait.</p>
<p>Saat melakukan pengecekan dan pengamatan langsung, Bupati Jember mengaku terkejut ketika menemukan fakta bahwa di sepanjang garis pantai terdapat banyak sekali lahan tambak udang yang beroperasi, namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, sebagian besar dari kegiatan tersebut ternyata tidak memiliki perizinan resmi yang sah. </p>
<p>Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dianggap sebagai sebuah ironi, di wilayah yang menjadi titik kemiskinan, justru banyak kegiatan ekonomi yang berjalan, namun nyatanya kegiatan tersebut tidak memberikan dampak atau manfaat yang signifikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.</p>
<p>“Ini menjadi hal yang sangat ironis. Di satu sisi wilayah ini dikenal sebagai daerah dengan angka kemiskinan tinggi, namun di sisi lain ada banyak sekali kegiatan usaha, khususnya pengelolaan tambak udang, yang berjalan cukup besar skalanya. Tapi yang menjadi pertanyaan besar kita semua, mengapa kegiatan tersebut justru tidak berdampak langsung bagi masyarakat di sekitarnya? Inilah yang perlu kita evaluasi secara bersama-sama, dan tentu saja kita akan berkoordinasi serta berdiskusi dengan berbagai pihak, baik itu pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, untuk menemukan solusi terbaiknya,” tegasnya.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan, setiap kegiatan ekonomi yang berlangsung di wilayah Kabupaten Jember, khususnya di kawasan pesisir, wajib memberikan dampak positif dan berkontribusi langsung dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan warga.</p>
<p>Apabila kegiatan usaha yang berjalan justru tidak mampu membawa perbaikan kondisi hidup masyarakat, maka perlu dikaji lebih mendalam, salah satunya adalah kemungkinan adanya pelanggaran aturan atau tidak terpenuhinya persyaratan hukum, seperti halnya tidak memiliki izin operasional.</p>
<p>“Kalau kegiatan pengelolaan tambak udang ini memang dijalankan dengan benar, sesuai aturan dan memiliki izin yang lengkap, seharusnya kegiatan ini sudah mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi yang kuat dan bisa mengentaskan kemiskinan di wilayah ini. Tapi kenyataannya belum terlihat dampak tersebut, dan setelah dicek ternyata banyak di antaranya yang tidak memiliki izin. Hal inilah yang akan kita dalami dan selidiki lebih lanjut secara mendalam. Harapan kita tentu saja, seluruh kegiatan yang ada nantinya bisa berjalan tertib dan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat,” tambahnya.</p>
<p>Dalam peninjauan kali ini, Gus Fawait juga menyampaikan bahwa ia baru mengetahui banyak hal baru terkait kekayaan dan potensi wilayah pesisir Jember yang membentang dari wilayah Kecamatan Kencong hingga Kecamatan Ambulu. Menurutnya, potensi yang ada di sepanjang garis pantai tersebut sangat luar biasa dan masih banyak yang belum tergarap secara maksimal.</p>
<p>“Selama peninjauan ini, saya baru mengetahui bahwa di sepanjang pantai selatan kita memiliki banyak gugusan pulau-pulau yang keindahannya sangat luar biasa dan sangat layak untuk dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata. Selain itu, potensi sumber daya alam dan hasil laut seperti ikan dan biota laut lainnya juga sangat melimpah dan berkualitas tinggi. Inilah kekayaan yang akan kita garap dan kembangkan secara bertahap di masa mendatang,” ungkapnya antusias.</p>
<p>Lebih jauh ia menjelaskan, panjang garis pantai yang dimiliki Kabupaten Jember menempati posisi kedua terpanjang di wilayah Provinsi Jawa Timur. Dengan panjang garis pantai tersebut, tentu saja beragam potensi ekonomi, pariwisata, dan sumber daya alam yang tersimpan di dalamnya sangat besar nilainya. Hal ini semakin diperkuat dengan rencana pembangunan Jalur Lintas Selatan yang akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 ini. Pembangunan jalan strategis ini direncanakan akan diselesaikan dengan total anggaran yang mencapai angka Rp3 triliun. </p>
<p>“Pembangunan Jalur Lintas Selatan ini akan menjadi kunci pembuka dan penggerak pembangunan di wilayah selatan kita. Ketika jalan ini nanti selesai dibangun dan bisa dilalui dengan lancar, maka akses menuju kawasan pesisir akan semakin mudah dan cepat. Dampaknya, sektor pariwisata akan semakin berkembang pesat, hasil bumi dan laut akan semakin mudah didistribusikan, dan tentu saja kesejahteraan para nelayan serta masyarakat pesisir akan meningkat secara signifikan,” jelas Gus Fawait.</p>
<p>Untuk menangani berbagai permasalahan sekaligus mengembangkan potensi wilayah pesisir selatan secara terarah dan terukur, Pemerintah Kabupaten Jember berencana untuk segera membentuk tim kerja gabungan khusus. Tim ini akan beranggotakan perwakilan dari berbagai instansi dan pihak terkait, dengan tugas utama untuk menyusun langkah, program, dan strategi terpadu guna mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah pinggir pantai. Wilayah kerja tim ini akan mencakup seluruh kawasan pesisir yang membentang mulai dari Kecamatan Kencong hingga Kecamatan Ambulu.</p>
<p>Selain itu, kerja sama dan kolaborasi dengan pihak TNI Angkatan Laut akan terus diperkuat dan ditingkatkan di masa mendatang. Kehadiran TNI AL di wilayah perairan Jember diharapkan mampu menjamin rasa aman dan ketertiban bagi seluruh nelayan saat melakukan aktivitas melaut, serta menjadi jaminan bahwa aturan dan hukum ditegakkan secara tegas dan adil bagi seluruh warga masyarakat maupun pihak yang berusaha di wilayah tersebut. </p>
<p>“Ke depan kerja sama kita dengan TNI AL akan terus kita perkuat dan tingkatkan, agar para nelayan dan masyarakat pesisir merasa jauh lebih aman saat beraktivitas. Di sisi lain, kita juga ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah terasa lebih nyata dan berjalan secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Kita tidak akan membiarkan potensi besar yang dimiliki daerah ini hanya terpendam atau dinikmati oleh sebagian pihak saja, melainkan harus dinikmati dan dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh rakyat Jember, khususnya mereka yang tinggal dan berusaha di wilayah pesisir,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Teror Sasar Rumah Warga di Jember, Listrik Dimatikan Lalu Pintu Digedor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-teror-sasar-rumah-warga-di-jember-listrik-dimatikan-lalu-pintu-digedor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-teror-sasar-rumah-warga-di-jember-listrik-dimatikan-lalu-pintu-digedor</guid>
<description><![CDATA[ Warga berinisial S melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa. Kepala Desa Karangrejo, Alfan Ali Fanani, membenarkan adanya laporan tersebut saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a13fd1025c8f.webp" length="21072" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 May 2026 15:42:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Warga Dusun Karanganyar, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, digegerkan oleh aksi teror oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Senin dini hari, (25/5/2026).</p>
<p>Warga berinisial S melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa. Kepala Desa Karangrejo, Alfan Ali Fanani, membenarkan adanya laporan tersebut saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukannya.</p>
<p>"Benar ada warga yang telah membuat laporan. Rumahnya telah diputus aliran listriknya atau digejlekan dan pintunya diketuk pada malam hari," kata Alfan, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Berdasarkan kronologi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Aliran listrik di rumah pelapor tiba-tiba diputus. Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan dan gedoran pada pintu belakang rumah.</p>
<p>Sumber warga sekitar juga mengaku mendengar suara ketukan keras di rumah tersebut. Beberapa orang terdengar berjalan di sekitar area rumah saat kejadian berlangsung.</p>
<p>Hingga saat ini, pihak desa belum dapat menyimpulkan jumlah pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut. Alfan menegaskan, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah aksi itu berkaitan dengan isu teror pocong atau hal lainnya.</p>
<p>"Sementara ini menurut saya hanya teror. Kami akan meningkatkan siskamling warga dan akan melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat," katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, sejak satu minggu terakhir pihak desa telah menggiatkan ronda malam di setiap lingkungan. Alfan sendiri disebut turut berjaga bersama warga setiap malam hingga pagi.</p>
<p>Peristiwa ini menambah kewaspadaan warga Karangrejo. Pihak desa mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan masing-masing. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Fawait  Lantik Ratusan Kepala Sekolah di Jember, Intip Misi Bupati Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-lantik-ratusan-kepala-sekolah-di-jember-intip-misi-bupati-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-lantik-ratusan-kepala-sekolah-di-jember-intip-misi-bupati-jember</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait tengah memperjuangkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah untuk tahun berikutnya. Sinyal positif pun mulai terlihat dan diharapkan dapat segera terealisasi demi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a127c03187b8.webp" length="49822" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 May 2026 11:18:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pelantikan ratusan Kepala Sekolah SD dan SMP serta Pengawas dan Penilik Sekolah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dan dipimpin langsung oleh Bupati Jember Gus Fawait. Acara ini berlangsung di Gedung Olahraga SMPN 7 Jember, Sabtu (23/5/2026) kemarin.</p>
<p>Dari total sekitar 1.100 formasi kepala sekolah yang tersedia, Sebanyak 734 Kepala Sekolah SD dan SMP resmi dilantik pada tahap pertama bersama 43 pengawas dan penilik sekolah.</p>
<p>Pelantikan ini menjadi salah satu pelantikan kepala sekolah terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Dan tentu Bupati Jember mempunyai misi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk melahirkan perubahan nyata di dunia pendidikan. </p>
<p>“Enam bulan saya beri waktu untuk melakukan terobosan-terobosan. Karena nanti setiap enam bulan akan kita evaluasi,” kata Gus Fawait dengan tegas.</p>
<p>Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan jangka panjang di Kabupaten Jember. </p>
<p>Bupati Jember secara khusus meminta para kepala sekolah diminta tidak hanya fokus pada administrasi sekolah, tetapi juga menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong lahirnya prestasi siswa baik di bidang akademik maupun non-akademik.</p>
<p>Gus Fawait menilai, sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat. Karena itu, kepala sekolah dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta membangun kultur pendidikan yang progresif dan humanis.</p>
<p>“Silakan beraktualisasi diri untuk mendapatkan prestasi baik akademik maupun non-akademik. Pendidikan harus menjadi alat untuk menciptakan masa depan Jember yang lebih baik,” imbuhnya.</p>
<p>Tak hanya itu, para kepala sekolah juga diminta menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyukseskan program-program strategis pemerintah pusat maupun daerah. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, hingga program beasiswa pendidikan.</p>
<p>“Kita minta kepala sekolah ikut membantu sosialisasi program-program pemerintah. Karena menyelesaikan persoalan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu atau dua pihak saja. Semua harus bergerak bersama,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Gus Fawait tengah memperjuangkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah untuk tahun berikutnya. Sinyal positif pun mulai terlihat dan diharapkan dapat segera terealisasi demi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jember.</p>
<p>“Kami tidak bisa mengawasi satu per satu. Maka saya mohon bantuan semua pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, para pengawas, kepala sekolah, hingga rekan-rekan media sebagai pilar demokrasi untuk bersama-sama mengawal," ungkapnya.</p>
<p>Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan gotong royong seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pola Pendampingan Calon Siswa Sekolah Rakyat di Jember Dikawal Ketat PPPA Dinsos</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pola-pendampingan-calon-siswa-sekolah-rakyat-di-jember-dikawal-ketat-pppa-dinsos</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pola-pendampingan-calon-siswa-sekolah-rakyat-di-jember-dikawal-ketat-pppa-dinsos</guid>
<description><![CDATA[ Pendamping sosial turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga calon siswa sesuai dengan kriteria penerima program. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a115b410d230.webp" length="49000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 23 May 2026 15:30:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember terus mengawal proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat tahap kedua. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan program pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dapat tepat sasaran.</p>
<p></p>
<p>Dalam proses penjaringan tersebut, Dinsos PPPA melibatkan para pendamping sosial untuk melakukan pendataan, validasi, dan verifikasi calon siswa yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan 2. Pendamping sosial turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga calon siswa sesuai dengan kriteria penerima program.</p>
<p></p>
<p>Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Moh. Irfan Pratama, S.E mengatakan, penjaringan dilakukan secara teliti agar program Sekolah Rakyat benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan dan pengasuhan yang layak.</p>
<p></p>
<p>“Dinsos PPPA terus mengawal proses penjaringan Sekolah Rakyat tahap kedua. Pendamping sosial melakukan validasi dan verifikasi data calon siswa dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem kategori desil 1 dan 2,” katanya, Sabtu,(23/5/2026)..</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan, setelah calon siswa ditemukan, para pendamping sosial tidak hanya berhenti pada proses pendataan. Mereka juga melakukan pendekatan secara persuasif kepada orang tua dan calon siswa agar memahami manfaat program Sekolah Rakyat, khususnya sistem pendidikan berbasis asrama.</p>
<p></p>
<p>Menurut Irfan, pendekatan sosial menjadi langkah penting karena masih terdapat sebagian keluarga yang ragu melepas anaknya mengikuti pendidikan berasrama. Oleh sebab itu, pendamping sosial memberikan sosialisasi sekaligus pendampingan agar orang tua merasa yakin dan nyaman terhadap program tersebut.</p>
<p></p>
<p>“Ketika sudah menemukan calon siswa, pendamping sosial melakukan pendekatan, sosialisasi, dan pendampingan kepada orang tua maupun calon siswa agar bersedia mengikuti program asrama di Sekolah Rakyat,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain pendidikan formal, siswa juga mendapatkan pembinaan karakter, fasilitas tempat tinggal, makan, hingga perlengkapan sekolah secara gratis.</p>
<p></p>
<p>Dinsos PPPA berharap proses penjaringan tahap kedua ini dapat menjangkau lebih banyak anak dari keluarga rentan sehingga mereka memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik. Dengan pengawalan yang ketat dan pendampingan secara langsung, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.</p>
<p></p>
<p>Melalui keterlibatan aktif pendamping sosial, Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok miskin dan miskin ekstrem. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Papar Strategi di Jakarta, Bupati Jember Ungkap Kunci Sukses Tekan Kemiskinan Ekstrem</title>
<link>https://suarajatimpost.com/papar-strategi-di-jakarta-bupati-jember-ungkap-kunci-sukses-tekan-kemiskinan-ekstrem</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/papar-strategi-di-jakarta-bupati-jember-ungkap-kunci-sukses-tekan-kemiskinan-ekstrem</guid>
<description><![CDATA[ Hal ini disampaikan langsung dalam acara Sosialisasi Rinduk dan Inovasi Daerah dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang berlangsung di Gedung BP Taskin, Jakarta, Kamis (21/5/2026) kemarin. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0ff589948bd.webp" length="47504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 May 2026 13:58:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Bupati Jember, Muhammad Fawait, mempresentasikan strategi dan inovasi dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.</p>
<p></p>
<p>Hal ini disampaikan langsung dalam acara Sosialisasi Rinduk dan Inovasi Daerah dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang berlangsung di Gedung BP Taskin, Jakarta, Kamis (21/5/2026) kemarin.</p>
<p></p>
<p>Dalam pemaparannya yang bertajuk 'Praktik Baik Penguatan Data Sasaran Percepatan Pengentasan Kemiskinan', Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menegaskan bahwa kunci utama efektivitas pengentasan kemiskinan terletak pada akurasi data di tingkat paling mikro (By Name By Address/BNBA).</p>
<p></p>
<p>"Jember saat ini bergerak dinamis dari sekadar memiliki data sasaran menuju intervensi yang benar-benar presisi. Kami melakukan penguatan data mikro agar program jaminan sosial, baik dari APBN, APBD, maupun CSR perusahaan, jatuh ke tangan warga yang tepat, yang memang ada di lapangan dan layak menerima bantuan," kata Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Ikhtiar Pemkab Jember terbukti membuahkan hasil positif yang terekam dalam capaian indikator makro.</p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data evaluasi performa daerah, penurunan jumlah penduduk miskin Jember berhasil mengentaskan 8,01 ribu jiwa penduduk dari jerat kemiskinan dalam kurun waktu 2024–2025.</p>
<p></p>
<p>"Angka kemiskinan yang berada di level 9,01 persen pada tahun 2024, sukses ditekan menjadi 8,67 persen pada tahun 2025 (mencakup 216,76 ribu jiwa). Jadi Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Pemkab Jember kini membidik Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 dengan total sasaran 97.060 KK, di mana 68.351 KK di antaranya diproyeksikan siap menerima intervensi program secara langsung dan cepat," ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Hal yang menjadi perhatian nasional dari pemaparan Fawait adalah inovasi Model Verval DTSEN Desil 1. Pemkab Jember mengambil langkah berani dengan memobilisasi 22.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember untuk turun langsung ke lapangan sebagai verifikator.</p>
<p></p>
<p>Melalui gerakan taktis ini, ia menjelaskan bahwa para ASN melakukan metode groundcheck yang ketat dengan memeriksa 39 variabel indikator kemiskinan, menyertakan dokumentasi foto bersama kepala keluarga sasaran, serta mengunggah data secara real-time melalui aplikasi berbasis web dan ponsel pintar.</p>
<p></p>
<p>"Alur kerja lapangan dijalankan secara sistematis dalam 5 tahapan komprehensif yakni Penyediaan Data dengan mengunduh daftar sasaran DTSEN Desil 1 per wilayah, Ploting Tugas dengan membagi sasaran secara proporsional kepada ASN berdasarkan wilayah tugas atau domisili terdekat," jelas Fawait.</p>
<p></p>
<p>"Verifikasi lapangan dengan kunjungan rumah ke rumah untuk memvalidasi 39 variabel dan mengambil dokumentasi dan kompilasi dengan analisis untuk mengonsolidasikan data untuk memetakan status mutakhir dari sasaran serta eksekusi intervensi dapat mengarahkan program kerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementerian/Lembaga, hingga dana CSR tepat ke sasaran prioritas hasil verval," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kreator Muda UIN KHAS Jember Raih Juara Nasional Kompetisi PMB PTKIN 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kreator-muda-uin-khas-jember-raih-juara-nasional-kompetisi-pmb-ptkin-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kreator-muda-uin-khas-jember-raih-juara-nasional-kompetisi-pmb-ptkin-2026</guid>
<description><![CDATA[ Selama produksi, Rifqi juga dibantu oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Kolaborasi tersebut membuat proses pengambilan gambar berjalan lebih efektif dan luar biasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0fec12e376a.webp" length="16202" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 May 2026 12:40:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Muhammad Rifqi Ahzami, mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum angkatan 2023, sukses memenangkan kompetisi kreator muda PMB PTKIN 2026 melalui konten video reels Instagram dan TikTok.</p>
<p>Ia menempati posisi kedua untuk kategori mahasiswa PTKIN. Rifqi masuk dalam daftar lima pemenang terbaik dalam kompetisi nasional tersebut.</p>
<p>"Proses produksinya sekitar dua hari. Mulai menyusun konsep, pengambilan gambar, sampai editing," kata Rifqi, Jumat (22/5/2026) di sela-sela kegiatan saat dikonfirmasi.</p>
<p>Ia mengaku pengerjaan video cukup menyita waktu karena durasi konten yang singkat menuntut konsep yang padat dan menarik agar pesan mudah diterima oleh penonton.</p>
<p>"Untuk peralatan difasilitasi kampus, seperti iPhone 16 dan clip on Saramonic," katanya.</p>
<p>Selama produksi, Rifqi juga dibantu oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Kolaborasi tersebut membuat proses pengambilan gambar berjalan lebih efektif dan luar biasa.</p>
<p>Menurut Rifqi, video tersebut dibuat untuk menghapus anggapan bahwa kampus PTKIN hanya fokus pada pendidikan agama semata.</p>
<p>"Saya ingin menghilangkan stigma kalau kuliah di PTKIN hanya belajar agama. Mahasiswa juga difasilitasi mengembangkan minat kreatif," ucapnya.</p>
<p>Rifqi turut menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekannya, yaitu Muhammad Nabrizul Haq, Muhammad Seif Aghil, Ghannina Najmannufus, serta tim Humas UIN KHAS Jember yang terlibat dalam produksi video.</p>
<p>"Semoga kreator muda UIN KHAS Jember terus berkarya dan mampu bersaing lebih jauh dengan kampus lain," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inovasi Permudah Pelayanan, Dispendukcapil Jember Sediakan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-32807</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-32807</guid>
<description><![CDATA[ Mesin ADM ini dapat melayani pencetakan berbagai dokumen kependudukan setelah dokumen tersebut dinyatakan selesai dan diverifikasi oleh petugas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0e8d1c46d0a.webp" length="17354" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 11:44:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p>Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menghadirkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di kantor Dispendukcapil Jember.</p>
<p>Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menyampaikan bahwa mesin ADM ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mencetak dokumen kependudukan secara mandiri, cepat, dan tanpa harus mengantre lama di loket pelayanan.</p>
<p>"Saat ini masyarakat sudah bisa mencetak dokumen kependudukan dan pencatatan sipil secara mandiri langsung di kantor Dispendukcapil. Kami siapkan mesin namanya Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)," kata Bambang, Kamis (21/5/2026).</p>
<p>Bambang menjelaskan, jika mesin ADM ini dapat melayani pencetakan berbagai dokumen kependudukan setelah dokumen tersebut dinyatakan selesai dan diverifikasi oleh petugas.</p>
<p>Beberapa dokumen yang bisa dicetak secara mandiri oleh masyarakat antara lain Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian dan dokumen kependudukan lainnya, kecuali KTP-el dan Kartu Identitas Anak (KIA).</p>
<p>Untuk menggunakan mesin ini, masyarakat cukup memindai QR Code atau menggunakan nomor PIN yang telah dikirimkan oleh sistem ke ponsel mereka.</p>
<p>Keberadaan mesin ADM ini mendapatkan respons yang sangat positif dari warga Jember yang datang mengurus dokumen.</p>
<p>Pelayanan dinilai menjadi jauh lebih efisien dan memangkas waktu tunggu.</p>
<p>"Pelayanan Dispendukcapil Jember ini sudah sangat bagus dan lebih mudah. Karena kami bisa sesegera mungkin mencetak di mesin ini tanpa perlu menunggu petugas yang mungkin masih sibuk mengurusi yang lain. Tadi saya mau legalisir Akta sekalian cetak, ternyata mudah sekali," ungkap Siti Rahma asal Sumbersari usai mencoba mesin ADM.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Sugianto asal Kaliwates yang merasa terbantu karena tidak perlu lagi menghadapi antrean panjang.</p>
<p>"Alhamdulillah, masyarakat lebih mudah untuk mencetak KK tanpa perlu berlama-lama antre," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejar&amp;kejaran Sejauh 20 KM, Polisi Tembak Residivis Curanmor Asal Lumajang di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kejar-kejaran-sejauh-20-km-polisi-tembak-residivis-curanmor-asal-lumajang-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kejar-kejaran-sejauh-20-km-polisi-tembak-residivis-curanmor-asal-lumajang-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku berinisial RS, asal Kedungjajang, Lumajang, berhasil ditangkap di Jalan 45 Sumberbaru, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, setelah dilakukan pengejaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d445523f1a.webp" length="21578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 14:30:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember bersama Polsek Gumukmas serta Polsek Sumberbaru berhasil menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di area parkir Alfamart di Gumukmas, Jember, pada Selasa (19/5/2026) pukul 22.00 WIB. </p>
<p>Pelaku berinisial RS, asal Kedungjajang, Lumajang, berhasil ditangkap di Jalan 45 Sumberbaru, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, setelah dilakukan pengejaran.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama istrinya sedang berbelanja di dalam minimarket. Kemudian, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban.</p>
<p>"Saat itu pelapor atau korban bersama istrinya sedang berada di Alfamart Gumukmas. Kemudian kurang lebih 10 menit ditinggal ke dalam, ada dua pelaku berboncengan menghampiri parkiran dan langsung membawa kabur sepeda motor korban," katanya, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Selanjutnya, kata dia, begitu menerima laporan dari korban, tim gabungan dari Polsek Gumukmas dan Resmob Barat Polres Jember langsung bergerak cepat. Polisi segera memeriksa rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku dan melakukan penyekatan di sejumlah jalur pelarian.</p>
<p>"Nah, saat itu kita melakukan pengejaran. Alhamdulillah, setelah kita lakukan pengejaran kurang lebih sejauh 20 kilometer, kami berhasil mengamankan pelaku," ujarnya.</p>
<p>AKP Angga menambahkan, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Pelaku yang panik mencoba melawan petugas saat hendak dikepung. Karena dinilai membahayakan keselamatan petugas, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur.</p>
<p>"Sempat ada perlawanan juga ketika diamankan. Pelaku melakukan pelanggaran (perlawanan), namun tetap kita lakukan tindakan tegas (dilumpuhkan)," paparnya.</p>
<p>"Barang bukti yang berhasil kita amankan adalah 1 bilah senjata tajam jenis celurit. Serta beberapa anak mata kunci, serta kunci T (alat pembobol motor)," tambahnya.</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik, terungkap bahwa pelaku bukan pemain baru. Pelaku merupakan residivis yang sudah berulang kali keluar masuk penjara karena kasus yang sama.</p>
<p>"Yang bersangkutan ini setelah kita lakukan pendalaman adalah residivis kasus curanmor juga di beberapa tahun yang lalu," ungkapnya.</p>
<p>"Pelaku sudah ditahan di Mapolres Jember. Kasus ini telah dilimpahkan ke penyidik Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Jember. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinjau Proyek Malam Hari, Bupati Jember Sebut Street Food Kartini Berjalan 30 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinjau-proyek-malam-hari-bupati-jember-sebut-street-food-kartini-berjalan-30-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinjau-proyek-malam-hari-bupati-jember-sebut-street-food-kartini-berjalan-30-persen</guid>
<description><![CDATA[ Dalam keterangannya di lokasi, Fawait menyampaikan bahwa progres pembangunan kawasan street food tersebut saat ini baru mencapai sekitar 25 hingga 30 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d417dd4320.webp" length="28196" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 14:00:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Bupati Jember, Muhammad Fawait, meninjau progres pembangunan kawasan kuliner jalanan (street food) di sepanjang Jalan Kartini hingga Jalan Gatot Subroto pada Selasa (19/5/2026) malam.</p>
<p>Dalam keterangannya di lokasi, Fawait menyampaikan bahwa progres pembangunan kawasan street food tersebut saat ini baru mencapai sekitar 25 hingga 30 persen.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perjalanan untuk merampungkan proyek ikonik tersebut masih cukup panjang.</p>
<p>"Jadi kalau dikatakan mau selesai, belum, masih jauh. Lampu-lampunya belum semua, gerobak-gerobak dengan nuansa Nusantara dan dunia juga belum," kata Fawait, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Kawasan tersebut nantinya akan dipercantik dengan berbagai lampu hias melengkung vertikal berwarna merah dan kuning yang menyerupai bentuk daun atau api, guna memberikan atmosfer modern sekaligus estetis pada malam hari.</p>
<p>Jalanan juga telah ditata menggunakan struktur paving block yang rapi.</p>
<p>Fawait menjelaskan, salah satu titik menarik dari proyek tersebut berada di depan Gereja Katolik Paroki Santo Yusuf Jember.</p>
<p>Di area tersebut, dipastikan tidak akan ada lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengganggu estetika maupun fungsi ibadah.</p>
<p>Sebagai gantinya, trotoar akan dilengkapi dengan fasilitas tempat duduk berbentuk bulat minimalis untuk bersantai.</p>
<p>Selain itu, kawasan di sekitar gereja akan mengusung tema khusus untuk menyelaraskan dengan lingkungan sekitar.</p>
<p>"Nanti nuansanya di sini nuansa Eropa, menyesuaikan gereja. Dari pertigaan sampai ke sana nuansanya Eropa Klasik, jadi nanti gerobaknya juga menyesuaikan," tambahnya.</p>
<p>Guna meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas baru tersebut, Fawait membuka kesempatan bagi warga Jember untuk menyumbangkan ide nama bagi kawasan street food ini.</p>
<p>"Kami mau cari nama nih untuk street food ini nanti. Kawan-kawan yang mau coba kasih nama, mau usul yang lucu-lucu juga boleh. Tapi kalau nanti usulnya kalah dengan yang bagus, jangan ngamuk ya," ungkapnya.</p>
<p>Kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jember, sekaligus menjadi destinasi wisata kuliner malam yang ramah, tertata, serta memiliki daya tarik visual yang kuat bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wings Air Buka Rute Surabaya–Jember 4 Kali Seminggu, Ini Jadwal Lengkapnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wings-air-buka-rute-surabayajember-4-kali-seminggu-ini-jadwal-lengkapnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wings-air-buka-rute-surabayajember-4-kali-seminggu-ini-jadwal-lengkapnya</guid>
<description><![CDATA[ Rute ke wilayah barat dan tengah Indonesia meliputi Jakarta, Bali, Lombok, dan Kupang. Untuk Pulau Kalimantan, tersedia konektivitas luas ke Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Tarakan, Palangkaraya, hingga Pangkalan Bun. Sementara itu, cakupan Indonesia timur meliputi Makassar, Manado, Kendari, Palu, hingga Ambon. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0d397048cdc.webp" length="13492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 13:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Maskapai Wings Air (Lion Group) membuka rute penerbangan komersial yang menghubungkan Surabaya melalui Bandara Internasional Juanda (SUB) dengan Jember melalui Bandara Notohadinegoro (JBB).</p>
<p>Langkah strategis tersebut efektif memangkas waktu tempuh jalur darat yang biasanya memakan waktu 5 hingga 6 jam menjadi hanya 65 menit.</p>
<p>Penerbangan perdana yang dijadwalkan pada 1 Juni 2026 mendatang ini menggunakan armada modern ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.</p>
<p>Kehadiran rute ini tidak hanya sekadar menghubungkan dua kota, melainkan juga membuka gerbang udara Jember menuju lebih dari 15 kota domestik dan dua destinasi internasional utama, yakni Kuala Lumpur dan Jeddah.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyambut baik ekspansi tersebut sebagai momentum kebangkitan ekonomi pascapandemi dan penguatan sektor pariwisata daerah.</p>
<p>Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jember, Gatot Triyono, menyatakan bahwa kehadiran Wings Air adalah jawaban atas tingginya permintaan mobilitas masyarakat Jember yang dinamis.</p>
<p>"Kami sangat mengapresiasi langkah Wings Air yang kembali mengudara di langit Jember. Ini adalah hasil kolaborasi panjang untuk memastikan aksesibilitas warga Jember menuju pusat bisnis di Surabaya maupun Jakarta menjadi lebih efisien. Kami optimistis, dengan jadwal yang konsisten, Bandara Notohadinegoro akan kembali bergairah dan menjadi penggerak ekonomi linear bagi Jember dan sekitarnya," kata Gatot Triyono, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Melalui integrasi jaringan Lion Group, penumpang dari Jember kini dapat menikmati kemudahan penerbangan lanjutan (connecting flight) ke berbagai wilayah.</p>
<p>Rute ke wilayah barat dan tengah Indonesia meliputi Jakarta, Bali, Lombok, dan Kupang. Untuk Pulau Kalimantan, tersedia konektivitas luas ke Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Tarakan, Palangkaraya, hingga Pangkalan Bun. Sementara itu, cakupan Indonesia timur meliputi Makassar, Manado, Kendari, Palu, hingga Ambon.</p>
<p>Sementara itu, untuk rute internasional, layanan ini menyediakan akses langsung bagi jemaah umrah menuju Jeddah serta pelaku bisnis dan wisata ke Kuala Lumpur melalui transit singkat di Surabaya.</p>
<p>Di sisi lain, Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menekankan bahwa rute ini dirancang untuk mendukung semua lini.</p>
<p>"Konektivitas ini memberikan manfaat nyata. Arus wisatawan ke destinasi unggulan Jember seperti Pantai Papuma atau Jember Fashion Carnaval (JFC) akan meningkat. Pelaku usaha mendapatkan kemudahan distribusi, sementara mahasiswa dan keluarga kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat dan terjangkau," ungkapnya.</p>
<p>Operasional penerbangan akan dilayani empat kali seminggu, yaitu setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.</p>
<p><strong>Surabaya (SUB) – Jember (JBB)</strong></p>
<p>Nomor Penerbangan: IW-1898</p>
<p>Berangkat: 09.00 WIB</p>
<p>Tiba: 10.05 WIB</p>
<p><strong>Jember (JBB) – Surabaya (SUB)</strong></p>
<p>Nomor Penerbangan: IW-1899</p>
<p>Berangkat: 10.30 WIB</p>
<p>Tiba: 11.20 WIB</p>
<p>Untuk mempermudah penumpang, Wings Air mengintegrasikan layanan pemesanan melalui aplikasi BookCabin.</p>
<p>Penumpang dapat melakukan proses lapor diri secara daring (check-in online), memesan tiket pesawat, hingga reservasi hotel dalam satu platform, yang sering kali menawarkan promo khusus untuk rute-rute baru.</p>
<p>Dengan dibukanya rute tersebut, Jember kini resmi mempertegas posisinya sebagai destinasi yang mudah diakses (accessible), serta siap menyambut investor, wisatawan, dan putra daerah dengan konektivitas yang lebih modern dan terpercaya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menuju Kampus Informatif, UIN KHAS Jember Pacu Penguatan PPID Digital</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menuju-kampus-informatif-uin-khas-jember-pacu-penguatan-ppid-digital</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menuju-kampus-informatif-uin-khas-jember-pacu-penguatan-ppid-digital</guid>
<description><![CDATA[ Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di ruang rektorat kampus, Senin (18/5/2026). Sejumlah pimpinan universitas dan tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hadir serta memberikan masukan dalam forum tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0c85307b9e4.webp" length="23860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 10:00:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mempercepat penguatan layanan informasi publik dengan menyiapkan sistem digital terintegrasi untuk menghadapi Elektronik Monitoring dan Evaluasi (e-Monev) keterbukaan informasi tahun 2026.</p>
<p></p>
<p>Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di ruang rektorat kampus, Senin (18/5/2026). Sejumlah pimpinan universitas dan tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hadir serta memberikan masukan dalam forum tersebut.</p>
<p></p>
<p>Selain evaluasi kesiapan kelembagaan, pihak kampus juga mempresentasikan aplikasi PPID berbasis Android serta platform SiM-KHAS untuk mendukung pelayanan informasi publik yang lebih cepat.</p>
<p></p>
<p>Ketua PPID Utama UIN KHAS Jember, Nawawi, mengatakan capaian keterbukaan informasi kampus mengalami peningkatan signifikan dalam waktu yang relatif singkat.</p>
<p></p>
<p>“Perkembangan PPID UIN KHAS Jember sangat cepat dibanding beberapa perguruan tinggi lain,” kata Nawawi saat memberikan arahan disela sela rapat dilakukan.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, posisi UIN KHAS kini hanya terpaut sedikit nilai untuk meraih kategori “informatif” dalam penilaian keterbukaan informasi publik.</p>
<p></p>
<p>“Ini hasil kerja kolektif seluruh tim, mulai PPID, humas, hingga dukungan pimpinan universitas,” katanya menambahkan.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, universitas serius membangun budaya pelayanan informasi yang transparan melalui penguatan sumber daya manusia dan pengembangan platform digital.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya fokus pada administrasi, PPID kampus juga diarahkan untuk menghadirkan program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“PPID harus punya gagasan yang memberi manfaat nyata untuk sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkap Nawawi.</p>
<p></p>
<p>Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Khoirul Faizin, menegaskan setiap informasi publik harus dikelola secara hati-hati sesuai dengan regulasi keterbukaan informasi.</p>
<p></p>
<p>Ia mengingatkan publikasi digital, terutama siaran langsung kegiatan kampus, perlu melalui proses penyuntingan agar tidak menimbulkan salah tafsir di masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Semua informasi terbuka harus melalui mekanisme resmi dan tetap memperhatikan data yang dikecualikan,” ujar Khoirul Faizin.</p>
<p></p>
<p>Melalui transformasi digital tersebut, UIN KHAS Jember menargetkan peningkatan kualitas layanan informasi sekaligus memperkuat predikat sebagai kampus yang informatif dan akuntabel di segala lini. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banggakan Jember, Pelajar 14 Tahun Sabet Juara Pesona Batik Nusantara di Jakarta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banggakan-jember-pelajar-14-tahun-sabet-juara-pesona-batik-nusantara-di-jakarta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banggakan-jember-pelajar-14-tahun-sabet-juara-pesona-batik-nusantara-di-jakarta</guid>
<description><![CDATA[ Bagi sebagian orang, catwalk mungkin hanya soal berjalan di atas panggung dengan balutan busana indah. Namun bagi Sireen, panggung itu adalah hasil dari perjuangan panjang membagi waktu antara sekolah, tugas organisasi, hingga latihan modeling yang dijalani dengan penuh disiplin. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0bdc9c8fa8e.webp" length="58502" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 11:45:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pada usia yang baru menginjak 14 tahun, langkah kecil Sireen Janitra Raisya Pramono berhasil mengharumkan nama Kabupaten Jember di panggung nasional. Remaja asal Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates itu berhasil meraih gelar The Winner sekaligus masuk jajaran 10 besar terfavorit dalam ajang bergengsi Pesona Batik Nusantara yang digelar di Jakarta.</p>
<p>Bagi sebagian orang, catwalk mungkin hanya soal berjalan di atas panggung dengan balutan busana indah. Namun bagi Sireen, panggung itu adalah hasil dari perjuangan panjang membagi waktu antara sekolah, tugas organisasi, hingga latihan modeling yang dijalani dengan penuh disiplin.</p>
<p>Alhasil, buah dari perjuangan siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Jember itu dikenal aktif di sekolah. Di tengah padatnya aktivitas sebagai pelajar, kegiatan OSIS, ekstrakurikuler, dan bimbingan belajar, Sireen tetap menyisihkan waktu untuk mengejar mimpinya di dunia modeling dan pelestarian budaya batik.</p>
<p>Menariknya, dunia modeling bukanlah perjalanan yang sudah lama digeluti. Sireen baru mulai belajar pada September 2025 bersama Jawin Academy dan Syam Modeling School. Dalam waktu yang relatif singkat, ia berhasil berkembang dari panggung-panggung lokal di Jember hingga tampil percaya diri di ajang nasional di ibu kota.</p>
<p>Di balik pencapaian tersebut, ada cerita sederhana yang menyentuh. Keberangkatan Sireen menuju kompetisi nasional dilakukan secara mandiri tanpa dukungan tim besar ataupun fasilitas mewah. Ia hanya ditemani keluarga kecilnya yang setia mendukung setiap proses perjuangan.</p>
<p>Sang ibu menjadi sosok yang selalu memastikan putrinya tetap kuat menjalani berbagai aktivitas. Sementara itu, doa dan dukungan keluarga menjadi energi utama bagi Sireen saat rasa lelah datang menghampiri.</p>
<p>“Kadang capek karena harus bagi waktu sekolah dan latihan, tapi saya percaya semua proses pasti ada hasilnya. Yang paling penting dukungan orang tua dan doa,” kata Sireen dengan senyum sederhana di sela-sela kegiatannya.</p>
<p>Baginya, kemenangan bukan hanya soal trofi atau gelar juara. Lebih dari itu, ajang Pesona Batik Nusantara menjadi pengalaman berharga untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda sekaligus membangun rasa percaya diri.</p>
<p>Di tengah gempuran budaya modern, Sireen memilih batik sebagai bagian dari identitas yang ingin ia banggakan. Lewat balutan kain tradisional di atas panggung nasional, remaja asal Jember itu menunjukkan bahwa budaya lokal tetap bisa tampil elegan, modern, dan membanggakan.</p>
<p>"Intinya tekun dan konsisten dan jangan lupa berdoa dan semangat," ujarnya.</p>
<p>Kisah Sireen menjadi inspirasi bahwa mimpi besar tidak selalu lahir dari fasilitas besar. Ketekunan, keberanian mencoba, serta dukungan keluarga mampu membawa seorang pelajar muda dari ruang kelas menuju sorotan panggung nasional.</p>
<p>Dari Jember, Sireen membuktikan bahwa anak muda mampu menjaga budaya sekaligus menorehkan prestasi untuk Indonesia, meskipun dari kabupaten kecil. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bunga Desaku Jadi Ajang Aspirasi, Kades Bagorejo Ajukan Penggunaan Lahan PT KAI untuk Gedung KDMP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bunga-desaku-jadi-ajang-aspirasi-kades-bagorejo-ajukan-penggunaan-lahan-pt-kai-untuk-gedung-kdmp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bunga-desaku-jadi-ajang-aspirasi-kades-bagorejo-ajukan-penggunaan-lahan-pt-kai-untuk-gedung-kdmp</guid>
<description><![CDATA[ Menurut penjelasan Atok Urohman, permintaan ini sangat mendesak dan tidak bisa ditunda lagi karena adanya kendala lahan yang serius di wilayah administrasinya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a0a88556cc32.webp" length="62336" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 May 2026 12:33:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Rangkaian kegiatan Bunga Desaku yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember dengan berkeliling ke berbagai desa di Kecamatan Gumukmas, ternyata tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk mempertanyakan serta mendalami berbagai program unggulan yang dicanangkan Bupati Jember, Gus Fawait. Momen pertemuan langsung antara pemerintah daerah, Muspika, dan warga ini juga menjadi wadah strategis bagi para aparat pemerintah desa untuk menyampaikan persoalan mendesak, kendala pembangunan, serta harapan lain yang selama ini menjadi perhatian pemerintahan desa masing-masing.</p>
<p></p>
<p>Seperti yang terjadi saat agenda Bunga Desaku tiba di Desa Bagorejo pada Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Bagorejo, Atok Urohman, memanfaatkan kehadiran jajaran pemerintah dan Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, untuk menyampaikan sebuah permohonan penting yang menjadi kendala utama pembangunan di desanya. Bukan menanyakan rincian program bantuan, Atok justru meminta dukungan dan fasilitasi dari pihak kecamatan agar keinginan pemerintah desanya untuk memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dapat terwujud.</p>
<p></p>
<p>Konkretnya, Pemerintah Desa Bagorejo berkeinginan agar lahan tanah yang merupakan aset milik PT KAI tersebut dapat diizinkan penggunaannya untuk dijadikan lokasi pembangunan gedung KDMP. Menurut penjelasan Atok Urohman, permintaan ini sangat mendesak dan tidak bisa ditunda lagi karena adanya kendala lahan yang serius di wilayah administrasinya.</p>
<p></p>
<p>"Kami menyampaikan hal ini di hadapan Bapak Camat and seluruh rombongan, karena ini sangat menyangkut kemajuan dan kelengkapan fasilitas di Desa Bagorejo. Permintaan kami adalah mohon bantuan dan fasilitasi agar kami diizinkan menggunakan lahan tanah milik PT KAI untuk pembangunan gedung KDMP. Masalahnya sampai saat ini, kami sama sekali tidak memiliki lahan kosong atau tanah kas desa yang memadai dan cocok untuk dijadikan lokasi pembangunan gedung tersebut," kata Atok Urohman di hadapan peserta kegiatan.</p>
<p></p>
<p>Akibat belum tersedianya lahan yang pasti, Atok mengaku hingga hari ini progres pembangunan gedung KDMP di Desa Bagorejo belum berjalan sama sekali, alias belum ada kemajuan atau kegiatan fisik apa pun. Padahal, keberadaan gedung tersebut sangat dibutuhkan guna mewujudkan program strategis Presiden Prabowo Subianto, yaitu KDMP. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi kepala desa dan perangkatnya, sehingga menjadikan momen Bunga Desaku sebagai waktu yang tepat untuk mencari jalan keluar.</p>
<p></p>
<p>Merespons permohonan yang disampaikan secara langsung oleh Kepala Desa Bagorejo, Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, memberikan tanggapan positif dan menyatakan kesiapannya sepenuh hati untuk membantu serta memfasilitasi keinginan pemerintah desa tersebut. Ia mengapresiasi keberanian dan kepedulian Atok Urohman yang telah menyampaikan kendala riil di lapangan demi kemajuan desanya.</p>
<p></p>
<p>Meski demikian, Dannie Allcholin juga menyampaikan pandangan yang realistis berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya selama ini terkait persoalan pemanfaatan aset milik perusahaan negara tersebut. Ia mengakui bahwa berhadapan dengan instansi PT KAI bukanlah perkara mudah, karena pihak PT KAI dikenal memiliki prinsip yang sangat tegas dan bersikukuh untuk mempertahankan aset tanah yang menjadi hak dan tanggung jawab pengelolaannya. Aturan serta kebijakan internal yang ketat sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah maupun desa yang ingin memanfaatkan sebagian lahannya untuk kepentingan umum.</p>
<p></p>
<p>"Memang kita tahu bersama bahwa pihak PT KAI sangat bersikukuh untuk mempertahankan setiap jengkal tanah aset mereka, dan tidak mudah memberikan izin penguasaan atau penggunaan lahannya kepada instansi lain, termasuk pemerintah daerah maupun desa. Ada aturan main dan prosedur yang sangat ketat yang harus dilalui," ungkap Dannie Allcholin menjelaskan kondisi yang ada.</p>
<p></p>
<p>Namun demikian, sikap sulit tersebut tidak lantas membuat Camat Gumukmas mengurungkan niatnya untuk membantu. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap berjuang mati-matian memperjuangkan keinginan yang telah disampaikan oleh Kepala Desa Bagorejo, Atok Urohman. Langkah konkret yang akan segera dilakukan adalah melakukan komunikasi, konsultasi, dan koordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, guna mencari celah, solusi hukum, serta cara terbaik agar izin penggunaan lahan tersebut bisa direkomendasikan dan disetujui.</p>
<p></p>
<p>"Meskipun tantangannya besar dan kita tahu PT KAI sangat menjaga asetnya, kami tetap berjanji akan memperjuangkan keinginan Bapak Kades dan seluruh warga Desa Bagorejo ini. Pihak kecamatan akan segera berkoordinasi dan berdiskusi dengan dinas-dinas atau instansi terkait di Pemkab Jember, untuk mencari jalan keluar dan memfasilitasi keinginan ini agar bisa terwujud demi kepentingan masyarakat luas," pungkas Dannie Allcholin. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jatim Specialty Coffee &amp;amp; Tobacco Festival Resmi Dibuka, Ekosistem UMKM Jember Diperkuat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jatim-specialty-coffee-tobacco-festival-resmi-dibuka-ekosistem-umkm-jember-diperkuat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jatim-specialty-coffee-tobacco-festival-resmi-dibuka-ekosistem-umkm-jember-diperkuat</guid>
<description><![CDATA[ Festival tersebut menjadi ajang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, memperkuat jejaring usaha, sekaligus mengangkat potensi lokal Kabupaten Jember ke tingkat nasional hingga internasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a07e7c2b75b6.webp" length="81932" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 May 2026 10:57:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Semangat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mewarnai pembukaan Jatim Specialty Coffee, Tobacco, dan UMKM Festival ke-3 yang digelar di Alun-Alun Jember Nusantara.</p>
<p></p>
<p>Festival tersebut menjadi ajang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, memperkuat jejaring usaha, sekaligus mengangkat potensi lokal Kabupaten Jember ke tingkat nasional hingga internasional.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan dibuka langsung oleh Pj. Sekda Jember, Imam Fauzi, mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait. Hadir pula Direktur Keuangan PDP Dhima Akhyar, Kasatpol PP, pelaku UMKM, komunitas kopi, hingga tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan dunia usaha.</p>
<p></p>
<p>Dalam sambutannya, Imam Fauzi menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat karena terbukti mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.</p>
<p></p>
<p>“UMKM bukan hanya penggerak ekonomi daerah, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan ekonomi nasional. Karena itu pemerintah terus mendorong penguatan sektor UMKM berbasis potensi lokal,” katanya di sela-sela kegiatan bergengsi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, Jember memiliki kekuatan besar melalui sektor kopi dan tembakau yang selama ini menjadi identitas daerah. Potensi tersebut dinilai harus diintegrasikan dengan pengembangan UMKM agar tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.</p>
<p></p>
<p>Festival tersebut juga menjadi ruang promosi bagi produk-produk UMKM lokal, mulai dari olahan kopi, makanan khas, kerajinan, hingga produk ekonomi kreatif lainnya. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang kerja sama investasi.</p>
<p></p>
<p>Imam Fauzi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat agar UMKM Jember semakin berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyinggung rencana program “Surga Kopi” yang diproyeksikan menjadi identitas baru Jember sebagai salah satu pusat kopi unggulan nasional. Program tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan UMKM berbasis kopi, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Ketua MAKI Jatim, Heru, menilai Jember memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan kopi nasional sekaligus memperkuat posisi UMKM lokal di pasar global.</p>
<p></p>
<p>“Jika potensi kopi dan UMKM ini dikelola serius, Jember bisa menjadi ikon kopi Indonesia sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Jember agar semakin inovatif, kompetitif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Kunjungi Gerai Kopi di Bandara, BUMD Jember Mampu Bersaing di Tempat Strategis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-kunjungi-gerai-kopi-di-bandara-bumd-jember-mampu-bersaing-di-tempat-strategis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-kunjungi-gerai-kopi-di-bandara-bumd-jember-mampu-bersaing-di-tempat-strategis</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran gerai kopi ini bukan sekadar urusan niaga, melainkan simbol sinergi antarinstansi daerah untuk membangkitkan ekonomi lokal guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a04015b48480.webp" length="25702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:44:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Sektor transportasi udara dan komoditas kopi lokal kini saling bertautan di Kabupaten Jember.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi memperkenalkan gerai Kahfee Kahyangan yang kini hadir menyapa para penumpang di Bandara Notohadinegoro, Jember.</p>
<p>Kehadiran gerai kopi ini bukan sekadar urusan niaga, melainkan simbol sinergi antarinstansi daerah untuk membangkitkan ekonomi lokal guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Bandara Notohadinegoro yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Jember kini memiliki wajah baru dengan hadirnya unit usaha dari Perumda Perkebunan Kahyangan, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kebanggaan warga Jember.</p>
<p>Dalam kunjungannya ke bandara, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyempatkan diri mencicipi langsung racikan kopi khas Jember di area keberangkatan.</p>
<p>Ia menekankan bahwa fasilitas seperti ini sangat krusial untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para pelancong, sekaligus menjadi etalase produk unggulan daerah.</p>
<p>"Bagi masyarakat yang akan terbang dari Bandara Notohadinegoro menuju Jakarta, sekarang tidak perlu bingung mencari tempat bersantai," katanya di sela-sela kunjungan.</p>
<p>"Ada Kahfee Kahyangan yang siap menemani. Ini adalah bukti nyata bahwa BUMD kita mampu bersaing dan memberikan layanan terbaik di tempat strategis," ujar Fawait.</p>
<p>Fawait juga menyebut pentingnya kemandirian ekonomi daerah melalui optimalisasi aset-aset pemerintah. Dengan slogan, "Jember Mandiri, Semua Karena Cinta."</p>
<p>"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga dan menggunakan produk serta fasilitas milik daerah," ujarnya.</p>
<p>Papan peringatan unik bertuliskan "Anda Memasuki Area Wajib Ngopi" di gerai tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini mencerminkan identitas Jember sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia.</p>
<p>"Kehadiran Kahfee Kahyangan diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi Perumda Perkebunan Kahyangan dan memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkap Gus Fawait.</p>
<p>Video promosi yang diunggah Gus Fawait memperlihatkan suasana ruang tunggu yang lebih hidup. Para penumpang terlihat menikmati kopi dalam kemasan modern maupun seduhan manual (manual brew).</p>
<p>"Cari inspirasi? Kahyangan kopi aja... minumnya sampai ke hati," tulis pesan dalam spanduk promosi yang terpajang, memperkuat posisi jenama lokal ini di hati para konsumen.</p>
<p>Dengan adanya integrasi antara layanan transportasi udara dan sektor perkebunan, Kabupaten Jember di bawah dorongan tokoh seperti Fawait optimistis dapat memutar roda ekonomi lebih cepat, sembari memperkuat jati diri Jember sebagai kota kopi yang modern dan mandiri. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecamatan Gumukmas Jadi Barometer Inovasi Pelayanan Publik di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kecamatan-gumukmas-jadi-barometer-inovasi-pelayanan-publik-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kecamatan-gumukmas-jadi-barometer-inovasi-pelayanan-publik-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Puncak keberhasilan dan prestasi gemilang ini ditandai dengan acara penyerahan penghargaan yang berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Senin (11/5/2026). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a02a769340ec.webp" length="72746" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:08:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Perjalanan pemerintahan Kecamatan Gumukmas membuahkan hasil. Kecamatan di wilayah Jember bagian selatan ini resmi dinobatkan sebagai Kecamatan Terinovatif Peringkat Pertama se-Kabupaten Jember dalam ajang penghargaan inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah daerah.</p>
<p>Puncak keberhasilan dan prestasi gemilang ini ditandai dengan acara penyerahan penghargaan yang berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, Ahmad Halim, yang bertindak mewakili Bupati Jember, Gus Fawait.</p>
<p>Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, S.T., M.Si., hadir dengan didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan staf kecamatan. Momen ini menjadi bukti nyata pengakuan resmi atas dedikasi, kreativitas, dan kinerja luar biasa yang telah ditunjukkan oleh seluruh elemen di Kecamatan Gumukmas dalam membangun dan melayani masyarakat.</p>
<p>Camat Dannie Allcholin mengungkapkan rasa sukacita mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja sama yang solid dan sinergi kuat dari berbagai pihak.</p>
<p>“Rasa syukur dan bahagia tentunya kami sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan tak lupa, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Jember, Gus Fawait, atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan. Penghargaan ini juga kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Gumukmas, para perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, dan semua pihak yang telah bahu-membahu mendukung serta mensukseskan setiap program pemerintah, khususnya program unggulan yang digagas oleh Gus Bupati,” kata Dannie Allcholin, Selasa (12/5/2026), saat ditemui di sela-sela kegiatan kantor.</p>
<p>Ia menambahkan, penghargaan sebagai Kecamatan Terinovatif ini merupakan hasil nyata dari kerja keras, ketekunan, dan keberanian menghadirkan terobosan baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Selama ini, pemerintahan Kecamatan Gumukmas tidak hanya berfokus pada pelayanan administratif rutin, tetapi terus berinovasi mencari cara terbaik, tercepat, dan paling bermanfaat agar hak-hak masyarakat terpenuhi dengan layak.</p>
<p>Lebih membanggakan lagi, keberhasilan dan inovasi yang dikembangkan oleh Kecamatan Gumukmas ternyata menjadi pilar penting dan penopang utama yang membawa nama besar Kabupaten Jember meraih predikat prestisius Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang bergengsi tingkat nasional, Innovative Government Award (IGA).</p>
<p>Hal ini membuktikan bahwa inovasi yang lahir dari tingkat kecamatan memiliki dampak besar hingga kancah nasional.</p>
<p>“Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa Gumukmas tidak hanya sekadar melayani, tetapi kami juga bertekad untuk memimpin dalam perubahan, kemajuan, dan kreativitas pelayanan publik. Kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan pemerintahan bisa dilakukan dengan cara yang lebih cerdas, lebih dekat, dan lebih menyentuh langsung kebutuhan warga,” ucap Dannie.</p>
<p>Salah satu inovasi unggulan yang menjadi sorotan utama dan penentu keberhasilan ini adalah program GO-BESTI (Gumukmas Optimis Bebas Stunting). Program ini tidak hanya dinilai sebagai inovasi cerdas, tetapi juga dianggap sebagai langkah strategis yang menyentuh aspek paling mendasar dari kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus.</p>
<p>Menurut Dannie, penghargaan sebagai Kecamatan Terinovatif ini tidak akan memiliki makna sempurna jika mengabaikan kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak-anak. Oleh karena itu, GO-BESTI dihadirkan sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah bersama masyarakat.</p>
<p>“Melalui inovasi GO-BESTI ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perangkat desa, kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh ibu dan keluarga di Gumukmas, untuk bersatu padu bergandengan tangan demi mewujudkan generasi yang lebih kuat, lebih sehat, dan bebas dari masalah stunting,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan pandangan mendasar di balik lahirnya inovasi ini, bahwa inovasi dalam pemerintahan bukanlah semata-mata perihal teknologi canggih atau sistem yang rumit. Lebih dari itu, inovasi sejati adalah tentang bagaimana kebijakan dan program yang dibuat dapat menyelamatkan masa depan, generasi, dan kualitas hidup setiap anak.</p>
<p>“Inovasi bagi kami bukan sekadar soal teknologi, bukan sekadar soal kemudahan administrasi semata. Tapi inovasi yang sesungguhnya adalah tentang bagaimana kita bisa menyelamatkan masa depan, menyelamatkan kualitas hidup, dan memastikan setiap anak yang lahir dan tumbuh di Gumukmas memiliki gizi yang cukup, kesehatan yang terjaga, dan masa depan yang cerah. Kami ingin menyelamatkan masa depan itu, satu per satu anak di sekeliling kita,” urainya.</p>
<p>Camat Dannie kembali mengajak seluruh elemen masyarakat Kecamatan Gumukmas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memajukan wilayah ini agar tidak hanya dikenal sebagai kecamatan yang inovatif, tetapi juga kecamatan yang sehat, mandiri, dan sejahtera.</p>
<p>“Bersama GO-BESTI, mari kita wujudkan Gumukmas Bebas Stunting," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Layanan Jemput Bola Adminduk Jember Sasar Lansia di Puskesmas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/layanan-jemput-bola-adminduk-jember-sasar-lansia-di-puskesmas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/layanan-jemput-bola-adminduk-jember-sasar-lansia-di-puskesmas</guid>
<description><![CDATA[ Langkah tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kecamatan Bangsalsari. Bentuk nyata pelayanan dilakukan melalui perekaman E-KTP on the spot terhadap warga yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Bangsalsari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_6a01550062cc4.webp" length="39470" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 13:00:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten Jember terus menggencarkan program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan. Program pengurusan KTP elektronik (E-KTP) ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak identitas kependudukan secara merata.</p>
<p></p>
<p>Langkah tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kecamatan Bangsalsari. Bentuk nyata pelayanan dilakukan melalui perekaman E-KTP on the spot terhadap warga yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Bangsalsari.</p>
<p></p>
<p>Pelayanan khusus ini diberikan kepada Hasanah (70), warga Desa Langkap, yang tengah menjalani rawat inap. Perekaman dilakukan karena yang bersangkutan membutuhkan E-KTP sebagai syarat pengurusan program berobat gratis dari Bupati Jember, Muhammad Fawait, yakni Universal Health Coverage (UHC).</p>
<p></p>
<p>Tim Adminduk Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari mendatangi langsung ruang perawatan pasien untuk proses sidik jari dan perekaman biometrik. Layanan di lokasi ini memudahkan warga yang sakit agar tetap bisa memperoleh akses dokumen tanpa harus datang ke kantor kecamatan.</p>
<p></p>
<p>Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari, Vidias Ferdianto, menyatakan bahwa pelayanan ini merupakan bagian dari program Peta Cinta yang diluncurkan Bupati Jember, Muhammad Fawait. Program tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.</p>
<p></p>
<p>Vidias menjelaskan, perekaman terhadap Hasanah merupakan aksi on the spot ke-18 di Bangsalsari sejak program diluncurkan. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan layanan jemput bola bagi warga dengan keterbatasan kondisi kesehatan.</p>
<p></p>
<p>Ia menegaskan, program ini difokuskan bagi masyarakat kategori lansia, difabel, maupun warga sakit keras. Dengan layanan ini, warga tetap memperoleh hak administrasi sehingga tidak terkendala dalam mengakses berbagai layanan publik.</p>
<p></p>
<p>"Jadi bagi yang membutuhkan perekaman E-KTP on the spot bisa menghubungi pemerintah desa setempat agar dibuatkan surat permohonan perekaman jemput bola. Nanti diteruskan ke kami dan segera kami tindak lanjuti," kata Vidias, Senin (11/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Pihak kecamatan juga mengimbau aparat desa agar lebih aktif mendata warga yang belum memiliki E-KTP. Pendataan penting dilakukan agar warga segera mendapatkan akses terhadap berbagai program pemerintah.</p>
<p></p>
<p>Vidias menambahkan, kepemilikan E-KTP adalah syarat mutlak mengakses layanan UHC yang menjadi prioritas Kabupaten Jember. Pihaknya berharap tidak ada lagi lansia atau warga sakit yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena kendala dokumen.</p>
<p></p>
<p>"Khususnya bagi lansia karena mereka rentan sakit, jadi agar bisa mendapat akses layanan program Gus Bupati yaitu UHC, termasuk juga agar bisa mengakses layanan-layanan lainnya," pungkasnya.</p>
<p></p>
<p>Melalui komitmen ini, Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan administrasi kependudukan tanpa terkendala kondisi fisik. Program ini menjadi wujud pelayanan yang cepat, responsif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Kegiatan Penyusunan  PTKIN</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-keterbukaan-informasi-publik-melalui-kegiatan-penyusunan-ptkin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-keterbukaan-informasi-publik-melalui-kegiatan-penyusunan-ptkin</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik dan penguatan tata kelola kehumasan berbasis digital. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69ff24f0cbb40.webp" length="36104" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 20:15:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA, SJP - </strong>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengikuti Kegiatan Penyusunan Daftar Informasi Publik pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Zona Jawa, Bali, serta Nusa Tenggara.</p>
<p>Kegiatan diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.</p>
<p>Agenda berlangsung pada tanggal 8–10 Mei 2026 di Hotel Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto .</p>
<p>Kegiatan diikuti oleh unsur pimpinan serta pengelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari berbagai PTKIN di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.</p>
<p>Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas penerapan keterbukaan informasi publik di lingkungan PTKIN, sekaligus memperkuat tata kelola layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.</p>
<p>Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A, dalam arahannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan terpercaya.</p>
<p>“Keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. PTKIN harus mampu menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital,” katanya, Sabtu (9/5/2026) di sela-sela kegiatan berlangsung.</p>
<p>Selain itu, peserta memperoleh berbagai materi terkait kebijakan keterbukaan informasi publik, evaluasi e-Monev keterbukaan informasi pada PTKIN, teknik penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP), hingga sesi Bedah Web PPID masing-masing PTKIN yang menjadi sesi utama kegiatan.</p>
<p>Melalui sesi bedah website PPID, setiap PTKIN mendapatkan evaluasi dan masukan langsung terkait pengelolaan website layanan informasi publik, mulai dari kelengkapan dokumen, struktur layanan, aksesibilitas website, hingga optimalisasi layanan digital.</p>
<p>UIN KHAS Jember turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik dan penguatan tata kelola kehumasan berbasis digital.</p>
<p>Wakil Rektor III UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PTKIN untuk memperkuat budaya transparansi dan pelayanan publik di lingkungan perguruan tinggi.</p>
<p>“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan dan evaluasi yang sangat bermanfaat, khususnya dalam penguatan tata kelola informasi publik dan optimalisasi layanan digital kampus. UIN KHAS Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang responsif, terbuka, dan mudah diakses masyarakat,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Giling 2026, PG Semboro Jember Diharapkan Bisa Tekan Krisis Ekonomi Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-giling-2026-pg-semboro-jember-diharapkan-bisa-tekan-krisis-ekonomi-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-giling-2026-pg-semboro-jember-diharapkan-bisa-tekan-krisis-ekonomi-global</guid>
<description><![CDATA[ Musim Giling PG Semboro memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi penting di Kabupaten Jember. Dan perputaran ekonomi juga nantinya bisa menguatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69ff25d380306.webp" length="80962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 19:32:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Petik tebu manten yang setiap tahun dilakukan oleh Pabrik Gula (PG) Semboro Kecamatan Semboro Kabupaten Jember tidak hanya memiliki makna budaya dan tradisi, namun juga memiliki nilai ekonomis bahwa telah dimulainya proses penggilingan tebu di pabrik.</p>
<p>Dua batang tebu pria dan wanita yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis lalu diarak sebelum dimasukkan ke penggilingan tebu sebagai pertanda musim giling dimulai.</p>
<p>General Manager (GM) PG Semboro Ari Suprih Adi Susetyo mengatakan, tradisi Petik Tebu Manten ini, digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas akan dilaksanakannya penggilingan gula tahun ini. </p>
<p>"Filosofi mengawinkan Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis ini sebagai simbol perkawinan antara PG dan Petani agar tetap berhubungan baik. Semoga giling tahun ini diberi kelancaran," kata Ari sapaan akrab GM PG Semboro, Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Ari menambahkan bahwa proses giling rencananya akan dimulai hari Kamis tanggal 14 Mei 2026 dan diharapkan selesai akhir September 2026. </p>
<p>"PG Semboro sangat siap, baik dari sisi peralatan permesinan, SDM, maupun kesiapan operasional lainnya. Penyesuaian jadwal dilakukan sebagai langkah kehati-hatian, mempertimbangkan kearifan lokal dan strategi untuk memastikan musim giling berjalan lebih optimal, efisien, dan menghasilkan kinerja terbaik," ujarnya.</p>
<p>Tahun ini jumlah tebu yang akan digiling diperkirakan sebanyak 855.010 ton dengan produksi gula sebanyak 62.500 ton. Hal ini diprediksi akan naik dari tahun sebelumnya yang hanya 837.000 ton tebu.</p>
<p>"Proses penggilingan akan dilakukan selama kurang lebih 145 hari giling, kapasitas harian 6.200 TCD dengan tebu jenis varietas BL, rendemen dikisaran 7,30," ulasnya.</p>
<p>Di tengah isu global krisi ekonomi PG Semboro bukan sekadar unit industri pengolahan gula, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. </p>
<p>"Pabrik saat musim giling secara langsung memperkerjakan lebih dari 1.200 karyawan. Secara tidak langsung, kegiatan operasional PG Semboro juga menghidupi lebih dari 1.000 sopir angkutan tebu, sekitar 5.000 tenaga tebang, serta ribuan anggota keluarga yang menggantungkan penghidupannya pada keberlangsungan industri gula," lengkapnya.</p>
<p>Musim Giling PG Semboro memiliki dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi penting di Kabupaten Jember. Dan perputaran ekonomi juga nantinya bisa menguatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Pelepasan Jemaah Haji, Rektor Titip Doa untuk Kampus UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-pelepasan-jemaah-haji-rektor-titip-doa-untuk-kampus-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-pelepasan-jemaah-haji-rektor-titip-doa-untuk-kampus-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[ semakin banyak masyarakat menunaikan ibadah haji, maka nilai kemaslahatan juga semakin luas dirasakan dalam kehidupan sosial dan pendidikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fc01f3991a3.webp" length="39692" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 May 2026 10:08:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–UIN KHAS Jember menggelar pelepasan calon jemaah haji 2026 di Masjid Sunan Ampel, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Heni, menyebut ibadah haji menjadi investasi religius penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter, dan berjiwa besar.</p>
<p>"Ibadah haji adalah investasi religius yang signifikan untuk mewujudkan SDM berintegritas," kata Prof. Heni saat memberikan sambutan pelepasan jemaah haji di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Menurutnya, semakin banyak masyarakat menunaikan ibadah haji, maka nilai kemaslahatan juga semakin luas dirasakan dalam kehidupan sosial dan pendidikan.</p>
<p>"Kami berharap lahir pribadi profesional, disiplin, berakhlakul karimah, serta menjadi penyebar kedamaian dan ketenteraman di segala lini," katanya.</p>
<p>Prof. Heni menjelaskan, salah satu indikator haji mabrur tercermin melalui perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari setelah pulang dari Tanah Suci.</p>
<p>"Indikator mabrur di antaranya thibbil kalam, ifsyaussalam, dan ithaamut thoam," ungkapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Prof. Heni juga menitipkan doa khusus untuk kemajuan UIN KHAS Jember agar terus berkembang dan memberikan manfaat luas.</p>
<p>"Kami titip doa di Multazam dan Raudlah agar UIN KHAS Jember terus melesat menjadi perguruan tinggi yang berkontribusi besar bagi agama dan kemanusiaan," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Kencong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-tinjau-perbaikan-jalan-provinsi-di-kencong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-tinjau-perbaikan-jalan-provinsi-di-kencong</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini merupakan respons cepat atas berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan yang selama ini dinilai menghambat aktivitas ekonomi serta mobilitas warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fab45ae9ecf.webp" length="37640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 13:47:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan peninjauan langsung terhadap proses perbaikan jalan provinsi yang melintasi wilayah Jombang, Kencong, dan Gumukmas pada Selasa (5/5/2026).</p>
<p>Langkah ini merupakan respons cepat atas berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan yang selama ini dinilai menghambat aktivitas ekonomi serta mobilitas warga.</p>
<p>Dalam peninjauannya, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur karena aspirasi masyarakat Jember mulai direalisasikan. Ia menekankan bahwa perbaikan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara dirinya, Pemerintah Kabupaten Jember, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.</p>
<p>"Alhamdulillah, jalan provinsi di Kencong sudah mulai diperbaiki. Ada peninggian, pelebaran, dan pengaspalan ulang sehingga jalan kini sudah mulus," kata Gus Fawait di sela-sela peninjauan.</p>
<p>Meskipun perbaikan dilakukan secara bertahap, Gus Fawait memastikan bahwa proyek ini akan terus berlanjut hingga mencakup wilayah yang lebih luas.</p>
<p>Selain wilayah Kencong, Gus Fawait mengungkapkan rencana strategis ke depan untuk memperluas cakupan perbaikan jalan di Jember.</p>
<p>"Pelebaran jalan dari Tanggul hingga Mangli dan pengaspalan ulang di titik-titik rawan kerusakan serta peningkatan kualitas jalan hingga ke wilayah perkotaan Jember," ungkapnya.</p>
<p>Kehadiran Gus Fawait di lokasi proyek disambut hangat oleh warga sekitar. Masyarakat menyampaikan rasa terima kasih karena perbaikan jalan ini sudah lama dinantikan.</p>
<p>"Saya atas nama Bupati Jember dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur dan jajaran. Mudah-mudahan sinergi ini terus membawa manfaat bagi kemajuan Jember," pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Maling Jeruk di Jember Ditangkap Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/maling-jeruk-di-jember-ditangkap-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/maling-jeruk-di-jember-ditangkap-warga</guid>
<description><![CDATA[ Saat dikepung warga, tersangka sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya. Namun, ia tidak dapat mengelak setelah warga menemukan tumpukan jeruk yang telah dipetik serta tas dan krat yang berisi hasil curian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69fab3dc54437.webp" length="84562" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 06 May 2026 12:47:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Aksi nekat pencurian buah jeruk di wilayah hukum Polsek Semboro berhasil digagalkan oleh warga pada Ahad (4/5/2026) malam.</p>
<p></p>
<p>AG (37), warga Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, tertangkap basah saat tengah memetik jeruk di lahan milik petani di Dusun Beteng, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro.</p>
<p></p>
<p>Kapolsek Semboro, AKP M. Na’i, mengonfirmasi penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/3/V/2026/RESKRIM/Polres Jember/SPKT Polsek Semboro. </p>
<p></p>
<p>Tersangka diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 Ayat (1) huruf e dan g KUHP UU RI No. 1 Tahun 2023.</p>
<p></p>
<p>Kejadian bermula sekira pukul 21.30 WIB. Saat itu, dua orang saksi, Santoso dan Hery, sedang berada di areal persawahan untuk mencari ikan sekaligus menjaga kebun jeruk. </p>
<p></p>
<p>Mereka mencurigai gerak-gerik seorang pria asing yang mengendarai sepeda motor Honda Grand dengan membawa dua buah krat (keranjang) pada boncengannya.</p>
<p></p>
<p>Tersangka kemudian memarkirkan motornya dan masuk ke dalam lahan jeruk milik korban bernama Arip dan Subarjo. Merasa curiga karena pelaku tidak kunjung keluar, kedua saksi mendekat secara diam-diam melalui lahan sisi selatan.</p>
<p></p>
<p>"Saksi melihat langsung tersangka sedang memetik buah jeruk. Salah satu saksi kemudian memanggil warga, sementara saksi lainnya tetap mengawasi dari kejauhan," kata AKP M. Na'i, saat dikonfirmasi Rabu (6/5/2026).</p>
<p></p>
<p>Saat dikepung warga, tersangka sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya. Namun, ia tidak dapat mengelak setelah warga menemukan tumpukan jeruk yang telah dipetik serta tas dan krat yang berisi hasil curian. Tersangka beserta barang bukti akhirnya digelandang ke Mapolsek Semboro guna menghindari amuk massa.</p>
<p></p>
<p>Modus yang digunakan tersangka adalah dengan merusak atau menyibak pagar tanaman setinggi satu meter, lalu melompat masuk ke dalam kebun. Tersangka memetik jeruk langsung dengan tangannya dan mengumpulkannya menjadi tumpukan sebelum berencana diangkut menggunakan keranjang.</p>
<p></p>
<p>Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya: 340 kilogram buah jeruk yang telah dipetik, dua buah krat/keranjang buah, satu buah tas, serta satu unit sepeda motor Honda Grand.</p>
<p></p>
<p>Akibat perbuatan tersangka, kedua korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp3.400.000 (tiga juta empat ratus ribu rupiah).</p>
<p></p>
<p>Saat ini, tersangka AG telah diamankan di Polsek Semboro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses penyidikan. Pihak kepolisian mengapresiasi langkah warga yang segera melaporkan kejadian tersebut tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Resmikan MPP Mini di Tanggul guna Dekatkan Pelayanan Publik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-resmikan-mpp-mini-di-tanggul-guna-dekatkan-pelayanan-publik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-resmikan-mpp-mini-di-tanggul-guna-dekatkan-pelayanan-publik</guid>
<description><![CDATA[ Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Senin (4/5/2026), dengan didampingi unsur Forkopimda serta sejumlah instansi terkait. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f8b4b261217.webp" length="47604" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 May 2026 08:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mendorong pemerataan pelayanan publik dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Tanggul. </p>
<p></p>
<p>Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Senin (4/5/2026), dengan didampingi unsur Forkopimda serta sejumlah instansi terkait.</p>
<p></p>
<p>Peresmian tersebut menjadi penanda dimulainya pelayanan publik berbasis kecamatan yang lebih terintegrasi. Warga, khususnya di wilayah barat dan selatan Jember, kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.</p>
<p></p>
<p>Bupati Fawait menyampaikan bahwa kehadiran MPP Mini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat dan mudah dijangkau. Menurutnya, pemerintah harus mampu menghadirkan pelayanan yang merata tanpa membedakan wilayah.</p>
<p></p>
<p>“Dengan adanya MPP Mini ini, masyarakat cukup datang ke kecamatan untuk mengakses berbagai layanan. Ini upaya kita mempermudah sekaligus memangkas waktu dan biaya,” katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p></p>
<p>Beragam layanan disediakan dalam satu tempat, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan yang terhubung dengan Pengadilan Negeri Jember. Melalui fasilitas digital seperti Zoom, masyarakat dapat mengurus kebutuhan yang berkaitan dengan penetapan pengadilan tanpa harus hadir langsung ke kantor pengadilan.</p>
<p></p>
<p>Langkah ini dinilai sebagai bentuk inovasi pelayanan publik berbasis kolaborasi lintas instansi. Bupati menegaskan bahwa integrasi tersebut menjadi bagian penting dalam reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemkab Jember.</p>
<p></p>
<p>“Pelayanan publik harus sederhana, cepat, dan transparan. Kita ingin masyarakat merasakan kemudahan itu secara nyata,” tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Tak berhenti di Tanggul, Pemkab Jember berencana memperluas konsep MPP Mini ke sejumlah kecamatan lain, seperti Jombang dan Mayang. Bahkan, Bupati Fawait berkomitmen untuk berkantor secara bergilir di lokasi MPP guna memastikan pelayanan berjalan optimal.</p>
<p></p>
<p>Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan aparatur di tingkat kecamatan hingga desa agar terus meningkatkan kualitas layanan serta menghindari prosedur yang berbelit. Peran media pun diharapkan ikut mengawasi agar pelayanan publik tetap berjalan transparan dan akuntabel.</p>
<p></p>
<p>Dengan hadirnya MPP Mini di Tanggul, Pemkab Jember optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat, sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, Bupati juga meninjau proses pembangunan jalan raya Kencong yang saat ini sedang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur.<strong> (**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pagar Nusa UIN KHAS Jember Raih Perunggu di Kejurprov IBCA MMA Piala Walikota Surabaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pagar-nusa-uin-khas-jember-raih-perunggu-di-kejurprov-ibca-mma-piala-walikota-surabaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pagar-nusa-uin-khas-jember-raih-perunggu-di-kejurprov-ibca-mma-piala-walikota-surabaya</guid>
<description><![CDATA[ Kejuaraan yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di Gelora Pancasila, Surabaya ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk personel TNI dan Brimob. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f8386ca5b59.webp" length="53776" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 May 2026 13:38:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Pagar Nusa UIN KHAS Jember menorehkan prestasi pada kancah olahraga beladiri tingkat provinsi. </p>
<p>Moh. Supriady Ali Sahbana, Kepala Kepelatihan Bidang Keatletan Pencak Silat Pagar Nusa UIN KHAS Jember, berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Piala Walikota Surabaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Ahad (3/5/2026).</p>
<p>Kejuaraan yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di Gelora Pancasila, Surabaya ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk personel TNI dan Brimob. Kendati demikian, ketatnya persaingan tidak membendung keuletan dan keahlian Ali hingga berhasil meraih juara.</p>
<p>Pencapaian ini dinilai istimewa karena Pagar Nusa UIN KHAS Jember baru resmi berdiri sekitar delapan bulan lalu. Di usia yang masih sangat muda, organisasi ini telah berhasil mengirimkan kadernya untuk bersaing di level provinsi.</p>
<p>Bahkan, kader Pagar Nusa tersebut berhadapan langsung dengan atlet-atlet dari institusi besar seperti TNI, Brimob, serta Puslatda Jawa Timur yang keluar sebagai juara pertama. Hal ini menjadi bukti bahwa Pagar Nusa UIN KHAS Jember hadir, bertumbuh, dan siap bersaing.</p>
<p>Ali bertanding di kelas Senior Standfight 56,7 KG Putra mewakili Kabupaten Jember. Ia berhasil melewati babak penyisihan dan melaju ke babak semifinal dengan penuh determinasi. Namun, pada babak semifinal, ia harus mengakui keunggulan lawan yang merupakan atlet Puslatda Jawa Timur.</p>
<p>Meski gagal melangkah ke final, Ali tetap berhak atas medali perunggu, sebuah podium yang ia raih di tengah persaingan ketat melawan atlet-atlet tangguh.</p>
<p>Ali merupakan mahasiswa semester 8 Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Sosoknya bukan hanya dikenal sebagai atlet aktif, tetapi juga pembina generasi muda Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang menjalankan kedua peran tersebut secara beriringan.</p>
<p>Di sela-sela kegiatan bergengsi tersebut, Ali menyampaikan pandangannya terkait hasil pertandingan.</p>
<p>"Juara 3 bukanlah kemenangan, tapi tambahan, seorang pemenang hanya 1 yaitu juara 1. Tapi setidaknya saya sudah menyumbangkan 1 medali perunggu buat Jember," katanya, Senin (4/5/2026).</p>
<p>Selain itu, dia menjelaskan bahwa melalui pertandingan semifinal tersebut, ia belajar untuk lebih banyak berlatih karena masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki.</p>
<p>"Terima kasih buat Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang sudah memberikan support serta doa. Mohon maaf sudah membuat kalian kecewa, tapi ini bukanlah akhir, di fight selanjutnya saya akan jadi lebih baik," ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ali menitipkan pesan mendalam bagi para anggota Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang ia bina sehari-hari.</p>
<p>"Jika kalian ingin menjadi seorang juara atau petarung, yang harus kalian bentuk pertama kali adalah mental petarung. Karena ketika sudah memasuki arena, bahkan sebelum masuk arena, yang pertama kali bertarung adalah mental di dalam diri kalian. Dalam gelanggang, jangan ragu untuk menyerang, jangan pernah takut dipukul, jangan takut dibanting, jangan takut ditendang. Jangan lihat siapa lawanmu, tapi buatlah lawanmu yang melihat siapa dirimu," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>FTIK UIN KHAS Jember Akselerasi Prodi Unggul Menuju Indeksasi Internasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ftik-uin-khas-jember-akselerasi-prodi-unggul-menuju-indeksasi-internasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ftik-uin-khas-jember-akselerasi-prodi-unggul-menuju-indeksasi-internasional</guid>
<description><![CDATA[ Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal, menyoroti posisi FTIK yang tengah berada dalam fase keemasan. Ia menyebutkan bahwa mayoritas program studi di lingkungan FTIK telah meraih akreditasi tertinggi, sebuah capaian yang menjadi fondasi kuat untuk pengembangan selanjutnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f422b75a8ca.webp" length="40286" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 12:51:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember memetakan langkah besar menuju daya saing global melalui Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 2026.</p>
<p>Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 28–30 April 2026, di Kalibaru Cottages Hotel, Banyuwangi tersebut menjadi momentum penting untuk mengakselerasi capaian sekaligus merancang lompatan strategis ke depan.</p>
<p>Forum tersebut disebut turut menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat arah kebijakan akademik berbasis capaian dan tantangan masa depan.</p>
<p>Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal, menyoroti posisi FTIK yang tengah berada dalam fase keemasan. Ia menyebutkan bahwa mayoritas program studi di lingkungan FTIK telah meraih akreditasi tertinggi, sebuah capaian yang menjadi fondasi kuat untuk pengembangan selanjutnya.</p>
<p>"Ini adalah modal yang sangat besar bagi kita. Tantangannya sekarang bukan hanya menjaga prodi yang sudah unggul tetap konsisten, tetapi juga memastikan prodi lainnya bisa segera menyusul. Kita ingin kualitas itu merata dan saling menguatkan," katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Namun, capaian tersebut tidak membuat langkah FTIK melambat. Sebaliknya, fokus baru diarahkan pada penguatan riset dan publikasi ilmiah. </p>
<p>Saat ini, FTIK telah memiliki sejumlah jurnal terakreditasi dan tengah mendorong peningkatan kualitas hingga menembus indeksasi internasional.</p>
<p>Sebagai bagian dari strategi tersebut, pihaknya juga memperkenalkan program JATIM MELAJU yang menekankan kolaborasi lintas sektor. </p>
<p>Melalui program ini, hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi didorong untuk terhubung dengan kebutuhan nyata melalui kerja sama dengan dunia usaha, pemerintah daerah, hingga kementerian.</p>
<p>Tak hanya itu, arah pengembangan juga menyasar pembukaan program studi baru berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan posisi UIN KHAS Jember dalam peta persaingan global.</p>
<p>Di sisi sumber daya manusia, peningkatan kualitas dosen menjadi perhatian serius. Program Training of Trainer (ToT) disiapkan sebagai upaya sistematis untuk memperkuat kapasitas pengajar, dengan FTIK dipercaya sebagai motor penggerak. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hapus Seremonial, FTIK UIN KHAS Jember Dorong Ormawa Go International</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hapus-seremonial-ftik-uin-khas-jember-dorong-ormawa-go-international</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hapus-seremonial-ftik-uin-khas-jember-dorong-ormawa-go-international</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu poin utamanya adalah seluruh program kemahasiswaan dan kerja sama harus berorientasi pada dampak nyata, bukan lagi sekadar rutinitas administratif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202605/image_870x580_69f41b1086229.webp" length="35748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 01 May 2026 10:44:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember memberikan penekanan baru terkait orientasi program kerja.</p>
<p>Salah satu poin utamanya adalah seluruh program kemahasiswaan dan kerja sama harus berorientasi pada dampak nyata, bukan lagi sekadar rutinitas administratif.</p>
<p>Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Khoirul Faizin, mendorong perubahan mendasar dalam pola pembinaan mahasiswa. Ia menilai pendekatan yang selama ini berjalan perlu ditransformasi agar lebih terukur dan berkelanjutan.</p>
<p>Menurutnya, dukungan pendanaan untuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tetap menjadi komitmen kampus. Namun, arah kebijakan kini bergeser pada kualitas pendampingan dan hasil kegiatan yang lebih jelas.</p>
<p>"Pendanaan untuk Ormawa tetap kami pastikan ada. Tapi orientasinya harus berubah. Pembina tidak boleh hanya formalitas, melainkan terlibat penuh mulai dari penyusunan TOR sampai evaluasi rutin. Koordinator prodi juga perlu aktif membimbing HMPS, sehingga kegiatan yang dilakukan benar-benar punya output yang terukur dan relevan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa," katanya saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan jenis kegiatan mahasiswa. Program yang bersifat seremonial, seperti malam keakraban (makrab), dinilai perlu ditinjau ulang karena kurang menjawab tantangan zaman. </p>
<p>Sebagai gantinya, mahasiswa didorong mengikuti kegiatan yang lebih kompetitif dan berdaya saing, termasuk ajang nasional maupun internasional.</p>
<p>Di sisi lain, transformasi juga diarahkan pada tata kelola kerja sama. Dr. Khoirul Faizin menegaskan bahwa kerja sama tidak boleh berhenti pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) semata, tetapi harus dilanjutkan dengan implementasi konkret melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang terukur dan terdokumentasi.</p>
<p>Dalam menghadapi persaingan ketat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan, promosi yang lebih agresif, serta pembenahan fasilitas kampus agar mampu menarik minat calon mahasiswa.</p>
<p>Tak kalah penting, pembaruan data administrasi mahasiswa juga menjadi perhatian serius. Verifikasi yang akurat, terutama terkait beasiswa dan layanan akademik, dinilai krusial untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan akuntabel.</p>
<p>Melalui arahan tersebut, Dr. Khoirul Faizin berharap seluruh pimpinan FTIK dapat menyelaraskan program kerja tahun 2026 dengan kebutuhan zaman. </p>
<p>Tujuannya adalah mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing kuat di tingkat nasional hingga internasional.</p>
<p>"Kerja sama itu harus memberikan dampak nyata. Selain itu, upaya internasionalisasi terus kami dorong. Saat ini sudah ada 13 mahasiswa asing dari tujuh negara. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi FTIK untuk meningkatkan kapasitasnya," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Job Fair ke 19 SMK Prima Kencong, Celah Pencari Kerja Yang di Tunggu Ribuan Pelamar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/job-fair-ke-19-smk-prima-kencong-celah-pencari-kerja-yang-di-tunggu-ribuan-pelamar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/job-fair-ke-19-smk-prima-kencong-celah-pencari-kerja-yang-di-tunggu-ribuan-pelamar</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini merupakan program tahunan yang bertujuan menyediakan ruang bagi ribuan pencari kerja, baik lulusan baru, alumni, maupun lulusan sekolah lain yang ingin mendapatkan pekerjaan sesuai minat mereka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f2eb311b20b.webp" length="42660" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:41:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Memasuki tahun ke-19, penyelenggaraan bursa kerja (job fair) SMK PGRI 05 Jember yang berlokasi di Kecamatan Kencong dinilai semakin sukses.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan program tahunan yang bertujuan menyediakan ruang bagi ribuan pencari kerja, baik lulusan baru, alumni, maupun lulusan sekolah lain yang ingin mendapatkan pekerjaan sesuai minat mereka.</p>
<p>Sebanyak 29 perusahaan ternama, mulai dari sektor waralaba, retail, hingga perusahaan otomotif, turut serta melakukan seleksi pelamar. Nantinya, para pelamar akan langsung ditempatkan di posisi kerja jika telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.</p>
<p>Dari 29 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang tersebut, seluruhnya terpantau ramai pelamar. Salah satu perusahaan otomotif mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.</p>
<p>"Bagi kami, perusahaan di bidang penjualan motor sangat terbantu dengan adanya bursa kerja tahunan ini. Pasalnya, kami diberikan tempat dan wadah untuk mencari pekerja tanpa harus membuat pengumuman di media sosial," kata Nanang Iswanto, Supervisor PT Sekawan Motor Jember (Honda) wilayah Gumukmas, Kamis (30/4/2026) di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala SMK PGRI 05 Kencong, Saiful Anwar, turut menyampaikan antusiasmenya terhadap program tahunan ini.</p>
<p>"Ini adalah salah satu program kami. Selain agar siswa yang baru lulus bisa langsung melamar kerja, ini juga merupakan terobosan kami untuk membantu pemerintah dalam hal pengentasan kemiskinan dan memberikan program kerja nyata," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, ia menegaskan bahwa pihak SMK turut andil dalam menyukseskan program Presiden serta Bupati Jember dalam upaya menekan angka pengangguran.</p>
<p>"Terobosan kami sudah memasuki tahun ke-19. Ini merupakan salah satu cara kami dalam pengentasan kemiskinan dengan memberikan ruang bagi perusahaan besar untuk merekrut para pencari kerja yang jumlahnya mencapai ribuan setiap tahun," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemancing Asal Wuluhan Hilang Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemancing-asal-wuluhan-hilang-terseret-ombak-di-pantai-payangan-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemancing-asal-wuluhan-hilang-terseret-ombak-di-pantai-payangan-jember</guid>
<description><![CDATA[ Sekitar pukul 20.00 WIB, saat sedang memancing di tepi Bukit Suroyo, suasana berubah mencekam. Tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menyapu korban hingga terjatuh serta terseret ke laut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f1abe6e6e7b.webp" length="65390" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 13:58:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Tragedi pemancing hilang kembali terjadi di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, pada Selasa (28/04/2026) malam.</p>
<p>Ali Makrus (33), warga Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pergi memancing di area Bukit Suroyo, Pantai Payangan, bersama dua orang kakaknya, yakni Rokim dan Rukin.</p>
<p>Sekitar pukul 20.00 WIB, saat sedang memancing di tepi Bukit Suroyo, suasana berubah mencekam. Tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menyapu korban hingga terjatuh serta terseret ke laut.</p>
<p>Kedua saksi mata yang berada di lokasi tidak sempat memberikan pertolongan kepada korban yang merupakan adik mereka sendiri, karena terkendala ombak besar yang datang silih berganti.</p>
<p>"Saya tidak sempat menyelamatkan adik karena ombak besar tiba-tiba datang, Mas. Saya juga takut karena tebingnya tinggi," kata salah satu saksi mata, Rokim, Rabu (29/04/2026).</p>
<p>Terkait peristiwa tersebut, Satpolairud Polres Jember bersama Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian meskipun tinggi ombak cukup besar dan cuaca berubah-ubah.</p>
<p>KBO (Kaur Bin Ops) Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, mengatakan bahwa tim gabungan masih berupaya mencari korban sejak semalam, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.</p>
<p>"Untuk pencarian hari pertama ini, korban pemancing yang dinyatakan hilang sementara masih nihil. Kami tetap berupaya berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) yang ada. Untuk kondisi cuaca, sejak tadi malam ketinggian ombak mengalami perubahan, yakni berkisar 2,2 meter," kata Aiptu Agus Riyanto.</p>
<p>Polisi mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada saat beraktivitas di wilayah pesisir. Fenomena gelombang tinggi yang sulit diprediksi menuntut kesadaran keselamatan yang lebih tinggi bagi para nelayan, pemancing, maupun wisatawan yang berlibur di sepanjang pesisir laut selatan.</p>
<p>"Kami mengimbau nelayan, pemancing, dan wisatawan yang hendak beraktivitas di wilayah pesisir selatan Jawa untuk tetap waspada karena cuaca tidak menentu dan ombak masih tinggi," jelasnya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, Ali Makrus masih belum ditemukan. Tim SAR terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan memperluas area penyisiran di sepanjang garis Pantai Payangan hingga Watu Ulo. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Jember Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-tetapkan-status-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-tetapkan-status-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026</guid>
<description><![CDATA[ Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh elemen warga Jember bahwa potensi bencana selalu mengintai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69f1a09e3f175.webp" length="92446" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 12:57:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Menindaklanjuti instruksi nasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi menetapkan status Siaga Darurat. Status tersebut meliputi penanganan kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).</p>
<p>Hal ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Saat sosialisasi dilakukan pukul 10.00 WIB, suasana di PPG Wisata Pinus Sidomulyo, Silo, mendadak riuh dengan suara sirene yang berbunyi secara bersamaan.</p>
<p>Aksi simbolis ini merupakan bagian dari peringatan HKB 2026 yang dipusatkan di Provinsi Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih naluri masyarakat dalam merespons ancaman bencana secara cepat dan tepat.</p>
<p>Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh elemen warga Jember bahwa potensi bencana selalu mengintai.</p>
<p>Menurutnya, berdasarkan data prakiraan cuaca dari BMKG, Jember diprediksi akan memasuki fase kemarau mulai akhir April, dengan puncak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus. Menanggapi ancaman tersebut, Pemkab Jember telah menyiapkan langkah-langkah strategis.</p>
<p>"Kondisi hari ini sudah kita tetapkan menjadi siaga darurat kekeringan. Kami telah mengaktifkan posko-posko kesiapsiagaan untuk mengantisipasi musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung cukup panjang dan ekstrem," kata Edi di sela-sela kegiatan.</p>
<p>BPBD Jember telah memetakan wilayah-wilayah rawan krisis air bersih dan menyiapkan armada tangki air guna mendistribusikan bantuan secara berkala jika dibutuhkan oleh warga.</p>
<p>Selain krisis air, ancaman Karhutla menjadi perhatian utama. Edi menjelaskan bahwa BPBD telah memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Forkopimda, Perhutani, BKSDA, serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Edi secara khusus memberikan imbauan tegas kepada para petani dan warga yang beraktivitas di sekitar lereng gunung.</p>
<p>"Dilarang keras melakukan pembukaan lahan dengan metode pembakaran, karena risiko perambatan api yang sangat cepat di musim kering dan seluruh tim pemadam kebakaran (Damkar) serta relawan kebencanaan disiagakan penuh untuk merespons titik api secara cepat," jelas Edi.</p>
<p>Tak hanya fokus pada kekeringan, BPBD Jember juga tetap memantau potensi bencana geologi seperti gempa bumi megathrust yang secara geografis membayangi wilayah pesisir selatan Jawa.</p>
<p>"Segala upaya teknis dan fisik telah kita siapkan. Namun, sebagai manusia, kita juga harus senantiasa memohon perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami meminta dukungan doa dari para alim ulama dan seluruh masyarakat agar Kabupaten Jember senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala marabahaya," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mahasiswa UNEJ Gelar Aksi di Rektorat, Tuntut Transparansi dan Evaluasi Lonjakan UKT</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-unej-gelar-aksi-di-rektorat-tuntut-transparansi-dan-evaluasi-lonjakan-ukt</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-unej-gelar-aksi-di-rektorat-tuntut-transparansi-dan-evaluasi-lonjakan-ukt</guid>
<description><![CDATA[ Aksi tersebut menuntut kejelasan terkait penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69ef13d8f2efb.webp" length="35322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 15:46:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Aliansi mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Rektorat sejak pukul 10.00 WIB. </p>
<p>Aksi tersebut menuntut kejelasan terkait penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru.</p>
<p>Salah satu mahasiswa, Algi Febrianto, menyampaikan bahwa sejumlah calon mahasiswa baru (maba) jalur SNBP 2026 mengeluhkan penetapan UKT yang melonjak drastis secara tiba-tiba. Kondisi ini diduga dipicu oleh gangguan sistem di tingkat rektorat.</p>
<p>"Kekacauan ini bermula saat sistem penetapan UKT mengalami gangguan pada 20 April 2026 malam. Keesokan harinya, saat sistem kembali pulih, nominal UKT banyak calon maba justru meroket naik satu tingkat, bahkan lebih, dari hasil semula," katanya, Senin (27/4/2026) di sela-sela kegiatan orasi.</p>
<p>Selanjutnya, Aliansi Mahasiswa UNEJ menyayangkan minimnya keterbukaan informasi dari pihak kampus terkait perubahan mendadak ini. </p>
<p>Menurutnya, banyak maba yang kini merasa kebingungan dan terbebani secara ekonomi.</p>
<p>"Perubahan yang bersifat tiba-tiba ini menunjukkan adanya indikasi lemahnya perencanaan dan tidak adanya standar operasional yang transparan. Banyak calon maba sudah mengisi data sesuai kondisi riil keluarga, namun hasil akhirnya justru tidak mencerminkan kemampuan ekonomi mereka yang sebenarnya," ujarnya.</p>
<p>Algi menilai, pihak rektorat seolah melempar tanggung jawab komunikasi melalui organisasi mahasiswa di tingkat fakultas tanpa adanya pernyataan resmi yang dapat diakses oleh publik.</p>
<p>"Ketiadaan komunikasi yang transparan ini tidak hanya menimbulkan kebingungan, tetapi juga memperbesar ruang spekulasi serta menurunkan tingkat kepercayaan mahasiswa terhadap institusi," paparnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun mahasiswa dari pihak rektorat, perubahan tersebut diklaim sebagai akibat dari kesalahan sistem (error) serta kendala sinkronisasi data antara pihak bank dan universitas.</p>
<p>"Namun, kami para mahasiswa mendesak agar ada pertanggungjawaban yang lebih konkret," tandasnya.</p>
<p><strong>Adapun poin tuntutan aksi dari Aliansi Mahasiswa UNEJ tersebut adalah:</strong></p>
<p>1. Mendesak Rektorat menerbitkan pernyataan resmi secara terbuka dalam waktu maksimal 2x24 jam.</p>
<p>2. Menuntut peninjauan kembali (re-evaluasi) menyeluruh terhadap hasil penetapan golongan UKT maba SNBP 2026.</p>
<p>3. Mendesak audit dan perbaikan total sistem akademik guna mencegah terulangnya kesalahan fatal.</p>
<p>4. Menuntut transparansi penuh dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang berdampak pada mahasiswa.</p>
<p>5. Mendesak Rektorat bertanggung jawab penuh menuntaskan kegaduhan kebijakan yang merugikan maba.</p>
<p>6. Menuntut penangguhan kewajiban pembayaran bagi maba selama proses peninjauan kembali berlangsung hingga ada ketetapan final. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilik Showroom Motor Bang Jago di Kencong Jember Nyaris Tertipu Uang Palsu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemilik-showroom-motor-bang-jago-di-kencong-jember-nyaris-tertipu-uang-palsu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemilik-showroom-motor-bang-jago-di-kencong-jember-nyaris-tertipu-uang-palsu</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69eb3536d7dcb.webp" length="66128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 17:45:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, peristiwa, upal, sidoarjo, kencong, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="247"><strong data-start="0" data-end="15">JEMBER, SJP</strong> – Seorang pemilik showroom motor bekas di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, nyaris menjadi korban penipuan menggunakan uang palsu. Beruntung, aksi pelaku berhasil digagalkan setelah korban curiga saat menghitung uang pembayaran.</p>
<p data-start="249" data-end="455">Pemilik showroom, Hasan (45), warga Kecamatan Kencong yang akrab disapa Bang Jago, menceritakan kejadian tersebut terjadi di tempat usahanya di Jalan Raya Tanggul, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p data-start="457" data-end="740">Menurut Hasan, awalnya seorang pria yang mengaku berasal dari Kecamatan Ambulu datang ke showroom dengan maksud membeli sepeda motor. Pelaku sempat melihat-lihat beberapa unit sebelum akhirnya tertarik pada motor Ninja 4 tak berwarna hitam miliknya yang ditawarkan seharga Rp22 juta.</p>
<p>"Tadi ada bapak-bapak mengaku dari Kecamatan Ambulu hendak beli motor ditempat kami. Setelah dia melihat berbagai merk motor dan tidak selang beberapa lama yang bersangkutan tersebut cocok dengan motor ninja 4 tak milik saya dengan harga Rp22 juta," kata Hasan, Jumat (24/4/2026).</p>
<p>Namun, sebelum diperbolehkan melakukan uji coba, Hasan meminta pelaku untuk melakukan pembayaran terlebih dahulu. Pelaku kemudian menyerahkan uang tunai sebesar Rp2,6 juta. Saat proses penghitungan berlangsung, Hasan mulai merasa curiga karena menemukan sejumlah uang yang diduga palsu.</p>
<p>"Sambil saya hitung uang tersebut, tiba-tiba saya curiga, kok ada uang palsu. Yang bersangkutan langsung saya tahan dan polisi datang," ungkap Hasan.</p>
<p data-start="1102" data-end="1269">Lebih lanjut Hasan menjelaskan, modus pelaku terbilang rapi. Uang asli sebesar Rp2,6 juta diletakkan di bagian atas, sementara sisanya Rp900 ribu merupakan uang palsu.</p>
<p data-start="1271" data-end="1444">"Pintar pelaku ini, jadi uang asli di taruh atas untuk menjepit yang palsu. Kalau saya tidak teliti tadi motor saya raib dan saya harus merugi puluhan juta rupiah," ucapnya.</p>
<p data-start="1446" data-end="1692">Dari kejadian tersebut, menurut sumber di lokasi, pelaku mengaku berasal dari Kecamatan Ambulu. Namun tak lama kemudian, Kanit Intelkam Polsek Kencong Aipda Eko Budi Maskur yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku dan sempat menanyainya.</p>
<p data-start="1694" data-end="1937">"Tadi pelaku naik bus pak pakai Jumper warna merah pakai helm. Tadi yang pelaku hampir jadi bulan bulanan warga. Beruntung ada pak Eko datang dan diamankan. Pelaku kalau tidak salah saya dengan tadi asli Sidoarjo bernama Misdi," ungkap sumber. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="1694" data-end="1937"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Fawait Terima Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-terima-penghargaan-tokoh-pengentasan-kemiskinan-berbasis-akselerasi-pembangunan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-terima-penghargaan-tokoh-pengentasan-kemiskinan-berbasis-akselerasi-pembangunan</guid>
<description><![CDATA[ Bertempat di Ballroom Lantai 4 Grand City, Jalan Gubeng, Surabaya, pada Selasa (21/4/2026) malam, penghargaan pada kategori Penguat Demokrasi diraih Gus Fawait dengan subkategori spesifik sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e83f4fdaca9.webp" length="64212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 15:00:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kabupaten Jember kembali meraih apresiasi di tingkat regional. Dalam peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com bertajuk Merawat Kepercayaan, Mengawal Perubahan, Bupati Jember, Gus Fawait, resmi dianugerahi penghargaan prestisius.</p>
<p>Bertempat di Ballroom Lantai 4 Grand City, Jalan Gubeng, Surabaya, pada Selasa (21/4/2026) malam, penghargaan pada kategori Penguat Demokrasi diraih Gus Fawait dengan subkategori spesifik sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.</p>
<p>Penghargaan tersebut diberikan atas capaian signifikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam menekan angka kemiskinan melalui validasi data dan kerja lapangan yang masif.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah pencapaian personal, melainkan buah kerja keras seluruh jajaran pemerintahan, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersinergi secara inklusif.</p>
<p>"Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid," kata Gus Fawait.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keakuratan data adalah fondasi utama agar intervensi pembangunan tepat sasaran, sehingga anggaran yang dikucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Gus Fawait menyadari bahwa kemiskinan merupakan persoalan fundamental yang memicu rantai masalah sosial lain di Jawa Timur, khususnya di Jember. </p>
<p>Menurutnya, keberhasilan menekan angka kemiskinan akan berdampak linear pada perbaikan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.</p>
<p>"Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan," jelasnya.</p>
<p>Meski pada tahun 2025 performa penurunan kemiskinan di Jember tercatat sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur dan wilayah Tapal Kuda, Gus Fawait menegaskan pihaknya tidak akan cepat berpuas diri. Ia telah menyiapkan strategi jangka pendek, menengah, hingga panjang untuk melakukan lompatan besar.</p>
<p>"Harapan saya, angka kemiskinan di Jember bisa di bawah angka psikologis 200 ribu. Selama 10 tahun terakhir, jumlah kemiskinan absolut selalu di atas angka tersebut. Saya bersama seluruh OPD dan tim akan bekerja maksimal untuk menembus target ini," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Batik Motif Pesadingan Jember Memikat di Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/batik-motif-pesadingan-jember-memikat-di-ajang-anugerah-puspa-bangsa-2026</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/batik-motif-pesadingan-jember-memikat-di-ajang-anugerah-puspa-bangsa-2026</guid>
<description><![CDATA[ Batik yang dikenakan merupakan batik Dekranasda Kabupaten Jember yang menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus representasi kearifan lokal yang terus dijaga dan dikembangkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e83ef497b1d.webp" length="75984" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 10:23:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Istri Bupati Jember, Ning Ghyta Eka Puspita tampil memikat dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang diselenggarakan oleh Kompas TV. Busana yang dikenakannya memadukan warna merah muda dan marun, menghadirkan kesan elegan sekaligus mempertegas identitas budaya lokal yang sarat makna.</p>
<p>Batik yang dikenakan merupakan batik Dekranasda Kabupaten Jember yang menjadi simbol kebanggaan daerah sekaligus representasi kearifan lokal yang terus dijaga dan dikembangkan. </p>
<p>Motif yang diangkat adalah motif Pesadingan, yang terinspirasi dari sejarah Kerajaan Sadeng di Kecamatan Puger.</p>
<p>Motif tersebut mencerminkan nilai kemakmuran masyarakat pada masa lampau, sekaligus menjadi pengingat akan potensi besar yang dimiliki Jember.</p>
<p>Ning Ghyta Eka Puspita menyampaikan bahwa pemilihan busana batik ini bukan sekadar estetika, melainkan bentuk nyata kecintaan terhadap warisan budaya daerah. </p>
<p>Ia menegaskan pentingnya menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi, serta mendorong generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai batik sebagai bagian dari jati diri bangsa.</p>
<p>"Batik ini bukan hanya kain, tetapi juga cerita. Motif Pesadingan mengingatkan kita pada sejarah kejayaan dan kemakmuran masyarakat Jember di masa lalu. Harapannya, semangat tersebut dapat terus hidup dan menginspirasi langkah kita ke depan menuju Jember yang lebih maju dan sejahtera," katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Partisipasi dalam ajang nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan batik Jember kepada khalayak yang lebih luas. </p>
<p>Kehadiran Ning Ghyta Eka Puspita dengan balutan batik khas daerah turut memperkuat citra Jember sebagai daerah yang kaya akan budaya dan memiliki komitmen dalam pelestarian warisan leluhur.</p>
<p>Melalui penampilan tersebut, tersirat pesan kuat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya sebagai fondasi identitas masyarakat. Semangat Jember Baru, Jember Maju digaungkan sebagai harapan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 menjadi ruang bagi perempuan-perempuan inspiratif untuk menunjukkan kontribusinya dalam berbagai bidang, sekaligus menjadi panggung bagi daerah untuk menampilkan keunggulan budaya masing-masing. </p>
<p>Kehadiran batik Jember dalam acara ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal mampu berdiri sejajar dan bersinar di tingkat nasional. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ASN Satpol PP Jember Terjatuh Saat Verval Data Kemiskinan di Medan Terjal, Pemkab Janji Evaluasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/asn-satpol-pp-jember-terjatuh-saat-verval-data-kemiskinan-di-medan-terjal-pemkab-janji-evaluasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/asn-satpol-pp-jember-terjatuh-saat-verval-data-kemiskinan-di-medan-terjal-pemkab-janji-evaluasi</guid>
<description><![CDATA[ ASN Satpol PP Jember mengalami kecelakaan saat melakukan verifikasi data kemiskinan di medan terjal Sumberjambe. Pemkab Jember berjanji melakukan evaluasi demi keselamatan petugas di lapangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e737aa1097c.webp" length="36394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 20:22:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="102" data-end="398"><strong data-start="102" data-end="117">JEMBER, SJP</strong> – Dedikasi tinggi ditunjukkan Siti Nurus Syamsiyah, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Satpol PP Kabupaten Jember. Ia mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di wilayah Kecamatan Sumberjambe, yang dikenal memiliki medan sulit.</p>
<p data-start="400" data-end="600">Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas menggunakan sepeda motor roda tiga jenis Supra yang telah dimodifikasi. Kondisi jalan yang terjal dan minim penerangan menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p data-start="602" data-end="803">“Waktu itu sudah magrib, jadi saya kurang paham medan. Kemiringannya sekitar 45 derajat. Saya mau nanjak pakai motor roda tiga,” ujar Siti saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi, Selasa (21/4/2026).</p>
<p data-start="805" data-end="1011">Saat berada di tanjakan, kendaraan yang dikendarainya tiba-tiba kehilangan tenaga dan mundur tak terkendali. Meski telah berusaha mengerem, laju motor tetap tidak dapat dihentikan hingga akhirnya terguling.</p>
<p data-start="1013" data-end="1173">“Mungkin kecepatan dari bawah kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap tidak bisa. Motornya miring ke kiri lalu jatuh,” tuturnya.</p>
<p data-start="1175" data-end="1407">Siti menjelaskan, ia berangkat menjalankan tugas verval setelah mendapat izin dari atasan usai mengikuti apel pagi. Sebagai abdi negara, ia mengaku siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember dalam penuntasan data kemiskinan.</p>
<p data-start="1409" data-end="1537">Namun demikian, ia berharap aspek keselamatan, khususnya bagi petugas perempuan, lebih diperhatikan dalam penugasan di lapangan.</p>
<p data-start="1539" data-end="1679">“Harapannya kalau petugas perempuan jangan terlalu jauh lokasi tugasnya, yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi,” katanya.</p>
<p data-start="1681" data-end="1905">Menanggapi insiden tersebut, Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman menyampaikan apresiasi atas dedikasi para ASN yang terjun langsung ke lapangan. Ia menilai kejadian ini menjadi bukti nyata kepedulian ASN terhadap masyarakat.</p>
<p data-start="1907" data-end="2130">“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah melaksanakan verifikasi data dengan penuh suka dan duka. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” ujarnya.</p>
<p data-start="2132" data-end="2399">Helmi menegaskan, Pemkab Jember akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan verval ke depan lebih aman dan efisien. Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling mendukung, terutama bagi ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.</p>
<p data-start="2401" data-end="2570">“Jika ada yang keberatan karena sakit atau sudah sepuh, verval bisa diwakilkan kepada rekan kerja lain. Yang penting datanya tetap bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.</p>
<p data-start="2572" data-end="2690">Selain itu, Pemkab juga akan mempertimbangkan penugasan berdasarkan domisili ASN agar lebih dekat dengan lokasi kerja.</p>
<p data-start="2692" data-end="2911" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Ke depan akan kita evaluasi agar penugasannya lebih dekat dengan tempat tinggal. Sebenarnya sudah dilakukan, tapi karena banyaknya warga miskin di wilayah pinggiran, mau tidak mau kita libatkan banyak ASN,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2692" data-end="2911" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pj Sekda Jember Apresiasi Dedikasi ASN Verval Data Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pj-sekda-jember-apresiasi-dedikasi-asn-verval-data-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pj-sekda-jember-apresiasi-dedikasi-asn-verval-data-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Pj Sekda Jember apresiasi dedikasi ASN dalam verval data kemiskinan. Pemkab siapkan evaluasi penugasan, termasuk penyesuaian lokasi kerja dan dukungan bagi ASN dengan keterbatasan fisik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e7380f094e8.webp" length="36394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 16:30:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="95" data-end="341"><strong data-start="95" data-end="110">JEMBER, SJP</strong> – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember yang terjun langsung melakukan verifikasi faktual (verval) data warga miskin.</p>
<p data-start="343" data-end="593">Menurut Helmi, tugas tersebut bukanlah hal mudah, terutama bagi ASN yang harus menjangkau wilayah pelosok dengan kondisi medan yang menantang. Namun, semangat yang ditunjukkan para ASN dinilai menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat kecil.</p>
<p data-start="595" data-end="888">“Saya apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh suka dan duka di lapangan. Ini menunjukkan bahwa ASN terpanggil untuk peduli terhadap warga miskin di Kabupaten Jember,” ujarnya saat menjenguk salah satu ASN di RS dr. Soebandi.</p>
<p data-start="890" data-end="1123">Ia menegaskan, Pemkab Jember tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan evaluasi agar proses verifikasi ke depan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.</p>
<p data-start="1125" data-end="1251">“Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan verifikasi bisa lebih baik ke depan,” katanya.</p>
<p data-start="1253" data-end="1472">Terkait ASN yang memiliki keterbatasan fisik, seperti kondisi kesehatan atau faktor usia, Helmi memberikan kelonggaran dengan mendorong adanya solidaritas antarpegawai di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>
<p data-start="1474" data-end="1677">“Bagi yang keberatan karena sakit atau sudah sepuh, verval bisa diwakilkan kepada rekan kerja lainnya. Masa temannya tidak bisa membantu? Yang penting datanya tetap bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.</p>
<p data-start="1679" data-end="1884">Selain itu, persoalan jarak tempuh menuju wilayah pinggiran juga menjadi perhatian serius. Helmi mengakui, banyak warga miskin berada di daerah terpencil sehingga membutuhkan keterlibatan lebih banyak ASN.</p>
<p data-start="1886" data-end="2023">“Memang ini sudah diatur, tapi karena banyak warga miskin di wilayah pinggiran, mau tidak mau kita libatkan lebih banyak ASN,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2025" data-end="2163">Ke depan, Pemkab Jember berencana melakukan penataan ulang penugasan agar lokasi verifikasi lebih dekat dengan domisili ASN yang bertugas.</p>
<p data-start="2165" data-end="2265" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Nanti akan kita evaluasi agar penugasannya bisa lebih dekat dengan tempat tinggal ASN,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Upaya Tekan Kelangkaan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar LPG 3 KG di Tiap Kecamatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/upaya-tekan-kelangkaan-pemkab-jember-gelar-operasi-pasar-lpg-3-kg-di-tiap-kecamatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/upaya-tekan-kelangkaan-pemkab-jember-gelar-operasi-pasar-lpg-3-kg-di-tiap-kecamatan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam operasi pasar ini, LPG 3 kg dijual seharga Rp18.000 per tabung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang kerap melambung di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini menyasar masyarakat kurang mampu, pelaku usaha mikro, nelayan, serta petani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e5eac4c1395.webp" length="70520" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 16:50:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Sebagai upaya menekan kelangkaan dan lonjakan harga LPG 3 kilogram di tingkat konsumen, Pemerintah Kabupaten Jember bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar murah di sejumlah kecamatan.</p>
<p>Hari ini, kegiatan tersebut diselenggarakan di tiga kecamatan, yakni Jombang, Kencong, dan Gumukmas. Wilayah-wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir mengalami keterbatasan pasokan dan kenaikan harga di tingkat pengecer.</p>
<p>Dalam operasi pasar ini, LPG 3 kg dijual seharga Rp18.000 per tabung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang kerap melambung di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini menyasar masyarakat kurang mampu, pelaku usaha mikro, nelayan, serta petani.</p>
<p>Pelaksanaan pasar murah dilakukan di masing-masing kantor kecamatan. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, warga diwajibkan membawa KTP atau Kartu Keluarga sebagai bagian dari sistem pencatatan digital di pangkalan resmi.</p>
<p>Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejak pagi, ratusan warga rela mengantre demi mendapatkan gas bersubsidi dengan harga terjangkau. Salah satunya Aminah (45), warga Dusun Kamaran, Kecamatan Kencong, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut.</p>
<p>"Saya sangat berterima kasih atas adanya operasi pasar murah ini. Beberapa waktu terakhir gas sangat sulit didapatkan. Mau beli mahal pun susah, apalagi ini bisa dapat dengan harga lebih murah," katanya, Senin (20/4/2026).</p>
<p>Hal senada disampaikan Rodiyah (40), warga Desa Wonorejo, yang mengaku lega bisa mendapatkan LPG untuk kebutuhan rumah tangga.</p>
<p>"Alhamdulillah, paling tidak untuk beberapa hari ke depan kami tidak bingung lagi," ungkapnya.</p>
<p>Dari hasil pantauan di lapangan, sekitar 80 persen warga yang mengantre berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. Mereka juga berharap agar operasi pasar ini mampu menstabilkan harga sekaligus memperlancar distribusi LPG di tingkat pengecer.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jember, Sartini, menyampaikan bahwa operasi pasar ini menjadi langkah konkret dalam merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg. Untuk hari ini, terdapat tiga kecamatan yang menjadi lokasi operasi pasar.</p>
<p>"Operasi pasar murah LPG 3 kg dilakukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember secara bergiliran. Hari ini jadwalnya di Kecamatan Jombang, Kencong, dan Gumukmas. Besok akan dilakukan di Kecamatan Semboro dan Umbulsari," kata Sartini.</p>
<p>"Masing-masing kecamatan dialokasikan 300 tabung gas LPG 3 kg dengan harga Rp18.000. Dan yang boleh beli adalah masyarakat yang ber-KTP di kecamatan tersebut," sambungnya.</p>
<p>Ketika ditanya tentang adanya pangkalan yang melakukan kecurangan dengan menjual gas di atas HET, Sartini mengimbau agar mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut. Ia menegaskan, jika ada pangkalan yang masih terbukti melanggar, pemerintah akan memberikan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja.</p>
<p>Dengan adanya intervensi dari pemerintah dan Pertamina, masyarakat kini berharap ketersediaan LPG 3 kg di pasaran dapat kembali normal dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Raih Penghargaan PWI Jatim Award Kategori Pelayanan Publik Terbaik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-raih-penghargaan-pwi-jatim-award-kategori-pelayanan-publik-terbaik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-raih-penghargaan-pwi-jatim-award-kategori-pelayanan-publik-terbaik</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Baginya, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e30660e2933.webp" length="44614" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:20:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Upaya Kabupaten Jember dalam membenahi sektor pelayanan publik membuahkan apresiasi bergengsi. Mewakili Bupati Jember, Gus Fawait, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menghadiri Puncak Acara Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI Jatim.</p>
<p>Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/04/2026) malam, menjadi saksi saat Gus Fawait menerima penghargaan dari PWI Jatim. Dalam hal ini, Bupati Jember, Gus Fawait, menerima penghargaan kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik.</p>
<p>Dalam keterangannya, Gus Fawait menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Baginya, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.</p>
<p>"Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember," kata Gus Fawait.</p>
<p>Tiga program unggulan yang menjadi motor penggerak perubahan di Jember, yakni Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta), dan Wadul Gus'e.</p>
<p>Gus Fawait menyatakan bahwa UHC Prioritas merupakan program yang menjamin seluruh warga Jember pemegang KTP Jember, khususnya bagi warga kurang mampu, untuk mendapatkan akses pengobatan gratis di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, Peta Cinta dirancang untuk menghapus sekat birokrasi antara warga kota dan desa. Melalui program ini, layanan administrasi kependudukan (Adminduk) seperti pencetakan KTP dan Kartu Keluarga kini bisa diselesaikan langsung di kantor kecamatan tanpa harus menuju ke pusat kota.</p>
<p>Selanjutnya adalah program Wadul Gus'e, sebuah platform komunikasi langsung yang memangkas jarak antara rakyat dan bupati. Melalui program ini, warga dapat menyampaikan keluhan hingga ide-ide segar secara langsung kepada pemimpinnya untuk perbaikan layanan di semua level.</p>
<p>Bupati menekankan bahwa ketersediaan logistik layanan seperti blangko KTP di kecamatan akan terus dipastikan aman guna mendukung kelancaran program Peta Cinta. Ia juga berharap masyarakat semakin aktif memberikan kontribusi pemikiran melalui kanal yang telah disediakan.</p>
<p>"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Jember dan elemen Pemerintah Kabupaten Jember. Mari kita melangkah bersama menuju Jember Baru, Jember Maju," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seribu Alumni Bakal Datangi Kampus, UIN KHAS Jember Siapkan Forum Kolaborasi Lintas Generasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seribu-alumni-bakal-datangi-kampus-uin-khas-jember-siapkan-forum-kolaborasi-lintas-generasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seribu-alumni-bakal-datangi-kampus-uin-khas-jember-siapkan-forum-kolaborasi-lintas-generasi</guid>
<description><![CDATA[ Berbeda dengan sekadar reuni, agenda ini dirancang sebagai ruang konsolidasi dan penguatan jejaring alumni lintas generasi. Ikatan Alumni (IKA) UIN KHAS Jember menempatkan kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk membangun kolaborasi konkret antara alumni dan pihak kampus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e1f47546879.webp" length="46384" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:51:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember akan menggelar Temu Alumni pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula GKT Lantai 3 kampus tersebut diproyeksikan dihadiri sekitar 1.000 alumni dari berbagai angkatan, mulai era STAIN, IAIN, hingga UIN KHAS, yang tersebar di dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Berbeda dengan sekadar reuni, agenda ini dirancang sebagai ruang konsolidasi dan penguatan jejaring alumni lintas generasi. Ikatan Alumni (IKA) UIN KHAS Jember menempatkan kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk membangun kolaborasi konkret antara alumni dan pihak kampus.</p>
<p>Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Alumni untuk Kampus Berdampak”, forum tersebut diharapkan mampu mendorong kontribusi nyata alumni dalam pengembangan institusi. Sejak berdiri pada 1965, kampus ini telah melahirkan ribuan lulusan yang kini berkiprah di berbagai sektor.</p>
<p>Rangkaian kegiatan meliputi seminar alumni, dialog interaktif dengan pimpinan kampus, hingga testimoni alumni inspiratif. Selain itu, akan digelar pula sesi berbagi (sharing session) serta penampilan dari alumni dan bintang tamu sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan.</p>
<p>Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu kebangsaan dan mars kampus. Sejumlah sambutan dari panitia, perwakilan alumni, dan rektor dijadwalkan membuka forum sebelum memasuki sesi dialog dan testimoni.</p>
<p>Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran Beasiswa Alumni. Program tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata alumni dalam memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa. </p>
<p>Selain itu, peserta juga akan mendeklarasikan Ikrar Cinta Damai sebagai komitmen bersama dalam menjaga nilai persatuan dan toleransi.</p>
<p>Panitia menyatakan seluruh persiapan telah dimatangkan, mulai dari aspek teknis hingga dukungan sistem digital, guna mengakomodasi jumlah peserta dalam skala besar.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, hubungan antara alumni dan almamater diharapkan tidak berhenti pada nostalgia semata. Lebih jauh, sinergi yang terbangun ditargetkan mampu berkontribusi terhadap penguatan tridarma perguruan tinggi sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat luas.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kepala BGN Sebut Jember Terbaik dalam Akurasi Data Program MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kepala-bgn-sebut-jember-terbaik-dalam-akurasi-data-program-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kepala-bgn-sebut-jember-terbaik-dalam-akurasi-data-program-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Jember dianggap sukses melakukan validasi data penerima manfaat yang lebih akurat dibandingkan data nasional, sehingga layak menjadi percontohan bagi daerah lain di seluruh Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e07d6c4e0b3.webp" length="45924" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 16:30:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan apresiasi kepada Kabupaten Jember atas keberhasilan pelaksanaan pendataan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Kabupaten Jember dianggap sukses melakukan validasi data penerima manfaat yang lebih akurat dibandingkan data nasional, sehingga layak menjadi percontohan bagi daerah lain di seluruh Indonesia.</p>
<p>Dalam kunjungannya ke salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Dadan mengungkapkan bahwa berdasarkan data awal dari Dapodik dan Kementerian Agama, jumlah penerima manfaat di Jember tercatat sekitar 500.000 orang. Namun, setelah validasi lapangan hingga tingkat desa dan RT/RW, angka tersebut meningkat menjadi 800.000 orang.</p>
<p>"Banyak calon penerima manfaat yang belum terdata di sistem pusat, terutama santri di pesantren yang tidak tercatat di Kemenag, serta balita yang belum memiliki NIK. Jember berhasil menyisir ini, dan ini yang selalu saya jadikan contoh secara nasional," kata Dadan di sela-sela kegiatan peresmian MBG bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>
<p>Dadan memaparkan bahwa program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan yang masif. </p>
<p>Di Jember, ditargetkan akan berdiri sekitar 400 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap satu SPPG diperkirakan akan mengelola anggaran operasional sebesar Rp1 miliar per bulan.</p>
<p>"Jika ada 400 SPPG, artinya akan ada perputaran uang sebesar Rp400 miliar per bulan yang beredar langsung di Jember. Ini angka yang luar biasa besar untuk menggerakkan ekonomi lokal," tambahnya.</p>
<p>Dadan juga merinci alokasi anggaran dari setiap Rp1 miliar tersebut, yakni 70 persen atau Rp700 juta untuk pembelian bahan baku seperti beras, sayur, buah, ikan, dan telur dari petani serta pedagang lokal. </p>
<p>Kemudian, 20 persen untuk biaya operasional, termasuk menggaji sekitar 47 relawan lokal di setiap SPPG dengan upah minimal Rp2,4 juta per bulan, serta 10 persen untuk pengembalian investasi pembangunan SPMB kepada mitra.</p>
<p>Salah satu poin yang ditekankan Dadan adalah efisiensi anggaran negara. Hingga saat ini, pembangunan fisik SPMB di seluruh Indonesia yang mencapai 26.800 unit sepenuhnya didanai oleh mitra swasta atau "Pejuang Merah Putih".</p>
<p>"Negara sangat diringankan. Belum satu rupiah pun uang APBN digunakan untuk membangun SPMB. Semua risiko pembangunan dan pendidikan relawan ditanggung oleh mitra. Pemerintah memberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari sebagai bentuk apresiasi atas investasi tersebut," jelas Dadan.</p>
<p>Dengan skema ini, program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya menciptakan generasi yang lebih sehat, tetapi juga meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya kepemilikan kendaraan bermotor di kalangan relawan SPPG pada tahun 2025 lalu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Fawait Tegaskan Program MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Masyarakat Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-tegaskan-program-mbg-jadi-mesin-penggerak-ekonomi-masyarakat-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-tegaskan-program-mbg-jadi-mesin-penggerak-ekonomi-masyarakat-jember</guid>
<description><![CDATA[ Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69e0890ea1f2f.webp" length="46730" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:20:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar pemenuhan nutrisi, melainkan mesin penggerak ekonomi raksasa bagi Kabupaten Jember.</p>
<p>Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang.</p>
<p>Bupati yang karib disapa Gus Fawait ini juga  menyinggung adanya perbedaan mencolok antara opini di media sosial dengan fakta yang ia temukan di lapangan. Meskipun di jagat maya terdapat narasi yang meragukan efektivitas MBG, realitas di tingkat kecamatan dan sekolah menunjukkan hal sebaliknya.</p>
<p>"Ada paradoks. Di media sosial seolah-olah program ini tidak dibutuhkan, tetapi ketika saya turun ke bawah, ke camat-camat, ke SD, ke SMP, semua bertanya kapan MBG dimulai," kata Gus Fawait di hadapan Kepala BGN, Kamis (16/04/2026).</p>
<p>Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi karena mereka merasakan langsung manfaat ekonomi dan kesehatan yang dijanjikan. Salah satu bukti nyata dampak ekonomi program ini terlihat pada komoditas lokal unggulan Jember, yaitu jeruk semboro.</p>
<p>Sebelum program MBG bergulir, harga jeruk sempat terpuruk hingga Rp4.000 per kilogram, yang menyebabkan banyak petani frustrasi dan menebang pohon mereka untuk beralih ke tanaman lain.</p>
<p>"Semenjak ada program MBG, sekarang satu kilo minimal harganya Rp10.000. Hari ini petani berlomba-lomba menanam jeruk lagi," jelasnya.</p>
<p>Kenaikan harga lebih dari 100 persen ini menjadi bukti bahwa serapan pasar dari program MBG mampu menyelamatkan sektor pertanian lokal.</p>
<p>Gus Fawait memaparkan kalkulasi ekonomi yang ambisius namun realistis. Jika program MBG berjalan penuh, diperkirakan akan ada aliran dana APBN sebesar hampir Rp4 triliun per tahun yang masuk ke Kabupaten Jember.</p>
<p>Angka ini sangat signifikan mengingat total APBD Jember saat ini berada di angka Rp4,3 triliun. Artinya, akan ada "APBD kedua" yang berputar di Jember melalui sektor pangan dan logistik program makan bergizi.</p>
<p>"Mau ada krisis dunia seperti apa pun, selama program MBG ini berjalan di Jember, ekonomi kita akan tetap kuat karena ada uang Rp4 triliun yang berputar setiap tahunnya," tegas Gus Fawait.</p>
<p>Ia meyakini pergerakan ekonomi ini akan berujung pada pengentasan kemiskinan yang nyata di Jember. Untuk memastikan program ini tepat sasaran secara akademis, Gus Fawait juga menggandeng tim ahli, termasuk pakar ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair), Rista. Tim ini sedang menggarap kajian mendalam mengenai pengaruh MBG terhadap pertumbuhan ekonomi lokal Jember agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan transparan.</p>
<p>Menutup pernyataannya, Gus Fawait menitipkan salam terima kasih dari warga Jember kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar efek berganda (multiplier effect) benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga para petani di pelosok desa. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tembus Jurnal Bereputasi, Dua Mahasiswi UIN KHAS Jember Lulus Tanpa Skripsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tembus-jurnal-bereputasi-dua-mahasiswi-uin-khas-jember-lulus-tanpa-skripsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tembus-jurnal-bereputasi-dua-mahasiswi-uin-khas-jember-lulus-tanpa-skripsi</guid>
<description><![CDATA[ Kebijakan konversi karya ilmiah menjadi tugas akhir ini dimanfaatkan secara optimal oleh Fithriyah Shofiana Pratiwi dan Safiera Putri Ramadhania Nasution. Jalur ini merupakan bagian dari inovasi akademik kampus untuk mendorong produktivitas riset di kalangan mahasiswa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69df1270b659f.webp" length="39488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 13:50:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;"><strong>JEMBER, SJP</strong> – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh dua mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Keduanya berhasil menyelesaikan studi sarjana tanpa menempuh jalur skripsi konvensional, melainkan melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional bereputasi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Kebijakan konversi karya ilmiah menjadi tugas akhir ini dimanfaatkan secara optimal oleh Fithriyah Shofiana Pratiwi dan Safiera Putri Ramadhania Nasution. Jalur ini merupakan bagian dari inovasi akademik kampus untuk mendorong produktivitas riset di kalangan mahasiswa.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Fithriyah Shofiana Pratiwi, di bawah bimbingan Dr. Imron Fauzi, berhasil menembus jurnal kategori SINTA 1, yakni Jurnal Edureligia yang diterbitkan oleh Universitas Nurul Jadid. Capaian ini tergolong istimewa lantaran SINTA 1 merupakan kasta tertinggi dalam indeksasi jurnal nasional yang menunjukkan kualitas riset sangat mendalam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Sementara itu, Safiera Putri Ramadhania Nasution, dengan bimbingan Dr. Nino Indrianto, sukses memublikasikan karyanya di Jurnal Al-Bidayah yang diterbitkan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jurnal tersebut terindeks SINTA 2, yang juga mencerminkan standar penelitian tinggi serta kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan pendidikan dasar Islam.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas kebijakan akademik UIN KHAS Jember yang memberikan alternatif tugas akhir selain skripsi. Inovasi ini bertujuan agar mahasiswa lebih produktif menulis dan memiliki rekam jejak akademik yang kuat sebelum terjun ke dunia profesional.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Koordinator Program Studi PGMI FTIK UIN KHAS Jember, Dr. Imron Fauzi, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian anak didiknya. Ia berharap jalur publikasi jurnal ini dapat bertransformasi menjadi tradisi akademik yang kokoh di lingkungan kampus.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">“Ke depan, kami berharap penulisan tugas akhir berupa jurnal ilmiah ini dapat menjadi budaya akademik yang kuat di UIN Khas Jember, khususnya di FTIK. Hal ini penting untuk mendorong mahasiswa lebih produktif, kritis, dan mampu berkontribusi secara nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Imron Fauzi pada Rabu (15/4/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Pihak Prodi PGMI menilai bahwa prestasi ini merupakan indikator bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional. Jalur publikasi dipandang sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan literasi ilmiah serta kualitas riset mahasiswa secara berkelanjutan.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Melalui keberhasilan Fithriyah dan Safiera, mahasiswa lain diharapkan termotivasi untuk memilih jalur tugas akhir yang berorientasi pada publikasi ilmiah, guna memperkaya khazanah intelektual di Indonesia. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 11.5pt; line-height: 107%; font-family: 'Verdana',sans-serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; color: #222222; mso-font-kerning: 0pt; mso-ligatures: none; mso-fareast-language: IN;">Editor: Syaiful Aries</span></strong><o:p></o:p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Manfaatkan Kawasan Hutan dan Perkebunan Untuk Pengentasan Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-manfaatkan-kawasan-hutan-dan-perkebunan-untuk-pengentasan-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-manfaatkan-kawasan-hutan-dan-perkebunan-untuk-pengentasan-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Prioritas harus diberikan kepada warga miskin ekstrem di sekitar hutan dan kebun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dddfe2257e6.webp" length="41002" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 14:15:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Bupati Jember, Muhammad Fawait, menetapkan kawasan hutan dan perkebunan sebagai titik penanganan kemiskinan saat menjadi narasumber dalam forum Kompas.com Talks di Universitas Jember, Senin (13/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Forum yang berlangsung di Gedung Soedjarwo tersebut dihadiri oleh para akademisi dan pemangku kepentingan. Diskusi ini mengulas persoalan kemiskinan di wilayah lahan produktif yang dinilai belum tertangani secara optimal hingga saat ini.</p>
<p></p>
<p>Politisi yang karib disapa Gus Fawait ini menyebutkan bahwa kemiskinan di Jember masih menjadi persoalan dalam satu dekade terakhir, meski angkanya menunjukkan tren penurunan. Ia menguraikan bahwa wilayah pinggiran hutan dan perkebunan kini menjadi fokus utama intervensi.</p>
<p></p>
<p>"Kemiskinan di kawasan pinggir hutan dan kebun menjadi tantangan utama hari ini," kata Fawait di sela-sela forum.</p>
<p></p>
<p>Ia menyampaikan target pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2029 dengan mendorong keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, keberadaan BUMN seperti PTPN dan Perhutani perlu diarahkan untuk mendukung upaya tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Harapannya sama, zero kemiskinan ekstrem pada 2029, dan Jember sedang berikhtiar ke arah itu," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Gus Fawait menilai potensi program hutan sosial dengan luasan puluhan ribu hektare dapat dimanfaatkan untuk menekan kemiskinan ekstrem.</p>
<p></p>
<p>"Jika dikelola tepat, hutan sosial bisa menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kategori miskin ekstrem merujuk pada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Ia memperkirakan puluhan ribu kepala keluarga berpotensi keluar dari kategori tersebut melalui intervensi yang tepat.</p>
<p></p>
<p>Gus Fawait juga mengulas perlunya distribusi lahan dan kesempatan kerja di kawasan perkebunan agar berpihak pada masyarakat sekitar.</p>
<p></p>
<p>"Prioritas harus diberikan kepada warga miskin ekstrem di sekitar hutan dan kebun," ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menilai lahan tidur milik perusahaan dapat dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi sektor informal, namun pemerintah daerah belum sepenuhnya dilibatkan dalam program kehutanan sosial.</p>
<p></p>
<p>"Kami berharap ada koordinasi kuat agar program tepat sasaran dan berbasis data," katanya.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Guru Besar FEB Universitas Jember, Prof. Muhammad Zainuri, menilai persoalan utama terletak pada kurangnya kolaborasi antarpihak.</p>
<p></p>
<p>"Program sudah ada, tapi berjalan sendiri-sendiri tanpa koneksi," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menguraikan pentingnya integrasi kebijakan, digitalisasi data, serta penerapan reward dan punishment agar program berjalan efektif. </p>
<p></p>
<p>Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak bersifat karitatif semata, melainkan mendorong pemberdayaan berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>"Kolaborasi yang solid membuka peluang percepatan pengentasan kemiskinan di Jember dalam beberapa tahun ke depan," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Buka Prodi Hukum Bisnis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-buka-prodi-hukum-bisnis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-buka-prodi-hukum-bisnis</guid>
<description><![CDATA[ Ini juga satu-satunya Prodi Umum di UIN KHAS Jember yang di-SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemenristekdikti). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69dcefc86d4e4.webp" length="39988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 22:15:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember buka Program Studi (Prodi) Hukum Bisnis. Hal ini sebagai langkah penguatan keilmuan dan perluasan bidang studi.</p>
<p>Selain itu, program baru ini telah mengantongi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada awal 2026, sekaligus membuka peluang penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Mahasiswa yang mendaftar tahun ini akan menjadi angkatan pertama untuk prodi ini.</p>
<p>Ini juga satu-satunya Prodi Umum di UIN KHAS Jember yang di-SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemenristekdikti).</p>
<p>Hal itu sebagaimana diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 721/B/O/2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Hukum Bisnis, Program Sarjana pada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember di Kabupaten Jember yang Diselenggarakan oleh Kementerian Agama. </p>
<p>Dengan adanya Prodi Hukum Bisnis, jumlah program studi di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember kini bertambah menjadi lima. Sebelumnya, empat prodi di bawah Kementerian Agama telah lebih dulu meraih akreditasi unggul pada 2024, yakni Hukum Pidana Islam (Jinayah), Hukum Keluarga (Ahwal al-Syakhsiyah), Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), dan Hukum Tata Negara (Siyasah).</p>
<p>Berbeda prodi sebelumnya, Prodi Hukum Bisnis berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kehadirannya menjadi bagian dari transformasi kelembagaan menuju Fakultas Syariah dan Hukum.</p>
<p>Dengan adanya Prodi ini, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni menyebut pembukaan, prodi ini sebagai respons atas meningkatnya kompleksitas persoalan hukum di sektor bisnis, terutama yang berkaitan dengan ekonomi syariah dan perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p>"Prodi ini terobosan penting dalam memperluas spektrum keilmuan hukum yang kami tawarkan. Kami ingin menjawab kebutuhan zaman sekaligus memperkuat posisi kelembagaan,” katanya, Senin (13/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, kawasan tapal kuda Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor agribisnis halal, keuangan mikro syariah, serta kewirausahaan berbasis pesantren. Wilayah ini mencakup Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, hingga Pasuruan.</p>
<p>Karena itu, Prodi Hukum Bisnis dirancang dengan kekhasan pada pengembangan agribisnis halal berbasis kearifan lokal. Lulusan diharapkan tidak hanya menguasai hukum secara formal, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p>
<p>Profil lulusan prodi ini diarahkan menjadi “lawpreneur”, yakni profesional hukum yang memiliki kemampuan advokasi dan konsultasi, khususnya di sektor agribisnis halal. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terobosan Bantuan Pangan Gagasan Pemkab Jember Mampu Tekan Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terobosan-bantuan-pangan-gagasan-pemkab-jember-mampu-tekan-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terobosan-bantuan-pangan-gagasan-pemkab-jember-mampu-tekan-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Program ini langkah strategis menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat. Dan hasil sinergi antara Pemkab Jember dan Perum Bulog yang menyasar ratusan ribu warga. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penerima bantuan mencapai 390.744 orang.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d8d095b5672.webp" length="30630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 18:14:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Jember menggulirkan Bantuan Pangan 2026. hal ini dilakukan untuk mengurangi inflasi usai momentum hari raya. Program ini resmi diluncurkan di Gudang Bulog Mangli pada Jumat (10/4/2026).</p>
<p>Program ini langkah strategis menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat. Dan hasil sinergi antara Pemkab Jember dan Perum Bulog yang menyasar ratusan ribu warga. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penerima bantuan mencapai 390.744 orang. </p>
<p>Penerima bantuan beras ini mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya, bantuan ini tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Penyaluran tahap awal difokuskan di kawasan perkotaan seperti Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari guna mempercepat efek pengendalian harga di pasar dan mengurangi angka Kemiskinan di wilayah perkotaan.</p>
<p>“Total penerima bantuan pangan di Jember saat ini sebanyak 390.744 orang, memang sedikit menurun dari sebelumnya,” kata Ade Saputra Kepala Bulog Jember.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa prioritas wilayah kota dipilih agar intervensi harga bisa lebih cepat dirasakan masyarakat luas, terutama di pusat distribusi ekonomi.</p>
<p>“Kami dahulukan wilayah kota agar intervensi terhadap harga bahan pokok bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Untuk menopang program ini, Bulog menyiapkan sekitar 8.000 ton beras yang dialokasikan selama Februari hingga Maret, ditambah distribusi minyak goreng dalam jumlah besar. Ketersediaan ini diharapkan mampu menjaga pasokan sekaligus menekan lonjakan harga yang kerap terjadi setelah Ramadan dan Idul Fitri.</p>
<p>Di sisi lain, capaian penyerapan hasil panen petani juga menunjukkan tren positif. Hingga awal April 2026, Bulog telah menyerap sekitar 198.000 ton gabah kering panen. Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga gabah di tingkat petani, dari sebelumnya sekitar Rp6.100 menjadi kisaran Rp6.700 hingga Rp8.000 per kilogram.</p>
<p>“Kami terbantu dengan dukungan Pemkab dalam menyerap gabah petani, sehingga harga di tingkat petani ikut meningkat,” ucap Ade.</p>
<p>Meski demikian, Bulog menegaskan bahwa distribusi bantuan pangan dilakukan secara bertahap dan terukur. Hal ini untuk menghindari tekanan terhadap harga gabah saat masa panen raya, sehingga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan petani tetap terjaga.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait menilai bantuan pangan sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya setelah periode konsumsi tinggi selama hari besar keagamaan.</p>
<p>“Inflasi biasanya meningkat setelah Ramadan dan Idulfitri. Bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat, Bulog, serta aparat keamanan dalam memastikan distribusi berjalan lancar. Selain itu, Pemkab Jember mulai menyiapkan langkah jangka panjang dengan memperkuat infrastruktur pertanian guna menghadapi potensi cuaca ekstrem dan ancaman El Nino.</p>
<p>Dengan berbagai upaya tersebut, program Bantuan Pangan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mengurangi angka Kemiskinan yang secara bertahap mulai turun di Kabupaten Jember. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinas Sosial Jember Evakuasi Pemuda Korban Pasung di Desa Wonosari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dinas-sosial-jember-evakuasi-pemuda-korban-pasung-di-desa-wonosari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dinas-sosial-jember-evakuasi-pemuda-korban-pasung-di-desa-wonosari</guid>
<description><![CDATA[ Dalam dua bulan terakhir, MVA menolak mengonsumsi obat dari puskesmas. Akibatnya, emosinya menjadi tidak stabil sehingga membahayakan orang-orang di sekitarnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d7502b70e38.webp" length="18270" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 16:00:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Seorang pemuda asal Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Jember, berinisial MVA (23), dievakuasi oleh petugas Dinas Sosial (Dinsos) Jember. MVA sebelumnya dipasung oleh pihak keluarga lantaran mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).</p>
<p>Kepala UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinas Sosial Kabupaten Jember, Roni Efendi, mengungkapkan bahwa kondisi kejiwaan MVA mulai berubah drastis sejak tahun 2018. Hal tersebut dipicu oleh kecelakaan lalu lintas yang dialaminya saat masih duduk di bangku SMP.</p>
<p>"Informasi dari keluarga, kejadiannya sejak 2018 saat masih SMP. Dia mengalami kecelakaan sepeda motor 'adu banteng' dan benturannya mengenai kepala," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Roni melanjutkan, sebelum mengalami kecelakaan, MVA sering mengonsumsi obat-obatan jenis Dextromethorphan bersama rekan-rekannya untuk mendapatkan efek halusinasi. Kombinasi antara kecanduan obat dan benturan keras pada kepala saat kecelakaan diduga menjadi pemicu utama kerusakan saraf otak yang dialaminya.</p>
<p>"Setelah kecelakaan dan benturan kepala itu, sepertinya ada bagian otak yang semakin terganggu. Kondisinya berubah total. Sejak 2023 sebenarnya sudah diobati secara rutin di puskesmas terdekat," ujarnya.</p>
<p>Roni menjelaskan, dalam dua bulan terakhir, MVA menolak mengonsumsi obat dari puskesmas. Akibatnya, emosinya menjadi tidak stabil sehingga membahayakan orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>"Sebenarnya pemasungan ini baru beberapa hari, informasinya baru Senin (6/4/2026) malam. Sebelumnya pada 2023 juga pernah dipasung sebentar, lalu dilepas lagi," paparnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keputusan keluarga untuk memasung MVA bukan tanpa alasan. MVA kerap mengamuk dan mencoba melukai anggota keluarga serta meresahkan tetangga sekitar.</p>
<p>Saat proses evakuasi oleh tim Liposos Jember, MVA tidak memberikan perlawanan dan cenderung pendiam. Petugas langsung mengambil tindakan medis lebih lanjut untuk penanganan kejiwaannya.</p>
<p>"Kemarin saat dievakuasi dia tidak melawan, hanya diam saja. Kami berencana untuk merujuknya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang," ungkapnya.</p>
<p>Setelah dari RSJ Lawang, MVA nantinya akan dikirim ke Rumah Sakit Pusat Pelayanan (RSPP) untuk menjalani rehabilitasi lanjutan. Pihak keluarga diminta untuk terus mendampingi selama proses pengobatan tersebut.</p>
<p>"Keluarga nanti ikut mendampingi ke RSPP. Harapannya agar segera ada pemulihan dan kondisinya bisa kembali stabil," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Responsif 24 Jam, UIN KHAS Jember Siapkan Chatbot AI untuk Layanan Mahasiswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/responsif-24-jam-uin-khas-jember-siapkan-chatbot-ai-untuk-layanan-mahasiswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/responsif-24-jam-uin-khas-jember-siapkan-chatbot-ai-untuk-layanan-mahasiswa</guid>
<description><![CDATA[ Kampus ini menyiapkan terobosan berupa layanan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d5fb6e15eaf.webp" length="42482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 14:00:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kampus UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus berbenah dan mulai melangkah lebih jauh dalam transformasi digital. </p>
<p>Kampus ini menyiapkan terobosan berupa layanan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan kampus yang lebih cepat, responsif, dan dapat diakses kapan saja oleh mahasiswa maupun masyarakat.</p>
<p>Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Kepala Biro AUPK. Pertemuan ini melibatkan berbagai unsur penting kampus, mulai dari pengawasan internal, bagian administrasi, hingga tim teknologi informasi, sebagai upaya merumuskan arah pengembangan layanan berbasis teknologi yang lebih adaptif.</p>
<p>Rapat yang dipimpin Kepala Biro AUPK, Nawawi, menjadi titik awal penguatan sistem layanan digital yang terintegrasi. Salah satu agenda utama yang mengemuka adalah pengembangan WhatsApp AI Chatbot, sebuah sistem layanan otomatis yang memanfaatkan teknologi AI dan Natural Language Processing (NLP).</p>
<p>Dengan teknologi tersebut, interaksi antara kampus dan pengguna layanan tidak lagi terbatas waktu. Chatbot mampu merespons pertanyaan secara real-time, memahami konteks percakapan, serta memberikan jawaban yang lebih personal tanpa harus menunggu operator. Bahkan, berbagai kebutuhan seperti informasi akademik, layanan administrasi, hingga pengajuan layanan dapat diproses secara otomatis.</p>
<p>Kepala Biro AUPK, Nawawi, menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan kualitas layanan. Menurutnya, kehadiran chatbot AI diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan yang semakin kompleks dan dinamis.</p>
<p>"Digitalisasi layanan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pengalaman pengguna," katanya.</p>
<p>Selain mempercepat respons, sistem ini juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja serta memperluas jangkauan layanan melalui integrasi dengan WhatsApp Business API. Dengan demikian, layanan kampus dapat diakses lebih luas tanpa batasan ruang dan waktu.</p>
<p>Nawawi juga menekankan pentingnya kesiapan internal dalam mendukung transformasi ini.</p>
<p>"Penguatan sistem digital harus diiringi kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola yang terintegrasi," tegasnya.</p>
<p>Dalam konteks pendidikan tinggi, inovasi tersebut menjadi bagian dari pembaruan tata kelola layanan akademik yang lebih modern. Hal ini tidak hanya meningkatkan kecepatan pelayanan, tetapi juga memperbaiki kualitas interaksi antara institusi dengan mahasiswa maupun masyarakat luas.</p>
<p>Lebih dari itu, pengembangan layanan berbasis AI juga mencerminkan komitmen UIN KHAS Jember dalam membangun sistem yang transparan dan akuntabel.</p>
<p>"Kami tidak hanya membangun sistem yang cepat, tetapi juga memastikan layanan tetap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wujudkan Jember Lumbung Pangan Nasional, Gus Fawait Selaraskan Visi dengan Presiden Prabowo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wujudkan-jember-lumbung-pangan-nasional-gus-fawait-selaraskan-visi-dengan-presiden-prabowo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wujudkan-jember-lumbung-pangan-nasional-gus-fawait-selaraskan-visi-dengan-presiden-prabowo</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Fawait menegaskan bahwa sinergi antara APBD dan APBN pada tahun 2025 akan mencatatkan angka anggaran pertanian terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Tren kenaikan anggaran ini dipastikan akan terus berlanjut hingga tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d5df86d9ca3.webp" length="48200" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 12:40:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Keinginan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk menjadikan Jember sebagai lumbung pangan nasional tampaknya akan segera terwujud. Upaya ini dilakukan guna menyelaraskan visi Presiden Prabowo Subianto di sektor ketahanan pangan.</p>
<p>Bupati Fawait menegaskan bahwa sinergi antara APBD dan APBN pada tahun 2025 akan mencatatkan angka anggaran pertanian terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Jember. Tren kenaikan anggaran ini dipastikan akan terus berlanjut hingga tahun 2026.</p>
<p>"Ini adalah bentuk keberpihakan nyata pemerintahan Jember Baru, Jember Maju terhadap petani. Kami tidak hanya bicara teori, tapi langsung pada program konkret," kata Gus Fawait, Rabu (8/4/2026).</p>
<p>Salah satu program yang menjadi ujung tombak adalah Optimalisasi Lahan (Oplah). Gus Fawait menyebutkan, target luas lahan Oplah di Jember tahun ini melonjak drastis, dari yang sebelumnya 5.000 hektare menjadi 8.000 hektare.</p>
<p>"Program Oplah jauh lebih mendesak dibandingkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Alasannya, Oplah bersentuhan langsung dengan hasil produksi," jelasnya.</p>
<p>"Kalau JUT itu berkaitan dengan transportasi. Namun, kalau Oplah, ini langsung menyasar produktivitas. Yang tadinya panen sekali setahun, harapannya bisa dua hingga tiga kali," ungkapnya.</p>
<p>Gus Fawait memberikan analogi sederhana terkait prioritas pembangunan tersebut. Menurutnya, infrastruktur jalan tidak akan berguna jika tidak ada hasil bumi yang dihasilkan.</p>
<p>"Kalau tidak ada yang mau dipanen, apa yang mau diangkut lewat jalan tani? Jadi, Oplah dulu baru JUT," paparnya.</p>
<p>Tak hanya soal lahan, Gus Fawait juga menyiapkan strategi khusus untuk menangani persoalan pupuk. Ia mendorong kelompok tani agar mulai mandiri memproduksi pupuk organik secara swadaya.</p>
<p>"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak akan ikut campur dalam bisnis produksi pupuk organik tersebut. Hal ini dilakukan agar pemerintah tidak berebut ladang bisnis dengan rakyatnya sendiri," ungkapnya.</p>
<p>"Kami ingin kelompok tani berdaya. Pemkab lebih fokus memastikan distribusi pupuk subsidi tepat sasaran sesuai kebutuhan petani di lapangan," imbuhnya.</p>
<p>Gus Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya program di lapangan, termasuk penggunaan bantuan pompa air hingga alat mesin pertanian (alsintan) dengan baik. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Serap Aspirasi Warga, Gus Fawait Disorot Soal Bandara hingga Program Gerobak Cinta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-serap-aspirasi-warga-gus-fawait-disorot-soal-bandara-hingga-program-gerobak-cinta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-serap-aspirasi-warga-gus-fawait-disorot-soal-bandara-hingga-program-gerobak-cinta</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember Gus Fawait berdialog langsung dengan warga Mumbulsari dalam program Bunga Desaku. Beragam aspirasi disampaikan, mulai dari infrastruktur bandara, sertifikasi tanah, hingga dukungan UMKM melalui program Gerobak Cinta ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d4ebb74cf02.webp" length="32492" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 20:01:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="149" data-end="449"><strong data-start="149" data-end="164">JEMBER, SJP</strong> – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Balai Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, saat Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku yang berlangsung selama dua hari, 6–7 April 2026.</p>
<p data-start="451" data-end="640">Dalam kesempatan tersebut, Amiruddin, Ketua RW 01 Dusun Krajan, tampil menyuarakan aspirasi warga yang mencakup isu infrastruktur, legalitas tanah, hingga kesejahteraan pengurus lingkungan.</p>
<p data-start="642" data-end="938">Sebagai sosok yang dikenal vokal mewakili RT dan RW di wilayahnya, Amiruddin mengawali penyampaiannya dengan memberikan apresiasi terhadap visi pembangunan yang dibawa Gus Fawait. Namun, ia juga menyampaikan catatan kritis terkait optimalisasi aset daerah, khususnya keberadaan bandara di Jember.</p>
<p data-start="940" data-end="1206">Amiruddin menekankan bahwa kemajuan ekonomi harus didukung sarana penunjang yang memadai. Ia menyoroti kondisi jembatan yang menjadi akses utama menuju pintu masuk bandara, serta minimnya aktivitas pertokoan di sekitarnya yang membuat kawasan tersebut terkesan sepi.</p>
<p data-start="1208" data-end="1485">“Bandara adalah tolok ukur kemajuan ekonomi, tetapi sarana penunjangnya masih kurang. Kami berharap ada perhatian khusus untuk jembatan dan fasilitas pendukung lainnya agar ekonomi warga sekitar ikut terangkat,” kata Amiruddin, Selasa (7/4/2026), di sela kegiatan Bunga Desaku.</p>
<p data-start="1487" data-end="1726">Isu krusial lain yang diangkat adalah program sertifikasi tanah. Amiruddin mengungkapkan kendala yang kerap dihadapi pemerintah desa dan warga terkait target bidang tanah dalam program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan Prona.</p>
<p data-start="1728" data-end="2114">Berdasarkan aspirasi warga, ia mengusulkan agar target baru dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dapat dievaluasi atau bahkan dihapus agar lebih fleksibel mengikuti kondisi riil di setiap desa. Hal ini bertujuan agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak terbebani oleh target yang sulit dipenuhi, sehingga proses kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM) dapat berjalan lebih lancar.</p>
<p data-start="2116" data-end="2401">Tak hanya menyoroti isu infrastruktur makro, Amiruddin juga menyampaikan usulan terkait kesejahteraan dan identitas pengurus lingkungan di tingkat RT dan RW. Ia mengusulkan pengadaan seragam dan sepatu baru guna meningkatkan kepercayaan diri serta kekompakan dalam melayani masyarakat.</p>
<p data-start="2403" data-end="2613">Di sektor pemberdayaan ekonomi mikro, Amiruddin meminta Gus Fawait memastikan keberlanjutan program “Gerobak Cinta” pada tahun 2026. Program tersebut dinilai efektif membantu pelaku UMKM di tingkat akar rumput.</p>
<p data-start="2615" data-end="2753">Ia juga berharap kuota bantuan gerobak dapat ditambah, mengingat masih ada warga di RW 01 yang belum terakomodasi pada periode sebelumnya.</p>
<p data-start="2755" data-end="2993">Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gus Fawait menyambutnya dengan antusias. Diskusi berlangsung dinamis dengan selingan humor. Bahkan, Gus Fawait sempat berkelakar menambahkan usulan kopiah agar para Ketua RW terlihat lebih berwibawa.</p>
<p data-start="2995" data-end="3332">Gus Fawait menegaskan bahwa masukan dari tingkat RW merupakan fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan Jember ke depan. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketajaman usulan Amiruddin, ia memberikan “hadiah” berupa cokelat sebagai simbol politik riang gembira dan eratnya silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat.</p>
<p data-start="3334" data-end="3493">“Semua masukan ini adalah kritik membangun, dan ini wajib dilakukan agar Kabupaten Jember menjadi lebih baik dan berkembang pesat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="3334" data-end="3493"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Digital dan Budaya Kerja Efisien</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-31558</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-31558</guid>
<description><![CDATA[ Layanan inti seperti perkuliahan, bimbingan skripsi, hingga aktivitas kemahasiswaan tetap berlangsung aktif dengan dukungan berbagai platform digital. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d38f1617898.webp" length="12894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:49:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat tidak serta-merta mengendurkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p>Justru sebaliknya, instruksi Menteri Agama Nasaruddin Umar menjadi momentum percepatan transformasi layanan berbasis digital, termasuk di lingkungan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.</p>
<p>Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026, kebijakan ini menegaskan bahwa penyesuaian sistem kerja harus tetap diiringi dengan pelayanan yang optimal. Prinsip tersebut kemudian diterjemahkan UIN KHAS Jember melalui penguatan sistem layanan akademik dan keagamaan yang lebih adaptif dan terintegrasi.</p>
<p>Di tingkat kampus, digitalisasi layanan menjadi fokus utama. Berbagai kebutuhan administrasi akademik kini dapat diakses secara daring, mulai dari pengajuan berkas, konsultasi dengan dosen, hingga layanan keagamaan kampus. Langkah ini memastikan aktivitas civitas akademika tetap berjalan tanpa hambatan, meski pola kerja mengalami penyesuaian.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menegaskan bahwa arah kebijakan ini bukan sekadar reaksi jangka pendek, melainkan bagian dari strategi besar kampus. Ia menambahkan, penguatan sistem digital menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi layanan di tengah kebijakan WFH.</p>
<p>“Kami memastikan bahwa layanan tetap hadir, mudah diakses, dan berkualitas, sebagaimana arahan Kementerian Agama,” katanya, Senin,(6/4/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kampus untuk menjaga kualitas layanan di tengah dinamika sistem kerja. Layanan inti seperti perkuliahan, bimbingan skripsi, hingga aktivitas kemahasiswaan tetap berlangsung aktif dengan dukungan berbagai platform digital.</p>
<p>Selain itu, transparansi informasi juga menjadi perhatian serius. UIN KHAS Jember terus mengoptimalkan kanal komunikasi resmi, baik melalui website maupun media sosial, agar setiap informasi layanan dapat diakses publik secara cepat dan akurat. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi keagamaan.</p>
<p>Menurut Prof. Hepni, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang berkualitas. Tidak hanya berfokus pada layanan, kebijakan WFH juga dimanfaatkan untuk mendorong efisiensi energi. </p>
<p>Kampus, sebut Rektor mulai mengurangi aktivitas yang tidak esensial, memperbanyak rapat daring, serta mengampanyekan penggunaan listrik secara bijak di lingkungan akademik. Ia menilai langkah tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang mulai diperkuat di lingkungan kampus.</p>
<p>“Kami ingin setiap layanan dapat diakses dengan jelas dan transparan, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aksi Curas Dini Hari di Umbulsari Jember, Karyawan SPPG Jadi Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aksi-curas-dini-hari-di-umbulsari-jember-karyawan-sppg-jadi-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aksi-curas-dini-hari-di-umbulsari-jember-karyawan-sppg-jadi-korban</guid>
<description><![CDATA[ Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Umbulsari, Jember, saat dini hari. Seorang karyawan SPPG mengalami luka saat mempertahankan sepeda motornya dari upaya pencurian, sementara pelaku berhasil melarikan diri dan kini dalam pengejaran polisi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d38c20be0e6.webp" length="23542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 19:22:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, pencurian, ranmor, polisi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="89" data-end="224"><strong data-start="89" data-end="104">JEMBER, SJP</strong> – Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di wilayah Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Senin dini hari (6/4/2026).</p>
<p data-start="226" data-end="343">Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.57 WIB di halaman dapur SPPG Tanwirul Ulum, Dusun Krajan, Desa Umbulsari.</p>
<p data-start="345" data-end="580">Korban diketahui bernama Trias Tika Yulia Ningrum (26), karyawan SPPG Tanwirul Ulum, warga Dusun Sumberjo, Desa Umbulsari. Korban mengalami luka pada bagian lengan dan sempat mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p data-start="582" data-end="808">Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban datang ke tempat kerja sekira pukul 02.55 WIB dan memarkir sepeda motor Honda Beat miliknya dalam kondisi terkunci setir. Korban kemudian masuk ke dalam dapur.</p>
<p data-start="810" data-end="1027">Tak lama kemudian, korban kembali ke area parkir untuk mengambil barang yang tertinggal di dalam jok motor. Saat tiba di lokasi, korban mendapati kendaraannya sudah dalam kondisi menyala dan hendak dibawa oleh pelaku.</p>
<p data-start="1029" data-end="1173">Korban sempat berupaya mempertahankan kendaraannya sambil meminta pertolongan. Dalam situasi tersebut, korban mengalami luka pada bagian lengan.</p>
<p data-start="1175" data-end="1371">Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Mengetahui situasi tersebut, para pelaku yang diperkirakan berjumlah beberapa orang langsung melarikan diri.</p>
<p data-start="1373" data-end="1544">Sepeda motor milik korban berhasil diselamatkan dan ditinggalkan di lokasi kejadian. Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi turut diamankan sebagai bahan penyelidikan.</p>
<p data-start="1546" data-end="1657">Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Umbulsari dan kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.</p>
<p data-start="1659" data-end="1864">Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Umbulsari masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku.</p>
<p data-start="1866" data-end="1942">Kapolsek Umbulsari, AKP Setya Budi SH, membenarkan adanya kejadian tersebut.</p>
<p data-start="1944" data-end="2107">“Benar telah terjadi kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum kami. Korban mengalami luka pada bagian lengan dan saat ini masih dalam perawatan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2109" data-end="2217">Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas pada jam-jam rawan.</p>
<p data-start="2219" data-end="2329">Kasus ini menjadi perhatian warga setempat mengingat kejadian terjadi di area lingkungan kerja pada dini hari. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2219" data-end="2329"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Strategi “Segitiga Emas” Dongkrak Kelulusan SNBP Jember&amp;Lumajang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/strategi-segitiga-emas-dongkrak-kelulusan-snbp-jember-lumajang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/strategi-segitiga-emas-dongkrak-kelulusan-snbp-jember-lumajang</guid>
<description><![CDATA[ Kelulusan SNBP 2026 di Jember-Lumajang naik 27 persen menjadi 2.092 siswa, dengan Jember sebagai penyumbang tertinggi di Jawa Timur melalui strategi “Segitiga Emas”. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d1124262029.webp" length="24946" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 21:15:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pendidikan, segitiga emas, jembe, cabein, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Capaian membanggakan ditorehkan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember-Lumajang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hingga pembaruan per 4 April 2026, sebanyak 2.092 siswa dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN).</p>
<p>Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar 27 persen dibandingkan tahun 2025. Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kualitas pendidikan di wilayah Jember dan Lumajang.</p>
<p>Dari total tersebut, Kabupaten Jember menjadi penyumbang terbesar dengan 1.674 siswa, disusul Kabupaten Lumajang sebanyak 418 siswa. Bahkan, capaian ini menempatkan Jember Penyumbang yang Signifikan di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan.</p>
<p>“Alhamdulillah, SNBP 2026 mengalami kenaikan signifikan menjadi 2.092 siswa. Ini capaian yang sangat menggembirakan dan merupakan hasil kerja keras bersama seluruh komponen pendidikan,” ujar Iwan, Sabtu (4/4/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara kepala sekolah, guru, pengawas, siswa, hingga wali murid. Kolaborasi tersebut berjalan selaras dengan penguatan implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan di seluruh satuan pendidikan, baik SMA, SMK, maupun SLB negeri dan swasta.</p>
<p>Selain itu, capaian ini juga sejalan dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.</p>
<p>“Kepercayaan masyarakat dan perguruan tinggi harus terus kita tingkatkan terhadap SMA, SMK, dan SLB di Jember dan Lumajang. Kami juga berterima kasih atas bimbingan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur,” tambahnya.</p>
<p>Dari sisi sebaran, penerimaan mahasiswa didominasi oleh PTN di Jawa Timur, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Bahkan, sejumlah siswa berhasil menembus PTN di Bali hingga luar Pulau Jawa.</p>
<p>Menurut Iwan, salah satu kunci peningkatan capaian tahun ini adalah penerapan strategi “Segitiga Emas”. Konsep ini menekankan kolaborasi antara sekolah, siswa, dan wali murid dalam menentukan pilihan perguruan tinggi dan program studi secara rasional dan terukur.</p>
<p>Sekolah berperan menyediakan data akademik, rekam jejak alumni, serta pemetaan peluang masuk PTN. Siswa diarahkan untuk mengenali potensi, minat, dan capaian akademiknya secara realistis. Sementara itu, wali murid memberikan dukungan moral sekaligus pertimbangan dalam pengambilan keputusan.</p>
<p>Melalui pendekatan ini, pemilihan jurusan dan kampus tidak lagi bersifat spekulatif, melainkan berbasis peluang riil dan kekuatan akademik siswa.</p>
<p>“Segitiga Emas ini terbukti efektif. Pilihan yang rasional mampu meningkatkan peluang diterima di PTN,” tegasnya.</p>
<p>Ke depan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember berkomitmen untuk terus memperkuat strategi tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendampingan siswa sejak kelas awal.</p>
<p>Dengan capaian ini, wilayah Jember dan Lumajang kembali menegaskan perannya sebagai salah satu kontributor utama keberhasilan SNBP 2026 di Jawa Timur. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Paseban Dihentikan Setelah Tujuh Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pencarian-korban-tenggelam-di-pantai-paseban-dihentikan-setelah-tujuh-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pencarian-korban-tenggelam-di-pantai-paseban-dihentikan-setelah-tujuh-hari</guid>
<description><![CDATA[ Proses pencarian melalui penyisiran hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian telah dilakukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d08fd6eb238.webp" length="34758" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 12:46:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Memasuki hari ketujuh, proses pencarian korban tenggelam asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang mengalami musibah di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Jember pada Sabtu (28/3/2026), akhirnya resmi dihentikan.</p>
<p></p>
<p>Proses pencarian melalui penyisiran hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian telah dilakukan. </p>
<p></p>
<p>Upaya ini tidak hanya melibatkan masyarakat nelayan, tetapi juga tim gabungan dari Search and Rescue (SAR) Banyuwangi, Jember, dan Lumajang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</p>
<p></p>
<p>Meski berbagai upaya telah dikerahkan, jenazah FD yang berusia sekitar 15 tahun dan masih berstatus pelajar tersebut belum berhasil ditemukan.</p>
<p></p>
<p>"Masih belum ditemukan pak, kami dari sanak famili juga berusaha mencari orang pintar namun jenazah kerabat kami belum ditemukan hingga saat ini," kata sumber keluarga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (4/4/2026).</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, di tempat terpisah, Babinsa Desa Paseban sekaligus anggota Koramil 0824 Jember, Serda Rifky, memberikan konfirmasi serupa saat dimintai keterangan.</p>
<p></p>
<p>Ia menyebut bahwa dalam pencarian hari ke 7 ini korban belum bisa ditemukan. </p>
<p></p>
<p>Kendati demikian, pencarian dengan alat seadanya bersama nelayan tetap terus dilakukan. </p>
<p></p>
<p>"Pencarian dihentikan pak, ini sudah memasuki hari ke 7, dan belum membuahkan hasil Kami meminta maaf kepada pihak keluarga. Namun meski tim gabungan sudah hentikan proses pencarian, namun kami bersama nelayan akan tetap mencari dengan alat seadanya," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ekonomi Jember 2025: Investasi Melonjak 70 Persen di Tengah Kendali Inflasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ekonomi-jember-2025-investasi-melonjak-70-persen-di-tengah-kendali-inflasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ekonomi-jember-2025-investasi-melonjak-70-persen-di-tengah-kendali-inflasi</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2026, inflasi tahunan (year-on-year) Jember tercatat pada angka 3,84 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen maupun inflasi Provinsi Jawa Timur sebesar 3,79 persen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202604/image_870x580_69d08a7a1556a.webp" length="13212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:00:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Kabupaten Jember mencatatkan performa ekonomi yang impresif sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), wilayah ini tidak hanya berhasil menjadi magnet investasi yang kuat di Jawa Timur, tetapi juga konsisten menjaga stabilitas ekonomi.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2026, inflasi tahunan (year-on-year) Jember tercatat pada angka 3,84 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen maupun inflasi Provinsi Jawa Timur sebesar 3,79 persen. </p>
<p>Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan harga yang relatif lebih kuat di Jember, namun tetap berada dalam rentang yang terkendali.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi terus diperkuat melalui kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif).</p>
<p>"Kami terus bergerak cepat di lapangan melalui operasi pasar rutin dan penguatan sinergi lintas instansi. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan stok BBM, LPG, serta bahan pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat," kata Gus Fawait, Sabtu (4/4/2026).</p>
<p>Beberapa kelompok pengeluaran masih memberikan tekanan inflasi, seperti kelompok perawatan pribadi yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 13,66 persen. </p>
<p>Meski demikian, terdapat kelompok yang mengalami deflasi, seperti sektor teknologi informasi dan jasa keuangan sebesar 2,56 persen, yang turut membantu menjaga keseimbangan daya beli masyarakat.</p>
<p>Di sisi lain, sektor penanaman modal menunjukkan kinerja yang sangat positif. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM per Januari 2026 mencatat realisasi investasi Jember tahun 2025 menembus Rp2,57 triliun, atau melonjak sebesar 70,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1,51 triliun.</p>
<p>Pencapaian ini telah melampaui target RPJMD 2025–2029 yang diproyeksikan sebesar Rp1,85 triliun. Sektor properti dan kawasan industri menjadi pendorong utama pertumbuhan investasi di Jember.</p>
<p>"Investasi adalah urat nadi pembangunan. Dengan masuknya modal sebesar Rp2,57 triliun dari 457 unit usaha, kita berhasil menyerap hampir 10 ribu tenaga kerja baru. Fokus kami adalah memastikan investasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Lima sektor utama yang mendominasi investasi di Jember sepanjang 2025 meliputi perumahan, kawasan industri, dan perkantoran (Rp1,44 triliun); industri makanan (Rp302,86 miliar); kimia dan farmasi (Rp212,04 miliar); mineral non-logam (Rp176,21 miliar); serta perdagangan dan reparasi (Rp138,4 miliar). <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Literasi Digital Berbasis Inovasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-layanan-literasi-digital-berbasis-inovasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-perkuat-layanan-literasi-digital-berbasis-inovasi</guid>
<description><![CDATA[ Perpustakaan UIN KHAS Jember berhasil mempertahankan Akreditasi A dari LAPN, menegaskan komitmen layanan unggul dan transformasi literasi digital di tengah perkembangan zaman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69cb94bce1928.webp" length="12894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 21:58:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="141"><strong data-start="0" data-end="15">JEMBER, SJP</strong> – Perpustakaan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan.</p>
<p data-start="143" data-end="422">UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember berhasil mempertahankan predikat Akreditasi “A” dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAPN). Capaian ini menjadi bukti komitmen dalam menghadirkan layanan unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan sivitas akademika.</p>
<p data-start="424" data-end="783">Penilaian akreditasi dilakukan melalui sembilan komponen utama sebagai indikator kualitas. Aspek tersebut meliputi koleksi, sarana dan prasarana, layanan, tenaga perpustakaan, serta penyelenggaraan perpustakaan. Selain itu, penilaian juga mencakup pengelolaan, inovasi dan kreativitas, tingkat kegemaran membaca, hingga indeks pembangunan literasi masyarakat.</p>
<p data-start="785" data-end="894">Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., memberikan apresiasi atas capaian tersebut.</p>
<p data-start="896" data-end="1076">“Predikat Akreditasi A merupakan buah dari kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh stakeholder kampus dalam membangun budaya literasi yang kuat,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).</p>
<p data-start="1078" data-end="1370">Menurutnya, perpustakaan UIN KHAS Jember mampu mempertahankan eksistensi dan resiliensi di tengah arus digitalisasi, di mana kebutuhan informasi berbasis digital semakin krusial. Pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan transformasi literasi digital yang terus dilakukan.</p>
<p data-start="1372" data-end="1543">Apresiasi turut disampaikan kepada pimpinan, sivitas akademika, pengguna perpustakaan, serta kepala dan staf perpustakaan atas kontribusi aktif selama proses akreditasi.</p>
<p data-start="1545" data-end="1785">Keberhasilan mempertahankan Akreditasi A ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat budaya literasi, serta memperluas manfaat perpustakaan, baik bagi civitas UIN KHAS Jember maupun masyarakat umum.</p>
<p data-start="1787" data-end="1991">Dalam upaya menjaga reputasi sebagai perpustakaan berbasis literasi digital, UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember juga terus menghadirkan berbagai layanan inovatif yang relevan dengan kebutuhan era digital. <strong>(***)</strong></p>
<p data-start="1787" data-end="1991"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tragedi Ombak Pantai Paseban Jember: Satu Tewas, Remaja Masih Hilang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tragedi-ombak-pantai-paseban-jember-satu-tewas-remaja-masih-hilang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tragedi-ombak-pantai-paseban-jember-satu-tewas-remaja-masih-hilang</guid>
<description><![CDATA[ Dua peristiwa terjadi di Pantai Paseban. Satu Korban ditemukan meninggal dunia. Sementara, satu kejadian lagi, korban masih dalam proses pencarian Tim SAR dan BPBD yang melakukan penyisiran di sepanjang aliran muara untuk mencari tanda tanda jasad korban. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c8c94d483a7.webp" length="42430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 14:34:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Tragedi pantai paseban, remaja hilang ditelan ombak pantai paseban, korban pantai paseban, korban pantai paseban ditemukan, pencarian korban pantai paseban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Dua tragedi di dua titik berbeda di Pantai Paseban Kecamatan Kencong pada libur lebaran. Nekat berenang, dua wisatawan digulung ombak. Satu korban ditemukan tak bernyawa. Sementara seorang remaja lainnya hingga Minggu (29/3/2026) sore masih dalam proses pencarian. </p>
<p>Giman, 54, asal Kecamatan Kencong, Jember meregang nyawa setelah berenang di Pantai Paseban, Sabtu (28/3/2026) siang. Tubuhnya tergulung ombak. Nyawanya tak tertolong, meski sempat di larikan ke Puskesmas Cakru.</p>
<p>Kejadian serupa terjadi di muara sungai Bondoyudo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (28/03/2026) sore. Adalah F-D, remaja usia belasan tahun asal Candipuro, Lumajang dinyatakan hilang terbawa arus muara yang langsung berbatasan dengan Laut Selatan Jawa. </p>
<p>"Korban bersama kedua temannya sama sama remaja mandi di muara sungai, kemudian ketiganya bermain air di muara. Tak selang beberapa saat ada teriak minta minta tolong. Warga langsung berupaya menyelamatkan korban namun hanya temannya yang selamat," kata Serda Rifki, Babinsa Desa Paseban. </p>
<p>Hingga Minggu (29/03/2026) sore, aparat gabungan TNI Polri dan Sar serta BPBD langsung melakukan operasi pencarian korban dengan menggunakan perahu karet.</p>
<p>"Kami bersama tim SAR dan BPBD melakukan penyisiran disepanjang aliran muara untuk mencari tanda tanda jasad korban. Namun hingga siang ini masih belum ditemukan," ujar Serda Rifki. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisatawan Asal Kencong Tewas Tergulung Ombak di Pantai Paseban Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisatawan-asal-kencong-tewas-tergulung-ombak-di-pantai-paseban-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisatawan-asal-kencong-tewas-tergulung-ombak-di-pantai-paseban-jember</guid>
<description><![CDATA[ Korban diketahui bernama Giman (54), warga Kecamatan Kencong. Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas Cakru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c75af8d5bf7.webp" length="32960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 11:57:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam. </p>
<p>Namun, wisatawan diimbau untuk tetap waspada, terutama saat berada di kawasan wisata air seperti pantai.</p>
<p>Ketinggian gelombang, jarak aman, dan kewaspadaan menjadi faktor penentu keselamatan. </p>
<p>Kelalaian dapat berakibat fatal, sebagaimana musibah yang menimpa seorang wisatawan lokal di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.</p>
<p>Peristiwa memilukan tersebut mengakibatkan seorang wisatawan tewas setelah tergulung ombak Pantai Selatan Jawa. </p>
<p>Korban diketahui bernama Giman (54), warga Kecamatan Kencong. Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas Cakru.</p>
<p>"Korban bersama keluarganya berenang di bibir pantai. Padahal sudah ada imbauan larangan untuk berenang di laut. Korban kemudian tergulung ombak besar karena cuaca cukup ekstrem, Mas," ujar Irul, warga Desa Paseban yang berada di lokasi kejadian.</p>
<p>Berdasarkan keterangan sumber di lokasi, peristiwa berlangsung sangat cepat. Saat itu, korban sedang berenang bersama wisatawan lain dan pihak keluarga. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret pria paruh baya tersebut hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.</p>
<p>"Kejadiannya cepat, Pak. Tadi sekitar pukul 11.00 WIB kurang sedikit. Petugas dan tim gabungan langsung berusaha menyelamatkan, namun yang bersangkutan meninggal dunia karena tergulung ombak," ungkap sumber lain.</p>
<p>Sementara itu, informasi dari berbagai sumber di lokasi kejadian menyebutkan bahwa tim SAR dan warga setempat sempat berupaya menyelamatkan korban. </p>
<p>Namun, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Aparat TNI, Polri, dan BPBD segera mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Cakru. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisata Pantai di Jember Ramai, Kadisporabudpar: Tiket Murah dan Pawai Pegon Jadi Daya Tarik Wisatawan pada Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisata-pantai-di-jember-ramai-kadisporabudpar-tiket-murah-dan-pawai-pegon-jadi-daya-tarik-wisatawan-pada-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisata-pantai-di-jember-ramai-kadisporabudpar-tiket-murah-dan-pawai-pegon-jadi-daya-tarik-wisatawan-pada-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Dengan tarif sebesar Rp12.500, para pelancong kini dapat menikmati keindahan dua destinasi ikonik tersebut sekaligus ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69c2633540764.webp" length="93420" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 20:20:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintahan, bandara, gus fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Kebijakan tiket terintegrasi di kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo membuahkan hasil positif. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, mengungkapkan adanya lonjakan signifikan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini.</p>
<p>Dengan tarif sebesar Rp12.500, para pelancong kini dapat menikmati keindahan dua destinasi ikonik tersebut sekaligus. Bobby menjelaskan bahwa data kunjungan terpantau terus merangkak naik sejak dimulainya masa libur panjang.</p>
<p>"Berdasarkan pantauan <em>dashboard</em> laporan kami, grafik kunjungan mulai meningkat tajam sejak 21 Maret lalu. Tercatat, ada sebanyak 1.079 pengunjung hadir hingga sore hari pukul 17.00 WIB. Angka ini melonjak drastis pada 22 Maret menjadi 3.742 orang, dan pada 23 Maret kemarin mencapai lebih dari 6.121 wisatawan," kata Bobby, Selasa (24/3/2026).</p>
<p>Antusiasme masyarakat diprediksi akan terus bertahan mengingat masa libur sekolah masih berlangsung hingga akhir pekan. Selain itu, sebuah agenda budaya besar telah disiapkan untuk menyambut para wisatawan pada tanggal 28 Maret mendatang.</p>
<p>"Akan ada giat penggabungan bersama teman-teman di Kecamatan Ambulu dan desa sekitar, yaitu Festival Pegon. Arak-arakan pegon dari Balai Desa Sumberrejo akan bergerak masuk menuju Watu Ulo, lengkap dengan berbagai tampilan seni yang menarik bagi pengunjung," ungkap Bobby.</p>
<p>Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, pihak pengelola juga telah melakukan penataan di sektor kuliner. Bobby menekankan bahwa sistem harga di area Watu Ulo kini lebih transparan guna menghindari harga yang tidak wajar. </p>
<p>Melalui kerja sama dengan UMKM dan pemberdayaan masyarakat setempat, telah disediakan paket makan ekonomis mulai Rp40.000 per orang, atau paket lengkap seharga Rp180.000 untuk empat orang.</p>
<p>Di akhir keterangannya, Bobby tak lupa memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang bertugas mengawal kelancaran arus wisata di lapangan. Dia juga mengimbau agar seluruh pengunjung tetap mengutamakan keselamatan selama berwisata.</p>
<p>"Kami memohon kepada seluruh pengunjung untuk selalu memperhatikan dan mematuhi imbauan petugas di lapangan demi keamanan bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi memantau kawasan Watu Ulo dan Papuma selama musim libur ini," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Pemancing Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai Kepanjen Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seorang-pemancing-ditemukan-tewas-di-pinggir-sungai-kepanjen-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seorang-pemancing-ditemukan-tewas-di-pinggir-sungai-kepanjen-jember</guid>
<description><![CDATA[ Korban yang diketahui bernama Ahmad Fahim Baidowi (32) tersebut ditemukan oleh warga sekitar dalam posisi telungkup dan sudah tidak bernyawa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69bcf6cc1ad67.webp" length="98888" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 18:00:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Nahas, seorang pemancing asal Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jumat (20/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Korban yang diketahui bernama Ahmad Fahim Baidowi (32) tersebut ditemukan oleh warga sekitar dalam posisi telungkup dan sudah tidak bernyawa.</p>
<p></p>
<p>Korban diduga terjatuh lantaran posisinya ditemukan telungkup di bawah aliran Sungai Panggul Melati. </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, sepeda motor korban berada di atas bantaran sungai atau tangkis. Di lokasi tersebut, ditemukan pula alat pancing, rokok, serta beberapa butir obat pusing.</p>
<p></p>
<p>Terkait kejadian tersebut, pihak Polsek Gumukmas, Polres Jember, melalui Kanit Reskrim Aiptu Margono Tatang Nurcahyo memberikan penjelasan.</p>
<p></p>
<p>"Kami mendapatkan laporan penemuan mayat laki-laki di aliran sungai Desa Kepanjen. Langkah yang kami lakukan yaitu meminta keterangan para saksi, melakukan olah TKP, serta menerjunkan tim Inafis Polres Jember dan tenaga medis," kata Kanit Reskrim.</p>
<p></p>
<p>Aiptu Margono juga menjelaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. </p>
<p></p>
<p>Hanya terdapat luka lecet yang diduga akibat korban terperosok dari tangkis ke dasar sungai.</p>
<p></p>
<p>"Kesimpulan medis juga menyatakan tidak ada kekerasan fisik. Diduga korban merasa pusing, lalu mengonsumsi obat jenis Paramex, kemudian kelelahan hingga akhirnya terjatuh," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, korban diketahui memang memiliki hobi memancing dan sebelumnya sempat terlihat sedang memancing di kawasan tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Lebaran, Pemkab Jember Intensifkan Inspeksi Bus Angkutan di Terminal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-pemkab-jember-intensifkan-inspeksi-bus-angkutan-di-terminal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-lebaran-pemkab-jember-intensifkan-inspeksi-bus-angkutan-di-terminal</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b915e958546.webp" length="47690" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 19:51:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintahan, bandara, gus fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember melakukan pengawasan ketat terhadap kelaikan armada angkutan umum, Terminal Tawang Alun.</p>
<p></p>
<p>Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh bus yang beroperasi memenuhi standar teknis dan administratif sebelum mengangkut penumpang ke kampung halaman untuk mudik.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dishub Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menegaskan bahwa pengecekan kendaraan atau ramp check dilakukan secara menyeluruh di berbagai terminal utama. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali disebabkan oleh faktor kegagalan teknis kendaraan.</p>
<p></p>
<p>Menurut Gatot, inspeksi tidak hanya menyasar kelengkapan dokumen, tetapi lebih mendalam pada komponen fisik yang krusial bagi keselamatan di jalan raya.</p>
<p></p>
<p>"Kami tidak mau berkompromi dengan keselamatan. Setiap armada wajib melewati pemeriksaan pada sistem pengereman, kondisi ban, fungsi lampu, hingga ketersediaan alat pemecah kaca di dalam bus," kata Gatot Triyono saat meninjau langsung proses inspeksi, Selasa,(17/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Pemeriksaan ini mencakup tiga unsur utama. Pertama, unsur administrasi yang meliputi pemeriksaan STNK, BLU-e (Bukti Lulus Uji Elektronik), dan SIM pengemudi.</p>
<p></p>
<p>Kedua, unsur teknis utama yang mencakup pemeriksaan fungsi rem, kemudi, serta kondisi ban (tidak boleh gundul). Ketiga, unsur teknis penunjang seperti fungsi wiper, lampu-lampu, dan sabuk pengaman bagi pengemudi.</p>
<p></p>
<p>Bagi armada yang ditemukan memiliki kerusakan minor, Dishub memberikan kesempatan untuk segera melakukan perbaikan. Namun, jika ditemukan pelanggaran berat yang membahayakan nyawa, kendaraan tersebut dilarang keras untuk beroperasi.</p>
<p></p>
<p>"Jika ditemukan kendala teknis yang fatal, kami akan minta operator untuk mengganti armada tersebut dengan unit yang lebih layak. Intinya, hanya bus dengan kondisi prima yang boleh mengangkut pemudik," tambah Gatot.</p>
<p></p>
<p>Selain pemeriksaan fisik kendaraan, Gatot Triyono juga menghimbau para sopir bus untuk menjaga kondisi kesehatan fisik dan menghindari kelelahan berlebih selama bertugas, demi memastikan perjalanan mudik berlangsung aman hingga tujuan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Destinasi Wisata Adrenaline hingga Kuliner Pesisir di Jember Bersiap Sambut Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/destinasi-wisata-adrenaline-hingga-kuliner-pesisir-di-jember-bersiap-sambut-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/destinasi-wisata-adrenaline-hingga-kuliner-pesisir-di-jember-bersiap-sambut-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b91581264b0.webp" length="69932" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 15:50:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintahan, bandara, gus fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Kabupaten Jember bersiap menyambut lonjakan wisatawan menjelang libur lebaran 2026. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan kesiapan serta kekayaan potensi wisata daerah yang mencakup wisata alam, sejarah, hingga pengalaman kuliner yang unik.</p>
<p></p>
<p>Bobby menjelaskan bahwa Jember memiliki bentang alam yang sangat lengkap. Di sisi utara, lereng Gunung Argopuro menawarkan pemandangan asri dengan berbagai spot wisata alam yang kini semakin berkembang. Tidak hanya soal keindahan visual, kawasan ini juga menyimpan nilai edukasi sejarah melalui peninggalan jejak purbakala yang dapat dipelajari oleh pengunjung.</p>
<p></p>
<p>"Alam kita luar biasa lengkap. Di lereng Argopuro, selain wisata alam, ada sensasi kebun teh di Gunung Gambir yang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berkemah (camping)," kata Bobby, Selasa (17/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Bagi pecinta tantangan, Bobby merekomendasikan aktivitas canyoneering yang tersedia di wilayah Klungkung, Kecamatan Sukorambi, dan Andongrejo, Kecamatan Tempurejo. Destinasi ini diprediksi akan menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin memacu adrenalin selama liburan.</p>
<p></p>
<p>Selain wisata alam, Jember juga tetap menjadi magnet bagi wisata religi. Makam para tokoh besar seperti Habib Sholeh dan Mbah Shiddiq diprediksi akan terus dibanjiri peziarah dari berbagai daerah.</p>
<p></p>
<p>Sebagai daerah penghasil tembakau, Jember juga menawarkan paket wisata edukasi di Bin Cigar. Dengan biaya terjangkau sekitar Rp100 ribu per orang dan satu paket minimal terdiri atas 10 orang. Di sini, wisatawan dapat belajar langsung mengenai proses pembuatan cerutu khas Jember.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, terdapat pula Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) yang dibangun sejak zaman Belanda. Tempat ini merupakan cikal bakal berbagai varietas kopi dan cokelat di Indonesia. Salah satu produk unik yang disoroti Bobby adalah inovasi sabun kecantikan berbahan dasar cokelat yang bisa ditemukan di sana.</p>
<p></p>
<p>Destinasi wisata tengah kota yang juga tak kalah menarik adalah Jember Mini Zoo. Para pengunjung dapat menikmati pemandangan berbagai satwa.</p>
<p>"Paling anyar, terdapat Harimau dan Singa," katanya.</p>
<p>Tak hanya itu, Jember Mini Zoo juga memiliki tempat yang cukup luas dan strategis dengan berbagai wahana permainan. Dijamin, para pengunjung bakal betah berlama-lama di Jember Mini Zoo.</p>
<p></p>
<p>Menuju pesisir selatan, kawasan Pantai Watu Ulo dan Papuma telah bersiap mengantisipasi kenaikan kunjungan hingga 500 persen. Untuk meningkatkan kenyamanan, pihaknya bersama UMKM setempat telah meluncurkan Paket Kuliner Seafood dengan harga yang transparan agar wisatawan tidak merasa ragu.</p>
<p></p>
<p>Paket perorangan mulai dari Rp40 ribu, sedangkan paket rombongan untuk 4 orang sekitar Rp 180 ribu.</p>
<p>"Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik. Warung-warung di tepi pantai sudah kami tata agar pengunjung bisa menikmati hidangan seafood sambil melihat langsung deburan ombak," tambah Bobby.</p>
<p>Menutup keterangannya, Bobby mengimbau agar seluruh wisatawan mematuhi arahan petugas di lapangan, baik dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, hingga BPBD. Hal ini terkait dengan adanya potensi rekayasa lalu lintas dan pengaturan spot wisata demi menjaga keamanan bersama selama masa libur lebaran.<strong> (***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bekerja Bersama Media Itu Penting, Begini Kata Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag,</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bekerja-bersama-media-itu-penting-begini-kata-wakil-rektor-iii-uin-khas-jember-dr-khoirul-faizin-mag</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bekerja-bersama-media-itu-penting-begini-kata-wakil-rektor-iii-uin-khas-jember-dr-khoirul-faizin-mag</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 24 media dilibatkan dalam kemitraan publikasi ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b502d12f0e2.webp" length="32146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 11:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mengundang 24 media massa untuk melanjutkan kerja sama strategis.</p>
<p>Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) di ruang Rektorat 1 tersebut diharapkan menjadi tolok ukur agar berbagai gagasan akademik yang dilakukan pihak kampus dapat diketahui oleh publik secara luas.</p>
<p>Sebanyak 24 media dilibatkan dalam kemitraan publikasi ini. Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang sebelumnya telah disepakati antara pihak kampus dan mitra media, yang kini telah memasuki tahun ketiga.</p>
<p>Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., di sela-sela kegiatan penandatanganan menjelaskan bahwa sinergi antara UIN KHAS Jember dan media massa sejatinya telah terjalin sejak tahun 2023.</p>
<p>Program tersebut terus berlanjut hingga kini dan direncanakan tetap berlangsung pada tahun anggaran 2026, yang saat ini pelaksanaannya telah mulai berjalan.</p>
<p>"Kami berharap mitra media tidak hanya fokus membantu publikasi saja. Namun, berbagai gagasan dan ide juga kami tunggu untuk memajukan kampus. Selain itu, rekan-rekan media juga dapat menyampaikan informasi akurat tentang kinerja kampus dari berbagai sudut pandang media," ujarnya.</p>
<p>Selain itu, melalui kerja sama ini, pihak kampus berharap informasi mengenai riset, pengabdian masyarakat, hingga pemikiran akademik dari sivitas akademika dapat lebih mudah diakses publik serta mudah dipahami melalui tulisan dari awak media.</p>
<p>"Kami berharap pemberian masukan dari berbagai sumber ini dapat membuat kami semakin maju. Kampus kami memiliki banyak pakar, sehingga rekan-rekan media dapat memunculkan pemikiran para pakar dari kampus kami," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hore, Bupati Jember Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hore-bupati-jember-pastikan-pppk-paruh-waktu-terima-thr</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hore-bupati-jember-pastikan-pppk-paruh-waktu-terima-thr</guid>
<description><![CDATA[ Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b3ffafd9a02.webp" length="17430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 19:46:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Pemerintah Kabupaten Jember memastikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR).</p>
<p>Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait atau disela sela kegiatan menegaskan bahwa pihaknya terus memaksimalkan kewenangan daerah untuk memperhatikan nasib seluruh pegawai, termasuk PPPK Paruh Waktu. </p>
<p>Menurutnya, keputusan pemberian THR ini merupakan bentuk ijtihad pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran dan hak para pegawai.</p>
<p>"Kami merupakan kabupaten yang mengusulkan besaran THR sebesar 100 persen. Namun, tadi setelah kami melakukan harmonisasi dengan Kementerian Hukum, maka baru disetujui sebesar 50 persen," kata Gus Fawait, Jumat (13/3/2026) .</p>
<p>Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat batasan kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Pemkab Jember akan terus berikhtiar memberikan keadilan bagi seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun PPPK Paruh Waktu.</p>
<p>Gus Fawait menilai bahwa kebijakan ini tidak hanya berkaitan dengan nilai tunjangan yang diterima pegawai, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan terhadap PPPK Paruh Waktu sebagai bagian dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.</p>
<p>"Sebetulnya ini bukan hanya urusan angka bagi kawan-kawan PPPK Paruh Waktu, tapi hak dan pengakuan sebagai ASN. Kami berkomitmen Pemkab Jember akan memberikan hak dan pengakuan tanpa diskriminasi semampu kami," tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan mendoakan agar upaya meningkatkan kesejahteraan pegawai di Jember dapat berjalan dengan baik. </p>
<p>Gus Fawait menegaskan akan terus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan nasib seluruh pegawai Pemkab Jember.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember, Yuliana Harimurti, menjelaskan bahwa besaran THR yang diterima PPPK Paruh Waktu akan diberikan secara proporsional sesuai masa kerja yang dihitung dari Terhitung Mulai Tanggal (TMT) kontrak masing-masing pegawai.</p>
<p>"Besaran THR mengikuti Pasal 9 Angka 14, bahwa sesuai secara proporsional bulan sesuai TMT dari kontrak kerja masing-masing PPPK. Jadi ada yang 8 bulan, ada yang 12 bulan, ada juga yang 6 bulan, sehingga bisa diberikan sesuai dengan bulannya 50 persen untuk P3K Paruh Waktu," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Idul Fitri, Insentif Guru Ngaji di Jember Disalurkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-idul-fitri-insentif-guru-ngaji-di-jember-disalurkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-idul-fitri-insentif-guru-ngaji-di-jember-disalurkan</guid>
<description><![CDATA[ penyaluran insentif ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah pada Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pengajar agama yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b0f45abf170.webp" length="43658" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 11:50:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada para tokoh pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. </p>
<p>Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, Pemkab Jember menyalurkan insentif bagi para guru ngaji, modin, serta guru agama nonmuslim yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembinaan moral dan spiritual masyarakat.</p>
<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa penyaluran insentif ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah pada Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pengajar agama yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat.</p>
<p>“Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, modin, serta guru agama nonmuslim yang telah berperan besar dalam membimbing kehidupan beragama di masyarakat,” kata Nurul Hafid Yasin disela sela penyaluran insentif.</p>
<p>Pada tahap penyaluran hari ini, pemerintah menyalurkan insentif kepada 1.955 penerima yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Jember. Masing-masing penerima mendapatkan honor sebesar Rp1.500.000 yang diberikan secara langsung melalui balai desa atau kelurahan setempat.</p>
<p>Nurul Hafid menegaskan bahwa proses pencairan dilakukan secara transparan dan tanpa potongan apapun. Pemerintah daerah juga memastikan bahwa seluruh dana yang dialokasikan akan diterima secara utuh oleh para penerima manfaat.</p>
<p>“Tidak ada potongan maupun setoran awal dalam pencairan insentif ini. Dana yang belum diambil tetap utuh tanpa pengurangan,” tegasnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, sistem penyaluran dilakukan secara bergilir dengan melibatkan sekitar 30 desa setiap hari. Pola tersebut dipilih agar distribusi insentif dapat berjalan cepat dan tepat sasaran, mengingat waktu menuju Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat.</p>
<p>“Karena waktunya relatif singkat menuju Lebaran, maka penyaluran dilakukan secara maraton agar seluruh penerima bisa segera merasakan manfaatnya,” kata Nurul Hafid.</p>
<p>Program insentif ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan simbolis, tetapi juga mampu membantu kebutuhan ekonomi para tokoh agama menjelang hari raya, sekaligus memperkuat semangat mereka dalam terus mendidik generasi muda.</p>
<p>Di Balai Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, salah satu penerima insentif adalah Yuliana Ika, seorang guru ngaji yang telah hampir satu dekade mengabdikan diri mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di lingkungannya. Ia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji yang selama ini mengajar dengan penuh keikhlasan.</p>
<p>“Alhamdulillah menerima insentif guru ngaji. Prosesnya juga cepat karena hanya membawa KTP dan buku tabungan untuk dicocokkan,” pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Safari Ramadan, Bupati Jember Tekankan Penanganan Stunting dan Sosialisasi Berobat Gratis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/safari-ramadan-bupati-jember-tekankan-penanganan-stunting-dan-sosialisasi-berobat-gratis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/safari-ramadan-bupati-jember-tekankan-penanganan-stunting-dan-sosialisasi-berobat-gratis</guid>
<description><![CDATA[ Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Fawait memberikan perhatian serius terhadap tantangan kesehatan di Kabupaten Jember, khususnya terkait tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan masalah stunting. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69b0f3e5a1aaf.webp" length="26506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 08:50:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jem</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Bupati Jember beserta jajarannya menggelar Safari Ramadan di Kecamatan Kalisat yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Salah satu titik kunjungannya adalah Balai Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, untuk bertemu dengan para kader posyandu.</p>
<p>Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Fawait memberikan perhatian serius terhadap tantangan kesehatan di Kabupaten Jember, khususnya terkait tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan masalah stunting. Oleh karena itu, Gus Fawait mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama demi meningkatkan kualitas hidup warga Jember.</p>
<p>Selain itu, Gus Fawait menyoroti bahwa saat ini Jember masih menempati peringkat yang cukup tinggi dalam statistik AKI dan AKB di Jawa Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, ia menekankan pentingnya peran aktif kader posyandu dan optimalisasi Satuan Tugas (Satgas) Stunting yang telah dibentuk di tingkat kecamatan.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, kunci keberhasilan penanganan kesehatan ini terletak pada koordinasi yang dipimpin langsung oleh Camat dan Kepala Puskesmas. Satgas ini bertugas melakukan pendataan akurat terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.</p>
<p>"Anak-anak kita yang stunting akan dibawa untuk diperiksa bersama di puskesmas. Penanganannya tidak sembarangan karena datanya akan ditentukan langsung oleh dokter spesialis anak untuk menentukan metode pengobatan atau *treatment* yang tepat," ujar Gus Fawait di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Selain stunting, Gus Fawait juga memberikan instruksi khusus terkait perlindungan bagi ibu hamil. Ia meminta agar para ibu hamil dikumpulkan dan diperiksa secara rutin di puskesmas. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dikonsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.</p>
<p>"Melalui pemeriksaan spesialis, kami bisa menentukan apakah seorang ibu hamil memiliki risiko tinggi atau tidak. Jika berisiko tinggi, maka wajib kita kawal agar proses persalinannya dilakukan di rumah sakit demi keselamatan ibu dan bayi," tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga mengingatkan masyarakat bahwa Jember saat ini telah menerapkan sistem <em>Universal Health Coverage</em> (UHC) atau layanan kesehatan gratis. Namun, ia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui fasilitas tersebut.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa bagi warga yang memiliki KTP Jember, akses layanan kesehatan di rumah sakit daerah, seperti RSUD Kalisat, sudah tidak dipungut biaya, baik untuk pengobatan umum maupun proses persalinan.</p>
<p>"Masih banyak yang belum tahu kalau hari ini rumah sakit itu gratis. Pokoknya ber-KTP Jember, mau berobat atau melahirkan di rumah sakit, semuanya gratis. Ini adalah prioritas kita untuk masyarakat," pungkasnya.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinas Kesehatan Jember Akselerasi Program Mobil Home Care &amp;apos;Gus Bupati&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dinas-kesehatan-jember-akselerasi-program-mobil-home-care-gus-bupati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dinas-kesehatan-jember-akselerasi-program-mobil-home-care-gus-bupati</guid>
<description><![CDATA[ Layanan ini merupakan program jemput bola yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tepat di depan rumah masing-masing. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ae64329a6c1.webp" length="70304" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 12:50:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Dinas Kesehatan Kabupaten Jember terus memacu percepatan layanan kesehatan melalui program Mobil Home Care 'Gus Bupati'. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan responsif, sesuai dengan arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Layanan ini merupakan program jemput bola yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tepat di depan rumah masing-masing.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), dr. Imam Firdausi, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada penguatan fondasi di tingkat dasar, yakni Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).</p>
<p></p>
<p>Ia menyebutkan bahwa persiapan ini tidak hanya sekadar menyediakan armada, tetapi juga membangun ekosistem pendukung yang kuat. Terdapat beberapa poin krusial yang tengah disiapkan oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Jember.</p>
<p></p>
<p>"Setiap Puskesmas diwajibkan menyiagakan perangkat pendukung seperti ponsel pintar (smartphone) dan laptop khusus guna menunjang pelaporan data secara real-time. Penyediaan nomor hotline resmi Puskesmas menjadi prioritas agar akses komunikasi antara warga dan tenaga medis tidak terhambat, serta pembentukan tim pelaksana yang terdiri dari tenaga kesehatan ahli dan petugas skrining khusus untuk memastikan layanan yang diberikan tepat sasaran," kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Salah satu nilai unggul utama dari Mobil Home Care ini adalah sistemnya yang terintegrasi secara holistik. </p>
<p></p>
<p>Program ini tidak berdiri sendiri, melainkan akan terkoneksi dengan layanan pengaduan 'Wadul Gus' serta melibatkan peran aktif Public Safety Center (PSC) 119.</p>
<p></p>
<p>"Kami ingin menciptakan layanan yang terintegrasi. Selain melibatkan seluruh Puskesmas di Jember, kami juga mensinergikan tiga rumah sakit daerah, terutama untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang ditemukan di lapangan," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Saat ini, Dinas Kesehatan tengah melakukan finalisasi Petunjuk Teknis (Juknis) agar operasional di lapangan memiliki standar prosedur yang jelas dan akuntabel. </p>
<p></p>
<p>Dalam waktu dekat, sosialisasi menyeluruh akan dilakukan kepada seluruh jajaran Puskesmas dan pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Jember. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Gelar Bazar Ramadan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-gelar-bazar-ramadan-dorong-pemberdayaan-ekonomi-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-gelar-bazar-ramadan-dorong-pemberdayaan-ekonomi-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan bertajuk Bazar Kampus Ramadan tersebut digelar selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Maret 2026. Setiap hari, bazar dibuka pukul 14.00 hingga 19.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69ad361c74602.webp" length="39110" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 07:00:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Halaman Rektorat Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember tampak berbeda. Area yang biasanya digunakan untuk aktivitas akademik tersebut beralih fungsi menjadi pusat kegiatan yang ramai dan semarak.</p>
<p></p>
<p>Sejumlah tenda bazar berdiri rapi dengan aneka takjil yang tersedia. Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat sekitar kampus tampak berbaur dalam suasana hangat Ramadan sembari berbelanja.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan bertajuk Bazar Kampus Ramadan tersebut digelar selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Maret 2026. Setiap hari, bazar dibuka pukul 14.00 hingga 19.00 WIB, menghadirkan berbagai produk mulai dari makanan ringan, menu berbuka puasa, minuman segar, hingga aneka pakaian. Tidak hanya menjadi tempat perbelanjaan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar.</p>
<p></p>
<p>Menariknya, bazar ini tidak hanya diisi oleh pelaku usaha dari luar kampus. Sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas turut membuka gerai dagangan secara mandiri. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar langsung mengenai dunia usaha, mulai dari mengelola produk, melayani pembeli, hingga memasarkan barang dagangan.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kampus juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar. Kolaborasi ini terwujud melalui kerja sama antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN KHAS Jember dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Jember.</p>
<p></p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, pihak kampus membuka ruang bagi masyarakat untuk merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas yang berlangsung di lingkungan perguruan tinggi.</p>
<p></p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni menegaskan, Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya, bazar ini tidak sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Ia juga menekankan bahwa perguruan tinggi keagamaan tidak boleh hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan semata. </p>
<p></p>
<p>Kampus, katanya, harus mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.</p>
<p></p>
<p>"Selain membentuk generasi yang kuat secara intelektual dan spiritual, perguruan tinggi juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang mandiri secara ekonomi," katanya, Ahad (8/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Nawawi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bazar ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di lingkungan perguruan tinggi.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, selama ini Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sering dipandang hanya berkutat pada aktivitas akademik dan keagamaan.</p>
<p></p>
<p>"Melalui kegiatan seperti bazar Ramadan ini, pihak kampus ingin menunjukkan bahwa institusi pendidikan juga memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," paparnya.</p>
<p></p>
<p>Keterlibatan mahasiswa, pelaku UMKM, serta sivitas akademika menjadikan bazar ini tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sosial yang nyata. </p>
<p></p>
<p>Mahasiswa dapat belajar mengenai manajemen usaha dan pelayanan konsumen, sementara pelaku UMKM memperoleh peluang memperluas pasar serta menjalin jejaring baru.</p>
<p></p>
<p>"Melalui kegiatan ini, suasana Ramadan di kampus terasa semakin hidup. Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan bazar juga mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di lingkungan kampus," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Ikan Air Tawar Bulak Keting Jadi Destinasi Berburu Menu Buka Puasa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-ikan-air-tawar-bulak-keting-jadi-destinasi-berburu-menu-buka-puasa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-ikan-air-tawar-bulak-keting-jadi-destinasi-berburu-menu-buka-puasa</guid>
<description><![CDATA[ Fenomena tersebut terpantau terutama pada sore hari saat masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69abd6724abec.webp" length="106326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 15:30:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Memasuki hari ke-15 Ramadan, volume kendaraan di jalan raya dan aktivitas di sejumlah pusat perbelanjaan mengalami peningkatan signifikan.</p>
<p>Fenomena tersebut terpantau terutama pada sore hari saat masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.</p>
<p>Salah satu lokasi favorit yang kerap didatangi masyarakat Jember maupun luar kabupaten saat Ramadan adalah pasar ikan air tawar Bulak Keting.</p>
<p>Pasar yang terletak di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember ini menjadi tujuan utama perburuan ikan segar. Pasar yang telah beroperasi selama puluhan tahun di pinggir jalan raya provinsi ini terpantau ramai pembeli, khususnya sejak siang hingga sore hari.</p>
<p>Berbagai komoditas ikan air tawar tersedia di sini, mulai dari lele, wader, nila, hingga gurami. Mengenai harga terkini, ikan gurami menyentuh angka Rp38.000 per kilogram, sementara ikan nila berkisar di angka Rp33.000 per kilogram. Adapun untuk ikan lele, harga cenderung stabil pada kisaran Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram.</p>
<p>Meski demikian, sejumlah pedagang mengeluhkan adanya penurunan daya beli masyarakat pada tahun ini dibandingkan dengan periode Ramadan tahun lalu.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Bonali (67), salah satu pedagang asal Dusun Kedunglangkap, Desa Kraton, Kecamatan Kencong.</p>
<p>Ia mengakui adanya kenaikan harga ikan, terutama jenis gurami, yang dibarengi dengan penurunan jumlah pembeli.</p>
<p>"Hampir semua ikan air tawar naik mas, kalau puasa gini pasti ada kenaikan. Itu juga kadang mengikuti harga pokok sembako, dan pembeli agak sepi tahun ini dibanding tahun kemarin," kata Bonali saat ditemui di lokasi pasar ikan Bulak Keting, Sabtu (7/3/2026).</p>
<p>Saat ditanya mengenai waktu puncak kunjungan pembeli selama bulan Ramadan, Bonali menjelaskan bahwa keramaian biasanya terjadi menjelang petang.</p>
<p>"Biasanya jam tiga sore mulai ramai mas, hingga hampir jam lima. Untuk pembeli berasal dari berbagai daerah, karena di sini jalan raya provinsi, jadi mereka mampir membeli ikan segar untuk berbuka puasa di rumah," jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, seorang pembeli asal Kabupaten Lumajang, Siti Aisyah, mengungkapkan alasannya memilih bertransaksi di pasar tersebut.</p>
<p>"Ini sudah jadi langganan mas setiap saya mau pulang ke Lumajang, karena saya bekerja di Jember. Di sini ikannya masih segar dan hidup. Mengapa saya suka beli ikan di sini, selain itu tempatnya juga enak, di pinggir jalan raya dan dekat persawahan, sejuk buat mata dan juga ngabuburit," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antrean BBM Mengular di Jember, Bupati Pastikan Stok Aman dan Minta Warga Tidak Panik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antrean-bbm-mengular-di-jember-bupati-pastikan-stok-aman-dan-minta-warga-tidak-panik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antrean-bbm-mengular-di-jember-bupati-pastikan-stok-aman-dan-minta-warga-tidak-panik</guid>
<description><![CDATA[ Stok Pertalite di Jember mencapai 580 ton, sementara stok Pertamax tersedia sebanyak 279 ton. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a9e2ecd22e9.webp" length="7534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 06:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Fenomena antrean kendaraan mengular terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember. Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait segera menggelar rapat daring bersama pihak Pertamina untuk memastikan ketersediaan stok BBM di wilayahnya.</p>
<p></p>
<p>Bupati menyatakan langsung melakukan koordinasi sesaat setelah mendarat di Surabaya usai menjalani ibadah umrah. Langkah ini diambil setelah ia menerima laporan mengenai aksi pembelian BBM dalam skala besar oleh masyarakat.</p>
<p></p>
<p>"Baru landing di Surabaya, kami mendapat kabar pembelian BBM besar-besaran. Nah ini kita perlu bahas, apakah memang kebutuhan BBM masyarakat Jember ini meningkat," ujar Fawait, Kamis (5/3/2026) malam.</p>
<p></p>
<p>Ia menengarai bahwa antrean panjang ini dipicu oleh kekhawatiran warga terhadap situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah yang dikhawatirkan mengganggu jalur perdagangan energi, bukan karena adanya peningkatan permintaan riil.</p>
<p></p>
<p>"Ini sepertinya karena panic buying dari masyarakat karena perang Iran vs Israel sehingga ditutupnya jalur perdagangan internasional," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Di sisi lain, Sales Branch Manager Pertamina, Andi Reza, menegaskan bahwa operasional seluruh SPBU di Jember berjalan normal. Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik lantaran pasokan BBM saat ini dalam kondisi melimpah.</p>
<p></p>
<p>"Untuk SPBU di Jember melakukan operasional secara normal. Penyaluran secara aman dan stok sangat aman. Maka masyarakat Jember ini jangan sampai *panic buying*. Sekali lagi, supply dan stok BBM ini masih aman dan normal," ungkap Andi.</p>
<p></p>
<p>Ia merinci bahwa saat ini stok Pertalite di Jember mencapai 580 ton, sementara stok Pertamax tersedia sebanyak 279 ton.</p>
<p></p>
<p>Senada dengan Pertamina, Ketua Hiswana Migas DPC Besuki, Ikbal Wilda Fardana, meminta warga tetap tenang. Menurut pantauannya, distribusi BBM dari depo menuju SPBU berjalan sangat lancar tanpa kendala.</p>
<p></p>
<p>"Pasokan BBM di wilayah Jember saat ini masih aman. Bahkan, di beberapa SPBU cadangan BBM masih tersedia hingga 14 ribu liter. Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan dalam waktu dekat," jelas Ikbal.</p>
<p></p>
<p>Ikbal juga memperingatkan bahwa perilaku panic buying justru akan merugikan masyarakat karena dapat memicu kelangkaan semu di lapangan.</p>
<p></p>
<p>"Jika masyarakat membeli secara berlebihan, itu justru menciptakan masalah baru. Belilah sesuai kebutuhan saja. Kami juga meminta pengelola SPBU lebih selektif dalam melayani pembelian dalam jumlah besar agar distribusi tetap merata," tandasnya.</p>
<p></p>
<p>Sebagai informasi, antrean kendaraan mulai terlihat mengular sejak pukul 19.30 WIB di sejumlah titik, antara lain SPBU Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, dan wilayah Mangli. Hingga saat ini, kepadatan di beberapa SPBU tersebut dilaporkan belum terurai, termasuk di wilayah Jember bagian selatan dan barat. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dispendukcapil Jember Jemput Bola, Layanan Adminduk Lansia Langsung ke Rumah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dispendukcapil-jember-jemput-bola-layanan-adminduk-lansia-langsung-ke-rumah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dispendukcapil-jember-jemput-bola-layanan-adminduk-lansia-langsung-ke-rumah</guid>
<description><![CDATA[ Tim langsung datang rumah-rumah warga memastikan bahwa proses verifikasi data tetap berjalan akurat melalui pemindaian sidik jari yang nantinya akan menjadi dasar penerbitan dokumen resmi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a99fabca985.webp" length="27076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 23:59:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>adminduk, KTP, IKD, Dispenduk, layanan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Tim teknis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Jember lakukan percepatan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Hal ini dilakukan untuk warga yang memiliki keterbatasan di wilayah Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.</p>
<p>Fokus utama dalam kunjungan ini adalah pelaksanaan cek sidik jari dan perekaman data biometrik di tempat.</p>
<p>Upaya jemput bola ini diambil sebagai layanan pemerintah Kabupaten Jember bagi kelompok lanjut usia yang secara fisik tidak memungkinkan untuk menempuh perjalanan ke kantor kecamatan atau dinas terkait.</p>
<p>Kabid Pemanfaatan Data Dan Inovasi Pelayanan Dispenduk Capil Jember Mochammad Agus Khusnul Mufid menyatakan bahwa, pelayanan ini merupakan Hak Dasar bagi seluruh warga negara Indonesia.</p>
<p>Tim langsung datang rumah-rumah warga memastikan bahwa proses verifikasi data tetap berjalan akurat melalui pemindaian sidik jari yang nantinya akan menjadi dasar penerbitan dokumen resmi.</p>
<p>Mufid mengungkapkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi antara perangkat desa, kelurahan, dan pihak kecamatan.</p>
<p>"Pemerintah pun mengeluarkan imbauan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar," kata Mufid, Kamis (5/3/2026).</p>
<p>Mufid menuturkan bahwa bagi warga yang masih mampu beraktivitas fisik, pihak desa akan membantu pendampingan dan pengantaran menuju kantor kecamatan.</p>
<p>"Bagi warga yang sama sekali tidak bisa melakukan mobilisasi, informasi tersebut akan diteruskan ke dispenduk agar tim teknis segera dikirim langsung ke rumah yang bersangkutan untuk proses perekaman," tutur dia.</p>
<p>Terakhir, melalui integrasi data yang akurat, diharapkan seluruh warga Kecamatan Sumbersari dapat terdaftar dalam sistem kependudukan nasional.</p>
<p>"Dokumen yang lengkap bukan hanya soal identitas, tetapi juga kunci utama bagi masyarakat untuk mendapatkan akses bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan layanan publik lainnya dari pemerintah," tutup Mufid. </p>
<p>Sementara itu, salah seorang warga bernama Sutipah,(56) mengaku sangat bersyukur dengan adanya dispendukcapil jemput bola ini.</p>
<p>"Terima kasih sekali, pemerintah peduli terhadap kami," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siasati Penurunan Daya Beli, UMKM Kue di Jember Andalkan Hampers Mini Cookies</title>
<link>https://suarajatimpost.com/siasati-penurunan-daya-beli-umkm-kue-di-jember-andalkan-hampers-mini-cookies</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/siasati-penurunan-daya-beli-umkm-kue-di-jember-andalkan-hampers-mini-cookies</guid>
<description><![CDATA[ Rumah kue dengan konsep estetik ala Eropa berornamen warna merah muda dan biru ini tercatat telah beroperasi selama satu tahun terakhir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a6945a7e704.webp" length="58990" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 17:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, Eropa, hampers</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Berbagai upaya dilakukan para pelaku UMKM untuk menjaga omzet di tengah momentum Ramadan 2026. Salah satu strategi kreatif muncul dari rumah kue Boboho Donut yang berlokasi di Dusun Krajan A, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, belakang SPBU.</p>
<p>Rumah kue dengan konsep estetik ala Eropa berornamen warna merah muda dan biru ini tercatat telah beroperasi selama satu tahun terakhir.</p>
<p>Memasuki masa Ramadan dan menjelang Lebaran 2026, rumah kue yang memproduksi donat, bolu tape, spikoe, bolu gulung, brownies, hingga kue sus ini mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Guna menyikapi kondisi tersebut tanpa mengurangi ritme produksi, Boboho Donut meluncurkan terobosan baru berupa produk kue kering jenis Mini Cookies untuk paket hampers Ramadan dan Idulfitri. </p>
<p>Produk yang dibanderol seharga Rp150.000 per kilogram tersebut rupanya diminati pasar dan mulai diburu pelanggan.</p>
<p>"Tahun ini perekonomian memang kurang bagus untuk penjual UMKM seperti kami. Hal tersebut juga disampaikan teman-teman saya. Maka dari itu untuk menyikapi sepinya pembeli kami harus pintar membuat terobosan, ya salah satunya kita buat Hampers ramadan dan idul Fitri," ujar Siti Aisyah, pemilik Boboho Donut, Selasa (3/3/2026).</p>
<p>Siti menjelaskan bahwa hingga saat ini, pesanan Mini Cookies untuk hampers telah mencapai ratusan paket.</p>
<p>"Intinya yang penting kita punya terobosan dan rasa yang khas dan bahan premium saya yakin customer tidak akan rewel soal harga. Yang penting buat para penjual UMKM itu ramah," ungkapnya.</p>
<p>Selama bulan Ramadan, Boboho Donut beroperasi mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB. Selain berinovasi pada produk, Siti juga berkolaborasi dengan jasa ojek pangkalan maupun daring untuk sistem pengantaran.</p>
<p>"Intinya saya pribadi harus bersinergi dengan berbagai kalangan, terutama para ojek karena ini bagian simbiosis mutualisme," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Dukung Sanksi Tegas BGN Terhadap SPPG Nakal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dukung-sanksi-tegas-bgn-terhadap-sppg-nakal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dukung-sanksi-tegas-bgn-terhadap-sppg-nakal</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diambil sebagai respons atas undangan Satuan Tugas (Satgas) yang meminta kehadiran Bupati dalam rapat koordinasi bersama pengelola SPPG. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a5c1cb84c7d.webp" length="15820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 08:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan arahan tegas kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember melalui sambungan virtual (Zoom) dari Tanah Suci Mekkah, Senin (2/3/2026) malam. </p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil sebagai respons atas undangan Satuan Tugas (Satgas) yang meminta kehadiran Bupati dalam rapat koordinasi bersama pengelola SPPG.</p>
<p></p>
<p>Rapat koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan masing-masing SPPG tersebut berlangsung secara luring di Pendapa Wahyawibawagraha.</p>
<p></p>
<p>Dalam arahannya, Muhammad Fawait menyoroti evaluasi ketat yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap kinerja SPPG. </p>
<p></p>
<p>Ia menegaskan perlunya sanksi tegas bagi pengelola dapur yang terbukti tidak memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.</p>
<p></p>
<p>"Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN," katanya saat memberikan arahan via Zoom.</p>
<p></p>
<p>Bupati mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat tiga unit dapur di Jember yang dijatuhi sanksi penangguhan (suspend) oleh BGN. Hal tersebut merupakan konsekuensi dari ketidaksesuaian standar menu yang disajikan selama bulan suci Ramadan.</p>
<p></p>
<p>"Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini," ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember mendukung penuh langkah tegas otoritas pusat (BGN). Kebijakan tersebut dinilai krusial demi menjaga kualitas asupan gizi bagi anak-anak serta penerima manfaat lainnya di wilayah Jember.</p>
<p></p>
<p>"Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN," paparnya.</p>
<p></p>
<p>Ia berharap insiden ini menjadi evaluasi bagi seluruh pengelola SPPG di Jember agar kedepannya tidak ada lagi dapur yang melakukan pelanggaran serupa. Fawait mengimbau semua pihak untuk berkomitmen penuh dalam memberikan hak asupan gizi terbaik bagi anak-anak.</p>
<p></p>
<p>"Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi terhadap integritas pengelola, Bupati berencana memberikan penghargaan khusus bagi SPPG yang konsisten menunjukkan kinerja positif.</p>
<p></p>
<p>"Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Jember Canangkan 2026 Sebagai Tahun Pembuktian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tahun-kedua-kepemimpinan-bupati-jember-canangkan-2026-sebagai-tahun-pembuktian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tahun-kedua-kepemimpinan-bupati-jember-canangkan-2026-sebagai-tahun-pembuktian</guid>
<description><![CDATA[ Hal tersebut ditegaskan Fawait dalam forum refleksi satu tahun kepemimpinannya. Ia meminta seluruh jajaran birokrasi agar tidak terlena dan mulai meningkatkan ritme kerja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202603/image_870x580_69a53b8cdf7ad.webp" length="19490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 17:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan arah baru pemerintahannya pada tahun kedua kepemimpinan setelah melewati fase adaptasi pada tahun 2025. </p>
<p></p>
<p>Bupati menyebut tahun 2026 sebagai momentum "pembuktian" untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Jember.</p>
<p></p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Fawait dalam forum refleksi satu tahun kepemimpinannya. Ia meminta seluruh jajaran birokrasi agar tidak terlena dan mulai meningkatkan ritme kerja.</p>
<p></p>
<p>“Kalau 2025 adalah pemanasan, maka 2026 adalah tahun pembuktian. Kita harus berlari, bukan lagi berjalan,” kata Bupati, Senin (2/3/2026).</p>
<p></p>
<p>Gus Fawait mengakui bahwa dinamika politik di Jember selama setahun terakhir cukup dinamis. Namun, ia mewanti-wanti agar suhu politik tidak menghambat urusan pelayanan publik kepada masyarakat.</p>
<p></p>
<p>“Dinamika itu biasa dalam demokrasi. Yang tidak boleh terganggu adalah pelayanan kepada rakyat, itu yang paling utama,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Pada tahun 2026 ini, Gus Fawait membeberkan sejumlah program strategis. Fokus utamanya meliputi percepatan investasi, penyempurnaan regulasi tata ruang, hingga penguatan Mal Pelayanan Publik (MPP).</p>
<p></p>
<p>“Saya akan fokus pada investasi, penyempurnaan regulasi tata ruang, hingga MPP,” paparnya.</p>
<p></p>
<p>Salah satu program yang menjadi sorotan adalah aktivasi kembali Bandara Jember. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka konektivitas serta menarik investor masuk ke Bumi Pandhalungan.</p>
<p></p>
<p>“Tujuannya jelas, menciptakan lapangan kerja untuk mengurai kemiskinan di Jember,” tambahnya.</p>
<p></p>
<p>Terkait hubungan dengan legislatif, Gus Fawait menilai perbedaan pandangan antara eksekutif dan DPRD merupakan hal lumrah dalam fungsi kontrol. Baginya, sinergi tetap harus diutamakan demi kesejahteraan warga.</p>
<p></p>
<p>“Perbedaan pandangan antara Pemkab dan DPRD itu hal biasa. Tapi kesejahteraan warga adalah tujuan utama kami semua,” tegasnya.</p>
<p></p>
<p>Menutup refleksinya, politisi yang besar di lingkungan pesantren ini menyampaikan pesan emosional. Ia menyebut pengabdiannya di Jember merupakan bentuk totalitas sebagai putra daerah.</p>
<p></p>
<p>“Saya ini anak desa. Saya meninggalkan banyak hal untuk mengabdi di tanah kelahiran. Amanah ini harus dijaga dengan kerja nyata,” pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rektor UIN KHAS Jember Jadi Narasumber Kajian Islami Ramadan di TVRI Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rektor-uin-khas-jember-jadi-narasumber-kajian-islami-ramadan-di-tvri-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rektor-uin-khas-jember-jadi-narasumber-kajian-islami-ramadan-di-tvri-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Memanfaatkan momentum Ramadan, Prof. Hepni menyampaikan gagasan strategis mengenai masa depan pendidikan Islam di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a28a33a4f48.webp" length="64456" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 14:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. H. Hepni, MM, C.PEM, hadir sebagai narasumber dalam program Kajian Islami yang diproduksi di Studio 7 TVRI Nasional, Jakarta.</p>
<p>Memanfaatkan momentum Ramadan, Prof. Hepni menyampaikan gagasan strategis mengenai masa depan pendidikan Islam di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. </p>
<p>Dalam program tersebut, ia bersanding dengan Ketua Bidang Fatwa MUI, Prof. Dr. Asrorun Ni'am Sholeh, MA.</p>
<p>Proses pengambilan gambar dilakukan secara <em>tapping</em> (rekaman) dan dijadwalkan tayang sesuai dengan agenda siaran TVRI Nasional. Kehadiran Prof. Hepni dalam program ini dinilai memperkuat peran akademisi dalam ruang publik berskala nasional.</p>
<p>Dalam paparannya, Prof. Hepni menegaskan bahwa hakikat pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia.</p>
<p>"Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan peradaban manusia yang bermartabat. Pentingnya konsep insan kamil sebagai tujuan ideal pendidikan, yakni manusia yang paripurna dalam aspek spiritual, intelektual, dan sosial," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, Prof. Hepni menjelaskan bahwa pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi ideal berkarakter <em>ulil albab</em> dan <em>ulin nuha</em>, yakni individu yang mampu berpikir kritis, mendalam, serta memiliki kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengupas tantangan pendidikan Islam di era digital.</p>
<p>Menurutnya, respons terhadap pesatnya teknologi tidak cukup hanya dengan peningkatan kemampuan akademik dan penguasaan digital. Generasi muda dinilai wajib memiliki akhlak mulia dan integritas tinggi atau karakter <em>al-amin</em>, yakni pribadi yang jujur, tepercaya, dan bertanggung jawab.</p>
<p>"Di tengah derasnya arus digital, pendidikan Islam harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bertahan dan kokoh secara moral serta spiritual," ungkapnya.</p>
<p>Kehadiran Rektor UIN KHAS Jember dalam program ini diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus arah baru bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul dan berintegritas. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selama Ramadan, Intip Rangkaian Kegiatan UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selama-ramadan-intip-rangkaian-kegiatan-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selama-ramadan-intip-rangkaian-kegiatan-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[ Ramadan ditempatkan bukan sekadar bulan ritual, melainkan sebagai pembentukan kultur akademik yang religius dan partisipatif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69a037510dc2d.webp" length="41046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 20:30:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintah, adv, suarajatimpost UIN KHAS</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Ramadan 1447 menjadi momentum yang ditata dengan serius oleh UIN KHAS Jember melalui tajuk resmi program unggulan selama Ramadan UIN KHAS merancang rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 23 Februari hingga 13 Maret 2026. </p>
<p></p>
<p>Pola terstruktur, melibatkan seluruh unsur pimpinan, fakultas, hingga unit teknis, dengan satu benang merah yakni integrasi ibadah, keilmuan, dan pengabdian sosial.</p>
<p></p>
<p>Terkait program ini, pihak Rektor Prof. Dr. H. Hepni bersama Wakil Rektor I Prof. Dr. M. Khusna Amal, Wakil Rektor II Dr. H. Ainur Rafik, Wakil Rektor III Dr. Khoirul Faizin, dan Kepala Biro AUPK Dr. H. Nawawi mengonsolidasikan agenda Ramadan sebagai gerak kolektif institusi. Ramadan ditempatkan bukan sekadar bulan ritual, melainkan sebagai pembentukan kultur akademik yang religius dan partisipatif.</p>
<p></p>
<p>"Program ini kita lakukan dalam rangka bulan Ramadan, dan berbagai rangkaian kita siapkan," kata Prof Hepni, Kamis,(26/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Selain itu inti dari Program Unggulan selama ramadan UIN KHAS Jember adalah gerakan One Day One Juz. Setiap pagi, pukul 08.00–09.00 WIB, Masjid Sunan Ampel kampus menjadi pusat tadarus. Skema ini berjalan efektif selama 15 hari, menuntaskan 30 juz Al-Qur’an secara bergiliran.</p>
<p>Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan membuka dengan Juz 1 dan 2 pada 23 Februari 2026. Disusul Fakultas Dakwah (Juz 3–4), Fakultas Syariah (Juz 5–6), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Juz 7–8). Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora menutup pekan pertama dengan Juz 9 dan 10.</p>
<p>Memasuki Maret, Pascasarjana serta LPM, LPPM, SPI, TIPD, UPT Bahasa, UPT Perpustakaan, UPT Ma’had Al-Jami’ah, hingga tim-tim administratif kampus melanjutkan estafet hingga Juz 30 pada 13 Maret 2026. Distribusi ini mencerminkan pemerataan partisipasi lintas unit.</p>
<p>Selain tadarus pagi, Program Unggulan selama Ramadan UIN KHAS Jember juga menghadirkan Sholat Dzuhur berjamaah dan Kultum Ramadan yang disiarkan langsung.</p>
<p>Para dekan dijadwalkan menjadi imam sekaligus penyampai kultum, dimulai dari Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pada 23 Februari, lalu bergilir kepada dekan-dekan lainnya serta Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana hingga 12 Maret 2026. Praktik ini mempertemukan otoritas akademik dengan keteladanan spiritual.</p>
<p>Di ranah digital, kampus menayangkan Mimbar Taqwa Guru Besar melalui kanal YouTube resmi selama periode yang sama. Forum ini memberikan refleksi keislaman berbasis disiplin ilmu, memperluas jangkauan dakwah akademik kepada publik.</p>
<p>Dimensi sosial Ramadan tampak dalam Lapak Lentera Ramadan di tujuh masjid yang berada di kabupaten Jember pada 2–13 Maret 2026. Program ini menguatkan interaksi kampus dengan masyarakat.</p>
<p>Pada 26 Februari 2026, digelar pula Ngaji Ratib Al Haddad bersama KH. M. Hisyam Rifqie, mempertemukan tradisi wirid pesantren dengan atmosfer kampus.</p>
<p>Puncak kegiatan berlangsung 9 Maret 2026 melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan Joyful Ramadan (Live). Di hari yang sama, dilaksanakan Berbagi Berkah Ramadan untuk Outsourcing (Live) serta Gema Ramadan DWP UIN KHAS Jember (Live).</p>
<p>Sehari berselang, 10 Maret 2026, kampus menggelar Forum Silaturahim Masyarakat Sekitar UIN KHAS Jember, mempertegas komitmen sosial institusi terhadap lingkungan sekitar.</p>
<p>Melalui Program Unggulan Selama Ramadan UIN KHAS Jember, kampus ini menampilkan wajah Ramadan yang utuh: spiritual, intelektual, sekaligus sosial. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkah Ramadan, Bakso Balungan di Jember Diserbu Pengunjung, Omzet Meningkat Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-bakso-balungan-di-jember-diserbu-pengunjung-omzet-meningkat-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkah-ramadan-bakso-balungan-di-jember-diserbu-pengunjung-omzet-meningkat-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Dalam satu hari, kebutuhan bahan baku bakso melonjak hingga rentang 50 sampai 100 kilogram. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699fe76bbe7bb.webp" length="37688" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 17:00:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Warung Bakso Balungan Arjuna yang berlokasi di Jalan Citarum, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami lonjakan pengunjung selama bulan Ramadan. Penjualan kuliner bakso tulangan iga ini dilaporkan mampu mencapai ratusan porsi dalam sehari.</p>
<p>Pengelola warung, Ela Windi Safitri, menyampaikan bahwa permintaan konsumen selama Ramadan meningkat secara signifikan. Dalam satu hari, kebutuhan bahan baku bakso melonjak hingga rentang 50 sampai 100 kilogram.</p>
<p>“Peminat di bulan puasa meningkat, kebutuhan bahan bakso mencapai 50 sampai 100 kg,” kata Ela, Kamis (26/2/2026).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pada hari biasa, tingkat kunjungan tidak sepadat saat bulan Ramadan. Umumnya, porsi yang terjual pada hari normal hanya berkisar di angka 50 porsi per hari.</p>
<p>“Saat Ramadan kami menawarkan menu agar ada sensasi yang berbeda saat pengunjung berbuka puasa di sini. Kuah pedasnya bisa disesuaikan dengan permintaan dari konsumen, dampaknya sangat luar biasa,” ujarnya.</p>
<p>Mengenai harga, Ela menjelaskan bahwa produknya dibanderol mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000 untuk kategori bakso isi daging ukuran super jumbo.</p>
<p>“Harganya tergantung daripada permintaan konsumen. Tapi menu yang paling diminati ialah bakso tulangan iga jumbo,” paparnya.</p>
<p>Menurutnya, teknik pengolahan menjadi kunci keunggulan produk tersebut. Iga sapi dimasak menggunakan teknik presto selama lebih dari 30 menit guna memastikan tekstur daging yang empuk.</p>
<p>“Dalam satu porsi, pembeli mendapatkan tulang iga lengkap dengan sumsum, bakso jumbo, serta kuah pedas racikan cabai rawit,” tambah Ela.</p>
<p>Salah seorang pembeli, Kartika Putri, memberikan testimoni bahwa kuliner tersebut menawarkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang seimbang.</p>
<p>“Rasanya menghadirkan karakter khas Jawa dan Madura dalam satu sajian,” ungkap Kartika.</p>
<p>Sebagai informasi, selain ramai pada jam berbuka puasa, pelanggan juga terpantau tetap berdatangan usai salat tarawih untuk menikmati sajian hangat tersebut. Selama bulan suci Ramadan, Warung Bakso Balungan Arjuna beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 24.00 WIB. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berbeda, Jangkauan Mudik Gratis 2026 Pemkab Jember Diperluas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berbeda-jangkauan-mudik-gratis-2026-pemkab-jember-diperluas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berbeda-jangkauan-mudik-gratis-2026-pemkab-jember-diperluas</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai informasi, masyarakat bisa melakukan pendaftaran mudik dengan mengakses di https&quot;//bit.ly/jembermudik2026, atau menghubungi nomor 085178927015 dan 082143986380. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699ef8b295078.webp" length="37466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 20:45:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Pemerintah Kabupaten Jember kembali memanjakan para perantau dengan menggelar program Mudik Gratis pada musim Lebaran 1447 H / 2026. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Pemkab Jember menambah dua rute baru untuk menjangkau lebih banyak warga.</p>
<p>Jika sebelumnya rute yang tersedia hanya Jakarta-Jember, Jember-Surabaya, dan Jember-Sumenep, tahun ini jalur diperluas hingga ke Denpasar dan wilayah Mataraman (Madiun, Ponorogo, dan Ngawi).</p>
<p>"Ada tambahan rute untuk mudik tahun ini, yakni dari Denpasar (Bali) tujuan Jember, serta dari Jember menuju kota-kota di wilayah Mataraman seperti Madiun, Ngawi, dan Ponorogo," kata Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, Rabu (25/2/2026).</p>
<p>Selanjutnya, untuk pendaftaran warga yang ingin mengikuti program mudik gratis ini, Dinas Perhubungan membuka pendaftaran, baik secara online maupun offline dengan daftar ke kantor Dinas Perhubungan Pemkab Jember.</p>
<p>"Untuk pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun oflline, dan dibuka mulai besok 26 Februari sampai 13 Maret atau H-4, sedangkan pemberangkatannya akan dilakukan mulai tanggal 16 untuk Bali Jember dan 19 untuk Jember Mataraman," jelasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, masyarakat bisa melakukan pendaftaran mudik dengan mengakses di https"//bit.ly/jembermudik2026, atau menghubungi nomor 085178927015 dan 082143986380.</p>
<p>Selain mudik gratis, Pemkab Jember menggelar arus Balik Gratis dengan rute Madura Jember dan Ponorogo Jember yang dilaksanakan pada 24 Maret 2026. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Stok LPG 3 KG Aman, Bupati Jember Koordinasikan Kelancaran Distribusi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-stok-lpg-3-kg-aman-bupati-jember-koordinasikan-kelancaran-distribusi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-stok-lpg-3-kg-aman-bupati-jember-koordinasikan-kelancaran-distribusi</guid>
<description><![CDATA[ Kebijakan tersebut diambil untuk merespons dinamika kebutuhan energi masyarakat serta memastikan tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699bfcb9511e1.webp" length="26560" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 17:00:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan instruksi untuk menjamin ketersediaan tabung LPG subsidi 3 kilogram bagi masyarakat Jember mulai masa Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.</p>
<p>Kebijakan tersebut diambil untuk merespons dinamika kebutuhan energi masyarakat serta memastikan tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.</p>
<p>Dalam koordinasi intensif bersama jajaran Pertamina, Bupati Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyepakati komitmen dengan pihak Pertamina untuk menjamin kelancaran distribusi.</p>
<p>Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Direktur Patra Niaga dan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina wilayah Jember. </p>
<p>Hasilnya, serangkaian penambahan stok (extra dropping) telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi gejolak di pasar.</p>
<p>"Kami pastikan untuk Jember aman. Saat momen Imlek kemarin kita sudah tambah 55.000 tabung, dan memasuki awal Ramadan ini kembali kita gelontorkan tambahan sebanyak 54.000 tabung. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir," kata Fawait, Senin (23/02/2026).</p>
<p>Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Kadiskopumdag) Jember, Sartini, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat di lapangan. </p>
<p>Ia menekankan fokus utama pemerintah adalah memastikan LPG 3 kg tepat sasaran bagi rumah tangga prasejahtera dan pelaku usaha mikro.</p>
<p>"Kami terus memantau pergerakan distribusi di setiap pangkalan. Kami instruksikan kepada agen dan pangkalan untuk mengikuti aturan yang berlaku dan tidak melakukan penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas," ungkap Sartini.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan tidak akan menoleransi adanya pihak yang mencoba memanipulasi stok maupun harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Bupati Fawait menekankan bahwa ketersediaan energi merupakan kebutuhan vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Cairkan Insentif Guru Ngaji dan Marbot Mulai Pekan Depan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-cairkan-insentif-guru-ngaji-dan-marbot-mulai-pekan-depan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-cairkan-insentif-guru-ngaji-dan-marbot-mulai-pekan-depan</guid>
<description><![CDATA[ Pada tahun 2026, Pemkab Jember menambah kategori penerima insentif. Marbot masjid dan ketua kelompok pengajian Muslimat kini tercatat sebagai penerima bantuan serupa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699bfc5e8293f.webp" length="76506" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 16:30:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan proses administrasi pencairan insentif untuk guru ngaji, mudin, hingga marbot masjid tahun anggaran 2026 telah selesai. </p>
<p></p>
<p>Dana insentif tersebut dijadwalkan mulai disalurkan kepada para penerima manfaat pada pekan depan.</p>
<p></p>
<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyatakan bahwa seluruh kelengkapan administrasi telah siap. </p>
<p></p>
<p>Dokumen tersebut mencakup Surat Keputusan (SK) Bupati mengenai daftar nama penerima yang disusun berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes).</p>
<p></p>
<p>"Insyaallah Senin besok akan kami ajukan ke bagian keuangan untuk proses pencairan. Sedangkan untuk teknis penyerahannya, kami berkoordinasi dengan Bank Jatim dan akan dimulai pada hari Selasa di masing-masing balai desa," ujar Nurul Hafid, Senin (23/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Pada tahun 2026, Pemkab Jember menambah kategori penerima insentif. Marbot masjid dan ketua kelompok pengajian Muslimat kini tercatat sebagai penerima bantuan serupa. </p>
<p></p>
<p>Meskipun terdapat penambahan kuota, pemerintah menegaskan besaran nominal insentif tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p></p>
<p>"Untuk guru ngaji dan mudin, kuota dan besarannya tetap, yaitu Rp1,5 juta. Yang baru di tahun ini adalah tambahan untuk marbot dan ketua kelompok pengajian," ungkap Hafid.</p>
<p></p>
<p>Terkait aspirasi mengenai guru ngaji yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan, Hafid menjelaskan bahwa penentuan nama dilakukan melalui mekanisme Musdes di tingkat desa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan objektif.</p>
<p></p>
<p>"Pihak desa diminta untuk melakukan kroscek ulang dan memprioritaskan mereka yang benar-benar berhak namun belum masuk dalam daftar usulan, karena pemkab juga menegaskan bahwa daftar penerima bisa saja berubah setiap tahunnya tergantung pada hasil validasi ulang oleh pemerintah desa masing-masing," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Revitalisasi Sekolah di Jember, Bentuk Nyata Pemerintah Wujudkan Ruang Belajar Layak dan Bermutu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/revitalisasi-sekolah-di-jember-bentuk-nyata-pemerintah-wujudkan-ruang-belajar-layak-dan-bermutu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/revitalisasi-sekolah-di-jember-bentuk-nyata-pemerintah-wujudkan-ruang-belajar-layak-dan-bermutu</guid>
<description><![CDATA[ Program revitalisasi yang diresmikan di Kabupaten Jember mencakup 124 satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga SMK. Dan, terbesar digelontorkan untuk SMP Negeri 1 Balung sebesar Rp4,2 miliar.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699a7c59c9c8c.webp" length="60036" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 14:48:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Revitalitasi gedung sekolah di jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Upaya memperkuat kualitas pendidikan nasional kembali ditegaskan melalui peresmian revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Jember yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Balung, Sabtu (21/2/2026) kemarin.</p>
<p>Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, bersama Bupati Jember Muhamad Fawait.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), direktur rumah sakit daerah, para pengawas sekolah, serta kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. </p>
<p>Kepala SMP Negeri 1 Balung, M. Rohiem, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Jember. Program revitalisasi yang diresmikan di Kabupaten Jember mencakup 124 satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga SMK. Dan, terbesar digelontorkan untuk SMP Negeri 1 Balung sebesar Rp4,2 miliar. </p>
<p>Revitalisasi ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof.Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed menegaskan bahwa pada tahun 2025, pemerintah telah menyelesaikan revitalisasi sebanyak 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan capaian 100 persen. </p>
<p>“Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia belajar di ruang yang layak dan bermutu. Tahun 2026 proses revitalisasi terus berjalan" katanya.</p>
<p>Saat ini sudah ada sekitar 11.470 satuan pendidikan dalam APBN, dan kami tengah mengajukan tambahan anggaran untuk 60.000 satuan pendidikan lagi,” ujarnya.</p>
<p>Apabila tambahan tersebut disetujui, maka pada tahun 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi lebih dari 71.000 satuan pendidikan secara nasional. Menteri Abdul Mu’ti berharap, sebelum tahun 2029, seluruh sekolah di Indonesia dapat tersentuh program revitalisasi secara bertahap.</p>
<p>Menariknya, program revitalisasi tahun 2026 akan dilaksanakan dengan sistem swakelola oleh masing-masing sekolah. Berdasarkan hasil penelitian Kementerian, pendekatan ini tidak hanya mempercepat perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal serta menggerakkan ekonomi daerah. Material pembangunan diutamakan berasal dari toko-toko setempat dan tenaga kerja melibatkan masyarakat sekitar.</p>
<p>“Program ini bukan sekadar memperbaiki gedung, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi daerah. Pemerintah tidak pernah mengabaikan kualitas pendidikan,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember Muhamad Fawait menyampaikan refleksi mendalam mengenai kondisi pendidikan di daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa Jember merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur dan memiliki tantangan besar dalam angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem yang tertinggi di provinsi tersebut.</p>
<p>Ia menuturkan, pada awal masa jabatannya, data menunjukkan terdapat 1.532 gedung sekolah dengan kondisi rusak berat di Kabupaten Jember. Jumlah tersebut belum termasuk kategori rusak ringan dan sedang. Kondisi ini, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak mungkin diselesaikan hanya dengan mengandalkan APBD.</p>
<p>“Kami melihat pendidikan sebagai jalan panjang untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu kami datang ke Jakarta, menyampaikan kondisi sebenarnya. Kami benahi data Dapodik agar apa adanya, jika rusak dilaporkan rusak. Jika tidak memiliki fasilitas, jangan dipaksakan. Kejujuran data menjadi kunci,” kata Fawait.</p>
<p>Langkah pembenahan data tersebut berbuah hasil. Pada tahun 2025, Kabupaten Jember memperoleh alokasi revitalisasi terbesar dalam sejarahnya, dengan 124 sekolah mendapatkan bantuan perbaikan. Hal ini disebut sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi riil pendidikan di daerah.</p>
<p>Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jember kembali mengajukan lebih dari 300 sekolah yang masih dalam kategori rusak berat agar dapat masuk dalam program revitalisasi lanjutan. Bupati Jember menyampaikan harapannya agar dukungan pemerintah pusat terus mengalir demi percepatan perbaikan infrastruktur pendidikan. (ADV)</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jember: Pemkab Gelar Refleksi Capaian Strategis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-tahun-kepemimpinan-bupati-jember-pemkab-gelar-refleksi-capaian-strategis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-tahun-kepemimpinan-bupati-jember-pemkab-gelar-refleksi-capaian-strategis</guid>
<description><![CDATA[ Dalam paparannya, Gus Fawait menyatakan bahwa tahun pertama masa jabatannya difokuskan pada pembenahan pelayanan dasar di tengah tekanan fiskal dan angka kemiskinan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69993f201f913.webp" length="24366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 15:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar kegiatan refleksi bertajuk Setahun Berkarya, Maju Bersama Rakyat pada Jumat (20/2/2026) malam. </p>
<p></p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan pemaparan capaian strategis sekaligus evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait, sejak dilantik pada 20 Februari 2025.</p>
<p></p>
<p>Dalam paparannya, Gus Fawait menyatakan bahwa tahun pertama masa jabatannya difokuskan pada pembenahan pelayanan dasar di tengah tekanan fiskal dan angka kemiskinan. </p>
<p></p>
<p>Pada awal masa jabatan, Pemkab Jember menghadapi beban tanggungan di tiga rumah sakit daerah yang mencapai Rp214 miliar.</p>
<p></p>
<p>Kondisi operasional rumah sakit saat itu terdampak oleh keterbatasan anggaran dan suplai kebutuhan medis. Menanggapi hal tersebut, Pemkab Jember menetapkan kebijakan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.</p>
<p></p>
<p>Per 1 April 2025, masyarakat Jember dapat mengakses layanan kesehatan gratis menggunakan KTP. Kebijakan ini berdampak pada penjaminan akses kesehatan warga sekaligus stabilitas keuangan rumah sakit daerah yang saat ini mencatatkan peningkatan pendapatan.</p>
<p></p>
<p>Selain sektor kesehatan, pembenahan administrasi kependudukan menjadi prioritas. Pemerintah daerah menyediakan 68 ribu blanko KTP untuk menuntaskan tunggakan pencetakan periode 2019–2024. Melalui program PETA CINTA, masyarakat dapat melakukan pencetakan KTP di kantor kecamatan.</p>
<p></p>
<p>Di sektor pendidikan, tercatat sebanyak 1.532 gedung sekolah dalam kondisi rusak berat. Pemkab Jember melakukan pembaruan data Dapodik secara menyeluruh dan mendapatkan dukungan anggaran revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. </p>
<p></p>
<p>Selain itu, hampir 8 ribu mahasiswa, termasuk santri, menerima beasiswa afirmasi ekonomi hingga lulus.</p>
<p></p>
<p>Sektor pertanian turut mendapatkan alokasi melalui optimalisasi lahan, bantuan alat mesin pertanian, benih, serta penguatan infrastruktur. Total anggaran pertanian tahun 2025 yang bersumber dari APBN dan APBD merupakan yang terbesar dalam empat dekade terakhir.</p>
<p></p>
<p>Dalam menghadapi efisiensi transfer pusat, Pemkab Jember menerapkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menaikkan tarif pajak. </p>
<p></p>
<p>Melalui optimalisasi potensi dan penertiban kebocoran anggaran, PAD Jember tercatat meningkat sekitar 32 persen.</p>
<p></p>
<p>“Tahun 2025 adalah fondasi. Kita pastikan pelayanan dasar berdiri kokoh. Tahun 2026 adalah percepatan,” ujar Gus Fawait di sela-sela kegiatan.</p>
<p></p>
<p>Refleksi satu tahun ini menjadi penegasan arah pembangunan Kabupaten Jember yang berfokus pada penguatan pelayanan publik, stabilitas fiskal, dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Harga Bahan Naik, Ramadan Dongkrak Omzet Pedagang Pasar Tanjung Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-harga-bahan-naik-ramadan-dongkrak-omzet-pedagang-pasar-tanjung-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-harga-bahan-naik-ramadan-dongkrak-omzet-pedagang-pasar-tanjung-jember</guid>
<description><![CDATA[ Meski terjadi kenaikan harga, minat beli konsumen tetap tinggi. Yeni mengaku omzet penjualannya meningkat hingga hampir sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas di tokonya padat sejak dini hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69993d64a5fe1.webp" length="30634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 14:00:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Momentum bulan Ramadan berdampak pada peningkatan aktivitas jual beli bahan minuman segar di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember. Peningkatan volume penjualan terjadi seiring tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan takjil untuk berbuka puasa.</p>
<p></p>
<p>Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan adalah kolang-kaling. Harga bahan pelengkap es campur tersebut naik sebesar 50 persen, dari Rp15.000 menjadi Rp22.000 per kilogram. Kenaikan harga ini terpantau terjadi sejak tingkat petani pada awal Ramadan.</p>
<p></p>
<p>Seorang pedagang bahan es, Yeni Agustin, menjelaskan bahwa lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh kondisi pasokan dari produsen.</p>
<p></p>
<p>“Kolang-kaling dan rumput laut harganya melambung karena dari petani memang sudah naik,” ujar Yeni saat ditemui di lapaknya, Sabtu (21/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Meski terjadi kenaikan harga, minat beli konsumen tetap tinggi. Yeni mengaku omzet penjualannya meningkat hingga hampir sepuluh kali lipat dibandingkan hari biasa. Kondisi tersebut membuat aktivitas di tokonya padat sejak dini hari.</p>
<p></p>
<p>Guna mengimbangi tingginya permintaan, Yeni menambah jumlah karyawan dari dua orang menjadi delapan orang. Jam operasional toko juga diperpanjang, mulai pukul 02.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap hari selama bulan Ramadan.</p>
<p></p>
<p>“Insyaallah Ramadan tahun ini lebih ramai dibanding tahun lalu. Cuacanya panas, jadi orang lebih banyak cari minuman segar,” ungkapnya.</p>
<p></p>
<p>Di samping kolang-kaling, cincau menjadi produk yang paling banyak diminati karena harga yang relatif terjangkau, yakni Rp4.000 per kilogram. Selain itu, bahan es seperti dawet juga menjadi komoditas yang banyak dicari pembeli.</p>
<p></p>
<p>Untuk menjaga ketersediaan stok, Yeni mengambil pasokan cincau dan dawet langsung dari pabrik di kawasan Gading Joyo, Tegal Besar, Jember. Melalui sistem distribusi tangan pertama tersebut, ia dapat menekan harga jual kepada konsumen.</p>
<p></p>
<p>Fenomena peningkatan permintaan bahan es ini juga dirasakan oleh pedagang musiman. Putri, seorang penjual es campur di Kecamatan Arjasa, menyatakan tetap berjualan meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah bahan baku.</p>
<p></p>
<p>“Namanya juga Ramadan, pembeli pasti banyak. Selama kenaikannya masih wajar, kita tetap jualan karena permintaan juga naik,” kata Putri.</p>
<p></p>
<p>Peningkatan permintaan ini menjadi peluang ekonomi bagi para pedagang, khususnya pelaku usaha musiman yang mengandalkan pendapatan dari penjualan takjil dan minuman berbuka puasa selama bulan Ramadan. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Kantongi Predikat Pelayanan Publik Tertinggi Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-kantongi-predikat-pelayanan-publik-tertinggi-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-kantongi-predikat-pelayanan-publik-tertinggi-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Capaian itu bukan sekadar simbol keberhasilan administratif, melainkan dorongan moral agar pelayanan masyarakat terus meningkat secara konsisten dan berkelanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6997329c7fbbb.webp" length="17640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 23:51:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER,SJP - </strong>Ramadan berkah. Pemerintah Kabupaten Jember mendapat kabar membanggakan. Daerah ini meraih predikat Opini Kualitas Tertinggi dalam penilaian pelayanan publik nasional tahun 2024.</p>
<p>Penghargaan tersebut diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia setelah evaluasi kepatuhan penyelenggaraan layanan publik di berbagai sektor pemerintahan daerah.</p>
<p>Prestasi itu disambut penuh syukur oleh Bupati yang menilai capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh aparatur sipil negara.</p>
<p>“Alhamdulillah, di hari pertama Ramadan kami menerima kado istimewa dari Ombudsman RI berupa penghargaan kualitas pelayanan publik tertinggi,” kata bupati Muhamad Fawait, Kamis (19/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, capaian itu bukan sekadar simbol keberhasilan administratif, melainkan dorongan moral agar pelayanan masyarakat terus meningkat secara konsisten dan berkelanjutan.</p>
<p>“Bagi kami, ini bukan sekadar penghargaan, tetapi vitamin dan penyemangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, pemerintah daerah tidak ingin terlena. Evaluasi internal tetap dilakukan, terutama terkait pemerataan akses layanan bagi warga di wilayah pelosok.</p>
<p>Pemerintah menilai masih ada kesenjangan jarak dan kemudahan akses, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan perkotaan.</p>
<p>Sebagai solusi, pemerintah merancang pembangunan Mal Pelayanan Publik baru di berbagai kecamatan dan desa strategis mulai tahun 2025.</p>
<p>“Adil itu berarti pelayanan harus dekat dengan warga desa, bukan hanya terpusat di kota,” tegas Fawait.</p>
<p>Ia menyebut sejumlah wilayah prioritas, mulai kawasan barat hingga utara, yang diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan fasilitas layanan terpadu.</p>
<p>Selain itu, sektor administrasi kependudukan juga menjadi contoh keberhasilan inovasi pelayanan yang kini dirasakan langsung masyarakat.</p>
<p>“Sekarang pengurusan dan pencetakan KTP serta KK sudah bisa dilakukan di kantor kecamatan,” jelasnya.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai memangkas waktu, biaya, dan jarak tempuh warga yang sebelumnya harus datang ke pusat kota.</p>
<p>“Terima kasih kepada ASN dan masyarakat. Insya Allah kita terus berinovasi agar pelayanan semakin cepat dan menjangkau seluruh pelosok,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalan Berlubang di Kencong Viral, Bupati Jember Temui Gubernur Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalan-berlubang-di-kencong-viral-bupati-jember-temui-gubernur-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalan-berlubang-di-kencong-viral-bupati-jember-temui-gubernur-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Musim hujan memperparah kondisi jalan berlubang di Kencong. Warga memilih aksi humanis dengan memasang banner edukasi demi keselamatan pengguna jalan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_699573ec55973.webp" length="127412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 18:19:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="0" data-end="331"><strong data-start="0" data-end="15">JEMBER, SJP</strong> – Kerusakan parah sepanjang kurang lebih 4 kilometer di ruas Jalan Raya Provinsi kawasan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memicu keresahan warga.</p>
<p data-start="0" data-end="331">Lubang menganga di sisi kiri dan kanan jalan membuat banyak pengendara terjatuh, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi permukaan aspal yang rusak.</p>
<p data-start="333" data-end="555">Kondisi tersebut memantik keluhan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur penghubung vital itu. Warga menilai penanganan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi terkesan lamban, sementara risiko kecelakaan terus mengintai.</p>
<p data-start="557" data-end="799">Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jember, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Muhammad Fawait</span></span>, bergerak cepat dengan menemui Gubernur Jawa Timur, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Khofifah Indar Parawansa</span></span>, untuk menyampaikan langsung kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat.</p>
<p data-start="801" data-end="943">“Kami sudah menyampaikan kepada Gubernur Jawa Timur dan secepatnya penanganan jalan rusak ini akan diperbaiki,” ujar Fawait, Rabu (18/2/2026).</p>
<p data-start="945" data-end="1150">Video pertemuan antara Bupati Jember dan Gubernur Jawa Timur tersebut pun beredar luas di media sosial, menjadi perhatian publik sekaligus harapan baru bagi warga Kencong agar perbaikan segera terealisasi.</p>
<p data-start="1152" data-end="1502">Sementara itu, di lapangan, puluhan warga Kecamatan Kencong memilih bergerak dengan cara berbeda. Mereka turun ke jalan memasang ratusan baliho dan banner berisi imbauan agar pengendara berhati-hati saat melintas.</p>
<p data-start="1152" data-end="1502">Spanduk-spanduk tersebut juga menjadi bentuk sentilan moral kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera mengambil langkah konkret.</p>
<p data-start="1504" data-end="1805">“Kami melakukan ini dengan cara humanis, karena pengguna jalan tidak hanya warga Kencong saja. Maka dari itu kami pasang ratusan baliho dan banner agar masyarakat tahu, membaca, dan lebih berhati-hati sambil menunggu perbaikan dilakukan,” ujar Ketua kegiatan pemasangan banner edukasi, M. Rochul Ulum.</p>
<p data-start="1807" data-end="1973">Pria yang akrab disapa Mas Pitix itu menegaskan, inisiatif tersebut bertujuan menekan angka kecelakaan, terutama di tengah musim hujan yang memperparah kondisi jalan.</p>
<p data-start="1975" data-end="2186">“Sekarang musim hujan, banyak genangan dan itu bisa fatal. Kami edukasi dengan cara ini untuk menekan angka kecelakaan sekaligus memberikan informasi jalur alternatif bagi pengguna jalan di Kencong,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2188" data-end="2458" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Di tengah ancaman keselamatan yang nyata, aksi warga Kencong menjadi potret kepedulian kolektif. Mereka tak hanya menunggu, tetapi juga berupaya saling menjaga, sembari berharap pemerintah segera menghadirkan solusi nyata atas kerusakan jalan yang telah lama dikeluhkan. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2188" data-end="2458" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dapur Warung Sate di Jember Ludes Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dapur-warung-sate-di-jember-ludes-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dapur-warung-sate-di-jember-ludes-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan saksi mata, api membesar dalam waktu singkat lantaran banyaknya material yang mudah terbakar di dalam ruangan dapur tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69956fdfec3ad.webp" length="41678" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 16:30:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan dapur milik warung Sate Nabila pada Rabu siang (18/02/2026).</p>
<p>Kobaran api yang merambat dengan cepat tersebut melalap seluruh area dapur beserta isinya.</p>
<p>Peristiwa bermula saat titik api muncul dari bagian belakang bangunan yang merupakan area dapur.</p>
<p>Warung sate tersebut diketahui milik Yuki (38), warga Desa Kencong, Kecamatan Kencong.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi mata, api membesar dalam waktu singkat lantaran banyaknya material yang mudah terbakar di dalam ruangan dapur tersebut.</p>
<p>"Awalnya saya tidak tahu, tiba-tiba ada asap hitam pekat dari belakang bangunan. Kemudian warga berteriak kebakaran," ujar Syafi’i, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.</p>
<p>Ia menambahkan, pemilik warung sate sempat tidak menyadari bahwa area dapurnya telah terbakar.</p>
<p>Kesadaran baru muncul setelah warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk memberikan peringatan.</p>
<p>Warga pun sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beruntung, respons cepat warga dan kesigapan petugas membuat api berhasil dilokalisasi, sehingga tidak merambat ke bangunan utama maupun pemukiman penduduk di sekitarnya.</p>
<p>Meski demikian, kerusakan di area dapur dilaporkan cukup parah. Dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Rambipuji diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman serta pendinginan.</p>
<p>Atas kejadian ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memastikan kondisi kompor maupun peralatan listrik dalam keadaan mati sebelum meninggalkan dapur atau rumah. Langkah ini penting guna meminimalisasi risiko terjadinya musibah kebakaran. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hotel Fortuna Grande Jadi Saksi 24 Asesor UIN KHAS Jember Dinyatakan Kompeten</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hotel-fortuna-grande-jadi-saksi-24-asesor-uin-khas-jember-dinyatakan-kompeten</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hotel-fortuna-grande-jadi-saksi-24-asesor-uin-khas-jember-dinyatakan-kompeten</guid>
<description><![CDATA[ Seluruh peserta yang berjumlah 24 orang mengikuti rangkaian uji kompetensi, mulai dari penilaian portofolio, observasi praktik, hingga wawancara berbasis unit kompetensi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6995bacf0ded6.webp" length="45426" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 20:13:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebanyak 24 calon asesor kompetensi dinyatakan kompeten setelah mengikuti proses sertifikasi yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026 kemarin.</p>
<p>Bertempat di Hotel Fortuna grande jember para calon ini berhasil melalui berbagai tahapan dan dinyatakan kompeten dan luar biasa.Kegiatan asesmen berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.Dalam skema sertifikasi Asesor Kompetensi sektor LSP P1 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember.</p>
<p>Proses asesmen ini merupakan bagian dari mekanisme resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa setiap asesor memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar nasional. </p>
<p>Seluruh peserta yang berjumlah 24 orang mengikuti rangkaian uji kompetensi, mulai dari penilaian portofolio, observasi praktik, hingga wawancara berbasis unit kompetensi.</p>
<p>Berdasarkan berita acara pelaksanaan, seluruh peserta atau 100 persen kandidat dinyatakan kompeten, tanpa ada peserta yang berstatus belum kompeten. Hasil ini mencerminkan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung sistem penjaminan mutu asesmen kompetensi di lingkungan lembaga.</p>
<p>Adapun unit kompetensi yang diujikan mengacu pada SKKNI 333 Tahun 2020, meliputi:</p>
<p>1. Merencanakan aktivitas dan proses asesmen,</p>
<p>2. Melaksanakan asesmen, serta</p>
<p>3. Memberikan kontribusi dalam validasi asesmen.</p>
<p>Master asesor yang terlibat dalam proses pengujian antara lain Dewi Eka Arini dan Diki Saifurohman, yang memastikan pelaksanaan asesmen berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur.</p>
<p>"Sangat luar biasa, dari 24 orang ini cukup membanggakan dan kompeten," katanya disela sela acara berlangsung.</p>
<p>Lebih lanjut diterangkan jika, dari sisi pelaksanaan, kondisi ruang dan fasilitas dinilai cukup mendukung, dengan pencahayaan dan lingkungan yang memadai untuk kegiatan uji kompetensi. Tidak terdapat penolakan hasil asesmen dari peserta.</p>
<p>Beberapa catatan perbaikan yang disampaikan antara lain perlunya optimalisasi kesiapan fasilitas serta penguatan dukungan panitia agar pelaksanaan di masa mendatang semakin efektif.</p>
<p>Keberhasilan seluruh peserta meraih status kompeten menjadi capaian penting dalam penguatan kapasitas kelembagaan. Kehadiran asesor yang tersertifikasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan asesmen kompetensi, sekaligus memperkuat budaya profesionalisme dan standar mutu di lingkungan kerja.</p>
<p>Dengan bertambahnya 24 asesor kompetensi yang tersertifikasi, UIN KHAS Jember semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang profesional, terstandar, dan berdaya saing di tingkat nasional. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kerja Cepat Senyap Bupati Jember: Bersama DPU serta BPBD Jatim Cek Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kerja-cepat-senyap-bupati-jember-bersama-dpu-serta-bpbd-jatim-cek-kerusakan-infrastruktur-pascabanjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kerja-cepat-senyap-bupati-jember-bersama-dpu-serta-bpbd-jatim-cek-kerusakan-infrastruktur-pascabanjir</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai tindak lanjut Bupati Jember dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, tim teknis dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur turun langsung ke Jember untuk mengecek kerusakan infrastruktur pascabanjir Minggu (15/2/2026) pagi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69915c738ee28.webp" length="77518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 15:42:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Banjir jember, kerusakan infrastruktur pascabanjir, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Dampak banjir yang masih dirasakan warga, Bupati Jember memilih bergerak senyap lewat kerja lapangan dan koordinasi lintas pemerintahan. Langkah ini guna memastikan pemulihan berjalan cepat.</p>
<p>Hasilnya, tim teknis dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur turun langsung ke Jember untuk mengecek kerusakan infrastruktur pascabanjir Minggu (15/2/2026) pagi.</p>
<p>Peninjauan difokuskan pada sejumlah titik kerusakan, terutama jembatan terdampak banjir. Selain itu, tim meninjau ruas jalan provinsi yang melintasi Kecamatan Gumukmas, Kencong, hingga wilayah Jombang, yang selama ini mengalami kerusakan.</p>
<p>Langkah ini sebagai tindak lanjut komunikasi langsung antara Bupati Jember dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, akhir pekan kemarin.</p>
<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Regar Jeane mengatakan, bupati memilih pendekatan kerja senyap selama penanganan bencana. Menurutnya, fokus utama kepala daerah saat ini adalah memastikan seluruh unsur bergerak cepat di lapangan. Termasuk menyusun langkah strategis dengan menetapkan status tanggap darurat agar upaya penanganan bencana lebih terkoordinasi.</p>
<p>“Bupati memastikan seluruh tim bergerak, mulai dari Dinsos, BPBD, camat hingga relawan. Alhamdulillah kesigapan itu dirasakan langsung masyarakat,” katanya di sela sela peninjauan.</p>
<p>Selain memastikan penanganan teknis berjalan, bupati juga melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi melalui pendekatan silaturahmi dan koordinasi langsung.</p>
<p>“Melalui komunikasi tersebut, gubernur merespons dengan memerintahkan tim turun mengecek jembatan yang rusak akibat banjir dan jalan provinsi yang rusak hingga menuai keluhan warga,” ucap Regar.</p>
<p>Di tengah situasi bencana, Regar mengungkapkan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas psikologis masyarakat. </p>
<p>Untuk itu, dia menambahkan, bupati memilih tidak menjadikan bencana sebagai materi publikasi berlebihan. “Melainkan menitikberatkan pada penyelesaian masalah di lapangan,” pungkasnya. (ADV)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tangani Angka Kemiskinan Ekstrem, Begini Langkah Strategi Bupati Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-30110</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-30110</guid>
<description><![CDATA[ Strategi utama pemerintahan Gus Fawait tidak hanya mempertahankan UMKM yang sudah ada, melainkan menciptakan ekosistem usaha baru yang lahir langsung dari akar rumput. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698f01c7c2c3e.webp" length="33014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 18:39:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Bupati Jember, Muhammad Fawait, memaparkan strateginya untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember. Bupati menyampaikan, kendati Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus tumbuh, angka kemiskinan di Jember tercatat masih tinggi.</p>
<p>"UMKM di Jember maju, tapi kemiskinan di Jember juga maju,” katanya, Jumat (13/2/2026).</p>
<p>Menanggapi hal itu, Bupati Jember telah menyiapkan strategi komprehensif untuk menekan angka kemiskinan. Yakni dengan menyasar masyarakat miskin ekstrem usia produktif.</p>
<p>“Jadi untuk mengatasi hal tersebut, kami sudah menyiapkan strategi untuk menekan masalah kemiskinan di Jember,” ucapnya.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan bahwa strategi utama pemerintahannya tidak hanya mempertahankan UMKM yang sudah ada. Melainkan menciptakan ekosistem usaha baru yang lahir langsung dari akar rumput.</p>
<p>“Maka salah satu strategi kita adalah akan memunculkan UMKM baru. Yang sudah ada sekarang kita support, tapi yang baru nanti kita munculkan dari masyarakat miskin, terutama masyarakat miskin ekstrem usia produktif," paparnya.</p>
<p>Menurutnya, langkah ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh pelaku usaha lama. Tetapi juga menjadi jembatan bagi warga miskin untuk naik kelas.</p>
<p>“Tapi sekali lagi, maksud kami bukan berarti mengabaikan UMKM yang sudah ada. Yang sudah ada sekarang kita support, tapi yang baru nanti kita munculkan dari masyarakat miskin,” tambahnya. </p>
<p>Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Jember akan memberikan pendampingan hulu ke hilir. Selain memberikan bantuan fisik berupa peralatan usaha, pemerintah juga akan masuk ke ranah permodalan dengan skema yang sangat ringan.</p>
<p>"Skema kami adalah mereka kita latih, kita bantu, contoh seperti pemberian gerobak dan peralatan. Kemudian, nanti kita sambungkan dengan lembaga pendanaan termasuk milik Kementerian Keuangan," jelasnya.</p>
<p>"Bunganya insyaallah kita akan tanggung. Jadi nanti mereka hanya ketanggungan pinjaman saja, bunganya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jember," tegasnya.</p>
<p>Selain penguatan ekonomi domestik lewat UMKM, Gus Fawait juga melirik potensi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai jalur pengentasan kemiskinan yang efektif. Dia akan melakukan pengiriman tenaga kerja yang lebih terukur, legal, dan aman.</p>
<p>"Kita akan bekerja sama dengan Kementerian P2MI untuk memberikan pelatihan kepada calon PMI Jember. PMI-nya kita kirim dikawal oleh pemerintah. Artinya, tempatnya jelas, penghasilnya juga jelas," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sungai di Lereng Argopuro Meluap, Ratusan Rumah di Jember Terendam Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sungai-di-lereng-argopuro-meluap-ratusan-rumah-di-jember-terendam-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sungai-di-lereng-argopuro-meluap-ratusan-rumah-di-jember-terendam-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan data sementara, di Desa Rowotamtu saja terdapat sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.400 jiwa dari 13 Rukun Tetangga (RT) yang mengungsi di masjid setempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698ebe09abec0.webp" length="41854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 14:00:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jember, Jawa Timur, sejak Kamis (12/2/2026) siang hingga Jumat (13/2/2026), mengakibatkan bencana banjir. </p>
<p>Kondisi tersebut memicu peningkatan debit air sungai di lereng selatan Pegunungan Hyang Argopuro hingga meluap ke ruas jalan dan ratusan permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.</p>
<p>Menanggapi situasi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mengerahkan enam relawan dan tiga pengurus ke lokasi bencana. </p>
<p>Tim gabungan tersebut fokus melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak, terutama kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil, ke titik pengungsian yang lebih aman.</p>
<p>"Air sungai masuk ke rumah dengan cepat, sehingga saya panik dan langsung menyelamatkan diri ke masjid. Di sana masih banyak warga yang terjebak dan kesulitan keluar karena rumah mereka sudah tergenang," ujar Azizah, warga Desa Rowotamtu. </p>
<p>Di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, PMI Jember menyiagakan dua armada untuk mempercepat proses evakuasi. Salah satu warga, seorang nenek berusia 85 tahun yang sedang sakit, berhasil dievakuasi dari rumahnya menggunakan ambulans menuju kediaman kerabatnya yang tidak terdampak banjir.</p>
<p>Kepala Desa Rowotamtu, Zaenuri, yang turun langsung dalam proses evakuasi, menjelaskan bahwa kondisi korban yang tidak mampu berjalan menyulitkan upaya penyelamatan mandiri oleh warga saat debit air meningkat. "Beruntung ada ambulans PMI, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar," tuturnya.</p>
<p>Selain menggunakan ambulans, PMI Jember mengerahkan unit truk untuk menembus area perkampungan yang terendam. Relawan tercatat melakukan enam kali perjalanan bolak-balik untuk menjemput warga yang terjebak luapan air guna dibawa ke masjid desa yang menjadi titik kumpul utama.</p>
<p>Berdasarkan data sementara, di Desa Rowotamtu saja terdapat sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.400 jiwa dari 13 Rukun Tetangga (RT) yang mengungsi di masjid setempat.</p>
<p>Sekretaris PMI Jember, Ghufron Evyan Efendy, yang memimpin langsung operasi lapangan, menyatakan bahwa prioritas malam ini adalah mobilisasi bantuan bagi warga yang terisolasi. "Kami menerjunkan dua armada dan personel untuk membantu warga Desa Rowotamtu. Mayoritas warga terjebak karena arus air yang sangat cepat masuk ke dalam rumah, sehingga mereka harus menunggu bantuan evakuasi datang," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Babat Habis Reklame Bodong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-babat-habis-reklame-bodong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-babat-habis-reklame-bodong</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan yang berfokus di kawasan strategis Segitiga Emas Jember ini merupakan implementasi nyata dari gerakan Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698d49f879974.webp" length="61248" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 12:00:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten Jember kembali mempertegas langkah dalam menjaga estetika dan ketertiban kota. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang, operasi pembersihan reklame, baliho, hingga spanduk tidak berizin kini telah memasuki tahap kedua.</p>
<p>Kegiatan yang berfokus di kawasan strategis Segitiga Emas Jember ini merupakan implementasi nyata dari gerakan Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). </p>
<p>Program tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati Jember serta instruksi Presiden RI untuk mempercantik wajah kota di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Mewakili Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudiyanto, menjelaskan bahwa penertiban ini menyasar jalur-jalur utama yang selama ini dipadati media promosi luar ruang yang melanggar regulasi.</p>
<p>"Hari ini kami melaksanakan aksi pembersihan agar estetika kota terjaga. Fokus utama kami berada di tiga titik besar, yakni Jalan Gajah Mada, Jalan Sultan Agung, serta Jalan Jawa di kawasan kampus," ujar Bambang di sela kegiatan, Kamis (12/2/2026).</p>
<p>Bambang menekankan bahwa prioritas penertiban kali ini difokuskan di Jalan Jawa. Berdasarkan hasil audit lapangan, ditemukan banyak titik reklame dan papan iklan (<em>billboard</em>) yang dipasang tanpa mengantongi izin resmi.</p>
<p>Tindakan yang diambil tim gabungan tidak lagi berupa imbauan semata. Petugas langsung melakukan eksekusi di tempat terhadap media promosi yang terbukti melanggar aturan.</p>
<p>"Untuk reklame yang tidak berizin, kami tuntaskan hari ini. Petugas langsung menutup dan menempelkan stiker sebagai tanda bahwa objek tersebut merupakan target operasi resmi dari Satgas dan Bapenda," tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Bambang menuturkan bahwa operasi ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di antaranya adalah Satpol PP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas PU Cipta Karya, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jember.</p>
<p>Melalui operasi ini, Pemkab Jember berharap para pelaku usaha lebih tertib dalam mengurus administrasi perizinan. Selain bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), langkah ini dinilai krusial untuk memastikan tata ruang Jember tetap tertata dan terhindar dari kesemrawutan iklan luar ruang ilegal. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dispendik Jember Tarik Oknum Guru Lucuti Siswa dan Lakukan Pemulihan Trauma Siswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dispendik-jember-tarik-oknum-guru-lucuti-siswa-dan-lakukan-pemulihan-trauma-siswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dispendik-jember-tarik-oknum-guru-lucuti-siswa-dan-lakukan-pemulihan-trauma-siswa</guid>
<description><![CDATA[ Selain menarik guru yang bersangkutan, Dispendik menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan pemulihan trauma (trauma healing) bagi para siswa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698c0cfc282df.webp" length="53158" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 13:00:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember bertindak cepat dalam menangani insiden tindakan berlebihan yang dilakukan oleh oknum guru di SDN 02 Jelbuk, oknum guru itu tega melucuti pakaian 22 siswa gegara ada uang yang hilang. </p>
<p></p>
<p>Selain menarik guru yang bersangkutan, Dispendik menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan pemulihan trauma (trauma healing) bagi para siswa.</p>
<p></p>
<p>Kasus ini sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempuh langkah persuasif dengan mendatangi sekolah dan berdialog langsung dengan para wali murid pada Ahad (8/2/2026) lalu.</p>
<p></p>
<p>"Kami berembuk dengan para wali murid untuk mencari solusi terbaik agar permasalahan ini tidak berlarut-larut. Pada prinsipnya, kami ingin kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa gangguan," ujar Arief, Rabu (11/2/2026).</p>
<p></p>
<p>Arief menegaskan bahwa aspirasi wali murid yang menuntut tindakan tegas telah diakomodasi. Pada Senin (9/2/2026), oknum guru tersebut telah dipanggil secara resmi ke kantor Dinas Pendidikan untuk menjalani proses pembinaan sesuai dengan regulasi yang berlaku.</p>
<p></p>
<p>"Kami sudah memanggil guru yang bersangkutan ke kantor Dispendik sesuai permintaan para wali murid untuk menjalani proses pembinaan," tuturnya.</p>
<p></p>
<p>Ia menambahkan, penanganan tidak hanya berhenti pada tindakan administratif. Fokus utama saat ini adalah memulihkan kondisi psikologis para siswa di SDN 02 Jelbuk pascainsiden tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Pagi tadi, tim Dinas Pendidikan kembali ke sekolah bersama tim dari KPAI untuk melakukan trauma healing. Langkah ini penting agar para siswa tidak mengalami trauma mendalam," papar Arief.</p>
<p></p>
<p>Insiden yang dipicu oleh hilangnya uang tersebut menjadi evaluasi penting bagi dunia pendidikan di Jember. Arief berkomitmen untuk memperbaiki kinerja internal serta memperketat pengawasan melalui peran pengawas sekolah.</p>
<p></p>
<p>"Kami tidak ingin peristiwa serupa terulang kembali. Tindakan tersebut tidak hanya merugikan individu dan lembaga, tetapi terutama merugikan para siswa," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Protes Jalan Rusak, Warga Jember Tanam Puluhan Pohon Pisang di Jalur Provinsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/protes-jalan-rusak-warga-jember-tanam-puluhan-pohon-pisang-di-jalur-provinsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/protes-jalan-rusak-warga-jember-tanam-puluhan-pohon-pisang-di-jalur-provinsi</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai warga setempat, pria yang akrab disapa Manusia Jaket Kulit ini mengaku jengah melihat pembiaran yang dilakukan pemerintah terhadap kerusakan jalan yang tidak beraturan tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698aa4e65f6af.webp" length="104510" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 09:50:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Kelalaian pemerintah dalam menjaga kelayakan infrastruktur jalan kembali memicu aksi protes warga. Saroji (54), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, nekat menanam puluhan pohon pisang di tengah jalan raya provinsi sebagai bentuk kritik sekaligus peringatan bagi pengguna jalan. </p>
<p>Langkah ini diambil Saroji menyusul kondisi jalan yang kian memprihatinkan dan kerap memakan korban. </p>
<p>Sebagai warga setempat, pria yang akrab disapa Manusia Jaket Kulit ini mengaku jengah melihat pembiaran yang dilakukan pemerintah terhadap kerusakan jalan yang tidak beraturan tersebut.</p>
<p>"Kondisinya sudah sangat parah, apalagi sekarang musim hujan. Meskipun dilakukan tambal sulam ratusan kali, jalan tetap akan hancur karena langsung dilewati kendaraan berat sebelum kering sempurna," ujar Saroji di sela kegiatannya menanam pohon, Selasa (10/2/2026). </p>
<p>Ia mengaku telah puluhan kali menolong pengendara yang terperosok ke dalam lubang jalan. Penanaman pohon pisang ini dilakukan sebagai upaya mandiri untuk memberikan rambu darurat agar pengendara lebih waspada.</p>
<p>"Pengendara harus sangat berhati-hati. Di sepanjang jalan Desa Wonorejo ini, ada ratusan titik kerusakan meskipun statusnya sering diperbaiki dengan metode tambal sulam," tambahnya.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Kencong memang berada pada level yang mengkhawatirkan. </p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk melakukan perbaikan permanen.</p>
<p>Ironisnya, data menunjukkan bahwa sepanjang medio 2023 hingga 2025, kerusakan jalan di kawasan tersebut telah merenggut puluhan nyawa. Sebagian besar korban tewas akibat terjatuh ke lubang jalan sebelum akhirnya terlindas kendaraan berat yang melintas di jalur logistik tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terjepit Ekonomi, Pria di Jember Nekat Mencuri Alpukat untuk Pengobatan Ibunya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terjepit-ekonomi-pria-di-jember-nekat-mencuri-alpukat-untuk-pengobatan-ibunya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terjepit-ekonomi-pria-di-jember-nekat-mencuri-alpukat-untuk-pengobatan-ibunya</guid>
<description><![CDATA[ Tertangkap mencuri alpukat, seorang pria di Umbulsari, Jember, mengaku terpaksa demi biaya berobat ibunya. Kasus diselesaikan secara kekeluargaan setelah pelaku mendapat perawatan medis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6984822d51c88.webp" length="17266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 19:15:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, pencurian, ranmor, polisi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Aksi nekat AP (35) warga Desa Pondokjoyo, Semboro, berakhir di tangan massa. Pria tersebut babak belur setelah tertangkap basah mencuri buah alpukat di sebuah kebun di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Rabu (4/2/2026) malam.</p>
<p>Pemilik kebun, Gigit, menceritakan detik-detik saat dirinya memergoki pelaku. Saat itu, dia melihat gerak-gerik mencurigakan di area kebunnya.</p>
<p>"Saya lihat ada orang asing sedang petik buah (alpukat). Langsung saya panggil warga sekitar untuk membantu penangkapan," katanya saat memberikan keterangan, Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, saat sadar aksinya dipergoki, AP sempat mencoba kabur. Namun, warga yang sudah mengepung lokasi berhasil meringkusnya. </p>
<p>“Emosi warga membuat AP menjadi sasaran amuk massa sehingga mengalami luka-luka di wajah,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Umbulsari, AKP Setyono Budi, membenarkan kejadian tersebut. Polisi yang datang ke lokasi segera mengevakuasi pelaku dari kepungan warga.</p>
<p>"Pelaku tertangkap tangan dengan barang bukti empat sak alpukat. Kerugian korban ditaksir mencapai satu juta rupiah," ungkapnya.</p>
<p>Budi menambahkan, pelaku sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Sebelum pada akhirnya dijebloskan ke sel tahanan.</p>
<p>Dari tangan pelaku, polisi menyita empat sak buah alpukat sebagai barang bukti tindak pidana tersebut.</p>
<p>"Kondisinya sudah membaik setelah ditangani medis. Sekarang sudah di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut,” paparnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan dikarenakan korban tidak melaporkan dan menuntut atas dasar pengakuan korban yang jujur dirinya nekat mencuri karena untuk biaya ibunya yang sakit.</p>
<p>"Pelaku dikembalikan ke keluarganya dan pihak korban juga memberikan alpukat yang sempat dicuri dikarenakan memang hal ini dilakukan secara terpaksa untuk pengobatan ibunya," pungkas Kapolsek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Siswa SMP di Jember Mual dan Diare, Diduga Keracunan MBG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-siswa-smp-di-jember-mual-dan-diare-diduga-keracunan-mbg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-siswa-smp-di-jember-mual-dan-diare-diduga-keracunan-mbg</guid>
<description><![CDATA[ Kabar dugaan keracunan mulai teridentifikasi pada Kamis pagi sekitar pukul 11.00 WIB, ketika puluhan siswa mulai mengantre di kamar mandi sekolah karena mengalami mual, muntah, dan diare. Berdasarkan data medis, total korban mencapai 112 orang dengan rincian 99 murid dan 13 guru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_69846a6a31bd1.webp" length="40684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 18:30:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>MBG, Frozen Food, kesehatan, SPPG, Prabowo, TNI, Kodim, POlri, KPK, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Sebanyak 112 warga sekolah yang terdiri dari siswa dan guru di SMP Negeri 1 Umbulsari, Kabupaten Jember, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal pada Kamis (5/2//2026). Insiden ini diduga kuat dipicu oleh konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sehari sebelumnya.</p>
<p>Kepala Puskesmas Umbulsari, dr. Nur Ahmad Santoso, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah mendapatkan observasi ketat. Serta terapi obat-obatan untuk meredakan gejala.</p>
<p>"Pihak puskesmas memberikan obat mual dan sakit perut hingga kondisi para siswa berangsur membaik," katanya, Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Umbulsari, AKP Setyono Budhi, menyatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas. Saat sampai di sekolah, pihaknya mendapat keterangan dari Kepala Sekolah kalau para muridnya mengantre di kamar mandi karena mual dan sakit perut.</p>
<p>"Kepala sekolah mengakui para siswanya mengantre di kamar mandi karena mual dan sakit perut,” ungkapnya.</p>
<p>Budhi pun kemudian menghubungi Kepala Puskesmas Umbulsari untuk mendatangi sekolah. Sampai saat ini, lanjut Budhi, ada 4 korban keracunan yang mendapat perawatan intensif di Puskesmas.</p>
<p>"Pihak puskesmas kemudian memberi obat mual dan sakit perut hingga kondisi para siswa berangsur membaik. Sedangkan yang dirawat intensif ada 4 orang,” tambahnya.</p>
<p>Mengenai sampel makanan penyebab keracunan, kata dia, pihaknya tidak bisa mengamankan. Pasalnya, sudah habis di konsumsi dan dibuang.</p>
<p>“Namun, untuk sampel makanan penyebab keracunan (menu hari Rabu), kami tidak bisa mengamankannya karena sudah habis dikonsumsi atau dibuang," paparnya.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, jatah menu MBG untuk hari Kamis (5/2/2026) sengaja tidak dibagikan kepada siswa. Khawatir menunya sudah basi.</p>
<p>"Keputusan diambil untuk tidak membagikan jatah hari ini karena khawatir makanan basi, mengingat waktu sudah siang dan kondisi anak-anak yang sedang sakit perut," tandasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, kabar dugaan keracunan mulai teridentifikasi pada Kamis pagi sekitar pukul 11.00 WIB, ketika puluhan siswa mulai mengantre di kamar mandi sekolah karena mengalami mual, muntah, dan diare. Berdasarkan data medis, total korban mencapai 112 orang dengan rincian 99 murid dan 13 guru.</p>
<p>Para korban melaporkan gejala mulai terasa secara bertahap sejak Rabu malam (4/2/2026), usai mengonsumsi menu MBG berupa nasi putih, ayam bakar, sambal, serta lalapan kubis dan kacang panjang. Menu tersebut dikelola oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Umbulsari di bawah naungan Yayasan Baitul Huda Amanah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Berduka: Dr. Minan Jauhari Wafat, PMI Fasilitasi Pengantaran Jenazah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-berduka-dr-minan-jauhari-wafat-pmi-fasilitasi-pengantaran-jenazah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-berduka-dr-minan-jauhari-wafat-pmi-fasilitasi-pengantaran-jenazah</guid>
<description><![CDATA[ Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember hadir memberikan penghormatan terakhir dengan memfasilitasi pengantaran jenazah menggunakan unit ambulans secara gratis. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_6984147a2f0d8.webp" length="33576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 12:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Dunia akademik Kabupaten Jember tengah diselimuti duka mendalam. Dr. Minan Jauhari, salah satu putra terbaik sekaligus Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, tutup usia pada Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Almarhum dikenal sebagai sosok akademisi yang santun, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan kemahasiswaan. </p>
<p>Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi kolega, staf, serta ribuan mahasiswa di lingkungan UIN KHAS Jember.</p>
<p>Setelah disalatkan di Masjid Baiturrahman, Kompleks Perumahan Griya Mangli, jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Kabupaten Lumajang. </p>
<p>Prosesi pemberangkatan berlangsung khidmat dengan iringan keluarga, kerabat, serta tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember hadir memberikan penghormatan terakhir dengan memfasilitasi pengantaran jenazah menggunakan unit ambulans secara gratis.</p>
<p>Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyatakan bahwa penyediaan layanan ambulans ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa almarhum di dunia pendidikan serta wujud nyata pelayanan kemanusiaan bagi warga Jember.</p>
<p>"Segera setelah menerima permintaan dari pihak keluarga, kami langsung mengerahkan unit ambulans jenazah ke rumah duka. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, terlebih bagi sosok tokoh pendidikan yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah," ujar Zainollah.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa saat ini PMI Kabupaten Jember telah menyiagakan satu unit mobil jenazah khusus yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat Jember yang membutuhkan. Layanan ini melengkapi armada ambulans kesehatan yang sudah beroperasi sebelumnya.</p>
<p>"Layanan ambulans jenazah gratis ini sepenuhnya didedikasikan sebagai bentuk pengabdian Palang Merah Indonesia kepada seluruh masyarakat Jember tanpa terkecuali," tutupnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringkat 7 Nasional, Pelayanan Publik Jember Masuk Zona Kualitas Tertinggi Versi Ombudsman RI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringkat-7-nasional-pelayanan-publik-jember-masuk-zona-kualitas-tertinggi-versi-ombudsman-ri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringkat-7-nasional-pelayanan-publik-jember-masuk-zona-kualitas-tertinggi-versi-ombudsman-ri</guid>
<description><![CDATA[ Pencapaian ini menempatkan Jember di peringkat ke-7 dari 170 kabupaten yang menjadi objek penilaian di seluruh Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698413d74535b.webp" length="49404" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 11:00:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengukuhkan posisinya sebagai salah satu garda terdepan dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia tahun 2025, Kabupaten Jember berhasil menembus 10 besar nasional dengan predikat opini pelayanan publik Kualitas Tertinggi.</p>
<p>Pencapaian ini menempatkan Jember di peringkat ke-7 dari 170 kabupaten yang menjadi objek penilaian di seluruh Indonesia. </p>
<p>Pengumuman tersebut disampaikan secara resmi dalam agenda Penyampaian Opini Ombudsman RI atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 yang digelar secara virtual.</p>
<p>Keberhasilan ini menandai progresivitas Pemkab Jember yang cukup signifikan. Sebelumnya, pada tahun 2024, Jember berada di posisi ke-12 nasional. Dalam kurun waktu satu tahun, Jember melompat ke peringkat ke-7, bersaing ketat dengan daerah-daerah unggulan lainnya seperti Kabupaten Badung, Sidoarjo, dan Gresik.</p>
<p>Adapun lokus penilaian yang menjadi barometer Ombudsman RI di Kabupaten Jember meliputi tiga unit pelayanan strategis, yakni: Dinas Sosial; Dinas Pendidikan; dan RSD dr. Soebandi. </p>
<p>Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja kolektif. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.</p>
<p>"Esensi pelayanan publik bukan sekadar mengejar angka atau peringkat, melainkan ketulusan dalam melayani masyarakat. Negara memerintahkan kita memberikan pelayanan prima, dan jika dilakukan dengan sepenuh hati, kepercayaan publik akan terbangun," tegas Isnaini, Kamis (5/2/2026).</p>
<p>Plt Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, menjelaskan bahwa terdapat beberapa pilar utama di balik kesuksesan ini. Selain penguatan komitmen pimpinan, Pemkab Jember fokus pada transparansi dan responsivitas pengaduan.</p>
<p>Selain mengandalkan sistem nasional SP4N-LAPOR!, Jember memiliki kanal pengaduan internal bertajuk Wadul Gus'e. Kanal ini memungkinkan masyarakat melapor secara langsung, dengan supervisi ketat dari Bupati Jember guna memastikan setiap keluhan mendapatkan tindak lanjut yang nyata.</p>
<p>Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen menjadikan standar Ombudsman sebagai ambang batas minimum pelayanan. </p>
<p>Beberapa langkah strategis yang akan diambil meliputi: konsistensi kepatuhan standar pelayanan di seluruh perangkat daerah; mitigasi dini terhadap potensi maladministrasi melalui evaluasi internal berkala; dan digitalisasi pelayanan publik guna memangkas birokrasi yang tidak efisien.</p>
<p>Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Jember membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar wacana, melainkan komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Janjikan Renovasi Rumah Ambruk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-janjikan-renovasi-rumah-ambruk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-janjikan-renovasi-rumah-ambruk</guid>
<description><![CDATA[ Aksi tanggap darurat ini menyasar rumah Endang Astuti, warga yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian dapur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_698191168f60a.webp" length="29048" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 14:27:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui sinergi Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan respons dalam penanganan musibah rumah ambruk. </p>
<p>Aksi tanggap darurat ini menyasar rumah Endang Astuti, warga yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian dapur.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Ahmad Helmi Luqman, menegaskan bahwa hal ini merupakan bentuk atensi langsung dari pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan dan kelayakan hunian warga.</p>
<p>"Berdasarkan laporan lapangan, kerusakan pada bagian dapur milik Ibu Endang cukup parah dan memerlukan penanganan segera agar rumah tersebut kembali layak huni," ujar Helmi saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (3/2/2026).</p>
<p>Sebagai langkah awal, tim gabungan yang terdiri dari Dinsos, BPBD, dan relawan Tagana telah menyalurkan bantuan logistik di lokasi kejadian. </p>
<p>Bantuan tersebut meliputi sembako, untuk menjamin ketersediaan pangan pemilik rumah selama masa pemulihan, pemberian kasur dan alas tidur untuk menunjang kenyamanan penghuni dan terpal darurat yang digunakan sebagai penutup sementara guna melindungi struktur bangunan yang terbuka dari cuaca ekstrem.</p>
<p>Saat ini, pemilik rumah telah dievakuasi ke kediaman kerabat terdekat demi menghindari risiko runtuhan susulan.</p>
<p>Helmi memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman dan terus berada di bawah pengawasan tim teknis.</p>
<p>Pemkab Jember tidak hanya berhenti pada bantuan darurat. Helmi menjanjikan bahwa proses pembangunan kembali akan dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong yang melibatkan pihak kelurahan dan partisipasi aktif masyarakat setempat.</p>
<p>"Kami akan mendukung penuh proses kerja bakti ini. BPBD menyuplai material bangunan, sementara Dinas Sosial menjamin kebutuhan logistik dan konsumsi bagi warga yang bahu-membahu melakukan perbaikan," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harlah NU ke&amp;100, OJK Jember Luncurkan EPIKS Perkuat Inklusi Keuangan Berbasis Pesantren</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harlah-nu-ke-100-ojk-jember-luncurkan-epiks-perkuat-inklusi-keuangan-berbasis-pesantren</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harlah-nu-ke-100-ojk-jember-luncurkan-epiks-perkuat-inklusi-keuangan-berbasis-pesantren</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202602/image_870x580_697f56df62670.webp" length="46140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 23:07:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JEMBER, SJP — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Pemerintah Kabupaten Jember, Bank Indonesia Jember, Kementerian Agama Jember, PCNU Jember, dan LJK Syariah meluncurkan program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Alun-alun Nusantara Kabupaten Jember dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-100, Sabtu (31/1/2026).</p>
<p>Peluncuran EPIKS digelar sebagai bagian dari kolaborasi lintas regulator sektor keuangan, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk memperluas akses layanan keuangan syariah serta mendorong penguatan ekonomi umat yang berkelanjutan.</p>
<p>Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem inklusi keuangan syariah dengan basis pesantren dan komunitas NU di Kabupaten Jember.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri secara daring oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA.</p>
<p>Sementara secara luring hadir Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. M. Nuh, Bupati Jember Muhammad Fawait, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Iqbal Reza Nugraha, Ketua PCNU Jember Saiful Bahri, Kepala Kantor Kementerian Agama Jember Santoso, serta unsur Forkopimda lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar membahas peran santri dalam penguatan ekonomi dengan bertumpu pada nilai amal dan profesionalisme.</p>
<p>“Oleh karena itu, fungsi leader dan manajer sebagaimana keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu diimplementasikan dalam konteks kekinian, khususnya melalui penerapan fungsi manajemen yang professional dan berlandaskan nilai-nilai keislaman sehingga santri diharapkan mampu berperan aktif dalam pengelolaan ekonomi, baik pada level mikro maupun makro,” kata Nasaruddin disela sela kegiatan.</p>
<p>Ia juga mengulas alasan banyak santri muda memperoleh kepercayaan untuk mengemban jabatan atau pekerjaan karena dinilai kuat, kokoh, tangguh, dan terpercaya, yang lahir dari konsistensi amal dan produktivitas.</p>
<p>Sementara itu, Rais Syuriyah PBNU Prof. M. Nuh mengulas peran instrumen ekonomi Islam dalam pemberdayaan umat.</p>
<p>“Zakat berfungsi sebagai instrumen distribusi yang dimanfaatkan secara langsung untu memenuhi kebutuhan operasional rutin untuk menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari atau OPEX (Operational Expenditure), sementara wakaf merupakan instrumen jangka panjang yang pokok manfaatnya dijaga. Pada wakaf, aset tidak untuk dihabiskan, melainkan dikelola secara produktif sehingga hasil pengelolaan atau manfaat turunannya dapat digunakan secara berkelanjutan bagi kemaslahatan umat,” kata M. Nuh.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi sektor keuangan dengan pondok pesantren sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat.</p>
<p>Kabupaten Jember memiliki ribuan pesantren yang berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus memiliki potensi sebagai penggerak ekonomi berbasis nilai-nilai syariah dan kearifan lokal.</p>
<p>Peresmian EPIKS yang bertepatan dengan Harlah NU ke-100 ini diposisikan sebagai momentum pembangunan ekonomi umat serta penguatan sinergi OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan sistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.</p>
<p>Dalam rangkaian Harlah NU ke-100 tersebut, peluncuran EPIKS diisi dengan sejumlah program dan kegiatan sebagai berikut:</p>
<p>1. Pembukaan Pasar Keuangan Syariah yang melibatkan 42 booth yang terdiri dari sektor keuangan, LJK Syariah beserta UMKM binaan dan UMKM binaan NU dan Pemerintah Kabupaten Jember;</p>
<p>2. Pengajian akbar yang melibatkan ±15.000 santri se-Kabupaten Jember;</p>
<p>3. Simbolis pemberian implementasi kartu santri &amp; cash management system, pembiayaan Syariah kepada UMKM, program wakaf uang Pendidikan pesantren dan madrasah;</p>
<p>4. Workshop kemandirian ekonomi kepada 300 pengurus pesantren di Kabupaten Jember.</p>
<p>Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menguatkan peran pesantren dan komunitas NU dalam ekosistem keuangan syariah, sekaligus memperluas literasi dan akses keuangan bagi masyarakat Kabupaten Jember. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir Kembali Rendam SMP PGRI Kasiyan Jember, Siswa Terpaksa Diliburkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banjir-kembali-rendam-smp-pgri-kasiyan-jember-siswa-terpaksa-diliburkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banjir-kembali-rendam-smp-pgri-kasiyan-jember-siswa-terpaksa-diliburkan</guid>
<description><![CDATA[ Hujan deras sejak dini hari menyebabkan banjir kembali merendam SMP PGRI Kasiyan di Kecamatan Puger, Jember. Aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara setelah air dari irigasi persawahan menggenangi ruang kelas dan kantor guru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697dcf9ae6b35.webp" length="69794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 17:29:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, banjir, longsor, puting beliung, BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="127" data-end="494"><strong data-start="127" data-end="142">JEMBER, SJP</strong> – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sejak Sabtu dini hari (31/1/2026) pukul 00.00 WIB hingga 03.30 WIB, menyebabkan banjir di Jalan Kencong, Desa Kasiyan Timur. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar di SMP PGRI Kasiyan terpaksa dihentikan sementara karena gedung sekolah terendam air.</p>
<p data-start="496" data-end="753">Kepala SMP PGRI Kasiyan, Nur Akhmad, mengungkapkan, sekolahnya memang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan. Menurutnya, penyebab utama genangan air bukan semata faktor cuaca, melainkan meluapnya saluran irigasi di sekitar area sekolah.</p>
<p data-start="755" data-end="977">“Memang SMP PGRI Kasiyan ini selalu menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Penyebabnya berasal dari aliran irigasi di sekitar sekolah yang terhubung dengan area persawahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026).</p>
<p data-start="979" data-end="1132">Ia menjelaskan, banjir kali ini cukup parah karena air dari persawahan meluap dan menggenangi seluruh area sekolah, termasuk ruang kelas dan kantor guru.</p>
<p data-start="1134" data-end="1329">“Aliran air dari sawah masuk ke lingkungan sekolah. Banjir paling parah yang pernah terjadi bahkan mencapai ketinggian dua meter dan merendam ruang kelas, kantor, serta ruangan lainnya,” katanya.</p>
<p data-start="1331" data-end="1566">Nur Akhmad menambahkan, pada peristiwa banjir kali ini ketinggian air sempat mencapai setinggi paha orang dewasa. Hingga pagi hari, genangan masih setinggi lutut sehingga kegiatan belajar mengajar tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.</p>
<p data-start="1568" data-end="1703">“Semalam air setinggi paha, dan sampai pagi ini masih selutut. Karena kondisi belum kondusif, siswa terpaksa kami liburkan,” tambahnya.</p>
<p data-start="1705" data-end="1921">Banjir tersebut tidak hanya mengganggu kalender akademik, tetapi juga berdampak pada kerusakan fasilitas sekolah. Sepanjang awal Januari 2026, pihak sekolah tercatat telah tiga kali meliburkan siswa demi keselamatan.</p>
<p data-start="1923" data-end="2099">“Di awal tahun 2026 ini saja, sudah tiga kali kami meliburkan siswa akibat banjir. Sejumlah fasilitas penunjang sekolah juga mengalami kerusakan karena terendam air,” paparnya.</p>
<p data-start="2101" data-end="2346">Terkait kondisi tersebut, pihak sekolah mengaku telah berulang kali berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mencari solusi atas persoalan irigasi persawahan yang menjadi sumber banjir. Namun hingga kini, belum ada penanganan konkret.</p>
<p data-start="2348" data-end="2532">“Kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak desa, namun sampai sekarang belum ada tindakan pasti terkait perbaikan irigasi di area persawahan sekitar sekolah,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2348" data-end="2532"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalan Provinsi di Kencong Jember Rusak Parah, Pengendara Motor Jadi Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalan-provinsi-di-kencong-jember-rusak-parah-pengendara-motor-jadi-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalan-provinsi-di-kencong-jember-rusak-parah-pengendara-motor-jadi-korban</guid>
<description><![CDATA[ Kerusakan parah sepanjang 4 kilometer di jalan provinsi Kecamatan Kencong, Jember, memicu kecelakaan lalu lintas. Seorang pengendara motor terjatuh akibat lubang jalan, warga mendesak perbaikan segera dari Pemprov Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c8c4aa95ab.webp" length="34134" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 18:20:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, jalan, demo, aksi, dprd, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Kerusakan parah terjadi pada ruas jalan raya provinsi di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Kondisi jalan yang rusak hampir menyeluruh di sisi bahu kiri dan kanan ini membentang sepanjang kurang lebih 4 kilometer.</p>
<p>Ruas jalan tersebut sebenarnya kerap dilakukan perbaikan tambal sulam oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur. Namun, upaya tersebut dinilai belum maksimal.</p>
<p>Tingginya curah hujan serta intensitas lalu lintas kendaraan <em>Over Dimension Over Loading</em> (ODOL) yang melintas diduga menjadi faktor utama semakin parahnya kerusakan jalan.</p>
<p>Akibat kondisi tersebut, kawasan jalan provinsi di Kencong menjadi rawan kecelakaan. Sejumlah pengendara dilaporkan terperosok ke dalam lubang jalan dengan diameter dan kedalaman yang bervariasi di beberapa titik.</p>
<p>Salah seorang korban adalah Indah Lestari (36), pengendara sepeda motor asal Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang. Ia terjatuh setelah sepeda motor Honda Filano warna pink bernomor polisi P 3583 LU yang dikendarainya terperosok ke lubang jalan.</p>
<p>Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, terutama pada kaki, hingga mengalami pendarahan.</p>
<p>“Saya mau beli bensin ke SPBU Kraton. Tiba-tiba kaget ada lubang besar di jalan, akhirnya saya jatuh,” ujar Indah saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (30/1/2026) sore.</p>
<p>Warga sekitar yang menolong korban menyebutkan bahwa Indah bukan satu-satunya korban akibat kondisi jalan tersebut. Pada Kamis malam sebelumnya, pengendara lain juga dilaporkan terjatuh di lokasi yang sama saat hujan turun.</p>
<p>Sementara itu, media ini telah berupaya mengonfirmasi Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur terkait rencana perbaikan permanen jalan provinsi di Kencong. Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait belum berhasil dimintai keterangan.</p>
<p>Di sisi lain, pamflet atau selebaran berisi keluhan warga terkait rusaknya jalan provinsi Kencong telah beredar luas di media sosial sebagai bentuk protes dan harapan agar pemerintah segera melakukan perbaikan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bentengi Siswa dari Ancaman Megathrust, SMPN 3 Puger Jember Gelar Simulasi Evakuasi Tsunami</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bentengi-siswa-dari-ancaman-megathrust-smpn-3-puger-jember-gelar-simulasi-evakuasi-tsunami</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bentengi-siswa-dari-ancaman-megathrust-smpn-3-puger-jember-gelar-simulasi-evakuasi-tsunami</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) mengingat posisi geografis sekolah yang berada di zona risiko tinggi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c7266eac13.webp" length="42554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:00:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Terletak hanya 100 meter dari bibir pantai selatan, SMP Negeri 03 Puger, Jember, Jawa Timur, menggelar simulasi bencana tsunami pada Jumat (30/1/2026). </p>
<p></p>
<p>Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) mengingat posisi geografis sekolah yang berada di zona risiko tinggi.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan yang diikuti oleh 165 siswa dan 13 tenaga pengajar ini bertujuan membekali warga sekolah dengan kecakapan mitigasi dan langkah penyelamatan mandiri saat terjadi gempa bumi yang berpotensi memicu gelombang tsunami.</p>
<p></p>
<p>Simulasi dimulai saat aktivitas belajar mengajar tengah berlangsung. Ketika alarm tanda gempa berbunyi, para siswa secara spontan melakukan langkah perlindungan diri sesuai instruksi teknis.</p>
<p></p>
<p>"Siswa dan guru diarahkan untuk segera melindungi kepala dari risiko reruntuhan dan berlindung di bawah meja hingga getaran gempa berhenti," jelas Nur Lailiyati, Fasilitator PMR Madya SMPN 3 Jember.</p>
<p></p>
<p>Setelah kondisi dinyatakan aman untuk mobilisasi, seluruh warga sekolah diarahkan keluar ruangan dengan mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditetapkan. </p>
<p></p>
<p>Dalam skenario tersebut, tim Palang Merah Remaja (PMR) sekolah juga mendemonstrasikan penanganan pertama pada korban luka sebelum dievakuasi ke fasilitas medis terdekat.</p>
<p></p>
<p>Upaya mitigasi berbasis sekolah ini mendapat apresiasi tinggi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, menilai langkah preventif di SMPN 3 Puger sangat krusial mengingat kerentanan lokasi gedung sekolah.</p>
<p></p>
<p>"Posisi gedung yang sangat dekat dengan laut selatan memiliki risiko tinggi. Dengan simulasi ini, anak-anak memiliki kapasitas untuk menyelamatkan diri sendiri dan memberikan edukasi serupa kepada keluarga mereka," terang Ghufron. </p>
<p></p>
<p>Kepala Sekolah SMPN 3 Puger, Solikin, menegaskan bahwa simulasi ini merupakan respons nyata terhadap peringatan para pakar mengenai potensi gempa di zona megathrust Jawa yang dapat mencapai magnitudo 9,1.</p>
<p></p>
<p>"Meskipun kita berharap bencana tersebut tidak terjadi, edukasi dan kesiapsiagaan harus menjadi perencanaan rutin sekolah. Kami ingin nilai-nilai mitigasi ini melekat pada siswa, tidak hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan tempat tinggal mereka," ungkap dia.</p>
<p></p>
<p>Valentina Isabel, salah satu siswi kelas 8A, mengaku mendapatkan pemahaman penting pascasimulasi. "Sekarang saya mengerti cara berlindung, seperti menjauhi area kaca dan menggunakan tas untuk melindungi kepala saat menuju titik kumpul tanpa harus berebutan," tutupnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral Menu Makan Bergizi Tak Layak, Pemkab Jember Sidak SPPG Sumbersari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-menu-makan-bergizi-tak-layak-pemkab-jember-sidak-sppg-sumbersari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-menu-makan-bergizi-tak-layak-pemkab-jember-sidak-sppg-sumbersari</guid>
<description><![CDATA[ Dalam evaluasi di lapangan, tim menemukan adanya kegagalan distribusi yang menyebabkan paket makanan tidak lengkap, terutama bagi siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_697c651f24769.webp" length="20038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 13:30:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak merespons keluhan masyarakat terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial. </p>
<p></p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbersari pada Jumat (30/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Sidak tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember guna mengevaluasi operasional dapur dan memastikan kepatuhan terhadap standar pemenuhan gizi bagi siswa.</p>
<p></p>
<p>Dalam evaluasi di lapangan, tim menemukan adanya kegagalan distribusi yang menyebabkan paket makanan tidak lengkap, terutama bagi siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).</p>
<p></p>
<p>"Kami mengonfirmasi adanya miskomunikasi internal antara kepala dapur, relawan, dan pihak distributor. Seharusnya satu paket berisi tiga komponen nutrisi, namun fakta di lapangan menunjukkan siswa hanya menerima satu komponen," tegas Akhmad Helmi.</p>
<p></p>
<p>Pemkab Jember secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan memberikan pembinaan keras kepada pengelola SPPG. </p>
<p></p>
<p>Helmi menekankan bahwa setiap paket makanan wajib memenuhi standar kalori, serat, dan nutrisi yang telah ditetapkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) nasional.</p>
<p></p>
<p>Sebagai langkah perbaikan, Pemkab Jember menginstruksikan Satgas MBG tingkat kabupaten dan kecamatan yang melibatkan Muspika serta Kepala Puskesmas untuk melakukan monitoring secara berkala. </p>
<p></p>
<p>Selain itu, setiap SPPG kini diwajibkan melakukan publikasi menu harian secara transparan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.</p>
<p></p>
<p>"Langkah ini bukan sekadar menghakimi, melainkan bagian dari perbaikan sistemik agar program nasional ini berjalan sesuai harapan dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan anak-anak di Jember," pungkas sekda.</p>
<p></p>
<p>Sementara, Kepala Dapur SPPG Sumbersari, Putri Maulidhiya, mengakui adanya kendala koordinasi. </p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan bahwa saat ini dapur masih beroperasi dengan anggaran lokal senilai Rp8.000 untuk paket kecil dan Rp10.000 untuk paket besar, sementara anggaran pusat sebesar Rp15.000 per porsi belum diimplementasikan di unit tersebut.</p>
<p></p>
<p>"Kami pastikan tidak ada penyalahgunaan bahan makanan. Bahan yang tersisa akibat kesalahan distribusi akan dialokasikan untuk hari berikutnya. Ke depan, kami akan melibatkan ahli gizi untuk pengawasan kualitas sebelum distribusi dilakukan," tutup Putri. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Raih UHC Awards 2026 Kategori Madya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-raih-uhc-awards-2026-kategori-madya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-raih-uhc-awards-2026-kategori-madya</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen berkelanjutan daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6979736ead64a.webp" length="71026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 09:00:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jem</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih penghargaan <em>Universal Health Coverage </em>(UHC) Awards 2026 Kategori Madya. </p>
<p>Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen berkelanjutan daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam seremoni nasional yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026) malam. </p>
<p>Acara bergengsi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ghufron Mukti.</p>
<p>Berdasarkan data per Januari 2026, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Jember telah menyentuh angka 96,5 persen dari total penduduk. </p>
<p>Angka ini secara signifikan melampaui rata-rata nasional, yang sekaligus memastikan hampir seluruh warga Jember mendapatkan perlindungan finansial saat mengakses layanan kesehatan.</p>
<p>Pencapaian ini didorong oleh kebijakan strategis Pemkab Jember yang konsisten mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk skema Peserta Bantuan Iuran Daerah (PBID), dengan prioritas pada masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah. Menurutnya, kesehatan rakyat adalah pilar utama dalam masa kepemimpinannya.</p>
<p>"Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah memastikan tidak ada lagi warga Jember yang terkendala biaya saat berobat. Negara harus hadir, dan UHC adalah instrumen nyata kehadiran tersebut," tegas Bupati yang karib disapa Gus Fawait tersebut. </p>
<p>Ia menambahkan, predikat Kategori Madya ini akan dijadikan pijakan untuk memperkuat sistem kesehatan yang berkelanjutan. </p>
<p>Selain fokus pada cakupan kepesertaan, Pemkab Jember juga tengah melakukan pembenahan infrastruktur dan peningkatan mutu layanan di Puskesmas maupun Rumah Sakit Daerah (RSD).</p>
<p>Gus Fawait berharap keberhasilan Jember dapat menginspirasi daerah lain untuk mempercepat perlindungan kesehatan semesta, selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat dapat memperoleh hak dasarnya secara cepat, mudah, dan setara. Transformasi ini juga diintegrasikan dengan penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Ancam Copot Pejabat Jika Angka Stunting dan Kematian Ibu Tak Turun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-ancam-copot-pejabat-jika-angka-stunting-dan-kematian-ibu-tak-turun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-ancam-copot-pejabat-jika-angka-stunting-dan-kematian-ibu-tak-turun</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait menegaskan akan memantau data perkembangan kesehatan masyarakat secara real-time setiap tiga bulan. Ia tidak memberikan ruang bagi kegagalan birokrasi dalam menangani nyawa rakyat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6978313d61d3c.webp" length="21702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 10:42:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember, Gus Fawait</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>— Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi menetapkan status penanganan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB) sebagai kondisi krisis di wilayahnya. </p>
<p>Pernyataan tersebut ia lontarkan dalam pertemuan bersama ratusan camat dan tenaga kesehatan (Nakes) di GOR PKSO Kaliwates, Selasa (27/1/2026).</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai respons atas rapor merah Kabupaten Jember yang selama satu dekade terakhir konsisten menempati peringkat pertama kematian ibu dan bayi, serta peringkat kedua kasus stunting tertinggi di Jawa Timur.</p>
<p>Bupati yang karib disapa Gus Fawait tersebut menegaskan bahwa pola kepemimpinan lama yang tidak efektif resmi berakhir. </p>
<p>Menurutnya, pengelolaan anggaran kesehatan yang selama ini habis dalam lingkaran birokrasi tanpa hasil nyata.</p>
<p>"Saya tidak mau lagi mendengar anggaran stunting habis hanya untuk seminar, pelatihan, atau koordinasi yang pesertanya itu-itu saja. Itu membuang-buang uang rakyat!" lontarnya. </p>
<p>Ia pun melarang penggunaan dana stunting untuk kegiatan seremonial dan memerintahkan konversi anggaran secara total menjadi intervensi medis serta pemberian makanan bergizi langsung kepada sasaran.</p>
<p>Mulai tahun 2026, Pemkab Jember memberlakukan Gerakan Satu Komando yang melibatkan sinergi lintas sektoral, termasuk unsur TNI (Kodim) dan Polri (Polres). Terdapat tiga protokol baru yang bersifat wajib bagi seluruh tenaga kesehatan. </p>
<p>Pertama, nakes di tingkat desa wajib melakukan pendataan 100% ibu hamil tanpa terkecuali. Kedua, seluruh ibu hamil wajib menjalani pemeriksaan di puskesmas untuk diklasifikasikan risikonya oleh dokter spesialis di RSUD dan ibu hamil kategori risiko tinggi (risti) dilarang melahirkan di fasilitas kesehatan tingkat bawah dan wajib dirujuk ke Rumah Sakit dengan pengawalan ketat demi menjamin keselamatan nyawa.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan akan memantau data perkembangan kesehatan masyarakat secara real-time setiap tiga bulan. Ia tidak memberikan ruang bagi kegagalan birokrasi dalam menangani nyawa rakyat.</p>
<p>"Saya berikan waktu tiga bulan. Jika dalam evaluasi triwulan pertama tidak ada progres penurunan angka yang signifikan di wilayah Anda, saya akan minta Anda mundur, atau saya yang akan mencopot jabatan Anda, baik itu Camat, Kepala Puskesmas, hingga Kepala Dinas," tegasnya.</p>
<p>Di tengah tantangan pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp350 miliar pada tahun 2026, bupati memberikan jaminan bahwa kesejahteraan pejuang kesehatan tetap aman. </p>
<p>Ia memastikan tidak akan ada pemotongan TPP ASN maupun pengurangan tenaga kesehatan. Sebagai imbalannya, ia menuntut dedikasi penuh untuk menurunkan angka stunting di bawah 20% pada tahun ini serta menghapus predikat Jember sebagai penyumbang kematian ibu dan bayi terbesar di Jawa Timur. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menuju Kemandirian Fiskal, Pemkab Jember Lantik 190 Pejabat Administrator dan Pengawas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menuju-kemandirian-fiskal-pemkab-jember-lantik-190-pejabat-administrator-dan-pengawas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menuju-kemandirian-fiskal-pemkab-jember-lantik-190-pejabat-administrator-dan-pengawas</guid>
<description><![CDATA[ Kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, meskipun APBD Jember mengalami tekanan akibat pengurangan transfer dari pemerintah pusat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69736f61f01c9.webp" length="32474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 21:04:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pelantikan, sekda, penjabat, bupati, pemerintahan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bupati Jember, Muhammad Fawait, melantik 190 pejabat Eselon III dan IV bidang administrator dan pengawas, Jumat (23/1/2026).</p>
<p>Pelantikan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha tersebut sebagai tindak lanjut perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).</p>
<p>Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan ajakan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah untuk bekerja bersama membangun Kabupaten Jember.</p>
<p>“Saya titip bantu saya. Saya tidak bisa kerja sendiri tanpa dibantu semua perangkat yang ada di Kabupaten Jember,” katanya.</p>
<p>Gus Fawait juga menyampaikan kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, meskipun APBD Jember mengalami tekanan akibat pengurangan transfer dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Saya yakin kalau ASN bahagia, pasti memberikan pelayanan publik kepada masyarakat Jember sebaik mungkin,” katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jember juga menyampaikan program PETA CINTA yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu, yakni layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dilaksanakan langsung di masing-masing kecamatan.</p>
<p>“Jember jadi kabupaten pertama di ujung timur pulau jawa yang memberikan Adminduk di masing-masing kecamatan,” tegas Gus Fawait.</p>
<p>Ia menyebut layanan tersebut merupakan karya ASN Kabupaten Jember dan meminta jajaran kecamatan untuk mengawal pelaksanaannya.</p>
<p>“Saya titip kepada Pak Camat dan perangkatnya, kalau ada kebijakan bagus ini, tolong dikawal. Jangan sampai ada pungli,” tandasnya.</p>
<p>Gus Fawait juga menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga marwah ASN dengan tidak menurunkan satu pun pejabat eselon II dan III karena faktor politik maupun transisi kepemimpinan.</p>
<p>“Ini sejarah baru di Kabupaten Jember,” bebernya.</p>
<p>Terkait evaluasi jabatan, ia menyatakan bahwa pergeseran jabatan merupakan hal yang wajar karena setiap tiga bulan dilakukan evaluasi kinerja.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Gus Fawait menyampaikan bahwa Kabupaten Jember berada pada jalur pembangunan yang terarah, termasuk di sektor pariwisata, penerbangan rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali (PP), serta menuju kemandirian fiskal daerah.</p>
<p>“Kita menuju kemandirian dengan fiskal kita. Progresnya di tahun 2025 sudah ada kenaikan, ada progres yang tidak kecil, sebesar 32 persen PAD naik dengan tidak menaikkan pajak,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menegaskan kenaikan PAD tersebut tidak berasal dari kebijakan menaikkan pajak masyarakat.</p>
<p>“Pemkab Jember bisa naikkan PAD tanpa kenaikan pajak kepada rakyat kecil,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mobil Dinas di Jember Masuk Jurang Akibat Longsor, Satgas Tata Ruang Ungkap Pelanggaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mobil-dinas-di-jember-masuk-jurang-akibat-longsor-satgas-tata-ruang-ungkap-pelanggaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mobil-dinas-di-jember-masuk-jurang-akibat-longsor-satgas-tata-ruang-ungkap-pelanggaran</guid>
<description><![CDATA[ Peristiwa ini merupakan alarm keras atas kerusakan tata ruang akibat praktik pembangunan yang menyimpang di sepanjang sempadan sungai. Longsor ini tidak bisa dikategorikan murni sebagai bencana alam, melainkan dampak akumulatif dari pengabaian aturan tata ruang selama bertahun-tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6971a0127e078.webp" length="31942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 12:30:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah perkotaan Jember pada Rabu (21/1/2026) memicu longsornya pagar pembatas dan area parkir Gedung Balai Serba Guna (BSG) Kaliwates. </p>
<p>Insiden ini tidak hanya merusak fasilitas publik, tetapi juga menyebabkan satu unit kendaraan dinas operasional Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Jember terperosok ke jurang sungai sedalam lebih dari delapan meter.</p>
<p>Kendaraan dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi P 1273 GP tersebut ditemukan dalam posisi terjungkal di dasar sungai. </p>
<p>Ketua Baret Rescue Jember, David Handoko Seto, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi berlangsung hingga larut malam dengan melibatkan komunitas <em>off-road</em> setempat.</p>
<p>"Proses evakuasi berhasil dirampungkan pada pukul 22.45 WIB menggunakan peralatan taktis. Meski tidak ada korban jiwa, kendaraan mengalami kerusakan signifikan akibat benturan dan terendam air sungai," jelas David saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).</p>
<p>Kejadian di kawasan strategis yang mencakup kantor kedinasan dan GOR PKPSO ini memicu reaksi keras dari Satgas Tata Ruang Kabupaten Jember.</p>
<p>Ahmad Imam Fauzi, perwakilan Satgas, menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan alarm keras atas kerusakan tata ruang akibat praktik pembangunan yang menyimpang di sepanjang sempadan sungai.</p>
<p>Menurut Fauzi, longsor ini tidak bisa dikategorikan murni sebagai bencana alam, melainkan dampak akumulatif dari pengabaian aturan tata ruang selama bertahun-tahun.</p>
<p>"Ada indikasi kuat bahwa hak sungai untuk melekuk secara alami telah dirampas oleh struktur bangunan. Fungsi sungai terhambat secara paksa, sehingga secara mekanis tanah kehilangan daya dukung dan memicu longsor," tegas Fauzi.</p>
<p>Investigasi Satgas Tata Ruang mengungkap persoalan yang lebih sistemik. Fauzi menyoroti masifnya alih fungsi lahan di bantaran sungai menjadi area pemukiman dan perumahan komersial. </p>
<p>Ia bahkan mengungkap temuan adanya sertifikat hak milik yang terbit di atas tanah bantaran sungai.</p>
<p>"Sertifikasi bantaran sungai adalah tindakan ilegal dan secara hukum mengandung indikasi tindak pidana yang serius. Secara regulasi, bantaran sungai tidak boleh disertifikasi oleh pihak mana pun. Jika ini terjadi, berarti ada pelanggaran hukum berat dalam proses administrasinya," lanjut Fauzi.</p>
<p>Tragedi longsor di BSG Kaliwates kini menjadi pintu masuk bagi publik untuk menagih ketegasan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menertibkan bangunan di kawasan rawan bencana. </p>
<p>Satgas Tata Ruang mendesak dilakukan audit lingkungan menyeluruh untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa depan akibat pembiaran pelanggaran hukum di wilayah sempadan sungai. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Strategi Kreatif SPPG di Jember, Hadirkan Power Rangers Antar MBG di Sekolah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/strategi-kreatif-sppg-di-jember-hadirkan-power-rangers-antar-mbg-di-sekolah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/strategi-kreatif-sppg-di-jember-hadirkan-power-rangers-antar-mbg-di-sekolah</guid>
<description><![CDATA[ Pemilihan kostum Power Rangers didasari pada popularitas karakter tersebut yang tetap menjadi ikon pahlawan bagi anak-anak lintas generasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_69719315aaefd.webp" length="78080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 12:00:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebonsari, Kabupaten Jember, menginisiasi pendekatan kreatif dalam pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG). </p>
<p>Guna meningkatkan ketertarikan siswa terhadap asupan nutrisi harian, petugas distribusi melakukan pengiriman makanan dengan mengenakan kostum karakter pahlawan super, Power Rangers.</p>
<p>Kepala SPPG Kebonsari, Agung Indra Permana, menyatakan bahwa langkah inovatif ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan bagi para siswa sehingga mereka tidak merasa jenuh terhadap rutinitas program nasional tersebut.</p>
<p>"Inovasi ini bertujuan agar para siswa memiliki semangat lebih dalam menyantap menu bergizi yang kami sajikan setiap hari. Kami berupaya agar kehadiran tim kami selalu dinantikan," ujar Agung saat ditemui Rabu (21/1/2026).</p>
<p>Pemilihan kostum Power Rangers didasari pada popularitas karakter tersebut yang tetap menjadi ikon pahlawan bagi anak-anak lintas generasi. </p>
<p>Menurut Agung, penggunaan identitas visual ini terbukti efektif membangun kedekatan emosional dan respon positif di lingkungan sekolah.</p>
<p>"Respon siswa sangat luar biasa. Karakter superhero ini memberikan kesan kuat bagi mereka, bahkan banyak siswa yang mengajak berfoto bersama. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan kepuasan mereka terhadap pelayanan yang kami berikan," tambahnya.</p>
<p>Fenomena unik ini tidak hanya menarik perhatian para siswa, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari tenaga pendidik di sekolah-sekolah sasaran. </p>
<p>Guru-guru di lokasi distribusi menganggap kehadiran tim berkostum tersebut sebagai hiburan edukatif yang menyegarkan suasana belajar.</p>
<p>Meski baru pertama kali diimplementasikan, keberhasilan metode ini memotivasi SPPG Kebonsari untuk terus mengembangkan inovasi dalam mendukung keberhasilan program MBG. </p>
<p>Agung berharap pendekatan ini dapat memperkuat ekosistem program makan bergizi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ekonomi.</p>
<p>Saat ini, SPPG Kebonsari telah menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, hingga tingkat menengah atas. </p>
<p>Wilayah distribusi mencakup sekolah-sekolah di Jember, antara lain SD Kebonsari 2, 3, dan 5, SMPN 11 Jember dan SMAN 1 Jember.</p>
<p>"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi agar program nasional ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesehatan siswa serta berdampak positif pada <em>stakeholder</em> ekonomi yang terlibat," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Manifesto Kebangkitan Ekonomi Rakyat, Musda Dekopinda Jember Targetkan Digitalisasi dan Rebranding</title>
<link>https://suarajatimpost.com/manifesto-kebangkitan-ekonomi-rakyat-musda-dekopinda-jember-targetkan-digitalisasi-dan-rebranding</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/manifesto-kebangkitan-ekonomi-rakyat-musda-dekopinda-jember-targetkan-digitalisasi-dan-rebranding</guid>
<description><![CDATA[ Musda kali ini mengusung misi besar: menyelaraskan program kerja daerah dengan visi pemerintah pusat, khususnya dalam penguatan Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6970724e8ab34.webp" length="55762" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 14:40:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jember resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Rabu (21/1/2026). Forum tertinggi ini menjadi momentum penting untuk merumuskan ulang strategi koperasi di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus memperkuat struktur organisasi demi mewujudkan visi koperasi 'naik kelas'.</p>
<p></p>
<p>Musda kali ini mengusung misi besar: menyelaraskan program kerja daerah dengan visi pemerintah pusat, khususnya dalam penguatan Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel). Langkah ini diambil guna memastikan koperasi tetap menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan yang inovatif dan berintegritas.</p>
<p></p>
<p>Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Slamet Sutanto, dalam pidatonya menegaskan bahwa gerakan koperasi saat ini berada di persimpangan jalan. Ia menggarisbawahi tiga tantangan utama yang wajib ditaklukkan agar koperasi tetap relevan.</p>
<p></p>
<p>Pertama, adopsi teknologi informasi secara menyeluruh untuk efisiensi dan transparansi. Kedua, ketangkasan terhadap perubahan regulasi pemerintah yang dinamis. Ketiga, penguatan posisi tawar agar koperasi mampu bersaing sejajar dengan BUMN, BUMD, maupun sektor swasta.</p>
<p></p>
<p>"Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kita harus mendorong seluruh koperasi di Jember untuk mengadopsi teknologi guna menciptakan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan modern," tegas Slamet.</p>
<p></p>
<p>Selain aspek teknis, suksesi kepemimpinan menjadi sorotan utama. Slamet menekankan bahwa nakhoda baru Dekopinda Jember harus memiliki karakter kuat, tangguh, dan kecerdasan emosional yang tinggi untuk merangkul berbagai lintas sektor.</p>
<p></p>
<p>Strategi inovatif juga mulai dicanangkan untuk menyasar segmen milenial dan Gen Z. Dekopinda berencana menggandeng para content creator untuk melakukan rebranding citra koperasi. </p>
<p></p>
<p>Tujuannya jelas, yakni menghapus stigma lembaga kuno dan mengubahnya menjadi entitas ekonomi masa depan yang modern serta menguntungkan bagi anak muda.</p>
<p></p>
<p>Selaras dengan semangat pembenahan internal, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan catatan tegas mengenai kepatuhan administratif. </p>
<p></p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindag) Jember, Sartini, menempatkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai indikator mutlak kesehatan organisasi.</p>
<p></p>
<p>Sartini berharap pengurus baru yang terpilih mampu menjalankan fungsi edukasi, advokasi, dan fasilitasi bagi ribuan anggota koperasi di Jember.</p>
<p></p>
<p>"Kami telah melayangkan surat resmi kepada seluruh gerakan koperasi untuk memenuhi kewajiban konstitusional mereka. RAT wajib dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah tutup buku, atau maksimal pada bulan Maret mendatang," tutup Sartini. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Indeks Pelayanan Publik Jember Meroket, Antara Capaian Angka dan Realitas Inovasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/indeks-pelayanan-publik-jember-meroket-antara-capaian-angka-dan-realitas-inovasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/indeks-pelayanan-publik-jember-meroket-antara-capaian-angka-dan-realitas-inovasi</guid>
<description><![CDATA[ Capaian ini menempatkan Jember di peringkat ke-7 nasional kategori kabupaten sekaligus memimpin di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696eed24a3e78.webp" length="47860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 12:20:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatatkan kenaikan signifikan pada nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025. </p>
<p>Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026, Jember kini mengantongi skor 4,68, naik dari angka 4,62 pada tahun sebelumnya. </p>
<p>Capaian ini menempatkan Jember di peringkat ke-7 nasional kategori kabupaten sekaligus memimpin di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa peningkatan skor IPP merupakan manifestasi dari reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil (<em>outcome</em>). </p>
<p>Ia mengklaim bahwa transparansi dan kecepatan akses menjadi fondasi utama dalam perbaikan layanan di era kepemimpinannya.</p>
<p>"Alhamdulillah, ini hasil kerja kolektif. Namun, kami tidak ingin pelayanan hanya bagus di atas kertas. Yang terpenting, masyarakat merasakan kepastian dan tidak lagi dipersulit," ujar bupati yang karib disapa Gus Fawait tersebut, Selasa (20/1/2026).</p>
<p>Salah satu instrumen yang dianggap mendongkrak penilaian ini adalah program Wadul Guse. Kanal pengaduan terintegrasi ini diposisikan sebagai 'mata dan telinga' pemerintah untuk merespons keluhan warga secara <em>real-time</em>. </p>
<p>Keberadaan kanal ini disebut-sebut telah memangkas sumbatan komunikasi antara birokrat dan warga.</p>
<p>Memasuki awal 2026, Pemkab Jember meluncurkan inovasi terbaru bertajuk PETA CINTA (Pelayanan Tuntas Cetak E-KTP di Kecamatan). Inovasi ini bertujuan mendelegasikan wewenang pencetakan dokumen kependudukan langsung ke tingkat kecamatan guna mengurai antrean panjang di pusat kota.</p>
<p>"Sekarang warga cukup ke kecamatan. Lebih dekat dan efisien. Ini adalah langkah konkret mendekatkan negara kepada rakyatnya," tambah Gus Fawait.</p>
<p>Walaupun menduduki posisi elit secara nasional, pengamat kebijakan publik mengingatkan bahwa tingginya nilai IPP membawa tanggung jawab besar. Tantangan utamanya adalah konsistensi pelayanan di tingkat akar rumput (kecamatan dan desa) yang sering kali masih mengalami kendala teknis maupun sumber daya manusia.</p>
<p>Kenaikan IPP sebesar 0,06 poin dalam setahun mencerminkan adanya penguatan sistem, namun publik tetap menantikan apakah inovasi seperti PETA CINTA mampu bertahan dari masalah klasik seperti ketersediaan blangko atau gangguan jaringan yang kerap dikeluhkan di daerah.</p>
<p>Bupati Fawait menegaskan bahwa peringkat ke-7 nasional bukanlah titik henti. Artinya inovasi akan terus dilakukan dan harus ada jaminan kepastian bahwa pelayanan publik di Jember benar-benar naik kelas. </p>
<p>"Target kami bukan sekadar mempertahankan peringkat, tapi memastikan pelayanan publik di Jember benar-benar naik kelas menjadi lebih profesional dan humanis," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Jember, Rumah Warga Terancam Ambruk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-picu-longsor-di-jember-rumah-warga-terancam-ambruk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-picu-longsor-di-jember-rumah-warga-terancam-ambruk</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan analisis teknis di lapangan, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi bahwa pemilik rumah diimbau mengosongkan area belakang dan memindahkan aktivitas ke bagian bangunan yang lebih stabil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696eec9ca586a.webp" length="44904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 12:00:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember dalam sepekan terakhir mulai memicu rentetan bencana hidrometeorologi. </p>
<p>Sebuah insiden tanah longsor dilaporkan mengancam keselamatan warga di Lingkungan Krajan, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, pada Senin (19/1/2026).</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi tepat di belakang kediaman Endang Wahyuni (76), yang berlokasi di Jalan Moch. Sroedji No. 7. </p>
<p>Material tanah dengan dimensi panjang 30 meter dan tinggi 20 meter runtuh akibat kejenuhan air tanah pascahujan lebat yang terjadi sejak Ahad (18/1/2026).</p>
<p>Dampak dari pergerakan tanah ini tergolong signifikan. Pondasi bagian belakang rumah korban kini dalam kondisi menggantung tanpa penopang. Tekanan tanah yang bergeser juga memicu kerusakan struktural serius, berupa retakan lebar pada lantai dan dinding bangunan.</p>
<p>Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa meskipun tidak ada korban jiwa, risiko keamanan penghuni menjadi prioritas utama.</p>
<p>"Kami telah mendistribusikan dan memasang dua lembar terpal berukuran besar untuk menutup rekahan tanah. Langkah darurat ini krusial guna mencegah air hujan meresap langsung ke celah tanah yang dapat memicu longsoran susulan," ujar Edi pada Rabu (20/1/2026).</p>
<p>Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, perangkat kelurahan, dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan kaji cepat (<em>assessment</em>) di lokasi. </p>
<p>Meski penanganan awal dinyatakan selesai pada Senin pukul 10.40 WIB, pemantauan ketat tetap dilakukan karena dilaporkan adanya pergerakan tanah secara perlahan.</p>
<p>Berdasarkan analisis teknis di lapangan, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi bahwa pemilik rumah diimbau mengosongkan area belakang dan memindahkan aktivitas ke bagian bangunan yang lebih stabil.</p>
<p>Tim PUPR didorong untuk segera merencanakan pembangunan dinding penahan tanah (plengsengan) permanen guna menstabilkan struktur tanah.</p>
<p>Masyarakat yang tinggal di kawasan lereng atau tebing diminta tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung.</p>
<p>"Kondisi saat ini masih sangat rawan. Kami meminta warga tidak meremehkan rekahan tanah sekecil apa pun dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah baru," pungkas Edi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hilang Dua Hari di Sungai, Pemuda Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Muara Paseban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hilang-dua-hari-di-sungai-pemuda-jember-ditemukan-tak-bernyawa-di-muara-paseban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hilang-dua-hari-di-sungai-pemuda-jember-ditemukan-tak-bernyawa-di-muara-paseban</guid>
<description><![CDATA[ Di tengah upaya teknis tim SAR, pihak keluarga sempat melakukan upaya kearifan lokal dengan melarung perlengkapan tidur pribadi korban ke sungai, yang dipercaya secara tradisional dapat membantu mempercepat munculnya jasad ke permukaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696da158170ef.webp" length="45096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 11:00:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Upaya pencarian terhadap IK (18), pemuda asal Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Tanggul, akhirnya membuahkan hasil. </p>
<p></p>
<p>Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area muara Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, pada Ahad (18/1/2026) malam sekitar pukul 23.25 WIB.</p>
<p></p>
<p>Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 11.09 WIB. Korban disinyalir sedang berburu biawak di sepanjang aliran sungai Desa Paseban sebelum akhirnya terjatuh dan terseret arus yang deras.</p>
<p></p>
<p>Pasca-laporan kehilangan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Jember, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan ke lokasi. </p>
<p></p>
<p>Petugas menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air, namun pencarian hingga Minggu sore sempat nihil akibat kendala teknis di lapangan.</p>
<p></p>
<p>Jasad korban akhirnya muncul ke permukaan di kawasan pintu pelawangan (muara laut) Pantai Paseban pada tengah malam. </p>
<p></p>
<p>Pihak keluarga yang melakukan pemantauan mandiri di lokasi langsung mengevakuasi jenazah IK untuk dibawa ke rumah duka.</p>
<p></p>
<p>Menariknya, di tengah upaya teknis tim SAR, pihak keluarga sempat melakukan upaya kearifan lokal dengan melarung perlengkapan tidur pribadi korban ke sungai, yang dipercaya secara tradisional dapat membantu mempercepat munculnya jasad ke permukaan. </p>
<p></p>
<p>Tak lama setelah prosesi tersebut, jasad korban ditemukan tidak jauh dari titik muara.</p>
<p></p>
<p>KBO Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, membenarkan informasi penemuan korban tersebut. </p>
<p></p>
<p>Ia menyatakan bahwa operasi pencarian secara resmi dihentikan setelah jenazah berhasil diidentifikasi oleh pihak keluarga.</p>
<p></p>
<p>"Benar, korban sudah ditemukan semalam dan langsung dievakuasi oleh keluarga untuk proses pemakaman. Kami dari tim gabungan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum," ujar Aiptu Agus saat dikonfirmasi pada Senin (19/1/2026).</p>
<p></p>
<p>Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada awal tahun yang identik dengan peningkatan debit air akibat intensitas hujan yang tinggi. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Khofifah Kunjungi Pasar Murah di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jaga-stabilitas-pangan-jelang-ramadan-khofifah-kunjungi-pasar-murah-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jaga-stabilitas-pangan-jelang-ramadan-khofifah-kunjungi-pasar-murah-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan logistik sekaligus menekan laju inflasi bahan pokok di tingkat konsumen agar tetap berada dalam jangkauan daya beli masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696d9690d0370.webp" length="41760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 10:00:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Menjelang bulan suci Ramadan, Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendalam terhadap pelaksanaan Pasar Murah di Kabupaten Jember, Ahad (18/1/2026). </p>
<p></p>
<p>Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan logistik sekaligus menekan laju inflasi bahan pokok di tingkat konsumen agar tetap berada dalam jangkauan daya beli masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Bertempat di Perumahan Kaliurang Green Garden, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Khofifah memantau langsung distribusi komoditas pangan yang disubsidi secara signifikan. </p>
<p></p>
<p>Berdasarkan data di lapangan, harga yang dipatok pada pasar murah ini berada jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun harga rata-rata pasar tradisional.</p>
<p></p>
<p>Telur ayam diijual seharga Rp22.000, jauh di bawah harga pasar yang berkisar antara Rp29.000 hingga Rp30.000, beras SPHP dibanderol seharga Rp11.000, di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Bulog Rp12.500 dan harga pasar tradisional Rp13.500.</p>
<p></p>
<p>Minyak goreng (Minyakita), tersedia dengan harga Rp13.000, sementara harga normal di pasaran mencapai Rp16.800.</p>
<p></p>
<p>Gula pasir dijual Rp14.000, lebih rendah dari HET yang ditetapkan sebesar Rp17.800, daging ayam, dipatok harga Rp30.000 per kilogram, dibandingkan harga pasar Jember yang mencapai Rp38.000.</p>
<p></p>
<p>Khofifah menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini menerapkan strategi lokasi yang cermat. </p>
<p></p>
<p>Pemilihan titik pelaksanaan di kawasan permukiman, bukan di area pasar tradisional, merupakan upaya terukur untuk menjaga ekosistem ekonomi pedagang kecil.</p>
<p></p>
<p>"Tujuannya adalah penetrasi pasar untuk pengendalian inflasi. Kami mengatur agar lokasi ini tidak berhimpitan langsung dengan pasar tradisional guna menjaga keberlangsungan usaha pedagang lokal. Ini adalah instrumen penyeimbang saat terjadi kenaikan harga yang tidak wajar," tegas Khofifah di sela-sela peninjauan.</p>
<p></p>
<p>Menyadari adanya tren kenaikan permintaan (demand) logistik menjelang Ramadan dan Lebaran, Khofifah memastikan intervensi ini akan dilakukan secara kontinu. </p>
<p></p>
<p>Pemerintah melalui unit terkait akan terus memantau pergerakan harga komoditas sensitif inflasi lainnya, seperti bawang merah dan cabai.</p>
<p></p>
<p>"Kami ingin memberikan rasa tenang bagi masyarakat Jember. Jaminan stok pangan yang aman dan stabilitas harga adalah fokus utama kami agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan dasar," pungkasnya. <strong>(**) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mayat Tergeletak di Sawah Gegerkan Warga Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mayat-tergeletak-di-sawah-gegerkan-warga-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mayat-tergeletak-di-sawah-gegerkan-warga-jember</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas. Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696bacac6dfbe.webp" length="50364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 23:05:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>mayat, penemuan, kriminalisasi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBE, SJP – </strong>Warga Dusun Krajan, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area persawahan milik pengairan (tanah berem) pada Sabtu (17/1/2026) .</p>
<p>Waris (56), seorang buruh tani asal Dusun Kedunglengkong, Desa Menampu. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekira pukul 12.30 WIB dalam posisi tergeletak di pinggir sawah.</p>
<p>Berdasarkan sumber, kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya mulai bekerja mencabut benih padi di sawah milik H. Sarofah di Dusun Sumberan sekira pukul 06.30 WIB. Namun, kira-kira pukul 11.00 WIB, korban sempat mengeluh sakit pada bagian dada kepada rekan kerjanya.</p>
<p>"Korban berpamitan untuk mencari rumput dan meninggalkan lokasi cabut benih. Tak lama kemudian, warga melihat ada kerumunan di sawah sebelah barat (Dusun Krajan) dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," tulis laporan kepolisian tersebut.</p>
<p>Saksi di lokasi, Ketang (67) dan Jurumi (65), awalnya mengira korban sedang tertidur di pinggir sawah. Namun, saat mencoba dibangunkan, korban sudah tidak bernapas dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.</p>
<p><strong>Hasil Pemeriksaan dan Riwayat Penyakit</strong></p>
<p>Kapolsek Gumukmas, IPTU Edi Santoso, bersama tim unit Reskrim dan petugas medis dari Puskesmas Gumukmas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan evakuasi.</p>
<p>Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas. Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.</p>
<p>"Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman," ungkap petugas.</p>
<p>Dalam kejadian ini, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban maupun barang bukti yang mencurigakan di lokasi kejadian. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Truk Gandeng Tabrak Motor di Jember, Penumpang Tewas Terlindas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/truk-gandeng-tabrak-motor-di-jember-penumpang-tewas-terlindas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/truk-gandeng-tabrak-motor-di-jember-penumpang-tewas-terlindas</guid>
<description><![CDATA[ Akibat benturan itu, pengendara motor terjatuh ke sisi kiri jalan, sementara penumpangnya terpental ke arah kanan badan jalan dan terlindas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696bac47bfe38.webp" length="65498" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 22:36:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Lalu Lintas, gandeng, Truk dan Sepeda Motor.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kecelakaan maut melibatkan truk gandeng dan sepeda motor terjadi di Kabupaten Jember. Peristiwa ini merenggut satu korban jiwa dari pengendara motor.</p>
<p>Insiden tersebut berlangsung di Jalan Balung–Ambulu, depan minimarket kawasan Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Sabtu (17/1/2026) petang.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simarmata menjelaskan, kecelakaan terjadi sekira pukul 18.30 WIB saat kondisi lalu lintas ramai.</p>
<p>“Sepeda motor Honda Beat melaju dari arah barat ke timur, dikendarai remaja perempuan berboncengan dengan seorang perempuan dewasa,” kata Bagas saat dikonfirmasi.</p>
<p>Motor tersebut dikemudikan Bella Noviola Azizatul Ainah (17) dengan penumpang Susilowati (43), keduanya warga Desa Balung Lor.</p>
<p>Dari arah yang sama, sebuah truk gandeng Mitsubishi bernomor polisi P-9869-UG dikemudikan Andika (39), warga Kabupaten Lumajang.</p>
<p>“Truk berusaha mendahului sepeda motor, namun ruang ke kanan tidak cukup sehingga terjadi benturan,” ujar Bagas.</p>
<p>Akibat benturan itu, pengendara motor terjatuh ke sisi kiri jalan, sementara penumpangnya terpental ke arah kanan badan jalan.</p>
<p>“Penumpang terpental ke kanan dan terlindas truk, mengalami luka serius di bagian perut,” jelasnya.</p>
<p>Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.</p>
<p>“Korban penumpang sempat kritis saat dirawat, namun akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,” ungkap Bagas.</p>
<p>Hasil olah tempat kejadian perkara menyimpulkan kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi truk saat mendahului kendaraan di depannya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berburu Biawak Berujung Petaka, Pemuda di Jember Tenggelam di Aliran Sungai Tanggul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berburu-biawak-berujung-petaka-pemuda-di-jember-tenggelam-di-aliran-sungai-tanggul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berburu-biawak-berujung-petaka-pemuda-di-jember-tenggelam-di-aliran-sungai-tanggul</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi cuaca yang gerimis dan waktu yang sudah sore membuat tim melakukan pencarian disepanjang bantaran Sungai Tanggul. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_696b585522526.webp" length="60144" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 16:37:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, banjir, tanah longsor, puting beliung, BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemuda di Kabupaten Jember, dikabarkan hilang dan diduga tenggelam di salah satu sungai, Sabtu (17/1/2026).</p>
<p>Pemuda berinisial, I-K (18) asal Desa Mojomulyo,Kecamatan Puger Kabupaten Jember, dikabarkan hilang sekira jam 11.00 Wib, di aliran sungai Tanggul tepatnya di Desa Kepanjen,Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember.</p>
<p>Relawan Barat Daya BPBD Kabupaten Jember, Viky Septian mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kasus laka air di aliran Sungai Tanggul.</p>
<p>"Kronologis kejadiannya, jadi korban (I-K) bersama rekan-rekannya sedang mencari biawak, kemudian korban diduga terpleset dan kemudian dinyatakan hilang tenggelam," kata Viky disela sela proses pencarian bersama tim gabungan.</p>
<p>"Kami langsung turun ke lokasi bersama TNI Polri, SAR Lokal, Relawan Brandal Alas, dan unsur lainnya untuk melakukan pencairan tubuh korban," imbuhnya.</p>
<p>Kondisi cuaca yang gerimis dan waktu yang sudah sore membuat tim melakukan pencarian disepanjang bantaran Sungai Tanggul.</p>
<p>"Untuk hari ini kami fokuskan pencarian diwilayah daratan karena cuaca yang tidak bersahabat dan waktu sudah agak sore. Tim kami bagi menjadi dua tim untuk penyisiran mulai dari dan arah timur ke barat begitu sebaliknya," tutupnya.</p>
<p>Tim gabungan akan melakukan proses pencarian esok hari dengan menggunakan perahu karet jika jasad korban tidak ditemukan.</p>
<p>Hingga saat ini, pihak tim gabungan menunggu Basarnas guna proses pencarian lebih menyeluruh dikawasan tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Transformasi Bandara Jember,  Pangkas Harga Tiket Jakarta&amp;Jember Hingga 30 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/transformasi-bandara-jember-pangkas-harga-tiket-jakarta-jember-hingga-30-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/transformasi-bandara-jember-pangkas-harga-tiket-jakarta-jember-hingga-30-persen</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran fasilitas ini menjadi jawaban atas tantangan tingginya biaya operasional penerbangan yang selama ini menjadi kendala utama konektivitas udara di wilayah Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202601/image_870x580_6968d247389e8.webp" length="52230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 19:47:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintahan, bandara, gus fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Sektor transportasi udara di Kabupaten Jember resmi tercipta hari ini. Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi meluncurkan layanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pesawat di Bandara Notohadinegoro Jember, Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Kehadiran fasilitas ini menjadi jawaban atas tantangan tingginya biaya operasional penerbangan yang selama ini menjadi kendala utama konektivitas udara di wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Langkah strategis ini berhasil diwujudkan melalui kolaborasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Jember, PT Pertamina Patra Niaga, dan dukungan dari Anggota DPR RI, Kawendra Lukistian.</p>
<p>Pencapaian ini dinilai luar biasa karena proses koordinasi hingga eksekusi penyediaan tangki BBM di bandara berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari dua minggu. </p>
<p>"Jika di daerah lain proses seperti ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, di Jember berkat kerja keras kolektif, kurang dari dua minggu fasilitas ini sudah bisa beroperasi," kata Bupati Jember Muhammad Fawait.</p>
<p>Kehadiran jajaran Direktur Pemasaran Pusat PT Pertamina Patra Niaga dalam peresmian ini menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Sebelum adanya fasilitas ini, maskapai yang melayani rute Jember harus membawa bahan bakar cadangan dari bandara asal (seperti Jakarta atau Bali) yang menambah beban berat pesawat dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.</p>
<p>Hal ini berdampak pada tingginya harga tiket pesawat. Gus Fawait menjelaskan bahwa dengan adanya layanan pengisian BBM langsung di Bandara Jember, terjadi efisiensi signifikan pada biaya operasional maskapai yang berdampak langsung pada kantong konsumen.</p>
<p>"Harga Tiket Sebelumnya Berada di kisaran Rp2.000.000 ke atas dan Harga Tiket Terbaru Mengalami penurunan menjadi sekitar Rp1.400.000 hingga Rp1.500.000," ungkapnya.</p>
<p>"Ini adalah ikhtiar kita agar masyarakat Jember bisa menikmati transportasi udara dengan harga yang jauh lebih terjangkau, sesuai dengan amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mempermudah aksesibilitas rakyat," tambahnya.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember tidak berhenti pada penyediaan BBM. Dalam rencana strategis ke depan, Bupati mengungkapkan komitmen untuk terus meningkatkan fasilitas bandara, termasuk rencana penambahan panjang landasan pacu (runway) sejauh 300 meter.</p>
<p>"Peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat Memperkuat Konektivitas dengan Membuka akses yang lebih luas menuju pusat ekonomi Jakarta dan daerah pariwisata seperti Bali," ungkapnya.</p>
<p>Sehingga, kata Gus Fawait, keberadaan fasilitas tersebut dapat mendorong sektor pariwisata dengan memudahkan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Jember serta meningkatkan lertumbuhan industri kreatif mempercepat mobilitas pelaku usaha dan distribusi produk unggulan Jember ke pasar nasional.</p>
<p>"Alhamdulillah, Jember sudah tidak lagi tertinggal dalam hal fasilitas bandara. Ini adalah modal besar untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan warga kita," pungkas Bupati. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meski Harga Melonjak, Ribuan Warga Jember Tetap Padati TPI Puger Jelang Tahun Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meski-harga-melonjak-ribuan-warga-jember-tetap-padati-tpi-puger-jelang-tahun-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meski-harga-melonjak-ribuan-warga-jember-tetap-padati-tpi-puger-jelang-tahun-baru</guid>
<description><![CDATA[ Kedatangan mereka bertujuan untuk berburu ikan segar guna dikonsumsi untuk merayakan malam pergantian tahun, meskipun harga komoditas laut tersebut tengah mengalami kenaikan signifikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_6954b0b602486.webp" length="80820" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 13:00:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember memadati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Puger pada Rabu (31/12/2025). </p>
<p>Kedatangan mereka bertujuan untuk berburu ikan segar guna dikonsumsi untuk merayakan malam pergantian tahun, meskipun harga komoditas laut tersebut tengah mengalami kenaikan signifikan.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, kenaikan harga ikan rata-rata mencapai 25 persen dari harga normal. </p>
<p>Ikan tongkol yang biasanya dibanderol Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, kini menembus angka Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. </p>
<p>Sementara itu, jenis ikan premium seperti kakap dan kerapu menyentuh harga Rp80.000 per kilogram.</p>
<p>Kepala Tata Usaha (KTU) Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT PPP) Puger, Junaedi Prayitno, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh fenomena paceklik akibat cuaca buruk di perairan Selat Bali selama beberapa bulan terakhir.</p>
<p>"Nelayan saat ini kesulitan melaut akibat cuaca buruk. Stok di cold storage juga sangat terbatas. Untuk memenuhi lonjakan permintaan warga, para pedagang terpaksa mendatangkan pasokan ikan dari luar kabupaten," ujar Junaedi saat ditemui di lokasi, Rabu (31/12/2025).</p>
<p>Meski harga melonjak, animo masyarakat tetap tinggi. Sumiah, salah seorang pedagang ikan di TPI Puger, mengakui bahwa volume pembeli tidak mengalami penurunan meski harga meningkat. </p>
<p>Hal senada diungkapkan oleh Minto Setyo, seorang pembeli asal Kecamatan Balung. "Ini sudah menjadi tradisi tahunan. Meski harganya mahal, kami tetap membeli karena membakar ikan bersama sudah menjadi agenda wajib saat keluarga berkumpul di malam tahun baru," kata Minto.</p>
<p>Kondisi keramaian di TPI Puger diprediksi akan terus berlangsung hingga menjelang detik-detik pergantian tahun, mengingat pelabuhan ini merupakan sentra perikanan terbesar di Kabupaten Jember. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Luruk Balai Desa, Tolak Pendirian KDMP di Area Makam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-luruk-balai-desa-tolak-pendirian-kdmp-di-area-makam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-luruk-balai-desa-tolak-pendirian-kdmp-di-area-makam</guid>
<description><![CDATA[ BPD mendesak kepala desa untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna mengevaluasi kelanjutan proyek dan mencari lahan pengganti. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_69520d1b12df1.webp" length="53960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 13:00:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Ketegangan menyelimuti Balai Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, pada Senin (29/12/2025). </p>
<p>Puluhan warga dari tiga dusun melakukan aksi unjuk rasa, memprotes pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai melanggar etika sosial dan kearifan lokal karena berlokasi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU).</p>
<p>Aspirasi masyarakat ini dipicu oleh proyek pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Dusun Panggul Melati yang telah berjalan selama tiga minggu. Lokasi bangunan yang berdampingan langsung dengan area pemakaman dianggap tidak layak dan memicu kontra di tengah publik. </p>
<p>Masyarakat menilai pemerintah desa kurang peka dalam menentukan koordinat pembangunan proyek nasional tersebut.</p>
<p>Dalam forum mediasi terbuka yang digelar di balai desa, perwakilan tokoh masyarakat, Arif Sukoco, menyampaikan mosi tidak percaya warga terhadap penempatan lokasi proyek. </p>
<p>Ia menegaskan bahwa warga pada dasarnya mendukung program nasional tersebut, namun menolak keras jika harus mengorbankan lahan pemakaman.</p>
<p>"Sedikitnya 500 warga telah menandatangani petisi penolakan. Kami sepenuhnya mendukung program Presiden ini, namun adalah sebuah kekeliruan jika pembangunan dipaksakan di area makam. Kami meminta kebijakan yang lebih bijaksana dari pemerintah desa," tegas Arif..</p>
<p>Menanggapi gelombang protes tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kepanjen mengambil langkah mediasi. Ketua BPD Kepanjen, Imam Mukhlas, menyatakan pihaknya akan segera memfasilitasi tuntutan warga melalui mekanisme formal.</p>
<p>BPD mendesak kepala desa untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) guna mengevaluasi kelanjutan proyek dan mencari lahan pengganti.</p>
<p>"Kami hadir sebagai penengah dalam polemik ini. Aspirasi masyarakat sangat jelas: mereka meminta pembangunan di lokasi saat ini dihentikan dan direlokasi. Kami memberikan tenggat waktu satu bulan kepada Kepala Desa untuk merealisasikan pertukaran lahan makam yang terdampak dengan Tanah Kas Desa (TKD) agar konflik tidak berkepanjangan," tutup Imam. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Hari Ibu di Jember Tercoreng, Seorang Ibu Tega Mutilasi Anak Kandungnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-hari-ibu-di-jember-tercoreng-seorang-ibu-tega-mutilasi-anak-kandungnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-hari-ibu-di-jember-tercoreng-seorang-ibu-tega-mutilasi-anak-kandungnya</guid>
<description><![CDATA[ Aparat kepolisian sektor Sumberbaru yang datang ke TKP langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan ibu kandung bayi tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_694914e5098fa.webp" length="13988" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 17:00:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, krimininal, pembunuhan, hari ibu, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Peristiwa mutilasi bayi yang baru lahir di Desa Kaliglagah Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember, menghebohkan masyarakat setempat, pada Senin (22/12/2025).</p>
<p>Kasus ini tentu menjadi perhatian aparat kepolisian setempat karena kondisi jasad bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan ini dalam kondisi tidak utuh, dan ada beberapa bagian yang tidak berada di lokasi pertama kali ditemukan.</p>
<p>Peristiwa keji ini diduga dilakukan oleh ibu kandung bayi yang berinisial R-H (19) yang diketahui baru saja melahirkan.</p>
<p>Berdasarkan sumber yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa terduga pelaku (ibu bayi) melahirkan sendiri di dapur rumahnya. </p>
<p>"Informasinya melahirkan semalam mas (Senin dini hari), entah apa yang membuat R-H jadi begitu, saya gak paham. R-H ini baru menjanda mas, sudah nikah dua kali tapi belum mempunyai anak," kata narasumber.</p>
<p>"Tapi setelah bercerai dengan suaminya yang kedua bulan Juni lalu, tidak ada yang tahu mas. Dan pas ada kejadian ini tentu mengagetkan masyarakat," imbuhnya.</p>
<p>Aparat kepolisian sektor Sumberbaru yang datang ke TKP langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan ibu kandung bayi tersebut.</p>
<p>"Kami mendatangi lokasi yang berada di lereng gunung. Kondisi jasad bayi sungguh mengenaskan, ada dua lokasi penguburan yakni area septic tank dan areal pemakaman umum belakang rumah terduga pelaku," kata Aiptu Y Susanto Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru.</p>
<p>Polisi segera membawa terduga pelaku R-H ke Puskemas Sumberbaru karena kondisi tubuhnya yang lemas, pasca melahirkan dan polisi akan memeriksa kejiwaan pelaku yang tega melakukan hal tersebut kepada anaknya sendiri. </p>
<p>"Kami membawa R-H ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis pasca melahirkan. Dan setelah pulih kami melakukan interograsi dan akan memeriksa kejiwaan terduga pelaku," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perumdam Tirta Pandalungan Jember Komitmen Beri Pelayanan kepada Pelanggan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perumdam-tirta-pandalungan-jember-komitmen-beri-pelayanan-kepada-pelanggan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perumdam-tirta-pandalungan-jember-komitmen-beri-pelayanan-kepada-pelanggan</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, Perumdam Tirta Pandalungan memiliki sekitar 57 ribu pelanggan, dengan 47 ribu pelanggan aktif di seluruh Kabupaten Jember. Namun, keterbatasan volume air baku masih menjadi tantangan utama perusahaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693d61efdeb6d.webp" length="35974" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 20:58:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, perumdam, pelanggan, pelayanan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pandalungan kembali menggelar Gala Sapa Pelanggan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan pasang baru periode 1 Januari–20 November 2025 serta pengguna layanan digital TPJ Inside.</p>
<p>Beragam hadiah disiapkan, mulai dari dispenser, kipas angin, mesin cuci, kulkas, sepeda motor listrik, hingga satu paket umrah bagi pegawai Perumdam yang telah berusia minimal 41 tahun.</p>
<p>Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan, Miftahur Ridho menegaskan, kegiatan ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Gala Sapa Pelanggan dan tetap digelar meski di tengah kebijakan efisiensi.</p>
<p>“Ini tahun ketiga Gala Sapa Pelanggan. Kami bangga masih bisa menyelenggarakan acara ini di masa efisiensi. Kami tidak menggunakan EO, murni dikemas oleh panitia internal. Terima kasih kepada seluruh panitia dan karyawan yang sudah bekerja kreatif,” katanya, Sabtu (13/12/2025).</p>
<p>Saat ini, Perumdam Tirta Pandalungan memiliki sekitar 57 ribu pelanggan, dengan 47 ribu pelanggan aktif di seluruh Kabupaten Jember. Namun, keterbatasan volume air baku masih menjadi tantangan utama perusahaan.</p>
<p>“Problem terbesar kami adalah air baku. Perhitungan volume air dengan jumlah pelanggan sangat ketat. Air baku sangat minim, sementara kebutuhan terus meningkat,” jelasnya.</p>
<p>Kondisi tersebut berdampak pada jangkauan layanan. Dari 31 kecamatan di Jember, Perumdam baru mampu melayani 11 kecamatan.</p>
<p>“Ini menjadi PR besar manajemen ke depan. Kami optimistis bisa melakukan ekspansi jaringan, mudah-mudahan ke depan bisa menjangkau hingga 20 kecamatan lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Selain keterbatasan air baku, Perumdam juga mengakui masih menghadapi persoalan jaringan lama yang berpotensi menyebabkan kebocoran maupun penurunan kualitas air.</p>
<p>“Jaringan tua memang rawan bocor atau kualitas air kurang baik. Kami sadar ini menjadi problem kami di Jember, dan kami berkomitmen untuk terus memperbaiki,” tegasnya. </p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Perumdam mendorong partisipasi aktif pelanggan sebagai mitra informasi di lapangan. Hingga saat ini, sistem pemantauan jaringan belum sepenuhnya dapat diandalkan tanpa laporan dari masyarakat.</p>
<p>“Kami belum punya sistem monitoring yang bisa berdiri sendiri. Kami sangat berharap pelanggan membantu kami melalui pengaduan di TPJ Inside atau call center jika ada gangguan teknis di jaringan,” ujarnya.</p>
<p>Menutup sambutannya, Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang tetap bekerja maksimal di tengah keterbatasan.</p>
<p>“Terima kasih kepada seluruh pegawai Perumdam. Di tengah efisiensi, kita masih bisa melayani pelanggan dan menyelenggarakan acara ini dengan baik. Ini bukti semangat kebersamaan untuk pelayanan yang lebih maksimal,” pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bazar Gula Murah SMK di Jember Diserbu Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bazar-gula-murah-smk-di-jember-diserbu-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bazar-gula-murah-smk-di-jember-diserbu-warga</guid>
<description><![CDATA[ Kepala SMK PGRI 05 Kencong, Syaiful Anwar, menyatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menampilkan seluruh potensi dan kompetensi siswa, baik di bidang kewirausahaan (entrepreneurship) maupun hiburan (entertainment). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_693cf209c5e70.webp" length="30992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 12:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 05 Kencong, Kabupaten Jember, menggelar Bulan Berkunjung SMK (BBS) sekaligus Dies Natalis ke-54 dengan cara yang unik dan penuh manfaat bagi masyarakat sekitar. </p>
<p>Acara tahunan ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kreativitas siswa, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial, termasuk menggelar bazar gula murah.</p>
<p>Kepala SMK PGRI 05 Kencong, Syaiful Anwar, menyatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menampilkan seluruh potensi dan kompetensi siswa, baik di bidang kewirausahaan <em>(entrepreneurship)</em> maupun hiburan <em>(entertainment)</em>.</p>
<p>"Kami tampilkan semua ajang kreativitas anak didik kami, mulai dari kewirausahaan serta entertainment, dan berbagai hal luar biasa yang didapat dari sekolah di bawah naungan kami ini," ujar Syaiful Anwar, Sabtu (13/12/2025).</p>
<p>Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah penjualan gula murah yang disediakan oleh pihak sekolah. Tidak tanggung-tanggung, pihak SMK PGRI 05 Kencong menyediakan hampir dua ton gula yang dijual dengan harga hanya Rp14.000 per kilogram.</p>
<p>Penjualan ini disambut antusias oleh masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena ludes hanya dalam waktu satu jam. Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga gula di pasaran yang saat ini berkisar antara Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram.</p>
<p>Sutinah, salah seorang warga sekitar yang berhasil membeli gula, mengaku sangat terbantu. "Hal ini cukup membantu masyarakat sekitar dan para penjual UMKM. Harganya sangat murah, bisa selisih Rp2.000 hingga Rp3.000 dari harga pasaran. Kami berharap SMK sering mengadakan bazar murah," katanya.</p>
<p>Selain bazar, rangkaian acara yang digelar juga mencakup jalan sehat, kontes motor sebagai ajang kreativitas siswa, dan pameran hasil karya siswa di bidang kewirausahaan.</p>
<p>Di sisi lain, inisiatif luar biasa juga datang dari para siswa dan siswi sendiri yang bergotong royong melakukan aksi sosial. Mereka membagikan paket sembako kepada 70 orang yang membutuhkan dan diundang secara khusus dalam perayaan BBS dan Dies Natalis tersebut.</p>
<p>Syaiful Anwar berharap, berbagai pihak dapat terus mendukung sekolah dan memberikan masukan agar lulusan SMK PGRI 05 Kencong siap bekerja atau berwirausaha.</p>
<p>Di lokasi acara, puluhan lapak UMKM hasil produk siswa terlihat berjejer rapi, dan ribuan pembeli dari berbagai kalangan memadati area kegiatan sejak pagi hingga siang hari.</p>
<p>"Momen Bulan Berkunjung SMK dan Dies Natalis ini adalah salah satu hal yang bisa memunculkan semuanya, mulai dari bakat apapun dan ilmu yang didapat dari sekolah. Selain itu juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar dengan cara bazar murah," pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jual Sengon di Lahan Milik Orang, Dua Warga Kedung Langkap Jember Ditangkap Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jual-sengon-di-lahan-milik-orang-dua-warga-kedung-langkap-jember-ditangkap-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jual-sengon-di-lahan-milik-orang-dua-warga-kedung-langkap-jember-ditangkap-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Kasus pencurian ratusan pohon sengon di Jember menyeret dua pria lanjut usia asal Kedung Langkap. Pelaku nekat menjual kayu dan bahkan menawarkan tanah milik korban. Polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202512/image_870x580_692eb92217485.webp" length="98770" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 16:31:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, pencurian, ranmor, polisi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="81" data-end="292"><strong>JEMBER, SJP –</strong> Dua pria lanjut usia asal Dusun Kedung Langkap, Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat menjual ratusan pohon sengon di lahan milik orang lain.</p>
<p data-start="294" data-end="530">Kedua pelaku diketahui bernama Sair (70) dan Dofir (60). Keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Gumukmas usai menjual 750 batang pohon sengon milik Muakfiroh (57), warga Dusun Jatisari, tanpa hak dan tanpa sepengetahuan pemilik.</p>
<p data-start="532" data-end="774">Kasus ini terungkap pada Senin (1/12/2025) sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, Anas, anak Muakfiroh, hendak ke sawah untuk mengantarkan makanan kepada pekerja. Di perjalanan, ia bertemu tetangganya yang tiba-tiba berkata, “Cair mas kayunya.”</p>
<p data-start="776" data-end="1001">Mendengar hal itu, Anas terkejut. Ia bertanya maksud ucapan tersebut. Tetangganya kemudian menjelaskan bahwa kayu sengon miliknya sudah laku terjual. Karena merasa tidak pernah menjual kayu, Anas langsung menuju lokasi kebun.</p>
<p data-start="1003" data-end="1230">Sesampainya di sana, ia mendapati sebuah truk pengangkut kayu dan beberapa orang sedang melakukan penebangan. Ia segera menghentikan aktivitas tersebut. Saat ditanya, pembeli kayu mengaku bahwa penjualnya adalah Sair dan Dofir.</p>
<p data-start="1232" data-end="1442">“Jadi sama anak saya dilihat di kebun mas. Melihat hal itu langsung dihentikan dan pembeli kayu ditanya dan dia bilang yang menjual kayu tersebut bernama Dofir dan Sair,” kata Muakfiroh, Selasa (2/12/2025).</p>
<p data-start="1444" data-end="1592">Tak hanya menjual pohon sengon, kedua pelaku bahkan disebut-sebut berani menawarkan tanah milik Muakfiroh kepada warga lain dengan harga Rp600 juta.</p>
<p data-start="1594" data-end="1877">“Kaget saya mas, sengon sudah ditebang dan uangnya diterima oleh yang bersangkutan Dofir dan Sair. Malah tanah saya ditawarkan orang Rp600 juta dan saya sempat emosi. Akhirnya kasus ini saya lanjutkan proses hukum biar tidak ada korban lagi seperti yang saya alami ini,” ujarnya.</p>
<p data-start="1879" data-end="2036">Sementara itu, Kapolsek Gumukmas, Iptu Edi Santoso, membenarkan penangkapan kedua pelaku. Ia menegaskan bahwa perkara tersebut murni tindak pidana pencurian.</p>
<p data-start="2038" data-end="2234">“Ini murni pidana pencurian yang dilakukan bersama-sama. Yang bersangkutan akan kami jerat pasal 362 ancaman 5 tahun penjara. Sedang untuk pembeli kita jadikan saksi atas kasus ini,” jelasnya.</p>
<p data-start="2236" data-end="2386">Iptu Edi menambahkan, modus pelaku adalah menawarkan tanah yang di dalamnya terdapat pohon sengon kepada pedagang agar terkesan sebagai pemilik lahan.</p>
<p data-start="2388" data-end="2570" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Jadi ini terbilang modus baru. Untuk pembeli pohon diharapkan hati-hati jika akan membeli. Pastikan dulu lahan tanah milik siapa agar kejadian serupa tidak terjadi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2388" data-end="2570" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buaya Muara 2,5 Meter Ditangkap Warga Cakru Kencong Jember, 39 Telur Ikut Diamankan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/buaya-muara-25-meter-ditangkap-warga-cakru-kencong-jember-39-telur-ikut-diamankan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/buaya-muara-25-meter-ditangkap-warga-cakru-kencong-jember-39-telur-ikut-diamankan</guid>
<description><![CDATA[ Warga Dusun Gondangrejo, Jember menangkap seekor buaya muara sepanjang 2,5 meter di Sungai Bondoyudo dan mengamankan 39 telur. Buaya disimpan di rumah kadus sambil menunggu BKSDA. Warga diimbau menjauhi bantaran sungai karena berbahaya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69286a91aa661.webp" length="32430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 23:05:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>buaya, BKSDA, warga, kendong, telur, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="113" data-end="370"><strong data-start="113" data-end="128">JEMBER, SJP</strong> – Seekor buaya muara (<em data-start="151" data-end="171">Crocodylus porosus</em>) ditangkap warga menggunakan tali tambang di aliran Sungai Bondoyudo, tepatnya di Dusun Gondangrejo, Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, pada Kamis (27/11/2025) sekira pukul 16.30 WIB.</p>
<p data-start="372" data-end="618">Penangkapan dilakukan setelah warga melihat buaya tersebut berada di semak-semak dekat bantaran sungai, lokasi yang kerap dilalui warga untuk mencari rumput. Demi menghindari potensi serangan, warga berinisiatif menangkapnya secara gotong royong.</p>
<p data-start="620" data-end="811">Buaya sepanjang sekitar 2,5 meter dengan berat diperkirakan 50 kilogram itu kemudian diamankan di rumah Kepala Dusun Gondangrejo, Sugianto, dalam kondisi terikat sejak sore hingga malam hari.</p>
<p data-start="813" data-end="940">Selain buaya, warga juga menemukan 39 butir telur yang diduga merupakan telur buaya yang dijaga induknya di sekitar lokasi.</p>
<p data-start="942" data-end="1173">Kepala Dusun Gondangrejo, Sugianto, membenarkan penangkapan tersebut.<br data-start="1011" data-end="1014">“Kami menangkapnya tadi sore karena khawatir membahayakan warga. Telurnya juga kami amankan, jumlahnya 39 butir. Saat ini buaya berada di rumah saya,” ujarnya.</p>
<p data-start="1175" data-end="1452">Ia menjelaskan bahwa warga sudah lama mengetahui keberadaan buaya di aliran Sungai Bondoyudo yang mengarah ke muara. Setelah penangkapan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Muspika dan Muspika meneruskan laporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).</p>
<p data-start="1454" data-end="1617">“Kami amankan sekitar pukul 16.00 WIB. Warga di sini cukup sering melihat buaya itu. Kami sudah lapor ke Muspika, dan Muspika sudah meneruskan ke BKSDA,” jelasnya.</p>
<p data-start="1619" data-end="1794">Sugianto menambahkan, apabila hingga malam pihak BKSDA belum datang, ia berencana melepaskan kembali buaya tersebut ke habitatnya karena kasihan kondisinya yang masih terikat.</p>
<p data-start="1796" data-end="1976">“Jika malam ini belum ada petugas, kami akan lepas kembali karena kasihan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area bantaran sungai karena sangat berbahaya,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="1796" data-end="1976"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Fawait Siap Dukung Penuh Program Pertanian Gubernur Khofifah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-fawait-siap-dukung-penuh-program-pertanian-gubernur-khofifah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-fawait-siap-dukung-penuh-program-pertanian-gubernur-khofifah</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Jember memiliki potensi besar untuk dikembangkan di sektor pertanian dan peternakan, mengingat mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan peternak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69240f1117f96.webp" length="38554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 15:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan komitmen dan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendukung program strategis sektor pertanian dan peternakan yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan Fawait dalam acara Inseminasi Buatan Bersama Gubernur Jawa Timur 2025 yang digelar di City Forest Jember, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Dalam sambutannya, Fawait menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Gubernur Khofifah atas bimbingan dan perhatian yang berkelanjutan kepada Kabupaten Jember.</p>
<p>"Saya beruntung selama lima tahun berada di pemerintahan Provinsi Jawa Timur dan mendapatkan banyak bimbingan dari beliau. Jember siap mendukung Ibu Gubernur sepenuhnya," tegas dia. </p>
<p>Fawait melaporkan bahwa Kabupaten Jember memiliki potensi besar untuk dikembangkan di sektor pertanian dan peternakan, mengingat mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan peternak.</p>
<p>Menindaklanjuti potensi ini, Pemerintah Kabupaten Jember telah merencanakan program strategis, salah satunya adalah Desa Tematik yang akan difokuskan pada pengembangan komoditas sapi, serta kambing/domba pada tahun anggaran 2026.</p>
<p>"Kami memohon perhatian khusus dari Ibu Gubernur untuk Kabupaten Jember, yang selama ini telah menerima banyak dukungan dari Provinsi Jawa Timur," ujarnya.</p>
<p>Fawait meyakini bahwa kolaborasi antara Jember dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menjadikan daerah tersebut sebagai kontributor utama dalam mewujudkan target Indonesia Emas, khususnya dalam ketahanan sektor pertanian dan pangan.</p>
<p>Ia juga menyampaikan pujian kepada Gubernur Khofifah, menyebutnya sebagai sosok pemimpin yang sangat dihormati. </p>
<p>"Terima kasih atas kesabaran dan dukungan yang telah diberikan Gubernur Khofifah selama masa kepemimpinannya di Jember," tutupnya.</p>
<p>Untuk diketahui, acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Indyah Aryani, serta berbagai tokoh masyarakat dan pejabat daerah lainnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Lahirnya Atlet Desa Berprestasi Nasional, Bupati Jember Resmikan Stadion Tenis Meja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dorong-lahirnya-atlet-desa-berprestasi-nasional-bupati-jember-resmikan-stadion-tenis-meja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dorong-lahirnya-atlet-desa-berprestasi-nasional-bupati-jember-resmikan-stadion-tenis-meja</guid>
<description><![CDATA[ Potensi olahraga di wilayah pedesaan selama ini acapkali kurang mendapat sorotan, padahal banyak bibit unggul yang lahir dari desa-desa di Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69227579cba33.webp" length="47720" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 10:13:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Rangkaian kegiatan Bunga Desaku Kecamatan Kencong ditutup dengan peresmian fasilitas stadion milik PTM Anugerah Kencong oleh Bupati Jember, Gus Fawait.</p>
<p>Kehadiran orang nomor satu di Jember ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap perkembangan olahraga di tingkat desa yang semakin menunjukkan kemajuan nyata.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait mengaku terkejut sekaligus bangga melihat adanya pembinaan atlet tenis meja yang dilakukan secara konsisten di Desa Kencong. </p>
<p>Menurutnya, potensi olahraga di wilayah pedesaan selama ini acapkali kurang mendapat sorotan, padahal banyak bibit unggul yang lahir dari desa-desa di Jember.</p>
<p>“Jujur saya kaget, tidak menyangka di Desa Kencong ada pembinaan calon atlet tenis meja yang sangat serius. Anak-anak kita ini bukan hanya hebat di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di non-akademik, terutama olahraga,” kata Gus Fawait disela sela peresmian gedung tenis meja.</p>
<p>Pada momen tersebut, Bupati juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi. Ia menegaskan bahwa pada gelaran Porprov 2025, Pemkab Jember memberikan bonus terbesar dibandingkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.</p>
<p>Gus Fawait juga mengajak para atlet muda di Kencong untuk tidak setengah-setengah dalam menekuni dunia olahraga. Ia menekankan bahwa prestasi tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga kedisiplinan, doa, serta sikap hormat kepada orang tua, guru, dan pelatih.</p>
<p>“Prestasi lahir bukan hanya dari kerja keras, tetapi juga dari sikap hormat. Kalau tidak patuh pada pelatih, bagaimana bisa berkembang? Ketika disuruh ke kanan, malah ke kiri, nanti malah tidak nyambung. Kunci keberhasilan itu tekun, berdoa, dan hormat,” pesannya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyinggung perjalanan hidupnya sebagai bukti bahwa anak desa juga bisa mencapai posisi penting.</p>
<p>“Saya sendiri lahir di desa yang bahkan lebih pelosok dari Kencong. Bisa menjadi anggota DPR tiga kali, dan hari ini diberi amanah sebagai Bupati Jember. Maka saya yakin adik-adik di Kencong pasti bisa berprestasi,” ungkapnya.</p>
<p>Mengakhiri sambutannya, Gus Fawait menyampaikan terima kasih kepada jajaran PTM Anugerah Kencong yang telah menghadirkan fasilitas olahraga modern bagi masyarakat, terutama anak-anak di wilayah pedesaan bagian barat Jember. Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet masa depan.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih atas fasilitas luar biasa ini. Semoga dari Kencong akan lahir atlet-atlet Jember, bahkan atlet nasional di masa mendatang,” pungkasnya.<strong> (ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Stunting dan Kematian Ibu, Bupati Fawait Ajak Siswa Kencong Jadi Duta Pencegah Pernikahan Dini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tekan-stunting-dan-kematian-ibu-bupati-fawait-ajak-siswa-kencong-jadi-duta-pencegah-pernikahan-dini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tekan-stunting-dan-kematian-ibu-bupati-fawait-ajak-siswa-kencong-jadi-duta-pencegah-pernikahan-dini</guid>
<description><![CDATA[ Data kesehatan yang menunjukkan bahwa Kabupaten Jember masih menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data, angka stunting di Jember menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69215294f1ea2.webp" length="39482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 13:26:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER,SJP</strong>– Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengajak ratusan pelajar di Kecamatan Kencong untuk aktif mengampanyekan pencegahan pernikahan dini. Ajakan ini disampaikan Bupati Fawait saat memimpin Apel Siswa di SMPN 1 Kencong, Sabtu (22/11/2025).</p>
<p>Menurut Fawait, pelibatan siswa sangat krusial mengingat tingginya dampak pernikahan dini terhadap masalah kesehatan masyarakat di Jember.</p>
<p>“Siswa ini harus membantu kami untuk mengkampanyekan pencegahan pernikahan dini,” kata Bupati Fawait di hadapan para pelajar.</p>
<p>Bupati yang karib disapa Gus Fawait itu memaparkan data kesehatan yang menunjukkan bahwa Kabupaten Jember masih menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data, angka stunting di Jember menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. </p>
<p>Selain itu, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) juga masih berada di level yang tinggi.</p>
<p>“Jember angka stunting masih tertinggi di Jatim. Angka kematian ibu dan bayi juga tertinggi,” ujarnya.</p>
<p>Gus Fawait menjelaskan, salah satu akar masalah tingginya angka tersebut adalah usia ibu yang melahirkan masih terlalu muda atau belum siap secara medis. Kondisi ini erat kaitannya dengan tingginya kasus pernikahan dini.</p>
<p>“Karena banyak yang melahirkan usianya belum sesuai, alias banyak pernikahan dini. Maka dari itu, ayo cegah pernikahan dini,” paparnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kehamilan pada usia 16 hingga 17 tahun memiliki risiko yang sangat tinggi. "Kalau usianya 16-17, itu risikonya tinggi. Kalau tidak ibunya, ya nanti bayinya yang stunting," tegasnya. </p>
<p>Di akhir sambutannya, Gus Fawait berpesan agar para siswa memprioritaskan pendidikan setinggi-tingginya. Ia meyakinkan bahwa bagi siswa yang terkendala biaya untuk melanjutkan kuliah, Pemkab Jember telah menyediakan program beasiswa.</p>
<p>“Jadi ayo tempuh pendidikan setinggi-tingginya. Raih mimpi kalian semua,” pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Butuh Rp1,2 Triliun untuk Infrastruktur Jalan Rusak, Bupati Fawait: Perbaikan Dilakukan Bertahap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-butuh-rp12-triliun-untuk-infrastruktur-jalan-rusak-bupati-fawait-perbaikan-dilakukan-bertahap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-butuh-rp12-triliun-untuk-infrastruktur-jalan-rusak-bupati-fawait-perbaikan-dilakukan-bertahap</guid>
<description><![CDATA[ Fawait menggarisbawahi bahwa upaya perbaikan ini tidak dapat dituntaskan dalam satu tahun anggaran dan menuntut sinergi serta pemahaman mengenai pembagian kewenangan jalan antar-tingkat pemerintahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69215225a0640.webp" length="42372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 13:20:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah memulai proses pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang mencapai angka fantastis, yakni Rp1,2 triliun.</p>
<p></p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Fawait pada pertemuan kelompok pengajian dan guru ngaji yang berlangsung di Loji milik PTPN 11 Kencong, Jumat (21/11/2025), dalam rangkaian kegiatan Bunga Desaku di Kencong.</p>
<p></p>
<p>Fawait menggarisbawahi bahwa upaya perbaikan ini tidak dapat dituntaskan dalam satu tahun anggaran dan menuntut sinergi serta pemahaman mengenai pembagian kewenangan jalan antar-tingkat pemerintahan.</p>
<p></p>
<p>Bupati Jawait menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terkait status kewenangan jalan, mengingat perbaikan harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan desa tidak dapat serta merta dilakukan oleh Pemkab Jember.</p>
<p></p>
<p>"Usulan pembangunan jalan harus melalui mekanisme penyerahan usulan terlebih dahulu dari pemerintah desa kepada pemerintah kabupaten," jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, ia menyebut jalan yang berada di bawah kewenangan provinsi atau pemerintah pusat tidak dapat diperbaiki langsung oleh Pemkab, melainkan harus dikoordinasikan.</p>
<p></p>
<p>"Ini bukan hanya pekerjaan bupati atau pemkab saja. Ini adalah kerja bersama seluruh Kepala OPD, Pak Camat, dan Kepala Desa," ujar Fawait. </p>
<p></p>
<p>Total usulan jalan rusak yang telah terkumpul dan memerlukan perbaikan mencapai Rp1,2 triliun. Dengan besarnya angka tersebut, Pemkab Jember menegaskan bahwa realisasi perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap.</p>
<p></p>
<p>Ia menjelaskan bahwa usulan yang diajukan pada tahun 2025, misalnya, akan masuk dalam realisasi tahun anggaran 2026. Ia meminta kesabaran masyarakat karena proses perbaikan memerlukan perencanaan matang dan alokasi anggaran yang memadai.</p>
<p></p>
<p>"Maka kita bertahap. Jangan sampai usul hari ini, besok minta diaspal. Itu sulapan," kata Fawait.</p>
<p></p>
<p>Meskipun dilakukan bertahap, Pemkab Jember berkomitmen penuh untuk memperhatikan dan merealisasikan perbaikan infrastruktur, termasuk pengaspalan dan penerangan jalan, yang juga menjadi bagian dari program kolaborasi bersama insentif tokoh agama.</p>
<p></p>
<p>Bupati meyakinkan bahwa sinergi antara bupati dan kepala desa menjadi kunci untuk menjadikan kondisi Jember lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. </p>
<p></p>
<p>"Yang penting, jalannya akan tetap kami perhatikan," pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Rencanakan Insentif bagi Ketua Kelompok Pengajian Mulai Tahun 2026</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-27503</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-27503</guid>
<description><![CDATA[ Rencana ini menjadi tindak lanjut dan perluasan dari program insentif yang selama ini telah diberikan kepada para guru ngaji, sebagai bentuk penghargaan atas peran sentral mereka dalam pembinaan moral dan keagamaan di tengah masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_692151b4e1377.webp" length="47090" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 13:00:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menegaskan kembali komitmennya dalam mengapresiasi peran tokoh agama di daerah. Melalui kebijakan perluasan, Pemkab Jember merencanakan pemberian insentif bagi seluruh ketua kelompok pengajian yang akan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026.</p>
<p></p>
<p>Rencana ini menjadi tindak lanjut dan perluasan dari program insentif yang selama ini telah diberikan kepada para guru ngaji, sebagai bentuk penghargaan atas peran sentral mereka dalam pembinaan moral dan keagamaan di tengah masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rencana strategis tersebut saat menghadiri Pertemuan Kelompok Pengajian dan Guru Ngaji di Loji PTPN 11 Kencong, Jumat (21/11/2025), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bunga Desaku ke-7 di Kecamatan Kencong.</p>
<p></p>
<p>“Insyaallah tahun depan, semua ketua-ketua pengajian insyaallah akan kami berikan insentif,” ujarnya. </p>
<p></p>
<p>Saat ini, Pemkab Jember tercatat telah menyalurkan insentif kepada sekitar 22.000 guru ngaji dengan nominal Rp1.500.000 per orang. Dengan rencana perluasan ini, diharapkan kesejahteraan para penggerak pendidikan agama di Jember dapat meningkat.</p>
<p></p>
<p>Meski program insentif akan diperluas, Bupati Fawait mengingatkan adanya regulasi ketat dari pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait larangan rangkap penerimaan bantuan sejenis.</p>
<p></p>
<p>“Bagi warga yang menjabat sebagai guru ngaji sekaligus ketua kelompok pengajian, tidak diperbolehkan menerima dua insentif sekaligus. Penerima harus memilih salah satu jenis insentif,” tegas Fawait.</p>
<p></p>
<p>Ia menekankan betapa krusialnya peran guru ngaji dan ketua pengajian di tengah masyarakat. Menurutnya, guru ngaji telah berperan penting dalam mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu agama sejak masa pra-kemerdekaan.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, ketua pengajian dinilai memiliki fungsi yang tidak kalah penting dalam membina jemaah, terutama bagi para ibu.</p>
<p></p>
<p>Pemkab Jember berharap, melalui program insentif ini, perhatian terhadap para penggerak pendidikan agama dapat terjamin secara berkelanjutan.</p>
<p></p>
<p>“Ketua pengajian memiliki peran yang luar biasa, salah satunya dalam mendidik dan membina para ibu-ibu yang mencari hiburan dan ketenangan dari masalah rumah tangga, seperti harga beras atau cabai yang naik, di pengajian,” pungkasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sukses Besar, International Jember Marching Carnival 2025 Kian Kukuhkan Posisi Jember di Mata Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sukses-besar-international-jember-marching-carnival-2025-kian-kukuhkan-posisi-jember-di-mata-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sukses-besar-international-jember-marching-carnival-2025-kian-kukuhkan-posisi-jember-di-mata-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Skala acara tahun ini meningkat signifikan dengan kehadiran delegasi internasional, termasuk tim marching band dari Filipina, serta partisipasi dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691ac11949129.webp" length="44606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 13:50:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – <em>International Jember Marching Carnival </em>(IJMC) 2025 resmi ditutup hari ini setelah sukses besar. Acara yang berlangsung selama dua hari penuh ini berhasil menyuguhkan kolaborasi spektakuler antara seni musik marching band dan budaya karnaval, sekaligus mengukuhkan posisi Jember sebagai pusat kegiatan budaya dan seni berskala internasional.</p>
<p>Parade kolosal IJMC yang melintasi sepanjang jalan utama hingga Alun-Alun Jember, memukau ribuan masyarakat dengan penampilan dari peserta berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.</p>
<p>Skala acara tahun ini meningkat signifikan dengan kehadiran delegasi internasional, termasuk tim marching band dari Filipina, serta partisipasi dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia.</p>
<p>Keberhasilan penyelenggaraan ini tak lepas dari komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa dukungan ini sejalan dengan visinya untuk menjadikan Jember sebagai kota karnaval dengan keunikan budaya dan ikon lokalnya.</p>
<p>"Keberhasilan IJMC 2025 membuktikan bahwa Jember siap menjadi tuan rumah event internasional. Dukungan dari Bapak Bupati sangat krusial dalam memfasilitasi acara ini, yang tidak hanya meningkatkan pariwisata tetapi juga memberikan kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat Jember dan Indonesia," kata Fawait.</p>
<p>Selain parade utama, rangkaian acara IJMC 2025 juga mencakup Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di GOR PKPSO serta kompetisi sengit <em>Drum Battle</em> dan <em>Brass Battle</em> yang menarik perhatian juri dan penonton.</p>
<p>Dalam upacara penutupan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Kadispora) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kelancaran acara dan antusiasme masyarakat.</p>
<p>"Kami sangat bangga dengan kelancaran dan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Animo peserta tahun ini sangat bagus. Kami berharap agar IJMC di tahun-tahun mendatang dapat terus meningkat, baik dari segi jumlah maupun kualitas peserta," ujar dia. </p>
<p>Berikut adalah beberapa pemenang utama kompetisi:</p>
<p>1. Drum Battle Junior: MB. Pelangi Nada SDN Jember Lor 1</p>
<p>2. Drum Battle Senior: Gistara Spada</p>
<p>3. Brass Battle Umum: MB. Simpony Rama (Filipina)</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan dua event akbar (Kejurprov dan IJMC) tersebut. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Libatkan Ratusan Pengurus OSIS Perangi Pernikahan Dini dan Stunting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-libatkan-ratusan-pengurus-osis-perangi-pernikahan-dini-dan-stunting</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-libatkan-ratusan-pengurus-osis-perangi-pernikahan-dini-dan-stunting</guid>
<description><![CDATA[ Program ini bertujuan untuk membentuk Generasi Emas Jember yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691695a9dfbce.webp" length="37870" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 09:30:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah strategis dengan melibatkan ratusan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) setingkat SMA/SMK/MA dalam upaya masif pencegahan pernikahan dini dan <em>stunting</em>. </p>
<p>Program ini bertujuan untuk membentuk Generasi Emas Jember yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.</p>
<p>Sosialisasi yang bertajuk Pencegahan Pernikahan Dini dan <em>Stunting</em> untuk Pengurus OSIS tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan dan dihadiri oleh perwakilan pengurus OSIS dari 175 sekolah se-Kabupaten Jember. Pelajar diharapkan menjadi agen perubahan utama dalam penyebarluasan informasi ini.</p>
<p>Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, yang mewakili Bupati Jember, Gus Fawait, dalam sambutannya menekankan bahwa potensi besar generasi muda Jember sebagai pemimpin dan motor penggerak kemajuan terancam oleh dampak luas dari dua persoalan krusial tersebut.</p>
<p>“Generasi ini nantinya akan menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak kemajuan di masa depan. Namun, potensi besar itu hanya bisa terwujud apabila anak-anak tumbuh dan berkembang secara sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Edy Budi Susilo.</p>
<p>Menurut Edy, pernikahan dini tidak hanya sekadar masalah usia, tetapi juga berkaitan erat dengan kesiapan mental, fisik, dan sosial remaja. Remaja yang menikah pada usia muda dinilai belum siap memikul tanggung jawab sebagai orang tua, yang berpotensi fatal terhadap kesehatan ibu dan anak.</p>
<p>“Akibatnya, risiko kehamilan meningkat dan anak yang dilahirkan akan berisiko lebih besar mengalami stunting,” jelasnya.</p>
<p>Stunting didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, langkah pencegahan pernikahan dini juga berarti memutus rantai kemiskinan antargenerasi.</p>
<p>Meskipun data mencatat adanya tren penurunan angka pernikahan dini di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo menyayangkan bahwa kasus-kasus di lapangan masih ada dan menjadi keprihatinan bersama.</p>
<p>Edy Budi Susilo berharap para pelajar dapat memahami secara mendalam risiko pernikahan dini dan dampaknya pada masa depan mereka. Ia mendorong pengurus OSIS di setiap sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam sosialisasi dan edukasi.</p>
<p>“Jadikanlah isu pencegahan pernikahan dini ini sebagai bagian dari program kerja OSIS kalian. Pengurus OSIS adalah <em>influencer</em> dan panutan di sekolah masing-masing,” tegasnya.</p>
<p>Dispora Jember menyerukan agar para pelajar memaksimalkan peran mereka sebagai motor penggerak perubahan dengan menciptakan kampanye kreatif di media sosial dan menyelenggarakan diskusi-diskusi positif di lingkungan sekolah serta komunitas.</p>
<p>“Saya ingin kalian bangga menjadi generasi emas Jember. Generasi yang sehat, berpendidikan tinggi, berakhlak mulia, serta mampu mengangkat nama baik daerah ini,” pungkas Edy. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Beri Penghargaan ASN Berprestasi, Tegaskan Pahlawan Masa Kini Adalah Pemberi Manfaat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-beri-penghargaan-asn-berprestasi-tegaskan-pahlawan-masa-kini-adalah-pemberi-manfaat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-beri-penghargaan-asn-berprestasi-tegaskan-pahlawan-masa-kini-adalah-pemberi-manfaat</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para ASN yang dinilai sebagai pahlawan di bidangnya masing-masing. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6912d97fb42b5.webp" length="53720" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 14:07:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, bupati jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Selain menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyajikan momen istimewa. </p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan penghargaan kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dianggap berprestasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para ASN yang dinilai sebagai pahlawan di bidangnya masing-masing. </p>
<p>Salah satu penerima adalah Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, yang diapresiasi atas kontribusi aktif dan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan.</p>
<p>Bupati yang karib disapa Gus Fawait itu menjelaskan bahwa penghargaan ini melengkapi makna kepahlawanan di masa kini.</p>
<p>"Bentuk pahlawan tidak hanya pada zaman dahulu saat berjuang merebut kemerdekaan. Namun, pahlawan sekarang ini adalah mereka yang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak, khususnya masyarakat. Itulah definisi pahlawan yang sesungguhnya," ujar Gus Fawait, pada Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah sekaligus sebagai pemantik semangat bagi ASN lain untuk meningkatkan kontribusi mereka.</p>
<p>"Sebagai bentuk perhatian, kami berikan penghargaan untuk pelecut semangat bagi teman-teman ASN yang lain. Jika mereka bisa berbuat untuk masyarakat, ini tentu sangat membantu kinerja kami," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya dan menyebutnya sebagai hasil kerja keras bersama jajaran kelurahan dan masyarakat.</p>
<p>"Berkaitan dengan piagam yang saya terima, ini adalah hasil dari program inovatif kami, Kelurahan Berseri. Tahun lalu kami lolos di tingkat kabupaten, kemudian diikutkan lagi ke tingkat provinsi," ungkap Bhatara Pragusta.</p>
<p>Ia merinci bahwa program tersebut berfokus pada dua lokasi, yakni Perumahan Mastrip di RW 5 dan daerah Jalan Kalimantan di RW 25. Inti dari program ini adalah mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah.</p>
<p>"Kami mengajak masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah. Pilah sampah ini dibagi menjadi sampah organik, anorganik, dan sampah yang bersifat beracun," imbuhnya.</p>
<p>Hasil dari pemilahan sampah organik kemudian dimanfaatkan lebih lanjut. Lurah Bhatara menambahkan, pihak kelurahan bekerja sama dengan mitra seperti Sahabatagana dan Kelurahan Tangguh Bencana untuk aktif membersihkan sampah bersama warga, Ketua RW, dan Ketua RT setempat.</p>
<p>"Dari hasil pilah sampah itu, sampah organik dapat diolah menjadi disinfektan. Turunannya bahkan bisa untuk sabun dan hal-hal lain yang bermanfaat," tandasnya. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Culture &amp;amp; UMKM Viral 2025 Sukses Angkat Budaya dan Produk Lokal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-culture-umkm-viral-2025-sukses-angkat-budaya-dan-produk-lokal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-culture-umkm-viral-2025-sukses-angkat-budaya-dan-produk-lokal</guid>
<description><![CDATA[ Panggung utama menjadi pusat perhatian dengan beragam atraksi seni tradisional. Mulai dari pertunjukan Dalang Arek, Reog Bocah, hingga alunan Karawitan Uyon-Uyon sukses menghibur pengunjung yang memadati area pusat kota tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691184a539cfb.webp" length="61470" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 15:40:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Kabupaten Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Ribuan warga memadati Alun-Alun Jember pada Ahad (9/11/2025) malam, menikmati suasana meriah pada gelaran Jember Culture &amp; UMKM Viral 2025. </p>
<p>Acara ini berhasil menampilkan kolaborasi apik antara pelestarian budaya daerah dan penguatan ekonomi lokal.</p>
<p>Panggung utama menjadi pusat perhatian dengan beragam atraksi seni tradisional. Mulai dari pertunjukan Dalang Arek, Reog Bocah, hingga alunan Karawitan Uyon-Uyon sukses menghibur pengunjung yang memadati area pusat kota tersebut.</p>
<p>Puncak kemeriahan ditutup oleh penampilan grup musik K2 Reggae yang berhasil menghidupkan suasana malam. Sorak dan tepuk tangan penonton mengiringi berakhirnya acara yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.</p>
<p>Di sisi lain alun-alun, deretan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menampilkan produk-produk unggulan khas Jember. Berbagai produk seperti makanan olahan, kerajinan tangan, dan busana lokal ludes diserbu pengunjung yang antusias mencari oleh-oleh.</p>
<p>Tim Ahli Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Gogot Cahyo Baskoro, menjelaskan bahwa acara ini memiliki peran ganda: sebagai ruang apresiasi bagi pelaku UMKM sekaligus sarana pelestarian budaya daerah.</p>
<p>"Ini bukan sekadar hiburan. Kami ingin budaya Jember terus hidup, dan UMKM-nya tumbuh kuat," tegas Gogot saat ditemui di lokasi.</p>
<p>Ia menambahkan, kegiatan ini murni merupakan dukungan dari dunia usaha dan sama sekali tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember.</p>
<p>"Tidak sepeser pun menggunakan uang rakyat. Semua pembiayaan ditanggung oleh PGN," jelasnya.</p>
<p>Gogot menerangkan bahwa Jember Culture &amp; UMKM Viral 2025 merupakan inisiasi dari Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, dengan seluruh biaya kegiatan didukung oleh Pertamina Gas Negara (PGN). </p>
<p>Ia berharap acara serupa dapat rutin digelar, jika memungkinkan, dua kali setahun, bahkan tiga bulan sekali, agar UMKM Jember makin dikenal luas. </p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember, Sartini, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan ini. Ia menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting menjelang Hari Pahlawan.</p>
<p>"Para pelaku UMKM diberi ruang untuk menunjukkan kreativitasnya. Ini adalah bentuk nyata dukungan terhadap ekonomi kerakyatan," tutur Sartini.</p>
<p>Ia pun mengajak masyarakat untuk terus membeli produk lokal dan menumbuhkan rasa bangga terhadap produk asli Jember. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus&amp;apos;e Menyapa di Jombang Jember: Sosialisasikan Program Pemerintah hingga Perputaran Ekonomi Lokal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/guse-menyapa-di-jombang-jember-sosialisasikan-program-pemerintah-hingga-perputaran-ekonomi-lokal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/guse-menyapa-di-jombang-jember-sosialisasikan-program-pemerintah-hingga-perputaran-ekonomi-lokal</guid>
<description><![CDATA[ Dengan kegiatan &quot;Gus&#039;e Menyapa&quot;, masyarakat menjadi lebih paham mengenai program-program Pemkab Jember. Kata dia, ada banyak UMKM yang terlibat, menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_691046d87c7b7.webp" length="92670" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 15:02:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kegiatan "Gus'e Menyapa" masyarakat kembali digelar di Kecamatan Jombang, Jember. Salah satu tujuan dari kegiatan ini untuk mempercepat sosialisasi program pemerintah sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.</p>
<p>Camat Jombang, Farisa Jamal Tasrim menyampaikan, kegiatan ini menjawab kebutuhan masyarakat Jombang terhadap informasi yang sering kali terhambat karena jarak.</p>
<p>Kecamatan Jombang, sebutnya, merupakan kecamatan yang paling jauh dari pusat kota Jember, sehingga kegiatan seperti ini sangat vital.</p>
<p>"Ini selain juga berdampak sangat positif untuk perputaran ekonomi terutama di desa, ini juga bagaimana kita mensosialisasikan semua program pemerintah kepada masyarakat," katanya, Minggu (9/11/2025).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, dengan kegiatan "Gus'e Menyapa", masyarakat menjadi lebih paham mengenai program-program Pemkab Jember. Kata dia, ada banyak UMKM yang terlibat, menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan.</p>
<p>“Memang kegiatan-kegiatan seperti ini ini penting, terutama untuk perputaran ekonomi. Jadi, UMKM dan masyarakat sendiri itu memang membutuhkan kegiatan-kegiatan seperti ini," ujarnya.</p>
<p>Farisa menambahkan, pihaknya berharap kegiatan semacam ini terus ada di desa. Pasalnya, kegiatan di desa justru yang ditunggu masyarakat.</p>
<p>"Kami berharap juga kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya sering diadakan di kota, tapi di desa. Karena kegiatan di desa ini justru yang ditunggu masyarakat, kegiatan seperti ini," pungkasnya.<strong> (***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Salurkan Bantuan Pelampung untuk Delapan Unit KSR PMI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-27115</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-27115</guid>
<description><![CDATA[ PMI Kabupaten Jember menerima 200 unit pelampung dari Pemkab Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690eb4ec593bb.webp" length="28140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 10:12:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, PMI Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyerahkan bantuan logistik berupa pelampung kepada delapan Unit Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. </p>
<p>Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan operasional kesiapsiagaan bencana serta menjadi sarana pelatihan bagi peningkatan kapasitas relawan.</p>
<p>Secara total, PMI Kabupaten Jember menerima 200 unit pelampung dari Pemkab Jember. Sebanyak 96 unit dialokasikan kepada delapan Unit KSR, sementara sisanya 104 unit lainnya menjadi inventaris PMI Kabupaten Jember untuk operasional penanggulangan bencana dan kegiatan pelatihan.</p>
<p>Delapan Unit KSR PMI Jember yang menerima bantuan tersebut meliputi: Unit KSR Universitas Jember, Unit KSR politeknik Negeri Jember, Unit KSR Universitas Muhammadiyah Jember, Unit KSR Universitas Islam KH Achmad Shiddiq Jember, Unit KSR Univeristas Argopuro, Unit KSR ITS Mandala Jember, Unit KSR Polkesma Jember dan Unit KSR Universitas dr. Soebandi Jember. </p>
<p>Wakil Sekretaris PMI Jember, Lilik Niamah, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah daerah.</p>
<p>"Kami berharap bantuan pelampung ini dimanfaatkan sebaik-baiknya di masing-masing unit KSR di Jember, tentunya untuk kesiapsiagaan bencana. Kami di PMI Jember menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas bantuannya yang sangat bermanfaat ini," ujar Lilik Niamah, mewakili Ketua PMI Jember, Zainollah, pada Sabtu (8/11/2025).</p>
<p>Pengurus PMI Jember, Imam Hariri, dalam prosesi penyerahan, juga menekankan fungsi ganda dari bantuan ini. "Bantuan pelampung ini diberikan pada masing-masing unit KSR untuk dimanfaatkan menunjang kegiatan operasional kesiapsiagaan bencana, selain itu juga untuk menjadi media pelatihan peningkatan relawan di masing-masing unit KSR," katanya, menambahkan. </p>
<p>Prosesi serah terima bantuan berlangsung di Aula Markas PMI, Jalan Jawa 57, Sumbersari, Jember, dan dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Unit KSR, serta pengurus, staf, dan relawan PMI Jember yang selama ini mendampingi unit-unit tersebut.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tak Ada Kabar Beberapa Hari, Nenek di Jember Ditemukan Membusuk di Rumahnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-27047</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-27047</guid>
<description><![CDATA[ Warga sekitar mengaku telah mencium bau menyengat sejak Senin (3/11/2025). Namun, baru pada hari Kamis pagi mereka memastikan sumber bau tersebut berasal dari rumah Siwulan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c37b1c4288.webp" length="78380" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 12:53:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Polres Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>- Warga Perumahan Mojo Indah, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang wanita lanjut usia yang telah membusuk di dalam rumahnya pada Kamis (6/11/2025) pagi. Korban diketahui bernama Siwulan (73), yang selama ini tinggal sendirian.</p>
<p>Penemuan tragis ini bermula dari bau busuk menyengat yang tercium dari rumah korban. Menurut Ketua RT 04/RW 011, Agustinus Batara Bongga, laporan warga masuk sekitar pukul 09.00 WIB.</p>
<p>"Saat kami cek, ditemukan jasad seorang perempuan di dalam rumah. Posisi tubuhnya tertelungkup dan sudah membengkak. Ada cairan serta darah hitam keluar dari tubuh korban," terang Agustinus di lokasi kejadian.</p>
<p>Warga sekitar mengaku telah mencium bau menyengat sejak Senin (3/11/2025). Namun, baru pada hari Kamis pagi mereka memastikan sumber bau tersebut berasal dari rumah Siwulan.</p>
<p>Berdasarkan keterangan warga, Siwulan dikenal sebagai sosok yang hidup mandiri di rumah tersebut. </p>
<p>Informasi dari seorang tukang yang biasa bekerja di sekitar lokasi menyebutkan, terakhir kali korban terlihat adalah pada Jumat (31/10/2025).</p>
<p>"Setelah hari itu, tidak ada yang melihatnya lagi," tambah Agustinus. </p>
<p>Menurutnya, tukang tersebut juga sempat menyaksikan Siwulan terjatuh dari sepeda pada hari itu, meskipun korban saat itu masih terlihat sehat.</p>
<p>Saat ini, Tim Inafis Polres Jember telah tiba di lokasi untuk melakukan proses identifikasi dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. </p>
<p>Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Luncurkan Gerobak Cinta, Targetkan Penguatan Ekonomi Mikro dan Pertumbuhan 5,5 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-27043</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-27043</guid>
<description><![CDATA[ Program tersebut didesain sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk memperkuat sektor usaha kecil di tingkat akar rumput dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690c0944d6da6.webp" length="19934" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 09:35:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Fawait</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, secara resmi meluncurkan program strategis Gerobak Cinta melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum). </p>
<p>Program tersebut didesain sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk memperkuat sektor usaha kecil di tingkat akar rumput dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Program yang merupakan akronim dari Gerobak dan Rombong Bantuan Cipta Tangguh ini, menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pedagang Kaki Lima (PKL), serta pedagang sayur keliling (mlijo), yang dinilai memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian harian masyarakat.</p>
<p>Kepala Diskopum Jember, Sartini, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan tidak sekadar berupa gerobak atau rombong baru. </p>
<p>Fasilitas tersebut juga telah dilengkapi dengan <em>cooler box</em> untuk menjamin kesegaran bahan pangan esensial seperti ikan, ayam, dan daging.</p>
<p>"Gerobak Cinta adalah bentuk kehadiran pemerintah di jantung ekonomi rakyat. Ini merupakan inisiatif untuk menciptakan lapangan kerja dan menopang perputaran ekonomi harian masyarakat," tutur Sartini, pada Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Program ini dirancang berdasarkan Data Tunggal Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN), sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 mengenai integrasi data sosial dan ekonomi nasional. </p>
<p>Dari data awal sebanyak 2.800 calon penerima, program Gerobak Cinta tahap pertama menargetkan 1.282 penerima. Mereka dipilih dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (desil 1–5) yang menjadikan usaha mikro sebagai sumber utama penghidupan.</p>
<p>Tahap awal pelaksanaan program ini menelan anggaran sebesar Rp12,5 miliar dan diprioritaskan untuk kawasan pusat kota. </p>
<p>Kebijakan ini simultan dengan program penataan PKL dan revitalisasi ruang publik agar lebih teratur dan kondusif bagi aktivitas ekonomi rakyat.</p>
<p>Melalui penguatan usaha mikro ini, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2025 mencapai angka 5,3–5,5 persen. Target ini didukung pula dengan penyediaan pelatihan, fasilitasi akses permodalan, dan digitalisasi pemasaran bagi para pelaku usaha agar mereka dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing.</p>
<p>Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah harus berlandaskan pada penguatan usaha kecil dan ekonomi keluarga.</p>
<p>"Kita ingin wajah kota hidup, PKL tertata rapi, UMKM kuat, dan pada akhirnya masyarakat menjadi sejahtera," ujar Gus Fawait.</p>
<p>Ia memaparkan bahwa arah pembangunan ekonomi Jember kini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penguatan ekonomi mikro, peningkatan daya saing UMKM, dan penciptaan ekosistem usaha yang inklusif.</p>
<p>"Di balik rombong sederhana itu ada keluarga yang menggantungkan harapan. Gerobak Cinta bukan hanya sekadar alat berdagang, melainkan simbol nyata keadilan ekonomi dan cinta pemerintah kepada rakyatnya," pungkasnya.<strong> (***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi Kopi Jember Besar, Fraksi Gerindra Desak Pemerintah Hadirkan Investor dan Pabrik Lokal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/potensi-kopi-jember-besar-fraksi-gerindra-desak-pemerintah-hadirkan-investor-dan-pabrik-lokal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/potensi-kopi-jember-besar-fraksi-gerindra-desak-pemerintah-hadirkan-investor-dan-pabrik-lokal</guid>
<description><![CDATA[ Tujuan utama kehadiran pabrik lokal adalah untuk mencegah kopi hasil panen Jember lari ke kabupaten lain dan membangun branding khas Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690bf3e4aa6d8.webp" length="36142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 08:37:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Potensi kopi di Kabupaten Jember dinilai sangat besar, terbukti dari peningkatan jumlah produksi per ton setiap tahunnya. Namun, besarnya potensi ini belum diimbangi dengan tata niaga yang stabil, membuat harga di tingkat petani kerap jatuh, terutama saat panen raya tiba.</p>
<p>Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengungkapkan hal ini. Dia menyebutkan bahwa Fraksinya mewakili aspirasi para petani kopi dan mendesak pemerintah untuk mengambil peran aktif.</p>
<p>“Kita berharap pemerintah bisa menjembatani, menghadirkan investor, menghadirkan pabrik kopi agar bisa membeli produksi kopi yang sangat besar ini di Jember,” katanya, Kamis (6/11/2025).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, tujuan utama kehadiran pabrik lokal adalah untuk mencegah kopi hasil panen Jember lari ke kabupaten lain dan membangun branding khas Jember. Hanan menjelaskan bahwa masalah utama yang diserap dari aspirasi petani adalah panjangnya rantai pemasaran dan distribusi dari petani sampai ke pabrik. </p>
<p>“Rantai yang panjang ini menciptakan selisih harga yang cukup tinggi. Dengan memperpendek rantai distribusi itu, bisa mengurangi margin itu agar harga petani lebih tinggi lagi,” ujarnya.</p>
<p>Hanan berharap dengan intervensi pemerintah, kestabilan harga dapat terwujud. Dia mencontohkan, pada musim panen raya lalu, harga tertinggi robusta mencapai Rp79.000 per kilogram, namun harga terendahnya anjlok hingga Rp44.000 per kilogram.</p>
<p>“Pada musim panen, panen raya, harga turun ke Rp44.000. Bagi petani kopi yang modalnya sedikit, akhirnya mereka terpaksa harus jual, kalau yang banyak modal mungkin masih bisa nyimpan,” paparnya.</p>
<p>Hanan berharap dengan hadirnya pemerintah, pabrik, dan distributor kopi, fluktuasi harga tidak terlalu jauh antara musim panen dan non-panen.</p>
<p>“Saat ini harga kopi kemarin kan sudah tertinggi Rp79 ribu, sekarang sudah mendekati Rp70 ribu lagi,” ungkapnya.</p>
<p>Untuk menindaklanjuti persoalan ini, Hanan menyatakan akan meminta anggota komisi di DPRD yang terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemerintah. </p>
<p>“Harapannya itu tadi, memang pemerintah bisa membuat stabil harga,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya branding kopi Jember, mencontoh kabupaten tetangga yang telah sukses melakukannya sejak lama. Jember memiliki keunggulan geografis dengan dua sisi pegunungan, Raung dan Argopuro, yang keduanya ditanami kopi oleh banyak petani.</p>
<p>“Kopi Raung Jember itu punya ciri khas sendiri. Terus yang Argopuro punya ciri khas kita sendiri, karena karakter ketinggian juga berpengaruh,” jelasnya. </p>
<p>“Kami optimistis bahwa kopi Jember bisa menjadi produk unggulan, tinggal menunggu langkah serius pemerintah untuk melakukan branding,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kemenkop UKM dan Pemkab Jember Luncurkan Kumitra, Dorong Usaha Mikro Naik Kelas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-27012</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-27012</guid>
<description><![CDATA[ Program Kumitra dirancang untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro agar dapat memiliki mitra pendukung, terlebih dari sektor perbankan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690b02b495a23.webp" length="41694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 14:56:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Pemkab Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>–Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi meluncurkan program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra). </p>
<p>Peluncuran program ini merupakan upaya konkret untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember agar dapat meningkatkan skala usahanya atau naik kelas.</p>
<p>Program Kumitra dirancang untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro agar dapat memiliki mitra pendukung, terlebih dari sektor perbankan, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban permodalan dan mengatasi kendala finansial.</p>
<p>"Ini merupakan upaya pemerintah untuk tidak membiarkan UMKM berjalan sendiri," kata Wakil Menteri Kemenkop UKM, Helvi Yuni Moraza, usai agenda peluncuran Kumitra di Balai Serbaguna (BSG) Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (3/11/2025) kemarin.</p>
<p>Wamen Helvi Moraza menyampaikan bahwa pemerintah pusat berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang berfokus pada peningkatan mutu UMKM di daerah. Artinya disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan yang disampaikan oleh Bupati Jember.</p>
<p>"Tetapi yang perlu kita perhatikan pula adalah generasi penerus yang juga berkeinginan untuk berwirausaha," imbuhnya. </p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta aparat setempat dapat memberikan dukungan optimal untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Jember. </p>
<p>Dengan demikian, UMKM di Jember diharapkan menjadi semakin tangguh dan mampu menciptakan fondasi perekonomian yang kuat dan berdaulat.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Program Kumitra, serta janji program peningkatan mutu UMKM dari Wamen Kemenkop UKM.</p>
<p>"Tadi saya sampaikan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Jember cukup tinggi, sehingga perlu ada pelatihan bagi calon pengusaha baru. Beliau menjawab, 'Boleh, Gus.' Jadi ini luar biasa. Pak Wamen UMKM benar-benar konkret membantu Kabupaten Jember," ujar Bupati Fawait menandaskan. <strong>(***) </strong></p>
<p><strong>Editor: Syaiful Aries</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Depresi, Seorang Anak di Jember Tega Bunuh Ibu Kandung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-depresi-seorang-anak-di-jember-tega-bunuh-ibu-kandung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-depresi-seorang-anak-di-jember-tega-bunuh-ibu-kandung</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku yang diduga kalap, menyerang ibunya menggunakan besi alat pemanas tambal ban dan memukul kepala korban hingga berkali-kali. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_690aa867a80f0.webp" length="21784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 09:11:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Peristiwa, pembunuhan, kriminal, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Tragis serta menggemparkan warga Dusun Kertonegoro Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, Jember. Seorang pria, Imam Gujali (35), diduga menganiaya ibu kandungnya, Susianti (60), hingga tewas pada Selasa malam (4/11/2025), sekitar pukul 19.30 WIB.</p>
<p>Kejadian ini bermula saat korban, Susianti, mengantarkan makanan untuk pelaku yang tinggal di rumah bersebelahan.</p>
<p>Doyok, saksi mata menyampaikan jika yang bersangkutan tak lama setelah menerima makanan, terdengar suara keributan dan jeritan minta tolong dari arah rumah Imam.</p>
<p>“Tiba-tiba kami dengar suara ribut, lalu ada yang teriak minta tolong. Begitu kami datangi, Bu Susi sudah jatuh bersimbah darah,” kata Doyok menjelaskan.</p>
<p>Pelaku yang diduga kalap, menyerang ibunya menggunakan besi alat pemanas tambal ban dan memukul kepala korban hingga berkali-kali.</p>
<p>Saksi mata lainnya, Suyitman, sempat mencoba menolong dan melerai, namun pelaku justru mengejar mereka sambil membawa besi tersebut.</p>
<p>“Pelaku sempat kami cegah, tapi dia makin kalap. Setelah itu baru warga ramai-ramai mengamankan,” tambah Doyok.</p>
<p>Kapolsek Jenggawah, AKP Eko Basuki, membenarkan kejadian ini. Saat polisi tiba di lokasi, korban sudah meninggal dunia dengan luka parah di kepala dan wajah.</p>
<p>“Benar, korban meninggal di tempat diduga akibat luka benda tumpul. Pelaku sudah kami amankan dan dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan,” ujar Eko, Rabu,(5/11/2025).</p>
<p>Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengamankan barang bukti berupa besi alat pemanas vulkanisir dan sebuah ponsel milik pelaku. Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Jenggawah untuk dilakukan visum.</p>
<p>Eko menambahkan, dugaan sementara motif pelaku adalah depresi berat setelah bercerai dengan istrinya. Pelaku diketahui tinggal sendiri dan kerap menunjukkan perilaku yang tidak stabil sebelum kejadian.</p>
<p>“Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Tapi kami tetap akan lakukan pemeriksaan lanjutan bersama pihak medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Staf Ahli Kemendikdasmen Tinjau Pelaksanaan TKA di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/staf-ahli-kemendikdasmen-tinjau-pelaksanaan-tka-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/staf-ahli-kemendikdasmen-tinjau-pelaksanaan-tka-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Tes ini berlangsung serentak di wilayah Jawa Timur pada 3–6 November dan 8–9 November 2025, dengan ribuan siswa SMA, SMK, dan SLB di Jember turut berpartisipasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6909cd35b281d.webp" length="21772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 17:59:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jember mendapat perhatian langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).</p>
<p>Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen, Mariman Darto, meninjau pelaksanaan TKA di SMAN 2 Jember dan SMKN 2 Jember, Selasa (4/11/2025).</p>
<p>Tes ini berlangsung serentak di wilayah Jawa Timur pada 3–6 November dan 8–9 November 2025, dengan ribuan siswa SMA, SMK, dan SLB di Jember turut berpartisipasi.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Mariman didampingi pejabat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, serta sejumlah kepala sekolah.</p>
<p>“Kami melihat sendiri bagaimana para siswa mengikuti tes dengan serius dan percaya diri. Tes Kompetensi Akademik ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan kognitif, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya belajar yang jujur, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu,” kata Mariman Darto di sela-sela tinjauan.</p>
<p>Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah di Jember untuk terus berinovasi dalam menyiapkan generasi unggul dan berkarakter.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto, menuturkan bahwa pelaksanaan TKA di Jember mencerminkan kesungguhan sekolah dalam menjalankan kebijakan pendidikan nasional.</p>
<p>“Kami bersyukur bahwa pelaksanaan TKA di wilayah Jember berjalan dengan baik. Ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kompetensi akademik siswa, tetapi juga bentuk nyata komitmen sekolah dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan asesmen,” jelas Sugeng.</p>
<p>“Kehadiran Staf Ahli Kemendikdasmen hari ini menjadi penyemangat bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus berbenah dan berprestasi. TKA 2025 diikuti oleh 11.958 siswa SMA, 19.040 siswa SMK, dan 17 siswa SLB kelas XII dari seluruh satuan pendidikan di wilayah kerja Cabdin Jember,” imbuhnya.</p>
<p>Apresiasi juga datang dari Kepala SMAN 2 Jember, Dora Indriana, yang mengungkapkan rasa bangganya atas perhatian pemerintah pusat.</p>
<p>“Kehadiran Staf Ahli Kemendikdasmen menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen sekolah. Kami bangga bisa menjadi bagian dari pelaksanaan TKA yang berjalan sukses di Kabupaten Jember,” tuturnya.</p>
<p>Sementara Kepala SMKN 2 Jember, Nurfarida, menilai TKA memiliki peran penting dalam mengukur kesiapan siswa SMK.</p>
<p>“Tes Kompetensi Akademik ini sangat penting karena menjadi tolok ukur kemampuan dasar siswa SMK, terutama dalam berpikir logis, analitis, dan memahami konsep lintas bidang,” ucapnya.</p>
<p>Ia berharap hasil TKA dapat menjadi dasar dalam memperkuat strategi pembelajaran agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan dunia kerja.</p>
<p>Dari sisi siswa, kegiatan ini juga disambut positif.</p>
<p>“Awalnya agak tegang, tapi setelah mulai mengerjakan ternyata soalnya menarik dan menantang. Kami jadi bisa mengukur sejauh mana kemampuan belajar kami,” ujar Marsela, siswi kelas XII SMAN 2 Jember.</p>
<p>Tio Pratama, dari SMKN 2 Jember, menyampaikan hal senada.</p>
<p>“TKA ini membuka wawasan saya tentang cara berpikir cepat dan tepat. Soalnya tidak hanya hafalan, tapi lebih ke pemahaman konsep. Saya merasa pengalaman ini bisa membantu kami di dunia kerja nanti,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Program Bupati Menyapa, Gus Fawait Ajak Kader Posyandu Gumukmas Jember Sosialisasikan UHC dan Turunkan Angka Stunting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-26959</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-26959</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait mengajak seluruh kader posyandu, tenaga kesehatan (nakes), dan bidan agar aktif menyebarluaskan informasi mengenai program Universal Health Coverage (UHC) ke masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_69084fdc1694e.webp" length="43898" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 18:11:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Bupati Jember, Muhammad Fawait mengajak kader posyandu di Kecamatan Gumukmas untuk memperkuat peran dalam upaya menekan angka stunting, kematian ibu, dan kematian bayi (AKI/AKB).</p>
<p></p>
<p>Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Mayangan pada Senin (3/11/2025), sebagai bagian dari program “Guse Menyapa Gumukmas.”</p>
<p></p>
<p>Dalam acara itu, Gus Fawait mengajak seluruh kader posyandu, tenaga kesehatan (nakes), dan bidan agar aktif menyebarluaskan informasi mengenai program Universal Health Coverage (UHC) ke masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Tujuannya, agar warga tidak lagi terkendala biaya ketika membutuhkan layanan kesehatan.</p>
<p></p>
<p>“Kami minta tolong untuk disampaikan terkait masalah program UHC kepada masyarakat dengan harapan tidak ada lagi warga yang sakit tidak bisa berobat ke rumah sakit,” kata Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Ia menuturkan, dengan adanya UHC, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu untuk memeriksakan kandungan atau melahirkan di fasilitas kesehatan.</p>
<p></p>
<p>“Harapannya bisa menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, termasuk stunting, dan juga masalah-masalah kesehatan lain yang ada di Kabupaten Jember, khususnya Kecamatan Gumukmas,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Bupati Jember juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan dan kader posyandu secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.</p>
<p></p>
<p>“Untuk kesejahteraan para nakes kami sudah sampaikan tidak mungkin tidak akan kami pikirkan, namun tentu kami harus melihat kekuatan fiskal kita, dan saya mohon waktu mudah-mudahan ke depan kesejahteraan para nakes bisa ditingkatkan kembali,” jelasnya.</p>
<p></p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, turut diperkenalkan kanal aduan “Wadul Guse” sebagai sarana pelaporan pelayanan publik.</p>
<p></p>
<p>Mulai Januari 2026, masyarakat juga dapat mengurus administrasi kependudukan (adminduk) langsung di kantor kecamatan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selain Wisata Alam, Pemkab Jember Komitmen Kembangkan Makam Habib Sholeh Regili</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selain-wisata-alam-pemkab-jember-komitmen-kembangkan-makam-habib-sholeh-regili</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selain-wisata-alam-pemkab-jember-komitmen-kembangkan-makam-habib-sholeh-regili</guid>
<description><![CDATA[ Makam Habib Sholeh Tanggul telah lama dikenal sebagai salah satu tempat ziarah yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai wilayah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202511/image_870x580_6907147769852.webp" length="29180" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 17:32:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berkomitmen untuk mengembangkan Makam Habib Sholeh bin Muhsin al-Hamid di Tanggul sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Jember.</p>
<p>Komitmen ini disampaikan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, saat mendampingi Ketua MPR RI Ahmad Muazani, kunjungan ziarah ke makam Habib Sholeh Tanggul, Ahad (2/11/2025). </p>
<p>Menurut Bupati Fawait, pengembangan wisata religi ini berfokus pada peningkatan fasilitas dan kenyamanan bagi para peziarah yang berdatangan.</p>
<p>Rencananya, perbaikan fasilitas akan dimulai pada tahun depan.</p>
<p>"Pemkab Jember berencana meningkatkan kenyamanan bagi para peziarah dan akan didorong perbaikan fasilitas di area pemakaman, termasuk akses jalan menuju makam," katanya disela sela kunjungan wisata religi.</p>
<p>Makam Habib Sholeh Tanggul telah lama dikenal sebagai salah satu tempat ziarah yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai wilayah.</p>
<p>Beliau adalah seorang ulama besar asal Hadramaut, Yaman, yang dikenal dermawan dan memiliki karomah. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>ICNARA 2025 Sukses Digelar, UIN KHAS Jember Kukuhkan Islam Nusantara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/icnara-2025-sukses-digelar-uin-khas-jember-kukuhkan-islam-nusantara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/icnara-2025-sukses-digelar-uin-khas-jember-kukuhkan-islam-nusantara</guid>
<description><![CDATA[ ICNARA 2025 meninggalkan pesan mendalam, yakni keberlanjutan bukan sekadar proyek teknologi atau kebijakan, tetapi laku spiritual yang berakar pada nilai-nilai keislaman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_69049e83d2a85.webp" length="36050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 18:34:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Tiga hari, mulai 27–29 Oktober 2025, Ballroom Hotel Santika Premier Gubeng menjadi saksi pertemuan gagasan-gagasan besar tentang Islam, ilmu pengetahuan, dan keberlanjutan.</p>
<p>Dalam suasana akademik yang hangat dan reflektif, International Conference on Islam Nusantara (ICNARA 2025) berhasil meneguhkan pesan lama dengan semangat baru bahwa pesantren bukan hanya benteng moral, tetapi juga laboratorium ekologis bagi masa depan bumi.</p>
<p>Konferensi dibuka dengan pidato Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, yang menegaskan lima asas pesantren yakni keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, persaudaraan, dan kebebasan, sebagai fondasi etika dan spiritualitas pendidikan Islam.</p>
<p>“Pesantren adalah living tradition yang menjaga keseimbangan antara iman dan ilmu, antara nilai-nilai luhur dan tantangan zaman,” katanya dalam sambutan.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, menyebut ICNARA sebagai titik temu dialog akademik lintas negara yang memperkuat Islam Nusantara sebagai paradigma keilmuan dan keberlanjutan global.</p>
<p>Sesi pleno pertama menghadirkan Prof. Dr. Frans Wijsen dari Radboud University, Belanda, yang menyoroti tantangan lingkungan di Indonesia dan peran pesantren dalam mewujudkan masa depan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam paparannya, Prof. Frans menyebut hanya 12 persen masyarakat Indonesia yang memiliki akses air bersih dan sebagian besar pesantren belum mengadopsi prinsip eco-pesantren.</p>
<p>Ia mengusulkan pendekatan transdisipliner dan ko-kreasi pengetahuan dengan menghubungkan sains, agama, dan kearifan lokalbsebagai jalan keluar.</p>
<p>“Sains dan agama adalah dua suara epistemologis yang berbeda, tapi keduanya bisa bernyanyi dalam satu simfoni pengetahuan,” ungkapnya.</p>
<p>Diskusi berkembang pada isu moderasi beragama dan konsep “eco-jihad”, sebuah gerakan spiritual untuk membersihkan lingkungan. Para peserta menyepakati, keberlanjutan harus menjadi bagian integral dari pendidikan pesantren, bukan sekadar tambahan kurikulum.</p>
<p>Pleno hari kedua, Selasa (28/10) memperkaya diskursus dengan perspektif lintas bidang.</p>
<p>Prof. Dato’ Fariza Md Sham (Institute of Islam HADHARI, Malaysia) mengurai dampak media sosial terhadap psikologi remaja, menyebut spiritualitas sebagai “penyeimbang antara dunia maya dan dunia nyata.”</p>
<p>Dr. Ade Abdul Hak (UIN Jakarta) memperkenalkan konsep Prophetic Librarianship yang merupakan pengelolaan pengetahuan yang berorientasi spiritual dan etis, berakar dari tradisi Yasinan di pesantren.</p>
<p>Sedangkan Dr. Cecep Soleh Kurniawan (UNISSA Brunei Darussalam) menekankan potensi zakat, infaq, sedekah, dan wakaf dalam memperkuat ekonomi UMKM berbasis keadilan sosial.</p>
<p>Dari Indonesia, Dr. KH. Muhtadi Abdul Mun’im (UNIA Prenduan) menutup sesi dengan refleksi mendalam tentang ekoteologi pesantren. Ia menyebut, “Menanam pohon di pesantren adalah ibadah ekologis, bagian dari amanah sebagai khalifah di bumi.”</p>
<p>Pada sesi berikutnya, Prof. Iim Halimatusa’diyah (PPIM UIN Jakarta) menguraikan hasil riset dua tahun tentang religious environmentalism. Ia menemukan bahwa religiusitas tinggi di Indonesia belum sepenuhnya berbuah tindakan ekologis. “Banyak yang berdoa untuk bumi, tapi belum beraksi untuk menyelamatkannya,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Prof. Ismail Fajrie Alatas (New York University) menantang cara pandang modern terhadap waktu dan keberlanjutan. Ia memaknai pesantren sebagai “form of life” tempat di mana ritme, relasi, dan kasih sayang menjadi basis etika ekologis.</p>
<p>“Krisis iklim adalah krisis imajinasi. Pesantren bisa menularkan ritme kehidupan yang lebih selaras dengan alam,” katanya.</p>
<p>Pada malam pembukaan, Wakil Menteri Sekretariat Negara, H. Juri Ardiantoro, M.Si., Ph.D., menegaskan peran pesantren sebagai agen peradaban dan ketahanan sosial bangsa. Senada, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., menyerukan “aksi nyata ekoteologi Islam” melalui kebijakan sederhana namun bermakna, misalnya penanaman pohon bagi pasangan pengantin baru.</p>
<p>Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., menutup pidatonya dengan pesan spiritual: “Islam Nusantara adalah Islam cinta, cinta pada Tuhan, sesama, dan alam semesta.”</p>
<p>Acara penutupan ICNARA 2025 berlangsung khidmat, dipimpin oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia, serta menegaskan pentingnya menjadikan ICNARA sebagai forum tahunan lintas negara.</p>
<p>ICNARA 2025 meninggalkan pesan mendalam, yakni keberlanjutan bukan sekadar proyek teknologi atau kebijakan, tetapi laku spiritual yang berakar pada nilai-nilai keislaman.</p>
<p>Pesantren dengan tradisi ngaji, ngamal, dan ngabdi, menjadi ruang hidup bagi praktik etika ekologis yang menyatu dengan ibadah.</p>
<p>“Pesantren tidak hanya mengajar cara beribadah,” tutup Prof. Hepni dalam refleksi penutupnya, “tetapi juga mengajarkan bagaimana bumi ini harus dipelihara sebagai bagian dari cinta kepada Sang Pencipta.” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Jember Latih Kesiapsiagaan Bencana di TK Al Amien</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-latih-kesiapsiagaan-bencana-di-tk-al-amien</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-latih-kesiapsiagaan-bencana-di-tk-al-amien</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_6901e349dc2eb.webp" length="46876" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 16:50:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bencana, angin puting beliung, hujan BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Imbas beberapa gempa bumi yang terjadi beberapa kali sejak seminggu terakhir ini, yang mengguncang wilayah Kabupaten Jember, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menggelar simulasi bencana di Taman Kanak-Kanak (TK) Al Amien.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Aman Bencana (SPAB) dan melibatkan kolaborasi intensif dari berbagai instansi untuk memastikan kesiapan dini anak-anak dan staf sekolah dalam menghadapi situasi darurat.</p>
<p>Simulasi yang berlangsung dari pukul 08.07 WIB hingga 12.30 WIB ini melibatkan sinergi multipihak yang kuat. </p>
<p>Instansi yang terlibat mencakup BPBD Jember, TK Al Amien, Puskesmas Patrang, Satpol PP, Polsek Patrang, Koramil Patrang, PMI, dan Sekber SPAB.</p>
<p>Keberadaan berbagai pihak ini mencerminkan tekad bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari ancaman bencana.</p>
<p>Maryani, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, langsung memimpin tim yang bertugas di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa acara ini memiliki tiga sasaran utama.</p>
<p>Pertama, rapat simulasi bencana yang berkoordinasi dengan tim keamanan sekolah, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk menjamin kerja sama di antara instansi.</p>
<p>Selanjutnya yang kedua, gladi bersih simulasi bencana yang mempersiapkan fungsi dan prosedur masing-masing pihak yang turut serta.</p>
<p>Sedangkan yang ketiga, pelaksanaan simulasi bencana secara menyeluruh. Acara puncak yang bertujuan untuk menguji kesiapan komunitas sekolah dan tim pendukung dalam menghadapi situasi darurat.</p>
<p>"Melalui simulasi ini, siswa dan guru di TK Al Amien mendapatkan pengetahuan praktis tentang langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat saat terjadi bencana. Kami berharap ini akan memperkuat budaya sadar bencana di lingkungan sekolah," kata Maryani, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Kegiatan simulasi antisipasi bencana ini terutama bencana gempa bumi, akan terus dilakukan guna memberikan pembelajaran dan mental bagi anak anak untuk tidak panik saat terjadi bencana gempa bumi. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Dorong Kampus Ramah Lansia Lewat Seminar Gerontology dan FGD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-kampus-ramah-lansia-lewat-seminar-gerontology-dan-fgd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-kampus-ramah-lansia-lewat-seminar-gerontology-dan-fgd</guid>
<description><![CDATA[ Melalui agenda ini, UIN KHAS Jember menegaskan diri sebagai kampus inklusif yang memadukan ilmu, nilai, dan aksi nyata demi kesejahteraan masyarakat lintas usia, terutama kelompok lansia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_69009c1c3020b.webp" length="59198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 23:05:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan lansia melalui Seminar Gerontology dan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Aston Jember.</p>
<p>Kegiatan bertema “Peningkatan Kelembagaan melalui Kegiatan Sinergi Kampus dan Kampung” ini menjadi langkah konkret memperkuat riset dan pendampingan lansia berbasis dakwah sosial dan kemanusiaan.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni Zain, membuka acara dan menegaskan pentingnya pendekatan dakwah humanis bagi kalangan lanjut usia. Menurutnya, perhatian pada lansia harus menyentuh aspek sosial, antropologis, dan teologis.</p>
<p>“Pendampingan lansia bukan sekadar menemani menjelang akhir hayat, tapi memastikan mereka tetap hidup bermartabat. Inilah dakwah yang humanis,” katanya di hadapan peserta.</p>
<p>Dekan Fakultas Dakwah, Prof. Dr. Fawaizul Umam,  menambahkan bahwa Pusat Studi Kesejahteraan Lansia dibentuk untuk memperkuat riset dan pengabdian masyarakat di bidang gerontology.</p>
<p>“Melalui pusat studi ini, kami ingin hasil penelitian menjadi dasar pendampingan yang lebih tepat sasaran. Fokusnya memperkaya keilmuan, memperluas riset, dan memperkuat jejaring gerontology,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Guru Besar Gerontology, Prof. Dr. Tri Budi W. Rahardjo, menekankan pentingnya membangun kesadaran gerontologis sejak dini agar lahir generasi muda yang peduli terhadap lansia.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini menanamkan nilai kemanusiaan lintas generasi dan mendorong kepedulian sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Farha Ciciek, Founder Tanoker Jember, menilai bahwa Jember memiliki modal sosial kuat untuk menjadi daerah ramah lansia. Menurutnya, pendampingan akan efektif jika berbasis komunitas dan kearifan lokal.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan penyusunan rekomendasi bersama mengenai sinergi kampus dan masyarakat dalam penguatan kelembagaan gerontology. Fakultas Dakwah berkomitmen menindaklanjutinya lewat riset dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Melalui agenda ini, UIN KHAS Jember menegaskan diri sebagai kampus inklusif yang memadukan ilmu, nilai, dan aksi nyata demi kesejahteraan masyarakat lintas usia, terutama kelompok lansia. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bawa Pulang Medali dari Kejuaraan Silat Bebas Banyuwangi, 11 Fighter UIN KHAS Patut Diapresiasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bawa-pulang-medali-dari-kejuaraan-silat-bebas-banyuwangi-11-fighter-uin-khas-patut-diapresiasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bawa-pulang-medali-dari-kejuaraan-silat-bebas-banyuwangi-11-fighter-uin-khas-patut-diapresiasi</guid>
<description><![CDATA[ Prestasi gemilang juga datang dari Dimas yang berhasil menyabet juara pertama MMA 70 kilogram, serta Wahyu yang menjadi juara satu MMA 54 kilogram di kategori pendekar utama. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_69009b9526dd8.webp" length="63908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 18:15:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, UIN Khas, pendidikan, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Kontingen Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sukses menorehkan prestasi gemilang di Kejuaraan Silat Bebas 2 di Banyuwangi.</p>
<p>Ajang bergengsi yang digelar di Padepokan PSHT Cabang Banyuwangi, Kecamatan Cluring, pada 24–26 Oktober 2025 itu diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p>
<p>Dari 11 fighter yang dikirim, hampir seluruhnya berhasil membawa pulang medali dan mengharumkan nama kampus hijau tersebut.</p>
<p>Nama-nama juara itu di antaranya Rahman, peraih juara dua kategori MMA kelas 57 kilogram, serta Fauzan yang menyabet perunggu di kelas Striking 48 kilogram.</p>
<p>Disusul Gofur dan Sandi yang juga meraih juara tiga untuk kategori Striking 54 kilogram dan 61 kilogram. Sementara Faozen menambah koleksi medali perunggu di kelas 63 kilogram.</p>
<p>Prestasi gemilang juga datang dari Dimas yang berhasil menyabet juara pertama MMA 70 kilogram, serta Wahyu yang menjadi juara satu MMA 54 kilogram di kategori pendekar utama.</p>
<p>Bagas menambah kebanggaan dengan posisi runner-up di kelas MMA 57 kilogram, sedangkan Angga berhasil naik podium tertinggi di kelas 73 kilogram.</p>
<p>Ketua kontingen Maulana Rahman Habibie mengaku bangga atas hasil yang dicapai timnya dalam ajang tersebut.</p>
<p>“Alhamdulillah, kerja keras teman-teman akhirnya membuahkan hasil,” katanya, Selasa (28/10/2025).</p>
<p>Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kampus yang selama ini memberi dukungan dan fasilitas latihan bagi para atlet pencak silat UIN KHAS Jember.</p>
<p>“Terima kasih kepada kampus yang terus memberikan ruang bagi kami untuk mengasah kemampuan dan menyiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan,” jelasnya.</p>
<p>Rahman menegaskan, latihan rutin tetap dilakukan meski kompetisi telah usai.</p>
<p>“Kami akan terus berlatih sambil menunggu even berikutnya di Jawa Timur,” katanya.</p>
<p>Ia berharap, keberhasilan ini menjadi momentum agar kampus lebih serius memperhatikan pembinaan atlet silat di lingkungan UIN KHAS Jember. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rute Penerbangan Jember–Bali Segera Dibuka di Bandara Notohadinegoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rute-penerbangan-jemberbali-segera-dibuka-di-bandara-notohadinegoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rute-penerbangan-jemberbali-segera-dibuka-di-bandara-notohadinegoro</guid>
<description><![CDATA[ Rute penerbangan Jember–Bali segera dibuka tiga kali seminggu oleh Lion Air tanpa subsidi Pemkab. Inisiatif ini didukung Fraksi PKB dan diharapkan memperkuat konektivitas ekonomi, investasi, serta pariwisata antara Jember dan Bali. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68fee9991533b.webp" length="29522" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 14:13:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="147" data-end="344"><strong>JEMBER, SJP –</strong> Kabar gembira bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. Jalur penerbangan Jember–Denpasar (Bali) akan segera dibuka, memudahkan mobilitas warga yang hendak bepergian ke Pulau Dewata.</p>
<p data-start="346" data-end="490">Kabar ini disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (27/10/2025) lalu.</p>
<p data-start="492" data-end="695">“Alhamdulillah setelah melakukan komunikasi dengan Pak Rusdi Kirana, kami telah bersepakat bahwa Fraksi PKB akan membantu membuka penerbangan rute Jember–Bali PP melalui Bandara Notohadinegoro,” ujarnya.</p>
<p data-start="492" data-end="695">Menurut pria yang akrab disapa Gus Rivqy itu, rencana pembukaan jalur penerbangan tersebut selaras dengan upaya membuka akses ke wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi.</p>
<p data-start="874" data-end="1073">“Kemarin juga kami bersama pihak Lion Air dan Pak Rusdi Kirana, sudah diputuskan bahwa akan membuka rute dari Jember ke Bali. Sehingga membuka peluang investasi dan bisnis bagi masyarakat,” jelasnya.</p>
<p data-start="1075" data-end="1202">Ia menambahkan, penerbangan Jember–Bali PP akan dilayani tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat.</p>
<p data-start="1204" data-end="1421">“Yang kami tahu bahwa penerbangan 3 kali seminggu ini, pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Maka kami saat ini telah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura, agar bisa segera diberikan,” paparnya.</p>
<p data-start="1423" data-end="1588">Untuk jadwal sementara, penerbangan dari Bandara Notohadinegoro direncanakan berangkat pukul 13.00 WIB, sedangkan dari Bali sekitar pukul 11.50 WITA.</p>
<p data-start="1590" data-end="1751">Gus Rivqy juga menegaskan, seluruh operasional rute ini akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak Lion Air, tanpa beban subsidi dari Pemerintah Kabupaten Jember.</p>
<p data-start="1753" data-end="1928">“Jadi Pemkab Jember tidak usah memberikan subsidi harga tiket, tidak memberikan deposit, hingga blok seat. Jadi murni ini pihak Lion Air akan terbang secara bisnis,” tegasnya.</p>
<p data-start="1930" data-end="2044">“Ini menjadi komitmen dari Fraksi PKB untuk masyarakat Jember, sehingga tidak perlu ada hal tersebut,” sambungnya.</p>
<p data-start="2046" data-end="2162">Terkait harga tiket, Gus Rivqy memastikan masih dalam proses perhitungan dan akan dipatok dengan harga ekonomis.</p>
<p data-start="2164" data-end="2331">Ia menutup dengan menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan Bupati Jember, Gus Fawait, agar seluruh dokumen persyaratan segera tuntas.</p>
<p data-start="2333" data-end="2504">“Sekarang kita berbagi tugas untuk melakukan komunikasi, karena sekarang dokumen persyaratannya telah dibahas dan semoga segera selesai,” pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p data-start="2333" data-end="2504"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalan Raya Provinsi di Kencong Jember Semakin Parah, Gus Ghonim Jauhari Angkat Bicara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalan-raya-provinsi-di-kencong-jember-semakin-parah-gus-ghonim-jauhari-angkat-bicara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalan-raya-provinsi-di-kencong-jember-semakin-parah-gus-ghonim-jauhari-angkat-bicara</guid>
<description><![CDATA[ Mulai hancurnya jalan dan abainya pemerintah dalam pola penanganan dan pembangunan serta banyaknya truk muatan berlebih yang sebabkan semakin hancurnya jalan dan hal itu juga terpicu musim hujan juga telah tiba. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68faf1a9b56f7.webp" length="76354" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 10:32:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, kencong, jalan rusak, infrastruktur, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Hancurnya jalan raya provinsi di wilayah kecamatan kencong sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer selalu menjadi polemik bagi penguna jalan.</p>
<p>Selain menjadi perbincangan hangat akan lambannya pemerintah provinsi dalam penanganan dan pembenahan, terus menjadi buah bibir dan isu hangat.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, jalan raya provinsi ini sudah menelan ratusan korban jiwa dalam medio hampir 5 tahun belakangan ini. Hal tersebut juga mematik reaksi masyarakat dari berbagai kalangan.</p>
<p>Mulai hancurnya jalan dan abainya pemerintah dalam pola penanganan dan pembangunan serta banyaknya truk muatan berlebih yang sebabkan semakin hancurnya jalan dan hal itu juga terpicu musim hujan juga telah tiba.</p>
<p>Menyikapi keresahan warga penguna jalan dan masyarakat Kecamatan Kencong, Pengasuh Pondok pesantren Assuniyyah Gus Ghonim Jauhari angkat bicara.</p>
<p>"Kami meminta kepada Gubernur Jawa Timur agar segera melakukan pembenahan dan pembangunan jalan raya Kencong. Karena selain kondisi sudah parah sekali juga sudah banyak telan korban jiwa," katanya, Jumat,(24/10/2025).</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Gus Ghonim yang mempunyai santri puluhan ribu tersebut juga mengaku khawatir karena kondisi jalan raya sudah parah.</p>
<p>"Kami juga khawatir, karena di tempat kami ada puluhan ribu santri, dan kami disini menjaga anak-anak belajar dengan baik takut juga jika nanti jadi korban kecelakaan akibat jalan rusak," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Imam Safii selaku wakil ketua Komunitas Kencong Kota Tua yang berada di Kecamatan Kencong melihat kondisi parahnya jalan raya tersebut juga menyikapi dengan lantang.</p>
<p>"2026 tidak ada pembenahan menyeluruh jangan salahkan kami akan bergerak bersama dan kami blokade jalan dan truk muatan berlebih yang sebagian besar sebagai pemicu hancurnya jalan raya ini akan kami hentikan paksa," ucapnya.</p>
<p>Di tempat terpisah, Herman warga yang mempunyai rumah di pinggir jalan raya Wonorejo, sebagai bentuk protes akhirnya menanam pohon pisang untuk rambu-rambu penguna jalan agar tidak terjatuh dan mengalami kecelakaan.</p>
<p>"Ini semakin parah, dan ini sudah musim hujan.Tolong pemerintah segera bertindak, ini sudah ditambal sulam puluhan kali masih tetap rusak lagi," pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, jalan raya Kecamatan Kencong sendiri memang sangat parah. Tidak hanya terlihat di satu sisi, namun menyeluruh dan itu semakin berbahaya bagi penguna jalan. Apalagi sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan raya Kencong sangat banyak, mulai SD hingga SMA dan itu sangat menakutkan jika menjadi korban kecelakaan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Gagas Paradigma Fikih Keluarga Berwawasan Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-gagas-paradigma-fikih-keluarga-berwawasan-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-gagas-paradigma-fikih-keluarga-berwawasan-global</guid>
<description><![CDATA[ Fikih keluarga tidak seharusnya berhenti pada ranah normatif, tetapi perlu hadir dalam dialog global yang menyoal kemaslahatan dan keberlanjutan hidup manusia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f8319496efb.webp" length="47654" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 10:02:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, UIN Khas, pendidikan, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus berupaya memperluas cakrawala keilmuan Islam agar mampu berkontribusi dalam percakapan global tentang pembangunan berkelanjutan.</p>
<p> Komitmen idiwujudkan melalui kegiatan Visiting Lecturer bertema “Fiqh al-Usrah dan SDGs: Merumuskan Paradigma Baru Peradaban".</p>
<p>Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Masykur, M.Ag., akademisi dari UIN Walisongo Semarang, dan diikuti oleh mahasiswa Program Magister dan Doktor Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember.</p>
<p>Bertindak sebagai moderator, Muhammad Fauzinudin Faiz membuka diskusi dengan menekankan pentingnya reposisi fikih keluarga dalam konteks tantangan global.</p>
<p>Menurutnya, keluarga memiliki makna yang sangat mendalam dalam peradaban Islam. Ia mengutip pemikiran Ibn Khaldun bahwa keluarga merupakan benih pertama dari bangunan peradaban manusia.</p>
<p>“Jika fondasi keluarga rapuh, maka seluruh bangunan sosial yang bertumpu padanya ikut goyah,” ujarnya.</p>
<p>Fauzinudin menegaskan, fikih keluarga tidak seharusnya berhenti pada ranah normatif, tetapi perlu hadir dalam dialog global yang menyoal kemaslahatan dan keberlanjutan hidup manusia.</p>
<p>“Pertemuan antara maqāṣid al-syarī‘ah dan SDGs bukan sekadar kesesuaian indikator, tetapi pertemuan dua horizon nilai, visi Islam dan visi global tentang kemanusiaan,” katanya, Rabu,(22/10/2025).</p>
<p>Sementara itu, Dr. Masykur, M.Ag. menjelaskan bahwa Fiqh al-Usrah memiliki potensi besar menjadi paradigma alternatif dalam pembangunan global.</p>
<p>Menurutnya, paradigma Islam tidak hanya menekankan sustainability of resources (keberlanjutan sumber daya), tetapi juga sustainability of values (keberlanjutan nilai).</p>
<p>Ia menambahkan, Islam semestinya hadir bukan sebagai penonton dalam arus globalisasi, tetapi sebagai kekuatan nilai yang memberi arah bagi masa depan peradaban.</p>
<p>“Pembangunan yang hanya fokus pada materi akan kehilangan ruhnya. Islam melalui Fiqh al-Usrah menawarkan arah pembangunan yang menyeimbangkan antara kemajuan ekonomi, keadilan sosial, dan keluhuran moral,” tutur Masykur. </p>
<p>Dari sisi kelembagaan, Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Mashudi, M.Pd., menegaskan bahwa forum semacam ini merupakan bagian dari langkah sistematis untuk menjadikan UIN KHAS sebagai pusat keunggulan akademik.</p>
<p>“Kami berkomitmen membangun tradisi riset dan publikasi internasional yang memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan percakapan akademik global,” ujarnya.</p>
<p>Sementara Kaprodi Program Doktor Hukum Keluarga Islam, Dr. H. Pujiono menilai kegiatan tersebut memperkaya wawasan mahasiswa dan memperkuat arah pengembangan keilmuan Pascasarjana.</p>
<p>“Dengan menghadirkan pakar eksternal, mahasiswa belajar melihat fikih keluarga dari perspektif global yang relevan dengan isu-isu kontemporer,” katanya.</p>
<p>Adapun Kaprodi Magister Hukum Keluarga, Dr. Ishaq, M.Ag, menilai forum ini strategis untuk membentuk lulusan yang mampu menghubungkan teori fikih dengan realitas pembangunan manusia.</p>
<p>“Mahasiswa tidak hanya memahami teks keagamaan, tetapi juga konteks global yang menuntut kontribusi Islam bagi kemanusiaan,” tegasnya.</p>
<p>Sebagaimana dilaporkan dalam laman resmi Kemenag.go.id, kegiatan tersebut, menjadi salah satu bukti nyata komitmen UIN KHAS Jember dalam menghadirkan Islam sebagai kekuatan ilmiah dan moral yang relevan dengan tantangan zaman. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Bootcamp Ekoteologi, UIN KHAS Jember Dorong Sinergi Kampus dan Desa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-bootcamp-ekoteologi-uin-khas-jember-dorong-sinergi-kampus-dan-desa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-bootcamp-ekoteologi-uin-khas-jember-dorong-sinergi-kampus-dan-desa</guid>
<description><![CDATA[ Bootcamp ini sebagai langkah konkret membawa konsep ekoteologi ke dalam aksi nyata di masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f7882f0d6c0.webp" length="45490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 22:23:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi membuka kegiatan Workshop on Ecotheology Studies: Multidisciplinary Approaches dalam format bootcamp di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di tengah lanskap alam lereng bukit itu dihadiri langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember Prof. Dr. H. Hepni, bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. M. Arskal Salim GP dan Wakil Rektor I Prof. Dr. M. Khusna Amal. </p>
<p>Dalam sambutannya, Prof. Hepni menyebut bootcamp ini sebagai langkah konkret membawa konsep ekoteologi ke dalam aksi nyata di masyarakat.</p>
<p>“Hari ini kita memulai babak baru, membawa ekoteologi dari ruang konsep menjadi aksi nyata,” ujarnya saat membuka kegiatan.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.</p>
<p>“Konsep besar sudah dirumuskan oleh Menteri Agama. Tugas kita hari ini adalah memberi makna dalam bentuk aksi,” katanya, Selasa(21/10/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, tindakan nyata tersebut bisa diwujudkan melalui riset, workshop, maupun gerakan masyarakat. Bagi Prof. Hepni, menjaga semesta adalah bagian dari iman. Kata dia, botcamp tersebut, dirancang bukan hanya sebagai forum diskusi, tetapi juga ruang pertemuan antara teori dan praktik, antara ilmu dan lingkungan hidup masyarakat.</p>
<p> “Alam juga saudara kita,” ucapnya, </p>
<p>Sementara itu, Prof. Khusna Amal menjelaskan alasan kegiatan ini dikemas dalam bentuk bootcamp di luar kampus. Menurutnya, pendekatan lapangan akan memperkaya pengalaman akademisi dan mahasiswa untuk memahami ekoteologi secara kontekstual.</p>
<p>Desa Jatiarjo dipilih karena dikenal memiliki inovasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan peraturan desa yang berpihak pada pelestarian lingkungan. Lokasi ini juga dinilai mendukung penguatan program strategis kampus seperti Desa Ramah Anak dan Perempuan, Desa Ramah Lansia, hingga Desa Moderasi Beragama.</p>
<p>Menurut Prof. Amal, bootcamp ekoteologi ini akan menjadi tonggak awal program Sinergi Kampus-Kampung, yakni jembatan antara dunia akademik dan kehidupan pedesaan</p>
<p>"Kita sudah cukup lama bergulat dengan teori di kampus. Saatnya keluar, menyerap ilmu pengetahuan dari tengah-tengah masyarakat. Kita kembali ke desa bukan sekadar nostalgia, tapi untuk belajar dari akar,” jelasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Jatiarjo menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran akademisi UIN KHAS Jember akan membantu desa dalam mengembangkan konsep pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran UIN KHAS Jember di desa kami. Ini akan memperluas wawasan kami dalam merancang masa depan desa dan merawat lingkungan dengan lebih terarah,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cepat serta Responsif Program Pro Gus&amp;apos; e Jadi Kiblat Baru Pemkab Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cepat-serta-responsif-program-pro-gus-e-jadi-kiblat-baru-pemkab-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cepat-serta-responsif-program-pro-gus-e-jadi-kiblat-baru-pemkab-jember</guid>
<description><![CDATA[ Dalam acara penyerahan apresiasi atlet Porprov 2025, Bupati Jember Muhamad Fawait mengumumkan berbagai program baru sekaligus memberikan bonus terbesar se-Jawa Timur bagi para atlet berprestasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f70165c0f16.webp" length="33014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 12:24:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Program Pro Gus&#039; e, Gus Fawait, Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JEMBER SJP - Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. kembali menegaskan semangat “Jember Baru, Jember Maju” melalui sederet langkah konkret di bidang olahraga, kesehatan, dan pelayanan publik dalam acara penyerahan apresiasi atlet Porprov 2025 di Jember Sport Garden (JSG), Senin (20/10/2025).</p>
<p>Muhamad Fawait mengumumkan berbagai program baru sekaligus memberikan bonus terbesar se-Jawa Timur bagi para atlet berprestasi. “Walaupun pada Porprov kemarin kita belum masuk 10 besar, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, ofisial, dan semua pihak yang telah berjuang luar biasa,” kata Gus Fawait di hadapan ratusan atlet.</p>
<p><strong>Bonus Atlet Terbesar se-Jawa Timur</strong></p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember memberikan bonus Rp50 juta untuk peraih medali emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu—angka tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Timur.</p>
<p>Tak hanya itu, para atlet berprestasi juga akan memperoleh beasiswa kuliah S1 di berbagai kampus di Indonesia sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.</p>
<p>“APBD kita mungkin tidak sebesar Surabaya, tapi bonus atlet Jember adalah yang terbesar di Jawa Timur. Ini bentuk nyata dukungan kami terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Jember,” tegasnya.</p>
<p><strong>Launching “Osma JSG”: Olahraga Sore Bersama</strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait meluncurkan program baru bertajuk “Osma JSG” (Olahraga Sore Bersama di JSG). Program ini akan menjadi agenda rutin bagi ASN, PPPK, dan masyarakat umum untuk berolahraga di kompleks Jember Sport Garden.</p>
<p>“Kalau Jakarta punya GBK, Jember juga punya JSG. Setiap sore, masyarakat dan pegawai Pemkab bisa ikut senam dan jalan santai bersama. Kita ingin membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi di sekitar JSG,” jelasnya.</p>
<p>Selain menumbuhkan budaya olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan UMKM lokal yang berjualan di area sekitar JSG.</p>
<p><strong>Turunkan 1.200 Nakes untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi</strong></p>
<p>Pemkab Jember juga meluncurkan langkah besar di sektor kesehatan dengan menurunkan 1.200 tenaga kesehatan (nakes) ke desa dan kelurahan. Sebanyak 205 nakes telah ditetapkan sebagai pilot project di beberapa kecamatan, antara lain Silo, Jelbuk, Kaliwates, Ambulu, Tanggul, dan Jombang.</p>
<p>“Tugas mereka mendata ibu hamil dan memastikan pemeriksaan rutin di puskesmas. Untuk yang berisiko tinggi, akan dikawal langsung oleh bidan dan nakes sampai proses persalinan,” kata Bupati Fawait. Ia berharap program ini mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan di Kabupaten Jember.</p>
<p><strong>Rangkaian Hari Santri dan Hari Jadi Kabupaten Jember</strong></p>
<p>Menjelang Hari Santri 2025, Pemkab Jember telah menyiapkan rangkaian kegiatan terbesar sepanjang sejarah peringatan Hari Santri di daerah tersebut.</p>
<p>Selain itu, Pemkab juga tengah mempersiapkan rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Jember yang jatuh pada 1 Januari 2026, termasuk kegiatan pelatihan, sholawatan, hingga konser rakyat di Alun-Alun Jember.</p>
<p>“Kami ingin perayaan Hari Jadi bukan sekadar seremonial, tapi juga berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat,” ungkap Gus Fawait.</p>
<p><strong>Gus’e Menyapa dan Bunga Desaku: Layanan Jemput Bola</strong></p>
<p>Gus Fawait juga menegaskan komitmen Pemkab untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui dua program andalan—“Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku)” dan “Gus’e Menyapa”—Pemkab menghadirkan hingga puluhan jenis layanan langsung di kecamatan dan desa.</p>
<p>“Kami ingin memastikan tidak ada jarak antara pemerintah dan rakyat. Kami turun langsung, mendengar keluh kesah warga, dan menyusun program berdasarkan aspirasi masyarakat,” tuturnya.</p>
<p>Program “Gus’e Menyapa” telah berjalan di beberapa kecamatan, termasuk Wuluhan, dan akan terus diperluas ke seluruh wilayah Jember.</p>
<p><strong>Jember Baru, Jember Maju</strong></p>
<p>Di akhir sambutannya, Bupati Fawait menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar membangun Jember Baru dan Jember Maju—pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan berpihak pada rakyat.</p>
<p>“Apapun yang kami lakukan akan terus kami laporkan kepada masyarakat. Karena keterbukaan dan kebersamaan adalah kunci membangun Jember yang berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Bawah Kepemimpinan Gus Fawait, Kabupaten Jember Raih Lima Penghargaan Nasional dalam Dua Pekan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/di-bawah-kepemimpinan-gus-fawait-kabupaten-jember-raih-lima-penghargaan-nasional-dalam-dua-pekan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/di-bawah-kepemimpinan-gus-fawait-kabupaten-jember-raih-lima-penghargaan-nasional-dalam-dua-pekan</guid>
<description><![CDATA[ Di bawah kepemimpinan Gus Fawait, Pemerintah Kabupaten Jember berhasil meraih lima penghargaan bergengsi nasional di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan masyarakat desa, pendidikan, pariwisata, hingga tata kelola pemerintahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f4ecfedb575.webp" length="27104" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 21:19:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>gus fawait, jember raih penghargaan nasional dalam dua pekan, lima penghargaan nasional bagi jember, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Kabupaten Jember terus menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam dua pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Jember berhasil meraih lima penghargaan bergengsi nasional di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan masyarakat desa, pendidikan, pariwisata, hingga tata kelola pemerintahan.</p>
<p>Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan capaian beruntun tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Jember yang bergerak dengan semangat perubahan. “Lima penghargaan dalam dua pekan bukan semata soal prestasi, tapi bukti bahwa arah pembangunan Jember sudah berada di jalur yang benar, berbasis kolaborasi, data, dan kerja nyata,” kata Gus Fawait, Jumat (18/10/2025) lalu.</p>
<p>Pada pekan pertama, Pemkab Jember memborong tiga penghargaan nasional sekaligus, yakni Indonesian Collaborative Partnership Regency Award dalam ajang Wonderful Indonesia Regency Impact Award 2025 di Bali, Mohamad Syafei Award 2025 di bidang pendidikan, serta Anggaraksa Dharma Award dari Kementerian Dalam Negeri untuk kategori Inspektorat Berkinerja Terbaik 2025.</p>
<p>Tak berselang lama, dua penghargaan tambahan kembali diraih. Gus Fawait menerima langsung Penghargaan Penggerak Desa Berdaya dan Berkelanjutan atas komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat desa. Selain itu, Jember juga menyabet Juara 3 East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025 untuk kategori Best Marketing Campaign melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).</p>
<p>Menurut Gus Fawait, prestasi ini menunjukkan keseimbangan arah pembangunan antara penguatan desa dan pertumbuhan sektor wisata. “Satu sisi kita bangun desa agar mandiri dan berkelanjutan, di sisi lain kita kembangkan pariwisata yang kreatif, inklusif, dan memberi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan, penghargaan demi penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan indikator bahwa tata kelola pemerintahan dan partisipasi masyarakat di Jember terus membaik.</p>
<p>“Desa tumbuh, wisata hidup, pendidikan menguat, dan birokrasi makin akuntabel. Ini hasil kerja bersama seluruh warga Jember,” pungkasnya. (<strong>ADV</strong>)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasangan Pembuang Bayi di Semboro Jember Berhasil Diringkus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasangan-pembuang-bayi-di-semboro-jember-berhasil-diringkus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasangan-pembuang-bayi-di-semboro-jember-berhasil-diringkus</guid>
<description><![CDATA[ Informasi yang berhasil dihimpun, terduga pelaku diketahui inisial GFR perempuan usia 18 tahun, melahirkan bayi tersebut di rumahnya sendiri, kemudian di buang ke selokan yang ada di depan rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f3551ae8fbe.webp" length="22620" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 16:02:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bayi laki-laki, meninggal, saluran irigasi, Jabung, polisi, penyelidikan, warga, duka, pembuangan bayi, sosial, visum, RSUD Saiful Anwar, saksi, CCTV, Kasus tragis, Kabupaten Malang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kecepatan jajaran Polsek Semboro bersama Satreskrim Polres Jember, dalam mengungkap penemuan mayat bayi jenis kelamin perempuan di Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Semboro Jember pada Sabtu (18/10/2025) berhasil diungkap hanya dalam hitungan jam. </p>
<p>Kapolsek Semboro Iptu. Andreas Suryo Rubedo, saat di konfirmasi menyatakan, bahwa bayi tersebut dilahirkan sekira pukul 03.00 dinihari, dan pelaku sendiri warga sekitar yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan bayi. </p>
<p>"Bayi perempuan tanpa identitas lahir hari sabtu tanggal 18 Oktober 2025 jam 03.00 di sebuah rumah Desa Sidomulyo Semboro," kata Kapolsek. </p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun, terduga pelaku diketahui inisial GFR perempuan usia 18 tahun, melahirkan bayi tersebut di rumahnya sendiri, kemudian di buang ke selokan yang ada di depan rumah.</p>
<p>Sebelum melahirkan, GFR terlebih dahulu minum obat pengugur kandungan yang dibelikan oleh IQ warga Desa Semboro yang juga pacar GFR. </p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, warga lingkungan Darungan Dusun Rooting Desa Sidomulyo Semboro Jember, Sabtu (18/10/2025) pagi digegerkan dengan penemuan jenazah bayi jenis kelamin perempuan. </p>
<p>Jenazah yang masih lengkap dengan ari-arinya ini, ditemukan warga di selokan desa setempat di bawah bok (jembatan kecil) dan diperkirakan baru semalam dibuang oleh pelaku. </p>
<p>"Sepertinya semalam baru dibuang, karena masih ada darahnya, bayi jenis kelamin perempuan," ungkap warga sekitar. </p>
<p>Kapolsek Semboro Iptu. Andreas Suryo Rubedo, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. </p>
<p>"Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, yang melihat adanya kakk bayi, kemudian temuan ini dilaporkan ke warga sekitar," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jenazah Bayi di Selokan Gegerkan Warga Desa Sidomulyo Semboro Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jenazah-bayi-di-selokan-gegerkan-warga-desa-sidomulyo-semboro-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jenazah-bayi-di-selokan-gegerkan-warga-desa-sidomulyo-semboro-jember</guid>
<description><![CDATA[ Bayi lengkap dengan ari-arinya ini, diduga dibuang oleh orang tuanya ada malam hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f31c784bbda.webp" length="43092" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 12:12:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bayi, Jember, jenazah, peristiwa, kriminal, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Warga lingkungan Darungan Dusun Rowotengu Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, pada Sabtu (18/10/2025), digegerkan dengan penemuan jenazah bayi jenis kelamin perempuan. </p>
<p>Jenazah yang masih lengkap dengan ari-arinya ini, ditemukan warga di selokan desa setempat di bawah bok (jembatan kecil) dan diperkirakan baru semalam dibuang oleh pelaku. </p>
<p>"Sepertinya semalam baru dibuang, karena masih ada darahnya, bayi jenis kelamin perempuan," kata warga sekitar. </p>
<p>Kapolsek Semboro Iptu. Andreas Suryo Rubedo, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. </p>
<p>"Anggota kami masih dilokasi, sementara korban kami evakuasi dan kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi, kami juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian," pungkas Kapolsek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selain Bagikan Insentif Honorarium Guru Ngaji, Camat Jenggawah Jember Sosialisasikan Program UHC</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selain-bagikan-insentif-honorarium-guru-ngaji-camat-jenggawah-jember-sosialisasikan-program-uhc</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selain-bagikan-insentif-honorarium-guru-ngaji-camat-jenggawah-jember-sosialisasikan-program-uhc</guid>
<description><![CDATA[ Selain penyerahan insentif guru ngaji, acara ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan program unggulan Gus Bupati Jember, yaitu Universal Health Coverage (UHC). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f1ffbe2db0f.webp" length="23526" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 18:05:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Meski sempat tertunda, penyerahan insentif untuk para guru ngaji di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, kembali dilakukan hari ini.</p>
<p>Kegiatan penyerahan ini melibatkan dua desa, yaitu Desa Kertonogoro dan Desa Kemuningsari, dengan total sekitar 273 penerima dari kalangan guru ngaji.</p>
<p>Program ini adalah kelanjutan dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk memberikan perhatian pada kesejahteraan para pengajar agama.</p>
<p>"Insentif ini diberikan kepada guru ngaji yang datanya telah diverifikasi, setelah adanya penundaan sebelumnya akibat data yang tidak valid atau tidak sesuai, sehingga pihak bank belum dapat menyalurkan bantuan," kata camat Jenggawah, Soetjahyo, setelah menyampaikan sambutannya di penyerahan insentif untuk guru ngaji di Balai Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, pada Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Dia menekankan bahwa data yang telah diberikan ke Bank Jatim adalah data yang sah, dan selanjutnya tugas kecamatan adalah untuk memastikan serta mendukung kelancaran proses distribusi insentif.</p>
<p>"Insentif bagi guru ngaji ini merupakan wujud perhatian Pemkab Jember terhadap kontribusi penting dari para guru ngaji. Kami berharap, para guru ngaji akan terus melaksanakan tugas mengajar dengan baik, dan memanfaatkan insentif ini dengan bijak untuk kebutuhan sehari-hari," tegasnya.</p>
<p>Selain penyerahan insentif guru ngaji, acara ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan program unggulan Gus Bupati Jember, yaitu Universal Health Coverage (UHC).</p>
<p>"Program ini memungkinkan warga Jember untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah sakit hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jember," jelasnya.</p>
<p>Camat juga menekankan betapa pentingnya sosialisasi ini, karena masih banyak warga yang belum memahami program kesehatan gratis ini.</p>
<p>"Kami dari pihak kecamatan bertekad untuk terus menyebarluaskan informasi tentang program-program yang pro rakyat ini setiap kali kami bertemu masyarakat," tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, bagi Fauziah guru ngaji yang setiap hari mengajar di Musala Dusun Gumukraseh, dirinya sangat senang dan bangga. Pemerintah Kabupaten Jember mau memperhatikan nasib para guru ngaji.</p>
<p>"Alhamdulillah saya sudah terima untuk yang kedua kalinya mas. Terima kasih Gus Fawait, sudah mengangkat harkat dan martabat guru ngaji. Meskipun bukan uang tujuan kami, tapi perhatian Gus Fawait sungguh sangat berarti bagi guru ngaji," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Jadi Contoh Daerah Responsif dan Inovatif, Kemendagri Apresiasi WADUL GUS’e</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-jadi-contoh-daerah-responsif-dan-inovatif-kemendagri-apresiasi-wadul-guse</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-jadi-contoh-daerah-responsif-dan-inovatif-kemendagri-apresiasi-wadul-guse</guid>
<description><![CDATA[ Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga mencontohkan beberapa langkah inovatif yang telah dijalankan Pemkab Jember. Salah satunya adalah keberhasilan menghadirkan kembali penerbangan Jember–Jakarta, yang saat ini tengah dalam tahap evaluasi dan akan kembali beroperasi dalam waktu dekat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0f5b8557ba.webp" length="40170" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 22:02:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Komitmen Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, untuk terus berinovasi mendapat apresiasi langsung dari pemerintah pusat.</p>
<p>Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo, menilai inovasi WADUL GUS’e sebagai contoh nyata praktik pemerintahan yang responsif, dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan publik secara cepat.</p>
<p>Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah yang digelar di Aula PB Sudirman, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Camat se-Kabupaten Jember.</p>
<p>Dr. Yusharto mengungkapkan, WADUL GUS’e yang diinisiasi langsung oleh Bupati Jember merupakan inovasi pelayanan publik yang selaras dengan arah kebijakan Kemendagri dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.</p>
<p>“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas inovasi WADUL GUS’e. Program ini adalah wujud nyata pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik. Inovasi seperti ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya disela sela kegiatan.</p>
<p>Menurutnya, kanal aspirasi tersebut bukan hanya mempermudah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mempercepat proses penanganan masalah di lapangan, menciptakan kepercayaan publik, serta memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember Gus Fawait dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap daerah yang ingin terus maju.</p>
<p>“Inovasi adalah keharusan. Pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar Jember tidak tertinggal dari daerah lain,” ucap Gus Fawait.</p>
<p>Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga mencontohkan beberapa langkah inovatif yang telah dijalankan Pemkab Jember. Salah satunya adalah keberhasilan menghadirkan kembali penerbangan Jember–Jakarta, yang saat ini tengah dalam tahap evaluasi dan akan kembali beroperasi dalam waktu dekat.</p>
<p>Melalui berbagai terobosan tersebut, Pemkab Jember berupaya mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang cepat dan solutif.</p>
<p>Rakor Inovasi Daerah ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar-OPD, mendorong ide-ide kreatif, serta memperluas jangkauan inovasi di seluruh wilayah Jember.</p>
<p>Dengan dukungan pemerintah pusat dan semangat berinovasi dari seluruh jajaran perangkat daerah, Kabupaten Jember meneguhkan diri sebagai salah satu daerah paling progresif di Jawa Timur, membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Janda di Kencong Jember Nyaris Terbakar, Diduga Ulah OTK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-janda-di-kencong-jember-nyaris-terbakar-diduga-ulah-otk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-janda-di-kencong-jember-nyaris-terbakar-diduga-ulah-otk</guid>
<description><![CDATA[ Seorang janda di Kencong, Jember, nyaris kehilangan rumahnya akibat percobaan pembakaran oleh orang tak dikenal. Beruntung api cepat dipadamkan warga. Patonah menduga peristiwa itu sengaja dilakukan, karena ditemukan bekas kain dan pembakaran di beberapa titik rumahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f0c347242ce.webp" length="68534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 17:33:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, kebakaran, tembakau, damkar, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="248" data-end="497"><strong data-start="248" data-end="263">JEMBER, SJP</strong> – Patonah (55), warga Dusun Ponjen Kidul, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Jember, hanya bisa menghela napas panjang dan bersyukur setelah rumah yang ia tempati bersama dua anaknya nyaris terbakar pada Kamis (16/10/2025) dini hari.</p>
<p data-start="499" data-end="707">Janda beranak dua yang tinggal di rumah berukuran 7x6 meter di atas tanah bekas rel kereta api itu mengaku was-was, karena hampir menjadi korban kebakaran yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).</p>
<p data-start="709" data-end="856">Saat dikonfirmasi, Patonah menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika ia sedang tertidur lelap bersama anaknya sekira pukul 04.30 WIB.</p>
<p data-start="709" data-end="856">“Saya tidak tahu kalau ada orang yang sengaja hendak membakar rumah saya. Kalau dilihat dari kejadiannya, api muncul di bagian belakang rumah yang terbuat dari bambu, seolah memang disengaja agar api merembet ke depan,” ujarnya.</p>
<p data-start="1092" data-end="1313">Ketika ditanya apakah sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa atau memiliki masalah dengan seseorang, Patonah menegaskan bahwa selama 25 tahun tinggal di lokasi tersebut, ia tidak pernah berselisih dengan siapa pun.</p>
<p data-start="1092" data-end="1313">“Saya tinggal di sini sudah 25 tahun, tidak punya masalah dengan siapa pun. Ini baru pertama kali terjadi, dan di lokasi kejadian ada bekas kain atau gombal. Jadi saya yakin ini sudah direncanakan,” ungkapnya.</p>
<p data-start="1530" data-end="1721">Patonah juga menduga pelaku sengaja membuat kebakaran tampak seperti kejadian biasa agar tidak mencurigakan. Ia bahkan menemukan bekas pembakaran di beberapa titik lain di sekitar rumahnya.</p>
<p data-start="1530" data-end="1721">“Selain di pojok rumah, di atas meteran PLN juga ada bekas terbakar. Ini jelas sengaja,” tambahnya.</p>
<p data-start="1828" data-end="1969">Sementara itu, Silahudin, warga RT 01 RW 21 yang juga menjadi saksi mata, menceritakan detik-detik ia melihat kobaran api di rumah Patonah.</p>
<p data-start="1828" data-end="1969">“Saat pulang dari pasar sekitar Subuh, saya melihat api besar di belakang rumah Bu Patonah. Saya langsung mendekat, ternyata benar, bambu di belakang rumah sudah terbakar dan hampir merembet ke rumah utama. Saya langsung berusaha memadamkannya,” jelasnya.</p>
<p data-start="2232" data-end="2381">Menurut Silahudin, bila api tidak segera diketahui, besar kemungkinan rumah tersebut habis terbakar mengingat kondisi angin saat itu cukup kencang.</p>
<p data-start="2232" data-end="2381">“Untung saya tahu lebih dulu. Kalau tidak, pasti habis terbakar semua, apalagi waktu itu Bu Patonah dan anaknya masih tertidur pulas,” katanya.</p>
<p data-start="2532" data-end="2711">Dari pantauan di lokasi, terlihat sisa-sisa bambu yang terbakar serta bekas gosong di atas meteran listrik. Polisi diharapkan segera menyelidiki dugaan percobaan pembakaran ini. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="2532" data-end="2711"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Jember Tegaskan Kesiapsiagaan Bencana Melalu SPAB di SD Labschool</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-tegaskan-kesiapsiagaan-bencana-melalu-spab-di-sd-labschool</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-tegaskan-kesiapsiagaan-bencana-melalu-spab-di-sd-labschool</guid>
<description><![CDATA[ Dalam simulasi ini, para siswa diwajibkan mempraktikkan prosedur evakuasi sesuai jalur yang telah ditetapkan, memastikan setiap siswa menguasai tindakan penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f073fc310a0.webp" length="52194" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 14:27:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mengambil langkah tegas dalam upaya mitigasi bencana di sektor pendidikan.</p>
<p>Melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), BPBD Jember bersama Puskesmas Patrang dan Sekber SPAB menggelar sosialisasi dan simulasi terpadu di SD Labschool, Kecamatan Patrang.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Maryani, menyebutkan bahwa Kegiatan ini merupakan respons langsung terhadap permohonan dari SD Labschool.</p>
<p>Ia menegaskan komitmen BPBD Jember untuk meningkatkan kesiapsiagaan darurat bagi 81 siswa dan seluruh tenaga pendidik.</p>
<p>"Program SPAB berfokus pada pembangunan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi berbagai jenis ancaman bencana," kata Maryani, Kamis,(16/10/2025).</p>
<p>Selain itu, Ia menjelaskan bahwa pihaknya memaparkan jenis-jenis bencana spesifik dan langkah mitigasi yang harus dilakukan.</p>
<p>"Memberikan pelatihan intensif Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) sebagai respon cepat di lokasi kejadian dan Menguatkan pemahaman dan peran strategis tenaga pendidik dalam manajemen kebencanaan sekolah," jelasnya.</p>
<p>Puncak kegiatan ini adalah gladi kotor simulasi bencana yang dipimpin langsung oleh Tim Siaga Bencana Sekolah.</p>
<p>Ia menuturkan bahwa dalam simulasi ini, para siswa diwajibkan mempraktikkan prosedur evakuasi sesuai jalur yang telah ditetapkan, memastikan setiap siswa menguasai tindakan penyelamatan diri saat terjadi situasi darurat.</p>
<p>“Kami tegaskan, sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak. Lebih dari itu, kami menargetkan sekolah harus berfungsi sebagai pusat edukasi kebencanaan yang mampu mentransfer pengetahuan dan kesiapsiagaan ini ke lingkungan masyarakat luas,” tuturnya.</p>
<p>Kegiatan krusial ini berlangsung sukses dan ditutup tepat pada pukul 14.00 WIB dengan komitmen bersama untuk melanjutkan program penguatan kapasitas bencana di satuan pendidikan lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Seminar Nasional, UIN KHAS Jember Kupas Pemanfaatan AI untuk Guru IPA</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gelar-seminar-nasional-uin-khas-jember-kupas-pemanfaatan-ai-untuk-guru-ipa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gelar-seminar-nasional-uin-khas-jember-kupas-pemanfaatan-ai-untuk-guru-ipa</guid>
<description><![CDATA[ Aplikasi seperti ChatGPT, Gemini, dan DALL-E dapat membantu guru membuat analogi, ilustrasi, hingga media visual yang membuat konsep sains lebih mudah dipahami dan menarik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68f060abdca9a.webp" length="52554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 10:39:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan sudah menjadi mitra nyata dalam dunia pendidikan. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pun menangkap peluang itu dengan menggelar seminar nasional dan kuliah tamu bertema Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran IPA, Selasa (14/10/2025) kemarin.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Aula Perpustakaan UIN KHAS Jember tersebut menghadirkan pakar pendidikan sains dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Sabar Nurohman, M.Pd.</p>
<p>Dalam paparannya, Dr. Sabar menyebut AI sebagai “mitra cerdas” bagi para pendidik, bukan ancaman.</p>
<p>“AI bukan untuk menggantikan pendidik, tetapi menjadi rekan kerja yang membantu proses belajar mengajar agar lebih efektif dan interaktif,” katanya.</p>
<p>Ia menyampaikan materi bertajuk “Pemberdayaan Pendidik IPA di Era Digital: Memanfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Inovasi Pembelajaran Sains”, yang sebelumnya juga ia bawakan dalam Workshop “AI dalam Pembelajaran Sains” di UIN Palangka Raya.</p>
<p>Menurutnya, guru tetap memegang kendali utama dalam proses belajar.</p>
<p>“AI hanyalah alat bantu untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa,” kata Koordinator Prodi S2 Pendidikan IPA UNY itu.</p>
<p>Revolusi Industri 4.0, lanjutnya, membawa tantangan berat bagi dunia pendidikan, mulai dari keterbatasan fasilitas, waktu, hingga beban administratif. Namun di sisi lain, AI justru membuka jalan keluar.</p>
<p>“AI hadir sebagai solusi nyata. Teknologi ini bisa mengotomasi tugas-tugas nonpengajaran dan memberi rekomendasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa,” jelasnya.</p>
<p>Dr. Sabar mencontohkan, aplikasi seperti ChatGPT, Gemini, dan DALL-E dapat membantu guru membuat analogi, ilustrasi, hingga media visual yang membuat konsep sains lebih mudah dipahami dan menarik.</p>
<p>AI juga mendukung pembelajaran yang lebih personal. Sistem digital adaptif bisa membaca respons siswa dan menyesuaikan latihan sesuai tingkat pemahamannya.</p>
<p>Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya sikap etis dalam penggunaan teknologi.</p>
<p>“AI harus digunakan secara bijak, dengan kesadaran atas potensi kesalahan data dan risiko plagiarisme digital,” tegasnya.</p>
<p>Menutup pemaparannya, Dr. Sabar berpesan agar guru terus mengasah kompetensi digital tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>“Teknologi boleh canggih, tapi sentuhan manusia tetap tak tergantikan dalam pendidikan,” tutupnya.</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inspektorat Jember Raih Penghargaan Nasional “Anggaraksa Dharma”</title>
<link>https://suarajatimpost.com/inspektorat-jember-raih-penghargaan-nasional-anggaraksa-dharma</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/inspektorat-jember-raih-penghargaan-nasional-anggaraksa-dharma</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Jember menjadi salah satu dari 10 kabupaten terpilih yang berhasil menempatkan diri di jajaran teratas penerima penghargaan nasional tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ef606f2222d.webp" length="67294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 17:05:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Keberhasilan demi keberhasilan terus diraih oleh Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait.</p>
<p>Kali ini, torehan prestasi datang dari jajaran Inspektorat Kabupaten Jember yang berhasil menorehkan tinta emas di kancah nasional dengan meraih penghargaan bergengsi “Anggaraksa Dharma” sebagai Inspektur Berkinerja Terbaik Tahun 2025, yang diberikan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri).</p>
<p>Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal (Purn) Tito Karnavian, dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Nasional 2025 yang digelar di Jakarta.</p>
<p>Dalam momen itu, Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada 5 Inspektur Provinsi, 10 Inspektur Kabupaten, dan 10 Inspektur Kota yang dinilai memiliki kinerja terbaik di seluruh Indonesia.</p>
<p>Kabupaten Jember menjadi salah satu dari 10 kabupaten terpilih yang berhasil menempatkan diri di jajaran teratas penerima penghargaan nasional tersebut.</p>
<p>Penghargaan “Anggaraksa Dharma” merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian Dalam Negeri kepada Inspektorat Daerah yang menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip akuntabilitas, integritas, profesionalisme, dan inovasi dalam pelaksanaan fungsi pengawasan.</p>
<p>Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup efektivitas pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembinaan kepada perangkat daerah, serta kontribusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.</p>
<p>Pencapaian ini menjadi bukti nyata transformasi sistem pengawasan internal di Kabupaten Jember yang kini semakin kokoh, adaptif, dan sejalan dengan arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gus Bupati Fawait.</p>
<p>Dukungan, arahan, dan komitmen beliau terhadap integritas birokrasi menjadi kunci utama dalam mendorong Inspektorat berperan lebih strategis sebagai pengawal kebijakan publik.</p>
<p>“Saya menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh jajaran Inspektorat Kabupaten Jember. Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi bukti bahwa sistem pengawasan kita bekerja dengan baik dan membawa hasil nyata,” kata Bupati Jember, Gus Fawait, dalam keterangannya usai penyerahan penghargaan.</p>
<p>Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan bahwa pengawasan yang kuat bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai sarana untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai tujuan, efisien, dan tepat sasaran.</p>
<p>“Inspektorat adalah garda pengendali arah pemerintahan. Jika pengawasnya kuat dan berintegritas, maka program pemerintah akan lebih efektif, efisien, dan bebas dari penyimpangan. Inilah semangat Jember Baru, Jember Maju bekerja cepat, bersih, dan kolaboratif,” tambahnya.</p>
<p>Bupati muda yang dikenal visioner itu juga menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh ASN di Kabupaten Jember untuk terus memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p>“Saya ingin seluruh perangkat daerah menjadikan penghargaan ini sebagai inspirasi. Mari kita bangun budaya kerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil. Jember harus menjadi teladan tata kelola pemerintahan yang baik di Jawa Timur bahkan di tingkat nasional,” tegas Gus Fawait.</p>
<p>Sementara itu, Inspektur Kabupaten Jember menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Jember atas perhatian dan dukungan yang tiada henti dalam memperkuat peran pengawasan internal daerah.</p>
<p>“Maturnuwun sanget atas bimbingan, arahan, dan semangat dari Gus Bupati. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Inspektorat yang akan terus tegak lurus menjaga kepercayaan publik, loyal kepada merah putih, kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya dengan penuh rasa haru dan bangga.</p>
<p>Pencapaian ini menjadi cermin nyata dari semangat reformasi birokrasi yang terus di kokohkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Dengan sistem pengawasan yang kuat, profesional, dan berintegritas, seluruh proses pembangunan daerah dapat berlangsung secara lebih terukur dan bertanggung jawab.</p>
<p>Melalui penghargaan ini, Jember menegaskan diri sebagai daerah yang serius dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan publik. Sinergi antara visi kepemimpinan Gus Fawait dan kinerja Inspektorat telah melahirkan kepercayaan baru bahwa pemerintahan yang transparan bukan hanya cita-cita, tetapi realitas yang sedang diwujudkan.</p>
<p>Dengan semangat “Jember Baru, Jember Maju”, Pemerintah Kabupaten Jember bertekad untuk terus memperkuat sistem pengawasan, mempercepat reformasi birokrasi, dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kesejahteraan rakyat. Penghargaan “Anggaraksa Dharma” bukan hanya sebuah pengakuan, melainkan penanda langkah maju Jember menuju pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan membanggakan di tingkat nasional. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Santri Nasional 2025,UIN KHAS Jember: Tanamkan Nilai Kemandirian dan Keikhlasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-santri-nasional-2025uin-khas-jember-tanamkan-nilai-kemandirian-dan-keikhlasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-santri-nasional-2025uin-khas-jember-tanamkan-nilai-kemandirian-dan-keikhlasan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68eda1ca4b123.webp" length="51322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 10:29:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember memulai peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan semarak, Senin (13/10/2025) kemarin.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh dengan tema besar “Santri on Kampus: Diversifikasi Ekoteologi dalam Beragam Makna.”</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof Hepni, menyebut peringatan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan nilai-nilai luhur santri di lingkungan akademik kampus.</p>
<p>Ia menegaskan, semangat kesederhanaan, keikhlasan, dan kemandirian santri sangat relevan untuk diterapkan di dunia perguruan tinggi.</p>
<p>Menurut Prof Hepni, perilaku ikhlas tanpa pamrih menciptakan ketulusan dalam berkarya dan berkontribusi, hal yang kini sangat dibutuhkan oleh bangsa.</p>
<p>Kesederhanaan, lanjutnya, menjadi cara efektif membangun rasa keadilan sosial dan mengikis kecemburuan di tengah masyarakat yang beragam.</p>
<p>Sementara itu, kemandirian dinilai penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang tahan terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan budaya.</p>
<p>“Santri yang terbiasa mandiri akan lebih kuat menghadapi dinamika zaman,” kata Prof Hepni saat di sela sela kegiatan usai acara di Gedung Kuliah terpadu (GKT).</p>
<p>Selain refleksi nilai, kampus juga menampilkan simbol-simbol khas santri, seperti penggunaan sarung oleh seluruh sivitas akademika UIN KHAS Jember.</p>
<p>Tradisi ini, kata Rektor, menggambarkan semangat kebebasan berpikir, kesetaraan, dan demokratisasi di lingkungan perguruan tinggi Islam.</p>
<p>Sebagai bagian dari kegiatan ilmiah, diadakan pula bedah buku berjudul “Mengapa Para Kiai Menerima Pancasila sebagai Asas Tunggal” bersama KH Ali Mashkur Musa.</p>
<p>Selain itu, ditayangkan film dokumenter tentang KH Ahmad Siddiq, tokoh asal Jember yang memperkenalkan konsep ukhuwah Islamiyah, Wahdaniyah, dan Basyariah.</p>
<p>Prof Hepni menegaskan, trilogi ukhuwah tersebut menjadi sumbangsih penting dari Jember untuk dunia Islam, memperkuat nilai persatuan dan kemanusiaan.</p>
<p>Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ini akan berlangsung hingga akhir Oktober, menghadirkan kegiatan edukatif dan spiritual di kampus UIN KHAS Jember. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p><strong></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Raih Indonesian Collaborative Partnership Regency Award</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-raih-indonesian-collaborative-partnership-regency-award</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-raih-indonesian-collaborative-partnership-regency-award</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan “Indonesian Collaborative Partnership Regency Award” diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menerapkan konsep pentahelix collaboration, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media dalam mendorong kemajuan daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ec93c4b571a.webp" length="43772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 14:17:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Dalam ajang bergengsi The 1st Indonesia Tourism Marketing Week 2025 yang digelar di Maya Sanur Resort, Denpasar, Bali, Jember berhasil meraih penghargaan “Indonesian Collaborative Partnership Regency Award”, sebuah apresiasi bagi pemerintah daerah yang dinilai sukses membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem pembangunan daerah.</p>
<p>Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Bobby Arie Sandy, selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember yang hadir mewakili Bupati Jember, Gus Fawait, di hadapan Menteri Pariwisata dan para pemimpin daerah dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2025 ini, menjadi wadah bagi pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, akademisi, komunitas, dan media dalam memperkuat jejaring kolaboratif menuju pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Penghargaan “Indonesian Collaborative Partnership Regency Award” diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menerapkan konsep pentahelix collaboration, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media dalam mendorong kemajuan daerah.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, sebuah daerah tidak hanya mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas jangkauan promosi, menarik investasi, dan memperkuat identitas daerah di level nasional maupun internasional.</p>
<p>Kabupaten Jember menjadi salah satu penerima penghargaan karena dinilai unggul dalam mengimplementasikan kerja sama lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Jember berhasil mendorong keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dalam sejumlah inisiatif strategis, mulai dari pengembangan UMKM berbasis lokal, promosi pariwisata budaya dan alam, hingga reformasi pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan ramah investor.</p>
<p>Langkah-langkah kolaboratif tersebut menjadi cerminan arah pembangunan Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, yang menegaskan semangat “Jember Baru, Jember Maju” sebagai visi bersama menuju perubahan yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam keterangannya, Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penghargaan yang diberikan.</p>
<p>“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat Jember. Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media yang terus bersinergi membangun daerah ini. Jember Baru, Jember Maju bukan hanya slogan, ini adalah gerakan nyata yang tumbuh dari semangat kolaborasi,” kata Muhamad Fawait Bupati Jember.</p>
<p>Lebih lanjut, Bupati Fawait menegaskan bahwa ke depan Pemerintah Kabupaten Jember akan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk memperluas peluang investasi, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta memperkenalkan potensi Jember di tingkat global.</p>
<p>“Kita ingin menjadikan Jember sebagai daerah yang terbuka, bersahabat bagi investasi, kuat dalam budaya, dan sejahtera bagi rakyatnya. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kemajuan bersama,” tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Kabupaten Jember turut didampingi oleh beberapa pejabat daerah yang berperan aktif dalam diskusi strategis dan sesi networking bersama pelaku industri pariwisata nasional, diantaranya Tita Fajar Ariyatiningsih, (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Dra. Sartini, M.M (Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro), Jupriono (Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jember)</p>
<p>Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.</p>
<p>Melalui forum tersebut, Jember menunjukkan kesiapan untuk menjadi mitra strategis bagi dunia usaha dan pemerintah pusat dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi.</p>
<p>Penghargaan nasional ini tidak hanya menambah deretan prestasi Kabupaten Jember, tetapi juga menegaskan bahwa semangat kerja sama dan inovasi menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember terus menapaki langkah-langkah transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.</p>
<p>Dengan diraihnya “Indonesian Collaborative Partnership Regency Award”, Jember kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang progresif dan visioner, sebuah kabupaten yang tumbuh bukan hanya dari kerja keras pemerintah, tetapi juga dari energi kebersamaan seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Melalui kolaborasi, inovasi, dan partisipasi, Jember melangkah pasti menuju masa depan yang lebih baik Jember Baru, Jember Maju. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Jerman, UIN KHAS Jember Kerjasama dengan Goethe Universität Frankfurt</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-26351</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-26351</guid>
<description><![CDATA[ Kunjungan resmi Fakultas Syariah UIN KHAS ke Goethe Universität Frankfurt dan Frankfurt School of Finance and Management, Jerman, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan kemitraan global. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ebabb603eaf.webp" length="83074" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 22:13:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>UIN KHAS, kunjungan resmi UIN KHAS</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Langkah internasionalisasi akademik terus digencarkan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Kali ini, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Wildani Hefni, melakukan kunjungan resmi ke Goethe Universität Frankfurt dan Frankfurt School of Finance and Management, Jerman, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan kemitraan global.</p>
<p>Kunjungan ini dilakukan di sela-sela keikutsertaannya sebagai pembicara dalam The 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.</p>
<p>Menurut Dr. Wildani, penguatan kerjasama internasional menjadi langkah strategis dalam mewujudkan grand design Sapta Program Pengembangan UIN KHAS Jember, khususnya dalam bidang reputasi akademik dan rekognisi global.</p>
<p>“Kami menjajaki berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, program magang internasional, hingga riset dan publikasi bersama,” kata Dr. Wildani di kampus Johann Wolfgang Goethe-Universität Frankfurt, Minggu (12/10/2025).</p>
<p>“Langkah ini penting, karena saat ini UIN KHAS Jember tengah mempersiapkan proses akreditasi internasional,” tambahnya.</p>
<p>Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris LTM PWNU Jawa Timur tersebut menegaskan, bahwa kemitraan ini tidak berhenti pada tataran wacana. </p>
<p>Ia berharap kerja sama dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata seperti student mobility, kuliah tamu internasional, kuliah praktisi hukum, hingga kegiatan pengabdian masyarakat lintas budaya.</p>
<p>Sebagai informasi, Goethe Universität Frankfurt, berdiri sejak tahun 1914, dikenal sebagai salah satu universitas terbesar dan bergengsi di Jerman. </p>
<p>Kampus ini memiliki kekuatan riset di bidang ilmu sosial, humaniora, kedokteran, dan sains, serta menjalin kemitraan luas dengan berbagai lembaga pendidikan dan industri di seluruh dunia.(ADV)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Gus Fawait Raih “Mohamad Syafei Awards” 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-gus-fawait-raih-mohamad-syafei-awards-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-gus-fawait-raih-mohamad-syafei-awards-2025</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Yayasan Guru Belajar bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan nasional, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh dan kepala daerah yang berkomitmen mendorong inovasi, kolaborasi, dan pemerataan pendidikan di daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68ef19d62cbb3.webp" length="38758" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 18:50:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bupati Jember Gus Fawait kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, ia menerima penghargaan Mohamad Syafei Awards 2025 sebagai Kepala Daerah Inspiratif dalam Bidang Pendidikan.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak Temu Pendidik Nusantara XII yang digelar di Jakarta, Minggu (12/10/2025) kemarin </p>
<p>Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Yayasan Guru Belajar bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan nasional, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh dan kepala daerah yang berkomitmen mendorong inovasi, kolaborasi, dan pemerataan pendidikan di daerah.</p>
<p>Nama penghargaan ini diambil dari Mohamad Syafei (1896–1969), tokoh pendidikan progresif asal Sumatera Barat yang dikenal sebagai pelopor pendidikan berbasis karakter dan kemandirian.</p>
<p>Melalui sekolah yang didirikannya, INS Kayutanam, Syafei menanamkan nilai-nilai pendidikan yang berpihak pada rakyat, kontekstual dengan budaya lokal, serta menekankan pentingnya peran guru sebagai penggerak perubahan.</p>
<p>Spirit inilah yang menjadi dasar lahirnya Mohamad Syafei Awards penghargaan tahunan bagi pendidik, kepala daerah, dan tokoh masyarakat yang berhasil menghidupkan semangat inovasi dan pemberdayaan dalam dunia pendidikan.</p>
<p>Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Gus Fawait menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan milik seluruh insan pendidikan di Jember.</p>
<p>“Saya bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Penghargaan Mohamad Syafei Awards bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh guru, tenaga pendidik, dan masyarakat Jember yang bekerja keras setiap hari demi masa depan anak-anak kita,” kata Gus Fawait.</p>
<p>“Bagi kami, pendidikan bukan hanya soal membangun gedung sekolah, tetapi membangun manusia, membentuk karakter, menanamkan nilai, dan membuka jalan bagi generasi yang mandiri dan berdaya. Jember akan terus berkomitmen menjadi daerah yang melahirkan generasi unggul, berilmu, dan berakhlak,” jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Gus Fawait juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci penyelesaian berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Jember.</p>
<p>“Kami sadar bahwa pendidikan adalah kunci dari banyak masalah jangka panjang di Kabupaten Jember. Pengentasan kemiskinan bisa terurai dengan pendidikan, begitu pula pengangguran, dan berbagai persoalan lainnya. Karena itu, penghargaan ini menjadi vitamin besar bagi kami untuk terus memperbaiki sektor pendidikan di Jember,” tuturnya.</p>
<p>Bupati Fawait juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 1.500 gedung sekolah rusak di Kabupaten Jember.</p>
<p> Namun, berkat upaya efisiensi anggaran dan lobi dengan pemerintah pusat, tahun 2025 menjadi tahun pembangunan infrastruktur pendidikan terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember.</p>
<p>“Ada ratusan sekolah yang mendapatkan bantuan, baik dari APBD Kabupaten Jember maupun dari APBN. Ini merupakan capaian terbesar dalam sejarah Jember, dan menjadi bukti nyata bahwa kami serius memperbaiki pendidikan dari akar,” ujar Fawait.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono M.Si. menyebut penghargaan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi pendidikan daerah.</p>
<p>“Kami ingin menjadikan seluruh sekolah di Jember sebagai ruang belajar yang hidup bukan hanya tempat mengajar, tapi tempat menumbuhkan karakter dan kemandirian siswa,” ujarnya.</p>
<p>Pemkab Jember kini fokus pada tiga arah utama pembangunan pendidikan diantaranya Pemerataan akses dan sarana pendidikan hingga pelosok desa, Peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan kolaborasi dengan komunitas pendidikan nasional, Digitalisasi dan inovasi pembelajaran, agar sistem pendidikan Jember siap menghadapi era transformasi teknologi.</p>
<p>Diraihnya Mohamad Syafei Awards 2025 menjadi bukti bahwa arah kebijakan pendidikan Jember berjalan di jalur yang tepat. Selain memperkuat reputasi Jember sebagai daerah pendidikan unggul di kawasan tapal kuda Jawa Timur, penghargaan ini juga menjadi dorongan moral bagi para guru dan tenaga pendidik untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.</p>
<p>“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para guru, para pahlawan tanpa tanda jasa yang telah menyalakan api belajar di seluruh penjuru Jember,” tutup Gus Fawait. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wujudkan Pembangunan Jawa Timur, Bupati Fawait Teken Nota Restorative Justice di Surabaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wujudkan-pembangunan-jawa-timur-bupati-fawait-teken-nota-restorative-justice-di-surabaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wujudkan-pembangunan-jawa-timur-bupati-fawait-teken-nota-restorative-justice-di-surabaya</guid>
<description><![CDATA[ Menurut Bupati Fawait, langkah ini menunjukkan komitmen kami agar pembangunan di Kabupaten Jember terus terintegrasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Restorative Justice menjadi semangat baru dalam menciptakan keadilan yang manusiawi, sementara kolaborasi pembangunan membuka peluang untuk peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68eb257e4e252.webp" length="28694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 16:51:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Restorative Justice, bupati fawait</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>- Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan dukungannya terhadap penerapan Restorative Justice Plus dalam pembangunan hukum di Jawa Timur, usai menandatangani Nota Kesepakatan Restorative Justice dan Kesepakatan Bersama Pembangunan Daerah bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Acara yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya tersebut dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Timur, serta para jaksa tinggi dan jaksa negeri dari berbagai kabupaten dan kota.</p>
<p>Menurut Bupati Fawait, penandatanganan nota kesepakatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menuju keadilan yang lebih manusiawi serta kolaborasi pembangunan lintas daerah.</p>
<p>“Langkah ini menunjukkan komitmen kami agar pembangunan di Kabupaten Jember terus terintegrasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Restorative Justice menjadi semangat baru dalam menciptakan keadilan yang manusiawi, sementara kolaborasi pembangunan membuka peluang untuk peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan, setiap perjalanan dinas yang dilakukan memiliki arah dan tujuan yang jelas untuk masa depan Jember.</p>
<p>“Setiap perjalanan memiliki arti lebih dari sekadar agenda, tetapi merupakan bagian dari usaha yang panjang untuk membawa Jember ke arah yang lebih baik, berdaya, dan adil,” ujarnya dengan tegas.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Khofifah dalam sambutannya menyebut agenda ini sebagai momen bersejarah yang memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa penyelesaian hukum tidak selalu harus berakhir di balik jeruji besi.</p>
<p>Khofifah juga memperkenalkan pengembangan konsep “Restorative Justice Plus”, yang memperluas pendekatan hukum berbasis perdamaian dengan pembinaan dan penguatan masyarakat setelah penyelesaian kasus.</p>
<p>“Jadi ini bukan hanya Restorative Justice, tetapi juga Restorative Justice Plus. Yang paling penting adalah langkah selanjutnya setelah perdamaian tercapai. Oleh karena itu, kami meminta semua kepala daerah untuk menindaklanjuti dan memperkuat tindakan terhadap setiap kasus yang diselesaikan melalui mekanisme ini,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, program ini tidak hanya menghadirkan keadilan yang bijak dan seimbang, tetapi juga memberi kepastian hukum serta pemulihan sosial bagi masyarakat. Restorative Justice Plus diharapkan menjadi model baru penyelesaian kasus di daerah dengan orientasi yang lebih manusiawi dan berkeadilan sosial.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Khofifah menginstruksikan setiap kepala daerah untuk membentuk tim paralegal atau ahli hukum non-litigasi, agar penerapan Restorative Justice dapat berjalan efektif di wilayah masing-masing.</p>
<p>Partisipasi Bupati Fawait dalam kegiatan ini menegaskan arah kepemimpinan yang berpihak pada pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan — di mana hukum tidak hanya menjadi alat punitif, tetapi juga sarana pemulihan sosial yang bermartabat. Prinsip ini sejalan dengan visi Jember untuk tumbuh sebagai daerah yang inklusif dan adil.</p>
<p>Bagi Jawa Timur, konsep Restorative Justice Plus diharapkan membuka fase baru pembangunan hukum yang lebih manusiawi, berpihak pada masyarakat kecil, dan berorientasi pada pemulihan, bukan semata pada hukuman. (<strong>ADV</strong>)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lewat Judul &amp;apos;Sekoper Penuh Doa&amp;apos;, Mahasiswa UIN KHAS Jember Sabet Emas di Festival Internasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lewat-judul-sekoper-penuh-doa-mahasiswa-uin-khas-jember-sabet-emas-di-festival-internasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lewat-judul-sekoper-penuh-doa-mahasiswa-uin-khas-jember-sabet-emas-di-festival-internasional</guid>
<description><![CDATA[ Film ini menuai pujian dari dewan juri berkat narasi yang kuat, visual sinematografi yang ekspresif, serta pesan moral yang sarat makna tentang semangat perjuangan generasi muda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e871533e426.webp" length="52308" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 09:59:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, UIN Khas, pendidikan, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. </p>
<p>Film pendek berjudul “Sekoper Penuh Doa” berhasil mengantarkan tim mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah, meraih medali emas dalam ajang Festival SEIBA Internasional 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Imam Bonjol Padang pada akhir September lalu.</p>
<p>Karya sinematik sineas muda yang digarap oleh Bagus Kurniawan bersama empat rekannya, Muhammad Rifqi Ahzami, Moh. Seif Aghil Maulana, Nabrizul Haq Hidayat, dan Muhammad Avan Difantara, sukses menyingkirkan pesaing dari berbagai negara.</p>
<p>Film ini menuai pujian dari dewan juri berkat narasi yang kuat, visual sinematografi yang ekspresif, serta pesan moral yang sarat makna tentang semangat perjuangan generasi muda.</p>
<p>“Ini hasil kerja keras tim yang kami persembahkan untuk kampus tercinta, UIN KHAS Jember,” kata Bagus Kurniawan, mahasiswa semester 3, saat ditemui Jumat (10/10/2025).</p>
<p>Bagus mengaku, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan keluarga, dosen, dan lingkungan kampus yang selalu memotivasi. Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah menaruh minat besar pada dunia perfilman. </p>
<p>“Kesempatan ini menjadi bukti dari proses panjang dan kerja keras yang saya jalani,” tambahnya.</p>
<p><strong>Proses Produksi Penuh Tantangan</strong></p>
<p>Film “Sekoper Penuh Doa” diproduksi hanya dalam waktu sekitar satu minggu. Seluruh prosesnya, mulai dari penulisan naskah, bedah cerita, revisi, hingga pengambilan gambar dan penyuntingan akhir, dilakukan secara intensif. Lokasi syuting berpusat di rooftop Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember, yang digunakan selama satu hari penuh dari sore hingga dini hari.</p>
<p>Namun, perjalanan produksi tak selalu berjalan mulus. Hujan deras sempat menghambat proses pengambilan gambar, bahkan tim pernah terjebak di dalam gedung karena lift terkunci. </p>
<p>“Justru tantangan itu membuat kami semakin solid,” kenang Bagus.</p>
<p><strong>Dukungan Kampus dan Pesan Inspiratif</strong></p>
<p>Keberhasilan ini mendapat sambutan positif dari pihak fakultas dan universitas. </p>
<p>Dukungan yang konsisten dari civitas akademika menjadi dorongan utama bagi Bagus dan tim untuk terus berkarya.</p>
<p>“Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua, dosen, dan almamater tercinta. Semoga menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di masa depan,” ungkapnya.</p>
<p>Bagus juga menegaskan bahwa film bukan sekadar hiburan, melainkan media dakwah kreatif yang mampu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyentuh dan mudah diterima masyarakat. </p>
<p>Ia bertekad untuk terus mengasah kemampuan sinematografi dan berpartisipasi dalam kompetisi film nasional maupun internasional berikutnya.</p>
<p>Selain itu, ia turut memberikan pesan kepada mahasiswa lain agar berani mengeksplorasi potensi diri.</p>
<p>“Jangan takut untuk mencoba dan menunjukkan kemampuan. Setiap proses adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh,” ujarnya menutup pernyataan.</p>
<p>Keberhasilan “Sekoper Penuh Doa” menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember mampu bersaing di tingkat global dengan karya yang inspiratif, kreatif, dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman. </p>
<p>Melalui film ini, Bagus dan tim menunjukkan bahwa dakwah modern dapat disampaikan dengan cara yang menyentuh, estetis, dan bermakna. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>insentif Guru Ngaji di Jember Cair Lewat Sistem Jemput Bola yang Lebih Mudah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/insentif-guru-ngaji-di-jember-cair-lewat-sistem-jemput-bola-yang-lebih-mudah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/insentif-guru-ngaji-di-jember-cair-lewat-sistem-jemput-bola-yang-lebih-mudah</guid>
<description><![CDATA[ Penyaluran insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru ngaji di Desa Kraton untuk terus mengabdikan diri dalam mencerdaskan kehidupan beragama masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e5622085c8b.webp" length="40844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 06:56:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Penyaluran insentif bagi para guru mengaji di Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, sukses terlaksana.</p>
<p>Penyaluran dana ini mendapat sambutan positif karena menggunakan skema 'jemput bola' yang mempermudah penerima.</p>
<p>Insentif tersebut difasilitasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bekerja sama dengan Bank Jatim, yang membawa layanan penyaluran hingga ke wilayah desa.</p>
<p>Kepala Desa Kraton, Agus Priyanto menyampaikan, bahwa langkah ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah daerah bagi para pendidik agama.</p>
<p>Menurutnya, Skema 'jemput bola' Bank Jatim sangat disambut baik oleh masyarakat. Mengingat jarak tempuh dari Desa Kraton ke kantor Bank Jatim diperkirakan mencapai 8 kilometer, penyaluran di desa secara signifikan memangkas waktu dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan oleh para guru ngaji.</p>
<p>"Kami sampaikan terima kasih khusus kepada Gus Bupati (Bupati Jember) yang telah memfasilitasi dan mewujudkan penyaluran insentif ini dengan cara yang sangat memudahkan para penerima," kata Agus, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>Meski demikian, Agus menjelaskan bahwa Meskipun penyaluran berjalan lancar, proses sempat terkendala oleh ketidakhadiran satu orang guru ngaji saat hari pembagian.</p>
<p>"Kami mencatat ada satu guru ngaji yang belum mengambil insentifnya pada hari ini. Kami belum tahu pasti penyebabnya, apakah karena undangan tidak sampai atau ada kesibukan lain," jelas Kepala Desa.</p>
<p>Pihak desa akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama RT/RW setempat. Pemerintah desa memastikan dana insentif tersebut tidak akan hangus.</p>
<p>Uang itu akan tetap tersimpan di Bank Jatim, dan guru ngaji yang bersangkutan diarahkan untuk mengambilnya langsung ke bank secara pribadi, sebab dana tersebut tidak diperkenankan diwakilkan kepada pihak manapun.</p>
<p>Desa Kraton memiliki total lebih dari 75 guru ngaji. Namun, tidak semua nama masuk ke dalam daftar penerima insentif kali ini. Hal ini disebabkan adanya proses validasi ketat yang dilakukan oleh pihak desa.</p>
<p>Validasi dilakukan berdasarkan jumlah santri/siswa yang diajar oleh masing-masing guru.</p>
<p>"Beberapa guru ngaji tidak lolos validasi karena jumlah santri yang mereka ajar tidak memenuhi kriteria atau kuota yang telah ditetapkan. Langkah ini kami ambil untuk menghindari masalah di kemudian hari, sebab ada yang hanya memiliki dua atau tiga santri," tutupnya.</p>
<p>Penyaluran insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru ngaji di Desa Kraton untuk terus mengabdikan diri dalam mencerdaskan kehidupan beragama masyarakat. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Luar Biasa, RSD Balung Kini Miliki Layanan Echocardiography</title>
<link>https://suarajatimpost.com/luar-biasa-rsd-balung-kini-miliki-layanan-echocardiography</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/luar-biasa-rsd-balung-kini-miliki-layanan-echocardiography</guid>
<description><![CDATA[ Hadirnya layanan ini sejalan dengan meningkatnya kasus penyakit jantung yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Dengan fasilitas echocardiography, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan komprehensif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e387e3a6420.webp" length="58402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 18:10:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>RSUD, pemerintahan, Jember, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Rumah sakit yang berada di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember terus memberi pelayanan prima untuk masyarakat. Salah satunya dengan pengadaan alat deteksi dini penyakit jantung atau USG Jantung.</p>
<p>Layanan tersebut bernama pemeriksaan Echocardiography (USG Jantung) di Klinik Jantung dan Pembuluh Darah.</p>
<p><em>Echocardiography</em> atau USG Jantung merupakan pemeriksaan dengan teknologi gelombang suara (ultrasound) untuk menampilkan gambaran struktur dan fungsi jantung secara detail.</p>
<p>Pemeriksaan ini memperlihatkan kondisi ruang jantung, fungsi pompa, katup, serta aliran darah dalam jantung. Dengan hasil tersebut, dokter dapat melakukan evaluasi menyeluruh dan mendeteksi kelainan jantung sejak dini.</p>
<p><em>“Echocardiography</em> sangat penting untuk mengetahui fungsi jantung, mendeteksi kelainan katup, maupun gangguan peredaran darah. Dengan pemeriksaan ini, penanganan pasien dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan,” kata Dr Ratna Rancasari, Sp.JP, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSD Balung, Senin (6/10/2025).</p>
<p>Hadirnya layanan ini sejalan dengan meningkatnya kasus penyakit jantung yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Dengan fasilitas <em>echocardiography,</em> masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan komprehensif.</p>
<p>Masyarakat dengan gejala nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, cepat lelah, atau memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, hingga riwayat keluarga dengan penyakit jantung sangat dianjurkan untuk memanfaatkan layanan ini. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Malam Puncak Selba Internasional, Tari Jaripah UIN KHAS Jember Ukir Prestasi Mengagumkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/malam-puncak-selba-internasional-tari-jaripah-uin-khas-jember-ukir-prestasi-mengagumkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/malam-puncak-selba-internasional-tari-jaripah-uin-khas-jember-ukir-prestasi-mengagumkan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e0945719e37.webp" length="71452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 11:11:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Nama UIN KHAS Jember kembali bersinar di kancah internasional. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, kampus ini dipercaya tampil dalam malam puncak SeIBa International Festival 2025 yang berlangsung di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat.</p>
<p>Tahun lalu, hanya cabang monolog yang berhasil menembus malam apresiasi tertinggi festival. Namun pada gelaran 2025 ini, pencapaian meningkat signifikan dengan terpilihnya dua cabang sekaligus: monolog dan tari tradisional.</p>
<p>Monolog berjudul Sang Penjaga Budaya dibawakan oleh Rizky Eka Saputra, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sekaligus anggota aktif UKM Komunitas Seni (KOMSI). Ia tampil sebagai representasi teater kampus yang selama ini konsisten melahirkan aktor-aktor berbakat.</p>
<p>Selain monolog, empat mahasiswa lintas program studi, yakni Jhil Amanah Maulidya (PIAUD), Linda Fitriyah (PIAUD), Candra Ayu Auliana (PAI), dan Khofifatur Rohmah (Tadris Matematika), mempersembahkan Tari Jaripah. Tari khas Banyuwangi ini dipilih kurator festival karena kekuatan cerita serta nilai budaya yang diusung.</p>
<p>Tari Jaripah sendiri digarap koreografer Subari Sofyan. Karya ini berakar dari kisah Jaripah, pengelana masyarakat Osing, dengan filosofi akronim Ja’ah Makrifat, pengingat manusia agar senantiasa dekat dengan Tuhan dan mampu mengendalikan hawa nafsu.</p>
<p>Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Khoirul Faizin, M.Ag., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tampil di malam puncak dua tahun berturut-turut bukanlah hal biasa.</p>
<p>“Kalau tahun lalu kita hanya mengirim monolog, kali ini bertambah dengan tari tradisional. Ini bukti nyata mahasiswa UIN KHAS Jember tidak hanya unggul akademik, tetapi juga berprestasi di bidang seni dan budaya,” katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya wadah pembinaan yang berkesinambungan. “Capaian ini harus menjadi motivasi. Pendampingan minat bakat mahasiswa perlu lebih kuat agar potensi non-akademik bisa berkembang optimal,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai informasi, pada SeIBa International Festival 2024, UIN KHAS Jember tampil lewat monolog Engkuh Beradat Melayu yang dibawakan Rizal Aria Putra dari Prodi Ekonomi Syariah. Kehadiran tahun ini menegaskan konsistensi kampus dalam membawa budaya lokal ke panggung global.</p>
<p>Dengan tampilnya dua cabang seni sekaligus, UIN KHAS Jember tidak hanya membuktikan kualitas mahasiswa, tetapi juga mengukuhkan perannya sebagai duta budaya bangsa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru Ngaji Jember Apresiasi Langkah Bupati Perihal Insentif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/guru-ngaji-jember-apresiasi-langkah-bupati-perihal-insentif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/guru-ngaji-jember-apresiasi-langkah-bupati-perihal-insentif</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68e08cfc334ac.webp" length="26476" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 10:19:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Dukungan moral dan doa untuk Bupati Jember Muhammad Fawait terus mengalir dari para guru ngaji yang menerima insentif honorarium dari pemerintah daerah. Program ini dipandang sebagai bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peran vital guru ngaji dalam membentuk generasi Qur’ani berakhlak mulia di tingkat desa.</p>
<p>Pemkab Jember melalui program kesejahteraan keagamaan kembali menyalurkan honorarium guru ngaji tahap kedua, yang kali ini dimulai dari Kecamatan Panti. Sebanyak tujuh desa di kecamatan ini menjadi lokasi awal distribusi, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 644 orang. </p>
<p>Rinciannya, Desa Glagahwero menerima 42 penerima, Kemiri 84 penerima, Kemuningsari Lor 111 penerima, Pakis 60 penerima, Panti 83 penerima, Serut 154 penerima, dan Suci 110 penerima. Seluruh penerima menerima insentif langsung di kantor desa masing-masing tanpa harus datang dan mengantri ke Bank Jatim sebagaimana mekanisme tahun sebelumnya.</p>
<p>Salah satu apresiasi datang dari Muhammad Mustofa Latif, guru ngaji asal Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. Ia mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus mendoakan Bupati Fawait agar senantiasa diberi kekuatan memimpin Jember.</p>
<p>"Sebelumnya kami ucapkan terima kasih yang banyak dan mendoakan Gus Fawait atas disalurkannya honor guru ngaji serta perhatiannya kepada guru ngaji," kata Latif.</p>
<p>Meski demikian, Latif juga berharap program insentif ini dapat menjangkau lebih banyak guru ngaji. Menurutnya, masih ada rekan-rekan pengajar yang benar-benar mengabdikan diri mengajar Al-Qur’an namun belum terdata sebagai penerima manfaat.</p>
<p>"Karena memang ada beberapa guru ngaji yang memang belum mendapatkan. Padahal, mereka ini benar-benar guru ngaji," ungkapnya.</p>
<p>Latif menilai penyaluran honor guru ngaji tahun ini lebih mudah dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dulu penerima harus antre di Bank Jatim, kini cukup mendatangi kantor desa.</p>
<p>"Alhamdulillah lebih cepat daripada yang tahun kemarin," ujarnya.</p>
<p>Kemudahan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Jember memperluas akses sekaligus mengurangi hambatan birokrasi, sehingga insentif bisa diterima dengan praktis, transparan, dan tepat waktu.</p>
<p>Bupati Fawait sendiri menegaskan bahwa program honor guru ngaji adalah salah satu bagian dari komitmennya untuk menghadirkan Jember Baru yang maju. Ia meminta doa agar kepemimpinannya lima tahun ke depan mampu membawa kesejahteraan lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>"Kami betul-betul bisa membawa Jember ini menjadi Jember Baru yang maju, yang mana masyarakatnya sejahtera dan kemiskinannya turun," tutur Fawait.</p>
<p>Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Fawait menempatkan guru ngaji sebagai salah satu fokus perhatian Pemkab Jember. Beberapa capaian yang tercatat antara lain:</p>
<p>Peningkatan jumlah penerima, di mana ribuan guru ngaji di berbagai kecamatan sudah menerima honorarium secara bertahap.</p>
<p>kemudian perbaikan sistem distribusi, dari semula harus mencairkan ke bank, kini diarahkan langsung melalui kantor desa, bahkan sebagian difasilitasi dengan pembukaan rekening baru. Pendataan yang lebih terstruktur: Pemkab secara bertahap memperbarui database guru ngaji agar penyaluran lebih merata.</p>
<p>Program ini diakui memberi dampak positif, baik secara material maupun moral. Bagi para guru ngaji, insentif yang diterima menjadi bentuk penghargaan pemerintah atas dedikasi mereka mengajar Al-Qur’an meski tanpa pamrih.</p>
<p>Meski diapresiasi, masih ada catatan agar cakupan penerima semakin diperluas, sehingga tidak ada guru ngaji yang terlewatkan. Transparansi data, serta peningkatan jumlah insentif juga menjadi harapan yang kerap disuarakan para penerima.</p>
<p>Langkah Pemkab Jember di era Bupati Fawait menegaskan bahwa guru ngaji bukan hanya pengajar agama, melainkan juga pilar pendidikan moral masyarakat desa. Dukungan doa dari mereka menjadi modal sosial penting bagi terwujudnya Jember Baru yang lebih sejahtera. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melek Teknologi, Salah Satu Sekolah Dasar di Jember Jalankan Konsep Digital</title>
<link>https://suarajatimpost.com/melek-teknologi-salah-satu-sekolah-dasar-di-jember-jalankan-konsep-digital</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/melek-teknologi-salah-satu-sekolah-dasar-di-jember-jalankan-konsep-digital</guid>
<description><![CDATA[ Inisiatif kelas digital di SDN 2 Banjarsengon berawal dari ditemukannya 15 unit Chromebook dan 10 komputer sekolah yang selama ini hanya dipakai saat ANBK. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68df2c54217b1.webp" length="26296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 09:12:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pendidikan, khofifah, mahasiswa, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Terobosan dalam dunia pendidikan dilakukan SDN 2 Banjarsengon, Kabupaten Jember.</p>
<p>Sekolah tersebut menjalankan konsep kelas digital untuk siswa kelas V dan VI, menjadikannya pionir di daerah ini.</p>
<p>Ditemui di sela-sela kegiatan belajar mengajar, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, M. Irfan Zainul Amin memberikan apresiasi tinggi atas inovasi yang dilakukan sekolah tersebut.</p>
<p>Menurutnya, keberanian memanfaatkan perangkat digital yang sebelumnya jarang digunakan menjadi langkah awal penting menuju pendidikan dasar yang lebih modern.</p>
<p>“Saya sangat mengapresiasi langkah SDN 2 Banjarsengon. Ini bukti nyata sekolah kita mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Ke depan, dinas sudah menyiapkan distribusi Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital ke seluruh SD di Jember, disertai bimbingan teknis bagi guru,” kata Irfan, Jumat,(3/10/2025).</p>
<p>Inisiatif kelas digital di SDN 2 Banjarsengon berawal dari ditemukannya 15 unit Chromebook dan 10 komputer sekolah yang selama ini hanya dipakai saat ANBK.</p>
<p>Kepala sekolah, Guntur Bayu Wibisono, kemudian berinisiatif mengintegrasikannya dalam proses belajar sehari-hari.</p>
<p>“Awalnya perangkat-perangkat ini jarang dipakai. Kalau hanya disimpan, justru akan rusak. Maka kami memutuskan membuat kelas digital. Alhamdulillah anak-anak dan wali murid sangat mendukung. Bahkan, ada siswa yang membawa laptop sendiri dari rumah untuk menutupi keterbatasan perangkat,” kata Guntur.</p>
<p>Kini, siswa sudah terbiasa menggunakan akun belajar.id masing-masing.</p>
<p>Mereka membuat portofolio digital dengan Google Sheet, berlatih kolaborasi daring, hingga berkreasi di Canva untuk menyelesaikan tugas berbasis proyek.</p>
<p>Menurut Guntur, metode ini membuat pembelajaran lebih kontekstual, menyenangkan, dan interaktif, sejalan dengan tuntutan kurikulum berbasis kompetensi.</p>
<p>Keberhasilan kelas digital bukan hanya memberi dampak positif bagi siswa dan guru, tetapi juga mengantarkan SDN 2 Banjarsengon meraih Juara Pertama Sekolah Inovatif Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024 yang digelar Balai Besar Guru Penggerak Jatim.</p>
<p>Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menegaskan, SDN 2 Banjarsengon hanyalah awal. Lebih dari seribu SD di Jember akan mendapatkan fasilitas serupa.</p>
<p>Dengan distribusi IFP secara bertahap, seluruh siswa diharapkan bisa merasakan pengalaman belajar inovatif yang menggabungkan teknologi dan kreativitas.</p>
<p>“Digitalisasi sekolah dasar adalah target besar kami. Tidak boleh hanya satu atau dua sekolah yang menikmati. Semua anak-anak Jember harus merasakan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman,” tutur Irfan.</p>
<p>Dengan langkah ini, SDN 2 Banjarsengon bukan hanya sekolah percontohan, melainkan pintu masuk perubahan besar pendidikan dasar di Kabupaten Jember. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ajang Selba Internasional, UIN KHAS Jember Bawa Misi Diplomasi Budaya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ajang-selba-internasional-uin-khas-jember-bawa-misi-diplomasi-budaya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ajang-selba-internasional-uin-khas-jember-bawa-misi-diplomasi-budaya</guid>
<description><![CDATA[ Festival internasional yang digelar di UIN Imam Bonjol Padang ini akan mempertemukan seniman dan akademisi dari berbagai negara ASEAN. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68de24de84c1f.webp" length="41356" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 14:09:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebanyak 30 delegasi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi diberangkatkan menuju Padang, Sumatera Barat, untuk mengikuti The 3rd SeIBa International Festival 2025. </p>
<p>Upacara pelepasan dilakukan di halaman Rektorat pada Senin (29/09/2025) lalu dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. Khoirul Faizin.</p>
<p>Dalam sambutannya, Faizin menekankan pentingnya kehadiran UIN KHAS Jember di ajang tersebut sebagai sarana memperkenalkan identitas kampus sekaligus budaya lokal ke kancah internasional.</p>
<p>“Kami berharap kehadiran UIN KHAS Jember di festival ini tidak hanya membawa nama baik lembaga, tetapi juga memperkenalkan kekayaan seni dan budaya khas Jember di tingkat internasional,” katanya, Kamis,(2/10/2025).</p>
<p>Festival internasional yang digelar di UIN Imam Bonjol Padang ini akan mempertemukan seniman dan akademisi dari berbagai negara ASEAN.</p>
<p>Selama sepekan, delegasi UIN KHAS Jember akan berkompetisi dalam berbagai cabang seni dan akademik, mulai dari monolog, puisi, pop solo, tari tradisional, tari kontemporer, film pendek, hingga presentasi makalah.</p>
<p>Para mahasiswa yang ikut serta telah dipersiapkan untuk menjadi duta seni sekaligus intelektual. Di bidang sastra, terdapat Dinan Farah Sairina, Fiqli Abiyasah, Asri Lailatus Sa’adah, dan Khofifatur Rohmah yang akan unjuk kebolehan dalam cabang puisi.</p>
<p>Sementara di panggung tari, Karisma Yogi Cantika Dewi tampil dalam kategori tari kontemporer, didampingi Jhil Amanah Maulidya, Candra Ayu Auliana, serta Linda Fitriyah yang mengusung tarian tradisional.</p>
<p>Untuk cabang musik, Silfianindi Putri Munandar dan Friska Triana Nur Shabilah siap bersaing dalam kategori pop solo. Di bidang teater, Rizky Eka Saputra dipercaya mewakili kampus dalam kompetisi monolog.</p>
<p>Sementara itu, Muhammad Rifqi Ahzami membawa karya film pendek, dan dua mahasiswa lainnya, Robi’atur serta Ega Ariansyah, akan berkompetisi lewat presentasi makalah ilmiah.</p>
<p>Menurut Faizin, delegasi ini tidak hanya mengusung semangat kompetisi, tetapi juga membawa misi diplomasi budaya.</p>
<p>Dengan bekal latihan intensif, UIN KHAS Jember optimistis bisa menorehkan prestasi sekaligus pulang dengan pengalaman berharga dari ajang SeIBa International Festival 2025 yang berlangsung hingga 5 Oktober mendatang.</p>
<p> “Kami ingin mahasiswa kami mendapat pengalaman berharga, sekaligus menyuarakan identitas bangsa lewat seni dan ilmu. Prestasi tentu penting, tapi yang lebih utama adalah kesempatan memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya kita di forum internasional,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SeIBa di Sumbar 2025, UIN KHAS Jember Angkat Identitas Budaya Nusantara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seiba-di-sumbar-2025-uin-khas-jember-angkat-identitas-budaya-nusantara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seiba-di-sumbar-2025-uin-khas-jember-angkat-identitas-budaya-nusantara</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dd4ed8c78bb.webp" length="48544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 22:56:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pembukaan 3rd SeIBa International Festival berlangsung meriah di Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (30/9/2025). Ribuan peserta dari dalam dan luar negeri menghadiri ajang bergengsi ini.</p>
<p>Delegasi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember hadir sebagai bagian penting dalam festival seni, budaya, dan akademik yang diselenggarakan UIN Imam Bonjol Padang.</p>
<p>Rombongan UIN KHAS dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Hefni bersama jajaran pimpinan kampus. Mereka tampak berbaur dengan delegasi ASEAN dan pimpinan perguruan tinggi lainnya.</p>
<p>Acara pembukaan dihiasi parade 5 negara dan 16 PTKIN. Berbagai penampilan busana adat, tarian, hingga pertunjukan seni membuat suasana panggung semakin semarak dan penuh warna.</p>
<p>Delegasi UIN KHAS Jember tampil menawan dengan balutan busana adat Madura. Penampilan itu menyedot perhatian penonton, sekaligus menampilkan kekayaan budaya daerah asal para mahasiswa.</p>
<p>“Festival ini adalah kesempatan besar untuk belajar dan berkolaborasi. Kami ingin menampilkan yang terbaik dari UIN KHAS Jember,” kata Rektor Prof. Hefni, Rabu,(1/10/2025).</p>
<p>Festival internasional ini melibatkan lebih dari 500 peserta. Mereka akan mengikuti beragam perlombaan, mulai dari seni suara, tari, teater monolog, hingga pembacaan puisi.</p>
<p>Ketua Panitia, Abdullah Khusairi menegaskan bahwa SeIBa bukan sekadar lomba namun banyak pelajaran di dalamnya.</p>
<p>“Ini wadah kolaborasi antarbangsa untuk menguatkan persaudaraan melalui seni dan budaya,” ucapnya.</p>
<p>Rektor UIN Imam Bonjol, Prof. Martin Kustati juga menegaskan hal serupa. Menurutnya, “Festival ini diharapkan menjadi jembatan akademik dan budaya yang mengharumkan nama Indonesia,” katanya penuh optimisme.</p>
<p>Dengan mengusung tema Diversity of Nusantara Cultures, kegiatan ini menjadi ruang strategis mengenalkan keragaman budaya Nusantara sekaligus memperkuat hubungan antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Sementara Warek 3 UIN KHAS Jember Khoirul Faizin menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring internasional.</p>
<p>Ia ingin membuktikan bahwa kampus tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam seni dan budaya.</p>
<p>“Melalui ajang ini, kami berharap citra UIN KHAS Jember makin kuat di dunia internasional,” pungkas Khoirul Faizin, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecamatan Gumukmas Gandeng Bank Jatim Untuk Permudah Pembuatan Rekening Guru Ngaji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kecamatan-gumukmas-gandeng-bank-jatim-untuk-permudah-pembuatan-rekening-guru-ngaji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kecamatan-gumukmas-gandeng-bank-jatim-untuk-permudah-pembuatan-rekening-guru-ngaji</guid>
<description><![CDATA[ Untuk realisasi pembagian insentif guru ngaji selanjutnya masih menunggu jadwal dari bagian Kesra Kabupaten Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dcfe1652ff0.webp" length="52024" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 18:52:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bank Jatim, pemerintah, kredit, bank, perbankan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kecamatan Gumukmas bersama Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMKS) Kecamatan Gumukmas bekerja sama dengan Bank Jatim Kencong fasilitasi pembuatan rekening untuk penyaluran insentif bagi ratusan guru ngaji di wilayah Kecamatan Gumukmas, Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Camat Gumukmas Dannie Allcholin menyampaikan, pembuatan rekening untuk penyaluran insentif bagi guru ngaji, atau tenaga pendidik agama ini merupakan hasil dari pendataan yang dilakukan bagian Kesra Kabupaten Jember, selain itu data tersebut juga sudah melalui verifikasi oleh tim verifikasi desa dan sudah ditetapkan melalui Musdes. </p>
<p>"Penerima insentif guru ngaji di Kecamatan Gumukmas ini ada 185 orang. Program penyaluran insentif guru ngaji merupakan bakti Pemkab Jember kepada para tenaga pendidik keagamaan, yang berjuang di garis depan membentuk aspek rohani dan budi pekerti bagi generasi bangsa," katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Lebih lanjut, Dannie juga menegaskan pembuatan rekening ini sebagai sarana untuk penyaluran insentif guru ngaji tahun ini harus diproses secara terhormat dan tidak memberatkan penerima manfaat. Penerima tidak perlu mengantri di bank, namun cukup datang ke pendopo Kecamatan Gumukmas. </p>
<p>"Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri 185 guru ngaji namun yang hadir 182 orang, yang didampingi langsung oleh Kasi PMKS Kecamatan gumukmas Adhie Widyanto," jelasnya.</p>
<p>Camat juga menjelaskan, dengan pembuatan rekening guru ngaji yang telah difasilitasi Pemerintah Kecamatan Gumukmas yang ditempatkan di pendopo Praja Mukti ini bisa membantu para guru ngaji biar tidak antri di Bank Jatim. </p>
<p>Sedangkan untuk guru ngaji yang hari ini tidak hadir untuk pembuatan rekening bisa datang langsung ke Bank Jatim Kencong.</p>
<p>Untuk realisasi pembagian insentif guru ngaji selanjutnya masih menunggu jadwal dari bagian Kesra Kabupaten Jember. </p>
<p>Sementara itu berdasarkan keterangan dari pihak Bank Jatim bernama Eko mengatakan bahwa</p>
<p>"Untuk penyaluran nanti akan dibagikan langsung ke desa-desa dengan dua tim dari bank Jatim. Dari dua tim tersebut akan langsung bergeser ke desa berikutnya jika sudah selesai," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harumkan Fakultas, Kontingen UIN KHAS Jember Bawa Pulang Medali Prestasi di UNEJ Cup VII</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harumkan-fakultas-kontingen-uin-khas-jember-bawa-pulang-medali-prestasi-di-unej-cup-vii</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harumkan-fakultas-kontingen-uin-khas-jember-bawa-pulang-medali-prestasi-di-unej-cup-vii</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202510/image_870x580_68dd4dde687b3.webp" length="55402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 22:51:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost, UINKHAS</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Ajang bergengsi UNEJ Cup VII Pencak Silat Nasional kembali digelar di Gedung Yonif 509, Jember, pada 26 sampai 28 September 2025.</p>
<p>Kejuaraan ini diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Mereka bertanding memperebutkan gelar juara di tingkat SMP, SMA sederajat, mahasiswa, hingga kategori umum.</p>
<p>Dari arena tersebut, kontingen Komisariat UIN KHAS Jember tampil gemilang. Mereka berhasil membawa pulang sejumlah medali dari berbagai pertandingan.</p>
<p>Salah seorang atlet, Husnul Hotimah raihan juara pertama di kelas C putri dewasa, dan juga Husnul Hotimah dengan orang berbeda meraih juara dua di kelas B putri.</p>
<p>Selain itu, Rif’atun Hasanah juga menunjukkan ketangguhannya dengan merebut juara tiga kelas C putri dewasa. Sementara Fahmi Faizur Rahmat mengamankan juara dua kelas E putra.</p>
<p>“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti kerja keras atlet dan pelatih. Semoga bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain,” kata Baldia Firdaus salah satu official tim UIN KHAS Jember.</p>
<p>Prestasi juga datang dari kategori seni. M. Fikri berhasil meraih juara tiga seni tunggal dewasa, sedangkan tim beregu terdiri dari Nuris Shoimah, Ega, dan Nunung menyabet juara tiga.</p>
<p>“Meski persaingan sangat ketat, kami bersyukur masih bisa membawa medali. Ke depan kami akan lebih giat berlatih,” ungkap Baldia Firdaus usai pertandingan.</p>
<p>Tak ketinggalan, Zakiyatun Nafisah mempersembahkan juara dua kelas A putri dewasa, sedangkan Sella dan Lail menambah daftar kemenangan dengan juara tiga kelas B dan kelas D putri.</p>
<p>“Kemenangan ini bukan sekadar medali, tetapi juga bukti bahwa UIN KHAS Jember mampu bersaing di level nasional,” tegas Zakiyatun Nafisah dengan penuh semangat.</p>
<p>Pihak panitia menilai UNEJ Cup VII tak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan juga ajang mempererat persaudaraan antarperguruan. Nilai sportivitas selalu dijunjung tinggi sepanjang pertandingan.</p>
<p>“Kami ingin mencetak generasi pesilat berprestasi dengan menjunjung sportivitas dan budaya bangsa. Event ini jadi wadah penting pembinaan atlet,” jelas panitia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Program Bungadesaku, Bupati Jember Serap Aspirasi Guru Ngaji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/program-bungadesaku-bupati-jember-serap-aspirasi-guru-ngaji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/program-bungadesaku-bupati-jember-serap-aspirasi-guru-ngaji</guid>
<description><![CDATA[ Dengan semakin meluasnya jangkauan program ini, Jember memperkuat posisinya sebagai kabupaten yang tidak hanya menghargai warisan santri, tetapi juga memastikan bahwa usaha para pendidik agama selalu memperoleh pengakuan yang layak dalam pembangunan daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d7f40a4636f.webp" length="35298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 21:27:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam serangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bungadesaku) juga menyempatkan diri untuk berjumpa dengan para guru ngaji. Tepatnya, di Balai Desa Karangbayat, Jumat, 26 September 2025.</p>
<p>Bupati Fawait menekankan bahwa kehadiran pemerintah tidak sekadar memberikan dukungan finansial. Namun, juga sebagai penghargaan kepada para guru ngaji yang telah berkontribusi dalam mendidik generasi sebelum kemerdekaan. </p>
<p>“Saya menyadari bahwa para guru ngaji tidak menjadikan insentif ini sebagai fokus utama. Jumlahnya sangat kecil jika dibandingkan dengan dedikasi mereka. Namun, pemerintah ingin memberikan pengakuan," katanya disela sela kegiatan.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, Guru ngaji merupakan pilar moral bangsa, mereka dengan tulus mengajarkan Al-Qur’an. Bahkan, saat negara ini belum memiliki dana yang cukup untuk pendidikan.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin melaporkan bahwa hingga tahap pertama, sebanyak 15.175 guru ngaji dari 23 kecamatan telah menerima insentif. Sementara itu, sebanyak 8 kecamatan yang tersisa masih dalam tahap verifikasi dan akan segera menerima pencairan di tahap kedua.</p>
<p>Proses penyaluran kali ini dimulai dari Kecamatan Sumberbaru. Yakni, mencakup seluruh 10 desa, serta 2 desa di Kecamatan Jombang. Khusus untuk Desa Karang bayat, terdapat 152 guru ngaji yang mendapatkan insentif pada hari ini. </p>
<p>“Untuk pencairan di tahap selanjutnya, kami telah berkoordinasi dengan Bank Jatim. Mulai Senin mendatang, penyaluran direncanakan dapat dilakukan satu kecamatan setiap hari, bahkan dua kecamatan sekaligus untuk daerah yang berdekatan,” tuturnya.</p>
<p>Pada kesempatan ini, bupati juga menyerahkan klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhumah guru ngaji, atas nama Abdul Rohim.</p>
<p>“Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir tidak hanya saat guru ngaji melakukan pengajaran, tetapi juga melindungi keluarga mereka ketika ditinggalkan,” tegasnya.</p>
<p>Bupati menutup sambutannya dengan ungkapan penuh penghargaan, “Insyaallah, apa yang kami lakukan hanya merupakan tindakan kecil sebagai penghormatan besar kami kepada guru ngaji. Mereka adalah pejuang yang bekerja tanpa mengharapkan imbalan, dan pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk melindungi serta merawat mereka," terangnya.</p>
<p>Dengan semakin meluasnya jangkauan program ini, Jember memperkuat posisinya sebagai kabupaten yang tidak hanya menghargai warisan santri, tetapi juga memastikan bahwa usaha para pendidik agama selalu memperoleh pengakuan yang layak dalam pembangunan daerah. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPBD Jember Gelar Simulasi Edukasi Praktek Penanganan Bencana di Sekolah Dasar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-gelar-simulasi-edukasi-praktek-penanganan-bencana-di-sekolah-dasar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpbd-jember-gelar-simulasi-edukasi-praktek-penanganan-bencana-di-sekolah-dasar</guid>
<description><![CDATA[ Simulasi tersebut melibatkan seluruh sektor sesuai SOP. Mulai TNI-Polri, tenaga medis, pihak sekolah, hingga wali murid. Bahkan warga yang berada di sekitar SDN Jember Lor 3 sempat kaget karena banyak Relawan BPBD di lokasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d5e6bfe6a61.webp" length="46808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 09:32:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Jember ada keriuhan, tiba-tiba salah seorang siswi yang tergeletak lemas membuat histeris teman-temannya. Bahkan, selang beberapa waktu, ada suara sirine ambulance yang mendekat ke sekolah tersebut.</p>
<p>Akibatnya, para wali murid yang kebetulan ada di depan sekolah nampak histeris dan mencari di mana anak mereka berada. Bahkan, salah seorang wali murid tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya harus ditandu untuk mendapatkan perawatan intensif. </p>
<p>Para wali kelas mencoba menenangkan para siswa siswi. Tak jauh dari tempat kejadian, TNI-Polri tampak mengamankan lokasi sekitar ketika para relawan dan Tim BPBD mengamankan lokasi bencana.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Indra Tri Purnomo mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan bagian dari adegan simulasi kegawatdaruratan bencana di SDN Jember lor 3.</p>
<p>Tujuan utama simulasi ini adalah membangun kesiapsiagaan sejak dini, baik bagi para siswa SDN Jember lor 3 maupun masyarakat sekitar. </p>
<p>“Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Jember. Dan siswa siswi terutama para wali murid harus mengetahuinya sejak dini, sehingga tidak perlu adanya kepanikan yang bisa membuat kondisi makin tidak karuan," kata Indra, Jumat (26/9/2025).</p>
<p>Simulasi tersebut melibatkan seluruh sektor sesuai SOP. Mulai TNI-Polri, tenaga medis, pihak sekolah, hingga wali murid. Bahkan warga yang berada di sekitar SDN Jember Lor 3 sempat kaget karena banyak Relawan BPBD di lokasi.</p>
<p>"Ke depan, kami berencana menggelar simulasi serupa di wilayah lain dengan risiko bencana. Tentu saja dengan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran serta dukungan dari berbagai komunitas pecinta alam dan lembaga masyarakat,” ucapnya.</p>
<p>Di sisi lain, Kepala SDN Jember lor 3 Sugianto menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting. Menurut dia, hal itu merupakan salah satu upaya untuk memberikan pembelajaran bahwa satuan pendidikan atau sekolah harus siap dalam segala situasi.</p>
<p>"Termasuk juga bencana yang datangnya secara tiba-tiba, kita tidak tahu. Tapi, kita tidak berharap terjadi. Ini adalah langkah yang tepat menurut saya selaku kepala sekolah untuk satu, mengedukasi anak-anak dan warga sekolah juga dalam menangani berbagai kemungkinan bencana," lanjutnya.</p>
<p>"Beruntung, kegiatan ini juga didukung oleh para wali murid dan siswa yang antusias saat mengikuti pelaksanaan simulasi kegawatdaruratan bencana. Sangat luar biasa karena ini program yang memang sudah kami rencanakan sejak lama," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Torehkan Sejarah, 449 Ancak Agung Pecahkan Rekor MURI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-torehkan-sejarah-449-ancak-agung-pecahkan-rekor-muri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-torehkan-sejarah-449-ancak-agung-pecahkan-rekor-muri</guid>
<description><![CDATA[ Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Kabupaten Demak dengan 99 gunungan yang hampir sama juga dilakukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d4d04d3b0b7.webp" length="89662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 14:42:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Alun-alun Jember Nusantara menjadi saksi sejarah baru pada Rabu (24/9/2025) pagi kemarin.</p>
<p>Sebanyak 449 ancak agung yang tersusun dari hasil bumi dan makanan tradisional berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).</p>
<p>Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Kabupaten Demak dengan 99 gunungan yang hampir sama juga dilakukan.</p>
<p>Festival budaya dan religi ini dibuka dengan Khotmil Qur’an serentak, kemudian dilanjutkan parade budaya kirab gunungan hasil bumi.</p>
<p>Sebanyak sepuluh ancak terbaik dari desa, kecamatan, dan sekolah dipilih sebagai simbol kreativitas masyarakat.</p>
<p>Kepala Bagian Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus melestarikan tradisi masyarakat.</p>
<p>“Tradisi ancak atau gunungan berisikan hasil bumi, kemudian rezeki yang diperoleh bisa berupa makanan dan lainnya yang nantinya disedekahkan setelah didoakan bersama. Kegiatan hari ini sekaligus memecahkan rekor MURI ancak terbanyak dalam kegiatan Maulid Nabi,” katanya.</p>
<p>Hafid juga menguraikan bahwa dukungan untuk acara ini datang dari berbagai pihak.</p>
<p>“Kami disupport dari seluruh OPD, kecamatan, desa, kelurahan, rumah sakit, perbankan, dan beberapa hotel. Mereka juga sebelumnya ikut terlibat dalam kegiatan MTQ, kini kembali memberikan kontribusi untuk festival ini,” jelasnya.</p>
<p>Dia memaparkan, acara ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus sarana memperkuat kebersamaan.</p>
<p>“Bentuk rasa syukur ini diwujudkan dengan sedekah kepada masyarakat. Selain itu, festival ini bisa menjadi event tahunan budaya yang menarik pariwisata, mengangkat potensi Jember, serta memberi berkah bagi UMKM yang ikut berjualan hasil bumi,” ungkapnya.</p>
<p>Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan pengumuman resmi pemecahan rekor MURI.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember berharap festival ini akan terus berkembang dari tahun ke tahun dan mampu menghadirkan lebih banyak wisatawan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabupaten Jember Wujudkan Transparasi Publik , Komisi Informasi Jatim Lakukan Verifikasi Faktual KIP Award 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kabupaten-jember-wujudkan-transparasi-publik-komisi-informasi-jatim-lakukan-verifikasi-faktual-kip-award-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kabupaten-jember-wujudkan-transparasi-publik-komisi-informasi-jatim-lakukan-verifikasi-faktual-kip-award-2025</guid>
<description><![CDATA[ Kehadiran tim Komisi Informasi bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual atas jawaban kuesioner yang sebelumnya telah diisi oleh PPID Jember pada rentang 10–26 September 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d4cca6505b4.webp" length="37726" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 13:29:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.</p>
<p>Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama, Jember berhasil lolos ke tahap kedua penilaian Keterbukaan Informasi Publik Award Jawa Timur 2025.</p>
<p>Tahap ini ditandai dengan visitasi langsung oleh Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, Bapak Sholahudin, yang berkunjung ke Kantor Diskominfo Jember pada Selasa (23/9/2025).</p>
<p>Kehadiran tim Komisi Informasi bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual atas jawaban kuesioner yang sebelumnya telah diisi oleh PPID Jember pada rentang 10–26 September 2025.</p>
<p>“Visitasi ini penting untuk melihat sejauh mana praktik keterbukaan informasi publik benar-benar berjalan di lapangan. Bukan hanya sekadar jawaban di atas kertas, tetapi bagaimana implementasi itu dirasakan masyarakat,” kata Komisioner Sholahudin, Kamis,(25/9/2025).</p>
<p>Selain PPID Kabupaten Jember, terdapat dua desa yang juga berhasil melaju ke tahap visitasi, yakni Desa Sidomulyo (Kecamatan Silo) dan Desa Sidomukti (Kecamatan Mayang).</p>
<p>Kedua desa tersebut menjadi bagian dari empat desa yang sebelumnya diusulkan untuk mengikuti monitoring dan evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik di tingkat Jawa Timur.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, komisioner menekankan bahwa masa depan keterbukaan informasi publik akan sangat ditentukan oleh transformasi digital.</p>
<p>Pemerintah daerah, khususnya yang dipimpin kepala daerah muda, dinilai memiliki keunggulan dalam menatap arah ini. Tahun ini tantangannya semakin berat, yakni melengkapi digitalisasi informasi agar lebih universal, mudah diakses, dan berdaya saing dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur.</p>
<p>“Informasi publik itu harus sederhana, mudah dipahami, dan bersifat universal. Tidak boleh ada kelompok masyarakat yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas tuna rungu. Ini tantangan bagi kita semua,” jelas Sholahudin.</p>
<p>Plt Kepala Diskominfo Jember, Regar Jeane Dealen Nangka S. STP, M. SI menyampaikan bahwa beban kerja pengelolaan keterbukaan informasi publik kian berat.</p>
<p>Oleh karena itu, di masa mendatang diharapkan ada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan insentif yang memadai, agar kualitas pelayanan informasi publik semakin meningkat.</p>
<p>Lebih jauh, koordinasi antara PPID utama dengan PPID perangkat daerah, kecamatan, hingga desa akan diperkuat. Hal ini untuk memastikan bahwa jika terjadi kendala atau kesalahan, PPID utama dapat segera membantu mengkomunikasikan dan menyelesaikan permasalahan tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Piala Bupati Jember Fishing Tourism 2025 Siap Digelar, Hadiah Ratusan Juta Menanti</title>
<link>https://suarajatimpost.com/piala-bupati-jember-fishing-tourism-2025-siap-digelar-hadiah-ratusan-juta-menanti</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/piala-bupati-jember-fishing-tourism-2025-siap-digelar-hadiah-ratusan-juta-menanti</guid>
<description><![CDATA[ Lomba mancing ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi, tetapi juga mampu mengangkat potensi wisata bahari Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d4cae01303a.webp" length="37418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 12:35:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Ajang bergengsi Piala Bupati Jember Fishing Tourism (JFT) 2025 siap digelar di Pantai Papuma, 23 November 2025.</p>
<p>Event mancing skala besar ini akan memperebutkan total hadiah Rp100 juta dan diperkirakan bakal menarik minat ratusan peserta dari berbagai daerah.</p>
<p>Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Jember dengan komunitas Sedulur Tiyang Mancing Jember (STMJ).</p>
<p>Lomba mancing ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi, tetapi juga mampu mengangkat potensi wisata bahari Jember.</p>
<p>Ketua Panitia, Danang Wisambudi, menyampaikan bahwa persiapan acara sudah hampir rampung.</p>
<p>“Piala Bupati JFT 2025 bukan sekadar lomba mancing, tapi juga momentum memperkenalkan keindahan laut Jember kepada dunia, khususnya Pantai Papuma, sebagai destinasi wisata unggulan. Termasuk wisata legendaris Watu Ulo yang lokasinya berdekatan, sehingga peserta bisa sekaligus menikmati panorama khas Jember Selatan. Kami ingin event ini jadi wadah silaturahmi antar pemancing sekaligus penggerak ekonomi masyarakat sekitar,” katanya, Kamis,(25/9/2025).</p>
<p>Untuk mengikuti lomba, peserta dikenakan biaya Rp650 ribu per orang (satu tim terdiri dari empat orang). Setiap peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain jersey, jukung, sertifikat tim, tiket masuk, asuransi, senar PE, makan dan air mineral, serta kail pancing.</p>
<p>Hadiah yang disiapkan pun cukup menggiurkan. Juara 1 akan membawa pulang Rp40 juta, juara 2 Rp20 juta, juara 3 Rp10 juta, hingga juara 7 sebesar Rp5 juta. Selain itu, tersedia juga kategori Kapten Jukung Terbaik dengan hadiah khusus.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Ketua TP PKK Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, turut memberikan dukungan penuh pada event ini.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember menilai kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif bagi promosi pariwisata dan geliat UMKM lokal.</p>
<p>Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui nomor kontak panitia atau dengan memindai QR Code yang tertera di brosur resmi. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui laman resmi stmjofficial.com.</p>
<p>Dengan hadiah besar dan nuansa wisata bahari khas Jember, ditambah daya tarik Pantai Papuma dan Watu Ulo, Piala Bupati JFT 2025 dipastikan menjadi salah satu event mancing paling dinantikan tahun ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Semarak GFC ke&amp;6 di Jember, Komunitas JRP Tampilkan Cerita Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/semarak-gfc-ke-6-di-jember-komunitas-jrp-tampilkan-cerita-sejarah-perjuangan-pemuda-indonesia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/semarak-gfc-ke-6-di-jember-komunitas-jrp-tampilkan-cerita-sejarah-perjuangan-pemuda-indonesia</guid>
<description><![CDATA[ Mereka menampilkan cerita kolosal tragedi peristiwa Hotel Yamato yang terjadi di Surabaya pada 18 September 1945, yang menceritakan tentang perjuangan kelompok pemuda Indonesia merobek bagian biru dari bendera Belanda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d4050e30a44.webp" length="39142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 22:22:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Karnaval, hiburan, JRP, gfc, Jember, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Memasuki tahun ke 6 gelaran tahunan Gumukmas Fashion Carnaval (GFC) yang semakin melejit dengan angkat tema Gema Kreasi Budaya Nusantara.</p>
<p>Dari berbagai kreasi ditampilkan, mulai dari barongsai, kesenian Reog dan juga daul dari pulau Madura juga hadir semarakan kegiatan tahunan tersebut.</p>
<p>Muhamad Subur, ketua panitia kegiatan saat ditemui di sela-sela kegiatan menyampaikan, jika tema tahun ini tidak lepas dari tema kreasi budaya.</p>
<p>"Kita tetap sesuai dengan tema, angkat budaya dan juga bentuk edukasi kepada masyarakat dalam memasuki tahun ke 6 gelaran Gumukmas Fashion Carnival ini. Untuk peserta tahun ini ada 24 dan jarak kurang lebih 4 Km," katanya, Rabu (24/9/2025).</p>
<p>Lebih lanjut ditanya perihal pro dan kontra waktu dan juga tampilan sound horeg yang tidak bisa lepas dalam kegiatan carnaval, pihaknya menjelaska tetap sesuai SOP untuk sound, dan untuk waktu kegiatan sampai jam 12 malam.</p>
<p>"Yang dilakukan panitia yaitu mengawal jika ada peserta yang terlalu lama berhenti di tengah jalan saat menampilkan kreasi, agar acara tidak molor," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, di tempat yang sama, ada yang unik dari salah seorang peserta nomer 8 dari Kecamatan Semboro bernama komunitas JRP (jagongan rebo pon).</p>
<p>Mereka menampilkan cerita kolosal tragedi peristiwa Hotel Yamato yang terjadi di Surabaya pada 18 September 1945, yang menceritakan tentang perjuangan kelompok pemuda Indonesia merobek bagian biru dari bendera Belanda. </p>
<p>Hampir 200 peserta, JRP memperagakan perjuangan yang ditampilkan epic dengan kolosal perjuangan dengan baju lengkap dan tangisan perjuangan pemuda bersama masyarakat untuk perjuangkan martabat bangsa. </p>
<p>Pendiri JRP, Adif Muttaqin menjelaskan, tema parade kolosal ini untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat tentang sejarah perjuangan Indonesia merebut hak dan simbol negara.</p>
<p>"Pemuda kala itu rela mengorbankan harta dan nyawa melawan Belanda di hotel Yamato yang sekarang menjadi nama hotel Majapahit di kota Surabaya," jelasnya.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Adif juga menerangkan jika tidak hanya tampilkan cerita perjuangan, tapi dirinya juga menampilkan marching band.</p>
<p>"Kami selain tampilkan marching band, kami juga ikut serta dalam pungut sampah di sepanjang jalan yang rute karnaval," ungkapnya.</p>
<p>Perlu diketahui, komunitas JRP selain aktif di bidang sosial ekonomi, juga bergerak di bidang garmen, event organizer dan juga tempat pelatihan edukasi alat berat serta penjualan produk UMKM. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Panggil Panitia Carnaval Sound Horeg dan Warga, Buntut Perusakan Jembatan Wuluhan Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-panggil-panitia-carnaval-sound-horeg-dan-warga-buntut-perusakan-jembatan-wuluhan-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-panggil-panitia-carnaval-sound-horeg-dan-warga-buntut-perusakan-jembatan-wuluhan-jember</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan dari keterangan saksi, warga spontan melakukan perusakan dikarenakan truk bermuatan sound horeg tidak bisa melintas. Sementara di belakang kendaraan truk, ada banyak kendaraan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d2a2707a135.webp" length="41902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 22:40:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, sound horeg, hiburan, sound system, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Viral di media sosial Instagram sebuah jembatan dirusak agar truk bermuatan sound horeg bisa melewati jalan. Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember pada Kamis (18/9/2025).</p>
<p>Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardhak Saputro menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada pihak panitia karnaval sound horeg dan warga yang menjadi saksi kerusakan jembatan. Pemanggilan itu dilakukan setelah polisi melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p>“Benar adanya saat anggota melakukan cek TKP sesuai yang ada di medsos. Telah terjadi perusakan pembatas jembatan di Jalan arah Balung-Jenggawah Dusun Sumberejo, Desa Glundengan,” katanya, Selasa (23/9/2025) di Polsek Wuluhan.</p>
<p>Selanjutnya kata dia, semua pihak terkait dipanggil-didatangkan ke Polsek Wuluhan. Tujuannya, agar pemeriksaan bisa dilakukan secara berantai.</p>
<p>“Selanjutnya kita melakukan tindakan kepolisian berupa pemanggilan pihak-pihak terkait. Hari ini, mulai dari ketua panitia hingga warga yang waktu itu ikut sebagai saksi, kami datangkan untuk dilakukan pemeriksaan berantai,” ujarnya.</p>
<p>Handoko menambahkan, berdasarkan dari keterangan saksi, warga spontan melakukan perusakan dikarenakan truk bermuatan sound horeg tidak bisa melintas. Sementara di belakang kendaraan truk, ada banyak kendaraan.</p>
<p>“Hasilnya dari keterangan saksi-saksi, bahwa perbuatan tersebut spontan dilakukan karena kendaraan tidak bisa melintas. Sementara di belakang truk, banyak kendaraan sehingga terjadi macet,” paparnya.</p>
<p>“Salah seorang warga turun melakukan pengeprasan atas bangunan jembatan. Kondisi hari ini, jembatannya sudah diperbaiki oleh warga dengan dipandu oleh ketua panitia,” tambahnya.</p>
<p>Handoko mengimbau, agar nantinya masyarakat yang mengadakan kegiatan serupa tidak melakukan perusakan fasilitas umum. Pihaknya menegaskan, semua ada aturannya, semua ada tata tertibnya. </p>
<p>“Imbauan kami, jangan sampai ada masyarakat yang melakukan perusakan fasilitas jalan. Apalagi semua kegiatan itu ada tata tertib yang jelas agar situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bisa selalu kondusif,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perjuangkan Nasib P3K Paruh Waktu dan Tambahan Kuota CPNS, Bupati Jember Temui Menteri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perjuangkan-nasib-p3k-paruh-waktu-dan-tambahan-kuota-cpns-bupati-jember-temui-menteri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perjuangkan-nasib-p3k-paruh-waktu-dan-tambahan-kuota-cpns-bupati-jember-temui-menteri</guid>
<description><![CDATA[ Pertemuan tersebut adalah bentuk komitmen Pemkab Jember dalam memberikan ruang yang lebih layak bagi para tenaga Non-ASN. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68d0c4f0899ab.webp" length="48090" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 11:43:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperjuangkan nasib tenaga Non-ASN terus dikawal oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>
<p>Didampingi Inspektur, Kepala Bappeda Kabupaten Jember, serta Kepala Bagian Organisasi, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu bertemu langsung dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, di Jakarta, Kamis (18/9/2025) lalu.</p>
<p>Pertemuan tersebut adalah bentuk komitmen Pemkab Jember dalam memberikan ruang yang lebih layak bagi para tenaga Non-ASN.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan, perjuangan ini bukan hanya soal status kepegawaian, melainkan soal keadilan dan penghargaan terhadap pengabdian yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun.</p>
<p>“Ini bagian dari komitmen kami. Bagaimana kawan-kawan yang sudah lama mengabdi di Jember tetap memiliki kesempatan untuk diterima sebagai P3K paruh waktu. Kami ingin memastikan pengabdian mereka tidak terhenti hanya karena status administrasi,” kata Bupati Fawait.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Pemkab Jember secara resmi mengusulkan seluruh tenaga Non-ASN R4, yang jumlahnya mencapai 3.378 orang, agar dapat diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, angka ini bukan sekadar data, melainkan wajah-wajah para pengabdi yang selama ini membantu roda pemerintahan berjalan di lapangan.</p>
<p>“Kami telah menyampaikan bahwa semua tenaga R4 di Jember sudah kami usulkan untuk menjadi P3K paruh waktu. Harapannya, tidak ada satu pun yang tertinggal. Semoga seluruh nama yang diusulkan bisa diterima, karena mereka semua punya dedikasi yang sama,” jelasnya.</p>
<p>Selain memperjuangkan P3K paruh waktu, Gus Fawait juga menyampaikan aspirasi besar masyarakat Jember terkait formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).</p>
<p>Menurutnya, semangat anak-anak muda Jember untuk mengabdi kepada negara sangat tinggi, sehingga dibutuhkan kuota CPNS yang lebih besar di masa rekrutmen mendatang.</p>
<p>“Ke depan, jika ada pembukaan CPNS, kami meminta agar Jember diberi kuota yang cukup besar. Antusiasme warga, terutama generasi mudanya, untuk berkarier sebagai abdi negara sangat luar biasa. Kami ingin peluang itu terbuka lebih luas bagi mereka,” tambahnya.</p>
<p>Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Jember untuk menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan pegawai serta membuka peluang yang lebih adil bagi masyarakat.</p>
<p>Gus Fawait menegaskan, perjuangan ini bukan sekadar diplomasi birokrasi, melainkan langkah nyata agar pelayanan publik di Kabupaten Jember semakin berkualitas. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fly Jaya Terbang Perdana Jember–Jakarta 23 September, Tiket Sudah Bisa Dipesan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fly-jaya-terbang-perdana-jemberjakarta-23-september-tiket-sudah-bisa-dipesan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fly-jaya-terbang-perdana-jemberjakarta-23-september-tiket-sudah-bisa-dipesan</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cfa25e88262.webp" length="22856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 19:00:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>- Menjelang penerbangan perdana rute Jember–Jakarta pada Selasa, 23 September 2025, masyarakat kini sudah dapat membeli tiket resmi maskapai Fly Jaya. Tiket Bandara Notohadinegoro Jember - Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tersedia secara <em>offline</em> maupun <em>online</em>. Pemesanan tiket <em>offline </em>bisa langsung di bandara. Sementara, pemesanan daring tersedia melalui <em>website</em> resmi Fly Jaya, serta platform perjalanan populer seperti Traveloka dan Tiket.com.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengabarkan, tim pemasaran Fly Jaya dijadwalkan membuka counter penjualan tiket resmi di Bandara Jember pada Senin (22/9/2025) sebagai bentuk kesiapan layanan. </p>
<p>Fly Jaya akan mengoperasikan ATR 72-500, jenis pesawat yang dikenal efisien untuk penerbangan jarak menengah dengan kapasitas sekitar 70 penumpang. Maskapai ini hadir sebagai <em>low-cost carrier</em> (LCC) dengan tujuan memberikan layanan penerbangan yang nyaman, aman, dan terjangkau.</p>
<p>“Semua persiapan terus kita kebut agar penerbangan perdana berjalan lancar dan dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jember. Kami ingin momentum ini menjadi awal dari terbukanya akses yang lebih luas, bukan hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Gatot, Minggu,(21/9/2025).</p>
<p>Penerbangan reguler Jember–Jakarta ini diharapkan menjadi pintu baru bagi investasi, pariwisata, dan daya saing Jember sebagai kota strategis di wilayah timur Pulau Jawa. (<strong>ADV</strong>)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gandeng Biro Hukum Kemenag RI, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Gelar Pelatihan Legal Drafting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gandeng-biro-hukum-kemenag-ri-fakultas-syariah-uin-khas-jember-gelar-pelatihan-legal-drafting</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gandeng-biro-hukum-kemenag-ri-fakultas-syariah-uin-khas-jember-gelar-pelatihan-legal-drafting</guid>
<description><![CDATA[ Pelatihan ini dimaksudkan sebagai bagian dari langkah nyata Fakultas Syariah UIN KHAS Jember memfasilitasi para mahasiswa dalam keahlian Legal Drafting. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cf73cebc521.webp" length="61006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 13:11:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>UIN khas jember, pelatihan legal drafting</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER,SJP</strong> - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bekerjasama dengan Biro Hukum &amp; Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama RI menggelar pelatihan perancangan peraturan perundang-undangan. Pelatihan ini dimaksudkan sebagai bagian dari langkah nyata Fakultas Syariah UIN KHAS Jember memfasilitasi para mahasiswa dalam keahlian Legal Drafting (praktik hukum yang menghasilkan peraturan).</p>
<p>Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Dr. Wildani Hefni menuturkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember kompeten dan profesional dalam merancang dokumen hukum yang berkualitas. </p>
<p>“Pelatihan Legal Drafting ini juga merupakan langkah konkret dalam menghubungkan mahasiswa dengan praktik hukum yang nyata. Kami berharap para mahasiswa mendapatkan keilmuan yang komprehensif dalam merancang dokumen hukum serta lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan yang ada di lapangan,” ungkap Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Dr. Wildani Hefni saat membuka acara pelatihan Legal Drafting, Minggu,(21/9/2025) di aula Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.</p>
<p>Wildani Hefni mengapresiasi Kabiro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI beserta tim yang telah berkenan hadir dan mendampingi mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. </p>
<p>“Kami berharap pelatihan ini akan memberikan wawasan dan keterampilan yang berharga kepada mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Lebih-lebih, legal drafter merupakan salah satu profil lulusan prodi Hukum Tata Negara. Terima kasih tim Biro HKLN Kemenag RI atas pendampingan yg sangat intensif ini,” ungkap Wildani yang juga wakil sekretaris LTM PWNU Jawa Timur.</p>
<p>Kabiro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI Imam Syaukani menyebutkan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa hukum dengan kemampuan yang diperlukan dalam merancang dokumen hukum yang berkualitas.</p>
<p>“Kemahiran dalam Legal Drafting akan memberikan keunggulan dalam dunia profesional, terutama dalam pembuatan peraturan perundang-undangan yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Ini merupakan ikhtiar kami untuk mendekatkan dengan dunia perguruan tinggi” tutur  Imam Syaukani.</p>
<p>Imam Syaukani menjelaskan secara rinci berbagai aspek, mulai dari struktur dokumen hukum hingga penggunaan bahasa yang tepat dan jelas. Peserta kemudian diberikan latihan praktis untuk merancang naskah hukum dengan mempertimbangkan aspek kelegalan, kejelasan, dan keakuratan. </p>
<p>Hadir dalam kegiatan bimtek ini, seluruh pimpinan di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wakil Dekan I Dr. Busriyanti, Wakil Dekan II Dr Martoyo, Wakil Dekan III Dr. Ahmadiono, Kajur Solikhul Hadi, Sekjur Fathorrahman, Kooprodi Hukum Tata Negara Ach. Hasan Basri, Koorprodi Hukum Keluarga Inayatul Anisah, Kooprodi Hukum Ekonomi Syariah Fredy Hidayat, Koorprodi Hukum Pidana Islam Yudha Bagus Tunggala, Ketua Gugus Mutu Syifaul Hisan, serta para dosen, tendik, dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. (*)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geger, Dua Nenek di Tempurejo Jember Ditemukan tak Bernyawa dalam Satu Rumah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/geger-dua-nenek-di-tempurejo-jember-ditemukan-tak-bernyawa-dalam-satu-rumah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/geger-dua-nenek-di-tempurejo-jember-ditemukan-tak-bernyawa-dalam-satu-rumah</guid>
<description><![CDATA[ Jasad nenek Rupiyani ditemukan ditemukan di dekat pintu dapur. Sementara nenek Paerah di kamar tengah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cf68a2bbacb.webp" length="47986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 11:04:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, dua nenek meninggal dunia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Dua nenek di Dusun Kraton, Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember ditemukan meninggal dunia di dalam satu rumah. Kedua orang ini diketahui sudah lama mengidap penyakit. </p>
<p>Menurut Kapolsek Tempurejo, AKP Heri Supatmo, saksi awal yang menemukan kedua korban Rupiyani (65) dan Paerah (85) ini adalah Asminah dan Puji yang merupakan tetangga korban. Pada Jum’at (19/9) pukul 11.00 WIB, mereka hendak mengajak Rupiyani untuk <em>buwuh</em> (memberikan bantuan barang, jasa atau tenaga) di acara pernikahan salah satu tetangga.</p>
<p>“Karena kondisi rumah korban dalam keadaan sepi, dipanggil-panggil tidak ada yang menyahut, akhirnya mereka bertemu dengan Pak Suprapto yang hendak salat Jum’at,” katanya, Minggu (21/9/2025).</p>
<p>Setelah selesai salat, Suprapto mengajak saksi lain bernama Adi untuk mengecek rumah korban. Sampai di rumah korban, mereka masuk melewati pintu belakang.</p>
<p>“Rupiyani ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, ditemukan di dekat pintu dapur. Adi kemudian masuk ke dalam dan menemukan Paerah dalam keadaan meninggal dunia juga di kamar tengah,” jelas AKP Heri.</p>
<p>Heri menambahkan, berdasarkan keterangan saksi dan tetangga korban, Paerah memang sudah lama menderita sakit stroke sejak tahun 2023 dan dirawat oleh Rupiyani. Sedangkan Rupiyani menderita sakit vertigo sejak bulan Januari 2025.</p>
<p>“Kedua korban ditemukan di ruangan berbeda dalam keadaan meninggal dunia dan tubuhnya sudah mengeluarkan bau tidak sedap,” paparnya.</p>
<p>Kata Heri, menurut keterangan dari saksi sekaligus kakak sepupu korban (Rupiyani) bernama Sugiyanto, pada hari Sabtu (14/9), Rupiyani dan Paerah masih dalam keadaan sehat. Sugiyanto bahkan sempat mengobrol dengan Rupiyani selama kurang lebih 30 menit.</p>
<p>“Sugiyanto selaku perwakilan keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap kedua korban dan korban sudah dimakamkan di TPU Dusun Kraton, Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Jember,” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor :</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Capaian Luar Biasa, Jember Raih Juara Tiga MTQ XXXI Jawa Timur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/capaian-luar-biasa-jember-raih-juara-tiga-mtq-xxxi-jawa-timur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/capaian-luar-biasa-jember-raih-juara-tiga-mtq-xxxi-jawa-timur</guid>
<description><![CDATA[ Peringkat pertama diraih Kabupaten Gresik dengan total 132 poin, disusul Kabupaten Sidoarjo di posisi kedua dengan 113 poin. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68cd655d87e6a.webp" length="39096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 23:12:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Kafilah Kabupaten Jember berhasil meraih posisi juara tiga dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Hal tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, Jember mengumpulkan 97 poin, hanya terpaut tipis dengan Kota Surabaya dan Kabupaten Lamongan yang sama-sama meraih 96 poin.</p>
<p>Peringkat pertama diraih Kabupaten Gresik dengan total 132 poin, disusul Kabupaten Sidoarjo di posisi kedua dengan 113 poin.</p>
<p>Capaian ini menegaskan konsistensi kafilah Jember di tingkat provinsi. Para peserta mampu bersaing ketat dengan kafilah unggulan dari kabupaten/kota lain, terutama di kategori tilawah, fahm al-qur’an, dan karya tulis ilmiah.</p>
<p><strong>Daftar 5 Besar MTQ XXXI Jawa Timur:</strong></p>
<p>1. Kabupaten Gresik – 132 poin</p>
<p>2. Kabupaten Sidoarjo – 113 poin</p>
<p>3. Kabupaten Jember – 97 poin</p>
<p>4. Kota Surabaya – 96 poin</p>
<p>5. Kabupaten Lamongan – 96 poin</p>
<p>Dengan hasil ini, Jember kembali meneguhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tradisi Qur’ani yang kuat di Jawa Timur. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Resmikan PTSP untuk Optimalkan Pelayanan Publik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fakultas-syariah-uin-khas-jember-resmikan-ptsp-untuk-optimalkan-pelayanan-publik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fakultas-syariah-uin-khas-jember-resmikan-ptsp-untuk-optimalkan-pelayanan-publik</guid>
<description><![CDATA[ Diharapkan PTSP di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dapat memangkas urusan administrasi dan mengoptimalkan layanan birokrasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68ccc3de5ac9a.webp" length="49274" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 12:05:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, UIN Khas, pendidikan, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) atau <em>one stop service di</em> Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember akhirnya diresmikan.</p>
<p>Seremoni peresmian dipimpin langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni Zein bersama Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Dr. Wildani Hefni, serta Kepala Biro Hukum dan Kerja sama Luar Negeri Kemenag RI, Imam Syaukani, MH, Kamis (18/9/2025) kemarin di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni Zein berharap PTSP di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dapat memangkas urusan administrasi dan mengoptimalkan layanan birokrasi.</p>
<p>Dikatakan Rektor, perwujudan PTSP di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember ini adalah inovasi bentuk integrasi pelayanan yang dapat mempercepat dan menyederhanakan proses.</p>
<p>“Dengan adanya PTSP selain mempercepat dan mempermudah civitas akademika mulai pelayanan kepada dosen, mahasiswa, alumni, dan seluruh stakeholder, sekaligus juga mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam peningkatan kepercayaan publik. Apresiasi setinggi-tingginya untuk pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember atas inisiasi ini,” kata Rektor UIN KHAS Jember Hepni Zein.</p>
<p>Sementara, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Dr. Wildani Hefni menegaskan bahwa peningkatan layanan kepada mahasiswa, dosen, dan tendik, akan terus dilakukan, termasuk juga perbaikan sarana dan prasarana yang ada.</p>
<p>Menurutnya, inovasi dibutuhkan untuk dapat mewujudkan pelayanan yang dapat menjawab tuntutan dan kebutuhan stakeholder.</p>
<p>“PTSP ini adalah etalase Fakultas Syariah UIN KHAS Jember untuk memberikan layanan. Pada akhirnya nanti, kami berharap, seluruh administrasi sudah harus berbasis elektronik,” ucap Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Dr. Wildani Hefni yang juga wakil sekretaris LTM PWNU Jawa Timur.</p>
<p>Wakil Dekan bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Fakultas Syariah UINK HAS Jember Dr. Martoyo berharap dengan adanya PTSP ini semoga dapat mempertegas keunggulan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, termasuk dalam fasilitas dan pelayanan kepada semua pihak.</p>
<p>“Durasi pelayanan dalam PTSP ini juga terdiri dari one day service atau layanan yang bisa diproses satu hari dan bahkan lebih cepat, misalnya legalisir ijazah dan administrasi lainnya,” kata Dr. Martoyo.</p>
<p>Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag RI Imam Syaukani yang juga turut hadir dalam peresmian ini memberikan apresiasi kepada Fakultas Syariah UIN KHAS Jember atas peresmian PTSP. </p>
<p>“Pelayanan publik yang unggul ditandai dengan pelayanan yang cepat, efisien, efektif, dan transparan. PTSP di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember ini sesuai dengan amanat reformasi birokrasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama,” jelas Kabiro HKLN Imam Syaukani. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selain Pengawasan, OJK Jember Berikan Terobosan Penguatan Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selain-pengawasan-ojk-jember-berikan-terobosan-penguatan-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selain-pengawasan-ojk-jember-berikan-terobosan-penguatan-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini membedah tuntas serta memaparkan empat fungsi utama OJK yang menjadi landasan kerja, sekaligus kontribusi lembaga ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan maupun wisata. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68ccc03d0bb95.webp" length="48050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 10:31:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>OJK, Jember, ekonomi, terobosan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALANG, SJP - </strong>Untuk sinergikan pemahaman dan juga berbagai terobosan dalam bidang ekonomi dan pengawasan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember menggelar kegiatan Media Gathering bersama Jurnalis Sekar Kijang di Cafe NK, Karang Ploso, Kabupaten Malang, Kamis (18/9/2025).</p>
<p>Kepala OJK Jember, Muhammad Mufid, di sela-sela kegiatan membedah tuntas serta memaparkan empat fungsi utama OJK yang menjadi landasan kerja, sekaligus kontribusi lembaga ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan maupun wisata.</p>
<p>Mufid menjelaskan fungsi pertama OJK adalah pengaturan lembaga jasa keuangan (LJK).</p>
<p>“Hal ini harus ditekankan, bahwa bank berhati-hati dalam menjalankan persoalan perbankan,” katanya.</p>
<p>Selain itu, Mufid menjelaskan bahwa aturan yang ditetapkan bertujuan agar industri perbankan tetap sehat dan masyarakat dapat mempercayakan dana maupun transaksi keuangan pada lembaga yang diawasi secara ketat dan transparan mudah diakses.</p>
<p>Fungsi kedua menurut Mufid adalah pengawasan terhadap praktik lembaga jasa keuangan. </p>
<p>Dia mengatakan bahwa peran pengawasan ini sangat krusial agar lembaga jasa keuangan tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan jelas.</p>
<p>“Jadi bagaimana peran LJK itu tumbuh memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p>Selanjutnya, kata Mufid, OJK juga menjalankan fungsi perlindungan konsumen dan memberi rasa nyaman.</p>
<p>Perlindungan ini mencakup hak dan kewajiban antara konsumen dengan lembaga jasa keuangan.</p>
<p>“Bagaimana konsumen yang menjadi mitra LJK dilindungi hak-haknya, diikuti dengan kewajiban. Hak dan kewajiban itu harus seimbang dari dua sisi,” jelasnya.</p>
<p>Mufid memaparkan, fungsi keempat OJK adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah seperti halnya wisata dan potensi.</p>
<p>Dia mencontohkan sejumlah program yang telah dilaksanakan di wilayah kerja OJK Jember.</p>
<p>“Contohnya kami punya produk Pisang Mas Kirana di Lumajang. Selain kita mendorong produk unggulan, kami mendorong untuk menyukseskan koperasi merah putih. Ada juga program EPIKS (Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah), itu bekerja sama dengan bank syariah dan pesantren untuk meningkatkan ekonomi,” tuturnya.</p>
<p>Selain itu, wisata di Kecamatan Puger dan juga perikanan dan bagaimana program Ekonomi Ekslusif berjalan di tengah-tengah masyarakat bersama dengan tumbuh kembang pariwisata.</p>
<p>Tak hanya itu, OJK Jember juga terus menggerakkan program <em>One People One Village</em> (satu orang satu desa) yang diarahkan untuk memperkuat sinergi antara lembaga jasa keuangan dengan masyarakat desa.</p>
<p>"Ini yang kita dorong, bersinergi dengan LJK," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MTQ XXXI Jatim di Jember Bawa Berkah, Ekonomi UMKM Berputar Cepat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jatim-di-jember-bawa-berkah-ekonomi-umkm-berputar-cepat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jatim-di-jember-bawa-berkah-ekonomi-umkm-berputar-cepat</guid>
<description><![CDATA[ Selain membantu ekonomi pelaku usaha, keberadaan UMKM di lokasi juga memberi kemudahan pengunjung untuk membeli makanan dan minuman tanpa harus keluar area lomba. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c9440483c34.webp" length="43840" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 19:45:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur 2025 tidak hanya menonjolkan kompetisi qori’ dan qori’ah, namun juga membawa dampak positif bagi UMKM lokal.</p>
<p>Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapat kesempatan berjualan di sekitar venue tilawah sejak 14 hingga 19 September 2025. Kehadiran mereka semakin memeriahkan suasana perlombaan.</p>
<p>Koordinator venue tilawah remaja dan tunanetra, Iwan Sutikno, menyebutkan terdapat lima UMKM resmi binaan Dinas Koperasi Jember yang difasilitasi untuk membuka lapak dagang di lokasi.</p>
<p>“Selain yang resmi binaan Diskop, ada juga warga sekitar yang menjajakan jajanan untuk anak-anak sekolah yang berada dekat venue,” kata Iwan pada Selasa (16/9/2025).</p>
<p>Ia menjelaskan, penjualan para pedagang cukup ramai karena lokasinya berdekatan dengan sekolah.</p>
<p>“Saat jam istirahat, banyak siswa membeli makanan, ditambah pengunjung dan kafilah, dagangan jadi cepat habis,” ungkapnya.</p>
<p>Salah seorang pedagang, Diah, warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, merasakan manfaat dari adanya MTQ ini. Ia berjualan kebab isi daging, sayur, dan saus mayo di sekitar arena.</p>
<p>“Alhamdulillah, penjualannya lumayan. Tidak sampai 200 porsi per hari, tapi cukup menambah rezeki keluarga,” tutur Diah.</p>
<p>Ia menambahkan, sejak 14 September dirinya sudah rutin membuka lapak. Dukungan pemerintah daerah membuatnya lebih mudah mengakses lokasi tanpa mengeluarkan biaya tambahan.</p>
<p>“Karena UMKM binaan, kami tinggal mendaftar ke Dinas Koperasi. Tempat disediakan gratis,” jelasnya singkat.</p>
<p>Menurutnya, event besar seperti MTQ menjadi peluang langka bagi pedagang kecil. Mereka dapat memperkenalkan produk ke masyarakat lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan.</p>
<p>Selain membantu ekonomi pelaku usaha, keberadaan UMKM di lokasi juga memberi kemudahan pengunjung untuk membeli makanan dan minuman tanpa harus keluar area lomba.</p>
<p>Kegiatan ini memperlihatkan bahwa gelaran MTQ tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian rakyat kecil di Jember. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MTQ XXXI Jatim di Jember, Lomba Kaligrafi Pikat Perhatian Penonton</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jatim-di-jember-lomba-kaligrafi-pikat-perhatian-penonton</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jatim-di-jember-lomba-kaligrafi-pikat-perhatian-penonton</guid>
<description><![CDATA[ Perlombaan pertama yang digelar adalah Musabaqah Khatil Qur’an cabang naskah serta hiasan mushaf. Pesertanya cukup banyak, yakni 43 peserta untuk naskah dan 48 peserta pada hiasan mushaf. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c943b65d5ce.webp" length="48644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 19:15:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur di Jember semakin meriah.</p>
<p>Selain lomba masih berlangsung, di sela-sela kegiatan juga menghadirkan berbagai cabang lomba kaligrafi yang memikat perhatian di GOR PKPSO.</p>
<p>Koordinator venue cabang kaligrafi, Ahmad Edy Sutrisno, menjelaskan, GOR Jember dipilih sebagai lokasi utama. Di tempat ini, sejumlah perlombaan seni khat telah berlangsung sejak Minggu kemarin.</p>
<p>Perlombaan pertama yang digelar adalah Musabaqah Khatil Qur’an cabang naskah serta hiasan mushaf. Pesertanya cukup banyak, yakni 43 peserta untuk naskah dan 48 peserta pada hiasan mushaf.</p>
<p>“Senin kemarin juga ada lomba dekorasi dan kaligrafi digital. Untuk digital sifatnya masih uji coba, belum resmi diperlombakan. Kemungkinan baru tahun depan masuk kategorinya,” kata Edy, Selasa,(16/9/2025).</p>
<p>Hari ini, cabang kontemporer berlangsung dengan jumlah peserta 54 orang. Karya mereka akan dipamerkan besok, berdampingan dengan hasil lomba sebelumnya yang sudah terpajang di area Gor.</p>
<p>Setiap perlombaan diberikan durasi mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, dengan jeda istirahat siang. Final juga dijadwalkan bagi cabang-cabang tertentu untuk menentukan juara utama.</p>
<p>“Mengenai kualitas karya, saya menilai sudah sangat tinggi. Mereka semua juara di tingkat kabupaten dan kota masing-masing. Jadi, hanya yang terbaik dari terbaik tampil di sini,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, kualitas para peserta relatif merata. Namun, Kabupaten Jember dinilai memiliki catatan prestasi lebih menonjol dalam cabang kaligrafi karena sering mencetak juara di event sebelumnya.</p>
<p>Edy menambahkan, penyelenggara sengaja menutup akses penonton ke area utama lomba.</p>
<p>“Hal ini untuk menjaga fokus peserta, sesuai rekomendasi dewan hakim,” terangnya.</p>
<p>Pemenang lomba kaligrafi nantinya dipilih enam orang, terdiri dari juara satu, dua, tiga, serta harapan satu, dua, dan tiga. Semua karya peserta dipamerkan sehari setelah perlombaan.</p>
<p>“Selain karya peserta, di ruang pameran juga ada hasil karya Dewan Hakim. Bahkan kemarin ada beberapa yang terjual. Nama pembuatnya tercantum jelas di setiap karya,” ungkapnya.</p>
<p>Sejumlah karya yang dipamerkan juga berasal dari tamu undangan dan partisipan. Sementara sebagian lainnya merupakan koleksi pribadi dewan hakim yang dibawa khusus untuk ditampilkan di pameran MTQ di Jember. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lantunan Tilawah Merdu Disabilitas Netra di Al&amp;Qodiri Bikin Haru Penonton MTQ Jatim XXXI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lantunan-tilawah-merdu-disabilitas-netra-di-al-qodiri-bikin-haru-penonton-mtq-jatim-xxxi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lantunan-tilawah-merdu-disabilitas-netra-di-al-qodiri-bikin-haru-penonton-mtq-jatim-xxxi</guid>
<description><![CDATA[ Ajang ini memperlihatkan semangat untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan remaja maupun penyandang disabilitas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c8307cc5877.webp" length="48610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 06:05:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Pondok Pesantren Al-Qodiri, Jalan Manggar No.139A, Gebang Poreng, Jember, menjadi saksi lantunan ayat suci Al-Qur’an dalam perlombaan Tilawah Golongan Remaja dan Tilawah Disabilitas Netra pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur tahun 2025.</p>
<p>Perlombaan sempat terhenti sejenak akibat kendala teknis namun berkat kesiapan panitia bersama dewan hakim, acara kembali berjalan tanpa mengurangi khidmat suasana.</p>
<p>Ketua Majelis Hakim, H. Mustofa, menegaskan bahwa jalannya perlombaan tetap adil dan sesuai dengan aturan.</p>
<p>“Alhamdulillah, meski tadi ada sedikit kendala, semua dapat segera diatasi. Perlombaan Tilawah Remaja dan Cacat Netra tetap berlangsung sesuai jadwal. Kami memastikan seluruh peserta mendapatkan hak yang sama untuk tampil maksimal di hadapan dewan hakim,” katanya di sela-sela sela kegiatan.</p>
<p>Di golongan remaja, peserta menampilkan bacaan Al-Qur’an dengan suara merdu dan penghayatan mendalam.</p>
<p>Sedangkan para qori dan qoriah disabilitas netra memperdengarkan bacaan fasih yang penuh ketulusan, membuat suasana di arena perlombaan terasa haru.</p>
<p>Penonton pun larut dalam suasana tersebut. Tepuk tangan dan gema takbir beberapa kali terdengar setelah peserta menyelesaikan bacaan.</p>
<p>“Kami senang sekali bisa menjadi bagian dari perhelatan besar MTQ XXXI Jatim. Para santri dan masyarakat sekitar juga ikut menyaksikan dan mendukung. Ini menjadi berkah tersendiri bagi pesantren kami,” tutur Ustaz Ahmad Miftah.</p>
<p>MTQ XXXI Jatim di Jember tidak hanya menghadirkan persaingan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan.</p>
<p>Ajang ini memperlihatkan semangat untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan remaja maupun penyandang disabilitas.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Maqasid Syariah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-luncurkan-pusat-studi-maqasid-syariah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-luncurkan-pusat-studi-maqasid-syariah</guid>
<description><![CDATA[ Konferensi internasional yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember tak sekadar forum diskusi akademik, tetapi juga dilengkapi kuliah tamu, intensive short course on maqasid methodology, hingga ditindaklanjuti dengan peluncuran Pusat Studi Maqasid Syariah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c798daa4428.webp" length="44150" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 13:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menegaskan komitmennya terhadap isu lingkungan global.</p>
<p>Komitmen itu diaplikasikan dengan menggelar <em>2nd Annual International Conference on Sharia and Human Rights</em> (AICOSHUM) bertema <em>Islamic Law and Environmental Ethics: Cultivating Eco-Maqasid on Humanity and Nature</em>.</p>
<p>Konferensi internasional yang digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN KHAS Jember tak sekadar forum diskusi akademik, tetapi juga dilengkapi kuliah tamu, <em>intensive short course on maqasid methodology</em>, hingga ditindaklanjuti dengan peluncuran Pusat Studi Maqasid Syariah.</p>
<p>Sejumlah tokoh dan pakar internasional hadir, antara lain Professor Jasser Auda (Founder of Maqasid Institute), Dr. Zain Barzinji (President of Maqasid Institute, Amerika Serikat), Dr. Aly Abdel Moniem (Executive Director Maqasid Institute), Dr. Addiarrahman (Deputy Executive Director Maqasid Institute Indonesia), Zaimatus Sa’diyah (peneliti eco-feminism, Radboud University Belanda), serta Dr. Martoyo, M.H. (Dosen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember).</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zain, menyebut konferensi tersebut sebagai langkah strategis kampus dalam merespons problem global.</p>
<p>“Ini menunjukkan bahwa UIN KHAS Jember <em>concern</em> pada isu-isu global yang menyangkut masa depan peradaban. Semoga konferensi ini menghasilkan rekomendasi penting bagi dunia akademik dan masyarakat luas,” katanya, Senin,(15/9/2025).</p>
<p>Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni menegaskan, bahwa isu lingkungan tidak bisa dilepaskan dari aspek spiritual.</p>
<p>“Tema eko-maqasid dipilih karena kami percaya bahwa tantangan lingkungan hidup tidak bisa dilepaskan dari dimensi spiritualitas manusia. Menjaga bumi adalah bagian dari ibadah sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.</p>
<p>Sejalan dengan itu, Dr. Addiarrahman menekankan pentingnya tazkiyah atau penyucian jiwa sebagai fondasi kesadaran ekologi.</p>
<p>“Perbaikan lingkungan sejatinya bermula dari perbaikan jiwa. Karena itu, tazkiyah adalah pintu masuk menuju ekoteologi yang berkeadilan,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember resmi meluncurkan Pusat Studi Maqasid Syariah yang akan fokus pada penelitian, kajian, dan pengembangan keilmuan berbasis maqasid.</p>
<p>Direktur Pusat Studi, Fathorrahman, menegaskan peran pusat ini bukan sekadar teoritis.</p>
<p>“Pusat studi maqasid syariah diharapkan mampu memberi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan zaman. Maqasid harus hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan problem kemanusiaan dan ekologi,” jelasnya.</p>
<p>Momentum ini diperkuat dengan penandatanganan MoU antara Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dan Maqasid Institute Amerika Serikat, yang ditandatangani langsung oleh Dr. Zain Barzinji.</p>
<p>Dekan Wildani Hefni menyebut kerja sama ini sebagai pijakan penting. Menurutnya, MoU ini bukan sekadar dokumen formal, tetapi pintu awal bagi kolaborasi riset, publikasi, serta pengabdian masyarakat yang berbasis maqasid. </p>
<p>“Harapan kami, pusat studi ini bisa menjadi pionir dalam menjawab tantangan kontemporer, terutama terkait isu ekoteologi dan kemanusiaan,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sikapi Penonaktifan Politisi, Begini Penjelasan Pengamat Hukum Tata Negara UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sikapi-penonaktifan-politisi-begini-penjelasan-pengamat-hukum-tata-negara-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sikapi-penonaktifan-politisi-begini-penjelasan-pengamat-hukum-tata-negara-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[ Istilah nonaktif hanya muncul secara terbatas pada Pasal 144 ayat (2) UU MD3, itu pun khusus untuk pimpinan atau anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), bukan untuk keanggotaan DPR secara keseluruhan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c79858640f1.webp" length="16918" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 12:39:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Basuki Kurniawan, menegaskan bahwa istilah 'penonaktifan' anggota DPR sebenarnya tidak dikenal dalam sistem hukum positif Indonesia. </p>
<p>Menurutnya, terminologi tersebut lebih bersifat politik internal partai ketimbang mekanisme hukum formal.</p>
<p>“Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, istilah penonaktifan anggota DPR sesungguhnya tidak dikenal dalam hukum positif, khususnya dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) beserta perubahannya,” kata Basuki, Senin(15/9/2025).</p>
<p>Ia menerangkan, istilah nonaktif hanya muncul secara terbatas pada Pasal 144 ayat (2) UU MD3, itu pun khusus untuk pimpinan atau anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), bukan untuk keanggotaan DPR secara keseluruhan. </p>
<p>“Dengan demikian, ketika partai politik menggunakan istilah penonaktifan, hal itu lebih bersifat politik internal dan bukan kategori hukum formal yang mengubah status keanggotaan DPR,” jelasnya.</p>
<p>Basuki menjelaskan, satu-satunya mekanisme formal untuk mengakhiri atau menghentikan status anggota DPR adalah melalui Pemberhentian Antar Waktu (PAW). </p>
<p>Hal itu kata dia, diatur dalam Pasal 239 dan Pasal 240 UU MD3, yang memuat sejumlah alasan, mulai dari meninggal dunia, mengundurkan diri, hingga diberhentikan oleh partai politik yang mengusungnya.</p>
<p>Selain itu lanjut dia, UU MD3 juga mengenal pemberhentian sementara sebagaimana diatur dalam Pasal 244, yang berlaku bagi anggota DPR berstatus terdakwa dengan ancaman hukuman minimal lima tahun. Jika terbukti tidak bersalah, yang bersangkutan dapat kembali aktif.</p>
<p>“Berbeda dengan PAW maupun pemberhentian sementara yang jelas diatur undang-undang, istilah penonaktifan sama sekali tidak memiliki landasan hukum formal,” kata dosen di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember itu.</p>
<p>Ia menambahkan, praktik penonaktifan yang kerap dilakukan partai politik lebih merupakan bentuk sinyal politik kepada publik. Namun, secara hukum, status anggota DPR tetap melekat hingga adanya keputusan resmi melalui mekanisme PAW. </p>
<p>“Hak, kedudukan, dan fasilitas kedewanan tetap berjalan sampai ada keputusan formal,” imbuhnya.</p>
<p>Dari perspektif hukum tata negara, lanjut Basuki, kewenangan partai politik hanya sebatas mencabut keanggotaan seseorang dari organisasi. </p>
<p>Sementara itu, penghentian statusnya sebagai anggota DPR harus melalui mekanisme UU MD3. Untuk urusan kode etik dan perilaku kedewanan, yang berwenang adalah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).</p>
<p>“Jadi, publik perlu membedakan antara langkah politik internal parpol dengan mekanisme hukum formal negara. Penonaktifan itu konstruksi politik, bukan kategori hukum,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Siapkan Tiga Rumah Sakit bagi Korban Kecelakaan Bus di Probolinggo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-siapkan-tiga-rumah-sakit-bagi-korban-kecelakaan-bus-di-probolinggo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-siapkan-tiga-rumah-sakit-bagi-korban-kecelakaan-bus-di-probolinggo</guid>
<description><![CDATA[ Gerak cepat ini menindaklanjuti arahan Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap korban kecelakaan bus rombongan karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) di jalur Wisata Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c784047784f.webp" length="25916" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 10:33:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember. Peristiwa, kecelakaan, bina sehat, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan tiga rumah sakit daerah (RSD) milik pemerintah untuk menangani korban kecelakaan bus.</p>
<p>Hal itu disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Akhmad Helmi Luqman, Senin (15/9/2025).</p>
<p>"Kami siapkan tiga RSD milik Pemkab Jember. Yakni RSD dr Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat," katanya kepada Halo Jember.</p>
<p>Helmi menegaskan, di masing-masing rumah sakit telah disiapkan ruang instalasi gawat darurat (IGD) beserta tim medis untuk memberikan pelayanan intensif.</p>
<p>“Apabila korban harus dirujuk ke Jember, kami siap melanjutkan perawatan,” ujarnya.</p>
<p>Gerak cepat ini menindaklanjuti arahan Bupati Jember Muhammad Fawait terhadap korban kecelakaan bus rombongan karyawan dan keluarga Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) di jalur Wisata Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Dinkes, kata dia, juga mengerahkan tim medis dan armada ambulans ke Probolinggo untuk membantu evakuasi korban.</p>
<p>Helmi menambahkan, jika diperlukan, Dinkes juga siap menambah unit ambulans maupun tenaga medis.</p>
<p>“Kapan pun dibutuhkan, kami standby,” pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, rombongan yang membawa sekitar 55 orang ini tengah berlibur di Gunung Bromo.</p>
<p>Nahas, saat perjalanan kembali ke Jember, tepatnya jalan turunan di TKP, bus pariwisata bernopol P 7221 UG diduga mengalami rem blong.</p>
<p>Bus menabrak pembatas jalan dan baru berhenti setelah menabrak pagar rumah warga setempat.</p>
<p>Delapan orang dilaporkan meninggal dunia. Tujuh di antaranya meninggal di lokasi, dan satu lainnya meninggal di rumah sakit. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satu Keluarga asal Jember Meninggal dalam Kecelakaan Bus Wisata Bromo</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satu-keluarga-asal-jember-meninggal-dalam-kecelakaan-bus-wisata-bromo</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satu-keluarga-asal-jember-meninggal-dalam-kecelakaan-bus-wisata-bromo</guid>
<description><![CDATA[ Satu keluarga asal Jember, terdiri dari ayah, ibu, dan putri berusia 10 tahun, menjadi korban meninggal dalam kecelakaan bus pariwisata rombongan RS Bina Sehat di jalur wisata Gunung Bromo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c69f170bf6d.webp" length="39838" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 18:35:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kecelakaan bus pariwisata di Bromo, jember, probolinggo, kecelakaaan probolinggo, rumah sakit bina sehat, korban karyawan rumah sakit bina sehat jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> — Suasana duka menyelimuti halaman IGD Rumah Sakit Bina Sehat Jember pada Minggu (14/9/2025) sore. Sejak pukul 17.30 WIB, keluarga dan kerabat korban kecelakaan bus pariwisata di jalur Gunung Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, mulai berdatangan untuk menanti kedatangan jenazah.</p>
<p>Dari delapan korban jiwa yang tercatat, tiga di antaranya merupakan satu keluarga: Hendra, sang ayah, bersama istri dan putri keduanya yang masih berusia 10 tahun.</p>
<p>"Korban meninggal atas nama Hendra beserta istri dan putri keduanya, mereka masih kerabat keponakan saya," ungkap Taufik Hidayah, kerabat almarhum, di depan IGD RS Bina Sehat.</p>
<p>Taufik menuturkan, Hendra bersama keluarga dan rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat berangkat menuju Gunung Bromo pada Sabtu (13/9/2025) malam. Pagi harinya, mereka sempat menikmati momen di kawasan wisata itu.</p>
<p>"Pagi tadi saya masih melihat <em>story</em> di WhatsApp istrinya, mereka masih sempat berfoto di atas mobil jeep berlatar Gunung Bromo. Namun siangnya ada informasi bahwa bus yang ditumpangi ponakan saya bersama teman-temannya dari RS Bina Sehat mengalami kecelakaan saat pulang dari Gunung Bromo," jelasnya.</p>
<p>Taufik masih mengingat pertemuan terakhir dengan Hendra beberapa hari sebelum kejadian. Saat itu, Hendra sempat berpamitan tidak bisa mengikuti kegiatan jalan sehat di lingkungannya karena hendak berlibur bersama rekan-rekan kerjanya.</p>
<p>"Kemarin almarhum sempat berpamitan kepada saya tidak bisa mengikuti kegiatan jalan sehat di lingkungan karena bersamaan dengan kegiatan rekan-rekannya ke Gunung Bromo. Almarhum juga sempat berpesan ke ibunya kalau meninggal ingin dikebumikan di belakang masjid tempat tinggalnya di panti," kenangnya.</p>
<p>Di tempat terpisah, Direktur RS Bina Sehat, Faida, membenarkan bahwa rombongan karyawan rumah sakitnya menjadi korban kecelakaan tersebut. Pihaknya segera turun langsung ke Probolinggo dengan mengerahkan 18 unit ambulans untuk mengevakuasi korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.</p>
<p>“Ada delapan orang meninggal dunia dan ada yang kritis,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan kepolisian, bus nahas tersebut mengangkut 55 penumpang. Kecelakaan diduga terjadi akibat rem blong ketika bus melintas di jalan menurun sekitar pukul 11.30 WIB. (*)</p>
<p> (*)</p>
<p><strong>Editor:</strong> Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Resmi Dibuka, MTQ Jatim XXXI di Jember Dipuji Setara MTQ  Nasional</title>
<link>https://suarajatimpost.com/resmi-dibuka-mtq-jatim-xxxi-di-jember-dipuji-setara-mtq-nasional</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/resmi-dibuka-mtq-jatim-xxxi-di-jember-dipuji-setara-mtq-nasional</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Umum LPTQ Jatim Adhy Karyono menyatakan, Jember pantas diusulkan sebagai tuan rumah MTQ nasional pada tahun mendatang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c62410649cf.webp" length="22700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 15:11:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>MTQ Jatim di Jember, Jember, Adhy Karyono, LPTQ, Gubernur Jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur resmi dibuka di Stadion Jember Sport Garden, Kecamatan Ajung, Sabtu (13/9/2025) malam. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan memukau.</p>
<p>Ribuan penonton memenuhi stadion, menyaksikan rangkaian acara pembukaan yang dipadukan dengan pertunjukan cahaya modern. Sorotan publik pun tertuju pada Kabupaten Jember sebagai tuan rumah kegiatan akbar.</p>
<p>Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Umum LPTQ Jatim, Adhy Karyono memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan yang dianggap berhasil melampaui ekspektasi. “Pembukaan kali ini lebih spektakuler dibandingkan dengan gelaran MTQ tingkat nasional yang pernah saya saksikan sebelumnya,” kata Adhy Karyono.</p>
<p>Menurut Adhy, Jember pantas diusulkan menjadi tuan rumah MTQ nasional pada tahun mendatang.  Ia menekankan, MTQ bukan hanya sekadar lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana pembinaan generasi Qur’ani.</p>
<p>“Melalui MTQ, kita bisa menemukan bibit terbaik dari Jawa Timur yang akan mewakili di tingkat nasional. Lebih dari itu, MTQ adalah wujud kecintaan masyarakat pada Al-Qur’an,” jelasnya.</p>
<p>Adhy memaparkan, perhelatan MTQ berlangsung mulai 11 hingga 20 September. Ia menambahkan, penutupan dijadwalkan 19 September, dilanjutkan agenda wisata serta kuliner untuk peserta pada 20 September.</p>
<p>Jumlah peserta mencapai 1.348 orang yang terbagi dalam delapan cabang perlombaan. Para peserta berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.</p>
<p>“Terdapat 228 gelar juara yang diperebutkan. Mulai juara terbaik, hingga juara harapan di setiap kategori. Semua daerah memiliki peluang sama besar,” terang Adhy.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan menjadikan Jember sebagai penyelenggara MTQ. </p>
<p>“Kegiatan ini membuktikan bahwa masyarakat Jember sangat mencintai Al-Qur’an,” katanya.</p>
<p>Fawait menambahkan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat bersama pemerintah pusat dan provinsi. Salah satunya lewat program 20 ribu beasiswa, termasuk bagi hafiz dan hafizah.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap dari Jember lahir qari dan qariah terbaik. “Kami optimis Jawa Timur bisa meraih prestasi di tingkat nasional, di ajang MTQ 2026 di makasar mendatang,” pungkasnya. (<strong>ADV</strong>)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembukaan MTQ XXXI Jatim di Jember Sajikan Pertunjukan Drone dan Tari Kolosal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembukaan-mtq-xxxi-jatim-di-jember-sajikan-pertunjukan-drone-dan-tari-kolosal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembukaan-mtq-xxxi-jatim-di-jember-sajikan-pertunjukan-drone-dan-tari-kolosal</guid>
<description><![CDATA[ Dalam pembukaan MTQ XXXI, pertunjukan drone light show menghiasi langit malam Jember menampilkan tulisan:  “Jember Baru, Jember Maju”. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c623976c6bb.webp" length="18656" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 14:09:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong>– Ribuan pasang mata terpukau menyaksikan pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Jawa Timur di Stadion Jember Sport Garden, Sabtu (13/9/2025) malam.</p>
<p>Perhelatan akbar itu menghadirkan suguhan modern dan tradisional sekaligus. Pertunjukan <em>drone light show</em> menghiasi langit malam, sementara tarian kolosal Taksu Ilahi memperkuat nuansa budaya lokal Jember.</p>
<p>Kilauan ratusan <em>drone</em> menari di udara, membentuk gambar kearifan lokal hingga tulisan “Jember Baru, Jember Maju”. Penampilan ini sontak mendapat tepuk tangan panjang dari para tamu undangan.</p>
<p>Menurut Kabag Kesra Setda Jember, Hafid Nurul Yasin, pertunjukan <em>drone</em> tersebut jarang dipentaskan di ajang provinsi. “Pernah saat Porprov, dan sekarang di MTQ Jatim," katanya disela sela kegiatan.</p>
<p>Tak hanya itu, panggung utama juga disemarakkan dengan Tarian Taksu Ilahi. Tarian ini diramu dari keindahan alam, hasil bumi, dan filosofi masyarakat Jember yang dituangkan dalam gerakan penuh makna.</p>
<p>“Tarian ini adalah wujud rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memperlihatkan potensi daerah,” jelas Hafid.</p>
<p>Ketua Umum LPTQ Jawa Timur, Adhy Karyono, memberikan apresiasi luar biasa atas konsep pembukaan yang ditampilkan. Ia menyebutnya setara bahkan melampaui standar nasional.</p>
<p>“Baru kali ini pembukaan MTQ provinsi menghadirkan teknologi canggih seperti <em>drone show</em>. Bahkan, di tingkat nasional pun belum pernah ada,” kata Adhy dengan kagum.</p>
<p>Ia menambahkan, dengan kualitas penyelenggaraan yang megah, Jember layak dipertimbangkan menjadi tuan rumah MTQ Nasional di masa depan.</p>
<p>Mendengar sanjungan tersebut, pihak penyelenggara menunjukkan optimisme. Hafid menyatakan kesiapannya apabila Jember ditunjuk menyelenggarakan MTQ di level lebih tinggi.</p>
<p>“Jika benar diberi amanah menjadi tuan rumah MTQ Nasional, kami akan menyambut dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya penuh semangat.</p>
<p>Pembukaan yang meriah itu meninggalkan kesan mendalam. Perpaduan teknologi modern dan seni tradisi membuat MTQ XXXI Jatim di Jember dikenang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang sejarah. (<strong>ADV</strong>)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MTQ XXXI Jawa Timur membuat Okupansi Hotel di Jember Meningkat Tajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jawa-timur-membuat-okupansi-hotel-di-jember-meningkat-tajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mtq-xxxi-jawa-timur-membuat-okupansi-hotel-di-jember-meningkat-tajam</guid>
<description><![CDATA[ Jumlah peserta yang terdaftar mencapai 1.348 orang, berasal dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kehadiran ribuan tamu itu tentu mendongkrak kebutuhan kamar hotel di Jember Meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c514029a7ec.webp" length="32604" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 15:32:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jawa Timur 2025 di Kabupaten Jember membawa dampak positif bagi sektor perhotelan, terutama bisnis akomodasi yang mengalami peningkatan signifikan hingga saat ini.</p>
<p>Jumlah peserta yang terdaftar mencapai 1.348 orang, berasal dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kehadiran ribuan tamu itu tentu mendongkrak kebutuhan kamar hotel di Jember Meningkat.</p>
<p>Salah satu hotel yang merasakan dampaknya adalah Java Lotus Hotel Jember. Lonjakan tamu terjadi sejak hari pertama MTQ, membuat tingkat okupansi meningkat tajam dibandingkan hari biasa.</p>
<p>General Manager Java Lotus Hotel Jember, Jeffrey Wibisono, menyebut bahwa perhelatan MTQ menjadi salah satu faktor kunci tingginya hunian kamar. </p>
<p>“Event ini memberi dorongan besar bagi okupansi kami, khususnya pebisnis hotel yang ada di kabupaten Jember,” katanya, Sabtu (13/9/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, selama 11 hingga 20 September, tingkat hunian hotel rata-rata mencapai 60 persen lebih, Setelah tanggal itu, biasanya langsung menurun kembali.</p>
<p>Java Lotus menyediakan 130 kamar dengan tingkat hunian mayoritas berasal dari kafilah, tim pendamping, serta panitia MTQ. </p>
<p>“Selain itu, tamu bisnis tetap ada, meskipun jumlahnya berkurang,” terang Jeffrey.</p>
<p>Persiapan menghadapi lonjakan tamu dilakukan sejak enam bulan lalu. Pihak manajemen sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan maksimal diberikan selama MTQ berlangsung.</p>
<p>"Strategi harga juga berpengaruh. Kami menerapkan sistem dinamis menyesuaikan tingkat hunian. Namun tetap dijaga agar tidak terlalu tinggi supaya tamu tidak keberatan,” katanya.</p>
<p>Meski tidak ada layanan khusus, pihak hotel menyiapkan fasilitas tambahan. Area musala diperluas untuk memfasilitasi tamu dari berbagai kabupaten yang melaksanakan ibadah bersama.</p>
<p>Selain itu, masih tersedia peluang reservasi bagi masyarakat umum. Sekitar 40 persen kamar masih terbuka, meski beberapa hari terakhir tingkat hunian mendekati 100 persen.</p>
<p>Java Lotus juga menonjolkan kuliner khas daerah. Menu unggulan seperti nasi rempah, nasi guduk Arjasa, ayam kampung Pandan Lungan, hingga sop buntut yang akan menjadi favorit tamu MTQ.</p>
<p>“Ciri khas makanan Jember kami sajikan agar tamu luar daerah merasakan keunikan lokal. Ini membuat pengalaman menginap semakin berkesan,” pungkas Jeffrey. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Cek Kesiapan Pembukaan MTQ XXXI di JSG</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-cek-kesiapan-pembukaan-mtq-xxxi-di-jsg</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-cek-kesiapan-pembukaan-mtq-xxxi-di-jsg</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait dan jajarannya juga melakukan rapat finalisasi bersama dengan sekda dan para kepala OPD. Pihaknya berharap, segala persiapan ini mampu diwujudkan dengan pelaksanaan yang baik dan berkesan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c51352b1292.webp" length="46614" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 14:30:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajarannya hadir di Stadion Jember Sport Garden pada Jumat (12/9/2025) malam. </p>
<p>Meski baru tiba dari Jakarta, Gus Fawait menunjukkan semangat tinggi untuk meninjau setiap persiapan menjelang Pembukaan MTQ XXXI Jawa timur di Jember. Mulai ketersediaan tempat duduk, kebersihan, hingga menyaksikan pertunjukkan drone.</p>
<p>"Malam ini kami memeriksa persiapan terakhir untuk acara MTQ yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Jember," kata Gus Fawait di sela-sela peninjauan.</p>
<p>Menjadi tuan rumah tidak membuatnya ragu. "Sesuai dengan slogan Jember Baru, Jember Maju. Kami ingin mengembalikan Jember menjadi kabupaten yang layak dikunjungi," jelasnya.</p>
<p>Seperti 15 tahun lalu, Jember adalah tujuan wisata. "Kita harus membuktikan sekarang bahwa Jember bisa menjadi tuan rumah yang baik sehingga Jember nantinya akan kembali dikenal sebagai tempat wisata. Baik di tingkat provinsi maupun nasional seperti yang terjadi 15 tahun lalu atau bahkan lebih," jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Gus Fawait percaya bahwa pelaksanaan MTQ kali ini akan meriah. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan kearifan lokal akan menjadi sorotan utama.</p>
<p>Hal yang tidak kalah penting, Gus Fawait mengajak para kafilah Jember untuk berusaha dengan sungguh-sungguh dan bukan hanya fokus pada meraih juara.</p>
<p>"Tetapi harus menjadi tuan rumah yang baik. Sehingga nanti banyak tamu yang datang ke Jember," tegasnya.</p>
<p>Tak selesai di situ, Gus Fawait dan jajarannya juga melakukan rapat finalisasi bersama dengan sekda dan para kepala OPD. Pihaknya berharap, segala persiapan ini mampu diwujudkan dengan pelaksanaan yang baik dan berkesan.</p>
<p>Selain itu, kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur juga menjadi motivasi tersendiri. Yakni, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan MTQ XXXI dapat berlangsung dengan lancar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Marching band Jember Juara Umum di Malaysia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/marching-band-jember-juara-umum-di-malaysia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/marching-band-jember-juara-umum-di-malaysia</guid>
<description><![CDATA[ Selain mendominasi Street Parade, penampilan JMB juga bersinar di babak penyisihan Marching Field Show, dengan menempati posisi teratas pada kategori Marching Show, Brass Battle, dan Drum Battle yang diikuti tim-tim terbaik dari berbagai negara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c7cfdcd10bc.webp" length="83016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 21:36:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Prestasi membanggakan kembali datang dari anak-anak muda. Jember Marching Band (JMB) sukses mencetak sejarah dengan meraih Juara Umum kategori Street Parade pada ajang Marching World Band Championship (MWBC) dan National Competition (NATCOMP) 2025 yang berlangsung di Stadion Darul Aman, Alor Setar, Malaysia, Jumat (12/9/2025) lalu.</p>
<p>Tak hanya merebut gelar juara umum, JMB juga berhasil membawa pulang lima medali emas dalam kategori Street Parade, masing-masing untuk Best uniform, best brass, best percussion, best colorguard, best visual. </p>
<p>Manajer JMB, H. Tri Basuki, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas keberhasilan ini.</p>
<p>“JMB berhasil mengantongi empat trofi di ajang Street Parade sekaligus menyapu bersih lima medali emas. Kami juga memimpin pada babak penyisihan Marching Show, Brass Battle, dan Drum Battle,” katanya.</p>
<p>Selain mendominasi Street Parade, penampilan JMB juga bersinar di babak penyisihan Marching Field Show, dengan menempati posisi teratas pada kategori Marching Show, Brass Battle, dan Drum Battle yang diikuti tim-tim terbaik dari berbagai negara.</p>
<p>Kompetisi internasional MWBC/NATCOMP 2025 merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan peserta dari berbagai level, mulai jenjang sekolah dasar hingga kategori terbuka dan internasional.</p>
<p>Sejak pagi, babak penyisihan berlangsung sengit, kemudian berlanjut ke pertarungan Drumline Battle serta Brass &amp; Winds Battle pada sore harinya yang memukau ribuan penonton di stadion.</p>
<p>Menjelang keberangkatan ke Malaysia, Bupati Jember, Muhammad Fawait, sempat menyaksikan langsung sesi latihan JMB di GOR PKPSO Kaliwates. Pada kesempatan tersebut, Gus Fawait menegaskan dukungan penuh terhadap kreativitas dan prestasi generasi muda Jember.</p>
<p>“Jember Marching Band adalah salah satu kebanggaan kita. Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi anak-anak muda berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Mereka tidak hanya mengharumkan nama Jember, tetapi juga mengibarkan bendera Indonesia di ajang dunia,” tegasnya.</p>
<p>Keberhasilan JMB di Malaysia menjadi bukti nyata bahwa talenta serta kerja keras pemuda Jember mampu menembus level internasional. Pemerintah Kabupaten Jember berharap capaian ini dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan mengukir prestasi di kancah internasional. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hyang Argopuro Festival IX di Kaki Pegunungan Argopuro Jember: Perpaduan Bunga, Alam, dan Spirit Kebudayaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hyang-argopuro-festival-ix-di-kaki-pegunungan-argopuro-jember-perpaduan-bunga-alam-dan-spirit-kebudayaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hyang-argopuro-festival-ix-di-kaki-pegunungan-argopuro-jember-perpaduan-bunga-alam-dan-spirit-kebudayaan</guid>
<description><![CDATA[ Pada 12-  14 September 2025, ragam acara digelar pada event Hyang Argopuro Festival IX . Dari pagelaran seni, ritual adat, bazar UMKM, hingga festival kuliner khas Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c4159917ecf.webp" length="42694" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 21:15:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hyang Argopuro Festival IX, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP </strong>- Hyang Argopuro Festival IX digelar di Desa Wisata Adat Arjasa, Jember selama tiga hari, 12-  14 September 2025. Festival budaya tahunan yang mengangkat tema “Mawar, Kenongo, Kanthil: Filosofi dalam Harmoni Budaya” ini memiliki ragam acara: seni, ritual adat, bazar UMKM, hingga festival kuliner khas Jember.</p>
<p>Diselenggarakan di kaki Pegunungan Argopuro yang sakral dan dikenal masyarakat sebagai Hyang Argo Puro, festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk refleksi mendalam atas kekayaan sejarah, warisan budaya, dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini oleh masyarakat.</p>
<p>"Festival ini merupakan refleksi dari kekayaan peradaban Jember sekaligus wujud rasa syukur atas anugerah alam tanah yang subur, hutan yang luas, dan mata air yang jernih yang telah menjadi sumber kehidupan bagi kita semua,” kata Bobby A Sandy, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, Jumat,(12/9/2025).</p>
<p>Bobby menjelaskan, jika hari pertama festival dibuka dengan lomba permainan tradisional dan lomba tari. Hal tersebut menghidupkan kembali semangat gotong-royong dan keindahan ekspresi seni masyarakat setempat. Hari kedua, Sabtu (13/9), pengunjung  dimanjakan dengan festival kuliner khas Jember serta beragam kompetisi seni dan budaya yang menghadirkan cita rasa lokal.</p>
<p>Puncak perayaan jatuh pada Minggu (14/9), dengan prosesi sakral “Mendak Tirta” ritual mengambil air suci dari sumber mata air Argopuro, yang dipercaya membawa berkah bagi masyarakat. Prosesi ini akan diiringi oleh pertunjukan seni, doa bersama, serta pergelaran budaya yang memadukan sakralitas dengan keceriaan rakyat.</p>
<p>Tidak hanya menghidupkan kembali tradisi, festival ini juga membawa harapan besar bagi kesejahteraan masyarakat.  Hal ini juga menegaskan bahwa Hyang Argopuro Festival IX didukung kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.</p>
<p>“Festival ini bukan hanya selebrasi budaya, tetapi juga pengungkit ekonomi. Event ini diharapkan memberi <em>multiplier effect</em> yang besar sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam menggerakkan UMKM dan sektor pariwisata,” pungkasnya. (ADV)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Humas UIN KHAS Jember Raih Apresiasi Nasional dari Kemenag RI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/humas-uin-khas-jember-raih-apresiasi-nasional-dari-kemenag-ri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/humas-uin-khas-jember-raih-apresiasi-nasional-dari-kemenag-ri</guid>
<description><![CDATA[ Sekedar diketahui, selain UIN KHAS Jember, dua PTKN lain yang masuk kategori aktif yakni UIN Jakarta dan UIN Kediri. UIN Jakarta menonjol dengan mengunggah sembilan klip pidato Menteri Agama sekaligus berkolaborasi dengan akun Pendis sebagai penyelenggara acara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c3e6d307202.webp" length="25306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 16:51:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Luar biasa, Kementerian Agama RI memberikan apresiasi kepada Humas Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sebagai Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) paling aktif dalam publikasi konten dan berita orisinal.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menteri Agama RI, Dr. Drs. Ismail Cawidu, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al-Asyhar, dalam rapat koordinasi bidang Kehumasan yang digelar Selasa, 9 September 2025 lalu disela sela kegiatan.</p>
<p>Ismail menekankan peran vital humas sebagai garda terdepan komunikasi publik di era digital. Ia bahkan mendorong seluruh humas di lingkungan Kemenag untuk bekerja tanpa batas waktu dan selalu siap siaga. </p>
<p>Menurutnya, visi strategi kehumasan Kemenag adalah mewujudkan Kemenag yang Transparan, Inklusif, Berdampak, dan Berdaya Saing Global. Maka dalam mencapainya, diperlukan komunikasi publik yang berbasis data hingga nilai moderasi beragama. </p>
<p>"Untuk mencapainya, kita perlu komunikasi publik yang berbasis data, teknologi, dan nilai moderasi beragama,” katanya.</p>
<p>Apresiasi tersebut disambut positif oleh Humas UIN KHAS Jember, Dr. Moh. Nor Afandi, M.Pd.I, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata kerja keras tim humas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.</p>
<p>Dia menilai, keberhasilan tersebut, juga berkat konsistensi dalam mengunggah berita-berita berkualitas, terutama yang menyoroti kesejahteraan guru serta isu-isu nasional.</p>
<p>Lebih lanjut, Afandi menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung langkah strategis Kementerian Agama melalui peran humas. Hal ini sejalan dengan misi UIN KHAS Jember untuk membangun citra positif kampus di mata publik dan masyarakat luas.</p>
<p>“Kami siap menghadirkan informasi yang transparan, akurat, dan berdampak positif, dengan memanfaatkan teknologi yang memadai,” pungkasnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, selain UIN KHAS Jember, dua PTKN lain yang masuk kategori aktif yakni UIN Jakarta dan UIN Kediri. UIN Jakarta menonjol dengan mengunggah sembilan klip pidato Menteri Agama sekaligus berkolaborasi dengan akun Pendis sebagai penyelenggara acara.</p>
<p>Sementara UIN Kediri menunjukkan konsistensinya melalui repost dan share story berbagai konten tentang isu kesejahteraan guru. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sukseskan MTQ XXXI Jatim, Dishub Jember Tetapkan Jalan Satu Arah dan Manajemen Parkir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sukseskan-mtq-xxxi-jatim-dishub-jember-tetapkan-jalan-satu-arah-dan-manajemen-parkir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sukseskan-mtq-xxxi-jatim-dishub-jember-tetapkan-jalan-satu-arah-dan-manajemen-parkir</guid>
<description><![CDATA[ Dishub bersama dengan Satlantas Polres Jember sudah mendesain manajemen rekayasa lalu lintas untuk mensukseskan MTQ XXXI Jatim . ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c3bc6519706.webp" length="32020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 13:33:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, jember, forkopimda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Dinas Perhubungan Kabupaten Jember dan Satuan Lalu Lintas Polres Jember juga telah mendesain manajemen rekayasa lalu lintas. Tepatnya, untuk menyukseskan perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an XXXI Jatim di Jember.</p>
<p>"Jadi, sebetulnya Dishub bersama dengan Satlantas Polres Jember sudah mendesain manajemen rekayasa lalu lintas. Jadi, besok mulai jam 4 sore sudah diperlakukan one way," kata Dian Eka Tauristiana, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jember, Jumat (12/9/2025).</p>
<p>Kebijakan satu arah itu dimulai dari arah lampu merah pertigaan Ajung, dari arah barat ke timur.</p>
<p>"Dari Simpang 3 Ajung sampai Simpang 3 Gladak Pakem. Satu arah ke sana. Mulai jam 4," jelasnya.</p>
<p>Oleh karena itu, dia mengimbau agar para pengendara jangan sampai keliru.</p>
<p>"Pengguna jalan jangan sampai keliru dari timur ke barat, nanti malah muter-muter," jelasnya.</p>
<p>Selain itu, di sepanjang Jalan MH. Tamrin akan diberlakukan parkir pada satu sisi jalan.</p>
<p>"Kalau utara ya utara semua, kalau selatan ya selatan semuanya. Tetapi jangan khawatir, akan tersedia banyak kantong parkir selain yang sudah disiapkan di zona internal JSG," ucapnya.</p>
<p>Tak hanya itu, zona eksternal JSG juga ada parkir-parkir mandiri dari warga sekitar. Termasuk lahan di sekitar Polsek Ajung dan belakang JSG. Saat ini, jajaran UPT parkir sedang melakukan sosialisasi ke warga.</p>
<p>Sesuai pesan Bupati Jember, Dian menegaskan bahwa penentuan tarif parkir jangan berlebihan.</p>
<p>"Jadi, yang normal-normal saja karena ini tamu-tamu dari luar Kabupaten Jember," jelasnya.</p>
<p>Dia berharap, siapapun yang terlibat dapat memberikan pesan dan kesan yang baik.</p>
<p>"Retribusi parkir juga sudah ditetapkan, Rp 2 ribu untuk kendaraan roda 2 dan Rp 4 ribu untuk kendaraan roda 4," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Penuh MTQ XXXI Jawa Timur di Jember, Dinkes Terjunkan Ratusan Petugas Medis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-penuh-mtq-xxxi-jawa-timur-di-jember-dinkes-terjunkan-ratusan-petugas-medis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-penuh-mtq-xxxi-jawa-timur-di-jember-dinkes-terjunkan-ratusan-petugas-medis</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Kesehatan juga akan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan ke berbagai tempat dan fasilitas umum, seperti penginapan peserta, jasa boga catering, bangunan fisik penginapan, restoran hotel, serta sarana air bersih guna memastikan semua baik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c395df1ee44.webp" length="32760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 10:33:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember menerjunkan tim medis dalam acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Dinkes Jember memastikan kesiapan layanan kesehatan menyeluruh selama berlangsungnya acara tersebut hingga selesai.</p>
<p>Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardani mengatakan, bahwa pihaknya bertanggung jawab di bidang kesehatan sebagai penyedia tim medis selama rangkaian kegiatan MTQ XXXI berlangsung, hingga usai tidak ada kendala.</p>
<p>“Kami akan mengerahkan sekitar 175 tim medis yang akan disebar di venue-venue yang telah ditunjuk, serta di hotel dan penginapan peserta,” katanya di sela-sela kegiatan, Jumat (12/9/2025).</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, yang mengingatkan pentingnya kesiapan tenaga medis untuk menghadapi lonjakan pengunjung.</p>
<p>"Lokasi pembukaan dan penutupan acara akan dipusatkan di Jember Sport Garden, yang diperkirakan akan menampung sekitar 39.000 undangan dan gambaran lokasi pembukaan dan penutupan acara yang akan menggunakan tribun barat, timur, dan utara, sementara tribun selatan tertutup oleh panggung utama," jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Imam Firdausi memaparkan teknis menjelaskan secara menyeluruh mengenai berbagai aspek teknis persiapan dari Dinas Kesehatan dan saat ini telah dibentuk Surat Keputusan (SK) Tim Pelaksana MTQ di internal Dinas Kesehatan.</p>
<p>"Kami juga telah menyusun perencanaan kebutuhan fasilitas kesehatan, sumber daya manusia, obat-obatan, dan jadwal piket di setiap venue. Koordinasi terus dilakukan bersama rumah sakit, puskesmas, dan klinik rawat inap guna memastikan kesiapan layanan medis selama kegiatan berlangsung," jelasnya.</p>
<p>Ia menuturkan jika Dinas Kesehatan juga akan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan ke berbagai tempat dan fasilitas umum, seperti penginapan peserta, jasa boga catering, bangunan fisik penginapan, restoran hotel, serta sarana air bersih guna memastikan semua baik.</p>
<p>"Pemantauan ini dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk menjamin kebersihan dan keamanan lingkungan. Selain itu, supervisi terpadu akan dilakukan secara berkala oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan PSC 119 ke setiap pos kesehatan di lokasi kegiatan, termasuk tempat pembukaan dan penutupan acara," jelasnya.</p>
<p>Adapun pemantauan kesehatan para peserta dan kafilah, puskesmas-puskesmas di Kabupaten Jember akan ditugaskan secara khusus. Masing-masing puskesmas akan berkoordinasi dengan penanggung jawab kabupaten/kota dan pihak penginapan guna mempermudah komunikasi dan pengawasan kesehatan.</p>
<p>Mereka juga akan menyiapkan Tim Gerak Cepat (TGC) dan Unit Gawat Darurat (UGD) yang siaga selama 24 jam untuk menangani gangguan kesehatan dan kasus gawat darurat.</p>
<p>Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember pun mendapat perhatian besar.</p>
<p>Dinas Kesehatan mengerahkan total 175 tim kesehatan yang akan bertugas selama 9 hari penuh, melibatkan sekitar 700 personel kesehatan.</p>
<p>Armada ambulans yang disiagakan mencapai 165 unit, dengan rincian 13 unit berasal dari rumah sakit, 50 dari puskesmas, 15 dari klinik rawat inap, dan 1 unit dari PSC 119.</p>
<p>Fasilitas kesehatan yang dilibatkan dalam kegiatan ini terdiri atas 3 rumah sakit daerah, 8 rumah sakit swasta, 50 puskesmas, 131 puskesmas pembantu, 72 Pos Kesehatan Desa (PONKESDES), dan 15 klinik rawat inap. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MTQ Se&amp;Jatim Digelar, 53 Kafilah Jember Bidik Prestasi Tinggi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mtq-se-jatim-digelar-53-kafilah-jember-bidik-prestasi-tinggi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mtq-se-jatim-digelar-53-kafilah-jember-bidik-prestasi-tinggi</guid>
<description><![CDATA[ Kafilah Jember sendiri mengirimkan 53 peserta. Hampir seluruh cabang lomba akan diikuti, kecuali dua kategori yakni kaligrafi digital serta tilawah cacat netra putri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c2705186ee7.webp" length="54220" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 13:57:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Jawa Timur 2025, Pemerintah Kabupaten Jember optimisme tinggi disampaikan demi mengukir prestasi lebih baik dari perhelatan sebelumnya.</p>
<p>Ajang bergengsi ini diikuti seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. Proses registrasi resmi berlangsung dua hari dan melibatkan seluruh peserta dari 38 daerah yang mengirimkan kafilah terbaiknya.</p>
<p>Hari pertama pendaftaran diikuti 13 kabupaten/kota. Sementara itu, 25 daerah lainnya dijadwalkan melakukan registrasi pada hari kedua. Seluruh peserta sebelumnya sudah melalui tahapan fingerprint masing-masing.</p>
<p>Jumlah peserta MTQ 2025 dipastikan cukup besar. Tercatat ada 1.348 orang yang terdaftar, dengan rincian berasal dari seluruh 38 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Kafilah Jember sendiri mengirimkan 53 peserta. Hampir seluruh cabang lomba akan diikuti, kecuali dua kategori yakni kaligrafi digital serta tilawah cacat netra putri.</p>
<p>Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan kendala tersebut bukan karena minimnya potensi, melainkan keterbatasan sarana-prasarana serta rekomendasi dari pembina yang menilai peserta belum siap tampil.</p>
<p>“Dari hasil pembinaan, evaluasi, serta penilaian yang dilakukan, kafilah kita jauh lebih matang dibanding MTQ sebelumnya. Karena itu, peluang prestasi lebih tinggi sangat terbuka,” kata Nurul Hafid di sela-sela registrasi, Kamis,(11/9/2025).</p>
<p>Target besar dipasang Pemkab Jember tahun ini. Bila sebelumnya di Pasuruan hanya menempati peringkat 6, kini pemerintah daerah berambisi menembus tiga besar pada MTQ provinsi mendatang.</p>
<p>“Harapan kami, dengan dukungan masyarakat, doa, serta semangat peserta, Jember bisa meraih posisi terbaik. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa membawa pulang gelar juara umum,” jelasnya.</p>
<p>Meski demikian, persaingan diprediksi sangat ketat. Setiap daerah sudah pasti menurunkan perwakilan terbaiknya, sehingga diperlukan kesiapan ekstra baik fisik, mental, maupun teknik bagi seluruh peserta.</p>
<p>“Ini level provinsi, tentu semua kabupaten mengirimkan yang unggul. Namun, dengan evaluasi para pembina dari provinsi dan kabupaten, kami tetap optimis Jember bisa bersaing,” ungkap Nurul Hafid.</p>
<p>MTQ 2025 bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah mengasah potensi masyarakat Muslim Jawa Timur dalam bidang seni membaca Al-Qur’an. Sekaligus memperkuat nilai religius. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perjuangan Bupati Jember Terwujud, Maskapai Fly Jaya Jember&amp;Jakarta Resmi  Beroperasi 18 September 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perjuangan-bupati-jember-terwujud-maskapai-fly-jaya-jember-jakarta-resmi-beroperasi-18-september-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perjuangan-bupati-jember-terwujud-maskapai-fly-jaya-jember-jakarta-resmi-beroperasi-18-september-2025</guid>
<description><![CDATA[ penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta yakni pukul 07.45. Nanti akan sampai di Bandara Notohadinegoro Jember, pukul 10.05 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c175c15ceaf.webp" length="37452" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 21:31:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP — </strong>Penerbangan reguler maskapai Fly Jaya rute Jember-Jakarta akan resmi beroperasi efektif mulai tanggal 18 September 2025. Penerbangan ini akan dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni hari Selasa dan Kamis.</p>
<p>“Mari kita bersama-sama secara gembira menyambut kedatangan maskapai baru di Kabupaten Jember dengan sejarah baru. Penerbangan perdana yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 September 2025,” kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, Gatot Triyono, Rabu (10/9/2025).</p>
<p>Menurutnya, penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta yakni pukul 07.45. Nanti akan sampai di Bandara Notohadinegoro Jember, pukul 10.05 WIB.</p>
<p>“Sebaliknya, penerbangan dari Bandara Notohadinegoro pukul 10.35 WIB, tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 12.55 WIB,” ujarnya.</p>
<p>Gatot menambahkan, harga tiket jika memesan di bandara sekitar kisaran harganya senilai Rp 1,3 juta. Untuk sementara, pemesanan tiket baru busa dilakukan secara <em>offline</em> di Bandara Notohadinegoro Jember.</p>
<p>“Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa dibeli di marketplace, saat ini masih dalam proses,” jelasnya.</p>
<p>Kata Gatot, selain menyediakan penerbangan, Pemkab Jember juga menyiapkan fasilitas transportasi pendukung bagi para penumpang pesawat. Pihaknya menyediakan shuttle gratis dari bandara ke kota Jember dan dari kota ke bandara.</p>
<p>“Insyaallah dari Pemkab akan menyiapkan shuttle gratis dari bandara ke kota, dan dari kota ke bandara,” tandasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, semula penerbangan perdana maskapai Fly Jaya dijadwalkan pada tanggal 10 September 2025. Namun, dikarenakan alasan teknis dan situasi nasional, penerbangan ini harus dimundurkan hingga tanggal 18 September 2025. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Lepas Belasan Pramuka di Ajang Penegak Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-lepas-belasan-pramuka-di-ajang-penegak-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-lepas-belasan-pramuka-di-ajang-penegak-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Peserta yang diberangkatkan terdiri dari 8 putra dan 8 putri berlatar belakang pesantren yang berasal dari MA Al-Misri Rambipuji dan SMK Al-Mujahidi Gumukmas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68c0108e83e96.webp" length="46622" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 19:45:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebanyak 16 anggota Pramuka penegak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember resmi dilepas untuk mengikuti Giat Prestasi Penegak Jawa Timur 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Malang, pada 11–14 September mendatang.</p>
<p>Pelepasan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa siang (9/9/2025).</p>
<p>Peserta yang diberangkatkan terdiri dari 8 putra dan 8 putri berlatar belakang pesantren yang berasal dari MA Al-Misri Rambipuji dan SMK Al-Mujahidi Gumukmas.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu memberikan pesan agar para peserta tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjaga nilai spiritual dan akhlak selama mengikuti kegiatan.</p>
<p>“Saya sampaikan bahwa kepada adek-adek agar menjaga salatnya, menjaga sikap atau akhlaknya. Itu menjadi salah satu kebanggaan bagi identitas kita sebagai orang Kabupaten Jember,” katanya.</p>
<p>Gus Fawait berharap, ke depan Pramuka di Kabupaten Jember tidak hanya menjadi simbolis saja, melainkan berperan aktif di berbagai bidang.</p>
<p>“Saya ingin menggandeng Pramuka untuk menjalankan program-program Kabupaten Jember, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan masalah kesehatan seperti stunting, AKI, dan AKB. Eksistensi Pramuka di Jember saya harapkan betul-betul menjadi solusi bagi masalah-masalah utama di Kabupaten Jember, bukan sekadar seremonial,” ujar Gus Fawait.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin, peduli, serta siap berkontribusi pada pembangunan daerah.</p>
<p>Menurutnya, salah satu tantangan besar yang masih dihadapi Jember adalah tingginya angka kemiskinan dan dampak turunan yang ditimbulkannya.</p>
<p>Oleh sebab itu, dia mendorong agar keberadaan Pramuka tidak berhenti di kegiatan rutin kepramukaan, melainkan juga hadir di tengah masyarakat untuk memberi solusi.</p>
<p>“Kalau kemarin ada yang kami lepas bukan dari pesantren, hari ini dari pesantren. Artinya di Jember hari ini baik siswa maupun santri punya kesempatan dan hak yang sama untuk mewakili Kabupaten Jember,” ungkapnya.</p>
<p>Dia memaparkan, Pemkab Jember kini juga mulai memperhatikan keberpihakan kepada santri melalui berbagai program, salah satunya dengan memasukkan kategori santri dalam beasiswa pendidikan, sehingga mereka memiliki akses yang sama dengan siswa sekolah umum.</p>
<p>“Seluruh warga Jember, baik yang siswa maupun santri, punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan dan mengakses program-program Kabupaten Jember, termasuk mewakili Jember dalam ajang seperti Pramuka ini,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menuju Pengakuan LSP, UIN KHAS Jember Atur Skema Peningkatan Institusi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menuju-pengakuan-lsp-uin-khas-jember-atur-skema-peningkatan-institusi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menuju-pengakuan-lsp-uin-khas-jember-atur-skema-peningkatan-institusi</guid>
<description><![CDATA[ Dengan persiapan ini, UIN KHAS Jember berharap proses verifikasi berjalan lancar dan membuka jalan menuju pengakuan resmi LSP sebagai bagian dari peningkatan mutu institusi agar kedepan semakin maju. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bf80ca292e3.webp" length="55994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 08:32:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Universitas, Jawa Timur, Kampus Jawa Timur, Rangking Kampus, Perguruan Tinggi, Pendidikan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Untuk menuju Institusi unggul, UIN KHAS Jember menggelar rapat persiapan verifikasi skema Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) melalui Zoom Meeting pada Senin 8 September 2025 kemarin.</p>
<p>Pertemuan ini dihadiri Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si, beserta jajaran pengurus CLSP P1 UIN KHAS.</p>
<p>Prof. Amal menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mempresentasikan rancangan skema di hadapan verifikator.</p>
<p>“Alhamdulillah pl kita bisa menghadiri acara presentasi rancangan skema di depan verifikator. Semoga berjalan lancar dan mendapat feedback yang membangun,” katanya di sela-sela rapat tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan salam dari Rektor UIN KHAS yang berhalangan hadir namun memberikan dukungan penuh terhadap proses legalisasi LSP. </p>
<p>“Kami sungguh-sungguh ingin banyak belajar dengan masukan positif dan konstruktif. Semoga skema awal yang diajukan sudah memadai untuk langkah awal,” terangnya.</p>
<p>Ditempat yang sama, Direktur LSP UIN KHAS, Dr. Mahmuda, S.Ag. M.E.I, menekankan pentingnya tahap persiapan ini sebelum verifikasi resmi dilakukan secara luring.</p>
<p>“Kita sudah sampai pada tahap verifikasi skema secara <em>offline</em>, namun sebelum itu kita adakan secara <em>online </em>dulu untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Harapan kami skema yang diajukan bisa segera diterima dengan baik, tentu dengan catatan yang akan kami benahi,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, verifikator BNSP, Senggono, memberikan arahan agar UIN KHAS Jember fokus pada skema yang sudah ada dan realistis untuk tahap awal. </p>
<p>“Bapak-ibu, kita tidak perlu tim kerja atau skema yang banyak. Beberapa skema saja tidak apa-apa, yang penting jadi dulu LSP-nya. Nantinya lingkup bisa ditambah sesuai kebutuhan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa skema P1 diperuntukkan bagi mahasiswa UIN KHAS sendiri, P2 untuk SDM internal lembaga, sedangkan P3 terbuka untuk umum dengan syarat memenuhi standar uji.</p>
<p>Dengan persiapan ini, UIN KHAS Jember berharap proses verifikasi berjalan lancar dan membuka jalan menuju pengakuan resmi LSP sebagai bagian dari peningkatan mutu institusi agar kedepan semakin maju. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penampakan Sosok Mirip Pocong Muncul di Pemukiman Warga Jember, Polisi Turun Tangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penampakan-sosok-mirip-pocong-muncul-di-pemukiman-warga-jember-polisi-turun-tangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penampakan-sosok-mirip-pocong-muncul-di-pemukiman-warga-jember-polisi-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ Pihak kepolisian sektor Wuluhan bersama Bhabinkamtibmas saat ini sudah melakukan peninjauan lokasi penampakan pocong tersebut. Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat tetap tenang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bee8b5e703b.webp" length="49864" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 22:18:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>dugaan, pocong, hantu, astral, penampakan, polisi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Warga desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember digemparkan dengan penampakan sosok yang mirip pocong pada Minggu (7/9), malam. Penampakan tersebut sempat terekam oleh kamera warga, sehingga menjadi perbincangan hangat di sekitar desa hingga saat ini.</p>
<p>Salah seorang warga Desa Glundengan, menyampaikan bahwa penampakan itu memang benar nyata. Dugaan penampakan pocong itu juga menjadi buah bibir penduduk desa.</p>
<p>“Memang benar bahwa ada penampakan pocong itu. Bahkan, sempat terekam kamera warga,” katanya, Senin (8/9/2025) malam.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Wuluhan, IPTU Suhandoko menyebut penampakan pocong itu di pekarangan belakang rumah warga Dusun Krajan, Desa Glundengan. Saat itu, kata dia, masyarakat sekitar sedang latihan persiapan karnaval umum desa.</p>
<p>“Saat latihan, ada yang merekam. Namun, saat kamera HP diarahkan ke objek lain, secara tidak sengaja merekam sosok putih berdiri seperti pocong,” ujarnya.</p>
<p>“Penampakan pocong itu tidak jauh dari lokasi warga berkumpul,” tambahnya.</p>
<p>Suhandoko menambahkan, pihak kepolisian sektor Wuluhan bersama Bhabinkamtibmas saat ini sudah melakukan peninjauan lokasi penampakan pocong tersebut. Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat tetap tenang.</p>
<p>“Kami juga meminta agar lokasi penampakan diberi lampu penerangan yang memadai,” pungkasnya.</p>
<p>Selain itu Kapolsek juga menjelaskan masyarakat agar tidak panik, karena takut kejadian ini menjadi celah buat pelaku kejahatan memanfaatkan situasi kepanikan warga dan penasaran warga. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lagi, Hiu Tutul Terdampar di Pantai Selatan Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lagi-hiu-tutul-terdampar-di-pantai-selatan-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lagi-hiu-tutul-terdampar-di-pantai-selatan-jember</guid>
<description><![CDATA[ Hiu tutul dengan panjang hampir 4 meter dan bobot hampir 4 ton itu ditemukan terdampar di pantai Pancer Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68bd1ef88872b.webp" length="22284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 14:39:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>hiu tutul terdampar di pantai puger, hiu tutul</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP </strong>- Lagi dan lagi, hiu tutul terdampar di pesisir selatan Jawa, Kabupaten Jember, Minggu (07/09/2025) pagi. Ditemukan dalam kondisi tidak baik baik saja, hiu tersebut akhirnya mati.</p>
<p>Hiu tutul dengan panjang hampir 4 meter dan bobot hampir 4 ton itu ditemukan terdampar di pantai Pancer Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Tim gabungan Relawan Brandal Alas Eescue serta relawan Barat Daya dan juga Satpolair Polres Jember dan juga nelayan berusaha menyelamatkan hiu tutul ini. Namun, hewan dilindungi ini akhirnya mati.</p>
<p>"Kondisi yang kami lihat saat ini memang memprihatinkan, dan hiu sudah tidak bergerak, dan kami duga meninggal. Namun kami akan berusaha sekali lagi menyeret tubuh Ikan hiu ini ke tengah lagi, tadi sempat kita tarik namun minggir kembali," kata Mulya di sela sela ratusan masyarakat melihat ikan raksasa tersebut.</p>
<p>Sementara itu, atas kejadian alam ini pihak masyarakat dan nelayan melihat dari dekat hiu nahas tersebut, dan berbagai spekulasi sempat muncul jika kondisi alam tidak baik baik saja, memang ombak lagi tinggi dan diduga ikan tersebut mengejar segerombolan ikan di bibir pantai dan terdampar.</p>
<p>KBO Satpolair Satpolair Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto  menyampaikan, jika kondisi ikan hiu sudah mati. Dan pihaknya masih berupaya untuk mengevakuasi masih menunggu alat berat. “Kami bersama relawan sudah berusaha semaksimal mungkin, dan kondisi ikan sangat lemah dan ini sudah hampir mati. Kami tetap berusaha namun jika memang tidak bisa terselamatkan kami mohon maaf,” ungkap Aiptu Agus Riyanto.</p>
<p>Kawasan pantai selatan Puger kerap menjadi lokasi hiu tutul terdampar. Kali terakhir pada  Minggu 22 September 2024. Hiu dengan panjang 7 meter dan bobot hampir 5 ton yang terdampar di pantai Getem Desa Mojosari Kecamatan Puger. Kondisi ikan ini juga mati. (*)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Permudah Akses Pelanggan, Perumdam Tirta Pendhulangan Luncurkan Aplikasi TPJ Inside</title>
<link>https://suarajatimpost.com/permudah-akses-pelanggan-perumdam-tirta-pendhulangan-luncurkan-aplikasi-tpj-inside</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/permudah-akses-pelanggan-perumdam-tirta-pendhulangan-luncurkan-aplikasi-tpj-inside</guid>
<description><![CDATA[ Perumdam Tirta Pendhulangan persembahkan aplikasi untuk lebih mendekatkan diri terhadap pelanggan. Hal ini secara khusus dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b954ecb30e6.webp" length="31324" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 18:15:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, perumda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Momentum hari Pelanggan Nasional tahun 2025, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pendhulangan Jember luncurkan aplikasi baru.</p>
<p>Hal ini sebagai bentuk pelayanan yang mendekatkan diri ke pelanggan.</p>
<p>Aplikasi tersebut diberi nama TPJ Inside (Integrated Smart Digital Service) yang diluncurkan secara langsung di Kantor Perumdam Tirta Pendhulangan Jember pada, Kamis (4/9/2025).</p>
<p>Direktur umum Perumdam Tirta Pendhulangan Yudho Radityo Utomo, menyebutkan bahwa di momen hari pelanggan nasional 2025 ini, Perumdam Tirta Pendhulangan persembahkan aplikasi untuk lebih mendekatkan diri terhadap pelanggan.</p>
<p>"Kita launching salah satu aplikasi terintegrasi yang bernama TPJ Inside, yang di dalamnya memuat beberapa fitur, memudahkan pelayanan kita kepada pelanggan, menghadirkan PDAM lebih dekat kepada pelanggan," katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Selain itu juga, Yudho menegaskan jika nantinya fitur ini akan dikembangkan secara bertahap, hingga terintegrasinya pembayaran yang kemudian akan memudahkan pelanggan.</p>
<p>"Aplikasi ini kami buat secara, aplikasi ini kami hadirkan dan ini atas mahakarya teman-teman milenial di Perundang Tirta Pandalungan Jember yang kemudian mulai meng-create kaitannya dengan kesempurnaan layanan," jelasnya.</p>
<p>Kendati demikian, Yodho menjelaskan bahwa hal ini untuk memajukan pelayanan PDAM Jember dan Mungkin ada beberapa fitur yang disesuaikan.</p>
<p>"Baik, relevan dengan program yang kami sajikan di bulan September, ada program diskon pasang baru yang semula Rp1.500.000 menjadi Rp1.000.000," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, direktur umum menjelaskan jika di mana fitur ini, aplikasi ini kemudian menyajikan salah satu fitur yang bernama pengajuan pasang baru. Pelanggan tidak perlu susah secara konvensional untuk hadir ke kantor PDAM, cukup dengan download, mengajukan data melalui fitur aplikasi.</p>
<p>Pihaknya juga menjelaskan, untuk saat ini total pelanggan Perumdam Tirta Pendhulangan sendiri mencapai 57.000 ribu pelanggan di Jember, sehingga masuk dalam kategori PDAM yang menengah dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pencapaian atau layanan pelanggan.</p>
<p>Oleh karenanya, Yudho mengatakan notifikasi progres kaitannya dengan pendaftaran pasang baru pelanggan akan sampaikan real time, sampai kemudian pasang baru bisa dilakukan.</p>
<p>"Fitur ini menyajikan kemudahan bagi pemohon atau pelanggan untuk menyajikan pergantian nama yang bertanggung jawab terhadap saluran layanan air tersebut. Kemudian fitur yang ketiga ada notifikasi layanan pelanggan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Maulid Nabi, DWP UIN KHAS Jember Istighasah Serta Santunan Anak Yatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-maulid-nabi-dwp-uin-khas-jember-istighasah-serta-santunan-anak-yatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-maulid-nabi-dwp-uin-khas-jember-istighasah-serta-santunan-anak-yatim</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b85276c4ba8.webp" length="51496" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 23:23:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Kegiatan yang di kemas dalam santunan anak yatim membuat beberapa DWP menangis.</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Kuliah Terpadu UIN KHAS Jember pada Rabu 03 September 2025 tersebut berlangsung khidmat.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan Ibu Nyai Dr. Hj. Siti Masiroh Ilyas, S.Ag., MA. dari Lamongan sebagai penceramah dalam acara tersebut.</p>
<p>Hadir pula delegasi dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Fatayat, Muslimat, DWP Kemenag Jember, As Sa'adah, Al-Hidayah, Civitas Akademika UIN KHAS Jember mulai dari dosen, karyawan, hingga mahasiswa.</p>
<p>Rangkaian acara ini dimulai dengan Istighasah Damai untuk Negeriku, Maulid Nabi dan aksi nyata kepedulian sosial yaitu pemberian santunan kepada 270 Anak Yatim.</p>
<p>Kemeriahan peringatan Maulid Nabi semakin terasa dengan adanya sambutan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN KHAS Jember, Luluk Sulthoniyah, S.Ag., M.Pd.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian acara yang telah disiapkan. </p>
<p>"Alhamdulillah, di momen yang penuh berkah ini, kami dari DWP UIN KHAS Jember bisa menyalurkan santunan kepada 270 Anak Yatim. Mereka tersebar dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember dan bahkan ada sebagian yang dari Bondowoso," katanya saat sambutan.</p>
<p>Lebih lanjut, Luluk Sulthoniyah menyampaikan bahwa santunan ini adalah wujud nyata kepedulian dan kasih sayang semua untuk mereka dan melatih untuk berbagi khususnya DWP UIN KHAS Jember.</p>
<p>Ia.menjelaskan jika dana santunan ini seluruhnya merupakan hasil iuran mandiri dari seluruh anggota DWP UIN KHAS. </p>
<p>"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk berbagi kebahagiaan dan meneladani Rasulullah yang sangat menyayangi anak yatim. Kami berharap sedikit bantuan ini bisa meringankan beban dan membawa senyum bagi anak-anak kita," jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni menyampaikan, bahwa pentingnya meneladani akhlak Rasulullah untuk membangun kehidupan yang harmonis. Beliau merinci empat pilar utama yang menjadi pedoman hidup, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas.</p>
<p>Pertama, Afsus Salam (menyebarkan salam), yang menurutnya lebih dari sekadar ucapan.</p>
<p>"Salam adalah komitmen kita untuk menghadirkan perdamaian, menghapus sekat-sekat perbedaan, dan memperkuat tali persaudaraan di antara kita semua," jelas Prof. Hepni.</p>
<p>Kedua, ikromut tha'am (memberi santunan produktif). Rektor menekankan bahwa kegiatan sosial tidak boleh berhenti pada aspek kreatif semata.</p>
<p>"Memberi harus produktif, layaknya seorang bapak asuh yang tidak hanya membantu, tetapi juga membimbing dan memberdayakan. Inilah yang kita harapkan dari setiap bantuan yang kita berikan," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Kinerja, Bupati Jember Lakukan Pergeseran Pejabat Besar&amp;Besaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kinerja-bupati-jember-lakukan-pergeseran-pejabat-besar-besaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kinerja-bupati-jember-lakukan-pergeseran-pejabat-besar-besaran</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember berkata, pergeseran ini bukanlah bagian dari perubahan besar setelah Pilkada Jember, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b85007e4cbd.webp" length="99992" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 23:01:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>mutasi, jabatan, jember, pejabat, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Bupati Jember lakukan pergeseran besar-besaran di sejumlah tempat. Mulai dari pegawai eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemkab Jember pada Rabu (3/9/2025) di Pendopo Wahyawibawagraha. </p>
<p>Pergeseran ini mencakup beberapa kepala bagian seperti camat, lurah, serta jajaran kepala seksi di masing masing bidang harus <em>diresufle.</em></p>
<p>Dalam pidatonya, bupati menekankan bahwa pergeseran ini bukanlah bagian dari perubahan besar setelah Pilkada Jember, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan.</p>
<p>“Saya menjaga komitmen saya dari awal bahwa Pilkada Jember sudah selesai, maka tidak ada perubahan dan pergeseran ini yang menyangkut atau didasari oleh hal tersebut,” katanya.</p>
<p>Pernyataan itu sejalan lewat mutasi hari ini, tercatat tidak ada pejabat yang diturunkan eselonnya dalam pergeseran ini.</p>
<p>“Tahun 2025 ini, transisi kepemimpinan atau pergeseran di lingkungan Pemkab Jember tidak ada satupun pejabat yang kami turunkan eselonnya baik itu eselon 2 ke eselon 3 atau dari 3 ke eselon lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Dalam seremoni tersebut, bupati menekankan pentingnya kerja sama dalam membangun Jember. Sesuai visi bupati menjadikan Jember sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>“Membangun Jember tidak bisa dilakukan sendiri, maka saya perlu dibantu oleh <em>panjenengan.</em> Jember di desain menjadi kabupaten besar yang memiliki potensi luar biasa. Maka kita kembalikan kejayaan Jember, buat Jember menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Jawa,” ujarnya.</p>
<p>Bupati meminta jajaran kecamatan dan kelurahan getol mensosialisasikan program-program pemerintah. Terutama, di bidang layanan kesehatan gratis melalui Universal Healt Coverage (UHC) prioritas.</p>
<p>Perhatian Bupati Fawait terhadap sektor kesehatan terlihat melalui gelontoran anggaran APBD mencapai Rp400 miliar. Dengan dana besar tersebut, dia ingin seluruh warga Jember bisa berobat gratis di seluruh fasilitas kesehatan.</p>
<p>“Camat dan lurah ini adalah ujung tombak yang paham teritorial wilayahnya. Tolong bantu saya menyukseskan program-program terutama, UHC prioritas," jelasnya.</p>
<p>Bupati juga menjelaska, pihaknya tidak mau lagi mendengar ada warga Jember yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Tidak boleh lagi ada ibu hamil yang melahirkan di tempat yang tidak semestinya.</p>
<p>Lebih jauh, bupati meminta semua ASN Pemkab Jember khususnya kepada yang dilantik hari ini untuk menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Ia menyebut, akan terus memantau kinerja para pegawai yang baru ditempatkan selama 6 bulan ke depan.</p>
<p>“Pergeseran ini adalah hal yang normal, dan tentu ini bukan akhir dari pergeseran, tetapi akan saya pantau terus sampai 6 bulan ke depan. Maka 6 bulan itu tolong buktikan kinerja dan komitmen <em>panjenengan,”</em> pungkasnya.<strong> (ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sampaikan dengan Cara Bermartabat, Keluarga Besar UIN KHAS Jember Langitkan Doa Untuk Negeri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sampaikan-dengan-cara-bermartabat-keluarga-besar-uin-khas-jember-langitkan-doa-untuk-negeri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sampaikan-dengan-cara-bermartabat-keluarga-besar-uin-khas-jember-langitkan-doa-untuk-negeri</guid>
<description><![CDATA[ Rektor Prof. Hepni memimpin jalannya pertemuan. Di sampingnya hadir Wakil Rektor III, Dr. Khoirul Faizin, serta jajaran wakil dekan bidang kemahasiswaan. Para ketua DEMA, SEMA, hingga perwakilan UKM dan UKK ikut melingkar, menunduk dalam doa bersama. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b6ecf94e38b.webp" length="69608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 22:03:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Bertempat di kediaman Rektor UIN KHAS Jember, suasana hening pecah oleh lantunan doa sayup terdengar menggema membuat hati tergetar. Senin malam, 1 September 2025 malam kemarin.</p>
<p>Para pemimpin organisasi mahasiswa berkumpul bersama pimpinan kampus. Mereka duduk bersila selepas Maghrib, menyatukan harap agar negeri terhindar dari kerusuhan akibat gelombang demonstrasi yang melanda pertiwi saat ini.</p>
<p>Rektor Prof. Hepni memimpin jalannya pertemuan. Di sampingnya hadir Wakil Rektor III, Dr. Khoirul Faizin, serta jajaran wakil dekan bidang kemahasiswaan. Para ketua DEMA, SEMA, hingga perwakilan UKM dan UKK ikut melingkar, menunduk dalam doa bersama.</p>
<p>Usai doa, percakapan mengalir. Dr. Faizin mengingatkan bahwa idealisme mahasiswa kerap menjadi pintu masuk kepentingan lain.</p>
<p>“Aspirasi mahasiswa sebagai perwujudan dan implementasi peran sosialnya sebagai moral <em>watchdog</em> sekaligus a<em>gent of social change</em> tidak jarang dimanfaatkan oleh pihak lain. Hal ini berakibat timbulnya distorsi makna dan tujuan murninya,” katanya.</p>
<p>Dirinya menekankan pesan amanah Menteri Agama dalam rapat terbatas secara daring dengan Pimpinan PTKIN se-Indonesia agar kampus menjaga mahasiswa dari jebakan provokasi.</p>
<p>“Silakan bersuara, kami tidak melarang,” lanjutnya. “Tapi tahan diri dari anarkis. Sampaikan aspirasi dengan cara yang bermartabat,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Rektor Prof. Hepni menambahkan pentingnya konsolidasi. Ia meminta mahasiswa menjaga satu komando dan merumuskan tuntutan secara terukur. </p>
<p>“Jangan sampai keluar dari konteks lalu berubah menjadi pengrusakan, penjarahan, bahkan sampai pembakaran. Itu merusak perjuangan,” jelasnya.</p>
<p>Ia lalu menyampaikan pesan Menteri Agama yang diteruskan langsung kepadanya: lindungi mahasiswa, jangan biarkan hoaks dan kepentingan politik menyeret mereka. Rektor mengingatkan bahwa aktivis tetap harus berpihak pada masyarakat kecil, hidup sederhana, dan menjaga mentalitas egaliter.</p>
<p>“Kepekaan sosial harus terus diasah. Kalian adalah pendobrak kemapanan, tapi juga pendamping masyarakat,” ucap Hepni. </p>
<p>Dalam nada serius ia menutup, “Sekali lagi tetap kondusif, menjaga lisan, jangan terprovokasi. Saya ini wali yang dititipi orang tua kalian. Kalau sesuatu yang buruk terjadi, sayalah yang pertama akan dimintai pertanggungjawaban," ungkapnya.</p>
<p>Malam itu, doa bersama tak hanya meneguhkan kebersamaan. Ia menjadi ruang teduh, tempat kampus dan mahasiswa mengikat janji: tetap kritis, tapi tidak kehilangan kendali. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peduli Sesama, Bupati Jember Hadirkan Program Kesehatan Gratis Bagi Ojol Serta Jukir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peduli-sesama-bupati-jember-hadirkan-program-kesehatan-gratis-bagi-ojol-serta-jukir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peduli-sesama-bupati-jember-hadirkan-program-kesehatan-gratis-bagi-ojol-serta-jukir</guid>
<description><![CDATA[ Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan klinis, pengecekan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium berupa gula darah dan asam urat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b6c36d24c7a.webp" length="21242" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 18:01:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soebandi Jember tidak hanya berperan sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki fungsi pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan (check-up) gratis bagi 130 juru parkir serta driver ojol di Kabupaten Jember, Senin (1/9/2025).</p>
<p>Direktur RSUD dr. Soebandi, dr. I Nyoman Semita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif atau pencegahan agar masyarakat, khususnya para juru parkir, dapat lebih dini mengetahui kondisi kesehatannya.</p>
<p>“Kalau ditemukan ada penyakit, kami segera memberikan penanganan awal. Namun jika tidak, maka kami lakukan edukasi agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup sehingga dapat mencegah munculnya masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari,” katanya di sela-sela pemeriksaan.</p>
<p>Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan klinis, pengecekan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium berupa gula darah dan asam urat.</p>
<p>Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi tidak normal, peserta langsung mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan lanjutan tanpa dipungut biaya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, sejumlah juru parkir diketahui memiliki gejala hipertensi, kadar asam urat tinggi, serta gula darah meningkat.</p>
<p>Untuk kondisi tersebut, RSUD Dr Soebandi memberikan obat sebagai penanganan awal sekaligus menyarankan peserta agar melakukan kontrol lanjutan di poliklinik.</p>
<p>“Untuk kontrol lanjutan, kami menganjurkan agar para juru parkir memanfaatkan Universal Health Coverage (UHC) yang merupakan program unggulan Bupati Jember, Gus Fawait. Melalui UHC, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan terbaik secara gratis,” ucap dr. Nyoman.</p>
<p>Di tempat yang sama, salah seorang juru parkir bernama Mukhlis menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember Gus Fawait, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.</p>
<p>“Terima kasih kepada Pemkab Jember, terutama kepada Bupati Gus Fawait, yang telah memperhatikan kami para jukir. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Bhakti Adhyaksa ke&amp;80, Kejari Jember Ajak Pelajar Melek Restorative Justice</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-bhakti-adhyaksa-ke-80-kejari-jember-ajak-pelajar-melek-restorative-justice</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-bhakti-adhyaksa-ke-80-kejari-jember-ajak-pelajar-melek-restorative-justice</guid>
<description><![CDATA[ Restorative Justice bukan sekadar menyelesaikan masalah, tetapi juga melatih siswa bertanggung jawab atas perbuatannya, termasuk berani meminta maaf dan memperbaiki kesalahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b6c14f6e9d0.webp" length="87926" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 17:42:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, kejaksaan, kejari, hukum, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kejaksaan Negeri Jember bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi jatim yang berada di wilayah Jember sukses menggelar Kejuaraan Video Kreatif Restorative Justice yang diikuti oleh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Jember.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-80, sekaligus menjadi ajang pertama kalinya digelar pada tahun 2025.</p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Ichwan Effendi, secara langsung menyerahkan trophy dan uang pembinaan hingga jutaan rupiah kepada para pemenang lomba.</p>
<p>Hadiah diberikan kepada juara 1, 2, dan 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3. Adapun Juara 1 SMAN Pakusari, Juara 2 SMKN 8 Jember, Juara 3 SMAN Arjasa Jember. Sedangkan Juara Harapan 1 SMKN 1 Jember, Harapan 2 SMAN 4 Jember dan Harapan 3 SLBN Jember. </p>
<p>“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak para siswa SMA SMK SLB memahami bagaimana menyelesaikan konflik di sekolah dengan damai, seperti kasus perundungan (bullying), tawuran, atau pelanggaran tata tertib,” kata Ichwan di sela-sela kegiatan, Selasa,(2/9/2025).</p>
<p>Menurutnya, Restorative Justice bukan sekadar menyelesaikan masalah, tetapi juga melatih siswa bertanggung jawab atas perbuatannya, termasuk berani meminta maaf dan memperbaiki kesalahan.</p>
<p>Selain itu juga memberi ruang bagi korban untuk dipulihkan, sehingga tidak diabaikan tetapi mendapat pengakuan dan perlindungan.</p>
<p>Serta mencegah stigma dan hukuman berlebihan, agar siswa yang bersalah tidak serta-merta dikeluarkan dari sekolah, melainkan dibina untuk tidak mengulangi kesalahan.</p>
<p>Demikian juga untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan harmonis, menjaga hubungan baik antara siswa, guru, dan orang tua.</p>
<p>Ichwan yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Jember menegaskan, bahwa melalui lomba ini, siswa SMA, SMK, dan SLB diharapkan lebih memahami manfaat Restorative Justice serta mengetahui jenis-jenis kasus yang bisa dimediasi oleh kejaksaan melalui pendekatan ini.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kejari Jember.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada Kejari Jember atas terselenggaranya lomba video kreatif RJ ini. Semoga kolaborasi saat ini berlanjut pada tahun depan lebih meriah, lebih kreatif, dan lebih bermakna. Dengan lomba ini, siswa-siswi kami akan lebih melek hukum dan terbiasa tertib hukum,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalur Gumitir Dibuka Lebih Cepat, Lalu Lintas Jember–Banyuwangi Segera Lancar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalur-gumitir-dibuka-lebih-cepat-lalu-lintas-jemberbanyuwangi-segera-lancar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalur-gumitir-dibuka-lebih-cepat-lalu-lintas-jemberbanyuwangi-segera-lancar</guid>
<description><![CDATA[ Jalur Gumitir yang sempat terganggu longsor, dibuka lebih cepat dari jadwal. Pembukaan jalur ini untuk kelancaran aktivitas ekonomi dan distribusi logistik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b69befce19a.webp" length="22412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 14:36:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Dibuka Lebih Cepat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Jalur Gumitir yang sempat ditutup akibat longsor dipastikan dibuka lebih cepat dari jadwal. Kepastian itu terungkap dalam rapat koordinasi di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rapat digelar di kantor BBPJN Jawa Timur–Bali, Sidoarjo, Senin (1/9/2025). Rapat dipimpin Kepala Bidang Preservasi Jalan dan diikuti sejumlah pemangku kepentingan terkait perbaikan jalur strategis tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam rapat dipaparkan, pekerjaan bore pile di titik KM 233+500 dan KM 235+650 telah selesai lebih cepat. Padahal, pekerjaan awalnya ditarget rampung pada 24 September 2025 mendatang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Percepatan dicapai berkat penambahan peralatan di lapangan. Dengan capaian itu, jalur Gumitir diputuskan dibuka kembali secara fungsional untuk arus lalu lintas umum mulai Kamis (4/9/2025) pukul 00.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski bisa dilalui kendaraan, BBPJN Jawa Timur–Bali menyebut masih ada pekerjaan minor hingga akhir masa kontrak, yaitu 31 Desember 2025. Karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">BBPJN Jawa Timur–Bali juga meminta dukungan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan dalam pengaturan lalu lintas. Hal itu dinilai penting agar arus kendaraan tetap aman, tertib, dan terkendali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menyambut positif percepatan pembukaan jalur tersebut. Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan kabar baik ini, khususnya pengguna jalur Jember–Banyuwangi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Beberapa waktu lalu perekonomian sempat mengalami kendala, terutama pengiriman logistik yang berasal dari Banyuwangi dan Jember,” katanya, Selasa (2/9/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">David berharap, pembukaan jalur itu dibarengi pengaturan lalu lintas yang baik dari kepolisian dan Dinas Perhubungan. Dengan begitu, arus kendaraan bisa lebih aman bagi pengguna.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Walaupun jalur sudah dibuka, masyarakat tetap harus hati-hati dan waspada, karena kemungkinan masih ada pekerjaan yang berjalan sampai akhir kontrak,” tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">David menilai, perbaikan jalur Gumitir akan berdampak besar pada kelancaran aktivitas ekonomi. Distribusi barang dan mobilitas masyarakat akan meningkat kembali secara signifikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dengan dibukanya kembali jalur Gumitir ini, distribusi logistik dan kegiatan perekonomian lainnya bisa kembali normal. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi semua pihak,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Resmikan Kantor P4MI, Administrasi PMI Kini Lebih Mudah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-resmikan-kantor-p4mi-administrasi-pmi-kini-lebih-mudah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-resmikan-kantor-p4mi-administrasi-pmi-kini-lebih-mudah</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Jember meresmikan Kantor P4MI di DPMPTSP guna mempermudah pengurusan administrasi calon PMI. Layanan ini menekan praktik nonprosedural dan mendukung keberangkatan tenaga kerja secara resmi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202509/image_870x580_68b65c0cb0b42.webp" length="40666" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 11:02:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Jember Resmikan Kantor P4MI untuk Permudah Administrasi PMI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP —</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meresmikan Kantor Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (1/9/2025).</p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk mempermudah calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengurus administrasi tanpa perlu ke Surabaya, Malang, atau Banyuwangi. Peresmian dipimpin langsung Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Kepala DPMPTSP Tita Fajar Arieningtyas.</p>
<p>"Alhamdulillah, hari ini kami menindaklanjuti apa yang sudah menjadi komitmen antara Pemkab Jember dengan kementerian. Bahwa pengurusan administrasi bagi calon PMI tidak perlu jauh-jauh lagi ke Surabaya, ke Malang, ke Banyuwangi, cukup bisa di Jember," kata bupati.</p>
<p>Sebelum gedung P4MI rampung, pelayanan administrasi PMI untuk sementara dilakukan di kantor DPMPTSP. Warga Jember yang hendak bekerja di luar negeri dapat menyelesaikan semua proses administrasi di sana.</p>
<p>Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan, langkah ini merupakan komitmen pemerintah daerah sekaligus Presiden Prabowo Subianto untuk mempermudah prosedur bagi para calon PMI.</p>
<p>"Nanti mereka yang berada di Jember akan berada di Jember. Berangkat ke luar negeri itu semua terdata dengan baik dan berangkatnya secara prosedural," ujar Gus Fawait.</p>
<p>Dia menambahkan, banyak calon PMI yang terjebak menjadi pekerja nonprosedural karena tidak memahami alur resmi sejak awal. Karena itu, pihaknya menyiapkan program sosialisasi agar masyarakat lebih paham.</p>
<p>Gus Fawait memastikan Kantor P4MI akan permanen berdiri di Jember, melayani pengurusan dokumen dan kebutuhan lain. Pemkab juga menunggu revisi undang-undang untuk segera menerbitkan peraturan daerah (perda) tentang PMI.</p>
<p>"Harapannya, calon PMI ya v bekerja ke luar negeri, tidak cuma bekerja di sektor informal saja, tetapi bisa ke sektor-sektor yang high skill. Harapan kami mereka bisa mendapatkan gaji yang jauh lebih besar," tuturnya. (***)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Depresi, Penumpang KA Probowangi Lompat dari Kereta yang Melaju Kencang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-depresi-penumpang-ka-probowangi-lompat-dari-kereta-yang-melaju-kencang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-depresi-penumpang-ka-probowangi-lompat-dari-kereta-yang-melaju-kencang</guid>
<description><![CDATA[ Seorang pemuda asal Surabaya nekat melompat dari Kereta Api Probowangi di Jember. Korban ditemukan di tepi jurang dengan luka ringan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68b188a40a913.webp" length="19014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 19:42:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Penumpang KA Probowangi Lompat dari Gerbong di Jember, Selamat dengan Luka Ringan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Seorang penumpang Kereta Api Probowangi nekat melompat dari gerbong saat kereta melaju di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jumat (29/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban bernama Aditya Kurniawan (19), pemuda asal Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Dia menumpang kereta nomor KA 297 relasi Surabaya-Banyuwangi dengan tiket kelas ekonomi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut keterangan saksi, Aditya duduk di kursi nomor 21C pada gerbong lima. Sejak awal perjalanan, dia tampak gelisah, murung, dan diduga sedang depresi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Korban saat itu duduk barengan sama saya di salah satu kursi dekat bordes nomor 21C di gerbong 5. Nah dari awal memang korban itu kelihatannya depresi, soalnya kelihatan gelisah gitu,” kata seorang saksi mata yang enggan disebut namanya, Jumat (29/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sekitar pukul 11.00 WIB, setelah kereta melewati Stasiun Garahan, korban berdiri dan berjalan ke arah belakang. Penumpang lain semula mengira dia hendak ke toilet.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami mengiranya korban mau ke toilet, tapi memang sudah curiga karena wajahnya kelihatan murung dan depresi. Setelah melewati Terowongan Garahan itulah, saya dan beberapa penumpang lainnya melihat korban itu membuka pintu kereta dan lompat keluar saat kereta melaju kencang,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah kejadian, penumpang lain langsung melaporkan insiden tersebut melalui telepon kepada petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perjalanan kereta dilaporkan tetap berlangsung normal tanpa hambatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ya kami langsung melapor ke petugas. Kalau untuk kereta api yang kami naiki alhamdulillah terus lanjut, tidak mengganggu perjalanan,” paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Manager Hukum dan Humas Daerah Operasi (Daop) 9 Jember PT KAI, Cahyo Widiantoro, membenarkan peristiwa penumpang melompat dari KA Probowangi saat melintas di jalur Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Cahyo menjelaskan, laporan dari Kepala Stasiun Sempolan, Muhammad Riski Zulhaidir, menyebut insiden terjadi di jalur antara Stasiun Garahan dan Mrawan, kilometer 28+5/6, Desa Sidomulyo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut laporan petugas lapangan, korban mengenakan kaus merah saat ditemukan di tepi jurang dekat jembatan kereta api. Lokasi tepat berada di bawah jalur lintasan KA.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Menindaklanjuti laporan tersebut, KAI segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Kepala Stasiun Sempolan, PPKA Garahan, PPKA Mrawan, SOT KA 297 Probowangi, Unit PAM, Unit Jalan Rel 9.6 Kalisat, hingga petugas KLB D9/10274 (KPJ KBR–JR),” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada pukul 12.50 WIB, petugas Kereta Penilik Jalan KLB D9/10274 berhasil menemukan korban di bawah jembatan. Dia segera dievakuasi ke jalur aman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tim gabungan KAI segera melakukan evakuasi dan memberikan pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan KAI. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka ringan. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak Polsek Sempolan untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tegas, Bupati Jember Perpanjang Penghapusan Pajak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tegas-bupati-jember-perpanjang-penghapusan-pajak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tegas-bupati-jember-perpanjang-penghapusan-pajak</guid>
<description><![CDATA[ kendati program ini berakhir pada bulan Agustus. Pemerintah Kabupaten Jember memutuskan untuk memperpanjang hingga akhir Desember 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68b12bc4e6d2c.webp" length="53352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 12:45:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pajak, bupati, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bupati Jember, Muhammad Fawait secara resmi memperpanjang penghapusan denda pajak daerah hingga Desember 2025. Kebijakan ini, diterapkan sejak bulan Mei lalu dan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2025.</p>
<p>“Kabupaten Jember adalah kabupaten pertama di Provinsi Jawa Timur yang telah menghapus denda pajak daerah mulai bulan Mei sampai Agustus,” katanya, Kamis(28/8/2025) kemarin.</p>
<p>Salanjutnya kata dia, kendati program ini berakhir pada bulan Agustus, Pemerintah Kabupaten Jember memutuskan untuk memperpanjang hingga akhir Desember 2025.</p>
<p>“Ini adalah komitmen kita bersama,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, kata dia, Pemkab juga telah menurunkan tarif retribusi pasar tang sempat naik hingga 100 persen.</p>
<p>Menurutnya, langkah ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat. Terutama pedagang pasar.</p>
<p>“Pemkab Jember adalah yang pertama di Jawa Timur di hari pertama sudah menandatangani usulan untuk menurunkan retribusi atau pajak pasar,” paparnya.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Gus Fawait itu menambahkan, sebelumnya retribusi pasar baik hingga 100 persen. Hal tersebut memantik gelombang protes dari pedagang pasar tradisional.</p>
<p>“Retribusi pasar sudah kita turunkan kembali. Bahkan 100 persen lebih kita turunkan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Hujan Tiba, Stok Darah PMI Jember Tembus 750 Kantong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-hujan-tiba-stok-darah-pmi-jember-tembus-750-kantong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-hujan-tiba-stok-darah-pmi-jember-tembus-750-kantong</guid>
<description><![CDATA[ Jumlah stok darah tersebut mencakup beberapa komponen dan golongan darah, di antaranya golongan A sebanyak 202 kantong, golongan B 242 kantong, golongan O sebanyak 257 kantong, golongan AB sebanyak 55 kantong. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68afe30764869.webp" length="42646" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 14:35:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, hujan. PMI, darah, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Memasuki musim penghujan di pekan terakhir bulan Agustus, stok darah PMI Jember tercukupi.</p>
<p>Dari data di Unit Donor Darah PMI Jember, pada Kamis 28 Agustus 2025 pukul 09.37, stok darah mencapai 756 kantong darah.</p>
<p>Jumlah stok darah tersebut mencakup beberapa komponen dan golongan darah, di antaranya golongan A sebanyak 202 kantong, golongan B 242 kantong, golongan O sebanyak 257 kantong, golongan AB sebanyak 55 kantong.</p>
<p>“Beberapa hari ini Jember mulai diguyur hujan deras, dan Alhamdulillah stok darah PMI Jember hingga Kamis ini masih aman sehingga masyarakat khususnya pasien di sejumlah rumah sakit yang membutuhkan darah tidak perlu khawatir,” kata Ghufron Eviyan Efendi, Sub Bid Organisasi dan Komunikasi Markas PMI Kabupaten Jember, Kamis (28/8/2025).</p>
<p>Mengacu pada tahun sebelumnya, ketika memasuki musim hujan banyak rumah sakit di Jember yang membutuhkan darah, sehingga saat itu pula PMI langsung memenuhi kebutuhan tersebut untuk kesehatan dan keselamatan pasien yang sedang menjalani perawatan medis.</p>
<p>“Biasanya pasien dengan penyakit demam berdarah di rumah sakit yang membutuhkan darah, namun demikian kita berharap pasien tersebut tidak banyak,” ucapnya.</p>
<p>Di sela-sela mempersiapkan musyawarah kabupaten luar biasa yang akan digelar Rabu 3 September 2025, PMI Jember juga terus melakukan kegiatan donor darah di beberapa tempat.</p>
<p>Dilansir dari laman www.donordarahsehat.com di mana, pada Kamis (28/8/2025), ada beberapa lokasi donor darah, di antaranya SMKN 8 Jember, Gerai Donor Darah Unggulan, SMK PGRI 05, Kecamatan Puger dan donor darah dalam gedung di Kantor Unit Donor Darah jalan Srikoyo 115, Patrang.</p>
<p>“Sesuai arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk terus menjaga ketersediaan darah masyarakat Jember, kami disini baik pengurus, pegawai dan relawan terus berupaya memenuhi kebutuhan darah di seluruh rumah sakit agar tidak terjadi kekurangan dengan melakukan proses donor darah setiap hari,” kata Zainollah, yang ditunjuk Plt Ketua PMI Jember Senin 25 Agustus 2025 kemarin.</p>
<p>PMI Jember meminta agar masyarakat terus menerus menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit disaat memasuki perubahan cuaca seperti yang terjadi saat ini. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Edarkan Uang Palsu Rp52 Juta, Dua Tersangka di Jember Ditangkap Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/edarkan-uang-palsu-rp52-juta-dua-tersangka-di-jember-ditangkap-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/edarkan-uang-palsu-rp52-juta-dua-tersangka-di-jember-ditangkap-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim Jember membongkar peredaran uang palsu Rp52 juta. Dua tersangka ditangkap, sementara pemasok utama masih dalam pengejaran aparat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aebd905e71b.webp" length="50436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 16:26:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Polisi Jember Tangkap Dua Tersangka Peredaran Uang Palsu Rp52 Juta</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Jember menangkap dua tersangka peredaran uang palsu. Polisi menyita barang bukti puluhan juta rupiah siap edar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat yang segera ditindaklanjuti polisi. Penangkapan dilakukan pada Kamis (21/8/2025) pukul 19.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tersangka yang diamankan berinisial HP, warga Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sumbersari, serta DIL, warga Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat. Polisi mendapati keduanya menyimpan uang palsu puluhan juta rupiah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Setelah mendapat informasi, kami lakukan penelusuran dan mengamankan HP dengan barang bukti uang palsu sebesar Rp52 juta yang ditemukan di rumahnya,” jelas AKBP Bobby.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Selanjutnya dilakukan pengembangan dan kami berhasil mengamankan DIL, seorang warga Kecamatan Kalisat,” tambah AKBP Bobby saat konferensi pers di Mapolres Jember, Rabu (27/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Barang bukti yang disita berupa uang palsu pecahan Rp50 ribu sebanyak 660 lembar dengan total Rp33 juta, serta pecahan Rp100 ribu sebanyak 190 lembar total Rp19 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut AKBP Bobby, kedua tersangka mengaku memperoleh uang palsu dari seorang pemasok. Hingga kini, polisi masih memburu pemasok tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran di Jember. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Nelayan di Jember Pura&amp;Pura Lapor Polisi usai Bunuh Sepupu saat Mabuk Berat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-nelayan-di-jember-pura-pura-lapor-polisi-usai-bunuh-sepupu-saat-mabuk-berat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-nelayan-di-jember-pura-pura-lapor-polisi-usai-bunuh-sepupu-saat-mabuk-berat</guid>
<description><![CDATA[ Kasus pembunuhan di Puger, Jember, terungkap. Dua nelayan membunuh sepupunya saat mabuk, lalu mendorong tubuh korban ke sungai untuk menyamarkan kejadian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aebd2761b0f.webp" length="58110" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 15:49:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Dua Nelayan Bunuh Kerabat Saat Mabuk di Jember, Korban Ditemukan di Sungai Puger</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Kepolisian Resor (Polres) Jember mengungkap kasus pembunuhan seorang pria oleh dua nelayan di Kecamatan Puger. Korban ditemukan tewas di Sungai Besini, Dusun Krajan 2.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra menjelaskan, peristiwa terjadi Rabu (13/8/2025) malam sekitar pukul 19.30. Kejadian berlangsung sehari sebelum laporan hilangnya korban diterima polisi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Peristiwa ini melibatkan dua nelayan yang menganiaya sepupunya sendiri hingga korban meninggal dunia,” ujar AKBP Bobby dalam konferensi pers di Jember, Rabu (27/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Polisi menetapkan SP (36), nelayan asal Dusun Mangaran, Desa Puger Wetan, dan MN (38), nelayan asal Dusun Mangaran, Kecamatan Puger, sebagai tersangka. Salah satunya merupakan sepupu korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Barang bukti yang diamankan berupa jaket jumper hitam milik korban, kaos abu-abu, topi abu-abu, jaket jumper hitam bertuliskan ‘Unbeaten’, serta sepeda motor Honda Vario putih,” kata AKBP Bobby.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Motif berawal saat korban bersama dua tersangka mengonsumsi minuman keras sejak (miras) sore hari. Dalam kondisi mabuk, korban marah-marah hingga memicu emosi pelaku yang masih kerabatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Korban tidak dapat mengendalikan diri, berteriak, dan memukul, sehingga memicu tindak kekerasan yang berujung kematian,” ujar AKBP Bobby menjelaskan motif di balik tindak penganiayaan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma menguraikan kronologi, pesta miras berlangsung sejak pukul 16.00 sampai 19.00 di Alun-alun Puger. Ketiganya terlibat dalam pesta miras tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat mabuk, korban memukul kedua tersangka. Keduanya lantas memiting korban dan membawanya ke Sungai Besini dengan alasan untuk menyadarkannya dari pengaruh alkohol yang menjerat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sesampainya di sungai, pakaian atas korban dilepaskan dan diletakkan di tepi sungai,” kata AKP Angga, Rabu (27/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, korban kembali mengamuk dan memukul pelaku. Kedua tersangka yang masih mabuk kemudian menenggelamkan korban selama 5 menit hingga tidak bergerak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah memastikan korban meninggal, tubuh korban didorong ke tengah sungai. Tindakan itu dilakukan untuk menyamarkan peristiwa seolah tenggelam akibat kecelakaan biasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ironisnya, keesokan hari tersangka bersama ibu korban justru ikut melaporkan kejadian itu ke polisi seolah tidak mengetahui penyebab kematian,” kata AKP Angga menambahkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Keduanya mendatangi Polsek Puger untuk melaporkan korban hilang. Saat itu tersangka mendampingi ibu korban yang melaporkan kejadian,” pungkasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP, Pasal 338 KUHP, atau Pasal 170 Ayat (2) serta Pasal 359 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati dan Gubernur Sepakat, MTQ Jember Jadi Ajang Pemberdayaan Ekonomi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-dan-gubernur-sepakat-mtq-jember-jadi-ajang-pemberdayaan-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-dan-gubernur-sepakat-mtq-jember-jadi-ajang-pemberdayaan-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Jember bersiap menyambut MTQ Jawa Timur 2025 dengan pameran UMKM, pentas seni, dan festival kebersamaan yang menggabungkan syiar Al-Qur’an serta penguatan ekonomi rakyat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aeb4fb38d3f.webp" length="88448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 15:19:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember Tuan Rumah MTQ Jawa Timur 2025, UMKM Jadi Sorotan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Kabupaten Jember akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur 2025 pada September mendatang. Persiapan diarahkan menghadirkan syiar, ekonomi rakyat, dan citra religius Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menjelang hari pelaksanaan, Bupati Jember Muhammad Fawait bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pertemuan menghasilkan kesepakatan menghadirkan MTQ yang religius, meriah, serta berdampak nyata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dengan dukungan penuh dari Ibu Gubernur, kami optimis MTQ di Jember kali ini akan menjadi yang terbesar dan paling spesial sepanjang sejarah pelaksanaan di tingkat provinsi,” kata bupati yang biasa disapa Gus Fawait.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gubernur Khofifah menegaskan, pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak boleh dihapus meski ada kebutuhan efisiensi anggaran. UMKM harus hadir sebagai wajah ekonomi rakyat di tengah MTQ.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Al-Qur’an, tetapi juga momentum pemberdayaan ekonomi. UMKM dan pelaku usaha kecil harus merasakan manfaatnya. MTQ di Jember harus menjadi pesta rakyat yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap Khofifah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pameran UMKM akan dipusatkan di Alun-alun Jember. Lokasi ini dipilih karena letaknya strategis di jantung kota sekaligus tempat berputarnya roda ekonomi rakyat seiring antusiasme ribuan pengunjung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain pameran, berbagai kegiatan pendukung juga disiapkan. Mulai pentas seni Islami, bazar ekonomi kreatif, hingga agenda sosial-keagamaan yang melibatkan masyarakat luas. Semua dirancang untuk menegaskan MTQ Jember sebagai festival kebersamaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait menekankan kunci sukses MTQ terletak pada sinergi seluruh pihak. Agenda ini bukan semata kegiatan keagamaan, melainkan momentum kebersamaan yang meneguhkan gotong royong antar-tingkatan pemerintahan dan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dengan gotong royong antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh lapisan masyarakat, Jember siap memberi kesan terbaik bagi seluruh peserta dan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral &amp;apos;Bilik Asmara&amp;apos; dan Kondom di Pantai Watu Ulo Jember, Polisi Turun Tangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-bilik-asmara-dan-kondom-di-pantai-watu-ulo-jember-polisi-turun-tangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-bilik-asmara-dan-kondom-di-pantai-watu-ulo-jember-polisi-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ Bilik kardus berisi kondom bekas ditemukan pemuda saat jogging di Pantai Watu Ulo, Jember. Polisi akan selidiki dan berkoordinasi dengan camat setempat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68aeb1241351d.webp" length="23276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 14:39:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Viral Bilik Asmara dan Kondom Bekas di Pantai Watu Ulo Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Seorang pemuda menemukan bilik diduga dipakai aktivitas asusila di bibir Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Senin (25/8/2025) pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bilik itu beralaskan kardus, dikelilingi semak, dan tampak bisa dipakai untuk duduk hingga berbaring. Di sekitar lokasi, ditemukan pula kondom bekas berserakan di tanah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Video penemuan tersebut diunggah ke akun Instagram @jember24jam_ dan langsung viral. Dalam rekaman, pria yang menemukan bilik menyebut, tempat itu menyerupai gua kecil namun bersih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“<em>Tempat iki resik digunakan ritual opo wong topo ngunu loh </em>(tempat ini bersih, digunakan untuk ritual atau orang sedang bertapa gitu),” ucap pria dalam video tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, saat mendekat, dia kaget melihat kondom bekas berserakan di dekat kardus. Temuan itu menimbulkan dugaan bilik digunakan untuk aktivitas mesum di kawasan wisata pantai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ambulu, AKP Solikhan Arief, menyebut pihaknya baru mendapat informasi viral tersebut. Dia memastikan polisi segera melakukan pengecekan lapangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami baru juga mendapatkan informasi. Biar nanti dicek dulu sama bhabinkamtibmas setempat,” ujar Solikhan, Rabu (27/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Nanti kami infokan dan kami selidiki serta berkoordinasi dengan camat setempat,” katanya menegaskan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Ekonomi Lokal, Festival Anggrek Jember 2025 Digelar Meriah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dorong-ekonomi-lokal-festival-anggrek-jember-2025-digelar-meriah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dorong-ekonomi-lokal-festival-anggrek-jember-2025-digelar-meriah</guid>
<description><![CDATA[ Festival Anggrek Jember ke-3 resmi dibuka. Mengangkat tema “Anggrek Pesona Loka 2025”, acara ini diikuti 34 peserta dari berbagai daerah dan menegaskan posisi Jember sebagai pusat anggrek nasional. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ad3b5b864b4.webp" length="52726" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 12:04:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Festival Anggrek Jember 2025 Resmi Dibuka, Pesona Lokal Mendunia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Festival Anggrek Jember (FAJ) ke-3 resmi dibuka Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, di Gedung Serbaguna Kaliwates, Senin (25/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara bertema “Anggrek Pesona Loka 2025” ini digelar untuk menegaskan keindahan anggrek lokal Jember yang telah dikenal luas hingga berbagai daerah di Nusantara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memberikan dukungan penuh agar FAJ menjadi agenda tahunan, sekaligus sebagai upaya membangkitkan kembali gairah dunia peranggrekan di Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Festival anggrek ini jangan hanya menjadi kegiatan biasa, tetapi bagaimana caranya kita, khususnya generasi muda, bisa berkontribusi lebih besar lagi dalam mengembangkan potensi anggrek,” kata Ning Ghyta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahun ini, FAJ diikuti 34 peserta dari berbagai daerah, mulai Jember, Pasuruan, Lumajang, Banyuwangi, Surabaya, Probolinggo, Sumbawa, Jawa Tengah, Malang, Blitar, Mojokerto, hingga Nganjuk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kehadiran peserta dari luar Jember menegaskan skala nasional festival tersebut sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai pusat kegiatan peranggrekan di Indonesia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain pameran anggrek, FAJ juga menghadirkan talkshow bertema “Inovasi Budaya dan Bisnis Anggrek sebagai Potensi Penggerak Ekonomi Daerah”.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Talkshow ini menghadirkan empat narasumber, yakni Ning Ghyta mewakili Bupati Jember, Ketua PAI DPD Jawa Timur Gus Yasin, Ketua DPC Malang Raya Dedek Setia, serta Ketua Departemen Agribisnis DPD PAI Novianto. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan itu, Ning Ghyta juga menyampaikan harapan agar FAJ terus berkembang setiap tahun dengan kualitas lebih baik dan jangkauan lebih luas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, Kabupaten Jember telah memiliki laboratorium anggrek yang berpotensi besar untuk dikembangkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hasil penelitian dari laboratorium ini nantinya bisa melahirkan produk turunan yang bernilai dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua PMI Jember Mundur, Bupati Tunjuk Plt untuk Jaga Pelayanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketua-pmi-jember-mundur-bupati-tunjuk-plt-untuk-jaga-pelayanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketua-pmi-jember-mundur-bupati-tunjuk-plt-untuk-jaga-pelayanan</guid>
<description><![CDATA[ Ketua PMI Jember Mohammad Thamrin resmi mengundurkan diri. Bupati Jember Muhammad Fawait menunjuk Zainollah sebagai pelaksana tugas untuk memastikan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan tetap berjalan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68ac082ddcb1c.webp" length="47076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 13:54:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Ketua PMI Jember Mengundurkan Diri, Zainollah Ditunjuk Jadi Pelaksana Tugas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP —</strong> Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Mohammad Thamrin, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Sebagai langkah cepat, Bupati Jember Muhammad Fawait menunjuk Zainollah, sekretaris PMI, sebagai pelaksana tugas ketua.</p>
<p></p>
<p>Fawait menegaskan, PMI memiliki peran strategis di sektor kesehatan. Keberadaannya sangat vital mendukung pelayanan masyarakat, terlebih Rumah Sakit Daerah dr. Subandi ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi tujuh daerah sekitar.</p>
<p></p>
<p>“Tentu keberadaan PMI sangat vital untuk mendukung pelayanan kesehatan, baik di Jember maupun kabupaten kota lain,” kata Fawait saat menyerahkan surat penunjukan pelaksana tugas Ketua PMI Jember, Sabtu (23/8/2025).</p>
<p></p>
<p>Dia menjelaskan, kabar pengunduran diri Thamrin diterima pemerintah daerah melalui surat resmi dari PMI Jawa Timur. Pemerintah daerah segera menindaklanjutinya dengan melakukan koordinasi bersama pengurus provinsi.</p>
<p></p>
<p>Menurut Fawait, hasil diskusi dengan PMI Jawa Timur menghasilkan kesepakatan agar Zainollah ditugaskan sebagai pelaksana tugas ketua. Dia diminta melanjutkan kepemimpinan hingga terbentuk kepengurusan definitif.</p>
<p></p>
<p>“SK Plt ini berlaku maksimal satu bulan. Mudah-mudahan sebelum itu, kepengurusan definitif sudah terbentuk,” jelas Fawait.</p>
<p></p>
<p>Lebih lanjut, Fawait menyatakan Pemkab Jember mendukung penuh proses transisi kepengurusan PMI. Pemerintah siap bersinergi terutama dalam program kesehatan dan penanganan kebencanaan.</p>
<p></p>
<p>“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar layanan PMI segera berjalan normal, termasuk soal Unit Donor Darah yang sedang diproses perizinannya,” pungkas Fawait.</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Zainollah menyatakan siap mengemban amanah sebagai pelaksana tugas ketua PMI Jember. Dia berkomitmen melakukan terobosan untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan.</p>
<p></p>
<p>“Program awal saya adalah menggalakkan donor darah, termasuk bekerja sama dengan pesantren, organisasi masyarakat, hingga komunitas,” ucap Zainollah.</p>
<p></p>
<p>Dia menekankan, kolaborasi dengan berbagai elemen penting untuk memastikan ketersediaan darah. Bahkan, PMI Jember ditargetkan mampu membantu kabupaten lain ketika terjadi bencana.</p>
<p></p>
<p>“Doakan saja agar semua berjalan lancar. Kami akan berusaha maksimal agar stok darah aman, pelayanan meningkat, dan PMI Jember semakin bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (***)</p>
<p></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fokus Prestasi, SMAN 1 Kencong Pastikan Bebas Pungli dan Penahanan Ijazah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fokus-prestasi-pendidikan-sman-1-kencong-pastikan-bebas-pungli-dan-penahanan-ijazah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fokus-prestasi-pendidikan-sman-1-kencong-pastikan-bebas-pungli-dan-penahanan-ijazah</guid>
<description><![CDATA[ SMAN 1 Kencong, Jember, menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan tanpa pungutan liar dan tanpa penahanan ijazah, demi mencetak generasi berprestasi yang belajar dengan fokus dan nyaman. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68abbfbe10338.webp" length="51080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 09:01:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>SMAN 1 Kencong Pastikan Pendidikan Bebas Pungutan dan Penahanan Ijazah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP —</strong> SMAN 1 Kencong, Jember, menegaskan komitmennya memberikan layanan pendidikan terbaik tanpa pungutan liar dan tanpa penahanan ijazah bagi seluruh siswanya.</p>
<p></p>
<p>Kepala SMAN 1 Kencong, Syaiful Bahri mengatakan, sekolah ingin menciptakan suasana belajar yang fokus, nyaman, dan bebas beban biaya tambahan. Dengan begitu, siswa dapat berprestasi tanpa hambatan.</p>
<p></p>
<p>"Maka di SMAN 1 Kencong di antara bentuk pelayanannya adalah pertama tidak ada pungutan liar," tegas Syaiful, Senin (25/8/2025).</p>
<p></p>
<p>Dia menambahkan, sekolah juga memastikan seluruh ijazah sudah diserahkan kepada siswa yang lulus tanpa syarat apa pun. Proses pengambilan ijazah dilakukan gratis tanpa biaya tambahan.</p>
<p></p>
<p>"Untuk di SMAN 1 Kencong tidak ada penahanan ijazah, dan juga untuk pengambilan ijazah tidak memakai uang. Semua sudah diberikan kepada siswa," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ketua Komite SMAN 1 Kencong, Sunarto, mengapresiasi langkah tersebut. Menurut dia, kebijakan sekolah memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat sekaligus menunjukkan kesungguhan dalam mencetak sumber daya manusia unggul.</p>
<p></p>
<p>"Kami selalu mendorong anak didik agar berpikir kreatif tanpa penekanan, dan tahun lalu ada tujuh siswa yang diterima di Tiongkok dengan beasiswa penuh," kata Sunarto.</p>
<p></p>
<p>Secara terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Jember dan Lumajang, Sugeng Trianto, mendukung langkah SMAN 1 Kencong. Dia mengatakan, kebijakan ini sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Sugeng menyebut, sekolah negeri sudah memperoleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP). Karena itu, sekolah tidak boleh menahan ijazah siswa dengan alasan apa pun.</p>
<p></p>
<p>"Untuk SMA maupun SMK negeri sudah ada dana BOS serta BPOPP. Selain itu, sekolah tidak memperbolehkan penahanan ijazah siswa maupun siswi," kata Sugeng, Senin (25/8/2025).</p>
<p></p>
<p>Dia menambahkan, setiap kegiatan sekolah harus melalui pembahasan terbuka dengan cabang dinas. Setelah sesuai prosedur, keputusan diserahkan kembali kepada sekolah dan komite untuk dikoordinasikan dengan wali murid.</p>
<p></p>
<p>"Semua kegiatan wajib ada berita acara yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ujar Sugeng. (*)</p>
<p></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Bagikan Bibit Pohon Buah di Jalan Raya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-mahasiswa-baru-uin-khas-jember-bagikan-bibit-pohon-buah-di-jalan-raya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-mahasiswa-baru-uin-khas-jember-bagikan-bibit-pohon-buah-di-jalan-raya</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang tahun ini mengangkat tema ekoteologi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a98110c5837.webp" length="78266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 16:31:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar aksi peduli lingkungan dengan membagikan ribuan bibit pohon buah kepada pengguna jalan di Simpang Empat Mangli, Jumat (22/8/2025) kemarin.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang tahun ini mengangkat tema ekoteologi.</p>
<p>Terlihat, mahasiswa tampak antusias membagikan bibit kepada para pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.</p>
<p>Aksi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat.</p>
<p>Salah seorang pengguna jalan, Jauhari, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.</p>
<p>“Saya kira kegiatan tersebut sangat bagus, dan saya mengapresiasi kegiatan semacam itu. Paling tidak bisa mengajak masyarakat untuk sadar tentang lingkungan,” katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Profesor Hepni, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi dari Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama, salah satunya penguatan ekoteologi.</p>
<p>“Ekoteologi itu tidak hanya sekedar konsep atau gagasan saja, tapi kita langsung wujudkan dalam bentuk implementasi, yakni membagikan bibit buah kepada masyarakat yang sedang melintas di simpang empat Mangli,” jelasnya.</p>
<p>Prof. Hepni memaparkan, melalui pembagian bibit pohon buah, pihak kampus ingin menggugah kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.</p>
<p>“Jadi tidak hanya soal Hablum Minallah, Hablum Minannas, dan Hablum Minal Alam. Alam adalah mitra kita, harus punya kepedulian terhadap alam,” terangnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Khoirul Faizin.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini juga ditujukan untuk menanamkan kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa baru.</p>
<p>“Tentu kita ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa mereka harus memiliki kesadaran serta kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Bahwa alam itu adalah sahabat mereka, untuk itu harus dijaga dengan baik,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PBAK UIN KHAS Jember, Rifan Humaidi, menyebut kegiatan ini selaras dengan visi kampus menuju Green and Smart Campus.</p>
<p>“Program ini selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama dan Dasa Cita Rektor UIN KHAS Jember yakni Penguatan Ekoteologi dan Green and Smart Kampus,” pungkasnya.<strong> (ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tajemtra 2025, Ratusan Ambulans Dinas Kesehatan Siapkan Tim Khusus Tangani Kesehatan Peserta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tajemtra-2025-ratusan-ambulans-dinas-kesehatan-siapkan-tim-khusus-tangani-kesehatan-peserta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tajemtra-2025-ratusan-ambulans-dinas-kesehatan-siapkan-tim-khusus-tangani-kesehatan-peserta</guid>
<description><![CDATA[ Selain itu, Dinkes juga menurunkan tim medis untuk mendampingi peserta dan tamu undangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a936c585f58.webp" length="58154" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 10:59:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Tajemtra, Jember, gerak jalan, unik. Kesehatan, Dinkes, ambulans, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menyiapkan pengamanan medis dengan total 41 tim yang tersebar di sepanjang jalur Tanggul–Jember untuk gelaran Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2025 yang bakal digelar Sabtu (23/8/2025).</p>
<p>Plt. Kepala Dinkes Jember Achmad Helmi Luqman menjelaskan, bahwa mereka telah menyiagakan 15 pos kesehatan di lokasi strategis. </p>
<p>“Kami juga telah menyiapkan puskesmas di sepanjang rute sebagai tempat rujukan awal serta ratusan ambulan yang ikut mengawal keberangkatan peserta ,” katanya.</p>
<p>Selain itu, Dinkes juga menurunkan tim medis untuk mendampingi peserta dan tamu undangan.</p>
<p>Ambulans dari RSD dr. Soebandi khusus disiapkan untuk mendampingi VVIP, ditambah dengan enam ambulans mobile yang mengikuti jalannya para peserta serta RSD Balung.</p>
<p>“Kami juga mengerahkan ratusan unit ambulans serta roda dua untuk VVIP dan dua unit ambulans roda dua dari PMI untuk mendukung pengawalan peserta,” ungkap Helmi.</p>
<p>Untuk rujukan medis yang lebih lanjut, sejumlah rumah sakit juga siap siaga, termasuk RSD Balung, RS Kaliwates, RS Siloam, dan RSD dr. Soebandi.</p>
<p>“Kami telah berkoordinasi dengan semua rumah sakit di sepanjang jalur untuk siap menerima peserta yang memerlukan perawatan,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Dinkes Jember juga menyediakan tim pemijat tradisional atau hatra. Terdapat setidaknya 24 hatra yang ditempatkan di tiga lokasi, yaitu Lapangan Bangsalsari, Lapangan Rambipuji, dan Alun-alun Jember.</p>
<p>“Layanan pijat tradisional ini ditujukan untuk membantu peserta yang mengalami kejang otot,” kata Helmi.</p>
<p>Di samping persiapan medis, Dinkes juga mengeluarkan surat edaran mengenai lalu lintas ambulans. Ambulans yang tidak memiliki stiker resmi Dispora dilarang melintasi jalur Tajemtra.</p>
<p> “Kami telah menyiapkan PSC 119 yang berkolaborasi dengan Dishub dan Satlantas agar ambulans untuk rujukan darurat dapat tetap mendapatkan akses,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bandara Jember Hidup Lagi, Maskapai Fly Jaya Buka Rute Halim–Notohadinegoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bandara-jember-hidup-lagi-maskapai-fly-jaya-buka-rute-halimnotohadinegoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bandara-jember-hidup-lagi-maskapai-fly-jaya-buka-rute-halimnotohadinegoro</guid>
<description><![CDATA[ Bandara Notohadinegoro Jember kembali aktif. Maskapai Fly Jaya membuka rute perdana Jakarta-Jember pada September 2025 untuk dorong ekonomi lokal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a6f51e70e8f.webp" length="34760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 19:43:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bandara Notohadinegoro Jember Kembali Aktif, Fly Jaya Buka Rute Halim–Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Setelah vakum sekitar 7,5 bulan, Bandara Notohadinegoro Jember kembali beroperasi. Maskapai Fly Jaya memastikan penerbangan reguler perdana dari Halim Perdanakusuma–Jember mulai September 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><em>Chief Commercial Officer </em>(CCO) Fly Jaya, Ary Mercyanto mengatakan, penerbangan Halim–Jember menjadi rute baru maskapai dengan menggunakan pesawat tipe ATR 72.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Penerbangan perdana di bulan September ini disebut sebagai momentum penting untuk membuka kembali akses udara ke Jember," katanya, Kamis (21/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ary menambahkan, pembukaan rute ini merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Tujuannya untuk menghidupkan kembali penerbangan dan memperluas aksesibilitas transportasi udara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan bertambahnya opsi transportasi menuju Jember maka diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jember serta wilayah sekitarnya," jelas Ary.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, reaktivasi Bandara Notohadinegoro menjadi tonggak baru. Penerbangan reguler mulai September 2025 diyakini akan mendongkrak daya tarik daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hadirnya bandara aktif akan meningkatkan minat investor dan wisatawan," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, target utama adalah mengundang lebih banyak investor datang ke Jember. Selain itu, kehadiran penerbangan diharapkan memicu peningkatan jumlah wisatawan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan penerbangan reguler mulai bulan depan, masyarakat Jember tak perlu lagi menempuh perjalanan darat berjam-jam ke Surabaya untuk terbang ke Jakarta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Durasi perjalanan Jember–Jakarta dapat dipangkas menjadi sekitar 1 jam 40 menit saja," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga Jember sudah lama menantikan bandara kembali aktif. Jika penerbangan berjalan lancar, ekonomi lokal mulai perhotelan, kuliner, hingga usaha kecil menengah, diprediksi ikut bergeliat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Nanti juga bakal mempermudah akses ke kampus-kampus besar di Jember, seperti Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik, Prof Hepni Tekankan DIVA</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pembukaan-pengenalan-budaya-akademik-prof-hepni-tekankan-diva</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pembukaan-pengenalan-budaya-akademik-prof-hepni-tekankan-diva</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS mendorong mahasiswa untuk berani melahirkan ide-ide kreatif, menemukan cara baru, serta menghadirkan solusi segar atas berbagai persoalan umat dan bangsa. Inovasi lahir dari keberanian berpikir berbeda dan semangat untuk memberi manfaat lebih luas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a595b19a825.webp" length="53038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 18:04:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, ADV, UIN KHAS, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Hepni, menekankan pentingnya membangun karakter DIVA (Dedikasi, Inovasi, Visioner, dan Adaptif) dalam diri mahasiswa baru.</p>
<p>Hal itu disampaikan dalam pidatonya dengan tegas pada acara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 yang berlangsung di kampus UIN KHAS Jember.</p>
<p>Prof. Hepni menjelaskan bahwa dedikasi adalah pengabdian sepenuh hati dalam menuntut ilmu, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.</p>
<p>"Mahasiswa, tidak cukup hanya hadir secara fisik di ruang kuliah, tetapi harus menghadirkan komitmen akademik, moral, dan sosial yang nyata," katanya, Kamis,(20/8/2025) di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi sebagai ciri mahasiswa unggul. Menurutnya, UIN KHAS mendorong mahasiswa untuk berani melahirkan ide-ide kreatif, menemukan cara baru, serta menghadirkan solusi segar atas berbagai persoalan umat dan bangsa. Inovasi lahir dari keberanian berpikir berbeda dan semangat untuk memberi manfaat lebih luas.</p>
<p>"Mahasiswa harus inovatif, dan mampu melahirkan ide kreatif dalam hal apapun serta memberikan ide segar dan inovasi," jelasnya.</p>
<p>Sikap visioner, lanjut Prof. Hepni, juga harus menjadi bagian dari karakter mahasiswa UIN KHAS. Seorang mahasiswa, katanya, tidak boleh terjebak dalam kepentingan sesaat, melainkan harus mampu melihat jauh ke depan, membaca arah perubahan, serta menyiapkan diri menjadi pemimpin yang membawa peradaban ke arah yang lebih baik.</p>
<p>Selain itu, Prof. Hepni menegaskan pentingnya sikap adaptif di tengah era digital dan disrupsi teknologi yang cepat. Mahasiswa dituntut lentur dan terbuka terhadap perubahan, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai luhur Islam.</p>
<p>“Adaptif bukan berarti kehilangan jati diri, tetapi menjadikan fleksibilitas sebagai kekuatan,” tegasnya.</p>
<p>Dengan membangun empat karakter tersebut, Prof. Hepni berharap mahasiswa UIN KHAS Jember mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global, kepekaan sosial, dan komitmen spiritual. “</p>
<p>Karakter DIVA inilah yang akan mengantarkan kalian menjadi insan ulul albab, yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan dunia,” pungkasnya. <strong>(Adv)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Bergerak ke Jakarta, Perjuangkan Ribuan Honorer Diangkat Jadi PPPK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-bergerak-ke-jakarta-perjuangkan-ribuan-honorer-diangkat-jadi-pkkk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-bergerak-ke-jakarta-perjuangkan-ribuan-honorer-diangkat-jadi-pkkk</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember Muhammad Fawait mengupayakan pengangkatan honorer kategori R4 menjadi PKKK paruh waktu. Pengajuan resmi disampaikan ke pemerintah pusat agar aspirasi tenaga honorer terpenuhi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a582972b0d9.webp" length="63674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 15:09:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Jember Ajukan 3.500 Honorer Jadi P3K Paruh Waktu ke Pemerintah Pusat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Ribuan pegawai honorer kategori R4 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendapat angin segar menyusul upaya pengangkatan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) paruh waktu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke pemerintah pusat agar seluruh honorer kategori R4 yang berjumlah lebih dari 3.500 orang bisa diterima menjadi PPPK paruh waktu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tadi malam kami sudah istikharah. Jember merupakan kabupaten dengan jumlah honorer cukup banyak. Namun kami tetap berupaya agar seluruh honorer bisa diterima sebagai PPPK paruh waktu. Oleh karena itu, hari ini kami datang ke Jakarta,” katanya melalui zoom meeting, Rabu (20/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fawait meminta doa dan dukungan seluruh tenaga honorer agar perjuangan Pemkab Jember memperjuangkan aspirasi tersebut dikabulkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Mari kita berdoa bersama, semoga seluruh honorer di Jember bisa diterima sebagai PPPK paruh waktu,” pintanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Wahidatul Fitria, salah satu tenaga honorer kategori R4, berterima kasih kepada bupati yang telah memperjuangkan nasib mereka dan berharap upaya tersebut membuahkan hasil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami tahu memperjuangkan hak-hak kami tidaklah mudah, tetapi kami percaya Gus Bupati telah berupaya. Semoga perjuangan beliau membawa hasil yang lebih baik,” ujarnya<strong>. (adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Simpang Empat Argopuro Ditutup Permanen, Forum LLAJ Sepakati dalam Forum</title>
<link>https://suarajatimpost.com/simpang-empat-argopuro-ditutup-permanen-forum-llaj-sepakati-dalam-forum</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/simpang-empat-argopuro-ditutup-permanen-forum-llaj-sepakati-dalam-forum</guid>
<description><![CDATA[ Selain perubahan simpang, forum juga membahas perlunya peninjauan titik U-turn di Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gajah Mada agar arus kendaraan lebih lancar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a4449d3ada7.webp" length="36742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 17:05:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, simpang empat, Argopuro, llau lintas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Akhirnya Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Jember resmi menyepakati penutupan permanen simpang empat di Jalan Argopuro. Keputusan ini diambil setelah evaluasi uji coba beberapa waktu lalu.</p>
<p>Forum menetapkan perubahan simpang empat menjadi simpang tiga tanpa sinyal, berlaku permanen mulai Selasa (19/8/2025) hari ini. Langkah ini dianggap lebih efektif dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dari segala sisi.</p>
<p>Rapat evaluasi digelar di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jember. Pertemuan tersebut dipimpin Plt Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, dengan menghadirkan berbagai unsur terkait.</p>
<p>Tidak hanya dishub dalam forum ini hadir perwakilan DPRD Jember, Satlantas Polres Jember, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, BPTD Jawa Timur, hingga akademisi Universitas Jember yang turut memberikan masukan teknis.</p>
<p>“Berdasarkan hasil kajian teknis dan evaluasi, tingkat layanan jalan menjadi lebih baik. Karena itu Forum LLAJ sepakat mengubah pengaturan simpang ini secara permanen,” kata Gatot.</p>
<p>Ia menambahkan, median jalan yang kini masih berupa pagar portabel akan ditingkatkan menjadi median taman. Hal itu dilakukan agar kawasan lebih tertata sekaligus aman dan terlihat bagus.</p>
<p>Median tersebut nantinya dilengkapi bukaan sesuai kebutuhan manuver kendaraan, pagar tambahan, cermin tikungan, serta pita penggaduh untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Selain perubahan simpang, forum juga membahas perlunya peninjauan titik U-turn di Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gajah Mada agar arus kendaraan lebih lancar.</p>
<p>“Secara simultan, kita juga evaluasi penempatan U-turn dan pengaturan parkir agar lebih tertib. Forum LLAJ akan terus mendukung manajemen lalu lintas kawasan ini,” terang Gatot.</p>
<p>Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, memastikan keputusan diambil berdasarkan kajian teknis dan hasil evaluasi lapangan yang telah dilakukan bersama.</p>
<p>“Setelah kajian teknis maupun akumulatif, kami simpulkan perempatan Argopuro ditutup permanen dengan pertigaan tidak bersinyal,” ujar David.</p>
<p>Menurutnya, median jalan juga direkomendasikan menjadi taman kota, dengan tetap ada bukaan selebar 10–12 meter untuk event besar seperti JFC atau peringatan nasional dan juga event besar kabupaten Jember.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Konservasi, Ratusan Burung dan Tukik Dilepas Bebas di Pantai Papuma Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/konservasi-ratusan-burung-dan-tukik-dilepas-bebas-di-pantai-papuma-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/konservasi-ratusan-burung-dan-tukik-dilepas-bebas-di-pantai-papuma-jember</guid>
<description><![CDATA[ Sebanyak 250 ekor tukik hasil kerja sama dengan Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Meru Betiri ini dilepas, dengan harapan dapat tumbuh berkembang dan menjadi bagian integral ekosistem di Pantai Papuma. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a3256f4a928.webp" length="81000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 20:58:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, penyuluhan, konservasi, pantai, laut, penyuluhan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Ratusan burung dan anak penyu (tukik) lepas bebas di Pantai Papuma yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin (18/8/2025). </p>
<p>Upaya konservasi yang dilakukan di Pantai Papuma itu sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 RI dan sekaligus bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional oleh Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember.</p>
<p>Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala KPH Jember, Eko Teguh Prasetyo ini, menggabungkan semangat kemerdekaan dengan kepedulian terhadap kelestarian alam.</p>
<p>Momen paling mengharukan terjadi ketika ratusan tukik dilepaskan ke perairan Pantai Papuma.</p>
<p>Sebanyak 250 ekor tukik hasil kerja sama dengan Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Meru Betiri ini dilepas, dengan harapan dapat tumbuh berkembang dan menjadi bagian integral ekosistem di Pantai Papuma.</p>
<p>"Kami merasa Pantai Papuma sebagai kawasan wisata tetap harus dijaga ekosistemnya, termasuk satwa di dalamnya," kata Eko Teguh Prasetyo di sela-sela pelepasan.</p>
<p>Meskipun Pantai Papuma bukan habitat alami penyu bertelur, KPH Jember berharap pelepasan ini dapat menciptakan ekosistem baru yang mendukung kehidupan penyu di kawasan tersebut.</p>
<p>Tidak hanya tukik, KPH Jember juga melakukan aksi penyelamatan burung perkutut dengan membeli sekitar 300 ekor burung dari pedagang yang berada di Kota Jember untuk kemudian dilepaskan ke hutan lindung di kawasan atas Pantai Papuma.</p>
<p>"Kami yakin banyak burung perkutut yang sudah ditangkap kemudian dijual di pasar. Kami beli kembali dengan tujuan melepas liarkan, sehingga populasinya akan semakin banyak untuk menjaga ekosistem hutan lindung," jelasnya.</p>
<p>Strategi unik ini bertujuan mengembalikan keseimbangan ekosistem hutan lindung yang berada di sekitar kawasan wisata Pantai Papuma, sekaligus memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga satwa liar.</p>
<p>Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional yang ditetapkan Kementerian Kehutanan, kegiatan ini menjadi simbol bahwa kemerdekaan Indonesia juga harus dimaknai dengan kebebasan alam dan satwa dari ancaman kepunahan.</p>
<p>"Selain melaksanakan semarak kemerdekaan, kami juga melaksanakan konservasi sebagai bagian dari peringatan Hari Konservasi Alam Nasional," ungkap Eko Teguh.</p>
<p>KPH Jember menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen jangka panjang untuk menjaga keseimbangan ekosistem.</p>
<p>Dengan tagline "KPH Jember Siap", lembaga ini berkomitmen terus melakukan upaya konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah kerjanya.</p>
<p>Kegiatan konservasi massal ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam upaya pelestarian alam, sehingga generasi mendatang masih dapat menikmati kekayaan alam Indonesia yang lestari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Tahun Hidup dalam Gelap, Dusun Bandealit Jember Akhirnya Dialiri Listrik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-tahun-hidup-dalam-gelap-dusun-bandealit-jember-akhirnya-dialiri-listrik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-tahun-hidup-dalam-gelap-dusun-bandealit-jember-akhirnya-dialiri-listrik</guid>
<description><![CDATA[ Warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Jember, kini bisa menikmati aliran listrik. Ini menjadi kado terindah bagi mereka setelah puluhan tahun hidup dalam kegelapan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a1a9a53d504.webp" length="61290" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 17:29:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Perjuangan Panjang Warga Bandealit, Akhirnya Terang Berkat Listrik.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, akhirnya bisa menikmati aliran listrik. Peristiwa ini menjadi momen bersejarah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aliran listrik berkapasitas 900 Volt Ampere (VA) diresmikan pada Sabtu (16/8/2025). Listrik ini menjadi kado terindah kemerdekaan bagi warga yang puluhan tahun hidup dalam kegelapan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak. Terutama kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, dan jajaran direksi Perusahaan Listrik Negara (PLN), TNI, Polri, serta Perhutani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Akhirnya masyarakat Bandealit di 80 tahun Kemerdekaan Indonesia sudah bisa merasakan kemerdekaan dari kegelapan," kata dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Fawait, Dusun Bandealit selama ini menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Dia berharap, dengan adanya perbaikan infrastruktur, Bandealit bisa berkembang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Selain PLN, ke depan kami juga akan melakukan pembangunan fasilitas umum, jalan, serta memasang PJU. Bandealit ini bagian dari wilayah NKRI dan Kabupaten Jember yang menjadi daerah sentra kemiskinan," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fawait mengatakan, dengan infrastruktur yang memadai, seperti jalan raya desa, Dusun Bandealit tidak lagi berada dalam kemiskinan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dengan infrastruktur seperti jalan raya desa yang memadai, kami berharap Bandealit tidak lagi berada dalam kemiskinan sehingga masyarakat bisa sejahtera,” tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jember, Sendi Rudianto menyampaikan, saat ini listrik yang dialirkan bertarif 900 VA dengan skema subsidi pemerintah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini akan kami sambung sebagai pelanggan pascabayar. Sampai sekarang sudah ada 100 pelanggan yang kami layani pemasangannya,” ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap dalam beberapa bulan ke depan, seluruh 350 kepala keluarga (KK) di Bandealit teraliri listrik," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu penerima manfaat dan juga seorang guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bernama Piliati, mengaku sangat bahagia. Apalagi, ada perbaikan jalan juga di dusunnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini sangat dirasakan oleh masyarakat sendiri, terutama bagi saya sebagai guru PAUD. Ini hal yang sangat luar biasa dan momen ini kemerdekaan bagi kami semua,” paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia berharap agar pemerintah bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang belum teraspal. Tujuannya, demi menunjang perekonomian warga melalui sektor pariwisata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Untuk masyarakat Bandealit sendiri, jalannya sudah diperbaiki dan listrik sudah menyala. Mari kita jaga bersama karena ini aset yang sangat berharga,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laka Maut di Jember, Motor Tossa Tabrak Truk Tronton, Empat Orang Tewas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/laka-maut-di-jember-motor-tossa-tabrak-truk-tronton-empat-orang-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laka-maut-di-jember-motor-tossa-tabrak-truk-tronton-empat-orang-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Jurusan Jember-Puger. Sebuah motor roda tiga menabrak truk tronton hingga mengakibatkan korban tewas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a09bc33eb42.webp" length="24236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 21:11:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Empat Tewas dalam Kecelakaan Tossa dan Truk Tronton di Jalur Selatan Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Kecelakaan maut melibatkan motor roda tiga Tossa dan truk tronton Hino bak terbuka terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) Jember–Puger, menyebabkan empat orang meninggal dunia, Sabtu (16/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Insiden terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat motor Tossa bernomor polisi N-2314-YBO dikemudikan Novan melaju dari arah timur membawa sembilan orang penumpang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara truk tronton Hino bernomor polisi AE-8498-NI dikemudikan Darul Arafat melintas dari arah berlawanan menuju timur di jalur tikungan tajam berbentuk huruf S.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saat sampai di TKP, tepatnya di jalan menikung letter S, sepeda motor Tossa tidak bisa dikendalikan,” kata Bripka Goesti, Sabtu (16/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menjelaskan motor Tossa melaju terlalu cepat sehingga oleng, melebar ke kanan, dan melewati marka jalan hingga bertabrakan dengan truk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pengemudi truk tronton Hino sempat berusaha menghindar ke kiri. Namun bagian depan motor Tossa menumbur lampu depan sebelah kanan truk,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat benturan keras tersebut, kendaraan Tossa terpental dan terbakar sehingga menewaskan empat penumpang dan melukai enam orang lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Akibat kejadian tersebut, empat pengendara motor Tossa meninggal dunia,” paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menyebut, hasil penyelidikan sementara kecelakaan dipicu kelalaian pengendara motor Tossa yang melaju dengan kecepatan tinggi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Penyebab kecelakaan, diduga kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Tossa,” tandasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Novan serta penumpang Nabil meninggal di Puskesmas Puger, Faris tewas di lokasi kejadian, sementara Fatah meninggal di Puskesmas Kasiyan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penumpang bernama Hadi mengalami luka berat dan dirawat di Puskesmas Puger, sedangkan Wahyu, Hendika, Felix, Bima, dan Iqbal luka ringan dirawat di Kasiyan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Reaktivasi Bandara Notohadihadinegoro, Peselancar Sambut Gairah Pariwisata Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/reaktivasi-bandara-notohadihadinegoro-peselancar-sambut-gairah-pariwisata-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/reaktivasi-bandara-notohadihadinegoro-peselancar-sambut-gairah-pariwisata-jember</guid>
<description><![CDATA[ Reaktivasi Bandara Notohadihadinegoro Jember mendapat dukungan luas. Para peselancar di Pantai Pancer Puger optimistis pariwisata akan meningkat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68a05ba9a0762.webp" length="47068" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 18:52:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Reaktivasi Bandara Notohadihadinegoro Jember, Angin Segar Pariwisata.</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP — </span></strong><span lang="IN">Reaktivasi Bandara Notohadihadinegoro yang diinisiasi oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendapat dukungan luas dari sejumlah kalangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program ini disambut baik oleh berbagai pihak, mulai dari pengusaha hotel, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, hingga masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dukungan juga datang dari para peselancar di kawasan wisata Pantai Pancer Puger. Reaktivasi ini dianggap angin segar untuk meningkatkan minat wisatawan datang ke Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Puger Surf, Ali Al Hasan, menjelaskan bahwa bandara ini akan beroperasi dengan rute Jember–Jakarta. Hal ini menjadi momentum dan cikal bakal majunya segala bentuk wisata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bagi kami para peselancar yang berada di Pancer Puger ini moment wajib kita sambut dan suguhkan hal luar biasa kepada wisatawan yang nantinya akan singgah dan melihat,” kata Ali Al Hasan, Sabtu (16/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ali menambahkan, para wisatawan akan disambut dengan ramah dan dipersilakan untuk ikut mencoba olahraga selancar. Wisatawan bisa menyewa alat selancar yang sudah tersedia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami welcome untuk mereka ikut bermain dan menyewa alat-alat surfing yang sudah kami sediakan sambil menikmati ikan bakar di pinggir laut dengan ombak yang sangat bagus di pintu masuk break water,” ujar Ali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Ali, ombak di Pantai Pancer tidak kalah bagus dari laut yang ada di Bali. Hal itu sudah dibuktikan oleh para peselancar profesional dan wisatawan dari mancanegara yang sering datang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami berharap Dinas Pariwisata nanti mengarahkan para wisatawan datang ke Pantai Pancer Puger. Ini suatu momen di mana agar semua masyarakat tahu jika di Puger juga bisa buat olahraga surfing,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lakukan Sidak, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapan Reaktivasi Bandara Notohadinegoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lakukan-sidak-komisi-c-dprd-jember-pastikan-kesiapan-reaktivasi-bandara-notohadinegoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lakukan-sidak-komisi-c-dprd-jember-pastikan-kesiapan-reaktivasi-bandara-notohadinegoro</guid>
<description><![CDATA[ Terkait beberapa kekurangan seperti lisensi petugas bandara dan alat-alat rusak lainnya, sudah ditangani oleh Dinas Perhubungan. Dalam waktu dekat, semuanya akan terselesaikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689ef0691341a.webp" length="82326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 16:32:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Komisi C DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan kesiapan reaktivasi Bandara Notohadinegoro. Reaktivasi secara resmi akan dilakukan pada Minggu 17 Agustus 2025 </p>
<p>Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo menyampaikan, kesiapan Bandara Notohadinegoro hari ini sudah hampir 100 persen. Tinggal beberapa detail kecil yang perlu diperhatikan lebih lanjut.</p>
<p>“Kami bersama Dishub memastikan kesiapan Bandara Notohadinegoro sebelum pelaksanaan reaktivasi pada tanggal 17 Agustus besok. Alhamdulillah, progresnya sudah 96 persen saat ini,” katanya, Jumat (15/08/2025) di sela-sela sidak.</p>
<p>Selanjutnya kata dia, terkait beberapa kekurangan seperti lisensi petugas bandara dan alat-alat rusak lainnya, sudah ditangani oleh Dinas Perhubungan. Dalam waktu dekat, semuanya akan terselesaikan.</p>
<p>“Untuk lisensi ini sekarang sudah berproses untuk diaktifkan kembali. Terlebih bagi untuk alat dan beberapa detail lainnya, semua akan diselesaikan,” ujarnya.</p>
<p>Ardi menambahkan, beberapa waktu lalu sudah ada Dirjen Kementrian Perhubungan yang datang ke Bandara Notohadinegoro. Kata mereka, Bandara ini sudah layak beroperasi dan tinggal dilakukan aktivasi saja.</p>
<p>“Sesuai arahan Dirjen Kementerian Perhubungan, bandara kita sudah layak untuk beroperasi. PR kita saat ini adalah membangun optimisme agar bandara kita ini bisa berkembang,” paparnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Gatot Triyono menyampaikan, kesiapan tekhnis lainnya sudah rampung. Hanya beberapa alat yang perlu ditindaklanjuti, seperti mesin x-ray yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.</p>
<p>“Kami proses perbaikan dalam waktu dekat sudah selesai. Tanggal 17 semua sudah ready dan siap,” ungkapnya.</p>
<p>“Kami akan pastikan dan kami akan upayakan hal tersebut,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Reaktivasi Bandara Notohadinegoro, Para Pengusaha Hotel Jember Beri Diskon Wisatawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-reaktivasi-bandara-notohadinegoro-para-pengusaha-hotel-jember-beri-diskon-wisatawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-reaktivasi-bandara-notohadinegoro-para-pengusaha-hotel-jember-beri-diskon-wisatawan</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai bentuk dukungan, PHRI Jember siap memberikan penawaran khusus bagi wisatawan yang datang melalui bandara tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689eefb0a8e52.webp" length="24020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 15:59:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Program reaktivasi Bandara Notohadinegoro yang dijadwalkan pada 17 Agustus 2025 mendapat dukungan penuh dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember.</p>
<p>Ketua PHRI Jember, Ir. Tegoeh Soeprajitno, menilai penerbangan langsung Jember–Jakarta akan menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perhotelan di daerah.</p>
<p>“Kami setuju dengan adanya reaktivasi bandara dan mendukung kalau memang bandara itu akan diaktifkan kembali perjalanan dari Jakarta ke Jember ataupun sebaliknya,” kata Tegoeh, Jumat (15/8/2025).</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan penerbangan ini tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga peran serta masyarakat dan pelaku usaha.</p>
<p>“Harus ada kepedulian, bukan hanya dari pemerintah kabupaten saja, tapi semua pihak untuk mendukung keberlangsungan maskapai ini,” tegasnya.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan, PHRI Jember siap memberikan penawaran khusus bagi wisatawan yang datang melalui bandara tersebut.</p>
<p>“Kemungkinan kami juga akan memberikan diskon-diskon menarik, salah satunya bundling tiket pesawat dengan penginapan di hotel berbintang,” jelasnya.</p>
<p>Tegoeh menambahkan, promosi pariwisata menjadi kunci agar penerbangan ini diminati.</p>
<p>“Kalau pariwisata Jember ini sudah terbentuk dengan baik, mungkin mereka akan sedikit melirik untuk jalan-jalan di Jember,” ucapnya.</p>
<p>Dia juga mendorong sinergi promosi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pihak terkait.</p>
<p>“Kalau sama-sama kita promo, bukan hanya pemerintahan saja, di hotel sendiri kan punya media promo, ini harus kita masukkan bahwa sudah ada penerbangan,” tuturnya.</p>
<p>PHRI Jember optimistis kehadiran penerbangan ini akan memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah, termasuk meningkatkan tingkat hunian hotel.</p>
<p>“Intinya kami mendukung dan siap men-support,” kata Tegoeh menutup keterangannya.</p>
<p>Penerbangan rute Jember–Jakarta akan dilayani maskapai Fly Jaya menggunakan pesawat ATR 72-500 berkapasitas 70 penumpang.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan soft launching akan berlangsung sesuai jadwal.</p>
<p>“Mudah-mudahan ini memberi manfaat konkret untuk kesejahteraan warga Jember. Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi kita,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Dapat Julukan Gus Darling dari Gubernur Khofifah di Hari Pramuka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dapat-julukan-gus-darling-dari-gubernur-khofifah-di-hari-pramuka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dapat-julukan-gus-darling-dari-gubernur-khofifah-di-hari-pramuka</guid>
<description><![CDATA[ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjuluki Bupati Jember Muhammad Fawait sebagai &#039;Gus Darling&#039;. Julukan itu adalah akronim dari Gerakan untuk Semua Sadar Lingkungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689df448765ee.webp" length="48036" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 23:19:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Gubernur Khofifah Juluki Bupati Jember &#039;Gus Darling&#039; di Hari Pramuka</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendapat kejutan saat menghadiri peringatan Hari Pramuka ke-64 Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur (Jatim). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjulukinya "Gus Darling."<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Julukan itu disematkan Khofifah di hadapan ribuan peserta apel yang berlangsung di Dermaga Ujung Komando Armada (Koarmada) II, Surabaya, Kamis (14/8/2025). Khofifah memperkenalkan sejumlah kepala daerah yang hadir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bupati Jember Gus Fawait, ini Gus Darling, cukup fenomenal di Jember,” kata Khofifah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gubernur juga mengapresiasi kinerja para kepala daerah yang menjadi Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka. Menurut dia, para kepala daerah telah memberikan dedikasinya tanpa lelah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kakak Fawait termasuk ini, masyaallah. Ini Bupati Darling dari Jember. Terima kasih. Saya menyebutkan begitu, karena beliau baru saja meluncurkan kaus bertuliskan Gus Darling,” tambah Khofifah, diikuti riuh tepuk tangan peserta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan itu, dia menegaskan peran Pramuka sebagai aktualisasi nilai-nilai kehidupan. Dengan ditempa kedisiplinan, Pramuka dinilai hadir sebagai jangkar yang menyiapkan generasi bangsa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Jadilah Pramuka yang sehat mental dan fisik serta kuat secara moral. Untuk beliau-beliau ini (Mabicab Pramuka) sangat luar biasa, karena memang beliau biasa di luar,” urai Khofifah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Fawait mengaku terkejut saat diperkenalkan dengan nama baru itu. Terlebih, momennya bersamaan dengan peringatan Hari Pramuka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menegaskan bahwa "Gus Darling" bukan sekadar julukan, melainkan gerakan sosial. Julukan itu merupakan akronim dari Gerakan untuk Semua Sadar Lingkungan (Gus Darling).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini kebanggaan bagi kami, sekaligus penyemangat kami untuk terus membangun Jember ke depan lebih baik lagi. Ke depan, Gus Darling akan kita perluas menjadi gerakan yang lebih nyata,” tuturnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, HM. Arum Sabil, mengaku bahwa dia adalah salah satu yang menyematkan julukan itu. Menurut Arum Sabil, "Darling" berasal dari singkatan Pramuka sejati yang sadar lingkungan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Banyak orang bertanya-tanya apa maksudnya Gus Darling? Dan salah satu yang menyematkan itu, saya sendiri. Karena beliau Pramuka sejati, yang jiwa dan karakternya sadar terhadap lingkungan. Itulah yang dimaksud dengan Darling, Gus Darling,” pungkas Arum Sabil. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Prioritaskan Pelayanan Kesehatan bagi Penderita Penyakit Kronis dan Disabilitas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-siapkan-layanan-home-care-prioritaskan-pelayanan-kesehatan-bagi-penderita-penyakit-kronis-dan-disabilitas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-siapkan-layanan-home-care-prioritaskan-pelayanan-kesehatan-bagi-penderita-penyakit-kronis-dan-disabilitas</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, Pemerintah Daerah telah bersiap untuk menyusun program Home Care bagi masyarakat, yang akan berjalan awal tahun 2026. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689d80bf7132c.webp" length="19686" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 14:35:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintah, bandara, fawait, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik, bagi seluruh masyarakat.</p>
<p>Salah satu pelayanan kesehatan yang tengah dipersiapkan yakni, home care untuk masyarakat yang mengidap penyakit kronis hingga disabilitas agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, Pemerintah Daerah telah bersiap untuk menyusun program <em>Home Care</em> bagi masyarakat, yang akan berjalan awal tahun 2026.</p>
<p>“Untuk layanan <em>home care</em> ini sudah menjadi prioritas bagi pemerintah, untuk memberikan layanan kesehatan dan ini akan dilaksanakan pada 1 Januari 2026 mendatang,” katanha saat dikonfirmasi, Kamis (14/8/2025).</p>
<p>“Pelayanan kesehatan ini merupakan pengembangan dari Universal Health Coverage (UHC), sebab kesehatan ini adalah pelayanan dasar yang harus diterima semua masyarakat,” imbuhnya.</p>
<p>Gus Fawait menyampaikan, jika nantinya sasaran dari program ini mulai dari masyarakat yang memiliki penyakit kronis atau bawaan, hingga disabilitas.</p>
<p>“Masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, gagal ginjal atau penyakit lainnya. Bahkan juga saudara kita yang disabilitas membutuhkan perawatan bisa menggunakan program ini,” ungkapnya.</p>
<p>Skema pelayanan <em>home care</em> ini menurut Gus Fawait, nantinya dipersiapkan kendaraan khusus, tenaga kesehatan dan alat komunikasi.</p>
<p>“Jadi nanti bagi masyarakat yang tidak bisa ke rumah sakit atau Faskes, bisa berkomunikasi dengan dokter melalui <em>handphone</em> untuk berkonsultasi. Lalu nantinya tim nakes akan mendatangi rumah pasien tersebut,” paparnya.</p>
<p>Namun begitu, pihaknya akan menyampaikan skema detailnya saat program layanan kesehatan ini selesai disiapkan.</p>
<p>“Untuk detailnya akan kami umumkan segera, kami masih persiapkan semua dan insyallah pelayanan ini baru di Jember yang akan melaksanakannya dibandingkan daerah lainnya,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bandara Notohadinegoro Layani Rute Perdana Jakarta–Jember Mulai 17 Agustus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bandara-notohadinegoro-layani-rute-perdana-jakartajember-mulai-17-agustus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bandara-notohadinegoro-layani-rute-perdana-jakartajember-mulai-17-agustus</guid>
<description><![CDATA[ Bandara Notohadinegoro Jember akan melayani penerbangan langsung rute Jakarta–Jember mulai 17 Agustus 2025. Bupati optimistis langkah ini mendorong pertumbuhan ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689c3602f3317.webp" length="28016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 14:11:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Penerbangan Langsung Jakarta–Jember Dibuka 17 Agustus 2025</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Kabupaten Jember akan mencatat sejarah dengan dibukanya penerbangan langsung rute Jakarta–Jember dan sebaliknya melalui Bandara Notohadinegoro mulai 17 Agustus 2025 menggunakan pesawat jenis ATR.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pengecekan kesiapan bandara telah dilakukan, termasuk rapat koordinasi bersama pihak terkait. Hasilnya, seluruh persiapan dinilai matang dan siap untuk soft launching penerbangan perdana.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Setelah kami tadi melihat semua kondisi Bandara Kabupaten Jember dan juga mengadakan rapat di dalam bandara, saya pikir tanggal 17 Agustus kami siap untuk melakukan soft launching penerbangan kembali Jakarta–Jember dan Jember–Jakarta,” katanya, Rabu (13/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait menegaskan, rute ini menjadi yang pertama dalam sejarah Jember yang langsung menghubungkan dengan Ibu Kota Negara. Dia optimistis langkah ini akan berdampak positif bagi perekonomian daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Mudah-mudahan ini memberi manfaat yang konkret untuk kesejahteraan warga Jember, untuk penurunan kemiskinan dengan cara meningkatkan investasi dan pariwisata,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat dalam persiapan. Langkah ini disebutnya sebagai bagian dari visi besar pembangunan Jember ke depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi kita semuanya dan saya mohon doa untuk seluruh warga Jember. Niat kita untuk membawa Jember baru, Jember maju, salah satunya dengan mengaktifkan kembali bandara,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinsos Jember Salurkan Kursi Roda untuk Warga Difabel di Kencong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dinsos-jember-salurkan-kursi-roda-untuk-warga-difabel-di-kencong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dinsos-jember-salurkan-kursi-roda-untuk-warga-difabel-di-kencong</guid>
<description><![CDATA[ Dinsos Jember menyalurkan kursi roda bantuan Kemensos kepada lima warga Kecamatan Kencong. Program diajukan sejak 2024 untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas di pedesaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689c2e6546dbe.webp" length="49378" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 13:27:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Dinsos Jember Salurkan Kursi Roda Kemensos untuk Warga Kencong</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"> Dinsos Kabupaten Jember menyalurkan kursi roda bantuan Kemensos kepada warga di dua desa Kecamatan Kencong, Rabu (13/8/2025). Program ini bagian dari layanan cepat tanggap kebutuhan penyandang disabilitas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bantuan diberikan kepada lima penerima manfaat di Desa Paseban dan Desa Kraton. Program ini diajukan Dinsos sejak 2024 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan kursi roda.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini memang kita ajukan ke Kemensos mulai tahun 2024. Selanjutnya ada 250 kursi roda untuk periode berikutnya,” kata Kepala Dinsos Jember, Helmy Luqman, Rabu (13/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Helmy menjelaskan, pihaknya berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk melengkapi data calon penerima. Pendataan memastikan bantuan tepat sasaran, sehingga kursi roda langsung diterima warga yang membutuhkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Desa Kraton, Agus Priyanto, mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Menurutnya, beberapa warga memang membutuhkan kursi roda akibat sakit yang diderita dalam jangka panjang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami sangat berterima kasih karena Dinsos Jember sudah mengupayakan dan juga memberikan kursi roda kepada warga kami,” ujar Agus di sela penyerahan bantuan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di wilayah pedesaan. Dinsos memastikan pengajuan bantuan berikutnya terus berjalan sesuai kebutuhan warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dinsos menargetkan distribusi 250 kursi roda pada periode selanjutnya. Pendataan akan kembali dilakukan bersama perangkat desa agar bantuan tepat sasaran dan segera sampai kepada penerima manfaat. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>JFC 2025: Bukan sekadar Karnaval, tapi Catwalk Identitas Bangsa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jfc-2025-bukan-sekadar-karnaval-tapi-catwalk-identitas-bangsa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jfc-2025-bukan-sekadar-karnaval-tapi-catwalk-identitas-bangsa</guid>
<description><![CDATA[ Melalui JFC 2025, Jember kembali mengukuhkan diri sebagai ikon karnaval dunia yang tidak hanya merayakan kreativitas, tetapi juga merangkai persatuan Indonesia dalam satu panggung besar kebudayaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68985418851f7.webp" length="50294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 17:48:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>JFC, jember fashion carnival, WACI, Jember, Dynand Fariz</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Jember Fashion Carnival (JFC) ke-23 dengan tema Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) pada Minggu siang, 10 Agustus 2025, berlangsung meriah. Karnaval budaya nasional ini mengambil start dari Alun-Alun Jember Nusantara dan finish di Kota Cinema Mall, menampilkan parade spektakuler dari berbagai penjuru negeri.</p>
<p>Tahun ini, Jember mencatat capaian membanggakan yaitu berhasil mengajak sebagian besar kabupaten, kota, dan provinsi di Indonesia untuk turut berpartisipasi aktif dalam perhelatan JFC.  Keberhasilan ini menegaskan posisi Jember sebagai pusat kreativitas karnaval yang mampu menjadi panggung persatuan dan kolaborasi budaya nusantara.</p>
<p>Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum Asosiasi Karnaval Indonesia, David K. Susilo, yang memberikan penghormatan khusus kepada almarhum Dynand Faris, pendiri JFC dan penggagas Asosiasi Karnaval Indonesia. “Almarhum Mas Dynand Faris melahirkan dua organisasi besar," katanya di sela sela sambutan.</p>
<p>Tahun 2003, menurut David, Dynand Faris menggagas berdirinya Yayasan Jember Fashion Carnival. Sepuluh tahun berselang, dia mendirikan Asosiasi Karnaval Indonesia. Kehadiran Asosiasi Karnaval menjadi wadah <em>sharing and growing together</em> bagi seluruh pelaku karnaval budaya tradisional maupun kontemporer untuk membangun keberadaban nusantara.</p>
<p>"Dengan 786 jenis kebudayaan sebagai modal besar, kita punya kekuatan diplomasi budaya yang dapat menegaskan Indonesia sebagai central of culture,” ucap David.</p>
<p>David menambahkan, bahwa tahun ini merupakan tahun pertama Asosiasi Karnaval Indonesia mengangkat kearifan lokal dari masyarakat adat Nusantara. Masyarakat adat Nusantara adalah komunitas yang secara unik melestarikan budaya aslinya. Tahun ini, ada dua komunitas yang tampil yaitu komunitas pelaku adat dan komunitas pelaku karnaval kontemporer. </p>
<p>"Tugas kami di asosiasi adalah memadukan keduanya menjadi satu kesatuan parade. Proses ini butuh waktu, tetapi maksud kami jelas yaitu memperkenalkan budaya Indonesia melalui parade, sekaligus menanamkan identitas budaya itu kepada generasi muda,” ujarnya </p>
<p>Sementara itu, Utusan Kepresidenan Bidang Pariwisata, Zita Anjani, mengapresiasi peran Jember dalam menghadirkan kolaborasi budaya berskala nasional yang memukau dunia. “Hari ini kita merayakan keberagaman dalam keindahan, menyambut HUT ke-80 RI dengan cara yang paling mempesona melalui WACI. Ini bukan sekadar karnaval, tapi catwalk identitas bangsa. Undangan terbuka kepada dunia bahwa Indonesia punya berjuta warna, berjuta warisan, dan berjuta potensi,” kata Zita.</p>
<p>Ia menggambarkan, dari Sabang hingga Wakatobi, setiap daerah mampu menyulap warisan budayanya menjadi karya seni. Akar budaya Indonesia, menurutnya, tidak pernah tercabut justru semakin kuat dan mendalam. Zita menegaskan bahwa hal ini sejalan dengan semangat ketahanan dan resiliensi pariwisata yang selalu ditekankan Presiden Prabowo yaitu bukan hanya bertahan, tetapi juga berinovasi.</p>
<p>WACI 2025 menjadi bukti bahwa karnaval bukan sekadar hiburan, tetapi sarana membangun kebanggaan, memperkuat diplomasi budaya, dan menggerakkan pariwisata nasional. Melalui JFC, Jember kembali mengukuhkan diri sebagai ikon karnaval dunia yang tidak hanya merayakan kreativitas, tetapi juga merangkai persatuan Indonesia dalam satu panggung besar kebudayaan.</p>
<p>Perlu diketahui, Kabupaten Jember sendiri mampu menghadirkan berbagai kesenian dan budaya di luar Jawa Timur. Mulai dari ujung timur hingga ujung barat. Hal ini <em>relate</em> dengan slogan Jember sebagai Miniature of Indonesia. (*)</p>
<p><strong>Editor: </strong>Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seirama dengan Tema JFC Green Division, Alfamart Jember Bagikan Tas Eco&amp;Green ke Pengunjung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seirama-dengan-tema-jfc-green-division-alfamart-jember-bagikan-tas-eco-green-ke-pengunjung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seirama-dengan-tema-jfc-green-division-alfamart-jember-bagikan-tas-eco-green-ke-pengunjung</guid>
<description><![CDATA[ Ratusan kantong ramah lingkungan dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan wisatawan yang hadir, sebagai alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_6896d24ec3816.webp" length="70576" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 12:30:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, adv, alfamart, toko, ritel, modern, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Momentum Jember Fashion Carnaval (JFC) internasional yang mengambil tema 'Green Division' juga dimanfaatkan oleh Alfamart cabang Jember untuk ikut serta memeriahkan acara ini. </p>
<p>Dalam pembukaan JFC tahun 2025, pihak Alfamart membagikan kantong ramah lingkungan di Toko Alfamart Gajah Mada, Kabupaten Jember.</p>
<p>Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Alfamart untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai selama gelaran JFC berlangsung pada 8–10 Agustus 2025.</p>
<p>Pembagian kantong eco-green ini menarik perhatian pengunjung JFC, yang kebetulan memiliki tema sama, yakni mempromosikan kesadaran lingkungan.</p>
<p>Ratusan kantong ramah lingkungan dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan wisatawan yang hadir, sebagai alternatif pengganti kantong plastik sekali pakai.</p>
<p>Kepala Cabang Alfamart Jember, Kariman Waris, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata Alfamart terhadap peduli lingkungan.</p>
<p>"Kami ingin berkontribusi pada gerakan green carnival yang digaungkan JFC tahun ini. Dengan membagikan kantong ramah lingkungan, kami berharap dapat mengedukasi masyarakat untuk beralih dari kantong plastik sekali pakai ke alternatif yang lebih berkelanjutan," kata Kariman Waris disela sela kegiatan.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang mengantre untuk mendapatkan kantong eco-green. </p>
<p>Salah seorang penerima, Farida, mengaku senang dengan inisiatif Alfamart. Dirinya meskipun tidak mengikuti acara JFC 2025 minimal dengan mengampanyekan Eco-Green dan mengurangi sampah plastik.</p>
<p>"Kantong ini kokoh dan desainnya menarik, cocok untuk dipakai berulang-ulang. Saya jadi lebih sadar untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai lagi, apalagi di acara besar seperti JFC ini," ungkap Farida.</p>
<p>Selain membagi kantong, Alfamart juga memanfaatkan momen JFC 2025 untuk mempromosikan gaya hidup berkelanjutan melalui berbagai produk ramah lingkungan yang tersedia di gerai mereka. </p>
<p>Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, tetapi juga memperkuat posisi Jember sebagai kota kreatif yang peduli pada kelestarian alam.</p>
<p>Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Alfamart, JFC 2025 diprediksi akan menjadi salah satu gelaran terbesar dalam sejarahnya, menarik ribuan wisatawan lokal dan internasional. <strong>(adv)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Semua Mata Tertuju ke Jember, Gus Fawait: JFC Tahun Depan akan Lebih Semarak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/semua-mata-tertuju-ke-jember-gus-fawait-jfc-tahun-depan-akan-lebih-semarak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/semua-mata-tertuju-ke-jember-gus-fawait-jfc-tahun-depan-akan-lebih-semarak</guid>
<description><![CDATA[ Selain warga lokal, ada pengunjung internasional yang turut hadir dan berpartisipasi dalam JFC kali ini. Salah satu tamu istimewa itu berasal dari Jepang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_6896d0e6d39f0.webp" length="51188" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 12:01:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, carnival, jfc, kesenian, pagelaran, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Bupati Jember, Muhammad Fawait dan jajarannya hadir dalam konferensi pers yang digelar Jember Fashion Carnaval (JFC). Tepatnya, di Alun-alun Jember.</p>
<p>Dalam sambutannya, Muhammad Fawait menyatakan bahwa JFC telah menarik perhatian tidak hanya dari masyarakat Jember. Seluruh dunia kini tengah mengamati Kabupaten Jember.</p>
<p>"Dimulai hari ini, JFC akan digelar hingga Minggu, 10 Agustus yang akan datang. Dunia akan menyoroti Jember karena di sini terdapat salah satu karnaval terbesar di seluruh dunia," katanya dengan tegas.</p>
<p>Lebih jauh, bupati menambahkan bahwa ada pengunjung internasional yang turut hadir dan berpartisipasi dalam JFC kali ini. Salah satu tamu istimewa itu berasal dari Jepang.</p>
<p>Selain itu, dalam perayaan JFC kali ini, akan ada pertunjukan kembang api.</p>
<p>"Mungkin ini bisa menjadi pertunjukan yang terbesar di Indonesia dan berlangsung di Kabupaten Jember," katanya, Sabtu (9/8/2025).</p>
<p>Melalui JFC, Bupati Jember menyatakan bahwa Kabupaten Jember berusaha untuk menunjukkan kepada dunia bahwa daerah ini adalah salah satu wilayah dengan destinasi wisata yang patut diperhatikan.</p>
<p>Para pengunjung JFC, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, juga akan menikmati beragam tempat wisata yang ditawarkan.</p>
<p>"Kabupaten Jember adalah tempat yang terindah di bagian timur Pulau Jawa. Kota ini luar biasa," kata Gus Fawait dengan tegas.</p>
<p>Di sisi selatan, Jember memiliki pantai yang memesona. Sementara di bagian utara, terdapat kebun-kebun yang indah.</p>
<p>"Di pusat kota pun tidak kalah menarik, salah satunya adalah Jember Fashion Carnaval," jelas bupati.</p>
<p>Lebih lanjut, Bupati Jember menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam JFC. "Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah menjadikan JFC kali ini sebagai yang terbesar dalam sejarah pelaksanaannya," tambahnya.</p>
<p>"Saya harap tahun depan dapat lebih besar lagi. Pemerintah Kabupaten Jember juga siap memberikan dukungan yang lebih signifikan," pungkasnya. <strong>(adv)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PKB Kritik Wabup Jember, Djoko Susanto: Saya Tidak Pernah Diundang ke Rapat Paripurna</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wabup-jember-klarifikasi-kritik-pkb-terkait-ketidakhadiran-di-rapat-paripurna</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wabup-jember-klarifikasi-kritik-pkb-terkait-ketidakhadiran-di-rapat-paripurna</guid>
<description><![CDATA[ Wabup Jember Djoko Susanto membantah tudingan Fraksi PKB melecehkan DPRD karena absen 11 dari 13 paripurna, menegaskan dirinya tak pernah diundang, dan mengajak eksekutif-legislatif bangun komunikasi sehat demi kesejahteraan rakyat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_6895a55fc66d2.webp" length="17892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 15:17:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, peristiwa, DPRD, wabup, mangkir, media sosial, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="251" data-end="593"><strong data-start="251" data-end="266">JEMBER, SJP</strong> – Wakil Bupati (Wabup) Jember, Djoko Susanto, memberikan klarifikasi atas kritik Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember yang menilai dirinya melecehkan lembaga dewan, karena absen 11 kali dari 13 rapat paripurna. Klarifikasi ini disampaikan Djoko melalui video berdurasi lima menit yang dibagikan di media sosial.</p>
<p data-start="595" data-end="826">Dalam video tersebut, Djoko juga menyampaikan permohonan maaf atas banyaknya pertanyaan yang masuk kepadanya terkait penilaian Fraksi PKB yang disampaikan pada paripurna 7 Agustus 2025, serta pernyataan Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim.</p>
<p data-start="595" data-end="826">“Seyogianya Fraksi PKB menanyakan terlebih dahulu kepada Ketua Dewan, apakah saya diundang atau tidak. Saya pastikan minimal dapat terkonfirmasi dari ajudan saya bahwa selama ini saya tidak pernah mendapatkan undangan terkait acara dimaksud,” ujarnya, Jumat (8/8/2025)</p>
<p data-start="1084" data-end="1142">Djoko mempertanyakan penilaian yang dianggapnya tidak adil. Justru dirinya mempertanyakan kembali Sikap DPRD Jember yang menurutnya tidak pernah mengundang dalam agenda rapat paripurna.</p>
<p data-start="1084" data-end="1142">“Kalau saya tidak hadir karena tidak diundang sudah dinilai merendahkan lembaga dewan, bagaimana dengan dewan yang tidak mengundang saya? Marilah kita belajar adil pada diri kita dan orang lain. Jangan tergesa-gesa menjustifikasi seseorang tanpa klarifikasi terlebih dahulu,” tegasnya.</p>
<p data-start="1434" data-end="1589">Menurut Djoko, DPRD sebagai lembaga formal semestinya bekerja dan berkomunikasi melalui mekanisme formal, termasuk surat resmi, bukan cara-cara informal.</p>
<p data-start="1434" data-end="1589">“Apalagi sekadar omongan <em>jagongan</em> sudah dibuat keputusan. Belum lagi konteks obrolan di ruang transit waktu itu, saat paripurna tidak segera dimulai sesuai jadwal. Waktu itu saya bertanya sebetulnya mekanisme paripurna itu seperti apa? Apakah harus menunggu semua undangan hadir atau cukup representasi kepala daerah?” jelasnya.</p>
<p data-start="1924" data-end="1973">Bahkan, Djoko Susanto mencontohkan mekanisme serupa di kepolisian. Ia menerangkan, jika Kapolresa yang diundang tidak bisa hadir, diwakili oleh Wakapolres, itu sudah mencerminkan representasi kepolisian.</p>
<p data-start="1924" data-end="1973">"Karena bupati dan wakil bupati adalah satu lembaga. Jadi kalau penyebutannya kepala daerah, otomatis bicaranya bupati dan wakil bupati. Tapi saat menyebut bupati, tidak serta-merta ada faktor wakil bupati,” katanya.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">Dengan pikiran terbuka, Djoko menegaskan tidak pernah menolak diundang maupun meminta tidak diundang. Ia mengaku memilih diam meski sering tidak dilibatkan, demi kebaikan bersama.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">“Walaupun banyak teman mendorong saya untuk protes, saya mencoba diam. Namun karena hari ini terlalu banyak yang bertanya, apalagi di media sudah beredar berita, saya harus menjelaskan supaya tidak ada penilaian salah,” imbuhnya.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">Meskipun dirinya dikritik, dikecam dan dianggap menhina DPRD, Djoko tetap legawa sembari mengajak semua pihak membangun komunikasi yang sehat, baik eksekutif maupun legislatif.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">“Mari kita berkomunikasi dengan hati, dengan jujur, mengedepankan etika dan moral, tidak dengan cara manipulatif, apalagi membangun <em>framing</em> dan membunuh karakter orang lain. Semoga nantinya kita bisa bekerja sama lebih baik demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">Sebelumnya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember melayangkan kritik keras kepada Wakil Bupati (Wabup) Jember, Djoko Susanto.</p>
<p data-start="2312" data-end="2469">Dalam rapat paripurna DPRD pada 7 Agustus 2025, PKB menilai Djoko melecehkan lembaga dewan karena absen 11 kali dari 13 rapat paripurna.</p>
<p data-start="504" data-end="804">PKB menilai ketidakhadiran itu menunjukkan sikap yang tidak menghargai agenda resmi DPRD, apalagi rapat paripurna menjadi forum penting untuk membahas kebijakan daerah.</p>
<p data-start="504" data-end="804">Kritik tersebut juga mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, yang mengaku prihatin atas minimnya kehadiran Wabup. <strong>(*)</strong></p>
<p data-start="504" data-end="804"><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wabup Jember Dikecam Fraksi PKB karena Jarang Hadiri Rapat Paripurna</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wabup-jember-dikecam-fraksi-pkb-karena-jarang-hadiri-rapat-paripurna</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wabup-jember-dikecam-fraksi-pkb-karena-jarang-hadiri-rapat-paripurna</guid>
<description><![CDATA[ Diketahui sudah 11 kali Wabup Jember mangkir dalam paripurna, sehingga Fraksi PKB juga menyampaikan ajakan positif kepada wakil bupati agar mengakhiri dinamika yang kurang produktif dan lebih memfokuskan energi pada kerja nyata birokrasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_68957397dc82e.webp" length="25810" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 10:59:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bupati, wakil bupati, jember, dprd, paripurna, PKB, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember memberikan kritik terhadap Wakil Bupati (Wabup) Djoko Susanto yang tercatat absen 11 kali dari 13 kali rapat paripurna DPRD.</p>
<p>Juru bicara Fraksi PKB, Nurhuda Candra Hidayat, dalam rapat paripurna Pandangan Akhir atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025, menyampaikan bahwa ketidakhadiran tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap DPRD.</p>
<p>"Terkesan menyepelekan pembahasan hajat hidup rakyat Jember. Kehadiran Wakil Bupati Jember bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban konstitusional yang mencerminkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel," katanya, Jumat (8/8/2025).</p>
<p>Dia juga menegaskan bahwa ketidakhadiran wakil bupati yang terus-menerus ini mengurangi optimalisasi pembahasan kebijakan strategis daerah dan menuntut penjelasan resmi serta komitmen untuk hadir secara konsisten ke depan nantinya.</p>
<p>"DPRD bukan sekadar stempel, melainkan mitra kerja yang harus dihormati. Jika wakil bupati konsisten absen, maka muncul pertanyaan, sejauh mana keseriusannya dalam menjalankan tugas," jelasnya.</p>
<p>Fraksi PKB juga menyampaikan ajakan positif kepada wakil bupati agar mengakhiri dinamika yang kurang produktif dan lebih memfokuskan energi pada kerja nyata birokrasi.</p>
<p>"Kepada wakil bupati, kami mengimbau untuk mengakhiri dinamika yang kurang produktif. Mari tunjukkan kedewasaan dalam birokrasi dengan mengubah narasi menjadi kerja nyata," ajaknya.</p>
<p>Di sisi lain, Bupati Jember, Muhammad Fawait, memilih untuk tidak memberikan komentar terkait ketidakhadiran wakil bupati tersebut.</p>
<p>“Karena ini tuan rumahnya DPRD, tidak bisa berkomentar, karena saya juga tamu di sini. Biar ketua DPRD saja sebagai tuan rumah,” ucapnya singkat.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Halim, mencoba memberikan penjelasan terkait absennya wakil bupati.</p>
<p>Menurutnya, secara administratif DPRD mengundang bupati sebagai pihak yang wajib hadir.</p>
<p>“Kebiasaan di kami diundang semuanya, bupati dan wakil bupati. Tapi menurut beliau (wakil bupati) secara administrasi, bupati yang diundang. Kalau bupati tidak hadir baru menugaskan wakil bupati. Kalau wakil bupati tidak bisa hadir baru menugaskan Sekda,” jelas Ahmad Halim.</p>
<p>Dengan adanya kritik ini, Halim berharap adanya konfirmasi kehadiran secara resmi dari Djoko Susanto sebagai Wabup Jember.</p>
<p>“Minimal kirim surat lah Pak Wabup itu biar terkonfirmasi jelas, karena saksinya banyak,” ucapnya.</p>
<p>Terpisah, Wabup Jember, Djoko Susanto, berkilah bahwa absennya dari 11 sidang paripurna karena tidak menerima undangan.</p>
<p>"Berdasarkan penjelasan dari ajudan, tidak ada undangan dimaksud. Kan gitu. Kalau tidak ada undangan, bagaimana saya bisa menghadiri?" jelasnya.</p>
<p>Djoko pun mempertegas bahwa legislatif maupun eksekutif merupakan lembaga formal, sehingga bentuk komunikasi antar institusi ini berpatokan pada surat menyurat.</p>
<p>"Urusan pemerintahan itu ya urusan surat menyurat. Kan begitu. Ya, kan?" dalihnya.</p>
<p>Kalaupun dirinya pernah berkata sebagaimana yang diungkapkan Halim, Djoko berkelit bahwa hal itu berbeda konteks.</p>
<p>"Konteksnya itu adalah, acara paripurna tidak segera dimulai. Masih menunggu-nunggu, yang tidak sesuai jadwal," jelasnya.</p>
<p>Dalam konteks itulah Djoko menanyakan kepada anggota dewan terkait prosedur rapat.</p>
<p>"Kalau bupati dan wakil bupati itu kan satu lembaga. Kalau penyebutannya itu kepala daerah, ya cukup kepala daerah. Kan begitu. Kalau penyebutannya bupati, ya mesti dengan wakil bupati dong," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Siap Distribusikan Insentif 22 Ribu Guru Ngaji</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-siap-distribusikan-insentif-22-ribu-guru-ngaji</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-siap-distribusikan-insentif-22-ribu-guru-ngaji</guid>
<description><![CDATA[ Melalui program 22.000 Guru Ngaji untuk Jember Maju, Pemkab Jember tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga memperkuat fondasi nilai keagamaan dan karakter masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689445a168d73.webp" length="49554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 14:02:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Jember Fawait Siap Distribusikan 22 Ribu Insentif untuk Guru Ngaji*</p>
<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji yang telah menjadi pilar pendidikan moral dan spiritual di tengah masyarakat. </p>
<p>Melalui program 22.000 Guru Ngaji untuk Jember Maju, Pemkab Jember tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga memperkuat fondasi nilai keagamaan dan karakter masyarakat.</p>
<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa guru ngaji adalah sosok yang wajib dihormati dan dimuliakan.</p>
<p>“Guru ngaji adalah tokoh yang sangat berjasa dalam membangun karakter generasi kita. Jangan sampai mereka harus mengantri hanya untuk menerima haknya. Kita harus memuliakan mereka, sebagaimana mereka telah memuliakan ilmu dan akhlak,” katanya, Kamis (7/8/2025).</p>
<p>Dalam proses pelaksanaan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa data dari 248 desa dan kelurahan telah berhasil dikumpulkan.</p>
<p>“Hingga Selasa kemarin, kami menerima total 24.506 data guru ngaji, hasil musyawarah desa dan kelurahan. Setelah penyaringan administrasi dan pengecekan kelayakan, terdapat 462 data TMS (tidak memenuhi syarat) karena alasan seperti pindah, meninggal dunia, atau jumlah santri kurang dari 10 orang,” jelasnya.</p>
<p>Setelah proses verifikasi, jumlah final guru ngaji yang akan diverifikasi lanjutan adalah 24.044 orang. Mengingat kuota penerima insentif tahun ini adalah 22.000 orang, maka proses padan data NIK dengan Dispendukcapil menjadi sangat krusial dan ditargetkan selesai dalam 3 hingga 4 hari ke depan.</p>
<p>“Setelah padan data selesai, minggu kedua Agustus kami akan turunkan kembali data tersebut ke desa dalam proses uji publik selama tiga hari. Jika tidak ada sanggahan, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan pembukaan rekening Bank Jatim,” ungkap Nurul Hafid.</p>
<p>Program ini juga mencatat peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2024 jumlah penerima insentif guru ngaji sekitar 19 ribu orang, maka tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, yakni 22.000 guru ngaji.</p>
<p>“Ini adalah bentuk keseriusan kami menjadikan guru ngaji sebagai mitra strategis dalam membangun Jember dari sisi spiritual dan akhlak. Kita ingin guru ngaji sejahtera, agar mereka semakin semangat membina generasi muda kita," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tegaskan Aksi Nyata Moderasi Lintas Agama, UIN KHAS Luncurkan Griya Moderasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tegaskan-aksi-nyata-moderasi-lintas-agama-uin-khas-luncurkan-griya-moderasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tegaskan-aksi-nyata-moderasi-lintas-agama-uin-khas-luncurkan-griya-moderasi</guid>
<description><![CDATA[ Program ini digagas oleh LP2M UIN KHAS Jember dan melibatkan KUA, Griya, serta unsur lintas agama seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689408c4ee1a9.webp" length="111218" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 09:01:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> UIN KHAS Jember resmi meluncurkan program Griya Moderasi Beragama. Hal ini sebagai langkah konkret implementasi moderasi beragama, Rabu (6/8/2025) kemarin di Masjid Cheng Hoo Jember Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.</p>
<p>Dalam hal ini, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni menegaskan program ini bukan sekadar wacana, namun aksi nyata dalam memupuk nilai-nilai toleransi dan kerja sama lintas iman.</p>
<p>“Saya kira ini program strategis sebagai embrio moderasi beragama yang implementatif. Tidak hanya teori, tapi betul-betul dijalankan secara nyata,” kata Prof. Hepni di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Ia menambahkan, simbol penanaman pohon menjadi pengingat bahwa setiap orang, apapun agamanya, memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian semesta.</p>
<p>“Maknanya itu penanaman pohon adalah simbol kontribusi lintas agama bagi bumi dan kemanusiaan,” jelasnya.</p>
<p>Program ini digagas oleh LP2M UIN KHAS Jember dan melibatkan KUA, Griya, serta unsur lintas agama seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha.</p>
<p>Prof. Hepni menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama, bukan hanya aksi sesaat. Kolaborasi harus terus dijaga dan dikembangkan secara strategis.</p>
<p>“Ini pintu masuk. Model kolaborasinya harus awet, tidak hanya sekali <em>action</em> lalu bubar,” ungkapnya.</p>
<p>Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Jember mengapresiasi keterlibatan aktif lintas iman, khususnya dalam gerakan eko-teologi yang menyentuh aspek spiritual dan lingkungan.</p>
<p>“Saya bersama penyuluh KUA sangat kompak mempersiapkan kegiatan ini, dan akan kami perluas ke masyarakat Kristen,” jelasnya.</p>
<p>Ia berencana mengajak pimpinan gereja dan sekolah teologi untuk mendukung gerakan eko-teologi sebagai bagian dari moderasi beragama yang menyentuh akar rumput.</p>
<p>“Targetnya adalah menyebarkan pemahaman kesatuan dalam eko-teologi secara luas,” katanya menambahkan.</p>
<p>Menurutnya, selain diskursus akademik, aksi nyata juga penting. Termasuk melibatkan aktivis lingkungan dari berbagai agama di Jember.</p>
<p>Shoni Rahmatullah Amrozi, Kepala Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember, menyebut peluncuran ini sebagai pembuka dari rangkaian program jangka panjang.</p>
<p>“Launching ini adalah awal Griya Moderasi Beragama di Kaliwates. Roadmap dan buku panduan sudah kami siapkan,” ungkap Shoni.</p>
<p>Buku tersebut akan dirilis dan dibedah publik pada 26 Agustus 2025 sebagai bagian dari penguatan edukasi toleransi di masyarakat.</p>
<p>“Nilai toleransi yang kami tekankan adalah cinta kasih, keadilan, kedamaian dan kebersamaan,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selawat Merah Putih Penuhi Alun&amp;Alun Jember, Ribuan Warga Tumpah Ruah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selawat-merah-putih-penuhi-alun-alun-jember-ribuan-warga-tumpah-ruah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selawat-merah-putih-penuhi-alun-alun-jember-ribuan-warga-tumpah-ruah</guid>
<description><![CDATA[ Selawat Merah Putih di Jember menjadi panggung kolaborasi antara pemerintah dan ulama dalam syiar kebangsaan, sekaligus menyuarakan harapan atas kemajuan spiritual dan sosial daerah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_6891a031dba32.webp" length="43346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 13:33:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Ribuan orang memadati Alun-Alun Jember dalam acara pengajian umum dan Selawat Merah Putih yang digelar Rayon Ikatan Santri Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS), Ahad (3/8/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan bertema “Merajut Iman, Menjaga Negeri” ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sekitar 10.000 jamaah dari berbagai elemen masyarakat larut dalam suasana religius, penuh kekhusyukan, dan semangat kebangsaan melalui lantunan selawat serta doa bersama di tengah lapangan kota.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara menghadirkan Majelis Selawat Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan dipimpin langsung oleh KH. Achmad Azaim Ibrahimy bersama para masyayikh lainnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Syiar ini tidak hanya menjadi wadah dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat solidaritas dan persatuan antarumat di Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para ulama, khususnya para kiai dan pengasuh dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dalam gelaran selawat ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya atas nama Bupati Jember dan atas nama rakyat Jember sangat berterima kasih, karena beliau K.H. Raden Achmad Azaim beserta seluruh para masyayikh Sukorejo sudah berkenan berselawat di Alun-Alun Jember. Mudah-mudahan ini menambah keberkahan Kabupaten Jember ke depan,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah awal dari semangat baru untuk membangun Jember dengan pendekatan spiritual dan penguatan budaya religius di tengah masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tahun ini mungkin yang pertama, mudah-mudahan tahun depan Pemkab Jember lebih siap, sehingga acaranya bisa jauh lebih besar dan meriah,” lanjutnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu juga memohon doa dari para ulama dan jamaah agar Kabupaten Jember terbebas dari persoalan kemiskinan, stunting, serta tingginya angka kematian ibu dan bayi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Doa adalah senjatanya orang beriman. Saya mohon doa dari para kiai, habaib, dan seluruh masyarakat agar Jember diberi kemudahan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan pembangunan,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan itu, dia juga mengumumkan rencana pengaktifan kembali penerbangan langsung dari Bandara Notohadinegoro ke Jakarta yang akan dimulai pada Agustus ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Insyaallah pada bulan Agustus ini, Jember akan kembali memiliki penerbangan langsung ke Jakarta. Semoga ini menjadi solusi menuju Jember baru, Jember maju,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Fasilitasi ADAPI Gelar Diskusi tentang Penguatan Karier Dosen PPPK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-fasilitasi-adapi-gelar-diskusi-tentang-penguatan-karier-dosen-pppk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-fasilitasi-adapi-gelar-diskusi-tentang-penguatan-karier-dosen-pppk</guid>
<description><![CDATA[ Diskusi ADAPI di UIN KHAS Jember membuka harapan regulasi baru yang memberikan kepastian karier bagi dosen ASN PPPK, mengatasi ketimpangan dalam sistem kepangkatan perguruan tinggi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_689064b394169.webp" length="35824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 14:45:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menjadi tuan rumah diskusi publik Asosiasi Dosen ASN Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (ADAPI) beberapa waktu lalu. Acara hybrid itu membahas penguatan status dan karier dosen ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni, menilai forum membuka perspektif baru bagi dosen PPPK yang selama ini menghadapi ketidakpastian jenjang karier. Dia menyebut diskusi sebagai momentum penting yang bisa membuka “kotak pandora” persoalan yang selama ini tertutup kabut ketidakjelasan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya kira ini bisa membuka kotak pandora yang selama ini menjadi kabut bagi PPPK di Indonesia,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Hepni, meskipun regulasi yang diterbitkan memberi harapan, dosen PPPK masih memerlukan kepastian masa depan karier. Dia menekankan pentingnya forum seperti ini yang membawa semangat enlightenment, enrichment, dan environment.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menyoroti ketimpangan sistem kepangkatan antara ASN reguler dan PPPK. “Yang saat ini agak ngambang adalah belum ada aturan bagi mereka naik pangkat atau jabatan, sementara dari unsur ASN lainnya dalam dua tahun bisa naik pangkat atau jabatan,” terang dia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi tersebut menyebabkan dosen PPPK tertinggal dalam persaingan posisi strategis di perguruan tinggi, meski memiliki kualifikasi dan pengalaman memadai. Sebagai akademisi, Prof. Hepni berharap kehadiran narasumber strategis dari Komisi II DPR RI, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka jalan bagi regulasi baru yang berpihak pada PPPK.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya rasa publik berharap dengan diskusi ini muncul informasi terkini dan langkah konkret bagi masa depan PPPK,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menegaskan diskusi bukan sekadar ruang berbagi keluhan, melainkan wadah menyusun langkah ke depan berdasarkan data dan realita lapangan yang dihadapi dosen PPPK. Prof. Hepni juga menekankan jenjang karier dosen PPPK harus menjadi bagian agenda reformasi pendidikan tinggi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya mendukung penuh diskusi yang digelar ADAPI kali ini. Ini bisa menjadi titik awal perubahan yang lebih sistematis untuk menyelesaikan persoalan karier PPPK ke depan,” tutup Prof. Hepni. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kolaborasi dan Kepastian Karir Dosen PPPK Lewat Dialog Konstruktif Bersama ADAPI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-dan-kepastian-karir-dosen-pppk-lewat-dialog-konstruktif-bersama-adapi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-dan-kepastian-karir-dosen-pppk-lewat-dialog-konstruktif-bersama-adapi</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu isu krusial adalah kontrak PPPK yang dibatasi hanya lima tahun, tanpa kejelasan tentang kelanjutan karir atau jenjang akademik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688f0b3259bc9.webp" length="35824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 14:32:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Asosiasi Dosen ASN Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (ADAPI) menggelar diskusi publik bertema penguatan status dan karir dosen ASN PPPK. </p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan secara <em>hybrid</em> tersebut, menghadirkan para pemangku kebijakan kunci, termasuk Komisi II DPR RI, Kementerian PANRB, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jumat (1/8/2025).</p>
<p>Ketua Umum DPP ADAPI, Dr. Moh Nur Afandi, menyampaikan keresahan yang selama ini dirasakan oleh para dosen PPPK. Ia menegaskan bahwa ketidakpastian status karir, termasuk ketidakjelasan tentang jabatan fungsional dan pengakuan masa kerja sebelum jadi PPPK, menjadi ganjalan besar.</p>
<p>“Kami ini sudah bertahun-tahun mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa, tapi pengabdian itu seolah terhenti begitu status kami berubah menjadi PPPK. Tidak ada pengakuan masa kerja sebelumnya, dan ini sangat mengganggu aspek karir,” kata Afandi.</p>
<p>Lebih lanjut menurutnya, salah satu isu krusial adalah kontrak PPPK yang dibatasi hanya lima tahun, tanpa kejelasan tentang kelanjutan karir atau jenjang akademik. Untuk itu, dia berharap agar pemerintah segera menyusun regulasi baru yang memberikan perlindungan karir dan jenjang fungsional bagi PPPK. </p>
<p>“Karir itu penting, bukan hanya untuk kami secara individu, tapi untuk keberlangsungan mutu pendidikan tinggi. Dosen harus inovatif dan adaptif, tapi bagaimana mungkin jika status dan jenjangnya tidak jelas?” ucapnya.</p>
<p>Merespons hal itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa pihaknya telah menampung semua aspirasi dalam diskusi ini. Ia menegaskan pentingnya transformasi birokrasi sebagai latar belakang utama pembahasan PPPK.</p>
<p>“Diskusi ini sangat penting. Saya juga ingin mendengar aspirasi langsung dan menjembatani kebutuhan teman-teman dosen PPPK. Ini bagian dari reformasi birokrasi agar birokrasi kita lebih lincah, adaptif, dan terintegrasi,” ucap Rini.</p>
<p>Dirinya menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan delapan arahan utama reformasi birokrasi, yang salah satunya menyasar peningkatan kualitas ASN. Dalam konteks ini, dosen PPPK dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul.</p>
<p>Rini menjelaskan bahwa pemerintah sudah menyelesaikan penataan pegawai non-ASN, dan kini tengah fokus pada penyelesaian status PPPK.</p>
<p>“Khusus untuk PPPK, penataan dan penyelesaian status akan kami selesaikan pada Oktober 2025,” ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menyinggung pentingnya sistem merit dalam manajemen ASN dan menegaskan bahwa rekrutmen berbasis kompetensi adalah kunci utama. Jika proses rekrutmen tidak berkualitas, maka akan berdampak buruk pada pelayanan publik dan produktivitas nasional.</p>
<p>“Paradigma ASN baru menempatkan kompetensi sebagai pilar utama. Kita tidak bisa membiarkan proses rekrutmen yang asal-asalan, karena itu akan menurunkan kualitas layanan publik, bahkan meningkatkan angka pengangguran,” ujar Rini.</p>
<p>Maka dari itu, pihaknya mengajak ADAPI untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja dosen ASN PPPK.</p>
<p>“Kami butuh sinergi, karena keberhasilan reformasi birokrasi tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tapi harus bersama-sama dengan para pemangku kepentingan seperti ADAPI,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Musim Kemarau Basah, Tradisi Adu Layangan di Kencong Jember Kembali Hidup</title>
<link>https://suarajatimpost.com/musim-kemarau-basah-tradisi-adu-layangan-di-kencong-jember-kembali-hidup</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/musim-kemarau-basah-tradisi-adu-layangan-di-kencong-jember-kembali-hidup</guid>
<description><![CDATA[ Tak hanya menjadi ajang hiburan, momen ini juga membuka peluang ekonomi bagi para pedagang musiman. Di sekitar lokasi, banyak penjual layangan yang menjajakan dagangannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202508/image_870x580_688f045851e68.webp" length="78138" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 13:58:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p data-start="257" data-end="538"><strong data-start="257" data-end="272">JEMBER, SJP</strong> – Suasana unik dan penuh nostalgia menyelimuti Kecamatan Kencong, Jember, saat musim kemarau basah tiba. Tradisi lama yang dikenal sebagai <em data-start="412" data-end="422">sambitan</em> atau adu layangan kembali menggeliat, menggugah kenangan masa kecil dan menarik perhatian warga dari berbagai usia.</p>
<p data-start="540" data-end="868">Setiap sore, pematang sawah dan pinggiran Sungai Kali Meneng dipadati oleh ratusan warga, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, yang berkumpul untuk adu ketangkasan menerbangkan layangan.</p>
<p data-start="540" data-end="868">Layangan-layangan itu dilengkapi benang yang telah dilapisi pecahan kaca halus atau pasir, digunakan untuk memutuskan benang layangan lawan.</p>
<p data-start="870" data-end="1068">Suasana menjadi semakin meriah dengan teriakan histeris dan sorak sorai penonton, terutama saat sebuah layangan putus dan dikejar puluhan anak-anak, maupun orang dewasa yang berlarian penuh semangat.</p>
<p data-start="1070" data-end="1241">Tak hanya menjadi ajang hiburan, momen ini juga membuka peluang ekonomi bagi para pedagang musiman. Di sekitar lokasi, banyak penjual layangan yang menjajakan dagangannya.</p>
<p data-start="1243" data-end="1342">Salah satunya adalah Nanang (35), warga Kencong, yang mengaku rutin berjualan layangan setiap sore.</p>
<p data-start="1344" data-end="1514">"Setiap hari ramai, apalagi saat akhir pekan. Banyak juga yang datang dari kecamatan lain hanya untuk ikut <em data-start="1451" data-end="1461">sambitan</em>," ungkap Nanang saat ditemui pada Ahad (3/8/2025).</p>
<p data-start="1516" data-end="1683">Nanang menyebut, dalam sehari ia bisa membawa hingga 100 layangan, dan hampir semuanya habis terjual. Harga layangan dibanderol antara Rp2.500 hingga Rp5.000 per buah.</p>
<p data-start="1685" data-end="1885">Yang menarik, kegiatan adu layangan ini tak hanya didominasi laki-laki. Seorang perempuan asal Kabupaten Lumajang, pemilik brand jajanan viral <em data-start="1828" data-end="1842">Boboho Donut</em>, juga turut ambil bagian dalam <em data-start="1874" data-end="1884">sambitan</em>.</p>
<p data-start="1887" data-end="2039">"Ini mengingatkan saya pada masa kecil. Seru sekali, dan bagi saya ini hiburan yang luar biasa. Wajib ikut!" ujar ibu tiga anak tersebut sambil tertawa.</p>
<p data-start="2041" data-end="2213">Di lokasi, pemandangan anak-anak kecil berlarian membawa tongkat panjang untuk mengejar layangan putus menjadi pemandangan khas yang menyemarakkan suasana senja di Kencong. (*)</p>
<p data-start="2041" data-end="2213">Editor : Rizqi Ardian</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BBM di Jember Kembali Normal, Perumdam Tirta Pandhalungan Bagi&amp;bagi Makanan dan Minuman Ringan kepada Warga di SPBU</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bbm-di-jember-kembali-normal-perumdam-tirta-pandhalungan-bagi-bagi-makanan-dan-minuman-ringan-kepada-warga-di-spbu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bbm-di-jember-kembali-normal-perumdam-tirta-pandhalungan-bagi-bagi-makanan-dan-minuman-ringan-kepada-warga-di-spbu</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi saat ini memang sudah berangsur normal. Namun Perumdam Tirta Pandhalungan tetap memberikan mamiri kepada warga yang mengantre di beberapa SPBU. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688b21f8a75db.webp" length="44848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 15:33:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>BBM, SPBU, pertalite, Pertamax, bensin, SPBU, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Saat ini distribusi BBM ke Kabupaten Jember sudah normal. Namun, antrean BBM masih nampak di sejumlah SPBU, meskipun tak sepanjang tiga hari terakhir.</p>
<p>Melihat fenomena itu, Perumdam Tirta Pandhalungan tetap memberikan support dan dukungan kepada ribuan warga yang antre BBM dengan memberikan mamiri (makanan minuman ringan) di puluhan SPBU Jember.</p>
<p>Tidak hanya dilakukan di Jember Kota, pihak Perumdam Tirta Pandhalungan melakukan aksi di wilayah Jember Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Direktur Umum Perumdam Tirta Pandhalungan Yudho R Utomo yang turun langsung ke lapangan menyampaikan, aksi ini telah dilakukan sejak Senin (28/7/2025) lalu, dan sudah ribuan paket mamiri yang sudah disampaikan ke masyarakat untuk meringankan beban mereka.</p>
<p>"1.500 paket mamiri sudah kami distribusikan mulai hari Senin sampai Kamis, 10 SPBU yang tersebar di Kabupaten Jember. Mulai SPBU Ahmad Yani yang kebetulan dekat dengan kantor kami," kata Yudho R Utomo saat di SPBU Kraton, Kencong, Kamis (31/07/2025), di sela-sela pembagian mamiri.</p>
<p>"Kegiatan ini murni untuk meringankan beban saudara kami yang kebetulan sedang mengantre BBM pada waktu itu. Dan sebagai tambahan semangat bagi mereka yang mengantre BBM serta buat petugas SPBU," jelasnya.</p>
<p>Kondisi saat ini memang sudah berangsur normal. Namun Perumdam Tirta Pandhalungan tetap memberikan mamiri kepada warga yang mengantre di beberapa SPBU.</p>
<p>"Meskipun antrean kembali normal, kami tetap memberikan mamiri kepada pengendara yang membeli BBM di SPBU. Tidak hanya itu, sebagai bentuk rasa terima kasih kepada petugas SPBU, kami juga memberikan mamiri kepada mereka yang sudah kuat melayani masyarakat," tegas Yudho.</p>
<p>Supervisor SPBU Keraton Kencong Nailul mengatakan, bahwa pasokan BBM jenis pertalite dan solar masih banyak dan BBM Non Subsidi baru datang semalam.</p>
<p>"Kalau pertalite dan solar masih aman mas, kemarin sore datang lagi satu truk BBM dari wilayah Surabaya mas. Untuk non subsidi seperti pertamax, dexlite dan pertamina dex datang kemarin malam mas, jadi masih full," ucapnya.</p>
<p>"Animo masyarakat juga sudah berkurang, karena banyak dari mereka yang sudah paham stok BBM akan aman, jadi tidak ada pembelian secara berlebihan," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasokan BBM di Jember Beransur Pulih, Muspika Bagikan Makanan ke Pengantre</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasokan-bbm-di-jember-beransur-pulih-muspika-bagikan-makanan-ke-pengantre</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasokan-bbm-di-jember-beransur-pulih-muspika-bagikan-makanan-ke-pengantre</guid>
<description><![CDATA[ Pasokan BBM di Jember kembali normal setelah sempat tersendat. Pemerintah setempat memantau langsung distribusi dan berbagi makanan kepada warga yang masih mengantre di sejumlah SPBU. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6889ccc9992e8.webp" length="52664" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 15:19:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sempat tersendat beberapa hari terakhir, kini mulai kembali normal. Masyarakat yang sebelumnya mengantre panjang kini sudah bisa mendapatkan BBM dengan sedikit lebih mudah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi itu terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di wilayah Kencong, Gumukmas, dan Jombang. Kendati masih terjadi antrean, jumlahnya tak sebanyak hari-hari sebelumnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pasokan aman, Pak. Untuk SPBU Bangorejo sendiri mulai semalam sudah normal. Memang masih ada pengantre, tapi tidak seperti sebelumnya. Kami anggap ini sudah kembali normal,” ujar Hanif Fadoli, pengawas SPBU Bangorejo, Kecamatan Gumukmas, Rabu (30/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemerintah Kecamatan Gumukmas yang mendapat instruksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember juga turut memantau situasi. Mereka mengunjungi SPBU untuk memastikan pelayanan berjalan lancar sekaligus berbagi makanan ringan dan minuman kepada warga yang mengantre.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kegiatan kami hari ini memantau antrean BBM. Bersama muspika dan kepala desa, kami turun langsung bertemu masyarakat dan membagikan makanan ringan serta air minum. Ini bentuk pelayanan kami,” ujar Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Gumukmas, Fahrur Ansori mewakili camat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga pun mulai merasakan perbaikan situasi. Nawir, seorang penjual motor asal Kecamatan Balung, menyampaikan bahwa dirinya tak lagi kesulitan mendapatkan BBM seperti sebelumnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Antre tidak lama, Pak. Beda sama beberapa hari terakhir. Ini sudah normal kembali dan saya tidak kesulitan mencari bahan bakar untuk bekerja,” ucap Nawir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, keterlambatan distribusi BBM di Jember menyebabkan antrean panjang dan kekhawatiran masyarakat. Banyak warga harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan harian seperti mengantar anak sekolah, bekerja, maupun berdagang. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Masuk Rencana Tol Nasional, Gus Fawait Optimistis 5 Tahun Terwujud</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-masuk-rencana-tol-nasional-gus-fawait-optimistis-5-tahun-terwujud</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-masuk-rencana-tol-nasional-gus-fawait-optimistis-5-tahun-terwujud</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember Muhammad Fawait mendorong pemerintah pusat memasukkan Jember dalam rencana pembangunan jalan tol nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688882189e103.webp" length="44152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 16:18:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> — </strong>Bupati Jember Muhammad Fawait meminta pemerintah pusat memasukkan Kabupaten Jember dalam rencana pembangunan jalan tol nasional. Tol ini nantinya akan menghubungkan Jember dengan Bondowoso hingga Situbondo untuk mempermudah akses transportasi antarwilayah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Insyaallah, Jember nanti akan disambungkan dengan tol Bondowoso ke Situbondo. Saat ini tahapannya sudah masuk ke perencanaan. Kalau tidak direncanakan, ya tidak akan dibangun,” kata Fawait saat ditemui Selasa (29/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fawait menilai konektivitas melalui jalan tol sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jember. Dia optimistis proyek ini bisa terealisasi dalam lima tahun ke depan, bersamaan dengan pembangunan infrastruktur lain seperti bandara, flyover, rumah sakit, dan pasar tradisional.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Oleh karena itu, Fawait aktif bolak-balik ke Jakarta untuk mengakses dukungan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kalau hanya pakai APBD, kita bisa jalan di tempat. Sekarang waktunya jemput bola ke pusat,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menambahkan, keberadaan jalan tol diyakini akan memperkuat posisi Jember sebagai pusat ekonomi kawasan timur Jawa. Selain meningkatkan mobilitas logistik, tol juga diharapkan mempercepat distribusi barang dan jasa ke berbagai wilayah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Doakan saja, semoga ini semua bisa terwujud,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasokan BBM Tersendat, Sekolah di Jember Longgarkan Aturan Kehadiran Siswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasokan-bbm-tersendat-sekolah-di-jember-longgarkan-aturan-kehadiran-siswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasokan-bbm-tersendat-sekolah-di-jember-longgarkan-aturan-kehadiran-siswa</guid>
<description><![CDATA[ Kelangkaan BBM di Jember berdampak pada aktivitas pendidikan. Bupati dan Cabdin mengeluarkan kebijakan fleksibel bagi sekolah, memberi kelonggaran kehadiran siswa tanpa sanksi berat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68887fd439345.webp" length="41922" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 15:46:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP —</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember berdampak luas, tidak hanya terhadap aktivitas ekonomi, tetapi juga kegiatan pendidikan. Banyak pelajar kesulitan berangkat ke sekolah karena keterlambatan pasokan BBM.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Merespons kondisi tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menerbitkan surat edaran (SE) kepada dinas terkait untuk menyesuaikan aktivitas, termasuk memberi kelonggaran kepada SD/MI dan SMP/MTs agar dapat melaksanakan pembelajaran secara daring hingga pasokan BBM kembali stabil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi serupa juga dirasakan oleh pelajar tingkat SMA/SMK. Banyak dari mereka kesulitan datang ke sekolah karena kendaraan tidak mendapatkan pasokan BBM. Namun, pembelajaran daring tidak diberlakukan bagi jenjang ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami tetap mengikuti anjuran bahwa siswa SMA dan SMK masuk seperti biasa. Tapi kami memberi kelonggaran jika ada siswa yang datang terlambat atau tidak masuk dengan alasan yang jelas. Mereka tidak akan dikenai sanksi berat, sesuai kebijakan masing-masing sekolah," ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember-Lumajang, Sugeng Trianto, Selasa (29/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sugeng menambahkan, hingga saat ini belum ada instruksi resmi dari Gubernur Jawa Timur untuk menerapkan pembelajaran daring di tingkat SMA/SMK. "Untuk daring belum ada, kami masih menunggu petunjuk dari Gubernur," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK PGRI 05 Kencong, Amarul Fajri, mengungkapkan pihaknya telah menerima SE Bupati Jember Nomor 400.3.1/3550/35.09.310/2025 tentang penyesuaian pembelajaran akibat kelangkaan BBM.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami memang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi, jadi untuk keputusan daring kami tetap menunggu surat edaran dari Gubernur Jawa Timur," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai solusi, pihak sekolah tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun, siswa yang datang terlambat diberi kelonggaran dengan membuat laporan foto mandiri (selfie) di SPBU sebagai bukti antre BBM.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jika siswa tidak bisa masuk, kami berkoordinasi dengan orang tua. Materi tetap kami kirim melalui WhatsApp agar mereka tetap bisa belajar. Kami tidak memberikan sanksi karena kondisi ini adalah darurat dan menyangkut isu nasional," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Krisis BBM di Jember Berangsur Pulih, Bupati Tegaskan Komitmen Transparansi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/krisis-bbm-di-jember-berangsur-pulih-bupati-tegaskan-komitmen-transparansi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/krisis-bbm-di-jember-berangsur-pulih-bupati-tegaskan-komitmen-transparansi</guid>
<description><![CDATA[ Pasokan BBM di Jember mulai membaik setelah kendala distribusi akibat penutupan jalur Gumitir. Pemkab dan Pertamina berkoordinasi intensif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6886f6de1e469.webp" length="91842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 12:01:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Krisis BBM di Jember Berangsur Pulih, Bupati Tegaskan Komitmen Transparansi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Jember sejak penutupan jalur Gumitir pada Kamis, 24 Juli 2025, mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Pasokan BBM yang sempat terhambat kini mulai lancar, meski antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara tegas meminta klarifikasi dari Pertamina agar masyarakat memperoleh informasi jelas mengenai penyebab kelangkaan BBM.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">"Meski tidak secara langsung salahnya pemerintah daerah, tahunya masyarakat bupati yang salah harus tanggung jawab. Pokok apa-apa salahnya ke bupati. Maka dari itu, saya hari ini mengundang pihak Pertamina agar bisa menjelaskan kenapa BBM di Jember sulit," kata Fawait saat menghadiri acara Bunga Desaku di Kecamatan Ambulu, Ahad (27/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sales Branch Manager Pertamina Region Jember, Hendra Saputra, menjelaskan bahwa kelangkaan BBM disebabkan terhambatnya distribusi akibat penutupan jalur dan kondisi lalu lintas yang tidak mendukung.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebelum penutupan jalur Gumitir, Pertamina sudah memberangkatkan sejumlah truk tangki dari depo Banyuwangi. Namun kemacetan parah terjadi karena pembatasan kapal di Pelabuhan Ketapang. Penutupan Gumitir menambah panjang jarak tempuh truk, dan opsi lewat Bondowoso batal karena perbaikan jembatan Besuk.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">"Jalur alternatif lewat Arak-Arak pun tidak ideal karena banyak tikungan, sehingga ritme perjalanan terganggu. Akhirnya kami menggunakan jalur Probolinggo, namun antara Lumajang dan Probolinggo juga ada perbaikan jembatan di Klakah," jelas Hendra.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hendra mengungkapkan bahwa kelangkaan BBM di Jember mendapat perhatian serius hingga ditetapkan sebagai bencana nasional oleh Pertamina pusat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pertamina telah mengerahkan 25 truk tangki dari depo Tanjungwangi, Banyuwangi, yang mengambil BBM dari depo Surabaya dan Malang untuk memenuhi kebutuhan Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Namun kendala tidak berhenti di situ. Kemacetan perbaikan jembatan di Klakah serta kondisi sopir yang kelelahan menjadi tantangan tersendiri. Pertamina bahkan meminta bantuan TNI untuk pengganti sopir.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">"Kami terus berupaya mengirim pasokan ke Jember. Saat ini, setiap hari ada 25 armada yang beroperasi secara bergantian mengirim BBM," pungkas Hendra.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Upaya Pemkab Jember dan Pertamina secara koordinatif menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah ini dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antrean Mengular di SPBU Jember, Pembelian BBM Kini Dibatasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antrean-mengular-di-spbu-jember-pembelian-bbm-kini-dibatasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antrean-mengular-di-spbu-jember-pembelian-bbm-kini-dibatasi</guid>
<description><![CDATA[ Pasokan BBM di Jember sempat terhambat karena pembangunan jalan. Harga eceran Pertalite naik. SPBU mulai terisi kembali. Penjualan BBM kini dibatasi untuk mencegah monopoli pembelian. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6886f04885892.webp" length="81106" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 11:15:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Antrean Mengular di SPBU Jember, Pembelian BBM Kini Dibatasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP — </span></strong><span lang="IN">Sejumlah warga Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir dibuat kelimpungan karena sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini dipicu kendala pendistribusian serta hambatan lalu lintas di beberapa titik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya terjadi di jalur penghubung Kabupaten Banyuwangi dan Jember yang terkendala pembangunan jalan raya di wilayah Gumitir. Akibatnya, pasokan BBM ke berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami keterlambatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dampaknya, masyarakat terpaksa mencari bensin di toko-toko dengan harga mencapai Rp25.000 per liter, khususnya untuk jenis Pertalite. Padahal, harga normal di toko kelontong biasanya berkisar antara Rp12.000 hingga Rp13.000 per liter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, berdasarkan pantauan wartawan Suara Jatim Post di wilayah SPBU Jember selatan, pasokan BBM mulai datang kembali. Antrean kendaraan memang sempat mengular, tetapi tidak sampai menimbulkan kemacetan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Antre tidak lama, Mas, tapi BBM ada kok. Sudah datang mulai semalam. Ini barusan saya juga beli, tapi ada pembatasan pembelian,” kata Samsul, pedagang di Pasar Baru Kencong, Senin (28/7/2025), di sela-sela antre BBM di salah satu SPBU.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menanggapi keterlambatan pasokan BBM, seorang manajer SPBU yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa distribusi sudah mulai kembali normal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Semalam sudah datang, dan alhamdulillah antrean memang ada, tapi tidak sampai panjang dan menimbulkan kemacetan,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ditanya mengenai alasan pembatasan pembelian BBM, dia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan imbauan dari sales branch manager wilayah Jember, Lumajang, dan Bondowoso.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kita dapat imbauan agar dilakukan pembatasan pembelian supaya tidak terjadi monopoli, intinya. Untuk mobil dibatasi pembelian Rp125.000, sedangkan untuk motor maksimal Rp40.000,” jelasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalur Padat, Pasokan BBM ke Jember Tersendat: Pemkab Pantau Ketat Penyaluran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalur-padat-pasokan-bbm-ke-jember-tersendat-pemkab-pantau-ketat-penyaluran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalur-padat-pasokan-bbm-ke-jember-tersendat-pemkab-pantau-ketat-penyaluran</guid>
<description><![CDATA[ Pasokan BBM Jember tersendat akibat jalur macet dan Gumitir ditutup. Pertamina alihkan suplai dari Surabaya/Malang. Pemkab Jember terus pantau distribusi demi memastikan ketersediaan BBM masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6885a3f82032c.webp" length="96486" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 11:31:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP—</span></strong><span lang="IN">Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kabupaten Jember dilaporkan tersendat. Kondisi ini dipicu oleh penutupan jalur Gumitir dan kemacetan parah di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Jember telah menerima laporan langsung dari PT Pertamina terkait masalah distribusi ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hendra Saputra, Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, menyampaikan bahwa gangguan distribusi ini berdampak langsung pada keterlambatan pengiriman BBM dari Terminal BBM Banyuwangi menuju wilayah Jember. Dia menyebut, kemacetan di Pelabuhan Ketapang bahkan mencapai hingga 40 kilometer, menyebabkan mobil tangki tidak dapat kembali ke terminal untuk pengisian ulang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Total ada 41 lembaga penyalur BBM di wilayah Jember, yaitu 40 SPBU reguler dan 1 SPBUN khusus wilayah. Pengiriman BBM sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas dari Banyuwangi. Saat ini beberapa titik di Jember mengalami kekosongan stok BBM jenis Pertalite dan Bio Solar," kata Hendra, Minggu (27/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menyikapi kondisi ini, Pertamina telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait dan mengambil sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah dengan mengalihkan suplai dari Terminal BBM Surabaya dan Malang. Langkah ini diambil untuk menutupi kebutuhan wilayah Jember yang mencapai sekitar 700 kiloliter (KL) per hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami terus mendorong percepatan pengiriman dari Surabaya dan Malang agar pasokan BBM kembali normal. Perlu kami tegaskan bahwa permasalahan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM di Pertamina, tetapi murni karena gangguan distribusi akibat kemacetan dan penutupan jalur," jelas Hendra.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami meminta seluruh masyarakat Jember untuk tetap tenang. Stok BBM secara nasional maupun regional dalam kondisi aman. Yang terjadi saat ini hanyalah keterlambatan distribusi karena kendala teknis lalu lintas," pungkas Hendra Saputra.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, terlihat di beberapa SPBU di wilayah Jember selatan hingga saat ini pasokan BBM memang belum datang. Namun, di Kabupaten Lumajang, khususnya SPBU Nogosari, sudah ada pasokan yang tiba dan memicu antrean panjang mengular. Pemerintah Kabupaten Jember pun terus berupaya memastikan kebutuhan BBM terpenuhi.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan serta menjalin komunikasi aktif dengan pihak Pertamina, kepolisian, dan instansi terkait. Ini dilakukan untuk memastikan kelancaran suplai BBM ke seluruh wilayah Jember demi kenyamanan masyarakat. <strong>(***)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bakso Sultan Ala Tiongkok Buka di Jember, Diburu Penikmat Rasa dari Semua Kalangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bakso-sultan-ala-tiongkok-buka-di-jember-diburu-penikmat-rasa-dari-semua-kalangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bakso-sultan-ala-tiongkok-buka-di-jember-diburu-penikmat-rasa-dari-semua-kalangan</guid>
<description><![CDATA[ Bakso Sultan sendiri, buka mulai pagi hingga malam hari dan bisa dipastikan setiap hari tidak sepi pengunjung yang datang silih berganti. Mulai dari anak sekolah, karyawan juga buat acara keluarga, karena tempatnya ada yang pakai meja tempat dan ada yang dibuat lesehan agar pelanggan suka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6884983496587.webp" length="31332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 17:00:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi, ramadan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Ana Fiqiyah bersama Siti Nur Kholifah yang kesehariannya bekerja di salah satu kantor desa di Kabupaten Jember, ternyata mempunyai terobosan usaha baru dengan membuka tempat usaha bakso yang berada di jalan raya Gumukmas.</p>
<p>Cukup inspiratif gagasan kedua srikandi ini. Karena, mampu membuka lapangan pekerjaan dan menghidupkan UMKM dengan menjual 'Bakso Sultan'.</p>
<p>Ada puluhan varian bakso yang mereka suguhkan, mulai dari bakso pentol besar berisi rempah-rempah impor yang ketika di gigit ada lumeran saus pedas dan juga daging yang lembut.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, bakso pentol mangkok yang disini daging cincang dan dipadukan dengan keju slash lumer dengan diisi rempah membuat penikmat kuliner ketika mencicipinya enggan berhenti makan.</p>
<p>Masih ada lagi, bakso berisi keju, bakso toping sum-sum yang diracik dengan rempah khas Indonesia dan  rempah dari negeri Tiongkok.</p>
<p>Untuk menu tambahan juga ada untuk pendamping bakso tersebut, yaitu tahu walik daging, bola bola tahu serta lumpia segitiga.</p>
<p>Di sela-sela kesibukannya sebagai perangkat desa, dua srikandi tersebut tetap menyempatkan diri untuk membuat kuah rempah rahasia yang rasanya khas dan berbeda dengan kuah bakso pada umumnya.</p>
<p>"Kami sudah buka sekitar 2,5 bulan di kecamatan Gumukmas ini. Alhamdulilah pelanggan ternyata suka, dari mulai generasi muda dan anak sekolah serta keluarga sering berkumpul disini. Untuk menu kami memang beri banyak varian bakso, namun bumbu kita impor, karena biar ada yang berbeda dari bakso yang kita sajikan," kata Ana Fiqiyah, Sabtu,(26/7/2025).</p>
<p>Ditanya lebih lanjut, untuk harga menu andalan dan juga gagasan nama Bakso Sultan serta ide-ide kreatif yang mereka berdua ciptakan dirinya menjabarkan, jika hal itu bermula dari kecintaan mereka berdua pada kuliner.</p>
<p>"Kami berdua memang senang kuliner, jadi kami berpikir kenapa kita tidak buat menu andalan bakso di Kabupaten Jember dengan ciri khas berbeda dan bentuk berbeda, serta rasa yang lain. Ahirnya kami padu padankan rempah-rempah impor dan indonesia. Ternyata masyarakat suka sekali," akunya.</p>
<p>"Untuk nama sultan itu kami ambil dari jalan yang kita buka tempat ini, yaitu jalan Sultan agung kecamatan Gumukmas tepatnya utara lampu merah," jelasnya.</p>
<p>Untuk harga paling mahal Rp20 ribu, dan itu menu andalan. Para pelanggan sempat kaget karena harga itu sangatlah murah dengan rasa bakso yang begitu istimewa.</p>
<p>"Pelanggan nanya, apa tidak rugi jual harga murah dengan bahan dan bakso seenak ini,? Saya jawab tidak, karena kami buka kuliner juga untuk menginspirasi para wanita yang lain untuk tetap berkarya membantu suami," ucapnya sambil melempar senyum manisnya.</p>
<p>Sementara itu, ditempat yang sama, dua pelanggan tetap sangat menyukai bakso tersebut, mulai buka awal hingga sekarang dan bisa dibilang pelanggan tetap bernama Tria Agustin dan Dewi Safitri mengaku jika rasa bakso sultan berbeda.</p>
<p>"Gimana ya, enak banget lo mas. Mulai dari kuah, baksonya yang diisi daging cincang ada sum-sumnya, apalagi di dalamnya ada bumbu yang sedap banget, pedas gurih itu lho. Apalagi ada keju slashnya ketika di gigit lumer dimulut dan panas. Pokok enak dan patut kalian coba," ucapnya sambil melanjutkan makan.</p>
<p>Bakso Sultan sendiri, buka mulai pagi hingga malam hari dan bisa dipastikan setiap hari tidak sepi pengunjung yang datang silih berganti. Mulai dari anak sekolah, karyawan juga buat acara keluarga, karena tempatnya ada yang pakai meja tempat dan ada yang dibuat lesehan agar pelanggan suka. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polemik Sound Horeg Jadi Sorotan, Ketua GP Ansor Jember Sebut Bupati Tidak Perlu Keluarkan Statement</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polemik-sound-horeg-jadi-sorotan-ketua-gp-ansor-jember-sebut-bupati-tidak-perlu-keluarkan-statement</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polemik-sound-horeg-jadi-sorotan-ketua-gp-ansor-jember-sebut-bupati-tidak-perlu-keluarkan-statement</guid>
<description><![CDATA[ Ansor menyarankan agar Pemkab Jember sebaiknya menunggu instruksi dari Gubernur. Pasalnya, polemik tidak hanya terjadi di Jember, namun juga semua wilayah di Jatim saat ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688301f3b5e9b.webp" length="14296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 11:44:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Sound Horeg, Surabaya, MUI, MUI Jatim, Surabaya, suarajatimpost, ansor, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p></p>
<p>Polemik Sound Horeg Jadi Sorotan, Ketua GP Ansor Sebut Bupati Tidak Perlu Keluarkan Statement </p>
<p></p>
<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Fatwa MUI mengenai sound horeg masih menjadi perbincangan hangat di seluruh wilayah di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Jember.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin menyampaikan, Pemkab Jember sebaiknya menunggu instruksi dari Gubernur. Pasalnya, polemik tidak hanya terjadi di Jember, namun juga semua wilayah di Jatim saat ini.</p>
<p>“Justru yang harus mengeluarkan statement dulu itu Pemprov, kan yang mengeluarkan fatwa MUI Jatim. Jadi saya pikir, Bupati Jember tidak perlu memberikan tanggapan mengenai fatwa sound horeg, karena nanti malah akan menjadi gap mengadu yang pro dan kontra,” katanya, Jumat (25/7/2025).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, pihak Pemprov harusnya segera memberikan statement. Tujuannya, agar kepala daerah baik bupati dan Wali Kota tidak mengambil sikap masing-masing.</p>
<p>“Tentu perlakuan (kepala daerah) berbeda-beda, karena kondisinya di lapangan juga masing-masing. Bagi kami, harus ada forum untuk bisa duduk bersama mencarikan solusi, baik kepolisian yang menginisiasi dan Pemprov yang memfasilitasi,” ujarnya.</p>
<p>Agus menambahkan, masyarakat di daerah harus memberi kesempatan kepada pemimpinnya, untuk melaksanakan tugas dan program pemerintahan dengan baik. Seperti layanan publik dan perbaikan infrastruktur jalan.</p>
<p></p>
<p>“Bukan berarti sound horeg tidak penting, tapi ada yang lebih penting untuk dipikirkan oleh kepala Daerah. Seperti di Jember, Bupati kan sudah memberikan layanan UHC, beasiswa dan perbaikan infrastruktur jalan yang hari ini sudah dirasakan oleh masyarakat,” paparnya.</p>
<p>Sementara itu, perwakilan pengusaha sound horeg sekaligus Ketua Jember Sound System Comunity (JSSC), Arief Sugiartani, menyebut bahwa pihaknya tidak menolak adanya fatwa MUI Jatim. Namun, kata dia, harus ada poin-poin yang jelas mengenai aturan dilarangnya sound horeg.</p>
<p>“Intinya, kami tidak menolak adanya Fatwa tersebut. Namun harus jelas, yang tidak boleh seperti apa, dan yang masih boleh seperti apa,” ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya sebagai pengusaha sound horeg mengaku siap untuk diatur, asalkan aturannya jelas. Selain itu, kata dia, harus tidak ada pihak yang dirugikan. </p>
<p>“Semua pendapat dari berbagai pihak harus diakomodasi, baik dari yang suka terhadap sound horeg, maupun yang tidak suka,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>429 Mahasiswa UIN KHAS Jember Akan Jalani PPL di 120 Instansi Mitra di Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/429-mahasiswa-uin-khas-jember-akan-jalani-ppl-di-120-instansi-mitra-di-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/429-mahasiswa-uin-khas-jember-akan-jalani-ppl-di-120-instansi-mitra-di-jatim</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6881e17dcbbfd.webp" length="60318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 17:45:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember akan melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di 120 mitra lembaga atau instansi yang tersebar di Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui PPL ini, diharapkan mahasiswa bisa menerapkan atau mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah kepada masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Panitia PPL UIN KHAS Jember, Dr. Muhammad Muhib Alwi menyampaikan data pelaksanaan PPL 2025 yang dilaksanakan 4 Agustus hingga 6 Oktober 2025 di 120 lembaga atau instansi mitra. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini sebagai cikal bakal mereka bertarung langsung dan berkolaborasi dengan masyarakat," katanya, Kamis (24/7/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, PPL tahun ini diikuti 429 mahasiswa dari lima program studi (prodi) dan dibimbing oleh 29 dosen. Sebanyak 98 mahasiswa berasal dari Prodi Komunikasi Penyebaran Islam (KPI). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian 30 mahasiswa dari Prodi Manajemen Dakwah (MD). Lalu 115 mahasiswa dari Prodi Psikologi Islam (PI). Sebanyak 144 mahasiswa dari Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI). Dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) sebanyak 42 mahasiswa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari 120 lembaga mitra yang ditempati mahasiswa PPL, Muhib menyatakan, lembaga ini tersebar di 13 kabupaten atau kota di Jawa Timur, seperti Jember, Bondowoso, Lumajang, Situbondo, Banyuwangi, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, Gresik dan Malang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Muhib juga memberikan semangat kepada seluruh peserta. Dia menekankan pentingnya kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja melalui pengalaman langsung di lapangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Para mahasiswa harus menjaga nama baik almamater dengan cara berperilaku yang baik dan sopan selama PPL di luar kampus,” pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim atas Komitmen Pelestarian Hutan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-terima-penghargaan-dari-gubernur-jatim-atas-komitmen-pelestarian-hutan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-terima-penghargaan-dari-gubernur-jatim-atas-komitmen-pelestarian-hutan</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Jember dalam mendukung visi besar Jawa Timur yaitu Gerbang Baru Nusantara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6881dc8432b62.webp" length="67632" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 17:15:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Jember Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim atas Komitmen Pelestarian Hutan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadiri acara Sinergi Rimbawan dalam rangka Pemulihan Ekosistem dan Penguatan Sosial Ekonomi Masyarakat Kehutanan Jawa Timur. Kegiatan itu diselenggarakan di Bukit Kayoe Putih, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa (22/7/2025) lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Jember diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Jupriono. Pada acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur itu, Pemkab Jember menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Jember dalam penetapan Pokja (Kelompok Kerja) Percepatan Perhutanan Sosial," ucap Jupriono. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Pemkab Jember memperoleh penghargaan karena penganggaran pembentukan Instrumen Akuntabilitas Daerah (IAD) tahun 2025. Tercatat, ada anggaran yang dialokasi sebesar Rp1,6 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Jupriono, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Jember dalam mendukung visi besar Jawa Timur yaitu Gerbang Baru Nusantara. Tujuannya untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pusat konektivitas dan episentrum pertumbuhan ekonomi baru melalui pengelolaan sektor kehutanan yang berkelanjutan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jupriono menambahkan, Pemkab Jember menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Termasuk atas komitmen Pemkab Jember untuk terus berkontribusi aktif dalam upaya pelestarian hutan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan produk unggulan kelompok tani hutan/kelompok usaha perhutanan sosial. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilik Toko Kelontong di Jember Jadi Korban Uang Palsu, Pelaku Kabur usai Terima Kembalian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-kelontong-di-jember-jadi-korban-uang-palsu-pelaku-kabur-usai-terima-kembalian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemilik-toko-kelontong-di-jember-jadi-korban-uang-palsu-pelaku-kabur-usai-terima-kembalian</guid>
<description><![CDATA[ Mulanya korban tidak sadar jika uang yang diterima saat berjualan bensin adalah uang palsu. Dirinya baru sadar ketika sudah memberikan uang kembalikan sebesar Rp85 ribu kepada terduga pelaku. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_688079384556c.webp" length="50494" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 12:09:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemilik Toko Kelontong di Jember Jadi Korban Uang Palsu, Pelaku Kabur usai Terima Kembalian</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Siti Kholidah (65), warga Dusun Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, terperanjat kaget ketika jadi korban uang palsu pecahan Rp100 ribu pada Rabu (23/7/2025) sekira pukul 09.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mulanya dia tidak sadar jika uang yang diterima saat berjualan bensin adalah uang palsu. Dirinya baru sadar ketika sudah memberikan uang kembalikan sebesar Rp85 ribu kepada terduga pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban menjelaskan, saat itu pelaku mengendarai motor Honda Supra dan mengenakan masker. Pelaku berhenti di toko kelontong miliknya untuk membeli bensin. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah menerima uang kembalian dari korban, pelaku langsung pergi meninggalkan warung. Kepada korban, pelaku mengaku warga Desa Jambi Arum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ketika kembalian yang saya berikan kurang 3 ribu rupiah yang bersangkutan bilang biar Bu, seperti panik dan pergi berlalu," ungkap Siti Kholidah, Rabu (23/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dia tadi sendirian, pakai motor Supra serta maskeran dan buru-buru pergi seperti orang panik. Setelah itu saya tanya suami saya dan saya cek ternyata uangnya palsu," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, Siti Kholida menyampaikan, uang palsu yang dia terima dari pelaku kini telah disimpan. Namun dirinya belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Innalillahi! Mahasiswi Polije Terlindas Truk Pengangkut Tebu saat Pulang Kuliah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/innalillahi-mahasiswi-polije-terlindas-truk-pengangkut-tebu-saat-pulang-kuliah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/innalillahi-mahasiswi-polije-terlindas-truk-pengangkut-tebu-saat-pulang-kuliah</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687f38791af46.webp" length="38192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 14:47:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Nasib nahas menimpa Nindia Anggraeni (19), seorang mahasiswi Politeknik Negeri Jember. Dirinya menjadi korban kecelakaan sepulang mengikuti perkuliahan, Selasa (22/07/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mahasiswi semester 3 asal Dusun Ringinsari, Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember itu harus meregang nyawa akibat terlindas roda sebelah kanan truk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat itu, truk dengan nomor polisi (nopol) N 8730 UY sedang melintas bersamaan dari arah utara ke selatan di jalan raya desa setempat saat korban hendak menyalip kiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban merupakan anak pertama dari Nonot (55), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Yosowilangun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepolisian Sektor (Polsek) Jombang yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung mengamankan sopir truk beserta truk yang hendak mengangkut tebu di wilayah Kabupaten Lumajang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kecelakaan terjadi ketika motor bernopol P 4692 HW yang dikendarai korban sama-sama dengan truk nopol N 8730 UY melaju dari arah Utara menuju selatan. Sesampai di TKP di jalan Desa Sarimulyo Kecamatan Jombang, korban diduga bersenggolan dengan truk dan korban terlindas roda belakang truk," kata Bripka Museni.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar mayat Puskesmas Kencong untuk menjalani visum. Dari hasil visum didapati beberapa luka yang menyebabkan korban meninggal dunia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari hasil visum, korban mengalami luka pecah di kepala dengan kondisi tulang tengkorak rusak. Kemudian patah kaki sebelah kiri, panggul luka-luka dan kaki mengalami fraktur," ucap Perawat Puskesmas Kencong, Dian Aries. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari data yang dihimpun di lapangan, truk pengangkut tebu pabrik gula sudah dua kali mengalami kecelakaan. Pertama di daerah Kecamatan Semboro yang korbannya harus mengalami amputasi kaki. Kemudian hari ini korban meninggal dunia. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Dorong Pembumian Pancasila lewat Pendekatan Akademik dan Kultural</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-pembumian-pancasila-lewat-pendekatan-akademik-dan-kultural</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-pembumian-pancasila-lewat-pendekatan-akademik-dan-kultural</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687f36418d354.webp" length="45026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 14:17:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Dalam tantangan ideologis dan kompleksitas masyarakat multikultural Indonesia, salah satu guru besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, tampil menonjol dalam barisan intelektual yang berkomitmen memperkuat nilai-nilai Pancasila di ruang-ruang pendidikan dan sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Partisipasinya dalam Training of Trainers (TOT) Calon Pengajar Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Kualifikasi Utama Tahun 2024, yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 8–10 Juli 2025 di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta, menjadi bukti kontribusi nyata akademisi dalam transformasi nilai-nilai dasar bangsa ke dalam praktik nyata di tengah masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini melibatkan 126 peserta terpilih yang terdiri dari 88 calon pengajar untuk kualifikasi maheswara dan 38 calon pengajar untuk kualifikasi penceramah. Mereka disiapkan untuk menjadi agen-agen perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman Pancasila secara metodologis, substantif, dan kontekstual.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“TOT ini menjadi momentum penting untuk memperluas pengaruh akademik dalam membumikan Pancasila secara metodologis dan substantif, khususnya di lingkungan kampus dan masyarakat luas,” kata Prof. Haris yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PP Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara, Selasa (22/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala BPIP Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi menekankan peran strategis pengajar Diklat PIP, khususnya Maheswara, sebagai “ujung tombak” dalam pembangunan karakter bangsa berbasis Pancasila.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Diklat PIP merupakan proses pembelajaran dalam meningkatkan kecerdasan karakter bangsa yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Maheswara ujung tombak sekaligus teladan dalam membangun sistem nasional Diklat PIP,” tegas Yudian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melengkapi pernyataan tersebut, Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Dr. Surahno, menyampaikan bahwa TOT ini bertujuan menyeragamkan pemahaman para pengajar baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara utuh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan pemahaman yang sama bagi para pengajar Diklat PIP agar mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara utuh kepada peserta diklat,” urai Surahno.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Prof. Harisudin, tantangan utama saat ini adalah menjadikan Pancasila bukan hanya sebagai dokumen normatif atau simbol politik, tetapi sebagai etika sosial dan spiritual yang hadir secara nyata dalam keseharian masyarakat Indonesia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Penguatan Pancasila harus dilakukan secara dialogis dan partisipatif. Peran para guru besar dan penceramah sangat vital untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kerangka berpikir dan bertindak masyarakat,” tegasnya, yang juga dikenal sebagai Pengasuh Ponpes Darul Hikam Mangli Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sejumlah tokoh nasional hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Dr. M. Amin Abdullah (Anggota Dewan Pengarah BPIP), Wakil Kepala BPIP Dr. Rima Agristina, serta pakar hukum dan kebijakan publik, Prof. Dr. Ermaya Suradinata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan tersebut, merupakan kelanjutan dari upaya BPIP dalam menyempurnakan sistem nasional pembinaan ideologi. Setelah sukses dengan Angkatan I tahun 2024 yang telah menghasilkan 124 Maheswara dan 4 Penceramah bersertifikat, kini Angkatan II kembali disiapkan dengan lebih matang—melibatkan 89 Maheswara Utama dan 39 Penceramah Utama. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demi Perkuat Etika Akademik, Ini yang Dilakukan UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/demi-perkuat-etika-akademik-ini-yang-dilakukan-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/demi-perkuat-etika-akademik-ini-yang-dilakukan-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687f3301df5e7.webp" length="52604" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 13:50:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Demi Perkuat Etika Akademik, Ini yang Dilakukan UIN KHAS Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengambil langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang sehat dan berintegritas melalui rapat koordinasi akademik yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Prof. M. Khusna, Selasa (22/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui rapat tersebut, UIN KHAS Jember menegaskan bahwa alat deteksi plagiarisme seperti Turnitin, bukan hanya menjadi penjaga gerbang orisinalitas, tapi juga sarana edukasi penting bagi mahasiswa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mengusung tema “Sinkronisasi Prosedur Tugas Akhir &amp; Pemanfaatan Turnitin,” rapat yang berlangsung di Ruang Rektorat Lantai 1 ini menjadi forum strategis bagi pimpinan fakultas, ketua unit, dan tim akademik lintas fakultas untuk menyamakan persepsi terkait standar penulisan karya ilmiah mahasiswa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kita harus memiliki standar akademik yang seragam, transparan, dan akuntabel untuk menjaga kualitas lulusan UIN KHAS Jember,” kata Prof. Amal di sela-sela kegiatan, Selasa (22/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih dari sekadar membahas teknis penyusunan tugas akhir, pertemuan tersebut juga menjadi momen reflektif terhadap nilai-nilai akademik yang ingin dijunjung tinggi kampus. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu sorotan utama dalam hal ini adalah pentingnya menjadikan Turnitin bukan semata-mata sebagai alat ‘penangkap’ pelanggaran, tetapi sebagai perangkat pembelajaran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Turnitin tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukur tingkat kemiripan, tetapi juga sebagai media edukasi agar mahasiswa lebih memahami pentingnya orisinalitas dan etika penulisan ilmiah,” ungkap Prof. Amal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Langkah konkret pun disepakati: sinkronisasi prosedur akan menjadi bagian dari revisi buku pedoman akademik universitas yang akan segera digulirkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, akan dilakukan koordinasi lanjutan secara khusus dengan fakultas-fakultas yang menghadapi tantangan lebih kompleks.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, dalam rapat tersebut, Kepala UPT Perpustakaan UIN KHAS Jember turut memaparkan kendala teknis yang kerap dihadapi mahasiswa dalam menggunakan Turnitin: mulai dari kurangnya pemahaman teknis hingga persepsi negatif terhadap pemeriksaan kemiripan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di sisi lain, para perwakilan fakultas membagikan pengalaman serta tantangan unik masing-masing dalam mendampingi mahasiswa menyelesaikan tugas. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Melalui Program In Servise Course, Dosen Muda UIN KHAS Siap Jawab Tantangan Zaman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/melalui-program-in-servise-course-dosen-muda-uin-khas-siap-jawab-tantangan-zaman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/melalui-program-in-servise-course-dosen-muda-uin-khas-siap-jawab-tantangan-zaman</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687de7ff479f0.webp" length="34094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 15:02:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Untuk meningkatkan mutu pendidikan serta pola mendidik, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menunjukkan langkah nyata dengan menyiapkan generasi dosen yang siap menjawab tantangan zaman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui tahapan program In Service Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP), kampus ini menjadi tuan rumah bagi para dosen dari berbagai kampus sewilayah tapal kuda—mulai dari Kabupaten Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, hingga Probolinggo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luminor Jember dan dibuka pada Senin (21/7/2025) secara hybrid. Para peserta yang tergabung dalam Batch 1 hadir secara langsung di lokasi. Sementara itu, peserta Batch 2 dan 3 mengikuti pembukaan secara online melalui zoom meeting.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Sahiron. Selain membuka kegiatan, dia turut memberikan sambutan secara dalam jaringan (daring).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam arahannya, dia menekankan pentingnya membangun dosen-dosen muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga lincah menghadapi perubahan sosial dan teknologi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dosen jaman sekarang harus siap menerima tantangan zaman. Jadi semua harus berkualitas," katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni didampingi oleh Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, ketua LPM, dan ketua SPI.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai bentuk simbolis pembukaan, Prof. Hepni mengalungkan ID card kepada empat perwakilan dari peserta PKDP Batch 1.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama enam hari ke depan yakni dari 21–26 Juli 2025, para peserta akan digembleng dengan beragam materi yang dirancang untuk menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini wajib dilakukan. Karena zaman sekarang maju. Dosen juga harus dituntut cerdas serta disiplin. Tahapan demi tahapan harus dilakukan agar menjadi dosen luar biasa," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, hal ini bukan sekadar pelatihan, PKDP adalah ruang belajar lintas kampus dan lintas generasi. Di sini, dosen-dosen muda dari berbagai latar belakang institusi saling bertukar pengalaman, membangun jejaring, dan memperkuat fondasi pedagogis mereka sebagai pendidik masa depan yang wajib dipahami oleh para dosen pemula yang jumlahnya ratusan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai tuan rumah, UIN KHAS Jember tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan teknis, tetapi juga ingin menjadi penggerak lahirnya dosen-dosen hebat yang berjiwa transformator.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">UIN KHAS Jember ingin melahirkan dosen yang bukan hanya bisa mengajar, tapi juga mampu menginspirasi, menulis, meneliti, dan membangun ekosistem akademik yang hidup. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Termakan Mitos, Rekrutmen Perangkat Desa Sarimulyo di Jember Minim Peminat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-termakan-mitos-rekrutmen-perangkat-desa-sarimulyo-di-jember-minim-peminat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-termakan-mitos-rekrutmen-perangkat-desa-sarimulyo-di-jember-minim-peminat</guid>
<description><![CDATA[ Warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, meyakini sebuah mitos bahwa jika menjadi perangkat desa maka hidupnya tidak akan sejahtera. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687dce1e781f5.webp" length="30418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 12:31:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Warga Termakan Mitos, Rekrutmen Perangkat Desa Sarimulyo di Jember Minim Peminat</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pengisian kekosongan dua jabatan perangkat di Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, tidak berlangsung sesuai harapan. Pasalnya, sedikit warga yang berminat untuk mengikuti proses rekrutmen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua panitia pelaksanaan tes tulis dan komputer, Mustofa menerangkan, kekosongan jabatan perangkat desa terjadi di posisi kepala urusan (kaur) perencanaan kepala seksi (kasi) pemerintahan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kaur perencanaan kosong karena penjabat sebelumnya pensiun. Sementara kasi perencanaan kosong karena penjabat sebelumnya mencalonkan diri sebagai kepala desa (kades).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mustofa menyampaikan, rekrutmen tersebut telah dibuka sejak lama. Namun hingga saat ini, hanya ada empat orang peserta yang mendaftar. Padahal hak pilih di Desa Sarimulyo sekitar 4.000 ribu warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut dia, minimnya peminat dalam rekrutmen perangkat desa ini lantaran warga enggan untuk menjadi perangkat desa karena takut hidupnya kurang sejahtera.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kebanyakan saya tanya masyarakat takut jadi perangkat desa karena termakan mitos: jika jadi perangkat hidupnya tidak akan makmur dan cenderung hartanya akan habis," ungkap Mustofa, Senin (21/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tempat yang sama, Camat Jombang Nuryadi membenarkan bahwa rekrutmen perangkat di Desa Sarimulyo hanya diikuti oleh empat peserta. Bahkan mereka tergolong masih muda.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk pelaksanaan hari ini ada empat peserta, dan untuk tes yang kami terapkan yaitu dua tes dan waktu dua jam," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Nuryadi menjelaskan, antusiasme warga Desa Sarimulyo untuk mengikuti rekrutmen perangkat tidak sebesar warga desa lain di sekitarnya. Padahal di desa tetangga, rekrutmen perangkat desa diikuti hingga puluhan peserta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Desa Sarimulyo memang desa berbatasan dengan Kabupaten Lumajang. Untuk desa sini berbagai tahapan sudah dilakukan, tapi memang peminatnya sedikit. Beda dengan Desa Wringinagung dan Desa Padomasan yang beberapa waktu lalu ada puluhan peserta," pungkasnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Festival Kaki Gunung Watu Pecah, Bupati Jember: Tahun Depan Kita Bikin Lebih Besar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/festival-kaki-gunung-watu-pecah-bupati-jember-tahun-depan-kita-bikin-lebih-besar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/festival-kaki-gunung-watu-pecah-bupati-jember-tahun-depan-kita-bikin-lebih-besar</guid>
<description><![CDATA[ Festival berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya dan tradisi masyarakat sekitar Gunung Watu Pecah serta bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687cf31e69e8b.webp" length="66612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 21:15:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>festival kaki gunung watu, bupati jember, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Festival Kaki Gunung Watu Pecah 2025 digelar untuk keempat kalinya dengan tema “Merawat Bumi, Melestarikan Tradisi untuk Memperkokoh Jatidiri.”</p>
<p>Festival berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya dan tradisi masyarakat sekitar Gunung Watu Pecah serta bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi.</p>
<p>Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis, 17 Juli 2025 dengan agenda Umbul Dungo yang dilaksanakan langsung di kaki Gunung Watu Pecah. Kegiatan ini merupakan wujud doa dan penghormatan kepada alam semesta serta nenek moyang, sebagai bagian dari budaya spiritual masyarakat setempat.</p>
<p>Selanjutnya, pada Sabtu, 19 Juli 2025, digelar acara Sedekah Bumi dan Pagelaran Seni Budaya di Alun-Alun Ambulu. Kirab budaya dimulai dari Koramil Ambulu dan berakhir di Alun-Alun, menampilkan 13 gunungan hasil bumi terdiri dari 12 gunungan buatan kelompok RT/RW dan 1 gunungan dari Pemerintah Desa Ambulu. Setiap gunungan mewakili kolaborasi antar RT/RW, yang masing-masing terdiri dari dua hingga tiga kelompok RT/RW.</p>
<p>Festival ini diselenggarakan oleh Sanggar Seni Kartika Budaya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ambulu, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas lokal, memupuk cinta tanah air, serta mempererat silaturahmi antar warga.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi dan harapannya. "Acara seperti ini semoga bisa lebih besar lagi tahun depan. Yang kedua, kita niati acara ini sebagai bentuk keimanan, selain itu hal ini juga harus terus jaga dan senantiasa kita lakukan," katanya di sela sela kegiatan .</p>
<p>Selain itu, bupati juga menyampaikan untuk selalu cinta tanah air adalah sebagian dari iman.  "Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah bagi kita semuanya. Sukses selalu untuk Ambulu, jaya selalu untuk Ambulu. Sukses untuk panitia, Pak Camat, Pak Kades, dan semua pihak yang terlibat dalam acara sore hari ini," pungkasnya. (ADV)</p>
<p><strong>Editor : </strong>Danu</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kawanan Perampok Beraksi di Jember: Bacok Korban, Gondol Uang Tunai, Perhiasan dan Motor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kawanan-rampok-beraksi-bacok-korban-gondol-uang-tunai-perhiasan-dan-motor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kawanan-rampok-beraksi-bacok-korban-gondol-uang-tunai-perhiasan-dan-motor</guid>
<description><![CDATA[ Untuk kerugian kisaran Rp100 juta dengan rincian yaitu emas, uang tunai dan dua motor yang dibawa para pelaku ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6848d9a71fc75.webp" length="21966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 10:03:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>perampokan gumukmas, gumukmas, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> - Nahas dialami Seniti. Tak hanya kehilangan harta benda, pria 61 tahun, warga Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember ini mengalami luka serius akibat sabetan benda tajam kawanan perampok.</p>
<p>Aksi perampokan diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu,(20/7/2025). Kawanan pelaku yang berusaha masuk rumah dipergoki oleh korban. Akhirnya sempat terjadi duel. Korban dikeroyok tiga pelaku yang menggunakan senjata tajam. Korban terkapar dengan luka di kepala. Setelah itu, korban disekap di kamar. Mulutnya ditutup lakban.</p>
<p>"Sempat terjadi duel dan korban kalah akhirnya di sekap didalam kamar dan harga benda dikuras oleh kawanan pelaku. Untuk kerugian kisaran Rp100 juta dengan rincian yaitu emas, uang tunai dan dua motor yang dibawa para pelaku," kata  Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugianto di lokasi kejadian</p>
<p>Korban dilarikan ke klinik Assuniyah di Kecamatan Kencong akibat luka yang ia alami. Inafis dari Polres Jember telah melakukan olah TKP. Sementara, tim Buru Sergap Polres Jember dan Reskrim Polsek Gumukmas  masih memburu pelaku. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi di Jember Bantu Ekonomi Masyarakat dengan Tanam Jamur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-di-jember-bantu-ekonomi-masyarakat-dengan-tanam-jamur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-di-jember-bantu-ekonomi-masyarakat-dengan-tanam-jamur</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687b617c14421.webp" length="81672" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 17:13:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Luar biasa yang dilakukan salah seorang polisi yang berdinas di Polsek Semboro Kabupaten Jember. Dia bertekad membantu perekonomian masyarakat dengan manfaatkan limbah pengolahan tebu (blotong) yang bisa mengeluarkan jamur setiap waktu.</p>
<p>Namanya Zainul. Polisi berpangkat Aipda asal Kecamatan Semboro yang juga seorang bhabinkamtibmas tersebut memanfaatkan lahan kosong tepat di depan Polsek Semboro.</p>
<p>Lahan tersebut ditimbun dengan limbah tebu atau blotong agar bisa menghasilkan jamur yang bisa dikonsumsi masyarakat dan bisa dijual untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.</p>
<p>Aipda Zainul menceritakan, sejak dulu masyarakat di sekitar Pabrik Gula (PG) Semboro sering mencari jamur saat pabrik sedang buka giling.</p>
<p>Hal itu yang membuat Aipda Zainal mempunyai inisiatif untuk menumpuk blotong di area tersebut. Selain bisa keluar jamur, ketika kering limbah tebu tersebut bisa dijadikan pupuk tanaman bagi masyarakat dan dirinya sendiri.</p>
<p>"Bagi saya hal ini harus dimanfaatkan. Karena blotong tebu ini bisa keluar jamur dan banyak manfaatnya. Seperti buat pupuk dan hasilnya bagus. Jadi saya bawakan armada saya taruh di lahan kosong depan polsek. Masyarakat tiap hari datang mencari jamur selain bisa dijual dengan harga per kilo lumayan mahal juga nantinya blotong kering buat pupuk saya," katanya, Sabtu (19/7/2025).</p>
<p>Aipda Zainul menjelaskan, setiap hari limbah tebu tersebut bisa keluar jamur. Siklus itu berlangsung terus menerus hingga limbah itu kering.</p>
<p>"Ini bernilai ekonomis tinggi, dan gratis juga saya minta limbah dari PG. Jadi masyarakat selain dapat uang ketika dijual juga bisa dimasak sendiri. Jamur keluar setiap saat hitungan jam dan terus menerus," ungkapnya.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, sejumlah mahasiswa yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Semboro juga sering datang untuk melakukan penelitian jamur dan limbah ini.</p>
<p>"Ini ada teman teman fakultas gabungan yang KKN di Kecamatan Semboro guna melakukan penelitian jamur blotong dari limbah tebu tersebut," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu warga pencari jamur dari Kecamatan Sumberbaru bernama Inez Setya Ningrum mengaku senang karena ada limbah tebu penghasil jamur. Dia bisa mendapatkan jamur dengan gratis.</p>
<p>"Bagi saya ini luar biasa. Karena selain bisa mencari cuan dari jamur juga bisa dikonsumsi. Selain itu juga bisa membawa anak-anak sekalian jalan-jalan. Untuk harga per kilo sekarang kisaran 25 ribu rupiah," ucap ibu satu anak itu.</p>
<p>Terpisah, Diputra Risman, Manager Akutansi, Keuangan dan Umum PT SGN Pabrik Gula Semboro mengatakan, blotong adalah produk samping yang dihasilkan dari pengolahan tebu selain produk gula dan tetes. </p>
<p>"Blotong berguna bagi pupuk organik. Selain itu blotong juga berguna untuk media tanam jamur. Banyak warga untuk menambah pendapatan di rumah tangganya, dengan cara budi daya jamur dengan media blotong dan jika masyarakat mau kita berikan secara gratis," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pengurus PWI Jember Periode 2025&amp;2028 Dikukuhkan, Bupati Fawait: Beri Kritikan yang Membangun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pengurus-pwi-jember-periode-2025-2028-dikukuhkan-bupati-fawait-beri-kritikan-yang-membangun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pengurus-pwi-jember-periode-2025-2028-dikukuhkan-bupati-fawait-beri-kritikan-yang-membangun</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyatakan keterbukaannya untuk terus bersinergi dengan insan pers demi pembangunan di wilayahnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6879dc80aa40a.webp" length="56852" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 12:33:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>PWI, wartawan, PDHI, program, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pengukuhan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember telah berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha pada Jumat, 18 Juli 2025.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, Dandim 0824, Kapolres Jember, Pengadilan Negeri Jember, Ketua PWI Jatim, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jember dan undangan lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ketua PWI Jember Periode 2025-2028, Sugeng Prayitno, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir memenuhi undangan.</p>
<p>"Sekarang pengurus PWI banyak yang muda. Itu langkah regenerasi kita. Mari kita terus belajar untuk menjadikan PWI Jember lebih baik ke depannya," katanya.</p>
<p>Selain soal organisasi, pria yang akrab disapa Supra ini juga menjelaskan soal sistematika menjadi seorang wartawan profesional.</p>
<p>Menurutnya, persyaratan untuk menjadi seorang wartawan kompeten saat ini cukup ketat dan perlu melewati berbagai tahapan, di antaranya Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).</p>
<p>"Wartawan itu dianggap kompeten setelah mengikuti UKW. Alhamdulillah, 98 persen teman-teman PWI sudah lulus UKW. Bahkan beberapa sudah sertifikasi wartawan utama," ujarnya.</p>
<p>Kemudian terkait hubungan PWI Jember dengan pemerintah daerah, Supra menyebut sejauh ini baik-baik saja.</p>
<p>"Teman-teman PWI juga aktif mengawal program-program pemerintah dan menyampaikannya ke masyarakat," bebernya.</p>
<p>Meski demikian, Supra menegaskan bahwa PWI akan tetap memberikan kritik membangun terhadap pemerintah demi kemajuan bersama.</p>
<p>"Itu bagian dari dinamika. Memang kritik itu perlu demi kebaikan bersama," tandasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menghadiri acara ini.</p>
<p>Dia menilai kehadiran seluruh elemen, terutama pejabat pemerintahan, merupakan bentuk keterbukaan mereka terhadap insan pers.</p>
<p>"Ini bukti bahwa pimpinan di Kabupaten Jember siap bekerja sama dan siap untuk diberi masukan atau kritikan yang meluruskan atau membangun untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Dia berpesan kepada pengurus PWI Jember agar memberikan kontribusi berkelanjutan setelah pengukuhan ini.</p>
<p>"Jadi bagaimana potensi yang ada diangkat untuk menjadikan Jember daerah nomor satu, minimal di Jawa Timur," katanya.</p>
<p>Selain itu, Lutfil Hakim juga berpesan agar pengurus ini tetap menjaga kekompakan dan marwah PWI.</p>
<p>"Kita jaga kekompakan, mulai dari ketua hingga jajarannya," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menyatakan keterbukaannya untuk terus bersinergi dengan insan pers demi pembangunan di wilayahnya.</p>
<p>Dia bahkan menegaskan bahwa pihaknya tidak anti kritik, asalkan kritik tersebut membangun dan didasarkan pada data dan fakta.</p>
<p>"Bantu kami dengan kritik membangun, yang berbasis data dan memberikan solusi. Bahkan saya berterima kasih kalau ada masukan yang membangun," tuturnya.</p>
<p>Ke depan, dia berharap adanya sinergi kuat antara insan pers untuk menjadikan Jember baru, Jember maju.</p>
<p>"Energi positif kami butuhkan, selain untuk investasi, juga pengembangan wisata. Negara yang maju pasti wisatanya maju," pungkasnya.</p>
<p>Berikut daftar lengkap susunan pengurus:</p>
<p><strong>Dewan Penasehat:</strong></p>
<p>1. Abdul Choliq Baya</p>
<p>2. M. Arif Sugiartani</p>
<p>3. Gogot Cahyo Baskoro</p>
<p>4. Hari Setiawan</p>
<p>5. Purcahyono Juliatmoko</p>
<p>6. Sigit Edi Maryanto</p>
<p>7. Yakub Mulyono</p>
<p><strong>Pengurus Harian:</strong></p>
<p>- Ketua: Sugeng Prayitno</p>
<p>- Wakil Ketua I: Bagus Supriadi</p>
<p>- Wakil Ketua II: Gandhi Lukmanto</p>
<p>- Sekretaris: Angga Juli Setiawan</p>
<p>- Wakil Sekretaris: Dwi Kuntarto Aji</p>
<p>- Bendahara: Sinto Sofiadin Syamsudin</p>
<p>- Wakil Bendahara: Anas Hidayat Sahroni</p>
<p></p>
<p><strong>Bidang-Bidang:</strong></p>
<p></p>
<p><strong>Keorganisasian:</strong></p>
<p>- Gita Pamuji</p>
<p>- Muhammad Adhi Surya</p>
<p></p>
<p><strong>Pendidikan:</strong></p>
<p>- Alifian Rizzalul Ahmad</p>
<p>- Sumaji</p>
<p></p>
<p><strong>Olahraga:</strong></p>
<p>- Hamka Agung Balya</p>
<p></p>
<p><strong>Sosial &amp; Keagamaan:</strong></p>
<p>- Imam Haironi</p>
<p>- Rusdi</p>
<p>- Totok Handoko</p>
<p></p>
<p><strong>Hukum:</strong></p>
<p>- Ambang Hari Laksono</p>
<p>- Nur Hariri</p>
<p></p>
<p><strong>Ekonomi:</strong></p>
<p>- Felly Kosasi Gusti Ashari</p>
<p>- Minto Setyo Wahono</p>
<p></p>
<p><strong>Hubungan Antar Lembaga:</strong></p>
<p>- Muhammad Rochul Ulum</p>
<p>- Sugianto</p>
<p></p>
<p><strong>Digital:</strong></p>
<p>- Abdus Syakur</p>
<p>- Zainul Hasan R. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Ton Beras Mulai Digelontorkan Bulog Jember Bagi Masyarakat Tetap Sasaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-ton-beras-mulai-digelontorkan-bulog-jember-bagi-masyarakat-tetap-sasaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-ton-beras-mulai-digelontorkan-bulog-jember-bagi-masyarakat-tetap-sasaran</guid>
<description><![CDATA[ Setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram. Secara total, Jember telah menyiapkan 4.060 ton beras untuk alokasi Juni–Juli 2025, guna menjangkau sebanyak 203.433 KPM. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6878b93b43dea.webp" length="33252" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 17:17:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bulog, Jember, beras, bantuan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Jember bersama Perum Bulog secara resmi memulai penyaluran perdana bantuan pangan beras untuk alokasi Juni dan Juli 2025. </p>
<p>Penyaluran tahap awal ini dilaksanakan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, dengan total 417 keluarga penerima manfaat (KPM), Kamis (17/7/2025).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan uji beban aplikasi serta kesiapan teknis pelaksanaan program Bantuan Pangan Tahun 2025 secara menyeluruh di Kabupaten Jember. Penyaluran bantuan secara simbolis dibuka oleh Kepala Perum Bulog Cabang Jember, M Ade Saputra.</p>
<p>“Alhamdulillah, hari ini kita menyalurkan perdana bantuan pangan beras di Kabupaten Jember. Sebagai tahap awal, kita fokus di Kelurahan Kebonsari dengan 417 penerima. Ini menjadi uji coba teknis sebelum skema penyaluran menyentuh seluruh wilayah Jember,” kata Ade di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Setiap KPM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram. Secara total, Jember telah menyiapkan 4.060 ton beras untuk alokasi Juni–Juli 2025, guna menjangkau sebanyak 203.433 KPM. Alokasi ini merupakan gabungan dari dua tahap penyaluran, masing-masing sebesar 2.030 ton 433 kilogram.</p>
<p>Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan bantuan pangan tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.</p>
<p>“Kami pastikan bahwa beras yang disalurkan adalah beras medium berkualitas, hasil serapan langsung dari petani lokal. Tidak ada beras oplosan, semua berasal dari stok Bulog tahun 2024 dan 2025,” urai Ade.</p>
<p>Dalam hal penyerapan hasil panen, Kabupaten Jember menorehkan capaian membanggakan. Hingga pertengahan Juli ini, Bulog Jember telah menyerap 98 ribu ton gabah kering panen, serta 22 ribu ton beras. Jumlah ini menempatkan Jember sebagai kabupaten dengan serapan tertinggi di Jawa Timur.</p>
<p>“Target dari pusat sebesar 61 ribu ton setara beras sudah kami lampaui. Saat ini serapan kami sudah mencapai 78 ribu ton. Ini tidak hanya membanggakan, tapi juga bukti nyata kontribusi Jember dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MPLS, Ratusan Murid Baru SMK di Jember Bersiih&amp;Bersih Pasar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mpls-ratusan-murid-baru-smk-di-jember-bersiih-bersih-pasar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mpls-ratusan-murid-baru-smk-di-jember-bersiih-bersih-pasar</guid>
<description><![CDATA[ Hal ini bertujuan agar masyarakat tahu jika anak didik diberi edukasi awal yang baik untuk dekat dengan tanggung jawab moral yang berlandaskan asas Pancasila. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68776dd595577.webp" length="116204" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 17:28:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, peritiwa, sampah, sekolah, pendidikan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 05 Jember, mulai dilaksanakan dan berlangsung luar biasa.</p>
<p>Tidak hanya dilakukan di sekolah, namun pihak dewan guru melakukan kegiatan luar biasa dalam hal edukasi. Yaitu, mengajak 533 murid baru membersihkan sampah di salah satu pasar di Kecamatan Kencong.</p>
<p>Hal ini bertujuan agar masyarakat tahu jika anak didik diberi edukasi awal yang baik untuk dekat dengan tanggung jawab moral yang berlandaskan asas Pancasila.</p>
<p>"Kami dari sekolah menyiapkan MPLS dengan retret di sekolah maupun di luar sekolah. Kali ini kami pusatkan kegiatan anak didik untuk bersih-bersih dan pungut sampah di pasar baru kencong. Tujuan kami agar masyarakat juga tahu jika sekolah kami mengedukasi anak didik dengan baik untuk masyarakat," kata Isa Ansori, Waka Kesiswaan SMK PGRI 05 Kencong, Rabu,(16/7/2025).</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Baru Kencong, Imam Syafii saat di wawancara dilokasi menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang berhasil mendidik anak-anak untuk peduli dengan lingkungan.</p>
<p>"Sekolah ini sangat bagus programnya, jadi mendidik anak untuk mempunyai tanggung jawab moral yang bagus dan didekatkan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Bagi saya hal ini perlu dilakukan terus menerus," ungkapnya.</p>
<p>Menyikapi MPLS yang dilakukan anak didik di areal Pasar Baru kKencong, petugas pasar melalui manajer pemasaran bernama Untung As'ad menyampaikan banyak terima kasih.</p>
<p>"Ini sangat luar biasa, dan kami sangat terbantu agar pasar baru juga lebih bersih dibantu anak didik pungut sampah dan dibuang ke tempat yang selayaknya. Hal ini buat kami adalah edukasi agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kegiatan Tebus Minyak Murah di Jember Disoal Warga, KTP dan Foto Wajah Dikira untuk Pinjol</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kegiatan-tebus-minyak-murah-di-jember-disoal-warga-ktp-dan-foto-wajah-dikira-untuk-pinjol</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kegiatan-tebus-minyak-murah-di-jember-disoal-warga-ktp-dan-foto-wajah-dikira-untuk-pinjol</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68776a2617ef1.webp" length="59246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 16:58:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Kegiatan tebus murah minyak goreng di Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember beberapa waktu lalu jadi buah bibir warga. Sebab, setiap warga yang hendak membeli minyak harus mau difoto dan menunjukkan KTP.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga yang belum mendapat penjelasan dari pihak penyelenggara mengira kegiatan itu modus pengumpulan data warga secara ilegal. Warga khawatir, KTP dan foto wajah yang diambil dipergunakan untuk kepentingan pinjaman online (pinjol).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, kegiatan tebus murah minyak goreng itu digelar oleh Gerakan Nasional Tani Kemandirian Pangan (Genta Pangan). Minyak goreng merek Minyakita hanya dijual Rp10 ribu. Sedangkan harga standarnya kisaran Rp18 ribu per kilogram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun keresahan warga itu akhirnya terjawab setelah pihak Genta Pangan memberikan klarifikasi. Adnan Syarief, selalu satu pengurus DPD Genta Pangan kabupaten Jember menyebut, kekhawatiran warga hanya karena salah paham.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Adnan menjelaskan, kegiatan tebus murah minyak goreng itu merupakan program <em>corporate social responsibility </em>(CSR) dari PT Minyakita yang direalisasikan melalui Genta Pangan. Kegiatan itu bertujuan membantu meringankan beban masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tujuan kami agar masyarakat menerima manfaat dari pasar murah ini," ucapnya di Balai Desa Kraton, Rabu (16/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut Adnan menjelaskan, syarat menunjukkan KTP dan foto wajah kepada setiap pembeli diperlukan agar setiap warga tidak membeli secara berlebih. Sebab, stok minyak yang disediakan terbatas. Sehingga setiap warga hanya boleh membeli sekali saja. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Agar masyarakat tidak beli berlebih. Kita batasi satu KTP satu orang. Untuk wajah, kita buat <em>database </em>agar tidak membeli lagi di tempat lain. Jadi masyarakat yang beranggapan ini untuk pinjol salah besar. Hal ini bisa kami pertanggungjawabkan," ujar bendahara Koperasi Genta Pangan Kabupaten Jember itu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suminto, warga Dusun Kedung langkap, Desa Kraton, merupakan salah satu dari ribuan warga yang sempat melakukan tebus murah minyak goreng tersebut. Dia awalnya mengaku curiga karena harus memakai KTP dan difoto pada saat beli minyak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia khawatir data pribadi yang disetorkannya digunakan untuk kebutuhan pinjol atau untuk tindakan lain yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Namun setelah menerima penjelasan dari pihak Genta Pangan, Suminto akhirnya mengerti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah kami diberi penjelasan barusan, kami paham. Ternyata KTP dan foto dibuat bukti bahwa kami sudah beli di tempat pasar murah agar tidak satu orang beli banyak," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, Kepala Desa (Kades) Kraton, Agus Priyanto, sempat geram ketika menerima laporan perihal kekhawatiran warga. Ditambah lagi pihak Genta Pangan disebut tidak berkoordinasi dengannya terkait kegiatan pasar murah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Agus menyayangkan tidak adanya koordinasi dari pihak Genta Pangan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Kraton. Sebab, ketika timbul keresahan di tengah masyarakat seperti yang terjadi kali ini, pihaknyalah yang harus bertanggung jawab.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tapi ini sudah ada klarifikasi kepada pihak Genta Pangan dan mereka bisa menjelaskan dengan detail akan hal ini," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masa MPLS, 530 Siswa Sekolah SMK PGRI Kencong Diberi Materi Bahaya Judol dan Pinjol</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masa-mpls-530-siswa-sekolah-smk-pgri-kencong-diberi-materi-bahaya-judol-dan-pinjol</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masa-mpls-530-siswa-sekolah-smk-pgri-kencong-diberi-materi-bahaya-judol-dan-pinjol</guid>
<description><![CDATA[ Materi tersebut diberikan kepada siswa, sehingga mereka mempunyai wawasan terkait judi online dan para siswa baru tidak terjerat judi online yang mengarah kepada pinjol. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6874cc462d6d3.webp" length="41632" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 16:59:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pinjol, Judol. Sekolah, siswa. MPLS, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 05 Jember, mulai dilaksanakan, Senin (14/07/2025). </p>
<p>Ada yang menarik dalam kegiatan MPLS bagi anak didik baru yang menginjak jenjang sekolah menengah. Lingkungan yang baru, pengetahuan yang baru, dan teman yang baru menjadi perhatian serius pihak sekolah untuk mengedukasi.</p>
<p>Selain memberikan pengenalan pendidikan, baris berbaris, lingkungan di sekolah, pihak SMK PGRI 05 Jember yang berada di Kecamatan Kencong juga menggandeng aparat kepolisian guna memberikan wawasan kepada anak-anak siswa baru.</p>
<p>Wawasan yang diberikan mulai penggunaan kendaraan bermotor agar tertib berlalu lintas, pencegahan narkoba hingga pencegahan game online yang berbau judi online, serta pinjaman online yang harus di antisipasi pada anak tumbuh kembang yang masih belum bekerja.</p>
<p>Waka Kesiswaan SMK PGRI 05 Jember, Iksan Ansori mengatakan, ratusan siswa wajib mengikuti kegiatan MPLS ini. Sebab kegiatan tersebut mampu mencegah dan mengurangi angka kenakalan remaja.</p>
<p>"Ada 530 siswa yang mengikuti kegiatan ini mas. Nah, untuk sekarang ini banyak sekali anak-anak yang tidak mengerti terkait dunia maya," kata Iksan Ansori di sela - sela kegiatan MPLS.</p>
<p>"Kemudian terkait pinjol itu sendiri atau pinjaman online. Karena kebanyakan dari masyarakat itu ada beberapa contoh klasik yang sering kita lihat. Misalnya, data-data mereka dipergunakan, kemudian tiba-tiba mereka dapat uang, dapat kiriman uang, kemudian disuruh mengembalikan kembali," imbuhnya.</p>
<p>Iksan menambahkan, materi tersebut diberikan kepada siswa, sehingga mereka mempunyai wawasan terkait judi online dan para siswa baru tidak terjerat judi online yang mengarah kepada pinjol.</p>
<p>"Jika mereka diberikan wawasan terkait judi online dan sebagainya. Maka mereka (siswa) bisa lebih mawas diri terkait hal tersebut. Menggunakan handphone mereka sebagaimana mestinya dan lebih mengutamakan keperluan pendidikan," ulasnya.</p>
<p>"Jadi pendidikan karakter bisa terbentuk sejak dini, karena sudah mengerti bahaya dan akibatnya jika terjerumus pada hal yang tidak baik, seperti Judi online, pinjol dan kenakalan remaja lainnya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Penutupan Jalur Kumitir, Dishub Jember Mulai Lakukan Koordinasi Lintas Kabupaten</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-22865</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-22865</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68749e91a49c1.webp" length="19198" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 14:01:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Wacana penutupan jalur Jember–Banyuwangi, tepatnya di Jalur Kumitir, seiring dengan rencana perbaikan jalan di km 36.800, atau tikungan Mbah Singo yang direncanakan akan dimulai pada 24 Juli hingga 24 September 2025, mulai disiapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember.</p>
<p>Plt Kepala Dishub Kabupaten Jember, M.Gatot Triyono menyampaikan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan antisipasi terkait penutupan Jalur Kumitir tersebut, dengan menggelar rapat gabungan dengan Dishub Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi termasuk juga dengan pihak PT. KAI.</p>
<p>"Dua hari lalu, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Dishub Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, serta PT. KAI Daop 9, terkait rencana BBJPN (Balai Besar Perawatan Jalan Nasional) menutup jalur tersebut," kata Gatot, Senin (14/7/2025).</p>
<p>Menurut Gatot, koordinasi dengan dinas antardaerah tersebut, untuk proses pengalihan jalur kendaraan roda 4 maupun roda 6 atau lebih tujuan Banyuwangi.</p>
<p>Gatot menyatakan, jalur alternatif Jember–Banyuwangi yang mulai beredar di media sosial, dimana jalur tersebut melintas perkebunan Gunung Kumitir, dan dikhususkan untuk kendaraan roda 2, tidak disarankan untuk masyarakat umum.</p>
<p>"Memang ada jalur alternatif yang sudah dipersiapkan, termasuk perbaikannya. Namun jalur tersebut hanya untuk masyarakat lokal, bukan untuk masyarakat umum. Jadi kami tidak menyarankan menggunakan jalur alternatif tersebut," jelasnya.</p>
<p>Tidak disarankannya jalur alternatif tersebut untuk dilalui kendaraan umum, dikarenakan medan jalur yang ekstrem, dikarenakan melewati perkebunan dan rawan longsor.</p>
<p>"Apalagi saat musim hujan, jalur tersebut sangat tidak kami sarankan, terutama untuk pengendara roda dua kendaraan matic, kami sarankan tidak melewati jalur tersebut, karena membahayakan," jelasnya.</p>
<p>Wacana penutupan jalur Kumitir yang menghubungkan Jember–Banyuwangi ini juga masih belum ada kepastian, apakah rencana tersebut benar akan diterapkan penutupan total atau tidak, meski beberapa alat berat untuk perbaikan sudah mulai didatangkan di lokasi.</p>
<p>Satriyo perwakilan BBPJN yang bertugas di Jember mengatakan, kepastian penutupan jalur akan diumumkan langsung oleh kepala BBPJN Provinsi Jawa Timur di kantor BBPJN di Surabaya.</p>
<p>"Tunggu rilis resmi dari kantor ya pak, Insya Alloh kalau gak besok tanggal 15, ya lusa tanggal 16 belas, akan dirilis secara resmi, kami sendiri belum berani memberikan statemen terkait penutupan jalur tersebut," pungkas Satriyo. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memasuki Tahun Ke&amp;7, Festival Cerutu di Kabupaten Jember Digelar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/memasuki-tahun-ke-7-festival-cerutu-di-kabupaten-jember-digelar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/memasuki-tahun-ke-7-festival-cerutu-di-kabupaten-jember-digelar</guid>
<description><![CDATA[ Rangkaian kegiatan JKCI 2025 meliputi kunjungan ke lahan tanaman tembakau milik petani lokal, peninjauan ke lahan BIN Cigar dan gudang pengeringan tembakau, peluncuran produk cerutu terbaru hasil kolaborasi BIN Cigar dengan band legendaris Java Jive, kompetisi Indonesia Cigar Smoking Championship (ICSC), pameran produk unggulan UMKM Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687364823dadb.webp" length="51964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 19:43:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kabupaten Jember kembali menggelar Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2025, dengan tema “Savoring Tradition, Embracing the Future”. Festival berskala nasional ini diselenggarakan selama bulan Juli 2025, dan mencapai puncaknya pada Sabtu, 12 Juli 2025.</p>
<p>Ini adalah penyelenggaraan ke-7 dari event tahunan yang menyoroti identitas Kabupaten Jember sebagai salah satu pusat produksi cerutu terbaik di Indonesia. Tidak hanya mempromosikan produk cerutu unggulan, festival ini juga menjadi panggung budaya yang menampilkan kekayaan lokal dan mendorong kiprah UMKM di sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>Rangkaian kegiatan JKCI 2025 meliputi kunjungan ke lahan tanaman tembakau milik petani lokal, peninjauan ke lahan BIN Cigar dan gudang pengeringan tembakau, peluncuran produk cerutu terbaru hasil kolaborasi BIN Cigar dengan band legendaris Java Jive, kompetisi Indonesia Cigar Smoking Championship (ICSC), pameran produk unggulan UMKM Jember.</p>
<p>Komisaris BIN Ir. H. Febrian Ananta Kahar menyampaikan apresiasinya terhadap keberlangsungan festival JKCI sebagai ajang strategis untuk memajukan industri cerutu lokal.</p>
<p>“Selamat datang di Kabupaten Jember, Kota Cerutu Indonesia. JKCI bukan hanya tentang merayakan cita rasa cerutu, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pelaku industri, berdiskusi, dan bertukar gagasan demi kemajuan cerutu nasional.” katanya, Sabtu,(12/7/2025) kemarin.</p>
<p>“Kami berharap JKCI tahun ini menjadi katalisator yang kuat dalam memperkuat posisi cerutu Indonesia di kancah global. Semangat kolaborasi, inovasi, dan pelestarian budaya lokal harus menjadi pondasi kita bersama.” jelasnya.</p>
<p>Dengan semangat pelestarian dan inovasi, JKCI 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan apresiasi budaya, tetapi juga forum strategis untuk membangun masa depan cerutu Indonesia yang lebih berdaya saing di tingkat dunia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pendaftaran Jalur Mandiri UIN KHAS Jember Berakhir Hari Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pendaftaran-jalur-mandiri-uin-khas-jember-berakhir-hari-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pendaftaran-jalur-mandiri-uin-khas-jember-berakhir-hari-ini</guid>
<description><![CDATA[ Berikut tata cara pendaftaran secara online dan jadwal ujian tertulis dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE)/CBT. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_687365c26519b.webp" length="41668" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 19:01:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost, UIN KHAS</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kampus Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat ini membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur Ujian Mandiri (UM) tahun 2025. </p>
<p>Ada beberapa perubahan jadwal UM-Mandiri 2025 untuk Seleksi Elektronik (SSE) menggunakan komputer. Pendaftaran berakhir hingga hari ini, Ahad, tanggal 13 Juli 2025.</p>
<p>Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Prof. Dr. M. Khusna Amal menjelaskan, bahwa perubahan jadwal dilakukan agar calon peserta punya waktu lebih panjang untuk mengurus administrasi pendaftaran. </p>
<p>“Ada perubahan jadwal pendaftaran seleksi jalur UM Mandiri UIN KHAS Jember 2025 jalur SSE. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon peserta untuk mempersiapkan administrasi dalam proses pendaftaran," kata Prof. M. Khusna Amal, Sabtu ,(13/7/2025</p>
<p>Berikut tata cara pendaftaran: </p>
<ol style="list-style-type: lower-alpha;">
<li>Buka halaman website https://sister.uinkhas.ac.id/spmbfront, klik daftar sekarang, pilih Jalur Pendaftaran</li>
<li>Isi identitas, asal sekolah, dan pilih program studi yang tersedia, kemudian klik Daftar Sekarang. Biaya Pendaftaran sebesar Rp200.000</li>
<li>Klik Konfirmasi Pendaftaran untuk memproses Virtual Account</li>
<li>Nomor Virtual Account yang tampil dijadikan sebagai kode pembayaran di bank yang bekerja sama dengan UIN KHAS JEMBER (Bank BRI)</li>
<li>Setelah melakukan pembayaran di Bank/ATM/Mobile Banking, login kembali untuk melengkapi data dan lakukan Finalisasi Pendaftaran </li>
<li>Uang pendaftaran yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun </li>
</ol>
<p>Adapun Jadwal Ujian Tertulis dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE)/CBT sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pendaftaran jalur SSE: 30 Mei 2025 sampai 13 Juli 2025</li>
<li>Pelaksanaan Ujian: 15 - 17 Juli 2025</li>
<li>Pengumuman Hasil Seleksi: 22 Juli 2025</li>
<li>Daftar Ulang: 22 – 29 Juli 2025</li>
<li>Pembayaran UKT : 1 - 8 Agustus 2025. <strong>(*)</strong></li>
</ol>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wamen Pertanian RI Tandang ke Jember, Dukung Bupati Bantu Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wamen-pertanian-ri-tandang-ke-jember-dukung-bupati-bantu-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wamen-pertanian-ri-tandang-ke-jember-dukung-bupati-bantu-petani</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Jember bersama Wamen Pertanian serta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao menjajaki kerja sama dalam bidang peningkatan pengetahuan petani. Edukasi akan dilakukan melalui kelompok tani, pemerintah desa, hingga penguatan koperasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68712a294ec88.webp" length="88700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 07:58:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Dalam Kunjungannya di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono B.Eng., M.M., MBA menyampaikan komitmen penuh untuk membantu para petani di Kabupaten Jember.</p>
<p>Hal itu mulai dari penyediaan alat dan mesin pertanian, seperti traktor dan peralatan pendukung lainnya, hingga program optimalisasi lahan pertanian seluas 6.000 hektare.</p>
<p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya menyampaikan terima kasih dan rasa bahagia atas perhatian dan komitmen dari Presiden Prabowo melalui Wakil Menteri Pertanian. Ini adalah bukti nyata dukungan pemerintah pusat terhadap petani dan ketahanan pangan daerah,” kata Muhammad Fawait Bupati Jember, Jumat (11/7/2025).</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Jember juga menegaskan komitmennya agar kebijakan dan program untuk para petani benar-benar direalisasikan secara konsisten dan berkelanjutan. Selain dukungan alat dan program lahan, upaya peningkatan edukasi dan produktivitas petani juga menjadi pembahasan penting. </p>
<p>Pemkab Jember bersama Wamen Pertanian serta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao menjajaki kerja sama dalam bidang peningkatan pengetahuan petani. Edukasi akan dilakukan melalui kelompok tani, pemerintah desa, hingga penguatan koperasi.</p>
<p>“Kami ingin pertanian Jember tidak hanya meluas secara kuantitas, tetapi juga meningkat secara kualitas. Produktivitas akan kami dorong dengan cara merangkul petani, memberikan pelatihan, dan membentuk sinergi antara desa, kelompok tani, dan koperasi,” tegas Gus Bupati.</p>
<p>Pemkab Jember memastikan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan pertanian yang mandiri, modern, dan berkelanjutan untuk kesejahteraan petani dan masyarakat Jember secara keseluruhan.</p>
<p>Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) adalah lembaga riset yang berdiri sejak tahun 1911 dan berlokasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Lembaga yang berada di bawah naungan PTPN XII memiliki fungsi sebagai pusat riset dan pengembangan kopi dan kakao terbesar di Indonesia.</p>
<p>Puslitkoka memiliki peran strategis dalam menyediakan inovasi teknologi budidaya, pascapanen, serta pengolahan kopi dan kakao yang berorientasi pada peningkatan daya saing produk nasional.</p>
<p>Hasil-hasil risetnya telah digunakan secara luas oleh para petani, pelaku usaha, dan pemerintah dalam mendorong produktivitas dan kualitas kopi-kakao Indonesia.<strong> (ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Terbaik Kedua se&amp;Jatim dalam Optimalisasi Cakupan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-terbaik-kedua-se-jatim-dalam-optimalisasi-cakupan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-terbaik-kedua-se-jatim-dalam-optimalisasi-cakupan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan refreshment penggunaan anggaran DBHCHT 2025, khususnya dalam mendukung perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6870a6c2b8b83.webp" length="58032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 14:14:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten Jember menerima penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (10/7/2025). Jember kemarin.</p>
<p>Pemkab Jember meraih penghargaan terbaik kedua dalam kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik dalam Optimalisasi Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.</p>
<p>Penghargaan ini diterima langsung oleh Yuliana Harimurti SE, M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember mewakili Bupati Jember.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI.</p>
<p>"Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi Jember untuk terus memperkuat program-program perlindungan sosial ketenagakerjaan, sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Yuliana, Jumat,(11/7/2025).</p>
<p>Dirinya menjelaskan, jika kegiatan ini bertujuan untuk melakukan <em>refreshment</em> penggunaan anggaran DBHCHT 2025, khususnya dalam mendukung perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada daerah yang telah optimal dalam memberikan bantuan iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui beberapa program inovatif Lingkaran Cinta (Lindungi Pekerja Rentan dengan Cinta). </p>
<p>Program ini telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 40.300 pekerja rentan. Termasuk buruh tani tembakau, melalui skema bantuan iuran dari DBHCHT. Manfaat yang diberikan meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. </p>
<p>Yuliana menambahkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas program, Pemkab Jember dalam hal ini menyusun beberapa strategi. Di antaranya, memperpanjang periode perlindungan, memberikan manfaat pendidikan jangka panjang, serta memperluas jumlah penerima manfaat. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petik Laut Puger Jember Beriring Doa Bersama Bagi 6 Nelayan yang Hilang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petik-laut-puger-jember-beriring-doa-bersama-bagi-6-nelayan-yang-hilang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petik-laut-puger-jember-beriring-doa-bersama-bagi-6-nelayan-yang-hilang</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan petik laut ini juga untuk mendoakan 6 nelayan yang hilang dan jasadnya belum diketahui dan ditemukan hingga hampir sepekan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686f287d02abd.webp" length="21084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 09:59:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Puger, nelayan, petik laut, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kegiatan sakral tahunan petik Laut Puger Kulon, Kecamatan Puger Kabupaten Jember dilakukan di dua tempat sekaligus. Selain melepas 13 jolen (ubo rampe) di tengah laut, juga dilakukan di pinggir pantai Pancer Puger.</p>
<p>Hal ini dilakukan lantaran kondisi cuaca menurut ramalan BMKG sekitar 2,5 meter di perairan saat ini.</p>
<p>Agenda tahunan tersebut juga disaksikan oleh ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di kabupaten Jember.</p>
<p>Selain itu disela sela pelepasan jolen, sesepuh serta pihak kepala desa serta muspika juga mendoakan bagi 6 ABK yang hingga saat ini jasadnya belum ditemukan karena diduga lantaran tergulung ombak dan perahunya beberapa waktu lalu ditemukan di pantai Prigi Kabupaten Tulungagung.</p>
<p>"Hari ini rangkaian puncak. Sebelumya kirab budaya dan berbagai kegiatan keagamaan dan hari ini petik laut yang kita lakukan di pinggir laut dan juga kita Larung di tengah laut," kata kepala desa Puger kulon Nurhasan di sela-sela kegiatan Petik Laut, Kamis(10/7/2025).</p>
<p>Lebih lanjut kepala desa menyampaikan, jika kegiatan petik laut ini juga untuk mendoakan 6 nelayan yang hilang dan jasadnya belum diketahui dan ditemukan hingga hampir sepekan.</p>
<p>"Ini selain agenda tahunan, kami juga lagi berduka karena nelayan kami ada 6 orang belum ditemukan sampai saat ini jasadnya, namun perahunya sudah ditemukan Basarnas wilayah Kabupaten Tulungagung dalam kondisi terbalik dan ABK tidak diketahui rimbanya. Kami doakan agar semoga ditemukan dan kami dari Puger mendoakan bersama ribuan warga dalam rangka petik laut ini," ucapnya dengan nada kesedihan.</p>
<p>Perlu diketahui, untuk korban tenggelam sendiri menurut data yang dapat dihimpun yaitu berasal dari dua kecamatan berbeda di Kabupaten Jember.</p>
<p>Wasito (Desa Bagon), H. Tawi (Desa Puger Wetan), Baroji (Desa Puger Kulon) dari Kecamatan Puger, dan Arif (Desa Karang Semanding), Daim (Desa Karangduren), Ahmad Basori (Desa Karang Semanding) dari Kecamatan Balung.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Angkat Tema Koboi, Kirab Budaya Jelang Petik Laut di Puger Hidupkan UMKM</title>
<link>https://suarajatimpost.com/angkat-tema-koboi-kirab-budaya-jelang-petik-laut-di-puger-hidupkan-umkm</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/angkat-tema-koboi-kirab-budaya-jelang-petik-laut-di-puger-hidupkan-umkm</guid>
<description><![CDATA[ Tradisi ini secara rutin digelar setiap tahun dan telah berlangsung secara turun temurun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686e2e9d3d9c1.webp" length="58640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 16:52:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Angkat Tema Koboi, Kirab Budaya Jelang Petik Laut di Puger Hidupkan UMKM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Warga Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember menggelar petik laut tahun ke-149 pada Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam atau dalam kalender Jawa bulan Suro.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelum dilaksanakannya petik laut, Pemerintah Desa (Pemdes) Puger Kulon menggelar kirab budaya dengan tema koboi. Kirab ini dilakukan sebagai tradisi menjelang kegiatan petik laut. Tradisi ini telah dilestarikan secara turun temurun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam tradisi petik laut ini, warga akan melarungkan sebuah sesajen ke tengah laut. Prosesi ini akan dilaksanakan besok pagi, Kamis (10/7/2025). Sesajen yang akan dilarungkan berupa kepala sapi dan kerbau. Tradisi ini disebut ubo rampe angkat jolen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Kepala Desa (Kades) Puger Kulon, Nurhasan, kirab budaya menjelang petik laut kali ini terbilang sangat unik dan menarik. Karena mengangkat budaya tahun 80-an yaitu koboi. Tradisi ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini sudah tradisi. Tahun ini memasuki ke-149 tahun. Setiap tahun tema berganti. Tahun ini kita ambil koboi. Filosofinya, di sini selain nelayan juga sebagian ternak. Jadi ketika nelayan dapat hasil dari melaut, nantinya dibelikan ternak. Ternak tersebut dibuat untuk anak sekolah ketika hasil laut sepi," jelasnya, Rabu (9/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Nurhasan mengatakan, kegiatan juga bertujuan untuk menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang pada saat kirab budaya digelar, jumlahnya bisa mencapai ribuan. Pelaku UMKM akan memadati lokasi mulai siang hingga malam hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Biar perekonomian Puger berjalan. Hal ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ekonomi berjalan, kegiatan berlangsung tertib, dan petik laut membawa berkah bagi Kecamatan Puger," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, jumlah peserta yang ikut dalam kirab budaya kali ini berjumlah ribuan. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kesenian Madura yaitu uldaul. Musik uldaul turut meriahkan kegiatan kirab budaya menyambut petik laut. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rawan Kecelakaan, Pemkab Jember Perbaiki Perlintasan Kereta Api di Desa Pecoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rawan-kecelakaan-pemkab-jember-perbaiki-perlintasan-kereta-api-di-desa-pecoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rawan-kecelakaan-pemkab-jember-perbaiki-perlintasan-kereta-api-di-desa-pecoro</guid>
<description><![CDATA[ Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait sempat bersitegang dengan petugas KAI lantasan rusaknya perlintasan kereta kerap mengakibatkan kecelakaan pengendara motor ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686ca2cacf6de.webp" length="22480" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 11:07:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Rawan Kecelakaan, Pemkab Jember Perbaiki Perlintasan Kereta Api di Desa Pecoro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Aspal perlintasan rel kereta api (KA) yang berada di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember akhirnya diperbaiki. Hal itu menyusul desakan Bupati Jember Muhammad Fawait.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, bupati yang biasa dipanggil Gus Fawait itu meminta agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera memperbaiki aspal perlintasan rel kereta di Desa Pecoro. Desakan itu didasari oleh banyaknya insiden di lokasi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski hal itu bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, namun Gus Fawait menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan yang utama baginya. Tujuannya agar tidak ada lagi insiden kecelakaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami memutuskan untuk turun langsung walaupun itu bukan kewenangan kami. Saya pikir hukum tertinggi adalah menyelamatkan nyawa warga," ucapnya saat meninjau perbaikan jalan perlintasan KA, Senin (7/7/2025) kemarin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perlintasan rel kereta di desa Pecoro belakangan menjadi sorotan publik lantaran sering menyebabkan pengendara motor terjatuh. Kondisi jalan yang rusak dengan kemiringan rel disertai bantalan rel yang menonjol di atas aspal membuat pemotor sering tergelincir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Insiden semacam itu kerap terjadi. Terlebih lagi ketika turun hujan. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi tersebut. Hal itu pun kemudian dilaporkan kepada bupati Jember melalui layanan Wadul Gus’e. Laporan disampaikan lewat media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah saya dapat laporan itu, saya cek ke beberapa OPD. Pemkab Jember sudah berkirim surat ke pihak-pihak terkait seperti balai besar dan KAI. Ini (perlintasan) kewenangan dari balai besar," ujar Gus Fawait. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait mengaku tidak ingin lagi mendengar laporan warga yang menjadi korban di jalan tersebut. Meski begitu, dia menyadari bahwa perbaikan menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, Gus Fawait tidak mau berdiam diri. Sehingga dirinya memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk mengaspal jalan di perlintasan kereta api di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hari ini kita perbaiki, aspalnya dari Pemkab Jember. Kita perbaiki supaya sepeda motor yang melintas aman. Karena kalau hujan kan licin motor bisa selip," tuturnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait juga memberikan apresiasi atas peran aktif warga Jember dalam memberikan informasi tentang kerusakan jalan dan masalah fasilitas umum lainnya. Sehingga pemerintah daerah bisa segera mengambil tindakan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perlintasan kereta di Desa Pecoro tidak hanya menjadi atensi bupati. Sebelumnya, rombongan Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mendesak pihak BBPJN Jatim-Bali agar segera melakukan perbaikan. Sebab, akan semakin berbahaya jika jalan tersebut tidak diperbaiki dan tidak ada tindakan. Apalagi belakangan ini sering turun hujan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Porseni Madrasah Jatim 2025 Resmi Digelar di Jember, Ini Harapan Gus Fawait</title>
<link>https://suarajatimpost.com/porseni-madrasah-jatim-2025-resmi-digelar-di-jember-ini-harapan-gus-fawait</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/porseni-madrasah-jatim-2025-resmi-digelar-di-jember-ini-harapan-gus-fawait</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686c7689cacb2.webp" length="65652" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 09:02:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Porseni Madrasah Jatim 2025 Resmi Digelar di Jember, Ini Harapan Gus Fawait</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Kabupaten Jember didapuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim). Ajang bergengsi ini berlangsung sejak tanggal 7–9 Juli 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Porseni Madrasah Jatim 2025 ini diikuti oleh 9.777 atlet dari jenjang madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA) yang berasal dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Porseni Madrasah Jatim 2025 resmi dibuka pada Senin (7/7/2025) di GOR PKPSO Kaliwates Jember. Acara itu dihadiri oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, serta jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam sambutannya, Muhammad Fawait mengungkapkan rasa bangganya atas ditunjuknya Kabupaten Jember sebagai tuan rumah Porseni Madrasah Jatim 2025. Pihaknya menyambut hangat seluruh peserta yang datang ke Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam momen penting tersebut, bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengenalkan wisata Kabupaten Jember. Terutama destinasi wisata alam yang membentang dari garis pantai selatan hingga pegunungan di wilayah utara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Selamat datang di Kabupaten Jember, daerah dengan garis pantai selatan terpanjang kedua di Jawa Timur, dan pegunungan yang membentang di utara. Kami berharap kalian betah di Jember, dan kelak melanjutkan kuliah di kampus-kampus terbaik di Jember,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pemerintah Kabupaten Jember juga siap bersinergi dengan Kementerian Agama untuk mencetak generasi santri dan murid madrasah sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia,” sambung Gus Fawait. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Porseni Madrasah Jatim tahun ini mempertandingkan dua cabang utama. Yaitu olahraga dan seni. Cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan meliputi futsal, bola voli, catur, bulu tangkis, atletik, seni pencak silat, dan tenis meja. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan cabang lomba seni yang dipertandingkan meliputi musabaqah tilawatil qu’ran (MTQ), menyanyi, tahfidz, vlog, kaligrafi kontemporer, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Inggris, dan pidato bahasa Arab.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait berharap, kegiatan ini dapat menjadi ajang inspirasi untuk membangun prestasi, sportivitas, serta mempererat semangat kebersamaan antarmadrasah se-Jawa Timur. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Mulai Entaskan Kemiskinan melalui Program Gus&amp;apos;e Peduli Kesehatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-mulai-entaskan-kemiskinan-melalui-program-guse-peduli-kesehatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-mulai-entaskan-kemiskinan-melalui-program-guse-peduli-kesehatan</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Jember menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan. Program ini menjelma menjadi bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis yang akan diluncurkan serentak di tiga rumah sakit daerah Kabupaten Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686b4f017b193.webp" length="39804" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 12:31:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Jember Mulai Entaskan Kemiskinan melalui Program Gus&#039;e Peduli Kesehatan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar kegiatan Pro-Guse di Aula Darusy Syifa Rumah Sakit dr. Soebandi, Senin (7/7/2025). Kegiatan itu sekaligus meluncurkan program Gus'e Peduli Kesehatan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus’e Peduli Kesehatan merupakan program Pemkab Jember guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan menyentuh akar rumput. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemkab Jember menegaskan bahwa program ini bukan sekadar slogan. Program ini menjelma menjadi bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis yang akan diluncurkan serentak di tiga rumah sakit daerah Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan, hari ini Pemkab Jember menghimpun semua pihak untuk melaksanakan bakti sosial yang diberi nama Gus'e Peduli Kesehatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini sebetulnya adalah simbol bahwa salah satu fokus utama Pemkab Jember adalah di sektor kesehatan. Karena kesehatan menjadi kebutuhan dasar dari setiap warga Indonesia, termasuk warga Jember," ucap pria yang karib dipanggil Gus Fawait itu, Senin (7/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menerangkan, angka kemiskinan di Kabupaten Jember masih terbilang tinggi dan belum berkurang. Karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Selalu saya sampaikan di mana-mana, kita punya angka kemiskinan yang besar. Kita punya angka kemiskinan ekstrem yang juga besar. Bahkan terbesar di Jawa Timur. Angka kemiskinan ini berdampak kepada banyak hal. Termasuk masalah urusan kesehatan," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Gus Fawait menjelaskan, angka kematian ibu dan kematian bayi serta angka stunting di Jember masih terbilang tinggi. Karena itu, Pemkab Jember tidak bisa mengatasinya sendiri. Sehingga perlu bantuan dari seluruh masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini tidak bisa saya atasi sendiri. Maka saya mohon dibantu terhadap para dokter, para nakes dan jajaran direktur, serta semuanya tiga rumah sakit, puskesmas, dan semua pihak untuk membantu mengatasi masalah kemiskinan dan kesehatan," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ke depan, kita punya rencana bahwa semua pihak di Kabupaten Jember harus konsentrasi membantu Pemkab Jember mengatasi kemiskinan," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski demikian, Gus Fawait menyebut, selama 10 tahun terakhir, Pemkab Jember telah melakukan banyak hal. Mulai dari realisasi APBD, aksi-aksi sosial, dan pengembangan ekonomi. Namun hal itu belum mampu menurunkan angka kemiskinan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"UMKM maju tapi kemiskinan tetap maju. Ekonomi besar tetapi kemiskinan banyak. Bakti sosial dilakukan di mana-mana, tetap tidak mengurangi angka kemiskinan di Jember. Karena kita melakukannya sendiri-sendiri," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Akhmad Helmi Luqman mengatakan, program Gus'e Peduli Kesehatan ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang diyakini bisa mengurangi angka kemiskinan di kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hal ini untuk meningkatkan akses layanan dan kualitas kesehatan bagi masyarakat Jember, serta meningkatkan peran serta masyarakat terhadap kesehatan dan bersinergi antar lembaga pemerintah dan swasta dibidang kesehatan, dengan program yang diwujudkan dengan bakti sosial diberi nama Gus'e Peduli kesehatan," ucapnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perahu Tak Berawak yang Terbalik di Perairan Tulungagung Diduga Milik Nelayan Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perahu-tak-berawak-yang-terbalik-di-perairan-tulungagung-diduga-milik-nelayan-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perahu-tak-berawak-yang-terbalik-di-perairan-tulungagung-diduga-milik-nelayan-jember</guid>
<description><![CDATA[ Tim Basarnas masih belum bisa memastikan apakah perahu di perairan perbatasan Trenggalek dan Tulungagung yang terbalik tersebut, adalah perahu milik nelayan Jember yang dikabarkan hilang dan belum ditemukan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6867445145803.webp" length="33520" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 11:15:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, karam, kapal, selat bali, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Tersebar sebuah video melaporkan ditemukannya sebuah perahu diduga milik enam nelayan di Kabupaten Jember yang hilang kabar ditemukan terbalik. Perahu tersebut ditemukan di laut perbatasan Trenggalek dan Tulungagung.</p>
<p>Dalam keterangan video berdurasi 46 detik itu, disampaikan bahwa sebuah perahu terbalik itu diduga dari Puger Jember. Ciri-ciri perahu tersebut berjenis payang warna hijau dengan jaring milik nelayan yang masih tersangkut di perahu.</p>
<p>Sementara, untuk keenam nelayan yang dilaporkan hilang, sampai saat ini masih belum ditemukan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Koordinator Pos SAR (Pencarian dan Pertolongan) Jember, Andi Irawan menyampaikan bahwa memang benar bahwa tim Basarnas di Trenggalek menemukan perahu terbalik diperbatasan laut Trenggalek dengan Tulungagung. Perahu tersebut memang diduga ditunggangi oleh enam orang nelayan dari Puger yang hilang kabar.</p>
<p>“Perahu terbalik ditemukan oleh teman-teman Basarnas Trenggalek. Itu diduga perahu yang ditunggangi oleh enam orang yang dikabarkan hilang,” katanya, Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Selanjutnya kata dia, hal tersebut masih bersifat dugaan. Pihaknya hingga saat ini masih belum bisa memastikan, pasalnya bukan tim SAR Jember sendiri yang menemukannya.</p>
<p>“Saat ini kami masih belum bisa memastikan. Soalnya, bukan tim kami yang menemukan perahu saat melakukan pencarian,” ujarnya.</p>
<p>Kata Andi, sampai saat ini, pihak Basarnas Trenggalek juga masih belum bisa memastikan apakah perahu itu memang yang ditunggangi oleh enam nelayan dari Jember. Apalagi, belum ada yang menemukan salah satu dari keenam nelayan tersebut.</p>
<p>Namun, berdasarkan ciri-ciri dari perahu, kata dia memang hampir mirip dengan yang ditunggangi oleh enam nelayan yang berangkat dari pantai Puger Jember.</p>
<p>“Yang bisa kami lakukan sekarang adalah mengirimkan bukti foto dan video yang kami dapat dari teman-teman Basarnas Trenggalek. Kami belum bisa mengonfirmasi apakah perahu itu milik 6 nelayan dari Jember atau bukan,” paparnya.</p>
<p>Andi menambahkan bahwa, pihaknya saat ini hanya bisa memberikan informasi foto dan video ditemukannya perahu terbalik. Mengenai data-data lengkap dan pastinya, pihaknya juga masih menunggu kabar dari tim Basarnas Trenggalek.</p>
<p>“Mengenai data-data lengkapnya masih belum kami dapatkan dari teman-teman Basarnas Trenggalek,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Tambah Empat Guru Besar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-tambah-empat-guru-besar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-tambah-empat-guru-besar</guid>
<description><![CDATA[ Mereka adalah Prof. Dr. Sri Lumatus Sa’adah (Hukum Perdata), Prof. Dr. Fawaizul Umam (Filsafat Agama), Prof. Dr. Rafid Abbas (Ilmu Hadis Ahkam), dan Prof. Dr. Kasman (Ilmu Hadis). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_686742769343b.webp" length="36834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 10:18:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mencatat tonggak penting dalam kiprah akademiknya. Empat guru besar resmi dikukuhkan, Kamis, 3 Juli 2025 kemarin.</p>
<p>Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu, berlangsung khidmat. Masing-masing guru besar berasal dari keilmuan berbeda, mencerminkan kekayaan intelektual kampus berbasis Islam itu.</p>
<p>Mereka adalah Prof. Dr. Sri Lumatus Sa’adah (Hukum Perdata), Prof. Dr. Fawaizul Umam (Filsafat Agama), Prof. Dr. Rafid Abbas (Ilmu Hadis Ahkam), dan Prof. Dr. Kasman (Ilmu Hadis).</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni Zein, menyebut pencapaian ini bukan sekadar penambahan jumlah, tetapi juga penguatan institusi secara strategis.</p>
<p>“Empat guru besar ini hadir dari spektrum ilmu yang berbeda. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi bentuk konkret penguatan lembaga secara keilmuan,” kata Hepni.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kampus tak cukup menjadi menara gading. Para guru besar, katanya, harus mampu membumikan ide besar dan riset mereka ke masyarakat luas.</p>
<p>“Saya harap, pikiran mereka memberi makna mendalam dan manfaat nyata. Jangan jadi guru besar dengan gagasan kecil,” jelasnya.</p>
<p>Prof. Hepni juga menekankan pentingnya peran guru besar dalam menjawab persoalan masyarakat. UIN KHAS, menurutnya, harus adaptif dan responsif terhadap zaman.</p>
<p>“Kampus ini tumbuh dari rahim masyarakat. Maka hasil riset dan pemikiran dosennya harus kembali menjadi cahaya bagi masyarakat,” tuturnya.</p>
<p>Dengan tambahan ini, total guru besar di UIN KHAS kini menjadi 25 orang. Mereka berasal dari berbagai disiplin, mayoritas berakar dari studi Islam dan sosial.</p>
<p>Keberadaan para profesor ini kian meneguhkan UIN KHAS sebagai pusat keunggulan ilmiah di wilayah Tapal Kuda, bahkan nasional.</p>
<p>“Mereka ini adalah rujukan. Ketika masyarakat membutuhkan panduan atau edukasi di bidangnya, para pakar ini harus hadir,” kata Hepni.</p>
<p>Pihak kampus menyebut pengukuhan ini sebagai bentuk akuntabilitas keilmuan. Mereka yang dikukuhkan telah melewati proses tashih ketat oleh negara.</p>
<p>Sebagai kampus keagamaan, UIN KHAS terus mendorong sinergi antara tradisi ilmiah dan kebutuhan publik. Pengukuhan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang institusi. <strong>(Adv)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi C DPRD Jember Kaji Penutupan Simpang Empat Argopuro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-c-dprd-jember-kaji-penutupan-simpang-empat-argopuro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-c-dprd-jember-kaji-penutupan-simpang-empat-argopuro</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan bahwa rencana ini muncul berdasarkan banyaknya keluhan masyarakat serta kajian teknis dari akademisi dan Dinas Perhubungan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68673f649a98f.webp" length="20016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 09:42:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Komisi C DPRD Jember tengah mengkaji secara serius rencana penutupan Simpang Empat Argopuro, Kecamatan Kaliwates sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan di wilayah perkotaan. </p>
<p>Dengan penutupan ini maka Jalan Imam Bonjol tidak bisa lagi terhubung langsung ke Jalan Gajah Mada dan Jalan Argopuro.</p>
<p>Dari arah Jalan Gajah Mada tidak bisa lagi langsung ke Jalan Argopuro, namun langsung menuju Jalan Imam Bonjol atau lurus ke Jalan Hayam Wuruk.</p>
<p>Sedangkan Jalan Argopuro hanya dapat mengarah ke Jalan Gajah Mada.</p>
<p>Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan bahwa rencana ini muncul berdasarkan banyaknya keluhan masyarakat serta kajian teknis dari akademisi dan Dinas Perhubungan.</p>
<p>“Di Jember ini, mau masuk ke Jalan Gajah Mada macetnya luar biasa, apalagi di jam 06.30 WIB sampai jam 08.00 WIB. Terus kalau sore mulai jam 16.00 WIB sampai 17.30 WIB itu macetnya luar biasa. Maka kita mencoba untuk membuat manajemen lalu lintas dengan menutup Simpang Empat Argopuro,” kata Ardi, Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Menurut Ardi, ide penutupan ini sudah dirancang sejak September hingga Oktober 2024.</p>
<p>Namun, pihaknya baru berani melangkah setelah ada kajian lengkap dari berbagai pihak, termasuk Polres Jember, akademisi, dan Dishub.</p>
<p>Dalam tahapan saat ini, Komisi C bersama instansi terkait tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.</p>
<p>Rambu-rambu akan segera dipasang di titik-titik penutupan, dan pelaksanaannya akan didukung oleh petugas gabungan.</p>
<p>“Kita memulai sosialisasi tentang penutupan tersebut. Nanti juga ada rambu-rambu, termasuk di titik-titik yang akan menjadi pusat penutupan,” tutur Ardi.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa alternatif rute akan disiapkan secara matang, termasuk jalur putar balik.</p>
<p>Tujuannya agar kendaraan tidak lagi menumpuk di Jalan yang selama ini sering mengalami overload.</p>
<p>“Akan ada jalan alternatif, pasti ada jalan putar balik,” tambahnya.</p>
<p>Ardi menekankan bahwa pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan lembaga terkait, mengingat status jalan tersebut merupakan jalan nasional.</p>
<p>“Kita sudah komunikasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perhubungan, Bina Marga, Cipta Karya, Polres Lantas, dan akademisi karena jalan itu jalan nasional,” jelasnya.</p>
<p>Dengan langkah ini, Komisi C DPRD Jember berharap penataan ulang sistem lalu lintas di pusat kota bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan yang semakin parah dari tahun ke tahun.</p>
<p>"Setelah sosialisasi, baru melangkah ke pelaksanaannya," pungkas Ardi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Simpang Empat Argopuro Jember Ditutup Mulai 4 Juli 2025 Besok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/simpang-empat-argopuro-jember-ditutup-mulai-4-juli-2025-besok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/simpang-empat-argopuro-jember-ditutup-mulai-4-juli-2025-besok</guid>
<description><![CDATA[ Hasil evaluasi menunjukkan bahwa simpang tersebut akan diubah menjadi Simpang Tidak Bersinyal atau persimpangan jalan tanpa lampu lalu lintas (traffic light). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6866263ea82b0.webp" length="66396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 14:05:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) telah menyepakati uji coba penutupan Simpang Empat Argopuro, yang akan dimulai pada Jumat, 4 Juli 2025 pukul 16.00 WIB besok.</p>
<p>Keputusan ini diambil setelah dilakukan rapat koordinasi lintas instansi guna mengevaluasi kinerja lalu lintas di Simpang Bersinyal Argopuro.</p>
<p>Hasil evaluasi menunjukkan bahwa simpang tersebut akan diubah menjadi Simpang Tidak Bersinyal atau persimpangan jalan tanpa lampu lalu lintas (traffic light).</p>
<p>Tujuannya adalah untuk meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.</p>
<p>Penutupan ini akan berlangsung dalam tahap uji coba dan dievaluasi secara berkala untuk melihat dampak dan efektivitasnya.</p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menata dan mengelola lalu lintas secara lebih baik, termasuk pengkajian pada ruas jalan lainnya seperti Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gajah Mada.</p>
<p>Melalui kanal resminya di Instagram, Dishub Jember mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan, mengendalikan kecepatan kendaraan dalam batas aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Dapat Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Berkat Program Wadul Gus&amp;apos;e</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dapat-penghargaan-kepala-daerah-inovatif-berkat-program-wadul-guse</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dapat-penghargaan-kepala-daerah-inovatif-berkat-program-wadul-guse</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6864d504ac344.webp" length="54178" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 14:06:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Bupati Jember Muhammad Fawait mendapat penghargaan sebagai kepala daerah inovatif di Jawa Timur. Penghargaan itu diberikan oleh PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) dalam acara “Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri” di Surabaya, Selasa (1/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara ini digelar sebagai bentuk pengakuan terhadap inovasi dan kinerja luar biasa pemerintah daerah di Jawa Timur selama 100 hari kerja pertamanya. Penghargaan itu diterima oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember mendapat penghargaan ini atas keberhasilannya dalam menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mewakili Bupati Jember, kami mengucapkan terima kasih kepada JTV. Penghargaan ini akan kami jadikan motivasi untuk bisa menjadi lebih baik. Karena Gus Bupati Fawait sudah memberikan clue bahwa ke depan akan banyak kejutan-kejutan positif dari Kabupaten Jember untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju" ucap Regar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang apresiasi bagi daerah yang mampu menciptakan terobosan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah yang menonjol berkat inovasi menyelesaikan pengaduan dan meningkatkan pelayanan publik lewat program Wadul Gus'e dan Cinta e-RDKK untuk petani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui program Wadul Gus'e, masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan aspirasi, keluhan, atau laporan terkait pelayanan publik secara langsung dan transparan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wadul Gus’e juga langsung menghubungkan warga dengan pemerintah daerah secara cepat dan responsif, sekaligus menjadi sarana kontrol sosial yang efektif.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan penghargaan ini, Kabupaten Jember memperkuat komitmennya untuk terus menjadi pelopor dalam inovasi daerah, serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan demikian Kabupaten Jember berkontribusi dalam mewujudkan visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yakni “Merajut Gerbang Baru Nusantara”.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Visi Jawa Timur Merajut Gerbang Baru Nusantara menggambarkan semangat kolaborasi dan inovasi untuk menjadi pelopor dalam membangun masa depan Indonesia. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan merangkul kemajuan teknologi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memberdayakan masyarakat, Jawa Timur bertekad menjadi gerbang pembuka era baru bagi Nusantara yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global," demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya di acara tersebut. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>BPD Kepanjen Angkat Bicara soal Dugaan Penyelewengan CSR Perusahaan Tambak Udang di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bpd-kepanjen-angkat-bicara-soal-dugaan-penyelewengan-csr-perusahaan-tambak-udang-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bpd-kepanjen-angkat-bicara-soal-dugaan-penyelewengan-csr-perusahaan-tambak-udang-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ CSR yang disalurkan oleh PT  Windu Marine Sukses sejak tahun 2020 hingga 2022 itu nilalinya bervariatf. Mulai dari Rp50 juta hingga Rp75 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_68638c1020fa7.webp" length="24396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 15:04:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>BPD Kepanjen Angkat Bicara soal Dugaan Penyelewengan CSR Perusahaan Tambak Udang di Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kepanjen, Kecamatan Gukukmas, Kabupaten Jember, Imam Muklas, angkat bicara soal tudingan penyalahgunaan dana <em>corporate social responsibilty </em>(CSR) dari salah satu perusahaan pengolah tambak udang vaname.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Muklas mengakui bahwa dirinya turut menandatangani dokumen penyerahan dana CSR dari PT Windu Marine Sukses yang mengelola salah satu tambak udang vaname di Desa Kepanjen. CSR itu disalurkan sejak tahun 2020 hingga tahun 2022.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun dia menyebut, CSR tersebut disalurkan bukan untuk desa, melainkan untuk salah satu dusun di Desa Kepanjen. Jumlah dana CSR yang diserahkan setiap tahunnya bervariatif. Mulai dari Rp50 juta hingga Rp75 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Nilainya bervariatif setiap tahunnya. Itu bukan atas nama desa, tapi turun di salah satu dusun. Kami bertanda tangan mengetahui karena ini untuk masyarakat," ucapnya, Selasa (1/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Muklas menjelaskan, dana CSR tersebut digunakan untuk pembangunan musala dan untuk kegiatan pelebaran jalan akses wisata di Dusun Panggulmelati. Sehingga ditegaskannya, bahwa dana CSR tersebut jelas peruntukannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semua sudah jelas peruntukannya. Salah satunya pembangunan musala dan juga jalan wisata di wilayah Panggulmelati. Seperti pelebaran jalan serta pengerukan dan pengebrukan jembatan akses warga agar bisa dilewati untuk akses perekonomian," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penjelasan ketua BPD Kepanjen tersebut guna membantah beredarnya informasi tentang dugaan penyelewengan dana CSR dari salah satu perusahaan pengolahan tambak udang vaname di Desa Kepanjen oleh oknum perangkat desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sayangnya, Handono selaku pemilik tambak udang yang dikelola oleh PT Windu Marina Sukses tidak bisa dikonfirmasi perihal informasi penyaluran dana CSR untuk masyarakat Desa Kepanjen. Upaya konfirmasi telah dilakukan namun hasilnya nihil. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perahu Nelayan Berisi 6 ABK Dilaporkan Hilang di Perairan Puger Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perahu-nelayan-berisi-6-abk-dilaporkan-hilang-di-perairan-puger-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perahu-nelayan-berisi-6-abk-dilaporkan-hilang-di-perairan-puger-jember</guid>
<description><![CDATA[ Mereka berlayar sejak Ahad, 29 Juni 2025 dan belum kembali hingga saat ini. Pencarian selama dua hari terakhir belum membuahkan hasil. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202507/image_870x580_6863793a05822.webp" length="19924" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 13:32:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Perahu Nelayan Berisi 6 ABK Dilaporkan Hilang di Perairan Puger Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Kapal nelayan yang berisikan enam orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang di perairan selatan Jawa, tepatnya di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sejak Ahad (29/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perahu jenis payang itu berlayar sejak Jumat (27/6/2025) siang. Hal itu dikuatkan oleh kesaksian salah satu keluarga korban, Kusuma (35), yang membenarkan bahwa ayahnya yang bernama Warsito berangkat melaut bersama rekan-rekannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bapak berangkat ke laut sama teman-temannya. Kalau dari sini tiga orang sama Bapak. Yang satu namanya Pak Daim. Yang satunya nama panggilannya Pak Arif,” ungkapnya, Selasa (01/7/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia dan keluarga mulai cemas ketika Warsito tidak kunjung pulang hingga Sabtu sore. Mereka pun menghubungi kerabat juragan kapal. Pihak juragan kapal menduga kapal tertahan di laut akibat cuaca buruk dan angin kencang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihak keluarga juragan, kata Kusuma, akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasatpolair Polres Jember, AKP Hari Pamudji mengatakan, proses pencarian langsung dilakukan. Namun, pencarian awal terkendala oleh kondisi cuaca dan keterbatasan armada yang tersedia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Minggu pagi, dua sampan dikerahkan untuk mencari keberadaan mereka. Tapi sampai sore hasilnya nihil. Tidak ada jejak maupun tanda-tanda keberadaan kapal mereka,” terangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga Selasa pagi, pihaknya terus melakukan pencarian, dibantu dari pihak juragan kapal yang mengerahkan dua kapal lainnya untuk mencari para nelayan hilang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami mohon doa dari semuanya agar para nelayan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup AKP Hari. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasar informasi, enam nelayan yang dilaporkan hilang berasal dari Kecamatan Puger dan Balung. Dari Kecamatan Puger yakni Wasito asal Desa Bagon, H. Tawi asal Desa Puger Wetan, Baroji asal Desa Puger Kulon.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian nelayan yang dari Kecamatan Balung yaitu Arif asal Desa Karang Semanding, Daim asal Desa Karangduren, dan Ahmad Basori asal Desa Karang Semanding. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menengok Produksi Boneka Amigurumi di Jember: Usaha Kreatif yang Memberdayakan dan Menghasilkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menengok-produksi-boneka-amigurumi-di-jember-usaha-kreatif-yang-memberdayakan-dan-menghasilkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menengok-produksi-boneka-amigurumi-di-jember-usaha-kreatif-yang-memberdayakan-dan-menghasilkan</guid>
<description><![CDATA[ Melalui brand Nisa Craft, Anis Indrawati memproduksi beragam boneka rajut amigurumi yang lucu dan unik, sekaligus memberdayakan ibu rumah tangga di lingkungannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6860e1ec21d0c.webp" length="32436" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 21:01:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>produksi boneka rajut amigurumi, nisa craft jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> -Kreativitas itu tumbuh dan berkembang di sebuah rumah di Perumahan Bumi Mangli Permai, Kecamatan Kaliwates, Jember. Geliat usaha kreatif yang dijalankan Anis Indrawati tak hanya menghasilkan produk unik, namun memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga.</p>
<p>Melalui brand Nisa Craft, ia memproduksi beragam boneka rajut amigurumi yang lucu dan unik, sekaligus memberdayakan ibu rumah tangga di lingkungannya. Amigurumi sendiri adalah seni merajut boneka asal Jepang. Kata 'ami' berarti merajut, sedangkan 'nuigurumi' berarti boneka. Rumah Rajut Nisa Craft menampilkan berbagai karakter boneka rajut, dari bentuk hewan hingga tumbuhan yang menggemaskan.</p>
<p>“Awalnya saya hanya membuat konektor masker saat pandemi. Tapi banyak yang pesan, akhirnya saya coba kembangkan jadi amigurumi,” kata Anis Indrawati, pemilik Rumah Rajut Nisa Craft, Minggu (29/6/2025).</p>
<p>Usaha rumahan ini berdiri sejak 2021. Perlahan namun pasti, Anis mengajak beberapa ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk membantu produksi. Dengan harga jual gantungan kunci amigurumi yang terjangkau—kisaran belasan ribu rupiah, tergantung bentuk dan ukuran—omzetnya kini mencapai sekitar 3 juta rupiah per bulan.</p>
<p>“Alhamdulillah bisa membantu kebutuhan rumah tangga. Teman-teman di sini juga senang karena bisa dapat penghasilan tambahan,” kata Anis sambil tersenyum.</p>
<p>Tak hanya fokus berjualan, Rumah Rajut Nisa Craft juga rutin mengadakan kursus merajut bagi ibu-ibu maupun mahasiswa yang ingin belajar. Langkah ini dinilai menjadi bentuk pemberdayaan perempuan yang bermanfaat.</p>
<p>“Saya ikut kursus di sini supaya bisa bikin sendiri. Jadi kalau mau usaha, bisa punya keahlian. Seru dan sabar banget ngajarnya,” ujar Nada Shafwa, salah satu peserta pelatihan rajut.</p>
<p>Saat ini, produk-produk Nisa Craft dipasarkan secara masif di berbagai gerai aksesori, pernak-pernik, hingga toko perawatan kulit yang tersebar di kawasan kampus se-Jember.</p>
<p>“Pasarnya lumayan luas, terutama mahasiswa yang suka gantungan kunci lucu. Kami titip jual di beberapa toko dekat kampus biar lebih dikenal,” terang Anis.</p>
<p>Melalui semangat kreativitas dan kerja sama warga sekitar, Rumah Rajut Nisa Craft tak hanya mendatangkan penghasilan tambahan bagi Anis, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan lain untuk belajar keterampilan baru dan menambah penghasilan. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mencuat ke Publik, CSR Tambak Udang di Jember Diduga Mengalir ke Perangkat Desa Kepanjen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mencuat-ke-publik-csr-tambak-udang-di-jember-diduga-mengalir-ke-perangkat-desa-kepanjen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mencuat-ke-publik-csr-tambak-udang-di-jember-diduga-mengalir-ke-perangkat-desa-kepanjen</guid>
<description><![CDATA[ Nilainya cukup fantastis, antara Rp50 juta hingga Rp75 juta setiap tahun, diberikan oleh salah satu tambak di wilayah tersebut. Salah satunya tambak udang bernama Windu Marine Sukses. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685f8c02a8dc2.webp" length="24396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 14:59:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, CSR. Dugaan, tambak, vaname. Udang. Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) sekira 30 tambak udang vaname milik seorang pengusaha luar daerah yang berada di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, diduga menguap ke publik.</p>
<p>Hal itu diduga lantaran ada campur tangan oknum Perangkat Desa Kepanjen yang disinyalir menerima uang untuk pembangunan dan untuk masyarakat, namun pertanggungjawabannya tidak jelas dan kuat dugaan masuk kantong pribadi. </p>
<p>Nilainya cukup fantastis, antara Rp50 juta hingga Rp75 juta setiap tahun, diberikan oleh salah satu tambak di wilayah tersebut. Salah satunya tambak udang bernama Windu Marine Sukses.</p>
<p>Hal tersebut memantik reaksi keras dari kelompok masyarakat bernama KPMK (Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen) untuk meminta kejelasan atas CSR yang diterima setiap tahun sejak tahun 2020 hingga 2021.</p>
<p>Saat itu, CSR diduga diterima oleh Perangkat Desa Kepanjen semasa kepemimpinan Syaiful Mahmud. Hal itu berdasarkan bukti kwitansi pembayaran yang ditandatangani di atas materai oleh Kepala Dusun, BPD dan Pj.</p>
<p>Kuat dugaan uang senilai puluhan juta seperti yang tertera di kwitansi tersebut dijadikan bancakan tanpa ada penyaluran kepada masyarakat, maupun pembiayaan pembangunan di Desa Kepanjen</p>
<p>Ketua KPMK, Arip Sukoco geram dan mewakili masyarakat dirinya mempertanyakan pengguna CSR tersebut. Bahkan, dirinya juga mempertanyakan peruntukan dan pertanggungjawaban penggunaan CSR dari perusahaan tambak.</p>
<p>"Kami juga dapat salinan kwintansi tersebut, dan di sini masyarakat juga sebagian tahu dan menanyakan hal tersebut. Jumlahnya fantastis, tapi dibuat apa dan pertanggungjawabannya seperti halnya SPJ tidak jelas. Bahkan, kami duga masyarakat dibuat tameng untuk bancakan oknum perangkat yang sebagian masih aktif di desa kami," kata Arip Sukoco, Sabtu (28/6/2025).</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Arip bersama masyarakat beberapa waktu lalu telah menempuh jalur mediasi kepada pihak Muspika dan pihak tambak.</p>
<p>"Kami memang sempat melakukan mediasi terkait pertanyaan CSR tersebut. Namun, masyarakat belum puas. Karena uang yang masuk dan berkwintansi dari pihak tambak tersebut, dibuat apa dan buktinya mana, namun yang bersangkutan hanya menjelaskan lewat lisan dan catatannya kami duga tidak jelas juga," ungkapnya.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Kepanjen yang baru, Sukamid saat dikonfirmasi perihal masalah ini juga menerangkan dan menjelaskan jika sudah dilakukan mediasi.</p>
<p>"Kami sudah melakukan mediasi, dan pihak tambak Windu Marina Sukses juga hadir bersama masyarakat. Untuk CSR yang dulu itu menurut perangkat saya terutama Kasun Panggul Melati menjelaskan, jika uang tersebut digunakan untuk pembelian tanah dibuat akses jalan masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut ditanya apakah ada bukti terkait besaran biaya dan SPJ pembelian tanah, Kades hanya menerangkan jika hanya ada catatan, dan pihaknya akan memanggil beberapa perangkat yang menerima CSR tersebut.</p>
<p>"Sementara hanya bukti catatan, lebih lanjut pihak perangkat desa akan kami panggil dan ultimatum agar pemerintahan saya ini tidak terjadi hal serupa dan semua harus berkoordinasi kepada pihak desa dengan legal standing yang jelas terkait PAD (pendapatan asli desa) dan juga Surat Pertanggung Jawaban atau SPJ," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bunga Desaku Cantik Hadir di Kecamatan Silo, Disdukcapil Jember Buka Layanan Publik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bunga-desaku-cantik-hadir-di-kecamatan-silo-disdukcapil-jember-buka-layanan-publik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bunga-desaku-cantik-hadir-di-kecamatan-silo-disdukcapil-jember-buka-layanan-publik</guid>
<description><![CDATA[ Berbagai pelayanan publik dibuka. Mulai dari pembuatan dokumen kependudukan, hingga pengurusan administrasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685e77db0a641.webp" length="53760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 19:14:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember kembali berpartisipasi dalam program "Bunga Desaku Cantik" atau "Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan Cinta Statistik".</p>
<p>Kehadiran Disdukcapil Jember dalam program yang digagas oleh Bupati Jember Muhammad Fawait ini merupakan kali kedua seiring digelarnya program tersebut.</p>
<p>Kegiatan ini digelar selama dua hari: mulai 27–28 Juni 2025, di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Disdukcapil Jember menyediakan layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Pelayanan Disdukcapil Jember dibuka di dua lokasi. Yakni di Lapangan Sempolan dan Kantor Desa Sidomulyo. Di Lapangan Sempolan, kegiatan diawali dengan apel selawat kebangsaan. </p>
<p>Kemudian dibuka juga berbagai layanan publik. Termasuk pelayanan adminduk, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, layanan kesehatan gratis, serta pasar murah yang disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).</p>
<p>Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro menjelaskan, keikutsertaan instansinya dalam program ini merupakan wujud sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.</p>
<p>"Kami hari ini membuka layanan admin dukcapil di dua titik. Mari, masyarakat bisa memanfaatkan layanan yang kami berikan," katanya saat ditemui di lokasi layanan, Jumat (27/6/2025).</p>
<p>Pelayanan ini sangat membuat masyarakat terbantu. Hal tersebut disampaikan oleh pasangan suami istri (pasutri) warga sekitar yang memanfaatkan layanan ini, Vicko Felan dan Lusi Susanti. </p>
<p>Keduanya mengurus berbagai dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran dan KTP-el, di stand Disdukcapil Jember.</p>
<p>"Wah, ini sangat membantu kami. Apalagi banyak dokumen adminduk yang kami urus, seperti akta kelahiran dan KTP-el," ucapnya.</p>
<p>Menurut mereka, proses pengurusan dokumen tidak rumit, karena persyaratan administrasi yang dibutuhkan cukup sederhana.</p>
<p>Program "Bunga Desaku Cantik" menjadi sarana efektif bagi pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah pelosok. </p>
<p>Kehadiran Disdukcapil Jember diharapkan dapat mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus jauh-jauh ke kota.</p>
<p>Selama layanan dalam program Bunga Desaku Cantik pada hari pertama, Disdukcapil Jember mencatat melayani 315 permohonan.</p>
<p>Di antaranya adalah pembuatan 68 KK, 144 KTP, 52 perekaman, 1 surat pindah, 48 Akta, 1 Biodata WNI, 1 buku nikah isbat nikah. (***)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ajang Promosi Budaya, Kirab Tumpeng Situs Beteng Majapahit Digelar Desa Sidomekar Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Ajang-Promosi-Budaya%2C-Kirab-Tumpeng-Situs-Beteng-Majapahit-Digelar-Desa-Sidomekar-Jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Ajang-Promosi-Budaya%2C-Kirab-Tumpeng-Situs-Beteng-Majapahit-Digelar-Desa-Sidomekar-Jember</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685cd8077aaeb.webp" length="71948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 14:18:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah atau malam 1 Suro, Pemerintah Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember menggelar tradisi budaya yang sarat makna pada Kamis (26/6/2025).</p>
<p>Festival budaya bertajuk "Sesaji Larung Sukerto" ini dikemas dalam bentuk Kirab Tumpeng, yang menjadi wujud pelestarian tradisi lama masyarakat Jawa serta bentuk penghormatan terhadap warisan budaya lokal.</p>
<p>Kirab diawali dari Balai Desa Sidomekar dan berakhir di Situs Beteng, salah satu situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih dijaga dan dilestarikan. Tumpeng-tumpeng yang diarak berjumlah puluhan berukuran besar serta ratusan tumpeng kecil buatan warga yang turut berpartisipasi dalam tradisi tersebut.</p>
<p>Kepala Desa Sidomekar, Udi Prihwiyanto, menjelaskan bahwa tradisi ini sempat hampir punah namun kini kembali dihidupkan dengan dukungan masyarakat.</p>
<p>"Acara Kirab Tumpeng ini merupakan rangkaian acara festival Budaya yang digelar berpusat di Situs Beteng. Kita tahu bahwa Situs Beteng ini peninggalan kerajaan Majapahit yang masih ada dijaga dan dirawat," katanya.</p>
<p>"Kirab Tumpeng sendiri memiliki makna sebagai wujud rasa syukur, penghormatan kepada warisan budaya dan potensi wisata budaya desa Sidomekar," imbuhnya.</p>
<p>Tumpeng-tumpeng tersebut terlebih dahulu didoakan di Balai Desa, sebelum diarak menuju Situs Beteng dalam iring-iringan yang meriah, diiringi oleh tarian budaya dan partisipasi aktif warga desa.</p>
<p>"Nanti Tumpeng dan hasil bumi kami akan arak keliling desa menuju Situs Beteng Sidomekar. Jarak yang ditempuh kurang lebih dua kilometer. Dan sepanjang jalan antusias masyarakat yang melihat dan mengabadikan acara ini nampak sangat pecah," ujar Udi.</p>
<p>"Semoga dengan adanya kirab tumpeng ini, Desa Sidomekar dijauhkan dari marabahaya, dimudahkan segala urusan masyarakatnya. Melihat animo masyarakat yang luar biasa, hal ini bisa jadi Wisata Budaya di Kabupaten Jember," ulasnya.</p>
<p>Camat Semboro, R.B Abdul Kadir, turut hadir dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari penggerak ekonomi lokal melalui sektor budaya dan pariwisata. "Seperti halnya yang dikatakan oleh Bupati Jember, bahwa setiap ada event di wilayah, maka perekonomian tersebut bisa jalan. Dan Kirab Tumpeng ini salah satu dari banyak festival budaya yang ada. Tanpa menghilangkan unsur budaya dan lainnya, unsur wisata sangat perlu demi menunjang perekonomian," ulas Abdul Kadir.</p>
<p>"Kita lihat sepanjang mulai dari lokasi balai desa hingga situs Beteng banyak masyarakat yang hadir dan UMKM yang ada memutar roda perekonomian. Kami berharap ada festival festival semacam ini di wilayah Kecamatan Semboro," tambahnya.</p>
<p>Selain memperingati malam 1 Suro, Kirab Tumpeng juga menjadi bagian dari perayaan hari jadi ke-38 Desa Sidomekar, sekaligus sebagai agenda rutin kegiatan Bersih Desa. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Fawait Ajak Warga PSHT Ikut Andil Wujudkan Jember Maju</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-ajak-warga-psht-ikut-andil-wujudkan-jember-maju</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-ajak-warga-psht-ikut-andil-wujudkan-jember-maju</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait mengimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga kondusifitas Kabupaten Jember, serta saling berkolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Jember maju. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685a67ce8874e.webp" length="58102" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 17:05:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelenggarakan Apel Kebangsaan Pengaman Terate (Pamter) dalam rangka pengamanan Bulan Suro. Apel itu dilaksanakan di Jalan Sudarman pada Selasa (24/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait memimpin apel tersebut. Selain itu, apel ini juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember dan segenap anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu mengimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga kondusifitas Kabupaten Jember, serta saling berkolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Jember maju.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"PSHT Cabang Jember merupakan salah satu yang terbesar di Jawa Timur. Oleh karena itu, diharapkan bisa menjaga bersama kegiatan bulan Suro dan ikut menyosialisasikan serta memberi semangat kepada anak-anak di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siapkan Mental Tangguh, 33 Mahasiswa UIN KHAS Jember Ikuti Diktan di Markas PMI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/siapkan-mental-tangguh-33-mahasiswa-uin-khas-jember-ikuti-diktan-di-markas-pmi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/siapkan-mental-tangguh-33-mahasiswa-uin-khas-jember-ikuti-diktan-di-markas-pmi</guid>
<description><![CDATA[ Mahasiswa dari berbagai jurusan itu mempelajari tentang manajemen PMR, kurikulum PMR, metodologi fasilitator, serta kesehatan remaja dan administrasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685a5ac748495.webp" length="24686" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 16:04:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Sebanyak 33 Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan pendidikan dan pelatihan lanjutan (diktan) di markas Palang Merah Indonesia (PM) <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Guna meningkatkan mental para mahasiswa, mereka mengikuti sejumlah materi seputar Palang Merah Remaja (PMR). Mahasiswa dari berbagai jurusan itu mempelajari tentang manajemen PMR, kurikulum PMR, metodologi fasilitator, serta kesehatan remaja dan administrasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama kegiatan ini berlangsung, peserta tidak hanya diberikan materi uji kompetensi dengan<em> post test,</em> melainkan juga dituntut merancang pola pembelajaran yang nantinya akan diterapkan di sekolah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan berfokus pada materi Fasilitasi PMR, harapannya para anggota siap diterjunkan menjadi fasilitator PMR di sekolah-sekolah untuk mengenalkan dan menyosialisasikan tentang kepalangmerahan serta membentuk unit PMR di sekolah yang belum ada PMR," kata Fajar, selaku Kepala Bidang Pendidikan Pelatihan Koprs Suka Rela (KSR) PMI Unit UIN KHAS Jember, Selasa (24/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diklat tingkat lanjut ini merupakan bagian dari komitmen KSR PMI UIN KHAS Jember untuk terus mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap berkontribusi aktif dalam setiap aksi sosial. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Para peserta dibekali dengan materi komprehensif yang mencakup teknik fasilitasi, manajemen pelatihan, komunikasi efektif, serta penanganan konflik dalam konteks relawan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sangat bangga dengan antusiasme dan dedikasi para peserta diklat lanjut ini. Kegiatan ini krusial untuk melahirkan fasilitator-fasilitator andal yang mampu menginspirasi dan membimbing anggota lain, serta masyarakat umum, dalam semangat kerelawanan," pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Sabet Juara 1 Desain Stand Terbaik dalam Pameran Batik Festival di Bojonegoro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-sabet-juara-1-desain-stand-terbaik-dalam-pameran-batik-festival-di-bojonegoro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-sabet-juara-1-desain-stand-terbaik-dalam-pameran-batik-festival-di-bojonegoro</guid>
<description><![CDATA[ Ajang pameran ini sebagai bentuk promosi potensi daerah Kabupaten Jember dan memperluas jaringan pasar sehingga para pengunjung lokal, nasional maupun internasional mengenal Kabupaten Jember sebagai penghasil produk-produk UMKM terbaik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6857b75e703ce.webp" length="60852" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 17:08:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember meraih penghargaan dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival, Sabtu (21/6/2025) malam.</p>
<p>Aspek penilaian stand terbaik meliputi desain stand, tatanan display produk, serta pelayanan terhadap pengunjung dan survei kepuasan pengunjung dari pihak penyelenggara.</p>
<p>Stand Pemkab Jember menghadirkan dan mempromosikan berbagai produk unggulan dari Kabupaten Jember seperti batik, <em>ecoprint,</em> kerajinan, makanan kemasan, kopi, cokelat dan cerutu. Di momen tersebut, pengunjung sangat antusias mengunjungi dan membeli produk-produk di stand Pemkab Jember.</p>
<p>Ajang pameran ini sebagai bentuk promosi potensi daerah Kabupaten Jember dan memperluas jaringan pasar sehingga para pengunjung lokal, nasional maupun internasional mengenal Kabupaten Jember sebagai penghasil produk-produk UMKM terbaik.</p>
<p>"Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan Dekranasda Kabupaten Jember mendapatkan juara 1 desain stand terbaik," kata Sartini Kepala Diskopum Jember.</p>
<p>Ia juga menegaskan jika kabupaten Jember dapat huara 1 mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp5,5 juta.</p>
<p>"Alhamdulillah kita mendapatkan juara, semoga kedepannya jadi lebih baik," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Fawait Launching Beasiswa Bagi Mahasiswa Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-fawait-launching-beasiswa-bagi-mahasiswa-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-fawait-launching-beasiswa-bagi-mahasiswa-jember</guid>
<description><![CDATA[ Diketahui, sebanyak 5 ribu beasiswa dikhususkan untuk penerima baru. Sementara sisanya merupakan penerima beasiswa sebelumnya yang masih di bawah 8 semester. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6855fdad4525f.webp" length="68128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 08:59:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bupati Jember Muhamad Fawait melaunching beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Jember. Kegiatan tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan (Dispendik).</p>
<p>“Beasiswa ini akan menjadi beasiswa terbesar. Ada 8 ribu mahasiswa yang akan mendapat beasiswa ini,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait, Sabtu,(21/6/2025).</p>
<p>Diketahui, sebanyak 5 ribu beasiswa dikhususkan untuk penerima baru. Sementara sisanya merupakan penerima beasiswa sebelumnya yang masih di bawah 8 semester.</p>
<p>“Untuk saat ini, penerima beasiswa UKT menerima maksimal Rp5 juta per tahun. Namun ada tambahan biaya hidup bagi penerima manfaat sebesar Rp 500 ribu setiap bulan,” urainya.</p>
<p>Selanjutnya kata dia, pihaknya akan melakukan seleksi secara ketat mengenai siapa saja yang pantas untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Seleksi itu akan dilakukan oleh kelompok kerja (pokja) yang dibentuk oleh Dispendik.</p>
<p>“Saya pastikan tidak ada tumpang tindih, alias menerima <em>double</em> beasiswa,” terangnya.</p>
<p>Penerima beasiswa nantinya juga harus mempromosikan Kabupaten Jember. Seperti mempromosikan wisata dan berbagai potensi di Kabupaten Jember.</p>
<p>“Itu akan ada di tanda tangan kontrak. Timbal balik jangka panjangnya nanti akan diatur oleh Pokja,” paparnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono menyampaikan, pemberian puluhan ribu beasiswa tersebut bertujuan untuk mewujudkan kemudahan akses pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Jember.</p>
<p>Untuk memaksimalkan penyaluran beasiswa itu, maka pihaknya akan mulai menggelar sosialisasi bersama dengan jajaran Pokja beasiswa mulai 19 Juni hingga 30 Juni mendatang. </p>
<p>"Untuk pendaftaran, akan dimulai sejak 30 Juni sampai 5 Juli," ungkapnya.</p>
<p>“Kami berharap, bagi calon penerima beasiswa dan seluruh pihak kampus dapat memaksimalkan kesempatan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jember,” pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selaras Program Pemkab, Perumdam Tirta Pandhalungan Bebaskan Denda Air</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selaras-program-pemkab-perumdam-tirta-pandhalungan-bebaskan-denda-air</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selaras-program-pemkab-perumdam-tirta-pandhalungan-bebaskan-denda-air</guid>
<description><![CDATA[ Tujuan dikemasnya program tersebut, selain agar perusahaan dapat mencapai target jumlah pelanggan yang sudah ditentukan di RKAP, tentunya juga memfasilitasi para pelanggan untuk kembali mendapatkan suplai air bersih yang sehat menjelang pergantian musim kemarau dengan pengurangan beban finansial bagi pelanggan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6854d8a1e740c.webp" length="22802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 11:31:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Guna meringankan beban para pelanggan pengguna air Perumdam Tirta Pandalungan di Kabupaten Jember, ada kebijakan baru yang diambil oleh direksi badan usaha milik Pemkab Jember tersebut. </p>
<p>Yakni, para pelanggan non aktif atau pelanggan yang telah diputus sambungan airnya akan diberikan program pembebasan denda pembayaran air. </p>
<p>Direktur Umum Perumdam Tirta Pandalungan, Yudho Rahadityo Utomo menyampaikan, perusahaan mengambil langkah tersebut untuk memberikan kesempatan pelanggan yang sudah diputus agar dapat kembali menikmati kualitas air bersih yang dijamin oleh PDAM.</p>
<p>"Program kepada pelanggan di 2025, PDAM Jember yang selaras dengan langkah konkret pemerintah Kabupaten Jember, terkait dengan pembebasan denda. PDAM juga melakukan hal serupa membuat satu program yang berharap dapat dioptimalkan oleh seluruh pelanggan PDAM Jember," kata Yudho Dirum Perumdam Tirta Pandhalungan Jember, Jumat (20/6/2025).</p>
<p>"Yang mana ada tiga item pembebanan yang bisa kita diskon sampai dengan 100 persen atau tidak kami bebankan denda sama sekali yaitu denda penyambungan kembali, kemudian denda pelanggaran dan yang ketiga adalah Biaya balik nama," imbuhnya.</p>
<p>Tujuan dikemasnya program tersebut, selain agar perusahaan dapat mencapai target jumlah pelanggan yang sudah ditentukan di RKAP, tentunya juga memfasilitasi para pelanggan untuk kembali mendapatkan suplai air bersih yang sehat menjelang pergantian musim kemarau dengan pengurangan beban finansial bagi pelanggan.</p>
<p>"Target kita tahun ini cukup menantang, kalau cuma hanya mengandalkan dari (pelanggan) sambungan baru masih kurang, karena debit air kita masih belum mencukupi untuk seluruh daerah. Jadi kita tarik dari pelanggan yang sambungannya sudah diputus dengan pembebasan denda," jelasnya.</p>
<p>Jumlah pelanggan yang menjadi target sasaran program tersebut mencapai 3000an pelanggan dari total 46 ribu pelanggan aktif, dalam periode tahun 2021-2025.</p>
<p>Pelanggaran yang dimaksud adalah, pelanggan yang sudah diputus sambungan airnya karena melakukan penyambungan ilegal, atau memang karena adanya keterlambatan pembayaran air hingga 12 bulan.</p>
<p>"Denda penyambungan kembali ini diterapkan kepada para pelanggan PDAM Jember atau konsumen yang selama ini tercatat sebagai pelanggan tidak aktif dalam arti, dulunya pernah menjadi pelanggan kemudian sempat terputus karena sesuatu hal," terang Yudho.</p>
<p>Yudho menambahkan bahwa, PDAM sudah berhitung akan kehilangan pendapatan denda miliaran rupiah. Namun, demi turut menyelaraskan program pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat Jember dalam konteks pelanggan PDAM, maka menarik kembali pelangga, hal itu tetap dijalankan. </p>
<p>"Ada sasaran sekitar 3.100 jumlah pelanggan yang tercatat memiliki atau berkesempatan memanfaatkan program ini. Total keringanan yang akan diberikan PDAM kepada para pelanggan adalah di angka Rp2,6 miliar. Yang kesempatan ini dapat dimanfaatkan sampai dengan bulan Agustus," tutupnya.</p>
<p>Program pembebasan denda pembayaran air akan disosialisasikan kepada masyarakat sebagai pelanggan, PDAM akan menurunkan tim ke setiap rumah pelanggan untuk menyebarkan edaran informasi program tersebut. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Program Cegah Perkawinan Dini, DP3AKB Jember Raih 5 Besar PPA Award Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/program-cegah-perkawinan-dini-dp3akb-jember-raih-5-besar-ppa-award-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/program-cegah-perkawinan-dini-dp3akb-jember-raih-5-besar-ppa-award-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Dalam Kategori Pencegahan dan Pencegahan Perkawinan Anak Award itu Kabupaten Jember akan bersaing menjadi nomor satu bersama Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Banyuwangi, dan Bondowoso. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_685379f240742.webp" length="37058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 12:27:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP- </strong>Program Pemerintah Kabupaten Jember untuk menekan angka perkawinan usia dini melalui inovasi-inovasi DP3AKB berbuah hasil. Hal ini membuat DP3AKB menjadi 5 besar PPA Award tingkat Provinsi Jawa Timur saat ini.</p>
<p>Dalam Kategori Pencegahan dan Pencegahan Perkawinan Anak Award itu Kabupaten Jember akan bersaing menjadi nomor satu bersama Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Banyuwangi, dan Bondowoso. </p>
<p>Kepala Dinas DP3AKB Regar Jeane Dealen Nangka menyampaikan, sebelum menjadi lima besar pihaknya telah melalui beberapa penilaian bersama 38 kabupaten/kota lainnya. </p>
<p>"Setelah itu disaring kami masuk 10 besar, kemudian kami dapat surat sudah masuk menjadi lima besar. Dari lima ini nanti akan dicari siapa yang nomor 1,2, dan 3," katanya, Kamis,(19/6/2025).</p>
<p>Regar mengatakan, penilaian selanjutnya akan dilakukan pada hari Kamis 19 Juni 2025 di kantor Pemkab Jember. </p>
<p>"Disitu ada penilaian akhir yang menentukan kami menjadi nomor berapa," imbuhnya. </p>
<p>Ada delapan indikator menurut Regar, yang akan menjadi penilaian oleh tim penilai. Diantaranya, indikator kelembagaan, peraturan perundang-undangan atau regulasi, data, inovasi, monitor evaluasi, dan keterlibatan stakeholder. </p>
<p>Capaian ini kata Regar, tidak terlepas dari peran serta sejumlah pihak khususnya Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Jember. </p>
<p>Kabupaten Jember sempat berada di urutan nomor 2 seJatim pada rentang 2020-2022 dalam jumlah perkawinan anak. Tahun 2023 lebih parah, berada di urutan pertama di provinsi dengan jumlah 1295 pasangan pengantin. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>3.252 Aduan Masyarakat Jember Masuk lewat Program Wadul Gus&amp;apos;e, 80 Persen Terselesaikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/3252-aduan-masyarakat-jember-masuk-lewat-program-wadul-guse-80-persen-terselesaikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/3252-aduan-masyarakat-jember-masuk-lewat-program-wadul-guse-80-persen-terselesaikan</guid>
<description><![CDATA[ Program ini sengaja diluncurkan untuk memangkas jarak antara masyarakat Jember dengan pemerintah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6850daed0893d.webp" length="19380" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 12:00:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>3.252 Aduan Masyarakat Jember Masuk lewat Program Wadul Gus&#039;e, 80 Persen Terselesaikan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Bupati Jember Muhammad Fawait menggagas program baru. Yaitu layanan penyampaian aduan masyarakat melalui program Wadul Gus’e. Program ini telah berjalan sejak 14 Maret 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aduan masyarakat dapat disampaikan dengan mudah. Yakni melalui WhatsApp (WA) di nomor: 08113111108. Tidak hanya di WA, aduan masyarakat melalui media sosial lain juga diakomodir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga 14 Juni 2025, sebanyak 3.252 aduan telah masuk. Rinciannya: 682 aduan berstatus disposisi, 221 aduan berstatus tindak lanjut, 2.341 aduan berstatus selesai, dan 8 aduan berstatus dibatalkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ribuan aduan itu disampaikan melalui beberapa sarana. Rinciannya: 3.107 aduan lewat WA, 33 aduan lewat command center, 2 aduan lewat mall desa, 1 aduan lewat Facebook, 4 aduan lewat TikTok, dan 105 aduan lewat Instagram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aduan terbanyak berasal dari masyarakat Kecamatan Kaliwates. Yaitu sebanyak 344 aduan. Sebagian besar aduan masyarakat yaitu tentang kondisi jalan. Yakni sebanyak 605 aduan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasar disposisi instansi, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU Bina Marga dan SDA) Jember menerima jumlah aduan dengan disposisi terbanyak. Yakni mencapai 793 aduan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun dalam tindak lanjutnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember merupakan instansi dengan progres terbanyak. Yaitu sebanyak 455 aduan telah diproses. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Disdukcapil Jember juga merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan laporan selesai terbanyak. Yaitu sebanyak 426 aduan berstatus selesai. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara untuk laporan pembatalan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember merupakan OPD dengan status pembatalan laporan terbanyak. Yaitu sebanyak 3 laporan berstatus dibatalkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah, program Wadul Gus'e ini memperpendek jarak antara masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Jember," kata Felly, warga Kecamatan Tanggul, Selasa (17/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait beberapa waktu lalu menyampaikan, program ini sengaja digagas untuk memperbaiki kinerja dan agar Jember lebih maju.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini semua demi masyarakat, dan aduan ini kami langsung tindak lanjuti," tandas bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Siapkan Jalur Mandiri bagi yang Gagal Lolos UMPTKIN</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-siapkan-jalur-mandiri-bagi-yang-gagal-lolos-umptkin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-siapkan-jalur-mandiri-bagi-yang-gagal-lolos-umptkin</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember masih akan membuka seleksi mahasiswa baru jalur ujian mandiri (UM) bagi yang tidak lolos UMPTKIN ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684f69035be53.webp" length="60504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 10:31:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>UIN KHAS Jember Siapkan Jalur Mandiri bagi yang Gagal Lolos UMPTKIN</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember berjalan lancar dan tertib.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ujian tersebut digelar selama lima hari. Yakni mulai dari tanggal 10–15 Juni 2025 dengan total peserta yang mengikuti ujian sebanyak 1.888 orang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Khusna Amal menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan dan antusiasme para peserta UMPTKIN 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti tes SSE UMPTKIN di UIN KHAS Jember,” ucapnya, Senin (16/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, Prof. Amal mengakui masih ada sebagian peserta yang mengalami kendala. Sehingga tidak dapat mengikuti ujian sesuai jadwal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bagi peserta yang mengalami kendala serius. Seperti kecelakaan, dapat mengajukan keringanan dengan bukti pendukung,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, keputusan untuk mengikuti tes susulan akan ditentukan oleh panitia pusat UMPTKIN.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Panitia pusat yang akan memutuskan kelayakan berdasarkan bukti kendala yang diajukan peserta,” tambah Prof. Amal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi peserta yang belum lolos UMPTKIN, UIN KHAS Jember membuka peluang melalui jalur Ujian Mandiri (UM) sejak 15 Juni 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Jangan menyerah, masih ada kesempatan masuk UIN KHAS lewat jalur UM Mandiri,” tutur Prof. Amal memberikan semangat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, UIN KHAS Jember juga membuka jalur prestasi yang memerlukan sertifikat keahlian dari calon mahasiswa baru.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Untuk jalur ini, akan ada tes wawancara oleh bidang keahlian guna mengukur kelayakan calon mahasiswa,” pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Sukses Gelar UMPTKIN 2025, Targetkan 4.000 Mahasiswa Tahun Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-sukses-gelar-umptkin-2025-targetkan-4000-mahasiswa-tahun-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-sukses-gelar-umptkin-2025-targetkan-4000-mahasiswa-tahun-ini</guid>
<description><![CDATA[ Bagi yang belum lolos UMPTKIN tidak perlu bersedih, karena UIN KHAS Jember masih akan membuka seleksi jalur UM Mandiri. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684e8f5769b11.webp" length="63624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 17:02:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JEMBER, SJP—Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember berakhir sukses dan lancar.</p>
<p>Sebanyak 1.888 peserta memilih kampus ini sebagai lokasi ujian, dengan 1.633 hadir dan 255 tidak hadir pada saat pelaksanaan ujian.</p>
<p>Pelaksanaan ujian berlangsung selama lima hari. Dimulai dari tanggal 11 hingga 15 Juni 2025. Ujian dilaksanakan dengan menggunakan sistem seleksi elektronik (SSE).</p>
<p>Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Khusna Amal di sela-sela kegiatan menyampaikan, mulai hari pertama hingga terakhir pada 15 Juni 2025, semua proses berlangsung aman dan tertib.</p>
<p>Ujian dilaksanakan di gedung BEC, dengan tujuh ruang dengan fasilitas AC, toilet yang memadai, dan ruang tunggu bagi peserta maupun pengantar.</p>
<p>“Kami ingin peserta merasa nyaman saat ujian. Semua fasilitas didukung dengan listrik dan internet yang stabil,” ujar Prof. Khusna.</p>
<p>Pelaksanaan ujian terbagi dalam 13 sesi selama lima hari. Ujian diawasi oleh tim teknis dan pengawas IT di setiap ruang ujian.</p>
<p>Sebanyak 64 personel panitia lokal turut terlibat, termasuk 23 pengawas ujian dan tujuh pengawas IT untuk memastikan kelancaran.</p>
<p>“Hasil kelulusan akan diumumkan setelah rakornas panitia pusat menentukan penetapan secara nasional,” ujar Prof. Khusna.</p>
<p>Bagi yang belum lolos UMPTKIN tidak perlu bersedih. Sebab, UIN KHAS Jember masih akan membuka jalur UM Mandiri sejak 15 Juni hingga awal Juli 2025.</p>
<p>“Jangan menyerah, masih ada kesempatan melalui jalur UM Mandiri, baik SPNA maupun berbasis komputer,” tuturnya.</p>
<p>Dengan kombinasi tiga jalur seleksi, UIN KHAS Jember menargetkan penerimaann 4.000 mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026. (adv)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UIN KHAS Jember Dorong Digitalisasi Penilaian Dosen lewat Aplikasi Daring</title>
<link>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-digitalisasi-penilaian-dosen-lewat-aplikasi-daring</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/uin-khas-jember-dorong-digitalisasi-penilaian-dosen-lewat-aplikasi-daring</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684e4fcda9cc7.webp" length="41742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 15 Jun 2025 11:33:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Penerapan sistem digitalisasi dalam penilaian dosen terus diperkuat oleh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Untuk itu, digelar acara persamaan persepsi asesor beban kerja dosen (BKD) pada Kamis (12/6/2025) lalu.</p>
<p>Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN KHAS Jember menegaskan pentingnya transformasi digital dalam proses verifikasi kinerja dosen.</p>
<p>Sebanyak 54 asesor BKD hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka bertugas menilai, memverifikasi, dan memvalidasi laporan BKD seluruh dosen di lingkungan UIN KHAS Jember melalui aplikasi berbasis dalam jaringan (daring). Yaitu sistem informasi bertarif tingkat dosen.</p>
<p>Koordinator kegiatan, Suryadi menyampaikan, digitalisasi tersebut merupakan wujud implementasi dari dasa cita rektor poin ke-9, yaitu tentang integrasi dan digitalisasi sistem kerja. </p>
<p>Menurutnya, target persamaan persepsi asesor kali ini adalah mewujudkan digitalisasi menyeluruh. Maka dari itu, asesor sekarang wajib menggunakan sistem aplikasi. </p>
<p>Dia menerangkan, langkah tersebut tidak hanya bertujuan mempermudah penilaian, tetapi juga membangun budaya kerja dosen yang transparan dan terukur. </p>
<p>“Semoga hal ini berjalan secara berkelanjutan dan menjadi sistem yang baik untuk UIN KHAS Jember,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua LPM UIN KHAS Jember, H. Mursalim menjelaskan, sesuai dengan peraturan organisasi (PO) tentang BKD tahun 2021, dosen wajib melaporkan kinerjanya setiap semester. Kewajiban itu berlaku untuk seluruh jenjang jabatan fungsional, mulai dari asisten ahli hingga guru besar.</p>
<p>Dia juga menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan ini agar seluruh dosen memiliki pemahaman yang sama terkait regulasi dan sistem pelaporan digital. </p>
<p>“Jadi pelaporan kinerja dosen ini bukan sekadar formalitas," tegasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, aplikasi Laporan Beban Kerja Terstruktur (LBKT) telah mengalami pengembangan untuk lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan penilaian akademik. Harapannya, aplikasi ini dapat terus dioptimalkan dan digunakan secara konsisten dalam sistem kerja kampus. (***)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satpol PP Jember dan Bea Cukai Amankan 10.396 Batang Rokok Ilegal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-jember-dan-bea-cukai-amankan-10396-batang-rokok-ilegal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-jember-dan-bea-cukai-amankan-10396-batang-rokok-ilegal</guid>
<description><![CDATA[ Dalam penggerebekan kali ini, tim berhasil mengamankan sebanyak 10.396 batang rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) dari berbagai merk di sejumlah titik yang menjadi tempat distribusi barang ilegal tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684d27fedd25c.webp" length="54132" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 15:26:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP, penertiban, penindakan, oknum ASN, bulan Ramadan, di warung, razia warung, jam kerja, bolos, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Satpol PP Kabupaten Jember bersama stakeholder dalam memberantas peredaran rokok ilegal nampaknya semakin gencar dilakukan. </p>
<p>Tim gabungan terus gencar melakukan penertiban dan penindakan, bersama Bea Cukai, Kodim 0824 Jember, dan Denpom V/3-2 Jember.</p>
<p>Kegiatan operasi bersama tersebut didasarkan dari kegiatan sebelumnya, yaitu pengumpulan informasi baik dilakukan sendiri oleh personil Satpol PP maupun atas dasar laporan warga yang dihimpun.</p>
<p>Target benar-benar dapat dipastikan mendistribusikan rokok ilegal dan perlu untuk ditindaklanjuti dengan penindakan hukum, berupa operasi bersama terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah Kecamatan Ambulu dan Puger, Sabtu (14/06/2025).</p>
<p>Kepala Satpol PP Jember menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan perlindungan terhadap penerimaan negara dari sektor cukai. </p>
<p>"Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan masyarakat," kata Bambang Saputro Kasatpol PP Jember.</p>
<p>"Dalam penggerebekan kali ini, tim berhasil mengamankan sebanyak 10.396 batang rokok tanpa pita cukai (rokok ilegal) dari berbagai merk di sejumlah titik yang menjadi tempat distribusi barang ilegal tersebut," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, hasil perhitungan dari Kantor Bea dan Cukai Jember menambahkan bahwa, kerugian negara akibat barang bukti yang diamankan ditaksir mencapai Rp7.755.416. Barang bukti selanjutnya akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Operasi berjalan dengan lancar tanpa adanya perlawanan dari pihak yang diperiksa. Tim gabungan akan terus meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan di wilayah Jember guna meminimalisasi peredaran rokok ilegal yang kian marak di Kabupaten Jember.<strong> (ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bangun Gagasan Cinta, UIN KHAS Siapkan Kampus Ramah Lansia dan Disabilitas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bangun-gagasan-cinta-uin-khas-siapkan-kampus-ramah-lansia-dan-disabilitas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bangun-gagasan-cinta-uin-khas-siapkan-kampus-ramah-lansia-dan-disabilitas</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, UIN KHAS Jember sedang berproses membentuk pusat studi sebagai tonggak awal dari implementasi konsep kampus ramah tersebut. Dari pusat studi inilah, kata Rektor nantinya akan dikembangkan program studi khusus yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684cf3aae2e29.webp" length="12952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 12:00:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus berinovasi. Saat ini diketahui, tengah menyiapkan langkah progresif menuju kampus inklusif yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. </p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember Prof. Hepni, menyebut gagasan itu, bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari gerakan global yang menempatkan kesetaraan dan kepedulian sebagai inti pendidikan tinggi masa depan.</p>
<p>“Istilahnya kampus ramah lansia, dan ini bukan hanya slogan kosong. Kita ingin bangun paradigma cinta, bukan hanya untuk anak-anak seperti di RA dan TK, tapi juga untuk para lansia dan disabilitas,” katanya, Sabtu (14/6/2025). </p>
<p>Menurutnya, pendidikan yang berkeadilan sosial harus hadir untuk semua kalangan, tanpa memandang usia maupun kondisi fisik. Maka dari itu, dalam merealisasikan gagasan besar tersebut akan dimulai dari tiga aspek utama: kurikulum, infrastruktur, dan sikap.</p>
<p>Pada aspek kurikulum, Prof. Hepni menekankan pentingnya memasukkan nilai-nilai inklusif dan penghargaan terhadap keragaman kebutuhan ke dalam materi pembelajaran di semua program studi. </p>
<p>"Kurikulum harus menuju kepada pendidikan yang ramah terhadap semua kelompok, termasuk lansia dan difabel,” jelasnya.</p>
<p>Dari sisi infrastruktur, UIN KHAS tengah menyiapkan fasilitas yang mengakomodasi kebutuhan khusus, seperti jalur kursi roda, akses bangunan bertingkat yang lebih mudah, dan ruang kelas yang dirancang inklusif. Hal ini, menurutnya, adalah bentuk nyata dari kampus yang tidak hanya ramah di atas kertas.</p>
<p>Namun, Prof. Hepni menilai bahwa perubahan yang paling penting adalah membangun paradigma cinta di kalangan civitas akademika. </p>
<p>“Cinta kepada sesama harus ditanamkan, dan itu bisa dimulai dari bagaimana kita memperlakukan para lansia atau penyandang disabilitas di lingkungan kampus,” jelasnya.</p>
<p>Saat ini, UIN KHAS Jember sedang berproses membentuk pusat studi sebagai tonggak awal dari implementasi konsep kampus ramah tersebut. Dari pusat studi inilah, kata Rektor nantinya akan dikembangkan program studi khusus yang menitikberatkan pada pendidikan inklusif. </p>
<p>Ia menegaskan, meskipun belum ada juknis atau aturan teknis dari pusat, pihaknya tidak ingin menunggu. Justru inisiatif tersebut, akan dirancang secara mandiri oleh tim akademik UIN KHAS bersama kementerian terkait, untuk dijadikan model nasional bagi kampus-kampus lain.</p>
<p>“Kita sudah mulai komunikasi dengan Kementerian Agama, khususnya stafsus yang menangani bidang ini. Harapannya, kalau UIN KHAS bergerak cepat, kita bisa jadi pelopor kampus ramah lansia dan disabilitas di Indonesia,” ungkap Prof. Hefni.</p>
<p>Dengan semangat membangun cinta dan kepedulian, UIN KHAS Jember berharap mampu menjadi rumah besar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan. </p>
<p>“Mohon doanya. Agar ini bukan sekadar mimpi," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perjuangan Sang Penjual Arang Asal Lereng Mumbulsari Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perjuangan-sang-penjual-arang-asal-lereng-mumbulsari-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perjuangan-sang-penjual-arang-asal-lereng-mumbulsari-jember</guid>
<description><![CDATA[ Meski zaman terus berubah, dedikasinya terhadap pembuatan arang tetap menyala, seperti bara hasil produksi yang selalu dinanti para pelanggan yang kebanyakan memiliki usaha bakar sate. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684cf526c5b64.webp" length="67252" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 11:32:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pengusaha, arang, jember, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Di tengah gempuran arus modernisasi dan derasnya inovasi teknologi yang merambah ke berbagai lini kehidupan, masih ada sosok-sosok tangguh yang memilih untuk setia menekuni profesi tradisional peninggalan zaman dulu.</p>
<p>Sebut saja, Hos Nyaruki, seorang pembuat arang kayu asal Dusun Curahlaos, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang saat ini berumur hampir 80 tahun.</p>
<p>Meski zaman terus berubah, dedikasinya terhadap pembuatan arang tetap menyala, seperti bara hasil produksi yang selalu dinanti para pelanggan yang kebanyakan memiliki usaha bakar sate.</p>
<p>Pak Hos, panggilan akrabnya, mengaku jika profesi ini telah digelutinya sejak masih muda dan ini juga cikal bakal dari orang tuanya yang dulu mempunyai profesi yang sama.</p>
<p>Ia menceritakan jika seluk beluk dunia arang sudah ia geluti puluhan tahun dan pekerjaan tersebut sudah ia jalani tanpa banyak keluhan.</p>
<p>Terlihat, tampak rumah tidak mewah namun rindang, tumpukan arang-arang kayu hasil bakaran tertata rapi dalam karung-karung besar yang nantinya akan dikemas dan dijual.</p>
<p>Di sanalah pusat segala aktivitasnya, dari memilih kayu, membakar, mengayak abu.</p>
<p>“Setiap hari pasti membuat arang. Kalau belum ada yang memesan, arang itu saya jajakan,” kata Pak Hos dengan suara lirih namun penuh keteguhan, Sabtu (14/6/2025).</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x_684cf696c67a2.webp" alt=""></p>
<p>Ia tak membiarkan tungkunya dingin meski pesanan sedang sepi dan itu sudah dilakukan agar nama penjual arang yang ia sandang tidak padam dan lekang oleh jaman.</p>
<p>Kegigihan itulah yang membuatnya dikenal luas di kalangan pembeli setia, dari pedagang sate skala rumahan hingga pemilik gudang.</p>
<p>Produksi arangnya tidak selalu stabil. Jika permintaan menurun, dalam sehari ia hanya mampu menghasilkan lima karung.</p>
<p>Namun saat pesanan membeludak, jumlah itu bisa berlipat ganda. Bahkan demi memenuhi permintaan pelanggan, Pak Hos tak segan memasok arang dari tetangganya untuk dijual kembali.</p>
<p>Baginya, menjaga kepercayaan pelanggan adalah hal yang utama.</p>
<p>“Kalau pesanan banyak, saya beli dari orang sekitar juga, terus saya jual ke langganan. Yang penting pesanan mereka terpenuhi dan tidak kecewa,” ceritanya.</p>
<p>Arang buatan Pak Hos dipasarkan dengan harga yang cukup terjangkau, yakni antara Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per karung.</p>
<p>Harga tersebut bergantung pada jenis kayu yang digunakan.</p>
<p>Ia mendapatkan bahan baku dari warga sekitar yang menjual kayu gelondongan untuk kemudian ia olah menjadi arang.</p>
<p>Menariknya, sistem distribusi Pak Hos masih bersifat manual. Ia mengandalkan sepeda motor untuk mengantarkan arang ke pelanggan.</p>
<p>Wilayah pengirimannya pun meluas dari Kecamatan Mumbulsari hingga ke Jenggawah, Ajung, Ambulu, dan sekitarnya.</p>
<p>Dulu, sebelum memiliki sepeda motor, ia bahkan mengayuh sepeda ontel untuk mengantarkan pesanan.</p>
<p>“Dulu pakai sepeda, kadang jauh-jauh ke Jenggawah. Sekarang sudah pakai motor, alhamdulillah lebih ringan,” kenangnya sambil tersenyum.</p>
<p>Transformasi kecil ini cukup membantu kelancaran bisnisnya, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah yang cukup jauh.</p>
<p>Selain sarana transportasi, komunikasi dengan pelanggan juga mengalami perubahan.</p>
<p>Jika dahulu ia harus mendatangi pelanggan satu per satu atau menunggu mereka datang ke rumah, kini Pak Hos sudah memanfaatkan telepon untuk menerima pesanan.</p>
<p>Ia membuktikan bahwa adaptasi bukanlah hal yang mustahil, bahkan bagi pelaku usaha tradisional sekalipun masih bisa bertahan pada jaman puncak teknologi seperti sekarang ini.</p>
<p>Dalam menjalankan usahanya, Pak Hos kini tidak sendiri. Ia kini dibantu oleh anaknya, Sumiati, beserta suami dan cucunya.</p>
<p>Semangat gotong royong keluarga ini menjadi penguat utama agar usaha turun-temurun ini tetap berjalan.</p>
<p>Ia juga telah mewariskan keterampilan dan pengetahuan tentang pembuatan arang kepada anak-anaknya, sebagai bekal kelangsungan usaha di masa depan.</p>
<p>Pak Hos Nyaruki adalah simbol ketekunan dan daya tahan dalam menghadapi zaman.</p>
<p>Sosoknya mengajarkan bahwa tradisi tak harus ditinggalkan untuk bisa bertahan, melainkan bisa diselaraskan dengan perkembangan.</p>
<p>Di sela-sela asap pembakaran kayu dan tumpukan arang yang hitam legam, menyala semangat seorang bapak tua yang tidak ingin menyerah pada perubahan zaman.</p>
<p>Bagi Pak Hos, selama bara masih bisa menyala, perjuangan harus tetap menyala pula. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Sakit, Lansia di Jember Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-21639</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-21639</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684bfc85efdb6.webp" length="21970" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 18:08:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>JEMBER, SJP—Warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, dihebohkan dengan peristiwa penemuan mayat yang sudah membusuk.</p>
<p>Penemuan mayat itu terjadi pada Jumat (13/6/2025) sekitar pukul 07.40 WIB oleh tetangga korban. Hal itu sontak membuat sebagian masyarakat kaget.</p>
<p>Awal mula kecurigaan itu muncul saat bau busuk dari rumah korban tercium saksi. Saat dilihat, korban yang nama Sundari (67) ditemukan meninggal dunia.</p>
<p>Korban yang merupakan warga RW 16, Dusun Tekoan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, itu ditemukan dalam keadaan sudah membusuk.</p>
<p>Menurut penuturan warga, korban sehari-hari tinggal berdua dengan suaminya yang diketahui memiliki keterbelakangan mental.</p>
<p>Bahkan saat aparat desa dan kepolisian datang untuk melihat jasad korban, suaminya masih mengajak korban berkomunikasi. Padahal korban sudah tidak bernyawa.</p>
<p>“Korban ditemukan tergeletak di depan kamar, dengan posisi menghadap ke samping. Kecurigaan tetangga karena bau busuk yang menyengat, akhirnya lapor ke kami dan kami teruskan ke aparat kepolisian,” kata M. Rizal, Kepala Dusun Tekoan saat di tempat kejadian.</p>
<p>Setelah polisi tiba di lokasi kejadian, jasad korban yang sudah menghitam dan mengeluarkan bau menyengat langsung dievakuasi. </p>
<p>"Kami mengajak seluruh masyarakat Dusun Tekoan untuk lebih peka terhadap tetangga kanan kiri jika mendengar atau melihat ada kejanggalan segera melapor ke kami,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Tanggul Iptu M. Khusnun mengaku mendapat laporan dari masyarakat pagi hari, dan langsung mendatangi lokasi guna olah TKP. Korban diperkiraan sudah meninggal beberapa hari.</p>
<p>Sektar pukul 07.55 WIB, pihaknya mendapat laporan adanya penemuan mayat di dalam rumah. Piihalnya langsung meluncur ke TKP. Setelah melakukan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun korban diketahui memiliki riwayat sakit. </p>
<p>"Kami perkirakan sudah lima hari atau lebih korban ini meninggal dunia,” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berikan Kesempatan Luas Bagi Calon Mahasiswa, UIN KHAS Jember Buka UM&amp;Mandiri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berikan-kesempatan-luas-bagi-calon-mahasiswa-uin-khas-jember-buka-um-mandiri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berikan-kesempatan-luas-bagi-calon-mahasiswa-uin-khas-jember-buka-um-mandiri</guid>
<description><![CDATA[ Untuk jalur UM-Mandiri ini calon mahasiswa dapat memilih 27 program studi sarjana yang tersebar di lima Fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Dakwah, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684ba4351286a.webp" length="45664" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 12:27:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>UIN Khas, universitas, pendidikan, hutan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong>Terobosan demi terobosan kemudahan dilakukan oleh Universitas Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember.</p>
<p>Salah satunya yaitu resmi mengumumkan perubahan signifikan jadwal UM-Mandiri 2025 untuk dua jalur: SPNA dan SSE.</p>
<p>Langkah tersebut, diambil agar calon peserta punya waktu lebih panjang untuk mengurus administrasi sebelum menghadapi ujian.</p>
<p>Untuk jalur UM-Mandiri ini calon mahasiswa dapat memilih 27 program studi sarjana yang tersebar di lima Fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Dakwah, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).</p>
<p>Sehingga, bagi calon mahasiswa yang belum beruntung pada jalur SPAN maupun UM-PTKIN dapat memanfaatkan kesempatan tersebut. </p>
<p>Ketua PMB UIN KHAS Jember Wildani Hefni menyampaikan, bahwa penyesuaian jadwal itu bertujuan untuk menghindarkan calon mahasiswa dari kendala teknis dan kesibukan administratif.</p>
<p>“Ada perubahan jadwal pendaftaran seleksi jalur UM Mandiri UIN KHAS Jember 2025. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon peserta untuk mempersiapkan administrasi dalam proses pendaftaran,” katanya, Jumat (13/6/2025). </p>
<p>Dia menjabarkan, perluasan waktu pendaftaran untuk jalur SPNA awalnya dimulai 30 Mei hingga 11 Juni 2025, kini terbuka hingga 4 Juli 2025. Persiapan administrasi (finalisasi) dijadwal ulang pada 6 Juli, ujian dijadwalkan pada 9 Juli, pengumuman hasil sementara pada 11 Juli, diikuti dengan daftar ulang dan pembayaran UKT hingga akhir Juli 2025.</p>
<p>Dia menerangkan, SPNA merupakan pola seleksi yang diselenggarakan oleh UIN KHAS Jember untuk semua program studi sarjana. Untuk mendaftar pada jalur tersebut, peserta dapat menunjukkan prestasi non-akademik, seperti prestasi olahraga, prestasi kesenian, dan lain-lain, termasuk bagi penghafal Al-Qur'an dengan melampirkan syahadah minimal 15 juz. </p>
<p>Sementara untuk jalur SSE, kata Wildani Hefni jadwal pendaftaran yang tadinya berakhir 30 Juni diperpanjang hingga 8 Juli. Ujian akan digelar pada 15–17 Juli, dengan pengumuman pada 22 Juli dan daftar ulang pada 23–29 Juli, sedangkan pembayaran UKT tetap berlangsung 1–8 Agustus 2025.</p>
<p>Keputusan ini semakin berarti mengingat UIN KHAS Jember menyediakan kuota besar: 4.230 calon mahasiswa untuk berbagai jalur masuk tahun 2025. Seperti diketahu, untuk jalur SPAN‑PTKIN saja, tersedia 1.270 kursi yang tersebar di lima fakultas termasuk Tarbiyah, Syariah, dan Ekonomi &amp; Bisnis Islam. </p>
<p>"Untuk pendaftaran UM‑Mandiri, calon peserta bisa langsung registrasi secara daring melalui portal resmi di sister.uinkhas.ac.id/spmbfront," pungkasnya. <strong>(Adv)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisatawan Mancanegara Terpukau Musik Tradisional Patrol Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisatawan-mancanegara-terpukau-musik-tradisional-patrol-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisatawan-mancanegara-terpukau-musik-tradisional-patrol-jember</guid>
<description><![CDATA[ Wisatawan mancanegara tersebut tentu berekspektasi tinggi tentang apa-apa potensi yang ada di Jember. Baik soal karakter budaya setempat, lebih-lebih soal destinasi wisata yang representatif untuk dikunjungi.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684a6ba3e2f99.webp" length="53018" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 13:34:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, jember, advertorial, LKPD, BPK, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sektor pariwisata di Kabupaten Jember nampaknya bakal memiliki masa depan yang cerah. Hal itu ditandai dengan datangnya sembilan turis asal Spanyol yang baru-baru ini menginjakkan kaki di bumi Pandalungan. </p>
<p>Wisatawan mancanegara tersebut tentu berekspektasi tinggi tentang apa-apa potensi yang ada di Jember. Baik soal karakter budaya setempat, lebih-lebih soal destinasi wisata yang representatif untuk dikunjungi. </p>
<p>Dinas Pariwisata Pemkab Jember tidak mau melewatkan begitu saja momen apik tersebut. Bambang Rudianto mengatakan, pihaknya telah memberikan referensi lokasi layak kunjung kepada rombongan wisatawan Spanyol. Salah satunya yaitu pasar tradisional terbesar di Jember, Pasar Tanjung. </p>
<p>"Hari ini mereka menikmati musik tradisional kentongan atau patrol yang ada di wetan (timur) Pasar Tanjung, sekaligus shoping di tradisional market di situ," ucap kepala dinas yang terkenal disapa Rudi itu, Kamis (12/6/2025). </p>
<p>Setelah dari sana, para turis melanjutkan perjalanan menyusuri gang-gang perkampungan dan gedung-gedung tua yang memiliki nilai sejarah. </p>
<p>Rudi menyebutkan, wisatawan dijadwalkan juga akan mengunjungi tempat-tempat ibadah sekaligus wisata religi. Di antaranya Masjid Al Baitul Amin, Gereja Santo Yusuf, klenteng, dan vihara. </p>
<p>Dinas Pariwisata juga telah menyiapkan <em>tour plantation </em>atau tur wisata perkebunan untuk para turis di Gunung Pasang. </p>
<p>Di lokasi milik PDP Kahyangan itu, para turis akan diajak berkeliling melihat perkebunan karet dan kopi yang menjadi produk unggulan lokal. </p>
<p>Kedatangan para turis Spanyol tersebut menurut Rudi menjadi awal yang bagus bagi kemajuan sektor pariwisata di Jember. Ke depannya, dia berencana memperbanyak titik destinasi wisata lainnya yang layak dikunjungi oleh wisatawan asing. </p>
<p>"Ke depan akan kita kembangkan juga ke wisata air terjun Tancak, dan tidak menutup kemungkinan untuk pembukaan jalur pendakian di Gunung Argopuro. Dan, ini merupakan langkah awal kedatangan wisatawan mancanegara dari eropa. Mudah-mudahan semakin banyak lagi yang datang ke sini," jelasnya.</p>
<p>Demi mendukung promosi pariwisata, Rudi berharap warga masyarakat ikut peduli dengan menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan ketertiban agar para wisatawan betah dan memiliki kenangan yang manis ketika berada di Jember. </p>
<p>"Terutama keramahannya masyarakat ya, dengan demikian Jember Baru Jember Maju di bidang pariwisata akan semakin berjaya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Pembacokan di Jember Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelaku-pembacokan-di-jember-meninggal-dunia-begini-penjelasan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelaku-pembacokan-di-jember-meninggal-dunia-begini-penjelasan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi memang kritis, dan yang bersangkutan memang disarankan melakukan operasi. Namun karena kondisi tidak baik-baik saja, akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia semalam dan sudah dimakamkan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684a4626b3008.webp" length="61004" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 11:01:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, curanmor, narkoba, pencurian, pembunuhan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Tersangka Berinisial AK (27) tahun asal Dusun Karang Tengah, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari yang sempat menjalani perawatan di ICU rumah sakit dr Soebandi Jember akhirnya meninggal dunia.</p>
<p>Hal tersebut juga disampaikan oleh keluarga pelaku yang pada saat sedang menunggu yang bersangkutan dalam kondisi tidak baik baik saja pasca pelaku terkena tembakan oleh polisi.</p>
<p>Hartono keluarga pelaku saat dikonfirmasi menyampaikan jika semalam kondisi pelaku kritis.</p>
<p>"Kondisi memang kritis, dan yang bersangkutan memang disarankan melakukan operasi. Namun karena kondisi tidak baik-baik saja, akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia semalam dan barusan sudah dimakamkan," katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Umbulsari AKP Dian Eko Trimuryono mengatakan, bahwa dirinya mendapat kabar dari rumah sakit, jika semalam pelaku meninggal dunia. </p>
<p>"Saya mendapat kabar semalam bahwa pelaku AK (27) meninggal dunia. Kami atas nama kepolisian menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga pelaku," ujarnya.</p>
<p>"Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan meninggalnya pelaku, dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Untuk kasus ini, sudah dilimpahkan ke unit Reskrim polres Jember," pungkas Kapolsek.</p>
<p>Sekadar diketahui, t<span lang="IN">ragedi pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, pada Selasa (10/6/2025) malam. Korban bernama Amanu (50), warga Dusun Karang Tengah, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban diketahui merupakan seorang juragan jagal sapi di pasar hewan setempat. Pelaku diduga mantan anak buah korban yang dulu bekerja di jagal sapi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terduga pelaku dan korban juga masih bertetangga. Namun, sebab musabab terjadinya tragedi berdarah itu belum diketahui secara pasti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya itu, usai membacok korban, pelaku yang masih emosi merasa tidak terima saat ditegur oleh ayah dan pamannya. Pelaku yang sudah kalap akhirnya membacok paman dan ayah kandungnya sendiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut warga sekitar lokasi kejadian, Buari (57), yang mendapat informasi tentang kejadian ini mengatakan, peristiwa maut itu terjadi di rumah korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku ini dulu mantan anak buahnya, namanya (korban) Pak Manu tukang jagal sapi. Tadi sekira 20.00 WIB itu masuk ke rumahnya Pak Amanu terus dibacok kena perutnya sama tangannya. Korban diketahui meninggal," kata Buari, Rabu (11/6/2025) pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku itu masih tetangga. Namanya Pa'i. Kemudian setelah pelaku pulang, pelaku diingatkan oleh ayahnya dan pamannya. Mungkin karena masih emosi, keduanya juga ikut dibacok," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Alhasil, dua korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Yakni mantan Amanu dan ayah kandung pelaku bernama Sapi’i. Sementara paman pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.</span><strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Jember Berlangsung Dramatis, Nyawa Kapolsek Umbulsari Nyaris Melayang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penangkapan-pelaku-pembunuhan-di-jember-berlangsung-dramatis-nyawa-kapolsek-umbulsari-nyaris-melayang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penangkapan-pelaku-pembunuhan-di-jember-berlangsung-dramatis-nyawa-kapolsek-umbulsari-nyaris-melayang</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku berusaha melawan saat hendak diamankan polisi di rumahnya. Bahkan setelah pelaku ditangkap, Kapolsek Umbulsari dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_68490b6ccbe32.webp" length="43386" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 12:14:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Jember Berlangsung Dramatis, Nyawa Kapolsek Umbulsari Nyaris Melayang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pelaku pembacokan yang dilakukan oleh seorang pemuda kepada tetangga, ayah, dan pamannya di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, telah ditangkap polisi pada Rabu (11/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa pembacokan yang menyebabkan tewasnya tetangga dan ayah pelaku itu terjadi Selasa (10/6/2025) malam. Polisi pun kemudian bergerak cepat mengamankan pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun aksi penangkapan pelaku berlangsung dramatis dan tidak berjalan mudah. Bahkan, Kapolsek Umbulsari, AKP Dian Eko Trimuryono, hampir kehilangan nyawanya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat hendak diamankan polisi, pelaku memberontak dan berusaha melawan. Bahkan, pelaku sempat berusaha menebas Kapolsek Umbulsari dengan senjata tajam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Umbulsari, AKP Dian Eko Trimuryono pun menceritakan detik-detik penangkapan pelaku berinisila AK (27) di rumahnya yang berlangsung menegangkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah kami datang ke TKP, ada dua korban meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam pelaku. Kami awalnya ingin mengecek rumah pelaku. Namun tiba-tiba pelaku sudah ada di depan sambil berteriak ngomong ngelantur," ucap AKP Dian, Rabu (11/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemudian saya mendekati pelaku. Anggota saya berada di samping kanan kiri. Kemudian pelaku masuk ke rumah sembari mengambil parang. Anggota saya melepaskan tembakan peringatan," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, kata AKP Dian, pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan polisi. Bahkan pelaku mengancam akan menghabisi siapa saja yang berusaha menangkapnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ketika saya hanya berjarak 3 meter dari pelaku, dia hendak menyerang saya. Namun saya sempat menghindar dan saya peluk dan sempat berkelahi dengan pelaku. Anggota saya kemudian menembak kaki pelaku untuk melumpuhkannya," ungkap AKP Dian. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah berhasil melumpuhkan dan mengamankan pelaku, AKP Dian menjalani visum dan perawatan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Umbulsari. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun hingga saat ini, polisi belum mengungkapkan motif dari aksi pembacokan pelaku terhadap tetangga dan ayah kandungnya. Polisi masih terus mendalami kasus ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Motif masih kita dalami. Istri pelaku belum bisa dimintai keterangan juga," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadiri Konferensi Internasional di Amerika, Bupati Jember Kenalkan Potensi Cerutu dan Kopi kepada Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadiri-konferensi-internasional-di-amerika-bupati-jember-kenalkan-potensi-cerutu-dan-kopi-kepada-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadiri-konferensi-internasional-di-amerika-bupati-jember-kenalkan-potensi-cerutu-dan-kopi-kepada-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Meski itu agenda pribadi, namun Gus Fawait tetap memanfaatkannya untuk mengenalkan beragam potensi yang dimilik Kabupaten Jember kepada dunia ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_68490566a7274.webp" length="35020" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 11:34:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hadiri Konferensi Internasional di Amerika, Bupati Jember Kenalkan Potensi Cerutu dan Kopi kepada Dunia</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Bupati Jember Muhammad Fawait dalam setiap agendanya selalu berlandaskan pada asas kebermanfaatan bagi masyarakat Jember. Teranyar, dia berkunjung ke Amerika. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu menghadiri <em>internasional conference </em>yang diselenggarakan oleh North American Productivity Workshop XII dengan tema <em>analysis of production and efficiency</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ini menjadi kali pertamanya Gus Fawait diundang untuk berpartisipasi sekaligus menjadi pembicara dalam sebuah konferensi internasional. Namun, bukan hal itu saja yang dilakukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait memanfaatkan momentum tersebut untuk mencari peluang guna memaksimalkan potensi Kabupaten Jember. Sebab, Jember memiliki potensi cerutu dan kopi yang mendunia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Meski ini agenda pribadi, insyaallah saya akan mengunjungi beberapa tempat untuk melihat peluang produk jember," ucapnya, Rabu (12/6/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Oleh karena itu, dalam lawatannya ke Negeri Paman Sam, Gus Fawait juga mengenalkan potensi cerutu dan kopi serta produk potensial lain yang saat ini berkembang di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait berharap, dengan terjalinnya suatu kerja sama internasional bisa meningkatkan berbagai peluang atau potensi lain agar Jember mendunia dari berbagai sektor. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemuda di Jember Bunuh Tetangga dan Ayahnya, Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemuda-di-jember-bunuh-tetangga-dan-ayahnya-polisi-periksa-kejiwaan-pelaku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemuda-di-jember-bunuh-tetangga-dan-ayahnya-polisi-periksa-kejiwaan-pelaku</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku secara membabi buta membacok tetangga, ayah, dan pamannya. Dua orang dinyatakan tewas dalam peristiwa ini ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6848d9a71fc75.webp" length="21966" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 07:56:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemuda di Jember Bunuh Tetangga dan Ayahnya, Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Tragedi pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, pada Selasa (10/6/2025) malam. Korban bernama Amanu (50), warga Dusun Karang Tengah, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban diketahui merupakan seorang juragan jagal sapi di pasar hewan setempat. Pelaku diduga mantan anak buah korban yang dulu bekerja di jagal sapi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terduga pelaku dan korban juga masih bertetangga. Namun, sebab musabab terjadinya tragedi berdarah itu belum diketahui secara pasti. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya itu, usai membacok korban, pelaku yang masih emosi merasa tidak terima saat ditegur oleh ayah dan pamannya. Pelaku yang sudah kalap akhirnya membacok paman dan ayah kandungnya sendiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut warga sekitar lokasi kejadian, Buari (57), yang mendapat informasi tentang kejadian ini mengatakan, peristiwa maut itu terjadi di rumah korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku ini dulu mantan anak buahnya, namanya (korban) Pak Manu tukang jagal sapi. Tadi sekira 20.00 WIB itu masuk ke rumahnya Pak Amanu terus dibacok kena perutnya sama tangannya. Korban diketahui meninggal," kata Buari, Rabu (11/6/2025) pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku itu masih tetangga. Namanya Pa'i. Kemudian setelah pelaku pulang, pelaku diingatkan oleh ayahnya dan pamannya. Mungkin karena masih emosi, keduanya juga ikut dibacok," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Alhasil, dua korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Yakni mantan Amanu dan ayah kandung pelaku bernama Sapi’i. Sementara paman pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepolisian Sektor (Polsek) Umbulsari berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa celurit yang digunakan untuk menghabisi para korbannya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berhasil mengamankan pelaku dan langsung kami bawa ke Polsek Umbulsari untuk menjalani pemeriksaan secara mendalam. Untuk motif dan modus pelaku kami masih belum bisa memberikan keterangan," kata Kapolsek Umbulsari, AKP Dian Eko, Rabu  (11/6/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami juga tengah menerjunkan Tim Inafis Polres Jember untuk mencari dan menggali bukti-bukti baru, termasuk cara pelaku melakukan aksi keji tersebut," sambung AKP Dian. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Polisi juga tengah memeriksa kejiwaan pelaku apakah ada ketergantungan atau tidak. Namun jika pelaku terbukti bersalah dan secara sadar, maka pelaku diancam hukuman berlapis tentang pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman seumur hidup. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bangun Sinergi dengan Awak Media, Ini Pesan Penting Rektor UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bangun-sinergi-dengan-awak-media-ini-pesan-penting-rektor-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bangun-sinergi-dengan-awak-media-ini-pesan-penting-rektor-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[ Membangun kerja sama dengan media diharapakn dapat menyebarluaskan edukasi kepada masyarakat tentang UIN KHAS Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6847e509db456.webp" length="32328" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 15:54:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bangun Sinergi dengan Awak Media, Ini Pesan Penting Rektor UIN KHAS Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Akhirnya Univesitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember menjalin kerja sama dengan sejumlah media untuk memperluas jaringan dan penyebaran informasi secara global.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu diawali dengan kolaborasi dan koordinasi serta penandatanganan nota kerja sama. Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Bisnis Education Center (BEC), Kamis (5/6/2025) lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kisaran ada 21 media yang diundang dalam pertemuan tersebut. Mereka membahas teknis kerja sama yang akan dilakukan. Sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Rektor UIN KHAS Jember Prof. H. Hepni, MEDIA merupakan akronim dari <em>m</em>eaning ful (bermakna), <em>e</em>ducation (wawasan), <em>d</em>edikasi, <em>i</em>nspiratif, <em>a</em>firmasi dan juga menjadi warna dalam sebuah ruang lingkup yang diibaratkan taman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hal ini memang perlu kita lakukan yaitu kerja sama. Hal ini memiliki makna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang UIN KHAS, serta inspirasi bagi yang lain. Seperti halnya dalam satu taman bisa berbagai warna bunga. Media-media ini yang nanti bisa mengupas berbagai topik dan kemajuan dan cara pengemasannya bisa dibedah dari berbagai sisi ini yang bisa menjadi penentu kemajuan juga,” katanya, di sela-sela kegiatan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Khoirul Faizin menyampaikan ungkapan terima kasih kepada media yang telah bekerja sama dan membantu menjembatani UIN KHAS dengan masyarakat luas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selanjutnya, dia berharap, berbagai pemberitaan tentang UIN KHAS Jember dapat lebih bervariasi. Sehingga tidak hanya sebatas seremonial saja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Setelah ini untuk memberitakan event UIN KHAS dengan berbagai angle. Bukan hanya satu angle akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” jelasnya<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tempat yang sama, salah satu awak media yang diwakili Direktur Jawa Pos Radar Jember, Abdul Choliq Baya, menyampaikan, ada banyak hal yang dapat diinformasikan melalui kerja sama ini, termasuk memberikan kesempatan kepada para pakar untuk berkomentar, serta sisi lain dari perguruan negeri itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Para pakar perlu diberikan kesempatan untuk berkomentar atau tampil, menanggapi isu-isu terbaru dan ini wajib bisa ter-<em>update </em>dengan baik,” ujarnya. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Terima Bantuan Ratusan Tiang Listrik, Jalanan Bandealit Bakal Terang Benderang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-terima-bantuan-ratusan-tiang-listrik-jalanan-bandealit-bakal-terang-benderang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-terima-bantuan-ratusan-tiang-listrik-jalanan-bandealit-bakal-terang-benderang</guid>
<description><![CDATA[ Manager PT. PLN (Persero) UP3 Jember Alimuddin menyebutkan bahwa ada sekitar 220 tiang listrik yang akan didirikan dengan jarak sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit segera dipasang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6842822fdac2a.webp" length="36058" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 14:32:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, sekda, program, pembangunan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggelar Penanaman Tiang Listrik Pertama di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kawasan Taman Nasional Meru Betiri, pada Kamis (5/6/2025) siang kemarin.</p>
<p>Manager PT. PLN (Persero) UP3 Jember Alimuddin menyebutkan bahwa ada sekitar 220 tiang listrik yang akan didirikan dengan jarak sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit segera dipasang.</p>
<p>General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ahmad Mustaqir meminta warga Bandealit untuk rutin memanjatkan doa, guna kelancaran pemasangan ratusan tiang listrik yang akan berdiri kokoh hingga Pantai Bandealit.</p>
<p>"Untuk Pemkab Jember, tolong jaga aset kami. Mohon bantuan untuk menjaga aset kita agar terhindar dari oknum yang mengganggu aliran listrik yang mengalir ke rumah-rumah," katanya di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Sementara itu, pihaknya bakal menggunakan listrik pascabayar.</p>
<p>"Jadi, bukan yang pulsa. Tapi, mohon dibantu agar membayar tepat waktu," imbuhnya.</p>
<p>Pihaknya berharap, lampu-lampu bisa dinikmati warga Bandealit sebelum Agustus.</p>
<p>Lebih lanjut, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebutkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sebanyak 7 ribu pemasangan tiang listrik dan tersebar di seluruh pelosok Jember. </p>
<p>"Bahkan, dana yang kami dapat adalah senilai Rp 1 Triliun," tegasnya.</p>
<p>Menurut bupati, hal itu merupakan sinergitas pemerintah daerah dengan provinsi dan pemerintah pusat.</p>
<p>"Membangun Jember tak bisa sendirian, tetapi harus bersama-sama," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Khutbah Iduladha, Prof Hefni UIN KHAS Jember Kutip Firman Allah QS At&amp;Takwir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/khutbah-iduladha-prof-hefni-uin-khas-jember-kutip-firman-allah-qs-at-takwir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/khutbah-iduladha-prof-hefni-uin-khas-jember-kutip-firman-allah-qs-at-takwir</guid>
<description><![CDATA[ Kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Ismail bukan sekadar cerita sejarah, melainkan teladan hidup yang harus diteladani umat Islam sepanjang masa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_68425a851259d.webp" length="65022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 12:34:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>UIN Khas, universitas, pendidikan, hutan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Disela-sela momentum Hari Raya Iduladha, Profesor Hepni, Rektor UIN KHAS Jember menyampaikan pesan mendalam.</p>
<p>Hal itu tentang pentingnya melahirkan sosok-sosok baru yang meneladani keteguhan iman dan pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim AS kala itu.</p>
<p>Kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Ismail bukan sekadar cerita sejarah, melainkan teladan hidup yang harus diteladani umat Islam sepanjang masa.</p>
<p>“Ibadah haji dan kurban bukan hanya ritual, tapi napak tilas spiritual untuk meneladani totalitas cinta, ketundukan, dan pengorbanan mereka kepada Allah SWT,” kata Prof Hepni saat menjadi khatib Salat Iduladha di Polres Jember, Jumat (6/6/2025).</p>
<p>Disela-sela moment luar biasa tersebut, dirinya mengutip firman Allah dalam QS. At-Takwir: <em>“Fa ayna tadzhabun?”</em> (Maka ke mana kamu akan pergi?), yang dijawab oleh Ibrahim dalam QS. Ash-Shaffat: <em>Inni dzahibun ila Rabbi sayahdin” </em>(Sesungguhnya aku pergi menghadap Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku).</p>
<p>Khutbah yang sarat makna ini menyoroti bagaimana keluarga Ibrahim diuji di titik-titik paling genting, hijrah ke padang tandus, kehabisan bekal, kehausan bayi, hingga perintah menyembelih sang anak.</p>
<p>Namun mereka menjalaninya dengan sabar, tawakal, dan keyakinan yang kokoh, hingga Allah mengganti Ismail dengan seekor domba dan memancarkan air zam-zam dari tanah gersang.</p>
<p>“Ibrahim, Ismail, dan Siti Hajar adalah gambaran keluarga yang menempatkan kehendak Allah di atas segalanya. Ini bukan hanya soal iman, tapi implementasi total dalam hidup nyata. Hari ini kita rindu lahirnya kembali figur-figur seperti mereka,” urainya.</p>
<p>Lebih lanjut, Hepni menekankan bahwa dalam kehidupan modern yang dipenuhi gemerlap kedudukan, kekuasaan, dan harta, umat Islam harus kembali bertanya, ke mana kita akan pergi? Apakah semua yang kita perjuangkan hari ini bermuara kepada keridhaan Allah, atau hanya sebatas pencapaian duniawi?</p>
<p>“Jika kita ingin pertolongan Allah, maka serahkan semua urusan kepada-Nya. Yakinlah! Tanpa keyakinan, kepastian jadi kabur. Dan hanya dengan kesabaran lah ujian bisa dilalui,” katanya.</p>
<p>Selain itu , seraya mengingatkan pentingnya sabar dalam tiga aspek, dalam musibah seperti Nabi Ayyub, dalam ketaatan seperti Nabi Ibrahim, dan dalam menolak maksiat seperti Nabi Yusuf.</p>
<p>Melalui momen Iduladha ini, Hepni mengajak umat Islam untuk menjadikan Ibrahim sebagai cermin.</p>
<p> “Mari kita lahirkan kembali; Ibrahim-Ibrahim baru, Ismail-Ismail baru, dan Siti Hajar-Siti Hajar baru. Orang-orang yang rela melepaskan yang paling dicintai demi memenuhi kehendak Allah," ajaknya.</p>
<p>Ia menutup ceramah dengan ayat Al-Qur’an QS. 9:100 sebagai pengingat bahwa ridha Allah adalah puncak keberhasilan sejati, “Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga”.</p>
<p>"Mari kita tempatkan kehendak Allah di atas kehendak kita. Dari keteladanan Ibrahim, akan lahir generasi yang memancarkan zamzam-zamzam baru, mata air kehidupan yang membawa keberkahan bagi umat," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Migrasi Ilegal, Pemerintah Segera Buka Pos Perlindungan PMI di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tekan-migrasi-ilegal-pemerintah-segera-buka-pos-perlindungan-pmi-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tekan-migrasi-ilegal-pemerintah-segera-buka-pos-perlindungan-pmi-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang menyumbangkan pekerja migran Indonesia terbanyak setiap tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_68415f2a0fb29.webp" length="19306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 18:16:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pemerintah pusat melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) berencana membuka Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kabupaten Jember.</p>
<p>Langkah konkret ini diambil untuk menekan angka pekerja migran ilegal yang selama ini mendominasi kasus bermasalah, mencapai 90 persen di wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Staf Ahli Bidang Transformasi Digital P2MI, Prof. Moch. Chotib, menjelaskan bahwa wilayah Besuki merupakan kantong utama pekerja migran Indonesia.</p>
<p>"Wilayah kita ini termasuk lima besar PMI yang bermasalah. Hampir 90 persen PMI kita yang bermasalah itu berangkatnya ilegal," kata Prof. Chotib, Kamis (5/6/2025) di sela-sela kunjungan di kampus UIN KHAS Jember sambil membahas program rumah subsidi bagi PMI.</p>
<p>Dia menambahkan, selama ini masyarakat banyak yang tidak tahu prosedur legal untuk bekerja ke luar negeri seperti Hong Kong, Malaysia, atau Korea.</p>
<p>"Ketidaktahuan ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk keuntungan pribadi," jelasnya.</p>
<p>Perbedaan PMI legal dan ilegal cukup jelas. PMI legal memiliki data lengkap dan terlindungi, sedangkan yang ilegal tidak memiliki dokumen dan rentan dieksploitasi.</p>
<p>Prof. Chotib menekankan pentingnya peran kampus dan mahasiswa dalam edukasi masyarakat terkait prosedur migrasi legal.</p>
<p>"Hampir sebagian besar mahasiswa kita itu bapaknya kerja di luar negeri. Mahasiswa bisa jadi agen sosialisasi," ujar Prof. Chotib.</p>
<p>Pemerintah berharap mahasiswa bisa menjadi tenaga profesional di luar negeri, bukan hanya pekerja domestik tanpa keahlian.</p>
<p>Dalam menangani kasus di luar negeri, P2MI bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri melalui perwakilan konsulat.</p>
<p>"Kalau ada PMI bermasalah di Malaysia, kita koordinasi dengan konsulat untuk mencari dan membantu mereka," pungkasnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah menargetkan pembukaan pos P4MI Jember terealisasi tahun ini, demi perlindungan maksimal bagi calon pekerja migran. (***)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Lahir Pancasila, UIN KHAS Jember Ajak Civitas Renungkan Nilai&amp;Nilai Kebangsaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-lahir-pancasila-uin-khas-jember-ajak-civitas-renungkan-nilai-nilai-kebangsaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-lahir-pancasila-uin-khas-jember-ajak-civitas-renungkan-nilai-nilai-kebangsaan</guid>
<description><![CDATA[ Prof. Hepni menekankan pentingnya menanamkan sikap saling menghargai, gotong royong, dan pencarian kebenaran dalam kehidupan kampus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_68400924182e8.webp" length="39016" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 16:27:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hari Lahir Pancasila, UIN KHAS Jember Ajak Civitas Renungkan Nilai-Nilai Kebangsaan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Upacara Hari Lahir Pancasila di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN Khas) Jember berlangsung khidmat di halaman utama kampus, Sabtu (1/6/2025) lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni menyampaikan pidato yang menggugah kesadaran civitas akademika.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mempertanyakan, “Sudahkah Pancasila menjadi <em>way of life </em>kita?” seraya mengajak refleksi seluruh peserta upacara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pertanyaan itu menjadi inti pesan yang disampaikan dalam suasana upacara yang penuh makna dan nasionalisme.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pancasila bukan sekadar ideologi negara, tapi juga nilai hidup yang membentuk karakter bangsa,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (4/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Prof. Hepni menekankan pentingnya menanamkan sikap saling menghargai, gotong royong, dan pencarian kebenaran dalam kehidupan kampus.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dalam konteks kampus, apakah kita sudah benar-benar mengamalkan nilai keadilan dan kemanusiaan?” ungkap Prof. Hepni.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi Islam dalam merawat Pancasila secara kontekstual dan inklusif.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, Pancasila dan Islam yang <em>rahmatan lil ‘alamin </em>saling melengkapi dalam membangun peradaban damai dan berkeadilan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Upacara juga diramaikan dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila oleh perwakilan mahasiswa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pancasila harus hidup di ruang kelas, rumah mahasiswa, bahkan di ruang digital kita,” tutup Prof. Hepni.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya menjadi kampus unggul dan penjaga nilai-nilai kebangsaan serta kemanusiaan. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sosialisasikan Rumah Subsidi untuk PMI, Pemerintah Gandeng UIN KHAS Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sosialisasikan-rumah-subsidi-untuk-pmi-pemerintah-gandeng-uin-khas-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sosialisasikan-rumah-subsidi-untuk-pmi-pemerintah-gandeng-uin-khas-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan sosialisasi itu digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN Khas Jember dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa serta para calon PMI. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_684008c40793e.webp" length="36580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 16:01:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Sosialisasikan Rumah Subsidi untuk PMI, Pemerintah Gandeng UIN KHAS Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pemerintah terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI. Salah satunya melalui program rumah subsidi yang mulai disosialisasikan di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN Khas) Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan sosialisasi itu digelar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) UIN Khas Jember dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa serta para calon PMI.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kegiatan ini, pemerintah juga mengumumkan rencana pendirian Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Langkah tersebut diambil sebagai upaya menekan angka keberangkatan PMI ilegal yang masih cukup tinggi di wilayah Jember dan sekitarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut data Kementerian P2MI, Kabupaten Jember termasuk lima besar wilayah penyumbang PMI bermasalah dengan dominasi keberangkatan non-prosedural.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami menargetkan penurunan angka keberangkatan ilegal dengan menghadirkan P4MI lebih dekat ke kantong-kantong PMI seperti Jember,” ucap Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Prof. Moch. Chotib, Rabu (4/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menegaskan bahwa keberadaan P4MI di Kabupaten Jember akan mempermudah akses informasi dan pendampingan bagi calon pekerja migran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Wilayah Besuki selama ini bergantung pada P4MI Banyuwangi. Kini kami ingin memperluas jangkauan layanan ke Jember,” lanjut Prof. Chotib di GKT UIN Khas Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program rumah subsidi ini merupakan bagian dari strategi nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan jangka panjang bagi para PMI.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pemerintah telah menyiapkan kuota 20 ribu rumah subsidi untuk PMI di seluruh Indonesia,” jelas Prof. Chotib dalam keterangannya kepada media.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk wilayah Jember, dialokasikan sekitar 3.000 unit kredit pemilikan rumah (KPR) bagi PMI aktif maupun keluarga mereka yang tinggal di Indonesia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tak hanya PMI, menurut Prof. Chotib, program subsidi ini juga terbuka bagi profesi lain. Seperti jurnalis yang berpenghasilan di bawah Rp7 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">KPR subsidi tersebut dirancang dengan cicilan ringan dan tenor panjang. Sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Program ini sangat membantu, apalagi ada dukungan dari Bupati Jember Gus Fawait yang aktif mengawal distribusi kuota,” ungkap Prof. Chotib.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemerintah berharap program ini menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan papan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Prof. Chotib juga menyebut, sosialisasi ini turut mengundang mahasiswa agar mereka paham dan dapat menyampaikan informasi pada masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Mahasiswa UIN Khas Jember bisa menjadi agen edukasi yang menjelaskan pentingnya bekerja ke luar negeri secara legal dan aman,” pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kebakaran Rumah Kos di Jember Tewaskan Mahasiswa Politeknik Asal Lumajang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kebakaran-rumah-kos-di-jember-tewaskan-mahasiswa-politeknik-asal-lumajang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kebakaran-rumah-kos-di-jember-tewaskan-mahasiswa-politeknik-asal-lumajang</guid>
<description><![CDATA[ Korban terjebak di dalam kamar kos dan tidak bisa keluar karena api berkobar terlalu besar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683eb7b1c89c4.webp" length="51032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 16:15:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran Rumah Kos di Jember Tewaskan Mahasiswa Politeknik Asal Lumajang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Sebuah rumah di Jalan Mastrip Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember mengalami kebakaran pada Selasa (3/6/2025). Seorang mahasiswa asal Lumajang tewas karena terjebak dalam kamar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mahasiswa Politeknik Jember itu bernama Maharsyah Wildan Mahardika (22). Dia ditemukan tewas pada pukul 07.30 WIB di dalam kamar lantai 2 di sebelah depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah seorang saksi mata, Thoriq, menyampaikan bahwa mulanya korban ada di kamar sebelah belakang lantai 2. Kemudian korban dibangunkan oleh temannya untuk pindah ke kamar depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Itu tidur di kamar belakang. Dibanguni temannya dan pindah ke depan kamarnya. Jadi kejebak akhirnya, satu orang ini," katanya, Selasa (3/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Damkar datang, terus diterjang kacanya dan ternyata ada (korban) itu yang meninggal," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Thoriq, kemungkinan korban berusaha untuk keluar kamar. Namun karena api terlalu besar, akhirnya korban terjebak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tidak bisa keluar, kan api sudah besar dan depannya, rumah saya juga merambat ke rumah ke dapur saya. Untungnya saya cepat-cepat ke pemadam, langsung datang dan disemprot," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Thoriq menuturkan, rumah kos tersebut dihuni oleh empat orang. Namun saat kebakaran terjadi, ada yang berhasil keluar dan turun dari lantai 2. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di atas tiga. Kalau di bawah kurang tahu," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari pantauan media ini, hingga saat ini, Tim Inafis Polres Jember masih melakukan identifikasi penyebab kebakaran tersebut. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria di Jember Ditemukan Tewas usai Pasang Jerat Burung di Sawah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-ditemukan-tewas-usai-pasang-jerat-burung-di-sawah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-ditemukan-tewas-usai-pasang-jerat-burung-di-sawah</guid>
<description><![CDATA[ Rekan korban sudah melarang korban untuk berangkat ke sawah. Karena kondisi korban sedang tidak enak badan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683d1abd56932.webp" length="45112" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:03:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pria di Jember Ditemukan Tewas usai Pasang Jerat Burung di Sawah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Diduga memiliki riwayat penyakit, seorang warga ditemukan meninggal dunia di area persawahan di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, pada Ahad (1/6/2025) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ahmad Saridi (65), warga Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang ini ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi telungkup di area persawahan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut keterangan saksi, korban sudah dilarang pergi memasang jaring burung ke sawah. Namun sejak pagi hingga malam hari, korban tidak ada kabar dan akhirnya ditemukan meninggal dunia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pamit ke saya mau ke sawah. Tapi mengeluh sakit di perut sama punggung. Sudah saya larang tapi kok tetap berangkat,” kata Suhri, rekan korban, Senin (2/6/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mulanya Suhri mengaku curiga karena lampu rumah korban tidak menyala sejak Magrib. Hingga dia pulang dari acara tahlilan lampu rumah korban tetap mati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kemudian saya telepon juga tidak diangkat. Saya inisiatif mencari bersama warga. Kemudian ditemukan di sawah lengkap sama kendaraannya," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kapolsek Tanggul Iptu Mohammad Husnun mengaku mendapatkan laporan dari awarga tentang adanya penemuan mayat di area persawahan pada pukul 20.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tim kami langsung meluncur ke lokasi guna melakukan olah TKP dan memeriksa korban," ujarnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanggul untuk dilakukan visum. Namun anak korban tidak berkenan untuk dilakukan visum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Akhirnya jenazah korban dibawa ke Pasirian untuk dimakamkan," pungkas Iptu Mohammad Husnun. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sudah Empat Kali Operasi, Korban Pembacokan Kasun di Jember masih Kritis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sudah-empat-kali-operasi-korban-pembacokan-kasun-di-jember-masih-kritis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sudah-empat-kali-operasi-korban-pembacokan-kasun-di-jember-masih-kritis</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683bd7223acef.webp" length="48542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 12:11:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Kasus penganiayaan berat yang dilakukan oleh seorang Kepala Dusun (Kasun) bernama Subur (45), warga Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, mengakibatkan korban dalam kondisi kritis. Subur menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis clurit karena persoalan sengketa tanah.</p>
<p>Korban, Yuli Agustin (39), mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya hingga harus menjalani empat kali operasi. Luka-luka itu diakibatkan oleh serangan brutal pelaku.</p>
<p>"Kondisi istri saya saat ini masih tidak stabil, Pak. Luka parah di kepala hingga retak juga terjadi, dan operasi dilakukan empat kali. Saat ini kondisi istri saya masih di ruang ICU Rumah Sakit Soebandi, Pak. Kondisinya tidak baik-baik saja, mohon doa," ujar Tohir, suami korban, Minggu (1/6/2025).</p>
<p>Tohir menambahkan, luka di kepala istrinya cukup serius dan diduga menjadi penyebab utama kondisi kritis yang dialaminya.</p>
<p>"Ada retakan di kepala dan parah ini, Pak. Kondisi istri saya kadang siuman, kadang tidak masihan," ucapnya dengan nada sedih.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semboro, Aipda Yayang Pangestu, membenarkan bahwa korban menjalani operasi panjang sejak pukul 17.00 hingga 22.00 WIB pada Sabtu (31/5/2025).</p>
<p>"Kondisi korban memang parah, dan sudah menjalani operasi di empat titik. Operasi berhasil dilakukan, tapi kondisi korban masih belum stabil," tuturnya.</p>
<p>Seperti diberitakan, Yuli Agustin menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh Kepala Dusun Krajan bernama Subur Wicaksono di Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, pada Sabtu (31/5/2025). </p>
<p>Pembacokan diduga diawali oleh konflik batas tanah. Bermula dari pengukuran tanah PTSL di Desa Pondok Dalem  Yuli yang menunjukkan batas tanah terlibat kondlik dengan Subur.  Hingga terjadi pemukulan yang berujung proses hukum.</p>
<p>Korban kembali cekcok dengan pelaku karena kalimatnya menyinggung pelaku, sehingga pelaku langsung membacok korban.</p>
<p>Terkait peristiwa ini, Kapolsek juga menerangkan, jika pelaku kini akan diancam dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara karena masuk penganiayaan berat. (*)</p>
<p><strong>Editor </strong>: Danu S</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Edukasi Politik, Pemilihan Ketua RT di Jember Dilakukan Seperti Pemilu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/edukasi-politik-pemilihan-ketua-rt-di-jember-dilakukan-seperti-pemilu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/edukasi-politik-pemilihan-ketua-rt-di-jember-dilakukan-seperti-pemilu</guid>
<description><![CDATA[ Alur pemilihan yakni warga mendaftar memilih dan kemudian mendapatkan surat suara. Kemudian masuk di bilik suara untuk menyalurkan hak pilih, setiap pemilih wajib diberi tanda bahwa telah menggunakan hak pilihnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840a9164a0f7.webp" length="32400" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 May 2025 22:16:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Untuk memberikan edukasi politik dan demokrasi sejak dini di kalangan masyarakat bawah, sebuah pemilihan RT (Rukun Tetangga) di Desa Jombang, Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, dilakukan layaknya pemilihan umum, Sabtu malam (31/5/2025).</p>
<p>Pemilihan ini dirancang sengaja oleh panitia semirip mungkin dengan pesta demokrasi. Bahkan panitia menggunakan pakaian adat Jawa sebagai identitas warga setempat.</p>
<p>Bahkan tahapan tahapannya persis dengan pemilu, mulai dari pendaftaran bakal calon, penetapan calon, hingga pengundian nomor urut calon serta terkahir pencoblosan calon ketua RT juga dilakukan.</p>
<p>"Disini calon Ketua RT 03 RW 10 ada dua calon yakni bapak Paito Hadi dan Adi Hartono. Sesuai tahapan kemarin calon Paito Hadi memperoleh nomor urut 01 dan Adi Hartono dengan nomor urut 02," kata Amarul Fazri Panitia Pemilihan Ketua RT 03 RW 10.</p>
<p>"Seluruh warga yang memiliki KTP atau cukup umur, wajib memilih kedua calon. Ada kurang lebih 100 pemilih yang terdaftar dalam pemilih tetap yang sudah disepakati," jelasnya.</p>
<p>Alur pemilihan yakni warga mendaftar memilih dan kemudian mendapatkan surat suara. Kemudian masuk di bilik suara untuk menyalurkan hak pilih, setiap pemilih wajib diberi tanda bahwa telah menggunakan hak pilihnya.</p>
<p>Sementara itu Kepala Desa Jombang Sugeng Sutrisno mengatakan, bahwa pemilihan seperti ini baru pertama kali diadakan. Hal ini sangat mendidik bagi masyarakat kalangan bawah. Sehingga nanti bisa meminimalisasi gesekan jika ada pesta demokrasi dengan lingkup yang lebih besar.</p>
<p>"Saya kira baru ada di Kecamatan Jombang bahkan di Kabupaten Jember. Karena ini hal yang unik, memberikan pendidikan politik dan pesta demokrasi bagi masyarakat awam. Mereka berpartisipasi memberikan hak politiknya dengan senang dan gembira," kata Kepala Desa Jombang.</p>
<p>"Tentu nantinya mereka bisa berpikir dewasa jika ada kontestasi politik atau pesta demokrasi dengan lingkup yang lebih besar. Yang menang tidak Jumawa yang kalah bisa legowo. Karena seusai pesta Demokrasi ini, semua kembali seperti semula," tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, pemilihan RT ini dilakukan lantaran yang dahulu meninggal dunia bernama Suwito karena sakit.</p>
<p>Dari hasil pemilihan singkat, akhirnya salah satu kandidat nomer urut 02 yaitu Adi Hartono mendapat 58 suara dan terpilih sebagai RT, sedang Paito Hadi mendapat suara 28.Untuk kehadiran 86 pemilih dan tidak hadir 14 orang karena ada halangan hadir.<strong> (ADV) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Lanjut Usia Nasional, Ini Agenda Mensos di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-lanjut-usia-nasional-ini-agenda-mensos-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-lanjut-usia-nasional-ini-agenda-mensos-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember dimulai dengan senam pagi bersama yang meriah dan penuh semangat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840aa192b14c.webp" length="39234" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 May 2025 15:19:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP - </strong>Saifullah Yusuf, Menteri Sosial Republik Indonesia, berkunjung di Kabupaten Jember, Sabtu (31/5/2025).  Bersama Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajarannya, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu tengah memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2025.</p>
<p>Menurut Gus Ipul, ribuan warga Jember yang hadir bukan hanya merayakan Hari Lanjut Usia Nasional. </p>
<p>"Kita sedang mempertegas komitmen bahwa negara akan selalu hadir di tengah orang tua kita," kata Gus Ipul.</p>
<p>Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember dimulai dengan senam pagi bersama yang meriah dan penuh semangat. </p>
<p>Selain itu, acara juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial seperti bakti sosial, layanan kesehatan khusus lansia termasuk operasi katarak dan donor darah, serta pemberian bantuan hidup layak bagi lansia.</p>
<p>Lebih lanjut, Bupati Jember Muhammad Fawait mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan Mensos Gus Ipul. </p>
<p>"Kedatangan Gus Ipul ke Jember juga untuk memberikan dukungan berupa bantuan sosial," tutur Gus Fawait. </p>
<p>Selain itu, layanan kesehatan mulai bantuan sembako dan nutrisi, aksesibilitas, sarana kamar, hingga operasi katarak. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Masalah Batas Tanah, Kasun di Jember Tega Bacok Warganya Hingga Sekarat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-masalah-batas-tanah-kasun-di-jember-tega-bacok-warganya-hingga-sekarat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-masalah-batas-tanah-kasun-di-jember-tega-bacok-warganya-hingga-sekarat</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan pelaku, dan menyimpulkan sementara motif pembacokan karena permasalahan batas tanah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_683a9b3890c8e.webp" length="20606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 May 2025 13:47:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kriminial, suarajatimpost, pencurian, polisi, pembunuhan, narkoba, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Peristiwa penganiayaan berat yang berujung pada pembacokan, kembali terulang di Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, pada Sabtu (31/5/2025). </p>
<p>Yuli Agustin (39) istri dari Muhammad Tohir, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh Kepala Dusun Krajan bernama Subur Wicaksono (45).</p>
<p>Korban mengalami luka bacok di tangan sebelah kanan dan kepala. Seketika itu, beberapa warga langsung membawa korban ke Puskesmas Tanggul.</p>
<p>Namun, karena luka yang diderita cukup serius, korban langsung dirujuk ke rumah sakit dr. Soebandi Jember.</p>
<p>Selepas peristiwa tersebut, polisi langsung datang ke lokasi dan pelaku sendiri sudah diamankan warga dan diserahkan.</p>
<p>Kondisi korban yang mendapat perawatan di Puskesmas ini, direkam oleh suami korban, dimana dalam video tersebut suami korban menyatakan jika istrinya dibacok oleh Kasun Krajan Desa Pondok Dalem.</p>
<p>"Ya Allah, ini istri saya pak, dibacok sama pak Kasun, Pak Kasun Krajan Pondok Dalem, pak Kasun itu sudah kurang ajar pak, pak Kades, bagaiman pak kampung ini pak kades," begitu suara seseorang dari dalam rekaman video yang diyakini suara Muhammad Tohir.</p>
<p><strong>Diduga Gegara Masalah Batas Tanah</strong></p>
<p>Dari data yang dihimpun, peristiwa berdarah ini bermula dari pengukuran tanah PTSL di Desa Pondok Dalem. Di mana saat itu, suami korban, Muhammad Tohir dimintai tolong petugas PTSL untuk menunjukkan batas tanah, karena tidak tahu, Tohir memanggil istrinya yang lebih tahu.</p>
<p>Saat itu korban Yuli menunjukkan batas tanah, namun oleh Kasun ditegur, sehingga terjadi pemukulan dan berujung pada laporan ke Polsek Semboro, hingga proses persidangan di Pengadilan Negeri Jember yang saat ini masih berproses.</p>
<p>"Kemarin waktu persidangan, pelaku memang sempat mengancam korban, kalau akan membunuh korban, eh gak taunya hari ini terjadi," ungkap sumber data yang enggan disebut namanya di lokasi kejadian.</p>
<p>Sumber tersebut menambahkan, jika korban dibacok di halaman rumahnya, saat itu, pelaku sedang membersihkan rumput, kemudian korban lewat sambil berbicara sesuatu, yang pembicaraannya menyinggung pelaku.</p>
<p>"Mungkin karena ucapan korban membuat pelaku tersinggung, sehingga pelaku langsung membacok korban," tandasnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x_683a9de5a832b.webp" alt=""></p>
<p><strong>Polisi Ungkap Motif Pembacokan</strong></p>
<p>Polsek Semboro, Polres Jember akhirnya membeberkan kasus pembacokan yang menimpa seorang warganya, yang dilakukan oleh oknum Kasun (Kepala Dusun) di Desa Pondok Dalem Kecamatan Semboro, Sabtu (31/05/2025). </p>
<p>Jajaran Reserse Kriminal Polsek Semboro, langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang menyebabkan korban atas nama Yuli Agustin (39) Warga Dusun Krajan Desa Pondok Dalem yang merupakan tetangga pelaku yakni Subur (47) Kasun Krajan Desa Pondok Dalem.</p>
<p>Polisi berhasil menyita beberapa alat bukti, seperti kerudung korban, bekas rambut korban, bercak darah dan timba yang ada bercak darah. Polisi juga meminta keterangan sejumlah tetangga korban yang kebetulan membantu korban mengantar ke puskesmas pasca kejadian.</p>
<p>"Tadi ada beberapa barang bukti yang diamankan oleh Kanit Reskrim, dan anggota. Mereka meminta keterangan tetangga korban atas nama Jumainah, yang membawa korban ke puskesmas," kata Kapolsek Semboro, Iptu Andreas.</p>
<p>Selain itu, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan pelaku, dan menyimpulkan sementara motif pembacokan karena permasalahan batas tanah.  </p>
<p>"Kasus ini dipicu karena adanya permasalahan batas tanah yang sudah beberapa kali dimediasi, namun gagal. Keduanya sebenarnya juga pernah terlibat cek cok hingga korban menderita luka ringan," jelasnya </p>
<p>"Bahkan pelaku juga sudah pernah disidangkan dan divonis hukuman percobaan selama 9 bulan. Namun kali ini pelaku mengulangi perbuatannya kembali," pungkas Kapolsek.</p>
<p>Terkait peristiwa ini, Kapolsek juga menerangkan, jika pelaku kini akan diancam dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara karena masuk penganiayaan berat. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisatawan Asal Spanyol Akan Berkunjung ke Jember, Pemkab: Kita Pecah Telor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisatawan-asal-spanyol-akan-berkunjung-ke-jember-pemkab-kita-pecah-telor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisatawan-asal-spanyol-akan-berkunjung-ke-jember-pemkab-kita-pecah-telor</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah memastikan kesiapan dari wisata yang hendak menjadi tujuan para turis mancanegara tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682c151886bed.webp" length="36390" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 31 May 2025 13:31:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Wisatawan Asal Spanyol Akan Berkunjung ke Jember, Pemkab: Kita Pecah Telor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Potensi wisata di Kabupaten Jember kian dilirik oleh wisatawan mancanegara. Bahkan dalam waktu dekat, sejumlah wisatawan dari Spanyol dikabarkan akan berkunjung. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tengah memastikan kesiapan dari wisata yang hendak menjadi tujuan para turis mancanegara tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedikitnya, ada 8 gelombang turis mancanegara yang ingin datang ke Jember. Mereka ingin melihat potensi wisata di Kabupaten Jember secara langsung dan menikmatinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hari ini kami menggelar pertemuan bersama TP3D, lintas OPD, Perhutani, IINTOA, dan sejumlah stakeholder untuk membahas pengembangan wisata di Jember,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Bambang Rudianto, Selasa (20/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bambang mengatakan, wisatawan mancanegara yang akan datang ke Jember merupakan bantuan dari Indonesian Inbound Tour Operation Association (IINTOA) yang bekerja sama dengan Pemkab Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dalam satu kali atau paket kunjungan ke Jember, wisatawan mancanegara yang datang ada sekitar 16 sampai 20 orang," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemudian, agenda ini akan berlangsung pada bulan Mei hingga September mendatang. Sehingga ini langkah yang bagus dalam pengembangan wisata kita," imbuh Bambang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bambang menjelaskan, wisatawan dari Spanyol akan mengunjungi area perkebunan yang dikelola oleh Perumda Perkebunan Kahyangan di Gunung Pasang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kunjungan wisatawan Spanyol ini lokusnya di wilayah Kecamatan Panti. Mereka akan melihat bagaimana potensi seperti hasil perkebunan kita. Di antaranya karet, cengkeh hingga kopi," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mereka nantinya akan kami suguhi wisata edukasi. Yakni memperlihatkan bagaimana proses pengolahan kopi Jember. Mulai dari hulu hingga hilirnya," sambung Bambang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengungkapkan, dengan kedatangan wisatawan mancanegara ini, maka akan membuka peluang untuk memperkenalkan wisata menarik lainnya di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kita sekarang pecah telur. Karena wisatawan asing datang ke Jember. Maka semua akan dipersiapkan dengan baik, agar bisa menarik minat wisatawan dari negara-negara lain," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, salah satu pegiat wisata Jember di bidang <em>surfing</em>, Ali Alhasan berharap, wisatawan juga bisa mampir ke destinasi wisata <em>surfing </em>di Pantai Pancer, Kecamatan Puger.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga ini cikal bakal Jember bisa seperti Pulau Dewata. Potensi wisata Jember sangat banyak dan surfing yang kami lakukan ini salah satu upaya menarik wisatawan dari mancanegara," tuturnya. <strong>(ADV)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Hewan Kurban Se&amp;Jatim Anjlok, Puskeswan Pastikan Ternak Sehat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-hewan-kurban-se-jatim-anjlok-puskeswan-pastikan-ternak-sehat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-hewan-kurban-se-jatim-anjlok-puskeswan-pastikan-ternak-sehat</guid>
<description><![CDATA[ Di Jember bagian selatan seperti Umbulsari, Jombang serta kencong sapi sehat semua dan itu bisa dibuktikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840aa838a3d9.webp" length="85986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 30 May 2025 19:21:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Jelang Idul Adha atau lebaran kurban harga ternak di Jawa Timur anjlok. Untuk sapi sendiri penurunan hingga 5 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Tidak hanya sapi, lebih parah juga untuk kambing harga penurutan hingga 30 persen untuk tahun ini.</p>
<p>Dampak dari itulah, pemilik peternakan sapi dan kambing yang berada di Kecamatan Kencong bernama Bharoni Farm tidak banyak menyediakan stok hewan kurban.</p>
<p>Hal itu karenakan pihaknya tidak bisa mengirim ke wilayah Jawa barat dikarenakan di wilayah tersebut terkena wabah penyakit mulut kuku (PMK).</p>
<p>"Tahun ini harga sapi turun 5 persen, dan kami hanya stok 50 sapi dengan bobot antara sapi hidup 400-900 kilo. Untuk kambing kita juga sama, stok 50 ekor, harganya hancur hingga turun 30 persen tahun ini dibanding tahun lalu," kata Imam Syahroni pemilik peternakan Bharoni Farm, Jumat (30/5/2025).</p>
<p>Pihaknya menjelaskan, jika dirinya biasanya kirim di wilayah jawa barat tiap jelang idul kurban antara 200-300 ekor, sekarang kisaran hanya 100 ekor dan itupun harganya turun.</p>
<p>"Harganya turun mas, dan pembeli juga agak sepi dibanding tahun lalu," akunya.</p>
<p>Sementara itu, untuk masalah kesehatan ternak, pihaknya selalu mengandeng pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember guna untuk cek secara berkala.</p>
<p>"Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan yaitu dokter hewan di wilayah Kecamatan Kencong," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, di tempat yang sama yang kebetulan ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh kepala Puskeswan wilayah Kencong bernama drh. Dwi Astalia Zuanita.</p>
<p>Disela-sela kunjungan rutin, pihaknya juga memberikan pelayanan serta vitamin bagi hewan dan memberikan surat sehat bahwa ternak yang mereka datangi dan cek kesehatan sudah layak.</p>
<p>"Kami datangi secara berkala, dan hasilnya kita sampaikan. Setiap kunjungan kami juga berikan vitamin, kita cek semua tubuh sapi, kita antisipasi nanti takut adanya penyakit yang harus kita segera sikapi.Tapi hasilnya disini sehat semua dan layak dijual untuk hari raya kurban," ungkapnya .</p>
<p>Selain itu, dirinya juga menyampaikan, jika di Jember bagian selatan seperti Umbulsari, Jombang serta kencong sapi sehat semua dan itu bisa dibuktikan.</p>
<p>"Jadi kita memang cek secara berkala, dan hasilnya tidak ada satupun sapi di wilayah kami terjangkit PMK. Kita juga terus memberikan edukasi kepada pemilik peternakan agar selalu menjaga kebersihan," pungkasnya. <strong>(ADV)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Transparansi Penyaluran Pupuk, DTPHP Jember Sosialisasikan Program Cinta e&amp;RDKK dan WhatsApp Center</title>
<link>https://suarajatimpost.com/transparansi-penyaluran-pupuk-dtphp-jember-sosialisasikan-program-cinta-e-rdkk-dan-whatsapp-center</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/transparansi-penyaluran-pupuk-dtphp-jember-sosialisasikan-program-cinta-e-rdkk-dan-whatsapp-center</guid>
<description><![CDATA[ DTPHP Jember mengirimkan surat ke seluruh distributor dan kios pupuk agar memajang data RDKK dan juga mencantumkan HET pupuk bersubsidi di kiosnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683fa6c9bd26f.webp" length="55596" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 May 2025 19:53:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Transparansi Penyaluran Pupuk, DTPHP Jember Sosialisasikan Program Cinta e-RDKK dan WhatsApp Center</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember berupaya dalam mewujudkan transparansi penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berbagai cara dilakukan, yaitu selain sosialisasi program CINTA e-RDKK di aplikasi WhatsApp Center nomor 085158004659, DTPHP juga mengirimkan surat ke distributor dan kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, agar memajang data rencana definitif kebutuhan kelompoktani (RDKK) dan juga mencantumkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di kiosnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bidang (Kabid) Pertanian DPTHP Jember, Sri Agiyanti menyampaikan, bahwa surat pemberitahuan tentang kewajiban kios memajang data RDKK serta mencantumkan HET pupuk bersubsidi, untuk menjaga transparansi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Data RDKK bukan rahasia, semua petani wajib tahu siapa saja yang mendapat jatah pupuk bersubsidi. Oleh karenanya, kios wajib memajang data RDKK, termasuk harga eceran tertinggi," kata Sri saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (29/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menyusul adanya petani di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, yang sebelumnya tidak mendapatkan pupuk bersubsidi melalui program Wadul Gus e. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sri juga menyampaikan, jika ada kios yang tidak mematuhi aturan tersebut, pihaknya akan memberikan teguran dan pembinaan, melalui masing-masing distributor. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau ada kios yang nakal, kami pasti akan menghubungi distributornya untuk melakukan tindakan teguran dan pembinaan, karena kios berada di bawah binaan distributor, kalau beberapa kali ada pembinaan tapi tetap melakukan kesalahan, kewenangan ada di distributor, termasuk mencabut izinnya," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sahrawi ketua LSM Mayapadas, mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh DTPHP, meski di bawah masih ada beberapa kios nakal yang tidak mau memajang data RDKK, dan juga menyelewengkan penyaluran pupuk bersubsidi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Seperti di Desa Sumberjeruk, ada kios yang kami duga melakukan manipulasi salam penyaluran pupuk bersubsidi, dengan dalih petani yang tidak mengambil jatah pupuk, maka jatahnya akan dikembalikan ke distributor, padahal saat ini masih tahun berjalan dan belum tutup buku, jelas ini modus dari pemilik kios, untuk menyelewengkan pupuk bersubsidi," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya pun mendesak kepada Dinas maupun penegak hukum, untuk mengusut kios tersebut, karena bisa merugikan petani. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami mendesak kepada dinas maupun APH untuk mengusut kios di Desa Sumberjeruk yang kami duga melakukan penyelewengan penjualan pupuk bersubsidi, agar tidak ada petani yang dirugikan," ujar Sahrawi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, sejumlah petani di Desa Sumber jeruk mengaku kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, meski namanya tercantum di RDKK pada kios pupuk bersubsidi yang ada di desa tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat petani datang ke kios, oleh pihak kios selalu dikatakan habis, atau tidak segera dibeli, pupuk dikembalikan ke distributor, hal ini yang dirasakan oleh Supriadi, petani di Desa Sumberjeruk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setiap kami mau mengambil jatah pupuk, oleh petugas kios dikatakan, kalau pupuk yang tidak segera kami ambil, oleh kios dikembalikan ke distributor, sedangkan kami para petani tidak mendapat informasi, kapan pupuk subsidi tersebut datang," ujar Supriadi salah satu petani yang mengadukan permasalahannya ke program Wadul Gus e.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Apa yang dikeluhkan oleh Supriadi ini dibenarkan oleh Sayudi yang juga petani di desa tersebut. Selama ini kedatangan pupuk di kios pupuk bersubsidi, tidak pernah diketahui oleh petani, karena tidak ada pemberitahuan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat petani mau ambil jatah pupuk bersubsidi, oleh petugas kios, dikatakan, karena pupuk tidak segera diambil, oleh pihak kios dikembalikan ke distributor, ini kan aneh," ujar Sayudi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Informasi lain menyebutkan, jika pupuk bersubsidi di kios pupuk yang ada di desa Sumberjeruk, sebenarnya tidak dikembalikan ke distributor, tapi dialihkan atau dijual ke desa lain.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami menemukan beberapa bukti dari sejumlah petani, kalau pupuk bersubsidi di kios Mitra Tani, tidak benar dikembalikan ke distributor, tapi dialihkan ke kios di desa lain, data yang kami temukan ada tiga kios di tiga desa yang mendapat suplai dari kios Mitra tani, padahal petani di Sumberjeruk sendiri kesulitan pupuk, kok malah dialihkan ke desa lain," jelasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kabar Gembira, UIN KHAS Jember Buka Jalur Khusus Penghafal Al&amp;Qur’an</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kabar-gembira-uin-khas-jember-buka-jalur-khusus-penghafal-al-quran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kabar-gembira-uin-khas-jember-buka-jalur-khusus-penghafal-al-quran</guid>
<description><![CDATA[ UIN KHAS Jember juga menyediakan berbagai beasiswa seperti KIP Kuliah, Beasiswa GenBI dari Bank Indonesia, Beasiswa Cendekia Baznas, Beasiswa dari Pemkab Jember, serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama dan LPDP. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840abdd579d6.webp" length="50768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 May 2025 18:27:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pendidikan, UINKHAS, universitas, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)  melalui jalur Ujian Mandiri (UM) tahun 2025.</p>
<p>Jalur seleksi dua kategori utama, yaitu Seleksi Prestasi Non Akademik (SPNA) dan jalur ujian tertulis berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) menggunakan komputer.</p>
<p>Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni Zain, menyampaikan bahwa jalur SPNA menjadi salah satu bentuk afirmasi kampus terhadap calon mahasiswa yang memiliki kemampuan dan prestasi di luar akademik, termasuk para penghafal Al-Qur’an.</p>
<p>Menurutnya, UIN KHAS Jember merupakan kampus yang tepat untuk menggapai masa depan cemerlang karena telah mengantongi akreditasi unggul, termasuk di banyak program studi yang ditawarkan.</p>
<p>“Tahun ini kami membuka kesempatan bagi 4.230 calon mahasiswa untuk bergabung di UIN KHAS Jember. Melalui jalur SPNA, kami memberikan golden ticket bagi penghafal Al-Qur’an serta siswa berprestasi non-akademik. Ini adalah bentuk apresiasi dan afirmasi dari kami,” kata Prof. Hepni, Kamis (29/5/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. M. Khusna Amal, menambahkan bahwa UIN KHAS Jember memiliki 39 program studi dari jenjang Sarjana, Magister, hingga Doktoral, dengan 16 program studi yang telah berstatus akreditasi unggul.</p>
<p>“Calon mahasiswa dapat memilih 27 program studi sarjana yang tersebar di lima fakultas, yaitu FTIK, Fakultas Dakwah, Fakultas Syariah, FUAH, dan FEBI. Jalur ini menjadi alternatif bagi mereka yang belum lolos seleksi SPAN maupun UM-PTKIN,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, UIN KHAS Jember juga menyediakan berbagai beasiswa seperti KIP Kuliah, Beasiswa GenBI dari Bank Indonesia, Beasiswa Cendekia Baznas, Beasiswa dari Pemkab Jember, serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama dan LPDP.</p>
<p>Ketua PMB UIN KHAS Jember 2025, Dr. Wildani Hefni, menjelaskan bahwa SPNA terbuka untuk semua program studi sarjana. </p>
<p>Calon mahasiswa dengan prestasi non-akademik, seperti juara olahraga atau seni minimal tingkat kabupaten dalam 3 tahun terakhir, serta penghafal Al-Qur’an minimal 15 juz dengan syahadah resmi, dapat mendaftar melalui laman https://sister.uinkhas.ac.id/spmbfront.</p>
<p><strong>Ketentuan Jalur SPNA UIN KHAS Jember 2025:</strong></p>
<p>• Penghafal Al-Qur’an harus melampirkan syahadah tahfidh minimal 15 juz<br>• Prestasi seni/olahraga minimal juara 3 tingkat kabupaten (maksimal 3 tahun terakhir)<br>• Melampirkan surat pernyataan keaslian dokumen<br>• Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,- dan tidak dapat ditarik kembali</p>
<p><strong>Jadwal Pendaftaran Jalur SPNA:</strong></p>
<p>• Pendaftaran: 30 Mei – 11 Juni 2025<br>• Ujian: 17 Juni 2025<br>• Pengumuman: 20 Juni 2025<br>• Daftar Ulang: 24 – 30 Juni 2025<br>• Pembayaran UKT: 8 – 17 Juli 2025</p>
<p><strong>Jadwal Jalur Ujian Tertulis SSE:</strong></p>
<p>• Pendaftaran: 30 Mei – 30 Juni 2025<br>• Ujian: 8 – 11 Juli 2025<br>• Pengumuman: 15 Juli 2025<br>• Daftar Ulang: 17 – 24 Juli 2025<br>• Pembayaran UKT: 1 – 8 Agustus 2025</p>
<p><strong>Cara Pendaftaran:</strong></p>
<p>1. Akses laman https://sister.uinkhas.ac.id/spmbfront, klik “Daftar Sekarang”<br>2. Isi identitas, asal sekolah, dan pilihan program studi<br>3. Konfirmasi pendaftaran dan proses pembayaran melalui Virtual Account (Bank BRI)<br>4. Login kembali untuk melengkapi data dan finalisasi pendaftaran</p>
<p>Bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi atau hafalan Al-Qur’an, ini adalah kesempatan emas untuk menjadi bagian dari kampus Islam unggulan di Jawa Timur. Jangan lewatkan. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nasi Pecel Pincuk Wonk Jenewa, Kuliner Tradisional Favorit di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nasi-pecel-pincuk-wonk-jenewa-kuliner-tradisional-favorit-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nasi-pecel-pincuk-wonk-jenewa-kuliner-tradisional-favorit-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Nasi pecel pincuk Wonk Jenewa di Jember menyajikan makanan tradisional dengan cita rasa khas dan harga terjangkau. Warung ini sudah puluhan tahun jadi favorit warga lokal dan pengunjung. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68368494ac5a0.webp" length="36470" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 May 2025 17:12:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Nasi pecel, pincuk  Pecel khas Jember, Kuliner tradisional Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Kalau kamu sedang cari makanan tradisional yang asli di Jember, nasi pecel pincuk Wonk Jenewa di Pasar Jenggawah bisa jadi pilihan yang pas. Warung milik Ibu Saehatul Munawaroh ini sudah berdiri puluhan tahun dan tetap jadi favorit banyak orang, baik warga sekitar maupun pengunjung dari luar.</p>
<p></p>
<p>Walau terlihat seperti pecel biasa, cara penyajiannya unik. Nasi dan sayuran disajikan di atas daun pisang yang dilipat rapi sebagai pincuk. Ini membuat rasanya jadi lebih enak dan aromanya harum.</p>
<p></p>
<p>Bumbu kacangnya gurih dan pas, dipadukan dengan sayur seperti tauge, labu, tempe goreng, dan telur, sehingga rasanya pas di lidah. Aroma daun pisang juga membuat masakannya makin spesial.</p>
<p></p>
<p>“Rasanya gurih, sedikit asam, dan aroma daunnya beda. Saya sering mampir ke sini, apalagi sehabis olahraga sepeda,” kata Mahardika Putra, pelanggan tetap, pada Minggu (25/5/2025) pagi.</p>
<p></p>
<p>Ibu Saehatul bilang, harga seporsi nasi pecel pincuk ini cukup murah, hanya Rp 7.000 untuk porsi biasa dan Rp 10.000 kalau tambah telur.</p>
<p></p>
<p>“Alhamdulillah, pelanggan saya beragam. Ada yang dari luar Jember, bahkan kadang pejabat juga mampir ke sini,” ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Setiap hari, Saehatul bisa menjual sampai 500 porsi nasi pecel. Warung ini buka dari pagi jam 4 sampai jam 4 sore dan selalu ramai pengunjung dari berbagai kalangan.</p>
<p></p>
<p>Warung nasi pecel pincuk Wonk Jenewa tidak hanya enak, tapi juga menjaga tradisi lama dalam cara menyajikan. Ini membuktikan kalau makanan sederhana bisa jadi favorit banyak orang. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Camat Silo Serahkan Bantuan Sembako dan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/camat-silo-serahkan-bantuan-sembako-dan-alat-bantu-bagi-penyandang-disabilitas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/camat-silo-serahkan-bantuan-sembako-dan-alat-bantu-bagi-penyandang-disabilitas</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683fcfefe919e.webp" length="41236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 29 May 2025 16:48:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pelaksana Tugas (Plt) Camat Silo, Kabupaten Jember, Teguh Kurniawan terus melakukan terobosan-terobosan dengan bersinergi bersama organisasi masyarakat Laskar Srikandi Nusantara (LSN) Kecamatan Silo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu terobosan yang dilakukan bersama LSN, yaitu program pengajuan paket sembako dan juga alat bantu untuk penyandang disabilitas ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember untuk beberapa masyarakat di Kecamatan Silo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah, sinergi kami dengan Laskar Srikandi di Kecamatan Silo berjalan lancar. Pengajuan bantuan sembako dan juga alat bantu disabilitas yang disetujui oleh Dinas Sosial murni kegiatan Laskar Srikandi. Kami hanya memfasilitasi saja. Hari ini bantuan tersebut kami serahkan kepada yang berhak menerima," kata Teguh, Kamis (29/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bantuan tersebut menurut Teguh, yakni berupa 24 paket sembako dan 6 alat bantu berupa tongkat dan kruk bagi penyandang disabilitas yang tersebar di beberapa desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada sekitar 24 orang yang mendapatkan bansos dari Dinas Sosial. Enam di antaranya adalah penyandang disabilitas, dengan sebaran 17 orang dari Desa Pace, 4 orang dari Desa Mulyorejo, 2 orang dari desa Sempolan, dan 1 orang dari desa Karangharjo," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Teguh menambahkan, masih ada beberapa alat untuk penyandang disabilitas yang diajukan ke Dinsos. Namun belum terpenuhi karena stok peralatannya belum ada. Penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo Kecamatan Silo itu disaksikan oleh kordes Srikandi dari masing-masing desa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Namun itu akan tetap menjadi usulan untuk dipenuhi oleh Dinsos. Insyallah yang belum ada, pasti akan dipenuhi, tapi harus sabar dulu. Karena masih dalam tahap usulan ulang. Seperti kursi roda dan kaki palsu," bebernya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Teguh berharap, apa yang dilakukan bersama dengan Laskar Srikandi Kecamatan Silo bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Sehingga ke depan Kecamatan Silo juga akan selalu bekerja sama dengan pihak mana pun. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terima Wawasan Antikorupsi, ASN Dispora Jember Ikuti E&amp;Learning KPK secara Daring</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terima-wawasan-antikorupsi-asn-dispora-jember-ikuti-e-learning-kpk-secara-daring</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terima-wawasan-antikorupsi-asn-dispora-jember-ikuti-e-learning-kpk-secara-daring</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683fcaddc8b9b.webp" length="28316" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 19:26:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember mengikuti program Pembelajaran Antikorupsi Digital Terintegrasi (Praktisi) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual, Rabu (28/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi melalui penguatan integritas aparatur sipil negara (ASN). Setiap peserta memiliki kewajiban untuk menyelesaikan E-Learning pengetahuan antikorupsi dasar dan integritas (PADI), yang mencakup tes awal, lima paket modul pembelajaran, serta tes akhir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam modul-modul pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mendalam tentang prinsip-prinsip antikorupsi, namun juga ditantang untuk menyelesaikan kuis pada setiap modul sebagai bentuk evaluasi pemahaman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Dispora Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini E-learning Praktisi ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya integritas di lingkungan kerja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya berharap seluruh ASN Dispora Jember dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menjadikannya sebagai bekal dalam menjalankan tugas secara bersih dan bertanggung jawab," kata Edy Budi Susilo, Kamis (29/05/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, salah satu ASN yang menjadi peserta E-Learning yaitu Endy Eko Prasetio, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hal teknis yang memberikan ilmu baru dalam hal antikorupsi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tampilan pada learning management system sangat menarik dan mudah untuk dipahami sehingga dalam teknis mengikuti proses pembelajaran dapat memberikan pemahaman lebih luas bagi saya tentang pentingnya nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi dalam bekerja," ungkap Endy.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Modul-modul yang disajikan sangat komprehensif dan disertai dengan kuis yang mendorong kami untuk benar-benar memahami materi. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk kesadaran diri untuk menjadi ASN yang jujur dan bertanggung jawab," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui partisipasi aktif dalam program ini, diharapkan ASN Dispora Jember semakin memahami nilai-nilai antikorupsi dan mampu menerapkannya dalam setiap lini pelayanan publik. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemilihan Ketua PWI Jember Periode 2025&amp;2028: Incumbent Sugeng Prayitno Menang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemilihan-ketua-pwi-jember-periode-2025-2028-incumbent-sugeng-prayitno-menang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemilihan-ketua-pwi-jember-periode-2025-2028-incumbent-sugeng-prayitno-menang</guid>
<description><![CDATA[ Ketua PWI Terpilih mengajak seluruh anggota PWI Jember untuk kembali bersatu demi kemajuan organisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840ab34b510a.webp" length="26578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 19:23:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Suasana haru serta demokrasi internal mewarnai pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember yang digelar di Java Lotus Hotel pada Rabu (28/5/2025).</p>
<p>Dalam pemilihan yang diikuti dua kandidat, petahana Sugeng Prayitno kembali berhasil mempertahankan kursinya setelah unggul atas rivalnya, Sutrisno.</p>
<p>Sugeng yang menempati nomor urut 2 meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 24 suara.</p>
<p>Sementara itu, Sutrisno yang mendapat nomor urut 1 hanya mampu mengumpulkan 15 suara dari total 39 daftar pemilih tetap (DPT).</p>
<p>Dengan demikian, Sugeng Prayitno unggul dengan selisih 9 suara.</p>
<p>Plt Ketua PWI Jawa Timur, Mahmud Suhermono, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi jalannya pemilihan yang berlangsung dinamis namun tetap kondusif.</p>
<p>Dia menekankan bahwa persatuan dalam tubuh organisasi setelah proses demokrasi selesai.</p>
<p>“Dinamika itu biasa dalam konferensi. Ke depan mari bersama-sama membesarkan PWI khususnya di Kabupaten Jember,” katanya di hadapan peserta konferensi.</p>
<p>Sementara itu, Sugeng Prayitno dalam pernyataan singkatnya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pelaksanaan pemilihan.</p>
<p>Dia juga mengajak seluruh anggota PWI Jember untuk kembali bersatu demi kemajuan organisasi.</p>
<p>“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pemilihan ini. Semoga ke depan semakin baik,” ungkap Sugeng.</p>
<p>Setelah pemilihan ketua, tim formatur juga berhasil menetapkan jabatan sekretaris PWI Jember yang kini dijabat oleh Angga Juli Setiawan, sedangkan Bendahara tetap dijabat Sinto Sofiadin Samsudin. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Kerja Keras Bupati Lobi Menteri, Pos P4MI Segera Didirikan di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasil-kerja-keras-bupati-lobi-menteri-pos-p4mi-segera-didirikan-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasil-kerja-keras-bupati-lobi-menteri-pos-p4mi-segera-didirikan-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Pos P4MI dinilai sangat layak ada di Kabupaten Jember. Alasannya, karena Jember merupakan daerah dengan jumlah pemberangkatan PMI terbesar di Jawa Timur.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683fa508b29c3.webp" length="38440" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 19:06:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hasil Kerja Keras Bupati Lobi Menteri, Pos P4MI Segera Didirikan di Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Bupati Jember Muhammad Fawait bertandang ke sejumlah kementerian dalam lawatannya ke Jakarta, khususnya Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Langkah bupati yang biasa dipanggil Gus Fawait itu diapresiasi banyak pihak. Pasalnya, tidak mudah bagi seorang kepala daerah bisa mencapai komitmen langsung dengan menteri. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait dengan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding sepakat akan mendirikan Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kabupaten Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Langkah ini disebut akan memudahkan para pekerja migran asal Kabupaten Jember yang selama ini harus pergi ke Kabupaten Banyuwangi yang sudah memiliki pos P4MI. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kita harus bersyukur karena tidak semudah itu. Saya berterima kasih setinggi-tingginya kepada Gus Bupati Fawait, yang dilakukan memang betul-betul semua karena cinta. Sehingga cinta kepada masyarakat terutama pada PMI yang konon harus bersusah payah ke Banyuwangi, nanti akan ada pos P4MI di Jember," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember, Suprihandoko, Rabu (28/05/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Keberadaan pos P4MI nanti akan menjadi sebuah hal baru di Kabupaten Jember. Menurut Suprihandoko, hal itu akan meningkatkan kemajuan pola berpikir masyarakat khususnya bagi para peminat bekerja menjadi PMI di luar negeri. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena nanti harapan kami, pemberangkatan PMI ke luar negeri itu yang melepas secara langsung adalah bupati sendiri. Sehingga beliau bisa memberikan arahan, wejangan, dan pembekalan bagaimana knowledge (pengetahuan), attitude (sikap), dan skill (kompetensi) menjadi PMI yang baik," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suprihandoko mengungkapkan, berdirinya pos P4MI di Jember merupakan cita-citanya sejak dirinya ada di Disnaker. Pos P4MI diharapkan bisa memberikan sejumlah fasilitas, terutama dalam hal informasi yang dibutuhkan oleh para PMI. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ya informasi negara mana yang sedang membutuhkan pekerja, bidang apa saja. Contohnya, butuh bidang manufaktur mungkin, house keeping, atau ART. Layanan informasi itu kan akhirnya dekat untuk masyarakat Jember yang sedang mencari peluang kerja di luar negeri," imbuhnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pos P4MI, kata Suprihandoko, sangat layak ada di Kabupaten Jember. Alasannya, karena Jember merupakan daerah dengan jumlah pemberangkatan PMI terbesar di Jawa Timur. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga kalau difasilitasi dengan pos P4MI di Jember, saya yakin nanti yang lain pasti akan ikut. Di antaranya pergerakan perekonomian masyarakat, kemudian aktivasi dan standarisasi LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) dan lain-lain," ujar Suprihandoko. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan, komitmen kedua yang dicapai Bupati Fawait dengan Menteri P2MI adalah diberikannya pelatihan kepada PMI yang disesuaikan dengan negara tujuan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suprihandoko mengatakan, Jember memiliki LPK dengan kriteria negara tertentu. Namun, dia belum mengetahui apakah beberapa LPK itu sudah berstandar nasional. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Petunjuk Pak Menteri kan harus ditingkatkan. Sehingga betul-betul menjadi lembaga pelatihan yang standar nasional. Kami belum mengevaluasi standar dari LPK-LPK yang kami bina sesuai standar nasional apa belum. Barangkali, Pak Menteri yang baru ini punya standar peningkatan kualitas dan lain sebagainya, nah kita harus bergegas menyesuaikan. Terpenting, semua bisa berjalan sesuai dengan rencana Pak Menteri, karena beliau sangat antusias sekali kepada Jember," terangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sepengetahuan Suprihandoko, LPK yang ada Jember sudah melayani pelatihan dengan pemberangkatan tujuan Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, Hong Kong, dan Arab Saudi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Adanya pos P4MI diharapkan bisa mendorong lembaga pelatihan meningkatkan kualitasnya sesuai standar nasional. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Upaya meningkatkan kualifikasi LPK itu sudah sejak dulu kami lakukan. Pertama saya masuk Disnaker ini, instruktur yang kompeten dan profesional bersertifikat BNSP itu ada 6 atau 7 orang, tapi sekarang sudah hampir 40 orang. Ini satu peningkatan kualitas yang sangat signifikan, apalagi ketika nanti ada pos P4MI pasti kualitasnya akan ditingkatkan lagi," tandasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bicara soal pekerja migran PMI, kita tidak bisa dilepaskan dari keberadaan PMI legal/resmi dan PMI ilegal/non-prosedural. Banyak hal yang sudah dilakukan Pemkab Jember melalui Disnaker untuk mencegah pemberangkatan PMI ilegal. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suprihandoko mengatakan, sejak tahun 2023 pihaknya sering sosialisasi mengundang para kiai, guru-guru ngaji, kepala desa, camat, dan tokoh masyarakat. Mereka diberikan pemahaman tentang bagaimana migrasi yang aman atau berangkat secara resmi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jember sebagai kota santri, ditambah dengan memiliki bupati dari kalangan santri, Suprihandoko yakin, setiap orang yang mau bekerja ke luar negeri sekurang-kurangnya akan berpamitan kepada gurunya atau kiainya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini sesuatu yang sangat strategis untuk percepatan bagaimana mengurangi secara drastis agar PMI yang non-prosedural itu tidak menjadi pilihan bagi masyarakat. Seperti harapan Gus Bupati Fawait, kalau bisa jangan sama sekali sampai tidak prosedural," pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Hewan Kurban Sehat, Camat Arjasa Turba</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-hewan-kurban-sehat-camat-arjasa-turba</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-hewan-kurban-sehat-camat-arjasa-turba</guid>
<description><![CDATA[ Hewan yang diperbolehkan untuk kurban adalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Masing-masing memiliki batas usia yaitu domba minimal 6 bulan, kambing minimal 1 tahun, sapi minimal 2 tahun, dan unta minimal 5 tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683ed7b081093.webp" length="34906" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 18:09:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>jember, pemerintahan, urban, iduladha, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER,SJP -</strong> Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah tinggal menghitung hari, Camat Arjasa Ahmad Fauzi bersama Puskeswan melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban, di Bumdes Desa Darsono Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, Rabu (28/5/2025).</p>
<p>Pemeriksaan ini dilakukan karena hewan kurban yang akan disembelih harus sesuai syariat agama Islam. Di antaranya yakni dari segi fisik dan kesehatan. </p>
<p>Hewan yang diperbolehkan untuk kurban adalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Masing-masing memiliki batas usia yaitu domba minimal 6 bulan, kambing minimal 1 tahun, sapi minimal 2 tahun, dan unta minimal 5 tahun.</p>
<p>"Selain usia, kondisi fisik hewan juga menjadi pertimbangan penting. Hewan kurban harus sehat dan bebas dari cacat, seperti tidak buta, pincang, atau sangat kurus. Hewan yang sakit atau memiliki cacat fisik tidak sah untuk dijadikan kurban," kata Camat Arjasa, Ahmad Fauzi.</p>
<p>Selain itu, camat menambahkan bahwa hewan harus dimiliki secara sah oleh orang yang berkurban dan bukan hasil curian atau pinjaman.</p>
<p>Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Iduladha hingga sebelum matahari terbenam pada hari tasyrik terakhir (13 Zulhijjah). Daging kurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan keluarga, dengan anjuran menyisihkan sebagian untuk konsumsi pribadi. </p>
<p>"Dengan memenuhi syarat-syarat itersebut, ibadah kurban dapat dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam," jelasnya.</p>
<p>Setelah melakukan pemeriksaan dan melihat hewan kurban yang ada, tidak ditemukan adanya kejanggalan maupun cacat fisik, rombongan akan memeriksa hewan kurban di tempat penjualan-penjualan hewan kurban yang ada di wilayah Kecamatan Arjasa. <strong>(ADV)</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disnaker Jember Kawal Pemulangan Jenazah PMI yang Meninggal di Malaysia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disnaker-jember-kawal-pemulangan-jenazah-pmi-yang-meninggal-di-malaysia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disnaker-jember-kawal-pemulangan-jenazah-pmi-yang-meninggal-di-malaysia</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_683fd0782989b.webp" length="53898" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 May 2025 22:51:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember bersama UPT P2TKI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur melakukan pendampingan dalam proses pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, yang meninggal dunia di Malaysia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Almarhum atas nama Sholeh, warga Dusun Krajan, RT 002, RW 005, Desa Jatiroto. Dia meninggal dunia di Malaysia. Jenazah dipulangkan ke Indonesia pada Ahad, 25 Mei 2025 dengan penerbangan GA 879 dari Kuala Lumpur menuju Surabaya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Proses selanjutnya dilakukan oleh tim UPT P2TKI Jawa Timur, yang memfasilitasi pemulangan jenazah hingga ke rumah duka menggunakan ambulans.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jenazah tiba di rumah duka pukul 20.25 WIB dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di Pemakaman Umum Dusun Krajan, Desa Jatiroto. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Proses ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam perlindungan dan pelayanan terhadap pekerja migran asal Jember. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendampingan pasca-kepulangan PMI.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Termasuk memberikan edukasi kepada keluarga dan warga sekitar mengenai pentingnya migrasi yang aman dan prosedural," ucap Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Jember, Rachminda Iskandarian, Selasa (27/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Kami juga terus mendorong masyarakat untuk memahami prosedur migrasi yang aman agar peristiwa seperti ini dapat diminimalkan,” imbuhnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja migran. Mulai dari proses penempatan, hingga setelah kepulangan. Termasuk jika terjadi kondisi darurat seperti kematian di luar negeri. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>LKPD 2024 Kabupaten Jember Dapat Predikat WTP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lkpd-2024-kabupaten-jember-dapat-predikat-wtp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lkpd-2024-kabupaten-jember-dapat-predikat-wtp</guid>
<description><![CDATA[ Predikati Opini WTP ini merupakah hasil dari kolaborasi seluruh pihak. Bukan hanya eksekutif, tetapi juga legislatif. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202506/image_870x580_6840ab5535045.webp" length="34112" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 May 2025 18:25:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, pemerintahan, ADV, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP - </strong> Akhirnya Bupati Jember Muhammad Fawait menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Daerah LKPD TA 2024 di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (27/5/2025).</p>
<p>Bupati Jember Muhammad Fawait dengan sumringah menyatakan bahwa Kabupaten Jember mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).</p>
<p>"Alhamdulillah, ini kolaborasi seluruh pihak. Bukan hanya eksekutif, tetapi juga legislatif," katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, bupati menyampaikan disela-sela kegiatan tersebut dengan bangga.</p>
<p>"Semoga catatan-catatan BPK bisa kami penuhi dan kami bisa mendapatkan predikat yang lebih baik tanpa adanya catatan," ungkapnya.</p>
<p>Dengan begitu, wujud nyatanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Jember untuk kedepannya, dan kita mohon doa dan dukungan untuk Jember lebih maju serta semua pihak mendukung. <strong>(ADV)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siswa PAUD hingga SMP di Jember Dilarang Study Tour ke Luar Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/siswa-tk-hingga-smp-di-jember-dilarang-study-tour-ke-luar-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/siswa-tk-hingga-smp-di-jember-dilarang-study-tour-ke-luar-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Tujuan kebijakan tersebut selain demi keselamatan siswa juga agar wisata lokal lebih hidup dan dikenal luas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682197dc71209.webp" length="79496" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 27 May 2025 14:37:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pendidikan, teknologi, cerdas, internet, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Bupati Jember Muhammad Fawait menerbitkan kebijakan baru berupa larangan siswa menggelar <em>study tour </em>ke luar daerah. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/20129/35.09.310/2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, Hadi Mulyono menjelaskan, selain demi keselamatan siswa, kebijakan tersebut juga bertujuan untuk membangkitkan potensi wisata daerah. Sebab, Kabupaten Jember tidak kekurangan destinasi wisata menarik. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Hadi, Kabupaten Jember memiliki potensi wisata yang bagus. Maulai dari wisata alam, hingga wisata edukasi. Kebijakan itu juga bertujuan mengenalkan destinasi wisata daerah kepada para siswa. Harapannya, agar wisata Kabupaten Jember lebih dikenal luas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Selain menghidupkan wisata Jember yang luar biasa, tujuannya agar masyarakat Jember sendiri ketika <em>study tour </em>tidak keluar kabupaten. Karena di Jember sendiri wisatanya sudah lengkap," ucap Hadi, Selasa (27/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hadi mengatakan, SE yang ditandatangani bupati Jumat (9/5/2025) itu telah ditembuskan ke seluruh sekolah, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Nanti kami juga imbau agar anak-anak yang liburan jangan lupa share di sosial media. Tujuannya agar wisata Jember lebih dikenal dan wisatawan luar daerah juga datang. Karena Jember ini wisatanya sangat luar biasa bagus," ujarnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kebijakan baru tersebut praktis menjadi angin segar bagi para pelaku usaha wisata di Kabupaten Jember. Salah satunya bagi pemilik Dira Grup—wisata kolam dan wisata edukasi. General Manager Dira Grup Dian Pertiwi mengaku senang dengan kebijakan anyar itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini salah satu langkah luar biasa untuk membantu pengusaha tempat wisata seperti kami. Selanjutnya langkah kami yaitu memperbaiki kualitas tempat dan juga pelayanan agar yang datang juga betah dan bisa menjadi tujuan wisata seterusnya," ungkapnya. <strong>(ADV)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tewaskan Seorang Pengendara Motor, Pelaku Tabrak Lari Dibekuk di Perbatasan Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tewaskan-seorang-pengendara-motor-pelaku-tabrak-lari-dibekuk-di-perbatasan-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tewaskan-seorang-pengendara-motor-pelaku-tabrak-lari-dibekuk-di-perbatasan-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Sopir berinisial M, berumur kisaran 50 tahun, sudah diamankan oleh Saltantas Polres Jember sekitar pukul 02.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68341beb55d2b.webp" length="30986" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 26 May 2025 15:34:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Mesali (43) warga Desa Keting, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember meregang nyawa akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Desa Wonorejo, Kecamatan kencong pada Senin (26/5/2025) sekitar pukul 00.15 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, korban saat itu sedang melintas dari arah timur ke arah barat menggunakan motor Honda Scoppy warna putih. Tiba-tiba motor yang dikendarai korban oleng dan akhirnya tertabrak kendaraan roda empat dari arah berlawanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Korban dari timur pak ke barat, dan ada mobil Traga yang biasa angkut buah dengan kecepatan tinggi dan tabrakan terjadi. Korban ditinggal di jalan raya dengan luka dan pemilik mobil kabur dan sempat kita kejar, namun tidak bisa kita tangkap," kata Suminto, saksi mata di lokasi kejadian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Kencong, AKP Heru Siswanto menyampaikan, akibat peristiwa kecelakaan maut tersebut, membuat salah satu korban meninggal dunia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi kronologis awal tabrakan tersebut yaitu korban meninggal naik motor Scoopy nopol P-2797-JU dari arah timur ke barat. Sedang mobil jenis angkutan Traga dari arah sebaliknya dan akhirnya kecelakaan tidak terhindarkan. Mobil tersebut yang membawa buah-buahan melarikan diri dari tempat kejadian perkara," ungkapnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKP Heru menerangkan, warga dan polisi sempat mengejar pelaku tabrak lari itu. Namun pelaku kabur melalui jalur ke arah Kecamatan Puger dan Wuluhan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kemudian di Ajung. Lalu pada waktu hendak memasuki wilayah Sempolan, baru yang bersangkutan diamankan setelah kami melakukan upaya kontak-kontak tim jajaran Polres Jember," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, AKP Heru menjelaskan, sopir berinisial M, berumur kisaran 50 tahun, sudah diamankan oleh Saltantas Polres Jember sekitar pukul 02.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sudah diamankan Satlantas bersama mobilnya. Dia adalah warga Cluring, Kabupaten Banyuwangi," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gubernur Jatim Bersama Bupati Jember Resmikan Jalan Beton Kasiyan&amp;Puger</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-jember-resmikan-jalan-beton-kasiyan-puger</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-jember-resmikan-jalan-beton-kasiyan-puger</guid>
<description><![CDATA[ Proyek dimulai pada 20 Februari 2025 dan ditarget selesai pada 9 Oktober 2025 dengan nilai kontrak lebih dari Rp24 miliar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68328e90112db.webp" length="51206" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 25 May 2025 12:09:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP—</strong>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Jember Muhammad Fawait akhirnya meresmikan jalan beton yang menghubungkan Desa Kasiyan Timur dan Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Ahad (25/5/2025).</p>
<p>Diitandai dengan suara sirenemenandakan dimulainya babak baru peningkatan konektivitas wilayah Jember bagian selatan yang selama ini kerap dikeluhkan warga akibat kerusakan jalan yang parah.</p>
<p>Kehadiran Khofifah disambut antusias oleh warga setempat. Terutama para ibu-ibu yang melantunkan selawat dan menabuh rebana di sepanjang jalur penyambutan.</p>
<p>Warga menyampaikan terima kasih atas diperbaikinya ruas jalan tersebut dengan konstruksi beton bertulang yang dinilai lebih tahan lama dan memadai untuk aktivitas ekonomi di kawasan pesisir selatan.</p>
<p>Khofifah menyampaikan, pembangunan jalan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan fiskal daerah. Dia memastikan jalan sepanjang 7,5 kilometer itu telah masuk tahap pelaksanaan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2025.</p>
<p>Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah mengalokasikan dana guna menuntaskan 10 kilometer jalan tambahan di wilayah yang sama.</p>
<p>“Kalau misalnya ada yang bisa dimaksimalkan di PAPBD, mudah-mudahan masih bisa kita tambahkan percepatan,” ujar Khofifah.</p>
<p>Menurut dia, infrastruktur jalan menjadi penopang utama arus barang dan jasa di wilayah Jember. Karena itu, dia meminta seluruh pihak menjaga ketahanan jalan dengan menghindari penggunaan kendaraan <em>over dimension</em> dan <em>over load</em> (ODOL) yang kerap menyebabkan kerusakan dini.</p>
<p>“Mari kita jaga bersama kapasitas badan jalan ini agar manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dipampang di lokasi, pekerjaan perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari proyek rekonstruksi dan pelebaran jalan di tiga ruas strategis. Yakni Kasiyan–Puger, Kasiyan–Balung, dan Balung–Rambipuji. </p>
<p>Pekerjaan ini mencakup pembangunan rigid pavement dengan mutu tekan 4,5 MPa, serta penambahan saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan.</p>
<p>Proyek dimulai pada 20 Februari 2025 dan ditargetkan selesai pada 9 Oktober 2025 dengan nilai kontrak lebih dari Rp24 miliar. PT Dwi Mulyo Lestari ditunjuk sebagai pelaksana konstruksi. Sedangkan pengawasan dilakukan oleh PT Bhakti Persada.</p>
<p>Selain proyek yang dibiayai APBD, perbaikan jalan di wilayah tersebut juga mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Semen Imasco Asiatic, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, turut membangun jalan beton sepanjang 500 meter dengan nilai proyek mencapai Rp 5,49 miliar. Pekerjaan itu rampung dalam waktu 55 hari. Dimulai pada 3 Februari dan selesai pada 29 Maret 2025.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan dukungannya terhadap langkah konkret Pemprov Jawa Timur. Dia menilai, Gubernur Khofifah sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya piawai dalam menyusun kebijakan, tetapi juga menunjukkan keberpihakan lewat tindakan nyata. </p>
<p>“Gubernur Jatim konkret, bukan cuma berteori. Kabupaten Jember siap bersinergi untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara,” katanya. </p>
<p>Di tempat yang sama, salah seorang warga yang tengah berkumpul bernama Zubaidah (50), warga Kasiyan Timur, mengaku senang karena jalan itu sudah diperbaiki.</p>
<p>"Ini yang kami harapkan, dan semoga ini menjadi berkah dan masyarakat semua bisa kembali bekerja dan sama sama menjaga dan merawat jalan," ungkapnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ciptakan Pelayanan tanpa Jarak, Bupati Jember Terapkan Program Bunga Desaku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ciptakan-pelayanan-tanpa-jarak-bupati-jember-terapkan-program-bunga-desaku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ciptakan-pelayanan-tanpa-jarak-bupati-jember-terapkan-program-bunga-desaku</guid>
<description><![CDATA[ Prioritas melayani masyarakat terlihat dalam program Bunga Desaku. Fawait mengajak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta semua pengampu bidang pelayanan yang bisa dibawa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_6831668e6c231.webp" length="20994" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 24 May 2025 15:07:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Bupati Jember Muhammad Fawait mulai merealisasikan program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku). Kegiatan perdana dilaksanakan pada 23 hingga 24 Mei 2025 di Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fawait menyampaikan, Bunga Desaku adalah program yang sudah direncanakan sejak awal dirinya menjadi bupati. Melalui program itu, bupati ingin memangkas jarak antara birokrasi dengan masyarakat. Terutama dalam hal pelayanan publik. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini bagian dari upaya kami untuk mendekatkan antara pemerintah dengan masyarakatnya. Terutama memberikan pelayanan publik agar tidak jauh. Karena Jember ini luas dari barat ke timur selatan ke utara banyak sekali dusun-dusun dan desa," ucapnya, Sabtu (24/05/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Prioritas melayani masyarakat terlihat dalam program Bunga Desaku. Fawait mengajak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta semua pengampu bidang pelayanan yang bisa dibawa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hampir semua pelayanan yang ada di Jember kami bawa semua ke Tanggul. Yang bisa kami bawa, ya kami bawa. Seperti pelayanan kesehatan, Dukcapil e-KTP dan KK semua akta-akta, pengurusan surat izin usaha dan lain sebagainya," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program Bunga Desaku di Kecamatan Tanggul digelar selama dua hari satu malam. Bupati beserta para pejabat pemerintah kabupaten (pemkab) akan menginap di Kebun Zeelandia PTPN XII, Desa Kramat Sukoharjo menggunakan tenda. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Harus di tenda, supaya tidak merepotkan pemerintah desa setempat, dan kita pun bisa membaur dengan masyarakat," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait secara gamblang mengungkapkan alasannya memilih tidur di tenda bersama semua jajaran OPD daripada bermalam di penginapan atau di rumah warga di tengah kegiatan Bunga Desaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain tidak mau merepotkan warga dan pemerintah desa setempat, Fawait mengatakan, dirinya terinspirasi dari pengalaman yang pernah dilaluinya. Seperti retret bersama seluruh kepala daerah di Magelang dan pengkaderan Gerindra di Hambalang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya terinspirasi dari apa yang pernah saya lalui. Yaitu retret di Magelang. Terus kami juga pernah menjadi anggota DPRD, itu kami pernah dilakukan pelatihan di Hambalang," ulasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sama seperti tujuan retret di Magelang yang diadakan Presiden Prabowo, Fawait mengajak para kepala OPD menginap di luar rumah dengan tenda, agar mereka lebih saling mengenal. Sehingga bisa mempererat ikatan masing-masing, yang puncaknya bisa bersinergi demi masyarakat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk menghilangkan ego sektoral (antara OPD) maka kita kumpulkan OPD tidur di tenda bareng-bareng, makan bareng, ngopi bareng, kumpul bareng. Harapan saya ada chemistry antar satu OPD dengan OPD lain. Sehingga nanti geraknya bisa bareng-bareng. Kalau sudah ada chemistry (ikatan batin), tanpa diminta pun mereka bisa kompak," ujar bupati. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sesuai jadwal yang dirilis, Bunga Desaku akan diisi sejumlah kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Fawait. Di antaranya, penyerahan santunan anak yatim, apel selawat kebangsaan, peninjauan perbaikan jalan oleh URC Bina Marga, peninjauan home industri pembuatan spring bed.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara pada hari kedua, bupati akan memulai kegiatan mengajar di SDN Kramat Sukoharjo 01. Kemudian meninjau pemasangan box culvert di Desa Manggisan, serta meninjau pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) di UPTD Puskesmas Tanggul. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berebut 3 Kursi Kosong, 10 Peserta Antusias Ikuti Seleksi Perangkat Desa di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berebut-3-kursi-kosong-10-peserta-antusias-ikuti-seleksi-perangkat-desa-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berebut-3-kursi-kosong-10-peserta-antusias-ikuti-seleksi-perangkat-desa-di-jember</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682ace01c4996.webp" length="31032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 19 May 2025 14:01:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Rekrutmen perangkat desa di Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember diikuti dengan antusias oleh warga. Hari ini sebanyak 10 orang mengikuti tes, Senin (19/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Seluruh peserta memperebutkan tiga posisi jabatan yang saat ini mengalami kekosongan. Yakni di posisi kepala dusun (kasun), kepala seksi (kasi) pelayanan, dan kepala urusan (kaur) umum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di antara 10 peserta yang mengikuti rangkaian tes hari ini, 6 di antaranya laki-laki dan 4 lainnya perempuan. Salah satunya yaitu Luluk Suryani yang menginginkan posisi kasun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hari ini ada 10 peserta. Ada tiga kekosongan kursi perangkat di desa kami. Itu wajib segera diisi agar roda pemerintahan berjalan dengan baik," ucap Kepala Desa (Kades) Padomasan, Trimanto, Senin (19/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menjelaskan, gaji perangkat desa yaitu sekitar Rp2,3 juta per bulan. Kemudian setiap tahunnya, perangkat desa berhak menerima tunjangan tanah kas desa yang nilainya sekitar Rp1 juta. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk masa jabatannya yaitu hingga umur 60 tahun," jelas Trimanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Camat Jombang Nuryadi menyampaikan, pihaknya menggelar rekrutmen perangkat desa agar roda pemerintahan desa segera berjalan. Sehingga pelayanan masyarakat kembali normal. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Nuryadi mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti rekrutmen ini. Di antara peserta yang mengikuti tes ada perempuan yang berebut posisi kasun. Hal itu menurutnya luar biasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Perempuan yang ingin jadi kepala dusun untuk zaman sekarang luar biasa. Karena sering bersinggungan dengan masyarakat. Apalagi harus sigap 24 jam mengamankan wilayah," ujarnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Kasus Penemuan Mayat dalam Sehari di Jember, Polisi Pastikan Murni Musibah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-kasus-penemuan-mayat-dalam-sehari-di-jember-polisi-pastikan-murni-musibah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-kasus-penemuan-mayat-dalam-sehari-di-jember-polisi-pastikan-murni-musibah</guid>
<description><![CDATA[ Salah satu di antaranya diduga bunuh diri setelah sebelumnya diketahui mengalami masalah keluarga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682595f2826b5.webp" length="70902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 15 May 2025 14:21:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Warga Kabupaten Jember dibuat heboh setelah ramai di media sosial informasi tentang penemuan mayat. Bagaimana tidak heboh, dalam sehari, ada tiga kasus penemuan mayat di tempat berbeda.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya terjadi di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Pria bernama Jamil (68) ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali di tiang pojok rumahnya pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 09.21 WIB. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga menduga korban tewas karena bunuh diri. Sebelum mengakhiri nyawanya, korban sempat mengalami masalah keluarga. Korban juga diketahui mengidap penyakit tubercolosis (TBC).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di hari yang sama, di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, pria bernama Nasuhan (50) ditemukan tewas di pematang sawah pada pukul 06.13 WIB. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Korban meninggal tadi. Kami lapor polisi, dan puskesmas juga sudah datang. Korban tetangga saya juga. Tadi saya sempat tanya, Pak Nasuhan mau tamping (membersihkan galengan)," ucap warga di lokasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugiyanto menerangkan, berdasar keterangan dari pihak keluarga, korban atas nama Nasuhan memiliki riwayat penyakit hipertensi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami duga, yang bersangkutan pas darah tingginya kambuh dan terjatuh, dan akhirnya meninggal dunia," ujar Aiptu Sugiyanto, Kamis (15/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak selesai di situ, penemuan mayat kembali terjadi di Kecamatan Sumbersari. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di atas trotoar. Korban ditemukan terbujur kaku dalam posisi telentang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, polisi sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut informasi, korban diketahui bernama Suparman (56), merupakan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Korban Pak Suparman. Itu ada pak polisi juga datang. Tadi ditemukan sudah tergelatak di trotoar. Korban dulu setahu saya pedagang," ungkap warga di lokasi kejadian. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Iptu Bagus Dwi Kurniawan memastikan, tiga kasus penemuan mayat yang terjadi di Jember hari ini, murni musibah dan tidak ada indikasi pembunuhan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini musibah. Kami ikut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dari tiga kejadian memang tidak ada indikasi pembunuhan. Karena tim kami sudah meluncur ke lokasi kejadian," terangnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jibom Polda Jatim Ledakkan Mortir Temuan Warga di Pantai Paseban Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jibom-polda-jatim-ledakkan-mortir-temuan-warga-di-pantai-paseban-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jibom-polda-jatim-ledakkan-mortir-temuan-warga-di-pantai-paseban-jember</guid>
<description><![CDATA[ Mortir yang telah berhasil diledakkan tersebut kemungkinan besar merupakan peninggalan masa kolonial. Hal itu terlihat dari bahan dan bentuknya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682456db51f35.webp" length="48524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 May 2025 16:02:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Tiga mobil taktis milik Brimob Polda Jawa Timur melaju beriringan menuju arah Pantai Paseban, Kabupaten Jember pada Rabu (14/5/2025). Rombongan tersebut merupakan tim Penjinak Bom (Jibom) yang dikawal oleh anggota Polres Jember dan Polsek Kencong.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tim Jibom datang untuk menangani temuan benda berbahaya berupa mortir peninggalan zaman kolonial. Mortir itu ditemukan beberapa waktu yang lalu oleh warga di salah satu sungai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk memastikan keselamatan masyarakat, Tim Jibom didatangkan secara khusus guna melakukan proses disposal atau peledakan secara aman di area pantai yang jauh dari permukiman warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami dari Polres Jember mendatangkan tim ahli Jibom dari Polda Jatim untuk mengamankan dan mendisposisi mortir temuan warga ini. Proses dilakukan di Pantai Paseban, agar tidak menimbulkan korban dan dipastikan aman,” ucap Kabag Ops Polres Jember, Kompol Istono. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kompol Istono menjelaskan, mortir tersebut merupakan jenis amunisi militer standar dengan panjang sekitar 25 sentimeter dan berat sekitar 2 kilogram. Ledakan dari disposal yang dilakukan juga cukup besar, namun masih terkendali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu di tempat yang sama, PS Panit Jibom Polda Jatim, Bripka Harini menyebut, mortir yang telah berhasil diledakkan tersebut kemungkinan besar merupakan peninggalan masa kolonial. Hal itu terlihat dari bahan dan bentuknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sudah lakukan disposal atau penghancuran mortir dan semua berjalan lancar," ujarnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gagal Bekuk Penjudi, Polres Jember Bakar Empat Arena Sabung Ayam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gagal-bekuk-penjudi-polres-jember-bakar-empat-arena-sabung-ayam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gagal-bekuk-penjudi-polres-jember-bakar-empat-arena-sabung-ayam</guid>
<description><![CDATA[ Operasi itu sebagai respons cepat atas keresahan masyarakat dan respons atas pemberitaan media yang menyebut judi sabung ayam di Kabupaten Jember menjamur bebas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68244ed8d7860.webp" length="115790" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 May 2025 15:32:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Kepolisian Resor (Polres) Jember beserta sejumlah kepolisian sektor (polsek) jajaran menggelar operasi penggerebekan arena judi sabung ayam pada Rabu (14/5/2025). Namun sayang, polisi dibuat gigit jari karena tidak berhasil menangkap satu pun pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Operasi tersebut dilakukan serentak di beberapa wilayah hukum polsek jajaran. Meski operasi itu tidak membuahkan hasil, namun polisi menemukan sejumlah lokasi yang kerap dijadikan arena perjudian sabung ayam. Polisi pun membakar tempat tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah seorang warga berinisial M (50) yang tinggal tidak jauh dari lokasi sabung ayam menuturkan, lokasi tersebut memang kerap dijadikan arena sabung ayam. Namun para pelaku disinyalir sering berpindah-pindah tempat. Sebab, belakangan ini tempat tersebut sepi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kadang ada memang. Tempatnya di kebun bambu, jauh dari rumah warga. Namun cuma sebentar. Kadang saya lihat ada 10 orang lalu-lalang bawa ayam. Tapi ini lama tidak ada. Tadi ada pak polisi ke sini," ucapnya, Rabu (14/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma menyampaikan, pihaknya menerjunkan tim resmob di beberapa wilayah. Yakni di wilayah barat, timur, utara, dan selatan. Penggerebekan dan penyisiran juga dilakukan di kawasan kota Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKP Angga menyebut, operasi itu sebagai respons cepat atas keresahan masyarakat selama ini. Operasi itu juga sebagai respons atas pemberitaan media yang menyebut judi sabung ayam di Kabupaten Jember menjamur bebas. Karena itu, AKP Angga membantah isu tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya menegaskan, Polres Jember akan menindak dengan tegas segala bentuk pelanggaran hukum. Termasuk praktik perjudian sabung ayam. Karena itu, pihaknya menggelar operasi penggerebekan dan pembakaran tempat yang diduga menjadi arena sabung ayam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKP Angga menyebut, meski pihaknya belum berhasil menangkap satu pun pelaku, namun beberapa polsek telah membakar tempat yang diduga menjadi arena sabung ayam. Yakni di Kecamatan Tempurejo, Umbulsari, Wuluhan dan Kecamatan Puger. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada tadi di Polsek Umbulsari tempat diduga berada di kebun pisang dan bambu. Ada terpal sudah dibakar habis. Ini salah satu upaya Polres Jember menekan kegiatan sabung ayam yang meresahkan,” tegasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bekuk 27 Tersangka Kasus Narkoba, Polres Jember Ungkap Fakta Jaringan Lapas dan Keterlibatan Mantan Kades</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bekuk-27-tersangka-kasus-narkoba-polres-jember-ungkap-fakta-jaringan-lapas-dan-keterlibatan-mantan-kades</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bekuk-27-tersangka-kasus-narkoba-polres-jember-ungkap-fakta-jaringan-lapas-dan-keterlibatan-mantan-kades</guid>
<description><![CDATA[ Fakta lain yang terungkap, ada tersangka pasutri yang istrinya dikabarkan sedang hamil ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_682418c55ce0b.webp" length="51448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 14 May 2025 11:35:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Selama satu bulan, sejak 16 April 2025 hingga 6 Mei 2025, Satresnarkoba Polres Jember berhasil menangkap 27 tersangka dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu, okerbaya, dan LSD atau ekstasi jenis lembaran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penangkapan 27 tersangka itu sekaligus mengungkap sejumlah fakta menonjol. Antara lain yaitu bahwa 9 di antaranya merupakan seorang residivis. Kemudian tersangka lainnya merupakan mantan kepala desa (kades) asal Kabupaten Bondowoso. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Polres Jember juga mengungkap fakta peredaran narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas). Kemudian ada keterlibatan pasangan suami istri (pasutri) siri yang istrinya saat ini dikabarkan sedang hamil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Christianto menerangkan, 27 tersangka yang telah diamankan terbagi dalam 20 kasus berbeda. Dua di antaranya merupakan seorang perempuan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk kasus narkotika ada 17 kasus dengan 23 orang tersangka, 21 laki-laki dan dua perempuan," ungkapnya, Selasa (13/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Bobby mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 339,14 gram sabu-sabu, serta tiga lembar narkotika jenis LSD.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Para tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang Narkotika Tahun 2009. Ancaman pidana minimal 6 tahun maksimal 20 tahun," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mantan Kapolres Lamongan itu menyebut, dari empat tersangka pihaknya mengamankan obat keras berbahaya (okerbaya) berupa 3.944 butir pil <em>trihexyphenidyl </em>dan 51.392 butir <em>dextrometrhorpan</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Uang tunai sebesar Rp9 juta, 6 buah timbangan digital dan 31 unit <em>smartphone</em>," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk para tersangka pengedar okerbaya ini, lanjut AKBP Bobby, dijerat dengan Pasal 435 dan Pasal 436 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasat Reskoba Polres Jember Iptu Naufal Muttaqin membenarkan bahwa 9 tersangka yang dari 27 tersangka yang telah diamankan merupakan seorang residivis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari 27 tersangka, sembilan di antaranya residivis dan pernah menjalani hukuman dalam kasus yang sama. Yakni pengedar sabu-sabu," ujarnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Iptu Naufal mengatakan, para tersangka ini rata-rata memperoleh barang haram tersebut dari Kabupaten Lumajang, Surabaya dan wilayah Madura.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku mengedarkan barang tersebut di wilayah Jember saja, baik di kawasan kota maupun pedesaan," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Iptu Naufal menerangkan, mantan kades asal Kabupaten Bondowoso yang juga terlibat berinisial BM. Dia diamankan setelah polisi mengembangkan kasus narkoba yang melibatkan tersangka berinisial RB pada (27/4/2025) lalu. Dari pengembangan itu polisi mengamankan sabu seberat 6,63 gram.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk mantan kades berinisial BM itu residivis kasus narkoba tahun 2019. Dia juga terlibat kasus yang sama, terkait peredaran sabu dengan jaringan Madura," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Iptu Naufal menambahkan, pasutri siri yang terlibat dalam kasus ini berhasil ditangkap setelah sebelumnya polisi menangkap seorang perempuan berinisial F di wilayah kota Jember dengan barang bukti 49,9 gram sabu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemudian dilakukan pengembangan, kita berhasil mengamankan tersangka berinisial FA. Dia residivis kasus yang sama narkoba. Ternyata suami siri dari tersangka F itu," ulasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari dia, kita berhasil amankan barang bukti 41,44 gram narkotika jenis sabu-sabu dan dua lembar narkotika jenis LSD. LSD itu ekstasi model kertas. Mereka pasangan suami istri siri," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Iptu Naufal menyebut, perempuan yang berinisial F yang kini berstatus tersangka juga dikabarkan sedang dalam kondisi hamil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Masih kita pastikan dengan memeriksa secara medis juga lewat <em>testpack</em>. Tapi hasil belum keluar. Karena info sementara perempuan ini terlambat datang bulan," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Adapun jika nanti benar hamil, tentunya akan diperhatikan kesehatannya si perempuan dan janinnya. Tapi kan belum pasti, jadi masih belum ada langkah-langkah lebih lanjut. Pasutri siri ini, berjualan narkoba karena faktor ekonomi," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Iptu Naufal juga mengungkapkan ada satu tersangka mengaku memperoleh narkoba dari dalam lapas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tetapi berdasarkan hasil penyelidikan, belum ditemukan bukti yang mengarah ke sana," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lupa Lepas Colokan TV saat Hujan, Rumah Warga di Jember Disambar Petir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lupa-lepas-colokan-tv-saat-hujan-rumah-warga-di-jember-disambar-petir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lupa-lepas-colokan-tv-saat-hujan-rumah-warga-di-jember-disambar-petir</guid>
<description><![CDATA[ Kejadian ini bermula saat hujan mengguyur Kabupaten Jember mulai siang hingga malam hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_6822bf92962f3.webp" length="45518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 13 May 2025 12:23:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP—</strong>Maksum (50), warga Dusun Panggul Melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember hanya bisa tertunduk lesu setelah rumahnya disambar petir pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul 17.15 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Maksum terpaksa harus merugi jutaan rupiah akibat insiden tersebut. Kejadian ini bermula saat hujan mengguyur Kabupaten Jember mulai siang hingga malam hari. Atap rumahnya jebol, barang elektronik ikut hancur berantakan akibat sambaran petir. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban yang saat itu hanya berdua dengan istrinya dibuat kaget. Atas kejadian tersebut, petir yang menyambar rumah semi permanen ukuran 5x8 meter di area padat penduduk tersebut juga membuat kaget tetangga sekitar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa alam itu diduga terjadi akibat korban lupa melepas colokan listrik yang tersambung ke TV milik korban. Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Kepanjen, Supriyadi (45) membenarkan informasi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat itu hujan lebat disertai petir. Langkah kami melakukan asesmen dan mendata apa saja yang rusak dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti desa dan muspika serta BPBD dan lembaga lain untuk kejadian ini," kata Supriyadi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kepanjen, Sukamid menerangkan, pihaknya langsung bergerak cepat bergotong-royong membantu korban memperbaiki rumahnya. Dia memastikan tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dalam kejadian tersebut memang tidak ada korban jiwa. Namun kami imbau ke masyarakat, jika hujan lebih baik barang elektronik berupa apa pun dilepas dari listrik agar kejadian serupa tidak terjadi," imbaunya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ini Makna Festival Tumpeng Klepon, di Perayaan HUT ke 118 Desa Semboro Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ini-makna-festival-tumpeng-klepon-di-perayaan-hut-ke-118-desa-semboro-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ini-makna-festival-tumpeng-klepon-di-perayaan-hut-ke-118-desa-semboro-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kata Kepala Desa Semboro, klepon sebagai persembahan dalam acara HUT desanya bukan tanpa alasan. Tapi karena ada filosofi yang terkandung dalam makanan tradisional tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68202d5b75c73.webp" length="54848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 11 May 2025 13:05:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi, ramadan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Tradisi kirab Tumpeng Klepon dalam memperingati hari ulang tahun desa digelar di Desa Semboro, Kecamatan Semboro Jember.</p>
<p>Acara selametan desa tersebut setiap tahun dikemas dengan menarik dan sudah jadi ikon desa. Hal ini bisa menyedot ribuan pengunjung untuk datang.</p>
<p>Sebanyak 118 Gunungan jajan pasar Tumpeng Klepon, diarak keliling desa dan dilombakan, bahkan usai diarak, tumpeng klepon dimakan bersama warga, tanpa boleh dibawa pulang. Saat masyarakat mulai berebut, keseruan tampak terlihat dalam perhelatan tersebut.</p>
<p>Kepala Desa Semboro, Antoni disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, acara Gunungan Tumpeng Klepon merupakan rangkaian kegiatan HUT Desa Semboro yang sudah menjadi tradisi.</p>
<p>"Kegiatan ini, merupakan rangkaian HUT ke 1118 Desa Semboro, kami bersama masyarakat mempersembahkan 118 tumpeng klepon dan puluhan tumpeng lainnya," kata Antoni, Ahad 11/5/2025).</p>
<p>Antoni menjelaskan, pihaknya memilih klepon sebagai persembahan dalam acara HUT desanya bukan tanpa alasan. Tapi karena ada filosofi yang terkandung dalam makanan tradisional tersebut.</p>
<p>"Kami mempersembahkan klepon, selain makanan tradisional yang unik. Klepon sendiri memiliki filosofi yang saling merekatkan, harapan kami, hubungan masyarakat dengan pemerintah bisa semakin erat," ujar Antoni. </p>
<p>Sementara itu, salah seorang peserta tumpeng klepon, Lilik mengatakan jika kegiatan ini memang di tunggu tunggu.</p>
<p>"Kami tunggu memang kegiatan ini, dan kami sudah persiapkan jauh-jauh hari. Selain itu kami jika ikut perhelatan ini memakai baju jaman dahulu dan ini saya rasa sungguh luar biasa," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polemik Dugaan Limbah Tambak, Pemkab Upayakan Solusi Bagi Warga Jember Selatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polemik-dugaan-limbah-tambak-pemkab-upayakan-solusi-bagi-warga-jember-selatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polemik-dugaan-limbah-tambak-pemkab-upayakan-solusi-bagi-warga-jember-selatan</guid>
<description><![CDATA[ Kepada masyarakat Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, dan sekitarnya, Asisten Administrasi Umum itu mengimbau masyarakat untuk bersabar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_681f49073d4da.webp" length="34504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 10 May 2025 20:59:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Limbah, Jember, tambak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Asisten Administrasi Umum dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember mengambil sampel air pada sungai dan sawah yang diduga tercemar akibat limbah pabrik yang dibuang sembarangan. Tepatnya, di Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas.</p>
<p>Akibatnya, warga Desa Mayangan dan Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, menggelar aksi di depan PT. Delta Guna Sukses (DGS).</p>
<p>Mereka mendesak agar PT. DGS segera ditutup karena diduga melakukan pencemaran pada, Jumat (9/5/2025) kemarin.</p>
<p>Menanggapi kejadian itu, Asisten Administrasi Umum Harry Agustriono menjelaskan, bahwa pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sesuai fakta dan aturan yang berlaku.</p>
<p>"Apa yang sudah diadukan masyarakat juga telah kami respons dengan turun ke lapangan," katanya, Sabtu,(10/5/2025).</p>
<p>Harry Agustriono menyebut, Pemkab Jember berupaya melakukan tindakan objektif dan seadil mungkin.</p>
<p>"Kami datang dengan melakukan pengambilan sampel air," terangnya.</p>
<p>Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan kapan hasil sampel itu keluar.</p>
<p>"Tapi kami pastikan secepatnya," tegasnya.</p>
<p>"Nantinya, hasil itu akan kami jadikan laporan ke Bupati Jember, guna meminta rekomendasi terkait langkah-langkah apa yang harus dilakukan bersama dengan pihak terkait," tambahnya.</p>
<p>Kepada masyarakat Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, dan sekitarnya, Asisten Administrasi Umum itu mengimbau masyarakat untuk bersabar.</p>
<p>"Saat ini kami telah berupaya setransparan mungkin untuk mencari solusi," jelasnya.</p>
<p>Menurut dia, ini merupakan upaya Pemkab Jember dalam menjaga dan melindungi rakyat Jember.</p>
<p>"Juga menjaga Jember sebagai kota ramah investasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gunakan Loko Lori, Kirab Tradisi Manten Tebu di Jember Tandai Buka Giling di PG Semboro</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gunakan-loko-lori-kirab-tradisi-manten-tebu-di-jember-tandai-buka-giling-di-pg-semboro</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gunakan-loko-lori-kirab-tradisi-manten-tebu-di-jember-tandai-buka-giling-di-pg-semboro</guid>
<description><![CDATA[ Dua batang tebu pria dan wanita yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis lalu diarak sebelum penyerahan simbolis ke Kepala Instalasi PG Semboro. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_681d734fae4a7.webp" length="91338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 09 May 2025 10:32:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Giling tebu, PG Semboro, gula, SGN, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Musim giling tebu tiba, di Pabrik Gula (PG) Sinergi Gula Nusantara Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember memiliki tradisi unik saat akan melakukan giling tebu. </p>
<p>Tradisi sakral menikahkan dua batang tebu sebelum masuk ke penggilingan dan diarak dari kebun mengunakan loko lori terjadwal tiap tahun ini disebut petik tebu manten dan menandai buka giling.</p>
<p>Suasana kemeriahan pernikahan dua batang tebu ini tidak kalah dengan pernikahan manusia. Bahkan, dua batang tebu yang dinikahkan juga dirias layaknya pengantin sungguhan.</p>
<p>Dua batang tebu pria dan wanita yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis lalu diarak sebelum penyerahan simbolis ke Kepala Instalasi PG Semboro.</p>
<p>General Manager (GM) PG Semboro Agus Budi Juwono mengatakan, tradisi petik tebu manten ini, digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas akan dilaksanakannya penggilingan gula tahun ini. </p>
<p>"Filosofi mengawinkan Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis ini sebagai simbol perkawinan antara PG dan petani agar tetap berhubungan baik. Semoga giling tahun ini diberi kelancaran," katanya, Jumat, (9/5/2025).</p>
<p>Kata Agus, proses giling rencananya akan dimulai pada tanggal 14 Mei 2025 dan diharapkan selesai akhir September 2025. Jumlah tebu yang akan digiling di tahun 2025 diperkirakan sebanyak 837 ribu ton.</p>
<p>"Proses penggilingan akan dilakukan selama kurang lebih 125 hari, dengan tebu jenis varietas BL, rendemen dikisaran 7,24," ucapnya.</p>
<p>Agus menerangkan, tebu tersebut berasal dari tanaman tebu rakyat yang digiling di PG Semboro, yang luas lahannya total 10.630 hektare. Ia menargetkan proses giling akan menghasilkan 60.700 ton gula pasir.</p>
<p>"Gula yang dihasilkan akan di distribusikan untuk masyarakat, setelah proses penghitungan HPP oleh pemerintah selesai. Mohon doa restu kepada seluruh masyarakat Jember, semoga giling tahun ini sukses," pungkasnya.</p>
<p>Selain itu, kegiatan buka giling tebu PG Semboro yang dilakukan saat ini dikembalikan ke zaman dahulu. Seperti halnya kesenian yang akan digelar nanti malam seperti wayang kulit yang akan ditampilkan hingga pukul 03.00 WIB dini hari. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seleksi Perangkat Desa Wringinagung Berlangsung Ketat, Camat Jombang Pastikan Fair</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seleksi-perangkat-desa-wringinagung-berlangsung-ketat-camat-jombang-pastikan-fair</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seleksi-perangkat-desa-wringinagung-berlangsung-ketat-camat-jombang-pastikan-fair</guid>
<description><![CDATA[ Kades Wringinagung mengaku sudah mengajukan surat permohonan pengisian jabatan perangkat desa kepada bupati Jember dan telah disetujui ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_681afefe0479e.webp" length="24352" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 07 May 2025 14:31:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP —</strong> Proses seleksi pemilihan perangkat Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, diikuti oleh belasan peserta pada Rabu (7/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebanyak 13 peserta akan mengikuti sejumlah rangkaian tes sebelum hasilnya akan diserahkan kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jombang dan diumumkan secara terbuka. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Desa (Kades) Wringinagung, Sutinah mengaku sudah mengajukan surat permohonan pengisian jabatan perangkat desa kepada bupati Jember dan telah disetujui.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Posisi jabatan perangkat desa Wringinagung yang kosong yakni kasi pelayanan umum, kaur perencanaan dan kaur umum. Kami sudah bersurat beberapa waktu yang lalu kepada bupati dan disetujui," ucapnya, Rabu (7/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah berkonsultasi dengan Muspika Jombang, dibentuk panitia seleksi terbuka dan hari ini puncaknya dilakukan seleksi atau ujian tulis di Balai Desa Wringinagung yang diikuti 13 peserta," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Camat Jombang, Nuryadi mengatakan, Muspika Jombang bertindak sebagai pengawas ujian. Dirinya bersama kapolsek dan danramil sudah mengantisipasi kecurangan maupun praktik suap.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Meskipun Panitia seleksi perangkat desa dari pihak pemerintah desa. Namun pihak kecamatan yang membuat soal ujian. Nanti ada dua ujian. Yang pertama ujian tulis dan ujian praktik mengoperasikan komputer," ujarnya, Rabu (7/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semua ini dilakukan secara terbuka dan <em>fair</em>. Sehingga nantinya terbentuk perangkat desa yang mumpuni dan profesional. Setelah ini, hasil keseluruhan akan muncul tiga terbaik yang diajukan oleh pihak desa kepada Kecamatan," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Nuryadi memastikan, tidak ada praktik kecurangan dalam bentuk apa pun. Sebab, ujian tersebut berlangsung dengan pengamanan yang super ketat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berkolaborasi dengan polsek dan koramil untuk siaga selama masa ujian. Seluruh hasil ujian tulis maupun praktik akan diumumkan dan diperlihatkan kepada seluruh peserta," tutupnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rayakan Kelulusan dengan Tema Jadul, MAN 3 Jember Gelar 1.000 Tumpeng dan UMKM Tempo Dulu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rayakan-kelulusan-dengan-tema-jadul-man-3-jember-gelar-1000-tumpeng-dan-umkm-tempo-dulu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rayakan-kelulusan-dengan-tema-jadul-man-3-jember-gelar-1000-tumpeng-dan-umkm-tempo-dulu</guid>
<description><![CDATA[ Momen kelulusan yang digelar oleh MAN 3 Jember menjadi sorotan banyak publik, karena mampu merubah mindset sekolah yang dikira hanya belajar agama saja, namun kali ini tercipta sebuah acara yang dikemas dengan luar biasa. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_6818dc4007319.webp" length="25972" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 06 May 2025 08:05:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pendidikan, kelulusan, pelajar, MAN, Jember, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Terinspirasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meniadakan acara lepas pisah, wisuda, rekreasi, dan kelulusan siswa tingka SMA sederajat, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jember di Kecamatan Jombang, menggelar tasyakuran 1000 tumpeng, Senin (5/5/2025) malam.</p>
<p>Menariknya, kegiatan tersebut tidak dibiayai oleh orang tua wali murid. Justru, pihak sekolah imenggandeng pihak ketiga (sponsorship) sebagai donatur dan menghidupkan 20 UMKM hasil karya anak didik dengan menjual makanan tempo dulu, seperti jajanan pasar dan juga makanan yang jarang ditemui sekarang ini.</p>
<p>Momen kelulusan yang digelar oleh MAN 3 Jember menjadi sorotan banyak publik, karena mampu merubah <em>mindset</em> sekolah yang dikira hanya belajar agama saja, namun kali ini tercipta sebuah acara yang dikemas dengan luar biasa.</p>
<p>Selain guru, siswa yang merayakan kelulusan mengenakan pakaian adat nusantara. Dalam acara tersebut juga ada makanan tempo dulu yang dijual oleh 20 pelaku UMKM.</p>
<p>Kepala Sekolah MAN 3 Jember, Mustofa Zuhri mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan kenang kenangan kepada siswa-siswinya yang sudah menyelesaiakan masa belajar selama 3 tahun di sekolah.</p>
<p>"Ini bentuk perhatian kami kepada siswa-siswi, untuk memberikan yang terbaik sebelum mereka menuju ke jenjang yang lebih tinggi," katanya.</p>
<p>"Seluruh kegiatan ini gratis dari pihak sekolah yang berkolaborasi dengan pihak swasta dalam hal ini perbankan. Kami tidak mau membebani orang tua wali siswa yang butuh pengeluaran besar, bagi anaknya yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi," imbuhnya.</p>
<p>Perihal tematik kegiatan yang menyajikan pakaian adat dan jajanan tempo dulu ini, Mustofa Zuhri menjelaskan, jika kegaitan ini menjadi bagian untuk melestarikan budaya dan tradisi orang Jawa yang menggunakan baju adat dan membawa tumpeng.</p>
<p>"Ini tradisi yang wajib kita lakukan sebagai orang Jawa. Selain itu, mereka semua memakai baju adat dan membawa tumpeng yang nantinya akan diakhir dengan acara sungkeman kepada orang tua agar mereka tahu perjuangan ketika menyekolahkan hingga mereka lulus dengan membanggakan di MAN 3," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, kepala sekolah menambahkan, kegiatan ini tidak mewah namun bisa memberikan kesan yang indah bagi siswa-siswinya, dan seluruh tumpeng ini akan dibagikan kepada setiap wali dan siswa yang melaksanakan.</p>
<p>"Tumpengan ini merupakan cara kami untuk mengucap rasa syukur terhadap apa yang telah siswa-siswi kami lalui. Semoga ilmu yang didapat di MAN 3 ini bisa berguna kelak nanti di masyarakat luas," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kemenag Jember Santoso yang hadir dalam kegiatan sungkeman, mengaku terharu dan baru kali ini di Kabupaten Jember ada kegiatan kelulusan sekolah yang dikemas dengan luar biasa dan kembali ke zaman dahulu.</p>
<p>"Bagi kami ini suatu kebanggan, karena MAN 3 Jember membuat terobosan terbaru dengan mengembalikan ke zaman dahulu yaitu pakaian tempo dulu, serta sungkeman kepada orang tua sebagai ucap syukur serta bertukar tumpeng ini salah satu kebersamaan yang luar biasa," jelasnya.</p>
<p>Salah seorang siswi bernama Amanda Putri Agustin yang ikut dalam kegiatan sungkeman, mengucap syukur. Karena, sungkeman ini pertama kali ia ikuti di sekolah.</p>
<p>"Bagi kami ini luar biasa. Kami juga berterima kasih kepada guru, kepada orang tua dan semua teman teman kami. Kami saling mendoakan agar kami jadi sukses nantinya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hardiknas dan HOD, Bupati Jember Jadi Idola Warga dan Pejabat OPD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-hardiknas-dan-hod-bupati-jember-jadi-idola-warga-dan-pejabat-opd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-hardiknas-dan-hod-bupati-jember-jadi-idola-warga-dan-pejabat-opd</guid>
<description><![CDATA[ Tidak hanya warga, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga banyak yang mengidolakannya. Hal itu terlihat ketika mereka berebut untuk berfoto di setiap selesai kegiatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_68184282cfdf8.webp" length="44278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 05 May 2025 13:00:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Presiden Laskar Sholawat Nusantara, Muhamad Fawait, yang sekarang menjabat bupati Jember tetap menjadi barometer masyarakat dari berbagai kalangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya warga, pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga banyak yang mengidolakannya. Hal itu terlihat ketika mereka berebut untuk berfoto di setiap selesai kegiatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu terlihat saat momen upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Jember. Upacara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (HOD) Ke-29 tahun 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hardiknas diperingati dengan tajuk “Partisipasi semesta wujudkan pendidikan bermutu untuk semua.” Sementara Hari Otonomi bertema “Sinergi pusat dan daerah membangun Nusantara menuju Indonesia emas 2045.”<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hari ini kita memperingati dua acara sekaligus. Yakni, Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah. Sengaja digabung sebagai salah satu semangat efisiensi," kata bupati yang karib dipanggil Gus Fawait itu, Senin (5/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya itu saja, di sela-sela kegiatan berlangsung, Gus Fawait mengajak semua lapisan masyarakat untuk memberikan edukasi anak tumbuh kembang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap momen ini menjadi salah satu kekuatan untuk bersama-sama menjadikan Jember lebih maju dari segala hal," tutupnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pohon Mahoni Raksasa di Jalan Pondok Waluh Kencong Jember Dibakar OTK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pohon-mahoni-raksasa-di-jalan-pondok-waluh-kencong-jember-dibakar-otk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pohon-mahoni-raksasa-di-jalan-pondok-waluh-kencong-jember-dibakar-otk</guid>
<description><![CDATA[ Kapolsek juga menjelaskan, jika kejadian serupa sudah sering terjadi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_6816fa58203dc.webp" length="11948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 04 May 2025 14:01:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pembakaran, OTK, kencong, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Orang tak dikenal (OTK) kembali membuat resah aparat Polsek kencong polres Jember maupun pihak BPBD. Hal itu lantaran ada salah satu pohon jenis mahoni berdiameter 1,5 meter diduga sengaja dibakar sekira pukul 01.30 WIB, pada Ahad (4/4/2025).</p>
<p>Saksi mata, Jumari (45) seorang petani ketika hendak pulang dari sawah di kawasan Dusun Pondok Waluh, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, dirinya melihat api sudah membakar pohon mahoni di sisi timur jalan raya Jaring-jaring Kencong - Tanggul.</p>
<p>"Dini hari tadi saya pas melintas melihat hal itu mas, dan saya langsung laporan ke Polsek Kencong. Kalau saya lihat memang ini sengaja dibakar karena ada jalur api ke pohon dan ada jeraminya," kata Jumari saksi mata di kejadian.</p>
<p>Sementara itu, pihak Polsek Kencong AKP Heru Siswanto saat dikonfirmasi perihal kejadian tersebut juga menjelaskan dan menjabarkan, jika kejadian pembakaran kayu tersebut diduga memang ada orang yang tidak dikenal entah sengaja atau tidak melakukan pembakaran, dan pihaknya melakukan penyelidikan.</p>
<p>"Kami melakukan lidik, dan kami sudah datang ke lokasi kejadian, mohon waktu semoga segera kami ungkap siapa orang tidak dikenal yang diduga sengaja membakar kayu ini," kata Kapolsek.</p>
<p>Lebih lanjut ditanya sudah berapa kali kejadian serupa terjadi, Kapolsek juga menjelaskan, jika kejadian serupa sudah sering terjadi.</p>
<p>"Sudah tiga kali, dan kami duga ini dilakukan oleh orang yang sama entah motifnya apa juga," jelasnya.</p>
<p>Di tempat terpisah, pihak BPBD Kabupaten Jember wilayah barat daya melalui salah seorang anggota bernama Viky Septian menerangkan, pihaknya sudah melakukan upaya pemotongan bersama pihak Kapolsek Kencong dan pihak desa.</p>
<p>"Kami lakukan pemotongan agar pohon tersebut tidak merembet dan bisa lekas dipadamkan, selama satu jam. Karena semalam memang harus dipadamkan ke atas karena api berkobar sangat menakutkan mulai bawah hingga atas, kurang lebih 8 meter," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Buruh di Jember Diperingati dengan Jalan Sehat, Ini Pesan Singkat Bupati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-buruh-di-jember-diperingati-dengan-jalan-sehat-ini-pesan-singkat-bupati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-buruh-di-jember-diperingati-dengan-jalan-sehat-ini-pesan-singkat-bupati</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Jember saling bersinergi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202505/image_870x580_681310b710d4e.webp" length="59710" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 01 May 2025 14:02:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP — </span></strong><span lang="IN">Buruh dan masyarakat Kabupaten Jember tumpah ruah di Jalan Sudarman mengikuti jalan-jalan sehat (JJS). Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau <em>May Day</em>, Kamis (1/5/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Jember saling bersinergi. Karena itu, JJS ini digelar sebagai salah satu upaya membangun solidaritas antara pemerintah, pengusaha dan pekerja. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhamad Fawait turut serta dalam kegiatan tersebut. Dia melebur bersama kerumunan warga dan para buruh mengikuti kegiatan JJS. Menurutnya, ada pesan khusus dalam perayaan <em>May Day </em>tahun ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kegiatan jalan sehat ini membawa pesan cinta, bahwa pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi satu kesatuan di Kabupaten Jember," ujarnya, Kamis (1/5/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah seorang buruh bangunan, Wahid Abdullah di sela-sela kegiatan menyampaikan harapannya, agar para pengusaha lebih memperhatikan kesejahteraan para buruh. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bagi kami hal ini cukup luar biasa. Apalagi jika pengusaha dan investor banyak yang datang ke Jember,” ucapnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lelah Tunggu Gerak Pemkab, Warga Jember Swadaya Perbaiki Jalan Kencong&amp;Tanggul</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lelah-tunggu-gerak-pemkab-warga-jember-swadaya-perbaiki-jalan-kecnong-tanggul</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lelah-tunggu-gerak-pemkab-warga-jember-swadaya-perbaiki-jalan-kecnong-tanggul</guid>
<description><![CDATA[ Warga berharap kepada bupati Jember yang baru, agar segera perintahkan dinas terkait untuk melakukan upaya berbaikan terhadap jalan tersebut. Warga khawatir jalan rusak itu menyebabkan kecelakaan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6810783f31e90.webp" length="141944" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 14:31:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Lelah Tunggu Gerak Pemkab, Warga Jember Perbaiki Ruas Jalan Kecnong-Tanggul secara Swadaya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Warga Kabupaten Jember terpaksa memperbaiki ruas jalan Kencong-Tanggul yang rusak pada Ahad (27/4/2025). Mereka secara swadaya menutupi jalan berlubang yang tidak kunjung diperbaiki.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga pun menyayangkan kondisi itu. Sebab seharusnya, jalan tersebut telah diperbaiki sejak kepemimpinan bupati sebelumnya. Namun hingga pergantian bupati, jalan itu tetap dibiarkan rusak. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga mempertanyakan program pembangunan <em>multiyears </em>terhadap jalan tersebut. Sebab sebelumnya, jalan yang rusak sepanjang 2 kilometer itu telah masuk dalam agenda perencanaan pembangunan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bupati yang dahulu seharusnya gerak cepat. Karena ini jalan akses perekonomian dan ini wajib di segerakan. Padahal setahu kami, itu miliaran rupiah anggaran yang dipergunakan," kata Supriyadi, salah satu warga asal Kecamatan Tanggul, Selasa (29/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya berharap kepada bupati Jember yang baru, agar segera perintahkan dinas terkait untuk melakukan upaya berbaikan terhadap jalan tersebut. Warga khawatir jalan rusak itu menyebabkan kecelakaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga bupati yang baru segera respons dan dinas yang bersangkutan segera turun tangan cek lokasi dan melakukan pembenahan," harap Supriyadi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di lain pihak, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Puji Prabowo mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah mengagendakan pembangunan secara <em>multiyears </em>terhadap ruas jalan Kencong-tanggul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sudah berkoordinasi dengan bupati yang baru dan hal ini memang jadi atensi khusus. Pembenahan akan segera dilakukan. Itu dulu program <em>multiyears </em>peninggalan bupati yang terdahulu," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember, Arif Liyantono terkesan selalu menghindar saat akan dikonfirmasi perihal rencana pembangunan jalan Kecnong-Tanggul. Bahkan hingga berita ini ditulis, Arif belum dapat dikonfirmasi. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penyegaran Birokrasi, Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penyegaran-birokrasi-bupati-jember-lantik-pj-sekda-baru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penyegaran-birokrasi-bupati-jember-lantik-pj-sekda-baru</guid>
<description><![CDATA[ Jupriono resmi dilantik sebagai Pj Sekda untuk 3 bulan ke depan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680f31dbe4f52.webp" length="21700" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 28 Apr 2025 14:45:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Penyegaran Birokrasi, Bupati Jember Lantik Pj Sekda Baru</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Bupati Jember Muhammad Fawait melantik dan mengambil sumpah Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha pada Senin (28/04/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jupriono resmi dilantik sebagai Pj Sekda untuk 3 bulan ke depan. Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran forkopimda dan juga kepala OPD serta camat se-Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember berterima kasih dan mengapresiasi kinerja Arief Tjahyono sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Jember di masa transisi. Pj Sekda yang baru dilantik diharapkan bekerja lebih baik lagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hari ini saya melantik Pj Sekda baru. Harapannya, yang baik dapat diteruskan dan ditingkatkan," ucap bupati yang akrab dipanggil Gus Fawait itu, Senin (28/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait mengatakan, pelantikan Pj sekda ini merupakan bentuk penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mohon doanya agar Jember lebih baik ke depannya," pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jalan Raya Jaring&amp;Jaring Kencong &amp; Tanggul Rusak Parah, MPJR Lakukan Tambal Sulam dengan Tanah Padas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jalan-raya-jaring-jaring-kencong-tanggul-rusak-parah-mpjr-lakukan-tambal-sulam-dengan-tanah-padas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jalan-raya-jaring-jaring-kencong-tanggul-rusak-parah-mpjr-lakukan-tambal-sulam-dengan-tanah-padas</guid>
<description><![CDATA[ Tanah padas itu ditambal sulam pada beberapa titik jalan rusak di sepanjang jalan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680e127443de7.webp" length="141944" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 19:35:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jalan raya, kencong, tanggul, Jember, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Jalan raya Jaring-jaring Kencong-Tanggul yang sudah diperbaiki pada masa bupati Hendy Siswanto, dalam program multiyears dan menelan anggaran sekira Rp 19 miliar, kini kondisinya sangat memprihatikan.</p>
<p>Kuat dugaan rusaknya jalan tersebut, akibat proyek gagal, karena pada awal masa pembenahan terkesan asal-asalan.</p>
<p>Ironisnya, pasca dibenahi sudah terlihat di sisi kanan dan kiri sepanjang hampir 2 kilometer, ada keretakan hingga aspal mengelupas. Padahal jalan tersebut baru dibangun dengan anggaran yang fantastis.</p>
<p>Melihat rusaknya jalan itu, masyarakat peduli jalan rusak (MPJR) yang berjumlah puluhan orang, berinisiatif membenahi jalan raya menggunakan tanah padas yang mereka beli dari hasil patungan.</p>
<p>Tanah padas itu ditambal sulam pada beberapa titik jalan rusak di sepanjang jalan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Nency Lafiana, salah seorang warga sekitar yang menjadi ketua MPJR menyampaikan, upaya yang dilakukan semata-mata untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas di jalan yang rusak tersebut.</p>
<p>"Upaya kami membantu masyarakat agar tidak menjadi korban jalan rusak. Hanya ini yang bisa kami lakukan. Kami sudah melihat sendiri rusaknya jalan raya ini, padahal ini baru diperbaiki pada masa bupati yang dahulu," kata Nency Lafiana disela sela kegiatan, Ahad (27/4/2025).</p>
<p>Nency juga menjelaskan, jika pihaknya bersama masyarakat lain melakukan ini agar pemerintah yang sekarang segera melakukan perbaikan dan ini harus menjadi atensi khusus, karena jalan raya Kencong-Tanggul ini akses perekonomian.</p>
<p>"Kami hanya melakukan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama peduli jika ada hal serupa terjadi, selain itu agar pemerintah yang sekarang ketika membangun tidak asal-asalan, agar hal ini tidak terjadi lagi. Karena sudah banyak korban di sini akibat jalan rusak," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pengguna jalan bernama Tukiran (46) warga Kecamatan Semboro yang bekerja sebagai sales, setiap hari melintas menggunakan motor mengapresiasi kegiatan tambal sulam yang dilakukan oleh masyarakat setempat.</p>
<p>"Terima kasih pak, sudah dilakukan penambalan meski pakai tanah. Hal ini agar pengguna jalan seperti kami tidak terjatuh saat berebut jalan yang bagus ketika melintas di kawasan ini," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, terlihat di lokasi hampir sepanjang 2 kilometer di beberapa titik sudah dilakukan penambalan dan pihak Kecamatan Kencong juga terlihat membantu dan melakukan rekayasa lalu lintas agar gerakan masyarakat berjalan baik.</p>
<p>Selain itu, masyarakat peduli jalan rusak juga menarik sumbangan sukarela kepada pengendara yang berlalu lalang dan nantinya uang tersebut digunakan untuk membeli tanah uruk lagi, untuk meneruskan kegiatan demi masyarakat tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>FTIK UIN KHAS Jember Berhasil Masukkan 9 Prodi dalam Program Beasiswa BIB</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ftik-uin-khas-jember-berhasil-masukkan-9-prodi-dalam-program-beasiswa-bib</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ftik-uin-khas-jember-berhasil-masukkan-9-prodi-dalam-program-beasiswa-bib</guid>
<description><![CDATA[ Berikut daftar 9 prodi FTIK UIN KHAS Jember yang masuk ke dalam daftar prodi tujuan Program Beasiswa Gelar BIB beserta jadwal tahapannya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680c9affa69a7.webp" length="31884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 15:32:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>FTIK UIN KHAS Jember Berhasil Masukkan 9 Prodi dalam Program Beasiswa BIB</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi masuk dalam daftar program studi (prodi) dan perguruan tinggi tujuan Program Beasiswa Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dalam negeri jenjang S1.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program ini dirancang untuk lulusan satuan pendidikan umum dan keagamaan jenjang menengah di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag). Program ini juga diperuntukkan bagi tenaga kependidikan pada satuan pendidikan menengah di bawah binaan Kemenag.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedikitnya, ada 9 prodi di FTIK UIN KHAS Jember yang telah masuk ke dalam daftar prodi tujuan program Beasiswa Gelar BIB. Dengan demikian, hal itu semakin memperkuat pengakuan atas baiknya mutu dan akreditasi unggul yang dimiliki FTIK UIN KHAS Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Adapun 9 prodi FTIK UIN KHAS Jember yang masuk dalam daftar prodi tujuan Beasiswa Gelar BIB tahun 2025 untuk jenjang S1 dalam negeri yakni sebagai berikut.</span></p>
<ol>
<li><span lang="IN">Pendidikan Agama Islam</span></li>
<li>Tadris Ilmu Pengetahuan Alam</li>
<li>Pendidikan Islam Anak Usia Dini</li>
<li>Tadris Bahasa Inggris</li>
<li>Pendidikan Bahasa Arab</li>
<li>Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah</li>
<li>Manajemen Pendidikan Islam</li>
<li>Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial</li>
<li>Tadris Matematika.</li>
</ol>
<p><span lang="IN">Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Abdul Mu'is menyampaikan rasa syukurnya atas pengakuan tersebut. Dia berharap akan semakin banyak calon mahasiswa yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa terkendala biaya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini salah satu upaya kami demi mencerdaskan kehidupan bangsa, dan pemerintah sangat mendukung juga," ucapnya, Sabtu (26/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Abdul Mu’is, program ini menghadirkan peluang emas bagi setiap lulusan MA, SMA, dan SMK, pondok pesantren, maupun guru madrasah yang ingin melanjutkan studi jenjang sarjana di program-program studi yang tersedia di FTIK UIN KHAS Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Abdul Mu'is juga berharap, dengan berhasil diraihnya pencapaian ini dapat memberikan motivasi kepada seluruh pengelola Prodi FTIK UIN KHAS Jember agar senantiasa meningkatkan mutu akademik demi memberikan yang terbaik kepada calon mahasiswa baru.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Adapun jadwal tahapan pendaftaran program Beasiswa Gelar BIB Tahun 2025 yakni sebagai berikut. <o:p></o:p></span></p>
<ul style="list-style-type: square;">
<li><span lang="IN">Pendaftaran beasiswa: 1 April—31 Mei 2025</span></li>
<li>Seleksi administrasi: 1—7 Juni 2025</li>
<li>Pengumuman hasil seleksi administrasi: 10 Juni 2025</li>
<li>Seleksi tes psikologi: 11—25 Juni 2025</li>
<li>Pengumuman hasil tes psikologi: 27 Juni 2025</li>
<li>Seleksi wawancara: 28 Juni—13 Juli 2025</li>
<li>Pengumuman kelulusan: 31 Juli 2025</li>
<li>Orientasi calon penerima beasiswa: Agustus 2025. <strong>(**)</strong></li>
</ul>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Rumah di Kalisat Jember Terbakar, Uang Rp10 Juta Hangus</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-rumah-di-kalisat-jember-terbakar-uang-rp10-juta-hangus</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-rumah-di-kalisat-jember-terbakar-uang-rp10-juta-hangus</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, kata Widodo, kondisi di lokasi kejadian sudah aman terkendali. Namun demikian, untuk sementara waktu, korban harus tinggal di rumah kerabatnya.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680c7a3e49262.webp" length="42056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 14:07:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Dua Rumah di Kalisat Jember Terbakar, Uang Rp10 Juta Hangus</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP — </span></strong><span lang="IN">Dua rumah di Dusun Trogo, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember terbakar pada Sabtu (26/4/2025) dini hari. Dua rumah tersebut milik Naiman dan Linda.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Widodo Julianto menjelaskan, pada mulanya kebakaran terjadi di rumah milik Naiman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat tengah malam, Naiman yang merasa lapar berinisiatif memasak mi. Dia pun memasak mi menggunakan tungku kayu bakar. Namun setelah memasak, api tidak dimatikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah memasak, sisa kayu itu ternyata membesar. Kemudian membakar rumah," jelasnya, Sabtu (26/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan cepat, api juga ikut membakar rumah milik Linda yang bersebelahan dengan rumah Naiman. Perabotan, surat-surat berharga dan uang tunai Rp10 juta juga hangus terbakar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Beberapa perabotan dan surat-surat penting juga terbakar. Serta uang tunai sejumlah Rp10 juta juga terbakar," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, kata Widodo, kondisi di lokasi kejadian sudah aman terkendali. Namun demikian, untuk sementara waktu, Naiman harus tinggal di rumah kerabatnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Widodo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melakukan aktivitas memasak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tepat pada jam 10:00 WIB, tim kami selesai melakukan asesmen. Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat memasak," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kalisat, Iptu Ika Mufid menyampaikan, saat kebakaran, pemilik rumah sedang tidur. Beruntung pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Akhirnya warga segera memberikan pertolongan sembari menunggu Pemadam Kebakaran datang," tuturnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasutri di Jember Diserang Babi Hutan saat Mandi Bareng di Sumber Air</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasutri-di-jember-diserang-babi-hutan-saat-mandi-bareng-di-sumber-air</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasutri-di-jember-diserang-babi-hutan-saat-mandi-bareng-di-sumber-air</guid>
<description><![CDATA[ Insiden itu langsung viral di media sosial. Akibat serangan celeng itu, Siyani (35) dan suaminya, Sofi (40), harus mendapat perawatan medis di rumah sakit karena mengalami luka-luka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6809f63303965.webp" length="116582" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 16:00:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Mandi Bareng di Sumber Air, Pasutri di Jember Diserang Babi Hutan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP — </strong>Sepasang suami istri (pasutri) diseruduk babi hutan ketika sedang mandi di sumber air Kampung Karanganyar, Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Insiden itu langsung viral di media sosial. Akibat serangan celeng itu, Siyani (35) dan suaminya, Sofi (40), harus mendapat perawatan medis di rumah sakit karena mengalami luka-luka. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadiannya Rabu pagi kemarin. Awalnya Mbak Siyani itu bersama suaminya, mandi di sumber air dekat rumahnya di Kampung Karanganyar, Dusun Gendir, Desa Klungkung. Kebetulan rumahnya dan lokasi tempat dia mandi memang dekat dengan kebun Kalijompo," kata Kanit Samapta Polsek Sukorambi, Aipda Imron Pradinata, Kamis (24/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengatakan, tempat korban mandi tersebut lokasinya berbatasan dengan hutan. Bahkan, warga setempat memang sering melihat seekor babi hutan melintas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mungkin sedang mencari makan di wilayah teritorialnya. Kemudian melihat ada kedua korban itu dianggap mengganggu. Akhirnya menyerang,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mulanya, babi hutan tersebut menyerang Siyani hingga dia terluka di bagian paha. Kemudian Sofi bermaksud menolong istrinya. Dia berusaha melepaskan celeng itu dari istrinya. Namun Sofi juga diserang hingga tangannya terluka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sofi pun teriak dan naik ke atas pohon. Warga yang mendengar teriakannya segera datang membantu. Namun warga pun tidak luput dari serangan celeng tersebut. Setelah berhasil ditangkap, warga tidak berpikir panjang untuk membunuh binatang buas tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Celeng itu dipukul menggunakan bambu dan parang. Akhirnya celeng berukuran panjang 1 meter dan tinggi 50 sentimeter itu pun tewas di tangan warga. Selain brutal, celeng itu juga memiliki taring yang cukup tajam. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena luka korban cukup parah, dievakuasi ke Rumah Sakit Citra Husada untuk perawatan lebih lanjut. Alhamdulillah sekarang kedua korban kondisinya membaik," kata Aipda Imron.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kendati demikian, Aipda Imron menyebut, peristiwa penyerangan babi hutan tersebut berupa pertama kali terjadi di wilayah tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Terkait serangan hewan liar ini pertama kalinya terjadi. Dulu juga pernah membuat resah. Tapi hanya mengambil tanaman singkong milik warga. Mungkin untuk dimakan," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12.0pt; text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Korban Pelecehan Seksual oleh Pemilik Grup Musik di Jember Lapor Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/korban-pelecehan-seksual-oleh-pemilik-grup-musik-di-jember-lapor-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/korban-pelecehan-seksual-oleh-pemilik-grup-musik-di-jember-lapor-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Dengan didampingi keluarga, rekan dan kuasa hukumnya, DF melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Kepolisian Resor (Polres) Jember pada Senin (21/4/2025). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680856c880b1b.webp" length="37464" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 10:29:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Korban Pelecehan Seksual oleh Pemilik Grup Musik di Jember Lapor PolisI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER , SJP – </strong>Seorang perempuan berinisial DF (19), warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, melapor ke polisi atas dugaan pelecehan seksual yang diakukan seorang pemilik salah satu grup musik berinisial DY. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan didampingi keluarga, rekan dan kuasa hukumnya, DF melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Kepolisian Resor (Polres) Jember pada Senin (21/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kuasa hukum pelapor, Achmad Faiz mengungkapkan, terlapor diduga melakukan pelecehan terhadap kliennya. Sayangnya, terduga pelaku tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kita pikir pemilik grup musik ini merasa bersalah dan menyerahkan diri. Tapi nyatanya tidak. Jadi terpaksa kita mengambil upaya hukum dengan membuat laporan ini," ucapnya, Rabu (23/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya menjerat terlapor dengan Undang-Undang Kekerasan Seksual atas peristiwa yang dialami pelapor pada Jumat (18/4/2023) lalu. Sejumlah barang bukti telah diserahkan untuk memperkuat laporannya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Barang bukti sudah kita lengkapi. Detailnya belum bisa kami sampaikan saat ini," ungkap Faiz.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, laporan tersebut tengah diproses di </span><span lang="EN-NZ">Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)</span><span lang="EN-NZ"> </span><span lang="IN">Polres Jember. Pihaknya berharap, polisi segara menindaklanjuti laporan tersebut dan segera menangkap pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemarin korban masih dalam kondisi syok. Kami terus menekankan bahwa langkah untuk melaporkan pelaku adalah tindakan yang tepat bagi korban pelecehan seksual," tutur Faiz.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui sebelumnya, kasus dugaan pelecehan seksual ini mencuat setelah korban memberitahu rekaman video usai kejadian ke beberapa rekannya yang juga penyanyi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian korban menceritakan peristiwa itu melalui awak media. Peristiwa itu terjadi saat korban sedang menerima <em>job </em>menyanyi di sebuah acara pernikahan di wilayah Kecamatan Ajung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketika jeda menyanyi, tiba-tiba terduga pelaku menarik korban ke kamar mandi. Di dalam kamar mandi itulah korban mengaku menerima perilaku tidak senonoh dari terduga pelaku.</span></p>
<p>Mendapat perilaku tidak senonoh, korban pun syok dan memberontak. Namun, terduga pelaku tetap melanjutkan aksinya. Beruntung, korban bisa melarikan diri dengan mendorong terduga pelaku. <strong>(*)</strong></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tangis Keluarga Pecah, Ambulans Bawa Jenazah di Jember Terguling</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tangis-keluarga-pecah-ambulans-bawa-jenazah-di-jember-terguling</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tangis-keluarga-pecah-ambulans-bawa-jenazah-di-jember-terguling</guid>
<description><![CDATA[ Kejadian bermula saat mobil ambulans jenis Mitshubishi L300 warna biru nopol P 8629 GD yang dikemudikan oleh Tija melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan yang cukup tinggi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6807658711bdc.webp" length="24220" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 17:06:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Tangis Keluarga Pecah, Ambulans Bawa Jenazah di Jember Terguling</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sebuah mobil ambulans pengangkut jenazah terguling usai menabrak median (pemisah) jalan di double way Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kejadian bermula saat mobil ambulans jenis Mitshubishi L300 warna biru nopol P 8629 GD yang dikemudikan oleh Tija melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan yang cukup tinggi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sesampainya di depan Masjid Roudhotul Muchlisin Kaliwates, mobil tersebut oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan hingga menyebabkan roda bagian kanan naik ke atas pembatas dan mobil terguling ke arah kiri dan terseret.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di lokasi kejadian, Atim Kambara, penjaga parkir masjid sekaligus saksi mata mengatakan, ambulans tersebut dikawal oleh 2 motor di depannya. Secara tiba-tiba pengawal yang membawa motor di depan jatuh dan menyebabkan mobil oleng ke kanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadiannya sekitar jam 11.30 WIB mau salat Zuhur tadi. Kronologinya ambulans itu banter dan tiba-tiba nabrak pembatas jalan sampai naik ke atas. Setelah naik ke atas, ambulans terguling ke kiri. Di dalam itu bawa mayat sama keluarganya," kata Atim, Selasa (22/04/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau tidak salah tadi itu juga ada yang mengawal ambulans tersebut pakai sepeda motor kuno gitu. Kata pengemudi motor itu motornya rusak dan berhenti mendadak. Kemudian ambulans banting setir ke kanan dan nabrak trotoar di bagian kanan," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah kejadian, lanjut Atim, warga sekitar termasuk jemaah masjid yang kaget. Kemudian keluar dan membantu proses evakuasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi tadi mayatnya dikeluarkan sama warga setempat. Kemudian ditaruh di sini (parkiran masjid). Nggak lama paling 5 menit kemudian ada ambulans pengganti. Jadi mayat sama keluarganya dibawa ambulans yang baru," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi itu saya sedang ada di parkiran. Kaget ada suara ‘brak’ cukup keras. Setelah saya lihat ambulans itu sudah terguling. Warga dan jemaah masjid yang kaget juga akhirnya keluar," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beruntung, lanjut Atim, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dalam keadaan selamat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untungnya tidak ada korban. Cuma susahnya tadi keluarkan mayat itu dari ambulans karena posisinya terguling. Tadi ambulansnya dari timur ke barat, memang lumayan kencang," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan, kata Atim melanjutkan, proses evakuasi berjalan dengan cepat. Warga sekitar membantu proses evakuasi penumpang, sopir dan jenazah. Kemudian mengangkat mobil ambulans ke posisi semula.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, tidak ada petugas polisi yang datang ke lokasi kejadian. Bahkan hingga pukul 13.00 WIB siang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi itu evakuasinya cepat kok. Setelah berdiri ke posisi semula, ambulansnya masih bisa dinyalakan dan lanjut jalan. Setahu saya tidak ada petugas polisi sama sekali. Hanya saya dan teman saya sekuriti yang membantu mengamankan lalu lintas agar tidak macet," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah ditelusuri, diketahui mobil ambulans tersebut adalah milik Yayasan Rumah Persemayaman Panca Budi yang berlokasi di Jalan Teratai, Kaliwates.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penanggung Jawab Penjemput Jenazah Yayasan Panca Budi, Richard Reza Santoso membenarkan kejadian tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Richard mengatakan, mobil ambulans itu baru saja menjemput jenazah dari rumah duka di Jalan Karimata, Sumbersari dan hendak dibawa ke Persatuan Rukun Kematian (PRK) Yayasan Panca Budi untuk disemayamkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi kita dari Jalan Karimata menjemput jenazah. Jalannya aman, cuman memang kecepatan kita agak banter. Nyampe depan masjid itu, tiba-tiba pengawal dari pihak keluarga itu sepeda motornya mati mesin dan langsung berhenti depan ambulans kami," jelas Richard.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Posisi ambulans gak nutut ngerem. Akhirnya ambulans banting setir ke kanan dan naik ke median jalan kemudian terguling ke kiri," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Richard menyebut, ada 6 orang termasuk sopir dan jenazah di dalam mobil ambulans tersebut. Pascakejadian, satu orang dari keluarga jenazah mengalami luka karena tergores kaca mobil sebelah kiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada 6 orang di dalam ambulans itu. Kalau yang terluka cuma satu orang. Karena posisi pegang pintu sebelah kiri. Hanya kena gores saja. Kalau yang lain sih aman-aman saja," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Richard sendiri, saat itu berada di dalam mobil dan duduk di bagian tengah dengan posisi kaki bersila. Dirinya juga kaget saat mobil tiba-tiba ngerem mendadak dan terguling.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya juga ikut di dalam tadi, tapi tidak apa-apa. Hanya sedikit kaget saja kok tiba-tiba ngerem mendadak. Tapi semuanya aman. Jenazah saat ini berada di Ruang Jenazah Panca Budi, masih mau dimandikan dan disemayamkan besok," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Kembali Dihebohkan oleh Penemuan Jasad Bayi Perempuan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-kembali-dihebohkan-oleh-penemuan-jasad-bayi-perempuan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-kembali-dihebohkan-oleh-penemuan-jasad-bayi-perempuan</guid>
<description><![CDATA[ Bayi tersebut terbungkus kardus dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di depan toko milik Rozak. Penemuan bayi itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_68071eab4118e.webp" length="34094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 12:31:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Warga Jember Kembali Dihebohkan dengan Penemuan Jasad Bayi Perempuan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Kabupaten Jember. Kali ini, peristiwa itu terjadi di Dusun Ajung Wetan, Desa Ajung, Kecamatan Ajung pada Selasa (22/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bayi tersebut terbungkus kardus dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di depan toko milik Rozak. Penemuan bayi itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sejam sebelumnya, sekitar jam tujuh pagi, Pak Rozak belum melihat apa-apa masih. Jenis kelamin perempuan bayinya dan sudah meninggal dunia," ungkap Hermawan, ketua RT setempat, Selasa (22/4/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga menduga, pelaku sengaja meletakkan bayi tersebut di depan toko milik Rozak. Kemudian pelaku sengaja meninggalkan bayi tidak berdosa tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bayinya kelihatan sehat. Dibuang di depan toko dekat pagar. Informasi dari warga, pusar dicabut katanya. Karena perutnya bolong dan mengeluarkan darah," ucap Hermawan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak lama kemudian, pihaknya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Ajung dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ajung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau CCTV yang jelas dari perumahan. Kalau CCTV milik Pak Rozak rusak," imbuh Hermawan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian, petugas membawa jasad bayi tersebut ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga berita ini ditulis, polisi tampak masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim </span><span lang="EN-NZ">Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (</span><span lang="IN">Inafis) Polres Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedikitnya, telah ada 5 kasus penemuan bayi dalam beberapa waktu terakhir. Yakni di Kecamatan Semboro, Kecamatan Tanggul, Kecamatan Ambulu, Kecamatan Tempurejo dan Kecamatan Ajung. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UIN KHAS Jember Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Selatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-bumi-mahasiswa-uin-khas-jember-tanam-ribuan-mangrove-di-pantai-selatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-bumi-mahasiswa-uin-khas-jember-tanam-ribuan-mangrove-di-pantai-selatan</guid>
<description><![CDATA[ Tujuannya untuk menjaga dan menyelamatkan bumi. Selain menanam pohon, sekelompok mahasiswa itu juga membersihkan sampah untuk menjaga dan merawat alam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_68071b6a8ca3b.webp" length="95334" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 11:31:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Peringati Hari Bumi, Mahasiswa UIN KHAS Jember Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Selatan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP - </strong>Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menanam ribuan pohon mangrove di pesisir pantai selatan. Tepatnya di Pantai Cemara, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Selasa (22/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Hari Bumi. Tujuannya untuk menjaga dan menyelamatkan bumi. Selain menanam pohon, sekelompok mahasiswa itu juga membersihkan sampah untuk menjaga dan merawat alam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di sela-sela kegiatan tanam mangrove, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama UIN KHAS Jember, Khoirul Faizin menyampaikan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti hanya di momen Hari Bumi saja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hal ini harus dilakukan terus menerus untuk menjaga bumi. Kami akan selalu menginisiasi untuk perubahan dan wajib dijaga untuk anak cucu kita. Ini harus kita jaga dan kita rawat dengan baik," ucapnya di lokasi kegiatan, Selasa (22/4/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Khoirul Faizin, pohon mangrove dan pohon cemara udang merupakan tumbuhan yang cocok untuk ditanam di pesisir pantai. Sebab, keberadaannya dapat mencegah terjadinya abrasi. Pantai selatan sengaja dipilih sebagai lokasi pilot project kegiatan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dampak positif lainnya, akan banyak tangkapan ikan dan kepiting oleh nelayan. Hal itu akan membantu perekonomian nelayan," ujarnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tempat yang sama, Ketua Relawan Bank Sampah Induk Kabupaten Jember, Ahmad Sugiarto menyampaikan, untuk memaksimalkan pemeliharaan lingkungan, masyarakat masih perlu menerima sosialisasi yang gencar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pemeliharaan tingkat keberhasilannya masih minim jika masyarakat masih belum ada sosialisasi yang benar-benar mendukung mereka tentang lingkungan yang bersih,” tandasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top: 12.0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa </span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gudang Kayu di Gumukmas Jember Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gudang-kayu-di-gumukmas-jember-hangus-terbakar-kerugian-ditaksir-puluhan-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gudang-kayu-di-gumukmas-jember-hangus-terbakar-kerugian-ditaksir-puluhan-juta</guid>
<description><![CDATA[ Gudang tersebut merupakan bangunan bekas rumah pribadi. Lokasinya berada di Dusun Krajan, RT 02, RW 05, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6805d23f771d7.webp" length="6938" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 11:06:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Sebuah rumah gudang yang dijadikan penyimpanan kayu sirap dan bongkil jagung di Kabupaten Jember mengalami kebakaran pada Ahad (20/4/2025) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gudang tersebut merupakan bangunan bekas rumah pribadi. Lokasinya berada di Dusun Krajan, RT 02, RW 05, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gudang tersebut milik Ahmad Holil (52), warga setempat. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Kebakaran ini diketahui pertama kali oleh kakak korban, Babun (55).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Babun kebetulan melihat ada percikan api dan asap muncul dari atap gudang tersebut. Sontak dia pun berteriak meminta pertolongan warga dan memanggil adiknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya pas lihat dari depan rumah kok ada api dari dalam gudang. Saya teriak kebakaran. Saya panggil adik saya dan warga. Lalu ada yang lapor ke Polsek dan Damkar," ucapnya, Senin (21/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadian persisnya jam 18.15 WIB. Warga berusaha memadamkan api seadanya, sambil menunggu pemadam kebakaran datang," imbuh Babun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kapolsek Gumukmas AKP Joko Sudigdo membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya membantu melaporkan kepada pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Mako Rambipuji.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi malam dapat laporan dari masyarakat. Kemudian saya bersama anggota turun ke TKP. Membantu masyarakat memadamkan api. Karena bahan kayu dan batang jagung mudah terbakar, jadi api cepat membesar," ungkapnya, Senin (21/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sekira dua jam setelah kejadian, api berhasil dijinakkan oleh tim Damkar Pos Rambipuji. Penyebab sementara kami duga karena korsleting arus listrik. Kerugian ditaksir dua puluh juta rupiah," tuturnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria Jember Akhiri Hidupnya di Rumah Nenek dengan Sebilah Pisau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-jember-akhiri-hidupnya-di-rumah-nenek-dengan-sebilah-pisau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-jember-akhiri-hidupnya-di-rumah-nenek-dengan-sebilah-pisau</guid>
<description><![CDATA[ Pria berinisial ML (29) warga asal Dusun Loncatan, Desa Mangaran Ajung, ditemukan dalam kondisi berlumuran darah di lantai kamar rumah kontrakan neneknya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6804a8b83c47b.webp" length="48624" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 20 Apr 2025 15:30:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bundir, kematian, bunuh diri, polisi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP – </strong>Warga Dusun Krajan, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah Jember, Minggu (20/4/2025), digemparkan dengan penemuan jenazah.</p>
<p>Pria berinisial ML (29) warga asal Dusun Loncatan, Desa Mangaran Ajung, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berlumuran darah di lantai kamar rumah kontrakan neneknya.</p>
<p>Korban pertama kali ditemukan Sutama (65) yang juga nenek korban. Nenek korban saat itu bermaksud mengecek kamar, tempat korban beristirahat, diduga kuat korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan pisau dapur.</p>
<p>"Dia itu sedang mengunjungi neneknya yang memang tinggal di rumah kontrakan di sini. Karena neneknya sudah tua, umur sekitar 65 tahun. Kalau kata warga lainnya, ya karena neneknya sakit-sakitan faktor umur," kata tetangga nenek korban, Usman Hadi.</p>
<p>Menurut Usman, korban datang ke rumah neneknya pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB, kemudian oleh neneknya sempat disuruh makan, tapi masih ditunda oleh ML.</p>
<p>"Dia datang sendirian ke sini dan kata neneknya tadi, langsung ke kamar belakang rumah. Korban sempat ditawari sarapan oleh neneknya, tapi hanya dijawab nanti saja dari dalam kamar. Karena dikira mungkin mau tidur, kemudian oleh neneknya ditinggal keluar ke rumah tetangga," jelasnya.</p>
<p>Kemudian sekira pukul 10.00 WIB, lanjutnya, nenek korban pulang ke rumah dan bermaksud menawarkan makanan kedua kalinya, yang telah disiapkan.</p>
<p>"Tapi dilihat kok lampu kamar mati. Neneknya kemudian masuk dalam kamar menghidupkan lampu. Tapi terus melihat korban sudah tergeletak di lantai dengan banyak darah. Sontak nenek teriak dan lari ke rumah tetangga. Bilang kalau cucunya meninggal banyak darah," ungkap Usman.</p>
<p>Dari teriakan nenek korban itu, diketahui tetangga sebelah rumah berdatangan. Selanjutnya informasi tersebut disampaikan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Jenggawah.</p>
<p>"Kalau kata orang-orang, dia (korban) itu ada masalah atau depresi. Apalagi juga ada kabar. Katanya dulu pernah kecanduan narkoba. Tapi itu masih katanya. Terus bunuh diri," ucap Usman.</p>
<p>Terkait kejadian ini, diketahui anggota Polsek Jenggawah datang ke lokasi kejadian. Bersama dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember. Mereka langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian.</p>
<p>Dari olah TKP yang dilakukan polisi, diduga kuat korban melakukan aksi bunuh diri.</p>
<p>"Korban ini inisial ML aslinya warga Mangaran, berkunjung ke rumah kontrakan neneknya sekira pukul 08.00. Sesuai keterangan neneknya," kata Kapolsek Jenggawah AKP Eko Basuki Teguh Argowibowo.</p>
<p>Dari olah TKP yang dilakukan polisi, didapati barang bukti pisau dapur yang berada di dekat bahu tangan korban. Diduga kuat pisau dapur itu, digunakan korban untuk bunuh diri dengan menyayat lehernya.</p>
<p>Korban kemudian tergeletak di lantai kamarnya, dengan kondisi bersimbah darah di sekitar leher.</p>
<p>"Barang bukti pisau sudah kami amankan yang berada di sekitar (tubuh) korban. Identifikasi awal dan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan lain. Kemudian tidak ada kerusakan barang di sekitar TKP. Dimungkinkan ini kejadian bunuh diri," ucapnya.</p>
<p>"Sesuai prosedur dilakukan perawatan jenazah, dan kita kembalikan kepada keluarganya di Desa Mangaran. Kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak desa, dan keluarga. Tidak bersedia untuk dilakukan proses autopsi lanjut," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>
<p><em><strong>Disclaimer:</strong> Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. </em><em></em><em>Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.</em></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Merasa Haknya Diambil, Warga Jember Tanam Pohon Sengon di Tanah Sengketa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/merasa-haknya-diambil-warga-jember-tanam-pohon-sengon-di-tanah-sengketa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/merasa-haknya-diambil-warga-jember-tanam-pohon-sengon-di-tanah-sengketa</guid>
<description><![CDATA[ Sengketa ini melibatkan banyak bidang tanah yang sudah keluar putusan pengadilan dan mengesahkan Supiyo sebagai ahli waris Akoeman. Tanah yang disengketakan seluas 18.000 meter persegi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6800af7c4fab2.webp" length="59126" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 16:33:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Merasa Haknya Diambil, Warga Jember Tanam Pohon Sengon di Tanah Sengketa</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Perkara sengketa tanah kembali terjadi di Desa Keting, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Tanah yang disengketa yaitu beberapa bidang yang di depan Balai Desa Keting.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Supiyo (55), warga Kecamatan Yosowilangun, kabupaten Lumajang mengaku sebagai ahli waris dari Akoewan, pemilik tanah dengan Petok C Nomor 14 Persil Nomor 79b Kelas S.II seluas 11.560 m². <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun pada tahun 1995, tiba-tiba muncul sertifikat atas tanah tersebut dengan nomor sertifikat 53 atas nama Akhmad atau Akemat yang merupakan adik dari Akoewan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu dianggap janggal karena pada tahun 1990 sudah ada putusan pengadilan negeri. Bahkan pada tahun 1992, putusan Pengadilan Tinggi Surabaya menetapkan Supiyo sebagai satu satunya ahli waris dari Akoeman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Supiyo mengaku datang bersama kuasa hukumnya untuk mengambil kembali haknya. Dia bermaksud menanam pohon sengon sebagai tanda penguasaan kembali atas tanah yang diyakini milik orang tuanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya datang ke sini untuk mengurus tanah milik ayah saya. Hak atas tanah ini masih milik ayah saya. Sesuai putusan pengadilan, saya ahli waris yang sah," kata Supiyo di lokasi, Kamis (17/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk urusan selanjutnya saya serahkan kepada kuasa hukum dan tim saya. Yang penting, saya menduduki tanah ini ada dasarnya," tambah Supiyo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, kuasa hukum Supiyo, M. Zainuddin mengatakan, kliennya sudah mempunyai sejumlah bukti yang menjelaskan tentang status kepemilikan tanah tersebut. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sesuai dengan putusan pengadilan, klien kami adalah ahli waris yang sah atas tanah ini. Kami juga tengah melakukan upaya hukum untuk membatalkan sertifikat atas nama Akemat atau Akhmad," ujar Zainuddin, Kamis (17/4/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sudah bersurat kepada Kanwil BPN Jatim dan hasilnya sudah ketahuan. Ada surat kepada BPN Jember untuk pembatalan sertifikat tersebut. Tinggal kita tunggu eksekusi BPN Jember," tandasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sengketa ini melibatkan banyak bidang tanah yang sudah keluar putusan pengadilan dan mengesahkan Supiyo sebagai ahli waris Akoeman. Tanah yang disengketakan seluas 18.000 meter persegi. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gus Fawait Minta Megawati Berikan Ilmu dan Tularkan Prestasi di Kancah Internasional untuk Warga Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-minta-megawati-berikan-ilmu-dan-tularkan-prestasi-di-kancah-internasional-untuk-warga-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gus-fawait-minta-megawati-berikan-ilmu-dan-tularkan-prestasi-di-kancah-internasional-untuk-warga-jember</guid>
<description><![CDATA[ Pemkab Jember akan membuat forum untuk anak-anak Jember dari cabang olahraga apa saja, agar bisa berproses bersama-sama dan nantinya akan melahirkan atlet intenasional seperti Megawati Hangestri Pertiwi.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fe3e8383dd8.webp" length="38156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 19:02:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>megawati, pemerintahan, olahraga, oli, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Bupati Jember Minta Megawati Berikan Ilmu dan Pengalaman di Kancah Internasional</p>
<p></p>
<p><strong>JEMBER, SJP- </strong>Bupati Jember Muhammad Fawait, sambut kedatangan atlet bola voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember pada Selasa (18/4/2025).</p>
<p>Kedatangan, Megawati merupakan sebuah kebanggaan bagi warga Jember, karena memiliki atlet voli yang sudah bertanding di kancah internasional. </p>
<p>Dengan besarnya nama Megawati (Megatron) ini, kata Bupati Jember, diharapkan bisa memotivasi anak-anak Jember untuk berprestasi baik di level nasional ataupun internasional dari seluruh cabang olahraga yang ada.</p>
<p>"Saya bangga dan apresiasi, karena telah lahir icon Jember dari generasi muda, bukan hanya di level nasional tetapi juga di internasional," kata Gus Fawait.</p>
<p>Gus Fawait juga menyampaikan akan membuat forum untuk anak-anak Jember dari cabang olahraga apa saja, agar bisa berproses bersama-sama dan nantinya akan melahirkan atlet intenasional seperti Megawati Hangestri Pertiwi. </p>
<p>Tak hanya itu Megawati juga menerima piagam penghargaan dari Bupati Jember dan BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>Ada juga hal yang spesial pada pertemuan di Pendopo Jember, yakni melalui handphone Bupati Jember, Megatron menerima v<em>ideo call</em> dari Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo.</p>
<p>Dalam perbincangan singkat, Wakil Komisi 7 DPR RI mengapresiasi dan mendukung serta mengingatkan juga kepada Bupati Jember agar Pemerintah Kabupaten Jember dapat mendukung atlet-atlet daerah seperti Megawati.</p>
<p>"Semoga dengan kolaborasi Dinas terkait, kita bisa menularkan ilmu dan pengalaman mbak Mega lewat forum-forum yang akan segera dibentuk. Pemerintah juga akan memprioritaskan venue-venue olahraga yang ada do Kabupaten Jember," pungkas Gus Fawait. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Janji Perbaiki Jalan Rusak dan Salurkan 20 Ribu Beasiswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-janji-perbaiki-jalan-rusak-dan-salurkan-20-ribu-beasiswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-janji-perbaiki-jalan-rusak-dan-salurkan-20-ribu-beasiswa</guid>
<description><![CDATA[ Perbaikan jalan rusak akan dimulai pekan ini. Sedangkan 20 ribu beasiswa dan honor guru ngaji dijanjikan sebelum akhir tahun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fddc3414ea1.webp" length="40174" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 13:01:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP –</strong> </span><span lang="IN">Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan mulai melakukan perbaikan jalan rusak pekan ini. Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam konferensi pers progres kinerja bupati Jember dalam 100 hari, Senin (14/04/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati yang akrab dipanggil Gus Fawait itu menyampaikan, pihaknya telah melakukan efisiensi anggaran. Hasilnya, Pemkab Jember membatalkan rencana pengadaan mobil dinas. Anggaran itu akan dialokasikan untuk perbaikan jalan rusak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, Gus Fawait menyebut, pihaknya juga butuh kerja sama dari masyarakat. Dia meminta agar masyarakat aktif melaporkan kondisi jalan. Laporan dari masyarakat selanjutnya akan diproses untuk kemudian dilakukan peninjauan dan perbaikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jika melihat jalan yang rusak atau berlubang segera laporkan dan juga memberikan foto serta titik lokasi, agar memudahkan tim unit reaksi cepat," kata Gus Fawait saat konferensi pers di kantor Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember, Senin (14/4/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mulai pekan ini, Pemkab Jember akan melakukan kegiatan penambalan dan pengaspalan terhadap jalan berlubang di sejumlah wilayah. Data yang dihimpun dari laporan warga akan menjadi patokan dalam melakukan perbaikan jalan selama 5 tahun ke depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya itu, Gus Fawait juga akan melaksanakan sejumlah program prioritas pemerintah pusat. Seperti memastikan pupuk bersubsidi benar-benar terealisasi dengan baik kepada para petani. Kemudian pihaknya juga akan membentuk koperasi merah putih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait juga realisasi honor untuk guru ngaji dan beasiswa untuk pelajar. Pihaknya akan menyiapkan beasiswa untuk 20 ribu anak yang membutuhkan. Setiap penerima beasiswa juga akan diberi uang saku bulanan. Semua itu diupayakan terealisasi sebelum akhir tahun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya juga menyampaikan kepada OPD yang bertanggung jawab, selain kecepatan, yang paling penting adalah mekanisme penyaluran, agar dilakukan dengan terhormat," tandasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demi Uang, Sejoli di Jember Produksi Video Porno</title>
<link>https://suarajatimpost.com/demi-uang-sejoli-di-jember-produksi-video-porno</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/demi-uang-sejoli-di-jember-produksi-video-porno</guid>
<description><![CDATA[ Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Ipda Qori Novendra mengungkapkan, kedua tersangka sengaja memproduksi video adegan persetubuhan tersebut untuk mendapatkan uang secara instan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f90e4e359a8.webp" length="21922" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 21:16:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Video porno. Jember, asusila, TikTok, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Alasan LND (27) bersama pasangannya M (27) pemeran video porno asal Kecamatan Semboro yang viral beberapa waktu lalu, dan kini ditahan oleh Polres Jember, akhirnya terkuak.</p>
<p>Dalam pemeriksaan di Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jember, kedua sejoli ini diduga sengaja memproduksi dan menyebarkan video mesum mereka melalui aplikasi dewasa, demi sebuah finansial.</p>
<p>Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Ipda Qori Novendra mengungkapkan, kedua tersangka sengaja memproduksi video adegan persetubuhan tersebut untuk mendapatkan uang secara instan.</p>
<p>"Motifnya adalah tuntutan ekonomi, alasannya mencari pekerjaan saat ini susah," katanya, Jumat (11/4/2025).</p>
<p>Hal itu yang akhirnya membuat pasangan kekasih ini berfikir pendek, dengan memanfaatkan aplikasi dewasa untuk memperagakan adegan porno secara <em>live streaming.</em></p>
<p>"Agar bisa meraup keuntungan dari orang-orang yang bisa melihat adegan mereka. Supaya (penonton) memberikan gifr besar, yang dapat diuangkan oleh agensi aplikasi tersebut," imbuh Qori.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, Qori mengungkapkan, pasangan kekasih ini melakukan adegan persetubuhan secara <em>live streaming</em> sejak Januari 2025.</p>
<p>"Pada Januari 2025 mereka dua kali melakukan <em>live streaming</em>. Pada Februari mereka juga melakukan <em>live streaming</em> juga," ucapnya.</p>
<p>Sementara, video porno berdurasi 32 menit yang tersebar di media sosial tersebut, kata Qori, mereka produksi pada awal Maret 2025 pukul 23.00 juga secara <em>live streaming</em>.</p>
<p>"Keuntungan dari dua kali <em>live streaming</em> pada Januari. Tersangka mendapatkan uang sebesar Rp 900 ribu dan dicairkan melalui transfer ke rekening yang bersangkutan," ungkapnya.</p>
<p>Adapun hasil <em>live streaming</em> adegan ranjang yang tersangka lakukan pada Maret 2025. Qori bilang, mereka belum sempat menikmati keuntungan.</p>
<p>"Karena kendala sistem dari aplikasi. Menurut agensi mereka dapat uang Rp 1,8 juta di rekening yang bersangkutan, tetapi ada kendala sehingga belum bisa dicairkan," ulasnya.</p>
<p>Akibat perbuatan mereka, Qori menjerat dua tersangka pasal 34 dan 36 Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi, karena mereka sengaja jadi medel adegan purno."Ancaman hukuman maksimal 10 tahun," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Jember Launching UHC Prioritas, Seluruh Warga Kini Bisa Berobat Gratis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-launching-uhc-prioritas-seluruh-warga-kini-bisa-berobat-gratis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-jember-launching-uhc-prioritas-seluruh-warga-kini-bisa-berobat-gratis</guid>
<description><![CDATA[ Masyarakat cukup datang langsung ke puskesmas atau rumah sakit tujuan, kemudian petugas akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f8b0fd3157c.webp" length="56774" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 14:35:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta pada Kamis (10/4/2025) kemarin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara peluncuran ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan peluncuran program UHC ini, Pemkab Jember memastikan seluruh masyarakat di wilayah ini tidak akan mengalami kendala dalam mengakses layanan berobat gratis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program ini dapat dimanfaatkan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia baik milik pemerintah maupun swasta yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, UHC merupakan prioritas pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang merata dan layak untuk seluruh lapisan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dengan adanya UHC prioritas ini, semua warga Jember bisa mendapatkan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS maupun rumah sakit lainnya,” ucapnya, Kamis (10/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menyampaikan apresiasi atas komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh Pemkab Jember dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami melihat komitmen Pemerintah Kabupaten Jember sangat tinggi. Jember termasuk tiga kabupaten/kota dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Timur yang berhasil mencapai status UHC prioritas,” kata David.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan Pemkab Jember yang mengalokasikan anggaran dari efisiensi belanja daerah untuk mendaftarkan lebih dari 34 persen penduduk ke dalam program JKN.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga saat ini, jumlah masyarakat Jember yang telah terdaftar dalam program JKN telah mencapai 98 persen, dengan peserta aktif sebanyak 81 persen.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ini adalah suatu komitmen yang sangat besar. Kami dari BPJS sangat memberikan apresiasi kepada komitmen tersebut. Kiranya bahwa program JKN ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jember,” imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">David juga mengungkapkan, bahwa masyarakat yang menunggak pembayaran iuran BPJS tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mereka cukup datang langsung ke puskesmas atau rumah sakit tujuan, kemudian petugas akan membantu mengaktifkan kembali kepesertaannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Walaupun menunggak tapi layak dibantu. Bisa langsung didaftarkan dan akan langsung aktif. Bagi masyarakat yang menunggak atau belum menjadi peserta, bisa langsung didaftarkan di faskes rumah sakit,” pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dikebut Selama 3 Bulan, Pengecoran Jalan Provinsi Kasiyan Puger Akhirnya Selesai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dikebut-selama-3-bulan-pengecoran-jalan-provinsi-kasiyan-puger-akhirnya-selesai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dikebut-selama-3-bulan-pengecoran-jalan-provinsi-kasiyan-puger-akhirnya-selesai</guid>
<description><![CDATA[ PT Imasco Asiatic berharap setelah jalan ini dibuka, roda perekonomian kembali berjalan dan masyarakat bisa kembali beraktifitas normal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f7a3494c4a3.webp" length="86282" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 18:32:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pembangunan, cor, jalan, jember, provinsi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sejak dibangun tiga bulan lalu, proyek pengecoran jalan provinsi di Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, yang dilakukan oleh PT Imasco Asiatic, pabrik semen Singa Merah, akhirnya selesai.</p>
<p>Proyek pengecoran jalan diserahterimakan kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur, lantaran jalan ini merupakan wewenang Pemprov Jatim dan melalui Dinas PU (Pekerjaan Umum) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, jalan tersebut dicek kelayakan dan spesifikasi teknisnya.</p>
<p>Setelah dilakukan berbagai prosedur dan pengecekan dan kelayakan cor beton jalan raya Desa Kasiyan Timur ini dinyatakan lolos dan memenuhi standart teknis. </p>
<p>Terkait pengerjaan ini, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Jember Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Aryo Yudhanto Wijokongko mengatakan, pengerjaan cor beton ini merupakan CSR dari PT Imasco Asiatic. Hal ini perlu diserahkan kepada Pemprov setelah pekerjaan selesai supaya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.</p>
<p>"Jadi kan gini, Imasco itu ingin berkontribusi terhadap jalan provinsi yang dilalui oleh armada Imasco. Jadi, tiga bulan yang lalu itu sudah ada berita acara penyerahan sementara. Jadi ruas jalan provinsi kan memang kewenangannya Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur," kata Yudha sapaan akrab Kepala UPT PJJJ Dinas PU Binas Marga Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/04/2025).</p>
<p>"Maka kita buat MoU, berita acara serah terima untuk dikerjakan Imasco sebagai kontribusi mereka jalan dengan penanganan beton, pengerasan beton atau <em>rigid pavement</em>. Hari ini dilakukan serah terima dari Imasco karena sudah selesai pekerjaannya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," jelasnya.</p>
<p>Yudha juga menjabarkan, bahwa jalan ini sudah bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat mulai hari ini atau minimal besok sudah bisa dilewati kendaraan bertonase berat.</p>
<p>"Hari ini sebenarnya bisa dilewati masyarakat, melihat antusiasme masyarakat sisi jalan sebelah barat tadi juga ada yang melewatinya. Kami berharap besok sudah normal kembali kendaraan bisa melewatinya dan roda perekonomian bisa kembali berjalan," urai Yudha.</p>
<p>Ditanya soal peningkatan kelas jalan yang harus dilakukan karena di wilayah Jember sendiri memang layak jalan, dirinya menjelaskan masih ada beberapa tahapan sebelum diajukan ke kementrian PU di pusat.</p>
<p>"Kalau untuk kelas jalan masih proses Pak ya, karena kan untuk kelas jalan itu tidak hanya bisa dari Jember saja untuk mengusulkan, karena kelas jalan kan kewenangannya kementerian PU," imbuhnya menjelaskan.</p>
<p>"Dan itu usulannya pun dari provinsi ke pusat itu harus bersamaan dengan seluruh kabupaten kota. Jadi di Jawa Timur ada 38 kabupaten kota, itu prosesnya sedang berjalan. Nah ini termasuk yang kontribusinya Imasco, kemudian sekarang ada proyek yang sedang kami kerjakan itu juga dalam rangka untuk memenuhi persyaratan kelas jalan tadi," pungkas Yudha.</p>
<p>Sementara itu di tempat terpisah, Legal Manager PT Imasco Asiatic Fendi, mengatakan, setelah melalui pengerjaan selama tiga bulan dan sesuai RAB yang ada, maka ruas jalan ini diserahkan ke pemerintah sesuai peruntukannya.</p>
<p>"Untuk nilai CSR-nya PT Semeni Masko, menurut RAB yang ada sekarang itu adalah Rp 5,5 miliar untuk CSR yang kali ini. Dengan lebar ruas jalan 9 meter dan panjang 500 meter," kata Fendi.</p>
<p>"Ini merupakan bentuk perhatian kami sebagai tanggung jawab moral kepada masyarakat khususnya pengguna jalan. Selain banyak bentuk CSR yang kami berikan kepada masyarakat," ulasnya.</p>
<p>PT Imasco Asiatic berharap setelah jalan ini dibuka, roda perekonomian kembali berjalan dan masyarakat bisa kembali beraktifitas normal.</p>
<p>"Harapan kami setelah jalan ini dibuka bisa diterima dengan masyarakat dan untuk jalan bisa normal kembali dibuka dan tidak ada pembatasan tonase," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Warga Desa Kasiyan Timur bernama Ashari mengatakan, adanya perbaikan jalan raya ini bisa membantu mengurangi kekhawatiran masyarakat adanya kecelakaan, namun hal ini dibarengi dengan kendaraan besar agar tidak ugal-ugalan di jalan raya.</p>
<p>"Saya tidak membela siapapun disini, saya bersuara karena jalan raya ini milik pemerintah dan digunakan untuk semua masyarakat dan golongan, yang penting jalan raya sudah dibenahi. Terima kasih atas bentuk perhatiannya pihak pabrik semen," ungkapnya.</p>
<p>"Saya berpesan kepada supir kendaraan besar yang nantinya melewati jalan ini ketika jalan dibuka, hendaknya berhati-hati dan tidak ugal-ugalan. Untuk pihak pabrik, CSR yang sudah dilakukan agar bisa ditambah guna memberi manfaat bagi masyarakat terdampak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wanita Pemeran Video Mesum di Jember Pernah Bekerja di Tempat Karaoke dan Biliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wanita-pemeran-video-mesum-di-jember-pernah-bekerja-di-tempat-karaoke-dan-biliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wanita-pemeran-video-mesum-di-jember-pernah-bekerja-di-tempat-karaoke-dan-biliar</guid>
<description><![CDATA[ Wanita berinisial RD itu juga diketahui pernah bekerja di luar negeri setelah menempuh pendidikan tinggi di salah satu kampus swasta di Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f76887e25b1.webp" length="25524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 14:34:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Wanita Pemeran Video Mesum di Jember Pernah Bekerja di Tempat Karaoke dan Biliar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Jember berhasil mengamankan pemeran video asusila berdurasi 32 menit yang baru-baru ini viral di media sosial. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sejoli berinisial RD dan DF itu ditangkap karena diduga sebagai pemeran adegan hubungan seksual dalam sebuah video yang viral di platform X (dulu Twitter). Saat ini, keduanya sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Betul kedua pemeran yang diduga ada dalam video viral tersebut telah kami amankan. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan," ucap Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma Angga, Kamis (10/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKP Angga mengatakan, keduanya diamankan di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember pada Rabu (9/4/2025) siang. Pemeriksaan terhadap keduanya sedang dilakukan untuk memastikan mereka benar-benar warga Kabupaten Jember dan pemeran video mesum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kasus ini masih terus kami kembangkan. Nanti akan kami rilis apabila ada update terbaru," paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kabupaten Jember kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video syur yang beredar luas di media sosial X (dulu Twitter). Informasi itu diunggah oleh akun Instagram @jember.keras. </span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Pengunggah menampilkan foto hasil tangkap layar video yang menampilkan seorang pria dan perempuan sedang berpose tidak senonoh. Pada bagian mata ditutup gambar kotak warna putih.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">“Beredar video syur yang diduga merupakan wanita asal Jember melakukan hubungan s*ksual bersama pacarnya tersebar di media sosial X (dulunya Twitter),” demikian kutipan caption dalam unggahan tersebut.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Suara Jatim Post berhasil menemukan seorang narasumber yang menyebutkan bahwa sejoli dalam video yang kini viral tersebut merupakan warga Kabupaten Jember.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya itu, RD merupakan pemeran wanita dalam video tersebut. Dia disebut pernah bekerja di salah satu tempat karaoke di Kabupaten Jember sebagai penjaga kasir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau yang pemeran perempuan itu setahu saya pernah bekerja di salah satu tempat karaoke sebagai kasir. Dia juga pernah bekerja di salah satu tempat bermain biliar di Jember," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, usia kedua pemeran dalam video tersebut berkisar antara 26-27 tahun dan pernah berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta ternama di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Usianya setahu saya 26-27 tahun baik yang laki-laki maupun perempuan. Kalau yang perempuan itu pernah berkuliah di perguruan tinggi swasta di Jember," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah menyelesaikan kuliahnya, lanjut sumber itu, pemeran perempuan itu kemudian sempat bekerja ke luar negeri selama kurang lebih dua tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dulu pernah bekerja di luar negeri. Itu dulu satu fakultas dengan saya," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Gerak Cepat Tangkap Terduga Pemeran Video Syur Asal Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-gerak-cepat-tangkap-terduga-pemeran-video-syur-asal-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-gerak-cepat-tangkap-terduga-pemeran-video-syur-asal-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kedua terduga pelaku pemeran video asusila itu ditangkap di kediamannya masing-masing. Terduga pemeran perempuan asal Kecamatan Semboro. Terduga pemeran pria asal Kecamatan Sumbersari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f63f117ccf5.webp" length="11752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 16:25:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Polisi Gerak Cepat Tangkap Terduga Pemeran Video Syur Asal Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Aparat kepolisian bertindak cepat menyikapi beredarnya video asusila yang diduga diperankan oleh sejoli asal Kabupaten Jember. Kepolisian Sektor (Polsek) Semboro telah menangkap kedua terduga pelaku pada Rabu (9/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terduga pemeran perempuan dalam video syur berdurasi 8 menit itu berinisial LND asal Kecamatan Semboro. Sementara terduga pemeran pria berinisial DF asal Kecamatan Sumbersari. Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dua pelaku diduga pemeran video mesum sudah diamankan. Saat ini dibawa ke Unit PPA Polres Jember untuk menjalani pemeriksaan," demikian diterangkan Kapolsek Semboro, Iptu Andreas Suryo, Rabu (9/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kabupaten Jember kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video syur yang beredar luas di media sosial X (dulu Twitter). Informasi itu diunggah oleh akun Instagram @jember.keras. </span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Pengunggah menampilkan foto hasil tangkap layar video yang menampilkan seorang pria dan perempuan sedang berpose tidak senonoh. Pada bagian mata ditutup gambar kotak warna putih.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">“Beredar video syur yang diduga merupakan wanita asal Jember melakukan hubungan s*ksual bersama pacarnya tersebar di media sosial X (dulunya Twitter),” demikian kutipan caption dalam unggahan tersebut.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Suara Jatim Post berhasil menemukan seorang narasumber yang menyebutkan bahwa sejoli dalam video yang kini viral tersebut merupakan warga Kabupaten Jember.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">"Benar, mereka berdua asal Jember. informasi yang saya tahu, yang cowok dari Kecamatan Sumbersari. Kalau yang cewek saya tidak tahu asalnya mana. Tapi infonya mereka berdua asal Jember," ucap sumber yang enggan namanya disebutkan, Rabu (9/4/2025).</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, video tersebut sudah beredar luas sejak beberapa bulan yang lalu. Berdasar informasi yang diketahuinya, sejoli itu kini sudah menikah siri.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">"Tapi kepastian informasinya masih kurang jelas. Mereka katanya pacaran,” imbuhnya.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, sumber itu menduga video tersebut seperti sengaja dibuat. Sebab dalam rekamannya sepasang pemuda itu berinteraksi seperti sedang melakukan siaran langsung.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">“Kalau dari video yang beredar, video itu sengaja dibuat dan seperti ada interaksi. Maksudnya itu sengaja dibuat dan seperti live lewat aplikasi gitu," ujarnya.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Jember sedang menyelidiki kasus beredarnya video asusila tersebut. Namun polisi masih ingin memastikan kebenaran informasi yang dibagikan di Instagram itu.</span><o:p></o:p></p>
<p><span lang="IN">"Masih kami selidiki kebenarannya," ucap Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember, Ipda Qori Novendra, Rabu (9/4/2025). <strong>(*)</strong></span><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Video Syur Diduga Diperankan Pasangan Asal Jember Hebohkan Jagat Maya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/video-syur-diduga-diperankan-pasangan-asal-jember-ramaikan-jagat-maya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/video-syur-diduga-diperankan-pasangan-asal-jember-ramaikan-jagat-maya</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Jember sedang menyelidiki kasus beredarnya video asusila tersebut. Namun polisi masih ingin memastikan kebenaran informasi yang dibagikan di Instagram itu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f60d9e02f80.webp" length="8772" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 12:37:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Video Syur Diduga Diperankan Pasangan Asal Jember Ramaikan Jagat Maya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kabupaten Jember kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video syur yang beredar luas di media sosial X (dulu Twitter). Informasi itu diunggah oleh akun Instagram @jember.keras. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pengunggah menampilkan foto hasil tangkap layar video yang menampilkan seorang pria dan perempuan sedang berpose tidak senonoh. Pada bagian mata ditutup gambar kotak warna putih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Beredar video syur yang diduga merupakan wanita asal Jember melakukan hubungan s*ksual bersama pacarnya tersebar di media sosial X (dulunya Twitter),” demikian kutipan <em>caption </em>dalam unggahan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Suara Jatim Post berhasil menemukan seorang narasumber yang menyebutkan bahwa sejoli dalam video yang kini <em>viral </em>tersebut merupakan warga Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Benar, mereka berdua asal Jember. informasi yang saya tahu, yang cowok dari Kecamatan Sumbersari. Kalau yang cewek saya tidak tahu asalnya mana. Tapi infonya mereka berdua asal Jember," ucap sumber yang enggan namanya disebutkan, Rabu (9/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, video tersebut sudah beredar luas sejak beberapa bulan yang lalu. Berdasar informasi yang diketahuinya, sejoli itu kini sudah menikah siri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tapi kepastian informasinya masih kurang jelas. Mereka katanya pacaran,” imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, sumber itu menduga video tersebut seperti sengaja dibuat. Sebab dalam rekamannya sepasang pemuda itu berinteraksi seperti sedang melakukan siaran langsung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kalau dari video yang beredar, video itu sengaja dibuat dan seperti ada interaksi. Maksudnya itu sengaja dibuat dan seperti <em>live </em>lewat aplikasi gitu," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Jember sedang menyelidiki kasus beredarnya video asusila tersebut. Namun polisi masih ingin memastikan kebenaran informasi yang dibagikan di Instagram itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Masih kami selidiki kebenarannya," ucap Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember, Ipda Qori Novendra, Rabu (9/4/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua RT di Jember Tewas Tenggelam di Laut Pantai Paseban saat Berusaha Menolong Anaknya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketua-rt-di-jember-tewas-tenggelam-di-laut-pantai-paseban-saat-berusaha-menolong-anaknya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketua-rt-di-jember-tewas-tenggelam-di-laut-pantai-paseban-saat-berusaha-menolong-anaknya</guid>
<description><![CDATA[ Jasad korban telah dibawa pulang ke rumah duka setelah sebelumnya sempat dilarikan ke puskesmas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f35e1b81674.webp" length="35554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 12:10:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Ketua RT di Jember Tewas Tenggelam di Laut Pantai Paseban saat Berusaha Menolong Anaknya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Seorang ketua RT di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember meregang nyawa usai tenggelam di laut Pantai Paseban. Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/4/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban diketahui bernama Sundrik Yuliadi (37), warga Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Dia tewas karena tenggelam setelah berusaha menolong anaknya berinisial R (12) yang terseret ombak saat berenang.</span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadiannya tadi pagi. Menurut informasi, yang bersangkutan tadi hendak menolong anaknya yang terseret ombak. Namun apes dialami korban. Pada saat bersamaan ada ombak besar dan korban terseret," ucap Kepala Dusun Blok Kelor, Sulton Maulana, Senin (7/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p>Jadi tadi mereka liburan di pantai, dan pada saat itu anak nya sedang berenang bersama pengunjung lain.Tidak selang beberapa saat anak yang bersangkutan tenggelam.</p>
<p>"Jadi anak yang bersangkutan tenggelam dan bapak nya berusaha menolong.Anaknya bisa terselamatkan dan bapaknya malah terseret ombak dan tenggelam," imbuhnya.</p>
<p><span lang="IN">Informasi tersebut juga dikuatkan oleh keterangan dari salah seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Viky Ranggong.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadian tadi tidak lama. Korban menolong anaknya lalu yang bersangkutan terseret ombak dan tenggelam dan tidak lama muncul. Kita tolong dan kita bawa ke puskesmas. Namun nahas nyawanya tidak tertolong," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kencong, AKP Heru Siswanto juga membenarkan peristiwa tersebut. Korban jiwa dalam insiden tersebut satu orang. Jasad korban juga telah dibawa pulang ke rumah duka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kejadian benar. Anggota sudah meluncur ke lokasi dan tadi juga ada tim gabungan. Korban sudah dibawa ke rumah duka. Kami imbau masyarakat berhati-hati ketika liburan. Jika ada imbauan dilarang berenang jangan sampai dilanggar," imbaunya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lebaran Plus 3, Penumpang Arus Balik Mulai Padati Stasiun Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lebaran-plus-3-penumpang-arus-balik-mulai-padati-stasiun-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lebaran-plus-3-penumpang-arus-balik-mulai-padati-stasiun-jember</guid>
<description><![CDATA[ Pada hari ini, 3 April 2025, tercatat 11.672 penumpang berangkat. Sedangkan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 11.158 orang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67ee0b80d08e5.webp" length="55418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 12:06:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Mudik, lebaran, Idulfitri, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebelumnya, arus mudik yang dicatat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran Tahun 2025 tanggal 21 Maret hingga tanggal 3 April 2025, sebanyak 128.928 penumpang telah diberangkatkan dari wilayah Daop 9 Jember.</p>
<p>Sementara jumlah penumpang tiba mencapai 139.629 penumpang. Data ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memilih kereta api sebagai salah satu moda transportasi favorit untuk berpergian selama moment Lebaran.</p>
<p>Sementara itu, hasil pantauan dan data Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan, pada H+3 Lebaran, lonjakan penumpang mulai terlihat di berbagai stasiun di wilayah Daop 9 Jember.</p>
<p>Pada hari ini, 3 April 2025, tercatat 11.672 penumpang berangkat. Sedangkan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 11.158 orang.</p>
<p>Stasiun Jember menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 3.035 penumpang, diikuti oleh Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 1.545 penumpang dan Stasiun Kalisetail sebanyak 1.428 penumpang.</p>
<p>Untuk destinasi favorit penumpang keberangkatan dari Daop 9 Jember hari ini meliputi Stasiun Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Malang, Yogyakarta, dan Lempuyangan.</p>
<p>Dengan semakin meningkatnya volume penumpang pasca Lebaran, PT KAI Daop 9 Jember memprediksi adanya lonjakan penumpang arus balik pada periode 4-6 April 2025, dengan rata-rata keberangkatan mencapai 11 ribu penumpang per hari.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, PT KAI Daop 9 Jember mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan dan memastikan kelancaran perjalanan. </p>
<p>“Kami mengimbau para penumpang agar tiba di stasiun lebih awal, minimal 60 menit sebelum jadwal keberangkatan, agar proses boarding dapat berjalan lancar,” kata Cahyo, Kamis (3/4/2025).</p>
<p>Selain itu, guna memberikan kenyamanan bagi calon penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api, PT KAI Daop 9 Jember juga menyediakan fasilitas area bermain anak di Stasiun Jember. </p>
<p>Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh anak-anak, sembari menunggu jadwal keberangkatan kereta api. Fasilitas ini merupakan salah satu cara peningkatan layanan yang dilakukan pada momentum Angkutan Lebaran Tahun 2025. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mayat Wanita tanpa Busana Ditemukan di Pantai Nyamplung Kobong Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mayat-wanita-tanpa-busana-ditemukan-di-pantai-nyamplung-kobong-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mayat-wanita-tanpa-busana-ditemukan-di-pantai-nyamplung-kobong-jember</guid>
<description><![CDATA[ Mayat  berjenis kelamin perempuan dan berusia 70 tahun, sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kecamatan Bangsalsari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67ecdbdc6ff4e.webp" length="55146" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 02 Apr 2025 14:10:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>penemuan mayat, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Warga pesisir Pantai Nyamplung Kobong, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, dikejutkan dengan penemuan mayat wanita tanpa busana pada Rabu (2/4/2025).</p>
<p>Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari barang rongsokan. Setelah menemukan jasad tersebut, ia segera melaporkan kejadian itu kepada warga perumahan nelayan dan pihak kepolisian.</p>
<p>“Tadi ada mayat dalam posisi tertelungkup tanpa busana. Langsung saya pergi melapor ke Polsek Gumukmas,” ujar Komari, saksi mata di lokasi kejadian.</p>
<p>Di tempat terpisah, KBO Satpolair Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa mayat tersebut berjenis kelamin perempuan dan berusia 70 tahun. Ia juga menerima informasi mengenai seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kecamatan Bangsalsari.</p>
<p>“Kami bersama anggota Polair dan Polsek Gumukmas segera melakukan identifikasi terhadap jenazah tersebut. Dari informasi yang kami terima dari relawan SAR, ada seorang lansia bernama Nawasi yang dilaporkan hilang,” jelas Aiptu Agus.</p>
<p>Setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut melalui foto dan pencocokan wajah, tingkat kecocokannya mencapai hampir 99 persen. </p>
<p>“Kami segera mengabarkan hal ini ke tim SAR dan Polsek Bangsalsari agar pihak keluarga bisa datang langsung ke kamar mayat Puskesmas Puger,” pungkasnya. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Geng Motor Meresahkan Warga, Bocah SD di Jember Jadi Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/geng-motor-meresahkan-warga-bocah-sd-di-jember-jadi-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/geng-motor-meresahkan-warga-bocah-sd-di-jember-jadi-korban</guid>
<description><![CDATA[ Kapolsek Tanggul Iptu Husnun Ridho mengaku belum mendapat laporan atas peristiwa tersebut. &quot;Saya belum mendapat laporan. Ini masih perjalanan ke Tanggul. Mau saya cek dulu. Nanti saya kabari,&quot; ujarnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e902160ec0e.webp" length="23498" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 16:31:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Geng Motor Meresahkan Warga, Bocah SD di Jember Jadi Korban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP – </strong>Aksi geng motor meresahkan warga Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember pada Ahad (30/3/2025) dini hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Geng motor yang diperkirakan berjumlah belasan orang menyerang warga. Bahkan, anak-anak yang tengah melakukan patroli sahur tidak luput dari serangan mereka. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami bersama 6 teman kami sedang patroli membangunkan warga sahur. Ada anak kecil kelas 1 SD yang ikut bersama bapaknya. Karena ini malam Ramadan terakhir, kami berfoto di pertigaan pak Jenggot. Tiba-tiba didatangi gerombolan itu," ucap Felly, salah satu korban, Ahad (30/3/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gerombolan pemuda yang mengendarai motor itu berhenti dan menantang berkelahi. Mereka menantang berkelahi sembari mengacungkan senjata tajam ke salah satu warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tidak hanya itu, beberapa di antaranya juga mengeluarkan belati panjang ukuran 40 senti," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak mau tinggal diam, warga pun melakukan perlawanan. Sehingga geng motor itu langsung berhamburan kabur ketika dikejar warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Suasana sempat mencekam. Ketika mereka kabur, beberapa warga melakukan pengejaran. Pas di depan dealer salah satu pelaku berhasil ditendang pedagang pasar. Sehingga terjatuh dan diamankan warga," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaku yang berhasil diamankan pun menjadi bulan-bulanan warga. Warga yang jengkel sempat menghajar pelaku. Rupanya mereka berasal dari Gambirono. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat ulah geng motor itu, dua warga mengalami luka. Yakni ADL, siswi kelas 1 SD yang ikut patroli bersama bapaknya. Dia mengalami luka di bagian dagu. Paman korban juga terkena sabetan senjata tajam di wajah dan dagu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Tanggul Iptu Husnun Ridho mengaku belum mendapat laporan atas peristiwa tersebut. "Saya belum mendapat laporan. Ini masih perjalanan ke Tanggul. Mau saya cek dulu. Nanti saya kabari," ujarnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga akibat Korsleting Listrik, Ruko di Jember Hangus Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-korsleting-listrik-ruko-di-jember-hangus-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-akibat-korsleting-listrik-ruko-di-jember-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Proses pemadaman api memakan waktu cukup lama karena petugas Damkar mengalami sejumlah hambatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e9047ab081b.webp" length="27332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 16:02:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Diduga akibat Korsleting Listrik, Ruko di Jember Hangus Terbakar</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bangunan ruko dua lantai di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember mengalami kebakaran pada Ahad (30/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.02 WIB. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bangunan dua lantai dengan luas kurang lebih 6x12 meter itu menjual aneka seblak. Pemiliknya yaitu seorang pria bernama Wildan Fahmi Hernawan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ruko yang berlokasi di Jalan Ikan Paus Raya, RT 04/RW 06, Kelurahan Sempusari itu mengalami kebakaran diduga akibat korsleting listrik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sempat mengalami kesulitan saat berusaha memadamkan api. Sebab, dua armada Damkar sempat mengalami eror di bagian mesin. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena itu, proses pemadaman api memakan waktu lama. Karena harus menunggu armada truk Damkar lainnya datang membantu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Namun kerugian materiil sementara ini ditaksir ratusan juta rupiah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Dari kejadian kebakaran ruko itu, kami terpaksa membutuhkan waktu lama untuk memadamkan api. Kurang lebih 2-2,5 jam. Karena saat kami datang ke lokasi kejadian, bagian mesin juwen (joint, red) truk pemadam mengalami eror. Padahal bagian mesin itu yang dipakai untuk menyemprotkan air," ucap Hary Aksarawan, anggota Regu A Damkar dan Penyelamatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk proses pemadaman api semestinya paling lama satu jam. Ini sampai molor 2,5 jam. Beruntung tidak ada korban. Kerugian hanya materi. Ditaksir ratusan juta rupiah," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hary menambahkan, penyebab kebakaran diduga dari adanya arus pendek listrik di dalam bangunan ruko tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Informasi dari pemilik toko, sebenarnya itu dari siang sampai sore itu sudah ada bau kayak kabel terbakar. Tapi saat dicari, tidak ketemu. Akhirnya sampai malam dini hari ini terjadi kebakaran. Jumlah personel yang dikerahkan 25 orang,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petasan Meledak! Rumah di Jember Hancur dan 1 Orang Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petasan-meledak-rumah-di-jember-hancur-dan-1-orang-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petasan-meledak-rumah-di-jember-hancur-dan-1-orang-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Kejadian ledakan petasan, diketahui juga mengakibatkan sebagian rumahnya hancur. Dengan atap rumahnya ambruk berhamburan. Anaknya berinisial DMS (14) juga ikut menjadi korban. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e7fa1cea6a8.webp" length="30788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 21:01:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Mercon, petasan, Jember, kriminalitas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p></p>
<p>Meledak!!! Rumah Hancur di Jember 1 Orang Terbakar </p>
<p></p>
<p></p>
<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Nur Imam Gozali (45) warga Jalan Koptu berlian RT 4 RW 5 Lingkungan Trogowetan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember hanya bisa menangis.</p>
<p>Pasalnya, petasan yang sedang dibuat olehnya, tiba-tiba meledak dan menyebabkan korban mengalami luka bakar 50 persen. Kejadian itu terjadi sekira pukul 14.13 WIB, Sabtu (29/3/2025).</p>
<p>Kejadian ledakan petasan, diketahui juga mengakibatkan sebagian rumahnya hancur. Dengan atap rumahnya ambruk berhamburan. Anaknya berinisial DMS (14) juga ikut menjadi korban.</p>
<p>Karena saat terjadi ledakan, anaknya yang sedang tidur di dalam kamar. Juga tertimpa lemari yang roboh dan serpihan atap ambruk akibat ledakan petasan.</p>
<p>Terkait peristiwa ini, Kata Kapolsek Sumbersari AKP Suhartanto, dari kejadian ini korban sampai harus dievakuasi ke RSD dr. Soebandi Jember, karena luka bakar yang dialami.</p>
<p>"Terkait kejadian ledakan petasan itu, bermula dari korban atas nama Imam. Saat itu sedang merakit mercon (petasan) di dalam rumahnya. Di dalam rumah selain korban, juga ada istrinya di dapur dan anaknya yang sedang tidur dalam kamar. Beruntung anaknya yang lain masih umur 6 tahun, sedang ada di rumah neneknya," kata Suhartanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Sabtu (29/3/2025).</p>
<p>Terkait penyebab ledakan petasan itu, lebih lanjut pria yang akrab disapa Tanto ini menjelaskan, diduga akibat percikan api rokok.</p>
<p>"Sewaktu merakit petasan itu, dia juga sambil merokok. Nah itu (percikan api rokok), menyambar bubuk mesiu. Sehingga terjadi kebakaran dan ledakan yang mengakibatkan rumahnya hancur. Korban pun juga mengalami luka bakar 50 persen," jelasnya.</p>
<p>"Korban pun dievakuasi ke Puskesmas Sumbersari. Tapi terus dirujuk ke rumah sakit dr. Soebandi dalam rangka perawatan. Anaknya juga ikut jadi korban. Karena waktu tidur itu, kamarnya juga runtuh, terus lemarinya roboh menimpa anaknya. Tapi tidak apa-apa, anaknya hanya mengalami lacet-lecet saja," sambungnya.</p>
<p>Dari kejadian ini, mantan Kapolsek Tanggul itu lanjut menjelaskan, luka bakar yang dialami korban diketahui ada di bagian wajah, tangan dan kaki.</p>
<p>"Polisi juga mengamankan sisa bahan pembuat petasan. Karena diketahui sebelumnya, korban membeli bubuk mesiu dan obat pembuat petasan sebanyak setengah kilogram. Kejadian ini, akibat kurang kehati-hatian korban," ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut polisi masih mendalami dan melakukan proses lidik lebih lanjut. Terlebih kata Tanto, diketahui kejadian ini juga langsung menjadi atensi Polres Jember.</p>
<p>"Karena tadi pak Kapolres dan Wakapolres Jember langsung ke lokasi kejadian. Apakah korban tidak hanya membuat, tapi juga menjual petasan. Masih dalam proses lidik lebih lanjut," tegasnya.</p>
<p>"Korban ini merupakan warga baru di Antirogo, sebelumnya warga Kecamatan Kalisat. Korban baru tinggal di rumah istrinya di Antirogo, baru sebulan. Istrinya seorang janda, dan baru dinikahi korban," jelasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Ikan Air Tawar di Jember Jadi Buruan Pemudik Jelang Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-ikan-air-tawar-di-jember-jadi-buruan-pemudik-jelang-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-ikan-air-tawar-di-jember-jadi-buruan-pemudik-jelang-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Momentum ini membuat para pemudik berburu berbagai jenis ikan air tawar untuk dibeli dan dimasak bersama keluarga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e7b5e603e7d.webp" length="70214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 16:37:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pasar Ikan Air Tawar di Jember Jadi Buruan Pemudik Jelang Lebaran</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Para pedagang pasar ikan air tawar yang berada di Jalan Raya Jombang, tepatnya di depan SPBU Keting terlihat semringah saat menjelang lebaran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagaimana tidak, mereka kebanjiran pembeli. Karena selain pembeli dari warga lokal, pembeli juga ramai dari kalangan pemudik yang baru pulang merantau.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Momentum ini membuat para pemudik berburu berbagai jenis ikan air tawar untuk dibeli dan dimasak bersama keluarga. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mujiono, salah satu pemudik dari Surabaya yang hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Kencong setiap tahun pasti berhenti di pasar ikan air tawar ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Agenda tahunan ini, saya beli ikan gurami mau dibakar untuk buka puasa bersama keluarga. Ini bagi saya adalah momen yang sangat langka dan luar biasa," ucapnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu salah satu pedagang bernama Bonali yang sudah puluhan tahun berjualan di pasar tradisional itu menyampaikan, tahun ini para pembeli cukup ramai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pembeli agak ramai. Mereka sukanya ikan gurami. Makanya saya setiap hari habis kurang lebih 1 kuintal ikan. Harga sekarang 37 ribu rupiah dan sudah kami bersihkan dari kotoran," kata Bonali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pasar tampak ramai. Orang-orang datang silih berganti mencari berbagai jenis ikan. Mulai dari gurami, patin, lele dan udang air tawar serta beberapa jenis ikan lainnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria di Jember Bacok Terduga Selingkuhan Istri hingga Kritis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-bacok-terduga-selingkuhan-istri-higga-kritis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-bacok-terduga-selingkuhan-istri-higga-kritis</guid>
<description><![CDATA[ Polisi belum bisa memberikan keterangan perihal motif pelaku. Namun warga setempat menduga karena dilatarbelakangi permasalahan asmara ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e63deca7310.webp" length="34246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 14:02:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Seluruh pedagang dan pembeli di Pasar Baru Kencong dibuat kaget oleh peristiwa berdarah di area lapak lasahan tepatnya di sebuah warung kopi pada Jumat (28/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Imron Biagi (30), pria asal Dusun Jadukan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember harus menahan sakit akibat sabetan senjata tajam (sajam) bertubi-tubi oleh orang yang tidak dikenalnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat itu, korban sedang berada di sebuah warung kopi sekitar pukul 05.00 WIB. Korban akhirnya tumbang setelah beberapa bagian tubuhnya dicacah menggunakan sajam. Korban pun segera dilarikan ke puskesmas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Usut punya usut, berdasar informasi yang berhasil dihimpun dari warga, korban diduga sebagai pacar dari seorang perempuan bernama Iis Nuryanti (33).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan terduga pelaku adalah pria bernama M Tolib (38), warga Dusun Gumukbanji, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong yang merupakan suami dari Iis Nuryanti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Diduga cemburu suaminya kepada korban pak. Saat itu di warung kopi tanpa banyak bicara langsung membacok dan semua sempat kaget," ucap saksi mata di lokasi kejadian yang enggan dipublikasikan namanya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Kencong AKP Heru Siswanto mengatakan, sekitar 3 jam setelah peristiwa itu, terduga pelaku menyerahkan diri ke polisi. Terduga pelaku pun telah dimintai keterangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Motifnya belum bisa kami jabarkan. Karena kami sedang memeriksa para saksi dan juga pelaku serta korban. Yang jelas, pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti. Selanjutnya kami kabari nanti perkembangannya," ujar AKP Heru, Jumat (28/3/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Hendak Curi Motor, Bocah SMP di Jember Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-hendak-curi-motor-bocah-smp-di-jember-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-hendak-curi-motor-bocah-smp-di-jember-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara, bocah ini hanya memundurkan sepeda motor, dan kebetulan hal tersebut diketahui oleh pemiliknya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e5049ea86a2.webp" length="50732" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 16:03:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, curanmor, narkoba, pencurian, pembunuhan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Jajaran Unit Reskrim Polsek Ambulu Jember, Jawa Timur mengamankan IH, bocah SMP yang diduga melakukan pencurian sepeda motor di area parkir.</p>
<p>Bocah laki - laki berumur 16 tahun asal Kecamatan Wuluhan Jember ini, diamankan warga usai kepergok dan diduga hendak mencuri sepeda motor Honda Beat yang terparkir di emperan toko di Desa Pontang Kecamatan Ambulu.</p>
<p>Terkait peristiwa ini, Kanit Reskrim Polsek Ambulu Ipda Dimas Abra Wibowo mengungkapkan, hal tersebut berlangsung pada, Rabu malam (26/3/2025). Kata dia, pelaku diamankan korban di tempat kejadian perkara.</p>
<p>"Setelah mendapatkan laporan tersebut, kami langsung amankan ABH (Anak Berhadapan Hukum) di Polsek untuk dilakukan interogasi dan didampingi orang tuanya," katanya, Kamis (27/3/2025).</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara, bocah ini hanya memundurkan sepeda motor, dan kebetulan hal tersebut diketahui oleh pemiliknya.</p>
<p>"Untuk kasus pencuriannya masih kami dalami, karena menurut saksi-saksi ABH ini hanya memundurkan sepeda motor dan diketahui oleh pemiliknya, akhirnya diamankan oleh pemiliknya," kata Dimas.</p>
<p>Dimas mengaku kesulitan meminta keterangan dari terduga pelaku, sebab obrolan bocah tersebut sering kali tidak nyambung.</p>
<p>"Yang bersangkutan kalau diajak komunikasi kurang nyambung, mungkin terpengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang," imbuhnya.</p>
<p>Dia mengaku telah mengamankan barang bukti dalam perkara ini, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.</p>
<p>Sementara untuk proses hukum lebih lanjut dalam perkara ini, Dimas mengaku masih perlu berkoordinasi dengan Bapas Jember, karena ini menyangkut anak berhadapan hukum.</p>
<p>"Sesuai undang-undang anak yang berhadapan hukum, harus dilakukan diversi yang melibatkan pihak sekolah dan juga Bapas," tuturnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari perangkat desa setempat. Kata dia, keluarga korban dikenal baik oleh masyarakat dan tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal.</p>
<p>"Pekerjaan orang tuanya petani, dan secara ekonomi kategori keluarga yang cukup," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pria di Jember Tewas saat Pesta Miras, Polisi Kirim Sampel Darah dan Urine ke Polda Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-tewas-saat-pesta-miras-polisi-kirim-sampel-darah-dan-urine-ke-polda-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pria-di-jember-tewas-saat-pesta-miras-polisi-kirim-sampel-darah-dan-urine-ke-polda-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa narasumber, jika korban sejak sore kemarin memang sedang pesta miras bersama teman-temannya di Dusun Sumbersari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e3f3d768c67.webp" length="9680" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 19:58:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kriminal, miras, polres, polsek, polisi, polda, hukum, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pesta Miras Berujung Tewas, Polsek Gumukmas Kirim Darah Korban dan Kencing Ke Polda Jatim </p>
<p></p>
<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Abdul Gofur (41) warga Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger Kabupaten Jember harus meregang nyawa akibat minuman keras, pada Selasa (25/3/2025) malam.</p>
<p>Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa narasumber, jika korban sejak sore kemarin memang sedang pesta miras bersama teman-temannya di Dusun Sumbersari.</p>
<p>Tidak sampai disitu saja, korban yang saat itu sedang membawa semangka datang ke tempat Novita pemilik warung nasi yang tidak jauh dari lokasi rumah Rozak.</p>
<p>Korban saat itu sedang mengembalikan termos dan lalu yang bersangkutan makan bakso.</p>
<p>Tidak selang beberapa lama, korban mengajak Novita ke rumah Abdul Rozak. Di situlah terjadi pesta miras, dan ternyata di rumah tersebut juga sudah ada 4 orang lain dan salah satu perempuan.</p>
<p>Tidak selang beberapa saat, korban meminta kepada Novita agar membelikan sate. Tidak selang beberapa lama, saat korban tertidur dan waktu Novita membangunkan korabn, ternyata sudah tidak bernafas.</p>
<p>Terkait peristiwa itu, Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugianto saat dikonfirmasi pada, Rabu,(26/3/2025) terkait peristiwa itu membenarkan, dan pihaknya membawa korban ke RS Dr Soebandi untuk di autopsi.</p>
<p>"Korban menurut informasi yang kita dapat memang punya riwayat sakit lambung. Selain itu hal yang terjadi memang benar, mereka pada saat kejadian konsumsi miras. Selanjutnya yang kami lakukan untuk ungkap jelas penyebab korban meninggal, kami kirim sampel darah dan bekas miras ke Polda Jatim untuk keperluan forensik," kata Sugianto.</p>
<p>Sementara itu, di tempat terpisah kepala Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas bernama Sunoto saat dikonfirmasi perihal kejadian di wilayahnya, dirinya membenarkan.</p>
<p>"Kemarin benar ada kasus miras dan ada korban meninggal," singkatnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dibacok Orang tak Dikenal, Pemuda di Jember Dilarikan ke Puskesmas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dibacok-orang-tak-dikenal-pemuda-di-jember-dilarikan-ke-puskesmas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dibacok-orang-tak-dikenal-pemuda-di-jember-dilarikan-ke-puskesmas</guid>
<description><![CDATA[ Belum diketahui dengan jelas motif dari aksi pembacokan ini. Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku dan memeriksa sejumlah saksi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e38160e12ca.webp" length="37866" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 11:29:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Dibacok Orang tak Dikenal, Pemuda di Jember Dilarikan ke Puskesmas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Salah satu pemuda di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember tiba-tiba dibacok oleh orang tidak dikenal pada Rabu (26/03/2025) dini hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban yaitu Ahmadi (20), warga Dusun Besuki, Desa Sido mekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan kirinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat luka sabetan yang dialaminya, Ahmadi terpaksa harus dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Semboro untuk mendapatkan perawatan medis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Desa Sidomekar Udi Prihwiyanto mengaku mendapat laporan bahwa ada warganya dibacok oleh orang tidak dikenal ketika sedang di jalan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi kejadiannya sekitar jam 02.00 WIB, pas lagi persiapan sahur. Saya ditelepon Pak Kasun ada warga dibacok. Beruntung tidak meninggal. Informasi dari warga, pelaku setelah membacok langsung kabur," ucapnya, Rabu (26/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Udi menjelaskan, seusai kejadian perangkat desa langsung melarikan korban ke puskesmas. Sebab darah segar terus mengucur deras dari tangan korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah saya lihat di puskesmas, kondisi korban sudah mulai membaik,” imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah mendapatkan perawatan medis, pihaknya menyarankan agar korban melaporkan peristiwa pembacokan yang menimpanya itu ke polisi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga jelas duduk perkara pembacokan ini. Apakah memang murni kriminal atau ada unsur lain dalam peristiwa ini," ujar Udi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun sayangnya, hingga berita ini ditulis pihak Polsek Semboro belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sok Jadi Wartawan, Oknum LSM di Jember Ditangkap</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sok-jadi-wartawan-oknum-lsm-di-jember-ditangkap</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sok-jadi-wartawan-oknum-lsm-di-jember-ditangkap</guid>
<description><![CDATA[ Dirinya diOTT setelah melakukan pemerasan terhadap Ahmad Romadhon Kepala Desa Sukosari Sukowono Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e291da29dda.webp" length="29080" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 19:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>LSM, OTT, wartawan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Salah seorang oknum LSM yang juga sering mengaku sebagai wartawan, Selasa (25/3/2025) diringkus unit Resmob Satreskrim Polres Jember.</p>
<p></p>
<p>Dirinya ditangkap setelah melakukan pemerasan terhadap Ahmad Romadhon Kepala Desa Sukosari Sukowono Jember.</p>
<p></p>
<p>Terkait hal ini, Romadhon menyatakan, bahwa ulah RF di wilayah Kecamatan Sukowono, sering membuat risih sejumlah kepala desa, di mana dirinya selama ini mengaku sebagai LSM dan wartawan, sering mendatangi sejumlah proyek di desa-desa.</p>
<p></p>
<p>Kedatangannya sendiri ditengarai untuk menakut-nakuti pekerja, jika proyek desa bermasalah, dan mengancam akan memberitakan temuannya, jika tidak diganti sejumlah uang.</p>
<p></p>
<p>"Kalau yang bersangkutan sudah menjadi pembicaraan teman-teman Kades di wilayah Sukowono, modusnya mendatangi proyek, kemudian mengambil gambar dan menakut-nakuti kalau proyek bermasalah, yang ujung-ujungnya minta uang," kata Romadhon.</p>
<p></p>
<p>Selain itu Romadon juga menjelaskan jika, RF meminta uang kepada dirinya untuk uang THR, dan jika tidak diberi mengancam akan memberitakan negatif tentang desanya.</p>
<p></p>
<p>"Karena ada ancaman, ya saya akhirnya menyiapkan uang yang diminta, dan koordinasi dengan anggota polisi, sehingga yang bersangkutan berhasil diamankan setelah menerima uang," pungkas Romadhon.</p>
<p></p>
<p>Sementara Kanit Pidum Polres Jember Iptu. Bagus Dwi Setiawan membenarkan OTT pelaku pemerasan.</p>
<p>"Pelaku masih diperiksa penyidik, nanti perkembangannya akan kami infokan ya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Bakar Mobil Maling Jeruk yang Berusaha Kabur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-bakar-mobil-maling-jeruk-yang-berusaha-kabur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-bakar-mobil-maling-jeruk-yang-berusaha-kabur</guid>
<description><![CDATA[ Peristiwa itu terjadi saat warga sedang bersantap sahur. Kemudian anggotanya melakukan patroli dan bertemu mobil yang mencurigakan. Pelaku berjumlah tiga orang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e110a8e813e.webp" length="66714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 16:04:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Warga Jember Bakar Mobil Maling Jeruk yang Berusaha Kabur</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Menjelang lebaran, aksi maling semakin berani. Bahkan kawanan maling nekat membabat sebuah kebun jeruk di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember pada Senin (24/03/2025) dini hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kebun jeruk tersebut milik Romli (80), warga asal Dusun Krajan kulon, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Kawanan maling tersebut akhirnya berhasil ditangkap polisi yang sedang patroli.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaku yang ditangkap polisi yaitu berinisial DT (17), warga Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Remaja itu diamankan beserta sebuah mobil Daihatsu Station dengan pelat nomor P 1065 MI. Di dalam mobil tersebut terdapat 16 sak jeruk hasil curian. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Umbulsari, Iptu Dian Eko Timuriyono mengatakan, peristiwa itu terjadi saat warga sedang bersantap sahur. Kemudian anggotanya melakukan patroli dan bertemu mobil yang mencurigakan. Pelaku berjumlah tiga orang. Namun yang berhasil diamankan satu orang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Anggota saya (bhabinkamtibmas) kebetulan sedang patroli ke wilayah sawah-sawah jeruk. Kemudian ada gerak-gerik tiga orang yang mencurigakan. Kemudian ketika didekati ketiganya sedang menaikkan karung jeruk dengan tergesa-gesa," kata Iptu Dian Eko Timuriyono, Senin (24/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ketiganya ketika hendak diamankan berusaha kabur dan melawan petugas. Namun satu orang berhasil diamankan. Mendengar keributan warga langsung beramai-ramai datang ke TKP," imbuhnya.  <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga juga membantu upaya pengejaran terhadap para terduga pelaku yang kabur melarikan diri. Namun dikarenakan kondisi gelap dan pelaku membawa senjata tajam (sajam), akhirnya pelaku berhasil lolos.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena satu pelaku berhasil diamankan polisi dari amukan massa. Warga yang kesal melampiaskan emosinya dengan cara membakar mobil pelaku yang ditinggalkan di TKP. Sementara ini, pelaku berikut barang bukti kami proses lebih lanjut di unit Reskrim Polsek Umbulsari," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Santri Asal Lumajang Meninggal Usai Salto dari Atas Air Terjun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/santri-asal-lumajang-meninggal-usai-salto-dari-atas-air-terjun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/santri-asal-lumajang-meninggal-usai-salto-dari-atas-air-terjun</guid>
<description><![CDATA[ Rekan rekannya dan korban sempat lompat sambil salto dari atas air terjun. Korban langsung melompat dari atas air terjun berulang kali. Pada lompatan ketiga, kepala korban terbentur batu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e1111b97857.webp" length="29372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 15:16:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Santri Asal Lumajang Meninggal Usai Salto dari Atas Air Terjun Antrokan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Nasib nahas menimpa seorang santri di Kabupaten Jember. Dia tewas saat mandi di sebuah air terjun. Jenazah korban sempat terseret arus sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Senin (24/03/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hariri (20) warga Desa Sembon, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang meninggal dunia akibat terseret arus setelah kepalanya terbentur batu saat melompat dari atas air terjun yang tingginya kurang lebih 7 meter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kanitreskrim Polsek Sumberbaru Aiptu Y. Susanto mengatakan, awalnya korban datang bermain ke rumah temannya di Desa Karang Bayat, Kecamatan Sumberbaru dalam rangka liburan pondok. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Korban sejak semalam memang pamit untuk menginap di rumah salah satu temannya di wilayah Karang Bayat. Ketika pagi, korban bersama rekan rekannya lima orang menuju Air Terjun Antrokan untuk mandi bersama," kata Aiptu Y Susanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Rekan rekannya dan korban sempat lompat sambil salto dari atas air terjun. Korban langsung melompat dari atas air terjun berulang kali. Pada lompatan ketiga, kepala korban terbentur batu. Seketika itu korban tenggelam dan terseret arus. Teman korban mencoba menolong, namun tidak berhasil. Karena itu, mereka kemudian meminta bantuan warga," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa menit kemudian, tubuh korban akhirnya berhasil dievakuasi. Namun, saat itu kondisinya sudah meninggal dunia. Dan warga segera melapor ke aparat kepolisian Sektor Sumberbaru.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Atas kejadian itu, pihak keluarga merasa terpukul. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati ketika melompat dari atas air terjun," imbaunya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mumpuni, Gus Fawait Terpilih Kembali sebagai Ketua Tidar Jawa Timur untuk Periode Kedua</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mumpuni-gus-fawait-terpilih-kembali-sebagai-ketua-tidar-jawa-timur-untuk-periode-kedua</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mumpuni-gus-fawait-terpilih-kembali-sebagai-ketua-tidar-jawa-timur-untuk-periode-kedua</guid>
<description><![CDATA[ Gus Fawait dikenal sebagai sosok yang mampu menjaga kekompakan anggota dan memaksimalkan peran organisasi dalam mewujudkan visi sosial. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dfe23db07e2.webp" length="50794" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 17:59:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, sekda, program, pembangunan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Muhammad Fawait, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Fawait, Bupati Jember, terpilih kembali sebagai Ketua Tunas Muda Indonesia Raya (Tidar) Jawa Timur untuk periode kedua. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Tidar Jawa Timur.</p>
<p></p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Luminor, Jember, berakhir pada Minggu, 23 Maret 2025 sore ini.</p>
<p></p>
<p>Gus Fawait berhasil mempertahankan posisinya berkat kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat.</p>
<p>Di bawah kepemimpinannya, Tidar Jawa Timur semakin solid dan berkembang sebagai organisasi pemuda yang aktif mendorong perubahan sosial di wilayah tersebut.</p>
<p>Gus Fawait dikenal sebagai sosok yang mampu menjaga kekompakan anggota dan memaksimalkan peran organisasi dalam mewujudkan visi sosial.</p>
<p></p>
<p>"Ini adalah amanah besar, dan saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Nantinya, kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas Tidar Jawa Timur sebagai bagian dari perjuangan memajukan Indonesia," kata Gus Fawait setelah terpilih kembali.</p>
<p></p>
<p>Selama Musda berlangsung, hingga hari kedua tidak ada calon lain yang mencalonkan diri untuk menantang Gus Fawait. Hal ini menunjukkan tingginya dukungan anggota Tidar terhadap kepemimpinannya.</p>
<p>Kepercayaan generasi muda terhadap kemampuan Gus Fawait memimpin organisasi yang memiliki jaringan luas di Jawa Timur pun semakin besar.</p>
<p></p>
<p>Beberapa tokoh dan kader Tidar Jawa Timur juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Gus Fawait. Mereka menilai bahwa di bawah arahannya, Tidar semakin mengukuhkan diri sebagai organisasi yang memberikan dampak positif di bidang sosial, pendidikan, dan pengembangan potensi pemuda.</p>
<p></p>
<p>"Saya rasa pemilihan Gus Fawait untuk periode kedua ini adalah keputusan yang tepat. Beliau telah banyak berkontribusi dalam membentuk karakter pemuda yang peduli sosial. Tidar semakin berkembang dan solid," kata Anwar, salah satu kader Tidar Jatim.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, Gus Fawait berjanji untuk melanjutkan program-program strategis, seperti pemberdayaan pemuda, pengembangan kewirausahaan, dan peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur.</p>
<p>Ia juga bertekad memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah agar Tidar terus berperan aktif dalam pembangunan daerah.</p>
<p></p>
<p>“Penting bagi kita semua untuk terus bersinergi, baik dengan pemerintah maupun organisasi lainnya. Tidar memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan positif, dan saya akan memastikan kita terus berinovasi,” ungkap Gus Fawait.</p>
<p></p>
<p>Ketua Umum PP Tidar, Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo, turut mengapresiasi kepemimpinan Gus Fawait. Ia menyebutkan bahwa Tidar Jawa Timur telah melahirkan banyak tokoh muda yang sukses, termasuk Gus Fawait dan Elim Tyu Samba, Wakil Wali Kota Blitar.</p>
<p></p>
<p>Rahayu juga menyampaikan bahwa Musda ini menjadi bagian dari persiapan Kongres Keempat Tidar yang dijadwalkan pada Mei mendatang. Ia berharap proses ini berjalan lancar dan sesuai rencana. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Dikagetkan oleh Dua Ekor King Kobra saat Sahur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-dikagetkan-oleh-dua-ekor-king-kobra-saat-sahur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-dikagetkan-oleh-dua-ekor-king-kobra-saat-sahur</guid>
<description><![CDATA[ Sejatinya ada dua ekor ular king kobra yang masuk ke rumah korban. Namun karena situasinya kurang penerangan, petugas hanya menemukan satu ekor saja ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dfc4267c0fe.webp" length="48410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 16:11:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP –</strong> Niat hati bangun untuk santap sahur, warga Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember justru dibuat kaget bukan kepalang oleh kemunculan king kobra di rumahnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa itu terjadi pada Ahad (23/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Ular king kobra sepanjang 1,5 meter itu masuk ke dalam kamar pemilik rumah bernama Nur Kholisah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ular itu sudah berada di sekitar pekarangan rumah. Kemudian masuk ke dalam rumah lewat celah jendela ruang kamar korban. Karena sedikit terbuka juga posisi jendela agak pendek," kata Anggota Posko B Rambipuji UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jember, M. Yustaniar, Ahad (23/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menjelaskan, ular itu kemudian bersembunyi di belakang lemari di dalam kamar. Pemilik rumah tahu ada ular saat bangun tidur untuk santap sahur. Katanya mendengar suara desisan ular itu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena panik, pemilik rumah yang saat itu hanya berdua dengan anak laki-lakinya yang umur 17 tahun, lari keluar kamar dan menutup pintu. Kemudian menghubungi Damkar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yustaniar menuturkan, berdasar laporan pemilik rumah, ada dua ekor ular yang masuk ke dalam rumah. Namun karena situasi lokasi agak gelap, petugas hanya menemukan satu ekor ular saja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sepertinya satu ekor lagi itu kabur. Kemudian untuk lokasi rumah korban itu berada di pinggir sawah dan jalan besar," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Petugas juga menemukan sarang ular tidak jauh dari tempat kejadian. Namun petugas segera menutup sarang ular tersebut. sementara pemilik rumah diimbau untuk rajin-rajin membersihkan rumah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Titik-titik tempat yang banyak tumpukan barang, sekitar pekarangan rumah, diberi wewangian agar tidak jadi sarang ular. Bukan menggunakan garam, tapi wewangian," imbaunya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yustaniar mengungkapkan, pihaknya langsung terjun ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Sebanyak enam orang petugas Damkar dikerahkan untuk mengevakuasi ular mematikan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berangkat dari Pos Damkar Rambipuji ke rumah korban yang berjarak sekitar 10 kilometer. Ular king kobra itu kemudian dievakuasi ke kantor Damkar untuk kemudian dilepaskan ke habitatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari proses evakuasi ini tadi kendalanya karena bersembunyi di belakang lemari yang agak berat, juga bertumpuk. Tapi alhamdulillah ular berhasil kami amankan, juga tidak ada korban," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ribuan Umat Hindu Gelar Sesuci Laut di Pantai Paseban Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ribuan-umat-hindu-gelar-sesuci-laut-di-pantai-paseban-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ribuan-umat-hindu-gelar-sesuci-laut-di-pantai-paseban-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan Ogoh-Ogoh tahun ini sengaja ditiadakan karena menghargai umat Muslim yang di waktu bersamaan merayakan Idulfitri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dfacf3aab70.webp" length="49466" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 15:32:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Ribuan umat Hindu dari beberapa kabupaten di Jawa Timur mendatangi Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember untuk melaksanakan upacara sesuci laut atau Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947, Ahad (23/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan ini mengusung tema Manawasewa Madawasewa Menuju Indonesia Emas 2025. Umat Hindu memanjatkan lantunan doa di tempat peribadatan yang berada di pinggir laut tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ratusan ubo rampe dan jolen berjajar rapi dan selanjutnya diarak ke pinggir laut serta dilepaskan agar terbawa ombak. Hal ini bertujuan untuk membersihkan diri dari segala macam hal-hal buruk yang terjadi dan dinamakan sesuci laut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terkait kegiatan Hari Raya Nyepi ini, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Umbulsari, Wahyu Widodo menjelaskan makna dari tema yang diangkat dalam kegiatan ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, Manawasewa Madamasewa artinya mengandung makna melayani sesama dan ciptaan-Nya adalah bagian dari melayani Tuhan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama, tahun ini Ogoh-Ogoh yang biasa keliling dan di arak kami tiadakan karena kita menghormati saudara kami umat muslim pas malam yang sama mereka melaksanakan takbir Hari Raya Idulfitri. Jadi kami melakukan ritual keagamaan di pure masing-masing," jelasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pulang Kerja di Gudang Tembakau, Warga Jember Tertimpa Pohon Tumbang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pulang-kerja-di-gudang-tembakau-warga-jember-tertimpa-pohon-tumbang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pulang-kerja-di-gudang-tembakau-warga-jember-tertimpa-pohon-tumbang</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67deb83245133.webp" length="51026" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 22:00:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, banjir, longsor, puting beliung, BPBD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Pulang bekerja di gudang tembakau, seorang ibu rumah tangga yang menaiki sepeda listrik tertimpa pohon yang roboh. </p>
<p></p>
<p>Yusro (52) pengendara sepeda listrik yang tertimpa pohon sekia pukul 14.45 WIB di Jalan Moh. Ikhsan Dusun Kidul Besuk Desa/Kecamatan Ajung Jember, harus dilarikan ke rumah sakit karena luka yang dirinya alami. </p>
<p></p>
<p>"Korban mertua teman, yang baru pulang bekerja dari gudang," kata Arief, Sabtu (22/3/2025). </p>
<p></p>
<p>Arief mengatakan, memang saat itu angin bertiup sangat kencang sekali dan beberapa pohon disekitar lokasi sangat menakutkan. </p>
<p></p>
<p>Bahkan sebelumnya, ia bersama warga sempat mengajukan agar pohon-pohon di lokasi segera dipotong, karena sangat membahayakan. </p>
<p></p>
<p>Ternyata sebelum dilakukan pemotongan oleh petugas atau pihak terkait, pohon yang paling kecilan tumbang duluan.</p>
<p>"Masih ada pohon yang lebih besar, tolong pihak terkait dipotong," pintanya. </p>
<p></p>
<p>Sedangkan untuk Yusro yang merupakan korban pohon yang roboh, dikatakannya mengalami benjolan di kepala dan sudah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah sakit. </p>
<p></p>
<p>Arief juga telah menghubungi pihak BPBD dan untuk sementara akses jalan masih tertutup karena kondisi tersebut.</p>
<p></p>
<p>Tidak hanya di wilayah Ajung kejadian pohon roboh, tetapi juga ada beberapa titik di tempat lain yang mengalami roboh, seperti di Gumukmas, Puger dan sebagainya dan beberapa rumah juga mengalami hal serupa yaitu atap dan genting porak poranda akibat angin tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Enggan Proses Balik Nama Tanah, Sekdes di Jember Ditusuk Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/enggan-proses-balik-nama-tanah-sekdes-di-jember-ditusuk-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/enggan-proses-balik-nama-tanah-sekdes-di-jember-ditusuk-warga</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke Polsek Balung. Kini pelaku ditahan polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67de5a508d5ac.webp" length="18262" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 15:02:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Suhadak (53), pria asal Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember tidak bisa berkutik saat ditangkap warga dan diserahkan ke polisi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia diseret ke Polsek Balung setelah menusuk Sekretaris Desa (Sekdes) Balung Tutul, Zainul Arifin (50). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (22/3/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penusukan yang dilakukan Suhadak ini dipicu oleh rasa kesal lantaran korban sebagai perangkat desa tidak mau melakukan proses balik nama tanah yang di ajukan dirinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Desa (Kades) Balung Tutul, Baidowi menyampaikan dengan jelas perihal apa yang sebenarnya terjadi hingga salah seorang perangkatnya menjadi korban penusukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, Suhadak mengajukan balik nama tanah warisan orang tuanya. Namun, karena ada salah satu ahli waris yang ada di Kalimantan, maka proses tersebut tidak bisa dilakukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Karena butuh tanda tangan familinya. Tapi saat diberi penjelasan berulang-ulang, Suhadak tidak mau tahu dan terkesan tidak peduli. Dia tetap memaksa untuk diproses. Dari situ sekdes ditusuk," terangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Baidowi mengatakan, akibat peristiwa itu, korban menderita luka tusukan pisau sebanyak dua kali di bagian perut. Kini, korban dirawat di Rumah Sakit Balung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Insiden tersebut sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa penusukan itu terjadi di rumah korban. Dengan emosi yang memuncak, pelaku datang ke rumah korban dan langsung menusuk korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pelaku tadi pagi sudah ditangkap dan dibawa polisi setelah warga menangkapnya," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perihal kejadian ini, Kapolsek Balung IPTU Dwy Sugiyanto membenarkan peristiwa penusukan tersebut. Namun pihaknya telah berhasil mengamankan terduga pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku sudah diamankan dan korban saat ini dirawat intensif. Untuk kasus ini dipicu masalah tanah," ucapnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SMK PGRI 05 Kencong Bagikan Takjil Gratis, Warga Membludak dan Saling Berebut </title>
<link>https://suarajatimpost.com/smk-pgri-05-kencong-bagikan-takjil-gratis-warga-membludak-dan-saling-berebut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/smk-pgri-05-kencong-bagikan-takjil-gratis-warga-membludak-dan-saling-berebut</guid>
<description><![CDATA[ Bahkan, karena terlalu berantusias, saat pembagian sempat dihentikan karena warga yang datang saling berebut makanan dan minuman.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dd3f097e56d.webp" length="62472" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 19:02:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pendidikan, takjil, ramadan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebanyak 1.200 kotak nasi dan minuman dibagikan oleh siswa-siswi SMK PGRI 05 Kencong di jalan raya provinsi Jember-Lumajang pada Jumat (21/3/2025) jelang berbuka puasa.</p>
<p>Tidak sampai hitungan jam, pembagian takjil sempat menjadi rebutan masyarakat sekitar yang ingin cepat mendapat takjil meski acara pembagian belum dilaksanakan.</p>
<p>Untuk menjaga kondusifitas dan kemacetan jalan raya Provinsi, pihak panitia sempat menghentikan sementara pembagian takjil, lantaran antusiasme masyarakat tidak bisa diduga dan tidak bisa terbendung.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, kepala SMK PGRI 05 Jember yang berada di Kecamatan Kencong, Saiful Anwar menyampaikan permintaan maaf, karena kuota yang disediakan tahun ini hanya 1.200 kotak nasi dan minuman.</p>
<p>"Kami mohon maaf tahun ini kuota hanya 1.200 saja.Kami tidak menyangka jika antusiasme masyarakat yang datang sangat banyak," kata Saiful Anwar menyampaikan di sela-sela kegiatan pembagian takjil, Jumat (21/3/2025) sore.</p>
<p>Bahkan, karena terlalu berantusias, saat pembagian sempat dihentikan karena warga yang datang saling berebut makanan dan minuman. </p>
<p>"Kami tidak menyangka masyarakat tiba-tiba datangi tempat takjil dan beberapa sempat berebut dan kami akhirnya bisa tangani dan akhirnya kegiatan bisa dilanjutkan kembali dengan aman dan kondusif," ungkap kepala sekolah.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pengguna jalan bernama Miftah Farid, mengaku sempat terjadi kemacetan di jalan raya Provinsi Jember - Lumajang, akibat dari pembagian takjil tersebut.</p>
<p>"Sempat tadi (macet) pak, tapi tidak lama dan ada pak polisi yang datang atur lalu lintas di depan SMK PGRI 05 Kencong pada saat bagi takjil gratis tersebut," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Di Tengah Gempuran Jual Beli Online, Pasar Baru Kencong Jember Tetap Eksis Jualan Baju Lebaran di Bulan Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/di-tengah-gempuran-jual-beli-online-pasar-baru-kencong-jember-tetap-eksis-jualan-baju-lebaran-di-bulan-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/di-tengah-gempuran-jual-beli-online-pasar-baru-kencong-jember-tetap-eksis-jualan-baju-lebaran-di-bulan-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Pembeli terlihat datang dan pergi pada usai salat tarawih. Parkiran terlihat ramai dan hal tersebut membuat para pedagang bisa meraup keuntungan yang luar biasa dari berjualan baju Lebaran. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dc325b102f3.webp" length="79854" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 07:59:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Lifestyle, tips, ramadan, kiat, kesehatan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Meksi di tengah gempuran jual beli online hampir di semua platform media sosial, Pasar Baru di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, tetap eksis menjadi sentra aneka barang keperluan Lebaran.</p>
<p>Bahkan, setiap Ramadan dan sudah jadi agenda tahunan, toko baju di Pasar Baru Kencong buka 24 jam untuk toko baju. Bahkan, memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadan, peningkatan pengunjung semkin signifikan.</p>
<p>Pembeli terlihat datang dan pergi pada usai salat tarawih. Parkiran terlihat ramai dan hal tersebut membuat para pedagang bisa meraup keuntungan yang luar biasa dari berjualan baju Lebaran.</p>
<p>"Kami buka 24 jam mas, karena ini momentum Ramadan dan sudah jadi agenda tahunan. Malam ini ramai pembeli dan rata-rata pembeli dari daerah desa pinggiran dan memang sudah agenda tahunan mereka beli di pasar baru untuk baju Lebaran," kata Imam Syafi'i salah seorang pedagang saat ditemui di sela-sela kesibukannya menjajakan dagangan kepada pembeli, Kamis (20/3/2025) malam.</p>
<p>Lebih lanjut, Syafi'i menyampaikan jika untuk pembeli malam ini cukup ramai, dan berharap tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu.</p>
<p>"Semoga peminat di pasar tradisional ini cukup ramai dan masyarakat tidak meninggalkan pedagang <em>offline</em> seperti kami," harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ayu Sudiyah salah seorang pembeli asal Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, tetap setia membeli baju Lebaran di Pasar Baru Kencong.</p>
<p>"Selain agenda rutin tiap tahun, kami juga lebih leluasa memilih ukuran dan bentuk. Karena jika beli online takut salah bahan dan ukuran kadang tidak jelas juga. Itu menimpa kami berkali-kali," ucapnya.</p>
<p>"Di Pasar Baru ini enak, buka 24 jam. Jadi kami bebas memilih baju buat semua keluarga, para penjualnya ramah dan harga juga bersaing," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Untung As'ad selaku manager pemasaran di Pasar Baru juga menegaskan, jika kegiatan ini agenda tahunan dan berharap masyarakat peduli dan ingat kepada pedagang di pasar agar tidak beli baju secara online terus.</p>
<p>"Jangan beli online terus, disini jelas, nyata barangnya dan bisa memilih dan tidak kalah mode juga, bahkan kita buka 24 jam," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemusnahan BB Tanda Operasi Ketupat Segera Digelar di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemusnahan-bb-tanda-operasi-ketupat-segera-digelar-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemusnahan-bb-tanda-operasi-ketupat-segera-digelar-di-jember</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dbbb6cf2194.webp" length="101424" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 15:45:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2025 di Jalan Sudarman pada Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksanaan kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan personel gabungan dan dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Jember Djoko Susanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Djoko menegaskan, gelar pasukan ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kepolisian, TNI, dan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H. Dengan demikian, akan tercipta suasana mudik yang aman dan kondusif bagi masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini adalah sinergitas demi Jember lebih luar biasa, dan operasi ketupat dimulai. Mohon doa agar Jember lebih baik," ucapnya di sela-sela kegiatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Usai apel gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti (BB) hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">BB yang dimusnahkan yaitu 31,9 gram sabu-sabu, 95 ribu butir obat berwarna putih berlogo Y (Okerbaya), serta 159 knalpot yang tidak sesuai standar. Selain itu, sebanyak 12.899 botol minuman keras (miras) juga berhasil dimusnahkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam rangka menyambut Operasi Ketupat 2025, pemerintah pusat telah mengatur pembatasan angkutan operasional barang, penerapan rekayasa lalu lintas, penghentian sementara pekerjaan proyek konstruksi, serta pengalihan sementara persimpangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi para pengguna jalan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Jember, 2 Rumah Warga Porak Poranda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hujan-disertai-angin-kencang-terjang-jember-2-rumah-warga-porak-poranda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hujan-disertai-angin-kencang-terjang-jember-2-rumah-warga-porak-poranda</guid>
<description><![CDATA[ Kerusakan dua rumah ini menimpa warga di Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Bahkan salah satu korbannya adalah pasangan lansia.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67da697bd83c8.webp" length="75412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 14:45:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, puting beliung, BPBD, suarjatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Badai dan hujan deras yang disertai angin kencang menerpa hampir seluruh wilayah Kabupaten Jember, sejak pagi hingga siang, Rabu (19/03/2025).</p>
<p>Peristiwa ini membuat dua rumah rusak parah dan porak poranda, dan atas kejadian itu, rumah tersebut hampir tidak bisa ditempati kembali. Kerusakan parah ini rata-rata atap rumah mereka yang rusak berjatuhan diterpa hujan disertai angin kencang.</p>
<p>Kerusakan dua rumah ini menimpa warga di Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Bahkan salah satu korbannya adalah pasangan lansia. </p>
<p>Ketua RW 6 Dusun Krajan Desa Mojosari, Ismoyo (55) mengatakan, intensitas hujan deras disertai angin kencang terjadi sejak pagi ketika orang-orang hendak pergi ke sawah.</p>
<p>"Hujan sebenarnya sejak dini hari mas, namun sempat berhenti. Yang parah itu hujannya mulai jam 06.30 WIB, anginnya juga kencang mas. Warga kami tadi ada yang berteriak minta tolong, saya pikir ada maling, ternyata atap rumah mereka berjatuhan," kata Ismoyo.</p>
<p>"Selanjutnya saya laporan ke pemerintah desa Mojosari mas, dan relawan Tagana turun ke lokasi guna melakukan pendataan dan berupaya membantu untuk mengatasi atap rumah para korban," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu Sahabat Tagana, Ismanto (43) mengatakan mendapat laporan warga ada kerusakan atap rumah akibat diterpa hujan disertai angin kencang. Dirinya bersama beberapa jajaran meninjau lokasi memastikan keselamatan warga.</p>
<p>"Saya mendapat laporan ada atap rumah rusak mas, setelah saya inventarisir ada dua korban yang rumahnya rusak parah akibat atap yang berjatuhan, yakni rumah bapak Hermanto dan Kakek Tamat. Atap ruang kamar dan ruang tamu rusak parah mas," ungkap Ismanto.</p>
<p>"Selanjutnya saya laporkan kejadian ini ke pihak kecamatan sekaligus ke BPBD Kabupaten Jember untuk penanganan selanjutnya. Kami bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa berupaya membersihkan puing-puing dan melakukan upaya menggeser perabotan agar tidak terkena hujan," ulasnya.</p>
<p>Hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Jember mengalami hujan deras disertai angin kencang, namun durasi hujan terjadi selama antara satu dan dua jam saja, dan kondisi di Kabupaten Jember saat ini masih diselimuti awan mendung. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Datangi Gereja saat Safari Ramadan di Kencong, Bupati Jember Diberi Pohon Kehidupan </title>
<link>https://suarajatimpost.com/datangi-gereja-saat-safari-ramadan-di-kencong-bupati-jember-diberi-pohon-kehidupan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/datangi-gereja-saat-safari-ramadan-di-kencong-bupati-jember-diberi-pohon-kehidupan</guid>
<description><![CDATA[ Momen Ramadan ini, kerukunan umat beragama tetap terjaga di Desa Wonorejo. Gus Fawait sempat berbincang dengan tokoh umat Kristen mulai dari pendeta, sesepuh, dan beberapa umat Kristiani. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d69cc63be22.webp" length="24124" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 19:01:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, jember, forkopimda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Safari Ramadan Bupati Jember Muhammad Fawait hari kedua digelar di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Minggu (16/03/2025).</p>
<p>Ada yang menarik dalam Safari Ramadan kali ini. Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember, berkunjung ke salah satu gereja di wilayah Desa Wonorejo Kecamatan Kencong.</p>
<p>Yakni Gereja Kristen Jawi Wetan, yang memang memiliki pemeluk agama minoritas di tengah kampung muslim. Hal ini tak menyurutkan mereka untuk saling menghargai dan menghormati antar umat beragama hingga saat ini.</p>
<p>Momen Ramadan ini, kerukunan umat beragama tetap terjaga di Desa Wonorejo. Gus Fawait sempat berbincang dengan tokoh umat Kristen mulai dari pendeta, sesepuh, dan beberapa umat Kristiani.</p>
<p>Gus Fawait juga mendapatkan beberapa oleh-oleh, mulai dari hasil bumi dan tanaman berupa satu bibit pohon Ara atau pohon kehidupan dan bisa diartikan simbol kerukunan.</p>
<p>Disela-sela kunjungan, Pendeta GKJW Sidoreno Pastur Petrus Hari Santosa S,Si Theol, mengatakan, sengaja memberikan oleh-oleh kepada Bupati Jember karena dianggap pemimpin yang menjunjung keberagaman.</p>
<p>"Kami sangat bersyukur sekali, dengan kehadiran Gus Fawait ini. Karena Gus Fawait ini sebagai tokoh yang mampu mengayomi kami kaum minoritas, dan dapat merangkul semua agama yang ada di Kabupaten Jember," kata Pastur Petrus.</p>
<p>"Kami memberikan cinderamata sederhana dalam bentuk tanaman pohon Ara yang memiliki makna kemakmuran, kesuksesan dan kesucian. Kami berdoa semoga Gus Fawait menjadi pemimpin yang membawa Kabupaten Jember makmur dan sukses," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu Gus Fawait mengatakan bahwa berterima kasih kepada umat kristiani. Dan kedatanganya kesini sebagai bentuk sikap kerukunan umat beragama dan merangkul semua lapisan.</p>
<p>"Selain kami mengunjungi beberapa warga difabel, kami juga mengunjungi Gereja di Sidoreno. Bahkan kami dikasih oleh-oleh, padahal saya bersama ketua tim penggerak PKK merasa malu karena gak bawa apa apa," kata Gus Fawait.</p>
<p>"Momentum Safari Ramadan ini juga momen kami mendekatkan diri kepada semuanya, juga ini momen kami berbagi kepada fakir miskin, anak yatim dan emak-emak. Beberapa program unggulan kami siap membantu masyarakat miskin," ulasnya.</p>
<p>Dalam waktu dekat ini Gus Fawait juga tengah mempersiapkan program beasiswa bagi anak kurang mampu untuk melanjutkan Studi Perguruan Tinggi, dan pemotongan anggaran operasional untuk biaya berobat gratis masyarakat Kabupaten Jember di seluruh Indonesia. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecamatan Jombang akan Jadi Pilot Project Pelayanan Terpusat di Kabupaten Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kecamatan-jombang-akan-jadi-pilot-project-pelayanan-terpusat-di-kabupaten-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kecamatan-jombang-akan-jadi-pilot-project-pelayanan-terpusat-di-kabupaten-jember</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Jember juga berharap jika semua lapisan masyarakat maju bersama, jika ada keluh kesah langsung disampaikan lewat aplikasi Wadul Gus&#039;e. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d5607f2bfbe.webp" length="44602" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 19:45:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, jember, forkopimda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP- </strong>Pemerintah Kabupaten Jember mengelar kegiatan Safari Ramadan. Hari ini, Sabtu,(15/3/2025) Kecamatan Jombang yang menjadi sasaran kedatangan Bupati Jember dalam rangka silaturahmi dan berbagi di bulan suci.</p>
<p>Bupati Jember, Muhamad Fawait dalam Safari Ramadan menyempatkan diri mengunjungi ibu disabilitas. Selain itu juga bertemu tokoh agama serta bertemu masyarakat dan anak yatim piatu di pendopo Kecamatan Jombang.</p>
<p>Disela-sela kegiatan, bupati menyampaikan beberapa masukan dan mengenalkan para OPD kepada masyarakat. Selain itu dirinya yang memang asli warga Kecamatan Jombang, akan membuat gebrakan, yaitu pilot project dalam hal pelayanan terpusat.</p>
<p>"Kecamatan Jombang adalah asli saya, dan saya akan buat Kecamatan Jombang maju sebagai awal percontohan atau pilot project. Selanjutnya pelayanan terpusat yang seperti di Pemkab Jember akan kami buka disini, agar masyarakat di beri kemudahan tanpa harus ke Kota Jember," kata Bupati.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, Bupati Jember juga berharap jika semua lapisan masyarakat maju bersama, jika ada keluh kesah langsung disampaikan lewat aplikasi Wadul Gus'e.</p>
<p>Sementara itu, Camat Jombang, Nuryadi saat ditanya perihal program bupati Jember untuk pelayanan terpusat, pihaknya menanggapi dengan antusias.</p>
<p>"Alhamdulillah, Kecamatan Jombang akhirnya akan jadi pusat percontohan kecamatan lain. Ini bagi kami sangat luar biasa, karena masyarakat tidak jauh-jauh dalam hal pengurusan surat menyurat dan semua bisa dilakukan di sini," ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Dorong UIN KHAS Buka Fakultas Kedokteran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dorong-uin-khas-buka-fakultas-kedokteran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dorong-uin-khas-buka-fakultas-kedokteran</guid>
<description><![CDATA[ Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Jember dan UIN KHAS, serta membuka peluang kerja sama di berbagai bidang lainnya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d5387a13d9d.webp" length="33372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 18:31:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, jember, forkopimda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Bupati Jember, Muhammad Fawait melakukan kunjungan ke Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, pada Jumat 14 Maret 2025 dalam upaya mempererat kerja sama.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Fawait menyampaikan keinginannya agar UIN KHAS Jember dapat memiliki Fakultas Kedokteran guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang semakin meningkat di daerah tersebut.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran Fakultas Kedokteran akan mendukung pengembangan sektor kesehatan sekaligus meningkatkan daya saing universitas dalam mencetak tenaga medis yang profesional.</p>
<p>Kunjungan disambut dengan antusias oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, beserta jajaran akademik. Pihaknya mengaku bangga atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jember terhadap kampusnya.</p>
<p>Fawait menegaskan bahwa UIN KHAS Jember memiliki peran penting dalam kemajuan daerah, baik dalam bidang pendidikan maupun ekonomi, sehingga pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh.</p>
<p>"Keberadaan kampus ini bukan hanya mencerdaskan generasi muda, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian di sekitar lingkungan kampus," kata Fawait dalam sambutannya.</p>
<p>Salah satu bentuk konkret dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan adalah melalui program beasiswa yang akan kembali diberikan kepada mahasiswa asal Jember pada tahun 2025.</p>
<p>Bupati menargetkan pemberian beasiswa kepada 20 ribu mahasiswa dalam kurun waktu lima tahun mendatang sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi warga Jember.</p>
<p>"Kami ingin semakin banyak anak-anak Jember yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya, dan UIN KHAS menjadi salah satu tempat yang harus diperhitungkan," jelasnya.</p>
<p>Fawait juga mengajak para lulusan SMA di Jember untuk mempertimbangkan UIN KHAS Jember sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi, karena kualitas akademiknya yang terus berkembang.</p>
<p>"UIN KHAS telah banyak mencetak lulusan berprestasi di tingkat lokal maupun nasional. Ini menjadi bukti nyata bahwa kampus ini layak menjadi pilihan utama," imbuhnya.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Jember dan UIN KHAS, serta membuka peluang kerja sama di berbagai bidang lainnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mudahkan Masyarakat Sampaikan Keluh Kesah, Bupati Jember Launching Layanan Wadul Gus&amp;apos; e</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mudahkan-masyarakat-sampaikan-keluh-kesah-bupati-jember-launching-layanan-wadul-gus-e</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mudahkan-masyarakat-sampaikan-keluh-kesah-bupati-jember-launching-layanan-wadul-gus-e</guid>
<description><![CDATA[ Seluruh warga Jember bisa langsung menyampaikan keluh kesah tentang pelayanan pemerintah langsung ke bupati. Keluh kesah itu bakal langsung dipantau Bupati Jember melalui call centre 08113111108. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d414e884374.webp" length="48702" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Mar 2025 20:11:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, jember, forkopimda, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Demi melayani masyarakat secara menyeluruh, Bupati Jember Muhammad Fawait resmi melaunching layanan Wadul Gus'e. Tepatnya, di kantor Pemkab Jember pada Jumat (14/3/2025).</p>
<p>Seluruh warga Jember bisa langsung menyampaikan keluh kesah tentang pelayanan pemerintah langsung ke bupati. Keluh kesah itu bakal langsung dipantau Bupati Jember melalui call centre 08113111108.</p>
<p>"Bisa juga dengan mention melalui media sosial," katanya disela sela launching.</p>
<p>"Saluran komunikasi ini merupakan bagian dalam memperbaiki Pemerintahan Kabupaten Jember. Nanti akan diterima tim, lalu disalurkan kepada bupati. Lalu, saya teruskan ke OPD untuk segera dicarikan solusi," jelasnya.</p>
<p>Di antaranya, persoalan pembuatan adminduk, perizinan usaha, atau ada bencana banjir dan tanah longsor hingga jalan berlubang. Lebih lanjut, gebrakan ini tidak akan bisa dilakukan bupati sendiri. </p>
<p>"Ini perlu kerja seluruh pihak. Jika berhasil, maka akan menjadi keberhasilan bersama," ucapnya.</p>
<p>Harapannya, semoga layanan Wadul Gus'e dapat berjalan dengan baik dan memberikan kenyamanan masyarakat Jember dan membangun sumber daya manusia yang luar biasa demi Jember maju. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Toko Emas di Kencong Jember Disatroni Maling, Pelaku Diduga Sindikat Mak&amp;Mak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/toko-emas-di-kencong-jember-disatroni-maling-pelaku-diduga-sindikat-mak-mak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/toko-emas-di-kencong-jember-disatroni-maling-pelaku-diduga-sindikat-mak-mak</guid>
<description><![CDATA[ Modus operasi pelaku diduga menggunakan gendam atau dengan cara hipnotis ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d284d5b474c.webp" length="100056" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 14:55:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Toko Emas Bintang Jaya yang berada di area Pasar Baru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember disatroni sindikat mak-mak pencuri emas pada Kamis (13/3/2025) pagi.</p>
<p>Pelaku yang diduga empat orang perempuan berhasil menggasak kalung emas yang berada di etalase dengan berat 7 gram dengan kisaran harga kurang lebih Rp 7 juta sampai Rp 8 juta.</p>
<p>Salah seorang pegawai Toko Bintang Jaya membenarkan peristiwa pencurian emas di toko tempatnya bekerja. Untuk melancarkan aksinya, pelaku diduga menggunakan modus gendam atau hipnotis.</p>
<p>"Benar kejadiannya. Kami duga pelaku ada empat orang. Kami dapat bukti rekaman CCTV. Untuk kerugian kisaran 8 jutaan, dan itu emas berat 7 gram. Namun itu emas tua jadi mahal sekali," ungkap pegawai toko yang enggan menyebutkan identitasnya, Kamis (13/3/2025).</p>
<p>Pelaku diduga berkomplot. Sebab, sejumlah saksi melihat para pelaku mengendarai mobil. Mobil tersebut diparkir agak jauh dari lokasi target yang akan dieksekusi.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pihak pengelola toko berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sebab, peristiwa semacam itu bukan hanya sekali terjadi. Sebelumnya, pernah terjadi peristiwa serupa di toko tersebut.</p>
<p>"Tempat kami dulu juga pernah kejadian ini dan kami melapor. Untuk kejadian ini, kami sudah telepon pemilik toko dan kita suruh buat laporan tindak kejahatan ini," ujar pegawai toko.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Kencong AKP Heru Siswanto mengaku telah mendengar adanya peristiwa pencurian di toko emas di wilayah Kecamatan Kencong. Namun, pihaknya belum menerima laporan dari korban.</p>
<p>"Belum ada laporan. Nanti jika ada laporan, kita akan olah TKP. Tunggu sebentar," ucapnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terkuak, Isi Kemasan Minyakita di Jember Volumenya Kurang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terkuak-isi-kemasan-minyakita-di-jember-volumenya-kurang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terkuak-isi-kemasan-minyakita-di-jember-volumenya-kurang</guid>
<description><![CDATA[ Dari hasil pengecekan langsung yang dilakukan Komisi B DPRD Jember, Candra menyampaikan selisih dari volume dengan tulisan yang tertera dalam kemasan ini sekitar 100 mililiter. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d17a5b727d8.webp" length="33076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 21:19:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>minyakita, riminal, minyak, sembako, sidak, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Komisi B DPRD Jember mendapati adanya dugaan praktik curang, yang ada di minyak goreng kemasan merek Minyakita di pasaran.</p>
<p>Pasalnya, beberapa hari terakhir persoalan Minyakita ini kian mencuat karena volume kemasannya tidak sesuai dengan isi aslinya.</p>
<p>Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mengatakan, persoalan minyakita ini memang menjadi isu nasional dan di Jember sudah mendapatkan informasi terkait polemik tersebut.</p>
<p>"Kami mendapatkan informasi bahwa volume Minyakita ini diduga dicurangi, maka kami langsung mengecek dengan membeli minyak goreng dengan merek tersebut dan memang ada selisih," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Rabu (12/3/2025).</p>
<p>Dari hasil pengecekan langsung yang dilakukan Komisi B DPRD Jember, Candra menyampaikan selisih dari volume dengan tulisan yang tertera dalam kemasan ini sekitar 100 mililiter.</p>
<p>"Sengaja kami beli 2 buah minyak dengan merek Minyakita, yakni, dengan kemasan botol 1 liter dan kemasan pouch 1 liter," imbuhnya.</p>
<p>"Kemudian kami mengecek langsung dengan takaran 1 liter, ternyata keduanya ada selisih sekitar 50 sampai 100 mililiter," tegasnya.</p>
<p>Selain terkait perbedaan volume, politisi PDI Perjuangan ini juga mengecek harga beli kedua minyak goreng merek Minyakita tersebut dan memang ada perbedaan.</p>
<p>Pasalnya, menurutnya Minyakita ini merupakan produk subsidi dari pemerintah pusat untuk masyarakat.</p>
<p>"Ini produk subsidi dan sudah jelas ada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan, tapi dari kami membeli tadi ada selisih harga dengan HET," ungkapnya.</p>
<p>Candra mengungkapkan, jika seharusnya harga jual di konsumen minyak goreng merek Minyakita ini seharusnya Rp 15.700.</p>
<p>"Tadi untuk harga Minyakita dalam botol harganya di pasaran kami beli sekitar Rp 16.000, kemudian untuk kemasan pouch ini harganya Rp 17.000," pungkasnya.</p>
<p>Terkait adanya temuan ini, Komisi B DPRD Jember akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, agar ada langkah yang jelas.</p>
<p>"Kami segera tindaklanjuti, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami tidak ingin masyarakat rugi atau dicurangi persoalan volume, ataupun HET nya," lanjutnya.</p>
<p>Ia menambahkan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menarik produk minyak goreng kemasan Minyakita ini dari peredaran.</p>
<p>"Memang kemarin kami update berita, bahwa Kemendag sudah meminta Minyakita ini yang volumenya di bawah kemasan untuk ditarik dari peredaran," tambahnya.</p>
<p>"Maka kami berharap, Pemerintah Daerah juga menyikapi terkait peredaran minyak goreng kemasan tersebut di pasaran," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Koperasi Bhakti Mulia Masih Bisa Diselamatkan, Begini Kata Diskop Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/koperasi-bhakti-mulia-masih-bisa-diselamatkan-begini-kata-diskop-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/koperasi-bhakti-mulia-masih-bisa-diselamatkan-begini-kata-diskop-jember</guid>
<description><![CDATA[ Gigih Ardianto menyampaikan ada beberapa item kendala yang segera teratasi. Bahkan, pihaknya juga memastikan tidak ada uang yang dipakai oleh pihak pengurus. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d0214d3c0a7.webp" length="47784" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 19:15:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>koperasi, menteri, KAN, nasional, bisnis, ekonomi, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pasca ramai pemberitaan yang diterbitkan pihak suarajatimpost.com, terkait kasus koperasi Bhakti Mulia Karunia Kecamatan Kencong, Jember beberapa waktu lalu, akhirnya mendapatkan titik temu, usai campur tangan Dinas Koperasi setempat.</p>
<p>"Kedatangan kami dalam rangka melakukan evaluasi dan pembinaan. Kami usut tuntas, dan memang benar ternyata ada piutang yang terjadi pada anggota dan saat ini proses penagihan tetap berjalan dan anggota yang berhutang juga membayar," kata Sartini, Kepala Dinas Koperasi Jember, Selasa (11/3/2025) di sela-sela kunjungannya di koperasi Bhakti Mulia Karunia.</p>
<p>Sartini lebih lanjut menerangkan, jika aset yang dimiliki oleh koperasi tersebut sekira Rp 9 miliar. Untuk piutang anggota sendiri yang masih dalam proses dibayar tinggal Rp 1,2 miliar.</p>
<p>"Masih bisa diselamatkan, dan nantinya kami sudah punya formulasi khusus untuk koperasi ini dan anggota yang waktunya mendapat haknya juga agar segera terbayarkan. Kami sudah bertemu semua pengurus, dan ada solusi," terangnya.</p>
<p>"Nantinya kami juga memberikan masukan kepada koperasi, agar jika ada penerapan produk pinjaman tidak serta merta meng ACC anggota yang mengajukan. Semisal produk hutang motor, mebel dan lainnya, harus ada evaluasi dulu pada anggota. Ini salah satu cikal bakal penyebab koperasi tersebut uangnya tersendat, karena semua prooduk diambil oleh anggota, namun tidak bisa mengangsur dengan baik," ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Koperasi Bhakti Mulia Karunia, Gigih Ardianto menyampaikan ada beberapa item kendala yang segera teratasi. Bahkan, pihaknya juga memastikan tidak ada uang yang dipakai oleh pihak pengurus.</p>
<p>"Terima kasih kepada media yang telah mengangkat berita tentang Koperasi Konsumen Bhakti Mulia Karunia," ucapnya.</p>
<p>Dirinya juga menjelaskan, Koperasi Bhakti Mulia yang berdiri sejak tahun 1980 telah melakukan perubahan anggaran dasar tanggal 23 Oktober 2020 dari KPRI Bhakti Mulia menjadi Koperasi Konsumen Bhakti Mulia Karunia.</p>
<p>"Hari ini Dinas Koperasi telah melakukan pembinaan kepada seluruh pengurus dan pengawas, memberikan solusi untuk masa depan koperasi," ucapnya.</p>
<p>Gigih Ardianto menjabarkan jika ada beberapa macam piutang anggotanya yang bervariasi. Ada yang lancar dan ada pula yang kurang lancar.</p>
<p>"Hal itu terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, sehingga mempengaruhi <em>chas flow</em> koperasi terhadap pelayanan baik anggota yang mau pinjam maupun anggota yang akan keluar dari koperasi," ujarnya. </p>
<p>Terkait produk pinjaman, Gigih Ardianto menjelaskan jika koperasinya mempunyai bermacam-macam produk pinjaman yang bisa diakses oleh anggota.</p>
<p>"Namun, sejak adanya aturan baru di Bank Jatim, koperasi tidak bisa memotong pinjaman anggota koperasi. Inilah awal dari kurang lancarnya piutang anggota kepada Koperasi," paparnya.</p>
<p>Kemudian pengurus melakukan berbagai upaya dengan mengundang anggota keluar dan menagih anggota macet dengan membentuk tim penagihan piutang, dengan harapan anggota komitmen untuk membayar tepat waktu.</p>
<p>"Intinya, pengurus tidak ada yang mengelapkan uang koperasi, justru saat ini pengurus <em>all out</em> melakukan penagihan dan alhamdulillah kemarin ada yang sudah membayar, kisaran Rp 25 juta, Rp 12 juta dan Rp 2 juta," ungkap Gigih Ardianto.</p>
<p>Dirinya berharap, melalui media ini pihaknya selaku ketua koperasi mengajak kepada seluruh anggota yang memiliki pinjaman di koperasi ini, untuk komitmen membayar tepat waktu, agar koperasi bisa memberikan pelayanan kepada anggota dengan baik.</p>
<p>"Kami akan terus berusaha semampu kami untuk membangkitkan Koperasi Konsumen Bhakti Mulia Karunia ini," pungkasnya. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Paparkan Program Andalan dalam 100 Hari Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-paparkan-program-andalan-dalam-100-hari-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-paparkan-program-andalan-dalam-100-hari-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Kepada sejumlah jurnalis yang hadir, pria yang karib disapa Gus Fawait itu menjelaskan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cf1ffcab651.webp" length="41018" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 07:01:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>pemerintahan, bupati, sekda, program, pembangunan, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Bupati Jember Muhammad Fawait didampingi Ketua DPRD Jember Ahmad Halim serta sejumlah kepala OPD, menggelar konferensi pers di kantor Pemkab Jember, pada Senin (10/3/2025) malam.</p>
<p>Kepada sejumlah jurnalis yang hadir, pria yang karib disapa Gus Fawait itu menjelaskan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja.</p>
<p>"Pertama, kami telah membuat rancangan Perkada terkait dengan penurunan retribusi pasar," jelasnya. </p>
<p>Menurut Bupati Jember, retribusi pasar beberapa waktu lalu sempat naik, bahkan lebih dari seratus persen. Seperti amanat Presiden Prabowo, pihaknya diminta untuk lebih memperhatikan masyarakat kecil.</p>
<p>"Para pedagang pasar ini merupakan masyarakat kecil yang perlu diperhatikan," katanya.</p>
<p>Kedua, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan libur siswa dan libur guru.</p>
<p>"Dalam hal ini, kami menilai bahwa para guru juga memiliki keluarga yang harus diperhatikan saat libur sekolah tiba. Jadi, sekolah libur, guru juga harus libur," ucapnya.</p>
<p>"Ketiga, kami telah menandatangani pengajuan NIP bagi PPPK yang lolos gelombang 1. Hal ini kami laksanakan berbarengan dengan retret di Magelang beberapa waktu lalu," lanjutnya.</p>
<p>Keempat, Pemkab Jember telah menggelar apel besar untuk mengetahui kesiapan para ASN dalam bekerja dan melaksanakan apel kendaraan dinas untuk memastikan akomodasi para ASN dalam bekerja benar-benar siap.</p>
<p>"Kelima, kami telah mengajukan sejumlah syarat pengajuan pahlawan nasional. Yakni, untuk KH. Achmad Shiddiq dan Letkol Muhammad Sroedji," tuturnya.</p>
<p>Selain itu, Gus Fawait menambahkan, pihaknya juga telah merancang sejumlah program lain. Mulai membentuk tim satgas percepatan PPPK non-ASN bekerja sama dengan pansus DPRD, mencegah inflasi dengan membentuk pasar murah, dan mencairkan honor posyandu.</p>
<p>"Termasuk membentuk satgas penertiban aset kendaraan di lingkungan Pemkab Jember. Lalu, membuat surat edaran hari kerja nakes dan petugas Labkesda. Yakni, selama lima hari kerja," katanya.</p>
<p>"Selain itu, kami ingin tahu apa yang terjadi dan menjadi keluhan masyarakat. Oleh karena itu, kami menyiapkan command centre. Yakni berjudul Wadul Guse," tambahnya.</p>
<p>Semua masyarakat boleh mengajukan keluhan terkait dengan apapun. Baik jalan rusak, pelayanan Adminduk, hingga aspirasi kepada bupati.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengapresiasi segala bentuk upaya Pemkab Jember dalam menyejahterakan masyarakat. Harapannya, semoga dapat mewujudkan Jember Baru Jember Maju.</p>
<p>"Kita apresiasi dan kita dukung untuk kemajuan Jember bersama," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Setelah Hanyut di Sungai Bedadung Jember, Nenek Tima Ditemukan Meninggal Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/setelah-hanyut-di-sungai-bedadung-jember-nenek-tima-ditemukan-meninggal-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/setelah-hanyut-di-sungai-bedadung-jember-nenek-tima-ditemukan-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Sebelumnya, nenek Tima dikabarkan menghilang selama beberapa hari ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ce86f70d1d3.webp" length="69832" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 13:47:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP –</strong> Setelah dilaporkan hilang sejak Sabtu (8/3/2025) kemarin, Nenek Tima (75), warga Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember akhirnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal.</p>
<p>Menurut anggota Tim Baret Rescue NasDem Jember, Jaya, jenazahnya ditemukan mengapung di Sungai Balung pada Senin (10/3/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.</p>
<p>"Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," kata Jaya, Senin (10/3/2025)</p>
<p>Warga menduga, nenek berusia 75 tahun tersebut terpeleset saat buang air besar di Sungai Bedadung.</p>
<p>"Setibanya di rumah duka, keluarga korban langsung melakukan proses pemakaman," ucap Jaya.</p>
<p>Pencarian Nenek Tima melibatkan tim gabungan dari berbagai elemen, di antaranya Baret Rescue NasDem Jember, Tim Berandal Alas, Basarnas, pihak kepolisian dari Polsek Balung, serta warga sekitar dan keluarga korban.</p>
<p>Tim gabungan menyusuri aliran sungai sejak Sabtu dan sempat terkendala cuaca karena hujan deras mengguyur wilayah setempat.</p>
<p>Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir bantaran sungai dan menggunakan peralatan penyelamatan untuk memastikan area pencarian lebih luas.(*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Curi Motor di Tempat Tahlilan, Pemuda Lumajang Babak Belur Diamuk Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/curi-motor-di-tempat-tahlilan-pemuda-lumajang-babak-belur-diamuk-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/curi-motor-di-tempat-tahlilan-pemuda-lumajang-babak-belur-diamuk-warga</guid>
<description><![CDATA[ Pisal tidak bisa berkutik lantaran pada saat itu sedang kepergok mencuri motor jenis Vario warna hitam milik warga Dusun Krajan, Desa Kencong bernama Lisa, pada saat diparkir di tempat tahlilan saudaranya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cc2e6b4f0d0.webp" length="47748" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 19:16:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kriminial, suarajatimpost, pencurian, polisi, pembunuhan, narkoba, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Pisal (25) warga Dusun Kebonan, Desa Krasak,Kecamatan Kedung Jajang, Kabupaten Lumajang, hanya bisa merintih kesakitan di Puskemas Kencong pasca ratusan bogem mentah mendarat di sekujur tubuhnya.</p>
<p>Pisal tidak bisa berkutik lantaran pada saat itu sedang kepergok mencuri motor jenis Vario warna hitam milik warga Dusun Krajan, Desa Kencong bernama Lisa, pada saat diparkir di tempat tahlilan saudaranya.</p>
<p>Saksi mata, Rois menyampaikan, pada saat itu warga sudah curiga ada gelagat dua orang pemuda mondar mandir di kawasan tersebut mengunakan motor jenis Vario.</p>
<p>Ternyata benar, pada saat azan magrib, Sabtu (8/3/2025) pelaku menjalankan aksinya.</p>
<p>Kebetulan pada saat membawa hasil curian kepergok para montir bengkel. Dari situ teriakan berujung amuk massa.</p>
<p>"Jadi teman-teman bengkel tahu. Lalu teriak maling dan massa yang sedang tahlil berlarian datang dan terjadi amuk massa dan pelaku babak belur, hingga dibawa polisi Polsek Kencong pak," kata Rois saat dikonfirmasi.</p>
<p>Lebih lanjut, Rois menyampaikan jika pelaku ini warga Kabupaten Lumajang dan ada dua orang.</p>
<p>"Jadi 1 pelaku tertangkap, dan satu kabur dikejar tidak berhasil," jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Kencong AKP Heru Siswanto saat dikonfirmasi perihal kejadian pencuri di massa memberikan keterangan resmi dan membenarkan.</p>
<p>"Petugas sudah ada di lokasi dan membawa pelaku ke Puskesmas Kencong. Selanjurnya kami mintai keterangan dan lakukan lidik," ucap Kapolsek. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kasus Koperasi Bhakti Mulia Semakin Meruncing, Diskop: Kami Akan Turun Tangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kasus-koperasi-bhakti-mulia-semakin-meruncing-diskop-kami-akan-turun-tangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kasus-koperasi-bhakti-mulia-semakin-meruncing-diskop-kami-akan-turun-tangan</guid>
<description><![CDATA[ Dinas Koperasi Kabupaten Jember bereaksi keras dan pihaknya segera bentuk tim untuk turun ke lapangan dan membedah tuntas apa yang terjadi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cc013f56970.webp" length="42366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 16:15:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>korupsi, koperasi, jember, diskop, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kasus koperasi Bhakti Mulia Karunia Kencong yang berada di jalan raya Kecamatan Kencong; Kabupaten Jember, semakin terkuak.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari beberapa narasumber yang jelas, bahwa banyak guru yang hingga saat ini belum bisa mengambil iuran wajib, sekira Rp 30 juta. </p>
<p>Karena, uang tersebut tidak ada dan para korban hanya diberi janji yang tidak pasti oleh pengurus koperasi.</p>
<p>Menyikapi kasus itu, Dinas Koperasi Kabupaten Jember bereaksi keras dan pihaknya segera bentuk tim untuk turun ke lapangan dan membedah tuntas apa yang terjadi.</p>
<p>"Kami akan bentuk tim, dan dalam hari-hari ini segera kami sidak ke koperasi tersebut. Karena dulu setahu saya koperasi tersebut bagus, dan mengapa ini bisa terjadi. Apakah kesalahan SOP atau SOS hingga kasus ini mencuat ke permukaan," kata Sartini Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jember, Sabtu (8/3/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, Kadis menyampaikan, jika pihaknya akan mengevaluasi semua pihak terkait masalah ini. Jika semua jelas dan temuan jelas, baru langkah kongkrit akan diambil.</p>
<p>"Kami segera tindak lanjuti," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, perihal kasus ini salah satu pengawas koperasi Bhakti Mulia Karunia Kencong, Nurcholis saat dihubungi Suarajatimpost.com, untuk dimintai konfirmasi, tidak menjawab .</p>
<p>Perlu diketahui, dan berdasarkan hasil investigasi dari beberapa sumber, kasus koperasi yang membuat anggota tidak dapat haknya, dikarenakan dan diduga karena pengurus kelewat batas saat memberikan piutang kepada pemohon.</p>
<p>Bahkan, nilai kredit melewati batas sehingga banyak debitur yang menunggak dan tidak sanggup membayar. Dari informasi dan data yang didapat, nilai terhutang koperasi tersebut mencapai miliaran rupiah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bermasalah, Koperasi Bhakti Mulia Karunia Jember Lalai Cairkan Uang Anggota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bermasalah-koperasi-bhakti-mulia-karunia-jember-lalai-cairkan-uang-anggota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bermasalah-koperasi-bhakti-mulia-karunia-jember-lalai-cairkan-uang-anggota</guid>
<description><![CDATA[ Keuangan koperasi ini bermasalah dan dikeluhkan oleh para anggotanya. Sebab, uang anggota tidak dicairkan selama bertahun-tahun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ca9e7eb5809.webp" length="42366" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 18:30:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Bermasalah, Koperasi Bhakti Mulia Karunia Jember Lalai Cairkan Uang Anggota</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Koperasi Bhakti Mulia Karunia yang anggotanya para guru pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Kencong dan Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember menjadi sorotan publik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Koperasi yang berjalan sejak puluhan tahun itu tidak bisa memberikan hak para anggotanya. Padahal, guru-guru PNS yang mengajar di SD di kecamatan itu rutin membayar iuran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Seluruh anggota wajib menabung melalui koperasi tersebut sebesar Rp200 ribu per bulan. Namun, hingga kini koperasi itu tidak kunjung mencairkan uang anggotanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kekecewaan yang amat mendalam dirasakan oleh salah satu guru PNS yang sudah pensiun. Dia menjadi anggota koperasi sejak tahun 1990. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama hampir 32 tahun dirinya menjadi anggota Koperasi Bhakti Mulia Karunia. Namun kini, guru yang enggan disebutkan identitasnya itu berujung menyesal. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengungkapkan, total iuran yang dia bayar setiap bulan berkisar Rp30 juta. Namun dia mengaku hanya selalu dijanjikan tanpa ada kepastian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hak saya sampai saat ini belum diberikan oleh koperasi. Anehnya ketika kami tagih berdalih dan berbelit belit. Salah satu alasannya adalah pailit atau terlilit utang. Kan ini sangat aneh," ungkapnya, Jumat (7/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ternyata, tidak hanya dirinya yang tertimpa pengalaman pahit tersebut. Guru-guru yang lain juga mengalami hal serupa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Teman saya banyak yang belum mendapatkan hak dari koperasi itu. Ini malahan ada yang meninggal, namun haknya juga tidak diberikan. Ini sudah kacau. Wajib dievaluasi struktur koperasi ini. Jika perlu dipidana," kesalnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat dikonfirmasi, Ketua Koperasi Bhakti Mulia Karunia, Gigih Ardianto enggan memberikan penjelasan perihal persoalan koperasi yang dikelolanya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Nanti saja kalau ada pertemuan anggota," ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tempat terpisah, Bendahara Koperasi Bhakti Mulia Karunia, Rusdi Harianto tidak dapat mengelak perihal persoalan yang menimpa koperasinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sayangnya, Rusdi juga enggan memberikan penjelasan perihal keluhan para anggota Koperasi Bhakti Mulia Karunia yang merasa dirugikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Lebih jelas nanti bisa ketemu darat mas. Nanti saya jelaskan semua dan saya buka data semua perihal ini. Memang beberapa guru belum menerima hak. Karena ada kendala. Saya akan segera koordinasi dengan pengurus lain," ujarnya, Jumat (7/3/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dipicu Masalah Rumah Tangga, Mertua di Jember Aniaya Menantu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dipicu-masalah-rumah-tangga-mertua-di-jember-aniaya-menantu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dipicu-masalah-rumah-tangga-mertua-di-jember-aniaya-menantu</guid>
<description><![CDATA[ Awal mula permasalahan terjadi pada saat korban sedianya akan menjemput anak dan istrinya yang ada di rumah mertuanya. Namun, sampai di rumah mertua, justru sang mertua cekcok mulut dengan korban.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c9abb48e8f7.webp" length="31416" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 22:02:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>kriminial, suarajatimpost, pencurian, polisi, pembunuhan, narkoba, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> DIpicu gegara kasus rumah tangga sang anak, seorang mertua di Kabupaten Jember terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian setempat. </p>
<p>Kosim (52) warga Dusun Panggul melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, diamankan oleh tim reserse kriminal Polsek gumukmas terkait hal itu.</p>
<p>Dirinya diamankan karena diduga menganiaya menantunya sendiri yakni Toha (40) yang juga masih berdekatan dengan rumah Kosim. Korban (Toha) diduga dianiaya oleh Kosim karena permasalahan keluarga.</p>
<p>Awal mula permasalahan terjadi pada saat korban sedianya akan menjemput anak dan istrinya yang ada di rumah mertuanya. Namun, sampai di rumah mertua, justru sang mertua cekcok mulut dengan korban. </p>
<p>"Kayaknya ada masalah dengan istrinya, dan istrinya sama anak korban pulang ke rumah ayahnya (terduga pelaku). Korban ini mau menjemput pulang kerumah mereka," kata Rohman saksi mata, Kamis (6/3/2025).</p>
<p>Sesaat korban hendak keluar dari rumah mertuanya, korban tiba-tiba dicegat oleh mertuanya dan korban dianiaya hingga mengalami luka.</p>
<p>"Pas korban di depan rumah pak Kosim, tiba-tiba pak Kosim memukul korban. Korban mengalami luka robek di pelipis dan mata kiri, mungkin karena tangan pak Kosim ada akiknya mas. Setelah itu saya lerai dan korban pulang," ceritanya.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugiyanto mengatakan mengamankan pelaku dirumahnya tanpa perlawanan. Karena ini masalah internal keluarga diupayakan mediasi terlebih dahulu.</p>
<p>"Sesuai Laporan korban dan hasil visum, kami mengamankan pelaku di rumahnya. Pelaku tidak melawan petugas. Dan pelaku akan kami upayakan terlebih dahulu untuk mediasi," kata Aiptu Sugiyanto.</p>
<p>"Namun jika tidak bertemu kata sepakat. Pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Lakukan Penipuan, Travel Umrah Dilaporkan ke Polres Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-lakukan-penipuan-travel-umrah-dilaporkan-ke-polres-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-lakukan-penipuan-travel-umrah-dilaporkan-ke-polres-jember</guid>
<description><![CDATA[ Karena tidak ada kejelasan dari pihak travel, pelapor memberangkatkan 10 jemaah dengan travel lain dengan harga Rp 23 juta sehingga ia mengalami kerugian sebesar Rp 230 Juta.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c83a8e6817e.webp" length="36152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 20:59:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kriminal, penipuan, umrah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP- </strong>Puluhan orang menjadi korban travel umrah bernama Baginda Travel yang beralamat kantor pusat di Banyuwangi, akhirnya melapor ke Polres Jember dan saat ini sudah mulai proses pemeriksaan saksi-saksi pada Rabu, (5/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Kejadian bermula dan mencuat sejak korban bernama Mariya Dewi Susanti (37) mengadakan pertemuan dengan owner Baginda Travel di kantor cabang Jember dan memutuskan untuk bergabung dengan travel tersebut.</p>
<p></p>
<p>Setelah berjalan satu tahun, Mariya bertemu dengan Rokhim yang mengaku sebagai karyawan Baginda Travel di Kantor Pusat Banyuwangi, lalu disuruh ke kantor cabang Jember karena ada pemberangkatan umrah dan dikenalkan dengan Eva. </p>
<p></p>
<p>"Sejak itu, saya disarankan untuk gabung oleh pak Rokhim dan mulai bergabung mulai tahun 2024," katanya.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, Mariya mulai menjalankan program-program dan mengajak teman serta kerabat dekatnya dengan harga promo umrah senilai Rp 18 juta selama 9 hari. </p>
<p></p>
<p>"Banyak teman saya tertarik sehingga mendapatkan 10 orang jemaah, dijadwalkan April pemberangkatan namun sampai akhir bulan November belum ada kejelasan," ujarnya.</p>
<p></p>
<p>Ditanya ke pihak Baginda Travel tidak ada kejelasan pemberangkatan dan jemaah mulai panik dan terus menagih kepada Mariya. </p>
<p></p>
<p>"Karena saya bingung mau jawab apa kepada jemaah, akhirnya saya berangkatkan 10 jemaah dengan dana pribadi dari hasil menjual sawah," jelasnya. </p>
<p></p>
<p>Mariya dan puluhan korban di Polres Jember didampingi kuasa hukumnya oleh Nurul Jamal Habaib, SH. </p>
<p></p>
<p>Mariya memberangkatkan 10 jemaah dengan travel lain dengan harga Rp 23 juta sehingga ia mengalami kerugian sebesar Rp 230 Juta. </p>
<p></p>
<p>Diketahui saat ini ia diperiksa bersama korban lainnya dengan total puluhan jemaah ditaksir kerugian capai lebih Rp 1 miliar.</p>
<p>"Saat ini kami masih menjalani pemeriksaan di polres Jember," kata kuasa hukum. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keluarga Korban Peluru Nyasar Lapor Polisi, Kasatreskrim Polres Jember: Akan Kita Dalami</title>
<link>https://suarajatimpost.com/keluarga-korban-peluru-nyasar-lapor-polisi-kasatreskrim-polres-jember-akan-kita-dalami</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/keluarga-korban-peluru-nyasar-lapor-polisi-kasatreskrim-polres-jember-akan-kita-dalami</guid>
<description><![CDATA[ Usai menjalani operasi pengangkatan proyektil, selanjutnya polisi akan melakukan uji balistik sekaligus mendalami kasus tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c83b4489996.webp" length="23664" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 20:29:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peluru, Polisi, OTK, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember menyatakan telah menerima laporan resmi dari keluarga WI (64), warga perumahan Istana Tidar Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember. </p>
<p>Pihak keluarga WI meminta kepolisian mengusut kejadian warga sipil yang terkena peluru nyasar tersebut. </p>
<p>Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak di bagian paha sebelah kiri, hingga harus menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Jember.</p>
<p>"Kemarin sekira pukul 09.00 pagi, kita menerima laporan dari keluarga pelapor, tim langsung turun dari Inafis dan juga Reskrim juga sudah turun melakukan pengecekan langsung di lapangan," kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma, Rabu (5/3/2025).</p>
<p>Angga menjelaskan, korban sendiri telah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Jember Klinik untuk menjalani operasi pengangkatan proyektil.</p>
<p>"Korban juga sudah menjalani operasi pengangkatan proyektil, Selasa (4/3/2025) kemarin, namun belum bisa kita minta keterangan karena masih dalam perawatan tim medis," jelasnya.</p>
<p>Usai menjalani operasi pengangkatan proyektil, selanjutnya polisi akan melakukan uji balistik sekaligus mendalami kasus tersebut.</p>
<p>"Seperti apa nanti hasil perkembangannya akan kita sampaikan lebih lanjut ke teman-teman media," pungkas AKP Angga. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kekompakan Warga Perumahan Bumi Tegal Besar Jember, Sulap Pintu Masuk&amp;Keluar Jadi Pasar Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kekompakan-warga-perumahan-bumi-tegal-besar-jember-sulap-pintu-masuk-keluar-jadi-pasar-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kekompakan-warga-perumahan-bumi-tegal-besar-jember-sulap-pintu-masuk-keluar-jadi-pasar-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini rupanya rutin dilaksanakan setiap tahun oleh warga setempat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c7f5d4422e4.webp" length="84520" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 14:30:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kekompakan Warga Perumahan Bumi Tegal Besar Jember, Sulap Pintu Masuk-Keluar Jadi Pasar Ramadan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Warga Perumahan Bumi Tegal Besar, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember kompak meramaikan bulan puasa dengan menggelar Pasar Ramadan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Uniknya, warga bersama pengurus RW dan pemuda Karang Taruna menyulap jalan double way pintu keluar dan pintu masuk perumahan sebagai Pasar Ramadan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu jalan ditutup dan digunakan untuk lokasi Pasar Ramadan. Diketahui ada sebanyak 165 stan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berjualan di Pasar Ramadan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Muhammad Soleh, pengurus RW 18, kegiatan Pasar Ramadan 2025 ini rutin dilakukan setiap tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu untuk meramaikan nuansa Ramadan dan membuka peluang usaha warga perumahan dengan pemberdayaan UMKM agar semakin maju.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setahun sekali kita adakan acara ini. Tahun lalu juga sama. Alhamdulillah masyarakat khususnya warga kami juga antusias. Karena yang membuka stan juga warga kami sendiri. Total ada 165 stan," kata Soleh, Rabu (5/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Soleh mengaku telah mendapat izin dari pihak pengembang perumahan terkait penutupan salah satu jalan double way pintu masuk dan pintu keluar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi dari pukul 3 sore sampai jelang Magrib, atau waktu mau berbuka. Kemudian dagangan UMKM habis biasanya sebelum Isya dan Tarawih selesai, jalannya dibuka lagi," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pengurus RW dibantu Karang Taruna menata tempat stan dan menata parkir. Meski ramai, mereka tetap tertib. Semua kebutuhan takjil saat Ramadan tersedia. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Apa pun ada semua, yang penting tidak hujan. Karena kan tempatnya terbuka," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Soleh menambahkan, Pasar Ramadan ini direncanakan akan terus berlangsung hingga tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kebanyakan yang berjualan di sini adalah warga sendiri. Kami utamakan warga sendiri," tuturnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Soal kemacetan jalanan, insyaallah warga memaklumi, kan setahun sekali. Untuk jalan kendaraan hanya membuka salah satu double way, dijadikan dua arah. Satunya untuk tempat Pasar Ramadan ini," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, salah seorang pengunjung Pasar Ramadan, Armevia Nilam Putri Irawan (20) mengaku senang dengan adanya Pasar Ramadan yang berada di daerah perumahan itu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kata perempuan yang akrab disapa Memey ini, adanya Pasar Ramadan dinilai lebih dekat dan bermanfaat untuk memberdayakan potensi UMKM warga setempat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Apalagi yang saya tahu tadi, ada warga yang sudah sepuh, juga berjualan untuk mencari rezeki di suasana Ramadan kali ini. Jadi insyaallah bermanfaat," ucapnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tidak Mampu Bertahan, Sapi Berkaki Enam di Jember Akhirnya Mati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tidak-mampu-bertahan-sapi-berkaki-enam-di-jember-akhirnya-mati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tidak-mampu-bertahan-sapi-berkaki-enam-di-jember-akhirnya-mati</guid>
<description><![CDATA[ Sejak awal dilahirkan, kondisi kesehatan sapi miliuk Sukirman ini memang tidak baik-baik saja. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c7f33070f81.webp" length="79750" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 14:14:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Tidak Mampu Bertahan, Sapi Berkaki Enam di Jember Akhirnya Mati</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sapi berkaki enam milik Sukirman (56), warga Dusun Regasen, Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember yang sempat viral telah mati pada Selasa (4/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sapi yang bobot badannya kurang lebih 50 kilogram dan panjang 1,2 meter itu berjenis kelamin jantan. Tubuhnya berwarna kombinasi putih dan hitam. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sapi unik berkaki enam yang sempat menggemparkan dunia maya itu mati karena kondisinya memang kurang baik sejak dilahirkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa spekulasi muncul di media sosial perihal sapi berkaki enam tersebut. Hal itu diduga kelainan genetik dan disinyalir akan lahir bayi kembar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mati kemarin sapi pakde saya. Kondisinya memang tidak memungkinkan untuk hidup. Ini sudah dua kali mengalami sapi mati. Pertama dulu juga mati, karena lahir prematur. Sekarang berkaki enam dengan indukan yang sama," kata Kenza, kerabat Sukirman, Rabu (5/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam pemberitaan sebelumnya, Sukirman, pemilik sapi berkaki enam itu sempat berucap akan merawat sapi tersebut dengan baik. Namun, karena kondisinya tidak sehat, akhirnya Sukirman harus merelakan sapi unik miliknya mati. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Nenek di Jember Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seorang-nenek-di-jember-diduga-jadi-korban-peluru-nyasar-otk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seorang-nenek-di-jember-diduga-jadi-korban-peluru-nyasar-otk</guid>
<description><![CDATA[ Untuk kasus ini, penyelidikannya langsung dirangani oleh Satreskrim Polres Jember. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c711f22ab6b.webp" length="92780" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 21:49:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, penembakan, OTK, Kriminal, suarajatimpos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Seorang perempuan paruh baya berinisial WI (64), warga perumahan Istana Tidar Regency, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, diduga menjadi korban peluru nyasar orang tak dikenal. </p>
<p>Peristiwa nahas yang menimpa korban terjadi pada Senin (3/3/2025) sekira pukul 16.00 wib. Korban ketika itu sedang bermain bersama cucunya di depan teras rumah bersamaan saat hujan deras.</p>
<p>Kerabat korban, Bambang mengungkapkan awalnya kejadian itu diketahui keluarga besar setelah menerima informasi dari cucu korban yang menyampaikan sang ibu tengah dirawat di rumah sakit.</p>
<p>"Saya dapat kabar malamnya usai sholat tarawih dari istri saya, istri saya terima pesan whatsApp dari anak korban, saat itu anaknya ngomong kalau ibunya dirawat di rumah sakit karena kena tembak, ya kita kaget dan saya sama istri langsung ke rumah sakit," katanya, Selasa (4/3/2025).</p>
<p>Bambang menjelaskan dari hasil rontgen yang diberikan rumah sakit ke pihak keluarga, baru diketahui bahwa di bagian paha kaki sebelah kiri terdapat sebuah proyektil yang bersarang di dalam tubuh korban dan mengenai bagian tulang sehingga harus dilakukan tindakan operasi.</p>
<p>"Kalau itu peluru dari senjata jenis apa, milik siapa, itu peluru nyasar atau bagaimana kita tidak tahu pastinya, tapi sudah kita laporkan ke pihak berwajib agar ditangani lebih lanjut," tegasnya.</p>
<p>Sementara di lokasi kejadian, petugas Kepolisian dari Polsek Sumbersari bersama tim Inafis Polres Jember melakukan olah TKP guna dilakukan proses penyelidikan.</p>
<p>"Untuk kasus ini penyelidikan langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Jember, kami belum bisa memberikan keterangan apapun dan polisi masih mendalami kasus ini," kata Kapolsek Sumbersari AKP Sugeng Priyatno dikonfirmasi di lokasi kejadian. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Umat Konghucu Rayakan Ulang Tahun Dewa Bumi di TTID Pai Lien San Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umat-konghucu-rayakan-ulang-tahun-dewa-bumi-di-ttid-pai-lien-san-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umat-konghucu-rayakan-ulang-tahun-dewa-bumi-di-ttid-pai-lien-san-jember</guid>
<description><![CDATA[ Perayaan ini sebagai wujud syukur atas berkah yang telah diberikan Dewa Bumi. Mereka berharap mendapatkan keberkahan, rezeki, dan kesejahteraan di tahun mendatang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c695cd43dba.webp" length="29894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 13:31:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Umat Konghucu Rayakan Ulang Tahun Dewa Bumi di TTID Pai Lien San Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP - </strong>Dewa Bumi ulang tahun. Perayaannya digelar di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pai Lien San Jember. Acara ini diisi dengan rangkaian puja bakti. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wakil Ketua TITD Pai Lien San, Kanjeng Hendry menjelaskan, ritual ini diawali dengan sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Prosesi ritual tersebut seharusnya dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah sembahyang kepada Tuhan, ritual dilanjutkan dengan pemujaan di altar Dewi Kwan Im. Umat yang hadir secara bergantian memanjatkan doa dengan penuh khidmat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian, prosesi puja bakti dilanjutkan di altar Kongco Hok Tek Tjeng Sin. Altar itu simbol penghormatan kepada Dewa Bumi. Ritual ini dipimpin langsung oleh Kanjeng Hendry.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dilanjut pada Dewa Bumi adalah dewa yang paling dekat dengan manusia, dikenal sebagai dewa rezeki dan penguasa bumi," kata Hendry di sela-sela proses perayaan, Selasa (4/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, perayaan ini sebagai wujud syukur atas berkah yang telah diberikan Dewa Bumi. Mereka berharap mendapatkan keberkahan, rezeki, dan kesejahteraan di tahun mendatang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam prosesi tersebut, Kanjeng Hendry menjadi media untuk menyampaikan pesan spiritual. Dirinya dipercaya menjadi perantara dengan Tuhan saat upacara berlangsung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat saya memimpin ritual, saya dipinjam raganya oleh Tuhan untuk memberkati umat yang hadir," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah puja bakti selesai, umat diberikan garam, air suci, dan khu (rajah). Khu dipercaya membawa keberuntungan jika disimpan di dompet atau tas. Namun tidak boleh dibawa ke dalam kamar mandi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga di tahun ular 2025 ini, kita semua diberkahi kelancaran usaha, kesehatan, dan kebahagiaan," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Jember Dibikin Heboh oleh Kemunculan Sapi Berkaki Banyak, Pertanda Apa?</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-jember-dibikin-heboh-oleh-kemunculan-sapi-berkaki-banyak-pertanda-apa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-jember-dibikin-heboh-oleh-kemunculan-sapi-berkaki-banyak-pertanda-apa</guid>
<description><![CDATA[ Fenomena aneh ini ditemukan di Dusun Regasen, Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c5566d89fba.webp" length="89174" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 15:02:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Warga Jember Dibikin Heboh oleh Kemunculan Sapi Berkaki Banyak, Pertanda Apa?</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sukirman (56), warga Dusun Regasen, Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember hanya bisa tercengang melihat keanehan yang dialami sapi ternak miliknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tepatnya pada hari Ahad (2/3/2025) malam. Sukirman dan keluarga dikagetkan dengan lahirnya bayi sapi jenis limosin yang berada di kandang berukuran 8 meter persegi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagaimana tidak, saat lahir, sapi tersebut tidak ada gejala apa pun. Induknya juga tidak merasa kesakitan yang luar biasa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun pada saat si anak sapi tersebut keluar dan dibersihkan dari lumuran darah, baru terlihat keanehan dari anak sapi tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada enam kakinya. Saya juga sempat merinding. Tapi saya berpikir lagi. Ini memang rezeki saya dan sapi ini akan saya rawat dengan baik," kata Sukirman, Senin (3/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sukirman tidak mengalami firasat apa pun sebelum peristiwa itu terjadi. Dia juga tidak merasa ada yang aneh pada sapinya. Dia hanya mengira sapinya akan melahirkan kembar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena munculnya kejadian mengejutkan di bulan Ramadan itu, warga pun menyimpan rasa khawatir dan segera berdoa memohon keselamatan untuk wilayahnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga Jember aman damai, dan masyarakat makmur dan sapi ini bisa hidup baik agar pak Sukirman mendapat rezeki banyak," ucap salah satu warga, Kenza, Senin (3/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Enam kaki yang ada di tubuh anak sapi itu posisinya tidak beraturan. Empat kaki bertumpuk di bagian belakang. Sementara di bagian depan, ada dua kaki seperti sapi normal pada umumnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bobot anak sapi tersebut diperkirakan kurang lebih 50 kilogram dengan panjang kurang lebih 1,2 meter. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Agar Tetap Bugar di Bulan Ramadan, Begini Asupan yang Wajib Dikonsumsi dan Dihindari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/agar-tetap-bugar-di-bulan-ramadan-begini-asupan-yang-wajib-dikonsumsi-dan-dihindari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/agar-tetap-bugar-di-bulan-ramadan-begini-asupan-yang-wajib-dikonsumsi-dan-dihindari</guid>
<description><![CDATA[ Puasa Ramadan bukan menjadi penghalang bagi umat muslim dalam beraktivitas, berolahraga dan meningkatkan ibadah selama sebulan penuh. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c3febb3cc39.webp" length="19724" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 14:00:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>lifestyle, rekomendasi, membaca, literasi, buku, suarajatimpost, bisnis, otomotif, teknologi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Bagi umat muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadan, wajib tahu dan paham cara menyikapi agar tubuh tetap bugar dan energik, selama sebulan penuh.</p>
<p>Salah satunya, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi, saat makan sahur. Hal itu patut dilakukan pada saat menjalankan puasa Ramadan.</p>
<p>Contohnya, kita bisa memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, berserat tinggi, dan kaya akan protein. </p>
<p>Karena, makan sahur diharapkan mencukupi 40 persen kebutuhan energi kita saat menjalankan puasa. Ada pun prinsip saat makan sahur adalah, pilih makanan yang dicerna tubuh dalam waktu lama (lambat) atau tidak cepat diubah menjadi glukosa darah. </p>
<p>Seperti halnya, dan contohnya yaitu makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks seperti gandum, kacang-kacangan, oatmeal, dan nasi inilah yang akan menjadi gula dalam darah dan digunakan sebagai energi tubuh untuk beraktivitas sehari-hari. </p>
<p>Bahan makanan sumber karbohidrat kompleks yang mampu menyediakan dan mengendalikan cadangan energi untuk beberapa waktu selama berpuasa. </p>
<p>Asupan makanan karbohidrat kompleks akan menjadi gula di dalam darah dan digunakan sebagai energi tubuh secara perlahan sepanjang hari. Dengan begitu, makanan ini membuat tubuh tetap berenergi.</p>
<p>Selain itu pilih makanan berserat tinggi, meliputi: Buah-buahan, sayuran seperti bayam, brokoli dan sayuran lainnya, kacang-kacangan dan biji-bijian utuh. Pati juga ditemukan di beberapa makanan yang sama dengan serat. </p>
<p>Perbedaannya adalah tekstur makanan tertentu dianggap lebih bertepung dari pada berserat, seperti kentang. Makanan tinggi pati lainnya adalah: Roti gandum, Sereal, Jagung, Gandum, Kacang polong, Nasi. Makanan berserat tinggi berperan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.</p>
<p>Untuk sumber protein hewani diperoleh dari daging sapi, daging ayam, telur, dan ikan sedangkan untuk protein nabatinya bisa peroleh dari tahu, tempe, dan kacang-kacangan yang bisa memberikan energi untuk beraktivitas selama berpuasa, dan itu wajib di konsumsi.</p>
<p>Untuk makanan pada saat sahur yang jika bisa wajib dihindari, makanan sahur berlemak terutama lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL). </p>
<p>Lemak trans berkaitan dengan peningkatan risiko peradangan dalam tubuh. Peradangan ini dapat menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya yang mungkin termasuk penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Contoh makanan berlemak: Gorengan, Margarin, dan makanan ringan olahan.</p>
<p>Makanan sahur terlalu pedas juga perlu dihindari karena tidak tepat untuk menjaga stamina selama puasa. Makanan sahur terlalu pedas memiliki efek buruk, seperti: Sakit perut, diare yang memicu tubuh dehidrasi, muntah, dan mengiritasi tenggorokan yang menyebabkan rasa tidak nyaman seharian pada saat menjalankan puasa.</p>
<p><strong>Selain itu, atur jadwal minum</strong></p>
<p>Selama berpuasa, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi untuk menjaga stamina tubuh. Pasalnya, kekurangan cairan bisa membuat tubuh jadi lemas sehingga tidak dapat beraktivitas secara optimal. </p>
<p>Perlu diketahui, pada saat menjalankan ibadah puasa metabolisme tubuh menjadi lebih efisien, sehingga tubuh mulai memperbaiki sel-sel yang rusak. Usus besar, hati, ginjal, paru-paru, dan kulit pun melakukan detoksifikasi, yakni proses pembuangan racun secara alami dari dalam tubuh. </p>
<p>Dan sangat perlu diketahui dan dipahami juga, tubuh selama bulan puasa, umat muslim melakukan ibadah puasa, yaitu tidak makan dan tidak minum mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari atau masuknya waktu magrib.</p>
<p>Perubahan pola makan dan waktu tidur membuat tubuh kita perlu beradaptasi. Pada saat bulan puasa kita tidak makan tidak minum kurang lebih 13 Jam, dan waktu tidur akan terkurangi untuk melakukan ibadah. </p>
<p>Perubahan kebiasaan dan waktu makan serta waktu tidur jangan sampai membuat badan kita lemas seharian karena kita tetap harus beraktifitas seperti biasanya. Karenanya perlu mengatur pola hidup dengan baik selama bulan puasa sehingga kebugaran jasmani dan stamina bisa terjaga dengan baik. </p>
<p>Stamina tubuh yang kurang baik akan membuat sistem imun bisa melemah dan jadi mudah sakit. Hal ini biasanya terjadi ketika kita tak bisa mengatur waktu tidur, tidak memperhatikan asupan nutrisi, dan memaksakan diri bekerja pada saat bulan puasa.</p>
<p><strong>Bagaimana menjaga stamina tubuh selama bulan puasa?</strong></p>
<p>Dalam wawancara khusus pada Sabtu 2 Maret 2025, Dr. Farida Wahyu Ningtyias, SKM., M.Kes yang juga salah satu dosen gizi kesehatan masyarakat FKM UNEJ menjelaskan banyak hal, tentang menjaga kesehatan pada saat puasa dan juga nutrisi yang wajib dikonsumsi, salah satunya yaitu pola tidur.</p>
<p>"Ritme dan atur jadwal minum selama berpuasa, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi untuk menjaga stamina tubuh. Pasalnya, kekurangan cairan bisa membuat tubuh jadi lemas sehingga tidak dapat beraktivitas secara optimal," katanya.</p>
<p>Selain itu, aturan untuk minum air selama menjalankan puasa yaitu, sebelum tidur, setelah bangun sahur, selepas sahur, saat berbuka puasa,setelah salat magrib, sehabis makan malam, setelah salat isya dan setelah salat tarawih.</p>
<p>Lebih lanjut Dr. Farida menjelaskan, saat sahur lebih baik hindari minuman yang bersifat diuretik atau yang memicu tubuh terus berkemih, contohnya kopi atau minuman bersoda. Lebih baik, konsumsi air putih untuk kebaikan kesehatan Anda saat puasa. </p>
<p>Sumber cairan tubuh bisa diperoleh dengan mengkonsumsi air putih, buah, dan sayuran segar, jus buah atau sayuran murni.</p>
<p>Beberapa buah dengan kandungan air yang tinggi adalah : Semangka dengan kandungan air 92 persen, stroberi dengan kandungan air 91 persen, blewah dengan kandungan air 90 persen, persik dengan kandungan air 89 persen, jeruk dengan kandungan air 88 persen, mentimun dengan kandungan air 95 persen, selada dengan kandungan air 96 persen, seledri dengan kandungan air 95 persen, tomat dengan kandungan air 94 persen dan kembang kol dengan kandungan air 92 persen.</p>
<p><strong>Olahraga rutin</strong></p>
<p>Jika kebutuhan makanan dan cairan terpenuhi, langkah selanjutnya untuk menjaga stamina tubuh adalah dengan tetap rutin olahraga. Puasa tidak menjadi hambatan untuk kita tetap berolahraga, hanya perlu menyesuaikan waktu olahraga saat puasa dan jenis latihannya.</p>
<p>Olahraga bisa dilakukan di sore hari menjelang berbuka karena setelahnya kita bisa langsung minum dan makan untuk mengisi kembali energi yang hilang. </p>
<p>Tidak perlu setiap hari, cukup melakukan aktivitas ini selama bulan puasa sebanyak 2 hingga 3 kali per minggu dengan lamanya latihan 30 – 45 menit.</p>
<p>"Untuk jenis latihannya, sebaiknya lebih fokus pada latihan kekuatan untuk menghindari kehilangan massa otot selama bulan Ramadan. Kita bisa memilih aktivitas aerobik, seperti joging, berenang, bersepeda, atau jalan cepat. Kombinasikan dengan latihan kekuatan seperti plank, push-up, atau sit-up," ujarnya.</p>
<p>Istirahat yang cukup, puasa membuat kita cenderung kurang tidur sehingga penting memperhatikan kembali waktu beristirahat. </p>
<p>"Di samping itu, kita tetap harus bekerja dan rutin dan menjalani olahraga selama puasa. Agar kita tetap mempunyai waktu tidur yang cukup, kita bisa tidur malam lebih awal. Hindari berbagai aktivitas yang bisa membuat kita tidur lebih larut, seperti menonton TV atau bermain ponsel," ungkap Dr.Farida Ningtyias.</p>
<p>Selain itu, jika setelah seharian berpuasa, pasti ada keinginan untuk mengonsumsi minuman dingin, makanan manis, ataupun gorengan. Biasanya ini terjadi di minggu pertama puasa, karena durasi bulan puasa 30 hari.</p>
<p>"Sebaiknya kita menahan diri agar dapat beribadah dengan optimal dan terhindari dari sakit karena konsumsi makanan dingin, manis dan gorengan yang berlebihan. Cukup sesekali saja mengonsumsi makanan tersebut, jangan terlalu sering karena tidak baik untuk kesehatan tubuh," jelasnya.</p>
<p>"Konsumsi suplemen vitamin C dan madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina, bisa mengonsumsi suplemen berupa vitamin C dan madu. Vitamin C berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh dengan melawan peradangan akibat infeksi. Vitamin C memiliki sifat imunostimulan, anti-inflamasi, antivirus, dan antibakteri. Suplementasi vitamin C dapat membantu tubuh meningkatkan sistem imun selama bulan puasa," katanya Farida.</p>
<p>Dr.Farida juga menjelaskan agar menerapkan pola yang pas, daya tahan tubuh terjaga dengan baik dan stamina tetap prima di bulan Ramadan. Demikian juga dengan madu yang juga mengandung vitamin dan mineral yang berguna untuk meningkatkan stamina tubuh. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Viral, Akhirnya Bu Guru Salsa Jember Dinikahi Guru PNS Asal Lumajang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sempat-viral-akhirnya-bu-guru-salsa-jember-dinikahi-guru-pns-asal-lumajang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sempat-viral-akhirnya-bu-guru-salsa-jember-dinikahi-guru-pns-asal-lumajang</guid>
<description><![CDATA[ Pasangan Luqman Hakim dan Salsabila dinikahkan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ambulu, Khusnan Winardi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c29dbcc280c.webp" length="9280" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 12:45:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, viral, video, syur, suarajatimpost, salsa, guru salsa</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Guru honorer bernama Salsabila, yang viral karena membuat video syur akhirnya menikah dengan seorang pria kekasih hatinya, Jumat 28 Februari 2025 kemarin.</p>
<p>Pria itu diketahui bernama Muhammad Luqman Hakim, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak lain adalah guru informatika di salah satu SMP Negeri di Jember.</p>
<p>"Ya mas, barusan Pak Luqman melangsungkan akad nikahnya dengan bu Salsabila," kata sumber, Sabtu,(1/3/2025).</p>
<p>Salsa menggelar akad nikah di rumahnya di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Jember, pria asal Lumajang yang sudah tiga tahun mengajar di SMP Negeri di Jember.</p>
<p>Pasangan Luqman Hakim dan Salsabila dinikahkan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ambulu, Khusnan Winardi.</p>
<p>Luqman memberikan mas kawin berupa uang kepada mempelai wanita, Salsabila, sebesar Rp 2.822.025.</p>
<p>Luqman dan Salsabila sama-sama mendaftarkan pernikahannya ke KUA tempat tinggal masing-masing pada 17 Februari 2025. </p>
<p>Informasi yang diperoleh Luqman adalah seorang pria berstatus duda asal Lumajang dan menjadi ASN guru informatika.</p>
<p>"Pak Luqman ahli IT mas, pinter banget dia. Tapi dia memang pendiam dan tidak banyak bergantung dengan orang lain," kata temannya.</p>
<p>Dia mengenal Salsabila belum lama dan langsung komitmen untuk menikah sekitar bulan Desember sebelum ada video viral di media sosial.</p>
<p>Bahkan, mengurus surat-surat persyaratan pernikahannya jauh sebelum video itu viral.</p>
<p>Namun, sumber ini menyebutkan jika Luqman berniat baik menikahi Salsabila apapun kondisinya saat ini.</p>
<p>"Pak Luqman siap menerima dan akan membantu masalah yang dihadapi istrinya, untuk masa depan Salsabila bersamanya," kisahnya.</p>
<p>Sebelumnya, video syur berbagai macam durasi yang menampakkan tubuh Salsabila viral di media sosial.</p>
<p>Salsabila diketahui sebagai guru honorer di salah satu SDN Negeri di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, namun telah mengundurkan diri pasca Video tersebut viral. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Teken SK Honorer yang Lolos PPPK Tahap 1 dan SE Libur Guru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-teken-sk-honorer-yang-lolos-pppk-tahap-1-dan-se-libur-guru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-teken-sk-honorer-yang-lolos-pppk-tahap-1-dan-se-libur-guru</guid>
<description><![CDATA[ Gaji para guru, nakes, dan tenaga teknis harus dianggarkan satu tahun full. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c2902161946.webp" length="49714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 12:05:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Pemerintahan, Bupati, sekda, forkopimda, forum anak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP - </strong>Di sela-sela kesibukan mengikuti retret di Akmil Magelang, Bupati Jember Muhammad Fawait tetap mengutamakan warganya. Salah satunya, dengan menandatangani SK dan SE.</p>
<p>"Siang ini, saya mendapatkan kabar keluhan ribuan tenaga non-ASN yang lolos PPPK tahap 1 dan belum mendapatkan SK. Dan Pemkab Jember belum mengajukan NIP," kata Gus Fawait diwawancarai di Akmil, Kamis (27/2/2025) kemarin.</p>
<p>Dia mengaku kaget, terutama pada tenaga pendidik yang sangat berkaitan dengan kemajuan pendidikan di Jember.</p>
<p>"Di tengah kesibukan mengikuti retret Magelang, saya langsung menelepon OPD terkait," tegasnya.</p>
<p>Dia mengimbau OPD terkait supaya bisa membuat draf SK sesuai ketentuan.</p>
<p>"Saya mendapatkan info bahwa penganggaran gaji pada APBD 2025 ini hanya cukup untuk 8 bulan. Tak menyalahkan pemerintah sebelumnya, nantiy kita harus mencari solusi," terangnya.</p>
<p>Gaji para guru, nakes, dan tenaga teknis harus dianggarkan satu tahun full.</p>
<p>"Hari ini saya akan menandatangani draf SK honorer yang lolos PPPK tahap pertama. Meski ada kekurangan anggaran hingga 33 - 35 miliar, akan kami sediakan pada perubahan anggaran tahun 2025," ucapnya.</p>
<p>"Kalau tidak ada anggaran, maka kita lakukan efisiensi. Anggaran terkait perjalanan dinas dan yang kurang penting, bisa kita ambil," ujarnya.</p>
<p>Selain itu, malam ini Gus Fawait juga menandatangani SE bupati bahwa guru juga punya keluarga.</p>
<p>"Mereka harus hadir di tengah-tengah keluarga saat siswa sekolah sedang libur. Jadi, kalau siswa libur, guru juga harus libur," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><b>Editor: Rizqi Ardian </b></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cafe Dira Jember Buka Menu Ramadan Hemat: Rp 150 Ribu untuk 4 Orang, Ini Menunya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cafe-dira-jember-buka-menu-ramadan-hemat-rp-150-ribu-untuk-4-orang-ini-menunya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cafe-dira-jember-buka-menu-ramadan-hemat-rp-150-ribu-untuk-4-orang-ini-menunya</guid>
<description><![CDATA[ Hanya cukup Rp 150 ribu, sudah mendapat menu lengkap, dari nasi, ayam kampung kare, tempe, tahu, pergedel dan es melon timur tengah. Masing-masing menu disajikan dalam 4 porsi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67c1956d6e8a2.webp" length="60412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 19:16:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Lifestyle, tips, belanja, mall, diskon, Surabaya, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Dira grup, sebuah tempat wisata dan cafe yang berada di Kabupaten Jember tengah membuat gebrakan di bulan Ramadan, yaitu menu paket yang akan ditawarkan mulai besok, Sabtu (1/3/2025).</p>
<p>Umat muslim yang akan berbuka puasa bersama keluarga, relasi dan teman, sembari menikmati nuansa cafe yang estetik, cafe ini sangat cocok. Karena, tidak harus merogoh kocek lebih dalam.</p>
<p>Hanya cukup Rp 150 ribu, sudah mendapat menu lengkap, dari nasi, ayam kampung kare, tempe, tahu, pergedel dan es melon timur tengah. Masing-masing menu disajikan dalam 4 porsi.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, selain menu tersebut, pemilik cafe juga menambah 4 pepes atau 4 <em>botok </em>teri. Selain itu ada tambahan 1 porsi sayur asem, serta 1 porsi lalapan lengkap ditambah urap-urap dan sambal.</p>
<p>Selain itu juga ada kejutan Ramadan lain yang hanya akan diberikan kepada para pengunjung yang berbuka puasa.</p>
<p>"Kami pihak Dira Grup setiap tahun memang membuat inspirasi makanan Ramadan. Kami kemas yang murah meriah namun masih dalam konteks yang tidak bikin kantong jebol. Tapi pengunjung buka bersama mendapat menu yang luar biasa nikmat dan sangat banyak," kata Dian Pertiwi, General Manager Dira Grup Kecamatan Kencong, Jumat (28/2/2025).</p>
<p>Dian juga menambahkan, jika menu spesial murah meriah ini hanya ada di bulan Ramadan. Jadi untuk umat muslim yang hendak berbuka bersama, langsung saja pesan dan datang ke tempat kami.</p>
<p>"Langsung gas ke tempat kami. Kami jamin tidak bikin kecewa. Ini momen Ramadan, jadi kami berikan yang terbaik. Mulai dari makanan, tempat ibadah dan juga tempat wisata bagi masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur," jelasnya.</p>
<p>Ditanya lebih lanjut, kenapa ada menu Ramadan bagi 4 orang dengan harga murah tersebut, pihak nya menjelaskan, jika pihaknya ingin memberikan hal yang terbaik di bulan penuh berkah ini.</p>
<p>"Karena bagi kami, bulan Ramadan adalah bulan yang sangat dinanti umat muslim, jadi kami juga harus memberikan sesuatu yang terbaik dalam hal pelayanan, makanan, serta tempat dan salah satunya yaitu berbagai keberkahan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Usai Ikuti Retret, Gus Fawait Optimistis Bangun Jember Lebih Maju</title>
<link>https://suarajatimpost.com/usai-ikuti-retret-gus-fawait-optimistis-bangun-jember-lebih-maju</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/usai-ikuti-retret-gus-fawait-optimistis-bangun-jember-lebih-maju</guid>
<description><![CDATA[ Bagi Bupati Jember itu, kegiatan retret di Akmil Magelang merupakan pengalaman berharga yang luar biasa ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bffe6f0b24a.webp" length="79844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 15:16:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Usai Ikuti Retret, Gus Fawait Optimistis Bangun Jember Lebih Maju</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Bupati Jember Muhammad Fawait akan segera merampungkan kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kegiatan itu akan selesai pada Jumat (28/2/2025) besok.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi pria yang karib disapa Gus Fawait itu, kegiatan retret di Akmil Magelang merupakan pengalaman yang luar biasa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jelas ini akan berdampak besar bagi pembangunan Kabupaten Jember," katanya di sela-sela kegiatan, Kamis (27/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gus Fawait mengaku mendapatkan pembekalan mendalam tentang banyak hal. Mulai tata kelola pemerintahan, APBN, APBD, hingga bagaimana mengelolanya dengan baik. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih dari itu, Gus Fawait menambahkan, para kepala daerah juga berkesempatan membangun kedekatan dengan pemerintah pusat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pembekalan ini juga diisi langsung oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran, serta para menteri," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut dia, kehadiran Presiden Prabowo dan Wapres Gibran serta jajaran menteri dalam retret menjadi momentum penting dalam membangun sinergi pembangunan nasional dengan daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini langkah out of the box yang akan memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan di tingkat pusat, provinsi, dan daerah. Saya yakin visi Indonesia Emas 2045 semakin cerah dengan adanya harmonisasi ini," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, kata Gus Fawait, kegiatan tersebut juga akan mempermudah kerja sama antar kabupaten baik di dalam Jawa Timur maupun di luar provinsi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ke depan, sinergi ini bisa kita manfaatkan untuk mempercepat pembangunan Jember," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai bupati baru, Gus Fawait optimistis bahwa pengalaman selama menjalani retret akan menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kesempatan yang diberikan Presiden Prabowo kepada kami adalah kehormatan besar. Insyaallah, dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, kami bisa membawa Jember ke arah yang lebih maju," pungkasnya.<strong> (**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akui Jadi Korban Penipuan, Bu Guru Salsa Klarifikasi soal Video Syur Dirinya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/Jember-18435</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/Jember-18435</guid>
<description><![CDATA[ Bekas guru matematika di salah satu SD di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember itu menyesali perbuatannya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bff9b5e6297.webp" length="9280" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 14:45:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Akui Jadi Korban Penipuan, Bu Guru Salsa Klarifikasi soal Video Syur Dirinya</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Jagat maya dihebohkan oleh viralnya video syur seorang guru di Jember. Guru matematika di salah satu SD di Kecamatan Ambulu itu diketahui bernama Salsa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Video berdurasi lima menit itu beredar luas di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tenaga pendidik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menanggapi hal tersebut, Salsa akhirnya buka suara melalui video klarifikasi. Dia meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas kejadian yang menimpanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan video ini saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan. Kejadian ini murni kesalahan saya dan saya sangat menyesal," ucap Salsa dalam sebuah unggahan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam keterangannya, Salsa mengaku menjadi korban penipuan. Dia menjelaskan, video tersebut tersebar setelah dirinya tertipu oleh seseorang di media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salsa menegaskan, dia telah mengundurkan diri sebagai guru bantu sejak tanggal 7 Februari 2025. Keputusan tersebut diambil sebelum kasus ini viral di media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sadar ini sepenuhnya kelalaian saya. Tidak ada pihak keluarga atau orang terdekat yang mengetahui kejadian ini sebelumnya," jelas Salsa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia juga meminta agar masyarakat tidak menyerang keluarganya atau instansi tempat dia pernah bekerja. Salsa berharap, kasus ini tidak berdampak pada orang-orang terdekatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, dia menegaskan hanya memiliki satu akun TikTok dan Instagram. Akun lain yang beredar di media sosial adalah akun palsu yang memanfaatkan situasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya hanya ingin kehidupan saya kembali normal dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik," ucapnya dengan suara bergetar dan muka pucat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salsa berpesan agar kejadian yang menimpanya menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan di media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di akhir video klarifikasinya, Salsa kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, teman, dan pihak-pihak yang dirugikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya. Terlebih di era digital seperti saat ini. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasar Murah Jelang Ramadan di Jember Diserbu Emak&amp;Emak: Hitungan Menit, Minyak Goreng dan Gula Ludes</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-jelang-ramadan-di-jember-diserbu-emak-emak-hitungan-menit-minyak-goreng-dan-gula-ludes</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasar-murah-jelang-ramadan-di-jember-diserbu-emak-emak-hitungan-menit-minyak-goreng-dan-gula-ludes</guid>
<description><![CDATA[ Dalam operasi pasar murah di kantor Kecamatan Bangsalsari ini, PTPN Group menyiapkan 1000 liter minyak goreng dan 1 ton gula. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bfef5a393a8.webp" length="109564" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 14:27:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>PTPN XI, pasar murah, sembako, gula, PG Semboro, Bangsalsari, Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER , SJP</strong>- Menjelang Ramadan, PTPN (PT Perkebunan Nusantara) Group melalui PT Sinergi Gula Nusantara - Pabrik Gula Semboro menggelar operasi pasar murah di kantor Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Kamis (27/02/2025).</p>
<p>Operasi pasar murah disambut antusias warga yang membludak di lokasi pasar murah. Terlebih, operasi pasar ini baru pertama kali dilakukan di wilayah Bangsalsari. Tidak hanya menjual gula, namun juga minyak goreng dengan harga murah. Tidak sampai satu jam, komoditas murah ini habis diserbu kaum hawa yang membludak di lokasi.</p>
<p>Aida Nur Imama, warga Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari yang sengaja datang jauh-jauh ke lokasi ini rela antre sembari menggendong anaknya di tengah terik matahari demi mendapatkan satu paket minyak dan gula. Aida merasa terbantu dengan adanya operasi pasar tengah kenaikan harga sembako.</p>
<p>"<em>Alhamdulillah</em> sangat membantu ya, terima kasih buat PTPN Group," kata Aida.</p>
<p>Diputra Risman, Manager AKU (Akutansi, Keuangan dan Umum) PG Semboro mengatakan, dalam operasi pasar murah kali ini, PTPN Group  membawa dua komoditi, yakni  minyak goreng produk PTPN Group sebanyak 1000 liter serta satu ton gula Nusa Kita. Setiap warga,  hanya boleh membeli satu paket dengan isi dua kilogram gula pasir dan dua liter minyak goreng. Untuk rincian harga gula pasir yakni Rp15 ribu/kilogram, dan minyak goreng Rp13.300,00/liter.</p>
<p>"Pasar murah ini merupakan bentuk perhatian pabrik dalam membantu pemerintah mengendalikan harga komoditas terutama gula dan minyak menjelang Ramadan," kata Diputra Risman.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Dito ini menyatakan,, pihaknya akan melaporkan kegiatan ini ke pusat. Sehingga, bisa dilakukan kembali di beberapa titik untuk operasi pasar murah ini.</p>
<p>Sementara itu, Camat Bangsalsari Basuki mengakui, adanya kenaikan harga menjelang awal Ramadan, karena banyak masyarakat yang ramai membeli beberapa komoditas.</p>
<p>"Memang ada kenaikan beberapa komoditas, contohnya gula dan minyak ini digunakan untuk membuat kue. Kami bersyukur adanya pasar murah ini bisa membantu masyarakat kecil meringankan beban mereka jelang ramadan," ungkap Basuki. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demi Wujudkan Jember Zero Miras, Ratusan Massa Sweeping Tempat Karaoke</title>
<link>https://suarajatimpost.com/demi-wujudkan-jember-zero-miras-ratusan-massa-sweeping-tempat-karaoke</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/demi-wujudkan-jember-zero-miras-ratusan-massa-sweeping-tempat-karaoke</guid>
<description><![CDATA[ Aksi ini disebut tidak hanya karena menjelang Ramadan. Sebab, aksi serupa akan terus dilakukan bila peredaran miras di Jember tetap merajalela ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bfe6e573a35.webp" length="57196" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 12:00:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Demi Wujudkan Jember Zero Miras, Ratusan Massa Sweeping Tempat Karaoke</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Ratusan massa yang terdiri dari santri, organisasi kemasyarakatan (ormas), pesilat, dan tokoh masyarakat melakukan <em>sweeping </em>terhadap rumah karaoke di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Rabu (26/2/2025) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Massa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Jember (MPJ) datang secara bergelombang mengendarai motor dan mobil. Mereka melakukan <em>sweeping </em>terhadap rumah karaoke Terminator (TNT) dan Elvis pada pukul 19.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sembari berorasi, massa mendesak agar rumah karaoke yang disinyalir menjual minuman keras (miras) itu ditutup. Tidak lama kemudian, tim gabungan dari polisi, TNI, Satpol PP dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tiba di lokasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jember ikut datang ke lokasi. Bersama massa aksi mereka memasuki rumah karaoke TNT.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mereka bermaksud untuk mencari dan menyita miras yang diperdagangkan tanpa izin. Namun operasi tersebut berujung nihil. Dari rumah karaoke itu, tim hanya menemukan ratusan botol miras berbagai merek dalam keadaan kosong.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian, tim gabungan bersama massa aksi beralih ke rumah karaoke Elvis yang lokasi tidak jauh dari TNT. Di tempat ini, petugas melakukan <em>sweeping </em>sekaligus mengecek legalitas termpat itu. Petugas menemukan ratusan botol miras yang masih utuh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, karena penanggung jawab rumah karaoke tersebut tidak bisa menunjukkan legalitas penjualan miras di tempatnya, petugas pun menyita ratusan botol miras tersebut untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwajib.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yek Imam, koordinator dalam aksi tersebut menyatakan, aksi <em>sweeping </em>itu dilakukan karena selama ini masyarakat geram oleh peredaran miras di Kabupaten Jember. Sebelumnya, MPJ telah beraudiensi dengan Pemkab Jember, DPRD Jember dan Polres Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Oleh karena itu, kata Yek Imam, pihaknya bermaksud membantu aparat penegak hukum (APH) dalam menindak tegas pelaku peredaran miras di Kabupaten Jember. Sebab menurut mereka, perdagangan miras di Jember sangat menghawatirkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sekarang miras masuk hingga ke desa-desa dan pesantren. Oleh karenanya, malam ini kami bergerak untuk melakukan <em>sweeping</em>," ucap Yek Imam, Kamis (27/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yek Imam menegaskan, operasi penutupan dan penghentian penjualan miras itu bukan dilakukan hanya karena menjelang Ramadan. Sebab, pihaknya berjanji akan terus melakukan aksi serupa, bila peredaran miras di Kabupaten Jember tetap merajalela.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi bukan karena menjelang bulan Ramadhan. Tapi kami akan melakukan seterusnya. Aksi kami ini sesuai dengan keinginan bupati Jember agar Kabupaten Jember menjadi <em>zero </em>miras," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mulanya, massa aksi akan melakukan <em>sweeping </em>ke warung-warung kecil yang disinyalir menyediakan dan memperdagangkan miras. Sayangnya, ketika massa aksi tiba di lokasi, warung-warung itu sudah tutup. Rencana <em>swepping </em>itu diduga bocor sebelumnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Roby Cahyadi, selaku ketua tim gabungan menjelaskan, operasi yang dilakukannya bertujuan untuk memastikan tidak ada tempat hiburan di Jember yang menyediakan miras dan menyalahi aturan. Karena itu, tempat karaoke yang dirazia diminta menunjukkan bukti izin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Roby menuturkan, karena pada operasi itu pemilik rumah karaoke tidak dapat menunjukkan bukti dokumen perizinan, maka petugas menyita ratusan botol miras yang ditemukan dari dalam rumah karaoke.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami menemukan 100 botol minuman beralkohol yang pemiliknya tidak dapat menunjukkan izinnya. Barang itu kami amankan dan akan kami serahkan ke polres untuk selanjutnya akan dilakukan pemusnahan," tegasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kuasai Tanah Warga, Kades Lojejer di Jember Dituding Langgar Putusan Pengadilan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kuasai-tanah-warga-kades-lojejer-di-jember-dituding-langgar-putusan-pengadilan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kuasai-tanah-warga-kades-lojejer-di-jember-dituding-langgar-putusan-pengadilan</guid>
<description><![CDATA[ Tanah seluas 49 hektare tersebut merupakan tanah bekas erfpacht verponding atas nama Tuan Frits Kindt. Pria asal Belanda itu biasa dipanggil Tuan Kin. Pada tahun 1942, Tuan Kin menikah dengan Ny. Kanirah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67be8b148bae2.webp" length="21954" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 12:00:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kuasai Tanah Warga, Kades Lojejer di Jember Dituding Langgar Putusan Pengadilan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Terbitnya sertifikat hak guna usaha (HGU) nomor 7 tahun 2023 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember terhadap tanah seluas 49 hektare atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) Lojejer dianggap sebuah pembangkangan hukum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, yang berhak atas tanah tersebut adalah Erli Triani Astutik selaku ahli waris dari almarhum Ibu Tampina. Keabsahannya berdasar pada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) nomor 52/G.TUN/2004/PTUN.SBY dan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 1510 K/Pdt/2005.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada tahun 2023, BPN Jember menerbitkan sertifikat hak pakai nomor 7 terhadap tanah tersebut atas nama Pemdes Lojejer. Padahal, amar putusan PTUN dan MA memerintahkan BPN Jember untuk menerbitkan sertifikat atas nama ahli waris.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala BPN Jember, Akhyar Tarfi mengaku sudah memanggil kepala desa (kades) Lojejer dan pihak ahli waris Ibu Tampina untuk dilakukan mediasi. Namun, mediasi itu belum terlaksana, karena kades Lojejer masih menjalankan ibadah umrah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Terkait kasus tersebut, Kamis kemarin kami sudah memanggil pihak kepala desa dan juga ahli waris untuk dilakukan mediasi. Namun, karena kepala desanya sedang menjalankan ibadah umrah, mediasi kami tunda," ucapnya, Rabu (26/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akhyar menambahkan, pihaknya menginginkan perkara tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Apalagi perkara ini menyangkut tanah yang sudah terbit sertifikat atas nama pemerintah, dalam hal ini yaitu Pemdes Lojejer.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berupaya perkara ini bisa selesai secara kekeluargaan. Kami harus bersikap arif dan bijaksana, dan harus hati-hati dalam mengambil keputusan. Karena ini berkaitan dengan tanah pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Desa Lojejer," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kendati demikian, pihaknya berjanji akan bertindak seadil dan sebijak mungkin dalam mengatasi perkara ini. Bahkan, jika memang nantinya ditemukan adanya kesalahan, pihaknya akan menganulir penerbitan sertifikat tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, Kades Lojejer, Muhamad Sholeh mengatakan, tanah tersebut merupakan aset milik desa. Hal itu berdasar pada leter C yang ada di desa. Sebagai kades, dia merasa wajib untuk melindungi dan mengamankan aset desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tanah tersebut merupakan aset milik Pemdes Lojejer. Kami sebagai kepala desa wajib melindungi dan mengamankan aset desa. Dasar kami adalah sesuai Permendagri tentang pengelolaan aset dan juga perdes,” ujarnya melalui sambungan telepon dari Arab Saudi, Rabu (26/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian, Sholeh meminta semua pihak yang mengaku sebagai ahli waris pemilik tanah atau merasa memiliki atas tanah kas desa tersebut agar bersikap bijak dan menempuh jalur hukum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Negara kita adalah negara hukum. Jika merasa berhak, silakan ajukan tuntutan ke pengadilan. Kami akan mematuhi keputusan hukum yang berlaku,” tandansya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sholeh menyebut, putusan PTUN dan MA tentang tanah tersebut belum cukup untuk menegaskan kepemilikan terhadap tanah tersebut. Sebab, putusan yang dikeluarkan PTUN merupakan hasil gugatan terhadap BPN, bukan terhadap Pemdes Lojejer.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Putusan PTUN kan yang digugat BPN. Bukan pemdes atau kepala desa Lojejer," kilah Sholeh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pernyataan Sholeh tersebut disanggah oleh kuasa hukum ahli waris. Masyhuri dan Masykur selaku kuasa hukum ahli waris menganggap Pemdes Lojejer telah melanggar hukum. Sebab, yang disampaikan Sholeh bertolak belakang dengan hasil putusan PTUN dan MA.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kuasa hukum ahli waris menilai, Sholeh telah melakukan pembohongan publik. Sebab, hasil putusan PTUN dan MA sudah jelas dan telah inkrah serta bersifat final dan berkekuatan hukum tetap.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Apa yang disampaikan oleh kepala desa Lojejer adalah bentuk kebohongan publik sebagai pejabat negara. Sebab, putusan PTUN telah mengabulkan gugatan kliennya. Kepala desa Lojejer sudah mengajukan kasasi ke MA, namun ditolak. Ini kok malah menyuruh kita mengajukan tuntutan ke pengadilan. Ini kan aneh. Ini sama saja kepala desa itu melawan putusan pengadilan," jelas Maskur, Rabu (26/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Maskur, penguasaan terhadap lahan milik kliennya yang dilakukan oleh Pemdes Lojejer berpotensi pidana. Karena menguasai lahan yang bukan haknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mungkin kepala desa tersebut tidak mau belajar dari kasus sebelumnya. Pada tahun 2009, dia melakukan hal yang sama dan menjadi terdakwa dengan hukuman penjara 4 bulan. Ini kok malah melakukan lagi," sesal pengacara asal Kabupaten Pasuruan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Maskur menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam menangani perkara ini. Pihaknya akan kembali membawa perkara tersebut ke ranah hukum dengan melaporkan kades Lojejer atas dugaan tindak pidana dan juga menggugat kades Lojejer secara perdata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, tanah seluas 49 hektare tersebut merupakan tanah bekas <em>erfpacht verponding </em>atas nama Tuan Frits Kindt. Pria asal Belanda itu biasa dipanggil Tuan Kin. Pada tahun 1942, Tuan Kin menikah dengan Ny. Kanirah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena keduanya tidak memiliki anak, mereka kemudian mengadopsi seorang anak perempuan bernama Tampina. Kemudian, Tampina memiliki ahli waris bernama Erli Triani Astutik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tanah seluas 49 hektar tersebut oleh Tuan Kin dikelolakan kepada perangkat desa Lojejer agar digarap. Tanah itu pun dikelola selama puluhan tahun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada tahun 2000, Kades Lojejer yang saat itu dijabat oleh Suyono Iksan meminta agar tanah tersebut dijadikan tanah ganjaran desa. Namun, Tampina menolaknya. Mereka pun akhirnya bersengketa di Pengadilan Negeri Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perkara di Pengadilan Negeri Jember pun usai. Pemdes Lojejer dengan sukarela menyerahkan tanah tersebut kepada ahli waris dari Tuan Kin. Penyerahan tanah itu juga dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh Suyono Iksan selaku kades saat itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, pada tahun 2004, persoalan kembali muncul saat jabatan kades diduduki oleh Muhammad Sholeh. Saat itu, tiba-tiba muncul sertifikat dan akta jual beli tanah. Pihak ahli waris pun menggugat BPN ke PTUN Surabaya. Hasilnya dikabulkan dengan nomor putusan 52/G.TUN/2004/PTUN.SBY.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, putusan tersebut masih disanggah oleh Muhammad Sholeh. Sehingga Pemdes Lojejer terus melanjutkan perkara hingga mengajukan kasasi banding ke MA. Namun Pemdes Lojejer kembali gagal. Pengajuan kasasi itu ditolak oleh MA.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rupanya perlawanan tidak sampai di situ. Pada tahun 2009, Sholeh bersama perangkat desa dan sejumlah orang melakukan perusakan dan penguasaan atas tanah tersebut. Tindakan itu pun kemudian dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasus itu terus bergulir hingga ke meja hijau. Dalam persidangan, kades Lojejer didakwa bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama empat bulan sebagai tahanan luar. Putusan itu teregister dengan nomor 1230/Pid B/2009/PN. Jr.<strong> (*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Hendak Tawuran Bawa Sajam, Polisi Ringkus Pemuda di Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-hendak-tawuran-bawa-sajam-polisi-ringkus-pemuda-di-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-hendak-tawuran-bawa-sajam-polisi-ringkus-pemuda-di-jember</guid>
<description><![CDATA[ Kelompoknya berkonvoi dengan kendaraan bermotor kemudian sampai di lokasi. Kelompok ini diduga berselisih paham dengan kelompok lain karena knalpot motor bersuara bising. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bd686f94c16.webp" length="47254" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 14:45:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Diduga Hendak Tawuran Bawa Sajam, Polisi Ringkus Pemuda di Jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Diduga hendak melakukan aksi tawuran antar kelompok di Kecamatan Tanggul, polisi mengamankan seorang pemuda pada Ahad (23/2/2025) lalu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemuda ini diamankan ketika mengacungkan senjata tajam (sajam) berupa pisau kepada kelompok pemuda di depan ruko Pikochan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kronologi kejadiannya, pelaku bernama Imam Sahroni (22), warga Dusun Jumbatan, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kelompoknya berkonvoi dengan kendaraan bermotor kemudian sampai di lokasi. Kelompok ini diduga berselisih paham dengan kelompok lain karena knalpot motor bersuara bising.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Anggota saya kebetulan sedang berpatroli mengantisipasi balap liar dan tawuran. Ketika mendengar kejadian ada dua kelompok yang sedang tawuran, anggota langsung membubarkan dan mengamankan beberapa pemuda," ucap Kapolsek Tanggul, AKP Suhartanto, Selasa (25/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah anggota melakukan penggeledahan ditemukan sajam berupa pisau yang disimpan di pinggang kiri pelaku ini. Kami lantas membawa pelaku di polsek untuk diperiksa lebih lanjut," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaku akan terjerat dengan kasus tindak pidana membawa, memiliki, dan atau menguasai sajam tanpa izin berupa sebilah pisau sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 3 tahun penjara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Tanggul, AKP Suhartanto mengaku akan menindak tegas kelompok-kelompok pemuda atau gangster yang nekat melakukan aksi tawuran dan mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanggul.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami imbau kepada seluruh pemuda, jangan nekat kalau mau tawuran di wilayah saya. Saya pasti tindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi ketika anak-anak ini keluar malam. Paling tidak melarang mereka untuk keluar malam yang tidak bermanfaat," jelasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ironis, Terduga Pelaku Curanmor Gelar Akad Nikah di Mapolsek Wuluhan Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ironis-terduga-pelaku-curanmor-gelar-akad-nikah-di-mapolsek-wuluhan-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ironis-terduga-pelaku-curanmor-gelar-akad-nikah-di-mapolsek-wuluhan-jember</guid>
<description><![CDATA[ Akad nikah ini digelar di Mapolsek Wuluhan, karena sang pria diduga melakukan pencurian kendaraan bemotor sebelum tanggal pernikahan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc433a75bcd.webp" length="31848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 19:15:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, pencurian, aksi masa, polisi, kotak amal, masjid, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Sangat menyayat hati dan ironis melihat kasus pencurian kendaraan bermotor yang berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Wuluhan Polres Jember, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Pria yang diduga jadi pelaku kasus pencurian bermotor bernama Rohim (35) asal Dusun Pondok Lalang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah kabupaten Jember, harus menelan pil pahit.</p>
<p>Bahkan, dirinya harus melaksanakan pernikahan dengan sang pujaan hati di tengah kondisinya yang ditahan di mapolsek Wuluhan. Karena jadwal dan pendaftaran sudah dilakukan ke kantor KUA setempat demi meminang pujaan hati.</p>
<p>Pihak Polsek Wuluhan akhirnya memfasilitasi pelaksanaan pernikahan Rohim dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.</p>
<p>Lantunan selawat Nabi Muhammad dan isak tangis haru kedua mempelai serta para undangan yang hadir mewarnai prosesi pernikahan ini.</p>
<p>Kapolsek Wuluhan, Iptu Suhandoko mengatakan, setelah hasil koordinasi sebelumnya dilakukan oleh pihak Kantor Urusan Agama (KUA), proses akad nikah dilaksanakan pada pukul 09.00 wib hingga selesai.</p>
<p>"Untuk akad nikah terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor ini, bermula sebelum kejadian pencurian yang tertangkap tangan beberapa pekan lalu. Rohim sudah mengajukan pernikahan bersama calon istri dan selanjutnya terjadi pencurian dan tertangkap tangan, sehingga tidak dapat melakukan proses akad pernikahannya," kata Kapolsek Wuluhan, Senin (24/2/2025).</p>
<p>"Kemarin kami dikonfirmasi oleh kepala KUA, guna melangsungkan akad nikah yang sudah diajukan dan kita fasilitasi, karena Rohim masih menjalani proses hukum dan sementara ditahan di Polsek Wuluhan. Jadi proses akad nikahnya kami fasilitasi di Mapolsek Wuluhan," imbuhnya. </p>
<p>Polisi juga mengundang pihak Muspika Kecamatan Wuluhan sebagai pembelajaran dan bisa mengambil hikmah adanya peristiwa ini. Setelah melakukan akad nikah Rohim kembali masuk ke ruang tahanan Mapolsek Wuluhan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Khofifah Instruksikan PU Bina Marga Jatim Kebut Perbaikan Jalan Puger Jember, 3 Bulan Harus Selesai</title>
<link>https://suarajatimpost.com/khofifah-instruksikan-pu-bina-marga-jatim-kebut-perbaikan-jalan-puger-jember-3-bulan-harus-selesai</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/khofifah-instruksikan-pu-bina-marga-jatim-kebut-perbaikan-jalan-puger-jember-3-bulan-harus-selesai</guid>
<description><![CDATA[ Proyek peningkatan jalan yang dilakukan oleh DPUBM Jatim tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran senilai Rp 30 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc3ba6f410e.webp" length="72156" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 18:01:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>gubernur, puger, PU Bina Marga, Jatim, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Meski mengikuti kegiatan retreat di Magelang, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tetap memantau dan berkoordinasi dengan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jatim, terutama beberapa persoalan mendesak yang menjadi atensi.</p>
<p>Salah satunya, mengatasi masalah kerusakan Jalan Provinsi di daerah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, yang beberapa waktu yang lalu dikeluhkan masyarakat.</p>
<p>Jalan di Kecamatan Puger ini statusnya adalah Jalan Provinsi. Jalan sepanjang 46 Km diketahui kondisinya rusak parah akibat banyak dilintasi kendaraan industri bermuatan lebih.</p>
<p>Menjawab hal tersebut, Gubernur Khofifah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Provinsi Jawa Timur, untuk segera melakukan perbaikan. Dirinya meminta Wagub Emil Elestianto Dardak mengkoordinasikan langsung selama ia mengikuti retreat di Magelang. </p>
<p>“Pemprov Jatim akan meningkatkan kualitas jalan Balung-Kasian-Puger menjadi rigid beton sepanjang 2 Km. Kemudian PT Imasco Asiatic juga akan membantu membenahi rigid beton sepanjang 500 meter, menyambung ke arah selatan melanjutkan pengerjaan oleh DPUBM menuju arah pabrik,” kata Gubernur Khofifah, Senin (24/02/2025).</p>
<p>Proyek peningkatan jalan yang dilakukan oleh DPUBM Jatim tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran senilai Rp 30 miliar. DPUBM Jatim juga sudah tanda tangan kontrak per 20 Februari 2025 dan sedang persiapan pelaksanaan.</p>
<p>“Sedangkan untuk sisa jalan yang tidak betonisasi, kami sudah menginstruksikan DPUBM Jatim untuk melakukan kegiatan rekonstruksi pada jalan yang rusak strukturnya dan penambalan pada lubang-lubang di jalan,” ulasnya. </p>
<p>Gubernur Khofifah menambahkan, untuk proses penambalan lubang yang saat ini terjadi, ditargetkan akan selesai dikerjakan dengan penanganan rekonstruksi sebelum lebaran 2025. Diperkirakan selama proses perbaikan akan muncul lubang baru, karena tidak memungkinkan untuk menutup arus lalu lintas.</p>
<p>Jika kemungkinan munculnya lubang baru dalam proses perbaikan jalan ini maka setidaknya dalam waktu 3-4 bulan mendatang, jalan provinsi tersebut diharapkan bisa bebas dari lubang. </p>
<p>“Proses perbaikan akan kita kebut, sehingga warga bisa segera merasakan kenyamanan dan keamanan berkendara di sana,” tutup Khofifah Indar Parawansa. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Demo Ratusan Warga di Jember, Menyoal Tambak Udang Sebagai Penyebab Hancurnya Pertanian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/demo-ratusan-warga-di-jember-menyoal-tambak-udang-sebagai-penyebab-hancurnya-pertanian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/demo-ratusan-warga-di-jember-menyoal-tambak-udang-sebagai-penyebab-hancurnya-pertanian</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc403e06cdd.webp" length="66616" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 17:45:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>demo, desa, aksi, pertanian, nelayan, petani, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Ratusan warga dua desa di Jember selatan unjuk rasa depan kantor DPRD Jember. Mereka meminta tambak di Desa Mayangan dan Kepanjen Kecamatan Gumukmas ditutup.</p>
<p>Ratusan warga yang berprofesi sebagai petani, nelayan dan mahasiswa itu, meminta DPRD Jember menutup tambak yang diduga tidak berizin dan menyengsarakan rakyat.</p>
<p>Karena, mereka menilai tambak yang berdiri sejak puluhan tahun lalu itu, tidak memberi dampak ke masyarakat sekitar.</p>
<p>"Mulai tahun 1985 investor datang, dulu 150 hektare sawah luar biasa hasil panennya. Bahkan dua desa ini terkenal hasil pertanian unggul. Sekarang lahan pertanian turun dan rusak. Katanya berizin, tapi limbahnya dibuang sembarangan," kata Koordinator Aksi, Tuku M Indra Syahdafi, Senin (24/2/2025).</p>
<p>Warga juga menilai, dari tahun ke tahun, hasil pertanian petani di Mayangan dan Kepanjen menurun. Karena, saluran air sudah tercemar dan limbah dari tambak udang berpengaruh pada pertanian dan nelayan.</p>
<p>Padahal, masyarakat di sana menggantungkan hidupnya di bidang pertanian, dan nelayan. Sedangkan investor pemilik tambak orang luar dan bukan warga sekitar.</p>
<p>"Silahkan investor masuk, tapi jangan rusak bumi kami, apalagi merusak ekonomi masyarakat Kepanjen dan Mayangan," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto mengatakan, jika ada pihak yang mengganggu petani, nelayan, dan mahasiswa, menggangu ketahanan pangan, itu berarti telah membangkang instruksi Presiden Prabowo.</p>
<p>Candra, menyampaikan jika menerima semua aspirasi, sahabat-sabahat semua.</p>
<p>"Kami tim gabungan komisi mengundang dinas terkait, untuk pada siang hari ini. Pada prinsipnya, kita tidak anti investigasi namun investor tidak boleh melanggar UU lingkungan hidup sepatutnya," kata Candra. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Guru Honorer di Jember Diduga Bikin Konten Syur, Disdik: Sudah Mengundurkan Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/guru-honorer-di-jember-diduga-bikin-konten-syur-disdik-sudah-mengundurkan-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/guru-honorer-di-jember-diduga-bikin-konten-syur-disdik-sudah-mengundurkan-diri</guid>
<description><![CDATA[ Video yang diduga diperankan oleh guru berinisial S itu viral di media sosial X ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b9523e48dbf.webp" length="9902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 12:01:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Guru Honorer di Jember Diduga Bikin Konten Pornografi, Disdik: Sudah Mengundurkan Diri</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Masyarakat Kabupaten Jember dihebohkan dengan beredarnya video berbau pornografi yang diduga diperankan oleh salah seorang guru tidak tetap (GTT).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Guru honorer berinisial S tersebut diketahui mengajar di salah satu SD di Kecamatan Ambulu. Aksi pamer auratnya beredar luas di platform media sosial X.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ada belasan video beredar dengan berbagai pose menggairahkan. Dalam beberapa cuplikan, S terlihat memamerkan bagian tubuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski memperlihatkan bagian tubuhnya, namun S masih mengenakan kerudung. Hanya saja, bagian tubuhnya tidak ditutup oleh sehelai benang pun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Videonya banyak dengan beberapa adegan yang berbeda. Kalau mau lihat di X. Ada belasan video," kata Rizal Sumafo, warga Kecamatan Kencong, Sabtu (22/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya di platform X, Rizal juga mendapat video syur tersebut dari pesan berantai yang dikirim temannya. Bahkan video tersebut tersebar dan viral di media sosial lain. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember, Hadi Mulyono membenarkan S adalah oknum guru di salah satu SD di Kecamatan Ambulu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hadi juga membenarkan bahwa S statusnya GTT atau honorer. Namun demikian, Hadi enggan membeberkan alasan pengunduran diri oknum guru tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Benar, yang bersangkutan adalah guru tidak tetap di Ambulu. Namun, dia sudah mengundurkan diri sebagai guru, sejak pertengahan Januari lalu," ucapnya, Sabtu (22/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di lain pihak, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengaku telah melakukan penyelidikan terkait kasus beredarnya video syur tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mohon waktu. Kita masih lidik," singkatnya, Sabtu (22/2/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Truk Gandeng Vs Bus Gunung Harta di Jember, 3 Korban Dilarikan Rumah Sakit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/truk-gandeng-vs-bus-gunung-harta-di-jember-3-korban-dilarikan-rumah-sakit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/truk-gandeng-vs-bus-gunung-harta-di-jember-3-korban-dilarikan-rumah-sakit</guid>
<description><![CDATA[ Akibat kerasnya benturan menyebabkan tiga orang mengalami luka serius, dan harus dirawat di RSD Dr Soebandi Jember.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b93feaa82b1.webp" length="69014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 10:30:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>peristiwa, kecelakaan, tabrakan, laka lantas, adu banteng, motor, mobil, truk, bus, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Diduga kelalaian sopir, sebuah truk gandeng tanpa muatan menabrak bus Gunung Harta berpenumpang jurusan Jember - Bali, Sabtu (22/2/2025).</p>
<p>Akibat kerasnya benturan menyebabkan tiga orang mengalami luka serius, dan harus dirawat di RSD Dr Soebandi Jember. </p>
<p>Kejadian ini terjadi tepatnya di Jalan Yos Sudarso tepatnya depan gudang PTP, masuk lingkungan Gempal Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, sekira pukul 05.30 WIB.</p>
<p>Kronologi kejadian menurut warga sekitar, ketika truk gandeng bernopol P 8227 UK yang melaju dari arah timur, ketika di lokasi kejadian, tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak bus Gunung Harta dengan nomor polisi DK 7018 GH.</p>
<p>"Memang jalanan agak gelap karena sudah pagi mas. Tapi truk gandeng ini tiba-tiba oleng dan tabrakan tak terhindarkan mas," Kata Sa'ir nurzami Warga Wirolegi.</p>
<p>"Tadi yang luka-luka ada tiga orang mas, supir truk sama supir bus satu lagi penumpang mas. Sudah dibawa tadi sama ambulans," imbuhnya.</p>
<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nuralamsyah, menjelaskan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh sebuah truk lain yang berusaha menyalip bus Gunung Harta.</p>
<p>Hal ini membuat truk gandeng berusaha menghindar ke kiri sebelum akhirnya banting setir ke kanan.</p>
<p>“Karena truk gandeng banting setir ke kanan, maka tabrakan dengan bus Gunung Harta pun tak terelakkan,” kata Tommy. </p>
<p>Dari kejadian itu, terlihat akibat benturan yang terjadi sangat keras sehingga menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah.</p>
<p>Menurut dugaan awal, kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk gandeng yang terlalu jauh membanting setir ke kanan, sehingga masuk ke jalur bus gunung harta. Investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.</p>
<p>Beberapa bagian kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan yang terjadi dengan keras di jalan tersebut.</p>
<p>Saat ini, ketiga korban yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit dr Soebandi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kondisi mereka masih dalam pemantauan tim medis.</p>
<p>Truk gandeng Mitsubishi dengan nomor polisi P 8227 UK dikemudikan oleh Zainal (57), seorang sopir asal Jalan Kauman, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember.</p>
<p>Sementara itu, bus Gunung Harta dengan nomor polisi DK 7018 GH dikemudikan oleh Agusnadi (55), seorang sopir asal Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Kedua kendaraan tersebut melaju dari arah berlawanan sebelum bertabrakan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jember Didera Kasus Penemuan Bayi, Setelah Semboro Sekarang Ambulu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jember-didera-kasus-penemuan-bayi-setelah-semboro-sekarang-ambulu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jember-didera-kasus-penemuan-bayi-setelah-semboro-sekarang-ambulu</guid>
<description><![CDATA[ Kali ini, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru dilahirkan, ditemukan warga berada di wilayah lahan pekarangan kosong Dusun Krajan RT 1 RW 3 Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b70dda3b3b9.webp" length="49844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 17:31:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>penemuan bayi, bondowoso, polsek kota, dinsos, Suarajatimpost, jember, abulu</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Sebelumnya, Kecamatan Semboro Kabupaten Jember sempat digegerkan dengan penemuan mayat di sungai, dan kasus ini belum terungkap.</p>
<p>Tidak hanya Semboro, Kecamatan Tanggul dan Jember Kota juga ada kasus serupa dan pelaku juga telah terungkap yang melibatkan anak masih sekolah.</p>
<p>Kali ini, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru dilahirkan, ditemukan warga berada di wilayah lahan pekarangan kosong Dusun Krajan RT 1 RW 3 Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Jember, sekira pukul 08.00 WIB, Kamis (20/2/2025).</p>
<p>Kejadian sontak menghebohkan warga sekitar. Pasalnya, warga tidak mengira saat menggali tanah, mendapati adanya mayat bayi tersebut.</p>
<p>"Untuk kronologinya, kami mendapat laporan masyarakat tentang adanya penemuan mayat bayi. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember, langsung menuju lokasi kejadian," kata Kapolsek Ambulu AKP Latifa Andika.</p>
<p>Latifa menjelaskan, terungkapnya kasus penemuan bayi itu, berawal dari pemilik lahan pekarangan kosong, bermaksud akan melebarkan tempat penjemuran hasil pertanian.</p>
<p>"Lahan kosong tersebut banyak pohon besar, maka dilakukan penebangan pohon dan pondasi bangunan. Kemudian saat pekerja atau tukangnya itu akan mencangkul sedalam kurang lebih 20 cm untuk membuat pondasi pagar. Ditemukan bungkusan kain warna hijau, putih, dan biru. Saat dibuka ternyata isinya mayat bayi itu, dengan posisi telungkup," jelas Latifa.</p>
<p>"Mayat bayi diduga berumur kurang lebih 9 bulan atau baru dilahirkan. Dari penemuan mayat bayi itu, kemudian dilaporkan," sambungnya.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan proses penyelidikan dan olah TKP bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Jember. </p>
<p>"Untuk mayat bayi selanjutnya dievakuasi ke Kamar Mayat RSD dr. Soebandi Jember. Selanjutnya dilakukan proses autopsi," kata Latifa.</p>
<p>Dari proses tersebut, lebih lanjut kata Latifa, anggota Reskrim Polsek Ambulu langsung melakukan proses penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 1 jam tepatnya 59 menit, lanjutnya, terungkap terduga pelaku pembuang bayi tersebut.</p>
<p>Namun demikian, polisi belum mau mengungkap identitas terduga pelaku dan menyerahkan terduga pelaku kepada Unit PPA Satreskrim Polres Jember untuk proses penyelidikan.</p>
<p>"Terduga pelaku saat itu sedang bersembunyi di dalam rumah. Jarak terduga pelaku dengan lokasi penemuan mayat bayi itu, kurang lebih 50-100 meteran. Dia sembunyi ketakutan," ujarnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor  Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPMPTSP Jember Beberkan Data Izin Tambak Udang, DPRD Minta Segera Lakukan Evaluasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dpmptsp-jember-beberkan-data-izin-tambak-udang-dprd-minta-segera-lakukan-evaluasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dpmptsp-jember-beberkan-data-izin-tambak-udang-dprd-minta-segera-lakukan-evaluasi</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b6e9c5e0a33.webp" length="23406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 16:29:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Polemik tambak udang tidak berizin di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember kembali disoal.</p>
<p>Warga yang yang tergabung dalam kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen (KPMK) menilai, limbah yang dihasilkan dari tambak udang tersebut mencemari lingkungan dan dikeluhkan nelayan setempat.</p>
<p>Berawal dari keluhan masyarakat tentang limbah itulah, kemudian diketahui bahwa sebagian besar dari 26 tambak udang vaname tersebut beroperasi tanpa mengantongi.</p>
<p>Penata Perizinan Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Fidyah Yulia Sari menjelaskan, ada dua tambak udang yang sudah mengantongi izin.</p>
<p>Kemudian, ada dua perusahaan tambak udang yang izinnya masih dalam proses di sistem Online Single Submission (OSS). </p>
<p>"Untuk tambak yang sudah berizin lengkap yaitu Delta Guna Sukses atau ATG dan Anugerah Tanjung Gumukmas atau ATG. Sedang yang sudah masuk dan proses berizin di OSS yaitu PT Windu Marina Sukses dan CV Mangkara Gumukmas," kata Fidyah.</p>
<p>Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Arif Fianto mengaku akan melakukan serangkaian kajian dan juga akan hearing dengan masyarakat dan juga pemilik tambak.</p>
<p>Pihaknya telah menerima surat dari KPMK tentang tentang adanya tambak yang terindikasi membuang limbah sembarangan. Bahkan dibuang ke saluran irigasi pertanian.</p>
<p>"Dari laporan tersebut, dinyatakan bahwa ada sekitar 150 hektare lahan yang mengalami penurunan produktivitas hasil pertanian," kata Candra.</p>
<p>Komisi B DPRD Jember telah meminta data kepada DPMPTSP Jember terkait data perizinan tambak udang tersebut. Berdasar data itu, ditemukan banyak tambak yang tidak mengantongi izin. </p>
<p>Karena itu, pihaknya berencana akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai penjelasan. Pihaknya akan mendesak agar semua tambak yang telah beroperasi harus dilengkapi dokumen perizinan yang lengkap.</p>
<p>"Kita harus mendukung astacita yang digaungkan pemerintah hari ini. Swasembada dan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus program kerja," ujarnya.</p>
<p>Pihaknya menilai, keberadaan sejumlah tambak tersebut perlu dievaluasi. Terlebih lagi dengan adanya keluhan masyarakat tentang dugaan pencemaran lingkungan yang berdampak pada produktivitas nelayan dan petani.</p>
<p>"Maka perlu dilakukan evaluasi tentang kelangsungan usaha tambak tersebut," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Cari Jamur Blotong Tebu, Bocah Semboro Jember Tewas Disambar Petir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-cari-jamur-blotong-tebu-bocah-semboro-jember-tewas-disambar-petir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-cari-jamur-blotong-tebu-bocah-semboro-jember-tewas-disambar-petir</guid>
<description><![CDATA[ Korban MK pada saat itu mengajak dua teman sebayanya hendak mencari jamur di tengah hujan lebat. Namun kedua teman nya tidak diperbolehkan ikut lantaran kondisi cuaca hujan disertai petir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b5c04ab396d.webp" length="16474" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 19:16:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Petir, peristiwa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP - </strong>Nahas, dialami oleh bocah beumur 14 tahun asal Kecamatan Semboro Berinisial MK. Dirinya harus meregang nyawa saat mencari jamur blotong bekas limbah tebu PG Semboro atau SGN yang berada di kawasan tersebut pada, Rabu,(19/2/2025) sore.</p>
<p>Hujan deras dan petir yang memang terjadi di kawasan Semboro tersebut harus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang bersangkutan.</p>
<p>Menurut sumber dari media ini, korban MK pada saat itu mengajak dua teman sebayanya hendak mencari jamur di tengah hujan lebat. Namun, kedua temannya tidak diperbolehkan ikut lantaran kondisi cuaca hujan disertai petir.</p>
<p>"Korban nekat pak, tadi ngajak kedua temannya, namun tidak diperbolehkan sama orang tuanya, namun dirinya nekat dan naik di tumpukan atas limbah bekas pengolahan gula atau biasa dibilang Blotong. Tidak berselang lama, ada petir menyambar dan korban kami lihat sudah meninggal dengan beberapa tangan gosong masih ada jamur yang ia pegang," kata sumber saat dikonfirmasi.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, masyarakat sekitar mendatangi lokasi kejadian dan membawa jenazah anak tersebut dengan kondisi tidak bernyawa.</p>
<p>"Jadi kami tadi laporan polisi, dan memang korban sudah meninggal dunia karena tersambar petir," ungkap sumber.</p>
<p>Sementara itu, Aipda Yayang Pangestu Kanit Reskrim Polsek Semboro saat dikonfirmasi membernarkan jika memang ada kejadian anak tersambar petir.</p>
<p>"Benar ada korban tersambar petir, dan kami dari pihak kepolisian melakukan rangkaian informasi, cek TKP dan beberapa saksi. Korban meninggal dunia di tempat," jelasnya.</p>
<p>Di tempat terpisah, Humas Sinergi Gula Nusantara PG Semboro Hesta Cahyadi menerangkan jika lokasi tersebut sudah diberi papan larangan masuk. </p>
<p>"Kami kroscek di lokasi dan unit 3 dan memang benar ada peristiwa anak tersambar petir. Padahal tempat tersebut juga sudah digembok dan ada pintunya dan ada papan larangan, karena memang sangat berbahaya," ungkapnya.</p>
<p>"Karena bekas limbah pengolahan pabrik dan juga abu bisa sangat panas. Kami akan semakin masif melakukan imbauan kepada masyarakat, besok kami pihak management mau ke rumah duka," ucapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diseruduk Pikap, Sejoli Pengendara Motor di Jember Tewas setelah sebelumnya Alami Kritis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diseruduk-pikap-sejoli-pengendara-motor-di-jember-tewas-setelah-sebelumnya-alami-kritis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diseruduk-pikap-sejoli-pengendara-motor-di-jember-tewas-setelah-sebelumnya-alami-kritis</guid>
<description><![CDATA[ Lokasi kejadian disebut sebagai kawasan rawan kecelakaan lantaran lajurnya yang lurus. Sehingga pengendara cenderung ngebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b577131c2a0.webp" length="24086" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 14:00:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Semboro-Tanggul pada Selasa (18/2/2025) malam. Tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.</p>
<p>Kecelakaan maut ini melibatkan sebuah pikap bermuatan jeruk dengan nomor polisi (nopol) P1782KD yang melaju dari arah selatan dengan motor Yamaha R15 tanpa pelat nomor dari arah sebaliknya.</p>
<p>Kecelakaan adu banteng itu terjadi karena kedua kendaraan yang sama-sama melaju kencang dari arah berlawanan.</p>
<p>Dua pengendara motor atas nama Feri Aldiansyah Asal Kecamatan Semboro dan perempuan bernama Ristin Hajar Amanda Oktavia asal Kabupaten Banyuwangi mengalami luka serius hingga kritis.</p>
<p>Bahkan polisi langsung membawa keduanya ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p>Namun, karena luka yang diderita akibat benturan tersebut begitu hebat, akhirnya keduanya meninggal dunia pada hari ini ketika menjalani perawatan.</p>
<p>Meninggalnya korban dibenarkan oleh Kapolsek Tanggul, AKP Suhartanto. Menurutnya, Jalan Raya Semboro-Tanggul memang kerap memakan korban.</p>
<p>"Jalan tersebut memang sering terjadi kecelakaan. Karena jalannya lurus. Hal itu jadi penyebab kecelakaan. Karena pengendara terlalu kencang," ucapnya, Rabu (19/2/2025).</p>
<p>Oleh sebab itu, pihaknya berencana akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggandeng Polsek Semboro. Tujuannya agar pengendara lebih berhati-hati.</p>
<p>"Kami imbau, agar ketika melintas di kawasan tersebut berhati hati. Selanjutnya akan kami gelar kegiatan preventif dua polsek untuk memberikan edukasi agar tertib berlalu lintas," jelasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Camat Gumukmas Rencanakan Sidak Tambak yang Beroperasi tanpa Izin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/camat-gumukmas-rencanakan-sidak-tambak-yang-beroperasi-tanpa-izin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/camat-gumukmas-rencanakan-sidak-tambak-yang-beroperasi-tanpa-izin</guid>
<description><![CDATA[ Pemdes Kepanjen menyebut, dari 26 perusahaan tambak yang beroperasi, hanya 2 tambak yang memiliki kelengkapan izin ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b43f20810b4.webp" length="30326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 16:03:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Camat Gumukmas Rencanakan Sidak Tambak yang Beroperasi tanpa Izin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Berdirinya puluhan tambak udang di atas lahan 113.4018 hektare di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas masih menjadi persoalan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, pemerintah desa (pemdes) setempat menyebut dari 26 tambak yang ada, 24 tambak lainnya beroperasi tanpa dilengkapi dokumen perizinan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menanggapi hal itu, Camat Gumukmas, Nino Eka mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Bahkan, pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rencananya, sidak itu akan dilakukan bersama Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember. Hal itu untuk memastikan kelengkapan izin setiap perusahaan tambak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Beberapa waktu lalu sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak. Rencananya, Komisi B DPRD Jember akan melakukan hearing. Jika dilakukan sidak, kami siap mengikutinya," ucapnya, Selasa (18/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Ketua Asosiasi Tambak, Iswahyudi menyampaikan, bukan pihaknya tidak siap untuk mengurus izin. Dia beralasan karena luas tambak yang dikelolanya hanya sedikit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tambak udangnya hanya seluas 1,5 hektare. Kemudian anggotanya hanya sebanyak tujuh orang. Sementara yang diketahuinya, untuk mengurus izin minimal luasannya 5 hektare.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami mau saja. Tapi menurut informasi, untuk perizinan minimal GHU seluas 5 hektare. Jadi di sini kami butuh bimbingan," ungkapnya, Selasa (18/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, Iswahyudi tidak bisa menjelaskan tentang berapa lama tambak-tambak tersebut beroperasi. Dia juga bungkam ketika ditanya perihal corporate social responsibility (CSR).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya mengetahui adanya peratusan desa (perdes) tentang penataan tambak yang diterbitkan oleh pemdes setempat. Namun, perdes tersebut dinilai masih memiliki kekurangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada perdes tambak, kami juga bersyukur. Namun kami rasa ada beberapa kekurangan, dan kami ingin duduk bersama lagi dengan pihak desa," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di lain pihak, Kepala Desa Kepanjen, Sukamid mengatakan, perdes tersebut diterbitkan untuk kepentingan peningkatan pendapatan asli desa (PADes).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perdes itu diterbitkan untuk kepentingan seluruh masyarakat Desa Kepanjen dan untuk memajukan desa. Sehingga masyarakat dapat melihat kinerja pemdes.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena tidak tertata rapinya tambak-tambak tersebut, pihaknya menduga ada pihak yang sengaja memanfaatkan upeti dari para investor tambak udang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Untuk perizinan, kami pihak desa akan selalu siap dan berharap hal ini segera dilakukan oleh para petambak tersebut," pungkas Sukamid. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa<o:p></o:p></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Ambruk akibat Hujan dan Angin, Lansia di Jember Alami Luka&amp;Luka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-ambruk-akibat-hujan-dan-angin-lansia-di-jember-alami-luka-luka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-ambruk-akibat-hujan-dan-angin-lansia-di-jember-alami-luka-luka</guid>
<description><![CDATA[ Nenek tua itu terluka akibat tertimpa atap rumah yang ambruk karena diterpa angin kencang dan hujan deras ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b42b50dd7d3.webp" length="17834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 13:59:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Rumah Ambruk akibat Hujan dan Angin, Lansia di Jember Alami Luka-Luka</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Diduga akibat diterpa hujan deras dan angin kencang, rumah seorang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Jember mengalami rusak berat pada Senin (17/2/2025) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rumah itu milik Artinah (50), warga Dusun Krajan, Desa Kasiyan, Kecamatan Puger. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan deras disertai angin kencang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan, nenek Artinah sampai mengalami luka-luka akibat tertimpa atap rumah yang ambruk. Atap rumahnya terbuat dari bambu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa itu dibenarkan oleh Fauzan (27), tetangga nenek Artinah. Dia mendengar suara barang jatuh. Setelah dilihat, atap rumah nenek Artinah ambruk. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hampir Magrib pas hujan deras tadi. Suaranya tiba-tiba ‘brak’ gitu. Setelah saya lihat, rumah Mbah Artinah ambruk. Saya dan bapak langsung masuk mencari nenek. Ternyata tertimpa atap. Beliau lebam di tangan dan kaki," ucapnya, Selasa (18/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mungkin karena atapnya dari bambu dan sudah lapuk. Jadi ambruk saat terkena air hujan yang deras disertai angin. Setelah itu saya lapor Pak RT," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sahabat Tagana Kecamatan Puger, Feyga Kori mengaku mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya lansia yang rumahnya ambruk. Dia segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Begitu mendapatkan laporan. Saya langsung datang ke lokasi. Penanganan sementara ini, kami dibantu warga membersihkan material atap genting yang rusak," ucap Feyga Kori, Selasa (18/2/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kondisi rumah nenek Artinah mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga tidak bisa ditempati. Bahkan peralatan dan perabotan di rumah rusak semua akibat terkena air hujan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peralatan dan perabotan yang rusak mulai dari kasur, lemari, pakaian, dan peralatan dapur. Kondisi itu diharapkan segera mendapat bantuan dan perhatian dari berbagai pihak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena rumah saat ini tidak bisa ditempati. Nenek mengungsi sementara ke tetangganya. Kami juga melaporkan ke Dinsos untuk memprioritaskan bantuan nenek ini. Mulai paket sembako dan bambu atau kayu untuk perbaikan atap nenek ini," ulasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Siswa SMPN 4 Jember Tiba&amp;Tiba Kesurupan Minta Dibacakan Yasin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-siswa-smpn-4-jember-tiba-tiba-kesurupan-minta-dibacakan-yasin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-siswa-smpn-4-jember-tiba-tiba-kesurupan-minta-dibacakan-yasin</guid>
<description><![CDATA[ Fenomena aneh ini terjadi setelah siswa selesai mengikuti upacara bendera. Khawatir semakin banyak yang kesurupan, semua siswa pun dipulangkan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b2e939ee2d3.webp" length="16742" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 17:01:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Puluhan Siswa SMPN 4 Jember Tiba-Tiba Kesurupan Minta Dibacakan Yasin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Kepanikan dan kehebohan terjadi di SMPN 4 Jember. Sejumlah pelajar tiba-tiba mengalami kesurupan pada Senin (17/2/2025) pagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena kejadian itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang berada di Kelurahan Jember Lor itu terpaksa dihentikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kesurupan itu terjadi sesaat setalah siswa mengikuti upacara bendera. Saat itu hanya beberapa siswa yang mengalami kesurupan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Usai upacara, seluruh siswa kemudian masuk ke kelasnya masing-masing. Namun, saat pelajaran pertama baru dimulai, tiba-tiba ada siswi yang berteriak histeris.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Awalnya waktu upacara ada yang kesurupan. Tapi itu hanya satu dua siswa. Kemudian pas pelajaran berlangsung, banyak yang kesurupan. Mulai dari kelas 1, 2 dan 3," ungkap salah satu siswi SMPN 4 Jember yang enggan menyebutkan namanya, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala SMPN 4 Jember, Surawi mengatakan, awalnya yang kesurupan hanya tiga siswa. Saat kesurupan, mereka berbicara di luar kesadarannya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Awalnya hanya ada dua tiga siswa yang kesurupan. Mereka itu minta dibacakan surat Yasin. Kalau tidak dituruti, bisa akan banyak korban kesurupan," ujar Surawi, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Permintaan siswa yang kesurupan untuk dibacakan surat Yasin pun dituruti. Namun setelah selesai dibacakan surat Yasin, yang kesurupan semakin banyak di setiap kelas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Lalu anak satu, betul-betul minta dan dituruti dibacakan Yasin, ayat kursi, selawat. Akhirnya kita bacakan. Malah tambah banyak murid kesurupan," imbuhnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Total ada sekitar 32 murid yang mengalami kesurupan di sekolahnya. Karena tidak ingin siswa yang kesurupan bertambah, kepala sekolah akhirnya memulangkan siswa siswinya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya ambil sikap anak-anak yang merasa sehat, tolong segera pulang ke rumah masing-masing, biar yang sakit orang tuanya untuk datang ke sekolah," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Tambak Udang di Jember Diduga Beroperasi tanpa Izin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-tambak-udang-di-jember-diduga-beroperasi-tanpa-izin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-tambak-udang-di-jember-diduga-beroperasi-tanpa-izin</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah desa setempat menyangkan tidak adanya CSR yang mengalir dari puluhan perusahaan tambak udang tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b2e3ffbfe18.webp" length="30326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 16:02:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Puluhan Tambak Udang di Jember Diduga Beroperasi tanpa Izin</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Tambak udang vaname di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember menjadi sorotan karena persoalan izin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan koordinasi dan konsolidasi. Terakhir, pemkab melakukan inventarisasi terhadap sejumlah tanah pesisir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, upaya Pemkab Jember tersebut tidak membuat para petambak terdorong untuk segera mengurusi izin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, dari 26 tambak udang yang ada, hanya dua tambak telah berizin. Yakni tambak Anugerah Tanjung Mas (ATG) dan tambak milik PT Delta Guna sukses (DGS). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fakta tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Kepanjen, Sukamid. Dia menuturkan, dari 26 tambak udang yang ada, hanya dua yang berizin. Sementara 24 lainnya bodong.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Yang berizin DGS sama ATG. Sementara yang lian sampai saat ini belum pernah mengajukan surat landasan legal standing dalam pengelolaan usaha yang mereka jalani," ucapnya, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sukamid menjelaskan, tambak yang beroperasi tersebut sudah bertahun-tahun. Ada yang sudah berjalan 5 tahun. Ada pula yang sudah 10 tahun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, kata Sukamid, sejak dirinya menjabat kades, tidak pernah ada pengajuan surat untuk kebutuhan pengurusan izin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan, pihaknya pernah membuat peraturan desa (perdes) agar tambak tersebut tertata rapi dan berkontribusi terhadap pendapatan asli desa (PADes). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Namun, lagi-lagi hanya beberapa yang mau mematuhi aturan. Yang lain terkesan tidak peduli dengan keberadaan desa," sesalnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Sukamid, total lahan yang dimanfaatkan oleh seluruh tambak udang tersebut memiliki luas sekitar 133.4018 hektare. Setiap tambak memiliki luasan lahan bervariasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya menyesali tidak pernah adanya program <em>corporate social responsibility</em> (CSR) dari seluruh perusahaan yang mengelola tambak udang di desanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Ironisnya, CSR setiap tambak itu dikemanakan. Dari dulu kami belum tahu. Tapi nanti pasti terkuak, siapa saja yang menerima dan bermain upeti ke tiap-tiap tambak tersebut," tandasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Helmi, pengusaha tambak Anugerah Tanjung Mas menjelaskan, ada sekitar 20 item surat yang harus dipenuhi bagi setiap pengusaha tambak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu surat yang harus ada yaitu landasan hak guna usaha (HGU). HGU merupakan salah satu syarat perizinan. Untuk mengurusnya perlu melibatkan beberapa dinas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu dinas yang harus ditembusi yaitu Dinas Perikanan, Dinas Sumber Daya Air dan beberapa dinas yang lain.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jika niat, perizinan itu sangat mudah dan tidak dikenakan biaya. Tidak menyulitkan pengusaha. Hanya butuh waktu empat bulan selesai. Jika memang diurus secara baik," jelasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa<o:p></o:p></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tabrak Palang Pintu, Sopir Truk di Jember Tewas Diserempet Kereta Api</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tabrak-palang-pintu-sopir-truk-di-jember-tewas-diserempet-kereta-api</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tabrak-palang-pintu-sopir-truk-di-jember-tewas-diserempet-kereta-api</guid>
<description><![CDATA[ Warga sudah meneriaki sopir truk agar berhenti. Namun truk itu terus melaju menabrak palang pintu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b2db5e621b2.webp" length="97388" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 14:15:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Tabrak Palang Pintu, Sopir Truk di Jember Tewas Diserempet Kereta Api</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP -</strong> </span><span lang="IN">Kecelakaan kereta api dengan sebuah truk terjadi di Kabupaten Jember pada Senin (17/2/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Truk terlempar setelah terserempet Kereta Logawa Relasi Stasiun Ketapang-Purwokerto. Tepatnya di KM 201+6/7 antara stasiun Arjasa dengan Stasiun Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kecelakaan ini menyebabkan sopir truk, Erpan, meninggal dunia. Sementara kernet truk, Jumadi, mengalami luka-luka dan dibawa ke RSD Soebandi Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu warga, Fajar mengatakan, truk melaju dari arah utara. Saat mendekati tempat kejadian perkara (TKP), truk itu diteriaki oleh warga agar berhenti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, truk itu terus melaju dan menabrak palang pintu. Nahas, benturan antara truk dan kereta pun tidak terhindarkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Truk itu dari arah Rembangan. Mungkin karena jalanan menurun terus menikuk, sopir gak bisa melihat pandangan ketika ada kereta api. Truk sudah diteriaki warga. Namun tidak menghiraukan atau tidak mengerem dan menabrak palang pintu sebelum tertabrak kereta api," kata Fajar, Senin (17/2/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Palang pintu di sini ini swadaya masyarakat. Kami urunan tiap bulan untuk membayar yang menjaga perlintasan ini. Tadi sempat berusaha menghentikan truk. Namun gagal," imbuhnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daops 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati hati ketika melintasi perlintasan sebidang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Seketika KA Logawa langsung berhenti untuk dilakukan pemeriksaan sarana. Setelah dipastikan kondisi sarana aman dan dump truck posisinya sudah menjauh dari rel, KA Logawa kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Jember,” terang Cahyo Widiantoro, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setiba di Stasiun Jember, dilakukan kembali pemeriksaan terhadap sarana KA Logawa. Kemudian ditemukan kerusakan pada selang saluran udara. Sehingga membutuhkan perbaikan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat dari insiden tersebut, KA Logawa diberangkatkan kembali dari Stasiun Jember pukul 08.55 WIB dan mengalami keterlambatan 19 menit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“KAI Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi pada perjalanan KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto. Sehingga mengakibatkan terjadinya kelambatan,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">KAI Daop 9 mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam regulasi itu dijelaskan, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagaimana diatur dalam Pasal 296, setiap pengemudi kendaraan bermotor yang melalui perlintasan antara kereta api dan jalan tetapi tidak berhenti saat sinyal sudah berbunyi, palang pintu mulai turun, dan atau isyarat lainnya, akan terancam pidana kurungan penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp750.000.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, dalam Pasal 124 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">KAI Daop 9 Jember menyesalkan masih adanya pelanggaran di perlintasan sebidang yang disebabkan karena kelalaian saat melintas jalur kereta api.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Jangan terlena. Pastikan aman sebelum melintasi rel kereta api dengan berhenti sejenak. Tengok kanan dan kiri. Serta memastikan tidak ada kereta yang mendekat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hilang Kesabaran, Pria di Jember Tega Habisi Nyawa Bocah TK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hilang-kesabaran-pria-di-jember-tega-habisi-nyawa-bocah-sd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hilang-kesabaran-pria-di-jember-tega-habisi-nyawa-bocah-sd</guid>
<description><![CDATA[ Hanya karena tidak sabar dengan kerewelan bocah berumur 6 tahun, pria ini tega membunuh dan mengubur bocah TK itu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67aea1a9f1a2c.webp" length="53004" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 09:32:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hilang Kesabaran, Pria di Jember Tega Habisi Nyawa Bocah TK</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Alfin (25), warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember tega menghabisi nyawa bocah TK bernama Faton (6).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, korban sempat dikabarkan hilang karena diculik. Pengumuman tentang hilangnya korban pun tersebar berikut dengan ciri-ciri fisik korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa itu bermula dari saat korban diajak ibunya ke rumah pelaku pada Ahad (9/2/2025). Saat itu, Ibu korban bermaksud bantu-bantu acara hajatan di dekat rumah pelaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ibu korban sibuk di dapur, korban dititipkan di rumah pelaku. Di rumah pelaku, korban menangis meminta makan. Pelaku pun tidak sabar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saking tidak sabarnya menghadapi bocah TK, pelaku kemudian berniat memulangkan korban ke rumahnya di Kecamatan Silo tanpa memberi tahu ibu korban. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat dalam perjalanan mengantarkan korban, pelaku berubah pikiran. Pelaku membawa korban ke pekarangan milik orang tuanya di Gunung Pagu, dekat dengan eks pabrik Sampoerna," kesaksian Lukman, warga setempat, Jumat (15/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sesampainya di lokasi kejadian, korban tetap tidak berhenti menangis. Akhirnya pelaku memukul dada korban sebanyak dua kali hingga korban terjatuh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian pelaku membawa korban ke sebuah gubuk yang berada di pekarangan tersebut. Maksud pelaku yaitu untuk menenangkan korban. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat korban mulai membaik, korban kembali rewel dan berlari-lari. Kemudian oleh pelaku korban dikejar dan dipukul lagi di bagian dada dan punggung hingga menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Lukman menirukan pengakuan pelaku yang sudah tertangkap.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk menghilangkan bukti, pelaku membungkus korban dengan karung bekas yang didapatnya dari gubuk itu. Kemudian korban dikubur dengan kedalaman sekitar 60 sentimeter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian pada sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku pulang ke rumahnya. Setelah saat itu, pelaku menghilang. Sementara korban dinyatakan hilang pada sore hari itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ibu korban pulang ke rumah, tidak menemukan anaknya. Keluarga pun mengumumkan hilangnya bocah TK itu di media sosial dan grup WhatsApp.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari unggahan tersebut, kami bersama tim dari Polsek dan Koramil melakukan pencarian bersama warga secara intensif. Hasilnya, pada Kamis siang, kami menemukan pelaku dan mengamankannya," beber Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, Jumat (14/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari keterangan pelaku, polisi akhirnya mengetahui keberadaan korban. Polisi pun segera mendatangi lokasi di mana korban dikubur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena saat itu warga masih terus berdatangan, akhirnya evakuasi melibatkan pihak Polres dengan mendatangkan Inafis. Selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Soebandi untuk dilakukan autopsi," jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, proses penangkapan Alfin sempat diwarnai ketegangan. Sebab, warga yang tersulut emosi mengamuk dan berusaha menghakimi Alfin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Emosi warga semakin mendidih setelah disusul penemuan lokasi di mana korban dikubur oleh Alfin. Spekulasi yang beredar di masyarakat, korban dikubur hidup-hidup. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, AKP Angga mengaku masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit untuk menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami masih melakukan pengecekan dan pendalaman dengan proses autopsi. Untuk hasilnya nanti kita akan rilis update-nya lebih lanjut, ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut. penyelidikan dilakukan untuk mengetahui adanya kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Terduga pelaku sudah kami amankan. Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Apakah ada pihak lain yang terlibat," tutup AKP Angga. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wujudkan Pembangunan yang Responsif, Pemkab Jember Gelar Bimtek Penguatan Integrasi Gender</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wujudkan-pembangunan-yang-responsif-pemkab-jember-gelar-bimtek-penguatan-integrasi-gender</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wujudkan-pembangunan-yang-responsif-pemkab-jember-gelar-bimtek-penguatan-integrasi-gender</guid>
<description><![CDATA[ Bimtek tersebut memuat materi pendekatan program kesehatan reproduksi, kekerasan berbasis gender, kesiapsiagaan bencana, dan kepemimpinan perempuan 2025 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ad961abdcbb.webp" length="36444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 14:30:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Wujudkan Pembangunan yang Responsif, Pemkab Jember Gelar Bimtek Penguatan Integrasi Gender</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Integrasi Gender dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bimtek tersebut memuat materi pendekatan program kesehatan reproduksi, kekerasan berbasis gender, kesiapsiagaan bencana, dan kepemimpinan perempuan 2025. Acara itu berlangsung di Hotel Aston Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember guna mengintegrasikan perspektif gender dalam kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dapat kami laporkan pula, bahwa angka perkawinan anak di Jember mengalami penurunan pada tahun 2023 sebanyak 1.362 kasus. Sedangkan pada tahun 2024 ada sebanyak 512 kasus," ucapnya, Kamis (13/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, kata Firjaun Barlaman, Pemkab Jember masih memiliki sejumlah tantangan pembangunan dalam hal pengarusutamaan gender. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Melalui kegiatan bimbingan teknis hari ini, kami harapkan para peserta dapat menyusun anggaran yang responsif gender," terangnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PWI Jember Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Bupati Hendy</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pwi-jember-gelar-doa-bersama-untuk-kesembuhan-bupati-hendy</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pwi-jember-gelar-doa-bersama-untuk-kesembuhan-bupati-hendy</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk merajut silaturahim antarwaratawan se Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ad9426df9b3.webp" length="37652" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 14:02:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>PWI Jember Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Bupati Hendy</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP –</strong> Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menggelar doa bersama untuk kesembuhan Bupati Jember, Hendy Siswanto.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan tersebut berlangsung di kantor PWI Jember pada Rabu (12/2/2025) malam. Acara itu dihadiri oleh para jurnalis dan anggota PWI Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap pemimpin daerah yang saat ini sedang dalam masa pemulihan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami semua berdoa agar Bupati Hendy segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa," ucapnya, Rabu (12/2/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Sugeng, doa bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di antara wartawan Jember dalam menjaga semangat profesionalisme dan solidaritas sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami juga mendoakan rekan-rekan wartawan yang telah mendahului kita. Mudah-mudahan mendapat tempat yang istimewa di sisi-Nya," ujarnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Acara itu berlangsung khidmat: diawali dengan pembacaan doa bersama dan ditutup dengan harapan agar Bupati Hendy segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Incar Motor Petani di Sawah, Pelaku Curanmor di Jember Remuk Dihajar Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/incar-motor-petani-di-sawah-pelaku-curanmor-di-jember-remuk-dihajar-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/incar-motor-petani-di-sawah-pelaku-curanmor-di-jember-remuk-dihajar-warga</guid>
<description><![CDATA[ Satu pelaku berhasil diadang warga. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ab0458051cc.webp" length="35858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 15:40:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP - </strong>Petani di Dusun Grobyok, Desa Tanjungsari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember akhirnya berhasil menangkap satu dari dua pencuri motor yang diduga sering menjalankan aksinya di persawahan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Satu pelaku harus babak belur dan diikat warga setelah tertangkap tangan mencuri motor milik petani yang sedang diparkir di area persawahan pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 9.30 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut sumber saksi mata, pada saat itu ada dua orang mencurigakan sedang melintas. Tidak lama satu pelaku turun dari motor dan menjalankan aksinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melihat hal itu, warga berteriak dan warga lain mencegat di jalan. Alhasil, salah satu pelaku tertangkap dan satunya lagi kabur naik mengendarai motor Beat warna hitam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami cegat dan tadi sempat hampir tertangkap keduanya. Karena kita kurang orang, akhirnya satu berhasil kita tangkap dan sempat terkena bogem mentah lalu polisi datang," ucap warga di lokasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat diinterogasi warga, pelaku sempat berbelit belit. Namun setelah berkali-kali didesak, akhirnya pelaku mau buka suara dan menyebutkan tempat asalnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mengaku bernama Rohim, warga Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah," jelas warga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kapolsek Wuluhan, Iptu Suhandoko menyampaikan, kedua pelaku sebenarnya telah membawa motor curiannya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun karena kepergok warga, motor Supra yang dicuri pelaku akhirnya dilempar. Kemudian pelaku berboncengan. Karena diadang warga, satu pelaku berhasil ditangkap, sedang satunya kabur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Satu pelaku yang berhasil ditangkap kemudian menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur sebelum kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami bawa pelaku yang tertangkap, dan kasus ini kita kembangkan secepatnya. Tim kami sudah bergerak," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Korban atas nama Undung. Warga sekitar lokasi kejadian," tutup Iptu Suhandoko. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>PT Imasco Sebulan Berhenti Produksi, Ini Solusi dari Hasil RDP Komisi C DPRD Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pt-imasco-sebulan-berhenti-produksi-ini-solusi-dari-hasil-rdp-komisi-c-dprd-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pt-imasco-sebulan-berhenti-produksi-ini-solusi-dari-hasil-rdp-komisi-c-dprd-jember</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a9bc1f52001.webp" length="41800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 16:14:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP -</span></strong><span lang="IN"> PT Semen Imasco berhenti produksi selama lebih dari satu bulan akibat truk belum bisa melintasi Jalan Provinsi Rambipuji-Puger. Komisi C DPRD Jember gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencari solusi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami menyadari adanya dinamika operasional di lapangan. Pabrik kami alami downtime atau disebut dengan berhentinya produksi sudah lebih dari satu bulan,” kata Fendy, Humas Imasco, Senin (10/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, kata Fendy, kondisi ini harus diperhatikan secara serius. Pasalnya, hal itu akan berdampak kepada produktivitas tenaga kerja dan rantai pasokan pendapatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fendy menyampaikan, pihak Imasco telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 500 meter dimulai sejak hari ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hal ini bukan hanya komitmen kami kepada masyarakat. Namun juga investasi jangka panjang untuk infrastruktur lokal demi mendukung mobilitas ekonomi,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Maka dari itu, pihak Imasco meminta kesetaraan kebijakan dan mengharapkan solusi yang tidak merugikan salah satu pihak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo menyatakan, tujuan dari digelarnya RDP hari ini ialah untuk mencari solusi dari penutupan jalan Provinsi Rambipuji-Puger. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hari ini kami mengundang PU Bina Marga Provinsi dan Kabupaten, juga kepolisian. Tujuannya untuk mencari solusi dari penutupan jalan Provinsi,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kata Ardi, solusi yang memungkinkan untuk tidak merugikan kedua belah pihak ialah dengan membolehkan truk di atas tonase 30 ton melintas pada jam 20:00 WIB hingga 04:00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Pagi hingga sore itu jam efektif aktivitas masyarakat. Maka, kami mendapatkan kesimpulan bahwa untuk jam malam, truk dengan muatan di atas 30 ton dibolehkan melintas,” jelasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa<o:p></o:p></span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Jember Dirawat di RSD dr. Soebandi, Wabup Ambil Alih Tugas dan Wewenang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dirawat-di-rsd-dr-soebandi-wabup-ambil-alih-tugas-dan-wewenang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-jember-dirawat-di-rsd-dr-soebandi-wabup-ambil-alih-tugas-dan-wewenang</guid>
<description><![CDATA[ Merujuk pada Pasal 66 Ayat (1) Huruf c Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014: Wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a84a6fedc92.webp" length="14612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 14:01:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bupati jember, bupati sakit, jember</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP</span></strong><span lang="IN"><strong> –</strong> Bupati Jember Hendy Siswanto masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi sejak Jumat (7/2/2025). Hingga Ahad (9/2/2025), kondisinya belum memungkinkan untuk beraktivitas seperti biasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tim medis belum mengizinkan Hendy berkomunikasi secara aktif. Sesuai ketentuan perundang-undangan, apabila kepala daerah berhalangan sementara, maka tugas dan wewenangnya secara otomatis diambil alih oleh wakil kepala daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasar ketentuan itu, maka Muhammad Balya Firjaun Barlaman sebagai wakil bupati Jember untuk sementara waktu akan menggantikan peran Hendy memimpin pemerintahan di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Boby Arie Sandy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terkait situasi ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sabtu kemarin, tim bagian pemerintahan Pemkab Jember telah berkonsultasi dengan Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Timur," ujar Boby dalam siaran pers, Ahad (9/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya merujuk pada Pasal 66 Ayat (1) Huruf c Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahannya. Dalam regulasi tersebut disebutkan: salah satu tugas wakil kepala daerah adalah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan sementara atau menjalani masa tahanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Boby menjelaskan, mekanisme pelimpahan tugas akan diawali dengan pelaporan resmi kepada Gubernur Jawa Timur selaku wakil pemerintah pusat. Laporan ini akan disampaikan pada Senin (10/2/2025) atau secepatnya, dengan tembusan kepada ketua DPRD Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sejalan dengan ketentuan tersebut, karena kepala daerah sedang berhalangan sementara akibat sakit, maka wakil kepala daerah secara otomatis mengambil alih tugas dan wewenang bupati," tambahnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hilang selama 5 Hari, Pria di Jember Ditemukan Tewas di Dalam Sumur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hilang-selama-5-hari-pria-di-jember-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hilang-selama-5-hari-pria-di-jember-ditemukan-tewas-di-dalam-sumur</guid>
<description><![CDATA[ Menurut keterangan keluarga dan warga setempat, korban memang dikenal memiliki gangguan jiwa ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a83df5871e1.webp" length="34176" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 12:36:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Hilang selama 5 Hari, Pria di Jember Ditemukan Tewas di Dalam Sumur</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER, SJP -</strong> </span><span lang="IN">Erfan Efendi (37), pria asal Dusun Mencek, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dikabarkan hilang oleh keluarganya, sejak pukul 00.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat lima hari dikabarkan hilang, ternyata dia ditemukan tewas di dalam sebuah sumur dalam rumahnya pada Sabtu (9/2/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sehari-hari korban hanya tinggal berdua dengan ayah kandungannya bernama Timin. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup di permukaan air sumur dan kondisi tubuhnya mengambang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sebelumnya kita menerima laporan dari masyarakat, tentang adanya mayat yang ada di dalam sumur rumah Pak Timin. Selanjutnya, kita mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, benar mayat tersebut berada di sumur dengan kedalaman kurang lebih 18 meter," kata Kanit Reskrim Polsek Panti, Aipda Dhian Saputra, Ahad (9/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk menindaklanjuti peristiwa itu, Polsek Panti kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, relawan, dan Basarnas Jember untuk membantu proses evakuasi korban dari dalam sumur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Proses evakuasi pun berjalan lancar. Namun polisi belum dapat memastikan sejak kapan korban berada di dalam sumur hingga kemudian ditemukan tewas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun Aipda Dhian menerangkan, korban dikabarkan hilang sejak Jumat dini hari. Berdasar keterangan keluarga dan warga setempat, korban dikenal mengalami gangguan jiwa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Menurut keterangan keluarga, korban selama ini sering meninggalkan rumah tanpa berpamitan," terang Aipda Dhian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia melanjutkan, tidak ada yang tahu bahwa korban berada di dalam sumur. Keluarga dan warga hanya tahu bahwa korban menghilang dari rumahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban ditemukan ketika ada keluarga yang hendak mandi. Saat melihat ke dalam sumur, didapati ada tubuh manusia sedang mengambang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah dievakuasi dari dalam sumur oleh Basarnas dan relawan, ternyata mayat tersebut adalah korban yang selama lima hari terakhir dikabarkan hilang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah. Pihak keluarga pun menegaskannya dengan menulis surat pernyataan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aipda Dhian menjelaskan, dari hasil pemeriksaan fisik korban, tidak ditemukan indikasi mencurigakan yang mengarah pada tindakan kriminal seperti luka bekas penganiayaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jasad korban tidak dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi lebih lanjut. Tapi langsung akan disucikan oleh pihak keluarga. Kemudian dilanjutkan dengan dimakamkan secara layak,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67a83e3886eea.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, Dantim Proses Evakuasi Pos Basarnas Jember, Andinata Dwi Putra mengatakan, proses evakuasi korban dari dalam sumur membutuhkan waktu kurang lebih selama 45 menit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sumur tersebut diketahui memiliki kedalaman kurang lebih 18 sampai 20 meter. Korban mengambang di pemukaan air dengan jarak sekitar 14 sampai 15 meter dari mulut sumur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam proses evakuasi korban, pihaknya mengalami sedikit kendala. Sebab, saat proses evakuasi berlangsung, terjadi pemadaman listrik. Sehingga butuh pencahayaan lebih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat dievakuasi, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi telungkup. Basarnas dan relawan tidak menemukan bekas luka dari tubuh korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah jasad korban berhasil dievakuasi, tim kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian dan keluarga. Korban pun langsung dimandikan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Lingkaran sumurnya agak sempit. Diduga di dalam sumur itu tipis oksigen. Jadi kita tadi menggunakan SCBA (alat bantu pernapasan untuk menyelam). Karena itu proses evakuasi berjalan cukup lama, kurang lebih 45 menit," ulasnya.<strong> (*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diisukan Alami Pendarahan, Bupati Jember Mendadak Dilarikan ke RSD dr. Soebandi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diisukan-alami-pendarahan-bupati-jember-mendadak-dilarikan-ke-rsd-dr-soebandi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diisukan-alami-pendarahan-bupati-jember-mendadak-dilarikan-ke-rsd-dr-soebandi</guid>
<description><![CDATA[ Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi tentang sakit yang diderita Hendy baik dari pihak keluarga maupun dari pihak rumah sakit ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a6c5e187abc.webp" length="45824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 10:09:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Diisukan Alami Pendarahan, Bupati Jember Mendadak Dilarikan ke RSD dr. Soebandi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>JEMBER , SJP -</strong> </span><span lang="IN">Bupati Jember Hendy Siswanto tiba-tiba harus dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember pada Jumat (7/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kabar sakitnya Hendy beredar di media sosial WhatsApp sejak semalam. Banyak spekulasi tentang sakit yang diderita oleh Hendy. Ada yang menyebut Hendy mengalami pendarahan di bagian kepala.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi tentang sakit yang diderita Hendy. Pihak keluarga hanya membenarkan bahwa Hendy sedang sakit dan kini dirawat di RSD dr Soebandi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Sehubungan dengan kondisi kesehatan Bapak Bupati Jember, H. Hendy Siswanto, yang saat ini membutuhkan istirahat dan perawatan intensif, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan atau pejabat pemerintahan untuk tidak berkunjung atau pun menjenguk beliau secara langsung terlebih dahulu,” tulis Try Sandi Apriana, anggota keluarga, dalam pesan yang diterima, Sabtu (8/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Imbauan untuk tidak menjenguk itu dimaksudkan demi menjaga ketenangan, serta membantu proses pemulihan kesehatan Hendy agar lebih optimal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam pesan yang sama, Try Sandi Apriana yang merupakan menantu Bupati Jember Hendy Siswanto juga meminta sambungan doa untuk kesembuhan ayah mertuanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami memohon doa dari seluruh lapisan masyarakat, agar Bapak Bupati diberikan kesembuhan dan kekuatan. Atas perhatian dan pengertiannya, kami sampaikan terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Hormat, KELUARGA BAPAK H. HENDY SISWANTO,” ungkap Try Sandi menutup pesan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Ungkap Hasil Autopsi Bayi yang Dibuang di Sungai Bondoyudo Jember</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-ungkap-fakta-baru-dari-hasil-autopsi-bayi-yang-dibuang-di-sungai-bondoyudo-jember</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-ungkap-fakta-baru-dari-hasil-autopsi-bayi-yang-dibuang-di-sungai-bondoyudo-jember</guid>
<description><![CDATA[ Polsek Semboro berupaya mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a45194abf09.webp" length="7848" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 13:12:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>bayi dibuang, jember, semboro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP</strong> – Polisi akhirnya mengungkap hasil autopsi jasad bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Bondoyudo, Dusun Pucukan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RS dr. Soebandi, bayi tersebut diketahui sudah berusia sembilan bulan dalam kandungan dan dalam kondisi utuh saat dilahirkan. Namun, sebagian tubuhnya mengalami kerusakan, diduga akibat terendam air selama sekitar tiga hari sebelum ditemukan.</p>
<p>"Autopsi menunjukkan bahwa bayi ini sudah cukup bulan untuk dilahirkan. Dugaan kami, bayi ini sengaja dibuang oleh pihak yang bersangkutan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Semboro, Aipda Yayang Pangestu.</p>
<p>Terkait upaya pengungkapan pelaku, polisi masih melakukan penyelidikan intensif. "Kami terus melakukan lidik, dan tes DNA siap dilakukan jika sudah ada tersangka yang kami amankan. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap," tambahnya.</p>
<p>Diketahui, jasad bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing dan anggota Mapolsek Tanggul , pada Minggu (2/2/2025). Saat itu, bayi terlihat tergulung di aliran air dan sempat dikira benda lain sebelum akhirnya ditemukan sebagai jasad manusia.</p>
<p>Polisi kini berupaya mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut. (*)</p>
<p><strong>Editor: Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lansia di Jember Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Keluarga Menolak Diautopsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lansia-di-jember-ditemukan-tewas-di-kamar-kos-keluarga-menolak-diautopsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lansia-di-jember-ditemukan-tewas-di-kamar-kos-keluarga-menolak-diautopsi</guid>
<description><![CDATA[ Berawal dari munculnya bau tidak sedap dari dalam kamar korban, tetangga kamar kos kemudian mendobrak pintu kamar korban ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a30d0825c4e.webp" length="60294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 15:03:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, lansia tewas di kos</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Warga Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember dihebohkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia (lansia) yang tewas di dalam kamar kos, Rabu (5/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Andreas (63) tinggal seorang diri di sebuah rumah kos di samping SMA 10 November Kalisat. Dia ditemukan tewas di dalam kamarnya sekitar pukul 08.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa itu berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau tak sedap dari kamar korban. Kemudian lampu kamar kos ditemukan masih menyala.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Awalnya berdasarkan keterangan saksi, tetangga kos korban: korban itu diketahui sakit. Informasi tentang korban ini juga disampaikan kepada pemilik kos," ucap Kapolsek Kalisat, AKP Bambang Hermanto, Rabu (5/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Malam sebelumnya, tetangga kos korban mengecek ke dalam kamar. Saat itu korban dalam kondisi sakit dan masih hidup. Tapi tadi pagi, ia (tetangga korban) curiga karena pintu kamar masih tertutup dan lampu menyala. Juga tercium bau tidak sedap," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bermula dari kejadian itu, saksi tetangga kos korban melapor ke Polsek Kalisat. Setelah menerima laporan itu, polisi segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat pintu kamar kos di dobrak, korban didapati sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai kamar kosnya mengenakan kemeja hitam tanpa celana. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemudian korban kami evakuasi ke RSD Kalisat untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan medis di RSD Kalisat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," sambung AKP Bambang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari hasil pemeriksaan medis, pihaknya memperkirakan korban meninggal dunia pada malam sebelum ditemukan. Korban diketahui menderita kanker kulit dan diabetes.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama tinggal di kos, korban hidup seorang diri. Setelah dilakukan upaya pencarian keluarga, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pihak keluarga menerima kematian korban dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian kami serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Hal itu juga dikuatkan dengan surat pernyataan bermaterai," pungkas AKP Bambang. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Gudang Tembakau PTPN I Regional 4 di Jember Ludes Dilalap Api</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-gudang-tembakau-ptpn-i-regional-4-di-jember-ludes-dilalap-api</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-gudang-tembakau-ptpn-i-regional-4-di-jember-ludes-dilalap-api</guid>
<description><![CDATA[ Dua gudang tembakau itu terbakar secara berurutan pada Selasa (4/2/2025) malam.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a2f0f7108d0.webp" length="24114" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 12:33:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Jember, Kebakaran. gudang tembakau</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Tragedi kebakaran menimpa dua gudang pengeringan tembakau milik PTPN I Regional 4 di Jember. Dua gudang tembakau itu terbakar secara berurutan pada Selasa (4/2/2025) malam. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Komandan Regu Posko Rambipuji Jember, Subhan Winardi, pertama, gudang yang terbakar adalah gudang pengeringan tembakau di jalan Raya Panti, Dusun Mencek, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami menerima laporan kebakaran gudang pukul 21.11 WIB. Kami langsung meluncur ke lokasi kejadian," ucapnya, Rabu (5/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Petugas mengerahkan 1 unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Posko Rambipuji. Petugas langsung melakukan pembasahan. Gudang tembakau yang terbuat dari bambu tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu 1,5 jam. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Usai pembasahan, kondisi gudang rata dengan tanah, " katanya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Subhan Winardi, usai berhasil memadamkan api di gudang tembakau Panti, timnya pulang ke posko. Namun setengah jam kemudian, laporan kebakaran gudang tembakau lain masuk. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Baru setengah jam sampai di posko, ada laporan kebakaran gudang lagi, " jelasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kali ini, gudang yang terbakar adalah gudang pengeringan tembakau PTPN I Regional 4 yang terletak di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Jarak lokasi antargudang yang terbakar sekitar 10 kilometer. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami mengerahkan 2 unit Damkar dari Mako Jember dan Posko Rambipuji, " terangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Petugas membutuhkan waktu 1 jam untuk memadamkan api. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, dua kasus kebakaran itu dalam proses penyelidikan polisi untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Panti, AKP Idham membenarkan kejadian kebakaran gudang tembakau milik PTPN I Regional 4.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Memang benar terjadi kebakaran gudang. PMK datang langsung melakukan pembasahan bara api. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, " terang AKP Idham, Rabu (5/2/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Jember akan Temui Kemendikbud, Perjuangkan Nasib 22 Guru Batal Lolos P3K</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-jember-akan-temui-kemendikbud-perjuangkan-nasib-22-guru-batal-lolos-p3k</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-jember-akan-temui-kemendikbud-perjuangkan-nasib-22-guru-batal-lolos-p3k</guid>
<description><![CDATA[ Para guru itu awalnya dinyatakan lolos. Kemudian setelah mengurusi semua berkas yang diperlukan, tiba-tiba mereka dinyatakan tidak lolos seleksi dan tergeser oleh Tenaga Honorer Kategori 2 (THK 2). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a1f9cbb9c0f.webp" length="63892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 19:29:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>guru, pendidikan, DPRD, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, SJP -</strong> Menindaklanjuti nasib 22 guru yang batal lolos sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), membuat DPRD Jember akan ke Jakarta untuk menemui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekhnologi (Kemendikbudristek).</p>
<p>Dalam hal ini, Ketua Komisi A DPRD, Budi Wicaksono, menyampaikan, pihaknya akan ke Jakarta untuk menemui Kemendikbudristek membahas persoalan 22 guru tersebut.  </p>
<p>“Komisi A DPRD akan ke Jakarta menemui Kementerian, untuk membahas persoalan 22 guru, agar menemukan solusi,” katanya Selasa (04/02/2025).</p>
<p>Sebelumnya, para guru tersebut mendatangi kantor DPRD pada Rabu (22/1/2025). Mereka meminta keadilan mengenai kejelasan lolos seleksi PPPK.</p>
<p>Para guru itu awalnya dinyatakan lolos. Kemudian setelah mengurusi semua berkas yang diperlukan, tiba-tiba mereka dinyatakan tidak lolos seleksi dan tergeser oleh Tenaga Honorer Kategori 2 (THK 2).</p>
<p>Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jember, Supriyono menyatakan, 22 guru honorer itu diduga menjadi korban kebijakan.</p>
<p>“22 guru honorer yang tidak jadi lolos PPPK ini kami duga korban kebijakan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Suko Winarno menjelaskan, memang ada aturan mengenai prioritas PPPK untuk guru. Urutan P1 ini adalah peserta ujian PPPK pada 2021.</p>
<p>Lebih lanjut kata Suko, prioritas kedua itu Tenaga Honorer Kategori 2 (THK 2). Kemudian prioritas ketiga para guru yang masuk data base BKN. Baru yang keempat, para guru honorer yang namanya tidak ada di data base BKN.</p>
<p>Namun, 22 guru yang batal lolos PPPK itu masih bisa bisa diperjuangkan. Menurut Suko, para pelamar yang telah mengikuti proses seleksi dari pendaftaran hingga tes, namun tidak lolos karena formasi terbatas bisa dipertimbangkan menjadi PPPK paruh waktu.</p>
<p>Hal itulah yang kemudian menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pihak BKPSDM Jember untuk kemudian bisa memproses PPPK paruh waktu tersebut.</p>
<p>"Tapi memang kalau kita pelajari dalam Kemenpan RB Nomor 348, ada klausul bagi pelamar PPPK yang telah mengikuti proses seleksi dari pendaftaran sampai tes, tapi kemudian tidak bisa ditempatkan karena formasi terbatas, dapat dipertimbangkan menjadi PPPK paruh waktu," paparnya.</p>
<p>"Ini yang tentunya menjadi PR bagi kami untuk bagaimana memproses PPPK paruh waktu tersebut," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Babak Akhir Toko Berjejaring di Lojejer, DPRD Jember Minta CV Indomorida Henti Beroperasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/babak-akhir-toko-berjejaring-di-lojejer-dprd-jember-minta-cv-indomorida-henti-beroperasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/babak-akhir-toko-berjejaring-di-lojejer-dprd-jember-minta-cv-indomorida-henti-beroperasi</guid>
<description><![CDATA[ Komisi B DPRD Jember minta agar polemik tersebut berhenti dan tidak berkepanjangan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a18d9422d13.webp" length="52202" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 11:04:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>M Rochul Ulum</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten Jember, DPRD Jember, Lojejer</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">JEMBER, SJP - </span></strong><span lang="IN">Persoalan berdirinya toko berjaringan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember menuai pro dan kontra.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember meminta agar polemik tersebut tidak berkepanjangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal ini merupakan buntut dari banyaknya penolakan dari masyarakat setempat. Mereka tidak ingin adanya toko berjaringan karena terlalu dekat dengan pasar tradisional.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto mengatakan, semua pihak sudah diundang dalam rapat dengar pendapat (RDP) dan direkomendasikan untuk tidak beroperasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi tadi CV Indomorida ini menyampaikan tidak pernah melakukan perjanjian atau memorandum, dengan PT Indomarko dan mereka hanya mengaku untuk toko swalayan saja," ucapnya, saat dikonfirmasi usai RDP, Selasa (4/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meskipun begitu, logo yang terpasang pada bangunan yang sudah berdiri mirip dengan milik PT Indomarko, padahal proses perizinan pendiriannya belum ada.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini belum ada perizinannya dan simbol atau logo yang terpasang ini mirip milik PT Indomarko, maka kami minta untuk semua dicopot," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun menyampaikan, Komisi B DPRD Jember akan melakukan evaluasi terhadap 238 toko berjaringan yang ada di Kabupaten Jember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Maka kita akan melakukan evaluasi semua toko berjaringan di Jember. Termasuk persoalan di Desa Lojejer ini bisa diakhiri karena membuat polemik di masyarakat dan membuat resah," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kendati demikian, pihaknya dengan tegas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera meminta pemilik bangunan mencopot logo yang terpasang dan tidak beroperasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami minta untuk dicopot dan tidak beroperasi sampai izinnya benar-benar selesai dilaksanakan," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Candra merekomendasikan agar PT Indomarko melakukan somasi kepada CV Indomorida yang telah membuat simbol mirip dengan miliknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Rekomendasinya meminta PT Indomarko melakukan somasi kepada CV Indomorida, terkait logo tersebut," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya terkait izin operasionalnya harus diperjelas apakah ini toko berjejaring atau mandiri. Sebab, bila itu toko berjejaring maka akan terbentur regulasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bila ini toko berjejaring, tidak bisa. Karena dalam Perda 9 Tahun 2016 sudah jelas dibatasi jumlahnya satu kecamatan dua, termasuk juga jarak pendiriannya," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau itu toko mandiri yang semua operasionalnya dilakukan mandiri silakan untuk mengurus izinnya terlebih dahulu. Kami juga tidak akan menghalangi adanya investasi masuk ke Jember," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya meminta kepada OPD terkait untuk melakukan penelusuran dan pendalaman terkait izin dari CV Indomorida yang mengaku adalah toko swalayan mandiri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dinas harus melakukan penelusuran dan melakukan pendalaman. Kami tidak percaya dengan yang disampaikan dan ini harus dicek juga termasuk rekening perusahaannya," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>