<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; Fadil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/author/fadil</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; Fadil</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Raih Opini WTP, Bupati Sampang Komitmen Jalankan Rekomendasi BPK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/raih-opini-wtp-bupati-sampang-komitmen-jalankan-rekomendasi-bpk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/raih-opini-wtp-bupati-sampang-komitmen-jalankan-rekomendasi-bpk</guid>
<description><![CDATA[ Menjadi bukti bahwa melaksanakan pengelolaan keuangan di Kabupaten Sampang sehat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_680101b5ed1ed.webp" length="43050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 21:17:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, DPRD Sampang, penghargaan, BPK, WTP, keuangan daerah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Sampang kembali meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024.</p>
<p>Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa melaksanakan pengelolaan keuangan di Kabupaten Sampang sehat dan sesuai dengan ketentuan perundangan. </p>
<p>Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan secara resmi di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur dan diterima langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Rudi Kurniawan.</p>
<p>Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah Sampang, yang telah berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.</p>
<p>"Alhamdulillah, opini WTP ini adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang selalu berupaya melaksanakan pengelolaan keuangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ini juga menjadi bentuk tanggung jawab kami dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Sampang," jelasnya, Kamis (17/4/2015).</p>
<p>Abah Idi menegaskan, bahwa pencapaian itu akan menjadi motivasi bagi Pemkab Sampang untuk terus memperkuat sistem pengelolaan keuangan, serta berkomitmen menjalankan rekomendasi BPK sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.</p>
<p>"Kami berharap capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga mendorong kinerja pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, efektif, dan efisien," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masuk ke Rumah Istri Orang, Pria di Sampang Nyaris Dihakimi Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/masuk-ke-rumah-istri-orang-pria-di-sampang-nyaris-dihakimi-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/masuk-ke-rumah-istri-orang-pria-di-sampang-nyaris-dihakimi-warga</guid>
<description><![CDATA[ Beruntung polisi datang tepat waktu dan segera mengamankan terduga pelaku. Informasi warga, suami dari si perempuan merantau ke Malaysia ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_6800a1cfe2908.webp" length="11958" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 14:02:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Selingkuhan, Kapolres Sampang, Polres Sampang, AKBP Hartono, Malaysia, TKI, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pria berinisial W asal Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, nyaris dihakimi warga Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang pada Rabu (16/4/2025) malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pasalnya, pria berusia 43 tahun itu diduga kepergok berselingkuh dengan istri orang. Dia diketahui warga tengah berada di rumah seorang perempuan yang telah bersuami berinisial I (30).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sampang, AKBP Hartono membenarkan insiden tersebut. Namun beruntung petugas Polsek Karang Penang datang tepat waktu ke lokasi. Sehingga korban dapat diselamatkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Motifnya kami belum bisa memastikan. Karena saat ini yang bersangkutan tengah menjalankan pemeriksaan oleh tim penyidik," terangnya, Kamis (17/5/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasarkan keterangan dari warga, W telah berulang kali datang ke rumah si perempuan. Hal itu membuat warga setempat geram hingga mengambil tindakan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga kemudian beramai-ramai mendatangi rumah perempuan tersebut dan langsung mengamankan W yang pada saat itu tengah berada di kamar tidur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk suami dari si perempuan tengah bekerja sebagai PMI (Pekerja Migran Indonesia, red) di Malaysia," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sampang Diselimuti Kabut Debu Vulkanik, BPBD: Terlalu Jauh dari Semeru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sampang-diselimuti-kabut-debu-vulkanik-bpbd-terlalu-jauh-dari-semeru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sampang-diselimuti-kabut-debu-vulkanik-bpbd-terlalu-jauh-dari-semeru</guid>
<description><![CDATA[ Pada Selasa (15/4/2025) tengah malam, Kabupaten Sampang tiba-tiba diselimuti kabut tebal disertai debu berbau belerang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_68008e4288b30.webp" length="34964" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 13:01:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Abu vulkanik, gunung Semeru, erupsi, kabupaten Sampang, Madura, BMKG, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kabut tebal bercampur debu yang diduga debu vulkanik erupsi Gunung Semeru menyelimuti sebagian wilayah kabupaten Sampang pada Selasa (15/4/2025) tengah malam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut laporan pengendara motor dari arah Pamekasan, Jefri Al Kamil, kabut mulai terlihat di sepanjang Jalan Samsul Arifin, Kecamatan Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi berangkat ke Pamekasan tidak ada kabut. Arah balik Sampang sekitar pukul 23.00 WIB ada kabut di Jalan Samsul Arifin hingga ke Desa Aengsareh. Baunya mirip belerang. Kalau di Pangarengan tidak ada," tutur Jefri, Rabu (16/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara menurut warga Dusun Glisgis, Kelurahan Dalpenang, Mulyadi juga merasakan dampak kabut vulkanik yang cukup tebal di depan kantor kelurahan hingga menuju kawasan tengah kota.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ya Allah, kabut apa ini sampai lengket semua. Sangat tebal. Pengendara motor harus menggunakan masker,” keluhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fenomena kabut vulkanik yang terjadi membuat kondisi udara di beberapa wilayah di Sampang kurang sehat. Khususnya bagi pengendara dan pejalan kaki. Warga berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang terganggu oleh kabut tebal itu .<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, gunung Semeru mengalami erupsi pada Selasa (15/4/2025) pukul 09.18 WIB dengan kolom abu tebal setinggi 1.000 ke arah barat daya. Dari situs resmi BMKG, diketahui arah angin berhembus ringan menuju utara mengarah ke Madura.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara informasi dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Ramadhani Amin menyampaikan, pada Rabu (15/4/2025) malam memang ada video yang beredar tentang kabut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Cuma saya sebelum video direkam, saya lihat memang ada kabut, tapi tidak merasakan ada debu," terangnya, Kamis (17/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ditambahkannya, Gunung semeru memang mengeluarkan abu vulkanik. Tetapi jika vulkanik itu lari ke arah sampang, pihaknya belum mengetahui. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena yang diperingatkan malah arah tenggara Semeru," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Abu vulkanik bisa menyembur pada wilayah sekitar jarak delapan kilometer. Sedangkan jarak Semeru ke Sampang, itu jauh. Dan arahnya ke tenggara. Yaitu ke wilayah Malang dan Lumajang," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, Gunung Semeru berada pada status level II (waspada). Warga diimbau untuk tidak beraktivitas di radius 8 kilometer dari puncak gunung. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Catatan Aktivitas Gunung Semeru</strong></span></p>
<p><span lang="IN">Pada 8 April 2025, Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 3 kali saat pagi hari dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 600 meter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada 10 April 2025, Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 5 kali dengan kolom abu setinggi 800 meter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada 15 April 2025, Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 3 kali dengan menyemburkan abu vulkanik sejauh 1.000 meter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada 16 April 2025, Gunung Semeru kembali erupsi pada sore hari dengan menyemburkan abu setinggi 1.300 meter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Gunung Semeru berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Puncak Gunung Semeru disebut Mahameru. Gunung Semeru merupakan salah satu dari lebih dari 100 gunung berapi aktif di Indonesia. Erupsi dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti curah hujan tinggi. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ikutkan 19 Cabor di Porprov 2025, KONI Sampang Berharap Lebih Banyak Peluang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ikutkan-19-cabor-di-porprov-2025-koni-sampang-berharap-lebih-banyak-peluang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ikutkan-19-cabor-di-porprov-2025-koni-sampang-berharap-lebih-banyak-peluang</guid>
<description><![CDATA[ Peningkatan jumlah atlet itu juga dapat memberikan kesempatan lebih banyak bagi atlet-atlet muda ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67ff43141b5a0.webp" length="67012" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 13:02:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>KONI Sampang, Porprov Jatim, Cabor, atlet, puslatkab, anggaran, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang akan mengikutkan 19 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025 mendatang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, pada Porprov Jatim 2023, KONI Kabupaten Sampang hanya mengikutkan 14 cabor. Dengan demikian, ada tambahan 5 cabor yang akan diikutkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua KONI Sampang, Abd. Wasik mengatakan, dengan bertambahnya jumlah cabor dan atlet otomatis menambah lebih banyak peluang untuk meraih prestasi. Sehingga lebih banyak atlet muda yang bisa berkompetisi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Untuk itu kami minta 19 cabor ini melakukan persiapan sematang mungkin, agar hasil yang diraih di porprov ini bisa maksimal,” ucapnya, Rabu (16/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Wasik, persiapan setiap cabor telah dilakukan usai lebaran Idulfitri. Tujuannya, agar semua atlet lebih matang dan maksimal dalam meningkatkan kemampuan masing-masing.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya juga telah menggelar pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) di luar daerah bagi cabor yang belum memiliki sarana dan prasarana (sarpras) memadai di Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Puslatkab di luar daerah itu kami lakukan bagi cabor yang sarana dan prasarananya kurang memadai. Seperti menjalani latihan di Surabaya. Kami minta semua atlet untuk berlatih maksimal,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebagai Percontohan, Pemkab Sampang Akan Bentuk 28 Koperasi Desa Merah Putih</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebagai-percontohan-pemkab-sampang-akan-bentuk-28-koperasi-desa-merah-putih</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebagai-percontohan-pemkab-sampang-akan-bentuk-28-koperasi-desa-merah-putih</guid>
<description><![CDATA[ Masing-masing kecamatan akan dipilih dua desa untuk didirikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai percontohan untuk desa-desa lainnya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67ff2aaba1d75.webp" length="53644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 11:25:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>DPMD Sampang, Diskopindag Sampang, koperasi merah putih, desa percontohan, 7 bisnis, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG , SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang berencana membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Namun koperasi itu belum bisa dibentuk di seluruh desa di 14 kecamatan. Sebab, anggarannya terbatas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, dalam tiga bulan ke depan, DPMD Kabupaten Sampang berencana akan memiliki sebanyak 28 Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di 14 kecamatan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Sampang, Sudarmanto mengatakan, pihaknya belum membicarakan 7 unit bisnis yang diwajibkan ada di Koperasi Desa Merah Putih. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari 7 unit bisnis tersebut di antaranya ada kantor koperasi, kios pengadaan sembako, unit bisnis simpan pinjam, klinik kesehatan desa/kelurahan, apotek desa/kelurahan, sistem pergudangan/cold storage dan sarana logistik desa/kelurahan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di Sampang masih dalam tahapan pemilihan desa-desa mana saja yang akan ditunjuk sebagai desa percontohan dalam pembentukan Koperasi tersebut," jelasnya, Rabu (16/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Sudarmanto, saat ini ada dua desa di setiap kecamatan yang akan dibentuk Koperasi Desa Merah Putih. Dua desa itu nantinya akan dilakukan penelitian potensi yang bisa dikembangkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan demikian, 7 unit bisnis yang wajib ada di Koperasi Desa Merah Putih itu masih dilihat dianalisis mana yang bisa dikembangkan di desa percontohan. Namun tidak semuanya harus ada.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena Sampang sekarang masih rencana pembentukan dulu. Yang dari pembentukan itu dari setiap kecamatan dua desa," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sudarmanto menjelaskan, sementara ini pihaknya hanya bisa membentuk Koperasi Desa Merah Putih di dua desa di setiap kecamatan. Sebab, anggaran dananya terbatas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini, kata Sudarmanto, sumber dananya berasal dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag). Bukan dari DPMD. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menyebut, bila Koperasi Desa Merah Putih di dua desa percontohan di masing-masing kecamatan itu telah berjalan, maka dana yang akan digunakan untuk desa lain menggunakan dana desa (DD).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau nanti dana itu sudah ada di Diskopindag, selanjutnya adalah pembentukan yang akan dinotariskan. Terus nanti kalau itu sudah dibentuk, anggotanya itu berapa dan modalnya berapa," paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengakui, bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebenarnya merupakan program mendadak. Sebab, program tersebut tidak masuk di rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih diakui merupakan program pemerintah pusat. Sehingga Diskopindag sekarang harus turun tangan untuk membahas pembentukannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Koperasi Merah Putih dari dua desa yang akan menjadi percontohan itu, bulan Juli 2025 mendatang sudah harus terbentuk di Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satpol PP Sampang Tertibkan Lima Gerobak PKL, Ini Alasannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-sampang-tertibkan-lima-gerobak-pkl-ini-alasannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-sampang-tertibkan-lima-gerobak-pkl-ini-alasannya</guid>
<description><![CDATA[ Penertiban saat ini dilakukan kepada PKL di Jalan KH. Wahid Hasyim ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fe33bd30db0.webp" length="60862" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 18:46:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP, Sampang, pasar Srimangunan, pasar tradisional, PKL, pedagang buah, peraturan daerah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di ruas jalan nasional, khususnya di wilayah Kecamatan Sampang, ditertibkan. Tujuannya agar tidak menggangu pengguna jalan dan lalu lintas.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, Suaidi Asyikin menyatakan, bahwa penertiban saat ini dilakukan kepada PKL di Jalan KH. Wahid Hasyim.</p>
<p>"Selain melakukan penertiban, kami juga memberikan arahan kepada mereka (PKL), agar mematuhi peraturan yang sudah diberlakukan," jelasnya, Selasa (15/4/2025).</p>
<p>Selain itu, satuan penegak Peraturan Daerah (Perda) itu juga memberikan arahan kepada pedagang buah yang berada di depan Pasar Srimangunan. Tujuannya, agar tidak menggangu jalan.</p>
<p>Diakui, sebelum melakukan penertiban pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi. Baik kepada PKL maupun kepada pedagang buah, supaya mengikuti jadwal atau batas waktu berjualan.</p>
<p>"Para pedagang kaki lima yang ada di ruas jalan Nasional boleh berjualan dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB," terangnya.</p>
<p>Dalam pelaksanaan penertiban itu, pihak Satpol PP memberikan apresiasi kepada para PKL dan pedagang karena sudah memberikan pengertian.</p>
<p>“Ada lima gerobak PKL yang ditertibkan, mungkin mereka tidak paham aturan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Memasuki Pancaroba, Warga Sampang Diminta Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem</title>
<link>https://suarajatimpost.com/memasuki-pancaroba-warga-sampang-diminta-waspada-hadapi-cuaca-ekstrem</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/memasuki-pancaroba-warga-sampang-diminta-waspada-hadapi-cuaca-ekstrem</guid>
<description><![CDATA[ Terutama bagi daerah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, hingga pohon tumbang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fddbadcc688.webp" length="55884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 11:39:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BPBD Sampang, BMKG, Jawa Timur, hidrometeorologi, longsor, banjir, pancaroba, peralihan musim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Cuaca ekstrem masih mengancam Kabupaten Sampang dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peringatan tersebut menyusul surat edaran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nomor: e.B/ME.02.04/027/KSUB/IV/2025 yang menyebutkan adanya peningkatan aktivitas cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur pada 13–19 April 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Ramadhani Amin menyampaikan, dampak cuaca ekstrem bisa sangat merugikan, terutama bagi daerah yang rawan bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, hingga pohon tumbang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saat ini kita berada di masa pancaroba, masa peralihan musim yang kerap diwarnai cuaca ekstrem. Kabupaten Sampang termasuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak,” jelasnya, Selasa (15/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Candra, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya pola konvergensi yang bisa memicu pembentukan awan-awan hujan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Analisis BMKG juga mengidentifikasi adanya gangguan gelombang atmosfer. Seperti equatorial rossby dan kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur dalam sepekan ke depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Atmosfer yang masih labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas mendukung pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi membawa hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan situasi ini, BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Pengendara pun diminta tidak memaksakan perjalanan saat cuaca memburuk.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Jika jarak pandang terganggu akibat hujan deras, lebih baik berhenti dan cari tempat aman. Keselamatan harus jadi prioritas,” imbaunya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG dan menyampaikan informasi prakiraan cuaca serta peringatan dini secara berkala kepada masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Warga bisa memantau kondisi cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI, atau update peringatan dini dari BMKG yang dibagikan setiap dua hingga tiga jam di media sosial,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Al Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sampang Keluhkan Penyempitan Jalan Diponegoro, Dishub Usulkan Pelebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-keluhkan-penyempitan-jalan-diponegoro-dishub-usulkan-pelebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-keluhkan-penyempitan-jalan-diponegoro-dishub-usulkan-pelebaran</guid>
<description><![CDATA[ Jalan Diponegoro Sampang menjadi lebih sempit usai dibangun pembatas jalan dan pemasangan PJU ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fdd94dcd537.webp" length="39240" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 11:08:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Dishub Sampang, Jalan Diponegoro, penyempitan jalan, warga Sampang, Pemkab Sampang, anggaran pusat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Kondisi Jalan Diponegoro, Kabupaten Sampang dikeluhkan warga. Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan pembangunan batas jalan berdampak pada penyempitan badan jalan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sekarang jalan ini jadi sempit karena adanya PJU di tengah jalan,” ungkap Hisam, salah satu pengguna jalan, Senin (14/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, pemasangan PJU di Jalan Diponegoro sangat bermanfaat bagi pengendara atau pengguna jalan. Dengan demikian, suasana jalan jadi lebih terang saat malam hari. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun di sisi lain, adanya PJU dan bangunan pembatas jalan menyebabkan badan jalan tersebut kini menjadi lebih sempit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami harap pemerintah bisa segera mengupayakan pelebaran jalan agar arus lalu lintas di jalur ini (Jalan Diponegoro) lancar dan pengendara lebih nyaman dalam berkendara,” harapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Hery Budiyanto mengaku telah mengusulkan pelebaran Jalan Diponegoro ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Memang jalan tersebut saat ini terbilang sempit imbas pemasangan PJU dan pembangunan pembatas jalan. Tetapi kami berupaya supaya jalan tersebut diperlebar," ucapnya, Selasa (15/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hery mengakui, Jalan Diponegoro perlu diperlebar lagi. Jika tidak ada kendala, kemungkinan pelebaran jalan akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena anggarannya bukan dari Pemkab Sampang, tetapi langsung dari pusat," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Taman Bunga Kerap Dijadikan Tempat Pacaran, Pemkab Sampang Diminta Tambah Petugas Jaga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/taman-bunga-kerap-dijadikan-tempat-pacaran-pemkab-sampang-diminta-tambah-petugas-jaga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/taman-bunga-kerap-dijadikan-tempat-pacaran-pemkab-sampang-diminta-tambah-petugas-jaga</guid>
<description><![CDATA[ Satpol PP mulai berjaga dari pukul 21.00 WIB anggotanya sudah melakukan patroli. Namun kejadian yang kurang elok itu terjadi pada tengah malam di atas pukul 23.00 WIB. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fc8a79aa62d.webp" length="24168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 12:31:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pasangan remaja, bermesraan, Taman Bunga, Sampang, kurang baik, tempat hiburan, tempat umum, satpol PP, Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Taman Kota Adipura Kabupaten Sampang atau yang lebih dikenal dengan Taman Bunga kerap dijadikan tempat bermesraan oleh para remaja. Pengakuan warga, para remaja kerap berperilaku tidak sopan saat malam hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Padahal menurut warga, taman yang berlokasi tepat di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang itu seharusnya menjadi tempat bersantai dan menikmati keindahan kota. Tindakan para remaja itu membuat warga risih. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Warga menduga, Taman Bunga kerap menjadi tongkrongan para remaja karena cukup jauh dari sorotan publik. Ditambah lagi saat malam hari Taman Bunga terlihat gelap. Sebab, beberapa lampu hias yang terpasang sudah banyak yang mati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Biasanya mereka berpacaran duduk berduaan pas tengah malam. Makanya kami warga mengimbau bagian keamanan supaya mencegah mereka melakukan hal-hal yang tidak wajar," ucap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (14/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya berharap kepada pemerintah agar ada penambahan petugas keamanan untuk menjaga ruang terbuka. Sehingga ruang publik tersebut tertata dengan aman dan kondusif.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang kerap bertugas di kawasan Taman Bunga hingga pukul 22.00 WIB. Namun di atas jam itu, pasangan remaja kerap datang ke Taman Bunga untuk sekadar bermesraan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait agar memberikan perhatian serius kepada kondisi yang terjadi di Taman Bunga," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Kabupaten Sampang, Suaidi Asikin mengatakan, pada pukul 21.00 WIB anggotanya sudah melakukan patroli. Namun kejadian yang kurang elok itu terjadi pada tengah malam di atas pukul 23.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Atas kejadian itu, pihaknya meminta kepada warga untuk segera melapor ke Satpol PP jika menemukan remaja yang berbuat kurang baik. Warga diminta untuk tidak langsung memviralkan informasi yang kurang baik ke khalayak umum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ke depannya kami akan tempatkan anggota yang tidak berseragam. Kami sangat berterima kasih atas informasinya. Semoga ke depan masyarakat juga saling menjaga," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyak ASN Pensiun, Pemkab Sampang Kekosongan 51 Jabatan Strategis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyak-asn-pensiun-pemkab-sampang-kekosongan-51-jabatan-strategis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyak-asn-pensiun-pemkab-sampang-kekosongan-51-jabatan-strategis</guid>
<description><![CDATA[ Puluhan jabatan yang kosong itu terdiri dari 5 jabatan pimpinan tinggi (JPT), 21 jabatan administrator, dan 25 jabatan pengawas. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67fc814e95471.webp" length="58094" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 10:31:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pegawai negeri, PNS, ASN, Pemkab Sampang, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, visi pemerintah, kabupaten Sampang, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sebanyak 51 jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengalami kekosongan. Kekosongan tersebut terjadi karena banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Bayu Pamungkas mengatakan, puluhan jabatan yang kosong itu terdiri dari 5 jabatan pimpinan tinggi (JPT), 21 jabatan administrator, dan 25 jabatan pengawas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Faktor kekosongan jabatan itu dikarenakan pejabat yang menduduki jabatan di OPD (organisasi perangkat daerah, red) sudah pensiun. Hitungannya sebanyak lima puluh satu orang," ucapnya, Senin (14/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Bayu Pamungkas, kekosongan jabatan tersebut secepatnya harus terisi. Sebab, mereka dibutuhkan untuk bekerja dan mendorong terwujudnya pencapaian visi dan misi Pemkab Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau kami, ingin secepatnya diisi. Cuma karena sekarang pemerintahan baru, Bapak Bupati perlu menyusun strategi sinkronisasi dan penentuan yang sesuai, dan personnya menurut Bupati bisa mendukung visi misi Bupati," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Oleh sebab itu, Bayu mengaku belum dapat memastikan kapan kekosongan itu akan terisi. Namun yang jelas, masanya bervariasi. Sementara untuk target pengisian akan dilakukan secepat mungkin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Harapan kami segera mungkin, agar birokrasi pemerintahan ini berjalan maksimal," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ingin Fokus pada Profesi, Kadis Dinkes KB Sampang Undur Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ingin-fokus-pada-profesi-kadis-dinkes-kb-sampang-undur-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ingin-fokus-pada-profesi-kadis-dinkes-kb-sampang-undur-diri</guid>
<description><![CDATA[ Alasan pengunduran diri adalah untuk fokus kembali sebagai dokter spesialis paru ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f8fefd1b16a.webp" length="71852" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 20:59:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, Dinkes KB Sampang, Plt, pengajuan pengunduran diri, profil, profesi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menunjuk dr. Dwi Herlinda Lusi Harini sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB).</p>
<p>Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, penunjukan Plt baru tersebut dilakukan setelah Kepala Dinas (Kadis) Dinkes KB sebelumnya, dr. Abdulloh Najich mengundurkan diri.</p>
<p>Menurut Arif Lukman Hidayat, pengajuan pengunduran diri yang diajukan oleh dr. Abdulloh Najich dilakukan sejak Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menjabat periode pertama. Namun baru direstui pada 20 Maret 2025 tahun ini.</p>
<p>"Alasan pengunduran diri adalah untuk fokus kembali sebagai dokter spesialis paru," jelasnya, Jumat (11/4/2025).</p>
<p>Sedangkan profil dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, kata Arif, sebagai sebagai Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi, Diklat dan Penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.</p>
<p>"Penunjukan dr. Dwi Herlinda diharapkan dapat memimpin Dinkes KB Sampang menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat, dan meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Perjudian, Polres Sampang Minta Arena Balap Kelereng Dibongkar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cegah-perjudian-polres-sampang-minta-arena-balap-kelereng-dibongkar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cegah-perjudian-polres-sampang-minta-arena-balap-kelereng-dibongkar</guid>
<description><![CDATA[ Pemilik arena dan warga sekitar menyatakan dengan sukarela akan membongkar arena “Marble Race” tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f8fabcefc2e.webp" length="30612" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 20:02:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, sabung ayam, balap kelereng, bongkar, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Polisi Resort (Polres) Sampang datangi 3 lokasi arena balap kelereng. Di antaranya, Desa Pasean, Desa Gunung Maddah dan Desa Aengsareh. Tujuannya untuk mencegah terjadinya perjudian.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, bahwa pada saat mendatangi arena balap kelereng di Desa Pasean dan Desa Gunung Maddah Kecamatan tidak bertemu pemilik arena. Namun hanya bertemu dengan warga sekitar.</p>
<p>Sementara di Desa Aengsareh, pemilik arena dan warga sekitar menyatakan dengan sukarela akan membongkar arena “Marble Race” tersebut.</p>
<p>Menurut AKBP Hartono, kedatangan pada arena balap kelereng tersebut merupakan kegiatan Polri dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Tujuannya agar wilayah Kabupaten Sampang selalu aman, damai dan kondusif.</p>
<p>AKBP Hartono berharap kepada warga agar mendukung aparat penegak hukum (APH) dalam menjaga kondusifitas wilayah dengan menolak berbagai bentuk perjudian yang sangat meresahkan masyarakat.</p>
<p>“Saya selaku Kapolres Sampang mengucapkan terima kasih kepada pemilik dan warga yang sudah membongkar sendiri arena balap kelereng dengan sukarela di Desa Aengsareh,” ucapnya, Jumat (11/4/2025).</p>
<p>Tak hanya arena balap kelereng, institusinya juga berharap kepada pemilik arena sabung ayam untuk mencegah terjadinya perjudian yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.</p>
<p>“Saya akan melindungi masyarakat di Kabupaten Sampang dari berbagai penyakit masyarakat, termasuk perjudian. Dan saya selaku Kapolres Sampang berkomitmen akan memberantas dan menindak tegas para pelaku tindak pidana perjudian baik online maupun konvensional,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Turis Asal Norwegia Kunjungi Sampang, Diharap Bisa Tingkatkan Perekonomian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/turis-asal-norwegia-kunjungi-sampang-diharap-bisa-tingkatkan-perekonomian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/turis-asal-norwegia-kunjungi-sampang-diharap-bisa-tingkatkan-perekonomian</guid>
<description><![CDATA[ Kedatangan mereka adalah yang kedua kalinya. Kedatangan pertama hanya dua orang. Kedatangan yang kedua sebanyak 10 orang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f88b8b63f4d.webp" length="49046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 12:25:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Disporabudpar, Pemkab Sampang, Turis mancanegara, Norwegia, ekonomi, masyarakat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Turis asing asal Norwegia berkunjung ke Pendapa Trunojoyo Sampang. Tujuannya, ingin menghabiskan waktu untuk menjelajahi dan mengeksplorasi keindahan adat budaya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kedatangan wisatawan mancanegara asal Norwegia itu merupakan yang kedua kalinya. Kunjungan pertama pada tahun 2023 sebanyak dua orang. Kini mereka datang bersama 10 orang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Endah Nursiskawati. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kedatangan yang pertama mereka takjub dan mengagumi keindahan bumi Kota Bahari. Seperti Alun-Alun Trunojoyo dan destinasi wisata lain di Kabupaten Sampang," jelasnya, Jumat (11/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk kedatangannya sekarang, mereka kembali ingin mengenal dan mengeksplorasi kesenian adat budaya kearifan lokal masyarakat Sampang," sambung Endah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hari ini, Disporabudpar Sampang akan mengenalkan kesenian adat budaya dan kearifan lokal masyarakat Sampang kepada rombongan turis mancanegara tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mengenalkan tradisi-tradisi seperti karapan sapi dan perawatan sapi kerap, pembuatan batik Madura, pembuatan jamu tradisional Madura, dan kesenian tradisional lainnya," ucap Endah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, sesuai dengan arahan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, keistimewaan yang disajikan di Sampang sebagai upaya memberikan kesan bagi turis asing. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya, kesenian dan budaya berikut keramahtamahan masyarakatnya. Sehingga turis menyimpulkan Kabupaten Sampang merupakan daerah yang istimewa. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sengaja terus menyambut baik kedatangan tamu wisatawan mancanegara dan berusaha menyajikan potensi kesenian dan budaya yang bagus pada mereka, agar selanjutnya wisatawan makin ingin datang ke Kabupaten Sampang," lanjutnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, kata Endah, yang paling penting dalam setiap kunjungan turis asing yaitu ketika mereka membelanjakan uangnya di Kabupaten Sampang. Hal itu penting untuk perputaran ekonomi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah di beberapa spot mereka melakukan transaksi. Seperti di Jamu Nyo Walad, Griya Batik Henny, belum lagi penggunaan akomodasi hotel, makanan dan atraksi wisata. Artinya dengan adanya wisatawan, akan sangat berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Sampang Imbau ASN untuk Tidak Belanjakan Gajinya di Daerah Lain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-sampang-imbau-asn-untuk-tidak-belanjakan-gajinya-di-daerah-lain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-sampang-imbau-asn-untuk-tidak-belanjakan-gajinya-di-daerah-lain</guid>
<description><![CDATA[ Imbauan tersebut dianggap penting karena berdampak positif untuk menggerakkan roda perekomomian daerah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f74c68446ee.webp" length="20518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 14:04:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi, Pemkab Sampang, ASN, pegawai negeri, warkop, nongkrong, ASN nakal, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bupati Sampang H.Slamet Junaidi menekankan kedisiplinan dan profesional kepada aparatur sipil negara (ASN) setelah menjalani masa libur lebaran Idulfitri 1446 Hijriyah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini dilakukan untuk menciptakan kedisiplinan. Kita harus berkomitmen dalam menjalankan tugas," ucapnya, Kamis (10/9/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut orang nomor satu di Kota Bahari itu, setelah menjalani libur lebaran, ASN diminta untuk tidak bersantai dan harus fokus dalam menjalani pekerjaannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi tidak ada lagi yang santai. Libur telah selesai. Mari kerjakan pekerjaan kita yang tertunda. Karena kita sebagai pelayan masyarakat bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bupati yang karib disapa Abah Idi itu menegaskan, kedisiplinan menjadi tolok ukur utama dalam penilaian kinerja ASN di Pemkab Sampang. ASN dilarang nongkrong di warung kopi selama jam kerja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tidak ada lagi pegawai yang nongkrong di kedai kopi saat jam kerja. Ini harus diperhatikan dengan serius," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia berharap, seluruh ASN dapat meningkatkan kedisiplinan dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab. Tujuannya demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kita harus menyamakan pandangan dan langkah dalam membangun daerah kita,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Abah Idi juga menyinggung perihal gaji yang diterima ASN dari pemerintah. Sudah sepantasnya para ASN menggunakan gajinya untuk bertransaksi di Kabupaten Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu tidak hanya sebagai wujud terima kasih kepada pemerintah daerah, tetapi api juga berguna memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sudah selayaknya ASN yang mendapatkan penghasilan dari pemerintah untuk membelanjakan uangnya di daerah,” imbaunya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, menurut politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu, membelanjakan gaji di daerah akan menjadi komponen penting dalam upaya menggerakkan roda perekonomian daerah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Perputaran ekonomi akan berjalan dengan baik. Ini bagus untuk perkembangan daerah kita,” ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam arahannya, Abah Idi menjabarkan: ada empat hal yang wajib menjadi perhatian bagi para ASN. Salah satunya perihal kedisiplinan dan integritas selaku ASN. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Loyalitas ini memiliki makna tegak lurus ke pimpinan daerah selama dalam koridor Pancasila dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buntut Pasien Kabur, Komisi IV DPRD Sampang Desak RS Sukma Wijaya Perbaiki Pengamanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/buntut-pasien-kabur-komisi-iv-dprd-sampang-desak-rs-sukma-wijaya-perbaiki-pengamanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/buntut-pasien-kabur-komisi-iv-dprd-sampang-desak-rs-sukma-wijaya-perbaiki-pengamanan</guid>
<description><![CDATA[ Sebelumnya, seorang pasien bernama Atma&#039;i (70), warga asal Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang dilaporkan menghilang saat menjalani rawat inap di RS Sukma Wijaya pada Kamis (2/4/2025) sekitar pukul 03.00 Wib. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f751fa83850.webp" length="21162" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 13:29:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rumah sakit Sukma Wijaya, komisi IV, DPRD Sampang, pelayanan, pasien kabur, satpam, SOP, prosedur, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kaburnya pasien tanpa izin di Rumah Sakit Sukma Wijaya mendapat perhatian khusus dari Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sebagai mitra kerja ikut prihatin atas adanya insiden seorang pasien yang kabur dari ruang rawat inap tanpa izin dari petugas medis," ucap Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, Kamis (10/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Mahfud, semestinya setiap rumah sakit sudah memiliki prosedur safety and save. Yaitu ada petugas keamanan yang bisa memantau setiap keluar masuk orang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Satpam setidaknya harus bisa mengawasi keluar masuknya orang. Karena bisa jadi ada orang yang berniat jahat masuk ke ruang rawat inap atau ruang pelayanan,” jelasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berjanji akan segera melakukan diskusi dengan seluruh anggotanya untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Nanti saya diskusikan dulu dengan teman-teman di komisi untuk menindaklanjuti insiden ini. Mudah-mudahan ke depan kita bisa optimalisasi pengawasannya,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya memberikan saran kepada pihak rumah sakit Sukma Wijaya untuk memperbaiki sistem pengawasan dan pengamanan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, seorang pasien bernama Atma'i (70), warga asal Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang dilaporkan menghilang saat menjalani rawat inap di RS Sukma Wijaya pada Kamis (2/4/2025) sekitar pukul 03.00 Wib. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selang 20 jam kemudian, pihak Rumah Sakit Sukma Wijaya berhasil menemukan pasien tersebut di wilayah desa Panggung, Kecamatan Sampang. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Amankan Truk Bermuatan 9,6 Ton Pupuk Bersubsidi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-amankan-truk-bermuatan-96-ton-pupuk-bersubsidi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-amankan-truk-bermuatan-96-ton-pupuk-bersubsidi</guid>
<description><![CDATA[ Pupuk bersubsidi itu rencananya akan diselundupkan dari Kabupaten Sampang ke Kabupaten Madiun. Namun polisi berhasil menggagalkannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67f740df8cb1d.webp" length="43066" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 11:38:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pupuk bersubsidi, polres Sampang, penyelundupan pupuk bersubsidi, PHONSKA, urea, pupuk, petani, jagung, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Penyelundupan pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang masih terus terjadi. Polisi mengamankan MF (21) di Jalan Raya Karang Penang, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang pada Kamis (3/4/2025) lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit truk Mitsubishi warna kuning dengan nomor polisi (nopol) F E74 S. Truk itu memuat 193 sak pupuk bersubsidi dengan berat masing-masing 50 kilogram. Rincinya, 88 sak pupuk UREA dan 105 sak pupuk NPK PHONSKA.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Kamis (3/4/2025) pukul 19.00 di Jalan Raya Karang Penang, Desa Karang Penang Oloh terkait Penyalahgunaan pupuk bersubsidi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pupuk tersebut sekitar sembilan koma enam ton," jelasnya, Kamis (10/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut AKBP Hartono, pada saat anggotanya melakukan patroli, tiba-tiba melintas truk tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, sang sopir, MF, mengaku membawa jagung. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata ada pupuk. Lalu kami bawa ke Mapolres Sampang," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Hartono menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terkait dokumen resmi, MF mengaku tidak mengantongi dokumen resmi. Sehingga dilakukan penahanan beserta barang buktinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di wilayah hukum Polres Sampang masyarakat masih membutuhkan pupuk bersubsidi ini," sesalnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">MF mengaku sebagai pelaku sekaligus pemilik dari pupuk bersubsidi tersebut. Namun polisi masih tetap mendalami pemeriksaan terkait kepemilikan pupuk bersubsidi itu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Yang jelas kali ini yang menguasai pupuk bersubsidi ini si sopir MF ," imbuh AKBP Hartono.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, pupuk bersubsidi tersebut berasal dari Kecamatan Sokobanah dan dilakukan penangkapan di Jalan Raya Karang Penang. Pupuk itu rencananya akan dibawa ke Kabupaten Madiun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pasal yang disangkakan UU nomor 7 tahun 2014 tentang UU Perdagangan. Yaitu Pasal 110 Junto Pasal 36 dengan ancaman pidana 5 tahun dan denda Rp 5 miliar," tutup AKBP Hartono. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelaku Penganiayaan dengan Celurit di Sampang Dibekuk Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelaku-penganiayaan-dengan-celurit-di-sampang-dibekuk-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelaku-penganiayaan-dengan-celurit-di-sampang-dibekuk-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Korban mengalami luka akibat sabetan celurit di bagian pipi sebelah kanan. Kini korban telah dilarikan ke rumah sakit. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67efaf700d36b.webp" length="32598" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 19:09:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, penganiayaan, celurit, Sajam, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit di Jalan Halim Perdana Kusuma Kabupaten Sampang mendapatkan ganjaran setimpal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, anggotanya telah mengamankan pelaku penganiayaan dengan sajam pada Jumat (4/4/2025) sekira pukul 10.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah pihaknya mendapat laporan dari warga, anggotanya langsung menuju salah satu warung makan yang berada di Jalan Halim Perdana Kusuma. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami mendapat ditelepon dari warga yang melaporkan ada kejadian penganiayaan tersebut," jelasnya, Jumat (4/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Hartono menerangkan, korban inisial MA (43), warga Kelurahan Rong Tengah, Sampang. Korban mengalami luka di pipi kanan dan telah dilarikan ke rumah sakit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara pelaku beserta barang bukti celuritnya tengah diamankan polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku penganiayaan MS (26), warga Kecamatan Pangarengan kini masih dalam pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Sampang," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa </span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Izin Klinik Sukma Wijaya Sampang Disoal usai Membiarkan Pasien Kabur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/izin-klinik-sukma-wijaya-sampang-disoal-usai-membiarkan-pasien-kabur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/izin-klinik-sukma-wijaya-sampang-disoal-usai-membiarkan-pasien-kabur</guid>
<description><![CDATA[ Dinkes KB Sampang akan memeriksa apakah klinik tersebut telah memenuhi persyaratan izin operasional. Seperti lokasi klinik, bangunan klinik dan sarprasnya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202504/image_870x580_67efa646ddd5f.webp" length="28392" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 04 Apr 2025 18:07:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Klinik Sukma Wijaya, Dinkes KB Sampang, Madura, kabupaten Sampang, nakes, pasien kabur, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kasus hilangnya pasien Klinik Sukma Wijaya, Jalan Agus Salim, Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten Sampang yang diduga sebab kelalaian tenaga kesehatan (naskes) berbuntut panjang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang tengah melakukan investigasi mengenai dugaan kelalaian nakes yang menyebabkan pasien bernama Atmai/P Holik, warga Kecamatan Jrengik kabur saat menjalani rawat inap.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami akan koordinasi dulu dan kumpulkan data dengan pihak yang bersangkutan supaya jelas permasalahan yang ada,” ucap Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr. Abdullah Najich, Jumat (4/4/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">dr. Najich mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan pemberlakuan standart operasional prosedur (SOP) di Klinik Sukma Wijaya agar pemangku kebijakan terkait segera melakukan investigasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dinkes KB akan memeriksa apakah klinik tersebut telah memenuhi persyaratan izin operasional. Seperti lokasi klinik, bangunan klinik, sarana dan prasarana klinik, serta tenaga medis yang berpraktik di klinik, " tegasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa apakah klinik tersebut telah menyelenggarakan pengelolaan dan pelayanan laboratorium klinik, serta instalasi farmasi yang diselenggarakan apoteker. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan demikian, kami berharap dapat menemukan penyebab pasti dari kasus pasien kabur dari klinik dan dapat mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang bersangkutan," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya pada, Rabu (2/04/2025) lalu, dr. Zakky Sukmajaya, Owner Rumah Sakit Sukma Wijaya sempat menanggapi tentang SOP tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, terkait SOP tidak ada yang dilanggar. Justru karena kondisinya, pasien tersebut mendapatkan perlakuan khusus. Bahkan diizinkan dijaga oleh 5 orang anggota keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun dr. Zakky mengakui, bahwa pintu keluar tidak dikunci selama renovasi. Sehingga hanya pintu tersebut satu satunya akses untuk keluar masuk pasien, baik untuk IGD maupun pengunjung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Oleh karena itu, pihaknya menduga, pada saat pasien berusaha keluar, penjaga pintu dimungkinkan sedang berada di kamar mandi. Sehingga keluarnya pasien luput dari pantauan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gelar Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga, Bupati Sampang Ajak Tingkatan Silaturahmi dan Solidaritas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gelar-salat-idulfitri-bersama-ribuan-warga-bupati-sampang-ajak-tingkatan-silaturahmi-dan-solidaritas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gelar-salat-idulfitri-bersama-ribuan-warga-bupati-sampang-ajak-tingkatan-silaturahmi-dan-solidaritas</guid>
<description><![CDATA[ Hari yang suci ini menjadi momentum bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ea0d05424ff.webp" length="55014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 31 Mar 2025 10:36:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Sampang. H. Slamet Junaidi, H. Ahmad Mahfudz, lebaran, IdulFitri, pendapa Trunojoyo Sampang, ribuan warga, silaturahmi, solidaritas, keberagaman, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz melaksanakan Salat Idulfitri bersama ribuan warga di depan Pendapa Trunojoyo pada Senin (31/3/2025). Salat ied ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 H.</p>
<p></p>
<p>Selain Bupati dan Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiyawan, Ketua TP PKK Kabupaten Sampang Evi Slamet Junaidi, Wakil Ketua TP PKK Sariroh Mahfudz, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Enny Yuliadi Setiyawan. </p>
<p></p>
<p>Salat Idulfitri tahun ini dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang Kyai H. Bukhori Maksum. Dalam khutbahnya, beliau mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat iman, menjaga persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x_67ea0d876cbe8.webp" alt=""></p>
<p>Sejak pagi, ribuan warga telah memadati area di sekitar pendapa Trunojoyo untuk melaksanakan salat ied berjamaah. Kehadiran bupati dan wakil bupati di tengah masyarakat menambah kekhidmatan suasana.</p>
<p></p>
<p>Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan ucapan selamat hari raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat serta mengajak untuk terus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. </p>
<p></p>
<p>“Hari yang suci ini menjadi momentum bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan demi kemajuan Kabupaten Sampang,” jelasnya, Senin (31/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz mengatakan, bahwa Idulfitri adalah momen yang tepat untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian antar warga. </p>
<p></p>
<p>“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.</p>
<p></p>
<p>Selesai salat, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara pimpinan daerah dan masyarakat. Pemkab Sampang berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Parade Musik Combodug di Sampang Mampu Katrol Ekonomi Warga</title>
<link>https://suarajatimpost.com/parade-musik-combodug-di-sampang-mampu-katrol-ekonomi-warga</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/parade-musik-combodug-di-sampang-mampu-katrol-ekonomi-warga</guid>
<description><![CDATA[ Kalau setiap tahun peserta selalu membludak, tahun depan akan digelar empat hari empat malam ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e8fdc934630.webp" length="36342" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 18:32:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Musik tradisional, Combodug, kabupaten Sampang, Pemkab Sampang, ekonomi masyarakat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Paguyuban Combodug Sampang (PCS) menggelar technical meeting parade combodug tahun 2025. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan agar pada saat pelaksanaan di tanggal 5-6 April 2025 berjalan lancar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua PCS, Cocok Hadi Sutrisno mengatakan, technical meeting parade combodug dilaksanakan hanya sekali. Alasannya, karena setiap kelompok musik tradisional sudah memahami teknisnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Malah kalau kebanyakan teknis, itu bagaimana. Pokoknya jangan sampai terjadi kemacetan dan gesekan antarpeserta," jelasnya, Ahad (30/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Cocok, setiap kelompok tidak diberatkan dengan lagu wajib. Namun ada dua jingle yang harus dipilih oleh setiap kelompok. Di antaranya "Sampang Hebat Bermartabat" dan "Jimad Sakteh". <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Yang penting jangan nyanyi yang lain," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berusaha tidak menolak dan harus menerima setiap peserta yang mau mendaftar. Meskipun konsekuensinya bisa sampai pagi dan siang hari. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau setiap tahun peserta selalu membludak, tahun depan akan digelar empat hari empat malam," cetusnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Intinya, panitia tidak boleh menolak peserta selama dia orang Sampang," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskan Cocok, pagelaran combudug tidak hanya dinikmati oleh masyarakat pecinta musik tradisional saja. Bahkan pedagang kaki lima (PKL), pedagang asongan dan mainan, juga dapat merasakan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Artinya, kegiatan ini ada imbas ekonomi masyarakat bawah yang juga terangkat. Saya yakin perputaran ekonomi selama pelaksanaan combudug itu bisa mencapai miliaran rupiah," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahun depan, pihaknya akan menggelar combudug yang lebih meriah lagi jika hal ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sangat berterima kasih kepada bupati. Karena perayaan combudug tahun ini tidak dianggarkan oleh pemerintah sebelumnya. Daul ini gak ada anggaran. Tapi didukung penuh oleh bupati," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berharap, pecinta musik tradisional combudug terus bersemangat dan saling bersinergi serta menjaga ikatan silaturahmi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah bapak bupati sangat antusias," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seluruh Nakes RSUD Sampang Dituntut Siaga selama Libur Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seluruh-nakes-rsud-sampang-dituntut-siaga-selama-libur-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seluruh-nakes-rsud-sampang-dituntut-siaga-selama-libur-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Dokter berikut seluruh pembantu tenaga medisnya diminta untuk membagi jadwal piket selama libur lebaran ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e7a8822d98e.webp" length="30142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 15:16:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RSMZ Sampang, komisi IV, DPRD Sampang, Mahfud, sidak komisi IV, rumah sakit, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Guna memastikan kesiapan layanan kesehatan, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang, Sabtu (29/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud menjelaskan, sidak tersebut dalam rangka mengecek kesiapan rumah sakit dalam menghadapi Idulfitri. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena biasanya, H-1 dan H+1, pasien membludak," jelasnya, Sabtu (29/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Mahfud, setiap tenaga kesehatan (nakes) yang ada di rumah sakit tidak semuanya bisa bekerja secara maksimal. Sebab, ada sebagian yang mengajukan cuti. Sehingga pihaknya perlu memastikan kesiapan para nakes.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah tadi penjelasan dari bagian humas bahwa sudah disiapkan semua, termasuk ambulance dan sarana lainnya," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, ruang bedah dan ruang operasi serta dokter sudah terdapat pembagian piket. Sehingga ketika ada pasien emergency bisa segera ditangani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk sementara ruangan kosong sekitar lima puluh persen," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mengenai kesiapan ruangan, dimungkinkan untuk menggunakan tenda darurat. Namun hal itu bisa disesuaikan dengan kondisi kebutuhan ruangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ya, tenda darurat itu nanti alternatif jika memang diperlukan," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Manajer Pelayanan Pasien RSUD Sampang, Salman Farisi menyampaikan, kunjungan Komisi IV DPRD Sampang tersebut untuk memastikan kesiapan pelayanan di rumah sakit. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sangat berterima kasih kepada dewan yang sudah langsung mengecek kesiapan yang ada di rumah sakit," tuturnya, Sabtu (29/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari kunjungan itu, pihak rumah sakit berjanji untuk berkomitmen dalam memberikan layanan kesehatan dan akan berusaha mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk itu kami sudah melakukan koordinasi dengan lintas sektor untuk memastikan kesiapan layanan yang baik," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebanyak 147 Napi Rutan Kelas II B Sampang Dapat Remisi Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebanyak-147-napi-rutan-kelas-ii-b-sampang-dapat-remisi-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebanyak-147-napi-rutan-kelas-ii-b-sampang-dapat-remisi-lebaran</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e699486bc0c.webp" length="47860" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 20:25:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Sampang, narapidana, kasus narkoba, pidana umum, remisi, lebaran, idul Fitri, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sebanyak 147 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Sampang diajukan untuk memperoleh remisi Hari Raya Idulfitri 1446 H.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari 147 napi yang diajukan remisi itu terdiri dari beragam kasus. Di antaranya kasus narkoba dan kasus pidana umum.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Di antara napi yang diajukan tidak ada yang memperoleh RK II alias langsung bebas," jelas Pelaksana Harian (Plh) Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIB Sampang, Ali Yunus, Jumat (28/3/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Yunus, remisi lebaran tahun ini masih dalam tahap pengajuan. Sehari sebelum lebaran surat keputusan (SK) remisi akan turun. Sehingga saat lebaran, SK bisa diberikan kepada para napi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemungkinan besar semua napi yang diajukan disetujui memperoleh remisi. Karena sudah memenuhi syarat," terangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam pengajuan remisi tidak ada pengecualian asalkan memenuhi syarat. Seperti napi yang berperilaku baik selama menjalani masa hukuman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kemudian aktif mengikuti program pembinaan dan telah memenuhi syarat administratif dan substantif," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah turunnya SK, hanya 147 napi yang sudah resmi mendapatkan remisi. Sedangkan SK yang turun dari Kementerian berkurang menjadi dua. Alasannya, dua napi tersebut sudah bebas bersyarat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Yang dua tidak mendapat SK. Karena sudah bebas bersyarat," tuturnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, dua napi tersebut tidak diterima di waktu pengusulan remisi karena sudah di keluarkan dalam sistem daftar terpidana. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan SK bebas bersyaratnya turun terlebih dahulu. Sehingga mereka tidak dapat SK remisi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sementara untuk pemberian remisi terhadap tahanan pihak rutan memberikan secara simbolis yang diberikan langsung oleh Kepala Rutan Toha Yahya," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelayanan Puskesmas Torjun Disoal, Dinkes KB Sampang Janji Lakukan Pembinaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelayanan-puskesmas-torjun-disoal-dinkes-kb-sampang-janji-lakukan-pembinaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelayanan-puskesmas-torjun-disoal-dinkes-kb-sampang-janji-lakukan-pembinaan</guid>
<description><![CDATA[ Di ruangan penanganan darurat tersebut tidak ada satupun petugas yang berjaga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e5546e4b32d.webp" length="53484" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 21:16:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas Torjun, Dinkes KB, IGD, pelayanan kesehatan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang dipersoalkan.</p>
<p>Mengapa tidak, salah seorang warga yang ingin berobat di Puskesmas tersebut nasibnya sangat memprihatinkan. Bahkan hingga meninggal dunia karena diduga telat menerima penanganan.</p>
<p>Insiden memilukan itu terjadi pada saat pasien RU (9) asal Desa Dulang, Kecamatan Torjun mengalami sakit kritis. RU diantarkan oleh pihak keluarganya masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas setempat.</p>
<p>Parahnya, di ruangan penanganan darurat tersebut, tidak ada satupun petugas yang berjaga. Sedangkan pasien kondisinya terus melemas sehingga pasien hanya ditidurkan di kasur.</p>
<p>Melihat kondisi itu, pihak keluarga panik dan mencoba mencari bantuan dengan cara masuk ke dalam dengan menyisiri ruangan lainnya. Namun tidak menjumpai petugas medis.</p>
<p>"Saya berteriak dan berlari ke setiap ruangan untuk memanggil tenaga medis, tapi tidak ada satupun petugas yang datang," kata paman pasien, Gani, Kamis (27/3/2025).</p>
<p>Selang 30, kata Gani, salah satu petugas datang ke ruang IGD. Kemudian petugas tersebut menghubungi rekan-rekannya. </p>
<p>"Tapi sayangnya ponakan saya sudah meninggal kata salah satu petugas tersebut," terangnya. </p>
<p>Pihak Puskesmas Torjun hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Bahkan Suara Jatim Post.com telah berupaya menghubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp. Namun tidak ada respon.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang dr. Abdulloh Najich mengakui bahwa pihaknya telah mengetahui permasalahan tersebut.</p>
<p>Bahkan, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas setempat. Hasilnya, pada saat kejadian petugas kesehatan tengah mengganti infus milik pasien di ruangan belakang.</p>
<p>"Untuk langkah ke depan Dinas Kesehatan akan melakukan pembinaan terhadap Puskesmas Torjun," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkonflik dengan Rekannya, Pejalan Kaki dari Sampang ke Makkah Kandas di Cilegon</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkonflik-dengan-rekannya-pejalan-kaki-dari-sampang-ke-makkah-kandas-di-cilegon</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkonflik-dengan-rekannya-pejalan-kaki-dari-sampang-ke-makkah-kandas-di-cilegon</guid>
<description><![CDATA[ Perjalanan dari Kabupaten Sampang ke Makkah terpaksa harus terhenti hingga Kota Cilegeon, Provinsi Banten dan memutuskan pulang ke kampung halaman ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e53fb04d6e1.webp" length="50644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 19:29:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Jalan kaki, ke Mekah, warga Sampang, Madura to Makah, kabupaten Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Keinginan Mohammad Wahab Alfarizi (36), warga Jalan Pajudan, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang untuk berjalan kaki ke Makkah kini kandas sudah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pria kelahiran 7 Mei 1988 itu kini sudah berada di kampung halamannya. Atas keinginannya yang tidak bisa diteruskan, dirinya meminta maaf kepada masyarakat yang sempat mendukungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya pun merasa bersalah kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah memberi dukungan. Meski begitu, sebenarnya dia masih ingin melanjutkan perjalanannya.<o:p></o:p></span></p>
<p>Perjalanannya terpaksa dihentikan setelah dia sampai di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Untuk bisa sampai di Cilegon, dia telah melalui perjalanan lebih dari sebulan.</p>
<p><span lang="IN">"Namun risiko kesehatan dan pihak keluarga pun tidak menginginkan saya untuk melanjutkan perjalanan. Saya hanya berjalan kaki dari Sampang hingga ke Cilegon selama satu bulan lebih, hampir dua bulan," tuturnya, Kamis (27/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wahab menjelaskan, perjalanannya ke Tanah Suci Makkah terpaksa harus terhenti karena kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia mengaku sering mengalami nyeri pada bagian bawah perut dan pinggul selama perjalanan. Rupanya, sejak awal dirinya memang memiliki penyakit bawaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari awal saya memang mengalami sakit infeksi saluran kemih. Jadi setiap kali saya ingin buang air kecil selalu merasakan kesakitan," kata Wahab dengan raut wajah sedih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Usut punya usut, yang menyebabkan Wahab putar balik dan menghentikan perjalanannya ke Makkah bukan hanya karena sakit, tetapi karena sudah merasa tidak cocok dengan rekannya, Anas Mahfud.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, Wahab dan Anas Mahfud bertekad untuk berjalan kaki dari Kabupaten Sampang ke Makkah. Keduanya memulai perjalanan pada tanggal 31 Januari 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sudah merasa tidak sehati dan tidak ada kecocokan. Jadi untuk melanjutkan perjalanan menuju ke arah yang lebih jauh lagi, saya masih harus berpikir kembali untuk melanjutkan perjalanannya," sesalnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah mendapat pertimbangan dari tim pantau dan keluarga, dengan berat hati saya memutuskan untuk pergi dari rekan saya dan kembali pulang ke Madura," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ditambahkan, dengan perasaan berat hati atas keputusannya itu, dirinya meminta maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya masyarakat Madura dan para relawan tim pantau yang selama ini sudah sangat membantunya di perjalanan. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sampang Diminta Waspada Terhadap Peredaran Uang Palsu Jelang Hari Raya Idulfitri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-diminta-waspada-terhadap-peredaran-uang-palsu-jelang-hari-raya-idulfitri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-diminta-waspada-terhadap-peredaran-uang-palsu-jelang-hari-raya-idulfitri</guid>
<description><![CDATA[ Momen menjelang lebaran sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu, terutama di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan tempat penukaran uang, ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e50cd6b126d.webp" length="31904" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 16:31:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, uang palsu, lebaran, idul Fitri, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjelang hari raya Idulfitri 1446 H tahun 2025, Polisi Resort (Polres) Sampang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono melalui Kasi Humas, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa saat ini transaksi jual beli di kalangan masyarakat meningkat dalam menyambut lebaran, khususnya di Sampang.</p>
<p></p>
<p>"Momen menjelang lebaran sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu, terutama di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan tempat penukaran uang," terangnya, Kamis (27/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih teliti dalam menerima uang, terutama pecahan besar yang sering menjadi target pemalsuan.</p>
<p></p>
<p>"Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para pedagang dan masyarakat yang melakukan transaksi keuangan, agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu. Pastikan selalu mengecek keaslian uang dengan metode 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang," sarannya.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, Polres Sampang juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan atau mencurigai adanya peredaran uang palsu. </p>
<p></p>
<p>"Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli serta pengawasan guna mencegah peredaran uang palsu selama periode menjelang Iduliitri," ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Dirinya berharap dengan adanya imbauan itu, masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam bertransaksi. Sehingga terhindar dari kerugian akibat peredaran uang palsu.</p>
<p></p>
<p>Diketahui, Polres Sampang selama libur lebaran menyiagakan sebanyak delapan pos pengamanan dan pelayanan terpadu selama lebaran yang didirikan di lokasi strategis dan rawan keramaian. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menteri KKP Tinjau Tambak Garam di Madura, Dukung Pengembangan Industri Garam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menteri-kkp-tinjau-tambak-garam-di-madura-dukung-pengembangan-industri-garam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menteri-kkp-tinjau-tambak-garam-di-madura-dukung-pengembangan-industri-garam</guid>
<description><![CDATA[ Kali ini saatnya Indonesia tak lagi melakukan impor garam ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e286704e40e.webp" length="44918" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 18:31:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Mentri KKP, swasembada pangan, garam, Madura, PT Garam. Garam impor, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) Republik Indonesia melakukan safari atau kunjungan kerja kepada lokasi pegaraman dan Pabrik Garam Industri di Kabupaten Sampang. Tujuannya untuk memastikan swasembada garam nasional.</p>
<p>Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah pabrik garam industri milik PT. Garam di Jalan Raya Sejati, Kecamatan Camplong.</p>
<p>Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP RI), Wahyu Sakti Trenggono menyampaikan, bahwa Safari yang dilakukan hari ini, Selasa (25/3/2025) adalah untuk memastikan swasembada garam nasional.</p>
<p>“Safari Ramadan kali ini kami lakukan untuk memantau persiapan swasembada garam nasional, untuk kemudian kita tak lagi impor garam,” jelas Wahyu Sakti Trenggono.</p>
<p>Menteri KKP mengaku telah mengecek tambak-tambak yang ada di Madura. Hal itu untuk menekan peningkatan produksi, dan melihat kesiapan PT. Garam dalam memenuhi kebutuhan garam dalam negeri.</p>
<p>“Sebelum ke sini tadi kita sudah melakukan pengecekan tambak-tambak, dan kami ingin memastikan bersama pak Direktur PT. Garam ini bahwa kebutuhan garam kita terpenuhi,” sambungnya.</p>
<p>Selain itu, Menteri KKP juga mendorong media untuk mendukung suksesnya swasembada garam nasional. Sebab sudah puluhan tahun Indonesia tidak pernah lepas dari impor garam.</p>
<p>“Terus terang sudah puluhan tahun kita ini selalu impor garam, dan kali ini saatnya Indonesia tak lagi melakukan impor, semoga dengan pemerintahan yang baru bisa tercapai swasembada garam nasional,” paparnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, Menteri KKP juga melihat langsung proses produksi garam dari hulu ke hilir, termasuk sistem pengolahan dan penyimpanan di garam yang ada di dalam gudang.</p>
<p>“Melalui kunjungan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih erat antara pemerintah dan PT. Garam dalam memastikan ketersediaan garam nasional serta mendukung pengembangan industri garam yang berkelanjutan di Indonesia,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gunakan Stiker, Polres Sampang Kampanyekan Keamanan saat Mudik Lebaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gunakan-stiker-polres-sampang-kampanyekan-keamanan-saat-mudik-lebaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gunakan-stiker-polres-sampang-kampanyekan-keamanan-saat-mudik-lebaran</guid>
<description><![CDATA[ Mudik bukan hanya soal sampai di kampung halaman, tetapi juga tentang keselamatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67e1360254d15.webp" length="56950" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 19:59:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, mudik lebaran, idul Fitri, Sampang Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik lebaran 2025, Polres Sampang gelar sosialisasi dan pemasangan stiker.</p>
<p></p>
<p>Kasat Lantas Polres Sampang Akp Sigit Ekan Sahudi menyatakan, bahwa pemasangan stiker itu bertujuan untuk mengingatkan masyarakat yang hendak mudik, agar menjaga keselamatan dan keamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.</p>
<p></p>
<p>“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa mudik bukan hanya soal sampai di kampung halaman, tetapi juga tentang keselamatan diri dan keluarga,” kata AKP Sigit Ekan Sahudi, Senin (24/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Selain pemasangan stiker, Polres Sampang juga menyampaikan imbauan terkait keamanan dan keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas). Tujuannya untuk menciptakan arus mudik yang tertib dan aman.</p>
<p></p>
<p>“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu berhati-hati di jalan raya, mematuhi peraturan lalu lintas, dan jika mengalami kendala atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera menghubungi Hotline Mudik Polri di nomor 110,” sarannya.</p>
<p></p>
<p>Polres Sampang berharap agar arus mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idulfitri.</p>
<p></p>
<p>“Dengan adanya kampanye ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nestapa! Rumah Janda Tiga Anak di Sampang Roboh Diterjang Angin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nestapa-rumah-janda-tiga-anak-di-sampang-roboh-diterjang-angin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nestapa-rumah-janda-tiga-anak-di-sampang-roboh-diterjang-angin</guid>
<description><![CDATA[ Hamidah kebingungan akan tinggal di mana. Sebab rumah satu-satunya yang dia tempati bersama tiga orang anaknya rubuh diterjang angin kencang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67de81736d264.webp" length="29836" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 16:55:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Angin kencang, bencana alam, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bencana hujan deras dan angin kencang di Kabupaten Sampang menyisakan luka mendalam bagi Hamidah (55) dan ketiga anaknya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, pada Kamis lalu, sekira pukul 15.00 WIB, rumah yang berada di Dusun Burlanjang, Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben roboh usai diterjang angin kencang serta hujan deras.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat saya masak, saya mendengar angin kencang yang berhembus. Setelah itu saya mendengar bunyi kretek-kretek di bagian atap. Saya panggil putra saya yang bernama Umar yang saat itu sedang istirahat di dalam dan menyuruhnya kabur," ucapnya, Sabtu (22/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Janda tiga anak itu, keluarganya masih merasa beruntung karena anaknya yang waktu kejadian berada di dalam masih bisa dan sempat melarikan diri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untung si Umar bisa kabur keluar, dan alhamdulillah gak ada korban jiwa," syukurnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meskipun semua keluarganya selamat dari bencana tersebut, namun Hamidah masih merasa sedih, karena sudah tidak punya tempat untuk ditinggali.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya bingung melihat ketiga anak saya mau tidur di mana, apalagi sekarang musim hujan," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, dia hanya bisa berpasrah diri kepada Allah SWT. Meskipun kerugian material dihitung mencapai ratusan juta rupiah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya cuma bisa mengadu kepada Allah. Karena kepada siapa lagi saya bisa mengadu," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin membenarkan peristiwa itu terjadi pada Kamis 20 Maret 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Angin kencang yang saat itu melanda wilayah Kecamatan Omben membuat salah satu rumah warga roboh dan rusak berat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sudah melakukan survei dan memberikan bantuan sembako. Semoga bermanfaat. Namun alhamdulillah dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 12.0pt 0cm 0cm 0cm;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Manfaatkan Insomnia untuk Berkarya, Achmad Fauzan Ali Mampu Ciptakan Puluhan Buku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/manfaatkan-insomnia-untuk-berkarya-achmad-fauzan-ali-mampu-ciptakan-puluhan-buku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/manfaatkan-insomnia-untuk-berkarya-achmad-fauzan-ali-mampu-ciptakan-puluhan-buku</guid>
<description><![CDATA[ Selain menulis buku-buku pengetahuan untuk siswa, pria 49 tahun ini juga menciptakan sejumlah karya sastra berupa antologi puisi, artikel dan cerpen ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67de277a3c965.webp" length="43278" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 10:59:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Guru, Pj kades, kabupaten Sampang, kecamatan Kedungdung, SMPN 3 Sampang, literasi, karya sastra, buku tehnik informasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kesibukannya sebagai guru sekaligus Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, tidak membuat Achmad Fauzan Ali meninggalkan hobinya di bidang literasi.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Bahkan di tengah kesibukannya, guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sampang itu masih mampu berkarya dan menulis puluhan buku. Dari puluhan karya bukunya itu ada yang solo buku.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Salah satu dari deretan karyanya yaitu buku tentang kebutuhan siswa. Yakni berjudul <em>Penerapan PowerPoint Interaktif Berbasis Visual Basic (Macro-Enable Presentation) dengan Edmodo</em>.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Karya buku lainnya yang memuat pengetahuan serupa yaitu <em>Penerapan Video Pembelajaran Menggunakan PowerPoint Interaktif dengan Screencast O’Matic (SOM).</em></span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Kemudian ada juga buku berjudul <em>Penggunaan Game Edukasi Berbasis PowerPoint untuk Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar Siswa, Inovasi Video Pembelajaran, Tutorial - How To?</em></span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Achmad Fauzan juga sempat menulis buku tentang pengetahuan teknologi informasi khusus siswa SMP berjudul <em>Diktat Teknologi Informasi dan Komunikasi SMP Kelas VII Semester 1 dan 2.</em></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Achmad Fauzan juga berbakat dalam menciptakan antologi puisi dan cerita pendek (cerpen). Yakni antologi puisi <em>Merajut Asa </em>dan dua antologi cerpen: <em>Ketika Aku Jatuh Cinta </em>dan <em>Cinta Sunyi</em>.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">“Dalam antologi cerpen ini ada judul ‘Prahara Cinta.’ Itu pernah dapat penghargaan nasional," ucap pria berusia 49 itu, Sabtu (22/3/2025).</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Achmad Fauzan juga menciptakan karya buku sastra hasil kolaborasi, antara lain antologi puisi: <em>Memungut Tapakmu</em>, <em>Menenun Rinai Hujan</em>, <em>Romansa Menunggu</em>, dan <em>Sebelum Hilang Waktu</em>.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Selain menciptakan antologi puisi, ayah tiga anak itu juga menciptakan dua buku antologi Cerpen Tiga Paragraf (Pentigraf) berjudul <em>Dari Pledoi hingga Ajal Menjemput </em>dan <em>Sad Story of Love</em>.</span></p>
<p><span lang="IN">Tidak hanya itu, Achmad Fauzan juga masih sempat menciptakan beberapa karya buku antologi artikel. Antara lain: <em>Pejuang Literasi, The Power Of Kepekso</em>, dan <em>Kurikulum Ngumpet</em>.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Menariknya, Achmad Fauzan bisa menciptakan banyak karya buku bukan karena dia kebanyakan waktu, melainkan karena dia sering tidak bisa tidur. Insomnia itu yang dia manfaatkan untuk menulis buku.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Saya memanfaatkan insomnia dengan berkarya," ucap pria lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Probolinggo tahun 2005 itu.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Bakat menulisnya memang ada sejak muda. Namun untuk mengasah kemampuan menulisnya, dia bergabung dengan beberapa komunitas. Seperti Media Guru dan Komunitas Belajar Menulis (KBM).</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Di komunitas itu ada koreksi setiap harinya. Jadi setiap karya ada perbaikan. Itu menambah wawasan," terang Achmad Fauzan.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Setiap melakukan apa pun, Achmad Fauzan selalu bersungguh-sungguh. Terutama dalam menjalani tugasnya sebagai guru dan Pj kades. Termasuk dalam menggeluti hobi menulisnya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Achmad Fauzan terus memupuk bakatnya. Hal itu dilakukan dengan mengikuti banyak seminar dan berbagai pelatihan. Mulai dari pelatihan menulis dan editor, hingga pelatihan <em>public speaking</em>.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Saat ini, dia tengah menyelesaikan tulisan tentang perjalanan hidupnya sendiri. Dia sedang menggarap sebuah karya autobiografi. Menurut dia, perjalanan hidupnya cukup unik dan penuh lika-liku.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Kalau kata anak muda jaman sekarang, perjuangan hidup saya itu sampai berdarah-darah," ucapnya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Menurut Achmad Fauzan, karya autobiografi sangat diperlukan dan berguna untuk generasi mendatang. Terutama untuk anak-anaknya nanti. Sehingga tahu perjalanan dan perjuangan orang tuanya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Anak itu tidak cukup hanya melihat dan mendengarkan, tetap harus membaca," tuturnya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Meski telah menciptakan berbagai macam karya buku, namun Achmad Fauzan tidak tertarik untuk mengomersialkan buku-bukunya. Dia hanya ingin mengoleksi bukunya sendiri di rumahnya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Kecuali ada teman butuh, saya ambilkan. Kalau habis saya terbitkan lagi. Memang tidak ada niat untuk menjual. Kecuali itu keinginan penerbit sendiri," ungkapnya.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Meski sibuk sebagai guru pegawai negeri sipil (PNS) dan sebagai Pj kades, baginya tidak ada waktu yang berjalan sia-sia. Setiap ada waktu kosong, dia tetap menyempatkan diri untuk menulis.</span></p>
<p><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">"Karena kegelisahan saya terhadap waktu itu, sehingga menarik bagi saya untuk dijadikan buku autobiografi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></span></p>
<p><strong><span lang="IN"><o:p></o:p></span><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mencuri dan Minta Tebusan, Dua Maling Sapi di Sampang Dibekuk Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mencuri-dan-minta-tebusan-dua-maling-sapi-di-sampang-dibekuk-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mencuri-dan-minta-tebusan-dua-maling-sapi-di-sampang-dibekuk-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku kemudian mengembalikan sapi yang telah dia curi setelah menerima tebusan dari pemiliknya sebesar Rp10 juta ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dd234e62488.webp" length="30890" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 16:03:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Maling Sapi, di Sampang, polres Sampang, operandi minta tebusan, sepuluh juta, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dua pelaku pencurian sapi di Dusun Mandala, Desa Rabasan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang berhasil diamankan polisi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pencurian tersebut terjadi pada Selasa (5/10/2024) lalu di rumah korban berinisial AK (53). Yaitu pada saat korban hendak memberikan pakan sapinya setelah salat Subuh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sesampainya di kandang, korban kaget karena sapi miliknya sudah tidak ada di tempat. Dia pun berteriak. Praktis, warga sekitar berbondong-bondong menghampirinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah itu kakak ipar korban yang menjadi tokoh masyarakat di Desa Rabasan langsung mencari informasi tentang sapi itu ke teman-temannya. Sehingga pada hari Rabu (16/10/2024) sapi berhasil ditemukan," jelas Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Jumat (21/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menerangkan, sapi itu ditemukan dalam kondisi terikat di batang pohon di lereng bukit yang berada di perbatasan antara Desa Jrengoan, Kecamatan Omben dengan Desa Rabasan, Kecamatan Kedundung.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, dua pelaku yang diduga melakukan pencurian sapi itu berhasil diamankan di rumahnya masing-masing.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat diinterogasi, kedua mengakui telah melakukan pencurian seekor sapi di Dusun Mandala, Desa Rabasan, Kecamatan Kedundung. Kemudian tersangka MJ mengembalikan sapi karena ditebus sepuluh juta rupiah dan uang tebusan dibagi dua," ungkapnya<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari hasil pemeriksaan, tersangka MJ (52) diketahui beralamat di Desa Rongdalam, Kecamatan Omben. Sedangkan tersangka HD (44) beralamat di Desa Jrengoan, Kecamatan Omben.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Atas perbuatan melawan hukum tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 363 Ayat (2) ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mengenai modus operandi tersangka adalah mencuri sapi kemudian pihak korban dimintai tebusan," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Indonesian Golden Best Awards 2025, RSUD Sampang Janji Tingkatkan Layanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/raih-indonesian-golden-best-awards-2025-rsud-sampang-janji-tingkatkan-layanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/raih-indonesian-golden-best-awards-2025-rsud-sampang-janji-tingkatkan-layanan</guid>
<description><![CDATA[ Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Indonesia Achievement Center. RSMZ dinilai menunjukkan kinerja luar biasa dalam memberikan pelayanan kesehatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dccb78927c9.webp" length="53540" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 11:02:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RSMZ Sampang, Madura, Kabupaten Sampang, pasien, pelayanan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang atau RSMZ meraih penghargaan <em>Indonesian Golden Best Awards 2025 </em>kategori <em>the most trusted in satistactory performance of the year </em>di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Rabu (19/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Indonesia Achievement Center. Sebab, RSMZ dinilai menunjukkan kinerja luar biasa dalam memberikan pelayanan kesehatan. Misalnya kualitas perawatan, waktu respons, kebersihan, serta kepuasan pasien.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSMZ Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal menyampaikan, penghargaan itu bukan hanya buah kerja keras pihak RSMZ, tetapi juga buah komitmen seluruh tim dalam menerapkan tata kelola manajemen risiko dan kepatuhan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berjanji akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Tujuannya untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah, hasil kerja keras teman-teman semua. Terima kasih teman-teman. Selama ini kompak dan selalu bersama," ucapnya, Jumat (2/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RSMZ Sampang, Amin Jakfar Sasik menyampaikan, pihaknya akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami sebagai rumah sakit dengan kinerja terbaik tahun ini di Jawa Timur," paparnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan semoga kami dapat terus memberikan yang terbaik di masa depan," pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Panen Hadiah Simpedes, BRI Sampang Dorong Kemandirian Ekonomi Nasabah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/panen-hadiah-simpedes-bri-sampang-dorong-nasabah-tingkatkan-kemandirian-ekonomi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/panen-hadiah-simpedes-bri-sampang-dorong-nasabah-tingkatkan-kemandirian-ekonomi</guid>
<description><![CDATA[ Pihak BRI Sampang mengaku telah mendapatkan restu dari para ulama dan tokoh masyarakat Sampang untuk berkontribusi meningkatkan ekonomi masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dccd21a50c7.webp" length="95644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 10:01:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BRI Sampang, panen hadiah simpedes, PHS, cabang Sampang, nasabah BRI, tokoh masyarakat, ulama, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang menyerahkan Panen Hadiah Simpedes (PHS) Utama berupa sebuah mobil kepada nasabah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hadiah mobil itu didapatkan oleh Nastasia Ardiny, warga Desa Burneh, Kabupaten Bangkalan dari unit Srimangunan, Selasa (18/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">BRI Cabang Sampang juga menyediakan beberapa hadiah utama yang sangat spektakuler dan bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat. Selain itu juga hadiah utama yang bernilai fantastis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Branch Manager BRI Sampang, Dahlan Hariyadi menyatakan, PHS dihadirkan untuk memberikan apresiasi kepada nasabah BRI. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tujuannya, yaitu meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap BRI dan agar penggunaan jasa layanan keuangan BRI semakin kuat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk masyarakat Sampang serta mendorong kemandirian nasabah untuk meningkatkan perekonomian melalui BRI. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, BRI Sampang sudah mendapatkan restu dari ulama dan tokoh masyarakat untuk berkontribusi meningkatkan ekonomi masyarakat melalui BRI Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan PHS. Selamat kepada para pemenang yang sudah beruntung," tandasnya, Jumat (21/3/2025). <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ra Wabup Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru di Mapolres Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ra-wabup-pimpin-apel-operasi-ketupat-semeru-di-mapolres-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ra-wabup-pimpin-apel-operasi-ketupat-semeru-di-mapolres-sampang</guid>
<description><![CDATA[ H. Ahmad Mahfudz atau yang akrab disapa Ra Wabup mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) menjelang lebaran tahun 2025. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67dbbafa31815.webp" length="35468" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 15:16:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, Ra Wabup, operasi Semeru 2025, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz didampingi Wakapolres Sampang Kompol Hosna Nurhidayah dan Kasdim 0828/Sampang Mayor Inf A. Djailani memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025, Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">H. Ahmad Mahfudz atau yang akrab disapa Ra Wabup mengatakan, apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) menjelang lebaran tahun 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait. Sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idulfitri 1446 H dapat berjalan aman, tertib dan lancar," jelasnya, Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ra Wabup menambahkan, Operasi Ketupat Semeru 2025 merupakan operasi terpusat yang mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman.”<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi ‘Ketupat 2025’ dan mengangkat tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’ yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2025 untuk 8 polda prioritas serta tanggal 26 Maret sampai dengan 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kapolres Sampang, AKBP Hartono melalui Wakapolres Sampang, Kompol Hosna Nurhidayah menyampaikan, bahwa kekuatan personel Operasi Ketupat Semeru 2025 sebanyak 195 anggota gabungan dalam 1 posko pelayanan, 1 posko terpadu dan 3 posko pengamanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami bersama Kodim 0828/Sampang, Pemkab Sampang, dan mitra Kamtibmas lainnya siap mengamankan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Sampang," tegasnya, Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik di Kabupaten Sampang. Silakan menghubungi layanan 110 atau mendatangi posko Operasi Ketupat Semeru 2025," tutupnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Punya Riwayat Sakit Jantung, Penghuni Rutan Sampang Meninggal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/punya-riwayat-sakit-jantung-penghuni-rutan-sampang-meninggal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/punya-riwayat-sakit-jantung-penghuni-rutan-sampang-meninggal</guid>
<description><![CDATA[ Tahanan itu meninggal di ruang IGD RSUD dr. Mohammad Zyn. Kemudian malamnya langsung dijemput oleh keluarganya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67db864d9a7ca.webp" length="33250" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 10:02:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, kasus narkoba, narapidana, tahanan meninggal, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Salah seorang penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sampang sakit dan harus dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Zyn.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ironisnya, nyawa tahanan dari perkara narkoba tersebut tidak tertolong alias meninggal dunia di RSUD dr. Mohammad Zyn.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksana Harian (Plh) Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang, Ali Yunus membenarkan atas meninggalnya tahanan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Yang meninggal tahanan Mahkamah Agung, masih kewenangan Pengadilan Negeri. Artinya, masih belum menjalani sidang putusan," terangnya, Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski begitu, dirinya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail. Alasannya, saat ini masih menjalankan hari libur. Sedangkan datanya berada di kantor Rutan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Datanya ada semua di bagian medis Rutan. Yang jelas yang bersangkutan dibawa ke RSUD Sampang kemarin pagi," ucapnya, Kamis (20/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar menyampaikan, bahwa pasien dari Rutan Kelas IIB Sampang yang meninggal merupakan warga Pasuruan, Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tahanan itu meninggal di IGD. Kemudian malamnya langsung dijemput oleh keluarganya dan dibawa ke rumah duka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk penyakitnya ini saya tidak bisa menyebutkan. Cuma, ada riwayat penyakit jantung," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bawa Sabu, Tukang Pijat Asal Pamekasan Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bawa-sabu-tukang-pijat-asal-pamekasan-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bawa-sabu-tukang-pijat-asal-pamekasan-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Barang haram tersebut selain digunakan sendiri, MH juga akan menjualnya kepada si pemesan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67da8077ee1ff.webp" length="28488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 18:02:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sabu-sabu, narkoba, narkotika, polres Sampang, warga Pamekasan, barang haram, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Warga asal Desa Trasak, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan berinisial MH (39) harus berurusan dengan pihak kepolisian. </p>
<p>Pasalnya, MH diberhentikan oleh aparat berpakaian preman saat mengendarai sepeda motor di Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Sampang.</p>
<p>Bahkan di lokasi, pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang pijat itu digeledah polisi. Tak disangka, petugas dari Polres Sampang menemukan sebuah plastik clip yang berisi narkotika jenis sabu di dalam tas selempang.</p>
<p>"Dari tangan MH didapatkan narkotika jenis sabu siap edar seberat 0,71 gram," jelas Kapolres Sampang, AKPB Hartono, Rabu (19/3/2025).</p>
<p>Atas kondisi itu, tersangka bersama barang bukti diamankan ke Polsek Torjun sebelum akhirnya dibawa ke Mapolres Sampang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.</p>
<p>Adapun hasilnya, barang haram tersebut selain digunakan sendiri, MH juga akan menjualnya kepada si pemesan.</p>
<p>"Pelaku mendapatkan sabu-sabu dari rekannya yang saat ini dalam proses penanganan petugas," terang AKBP Hartono.</p>
<p>Ditambahkan, penangkapan terhadap MH berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya seseorang kurir narkotika jenis sabu yang beraksi di sekitaran jalan Kusuma Bangsa, Sampang.</p>
<p>"Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 112 ayat 1 Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Oknum ASN di Sampang Terjaring Razia Tengah Berada di Warung saat Jam Kerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/oknum-asn-di-sampang-terjaring-razia-tengah-berada-di-warung-saat-jam-kerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/oknum-asn-di-sampang-terjaring-razia-tengah-berada-di-warung-saat-jam-kerja</guid>
<description><![CDATA[ Surat edaran itu bukan hanya untuk dibaca, tapi untuk dipatuhi juga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67da7502a161a.webp" length="49666" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 17:15:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP, penertiban, penindakan, oknum ASN, bulan Ramadan, di warung, razia warung, jam kerja, bolos, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tidak semua patuh terhadap aturan. Sebab diketahui kepergok berkeluyuran pada saat jam kerja. Mirisnya lagi, mereka kedapatan berada di salah satu rumah makan.</p>
<p>Oknum ASN yang tertangkap tangan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) itu pada saat menggelar razia disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), di bulan Ramadan 1446 Hijriah pada, Selasa (18/3/2025) siang, pukul 10.30 Wib. </p>
<p>Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Sampang, Suaidi Asikin mengatakan, bahwa oknum ASN berinisial MG (47) warga Kelurahan Gunung Sekar, itu kedapatan sedang berada di salah satu warung yang terletak di Jalan. Halim Perdana Kusuma pada pukul 10.30 Wib.</p>
<p>"Itu terbukti bolos kerja saat berlangsungnya jam kerja. MG ketahun tersaring razia petugas. Sayangnya, itu masih di saat jam kerja,” katanya, Rabu (19/3/2025).</p>
<p>Menurut Suaidi, bahwa sebelum melakukan tindakan, pihaknya telah menyebarkan surat edaran kepada 14 kecamatan di Kabupaten Sampang. Isinya, yaitu tentang penertiban selama bulan Ramadan sejak tanggal 29 Februari 2025 lalu.</p>
<p>"Surat edaran itu bukan hanya untuk dibaca, tapi untuk dipatuhi juga. Apalagi bagi kita yang statusnya menjadi contoh masyarakat," ucapnya.</p>
<p>Setelah penindakan itu, pihaknya langsung menyerahkan oknum ASN tersebut kepada pihak Inspektorat daerah untuk dilakukan penindakan lanjutkan. </p>
<p>"Karena wewenang menindak ada di inspektorat, kami langsung bawa dia ke sana," terangnya.</p>
<p>Suaidi menegaskan, Satpol PP Sampang akan terus menggelar razia demi kedisiplinan para ASN di lingkungan Pemkab Sampang. </p>
<p>“Kami akan terus melakukan razia serupa, terutama di bulan Ramadan. Kami imbau para ASN agar mentaati aturan jam kerja. Kalau sudah selesai atau jam pulang, baru bisa melakukan aktivitas lainnya di luar pekerjaan,” pungkasnya.</p>
<p>Hingga saat ini, Inspektorat belum bisa memberikan penjelasan terkait sikap indisipliner oknum ASN tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Amankan Begal Payudara Asal Jember, Kapolres Sampang: Sempat Viral di Medsos</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-amankan-begal-payudara-asal-jember-kapolres-sampang-sempat-viral-di-medsos</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-amankan-begal-payudara-asal-jember-kapolres-sampang-sempat-viral-di-medsos</guid>
<description><![CDATA[ Di media sosial Facebook yang mengatakan bahwa masyarakat telah mengamankan pencuri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d9395643b56.webp" length="45650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 17:00:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Begal Payudara, Asal Jember, Jawa Timur, Polsek Banyuates, Polres Sampang, warga Jember, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Polisi Resor (Polres) Sampang berhasil mengamankan DRR (20) warga Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember di Jalan Raya Dusun Bundhen, Desa Ketapang Barat, Kabupaten Sampang pada pukul 19.45 WIB, pada Senin (17/3/2025).</p>
<p>"Kami telah mengamankan seorang laki-laki karena telah melakukan pelecehan seksual," jelas Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Selasa (18/3/2025).</p>
<p>AKBP Hartono menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus pelecehan seksual tersebut jenis begal payudara. Dan sebelumnya telah viral video di media sosial Facebook yang mengatakan bahwa masyarakat telah mengamankan pencuri.</p>
<p>“Kami tegaskan viralnya video di media sosial Facebook tadi malam, bukan pelaku pencurian yang tertangkap warga, tetapi pelaku pelecehan seksual yang menabrak mobil karena dikejar korban dan warga,” terangnya.</p>
<p>Sedangkan korban, yaitu SU (16) warga Sampang. Kejadian tersebut berawal dari SU yang berkendara sepeda motor dari arah Ketapang menuju arah barat. Sesampainya tempat kejadian perkara (TKP) pelaku DRR menyalip korban SU sambil memegang payudara korban.</p>
<p>“Karena merasa dilecehkan oleh pelaku, korban berteriak maling sambil mengejar pelaku sampai DRR menabrak mobil di Jalan. Raya Banyuates yang kemudian diamankan di Mapolsek Banyuates,” ungkapnya.</p>
<p>Saat ini pelaku dijemput oleh Polsek Ketapang untuk dilakukan interograsi awal dan selanjutnya DRR dibawa ke Mapolres Sampang guna penyidikan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Siswa SMPN 1 Sampang Dibekali Pengetahuan Zakat melalui Pondok Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/siswa-smpn-1-sampang-dibekali-pengetahuan-zakat-melalui-pondok-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/siswa-smpn-1-sampang-dibekali-pengetahuan-zakat-melalui-pondok-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan Pondok Ramadan ini digelar sejak tanggal 17 sampai 19 Maret mendatang dan dilaksanakan untuk setiap kelas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d92eb32a6c4.webp" length="38942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 16:03:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sekolah, SMPN 1 Sampang, pondok Ramadan, akidah, Islam, religi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Guna meningkatkan pengetahuan spiritual siswa, SMPN 1 Sampang menggelar kegiatan Pondok Ramadan. Meskipun kegiatan serupa juga digelar di beberapa lembaga sekolah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala SMPN 1 Sampang, Teguh Suparyanto mengatakan, kegiatan Pondok Ramadan digelar sejak tanggal 17 sampai 19 Maret mendatang dan dilaksanakan untuk setiap kelas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaksanaannya berjenjang. Dimulai dari kelas 7 hingga kelas 9," ucapnya, Selasa (18/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Teguh, kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan harus dilaksanakan sesuai dengan kalender pendidikan. Sehingga pendidikan terus berlangsung. Baik reguler maupun Pondok Ramadan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Pondok Ramadan bertujuan untuk mengasah kecerdasan spiritual. Meskipun pada pembelajaran di bulan lain upaya semacam itu juga dilakukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pondok Ramadan ini menyesuaikan dan momentumnya di bulan Ramadan ini tepat," ujar Teguh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam arahannya, siswa ditekankan tentang implementasi akidah dalam kehidupan sehari-hari. Sesuai dengan materi yang dilaksanakan dalam Pondok Ramadan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan kebersihan jiwa dan hati, anak-anak kami beri pembelajaran bagaimana cara berbagi dengan baik tentang zakat fitrah dan zakat mal," pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>CPNS Asal Sampang Minta Pemprov Jatim Segera Respons Kebijakan Pemerintah Pusat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cpns-asal-sampang-minta-pemprov-jatim-segera-respons-kebijakan-pemerintah-pusat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cpns-asal-sampang-minta-pemprov-jatim-segera-respons-kebijakan-pemerintah-pusat</guid>
<description><![CDATA[ CPNS paling lambat akan diangkat pada Juni 2025. Sedangkan PPPK paling lambat diangkat pada Oktober 2025 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d91f4288f72.webp" length="11364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 14:43:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BKD Pemprov Jatim, CPNS, CASN, PPPK, kabupaten Sampang, KEMENPAN-RB, Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 disambut penuh suka cita. Terutama bagi peserta asal Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengumumkan pengangkatan serentak CASN 2024. Calon pegawai negeri sipil (CPNS) dijadwalkan pada 1 Oktober 2025. Sementara pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap I dan tahap II secara serentak pada Maret 2026.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tetapi informasi terbaru, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa CPNS paling lambat akan diangkat pada Juni 2025. Sedangkan PPPK paling lambat akan diangkat pada Oktober 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini menegaskan, pemerintah pusat mempersilakan dan akan memfasilitasi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang telah menunjukkan kesiapan serta memenuhi persyaratan pengangkatan CASN.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menanggapi hal tersebut, salah satu CPNS di Kabupaten Sampang, Deaz Terengganu mengatakan, kabar tersebut membawa kebahagiaan bagi para rekan sejawatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, penundaan pengangkatan CPNS yang direncanakan dilakukan serentak di bulan Oktober mendatang berpotensi menimbulkan masalah dan gejolak di tengah masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, banyak CPNS yang telah resign dari pekerjaan sebelumnya dan membayar penalti karena resign sebelum kontrak kerja berakhir. Bahkan juga ada yang telah membayar kontrakan atau kos bagi mereka yang bertugas di luar kota.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah pemerintah pusat mendengar aspirasi para CASN yang beberapa hari ini menjadi trending topik bersama," syukur Deaz, Selasa (18/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui BKD Jatim merespons kebijakan tersebut dengan kembali ke timeline awal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, di awal Pemprov Jawa Timur melalui admin panitia seleksi daerah pernah menyampaikan pernyataan dalam grup CASN, bahwa mereka akan masuk kerja diperkirakan 1 April atau 1 Mei 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap Panselda Pemprov Jatim melalui BKD terus semangat dan berlanjut dalam proses pengusulan NIP. Sehingga rekan-rekan bisa mulai bekerja sesuai timeline awal yang diprediksi oleh mereka, yaitu 1 April atau 1 Mei," harapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Alumnus Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tersebut menegaskan, CPNS 2024 di lingkungan Pemprov Jatim sudah siap bekerja dan mengabdi sesuai dengan penempatan dan tupoksi masing-masing.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semangat kami sangat tinggi. Bahkan telah dibuktikan rekan dari luar Provinsi Jawa Timur rela datang ke BKD Jatim dengan menghabiskan ongkos yang tidak sedikit demi melakukan pemberkasan luring," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sampang Temukan Bayi Cantik di Sawah, Polisi: Tali Pusar Sudah Terpotong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-temukan-bayi-cantik-di-sawah-polisi-tali-pusar-sudah-terpotong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-temukan-bayi-cantik-di-sawah-polisi-tali-pusar-sudah-terpotong</guid>
<description><![CDATA[ Lokasi penemuan bayi berjenis kelamin perempuan itu berada di sawah milik Busiri Dusun Tretah, Desa Tolang, Kecamatan Banyuates ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d7cd96a28b9.webp" length="95856" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 14:31:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Penemuan bayi, Kecamatan Banyuates, kabupaten Sampang, bayi perempuan, tanpa busana, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Masyarakat Sampang digegerkan dengan informasi penemuan bayi tanpa busana di Desa Tolang, Kecamatan Banyuates, Sampang pada, Senin (17/3/2025).</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, bahwa lokasi penemuan bayi berjenis kelamin perempuan itu, berada di sawah milik Busiri Dusun Tretah, Desa Tolang, Kecamatan Banyuates.</p>
<p>Kronologisnya, kata AKBP Hartono, pada pukul 06.30 Wib, Nurhalimah (50) warga Dusun Tretah, Desa Tolang tersebut mendengar suara tangis bayi di belakang rumahnya. Kemudian pada pukul 07.00 Wib Nurhalimah mencari rumput untuk pakan sapi di belakang rumahnya.</p>
<p>"Nah, kemudian dia (Nurhalimah) melihat bayi tanpa memakai busana," jelasnya, Senin (17/3/2025).</p>
<p>Setelah melihat bayi di sawah milik Busiri itu, Nurhalimah segera memanggil tetangganya Sumargi (40) untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan.</p>
<p>"Sumargi kemudian memberitahukan Rosi (35) bahwa ada bayi perempuan di sawah milik Busiri. Kemudian Rosi pergi ke sawah untuk mengambil bayi tersebut," ungkapnya </p>
<p>Dijelaskan, bahwa pada saat bayi ditemukan dan diangkat dari sawah, Rosi menemukan tali pusarnya sudah dalam keadaan terpotong.</p>
<p>"Kini bayi perempuan diasuh oleh Rosi. Dari kejadian penemuan bayi perempuan itu, kini Polsek Banyuates tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuang bayi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bupati Sampang Bagikan Ratusan Paket Sembako Menggunakan Truk</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bupati-sampang-bagikan-ratusan-paket-sembako-menggunakan-truk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bupati-sampang-bagikan-ratusan-paket-sembako-menggunakan-truk</guid>
<description><![CDATA[ Bupati yang akrab dipanggil Abah Idi itu mengemudi sendiri truk yang membawa ribuan paket sembako ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d6c65933346.webp" length="67200" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 21:16:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Sampang, Slamet Junaidi, TP PKK Sampang, Evi Slamet Junaidi, bantuan sembako, Ramadan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sampang, Evi Slamet Junaidi membagikan ratusan paket sembako kepada warga, Ahad (16/3/2025). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ada yang unik dari pembagian sembako yang dilakukan bupati Sampang tahun ini. Bupati yang karib dipanggil Abah Idi itu mengendarai truk mengitari sepanjang jalan kecamatan Sampang bersama istrinya, Umi Evi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Abah Idi, bagi-bagi sembako tersebut merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan pada bulan Ramadan. Tujuannya, sebagai bagian dari upaya meringankan beban ekonomi masyarakat. Terutama bagi kelompok yang membutuhkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian kita terhadap sesama. Terutama bagi mereka yang membutuhkan,” jelasnya, Ahad (16/3/2026).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kehadiran bupati Sampang di tengah masyarakat mampu menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan. Sehingga masyarakat terlihat antusias dan memberikan apresiasi atas langkah bupati yang turun langsung ke lapangan.  <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan, wajah semringah terlihat jelas dari tukang becak, penjual es, pejalan kaki dan warga yang berjejer di sepanjang jalan. Selain itu, pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Rajawali turut serta dalam kebersamaan itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Terima kasih, Pak Bupati. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Pak Bupati selalu sehat dan bisa terus membantu warga Sampang,” ucap salah satu warga penerima bantuan sembako, Ahad (16/3/2025). <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Gerobak Nakal di Alun&amp;alun Trunojoyo Sampang Diamankan Satpol PP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/empat-gerobak-nakal-di-alun-alun-trunojoyo-sampang-diamankan-satpol-pp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/empat-gerobak-nakal-di-alun-alun-trunojoyo-sampang-diamankan-satpol-pp</guid>
<description><![CDATA[ Kami sudah berikan himbauan, sosialisasi dan tindakan. Tapi memang mereka (PKL) kebal ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d5291f5695d.webp" length="84322" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 17:59:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PKL, gerobak, alun-alun Trunojoyo, kabupaten Sampang, satpol PP, penertiban, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area Alun-alun Trunojoyo. Hal itu dilakukan untuk menciptakan kondisi dan pemandangan kota yang lebih bersih dan rapi.</p>
<p>Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, sebelum melakukan tindakan penertiban terhadap PKL, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. Bahkan, tahapan tersebut hingga sampai 4 kali.</p>
<p>"Kami sudah berikan imbauan, sosialisasi dan tindakan. Tapi memang mereka (PKL) kebal," jelasnya, Sabtu (15/3/2025).</p>
<p>Menurut Suaidi, penertiban saat ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Sebab, masih banyak ditemukan PKL di area Alun-alun Trunojoyo tidak patuh dan tetap berjualan.</p>
<p>"Padahal kan sudah jelas aturannya, gerobak tidak boleh terparkir di area Alun-alun. Dan jam buka, itu pukul tiga sore. Kalau hari biasanya pukul dua belas baru bisa buka," terangnya.</p>
<p>Suaidi menegaskan, gerobak yang saat ini diangkut ke markas satpol PP, itu tidak bisa langsung diambil. Para PKL harus menunggu selama 1 bulan untuk bisa berjualan kembali.</p>
<p>"Kalau dulu enak bisa diambil esoknya. Sekarang mereka (PKL) itu mokong dan sudah empat kali kami tertibkan, ternyata masih saja melakukan kesalahan," tegasnya.</p>
<p>"Empat gerobak itu PKL yang bagian barat, kalau bagian timur, kemarin dan semalam Diskoperindag sudah memberikan surat edaran, jadi di sana (timur) sudah bersih, tidak ada gerobak," ucapnya.</p>
<p>Penahan terhadap gerobak PKL dilakukan hingga jangka waktu selama sebulan, itu sebagai bentuk hukuman dan efek jera. Dengan tujuan agar tidak mengulangi lagi.</p>
<p>"Ya sesuai SOP nanti tetap diberikan surat pernyataan. Meskipun sudah berapa kali tetap saja diulangi. Ditahan sebulan ini biar jera lah ke depannya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Artis Jebolan KDI Asal Sampang Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/artis-jebolan-kdi-asal-sampang-dilaporkan-atas-dugaan-penganiayaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/artis-jebolan-kdi-asal-sampang-dilaporkan-atas-dugaan-penganiayaan</guid>
<description><![CDATA[ Makanya saya laporkan ke polisi biar tidak semena mena ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d434610508f.webp" length="23768" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Mar 2025 21:30:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>KDI Indosiar, Sampang, penganiayaan, artis Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Artis kondang jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) asal Kabupaten Sampang inisial SL dan adiknya GK dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan tindak penganiayaan kepada ST. </p>
<p>SL yang beralamat di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kota Sampang ini harus berurusan dengan pihak kepolisian. </p>
<p>Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Dusun Kristal, Desa Torjun, Kecamatan Torjun. Hal itu diperkuat oleh laporan yang dilayangkan oleh orang tua korban (AF) pada, Rabu (12/3/2025) malam.</p>
<p>"kejadiannya, pada hari Rabu (12/3/2025) sekira pukul 01.00 WIB," terangnya, Jumat (14/3/2025).</p>
<p>Diketahui aksi dugaan kekerasan fisik yang dilakukan GK dan SL terhadap ST, itu dipicu lantaran tersinggung saat telepon via WhatsApp.</p>
<p>Akibatnya, ST (korban) mengalami luka-luka di sebagian tubuhnya, hingga berujung pelaporan ke Polres Sampang pada, Kamis (13/3/2025) pagi.</p>
<p>Dalam percakapan itu disampaikan bahwa ada dialog 'tidur terus ceweknya cantikan saya' Namun percakapan tersebut terdengar oleh GK, saat itu tengah telepon dengan SF yang kebetulan ada di sebelah teman putrinya.</p>
<p>"Mengaku tersinggung, akhirnya GK bersama SL mengajak ketemu putri saya, supaya meminta maaf dengan direkam video," jelas Af saat menceritakan kronologinya. </p>
<p>Lebih lanjut, putrinya enggan minta maaf ke GK dan SL. Di saat itulah terjadi cekcok dan kemudian berujung penganiayaan.</p>
<p>AF yang tak terima anaknya dipukuli dan tidak terima putrinya mendapatkan kekerasan seperti itu.</p>
<p>"Makanya saya laporkan ke polisi biar tidak semena-mena," ungkap AF.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin membenarkan atas adanya laporan penganiayaan yang melibatkan artis jebolan KDI.</p>
<p>“Iya benar mas, kami menerima laporan itu,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tekan Inflasi, Polres Sampang Gelar Pasar Murah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tekan-inflasi-polres-sampang-gelar-pasar-murah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tekan-inflasi-polres-sampang-gelar-pasar-murah</guid>
<description><![CDATA[ Terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang Hari Raya IdulFitri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d4287eb80f9.webp" length="74868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Mar 2025 21:10:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pasar murah, polres Sampang, Diskopindag, ramadan, fluktuasi, inflasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Demi meringankan beban masyarakat di bulan suci Ramadan, Polres Sampang menggelar pasar murah pada, Jumat (14/3/2025).</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, bahwa lebih dari lima jenis bahan pokok dijual dengan harga terjangkau.</p>
<p>"Kami menyediakan beras, minyak goreng, telur, gula, serta bahan pokok lainnya dengan harga di bawah harga eceran," jelasnya, Jumat (14/3/2025).</p>
<p>Pasar murah tersebut bekerja sama dengan Pemkab Sampang, Bulog dan distributor. Tujuannya menekan lonjakan harga dan meringankan beban masyarakat di bulan Ramadan.</p>
<p>Pasar murah tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dengan adanya subsidi harga, warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan di pasaran. </p>
<p>AKBP Hartono mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dan dengan adanya program itu, masyarakat dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>"Terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Chairijah menyampaikan, bahwa kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Polres Sampang, itu bekerja sama dengan semua stakeholder.</p>
<p>"Bukan bekerja sama dengan Diskopindag, tapi dengan lintas sektor. Kami hanya menggerakkan UMKM kami untuk ikut serta dalam kegiatan ini," tandasnya.</p>
<p>Berikut daftar harga dari setiap item :</p>
<p>1. Beras 3 kilogram Rp 36.000</p>
<p>2. Bawang merah Rp 33.000 per kilogram </p>
<p>3. Bawang putih Rp 39.000 per kilogram </p>
<p>4. Cabe besar Rp 40.000 per kilogram </p>
<p>5. Cabe kecil Rp 85.000 per kilogram </p>
<p>6. Buncis Rp 12.000 per kilogram </p>
<p>7. Kentang Rp 15.000 per kilogram </p>
<p>8. Tomat Rp 7.000 per kilogram </p>
<p>9. Bentol Rp 30.000 per kilogram </p>
<p>10. Golden melon Rp 15.000 per kilogram </p>
<p>11. Melon amanda Rp 13.000 per kilogram </p>
<p>12. Semangka inul Rp 15.000 per kilogram </p>
<p>13. Beras premium slyp super Rp 71.000 lima kilogram </p>
<p>14. Gula GMM Rp 17.500 per kilogram </p>
<p>15. MinyaKita Rp 15.000 per liter </p>
<p>16. Beras medium sphp Rp 57.500 per kilogram </p>
<p>17. Blewah Rp 10.000 per kilogram </p>
<p>Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu (*)</p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polda Jatim Tetapkan Tersangka dalam Penggerebekan Pabrik Minyakita Palsu di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polda-jatim-tetapkan-tersangka-dalam-penggerebekan-pabrik-minyakita-palsu-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polda-jatim-tetapkan-tersangka-dalam-penggerebekan-pabrik-minyakita-palsu-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Pabrik tersebut juga diketahui memesan kardus kemasan dan botol khusus untuk memperdaya konsumen ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d2a8e14de88.webp" length="34450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 17:29:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Minyak goreng, minyakita, kemasan palsu, Polda Jawa Timur, Polres Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengungkap kasus pemalsuan minyak goreng kemasan Minyakita yang melibatkan dua pabrik pengemasan di Desa Batu Lenger, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Hasilnya, pria berinisial PBP (35) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan telah ditahan di Rutan Dittahti Mapolda Jatim. Selain itu, seorang pria yang diduga pengelola pabrik di Kecamatan Rungkut, Surabaya, juga diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.</p>
<p>Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, kedua pabrik tersebut diduga mengganti isi minyak goreng dalam kemasan Minyakita dengan minyak curah dan mengurangi takaran volume kemasan.</p>
<p>Temuan ini bermula dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan polisi di pasar-pasar tradisional Jawa Timur. Dalam operasi itu ditemukan kemasan Minyakita yang tidak sesuai dengan label. Seperti botol 5 liter yang hanya berisi 4,5 liter dan botol 1 liter yang hanya berisi 850 ml.</p>
<p>Pada Selasa (11/3/2025) lalu, petugas menggerebek pabrik di Sampang dan menemukan 31 tandon penyimpanan minyak curah serta 10 ton minyak goreng curah yang telah dikemas ulang ke dalam botol Minyakita palsu.</p>
<p>Dari beberapa takaran kemasan yang dimanipulasi, antara lain botol ukuran 5 liter yang hanya berisi 4,5 liter, serta botol 1 liter yang hanya terisi sekitar 850 hingga 890 ml</p>
<p>Keesokan harinya, pada Rabu (12/3/2025), polisi kembali menggerebek pabrik di Surabaya yang telah beroperasi selama hampir satu tahun. Dari lokasi tersebut, petugas menyita 4 ton minyak goreng Minyakita palsu yang diproduksi dengan kemasan palsu.</p>
<p>Pabrik tersebut juga diketahui memesan kardus kemasan dan botol khusus untuk memperdaya konsumen.</p>
<p>Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, pihaknya akan terus mendalami kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pemalsuan demi melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk yang beredar di pasar.</p>
<p>Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, pihaknya belum menerima informasi lengkap perihal penggerebekan pabrik minyak goreng di Kabupaten Sampang. Sebab, operasi tersebut langsung ditangani oleh Polda Jatim.</p>
<p>"Saya masih minim info. Karena yang nangani Polda Jatim," singkatnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ingin Fokus ke Keluarga, Camat Jrengik di Sampang Mundur dari Jabatannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ingin-fokus-ke-keluarga-camat-jrengik-di-sampang-mundur-dari-jabatannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ingin-fokus-ke-keluarga-camat-jrengik-di-sampang-mundur-dari-jabatannya</guid>
<description><![CDATA[ Pengunduran diri itu telah diajukan sejak bulan Februari lalu saat Kabupaten Sampang dipimpin oleh penjabat bupati. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d2726b10e54.webp" length="19230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 16:29:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BKPSDM Sampang, camat Jrengik, kecamatan Jrengik, kabupaten Sampang, Moh. Romzah, undur diri, keluarga, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Camat Jrengik, Kabupaten Sampang, Moh. Romzah dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya dan lebih memilih keluarga.</p>
<p>Pengnduran diri tersebut dikarenakan Moh. Romzah ingin fokus kepada keluarganya. Sebab selama ini dirinya berada dalam pemerintahan kewilayahan.</p>
<p>"Itu berdasarkan isi permohonan dalam surat pengajuannya," jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, Arif Lukman Hidayat, Kamis (13/3/2025).</p>
<p>Menurut Arif, pengajuan pengunduran Moh. Romzah dari jabatan administrator camat diajukan sejak 17 Februari 2025 kepada Penjabat (Pj) Bupati Sampang, Rudi Arifianto.</p>
<p>Atas pengunduran Moh. Romzah, pihaknya mengajukan pertimbangan teknis kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 18 Februari 2025 dengan surat pengantar Pj Bupati Sampang. </p>
<p>Kemudian pada tanggal 20 Februari 2025 keluar persetujuan teknis (pertek) dari BKN pusat. </p>
<p>"Moh. Romzah ingin sesuai ilmunya di perawat, maka yang bersangkutan ditempatkan di penelaah teknis kebijakan pada UPTD Puskesmas Mandangin per 12 Maret 2025," terangnya. </p>
<p>Di samping itu, hingga saat ini posisi jabatan camat di Kecamatan Jrengik masih kosong dan sementara waktu, diisi pelaksana tugas (Plt).</p>
<p>"Camat Jrengik diisi Plt, yakni Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jrengik Khoirul Anam," pungkasnya. </p>
<p>Terpisah, Moh. Romzah membenarkan bahwa dirinya memilih mundur dari jabatannya sebagai camat Jrengik karena ingin fokus bersama keluarganya.</p>
<p>"Benar mas, tidak ada tekanan dari siapa pun," jawabanya, Kamis (13/3/2025).</p>
<p>Kata Romzah, pengunduran dirinya telah dibicarakan dengan beberapa pihak. Termasuk kepada keluarga, teman dan koleganya. Baginya, pilihan itu merupakan keputusan terbaik.</p>
<p>"Saya sudah bicarakan dengan keluarga dan teman-teman politik saya, yang jelas tidak ada unsur tekanan mas, saya fokus keluarga," tandasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pererat Hubungan Sosial, Rutan Kelas II B Sampang Terima Kunjungan Siswa TK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pererat-hubungan-sosial-rutan-kelas-ii-b-sampang-terima-kunjungan-siswa-taman-kanak-kanak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pererat-hubungan-sosial-rutan-kelas-ii-b-sampang-terima-kunjungan-siswa-taman-kanak-kanak</guid>
<description><![CDATA[ Otoritas Rutan Kelas II B Sampang ingin anak-anak memahami, bahwa petugas pemasyarakatan bukanlah sosok yang menakutkan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d15595809dd.webp" length="45798" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 19:44:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan kelas IIB Sampang, narapidana, tahanan, polisi rutan, siswa, Taman kanak kanak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sampang menerima kunjungan siswa Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK IT) Nurul Hidayah. Kunjungan itu dikemas dengan konsep tebar cinta Ramadan.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas II B Sampang, Thoha Yahya menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk mengenalkan anak-anak pada lingkungan rutan dan memahami peran polisi khusus pemasyarakatan (polsuspas). </p>
<p>"Dan agar anak-anak tahu bahwa petugas rutan tidak menyeramkan," jelasnya, Rabu (12/3/2025).</p>
<p>Di dalam rutan, anak-anak diberikan edukasi tentang tugas dan tanggung jawab polsuspas dan dijelaskan perbedaan antara polsuspas dengan kepolisian.</p>
<p>Selanjutnya, kata Thoha, anak-anak juga diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas dan prasarana yang ada di rutan. Tujuannya, agar anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih nyata tentang sistem pemasyarakatan.</p>
<p>Selain itu, anak-anak juga berkesempatan untuk menyapa warga binaan dari luar blok hunian. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memahami kehidupan di dalam rutan serta menumbuhkan sikap empati dan kepedulian sosial.</p>
<p>“Kami ingin anak-anak memahami bahwa petugas pemasyarakatan bukanlah sosok yang menakutkan, melainkan bertugas untuk membina dan membantu para warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” terangnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, pihak TK IT Nurul Hidayah berharap agar kegiatan tersebut bisa memberikan wawasan baru bagi anak-anak serta menanamkan pemahaman positif tentang rutan dan petugasnya.</p>
<p>Anak-anak juga diajak merasakan pengalaman unik dengan naik mobil transpas untuk kembali ke sekolah. Kegiatan ini semakin menambah keseruan sekaligus memberikan pemahaman lebih dalam tentang sarana yang digunakan dalam sistem pemasyarakatan.</p>
<p>Dengan suasana penuh kehangatan, kunjungan itu menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak, dan mampu mempererat hubungan antara Rutan Sampang dan masyarakat dalam membangun pemahaman yang lebih luas mengenai sistem pemasyarakatan. (**)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Melepas Pelaku Penganiayaan, Ini Penjelasan Kapolres Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-melepas-pelaku-penganiayaan-ini-penjelasan-kapolres-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-melepas-pelaku-penganiayaan-ini-penjelasan-kapolres-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Setelah ditahan, pelaku disebut pergi berobat. Setelah berobat, pelaku ternyata pulang ke rumahnya. Sehingga warga mengejar kembali ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d141ab43833.webp" length="33516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 16:29:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, penganiyaan, Kecamatan Jrengik, tambak, sakit, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Penganiayaan yang dilakukan Imam (45), warga Dusun Pendeh, Desa Asemnonggal, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang terhadap tetangganya, Munadi (40), harus berurusan dengan pihak kepolisian.</p>
<p>Pasalnya, Munadi dan Ruji (40) akan mengambil kepiting di area tambak di sebelah milik pelaku. Kemudian, tiba-tiba dari arah depan muncul pelaku dan menyabetkan senjata tajam (aajam) berupa celurit kepada dahi korban.</p>
<p>Atas perbuatan itu, korban mengalami luka robek pada bagian dahi. Kemudian korban pulang ke rumahnya dan menceritakan kejadian tersebut kepada pihak keluarganya.</p>
<p>"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jrengik untuk dilakukan pengobatan," jelas Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Rabu (12/3/2025).</p>
<p>Pada Selasa (11/3/2025) malam, beredar video berdurasi 00.20 detik yang berisi pernyataan seorang pria bahwa pelaku dilepas kembali oleh polisi setelah dilakukan penangkapan dan penahanan di Mapolres Sampang.</p>
<p>"Kasus yang terjadi di Kecamatan Jrengik itu bukan dilepas, tapi mereka sakit dan mau berobat," terang AKBP Hartono, Rabu (12/3/2025).</p>
<p>Setelah berobat, pelaku ternyata pulang ke rumahnya. Sehingga warga setempat mengejar pelaku kembali untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.</p>
<p>"Pelaku ini memang kondisinya sakit, bukan dilepas," tegas AKBP Hartono.</p>
<p>Pihak kepolisian mengakui atas kecerobohan yang dilakukan. Namun hal itu sudah dilakukan pemeriksaan di Propam perihal bagaimana kronologi yang sebenarnya.</p>
<p>"Sebenarnya kejadian ini, keduanya sama-sama melakukan pengaduan, nanti kita periksa juga sebagai saksi," ucapnya.</p>
<p>AKBP Hartono menambahkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Sampang.</p>
<p>"Kalau beredar informasi bahwa pelaku ini meresahkan warga, itu perlu ada pembuktian dan fakta hukum. Di sanalah baru kami bisa melakukan proses," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Banjir di Sampang, Rumah Warga Roboh Akibat Derasnya Luapan Sungai Kamoning</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-banjir-di-sampang-rumah-warga-roboh-akibat-derasnya-luapan-sungai-kamoning</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-banjir-di-sampang-rumah-warga-roboh-akibat-derasnya-luapan-sungai-kamoning</guid>
<description><![CDATA[ Karena derasnya luapan air dari kali Kamoning, kondisi rumah tersebut sudah rapuh ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d0328acb15c.webp" length="153650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 20:41:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Sampang, sungai Kamoning, luapan sungai, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Banjir di Kabupaten Sampang akibat luapan Sungai Kamoning yang terjadi Jumat (7/3/2025) melanda 5 desa, dan menyebabkan sebuah rumah roboh di Desa Banyumas.</p>
<p>Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin menyatakan, pasca banjir pada 10 Maret sekira pukul 16:00 WIB, pihaknya menerima laporan terkait rumah roboh.</p>
<p>"Di Dusun Lenteng, Desa Banyumas ada satu rumah semi permanen yang rusak berat," jelasnya, Selasa (11/3/2025).</p>
<p>Menurut Hozin, dari informasi desa tanggap bencana (Destana) setempat, rumah tersebut milik Marsiyeh. Selain karena derasnya luapan air dari kali Kamoning, kondisi rumah tersebut sudah rapuh.</p>
<p>"Selain dampak dari banjir, keadaan rumah juga sudah rapuh," terangnya.</p>
<p>Untuk meminimalisasi terjadinya korban, pemilik rumah diungsikan ke tetangga dekat. Hal itu dilakukan setelah petugas BPBD melakukan peninjauan lokasi.</p>
<p>"Alhamdulillah tidak ada korban," ungkapnya </p>
<p>Diketahui, banjir di Sampang 2025 mencakup beberapa desa dengan ketinggian air sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Jalan Raya Pangilen ketinggian air sekira 20 sentimeter </li>
<li>Desa Banyumas ketinggian air sekira 80 sentimeter </li>
<li>Desa Kamoning ketinggian air sekira30 sentimeter </li>
<li>Desa Tanggumong ketinggian air sekira 30 sentimeter </li>
<li>Jalan Raya Panggung ketinggian air sekira 30 sentimeter </li>
<li>Jalan Imam Bonjol ketinggian air sekira 20 sentimeter </li>
</ul>
<p>Sedangkan jumlah rumah yang terdampak diantaranya:</p>
<p><strong>Desa Pangilen:</strong></p>
<ul>
<li>Dusun Bulang sebanyak 85 KK (Kartu Keluarga)</li>
<li>Dusun Baban 1 sebanyak 115 KK</li>
<li>Dusun Baban 2 sebanyak 120 KK </li>
</ul>
<p><strong>Desa Banyumas:</strong></p>
<ul>
<li>Dusun Lenteng sebanyak 25 KK </li>
<li>Dusun Kajuk sebanyak 30 KK </li>
<li>Dusun Perajin sebanyak 15 KK </li>
<li>Dusun Tarogen sebanyak 15 KK </li>
</ul>
<p><strong>Desa Kamoning:</strong></p>
<ul>
<li>Dusun Teban kurang lebih 78 KK </li>
<li>Dusun Perreng kurang lebih 123 KK </li>
<li>Dusun Nandi kurang lebih 118 KK </li>
</ul>
<p><strong>Desa Tanggumong:</strong></p>
<ul>
<li>Dusun Karongan kurang lebih 125 KK </li>
<li>Dusun Naro'an kurang lebih 103 KK </li>
<li>Dusun Tambangan kurang lebih 97 KK <strong>(*)</strong></li>
</ul>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dewan Pendidikan Sampang Sebut Guru Perlu Meningkatkan Kualitas Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dewan-pendidikan-sampang-sebut-guru-perlu-meningkatkan-kualitas-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dewan-pendidikan-sampang-sebut-guru-perlu-meningkatkan-kualitas-diri</guid>
<description><![CDATA[ Seorang guru memiliki konsekuensi terhadap output yang dihasilkan, yaitu peserta didik yang cerdas, terampil dan berakhlak mulia ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67d0240179721.webp" length="31880" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 20:21:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Dewan Pendidikan Sampang, guru, SDM, profesional, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang berupa mendorong lembaga sekolah. Caranya dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan.</p>
<p>Ketua Dewan Pendidikan Sampang Imam Abu Cholid melalui anggotanya, Hasan Rohmad menyampaikan, bahwa pembinaan yang dilakukan oleh pihaknya, itu kepada guru. Tujuannya, untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.</p>
<p>"Sebagaimana diketahui, seorang guru memiliki konsekuensi terhadap output yang dihasilkan, yaitu peserta didik yang cerdas, terampil dan berakhlak mulia," jelasnya, Selasa (11/3/2025).</p>
<p>Menurutnya, guru merupakan komponen yang paling berpengaruh terhadap terciptanya proses dan hasil pendidikan yang berkualitas. Jadi, perlu berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan terhadap guru dan siswa. </p>
<p>Secara umum, dewan pendidikan telah berpartisipasi dan memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan pendidikan dengan merujuk kepada standar nasional pendidikan.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebab melalui pendidikan, manusia bisa mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya untuk terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman. </p>
<p>"Pendidikan adalah suatu modal bagi manusia untuk dapat bertahan hidup dan mencapai sebuah kesuksesan," terangnya.</p>
<p>Ditambahkan, secara umum pendidikan merupakan proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. </p>
<p>"Di era globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya sehingga tidak terombang-ambing oleh perkembangan zaman. Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Ungkap Insiden Berdarah di Tamberu Daya, Diduga Motif Perselingkuhan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-ungkap-insiden-berdarah-di-tamberu-daya-diduga-motif-perselingkuhan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-ungkap-insiden-berdarah-di-tamberu-daya-diduga-motif-perselingkuhan</guid>
<description><![CDATA[ Korban diduga memiliki hubungan spesial dengan seorang perempuan yang suaminya sedang bekerja di Malaysia ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cfb793b278e.webp" length="37844" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 12:04:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Insiden Berdarah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Video pria tewas berlumuran darah di Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang pada Senin (10/3/2025) mulai terungkap.</p>
<p>"Kejadiannya sekitar pukul 21:00 WIB di Dusun Bliker, Desa Tamberu Daya," ujar Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Selasa (11/3/2025) pagi.</p>
<p>Dalam keterangannya, identitas korban berinisial KH (35), asal warga Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.</p>
<p>"Korban dianiaya menggunakan celurit, hingga akhirnya meninggal dunia," terangnya.</p>
<p>Menurut AKBP Hartono, dari keterangan yang diperoleh, korban dibunuh karena selingkuh.</p>
<p>"Motifnya karena korban selingkuh dengan istri sepupu pelaku, inisial IM, suaminya kerja di Malaysia," ucapnya.</p>
<p>Mantan Kasubdit I Ditintelkam Polda Jatim ini menegaskan, tidak butuh waktu lama akhirnya pelaku berhasil diamankan.</p>
<p>"Pelaku sudah kami amankan," tutupnya.</p>
<p>Saat diinterogasi, terduga pelaku MS mengakui telah melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis clurit kepada korban KH yang mengakibatkan meninggal dunia.</p>
<p>Peristiwa itu berawal ketika korban mengantarkan seorang perempuan berinisial IM (27) menggunakan mobil Toyota Avansa warna putih dengan nomor polisi (nopol) B 1679 ZUP dari Pamekasan menuju Dusun Bliker, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah.</p>
<p>Ketika akan kembali ke Pamekasan, tiba-tiba datang tersangka MS langsung menyeret korban dari dalam mobil kemudian melakukan pembacokan berulang kali ke tubuh korban.</p>
<p>Untuk menghindari bacokan tersangka, korban berusaha lari menyelamatkan diri hingga masuk ke rumah saksi TR. Namun luka sabetan di bagian punggung dan rusuk menyebabkan darah mengucur deras hingga akhirnya tewas di rumah saksi TR.</p>
<p>“Karena tersangka telah melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian KH, kami akan jerat MS dengan Pasal 340 KUHP,” pungkas AKBP Hartono. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ditangkap saat Main Judi Kartu Remi, Warga Sampang Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ditangkap-saat-main-judi-kartu-remi-warga-sampang-terancam-hukuman-10-tahun-penjara</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ditangkap-saat-main-judi-kartu-remi-warga-sampang-terancam-hukuman-10-tahun-penjara</guid>
<description><![CDATA[ Kepada 7 pelaku judi jenis kartu remi dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cf01fae413a.webp" length="36542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 22:45:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, judi kartu Remi, Kecamatan Karang Penang, Desa Tlambah, Kabupaten Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Polisi Resort (Polres) Sampang menangkap pelaku judi jenis kartu remi bakaran di gardu Dusun Angsana Timur, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang pada, Jumat (7/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono mengatakan, dari penangkapan para pemain judi tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polres Sampang berhasil mengamankan SN (34), RP (36 ), MS (57), MS (34), LM (47), SR (55) dan MT (56).</p>
<p></p>
<p>“Tujuh pemain judi jenis kartu remi bakaran yang diamankan adalah warga Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang,” jelas AKBP Hartono, Senin (10/3/2025).</p>
<p></p>
<p>AKBP Hartono menjelaskan, bahwa anggota Unit Jatanras Satreskrim Polres Sampang berhasil mengamankan 4 box kartu merk TIUM dengan rincian 2 box telah digunakan dan 2 box belum digunakan.</p>
<p></p>
<p>Selain itu, polisi juga mengamankan 1 buah terpal warna biru, 1 unit senter kepala, 1 buah piring warna coklat, 1 buah lepek dan uang tunai sebesar Rp 568.000.</p>
<p></p>
<p>“Para pemain judi menggunakan kartu remi bermain bakaran, apabila mendapatkan kartu tertinggi yang dinyatakan menang dalam setiap permainan,” terangnya.</p>
<p></p>
<p>Kronologi penangkapan dilakukan setelah menerima laporan atau informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya tindak pidana perjudian jenis darat disebuah gardu (tempat nongkrong) di Dusun Angsana Timur, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang.</p>
<p></p>
<p>“Berdasarkan informasi tersebut selanjutnya anggota melakukan penyelidikan. Setelah A1 maka Unit Jatanras Satreskrim Polres Sampang melakukan penggerebekan serta penangkapan terhadap 7 pelaku judi jenis kartu remi,” ucapnya.</p>
<p></p>
<p>Setelah mengamankan para penjudi dan barang bukti, anggota Unit Jatanras membawa mereka dan barang bukti ke Mapolres Sampang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p></p>
<p>Kepada 7 pelaku judi jenis kartu remi dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun.</p>
<p></p>
<p>“Saya selaku Kapolres Sampang mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berdomisili di Kabupaten Sampang untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah agar senantiasa tertib, aman damai kondusif,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>TP PKK Sampang Berkomitmen Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tp-pkk-sampang-komitmen-tingkatkan-kualitas-dan-kesejahteraan-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tp-pkk-sampang-komitmen-tingkatkan-kualitas-dan-kesejahteraan-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Dengan sinergi yang baik, diharapkan bisa menciptakan masyarakat Sampang yang lebih berdaya dan sejahtera ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cea3d74e4ee.webp" length="50944" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 16:04:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>TP PKK Sampang, Evi Slamet Junaidi, Kabupaten Sampang, masyarakat, Jawa Timur, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sampang telah melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) periode 2025-2030.</p>
<p>Dalam sertijab tersebut, dihadiri Bupati H.Slamet Junaidi dan perwakilan Ketua TP PKK Jawa Timur Amik Mudiharti Mujib Affan. </p>
<p>Ketua TP PKK Sampang Selviana Slamet Junaidi akan berkomitmen dan melanjutkan program-program unggulan PKK. </p>
<p>Program tersebut seperti pola asuh anak dan remaja di era digital, pencegahan stunting dan peningkatan keterampilan komunikasi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).</p>
<p>"Termasuk pelatihan keamanan pangan," tutur Evi Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo, Senin (10/3/2025). </p>
<p>Evi Slamet Junaidi mengajak kepada seluruh pengurus dan mitra kerja PKK untuk berkolaborasi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>“Dengan sinergi yang baik, kita bisa menciptakan masyarakat Sampang yang lebih berdaya dan sejahtera,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Perwakilan Ketua TP PKK Jawa Timur, Amik Mudiharti menyebutkan, bahwa dalam tubuh PKK terdapat 10 program yang perlu disesuaikan. </p>
<p>"Disesuaikan dengan prioritas pembangunan daerah, kebutuhan masyarakat, serta potensi lokal di Kabupaten Sampang," tegasnya.</p>
<p>Dijelaskannya, fokus utama program PKK harus diarahkan pada upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.</p>
<p>“Perkuat kolaborasi dengan OPD terkait, agar program PKK berjalan efektif di tengah masyarakat,” sarannya.</p>
<p>Pihaknya berharap kepada kepengurusan baru TP PKK Sampang agar mampu membawa perubahan yang lebih baik.</p>
<p>"Dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi dengan berbagai pihak, menjadi kunci keberhasilan TP PKK," pungkasnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gerebek Sabung Ayam di Sokobanah, Polres Sampang Dapati Arena Telah Sepi Pemain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gerebek-sabung-ayam-di-sokobanah-polres-sampang-dapati-arena-telah-sepi-pemain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gerebek-sabung-ayam-di-sokobanah-polres-sampang-dapati-arena-telah-sepi-pemain</guid>
<description><![CDATA[ Sesampainya di lokasi, polisi tidak berhasil menangkap satu pun terduga pelaku judi sabung ayam ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ce7a8225cc3.webp" length="86930" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 12:58:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sabung ayam, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, konvensional, judi online, judi sabung ayam, polres Sampang, Polsek Sokobanah, bulan puasa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Polisi Resor (Polres) Sampang kembali membubarkan arena perjudian sabung ayam di Dusun Polai Laok, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, pada Ahad (9/3/2025).</p>
<p>"Kami mendengar aktivitas perjudian ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya judi sabung ayam saat bulan puasa," ungkap Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Senin (10/3/2025).</p>
<p>Dia menjelaskan, pada saat mendatangi lokasi sabung ayam terdapat sedikit kendala. Misalnya di beberapa titik jalan masuk, terdapat potongan pohon, kayu, batu, ranjang dan kursi.</p>
<p>Bahkan setelah anggotanya tiba di lokasi sabung ayam, para pemain sudah mengetahui kedatangan petugas dan melarikan diri dari lokasi sabung.</p>
<p>“Saat tiba di lokasi judi sabung ayam, arena sudah sepi dari aktivitas para penjudi dan petugas hanya melihat tenda-tenda penjual makanan,” terangnya.</p>
<p>Untuk mencegah terjadinya sabung ayam, polisi membongkar arena gelanggang dan tenda-tenda serta seluruh bangunan, tak terkecuali terpal yang ada.</p>
<p>Dari operasi tersebut, polisi hanya mengamankan enam ekor ayam aduan dalam kondisi luka terkena taji dan dua lembar terpal warna biru.</p>
<p>“Polres Sampang dan seluruh Polsek jajaran sampai kapan pun tidak akan pernah memberikan izin untuk aktivitas judi di seluruh wilayah Kabupaten Sampang. Kami harapkan para pemain judi untuk segera sadar dan menghentikan aktivitas perjudian,” tegasnya.</p>
<p>Pembubaran judi sabung ayam di Kecamatan Sokobanah ini sebagai komitmen Polres Sampang dalam memberantas segala bentuk perjudian konvensional maupun <em>online</em>. Tujuannya, sebagai bentuk upaya harkamtibmas wilayah dalam bulan puasa sampai Hari Raya Idulfitri 1446 H.</p>
<p>“Saya selaku Kapolres Sampang mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Sampang untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah agar senantiasa tertib, aman damai kondusif,” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Upayakan Dapur Umum, Kapolres Sampang Siapkan Bantuan Sosial Korban Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/upayakan-dapur-umum-kapolres-sampang-siapkan-bantuan-sosial-korban-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/upayakan-dapur-umum-kapolres-sampang-siapkan-bantuan-sosial-korban-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Kami sudah menyiapkan anggota dan perlengkapan (perahu karet) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67cad8da2fd8c.webp" length="67908" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 21:14:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Sampang, polres Sampang, BPBD Sampang, bantuan sosial, dapur umum, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Bencana alam banjir yang terjadi di Kabupaten Sampang di bulan Ramadan tahun 2025, mendapatkan perhatian khusus dari pihak kepolisian.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono langsung meninjau beberapa lokasi terdampak yang diakibatkan meluapnya aliran sungai Kamoning akibat hujan deras.</p>
<p>Salah satu lokasi yang didatangi AKBP Hartono adalah Desa Kamoning, Kecamatan Sampang. Saat melihat rumah warga dan pondok pesantren Walisongo, AKBP Hartono memberikan bantuan sosial.</p>
<p>“Banjir dikawasan Sampang akibat luapan sungai Kamoning terjadi sejak dini hari sekira pukul 02.00 Wib. Sampai pukul 10.00 Wib ada 5 desa yang terdampak banjir,” ungkapnya, Jumat (7/3/2025).</p>
<p>Disebutkan, 5 desa yang terdampak banjir diantaranya Desa Kamoning, Tanggumong, Desa Banyumas, Desa Pangilen dan Desa Panggung.</p>
<p>Dalam mengantisipasi korban jiwa, pihak kepolisian bersama Kodim 0828/Sampang dan BPBD menyisir tempat-tempat terdampak banjir untuk menawarkan kepada warga yang akan mengungsi ketempat yang lebih aman.</p>
<p>“Mengantisipasi adanya warga yang akan mengungsi ketempat yang lebih aman, kami sudah menyiapkan anggota dan perlengkapan (perahu karet),” ucap AKBP Hartono.</p>
<p>Dirinya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Sampang dalam pendirian dapur umur dalam membantu menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak banjir yang sedang melaksanakan ibadah puasa.</p>
<p>"Kami harap banjir segera surut sehingga masyarakat bisa melakukan aktifitasnya seperti biasa," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Desa dan Ratusan Keluarga di Sampang Terdampak Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/empat-desa-dan-ratusan-keluarga-di-sampang-terdampak-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/empat-desa-dan-ratusan-keluarga-di-sampang-terdampak-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Wilayah Kabupaten Sampang terpantau berada pada status Siaga 2 dengan kondisi cuaca terpantau cerah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ca69878b331.webp" length="54038" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 11:02:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Sampang, Madura, BPBD Sampang, wilayah kota Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sampang membuat Kota Bahari ini tidak bisa terhindar dari banjir. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mencatat ada beberapa desa dan kelurahan yang terdampak banjir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Data sementara per Jumat (7/3/2025) wilayah yang terdampak bencana banjir yakni: Jalan Raya Pangilen dengan ketinggian air ±20 sentimeter, Desa Banyumas dengan ketinggian air ±80 sentimeter, Desa Kamoning dengan ketinggian air ±30 sentimeter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian lokasi lainnya yang terdampak banjir yaitu Desa Tanggumong dengan ketinggian air ±30 sentimeter, lalu di Jalan Raya Panggung dengan ketinggian air ±30 sentimeter, serta di Jalan Imam Bonjol dengan ketinggian air ±20 sentimeter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Banjir yang terjadi di Sampang juga membuat ratusan rumah warga tergenang air. Di Desa Pangilen ada sejumlah dusun terdampak: di Dusun Bulang sebanyak 85 keluarga, Dusun Baban 1 sebanyak 115 keluarga, Dusun Baban 2 sebanyak 120 keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara di Desa Banyumas puluhan keluarga berikut rumahnya juga terdampak banjir. Yaitu: di Dusun Lenteng sebanyak 25 keluarga, Dusun Kajuk sebanyak 30 keluarga, Dusun Perajin sebanyak 15 keluarga, Dusun Tarogen sebanyak 15 keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian di Desa Kamoning ratusan keluarga berikut rumahnya terendam banjir. Yakni: di Dusun Teban kurang lebih 78 keluarga, di Dusun Perreng kurang lebih 123 keluarga, Dusun Nandi kurang lebih 118 keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terakhir yaitu di Desa Tanggumong. Di desa ini 300 keluarga lebih terdampak banjir. Rincinya yakni: di Dusun Karongan kurang lebih 125 keluarga, di Dusun Naro'an kurang lebih 103 keluarga, dan di Dusun Tambangan kurang lebih 97 keluarga. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, saat ini wilayah Kabupaten Sampang berada di status siaga 2 dengan kondisi cuaca terpantau cerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan kondisi ketinggian air Sungai Muktesareh terpantau siaga 2. Ketinggian air sungai di bawah Jembatan Tenjuy juga siaga 2. Kemudian ketinggian air Sungai Banyumas terpantau di atas tanda merah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sungai Kamoning terpantau siaga dua dan kondisi ketinggian air Sungai Muktesareh melalui alat EWS terpantau 3,93 meter saat ini," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banjir di Sampang Siaga Tiga, BPBD Minta Warga Waspada</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banjir-di-sampang-siaga-tiga-bpbd-minta-warga-waspada</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banjir-di-sampang-siaga-tiga-bpbd-minta-warga-waspada</guid>
<description><![CDATA[ Tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta bersiap untuk evakuasi jika diperlukan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67ca5862abeaa.webp" length="63682" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 09:45:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Sampang, Madura, BPBD Sampang, wilayah kota, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Meningkatnya ketinggian air sungai dan derasnya curah hujan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang terpaksa menyatakan status siaga 3 atas bencana banjir yang sedang terjadi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hasil pemantauan di sejumlah lokasi menunjukkan kondisi air yang cukup mengkhawatirkan. Air sungai di beberapa titik meningkat. Hujan di wilayah pantai utara (pantura) juga menunjukkan intensitas tinggi. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketinggian permukaan air di Sungai Muktesareh dan di bawah Jembatan Tenjuy menunjukkan situasi dalam status Siaga 2. Sedangkan permukaan air Sungai Banyumas telah melewati tanda merah. Artinya, potensi banjir lebih luas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketinggian air di Sungai Kamoning juga berada dalam situasi darurat hingga berada di status Siaga 3. Alat pemantauan EWS mencatat, ketinggian air Sungai Muktesareh mencapai 6,75 meter. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara alat AWLR milik Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur menunjukkan air berada di ketinggian 7,11 meter di Pangilen dan 2,35 meter di Jembatan Bahagia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">BPBD Sampang memperkirakan masih tingginya air dari wilayah utara menyebabkan genangan di wilayah kota Sampang dalam waktu dekat. Selain itu, kondisi cuaca yang saat ini berawan masih berpotensi terjadi hujan deras dan menambah debit air sungai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin meminta kepada masyarakat di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta bersiap untuk evakuasi jika diperlukan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat menghubungi BPBD Sampang melalui nomor 08170322440," jelasnya, Jumat (7/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tim BPBD terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk menghadapi kemungkinan banjir yang lebih luas. Warga diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang guna menghindari dampak yang lebih besar. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peredaran Narkoba dari Lapas Kelas IIB Sampang Karena Minimnya Petugas Pengamanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peredaran-narkoba-dari-lapas-kelas-iib-sampang-karena-minimnya-petugas-pengamanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peredaran-narkoba-dari-lapas-kelas-iib-sampang-karena-minimnya-petugas-pengamanan</guid>
<description><![CDATA[ Karena kekurangan petugas pengawas, satu penjaga mengawasi hingga 50 orang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c9a4414eddf.webp" length="44650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 21:44:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan kelas IIB Sampang, pengawasan, pengamanan, narapidana, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Jumlah anggota keamanan di Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang kurang ideal. Sehingga pengawasan terhadap para tahanan kurang optimal.</p>
<p>Seperti yang terjadi sebelumnya, salah satu tahanan narkoba, SB (21) dapat mengedarkan sabu dari dalam sel tahanan. Sehingga membuat heboh masyarakat Sampang.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Klas IIB Sampang, Thoha Yahya mengatakan, bahwa saat ini jumlah anggota keamanan sangat terbatas, yaitu hanya ada 6 orang.</p>
<p>"Jadi perlu dimanfaatkan sebaik mungkin," terangnya, Kamis (6/3/2025).</p>
<p>Sementara jumlah idealnya, satu penjaga mengawasi lima orang napi. Namun karena kekurangan petugas pengawas, satu penjaga mengawasi hingga 50 orang.</p>
<p>"Jumlah napi 350 dengan regu pengamanan 6 orang penjaga. Jadi kalau boleh minta penambahan pengawas pengamanan, itu 20 orang," ungkapnya.</p>
<p>Atas kekurangan itu, pihaknya telah melakukan pengajuan penambahan personel pengamanan sejak lama, namun belum ada respon dari pusat.</p>
<p>"Jadi sambil lalu menunggu keputusan itu, kami berusaha memanfaatkan tenaga yang ada dengan semaksimal mungkin," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Rumah di Sampang Hanguskan Semua Barang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-korsleting-listrik-kebakaran-rumah-di-sampang-hanguskan-semua-barang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-korsleting-listrik-kebakaran-rumah-di-sampang-hanguskan-semua-barang</guid>
<description><![CDATA[ Dugaan awal penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c9a77064987.webp" length="26032" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 21:29:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, korsleting listrik, Sampang, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sebuah rumah milik Badri di Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang mengalami kebakaran pada, Kamis, (6/3/2025).</p>
<p>Kebakaran tersebut terjadi pada saat menjelang berbuka puasa atau sekira pukul 17.00 WIB. Kejadian tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di luar rumah. </p>
<p>Kepala UPT Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Sampang melalui Kasi Operasi, Maftuh Fathurrahman menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 17.02 WIB.</p>
<p>“Kami menerima laporan kebakaran dari Masyarakat 17.02 WIB sore hari," jelasnya.</p>
<p>Untuk melakukan evakuasi, pihaknya mengerahkan sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.</p>
<p>“Ada dua unit mobil dan satu tangki penyuplai air. Kami turunkan ke lokasi untuk membantu memadamkan kobaran api,” katanya. </p>
<p>Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun barang-barang yang berada di dalam rumah tidak terselamatkan.</p>
<p>“Saat kebakaran itu, rumah dalam keadaan kosong, sehingga sebagian barang-barang tidak ada terselamatkan,” ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkan, bahwa kobaran api dapat dipadamkan sampai pendinginan kurang lebih 1 jam kemudian.</p>
<p>“Satu jam setelah terjadinya kebakaran kobaran api baru dapat kami padamkan,” tuturnya.</p>
<p>Dugaan awal penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik.</p>
<p>"Untuk penyebab pastinya diduga korsleting listrik, sebab penghuni rumah tidak ada di rumah," pungkasnya.  <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Sampang Gelar Paripurna Sertijab dan Penyampaian Pidato Bupati Periode 2025&amp;2030</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-sampang-gelar-paripurna-sertijab-dan-penyampaian-pidato-bupati-periode-2025-2030</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-sampang-gelar-paripurna-sertijab-dan-penyampaian-pidato-bupati-periode-2025-2030</guid>
<description><![CDATA[ DPRD Sampang memiliki harapan besar agar bupati dan wabup Sampang ini dapat menciptakan perubahan untuk kemajuan Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c908f2d5de0.webp" length="42504" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 11:02:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, Madura, Sertijab, Bupati Sampang, Pendopo, staf kepresidenan, wakil gubernur Jawa Timur, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna dengan agenda serah terima jabatan (sertijab) bupati dan wakil bupati Sampang masa jabatan 2025-2030, Rabu (5/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rapat paripurna tersebut digelar di Pendopo Trunojoyo Sampang. Hadir dalam acara tersebut antara lain: Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang turut hadir. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang berikut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga hadir.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto secara simbolis menyerahkan jabatan sebagai tanda peralihan kepemimpinan kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Rudi Kurniawan mengaku menyimpan harapan besar terhadap Bupati Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfud. Kedua figur tersebut diharapkan dapat menciptakan kemajuan untuk Sampang dalam 5 tahun ke depan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga amanah dan sukses dalam memimpin Kabupaten Sampang ke depan,” harapnya, Rabu (5/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tempat yang sama, Bupati Sampang Slamet Junaidi berpasangan dengan Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz berjanji akan membawa Sampang lebih baik dengan visi Sampang Hebat Bermartabat Plus. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam 5 tahun ke depan yang akan dilakukan pasangan Jimad Sakteh itu bukan sekadar melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, namun juga melakukan penguatan dan perluasan, khususnya peningkatan program yang sudah berjalan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam kepemimpinannya, Slamet Junaidi mengangkat 4 misi, di antaranya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta kehidupan sosial yang harmonis maju dan berbudaya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian, mewujudkan ekonomi inklusif mandiri serta berkelanjutan berbasis agribisnis dan usaha kecil menengah (UKM).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Lalu, meningkatkan pelayanan infrastruktur yang berkelanjutan, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Slamet Junaidi memastikan program yang akan dilaksanakan nantinya akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya pastikan program yang saya buat lewat OPD semua berasaskan manfaat," pungkasnya.<strong> (***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Amankan Sertijab Bupati Sampang, Polisi Siapkan Penjinak Bom</title>
<link>https://suarajatimpost.com/amankan-sertijab-bupati-sampang-polisi-siapkan-penjinak-bom</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/amankan-sertijab-bupati-sampang-polisi-siapkan-penjinak-bom</guid>
<description><![CDATA[ Unit Penjinak Bom (Jibom) Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim sudah mensterilisasi lokasi pelaksanaan Sertijab ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c8193d49267.webp" length="57064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 19:01:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sertijab Bupati Sampang, Pemkab Sampang, pendopo Sampang, Slamet Junaidi, polres Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Ratusan personel kepolisian disiapkan untuk mengamankan kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan wakil Bupati Sampang periode 2025-20230.</p>
<p></p>
<p>Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, bahwa pengamanan kegiatan Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Sampang dibantu personil TNI dan Pemkab Sampang.</p>
<p></p>
<p>Bahkan, sebelum kegiatan dimulai, Unit Penjinak Bom (Jibom) Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim sudah mensterilisasi lokasi pelaksanaan Sertijab Bupati Dan Wakil Bupati Sampang di Pendopo Trunojoyo.</p>
<p></p>
<p>"Kegiatan ini adalah langkah preventif yang tidak hanya memastikan situasi kondusif tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh peserta. Kami selalu berupaya meminimalkan risiko sekecil apa pun,” jelasnya, Rabu (5/3/2025).</p>
<p></p>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut tim Jilbom tidak menemukan benda-benda ataupun peralatan yang dicurigai dapat membahayakan. </p>
<p></p>
<p>Selain pengamanan lokasi Pendopo Trunojoyo, anggota Polres Sampang juga melaksanakan pengamanan mulai pintu masuk perbatasan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan.</p>
<p></p>
<p>Polres Sampang juga sudah menyiapkan pengawalan roda empat untuk memberikan pelayanan Kepolisian kepada rombongan pejabat dari Jakarta ataupun Surabaya yang akan menghadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Sampang.</p>
<p></p>
<p>“Kepada pengguna jalan raya yang akan melakukan jalan-jalan sembari menunggu waktu buka puasa untuk tidak melewati jalan raya depan Pendopo Bupati karena akan ditutup untuk tempat parkir kendaraan tamu undangan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelayananan RSUD Sampang Kembali Disorot, Anggota DPRD Langsung Sidak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelayananan-rsud-sampang-kembali-disorot-anggota-dprd-langsung-sidak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelayananan-rsud-sampang-kembali-disorot-anggota-dprd-langsung-sidak</guid>
<description><![CDATA[ Komisi IV DPRD Sampang menerima laporan dari masayrakat tentang buruknya layanan RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c7ff48ef700.webp" length="23142" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 16:01:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RSMZ Sampang, RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, komisi IV, DPRD Sampang, Mahfud, Alan Kaisan, pelayanan kesehatan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn atau RSMZ Sampang kembali dipersoalkan oleh masyarakat. Pasalnya, ada pasien yang diduga tidak mendapatkan pelayanan dan harus menunggu lama.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menindaklanjuti laporan masyarakat itu Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sebab jadwal operasi yang diberikan oleh pihak rumah sakit terkesan ditunda-tunda. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, dan proses operasi itu memang membutuhkan waktu lama," jelas Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, Rabu (5/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Mahfud, setelah dilakukan koordinasi, jadwal operasi kepada pasien penyakit batu ginjal tersebut akan dilaksanakan pada bulan April mendatang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi untuk sementara pasien dibantu dengan selang. Makanya kami juga perlu koordinasi dengan semua pihak agar saling tidak miskomunikasi,"<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Faktor penundaan jadwal operasi di antaranya karena ketersediaan alat. Selain itu, operasi akan dikerjakan secara manual. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Secara manual karena pasien masih bisa dan tidak mau dirujuk ke Surabaya," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pasien masuk ke RSUD dr. Mohammad Zyn itu sejak Agustus 2024. Selama itu juga pasien menjalani pemeriksaan hingga menunggu jadwal operasi yang sudah ditentukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Intinya menurut dokter yang menangani, pasien ini tidak termasuk emergency (darurat). Kalau alamatnya saya gak tahu. Karena itu hanya laporan dari teman komisi," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal menyampaikan, kedatangan anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dokter yang melayani pasien tersebut, bahwa penundaan jadwal operasi itu bukan karena disengaja.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena alat yang ada masih ada kekurangan. Kalau untuk lebih cepat kami sudah sarankan ke Surabaya," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ditambahkannya, bahwa jadwal operasi sudah kesepakatan dengan pihak pasien. Tetapi karena terkendala alat yang belum selesai diperbaiki. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Akhirnya sepakat operasi di Sampang, menunggu pun tidak apa-apa," tambahnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya sudah melakukan pemasangan alat bantu untuk mengurangi rasa sakit. Jika masih ada rasa sakit, itu pun karena adanya faktor perlengketan organ. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jad jadwalnya nanti pastinya sudah disesuaikan oleh dokternya," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fasilitas Pendopo Wabup Dikabarkan Banyak Hilang, DPRD Sampang Panggil Bagian Aset</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fasilitas-pendopo-wabup-dikabarkan-banyak-hilang-dprd-sampang-panggil-bagian-aset</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fasilitas-pendopo-wabup-dikabarkan-banyak-hilang-dprd-sampang-panggil-bagian-aset</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c69a6b2870c.webp" length="29028" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 14:02:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, Aset Daerah, rumdin Wabup Sampang, rumah dinas, mobil dinas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Beredarnya informasi tentang hilangnya beberapa aset daerah di rumah dinas (rumdin) wakil bupati (wabup) Sampang menuai pertanyaan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sampang memanggil Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kedatangan kami ke DPRD guna memenuhi undangan dari Komisi I terkait aset daerah di pendopo satu dan dua Sampang yang diduga hilang dan sempat ramai beberapa waktu lalu,” ucap sekretaris BPPKAD Sampang, Bambang Indra Basuki, Selasa (4/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menegaskan, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang: tidak ada aset atau pun barang-barang yang hilang di dalam pendopo. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Barusan dewan hanya memastikan. Data-datanya sudah saya sampaikan. Semua sudah klir. Tidak ada masalah. Keberadaan barangnya ada semua dan tidak ada yang hilang," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bambang menyebutkan, barang-barang aset daerah yang diduga hilang yaitu tiga unit mobil. Namun ternyata mobil-mobil itu tidak hilang. Melainkan ada di pendopo bupati Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian ada satu mobil dinas dengan nomor polisi (nopol) M 83 NP ternyata diketahui sudah berganti nopol. Sehingga, tiga mobil yang diduga hilang tersebut semuanya masih ada. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hanya saja, kata Bambang, selama ini barang-barang tersebut berada di pendopo bupati. Karena pendopo wakil bupati kondisinya kosong tanpa penghuni.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga barang-barang itu untuk sementara diamankan di pendopo satu," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sampang, Mohammad Salim mengatakan, pemanggilan BPPKAD itu berkaitan dengan aset daerah yang diduga hilang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun yang disoalnya bukan hanya tentang aset di rumah dinas wabup Sampang yang sempat ramai, namun juga tentang aset daerah lainnya yang diduga raib.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Setelah kita konfirmasi tadi ke BPPKAD tidak seperti itu faktanya. Semua aset itu aman. Hanya saja informasi kemarin itu berdasarkan ditanya, itu kendaraan M 83 NP di mana," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Politisi Partai Nasdem itu menyebut, beberapa mobil yang sebelumnya dikabarkan hilang sebenarnya ada. Namun tempatnya dipindah dari pendopo wabup ke pendopo bupati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pemindahan itu karena selama Kabupaten Sampang dipimpin oleh penjabat (Pj), tidak ada jabatan wabup. Sehingga pendopo wabup kosong tanpa penghuni.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sekarang barang-barang tersebut sudah di pendopo dua atau di rumah dinas wakil bupati Sampang," tandas Salim. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Terjunkan Puluhan Personel untuk Amankan Salat Tarawih</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-terjunkan-puluhan-personel-untuk-amankan-salat-tarawih</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-terjunkan-puluhan-personel-untuk-amankan-salat-tarawih</guid>
<description><![CDATA[ Seluruh masjid yang menggelar salat Tarawih di kawasan Sampang kota tidak luput dari pengamanan polisi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c56d46c0bf4.webp" length="111618" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 17:01:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Sampang Madura, masjid, ramadan, bulan puasa, Polsek jajaran, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), puluhan personel Kepolisian Resor (Polres) Sampang diturunkan untuk menjaga seluruh masjid.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjelaskan, puluhan anggota tersebut diturunkan pada saat pelaksanaan salat Tarawih. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah salat Tarawih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sudah perintahkan kepada puluhan anggota Polres Sampang untuk mengamankan masjid-masjid di kawasan Sampang kota,” jelasnya, Senin (3/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Perintah tersebut juga berlaku kepada 14 Polsek jajaran untuk melakukan kegiatan serupa sekaligus patroli blue light saat masyarakat melaksanakan ibadah salat Tarawih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Selain pengamanan di lingkungan masjid, kami juga kerahkan anggota Unit Jatanras Satreskrim, Unit Opsnal Satresnarkoba dan anggota Satintelkam untuk melakukan penjagaan dijalan akses masuk ibu kota Sampang dan daerah rawan seperti Alun-Alun Trunojoyo, Monumen Trunojoyo, pertokoan dan pusat keramaian masyarakat,” ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Hartono mengatakan, kegiatan pengamanan masjid bertujuan agar anggota Polri bisa membantu jamaah menyeberangi jalan ketika hendak ke masjid. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, juga untuk memberikan imbauan kepada jamaah yang membawa sepeda motor untuk memarkirkan kendaraannya di tempat yang aman.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan sekitar dalam mewujudkan kamtibmas wilayah Kabupaten Sampang agar selalu aman damai kondusif di bulan suci Ramadan sampai hari raya Idulfitri,” pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ikuti Jam Kerja, RSUD Sampang Sesuaikan Jadwal Layanan IRJ</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ikuti-jam-kerja-rsud-sampang-sesuaikan-jadwal-layanan-irj</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ikuti-jam-kerja-rsud-sampang-sesuaikan-jadwal-layanan-irj</guid>
<description><![CDATA[ Hanya ada sedikit penyesuaian waktu. Terutama untuk layanan Instalasi Rawat Jalan (IRJ) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c55edf6c82f.webp" length="53200" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 15:29:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RSUD Sampang, RSMZ Sampang, instalasi rawat jalan, jam kerja, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Menginjak bulan suci Ramadan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Muhammad Zyn Kabupaten Sampang menyesuaikan jadwal pelayanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penyesuaian tersebut berlaku mulai Senin, 3 Maret 2025. Hal ini diberlakukan karena harus mengikuti jam kerja selama bulan puasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Humas RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang, Amin Jakfar menjelaskan, perubahan jadwal tersebut dipastikan tidak akan mengganggu terhadap pelayanan rumah sakit.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Amin, RSUD dr. Mohammad Zyn selama Ramadan tetap melayani pasien seperti biasa. Hanya saja ada sedikit penyesuaian waktu. Terutama untuk layanan instalasi rawat jalan (IRJ).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selama Ramadan, poliklinik rawat jalan loket pendaftaran pada hari Senin sampai Kamis dibuka mulai pukul 06.50 WIB hingga 13.00 WIB. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sementara pada hari Jumat mulai pukul 06.50 WIB hingga 10.00 WIB. Kalau untuk pelayanan sampai selesai," terangnya, Senin (3/3/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Amin Jakfar menambahkan, pasien dapat mendaftar secara online melalui aplikasi Mobile JKN sehari sebelumnya melalui handpohone. Layanan pemeriksaan penunjang juga menyesuaikan jadwal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami manajemen RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan semoga tetap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bawa Motor Pelayan Toko Pakaian di Sampang, Warga Probolinggo Diamuk Massa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bawa-motor-pelayan-toko-pakaian-di-sampang-warga-probolinggo-diamuk-massa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bawa-motor-pelayan-toko-pakaian-di-sampang-warga-probolinggo-diamuk-massa</guid>
<description><![CDATA[ AMS sebelumnya masuk ke toko Yudho Shop yang menjual baju dan perlengkapan anak-anak ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202503/image_870x580_67c29f45083f1.webp" length="31722" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 13:30:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curanmor, Kasatreskrim, Polres Sampang, Madura, toko pakaian, warga Probolinggo, pakaian anak-anak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Polisi dan warga Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang berhasil mengamankan seorang laki-laki yang dicurigai melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor.</p>
<p>Dalam video rekaman handphone yang beredar di media sosial itu, nampak anggota Polres Sampang bersama warga tengah mengamankan laki-laki berbaju hitam.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono membenarkan bahwa telah ada kejadian upaya pencurian sepeda motor di Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang.</p>
<p>"Pada hari Jumat tanggal 28 sekira pukul 18.00 Wib terjadi upaya pencurian sepeda motor, tepatnya di Toko Yudho Shop," jelasnya, Sabtu (1/3/2025).</p>
<p>AKBP Hartono menegaskan bahwa upaya pencurian sepeda motor tersebut terjadi di Jalan Rajawali dan bukan di halaman Masjid Al-Istianah, seperti narasi yang beredar dari netizen di media sosial.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa sebelum diamankan oleh kepolisian dan warga, laki-laki yang diketahui berinisial AMS (30) merupakan warga Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>"AMS sebelumnya masuk ke toko Yudho Shop yang menjual baju dan perlengkapan anak-anak," terangnya.</p>
<p>Setelah berada di dalam toko, kepada pelayan toko, AMS menanyakan apakah toko tersebut menjual kaca ikan. Namun pelayan toko mengatakan kepada AMS bahwa toko tersebut hanya menjual pakaian dan perlengkapan khusus anak-anak dan tidak menjual kaca ikan.</p>
<p>"AMS kemudian keluar dari toko dan langsung menaiki sepeda motor milik pelayan toko dan didorong ke arah selatan beberapa meter. Karena melihat kejadian tersebut pemilik toko dan karyawannya langsung mengejar terduga pelaku Curanmor hingga ke depan Masjid Al-Istianah," ungkapnya.</p>
<p>Akibat perbuatannya, terduga pelaku mengalami luka-luka akibat amukan massa. Sehingga oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang langsung dibawa ke Puskesmas Kamoning untuk dilakukan pemeriksaan badan sekaligus pengobatan.</p>
<p>"Kini terduga pelaku curanmor berada di ruang tahanan Polres Sampang untuk pemulihan badan dan kesadaran AMS," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cabdindik Sampang Minta Lembaga Sekolah Patuhi Aturan Penyaluran PIP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cabdindik-sampang-minta-lembaga-sekolah-patuhi-aturan-penyaluran-pip</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cabdindik-sampang-minta-lembaga-sekolah-patuhi-aturan-penyaluran-pip</guid>
<description><![CDATA[ PIP merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat untuk siswa dari keluarga kurang mampu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67c1622f02d70.webp" length="75276" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 15:31:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Cabdindik Sampang, Mas&#039;udi Hadiwijaya, lembaga pendidikan, SMA, SMK, SLB, negeri, swasta, kabupaten Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sampang mengimbau seluruh lembaga pendidikan untuk menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sesuai regulasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">PIP merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang ditujukan untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan program tersebut berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan siswa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pencairan PIP biasanya dilakukan secara bertahap. Untuk mengetahui apakah dana PIP telah cair, siswa atau orang tua siswa dapat melakukan pengecekan secara online. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk mengeceknya, perlu menggunakan nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor induk kependudukan (NIK). Keduanya merupakan data yang dibutuhkan untuk melakukan pengecekan pencairan PIP. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">NISN dapat dilihat pada kartu pelajar atau rapor siswa. Sedangkan NIK dapat dilihat pada kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kacabdindik Jatim Wilayah Sampang, Mas'udi Hadiwijaya mengatakan, PIP merupakan program bantuan dari pemerintah kepada siswa yang kurang mampu. Pihaknya berharap agar penyaluran PIP tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena dengan keterbatasan ekonomi siswa, PIP bisa membantu anak agar tetap sekolah," jelasnya, Jumat (28/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Mas'udi, dana PIP selain membantu siswa kurang mampu, juga bisa mengurangi angka putus sekolah. Dengan penyaluran yang tepat, dapat mendukung program pemerintah dalam rangka memutus angka pengangguran.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pihaknya juga mendukung semua lembaga pendidikan di jenjang SMA dan SMK baik negeri maupun swasta agar selalu berinovasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya harap semua lembaga sekolah di Sampang ini terus bersaing dalam hal prestasi. Mengenai penyaluran PIP, tetap mengacu pada ketentuan peraturannya," pungkasnya.<strong> (***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Sampang Larang Orkes dan Warung Buka Siang Hari selama Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-larang-orkes-dan-warung-buka-siang-hari-selama-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-larang-orkes-dan-warung-buka-siang-hari-selama-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Larangan perjudian seperti sabung ayam, karapan sapi, balapan kuda, kambing, kelinci, merpati, balap kelereng serta judi online ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67c15ce29329c.webp" length="38438" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 14:32:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, ramadan, bulan puasa, perjudian, tempat hiburan, warung makan, karapan sapi, musik tradisional, daul combudug, pengeras suara, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Guna menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan Ramadan 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang resmi mengeluarkan surat edaran (SE) terkait larangan dan pembatasan tempat hiburan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan menyampaikan, selama Ramadan tidak boleh melakukan kegiatan yang bisa mengganggu ketenangan masyarakat dalam melaksanakan ibadah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa kegiatan yang dilarang yaitu seperti membunyikan petasan, membuka tempat karaoke, balapan liar, menjual atau mengonsumsi minuman keras (miras) dan narkoba.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Warung, rumah makan, restoran, kafe, dan toko yang menjual makanan siap saji di tempat, serta tempat penginapan agar tidak buka mulai pagi hari sampai dengan pukul 15.00 WIB," jelasnya, Jumat (28/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yuliadi juga menegaskan, masyarakat dilarang melakukan kegiatan yang mengarah pada perjudian seperti sabung ayam, karapan sapi, balapan kuda, kambing, kelinci, merpati, balap kelereng serta judi <em>online</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, pemerintah juga melarang penggunaan alat musik sound system, musik daul dug-dug sebelum selesai salat Tarawih hingga pada batas yang sudah ditentukan:  yaitu hingga pukul 22.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Beberapa musik tersebut dapat digunakan kembali pada pukul 03.00 WIB dengan mengenakan pakaian yang sopan dan tetap menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara untuk penggunaan pengeras suara pada saat tadarus dibatasi sampai dengan pukul 22.00 WIB. Kemudian dapat digunakan kembali pada pukul 03.00 WIB untuk sahur dan pelaksanaan ibadah salat Subuh.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, masyarakat juga dilarang mengonsumsi makanan atau minuman di tempat terbuka atau tempat yang mudah terlihat. Seperti tempat bermain anak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Itu akan menimbulkan pengaruh kurang baik bagi yang menjalankan ibadah puasa. Tidak boleh ada pertunjukan tarian atau hiburan. Seperti orkes selama bulan Ramadan," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara untuk jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Sampang, waktu imsak dan buka puasa mengikuti jadwal Masjid Agung Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jadwal setiap waktu itu akan disiarkan secara langsung melalui Radio Salsabila FM, Radio Suara Sampang dan Radio Republik Indonesia (RRI) Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Waktu pelaksanaan awal Ramadan dan Idulfitri agar mengikuti ketetapan yang dikeluarkan Pemerintah," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peduli Kesehatan Petani, Puskesmas Omben Kembangkan Inovasi &amp;apos;Bapakku Hebat&amp;apos;</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peduli-kesehatan-petani-puskesmas-omben-kembangkan-inovasi-bapakku-hebat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peduli-kesehatan-petani-puskesmas-omben-kembangkan-inovasi-bapakku-hebat</guid>
<description><![CDATA[ Selain meluncurkan sejumlah inovasi, Puskesmas Omben juga gencar menyosialisasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67c13fd88704a.webp" length="24562" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 11:16:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas Omben, inovasi kesehatan, Bapakku Hebat, petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, inovasi puskesmas Omben, kabupaten Sampang, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan mengembangkan inovasi kesehatan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satunya yang dilakukan yaitu dengan melakukan kegiatan pembinaan pos upaya kesehatan kerja dengan inovasi bernama Bapakku Hebat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Puskesmas Omben, drg. Yuanita Purnamawati menyampaikan, dengan inovasi Bapakku Hebat dapat mengedukasi masyarakat tentang kesehatan. Khususnya untuk kalangan petani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga petani di Kecamatan Omben bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan bisa mendukung ketahanan pangan," ucapnya, Kamis (28/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Inovasi yang dilakukan Puskesmas Omben tersebut bekerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Omben dan Himpunan Petani Omben. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">drg. Yuanita menegaskan, inovasi Bapakku Sehat bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan kesehatan para pekerja. Khususnya para petani.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67c12f6c17276.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">Ada pula inovasi dalam bentuk program pemberdayaan kelompok tani untuk menjadi mitra kesehatan. Inovasi itu diberi nama Tretan Sehat. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Inovasi itu bertujuan untuk memberikan informasi tentang program-program kesehatan. Misalnya imunisasi, pentingnya mengikuti posyandu, dan cara dalam penanganan stunting.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sasaran kami kepada masyarakat dan kelompok tani yang ada di Kecamatan Omben," terang drg. Yuanita.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, dengan adanya inovasi Bapakku Hebat, kesehatan para petani lebih dapat terkontrol. Dengan kondisi yang sehat, petani bisa meningkatkan produksi pangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan inovasi itu pula, informasi tentang program-program kesehatan yang dicanangkan oleh Puskesmas Omben bisa tersampaikan kepada petani dengan lebih luas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ini, Puskesmas Omben turut mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan gencar menyosialisasikan program Cek Kesehatan gratis (CKG). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">drg. Yuanita menegaskan, pihaknya siap mendukung dan melayani masyarakat untuk melakukan cek kesehatan gratis sebagai kado ulang tahun untuk masyarakat Omben. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Layanan Kesehatan dan CKG, Puskesmas Kedungdung Teken MoU dengan Lembaga Pendidikan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-dan-ckg-puskesmas-kedungdung-teken-mou-dengan-lembaga-pendidikan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-dan-ckg-puskesmas-kedungdung-teken-mou-dengan-lembaga-pendidikan</guid>
<description><![CDATA[ Puskesmas Kedungdung juga memiliki  program promosi kesehatan, seperti penyuluhan, sosialisasi kesehatan, dan meningkatkan pelayanan kesehatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67c03a35551c0.webp" length="72060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 18:16:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas Kedungdung, kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, CKG, kesehatan gratis, download aplikasi SSM, lembaga pendidikan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kedungdung, Sampang, menggelar mini lokakarya lintas sektor. Tujuannya untuk menciptakan sinergitas antara layanan kesehatan dengan lembaga pendidikan.</p>
<p>Kepala Puskesmas (Kapus) Kedungdung, Sampang, dr. Hilmi Ainul Yaqin Syah menyatakan, bahwa kegiatan mini lokakarya lintas sektor membahas memorandum of understanding (MoU) antara Puskesmas Kedungdung dengan lembaga pendidikan. </p>
<p>MoU tersebut meliputi lembaga pendidikan negeri maupun swasta, baik dari TK, SD, Mts, SMP dan SMA. Tujuannya supaya lembaga kesehatan yang berhubungan dengan lembaga pendidikan, itu nanti berjalan dengan baik.</p>
<p>Selain itu, Puskesmas Kedungdung juga memiliki program promosi kesehatan, seperti penyuluhan, sosialisasi kesehatan, dan meningkatkan pelayanan kesehatan.</p>
<p>"Dan komunikasi kita dengan lembaga pendidikan juga berjalan dengan baik," jelasnya, Kamis (27/2/2025).</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67c03b66979d0.webp" alt=""></p>
<p>Tak hanya mini lokakarya lintas sektor dan program kesehatan saja, Puskesmas Kedungdung juga menjelaskan tentang adanya program cek kesehatan gratis (CKG) yang sasarannya mulai dari bayi hingga lansia.</p>
<p>"Di situ juga ada sasaran kami di lembaga pendidikan baik Paud, TK sampai usia remaja dan dewasa, termasuk guru nya juga," ucapnya.</p>
<p>Menurut dr. Hilmi Ainul Yaqin Syah, Pondok Pesantren juga harus bisa mengakses program CKG secara mandiri. Artinya dengan menggunakan aplikasi satu sehat mobile (SSM) dan WhatsApp.</p>
<p>"Bagi yang belum memiliki NIK, dan kesulitan mendaftar mandiri, petugas kami siap membantu," terangnya.</p>
<p>Dirinya juga menjelaskan bahwa CKG bermanfaat dan bertujuan untuk mencegah sakit, mendeteksi penyakit sejak dini, dan mendeteksi segala bentuk penyakit lebih awal. </p>
<p>"Karena di situ juga di skrining kesehatan. Dan apabila ditemukan masalah kesehatan yang harus ditindaklanjuti, kita melakukan pemeriksaan atau penanganan kesehatan," ucapnya.</p>
<p>Adanya kegiatan itu, Puskesmas Kedungdung berharap bisa bekerja sama dengan lembaga pendidikan. Sehingga capaian program kesehatan tahun 2025 bisa meningkat. Selain itu manfaat dari kegiatan bidang kesehatan bisa dirasakan dengan baik oleh segenap masyarakat. </p>
<p>"Sasaran kami yang ada di lembaga pendidikan. Yang kedua, masyarakat bisa bersosialisasi dengan baik dengan adanya program CKG, sehingga bisa mengakses Puskesmas Kedungdung untuk melakukan Cek kesehatan gratis. Dan kami siap, kami juga sudah melaksanakan beberapa hari ini, dan sudah ada masyarakat yang melakukan CKG ini," ungkapnya.</p>
<p>Untuk menunjang dan memberikan dukungan terhadap masyarakat, dalam kegiatan CKG tersebut, Puskesmas Kedungdung memberikan <em>doorprize</em> kecil kecilan berupa gelas cantik. Pihaknya juga menyediakan <em>photo booth</em> terkait program CKG untuk dokumentasi yang bisa diupload di media sosial, untuk menarik masyarakat lain.</p>
<p>"Pada bulan Ramadan nanti, Puskesmas Kedungdung tetap buka layanan CKG," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ada Warga Binaan Pegang HP, Rutan Kelas II B Sampang akan Perketat Keamanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ada-warga-binaan-pegang-hp-rutan-kelas-ii-b-sampang-akan-perketat-keamanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ada-warga-binaan-pegang-hp-rutan-kelas-ii-b-sampang-akan-perketat-keamanan</guid>
<description><![CDATA[ infonya yang bersangkutan dapat memegang HP dari narapidana yang sudah bebas, jadi istilahnya warisan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bda7146d327.webp" length="46272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 19:59:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Sampang, narkoba, keamanan, razia, APH, Polres Sampang, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Tingkat keamanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabupaten Sampang perlu diperketat.  </p>
<p>Sebab salah satu narapidana kedapatan memegang <em>handphone</em> dan diduga mengendalikan peredaran narkoba.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Klas IIB Sampang, Thoha Yahya mengaku, bahwa pihaknya telah kecolongan dan kurang maksimal dalam menjaga keamanan di tempat kerjanya.</p>
<p>Padahal, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan razia setiap saat untuk mensterilkan pelanggaran tersebut.</p>
<p>"Yang bersangkutan sebagai penyalur dalam artian sebagai komunikasi mengambil barang (sabu) di salah satu tempat, jadi bukan pengendali tapi penyalur saja," jelasnya, Selasa (25/2/2025).</p>
<p>Menurut Thoha, berdasarkan aturan di Rutan memang tidak diperbolehkan para tahanan membawa atau menggunakan HP. Karena hal itu merupakan pelanggaran berat.</p>
<p>"Kami dapat info yang bersangkutan dapat memegang HP dari narapidana yang sudah bebas, jadi istilahnya warisan," ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa pihak Rutan telah menggelar razia 2 kali dalam sepekan dengan menggunakan metode acak pada setiap kamar.</p>
<p>"Agar tidak terjadi kejadian seperti ini, kami akan giat lagi melaksanakan razia karena itu penting untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan," tuturnya.</p>
<p>"Kemudian, nantinya kami akan berkolaborasi dengan APH, Polres, Kejaksaan dan sebagainya untuk sering info terkait kejadian atau kondisi napi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPU Sampang Evaluasi Pilkada 2024 Melalui FGD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kpu-sampang-evaluasi-pilkada-2024-melalui-fgd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kpu-sampang-evaluasi-pilkada-2024-melalui-fgd</guid>
<description><![CDATA[ Berharap dapat memperoleh masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi KPU Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bda4d01d80b.webp" length="34550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 19:46:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>KPU Sampang, pilkada Sampang, FGD, stakeholder, masyarakat, evakuasi pemilu, konstruktif, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang menggelar <em>Focus Group Discussion</em> (FGD) untuk mengevaluasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.</p>
<p>Ketua KPU Kabupaten Sampang, Aliyanto melalui Divisi Teknis Penyelenggaraan, Fadli mengungkapkan, bahwa kegiatan itu untuk mendapatkan masukan dari berbagai stakeholder terkait hasil Pilkada serentak 27 November 2024 lalu.</p>
<p>"Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah telah usai, namun demikian KPU sebagai lembaga penyelenggara masih memiliki kewajiban untuk melaporkan seluruh pelaksanaan tahapan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik," jelasnya, Selasa (25/2/2025).</p>
<p>Salah satu bahan laporan tersebut ialah masukan dari seluruh stakeholder yang terlibat dalam seluruh tahapan. Sehingga laporan yang disusun menjadi komprehensif sekaligus dapat menjadi rujukan dan rekomendasi pelaksanaan tahapan pemilu maupun pemilihan yang lebih baik lima tahun yang akan datang.</p>
<p>"Untuk itu, melalui forum ini, kami sangat berharap dapat memperoleh masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi KPU Sampang untuk perbaikan penyelenggaraan pemilu di masa yang akan datang," terangnya.</p>
<p>Dijelaskan bahwa FGD tahun ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi selama pemilihan kepala daerah tahun 2024 lalu.</p>
<p>“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan permasalahan yang muncul selama tahapan Pilkada serentak 2024 kemarin,” ucapnya.</p>
<p>Selain itu pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan juga masyarakat Sampang yang turut membantu, mendukung, memfasilitasi, demi menyukseskan pelaksanaan Pilkada, sehingga semua tahapan bisa berjalan dengan baik dan kondusif.</p>
<p>"Proses tahapan Pilkada berjalan dengan aman dan sukses, ini adalah sebuah jerih payah dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gasak Motor saat Imtihan, Curanmor Bercelurit di Sampang Dicokok Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gasak-motor-saat-imtihan-curanmor-bercelurit-di-sampang-dicokok-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gasak-motor-saat-imtihan-curanmor-bercelurit-di-sampang-dicokok-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Modus yang dipakai oleh pelaku yakni memindahkan sepeda motor yang kondisinya tidak dikunci setir ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc633cc2e36.webp" length="48164" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 22:01:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curanmor, polres Sampang, Polsek Tambelangan, imtihan, modus, kriminal, hukum, Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) Honda Vario tahun 2019 dengan nomor polisi (Nopol) M 4552 NA di Kecamatan Tambelangan, Sampang berhasil ditangkap polisi.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono mengatakan, pelaku curanmor di halaman Madrasah Diniyah Raudhatul Ulum, Desa Pajerruan, Kecamatan Kedungdung Sampang sudah diamankan oleh Tim Polsek Kecamatan Tambelangan.</p>
<p>Pelaku merupakan S (29) warga Desa Birem, Kecamatan Tambelangan itu, sudah dua kali beraksi. Sehingga dan saat ini pelaku mendekam di jeruji besi Polres Sampang. </p>
<p>"Modus yang dipakai oleh pelaku yakni memindahkan sepeda motor yang kondisinya tidak dikunci setir," terangnya, Senin (24/2/2025).</p>
<p>Menurut AKBP Hartono, motor yang dicuri merupakan milik Abdur Rouf, warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal.</p>
<p>Motor diketahui hilang saat korban mau pulang dari acara Haflatul Imtihan di Madrasah Raudhatul Ulum, Desa Pajerruan. Akibat kejadian tersebut korban langsung melapor ke Polres Sampang. </p>
<p>Insiden terjadi pada hari rabu 19 Februari saat korban melaksanakan syuting acara dan sekira pukul 20.00 WIB, panitia menyuruh undangan agar kendaraan yang ada di halaman sekolah dipindah, tetapi saat itu korban sedang fokus merekam acara.</p>
<p>"Namun sekira pukul 02.00 WIB (dini hari), saat acara imtihan selesai dan korban mau pulang kedapatan kalau sepeda motornya tidak ada," ungkapnya.</p>
<p>Dari laporan korban, petugas melakukan pengembangan. Alhasil dari pengembangan petugas Polsek Tambelangan berhasil menangkap pelaku. Pelaku kedapatan membawa kunci T dan senjata celurit.</p>
<p>"Pelaku mengakui perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, pemilik sepeda motor Abdur Rouf menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Tambelangan dan Polres Sampang, karena dengan sigap merespon laporannya.</p>
<p>"Saya berterima kasih dan mengapresiasi Polsek Tambelangan dan Polres Sampang. Karena di waktu yang singkat berhasil menangkap pelaku, dan sepeda saya kembali," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gunakan Handphone, Tahanan Rutan Kelas II B Sampang Kendalikan Peredaran Narkoba</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gunakan-handphone-tahanan-rutan-kelas-ii-b-sampang-kendalikan-peredaran-narkoba</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gunakan-handphone-tahanan-rutan-kelas-ii-b-sampang-kendalikan-peredaran-narkoba</guid>
<description><![CDATA[ Tersangka ini sudah menjalani hukuman 2 tahun penjara, kasus yang sama (Narkoba), Dulunya sebagai pengedaro ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc720f1ad7b.webp" length="41712" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 21:10:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Narkoba, sabu-sabu, polres Sampang, Satres Narkoba, rutan Sampang, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjadi warga binaan di rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Sampang bagi Syaiful Bahri alias Sipul, tak memberikan efek jera. Padahal ia tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Saat ini Sipul kembali menjadi tersangka dengan kasus yang sama. Bahkan berperan sebagai pengendali penjualan narkotika jenis sabu dari dalam sel tahanan Rutan.</p>
<p>Hal itu diketahui setelah satuan reserse (Satres narkoba) Polres Sampang melakukan pengembangan terhadap beberapa budak sabu yang berhasil diamankan sebelumnya. </p>
<p>Awalnya aparat berhasil mengamankan kurir sabu berinisial IF di pinggir jalan Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, pada 3 Februari 2025. Dari tangan IF diamankan Barang Bukti (BB) sabu seberat 53.28 gram.</p>
<p>Kemudian merembet ke tersangka lain, yaitu H yang diamankan di rumah kos di Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Kota Sampang pada 9 Februari 2025, dengan BB sabu seberat 5.32 gram, hasil dari pembelian terselubung.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKPB Hartono mengatakan, bahwa kasus tersebut bersifat berantai. Sebab setelah dilakukan pendalaman terhadap beberapa tersangka baru mengerucut ke arah tersangka Sipul.</p>
<p>Sipul mengedarkan barang haram tersebut dari dalam sel dengan cara menghubungi jaringannya yang berperan sebagai kurir melalui alat komunikasi Handphone (HP).</p>
<p>"Tersangka ini sudah menjalani hukuman 2 tahun penjara, kasus yang sama (Narkoba), Dulunya sebagai pengedar," ungkapnya.</p>
<p>Terkait Sipul dapat membawa atau menggunakan Hp di dalam Rutan, pihaknya tidak mengetahuinya secara detail. Namun, diduga diselundupkan.</p>
<p>"Saya yakin di Rutan memiliki ketentuan tapi dengan cara-cara mereka (warga binaan) bisa memasukkan Hp, kira-kira seperti itu. Kami tidak bisa menjelaskan secara detail karena bukan ranah kami," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nyuri Motor di Sampang, Kakak Beradik Warga Surabaya Diringkus Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nyuri-motor-di-sampang-kakak-beradik-warga-surabaya-diringkus-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nyuri-motor-di-sampang-kakak-beradik-warga-surabaya-diringkus-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Tersangka sempat menjadi bulan-bulanan warga karena saat melancarkan aksinya sempat gagal dan melarikan diri hingga menabrak mobil warga. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc5e3601b5b.webp" length="45014" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 20:51:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kapolres Sampang, Kasatreskrim, AKBP Hartono, curanmor, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kelakuan dua orang pria kakak beradik asal Kecamatan Semampir, Kota Surabaya tidak patut dicontoh. Sebab, atas perlakuannya kini harus menerima ganjaran dengan mendekam di sel tahanan Mapolres Sampang.</p>
<p>Keduanya, MF (28) dan adiknya AH (17) berhasil diringkus satuan reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Sampang lantaran mencuri sepeda di Alun-alun Trunojoyo Sampang.</p>
<p>Insiden pencurian tersebut bermula saat korban Samsul Arifin (43) tengah meminum kopi di Alun-alun Trunojoyo, sedangkan kendaraannya terparkir dengan kondisi terkunci setir pada Selasa (18/2/2025).</p>
<p>Setelah beberapa jam saat hendak pulang, sepeda motor miliknya jenis Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi (Nopol) B 3701 KUG sudah tidak ada di lokasi, alias digondol maling.</p>
<p>"Saat itu korban langsung lapor ke Polres Sampang dan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan pelaku berhasil diamankan," terang Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Senin (24/2/2025).</p>
<p>Kronologi penangkapan kedua pelaku itu berlangsung saat Tim Opsnal tengah menjalankan <em>mobiling</em> sekitaran wilayah Kecamatan Kota Sampang pukul 02.00 wib dini hari.</p>
<p>Tiba-tiba melihat dua tersangka melarikan diri akibat diketahui oleh warga tengah melancarkan aksi pencurian. Tetapi nahas, aksinya gagal.</p>
<p>Pada saat tersangka melarikan diri malah menabrak mobil milik warga. Sehingga tersangka sempat menjadi bulan-bulanan warga.</p>
<p>"Tersangka melakukan pencurian dengan kunci T dan merusak bagian kunci sepeda motor incarannya," ungkapnya.</p>
<p>Berdasarkan pengakuan dari tersangka, mereka berdua melancarkan aksi curanmor baru sekali dengan alasan terpaksa melakukannya karena membutuhkan uang untuk membiayai keluarganya.</p>
<p>"Akibat dari perbuatannya, tersangka disangkakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagai mana dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke 4e, 5e KUHP," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kembali Torehkan Prestasi, Atlet Perbakin Sampang Borong Medali di Pengprov Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kembali-torehkan-prestasi-atlet-perbakin-sampang-borong-medali-di-pengprov-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kembali-torehkan-prestasi-atlet-perbakin-sampang-borong-medali-di-pengprov-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Perbakin Sampang mengirimkan 11 atlet berbakar dalam kejuaraan tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc0c5fbf7c0.webp" length="33774" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 14:01:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Perbakin Sampang, atlet menembak, sebelas atlet, prestasi, borong medali, emas, perunggu, perak, gemilang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Sejumlah atlet Persatuan Berburu dan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sampang patut diacungi jempol. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pasalnya, mereka berhasil memborong medali di ajang kejuaraan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur di Surabaya pada 20-23 Februari 2025. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Atlet Perbakin Sampang yang berhasil meraih medali di antaranya: Muhammad Javier Athallah di kelas <em>air rifle men 10 meter</em>. Dia memperoleh medali <em>gold </em>dengan torehan angka 581.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan Cindy Vira Utami bertanding di kelas <em>10 meter air rifle women students</em>. Dia mendapat nilai 579 dan berhasil mendapatkan medali <em>silver</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di kelas <em>10 meter air rifle mixed</em>, Cindy Vira Utami kembali berpasangan dengan Muhammad Javier Athallah. Mereka berhasil meraih medali <em>gold </em>dengan perolehan 583 poin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara di kelas <em>air rifle women team 10 meter</em>, Cindy Vira Utami yang dipasangkan dengan Khanza Putri Dewi R meraih angka 1.113 dan mendapatkan medali <em>silver</em>.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di kelas <em>air pistol 10 meter women students</em>, Calista Jamhuri Tsaqib NR berhasil meraih medali <em>silver </em>dengan torehan angka 541.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian di kelas <em>10 meter air pistol women team</em>, Calista Jamhuri Tsaqib bersama Alfira Aida Shafa juga meraih medali <em>silver </em>dengan nilai 1.070.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan untuk kelas <em>air pistol 10 meter mixed</em>, Steven Chrystihan Dwinata dan Cindy Vira Utamy mendapatkan medali perunggu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami mengirimkan sebelas atlet dalam kejuaraan itu. Alhamdulillah bisa meraih prestasi yang cukup gemilang," ujar Pelatih Perbakin Sampang, Slamet Riyadi, Senin (24/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, 11 atlet tersebut turun di dua kelas. Yakni kelas <em>air pistol </em>dan <em>air rifle</em>. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Alhamdulillah untuk di kelas <em>air rifle men 10 meter</em>, baik secara individu, <em>team </em>dan <em>mixed</em>, atlet Perbakin Sampang sudah meraih medali " pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berikut nama atlet dan perolehan medali di kejuaraan Ketua Umum Pengprov Jatim 2025.<o:p></o:p></span></p>
<ol>
<li><span lang="IN">Muhammad Javier Athallah Nugroho: medali emas kelas <em>rifle men individu</em>.</span></li>
<li>Cindy Vira Utamy: medali perak kelas <em>rifle women individu</em>.</li>
<li>Muhammad Javier Athallah Nugroho dan Cindy Vira Utamy: medali emas kelas <em>rifle mix team</em>.</li>
<li>Cindy Vira Utamy dan Khanza Putri Dwi R: medali perak di kelas <em>Rifle Team</em>.</li>
<li>Calista Jamhur Tsaqib Nabil Ramadhani: medali perak di kelas <em>pistol women individu</em>.</li>
<li>Steven Chrystihan Dwinata: medali perunggu di kelas <em>pistol men individu</em>.</li>
<li>Calista Jamhur Tsaqib Nabil Ramadhani dan Alfira Aidha Shafa: medali perak di kelas <em>pistol team women.</em></li>
<li>Alfira Aidha Shafa dan Steven Chrystihan Dwinata: medali perunggu di kelas <em>pistol mix team</em>.</li>
<li>Ach. Faizal Aldiansyah dan Steven Chrystihan Dwinata: medali perunggu di kelas <em>pistol men team</em>. <strong>(**)</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Celananya Masih Basah, Wabup Sampang Pakai Sarung di Hari Pertama Bekerja</title>
<link>https://suarajatimpost.com/celananya-masih-basah-wabup-sampang-pakai-sarung-di-hari-pertama-bekerja</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/celananya-masih-basah-wabup-sampang-pakai-sarung-di-hari-pertama-bekerja</guid>
<description><![CDATA[ H. Ahmad Mahfudz mengenakan sarung saat pertama kali masuk ke rumah dinasnya. Dia beralasan celananya masih basah sepulang dari acara pelantikan di Jakarta ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67bc06cc73dbd.webp" length="51230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 13:04:09 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Wabup Sampang, H. Ahmad Mahfudz, wakil Bupati Sampang, pendopo kabupaten, Pemkab Sampang, santri, kiai, sarung, kopiah, kebersihan, ruangan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Hari pertama berdinas sebagai wakil bupati (wabup) Sampang, H. Ahmad Mahfudz terkesan dengan keindahan dan kebersihan bangunan rumah dinasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya datang dengan mengenakan busana muslim. Yakni kemeja putih dibalut dengan sarung dan kopiah hitam. Kedatangannya ke Pendopo Wabup Sampang disambut banyak pihak.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Masyarakat, pendukung dan simpatisannya menyambut kedatangan H. Ahmad Mahfudz. Bahkan sejumlah santri dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang turut menyambutnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pertama yang harus dilakukan yaitu beradaptasi," ucapnya, Senin (24/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pria yang belakangan dipanggil Ra Wabup itu mengakui bahwa dirinya perlu beradaptasi dengan jabatan dan lingkungan baru. Karena sebelumnya, dia tidak pernah membayangkan bisa berada di pendopo. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Patut disyukuri. Bersih juga," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ra Wabup berharap, semua penghuni pendopo juga bekerja secara bersih seperti kondisi bangunan pendopo saat ini. Ketika sudah keluar dari pendopo pun, juga harus dalam keadaan bersih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski di hari pertamanya bekerja mengenakan sarung, namun dia mengaku akan segera menyesuaikan busana kerjanya sebagaimana ketentuan yang berlaku.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kebetulan saja sekarang celana saya masih basah sepulang dari Jakarta," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, Ra Wabup menolak untuk disebut kiai. Dia menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang kiai. Dia mengaku hanya seorang santri daripada kiai. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepada wartawan, dia belum bisa memastikan kapan akan berkunjung ke kantor Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang. Sebab dalam waktu dekat, dia harus menjalani kunjungan ke luar daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Ra Wabup juga masih menunggu kedatangan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang saat ini masih mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kita doakan semoga beliau (H. Slamet Junaidi, red) sehat. Dan apa yang didapat dari Magelang semoga bisa diejawantahkan di Sampang," harapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Insyaallah dua hari ke depan saya akan membersamai bupati sesuai dengan arahan Kemendagri," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, Ahmad Mahfudz tidak masalah dengan panggilan Ra Wabup yang disematkan kepada dirinya. Baginya, yang penting tidak dipanggil kiai. Alasannya, karena dia santri. Bukan kiai. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau nama lora itu sesuatu yang tidak bisa saya pilih. Karena saya juga lahir dari seorang kiai," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk sementara, Ra Wabup tidak akan menambah properti apa pun di rumah dinasnya. Sebab menurutnya, Pendopo Wabup Sampang sudah cukup baik dan bagus. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bagi seorang santri, syukuri apa yang ada. Lagian saya belum memberikan apa-apa untuk Sampang. Masak mau minta apa-apa," tutupnya.<strong> (*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Menulis tentang Humor Madura, Hasani Utsman Gunakan Metode Sains dan Filsafat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/menulis-tentang-humor-madura-hasani-utsman-gunakan-metode-sains-dan-filsafat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/menulis-tentang-humor-madura-hasani-utsman-gunakan-metode-sains-dan-filsafat</guid>
<description><![CDATA[ Alumnus Al Azhar, Mesir 2014 itu, mulanya tidak punya ketertarikan khusus terhadap humor. Tetapi ketertarikannya justru kepada kajian tentang Madura dan ragam dimensi kebudayaannya.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b98ce07fcde.webp" length="15294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 16:01:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Hasani Ustman, humor Madura, filsafat, sains, ilmiah, penulis buku, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Setelah menyelesaikan buku Tengka (etika sosial dalam masyarakat tradisional Madura), Hasani Utsman, penulis asal Kampung Sumber Batu, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, kini tertarik kepada humor orang Madura.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Alumnus Al Azhar, Mesir 2014 itu, mulanya tidak punya ketertarikan khusus terhadap humor. Tetapi ketertarikannya justru kepada kajian tentang Madura dan ragam dimensi kebudayaannya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Itu pun jalan yang saya tempuh terhadap kajian Madura yang analisis," jelasnya, Sabtu (22/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Maksud dari kajian analisis tersebut seperti deskripsi dan narasi tentang Madura yang perlu dianalisis. Ketertarikannya terhadap humor Madura itu setelah merasakan menjadi orang Madura yang dipenuhi oleh stigma, stereotip, seperti orang Madura yang agresif, humoris, kuat karena jamunya, dan lain sebagainya<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi pria yang menempuh S2 di UIN Sunan Jogjakarta itu, budaya pop selalu menginginkan citra Madura yang penuh humor hingga mendekati bodoh dan tolol. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu bisa dibuktikan dengan diproduksinya naskah-naskah humor Madura baik yang ditulis oleh orang Madura sendiri maupun orang luar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia memikirkan dan mulai menulis filsafat humor Madura sejak tahun 2017. Namun hingga saat ini belum juga rampung. Karena memiliki kendala pikiran. Yaitu, apakah humor Madura akan diselesaikan menggunakan tradisi pengetahuan sains atau menggunakan tradisi pengetahuan filsafat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sudah coba menyelesaikannya dengan tradisi sains yang kuantitatif. Tapi rasanya jadi dangkal dan sempit, dan terlalu terukur," ungkap pria yang kini tinggal di Jalan Pemuda Bahari Nomor 15, Kecamatan Sampang itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Baginya, semua dimensi tradisi ke-maduraan menjadi tradisi keilmuan. Karena humor, tidak hanya dimiliki masyarakat Madura, tetapi jarang dikembangkan menjadi pengetahuan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya masih belum tahu akan diterbitkan di mana. Tapi kemungkinan besar di penerbit sekitar Yogyakarta. Karena jejaring saya di bidang penerbitan di daerah tersebut," ucap pria kelahiran Pamekasan pada tahun 1987 itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi Hasani Ustman, dampak humor Madura secara teoretis bisa diproduksi dengan basis kebudayaan Madura yang original dan otentik. Secara sosial, humor menjadi semakin berkembang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena humor bermanfaat dalam kehidupan sosial. Bahkan di Barat, humor diteliti. Sehingga menjadi faktor yang lebih determinan dan dominan dibandingkan hubungan seksual sebagai pendukung keberlangsungan ikatan pernikahan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketika manusia semakin tua akan semakin memerlukan humor dan semakin tidak memerlukan hubungan seksual. Rata-rata pasangan yang bertahan hingga usia 60 tahun adalah pasangan yang humoris. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sayangnya, humor hari ini semakin langka. Karena individualisme dalam masyarakat dengan watak yang komersial. Sehingga manusia berada dalam kehidupan yang jika ingin tertawa harus bayar mahal. Contohnya ketika menyaksikan humor dalam pertunjukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Padahal sejatinya, humor adalah fitrah manusia yang bisa ditemukan di mana saja. Kalau humor Madura hari ini banyak sekali ditemukan, tapi alat yang bisa digunakan untuk verifikasi dan produksi humor Madura belum ada.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena itu, saya menulis filsafat humor Madura, saya berharap bisa digunakan untuk tugas verifikasi dan produksi humor Madura,” ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hilangnya tradisi humor karena faktor masyarakat yang semakin tidak humoris. Orang Madura tidak penuh humor itu ketika ada dalam dua kondisi. Pertama, terkonsentrasi pada politik praktis. Kedua, ketika secara keislaman terkonsentrasi pada fikih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena Madura dan tradisi humornya dengan tradisi humor yang sufistik," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Satpol PP Sampang Atensi Jam Buka Warung Saat Ramadan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-sampang-atensi-jam-buka-warung-saat-ramadan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/satpol-pp-sampang-atensi-jam-buka-warung-saat-ramadan</guid>
<description><![CDATA[ Langkah tersebut dilakukan karena ada beberapa kecamatan yang terindikasi terdapat sebagian warung yang masih buka pada siang hari. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b8733b663dd.webp" length="23018" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 20:15:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satpol PP Sampang, bulan puasa, penertiban, warung makan, terminal Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Untuk menciptakan suasana yang kondusif pada saat bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang berencana memperluas patroli. Tahun ini rencananya menjangkau daerah kecamatan.</p>
<p>Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, sebelum melakukan tindakan penertiban, pihaknya akan memberikan imbauan terlebih dahulu. Seperti gangguan terhadap ketertiban umum.</p>
<p>"Tahun ini memang lebih diperluas lagi hingga ke kecamatan," jelasnya, Jumat (21/2/2025).</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan karena ada beberapa kecamatan yang terindikasi terdapat sebagian warung yang masih buka pada siang hari.</p>
<p>"Biasa, kita pagi, siang dan malam patroli," ucapnya.</p>
<p>Untuk penyelenggaraan Daul dug dug, pihak akan berkoordinasi dengan Dinas Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar).</p>
<p>"Untuk warung memang kami sempat melakukan pembinaan, agar tidak buka pagi dan siang hari," ungkapnya.</p>
<p>Mengenai perluasan sosialisasi hingga ke kecamatan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Apakah surat tersebut sudah disampaikan ke pihak pemilik warung atau belum.</p>
<p>Sedangkan untuk wilayah kota, sama. Semua warung harus ditutup, kecuali di terminal yang merupakan tempat umum.</p>
<p>"Tapi Terminal pun, itu harus tidak terbuka. Jadi kami beroperasi apakah dia pendatang atau bukan, kalau bukan, kita angkut," tegasnya.</p>
<p>Untuk tempat kos-kosan dan tempat hiburan seperti taman, juga tidak luput dari patroli tengah malam.</p>
<p>"Tahun ini lebih intensif. Semua untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>CKG di Sampang Terbagi dalam Tiga Kategori, Dinkes KB: Wartawan Juga Bisa Ikut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ckg-di-sampang-terbagi-dalam-tiga-kategori-dinkes-kb-wartawan-juga-bisa-ikut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ckg-di-sampang-terbagi-dalam-tiga-kategori-dinkes-kb-wartawan-juga-bisa-ikut</guid>
<description><![CDATA[ Untuk kategori sekolah, nanti dilaksanakan pada bulan Juli. Karena bersamaan dengan penerimaan siswa baru. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b82ba61f899.webp" length="70238" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 15:32:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>CKG, Sampang, Dinkes KB Sampang, Pemkab Sampang, presiden Prabowo Subianto, kado ulang tahun, pemeriksaan gratis, download aplikasi, SSM, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Sampang terbagi dalam tiga kategori. Yakni kado ulang tahun, sekolah, dan kelompok khusus.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, untuk sekolah akan dilaksanakan pada bulan Juli, bersamaan dengan penerimaan siswa baru. Sedangkan untuk umum, dimulai sejak Januari.</p>
<p>"Jadi yang ulang tahun Januari, Februari, dan Maret, bisa ditoleransi sampai 30 April," jelasnya, Jumat (21/2/2025).</p>
<p>Menurut Agus, kategori umum mendapatkan toleransi selama 30 hari. Misalnya, April ulang tahun, ditoleransi sampai 30 April. Kemudian yang ulang tahun bulan Juli tanggal 2, toleransinya 30 hari ke depan.</p>
<p>"Tapi bagi yang ultah Januari dan Februari, toleransinya agak panjang," ungkapnya.</p>
<p>Dijelaskannya, bagi masyarakat yang ulang tahun disarankan langsung datang ke puskesmas dan mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM) di Play Store </p>
<p>"Termasuk wartawan nanti juga bisa ikut CKG," sarannya.</p>
<p>Setelah itu, masyarakat dipandu untuk mengisi ceklis dan jadwal pemeriksaan. Di puskesmas akan diproses setelah skriningnya diisisi oleh masyarakat. Baru kemudian dilakukan cek.</p>
<p>Sementara bagi kategori khusus, dimulai bulan Juli. Karena harus bersamaan dengan tahun ajaran baru. Hal itu berlaku pada setiap jenjang pendidikan, baik SD, SMP dan SMA.</p>
<p>Dia menambahkan, aplikasi SSM merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program CKG. Namun, bagi masyarakat yang buta teknologi, masih ada akses lain. Misalnya, menggunakan WhatsApp. Bagi yang tidak memiliki handphone, dianjurkan untuk langsung datang ke puskesmas.</p>
<p>"Nanti dibantu melalui aplikasi kami, bawa KTP, KK. Program itu merupakan kesempatan yang boleh digunakan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Sampang. Biar tambah sehat," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dilantik Presiden Prabowo Subianto, Bupati dan Wakil Bupati Sampang Komitment Majukan Pembangunan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dilantik-presiden-prabowo-subianto-bupati-dan-wakil-bupati-sampang-komitment-majukan-pembangunan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dilantik-presiden-prabowo-subianto-bupati-dan-wakil-bupati-sampang-komitment-majukan-pembangunan</guid>
<description><![CDATA[ Sumpah yang telah diucapkan adalah wujud dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b708e32cca5.webp" length="30666" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 19:02:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Sampang, Slamet Junaidi, Mahfudz, pembangunan, sektor ekonomi, amanah, presiden Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfudz secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/2/2025).</p>
<p>Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sampang ini merupakan bagian dari agenda pelantikan serentak 480 pasangan kepala daerah di seluruh Indonesia.</p>
<p>Dalam arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak hingga tahapan pelantikan itu menjadi bukti nyata bahwa demokrasi Indonesia berjalan dengan baik dan dinamis.</p>
<p>Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa amanah sebagai kepala daerah adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.</p>
<p>“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tugas berat yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena sumpah yang telah diucapkan adalah wujud dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” saran Prabowo Subianto.</p>
<p>Prabowo Subianto berpesan agar setiap kepala daerah selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil.</p>
<p>“Berbuatlah yang terbaik untuk rakyat kita. Jangan pernah lupakan bahwa tugas utama seorang pemimpin adalah melayani dan menyejahterakan masyarakatnya,” imbaunya.</p>
<p>Pelantikan tersebut menjadi tonggak awal bagi H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfud dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Sampang.</p>
<p>Dengan mandat yang diberikan presiden, diharapkan keduanya dapat mewujudkan program-program strategis yang membawa manfaat besar bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam tata kelola pemerintahan yang baik.</p>
<p>Dilantiknya kembali Aba Idi sebagai Bupati Sampang menjadi sejarah pertama untuk kepemimpinan di Sampang hingga dua periode.</p>
<p>Abah Idi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk membangun Kabupaten Sampang menjadi lebih maju.</p>
<p>"Ini adalah tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh integritas dan dedikasi. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sampang," ucapnya.</p>
<p>Pasangan Jimad Sakteh tersebut meminta doa agar bisa menjalankan amanah yang diberikan masyarakat Sampang.</p>
<p>"Ini amanah dar masyarakat Sampang, tentu kami akan berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat Sampang," janjinya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz meminta agar masyarakat bersatu kembali untuk bersama-sama membangun Sampang lebih baik dan maju.</p>
<p>"Mari jaga kerukunan dan kebersamaan. Jangan ada perbedaan, ayo bersatu untuk kebaikan Sampang," tandasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Semeru 2025</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-kendaraan-di-sampang-terjaring-operasi-semeru-2025</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-kendaraan-di-sampang-terjaring-operasi-semeru-2025</guid>
<description><![CDATA[ Ttidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM, dan tidak membawa STNK ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b6da8f89a78.webp" length="64874" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 15:44:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas, polres Sampang, Kasatlantas, Ekan Sahudi, kendaraan, lalulintas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kesadaran masyarakat Sampang terhadap peraturan dan keselamatan berlalulintas rendah. Sehingga jumlah pengendara yang melanggar peraturan itu terbilang cukup tinggi.</p>
<p>Pasalnya, sejak Satlantas Polres Sampang menggelar giat Operasi Keselamatan Semeru 2025, puluhan kendaraan yang melanggar peraturan terjaring operasi.</p>
<p>Padahal, kegiatan Operasi Semeru hanya berlangsung beberapa jam di Jalan Wahid Hasyim, tepatnya depan Alun-Alun Trunojoyo, Kamis (20/2/2025) pagi.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi mengatakan, bahwa operasi digelar untuk mencegah dan menekan angka laka lantas dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2025.</p>
<p>Hasilnya, sebanyak 97 pengendara terjaring operasi Keselamatan Semeru tahun 2025.</p>
<p>"Untuk barang bukti hasil operasi kali ini di antaranya, kendaraan R2 15 unit dan sebanyak 82 STNK," jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, sejumlah pengendara yang melanggar lalu lintas tersebut berupa tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM, dan tidak membawa STNK.</p>
<p>Selain itu, ada juga pengendara yang lupa membawa surat-surat kendaraan, berboncengan tiga dan kedapatan menggunakan handphone saat mengendarai sepeda motor.</p>
<p>"Kami melakukan penindakan berupa tilang kepada pengguna jalan yang melanggar," ucapnya </p>
<p>Menjelang bulan Ramadan, kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Sedangkan untuk anak muda, institusinya menyarankan agar tidak melakukan balap liar.</p>
<p>"Kami berharap ke depan dan menjelang Ramadan ini masyarakat lebih waspada dalam berkendara. Dan tetap mematuhi peraturan lalulintas," pungkasnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Sampang Masih Stabil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bahan-pokok-di-sampang-masih-stabil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-ramadan-harga-bahan-pokok-di-sampang-masih-stabil</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b6d953d9248.webp" length="63760" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 15:28:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Diskopindag Sampang, bahan pokok, cabai, bawang, pedagang, pasar Srimangunan, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok di Kabupaten Sampang masih stabil. Misalnya cabai rawit dan cabai besar, serta bawang merah dan bawang putih.</p>
<p>Menurut data Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, awal tahun 2025 harga cabai rawit sebesar Rp 60 ribu per kilogram, cabai besar Rp 65 per kilogram. Sedangkan bawang putih Rp 40 ribu per kilogram.</p>
<p>"Memang awal tahun sempat mengalami kenaikan harga," jelas Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskopindag Sampang, Nurul Hidayati, Kamis (20/2/2025).</p>
<p>Sementara pada pekan kedua 2025, harga bawang merah Rp 35 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 40 ribu per kilogram. Harga cabai rawit Rp 45 per kilogram, cabai besar Rp 50 ribu per kilogram.</p>
<p>"Dan sekarang harga bahan pokok masih stabil," terangnya.</p>
<p>Menurut Nurul Hidayati, harga bahan pokok itu fluktuatif. Artinya sering terjadi perubahan harga sesuai dengan kebutuhan dan produksi pertanian.</p>
<p>Pihaknya saat ini hanya berupaya melakukan pengawasan terhadap fluktuasi perubahan harga bahan pokok di wilayah Sampang.</p>
<p>Dijelaskan, perubahan harga di tingkat pedagang berbeda. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya faktor jarak tempuh antara pedagang dan pengecer.</p>
<p>Selain itu, berdampak pada rantai penjualan yang membutuhkan waktu. Sehingga distribusi bahan pokok mengalami kelambatan. </p>
<p>"Faktor lain karena stok barang terbatas. Tapi kami tetap melakukan pemantauan," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Kelas II B Sampang Ajak Warga Binaan Geluti Sektor Pertanian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-ketahanan-pangan-rutan-kelas-ii-b-sampang-ajak-warga-binaan-geluti-sektor-pertanian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-ketahanan-pangan-rutan-kelas-ii-b-sampang-ajak-warga-binaan-geluti-sektor-pertanian</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b59c86001db.webp" length="80546" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 16:16:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Sampang, warga binaan, penjara, ketahanan pangan, pertanian, tanaman, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dalam upaya mendukung program swasembada pangan dan mewujudkan pembinaan yang produktif bagi warga binaan, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang mengembangkan kegiatan sektor pertanian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan pertanian yang dilakukan di dalam Rutan itu, seperti perawatan tanaman kangkung dan cabai. Bahkan direncanakan mengembangkan tanaman lain.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Nanti kita akan wacanakan menanam jagung, terong, tomat dan masih banyak lainnya. Soalnya kita mempunyai lahan agak sedikit luas," ucap Pusat Layanan Hukum (PLH) Kepala Sub Bagian (Kasubsi) Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang, Ali Yunus, Rabu (19/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan tersebut bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap warga binaan yang aktif dalam pengolahan lahan. Tujuannya supaya bisa berjalan dengan tertib dan lancar sampai selesai.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercocok tanam bagi warga binaan, tetapi juga sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kegiatan sektor pertanian itu guna menyelaraskan dengan program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) serta mendukung Asta Cita Presiden dalam menciptakan ketahanan pangan nasional.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semoga dengan adanya pembinaan ini, warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat serta memiliki bekal positif ketika kembali ke masyarakat," tandasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi IV DPRD Sampang Sarankan Plt Kepsek tidak Diambil dari Luar Sekolah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-iv-dprd-sampang-sarankan-plt-kepsek-tidak-diambil-dari-luar-sekolah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-iv-dprd-sampang-sarankan-plt-kepsek-tidak-diambil-dari-luar-sekolah</guid>
<description><![CDATA[ Karena hanya guru di internal sekolah itu yan paling mengerti tentang sekolah berikut seluruh dewan guru dan siswanya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b57f3ec4673.webp" length="21162" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 14:59:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pelaksana Tugas, Plt, Kepala Sekolah, Disdik Sampang, SMPN, DPRD Sampang, komisi IV, ketua komisi IV, Mahfud, kekosongan kepsek, sekolah negeri, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP – </span></strong><span lang="IN">Di Kabupaten Sampang terdapat 323 SMP. Namun belum semuanya dipimpin oleh kepala sekolah (kepsek) definitif. Sehingga efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) patut dipertanyakan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saat ini, pengisian kepala sekolah definitif menunggu bupati definitif," jelas Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Ach. Tohairuddin, Rabu (19/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tohairuddin menyebut, kepsek SMP Negeri yang masih diisi oleh jabatan pelaksana tugas (Plt) saat ini sebanyak 8 lembaga sekolah. Kekosongan tersebut terjadi sejak tahun 2024 lalu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun dia enggan menyebutkan nama-nama SMP yang masih dipimpin oleh Plt kepsek. Sebab, dia merasa itu bukan bidangnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya rapat. Kalau soal guru dan kepala sekolah tanya ke bidang GTK. Bukan tupoksi saya," singkatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Mahfud menyebut, meski KBM berjalan efektif, namun Plt kepsek tidak bisa mengambil kebijakan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"> "Artinya, ada beberapa kebijakan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh Plt," ucapnya, Rabu (19/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, tidak hanya di jenjang SMP, kekosongan kepsek di Sampang juga terjadi di jenjang SD. Namun pihaknya tetap mendorong KBM tetap berjalan maksimal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap nanti kepada bupati agar Plt segera didefinitifkan," harapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyarankan agar kepala sekolah tidak diambil dari sekolah lain. Melainkan mengambil pegawai dari lingkungan lembaga tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Supaya tidak bercabang pikirannya. Jadi harus ambil dari sekolah itu juga. Selama memenuhi syarat," sarannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sarannya itu bukan tanpa dasar. Sebab yang mengerti administrasi dan psikologi guru serta siswa, hanya guru setempat. Karena sudah setiap hari menjalani profesinya di sekolah itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau baru, pastinya butuh waktu untuk adaptasi dengan lingkungan. Apalagi nanti beda kecamatan. Itu juga terganggu pikirannya. Pokoknya saran kami, Plt itu harus ambil dari sekolah itu juga. Dengan catatan syarat kepangkatannya memenuhi," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Sampang Soroti Kinerja Pj Kades, DPMD Tegaskan Akhir Bulan Semua Dievaluasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/legislatif-soroti-kinerja-desa-di-sampang-dpmd-akhir-bulan-semua-dievaluasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/legislatif-soroti-kinerja-desa-di-sampang-dpmd-akhir-bulan-semua-dievaluasi</guid>
<description><![CDATA[ Seluruh Kades atau Pj Kades tidak ada yang melengkapi profile desa ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b5677397b45.webp" length="31120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 12:20:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Legislatif, DPRD Sampang, komisi I, Pj kades, Kades, desa di Sampang, profile desa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sampang tengah menyoroti kinerja kepala desa (kades) dan penjabat (Pj) kades serta administrasi desa. </p>
<p>Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi I DPRD Sampang, Rahmat Hidayat Rifa'i setelah ditemukannya proyek fiktif di Desa Baruh, Kecamatan Sampang.</p>
<p>Politisi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) itu merasa khawatir jika kasus serupa terjadi di desa yang lain.</p>
<p>"Saya pribadi prihatin dengan apa yang terjadi di Desa Baruh itu sekaligus khawatir takut terjadi di desa lainnya,” jelasnya, Rabu (19/2/2025).</p>
<p>Menyikapi problem tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan dan Pengembangan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang terkait kinerja para kades.</p>
<p>“Setelah saya tanya, seluruh kades atau Pj kades tidak ada yang melengkapi profile desa. Bahkan beberapa di antaranya tidak punya PMD (perencanaan menengah desa),” ungkapnya.</p>
<p>Untuk itu, pihaknya berharap, semua pihak yang terkait dapat bekerja sama dalam meningkatkan dan mendorong kinerja kades di Kabupaten Sampang. Tujuannya untuk bersama-sama membangun pemerintahan desa yang lebih baik.</p>
<p>"Dengan ini saya pribadi berharap semua pihak terkait dapat ikut serta dalam mendorong membangun seluruh pemerintahan desa di Sampang,” pungkasnya.</p>
<p>Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas DPMD Sampang, Sudarmanto menyatakan, secepat mungkin pihaknya akan melakukan pembenahan dengan menerapkan sistem yang baik.</p>
<p>Namun disinggung terkait sistem tersebut, pihaknya belum bisa memaparkan secara gamblang. Selain itu, dirinya sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota.</p>
<p>"Tapi tahun ini banyak perubahan Pj kades. Kemungkinan akhir bulan ini semua dievaluasi," singkatnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kecelakaan Maut di Sampang, Dua Balita Meninggal Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kecelakaan-maut-di-sampang-dua-balita-meninggal-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kecelakaan-maut-di-sampang-dua-balita-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Tabrakan tak terhindarkan sehingga kedua kendaraan menabrak pohon ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b477403f854.webp" length="27374" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 20:11:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan, Laka Lantas, satlantas polres Sampang, polres Sampang, dua balita tewas, kecelakaan maut, truk vs Kijang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Jrengik, Kecamatan Jrengik, Sampang melibatkan antara truk dengan mobil Toyota Kijang.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh, akibat kecelakaan tersebut, dua balita dikabarkan tewas usai dilarikan ke rumah sakit dan dua orang lainya mengalami luka-luka.</p>
<p>Sementara, kondisi kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga pada bagian depan mobil ringsek dan rodanya copot.</p>
<p>Diketahui, kendaraan truk dengan nomor polisi N 8548 UP dikemudikan oleh Moh. Arifin (26) warga Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Sementara, mobil Kijang nomor polisi M 1461 AU dikendarai Fajar Hanif (30) warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Mobil kijang tersebut membawa tiga penumpang yakni Rahma (27) dan 2 balita.</p>
<p>KBO Lantas Polres Sampang, Ipda Chandra Heriyanto membenarkan akan peristiwa laka lantas yang terjadi di Jalan Raya, Kecamatan Jrengik itu.</p>
<p>"Iya, telah terjadi laka lantas sekira pukul 10:15 WIB, saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP)," terangnya, Selasa (18/2/2025).</p>
<p>Menurut Ipda Chandra Heriyanto, kronologi berawal dari mobil kijang yang melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di TKP, kemudian menyalip kendaraan yang ada di depannya. </p>
<p>Sedangkan dari arah berlawanan melaju truk. Namun karena jarak yang terlalu dekat dan tidak cukup ruang, maka terjadilah tabrakan.</p>
<p>"Tabrakan tak terhindarkan sehingga kedua kendaraan menabrak pohon yang berada di bahu jalan," jelasnya.</p>
<p>Akibat laka lantas itu, semua korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara kendaraanya dibawa ke kantor Satlantas Polres Sampang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk petugas di lapangan.</p>
<p>"Kalau lelah istirahat pada tempat-tempat yang aman," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis, Puskesmas Kamoning: Kado Ultah untuk Warga Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/buka-layanan-cek-kesehatan-gratis-puskesmas-kamoning-kado-ultah-untuk-warga-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/buka-layanan-cek-kesehatan-gratis-puskesmas-kamoning-kado-ultah-untuk-warga-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Puskesmas Kamoning Sampang mulai membuka Cek Kesehatan Gratis pada Senin, 17 Februari 2025. Sebanyak 3 pasien telah dilayani di hari pertama ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b43dbce7165.webp" length="29188" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 15:30:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>CKG, presiden Prabowo Subianto, puskesmas Kamoning, kabupaten Sampang, ulang tahun, kesehatan gratis, download, aplikasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning, Kecamatan Sampang mendukung penuh program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk warga yang sedang ulang tahun (ultah). <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Puskesmas Kamoning, Intan Retnosari mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan CKG pada Senin (17/2/2025). Pada di hari pertama, pihaknya telah melayani 3 pasien. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Puskesmas Kamoning mendukung program yang baik dari pemerintah ini. Semoga bisa melaksanakan pelayanan dengan baik pula," ucapnya, Rabu (18/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Intan, CKG merupakan kado ulang tahun dari pemerintah untuk masyarakat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Sampang pada khususnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Masyarakat Sampang yang sedang ulang tahun bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan (faskes) dan puskesmas dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Nanti masyarakat akan dicek berat badannya, tensi darahnya, kadar gulanya, stroke dan sebagainya," terangnya.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67b43e1da0921.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">Menurut Intan, program besutan Presiden Prabowo itu mengaver seluruh masyarakat Indonesia. Tujuannya, memudahkan pemerintah dalam menangani kesehatan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"CKG nanti bisa di-download di aplikasi. Yaitu SSM (Satu Sehat Mobile). Namun jika tidak punya handphone, datang saja, nanti dipandu sama petugas," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Intan menambahkan, selain untuk deteksi dini, CKG juga mempermudah dalam melakukan penanganan. Sehingga potensi kemungkinan sakit parah dan meninggal dunia bisa diantisipasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program kado ulang tahun tersebut berlaku bagi semua kalangan. Mulai dari anak-anak, ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga dan lanjut usia (lansia).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena program ini masih baru. Kemungkinan masyarakat belum paham. Jadi nanti akan ada sosialisasi lanjutan," pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Meresahkan, Konten Kreator Dullo Sampang Digelandang ke Mapolres</title>
<link>https://suarajatimpost.com/meresahkan-konten-kreator-dullo-sampang-digelandang-ke-mapolres</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/meresahkan-konten-kreator-dullo-sampang-digelandang-ke-mapolres</guid>
<description><![CDATA[ Dullo mengaku tidak kuat menahan emosi lantaran komentar negatif dari netizen hingga menyinggung keluarganya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b40c2eb7ad2.webp" length="24818" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 12:01:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Konten kreator, Abdullah, Dullo Sampang, kabupaten Sampang, Kecamatan Banyuates, ujaran kebencian, penistaan agama, polres Sampang, Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP - </span></strong><span lang="IN">Konter kreator asal Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Abdullah, atau yang populer dipanggil Dullo digelandang ke Mapolres Sampang pada Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia ditangkap polisi karena diduga melakukan penistaan agama dan ujaran kebencian di platform media sosial TikTok melalui akun pribadinya @Dullo_Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di Mapolres Sampang, Dullo memberikan klarifikasi perihal perkara yang menjeratnya. Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ada komentar negatif semua. Sehingga saya marah," ungkap Dullo, Selasa (18/2/2025)<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena banyaknya komentar negatif dari <em>warganet </em>itulah yang memicu kekesalan Dullo. Sehingga Dullo membalasnya dengan kata-kata jorok dan vulgar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun setelah ditangkap polisi, Dullo mengaku menyesali perbuatannya. Kemudian dia berjanji untuk tidak akan mengulangi kesalahannya lagi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya minta maaf kepada rekan-rekan media dan seluruh masyarakat di Madura yang sudah mengikuti aku di sosial media," sesalnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dullo mengungkapkan, ujaran kebencian dalam sebuah video yang sempat menghebohkan publik itu lantaran dirinya tidak tahan memendam emosi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, selama beberapa tahun menjadi seorang konten kreator, dirinya kerap menerima komentar negatif dari <em>netizen</em>. Bahkan tidak jarang komentar negatif itu menyinggung keluarga.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ibu saya dihina dengan perkataan yang kurang baik dan jorok," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena tidak tahan itulah, Dullo meluapkan emosinya melalui akun TikTok pribadinya. Sebab, sejak menjadi konten kreator pada tahun 2018, dia selalu menahan amarah. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Gak tahu. Sekarang saya tidak bisa menahan emosi," tukasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sampang, AKBP Hartono menyampaikan, penangkapan terhadap Dullo dilakukan berdasarkan pada laporan masyarakat. Pernyataan Dullo di media sosial dianggap meresahkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tapi saat ini yang bersangkutan sudah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf," terangnya, Selasa (18/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun demikian, polisi tidak melakukan penahanan terhadap Dullo. Alasannya, karena dia sudah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada publik. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Dullo juga telah membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak lagi melakukan perbuatan yang sama di kemudian hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sudah berkoordinasi dengan kelompok masyarakat dan setuju. Yang penting yang bersangkutan mengakui kesalahan dan tidak mengulangi lagi," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai pelapor, Ketua Gema Anak Indonesia Bersatu (GAIB) Perjuangan Sampang, Habib Yusuf Assegaf menyebut, keputusan pihak kepolisian sangat baik dan disepakati. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya bersedia untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut. Sebab, Dullo telah mengaku salah dan menyesali perbuatannya. Baginya, sebagai sesama muslim harus saling memaafkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sesuai dengan pernyataannya sendiri, jika nanti diulangi lagi akan dipenjara. Itu sesuai dengan pernyataannya," tandas Habib Yusuf, Selasa (18/2/2025). <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kelas Literasi Diharapkan Mampu Bangun Karakter dan Mental Siswa</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kelas-literasi-diharapkan-mampu-bangun-karakter-dan-mental-siswa</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kelas-literasi-diharapkan-mampu-bangun-karakter-dan-mental-siswa</guid>
<description><![CDATA[ Dunia kerja, bisnis, usaha, perguruan tinggi, literasi kuncinya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b31cf68f278.webp" length="68488" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 21:59:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Literasi, diskusi publik, siswa, karakter, mental, lembaga pendidikan, sekolah, berkolaborasi, seniman, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Di tengah gempuran teknologi informasi yang semakin canggih, ruang bahasa Indonesia di kalangan pelajar semakin sempit. Maka sekolah perlu menggaungkan iklim literasi.</p>
<p>"Makanya perlu membentuk iklim pengetahuan di kalangan siswa, dengan berpijak pada landasan filosofis sekolah adalah tempat membentuk moral, karakter, identitas serta kecerdasan dan kedewasaan berpikir," jelas Kepala sekolah Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum, Dusun Klerker, Desa Tambak, Kecamatan Omben, Sampang, Badrul Umam, Senin (17/2/2025).</p>
<p>Untuk membangun iklim pengetahuan tersebut, sekolah harus menyiapkan program literasi bagi siswa dengan memberdayakan perpustakaan sebagai laboratorium gagasan.</p>
<p>Selain itu, kata Badrul, sekolah harus membuat program kelas literasi. Alasannya, karena literasi merupakan modal sekaligus syarat utama yang perlu dimiliki siswa. Sebab dunia kerja, bisnis, usaha, perguruan tinggi, literasi kuncinya.</p>
<p>"Kegiatan literasi ini dimaksudkan sebagai respon alternatif untuk mengatasi persoalan yang kerap terjadi di dunia pendidikan," ungkapnya.</p>
<p>Dunia pendidikan saat ini kurang gairah dan kurang konsisten terhadap pengetahuan. Maka dengan kelas literasi diharapkan siswa sadar bahwa tugas belajar itu sepanjang hayat.</p>
<p>Badrul menegaskan, pembentukan pengetahuan di kalangan siswa harus berpijak pada landasan filosofis. Yaitu, sekolah adalah tempat membentuk moral, karakter, identitas serta kecerdasan dan kedewasaan berpikir.</p>
<p>"Semoga kegiatan ini banyak manfaatnya bagi siswa," harapnya.</p>
<p>Sementara menurut ketua OSIM MA Miftahul Ulum, Syahrul Mubarok, program kelas literasi yang dikemas dengan diskusi publik sangat penting. Karena membawa dampak positif pada sikap, karakter dan mental siswa.</p>
<p>"Semoga program seperti ini terus berlanjut di sini dan sekolah lain. Sehingga kami bisa menjalin komunikasi dengan siswa lain di luar lembaga kami," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Sampang Gelar Cek Kesehatan Gratis, Sekda: Kado Terindah untuk Warga yang Ulang Tahun</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-gelar-cek-kesehatan-gratis-sekda-kado-terindah-untuk-warga-yang-ulang-tahun</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-gelar-cek-kesehatan-gratis-sekda-kado-terindah-untuk-warga-yang-ulang-tahun</guid>
<description><![CDATA[ Program CKG dinilai akan memudahkan masyarakat dalam melakukan deteksi dini terhadap kesehatan masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b2ef0c9f109.webp" length="65136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 17:30:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>CKG, presiden Prabowo Subianto, Dinkes KB Sampang, masyarakat, puskesmas, klinik, faskes, aplikasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) mulai melaksanakan kegiatan cek kesehatan gratis (CKG), Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tadi sudah ada beberapa masyarakat melakukan CKG. Karena kebetulan ulang tahun hari ini," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut dia, CKG merupakan kado terindah dari Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Sampang yang sedang ulang tahun. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi nanti, esok, lusa dan seterusnya, siapa yang ulang tahun silakan datang ke puskesmas menunjukkan KTP. Di situ akan dilayani," sambungnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Yuliadi menjelaskan, setiap warga Sampang yang sedang ulang tahun, boleh datang ke puskesmas untuk mengetahui berat badan, tensi dasar, kadar gula, stroke dan sebagainya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, jika ada pasien yang membutuhkan rujukan, maka akan langsung difasilitasi dan dikirim ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk ditindaklanjuti.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Program pemerintah tersebut akan mengaver seluruh masyarakat Indonesia. Sehingga program CKG bisa memudahkan pemerintah dalam menangani kesehatan masyarakat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"CKG nanti bisa di-download di aplikasi SSM (Satu Sehat Mobile, red). Yang penting, yang bersangkutan lahir pas hari itu," jelas Yuliadi.</span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67b2f427c174b.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, jika masyarakat ulang tahun di tanggal 17, masih bisa melakukan CKG di bulan berikutnya. Sebab, hitungan waktu CKG berlaku selama 30 hari.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ini pemerintah menjamin memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Misalnya ada deteksi dini," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Jika masyarakat telah melakukan deteksi dini, maka akan mudah dalam melakukan penanganan. Sehingga potensi kemungkinan sakit parah dan meninggal, akan diantisipasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">CKG belaku untuk seluruh masyarakat dari berbagai rentang usia. Mulali dari anak-anak, ibu hamil, bayi di bawah lima tahun (balita), remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena program ini masih baru. Kemungkinan masyarakat belum paham. Jadi nanti secara formal pemerintah akan melakukan sosialisasi," imbuhnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sosialisasi CKG akan dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, dan melalui media sosial (medsos).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang siap melayani CKG untuk masyarakat Sampang," ucap Yuliadi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam menyukseskan program CKG, Pemkab Sampang bekerja sama dengan seluruh puskesmas, klinik, dan rumah sakit. Namun, saat ini masih dalam tahap proses. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dan hari ini sudah ada tiga orang pasien. Dan itu di Puskesmas Kamoning saja. Belum yang lain," pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dokter Angkat Tangan, Petugas Damkar Sampang Evakuasi Cincin dari Jari Balita</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dokter-angkat-tangan-petugas-damkar-sampang-evakuasi-cincin-dari-jari-balita</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dokter-angkat-tangan-petugas-damkar-sampang-evakuasi-cincin-dari-jari-balita</guid>
<description><![CDATA[ Jari balita berusia 3 tahun itu sampai bengkak dan terluka. Saat dilarikan ke dokter, dokternya pun angkat tangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b2d473aa180.webp" length="24214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 14:01:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Cincin, nenek, evakuasi, damkar Sampang, pemberian nenek, balita, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Rekaman video petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Kabupaten Sampang saat membantu melepaskan cincin dari jari balita usia 3 tahun viral di media sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, balita tersebut merupakan warga Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang. Dalam video itu, terlihat balita menangis kesakitan lantaran cincin di jarinya tidak bisa dilepas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Orang tuanya panik dan berusaha melepaskan cincin dengan cara digigit. Hal itu menyebabkan jari anak terluka. Setelah itu, anak di bawa ke dokter. Namun dokter tidak bisa menangani.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena itu, itu Ibunya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Akhirnya orang tuanya itu menghubungi kantor Damkar dan meminta tolong kepada kami agar cincin di jari si balita ini bisa dilepas,” ujar petugas Damkar Sampang, Moh. Zaini, Senin (17/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Zaini, setelah adanya laporan, tim yang bertugas langsung menuju rumah balita dengan membawa sejumlah peralatan. Seperti gunting kecil dan sebotol air.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis. Sebab, balita itu terus merintih kesakitan karena jarinya bengkak dan luka.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Akhirnya, setelah beberapa saat, kami berhasil lepaskan cincin tersebut menggunakan gunting kecil tanpa melukai jarinya," syukurnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya mengimbau kepada para orang tua untuk tidak memasangkan benda-benda seperti cincin yang tidak sesuai ukuran di anak. Sebab, risikonya bisa berbahaya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tindakan pencegahan harus menjadi prioritas bagi para orang tua. Sehingga ke depannya kejadian serupa bisa dihindari," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pakai Metode Bernyanyi, Polsek Torjun Ajak Siswa TK Berwisata Edukasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pakai-metode-bernyanyi-polsek-torjun-ajak-siswa-tk-berwisata-edukasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pakai-metode-bernyanyi-polsek-torjun-ajak-siswa-tk-berwisata-edukasi</guid>
<description><![CDATA[ Polisi juga dituntut menyiapkan calon generasi bangsa yang kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan globalisasi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67b05cc5f3abf.webp" length="72600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 17:01:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Polsek Torjun, siswa TK, taman kanak-kanak, edukasi, eduwisata, metode, bernyanyi, patuh lalulintas, generasi bangsa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang diserbu siswa TK Al-Mubarok dari Desa Patarongan. Tujuannya untuk mengikuti edukasi berkonsep wisata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolsek Torjun, AKP Iwan Kusdiyanto menyambut baik dan mengajak anak-anak beserta kepala sekolah dan guru untuk melihat ruang pelayanan SPKT, ruang Unit Intelkam, ruang Unit Reskrim dan ruang tahanan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami menjelaskan tugas kepolisian serta fungsi ruangan tersebut," jelasnya, Sabtu (15/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, institusinya juga memberikan edukasi mengenai tata tertib berlalu lintas. Tujuannya, agar memahami dasar-dasar tertib berlalu lintas sejak dini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sehingga dengan demikian, anak-anak dapat menjadi pengingat dan pelopor keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri maupun lingkungan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kendaraan dinas kepolisian seperti mobil patroli, sepeda motor dinas dan alat-alat pendukung tugas juga tidak luput menjadi objek edukasi. Hal itu membuat anak-anak semakin bersemangat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut AKP Iwan Kusdiyanto, kunjungan TK Al-Barokah merupakan program Polisi Sahabat Anak (PSA). Sehingga sangat penting untuk mengenalkan tugas kepolisian untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Polri dan menanamkan kedisiplinan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Khususnya anak-anak. Dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada mereka, kami berharap siswa-siswi TK Al-Mubarok tumbuh menjadi individu yang disiplin, taat, dan tertib berlalu lintas sejak dini,” katanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Untuk mempermudah pemahaman siswa, edukasi disampaikan dengan metode bernyanyi dan pemberian hadiah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain memberikan keamanan dan perlindungan, polisi juga dituntut menyiapkan calon generasi bangsa yang kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan globalisasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami adalah sahabat anak dan masyarakat yang akan selalu hadir di tengah-tengah aktivitas warga dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman. Sekaligus terus berupaya menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinggalkan Kota Bahari, Rudi Arifianto Kagumi Spiritual Warga Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinggalkan-kota-bahari-rudi-arifianto-kagumi-spiritual-warga-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinggalkan-kota-bahari-rudi-arifianto-kagumi-spiritual-warga-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Selama menjabat Pj Bupati Sampang, Rudi Arifianto mengaku kagum denga kuatnya nilai spiritual masyarakat Madura ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67af067970182.webp" length="49778" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 16:45:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pj Bupati Sampang, Rudi Arifianto, masyarakat Sampang, pilkada, pilpres, pileg, spiritualitas, damai, stabilitas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Masa tugas Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto berakhir. Selama setahun memimpin, banyak kenangan yang sudah dilewati. Termasuk kekagumannya pada spiritualitas orang Madura.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam rangkaian acara lepas kenang di Aula Pendopo Sampang, hadir sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang dan organisasi perangkat daerah (OPD) serta camat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rudi Arifianto menyampaikan, masa kepemimpinannya selama satu tahun itu terasa singkat. Namun dalam waktu yang singkat itu, dirinya merasa telah berusaha menjalankan tugas dengan baik sebagaimana diamanatkan presiden dan Kemendagri.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Salah satu yang menjadi amanat utama dari presiden dan Kemendagri yaitu memfasilitasi Pemilihan Presiden (Pilpres) Pemilihan Legislatif (pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semuanya digelar di tahun 2024.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dan alhamdulillah, amanah tersebut dapat terlaksana dengan baik, stabilitas dan kondusif," ucapnya, Jumat (14/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, ukuran kesuksesan selama kepemimpinannya di Sampang adalah bagaimana pesta demokrasi berjalan aman dan damai. Yaitu tanpa adanya pungutan suara ulang (PSU).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya sangat terima kasih di Sampang mendapat teman yang banyak," syukurnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mengenai sulitnya untuk memberikan respons terhadap media, dirinya mengaku bahwa di Sampang dirinya tengah fokus terhadap perintah pusat. Yaitu menjaga kedisiplinan dan stabilitas daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Memang ongkosnya mahal. Harus menjaga hati dan pikiran. Tapi dengan begitu, saya banyak ilmu, pengalaman dan teman," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Disinggung terkait harapan terhadap bupati terpilih, Rudi Arifianto mendukung agar bisa menjalankan visi dan misi dan menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) kesehatan bagi masyarakat Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dan mendorong kegiatan ekonomi seperti petani dan nelayan," sarannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rudi Arifianto dalam pandangannya terhadap masyarakat Sampang menilai, bahwa nilai spiritualnya sangat baik. Hal itu dibuktikan dengan suasana damai dalam beraktivitas.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Itu mungkin yang bisa buat saya rindu nantinya ke Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cabdindik Sampang Galakan Program Sekolah Bersih dan Berkarakter</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cabdindik-sampang-galakan-program-sekolah-bersih-dan-berkarakter</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cabdindik-sampang-galakan-program-sekolah-bersih-dan-berkarakter</guid>
<description><![CDATA[ Karena bila lingkungan sekolahnya bersih, guru dan siswa akan lebih tenang dan rajin dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67aef87f99202.webp" length="30408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 16:00:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sekolah tinggi, Cabdindik Sampang, Mas&#039;udi Hadiwijaya, FESTIKA, sekolah bersih, berkarakter, SMA, SLB, SMK, negeri, swasta, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP - </span></strong><span lang="IN">Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Kabupaten Sampang berupaya meningkatkan pelayanan di jenjang SMA. Caranya, dengan menggalakkan program sekolah bersih dan siswa berkarakter.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kacabdindik Jatim Wilayah Sampang, Mas'udi Hadiwijaya menuturkan, pendidikan di Kabupaten Sampang harus maju dan bisa bersaing dengan kabupaten lain. Langkahnya, sekolah harus memastikan ruang belajar dan lingkungan bersih.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena kalau lingkungan sekolahnya bersih, guru dan siswa akan lebih tenang dan rajin dalam belajar," jelasnya, Jumat (14/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, kata Mas'udi Hadiwijaya, kebersihan lingkungan sekolah merupakan bentuk kedisiplinan dan keseriusan lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan program sekolah bersih itu, pihaknya berharap siswa bisa lebih berkarakter. Sehingga akan muncul persaingan dalam hal prestasi pada setiap lembaga pendidikan jenjang SMA di Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi pria yang pernah menerima penghargaan FESTIKA Jatim 2024 kategori Cabang Dinas yang Mendorong Optimalisasi Percepatan Transformasi Digital itu, tahun ini sekolah di Sampang harus bersih. Tujuannya, agar guru dan siswa belajar di lingkungan yang sehat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena ada banyak cara untuk membentuk karakter siswa itu. Salah satunya lingkungan yang bersih," ungkap Mas’ud.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dia menambahkan, tahun ini pihaknya juga akan meningkatkan kualitas dan prestasi dengan menggelar sejumlah perlombaan di Sampang, Yakni berupa penjaringan guru sebagai tahapan seleksi yang sebelumnya tidak pernah dilaksanakan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Disebutkannya, saat ini lembaga pendidikan di Kabupaten Sampang sudah cukup percaya diri. Terutama lembaga swasta yang tersebar di pedesaan. Mereka sudah bisa bersaing dengan lembaga pendidikan di perkotaan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Selain kebersihan lingkungan dan karakteristik siswa, kami tengah mendorong prestasi guru, baik swasta maupun negeri. Sebab, prestasi itu perlu didukung penuh," pungkasnya. <strong>(***)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebanyak 638 CHJ Disiapkan, Kemenag Sampang Gelar Manasik Maret dan April</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebanyak-638-chj-disiapkan-kemenag-sampang-gelar-manasik-maret-dan-april</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebanyak-638-chj-disiapkan-kemenag-sampang-gelar-manasik-maret-dan-april</guid>
<description><![CDATA[ Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sampang, Syaifuddin mengatakan, pihaknya masih menunggu pelunasan pembayaran dari ratusan CHJ tersebut. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67aee60bf0c35.webp" length="25574" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 14:34:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kemenag Sampang, CHJ, Saudi Arabia, Makah, jemaah haji, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="IN"><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang telah menyiapkan sebanyak 638 calon jamaah haji (CJH) yang akan berangkat ke Tanah Suci Makkah tahun ini.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasarkan data di Kemenag Sampang, seluruh CJH tersebut terdiri dari urut porsi 458 orang, lansia 56 orang, dan CJH cadangan sebanyak 124 orang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sampang, Syaifuddin mengatakan, pihaknya masih menunggu pelunasan pembayaran dari ratusan CHJ tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tapi meskipun CHJ sudah melakukan pelunasan, itu masih belum tentu berangkat semua. Kami masih menunggu porsi Jawa Timur," jelasnya, Jumat (14/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kemenag Sampang telah memberikan informasi kesiapan dan ketidaksiapan untuk berangkat. Terutama kepada CJH cadangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Artinya, ketika ada CHJ kosong, kami pasti akan langsung memanggil. Tapi ketika tidak ada, itu tidak bisa berangkat," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Namun, bagi CHJ cadangan ini pastinya diprioritaskan untuk tahun berikutnya," sambung Syarifuddin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, pelaksanaan program bimbingan manasik haji akan digelar secara intensif pada bulan Maret hingga April 2025 mendatang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami terus mengingatkan para CJH agar terus menjaga kesehatan dan mematuhi segala peraturan yang sudah ditetapkan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Pelantikan Bupati Sampang, Abah Idi Galang Doa Anak Yatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-pelantikan-bupati-sampang-abah-idi-galang-doa-anak-yatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-pelantikan-bupati-sampang-abah-idi-galang-doa-anak-yatim</guid>
<description><![CDATA[ Menyantuni anak yatim merupakan rutinitasnya sejak masih didampingi mendiang istrinya Almh. Mimin Slamet Junaidi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67aec3c30e370.webp" length="18128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 12:01:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>H. Slamet Junaidi, Bupati Sampang, kabupaten Sampang, santunan anak yatim, kemanusiaan, ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Bupati Sampang terpilih periode 2025-2030, H. Slamet Junaidi menggelar santunan dan meminta doa kepada anak yatim di rumahnya, Kampung Kasenih, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang, Kamis (13/02/2025) sore.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Santunan anak yatim tersebut merupakan kegiatan rutin H. Slamet Junaidi sejak masih bersama mendiang istrinya Alm. Hj. Mimin Haryati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kegiatan santunan ini hal biasa dan sudah menjadi rutinitas setiap bulan," jelasnya, Kamis (13/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut orang nomor satu di Sampang itu, santunan anak yatim adalah kesempatan baginya untuk bisa berbagi dan membantu memberikan rezeki yang dititipkan Allah SWT. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya berharap, bantuan tersebut bisa memberikan kebahagiaan pada anak-anak yang telah kehilangan orang tuanya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Insyaallah dengan acara ini bisa menjalin kasih sayang, memupuk nilai-nilai kemanusiaan, dan mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama," ucap pria yang akrab dipanggil Abah Idi itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi Abah Idi, santunan kepada anak yatim merupakan perintah Allah SWT dan rasul-Nya. Karena selain bisa membantu meringankan beban dan memberikan kebahagiaan, juga dapat memupuk nilai-nilai kemanusiaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan begitu, dirinya meminta doa anak yatim yang hadir agar pelantikan bupati Sampang, pada Kamis (20/02/2025) mendatang dilancarkan dan mampu memimpin serta membangun Kabupaten Sampang lebih baik dan lebih hebat bermartabat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan menyatakan, santunan anak yatim itu bertujuan memperkuat tali silaturahmi antara masyarakat dan anak yatim.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, juga untuk meningkatkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama dan memberikan motivasi, agar bisa meraih cita-cita.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bagi politisi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) itu, santunan anak yatim tersebut akan menjadi ladang pahala dan serta harapan baik untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena keberkahan rezeki dan pahala, itu merupakan keutamaan dalam berbagi," pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua DPRD Pastikan Sertijab Bupati Digelar di Kabupaten Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketua-dprd-pastikan-sertijab-bupati-digelar-di-kabupaten-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketua-dprd-pastikan-sertijab-bupati-digelar-di-kabupaten-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Banmus DPRD Kabupaten Sampang telah menetapkan jadwal penetapan dan sertijab bupati terpilh. Namun tempatnya belum ditentukan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67adb4b2c1d1c.webp" length="24796" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 17:19:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, Sertijab, PHPU, gugutan pilkada, mahkamah konstitusi, paripurna, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna dalam agenda pengumuman hasil penetapan pasangan bupati dan wakil bupati Sampang terpilih masa jabatan tahun 2025-2030, Kamis (13/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan menyampaikan, paripurna saat ini menyampaikan risalah penetapan pemenang Pilkada Sampang 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang yang diteruskan ke DPRD.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hari ini pembacaan hasil KPU terhadap calon terpilih H. Slamet Junaidi dan wakilnya KH. Ahmad Mahfudz," jelasnya, Kamis (13/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah paripurna hari ini, DPRD Sampang akan berkirim surat kepada gubernur Provinsi Jawa Timur. Tujuannya untuk penyelarasan jadwal penetapan bupati dan serah terima jabatan (sertijab).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Badan Musyawarah DPRD Sampang sudah mencanangkan tanggal 22 sampai 24 Februari 2025. Namun, karena adanya perubahan dari surat yang datang yaitu tanggal 21 sampai 28 Februari 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Otomatis kita menyesuaikan dengan jadwal pengangkatan gubernur baru. Sertijab ditunda dulu. Baru nanti kita disurati, tanggalnya berapa, baru kita paripurnakan," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Rudi Kurniawan memastikan bahwa sertijab bupati terpilih akan dilaksanakan di Kabupaten Sampang. Namun, pihaknya belum dapat memastikan tempatnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tempat nanti kita sesuaikan," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Sekretaris DPRD Sampang, Moh. Anwari Abdullah menyampaikan, rapat paripurna tersebut berdasarkan pada Surat Keputusan KPU Sampang Nomor 1209 Tahun 2024 tanggal 6 Desember.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, juga hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) Nomor 237/PHPU/BUP-XXIII/2025 dalam perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) bupati dan wakil bupati Sampang tahun 2024 tanggal 5 Februari 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian berdasar pada Keputusan KPU Sampang Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sampang Tahun 2024 tanggal 6 Februari 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Serta surat ketua KPU Sampang kepada ketua DPRD Sampang tanggal 6 Februari 2025 nomor 031/PL.02.7.SD/3527/2025 perihal penyampaian usulan pengesahan dan pengangkatan paslon bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada 2024.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dengan mengumumkan hasil penetapan paslon, maka H. Slamet Junaidi dan H. Ahmad Mahfudz merupakan pasangan bupati dan wakil bupati periode 2025-2030," tandasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gencarkan Pembinaan, Pemkab Sampang Berharap Borong Juara MTQ Tingkat Provinsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gencarkan-pembinaan-pemkab-sampang-berharap-borong-juara-mtq-tingkat-provinsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gencarkan-pembinaan-pemkab-sampang-berharap-borong-juara-mtq-tingkat-provinsi</guid>
<description><![CDATA[ Lomba MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur akan dilaksanakan pada bulan September 2025 di Kabupaten Jember ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ad6483ee0e9.webp" length="39960" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 11:04:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, kesra Sampang, MTQ, tingkat kabupaten, tingkat provinsi, kabupaten Jember, Jawa Timur, nasional, juara, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mendukung bakat generasi pecinta Al-Qur’an. Caranya, dengan melakukan pembinaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Tujuannya, untuk bisa bersaing di tingkat nasional.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang, Zaiful Muqoddas mengatakan, pembinaan MTQ tingkat kabupaten dilakukan terhadap 7 cabang perlombaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Tujuh cabang perlombaan tersebut yaitu: tilawah, tahfidz, tafsir dan khat kaligrafi. Selanjutnya pembinaan untuk kategori lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ), dan Musabaqah Makalah Qur’an (MMQ).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pembinaan MTQ tingkat kabupaten ini merupakan persiapan untuk lomba MTQ tingkat provinsi," ucapnya, Kamis (13/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Zaiful Muqoddas menjelaskan, perlombaan MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur akan dilaksanakan pada bulan September 2025 mendatang. Lokasinya di kabupaten Jember yang sebelumnya sudah terpilih sebagai tuan rumah.<o:p></o:p></span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67ad64d1e3f16.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">"Kami (Pemkab Sampang) memilih dan membina dari seratus dua puluh dari pada peserta yang sudah menang juara satu hingga juara tiga di tingkat kabupaten," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dari jumlah tersebut pihaknya melakukan seleksi kembali untuk mewakili masing-masing dari 7 cabang lomba yang akan disiapkan. Sehingga pembina nanti bisa menetapkan 1 orang terpilih yang akan mengikuti lomba MTQ di tingkat provinsi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pembinaan ini secara berkala yang dilakukan Pemkab Sampang. Dan tahap finishing nanti insyaallah bulan April," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan pembinaan lanjutan akan dilakukan di kantor Pemkab Sampang selama 10 hari. Sementara pembinaan untuk 10 hari berikutnya, dilakukan di setiap rumah masing-masing peserta terpilih dengan didampingi oleh pembina.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Melalui kegiatan pembinaan bagi generasi pecinta Al-Qur’an tersebut, Pemkab Sampang berharap anak muda bisa berprestasi dan bisa membawa nama baik Kota Bahari. Sehingga mampu tembus pada ajang MTQ tingkat provinsi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sebelumnya, mungkin hanya dua cabang yang bisa juara. Sekarang kami berharap semua cabang bisa membawa juara nantinya. Kami berharap doa dukungan semua pihak," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Seorang Janda di Sampang Sumpal Mulut Tetangga dengan Kain hingga Tewas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/seorang-janda-di-sampang-sumpal-mulut-tetangga-dengan-kain-hingga-tewas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/seorang-janda-di-sampang-sumpal-mulut-tetangga-dengan-kain-hingga-tewas</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku dan korban memiliki hubungan asmara. Namun korban diketahui telah memiliki istri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ac2286a304f.webp" length="28724" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 13:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Korban pembunuhan, Janda, Kecamatan Banyuates, kabupaten Sampang, polres Sampang, Polsek Banyuates, terkapar, pria paruh baya, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Mayat pria paruh baya yang ditemukan tersungkur di Desa Tebana, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang pada Selasa (11/2/2025) dipastikan korban pembunuhan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal itu dibuktikan dengan ditangkapnya pelaku yang merupakan seorang perempuan: yaitu Samu'ah (46) yang tidak lain adalah tetangga korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sampang, AKBP Hartono menerangkan, setelah dilakukan proses penyelidikan, dugaan pelaku pembunuhan mengarah kepada Samu’ah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Polisi pun akhirnya segera melakukan pengamanan pada terhadap pelaku pada Selasa (11/2/2025). Di hari yang sama dilakukan penyidikan. Kepada penyidik, pelaku mengakui perbuatannya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Pelaku ini merupakan seorang janda. Pelaku dan korban memiliki hubungan asmara. Sedangkan korban masih memiliki istri," terangnya, Rabu (12/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKPB Hartono menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui bahwa korban dibunuh di dalam rumahnya pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meskipun tidak ada luka bekas senjata tajam (sajam) pada bagian tubuh korban, tetapi korban sebelum dibunuh terjatuh dan kepalanya terbentur ke jendela. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian pelaku menyumbat mulut korban dengan kain. Harapannya, agar rintihan kesakitan korban tidak didengar oleh warga sekitar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Untuk posisi pelaku saat ini sudah berada di Mapolres Sampang," pungkasnya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Diketahui, korban ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (11/2/2025) pagi. Mayatnya dalam posisi tengkurap di lahan kosong di Desa Tebana, Kecamatan Banyuates. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dana BOS SMP di Sampang Tembus Rp 35 Miliar, Disdik Ungkap Syarat Pencairannya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dana-bos-smp-di-sampang-tembus-rp-35-miliar-disdik-ungkap-syarat-pencairannya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dana-bos-smp-di-sampang-tembus-rp-35-miliar-disdik-ungkap-syarat-pencairannya</guid>
<description><![CDATA[ Bagi sekolah yang izin operasional tidak aktif atau tidak diperpanjang maka BOS tidak akan bisa dicarikan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ac10218bf55.webp" length="82444" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 11:02:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BOS, SMP negeri, SMP swasta, dinas pendidikan, Disdik Sampang, Kabid Pembinaan SMP, kabupaten Sampang, lembaga pendidikan, anggaran besar, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP - </span></strong><span lang="IN">Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SMP pada tahun 2025 sebesar Rp 35 miliar. Namun bantuan tersebut diberikan kepada lembaga sekolah yang izin operasionalnya aktif atau diperpanjang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Disdik Sampang, Ach. Tohairuddin mengatakan, dana BOS SMP tahun ini sekitar Rp 35 Miliar. Anggaran tersebut dialokasikan kepada 323 SMP negeri dan swasta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Semua SMP baik swasta maupun negeri dapat dana BOS, dan nominal yang diterima sekolah sesuai jumlah siswa," jelasnya, Rabu (12/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurutnya, jumlah penerima BOS setiap siswa sebesar Rp 1,3 juta. Tahap pencarian dilakukan sebanyak 4 kali dalam setahun. Hitungannya per tiga bulan sekali. Anggaran dana BOS tersebut bersumber dari dana transfer pemerintah pusat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau rincian sekolah, SMP negeri ada 53, dan SMP swasta ada 270. Semua itu terdata sebagai penerima BOS," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, teknis pencairan BOS yaitu lembaga sekolah harus membuat Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS). Kemudian sekolah melakukan pengajuan surat pertanggungjawaban (SPj), setelah itu BOS baru bisa mencairkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Bagi sekolah yang izin operasional tidak hidup atau tidak diperpanjang maka BOS tidak bisa dicarikan. Karena itu salah satu syarat untuk pencairan BOS," tegas Tohairuddin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ditambahkanya, pencairan BOS tahun 2025 masih menunggu petunjuk teknis (juknis). Sehingga pihaknya masih belum mengetahui waktu dan tanggal pencairan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dari jumlah 323 lembaga sekolah yang sudah terdaftar itu, izin operasionalnya aktif semua," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Pria di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-dugaan-pembunuhan-pria-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-dugaan-pembunuhan-pria-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Semalam korban sempat hadir ke acara tahlil di desanya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67ab321c0f53d.webp" length="34396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 19:45:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Korban tergeletak, polres Sampang, Polsek Banyuates, terkapar, meninggal, pria paruh baya, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sesosok pria ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah lahan kosong di Desa Tebana, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Selasa (11/2/2025) pagi.</p>
<p>Mayat tersebut dalam kondisi tengkurap dengan mengenakan kemeja coklat dan sarung motif garis-garis.</p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun Suarajatimpost, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sudah dalam keadaan meninggal.</p>
<p>Diketahui, mayat merupakan pria paruh baya berinisial S yang merupakan warga setempat. Lokasi penemuan S tidak jauh dari kediamannya.</p>
<p>Santer kabar meninggalnya S secara tidak wajar alias, diduga akibat dibunuh oleh seseorang yang kemudian dibiarkan begitu saja di lahan kosong.</p>
<p>Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa semalam korban sempat hadir ke acara tahlil di desanya. </p>
<p>"Kemudian pukul 21.00 wib, korban berjalan kaki keluar rumah, tapi sampai larut malam tidak kunjung balik ke rumah," terangnya, Selasa (11/2/2025).</p>
<p>Lalu di pagi harinya, S ditemukan warga tergeletak tak bernyawa dengan luka di bagian kepala.</p>
<p>Kapolsek Banyuates, AKP Sunarno membenarkan atas penemuan mayat di wilayah hukumnya. Namun, belum bisa memberikan keterangan lengkap. Sebab saat ini masih dalam tahap penyelidikan.</p>
<p>Aparat kepolisian saat ini tengah berada di lokasi kejadian. Adapun TKP telah terbentang garis polisi untuk memudahkan jalannya pendalaman.</p>
<p>"Korban sudah di bawa ke Puskesmas Bringkoning, Kecamatan Banyuates, Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Atlet Dojang Taekwondo Koramil Banyuates Borong Medali di Kejurnas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/atlet-dojang-taekwondo-koramil-banyuates-borong-medali-di-kejurnas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/atlet-dojang-taekwondo-koramil-banyuates-borong-medali-di-kejurnas</guid>
<description><![CDATA[ Jadwal latihan empat kali dalam seminggu, bahkan jika ada waktu luang, latihan segera digelar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67aad0e9c0dee.webp" length="55496" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 12:52:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Taekwondo Indonesia, atlet, medali emas, perunggu, perak, Koramil Banyuates, Kejurnas, Kabupaten Malang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Prestasi atlet Dojang Taekwondo Indonesia (TI) binaan Koramil Banyuates, Kabupaten Sampang patut dibanggakan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berkat kegigihan dan latihan yang keras, mereka meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bela Negara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kejurnas tersebut dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (Gor) Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada tanggal 7 sampai 9 Februari 2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pembina Dojang TI Koramil Banyuates Agus Jaenal Aripin mengaku bersyukur karena semua atlet bisa mengimbangi dalam ajang bergengsi tersebut. Sehingga hasilnya sangat memuaskan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sangat bersyukur dan akan tetap meningkatkan latihan ke depannya untuk persiapan ajang berikutnya," jelasnya, Selasa (11/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah melihat capaian yang diraih, pihaknya merasa bangga dan bersyukur karena semua atlet dalam keadaan selamat. Namun, pihaknya perlu meningkatkan kemampuan atlet.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Agus menegaskan, pihaknya juga perlu melakukan evaluasi agar para atlet lebih semangat dan rajin mengikuti latihan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Atlet yang meraih medali perunggu di Kejurnas di antaranya: Anisatul Maqfirah, Silva Via Wati, Deandra Nindi Larasati dan Muhammad Azzam Ma'mun HD. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sedangkan atlet yang berhasil meraih medali perak, yaitu Safira Chiara Lopies. Kemudian Anugerah Illahi berhasil membawa pulang medali emas di kejuaraan tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kalau Hoirul Anam masih kurang beruntung. Tapi kami tetap bangga. Karena sudah menunjukkan bakat terbaiknya semua," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Agus mengakui, tidak mudah untuk mencapai hasil yang maksimal dan bisa meraih banyak medali. Pihaknya perlu menambah jadwal latihan. Yaitu empat kali dalam seminggu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Bahkan jika ada waktu luang, latihan segera digelar. Kadang sore, malam, dan pagi," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dijelaskannya, sebanyak 7 orang atlet masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD). Hanya satu atlet bernama Anisatul Maqfirah yang kini sudah lulus.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dalam pertandingan tersebut, semua atlet berlaga dengan baik tanpa ada kendala. Sehingga tugasnya ke depan hanya menjaga konsistensi atlet dalam mengikuti latihan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Ke depan, porsi latihan akan kami tambah untuk menjaga kualitas dan persiapan event pemerintah daerah dan kejujuran nasional mendatang," pungkasnya. <strong>(**)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Viral! Aksi Heroik Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Terekam CCTV</title>
<link>https://suarajatimpost.com/viral-aksi-heroik-polisi-tangkap-pelaku-penipuan-terekam-cctv</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/viral-aksi-heroik-polisi-tangkap-pelaku-penipuan-terekam-cctv</guid>
<description><![CDATA[ Tersangka mengaku telah melakukan penipuan dan penggelapan sebanyak 10 kali di berbagai tempat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a9edbf399b6.webp" length="61088" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 20:49:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Viral, CCTV, kasus penipuan, babinkamtibmas, polsek Torjun, polres Sampang, AKBP Hartono, heroik, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP</strong> - Sebuah video rekaman CCTV penangkapan seorang pria yang diduga menjadi pelaku tipu gelap di Kabupaten Sampang, mendadak viral di media sosial grup WhatsApp,</p>
<p>Tak seperti penangkapan yang dilakukan aparat pada umumnya. Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik itu, penangkapan dilakukan satu anggota polisi saja.</p>
<p>Bahkan, dikabarkan anggota berseragam coklat tersebut merupakan Bhabinkamtibmas Desa Kanjar, Kecamatan Torjun, Sampang Brigadir Nor Wahid Rusdianto.</p>
<p>Aksi heroik tersebut terjadi di depan Masjid Arrohman, berlokasi di Jalan Pengongseyan, Kecamatan Torjun, pada, Senin (10/2/2025) sekira pukul 10.00 WIB.</p>
<p>Dalam video CCTV awalnya suasana di depan masjid tampak tenteram, aktifitas masyarakat berjalan seperti biasanya. Kemudian datang terduga pelaku mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah muda, dan berhenti di depan masjid seakan mengobrol dengan penjual pentol.</p>
<p>Tak berselang lama, datang mobil polisi. Seketika itu pengemudi, yakni, Brigadir Nor Wahid Rusdianto turun dari mobil dan mencoba menangkap terduga pelaku.</p>
<p>Hanya saja, pelaku langsung melarikan diri dengan cara berlari menyeberangi jalan meninggalkan sepeda motornya. Sehingga dikejar oleh Brigadir Nor Wahid sembari berteriak maling.</p>
<p>Warga yang berada di area sekitar langsung turut mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan diamankan di dalam mobil polisi.</p>
<p>Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan atas aksi Brigadir Nor Wahid Rusdianto menangkap pelaku penipuan dan penggelapan berinisial JP (36) asal Desa Robatal, Kecamatan Robatal.</p>
<p>Menurutnya, penangkapan dilakukan Brigadir Nor Wahid sepulang dari mengikuti apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2025 di Mapolres Sampang.</p>
<p>Namun di tengah perjalanan balik ke Kantor Mapolsek Torjun, malah melihat JP tengah merayu korban di Simpang jalan Kotem, Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun.</p>
<p>"Karena hafal dengan wajah dan sepeda motor milik JP, kemudian Brigadir Nor Wahid memutar balik kendaraannya untuk menangkap JP," terangnya.</p>
<p>Adapun modus operandi yang dilakukan JP adalah membujuk serta merayu korban dengan berpura-pura akan mendapatkan uang bantuan dari pemerintah dengan meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP).</p>
<p>"Termasuk uang atau perhiasan yang dipakai korban. Lalu oleh JP, korban dibawa dengan sepeda motor kemudian diturunkan di pinggir jalan," ungkapnya.</p>
<p>Pasca JP diamankan sekaligus diinterogasi, JP mengaku telah melakukan penipuan dan penggelapan sebanyak 10 kali di berbagai tempat di Kabupaten Sampang.</p>
<p>"JP beserta barang bukti sepeda motor Honda Scoopy warna merah Nopol M 4570 NY, KTP dan Kuitansi serta tas warna hitam kini sudah berada di Satreskrim Polres Sampang untuk dilakukan penyidikan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bakesbangpol Sampang Sebut Mitos Jadi Salah Satu Faktor Penyalahgunaan Narkoba</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bakesbangpol-sampang-sebut-mitos-jadi-salah-satu-faktor-penyalahgunaan-narkoba</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bakesbangpol-sampang-sebut-mitos-jadi-salah-satu-faktor-penyalahgunaan-narkoba</guid>
<description><![CDATA[ Seseorang yang mempercayai mitos bahwa mengkonsumsi narkoba itu menyehatkan tubuh ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a9e01c8c1c4.webp" length="48152" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 19:30:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bakesbangpol Sampang, Mitos, pengaruh narkoba, barang haram, remaja, sekolah, sejak dini, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Generasi muda di Kabupaten Sampang perlu waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. Sebab pengaruh barang haram tersebut disebabkan oleh tiga faktor. Di antaranya, individu, lingkungan dan mitos-mitos yang beredar.</p>
<p>Kabid Ketahanan Sosial, Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang, Moh. Imam mengatakan, bahwa faktor pertama yang menjadi sebab penyalahguna narkotika adalah individu.</p>
<p>"Contohnya seperti ketika anak remaja yang hanya ingin coba-coba,” jelasnya, Senin (10/2/2025).</p>
<p>Adapun faktor kedua, kata Imam, pengaruh barang haram tersebut disebabkan oleh ranah lingkungan. Yaitu, individu seseorang bisa saja terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya untuk mengkonsumsi narkoba.</p>
<p>“Dan yang terakhir adalah faktor lainnya seperti seseorang yang mempercayai mitos bahwa mengkonsumsi narkoba itu menyehatkan tubuh,” terangnya.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa bahaya narkoba saat ini sudah masuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sehingga pihaknya perlu menyikapi serius dengan cara melakukan sosialisasi ke berbagai pihak.</p>
<p>Sosialisasi yang dilakukan itu baik bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD), kepolisian dan lembaga pendidikan. Sasarannya, untuk memberikan pengetahuan akan bahaya narkoba dan bentuk pencegahan dini.</p>
<p>"Dan kami juga punya tim, baik perencanaan, pencegahan, bidang seksi terapi dan rehabilitasi, juga bidang pemberantasan," ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkan, pihaknya secara terbuka melayani masyarakat pecandu narkoba melalui pembinaan sosial.</p>
<p>"Kami secara terbuka selalu menerima keluhan dan permintaan masyarakat yang ingin melakukan pembinaan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sampang Dikagetkan Penemuan Mayat Laki&amp;laki dengan Bau Menyengat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-dikagetkan-penemuan-mayat-laki-laki-dengan-bau-menyengat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-sampang-dikagetkan-penemuan-mayat-laki-laki-dengan-bau-menyengat</guid>
<description><![CDATA[ Sepulang dari Pamekasan, korban langsung masuk rumah sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia pagi tadi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a9e7e1ad4a0.webp" length="25582" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 18:51:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Penemuan mayat, polres Sampang, INAFIS, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Warga Dusun Duwek Ondung, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan bau menyengat dari sesosok mayat pria di sebuah rumah desa setempat.</p>
<p>Penemuan mayat diketahui berinisial AS (35) tersebut, bermula saat salah seorang kerabat korban, bernama Siri mendatangi rumah AS pada, Senin (10/2/2025) pagi.</p>
<p>Kedatangan Siri tersebut karena merasa curiga melihat pintu rumah korban beberapa hari terakhir dalam posisi tertutup dan tidak ada aktifitas sama sekali.</p>
<p>Saat mulai mendekati rumah korban, Siri mencium bau yang sangat menyengat, sehingga dia menghubungi keluarga dan tetangga untuk membuka pintu rumah yang terkunci.</p>
<p>Setelah pintu terbuka, sepupu korban itu bersama warga lainnya melihat AS berada di atas kasur yang berada di ruang tamu dalam kondisi meninggal dunia dengan bau yang menyengat.</p>
<p>Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan atas penemuan mayat tersebut, bahkan dirinya telah mengintruksikan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. </p>
<p>"Untuk hasil penyelidikan, pada hari kamis 6 Februari 2025 lalu , korban bepergian ke Pamekasan," jelasnya, Senin (10/2/2025).</p>
<p>"Sepulang dari Pamekasan, korban langsung masuk rumah sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia pagi tadi," imbuhnya.</p>
<p>Menurut AKBP Hartono, saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, jenasah korban langsung disucikan oleh pihak keluarga sekaligus dikafani.</p>
<p>Pihak keluarga menerima kematian korban, artinya tidak membawa peristiwa kematian korban ke ranah hukum atau tidak melapor ke pihak kepolisian.</p>
<p>"Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan yang menerangkan bahwa keluarga menerima kematian AS karena sudah takdir dari Allah SWT," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dorong Ketahanan Pangan, Pj Bupati Sampang Olah Garam Konsumsi Jadi Garam Industri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dorong-ketahanan-pangan-pj-bupati-sampang-olah-garam-konsumsi-jadi-garam-industri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dorong-ketahanan-pangan-pj-bupati-sampang-olah-garam-konsumsi-jadi-garam-industri</guid>
<description><![CDATA[ Garam industri merupakan proses untuk mendorong Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a9ce0bbb48d.webp" length="43982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 18:01:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pj Bupati Sampang, Rudi Arifianto, garam industri, garam konsumsi, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, petani garam, Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Kejaksaan, Fadilah Helmi, Asta Cita, Presiden Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten Sampang tengah gencar mengembangkan produksi garam. Yaitu, garam konsumsi yang dikelola menjadi garam industri. Tujuannya, untuk meningkatkan pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja.</p>
<p>Penjabat (Pj) Bupati Sampang, Rudi Arifianto menyampaikan, bahwa di Unit Pengolahan Garam, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, merupakan tempat alat pemurnian garam konsumsi menjadi garam industri.</p>
<p>"Nah, ini merupakan proses untuk mendorong Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," jelasnya, Senin (10/2/2025).</p>
<p>Menurut Rudi Arifianto, Asta Cita Presiden untuk ketahanan pangan, itu tidak hanya padi, jagung atau sistem pertanian. Sebab bahan pangan juga terdiri dari produk kelautan dan perikanan. Sedankan garam merupakan produk khas yang jarang dimiliki oleh daerah lain.</p>
<p>"Sampang dengan kemampuan dan kualitas garam yang ada, itu bisa memproduksi sekira 200 hingga 300 ribu ton garam konsumsi," ungkapnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_67a9cf6556c64.webp" alt=""></p>
<p>Dan hal itu akan bersaing dengan daerah lain. Namun kebutuhan tidak banyak, hanya 5 ribu ton, sehingga harga garam turun. Untuk itu, skema yang harus dibangun yaitu bagaimana garam konsumsi menjadi garam industri.</p>
<p>Sebab saat ini pemerintah masih melakukan impor garam sebanyak 3-4 juta ton setahun. Sementara target untuk garam industri, itu minimal 3 ribu ton. Jadi jika panen garam melimpah, peluang untuk menjadi garam industri sangat besar.</p>
<p>"Karena garam industri ini untuk makanan dan minuman, <em>snack</em> dan sebagainya," terangnya.</p>
<p>Menurutnya, garam industri tersebut bisa diproduksi oleh masyarakat. Sebab alatnya sudah ada di unit pengolahan garam atau <em>washing plant</em> (koperasi). Jadi jika permintaan bertambah, masyarakat tinggal menambah alat pengolahan.</p>
<p>"Pihak kejaksaan dan kepolisian selalu mengingatkan saya agar hal ini dipublish ke masyarakat luas. Ternyata di Pangarengan ini sudah ada produksi garam industri, dan harganya murah, yaitu tiga ribuan," ucapnya.</p>
<p>Dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat jika garam industri tersebut bisa menembus pabrik dan perusahaan makanan, otomatis penyerapan tenaga kerja akan lebih banyak.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kejaksaan (Kejari) Sampang, Fadilah Helmi mengatakan, bahwa jaksa agung juga mendukung Asta Cita Presiden dalam hal ketahanan pangan.</p>
<p>"Dan garam ini juga termasuk ketahanan pangan. Jika dikelola dengan baik, itu akan meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat setempat," jelasnya.</p>
<p>Jadi, produksi garam industri ini akan lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga Kabupaten Sampang tidak akan lagi dikenal hal negatifnya, tetapi lebih kepada pertumbuhan ekonominya.</p>
<p>"Kami sangat mendukung, dan ini perlu diketahui oleh masyarakat Sampang secara luas agar inovasi pemerintah ini bisa didukung," sarannya.</p>
<p>Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Hartono menuturkan, bahwa inovasi yang dicanangkan dan telah beroperasi itu harus didukung oleh semua stakeholder. Sebab tujuannya demi meningkatkan sektor ekonomi di Sampang.</p>
<p>"Meskipun bapak Pj (Pj Bupati Sampang) mungkin tidak lama lagi di Sampang, tapi inovasi atau produksi garam industri ini harus dijaga dan dilanjutkan dan harus dikawal bersama-sama," tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, produksi garam industri ini dikelola oleh koperasi, sehingga akan lebih mudah mendapatkan dukungan dana dan peningkatan taraf hidup.</p>
<p>"Jadi masyarakat perlu mendukung bagaimana gebrakan ini terus berlanjut. Karena kalau koperasi insyaallah segala persyaratan akan lebih mudah," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi SDN Gulbung 4, Disdik Sampang Mediasi Sengketa Lahan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungi-sdn-gulbung-4-disdik-sampang-mediasi-sengketa-lahan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungi-sdn-gulbung-4-disdik-sampang-mediasi-sengketa-lahan</guid>
<description><![CDATA[ Apabila mediasi yang dilakukan tidak menemukan kesepakatan, tuntutan ke pengadilan itu bisa menjadi pilihan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a72aba69292.webp" length="42084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 17:59:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>SDN Gulbung 4, kabupaten Sampang, kecamatan Pangarengan, sengketa lahan, ahli waris, gugatan, pengadilan, mediasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) berupaya melakukan mediasi dengan ahli waris lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gulbung 4, Kecamatan Pangarengan. Tujuannya, untuk mengetahui pasti permasalahan sengketa lahan yang terjadi.</p>
<p>Kepala Dinas (Kadis) Disdik Sampang, Mohammad Fadeli mengatakan, bahwa masalah sengketa lahan SDN Gulbung 4 hanya mis komunikasi. Karena, lahan tersebut sudah ditukar guling dengan salah satu tanah di daerah tersebut.</p>
<p>Sedangkan, masalah yang ada saat ini, itu hanya masalah internal keluarga ahli waris. Namun Disdik akan tetap berusaha untuk menyelesaikan permasalahan lahan sekolah tersebut. </p>
<p>"Saya barusan juga dari SDN Gulbung 4 untuk melihat riil di lapangan bersama pak Bambang BPKAD," terangnya, Sabtu (8/2/2025).</p>
<p>Dalam kunjungannya kelokasi SDN Gulbung 4, pihak Disdik ditemani Sekretaris Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Bambang Indra Basuki. </p>
<p>Namun pihaknya tidak bisa langsung memberikan keputusan untuk melakukan gugatan terkait lahan SDN Gulbung 4 tersebut. Tetapi apabila mediasi yang dilakukan tidak menemukan kesepakatan, tuntutan ke pengadilan itu bisa menjadi pilihan.</p>
<p>Menurutnya, masalah lahan sekolah itu eksekusinya lambat. Sebab pengukuran itu sudah dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sampang, dan tanah pengganti dari tukar guling itu sudah diberikan ke keluarga ahli waris. </p>
<p>"Kita sekarang sedang proses, kalau nanti memang ada yang tidak puas di sana tinggal gugat nanti di Pengadilan. Saat ini kita sedang mediasi, dan mediasi itu sebenarnya sudah lama dilakukan kami, bahkan sudah puluhan tahun," ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris BPPKAD Sampang, Bambang Indra Basuki hanya bisa membenarkan bahwa pihaknya turut serta bersama Disdik mengunjungi sekolah bermasalah itu. Dengan tujuan ingin menyelesaikan permasalahan tanah yang ditempati bangunan sekolah tersebut.</p>
<p>Pada saat itu juga, pihaknya ditemui oleh salah satu ahli waris dari tanah SDN Gulbung 4. Karena kebetulan ahli waris itu bekerja di sekolah tersebut.</p>
<p>Namun saat disinggung dari status tanah yang sengketa tersebut, Bambang enggan memberikan keterangan lebih detail. </p>
<p>"Kita di sana ketemu dengan salah satu ahli warisnya, yaitu pak Said namanya. Dan kebetulan dia menjadi pesuruh. Sementara kalau untuk statusnya kalau tidak salah dia PPPK," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tetapkan Pemenang Pilkada 2024, KPU Sampang Harap Masyarakat Bersatu Kembali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tetapkan-pemenang-pilkada-2024-kpu-sampang-harap-masyarakat-bersatu-kembali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tetapkan-pemenang-pilkada-2024-kpu-sampang-harap-masyarakat-bersatu-kembali</guid>
<description><![CDATA[ Penetapan itu berdasarkan hasil dari rapat pleno KPU RI, DPR RI komisi II bersama Kemendagri RI. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a6021842fa9.webp" length="37232" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 21:11:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pilkada Sampang, Jimad Sakteh, Mandat, KPU Sampang, KPU RI, DPR RI, Komisi II, Kemendagri RI, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang menggelar penyampaian usulan pengesahan pengangkatan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sampang terpilih 2024. Jumat (7/2/2025).</p>
<p>Ketua KPU Sampang, Aliyanto mengungkapkan bahwa penetapan itu merupakan tindak lanjut dari ketentuan hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada).</p>
<p>Penetapan tersebut berdasarkan surat dari KPU RI per tanggal 6 Februari 2025. Dan dalam surat tersebut merupakan hasil dari rapat pleno KPU RI, DPR RI komisi II bersama Kemendagri RI.</p>
<p>”Dan keputusan ini juga didasarkan pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) yang telah ditetapkan pada tanggal 5 Februari 2025," jelasnya, Jumat (7/2/2025).</p>
<p>Dalam kegiatan itu, KPU Sampang secara resmi menetapkan pasangan H. Slamet Junaidi dan KH. Ahmad Mahfudz sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang terpilih dalam Pilkada serentak tahun 2024.</p>
<p>Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada TNI Polri, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga kondusifitas selama proses Pilkada berlangsung.</p>
<p>Menurut Aliyanto, suksesnya gelaran pilkada di Sampang tidak lepas dari kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan pilihan.</p>
<p>“Pilkada telah usai, saatnya kita semua bersatu kembali untuk membangun Kabupaten Sampang lebih baik di masa yang akan datang,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, juru bicara (Jubir) Jimad Sakteh Amin Arif Tirtana mengungkapkan, dengan selesainya penyelenggaraan Pilkada Sampang, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk kembali bersatu membangun daerah dan menghilangkan sekat-sekat.</p>
<p>Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh masyarakat Sampang. Dan meminta masyarakat untuk ikut memberikan sumbangsih dalam pembangunan Sampang yang lebih baik pada 5 tahun mendatang.</p>
<p>”Nantinya, tidak ada lagi kubu 02 dan 01, Pilkada telah usai, saatnya kita semua bersatu kembali untuk membangun Kabupaten Sampang lebih baik lagi,” pungkasnya </p>
<p>Diketahui, dalam penyampaian usulan pengesahan Paslon terpilih pilkada Sampang 2024 itu, turut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Partai Politik, Tim Pendukung, serta pihak terkait lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sandang Akreditasi Paripurna, UTD PMI Sampang Siap Layani Kebutuhan Permintaan Darah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sandang-akreditasi-paripurna-utd-pmi-sampang-siap-layani-kebutuhan-permintaan-darah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sandang-akreditasi-paripurna-utd-pmi-sampang-siap-layani-kebutuhan-permintaan-darah</guid>
<description><![CDATA[ Karena yang memakai jasa kami tidak hanya masyarakat Sampang, tetapi juga daerah sekitar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a5e4ab6420b.webp" length="34578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 18:46:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PMI Sampang, UTD PMI Sampang, Puskesmas Pangarengan, akreditasi, Paripurna, donor darah, PMI Surabaya, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pelayanan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Sampang patut dibanggakan. Sebab, dengan kinerja dan administrasi yang lengkap, kini telah menyandang akreditasi Paripurna.</p>
<p>Kepala UTD PMI Sampang, dr Indah Nur Susanti menyampaikan, bahwa fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia harus terstandar semua. Sehingga masyarakat selaku pengguna, itu akan merasa dilayani sesuai dengan standar.</p>
<p>"Maka pemerintah menekankan agar semua fasilitas kesehatan, termasuk UTD PMI harus melakukan standarisasi dengan proses akreditasi," jelasnya, Jumat (7/2/2025).</p>
<p>Menurut dr Indah Nur Susanti, PMI Sampang sudah mencanangkan akreditasi tersebut sejak tahun 2023. Dan di 2024 sudah banyak UTD PMI di Indonesia yang juga melakukan proses akreditasi, termasuk UTD PMI Sampang.</p>
<p>"Cuma sempat ada kendala, seperti penyiapan gedung karena waktu itu kami masih di areal rumah sakit RSMZ. Cuma kami berusaha semaksimal agar gedung UTD PMI Sampang sesuai standar pusat," ucapnya.</p>
<p>Dengan proses yang signifikan, UTD PMI Sampang menyiapkan dokumen resmi terkait izin operasional UTD PMI dan akhirnya mendapat izin Online Single Submission (OSS) dan segala instrumen pemenuhan standar akreditasi.</p>
<p>"Kita memakai panduan dari Kemenkes RI, dan setiap bulan kami pantau apa kebutuhan yang harus dipenuhi. Sebenarnya pelayanan darah di UTD PMI Sampang sudah memenuhi standarisasi sejak lama. Jadi kami hanya menunggu regulasi itu," ungkapnya.</p>
<p>Dan pada 22 Desember 2024, proses akreditasi UTD PMI Sampang berlangsung setelah melihat kosongan waktu dari pihak surveiyer. </p>
<p>"Dan Alhamdulillah sangat mendukung, apa yang kami butuhkan disupport. Tapi berhubung kantor UTD PMI kecil, akhirnya ketua PMI Anwari, mendukung untuk disiapkan di kantor PMI. Itu support yang sangat besar bagi UTD," ucapnya bersyukur.</p>
<p>Dengan menyandang akreditasi Paripurna, UTD PMI Sampang berharap kepada masyarakat bagi yang membutuhkan darah, atau yang mempercayakan diri terhadap proses pengambilan darah, itu semakin kuat.</p>
<p>"Karena yang memakai jasa kami tidak hanya masyarakat Sampang, tetapi juga daerah sekitar, seperti Blega," ingatnya.</p>
<p>Sebab proses pengambilan darah di UTD PMI Sampang sudah sesuai dengan standar. Sehingga masyarakat diminta tidak ragu terhadap pelayanan dan kebutuhan darah pada pasien yang membutuhkan.</p>
<p>Meskipun saat ini UTD PMI Sampang masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi pihaknya tetap berupaya dengan melakukan droping dari UTD PMI yang lebih besar, misalnya dari Surabaya.</p>
<p>"Saya berharap kepada masyarakat agar percaya untuk mendonorkan darahnya ke kami, karena jika penyediaan darah banyak, otomatis kebutuhan masyarakat terpenuhi. Artinya dari masyarakat Sampang kembali ke Sampang juga," pungkas Kepala Puskesmas Pangarengan itu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>KPU Sampang Tetapkan Paslon Jimad Sakteh Pemenang Pilkada 2024</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kpu-sampang-tetapkan-paslon-jimad-sakteh-pemenang-pilkada-2024</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kpu-sampang-tetapkan-paslon-jimad-sakteh-pemenang-pilkada-2024</guid>
<description><![CDATA[ Sebagaimana instruksi KPU RI yang diterima KPU Sampang, pleno penetapan dilakukan satu hari setelah putusan MK ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a56419e5ec0.webp" length="40942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 09:33:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>KPU Sampang, pilkada Sampang, mahkamah konstitusi, sengketa Pilkada, paslon pemenang, Jimad Sakteh, Mandat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang resmi menetapkan Pasangan Calon (Paslon ) Nomor Urut 2, H. Slamet Junaidi dan KH Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh) sebagai pemenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Penetapan ini dilakukan KPU Sampang dalam rapat pleno terbuka yang digelar secara hybrid, pada Kamis (6/2/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Hal tersebut tertuang pada Surat Keputusan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024 usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 237/PHPU.BUP-XXIII/2025.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua KPU Sampang, Aliyanto mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 18 Tahun 2024, KPU harus menetapkan paslon terpilih Pilkada 2024 dalam waktu tiga hari usai pembacaan putusan oleh MK.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Sesuai instruksi KPU RI yang kami terima, pleno penetapan dilakukan satu hari setelah putusan MK. Sehingga atas dasar itulah kami melaksanakannya," jelasnya, Jumat (7/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Menurut Aliyanto, setelah pleno penetapan dilakukan, KPU akan menyerahkan hasil keputusan tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Hasil pleno akan diserahkan sebagai dokumen pengesahan untuk dilanjutkan ke proses selanjutnya," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Disebutkannya, berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara, paslon peserta Pilkada 2024 yang telah ditetapkan KPU Sampang, paslon nomor urut 2: H Slamet Junaidi dan KH Ahmad Mahfud meraih 338.482 suara.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">”Penetapan sekaligus pengumuman pukul 21.00 WIB. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, 6 Februari 2025,” pungkasnya <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, paslon nomor urut 1: Ra Mamak–H. Abdullah Hidayat (Mandat) melayangkan gugatan sengketa Pilkada ke MK. Namun MK menolaknya dengan alasan tidak memenuhi unsur dan pembuktian untuk diterima. <strong>(adv)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya Edukasi Pentingnya Jaga Kesehatan Gigi Anak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-poltekkes-kemenkes-surabaya-edukasi-pentingnya-jaga-kesehatan-gigi-anak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mahasiswa-poltekkes-kemenkes-surabaya-edukasi-pentingnya-jaga-kesehatan-gigi-anak</guid>
<description><![CDATA[ Pengetahuan pencegahan sejak usia dini, itu lebih baik ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a485a8e8fe4.webp" length="52684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 17:59:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Siswa, SDN Dulang 2, Sampang, Poltekkes Kemenkes Surabaya, kesehatan gigi, penyuluhan, mahasiswa Poltekkes, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Mahasiswi dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya melakukan penyuluhan terhadap kesehatan mulut dan gigi siswa sekolah dasar negeri (SDN) Dulang 2, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Sampang. Tujuannya, untuk mengetahui karies gigi dengan menggunakan metode 'Media Shopping Care'</p>
<p>Sejumlah Mahasiswi tersebut terdiri dari, Radinda Putri Anggreta, Elok Ghanifiyanti, Nahdya Nadita dan Sukma Ayu Kusumaningtiyas. Penyuluhan mulut dan gigi tersebut hanya menyasar kelas tinggi, yaitu IV dan V.</p>
<p>"Kegiatannya tadi dimulai sejak pukul 09:30 hingga 11:30. Anak-anak sangat antusias mengikuti arahan dari adik-adik mahasiswa," jelas Kepala UPTD SDN Dulang 2, Ah. Busiri, Kamis, (6/2/2025).</p>
<p>Menurutnya, penyuluhan terhadap mulut dan gigi anak tersebut sangat membantu dan berdampak positif pada lembaganya. Sehingga anak-anak bisa lebih mengerti cara menjaga kesehatan giginya.</p>
<p>"Sehingga siswa-siswi kami mulai paham bagaimana cara merawat giginya. Karena ketika pengetahuan itu diberikan sejak usia dini, itu sepertinya lebih bermanfaat," ucapnya.</p>
<p>Busiri memaparkan bahwa kegiatan tersebut hanya menyasar kelas IV dan V, itu karena nanti di bulan Mei mendatang, akan ada kegiatan lanjutan. Namun dirinya tidak tahu pasti seperti apa lanjutan tersebut.</p>
<p>Sementara, menurut Ketua Penyuluhan Media Shopping Care Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Radinda Putri Anggreta menyampaikan, bahwa merupakan kegiatan lanjutan. Sebab pada tanggal 8 September 2024 lalu, itu dilakukan pemeriksaan gigi secara menyeluruh.</p>
<p>"Hari ini kegiatan tindak lanjut untuk mengetahui kondisi siswa setelah kegiatan pemeriksaan di bulan September lalu," terangnya.</p>
<p>Dalam penyuluhan itu, pihak mahasiswa tidak hanya melakukan pemeriksaan saja. Tetapi jika diketahui ada siswa yang terdapat masalah dengan giginya, itu langsung diberikan obat. Namun baginya, pengetahuan pencegahan sejak usia dini, itu lebih baik.</p>
<p>"Nanti perkiraan Bulan Mei kami datang lagi untuk pemeriksaan lanjutan. Kami semua senang bisa akrab dengan anak-anak, mudah-mudahan kegiatan kami bisa membantu mereka (siswa)," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>MK Tolak Gugatan Paslon Mandat, Jubir Jimad Sakteh: Kami Sangat Bersyukur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mk-tolak-gugatan-paslon-mandat-jubir-jimad-sakteh-kami-sangat-bersyukur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mk-tolak-gugatan-paslon-mandat-jubir-jimad-sakteh-kami-sangat-bersyukur</guid>
<description><![CDATA[ Dalam sidang sengketa Pilkada Sampang, MK tidak mendapatkan keyakinan akan kebenaran terhadap dalil pokok permohonan pemohon ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a410dcd1f15.webp" length="30554" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 09:59:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pilkada Sampang, gugatan ke MK, putusan MK, penolakan gugatan, Jimad Sakteh, Mandat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Gugatan hasil Pilkada Kabupaten Sampang yang diajukan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ra Mamak–H. Abdullah Hidayat (Mandat) ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak memenuhi unsur dan pembuktian untuk diterima.</p>
<p>Putusan tersebut hasil kesepakatan sembilan hakim dalam Rapat Permusyawaratan Hakim dan dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim MK Suhartoyo, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (5/2/ 2025) malam.</p>
<p>“Permohonan gugatan Pilkada yang diajukan pasangan Mandat tidak dapat diterima karena tidak memenuhi unsur dan bukti yang kuat,” kata Ketua Majelis Hakim MK Suhartoyo.</p>
<p>Sembilan hakim yang memutuskan menolak gugatan hasil Pilkada Sampang terdiri dari Suhartoyo sebagai ketua merangkap anggota, Saldi Isra, Daniel P Foekh, M Guntur Hamzah, Arief Hidayat, Anwar Usman, Enny Nurbaningsih, Ridwan Mansyur dan Arsul Sani.</p>
<p>Hakim MK lainnya, Daniel P Foekh menyebutkan, dalil yang berkaitan dengan dugaan terstruktur Smsistematis dan masif (TSM) yang disampaikan tim hukum Mandat tidak memiliki bukti kuat.</p>
<p>“Berdasarkan seluruh uraian pertimbangan, MK tidak mendapatkan keyakinan akan kebenaran terhadap dalil pokok permohonan pemohon,” jelasnya.</p>
<p>Dengan begitu, tidak ada relevansi untuk meneruskan permohonan pada pemeriksaan persidangan lanjutan untuk pembuktikan.</p>
<p>Sebab, mahkamah telah meyakini bahwa tahapan-tahapan pemilihan Pilkada di Kabupaten Sampang pada tahun 2024 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.</p>
<p>“Mahkamah telah meyakini kalau pilkada di Sampang dilaksanakan sesuai ketentuan,” pungkasnya </p>
<p>Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Paslon Nomor Urut 2, H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfudz (Jimad Sakteh), Amin Arif Tirtana mengaku bersyukur setelah menyaksikan hasil putusan MK. Sebab semua gugatan yang disampaikan oleh Pasangan Mandat ditolak.</p>
<p>"Kami bersyukur kepada Allah SWT dan kami mengucapkan terima kasih yang banyak kepada masyarakat Sampang, tim dan relawan yang ikut hadir nonton bareng di sekitar gedung MK," tutupnya (6/2/2025)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Kerahkan 100 Personel Kawal Pelajar di Jalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-kerahkan-100-personel-kawal-pelajar-di-jalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-kerahkan-100-personel-kawal-pelajar-di-jalan</guid>
<description><![CDATA[ Masyarakat dihimbau agar  memperlambat kendaraannya ketika akan melewati simpul jalan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a35e8b86a2b.webp" length="39556" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 21:51:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, pelajar, pasar, simpul jalan, siswa, keamanan, lalulintas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Polres Sampang terjunkan 100 personel pada 32 lokasi. Di antaranya, simpang jalan, jalan depan pasar dan jalan depan sekolah khusus wilayah kota. Tujuannya, memberikan pelayanan dan mencegah terjadinya kejahatan.</p>
<p>"Saya perintahkan anggota bagian, satuan, dan seksi Polres bergabung dengan personil Satlantas untuk memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat saat pagi hari dengan menempati 32 pos di kawasan Sampang kota," jelas Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Rabu (5/2/2025).</p>
<p>Selain menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di kawasan Sampang kota, kegiatan serupa dilaksanakan juga di Polsek jajaran. Dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya para pelajar yang berangkat menuju sekolah.</p>
<p>"Hal ini merupakan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban khususnya dalam bidang lalu lintas agar tertib, aman lancar dan terkendali," ucapnya.</p>
<p>Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, polisi juga memberikan imbauan tertib berlalu lintas serta membantu masyarakat dan pelajar menyeberang jalan agar tidak terjadi kecelakaan.</p>
<p>Atensi tersebut dilakukan mengingat aktifitas masyarakat dan pelajar di pagi hari meningkat. Baik masyarakat yang akan pergi bekerja dan siswa yang hendak sekolah.</p>
<p>"Dengan memaksimalkan anggota di lapangan saat pagi hari, saya berharap masyarakat pengguna jalan khususnya para pelajar lebih terjamin keselamatannya," harapnya.</p>
<p>Masyarakat diimbau agar memperlambat kendaraannya ketika akan melewati simpul jalan. Seperti di pasar, sekolah dan pusat kegiatan masyarakat. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>"Untuk seluruh masyarakat, mari menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan dengan mematuhi rambu lalu lintas, mematuhi perintah petugas di jalan dan selalu beretika di jalan raya," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : RIzqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Larangan Penjualan LPG 3 Kilogram ke Pengecer Resmi Dibatalkan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/larangan-penjualan-lpg-3-kilogram-ke-pengecer-resmi-dibatalkan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/larangan-penjualan-lpg-3-kilogram-ke-pengecer-resmi-dibatalkan</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini sedang dibahas kebijakan agar pengecer bisa naik kelas menjadi sub pangkalan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a30ca6e26b1.webp" length="31268" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 14:32:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>LPG 3 kilogram, larangan penjualan pengecer, pemerintah pusat, presiden Prabowo Subianto, kementerian ESDM, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP –</span></strong><span lang="IN"> Kebijakan larangan penjualan <em>liquefied petroleum gas </em>(LPG) kemasan 3 kilogram kepada pengecer resmi dibatalkan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, kebijakan itu berlaku sejak 1 Februari 2025 atas perintah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun, kebijakan tersebut banyak menuai keresahan di tengah masyarakat. Sebab, masyarakat merasa kesulitan mendapatkan tabung gas melon itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang, Abdi Barri Salam mengaku langsung berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Surabaya ketika ada kebijakan larangan menjual LPG ke pengecer.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebab, kebijakan mengenai LPG sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga kami perlu melakukan koordinasi ke pihak Pertamina mengenai informasi larangan itu," jelasnya, Rabu (5/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Informasi terakhir dari pihak Pertamina, larangan penjualan kepada pengecer sudah dibatalkan. Saat ini sedang digodok kebijakan bagaimana pengecer tersebut bisa naik kelas menjadi sub pangkalan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehingga harapannya harga yang diterima masyarakat sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi, red) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," ucap Abdi Barri Salam.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meski demikian, Abdi Barri menyebut, petunjuk teknis (juknis) tentang kebijakan terbaru itu masih dalam tahap pembahasan di Kementerian ESDM dan Pertamina.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Untuk waktunya kami tetap menunggu informasi dari pusat. Cuma informasi dari pihak Pertamina, sekarang memang masih dalam tahap pembahasan," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebelumnya, Surat Keputusan (SK) Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 tanggal 24 Desember 2024 tentang HET LPG Tabung 3 kilogram di Provinsi Jawa dengan kenaikan dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 berlaku per 15 Januari 2025. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Kena Hipnotis, Siswa SMKN 1 Sampang Kehilangan Motor di Sekolah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-kena-hipnotis-siswa-smkn-1-sampang-kehilangan-motor-di-sekolah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-kena-hipnotis-siswa-smkn-1-sampang-kehilangan-motor-di-sekolah</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku mendekati korban dan meminjam kunci motor dengan alasan untuk menjemput guru di pasar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a3047ab0736.webp" length="88886" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 13:37:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curanmor, polres Sampang, Satreskrim, SMKN 1 Sampang, gendam, hipnotis, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Nasib nahas menimpa salah satu siswa SMKN 1 Sampang. HY yang masih duduk di kelas X itu tak sadarkan diri setelah dihipnotis oleh seorang pria yang tak dikenalnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">HY diduga menjadi korban hipnotis saat sadar bahwa motor Beat dengan nomor polisi (nopol) L 3667 SK miliknya dibawa kabur pelaku pada Senin (3/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.43 WIB, saat HY baru masuk ke sekolah. Detik-detik saat pelaku melancarkan aksinya sempat terekam CCTV sekolah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasarkan rekaman CCTV itu, terlihat saat korban baru masuk ke lingkungan sekolah dan memarkir sepeda motornya. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kemudian HY dipanggil oleh pelaku yang memiliki ciri-ciri rambut pendek mengenakan kemeja hitam dan celana panjang serta menggendong tas. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pelaku langsung mendekati korban dan memberikan helm warna hitam sembari meminta kunci motor kepada korban. Lalu seketika pelaku membawa kabur motor korban.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat dikonfirmasi, orang tua HY, Ismail mengatakan, pelaku mendekati anaknya dengan alasan ingin meminjam kunci motor untuk menjemput guru di pasar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya menduga, pelaku menggunakan hipnotis sehingga anaknya dengan menyerahkan kunci motor secara Cuma-cuma.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya dan korban bersama dewan guru langsung melaporkan kasus ini ke Polres Sampang. Kami berharap pelaku segera ditangkap dan motor yang dicuri bisa kembali," ujarnya, Rabu (5/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin membenarkan adanya laporan tersebut. laporan itu tentang dugaan penipuan dengan modus hipnotis.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Laporannya kemarin (3/2/2025) sekitar habis Zuhur yang melapor. Saat Ini masih dalam proses lidik unit Reskrim," terangnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Isra Miraj, Kapolres Sampang: Polisi Harus Humanis dan Berakhlak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-isra-miraj-kapolres-sampang-polisi-harus-humanis-dan-berakhlak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-isra-miraj-kapolres-sampang-polisi-harus-humanis-dan-berakhlak</guid>
<description><![CDATA[ Untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a1e41a0813e.webp" length="30834" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 17:59:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polri, polres Sampang, AKBP Hartono, isra Miraj, institusi kepolisian, humanis, masyarakat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar peringatan Isra Miraj 1446 H di Masjid Ar Rasyid, Selasa (4/2/2025), dengan mengambil tema "Hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Kinerja guna menjadi Polri Presisi Indonesia maju”.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono mengatakan, peringatan Isra Miraj merupakan program tahunan Polres Sampang dalam pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) untuk membentuk karakter anggota Polri menjadi lebih humanis dan berakhlak mulia.</p>
<p>Pasalnya, Binrohtal menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga integritas dan profesionalisme personel Polri. Tujuannya, agar setiap personel mempunyai semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas, sekaligus sebagai benteng pengaman dari potensi pelanggaran.</p>
<p>AKBP Hartono juga mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar tetap solid, kompak, dan terus meningkatkan kualitas kerja yang harus disertai ibadah untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polres Sampang.</p>
<p>Sementara itu, Kasubdit Bintibsos Polda Jatim AKBP Bahrun Nasikin dalam ceramahnya mengajak seluruh keluarga besar Polres Sampang untuk meneladani Nabi Muhammad SAW dan menjadikan panduan dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian.</p>
<p>“Kita dapat meneladani Nabi Muhammad SAW dengan cara mengamalkan nilai-nilai mulia yang beliau ajarkan. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam urusan pribadi, keluarga, masyarakat, maupun kedinasan,” sarannya.</p>
<p>Perwira menengah Polri yang akrab dipanggil ustaz Bahrun Nasikin itu menjelaskan, peristiwa Isra Miraj sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah khususnya salat dalam menguatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT.</p>
<p>Dirinya mengingatkan kepada seluruh anggota Polres Sampang untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dalam melayani masyarakat, serta menjadikannya sebagai ladang pengabdian sekaligus ibadah.</p>
<p>“Melalui semangat Isra Miraj, mari kita jadikan kualitas ibadah sebagai dasar untuk memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung masyarakat. Profesi sebagai anggota Polri bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara yang bernilai ibadah,” pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Legislatif Singgung Polemik SDN Gulbung 4 dan Jalan Rusak di Musrenbang RKPD Kecamatan Pangarengan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/legislatif-singgung-polemik-sdn-gulbung-4-dan-jalan-rusak-di-musrenbang-rkpd-kecamatan-pangarengan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/legislatif-singgung-polemik-sdn-gulbung-4-dan-jalan-rusak-di-musrenbang-rkpd-kecamatan-pangarengan</guid>
<description><![CDATA[ Ada satu ruas jalan kabupaten yang belum pernah tersentuh pembangunan sama sekali. Yaitu ruas jalan Desa Gulbung-Apaan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a1b90bab17e.webp" length="65896" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 14:13:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Musrenbang, kecamatan Pangarengan, kabupaten Sampang, pemerintah daerah, jalan poros kabupaten, desa Apaan, Gulbung, DPRD Sampang, komisi IV, Bapemperda, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang menyebutkan beberapa problem yang ada di Kecamatan Pangarengan. Di antaranya, pertanian, perikanan dan nelayan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun yang paling riskan, yaitu permasalahan sengketa lahan SDN Gulbung 4 dan jalan poros kabupaten yang belum tersentuh pembangunan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Muhammad Faruk mengatakan, Kecamatan Pangarengan merupakan kecamatan dengan jumlah desa paling sedikit. Yaitu hanya 6 desa: Desa Pangarengan, Ragung, Apaan, Gulbung, Pacanggaan dan Desa Panyerangan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mayoritas masyarakat di sini bergerak di bidang pertanian, nelayan dan perikanan," ungkap anggota DPRD Sampang dari daerah pemilihan (dapil) 1 itu, Selasa (4/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap agar pemerintah memikirkan ketersediaan sarana prasarana (sarpras) yang dibutuhkan petani dan nelayan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain itu, Faruk juga menyinggung sektor pendidikan yang masih memiliki problem hingga saat ini. Misalnya, di SDN Gulbung 4 yang status kepemilikan tanahnya masih menjadi polemik.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Karena polemik saling klaim itu, siswa-siswi untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) harus menumpang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sampai saat ini masih sengketa lahan," ucapnya di Musrenbang RKPD tahun 2026 Kecamatan Pangarengan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi kami berharap kepada pemerintah daerah agar secepatnya mencari solusi. Supaya masalah ini tidak berlarut-larut. Bahkan sekolah itu sempat di-tag oleh admin Gerindra," tegasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Lebih lanjut, Faruk menyebut, ada empat jalan poros kabupaten yang perlu dibangun: jalan poros Torjun-Pangarengan, ruas jalan Desa Aeng Sareh-Gulbung, ruas jalan Gulbung-Apaan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Bahkan hingga saat ini, ada satu poros jalan kabupaten yang belum pernah tersentuh pembangunan. Yakni ruas jalan Desa Gulbung-Apaan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kebetulan saya sempat jalan-jalan. Ternyata betul. Kondisi dan medan jalan sangat parah. Kami berharap agar jalan poros kabupaten itu menjadi prioritas," pungkas Ketua Bapemperda DPRD Sampang itu. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasutri Asal Australia Terdampar di Pulau Giliyang Sumenep</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasutri-asal-australia-terdampar-di-pulau-giliyang-sumenep</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasutri-asal-australia-terdampar-di-pulau-giliyang-sumenep</guid>
<description><![CDATA[ Mereka terdampar di perairan Sumenep saat membawa kapal Yacht Australian akibat mesin mati ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a1ad96b2364.webp" length="42630" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 13:24:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Turis asing, WNA, Australia, warga asing, Kabupaten Sumenep, pulau Giliyang, perairan Sumenep, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SUMENEP, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pasangan suami istri (pasutri) asal Australia, Watt Petter Jhon dan Delves Catherine Winifred, ditemukan terdampar di perairan Sumenep saat membawa kapal Yacht Australian akibat mesin mati.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kapolres Sumenep, AKBP Hendro Noveri Santoso mengatakan, pertolongan yang diberikan oleh pihak kepolisian kepada warga negara asing (WNA) itu merupakan wujud kepedulian Polri terhadap sesama manusia.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selain melakukan pertolongan, AKBP Hendro Noveri Santoso juga mengundang dan memberikan dukungan moril kepada pasutri asal Australia itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Delves Catherine Winifred dan Watt Petter Jhon ditemukan terdampar di perairan Sumenep akibat kapal Yacht Australian mengalami mesin mati," ungkapnya, Selasa (4/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sebagai bentuk kepedulian, polisi menyambut WNA tersebut dengan penuh empati dan memastikan kondisi kesehatan mereka. Selain itu, juga memberikan motivasi agar tetap kuat menghadapi situasi yang dialami. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selanjutnya, jajaran Polres Sumenep juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memberikan bantuan yang diperlukan, termasuk fasilitas sementara dan pendampingan selama proses pemulihan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami dari Polres Sumenep ingin memastikan bahwa saudara kita yang mengalami musibah ini mendapatkan perhatian yang layak. Kami hadir untuk memberikan semangat dan bantuan yang diperlukan agar mereka bisa segera melanjutkan perjalanannya dengan aman," harapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aksi kemanusiaan itu merupakan wujud dari semangat Polri Presisi. Sebab tugas kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban. Melainkan juga hadir dalam situasi kemanusiaan, memberikan rasa aman serta kepedulian kepada siapa pun, tanpa memandang latar belakang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Polres Sumenep harus terus menunjukkan komitmennya dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat, termasuk warga negara asing yang membutuhkan bantuan," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN"><strong>Editor: Ali Wafa</strong><o:p></o:p></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Sampang Kembali Terapkan Parkir Berlangganan, Ini Tarifnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-kembali-terapkan-parkir-berlangganan-ini-tarifnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-kembali-terapkan-parkir-berlangganan-ini-tarifnya</guid>
<description><![CDATA[ Masyarakat luas juga dapat merasakan dampaknya, misalnya melalui program pembangunan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a0b5409cc63.webp" length="40298" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 20:59:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Parkir berlangganan, Pemkab Sampang, Dishub, masyarakat, pembangunan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali menerapkan parkir berlangganan. Tujuannya, untuk meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Cholilurrahman melalui Kabid Hubungan Darat, Hery Budiyanto mengatakan, tahun 2019 hingga 2022 pemerintah sudah menerapkan parkir berlangganan. Tetapi pada tahun 2023-2024 kembali dilakukan dengan sistem manual atau non berlangganan.</p>
<p>“Dengan sistem non berlangganan, capaian PAD rendah. Untuk kembali meningkatkan PAD maka tahun ini kita menerapkan sistem berlangganan,” jelasnya, Senin (3/2/2025).</p>
<p>Menurut Herry, parkir berlangganan lebih banyak manfaatnya. Sebab selain biaya tarif lebih murah juga dapat meningkatkan PAD. Selain itu, tingginya retribusi parkir tersebut di Sampang, masyarakat luas juga dapat merasakan dampaknya, misalnya melalui program pembangunan.</p>
<p>“Parkir langganan bekerja sama dengan Samsat, untuk tarif bayar diawal melalui Samsat saat pembayaran pajak kendaraan,” terangnya.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa parkir berlangganan akan diterapkan pada Februari 2025. Sasarannya bagi kendaraan berplat nomor Sampang. Adapun kendaraan luar Kabupaten Sampang dikenakan tarif dengan biaya yang bervariasi sesuai jenis kendaraan.</p>
<p>Ketentuan tersebut pihak dishub sudah melakukan sosialisasi di 14 kecamatan dengan melibatkan lurah atau kepala desa (Kades), perangkat desa, dan stakeholder. Harapannya, agar masyarakat luas bisa memahami isi materinya.</p>
<p>Tarif parkir berlangganan sesuai dengan peraturan daerah (Perda) No. 1 tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, untuk R2/R3 Rp. 30.000 per tahun, R4 Rp 40.000 dan R6 Rp 60.000 per tahun.</p>
<p>“Untuk kendaraan berplat nomor luar Sampang dikenakan tarif sekali parkir, yakni R2 hanya Rp 2.000, dan R4 Rp 5.000,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan Berencana</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-berhasil-amankan-pelaku-pembunuhan-berencana</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-berhasil-amankan-pelaku-pembunuhan-berencana</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a0716c98702.webp" length="24894" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 15:35:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Satreskrim, kasus pembunuhan, motif, pembunuhan berencana, proses lanjut, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Pelaku kasus pembunuhan Y (37) pada Senin (27/1/2025) di Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berhasil diamankan oleh pihak kepolisian hanya satu orang saja berinisial H (38)," ungkap Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Senin (3/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">AKBP Hartono menjelaskan, penangkapan dilakukan satu hari setelah kejadian pada saat pelaku berada di Kabupaten Probolinggo.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Namun motif pembunuhan itu masih belum bisa diterangkan secara gamblang. Alasannya, saat ini kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami masih dalami terkait kasus pembunuhan tersebut. Jadi untuk sementara waktu belum bisa kami jelaskan secara rinci. Hanya saja kami pastikan itu pembunuhan berencana karena sudah membawa sajam,” terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Berdasarkan informasi dari warga yang kebetulan berada di tempat kejadian perkara (TKP), yang kemudian diperjelas oleh pengakuan tersangka, keberadaan satu orang yang lain, itu hanya kebetulan dan tidak ikut melakukan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jadi meski anaknya mengatakan ada dua orang pada ibunya kemarin, satunya tidak ikut melakukan, tetapi kami akan terus melakukan pendalaman terkait hal itu," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan juga Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.<strong> (*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Kantor PWI, Kejari Sampang Buka Keran Kerja Sama</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungi-kantor-pwi-kejari-sampang-buka-keran-kerja-sama</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungi-kantor-pwi-kejari-sampang-buka-keran-kerja-sama</guid>
<description><![CDATA[ Kajari Sampang berpendapat: baik buruknya citra Sampang, tergantung dari pada informasi yang disampaikan oleh media ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_67a0608519727.webp" length="41236" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 14:07:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kejari Sampang, PWI Sampang, sinergitas, silaturahmi, kunjungan, Kantor PWI, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang berkunjung ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Tujuannya, untuk menjalin silaturahmi dan bersinergi dalam membangun daerah.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Terima kasih atas sambutannya. Ini sangat luar biasa. Semoga pada kesempatan ini kita bisa saling bersinergi ke depannya," ucap Kepala Kejari (Kajari) Sampang Fadilah Helmi, Senin (3/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Fadilah menyampaikan, kunjungan ke kantor PWI merupakan agenda pertama kalinya. Karena sejak awal menjabat di Sampang, dirinya masih harus menyelesaikan kegiatan lain.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami sekarang bersama dengan tim lengkap, dari Kasi Intel, Pidum, Kasubag dan Kasi Pidsus, serta tim lainnya," ungkapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pihaknya berharap, setelah pertemuan tersebut dapat tercipta sebuah sinergi dalam hal publikasi pemberitaan. Dengan begitu, Kejari Sampang akan lebih dikenal.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan demikian pula, sehingga masyarakat luas dapat memiliki akses untuk membaca informasi tentang kegiatan yang ada di Kejari Sampang.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sebenarnya agenda hari ini sudah kami bicarakan dengan kasi Intel. Namun karena ada Pilkada, kami masih menunggu dulu. Takutnya ada kesalahpahaman dan memicu informasi kurang baik," ucapnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Jika nanti butuh informasi terkait Kejaksaan, bisa langsung ke Kasi Intel. Kalau Kasi Intel masih belum memberikan respons, bisa langsung ke saya," tutupnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sampang, Diecky E.K. Andriansyah mengatakan hal yang sama: peran media sangat penting. Media tidak boleh dipandang sebelah mata.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Karena baik buruknya kondisi Sampang, itu tergantung dari pada informasi yang disampaikan oleh media," terangnya, Senin (3/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya berharap agar kunjungan ke PWI Sampang tidak putus hanya pada saat ini. Pihaknya menginginkan agar sinergi antara institusinya dan media tetap terjalin.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berencana nanti mengadakan agenda dan akan mengundang media," pungkasnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ketua PWI Sampang, Fathor Rahman menyampaikan terima kasih atas kunjungan jajaran Kejari Sampang. Pertemuan itu menjadi agenda yang baik untuk bersinergi dalam hal publikasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami siap bekerja sama dan membranding pemberitaan yang bisa membantu dan mencerdaskan," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pria yang akrab dipanggil Mamang itu menyampaikan, media memiliki peran penting dalam perkembangan suatu wilayah. Untuk itu, media dan instansi pemerintah perlu saling menjalin kerja sama dan informasi.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami berharap Kejari Sampang ke depan bisa lebih terbuka dan memberikan informasi. Agar teman-teman media bisa mendapatkan informasi yang kredibel dan bisa dipercaya," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Mas&amp;apos;ud, Pria Pencetus Alat Musik Tradisional Selawat di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mengenal-masud-pria-pencetus-alat-musik-tradisional-selawat-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mengenal-masud-pria-pencetus-alat-musik-tradisional-selawat-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Ada kisah menarik di balik penemuan sejumlah alat musik selawat tradisional itu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_679db528b1acc.webp" length="60192" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 13:37:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Shalawat, Musik Tradisional, Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Sampang, generasi muda, serangan shalawat, sumur, derigen, generasi pecinta shalawat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"> Masyarakat Kabupaten Sampang tidak asing dengan lantunan musik selawat yang menggema setiap perayaan bulan Maulid Nabi. Namun hingga kini, belum ada yang tahu siapa pencetus alat musik tradisional itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mas’ud (50), warga Dusun Sedeen, Desa Krampon Timur, Kecamatan Torjun itulah penemu pertama kali alat musik tradisional selawat itu. Hingga kini, alat itu masih lestari dan menjadi inspirasi banyak pemuda desa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Saat ditemui di kediamannya, ayah dua anak itu tengah memeriksa peralatan musiknya. Alat-alat itu tertata rapi di samping rumahnya. Mulai dari drum, ketipung, jeriken bekas, pentungan dari kayu, dan koper tempat menampung kabel.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Pada tahun 1995, Mas’ud mulai menemukan satu alat musik dari jeriken. Penemuan jeriken sebagai alat musik itu memiliki kisah lucu. Mulanya, Mas’ud biasa mengambil air ke sumur menggunakan jeriken. Sambil menunggu air, dia menyanyi dan menabuh jeriken tersebut.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Seingat saya itu bulan Safar. Kan banyak lantunan selawat di spiker itu. Jadi tangan saya bergerak menabuh," ucapnya, Sabtu (1/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Setelah pertengahan bulan Safar, sekitar tanggal 10, tetangga Mas’ud merayakan Maulid Nabi Muhammad. Tanpa ada yang menyuruh, dia langsung membawa satu jeriken sembari memenuhi undangan. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tengah ramainya undangan dan lantunan selawat dari sound sistem, Mas’ud mencoba sambil menabuh mengikuti irama selawat. Tidak disangka, masyarakat yang mendengar menyukai tabuhan Mas’ud itu. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Selain enak, masyarakat waktu itu merasa lebih bersemangat jika selawat diiringi dengan musik," ungkap suami dari Siti Zaenab itu.<o:p></o:p></span></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x_679db6eea0479.webp" alt=""></p>
<p><span lang="IN">Seiring berjalannya waktu, Mas’ud terus mengembangkan alat musik tradisional selawat. Dia menambah alat lain untuk melengkapi. Setelah alat musik itu lengkap, dia mulai mengajak anak-anak muda menjadi personelnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Saya mulai mengajari anak-anak muda hingga bisa. Setiap seminggu sekali mencoba. Karena masyarakat sudah mulai banyak yang melirik dan ingin mengundang," terangnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mas’ud mulai menata dan menemukan 8 orang personel dan 8 orang pemuda lagi sebagai cadangan. Kemudian grup yang diberi nama 'Serangan Shalawat' itu mulai menerima panggilan untuk tampil. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tapi saya tidak memberikan tarif atau ongkos. Karena ini selawat. Meskipun tidak dipungkiri, tuan rumah pasti memberi sedekah untuk grup kami," tuturnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mas’ud mengakui, saat ini sudah banyak grup musik selawat. Salah satunya di Desa Dulang, Desa Patarongan, Desa Ragung dan hampir di seluruh wilayah Sampang. Meskipun tidak banyak yang tahu bahwa pencetus alat musik selawat itu dirinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dirinya merasa bangga. Sebab, kelompok anak muda yang suka terhadap majelis selawat, bisa mencegah dari perbuatan negatif. Selain itu, masyarakat yang datang ke acara selawat tidak mengantuk dan lebih bersemangat membaca selawat.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Dengan kerendahan hatinya, Mas’ud telah menularkan banyak generasi pecinta selawat di tanah Trunojoyo ini. Hal itu diharapkan menjadi sebuah amal dan bekal hidupnya sebelum menghadap Sang Maha Kuasa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Di tengah era globalisasi dan meningkatnya perkembangan teknologi. Dirinya berharap agar generasi muda tetap menjaga dan melestarikan musik tradisional selawat. Tujuannya, agar generasi muda terus cinta kepada nabi Muhammad SAW dan menjaga kerukunan sosial.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Insyaallah nanti malam kami diundang di malam acara lomba akik," pungkas pria yang biasa dipanggil Ma'ok itu.<strong> (*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berawal dari Candaan, Dua Pria Asal Sampang Nekat Jalan Kaki ke Makkah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berawal-dari-candaan-dua-pria-asal-sampang-nekat-jalan-kaki-ke-makkah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berawal-dari-candaan-dua-pria-asal-sampang-nekat-jalan-kaki-ke-makkah</guid>
<description><![CDATA[ Kami berdua bukan hanya untuk beribadah ke Tanah Suci, tapi kami ingin menjadi motivasi bahwa sesuatu tidak harus berpangku pada materi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202502/image_870x580_679d9d5ea530b.webp" length="52634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 11:26:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Warga Sampang, Kabupaten Sampang, jalan kaki ke Mekah, nekat, arab Saudi, ibadah haji, motivasi, inspiratif, kisah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Anas Mahfudz dan Mohammad Wahab, warga Jalan Pajudan, Kelurahan Rong Tengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang nekat berangkat ke Tanah Suci Makkah dengan berjalan kaki tanpa persiapan apa pun.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Mohammad Wahab menuturkan, ajakan berjalan kaki ke Makkah itu semula hanya iseng dan candaan dengan temannya. Namun tiba-tiba, nuraninya merasa terpanggil dan akhirnya menjadi pikiran setiap harinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sepertinya ajakan itu serius. Tapi saya belum siap. Karena segala persiapan dan perbekalan yang ada. Tapi Anas berjanji akan menanggung semuanya. Saya hanya disuruh untuk persiapkan surat-surat identitas dan bekal seadanya," ungkap Mohammad Wahab, Jumat (31/1/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Ayah tiga anak itu selalu memikirkan ajakan temannya itu hingga jatuh sakit. Sebab, pergi ke Tanah Suci Makkah merupakan impiannya selama ini. Akhirnya dia memutuskan untuk berangkat dan meminta restu kedua orang tua dan istrinya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Dan alhamdulillah, orang tua, istri, dan anak merestui. Saya segera menghubungi teman, bahwa saya sudah siap jalan kaki ke Makkah," ucap Wahab.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Meskipun restu dari orang-orang terdekat telah ia dapatkan, namun rasa cemas dan khawatir tetap menghantui keluarga. Bahkan Wahab sebenarnya masih belum yakin untuk meninggalkan orang tua dan keluarganya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Mungkin ini rencana yang diberikan kepada saya oleh Allah," syukurnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Wahab akan pergi ke Makkah membawa ransel yang berisi dokumen identitas diri, bendera Indonesia, pakaian, sarung dan sepatu olahraga. Mereka optimistis bisa sampai ke Tanah Suci Makkah pada bulan haji.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Kami akan memulai perjalanan besok pagi, Sabtu (1/2/2025), dari Alun-Alun Trunojoyo pukul 07:00 WIB," ujarnya.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Keesokan harinya, hari ini, Sabtu (1/2/2025), Anas Mahfudz dan Mohammad Wahab tiba di Alun-Alun Trunojoyo Sampang. Keduanya mendapat dukungan penuh dari masyarakat Sampang. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Tujuan kami berdua bukan hanya untuk beribadah ke Tanah Suci, tapi kami ingin menjadi motivasi, bahwa sesuatu tidak harus berpangku pada materi," jelas Anas Mahfudz, di Alun-Alun Trunojoyo Sampang, Sabtu (1/2/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Anas Mahfudz dan Mohammad Wahab menjadi warga Sampang pertama yang berjalan kaki ke Makkah. Karena itu, mereka meminta doa agar dijauhkan dari hambatan. Sebab, perjalanan ke Makkah diperkirakan tidak hanya akan memakan waktu bulanan, bahkan hingga tahunan.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Kami berdua kaget. Terima kasih telah banyak yang mensupport dan mendoakan perjalanan kami," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kado Ultah dari Presiden Prabowo bagi Warga Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemeriksaan-kesehatan-gratis-kado-ultah-dari-presiden-prabowo-bagi-warga-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemeriksaan-kesehatan-gratis-kado-ultah-dari-presiden-prabowo-bagi-warga-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Program PKG merupakan quick win n presiden untuk menunjang percepatan, termasuk kesehatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679ca0b49c445.webp" length="37638" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 18:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Presiden Prabowo Subianto, PKG, balita, anak-anak, lansia, warga Sampang, kado ulang tahun, Dinkes KB, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dalam waktu dekat, masyarakat Kabupaten Sampang akan mendapatkan kado istimewa dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Yaitu, berupa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang akan mulai dilakukan pada bulan Februari 2025 mendatang.</p>
<p>Pasalnya, program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan itu mencakup semua kelompok umur, mulai dari balita hingga lansia pada saat momentum hari ulang tahun (ultah).</p>
<p>Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, Agus Mulyadi menyatakan, bahwa program PKG merupakan <em>quick win</em> presiden untuk menunjang percepatan, termasuk kesehatan.</p>
<p>"Pemeriksaannya nanti dilakukan di Puskesmas terdekat berdasarkan kelompok umur. Semua nanti di skrining sesuai siklus hidup," jelasnya, Jumat (31/1/2025).</p>
<p>Untuk bayi, kata Agus, pemeriksaan menunggu 2 hari pasca kelahiran. Sedangkan untuk usia 2 tahun hingga lansia, itu disesuaikan dengan hari kelahiran atau hari ulang tahun masing-masing.</p>
<p>"Meskipun warga nanti datangnya tidak tepat dengan tanggal lahirnya, masih bisa hari berikutnya. Karena masih ada jangka waktu selama sebulan," terangnya.</p>
<p>Syarat pemeriksaan gratis masyarakat cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) agar petugas kesehatan bisa juga mengetahui hari tanggal lahir. Jika masih usia balita dan anak-anak, disarankan membawa kartu keluarga (KK).</p>
<p>"Ini kado ulang tahun dari presiden supaya warga negaranya tetap sehat," ucapnya.</p>
<p>"Pemeriksaan itu nanti sesuai umur. Kalau bayi kayaknya ada enam skrining, balita sekitar dua belas skrining. Kalau dewasa diperiksa mulai dari tumbuh kembangnya, berat badan dan kolesterol," imbuhnya.</p>
<p>PKG merupakan program kesehatan yang bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui penyakit dan bisa mengantisipasi gejala dari dini.</p>
<p>PKG saat ini masih tahap persiapan. Namun, sesuai dengan harapan kementerian kesehatan, Minggu pertama di Bulan Februari harus sudah dimulai. Karena Dinkes KB saat ini sudah melakukan simulasi di beberapa tempat.</p>
<p>Program tersebut nanti dilakukan di Puskesmas, klinik dan Pustu. Namun, hal itu perlu disiapkan sumber daya manusia (SDM) dan alat kesehatan yang mendukung. Alasannya, karena pemeriksaan menyangkut semua umur.</p>
<p>"Misalnya yang datang lansia mau periksa gula darah, nah perlu alat. Intinya nanti disesuaikan dengan kebutuhan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rumah Warga di Sampang Hangus akibat Bakar Kemenyan di Malam Jumat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rumah-warga-di-sampang-hangus-akibat-bakar-kemenyan-di-malam-jumat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rumah-warga-di-sampang-hangus-akibat-bakar-kemenyan-di-malam-jumat</guid>
<description><![CDATA[ Setelah menunaikan salat Magrib, istri korban membakar kemenyan, lalau meletakkannya di dinding rumah yang terbuat dari kayu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679c7b168214e.webp" length="20722" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 14:32:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Dupa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN">SAMPANG, SJP -</span></strong><span lang="IN"><strong> </strong>Kebakaran kembali terjadi di Dusun Mongging, Desa Robatal, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 18:30 WIB.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Gerih (75). Hal itu disampaikan oleh Sattima, tetangga korban. Sebelum kejadian, korban membakar kemenyan atau dupa.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Sehabis bakar kemenyan, korban pergi ke rumah yang sebelahnya lagi, menengok orang tuanya yang sedang sakit," jelasnya, Kamis (30/1/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Selang beberapa menit, pemilik rumah dikejutkan oleh teriakan warga bahwa rumah korban muncul api. Kebetulan rumah tersebut terbuat dari kayu. Sehingga api cepat membesar. <o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Korban dan tetangga sekitar mencoba menyelamatkan harta bendanya. Seperti sepeda motor. Tetapi gaga, karena kobaran api yang terlalu besar.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Sementara itu, Kapolsek Robatal, AKP Siswanto menyampaikan, kebakaran berawal dari istri korban membakar dupa kemudian diletakkan di dinding rumah berbahan kayu.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Aktivitas membakar kemenyan itu memang menjadi kebiasaan warga setempat saat malam jumat. Biasanya dilakukan di waktu Magrib.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">“Hani setelah menunaikan salat Magrib membakar dupa yang ditaruh di dinding kayu sebelah kasur yang terbuat dari kapuk. Setelah itu Gerih bersama istrinya keluar rumah untuk menjenguk orang tuanya yang sedang sakit,” jelas AKP SIswanto, Jumat (31/01/2025).<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 250 juta. Rinciannya, bangunan rumah Rp 100 juta, perhiasan, motor Kawasaki Ninja, Kulkas, 2 mesin pompa air yang ditaksir mencapai Rp 150 juta.<o:p></o:p></span></p>
<p><span lang="IN">"Gerih dan istrinya mendengar suara ledakan. Kemudian langsung keluar dan melihat rumahnya sudah terbakar. Mereka berdua saat itu berada di rumah orang tuanya," pungkasnya. <strong>(*)</strong><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">Editor: Ali Wafa</span></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Camat Jrengik Fokuskan Musrenbang RKPD pada Penanganan Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/camat-jrengik-fokuskan-musrenbang-rkpd-pada-penanganan-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/camat-jrengik-fokuskan-musrenbang-rkpd-pada-penanganan-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Program penanganan banjir diharapkan tidak hanya berupa bantuan pascabanjir, tetapi juga berupa langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya banjir ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679b1d796d89c.webp" length="29300" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 14:36:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bencana alam, banjir Sampang, kecamatan Jrengik, kabupaten Sampang, banjir tahunan, program banjir, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Banjir di Kabupaten Sampang perlu penanganan serius. Sebab berdampak pada sektor pertanian dan rusaknya akses mobilitas sosial. Dampak tersebut dirasakan oleh masyarakat di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik.</p>
<p>"Yang menjadi fokus utama dalam Musrenbang RKPD (rencana kerja pemerintah daerah) tahun ini penanganan banjir di Kecamatan Jrengik," Jelas Camat Jrengik, Romsah, Kamis (30/1/2025).</p>
<p>Menurut Romsah, banjir di Sampang merupakan bencana alam yang terjadi setiap tahun. Sehingga pihaknya memberikan atensi dalam hal penanganan. </p>
<p>"Yang kedua, termasuk program unggulan desa, seperti desa wisata," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, dirinya juga akan mengembangkan rumput laut di Desa Asam Nunggal yang kualitasnya sudah ekspor. Dirinya yakin, jika itu dikelola dengan baik, Kecamatan Jrengik akan lebih maju. </p>
<p>"Maka penanganan banjir itu penting. Karena meskipun kita menanam, banjir datang, ya mati," ungkapnya.</p>
<p>Disebutkannya, di Kecamatan Jrengik yang terdampak banjir ada empat desa dan yang paling parah di tiga desa. Seperti Desa Panyeppen, Margan Toko, Asam Nunggal dan Desa Majengan. </p>
<p>"Kalau Desa Taman tidak terlalu parah," ingatnya.</p>
<p>Baginya, program penanganan banjir di Kecamatan Jrengik yang paling efektif bukan berupa bantuan seperti bantuan bahan atau alat. Tetapi bagaimana cara pencegahan agar banjir bisa diatasi dengan baik.</p>
<p>"Kalau informasi dari bapak Pj Bupati, itu nanti akan dibuat serapan-serapan air," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi IV DPRD Sampang Sarankan Polemik Lahan SDN 4 Gulbung Digugat ke Pengadilan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-iv-dprd-sampang-sarankan-polemik-lahan-sdn-4-gulbung-digugat-ke-pengadilan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-iv-dprd-sampang-sarankan-polemik-lahan-sdn-4-gulbung-digugat-ke-pengadilan</guid>
<description><![CDATA[ Dengan menempuh meja hijau, maka akan segera diketahui pihak yang paling berhak atas tanah tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679aff7ae2237.webp" length="27592" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 11:30:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>SDN Gulbung 4, Kabupaten Sampang, Kecamatan Pangarengan, sengketa Lahan sekolah, Disdik Sampang, dinas pendidikan, Pemdes, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD (DPRD) Kabupaten Sampang angkat bicara terkait sengketa lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Gulbung, Kecamatan Pangarengan. </p>
<p>Polemik tersebut mendapat atensi dari legislatif, agar lembaga pendidikan tersebut secepatnya mendapat kepastian hukum.</p>
<p>Pihak yang bersengketa, yakni warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang diminta untuk membawa persoalan tersebut ke pengadilan.</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud mengaku belum mengetahui secara pasti dan secara rinci perihal status asli tanah yang ditempati bangunan SDN 4 Gulbung. </p>
<p>"Kami hanya dapat kabar dari Kepala Dinas Pendidikan Sampang, bahwa tanah SDN 4 Gulbung itu masih sengketa," ucapnya, Kamis (30/1/2025).</p>
<p>Permasalahan itu sejatinya telah beberapa kali dibahas dalam beberapa forum. Bahkan telah dilaporkan kepada sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Sampang.</p>
<p>Harapannya, Pemkab Sampang segera menyelesaikan tanah-tanah sekolah yang menjadi sengketa antara pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>"Bisa jadi tanah itu dulu sudah dibeli. Cuma direbut lagi oleh ahli warisnya. Permasalahan sengketa lahan sekolah itu kan biasanya muncul setelah orang tua dari yang mengklaim pemilik tanah itu meninggal," ucapnya.</p>
<p>Menurut Mahfud, selain menempuh jalur hukum, ada pendekatan lain yang dapat dilakukan oleh Pemkab Sampang dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.</p>
<p>Yakni dengan pendekatan secara kekeluargaan. Opsi yang bisa diambil yaitu dengan mengangkat anggota keluarga ahli waris sebagai pegawai atau karyawan, agar tanahnya dilepas.</p>
<p>"Tapi biasanya ada ahli waris lain yang tidak mau melepas dengan alasan saudara dari ahli waris itu banyak," terangnya.</p>
<p>Kata Mahfud, selama ini Pemkab Sampang sudah banyak mengalah. Dia mengusulkan agar persoalan lahan dibawa ke pengadilan untuk membuktikan siapa yang paling berhak. </p>
<p>"Di situ nanti akan ada sanggahan, dan ahli warisnya bisa menyanggah, memprotes dan memperkarakan kalau tanah itu sengketa," tegasnya.</p>
<p>Di pengadilan nanti, kata Mahfud, akan ada sejumlah saksi dan kepala desa. Sehingga bisa diketahui apakah dulu lahan sekolah itu dihibahkan atau dipinjamkan.</p>
<p>Sebab, tidak mungkin pemerintah itu membangun sekolah di tanah orang tanpa persetujuan pemilik tanah dan pemerintah desa (pemdes) setempat.</p>
<p>"Pemerintah dulu tidak bodoh. Tidak mungkin mereka merampas tanah. Maka saya sarankan ke pihak ahli warisnya untuk tuntut ke pengadilan. Kalau tidak mau diselesaikan secara kekeluargaan," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laka Lantas di Sampang Pembonceng Sepeda Motor Meninggal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/laka-lantas-di-sampang-pembonceng-sepeda-motor-meninggal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laka-lantas-di-sampang-pembonceng-sepeda-motor-meninggal</guid>
<description><![CDATA[ Terjadi tabrak samping atau serempetan sehingga pengendara sepeda motor hilang kendali dan terjatuh ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6799f3822855d.webp" length="78316" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 17:00:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Laka Lantas, Kecamatan Torjun, Desa Krampon, Puskesmas Torjun, Polres Sampang, Satlantas, AKBP Hartono, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) antara mobil dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang pada, Rabu (29/01/2025) sekira pukul 11.00 memakan korban. </p>
<p>"Tabrakan antara kendaraan Mitsubishi Expander nopol L 1491 EE dan sepeda motor Honda Supra nopol L 2580 TL itu, tipenya tabrak samping atau serempetan," jelas Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Rabu (29/01/2025).</p>
<p>Dalam keterangannya, mobil Mitsubishi Expander nopol L 1491 EE dikemudikan oleh Delta Yaumin Nahri (40), warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun. Sedangkan pengendara Honda Supra Nopol L 2580 TL, yaitu Moh. Soleh (55), warga Desa Patapan, Kecamatan Torjun.</p>
<p>AKBP Hartono menjelaskan, kronologi kejadian laka lantas tersebut saat sepeda motor Honda Supra Nopol L 2580 TL yang dikendarai Moh. Soleh melaju dari arah timur ke barat.</p>
<p>Sesampainya di tempat kejadian, mobil Mitsubishi Expander Nopol L 1491 EE dikemudikan Delta Yaumin Nahri bermaksud ingin mendahului. </p>
<p>"Namun terjadi tabrak samping atau serempetan sehingga pengendara sepeda motor hilang kendali dan terjatuh," ungkapnya.</p>
<p>Akibat dari kecelakaan tersebut, pembonceng sepeda motor, Sumirah, meninggal dunia di Puskesmas Torjun. Sedangkan Moh. Soleh dan Fahri mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Torjun.</p>
<p>Atas kejadian itu, pihak kepolisian menghimbau kepada pengguna jalan untuk lebih mematuhi peraturan lalu lintas.</p>
<p>"Aturan itu guna mencegah terjadinya kecelakaan dan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkat Uji Kir Rendah, Dishub Sampang akan Libatkan APH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkat-uji-kir-rendah-dishub-sampang-akan-libatkan-aph</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkat-uji-kir-rendah-dishub-sampang-akan-libatkan-aph</guid>
<description><![CDATA[ Mendset orang beda, uji kir itu karena takut ditilang, bukan karena keselamatannya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6799be7e68706.webp" length="38544" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 14:03:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Uji Kir kendaraan, Dishub Sampang, kesadaran masyarakat, APH, aparat kepolisian, turun jalan, keselamatan, tilang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Minimnya jumlah kendaraan yang melakukan uji kir di kabupaten Sampang, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) berencana mengambil langkah di tahun ini. Yaitu akan turun ke jalan dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH).</p>
<p>"Langkah tersebut diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas," jelas Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Sampang, Mamik Susriniwati, Rabu (29/01/2025).</p>
<p>Menurut Mamik, rencana tersebut bukan hanya bertujuan agar kesadaran masyarakat dalam pengujian kendaraan tinggi. Melainkan mencegah terjadinya kecelakaan yang diakibatkan ketidaklayakan kendaraan yang digunakan di jalan.</p>
<p>"Kalau menurut data yang seharusnya, penguji kir itu sekitar empat ribu lebih," terangnya.</p>
<p>Namun kenyataannya masih banyak masyarakat yang tidak peduli terhadap uji kir dan keselamatan di jalan. Sehingga dari target tersebut hanya mencapai separuhnya. Yaitu sekitar 1 atau 2 ribu kendaraan bermotor yang melakukan uji kir.</p>
<p>"Empat ribuan yang wajib, tapi kita tidak ada target untuk itu. Hanya kami menginginkan semua kendaraan wajib uji kir demi keselamatan di jalan," ungkapnya.</p>
<p>Dijelaskan, bahwa di Sampang kendaraan yang wajib uji kir sebanyak 4.437 kendaraan. Rinciannya, kendaraan umum sebanyak 1543, bukan umum 2.836 dan kendaraan dinas sebanyak 58.</p>
<p>Dari jumlah 4.437 kendaraan tersebut, yang melakukan uji kir hanya sekitar 2 ribu kendaraan. Kendalanya, selain malas melakukan uji kir juga ada yang tidak melakukan perpanjangan.</p>
<p>"Meskipun sudah tidak ada target pendapatan asli daerah. Kami hanya mengingatkan masyarakat akan keselamatan di jalan," inginnya.</p>
<p>Ditambahkan, bahwa uji kir itu merupakan kesadaran pribadi pemilik kendaraan. Dishub hanya mendorong dengan cara melakukan sosialisasi terkait keselamatan.</p>
<p>"Karena mendset orang beda, uji kir itu karena takut ditilang, bukan karena keselamatannya," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Selidiki Motif Pria Terkapar di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-motif-pria-terkapar-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-selidiki-motif-pria-terkapar-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Sementara motif kejadian berdarah itu masih dalam penyelidikan Kasat Reskrim Polres Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67978882278e9.webp" length="131082" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 21:15:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pria terkapar, polres Sampang, Polsek Robatal, Satreskrim Polres Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang digemparkan dengan sosok pria yang terkapar bersimbah darah di pinggir jalan. Senin (27/1/2025).</p>
<p>Dalam video yang beredar, tampak pria tersebut terlentang sudah tidak bernyawa. Dengan ciri-ciri memakai sarung warna merah dan berkaos warna biru, lengkap dengan sepeda motor dengan posisi roboh di samping jalan.</p>
<p>Warga yang mengetahui insiden tersebut langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi.</p>
<p>Adapun nampak petugas kepolisian sudah tiba dilokasi memasang garis polisi bersama petugas medis untuk melakukan evakuasi korban.</p>
<p>Warga setempat berinisial R membenarkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09.30 Wib. Saat ditemukan pertama kali, pria tersebut sudah posisi terkapar di pinggir jalan.</p>
<p>"Korban berinisial Y, saat ini dilokasi kejadian sudah dipasang garis polisi dan korban sudah di evakuasi ke rumah sakit," ucapnya, Senin (27/01/2025).</p>
<p>Sementara itu, Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik membenarkan bahwa pihaknya menerima korban sekitar pukul 11. 00 Wib dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan.</p>
<p>"Saat ini masih proses pemeriksaan visum dan proses jahit akibat sejumlah luka," terangnya.</p>
<p>Terpisah, Kapolres Sampang, AKBP Hartono melalui Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.</p>
<p>“Video yang viral tersebut benar terjadi di jalan kampung Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal Sampang, sekira pukul 10.00 Wib,” terangnya.</p>
<p>Dan mengenai identitas mayat laki-laki tersebut, korban inisial Y (35) dari Dusun Melkok Timur, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal. Sementara motif kejadian berdarah itu masih dalam penyelidikan Kasat Reskrim Polres Sampang.</p>
<p>“Untuk penanganan perkara kejadian dugaan tindak pidana pembunuhan atau setidaknya penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, kini ditangani Satreskrim Polres Sampang,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Libur Nasional, Puskesmas Kedungdung Tutup Layanan Rawat Jalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-libur-nasional-puskesmas-kedungdung-tutup-layanan-rawat-jalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-libur-nasional-puskesmas-kedungdung-tutup-layanan-rawat-jalan</guid>
<description><![CDATA[ Sedangkan untuk pelayanan UGD, rawat inap, dan PONED tetap buka 24 jam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6797437e71a22.webp" length="51648" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 15:49:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas Kedungdung, UGD, PONED, rawat jalan, rawat inap, faskes, buka 24 jam, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Selama libur panjang sejak tanggal 27 hingga 29 Januari, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang juga meliburkan pelayanan tertentu.</p>
<p>"Pelayanan rawat jalan yang libur," ucap Kepala Puskesmas (Kapus) Kedungdung dr. Hilmi Ainul Yaqin Syah, Senin (27/1/2025).</p>
<p>Menurut dr. Hilmi, libur pelayanan kesehatan hanya berlaku bagi pasien rawat jalan. Sedangkan untuk pelayanan unit gawat darurat (UGD), rawat inap, dan pelayanan serta pengawasan pasien atau ruang bersalin (PONED) tetap buka 24 jam.</p>
<p>"Kalau jadwal perawat dan bidan seperti hari biasa pada ketiga layanan di atas," terangnya.</p>
<p>dr. Hilmi mengatakan, meskipun hari libur nasional, kunjungan pasien rawat inap setiap hari rata-rata mencapai sekitar 15 orang. Bahkan, setiap harinya, tidak jarang Puskesmas Kedungdung harus menyediakan extra bed.</p>
<p>"Karena kadang kunjungan pasien bisa sampai dengan dua puluh orang," ucap dr. Hilmi.</p>
<p>Untuk menyikapi kondisi overload itu, pihaknya menawarkan dua opsi: bila pasien berkenan dirawat, maka harus bersedia dirawat di UGD dengan bed ekstra; bila tidak berkenan, maka diarahkan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.</p>
<p>"Tentunya langkah ini merupakan kerja sama antar-faskes dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien. Siapa tahu di faskes lain masih tersedia bed rawat inapnya," ungkap dr. Hilmi.</p>
<p>Tak hanya itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien, Puskesmas Kedungdung selalu melakukan peremajaan sarana dan prasarana (sarpras).</p>
<p>Sarpras yang ditingkatkan yaitu alat kesehatan, penambahan televisi, pelayanan persalinan lengkap, dan peningkatan urusan administratif: seperti pengurusan akta, update kartu keluarga (KK), kartu identitas anak dan pemeriksaan lab seperti Ultrasonografi (USG).</p>
<p>"Untuk sumber daya manusia, tahun 2024 kami mengikuti pelatihan kegawatdaruratan jantung, gawat darurat maternal dan neonatal. Juga mengikuti program UKM, termasuk kesehatan lingkungan dan penyakit tidak menular," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jabat Ketua KNPI Sampang, Nurul Huda Siap Bersinergi dengan Pemkab</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jabat-ketua-knpi-sampang-nurul-huda-siap-bersinergi-dengan-pemkab</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jabat-ketua-knpi-sampang-nurul-huda-siap-bersinergi-dengan-pemkab</guid>
<description><![CDATA[ KNPI ini merupakan wadah bagi semua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan organisasi kepemudaan lain di Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6797090688c3f.webp" length="46402" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 12:59:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>KNPI Sampang, Nurul Huda, DPRD Jatim, ketua terpilih, Sinergitas, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sampang periode 2024-2027 resmi dilantik. Tongkat estafet kepemimpinan kembali dipegang oleh Nurul Huda.</p>
<p>Setelah pelantikan, ketua DPD KNPI Kabupaten Sampang, Nurul Huda mengatakan, KNPI Sampang akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah (pemda) dan para stakeholder yang ada di Sampang.</p>
<p>Menurutnya, saat ini Sampang memasuki tahun transisi setalah selesai masa pemilihan kepala daerah (pilkada). Sebagai pemuda dan generasi penerus, harus dapat bersinergi dalam hal pengawasan. Hal itu disesuaikan dengan tema dalam kegiatan tersebut, yaitu 'kontribusi dan peran pemuda menuju swasembada pangan'.</p>
<p>“Menghadapi tahun transisi, KNPI akan bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Kabupaten Sampang ke depannya," jelasnya, Senin (27/01/2025).</p>
<p>Ra Huda, sapaan akrabnya, menekankan bahwa KNPI merupakan wadah bagi semua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan organisasi kepemudaan lain di Sampang. Tujuannya, agar setiap organisasi kepemudaan tetap solid. </p>
<p>"Saya tekankan kembali, bahwa kita ini ingin membantu Pemerintah Sampang ke depan," tegasnya.</p>
<p>Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim itu mengungkapkan, pihaknya akan menyusun program kerja yang akan dibahas pada rapat kerja (raker) yang akan digelar di Malang.</p>
<p>"Rencana ke depan, kami akan melaksanakan rapat daerah sesuai aturan. Kemudian berkonsultasi dengan SKPD, karena KNPI terbentuk sebagai mitra pemerintah daerah,” pungkas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.</p>
<p>Sementara itu, ketua DPD KNPI Jawa Timur, Mochamad Nur Arifin memberikan pesan agar tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan. Sebab, itu merupakan kunci keberhasilan suatu organisasi.</p>
<p>Menurutnya, dengan kebersamaan dan kekompakan serta dukungan dari pengurus, maka semua program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dan berjalan dengan baik. Selain itu perlu singkirkan ego sektoral dari individu, agar semua rencana ke depan dapat terwujud.</p>
<p>“Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi penggerak roda pembangunan. KNPI sebagai organisasi kepemudaan harus memberikan manfaat bagi pembangunan dan masyarakat. Untuk itu pemuda harus mandiri, berdaya saing dan modern," pungkasnya. (**)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Grebek dan Bongkar Arena Judi Sabung Ayam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-grebek-dan-bongkar-arena-judi-sabung-ayam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-grebek-dan-bongkar-arena-judi-sabung-ayam</guid>
<description><![CDATA[ Komitmen Polres Sampang dalam memberantas segala bentuk perjudian konvensional maupun online ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67960f00b2e45.webp" length="127662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 18:03:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Sabung Ayam, Polsek Kedungdung, judi online, Judi konvensional, Kamtibmas, melanggar hukum, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Polsek Kedungdung dan Resmob Satreskrim Polres Sampang berhasil membubarkan judi konvensional jenis sabung ayam di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Sampang, pada Sabtu (25/1/2025).</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono menyampaikan, pembubaran perjudian di Desa Batuporo Barat Kedundung berawal dari laporan masyarakat yang sangat resah dengan adanya judi sabung ayam.</p>
<p>“Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Kedundung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan tentang perjudian sabung ayam itu," jelas, Ahad (26/01/2025).</p>
<p>Setelah memastikan adanya judi sabung ayam, Polsek Kedundung dan tim Resmob Satreskrim Polres Sampang gerak cepat menuju lokasi.</p>
<p>“Saat tiba di lokasi judi sabung ayam, arena sudah sepi dari aktifitas para penjudi dan petugas hanya melihat bangunan yang digunakan sebagai gelanggang ayam aduan serta tenda-tenda penjual makanan,” terangnya.</p>
<p>Untuk mencegah adanya judi sabung ayam itu, polisi merobohkan arena gelanggang dan tenda-tenda yang dijadikan tempat judi sabung ayam.</p>
<p>Polisi berjanji tidak akan pernah memberikan ijin untuk aktifitas di seluruh wilayah Sampang bagi perjudian yang meresahkan masyarakat itu.</p>
<p>"Tim gabungan hanya mengamankan satu ekor ayam aduan dan satu lembar terpal warna biru dan oranye," ucapnya.</p>
<p>Pembubaran judi sabung ayam merupakan komitmen Polres Sampang dalam memberantas segala bentuk perjudian konvensional maupun online.</p>
<p>“Saya selaku Kapolres Sampang mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berdomisili di Kabupaten Sampang untuk ikut menjaga kondusifitas wilayah agar senantiasa tertib, aman damai dan kondusif,” pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Polsek Kedungdung, Syafriyanto mengatakan, bahwa setelah tiba di lokasi sudah tidak menemukan satu orang pun. Hanya saja orang yang berjualan di sekitar masih belum bergegas pergi.</p>
<p>"Saya kira semua sudah berhasil melarikan diri sebelum kami tiba ke sana, sehingga kita tidak bisa menangkap satu pelaku pun," terangnya.</p>
<p>"Kami juga telah menghancurkan tempat yang biasa dijadikan arena sabung ayam oleh para pelaku," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jejak Sejarah: Lahirnya Sarekat Islam Sampang dan Perlawanan terhadap Pemerintah Kolonial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jejak-sejarah-lahirnya-sarekat-islam-sampang-dan-perlawanan-terhadap-pemerintah-kolonial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jejak-sejarah-lahirnya-sarekat-islam-sampang-dan-perlawanan-terhadap-pemerintah-kolonial</guid>
<description><![CDATA[ Sementara Nahdlatul Ulama (NU) lahir pada tahun 1926, SI Sampang sudah terbentuk lebih awal, tepatnya pada tahun 1913. Kemunculannya tidak terlepas dari kemajuan media cetak, seperti koran, yang kian marak di masanya.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678f082223ebc.webp" length="58332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 12:37:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sarekat Islam, Madura, Sampang, H.O.S Cokroaminoto, kolonialisme Belanda, penjajahan, sistem feodal, sejarah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP</strong> - Sejak era kolonialisme, Kabupaten Sampang tidak pernah dianggap sebagai wilayah sentral, karena ia merupakan bagian dari kerajaan Madura Barat yang pusatnya terletak di Bangkalan. Dengan kedatangan kekuasaan kolonial, otoritas kerajaan mengalami pembatasan yang signifikan, salah satunya dengan memisahkan Sampang dari kekuasaan Bangkalan.</p>
<p>"Secara administratif, pada akhir abad ke-19, Sampang sempat dijadikan kawedanan, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Kabupaten," ungkap Umar Faruk, Tim Ahli Cagar Budaya Sampang, dalam wawancara pada Senin (21/01/2025).</p>
<p>Pemerintah kolonial di Sampang tidak hanya meninggalkan jejak memori kolektif tentang penjajahan. Dampak modernisasi dan industrialisasi juga terlihat dengan berdirinya Pabrik Garam di Desa Krampon, Kecamatan Torjun, yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah tersebut.</p>
<p>Masuknya awal abad ke-20 menandai penerapan pemerintahan kolonial secara resmi di Madura. Wilayah-wilayah penting mulai dihuni oleh populasi Eropa dalam jumlah besar, yang mengakibatkan eksploitasi hasil bumi Madura secara masif. Masyarakat lokal pun menolak sistem monopoli yang diterapkan oleh pihak kolonial.</p>
<p>"Ketidakpuasan ini menjadi latar belakang lahirnya organisasi keagamaan modern pertama di Madura, yakni Sarekat Islam (SI)," jelas Faruk.</p>
<p>Sementara Nahdlatul Ulama (NU) lahir pada tahun 1926, SI Sampang sudah terbentuk lebih awal, tepatnya pada tahun 1913. Kemunculannya tidak terlepas dari kemajuan media cetak, seperti koran, yang kian marak di masanya. </p>
<p>Menurut Faruk, keberadaan SI tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga para tokoh terpelajar, seperti Mas Gondosasmito, yang merupakan seorang guru. Ia tergugah dengan ide dan semangat SI yang kritis terhadap kolonialisasi, yang berpijak pada nilai-nilai Islam. Setelah terlibat langsung dan mengenal tujuan serta ruang lingkup gerakan SI, pelopor SI Sampang, Haji Achmad Syadzili, resmi bergabung.</p>
<p>"Setelah kembali ke Sampang, ia mengajak sekitar 64 anggota untuk bergabung, melampaui syarat minimal pendirian cabang yang hanya memerlukan 25 anggota," jelas Faruk, yang lahir di Sampang pada 4 Februari 1996.</p>
<p>Di saat pendirian SI di Sampang, tiga utusan pusat dipimpin oleh Kyai Mansur mengambil sumpah janji pengurus cabang. Pada kongres SI di Yogyakarta tahun 1914, Haji Syadzili diangkat sebagai komisaris SI Madura dengan pusat di Sampang, bersama Sayid Hasan bin Semit dari Bangkalan.</p>
<p>Lahirnya SI Cabang Sampang disambut dengan antusias oleh masyarakat luas, sehingga mendorong terbentuknya cabang-cabang SI di berbagai daerah, termasuk Pamekasan, Sumenep, dan kepulauan Sapudi.</p>
<p>Perkembangan SI di Madura pada tahun 1914 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Gerakan yang berfokus pada nilai-nilai Islam, perekonomian, dan politik tersebut membuat pihak pemerintah Belanda merasa terancam.</p>
<p>"Kami memiliki catatan mengenai pegawai rendahan di Bangkalan yang dipecat karena hubungan mereka dengan SI. Bahkan, ada penolakan terhadap pengesahan SI di Talango, Sumenep," tambah Faruk, yang berasal dari Kedungdung, Sampang.</p>
<p>Anggota SI Sampang berasal dari berbagai kalangan, termasuk petani, pedagang, guru, haji, kiai, hingga kalangan bangsawan yang merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah Belanda.</p>
<p>Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umum, pada bulan Desember 1917, SI Sampang mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk memperbaiki layanan transportasi dan menghapus pajak 20 sen bagi carik desa. Selain itu, mereka juga memperjuangkan pendirian koperasi untuk para pedagang dan layanan kesehatan di berbagai daerah, serta peningkatan pendidikan dari Sekolah Tingkat Dua menjadi sekolah kejuruan yang terhubung dengan Pabrik Garam Kalianget Sumenep dan Krampon Sampang serta bengkel Stroomtram Madoera di Kamal, Bangkalan.</p>
<p>SI Madura dapat dikatakan sebagai organisasi keagamaan modern pertama di Madura karena memiliki sistem yang terorganisir dengan baik dan kegiatan yang sistematis. </p>
<p>Meskipun SI Madura tidak bertahan lama dan resmi dibubarkan pada tahun 1922, organisasi ini telah memberikan warisan berharga dalam cara gerakan keagamaan dijalankan dan mempengaruhi banyak permasalahan keumatan di wilayah itu.</p>
<p>"Dalam konteks tersebut, SI Madura telah memulai perlawanan terhadap otoritas pemerintah Belanda dengan pendekatan yang profesional dan elegan," pungkas Faruk, yang lulusan studi S2 Sejarah Peradaban Islam di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (*)<br><br><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelayanan Samsat di Sampang Tutup Selama Libur Nasional, Warga Diminta Update Informasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelayanan-samsat-di-sampang-tutup-selama-libur-nasional-warga-diminta-update-informasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelayanan-samsat-di-sampang-tutup-selama-libur-nasional-warga-diminta-update-informasi</guid>
<description><![CDATA[ Penutupan layanan sementara juga berlaku pada pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6794bf6ee0dbb.webp" length="19638" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 19:03:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Libur nasional, cuti bersama, isra&#039; mikraj, satlantas, polres Sampang, pelayanan SIM, STNK, BPKB, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjelang hari libur nasional yang jatuh pada tanggal 27 hingga 29 Januari 2025, layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polres Sampang sementara ditutup.</p>
<p>"Seluruh layanan di Samsat Polres Sampang ditutup, terhitung mulai Senin 27 - 29 Januari 2025," jelas Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, Sabtu (26/1/2025).</p>
<p>Menurut Sigit, penutupan sementara seluruh layanan di Samsat Polres Sampang tersebut karena bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek 2025.</p>
<p>“Jadi untuk layanan Samsat Induk, Samsat Keliling, Samsat Payment Point Ketapang dan Mall Pelayanan Publik akan dibuka kembali pada hari Kamis Tanggal 30 Januari 2025," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, penutupan layanan sementara juga berlaku pada pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Penutupan tersebut pada tanggal 27 sampai 29 Januari 2025.</p>
<p>"Sementara untuk layanan penerbitan SIM akan kembali dibuka pada hari Kamis tanggal 30 Januari 2025," ungkapnya.</p>
<p>Dengan adanya informasi tersebut, institusinya menghimbau kepada masyarakat agar bisa mengupdate atau memantau informasi seputar pelayanan Samsat.</p>
<p>"Informasi itu bisa diakses di akun resmi media sosial instagram kami," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polri, TNI dan Pemkab Sampang Sinergi Hadapi Puncak Musim Hujan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polri-tni-dan-pemkab-sampang-sinergi-hadapi-puncak-musim-hujan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polri-tni-dan-pemkab-sampang-sinergi-hadapi-puncak-musim-hujan</guid>
<description><![CDATA[ Polres juga memerintahkan Polsek jajaran untuk menyiapkan jalur evakuasi menghadapi bencana banjir yang rawan terjadi di Kabupaten Sampang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6794553c28968.webp" length="57616" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 10:59:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Hidrometeorologi, banjir Sampang, bencana alam, TNI, POLRI, Polsek, polres Sampang, jalur evakuasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Memasuki puncak musim hujan yang diprediksi jatuh pada bulan Januari sampai Februari 2025, TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melakukan antisipasi penanganan bencana hidrometeorologi.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hartono melalui Kepala Bagian Logistik (Kabaglog) Polres Sampang, Komisaris Polisi (Kompol) Kuat Sutaryo menyatakan, secara geografis dan geologis, Kabupaten Sampang rentan terhadap bencana alam hidrometeorologi banjir, yang disebabkan oleh luapan sungai dari wilayah utara Sampang.</p>
<p>"Dari data BMKG, Provinsi Jawa Timur telah memasuki musim penghujan dan puncaknya pada Januari sampai Februari 2025," jelasnya, Sabtu (25/1/2025).</p>
<p>Melihat ancaman bencana alam hidrometeorologi tersebut, institusi kepolisian ingin mengajak semua stakeholder terkait dan para relawan bencana alam untuk melakukan mitigasi bencana alam di Kabupaten Sampang.</p>
<p>“Diingatkan kepada seluruh stakeholder baik dari TNI, Polri, Pemkab Sampang dan seluruh elemen masyarakat, terutama para relawan siaga bencana supaya dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dalam penanganan bencana Hidrometeorologi tahun ini," harapnya.</p>
<p>"Saya juga berharap agenda dua even akbar nasional yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan tahun baru Imlek di Kabupaten Sampang berjalan tertib aman damai kondusif,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa penanganan bencana hidrometeorologi tersebut diharapkan mengurangi resiko bencana baik sebelum, sesaat maupun setelah bencana terjadi.</p>
<p>“Kapolres sudah memerintahkan Kapolsek jajaran untuk berkoordinasi dengan Forkopimcam agar menyiapkan lokasi pengungsian dan jalur evakuasi apabila terjadi bencana alam,” ucapnya.</p>
<p>"Dengan mitigasi bencana yang dilakukan Polres Sampang bersama Kodim 0828/Sampang, Pemkab Sampang dan relawan bencana bisa mengurangi dampak terhadap masyarakat seperti korban jiwa, kerugian ekonomi dan kerusakan lingkungan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pencuri Kendaraan Dinas BPPKAD Sampang Mendekam di Mapolres Sumenep</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pencuri-kendaraan-dinas-bppkad-sampang-mendekam-di-mapolres-sumenep</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pencuri-kendaraan-dinas-bppkad-sampang-mendekam-di-mapolres-sumenep</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku saat ini ditahan di Mapolres Sumenep karena juga melakukan pencurian sepeda motor ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679384341917b.webp" length="49518" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 20:20:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curanmor, kendaraan dinas, plat merah, BPPKAD Sampang, polres Sampang, Mapolres Sumenep, maling motor, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pria berinisial MS asal Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Sebab pria berusia 32 tahun itu terbukti melakukan pencurian sepeda motor (Curanmor) plat merah, milik Dinas Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, pada November 2024 lalu.</p>
<p>Kronologi pencurian itu bermula saat pemegang kendaraan dinas, Budi Utomo (44) asal Perumahan Permata Selong, diberitahukan rekannya bernama Slamet, bahwa kendaraan dinas Jenis Kawasaki KLX telah hilang dicuri.</p>
<p>Kendaraan dinas tersebut sebelumnya digunakan oleh rekannya tersebut lantaran Budi Utomo tengah menjalankan dinas ke luar kota.</p>
<p>"Kendaraan dinas itu hilang di rumah Slamet. Berhubung kendaraan dinas, pelapor harus mengurus BPKB ke dinas terlebih dahulu saat lapor Polisi," jelas Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto, Jumat (24/1/2025).</p>
<p>Atas laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan hasilnya pelaku berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan saat berada di kediamannya.</p>
<p>Bahkan, personel yang bertugas juga berhasil membawa barang bukti kendaraan dinas Kawasaki KLX Nopol M 5924 NP beserta kunci T yang digunakan pelaku saat beraksi.</p>
<p>"Untuk pelaku saat ini ditahan di Mapolres Sumenep karena juga melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kabupaten Sumenep," tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Achmad Murang menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian. Sebab sepeda milik pegawainya telah ditemukan.</p>
<p>"Mengenai kehilangan kan sama-sama tidak disengaja, cuma aparatur sipil negara (ASN) yang kehilangan kendaraan milik dinas, itu nanti yang akan ganti rugi. Tapi alhamdulillah sudah ditemukan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Biaya Haji 2025 Turun, Kemenag Sampang Belum Berani Umumkan sebelum Terbit SE</title>
<link>https://suarajatimpost.com/biaya-haji-2025-turun-kemenag-sampang-belum-berani-umumkan-sebelum-terbit-se</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/biaya-haji-2025-turun-kemenag-sampang-belum-berani-umumkan-sebelum-terbit-se</guid>
<description><![CDATA[ Hingga saat ini, Kantor Kemenang Sampang masih menunggu turunnya SE dari Kemenag RI tentang turunnya biaya haji tahun 2025 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6793474b36b0f.webp" length="41952" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 17:35:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Biaya haji, kementerian agama, kemenag Sampang, kasi haji, harga turun, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Informasi penurunan biaya haji tahun 2025 secara tertulis beredar luas di jagat media. Bahkan, angka penurunan tersebut diperkirakan sebesar Rp 4 juta. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).</p>
<p>Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Haji Kemenag Sampang, Syaifuddin menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kemenag RI perihal kebijakan penurunan biaya haji.</p>
<p>"Memang di beberapa flayer sudah beredar informasi penurunan biaya haji tahun ini," jelasnya, Jumat (24/1/2025).</p>
<p>Tetapi, kata Syaifuddin, Kemenag Sampang sebagai pelaksana teknis di daerah, tidak bisa langsung memutuskan. Pihaknya tetap menunggu surat resmi berupa surat edaran (SE). Pihaknya tidak berani memutuskan sesuatu tanpa ada perintah dari pusat.</p>
<p>"Kalau informasinya, secara umum turun empat juta," ucapnya.</p>
<p>Meski belum terbit surat resmi, jika dibandingkan dengan biaya haji tahun 2024, biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini mengalami penurunan. Rerata BPIH tahun 2024 sebesar Rp 93,4 juta. Sementara rerata BPIH tahun 2025 sebesar Rp 89,4 juta.</p>
<p>BPIH terdiri atas dua komponen. Pertama, komponen yang dibayar langsung oleh jemaah haji atau disebut biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Kedua, komponen nilai manfaat yang bersumbar dari nilai imbal hasil dari pengelolaan dana setoran awal jemaah haji.</p>
<p>Rincian turunnya BPIH tahun ini yaitu turunnya rerata Bipih yang pada tahun 2024 sebesar Rp 56.046.172, di tahun 2025 turun menjadi Rp 55.431.750. Kemudian rerata nilai manfaat yang pada tahun 2024 sebesar Rp 37.364.114, di tahun 2025 turun menjadi Rp 33.978.508.</p>
<p>Dengan demikian, rerata penurunan Bipih tahun 2025 yaitu sebesar Rp 614.420. Sementara rerata penurunan nilai manfaat tahun 2025 yaitu sebesar Rp 3.385.606. Oleh karena itu, maka rerata penurunan BPIH tahun 2025 sebesar Rp 4.000.027.</p>
<p>Dengan kebijakan penurunan BPIH tersebut, bila calon jemaah haji menyetorkan dana awal sebesar Rp25 juta, maka sisa pembayaran yang harus dilunasi yaitu sebesar Rp 30,4 juta. Sebab, Bipih tahun 2025 telah turun menjadi Rp 55,4 juta.</p>
<p>"Tapi pokoknya, ketentuan yang akan berlaku nanti, itu tetap masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian. Kami hanya menyampaikan informasi secara tertulis saja," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Cabai di Sampang Capai Rp 120 Per Kilogram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-sampang-capai-rp-120-per-kilogram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-cabai-di-sampang-capai-rp-120-per-kilogram</guid>
<description><![CDATA[ Meski cabai itu kebutuhan pokok di rumah, kita masih pengiritan, soalnya terlalu mahal ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6792368b54a66.webp" length="73426" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 20:51:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bahan pokok, cabai, harga cabai, kabupaten Sampang, Diskoperindag, Dinas Pertanian, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG , SJP - </strong>Kebutuhan pokok seperti cabai rawit di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan yang signifikan. Jika sebelumnya satu kilogram kisaran Rp 20 ribu, sekarang mencapai Rp 100 hingga 120 ribu.</p>
<p>Menurut Salamah, warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung mengatakan, bahwa kenaikan harga cabai tersebut masih baru-baru ini. Namun dirinya merasa kaget dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi.</p>
<p>"Kalau saat ini, meski cabai itu kebutuhan pokok di rumah, kita masih pengiritan, soalnya terlalu mahal," tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Khairijah membenarkan atas kenaikan harga cabai tersebut. Alasannya, karena ketersedian barang di Kabupaten Sampang habis.</p>
<p>"Tak hanya itu, yang menjadi kendala naiknya harga cabai di Kabupaten Sampang juga tidak adanya impor dari luar yang masuk ke sini," ungkapnya, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Dijelaskan, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan lain. Sebab mengenai produksi cabai di Sampang merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP). Baik menyangkut ketersediaan barang dan kendalanya.</p>
<p>"Apakah karena musim hujan atau yang lainnya. Saya tidak berwenang menjelaskan itu. Yang pasti di lapangan kenaikan barang tersebut akibat ketersediaan barang yang habis," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebulan Lebih Tenda Darurat di RSMZ Sampang Belum Dibongkar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebulan-lebih-tenda-darurat-di-rsmz-sampang-belum-dibongkar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebulan-lebih-tenda-darurat-di-rsmz-sampang-belum-dibongkar</guid>
<description><![CDATA[ Ketika jumlah pasien sudah tidak lagi membeludak dan ruang inap banyak yang kosong, maka tenda itu tidak akan lagi difungsikan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6791f5252b0b5.webp" length="41578" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 16:16:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Tenda darurat, RSMZ Sampang, rumah sakit umum, pasien, membludak, BPBD Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Tenda darurat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang hingga saat ini masih kokoh berdiri di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang.</p>
<p>Tenda itu berdiri sejak Rabu (11/12/2024) lalu. Tenda tersebut sengaja dipasang sebagai lokasi evakuasi darurat untuk menampung membeludaknya pasien demam berdarah kala itu.</p>
<p>Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadiq mengaku belum tahu akan sampai kapan tenda itu berdiri.</p>
<p>Namun dia menyebut, bila kondisi pasien sudah tidak membeludak dan ruang rawat inap banyak yang kosong, maka pihak RSUD tidak akan lagi memfungsikan tenda darurat tersebut.</p>
<p>"Dalam evaluasi sepekan ini, banyak ruangan kosong akan dilepas. Kami juga berharap tenda itu segera dilepas," jelasnya, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Bhakti Setyo menyebut, pemasangan tenda darurat itu sebagai upaya meningkatkan pelayanan di tengah membeludaknya pasien.</p>
<p>"Kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Rhomadani Amin menyatakan, selama tenda itu dibutuhkan, maka akan dibiarkan di halaman RSUD dr. Mohammad Zyn. </p>
<p>"RSMZ (julukan RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, red) tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik. Karena tenda itu untuk jaga-jaga kalau pasien masih membeludak," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Empat Kecamatan di Sampang Jadi Kontributor Banjir di Wilayah Kota</title>
<link>https://suarajatimpost.com/empat-kecamatan-di-sampang-jadi-kontributor-banjir-di-wilayah-kota</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/empat-kecamatan-di-sampang-jadi-kontributor-banjir-di-wilayah-kota</guid>
<description><![CDATA[ Selain karena kiriman air dari empat kecamatan itu, ketinggian permukaan laut juga kerap jadi faktor pemicu banjir di wilayah kota Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6791dc88d74f1.webp" length="45996" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 14:03:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir Sampang, cuaca ekstrim, BPBD Sampang, EWS, alat deteksi banjir, Koramil Kedungdung, Robatal, Omben, karang Penang, sungai Kamoning, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Setelah meluapnya Sungai Blega, Kabupaten Bangkalan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang melakukan langkah antisipasi banjir. Seperti melakukan pengecekan armada dan persiapan personel.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Rhomadani Amin mengatakan, guna melakukan deteksi dini bencana banjir, pihaknya melakukan pengecekan di early warning system (EWS) secara online.</p>
<p>"Jadi kami menyiapkan alat EWS di Moktesareh, Kecamatan Kedungdung," jelasnya, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Menurut Candra, EWS berfungsi mendeteksi ketinggian air. Ketika BPBD mendapatkan informasi ketinggian air di kawasan pantai utara (pantura), bisa segera mengetahui. Utamanya laporan dari daerah Kecamatan Karang Penang, Robatal, Kedungdung dan Omben.</p>
<p>"Jadi kalau ada hujan deras di empat kecamatan itu, kami langsung melakukan pengecekan informasi dari EWS itu. Karena alat ini memberikan laporan setiap menitnya," terangnya.</p>
<p>Jika EWS tersebut terdapat kendala dan lamban dalam memberikan informasi, maka petugas BPBD akan langsung melakukan pengecekan langsung ke lokasi.</p>
<p>"Barangkali ada gangguan atau apa begitu. Tapi kalau normal, kami memantaunya dari EWS itu," ucapnya.</p>
<p>Candra menjelaskan, bila EWS dalam kondisi normal, maka ketinggian air hanya sampai 0. Namun ketika EWS sampai 5, maka bisa dinyatakan sudah dalam kondisi siaga 3.</p>
<p>"Kemarin itu pada saat tanggal enam belas, itu hampir tujuh ketinggian air. Kalau sudah tujuh ini kategori siaga," ingatnya.</p>
<p>Ketika sudah siaga 2, berarti masyarakat sudah harus berhati-hati. Bila sudah siaga 1, masyarakat harus segera evakuasi barang-barang yang berharga untuk diamankan.</p>
<p>"Karena faktor banjir di Sampang ini karena luapan Sungai Kamoning. Sumber hulunya ada di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang," sebutnya.</p>
<p>Namun, meskipun air di titik-titik tersebut tinggi, belum tentu akan terjadi banjir di Sampang. Sebab, antara titik yang berada di atas dengan bawah masih ada jarak tempuh. Selain itu, juga karena faktor pasang surut air laut.</p>
<p>Namun ketika volumenya tinggi, otomatis kecepatan air tinggi dan akan menyebabkan banjir. Tetapi pada umumnya, banjir di Sampang terjadi sekitar bulan Juli dari tanggal 1 hingga tanggal 30</p>
<p>"Dan biasanya di bulan itu air laut pasang," imbuhnya.</p>
<p>EWS tersebut merupakan operasional dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Sampang memiliki dua alat deteksi tersebut. Namun ada pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga salah satu akinya sempat hilang. Sehingga saat ini hanya tersisa satu EWS di Moktesareh. </p>
<p>"Awalnya ada di Desa Daleman dan Banyumas. Akhirnya dilakukan pembinaan dan ditaruh di Moktesareh. Sekarang lebih aman. Karena dijaga langsung oleh Koramil Kedungdung," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akibat Luka Berat, Dua Pemotor di Sampang Meninggal Dunia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akibat-luka-berat-dua-pemotor-di-sampang-meninggal-dunia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akibat-luka-berat-dua-pemotor-di-sampang-meninggal-dunia</guid>
<description><![CDATA[ Pengendara mobil Toyota Agya dan barang bukti laka lantas sekarang sudah berada di kantor Satlantas Polres Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6790d60da52c2.webp" length="47246" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 18:40:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Laka Lantas, satlantas, polres Sampang, mobil, sepeda motor, tabrak depan, RSMZ, Puskesmas Kedungdung, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) antara roda empat dan pengendara sepeda motor di Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedundung, Sampang tragis. Sebab, kedua pengendara mengalami luka parah dan mengakibatkan meninggal dunia.</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa peristiwa tabrakan tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB, yang melibatkan antara mobil Toyota Agya Nopol KT 1583 NS dan sepeda motor Nopol L 4984 IB.</p>
<p>"Peristiwanya tabrak depan," jelasnya, Rabu (22/1/2025)</p>
<p>Menurut Andi, sebelum terjadinya tabrakan kendaraan Toyota Agya Nopol KT 1583 NS yang dikemudikan S (46) warga Dusun Gilin Laok, Kecamatan Ketapang, itu melaju dari arah utara ke selatan.</p>
<p>Sedangkan sepeda motor yang dikendarai NH (26) warga Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedundung melaju dari arah selatan ke utara.</p>
<p>Kemudian mobil Agya Nopol KT 1583 NS tersebut oleng ke kanan jalan dan sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) dari arah berlawanan melaju kendaraan sepeda motor. Namun karena jarak terlalu dekat mobil Agya menabrak sepeda motor.</p>
<p>"Dari kejadian itu, pengendara sepeda motor An dan NH yang bonceng meninggal dunia," terangnya.</p>
<p>NH mengalami luka berat dan sempat dirawat di Rumah Sakit umum daerah dr Mohammad Zyn (RSMZ). Sedangkan NS (50) mengalami luka berat dan meninggal di Puskesmas Kedundung.</p>
<p>"Pengendara mobil Toyota Agya dan barang bukti laka lantas sekarang sudah berada di kantor Satlantas Polres Sampang untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rehab dan Pembangunan SDN Pangongseyan 1 Sampang Tunggu Monitoring PUPR Provinsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rehab-dan-pembangunan-sdn-pangongseyan-1-sampang-tunggu-monitoring-pupr-provinsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rehab-dan-pembangunan-sdn-pangongseyan-1-sampang-tunggu-monitoring-pupr-provinsi</guid>
<description><![CDATA[ SDN Pangongseyan 1 bisa dapat DAK 2025. Alasannya, karena dari sisi kepemilikan tanah tidak ada masalah, dan dari segi fisik memang perlu dibantu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6790c2f7d7182.webp" length="29640" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 18:29:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>SDN Pangongseyan 1, Disdik Sampang, PUPR Provinsi, DAK, DAU, rehabilitasi, ruang kelas, anggaran provinsi, sekolah rusak, siswa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangongseyan 1, Kecamatan Torjun, Sampang, sedikit mendapat angin segar. Sebab, sekolah yang rusak dan siswa kelas 2 B yang saat ini belajar di tempat parkir, segera mendapat kelas baru.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sampang, Fadeli melalui Kabid Pembinaan SD, Abdul Rahman menyatakan, bahwa di tahun 2021 SDN Pangongseyan 1 pernah masuk data alokasi dana dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jawa Timur. Dana tersebut biasanya diperuntukan untuk revitalisasi. </p>
<p>"Semua yang perlu direhab, itu direhab, dan jika belum ada sarana dan prasarana (sarpras) yang tidak dibangun, itu juga akan dibangun, termasuk paving dan pagar," jelasnya, Rabu (22/01/2025).</p>
<p>Namun, karena keterbatasan dana, tahun 2021 itu hanya 2 sekolah dapat dana tersebut dari 7 calon sekolah yang diajukan. Yaitu SDN Torjun 4 dan SDN di Kecamatan Camplong.</p>
<p>Di 2022 dan 2023 hingga 2024, bantuan dari PUPR tidak ada. Meskipun Disdik mengajukan SDN Pangongseyan 1 melalui dana alokasi khusus (DAK) sebagai alternatif cadangan. Tapi DAK 2024 tidak gol. Sehingga 2025 ini Disdik mengalokasikan dana dari DAU.</p>
<p>"Karena kami menunggu agak lama kepastian dari PUPR tidak terwujud," ucap Kabid sekaligus Plt Sekretaris Disdik itu.</p>
<p>Tapi, besaran anggaran DAU terbatas, dan pihaknya hanya dapat rehab tiga ruang kelas.</p>
<p>"Alhamdulillah di akhir 2024 kami mendapat kabar bahwa yang menerima rehab melalui dana DAK 2025 sebanyak 9 sekolah," terangnya.</p>
<p>Kata Rahman, DAK 2025 ini akan dikerjakan oleh PUPR Provinsi, dan pihaknya sudah mengumpulkan calon penerima DAK 2025 sebanyak 9 sekolah. Hal itu guna kepentingan dalam melengkapi data yang akan disetor ke PUPR Provinsi.</p>
<p>Tahapan selanjutnya, PUPR Provinsi akan melakukan pengecekan ke sekolah calon penerima tersebut. Tujuannya, untuk memastikan mana dan bagian apa yang akan direhab dan dibangun. </p>
<p>"Jadi kepastian besaran anggaran yang diterima oleh masing-masing lembaga sekolah belum diketahui," ungkapnya.</p>
<p>Namun saat ini Disdik meyakini bahwa SDN Pangongseyan 1 bisa dapat DAK 2025. Alasannya, karena dari sisi kepemilikan tanah tidak ada masalah, dan dari segi fisik memang perlu dibantu, sedangkan dari jumlah siswa, lembaga pendidikan tersebut banyak.</p>
<p>"Kapan monitoring dari PUPR Provinsi? kami masih melakukan koordinasi sekolah mana yang nantinya akan didatangi oleh PUPR Provinsi," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Resmikan Ruang Podcast, Baznaz Sampang Tingkatkan Kepedulian Sosial</title>
<link>https://suarajatimpost.com/resmikan-ruang-podcast-baznaz-sampang-tingkatkan-kepedulian-sosial</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/resmikan-ruang-podcast-baznaz-sampang-tingkatkan-kepedulian-sosial</guid>
<description><![CDATA[ KH. Abd. Rouf Alhitamy menyampaikan, tujuan acara tersebut untuk memberikan semangat dan motivasi kepada muzakki dan mustahik. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6790821ed19f4.webp" length="30046" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 14:01:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Baznaz Sampang, disabilitas, sosial, sekda, peresmian, gedung podcast, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sampang menggelar acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan tema "Cahaya Zakat Kebahagiaan Muzakki dan Mustahik.</p>
<p>Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Baznas dan dimulai dengan kegiatan khotmil Qur'an. Puncak acaranya pada Selasa, 21 Januari 2025 dan dihadiri oleh berbagai pejabat.</p>
<p>Acara dimulai dengan pemberian santunan kepada 10 anak yatim dan diserahkan langsung oleh Sekda Kabupaten Sampang, H. Yuliadi Setiawan didampingi Ketua Baznas Sampang, KH. Abd. Rouf Alhitamy.</p>
<p>KH. Abd. Rouf Alhitamy menyampaikan, tujuan acara tersebut untuk memberikan semangat dan motivasi kepada muzakki dan mustahik.</p>
<p>Selain itu, acara itu menegaskan bahwa keberadaan Baznaz Sampang yang telah berusia 24 tahun berperan dalam menyalurkan bantuan dan memberikan perubahan bagi masyarakat.</p>
<p>Terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut membuahkan hal positif bagi Baznaz, yaitu mendapat penghargaan Baznas Award.</p>
<p>“Dengan kantor Baznaz Sampang yang baru, dan peresmian ruang podcast, kami berharap dapat menarik perhatian generasi milenial dan gen Z, serta memotivasi masyarakat Sampang dan pemerintah untuk bersinergi dan menyalurkan dana infak dan zakat melalui kami,” harapnya, Rabu (22/1/2025).</p>
<p>Sekda Sampang, H. Yuliadi Setiawan mengapresiasi Baznaz yang telah membuktikan diri sebagai lembaga yang memberikan manfaat dan keberkahan bagi Kabupaten Sampang, serta berperan aktif dalam menciptakan Sampang Hebat Bermartabat.</p>
<p>Rangkaian acara HUT Baznaz ke-24 dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan kepada 3 penyandang disabilitas, 17 penerima beasiswa SKSS, 8 penerima modal usaha, serta 3 tukang becak yang mendapat BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian ruang podcast Baznaz dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh pihak Kemenag Kabupaten Sampang.<strong> (**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Bangkalan Tetap Nihil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hari-kedua-pencarian-korban-tenggelam-di-bangkalan-tetap-nihil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hari-kedua-pencarian-korban-tenggelam-di-bangkalan-tetap-nihil</guid>
<description><![CDATA[ Sesuai SOP, jika dalam tujuh hari tidak kunjung ditemukan, maka pencarian akan dihentikan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_679080b0adaba.webp" length="49584" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 13:24:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sungai Blega, korban tenggelam, Kabupaten Bangkalan, arus sungai, BPBD Sampang, BPBD Bangkalan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGKALAN, SJP - </strong>Hari kedua upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.</p>
<p>Informasinya, korban bernama Sohibul Qirom (16) dari Dusun Serpang, Desa Durin Timur, Kecamatan Konang. Korban dilaporkan hilang terseret arus sungai pada, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>"BPBD Bangkalan dan Sampang tetap melakukan penyisiran hingga pukul lima sore. Pencarian dari kemarin sama, hingga ke muara sungai sejauh lima belas kilometer dari titik jatuh," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Rhomadani Amin, Rabu (22/1/2025).</p>
<p>Menurutnya, remaja yang terseret arus sungai tersebut sempat diselamatkan oleh warga. Namun karena korban tidak bisa berenang dan arus sungai deras, akhirnya tubuh korban tenggelam dan tidak kelihatan lagi.</p>
<p>Kata Candra, pencarian korban di hari kedua ini lebih maksimal. Sebab petugas melakukan penelusuran hingga ke muara sejauh 15 kilometer dan dilakukan secara berulang.</p>
<p>Namun, karena arus sungai yang deras dan air sungai keruh, pihaknya mendapatkan kesulitan. Tetapi petugas tetap berusaha semaksimal mungkin hingga batas waktu tertentu.</p>
<p>Saat ini pihaknya mengerahkan 5 armada. Namun kendala yang dihadapi yaitu banyaknya tumpukan sampah di Sungai.</p>
<p>Pencarian tetap berlangsung hingga korban bisa ditemukan. Pihaknya tetap melakukan upaya semaksimal mungkin. Jika hari ini masih belum membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan besok pagi.</p>
<p>"Sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur, red), upaya pencarian ini hingga tujuh hari. Jika dalam tujuh hari ini belum juga ditemukan, pencarian dihentikan," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bawa Sabu di Saku Celana, Pria di Sampang Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bawa-sabu-dalam-saku-celana-pria-di-sampang-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bawa-sabu-dalam-saku-celana-pria-di-sampang-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Narkotika jenis sabu seberat ± 0.64 gram itu ditemukan petugas di saku celana depan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678f744925294.webp" length="14260" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 22:02:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Narkoba, Satres Narkoba, Polres Sampang, barang haram, tes urine, kecamatan Banyuates, Kecamatan Ketapang, penjara, Suarajatimpost a</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Polisi Resort (Polres) Sampang berhasil mengamankan UR (44) warga Kecamatan Ketapang atas tindak pidana narkotika jenis sabu di Kecamatan Banyuates, pada, Senin (20/1/2025) sekira pukul 13.00 Wib.</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa UR (44) diamankan oleh Tim Buru Sergap (Buser) Satres narkoba Polres Sampang di Jalan Raya Desa Masaran, Kecamatan Banyuates.</p>
<p>"Pelaku diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu," jelasnya, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Menurut Andi, pada saat melakukan penggeledahan badan, ditemukan 1 buah plastik klip bening yang di dalamnya terdapat kristal putih yang diduga narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat kira-kira 0.64 gram.</p>
<p>"Narkotika jenis sabu kira-kira 0.64 gram itu, ditemukan petugas di saku celana depan sebelah kanan UR. Berencana akan dikirimkan kepada pembelinya," ungkapnya.</p>
<p>Setelah diamankan, UR langsung dibawa ke Mapolres Sampang untuk dilakukan penyidikan serta pemeriksaan urine. Hasilnya, UR dinyatakan positif mengandung zat methamphetamine.</p>
<p>"UR dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujarnya.</p>
<p>Atas perilaku tersebut, UR melanggar hukum dan diancam hukuman penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.</p>
<p>"Dendanya minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Swasembada Pangan, Pj Bupati dan Kapolres Sampang Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektare</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-swasembada-pangan-pj-bupati-dan-kapolres-sampang-tanam-jagung-serentak-1-juta-hektare</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-swasembada-pangan-pj-bupati-dan-kapolres-sampang-tanam-jagung-serentak-1-juta-hektare</guid>
<description><![CDATA[ Untuk mensukseskan program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678f83d09d912.webp" length="81610" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 20:20:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kapolri, presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan nasional, Asta Cita, jagung, swasembada pangan, 1 hektare lahan, lahan kering, Poktan, Disperta KP Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Penjabat (Pj) Bupati, Rudi Arifiyanto dan Kapolres Sampang AKBP Hartono menghadiri penanaman jagung serentak 1 juta hektare di Desa Tanggumong, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Penanaman jagung tersebut bagian dari inisiatif Kapolri melalui Gugus Pangan Mabes Polri untuk mensukseskan program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menuju swasembada pangan 2025. Sehingga penanaman jagung tersebut dilakukan serentak di seluruh Indonesia. </p>
<p>Program penanaman jagung tersebut melibatkan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP), kelompok tani (Poktan) dan masyarakat di Desa Tanggumong. Rencananya akan berlangsung sebanyak puluhan hektare se Kabupaten Sampang. </p>
<p>Pj Bupati Sampang, Rudy Arifiyanto mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Sampang akan terus mendorong petani agar menggunakan lahan yang belum optimal untuk ditanami jagung. </p>
<p>Rudy Arifiyanto berharap semua pihak bersinergi agar peningkatan ketahanan pangan atau program swasembada 2025 dapat terwujud.</p>
<p>"Kita apresiasi sebab hal tersebut proses bersinergi semua pihak, baik dari lahan, pembibitan dan perawatannya," jelasnya, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>"Kita akan mendorong bahwa yang dulunya lahan belum optimal di Sampang, kedepan bisa dioptimalkan," imbuhnya.</p>
<p>Tak hanya itu, pemerintah daerah akan mendorong petani agar menggunakan bibit yang unggul agar hasil panen akan lebih surplus.</p>
<p>"Kita dorong untuk pembibitan yang unggul, agar hasilnya maksimal dan lebih berlimpah," ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Sampang, AKBP Hartono menyampaikan, penanaman jagung akan dilaksanakan di 68 hektar yang tersebar di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang. </p>
<p>Dalam penanaman itu diprioritaskan bagi lahan kering dengan harapan tidak menggangu tanaman padi. Supaya dua jenis tanaman tersebut sama-sama meningkatkan ketahanan pangan nasional.</p>
<p>"Kami prioritaskan penanaman jagung dilahan kering, agar nantinya jumlah lahan lebih meningkat," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Remaja di Bangkalan Terseret Arus Sungai, Pencarian Belum Buahkan Hasil</title>
<link>https://suarajatimpost.com/remaja-di-bangkalan-terseret-arus-sungai-pencarian-belum-buahkan-hasil</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/remaja-di-bangkalan-terseret-arus-sungai-pencarian-belum-buahkan-hasil</guid>
<description><![CDATA[ Upaya pencarian telah dilakukan hingga sejauh 10 kilometer. Namun hingga saat ini korban belum ditemukan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678f42e13c8b6.webp" length="55808" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 15:01:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Laka sungai, Bangkalan, sungai Blega, remaja, BPBD Sampang, BPBD Bangkalan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGKALAN, SJP - </strong>Remaja Dusun Serpang, Desa Durin Timur, Kecamatan Konang bernama Sohibul Qirom (16) dilaporkan hilang terseret arus sungai Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Rhomadani Amin menyampaikan, pihaknya menerima informasi dari BPBD Bangkalan terkait melaporkan adanya kecelakaan sungai.</p>
<p>"Menurut keterangan, satu orang hanyut terbawa arus itu saat mandi bersama temannya," jelasnya, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut sempat berusaha menyelamatkan korban. Namun karena korban tidak bisa berenang dan arus sungai deras, akhirnya tubuh korban tenggelam hingga tak terlihat lagi dari permukaan sungai.</p>
<p>"Kami langsung melakukan pencarian dan menelusuri sungai dengan menggunakan perahu boat," ungkapnya.</p>
<p>Candra menyebut, upaya pencarian hingga saat ini masih terus berlangsung. BPBD Kabupaten Sampang dan BPBD Kabupaten Bangkalan bekerja sama mencari remaja tersebut.</p>
<p>"Kondisi arus deras. Kami menggunakan empat perahu karet. Hingga saat ini masih belum ditemukan," terangnya.</p>
<p>Tim gabungan tersebut melakukan pencarian hingga kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian. Jika hari ini korban belum juga ditemukan, pencarian akan berhenti pada pukul 17:00 WIB.</p>
<p>"Dan besok lanjut pencairan lagi. Tapi kami dan semua pihak keluarga berharap agar korban bisa segera ditemukan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dianggap Meresahkan, Pengamen Lampu Merah di Sampang Terciduk Bawa Sajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dianggap-meresahkan-pengamen-lampu-merah-di-sampang-terciduk-bawa-sajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dianggap-meresahkan-pengamen-lampu-merah-di-sampang-terciduk-bawa-sajam</guid>
<description><![CDATA[ Kawanan anak jalanan itu berasal dari daerah berbeda. Ada yang dari luar Madura. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678f24af3e7d5.webp" length="13828" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 11:51:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satpol-PP Sampang, pengamen, anak jalanan, lampu merah, Sajam, pembinaan, cukur rambut, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Belakangan ini, pemandangan kota Sampang kurang enak dilihat. Sebab, di sejumlah titik traffic light kerap dipenuhi pengamen jalanan.</p>
<p>Informasinya, anak jalanan (anjal) tersebut sebagian berasal dari luar daerah. Atas kondisi itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang menggelar razia.</p>
<p>Dalam razia itu, Satpol PP mengamankan sedikitnya 7 pengamen jalanan. Parahnya, salah satu pengamen kedapatan membawa senjata tajam (sajam)</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, 7 pengamen tersebut diamankan di 6 titik traffic light.</p>
<p>"Saat kami geledah di lokasi, satu orang kedapatan membawa sajam jenis pisau," ungkapnya, Selasa (21/1/2025).</p>
<p>Setelah itu, para pengamen digelandang ke kantor Satpol PP Sampang guna dilakukan interogasi. Hasilnya, identitas para pengamen beragam. Ada orang Madura dan ada dari luar Madura.</p>
<p>Penanganan yang dilakukan terhadap mereka yaitu berupa pembinaan. Tujuannya, agar tidak kembali beroperasi. Sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.</p>
<p>"Bentuk pembinaan yang kami lakukan kepada para pengamen itu seperti dicukur gundul, push up, dan lari," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Datangi kantor DPRD, Guru Honorer di Sampang Siap Jadi ASN Paruh Waktu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/datangi-kantor-dprd-guru-honorer-di-sampang-siap-jadi-asn-paruh-waktu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/datangi-kantor-dprd-guru-honorer-di-sampang-siap-jadi-asn-paruh-waktu</guid>
<description><![CDATA[ Melihat kondisi keuangan daerah, akhirnya sepakat menerima ASN PPPK paruh waktu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678e2fd98df29.webp" length="31766" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 20:59:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>ASN, PPPK, pegawai, guru honorer, pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPRD Sampang, komisi IV, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Forum Perjuangan Honorer Persatuan Guru Republik Indonesia (FPH-PGRI) Sampang melakukan audiensi ke Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Tujuannya, untuk mengetahui status R2 dan R3 guru honorer.</p>
<p>Aksi damai tersebut mempertanyakan terkait penyelesaian guru honorer yang sudah ikut tes kompetensi tahap satu. Dan sudah mendapat status R2 dan R3.</p>
<p>"Kami memang memilih jalur diplomasi dan tidak turun ke jalan," jelas Ketua FPH-PGRI Sampang, Syaifur Rohman, Senin (20/1/2025).</p>
<p>Status R2 dan R3 tersebut merupakan kode yang digunakan dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, setelah pihaknya melakukan audiensi terdapat kejelasan dari pemerintah daerah bahwa R2 dan R3 akan menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK.</p>
<p>"Kami senang dengan hasil audiensi tadi. Status teman-teman R2 dan R3 jelas. Meskipun ASN Paruh waktu sesuai regulasi dar pusat dan berdasarkan anggaran yang ada di daerah. ASN PPPK paruh waktu menjadi jalan pintu masuk ke ASN PPPK," ucapnya.</p>
<p>Menurut Syaifur, pihaknya sebenarnya ingin penuh waktu. Namun setelah melihat kondisi keuangan daerah, akhirnya sepakat menerima ASN PPPK paruh waktu yang dirasa sebagai pembuka menuju ASN PPPK penuh waktu.</p>
<p>"ASN PPPK paruh waktu itu sudah ada regulasi khusus dari Kemenpan-RB, bahwa ASN PPPK paruh waktu jam kerjanya sudah diatur. Kemudian gajinya sudah di atur dalam Kemendagri no 16," terangnya.</p>
<p>Dijelaskan, saat ini yang sudah tercatat di pangkalan database badan kepegawaian negara (BKN) ada sekitar 7 ribu. Namun yang sudah ikut seleksi ada 2. 613 ribu guru honorer.</p>
<p>"Akan dijanjikan karena sudah ada di BPA nya BPPKAD, maka dengan otomatis harus diselesaikan. Kita selanjutnya menunggu mapping dari masing-masing instansi. Baik guru maupun tenaga teknisi," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfudz mengatakan, bahwa peserta audiensi tidak hanya dari tenaga honorer, melainkan juga tenaga honorer lain dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD).</p>
<p>"Insyaallah akan diakomodir semuanya, dan dinas sudah membuka itu dan sudah ada jalan keluarnya," terangnya, Senin (201/2025).</p>
<p>Mahfudz menginginkan proses seleksi itu harus ketat. Alasannya, agar tenaga di pemerintah nantinya akan diampu oleh orang-orang yang berkompeten sehingga tidak hanya jadi beban.</p>
<p>"Ini kan kesalahan tehnis saja dari awal. Pertama magang, akhirnya masuk, itu akhirnya gak jelas. Jadi ketat itu biar tidak ada kasus naruh nama saja," tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, di beberapa daerah banyak memasukkan orang-orang terdekat sehingga pemerintah pusat kecolongan. Namun karena hal ini sudah ada payung hukumnya, proses awal seperti tidak ada artinya lagi.</p>
<p>"Tentu ini berat sekali ketika melihat APBD di Sampang terbatas. Saya harap ke depan teman-teman harus lebih serius mengupgrade diri baik sisi kinerja dan sumber daya manusianya (SDM)," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dianggarkan Rp 2,1 Miliar, Jembatan Desa Daleman Sampang Dibangun Tahun Ini</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dianggarkan-rp-21-miliar-jembatan-desa-daleman-sampang-dibangun-tahun-ini</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dianggarkan-rp-21-miliar-jembatan-desa-daleman-sampang-dibangun-tahun-ini</guid>
<description><![CDATA[ Jembatan tersebut sempat ambruk pada tahun 2020. Kemudian direncanakan dibangun pada tahun 2021. Namun hingga kini belum terealisasi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678e0e720e6b3.webp" length="86910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 17:29:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemerintah pusat, Pemkab Sampang, BPBD Sampang, BNPB, jembatan ambruk, Kecamatan Kedungdung, anak sekolah, masyarakat, swadaya, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Pemerintah berencana membangun jembatan yang menghubungkan Desa Daleman dan Desa Pesarenan di Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang tahun ini. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 2,186 miliar.</p>
<p>Diketahui, jembatan yang menjadi akses perekonomian masyarakat tersebut ambruk pada akhir tahun 2020 dan berencana dibangun pada tahun 2021. Namun rencana pembangunan tersebut hingga kini belum terealisasi.</p>
<p>Akhirnya, masyarakat setempat melakukan perbaikan secara swadaya karena sering terjadi pengendara roda dua dan empat terperosok akibat papan jembatan rusak.</p>
<p>"Jembatan itu akses utama bagi para pengendara maupun pejalan kaki. Sehingga sangat dibutuhkan jembatan ini segera dibangun," ungkap Amir Muslim, warga setempat, Senin (20/1/2025).</p>
<p>Menurut Amir, jembatan tersebut sudah tua dan masih menggunakan alas papan dari kayu. Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Terlebih ketika dilintasi kendaraan roda empat maupun roda enam.</p>
<p>Bahkan, sudah ada beberapa kendaraan roda enam yang bermuatan pasir batu (sirtu) terperosok di jembatan tersebut. Sehingga mengakibatkan jembatan berlubang cukup besar.</p>
<p>"Yang saya khawatirkan, kalau ada kejadian seperti ini, anak-anak sekolah yang masih kelas TK, takut waktu lewat di jembatan ini gak ngelihat lubang terus jatuh. Tapi semoga tidak," harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Romadhani Amin menyampaikan , jembatan poros yang berada di Desa Daleman itu akan dibangun tahun ini.</p>
<p>"Insyaallah di tahun ini. Soalnya untuk anggaran yang dari pusat sudah masuk ke daerah per 31 Desember kemarin, dengan pagu anggaran sekitar Rp 2,186 Miliar," jelasnya.</p>
<p>Sementara untuk tahapannya, akan dimulai bulan Januari sampai bulan Maret. Tahapan tersebut meliputi proses persiapan pelelangan dan pengawasan.</p>
<p>"Untuk pelaksanaannya, insyaallah bulan April. Soalnya jembatan itu ditarget harus selesai di tahun ini," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kandang Berisi 11 Ribu Ekor Ayam Potong di Sampang Hangus Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kandang-berisi-11-ribu-ekor-ayam-potong-di-sampang-hangus-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kandang-berisi-11-ribu-ekor-ayam-potong-di-sampang-hangus-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Bahan bangunan kandang yang terbuat dari kayu membuat api mudah membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678dc42447030.webp" length="14736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 13:05:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran, damkar Sampang, kandang ayam, ustadz, Kecamatan Omben, kabupaten Sampang, material, korban jiwa, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Diduga akibat korsleting listrik, kandang ayam potong di Dusun Diyaan, Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang terbakar hebat pada Ahad (19/1/2025) sekira pukul 17:45 WIB.</p>
<p>Kandang ayam milik pria yang akrab dipanggil Ustaz Zehri (45) itu berisi 11.000 ekor ayam pedaging dan 90 sak pakan ayam, serta 400 sak sekam. Alhasil, kandang berukuran 8x12 meter tersebut ludes dilalap api.</p>
<p>Menurut keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Operasi Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Sampang, Maftuh Fathurrahman, kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik.</p>
<p>"Percikan api itu merambat dan menjadi besar," ucapnya, Senin (20/01/2025).</p>
<p>Maftuh menjelaskan, pemilik kandang telah menghubunginya ketika peristiwa itu terjadi. Namun, karena jarak kantor Damkar dengan tempat kejadian perkara (TKP) cukup jauh, sehingga penanganan dan evakuasi pertama kali dilakukan oleh warga setempat.</p>
<p>"Jadi kehadiran kami ke sana agak sedikit lama," ujarnya.</p>
<p>Lantaran kandang tersebut terbuat dari bahan kayu, api dengan mudah membesar dan menjalar ke seluruh bagian kandang. Namun beruntungnya, petugas tidak menemukan kendala berarti selama proses pemadaman api.</p>
<p>"Namun alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya material berupa ayam yang sudah siap jual," pungkasnya.</p>
<p>Hal senada diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Sampang, Ipda Andi Amin. Informasi yang diterimanya dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Omben, kebakaran tersebut memang disebabkan korsleting listrik.</p>
<p>"Mapolsek Omben langsung mendatangi laporan warga dan juga menghubungi nomor Dinas Pemadam Kebakaran," terangnya, Senin (20/1/2025).</p>
<p>Berkat kerja sama petugas Damkar, jajaran Polsek Omben dan warga, api pun berhasil dijinakkan pada pukul 20.30 WIB. Namun akibat kebakaran tersebut, Ustaz Zehri harus rela kehilangan 11.000 ekor ayam pedaging dalam kandang seluas 96 meter per segi itu. </p>
<p>"Tidak terdapat korban jiwa. Hanya kerugian material yang ditaksir sebesar Rp 538 juta," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pedagang Rujak di Sampang Dikagetkan oleh Ular Sanca Sepanjang 3 Meter</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pedagang-rujak-di-sampang-dikagetkan-oleh-ular-sanca-sepanjang-3-meter</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pedagang-rujak-di-sampang-dikagetkan-oleh-ular-sanca-sepanjang-3-meter</guid>
<description><![CDATA[ Beruntung petugas Damkar langsung sigap mendatangi lokasi dan mengevakuasi hewan reptil tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678b4a5eef729.webp" length="15756" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 15:01:24 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Ular sanca, Padang rujak, agresif, ular besar, damkar Sampang, evakuasi ular, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Memasuki musim hujan, masyarakat harus waspada terhadap serangan hewan reptil seperti ular. Binatang berdesis itu kerap berkeliaran ke rumah warga saat air sungai meluap.</p>
<p>Seperti yang terjadi di Jalan Imam Ghozali, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang. Warga dikagetkan oleh kemunculan ular sanca sepanjang 3 meter lebih, Sabtu (18/1/2025).</p>
<p>Beruntung petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampang langsung terjun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga pada pukul 06.02 WIB.</p>
<p>"Kami tiba ke lokasi sekitar pukul 06:08," ucap Kepala Seksi (Kasi) Operasi Dinas Damkar dan Penyelamatan Daerah Sampang, Maftuh Fathurrahman, Sabtu (18/01/2025).</p>
<p>Ular tersebut ditemukan berada di bawah meja warung rujak tahu milik Mina, warga setempat, dalam posisi melingkar. Praktis, wanita 35 tahun itu pun kaget.</p>
<p>"Pemilik lapak ini kaget setelah melihat ular itu ada di bawah mejanya, dan segera melapor," ucapnya Maftuh.</p>
<p>Bahkan, ular tersebut sempat melewati kaki Mina sebelum akhirnya masuk ke bawah meja. Atas kejadian itu, Mina ketakutan meskipun ular itu tidak sempat menggigitnya.</p>
<p>Selama proses evakuasi, petugas Damkar sempat mengalami kesulitan. Sebab, posisi ular berada di bawah meja dan agresif. Bahkan, ular itu sempat memberikan ancaman kepada petugas.</p>
<p>"Pertama kami pegang ekornya. Tiba-tiba nyembur ingin menggigit," ujar Maftuh.</p>
<p>Setelah beberapa saat, petugas mengambil kayu untuk menekan kepala ular. Akhirnya ular tersebut ditarik ke luar lalu dimasukkan ke dalam karung.</p>
<p>"Sekitar lima belas menit baru ular bisa ditangkap setelah kami seret ekornya ke luar. Baru kami bawa ke kantor, sebelum kemudian dikembalikan ke habitatnya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mayat Terapung di Perairan Camplong Sampang Masih Belum Teridentifikasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mayat-terapung-di-perairan-camplong-sampang-masih-belum-teridentifikasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mayat-terapung-di-perairan-camplong-sampang-masih-belum-teridentifikasi</guid>
<description><![CDATA[ Jangka waktu tiga hari masih belum ada informasi yang datang, mayat akan dikebumikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678a5216c6a20.webp" length="53394" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 21:11:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satpoairud, PMI, RSMZ Sampang, mayat mengapung, polres Sampang, perairan Camplong, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di perairan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Kamis (16/01/2025) sekira pukul 10.00 WIB, hingga kini masih belum teridentifikasi. </p>
<p>Hubungan Masyarakat (Humas) Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang, Amin Jakfar Sadik mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan informasi. Baik dari pihak keluarga maupun masyarakat. </p>
<p>Selain itu, pihak RSMZ Sampang merasa kesulitan dalam mengidentifikasi korban. Sebab korban sudah mengalami pembengkakan pada sekujur tubuhnya.</p>
<p>"Tapi kami tetap menunggu informasi dan berharap ada keluarga korban yang datang sebelum melebihi batas waktu yang sudah ditentukan," jelasnya, Jumat (17/1/2025).</p>
<p>Dijelaskan, jika dalam jangka waktu tiga hari masih belum ada informasi yang datang, baik dari keluarga maupun masyarakat, mayat tersebut akan dikebumikan.</p>
<p>Namun sebelum melakukan penguburan jenazah, pihak RSMZ Sampang terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Satpoairud dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).</p>
<p>"Jadi besok sudah batas waktunya, semoga saja nanti ada pihak keluarga yang datang," tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menyampaikan hal yang sama. Yaitu belum menerima informasi dari warga yang mengaku kerabat atau keluarga korban.</p>
<p>Sehingga pihak kepolisian berupaya melakukan imbauan kepada masyarakat apabila ada keluarga yang merasa kehilangan, dan segera melapor supaya secepatnya bisa diidentifikasi.</p>
<p>"Supaya kami secepatnya tahu kebenarannya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Bajir Rob, Cabdindik Janji Selamatkan Aset SMKN 3 Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-bajir-rob-cabdindik-janji-selamatkan-aset-smkn-3-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-bajir-rob-cabdindik-janji-selamatkan-aset-smkn-3-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Nantinya Cabdindik akan mencari solusi guna menyelamatkan aset daerah dan masyarakat. pasca terjadinya banjir rob. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678a40e38fa44.webp" length="35664" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 20:11:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Cabdindik, Mas&#039;udi Hadiwijaya, Kacabdindik Sampang, SMKN 3 Sampang, pulau Mandangin, banjir rob, tanggul, pemecah ombak, pihak terkait, BPBD, Jatim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pasca terjadinya banjir rob yang menimpa sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 3 Sampang, di Pulau Mandangin, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sampang segera melakukan kunjungan.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Cabdindik Jatim Wilayah Sampang langsung melakukan pertemuan dengan wali murid, komite sekolah dan pemerintah desa (Pemdes) setempat. Yang kemudian dilanjut dengan peninjauan lokasi.</p>
<p>Kacabdindik Jatim Wilayah Sampang, Mas'udi Hadiwijaya mengatakan, pasca terjadinya banjir rob itu, pada tanggal 8 Januari 2025 pihaknya langsung melakukan kunjungan. Tujuannya, untuk meninjau dampak banjir rob yang melanda SMKN 3 Sampang. </p>
<p>"Alhamdulillah kami sudah melihat kondisi SMKN 3 Sampang, dan juga sudah bertemu dengan masyarakat di sana," jelasnya, Jumat (17/01/2025).</p>
<p>Mas'udi mengakui sangat prihatin terhadap keadaan di SMKN 3 Sampang. Sebab, lembaga pendidikan tersebut lokasinya berhadapan langsung dengan laut.</p>
<p>"Sehingga perlu penanganan serius nantinya," ucapnya.</p>
<p>Cabdindik wilayah Sampang tidak tinggal diam. Setelah melakukan kunjungan itu, pihaknya berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.</p>
<p>"Selaku Kacabdindik, saya berharap nantinya bagaimana mencari solusi guna menyelamatkan aset daerah dan masyarakat sekitarnya," terangnya.</p>
<p>Jalan koordinasi tersebut merupakan langkah yang akan dilakukan secepatnya. Alasannya, supaya dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMKN 3 Sampang, bisa terwujud dengan baik dan nyaman.</p>
<p>Di lokasi, pihaknya sangat bersyukur karena sarana dan prasarana (sarpras) sekolah tidak ada yang rusak. Namun tetap membutuhkan tanggul pemecah ombak yang lebih kuat dan kokoh.</p>
<p>"Saya perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik bagi SMKN 3 Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Semakin Berambisi, Persesa Sampang Bidik Sejumlah Pemain Liga 1</title>
<link>https://suarajatimpost.com/semakin-berambisi-persesa-sampang-bidik-sejumlah-pemain-liga-1</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/semakin-berambisi-persesa-sampang-bidik-sejumlah-pemain-liga-1</guid>
<description><![CDATA[ Laskar Trunojoyo tengah membidik sejumlah pemain Liga 1 untuk memperkuat tim dan mengisi kekosongan pemain yang cedera ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678a02770b10b.webp" length="43240" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 17:02:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Persesa Sampang, Liga 1, Liga 4, Jatim, wimba Sutan, pelatih, olahraga, sepakbola, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Setelah lolos babak 32 besar Liga 4 Jatim, Persatuan Sepakbola Sampang (Persesa) semakin berambisi. Bahkan Laskar Trunojoyo itu kini tengah membidik pemain dari Liga 1 guna memperkuat tim.</p>
<p>"Iya, kami berencana mendatangkan empat pemain untuk memperkuat tim. Serta bisa mengisi kekosongan pemain," jelas Pelatih Persesa Sampang, Wimba Sutan, Jumat (17/1/2025).</p>
<p>Empat pemain yang direncanakan bergabung dan memperkuat Persesa, masih dalam proses seleksi. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan post atau posisi pemain.</p>
<p>"Penjaringan ini sebagai upaya untuk mengisi kekosongan pemain yang cedera," ungkapnya.</p>
<p>Meski penjaringan pemain tersebut masih dalam proses seleksi dan proses administrasi, pihaknya optimistis pemain tersebut bisa dapat menambah kekuatan Persesa.</p>
<p>Nama-nama yang menjadi incaran Persesa antara lain: Qusayri Lubis dan Maulidi Rohman dari Persepam Pamekasan, Abu rizal dari Persita Tangerang, dan Tirto Wicaksono dari Persebaya.</p>
<p>"Namun, nama-nama itu sekarang masih proses administrasi," terangnya.</p>
<p>Ditambahkan, manajemen Persesa tidak memberikan target apa pun. Meski demikian, dia menyadari bahwa sebagai tim sepak bola, harus berjuang semaksimal mungkin. </p>
<p>"Kami berharap semua pemain untuk tetap giat berlatih agar memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tingkatkan Kualitas SDM, Disnaker Sampang Buka Pelatihan Bahasa Asing</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kualitas-sdm-disnaker-sampang-buka-pelatihan-bahasa-asing</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tingkatkan-kualitas-sdm-disnaker-sampang-buka-pelatihan-bahasa-asing</guid>
<description><![CDATA[ Saat ini, ada tujuh bidang pelatihan tenaga kerja. Antara lain: servis sepeda motor, menjahit, las besi, servis AC, servis handphone, desain grafis komputer dan bidang memasak kue modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6789ec060b204.webp" length="53836" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 16:01:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Disnaker Sampang, bahasa asing, Korea, Jepang, inggris, pelatihan kerja, TKW, TKI, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang menambah satu bidang pelatihan tenaga kerja. Yaitu bahasa asing. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).</p>
<p>Saat ini, ada tujuh bidang pelatihan tenaga kerja. Antara lain: servis sepeda motor, menjahit, las besi, servis AC, servis handphone, desain grafis komputer dan bidang memasak kue modern.</p>
<p>"Tahun ini kami menambah bahasa asing. Seperti bahasa Inggris, Korea dan bahasa Jepang. Jadi lengkap ada delapan bidang sekarang," ucap Kepala Disnaker Sampang, Yudhi Adidarta Karma, Jumat (17/01/2025).</p>
<p>Menurut Yudhi, semua pelatihan dari berbagai tenaga ahli itu akan disiapkan dua sertifikat sekaligus. Yakni sertifikat peserta pelatihan tenaga ahli sesuai bidang, dan sertifikat pelatihan bertaraf nasional yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).</p>
<p>Dijelaskannya, penambahan bidang pelatihan bahasa asing tersebut bertujuan meningkatkan kualitas SDM. Hasilnya, sebanyak 360 peserta berminat mengikuti. Dari jumlah tersebut angka kelulusan mencapai 70 persen.</p>
<p>Pelatihan bahasa asing itu akan digelar dalam waktu satu hingga dua bulan. Peserta sudah mahir dan siap untuk bekerja. Baik secara mandiri, hingga menjadi tenaga kerja di berbagai perusahaan dalam negeri maupun di luar negeri.</p>
<p>"Kami hanya membina, mengendalikan, dan mengawasi bidang ketenagakerjaan bagi masyarakat Sampang," ucapnya.</p>
<p>Tidak hanya pelatihan, pihaknya juga menyediakan kesempatan kerja bagi para calon pekerja. Sebab tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Disnaker yaitu membina dan memberikan izin penyaluran dan penempatan tenaga kerja.</p>
<p>Selain itu, kata Yudhi, tuopksi Disnaker yaitu memantau peningkatan produktivitas tenaga kerja, membina hubungan industrial dan kesejahteraan pekerja, dan merekomendasi perpanjangan izin tenaga kerja warga negara asing pendatang (TKWNAP).</p>
<p>"Kami juga melakukan pengawasan, membimbing dan memberikan rekomendasi pada PPTKIS (Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta, red)," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Sampang Anggarkan Rp 2 Miliar untuk Sertifikasi Aset Tanah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-anggarkan-rp-2-miliar-untuk-sertifikasi-aset-tanah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-sampang-anggarkan-rp-2-miliar-untuk-sertifikasi-aset-tanah</guid>
<description><![CDATA[ Kami siapkan sebesar dua miliar rupiah untuk 800 bidang tanah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6788f01fb1cd1.webp" length="25050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 20:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BPPKAD, aset tanah, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Tujuannya untuk membuat sertifikat tanah aset sebanyak 800 tanah dari jumlah keseluruhan 2.163 aset tanah.</p>
<p>Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset, Achmad Murang menjelaskan, bahwa sebelumnya jumlah aset tanah milik Pemkab Sampang sebanyak 3.352 bidang tanah. Kemudian tahun 2023 selesai disertifikat sebanyak 1.189 bidang tanah.</p>
<p>"Artinya tersisa 2.163 bidang tanah yang belum disertifikat," jelasnya, Kamis (16/01/2025).</p>
<p>Memasuki tahun 2024, ada program sertifikat tanah massal. Namun Pemkab hanya berhasil melakukan sertifikat tanah sebanyak 88 bidang tanah. Jadi, bidang tanah milik Pemkab yang selesai disertifikat dari tahun 2023 dan 2024 sebanyak 1.277.</p>
<p>"Dan tahun ini tersisa 2.075 yang belum disertifikat," ucapnya.</p>
<p>Setelah dilakukan koordinasi dengan pimpinan dan legislatif, tahun ini pihaknya dipercaya untuk men sertifikat aset pemkab sebanyak 800 bidang tanah.</p>
<p>"Kami siapkan sebesar dua miliar rupiah untuk 800 bidang tanah yang akan disertifikat tahun ini. Kami target 2026 diusahakan selesai," janjinya </p>
<p>Sementara, menurut keterangan dari Sekretaris BPPKAD Sampang, Bambang Indra Basuki menyampaikan, tujuan sertifikasi tanah aset Pemkab untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aset daerah. </p>
<p>"Sertifikasi tanah juga dapat mencegah sengketa kepemilikan dan pengelolaan tanah," pungkasnya </p>
<p>Diketahui, aset Pemkab Sampang paling banyak ada Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) dan Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB).</p>
<p>Sedangkan aset yang paling banyak belum disertifikat, berada dinaungan dinas PUPR, yaitu sebanyak 1.756 bidang, yang mana mayoritas berupa jalan lingkungan yang belum bersertifikat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Editor : Rizqi Ardian</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mayat Laki&amp;Laki Ditemukan Mengapung di Tengah Perairan Camplong Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/mayat-laki-laki-ditemukan-mengapung-di-tengah-perairan-camplong-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/mayat-laki-laki-ditemukan-mengapung-di-tengah-perairan-camplong-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Otoritas RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang memprediksi mayat tersebut telah terombang-ambing ombak selama kurang lebih sepekan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6788c5d75f038.webp" length="54600" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 16:31:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Penemuan mayat, perairan Camplong, Kabupaten Sampang, tanpa identitas, korban laki-laki, bengkak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di tengah laut. Tepatnya, di wilayah perairan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Kamis (16/01/2025).</p>
<p>Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh salah satu petugas Huscy-CNOOC Madura Limited (HCML). Lalu dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.</p>
<p>Atas laporan tersebut, Sat Polairud Polres Sampang bergegas ke lokasi dengan menggunakan speed boat atau perahu cepat untuk melakukan evakuasi.</p>
<p>"Evakuasi berjalan cepat. Hanya membutuhkan beberapa menit. Karena korban kondisinya sudah mengapung," ungkap Kapolres Sampang, AKBP Hartono, Kamis (16/01/2025).</p>
<p>Menurut AKBP Hartono, saat pertama dievakuasi, kondisi tubuh korban masih utuh. Artinya, tubuh korban belum terkikis oleh air. Bahkan pakaiannya masih melekat di badan.</p>
<p>"Saat ini, korban sudah berada di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk dilakukan autopsi. Sebab tidak ditemukan satu pun tanda identitas korban," jelasnya.</p>
<p>Atas peristiwa itu, pihak kepolisian berharap media dan masyarakat turut membantu menyebar informasi. Sehingga pihak keluarga yang merasa kehilangan secepatnya bisa mengetahui.</p>
<p>"Mudah-mudahan identitas korban cepat ditemukan. Kasihan agar segera dikebumikan," pungkasnya. </p>
<p>Sementara itu, Hubungan Masyarakat (Humas) RSMZ Sampang, Amin Jakfar Sadik menyampaikan, mayat tersebut diperkirakan mengapung di laut selama sepekan. Sebab, hampir sekujur tubuhnya membengkak.</p>
<p>"Kalau jenis kelaminnya laki-laki," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ironis! Siswa SDN Pangongsean 1 Sampang Terpaksa Belajar di Parkiran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ironis-siswa-sdn-pangongsean-1-sampang-terpaksa-belajar-di-parkiran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ironis-siswa-sdn-pangongsean-1-sampang-terpaksa-belajar-di-parkiran</guid>
<description><![CDATA[ Kondisi sekolah itu sangat memprihatinkan. Bahkan hampir seluruh ruang kelasnya rusak dan sudah tidak layak ditempati ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678891c3d56ad.webp" length="41214" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 12:16:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>SDN Pangongseyan 1, sekolah rusak, belajar di parkiran, dinas pendidikan, wali murid, kepala sekolah, dewan pendidikan, Korbidikcam Torjun, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pangongsean 1, Kecamatan Torjun sangat memprihatinkan. Pasalnya, hampir semua ruang kelas kondisinya rusak dan tidak layak ditempati.</p>
<p>Padahal, sekolah tersebut berada tepat di pinggiran kota dan letaknya di samping jalan raya. Bahkan karena kondisi itu, siswa kelas 2B harus terpaksa belajar di tempat parkir.</p>
<p>Area parkir yang dijadikan tempat belajar siswa itu, luasnya kurang lebih hanya empat meter per segi. Dengan dinding yang terbuat dari tripleks. Padahal, jumlah siswa kelas 2 sebanyak 13 anak.</p>
<p>"Saya tidak betah belajar di sini. Kalau hujan bocor. Saya ingin segera diperbaiki dan bisa kembali belajar di dalam kelas," ucap Siva, siswi kelas 2B SDN Pangongseyan 1, Kamis (16/1/2025).</p>
<p>Guru kelas 2B SDN Pangongseyan 1, Ahmad Zainullah mengatakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di area parkir telah berjalan selama satu pekan. Sebab, ruang kelas sudah mau roboh dan terpaksa berbagi kelas.</p>
<p>"Dan saya memilih area parkir ini," jawabnya kepada Suarajatimpost, Kamis (16/1/2025).</p>
<p>Zainullah menyebut, siswa terpaksa mengikuti pelajaran di area parkir meskipun mereka merasa tidak nyaman. Karena para siswa tidak ingin ketinggalan pelajaran. </p>
<p>"Ada wali murid yang mengeluh. Tapi kami beri pengertian, dan akhirnya mereka bisa menerima," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SDN Pangongseyan 1, Maskur Taufiq mengatakan, kondisi lembaganya sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan sudah ada respons positif.</p>
<p>Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang disebut telah berjanji untuk memprioritaskan pembangunan ruang kelas SDN Pangongseyan 1.</p>
<p> "Tapi kami masih belum tahu kapan waktunya," ucapnya, Kamis (16/01/2025.</p>
<p>Maskur menerangkan, kerusakan itu sudah dilaporkan sejak dua tahun lalu. Bahkan pernah dilakukan survei oleh Kementerian PUPR. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut.</p>
<p>"Mungkin masih ada sekolah yang lain yang lebih parah," tuturnya.</p>
<p>Dia menegaskan, KBM di area parkir menjadi alternatif terakhir karena ruang kelas tidak memungkinkan. Sempat dipaksakan. Namun akhirnya pindah, demi keselamatan siswa.</p>
<p>"Ada empat ruangan yang rusak parah. Tapi kalau dilihat, hampir semua ruangan di sekolah kami tidak layak ditempati," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>AKBP Hartono Resmi Jabat Kapolres Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akbp-hartono-resmi-jabat-kapolres-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akbp-hartono-resmi-jabat-kapolres-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Pergantian jabatan itu merupakan bagian dari dinamika organisasi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67879a983c16d.webp" length="58482" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 23:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kapolres Sampang, AKBP Hartono, AKBP Hendro Sukmono, Kapolres Baru, Sertijab, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Polres Sampang kembali menggelar tradisi pedang pora untuk menyambut kedatangan AKBP Hartono sebagai Kapolres Sampang yang baru untuk menggantikan AKBP Hendro Sukmono.</p>
<p>Kedatangan AKBP Hartono disambut oleh siswa-siswi taman kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari 80 Sampang.</p>
<p>Setelah melewati payung pora, AKBP Hartono dan Nyonya Daru Hartono disambut oleh pejabat utama Polres Sampang, perwira, bintara, ASN Polres Sampang dan pengurus Bhayangkari Cabang Sampang.</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang Ipda Andi Amin menyampaikan, bahwa pergantian jabatan itu merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran dan promosi di lingkungan Polri.</p>
<p>"Upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Sampang dilaksanakan kemarin pada hari selasa (14/01/2025) di Mapolda Jatim," jelasnya, Rabu (15/01/2025).</p>
<p>Dijelaskan, bahwa sebelum menjabat Kapolres Sampang, AKBP Hartono menjabat sebagai Kasubdit I Ditintelkam Polda Jatim.</p>
<p> "Kalau Pak Kapolres lama, Pak Hendro Sukmono mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolres Bangkalan," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tinggalkan Sampang, AKBP Hendro Sukmono Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Kekerasan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tinggalkan-sampang-akbp-hendro-sukmono-sudah-tetapkan-tersangka-kasus-kekerasan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tinggalkan-sampang-akbp-hendro-sukmono-sudah-tetapkan-tersangka-kasus-kekerasan</guid>
<description><![CDATA[ Satreskrim sudah turun ke beberapa lokasi. Termasuk alamat yang dimiliki tersangka, tapi hasilnya masih nihil ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6787b75ce0471.webp" length="44948" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 21:45:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satreskrim, polres Sampang, AKBP Hendro Sukmono, kasus PPPA, DPO, tersangka, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>AKBP Hendro Sukmono resmi meninggalkan Sampang dan menjabat sebagai Kapolres Bangkalan. Namun masih ada beberapa kasus yang masih belum selesai. Misalnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.</p>
<p>Dalam sesi wawancara, Hendro Sukmono menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sampang jika selama berdinas lima bulan dua puluh hari, dinilai kurang optimal dalam memberikan pelayanan.</p>
<p>Dirinya juga mengucapkan rasa syukur karena anggota Polres Sampang sudah memberikan yang terbaik dalam mendukung kinerjanya.</p>
<p>"Jadi kami sangat terbantu. Dan rekan media juga memonitor kami," jelasnya, Rabu (15/01/2025).</p>
<p>"Saya dan Pak Dandim pada hari H Pilkada tidur di Polsek Omben. Itu merupakan support yang sangat luar biasa kepada kami dalam menciptakan kondusifitas Sampang," ingatnya.</p>
<p>Dalam ingatannya, Hendro Sukmono mengakui bahwa kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Pulau Mandangin dan Kecamatan Omben, itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam hal pengungkapan masih belum maksimal.</p>
<p>"Kita dari Satreskrim sudah turun ke beberapa lokasi. Termasuk alamat yang dimiliki tersangka, tapi hasilnya masih nihil. Namun ada beberapa orang yang sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," terangnya.</p>
<p>Permintaan maaf tidak hanya persoalan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Juga kepada beberapa hal lain yang dirasa belum maksimal.</p>
<p>Dengan Kapolres Sampang yang baru, dirinya berharap agar semua pihak mendukung dalam memimpin Sampang. Karena rangkaian Pilkada sudah selesai, tinggal bahu membahu membangun Sinergitas dengan semua komponen. </p>
<p>"Terutama dukungan dari Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dalam menciptakan kondusifitas Sampang," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Imbas Penyesuaian, Anggaran DD 2025 di Sampang Menyusut 7 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/imbas-penyesuaian-anggaran-dd-2025-di-sampang-menyusut-7-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/imbas-penyesuaian-anggaran-dd-2025-di-sampang-menyusut-7-persen</guid>
<description><![CDATA[ Meski anggaran DD turun sebanyak 7 persen, namun anggaran ADD naik sebesar 4 persen ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6787695108186.webp" length="63842" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 17:08:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Dana desa, DPMD Sampang, BLT, ADD, pembangunan desa, kesejahteraan masyarakat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Postur anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di Kabupaten Sampang pada tahun 2025 mengalami perubahan. Hal itu terjadi setelah dilakukan penyesuaian.</p>
<p>Penyesuaian yang dimaksud, yaitu pengurangan pada postur DD dan penambahan pada anggaran ADD. Perubahan tersebut berlaku untuk 180 desa di Kabupaten Sampang.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Moh. Rudy Susanto mengatakan, anggaran ADD naik 4 persen. Sedangkan anggaran DD turun 7 persen. </p>
<p>"Ini sudah sesuai dengan aturan Kementerian Keuangan Republik Indonesia tahun 2025. Penambahan dan pengurangan ini selisihnya hanya tiga persen," jelasnya, Rabu (15/01/2025).</p>
<p>Menurut Rudy, kebijakan itu tidak hanya berlaku di Kabupaten Sampang. Tetapi juga berlaku untuk semua daerah di Indonesia. Sebab, ketentuan tersebut mengacu pada aturan yang sama. </p>
<p>Sedangkan pencairan anggaran tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2024. Khususnya Pasal 26 Ayat (1) Huruf a. Pencairan DD tahap pertama paling lambat 15 Juni 2025.</p>
<p>Pencairan DD memerlukan sejumlah persyaratan. Di antaranya anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) sudah harus tersusun dan disahkan.</p>
<p>Kemudian harus ada surat kuasa pemindahbukuan DD dan sudah terbitnya keputusan kepala desa terkait penetapan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai (BLT) desa.</p>
<p>Meski dengan adanya perubahan tersebut, pengelolaan DD di oleh seluruh pemerintah desa (pemdes) di Kabupaten Sampang diharapkan tetap berjalan optimal.</p>
<p>"Guna mendukung pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Sampang, Sudarmanto menyebut, anggaran DD setiap desa tidak sama. Besarannya bervariatif. Mulai dari Rp 800 juta, hingga Rp 1,3 miliar.</p>
<p>"Tidak sama, itu tergantung jumlah penduduk dan luas wilayahnya," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kenaikan Harga LPG 3 Kilogram Dikeluhkan PKL di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kenaikan-harga-lpg-3-kilogram-dikeluhkan-pkl-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kenaikan-harga-lpg-3-kilogram-dikeluhkan-pkl-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Produksi dan penghasilan berkurang. Sedangkan untuk mengubah menu, dirasa tidak mungkin ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678744af65196.webp" length="53744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 13:02:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>HET LPG 3 kilogram, gubernur Jawa Timur, PKL Sampang, tabung gas, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kenaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) kemasan 3 kilogram dikeluhkan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Sampang. Sebab, kenaikannya dinilai terlalu tinggi.</p>
<p>Sebagaimana Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram naik dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000.</p>
<p>Dengan SK tersebut, maka kebijakan kenaikan HET tabung LPG 3 kilogram akan berlaku efektif di wilayah Jawa Timur per hari ini, Rabu 15 Januari 2025.</p>
<p>Menurut PKL asal Malang, Matsoleh, sebelumnya dia membeli LPG 3 kilogram seharga Rp 18 ribu. Karena kebijakan baru itu, kini dia harus membeli seharga Rp 20 ribu. </p>
<p>"Ya, kemahalan bagi kami," ucapnya, Rabu (15/01/2025).</p>
<p>Kenaikan HET tabung LPG 3 kilogram berdampak pada bertambahnya beban biaya produksi dan berkurangnya pendapatan PKL. Sedangkan untuk mengurangi menu, dirasa tidak mungkin.</p>
<p>"Biasanya, sehari saya dapat enam ratus ribuan. Tidak tahu kalau nanti. Karena rezeki sudah ada yang mengatur," tutupnya.</p>
<p>Kabar naiknya harga LPG 3 kilogram dibenarkan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang, Abdi Barri Salam.</p>
<p>Dijelaskannya, HET tersebut hanya untuk harga di pangkalan. Sedangkan untuk tingkat pengecer dan agen, harganya disesuaikan dengan biaya operasional yang dikeluarkan.</p>
<p>"Sehingga nanti di masyarakat harganya bervariasi. Sesuai dengan jarak antara pengecer ke pangkalan," jelasnya, Rabu (15/01/2025).</p>
<p>"Kalau masyarakat ingin memperoleh harga sesuai HET, berarti membelinya ke pangkalan dan bawa KTP kata pihak Pertamina," imbuhnya.</p>
<p>Diungkapkan Abdi, kenaikan HET LPG 3 kilogram di Kabupaten Sampang sudah diberlakukan sejak Senin (13/01/2025) kemarin. Kenaikan itu dipicu oleh bertambahnya biaya operasional distribusi.</p>
<p>"Itu informasinya untuk HET yang baru di pangkalan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disperta KP Sampang Sebut Penggunaan Dana BTT Tunggu Status Wabah PMK Darurat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-sebut-penggunaan-dana-btt-tunggu-status-wabah-pmk-darurat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-sebut-penggunaan-dana-btt-tunggu-status-wabah-pmk-darurat</guid>
<description><![CDATA[ Kriteria penggunaan BTT ketika wabah PMK di daerah tersebut statusnya Darurat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678667e019d76.webp" length="49036" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 21:20:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kementerian pertanian, Kementan, PMK, dana BTT, BEF, Disperta KP Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang membutuhkan suntikan dana. Misalnya anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).</p>
<p>Sebab, data PMK dari bulan November 2024 hingga Januari 2025 sebanyak 510 ekor. Sedangkan sapi yang sudah disembuhkan sebanyak 256 ekor.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono mengatakan, saat ini pihaknya tetap melakukan pengobatan ketika ada laporan dari masyarakat dan juga melakukan posyandu ternak dalam rangka mengantisipasi penyebaran PMK.</p>
<p>"Tapi sekarang caranya kita <em>door to door</em>," jelasnya, Selasa (14/1/2025).</p>
<p>Sebelum PMK di Sampang merebak, pengobatan dilakukan dengan cara mengumpulkan peternak untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan, dan jika ada hewan yang sakit langsung diobati dan disuntik vitamin.</p>
<p>"Karena sekarang wabah PMK sudah merebak, maka petugas yang harus datang ke lokasi peternakan. Peternakan bekerja sama dengan kepala desa. Pengobatannya itu gratis, sambil lalu kita melakukan penyemprotan," ucapnya.</p>
<p>Pihaknya berencana melakukan penyemprotan disinfektan pada semua pasar sapi. Rencananya dalam pekan ini akan dilakukan di daerah Pantura, seperti pasar hewan Kecamatan Kedungdung, Omben dan Ketapang.</p>
<p>Sedangkan untuk penggunaan BTT hingga saat ini masih belum dilaksanakan. Alasannya, Penggunaan BTT masih menunggu status wabah yang dikeluarkan oleh kementerian pertanian (Kementan).</p>
<p>"Jadi nanti dari Kementerian pertanian ke gubernur baru ke kabupaten. Tanpa itu kita tidak bisa," terangnya.</p>
<p>Kriteria penggunaan BTT ketika wabah PMK di daerah tersebut statusnya darurat. Artinya, semua daerah atau kabupaten wabah PMK merata. Baru BTT bisa dicairkan dan bisa digunakan.</p>
<p>"Kalau belum, belum bisa menggunakan BTT itu. Karena yang mengeluarkan status itu Kementan sendiri," ucapnya.</p>
<p>Pihaknya menyimpulkan bahwa kondisi Kabupaten Sampang saat ini masih belum berstatus darurat., dan status tersebut juga masih menunggu dari Kementan.</p>
<p>"Kalau besaran anggarannya kami tidak tahu. Karena dana BTT bisa diberikan sesuai dengan kebutuhan," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Legislatif Soroti Pendistribusian Pupuk Bersubsidi di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/legislatif-soroti-pendistribusian-pupuk-bersubsidi-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/legislatif-soroti-pendistribusian-pupuk-bersubsidi-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Hindari penyelewengan. Misalnya dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ada di distributor dan kios. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67861fcd6ae72.webp" length="37272" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 17:31:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Sampang, pupuk bersubsidi, HET, petani Sampang, kios, distributor, presiden Prabowo Subianto, kementerian pertanian, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang memberikan atensi terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi. Tujuannya, agar petani lebih mudah mendapat pupuk dan produksi pertanian di Sampang lebih meningkat.</p>
<p>Legislatif juga memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) terkait penyederhanaan rantai distribusi pupuk bersubsidi. </p>
<p>"Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung produktivitas sektor pertanian nasional," jelas Ketua Komisi II DPRD Sampang, Alan Kaisan, Selasa (14/01/2025).</p>
<p>Menurut Politisi Partai Gerindra itu, pemerintahan Prabowo-Gibran menginginkan pupuk subsidi dinikmati langsung oleh petani. Dari keinginan itu muncul wacana untuk mengeluarkan Perpes terkait penyaluran pupuk subsidi langsung diterima oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Tujuannya, untuk mewujudkan swasembada pangan di tahun 2027.</p>
<p>"Permasalahan kepada tidak tepat sasaran. Itu sebenarnya permasalahannya bukan dari Pupuk Indonesia lagi, itu di pemerintah dari Kementerian sampai gubernur dan bupati," ungkapnya.</p>
<p>Sebenarnya, kata Alan, pemenuhan alokasi pupuk oleh pupuk Indonesia, itu bisa semua. Hanya saja regulasinya, mulai dari SK yang ada perlambatan dan kelompok-kelompok di bawah yang harus ditentukan sasarannya.</p>
<p>“Kebijakan ini sangat revolusioner, petani selama ini sangat rumit dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Selama ini penyalurannya sangat birokratis, bertele-tele aturannya, sehingga menyulitkan dan merugikan petani. Karena sering kali penyalurannya menjadi lama, bahkan melewati musim tanam,” ucapnya.</p>
<p>Selain itu, katanya, pendistribusian pupuk bersubsidi perlu ada pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah penyalahgunaan distribusi pupuk.</p>
<p>"Perlu melibatkan kepolisian, Dandim," sarannya.</p>
<p>Tujuannya itu untuk menghindari penyelewengan. Misalnya dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ada di distributor dan kios.</p>
<p>"Perlu pengawasan yang maksimal nantinya,” tegasnya.</p>
<p>Di masa pemerintah sebelumnya, sudah banyak perbaikan. Namun presiden Prabowo Subianto mengambil langkah yang dramatis lagi. Artinya, tidak hanya diperbaiki di level Kementan. Tetapi langsung menjadi sebuah Perpres.</p>
<p>"Saya sepakat, kami akan sikapi dengan sangat hati-hati, karena Perpres ini harapannya menyederhanakan semua, sehingga petani menjadi mudah menebus pupuk," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disdik Panggil Guru BK dan Kepsek SMPN 1 Camplong atas Dugaan Pungli</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disdik-panggil-guru-bk-dan-kepsek-smpn-1-camplong-atas-dugaan-pungli</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disdik-panggil-guru-bk-dan-kepsek-smpn-1-camplong-atas-dugaan-pungli</guid>
<description><![CDATA[ Dugaan pungli tersebut dilakukan oleh guru bimbingan konseling (BK) dengan motif menyuruh siswa membawa dan membeli ikan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67860e47b1a7e.webp" length="18328" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 17:01:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>SMPN 1 Camplong, pungli, ikan, siswa, guru BK, Kepsek, Dinas Pendidikan, Pemkab Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang memanggil guru dan kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Camplong, untuk dimintai keterangan atas dugaan pungutan liar (pungli).</p>
<p>Informasinya, dugaan pungli tersebut dilakukan oleh guru bimbingan konseling (BK) dengan motif menyuruh siswa membawa dan membeli ikan.</p>
<p>Keterangan dari Guru BK SMPN 1 Camplong, Dwi Eni Purwanti, bahwa sejak diangkat menjadi guru di lembaga sekolah itu sejak 2009 hingga saat ini, dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti apa yang telah dituduhkan (pemalakan).</p>
<p>Sedangkan untuk kegiatan siswa yang diharuskan membawa ikan memang dulu pernah ada, yakni digunakan sebagai praktek. Itupun Dwi Eni Purwanti tidak ikut campur karena bukan bidangnya.</p>
<p>"Saya pribadi tidak pernah melakukan pemalakan di SMPN 1 Camplong, baik dalam bentuk ikan, buah dan semacamnya," jawabnya, Selasa (14/01/2025).</p>
<p>Sementara informasi dari Kepala Sekolah SMPN 1 Camplong, Indrawati menyampaikan, jika kasus pungli yang kabarnya dilakukan salah satu guru di lembaganya, itu masih bersifat dugaan. Sebab hingga saat ini masih belum ada bukti.</p>
<p>"Kalau seandainya informasi itu terjadi, maka kami akan melakukan pembinaan," pungkasnya.</p>
<p>Sedangkan dari pihak Disdik melalui bidang pengelola data guru taman kanak-kanak (GTK), Abdul Wahed menuturkan, pemanggilan guru BK dan Kepsek SMPN 1 Camplong, tujuannya untuk membicarakan perihal informasi yang beredar, yaitu pungli.</p>
<p>"Sesuai prosedur, saya BAP yang bersangkutan perihal dugaan pemalakan terhadap siswa. Nanti hasilnya saya laporkan ke Kabid dulu. Karena pengambil keputusan pak Kabid, terus ke pak Kadis. Pembicaraan kami hampir dua jam," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Datangkan Penceramah Kondang, Masjid Al&amp;Istianah Sampang Dipadati Ribuan Jemaah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/datangkan-penceramah-kondang-masjid-al-istianah-sampang-dipadati-ribuan-jemaah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/datangkan-penceramah-kondang-masjid-al-istianah-sampang-dipadati-ribuan-jemaah</guid>
<description><![CDATA[ Isra&#039; Mi&#039;raj merupakan salah satu upaya dalam memahami dan menghayati makna kehidupan Rasulullah SAW ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678515dd21796.webp" length="68588" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 22:33:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Isra&#039; mikraj, Rasulullah Saw, kehidupan, tauladan nabi Muhammad, KH. Holil Yasin, penceramah kondang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Masjid Al-Istianah di Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada, Minggu (12/01/2025) malam.</p>
<p>Ribuan masyarakat yang menghadiri acara tersebut sangat antusias. Sehingga halaman masjid penuh dengan manusia.</p>
<p>Peringatan Isra Mi’raj menjadi agenda rutin di Masjid Al-Istianah pada setiap tahunnya. Dan kesempatan tahun ini mendatangkan penceramah kondang asal Kabupaten Bangkalan, yaitu KH. Kholil Yasin.</p>
<p>Ketua Takmir Masjid Al-Istianah, KH. Machfud Sayyidin mengatakan, bahwa peringatan Isra' Mi'raj merupakan salah satu upaya dalam memahami dan menghayati makna kehidupan Rasulullah SAW.</p>
<p>Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi suri tauladan dalam mengarungi kehidupan di dunia dan keselamatan di akhirat.</p>
<p>"Semoga Isra Mi’raj ini terus membangkitkan semangat kebersamaan dan persaudaraan sesama muslim dan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, agar selalu diberikan keberkahan," jelasnya, Senin (13/01/2025).</p>
<p>Disamping itu, KH Machfud mengajak kepada jamaah Masjid Al-Istianah agar selalu pasang tekad dan keinginan untuk bersama menunaikan ibadah sholat lima waktu di Masjid. Tujuannya, untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.</p>
<p>"Mari kita jadikan masjid ini sebagai wadah untuk saling bersilaturahmi, bermusyawarah dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT," tandasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polisi Atensi Pelajar Pengguna Motor dan Sepeda Listrik di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polisi-atensi-pelajar-pengguna-motor-dan-sepeda-listrik-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polisi-atensi-pelajar-pengguna-motor-dan-sepeda-listrik-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Polisi menetapkan jika syaratnya adalah usia tiga belas tahun ke atas yang boleh menggunakan motor. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6784f326c9f1c.webp" length="65060" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 19:29:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas Sampang, Kasatlantas, SMPN 2 Sampang, sepeda motor, sepeda listrik, aturan keselamatan, lalulintas, pelajar, siswa, sosialisasi, himbauan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang memberikan atensi kepada pelajar, baik yang menggunakan motor maupun seperti listrik. Imbauan tersebut dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sampang.</p>
<p>Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi mengatakan, bahwa instansinya lebih menekankan kepada para pelajar untuk mematuhi etika tertib berlalulintas, rambu lalin dan mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain.</p>
<p>“Usia muda terlalu rentan pada hasrat dan keinginan untuk mencoba hal-hal baru, termasuk mencoba untuk melakukan pelanggaran lalu lintas, tanpa disadarinya bahwa setiap pelanggaran adalah awal dari terjadinya kecelakaan," jelasnya, Senin (13/01/2025).</p>
<p>Sigit memberikan contoh anak-anak ketika mengendarai motor di jalan. Misalnya mengabaikan anjuran agar tidak melawan arus, dan anjuran tidak mengunakan handphone saat berkendaraan.</p>
<p>Bahkan katanya, banyak anak anak yang harus berurusan dengan jeratan tilang lantaran kedapatan tidak menggunakan helm dan saat berboncengan dengan temannya.</p>
<p>Yang paling memprihatinkan, kata Sigit, beberapa kejadian laka lantas yang merenggut nyawa pelajar lantaran sebuah kecelakaan yang diawali dari suatu pelanggaran.</p>
<p>"Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh pelajar agar selalu waspada. Karena di rumah ada orang tua yang menanti kepulangan anaknya dari sekolah," ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Sampang, Jumriyah mengaku bahwa kegiatan Satlantas Polres Sampang di lembaganya sangat positif. Sebab ada larangan kepada siswa agar tidak menggunakan sepeda motor karena masih belum memenuhi syarat.</p>
<p>"Sekarang kan musim sepeda listrik, jadi syaratnya usia tiga belas tahun ke atas yang boleh menggunakan," terangnya.</p>
<p>Siswa SMP bisa menggunakan sepeda motor dan sepeda listrik asal memakai helm dan tidak di jalan raya.</p>
<p>"Intinya demi keselamatan siswa. Kegiatannya sangat positif, kami juga mendukung. Syaratnya jangan di jalan raya pokoknya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Sampang dan Ulama Sepakat Bioskop dan Diskotek Dilarang Beroperasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-sampang-dan-ulama-sepakat-bioskop-dan-diskotek-dilarang-beroperasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-sampang-dan-ulama-sepakat-bioskop-dan-diskotek-dilarang-beroperasi</guid>
<description><![CDATA[ Ulama di Kabupaten Sampang menganggap masyarakat Kota Bahari belum siap untuk menerima keberadaan bioskop dan tempat karaoke ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6784d454d5881.webp" length="22076" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 16:02:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bapemperda, DPRD Sampang, ormas, organisasi kepemudaan, masyarakat, Disporabudpar, bioskop, karaoke, diskotik, Raperda, hiburan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang menggelar <em>public</em> <em>hearing</em> bersama tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), Senin (13/1/2025).</p>
<p>Ketua Bapemperda DPRD Sampang, Muhammad Faruk mengatakan, <em>public</em> <em>hearing</em> tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi dan menerima masukan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Hiburan.</p>
<p>"Raperda ini sudah melalui tahapan internal yang melibatkan <em>leading sector</em> organisasi perangkat daerah terkait," jelasnya, Senin (13/01/2025).</p>
<p>Faruk mengatakan, setelah pembahasan raperda selesai, pihaknya perlu mengundang tokoh agama, ormas dan OKP. Tujuannya, untuk mendapatkan saran dan masukan terkait penyusunan Raperda tentang Penyelenggaraan Hiburan.</p>
<p>"Supaya hal-hal yang bertentangan dengan norma agama dan budaya, bisa jadi pijakan bagi kami," ujarnya.</p>
<p>Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, dalam <em>public hearing</em> tersebut, semua pihak sepakat untuk menutup dan tidak membiarkan dua jenis tempat hiburan berada di Kabupaten Sampang. Yakni bioskop dan diskotek.</p>
<p>"Jadi kita sepakati, bioskop dan diskotek, serta tempat karaoke tertutup untuk tidak dimasukkan ke raperda itu," tandasnya.</p>
<p>Sebagaimana usulan dari para tokoh agama, masyarakat Sampang dianggap masih belum siap menerima kedua jenis tempat hiburan tersebut. Mereka berpandangan, kedua destinasi hiburan itu dianggap sebagai lumbung maksiat.</p>
<p>Setelah kegiatan <em>public hearing</em> tersebut, Bapemperda DPRD Sampang akan melanjutkan proses ke tahap berikutnya. Yakni proses fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Namun proses itu disebut membutuhkan waktu lama.</p>
<p>Raperda tentang Penyelenggaraan Hiburan tersebut merupakan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2024. Pembahasannya pun sudah selesai di tahun itu. Pelaksanaan <em>public hearing</em> tersebut merupakan permintaan dari tokoh agama dan ormas.</p>
<p>"Ini raperda inisiatif dari DPRD Sampang," tutup Faruk.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Endah Nursiskawati menuturkan, public hearing tersebut merupakan upaya mengakomodir masukan dari masyarakat.</p>
<p>"Kalau kedua hiburan itu sudah disepakati atau belum, itu lebih tepat kepada Bapemperda. Karena masih ada proses ke Biro Hukum persetujuan gubernur. Baru disahkan," tuturnya, <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Waduk Klampis Sampang: Kombinasi Keindahan Alam dan Potensi Wisata yang Belum Dikelola</title>
<link>https://suarajatimpost.com/waduk-klampis-sampang-kombinasi-keindahan-alam-dan-potensi-wisata-yang-belum-dikelola</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/waduk-klampis-sampang-kombinasi-keindahan-alam-dan-potensi-wisata-yang-belum-dikelola</guid>
<description><![CDATA[ Wisata itu adalah mengemas dan menjual potensi tanpa meninggalkan keasliannya. Artinya tidak harus membangun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677f735295ed0.webp" length="23064" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 10:59:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Waduk Klampis, bendungan, irigasi, Disporabudpar, wisata alam, keindahan alam, potensi wisata, irigasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP</strong> - Waduk Klampis yang terletak di Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang menyimpan pesona. Keindahan alamnya masih natural. Memikat hati wisatawan.</p>
<p>Selain rindangnya pohon-pohon dan bebunyian makhluk hidup yang ada, Waduk Klampis memiliki limpahan air yang menjadi daya tarik pengunjung.</p>
<p>Jika potensi tersebut dikelola dengan baik, Waduk Klampis bakal menjadi menjadi destinasi wisata alam primadona. </p>
<p><strong>Dua Jalur Menuju Waduk Klampis </strong></p>
<p>Untuk menuju Waduk Klampis, wisatawan bisa melalui dua jalur. Jika dari Sampang kota, bisa melewati perempatan Barisan menuju Utara. Setelah memasuki Kecamatan Kedungdung, wisatawan langsung belok kiri karena di pinggir jalan sudah ada penunjuk jalan.</p>
<p>Sedangkan kalau dari Kecamatan Torjun, wisatawan melewati arah Desa Patapan, Kodak dan Desa Kanjer. Sepanjang perjalanan itu akan disuguhkan pemandangan sawah yang luas dan hijau dengan udara yang masih segar.</p>
<p><strong>Melihat Perbukitan Hijau dan Tingkah Kera Lucu</strong></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x_6781e29d8f1e9.webp" alt="">Tak hanya pemandangan waduk dengan gemericik air terjunnya. Wisatawan bisa melihat perbukitan yang hijau dengan tingkah hewan kera yang lucu. Selain itu, wisatawan juga bisa memancing sambil lalu menikmati angin sepoi-sepoi.</p>
<p>Lokasi Waduk Klampis memang agak jauh dari perkotaan. Namun wisatawan akan lebih leluasa menikmati hari liburan tanpa bising suara kendaraan. Bisa melihat petani yang akan membawa pikiran ke masa lampau.</p>
<p>Dari cerita yang di sampaikan oleh Rohim, warga Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Waduk Klampis menjadi tempat berlibur baginya pada waktu libur sekolah.  Rohim dan teman-temannya menghabiskan hari Ahad dengan mandi dan berenang di bawah air terjun.</p>
<p>Air terjun tersebut difungsikan sebagai irigasi pertanian yang mengalir ke selatan. Diantaranya dinikmati warga Desa Bancelok, Plakaran, Torjun dan Bringin Nunggal untuk pertanian.</p>
<p>"Kalau hari Ahad kami selalu ke sana untuk mandi. Kadang ya, mancing sama teman-temannya," ingatnya, Sabtu (11/01/2025).</p>
<p>Duta Wisata Waduk Klampis, Mohammad Abdul Farizi menyampaikan, bahwa Waduk Klampis memiliki banyak spot menarik untuk fotografi.</p>
<p>“Pemandangannya indah, terutama area tebing di sekitar waduk. Banyak orang datang ke sini untuk foto-foto atau memancing karena keberadaan ikan melimpah," pungkas pria asal Kecamatan Robatal itu</p>
<p><strong>Pembangunan Wisata Terkendala Status Lahan</strong></p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x_6781e241b1dc1.webp" alt=""></p>
<p>Sementara bagi Kabid Pariwisata Dinas Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Endah Nursiskawati mengatakan, bahwa Waduk Klampis sempat akan dibangun wisata melalui kerjasama dengan irigasi Jawa Timur. Bahkan, sempat dibangun toilet dan gazebo.</p>
<p>"Tapi pada saat itu rencana pembangunan wisata terkendala status lahan," jelasnya, Kamis (09/01/2025).</p>
<p>Menurut pandangan Endah, <em>mindset</em> wisata dahulu dan sekarang berbeda. Jika dulu ide wisata harus melaksanakan pembangunan, sehingga terkendala status lahan. </p>
<p>"Padahal namanya wisata itu adalah mengemas dan menjual potensi tanpa meninggalkan keasliannya. Artinya tidak harus membangun," ucapnya.</p>
<p>Meski begitu, Disporabudpar akan terus berupaya agar Waduk Klampis tersebut menjadi wisata yang bisa berpotensi. Terlebih pemerintah desa (Pemdes) setempat saat ini tengah semangat.</p>
<p>Pada akhir tahun 2024 kemarin, pihaknya diundang untuk menginventarisir masukan dan rencana pengembangan desa wisata.</p>
<p>"Sedangkan fasilitasi permohonan pelaksanaan kegiatan kepariwisataan ke BBWS masih mau kami rencanakan. Semoga ada tindak lanjut, tugas kami mendampingi desa menjadikan desanya menjadi destinasi," tutupnya.</p>
<p>Dengan segala pesonanya, Waduk Klampis diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sampang. Keindahan alam yang natural, spot menarik untuk fotografi, serta keberadaan berbagai aktivitas rekreasi, seperti memancing dan menikmati udara segar, menjadikannya tempat yang ideal untuk berlibur. </p>
<p>Dukungan dari pemerintah dan kerjasama dengan masyarakat setempat dalam pengelolaan dan pengembangan potensi yang ada akan sangat menentukan suksesnya Waduk Klampis sebagai primadona wisata alam di masa depan. Semoga rencana-rencana tersebut dapat segera terwujud demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pengunjung. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wujudkan Kamseltibcar, Satlantas Polres Sampang Patroli Jalur Rawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wujudkan-kamseltibcar-satlantas-polres-sampang-patroli-jalur-rawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wujudkan-kamseltibcar-satlantas-polres-sampang-patroli-jalur-rawan</guid>
<description><![CDATA[ Agar hati-hati dan waspada serta patuhi peraturan lalulintas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67826ba764b28.webp" length="50320" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 21:50:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kasatlantas, polres Sampang, Kamseltibcar, daerah rawan, laka Lantas, media masa, preventif, lalulintas, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang tengah gencar melakukan kampanye keselamatan, tertib dan lalulintas (Kamseltibcar). Terutama di lokasi yang rawan kecelakaan.</p>
<p>Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi mengatakan, kegiatan Kamseltibcar dilakukan di sepanjang jalan di Kecamatan Jrengik. Alasannya, karena wilayah tersebut sering terjadi laka Lantas.</p>
<p>"Patroli ini guna mencegah terjadinya laka Lantas," jelasnya, Sabtu (11/1/2025).</p>
<p>Selain itu, kata Sigit, patroli juga bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran kasat mata yang berpotensi terjadinya laka lantas. Serta mengantisipasi terjadinya <em>Corupsi, Collusion dan Criminal by Economic</em> (3C).</p>
<p>"Kepada pengguna jalan kami berikan imbauan agar hati-hati dan waspada, serta patuhi peraturan lalulintas," ucapnya.</p>
<p>Ditambahkan, selain melakukan patroli lapangan, instansinya juga memberikan imbauan melalui media elektronik maupun cetak.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan preemtif berupa imbauan dan sosialisasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 pekan. Setelah itu akan dilakukan penindakan tegas.</p>
<p>"Bagi pelanggar yang masih belum taat atau melanggar peraturan lalu lintas akan kami tindak," tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sampang, Aipda Solich Akbarullah menyatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Sampang.</p>
<p>Sehingga pada awal tahun 2025 tingkat pelanggaran menurun dan tingkat kesadaran masyarakat meningkat. Dengan gencar melakukan patroli dan sosialisasi melalui media elektronik dan cetak, laka lantas bisa teratasi.</p>
<p>"Mudah-mudahan upaya seperti ini berdampak pada menurunnya laka lantas juga," tutupnya </p>
<p>Diketahui, pelanggaran lalulintas di tahun 2023 sebanyak 415. Sedangkan tahun 2024 sebesar 37 persen dengan jumlah total sebanyak 258 kejadian pelanggaran maupun laka lantas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sopir Diduga Mengantuk, Fortuner Seruduk Warung Pinggir Jalan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sopir-diduga-mengantuk-fortuner-seruduk-warung-pinggir-jalan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sopir-diduga-mengantuk-fortuner-seruduk-warung-pinggir-jalan</guid>
<description><![CDATA[ Kerusakan material pada warung milik YM, mengalami kerusakan yang cukup parah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67825f2384114.webp" length="72034" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 19:10:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Fortuner, laka Lantas, kecelakaan tunggal, polres Sampang, Kasatlantas, warung, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kecelakaan tunggal pada pukul 09:15 WIB di Jalan Raya Torjun, Kecamatan Torjun diduga karena sopir mengantuk. Sehingga menabrak sebuah warung.</p>
<p>Diketahui, mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi (Nopol) L 1546 A tersebut menabrak warung milik YM (22), yang mengakibatkan bagian depan mobil rusak.</p>
<p>Menurut warga setempat, mobil tersebut melaju dari arah Bangkalan menuju Sampang.</p>
<p>“Iya katanya mengantuk,” ucapnya.</p>
<p>Sementara keterangan dari Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin menjelaskan, insiden tersebut terjadi ketika mobil warna hitam jenis Toyota Fortuner dengan nopol L 1546 A yang dikendarai MRF Kecamatan Robatal, itu bergerak dari arah Bangkalan ke Sampang.</p>
<p>“Diduga pengemudi mengantuk saat berkendara, sehingga kendaraan oleng ke arah kanan jalan," terangnya.</p>
<p>Akibatnya, mobil berwarna hitam itu menabrak sebuah warung yang berada di pinggir jalan. Namun dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.</p>
<p>Meskipun kerusakan material pada warung milik YM, mengalami kerusakan yang cukup parah. Dan akibat benturan yang terlalu keras, mobil Fortuner juga mengalami kerusakan pada bagian depan.</p>
<p>"Tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami harap kepada masyarakat agar selalu waspada pada saat mengendarai. Kalau keadaan mengantuk lebih baik istirahat," imbaunya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong> </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Intip Kisah Mabruroh Merinstis Usaha Buket di Gang Sempit, Hanya Bermodal Nekat dan Uang Rp 30 Ribu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/intip-kisah-mabruroh-merinstis-usaha-buket-di-gang-sempit-hanya-bermodal-nekat-dan-uang-rp-30-ribu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/intip-kisah-mabruroh-merinstis-usaha-buket-di-gang-sempit-hanya-bermodal-nekat-dan-uang-rp-30-ribu</guid>
<description><![CDATA[ Berawal dari rasa penasaran tentang cara membuat buket seperti yang dia dapat dari teman-temannya saat wisuda ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_678210d884a85.webp" length="43312" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 18:05:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>UMKM, Buket, usaha rumahan, Kasenih, Jalan Kramat, Diskoperindag, ekonomi kreatif, media sosial, digitalisasi, otodidak, belajar dari YouTube, modal usaha, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjamurnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sampang, tak menyurutkan niat Mabruroh, perempuan asal Jalan Kramat 1, Gang F, Desa Kasenih, Kecamatan Sampang, untuk merintis usaha buket.</p>
<p>Meski perempuan kelahiran 24 April 1999 itu tidak punya keterampilan merangkai sesuatu menjadi barang berharga. Namun dengan modal nekat, akhirnya usaha buketnya dengan nama toko Meebb Buket, sukses dan berjalan hingga hari ini.</p>
<p>Saat ditemui di kediamannya, perempuan berusia 26 tahun itu mengaku mulai merintis usaha buket itu sejak tahun 2021. Mulai dengan tertatih-tatih, hingga akhirnya tetap menjadi sumber penghidupan hingga sekarang.</p>
<p>"Modal awal tiga puluh ribu. Uang itu hasil saya magang di Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz, red)," ungkapnya, Sabtu (11/01/2025).</p>
<p>Namun, saat Moh. Yuzarsif, anak pertamanya lahir, Mabruroh memutuskan untuk berhenti bekerja di Baznaz. Dia lebih memilih untuk fokus mengembangkan usaha buketnya. Sambil lalu merawat anak kesayangannya itu.</p>
<p>"Sebelum berhenti dari Baznaz, saya sudah dulu usaha buket dan sudah berjalan juga," ucapnya.</p>
<p>Istri dari Zaiful Bahar (31), warga Kabupaten Pamekasan itu mengatakan, meski hanya menekuni keterampilan meracik kertas menjadi barang menarik, bukan berarti usahanya itu tidak punya latar belakang.</p>
<p>Ceritanya, Mabruroh mulai termotivasi untuk menekuni usaha buket sejak menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang. Ketika lulus pada tahun 2021, pengalaman itu menjadi ingatan kolektif yang tidak bisa dilupakannya.</p>
<p>"Waktu itu, saya mengikuti sidang kelulusan. Saya melihat banyak orang memberi buket, bunga, dan sebagainya. Saya pikir kok bagus, cantik,” ujarnya sembari berusaha mengingat momen tersebut.</p>
<p>Sejak itulah, Mabruroh mulai berpikir untuk mengembangkan usaha buket. Akhirnya dia mencobanya. Dia memulainya dengan cara meniru buket yang dia dapat dari pemberian teman-temannya.</p>
<p>Tidak menunggu waktu lama, Mabruroh segera membeli bahan-bahan dan mulai merangkai. Hasilnya, buket karya tangannya diunggah ke media sosial seperti WhatsApp. Ternyata ada yang tertarik dan mulai ada yang membeli.</p>
<p>Dari situ, Mabruroh semakin termotivasi. Kesadaran akan pentingnya digitalisasi, usaha rumahan itu lalu dijual dengan memanfaatkan berbagai media sosial. Mulai dari Facebook, TikTok dan Instagram. Meskipun dalam sehari, hanya ada dua hingga tiga orang pembeli.</p>
<p>Menariknya, usaha buket ternyata memiliki bulan keberuntungan. Di saat momentum tertentu usahanya bisa ramai pembeli. Seperti pada saat hari guru, acara wisuda dan saat musim pernikahan.</p>
<p>"Jika dikalkulasikan selama sebulan, penghasilan saya rata-rata satu juta rupiah," ungkapnya.</p>
<p>Usaha rumahan itu memang sengaja dipilihnya. Karena jika membuka usaha di luar rumah, Mabruroh memerlukan modal yang lebih besar. Dia harus sewa tempat dan membayar karyawan. Jika di rumah, dia bisa berusaha sembari menjaga anaknya.</p>
<p>"Karena kalau buket tidak setiap hari ramai pembeli," tutur perempuan yang menikah pada tahun 2022 itu.</p>
<p>Mabruroh belajar membuat buket secara otodidak. Sesekali dia akan melihat video tutorial di YouTube. Alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain seperti kertas dan gabus. Supaya kokoh menggunakan kardus. Bisa ditambah bunga dan pita, boneka, snack dan uang kertas.</p>
<p>"Tapi yang pasti tergantung permintaan," katanya.</p>
<p>Mabruroh mengakui, usaha tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan rumah tangga. Meski hasilnya tidak banyak, namun dengan usaha itu dia juga bisa membantu meringankan beban suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>"Kalau harga, dari kisaran lima belas ribu rupiah, hingga delapan puluh lima ribu rupiah. Variannya, ada buket uang, bunga dan request. Kami juga menerima pesanan jasa desain undangan dan kartu nama," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cegah Kebocoran Retribusi Parkir, Dishub Berencana Libatkan APH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cegah-kebocoran-retribusi-parkir-dishub-berencana-libatkan-aph</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cegah-kebocoran-retribusi-parkir-dishub-berencana-libatkan-aph</guid>
<description><![CDATA[ Parkir berlangganan lebih pasti dan bisa dan lebih baik dibanding parkir yang dikelola pihak ketiga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6780f79b5c490.webp" length="40608" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 18:30:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Dishub, Jukir, parkir berlangganan, kepolisian, kejaksaan, pihak ketiga, efisien, retribusi parkir, pendapatan daerah, PAD, solusi parkir, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Rendahnya capaian retribusi parkir yang dikelola pihak ketiga, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang harus mengambil langkah. Misalnya, melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari kepolisian dan kejaksaan.</p>
<p></p>
<p>Selain langkah penegakan itu, Dishub berencana di tahun 2025 ini menerapkan sistem parkir berlangganan. Dengan tujuan meminimalisir kebocoran.</p>
<p></p>
<p>Program parkir berlangganan sudah pernah diberlakukan dari tahun 2019 hingga 2023. Namun dirasa kurang efisien dan capaian pendapatan asli daerah (PAD) rendah, akhirnya diberhentikan. Sehingga 2024 parkir dialihkan pada pihak ketiga.</p>
<p></p>
<p>Namun, PAD di 2024 pun juga jauh dari target. Sehingga Dishub menuai kritikan dari legislatif. Sebab sesuai Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2024, PAD Dishub hanya mencapai Rp 300.000.000. Dimana target tahun 2024 sebesar Rp 3,5 miliar.</p>
<p></p>
<p>Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang, Hery Budiyanto mengaku akan kembali menerapkan parkir berlangganan di tahun 2025. </p>
<p></p>
<p>Menurutnya parkir berlangganan lebih pasti dan bisa dan lebih baik dibanding parkir yang dikelola pihak ketiga. Tujuan lain meminimalisasi kebocoran pendapatan retribusi parkir.</p>
<p></p>
<p>"Insyaallah parkir langganan solusi terbaik, untuk salah satu upaya meningkatkan PAD," jelasnya, Jumat (10/01/2025).</p>
<p></p>
<p>Dijelaskan, bahwa parkir berlangganan akan diterapkan pada parkir tepi jalan umum yang dikelola oleh pemerintah daerah. Jumlahnya, ada 80 titik tepi jalan. Sedangkan parkir khusus ada 11 titik di luar retribusi.</p>
<p></p>
<p>Namun, untuk tarif retribusi parkir berlangganan, pihaknya masih perlu merapatkan kembali. Namun yang pasti, tarif tergantung pada jenis kendaraan yang diparkir. </p>
<p></p>
<p>"Secepatnya kita bahas bersama instansi terkait, termasuk kepolisian, kejaksaan dan Samsat Sampang," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Sampang Temukan Bangkai Sapi di Pinggir Jalan, Disperta KP: Bukan PMK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-pastikan-sapi-mati-di-jalan-tak-terjangkit-pmk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-pastikan-sapi-mati-di-jalan-tak-terjangkit-pmk</guid>
<description><![CDATA[ Belum diketahui siapa pemilik sapi yang dibiarkan mati dan tergeletak di pinggir jalan itu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6780d63ab4188.webp" length="65262" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 15:57:37 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sapi mati, PMK, BEF, Disperta KP, Pemkab Sampang, wabah PMK, penyakit sapi, Desa Baruh, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Warga Dusun Bansokah, Desa Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang dikagetkan dengan penemuan bangkai sapi di pinggir jalan. Penemuan itu sekira pukul 00:00 WIB dini hari.</p>
<p>"Kami masih belum tahu penyebab kematian sapi yang di buang oleh orang ini. Penyebab kematiannya masih akan diperiksa untuk dites laboratorium oleh pihak puskeswan. Tapi sapi langsung dikubur,” terang Penjabat (Pj) Kepala Desa Baruh, Abdul Fatah, Kamis (9/1/2025).</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono mengaku tidak tahu siapa pemilik sapi tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan, sapi yang mati di Desa Baruh itu diperkirakan sudah lebih dari satu hari.</p>
<p>"Jadi sudah terlambat informasi yang masuk ke kami," ucapnya, Jumat (10/1/2025).</p>
<p>Sementara ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian sapi tersebut. Termasuk apakah karena terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau Bovine Ephemeral Fever (BEF) atau justru dijangkit penyakit lainnya.</p>
<p>"Namun dari hasil pemeriksaan kami, bukan karena PMK," ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Suyono menjelaskan ciri-ciri sapi yang terjangkit PMK. Salah satunya, sapi mengeluarkan liur dari mulutnya. Selain itu, sapi mengalami demam dan pada bagian lidah, gusi, serta hidung melepuh dan berisi cairan.</p>
<p>"Biasanya, sapi tidak mampu berjalan. Air liurnya berlebihan dan nafsu makan hilang," paparnya.</p>
<p>Kendati begitu, pihaknya meminta agar masyarakat tidak perlu panik. Sebab, pada musim seperti saat ini, memang banyak penyakit yang menyerang hewan ternak. Mulai dari PMK, BEF, hingga jenis penyakit yang lain.</p>
<p>“Maka ketika ada sapi sakit, segera melapor. Kami di lapangan siap memeriksa," tegas Suyono.</p>
<p>Sebelum merebaknya PMK, pihaknya mengaku rutin memberikan pelayanan kesehatan untuk hewan ternak. Mulai dari memeriksa kesehatan, hingga memberikan vitamin. Ke depan, pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</p>
<p> "Dan kami juga rutin memeriksa setiap pasar sapi. Selanjutnya, kami akan bekerja sama dengan pihak BPBD," pungkasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, persebaran PMK di Kabupaten Sampang sejak bulan November 2024 hingga Januari 2025, sebanyak 510 ekor sapi terkonfirmasi terjangkit PMK. Beruntung, sebanyak 256 ekor sapi berhasil disembuhkan. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Malas Ngantor, Enam ASN di Sampang Terima Sanksi Indisipliner</title>
<link>https://suarajatimpost.com/malas-ngantor-enam-asn-di-sampang-terima-sanksi-indisipliner</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/malas-ngantor-enam-asn-di-sampang-terima-sanksi-indisipliner</guid>
<description><![CDATA[ Alasan bolosnya pun tidak masuk akal. Ada yang beralasan sibuk dengan kerja sampingannya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6780b1e909307.webp" length="22212" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 13:05:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>ASN bolos, Pemkab Sampang, BKPSDM, kecamatan Sokobanah, kecamatan Sampang, Indisipliner, sanksi ASN, bolos kerja, jarang ngantor, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Tidak semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang disiplin dan patuh terhadap aturan.</p>
<p>Bahkan, pada tahun 2024, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang mencatat, ada enam orang ASN dijatuhi sanksi indisipliner.</p>
<p>Kepala Dinas BKPSDM Sampang, Arief Lukman Hidayat mengatakan, enam oknum ASN tersebut terbukti melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>"Sanksi ini diberikan kepada enam ASN di lingkungan Pemkab Sampang, karena jarang masuk kerja," ucapnya, Jumat (10/01/2025).</p>
<p>Menurut Arief, bentuk indisipliner yang dilakukan keenam ASN itu beragam. Salah satunya bolos pada saat jam kerja. Alasan bolosnya itu pun tidak masuk akal.</p>
<p>Salah satu contoh alasan yang tidak masuk akal, kata Arief, yaitu mencari kerja sampingan. Kemudian ada yang beralasan mengalami konflik keluarga dan konflik di lingkungan kantor.</p>
<p>"Ada juga yang tanpa alasan, seperti bolos," ujarnya.</p>
<p>Arief menyebut, empat pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran ringan, diberi sanksi peringatan. Misalnya sering sengaja bolos pada saat jam kantor.</p>
<p>Kemudian ada pula ASN yang tidak masuk kerja karena disibukkan dengan pekerjaan lain. Namun, ada juga ASN yang sengaja bolos karena malas.</p>
<p>"Tapi biasanya, jika sudah disanksi, mereka tidak mengulangi lagi," kata Arief.</p>
<p>Arief menegaskan, sanksi yang diberikan kepada pegawai merupakan bentuk pembinaan. Sehingga, tingkat pelanggaran disiplin dapat ditekan.</p>
<p>Untuk itu, BKPSDM Sampang perlu menyampaikan kepada pimpinan pegawai tersebut, agar diberi teguran dan peringatan. Tujuannya, supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi.</p>
<p>Diketahui, ASN yang sanksi ringan sebanyak 4 orang. Yakni dua pegawai Kecamatan Sokobanah, satu pegawai Kecamatan Sampang, dan satu pegawai Dinas Pendidikan (Dispendik).</p>
<p>"Kalau dari pegawai pemkab tidak ada. Kalau yang tergolong pelanggaran berat contohnya masuk pada politik praktis," tutup Arief. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disperta KP Sampang Sebut Wabah PMK Karena Transaksi Sapi dari Luar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-sebut-wabah-pmk-karena-transaksi-sapi-dari-luar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-sebut-wabah-pmk-karena-transaksi-sapi-dari-luar</guid>
<description><![CDATA[ Sapi yang terjangkit penyakit, khususnya PMK, adalah sapi yang didatangkan dari luar Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677fb8b5222f1.webp" length="76644" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 21:14:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PMK, BEF, wabah PMK, Disperta KP, Pemkab Sampang, virus, penyemprotan, desinfektan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di kabupaten Sampang mulai mendapat respon dari pemerintah. Meskipun penyakit tersebut berdampak signifikan terhadap harga jual sapi di pasaran.</p>
<p>Respon yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, yaitu dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Sapi Kecamatan Ketapang dan Pasar Sapi Desa Aeng Sareh.</p>
<p>"Kami juga memberikan obat vitamin terhadap peternak yang ada di pasar itu, Ketapang dan Sampang," jelas Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim pada, Kamis (9/1/2025).</p>
<p>Langkah yang dilakukan oleh Disperta KP itu bertujuan untuk mengantisipasi menyebar luasnya wabah PMK dan Bovine Ephemeral Fever (BEF) yang menyerang hewan ternak milik masyarakat Sampang.</p>
<p>Menurut Arif Rahman Hakim, penyemprotan disinfektan dan pemberian vitamin dilakukan di dua lokasi itu karena dirasa paling tepat. Artinya, pasar sapi Desa Aeng Sareh dan Ketapang merupakan pasar besar untuk peredaran sapi.</p>
<p>"Kami berharap semoga hewan-hewan ternak di Kabupaten Sampang ini terhindar dari penyakit PMK maupun BEF," harapnya.</p>
<p>Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para peternak dan pedagang untuk sementara waktu mengurangi aktivitas transaksi di pasar, dan juga tidak mendatangkan sapi dari luar Kabupaten Sampang.</p>
<p>“Karena menurut informasi dari teman di lapangan, sapi yang terjangkit penyakit, khususnya PMK, adalah sapi yang didatangkan dari luar Sampang,” tegasnya.</p>
<p>Sementara daya yang ada dari November 2024 hingga Januari 2025 terhitung sebanyak 510 sapi terjangkit PMK. Sedangkan yang sudah mendapatkan perawatan dan dinyatakan sembuh, ada 256 sapi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Lelang Kendaraan di Sampang Tunggu Petunjuk Pemkab</title>
<link>https://suarajatimpost.com/lelang-kendaraan-di-sampang-tunggu-petunjuk-pemkab</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/lelang-kendaraan-di-sampang-tunggu-petunjuk-pemkab</guid>
<description><![CDATA[ Karena semakin lama kendaraan itu di gudang, maka nilainya semakin  rendah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677fb1de75007.webp" length="48070" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 18:47:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Lelang kendaraan, BPPKAD, Sekda, KPKNL, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang, tahun 2025 berencana akan melakukan lelang kendaraan, melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Pamekasan dengan sistem online.</p>
<p>Sekretaris BPPKAD Sampang, Bambang Indra Basuki menjelaskan, bahwa kendaraan sebelum dilelang dilakukan uji fisik oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Karena secara aturan, kondisi kendaraan di atas 30 persen, itu layak dilelang.</p>
<p>"Dan rata-rata hasil dari Dishub itu sudah layak dilelang," jelasnya, Kamis (9/1/2025).</p>
<p>Selanjutnya, kata Bambang, hasil dari Dishub tersebut baru dilakukan penilaian oleh BPPKAD dengan melibatkan dua penilai. Yaitu penilaian dari pihak swasta dan pemerintah.</p>
<p>"Namun yang sering kita lakukan, bekerja sama dengan penilai pemerintah, yaitu KPKNL," terangnya.</p>
<p>"Karena setiap kendaraan itu tidak sama meskipun tahun keluarnya sama. Jadi tetap tergantung kepada nilai kerusakannya layak tidaknya dilelang," imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, kendaraan roda dua dan empat yang layak dilelang tersebut setelah digunakan selama delapan tahun. Artinya, kendaraan atau aset pemerintah yang layak dilelang itu digunakan pada tahun 2016.</p>
<p>"Tapi selama ini kita belum melelang kendaraan yang 2016. Biasanya itu tahun 2000, 2002 dan 2005," ungkapnya.</p>
<p>Alasannya, karena untuk melelang kendaraan tahun 2016 masih belum ada penggantinya. Tapi yang pasti setiap tahun ada kendaraan yang dilelang.</p>
<p>"Saya lihat kemarin di gudang ada," ucapnya.</p>
<p>Bambang menegaskan kepada bagian aset untuk segera dilakukan lelang. Alasannya, karena semakin lama kendaraan itu di gudang, maka nilainya semakin rendah.</p>
<p>"Juga menyesakkan gudang dan akan menjadi beban pajak bagi pemerintah," pungkasnya.</p>
<p>Sementara Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang, Achmad Murang menyampaikan, bahwa untuk tahun 2024 tidak ada kendaraan dinas yang dilelang. Sedangkan untuk 2025 dirinya masih belum bisa memastikan jumlah kendaraan yang akan dilelang.</p>
<p>"Karena kami masih nunggu petunjuk pengelola barang Pemkab (Sekda)," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dampak Pergantian Pj Kades, Realisasi PBB di Sampang Jauh dari Target</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dampak-pergantian-pj-kades-realisasi-pbb-di-sampang-jauh-dari-target</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dampak-pergantian-pj-kades-realisasi-pbb-di-sampang-jauh-dari-target</guid>
<description><![CDATA[ Pelunasan PBB akan menjadi salah satu indikator dalam proses evaluasi Pj kades ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677f9c495f534.webp" length="28362" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 17:16:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PBB P2, BPPKAD, Pj Kades, Pemkab Sampang, evaluasi, indikator, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Capaian target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pajak bumi dan bangunan (PBB) pedesaan dan perkotaan (P2) tahun 2024 di Kabupaten Sampang masih rendah.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, Heldiyas Setya Risanto mengatakan, target retribusi PBB P2 tahun 2024 sebesar Rp 7,5 miliar.</p>
<p>“Dari jumlah target retribusi capaian hanya 53 persen. Kalau dinominalkan Rp 4.019.951.202. Jadi untuk memenuhi target masih jauh,” ungkapnya, Kamis (9/1/2025).</p>
<p>Heldiyas menjelaskan, ada beberapa faktor pemicu rendahnya capaian target retribusi PBB P2 pada tahun 2024. Salah satunya yaitu terjadinya pergantian penjabat (Pj) kepala desa (kades) di sejumlah desa.</p>
<p>Faktor tersebut menjadi bahasan dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bersama para camat dan tiga perwakilan kades dan Pj kades dari 14 kecamatan.</p>
<p>Dalam rapat evaluasi tersebut diputuskan bahwa pelunasan PBB P2 akan dijadikan salah satu indikator dalam evaluasi Pj kades. Sebab, sebagai pemimpin di sebuah desa, Pj kades seharusnya mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.</p>
<p>“Penyebab tidak tercapainya, karena pergantian kepemimpinan di desa membuat penagihan PBB tidak maksimal. Peralihan kepemimpinan antara pejabat lama ke yang baru belum ada komitmen untuk membantu pemkab menagih PBB P2 di desa,” ungkapnya.</p>
<p>Ironisnya, setelah dilakukan kajian, dari 186 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan, belum ada satu pun yang telah melunasi PBB P2 100 persen.</p>
<p>“Kami bersama stakeholder akan terus berupaya untuk melakukan penagihan agar PBB P2 dapat dilunasi,” tegas Heldiyas.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ketua DPRD Sampang Warning Semua OPD yang Tak Mampu Capai Target PAD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ketua-dprd-sampang-warning-semua-opd-yang-tak-mampu-capai-target-pad</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ketua-dprd-sampang-warning-semua-opd-yang-tak-mampu-capai-target-pad</guid>
<description><![CDATA[ DPRD harap Inspektorat untuk turun memeriksa masalah capaian PAD yang kecil dari semua OPD di Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677e6f75d4a65.webp" length="16294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 22:02:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, Retribusi, PAD, OPD, politisi Nasdem, dishub, inspektorat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Sampang mampu memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD). Misalnya Dinas Perhubungan (Dishub) dari retribusi parkir.</p>
<p>Maka, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Rudi Kurniawan memberikan atensi supaya pihak Inspektorat turun dan memeriksa OPD yang capaian PAD nya jauh dari target.</p>
<p>"Saya mengapresiasi untuk OPD yang PAD nya melampaui target. Seperti Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn (RSMZ) dan Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat dan Permukiman (DLH Perkim)," jelas Rudi Kurniawan, Rabu (08/01/2025).</p>
<p>Rudi Kurniawan berharap kepada OPD yang mampu memberikan sumbangsih baik kepada pemerintah agar dipertahankan. Alasannya, karena tidak semua bisa menghasilkan PAD sesuai dengan target yang telah ditentukan.</p>
<p>Artinya, kata kata politisi Nasdem itu, capaian PAD yang masih sangat kecil pada tahun 2024, itu perlu dipertanyakan. Salah satunya Dishub dari retribusi parkir harus dievaluasi oleh legislatif. Sebab, capaian PAD nya tidak sampai 10 persen dari target yang ditetapkan. </p>
<p>"Kemana alur retribusi itu? Kenapa bisa kecil capaiannya? OPD-OPD yang capaiannya kecil, itu harus tetap dievaluasi oleh teman-teman DPRD," tegasnya.</p>
<p>Dirinya merasa heran dengan <em>jomplangnya</em> capaian PAD Dishub tersebut. Karena dari tahun 2023 PAD Dishub mencapai sekitar 70 persen. Dan dengan target Rp 3,5 miliar di tahun 2024, hanya mampu mencapai di bawah Rp 300 juta. </p>
<p>"Saya harap Inspektorat untuk turun memeriksa masalah capaian PAD yang kecil dari OPD-OPD di Sampang," sarannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinkes KB Sampang Sebut Masa Inkubasi Virus HMPV selama Enam Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dinkes-kb-sampang-sebut-masa-inkubasi-virus-hmpv-selama-enam-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dinkes-kb-sampang-sebut-masa-inkubasi-virus-hmpv-selama-enam-hari</guid>
<description><![CDATA[ Ada lonjakan kasus yang besar di China dan tentu saja itu harus diwaspadai ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677e66872309e.webp" length="74206" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 19:59:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Virus Cina, HMPV, Dinkes KB Sampang, isolasi mandiri, virus, anak-anak, batuk, sesak nafas, kementerian kesehatan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Akhir-akhir ini beredar di media sosial adanya wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang menyerang rakyat Cina. Bahkan, hampir seluruh rumah sakit penuh dengan pasien yang terjangkit.</p>
<p>Bahkan, pemerintah Indonesia juga telah menanggapi dan meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus tersebut, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.</p>
<p>"Sekarang kita waspadai kasus Virus Metapneumovirus yang di Cina, pemerintah sudah beri imbauan untuk kewaspadaan,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, Samsul Hidayat, Rabu (8/1/2025).</p>
<p>Menurut Samsul, virus HMPV sejatinya sering muncul atau menjangkit masyarakat. Hanya saja karena lonjakan yang tinggi di Cina, sehingga perlu adanya kewaspadaan agar tidak menjadi wabah di Sampang.</p>
<p>“Tapi itu jenis virus yang memang sering muncul. Tapi melebihi jumlah yang normal, artinya ada lonjakan kasus yang besar di Cina dan tentu saja itu harus diwaspadai jangan sampai dia menyebar,” terangnya.</p>
<p>Katanya, pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan (Kemenkes) telah meningkatkan kewaspadaan terkait penyakit tersebut. Berdasarkan informasi dari luar negeri, virus itu dapat menyebabkan penyakit pernapasan atas dan bawah pada semua usia. Terutama bagi anak kecil, orang tua dan orang dengan sistem imun lemah.</p>
<p>“Gejala yang ditimbulkan mirip dengan infeksi virus lainnya, antara lain batuk, demam, hidung tersumbat dan sesak napas. Waktu inkubasi virus ini adalah tiga sampai enam hari," ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu melakukan pola hidup sehat. Karena untuk mencegah penyebaran virus tersebut, ada beberapa langkah yang harus dilakukan.</p>
<p>"Melalui tiga M dan tidak berbagi barang pribadi seperti gelas dan peralatan makan. Jika sakit lebih baik tidak kontak langsung dengan orang, mengisolasi diri," sarannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berharap Pengendara Tertib, Satlantas Sampang Sebar Brosur Imbauan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berharap-pengendara-tertib-satlantas-sampang-sebar-brosur-imbauan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berharap-pengendara-tertib-satlantas-sampang-sebar-brosur-imbauan</guid>
<description><![CDATA[ Saat kegiatan sosialisasi tersebut masih ada saja pengendara yang kedapatan tidak mengenakan helm ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677e2b23cf9d4.webp" length="76650" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 15:28:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Satlantas polres Sampang, pengguna jalan, tertib lalulintas, polres Sampang, sosialisasi, bagi brosur, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar sosialisasi dan menyebar brosur imbauan tertib berlalulintas kepada para pengguna jalan. Parahnya, saat kegiatan itu masih ada warga yang kedapatan tidak menggunakan helm.</p>
<p>Padahal, sosialisasi tersebut dilakukan di wilayah perkotaan. Tepatnya di Simpang Empat Pos 12, Barisan. Saat itu juga, polisi memberikan teguran demi keselamatan pengendara.</p>
<p>Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi mengungkapkan beberapa target dari kegiatan sosialisasi tersebut.</p>
<p>"Misalnya, jenis pelanggaran yang sering dilakukan oleh pengguna jalan," ucapnya, Rabu (08/01/2025).</p>
<p>AKP Sigit menyebut, jenis pelanggaran yang sering dilakukan oleh pengguna jalan yakni tidak mengenakan helm dan tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, ada juga yang melanggar marka dan rambu lalu lintas.</p>
<p>"Intinya, tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan," terangnya.</p>
<p>Sementara menurut Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sampang, Aipda Solich Akbarullah, sosialisasi dan pembagian brosur tersebut merupakan bentuk imbauan kepada warga. Tujuannya agar mematuhi lalulintas.</p>
<p>Selain itu, warga juga diminta melengkapi spion dan tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai standar. Kemudian, setiap kendaraan harus dilengkapi pelat nomor.</p>
<p>Untuk kendaraan roda dua, atau sepeda motor, tidak diperbolehkan mengangkut penumpang lebih dari satu orang. Kemudian bagi pengemudi roda empat, diwajibkan memakai sabuk pengaman.</p>
<p>"Yang melanggar ada. Kebetulan yang dibonceng tidak menggunakan helm, dan kita laksanakan upaya preventif, agar lain kali menggunakan helm, demi keselamatan," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Harga Anjlok akibat PMK, Pedagang Sapi di Sampang Kelimpungan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harga-anjlok-akibat-pmk-pedagang-sapi-di-sampang-kelimpungan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harga-anjlok-akibat-pmk-pedagang-sapi-di-sampang-kelimpungan</guid>
<description><![CDATA[ Selain harga turun drastis, permintaan pasar trerhadap sapi juga menurun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677e0725ac2ab.webp" length="62654" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 14:35:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PMK, hewan ternak, Disperta KP, harga sapi, penyakit hewan ternak, kabupaten Sampang, pedagang sapi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Peternak sapi di Kabupaten Sampang diresahkan oleh kembali mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Dampaknya, harga hewan mamalia tersebut kini turun drastis hingga Rp 6 juta.</p>
<p>PMK juga berdampak pada turunnya permintaan pasar terhadap sapi. Hal itu diungkapkan oleh salah satu peternak sapi, Jusek, warga Dusun Gendis, Desa Rabasan, Kecamatan Camplong.</p>
<p>Sebagai peternak sekaligus pedagang sapi, Jusek mengaku mengalami kerugian signifikan akibat wabah PMK. Sebab, harga sapi ternaknya dalam sepekan ini anjlok.</p>
<p>Menurut penuturannya, sebelum adanya PMK, harga sapi biasanya mencapai Rp 19 juta per ekor. Namun saat ini, satu ekor sapi hanya dihargai sekitar Rp 12 juta.</p>
<p>"Turunnya harga mencapai Rp 6 juta per ekor. Kondisi ini membuat kami bingung. Karena harga jual jauh dari harapan," tuturnya, Rabu (08/01/2025).</p>
<p>Sebagai pedagang, Jusek merasa bingung karena permintaan sapi dari peternak lokal juga ikut menurun. Sebab, pengepul dan pedagang sapi berhati-hati ketika hendak membeli sapi.</p>
<p>Bukan tanpa alasan, permintaan pasar terhadap sapi itu menurun lantaran khawatir terhadap penularan penyakit dari sapi yang terjangkit PMK.</p>
<p>"Juragan-juragan yang biasa jadi langganan, sekarang tidak berani membeli sapi. Pasar hewan pun sepi pembeli," ungkapnya.</p>
<p>Lebih parahnya lagi, ketika peternak hendak menjual sapi dengan kondisi sudah terjangkit PMK, hanya bisa dihargai sekitar Rp 2-3 juta saja.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono menyebut, PMK sejatinya sudah hilang sejak November 2022 lalu. Namun pada akhir 2024, wabah tersebut kembali merebak.</p>
<p>"Asalnya dari mana? Kita belum tahu persis. Sementara masuknya sapi itu ada yang dari Pamekasan, Sumenep, dan Bangkalan," ucapnya, Rabu (8/1/2024).</p>
<p>Atas kondisi itu, Suyono mengaku telah melakukan sejumlah upaya. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kemudian melakukan pengobatan terhadap sapi yang sakit.</p>
<p>"Jika ada kasus atau gejala-gejala yang muncul, warga segera melaporkan ke kita dilengkapi dengan by name by address. Sehingga teman-teman langsung mendatangi lokasi tersebut," tandasnya </p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim menyampaikan, saat ini belum ada bantuan vaksin PMK.</p>
<p>"Sementara masih diminta mandiri," tuturnya, Rabu (8/1/2024). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungi Sampang, Wamendagri Sebut Waduk Klampis Jadi Penunjang Swasembada Pangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungi-sampang-wamendagri-sebut-waduk-klampis-jadi-penunjang-swasembada-pangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungi-sampang-wamendagri-sebut-waduk-klampis-jadi-penunjang-swasembada-pangan</guid>
<description><![CDATA[ Akan menguatkan bahwa Sampang merupakan salah satu sentra lumbung pangan di Jawa Timur. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677d232744156.webp" length="84550" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 21:01:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Wamindagri, Waduk Klampis, Bima Arya Sugiarto, pj Bupati Sampang, Mentri pertanian, Mentri PUPR, presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan, swasembada, pertanian, Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Wakil Mentri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melakukan kunjungan ke Waduk Klampis, Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Kunjungan tersebut merupakan target swasembada dengan strategi memperbaiki daerah irigasi. Sebab, ada sekitar 2 juta hektare daerah irigasi di Indonesia. Dan jika irigasinya dibangun, maka target swasembada pangan akan lebih cepat</p>
<p>"Dan menindaklanjuti dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Pak Menko Pangan serta Mentri pertanian," ucap Wamendagri Republik Indonesia (RI) Bima Arya Sugiarto, Selasa (07/01/2025).</p>
<p>Wamendagri memastikan kepada bupati, kepala daerah dan semua stakeholder untuk bisa mengetahui titik-titik mana yang perlu diusulkan agar dibangun baru atau diperbaiki.</p>
<p>"Tadi saya lihat, Waduk Klampis ini yang dibangun tahun 1977, ternyata sedimentasinya sudah menua. Jadi mempengaruhi pada aliran sekunder dan tersiernya," jelasnya.</p>
<p>"Tadi saya sudah menanyakan, karena tahun ini ada anggaran Rp 22 triliun dari kementerian PU, Waduk Klampis ini sudah termasuk apa belum?," imbuhnya.</p>
<p>Bima memberikan rasa syukur jika Waduk Klampis sudah diajukan. Namun jika masih belum, itu perlu dikawal oleh Pj Bupati Sampang dan DPRD. Tujuannya, agar diperjuangkan sehingga bisa diusulkan tahun depan.</p>
<p>Sebab, katanya, jika Waduk Klampis tersebut normal kembali dan airnya penuh kembali, maka panen akan lebih melimpah dan banyak.</p>
<p>"Yang tadinya 1 setengah persen menjadi 2 setengah persen. Baik sawah maupun palawijanya. Tapi terutama target kita adalah sawahnya," ucapnya.</p>
<p>Waduh Klampis akan menjadi atensi khusus dan akan catat serta dimonitoring oleh Wamendagri. Jika tahun ini masih dalam tahap proses, maka tahun berikutnya sudah dilakukan perbaikan.</p>
<p>Sebab, kalau Waduk Klampis dibangun, maka akan mempercepat swasembada dan akan menguatkan bahwa Sampang merupakan salah satu sentra lumbung pangan di Jawa Timur.</p>
<p>"Nanti perlu dicek dulu, jika tahun ini diusulkan dan diproses untuk tahun depan diperbaiki," tuturnya.</p>
<p>Selain Sampang, Wamendagri juga mengunjungi Kabupaten Bangkalan. Menurutnya, Bangkalan merupakan Kabupaten di Madura yang sudah tidak ada masalah.</p>
<p>"Pompanya saja sudah dibantu. Bahkan panennya sudah naik 50 persen lebih. Disana semuanya bergerak," informasinya.</p>
<p>Sedangkan di Kabupaten Sampang, katanya, juga bisa baik asalkan semuanya bisa mengawal untuk masuk anggaran dari pemerintah pusat.</p>
<p>"Kalau untuk Kabupaten Sumenep dan Pamekasan kami akan mempelajari terlebih dahulu," janjinya.</p>
<p>Mengenai anggaran yaang dibutuhkan untuk pembangunan Waduk Klampis di Sampang, Wamendagri menegaskan, hal itu tergantung usulan dari daerah.</p>
<p>Lalu dilakukan verifikasi oleh Menteri PUPR, kementerian pertanian yang difasilitasi oleh Kemendagri. Selanjutnya, akan dilihat terlebih dahulu, dan setelah verifikasi maka baru ditentukan besaran anggarannya.</p>
<p>"Kalau untuk skala nasional, targetnya kita tidak impor beras. Tapi mungkin butuh setahun dua tahun untuk swasembada. Tapi targetnya sekarang tidak impor beras," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dua Sekolah di Pulau Mandangin Rawan Tertimpa Bencana, BPBD Ajukan Bantuan ke Provinsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dua-sekolah-di-pulau-mandangin-rawan-tertimpa-bencana-bpbd-ajukan-bantuan-ke-provinsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dua-sekolah-di-pulau-mandangin-rawan-tertimpa-bencana-bpbd-ajukan-bantuan-ke-provinsi</guid>
<description><![CDATA[ BPBD Sampang mengaku keterbatasan anggaran. Sehingga perlu bantuan dari Pemprov Jatim ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677cf0c22d4a4.webp" length="64098" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 15:57:23 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bencana alam, banjir rob, pulau Mandangin, Pemkab Sampang, tangkis laut, tanggul, lembaga sekolah, anggaran pemerintah, provinsi Jatim, BPBD Sampang, pemukiman warga, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang melakukan survei ke Sekolah Menengah Kejuaraan Negeri (SMKN) 3 Sampang yang berada di Pulau Mandangin, setelah sebelumnya sempat dilanda banjir rob.</p>
<p>Setibanya di lokasi, tangkis laut yang jebol akibat diterjang banjir rob itu tidak hanya menimpa SMKN 3 Sampang saja. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 di Dusun Barat, Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang juga ikut tertimpa bencana banjir rob.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin mengatakan, ambrolnya tangkis laut di Pulau Mandangin itu karena diterjang gelombang laut. Sehingga air laut merangsek masuk ke halaman SDN 9 dan SMKN 3 Pulau Mandangin.</p>
<p>"Karena posisi kedua lembaga pendidikan itu tepat berada di bibir pantai," ucapnya, Selasa (07/01/2025).</p>
<p>Candra pun mengaku khawatir apa bila sewaktu-waktu terjadi banjir rob yang tiba-tiba menerjang. Bila itu terjadi, maka akan semakin memperburuk situasi dan air laut bisa masuk hingga ke pemukiman warga setempat.</p>
<p>"Setelah di lokasi, tim BPBD Sampang dan Agisena BPBD Jatim melakukan rekonstruksi. Kami juga melakukan pengukuran. Dan diketahui panjang tangkis kurang lebih 305 meter dan tinggi 1,5 meter," ungkapnya.</p>
<p>Oleh karena itu, mau tidak mau pihaknya harus segera mencarikan solusi. Namun karena terbatasnya anggaran, maka perlu mencari bantuan lain. Langkah yang bisa diambil saat ini yaitu mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMKN 3 Sampang, Ahmad Kusfandi sangat berharap adanya bantuan tanggul laut. Tanggul itu dibutuhkan mencegah abrasi yang dapat mengakibatkan ambruknya gedung sekolah. Pihaknya ingin tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dalam belajar.</p>
<p>"Tadi pihak BPBD sudah mengukur dari posisi SDN Pulau Mandangin hingga SMKN 3 Sampang. Dan akan diajukan ke atas. Dengan kondisi kami, BPBD juga peduli dan prihatin dan berjanji akan diusahakan," ujarnya, Selasa (7/1/2025). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Realisasi Makan Bergizi Gratis di Sampang Masih Buram</title>
<link>https://suarajatimpost.com/realisasi-makan-bergizi-gratis-di-sampang-masih-buram</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/realisasi-makan-bergizi-gratis-di-sampang-masih-buram</guid>
<description><![CDATA[ Alasannya karena masih dalam masa transisi kepala pemerintahan usai Pilkada 2024 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677cc61092f4f.webp" length="45028" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 14:16:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Makan bergizi gratis, Pemkab Sampang, pilkada Sampang, gugatan MK, pemenang pilkada, program presiden Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang belum melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG). Alasannya, karena masih dalam masa transisi pemerintahan setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesejahteraan sosial (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sampang, Sudarmanto. Sehingga belum memungkinkan merealisasikan program andalan Presiden Prabowo Subianto itu. </p>
<p>"Kami sedang transisi kepala pemerintahan," ucapnya, Selasa (07/01/2025).</p>
<p>Masa transisi kepala pemerintahan Kabupaten Sampang menjadi alasan, lantaran usai pelaksanaan Pilkada 2024, masih ada pengajuan sengketa pilkada yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Sengketa itu pun hingga saat ini belum tuntas.</p>
<p>Meski demikian, Pemkab Sampang disebut akan tetap mendukung program makan bergizi gratis yang dirancang oleh pemerintah pusat tersebut. Bahkan, tahapan koordinasi dengan pihak terkait akan segera dilakukan untuk mempersiapkan realisasi program tersebut.</p>
<p>"Pasti segera dilaksanakan rapat koordinasi," terang Sudarmanto.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang, Abdul Rahman mengaku belum mengetahui kejelasan tentang program makan bergizi gratis. Bahkan di internalnya belum pernah ada pembahasan tentang program tersebut.</p>
<p>"Saya kurang tahu. Tidak pernah ada rapat tentang itu. Saya akan cek ke bagian program dulu," tuturnya, Selasa (7/1/2025).</p>
<p>Di lain pihak, Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang juga tidak tahu menahu tentang pelaksanaan program makan bergizi gratis yang telah menjadi janji politik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu.</p>
<p>"Kami belum terpapar terkait makan bergizi gratis. Dan belum ada informasi," ucap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes KB Sampang, Agus Mulyadi, Selasa (07/01/2024). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gasak Uang di Toko, Warga Pamekasan Diamankan Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gasak-uang-di-toko-warga-pamekasan-diamankan-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gasak-uang-di-toko-warga-pamekasan-diamankan-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Saat pelaku menyimpan uang  ke dalam celananya, pelaku kepergok pemilik toko dan diteriaki maling. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677bbdb3e6698.webp" length="26346" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 19:45:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Polsek Kedungdung, warga Pamekasan, aksi pencurian, maling toko, kepergok warga, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Warga Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, berinisial A (40) harus berurusan dengan pihak kepolisian. Karena aksinya yang nekat mencuri uang di sebuah toko di Desa Tamberu Laok, Kecamatan Kedungdung, Sampang.</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, pada Minggu tanggal 5 Januari 2025 sekira pukul 11.00 WIB, anggota Polsek Sokobanah menerima laporan dari masyarakat, yang telah mengamankan seorang yang diduga pelaku tindak pidana pencurian</p>
<p>Menurut Dedy, kejadian tersebut terjadi ketika pelaku A masuk ke dalam toko milik korban S untuk membeli sesuatu.</p>
<p>"Tetapi, ketika melihat kondisi toko sepi dan tidak ada orang, muncul niat jelek pelaku," ungkap Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie, Senin (6/1/2025).</p>
<p>Karena kesempatan dan kondisi sepi, pelaku melihat ada sebuah toples warna biru. Ketika toples itu dibuka ternyata berisi sebuah dompet warna merah muda yang di dalamnya terdapat sejumlah uang. </p>
<p>"Akhirnya pelaku mengambil dompet tersebut dan uang yang di luar dompet, kemudian pelaku bergegas pergi," terangnya.</p>
<p>Tetapi nahas, saat pelaku menyimpan uang tersebut ke dalam celananya, pelaku kepergok pemilik toko. Lalu si pemilik berlari keluar toko dan berteriak maling, sambil mengejar pelaku dan dibantu warga setempat.</p>
<p>"Sekitar jarak 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) akhirnya pelaku ditangkap," jelasnya.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, warga melapor ke Polsek Sokobanah dan pelaku diamankan untuk dilakukan pemeriksaan. Pelaku akhirnya diganjar dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 Tahun.</p>
<p>"Kami imbau kan kepada masyarakat khususnya agar selalu waspada terhadap orang tidak dikenal, apalagi jika situasi disekitar sepi. Dan apabila terdapat kecurigaan terhadap orang, agar segera melapor kepada perangkat desa setempat dan kepolisian terdekat," sarannya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tanggul Jebol Sepanjang 60 Meter, Air Laut Masuk ke Pemukiman Warga di Banyuates</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tanggul-jebol-sepanjang-60-meter-air-laut-masuk-ke-pemukiman-warga-di-banyuates</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tanggul-jebol-sepanjang-60-meter-air-laut-masuk-ke-pemukiman-warga-di-banyuates</guid>
<description><![CDATA[ Robohnya tangkis laut itu dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan angin kencang dan tingginya gelombang laut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677b8a5b07061.webp" length="54500" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 15:02:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Cuaca ekstrim, BPBD Sampang, Agisena, BPBD Jatim, Pemkab Sampang, tangkis laut, pemukiman warga, banjir rob, Sampang Pantura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Setelah banjir rob menimpa sekolah di Pulau Mandangin beberapa waktu lalu, kini insiden serupa kembali terjadi di Pantai Utara (Pantura) Sampang. Tepatnya di Dusun Menangguh, Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Senin (06/01/2025) pukul 13.45 WIB.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Ramadhani Amin menuturkan, banjir rob yang terjadi di Kecamatan Banyuates menyebabkan tangkis laut jebol.</p>
<p>"Itu setelah kami melakukan survei ke lokasi," tuturnya, Senin (06/01/2025).</p>
<p>Candra menyampaikan, informasi tentang jebolnya tangkis laut akibat banjir rob diterimanya dari warga setempat. Setelah itu, pihaknya langsung ke lokasi bersama tim Aksi Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana (Agisena) BPBD Jawa Timur.</p>
<p>“Guna melakukan pendataan bersama dengan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sampang," jelasnya.</p>
<p>Setibanya di lokasi, pihaknya melihat langsung kondisi tangkis laut yang jebol. Setelah dilakukan pengukuran, tangkis laut itu memiliki panjang sekitar 200 meter.</p>
<p>Akibat angin kencang dan tingginya gelombang laut, tangkis laut itu roboh sepanjang 60 meter. Sehingga air pun masuk ke pemukiman warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.</p>
<p>"Alhamdulillah tidak ada korban. Kami berharap, warga tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem tahun ini. Karena bencana datang tidak ada yang tahu," pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Aktivis GMNI Sampang Ngotot Tolak Kenaikan PPN 12 Persen</title>
<link>https://suarajatimpost.com/aktivis-gmni-sampang-ngotot-tolak-kenaikan-ppn-12-persen</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/aktivis-gmni-sampang-ngotot-tolak-kenaikan-ppn-12-persen</guid>
<description><![CDATA[ Dalam aksi  tersebut, aktivis mahasiswa juga menuntut agar kebijakan kenaikan UMK direalisasikan dan dikawal dengan serius ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677b7985e4e1a.webp" length="86230" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 14:29:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Aksi mahasiswa, Demo DPRD, PPN 12 persen, UMK Sampang, GMNI Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sampang tetap bersikukuh menolak kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen.</p>
<p>Ketua DPC GMNI Sampang, Muis Pranuto menegaskan, pihaknya menolak keras kenaikan PPN meski hanya 1 persen. Sebab menurutnya, kebijakan tersebut banyak berdampak terhadap masyarakat kecil. </p>
<p>Padahal, Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menjelaskan, bahwa kenaikan PPN hanya berlaku untuk barang mewah.</p>
<p>Namun menurut Muis, parameter dan standarisasi barang mewah itu belum dijelaskan secara rinci dalam peraturan turunannya. Di sisi lain, kenaikan PPN dinilai tidak berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>"Melainkan banyak dampak negatif terhadap masyarakat kecil," terangnya, Senin (6/01/2025).</p>
<p>Muis menjelaskan, dalam hukum pajak, ada yang namanya taxation without representation is robbery. Pajak yang tidak diikuti dengan representasi, sama saja disebut sebuah kejahatan. Apalagi bertentangan dengan kedaulatan rakyat.</p>
<p>"Maka melalui hasil kajian internal yang diselenggarakan DPC GMNI Sampang, kami menuntut beberapa hal," ujarnya.</p>
<p>Di antara tuntutannya, mendesak penetapan peraturan daerah (perda) tentang kenaikan upah minimum kabupaten (UMK). Kemudian mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang agar ikut menolak kenaikan PPN.</p>
<p>"Terakhir, jika PPN 12 persen berdampak pada perekonomian masyarakat bawah, maka ditanggungjawabkan oleh pemkab dan DPRD," tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan berencana memanggil dinas terkait untuk mempertanyakan upah para pekerja di Sampang.</p>
<p>Rudi menegaskan, seluruh pekerja harus menerima upah sesuai dengan regulasi yang ada. Sehingga bila ada pekerja yang menerima upah di bawah UMK, maka harus dinaikkan.</p>
<p>“Kami akan tanyakan, apakah masih ada yang belum menerima haknya sesuai dengan SK bupati atau regulasi yang ada," ujarnya, Senin (06/01/2025).</p>
<p>Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengaku sepakat untuk memperjuangkan upah pekerja agar sesuai ketentuan. Yakni minimal sesuai UMK.</p>
<p>Selain itu, Rudi menyebut, aktivis GMNI sejatinya tidak serta merta menolak kenaikan PPN. Mereka hanya memberikan saran kepada legislatif. Tujuannya, agar kenaikan PPN tidak berdampak pada kebutuhan dasar. </p>
<p>"Kekhawatiran mereka kan takut berdampak pada masyarakat kecil. Cuma Bapak Presiden kan sudah menjelaskan, bahwa PPN 12 persen itu dikenakan pada barang mewah dan branded," tutupnya. </p>
<p>Untuk diketahui, kenaikan PPN menjadi 12 persen diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2025. Dasarnya yaitu Undang-Undang (UU ) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Pajak (HPP). <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Target Retribusi Sampah DLH Perkim Sampang Naik Rp 700 Juta</title>
<link>https://suarajatimpost.com/target-retribusi-sampah-dlh-perkim-sampang-naik-rp-700-juta</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/target-retribusi-sampah-dlh-perkim-sampang-naik-rp-700-juta</guid>
<description><![CDATA[ Karena Pemkab melihat potensinya, sehingga ketika target dinaikkan sudah sesuai dengan potensi yang ada ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67792591b6f88.webp" length="60836" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 19:29:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Retribusi, PAD, DLH Perkim, Pemkab Sampang, potensi, pendapatan daerah, evaluasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tahun ini kembali mengambil kebijakan baru. Yaitu menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) pada sektor retribusi sampah.</p>
<p>Kenaikan itu dikarenakan pada tahun 2024, PAD sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat dan Permukiman Kumuh (DLH Perkim) melampaui target. Yaitu mencapai 107 persen dengan kisaran angka sekitar Rp 550 juta.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas DLH Perkim Sampang, Faisol Ansorie. Dengan alasan itulah Pemkab Sampang menambah target PAD sebesar Rp 700 juta.</p>
<p>"Karena capaian PAD retribusi sampah tahun 2024 sekitar 107,54 persen," terangnya, Sabtu (4/1/2025).</p>
<p>Menurut Faisol, kebijakan pemerintah menaikkan target retribusi sampah, itu tidak semata-mata tanpa proses evaluasi, dan pemerintah juga mengacu pada potensi yang ada di DLH Perkim.</p>
<p>Artinya, lanjut Faisol, itu karena Pemkab melihat potensinya, sehingga ketika target dinaikkan sudah sesuai dengan potensi yang ada.</p>
<p>"Sebab selain retribusi sampah, masih banyak potensi yang belum digali," terangnya.</p>
<p>Baginya, kenaikan target PAD itu realistis dan logis. Sehingga pihaknya harus menerima target yang diberikan oleh Pemkab, dan harus diupayakan.</p>
<p>"Kalau memang nanti tidak tercapai, kita harus tahu permasalahannya apa," ucapnya.</p>
<p>Diketahui, target PAD dari retribusi sampah 2025 sekitar Rp 700 juta lebih besar dari dari tahun 2024, yaitu Rp 650 juta.</p>
<p>"Kalau untuk tahun 2023 itu kita ditarget Rp 500 juta," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kemenag Sampang Janji Reformasi Birokrasi Demi Cegah Korupsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kemenag-sampang-janji-reformasi-birokrasi-demi-cegah-korupsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kemenag-sampang-janji-reformasi-birokrasi-demi-cegah-korupsi</guid>
<description><![CDATA[ Kementerian Agama harus memberi contoh pencegahan korupsi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677900b73af17.webp" length="73418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 17:01:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kementerian agama, kabupaten Sampang, Madura, Anti korupsi, reformasi birokrasi, praktek, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang usung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas". </p>
<p>Kepala Kemenag Sampang, Fandi menyatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Kemenag. Kemudian dilanjutkan kegiatan bakti sosial seperti donor darah, sunat masal gratis dan puncaknya jalan jalan sehat (JJS).</p>
<p>Menurut Fandi, Kemenag mempunyai tugas menjamin kepentingan semua agama dan pemeluknya. Sebab Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler dan juga bukan negara yang mempropagandakan anti-agama. </p>
<p>“Namun, negara memberikan tempat terhormat kepada agama dan masyarakat. Menjaga religiusitas dan menjaga kerukunan antar umat beragama menjadi tugas penting Kementerian Agama,” jelasnya, Sabtu (4/1/2025).</p>
<p>Fandi menilai bahwa dalam beberapa dekade terakhir, terjadi kesenjangan umat dengan ajaran agama yang dianutnya. Misalnya, setiap agama melarang korupsi, tapi perilaku seperti itu masih saja terjadi. </p>
<p>Tidak hanya itu, lanjut Fandi, setiap agama melarang kebencian, kekerasan dan kesewenang-wenangan. Tetapi perilaku pemeluknya masih menunjukkan sebaliknya.</p>
<p>Dirinya menegaskan, tolok ukur kesuksesan Kementerian Agama, yaitu saat mampu mendekatkan pemeluk agama dengan ajarannya. </p>
<p>“Semakin dekat umat dengan ajarannya, itulah bukti sukses Kementerian Agama. Semakin jauh umat dari nilai dan moral agama maka tugas Kementerian Agama belum berhasil,” ucapnya.</p>
<p>Fandi siap melaksanakan Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto. Diantaranya menjaga kerukunan dan memerangi korupsi. Sebab, Indonesia Emas akan mudah terwujud jika kehidupan umat beragama berjalan rukun dan harmonis. Apalagi Indonesia terdiri dari belasan ribu pulau, beragam suku, bahasa dan agama, namun bisa hidup berdampingan. </p>
<p>“Oleh karena itu kerukunan harus terus digaungkan di berbagai forum dan saluran media informasi,” ungkapnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, bahwa Kementrian agama termasuk di Kabupaten Sampang, berkomitmen untuk meningkatkan reformasi birokrasi dan penguatan meritokrasi dalam tata kelola organisasi. Karena hal itu menjadi langkah strategis dan penting untuk mencegah terjadinya praktik di Kemenag.</p>
<p>“Saya ingin mengingatkan kita semua termasuk diri kita sendiri. Kementerian Agama bak kain putih bersih, setitik noda terpercik akan tampak terlihat. Seluruh unsur pimpinan dan pegawai Kementerian Agama harus memberi contoh pencegahan korupsi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Produksi Terhambat, Perajin Genteng di Sampang Minta Pemerintah Beri Solusi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/produksi-terhambat-perajin-genteng-di-sampang-minta-pemerintah-beri-solusi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/produksi-terhambat-perajin-genteng-di-sampang-minta-pemerintah-beri-solusi</guid>
<description><![CDATA[ Berharap ada solusi dari pemerintah untuk para perajin genteng, semisal bantuan berupa alat pengering buatan atau teknologi modern. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6777dbe6b513a.webp" length="56242" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jan 2025 20:32:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Sampang, pengrajin Genteng, produktivitas, Musim Hujan, alat canggih, teknologi baru, alat pengering, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Perajin genteng di Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang mengaku produksi saat ini menurun. Alasannya, karena cuaca yang tidak mendukung dan seringnya turun hujan. Sehingga, proses pengeringan memakan waktu lama dibanding musim kemarau.</p>
<p>Semula proses pengeringan genteng hanya butuh waktu dua atau tiga hari di musim kemarau. Sedangkan di musim hujan, itu bisa sampai satu minggu, bahkan lebih. Selain berdampak pada produktivitas, juga kepada pendapatan.</p>
<p>Salah seorang perajin genteng di Desa Karang Penang, Lamri mengungkapkan, musim hujan menjadi tantangan besar baginya. Sebab produksi terhambat tidak seperti musim kemarau.</p>
<p>“Untuk saat ini hanya bisa satu kali saja, karena genteng yang belum kering tidak bisa dibakar. Jadi kami terpaksa menunggu keringnya dulu, sekira satu minggu lebih, tergantung keadaan cuaca,” ucap Lamri, Jumat (3/1/2025).</p>
<p>Lamri menjelaskan, proses pengeringan yang lama bisa menyebabkan genteng menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.</p>
<p>“Kalau terlalu lama basah, genteng bisa retak atau berubah bentuk. Itu jadi rugi buat kami,” katanya.</p>
<p>Selain itu, kata Lamri, saat ini harga genteng mengalami kenaikan, dikarenakan stok barang yang sedikit. Sedangkan permintaan dari konsumen banyak.</p>
<p>“Harganya saat ini mengalami kenaikan karena stok barangnya sedikit. Kami di sini menjual dengan harga kisaran Rp 1,3 juta hingga Rp 1,4 juta per 1.000 bijinya, itupun belum termasuk biaya ongkos kirim (ongkirnya),” terangnya.</p>
<p>Sementara, Faiz, perajin lainnya juga mengalami hal yang sama. Yaitu, musim hujan tidak hanya berdampak pada proses produksi, tetapi juga meningkatkan biaya operasional.</p>
<p>“Kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk para pekerja pada saat melakukan proses pengeringan. Karena pada saat musim hujan, penjemurannya tidak hanya dilakukan sekali,” tuturnya dengan nada halus.</p>
<p>“Kami berharap ada solusi dari pemerintah untuk para perajin genteng, semisal bantuan berupa alat pengering buatan atau teknologi modern yang dapat membantu perajin tetap produktif di tengah cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya.</p>
<p>Sementara, Iwan, perajin genteng dari Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang, tetap memproduksi genteng meskipun harus kesulitan dalam hal penjemuran.</p>
<p>"Sulitnya di tahap pembuatan genteng, dikarenakan waktu dijemur tidak maksimal karena musim hujan," tutupnya. <strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kunjungan Pasien Tinggi, Target PAD RSMZ Sampang Naik Jadi Rp 200 Miliar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kunjungan-pasien-tinggi-target-pad-rsmz-sampang-naik-jadi-rp-200-miliar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kunjungan-pasien-tinggi-target-pad-rsmz-sampang-naik-jadi-rp-200-miliar</guid>
<description><![CDATA[ Capaian PAD RSMZ Sampang sebesar 106 persen, lebih sekitar Rp 10 Miliar ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67777ab5c9b07.webp" length="37140" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 03 Jan 2025 15:01:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PAD RSMZ Sampang, pelayanan, fasilitas RSMZ, kelas B pendidikan, masyarakat Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn (RSMZ) tahun ini sebesar Rp 200 miliar. Alasannya, karena tahun sebelumnya (2024) mampu melebihi target.</p>
<p>"Kenaikan dari tahun 2023 ke 2024 berkisar Rp 48 miliar dari target awal PAD tahun 2024 sebesar Rp 173 Miliar," jelas Amin Jakfar, Hubungan Masyarakat (Humas) RSMZ Sampang, Jumat (03/01/2025).</p>
<p>Menurut Amin, target sebesar Rp 200 miliar yang dipasang RSMZ Sampang tahun ini bukan tidak berdasar. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan RSMZ Sampang meningkat, hal ini ditunjukkan dengan tingginya tingkat kunjungan pasien.</p>
<p>Selain itu, kata Amin, saat ini RSMZ Sampang merupakan satu-satunya rumah sakit tipe B pendidikan di Kabupaten Sampang. Artinya, fasilitas dan layanan rawat inap dan rawat jalan tersedia. Juga adanya unit gawat darurat (UGD, klinik spesialis yang meliputi dokter anak dan bedah. </p>
<p>RSMZ Sampang juga memiliki laboratorium dan fasilitas operasi. Bahkan, RSMZ juga memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 100-200 bed. Ditunjang dokter spesialis, umum dan perawat yang mumpuni. Serta farmasi bagi pengunjung laboratorium dan radiologi.</p>
<p>"Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar target tahun ini bisa tercapai, dan bahkan bisa melebihi target kembali," harap Amin.</p>
<p>Amin merinci, target PAD tahun 2025 Rp 200 Miliar. Sedangkan target PAD tahun 2024 lalu sebesar Rp 173 Miliar. Namun, pada Agustus 2024, target PAD RSMZ Sampang dinaikkan menjadi Rp 186 Miliar. Perubahan target tersebut disesuaikan dengan kemampuan.</p>
<p>"Karena pada 31 Desember 2024 kemarin, capaian PAD Rp 197 Miliar. Artinya capaian PAD RSMZ Sampang sebesar 106 persen lebih. Lebih sekitar Rp 10 Miliar," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolres Sampang Harap Kasatlantas Baru Berikan Kontribusi Positif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kapolres-sampang-harap-kasatlantas-baru-berikan-kontribusi-positif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kapolres-sampang-harap-kasatlantas-baru-berikan-kontribusi-positif</guid>
<description><![CDATA[ Promosi dan mutasi di internal Polri merupakan hal biasa, karena kebutuhan organisasi, pembinaan karir, tour of duty, tour of area dan pergantian anggota yang akan memasuki masa pensiun. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_67769d791e0f7.webp" length="45070" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 21:31:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sertijab, mutasi polisi, promosi jabatan, Polres Sampang, Kasatlantas, Kapolres, pensiun, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Polisi Resort (Polres) Sampang menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) pada, Kamis (2/1/2025 di Aula Sanika Satyawada.</p>
<p>Upacara tersebut diikuti oleh beberapa jajaran Polres Sampang. Di antaranya, Wakapolres Sampang Kompol Hosna Nurhidayah, PJU Polres Sampang, Kapolsek Jajaran dan perwira staf Polres Sampang.</p>
<p>Dalam upacara Sertijab itu diisi dengan penandatanganan berita acara sertijab, pengambilan sumpah dan pakta integritas, serta pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono menyampaikan, bahwa promosi dan mutasi di internal Polri merupakan hal biasa. Alasannya, karena kebutuhan organisasi, pembinaan karir, tour of duty, tour of area dan pergantian anggota yang akan memasuki masa pensiun.</p>
<p>Menurut Hendro Sukmono, setiap mutasi juga terjadi dalam organisasi, baik di lingkungan Polri maupun di instansi lain. Karena hal itu menjadi bagian dari kebutuhan organisasi dengan tujuan untuk penyegaran ataupun pembinaan karier bagi personel.</p>
<p>Kepada AKP Sigit Ekan Sahudi, Hendro Sukmono berharap agar dapat meneruskan dan meningkatkan kebijakan maupun kinerja satuan fungsi lalu lintas. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi Polres Sampang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Sampang.</p>
<p>Dari data yang dihimpun suarjatimpost.com, AKP Sigit Ekan Sahudi sebelum menjabat Kasat Lantas Polres Sampang bertugas sebagai Kanitregident Satlantas Polrestabes Surabaya, Polda Jatim.</p>
<p>"Kasat Lantas Polres Sampang AKP Karnoto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasiwas Polres Kabupaten Tulungagung," pungkas Hendro Sukmono. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cuaca Ekstrem Robohkan Pohon Besar di Sampang, Akses Jalan Terganggu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-robohkan-pohon-besar-di-sampang-akses-jalan-terganggu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cuaca-ekstrem-robohkan-pohon-besar-di-sampang-akses-jalan-terganggu</guid>
<description><![CDATA[ Tumbangnya pohon asam berukuran 60 meter itu diakibatkan cuaca ekstrim. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677675b23d280.webp" length="99580" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 18:31:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>BPBD Sampang, cuaca ekstrim, angin kencang, hujan deras, evakuasi bencana, akses jalan, pohon asam, pohon besar, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Cuaca ekstrem di Kabupaten Sampang perlu diwaspadai. Sebab, pada hari Kamis (2/1/2025) pukul 12.00 WIB, terjadi pohon tumbang di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.</p>
<p></p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Ramadhani Amin menyatakan, tumbangnya pohon asam berukuran 60 meter itu diakibatkan cuaca ekstrem. Yaitu adanya hujan deras yang disertai angin kencang.</p>
<p></p>
<p>"Pertama kami mendapatkan informasi dari warga setempat," jelas Candra, Kamis (2/1/2025).</p>
<p></p>
<p>Menurut Candra, peristiwa tersebut sempat membuat kemacetan. Sebab evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam lebih. Alasannya, karena pohon asam tersebut cukup besar, sehingga harus dipotong terlebih dahulu.</p>
<p></p>
<p>"Memang sempat menutupi akses jalan. Meskipun hanya satu pohon saja," jelas Candra.</p>
<p></p>
<p>Beruntungnya, kata Candra, dalam insiden itu tidak ada korban jiwa maupun materi. Meskipun pohon itu sempat mengganggu aktivitas warga.</p>
<p></p>
<p>"Kami dibantu oleh warga, PLN dan anggota BPBD. Alhamdulillah semua kayu-kayu sudah dibersihkan dari jalan," terangnya.</p>
<p></p>
<p>Pihaknya menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Sampang saat kembali normal. Meskipun hampir sebagian wilayah mendung dan hujan. Tapi intensitas hujan ringan.</p>
<p></p>
<p>"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada. Terutama warga yang bermukim di bantaran sungai. Tapi mudah-mudahan tidak ada bencana di tahun 2025 ini," tutup Candra. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Selama 2024, Polisi Sampang Amankan Ratusan Kurir Sabu&amp;sabu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/selama-2024-polisi-sampang-amankan-ratusan-kurir-sabu-sabu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/selama-2024-polisi-sampang-amankan-ratusan-kurir-sabu-sabu</guid>
<description><![CDATA[ Pelaku narkoba yang ditangkap rata-rata berperan sebagai kurir. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_677643cb6aa67.webp" length="36096" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 15:05:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Polres Sampang, Satreskoba, kurir sabu, barang haram, pengedar narkoba, perempuan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sebanyak 142 budak sabu-sabu diringkus Polisi Resort (Polres) Sampang. Jumlah tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus selama 2024.</p>
<p>Berdasarkan data Satreskoba Polres Sampang, semua tersangka barang haram tersebut mayoritas seorang laki-laki, yaitu 141 orang. Sedangkan sisanya, satu tersangka perempuan.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, dalam kasus tersebut untuk perkara yang sudah ditangani sebanyak 13 kasus dari 15 tersangka. Yakni tahap sidik ada 10 kasus dan tahap 2 ada 3 kasus. </p>
<p>"Pelaku narkoba yang ditangkap rata-rata berperan sebagai kurir atau pengedar," jelas Hendro Sukmono, Kamis (2/1/2025).</p>
<p>Hendro Sukmono menyebutkan, bahwa yang berperan sebagai kurir sebanyak 113 orang. Sedangkan tersangka sebagai pemakai ada 29 orang.</p>
<p>Dari hasil penangkapan pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti (BB ) ganja, sabu-sabu dan pil berlogo Y. </p>
<p>"BB yang diamankan ada ganja dengan berat 104,4 gram, sabu 685,67 gram dan pil logo Y 3.573 gram," ucap Hendro Sukmono.</p>
<p>Dirinya menambahkan, bahwa terkait dengan masalah pencapaian prestasi kinerja pengungkapan, baik dari Kasatreskrim dan Resnarkoba maupun upaya dari lalu lintas terkait penekanan pelanggaran ataupun laka lantas di wilayah Sampang selama 2024.</p>
<p>Kemudian, lanjut Hendro, sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto ada program Asta Cita, dan ada beberapa perkara yang menjadi atensi.</p>
<p>"Kami dapat menyelesaikan atau mengangkat 12 kasus judi online dan 1 kasus judi online konvensional. Kemudian 1 kasus perdagangan orang yang beberapa waktu lalu sudah kami rilis. Di mana ada dua warga negara Indonesia yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi," tutup Hendro Sukmono. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sopir Diduga Mengantuk, Truk Pertamina Oleng dan Tabrak Bus Akas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sopir-diduga-mengantuk-truk-pertamina-oleng-dan-tabrak-bus-akas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sopir-diduga-mengantuk-truk-pertamina-oleng-dan-tabrak-bus-akas</guid>
<description><![CDATA[ Pengemudi truk diduga mengantuk, sehingga kendaraan yang dikemudikannya tak terkendali, oleng ke arah kanan hingga menabrak Bus Akas dari samping. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202501/image_870x580_6774ed7e1f4db.webp" length="84442" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 14:24:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Laka Lantas, Truk Pertamina, Bus Akas, Satlantas Polres Sampang, kecelakaan, mengantuk, truk oleng, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP</strong> - Awal tahun 2025, warga Jalan Raya Pliyang, Desa Pangongsean, Kecamatan Torju, Kabupaten Sampak dikagetkan dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi Rabu (01/01/2025) pagi. Karena sopir mengantuk, truk pengangkut BBM Pertamina menabrak bus antar kota dalam provinsi. </p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun dari kepolisian, kejadian bermula ketika truk Bus Akas jurusan Sumenep - Surabaya yang  dikendarai Hery Priswanto melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Pliyang. Tiba-tiba dari arah berlawanan melaju truk Pertamina yang mengangkut bahan bakar minyak.</p>
<p>Pengemudi truk Akhmad Fauzi diduga mengantuk, sehingga truk yang dikemudikannya tak terkendali, oleng ke arah kanan hingga menabrak Bus Akas dari samping.</p>
<p>"Karena jarak yang sangat dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindari, maka terjadilah kecelakaan lalu lintas. Kedua kendaraan itu sama-sama mengalami kerusakan," ucap Ipda Dody Darmawan, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang.</p>
<p>Ipda Dody menegaskan tidak ada korban jiwa dari peristiwa nahas itu. Hanya saja dari hasil identifikasi atas kedua kendaraan, kerugian diperkirakan Rp15 juta.</p>
<p>Dody mengimbau kepada pengguna jalan supaya tetap berhati-hati dan terus mematuhi peraturan lalulintas (lalin). Dan jika sedang mengantuk, lebih baik istirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.</p>
<p>'"Semoga kejadian serupa tidak terjadi di tempat lain. Kami harap warga berhati-hati dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas," pungkas Dody. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Grebek Judi Sabung Ayam, Polisi Sampang Temukan Sajam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/grebek-judi-sabung-ayam-polisi-sampang-temukan-sajam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/grebek-judi-sabung-ayam-polisi-sampang-temukan-sajam</guid>
<description><![CDATA[ Kami dapat mengamankan sebanyak 35 kendaraan bermotor ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6773e29376192.webp" length="47660" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 19:45:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sabung ayam, polres Sampang, Kasatreskrim, pasal berlapis, Sajam, atensi polri, Prabowo Subianto, presiden, Asta Cita, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Di penghujung tahun 2024 Polres Sampang melaksanakan kegiatan Konferensi Pers. Termasuk pengungkapan perkara dugaan tindak pidana perjudian jenis sabung ayam.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono menyampaikan, bahwa pengungkapan atas perkara dugaan tindak pidana perjudian jenis sabung ayam terjadi di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates. Tepatnya pada hari Ahad 29 Desember 2024.</p>
<p>"Itu sekitar pukul 00:30 WIB," jelas Hendro Sukmono, Selasa (31/12/2024).</p>
<p>Menurut Hendro Sukmono, pengungkapan sabung ayam merupakan atensi seratus hari kerja presiden Prabowo Subianto (Asta Cita). Selain itu, karena banyaknya informasi dari beberapa media, masyarakat, tokoh agama.</p>
<p>"Ternyata ada kumpulan sabung ayam di wilayah hukum Polres Sampang," jelas Hendro.</p>
<p>Namun pengungkapan saat ini, kata Hendro itu merupakan informasi informasi yang segar. Karena beberapa informasi yang masuk sering bocor. Ketika pihak kepolisian mendatangi lokasi, arena judi sabung ayam tersebut sudah bubar.</p>
<p>"Namun informasinya kali ini baru, sehingga kami dapat tindaklanjuti dengan baik ketika ke tempat kejadian perkara (TKP)," ungkapnya.</p>
<p>Dalam pengungkapan tersebut, Unit Kasat Reskrim Polres Sampang membawa 16 personel. Ketika di TKP sudah banyak yang berusaha untuk melarikan diri. Tapi polisi berhasil mengamankan 8 orang.</p>
<p>"Tersangka kami kenakan pasal terkait dengan 303, ada juga yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) maka kami kenakan terkait dengan undang-undang darurat," tuturnya.</p>
<p>Hendro menambahkan, bahwa penangkapan judi sabung ayam itu merupakan perencanaan yang matang yang dibuat oleh kasat Reskrim dengan jajarannya.</p>
<p>Setelah mendatangi lokasi diperoleh kondisi dan situasi di TKP telah berkumpul beberapa orang dan beberapa ayam adu serta adanya arena sabung.</p>
<p>"Alhamdulillah kami dapat mengamankan sebanyak 35 kendaraan bermotor yang mana mungkin karena panik pemiliknya sudah kabur. Namun sepeda motornya dapat kami amankan," jelasnya.</p>
<p>"Terhadap para pelaku yang kami amankan, kami gunakan dengan ancaman hukuman 10 tahun," imbuhnya.</p>
<p>Sementara pelaku yang membawa Sajam, polisi akan mengenakan pasal berlapis pada P dan I dengan undang-undang (UU) darurat.</p>
<p>"Ancamannya hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkas Hendro Sukmono. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Komisi II Minta Inspektorat Audit Pekerjaan PDAM Trunojoyo Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-minta-inspektorat-audit-pekerjaan-pdam-trunojoyo-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/komisi-ii-minta-inspektorat-audit-pekerjaan-pdam-trunojoyo-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Dari enam titik lokasi yang disidak, ditemukan beberapa kejanggalan terhadap pekerjaan pipanisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6773bcaf6c3f2.webp" length="30534" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 18:15:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>PDAM Trunojoyo, komisi II, DPRD Sampang, kejanggalan, RAB, pipanisasi, sambungan liar, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Komisi II dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Sampang memanggil Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo dan Inspektorat, ke ruang rapat DPRD Sampang, untuk menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi II, terhadap pekerjaan pemasangan pipa.</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD Sampang, Alan Kaisan menyatakan, dari enam titik lokasi yang disidak, ditemukan beberapa kejanggalan. Di antaranya, hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II, bahwa pekerjaan pipanisasi yang dilakukan oleh PDAM, tidak sesuai dengan perencanaan tahun 2024.</p>
<p>"Bulan sepuluh (Oktober) kami mendapatkan informasi bahwa ada pemasangan pipa. Ternyata di rapat anggaran perubahan, di PDAM tersebut tidak ada yang namanya pemasangan pipa," jelas Alan, Selasa (31/12/2024).</p>
<p>"Kalau toh dipaksakan waktu itu, apa yang menjadi target? Waktu itu kami sudah katakan jangan dilanjutkan karena tidak ada target," imbuhnya </p>
<p>Alan menyampaikan, pekerjaan tersebut oleh pihak PDAM tetap dipaksakan, dan setelah dilakukan sidak, ternyata ada pipa lama dan pemasangan baru. Pipa lama dibiarkan, sedangkan yang baru dipasang. Hal itu selain penyusutan aset, khawatir pipa yang lama masih digunakan.</p>
<p>"Kejanggalan di bawah, kedalaman pipa di rancangan anggaran biaya (RAB), itu 60 sentimeter. Tapi dibeberapa titik, kedalaman hanya 30, dan tidak ada pemasangan pasir. Penutup jalan juga tidak sesuai dengan RAB, dan di beberapa titik sudah mulai ambruk. Maka kami minta inspektorat untuk mengaudit," tegas Alan.</p>
<p>Sementara untuk pergantian pompa, kata Alan, itu perlu diupgrade, untuk meningkatkan pelayanan. Karena, kalau diupgrade, dari 18 menjadi 20 liter per detik.</p>
<p>"Berarti ada target pelanggan. Tapi di perencanaan 2025 itu tidak ada pendistribusian ke masyarakat, artinya kan asal-asalan," ucapnya.</p>
<p>Sedangkan pipa yang seharusnya diangkat, itu karena aset yang memiliki nilai ekonomi. Bagi komisi II, kalau pipa tersebut tidak diangkat atau tidak dihapus, khawatir ada penyambungan liar.</p>
<p>"Pemanggilan inspektorat itu agar mereka paham, bahwa ada kegiatan yang tidak dibahas dengan mitra kami, komisi II," pungkas Alan.</p>
<p>Sementara pelaksana tugas (Plt) Direktur (Dirut) PDAM Trunojoyo Sampang, Zuhri mengatakan, semua rekomendasi dari Komisi II akan ditindaklanjuti ke kontraktornya, termasuk juga berkaitan dengan kedalaman pemasangan pipa tersebut.</p>
<p>"Kalau pengangkatan pipa lama itu memang tidak dilakukan, dan itu sudah dari dulu. Kalau mau diangkat, ya rusak semua, termasuk jalannya," tandas Zuhri. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Malam Tahun Baru, Satpol PP Sampang akan Geledah Kos, Hotel, dan Kafe</title>
<link>https://suarajatimpost.com/malam-tahun-baru-satpol-pp-sampang-akan-geledah-kos-hotel-dan-kafe</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/malam-tahun-baru-satpol-pp-sampang-akan-geledah-kos-hotel-dan-kafe</guid>
<description><![CDATA[ Langkah ini untuk memastikan terjaganya ketentraman dan ketertiban umum ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6773862382a2b.webp" length="24168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 14:09:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, Polres Sampang, Pemkab Sampang, Perda, Satpol-PP, kafe, kos-kosan, trantibum, larangan, atensi, keamanan, Kondusif, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mewanti-wanti para pengelola tempat hiburan agar menjaga kondusifitas dan keamana selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mulai dari salon, restoran, kafe, hotel, hingga kos-kosan.</p>
<p>Imbauan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Hal itu juga dalam rangka menindaklanjuti aspirasi warga terkait pengamanan malam Tahun Baru.</p>
<p>Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sampang, Suryanto menyampaikan, perda tersebut bertujuan untuk mewujudkan situasi yang kondusif di wilayah Kota Bahari selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025.</p>
<p>Muatan perda tersebut berisi larangan dalam mengadakan pesta atau party yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. Selain itu, juga dilarang menyalakan petasan dan hal lain yang dapat menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).</p>
<p>"Tidak boleh mengadakan party atau hiburan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat yang bisa memicu terjadinya gangguan trantibum," ucapnya, Selasa (31/12/2024)</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Sampang, Suaidi Asikin mengatakan, mulai hari ini dari pukul 15:00 WIB, pihaknya akan melakukan siaga pengamanan dengan pihak kepolisian.</p>
<p>Setelah itu, akan dilanjutkan dengan melakukan siaga pengamanan di pos Nataru. Yakni di Monumen Sampang. Kemudian siaga di sejumlah objek vital.</p>
<p>"Seperti Alun-Alun Trunojoyo dan Taman Bunga," ujarnya, Selasa (31/12/2024).</p>
<p>Pihaknya juga akan melakukan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perkotaan. Hal itu sebagai upaya siaga terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Dirinya bersama 40 anggota Satpol PP juga akan melakukan patroli ke sejumlah kos-kosan di kawasan kota. Pihaknya akan memastikan tidak ada peredaran barang terlarang, seperti minuman keras (miras).</p>
<p>"Biasanya kalau malam Tahun Baru, tingkat ketertiban lebih tinggi dibandingkan hari biasanya. Maka kami akan mencoba untuk melakukan pencegahan dini," kata Suaidi.</p>
<p>Pada malam perayaan Tahun Baru, pihaknya akan melakukan deteksi dini di sejumlah titik tertentu. Seperti kos-kosan dan kafe yang di dalamnya terdapat hiburan disc jockey (DJ). Sebab, hal itu dianggap melanggar aturan.</p>
<p>"Tengah malam kita akan melakukan kegiatan patroli. Ini untuk menjaga ketertiban masyarakat," pungkas Suaidi. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Keselamatan di Wisata Air Jadi Atensi Utama Pengamanan Libur Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/keselamatan-di-wisata-air-jadi-atensi-utama-pengamanan-libur-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/keselamatan-di-wisata-air-jadi-atensi-utama-pengamanan-libur-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Alat-alat keselamatan di wisata air harus dipastikan memadai ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6772597342f02.webp" length="42706" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 16:58:41 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, Polres Sampang, wisata pantai, pantai Camplong, Lon Malang, Pemkab Sampang, pengamanan, Polairud, pengelola wisata, kapal pengamanan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Kepolisian Resor (Polres) Sampang menyiapkan dua armada kapal pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk wisata pantai dan perairan Sampang.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, institusinya sudah siap mengamankan mobilitas masyarakat yang akan menuju tempat-tempat wisata di Sampang saat Nataru.</p>
<p>“Polres Sampang kini tengah menggelar Operasi Lilin Semeru 2024 yang berlangsung selama 13 hari. Mulai tanggal 21 Desember 2024, sampai tanggal 2 Januari 2025,” ucapnya, Senin (30/12/2024).</p>
<p>AKBP Hendro menjelaskan, pihaknya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dan Kodim 0828/ Sampang dalam menjaga 2 pos pengamanan: 1 pos pelayanan dan 1 pos pantau.</p>
<p>Pihaknya mengimbau, seluruh masyarakat agar merayakan Tahun Baru 2025 dengan tidak berlebihan. Warga diharapkan mengisi kegiatan Tahun Baru dengan hal yang lebih positif dan bermanfaat.</p>
<p>“Saya selaku Kapolres Sampang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas Kabupaten Sampang dalam keadaan tertib, aman damai kondusif," harapnya.</p>
<p>Kawula muda di Sampang juga diimbau untuk tidak menggunakan knalpot brong dan melakukan aksi balap liar. Alasannya karena dapat mengganggu kondusifitas dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.</p>
<p>Polres Sampang juga telah berkoordinasi dengan pengelola wisata untuk memaksimalkan pengamanan dan pengawasan wisata air. Terutama pada penyediaan alat-alat keselamatan yang baik.</p>
<p>Untuk memaksimalkannya, Polres Sampang telah memerintahkan Kasat Binmas, Kasat Polairud dan Kapolsek jajaran untuk melakukan koordinasi dengan para pengelola wisata. Khususnya wisata air.</p>
<p>“Khusus pengamanan tempat wisata air di Pantai Camplong, saya sudah memerintahkan Kasat Polairud untuk menyiapkan alat-alat keselamatan serta menyiagakan perahu karet dan 2 kapal polisi untuk ditempatkan di lokasi wisata dan perairan jalur kapal penumpang dari Pelabuhan Trunojoyo (Tanglok) menuju Pulau Mandangin,” pungkas AKBP Hendro. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sempat Rusak, CT&amp;Scan di RSMZ Sampang Kembali Berfungsi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sempat-rusak-ct-scan-di-rsmz-sampang-kembali-berfungsi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sempat-rusak-ct-scan-di-rsmz-sampang-kembali-berfungsi</guid>
<description><![CDATA[ Berfungsinya CT-Scan merupakan hadiah akhir tahun bagi RSMZ dan masyarakat Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6772457187e7e.webp" length="29824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 15:01:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RSMZ Sampang, CT-scan, Radiologi, pelayanan kesehatan, pasien, rumah sakit, RSUD, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Alat pelayanan kesehatan computerized tomography scanner (CT-Scan) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Muhammad Zyn Sampang (RSMZ) sudah bisa difungsikan kembali sejak Senin (30/12/2024). </p>
<p>Alat canggih tersebut sempat mengalami kerusakan beberapa waktu lalu. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSMZ Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal, melalui Humas RSMZ, Amin Jakfar Sadik menyebut, CT-Scan di RSMZ hari ini sudah mulai berfungsi.</p>
<p>"Alhamdulillah mulai hari ini alat Ct-scan kami bisa melayani masyarakat yang membutuhkan," jelas Amin, Senin (30/12/2024).</p>
<p>Amin menyampaikan, dengan berfungsinya CT-Scan, merupakan hadiah akhir tahun bagi RSMZ dan masyarakat Sampang. Selain itu, juga menjadi penyemangat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sampang.</p>
<p>"Terutama pada pasien kasus bedah saraf," ucap Amin.</p>
<p>Upaya informasi yang dilakukan pihak RSMZ Sampang, yaitu membuat pengumuman bahwa alat Ct-scan sudah bisa dioperasikan kembali. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.</p>
<p>Saat ini, pihak RSMZ masih menerima scan polos. Sedangkan untuk CT-Scan kontras, mengikuti jadwal dari radiologi.</p>
<p>"Silakan bagi ruangan yang membutuhkan layanan CT-Scan bisa menghubungi bagian admin radiologi," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kehabisan Anggaran Mamin, Pemkab Sampang Tiadakan CFD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kehabisan-anggaran-mamin-pemkab-sampang-tiadakan-cfd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kehabisan-anggaran-mamin-pemkab-sampang-tiadakan-cfd</guid>
<description><![CDATA[ Selain alasan anggaran, pengamanan Nataru menjadi faktor lain yang mendorong ditiadakannya CFD ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67721a497505e.webp" length="39414" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 13:02:53 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Car free day, pasar Minggu, Pemkab Sampang, Sampang Madura, anggaran, penjual, pajalan, PAM, Nataru, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memutuskan untuk meniadakan care free day (CFD) yang biasa digelar di Alun-Alun Trunojoyo setiap hari Ahad.</p>
<p>Alasan yang dikemukakan ke publik, karena pemerintah tengah fokus pada kegiatan pengamanan dan penjagaan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).</p>
<p>Alasan itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Hery Budiyanto.</p>
<p>Karena itu, CFD ditiadakan dalam beberapa pekan terakhir dalam bulan Desember 2024 dan selama bulan Januari 2025. CFD direncanakan akan kembali digelar pada bulan Februari 2025 mendatang.</p>
<p>"Karena kebetulan ada pengamanan Nataru, akhirnya CFD dialihkan pada kegiatan tersebut (pengamanan Nataru)," jelas Hery, Senin (30/12/2024).</p>
<p>Namun ternyata, peniadaan CFD bukan semata-mata karena pengamanan Nataru, melainkan karena Pemkab Sampang kehabisan anggaran untuk operasional penjagaan CFD.</p>
<p>Anggaran operasional untuk penyelenggaraan CFD tahun 2024 sudah habis. Sedangkan dalam kegiatan CFD, ada sekitar 20 petugas yang memerlukan operasional. Setidaknya berupa makanan dan minuman (mamin)</p>
<p>Hery tidak menjelaskan postur anggaran CFD untuk tahun 2024. Namun, operasional mamin untuk setiap petugas yang berjaga di CFD dianggarkan antara Rp25 ribu dan Rp30 ribu per orang.</p>
<p>Karena alasan itulah, Pemkab Sampang memutuskan untuk meniadakan kegiatan CFD hingga bulan Februari 2025. Namun demikian, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan unsur pimpinan.</p>
<p>"Saya tidak ingat kalau anggaran keseluruhan. Tapi memang ada anggaran mamin untuk petugas yang berjaga," ungkapnya.</p>
<p>Kendati begitu, kaya Herry, ditiadakannya CFD tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Hanya saja, pihak yang paling merasa terdampak yaitu para pedagang kaki lima (PKL).</p>
<p>Selain itu, pengaruh tiadanya CFD yaitu terhadap proses lalu lintas. Sebab, yang sebelumnya ada pembatasan akses kendaraan ke titik CFD, kini kendaraan bebas lalu lalang.</p>
<p>Namun, pengaruh terhadap lalu lintas sebetulnya juga tidak terlalu signifikan. Sebab, saat CFD pembatasan akses kendaraan bermotor hanya berlaku dari pukul 06.00 WIB sampai 08.00 WIB.</p>
<p>"Artinya pukul delapan sudah tidak ada kegiatan lagi di jalan," ungkap Hery. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tengah Godok 11 Atlet, Perbakin Sampang Targetkan Medali Emas</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tengah-godok-11-atlet-perbakin-sampang-targetkan-medali-emas</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tengah-godok-11-atlet-perbakin-sampang-targetkan-medali-emas</guid>
<description><![CDATA[ Seluruh atlet telah dipersiapkan untuk masing-masing kategori. Semuanya dipastikan akan mengikuti Kejurnas, Kejurda, dan Porprov ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676f9afeb1c2a.webp" length="42822" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 15:01:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Perbakin Sampang, atlet menembak, Porprov, Kejurnas, Kejurda, KONI Sampang, Cabor, latihan menembak, atlet daerah, atlet Sampang, kemampuan fisik, latihan fisik, kemampuan mental, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sampang tengah menggodok 11 atlet untuk diterjunkan ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Kejuruan Daerah (Kejurda ) tahun 2025.</p>
<p>Para atlet itu telah disiapkan untuk masing-masing kategori. Untuk kategori Pistol Man, ada Faisal, Steven dan Philip. Untuk kategori Pistol Woman, ada Fira, Nabil dan Nia. Sementara di kategori Rifle Man, ada Atha, Abil dan Almer.</p>
<p>"Kalau yang Rifle Woman, hanya dua atlet: Sindi dan Khanza," ucap Pelatih Perbakin Sampang, Moh. Hasan Busri, Sabtu (28/12/2024).</p>
<p>Menurut Hasan, seluruh atlet itu saat ini tengah menjalani latihan yang maksimal. Bahkan, program latihan tersebut dijadwalkan setiap hari. Tujuannya, agar kemampuan fisik dan mentalnya lebih terasah.</p>
<p>Untuk saat ini, kata Hasan, pihaknya tengah fokus pada latihan fisik semua atlet. Sehingga tiga pekan sebelum pelaksanaan pertandingan, para atlet sudah siap. Berikutnya, akan difokuskan pada latihan teknik.</p>
<p>Karena itu, pihaknya optimistis para atlet yang akan bertanding pada Kejurnas dan Kejurda akan mampu membawa pulang medali sebanyak-banyaknya. Target serupa juga diharapkan tercapai pada Pekan Olahraga Proovinsi (Porprov) 2025 mendatang.</p>
<p>"Sekarang kami fokus latihan setiap pagi. Baik untuk fisik, maupun mental. Karena untuk dispensasi pemain sudah kami proses," ujar Hasan.</p>
<p>Hasan menegaskan, pihaknya tidak memprioritaskan salah satu atlet. Sebab, 11 atlet tersebut, semuanya akan bertanding di Kejurnas, Kejurda, dan Porprov. Sehingga tidak perlu dilakukan seleksi atlet kembali.</p>
<p>Dijelaskannya, semua atlet memiliki potensi dan peluang yang sama untuk mendapatkan medali emas. Namun pihaknya berharap, semua atlet dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Mudah-mudahan, atlet menembak bisa berprestasi dan bisa memperoleh medali yang diinginkan," pungkas Hasan. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SMKN 3 Sampang Jadi Langganan Banjir Rob, Legislatif Dorong Pemprov Jatim Kucurkan Anggaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/smkn-3-sampang-jadi-langganan-banjir-rob-legislatif-dorong-pemprov-jatim-kucurkan-anggaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/smkn-3-sampang-jadi-langganan-banjir-rob-legislatif-dorong-pemprov-jatim-kucurkan-anggaran</guid>
<description><![CDATA[ Kewenangan SMKN 3 Sampang berada di bawah naungan Pemprov Jatim. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tidak ada daya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676ea6f960307.webp" length="80824" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 21:30:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Banjir rob, SMKN 3 Sampang, bencana alam, pemprov Jatim, pulau Mandangin, kabupaten Sampang, bencana tahunan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang memberikan perhatian kepada SMKN 3 Sampang. Sebab lembaga yang terletak di Pulau Mandangin itu, kerap kali terkena banjir rob yang menggangu kegiatan belajar mengajar (KBM).</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud, berjanji akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) supaya menyikapi banjir yang melanda SMKN 3 Sampang.</p>
<p>Menurut Mahfud, bencana yang menimpa SMKN 3 Sampang bisa menggangu aktivitas belajar siswa. Bahkan sudah merusak bagian pagar dan dinding sekolah.</p>
<p>”Jika dilihat dari video yang kami terima, banjirnya sangat parah,” ucapnya, Jumat (27/12/2024).</p>
<p>Mahfud menyampaikan, kewenangan SMKN 3 Sampang berada di bawah naungan Pemprov Jatim. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tidak ada daya.</p>
<p>”Karena SMA dan SMKN bukan tupoksi Pemkab dalam pengelolaan pendidikan," ungkapnya.</p>
<p>Meski begitu, legislatif itu berjanji akan memberikan perhatian yang serius dan mendorong Pemprov Jatim untuk dapat melakukan koordinasi perihal anggaran.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SMKN 3 Sampang Ahmad Kusfandi mengatakan, lembaganya sudah menjadi langganan banjir rob.</p>
<p>Pihaknya juga sudah melakukan <em>forum group discussion</em> (FGD) dan mengundang beberapa pihak Desa Mandangin. Tujuannya, mengantisipasi terjadinya banjir rob setiap tahun.</p>
<p>”Kalau tahun lalu, banjir rob disertai angin dan hujan, sehingga merusak beberapa fasilitas sekolah,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepanjang Tahun 2024, Damkar Sampang Tangani 270 Insiden</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sepanjang-tahun-2024-damkar-sampang-tangani-270-insiden</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sepanjang-tahun-2024-damkar-sampang-tangani-270-insiden</guid>
<description><![CDATA[ Kebakaran itu beragam. Mulai dari kebakaran lahan, hingga kebakaran gedung dan bangunan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676e57fe2c640.webp" length="70676" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 15:47:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kebakaran lahan, warga Sampang, Pemadam Kebakaran, human eror, kebakaran gedung, kebakaran gudang, bakar jerami padi, angin kencang, kasus kebakaran, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sepanjang tahun 2024, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Daerah (Damkar) Kabupaten Sampang telah menangani 270 insiden. Baik berupa kebakaran dan nonkebakaran.</p>
<p>Angka penanganan insiden itu lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat sebanyak 168 insiden: baik berupa insiden kebakaran dan nonkebakaran.</p>
<p>Kasi Operasi Dinas Damkar Sampang, Maftuh Fathurrahman mengatakan, peristiwa kebakaran pada tahun 2023 dan 2024 sebenarnya hampir sama. Penyebabnya yaitu musim kemarau panjang. </p>
<p>Saat musim kemarau, masyarakat yang baru saja melalui masa panen padi cenderung membakar jerami sebelum kemudian menggarap ladangnya. Arang jerami itu dipercaya sebagai pupuk untuk kesuburan tanah.</p>
<p>"Biasanya itu cara masyarakat mengelola tanah. Jadi sampahnya itu dibakar sebagai pupuk agar sawah dan ladangnya subur," ucapnya, Jumat (27/12/2024).</p>
<p>Namun dampak dari aktivitas itu, kata Maftuh, bisa berakibat fatal. Karena setelah membakar sisa jerami dan sampah di ladang, warga meninggalkan sisa pembakaran. Saat ada angin kencang, api berpotensi merambat.</p>
<p>"Jadi penyebab kebakaran lahan di Sampang itu human eror," terangnya.</p>
<p>Selain kebakaran lahan, kebakaran gedung dan gudang juga menjadi peristiwa yang kerap terjadi. Dari sisi nonkebakaran, Damkar juga sering menangani insiden lain. Seperti evakuasi binatang reptil, seperti ular yang meresahkan warga.</p>
<p>Dijelaskan Maftuh, insiden kebakaran lahan paling banyak di wilayah Kecamatan Sampang. Terutama di Desa Banyumas, Desa Tanggumong dan sebagian wilayah Kecamatan Torjun.</p>
<p>"Kalau korban jiwa tidak ada. Tetapi korban yang mengalami syok itu sekitar lima sampai enam orang. Karena mungkin dengan adanya kebakaran, jadi ikut takut api itu pindah ke rumah mereka," terangnya.</p>
<p>Maftuh menjelaskan, informasi tentang berbagai insiden itu biasa diterimanya dari pihak pemerintah kecamatan dan pemerintah desa berangkutan. Rata-rata mereka telah mengantongi nomor pos Damkar.</p>
<p>Terkadang, lanjut Maftuh, warga langsung mendatangi Posko Damkar atau kantor kepolisian sektor (polsek) setempat untuk melaporkan sebuah insiden atau peristiwa.</p>
<p>Namun ironinya, sarana dan prasarana (sarpras) di Damkar masih terbilang kurang. Bahkan saat ini, Damkar hanya memiliki 7 unit armada: 6 unit berada di pos kota, dan 1 unit di Pos Ketapang. Sehingga Pos Ketapang sangat kekurangan armada.</p>
<p>"Karena di sana ada satu unit Damkar tanpa adanya tangki penyuplai. Padahal idealnya, setiap satu unit mobil damkar perlu disertai satu unit mobil tangki penyuplai. Karena saat evakuasi kebakaran, tidak boleh keluar masuk lokasi kebakaran," paparnya.</p>
<p>Ironinya lagi, dari 7 armada Damkar yang ada, tidak semuanya berfungsi efektif. Bahkan ada 1 unit armada yang usianya sudah tua dan sering rusak. Sehingga untuk melakukan evakuasi kebakaran skala besar terbilang kurang maksimal.</p>
<p>"Insyaallah tahun depan ada penambahan armada," pungkas Maftuh. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Ringkus Maling Motor di Pinggir Jalan Raya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-ringkus-maling-motor-di-pinggir-jalan-raya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-ringkus-maling-motor-di-pinggir-jalan-raya</guid>
<description><![CDATA[ Korban mengalami kerugian sebesar Rp 3.500.000 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676e38925caba.webp" length="26294" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 13:29:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curanmor, maling motor, Kedungdung, warga Sampang, motor Suzuki, kunci ganda, Polres Sampang, satreskrim, tim opsnal, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Seorang pria berinisial H (33) warga Desa Batuporo Timur, Kecamatan, Kedungdung, Sampang harus berurusan dengan pihak kepolisian.</p>
<p>Pada Rabu 25 Desember 2024 lalu, tepatnya pada pukul 18.30 WIB, anggota gabungan opsnal Polres Sampang dan Polsek Kedungdung berhasil melakukan penangkapan terhadap H.</p>
<p>Pasalnya, H diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap satu unit motor Suzuki dengan nomor polisi (nopol) L 6950 WS, tahun 2006, warna biru campur hitam, milik R (41) warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie menerangkan, pada Jumat, 29 November 2024, sekitar pukul. 01.00 WIB, R dan istrinya masih melihat motor tersebut diparkir di teras rumahnya dalam keadaan terkunci ganda.</p>
<p>Selanjutnya, kata Dedy, R dan istrinya masuk ke dalam rumahnya dan tidur bersama. Namun, sekitar pukul 06.30 WIB, saat R bersama istrinya hendak berangkat ke pasar, R melihat motornya sudah raib.</p>
<p>"Korban sempat mencari ke jalan dan ke tetangganya. Akan tetapi tidak ada informasi tentang sepeda motor tersebut," ungkap Dedy, Jumat (27/12/2024).</p>
<p>Dengan adanya kejadian tersebut, lanjut Dedy, korban mengalami kerugian materiel sebesar Rp 3.500.000. Sehingga korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kedungdung.</p>
<p>Pada Rabu, 25 Desember 2024, sekitar pukul 18.30 WIB, Tim Opsnal Satreskirm dan anggota Polsek Kedungdung mendapatkan informasi bahwa pelaku curat tersebut adalah H yang merupakan warga Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung.</p>
<p>Ketika mendapat informasi keberadaan pelaku, tim langsung bergerak dan mengamankan pelaku di tepi jalan raya, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung. Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengakui perbuatannya.</p>
<p>"Untuk itu, kami imbau warga agar selain mengunci stang motor ke arah kanan, juga menambah kunci gembok roda untuk keamanan sepeda motor dan menghindari terjadinya pencurian serupa," pungkas Ipda Dedy. (*)</p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momentum Nataru, Harga Telor di Sampang Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-harga-telor-di-sampang-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momentum-nataru-harga-telor-di-sampang-naik</guid>
<description><![CDATA[ Tingginya harga bahan pokok itu dikarenakan distribusi lambat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676d31ea09e98.webp" length="72714" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 18:32:59 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bahan pokok, harga telur, harga minyak, Diskoperindag, Sampang Madura, Nataru, liburan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sejumlah bahan pokok dan komoditas di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan pada momentum Natal dan menjelang tahun baru 2025 (Nataru).</p>
<p>Salah satunya, harga telur ayam boiler yang mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 29.000 ribu per kilogram (kg). Padahal sebelumnya hanya Rp 25.000 hingga Rp 26.000 per kilogram.</p>
<p>Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Nurul Hidayati mengatakan, tingginya harga bahan pokok itu dikarenakan distribusi lambat dan stok sedikit, sehingga terjadi kenaikan pada harga telur. </p>
<p>Faktor lain, kata Nurul, itu akibat permintaan di pasaran meningkat. Sehingga tidak sebanding dengan pasokan telur dari para peternak. Namun naik turunnya harga bahan pokok di pasaran fluktuatif.</p>
<p>"Harga pakan naik, bisa jadi permintaan meningkat, sehingga harga juga ikut naik," jelasnya, Kamis (26/12/2024).</p>
<p>Kenaikan bahan pokok tidak hanya telur, melainkan harga cabai rawit berkisar hingga Rp 60 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga tersebut sama, yaitu akibat stok menipis dan permintaan banyak. </p>
<p>"Naiknya harga cabai rawit juga karena distribusi lambat, sehingga di pasar banyak kekurangan stok cabai yang mengakibatkan sejumlah pedagang menaikkan harga," pungkas Nurul.</p>
<p>Sementara, menurut pedagang telur, Hamid, warga Desa Camplong, Kecamatan Camplong berharap kepada pemerintah agar harga secepatnya bisa kembali normal.</p>
<p>"Kami berharap semua bahan pokok kembali normal," harapnya, Kamis (26/12/2024).</p>
<p>Menurut Hamid, melonjaknya harga karena pasokan telur dan cabai tidak setara dengan kebutuhan. Sehingga pemerintah perlu meningkatkan kebutuhan tersebut.</p>
<p>"Ya, memang sekarang masih musim tanam. Mudah-mudahan bisa kembali normal harganya," tandas Hamid. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wisatawan Meningkat, Disporabudpar Sampang Imbau Utamakan Keselamatan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wisatawan-meningkat-disporabudpar-sampang-imbau-utamakan-keselamatan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wisatawan-meningkat-disporabudpar-sampang-imbau-utamakan-keselamatan</guid>
<description><![CDATA[ Setiap destinasi wisata wajib memiliki standar operasional prosedur (SOP) keselamatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676cefd5ab1ab.webp" length="39012" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 26 Dec 2024 13:30:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pariwisata, Nataru, masyarakat, Disporabudpar Sampang, pemerintah daerah, pelaku wisata, SOP, kunjungan, Pantai Lon Malang, pantai Camplong, wisata Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Dinas Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang menyarankan pengelola wisata dan masyarakat lebih waspada. Sebab, Jawa Timur diperkirakan akan mengalami gangguan atmosfer secara bergantian. Seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, dan gelombang Kelvin.</p>
<p>Kepala Disporabudpar, Marnilem, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disporabudpar Sampang, Endah Nursiskawati mengatakan mengaku sudah mengimbau pelaku pariwisata. Misalnya, setiap destinasi wisata wajib memiliki standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan melakukan pemantauan.</p>
<p>"Dan pelaku wisata harus memberi informasi penggunaan wahana dan petunjuk bagi lokasi rawan bencana," jelas Endah, Kamis (26/12/2024).</p>
<p>Selain itu, kata Endah, pihak pengelola harus selalu memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini tentang cuaca ekstrem dari website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>
<p>"Pokoknya yang berkaitan dengan keselamatan pengunjung, pelaku wisata harus aktif. Baik penebangan pohon dan sosialisasi," tegasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Endah juga meminta kepada masyarakat dan calon wisatawan agar memastikan kesehatan, transportasi serta mematuhi aturan keselamatan yang berlaku di tempat destinasi wisata.</p>
<p>Tujuannya, supaya Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini berjalan baik dan masyarakat bisa menikmati liburan dengan keluarga secara normal.</p>
<p>Sebab, saat ini di tempat wisata Pantai Lon Malang, Kecamatan Sokobanah sudah mengalami kenaikan pengunjung. Jika pada tanggal 14 Desember terdapat 225 pengunjung, tanggal 22 Desember meningkat menjadi 720 pengunjung.</p>
<p>"Kami berharap kepada semua stakeholder untuk saling berkoordinasi demi keselamatan bersama. Mengingat cuaca ekstrim bisa datang kapan saja," pungkas Endah. (*)</p>
<p>Editor: Ali Wafa</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Antisipasi Maraknya Knalpot Brong pada Malam Tahun Baru, Satlantas Polres Sampang Gerilya Bengkel Motor</title>
<link>https://suarajatimpost.com/antisipasi-maraknya-knalpot-brong-pada-malam-tahun-baru-satlantas-polres-sampang-gerilya-bengkel-motor</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/antisipasi-maraknya-knalpot-brong-pada-malam-tahun-baru-satlantas-polres-sampang-gerilya-bengkel-motor</guid>
<description><![CDATA[ Kami ingin perayaan Nataru berlangsung aman, nyaman, dan tanpa gangguan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676b88fdccbe6.webp" length="77548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 15:59:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, Polres Sampang, sat lantas, knalpot brong, bengkel, toko sparepart, keamanan Nataru, himbauan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Upaya preventif untuk menjaga ketertiban perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dilakukan Satlantas Polres Sampang.  Kepolisian melakukan sosialisasi pada toko penyedia <em>sparepart</em> dan bengkel motor untuk tidak melayani pemasangan atau penggantian knalpot <em>brong</em>.</p>
<p>Pada kegiatan yang digelar Selasa (24/12/2024) siang, Satlantas Polres Sampang memberikan imbauan lisan serta membagikan selebaran. Isi selebaran tentang dampak negatif penggunaan knalpot <em>brong,</em> dari polusi suara hingga ancaman sanksi hukum bagi penggunanya.</p>
<p>“Kami meminta kerja sama dari para mekanik untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong yang melanggar hukum. Ini demi terciptanya suasana tertib dan kondusif selama Nataru,” jelas Aipda Solich Akbarullah, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sampang,  Rabu (25/12/2024).</p>
<p>Aipda Solich menjelaskan, sosialisasi itu merupakan bagian dari langkah preventif Polres Sampang menjelang momen-momen krusial di akhir tahun 2024. Selain sosialisasi kepada bengkel, operasi penertiban terhadap pengguna knalpot brong juga akan terus dilakukan di berbagai titik strategis.</p>
<p>Pihaknya juga mengimbau agar mendukung langkah itu dengan melaporkan penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban di lingkungan mereka. “Kami ingin perayaan Nataru berlangsung aman, nyaman, dan tanpa gangguan. Mari bersama-sama kita wujudkan suasana yang kondusif," pinta Solich.</p>
<p>Sementara itu, mekanik bengkel di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan/Kota Sampang, Naim menyambut baik kedatangan pihak kepolisian. Dan berkomitmen untuk mematuhi imbauan tersebut demi mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.</p>
<p>"Kami sangat setuju dengan langkah ini. Kami juga tidak ingin menjadi bagian dari masalah di jalan raya," tutup Naim. (*)</p>
<p><strong>Editor : Danu S</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cemaskan Keselamatan Siswa, Komisi IV DPRD Sampang Soroti Bangunan Sekolah tidak Layak</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cemaskan-keselamatan-siswa-komisi-iv-dprd-sampang-soroti-bangunan-sekolah-tidak-layak</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cemaskan-keselamatan-siswa-komisi-iv-dprd-sampang-soroti-bangunan-sekolah-tidak-layak</guid>
<description><![CDATA[ Pihak sekolah pun hanya bisa pasrah ketika terjadi hujan deras dan angin kencang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676ab24e4b435.webp" length="42364" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 21:02:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sekolah rusak, gedung Sekolah, musim hujan, mengancam nyawa, dinas pendidikan, perbaikan, RKB, KBM, peserta didik, siswa, murid, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang memberikan atensi semua sekolah yang membutuhkan perbaikan. Terutama di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panyerangan 3, Kecamatan Pangarengan.</p>
<p>Pasalnya, sekolah tersebut sudah tidak layak ditempati. Bahkan, hampir semua gedung sekolah sudah rusak parah. Sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak efektif. Selama bertahun-tahun sekolah itu tidak tersentuh perbaikan.</p>
<p>Kepala SDN Panyerangan 3, Hoiri mengakui, gedung sekolah itu sudah rusak parah. Terutama kelas VI yang semula gedung perpustakaan namun terpaksa dijadikan ruang kelas.</p>
<p>Hoiri mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Pihaknya hanya bisa takut dan cemas terhadap kondisi siswanya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfudz berjanji akan mencoba mengidentifikasi semua sekolah. Termasuk SDN Panyerangan 3, Kecamatan Pangarengan.</p>
<p>"Saya sangat berterima kasih kepada media Suarajatimpost yang telah memberikan informasi. Sehingga nanti kami bisa mendorong dinas terkait untuk memberikan berkas-berkas sekolah di Sampang," jelasnya, Selasa (24/12/2024).</p>
<p>Menurut Mahfudz, jika sekolah tersebut sudah rusak, itu sudah menyangkut keselamatan nyawa anak-anak atau peserta didik. Ketika kondisi itu dibiarkan, maka resikonya adalah nyawa.</p>
<p>"Nanti kami akan melakukan identifikasi. Sehingga pemerintah bisa memprioritaskan sekolah tersebut," ucapnya.</p>
<p>Saat ini, pihaknya belum bisa melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sebab, dalam bulan ini, agenda Komisi IV DPRD Sampang cukup padat. Terlebih lagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>
<p>"Nanti kami agendakan. Insyaallah bulan Januari DAK (dana alokasi khusus, red) sudah masuk," pungkas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pj Bupati Sampang Harap Inovasi TOSS Bisa Tingkatkan Pelayanan Publik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pj-bupati-sampang-harap-inovasi-toss-bisa-tingkatkan-pelayanan-publik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pj-bupati-sampang-harap-inovasi-toss-bisa-tingkatkan-pelayanan-publik</guid>
<description><![CDATA[ Program ini dapat lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676a71c17d75a.webp" length="31168" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 17:00:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Perumda Trunojoyo, digitalisasi, pelayanan, inovasi, bank Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang meluncurkan inovasi Sistem Informasi Total System Solution (TOSS) Trunojoyo Sigap di Kantor Bank Sampang (BAS) pada, Selasa (24/12/2024).</p>
<p></p>
<p>Hadir dalam kesempatan itu di antaranya, sekretaris daerah Kabupaten (Sekdakab) Sampang H. Yuliadi Setiyawan, Kabag Perekonomian Juwaini, Direktur Bank Sampang Syaifullah Asyik, Plt. Direktur Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang, M. Zuhri.</p>
<p></p>
<p>Direktur Bank Sampang, Syaifullah Asyik menyampaikan, peluncuran program itu menjadi tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Perumda Air Minum Trunojoyo Kabupaten Sampang dengan Perumda Air Minum Tugu Tirta, Kota Malang. </p>
<p></p>
<p>Melalui MoU tersebut, kata Syaifullah, Perumda Air Minum Trunojoyo berhasil mereplikasi aplikasi berbasis teknologi informasi milik Perumda Tugu Tirta, yang kini telah diadopsi dalam layanan berbasis teknologi TOSS Trunojoyo Sigap.</p>
<p></p>
<p>Syaifullah Asyik berkomitmen mendukung peluncuran aplikasi inovasi TOSS Trunojoyo Sigap, sebagai langkah strategis menuju era digitalisasi pelayanan publik. </p>
<p></p>
<p>"Kuncinya untuk <em>survive</em> adalah terus berinovasi. Alhamdulillah, kolaborasi ini adalah harapan lama yang akhirnya terealisasi. Melalui aplikasi TOSS, transaksi akan dilakukan secara online dan real-time," ucapnya, Selasa (24/12/2024).</p>
<p></p>
<p>Aplikasi TOSS menjadi bukti kemampuan teknologi yang dimiliki Bank Sampang dalam beradaptasi dan berintegrasi dengan berbagai pihak, termasuk Perumda Air Minum Trunojoyo.</p>
<p></p>
<p>Program tersebut juga menunjukkan kesiapan Bank Sampang untuk mendukung kemajuan Perumda Trunojoyo, sekaligus meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan perbankan.  </p>
<p></p>
<p>Bank Sampang juga tengah menunggu izin resmi untuk memiliki mesin ATM sendiri. Bahkan saat ini, uji coba mesin ATM telah dilakukan di kantor pusat dan Pulau Mandangin.</p>
<p></p>
<p>Menurutnya, jika izin telah diterima, seluruh kantor cabang Bank Sampang akan dilengkapi dengan fasilitas ATM, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal.  </p>
<p></p>
<p>"Saat ini, kami tinggal melengkapi layanan di empat kecamatan, yaitu Jrengik, Torjun, Pangarengan, dan Ketapang. Dari total 15 kantor cabang yang ada, semuanya sudah siap mendukung program TOSS," tambahnya.  </p>
<p></p>
<p>Sinergi antara Bank Sampang dan Perumda Trunojoyo ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi layanan berbasis teknologi. </p>
<p></p>
<p>"Insyaallah, kolaborasi ini akan membawa manfaat besar, khususnya dalam mendukung keberlanjutan kinerja BUMD di Kabupaten Sampang," tutup Direktur Bank Sampang.  </p>
<p></p>
<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, mengatakan bahwa peluncuran tersebut merupakan momentum untuk menjadikan Perumda Trunojoyo sebagai perusahaan daerah yang inovatif, sekaligus memperkuat komitmen dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat Sampang.</p>
<p></p>
<p>"Alhamdulillah, hari ini Perumda Trunojoyo siap menerapkan program TOSS melalui sinergi dengan Bank Sampang sebagai mitra penyelenggara. Kami berharap program ini dapat lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Selasa (24/12/2024).</p>
<p></p>
<p>Program TOSS Trunojoyo Sigap diharapkan membawa sejumlah manfaat, termasuk kemudahan pembayaran rekening air secara online dan layanan pendaftaran sambungan baru yang lebih cepat dan efisien. </p>
<p></p>
<p>Sistem tersebut juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan melalui implementasi sistem akuntansi terpadu.</p>
<p></p>
<p>Di era digital, inovasi semacam ini tidak dapat ditawar lagi sehingga implementasi teknologi informasi adalah langkah maju untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga Perumda Air Minum Trunojoyo dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</p>
<p></p>
<p>Pihaknya juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan sistem ini dengan dukungan yang memadai agar dapat berfungsi maksimal. </p>
<p></p>
<p>"Mendatang, pastikan fungsionalitas TOSS Trunojoyo Sigap selalu terjaga, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat Sampang," pungkas Rudi Arifiyanto. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Terkait Aksi Balap Liar, Kapolres Sampang Harap Warga Lapor Polisi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/terkait-aksi-balap-liar-kapolres-sampang-harap-warga-lapor-polisi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/terkait-aksi-balap-liar-kapolres-sampang-harap-warga-lapor-polisi</guid>
<description><![CDATA[ Kedua joki saling pepet hingga akhirnya kedua sepeda motor berbenturan keras dan tidak mengenakan helm ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676a58b21a66d.webp" length="28738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 14:46:07 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Balap liar, joki, satlantas Sampang, benturan keras, lintasan ilegal, makan korban, video viral, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Video Aksi balap liar di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kecamatan/kota Sampang sempat menghebohkan warga. Sebab, video yang berdurasi setengah menit itu menunjukkan aksi kedua joki hingga tragedi yang merenggut nyawa, pada Minggu (22/12/2024) dini hari.</p>
<p>Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono dalam Keterangan Pers mengungkapkan kronologi detik-detik sebelum kejadian. Seperti biasanya balap liar, tidak ada pengaman apapun yang dikenakan oleh para joki.</p>
<p>Hendro Sukmono mengatakan, pengamanan pada jalur lintasan balap juga tidak ada. Sebab lintasan yang digunakan oleh para aksi balap liar memang ilegal untuk dijadikan arena balap.</p>
<p>"Dari awal kedua joki saling pepet hingga akhirnya kedua sepeda motor berbenturan keras dan tidak mengenakan helm," terang Hendro Sukmono, Selasa (24/12/2024).</p>
<p>Hendro Sukmono mengungkapkan, bahwa setelah terjadinya benturan antar sepeda motor pejoki, salah satu kepala joki menghantam beton dan aspal jalan. Akibatnya luka parah hingga dinyatakan tewas setelah dibawa ke rumah sakit.</p>
<p>Sementara joki yang lain, lanjut Hendro Sukmono, juga jatuh dengan keras ke dalam gorong-gorong dan juga mengalami luka. Namun segera gerak kabur dari tempat kejadian setelah menyadari lawannya tewas.</p>
<p>"Unit Lantas bergerak cepat menyelidiki video amatir yang langsung viral itu dan mengejar pelaku balap liar yang kabur," ungkapnya.</p>
<p>Hendro Sukmono mengimbau kepada masyarakat Sampang yang mengetahui informasi adanya aksi balap liar untuk segera menghubungi aparat kepolisian.</p>
<p>"Silahkan hubungi unit Lantas, Polsek terdekat atau Polres Sampang di 110," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Modal Rp 5 Ribu, Pria di Sampang Tega Cabuli Anak di Bawah Umur</title>
<link>https://suarajatimpost.com/modal-rp-5-ribu-pria-di-sampang-tega-cabuli-anak-di-bawah-umur</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/modal-rp-5-ribu-pria-di-sampang-tega-cabuli-anak-di-bawah-umur</guid>
<description><![CDATA[ Tipu daya pelaku terhadap korban dengan mengiming-imingi uang sebesar Rp 5 ribu ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676a23d816e48.webp" length="10812" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 10:29:17 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pencabulan, anak bawah umur, Dinsos PPPA, polres Sampang, disabilitas, lima ribu, tipu daya, pelaku kekerasan, satreskrim, psikologi, pendampingan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Seorang pria berinisial R (43), warga Kecamatan Sokobanah, Sampang kini harus meringkuk di penjara. Sebab perlakuan bejatnya tega mencabuli seorang bocah perempuan yang masih usia 7 tahun (dibawah umur). </p>
<p></p>
<p>Informasinya, perbuatan bejat pelaku diketahui orang tua korban. Sehingga berujung pada pelaporan ke Polres Sampang, pada Kamis (19/12/24) kemarin. </p>
<p></p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie menyatakan, bahwa atas laporan tersebut Satreskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku.</p>
<p></p>
<p>"Pelaku ditangkap pada Minggu (22/12) sore kemarin, di rumahnya di Desa Tamberu Daya," terangnya, Senin (23/12/2024).</p>
<p></p>
<p>Saat penangkapan, ungkap Dedy, tim Opsnal Satreskrim Polres Sampang dibantu oleh anggota Polsek Sokobanah.</p>
<p>"Ketika ditangkap dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya, telah mencabuli Bunga (nama samaran)," terangnya. </p>
<p></p>
<p>Atas pengakuan pelaku, polisi kini sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka. Pasalnya, aksi bejat atau tipu daya pelaku terhadap korban dengan mengiming-imingi uang sebesar Rp 5 ribu. </p>
<p></p>
<p>"Kemudian tersangka melakukan pencabulan, sehingga korban menangis dan perbuatan tersangka dipergoki ibu korban," ungkapnya. </p>
<p></p>
<p>Akibat perbuatan tersangka, korban tersebut mengalami trauma, dan takut jika bertemu dengan orang laki-laki. </p>
<p></p>
<p>Atas perbuatannya, lanjut Dedy, tersangka dijerat Pasal 82 undang-undang (UU) republik Indonesia (RI) Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak. </p>
<p></p>
<p>"Tersangka R terancam pidana hukuman minimal 5 tahun, dan maksimal 15 tahun kurungan penjara," pungkas Dedy.</p>
<p></p>
<p>Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang, Masruhah menyatakan, bahwa langkah yang diambil oleh pihaknya, yaitu melakukan pendampingan sejak dari proses hukum di Polres Sampang.</p>
<p></p>
<p>"Kami tetap melakukan pendampingan baik di Polres maupun di rumahnya," jelasnya, Selasa (24/12/2024).</p>
<p></p>
<p>Selain itu, kata Masruhah, pendampingan tidak hanya cukup sekali. Pihaknya perlu memastikan kondisi fisik dan psikologis korban. Sebab, korban masih kanak-kanak, yaitu umur 7 tahun.</p>
<p></p>
<p>"Dan Alhamdulillah sekarang anaknya sudah sehat dan sudah bisa bermain lagi sama teman-temannya. Memang lebih mudah sembuh kalau usia anak mas. Mas, samean tahu, pelaku itu tergolong disabilitas," tandas Masruhah. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gegara Selisih Paham, Jumlah Janda di Sampang Tembus Ribuan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gegara-selisih-paham-jumlah-janda-di-sampang-tembus-ribuan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gegara-selisih-paham-jumlah-janda-di-sampang-tembus-ribuan</guid>
<description><![CDATA[ Namun yang paling dominan kasus penyebab perceraian ini adalah perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676934ace7a1a.webp" length="39120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 19:01:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Janda, pengadilan agama, pasutri, selisih paham, ekonomi, pertengkaran, wanita Sampang, dominan kasus, pernikahan, perceraian, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pengadilan Agama (PA) Kabupaten mencatat sebanyak 1.339 wanita, resmi menyandang status janda. Dari jumlah tersebut ada beberapa banyak persoalan. Namun, yang paling mendominasi yaitu perselisihan paham antara suami istri.</p>
<p>Dari jumlah 1.339 itu, berdasarkan laporan perkara yang diterima PA Sampang terhitung sejak bulan Januari hingga November 2024.</p>
<p>Panitera Muda Hukum PA Sampang, Abd. Rahman menyampaikan, di Bulan Januari hingga November 2024 PA Sampang menerima 1.557 kasus perceraian.</p>
<p>"Namun perkara yang sudah diputus sebanyak 1.339 kasus," jelasnya, Senin (23/12/2024).</p>
<p>Menurut Rahman, angka perceraian itu didominasi oleh istri yang menggugat suami yakni sebanyak 952 kasus. Sedangkan suami yang menjatuhkan talak kepada istri jumlahnya 387 kasus.</p>
<p>"Jadi selama 11 bulan terakhir ini, dari jumlah perkara yang sudah resmi diputus terdapat 1.339 wanita di Kabupaten Sampang yang berstatus janda. Sementara sisanya ada 218 perkara yang belum diputus," ungkap Rahman.</p>
<p>Rahman menjelaskan, faktor yang melatarbelakangi penyebab perceraian bervariatif, mulai dari persoalan ekonomi, pertengkaran yang terus menerus, mabuk, judi, kawin paksa, meninggalkan salah satu pihak, poligami, hukuman penjara, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).</p>
<p>"Namun yang paling dominan kasus penyebab perceraian ini adalah perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus yakni mencapai 1.190 kasus, kemudian faktor ekonomi sebanyak 39 kasus, dan meninggalkan salah satu pihak 16 kasus," paparnya.</p>
<p>Untuk menekan angka perceraian bagi pasangan suami istri (pasutri), Rahman mengimbau apabila terjadi perselisihan dalam keluarga atau rumah tangga hendaknya mencari solusi jalan keluarnya. </p>
<p>Selain itu, masih ada banyak cara untuk tetap bisa mempertahankan keutuhan rumah tangga. Misalnya meminta solusi kepada pihak keluarga, teman dekat dan tokoh pemuka agama. Serta salah satu dari keduanya ada yang bisa mengalah.</p>
<p>"Ketika datang ke PA bukan otomatis langsung diceraikan, tapi kita berikan solusi untuk melakukan perdamaian, kalau kedua belah pihak sama-sama hadir kita upayakan mediasi, kalau tetap tidak mau, ya kita lanjutkan pengajuannya," pungkas Rahman. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Jadi ke 401, Ini Pesan Pj Bupati Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/harjad-sampang-ke-401-pj-bupati-minta-jaga-kerukunan-warga-pasca-pilkada</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/harjad-sampang-ke-401-pj-bupati-minta-jaga-kerukunan-warga-pasca-pilkada</guid>
<description><![CDATA[ Pilkada selesai, kita harus saling jaga kerukunan antar tetangga, saling pelukan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67691f76a67a7.webp" length="74606" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 17:31:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Hari ibu, hari jadi, kabupaten Sampang, ziarah kubur, Rato Ebu, Medegan, Santri, ekonomi, IPM, pilkada, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Hari jadi (Harjad) ke 401 Kabupaten Sampang dilaksanakan di Makam Rato Ebu, dengan menggelar doa bersama dan ziarah kubur.</p>
<p>Di hadapan awak media, Penjabat (Pj) Bupati Sampang Rudi Arifianto menyampaikan, ziarah kubur merupakan kewajiban sebagai generasi untuk melanjutkan apa yang menjadi cita-cita para pendahulu, yaitu terus membangun semua sektor dan menciptakan kondusifitas wilayah.</p>
<p>Menurut Rudi Arifianto, Kabupaten Sampang merupakan daerah yang sangat berpotensi dari sektor sumber daya alam (SDA). Oleh karena itu Sampang harus lebih maju dalam bidang ekonomi.</p>
<p>"Kemarin kita sudah mulai melihat potensi tembakau, dan tambak yang ada rumput lautnya, garam serta udang vaname, itu potensinya sangat luar biasa," ungkapnya, Senin (23/12/2024).</p>
<p>Jika ekonomi di Sampang sudah berkembang, lanjut Rudi, otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menjadi lebih baik lagi. Hal itu akan menjadi modal pembangunan bagi kabupaten Sampang.</p>
<p>"Harapannya nanti kemiskinan turun dan IPM nya juga meningkat," harapnya.</p>
<p>Jadi, pihaknya menginginkan untuk program nantinya di Sampang, harus berbasis pesantren, sehingga santri-santri di Sampang bisa memiliki ijazah, serta warga dan santri bisa masuk ke sektor formal.</p>
<p>"Selama ini kalau tidak ada ijazah tidak diakui," cetusnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, dengan masuknya golongan santri ke sektor formal, otomatis potensi untuk pendapatan meningkatkan sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat.</p>
<p>Terkait tema yang diusung dalam Harjad Kabupaten Sampang ini, yaitu bersatu damai dan bersatu itu merupakan harapan masyarakat Sampang setelah Pilkada.</p>
<p>"Pilkada selesai, kita harus saling jaga kerukunan antar tetangga, saling pelukan," inginnya.</p>
<p>Bagi Rudi, tantangan mendatang untuk kabupaten Sampang tidak akan mudah. Untuk itu perlu didorong dalam mewaspadai bencana alam dan penyakit-penyakit yang diakibatkan.</p>
<p>"Makanya saya usulkan agar rumah sakit direlokasi agar <em>grade </em>nya nambah dan itu butuh anggaran besar," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>UMK Sampang Naik 7 Persen, Pemerintah Diminta Tegas Tindak Pengusaha Nakal</title>
<link>https://suarajatimpost.com/umk-sampang-naik-7-persen-pemerintah-diminta-tegas-tindak-pengusaha-nakal</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/umk-sampang-naik-7-persen-pemerintah-diminta-tegas-tindak-pengusaha-nakal</guid>
<description><![CDATA[ Lembaga Fakta Jatim mendesak pemerintah menindak pengusaha yang enggan mengupah pekerja sesuai UMK ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67691887c68f9.webp" length="39720" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 16:15:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Tenaga kerja, upah minimum, UMK Sampang, Disnaker Sampang, pemerintah daerah, kabupaten Sampang, perusahaan, karyawan, tenaga kerja, buruh, pemerintah provinsi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sampang untuk tahun 2025.</p>
<p>Kenaikan UMK tersebut ditetapkan pada 18 Desember 2024 yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/775/KPTS/013/2024 yang mengatur tentang UMK di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.</p>
<p>Dalam keputusannya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono menetapkan UMK Sampang tahun 2025 naik 7 persen dari tahun sebelumnya. Yakni sebesar Rp 2.335.661. Sementara UMK tahun 2024 hanya Rp 2.182.861.</p>
<p>"UMK Sampang 2025 memang naik dari tahun sebelumnya, sekitar 150 ribu lebih kenaikannya," jelas Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang, Ervien Budi Jatmiko, Senin (23/12/2024). </p>
<p>Menurut Ervien, UMK tersebut akan berlaku efektif mulai Januari 2025. Dia menyebut, penetapan UMK sudah sesuai dengan ketentuan Pemprov Jawa Timur.</p>
<p>"Bahkan, jumlah atau angka besarnya juga sudah ditetapkan naik dari tahun sebelumnya," terangnya.</p>
<p>Ervien menambahkan, bahwa dengan penetapan UMK Sampang, pihaknya akan mengedarkan surat kepada perusahaan untuk memastikan penyesuaian gaji pekerja pada tahun 2025.</p>
<p>“Kami akan edarkan surat ke seluruh perusahaan. Agar mereka bisa menerapkan gaji karyawannya sesuai UMK 2025," pungkas Ervien.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Fakta Jatim, Mohammad Hakim menyampaikan, di Kabupaten Sampang selama ini, upah yang diberikan perusahaan kepada karyawannya tidak pernah sesuai UMK.</p>
<p>"Padahal pekerja sudah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik pada perusahaan dia bekerja," ucapnya.</p>
<p>Hakim menyarankan, agar pemerintah lebih tegas dalam mengawasi dan memastikan setiap perusahaan telah membayar karyawannya dengan upah yang layak.</p>
<p>"Dan ketika ada ketidaksesuaian, langkah apa yang akan diambil nantinya. Jadi harus lebih tegas dalam pengawasannya," sarannya.</p>
<p>Selain itu, kata Hakim, pemerintah daerah tidak boleh hanya sebatas menyosialisasikan kenaikan UMK. Tetapi juga memberikan tindakan terhadap pengusaha nakal yang enggan mengupah pekerja sesuai UMK.</p>
<p>"Artinya tidak hanya memberikan surat edaran. Tapi bagaimana eksekusinya di lapangan. Ini yang memang harus dilakukan," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Peringati Hari Ibu, Rutan Kelas II B Sampang Sampaikan Pesan KemenPPPA RI</title>
<link>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-ibu-rutan-kelas-ii-b-sampang-sampaikan-pesan-kemenpppa-ri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/peringati-hari-ibu-rutan-kelas-ii-b-sampang-sampaikan-pesan-kemenpppa-ri</guid>
<description><![CDATA[ Peran perempuan merupakan peran yang sangat penting dalam membangun Indonesia ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6767e91cb6efd.webp" length="74884" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 18:05:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Hari ibu, emansipasi wanita, pahlawan perempuan, perempuan Sampang, rutan Sampang, Indonesia Emas, peran perempuan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabupaten Sampang turut serta dalam peringatan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember. </p>
<p>Dalam upacara peringatan itu, Rutan Kelas II B Sampang menyampaikan beberapa pesan singkat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia (RI), Arifatul Choiri Fauzi.</p>
<p>Kepala Rutan Kelas II B Sampang Tri Wibawa Kristiyana menjelaskan, pihaknya perlu menyampaikan pesan penting dari KemenPPPA RI dalam peringatan hari ibu tahun ini, seperti sejarah singkat mengenai peringatan hari ibu.</p>
<p>Dalam pesannya, kata Tri Wibawa, KemenPPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa perempuan punya daya saing dan kesempatan yang sama. Atau kesetaraan gender baik dalam pekerjaan atau pendidikan.</p>
<p>Selanjutnya, perempuan juga harus mampu mewujudkan Indonesia Emas di tahun yang akan datang, yaitu tahun 2045. Dengan alasan karena peran perempuan merupakan peran yang sangat penting dalam membangun Indonesia.</p>
<p>"Kata KemenPPPA, bangsa ini dibangun dari pondasi perjuangan para perempuan yang tak pernah lekang semangatnya untuk mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus," jelasnya, Ahad (22/12/2024).</p>
<p>Bahkan, lanjut Tri Wibawa, di Indonesia pahlawan perempuan yang namanya tetap harum hingga kini dan menjadi inspirasi, yaitu RA Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, Nyi Ageng Serang, Martha Christina Tiahahu, Rasuna Said, Laksamana Malahayati dan masih banyak lagi.</p>
<p>Salah satu titik penting perjuangan pergerakan perempuan di masa pra kemerdekaan dan menjadi tonggak sejarah tersendiri adalah ketika diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia Pertama (KPIP) pada 22 Desember 1928, di Yogyakarta. </p>
<p>Momentum bersejarah itu kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu.</p>
<p>"Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan peringatan "Mother's Day" di beberapa negara di dunia," ungkapnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, perjuangan gerakan perempuan itu membawa keyakinan baru bagi perempuan-perempuan Indonesia, misalnya pemenuhan hak dan kesetaraan akan mengantarkan perempuan untuk dapat berjalan bersama-sama, serta menjemput kesempatan yang sama.</p>
<p>Maka kemajuan perempuan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan akan menentukan pula kemajuan Indonesia.</p>
<p>"Semoga apa yang dicita-citakan KemenPPPA RI, juga membawa pengaruh besar terhadap perempuan di Sampang untuk tetap optimis memajukan daerah," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gegara Menyalip dari Kiri, Pemotor di Sampang Dilarikan ke RSUD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gegara-menyalip-dari-kiri-pemotor-di-sampang-dilarikan-ke-rsud</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gegara-menyalip-dari-kiri-pemotor-di-sampang-dilarikan-ke-rsud</guid>
<description><![CDATA[ Suparman mengalami luka pada bagian kepalanya. Kalau Nurul Alfiani nyeri di bagian perut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6766991f21007.webp" length="56982" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 17:45:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kecepatan tinggi, kecelakaan, Laka Lantas, di Sampang, lalulintas, pemotor, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/kota Sampang dikarenakan tidak mematuhi aturan lalulintas. Yaitu dengan mendahului kendaraan lain dari arah sebelah kiri. </p>
<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut akibat mendahului kendaraan lain dari sebelah kiri dengan kecepatan tinggi. Sehingga tidak bisa kontrol dan akhirnya menabrak kendaraan lain yang sedang berhenti.</p>
<p>"Jadi menabrak dari samping," jelasnya, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Dody menyebutkan, bahwa kendaraan yang terlibat ada dua. Yaitu sepeda motor Vario nomor polisi (nopol) L 5095 DM dikendarai oleh Nurul Alfiani (17) pelajar warga Jalan Delima Kelurahan Gunung Sekar. </p>
<p>Sedangkan yang menabrak, itu motor PCX Nopol M 5915 NG yang dikendarai oleh Suparman (45) warga Desa Panggung.</p>
<p>Akibat dari Lakalantas itu keduanya sama-sama dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn.</p>
<p>"Suparman mengalami luka pada bagian kepalanya. Kalau Nurul Alfiani nyeri di bagian perut," ungkapnya.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Dody menjelaskan bahwa kronologis kejadian pada saat Suparman melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Namun sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ada Microbus di depannya. </p>
<p>Sedangkan di sebelah kiri jalan ada kendaraan lain yang berhenti. Jadi karena tidak cukup ruang dan jarak yang begitu dekat, akhirnya terjadi Lakalantas. </p>
<p>"Karena kecepatan tinggi dan tidak bisa menghindari rintangan di depannya. Akhirnya nabrak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkat Kerja Kerasnya, Sekda Sampang Didaulat sebagai Pejabat Terinovatif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkat-kerja-kerasnya-sekda-sampang-didaulat-sebagai-pejabat-terinovatif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkat-kerja-kerasnya-sekda-sampang-didaulat-sebagai-pejabat-terinovatif</guid>
<description><![CDATA[ Berkat dedikasinya, Kabupaten Sampang berhasil dinobatkan sebagai kabupaten terinovatif oleh Kemendagri ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67667c883ec32.webp" length="59106" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 16:31:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Madura Awards, Sekdakab Sampang, Yuliadi Setiawan, penghargaan, kategori Pejabat inovatif, Sampang inovatif, ASN inovatif, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sampang, H. Yuliadi Setiyawan menerima penghargaan sebagai pejabat inovatif dalam acara Anugerah Madura Awards 2024.</p>
<p>Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Abdul Aziz, di Gedung Sentra IKM Bangkalan pada, Jumat (19/12/2024).</p>
<p>Setelah mendapatkan penghargaan itu, Yuliadi menyampaikan terima kasih dan mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan oleh JPRM.</p>
<p>"Kami bersyukur atas anugerah Allah ini dan berterima kasih kepada Jawa Pos Radar Madura yang telah memberikan penghargaan sebagai pejabat inovatif kepada saya," jelasnya, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Menurut Yuliadi, penghargaan yang diterimanya akan menjadi pelecut semangat untuk terus berinovasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.</p>
<p>Yuliadi diganjar penghargaan karena dinilai sebagai sosok pimpinan aparatur sipil negara (ASN) yang konsisten mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk senantiasa berinovasi. </p>
<p>Dedikasinya pun membuahkan hasil. Salah satunya, Sampang berhasil dinobatkan sebagai kabupaten terinovatif oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2023 dan 2024 secara berturut-turut.</p>
<p>Yuliadi menyampaikan, penghargaan itu bukan hanya hasil kerja individu. Melainkan buah kerja keras dan sinergi seluruh stakeholder dan ASN di Kabupaten Sampang. </p>
<p>"Raihan ini berkat kerja sama semua pihak dalam mewujudkan program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ingin Ciptakan 1 Keluarga 1 Hafiz, RSQ Wakafkan Alquran ke Seluruh Yayasan di Indonesia</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ingin-ciptakan-1-keluarga-1-haifz-rsq-wakafkan-alquran-ke-seluruh-yayasan-di-indonesia</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ingin-ciptakan-1-keluarga-1-haifz-rsq-wakafkan-alquran-ke-seluruh-yayasan-di-indonesia</guid>
<description><![CDATA[ Alquran ini dikukumpulkan dari dana swadaya dan dari para donatur ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67662b9527068.webp" length="73448" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 10:28:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Wakaf Al-Quran, RSQ Sampang, dana sumbangan, sasar ibu-ibu, menghafal Al-Quran, anak-anak, yayasan pendidikan, Indonesia, Bandung, ibu rumah tangga, sekolah, pendidikan Islam, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Rumah Syaamil Quran (RSQ) di Perumahan Manggis Square, Blok C No 6, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang mengajak masyarakat menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli Alquran.</p>
<p>Alquran itu untuk kemudian diwakafkan kepada yayasan pendidikan Alquran di seluruh Indonesia.</p>
<p>Pimpinan RSQ Sampang, Arik Alfiah mengatakan, kegiatan wakaf tersebut diperuntukkan bagi para santri, agar lebih termotivasi untuk belajar dan menghafal Alquran.</p>
<p>"Kegiatan wakaf Alquran ini di bawah naungan RSQ Sampang yang merupakan bagian dari Syaamil Qur'an Bandung," ucapnya, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Tidak hanya di Sampang, penyaluran wakaf Alquran meliputi beberapa daerah di Indonesia. Di antaranya, Aceh, Riau, Bogor, Tasikmalaya, Kepulauan Halmahera, Lombok dan Papua.</p>
<p>Kata Alfiah, salah satu impian dan cita-cita RSQ Sampang adalah menyemangati dan memudahkan semua santri yang sedang belajar dan menghafal Alquran. Agar di setiap rumah keluarga muslim minimal ada satu orang penghafal Alquran.</p>
<p>Selain kegiatan wakaf Alquran, RSQ Sampang juga bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sampang mengadakan kelas tahsin gratis khusus ibu rumah tangga (IRT) dan remaja putri.</p>
<p>"Kenapa golongan ibu-ibu yang kami sasar utama? Karena bagi kami, seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anak," ucapnya.</p>
<p>Sehingga, lanjut Alfiah, jika ibunya sudah dibekali pengetahuan cara membaca Alquran yang baik dan benar, maka akan lahir generasi muda yang bertakwa dan fasih membaca Alquran.</p>
<p>"Mudah-mudahan apa yang telah kami lakukan bisa lebih bermanfaat," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris RSQ Sampang, Abdi Barri Salam menuturkan, sumber dana dari kegiatan wakaf Alquran itu berasal dari sumbangan pribadi para dermawan dan beberapa donatur dari teman dan kerabat.</p>
<p>"Tidak ada relawan. Tapi kami langsung dihubungi oleh pemilik pondok dan yayasan atau para ustaz yang mengajar di pesantren atau bertugas di daerah pedalaman," terang Barri, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Permohonan kebutuhan Alquran, kata Barri, diajukan melalui pesan WhatsApp. Pendistribusiannya melalui jasa ekspedisi untuk daerah yang jauh. Sedangkan untuk daerah yang dekat bisa diambil secara langsung.</p>
<p>"Nanti mushafnya mereka yang jemput atau kami kirim lewat ekspedisi," tandas Barri. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Over Kapasitas, Rutan Kelas II B Sampang Mutasi 10 Narapidana</title>
<link>https://suarajatimpost.com/over-kapasitas-rutan-kelas-ii-b-sampang-mutasi-10-narapidana</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/over-kapasitas-rutan-kelas-ii-b-sampang-mutasi-10-narapidana</guid>
<description><![CDATA[ Untuk mengurangi over kapasitas sekaligus untuk kepentingan pembinaan lanjutan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676542131ed33.webp" length="42496" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Dec 2024 18:17:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rutan Sampang, overload, mutasi, narkoba, pembunuhan, lapas Pamekasan, lapas Narkotika, kasus, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kabupaten Sampang yang merupakan tempat untuk menampung narapidana, kini sudah <em>overload</em> atau kelebihan kapasitas. Sehingga harus memindahkan10 warga binaan ke daerah lain.</p>
<p>Pelaksana harian (Plh) Kepala Sub Bagian (Kasubsi) Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang, Ali Yunus menyatakan, pada tanggal (10/12/2024) sebanyak 10 orang warga binaan dimutasi ke Kabupaten Pamekasan.</p>
<p>Rinciannya, 5 napi kasus narkotika ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pamekasan, dan 5 kasus kriminal umum ke Lapas Pamekasan.</p>
<p>"Rata-rata pidana cukup tinggi di atas 5 tahun. Insyaallah dalam waktu dekat ke Porong. Itu biasanya kasus berat dan sudah menjalani masa tahanan di atas 10 tahun. Misalnya kasus pembunuhan atau perlindungan anak, kurir atau bandar narkoba," jelasnya, Jumat (20/12/2024).</p>
<p>Ali Yunus mengatakan, setiap tahun jumlah tahanan bertambah. Saat ini jumlah tahanan sebanyak 148 orang dan narapidana 206 orang. Jadi jumlahnya sebanyak 354 orang.</p>
<p>Sementara, daya tampung ruangan Rutan Kelas IIB Sampang hanya 168 orang. Sedangkan sekarang jumlah penghuni rutan mencapai 354 orang.</p>
<p>"Kondisi seperti itu tidak hanya dialami oleh Rutan Kabupaten Sampang saja, kabupaten lainnya juga mengalami over kapasitas," terangnya.</p>
<p>Pemindahan 10 narapidana dari Rutan Kelas IIB Sampang itu untuk mengurangi over kapasitas, sekaligus untuk kepentingan pembinaan lanjutan. Dan langkah tersebut sudah atas persetujuan kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur (Jatim).</p>
<p>Yunus menambahkan, 10 warga binaan yang dimutasi ke rutan Pamekasan itu sudah menjalani masa hukuman 5 tahun ke atas.</p>
<p>"Masalah pulang dan semuanya, sudah menjadi tanggung jawab mereka (Lapas) yang menerima," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kapolri Atensi Ketahanan Pangan dan BBM Jelang Nataru di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kapolri-atensi-ketahanan-pangan-dan-bbm-jelang-nataru-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kapolri-atensi-ketahanan-pangan-dan-bbm-jelang-nataru-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Apel ini guna memastikan kesiapan personel dan sarpras dalam Operasi  Kepolisian Terpusat Lilin 2024 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67650f01a339a.webp" length="58634" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Dec 2024 14:06:28 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, liburan Nataru, ketahanan pangan, keamanan, tahun baru, polri, presiden Prabowo Subianto, Kapolres, Kapolri, ketersediaan BBM, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar apel pasukan dengan beberapa instansi pemerintah.</p>
<p>Apel itu diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2024 itu dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Apel itu bertujuan mengecek kesiapan personel dan sarana dan prasarana jelang Nataru.</p>
<p>“Sehingga seluruhnya dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ucapnya saat membacakan amanat Kapolri, Jumat (20/12/2024).</p>
<p>Menurut AKBP Hendro, pengamanan Nataru merupakan penekanan Presiden Prabowo Subianto dalam apel Kasatwil yang memerintahkan Polri untuk mempersiapkan pengamanan dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>“Perayaan Nataru menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beribadah, bersuka cita, berlibur dan berkumpul bersama keluarga. Sehingga akan berdampak pada meningkatnya mobilitas serta aktivitas masyarakat secara masif di berbagai daerah,” ujarnya.</p>
<p>Selain pengamanan, ketahanan dan ketersediaan pangan serta bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi atensi Kapolri dalam pengamanan Nataru. Untuk itu, jajaran Polri harus memastikan pendistribusian dan ketersediaan BBM stabil di masing-masing wilayah.</p>
<p>"Dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Kapolri berharap seluruh pelaksanaan tugas di lapangan disertai dengan strategi komunikasi publik yang baik," sarannya.</p>
<p>“Saya bersama Forkopimda Sampang berharap dalam perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di wilayah Kabupaten Sampang bisa berjalan aman, damai dan kondusif," pungkas AKBP Hendro Sukmono. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puskesmas Kamoning Rawan Curanmor, Dinkes KB Sampang Sarankan Ganti Pengelola Parkir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puskesmas-kamoning-rawan-curanmor-dinkes-kb-sampang-sarankan-ganti-pengelola-parkir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puskesmas-kamoning-rawan-curanmor-dinkes-kb-sampang-sarankan-ganti-pengelola-parkir</guid>
<description><![CDATA[ Jukir siap bertanggung jawab jika kehilangan terjadi saat dirinya berjaga. Sedangkan saat hari Ahad jukir tidak berjaga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67651240089cb.webp" length="54892" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 20 Dec 2024 13:37:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas Kamoning, curanmor, Kecolongan, Dinkes KB Sampang, parkir, kehilangan motor, keamanan parkir, motor pasien, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning, Kecamatan Sampang kerap menjadi langganan lokasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Terakhir curanmor kembal terjadi pada Ahad (15/12/2024) lalu. Aksi pelaku sempat terekam CCTV.</p>
<p>Kepala Puskesmas Kamoning, Intan Retnosari menyebut, motor yang hilang milik pasien rawat inap. Namun, aksi curanmor itu bukan kali pertamanya. Bahkan sebelumnya, sudah tiga kali terjadi peristiwa curanmor di Puskesmas Kamoning. Salah satunya milik staf puskesmas.</p>
<p>"Jadi sudah empat kali dengan sekarang," ungkapnya, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Intan mengatakan, di area parkir Puskesmas Kamoning sudah ada seorang juru parkir (jukir) dari pihak luar. Sehingga ada yang menjaga dan bertanggung jawab. Namun, jukir itu tidak berjaga saat hari Ahad. Sebab, pengunjung puskesmas tidak membeludak.</p>
<p>"Saya baru tahu juga mereka (jukir) hanya berjaga ketika pasien banyak," ucapnya.</p>
<p>Intan mengaku sudah menegur jukir yang bertugas. Namun, jukir tersebut hanya bersedia bertanggung jawab atas setiap motor atau pun helm yang hilang ketika dirinya bertugas. Sayangnya, ketika motor itu hilang, jukir itu tidak sedang bertugas.</p>
<p>Pihak puskesmas pun segera bertindak dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Meski seharusnya korban yang melapor sendiri ke polisi, namun sebagai bentuk tanggung jawab, pihak puskesmas sendiri yang melapor ke polisi.</p>
<p>"Saya juga sudah menyelesaikan ke pihak keluarga. Biasanya, kalau Puskesmas Kamoning kehilangan, tim dari kepolisian langsung turun," ujar Intan.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Sampang, AKP Tomo membenarkan adanya aksi curanmor di Puskesmas Kamoning. Yang terbaru, motor Yamaha Jupiter warna hitam kombinasi merah milik salah satu pasien rawat inap raib digondol maling. </p>
<p>"Saat ini kami terus melakukan penyelidikan," tuturnya, Senin (16/12/2024)</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang, Abdulloh Najich mengakui bahwa keamanan parkir di Puskesmas Kamoning belum sesuai standar. </p>
<p>Pihaknya menyarankan agar pengelolaan parkir di Puskesmas Kamoning dipasrahkan kepada pihak ketiga yang lebih profesional dan lebih bertanggung jawab.</p>
<p>Atas kejadian berulang itu, Dinkes KB berjanji akan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak untuk membahas tentang pengelolaan parkir di Puskesmas Kamoning. Dengan harapan penjagaan parkir lebih profesional sehingga tidak terulang kejadian serupa.</p>
<p>”Kami akan membantu mencarikan jalan keluar. Supaya ke depan bisa terkelola dengan baik dan lebih aman,” tandasnya, Jumat (20/12/2024).<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Situasi Kondusif Saat Libur Nataru, Polres Sampang Dirikan Pos Pengamanan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-situasi-kondusif-saat-libur-nataru-polres-sampang-dirikan-pos-pengamanan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-situasi-kondusif-saat-libur-nataru-polres-sampang-dirikan-pos-pengamanan</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67640860b1f30.webp" length="58910" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 22:32:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, liburan tahun baru, pos pengamanan, polres Sampang, presiden, Prabowo Subianto, operasi lilin Semeru, kondusif, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Sampang memastikan keamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat dengan cara mendirikan 4 pos pantau.</p>
<p>Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono menyampaikan, bahwa Pos pengamanan liburan Nataru tersebut ditaruh di beberapa titik lokasi.</p>
<p>Di antaranya 2 Pos pengamanan di Kecamatan Jrengik, Camplong dan Pos pelayanan ditempatkan di Alun-alun Trunojoyo. </p>
<p>"Dan Pos pantau ada di Pantai Camplong dan Pantai Lon Malang," jelasnya, Kamis (19/12/2024).</p>
<p>Dalam pengamanan tersebut Polres Sampang menyiapkan 125 personel, kemudian Kodim 0828/Sampang 30 personel. Sedangkan dinas perhubungan (Dishub), Satpol PP, Damkar, BPBD dan Dinkes KB masing-masing ada 18 personel.</p>
<p>"Ditambah dari Pramuka Saka Bhayangkara 27 personel, Orari 6 personel dan Senkom 12 personel," ungkapnya.</p>
<p>Menurut Hendro Sukmono, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Kepolisian terpusat Lilin Semeru 2024 dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Sekaligus menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2024 dan tahun baru 2025," terangnya.</p>
<p>Diketahui, bahwa Operasi Lilin Semeru 2024 digelar selama 13 hari. Dari tanggal 21 Desember 2024 sampai tanggal 2 Januari 2025 yang merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>"Seperti yang sudah disampaikan, Kapolres Sampang menerjunkan 290 personel dalam mengamankan Nataru ini," tukasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie menyampaikan bahwa untuk Pos pengamanan ada dua, yaitu di Kecamatan Jrengik dan Camplong. Sedangkan Pos Pelayanan di Alun-alun Trunojoyo, dan Pos pantau ada di Pantai Lon Malang.</p>
<p>Untuk fasilitas, kata Dedy Dely Rasidie, difokuskan pada tempat wisata. Misalnya di Pantai Lon Malang pihak kepolisian berkoordinasi dengan tim medis dan tim evakuasi penanggulangan bencana.</p>
<p>Dan terkait Pos Pelayanan seperti di Alun-alun Trunojoyo lebih banyak fasilitas dan lebih banyak personel. Misalnya anggota lantas lebih lengkap dikarenakan untuk melakukan penguraian kemacetan dan pengalihan arus.</p>
<p>"Supaya kegiatan masyarakat lancar," tandasnya</p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 4 Meter di Sampang Berlangsung Dramatis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/evakuasi-ular-sanca-sepanjang-4-meter-di-sampang-berlangsung-dramatis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/evakuasi-ular-sanca-sepanjang-4-meter-di-sampang-berlangsung-dramatis</guid>
<description><![CDATA[ Seorang petugas Damkar menjadi korban gigitan hewan reptil tersebut ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6763cdd2c6c49.webp" length="25338" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 15:00:14 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Musim hujan, ular sanca, evakuasi ular, ular besar, damkar Sampang, ular kobra, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Kabupaten Sampang berhasil mengevakuasi tiga ular sanca berukuran 4 meter di tiga lokasi berbeda. </p>
<p>Ular-ular itu ditemukan di Kelurahan Banyuanyar, Desa Pasean, dan Desa Gunung Maddah. Sialnya, seorang anggota Damkar sempat tergigit di bagian ibu jarinya.</p>
<p>Kepala Seksi (Kasi) Operasi Damkar Sampang, Maftuh Fathurrahman menyampaikan, proses evakuasi tiga ular itu dilakukan menggunakan tangan dan kaus tangan, serta alat penjepit. </p>
<p>"Pertama evakuasi ular itu di Jalan Agus Salim. Kemudian Jalan Gelisgis. Dan terakhir di Desa Pasean," ucapnya, Kamis (19/12/2024).</p>
<p>Maftuh menjelaskan, pada proses evakuasi pertama, posisi ular berada di dalam selokan. Sehingga sempat mengalami kendala. Semua tim dikerahkan untuk menarik ular supaya keluar.</p>
<p>"Evakuasi kurang lebih sepuluh menit lah," ujarnya.</p>
<p>Yang kedua, lanjut Maftuh, posisi ular berada di belakang kandang ayam. Namun, karena posisi ular sudah berada di luar, proses evakuasi berjalan lancar.</p>
<p>Pada evakuasi ketiga, pihaknya sempat mengalami kendala karena posisi ular berada di atas atap. Di situ tim bekerja agar ular jatuh. Setelah jatuh ke kamar mandi, akhirnya bisa dievakuasi.</p>
<p>Setelah berhasil melakukan evakuasi, ular tersebut dimasukkan ke dalam karung. Lalu dibawa ke kantor Damkar untuk kemudian dikembalikan ke habitatnya.</p>
<p>"Sempat ada kesulitan. Karena posisi ular berada di dalam kamar mandi. Tepatnya di bak air. Panjang ular sekitar tiga sampai empat meter," tuturnya.</p>
<p>Menurut laporan warga, tidak ada korban dari kemunculan ular sanca tersebut. Hanya saja, saat proses evakuasi, seorang petugas Damkar terkena gigit. Namun hal itu sudah dianggap biasa.</p>
<p>"Itu giginya nyangkut ke jari jempol saya, pas mau masukkan ke dalam karung," ucapnya.</p>
<p>Oleh karena fenomena ini, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap hewan reptil. Ketika ada ular atau pun tawon, warga diminta segera melapor.</p>
<p>"Kami siap 24 jam untuk membantu masyarakat. Jangan sampai melakukan evakuasi jika tidak tahu caranya. Sebab ada jenis ular yang berbisa seperti kobra," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rusak Parah Diterjang Banjir Rob, SMKN 3 Sampang Minta Relokasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rusak-parah-diterjang-banjir-rob-smkn-3-sampang-minta-relokasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rusak-parah-diterjang-banjir-rob-smkn-3-sampang-minta-relokasi</guid>
<description><![CDATA[ Letak yang tidak jauh dari laut menyebabkan SMKN 3 Sampang yang berada di Pulau Mandangin kerap diterjang banjir rob ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6763abf61be7f.webp" length="97450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 12:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Cuaca ekstrim, pulau Mandangin, air Rob, sekolah rusak, kerugian material, SMKN 3 Sampang, relokasi, tanggul, fasilitas sekolah, sekolah rusak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Banjir rob ditambah tingginya intensitas hujan menyebabkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sampang yang berada di Pulau Mandangin tergenang air sejak 14-15 Desember 2024. Genangan air itu muncul sejak pukul 21.30 WIB.</p>
<p>Wakil Kepala SMKN 3 Sampang, Mabrur Jailani menuturkan, usai kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk sementara tidak terganggu. Karena sudah melaksanakan ujian semester. Namun, terpaksa class meeting gagal digelar.</p>
<p>"Saat ini kami dan semua civitas sekolah melakukan kerja bakti," ucapnya, Kamis (19/12/2024).</p>
<p>Banjir rob itu mengakibatkan halaman sekolah terendam air setinggi 40-60 sentimeter. Sejumlah fasilitas pun rusak. Seperti pagar, tanaman, lapangan olahraga, ring basket, tiang bendera, dan perangkat penyimpan rekaman CCTV seperti DVR 18 dan DVR 12 port.</p>
<p>Tidak hanya itu, banjir rob juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah sarana prasarana (sarpras). Seperti kamera CCTV, dua LCD monitor, tiga komputer all in one, tiga laptop, tiga printer, kabel listrik dan gedung Sekolah.</p>
<p>"Kalau dampak yang tidak langsung, kegiatan sekolah terganggu. Karena kelas dan jalan tergenang air dan sampah," ungkap Mabrur.</p>
<p>Tidak hanya soal kerusakan sarpras dan fasilitas sekolah, yang dikhawatirkan usai banjir adalah kesehatan siswa dan dewan guru. Sebab, bencana alam itu sangat berpotensi menimbulkan penyakit diare dan Demam Berdarah Dengue (DBD)</p>
<p>"Kalau material, kerugian yang dialami sekolah sangat signifikan. Kurang lebih Rp100 juta," ujar Mabrur.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya berharap ada peningkatan infrastruktur. Seperti membangun tanggul dan dinding penahan air. Serta membangun halaman sekolah lebih tinggi, agar tidak mudah terendam air ketika terjadi cuaca ekstrem.</p>
<p>"Tapi yang lebih baik bagi kami, adanya relokasi ke tempat yang lebih aman," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hampir Tutup Tahun, Ribuan Kendaraan di Sampang Belum Uji Kir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hampir-tutup-tahun-ribuan-kendaraan-di-sampang-tidak-uji-kir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hampir-tutup-tahun-ribuan-kendaraan-di-sampang-tidak-uji-kir</guid>
<description><![CDATA[ Hingga sampai akhir tahun, itu masih ada 1.727 kendaraan yang belum Uji Kir ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6762afd717b30.webp" length="56674" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 19:45:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Uji Kir, kendaraan bermotor, pajak kendaraan, dinas perhubungan, aturan hukum, UU, kesadaran masyarakat, akhir tahun, pengawasan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kesadaran pemilik kendaraan yang digunakan untuk membuat barang di Kabupaten Sampang masih minim. Sebab hingga akhir tahun 2024 yang belum melakukan uji kir atau Pengujian Kendaraan Bermotor rendah dan terhitung sebanyak 1.727 kendaraan.</p>
<p>Padahal, uji kir merupakan kegiatan untuk memeriksa dan menguji kendaraan bermotor agar layak digunakan di jalan raya, dan sudah diatur dalam Undang-Undang (UU ) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).</p>
<p>Tujuannya, demi keselamatan pengguna jalan, melindungi barang, memenuhi kepatuhan hukum dan melakukan pemeliharaan preventif.</p>
<p>Kepala unit pelaksana tugas daerah (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub ) Sampang, Mamik Susriniwati menyampaikan, kendaraan angkutan barang harus menjalani uji kir dua kali dalam setahun.</p>
<p>"Tujuannya, kan agar bisa mengetahui kelayakan kendaraan tersebut," jelasnya, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Mamik menyebutkan bahwa di Kabupaten Sampang ada 2.621 kendaraan dari 4.348 jumlah kendaraan yang wajib uji kir. Namun, hingga sampai akhir tahun, itu masih ada 1.727 kendaraan yang belum uji kir.</p>
<p>"Terdapat 1.727 kendaraan di Sampang yang belum melakukan uji kir. Jumlah ini merupakan sekira 50 persen dari total 4.348 kendaraan bermotor wajib pajak di Kabupaten Sampang," ungkapnya.</p>
<p>Menurut Mamik, berdasarkan data pengujian kendaraan bermotor Kabupaten Sampang tahun 2024, kendaraan wajib uji kir ada 4.348, yaitu meliputi mobil penumpang umum 12 kendaraan, bus umum 73 kendaraan dan bus bukan umum 69 kendaraan.</p>
<p>Selanjutnya ada juga mobil barang umum 1.444 kendaraan, mobil barang bukan umum 2.735 kendaraan, kendaraan khusus bukan umum 12 kendaraan dan kereta tempelan umum 3 kendaraan. </p>
<p>"Banyaknya kendaraan barang yang tidak melakukan uji kir berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD)," ucapnya.</p>
<p>Mamik memaparkan, bahwa untuk membangun kesadaran pemilik kendaraan bermotor agar rutin dalam memeriksakan kendaraannya, tahun depan (2025) pihaknya akan melaksanakan pengawasan di jalan.</p>
<p>"Pengawasan tersebut bertujuan bagaimana memastikan kelayakan kendaraan itu beroperasi dan tidak membahayakan bagi pengemudi dan penumpangnya saat digunakan," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Siapkan 290 Personel Pengamanan Nataru</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-siapkan-290-personil-pengamanan-nataru</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-siapkan-290-personil-pengamanan-nataru</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai langkah awal, dilaksanakan rakor untuk persiapan Operasi Lilin Semeru 2024 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676297279fdd1.webp" length="42738" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 16:36:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, Polres Sampang, pengamanan, laka lantas, kondusif, pergantian tahun, tahun baru, natal, presiden, Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral untuk menyiapkan 290 personel pengamanan, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah persiapan awal untuk menggelar operasi kepolisian terpusat Lilin Semeru 2024.</p>
<p>Operasi itu bertujuan mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) dan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas.</p>
<p>AKBP Hendro menjelaskan, Operasi Lilin Semeru 2024 digelar selama 13 hari. Mulai tanggal 21 Desember 2024, hingga tanggal 2 Januari 2025. Tujuannya, untuk menjamin keamanan masyarakat selama perayaan Nataru.</p>
<p>"Ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto," jelasnya, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Menurut AKBP Hendro Sukmono, fokus utama dari Operasi Lilin Semeru 2024 adalah kegiatan pengamanan Nataru agar berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen libur akhir tahun dengan aman dan nyaman.</p>
<p>Dalam pemaparannya, AKBP Hendro berharap kepada semua lintas sektoral agar bisa membantu menurunkan atau pun meniadakan korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Khususnya, selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024.</p>
<p>Pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran Polres Sampang diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan cipta kondisi kamtibmas dengan menggelar razia senjata tajam (sajam) dan bahan peledak. Seperti bubuk mesiu untuk pembuatan petasan.</p>
<p>"Kejadian tenggelamnya tiga warga di Kecamatan Sokobanah harus menjadi atensi," tegasnya. </p>
<p>AKBP Hendro memerintahkan seluruh instansi lintas sektoral untuk menyiapkan sarana dan prasarana (sarpras) yang dimiliki guna mitigasi bencana alam hidrometeorologi saat atau pun setelah pagelaran Operasi Lilin Semeru 2024.</p>
<p>"290 personel gabungan siap mengamankan Natal 2024 dan tahun baru 2025 di wilayah Kabupaten Sampang," ucapnya.</p>
<p>Baginya, pengamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, perlu koordinasi yang baik seluruh instansi yang tergabung dalam pengamanan Operasi Lilin Semeru 2024.</p>
<p>"Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," pintanya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tunjang Bakat Nonakademik Siswa, SMPN 1 Sampang Gelar Class Meeting</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tunjang-bakat-nonakademik-siswa-smpn-1-sampang-gelar-class-meeting</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tunjang-bakat-nonakademik-siswa-smpn-1-sampang-gelar-class-meeting</guid>
<description><![CDATA[ Class meeting ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengeksplorasi potensi dan menyalurkan kreativitas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676273172802a.webp" length="62050" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 15:31:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Class Meeting, potensi siswa, kreativitas siswa, bakat siswa, seni fashion, busana daur ulang, kreativitas siswa, penyaluran bakat, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sampang terus berupaya menyediakan wadah bagi siswa berbakat dalam bidang nonakademik.</p>
<p>Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menggelar <em>class meeting</em>. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai penampilan untuk memadukan seni, kreativitas dan kompetisi.</p>
<p>Menurut Kepala SMPN 1 Sampang, Teguh Suparyanto, kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun. Pembukaannya diisi dengan penampilan tari Joget Blambangan dari Jawa Timur.</p>
<p>Penampilan tari tradisional itu dibawakan dengan begitu elegan oleh siswa-siswi ekstrakurikuler tari yang dibimbing oleh Aning Sriwulandari.</p>
<p>"Tarian yang penuh energi ini sukses menghidupkan suasana dan menjadi pembuka yang sempurna untuk rangkaian acara yang penuh kreativitas dan persaingan sehat," jelasnya, Rabu (18/12/2024).<br> <br>Tidak hanya itu, ikon <em>class meeting</em> tahun ini adalah peragaan busana estetik dengan mengusung konsep kearifan lokal budaya keris.</p>
<p>Busana-busana yang ditampilkan dengan amat menarik dan memikat dengan detail dan desain yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.</p>
<p>Teguh mengatakan, kemeriahan pembukaan semakin terasa dengan adanya kirab dari para kontingen peserta <em>class meeting.</em></p>
<p>Mulai dari kelas VII-A, hingga kelas IX-I. Setiap kelas menampilkan rombongan yang terdiri dari pembawa nama kelas, ikon busana estetik, dan para peserta lomba.</p>
<p>"<em>Fashion show</em> busana estetik bertema daur ulang dari setiap kelas ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan," ungkap Teguh.</p>
<p>Selanjutnya, diisi dengan atraksi memukau dari pasukan baris berbaris (PBB) yang menampilkan demo atraksi yang mengundang decak kagum para peserta.</p>
<p>Penampilan itu semakin menarik untuk disaksikan karena diiringi oleh alunan musik tradisional khas Madura: daul dug-dug, yang dibawakan oleh siswa SMPN 1 Sampang.<br> <br>Teguh menyampaikan, kegiatan itu sengaja digelar dengan tujuan untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa di bidang nonakademik.  </p>
<p>"<em>Class meeting</em> ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi dan menyalurkan kreativitas mereka," terangnya.</p>
<p>Sejumlah perlombaan melengkapi rangkaian kegiatan <em>Class Meeting</em> 2024 SMPN 1 Sampang. Lomba-lomba menarik itu ialah futsal, basket, dan menggambar komik.</p>
<p>Kemudian ada juga lomba <em>fashion show</em> baju bekas, menyanyi solo atau duo, <em>speech</em>, <em>e-sport</em>, menghias kelas, cerdas cermat, debat, video klip dan dan lomba <em>dance</em>.</p>
<p>Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 1 Sampang, Fahmi menuturkan, perhelatan <em>class meeting</em> tersebut dilaksanakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) angkatan 74.</p>
<p>Kegiatan itu, kata Fahmi, merupakan agenda rutin tahunan yang dihadirkan sebagai ajang kompetisi dan hiburan bagi siswa, setelah ujian sumatif akhir semester.</p>
<p>"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyegaran bagi siswa, setelah menjalani masa ujian," tuturnya, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Fahmi berharap, pada <em>class meeting </em>tahun berikutnya, para wali kelas dapat lebih aktif mendampingi siswa dalam kirab pembukaan. Agar menambah daya tarik dan kemeriahan acara.  </p>
<p>"<em>Class Meeting</em> SMPN 1 Sampang 2024 sukses menjadi ajang perpaduan antara seni, kreativitas, dan kompetisi yang positif bagi para siswa," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sepanjang 2024, Kasus DBD di Sampang Tembus 604 Penderita</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sepanjang-2024-kasus-dbd-di-sampang-tembus-604-penderita</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sepanjang-2024-kasus-dbd-di-sampang-tembus-604-penderita</guid>
<description><![CDATA[ Data tersebut diperoleh berdasarkan laporan 22 puskesmas kepada Dinkes KB Kabupaten Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67626ff1269b6.webp" length="38944" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 14:32:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Perubahan cuaca, kasus DBD, RSMZ Sampang, penyakit memastikan, anak-anak, pola hidup, foging, Dinkes KB, dinas kesehatan, signifikan, pergantian musim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sampang semakin meningkat. Bahkan saat ini, sudah menembus 604 penderita.</p>
<p>Data tersebut berdasar laporan yang diterima Dinas Kesehatan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang dari 22 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) sejak Januari hingga November 2024.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes KB Sampang, Samsul Hidayat membenarkan adanya peningkatan signifikan jumlah penderita DBD di Kabupaten Sampang </p>
<p>"Tingginya jumlah penderita DBD adalah dampak perubahan cuaca serta kurangnya masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Pihaknya mengaku telah berupaya maksimal untuk menekan kasus DBD agar tidak semakin tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan, yaitu abatisasi dan pengasapan di tempat yang rawan nyamuk penular DBD.</p>
<p>Selain itu, masyarakat diimbau agar konsisten menerapkan pola 3M. Yakni, menguras tempat penampungan air; menutup tempat penampungan air; dan mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi dijadikan tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti.</p>
<p>Samsul menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang telah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan sejumlah pihak. Termasuk dengan 22 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang ada di Kabupaten Sampang. </p>
<p>Penekanan utama dalam rapat tersebut yaitu bagaimana masyarakat bisa meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Baik di rumah atau pun di lingkungan masyarakat dengan 3M plus: menutup, mengubur, dan menguras tempat yang tergenang air.</p>
<p>"Karena itu salah satu tempat nyamuk dewasa bertelur," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Muhammad Zyn (RSMZ) Sampang, dr. Bhakti Setyo mengungkapkan, sebagian besar pasien DBD yang dirawat di RSUD Sampang adalah anak-anak. </p>
<p>Namun diakuinya, pasien yang membeludak saat ini tidak hanya dipenuhi oleh penderita DBD. Banyak juga pasien yang menderita infeksi saluran pernapasan dan penyakit lain yang umumnya terjadi di musim pancaroba, seperti stroke.</p>
<p>“Untuk kasus DBD, memang ada peningkatan. Tetapi belum signifikan. Sejak 1 hingga 12 Desember 2024, kami telah merawat sekitar 80 kasus DBD di rumah sakit," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Luas Pulau Mandangin Selalu Berkurang akibat Abrasi, BPBD Sampang: Pindah ke Tampat yang Aman!</title>
<link>https://suarajatimpost.com/luas-pulau-mandangin-selalu-berkurang-akibat-abrasi-bpbd-sampang-pindah-ke-tampat-yang-aman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/luas-pulau-mandangin-selalu-berkurang-akibat-abrasi-bpbd-sampang-pindah-ke-tampat-yang-aman</guid>
<description><![CDATA[ Bencana yang selalu terjadi setiap tahunn itu menjadi momok menakutkan bagi warga setempat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_676262fbc9477.webp" length="40412" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 14:03:18 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Curah hujan, abrasi laut, pulau Mandangin, pengikisan tanah, bencana alam, bantuan pemerintah, Sampang Madura, air pasang, cuaca ekstrim, pemukiman penduduk, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Warga Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang selalu dihantui abrasi setiap tahunnya. Bencana itu mengancam permukiman warga Pulau Mandangin.</p>
<p>Warga setempat cemas ketika terjadi angin kencang disertai tingginya gelombang laut. Ketika abrasi, air laut setinggi 1,5 meter selalu merangsek masuk ke rumah-rumah warga.</p>
<p>Mandangin merupakan satu-satunya pulau di Kabupaten Sampang. Luas Pulau Mandangin setiap tahunnya bisa berkurang ketika terjadi abrasi. Sehingga butuh atensi khusus dari pemerintah.</p>
<p>Haji Muis, salah seorang tokoh masyarakat Pulau Mandangin mengatakan, abrasi yang setiap tahun terjadi, mengakibatkan rumah warga-rumah rusak diterjang ombak.</p>
<p>"Harapan saya kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat, perlu ada perhatian untuk mengatasi abrasi laut," harapnya, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Haji Yudik berharap pemerintah daerah segera meninjau situasi dan kondisi Pulau Mandangin saat ini. </p>
<p>"Sebab, abrasi saat ini akan mengancam rumah warga dan lembaga sekolah yang ada di Pulau Mandangin," ungkapnya, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Ramadhani Amin berjanji akan segera mencari solusi terbaik. </p>
<p>Namun demikian, pihaknya mengaku belum mengantongi data yang akurat tentang bencana abrasi di Pulau Mandangin. Bila benar terjadi, pihaknya akan segera mengambil langkah.</p>
<p>"Kita perlu duduk bareng dengan semua stakeholder untuk mencari solusinya. Baik jangka pendek, darurat, maupun jangka panjang," terangnya, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Meski begitu, kata Candra, penjabat (Pj) kepala desa Pulau Madangin telah berkoordinasi dengan BPBD, meminta bantuan karung untuk kemudian diisi pasir, guna menanggulangi abrasi.</p>
<p>Sebagai langkah cepat, Candra mengimbau agar hendaknya warga menyimpan barang-barang berharga ke dalam sebuah tas. Sehingga akan gampang dibawa ketika terjadi abrasi.</p>
<p>“Kalau mendesak, lebih baik pindah, atau mengungsi ke tempat yang lebih aman," imbaunya.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cabdindik Tingkatkan Inovasi Sekolah demi Kemajuan Pendidikan di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cabdindik-tingkatkan-inovasi-sekolah-demi-kemajuan-pendidikan-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cabdindik-tingkatkan-inovasi-sekolah-demi-kemajuan-pendidikan-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Cabdindik Jatim Wilayah Sampang meyakini, melalui pendidikan berkualitas, akan lahir generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter yang mampu bersaing di era global ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67614d22008e3.webp" length="17408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 22:29:35 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>IPM, prestasi sekolah, prestasi siswa, prestasi Guru, ekonomi kreatif, Disporabudpar, Diskoperindag, Cabdindik Sampang, inovasi sekolah, digitalisasi sekolah, ekonomi sekolah, sekolah olahraga, KONI Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Kabupaten Sampang terus meningkatkan inovasi sekolah. Hal itu dilakukan demi kemajuan pendidikan di Kota Bahari.<br> <br>Terobosan demi terobosan pun senantiasa dilakukan. Salah satu yang sudah berjalan yaitu di bidang ekonomi kreatif siswa, olahraga dan digitalisasi. Salah satu tujuan dari inovasi tersebut untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.<br> <br>Kacabdindik Jatim Wilayah Sampang, Mas'udi Hadiwijaya mengatakan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu membenahi internalnya. Terutama peningkatan kompetensi pegawai di lingkungan Cabdindik Sampang.<br> <br>"Supaya bisa melayani masyarakat dengan baik. Jika sudah mengerti dengan tugasnya, maka otomatis bisa melayani masyarakat sesuai dengan aturan," ucapnya, Selasa (17/12/2024).<br> <br>Pembenahan telah dilakukan di internal Cabdindik Sampang. Terutama dalam hal kepegawaian. Spiritnya, seluruh setiap pegawai harus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). Sehingga tidak terjadi tumpang tindih antara tugas yang satu dengan yang lainnya.<br> <br>"Dan alhamdulillah, dalam empat bulan saya di sini, saya bisa membenahi lingkungan yang ada di dalam," syukurnya.<br> <br>Mas'udi menyampaikan, Cabdindik Sampang berkomitmen menghadirkan pelayanan masyarakat publik yang maksimal terkait informasi pendidikan. Terutama informasi yang bersifat penting bagi masyarakat. Salah satunya ketika ada pengadaan barang dan jasa pemerintah (PBJP). <br>  <br>Selama ini, pihaknya juga aktif memberikan perhatian dan solusi kepada semua lembaga mengenai bantuan pendidikan. Seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Baik tentang administrasi, maupun teknis penyalurannya.</p>
<p>Selain itu, Cabdindik Sampang juga aktif memberi arahan terkait permasalahan administrasi kesiswaan. Mulai dari kehilangan ijazah, hingga tentang legalisir ijazah. Pelayanan dan pengertian selalu diberikan agar segera permasalahan segera teratasi.<br> <br>"Sehingga tidak ada bahasa miskomunikasi dengan masyarakat. Ini pertama yang saya lakukan di empat bulan pertama tugas di sini," ungkap Mas'udi.<br> <br>Selama menjabat kacabdindik, Mas'udi mengaku sangat terbantu oleh peran kepala seksi (kasi) SMA dan kasi SMK. Sehingga diketahui sisi pelayanan di masing-masing lembaga yang perlu perbaikan. Sosialisasi pun dilakukan ke semua lembaga secara merata.<br> <br>Menurut dia, tahun ini, Cabdindik Wilayah Sampang sudah mulai menampakkan potensi kemajuan. Prestasi demi prestasi pun satu per satu bermunculan. Baik prestasi siswa, maupun prestasi guru. Prestasi itu beragam. Mulai dari tingkat daerah, hingga nasional.<br> <br>"Alhamdulillah, kemarin ada satu guru berprestasi di tingkat nasional di Jambore GTK. Kita mendapatkan satu guru terbaik di tingkat nasional," paparnya.<br> <br>Menurut Mas'udi, saat ini, pendidikan di Sampang mulai dilirik daerah lain. Karena itu, pihaknya fokus meningkatkan prestasi siswa dan guru. Bahkan semua lembaga pendidikan, baik itu SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) didorong untuk aktif mengikuti semua ajang perlombaan.<br> <br>Semua lembaga didorong agar minimal mendaftar ketika ada ajang perlombaan. Baik tingkat lokal, maupun nasional. Sejumlah kompetisi pun diikuti. Seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS).<br> <br>Bahkan kata Mas’ud, pada tahun 2025 nanti, pihaknya akan melakukan penjaringan siswa dan guru berprestasi di wilayah Kabupaten Sampang. Penjaringan itu bisa dilakukan berupa perlombaan dan semacamnya. Gagasan itu sebelumnya belum pernah diterapkan.<br> <br>Mas’ud menilai, saat ini lembaga pendidikan di Kabupaten Sampang mulai bangkit dan percaya diri. Terutama lembaga swasta yang ada di pedesaan. Bahkan, lembaga pendidikan swasta di desa-desa kini sudah mampu bersaing dengan lembaga yang ada kota.<br> <br>"Karena dulunya tidak ada dukungan moril. Kalau saya, akan menggenjot agar mengikuti semua lomba yang dilaksanakan oleh setiap lembaga," tegasnya.<br> <br>Bagi Mas’ud, sebuah ajang perlombaan sangat efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Anak-anak didik di desa, jadi bisa mengukur kemampuannya ketika berhadapan dengan siswa-siswa yang di perkotaan. Tidak jarang, siswa yang dari desa justru lebih unggul.</p>
<p>Karena itulah, pihaknya berkomitmen untuk memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sampang secara merata. Pada tahun 2025 nanti, seluruh lembaga pendidikan akan dimotivasi dan didorong untuk terus berinovasi dan mengejar prestasi.</p>
<p>Untuk memantapkan misinya, Cabdindik Sampang telah melakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder dan masyarakat. Koordinasi dan kemitraan dinilai sangat penting untuk keberlanjutan sebuah program dan mewujudkan sinergi antarpihak.<br> <br>"Karena jika koordinasinya baik, maka akan menciptakan inovasi-inovasi. Kalau tidak, pasti akan buntu," ucap Mas’ud.<br> <br>Bahkan, untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan, Cabdindik Sampang menjalin kerja sama dengan Dinas Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).<br> <br>Dari program kemitraan tersebut, pihaknya dapat lebih mudah dalam mengembangkan inovasi. Salah satu yang sudah terbukti yaitu dalam menyiapkan Galeri Ekonomi Kreatif Siswa (Gemes), Rumah Digitalisasi (Rudal), dan Kelas Khusus Olahraga (KKO). <br> <br>"Yang Rudal akan diluncurkan di awal tahun. Semua telah kami siapkan untuk meningkatkan IPM dan geliat pengembangan ekonomi di lembaga pendidikan. Dengan begitu, maka angka partisipasi sekolah meningkat. Sehingga otomatis IPM di Sampang juga ikut meningkat," tutup Mas’ud. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Disporabudpar Sampang Antisipasi Tingginya Pengunjung di Pantai Camplong</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-disporabudpar-sampang-antisipasi-tingginya-pengunjung-di-pantai-camplong</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-disporabudpar-sampang-antisipasi-tingginya-pengunjung-di-pantai-camplong</guid>
<description><![CDATA[ Kendaraan tidak diperbolehkan masuk ke bibir pantai, agar tidak membahayakan pengunjung ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6761734718929.webp" length="32598" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 21:16:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pantai Camplong, liburan Nataru, pengamanan pengunjung, pariwisata, parkir pengunjung, Disporabudpar Sampang, tempat wisata, wisata Madura, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang melakukan koordinasi dengan beberapa instansi pemerintah. </p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disporabudpar Sampang, Endah Nursiskawati menyampaikan, koordinasi itu dilakukan untuk mengantisipasi tingginya pengunjung pada momentum Nataru di pantai Camplong.</p>
<p>Melalui koordinasi itu, diharapkan dapat menemukan jalan terbaik terhadap permasalahan di Pantai Camplong yang selama menjadi sengketa. Terutama terhadap akses pintu masuk utama dengan akses luar sisi barat dan timur menuju Pantai Camplong.</p>
<p>"Karena apabila ini terus terjadi, akan menjadi permasalahan antara kedua belah pihak: antara pengelola dan kepala Desa Tambaan, Camplong. Sehingga keselamatan dan keamanan pengunjung saat ini menjadi tanggung jawab pengelola Camplong," jelasnya, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Menurut Endah, kehadiran pos pengamanan Nataru dari tanggal 21-2 Januari 2025 memiliki cakupan yang luas untuk keamanan Nataru. Tidak hanya sebatas pengamanan lokasi wisata Camplong, dengan adanya pos itu sekaligus menjaga keamanan pengunjung yang datang ke Pantai Camplong.</p>
<p>Dalam imbauannya, untuk kendaraan yang masih masuk lewat sisi timur atau pun barat, seyogyanya akses tersebut tetap menyediakan area parkir. </p>
<p>"Sehingga kendaraan tidak masuk ke bibir pantai yang dapat membahayakan pengunjung," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pengelola Pantai Camplong, Hasyim berharap pedagang tidak turun atau pun mendekati bibir pantai. Karena bisa merusak estetika pantai.</p>
<p>Adanya koordinasi antara penjaga akses pintu barat dan penjaga akses pintu timur yakni untuk menjaga agar suasana pantai kondusif. Kemudian perlu adanya kontrol dari Satpol PP bagi pedagang liar yang ada di bibir pantai.</p>
<p>"Jadi pengunjung tidak hanya melihat para pedagang makanan atau cemilan dan kendaraan yang lalu lalang di tengah bibir pantai," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tampil Gemilang di Kejurprov Jatim, Atlet Jujitsu Sampang Borong Medali</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tampil-gemilang-di-kejurprov-jatim-atlet-jujitsu-sampang-borong-medali</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tampil-gemilang-di-kejurprov-jatim-atlet-jujitsu-sampang-borong-medali</guid>
<description><![CDATA[ Komitmen tersebut bisa mendapat support dari pemerintah daerah dengan tambahan anggaran pembinaan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6761196098949.webp" length="74282" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 14:45:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Jujitsu Sampang, Kejurprov Jatim, pembinaan atlet, anggaran pembinaan, medali perunggu, atlet berprestasi, atlet Sampang, KONI Sampang, pemerintah daerah, komitmen pemerintah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Jujitsu Kabupaten Sampang tampil gemilang di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur (Jatim) 2024 di Kota Blitar. Alhasil mampu meraih juara dan membawa pulang sejumlah medali.</p>
<p>Ketua Cabor Jujitsu Sampang Mukhlis Taufiqurahman mengatakan, keberhasilan para Atlet dalam meraih medali merupakan jerih payah Atlet yang selalu aktif menjalani latihan.</p>
<p>"Alhamduliah Atlet kita dari Cabor Jujitsu berhasil membawa pulang 3 perunggu," jelasnya, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Menurut Taufiqurahman, Kejurprov Jujitsu tersebut dilaksanakan dari tanggal 13-15 Desember 2024,. Sedangkan Atlet Cabor Jujitsu yang meraih perunggu adalah Nur Hidayah Titiani di Kelas A Putri. </p>
<p>Kemudian, ada juga Fitria Ulfa dan Satria Bhagus Hardiyanto yang sama-sama berhasil meraih 1 perunggu di Kelas dewasa dan <em>Fighting System.</em></p>
<p>"Tiga atlet Jujitsu kita tampil impresif dan sama-sama meraih medali," ungkapnya.</p>
<p>Atas keberhasilan putra-putri terbaik Kabupaten Sampang itu tidak terlepas dari dukungan dari komite olahraga nasional indonesia (KONI) Sampang, pengurus serta pemerintah daerah yang turut mendukung dan mendoakan untuk keberhasilan Atlet.</p>
<p>"Tidak lupa kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Sampang yang turut mendoakan atlet sehingga bisa meraih sejumlah medali," syukurnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua KONI Sampang Abd. Wasik memberikan ucapan selamat kepada para Atlet Cabor Jujitsu atas prestasi yang diraih tersebut. </p>
<p>Mendatang, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan atlet melalui pembinaan dan pelatihan untuk persiapan menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) Jatim 2025. </p>
<p>"Kami berharap komitmen tersebut bisa mendapat support dari pemerintah daerah dengan tambahan anggaran pembinaan yang diberikan kepada kami (KONI)," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Miris! Gedung Sekolah di Sampang Tak Layak Ditempati</title>
<link>https://suarajatimpost.com/miris-gedung-sekolah-di-sampang-tak-layak-ditempati</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/miris-gedung-sekolah-di-sampang-tak-layak-ditempati</guid>
<description><![CDATA[ KBM terpaksa harus memakai gedung yang sudah rusak dikarenakan tidak ada ruangan lain ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6761024aa791d.webp" length="29284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 14:02:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>RKB sekolah, sekolah rusak, gedung Sekolah, tidak layak ditempati, sekolah di Sampang, musim hujan, sekolah memprihatikan, perhatian pemerintah, dinas terkait, Dispendik Sampang, siswa belajar, KBM, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Panyerangan 3, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang sangat memprihatikan. Bahkan sekolah tersebut dinilai sudah tidak layak ditempati mengingat demi keselamatan peserta didik.</p>
<p>Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Panyerangan 3, Hoiri menyatakan, gedung lembaganya sudah rusak parah, terutama kelas VI yang semula gedung perpustakaan dan terpaksa dijadikan kelas.</p>
<p>"Ya, kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan," jelasnya, Selasa (17/12/2023).</p>
<p>Hoiri dan sekolah itu tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya merasa takut dan khawatir seketika terjadi apa-apa sama siswa. Sebab, gedung yang kini ditempati kegiatan belajar mengajar (KBM), itu sudah tidak layak dan membahayakan.</p>
<p>"Apalagi menjelang musim hujan, pihak sekolah merasa khawatir karena kondisi gedung sudah banyak keretakan dan plafon sudah banyak yang jatuh," tuturnya.</p>
<p>KBM terpaksa harus memakai gedung yang sudah rusak, dikarenakan tidak ada ruangan lain disebabkan keterbatasan ruang.</p>
<p>Untuk tetap melaksanakan KBM, pihak sekolah melakukan penyekatan ruang untuk dibuat kelas agar proses KBM berjalan.</p>
<p>"Harapan kami, ya, semoga secepatnya mendapatkan bantuan. Karena kami juga khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," terangnya.</p>
<p>Di tahun ini (2024), kata Hoiri, dewan pendidikan, Korbidikcam dan pengawas sudah mendatangi lembaganya. Namun hingga saat ini masih belum ada tindakan. Jadi pihaknya memohon kepada dinas terkait untuk melakukan pembangunan ruang kelas baru (RKB).</p>
<p>"Karena di Kecamatan Pangarengan ini, sekolah kami sudah memenuhi syarat dan sertifikat sudah ada. Jadi kami mohon untuk diutamakan," pintanya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, saat ini sekolahnya kekurangan 1 ruang belajar dan ruangan kantor. Bahkan, yang paling mengenaskan, pihaknya sudah mendapatkan bantuan paving dan sudah dilakukan pengukuran.</p>
<p>"Dan ternyata gagal dan dilimpahkan ke sekolah lain. Alasannya akan diganti dengan pengadaan buku, tapi kok gak dikasih ke Panyerangan 3, artinya buku juga tidak dapat," tandasnya.</p>
<p>Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang, Fadeli Melalui Kabid Pembinaan SD Abdul Rahman menyatakan, terkait sekolah tersebut pihaknya perlu melihat dan mengkaji terkait kepemilikan tanahnya.</p>
<p>"Kami perlu melihat dulu, mas," ucapnya.</p>
<p>Sedangkan untuk melakukan konfirmasi lebih detail terkait bantuan paving yang dialihkan ke sekolah lain, tidak menjawab dan beralasan masih sibuk.</p>
<p>"Maaf, mas, kami ada acara," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Masuk Musim Hujan, P4GM Minta Pemerintah Tinjau Stok Garam</title>
<link>https://suarajatimpost.com/memasuki-musim-hujan-p4gm-minta-pemerintah-tinjau-stok-garam</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/memasuki-musim-hujan-p4gm-minta-pemerintah-tinjau-stok-garam</guid>
<description><![CDATA[ Perkembangan petani garam itu akan menjadi petaka apabila garam masih belum terserap akibat harga ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67610032a8b5b.webp" length="44242" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 13:33:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Petani garam, hilirisasi, stok garam, musim hujan, peralihan musim, pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, sidak, harga garam, produksi garam, HET, garam Sampang, kebijakan pemerintah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Memasuki musim hujan, petani garam di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang meminta pemerintah agar melakukan peninjauan ke lokasi penimbunan garam. Sebab petani saat ini bingung terhadap stok dan serapan yang diakibatkan harga di pasaran masih stagnan.</p>
<p>Ketua pelopor perkumpulan petani dan pedagang garam madura (P4GM) Aufa menyampaikan, dengan meluapnya garam saat ini mengindikasikan keberhasilan hilirisasi penggaram di hulu.</p>
<p>"Salah satunya petani yang sudah mulai 'melek' kebutuhan geomembran dan perombakan tata letak tambak yang lebih efesien," jelasnya, Selasa (17/12/2024).</p>
<p>Namun, kata Aufa, perkembangan petani garam itu akan menjadi petaka apabila garam masih belum terserap akibat harga pasar yang masih stagnan. Padahal sudah mau memasuki musim hujan seperti sekarang.</p>
<p>Menurut Aufa, langkah yang bijak adalah adanya inspeksi mendadak (sidak) dari pemerintah terkait stok garam di ladang petani dan stok garam di gudang-gudang prosesor. Tujuannya untuk menyelaraskan <em>supply-demand</em> yang transparan. </p>
<p>Hadirnya pemerintah pusat dan daerah baginya sangat penting, mengingat fase transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Agar komoditas garam segera di masukkan ke dalam komoditas bahan pokok penting dan strategis. </p>
<p>Mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan, di mana pemerintah pusat dan daerah bertugas mengendalikan dan bertanggung jawab atas ketersediaan bahan pangan pokok dan strategis di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>"Sehingga pemerintah memiliki kuasa penuh untuk mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) pada komoditas garam," paparnya.</p>
<p>Tak hanya itu, dirinya meminta kepada pemerintah untuk melakukan peninjauan juga terhadap HET tersebut lebih serius, serta perhitungan yang mengacu pada biaya produksi melalu proses distribusi, peralatan penggaraman, pembelian geomembran, dan akses pengangkutan oleh buruh garam dari semua lini.</p>
<p>"Sehingga ditemukan Harga pokok produksi (HPP) yang berkeadilan. Hal ini akan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata niaga garam nasional," ucapnya.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga menginginkan pengawalan penuh dari seluruh aspek masyarakat, mulai dari media, asosiasi, dan dewan perwakilan rakyat (DPR) untuk mengawal Perpres 126 tahun 2022.</p>
<p>"Itu sebagai landasan tonggak kemandirian garam nasional dan kesejahteraan petani di tahun 2024, yang akan datang dan seterusnya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Raih Medali Cabor Kickboxing di Kejurprov, KONI Sampang Butuh Dukungan Anggaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/raih-medali-cabor-kickboxing-di-kejurprov-koni-sampang-butuh-dukungan-anggaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/raih-medali-cabor-kickboxing-di-kejurprov-koni-sampang-butuh-dukungan-anggaran</guid>
<description><![CDATA[ KONI berharap ada dukungan dari pemerintah, dari segi anggaran, agar pembinaan kepada para atlet di semua cabang olahraga bisa maksimal. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67601f162a082.webp" length="37802" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 20:16:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Olahraga, medali emas, Kejurprov Jatim, pembinaan, anggaran, prestasi, juara, atlet boxing, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Tiga atlet <em>kickboxing</em> Sampang, Risa Hikmatul M, Ebeturrohman dan Bagus Arifulloh berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov Jatim) di Kota Malang, pada Sabtu-Minggu, tanggal (14/15/2024). </p>
<p>Ketua <em>kickboxing</em> Sampang, Cocok Hadi Sutrisno mengatakan, atlet yang meraih emas yakni Risa Hikmatul M kategori <em>low kick</em> wanita kelas 56 Kg. Kemudian Ebeturrohman kelas <em>low kick</em> 51 Kg putra dan Bagus Arifulloh kelas <em>low kick</em> 48 Kg putra. Keduanya meraih medali perunggu.</p>
<p>"Alhamdulillah tiga atlet kita dapat meraih tiga medali dalam Kejurprov <em>kickboxing</em> Jatim yang diselenggarakan di kota Malang," jelasnya, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Menurut Cocok Hadi Sutrisno, Raihan medali tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan menambah pengalaman jam terbang bagi atlet untuk persiapan mengikuti ajang bergengsi pada pekan olahraga provinsi (Porprov) Jatim 2025 mendatang.</p>
<p>"Hasil yang didapat dari Kejurprov ini, akan menambah jam terbang dan juga meningkatkan kematangan mental bagi petarung kami. Dan keberhasilan ini merupakan kerja sama dan dukungan dari ketua KONI Kabupaten Sampang," ucapnya.</p>
<p>Pihaknya berjanji akan terus berlatih dengan giat dan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan atlet di Poprov Jatim 2025 yang akan datang. Sebab akan menghadapi tim-tim raksasa yang kuat dan terbaik di Jawa.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang H. Abd Wasik memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat</p>
<p>“Selaku Ketua Umum KONI Sampang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih medali karena penampilan yang membanggakan,” tuturnya, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Pihaknya berharap agar pemerintah dapat memperhatikan bidang olahraga yang bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.</p>
<p>"Saya kira kalau kita melirik histori, jangan pernah bermimpi menempatkan suatu prestasi yang besar, kalau tidak dibarengi dengan proses pembinaan," tegasnya.</p>
<p>KONI menilai bahwa pembinaan harus terus berlanjut agar prestasi bisa terus diraih. Namun saat melakukan pembinaan, perlu didukung dengan menyiapkan anggaran.</p>
<p>"Kalau kita lakukan (pembinaan) terbukti atlet yang dibina akan berkualitas," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diupah Rp2 Juta, Dua Kurir Sabu Asal Probolinggo Diringkus Polres Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diupah-rp2-juta-dua-kurir-sabu-asal-probolinggo-diringkus-polres-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diupah-rp2-juta-dua-kurir-sabu-asal-probolinggo-diringkus-polres-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Kedua tersangka mengaku baru sekali melakukan transaksi sabu di Kabupaten Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675fe531ed574.webp" length="31718" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 16:02:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kasatreskrim, kasat Resnarkoba, Polres Sampang, Kurir Sabu, barang haram, Probolinggo, narkoba, narkotika, presiden, Asta Cita Presiden, Prabowo Subianto, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Sampang meringkus kurir sabu, SH (29) dan AT (31) asal Kabupaten Probolinggo pada Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Penangkapan itu terjadi sekitar pukul 13:00 WIB di pinggir Jalan Raya Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polres Sampang, Iptu Hery Indratulloh Maulida menyampaikan, pengungkapan tindak pidana narkotika merupakan bagian dari program 100 hari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. </p>
<p>"Serta memperkuat reformasi politik, hukum, serta memperkuat upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba," jelasnya, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Iptu Hery menerangkan, kedua tersangka, SH dan AT datang ke Sampang mengambil sabu untuk kemudian diantarkan ke daerah asalnya di Probolinggo. Keduanya dijanjikan upah.</p>
<p>Dari hasil informasi masyarakat, barang haram tersebut diletakkan di belakang jok mobil yang dikendarai tersangka. Yakni mobil Honda Brio Satya warna silver dengan nomor polisi (nopol) N 1330 OJ.</p>
<p>"Dan setelah kami periksa, di belakang joknya ditemukan tiga bungkus plastik. Yaitu terdiri dari 75,30 gram, 93,28 gram dan 49,71 gram dengan total berat 218.29 gram," ungkapnya.</p>
<p>Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.</p>
<p>"Tersangka ini sebagai kurir yang dijanjikan upah sebesar Rp2 juta," ujarnya.</p>
<p>Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, mereka baru sekali melakukan transaksi barang haram tersebut di Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Dan saat ini, kami dan tim opsnal sudah menetapkan AN sebagai DPO (daftar pencarian orang, red) yang merupakan warga Sampang," pungkas Iptu Hery.<strong> (**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SDN Dulang 2 Sampang Berhasil Mencetak Siswa Penulis Buku</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sdn-dulang-2-sampang-berhasil-mencetak-siswa-penulis-buku</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sdn-dulang-2-sampang-berhasil-mencetak-siswa-penulis-buku</guid>
<description><![CDATA[ Tidak banyak SD yang siswanya mampu menciptakan karya buku layaknya seorang mahasiswa. SDN Dulang 2, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang menembus ketidakmungkinan itu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675ff6c90809c.webp" length="26296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 15:30:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Siswa SDN, karya buku, penulis, cita-cita, sekolah dasar, ilmu teknologi, karya tulis, pengalaman pribadi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dulang 2, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang patut diacungi jempol. Sebab, sekolah ini mampu mencetak siswa yang memiliki kemampuan menulis.</p>
<p>Yakni Aliya Putri Ferdian. Siswi SDN Dulang 2 yang masih duduk di bangku kelas 6 itu sudah mampu menghasilkan sebuah karya buku “Sejuta Kisah dari Seribu Wajah.”</p>
<p>Buku setebal 186 halaman itu banyak mengisahkan tentang pengalaman Aliya. Baik pengalamannya di rumah, di sekolah, hingga pada saat Aliya bepergian.</p>
<p>Kepala SDN Dulang 2, Ahmad Busiri mengaku sangat bangga, karena memiliki siswa yang piawai menulis. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mendukung bakat siswa-siswinya di semua bidang. </p>
<p>Busiri menjelaskan, dalam menerbitkan buku karya Aliya, pihaknya berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) Sampang. Perguruan tinggi itu memberikan bimbingan kepada siswa agar lebih bersemangat dalam menimba ilmu.</p>
<p>Sejak Busiri menjadi kepala SDN Dulang 2 pada tahun 2020 lalu, telah banyak inovasi yang diciptakannya. Baik dalam hal pengembangan siswa, dewan guru, sarana dan prasarana (sarpras) hingga pembangunan sekolah dan ruang belajar.</p>
<p>“Tentu kami sangat bangga. Ini sebuah pencapaian luar biasa dari siswa kami. Kami berharap hal positif ini bisa tertular kepada semua siswa SDN Dulang 2,” ucapnya, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Tidak hanya itu, pihaknya saat ini sedang mengupayakan penerapan sebuah program pembelajaran ilmu teknologi (IT). Program ini akan diikuti oleh siswa kelas atas. Mulai dari kelas 3, 4, 5, hingga kelas 6. </p>
<p>Siswa-siswa kelas atas itu nantinya akan mendapatkan program pembelajaran kelas IT setiap minggunya. Segala macam kebutuhan pun tengah dipersiapkan. Mulai dari anggaran hingga sarana dan prasarana.</p>
<p> "Jadi kami sudah merancang anggaran untuk pembelian sarananya," ujar Busiri.</p>
<p>Meski begitu, Busiri menegaskan, bahwa untuk mewujudkan sebuah kemajuan sekolah, perlu adanya dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak. Termasuk dengan elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari semua pihak. </p>
<p>"Setiap kegiatan kami libatkan masyarakat. Baik bantuan dan yang lainnya. Karena tanpa dukungan mereka, sekolah tidak bisa apa-apa," pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Moh. Syafiih, selaku wali kelas Aliya Putri Ferdian menuturkan, Aliya merupakan anak yang rajin dan tidak pernah meninggalkan tugas. Baik tugas sekolah maupun tugas pekerjaan rumah (PR).</p>
<p>Untuk mendukung bakat Aliya, Syafiih memberikan contoh buku sebagai referensi menulis bagi Aliya. Syafiih mengakui, untuk level siswa SD, menciptakan sebuah karya buku bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu, perlu dukungan dari sekolah.</p>
<p>"Kalau pendampingan tidak. Semua siswa sama. Cuma di kelas, Aliya merupakan siswa yang paling menonjol," ungkapnya.</p>
<p>Rasa bangga pun juga terungkap dari orang tua Aliya. Ibu Aliya, Insiyatin Karomah, tidak bisa menutupi rasa bangganya atas pencapaian Aliya di sekolah. Bahkan dirinya pun tidak mengira, anaknya mampu menghasilkan sebuah karya buku layaknya mahasiswa.</p>
<p>Sebagai ibu yang juga seorang guru, Insiyatin berharap, Aliya terus berkembang menjadi seorang anak yang berbakat. Bakat dan cita-cita Aliya akan terus didukung hingga dewasa nanti. Dia pun tidak lupa berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung bakat anaknya.</p>
<p>"Kalau cita-citanya, sama seperti saya, yaitu guru," tuturnya.<strong> (adv)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Akibat Belok Mendadak, Mahasiswi Kesehatan di Sampang Terlibat Laka</title>
<link>https://suarajatimpost.com/akibat-belok-mendadak-mahasiswi-kesehatan-di-sampang-terlibat-laka</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/akibat-belok-mendadak-mahasiswi-kesehatan-di-sampang-terlibat-laka</guid>
<description><![CDATA[ Saat hendak belok kanan menuju pintu masuk kampus, mahasiswi ini ditabrak oleh pengendara motor ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675fbaa956dd2.webp" length="84136" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 13:30:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Laka Lantas, mahasiswi kesehatan, mahasiswi Sampang, STIKES Sukma Wijaya, luka-luka, tidak cukup ruang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Seorang mahasiswi kesehatan di Kabupaten Sampang, Dewi (21) terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sukma Wijaya itu mengendarai motor Honda Beat dengan nomor polisi (nopol) L 2670 DAB.</p>
<p>Gadis asal Desa Lepelle, Kecamatan Robatal itu terlibat laka dengan motor Honda Vario bernopol L 3998 AAH yang dikendarai oleh Herian (29) berboncengan dengan Sumayeh.</p>
<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan menjelaskan, Honda Vario melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi.</p>
<p>Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) terjadi kontra dengan motor yang dikendarai Dewi. Padahal mereka sama-sama melaju dari arah barat.</p>
<p>Saat itu, Dewi hendak belok kanan ke arah selatan jalan. Sementara Herian dan Sumayeh tepat berada di belakangnya. Praktis kecelakaan pun tak terhindarkan.</p>
<p>"Karena jarak yang sangat dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindar maka terjadilah kecelakaan," ungkap Ipda Dody, Senin (16/12/2024).</p>
<p>Saat ini, Herian dan Sumayeh yang merupakan warga Desa Ombul, Kecamatan Tambelangan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn.</p>
<p>Begitu pun dengan Dewi. Ketiganya mengalami luka-luka, sehingga harus menerima perawatan medis di RSUD dr. Mohammad Zyn. </p>
<p>Sementara kendaraan yang ditumpangi ketiganya telah diamankan di kantor Satlantas Polres Sampang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>"Kalau untuk kerugian tidak terlalu besar. Sekitar Rp500 ribu. Semua kendaraan kami amankan di Lantas," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jelang Nataru, Harga Minyak Goreng di Sampang Naik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-harga-minyak-goreng-di-sampang-naik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jelang-nataru-harga-minyak-goreng-di-sampang-naik</guid>
<description><![CDATA[ Kenaikan harga bahan pokok dipicu oleh tinnginya permintaan di pasaran menjelang akhir tahun ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675d2e3f12201.webp" length="83562" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 15:00:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Nataru, akhir tahun, bahan pokok, pasar sore, minyak goreng, harga naik, permintaan tinggi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sampang melambung. Salah satunya minyak goreng.</p>
<p>Berdasarkan catatan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang, harga minyak curah saat ini sebesar Rp19 ribu per kilogram. Harga Minyakita Rp17 ribu per liter. Sementara minyak kemasan premium Rp20 ribu per liter. </p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskopindag Sampang, Nurul Hidayati menuturkan, kenaikan harga bahan pokok dipicu oleh permintaan di pasaran meningkat menjelang Nataru. </p>
<p>"Selain itu, faktornya juga karena ketersediaan barang sedikit, serta dari biaya distribusi," ujarnya, Sabtu (14/12/2024).</p>
<p>Sementara itu, salah satu pemilik toko yang juga berjualan minyak goreng di Kecamatan Camplong, Sampang, Abdul Hamid (30) membenarkan kenaikan harga tersebut.</p>
<p>"Iya, mas. Sekarang memang harga minyak naik. Tapi tidak terlalu tinggi," ungkapnya, Sabtu (14/12/2024).</p>
<p>Menurut Hamid, kenaikan harga minyak goreng saat ini tidak terlalu signifikan. Misalnya MinyaKita yang sebelumnya sebesar Rp16 ribu, saat ini harganya Rp17 ribu.</p>
<p>"Harganya naik seribu saja. Jadi saya juga ikut menaikkan harga. Karena harga kulakan naik. Kalau harga di toko itu kan tergantung pada harga kulakan," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Imbau Warga di Pinggiran Sungai Waspada, Demi Hindari Bencana Hidrometeorologi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-imbau-warga-di-pinggiran-sungai-waspada-demi-hindari-bencana-hidrometeorologi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-imbau-warga-di-pinggiran-sungai-waspada-demi-hindari-bencana-hidrometeorologi</guid>
<description><![CDATA[ Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dalam bencana, Polres Sampang menggelar latihan SAR. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675d0f543a441.webp" length="49628" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 12:30:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bencana alam, Hidrometeorologi, cuaca ekstrim, El Nina, kabupaten Sampang, Tim SAR, polres Sampang, pengamanan bencana, pinggiran sungai, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap fenomena alam di musim hujan tahun ini.</p>
<p>Sebab, musim hujan tahun ini diperkirakan bersamaan dengan La Nina Lemah yang berpotensi menambah curah hujan, hingga 20-40 persen di wilayah Indonesia.</p>
<p>Menyikapi hal itu, Kepolisian Resor (Polres) Sampang melaksanakan latihan <em>search and rescue</em> (SAR) <em>water rescue</em> di Sampang Water Park (SWP), Jumat (13/12/2024).</p>
<p>Wakapolres Sampang, Kompol Hosna Nurhidayah meninjau langsung proses latihan SAR water rescue yang diikuti oleh puluhan personel gabungan dari beberapa satuan.</p>
<p>Mereka terdiri dari personel Satuan Samapta, Satuan Kepolisian Air dan Udara (Polairud) dan dari Seksi Kedokteran Kepolisian dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sampang.</p>
<p>Sebelum memberi pengetahuan dasar <em>water rescue</em>, terlebih dahulu diberikan teori dan cara pertolongan pertama saat kecelakaan di sungai dan laut.</p>
<p>Seperti cara mengangkat korban keluar dari air, cara pengecekan pernapasan korban, cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dan <em>cardiopulmonary resuscitation</em> (CPR).</p>
<p>Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, latihan SAR merupakan salah satu langkah mitigasi awal dalam menghadapi bencana alam hidrometeorologi tahun 2024-2025.</p>
<p>Menurutnya, bencana tidak dapat diprediksi. Sehingga kemampuan SAR wajib dimiliki personel Polres Sampang, agar terampil dan cekatan dalam memberikan pertolongan kepada korban.</p>
<p>Dengan mengikuti pelatihan dasar SAR, personel Polres Sampang dapat mengetahui cara menangani korban, menghadapi kondisi alam yang ekstrem dan menghindari bahaya sekitar.</p>
<p>Pihaknya mengimbau, agar masyarakat yang berada di sekitar pinggiran sungai dan sekitar pinggir pantai untuk selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga. Khususnya anak-anak.</p>
<p>"Kami harap masyarakat selalu waspada dengan curah hujan tinggi. Sewaktu-waktu dapat menyebabkan debit air tinggi dan mengakibatkan banjir," pungkasnya.<strong> (**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ciptakan Aplikasi &amp;apos;Segidul&amp;apos;, SDN Dulang 1 di Sampang Raih Segudang Prestasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ciptakan-aplikasi-segidul-sdn-dulang-1-di-sampang-raih-segudang-prestasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ciptakan-aplikasi-segidul-sdn-dulang-1-di-sampang-raih-segudang-prestasi</guid>
<description><![CDATA[ Sekolah Digitalisasi Dulang (Segidul) merupakan sistem absensi berbasis digital yang terintegrasi dengan WhatsApp orang tua murid. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675d0a92d87fa.webp" length="102836" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 11:30:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Digitalisasi, inovasi, SDN Dulang I, inovasi sekolah, pembelajaran, sekolah maju, sekolah moderen, absen digital, terobosan baru, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Tidak banyak sekolah di Sampang yang mampu berinovasi seperti Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dulang 1, Kecamatan Torjun. Sekolah ini patut mendapat penghargaan sebagai sekolah terinovatif.</p>
<p>Bagaimana tidak, SDN Dulang 1 memiliki komitmen tinggi untuk maju. Upaya itu dilakukan dengan cara memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) guna menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.</p>
<p>Salah satu terobosan SDN Dulang 1 yang tidak banyak digagas oleh sekolah lian, yaitu sistem absensi digital yang diberi nama Sekolah Digitalisasi Dulang (Segidul). Sistem ini sangat bermanfaat. Terutama bagi para wali murid.</p>
<p>Sebab, Segidul telah terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp para wali murid. Sehingga para orang tua bisa mengetahui anaknya sudah masuk kelas atau sudah pulang dari sekolah. Sehingga tidak ada kekhawatiran, baik dari sekolah maupun orang tua.</p>
<p>"Semua yang kami lakukan tak lain hanya untuk menunjang kemajuan sekolah, siswa, dewan guru dan pelayanan kepada wali murid," demikian disampaikan Kepala SDN Dulang 1, Hj. Erni Suryani, Sabtu (14/12/2024).</p>
<p>Selain itu, SDN Dulang 1 memiliki program Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Program ini merupakan inovasi berbasis kearifan lokal. Salah satu kegiatannya yaitu memanfaatkan kotoran sapi diolah menjadi pupuk organik.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, SDN Dulang 1 berkolaborasi dengan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Torjun. Inovasi ini akan menjadi sebuah sarana kontributif dari SDN Dulang 1 untuk masyarakat Kabupaten Sampang. Khususnya para petani.</p>
<p>“Melalui program ini, kami juga ingin memberikan manfaat kepada masyarakat. Khususnya untuk para petani,” ujar Hj. Erni.</p>
<p>Tidak hanya dalam hal menciptakan inovasi, sekolah yang berada tepat di Jalan Raya Dulang itu juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Setiap tahun, SDN Dulang 1 rutin menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Dalam acara itu, pihak sekolah mengundang para ulama, tokoh masyarakat setempat dan para wali murid. Acara itu sekaligus menjadi momentum untuk saling bersinergi antara pihak sekolah dengan masyarakat setempat. Khususnya dengan para wali murid.</p>
<p>"Juga bisa mengambil hikmah dan barokah Nabi Muhammad SAW. Supaya sekolah bisa terus membawa kebaikan dan menciptakan murid yang berkualitas," tutur Hj. Erni.</p>
<p>Sejauh ini, SDN Dulang 1 telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Sampang. Sebab, sekolah ini tercatat telah meraih sejumlah prestasi di berbagai bidang. Mulai dari bidang olahraga, kesenian dan gerak jalan.</p>
<p>Bahkan, SDN Dulang 1 pernah meraih penghargaan sebagai juara 1 dalam lomba bulu tangkis antarguru tingkat kabupaten. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sampang.</p>
<p>Tidak hanya gurunya yang berprestasi, siswa-siswa SDN Dulang 1 juga membanggakan. Dalam bidang kesenian, siswa SDN Dulang 1 pernah meraih juara 3 dalam lomba menyanyi antarsiswa. Pengembangan minat dan bakat seperti ini didukung penuh oleh pihak sekolah.</p>
<p>Bahkan, siswa SDN Dulang 1 juga pernah meraih juara harapan 1 dalam lomba baca puisi antarsiswa tingkat kecamatan. Kemudian dalam momentum Kemerdekaan Republik Indonesia, SDN Dulang 1 meraih juara harapan 1 lomba gerak jalan tingkat kecamatan.</p>
<p>"Kami berharap, tahun depan, sekolah bisa lebih maju dan berkembang. Dan kami juga berharap dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kemajuan sekolah," tutup Hj. Erni. <strong>(adv)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Laka Motor Vs Truk di Sampang Tewaskan Satu Korban</title>
<link>https://suarajatimpost.com/laka-motor-vs-truk-di-sampang-tewaskan-satu-korban</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/laka-motor-vs-truk-di-sampang-tewaskan-satu-korban</guid>
<description><![CDATA[ Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Halim Perdanakusuma atau Jalan Lingkar Selatan (JLS). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675bcfc72224e.webp" length="36332" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 13:45:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kecelakaan maut, JLS Sampang, desa Aeng Sareh, korban meninggal, sepeda motor, adu depan, traffic light mati, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Seorang pengendara motor di Kabupaten Sampang tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Halim Perdana Kusuma pada Jumat (13/12/2024) sekitar pukul 09:03 WIB.</p>
<p>Motor dengan nomor polisi (nopol) M 2474 PO mengalami kecelakaan dengan sebuah truk bernopol N 8700 UG. Tepatnya di lampu merah Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang.</p>
<p>Dalam video yang beredar, saat dikerumuni warga, korban mengenakan baju berwarna merah. Kondisi motor milik korban berada di bawah bagian depan truk. </p>
<p>Kejadian tersebut tepat di tengah zebra cross lampu merah jalan terusan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Bila ke selatan, ke arah Kecamatan Pangarengan, bila yang ke timur tembus ke Kabupaten Pamekasan.</p>
<p>Pengemudi truk yakni Ahmad Eko Yuli W (29) dan M. Syamsudin (29). Keduanya merupakan warga Malang. Sedangkan pengendara motor, yakni H. Badri (70) dan Siti Wasliyah. Keduanya dari Desa Pangarengan, Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Kalau H. Badri saat ini mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD. Sedangkan yang bonceng Siti Wasliyah luka berat dan meninggal di tempat kejadian,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan, Jumat (13/12/2024).</p>
<p>Ipda Dody menjelaskan, Kecelakaan tersebut bermula saat truk yang dikemudikan oleh Ahmad Eko Yuli W (29) dan M. Syamsudin (29) melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi.</p>
<p>Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah utara melaju kendaraan sepeda motor yang dikemudikan H. Badri (70) dan Siti Wasliyah menuju ke selatan. Namun karena jarak yang begitu dekat, akhirnya tidak bisa menghindar.</p>
<p>"Tidak cukup ruang untuk menghindar, dan terjadilah laka lantas," ungkapnya.</p>
<p>"Kalau kendaraan mana yang menerobos lampu merah, itu masih lidik. Tapi kondisi lampu merah tadi mati, dan menurut keterangan warga sudah dari kemarin mati," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasien DBD di RSUD Sampang Membeludak hingga Harus Dirikan Tenda Darurat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasien-dbd-di-rsud-sampang-membeludak-hingga-harus-dirikan-tenda-darurat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasien-dbd-di-rsud-sampang-membeludak-hingga-harus-dirikan-tenda-darurat</guid>
<description><![CDATA[ Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Komisi IV DPRD Sampang menggelar sidak ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675a9184b2253.webp" length="52962" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 15:01:12 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Demam berdarah, rumah sakit, pancaroba, pergantian musim, membludak, pelayanan kesehatan, sidak, DPRD Sampang, tenda darurat, kapasitas ruangan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sampang benar-benar menjadi ancaman. Bahkan, pasien penderita DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang membeludak.</p>
<p>Bahkan, semakin banyaknya jumlah pasien DBD di RSMZ mengharuskan manajemen rumah sakit menyediakan tenda darurat. Sebab, ruang instalasi gawat darurat (IGD) tidak mampu menampung pasien yang terus berdatangan.</p>
<p>Merespons fenomena tersebut, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kamoning dan RSUD dr. Mohammad Zyn, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud menyampaikan, sidak itu dilakukan untuk memastikan pelayanan dari fasilitas kesehatan (faskes) terhadap pasien berjalan optimal. Sebab, jumlah penderita DBD di Kabupaten Sampang saat ini semakin bertambah.</p>
<p>"Karena penderita DBD membeludak. Kami harap, pihak puskesmas dan rumah sakit bisa melayani pasien dengan baik," ucapnya, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, tenda darurat yang didirikan di halaman RSUD dr. Mohammad Zyn itu dapat berfungsi sebagai ruang transit ketika ruang IGD penuh. Tenda darurat itu sengaja didirikan sejak Rabu (11/12/2024) kemarin sebagai alternatif.</p>
<p>"Karena di ruang IGD kapasitasnya hanya bisa menampung pasien sebanyak 20 orang. Jadi tenda darurat itu bisa dimanfaatkan," ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, dr. Bhakti Setyo berjanji akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien. Meski jumlah pasien membeludak, pihaknya akan tetap melayani semaksimal mungkin.</p>
<p>"Jadi, penambahan tenda darurat ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan pelayanan," ucapnya, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>dr. Bhakti menyebut, pihaknya berkemungkinan menambah unit tenda darurat. Hal itu bergantung pada eskalasi peningkatan jumlah pasien yang datang. Kondisi tenda dianggap sudah cukup aman saat kondisi hujan. Seba, tenda itu tertutup dan beratap. </p>
<p>Dijelaskan dr. Bhakti, pasien yang belakangan ini terus berdatangan didominasi oleh anak-anak. Namun tidak semuanya karena terjangkit DBD. Ada juga pasien yang datang karena terinfeksi saluran pernapasan dan stroke.</p>
<p>Diketahui, kasus DBD di Kabupaten Sampang mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya. Bahkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mencapai 510 kasus. Sejak tanggal 1-12 Desember 2024, RSMZ telah merawat sebanyak 80 pasien DBD.</p>
<p>"Kebanyakan anak-anak. Tapi tidak semua DBD. Tapi kebetulan kok ya bareng,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Anggaran Mamin Habis, PN Sampang Minta Terdakwa Makan Dulu sebelum Bersidang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/anggaran-mamin-habis-pn-sampang-minta-terdakwa-makan-dulu-sebelum-bersidang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/anggaran-mamin-habis-pn-sampang-minta-terdakwa-makan-dulu-sebelum-bersidang</guid>
<description><![CDATA[ Sebagai siasat, PN Sampang berkoordinasi dengan Otoritas Rutan agar memberangkatkan terdakwa setelah makan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675a7932b7aa5.webp" length="41376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 13:46:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Terdakwa, kehabisan anggaran, Mamin, siasat, PN Sampang, akhir tahun, pengadilan negeri, koordinasi, membludak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang tidak mampu menyediakan makanan dan minuman (mamin) untuk para terdakwa yang akan menjalani sidang hingga akhir tahun 2024, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Pasalnya, kondisi keuangan PN Sampang saat ini tidak memungkinkan. Anggaran penyediaan mamin sudah habis. Sehingga terdakwa diharuskan makan dan minum di Rumah Tahanan (Rutan) Sampang sebelum berangkat menjalani persidangan.</p>
<p>"Jadi sebagai siasat, pihak Rutan harus memberangkatkan terdakwa setelah makan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Rutan," ucap juru bicara PN Sampang, Eliyas, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Dia menjelaskan, anggaran mamin bagi terdakwa yang akan menjalani sidang sebenarnya telah disediakan dan dijatah untuk kebutuhan hingga akhir tahun.</p>
<p>Namun, karena jumlah terdakwa tidak bisa diprediksi, sehingga anggaran itu kini telah habis. Bahkan, tahun ini jumlah terdakwa membeludak dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga anggaran mamin tidak mampu memenuhi.</p>
<p>"Jika tahun kemarin jumlah terdakwa 150 orang, sekarang sudah 208 orang. Karena satu kasus terkadang lebih dari satu terdakwa. Itu menjadi salah satu faktor habisnya anggaran mamin," ungkapnya.</p>
<p>Namun sayangnya, Eliyas belum bersedia menyebutkan postur anggaran mamin di PN Sampang secara rinci. Sebab, yang menangani ihwal anggaran di PN Sampang yaitu ada pada bagian sekretaris. </p>
<p>Namun demikian, Eliyas menyebut, pihaknya tidak membatasi jumlah mamin yang diberikan kepada terdakwa. Setiap terdakwa yang akan menjalani persidangan di PN Sampang berhak mendapatkan jatah makan dan minum.</p>
<p>"Jadwal makan diberikan jam berapa saja mereka (terdakwa) datang. Pasti kami siapkan. Tapi hanya sekali jatahnya," tutup Eliyas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Waspada! Kasus DBD di Sampang Capai 510 Penderita</title>
<link>https://suarajatimpost.com/waspada-kasus-dbd-di-sampang-capai-510-penderita</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/waspada-kasus-dbd-di-sampang-capai-510-penderita</guid>
<description><![CDATA[ Berikut jumlah penderita DBD di 22 puskesmas di Kabupaten Sampang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67594a0be5d4a.webp" length="38902" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 17:01:58 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pergantian musim, demam berdarah, penderita meningkat, Sampang Madura, PHBS, 3M, usia 5 tahun, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Menjelang pergantian musim, masyarakat perlu lebih waspada. Sebab, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sampang mengalami peningkatan.</p>
<p>Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2024, kasus DBD mencapai 510 penderita. Data tersebut berdasarkan catatan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang.</p>
<p>Catatan dari Dinkes KB, jumlah kasus tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, kasus DBD menyentuh angka 285 penderita.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes KB Kabupaten Sampang, Syamsul Hidayat mengatakan, meski angka kasus BDB tinggi, namun masih bisa diatasi. Sehingga belum ada penderita yang meninggal dunia.</p>
<p>"Mereka yang menderita sempat dirawat di rumah sakit dan sembuh. Rata-rata usia yang terjangkit DBD mulai dari 5 hingga 15 tahun," jelasnya, Rabu (11/12/2024).</p>
<p>Syamsul menerangkan, tingginya kasus DBD di Sampang dipengaruhi oleh cuaca serta minimnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).</p>
<p>Oleh karena itu, upaya antisipasi sangat dibutuhkan. Guna mencegah adanya kasus dengan gerakan menguras, menutup, dan mengubur (3M). </p>
<p>"Hal ini merupakan cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit DBD," pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, pada tahun 2023, jumlah penderita DBD di Sampang mencapai 285 kasus. Sedangkan dari Januari hingga Oktober 2024, sebanyak 510 kasus.</p>
<p>Dinkes KB Kabupaten Sampang mengolah data tersebut dari setiap dari setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di masing-masing kecamatan. Rincinya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Puskesmas Sreseh: 15 kasus</li>
<li>Puskesmas Torjun: 52 kasus</li>
<li>Puskesmas Kamoning: 62 kasus</li>
<li>Puskesmas Banyuanyar: 99 kasus</li>
<li>Puskesmas Camplong: 25 kasus</li>
<li>Puskesmas Tanjung: 11 kasus</li>
<li>Puskesmas Omben: 39 kasus</li>
<li>Puskesmas Jrangoan: 26 kasus</li>
<li>Puskesmas Kedungdung: 6 kasus</li>
<li>Puskesmas Banjar: 17 kasus</li>
<li>Puskesmas Jrengik: 12 kasus</li>
<li>Puskesmas Tambelangan: 3 kasus</li>
<li>Puskesmas Banyuates: 8 kasus</li>
<li>Puskesmas Bringkoning: 7 kasus</li>
<li>Puskesmas Robatal: 5 kasus</li>
<li>Puskesmas Karang Penang: 20 kasus</li>
<li>Puskesmas Batulenger: 10 kasus</li>
<li>Puskesmas Tamberu Barat: 21 kasus</li>
<li>Puskesmas Ketapang: 13 kasus</li>
<li>Puskesmas Bunten Barat: 5 kasus</li>
<li>Puskesmas Pangarengan: 53 kasus</li>
<li>Puskesmas Mandangin: 1 kasus. <strong>(*)</strong></li>
</ol>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Bersiap Tangani Bencana Hidrometeorologi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-bersiap-tangani-bencana-hidrometeorologi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-bersiap-tangani-bencana-hidrometeorologi</guid>
<description><![CDATA[ Polres Sampang mengakui Kabupaten Sampang rentan terdampak banjir ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67591ff6e4a78.webp" length="56216" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 12:31:29 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Bencana alam, Nataru, Polres Sampang, TNI POLRI, penanganan, Hidrometeorologi, banjir Sampang, banjir tahunan, Nataru 2025, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar pasukan penanganan bencana alam hidrometeorologi. Kegiatan itu dilakukan bersama tim gabungan dari berbagai institusi.</p>
<p>Antara lain, personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan  Taruna Siaga Bencana (Tagana).</p>
<p>Wakapolres Sampang, Kompol Hosna Nurhidayah mengecek peralatan kendaraan dinas yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam. Sekaligus mengecek pompa-pompa air di pinggiran sungai Kemoning.</p>
<p>Kompol Hosna menyebut, secara geografis dan geologis, Kabupaten Sampang rentan terhadap bencana alam hidrometeorologi.</p>
<p>“Di musim penghujan, salah satu potensi bencana alam yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Sampang adalah bencana banjir,” ucapnya, Rabu (11/12/2024).</p>
<p>Selain bencana banjir yang diakibatkan luapan sungai Kamoning, banjir juga sering terjadi akibat kiriman air hujan dari wilayah utara Sampang.</p>
<p>Kompol Hosna menjelaskan, apel tersebut dilaksanakan untuk pengecekan personel, peralatan dan kendaraan dinas sebagai langkah mitigasi awal dalam menghadapi bencana alam hidrometeorologi tahun 2024-2025.</p>
<p>“Dengan melaksanakan apel pasukan, TNI-Polri, Pemkab Sampang dan relawan diharapkan lebih bersinergi dan siap menghadapi bencana alam hidrometeorologi yang sangat sulit diprediksi,” harapnya.</p>
<p>Apel tersebut dinilai penting dalam menghadapi datangnya bencana alam. Agar semua pihak siap memberikan bantuan secara maksimal kepada masyarakat. Khususnya menjelang libur Natal 2024 dan tahun baru 2025.</p>
<p>“Kami mendoakan, semoga di Kabupaten Sampang tidak terjadi bencana alam ataupun kejadian lainnya yang dapat mengganggu kamtibmas maupun kejadian yang merugikan seluruh elemen masyarakat Sampang,” pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pasca Penetapan Hasil Pilkada Sampang, Santer Isu Pj Kades Mengundurkan Diri</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pasca-penetapan-hasil-pilkada-sampang-santer-isu-pj-kades-mengundurkan-diri</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pasca-penetapan-hasil-pilkada-sampang-santer-isu-pj-kades-mengundurkan-diri</guid>
<description><![CDATA[ Pj Kades diperbolehkan mengundurkan diri, asalkan SPj kegiatannya diselesaikan terlebih dahulu. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67582085d22c3.webp" length="75224" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 19:31:55 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>DPMD, pj kades, apj, undur diri, pasca rekapitulasi, penghitungan suara, pilkada Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Pasca penetapan perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten 2024, banyak kabar Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) memilih mengundurkan diri dari jabatannya.</p>
<p>Kondisi tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Sudarmanto, pada Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Bahkan, rumor pengunduran Pj Kades saat ini yang diterima instansinya di antaranya di Kecamatan Ketapang, Omben dan juga kecamatan lainnya. </p>
<p>"Rumor pengunduran diri banyak, tapi untuk surat pengunduran diri sebagai Pj Kades yang masuk atau diterima oleh DPMD hanya satu yakni, Pj Desa Kamoning," ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, pengunduran Pj Kades Kemuning itu prosesnya panjang, sebab DPMD meminta yang bersangkutan agar menyelesaikan SPj kegiatan terlebih dahulu, setelah itu baru Surat Keputusan (SK) sebagai Pj Kades diproses.</p>
<p>“Jadi untuk SK pengunduran diri Pj Kades Desa Kamoning itu belum keluar,” terangnya.</p>
<p>Di samping itu kata Sudarmanto, Pj Kades yang ingin mengundurkan diri boleh-boleh saja, asalkan SPj kegiatannya diselesaikan dulu.</p>
<p>"Pj Kades yang mengundurkan diri itu wajib menyelesaikan tugas-tugasnya, seperti Surat Pertanggung jawaban (SPj) kegiatan yang bersumber dari dana desa (DD) dan lainnya," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Disperta KP Sampang Tegaskan Alokasi Pupuk Subsidi sesuai Kebutuhan Petani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-tegaskan-alokasi-pupuk-subsidi-sesuai-kebutuhan-petani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/disperta-kp-sampang-tegaskan-alokasi-pupuk-subsidi-sesuai-kebutuhan-petani</guid>
<description><![CDATA[ Jatah pupuk bersubsidi di Kabupaten Sampang telah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan petani. Hal itu yang membuat rancu jika pupuk bersubsidi di lapangan langka. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6757f1f270e3a.webp" length="74736" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 15:45:02 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Petani, pupuk subsidi, pemerintah, dinas terkait, musim tanam, oknum, petugas, realisasi, kebutuhan petani, oknum pupuk, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani di Kabupaten Sampang perlu pengawasan ketat. Sebab, informasinya pada musim tanam tahun 2024, ketersediaan pupuk langka.</p>
<p>Ihwal pupuk bersubsidi di Sampang secara konsisten dikawal oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Fakta Jatim Sampang.</p>
<p>Hakim, selaku ketua Fakta Jatim mengatakan, realisasi pupuk bersubsidi sangat perlu pengawasan dari semua pihak. Terutama oleh Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) dan dinas terkait.</p>
<p>“Realisasi pupuk subsidi perlu ada pengawasan yang maksimal. Karena banyak rumor, petani tidak dapat pupuk subsidi sesuai HET (harga eceran tertinggi, red),” tandasnya, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Menurut Hakim, kasus pupuk bersubsidi di Sampang sangat sering terjadi. Bahkan terbaru, kasus penyelundupan pupuk ditangkap di Kabupaten Tuban. Kasus itu kini tengah ditangani oleh aparat penegak hukum (APH).</p>
<p>“Sebenarnya, ketersediaan pupuk di Sampang sudah cukup. Tapi ulah oknum yang membuat pupuk bersubsidi ini langka. Ini yang harus diperhatikan,” tegasnya.</p>
<p>Hakim memaparkan, pada musim tanam saat ini, keluhan petani yang disampaikan sudah banyak. Petani melapor tidak menerima pupuk subsidi. Sehingga harus membeli pupuk dengan harga nonsubsidi. Yakni Rp200 ribu.</p>
<p>“Persoalan pupuk ini rata-rata terjadi di semua kecamatan di Sampang. Jadi ini harus ada penanganan serius. Apalagi ada aturan terbaru dari presiden terkait penyaluran pupuk ini,” ungkapnya.</p>
<p>Di lain pihak, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono menyampaikan, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah dilakukan melalui petugas yang sudah ada di lapangan.</p>
<p>“Jika ada petani belum masuk data, silakan sampaikan. Biar nanti oleh petugas dicek kebenarannya,” sarannya, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Pihaknya mengklaim, ketersediaan pupuk subsidi di Sampang sudah memenuhi kebutuhan petani. Harga pupuk subsidi sudah sesuai HET. Yakni per karung seharga Rp112.500 untuk pupuk jenis Urea.</p>
<p>“Ketersediaan pupuk di Sampang ini sesuai kebutuhan petani. Artinya, jika mengacu pada jumlah pupuk, tidak ada petani yang kekurangan. Jadi, saya bingung juga jika ada petani kesulitan dapat pupuk,” ujar Suyono. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sebanyak 226 Ternak di Sampang Terjangkit Wabah LSD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sebanyak-226-ternak-di-sampang-terjangkit-wabah-lsd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sebanyak-226-ternak-di-sampang-terjangkit-wabah-lsd</guid>
<description><![CDATA[ Masa inkubasi wabah LSD memakan waktu cukup lama. Yakni hingga 15 hari. Sama seperti wabah PMK yang tahun lalu menghantui peternak di Sampang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6757dd6cd2890.webp" length="65652" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 14:00:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Peternakan, dinas peternakan, penyakit LSD, inkubasi, perdagangan liat, PMK, penyakit hewan, pergantian musim, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Penyakit hewan ternak berupa<em> lumpy skin disaese</em> (LSD) di Kabupaten Sampang belum sepenuhnya selesai. Sebab, terhitung dari Januari hingga Desember 2024 telah ada 226 kasus LSD di Sampang.</p>
<p>Peternak asal Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Syafi'i menuturkan, hewan ternaknya hingga saat ini masih belum sembuh total. Meskipun tidak separah pada awal penyakit tersebut datang.</p>
<p>Menurut dia, penyakit gatal yang menyerang sapinya itu sudah berjalan hampir lima bulan. Padahal, semua pengobatan sudah dilakukan. Namun tak kunjung sembuh. Dirinya pun dibuat khawatir atas kondisi sapinya.</p>
<p>"Kalau sekarang sudah agak mendingan. Kalau awal-awal, hampir seluruh kulitnya mengelupas," ungkapnya, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Kapala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Arif Rahman mengatakan, penyebaran penyakit hewan ternak di Sampang terjadi melalui mutasi ternak dengan cara jual beli.</p>
<p>"Atau pedagang itu membeli hewan ternak dari luar daerah Sampang. Atau bisa jadi transaksi di dalam daerah. Tapi sapinya ternyata dari luar," terangnya, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Pihaknya sudah melakukan kontrol terhadap perputaran atau transaksi jual beli di pasar-pasar hewan. Seperti pasar Kamis di Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang. Bahkan, ada petugas dari dinas yang siaga melakukan kontrol terhadap hewan ternak.</p>
<p>Namun, kata Arif, karena penyakit tersebut memerlukan masa inkubasi yang cukup lama. Seperti halnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Yakni membutuhkan waktu selama 15 hari.</p>
<p>"Makanya, waktu di pasar ada kontrol, penyakit tersebut masih belum kelihatan. Tapi setelah di kandang, baru kelihatan," ungkapnya.</p>
<p>Arif menambahkan, pihaknya tidak jual beli hewan ternak yang berasal dari luar daerah, selama itu masih memenuhi aturan yang berlaku. Seperti adanya surat dari dinas terkait. Kemudian ternak yang dijual di Sampang sebelumnya telah melalui vaksinasi.</p>
<p>"Tidak masalah, yang penting mematuhi aturan dan ada rekomendasi dari pemerintah setempat," ucapnya.</p>
<p>Menjelang pergantian musim seperti saat ini, pihaknya mengimbau kepada para peternak, agar rutin memantau kondisi hewan ternaknya. Kemudian membersihkan kandang dan menyuplai makanan yang bergizi.</p>
<p>"Dan ketika ada sapi yang sakit, segera lapor kepada petugas kami di lapangan. Kalau jumlah keseluruhan yang terkena LSD sekitar 226 ternak," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>10 Personel Jatanras Polres Sampang Terjaring Tes Urine, Ini Hasilnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/10-personel-jatanras-polres-sampang-terjaring-tes-urine-ini-hasilnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/10-personel-jatanras-polres-sampang-terjaring-tes-urine-ini-hasilnya</guid>
<description><![CDATA[ Tes urine dadakan itu bertujuan agar seluruh personel Polres Sampang bekerja dalam keadaan bebas dari pengaruh narkotika. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675685a73f49c.webp" length="39804" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 14:01:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kapolres, Polres Sampang, Madura, narkoba, narkotika, barang haram, tes urine, anggota, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kepolisian Resor (Polres) Sampang secara mendadak menggelar tes urine terhadap personel Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Senin (9/12/2024).</p>
<p>Kegiatan itu dilaksanakan sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya.</p>
<p>Wakapolres Sampang, Kompol Hosna Nurhidayah mengatakan, pelaksanaan tes urine itu sebagai bentuk komitmen institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga integritas dan profesionalisme.</p>
<p>Dia menegaskan, kegiatan itu bertujuan untuk memastikan seluruh anggota Polres Sampang terbebas dari penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>Sehingga dengan demikian, dapat dipastikan bahwa seluruh personel Polres Sampang bekerja dalam keadaan bebas dari pengaruh narkotika.</p>
<p>“Kami ingin menunjukkan, bahwa kami serius dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas di tubuh kepolisian,” ungkapnya, Senin (09/12/2024).</p>
<p>Kompol Hosna menegaskan, tes urine itu akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh personel Polres Sampang dan Polsek jajaran.</p>
<p>Hal itu sebagai upaya pencegahan, sekaligus memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.</p>
<p>“Sebagai anggota kepolisian, kami harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kami tidak menoleransi penggunaan narkoba dalam bentuk apa pun di lingkungan kepolisian,” tegasnya.</p>
<p>Dalam mengikuti tes urine, personel Unit Jatanras mendapat pengawalan ketat dari anggota Provos. Terutama saat pengambilan sampel urine.</p>
<p>Pengawalan ketat itu terus dilakukan hingga sampel urine sampai di meja uji yang sudah disiapkan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sampang.</p>
<p>Untuk memaksimalkan akurasi dari hasil tes urine, personel Sidokkes Polres Sampang menggunakan alat uji berupa rapid diagnostic test (RDT).</p>
<p>Alat itu berguna untuk menganalisa zat <em>amphetamine </em>(AMP), <em>morphine/opiate</em> (MOP), <em>mariyuana </em>(THC), <em>coccaine </em>(COC), <em>benzodiazepine </em>(BZD) dan <em>methamphetamine </em>(MET).</p>
<p>Setelah tes urine, Kompol Hosna menyebut, dari 10 personel Unit Jatanras yang menjalani tes, pihaknya tidak mendapatkan sampel urine yang mengandung zat narkotika.</p>
<p>Dijelaskannya, pelaksanaan tes urine merupakan bentuk dukungan Polres Sampang kepada visi Presiden Prabowo. Yakni Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045. </p>
<p>Kegiatan itu juga dalam rangka mendukung poin ke-7 dalam asta cita Presiden Prabowo. Yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi. Serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.</p>
<p>"Kami ucapkan terima kasih kepada Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto. Karena telah berhasil membina anggota dari pengaruh narkoba," pungkas Kompol Hosna. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dikemudikan Mak&amp;Mak, Mobil di Sampang Masuk Jurang hingga Terbakar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dikemudikan-mak-mak-mobil-di-sampang-masuk-jurang-hingga-terbakar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dikemudikan-mak-mak-mobil-di-sampang-masuk-jurang-hingga-terbakar</guid>
<description><![CDATA[ Insiden ini viral di media sosial karena pengemudinya ternyata seorang ibu-ibu yang hendak ke pasar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675662c7289ef.webp" length="51696" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 11:30:43 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Mobil, terbakar, terjun ke jurang, cuaca hujan, penumpang, luka-luka, emak-emak, Sampang, Madura, kecelakaan, terbakar, rintangan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Viral di media sosial (medsos), sebuah mobil Suzuki Carry Nopol W 326 XN milik warga Desa Tobai Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang terguling ke jurang dan terbakar. Insiden itu mengakibatkan penumpang luka-luka.</p>
<p>Peristiwa itu menyita perhatian warga setempat. Bahkan sejumlah warga mengabadikan momen itu melalui rekaman video hingga viral di media sosial (medsos). Berdasarkan video yang viral, mobil carry itu terbakar dahsyat hingga hanya tersisa kerangkanya saja.</p>
<p>Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Polres) Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan peristiwa tersebut. Ternyata insiden itu terjadi pada Jumat (6/12/2024) sekitar pukul 11.30 WIB.</p>
<p>Ternyata, pengemudi merupakan seorang mak-mak. Yakni Raihatun (40), warga Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Dua orang penumpangnya berasal dari desa yang sama. Yakni, Bariya (22) bersama anaknya yang masih berusia 2 tahun.</p>
<p>"Pengemudi dan penumpang semuanya selamat. Karena dapat keluar dari mobil sebelum mobil terbakar. Korban mengalami luka-luka," ungkap Ipda Dedy, Senin (9/12/2024).</p>
<p>Dia menerangkan, kecelakaan itu bermula saat Raihatun hendak belanja ke Pasar Plerenan. Dia mengemudikan mobil Suzuki Carry dan mengajak Bariya beserta anaknya.</p>
<p>Saat itu, kondisinya hujan dan membuat kaca mobil gelap karena berembun. Sesampainya di Jalan Raya Dusun Pangpanjung Barat, pengemudi dikagetkan dengan tumpukan pasir di sebelah kiri jalan. Sedangkan jalan yang dilalui sedikit terjal.</p>
<p>Karena kaget, pengemudi mencoba banting setir ke arah kanan, kemudian ke kiri. Akhirnya pengemudi kehilangan kendali hingga mobil pun terjun ke bawah jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter.</p>
<p>"Saat mobil berada di jurang, muncul percikan api dari dalam mesin. Terus pengemudi dan penumpangnya keluar dari mobil. Api semakin membesar hingga mobil terbakar," tutup Ipda Dedy.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadirkan Timsel dari Luar, Persesa Sampang Perketat Seleksi Pemain</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadirkan-timsel-dari-luar-persesa-sampang-perketat-seleksi-pemain</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadirkan-timsel-dari-luar-persesa-sampang-perketat-seleksi-pemain</guid>
<description><![CDATA[ Tim seleksi tahun ini bukan berasal dari pelatih lokal Sampang, sebagaimana seleksi pada tahun sebelumnya. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya titip-menitip pemain. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67564c16ae55c.webp" length="48128" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 09:30:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Persesa Sampang, pemain bola, atlet, tahapan seleksi, bibit pemain, pemain lokal, sepakbola Sampang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP –</strong> Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sampang terus berupaya mencari bibit-bibit pemain muda dengan melakukan tahapan seleksi yang sangat ketat.</p>
<p>Ketua Askab PSSI Sampang, Moh. Iqbal Fathoni menyampaikan, tahapan seleksi hari pertama dilaksanakan di lapangan Krampon, Kecamatan Torjun. Seleksi itu untuk menjaring bakat pemain agar kemudian diproyeksikan menjadi bagian dari Persatuan Sepak Bola Sampang (Persesa).</p>
<p>Pria yang akrab dipanggil Fafan itu menyebut, seleksi tahun ini tidak sama seperti tahun sebelumnya. Ada beberapa hal yang sangat menarik. Pertama, tim seleksi tahun ini bukan berasal dari pelatih lokal. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya masalah pemain titipan.</p>
<p>"Sebab, selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat," ucap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Ahad (08/12/2024).</p>
<p>Menurut Fafan, dirinya merasakan adanya aura optimisme dari para pemain untuk bersaing menjadi yang terbaik, ketika tim seleksinya berasal dari luar Sampang. Sebab, para pemain sudah memahami, bahwa tim selektor sudah pernah merumput di Liga 1. Ada empat selektor yang dihadirkan Askab PSSI Sampang.</p>
<p>"Di antaranya Juan Revi dari Arema Malang, Syaiful Amri dan Abu Rizal yang pernah jadi kapten Persebaya," ucapnya.</p>
<p>Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang itu menegaskan, seleksi pemain yang dilaksanakan tahun ini dengan mendatangkan tim seleksi dari luar daerah merupakan kali pertamanya di Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Tadi, ada sekitar 36 pemain yang masuk tahap seleksi awal dari 85 peserta yang ada. Besok, tahap seleksi masih dilanjut hingga tanggal sepuluh," pungkas Fafan.</p>
<p>Menurut salah satu anggota tim seleksi, Coach Wimba Sutan, pihaknya akan memilih pemain berdasarkan filosofinya sendiri. Yaitu pemain harus suka menyerang, kuat memegang bola dan kuat dalam fisik.</p>
<p>"Namun, kriteria pertama belum terlalu selektif. Karena masih hari pertama. Nanti hari ketiga baru final. Saya butuh 25 pemain," ujar anggota tim seleksi asal Kediri itu, Ahad (8/12/2024).</p>
<p>Dirinya melihat, kemampuan fisik para pemain masih 60 persen dan masih jauh dari level 90-95 persen. Sedangkan tipe pemain yang diinginkan, yaitu yang totalitas dalam setiap posisi. Bisa menyesuaikan dengan taktik. Sebab jika tidak demikian, maka akan merugikan tim.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya menilai, yang perlu dimaksimalkan dari para pemain yaitu penguatan fisik terlebih dahulu. Sebab, dalam hal teknik, pemain sudah dianggap cukup mumpuni sebagaimana pemain lokal kebanyakan. Hanya yang membedakan di level fisik.  </p>
<p>"PR (pekerjaan rumah, red) saya yang utama itu," ungkapnya.</p>
<p>Coach Wimba menyebut, tahap pertama hingga tahap ketiga akan lebih ketat. Karena di hari ketiga, dirinya sudah akan mulai menentukan kriteria. Kecuali kiper sesuai dengan posisinya. Mulai dari striker, gelandang, hingga pemain belakang.</p>
<p>"Jadi akan lebih spesifik nanti di hari ketiga," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Orang di Sampang Tewas Tenggelam saat Berwisata di Pantai Sokobanah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-orang-di-sampang-tewas-tenggelam-saat-berwisata-di-pantai-sokobanah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-orang-di-sampang-tewas-tenggelam-saat-berwisata-di-pantai-sokobanah</guid>
<description><![CDATA[ Melihat kedua temannya tergulung ombak, Madulla langsung menghampiri bermaksud menolong. Namun nahas, ketiganya justru ikut tergulung ombak. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67555d3ee993b.webp" length="17418" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 16:40:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Tenggelam, pantai, ombak, cuaca, meninggal, kepolisian, diseret, berenang, wisata, liburan, nahas, nasib, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Tiga orang tenggelam saat berwisata dan berenang di pantai Desa Sokobanah Daya, Kacamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, pada Ahad (08/12/2024) pagi.</p>
<p>Kejadian nahas itu bermula ketika ketiga korban yakni, Ainul Yaqin (11), Hisyamsudin Akil (11) asal Desa Sokobanah Daya dan Maddulla (63), warga Sokobanah Tengah berwisata di perairan pantai sekira pukul 07.30 WIB.</p>
<p>Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sokobanah, Iptu Sujiono membenarkan peristiwa tenggelamnya tiga warga tersebut. Kejadian tersebut bermula sekira pukul 07.30 WIB. Ainul Yaqin bersama temannya, Hisyamsudin Akil bermain di Pantai.</p>
<p>Namun, pada saat berenang di bibir pantai, tiba-tiba datang ombak besar menyeret keduanya ke tengah. Melihat kejadian tersebut, Maddulla yang sedang terapi di pantai berlari menyusul kedua korban. Dia langsung berenang ke tengah pantai bermaksud menolong.</p>
<p>“Diduga karena tidak mahir berenang, akhirnya Maddulla ikut tergulung ombak dan tenggelam akibat ombak yang besar,” terangnya.</p>
<p>Melihat kejadian tersebut, Rasidi (45), warga Desa Sokobanah Daya melapor ke Polsek Sokobanah dan memberitahu warga sekitar untuk mencari ketiga korban.</p>
<p>Setelah itu, warga sekitar pantai melakukan pencarian korban di sekitar lokasi dengan dibantu personel Polsek Sokobanah dan Koramil 0828/08 Sokobanah.</p>
<p>“Sekira pukul 08.30 WIB. Ketiga korban ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ucapnya.</p>
<p>Setelah pihak kepolisian melakukan identifikasi, kemudian jenazah ketika korban dibawa ke rumah duka masing-masing.</p>
<p>Kejadian tenggelamnya tiga warga tersebut murni kecelakaan yang di duga akibat kurang berhati-hati saat bermain di pinggir pantai. Sehingga tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan.</p>
<p>“Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah yang tidak bisa dihindari,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pelajar di Sampang Terima Makanan Bergizi Gratis dari Kepolisian</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pelajar-di-sampang-terima-makanan-bergizi-gratis-dari-kepolisian</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pelajar-di-sampang-terima-makanan-bergizi-gratis-dari-kepolisian</guid>
<description><![CDATA[ Pemberian makanan bergizi kepada para pelajar itu untuk meningkatkan gizi anak-anak melalui makanan sehat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67541f1236763.webp" length="23838" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 17:29:32 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Siswa, sekolah, makan, Asta Cita, pemerintah, presiden, polisi, gizi, makan gratis, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar kegiatan Jumat Berbagi. Kali ini, yang dibagikan yaitu makanan bergizi gratis, Jumat (6/12/2024).</p>
<p>Makanan bergizi gratis itu dibagikan kepada siswa SD dan SMP Al Karomah, Jalan Kramat III, Kampung Bledanah, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang.</p>
<p>Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, selain berbagai makanan bergizi gratis, pihaknya juga rutin mengisi hari Jumat dengan kegiatan sambang warga.</p>
<p>“Kali ini, kami ingin mewujudkan dukungan kami terhadap program Asta Cita yang digelorakan oleh Bapak Presiden Prabowo,” ucapnya, Jumat (06/11/2024).</p>
<p>Pemberian makanan bergizi kepada para pelajar itu untuk meningkatkan gizi anak-anak melalui makanan sehat.</p>
<p>“Salah satu upaya kami untuk mendorong kesehatan serta kecerdasan generasi penerus bangsa,” sambungnya.</p>
<p>Siswa SDN Al karomah mendapatkan makanan bergizi yang telah disiapkan secara khusus oleh Polres Sampang. Sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya pola makan sehat.</p>
<p>“Polres Sampang hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Terutama anak-anak yang merupakan harapan masa depan,” ujar AKBP Hendro.</p>
<p>Selain membagikan makanan sehat, pihaknya juga memberikan edukasi tentang pentingnya mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan diri, dan memilih makanan yang bergizi.</p>
<p>Program makan bergizi gratis itu menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dan Polres Sampang dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Kepala SD dan SMP Al Karomah, Hj. Djamilatun mengungkapkan, program yang ditelurkan Polres Sampang itu dapat memotivasi murid-muridnya dalam menambah semangat belajar.</p>
<p>"Dapat terlihat. Banyak senyum bahagia dari para guru dan murid saat AKBP Hendro membagikan makanan. Dukungan support patut diapresiasi dan harusnya menjadi motivasi instansi pemerintah daerah lainnya untuk membuat program-program yang jauh lebih baik," ungkapnya, Jumat (7/12/2024). <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Unggul Telak, Haji Idi Harapkan Masukan dari Pasangan Mandat dalam Memimpin Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/unggul-telak-haji-idi-harapkan-masukan-dari-pasangan-mandat-dalam-memimpin-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/unggul-telak-haji-idi-harapkan-masukan-dari-pasangan-mandat-dalam-memimpin-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Dalam hasil rekapitulasinya, pasangan Jimad Sakteh memperoleh sebanyak 338.482 suara. Sementara paslon nomor urut 1, KH. Muhammad Bin Mu&#039;afi Zaini dan H. Abdullah Hidayat atau yang dikenal dengan julukan Mandat mendapat 294.605 suara. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67527687d1d92.webp" length="23858" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 13:30:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pilkada 2024, Sampang, Daerah, KPU, TNI, POLRI, Pemerintah, Bawaslu, Rekapitulasi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Pasangan calon (paslon) bupati Sampang dan wakil bupati Sampang nomor urut 2, H. Slamet Junaidi dan H. Ahmad Mahfudz disambut ribuan warga di Alun-Alun Trunojoyo, Kamis (5/12/2024) malam.</p>
<p>Euforia itu mengalir setelah pasangan berjuluk Jimad Sakteh itu diumumkan sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang 2024 melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara pilkada.</p>
<p>Dalam hasil rekapitulasinya, pasangan Jimad Sakteh memperoleh sebanyak 338.482 suara. Sementara paslon nomor urut 1, KH. Muhammad Bin Mu'afi Zaini dan H. Abdullah Hidayat atau yang dikenal dengan julukan Mandat mendapat 294.605 suara.</p>
<p>Di hadapan ribuan pendukungnya, calon bupati nomor urut 2, H. Slamet Junaidi atau yang lebih akrab dipanggil Haji Idi itu menyampaikan, kemenangan yang diraihnya merupakan kemenangan seluruh masyarakat Sampang. Amanah itu akan diemban dengan baik.</p>
<p>"Ini adalah salah satu amanah yang sangat luar biasa. Kemenangan saya selaku calon bupati dan wakil bupati 2024. Ini adalah kemenangan warga Kabupaten Sampang," ucapnya, Kamis (05/12/2024) malam.</p>
<p>Karena itu, pasangan Jimad Sakteh mengajak seluruh lapisan masyarakat saling menjaga kondusifitas. Tidak boleh ada lagi saling hujat menghujat dan saling menjatuhkan. Sebab, semua paslon punya tujuan yang sama: saling bahu-membahu mewujudkan Sampang yang lebih baik.</p>
<p>"Maka ketika kontestasi sudah ditetapkan pemenangnya, mari kita sudahi segala suasana persaingan," tegasnya.</p>
<p>Selanjutnya, Haji Idi meminta doa dari seluruh pihak agar dirinya dan H. Ahmad Mahfudz menjadi pemimpin yang adil, yang bisa mewujudkan cita-cita masyarakat Sampang tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya.</p>
<p>Dia menegaskan, setelah pilkada usai, tidak ada pendukung 01 dan 02. Semua pihak harus bersama-sama membangun Kabupaten Sampang yang lebih hebat dan bermartabat. Bahkan dia berharap, pasangan Mandat juga ikut memberi masukan dalam kepemimpinannya ke depan.</p>
<p>Atas hasil akhir dari pilkada itu, Haji Idi berterima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sampang, serta semua pihak yang telah berusaha keras menyukseskan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sampang.</p>
<p>"Saya ucapkan terima kasih kepada tim sukses Jimad Sakteh. Baik di tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa, dan tingkat dusun. Karena telah senantiasa mendampingi kami hingga di titik ini," pungkas politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong><strong></strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kejari Sampang Warning para Kades Berhati&amp;hati dalam Penggunaan DD</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kejari-sampang-warning-para-kades-berhati-hati-dalam-penggunaan-dd</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kejari-sampang-warning-para-kades-berhati-hati-dalam-penggunaan-dd</guid>
<description><![CDATA[ Kejari Kabupaten Sampang akan menindak secara tegas setiap kades atau perangkat desa yang terlibat dalam tindak pidana korupsi di wilayah hukumnya. Terutama dalam hal pengelolaan DD.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6753de0588f6e.webp" length="40422" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 13:15:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Kajari Sampang, dana desa, korupsi, jabatan, atensi, pidana, kades, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sampang memberikan atensi kepada seluruh kepala desa (kades) agar penggunaan dana desa (DD) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Hal itu ditegaskan Kepala Kejari (Kajari) Sampang Fadilah Helmi saat melaksanakan sosialisasi pencegahan korupsi dalam pengelolaan DD. Kegiatan itu digelar di Pendopo Bupati Sampang bersama inspektorat dan diikuti oleh para kades dan camat dari 6 kecamatan.</p>
<p>"Dengan penggunaan DD yang baik, diharapkan dapat terwujud pembangunan yang merata sampai wilayah pedesaan. Saya ingin Sampang lebih maju," harapnya, Jumat (06/12/2024).</p>
<p>Fadilah menekankan, para kades berikut seluruh perangkatnya di Sampang harus lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan sumber dananya berasal dari DD.  Tujuannya, agar di kemudian hari tidak timbul unsur tindak pidana.</p>
<p>"Dengan kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat menjadi sarana informasi dan pengetahuan tentang pengelolaan dana desa dan pembangunan desa yang sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelasnya.</p>
<p>Pihaknya mempertegas, Kejari Kabupaten Sampang akan menindak secara tegas setiap kades atau perangkat desa yang terlibat dalam tindak pidana korupsi di wilayah hukumnya. Terutama dalam hal pengelolaan DD. </p>
<p>"Saya akan lakukan penindakan dengan tegas, jika terdapat kades terlibat tindak pidana korupsi. Karena itu sudah arahan pimpinan," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Diduga Pungli, Ratusan Warga Geruduk Kantor Lurah Karang Dalam Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/diduga-pungli-ratusan-warga-geruduk-kantor-lurah-karang-dalam-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/diduga-pungli-ratusan-warga-geruduk-kantor-lurah-karang-dalam-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Warga mendesak agar uangnya dikembalikan dan menyeret Lurah karena telah salah menggunakan jabatan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6752d30b48376.webp" length="53312" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 18:16:39 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Pungli, jabatan, pemerintah, lurah, kelurahan, PTSL, prakerja, demo, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Ratusan warga Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan/kota Sampang melakukan aksi meminta pertanggungjawaban atas dugaan adanya pungutan liar (pungli), pada Jumat (6/12/2024).</p>
<p>Aksi tersebut dilakukan karena merupakan keluhan masyarakat setempat atas perilaku lurah yang banyak menjanjikan banyak program, namun diduga kuat menyimpang.</p>
<p>Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Abd Asiz menyampaikan, dalam aksi tersebut tidak ada tendensi politik. Melainkan murni dari keluhan masyarakat.</p>
<p>"Kami menuntut pertanggungjawaban Lurah Karang Dalam, kembalikan uang kami dan seret karena telah salah menggunakan jabatan. Itu tuntutan kami," jelasnya.</p>
<p>Menurut Asiz, gerakan tersebut direncanakan sudah cukup lama dengan alasan karena masih momentum Pilkada agar tidak menggangu jalannya demokrasi.</p>
<p>"Alhamdulillah gerakan ini murni yang hanya ingin mempertanyakan beberapa pungli yang dilakukan oleh Lurah," ungkapnya.</p>
<p>"Baik pungli prakerja dan sertifikat yang umum non proyek maupun non PTSL dan setoran pajak sewa lahan," imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris BPPKAD Sampang Bambang Indra Basuki tidak mau memberikan keterangan dengan alasan bukan bidangnya.</p>
<p>Selanjutnya, Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang, Achmad Murang menyatakan, untuk sewa tanah pecaton mulai tahun 2020, pembayaran sudah tidak melalui kelurahan, tetapi langsung ke BBPKAD. </p>
<p>"Cuma kalau ada lurah yang melakukan pungli, itu tidak benar. Seharusnya langsung setor ke kami (BBPKAD) karena tidak ada perintah lurah langsung mungut," tegasnya.</p>
<p>Sedangkan apa yang didugakan di Kelurahan Karang Dalam, itu di luar sepengetahuan pihak BBPKAD. Karena, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada semua lurah agar memberi tahu warganya.</p>
<p>"Karena dulu tanah pecaton itu bayar ke lurah, dan sejak tahun 2020 bayar ke BBPKAD," imbuhnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, semua lurah masih memiliki tunggakan, seperti kelurahan Polagan dan Dalpenang.</p>
<p>Di kelurahan Karang Dalam, memang sudah ada pembayaran sebesar Rp 8 juta dan sudah disetor ke kas daerah (Kasda). Sedangkan sisanya dimungkinkan warga membayar ke lurah dan tidak disampaikan kepada BBPKAD.</p>
<p>"Makanya saya ingin ketemu sama 14 warga penyewa itu, tapi kan pak lurah juga tidak memungkinkan," ucapnya.</p>
<p>Pihaknya sudah mengirimkan surat kepada warga yang masih memiliki tunggakan melalui kelurahan untuk segera membayar. Alasannya, karena bulan Desember ini seharusnya sudah membayar tagihan yang 2024.</p>
<p>"Apalagi masih ada tunggakan di 2023," pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petani Padi di Sampang Diresahkan oleh Hama Burung Pipit</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petani-padi-di-sampang-diresahkan-oleh-hama-burung-pipit</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petani-padi-di-sampang-diresahkan-oleh-hama-burung-pipit</guid>
<description><![CDATA[ Burung pipit kerap memakan biji padi yang sudah siap panen. Kebiasaan burung pipit yang bertengger di atas tanaman dapat menyebabkan biji padi rontok. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675293fc446f6.webp" length="53532" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 13:30:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Musim tanam, Kementrian, Dinas Pertanian, petani, hama, burung Pipit, jaring, pluit, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Menghadapi musim tanam padi, masyarakat Kabupaten Sampang diresahkan oleh hama burung. Sehingga butuh perhatian khusus dari pemerintah, supaya tidak gagal panen.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono menjelaskan, burung pipit merupakan jenis hama yang dapat menyerang tanaman padi dan menyebabkan kerusakan.</p>
<p>Burung pipit kerap memakan biji padi yang sudah siap panen. Kebiasaan burung pipit yang bertengger di atas tanaman dapat menyebabkan biji padi rontok.</p>
<p>"Serangan hama burung dapat mengurangi produksi hasil padi milik petani. Sehingga harus ada penanganan," jelasnya, Jumat (06/12/2024).</p>
<p>Suyono kerap menerima laporan dari masyarakat yang tanaman padinya diserang burung pipit. Terutama masyarakat di Kecamatan Jrengik. Kemudian hal itu dilaporkan ke Kementerian Pertanian (Kementan).</p>
<p>"Akhirnya ketika kita sampaikan benar. Dua hari kemudian Kementerian datang dan kita melakukan pengendalian hama burung," ucapnya.</p>
<p>Sebelum pihak kementerian meninjau langsung ke lapangan, dilaksanakan meeting terlebih dahulu untuk memetakan lokasi pertanian yang kerap diganggu oleh hama burung pipit.</p>
<p>Setelah memetakan lokasi rawan hama, kemudian dibahas tentang teknis penanganannya. Yaitu dengan menyebar alat jaring untuk mengadang gerombolan burung pipit.</p>
<p>"Nah, untuk pemasangannya, jaring itu bisa membujur membentuk huruf L atau T. Tapi intinya ketika ada burung yang datang, nanti akan dikirim ke titik yang banyak tadi," terang Suyono.</p>
<p>Selanjutnya, ketika burung-burung itu mendekati jaring, dilempar menggunakan tanah sambil meniup peluit. Otomatis burung akan menyangkut ke permukaan jaring.</p>
<p>Pemasangan alat tersebut tidak membutuhkan tenaga banyak. Bahkan bisa dilakukan oleh satu orang. Namun membutuhkan keahlian khusus. Terutama dalam kecepatannya.</p>
<p>Alat itu dinilai efektif untuk mengendalikan hama burung pipit. Namun Suyono mengaku tidak mengetahui berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan alat tersebut.</p>
<p>"Kami sudah mendatangkan ahlinya dari Sidoarjo. Bahkan di Jrengik kemarin sekali digunakan bisa tangkap 200 burung. Kalau nanti petani sudah menggunakan alat itu, ahlinya siap menerima setoran burung itu," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wujudkan Profil Belajar Pancasila, 58 Guru Penggerak Tampilkan Inovasi Pembelajaran</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wujudkan-profil-belajar-pancasila-58-guru-penggerak-tampilkan-inovasi-pembelajaran</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wujudkan-profil-belajar-pancasila-58-guru-penggerak-tampilkan-inovasi-pembelajaran</guid>
<description><![CDATA[ Kegiatan itu merupakan tahap akhir dari rangkaian pelatihan guru penggerak yang telah berlangsung selama 6 bulan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_6751872fa23d0.webp" length="63862" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 18:16:19 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Guru Penggerak, pendidikan, inovasi, belajar, guru, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Sebanyak 58 Calon Guru Penggerak (CGP) di Kabupaten Sampang berhasil menyelesaikan program enam bulan Pendidikan Guru Penggerak (PGP), yang diadakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Lokakarya 7 yang berlangsung di Gedung SMKN 2 Sampang pada, Kamis (5/12/24) itu, mengusung tema 'Santika Santun dan Beretika' yang diikuti oleh 58 peserta dari angkatan ke-11.</p>
<p>Bayu Dimas Saputra menyampaikan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang penting untuk sumber daya manusia. </p>
<p>“Pendidikan adalah tanggung jawab dasar pemerintah untuk masyarakat, terutama bagi anak-anak yang masih menempuh pendidikan. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini dan berharap keberlanjutan program ini sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.</p>
<p>Dia berharap agar program tersebut dapat terus mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah guna mencapai hasil pendidikan yang optimal di daerah.</p>
<p>Sementara itu, penanggung jawab Lokakarya 7 BBGP Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Kabupaten Sampang Sucahyono menjelaskan, kegiatan itu merupakan tahap akhir dari rangkaian pelatihan guru penggerak yang telah berlangsung selama 6 bulan.</p>
<p>“Selama ini, para guru penggerak telah dibimbing oleh pengajar praktik dan fasilitator yang membantu mereka dalam menerapkan berbagai inovasi pembelajaran di kelas. Hari ini, hasil pembelajaran mereka dipamerkan sebagai bentuk panen karya,” jelasnya.</p>
<p>Sucahyono menambahkan, bahwa para guru penggerak yang telah menyelesaikan program ini akan memiliki peluang untuk menjadi pemimpin pembelajaran, kepala sekolah, atau pengawas dengan sertifikasi guru penggerak. </p>
<p>Jumlah guru yang mengikuti terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMK, dan guru SMA dengan dukungan dari pengajar praktik.</p>
<p>Acara 'Panen Hasil Belajar' ini juga menampilkan karya siswa dari proses pembelajaran inovatif yang dirancang oleh para CGP. Stand-stand pameran berisi hasil kreasi siswa yang dihasilkan dari motivasi dan kreativitas yang mereka bangun selama proses pembelajaran.</p>
<p>“Kami berharap masyarakat luas dapat mengunjungi pameran ini dan melihat langsung inovasi yang dihasilkan. Dengan adanya kompetensi guru penggerak, kami ingin mewujudkan profil pelajar Pancasila pada siswa Jawa Timur," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Telan Anggaran Rp6,3 Miliar, Komisi IV DPRD Sampang Kecewa dengan Kualitas Pembangunan Puskesmas Pulau Mandangin</title>
<link>https://suarajatimpost.com/telan-anggaran-rp63-miliar-komisi-iv-dprd-sampang-kecewa-dengan-kualitas-pembangunan-puskesmas-pulau-mandangin</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/telan-anggaran-rp63-miliar-komisi-iv-dprd-sampang-kecewa-dengan-kualitas-pembangunan-puskesmas-pulau-mandangin</guid>
<description><![CDATA[ Jika pengerjaan tersebut tidak sesuai ketentuan atau kesepakatan kontrak, maka akan dilakukan pemutusan kontrak ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67518af753bee.webp" length="50524" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 17:00:11 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Sidak Komisi IV DPRD Sampang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP -</strong> Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Mahfud melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Mandangin, pada Selasa (3/12/2024).</p>
<p>Dalam sidak tersebut ditemukan beberapa kejanggalan dalam proses pengerjaan Puskesmas Pulau Mandangin. Material bangunan menggunakan semen berkualitas rendah. Selain itu, pengerjaan fondasi dinilai tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB).</p>
<p>"Banyak temuan dari sisi material. Terus yang kedua, pengerjaan fondasi tidak sesuai RAB dengan alasan batu hanya langsung dicor di atas saja," ucapnya pada Kamis (5/12/2024).</p>
<p>Sejauh ini, progres pembangunan tersebut masih berkisar 40 persen. Sebab, bagian atap belum dipasang. Bahkan, saat sidak tidak ditemukan aktivitas pengerjaan atap. Yang terpasang hanya kerangka atap.</p>
<p>"Pengerjaan kalau menurut saya masih 40 persen. Karena pengerjaan atap belum. Hanya ada beberapa kerangka atap saja, seperti kuda-kuda yang sudah naik. Tapi saya lihat kemarin itu tidak ada aktivitas pengerjaan atap," terangnya.</p>
<p>Sementara itu, proyek tersebut dijadwalkan selesai pada tanggal 23 Desember. Sehingga hanya tersisa waktu sekitar 20 hari. Karena itu, menurut Komisi IV DPRD Sampang, proyek tersebut sulit rampung tepat waktu. Kecuali ditopang oleh jumlah pekerja yang banyak dengan sistem lembur.</p>
<p>"Dalam kurun waktu 20 hari. Menurut saya susah ya. Kecuali ditopang oleh tukang yang banyak dan material siap. Juga kerja siang malam. Mungkin bisa," jelasnya.</p>
<p>Anggaran pembangunan Puskesmas Pulau Mandangin menelan biaya sebesar Rp6,3 miliar. Pembangunan tersebut dikerjakan oleh CV. Andien.</p>
<p>Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut, pengerjaan Puskesmas Pulau Mandangin tidak sesuai ketentuan atau kesepakatan kontrak. Sehingga berkemungkinan terjadi pemutusan kontrak dengan pihak pelaksana. Bahkan pelaksana terancam di-<em>blacklist</em>.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sampang, dr. Abdulloh Najich menyampaikan, jika pengerjaan pembangunan tidak sesuai ketentuan, maka akan dilakukan <em>blacklist</em>. Meski begitu, pihaknya mengupayakan pembangunan sesuai target dan kualitas.</p>
<p>"Pertama, kita akan memanggil pengawas dan kontraktornya. Kami akan memberikan rekomendasi-rekomendasi terkait temuan visitasi dari anggota DPRD. Selanjutnya, kita akan mengejar <em>deadline </em>tanggal 23 Desember,” ungkapnya, Selasa (3/12/2024).</p>
<p>dr. Abdullah Najich menegaskan, pihaknya tetap berharap pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Pulau Mandangin tetap mengutamakan kualitas. Sehingga perlu menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk tetap menjaga kualitas. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polres Sampang Pulangkan Tiga Korban TPPO ke Kampung Halaman di NTB</title>
<link>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-pulangkan-tiga-korban-tppo-ke-kampung-halaman-di-ntb</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/polres-sampang-pulangkan-tiga-korban-tppo-ke-kampung-halaman-di-ntb</guid>
<description><![CDATA[ Para korban TPPO itu mendapat tiket pesawat gratis dari Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675136f25f9f7.webp" length="57396" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 13:45:46 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Perdagangan Orang, TPPO, kriminal, korban, NTB, suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP – </strong>Kepolisian Resor (Polres) Jombang memulangkan tiga korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke daerah asalnya di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka yaitu S (39), D (32) dan P (38).</p>
<p>Ketiganya diantar ke Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang. Para korban TPPO itu mendapat tiket pesawat gratis dari Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono.</p>
<p>Sebelumnya, polisi menggeledah rumah tersangka berinisial F di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Kota Sampang pada Jumat (29/11/2024) malam.</p>
<p>AKBP Hendro menjelaskan, dalam menjalankan aksi perdagangan orang, tersangka F menggunakan modus untuk dipekerjakan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab secara ilegal.</p>
<p>Kasus TPPO menjadi sebuah kejahatan berat karena telah menjadi perhatian dunia internasional. Sebab, perdagangan orang merupakan kejahatan lintas negara atau transnational crime.</p>
<p>AKPB Hendro menyebut, pengungkapan kasus TPPO itu merupakan bentuk dukungan Polres Sampang terhadap atensi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. </p>
<p>“Sekaligus tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan seluruh jajarannya untuk memaksimalkan penangkapan para pelaku TPPO," pungkasnya. <strong>(**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hadapi Puncak Musim Hujan di Januari, BPBD Sampang Warning 3 Kelurahan Rawan Banjir</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hadapi-puncak-musim-hujan-di-januari-bpbd-sampang-warning-3-kelurahan-rawan-banjir</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hadapi-puncak-musim-hujan-di-januari-bpbd-sampang-warning-3-kelurahan-rawan-banjir</guid>
<description><![CDATA[ Bulan November 2024, kondisi cuaca masih berstatus awal musim hujan. Artinya, hingga akhir tahun, curah hujan diprediksi tidak akan begitu intens.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_675129d604708.webp" length="31234" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 13:29:42 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>bencana, angin, puting beliung, BPBD, suarjatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di wilayah Madura akan terjadi pada Januari dan Februari 2025.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Chandra Ramadhani Amin mengatakan, musim hujan ini dimungkinkan akan berada pada kategori normal. Meski begitu, intensitas hujan akan lebih tinggi dari awal musim.</p>
<p>"Untuk prediksi puncak musim penghujan itu akan terjadi Januari hingga Februari 2025 mendatang," jelasnya, Rabu (04/12/2024).</p>
<p>Menurut Chandra, pada bulan November 2024, kondisi cuaca masih berstatus awal musim hujan. Artinya, hingga akhir tahun, curah hujan diprediksi tidak akan begitu intens. </p>
<p>"Kalau sekarang ini, wilayah Madura, termasuk Sampang, masih awal musim penghujan. Curah hujan terkadang tinggi. Namun dengan durasi singkat," terangnya.</p>
<p>Namun saat ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi atau dampak yang bisa terjadi. Salah satunya angin kencang, petir dan angin puting beliung.</p>
<p>Chandra menyebut, di Kabupaten Sampang terdapat beberapa wilayah rawan bencana yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Terutama bencana banjir.</p>
<p>Di wilayah perkotaan, ada tiga kelurahan yang rawan terdampak banjir. Yakni Kelurahan Dalpenang, Kelurahan Rongtengah dan Kelurahan Banyuanyar. Sementara lainnya menyebar.</p>
<p>Sedangkan untuk daerah pedesaan, yaitu Desa Pangelen, Desa Kamoning dan Kecamatan Jrengik. Namun yang paling rawan terdampak bencana banjir tetap berada di wilayah kota.</p>
<p>"Karena yang pasti mobilitas masyarakat terganggu," tuturnya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi banjir, BPBD Sampang tidak bisa berbuat banyak. Sebab belum bisa melakukan penambahan alat deteksi. Sehingga hanya mampu menggunakan alat yang sudah ada.</p>
<p>Yang bisa dilakukan hanya mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG. Terutama saat hendak beraktivitas di luar rumah.</p>
<p>"Jaga kondisi kesehatan dan masyarakat bisa gotong royong membersihkan saluran air. Supaya tidak ada genangan air," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Warga Pantura Sampang Digerebek Polisi Beserta 11 Gram Sabu</title>
<link>https://suarajatimpost.com/warga-pantura-sampang-digerebek-polisi-beserta-11-gram-sabu</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/warga-pantura-sampang-digerebek-polisi-beserta-11-gram-sabu</guid>
<description><![CDATA[ Tidak dijelaskan asal-usul barang haram tersebut. Namun polisi tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_67506745be9e6.webp" length="47042" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 21:32:20 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Narkotika, pantura sampang</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, berinisial AS kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu di rumahnya.</p>
<p>Pria 47 tahun itu digerebek polisi di rumahnya, Rabu (4/12/2024). Dari penggerebekan itu, ditemukan barang bukti berupa 11,18 gram sabu yang telah dikemas dalam puluhan paket kecil siap edar.</p>
<p>Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sampang, AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari laporan warga yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah pantai utara (pantura) Sampang.</p>
<p>"Tim yang dikerahkan segera melakukan penyelidikan dan berhasil mendeteksi kondisi dan keberadaan pelaku," ungkapnya, Rabu (4/12/2024).</p>
<p>Saat penggeledahan, petugas menemukan 7 paket sabu yang dibungkus plastik klip transparan, yang dikenal sebagai paket hemat. Barang tersebut disimpan di dalam lemari di dalam kamar pelaku. </p>
<p>"Barang bukti sabu tersebut telah dipecah menjadi paket kecil. Ini mengindikasikan pelaku memang aktif mengedarkan narkoba dalam jumlah signifikan selama beberapa bulan terakhir," ucapnya.</p>
<p>AKBP Hendro tidak menjelaskan asal-usul barang haram tersebut. Namun pihaknya tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. Termasuk pemasok yang bekerja sama degan AS. </p>
<p>Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 Undagn-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>
<p>“Ancaman hukuman pidana minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tutup AKBP Hendro. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Ali Wafa</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Penghitungan Suara Pilkada 2024 Tingkat Kabupaten di Sampang Dijaga Ketat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/penghitungan-suara-pilkada-2024-tingkat-kabupaten-di-sampang-dijaga-ketat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/penghitungan-suara-pilkada-2024-tingkat-kabupaten-di-sampang-dijaga-ketat</guid>
<description><![CDATA[ Demi keamanan dan kondusifitas rekapitulasi, tidak semua orang dapat masuk ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_674ff5bfc6367.webp" length="46104" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 14:30:08 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>Rekapitulasi, Penghitungan, Suara, Tingkat Kabupaten</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilihan serentak Pilkada 2024 tingkat Kabupaten Sampang, Madura dimulai, Rabu (4/12/2024).</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung di gedung GOR Indoor, Jalan KH. Wahid Hasyim dengan pengamanan yang sangat ekstra. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya konflik dan demi lancarnya penghitungan suara.</p>
<p>Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang Fadli mengatakan, bahwa mengenai keamanan tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. </p>
<p>Perlu diketahui, bahwa pada saat ini ada ratusan personil disiagakan untuk mengamankan jalannya rekapitulasi tingkat Kabupaten.</p>
<p>"Personel pengamanan sudah dibagi di beberapa titik. Mulai ring 1 hingga 3, termasuk di belakang gedung juga terdapat personil keamanan," terangnya.</p>
<p>Demi keamanan dan kondusifitas rekapitulasi, tidak semua orang dapat masuk, melainkan hanya Bawaslu, saksi dari masing-masing pasangan calon (Paslon) dan badan Adhoc PPK serta Panwacam.</p>
<p>"Untuk jalannya rekapitulasi ini ditargetkan berjalan selama dua hari, mulai tanggal 4-5 selesai," pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Perempuan Asal Lombok NTB Jadi Korban Perdagangan Manusia di Sampang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tiga-perempuan-asal-lombok-ntb-jadi-korban-perdagangan-manusia-di-sampang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tiga-perempuan-asal-lombok-ntb-jadi-korban-perdagangan-manusia-di-sampang</guid>
<description><![CDATA[ Atas tindakan tersebut, pelaku terjerat undang-undang (UU) No.18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202412/image_870x580_674fe54244a79.webp" length="51552" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 12:33:30 +0700</pubDate>
<dc:creator>Fadil</dc:creator>
<media:keywords>TPPO, kriminal, perdagangan orang, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, SJP - </strong>Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan orang (TPPO) Polres Sampang berhasil menangkap F (47) warga Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang yang diduga sebagai pelaku sindikat perdagangan orang pada, Selasa, (3/12/2024).</p>
<p>Menurut Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono, ketiga korban merupakan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial S (39), D (32) dan P (38). </p>
<p>"Ada satu orang yang diamankan dalam kasus ini, salah satunya (F) dan dua lainnya B dan M masih dalam pengejaran (DPO)," jelasnya.</p>
<p>Kronologisnya, para terduga pelaku menghubungi rekannya yang berbeda di Lombok untuk merekrut dan mencarikan korban dengan diiming-imingi bekerja ke luar negeri secara resmi tanpa biaya. </p>
<p>“Setelah mendapatkan korban, B dan M yang kini masih (DPO) menjual per orang seharga Rp 15 juta kepada F secara ilegal," ucapnya.</p>
<p>Selanjutnya, para pelaku membuat dokumen paspor yang tidak sesuai prosedur, yaitu visa wisata. Padahal korban meminta visa kerja. </p>
<p>Lalu F menampung ketiga korban selama lima bulan di rumahnya.</p>
<p>"Dalih menunggu informasi pemberangkatan dari temannya yang ada di Arab Saudi. Yang dimana nantinya korban akan dijual seharga Rp 40 juta per orang oleh tersangka F," ungkapnya.</p>
<p>Atas tindakan tersebut, pelaku terjerat undang-undang (UU) No.18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.</p>
<p>“Tersangka akan dihukum minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.” pungkasnya. (*)</p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>