<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Suara Jatim Post &amp; Achmad</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rss/author/achmad</link>
<description>Suara Jatim Post &amp; Achmad</description>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 Suara Jatim Post. All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>Kisah Jarot Eks PMI Banyuwangi Sukses Beternak Kambing Perah, Bupati Ipuk : Layak Jadi Inspirasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kisah-jarot-eks-pmi-banyuwangi-sukses-beternak-kambing-perah-bupati-ipuk-layak-jadi-inspirasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kisah-jarot-eks-pmi-banyuwangi-sukses-beternak-kambing-perah-bupati-ipuk-layak-jadi-inspirasi</guid>
<description><![CDATA[ Kisahnya ini pun terdengar hingga telinga Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Istri Menpan RB, Abdullah Azwar Anas ini pun menyambangi peternakan kambing perah milik Jarot. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202407/image_870x580_6683f2a971168.webp" length="43430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 21:00:47 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Susu, kambing, PMI, Banyuwangi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Banyuwangi tak pernah kekurangan orang kreatif nan menginspirasi. Seperti pria bernama Jarot Setiawan di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung. </p>
<p>Sempat dua kali mengadu nasib sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), kini dia bisa sukses berpenghasilan di rumah dengan bisnis peternakan kambing perah. </p>
<p>Dia mengawali usahanya sejak 2016 memanfaatkan ladang jeruk miliknya, kini ia sudah memiliki 200 ekor kambing perah. Dengan jumlah kambingnya itu, usaha berjalan mulus dengan menghasilkan ratusan liter susu kambing per harinya. </p>
<p>Jarot bercerita dia menjadi PMI di Taiwan. Bahkan dua kali, dia beradu nasib di negara berjuluk naga kecil asia tersebut. </p>
<p>Pertama dia berangkat pada tahun 1999 hingga 2002, lalu dia kembali ke tanah air. Sempat mencoba berbagai pekerjaan dan usaha namun upayanya dirasa tak sesuai dengan yang diharapkan. </p>
<p>Tahun 2006 dia kembali berangkat ke Taiwan. Tiga tahun bekerja di negeri orang, tahun 2009 ia kembali pulang ke kampung halamannya. </p>
<p>Sepulangnya ke kampung halaman, ia sempat mencoba peruntungan dengan menjadi petani jeruk, namun sejak 2016 beralih ke usaha peternakan kambing perah.</p>
<p>"Waktu itu kerja ngelas di Taiwan, terus pulang ikut bertani jeruk dengan keluarga. Akhirnya saya memilih beternak kambing perah sejak tahun 2016 hingga saat ini," kata Jarot.</p>
<p>Saat ini memiliki sekitar 200 ekor kambing perah produktif jenis Sapera. Dengan rata-rata produksi susu kambing mencapai 700-1000 liter per minggu.</p>
<p>"Satu kambing rata-rata bisa menghasilkan 1 sampai 2 liter susu tiap hari. Total rata-rata tiap hari bisa dapat 100-150 liter, tergantung produktivitas kambingnya," terang Jarot.</p>
<p>Jarot menambahkan susu kambing yang dihasilkan setiap minggunya dikirim ke supplier pabrik susu bubuk di Yogyakarta dan Semarang. Untuk susu kambing per liternya dihargai Rp 16 ribu.</p>
<p>"Kita jual ke supllier dalam bentuk beku. Setiap minggunya bisa ambil 700 hingga 1000 liter susu kambing," tuturnya. </p>
<p>Kisahnya ini pun terdengar hingga telinga Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Istri Menpan RB, Abdullah Azwar Anas ini pun menyambangi peternakan kambing perah milik Jarot. </p>
<p>Menurut Ipuk kisah Jarot ini menggambarkan tentang kerja keras dan upaya pantang menyerah. Jarot menjadi contoh bagaimana sektor pertanian dan peternakan memiliki prospek untuk dikembangkan. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202407/image_870x_66841d7a828b7.webp" alt=""></p>
<p>"Kisah sukses Mas Jarot dalam mengembangkan usaha susu kambing perah ini bisa menjadi inspirasi anak-anak muda Banyuwangi. Merintis usaha dari nol, hingga kini menjadi salah satu pemasok susu kambing," tutur Ipuk di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Seneporejo, Selasa (2/7/2024).</p>
<p>Ipuk menambahkan usaha kambing perah saat ini adalah bisnis yang menjanjikan. Saat ini mulai ada tren banyak masyarakat yang beralih dari susu sapi ke susu kambing. </p>
<p>Ada penelitian menyebut kandungan gizi susu kambing yang lebih banyak daripada susu sapi. Harganya juga lebih mahal susu kambing. </p>
<p>"Susu kambing saat ini banyak diminati masyarakat, sehingga beternak kambing perah bisa menjadi pilihan," kata Ipuk. </p>
<p>Ipuk juga menepis persepsi masyarakat yang menyebut susu kambing tidak enak. Saat di peternakan Jarot, Ipuk turut membuktikan dengan meminum susu kambing.</p>
<p>"Susunya enak, tidak bau prengus. Jadi selama ini kesan susu kambing itu bau, tidak benar. Bentuknya lebih kental dari susu sapi. Dan yang terpenting, harganya lebih mahal dari susu sapi," tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bantu Pengembangan Usaha Anak Muda, Banyuwangi Kembali Gelar Jagoan Bisnis</title>
<link>https://suarajatimpost.com/bantu-pengembangan-usaha-anak-muda-banyuwangi-kembali-gelar-jagoan-bisnis</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/bantu-pengembangan-usaha-anak-muda-banyuwangi-kembali-gelar-jagoan-bisnis</guid>
<description><![CDATA[ Jagoan Bisnis adalah satu dari 3 program inkubasi bagi anak-anak muda Banyuwangi yang dikemas dalam Jagoan Banyuwangi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202407/image_870x580_66822491d86bd.webp" length="27594" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 10:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Jagoan bisnis, banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Pemkab Banyuwangi kembali menggelar program inkubasi bagi anak muda, Jagoan Bisnis. Sebanyak 75 anak muda yang tengah menjalankan usaha mengikuti Jagoan Bisnis untuk menguatkan dan mengembangkan usahanya.</p>
<p>Jagoan Bisnis adalah satu dari 3 program inkubasi bagi anak-anak muda Banyuwangi yang dikemas dalam Jagoan Banyuwangi. Jagoan Bisnis berfokus pada pengembangan bisnis secara umum, Jagoan Tani pengembangan usaha di sektor pertanian dan turunannya, serta Jagoan Digital program inkubasi bagi anak muda yang bergerak di sektor TIK.</p>
<p>"Jagoan Bisnis ajeg kami gelar tiap tahun untuk memberikan dukungan penguatan bisnis secara komprehensif  bagi anak anak muda daerah untuk mengembangkan bisnisnya. Fokus pemkab kali ini ingin agar usaha yang sudah berjalan bisa naik kelas," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin, (1/7/2024).</p>
<p>Pada tahun ini, ada 75 wiraswasta muda menjadi peserta program ini. Mereka adalah  bisnis owner yang usahanya sudah berjalan dan ber-omset. Mulai dari bisnis food and beverage, tour n travel, kerajinan, fashion dan jasa.</p>
<p>Mereka akan dibekali materi tentang penguatan usaha komprehensif untuk naik kelas, seperti manajemen, akses permodalan hingga pengembangan pasar bersama ahli-ahlinya.</p>
<p>"Tahun ini konsepnya kita rubah. Bila tahun-tahun sebelumnya kita menjaring ide bisnis dan rintisan usaha, namun sekarang justru mereka yang sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkan usahanya yang menjadi peserta inkubasi," kata Ipuk.</p>
<p>Lewat program ini, Ipuk berharap bisnis mereka semakin maju. “Harapannya bisa mendorong pertumbuhan bisnis yang berdampak positif bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan kontribusi dalam memperkuat ekosistem wirausaha di Banyuwangi,” terang Ipuk.</p>
<p>Jagoan Bisnis terdiri atas serangkaian program yakni Online Session yang berlangsung pada 20-21 Juni 2024, yang diikuti oleh 178 talenta. Selanjutnya Offline Sesion pada 27-28 Juni, diikuti oleh 75 peserta yang lolos seleksi.</p>
<p>Ketua Program Jagoan Banyuwangi, Dias Satria, menambahkan Jagoan Bisnis akan menghadirkan sejumlah narasumber yang telah berkiprah di bisnis korporat hingga pebisnis sukses. Mereka memberikan bekal manajemen, penguatan SDM, membangun jaringan hingga success story dalam membangun bisnis.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202407/image_870x_668237cb7e76d.webp" alt=""></p>
<p>"Di antaranya Mas Eko Andi Suryo Senior Trainer sekaligus Dosen Teknik Universitas Brawijaya yang fokus pada Mindset dan Leadership dalam bisnis. Ada Arief Bawono dari Lego Serious Play yang memberi materi tentang manajemen  bisnis dan keuangan," kata Dias yang juga dosen di fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Brawijaya.</p>
<p>Selain itu juga ada dari Millenial Job Center yang memiliki jaringan startup di Jatim. Tujuannya untuk mengkoneksikan startup bisnis yang ada di Banyuwangi dengan yang ada di Jatim sehingga mereka bisa masuk ekosistem yang lebih besar.</p>
<p>"Juga ada Derry Noto, pebisnis appearel olahraga yang produknya sudah tembus pasar nasional. Ada juga sejumlah pebisnis lokal yang ikut berbagi perjalanan membangun bisnis," kata Dias.</p>
<p>Nantinya akan dipilih lima talenta terbaik yang akan mendapatkan insentif permodalan senilai Rp. 25 juta. Selain itu pemenang juga akan mendapatkan fasilitas sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).</p>
<p>"Para pemenang juga akan mendapat kesempatan studi bisnis di perusahaan besar, untuk menambah wawasan ekosistem  bisnis dan melihat secara langsung bagaimana sebuah bisnis berkembang," kata Dias<strong>.(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p> </p>
<p></p>
<p> </p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Gali Potensi Daerah, Banyuwangi Gelar Kejurkab Sepatu Roda</title>
<link>https://suarajatimpost.com/gali-potensi-daerah-banyuwangi-gelar-kejurkab-sepatu-roda</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/gali-potensi-daerah-banyuwangi-gelar-kejurkab-sepatu-roda</guid>
<description><![CDATA[ Kejuaraan ini mendapat animo yang tinggi dari masyarakat. Selama kejuaraan berlangsung, sorak sorai terdengar untuk mendukung keluarga, teman, dan para penggemar olahraga sepatu roda. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_668152b15775f.webp" length="45918" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 20:30:38 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Kejurkab, Atlet, olahraga, sepatu roda, KONI, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berupaya maksimal mewadahi segala potensi yang ada di wilayahnya. Seperti menjaring bibit-bibit atlet unggul.</p>
<p>Seperti pada, Minggu (30/6/2024), Pemkab Banyuwangi menggelar Kejurkab Sepatu Roda di GOR Tawangalun. Ajang ini sedikitnya diikuti oleh 60 an atlet dari berbagai usia. </p>
<p>Mereka terbagi dalam kelompok umur mulai 5 hingga 19 tahun. Ada tiga kategori yang dilombakan dalam kejuaraan kali ini, yaitu kategori pemula, kategori standar dan kategori speed.</p>
<p>Kejurkab dibuka oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah yang sekaligus menjabat Ketua Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Banyuwangi.</p>
<p>Kejurkab ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi kita menjaring bibit atlet berbakat sepatu roda.</p>
<p>“Tidak sekedar kompetisi, namun ajang ini dalam rangka menjaring bibit-bibit unggul juga, untuk kita persiapkan mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi. Seperti Porprov dan ajang nasional lainnya,” kata Sugirah.</p>
<p>Puluhan atlet yang mengikuti lomba mempertontonkan kemampuan serta kecepatan mereka di lintasan. Dengan berbagai usia dan latar belakang, para atlet ini menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi terhadap olahraga sepatu roda.</p>
<p>"Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini, akan muncul lebih banyak atlet berbakat dari Banyuwangi dan sekitarnya yang bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional," tutur Sugirah.</p>
<p>Sugirah juga mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi untuk menyediakan lintasan khusus bagi atlet sepatu roda.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_6681671e2d184.webp" alt=""></p>
<p>“Karena selama ini masih belum punya lintasan. Sehingga kami dorong untuk bisa disiapkan. Harapannya, para atlet lebih nyaman saat berlatih,” katanya.</p>
<p>Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Ahmad Khairullah menambahkan, pihaknya menyambut baik adanya lintasan khusus sepatu roda yang akan difasilitasi pemerintah.</p>
<p>Bagi KONI, fasilitas yang memadai akan menambah semangat bagi para atlet untuk terus berlatih, sehingga skill mereka bisa berkembang pesat.</p>
<p>“Apalagi ada sejumlah atlet sepatu roda yang kita proyeksikan untuk mengikuti Porprov Jatim 2025 di Malang Raya nanti. Dengan adanya dukungan Pemkab, kami optimis Banyuwangi bisa menoreh prestasi,” cetus dia.</p>
<p>Kejuaraan ini mendapat animo yang tinggi dari masyarakat. Selama kejuaraan berlangsung, sorak sorai terdengar untuk mendukung keluarga, teman, dan para penggemar olahraga sepatu roda.</p>
<p>Kehadiran penonton yang ramai ini memberikan semangat tambahan bagi para atlet sepatu roda untuk memberikan penampilan terbaik mereka.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Cara Kreatif Peternak Banyuwangi Kelola Limbah Jadi Biogas dan Pupuk Organik</title>
<link>https://suarajatimpost.com/cara-kreatif-peternak-banyuwangi-kelola-limbah-jadi-biogas-dan-pupuk-organik</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/cara-kreatif-peternak-banyuwangi-kelola-limbah-jadi-biogas-dan-pupuk-organik</guid>
<description><![CDATA[ Biogas dimanfaatkan menjadi bahan bakar pengganti LPG untuk memasak. Saat ini beberapa rumah di sekitar peternakan telah menggunakan biogas untuk kebutuhan memasak. Mereka juga menggunakan biogas untuk kebutuhan penerangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_66815101c3daa.webp" length="51084" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 20:00:22 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Biogas, peternakan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Peternak domba (sopas) di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi memiliki cara kreatif mengurai persoalan limbah di kandangnya.</p>
<p>Bahkan limbah di peternakan itu menjadi nol persen. Cara mereka mengelola limbah yakni memanfaatkan kotoran hewan ternak menjadi biogas dan slurry (pupuk organik cair). </p>
<p>Pengelolaan biogas dan bio-slurry dikelola di dalam area peternakan dikelola oleh para petani dan peternak Kelompok Tani Sumber Rejeki.</p>
<p>Biogas dimanfaatkan menjadi bahan bakar pengganti LPG untuk memasak. Saat ini beberapa rumah di sekitar peternakan telah menggunakan biogas untuk kebutuhan memasak. Mereka juga menggunakan biogas untuk kebutuhan penerangan. </p>
<p>Selain menjadi biogas, kotoran hewan ternak tersebut juga diolah dijadikan bio-slurry yang dijadikan sebagai pupuk organik. </p>
<p>Bio-slurry merupakan ampas biogas. Meskipun ampas, namun slurry memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk pertanian. Sebagai pupuk alami slury mampu mengikat nutrisi tanah sekaligus menggemburkan tanah yang keras. </p>
<p>Bio-slurry memiliki mikroba probiotik yang mampu meningkatkan kesuburan tanah, sehingga berdampak kepada kualitas dan kuantitas hasil panen.</p>
<p>"Apa yang dilakukan para peternak di desa ini merupakan solusi agar limbah peternakan menjadi nol persen, karena tidak ada limbah dari peternakan yang tersisa," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat mengunjungi peternakan domba tersebut, di sela program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Sumbermulyo.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_6681629cd5186.webp" alt=""></p>
<p>"Selain itu hasilnya juga bisa dimanfaatkan oleh para petani untuk pupuk organik, sehingga mengurangi biaya produksi. Yang terpenting lagi proses kreatif ini juga turut menjaga kesuburan tanah," tambah Ipuk.</p>
<p>Pengolahan limbah ternak ini mulai berjalan sejak awal 2023 lalu. Sarman, pemilik peternakan domba mengatakan, pengolahan limbah ini merupakan hasil kerjasama kelompok tani, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Banyuwangi, dan program doktor mengabdi Universitas Brawijaya.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, dibangun instalasi digester biogas, untuk mengolah limbah kotoran ternak. Sarman menjelaskan proses pengolahan limbah ini cukup mudah. </p>
<p>"Kotoran ternak dimasukkan dalam mixer untuk dihaluskan. Setelah halus masuk ke tabung biogas, untuk diambil gas-nya," kata Sarman.</p>
<p>Setelah gasnya diambil, ampas dari kotoran tersebut menjadi bio-slurry yang dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk petani. </p>
<p>"Pupuk organik ini selain kami gunakan sendiri juga dijual ke kelompok-kelompok petani lainnya di Banyuwangi dalam bentuk pupuk organik cair," tambah Sarman.<strong> (*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Potensi Makin Terangkat, Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Jaringan Geopark Global</title>
<link>https://suarajatimpost.com/potensi-makin-terangkat-banyuwangi-jadi-tuan-rumah-konferensi-internasional-jaringan-geopark-global</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/potensi-makin-terangkat-banyuwangi-jadi-tuan-rumah-konferensi-internasional-jaringan-geopark-global</guid>
<description><![CDATA[ Ini juga menjadi ruang kolaborasi antar Badan Pengelola, Geopark Youth Forum, dan organisasi kepemudaan lain di Indonesia untuk mengembangkan program-program inovasi di Kawasan Geopark. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_66814d0ce6b20.webp" length="65326" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 19:30:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Banyuwangi, geopark, pariwisata, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Menjalin kerjasama global untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dalam kerangka geopark, Banyuwangi menjadi tuan rumah pelaksanaan pre-event Geotourism Festival.</p>
<p>Event ini adalah rangkaian event global, The 5th Geotourism Festival &amp; International Conference 2024 yang puncaknya akan dilaksanakan di Sydney, Australia.    </p>
<p>Geotourism Festival adalah ajang yang digelar jaringan geopark global yang fokus mengangkat isu-isu konservasi, edukasi, mitigasi bencana, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal terutama bidang geowisata.</p>
<p>Tahun ini rangkaian Geotourism Festival digelar di tiga tempat, yakni Ijen Geopark (29 Juni-1 Juli), Rinjani Geopark (4 Juli), dan puncaknya digelar konferensi di Sidney, Australia (18-19 Juli) dimana Bupati Ipuk Fiestiandani diundang menjadi salah satu pembicaranya.</p>
<p>Ijen Geopark sendiri telah resmi menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG) sejak 2023 lalu.</p>
<p>"Rangkaian kegiatan Geotourism Festival menjadi ruang bersama, berkolaborasi mengembangkan program-program inovasi dan pembangunan geopark yang berkelanjutan di wilayah Asia-Pasifik," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.</p>
<p>Sebelumnya, saat pengukuhan Ijen Geopark sebagai bagian UGG, di Maroko 2023 lalu, Bupati Ipuk telah melakukan kerja sama penandatanganan MoU dengan sejumlah pengelola UGG partner dari beberapa negara.</p>
<p>Di antaranya adalah UGGp Aso (Jepang), M’Goun (Maroko), Langkawi (Malaysia), dan Dewan Geosains Australia (Australian Geoscience Council).</p>
<p>"Dengan terkoneksi ke UNESCO, Geopark Ijen dan Banyuwangi akan bisa lebih dikenal secara internasional dan yang paling penting mendorong Banyuwangi untuk mengembangkan konsep pembangunan berkelanjutan,” kata Ipuk.</p>
<p>Geotourism Festival yang digelar di Banyuwangi dan dibuka Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono ini berisi beragam rangkaian kegiatan.</p>
<p>Mulai dari Youth Program &amp; Poster Exhibition, di Kampus Poliwangi, Sabtu (29/6/2024), Geopark Youth Camp Festival, di Geosite Watudodol, Sabtu-Minggu (29-30/6/2024), Field Trip Ijen Geopark, di Kawah Ijen Banyuwangi, Minggu (30/6/2024), International Geopark Symposium dan International Community Service, di Kampus Poliwangi, Senin (1/7/2024).</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_66815d8f0e1e3.webp" alt=""></p>
<p>Ketua Jaringan Geopark Indonesia, M Farid Zaini, mengatakan, tahun ini pre-event geotourism festival berfokus pada youth forum.</p>
<p>Ini juga menjadi ruang kolaborasi antar Badan Pengelola, Geopark Youth Forum, dan organisasi kepemudaan lain di Indonesia untuk mengembangkan program-program inovasi di Kawasan Geopark.</p>
<p>"Program ini diikuti 160 anak muda dari berbagai kalangan di Indonesia. Mereka berasal dari Jaringan Geopark Indonesia, berbagai perguruan tinggi di Indonesia, instansi, dan organisasi kepemudaan lainnya,” kata Farid.</p>
<p>Farid mengatakan geofest tidak hanya ajang berbagi ilmu, tetapi juga untuk memperkuat jaringan serta melanjutkan kolaborasi lintas negara.</p>
<p>"Salah satu esensi dengan menjadi UGG adalah kita bisa berjejaring, memanfaatkan jejaring yang ada. Karena dengan begitu akan menjadi lebih menikmati semua perjalanan perkembangan geopark bersama-sama," terangnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyuwangi Kenalkan Potensi Ragam Arsitektur Nusantara Lewat FAN</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-kenalkan-potensi-ragam-arsitektur-nusantara-lewat-fan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-kenalkan-potensi-ragam-arsitektur-nusantara-lewat-fan</guid>
<description><![CDATA[ Bagi anda yang ingin tau tentang ragam arsitektur Banyuwangi, tepat bagi anda untuk mendatangi Festival Arsitektur Nusantara (FAN) yang digelar Pemkab Banyuwangi pada 26 Juni hingga 7 Juli di Agro Wisata Tamansuruh (AWT). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667fd8c1b2213.webp" length="62166" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 29 Jun 2024 17:00:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemerintahan, Bupati, sekda, forkopimda, forum anak, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Hanya dikenal dengan potensi alamnya yang luar biasa, nampaknya ungkapan itu kurang lengkap untuk menggambarkan ragam potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi. </p>
<p>Kabupaten Banyuwangi juga memiliki potensi kekayaan dari di bidang kontruksi seni bangunan, pas bagi anda yang ingin belajar tentang dunia arsitektur.</p>
<p>Bagi anda yang ingin tau tentang ragam arsitektur Banyuwangi, tepat bagi anda untuk mendatangi Festival Arsitektur Nusantara (FAN) yang digelar Pemkab Banyuwangi pada 26 Juni hingga 7 Juli di Agro Wisata Tamansuruh (AWT). </p>
<p>Festival Arsitektur Nusantara (FAN) yang digelar Pemkab Banyuwangi memasuki tahun ke-4. Kali ini, FAN 2024 mengusung tema desain "Arsitektur dan Air". </p>
<p>Puluhan desain arsitek dari Banyuwangi dan daerah lain di Jawa Timur yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jatim menampilkan karyanya yang berwawasan lingkungan.</p>
<p>Menariknya AWT sendiri juga menjadi spot yang dipamerkan. AWT terletak di lereng Gunung Ijen ini menyuguhkan pemandangan pegunungan Ijen dan Selat Bali dari ketinggian sekitar 450 mdpl. </p>
<p>Bangunan AWT mengusug konsep desa Osing dan menjadi salah satu contoh desain arsitek yang menerapkan konsep " Arsitek dan Air". Dimana di sekeliling bangunan terdapat empat kolam yang berfungsi untuk menurunkan suhu saat cuaca panas. Dari lokasi ini juga bisa terlihat landscape AWT dengan hamparan kebun bunga dan sayuran yang mempesona.</p>
<p>Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan FAN menjadi upaya Pemkab Banyuwangi mendorong pembangunan yang berkelanjutan.</p>
<p>Pemkab Banyuwangi terus mendorong pelibatan para arsitek dalam pembangunan bangunan dan ruang-ruang publik. Dia berharap dengan melibatkan para arsitek, bangunan yang ada tidak hanya sekedar memenuhi fungsi namun juga apik secara estetika.</p>
<p>"Melibatkan arsitek juga dapat mendorong penggunaan teknologi hijau dan pendekatan berkelanjutan dalam pembangunan,” kata Ipuk.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_66802daa0f97a.webp" alt=""></p>
<p>Tidak hanya AWT, sejumlah bangunan publik di Banyuwangi dirancang menarik dengan mengedapankan konsep berwawasan lingkungan. </p>
<p>Sebut aja Bandara Banyuwangi yang konsepnya digarap oleh Andra Matin, Pendopo Banyuwangi oleh Adi Purnomo, Stadion Diponegoro oleh Budi Pradono. Termasuk AWT yang salah satunya dirancang oleh Yori Antar.    </p>
<p>Ipuk menambahkan tema desain "Arsitektur dan Air" diangkat karena arsitek sebagai pelaku pembangunan berperan besar dalam pelestarian air atau konservasi. </p>
<p>"Tujuannya untuk menciptakan sebuah bangunan yang menggunakan energi, air dan sumber daya lain seefisien mungkin, melindungi kesehatan penghuni dan meningkatkan produktivitas pengguna," terang Ipuk. </p>
<p>Ditambahkan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo, FAN 2024 adalah rangkaian kegiatan, mulai pameran, seminar dan workshop arsitektur. Pada 29 Juni, akan dihadirkan arsitek Yu Sing yang dikenal sebagai seorang arsitek peduli lingkungan. Karya-karyanya selalu mengusung konsep rumah murah dan ramah alam.</p>
<p>"FAN 2024 juga akan diisi lomba sketsa on the spot pada 30 Juni dengan obyek Rumah Osing di sekitar AWT. Dibuka untuk umum," kata Yayan, panggilan akrab Suyanto.</p>
<p>FAN kali ini juga membuka konsultasi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dinas PU membuat prototipe PBG, yakni desain rumah yang menjadi salah satu syarat keluarnya PBG, sehingga pemohon tinggal memilih prototipe yang telah ada.</p>
<p>"Kami juga mensosialisasikan prototipe PBG, yakni desain rumah yang menjadi salah satu syarat keluarnya PBG. Prototipe ini bisa diakses gratis oleh warga sehingga memangkas waktu dan biaya pengurusan PBG," terang Yayan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyuwangi Art Week &amp;amp; SekarKijang Creative Fest 2024 Tampilkan Ragam Potensi Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-art-week-sekarkijang-creative-fest-2024tampilkan-ragam-potensi-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-art-week-sekarkijang-creative-fest-2024tampilkan-ragam-potensi-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Banyuwangii mengapresiasi program kolaborasi ini yang menampilkan produk-produk UMKM dari berbagai wilayah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667e72ad9819a.webp" length="64404" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 16:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, UMKM</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Pada akhir pekan ini beragam event digelar di Banyuwangi. Salah satunya adalah pameran seni dan produk-produk kreatif yang dibungkus dalam Banyuwangi Art Week &amp; Kuliner dan Sekarkijang Creative Fest 2024 pada 28-30 Juni 2024 di area Gesibu Banyuwangi. </p>
<p>Beraneka kreasi para pengusaha lokal Banyuwangi dan kabupaten sekitarnya ditampilkan secara menarik di event yang didukung penuh oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Jember.</p>
<p>Ada ratusan produk dari 56 UMKM binaan BI Jember  yang berasal dari Banyuwangi dan wilayah sekitarnya seperti Jember, Bondowoso, Situbondo (Sekarkijang).</p>
<p>Di antaranya ada fashion berbahan batik, bahan eco print hingga busana kontemporer. Juga tersedia produk aneka makanan olahan seperti aneka kue kering tradisional,  olahan buah, ikan, unggas, jamu, gula aren sampai gerai kopi lokal. Selain itu juga ditampilkan aneka produk kriya seperti furniture dan kerajinan bambu, berbagai produk rajutan, aksesoris dan home decor hingga aneka kerajinan kulit.</p>
<p>"Terima kasih kepada BI Jember yang terus melakukan pendampingan kepada pelaku usaha lokal hingga berkembang. Event ini layaknya etalase produk-produk UMKM yang telah dibina BI dengan baik, kualitasnya juga bagus,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Jumat (28/6).   </p>
<p>Ipuk mengapresiasi program kolaborasi ini yang menampilkan produk-produk UMKM dari berbagai wilayah. "Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan UMKM daerah sekitar, akan membuka wawasan dan jaringan bisnis yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Sehingga usaha mereka bisa semakin berkembang" harap Bupati Ipuk. </p>
<p>Selain memfasilitasi UMKM, even ini juga mewadahi kreativitas seni anak-anak muda daerah. Selama tiga hari, pengunjung bisa menikmati pertunjukan berbagai aksi seni di panggung Gesibu. Mulai dari pertunjukan Jazz Patrol, Tari Tradisional, Festival Musik Anak Jalanan, Lomba Menyanyi hingga Lomba Memasak serta bakal ada penampilan sejumlah musisi lokal  dan nasional.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667ebb905fa69.webp" alt=""></p>
<p>Event ini juga akan menghadirkan puluhan stand kuliner khas Banyuwangi  yang menyajikan makanan khas “Pindang Koyong” dari sejumlah warung makan favorit warga. Pindang Koyong merupakan masakan berkuah berbahan utama ikan laut dengan cita rasa yang segar.</p>
<p>“Setiap tahunnya kami hadirkan makanan khas lokal secara bergantian, misalnya sebelumnya  Pecel Pitik, Ayam Pedas, Pecel Rawon dan lainnya. Harapannya semakin banyak makanan khas daerah yang dikenal secara nasional,” kata Ipuk.</p>
<p>Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanien Oktaviantie, sebagai rangkaian Banyuwangi Art Week 2024, Bank Indonesia Jember juga telah mengadakan Seminar Nasional untuk meningkatkan kapasitas UMKM daerah. Seminar berlangsung pada 27 Juni 2024 di Pendopo Sabha swagata.</p>
<p>Sementara itu, selama berlangsungnya pameran di Gesibu Blambangan, setiap harinya juga akan digelar talkshow untuk memberikan wawasan bagi UMKM daerah dengan berbagai tema mulai pemanfaatan media sosial untuk promosi hingga peluang ekspor.</p>
<p>“Puncak acara pada hari Minggu malam, 30 Juni dimana akan ada penampilan artis nasional Virzha yang akan menghibur pengunjung,” pungkas Nanin. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyuwangi Punya Posyandu Jiwa, Layanan Inovatif Tangani ODGJ dengan Pemberdayaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-punya-posyandu-jiwa-layanan-inovatif-tangani-odgj-dengan-pemberdayaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-punya-posyandu-jiwa-layanan-inovatif-tangani-odgj-dengan-pemberdayaan</guid>
<description><![CDATA[ Program Posyandu kesehatan jiwa ini digagas oleh Puskesmas Benculuk, Kecamatan Cluring. Program ini melibatkan masyarakat sekitar yang tergabung dalam relawan &quot;Kader Jiwa&quot; yang bertugas membantu tim kesehatan jiwa Puskesmas ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667e6528c3a10.webp" length="71942" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 14:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, posyandu jiwa, kader jiwa, ODGJ</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi punya Posyandu Jiwa. Sebuah tempat rehabilitasi sekaligus sebagai tempat pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). </p>
<p>Menariknya posyandu jiwa ini memberdayakan pasien sesuai dengan minat mereka. Ada yang diarahkan sebagai pelaku seni, penjahit, hingga usaha kuliner. </p>
<p>Posyandu Jiwa ini di Posyandu Benculuk, Kecamatan Cluring. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bahkan sempat bertemu dengan para pasien. </p>
<p>Ipuk Fiestiandani berkesempatan melihat langsung keahlian para pasien ODGJ ini menampilkan seni jaranan, di Balai Dusun Karangrejo, saat kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), di Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kamis (27/6/2024) kemarin. </p>
<p>Mereka ada yang menjadi penabuh gamelan, ada juga yang menjadi penari jaranan buto. “Ini program yang sangat baik. Selain kesehatan mentalnya dipulihkan, para pasien ODGJ juga diberdayakan, sehingga lebih mudah bagi mereka diterima masyarakat,” kata Ipuk.</p>
<p>“Lewat program ini, para pasien ODGJ mendapat dukungan warga sekitar, harapannya bisa segera pulih," tambah Ipuk. </p>
<p>Program Posyandu kesehatan jiwa ini digagas oleh Puskesmas Benculuk, Kecamatan Cluring. Program ini melibatkan masyarakat sekitar yang tergabung dalam relawan "Kader Jiwa" yang bertugas membantu tim kesehatan jiwa Puskesmas. </p>
<p>Saat ini total ada 10 kader jiwa yang terlibat. Para kader ini akan menyampaikan informasi terkait keberadaan dan perkembangan kondisi pasien lalu menginformasikan kepada tim Puskesmas ketika ada suspek ODGJ baru di masyarakat.</p>
<p>“Setelah mendapatkan informasi, tim kami akan meninjau langsung di lapangan. Kami akan melakukan skrining untuk memastikan apakah memang mengalami gangguan mental atau tidak. Skrining juga diperlukan untuk menentukan jenis penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien,” kata Kepala Puskesmas Benculuk, Tatiek Setyaningsih.</p>
<p>Warga yang memang dinyatakan mengalami gangguan mental, akan dilakukan penanganan lanjutan. Seperti pemberian obat dan terapi mental oleh tenaga perawat jiwa.</p>
<p>“Dalam terapi kami, selain ada obat yang harus diminum secara rutin, mereka juga kita beri kesibukan sesuai dengan bakat dan minatnya,” kata dia.</p>
<p>Saat ini ada 14 pasien ODGJ yang aktif memeriksakan diri ke Posyandu Jiwa di Puskesmas Bencukuk. Tim juga siaga 24 jam jika sewaktu-waktu ada laporan dari warga.</p>
<p>"Selain tim Puskesmas, juga melibatkan unsur Forpimka dalam penanganan ini," jelasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Ratusan Kader HMI dan KAHMI Semarakan Nobar Film Lafran Pane di Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ratusan-kader-hmi-dan-kahmi-semarakan-nobar-film-lafran-pane-di-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ratusan-kader-hmi-dan-kahmi-semarakan-nobar-film-lafran-pane-di-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Koordinator Presidium MD KAHMI Banyuwangi, Suyatno mengatakan Lafran Pane adalah tokoh pendiri HMI yang membubuhkan tinta emas dalam catatan sejarah negara Republik Indonesia.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667e3cced17ea.webp" length="84376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 12:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Koordinator Presidium MD KAHMI Banyuwangi, Suyatno, Lafran Pane, HMI</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Banyuwangi khidmat menonton film Lafran Pane, Kamis (27/6) kemarin malam. </p>
<p>Menyaksikan kisah hidup Lafran menjadi hal yang membanggakan bagi kader HMI mengingat, dia adalah pencetus gagasan beridirinya organisasi mahasiswa Islam pertama di Indonesia. </p>
<p>Dalam film yang diproduksi oleh MN KAHMI berkolaborasi dengan Reborn Initiative dan Radepa Studio ini juga menyajikan pahit getirnya perjuangan Lafran mendirikan organisasi ditengah perdebatan tentang keumatan dan kebangsaan setelah Indonesia merdeka.</p>
<p>Koordinator Presidium MD KAHMI Banyuwangi, Suyatno mengatakan Lafran Pane adalah tokoh pendiri HMI yang membubuhkan tinta emas dalam catatan sejarah negara Republik Indonesia. </p>
<p>Lafran Pane berjuang menyatukan mahasiswa Islam di tengah perdebatan tentang keumatan dan kebangsaan setelah Indonesia merdeka.</p>
<p>"Acara nobar ini bertujuan mengingat bagaimana kerasnya perjuangan Lafran Pane dalam menyatukan mahasiswa Islam dan mendirikan HMI untuk tujuan keumatan dan kebangsaan," kata Suyatno.</p>
<p>Film ini menyoroti perjuangan Lafran Pane dalam memperjuangkan pendidikan, kemerdekaan, dan nilai-nilai Islam di Indonesia. Di dalamnya terangkum bagaimana kuatnya tekad, ketulusan dan pengorbanan Lafran untuk bangsa dan negara.  </p>
<p>Slogan "Saya Lillahita’ala untuk Indonesia" mencerminkan komitmen Lafran Pane dalam menjalankan segala tindakannya dengan ikhlas untuk kepentingan bangsa dan negara. Perjuangan-perjuangan itu yang kemudian mengantarkan Lafran Pane masuk dalam daftar Pahlawan Nasional. </p>
<p>"Semangat-semangat pada diri Lafran seperti itu yang bisa dijadikan teladan dan perlu terus ditumbuhkan pada diri anak muda Indonesia," jelasnya. </p>
<p>Suyatno menambahkan hadirnya film ini mempertegas apa itu HMI dan bagaimana kontribusi HMI untuk bangsa. "Sehingga tidak perlu menjelaskan panjang lebar, karena film ini menjelaskan gamblang mengapa HMI ada," tegas Suyatno.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667e53348e9e9.webp" alt=""></p>
<p>Selain kader HMI dan KAHMI acara nobar ini turut dihadiri sejumlah tokoh pemuda Bumi Blambangam. Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Dwiyanto. Pejabat Polresta Banyuwangi, Lanal dan Kodim. </p>
<p>Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Dwiyanto menambahkan kisah hidup Lafran Pane sangat tepat dijadikan teladan bagi anak muda. </p>
<p>Seorang anak muda berpikiran visioner mengedepankan persatuan, kemaslahatan umat dan bangsa. Gagasannya masih tumbuh subur hingga kini yakni HMI menjadi organisasi kemahasiswaan terbesar yang terus melahirkan sosok kader penerus pemimpin bangsa.</p>
<p>"Dalam film ada kutipan bahwa organisasi ini (HMI) akan sampai pada takdirnya. Dan takdirnya adalah HMI semakin besar dan menyebar di seluruh Indonesia," pungkasnya.</p>
<p>Pihaknya mengajak kader-kader HMI di Banyuwangi untuk berkolaborasi membangun Banyuwangi. Lewat inovasi atau bahkan kritik, Pemkab Banyuwangi terbuka. </p>
<p>"Kami persilahkan kawan-kawan untuk ikut berkolaborasi membangun Banyuwangi. Kami sangat terbuka. Silahkan menyumbangkan ide dan gagasannya. Kami gembira untuk menerima berbagai masukan," terangnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kereta Banyuwangi &amp; Jakarta Diluncurkan Juli, Jurus Baru Tingkatkan Kunjungan Wisatawan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kereta-banyuwangi-jakarta-diluncurkan-juli-jurus-baru-tingkatkan-kunjungan-wisatawan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kereta-banyuwangi-jakarta-diluncurkan-juli-jurus-baru-tingkatkan-kunjungan-wisatawan</guid>
<description><![CDATA[ Dengan adanya perpanjangan hingga Jakarta, kereta yang diluncurkan tahun 2022 ini bakal melayani rute Stasiun Ketapang - Stasiun Pasar Senen via Semarang ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667d075420994.webp" length="38726" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 14:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Plt Kepala Dishub Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja, Banyuwangi - Jakarta, KA Blambangan Ekspress</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Mempunyai rute perjalanan kereta api (KA) Banyuwangi - Jakarta kini bukan lagi angan-angan belaka. Kabar baiknya pada Juli 2024 mendatang, rute ini bakal resmi dilaunching. </p>
<p>Plt Kepala Dishub Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja membenarkan kabar menggembirakan ini. Rencananya rute Banyuwangi - Jakarta bakal dilayani menggunakan rangkaian KA Blambangan Ekspress. </p>
<p>"Ya benar, bakal ada kereta api rute Banyuwangi - Jakarta. Bulan Juli ini bakal dilaunching," kata Komang, Kamis (27/6/2024).</p>
<p>Untuk diketahui, KA Blambangan Ekspress adalah kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi yang selama ini melayani relasi Stasiun Ketapang - Stasiun Semarang Tawang.</p>
<p>Dengan adanya perpanjangan hingga Jakarta, kereta yang diluncurkan tahun 2022 ini bakal melayani rute Stasiun Ketapang - Stasiun Pasar Senen via Semarang. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667d1a090faf4.webp" alt=""></p>
<p>Perjalanan kereta api Banyuwangi - Jakarta memang sudah menjadi topik yang santer diperbincangkan sejak tahun 2023 lalu. PT Kereta Api Indonesia (KAI) bahkan melakukan survei dan riset dengan menyebar link quisioner untuk mengukur animo masyarakat. </p>
<p>Hasil survei menunjukkan harapan masyarakat Banyuwangi memiliki kereta api langsung tujuan Jakarta sangat tinggi. Hasil survei itu yang kemudian menjadi dasar PT. KAI memperpanjang rute Blambangan Ekspress hingga ke Jakarta. </p>
<p>Komang menambahkan hadirnya rute kereta api Banyuwangi - Jakarta ini makin memperbanyak opsi moda transportasi bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Banyuwangi. Dia berharap bertambahnya moda transportasi ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bumi Blambangan. </p>
<p>"Semoga bisa meningkatkan kunjungan ke Banyuwangi sehingga perekonomian masyarakat bisa melejit," tegasnya.<strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Petani Banyuwangi Kembangkan Buah Naga Kuning, Banyak Diburu Customer</title>
<link>https://suarajatimpost.com/petani-banyuwangi-kembangkan-buah-naga-kuning-banyak-diburu-customer</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/petani-banyuwangi-kembangkan-buah-naga-kuning-banyak-diburu-customer</guid>
<description><![CDATA[ Varietas ini memiliki rasa yang unik, perpaduan rasa buah anggur dan leci. Tampilan buahnya juga eksotis, dengan warna kulit kuning keemasan. Inilah yang membuat varietas ini menjadi primadona.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667ce9b715b79.webp" length="64292" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 12:15:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kabupaten Banyuwangi, buah naga kuning</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Banyuwangi telah menjadi salah satu sentra pemasok buah naga terbesar di Indonesia. Tak hanya menanam buah naga merah dan putih, kini petani-petani hortikultura di Banyuwangi mengembangkan buah naga kuning yang tengah menjadi primadona dan diburu banyak orang. </p>
<p>Seperti Mulyadi, petani dari Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran yang sukses mengembangkan buah naga kuning. Sejak satu setengah tahun lalu, Mulyadi mengembangkan buah naga kuning varietas Golden Isis. </p>
<p>Varietas ini memiliki rasa yang unik, perpaduan rasa buah anggur dan leci. Tampilan buahnya juga eksotis, dengan warna kulit kuning keemasan. Inilah yang membuat varietas ini menjadi primadona. </p>
<p>"Harganya juga cukup tinggi. Saat ini di pasaran sudah mencapai Rp 50.000 per kilogram. Sementara buah naga merah di bawahnya," kata Mulyadi saat dikunjungi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di sela kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Selasa (25/6/2024).</p>
<p>Harga yang cukup menggiurkan inilah yang membuat Mulyadi dan sejumlah petani lain di desa itu tertarik untuk menanam buah naga kuning. Saat ini, tak kurang ada 2,5 hektar lahan buah naga kuning di wilayah Kecamatan Pesanggaran. </p>
<p>Mulyadi menyebut pola perawatan buah naga Golden Isis ini tidak jauh beda dengan buah naga merah. Untuk semua lahan buah naganya, Mulyadi memberlakukan perawatan semi organik dengan memadukan penggunaan pupuk kandang dan pupuk kimia, serta kapur dolomit. Didukung dengan penyinaran lampu untuk merangsang pembungaan. </p>
<p>Dengan perawatan yang dia terapkan, tanaman buah naga Golden miliknya tumbuh dan berbuah secara optimal.</p>
<p>"Dari tanam hingga panen pertama biasanya butuh waktu 1-1,5 tahun. Tapi buah naga Golden saya 9 bulan sudah panen perdana dan buahnya bagus," kata Mulyadi. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667cffbd03dd6.webp" alt=""></p>
<p>Dalam 1,5 tahun masa tanam dia mengaku sudah melakukan panen sebanyak 7 kali dengan hasil mencapai 2 ton. Dia menyebut, produknya sudah memenuhi standar kualitas supermarket.</p>
<p>"80 persen hasil panen kami dipasok ke supermarket di wilayah Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta," ungkap Mulyadi. </p>
<p>Dalam mengembangkan buah naga, Mulyadi sangat teliti dan berhati-hati sehingga menghasilkan buah berkualitas sesuai spesifikasi supermarket. Misalnya tidak sembarangan menggunakan pupuk dan perangsang buah. </p>
<p>"Hasilnya ukuran buah seragam, antara 5-8 ons. Ini sesuai standar pasar modern. Mereka tidak mau buah yang ukurannya terlalu besar," ujarnya. </p>
<p>Sementara Bupati Ipuk sangat mendukung upaya para petani buah naga di desa dengan mengembangkan varietas baru. </p>
<p>"Kita memang harus jeli melihat peluang pasar. Selain memperkaya potensi pertanian daerah, ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani karena harganya yang tinggi," ujar Ipuk. </p>
<p>Selain di Kecamatan Pesanggaran, di Banyuwangi, buah naga kuning juga dikembangkan beberapa daerah lainnya. Seperti Kecamatan Muncar, Giri, dan Gambiran. </p>
<p>Pemkab mendukung pengembangannya melalui berbagai program. Selain memberikan pendampingan secara intensif oleh tenaga penyuluh pertanian, juga ada bantuan pupuk, pelatihan sambung pucuk hingga bantuan bibit. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nikmati Eksotisme Budaya dan Alam Banyuwangi dalam Sepekan Agrowisata Tamansuruh</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nikmati-eksotisme-budaya-dan-alam-banyuwangi-dalam-sepekan-agrowisata-tamansuruh</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nikmati-eksotisme-budaya-dan-alam-banyuwangi-dalam-sepekan-agrowisata-tamansuruh</guid>
<description><![CDATA[ Selama satu pekan, 26 Juni hingga 7 Juli, destinasi wisata yang berada di lereng Gunung Ijen ini menyajikan atraksi wisata paket lengkap. Mulai dari seni budaya, arsitektur, fashion, edukasi, pertanian, olahraga dan lainnya ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667ce4e3558d3.webp" length="39172" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 11:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kabupaten Banyuwangi, AWT, Agrowisata Tamansuruh Banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Kabupaten Banyuwangi memiliki segudang potensi, baik seni budaya, alam hingga inovasi layanan publiknya. Salah satu potensi Banyuwangi adalah destinasi wisata Agrowisata Tamansuruh (AWT) Banyuwangi. </p>
<p>Sebuah konsep wisata yang menyuguhkan ragam arsitektur, taman-taman dengan aneka tanaman dan bunga-bungaan. </p>
<p>Pada pekan ini Pemkab Banyuwangi menghadirkan beraneka ragam event menarik. Selama satu pekan, 26 Juni hingga 7 Juli, destinasi wisata yang berada di lereng Gunung Ijen ini menyajikan atraksi wisata paket lengkap. Mulai dari seni budaya, arsitektur, fashion, edukasi, pertanian, olahraga dan lainnya.  </p>
<p>"Mengunjungi AWT pekan ini kita akan berwisata paket lengkap. Banyak atraksi wisata yang disajikan. Ada pertunjukan seni budaya, pameran arsitektur, hingga pameran lukisan yang dihadirkan di sebuah wisata alam dengan panorama Gunung Ijen,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat membuka Sepekan di AWT, Rabu (26/6/2024).</p>
<p>Selain disuguhkan aneka atraksi, pengunjung bisa menikmati suasana Agrowisata Tamansuruh yang merupakan destinasi wisata berbasis pertanian di lahan seluas 10,5 hektar. Pengunjung bisa menikmati udara segar khas pegunungan, sambil melihat hamparan berbagai aneka tanaman bunga beraneka warna serta sayuran yang menyegarkan mata.</p>
<p>Terletak di lereng Gunung Ijen, tepatnya di di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, destinasi yang telah direvitalisasi dengan dukungan Kementerian PUPR itu menyuguhkan pemandangan pegunungan Ijen dan Selat Bali dari ketinggian sekitar 450 mdpl. Eksotisme pemandangan tersebut bisa dirasakan saat pengunjung berada di aula besar yang dikelilingi kolam air di tengah kawasan tersebut.</p>
<p>Revitalisasi AWT mengusung konsep Desa Osing, sebuah desa wisata yang menyuguhkan keotentikan budaya asli Suku Osing yang merupakan masyarakat asli Banyuwangi. Nuansa khas otentisitas budaya Osing sangat terasa. Gugusan Rumah Osing yang dikelilingi taman bunga menghiasi kawasan tersebut.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667cffa84f480.webp" alt=""></p>
<p>Selain untuk kegiatan pertanian, AWT juga menjadi tempat bagi berbagai kegiatan lain. Ipuk menyebutkan bahwa acara Jagoan Banyuwangi juga sempat dilaksanakan di lokasi ini. "Tempat ini tidak hanya untuk kegiatan pertanian, tetapi juga ada kegiatan lain," katanya.</p>
<p>Ditambahkannya, AWT dapat menjadi tempat untuk seminar dan kegiatan lainnya. "Jadi AWT ini dijadikan tempat kegiatan lain, seperti seminar atau lainnya bisa," jelas Ipuk.</p>
<p>AWT dirancang untuk menjadi lokasi multifungsi yang dapat mendukung berbagai kegiatan masyarakat Banyuwangi.</p>
<p>Dengan demikian, tempat tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak. "Mudah-mudahan tempat ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," tuturnya.</p>
<p>Sepekan di AWT juga diwarnai Festival Arsitektur Nusantara (FAN) 2024, yang menampilkan desain arsitektur dengan tema "arsitektur dan air" karya desainer lokal hingga nasional.</p>
<p>Selain itu juga dimeriahkan beragam acara seperti Fashion Show Batik dan Recycle (26 Juni), Presentasi Kostum BEC (27 Juni), Cosplay Show dan Sketsa on The Spot (30 Juni), Digital Library (1-5 Juli), Ngopi Bareng Pemuda (2 Juli), Senam Zumba (6 Juli), dan Workshop (7 Juli). Juga ada layanan Adminduk bagi warga oleh Dinas Kependudukan.</p>
<p>Sepekan di Agrowisata Tamansuruh dibuka mulai pukul 08.00-21.00 setiap hari, dan tidak dipungut biaya.<strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Tambah 26 Armada Kendaraan Maksimalkan Layanan Kesehatan Kawasan Pelosok</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-tambah-26-armada-kendaraan-maksimalkan-layanan-kesehatan-kawasan-pelosok</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-tambah-26-armada-kendaraan-maksimalkan-layanan-kesehatan-kawasan-pelosok</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Puskesmas Sumberagung, dr. Yulius Roni Satrio, menyambut positif tambah kendaraan operasional ini. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667b9a73981b4.webp" length="57122" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 12:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, layanan kesehatan, Kabupaten Banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pelosok. Langkahnya adalah menambah armada kendaraan untuk tenaga kesehatan. </p>
<p>Di Banyuwangi, terdapat 13 Puskesmas yang memiliki wilayah kerja dengan akses terbatas mendapat tambahan kendaraan operasional. Total terdapat 26 tambahan kendaraan operasional, terdiri atas motor dan dua ambulan. </p>
<p>Salah satunya, bantuan dua motor untuk Puskesmas Sumberagung yang penduduknya banyak yang tinggal di wilayah-wilayah hutan dan perkebunan di kawasan taman nasional dan Perhutani. </p>
<p>"Kendaraan operasional ini untuk memudahkan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Jenis kendaraannya juga disesuaikan dengan kondisi wilayahnya," kata Bupati Ipuk saat menyerahkan kendaraan operasional kepada Puskesmas Sumberagung, di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Selasa (25/6/2024).</p>
<p>Puskesmas Sumberagung mendapat dua kendaraan, berupa satu motor trail dan satu motor kesehatan yang telah dimodifikasi. Jenis kendaraan operasional ini disesuaikan sesuai geografis wilayahnya. </p>
<p>Di wilayah kerja Puskesmas Sumberagung terdapat banyak masyarakat yang tinggal di kawasan perkebunan dan hutan dengan kondisi jalan berbatu. Seperti Dusun Sukamade  Kandangan, Sumberdadi di Desa Sarongan, Rajegwesi, dan dusun lainnya. </p>
<p>Di berbagai program Bunga Desa sebelumnya, Ipuk beberapa kali mengunjungi kawasan sulit dijangkau. Bahkan Ipuk pernah menginap di Dusun Sukamade, Desa Sarongan dan melihat langsung fasilitas kesehatan yang ada di sana. Ipuk juga pernah mengunjungi masyarakat yang tinggal kawasan hutan dan perkebunan di Kalibaru, Sempu, Glenmore, dan kawasan lainnya. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_667bb1b4a10b4.webp" alt=""></p>
<p>Dari kunjungan ke berbagai wilayah tersebut, Ipuk mendapat banyak masukan dari tenaga kesehatan dan warga. Ipuk melihat langsung perjuangan tenaga kesehatan menempuh perjalanan yang berat untuk memberikan pelayanan kesehatan. </p>
<p>Dari situlah Ipuk lantas memberikan tambahan kendaraan operasional kesehatan. "Semoga kendaraan ini bisa mempelancar dan menambah semangat kerja para tenaga kesehatan. Berbagai program akan terus kami galakkan untuk meningkatkan akses kesehatan," kata Ipuk.</p>
<p>Kepala Puskesmas Sumberagung, dr. Yulius Roni Satrio, menyambut positif tambah kendaraan operasional ini. Menurut Roni, selama ini untuk operasional menggunakan  ambulan milik Puskesmas. Satu mobil berisikan tenaga medis, ahli gizi, bidan, promkes.</p>
<p>Dia menjelaskan sepekan sekali jemput bola memberikan layanan kesehatan secara bergilir ke daerah-daerah yang sulit dijangkau menggunakan ambulan. </p>
<p>"Dengan tambahan kendaraan operasional ini bisa menambah frekuensi layanan jemput bola warga. Yang mungkin jadwal sebelumnya per 10 hari petugas kesehatan datang, kini kami bisa tiap pekan mendatangkan layanan ke wilayah yang sulit dijangkau," kata dr. Roni. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong> </p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Perkuat Layanan Digital untuk Maturitas Perkotaan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-perkuat-layanan-digital-untuk-maturitas-perkotaan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-perkuat-layanan-digital-untuk-maturitas-perkotaan</guid>
<description><![CDATA[ Forum Smart City 2024 diikuti puluhan anggota Dewan Smartcity daerah yang berasal dari Pemkab Banyuwangi, perwakilan lembaga vertikal, perguruan tinggi, sektor swasta dan unsur masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667a563a632cd.webp" length="37450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 13:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>dprd banyuwangi, forum smart city, dewan smart city, pemkab banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berencana memaksimalkan pelayanan berbasis digital di wilayahnya. Salah satu upayanya adalah menggelar pertemuan dengan Dewan Smart City. </p>
<p>Dalam forum tersebut membahas upaya-upaya penguatan Smart Kampung sebagai platform untuk mempermudah berbagai pelayanan yang berbasis teknologi digital di Banyuwangi.      </p>
<p>Forum Smart City 2024 yang berlangsung di Aula Minak Jinggo tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono, pada Kamis (20/6/2024) lalu. Acara tersebut diikuti oleh puluhan anggota Dewan Smartcity daerah yang berasal dari Pemkab Banyuwangi, perwakilan lembaga vertikal, perguruan tinggi, sektor swasta dan unsur masyarakat.</p>
<p>Acara tersebut menghadirkan narasumber ahli Smart City, di antaranya Prof. DR. Rini Rachmawati dari Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi UGM, serta dari APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia) Jawa Timur, Ayom Rahwana.  </p>
<p>Sekda Mujiono mengatakan Forum Smart City 2024 digelar untuk mengidentifikasi strategi terbaik dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dalam upaya memperkuat layanan kota yang berbasis teknologi digital.</p>
<p>Dengan kerja sama tersebut diharapkan bisa mempercepat proses digitalisasi, meningkatkan pelayanan publk dan ujungnya meningkatkan kualitas hidup warga Banyuwangi.</p>
<p>“Forum ini kita harapkan sebagai ajang untuk mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan, dan apa yang perlu kita lakukan bersama untuk meningkatkan layanan di Banyuwangi dengan memanfaatkan TIK. Tentunya ini semua dalam kerangka Smart Kampung yang telah menjadi komitmen kita bersama,” kata Mujiono.    </p>
<p>Menurut Mujiono, forum ini sangat tepat dimanfaatkan untuk saling sharing ide tentang apa-apa yang harus ditingkatkan dan diperlukan dalam upaya membangun sebuah kota yang nyaman dan layak ditinggali oleh warganya.    </p>
<p>“Membangun sebuah kota yang kita idam-idamkan bersama membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. Dalam kerangka ini kita bisa bersama-sama mulai bekerja sama, misalkan berbagi dan berintegrasi data. Saling sharing pemanfaatan teknologi,” kata Mujiono.</p>
<p>Sementara itu, narasumber ahli di bidang Smart City, Prof. Rini Rachmawati, mengatakan Banyuwangi saat ini telah memiliki program Smart City yang sangat baik melalui Smart Kampung yang diterapkan hingga ke level desa.</p>
<p>“Kenapa baik, karena program ini sudah sangat fokus yakni pelaksanaan programnya menyasar desa-desa dengan menghadirkan pelayanan publik berbasis teknologi yang memberi kemudahan, kecepatan dan berbiaya murah. Warga desa sangat dimudahkan,” ujar Rini yang selama ini fokus pada pengembangan Smart Village ini.</p>
<p>Prof. Rini pun menyebutkan konsep Smart Kampung Banyuwangi sejalan dengan Konsep Smart Village dimana untuk memperkuat pelaksanaannya diperlukan elemen pendukung. yakni Smart Government atau pemerintahan yang cerdas, Smart Community atau masyarakat yang cerdas, dan Smart Environment atau lingkungan yang cerdas. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Banyuwangi Sampaikan Nota Pengantar Dua Raperda Inisiatif Pada Eksekutif</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-banyuwangi-sampaikan-nota-pengantar-dua-raperda-inisiatif-pada-eksekutif</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-banyuwangi-sampaikan-nota-pengantar-dua-raperda-inisiatif-pada-eksekutif</guid>
<description><![CDATA[ Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_667388fd73535.webp" length="36284" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 10:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Dprd banyuwangi, raperda, pancasila</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - DPRD Banyuwangi paparkan nota pengantar Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila serta Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah kepada eksekutif. </p>
<p>Penjelasan kedua raperda inisiatif dewan ini disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, M. Ali Mahrus pada Rabu (19/6).</p>
<p>Rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, Setda, Asisten Bupati, jajaran Kepala SKPD, Camat, hingga lurah. </p>
<p>Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.</p>
<p>Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Sofiandi Susiadi, menekankan pentingnya pembinaan Pancasila secara menyeluruh dan terpadu.</p>
<p>"Pendidikan Pancasila harus diinternalisasikan di semua tingkatan pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal," jelas politisi dari Partai Golkar tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. </p>
<p>Banyuwangi memiliki potensi besar dalam produk unggulan daerah, mulai dari hasil pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner.</p>
<p>"Raperda ni dimaksudkan agar menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam upaya melindungi dan mengembangkan produk unggulan masing-masing desa/kelurahan yang ada di Banyuwangi," jelasnya.</p>
<p>Dengan adanya regulasi yang mengatur tentang perlindungan dan pengembangan produk unggulan daerah, diharapkan produk lokal Banyuwangi dapat bersaing di pasar global dan meningkatkan pendapatan masyarakat.</p>
<p>"Kami berharap kedua raperda ini dapat segera dibahas bersama-sama dan disahkan," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Momen Iduladha, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Sebut Simbol Keikhlasan dan Kesetiaan Pada Tuhan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/momen-idul-adha-wakil-ketua-dprd-banyuwangi-sebut-simbol-keikhlasan-dan-kesetiaan-pada-tuhan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/momen-idul-adha-wakil-ketua-dprd-banyuwangi-sebut-simbol-keikhlasan-dan-kesetiaan-pada-tuhan</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_66717c8c4eb07.webp" length="70408" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 21:10:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Iduladha, kurban, sapi, kambing, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Iduladha di Banyuwangi tahun ini tidak hanya berfokus pada tradisi penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi ajang refleksi diri dan pengambilan pelajaran berharga bagi kehidupan sosial dan politik.</p>
<p>Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto SH, MH, menyampaikan pandangannya saat melaksanakan pemotongan hewan kurban di Kantor BPOKK DPC Partai Demokrat Banyuwangi pada Selasa (18/6/2024).</p>
<p>Michael, yang terinspirasi oleh tausiah Ketua Forum Komunikasi Kiai Langgar (Fokkal) Banyuwangi, KH Syaifudin Zuhri (Kiai Fudin), menekankan bahwa kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS bukan hanya tentang keikhlasan kepada Tuhan, tetapi juga mengandung pesan penting bagi para pemimpin dan masyarakat.</p>
<p>"Saya sangat terkesan dengan tausiah Kiai Fudin. Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kesetiaan kepada Allah, tetapi juga menantang kita untuk berpikir tentang bagaimana kita dapat berkorban demi kepentingan umum," kata Michael.</p>
<p>Acara penyembelihan hewan kurban ini dihadiri oleh anggota Fokkal Banyuwangi, jajaran pengurus dan anggota DPC dan PAC Partai Demokrat Banyuwangi, serta beberapa anggota DPRD Banyuwangi Fraksi Demokrat, seperti Emy Wahyuni Dwi Lestari, Ricco Antar Budaya, Riccy Antar Budaya, dan Yusieni.</p>
<p>Iduladha, menurut Michael, adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi peran dalam masyarakat. Penyembelihan hewan kurban bukan hanya ritual, tetapi juga simbol kepedulian dan gotong royong. Membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan adalah bentuk nyata dari solidaritas sosial.</p>
<p>"Banyak pelajaran yang dapat kita petik dari Iduladha. Kita harus bertanya pada diri sendiri, apa yang telah kita korbankan untuk kesejahteraan orang lain," ujar Michael.</p>
<p>Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi ini menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.</p>
<p>Michael melihat politik sebagai sarana untuk mengorbankan waktu dan tenaga demi kesejahteraan publik.</p>
<p>"Saya ingin berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Politik memberikan saya kesempatan untuk membantu masyarakat hidup lebih sejahtera," ungkapnya.</p>
<p>Michael juga mengajak masyarakat Banyuwangi untuk menggunakan momen Iduladha ini sebagai waktu introspeksi dan meningkatkan keimanan, serta memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.</p>
<p>"Mari kita jadikan Iduladha sebagai momen untuk refleksi diri dan meningkatkan keimanan kita. Lebih dari itu, mari kita perkuat rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama dengan saling berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan," tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor : Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>DPRD Banyuwangi Kawal Aspirasi Mahasiswa Soal Penolakan Kebijakan Tapera</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dprd-banyuwangi-kawal-aspirasi-mahasiswa-soal-penolakan-kebijakan-tapera</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dprd-banyuwangi-kawal-aspirasi-mahasiswa-soal-penolakan-kebijakan-tapera</guid>
<description><![CDATA[ Anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila katakan bakal membawa aspirasi ini kepada pemerintah pusat ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_666c1f606ce43.webp" length="75450" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 18:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>dprd banyuwangi, tapera, tabungan perumahan rakyat, marifatul kamila</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Banyuwangi, Jumat (14/6). </p>
<p>Dalam demo ini para mahasiswa menyampaikan aspirasi penolakan kebijakan pemerintah soal Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Mereka berharap keluhan ini dikawal serius oleh DPRD Banyuwangi.</p>
<p>Dalam aksi ini mereka ditemui oleh anggota DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila. Politisi Golkar ini mengaku bakal membawa aspirasi ini kepada pemerintah pusat. </p>
<p>"Kami memastikan bahwa aspirasi ini akan kami kawal dan kami teruskan ke pemerintah pusat. Kami akan sampaikan kepada DPR pusat melalui DPRD Provinsi," kata perempuan yang karib disapa Rifa ini. </p>
<p>Dia juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kader-kader PMII. Bagi dia, aksi semacam itu adalah keperluan sebagai bentuk kontrol terhadap kinerja pemerintah. </p>
<p>"Pemerintah perlu kontrol, sehingga saya mengapresiasi adek-adek PMII ini," terangnya. </p>
<p>Sementara itu, Ketua Cabang PMII Banyuwangi Muhammad Hadad Alwi Nasyafiullah mengatakan penolakan ini berkaitan dengan Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2024 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). </p>
<p>Menurut PMII kebijakan ini dinilai memberatkan ditengah ekonomi masyarakat yang kian terhimpit. Bagi mereka Tapera hanya akan semakin membuat sengsara dan menjerumuskan masyarakat dalam jurang kesengsaran. </p>
<p>"Hasil kajian kami kebijakan Tapera ini sangat membebani masyarakat. Oleh karenanya kami meminta kebijakan ini dicabut," kata Hadad Alwi. </p>
<p>Alwi menambahkan regulasi ini juga dinilai masih prematur. Dalam regulasi belum jelas bagaimana teknis pelaksanaan Tapera ini. </p>
<p>"Jadi belum jelas siapa pengelola iuran Tapera, lahan mana yang disediakan dan juga apakah ada jaminan uang ini tidak dikorupsi pemerintah, itu semua masih belum jelas," tegasnya. </p>
<p>Selain aksi, kader PMII juga berencana mengajukan hearing kepada DPRD Banyuwangi. Hearing tidak dapat dilakukan hari ini sebab sebagian besar anggota dewan tengah dinas luar kota. </p>
<p>"Kami akan ajukan hearing untuk melihat apakah aspirasi kita ditindaklanjuti atau belum. Kami akan lampirkan catatan kritis hasil kajian. Kami akan terus mengawal kebijakan ini sampai kebijakan ini dibatalkan," tandasnya.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Wakil Ketua DPRD Berharap Angka Putus Sekolah di Banyuwangi Bisa Ditekan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/wakil-ketua-dprd-berharap-angka-putus-sekolah-di-banyuwangi-bisa-ditekan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/wakil-ketua-dprd-berharap-angka-putus-sekolah-di-banyuwangi-bisa-ditekan</guid>
<description><![CDATA[ Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi berharap jangan ada pungutan uang kepada wali murid yang tidak jelas peruntukannya. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_666ae9e541273.webp" length="80484" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 20:00:56 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pendidikan, DPRD, sekolah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Sejumlah sekolah di Banyuwangi tengah melangsungkan tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). </p>
<p>Pada momentum ini, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto berharap momen ini dapat dimanfaatkan untuk menyerap peserta didik. Tujuannya adalah memerangi angka putus sekolah.</p>
<p>"Saya tidak ingin di Banyuwangi ada anak yang putus sekolah karena tidak punya uang," kata politisi Demokrat ini. </p>
<p>Pesan itu ia sampaikan bukan tanpa alasan. Sebelumnya dia kerap menampung keluhan dari masyarakat soal mahalnya biaya sekolah. </p>
<p>Misalnya saja, biaya-biaya itu datang dari kebijakan sekolah sendiri yang belum dirapatkan bersama komite dan wali murid.</p>
<p>Untuk itu, Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi berharap jangan ada pungutan uang kepada wali murid yang tidak jelas peruntukannya.</p>
<p>"Banyak laporan ke saya soal pungutan uang hingga menahan ijazah siswa yang telah lulus," tegasnya.</p>
<p>Dengan PPDB ini diharapkan semua wali murid bisa menyekolahkan anaknya di sekolah yang telah dikehendaki dan bisa lancar selama prosesnya berlangsung. (<strong>*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Fraksi DPRD Banyuwangi Sepakati Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila Dibahas Lebih Lanjut</title>
<link>https://suarajatimpost.com/fraksi-dprd-banyuwangi-sepakati-raperda-pembinaan-ideologi-pancasila-dibahas-lebih-lanjut</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/fraksi-dprd-banyuwangi-sepakati-raperda-pembinaan-ideologi-pancasila-dibahas-lebih-lanjut</guid>
<description><![CDATA[ Sofiandi menjelaskan, Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila itu telah memenuhi persyaratan secara formil sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_666a5e538d427.webp" length="48490" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 10:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>dprd banyuwangi, raperda, ideologi pancasila, sofiandi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP -</strong> Seluruh fraksi di DPRD Banyuwangi menyetujui Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila dibahas lebih lanjut. Raperda itu merupakan usulan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara. Raperda ini diusulkan untuk menguatkan Pancasila pada sendi kehidupan masyarakat Bumi Blambangan. </p>
<p>"Alhamdulillah, seluruh anggota yang hadir dalam rapat paripurna internal menyetujui dan menyepakati dua raperda inisiatif dewan ini segera diusulkan untuk dibahas," kata Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi.</p>
<p>Sofiandi menjelaskan, Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila itu telah memenuhi persyaratan secara formil sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.</p>
<p>Raperda ini juga telah menjalani harmonisasi di Kemenkumham Jatim. Sebelumnya Raperda ini berjudul Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. </p>
<p>"Setelah harmonisasi diubah judul menjadi pembinaan ideologi pancasila saja dan pembinaan wawasan kebangsaan menjadi raperda tersendiri," terang politisi Golkar ini. </p>
<p>Raperda tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman untuk membentengi masyarakat Banyuwangi dari berbagai isu yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegera. </p>
<p>"Pembentukan raperda tersebut merupakan langkah strategis DPRD Banyuwangi dalam mewujudkan masyarakat yang berkarakter Pancasila dan berbudaya," tegasnya.<strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jadi Tembok Pertahanan Bangsa, Ketua DPRD Banyuwangi Usulkan Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila</title>
<link>https://suarajatimpost.com/jadi-tembok-pertahanan-bangsa-ketua-dprd-banyuwangi-usulkan-raperda-pembinaan-ideologi-pancasila</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/jadi-tembok-pertahanan-bangsa-ketua-dprd-banyuwangi-usulkan-raperda-pembinaan-ideologi-pancasila</guid>
<description><![CDATA[ Raperda pembinaan Ideologi Pancasila disusun dengan tujuan membumikan Pancasila sebagai dasar, pandangan hidup, dan ideologi sekaligus sebagai benteng diri dan filterisasi terhadap nilai-nilai yang masuk dampak dari globalisasi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_666a5b521f6f2.webp" length="20220" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 10:15:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>dprd banyuwangi, raperda, ideologi pancasila</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) Pembinaan Ideologi Pancasila. Tujuan raperda ini adalah menguatkan nilai-nilai pancasila supaya semakin melekat pada masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. </p>
<p>"Melalui raperda ini kami berharap pancasila semakin melekat pada kehidupan masyarakat Banyuwangi," kata Made. </p>
<p>Semula, raperda ini awalnya berjudul Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Kemudian pada tahap harmonisasi di Kemenkumham Jatim, judul raperda ini disempurnakan menjadi Pembinaan Ideologi Pancasila.</p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi ini menjelaskan, Raperda pembinaan Ideologi Pancasila disusun dengan tujuan membumikan Pancasila sebagai dasar, pandangan hidup, dan ideologi sekaligus sebagai benteng diri dan filterisasi terhadap nilai-nilai yang masuk dampak dari globalisasi.</p>
<p>"Dalam raperda ini sifatnya mengikat, seluruh SKPD untuk sosialisasi, melakukan pembinaan dan pendidikan Pancasila, bisa melibatkan masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan," jelasnya.</p>
<p>Melihat berbagai persoalan bangsa yang dipengaruhi berbagai isu global, penguatan Pancasila menjadi hal yang tepat. Sebab, dengan Pancasila akar Indonesia akan semakin kokoh. </p>
<p>"Kita sadari setelah reformasi, pendidikan tentang Pancasila minim sekali diterapkan baik di masyarakat maupun sekolah-sekolah sehingga ada kekahwatiran hal tersebut dapat melunturkan nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan sehingga kita yang ada di kabupaten berinisiatif merancang raperda ini," ucap Made Cahyana.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_666a6b13722aa.webp" alt=""></p>
<p>Selanjutnya ruang lingkup raperda pembinaan ideologi Pancasila meliputi penyelenggaraan pembinaan ideologi Pancasila, muatan materi pendidikan Pancasila, partisipasi masyarakat, pembinaan dan pengawasan, kerjasama serta pembiayaan.</p>
<p>"Nantinya akan kita libatkan partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan,saran maupun pendapat terkait dengan materi raperda ini," terangnya. </p>
<p>"Proses perencanaan dan penyusunan raperda pembinaan ideologi Pancasila ini telah memenuhi persyaratan secara formil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yakni Undang Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan," ucapnya.</p>
<p>Made Cahyana menambahkan, bulan Juni adalah merupakan bulan lahirnya Pancasila, momentum ini sangatlah tepat untuk kita saling bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila kedalam setiap aspek kehidupan masyarakat.</p>
<p>"Alhamdulillah dalam paripurna internal, seluruh fraksi telah menyetujui dan sepakat Raperda pembinaan ideologi Pancasila diteruskan ke tahapan pembahasan selanjutnya," tegas Made. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal, DPRD Banyuwangi Bahas Raperda Pengembangan Produk Unggulan Daerah</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dukung-pertumbuhan-ekonomi-lokal-dprd-banyuwangi-bahas-raperda-pengembangan-produk-unggulan-daerah</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dukung-pertumbuhan-ekonomi-lokal-dprd-banyuwangi-bahas-raperda-pengembangan-produk-unggulan-daerah</guid>
<description><![CDATA[ Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi katakan raperda ini telah penuhi persyaratan secara formil sesuai UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_6669615506e59.webp" length="15006" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 16:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Banyuwangi, ekonomi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) Pengembangan Produk Unggulan Daerah.</p>
<p>Terbaru Raperda ini telah disetujui seluruh fraksi untuk segera dibahas. Pengambilan keputusan dilakukan dalam rapat paripurna internal DPRD pada Senin (10/6).</p>
<p>Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi mengatakan raperda ini telah memenuhi persyaratan secara formil sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.</p>
<p>"Alhamdulillah, seluruh anggota yang hadir dalam rapat paripurna internal menyetujui dan menyepakati dua raperda inisiatif dewan ini segera diusulkan untuk dibahas," kata Sofiandi. </p>
<p>Anggota dewan dari Fraksi Golkar ini menjelaskan Raperda Pengembangan Produk Unggulan Daerah ini adalah usulan darinya. </p>
<p>Raperda tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melindungi dan mengembangkan produk unggulan desa dan kelurahan.</p>
<p>"Selain itu juga untuk memberikan kepastian hukum terhadap upaya perlindungan dan pengembangan produk unggulan daerah di Banyuwangi," imbuhnya.</p>
<p>Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah juga untuk menjaga kekayaan lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Selain Raperda Pengembangan Produk Unggulan Daerah DPRD Banyuwangi juga berencana membahas raperda Pembinaan Ideologi Pancasila. </p>
<p>Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila, digagas oleh Ketua DPRD I Made Cahyana Negara. Bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat Banyuwangi. </p>
<p>Pembentukan kedua raperda tersebut merupakan langkah strategis DPRD Banyuwangi dalam mewujudkan masyarakat yang berkarakter Pancasila dan mandiri secara ekonomi. </p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekretariat DPRD Banyuwangi Dinobatkan Jadi yang Terbaik di Jatim dalam Pengelolaan JDIH</title>
<link>https://suarajatimpost.com/sekretariat-dprd-banyuwangi-dinobatkan-jadi-yang-terbaik-di-jatim-dalam-pengelolaan-jdih</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/sekretariat-dprd-banyuwangi-dinobatkan-jadi-yang-terbaik-di-jatim-dalam-pengelolaan-jdih</guid>
<description><![CDATA[ Penghargaan ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras jajaran Sekretariat DPRD Banyuwangi dalam menyediakan akses informasi hukum yang mudah dan terbuka bagi masyarakat.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x580_66695a725f3fc.webp" length="54936" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 15:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Kabupaten banyuwangi, DPRD banyuwangi, JDIH</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Prestasi membanggakan ditorehkan DPRD Banyuwangi. Dalam penganugerahan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat DPRD Banyuwangi dinobatkan terbaik I kategori Sekretariat DPRD se-Jawa Timur.</p>
<p>Ketua DPRD Banyuwangi mengapresiasi penghargaan ini. Menurutnya ini adalah bukti kerja keras dari sekretariat dewan dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. </p>
<p>Penghargaan ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras jajaran Sekretariat DPRD Banyuwangi dalam menyediakan akses informasi hukum yang mudah dan terbuka bagi masyarakat. </p>
<p>"Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Sekretariat DPRD Banyuwangi dalam memberikan pelayanan informasi hukum yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Made. </p>
<p>Lebih lanjut, Made berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas JDIH Sekretariat DPRD Banyuwangi. </p>
<p>"Harapannya, JDIH ini dapat terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat," imbuhnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202406/image_870x_6669b4d20b137.webp" alt=""></p>
<p>Sementara itu, Sekretaris DPRD Banyuwangi, Alief Rahman Kartiono menjelaskan, penghargaan ini diraih berdasarkan penilaian atas 7 aspek dan 32 indikator. </p>
<p>"Penilaian ini meliputi organisasi, SDM, koleksi dokumentasi hukum, teknis pengelolaan, sarana prasarana penunjang, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, serta inovasi pengembangan JDIH," jelas Alief.</p>
<p>Lebih lanjut, Alief mengungkapkan bahwa JDIH Sekretariat DPRD Banyuwangi saat ini jauh lebih baik dibandingkan dengan JDIH di kabupaten/kota lain di Jawa Timur. </p>
<p>"Kami akan terus berinovasi, termasuk membenahi perpustakaan, dokumentasi hingga manajemennya, dan meningkatkan kualitas JDIH agar menjadi yang terbaik," tegasnya. </p>
<p>Sebagai informasi, Banyuwangi meraih dua kategori penghargaan, yakni sebagai Pengelola JDIH Terbaik I kategori Kabupaten/Kota. Dan Pengelola JDIH Terbaik I kategori Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota. </p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono, kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banyuwangi, M.Y. Bramuda pada upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (1/6/2024) kemarin. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Ediitor:Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Puluhan Orang di Banyuwangi Positif Chikungunya, Warga Diimbau Waspada</title>
<link>https://suarajatimpost.com/puluhan-orang-di-banyuwangi-positif-chikungunya-warga-diimbau-waspada</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/puluhan-orang-di-banyuwangi-positif-chikungunya-warga-diimbau-waspada</guid>
<description><![CDATA[ Berbeda dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyebabkan kematian, Chikungunya tidak demikian. Ciri-ciri bila terkena penyakit ini adalah demam disertai nyeri sendi seolah lumpuh ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_6620e213e8562.webp" length="13928" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 09:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, chikungunya, demam berdarah dengue, dbd, lumpuh</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Warga Banyuwangi diimbau mewaspadai penyakit Chikungunya. Imbauan ini disampaikan seiring merebaknya kasus akibat gigitan nyamuk itu di Bumi Blambangan. </p>
<p>Betapa tidak, saat ini sudah ada 20 orang di Banyuwangi positif Chikungunya dan 40 orang lainnya terindikasi. </p>
<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan orang-orang yang terjangkit itu berada di Kecamatan Banyuwangi.  </p>
<p>Kasus tersebar di Kelurahan Kertosari total ada 19 suspect dan 6 positif chikungunya. Kemudian di Singotrunan ada 21 suspect dan ada 14 yang positif.</p>
<p>"Dengan adanya kasus ini, maka masuk KLB tapi lokal tingkat kecamatan, karena kecamatan lain tidak ada," kata Amir, Kamis (18/4/2024).</p>
<p>Amir menjelaskan chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_66219e0d8fecb.webp" alt=""></p>
<p>Berbeda dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyebabkan kematian, Chikungunya tidak demikian. Ciri-ciri bila terkena penyakit ini adalah demam disertai nyeri sendi seolah lumpuh. </p>
<p>"Sembuhnya sekitar 1-2 minggu. Seharusnya ada pengobatan tapi kalau staminanya bagus bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk warga yang terjangkit, kemarin sudah kita periksa sudah kita berikan obat," ujarnya. </p>
<p>Melihat adanya temuan kasus ini, Amir mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Upayanya adalah dengan masif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). </p>
<p>Pihaknya juga telah mengintruksikan kepada seluruh puskemas yang tersebar di Banyuwangi untuk turut aktif terlibat melakukan pencegahan.</p>
<p>"Kami juga meminta puskesmas memastikan kalau ada yang bergejala klinis segera dilakukan rapid test," tegasnya.</p>
<p>Amir juga memastikan bahwa warga yang terjangkit chikungunya sudah ditangani dengan baik oleh puskesmas maupun Dinkes. </p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kandang Ayam di Banyuwangi Terbakar, 28 Ribu Ayam Mati Terpanggang</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kandang-ayam-di-banyuwangi-terbakar-28-ribu-ayam-mati-terpanggang</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kandang-ayam-di-banyuwangi-terbakar-28-ribu-ayam-mati-terpanggang</guid>
<description><![CDATA[ Kebakaran terjadi pada kandang ayam bertingkat yang mayoritas bangunannya terbuat dari kayu dan bambu. Hal itu mengakibatkan api cepat merambat dan membakar hampir seluruh sisi bangunan kandang ayam. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_6620b3149f7b7.webp" length="14052" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 06:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, kandang ayam terbakar banyuwangi, kebakaran kandang ayam banyuwangi, berita banyuwangi, berita banyuwangi hari ini</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Musibah dialami peternak dialami di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Sebanyak 28 ribu ekor ayam miliknya hangus terpanggang dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Kamis (18/4) dini hari. </p>
<p>Peternak malang itu bernama Hadi Mulyono warga setempat yang menanggung kerugian mencapai puluhan juta rupiah karena musibah tersebut. </p>
<p>Kebakaran terjadi pada kandang ayam bertingkat yang mayoritas bangunannya terbuat dari kayu dan bambu. Hal itu mengakibatkan api cepat merambat dan membakar hampir seluruh sisi bangunan kandang ayam.</p>
<p>Tri Gempar Prayogo, salah satu penjaga kandang ayam, mengatakan, kebakaran terjadi saat para penjaga tertidur. </p>
<p>"Lalu ada suara seperti ledakan, saya kira ada apa. Lalu saat saya lihat, ternyata api sudah besar. Kebakaran sekitar pukul 01.00," kata Tri.</p>
<p>Tri dan warga di lokasi sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya itu sia-sia sebab api semakin merembet ke sisi kandang ayam yang lain. Kepulan asap juga telah membumbung ke lokasi sekitar kandang.</p>
<p>Karena api yang makin tak terkendali, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Petugas butuh waktu berjam-jam agar api bisa sepenuhnya padam.</p>
<p>"Untuk penanganannya, butuh total waktu tiga jam lebih," kata Petugas Damkar Sektor Srono, Herry Siswanto.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_6620b69f66aaf.webp" alt=""></p>
<p>Kebakaran yang eskalasinya cukup besar itu membuat damkar sektor Srono sempat kewalahan. Untungnya, bala bantuan dari damkar sektor Genteng lekas datang untuk membantu proses pemadaman.</p>
<p>Belum diketahui pasti penyebab kebakaran di kandang ayam itu. Dugaan sementara, api muncul akibat kebakaran tabung elpiji di kandang ayam. Tabung ini digunakan sebagai bahan bakar untuk mengatur suhu di dalam kandang.</p>
<p>Menurut informasi yang didapat dari Mulyono, pemilik kandang ayam, terdapat sekitar 28 ribu ekor ayam yang sedang diternakkan di sana. Mayoritas ayam berupa anakan yang usianya baru beberapa hari.</p>
<p>Kebakaran menghanguskan hampir seluruh bangunan kandang dan sejumlah besar ayam turut tewas terbakar. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Teror Ulat Bulu Hantui Warga Banyuwangi, Kali ini di Kecamatan Rogojampi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/teror-ulat-bulu-hantui-warga-banyuwangi-kali-ini-di-kecamatan-rogojampi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/teror-ulat-bulu-hantui-warga-banyuwangi-kali-ini-di-kecamatan-rogojampi</guid>
<description><![CDATA[ Salam menyebut teror ulat bulu sebelumnya juga dirasakan warga di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi. Teror dirasakan pada Sabtu - Minggu (13-14/4/2024).  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_6620a4b49168e.webp" length="33376" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 05:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>banyuwangi, ulat bulu, wabah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Teror ulat bulu tidak hanya menhantui warga di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Singotrunan Kecamatan Banyuwangi. Kali ini teror ribuan ulat bulu juga meneror warga di Desa/Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis(18/4/). </p>
<p>Dilaporkan ribuan ulat bulu itu berjubel di sejumlah pohon bahkan tembok-tembok bangunan di permukiman warga. Insiden ini kemudian dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. </p>
<p>Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto mengatakan, gerombolan ulat terpantau berada di SPBU Rogojampi. </p>
<p>Salam menyebut ulat itu berjumlah ribuan. Ulat-ulat berada di pohon, tembok, lantai bahkan kendaraan karyawan SPBU.</p>
<p>"Jumlahnya ribuan," kata Salam.</p>
<p>Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas damkar langsung bergegas ke lokasi. Mereka menyisir tempat-tempat yang menjadi sarang serta disinggahi ulat bulu itu.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_6620b0b34e574.webp" alt=""></p>
<p>Untuk membasmi ulat bulu itu, petugas Damkar membuat campuran air dengan obat-obatan berbahan kimia. </p>
<p>Campuran air tersebut lalu disemprotkan ke titik-titik yang terdapat ulat bulu mulai tembok rumah dan dedaunan.</p>
<p>Menurut Salam, ulat bulu yang meresahkan warga ini bersarang di pohon yang ada di lokasi kejadian. </p>
<p>“Langsung kita semprotkan cairan hasil campuran deterjen dan obat ke titik pohon yang diduga berkumpulnya ulat tersebut,” terangnya.</p>
<p>Salam menyebut teror ulat bulu sebelumnya juga dirasakan warga di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi. Teror dirasakan pada Sabtu - Minggu (13-14/4/2024). </p>
<p>Ulat bulu bertebaran di pohon-pohon yang ada di kawasan sekitar lokasi. Tak hanya itu, ulat bulu itu juga masuk ke rumah-rumah warga. Menempel di tembok dan lantai rumah.</p>
<p>Beberapa warga di Singotrunan juga terkena dampaknya. Mereka mengalami gatal-gatal ditandai dengan bentol pada kulit.</p>
<p>Salam berharap, dengan dilakukannya penyemprotan ini ulat bulu itu bisa mati dan tidak lagi menyerang warga. Ia juga meminta warga segera melapor ke Damkarmat bila merasakan teror ulat bulu. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perkuat Layanan untuk Semua Kalangan, Pemkab Banyuwangi Gulirkan Program Pro Difabel</title>
<link>https://suarajatimpost.com/perkuat-layanan-untuk-semua-kalangan-pemkab-banyuwangi-gulirkan-program-pro-difabel</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/perkuat-layanan-untuk-semua-kalangan-pemkab-banyuwangi-gulirkan-program-pro-difabel</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, tegaskan Pemkab Banyuwangi berkomitmen kuat memberikan hak-hak difabel. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_661f84bb2402e.webp" length="93160" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 09:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, difabel, pro difabel, program pro difabel</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen memberikan layanan publik terbaik bagi semua kalangan. Tanpa terkecuali kepada kaum difabel.  </p>
<p>Inovasi demi inovasi terus digulirkan oleh Pemkab Banyuwangi untuk memberikan layanan prima kepada kaum berkebutuhan khusus itu. </p>
<p>Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, tegaskan Pemkab Banyuwangi berkomitmen kuat memberikan hak-hak difabel.</p>
<p>Ipuk meminta agar seluruh OPD terkait dapat bersinergi memberikan dukungan dalam pemenuhan hak-hak dasar bagi mereka. Mulai hak pendidikan, kesehatan, hak sipil, hingga dukungan sosial.</p>
<p>Ipuk menyebut saat ini pemkab telah menggulirkan berbagai program pro-difabel. Di bidang pendidikan, kata dia, pemkab menggulirkan program Agage Pintar yang mewajibkan sekolah menerima pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK) hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel yang berprestasi.</p>
<p>Banyuwangi juga rutin menggelar Festival Kita Bisa sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat mereka.</p>
<p>Untuk pemenuhan hak sipil, pemkab menggulirkan program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.</p>
<p>Ruang-ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi juga telah dibangun dengan konsep ramah difabel.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_661f9e45edba4.webp" alt=""></p>
<p>"Tak hanya itu sejak beberapa tahun terakhir kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi. Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja untuk mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel," kata Ipuk dalam acara halal bihalal bersama kaum difabel. </p>
<p>Dalam momen tersebut, Ipuk juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah penyandang disabilitas. Antara lain kursi roda, kruk, walker, tongkat, alat bantu dengar, serta tangan dan kaki palsu.</p>
<p>Bantuan tersebut disambut gembira oleh para penerima. Salah satunya, Syaiful Ibad (12) yang menerima bantuan kaki palsu. Ibad yang lahir tanpa telapak kaki kanan tersebut sudah 4 kali ini menerima bantuan kaki palsu dari pemkab.</p>
<p>"Senang sekali. Yang lama memang sudah waktunya ganti, sudah kekecilan. Terima kasih," ujarnya.<strong>(*) </strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Layanan Tetap Prima Usai Libur Lebaran, Bupati Banyuwangi Cek Langsung</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-layanan-tetap-prima-usai-libur-lebaran-bupati-banyuwangi-cek-langsung</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-layanan-tetap-prima-usai-libur-lebaran-bupati-banyuwangi-cek-langsung</guid>
<description><![CDATA[ Ribuan nakes bertugas di pos-pos pelayanan kesehatan (posyankes) yang dibuka di sepanjang jalur mudik dan tempat pariwisata. Sebagian juga bersiaga di beberapa puskesmas dan rumah sakit yang buka selama 24 jam ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_661f6497aa462.webp" length="36564" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 07:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, nakes, tenaga kesehatan, posyankes, puskesmas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengecek layanan kesehatan dan Mal Pelayanan Publik. Ipuk ingin memastikan layanan publik tetap prima usai libur panjang lebaran 2024 lalu.  </p>
<p>"Setelah libur panjang, biasanya banyak warga yang mengurus berbagai keperluannya. Kami ingin memastikan warga terlayani dengan baik," kata Ipuk. </p>
<p>Titik pertama yang ditinjau Ipuk adalah Puskesmas Kertosari. Di sana, Ipuk mengecek loket-loket pelayanan serta fasilitas yang ada. </p>
<p>"Di hari pertama kerja ini kami ingin mengecek secara langsung bagaimana layanan kesehatan, sekaligus menyapa para tenaga kesehatan. Kami mengapresiasi para nakes yang bekerja keras dan tidak libur selama arus mudik dan arus balik lebaran," ujarnya.</p>
<p>Selama libur lebaran Pemkab Banyuwangi siagakan 1.071 tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan.</p>
<p>Ribuan nakes tersebut bertugas di pos-pos pelayanan kesehatan (posyankes) yang dibuka di sepanjang jalur mudik dan tempat pariwisata. Sebagian juga bersiaga di beberapa puskesmas dan rumah sakit yang buka selama 24 jam.</p>
<p>Ipuk meninjau layanan kesehatan di Puskesmas Kertosari dan RSUD Blambangan Banyuwangi. Di puskesmas dan RSUD Blambangan, Ipuk berkeliling dan melihat layanan di sana. Di dua fasilitas kesehatan tersebut tampak ramai pengunjung. </p>
<p>Terutama di RSUD Blambangan ruang tunggu terlihat ramai. Tidak hanya pasien, tapi juga dipenuhi oleh pengantar. </p>
<p>Ipuk mengatakan untuk mengantisipasi padatnya pengunjung, nantinya akan dilakukan pembatasan jumlah pengantar atau pendamping. Ini karena terlihat satu pasien diantar atau didampingi oleh tiga orang bahkan leih.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_661f8dd5bb4f5.webp" alt=""></p>
<p>"Selain memastikan layanan telah berjalan, ini juga untuk mengevaluasi. Seperti kami akan evaluasi terkait batasan jumlah pandamping, agar tidak terlalu padat di ruang tunggu. Apalagi sekarang pelayanan sudah dibuka semua," kata Ipuk.</p>
<p>"Kami meminta masyarakat untuk membiasakan daftara online dan datang sesuai jadawal yang telah ada. Biar tidak menumpuk seperti sekarang," imbuhnya. </p>
<p>Usai dari RSUD Blambangan, Ipuk juga memantau layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan jujukan masyarakat yang hendak mengurus beragam dokumen kependudukan dan perizinan.</p>
<p>Di MPP Bupati Ipuk keliling ke berbagai loket pelayanan, guna memastikan semuanya sudah aktif dan para pengunjung dapat terlayani dengan baik. </p>
<p>"Antrian memang banyak, maklum setelah Lebaran memang seperti ini. Biasanya dimanfaatkan orang luar kota yang mudik untuk mengurus dokumennya," tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemancing Ditemukan Tewas Membusuk di Sungai Concrong Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemancing-ditemukan-tewas-membusuk-di-sungai-concrong-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemancing-ditemukan-tewas-membusuk-di-sungai-concrong-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Hasil identifikasi, terungkap identitas korban berinisial S, berumur sekitar 52 tahun dan berdomisili di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_661f55ce83bde.webp" length="25238" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 05:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>banyuwangi, mayat membusuk, temuan mayat, mayat di sungai banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP -</strong> Jasad membusuk ditemukan di Sungai Concrong, Desa/Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (16/4/2024) kemarin. Jasad itu ditemukan oleh sejumlah warga yang saat itu nongkrong di salah satu kafe di wilayah itu. </p>
<p>Mereka terganggu dengan bau menyengat, setelah dicek rupanya mereka menemukan mayat. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan kepolisian setempat.</p>
<p>Ketua RT, Sugiantoro membenarkan adanya penemuan mayat di wilayahnya. Dia menjelaskan semula jasad itu sulit dikenali lantaran kondisinya yang sudah membusuk.  </p>
<p>Atas temuan itu, selanjutnya Sugiantoro melapor dan meminta bantuan kepada Polsek Rogojampi.</p>
<p>"Jenazah sudah dievakuasi menggunakan ambulans. Tapi untuk penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_661f70a6e0b9c.webp" alt=""></p>
<p>Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kematian S. </p>
<p>Sementara itu, Sugiantoro sebutkan bahwa identitas mayat tersebut terungkap setelah pihak kepolisian dan beberapa warga yang mengenali ciri-ciri yang ada pada bagian wajah korban.</p>
<p>"Awalnya tidak ada yang mengenali, karena kondisinya sudah membusuk di sungai," kata Sugiantoro. "Dikenali dari ciri-ciri di bagian wajahnya. Selama ini almarhum suka memancing di sungai. Dan pihak keluarga korban juga membenarkan bahwa S memiliki riwayat penyakit.".</p>
<p>Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Rogojampi dan Tim Inafis Polresta Banyuwangi turun ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah dan melakukan pemeriksaan.</p>
<p>Hasil identifikasi, terungkap identitas korban berinisial S, berumur sekitar 52 tahun dan berdomisili di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Rogojampi. <strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>SMPN 2 Rogojampi Terbakar, Damkar Alami Kendala Hingga Harus Jebol Pagar</title>
<link>https://suarajatimpost.com/smpn-2-rogojampi-terbakar-damkar-alami-kendala-hingga-harus-jebol-pagar</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/smpn-2-rogojampi-terbakar-damkar-alami-kendala-hingga-harus-jebol-pagar</guid>
<description><![CDATA[ Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat, Salam Bikwanto mengatakan kebakaran terjadi pada pukul 20.00 WIB dan penyebab kebakaran masih misterius.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x580_661f4f699caba.webp" length="30406" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 04:30:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>banyuwangi, kebakaran, smpn 2 rogojampi kebakaran, damkar banyuwangi, rogojampi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - SMPN Negeri 2 Rogojampi, Banyuwangi mengalami kebakaran, Selasa (16/4/2024) malam. Kebakaran melanda salah satu gedung di sekolah itu. </p>
<p>Beruntung api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran. Namun, petugas sempat menemui kendala sehingga terpaksa menjebol pagar. </p>
<p>Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat, Salam Bikwanto mengatakan kebakaran terjadi pada pukul 20.00 WIB dan penyebab kebakaran masih misterius. </p>
<p>Kala itu, penjaga sekolah melihat api sudah membesar disertai kepulan asap yang terus keluar dari salah satu gedung. </p>
<p>"Setelah mendapat laporan kami bergegas menuju ke lokasi kejadian," kata Salam. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_661f6ed06be7e.webp" alt=""></p>
<p>Setiba di lokasi petugas sempat menemui kendala karena pagar menuju gedung yang terbakar masih terkunci. </p>
<p>Sehingga petugas harus menjebolnya. Bahkan petugas juga harus membobol plafon untuk bisa menjangkau titik api. </p>
<p>"Kami terpaksa membongkar dengan alat khusus akses masuk ke titik api," ujarnya.</p>
<p>Petugas pemadam bahkan harus mengerahkan 4 unit mobil damkar untuk bisa memadamkan api. Beruntung api cepat dipadamkan sehingga tidak merembet ke gedung lainnya. </p>
<p>"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Proses pemadaman selesai pukul 22.34 WIB," tandasnya.<strong>(*)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Berkat KKP, Banyuwangi Bakal Miliki Kampung Nelayan Modern</title>
<link>https://suarajatimpost.com/berkat-kkp-banyuwangi-bakal-miliki-kampung-nelayan-modern</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/berkat-kkp-banyuwangi-bakal-miliki-kampung-nelayan-modern</guid>
<description><![CDATA[ Program Kalamo merupakan upaya pemerintah mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi modern dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pengusahaan perikanan modern yg dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_660904c0cbc03.webp" length="69296" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Mar 2024 07:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, IKM, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kementerian Kelautan dan Perikanan, KKP, kelompok usaha bersama, KUB, nelayan Banyuwangi.  Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan bangun Kampung Nelayan Modern (Kalamo), di Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi dengan anggaran yang disiapkan sekitar Rp 22 miliar untuk pembangunannya. </p>
<p>Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dan jajaran pejabat KKP serta Pemkab Banyuwangi meninjau lokasi pembangunan Kalamo, Sabtu (30/3/2024). </p>
<p>Program Kalamo merupakan upaya pemerintah mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi modern dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pengusahaan perikanan modern yg dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Kalamo Lateng akan dibangun di lahan seluas hampir 1 hektar (ha). Lokasinya tepat di ujung Pantai Ancol Plengsengan, tidak jauh dari pusat kota Banyuwangi.</p>
<p>Kawasan ini adalah sentra kuliner sea food yang berada di kawasan kampung nelayan dan dikenal sebagai jujugan wisatawan untuk menikmati kelezatan hidangan laut sembari menikmati panorama Selat Bali.    </p>
<p>Menteri KKP menjelaskan, pembangunan Kalamo di Lateng akan dimulai sekitar Mei mendatang. Proses pembangunannya diprediksi rampung dalam tiga bulan.</p>
<p>"Kalamo ini konsepnya lebih ke arah tematik. Di sini serba dekat. Ikan yang ditangkap nelayan bisa langsung dibeli dan dinikmati oleh para pembeli. Apalagi di kawasan ini sebelumnya telah menjadi salah satu sentra kuliner seafood di Banyuwangi. Ini akan melengkapi," kata Wahyu Trenggono. </p>
<p>Kawasan Kalamo akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya sentra kuliner, indoor dan outdoor area, riverside area, rooftop area, bale nelayan dan shelter pendaratan ikan.</p>
<p>Selain juga dilengkapi bengkel kapal nelayan, stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), fish store, pabrik es, dan lainnya.</p>
<p>"Jadi ikan yang sudah ditangkap masih fresh bisa langsung disajikan ke pengunjung atau disimpan di cold storage. Selain itu juga ada fish store yang nantinya sebagai etalase produksi olahan ikan dari para istri nelayan yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh," ujar Menteri KKP.</p>
<p>Trenggono menjelaskan, hasil produksi tangkapan ikan Kalamo juga akan mendukung kebutuhan untuk sentra kuliner dan fish market di daerah Mandar yang telah lebih dulu ada.</p>
<p>Kawasan Pantai Ancol Plengsengan ini berada di kawasan nelayang Kampung Mandar yang tidak jauh dari pusat kota Banyuwangi. Pantai ini masuk dalam perairan Selat Bali, dan berdekatan dengan destinasi Pantai Boom Marina.       </p>
<p>Terdapat sekitar 502 nelayan di kawasan ini dengan total produksi rata-rata 50 ton per bulan. Mayoritas nelayan melaut dengan cara konvensional, yakni memancing dan menggunakan jaring. Hasil tangkapan nelayan wilayah itu didominasi oleh ikan tongkol, lemuru, kacangan, dan bengkunis.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_6609a3097dec2.webp" alt=""></p>
<p>Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik dan berterima kasih atas rencana KKP membangun Kalamo di Banyuwangi.</p>
<p>Menurut Ipuk, dengan dibangunnya kawasan ini tidak hanya menjadi wajah baru destinasi di Banyuwangi, namun yang paling utama adalah meningkatnya kesejahteraan nelayan setempat. </p>
<p>"Kalamo akan jadi bagian penting di kampung nelayan, dengan menjadi tempat yang lebih ikonik dan tersinergi dengan pariwisata. Fasilitas untuk kebutuhan kerja nelayan juga dilengkapi, seperti bengkel dan tempat pendaratan ikan yang lebih baik," kata Ipuk.</p>
<p>Ipuk juga mengaku senang, karena KKP juga akan memfasilitasi pembangunan gedung PAUD di kawasan tersebut. </p>
<p>“Tadi sudah diskusi, perlu dibangun PAUD di sana untuk anak-anak nelayan setempat. Ada ruangan yang nanti bisa dimanfaatkan untuk gedung PAUD, kita yang akan menyiapkan sarpras lainnya. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan untuk nelayan Banyuwangi,” tutup Ipuk. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Nelayan Banyuwangi Terima 2 Kapal Rampasan Ilegal Fishing dari KKP</title>
<link>https://suarajatimpost.com/nelayan-banyuwangi-terima-2-kapal-rampasan-ilegal-fishing-dari-kkp</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/nelayan-banyuwangi-terima-2-kapal-rampasan-ilegal-fishing-dari-kkp</guid>
<description><![CDATA[ Dua kapal tersebut bernomor lambung KG. 9464 TS berukuran 106,67 GT dan kapal ikan KG. 9269 TS bertonase 60,05 GT merupakan kapal ikan asing berbendera Vietnam yang merupakan tangkapan Kapal Pengawas HIU 11 di bawah naungan Stasiun PSDKP Pontianak pada tanggal 10 September 2022. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_6608ff45d6207.webp" length="49318" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 31 Mar 2024 06:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, IKM, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kementerian Kelautan dan Perikanan, KKP, kelompok usaha bersama, KUB, nelayan Banyuwangi.  Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan dua kapal ikan barang milik negara yang berasal dari barang rampasan kepada kelompok usaha bersama (KUB) nelayan Banyuwangi.</p>
<p>Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono secara simbolis menyerahkan 2 (dua) unit kapal pelaku IUUF (ilegal fishing) yang dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di kawasan Kampung Nelayan Plengsengan Mandar, Banyuwangi, Sabtu (30/3/2024).</p>
<p>Menteri Wahyu menjelaskan jika kapal tersebut berasal dari barang rampasan yang sudah ditetapkan pengadilan menjadi milik negara.</p>
<p>Agar barang rampasan dapat bermanfaat, jelas dia, KKP memiliki kebijakan "Tangkap-Manfaat", salah satunya dengan menyerahkan kapal tersebut kepada Pemkab Banyuwangi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.</p>
<p>“Kebijakan kita sekarang adalah bagaimana penegakan hukum yang kita lakukan bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Jadi, kalau dulu kapal rampasan itu ditenggelamkan, sejak sekarang kita bicara dengan kejaksaan untuk KKP sumbangkan ke nelayan yang measih menggunakan kapal tradisional. Yang sudah selesai (diproses-red), kita serahkan saja ke pemda untuk nelayan,” kata Wahyu.</p>
<p>Dua kapal tersebut bernomor lambung KG. 9464 TS berukuran 106,67 GT dan kapal ikan KG. 9269 TS bertonase 60,05 GT merupakan kapal ikan asing berbendera Vietnam yang merupakan tangkapan Kapal Pengawas HIU 11 di bawah naungan Stasiun PSDKP Pontianak pada tanggal 10 September 2022.</p>
<p>Pada saat itu KG 9464 TS telah melakukan penangkapan ikan secara bersama-sama dengan kapal pasangannya yakni KG 9269 TS.</p>
<p>Diketahui kapal tersebut tidak memiliki dokumen kapal, tidak memiliki dokumen-dokumen yang diharuskan pada peraturan yang berlaku serta melakukan aktifitas penangkapan ikan dengan alat penangkap ikan yang tidak ramah lingkungan yaitu Pair Trawl dengan barang bukti muatan ikan campuran di dalam palka.</p>
<p>Ditambahkan Wahyu, Banyuwangi menjadi salah satu prioritas yang mendapat hibah kapal hasil rampasan untuk diserahkan ke nelayan. Harapannya, pengelolaan kapal yang dilakukan nelayan Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi daerah lain.</p>
<p>“Saya punya keyakinan Banyuwangi bisa menjadi contoh baik bagaimana pemanfaatan kapal ini kelak. Saya yakin pengelolaan kapal bantuan di Banyuwangi bisa berjalan dengan baik,” imbuh Wahyu.</p>
<p>Kapal bantuan tersebut masing-masing berkapasitas 106,67 GT dan 60,05 GT. Dengan kapal tersebut nelayan bisa menangkap ikan dengan jarak yang lebih jauh dan daya tampung tangkapannya lebih banyak.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202404/image_870x_6609ce39e05f3.webp" alt=""></p>
<p>“Karena ini kapal besar, tentu nelayan butuh upgrade pengetahuan untuk mengoperasikannya. Jika dibutuhkan pelatihan, kami siap bantu. Aada Balai Pelatihan di Banyuwangi yang siap untuk melatih,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa terima kasih kepada KKP yang telah memberikan bantuan kapal pada nelayan Banyuwangi. Bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi para nelayan Banyuwangi.</p>
<p>“Kami berharap ini dengan kapal yang lebih besar, tentunya hasil tangkap nelayan lebih banyak, yang ujungnya pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Dan tentunya akan berdampak pada produksi perikanan tangkap,” kata Ipuk. </p>
<p>Sektor perikanan diakuinya sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa tersebut. Dalam setahun produksi perikanan Banyuwangi bisa mencapai 49,37 ribu ton dengan jumlah nelayan mencapai 29 ribu orang.</p>
<p>"Saya juga berpesan kepada penerima agar kapal ini dimanfaatkan dengan baik, dijaga, dirawat sebaik-baiknya. Dinas Perikanan akanmendampingi pengelolaannya," pesan Ipuk. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Punya Jemput Bola Rawat Warga, Bupati Cek Pelaksanaan di Lapangan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-punya-jemput-bola-rawat-warga-bupati-cek-pelaksanaan-di-lapangan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-punya-jemput-bola-rawat-warga-bupati-cek-pelaksanaan-di-lapangan</guid>
<description><![CDATA[ Target program ini adalah lansia atau mereka yang tidak memiliki aksesibilitas untuk berobat keluar rumah. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_66069e97ba7aa.webp" length="52022" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 10:45:21 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas, kesehatan, pemeriksaan, lansia, pemerintah, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memiliki program bernama Jemput Bola Rawat Warga.</p>
<p>Sebuah program layanan pemeriksaan Puskesmas yang dilakukan dari rumah ke rumah secara rutin. </p>
<p>Target program ini adalah lansia atau mereka yang tidak memiliki aksesibilitas untuk berobat keluar rumah. </p>
<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani baru-baru ini terjun langsung menjenguk seorang pria lanjut usia (lansia), Jumhari, yang sakit dan tinggal sebatang kara, di Kecamatan Genteng, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>Selama ini kakek berusia 84 tahun tersebut tinggal seorang diri di rumahnya di Dusun Sawahan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.</p>
<p>Selain mendapat perawatan dan pemeriksaan rutin dari Puskesmas setempat, selama ini Jumhari dibantu oleh para tetangga. </p>
<p>"Saya sangat senang melihat kerukunan dan budaya saling bantu warga kampung sini. Terima kasih orang-orang baik," kata Ipuk kepada para tetangga Jumhari yang turut hadir di rumah Jumhari. </p>
<p>Jumhari tinggal sendirian di rumahnya sejak istrinya meninggal tujuh tahun lalu ditemani keponakannya. Sementara anak-anaknya tinggal luar Jawa. Kondisinya yang tidak memungkinkan karena sakit, membuat dia tidak bisa bekerja.</p>
<p>Kepada Ipuk, Jumhari bercerita telah mendapat bantuan sembako dari pemerintah, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_6606a92930a7a.webp" alt=""></p>
<p>"Kalau dapat bantuan sembako, yang masakkan ya tetangga-tetangga di sini. Yang bersihkan rumah saya juga tetangga. Mereka juga membantu saya kalau ada apa-apa, termasuk rutin mengantarkan saya berobat ke puskesmas," kata Jumhari.</p>
<p>Kepada Jumhari, Ipuk meminta untuk terus semangat dan menjaga kesehatan.</p>
<p>"Tetap semangat, kalau ada apa-apa bilang ke petugas Puskesmas," kata Ipuk.</p>
<p>Ipuk mengatakan, kunjungannya ke lansia sakit merupakan usaha pemerintah untuk memastikan kondisi kesehatan lansia di Banyuwangi. Ipuk juga meminta agar Puskesmas dan Kecamatan untuk rutin kontrol kepada setiap lansia. </p>
<p>"Layanan kesehatan terus kami dorong, sekaligus mengintensifkan layanan keliling ke rumah-rumah warga," kata Ipuk.</p>
<p>"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang peka terhadap lingkungan sekitarnya. Kami minta apabila masyarakat menemukan lansia yang tinggal sebatang kara, atau ada anak putus sekolah melapor ke desa atau kecamatan, agar segera mendapat tindakan," pinta Ipuk. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Perpanjang Kontrak 2.131 PPPK</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-perpanjang-kontrak-2131-pppk</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-perpanjang-kontrak-2131-pppk</guid>
<description><![CDATA[ Tenaga PPPK yang menerima perpanjangan kontrak tersebut merupakan formasi tahun 2021, dan telah menjalani kontrak kerja selama dua tahun dan diperpanjang selama 3 tahun ke depan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_660660b55c4e5.webp" length="57542" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 07:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Banyuwangi, PPPK, Ipuk Fiestiandani, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, BKPP, Kabupaten Banyuwangi, Ilzam Nuzuli</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> – Kontrak 2.131 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Banyuwangi diperpanjang. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta agar para tenaga PPPK untuk bekerja keras.</p>
<p>“Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kami tetap mempertimbangkan perpanjangan kontrak PPPK. Karena kami ingin prioritas program pembangunan di Banyuwangi terus meningkat kinerjanya, harapannya agar honorer yang telah diangkat PPPK bisa bekerja keras bersama kami menuntaskan masalah pembangunan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat penyerahan SK Perpanjangan Kontrak PPPK di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (28/3/2024).    </p>
<p>Tenaga PPPK yang menerima perpanjangan kontrak tersebut merupakan formasi tahun 2021, dan telah menjalani kontrak kerja selama dua tahun dan diperpanjang selama 3 tahun ke depan.</p>
<p>“Bapak ibu juga harus pandai-pandai bersyukur. Masih ada ribuan honorer yang belum diangkat.  Untuk itu, kami berharap PPPK terus meningkatkan kerjanya. Saya butuh ASN yang pekerja keras dan tidak banyak mengeluh untuk membantu percepatan penanganan program-program pemkab, terutama masalah pendidikan dan kesehatan," kata Bupati Ipuk.</p>
<p>Ipuk meminta semua mendukung program-program pembangunan pemkab, salah satunya turut membantu menuntaskan penanganan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas kerja utama Banyuwangi.</p>
<p> “Teman-teman PPPK kita libatkan dalam berbagai upaya penanganan kemiskinan. Dan itu akan menjadi penilaian perpanjangan kontrak,” jelas Ipuk.</p>
<p>Banyuwangi telah menetapkan tujuh prioritas penanganan kemiskinan yang harus diselesaikan di level desa. Di antaranya adalah penuntasan anak miskin tidak/putus sekolah, penanganan bumil dan balita kurang gizi, penanganan warga miskin yang tidak bisa mengakses pengobatan, penanganan lansia sebatang kara dan penanganan rumah warga miskin tidak layak huni.</p>
<p>Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, jumlah PPPK yang lolos seleksi pada formasi 2021 sebanyak 2.136 orang. Namun yang mendapatkan SK perpanjangan kontrak hanya sebanyak 2.131 orang.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_6606760bb0546.webp" alt=""></p>
<p>“Ada 5 orang yang tidak kita perpanjang (kontraknya). Alasannya, satu orang meninggal dunia, dua orang pensiun, dan dua orang masih terlibat kasus hukum,” urai Ilzam.</p>
<p>Ribuan penerima SK tersebut, kata Ilzam, merupakan PPPK dari tenaga guru, teknis, dan kesehatan. Hampir 85 persen adalah tenaga guru. Mereka telah menjalani kontrak kerja selama 2 tahun, yang berakhir pada Februari 2023.</p>
<p>“Saat ini kita perpanjang selama tiga tahun, berlaku hingga 2026 mendatang. Gajinya juga naik karena ada kenaikan gaji berkala yang per dua tahun,” ujar Ilzam. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Salurkan BLT DBHCHT ke Ribuan Buruh Pabrik dan Petani Tembakau</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-salurkan-blt-dbhcht-ke-ribuan-buruh-pabrik-dan-petani-tembakau</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-salurkan-blt-dbhcht-ke-ribuan-buruh-pabrik-dan-petani-tembakau</guid>
<description><![CDATA[ Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Henik Setyorini katakan pencairan ini merupakan Triwulan ke I ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_6602e38e3045d.webp" length="13868" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 23:15:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Pemkab Banyuwangi, Salurkan BLT DBHCHT, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Dinsos PPKB, Henik Setyorini, pencairan, Triwulan I</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ribuan buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau di Banyuwangi terima bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). </p>
<p>Masing-masing dari mereka terima Rp 450 ribu per 3 bulan sekali dimana bantuan akan disalurkan mulai 25 Maret - 5 April 2024 melalui Bank Jatim.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Henik Setyorini katakan pencairan ini merupakan Triwulan ke I. </p>
<p>"Besaran dana yang diterima Rp 450 ribu yang disalurkan per triwulan. Artinya setiap bulan KPM menerima Rp 150 ribu," kata Henik, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>Henik sebut total ada 2.344 buruh yang menerima BLT DBHCHT dengan perincian 2.082 buruh tani tembakau dan 262 buruh pabrik rokok.</p>
<p>Data penerima itu telah ditetapkan dalam SK Bupati nomor 188/49/KEP/429.011/2024. </p>
<p>"Data buruh tani tembakau diperoleh dari Dinas Pertanian dan data buruh pabrik rokok didapat dari Dinas Ketenagakerjaan," terang Henik.</p>
<p>Pencairan lanjut Henik disalurkan melalui Bank Jatim melalui virtual account dan dapat diambil di seluruh kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan kantor kas Bank Jatim. </p>
<p>Syarat pencairan hanya perlu membawa undangan asli pencairan BLT DBHCHT yang didapat dari dinas dan KTP Elektronik.</p>
<p>"Jika berhalangan hadir, dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dalam 1 KK dengan membawa undangan asli, KTP el asli, KK asli, serta surat kuasa bermaterai," tegas Henik. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Top! Perputaran Pasar Ramadan Banyuwangi Capai Ratusan Juta Per Hari</title>
<link>https://suarajatimpost.com/top-perputaran-pasar-ramadan-banyuwangi-capai-ratusan-juta-per-hari</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/top-perputaran-pasar-ramadan-banyuwangi-capai-ratusan-juta-per-hari</guid>
<description><![CDATA[ Jika diakumulasi mulai awal hingga pertengahan Ramadan ini, perputaran uang di 38 titik pasar takjil Ngerandu Buko se-Banyuwangi berkisar di Rp 7,5 miliar hingga Rp 8,2 miliar. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_6602ce0ad27cc.webp" length="88684" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 14:30:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Ramadan, bazar, ekonomi, puasa, UMKM, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ide Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk masif menggelar pasar Ramadan rupanya membuahkan hasil.</p>
<p>Betapa tidak, selama dua minggu pelaksanaan, dari 38 titik pasar Ramadan perputaran ekonomi mencapai Rp 8,2 miliar. Rata-rata per lokasi pasar ramadan bisa mencapai Rp 500-Rp550 juta. </p>
<p>Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie menyebut, hadirnya pasar ramadan sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM.</p>
<p>Estimasi perputaran uang di seluruh pasar takjil Ramadan ini mencapai Rp 500 juta hingga Rp 550 juta setiap harinya.</p>
<p>Jika diakumulasi mulai awal hingga pertengahan Ramadan ini, perputaran uang di 38 titik pasar takjil Ngerandu Buko se-Banyuwangi berkisar di Rp 7,5 miliar hingga Rp 8,2 miliar.</p>
<p>"Jika terus demikian (bertahan) hingga akhir Ramadan, kami optimis perputaran uang bisa tembus di angka belasan miliar," kata Nanin, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>Menurutnya, fenomena ini menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan yang dihasilkan oleh pasar takjil. Momen ini terbukti memainkan peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di level arus bawah.</p>
<p>“Pasar takjil tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen akan hidangan berbuka puasa yang lezat, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi pedagang lokal,” ungkapnya.</p>
<p>Nanin menambahkan, pasar takjil Ngerandu Buko yang digagas Pemkab Banyuwangi telah menjadi tempat berkumpulnya pedagang yang menawarkan beragam makanan dan minuman untuk berbuka puasa. </p>
<p>Mulai dari kolak, es buah, patola, kopyor roti, pisang precet, hingga berbagai camilan tradisional, pasar ini menawarkan beragam pilihan yang memanjakan lidah pembeli.</p>
<p>Keberhasilan pasar takjil ini tidak hanya tercermin dalam angka perputaran uang yang tinggi, tetapi juga dalam keterlibatan aktif masyarakat dalam berbelanja dan berinteraksi di pasar. </p>
<p>“Dengan adanya pasar takjil, masyarakat tidak hanya dapat menikmati hidangan lezat untuk berbuka puasa, tetapi juga dapat merasakan atmosfer Ramadan yang penuh berkah dan kehangatan,” imbuhnya.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_6602eec580aca.webp" alt=""></p>
<p>Melalui pencapaian ini, pasar takjil Ngerandu Buko telah membuktikan perannya sebagai motor ekonomi lokal yang penting, serta sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas di bulan suci Ramadan. </p>
<p>Diharapkan, keberhasilan pasar takjil ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan.</p>
<p>Informasi tambahan, pasar takjil Ramadan yang digelar Pemkab Banyuwangi tahun ini dikemas dalam "Festival Ngerandu Buko".</p>
<p>Ngerandu Buko berasal dari bahasa Osing (suku asli Banyuwangi), yang artinya menunggu waktu berbuka. Pasar takjil ini digelar sebulan penuh mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.</p>
<p>Ribuan warga dan UMKM terlibat dalam festival yang digelar serentak di 38 titik seluruh kelurahan dan desa-desa se-Banyuwangi, 12 Maret - 9 April 2024. Total ada 1.354 UMKM yang terlibat. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Layanan Publik Puskesmas Kertosari Banyuwangi Raih Nilai Tertinggi dari Ombudsman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/layanan-publik-puskesmas-kertosari-banyuwangi-raih-nilai-tertinggi-dari-ombudsman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/layanan-publik-puskesmas-kertosari-banyuwangi-raih-nilai-tertinggi-dari-ombudsman</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan Rekapitulasi Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaran Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Tahun 2023 yang dilakukan Tim Ombudsman Republik Indonesia, Puskesmas Kertosari meraih nilai tertinggi yaitu 97,38 dengan kategori A (Kualitas Tertinggi). ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_6602c47468a37.webp" length="46788" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 13:30:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Puskesmas, kesehatan, Suarajatimpost, Banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Banyuwangi.</p>
<p>Berdasarkan penilaian yang dilakukan Tim Ombudsman Republik Indonesia, dalam beberapa kategori Banyuwangi meraih nilai tertinggi.</p>
<p>Berdasarkan Rekapitulasi Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaran Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Tahun 2023 yang dilakukan Tim Ombudsman Republik Indonesia, Puskesmas Kertosari meraih nilai tertinggi yaitu 97,38 dengan kategori A (Kualitas Tertinggi). </p>
<p>Hasil rekapan, Ombudsman RI juga menginformasikan bahwa hasil penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang dilakukan terhadap pejabat dan unit pelayanan di lingkungan Pemkab Banyuwangi mencapai 92,25 yang merupakan zona hijau dengan Kualitas Tertinggi. </p>
<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengaku bersyukur dengan prestasi yang diraih tersebut. Menurutnya ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak yang terlibat dalam memberikan kontribusi untuk membangun pelayanan terbaik bagi masyarakat. </p>
<p>"Pastinya kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada puskesmas kertosari dan SKPD lainnya dengan prestasi yang telah diraih," kata Ipuk, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>Ipuk menyebut dalam penilaian itu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tidak melakukan cawe-cawe. Seluruhnya murni penilaian dari Ombudsman. </p>
<p>"Jadi seperti Ombudsman atau lembaga penilai lainnya itu memberikan penilaian tanpa ada konfirmasi kepada kita. Jadi nilai yang muncul itu pure penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman," terangnya.</p>
<p>Ipuk berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi SKPD Banyuwangi dalam meningkatkan kinerja. Lebih-lebih adalah meningkatkan suguhan kinerja pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. </p>
<p>"Semoga dengan hasil pencapaian ini menjadi pemacu semangat seluruh tenaga pelayanan untuk selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat," tandasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Rutin Tiap Tahun, Pemkab Banyuwangi Kembali Salurkan Tali Asih untuk Seniman</title>
<link>https://suarajatimpost.com/rutin-tiap-tahun-pemkab-banyuwangi-kembali-salurkan-tali-asih-untuk-seniman</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/rutin-tiap-tahun-pemkab-banyuwangi-kembali-salurkan-tali-asih-untuk-seniman</guid>
<description><![CDATA[ Ipuk  Fiestiandani mengatakan seniman dan budayawan memiliki peran signifikan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Banyuwangi ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_66027de0143f2.webp" length="54348" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 08:45:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Safari Ramadan. salat tarawih berjamaah, bunga desa, sosialisasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ratusan seniman, budayawan dan pelaku jasa wisata menerima bantuan tali asih dari Pemkab Banyuwangi.</p>
<p>Tali asih diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dalam pertemuan yang berlangsung di Plinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Selasa (26/3/2024).</p>
<p>Ipuk mengatakan seniman dan budayawan memiliki peran signifikan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Banyuwangi. </p>
<p>Pemberian tali asih itu, kata dia, hanya bagian kecil dari komitmen pemkab untuk mendukung pengembangan dunia seni dan budaya.</p>
<p>"Ini komitmen pemkab dengan pelaku seni dan budaya agar juga bisa sama-sama menikmati hasil dari pertumbuhan pembangunan, khususnya pariwisata, seni, dan budaya," kata Ipuk.</p>
<p>Menurut Bupati, kesenian dan kebudayaan di Banyuwangi hanya bisa bertahan dengan kerja keras para pelakunya. Seniman dan budayawan juga punya andil dalam menguri-uri tradisi Banyuwangi.</p>
<p>"Karena berkat seniman dan budayawanlah anak-anak masih bisa berpartisipasi dalam pengembangan seni dan budaya di Banyuwangi," sambungnya.</p>
<p>Kepada para seniman dan wisatawan senior, Ipuk menitipkan soal pentingnya regenerasi. Tujuannya agar kebudayaan lokal tak tergerus dengan kebudayaan luar yang masuk ke Banyuwangi.</p>
<p>Masifnya investasi dan pariwisata di Banyuwangi menjadi sarana yang ampuh untuk keluar-masuknya kebudayaan.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_6602aff711bf9.webp" alt=""></p>
<p>"Maka kalau seniman dan budayawan tidak mengantisipasi hal itu, kita akan tergerus dengan budaya yang dibawa oleh orang luar, baik luar Banyuwangi maupun luar negara," ucapnya.</p>
<p>Plt Kepala Disparbud Banyuwangi Taufik Rohman menjelaskan, tali asih yang diberikan ke seniman, budayawan, dan pelaku jasa wisata sebanyak Rp 500 ribu per masing-masing orang.</p>
<p>Setiap tahun, kata dia, pemkab selalu menyalurkan tali asih saat momen Ramadan. Tali asih itu merupakan bentuk apresiasi pemkab terhadap kerja keras para seniman-budayawan dalam mengembangkan tradisi di Banyuwangi.</p>
<p>"Kekayaan kesenian dan kebudayaan yang kita miliki inilah yang bisa membuat wisata di Banyuwangi berkembang seperti sekarang," tambah dia. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Safari Ramadan, Cara Pemkab Dekatkan Diri dengan Masyarakat</title>
<link>https://suarajatimpost.com/safari-ramadan-cara-pemkab-dekatkan-diri-dengan-masyarakat</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/safari-ramadan-cara-pemkab-dekatkan-diri-dengan-masyarakat</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani rutin menggelar Safari Ramadan. Ipuk berkeliling untuk buka bersama dan salat tarawih berjamaah di sejumlah desa ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_66001285c9933.webp" length="76000" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 13:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Safari Ramadan. salat tarawih berjamaah, bunga desa, sosialisasi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selalu memiliki cara kreatif untuk mendekatkan diri dengan masyarakatnya.</p>
<p>Seperti di bulan suci ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani rutin menggelar Safari Ramadan. Ipuk berkeliling untuk buka bersama dan salat tarawih berjamaah di sejumlah desa.</p>
<p>Seperti beberapa hari lalu, Ipuk mengawali safari di Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Kamis malam (21/3/2024). Di desa yang berada di lereng Gunung Raung ini, Ipuk bersama masyarakat bersilaturahmi sekaligus buka bersama. </p>
<p>Dihadiri oleh sejumlah tokoh agama dan ormas keislaman. Tampak di antaranya KH. Nur Maulana Rosyadi, KH. Wasil Hifdi (PP As-Shiddiqi, Sepanjang), Gus In’amul Muttaqin (PP. Minhajut Thullab, Krikilan) dan sejumlah tokoh lainnya.</p>
<p>Tak hanya sekadar bercengkerama, di momen itu Ipuk juga mendengar langsung keluhan dari masyarakat. </p>
<p>"Kami ingin bersilaturahmi. Bertemu langsung dengan masyarakat. Mensosialiasikan berbagai program yang saat ini sedang dijalankan, sekaligus juga belanja persoalan yang terjadi di masyarakat," ungkap Bupati Ipuk.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ipuk mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif menyukseskan program-program pemerintah. Terutama, dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Diantaranya bantuan rantang kasih untuk warga sebatangkara hingga pengentasan anak putus sekolah.</p>
<p>"Jika ada warga sebatang kara, segera laporkan kepada kami. Begitu pula jika ada anak yang putus sekolah. Tidak boleh ada anak di Banyuwangi yang tidak sekolah," papar Ipuk.</p>
<p>Dalam acara yang dirangkai dengan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) itu, juga mendorong sejumlah pembangunan di desa tersebut. Di antaranya adalah pembangunan infrastruktur jalan.</p>
<p>"Untuk tahun ini, kami menyalurkan pembangunan jalan pavingisasi di 21 titik se Desa Bumiharjo dengan nilai proyek sebesar Rp1,9 miliyar," terangnya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan oleh Ipuk saat salat tarawih berjamaah di Masjid Nurul  Rohiem di Desa Banyuanyar, Kalibaru. Diikuti pula oleh tokoh masyarakat di Kalibaru dan warga sekitar.</p>
<p>Dalam rangkaian Safari Ramadan ini juga dibuka sejumlah layanan publik. Di antaranya pengurusan KTP Digital dan cek kesehatan bagi warga yang hadir. Acara ini akan digelar sepanjang Ramadan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pastikan Makanan Takjil Aman Dari Zat Berbahaya Banyuwangi Lakukan Checking, Ini Hasilnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pastikan-makanan-takjil-aman-dari-zat-berbahaya-banyuwangi-lakukan-checking-ini-hasilnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pastikan-makanan-takjil-aman-dari-zat-berbahaya-banyuwangi-lakukan-checking-ini-hasilnya</guid>
<description><![CDATA[ Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, pengambilan sampel dan pemeriksaan makanan/minuman dilakukan secara bergilir mulai 13 hingga 21 Maret 2024 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65ffd783b7842.webp" length="43430" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 10:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, takjil, takjil aman</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi telah melakukan pengecekan secara acak sampel makanan dan minuman yang dijual di berbagai lokasi pasar takjil Ramadan. Hasilnya, seluruh sampel yang dicek di laboratorium memenuhi syarat ambang batas alias layak untuk dikonsumsi.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, pengambilan sampel dan pemeriksaan makanan/minuman dilakukan secara bergilir mulai 13 hingga 21 Maret 2024.</p>
<p>Petugas kesehatan mengumpulkan sekitar 126 sampel makanan dan minuman di seluruh lokasi pasar takjil.</p>
<p>Sekadar informasi, pasar takjil di Kabupaten Banyuwangi digelar di 39 titik lokasi yang tersebar di 25 kecamatan se-Banyuwangi. Lebih dari seribu pedagang turut andil meramaikan tiap lokasi pasar takjil.</p>
<p>Pengambilan sampel dan pemeriksaan melibatkan tim Dinas Kesehatan yang terdiri dari tim petugas Labkesda dan petugas Puskesmas se-Banyuwangi.</p>
<p>Sampel makanan-minuman yang dibeli oleh tim Dinas Kesehatan dipilih dalam jenis yang berbeda-beda. Mulai dari lauk pauk, bubur, kudapan, aneka es, makanan ringan, olahan daging, olahan ikan, hingga agar-agar.</p>
<p>"Total 126 sampel telah kami periksa kandungan bahan berbahaya yg terdiri pewarna (rhodamin, methanil yellow), pengawet (formalin) dan pengenyal (boraks)," kata Amir, Minggu (24/3/2024).</p>
<p>Dalam kegiatan terpisah, ada juga pemeriksaan sampel makanan dan minuman oleh tim gabungan Dinas Kesehatan bersama BPOM Jember. Tim ini memeriksa kembali 20 sampel makanan pada 18 Maret lalu.</p>
<p>Dari seluruh hasil pengecekan laboratorium itu, seluruh sampel makanan-minuman dalam kondisi layak konsumsi.</p>
<p>"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel negatif rhodamin, methanil yellow, formalin, dan boraks. Seluruhnya memenuhi syarat ambang batas, jadi layak konsumsi" sambung dia.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65fffedce9871.webp" alt=""></p>
<p>Meski demikian, Amir menyebut, proses pemeriksaan sampel makanan di pasar takjil bakal dilanjut secara bertahap hingga akhir Ramadan. Harapannya, pengecekan tersebut bakal menjamin keamanan menu berbuka yang dikonsumsi oleh warga.</p>
<p>Amir juga meminta para pedagang untuk memperhatikan bahan dan proses pengolahan makanan/minuman yang mereka jual. Hal tersebut untuk memastikan menu berbuka yang dibeli warga kondisinya aman dan menyehatkan.</p>
<p> "Spot check pengambilan sampel dan pemeriksaan rencananya akan dilanjutkan hingga pasar takjil Ramadan selesai," ucap dia.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengaku lega karena makanan yang dijual di pasar takjil ramadan layak konsumsi. Ipuk sendiri telah menginstruksikan agar Dinas Kesehatan dan puskesmas terus melakukan pengujian terhadap makanan-makanan yang dijual di pasar takjil agar aman, layak konsumsi.</p>
<p>“Dicek terus agar pembeli yakin jika makanan dan minuman yang dibelinya dipastikan aman dan menyehatkan. Para camat harus berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala,” pesan Ipuk. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Srikandi dan Anoman, Inovasi Banyuwangi Cegah Penyakit Tidak Menular</title>
<link>https://suarajatimpost.com/srikandi-dan-anoman-inovasi-banyuwangi-cegah-penyakit-tidak-menular</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/srikandi-dan-anoman-inovasi-banyuwangi-cegah-penyakit-tidak-menular</guid>
<description><![CDATA[ Inovasi kesehatan yang diluncurkan untuk mencegah penyakit tidak menular di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, penurunan angka kematian akibat PTM dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65ffc92b7712a.webp" length="32752" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 08:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Dinas Kesehatan, Dinkes, Banyuwangi, Inovasi kesehatan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kualitas hidup masyarakat, penurunan angka kematian, PTM, kesadaran masyarakat, kesehatan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi terus berupaya melakukan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan berbagai inovasi dan fasilitas disemua jajaran, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. </p>
<p>Terbaru inovasi kesehatan dilaunching Puskesmas Tegalsari yang meluncurkan dua inovasi untuk mencegah PTM di Banyuwangi. Dua inovasi tersebut adalah Skrining Kesehatan sejak dini (Srikandi), Awasi dan Observasi Kesehatan secara Mandiri (Anoman).</p>
<p>Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, SKM, M.Si, mengatakan inovasi Srikandi dan Anoman yang diluncurkan oleh Puskesmas Tegalsari mendukung program Pemkab Banyuwangi Kampung Cerdik untuk mencegah penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab kematian utama di Indonesia.</p>
<p>"Tren penyakit tidak menular sangatlah tinggi. Untuk itu program yang diluncurkan untuk bersama mencegah penyakit tersebut," kata Amir sapaan akrab Plt Kadinkes Banyuwangi. </p>
<p>Amir menjelaskan, inovasi Srikandi dan Anoman melengkapi program Pemkab yang telah diluncurkan sebelumnya yaitu program Kampung Cerdik atau Cek Kesehatan Secara Rutin, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktivitas Fsik, Diet Seimbang, Istirahat Cukup dan Kelola Stress.</p>
<p>"Kader Srikandi akan memeriksa kelompok atau instasi, jika pemeriksaan ditemukan ada yang tidak sesuai dalam batas normal kader Srikandi Puskesmas Tegalsari akan segera merujuk ke fasilitas kesehatan," ungkapnya.</p>
<p>Program yang digagas Puskesmas Tegalsari, lanjut Amir, mendukung program Pemkab Kampung cerdik yang telah digelar di semua desa dan kelurahan, secara bertahap juga dilaksanakan di tingkat dusun, rukun warga (RW), hingga rukun tetangga (RT). Kader yang berada di bawah binaan Puskesmas setempat akan secara kontinyu melakukan promosi dan sosialisasi kesehatan di lingkungan sekitar. </p>
<p>"Sosialisasi dilakukan misal dalam pengajian, karang taruna dan kegiatan lain untuk pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular," jelasnya. </p>
<p>Inovasi kesehatan yang diluncurkan untuk mencegah penyakit tidak menular di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, penurunan angka kematian akibat PTM dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. </p>
<p>"Tidak hanya di puskesmas, kami secara rutin juga menggelar pemeriksaan di pos kelurahan, kantor desa, atau lokasi yang disepakati warga, untuk mencegah PTM," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Canangkan Program Khusus Tekan Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-canangkan-program-khusus-tekan-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-canangkan-program-khusus-tekan-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Selain menggelar buka bersama di Embung Ja’i, rangkaian Safari Ramadan Bupati Ipuk dilanjutkan dengan tarawih berjamaah di Masjid Thoriqul Jannah, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar LDII Kabupaten Banyuwangi dan tokoh masyarakat se Kecamatan Bangorejo. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65ffc561e2373.webp" length="67266" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 07:30:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, LDII, bangorejo, berita banyuwangi, berita banyuwangi hari ini</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Agenda Safari Ramadan yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali digelar pada Jumat sore (22/3/2024). Kali ini, tampak berbeda. Ia santap buka bersama ratusan petani di Embung Ja’i, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari.</p>
<p>Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Ipuk tak hanya bersilaturahmi dan berdialog dengan para petani. Namun, juga meluncurkan program pengentasan kemiskinan dengan instrumen program padat karya yang ada di Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi.</p>
<p>“Saat ini, Banyuwangi terus menekan angka kemiskinan yang ada. Meskipun sudah rendah, tapi berbagai intervensi masih harus dilakukan agar rakyat Banyuwangi benar-benar sejahtera,” ungkap Bupati Ipuk.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65ffe80ac8d5a.webp" alt=""></p>
<p>Salah satu upayanya tersebut adalah dengan melakukan intervensi kepada warga miskin yang masuk di database UGD Kemiskinan Banyuwangi. Dari data tersebut, warga pra sejahtera yang masih produktif, akan dilibatkan dalam program padat karya yang dicanangkan Pemkab Banyuwangi.</p>
<p>“Untuk di PU Pengairan sendiri, kami mentargetkan bisa menyentuh 2.400 orang yang terbagi dalam 80 lokus kerja di seluruh Banyuwangi,” papar Ipuk.</p>
<p>Hal tersebut, imbuh Ipuk, akan diperluas jangkauannya dengan melibatkan sejumlah instansi lain yang memiliki program padat karya. “Tidak hanya program pembangunan yang berjalan, tapi juga bisa berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja bagi warga miskin,” harapnya.</p>
<p>Selain menggelar buka bersama di Embung Ja’i, rangkaian Safari Ramadan Bupati Ipuk dilanjutkan dengan tarawih berjamaah di Masjid Thoriqul Jannah, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Di sini, ia juga bersilaturahmi dengan keluarga besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi dan tokoh masyarakat se Kecamatan Bangorejo.</p>
<p>Ipuk memaparkan berbagai program pembangunan di Kecamatan Bangorejo. Mulai dari infrastruktur, pertanian, pendidikan hingga kesehatan.</p>
<p>“Tentu saja, masih ada keterbatasan, karena memang tenaga dan kemampuan anggaran pemerintah juga terbatas. Dengan bersilaturahmi ini, kami berharap bisa adanya gotong royong untuk mengatasi keterbatasan yang ada,” paparnya.</p>
<p>Ketua LDII Banyuwangi H. Astro Djunaidi menyambut hangat kedatangan Bupati Ipuk tersebut. Menurutnya, kegiatan safari ini, sebagai wujud ukhuwah (persaudaraan) dalam merajut harmoni di Banyuwangi. “Dengan terjalinnya silaturahmi ini, bisa meningkatkan ukhuwah. Ini hal penting bagi pembangunan Banyuwangi,” pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyuwangi Masuk Nominasi Kabupaten Anti Korupsi, Tim KPK Lakukan Observasi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-masuk-nominasi-kabupaten-anti-korupsi-tim-kpk-lakukan-observasi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/banyuwangi-masuk-nominasi-kabupaten-anti-korupsi-tim-kpk-lakukan-observasi</guid>
<description><![CDATA[ Banyuwangi yang dipilih sebagai salah satu calon daerah pencontohan anti korupsi merupakan hasil kinerja yang dilakukan bersama dengan dewan, instansi vertikal dan dukungan serta peran aktif masyarakat. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fd7d7e0efef.webp" length="59120" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 13:30:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Banyuwangi, KPK, korupsi, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Banyuwangi masuk nominasi Kabupaten/Kota Anti Korupsi. Banyuwangi akan bersaing dengan puluhan kota lainnya untuk bisa mendapatkan predikat wilayah percontohan kabupaten bersih korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). </p>
<p>Tim penilaian KPK telah melakukan observasi dan penilaian. Prosesi itu berlangsung di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Jumat (22/3/2024). </p>
<p>Tim penilaian KPK Jhonson Ridwan Ginting, Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Andhika Widiarto, Analis Tindak Pidana Korupsi KPK RI dan David Sepriwansa, Analis Tindak Pidana Korupsi. </p>
<p>Dalam prosesi ini tim penilai ditemui langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Sekretaris Daerah (Sekda), Mujiono dan beberapa pimpinan SKPD dan Camat.</p>
<p>Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Jhonson Ridwan Ginting, mengatakan, dalam penilaian kabupaten/ kota anti korupsi yang pertama kali ada 4 kota dan 16 kabupaten dari 6 provinsi untuk diobservasi dan dipilih 2 terbaik yang layak mendapatkan predikat kabupaten / kota anti korupsi.</p>
<p>"Banyuwangi menjadi salahsatu kandidat karena berbagai prestasi yang diraih. KPK juga mendengarkan dan mempertimbangkan rekomendasi dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kemenpan RB dan lembaga terkait yang lain," kata Ginting kepada sejumlah wartawan.</p>
<p>Banyuwangi nantinya akan diadu dengan kabupaten lain yang sampai saat ini sudah ada 13 dari 16 kabupaten yang sudah diobsevasi oleh KPK RI. Dia menuturkan salah satu indikator kabupaten/kota yang menjadi proyek percontohan anti korupsi adalah tidak adanya pejabat yang terlibat dalam tindak pidana di lingkungan pemerintah kabupaten/kota tersebut.</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65fd8bb74de99.webp" alt=""></p>
<p>"Apabila menjadi pemenang maka akan menjadi daerah percontohan bagi pemerintah kabupaten/kota lain yang ingin belajar," tambahnya.</p>
<p>Sementara, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan pemilihan Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang diobservasi oleh KPK RI karena melihat apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi.</p>
<p>"Kami menyadari masih banyak kekurangan yang harus dilengkapi dan diperbaiki, semuanya adalah proses," ujar Ipuk.</p>
<p>Dia menuturkan Banyuwangi yang dipilih sebagai salah satu calon daerah pencontohan anti korupsi merupakan hasil kinerja yang dilakukan bersama dengan dewan, instansi vertikal dan dukungan serta peran aktif masyarakat.</p>
<p>Kedatangan KPK RI ke kota ujung timur pulau Jawa ini tanpa ada rekayasa atau setting sebelumnya. Sehingga jawaban beberapa pejabat Banyuwangi dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh KPK mengalir secara alami dan murni cerminan program kerja yang dilakukan selama ini. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Kolaborasi Multipihak, Ciptakan Penanganan Sampah Efektif Bagi Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-multipihak-ciptakan-penanganan-sampah-efektif-bagi-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/kolaborasi-multipihak-ciptakan-penanganan-sampah-efektif-bagi-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Kesuksesan Proyek STOP ini juga tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fd466856595.webp" length="67800" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 09:30:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Banyuwangi, STOP, . Blambangan, Suarajatimpost</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Pada tahun 2023, Proyek STOP (STop Ocean Plastics), hasil kolaborasi antara penyedia solusi poliolefin Borealis dan perusahaan Systemiq, berhasil meresmikan fasilitas pengelolaan sampah baru di Kabupaten Banyuwangi.</p>
<p>Fasilitas ini terletak di Tempat Pengolahan Sampah Balak, Kecamatan Songgon, memiliki kapasitas pemrosesan 84 ton perhari.</p>
<p>Dalam kurun waktu tiga bulan setelah peresmian, Proyek STOP melalui program perluasannya, Banyuwangi Hijau, berhasil memberikan akses layanan persampahan kepada lebih dari 13.500 warga di 12 desa. </p>
<p>CEO Borealis, Thomas Gangl, menyampaikan kebanggaannya atas perluasan cakupan proyek ini, yang memberikan akses luas terhadap layanan persampahan bagi masyarakat Banyuwangi.</p>
<p>Thomas Gangl juga mengumumkan rencana Borealis untuk membiayai pembangunan fasilitas pengelolaan persampahan kedua sepenuhnya, dengan harapan dapat memperluas jangkauan layanan persampahan hingga mencapai 250 ribu warga.</p>
<p>"Ini memberikan akses luas terhadap layanan persampahan bagi masyarakat di Banyuwangi. Sesuai dengan misi kami untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi kehidupan yang berkelanjutan," tuturnya.</p>
<p>Kesuksesan Proyek STOP ini juga tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. </p>
<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga turut memberikan dukungan dalam kesuksesan program Banyuwangi Hijau dengan menekankan isu global tentang sampah dan pentingnya kerja sama multipihak untuk mencegah pencemaran lingkungan.</p>
<p>Selain di Banyuwangi, Proyek STOP juga telah menjalankan beberapa program tata kelola dan sistem persampahan di daerah lain seperti Pasuruan dan Jembrana.</p>
<p>"Kami bangga dengan apa yang telah dicapai oleh proyek STOP hingga saat ini, dan berharap upaya kami dapat membantu menginspirasi dampak yang lebih luas di masa depan," tandasnya.</p>
<p>Melalui program-program ini, Proyek STOP telah berhasil menyediakan layanan pengumpulan sampah kepada hampir 400 ribu warga, membuka hampir 300 lapangan kerja sektor persampahan, dan mengumpulkan lebih dari 60 ribu ton sampah.</p>
<p>Dengan capaian ini, diharapkan upaya Proyek STOP dapat menginspirasi dampak yang lebih luas di masa depan. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Layana Farmsaty Banyuwangi, Penginapan Bertema Kebun dengan Nuansa Arsitektur Yunani</title>
<link>https://suarajatimpost.com/layana-farmsaty-banyuwangi-penginapan-bertema-kebun-dengan-nuansa-arsitektur-yunani</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/layana-farmsaty-banyuwangi-penginapan-bertema-kebun-dengan-nuansa-arsitektur-yunani</guid>
<description><![CDATA[ Berkunjung ke sini, wisatawan juga mendapat fasilitas tour keliling perkebunan sembari memetik buah-buahan segar, atau sekadar bersantai di tepi kolam renang. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fae873f2478.webp" length="70618" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 14:15:57 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Tips, kesehatan, lifestyle, suara jatim</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Layana Farmstay dan Sarasa Eatry menjadi alternatif tempat singgah bagi anda yang berkunjung ke Banyuwangi.</p>
<p>Berada tak jauh dari pusat kota Banyuwangi, Homestay di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat ini menawarkan tempat menginap dengan nuansa perkebunan dengan arsitektur Yunani yang khas. </p>
<p>Berlokasi di lahan seluas 9,5 hektare tempat ini menawarkan ketenangan alam yang menakjubkan. Tempat ini asri karena dikelilingi oleh kebun alpukat, pohon kelapa dan durian.</p>
<p>Pemandangan hijau yang menakjubkan yang menjadi obat pengusir penat di tengah kesibukan aktivitas kerja. </p>
<p>Berkunjung ke sini, wisatawan juga mendapat fasilitas tour keliling perkebunan sembari memetik buah-buahan segar, atau sekadar bersantai di tepi kolam renang. </p>
<p>"Kami mengusung slogan ‘Where Serenity and Natural Beauty Find You’ merupakan tempat penginapan yang tenang, dengan keindahan alam perkebunan yang nyaman," kata Owner Layana Farmstay dan Sarasa Eatery, Faham Wicaksono Sumakto, Rabu (20/3/2024).</p>
<p>Pria yang akrab disapa Fano itu menyampaikan bahwa farmstay ini memiliki 11 kamar dengan 4 tipe. Di antaranya tipe Villa Osing dengan luas 115,8 meter persegi. Untuk harganya dibanderol Rp 1,2 juta per malam.</p>
<p>Kedua tipe Jana yang artinya manusia, tersedia empat kamar dengan luas 38 meter persegi untuk kapasitas dua orang. Harga per kamar mulai dari Rp 680 ribu per malam.</p>
<p>Tipe ketiga ada Laya, artinya tempat tinggal. Tipe ini tersedia dua kamar dengan luas 51 meter persegi (untuk 3 orang). Harganya mulai dari Rp 880 ribu per malam.</p>
<p>Tipe terakhir adalah konsep terbaru. Tipe ini adalah Sara, artinya menyenangkan/bahagia. Tersedia 4 kamar dengan luas 47,52 meter persegi. Harganya mulai dari Rp 980 ribu per malam.</p>
<p>"Tipe Sara adalah tipe penginapan yang baru kita luncurkan. Tipe ini terinspirasi dari bangunan Yunani. Kita ingin menghadirkan suasana menginap yang berbeda dari yang lain untuk para pengunjung," ujarnya.</p>
<p>Layana Farmstay dan Sarasa Eatery dikelola oleh AR Hospitality yang sudah berpengalaman mengelola hotel, dan restoran di beberapa unit dan daerah.</p>
<p>Selama bulan Ramadan, Layana Farmstay dan Sarasa Eatery juga menghadirkan menu berbuka puasa spesial bersama keluarga, teman, maupun pasangan dengan harga tanpa harus merogoh kocek banyak.</p>
<p>Ada beberapa paket berbuka, diantaranya budget Rp 140 ribu untuk dua orang sudah dapat nasi biryani, beef kari, kurma, es campur, dan lainnya.</p>
<p>Ada juga paket Rp 50 untuk satu orang, dengan pilihan menu soto ayam, soto betawi, laksa, hingga tomyam.</p>
<p>"Tamu dapat menikmati variasi rasa yang kaya, dan memuaskan dengan menawarkan pengalaman keindahan, dan keseimbangan dalam cita rasa," terang Fano.</p>
<p>Fasilitas lain di Layana Farmstay dan Sarasa Eatery terdapat kolam renang, taman, tempat parkir, dan juga layanan kamar, resepsionis 24 jam, dan kedepannya akan ada penambahan fasilitas kebugaran (Gym), dan tempat bermain untuk anak-anak. </p>
<p>Farmstay yang baru berdiri 31 Mei 2023 ini diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang mencari pengalaman yang berbeda dan memuaskan. </p>
<p>Dengan hadirnya tempat ini, Banyuwangi semakin menegaskan bahwa kabupaten di ujung timur pulau Jawa itu sebagai tujuan wisata yang beragam dan menarik perhatian dunia.</p>
<p>"Sejauh ini sudah banyak tamu lokal maupun mancanegara yang sudah merasakan menginap di disini. Untuk lokal ada dari Jakarta, Surabaya, Bali, dan banyak lagi. Sedangkan mancanegara kebanyakan dari Rusia, Prancis, dan Jerman," tandasnya.<strong> (**)</strong></p>
<p><strong>Editor: Rizqi Ardian </strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemkab Banyuwangi Galakkan Program Padat Karya untuk Tekan Kemiskinan</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-galakkan-program-padat-karya-untuk-tekan-kemiskinan</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pemkab-banyuwangi-galakkan-program-padat-karya-untuk-tekan-kemiskinan</guid>
<description><![CDATA[ Dalam penyampaian Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) bersama DPRD Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani jelaskan indeks kedalaman kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi yang menurun dari 1,18 menjadi 0,89, serta indeks keparahan kemiskinan di Banyuwangi yang menurun dari 0,25 menjadi 0,17 ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fa96c2f0aca.webp" length="69996" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 10:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, IKM, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, penghargaan, padat karya, kemistkian, pemkab banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerja keras menurunkan angka kemiskinan di wilayah setempat. Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) diajak kerja keroyokan untuk memerangi kemiskinan. </p>
<p>Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Banyuwangi. Di tahun ini mereka mulai mengerjakan sejumlah project. </p>
<p>Dalam pengerjaannya DPU Pengairan mengedepankan program Padat Karya sebagai langkah menekan kemiskinan di Bumi Blambangan. </p>
<p>"Target kami menurunkan angka kemiskinan dari 7 digit menjadi 6 digit," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan, Guntur Priambodo. </p>
<p>Pria alumni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini, menyebut program padat karya kali ini rencananya akan dilaunching perdana di Embung Dasri di Kecamatan Tegalsari.</p>
<p>Harapanya dengan program tersebut dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. </p>
<p>"Dengan meningkatnya perekonomian semoga mampu menekan angka kemiskinan di Banyuwangi," tandasnya.</p>
<p>Sebagai informasi persentase penduduk miskin di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2023 mencapai 7,34 persen. Persentase itu terbilang menurun dibanding tahun 2022 yang mencapai 7,51 persen. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65fad24d22c98.webp" alt=""></p>
<p>Dalam penyampaian Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) bersama DPRD Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan indeks kedalaman kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi yang menurun dari 1,18 menjadi 0,89, serta indeks keparahan kemiskinan di Banyuwangi yang menurun dari 0,25 menjadi 0,17.</p>
<p>Penanganan kemiskinan di Bumi Blambangan juga semakin baik berbanding lurus dengan meningkatnya garis kemiskinan dari Rp 387.084 pada 2021 menjadi Rp 448.928 pada tahun 2023.</p>
<p>"Peningkatan garis kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi ini menandakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum penduduk di Kabupaten Banyuwangi semakin tinggi yang berarti tingkat hidup layak penduduk Kabupaten Banyuwangi semakin baik," pungkasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tahun 2023, Banyuwangi Raih 12 Penghargaan Prestisius</title>
<link>https://suarajatimpost.com/tahun-2023-banyuwangi-raih-12-penghargaan-prestisius</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/tahun-2023-banyuwangi-raih-12-penghargaan-prestisius</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan sederet penghargaan tersebut merupakan sebuah pembuktian dan hasil dari kerja kolaboratif semua lini di berbagai sektor yang berbuah manis membawa Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu daerah terbaik di tingkat regional maupun nasional.  ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fa79c4496ba.webp" length="47226" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 07:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, IKM, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, penghargaan</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Tahun 2023 menjadi tahun yang membanggakan bagi Kabupaten Banyuwangi. Di tahun lalu Banyuwangi meraih 12 penghargaan prestisius. Penghargaan itu baik di bidang layanan publik, ekonomi dan maupun inovasi. </p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2023 di ruang paripurna DPRD Banyuwangi, Senin (18/3/2024) selumbari. </p>
<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan sederet penghargaan tersebut merupakan sebuah pembuktian dan hasil dari kerja kolaboratif semua lini di berbagai sektor yang berbuah manis membawa Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu daerah terbaik di tingkat regional maupun nasional. </p>
<p>Sederet penghargaan yang diperoleh diantaranya : </p>
<p>1. Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Predikat A dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi</p>
<p>2. Penghargaan Peringkat Pertama Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Untuk Kategori Kabupaten berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) 2022 dari Kementerian Dalam Negeri</p>
<p>3. Penghargaan Kabupaten Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2023 dari Kementerian Dalam Negeri</p>
<p>4. Penghargaan sebagai TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kabupaten berkinerja terbaik Wilayah Jawa-Bali yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian</p>
<p>5. Peringkat Pertama Kategori Kabupaten/Kota pada Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia (ABBWI) 2023 dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi</p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65faa8385202c.webp" alt=""></p>
<p>6. Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi</p>
<p>7. Penghargaan Anggota JDIHN 2023 Terbaik Pertama Nasional untuk Tingkat Kabupaten dalam Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Award dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM)</p>
<p>8. Penghargaan Piala dan Plakat Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan</p>
<p>9. Penghargaan Digital Government Award dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi</p>
<p>10. Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2022</p>
<p>11. Penghargaan Satyalencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia</p>
<p>12. Penghargaan Lencana Bakti Transmigrasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi</p>
<p>Berbagai prestasi lain yang patut dibanggakan adalah resmi dikukuhkannya Ijen Geopark sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG) pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-216 di Paris, Perancis.</p>
<p>"Berbagai pencapaian yang selama ini telah diraih tersebut, merupakan hasil kinerja dari sinergi Pemerintah Daerah beserta DPRD, serta seluruh jajaran Forpimda, Instansi, Vertikal, Organisasi Kemasyarakatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta semua elemen masyarakat di Kabupaten Banyuwangi," ujar Ipuk.</p>
<p>Penghargaan yang didapat, lanjut Ipuk, merupakan bekal dan motivasi untuk menuju prestasi-prestasi lainnya. Terutama untuk meningkatkan kinerja dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Hasil Survei IKM 2023, Masyarakat Puas dengan Layanan Publik Pemkab Banyuwangi</title>
<link>https://suarajatimpost.com/hasil-survei-ikm-2023-masyarakat-puas-dengan-layanan-publik-pemkab-banyuwangi</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/hasil-survei-ikm-2023-masyarakat-puas-dengan-layanan-publik-pemkab-banyuwangi</guid>
<description><![CDATA[ Berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, realisasi tahun 2023 telah yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 100,97 persen ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65fa7406c12b5.webp" length="28744" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 06:00:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, IKM, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bunga desa, camping embun, program pelangi, smart kampung</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memberikan layanan terbaik pada publik membuahkan hasil. Berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Tahun 2023 mencapai sebesar 91,50 persen. </p>
<p>Berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik, realisasi tahun 2023 telah yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 100,97 persen. </p>
<p>Artinya masyarakat puas dengan layanan publik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. </p>
<p>"Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi terus mengembangkan akses pelayanan publik dan meningkatkan kualitas layanannya," kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. </p>
<p>Di era kepemimpinan Ipuk Fiestiandani, Pemkab Banyuwangi terus menggenjot berbagai program yang mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. </p>
<p>Sebut saja, Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Dalam program ini Ipuk turun langsung terlibat dalam mengurai berbagai persoalan yang ada di desa-desa.</p>
<p>Ada pula Camping Embun (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun), Program Pelangi (Pelayanan Keliling Administrasi Kependudukan Banyuwangi).</p>
<p>Kemudian Smart Kampung, Mal Pelayanan Publik dan Pasar Pelayanan Publik. Pada Tahun 2023, Banyuwangi meraih penghargaan penyelenggara Mal Pelayanan Publik (MPP) Terbaik. </p>
<p>"MPP Banyuwangi meraih nilai tinggi atas penilaian yang dilakukan oleh Kemenpan RB terhadap 103 MPP," jelas Ipuk. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65faa2b3a3151.webp" alt=""></p>
<p>Kabupaten Banyuwangi juga sudah mengembangkan MPP Digital, lewat aplikasi ini masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kependudukan dan perizinan kesehatan cukup dari HP. </p>
<p>MPP Digital ini telah diadopsi pemerintah pusat untuk dikembangkan lebih lanjut dan direplikasi Pemerintah daerah lain.</p>
<p>"Masih banyak program inovasi yang akan terus dikembangkan bertujuan untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat," tandasnya. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p> </p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Lebih Tinggi Ketimbang Provinsi Jatim</title>
<link>https://suarajatimpost.com/pertumbuhan-ekonomi-banyuwangi-lebih-tinggi-ketimbang-provinsi-jatim</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/pertumbuhan-ekonomi-banyuwangi-lebih-tinggi-ketimbang-provinsi-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Dari sisi pemasukan warganya, pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi juga meningkat pada 2023, yakni dari 53,822 juta menjadi 58,086 juta. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f93b95de4ec.webp" length="17516" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 08:00:00 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, jawa timur, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP</strong> - Ekonomi Banyuwangi di tahun 2023 mengalami pertumbuhan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi lebih tinggi dibanding Provinsi Jawa Timur. </p>
<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani pertumbuhan ekonomi Banyuwangi di tahun 2023 mencapai 5,03 persen. Sementara tahun 2022 hanya sebesar 4,43 persen.</p>
<p>Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi di atas Jawa Timur, yang tumbuh melambat menjadi 4,95 persen di tahun 2023 dan terpaut 0,02 persen sedikit di bawah pertumbuhan ekonomi nasional, yang tumbuh melambat menjadi 5,05 persen di tahun 2023. </p>
<p>"Selain itu, ekonomi Banyuwangi juga tumbuh secara lebih baik dibanding daerah lain di Karesidenan Besuki dan Lumajang," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.</p>
<p>Dari sisi pemasukan warganya, pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi juga meningkat pada 2023, yakni dari 53,822 juta menjadi 58,086 juta.</p>
<p>"Pemkab Banyuwangi telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk dalam pengendalian harga-harga komoditas agar daya beli masyarakat tetap terjaga melalui pengendalian inflasi," ucap Ipuk.</p>
<p>Ada beberapa sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi. Selain investasi yang meningkat, sektor pertanian dan jasa turut mendorongnya.</p>
<p>"Sektor pertanian kita bisa bertahan ketika el nino. Dan ini mudah-mudahan bisa terus mendongkrak ekonomi kita," tambahnya.</p>
<p>Ipuk menambahkan, jumlah warga miskin di Banyuwangi juga menurun pada 2023. Tahun sebelumnya, warga miskin sejumlah 7,51 persen dari total penduduk. Sementara pada 2023, jumlahnya menjadi 7,34 persen.</p>
<p>Menurutnya, penurunan angka kemiskinan Banyuwangi semakin baik dari waktu ke waktu. Hal itu dapat dilihat dari garis kemiskinan yang juga meningkat dari Rp 387 ribu pada 2021 menjadi Rp 448 ribu pada 2023.</p>
<p>"Peningkatan garis kemiskinan ini menandakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum penduduk semakin tinggi, yang berarti tingkat hidup layak penduduk Kabupaten Banyuwangi semakin baik," sambungnya.</p>
<p>Terakhir, jumlah warga Banyuwangi yang menganggur juga menurun, yaitu dari 5,42 persen menjadi 4,75 persen. Data tersebut mengacu pada perbandingan tingkat pengangguran terbuka di Banyuwangi antara 2022 dan 2023. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor: Tri Sukma</strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>IPM Banyuwangi Tahun 2023 Naik 0,64 Ketimbang Tahun Sebelumnya</title>
<link>https://suarajatimpost.com/ipm-banyuwangi-tahun-2023-naik-064-ketimbang-tahun-sebelumnya</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/ipm-banyuwangi-tahun-2023-naik-064-ketimbang-tahun-sebelumnya</guid>
<description><![CDATA[ Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan dari bidang pendidikan, peningkatan IPM tercermin dari angka rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f92acdb814a.webp" length="16274" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 07:00:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Indeks Pembangunan Manusia, IPM, Kabupaten Banyuwangi</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banyuwangi di tahun 2023 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. </p>
<p>Di tahun 2023 IPM Banyuwangi mencapai 73,79, sedangkan di tahun 2022 IPM Banyuwangi hanya 73,15. Artinya ada kenaikan 0,64. </p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi Tahun Anggaran 2023 saat Sidang Paripurna DPRD setempat, Senin (18/3/2024).</p>
<p>Ipuk mengatakan dari bidang pendidikan, peningkatan IPM tercermin dari angka rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. </p>
<p>"Untuk rata-rata lama meningkat dari 7,66 pada tahun 2022 menjadi 7,76 pada tahun 2023. Sedangkan harapan lama sekolah meningkat dari 13,11 di tahun 2022 menjadi 13,12 di tahun 2023," kata Ipuk.</p>
<p>Sementara dari sisi kesehatan, peningkatan IPM tercermin dari usia harapan hidup yang meningkat dari 73,67 pada tahun 2022 menjadi 73,93 di tahun 2023.</p>
<p>"Pengeluaran perkapita Banyuwangi juga meningkat dari Rp 12,32 juta di tahun 2022 menjadi Rp 12,82 juta pada tahun 2023," tambah Ipuk.</p>
<p>Begitu juga pendapatan per kapita Banyuwangi mengalami peningkatan di tahun 2023 menjadi sebesar Rp 58,086 juta dibandingkan Tahun 2022 yang sebesar Rp 53,822 juta. Angka ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah sekitar.</p>
<p>“Pemkab telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi termasuk dalam pengendalian harga-harga komoditas agar daya beli masyarakat tetap terjaga melalui pengendalian inflasi,” tegas Ipuk. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong>Editor:  Tri  Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Dinilai Paling Top Kelola Sampah Daerah, Banyuwangi Raih Adipura</title>
<link>https://suarajatimpost.com/dinilai-paling-top-kelola-sampah-daerah-banyuwangi-raih-adipura</link>
<guid>https://suarajatimpost.com/dinilai-paling-top-kelola-sampah-daerah-banyuwangi-raih-adipura</guid>
<description><![CDATA[ Piala Adipura terakhir diraih Banyuwangi pada tahun 2017. Di tahun ini, Banyuwangi kembali berhasil menyabet Piala Adipura, serta Plakat Adipura. ]]></description>
<enclosure url="http://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x580_65f90ae85cbf3.webp" length="55658" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 06:00:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>Achmad</dc:creator>
<media:keywords>kabupaten banyuwangi, adipura, jawa timur</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Banyuwangi, SJP </strong>– Kabupaten Banyuwangi kembali mendapatkan Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang diserahkan dalam Penganugerahan Adipura, di Jakarta, pada awal Maret lalu. Selain Piala Adipura, Banyuwangi juga meraih Plakat Adipura dalam upayanya melakukan pengelolaan sampah berbasis TPS 3R (tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle) yang melibatkan partisipasi masyarakat.</p>
<p>"Alhamdulillah, Banyuwangi kembali raih Piala Adipura, lambang kebersihan kota dan lingkungan hidup. Ini tentunya kebanggaan bagi semua warga Banyuwangi yang terus berupaya menjadikan daerahnya bersih dan nyaman. Ini adalah kerja gotong royong seluruh warga," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.    </p>
<p>Piala Adipura terakhir diraih Banyuwangi pada tahun 2017. Di tahun ini, Banyuwangi kembali berhasil menyabet Piala Adipura, serta Plakat Adipura.</p>
<p>"Bukan berarti sekian tahun absen Adipura, kita tidak melakukan upaya apapun. Namun, kami terus menjaga kebersihan daerah dan meningkatkan pengelolaan persampahan. Tidak hanya mengandalkan TPA, tapi kami terus mendorong pengelolaan sampah secara sirkular lewat TPS 3R. Karena kami ingin penanganan sampah dilakukan dari hulu ke hilir," kata Bupati Ipuk.</p>
<p>Banyuwangi memiliki sejumlah program persampahan, mulai bank sampah,  pembangunan TPS3R  hingga berbagai inovasi penanganan sampah yang melibatkan pihak swasta maupun masyarakat. Pemkab sendiri telah menjadikan penanganan sampah sebagai prioritas program pembangunan sehingga penanganannya cukup komprehensif, dari hulu ke hilir.</p>
<p>"Kami membuat regulasi persampahan, mulai peraturan daerah, peraturan bupati, hingga Surat Edaran tentang pengelolaan dan pengurangan penggunaan plastik. Kami juga menetapkan pengelolaan persampahan sebagai salah satu indikator penilaian dalam rapor desa, yang akan menentukan alokasi anggaran tiap desa," terang Ipuk.</p>
<p>"Kami juga didukung aktif warga pegiat persampahan. Seperti Osoji Club, Eco Ranger, dan Pega Indonesia yang aktif mengelola sampah dengan memilah dan mendaur ulang sampah hingga menghasilkan maggot untuk mendegradasi sampah organik," kata Ipuk.  </p>
<p> Selain itu Pemkab juga getol kampanye perubahan perilaku kepada masyarakat  dan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Persampahan.</p>
<p> "Kami juga aktif berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk menangani sampah, salah satunya Banyuwangi mendapat dukungan dari pemerintah Norwegia dalam pembangunan TPS 3R Tembokrejo dan di Balak," lanjut Ipuk.</p>
<p>Saat ini Banyuwangi telah membangun dan mengoperasikan 19 TPS 3R di sejumlah kecamatan. Di antaranya TPS3R Balak, memiliki kapasitas pengolahan mencapai 84 ton perhari dengan sasaran 55.491 rumah tangga. Sementara TPS3R Muncar setiap bulannya, rerata sampah yang dikelola 12-25 ton/hari dengan menyisakan residu ke TPA hanya 2 ton/hari. </p>
<p><img src="https://suarajatimpost.com/uploads/images/202403/image_870x_65f9458317cd4.webp" alt=""></p>
<p>Selain itu, Banyuwangi juga bekerjasama dengan NGO Sungai Watch yang berfokus pada penanganan sampah di sungai dan laut dengan memasang jaring penghalang. </p>
<p>"Kami juga didukung Norwegia yang segera membangun pabrik pengolahan sampah plastik low value," imbuh Ipuk. </p>
<p>Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dwi Handayani menjelaskan penghargaan Adipura ini tidak hanya dinilai dari kota bersih dan indah saja, tetapi juga mengukur keterlibatan masyarakat dalam pengolahan sampah mulai dari rumah/sumber sampai ke TPS3R.</p>
<p>"Dasar penilaian Adipura tahun ini salah satunya adalah pengurangan sampah secara determinan (less TPA). Tim melakukan verifikasi lapangan terhadap sarana dan prasarana pengelolaan sampah dari hulu ke hilir," kata Handayani.</p>
<p> Berbagai upaya sinergis yang dilakukan pemkab, warga dan berbagai pihak lainnya, di tahun 2023 Kabupaten Banyuwangi berhasil melakukan pengurangan sampah sebesar 92,260.89 ton/tahun atau sekitar 30.22%; dan penanganan sampahnya sebanyak 82,891.65 ton/tahun atau sekitar 27.15%. <strong>(***)</strong></p>
<p><strong> Editor: Tri Sukma</strong></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>