default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Tak Ada Kejelasan Kondisi Pasien Covid-19, Ratusan Warga Jember Luruk Kantor Desa

Tak Ada Kejelasan Kondisi Pasien Covid-19, Ratusan Warga Jember Luruk Kantor Desa
Peristiwa Daerah
Ratusan Warga Saat Datangi Balai Desa Wringin Agung,Kecamatan Jombang.

JEMBER, - Ratusan warga Jalan Jambu, Desa Wringing Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu 1/8/2020, meluruk dengan melakukan aksi demontari ke kantor desa setempat. 

Aksi tersebut, dipicu lantaran ada 4 (empat) warga setempat terpapar Covid-19 sehingga pada 9 sampai 16 Juli 2020, dibawah pihak medis ke Rumah Sakit Soebandi dan Rumah Sakit Jatiroto. 

Akan tetapi beberapa hari kondisi pasien Covid-19 yang dirawat di 2 (dua) rumah sakit, pihak keluarga tidak pernah dikasih tau kondisi dan perkembangan pasien. 

Ponadi (40) Ketua RW Desa Wringing Agung mengatakan bahwa warga melakukan aksi lantaran ada warga terpapar Covid-19 dan dirawat di RS. Namun pihak keluarga tidak diberi informasi akan perkembangan kesehatan pasien.

"Kami datang kesini menuntut kejelasan informasi 4 orang yang sudah dibawa pihak medis yang sudah berjalan kurang lebih hampir ada yang 20 hari. Karena mereka semua satu keluarga dan kami juga sebagai warga jalan Jambu resah karena perihal tertutupnya informasi nasib warga kami bagaimana," gumannya.

Dengan ketidak jelasan dan dinilai ada akal akalan pihak medis untuk mengambil warganya dengan alasan terpapar Covid-19, Ponodi bersama warga geram lantaran warga yang dianggap terpapar Covid-19 masih tergolong sehat 

"Ketika kami tanya ke beberapa pihak katanya positif, tapi kami kontak pihak yang dirawat dia kondisi sehat bugar. Ini yang membuat kami datangi desa beramai ramai, kami butuh kejelasan informasi," tegasnya.

Untuk itu, Ponadi bersama ratusan warga Wringin menuntut akan ketransparanan akan kondisi pasien, takutnya terjadi akan adanya dugaan permainan untuk mencatut warga yang divonis Covid-19 untuk menarik anggaran dari pemerintah pusat sekitar 100 juta per pasien.

"Kami juga sangat tertekan karena ketidak jelasan informasi perihal empat warga kami.Tiba tiba pihak medis Puskesmas Jombang hendak membawa warga kami beberapa orang dan kami melawan tidak mau, karena awal masih belum jelas informasi warga kami yang sudah dirujuk di rumah sakit," tambahnya.

Dilain tempat, Dr Agus Yudi pihak medis dari Puskesmas Jombang, menjelaskan bahwa warga Desa Wringin hanya meminta penjelasan akan kondisi warga setempat yakni pasien Covid-19 di sampaikan pada pihak keluarga.

"Dari keluarga hanya menginginkan upaya hasil test swab itu diinformasikan langsung kepada pihak pasien, tetapi informasi dari rumah sakit itu sudah disampaikan walaupun terkesan tertutup," ungkapnya.


Kontributor : Ema Wasta
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar