default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Hadapi Musim Kemarau, Anggota DPRD Sumenep Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Air

Hadapi Musim Kemarau, Anggota DPRD Sumenep Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Air
Peristiwa Daerah
Gunaifi Syarif Arrodhy, Anggota Komisi II DPRD Sumenep dari Faraksi PAN

SUMENEP, Memasuki musim kemarau, kekeringan mengancam sejumlah daerah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Oleh sebab itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Gunaifi Syarif Arrodhy meminta masyarakat bijaksana dalam memanfaatkan air.

“Setiap tahun sejumlah daerah mengalami kekeringan. Maka dari itu, jika saat ini persediaan air itu masih ada, maka kita harus lebih bijak dalam memanfaatkannya. Gunakan air itu seperlunya,” terangnya, Selasa (14/07/2020).

Selain itu, menurut Politisi muda PAN itu,  pihak pemerintah daerah juga harus siap siaga menghadapi kekeringan ini. Bantuan air bersih harus selalu disiapkan dan dilaksanakan manakala sewaktu-waktu ada laporan sudah terjadi kekeringan di suatu daerah.

“Bisa saja sewaktu-waktu BPBD itu menerima laporan adanya kekeringan. Mereka harus selalu siap siaga untuk menyuplai air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan tersebut,” ungkapnya.

Bahkan, menurutnya, pemerintah tak harus menunggu laporan dari bawah. Bisa menerjunkan petugas untuk mengamati di lapangan.

“Bahkan jangan nunggu laporan baru bergerak, tetapi pihak terkait ini harus jemput bola. Silahkan pantau daerah-daerah yang memang berpotensi mengalami kekeringan,” sambung legislatif asal Dapil V Sumenep ini.

Bahkan, ia meminta pihak terkait seperti PDAM untuk menambah armada demi mempercepat dropping air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan. Dia mengatakan, untuk hal ini, PDAM harus menjadi mitra Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.

“Penambahan armada di PDAM itu penting, karena tentu PDAM akan menjadi mitra BPBD untuk menyuplai air bersih. Kami berharap mobil tangki pengangkut air itu bisa ditambah,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riadi mengatakan, sesuai estimasi, ada 38 desa di Sumenep berpotensi mengalami kekeringan. Desa-desa ini terletak di 10 kecamatan seperti Kecamatan Talango, Pasongsongan, Saronggi, Batuputih, hingga Kecamatan Batang-Batang.

“Estimasinya kita ada 38 desa di 10 kecamatan. Estimasinya ya,” kata Rahman saat dihubungi media ini melalui sambungan telephonenya, beberapa waktu lalu.


Kontributor : Redaksi
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar