default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Terkena Dampak Covid-19, Pizza Hut Mojokerto Inovasi Jual 4 Personal hanya Rp 100 Ribu

Terkena Dampak Covid-19, Pizza Hut Mojokerto Inovasi Jual 4 Personal hanya Rp 100 Ribu
Kuliner
Imam Makruf, Area Manager Pizza Hut Mojokerto ketika diwawancarai di Outletnya.

KOTA MOJOKERTO,- Sejak awal bulan Ramadhan lalu,  untuk mengatasi penurunan penjualan akibat Covid-19, Pizza Hut mulai membuat inovasi dengan menjual paket 4 personal pan seharga Rp 100.000, ini berawal dari keinginan memberikan menu takjil terjangkau kepada masyarakat, maka Pizza Hut menjualnya di depan outlet yang berada di jalan Mojopahit 402-404.

"Sebenarnya inovasi ini berawal dari inisiatif outlet Pizza Hut di Bali yang ingin memenuhi atau menjangkau penduduk asli, pendatang atau wisatawan yang tidak bisa dari pulau Dewata itu. Sehingga mulai awal puasa mulai diadopsi dan diterapkan untuk penjualan di seluruh wilayah Indonesia," terang Imam Makruf, Area Manager yang membawahi 6 outlet Pizza Hut di Jawa Timur dan Adipura Papua, termasuk di Kota Mojokerto ini.

Ketika ditanya dampak Covid-19 terhadap penurunan penjualan, Makruf mengatakan untuk stand alone (berdiri sendiri / tidak di dalam Mall) penurunannya mencapai 15%, sedangkan outlet yang berada di mall mengalami penurunan hingga 40%, ini kemungkinan disebabkan banyak warga yang takut masuk mall. Namun dengan penjualan paket di pinggir jalan / depan outlet ini bisa mendongkrak pendapatan, karena sehari bisa laku sekitar 200 personal pan pizza.

"Untuk protokol kesehatan, disiapkan tempat cuci tangan di depan outlet, tidak semua meja boleh ditempati pengunjung, jadi meja kursi yang dipakai hanyalah 50%-nya. Meja, kursi, pegangan pintu, buku menu semua kita bersihkan dengan lap yang sudah direndam cairan chlorine untuk sanitasi dan kebersihan segala sesuatunya. Sedangkan untuk piring dan sendok kita cuci dengan mesin pemanas sehingga tetap steril dan terjamin. Bagi yang memasak di dapur, cuci tangan dan memakai hand sanitizer, masker, sarung tangan dan topi garnet untuk menutup rambutnya. Jadi pembeli atau pengunjung tak perlu kuatir atas produk dan segala sesuatunya, semua sudah memenuhi protokol kesehatan," terang Imam Makruf.


Kontributor : Andy Yuwono
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar