default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diduga Ada Pungli BST di Desanya, Seorang Warga Situbondo Lapor ke DPRD

Diduga Ada Pungli BST di Desanya, Seorang Warga Situbondo Lapor ke DPRD
Peristiwa Daerah
Ketua Komisi 1 DPRD Situbondo H Abd Syakur Jalil

SITUBONDO - Kantor DPRD Situbondo di datangi seorang Remaja yang mengaku mewakili warga Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Jawa Timur, mengadu ke Komisi 1 DPRD Situbondo temuan dugaan pungutan liar (pungli) kepada KPM BST dari Kementerian Sosial RI.

Dengan membawa surat aduan, remaja tersebut datang seorang diri ke kantor DPRD Situbondo, dia mengaku ada oknum perangkat desa yang menarik sejumlah administrasi pencairan BST. 

"Ada oknum kepala dusun yang meminta uang Rp 20 ribu kepada calon penerima undangan. Ucap dia, pungli yang dilakukan pihak oknum perangkat desa bervariasi. Seperti meminta sejumlah uang Rp 15 ribu per surat undangan. Katanya buat administrasi, ada juga yang bilang buat teman-teman,"Ucap pria yang tidak mau disebut namanya.

Ketua Komisi I DPRD Situbondo Abd Syakur Jalil membenarkan, bahwa telah menerima aduan dari masyarakat. Komisi I akan terus mencari kebenaran fakta tersebut. 

"Kami akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait serta akan mencari tahu di Dinas Sosial dan Bapedda,"ucapnya. 

Lebih lanjut Abd Syakur Jalil mengatakan, Apabila itu benar terjadi, pihaknya meminta kepada oknum tersebut untuk segera mengembalikan uang kepada penerima. Dan pihaknya meminta kepada seluruh kepada desa untuk membuat papan nama penerima bantuan di halaman kantor desa.

 "Kalau ada papan nama di tempat umum itu bagus. Jadi masyarakat bisa mengecek langsung siapa yang dapat dan tidak," terangnya.

Secara terpisah, Kepala Desa Tanjung Pecinan H. Untung saat dihubungi wartawan, membantah jika dalam penyaluran BST tersebut ada pungutan liar terhadap penerima. 

"Setahu saya tidak ada (pungutan liar). Tidak ada. Nanti saya telpon ya, saya masih ada pertemuan," jawabnya singkat. 

Data diperoleh suarajatimpost.com pencairan bansos tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2020 dengan jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BST (Bantuan Sosial Tunai) Kementerian Sosial di Desa Tanjung Pecinan sebanyak 681 keluarga.


Kontributor : Sarwo Edy
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar