default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Jelang Hari Raya, MPC Pemuda Pancasila Jombang Pantang Minta THR

Jelang Hari Raya, MPC Pemuda Pancasila Jombang Pantang Minta THR
Suara Pembaca
Ketua MPC PP Jombang didampingi Wabup Jombang Sumrambah (Kaos Biru) bersama Kader PP Jombang

JOMBANG - Dengan kemandirian dengan segala kemampuannya dan menjaga marwah, Organisasi Masyarakat (Ormas) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Jombang, menyuarakan menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah, tidak meminta minta Tunjangan Hari Raya (THR) ke pihak manapun.

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) HM Syarif Hidayatullah menegaskan bahwa  Kader PP pantang untuk meminta jatah THR ke pihak manapun.

"Demi menjaga marwah nama organisasi, pantang Kader PP Jombang meminta jatah THR kepada siapapun," tegas pria sapaan akrab Gus Sentot, Kamis (21/5/2020).

Dikatakan Gus Sentot, Kalau larangan meminta THR berdasarkan instruksi dari Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 042.B1/MPN-PP/PP/V/2020 ditandatangani Japto S. Soerjosoemarno sebagai Ketua Umum dan Arif Rahman sebagai Sekretaris Jenderal.

"Untuk itu kita harus mematuhi, tidak  hanya berlaku bagi kader Pemuda Pancasila. Namun juga berlaku pada organisasi sayap PP, seperti Srikandi, Sapma, Lembaga Seni, Tim12 Covid-19 PP Jombang yang baru dibentuk," katanya.

Dengan demikian, Ketua MPC PP Jombang melarang anggota tidak mengatasnamakan organisasi Pemuda Pancasila.

"Sesuai surat edaran MPN PP disebutkan, kalau kader melanggar. Tentu akan diberikan sanksi karena dinilai merusak citra nama besar organisasi dan saya yakin kader PP Jombang bukan kader peminta-minta karena sudah digembleng menjadi Kader militan yang tahan banting," ungkap Gus Sentot.


Kontributor :
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar