default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Alat Kontrasepsi Dipajang Bebas, Wali Kota Mojokerto Keluarkan Himbauan 

Alat Kontrasepsi Dipajang Bebas, Wali Kota Mojokerto Keluarkan Himbauan 
Peristiwa Daerah
Alat Kontrasepsi Dipajang Bebas, Wali Kota Mojokerto Keluarkan Himbauan 
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

KOTA MOJOKERTO- Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memberikan imbauan tegas kepada para pedagang agar tidak menunjukkan secara jelas produk alat kontrasepsi atau alat bantu seksual di rak toko.

Hal ini, menurut Walikota Mojokerto untuk mencegah terjadinya penyalahguaan alat bantu tersebut terjual bebas kepada anak dibawah umur,  yang mampu merusak moral dan masa depan generasi penerus bangsa. 

Selain itu, Ning Ita, sapaan akrab wali kota, meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), agar memberikan himbauan kepada seluruh pedagang ritel untuk membatasi penjualan.

"Saya prihatin sekali melihat peletakan alat bantu seksual yang bisa dijangkau oleh anak dibawah umur. Terlebih, mereka bisa membelinya dengan bebas. Untuk itu, kami ingin membatasi peredarannya. Jika mereka coba-coba membeli maka harus menunjukkan kartu identitas," jelasnya. Rabu, (13/2/20).

Terlebih, menjelang peringatan Hari Valentine, Ning Ita menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh kaum muda untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas, termasuk aktifitas yang dapat merusak moral. 

"Untuk anak - anaku semua, khususnya para remaja di Kota Mojokerto, Valentine itu bukan budaya kita, bukan budaya timur. Ayo hindari sifat hura - hura, jangan terperosok dalam pergaulan bebas, jangan merusak moral yang sudah tertanam baik dalam diri kalian,”

“Manfaatkan momen tersebut dengan hal - hal positif, berbagi dengan sesama atau kumpul dengan keluarga. Jangan merusak masa depan dengan kegiatan yang tidak berguna," imbaunya.

Seperti diketahui, Satpol PP Kota Mojokerto dan Disperindag Kota Mojokerto, memberikan imbauan disejumlah toko modern, mini market dan apotek terkait larangan penjualan alat kontrasepsi, jelang hari Valentine 14 Februari 2020.


Kontributor : Andy Yuwono
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar