default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Buka Rakor Peningkatan Status Kemandirian dan Kemajuan Desa, Bupati Bojonegoro Meminta ADD Dimanfaatkan Dengan Baik

Buka Rakor Peningkatan Status Kemandirian dan Kemajuan Desa, Bupati Bojonegoro Meminta ADD Dimanfaatkan Dengan Baik
Ekonomi
Bupati Bojonegoro saat memberikan sambutan dalam Rakor Peningkatan Status Kemandirian dan Kemajuan Desa. Sabtu, (29/1).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BOJONEGORO- Bertempat di Pendopo Malowopati, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah membuka Rakor Peningkatan Status Kemandirian dan Kemajuan Desa Tahun 2020. Sabtu, (29/1).

Acara tersebut diharapkan sebagai wahana sinkronisasi program, khususnya dalam mendukung pencapaian Program Nasional di Daerah. 

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Perwakilan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, JugaAsisten Daerah, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta Kepala Desa serta Perangkat Desa.

M. Anwar Mutadlo, Plt Kepala Bappeda menyampaikan Berdasarkan data terakhir pemutakhiran tahun 2019 Indek Desa Membangun Status Desa di kabupaten Bojonegoro terdapat desa Mandiri 3 Desa, Maju 74 desa, Berkembang 323 dan Tertinggal 19 desa. Target tahun 2020 yaitu status desa mandiri 42 desa, 84 desa maju, 293 desa berkembang dan tertinggal/sangat tertinggal zero.

“Kegiatan ini sebagai upaya koordinasi dan sinergitas para pemangku kepentingan terhadap efektivitas program peningkatan status desa, mmeningkatkan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam mewujudkan peningkatan status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro,” ujar dalam sambutanya.

Ia melanjutkan, adanya masukan dan rekomendasi serta terobosan-terobosan terkait peningkatan status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan setelah kegiatan ini ada komitmen dari para stakeholder dalam peningkatan status Desa. Serta OPD, Camat, Kepala Desa dan Pendamping.

“Desa memiliki kemampuan menganalisis masalah dan intervensi program/kegiatan khususnya dalam peningkatan status kemandirian dan kemajuan Desa di Kabupaten Bojonegoro tahun 2020,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mua’wanah mengatakan, Pemkab Bojonegoro dengan jumlah desa yang sangat besar yaitu 419 desa, secara tidak langsung juga berkepentingan untuk meningkatkan status kemajuan dan kemandirian desa. 

"Kita harus bergerak cepat, diperlukan berbagai terobosan dan inovasi. Oleh karena itu masing-masing OPD teknis, Camat, Kepala Desa dan Pendamping Desa, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, agar bekerja dengan penuh tanggung jawab, tepat, cepat, aktif, kreatif dan inovatif dalam mengelola semua ini sesuai perannya masing-masing,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini target peningkatan status Desa di Kabupaten Bojonegoro dapat tercapai. 

"Apa lagi di Desa juga ada ADD yang peruntukkannya untuk kepentingan Masyarakat Desa tersebut. Diharapkan ADD tersebut dapat digunakan sesuai dengan porsinya,” pungkasnya.


Kontributor : Mustakim
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar