default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Dinilai Tak Percaya Penegak Hukum, Minta Reka Ulang Polres Kediri Didemo Ansor

Dinilai Tak Percaya Penegak Hukum, Minta Reka Ulang Polres Kediri Didemo Ansor
Peristiwa Daerah
Anggota Ansor saat orasi di depan Mapolres Kediri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

KEDIRI, - Ansor dan Fatayat NU yang terdiri dari  Banom Pengurus pengurus NU Kediri, mulai dari GP Ansor, Banser, IPPNU, IPNU dan Fatayat yang tergabung dalam solidaritas Binti Nafi'ah melakukan aksi didepan Mapolres Kediri. Jumat (19/7/2019).

Mereka menuntut supaya dilakukan rekontruksi ulang atas kejadian pembunuhan yang menimpa Binti Nafi'ah, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Mereka mendesak Polres Kediri untuk melakukan rekonstruksi ulang di TKP terkait dengan kasus pembunuhan rekannya.

'Ini kita lakukan supaya kasus bisa terang dan secara pasti pelaku pembunuhan. Selain itu agar pihak kepolisian terhindar korban salah tangkap, "ucap salah satu aksi solidaritas dalam orasinya yang dilakukan didepan Mapolres Kediri.

Taufik Dwi Kusuma LBH GP Ansor yang mendampingi aksi demo saat dikonfirmasi menjelaskan, kasusnya pembunuhan saudara kami yang menimpa Binti Nafi'ah pernah disampaikan masih tahap satu. 

"Artinya kan belum diterima sepenuhnya,"jelasnya.

Menurut Taufik Dwi Kusuma yang mendampingi aktifis GP Ansor, dengan adanya hal tersebut mengganggap bahwa Kepolisian akhirnya menimbulkan kegaduhan. Karena LBH meminta untuk dilakukan rekontruksi ulang.

"Mari kita buka secara terang benderang, siapa pelaku yang sebenarnya, kalau penyidik menyakini bahwa itu pelakunya mengapa tidak dilakukan rekonstruksi di TKP, hal inilah yang membuat tanda tanya, "kata Taufik Dwi Kusuma.

Masih kata Taufik Dwi Kusuma, kami juga akan mengadukan permasalahan ini ke Bupati untuk meminta memback up kasusnya ini secara terang terangan,  dan kami meminta dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri untuk menolak berkas yang dilimpahkan dari penyidik.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Kediri, Iptu Purnomo mengatakan, rekan Ormas NU yang tergabung dalam Banser maupun dari Ansor, tuntutannya akan kita sampaikan pada pimpinan.

"Tuntutan mereka ingin dilakukan rekontrusksi pembunuhan Binti Nafi'ah di TKP," tegasnya.

Bukan hanya Mapolres Kediri. Aksi solidaritas aktifis Fatayat NU, juga dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Para aktifis peduli solidaritas Binti Nafi'ah di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri ditemui oleh Kajari Subroto, Kasi Pidum, Juni Priyono, Kasi Intel Ika Ayuningtyas dan JPU Ihkwan diaula atas Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Juni Priyono menyampaikan bahwa, untuk kasus yang ada di Desa Canggu sudah dilakukan pengiriman tanggal (18/07/19) kemarin.

"Kasusnya masih dalam proses penelitian. Sedangkan untuk kasus yang ada di Desa Tretek sudah P21," ungkapnya.


Kontributor : Romin Iswanto
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar