default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Sebanyak 226 Kades Dilantik, Ini Pesan Bupati Sumenep

Sebanyak 226 Kades Dilantik, Ini Pesan Bupati Sumenep
Peristiwa Daerah
Suadana pelantiman 226 Kepal Desa Terpilih di Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Sebanyak 226 Kepala Desa (Kades) Terpilih di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi dilantik oleh Bupati Sumenep, A. Busyro Karim di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (30/12).

Kepala Desa hasil pemilihan tahun 2019 itu terdiri dari 174 Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak di wilayah daratan. Sedangkan 52 Kades Terpilih hasil Pilkades Serentak di wilayah kepulauan.

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Bupati Busyro, dilanjutkan dengan penandatanganan SK dan penyerahan secara bergiliran pada 226 Kades yang resmi dilantik.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim  menyampaikan tiga hal penting kepada ratusan Kades. Yang pertama, ia berharap jabatan mereka barokah.

"Jangan sampai jabatan yang resmi disandang hari ini justru menyengsarakan rakyat," terangnya.

Setelah para Kades Terpilih itu resmi dilantik, Bupati Busyro juga berharap di desa-desa harus mengeluarkan energi positif.

Karena pemimpin yang menyalurkan energi positif kepad masyarakat, baik dalam bentuk ide maupun tindakan, biasanya akan mendatangkan sesuatu yang positif.

"Buang semua energi negatif. Buang semua hal-hal yang akan membuat diri Anda negatif dalam memimpin masyarakat," tegasnya.

Sebagai pemimpin, para Kades juga harus punya tujuan yang jelas. Supaya desa yang dipimpinnya bisa dibawa menuju kemajuan dan memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

"Harus jelas mau dibawa kemana desanya, mau diapakan. Jangan sampai ketika ditanya jawabannya ayo rembukkan, karena tidak punya visi yang jelas," imbau Bupati Busyro.

Ketika visi Kades sudah jelas, tentu saja tinggal menyusun program dan tahapan-tahapannya. Setelah itu tinggal bagaimana memotivasi semua kekuatan di desa untuk mencapai tujuan tersebut.

"Ini harus melibatkan semua kekuatan di desa tanpa tebang pilih, baik yang mendukung maupun tidak (saat Pilkades, red)," ucap Bupati Busyro.

Ia tidak menampik bahwa untuk merangkul semua pihak menjadi satu kekuatan tidak mudah. Hal itu, kata Bupati Sumenep dua periode tersebut, merupakan ujian bagi seorang pemimpin.

"Makanya disinilah dibutuhkan seni bagaimana memimpin orang. Seni seorang Kades dalam menyatukan persepsi untuk mewujdukan program," tuturnya.

Yang terakhir, Bupati Busyro menegaskan agar para Kades menghargai proses pengambilan keputusan dan hasil. Tidak benar, jika mereka hanya berorientasi pada hasil saja tanpa proses yang baik.

"Hargai proses. Boleh kita punya tujuan ini dan itu, tapi jangan lupa prosesnya. Ini harus kita instrospeksi, proses itu sangat penting," ungkapnya.


Kontributor : Hairul
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar