default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pangkas Waktu Tunggu, Polres Tulungagung Luncurkan Aplikasi SIM Astuti dan SKCK Online

Pangkas Waktu Tunggu, Polres Tulungagung Luncurkan Aplikasi SIM Astuti dan SKCK Online
Peristiwa Daerah
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia saat berfoto bersama warga dalam acara lounching SIM Astuti dan SKCK Online
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TULUNGAGUNG, - Proses pembuatan SIM dan SKCK dengan system manual selama ini membutuhkan waktu hingga puluhan menit, balum lagi ditambah dengan waktu antre. Guna memangkas waktu tersebut, Polres Tulungagung sekaligus meluncurkan dua aplikasi berbasis online, untuk pembuatan SIM dan SKCK. 

Secara resmi, Polres Tulungagung melounching kedua aplikasi tersebut di GOR Lembu Peteng, Minggu (15/12/2019). 

Nurdin, Salah satu warga yang menghadiri lounching berharap proses pembuatan SIM dan SKCK, hingga tahapan akhir yaitu proses pencetakan benar-benar cepat. 

“Kalau khususnya SIM ya, dengan adanya SIM Astuti ini benar-benar efektif. Karena kalau sesuai alur di alikasi memang cepat,” paparnya.  

Secara pribadi, ia mengapresiasi aplikasi tersebut, dan harapannya dapat dimaksimal untuk semua pihak, khususnya memberikan manfaat untuk rakyat. 

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menyatakan, dengan dilounchingnya SIM astuti dan SKCK Online merupakan salah satu bentuk permudahan pelayanan untuk masyarakat. 

“Sesuai kebijakan Kapolri untuk memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dengan pemanfaatan IT, kita perkenalkan SIM Astuti dan SKCK Online,” paparnya. 

Terkait SIM, Pandia menjelaskan, masyarakat bisa mendaftar pembuatan SIM melalui aplikasi SIM ASTUTI di android. 

“Setelah mereka daftar sesuai ktp, lalu dikirim, yang kemudian mereka mendapatkan barcode dan kemudian datang ke Satpas, anggota tinggal scan lalu diverifikasi datanya,” terangnya.  

Di dalam aplikasi terdapat latihan soal ujian pra teori, masyarakat yang gagal atau belum pernah membuat SIM dapat belajar melalui aplikasi tersebut.

“Soal proses pendaftaran masyarakat tidak perlu antri,” pungkasnya. 

Kelebihan dari SIM Astuti yang ketiga, yaitu pelaksanaan ujian secara kolektif atau bersama-sama di Desa atau Kecamatan yang dipilih, Satlantas akan datang jemput bola ke desa atau kecamatan terpilih, namun untuk ujian praktik tetap di Kantor Satpas.


Kontributor : Latif Saipudin
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar