default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Polisi Resmi Selidiki Runtuhnya Proyek Rehab SDN Keting 02 Jember

Polisi Resmi Selidiki Runtuhnya Proyek Rehab SDN Keting 02 Jember
Peristiwa Daerah
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JEMBER - Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengeluarkan perintah pemasangan garis polisi di ruang kelas 5 SDN Keting 02, Desa Keting Kecamatan Jombang pasca atapnya ambruk pada Sabtu (14/12/2019).

Hal itu menandakan, larangan aktivitas apapun di lokasi tersebut. Termasuk rekanan proyek yang kabarnya akan memperbaiki kerusakan.

Sebab, Alfian menegaskan ambruknya kerangka atap itu berstatus dalam penyelidikan. 

"Semua di stop dulu. Kami selidiki penyebab konstruksi ambruk," terangnya kepada suarajatimpost.com melalui sambungan telepon.

Dia telah meminta bantuan kepada Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur supaya datang ke lokasi melakukan uji konstruksi.

"Senin, Tim Labfor Polda Jatim akan olah TKP (tempat kejadian perkara) bersama penyidik kami," jelas Alfian.

Sementara ini kepolisian juga telah memiliki data awal. Atap yang ambruk itu, menurut Alfian bagian dari proyek rehab gedung yang dikerjakan oleh CV Ace Mitra Utama.

Perusahaan kontruksi milik Arisona Nugroho itu mendapat kontrak senilai Rp297,8 juta dari Dinas Pendidikan Jember setelah memenangi tender.

Kontrak kerja rehab gedung sekolah dimulai sejak tanggal 30 Agustus sampai dengan 12 Desember 2019, atau paling lambat 105 hari kalender.

"Laporan penyidik, keterangan sementara dari pelaksana sudah selesai, tapi belum diserahterimakan gedungnya," ungkap Alfian.

Proyek tersebut dibawah pengawasan konsultan dari CV Trias Manunggal Perkasa.

Di lain pihak, Arisona Nugroho enggan memberikan tanggapan sementara ini. 

Demikian halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan Jember Edi Budi Susilo juga belum berkenan menyampaikan klarifikasi.

Ambruknya atap SDN Keting 02 ini menambah deretan kasus proyek yang ditangani Polres Jember. 

Sebelumnya, Polres Jember menyelidiki kasus proyek pembangunan kantor kecamatan Jenggawah yang ambruk pada tanggal 3 Desember 2019 lalu.

Tim Labfor juga didatangkan guna mengidentifikasi penyebab ambruknya kerangka atap yang menggunakan bahan dari baja ringan atau galvalum.


Kontributor : Sutrisno
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar