default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kasus DBD Probolinggo Melonjak 500 Persen

Kasus DBD Probolinggo Melonjak 500 Persen
Kesehatan
Pengukuhan kader Jumantik Kabupaten Probolinggo
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berupaya untuk memberantas sarang nyamuk (PSN), karena lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) sampai 500 persen. 

Dinas Kesehatan mengawali dengan mengukuhkan kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di Alun-alun Kecamatan kraksaan, Sabtu (30/11/2019). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Moh. Happy, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dr. Liliek Ekowati, Camat Kraksaan Muhamad Ridwan, Kepala Puskesmas Kraksaan Nuryakub, para Kepala Desa, serta para bidan dan kader posyandu.

dr. Liliek Ekowati mengungkapkan pengukuhan kader jumantik diperlukan karena kasus DBD di Kabupaten Probolinggo menunjukkan trend naik dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.

“Pada tahun 2018, terjadi 84 kasus dan 2019 sebanyak 415 kasus dengan 5 kematian. Sehingga perlu dibentuk kader jumantik pada saat ini yang sudah memasuki musim penghujan," paparnya.

Ia berharap, pemantauan jentik di setiap rumah di untuk mengendalikan vektor penyakit demam berdarah dengue.

Sementara, Moh. Happy mengatakan salah satu gerakan meningkatkan kesadaran masyarakat hidup sehat yakni gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebelum memasuki musim penghujan pada akhir tahun 2019.

“Prioritas utama saat ini adalah upaya pencegahan melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat,” tuturnya.

Happy menerangkan jumlah kasus DBD yang dilaporkan pada tahun 2018 dari 80 kasus terdapat 4 kematian.

Pada tahun 2019 ini sejak Januari sampai awal Nopember telah terjadi 415 kasus dan terdapat 5 kematian.

Dalam kurun waktu 1 tahun telah terjadi peningkatan kasus DBD yang begitu signifikan.

Maka untuk antisipasi melonjaknya kasus DBD di tahun 2020 ini, perlu mengambil langkah-langkah sebagai kewaspadaan dini terhadap kejadian luar biasa DBD.

“Upaya PSN-3M Plus yang meliputi kegiatan menguras, menutup tempat penampungan air dan mendaur-ulang kembali barang-barang bekas serta ditambah menaburkan larvasida pembasmi jentik, memelihara ikan pemakan jentik, mengganti air dalam pot/vas bunga dan lain-lain,” terangnya.

Lebih lanjut Happy menambahkan gerakan PSN dengan metode 3M Plus sangat memerlukan partisipasi luas.

Pasalnya, tempat-tempat yang berpotensi untuk menjadi habitat perkembangbiakan nyamuk penular DBD (Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus)  berada di lingkungan masyarakat.


Kontributor : Ubaidillah
Editor : Sutrisno
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar