default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Angin Puting Beliung Hancurkan Tiga Desa di Bojonegoro, Berikut Data Korbannya

Angin Puting Beliung Hancurkan Tiga Desa di Bojonegoro, Berikut Data Korbannya
Peristiwa Daerah
Salah satu rumah warga Bojonegoro yang hancur akibat puting beliung
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BOJONEGORO, - Hujan deras yang disertai angin kencang, pada Senin 11/11/2019 petang, mengakibatkan beberapa rumah roboh serta kerusakan atap rumah dan pohon pingir jalan tumbang, hal tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Tiga desa tersebut yakni Desa Klepek Desa Sukosewu, dan Desa Semawot semuanya masuk wilayah Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro

Dari daya yang digali tim suarajatimpost.com tiga desa tersebut rata rata mengalami kerusakan pada genting dan bangunan rumah roboh, di Desa Sukosewu korban ada Suratno 60 Tahun (warung depan polsek sukosewu).

Selain itu Angin juga menyasar tiga perkantoran, Kantor Kecamatan Sukosewu dan Musholla, SMPN 1 Sukosewu dan Kantor Polsek Sukosewu, di Kantor Kecamatan mengakibatkan atap genteng tersingkap, plavon ambrol dan menara tower E-KTP roboh dengan tafsir kerugian 25 juta.

Untuk di Musholla SMPN 1 Sukosewu, mengakibatkan atap jebol, kerugian kurang lebih 30 juta rupiah, di Kantor Polsek Sukosewu, mengalami kerusakan neonbox pecah, tiang lampu penerang 3 buah patah, kaca musholla pecah, kerugian sekitar 3 Juta rupiah. 

Sementara, di wilayah Sukosewu di Desa Tegal Kodo RT 03 RW 01, mengakibatkan rumah warung roboh dengan tafsir kerugian 3 juta, sedangkan Desa Klepek mengakibatkan beberapa rumah roboh dan pohon tumbang, bangunan rumah roboh, bangunan roboh. Diantaranya milik Gufron (52) Desa Klepek mengakibatkan bangunan gudang penggilingan padi mengalami roboh, atap dapur terbuat dari seng tersingkap dengan tafsir kerugian 50 juta.

Milik Takziroh (42) Desa Klepek mengakibatkan dapur miliknya roboh dengan tafsir kerugian 20 juta, milik Didik (40) Desa Klepek mengakibatkan dapur miliknya roboh dengan tafsir kerugian 7 juta. 

Milik Suwandi (55) Desa Klepek mengakibatkan rumah warung miliknya roboh dengan tafsir kerugian 6 juta, milik Fatkur Rohman (38) Desa Klepek mengakibatkan kandang sapi miliknya roboh dengan tafsir kerugian 8 juta.

Milik Agus bambang (40) Desa Klepek  mengakibatkan tembok rumah dan genteng miliknya runtuh dengan tafsir kerugian 7 juta, milik Sumaniah (60) Desa Klepek mengakibatkan teras rumah miliknya roboh dengan kerugian 15 juta, milik Katimin (65) Desa Klepek  mengakibatkan dapur miliknya roboh dengan tafsir kerugian 5 Juta.

Milik Kabullah (42) Desa Klepek mengakibatkan gudang roboh dengan tafsir kerugian 20 juta, milik Faizin (40) Desa Klepek mengakibatkan dapur miliknya roboh dengan tafsir kerugian 5 juta, milik Bambang (43) Desa Klepek mengakibatkan tembok dan atap rumah jebol dengan tafsir kerugian 6 juta. 

Di Desa Semawot angin menyasar rumah Menis (almarhum), Desa Semawot rt 01 rw 02, mengakibatkan rumah Menis roboh dengan tafsir kerugian 10 Juta Rupiah.

Selain hujan di sertai angin yang mengakibatkan beberapa genteng rumah warga tersingkap, juga pohon-pohon yang di sepanjang jalan raya Sukosewu tumbang.

Dengan kejadian tersebut petugas Polsek bersama Satpol PP dan warga bergotong royong membersihkan pohon tumbang yang di jalan , guna menormalisasi kelancaran lalu lintas serta melakukan pendataan beberapa korban akibat bencana alam.

Data dari Camat Sukosewu saat di konfirmasi Terkait Korban Jiwa.

"Tidak ada korban jiwa"Jawab Mohamad Yasir, S.Sos, MM selaku Camat Sukosewu. Selasa (12/11/2019).


Kontributor : Mustakim
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar