default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Eksekutif Dan Legislatif Probolinggo Gelar Paripurna Bahas RAPBD 2020, Ini Hasilnya

Eksekutif Dan Legislatif Probolinggo Gelar Paripurna Bahas RAPBD 2020, Ini Hasilnya
Birokrasi
Usai Paripurna saat Penandatangan nota persetujuan bersama
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PROBOLINGGO, - Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo memasuki tahap akhir Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun anggaran 2020. Selasa (12/11/2019).

Agenda rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir (PA) Fraksi terhadap RAPBD Kabupaten Probolinggo, Tahun anggaran 2020 dan penandatanganan nota persetujuan bersama tentang RAPBD Tahun anggaran 2020.

Dalam penandatanganan nota persetujuan bersama Bupati dan pimpinan DPRD Probolinggo tentang Raperda APBD tahun 2020. Nota persetujuan bersama tersebut ditandatangani oleh Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan segenap pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Probolinggo atas terjalinnya komunikasi yang baik, kerjasama serta fungsi pengawasan yang telah dilakukan selama ini dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Probolinggo yang sama-sama kita cintai ini.

“Terima kasih kami ucapkan atas saran, tanggapan dan masukan terhadap Rancangan APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2020 ini, sehingga hasil kerja secara marathon tanpa kenal lelah, secara kompak dan bahu membahu antara komisi-komisi DPRD dengan perangkat daerah dan antara Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menghasilkan komitmen bersama, berupa persetujuan untuk penetapan APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2020,” katanya.

Mengenai APBD tahun anggaran 2020, Wabup Timbul menginformasikan bahwa aspek kebijakan tetap mengacu pada nota kesepakatan mengenai kebijakan umum APBD tahun anggaran 2020 dan nota kesepakatan prioritas plafon anggaran sementara.

“Dengan demikian, anggaran ini hanya berupa penyesuaian terhadap estimasi penerimaan daerah khususnya bersumber dari transfer ke daerah dan desa yang tentunya berdampak pada penyesuaian terhadap alokasi belanja pada kegiatan-kegiatan yang belum diakomodir pada Rancangan APBD tahun 2020,” terangnya.

Dalam rancangan APBD, pendapatan daerah sebesar Rp 1.929.543.460.699,83 ditetapkan menjadi sebesar Rp 2.462.633.749.370,50 atau bertambah sebesar Rp 533.090.288.670,67 atau dalam jumlah presentase kenaikan sebesar 27,63%.
Belanja daerah sebesar Rp 1.949.321.085.886,83 ditetapkan menjadi sebesar Rp 2.501.491.175.357,50 atau bertambah sebesar Rp 552.170.089.470,67 atau dalam jumlah presentase kenaikan sebesar 28,33%.

Kemudian berdasarkan pada asumsi pendapatan daerah yang diestimasikan lebih kecil dibandingkan dengan estimasi belanja daerah, maka dalam rancangan APBD ini, telah disepakati angka defisit anggaran sebesar Rp 38.857.425.987,00. Karena itulah, secara teknis administratif diharapkan kiranya pada komponen pembiayaan daerah, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, pemanfaatannya dapat lebih dioptimalkan guna untuk menutupi defisit anggaran.

Total APBD tersebut telah mencakup penyelenggaraan pembangunan dalam semua urusan yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yakni urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib non pelayanan dasar, urusan pilihan, urusan penunjang, urusan pendukung, urusan kewilayahan dan urusan kesatuan bangsa dan politik yang tersebar ke dalam semua perangkat daerah.

“Belanja kegiatan, selain menjamin fokus pada kegiatan strategis dan prioritas daerah tahun 2020 juga tetap mengedepankan aspek pemerataan kesemua sektor dan wilayah Kabupaten Probolinggo. Rasionalisasi yang terjadi tetap menjaga kontinuitas pembangunan yang produktif pada seluruh sektor dan meningkatkan akses pelayanan publik,” ungkapnya.

Diketahui Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Andi Suryanto Wibowo tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD. Dari pihak eksekutif hadir Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, perwakilan Forkopimda, para staf ahli, asisten, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Selain itu, melalui juru bicaranya masing-masing, secara keseluruhan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Probolinggo (Fraksi NasDem, Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP dan Fraksi PDI Perjuangan) dapat menerima dan menyetujui RAPBD Tahun Anggaran 2020 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Probolinggo.


Kontributor : Ubaidillah
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar