default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pesantren Bahrul Ulum Jombang, mewakili Jawa Timur Pospenas di Bandung

Pesantren Bahrul Ulum Jombang, mewakili Jawa Timur Pospenas di Bandung
Peristiwa Daerah
Para pengasuh Ponpes Bahrul Ulum bersama Santri Bahrul Ulum yang mendapatkan juara
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JOMBANG, - Kontingen Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur berhasil membawa nama Kabupaten Jombang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) di Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 

Dalam kontingen tersebut, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini berhasil merebutkan juara dalam ajang yang bergengsi di Pasuruan.

"Alhamdulillah santri Bahrul Ulum yang bergabung dalam kontingen kabupaten Jombang bisa meraih tujuh piala kejuaraan" kata Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH M Wafiul Ahdi, Kamis (7/11/2019).

Menurutnya, kontingen santri Bahrul Ulum berhasil merebut juara dalam ajang yang bergensi di Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) Jawa Timur. Dari delapan cabang olahraga yang dilombakan kontingen santri Bahrul Ulum berhasil merebut tujuh cabang olahraga.

"Ada tujuh cabang olahraga yang berhasil direbutkan diantaranya Tolak Peluru mendapatkan perunggu, Lompat Jauh mendapatkan perunggu, 
Lari 200 M mendapatkan perak," lanjutnya.

Selain itu, Seni Kriya mendapatkan perak, Seni Lukis mendapatkan perak, Pencak Silat E mendapatkan perunggu, Pencak Silat F mendapatkan perunggu.

Gus Wafi sapaan akrabnya, santri Bahrul Ulum berhasil membawa nama Kabupaten Jombang di ajang Pospeda di Pasuruan. Untuk itu, pihaknya meminta agar para santri Bahrul Ulum yang lain bisa memberikan kontribusi dan bisa mengembangkan dibidang apapun, sehingga bibit bibit mereka sangat berguna dalam pengembangan potensinya.

Lebih lanjut, ia ungkapkan. Kontingen Pesantren Bahrul Ulum dalam ajang yang bergensi telah berhasil ini semua tak lepas dari dukungan para ulama dan kiai. Ini saatnya santri yang memiliki potensi segera di kembangkan apabila dalam ajang lomba bisa mewakili tingkat Kabupaten hingga Nasional.

"Harapan saya mereka bisa memiliki jam terbang berkompetisi di berbagai tingkat sehingga terbentuk mental petarung dan akhirnya terbentuk mental juara" katanya

Sementara itu, Pembina Pospeda 2019, H Jauharuddin Alfatih mengatakan kontingen Pesantren Bahrul Ulum telah berhasil mewujudkan impiannya dalam ajang bergensi di Pasuruan. Kontingen Pesantren Bahrul Ulum hanya butuh waktu untuk latihannya tidak lama tetapi atlet dari Pesantren Bahrul Ulum berhasil membawa pulang piala yang diharapkan.

"Alhamdulillah, dalam singkat saat latihan kontingen pesantren Bahrul Ulum berhasil juara meskipun tidak Juara Umum sudah bagus dalam bertandingnya" kata H Jauharuddin

Terpisah, Pengasuh Pesantren Al Ghozali Bahrul Ulum, setidaknya atlet pesantren Bahrul Ulum bisa membawa nama Pesantren Bahrul Ulum sehingga bibit mereka telah ada.

"Kami sangat terimakasih kepada pelatih cabang olahraga dan seni dalam pospeda Jawa Timur 2019 atas bimbingannya sehingga santri Bahrul Ulum berhasil membawa pulang piala" katanya

Ia menambahkan, kontingen Pesantren Bahrul Ulum perlu di kembangkan lagi dan latihannya sehingga potensinya berkualitas. Negera ini butuh atlet dari kalangan santri untuk memberikan kontribusi ke Negara. Para atlet di kalangan santri sangat dinantikan oleh bangsa untuk itu santri tak hanya belajar agama juga bisa mengembangkan potensinya yang dimilikinya untuk bisa diikutkan event event yang ada.

"Kita perlu bersyukuri dalam ajang Pospeda Jawa Timur di Pasuruan, kontingen Pesantren Bahrul Ulum tiga santri yang akan mewakili ke Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah Nasional (Pospenas) di Bandung untuk memperkuat kontingen dari Jawa Timur," tuturnya.

Humasy Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, H Jauharuddin Alfatih, diantara dari tujuh cabang lomba yang diperoleh kontingen santri Bahrul Ulum, namun hanya tiga santri yang akan mewakili Jawa Timur ke Pospenas di Bandung. 

Selain itu, rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 24-30 Desember 2019 yang akan dikumpulkan di Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk pengarahan dari perwakilan pejabat Provinsi. Untuk itu pihaknya berharap dalam pemberangkatan kontingen Jawa Timur selain berangkatnya kontingen juga pembimbing setiap cabang olahraga dan seni.

Pihaknya ingin dalam berangkatnya nanti kontingen dan pembimbingnya bisa berangkat bersama. Ini membuat para atlet santri Jawa Timur tidak gugup dalam perlombaan dan membawa nama baik Provinsi Jawa Timur.

"Saya tidak ingin kontingen Jawa Timur nantinya waktu berangkatnya sendiri tanpa ada pembimbing dari setiap cabang perlombaan. Ini belajar dari tahun lalu yang pembimbing harus berangkat sendiri. Pihaknya meminta Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk bisa berangkat bersama pembimbing setiap cabang bukan pembimbing dari pejabat dari kanwil sendiri," tandasnya


Kontributor : M. Choirurrojikin
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar