default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Ini Harapan Bupati Bojonegoro
Birokrasi
Bupati Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Hj Anna Muwanah saat kegiatan BBGRM dan HKG
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BOJONEGORO, - Pada Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI yang berbarengan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-47 Bojonegoro Tahun 2019, pada Selasa (05/11/2019) dihadiri Ibu-ibu Fatayat dan PKK, yang diselenggarakan di lapangan Desa Padang, Kecamatan Trucuk. 

Dalam acara tersebut yang turut hadir ada Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Ketua DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Dr, Endah Wahyu Utami, Kepala Bakorwil, Forkopimda, Sekertaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD serta Camat se Bojonegoro.

Dr, Endah Wahyu Utami selaku Ketua TP PKK Bojonegoro juga mengingatkan pada Ibu-ibu serta Kader PKK, bahwa peran PKK juga memiliki peran penting dalam mendorong sinergitas berbagai pihak, guna akselerasi percepatan pembangunan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

"Sebagai mitra pemerintah, kita juga turut membantu agar program pembangunan dapat berjalan dengan lancar melalui 10 program pokok PKK," ujarnya.

Sementara, Bupati Bojonegoro Hj Anna Muwanah,  juga berharap melalui TP PKK dapat mensosialisasikan untuk meningkatkan semangat gotong royong.

"Peran Ibu, berada di garis depan untuk keharmonisan keluarga. Kita harus tertib yang dimulai dengan diri kita sendiri dengan menjaga lingkungan serta menjaga keharmonisan keluarga,"  tuturnya.

Bupati juga meminta pada ibu-ibu undangan yang hadir, tidak lagi ada pikiran yang macam-macam atau negatif, dan berpikir positif selalu agar hasilnya positif dan bisa menjadi kuat dan guyub.

"kita harus saling menghormati satu sama yang lain, kita kalau ngomong negatif, negatif terus hasilnya, tapi kita mengambil positifnya, juga positif hasilnya," terangnya.

Bupati juga mengajak dalam bergotong royong di lingkungan masing-masing dan menanam holtikutura, agar apa yang diinginkan warga dalam sehari-hari bisa terbantu, dari Lombok, terong, sayur-sayuran tinggal petik bila tanam sendiri.

"Dalam tanaman holtikura itu saya juga menanam di belakang rumah dinas, menjaga lingkungan yang asri, rumah pun agar asri dan indah, dari depan rumah, halaman bersih kalau bisa sampai tempat tidur pun bersih, sampah yang lama itu namanya 'bludugken' di buang saja," harapnya.

Selain daripada itu, Hj Anna meminta pada ibu-ibu PKK dan Fatayat serta undangan yang lainya untuk menjaga dan mengawal anaknya masing-masing, dalam era digital sekarang ini.

"Dampingi dan jaga putra putri ibu, biar anak tidak menghabiskan waktu di HP. Jadi anak-anak waktunya itu tidak terbuang sia-sia dan tidak gaptek dengan sia-sia," ungkapnya.

Lanjut Bupati,terkait makna Gotong Royong, beliau berharap juga ibu-ibu PKK Kreatif di dalam rumah maupun diluar rumah,

"Peran ibu-ibu penting dalam membina dalam keluarga dan jangan lupa pada suwami juga ,Komunikasi jangan sampai putus pada suwami, untuk membangun gotong royong, itu berawal dari dalam rumah sendiri" ujarnya.

Lanjutnya, menjelaskan tentang manfaat bergotong royong dari jaman dahulu, Gotong royong sudah termaktub dalam Undang-undang 1945 dan sesuai Ideologi Pancasila,

"Ketahanan Nasional adalah ketahanan rumah tangga, kaum ibu itu. Kaum yang hebat, ada Suwami yang hebat pastri ada istri yang hebat," tegas Bupati Bojonegoro.


Kontributor : Mustakim
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar