default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Limbah Pabrik Milik UD MPS Jombang, Diduga Cemari Sungai Avur Kesamben

Limbah Pabrik Milik UD MPS Jombang,  Diduga Cemari Sungai Avur Kesamben
Peristiwa Daerah
Kondisi sungai avur Dusun Ngembul Desa Kesamben yang berubah warna dan bau
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JOMBANG, - Sungai avur yang berada di Dusun Ngembul, Desa Kesamben diduga kuat tercemar limbah cair pabrik milik UD Mitra Plastik Sejahtera (MPS) Desa Kesamben, Kabupaten Jombang. Jawa Timur.

Pantau suarajatimpost.com di lokasi terlihat limbah cair berwarna hitam gelap disertai banyak sisa karung kecil kecil keluar dari saluran pipa langsung ke sungai. 

Wajar jika air sungai berubah warna dan petani yang kebetulan menggunakan air sungai untuk mengaliri sawah merasa gatal dan bau di baju, jika memegang air tersebut.

Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian dan Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Yuli Inayat mengatakan segera mengirimkan petugas untuk mengecek ke lokasi.

"Terima kasih infonya. Biar ditindak lanjuti. Mohon maaf saat ini saya sedang cuti," tulisnya via aplikasi WhatsApp. Kamis (31/10/2019).

Sedangkan mengenai perizinan UD Mitra Plastik Sejahtera (MPS) yang pernah menjadi polemik, karena dinilai pabrik berdiri di atas lahan pertanian (kawasan hijau), Yuli mengungkapkan perihal perizinan bukan kewenangan. Namun pihaknya hanya merekomendasikan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah (IPL).

"Saya tidak tau pasti, untuk keluarnya apakah, sudah keluar apa belum?, tapi rekomendasi dari kami sudah masuk ke dinas penanaman modal (perizinan,red). Kalau standarnya sudah jelas, kemarin kan sudah bangun IPL dan secara teknik sudah memenuhi," terangnya.

Untuk mengawasi IPL digunakan dengan baik apa tidak, dalam perjalanannya, pihaknya tidak mungkin tiap hari mengawasi pabrik tersebut.

"Cuman kita ngak tau, setelah itu dia'nya berbuat yang nakal kita ngak tau. Terimakasih ada informasi seperti ini nanti kita akan tindak lanjuti," ungkapnya.

Sementara, personalia UD Mitra Plastik Sejahtera (MPS) ketika dikonfirmasi, seakan menghindar, hanya petugas jaga yang menemui.

Diketahui menurutnya UU No.32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menyatakan bahwa setiap institusi domestik dilarang membuang limbah yang bisa mencemari lingkungan hidup. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana. 

Simak video berikut:


Kontributor : M. Choirurrojikin
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar