default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Empat Anggota Dewan DPRD Tulungagung Tidak Ikuti Tes Urin

Empat Anggota Dewan DPRD Tulungagung Tidak Ikuti Tes Urin
Peristiwa Daerah
Pelaksanaan tes urin di kantor DPRD Tulungagung.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TULUNGAGUNG, - Dalam pelaksaan tes urin, yang merupakan salah satu program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan Narkoba), kepada anggota DPRD Tulungagung, Senin (21/10/2019) siang.

Dari jumlah anggota DPRD sebanyak 49 orang, 4 orang dinyatakan belum mengikuti tes urin dengan dalih agenda kerja di luar kantor. Serta 2 anggota DPRD didapati positif mengkonsumsi salah satu zat terlarang. 

Sekedar diketahui, dalam alat tes narkoba memiliki 6 panel atau strip untuk kebutuhan pemeriksaan beberapa tipe zat narkoba. Masing-masing indikatornya yaitu AMP merupakan pertama Amphetamine (STIMULAN) berasal dari Sabu, inex, ekstasi, crank. Kedua, MET merulakan MethAmphetamine merupakan Turunan dari Amphetamine. Ketiga, THC merupakan THC/CANABIS (HALUSINOGEN) berasal dari mariyuana, ganja. Keempat yaitu BZO merupakan BENZODIAZEPINE (DEPRESAN) berasal dari Pil koplo, Nipam, mogadon, obat tidur, Rohypnol. Kelima, MOP merupakan MORPHINE (ANALGESIK) berasal dari Putaw, candu, opium, Tar. Dan keemam COC merulakan Coccain beradal dari Kokain. 

"Tadi sudah dilakukan tes urin kepada sebanyak 49 anggota dewan tapi yang Hadir 45 orang," ujar Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman, Senin (21/10/2019).

Empat orang yang tidak hadir dalam tes urin, dengan alasan karena sedang bertugas diluar. 

"Empat orang tugas diluar. Nanti sisanya di giring ke kantor kami, mungkin besok," imbuhnya. 

Dari hasil tes kepada 45 orang ditemukan 2 positif. 

"Zeinudin berobat sudah bertahun-tahun. Obat nya mengandung morphine. Morphine itu untuk obat untuk antinyeri. Biasanya dibeli di apotek yang berstandrad," tutur Sudirman. 

Untuk inisial VY, ia mengkonsumsi obat maag yang juga terdekteksi dalam tes urin.

"VY beliau mengkonsumsi obat maag yang mengandung benzodizepine," paparnya. 

Sudirman menjelaskan, tetapi indikasi adanya penyalahgunaan narkotika dalam tes urin tidak diketemukan. 

"Karena kita juga sudah mewawancarai yang positif, memang ada riwayat sakit untuk keduanya. Kalau untuk penggunaan yang gak-gak tidak ada. Kita presiasi kegiatan hari ini," pungkasnya. 

Sementara itu, Budi Fatahillah, Sekretaris DPRD Tulungagung memastikan jika pihaknya tetap akan menggiring anggota dewan yang belum mengikuti tes untuk uji tes urin terpisah di kantor BNNK. 

"Besok kita akan pastikan mereka melakukan tes di kantor BNNK," jelasnya. 

Empat anggota dewan yang tidak hadir bukan karena menghindar, namun karena memiliki agenda kerja di luar kantor.


Kontributor : Latif Saipudin
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar