default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pulang ke Probolinggo Ini Penuturan Korban Konflik Wamena

Pulang ke Probolinggo Ini Penuturan Korban Konflik Wamena
Peristiwa Nasional
Motivasi dan ucapan belasungkawa dari Bupati Probolinggo untuk para korban konflik Wamena
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PROBOLINGGO, Konflik yang terjadi di Wamena Papua menyisakan cerita pilu. Salah satunya warga probolinggo Jawa Timur.

Bahkan mereka ada yang terpisah dari keluarga dan kerabat, harta benda yang dikumpulkan selama berada di Bumi Cindrawasih itu rusak akibat kerusuhan saat konflik Wamena pecah.

Sebanyak 135 warga Probolinggo yang berada di Wamena Papua kembali ke kampung halamannya, mereka tiba di pendopo Bupati setempat pada Kamis malam (17/10/2019). 

Umiyana salah seorang warga Probolinggo yang merantau ke Wamena mengatakan saat kerusuhan terjadi, ia sedang berjualan di pasar. Lalu tiba-tiba saja petugas keamanan meminta segera menutup lapak dagangannya, karena sedang terjadi kerusuhan.

"Waktu itu saya sedang berjualan to, lalu datang itu penjaga suruh tutup dagangan saya. Katanya ada rusuh-rusuh," cerita Umiyana sambil sesekali menyeka air matanya. 

Umiyana tidak dapat menyelamatkan harta bendanya di pasar itu, sebab sesaat ia keluar dari pasar, kondisinya sudah dibakar massa. Bahkan ia sempat akan menjadi korban amuk massa, beruntung seorang pendeta menyelamatkan dirinya dengan menyembunyikannya di rumahnya. 

Semenatara, Sutinem, warga Desa Sepuh Gembol Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo mengaku nyaris menjadi korban amuk massa, saat dirinya mengendarai motor berpapasan dengan kelompok perusuh. Beruntung saat yang sama ada petugas Brimob yang mengamankannya hingga bebas dari target amukan perusuh. 

"Saya trauma, saya tak mau balik lagi ke Papua," tegas Sutinem.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari yang menerima langsung kepulangan para pengungsi di Pendopo Bupati merasa prihatin dengan peristiwa yang menimpa 135 warga Probolinggo itu. Pemkab Probolinggo berupaya memberikan pelayanan kepada para pengungsi, dengan memberikan pelatihan khusus kemampuan bekerja di salah satu perusahaan yang telah bekerja sama dengan Pemkab Probolinggo. 

"Mari kita bangkit lagi, kita mulai lagi dari nol di Kabupaten Probolinggo," terang Tantri.


Kontributor : Redaksi
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar