default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pemkab Malang Raih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2019

Pemkab Malang Raih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2019
Birokrasi
Kemendagri Cahyo Kumolo saat memberikan penghargaan pada Bupati Malang
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

MALANG,  -  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, Senin 14/10/2019, memberikan Kabupaten Pemkab Malang yang berhasil meraih peringkat ketiga dari 10 kabupaten terbaik se Indonesia untuk Kategori Kabupaten Terinovasi. Penghargaan diberikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahyo Kumolo tersebut diperoleh melalui hasil inovasi daerah di Kabupaten Malang.

Di peringkat pertama Kabupaten Banyuwangi di susul Kabupaten Kuloprogro di peringkat kedua terbaik ,  Kabupaten Malang mengangkat inovasi pelayanan publik yang dinilai memberi dampak positif dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakatnya. Misalnya, Jebol Anduk dengan peningkatan pelayanan kependudukan lebih cepat, muda dan terjangkau. Begitu juga Sipanji (Sistem Informasi Pengelolaan Pajak Mandiri), dengan pelayanan penerimaan pembayaran pajak secara online.

Pemkab Malang total menyuguhkan 158 jenis inovasi di ajang IGA ini. Diantaranya, Bagum 3C (Cuisine-Convention-Car), Siapik, Sistem Informasi Desa, Sirendra (Sistek Informasi Perencanaan dan Penganggaran), UKM Flash, Smarth Health, Sutera Emas, SINTA (Sistem Informasi Tanah Aset), PAOD (Pelayanan Administrasi Online), SMEP (Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan) dan Contra War (Contraceptive For Women At Risk).

''Penghargaan ini bentuk pengakuan Pemerintah Pusat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Malang yang dinilai inovasi di Kabupaten Malang ini sudah menjadi yang terbaik ketiga dari seluruh Kabupaten se Indonesia. Penghargaan ini buah kerja bareng dari semua OPD dan Bupati serta jajarannya di Kabupaten Malang, juga dengan Kepala Desa. Sehingga inovasi yang digulirkan sudah berjalan, menjadi suatu kegiatan yang dapat memberi manfaat kepada masyarakat. Contoh, DLH dengan inovasi TPA pariwisata, dan Bumdes ada Cafe Sawah Pujon Kidul," terang Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM kepada Humas Protokol Kabupaten Malang, seusai menerima penghargaan IGA 2019 di Jakarta.

Sukses Pemkab Malang meraih penghargaan IGA ini tidak lepas dari peran serta kepala daerah bersama jajaran OPD, Camat, Kepala Desa hingga masyarakat dengan melahirkan kreatif dan inovatif. Seluruh inovasi tersebut diciptakan dan diterapkan sebagai langkah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malang. Tentunya, sesuai dengan visi misi yang ditekankan Bupati Malang, yakni Madep Manteb Manetep

Dalam sambutannya , Mendagri RI Cahyo Kumolo mengatakan, ada kemajuan dibanding tahun lalu. Di tingkat provinsi sama, namun di tingkat kabupaten kota, diakuinya muncul daerah baru mendapatkan penghargaan. Dari 534 kabupaten kota dan provinsi terus diharapkan berlomba melahirkan dan tampilkan inovasi. Visi inovasi daerah ke depan harus dapat mewarnai setiap gerakan pembangunan di seluruh Indonesia.

''Membangun inovasi, seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo, filosofi inovasi harus dapat memangkas biaya, jalur birokrasi dan biaya yang panjang, dan waktu yang panjang, yang harus terwujud dan lebih cepat. Baik yang lahir di daerah maupun difasilitasi pemerintah pusat. Harus menjadi smart goverment dapat diwujudkan dengan merefleksikan smart city dan smart regional di seluruh Indonesia. Lompatan strategis pembangunan melalui inovasi harus digalang seluruh pihak," pungkas Cahyo Kumolo.


Kontributor : Ones
Editor : Hariyanto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar