default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Hiraukan SK Bupati Pamekasan, Ketua P2KD Tlonto Ares Tetap Gelar Pilkades Serentak

Hiraukan SK Bupati Pamekasan, Ketua P2KD Tlonto Ares Tetap Gelar Pilkades Serentak
Peristiwa Daerah
Suasana Pencobloasn Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PAMEKASAN - Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, menghiraukan Surat Keputusan (SK) Bupati Pamekasan Baddrut Tamam terkait penundaan pelaksanaan Pilkades serentak 2019.

Mereka bersikukah tetap melaksanakan pemilihan kepala desa setempat lantaran persiapannya sudah begiitu matang.

"Terkait Pilkades Tlonto Ares ini tetap akan dilaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada. Dalam artian tidak pernah melenceng dari aturan yang ada," ucap Ketua P2KD Tlonto Ares, Mohammad Santo.

Menurutnya, semisal nanti hasil keputusan Pilkades ditolak oleh panitia Pemkab Pamekasan, dirinya siap bertarung di pengadilan. Selagi apa yang dilaksanakan tersebut tidak melanggar norma-norma yang ada.

"Kami akan menguji keabsahan itu di pengadilan, nanti. Oh,... kami siap tarung," tegasnya.

Dikatakan Santo, 60 persen lebih masyarakat Desa Tlonto Ares sepakat pagelaran Pilkades dimulai pada hari Rabu 11 September 2019 ini.

"Saat ini masih dalam pencoblosan," pungkasnya.

Sementara itu, Abdus Salam, warga setempat menuturkan, sebenarnya apa yang diragukan Bupati Pamekasan ini, wong masyarakat lebih sepakat sekarang.

"Maksud dan tujuan ditunda itu apa?. Coba lihat saja dilokasi masyarakat lebih sepakat dilaksanakan sekarang. Toh apa sih yang diragukan Bupati Pamekasan itu?," ucap Dussalam, sapaan akrabnya.

Lagi pula, lanjut Dussalam, Surat Keputusan Bupati Pamekasan itu tidak jelas persoalannya. Apa yang membuat pagelaran Pilkades Tlonto Ares ditunda, tiba-tiba menurunkan SK penundaan.

"SK pembatalan tidak jelas dan tidak menerangkan secara spesifik. Misal penundaan karena faktor keamanan, proses pemilihan atau persoalan lainnya," pungkasnya.

Mulanya, warga merobek SK dangan nomor 188/448/432.013/2019 yang ditanda tangani langsung Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono di depan kantor Kecamatan Waru, pada Senin (2/9/2019).

Mereka menolak Surat Keputusan Bupati Pamekasan atas penundaan pemilihan kepala desa.


Kontributor : Faisol Jalaludin
Editor : Mu'ezul Khoir
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar