SUARA JATIM POST
Banner

Mengintip Simulasi Pengamanan Pilkada Jember Saat Pandemi Covid-19

JEMBER - Polisi bersama penyelenggara Pilkada Jember menggelar simulasi pengamanan (sispam). Simulasi kali ini disesuaikan dengan protokol kesehatan cegah pandemi covid19.

 

Simulasi pengamanan digelar di Stadion Notohadinegoro Kecamatan Patrang, Selasa (29/9/2020) pagi. Simulasi ditunjukkan oleh puluhan aparat polisi dalam penanganan unjuk rasa jika terjadi situasi demo yang anarkis.

 

Aksi polisi yang tergabung dalam Tim Alap-Alap Satuan Sabhara Polres Jember nampak sigap yang membubarkan kerusuhan massa aksi yang beringas. Tim Alap-Alap juga menunjukkan kemampuan mereka dalam manuver berkendara roda dua dan roda empat ketika simulasi di gelar.

 

Dalam simulasi tersebut juga ditunjukkan para penyelenggara Pilkada Jember dengan tahapan pendaftaran, masa kampanye, masa tenang, hari H pencoblosan, hingga masa penghitungan suara selesai.

 

Simulasi di Tempat Pemungutan Suara (TPS), petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 menyemprotkan disinfektan di TPS pada calon pemilih sebelum mencoblos. Saat pemungutan suara, pemilih dan petugas wajib dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

 

Petugas pemungutan suara juga simulasi mengarahkan pemilih mencuci tangan di tempat yang disediakan sebelum masuk TPS seperti ketentuan. Selanjutnya, petugas mengecek suhu tubuh calon pemilih itu harus dilakukan. Jika petugas menemukan suhu tubuh pemilih lebih dari 37,3 derajat Celcius, maka pemilih tetap bisa menggunakan hak pilihnya, namun disediakan tempat khusus dan dijaga petugas siaga.

 

Selain itu juga ada pula simulasi saat pemilih yang tiba-tiba pingsan, kemudian Petugas di TPS sigap langsung menghubungi tim kesehatan berpakaian APD lengkap bersama mobil ambulans mendatangi TPS itu untuk menyelamatkan pemilih tersebut.

 

Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra menyampaikan, simulasi pengamanan Pilkada kali ini memang berbeda karena wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

 

"Pilkada kali ini digelar saat pandemi covid, simulasi ini disesuaikan dengan menerapkan protokol kesehatan cegah covid19 pada semua tahapan," terang Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra.

 

Dia menambahkan, dalam simulasi ini melibatkan 400 personel gabungan Polri, TNI, juga unsur Pemkab Jember, KPU, dan Bawaslu Jember

 

Pada simulasi kali ini sendiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, dan Ketua Komisi A DPRD Jember Tabron, tampak hadir menyaksikan simulasi i.(Ema Wasta)

Apa Reaksi Anda?